Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 85
Page 1 OCR 0.932
Page 1 of 8S CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Petunjuk Pengisian Checklist: 1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17). 2. Tanda (V) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan. 3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda vV) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. 4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memilikl pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom 'N/A'. 5. Checklist Ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Lippo General Insurance Tbk Bidang Usaha Asuransi Kerugian Jenis penawaran Umum Saham 2024 2023 Narna Kantor Akuntan Publik - KAP Suharll, Sugiharto & Rekan Nama Partner - Riki Afrianof, CPA Opini Akuntan - Wajar tanpa pengecualian Catatan tentang Opini (jika ada) - - “ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Page 2 OCR 0.916
Page 20185 Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung v Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan” Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi v Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit dl Pasar Modal” Data Keuangan Penting Periode Japoran keuangan Juni 2024 Juni 2023 Laba Rugi Komprehensif Pendapatan | 1.817.989.735.972 2.127.884.519,225 Laba bruto , 19.264.805.124 33.958.420.999 Laba usaha/operaslonal 22.585.583.712 28.406.590.654 EBITDA 28.942.792.488 34.204.096.366 Laba Bersih periode berjalan 27.941.023.110 25.474.449.839 Laba komprehensif 27.941.023.110 114.359.190.643 Laba Per saham (dasar) 93 85 Laba Per saham (dilusian) - Laporan Posisi keuangan Jumlah Aset 3.024.882.939.579 | 3.010.723.608.300 Jumlah Aset Lancar 2.977.334.855.007 | 2.954.290.448.424 Jumlah Aset Tidak Lancar 47.548.084.572 56.433.159.876 Jumlah Liabilitas 2.161.297.213.663 2.168.477.966.568
Page 3 OCR 0.899
Page 3 of 85 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1.937.594.443.262 | 1.902.125.905.880 Jumlah Liabilitas Jangka 223.702.770.401 266.352.060.688 Panjang Jumlah Ekuitas 863.585.725.916 842.245.641.732 Modal Disetor 150.000.000.000 150.000.000.000 Saldo Laba 667.230.793.019 648.297.995.954 Rasio Keuangan” Rasio Lancar (Yo) 153,6690 155,326 ROA 0,92Y6 0,85Y6 ROE 3,24Yo 3,0246 Ebitda thd pendapatan (Yo) 1,590 1,61Y6 "dapat disesuaikan berdasarkan Industrinya Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist Ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. Laporan Keuangan Terdiri dari: Laporan posisi keuangan pada akhir periodo Halaman 1 dan 3 Laporan laba rugi komprehensif selama periode Halaman 3 dan 4 Halaman 5 dan 6 deal Laporan arus kas selama periode Holaman 7 1 2 3 Laporan perubahan ekuitas selama periode 8 5 Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau “ membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
Page 4 OCR 0.891
Page 4of85 Halaman 8 - 98 Ketentuan Umum Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: 3. gambaran umum Perusahaan, b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan, c. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisl keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laparan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajlan masing-masing pos: dan d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: 1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan dl bagian manapun dalam laporan keuangan, dan 2) Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi Informasi tersebut relevan untuk memaharni laporan keuangan, Perusahaan wajlb menyatakan dalam bentuk nilal atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”. Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengena! Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilal aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. Catatan 1a Catatan 2a Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan Gambaran Umum Perusahaan Hal-hat yang harus dlungkapkan, antara lain: Halaman 8 sd 10 Pandirian perusahaan Catatan 1 1) Riwayat ringkas perusahaan, Catatan Ia 2) Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara: Na Ba Ra Catatan Ia
Page 5 OCR 0.864
Page 50183 3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada v Catatan Ia periode pelaporan: 4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: v Catatan Ia 5) | Tanggal mutai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau i v Catatan ta perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan 6) | Nama entitas Induk dan nama entitas induk terakhir datam kelompok usaha (ultimate v parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. 7) | Khusus Industri Media v Panjotasan rinci tantang Perizinan yang dimiliki. 8) | Khusus Industri Jalan Tol v Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. 9) | Khusus untuk Asuransi dan Pemblayaan v Catatan la dan 1b Izin bidang usaha dari Mentari Keuangan atau Otoritas yang berwenang. 10) | Khusus untuk Industri Perbankan v Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta Izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jlka ada). 11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum v Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan. Penjelasan manganai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : a) Area Eksplorasi, meliputi: » Nama lokasi: «Nama pemilik Izin lokasis » Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya: » Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan » Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan: b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi: . Nama lokasi, . Nama pemilik ijin tokasi,
Page 6 OCR 0.863
Page 6085 ak KYAN teranrgan) » Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tangga! jatuh tempony. . Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi, «Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi: 8 Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan » Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploltasi/pengambangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi kevangan. 12) | Khusus Industri Kehutanan v Yang harus dlungkapkan antara lain: a) pelaksanaan keglatan pengusahaan hutan) b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan €) sisa umur HPH, b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: v Catatan 1b 1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang v Catatan 1b diterbitkan di luar Indonesia, 2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: v Catatan 1b 3) | Bursa tempat Efak dicatatkan: dan v Catatan ib 4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate v action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan perloda pelaporan terakhir. « Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) v Yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v langsung: 2) | Tempat kedudukan: v 3) | Jenis usaha: v 4) | Tahun beroperasi secara komersial, v 5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): v 6) | Total Aset: dan v 7) | Informasi penting tainnya antara tain: v
Page 7 OCR 0.889
2) b) 5) 9 9 Page 7 ot 85 m - sifat hubungan antara entitas Induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5096 (lma puluh perseratus) hak suara yang sah, alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak fangsung lebih dari 50Y6 (lima puluh persaeratus) hak suara atau hak suara potensia! atas investee tidak diikuti dengan pengendalian: akhir periode pelaporan dari taporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbada dari tanggal laporan keuangan entitas Induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang barbedaj sifat dan luas setiap restriksi slgnlfikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas Induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka: suatu rincian yang menunjukkan dampak. setiap perubahan bagian kepemilikan entitas Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat dtatribusikan pada pomnllik entitas Induk, dan dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk harus mengungkapkan: (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilal Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian, (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan: (3) jumlah harga yang diterima, (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendatian dilepaskan, dan (6) jurnlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. (Keterangan) Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkapkan antara lain: Catatan 1c 1) Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audit, Catatan 1c 2) Cakupan manajemen kunci, dan Catatan 1c
Page 8 OCR 0.920
Page 80185 Catatan 1c 3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak. e. Penerbitan Laporan Keuangan 1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan Catatan 1c 2) | Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. Catatan 1c Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian inl harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Pernyataan Ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK. Catatan 2a b, Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan 1) Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar (fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang barlaku, Catatan 2a 2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaltu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. Catatan 2a 3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak, b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan c) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada). Catatan 23 4) Alasan perubahan periode pelaporan (Jika ada), Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen 1) Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau baglan lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalari proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang dlakui dalam laporan keuangan, 2) Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, Catatan 3
Page 9 OCR 0.888
Page 9 of 85 D sterangan! Ada didak NYA Keterangan yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah " tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan 3) | Berkaitan dangan Aset dan Liabllitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan memasukkan rinclan atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan. d. Kebijakan Akuntansi Tertentu Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relavan untuk mamahami taporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapl tidak terbatas pada hal-hal sebagai barikut: 1) | prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) ruang Ingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas Induk v dan entitas anak, b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan Keuangan v entitas Induk: c) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan v Pengendalian atas entitas anak: d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak, v &) kebijakan akuntansi sehubungan dangan pencatatan dan penyajian kepantingan nonpengendall: dan v f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah dielimtnast. v 2) | Kombinasi bisnis v Yang harus dijataskan antara lain: a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali: b) pengakuan awal untuk goodwill: €) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil/, dan d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain: (1) pembelian dengan diskon: (2) akuisisi secara bertahap: dan (3) imbalan kontinjensi.
Page 10 OCR 0.885
Pagc 10 of 85 NYA Keterangan) 3) | Kas dan setara kas, Catatan 2e Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas. 4) | Instrumen Keuangan v 2) b) P3) Instrumen Keuangan selain Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas btaya transaksi: (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, (3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan: (4) metoda yang digunakan untuk menentukan Nilal Wajar instrumen keuangan: (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan) (6) ketantuan penghentian pengakuan instrumen keuangan, (7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud datam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai, (a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai: (b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilal atas instrumen keuangan derivatif: dan (c) perlakuan akuntansi lindung nifai untuk tujuan akuntansi lindung nilai, Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) klasifikasi dan reklasifikasi Investasi pada Sukuk: (2)pengakuan awal Sukuk: (3)pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (4)Penyajian pendapatan sukuk: dan (5)penyajian amortisasi blaya transaksi. Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: (L)pengakuan awal Sukuk: (2)pengukuran setelah pengakuan awat Sukuk:
Page 11 OCR 0.873
Page 11 of 85 (3)biaya transaksi penerbitan Sukuk: (9)posisi penyajian Sukuk: dan (S)akad syariah yang digunakan. 5) | Khusus Industri Perbankan a) Giro Wajib Minimum Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank lain. c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajlan Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain. 6) | Piutang Reverse Repo Yang harus dijelaskan antara lain Unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya, 7) | Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kelompok obligasi rekapltalisasi yang dimiliki: b) Pengakuan nilai pada investas! untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah:dan €) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan. 8) | Khusus Industri Perbankan a) Kredit Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan, (2)Dasar penyajian atas kredit, (3)Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit, (4)Perlakuan akuntansi untuk kredit-yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan (5)Kebijakan bank akan agunan kredit. b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
Page 12 OCR 0.911
Page 12 of 88 c) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain: (1)Dasar penilaian dan penyajian, (2)Pertakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo plutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. 9) Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penyajian plutang pembiayaan konsumen, dan b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pemblayaan kensumen dari konsumennya, 10) Anjak Piutang Yang harus dijelaskan antara lain: a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse): b) Penyajian transaksi anjak plutang, €c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih plutang dialihkan, dan d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak plutang(ditagihkan kembali ke kllen atau ditanggung oleh perusahaan). 11) Sewa Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewaj b) kebijakan panentuan suatu sewa merupakan sawa pembiayaan atau sewa operasi: dan c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. Catatan 2h Catatan 2h 12) Persediaan : yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang digunakan. a) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
Page 13 OCR 0.899
Page 13 of 85 sarana dan pra-sarana. HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara Jain: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi. b) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan: (2) Dasar penilaian dan pengukuran, (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanarman belum menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan, (4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkanj dan (5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. C) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara laln: (1) Hewan ternak telah menghasilkan : (ta) Metode penilaian: Cb) Metode amortisasi (deplesi), dan (G1 Cadangan kematian atau motode penghapusan langsung, jika ada. (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : ta) Metode penilaian: dan tb) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah manjadi hewan ternak tetah menghasilkan. 13) Asct Tetap: Yang harus dijelaskan antara taln: a) pengakuan awal Aset Tetap: b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetapj c) pengelompokan Aset Tetap: d) metode penyusutan yang digunakan: aa Catatan 2i Catatan 2i Catatan 2i Catatan 2i
Page 14 OCR 0.902
Page 14 of 85 kapitalisasi blaya yang terkait dengan Aset Teta f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: g) penghantian pengakuan: h) nilai residu: dan I) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan. Catatan 2i Catatan 2i Catatan 2i Catatan 2i 14) Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat Investasi pada asosiasi, 15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama. 16) Pola Kerjasama Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dari bentuk kerjasama, b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul dan C) Sistem pembagian hasil, jika ada. 17) Aset Tak Berwujud Yang harus dijotaskan antara lain : a) pengakuan awal Aset Yak berwujud: b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tak berwujud: €) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif amortisasl yang digunakan dan umur manfaatnya, d) sumber terjadinya Aset Takbarwujud, &) metoda amortisasi yang digunakan, f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud, dan 9) riset dan pengembangan (jika ada). Catatan 2j 18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan
Page 15 OCR 0.906
Page 15 of85 b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimlliki untuk dijual. 19) Properti Investasi : Yang harus dijelaskan antara lain: b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya. a) pengakuan awal Properti Investasi: Catatan 2f b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi Catatan 2f c) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya: d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan e) penghentian pengakuan Properti Investasi. 20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto, b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi), Cc) Metade penyusutan dan amortisasi yang digunakan, d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan) dan 8) Pertanggungan Asuransi. 21) | Penurunan Niloi Aset Non keuangan Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikaslkan kemungkinan terjadinya Catatan 2x penurunan nilai, dan Catatan 2x 22) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera. Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan, dan b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara lain: B) Penjelasan atas simpanan dari bank lain, dan
Page 16 OCR 0.920
Page 16 of 85 b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. 23) Provisi Yang harus dijelaskan antara lain: a) kondisi provisi yang harus diakulj dan b) dasar penentuan nifai provisi. 24) Utang Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: C) Metode penyusutan prasarana PLH: dan d) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Lokasi penambangan, (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi, (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan. 26) Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjalasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan: b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi,
Page 17 OCR 0.905
Page 17 of 85 c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasaranaj dan d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi. Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan Cc) Metoda penyusutan prasarana PLH. 27) Pengakuan Pendapatan a) Yang harus dijelaskan antara lain: (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan jJanis pendapatan yang ada, dan (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. Catatan 21 Catatan 2n b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian Yang harus dijelaskan antara laln metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak. c) Khusus Industri Asuransi (1) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan: (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan (c) Penyajlan pendapatan premi dalam laparan laba rugi. (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Kelompok beban klaim datam bentuk: klaim yang disetuj proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim: dan (b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi. NN Catatan 21, 21 dan 2p Catatan 21, 2n dan 2p Catatan 21 Catatan 2m Catatan 2m
Page 18 OCR 0.901
Page 18 of 85 d) Khusus Industri Real Estate v Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Unsur biaya yang kapitafisasl ke proyek pengambangan Real Estat: (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyak: (4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasl ka setiap unit Real Estat: (5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kinl: lan (6) Unsur biaya yang diakul sebagal beban pada saat terjadinya. 28) | Program Loyalitas Pelangan vV Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program foyalitas pelanggan 29) | Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: v Catatan 2z b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari panjabaran aset dan Ilabilitas v Catatan 2z moneter, dan Cc) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata v Catatan 22 uang asing. 30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: v b) Pengungkapan Pihak-pihak baretasi dalam Laporan Keuangan, dan v 31) | Hibah Pemerintah v Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan. 32) | Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan antara lain: a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhanj v Catatan 2s b) ketentuan mengenai saling hapus, v Catatan 2s c) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhanj dan v Catatan 2s
Page 19 OCR 0.906
Page 19 of 85 d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabllitas) pajak tangguhan. Catatan 2s 33) | Imbatan Kerja Yang harus dijelaskan antara lala: a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: Catatan 2t b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan Catatan 2t oleh Perusahaan: c) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarialj Catatan 2t dan Catatan 2t d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesatan. 34) | Saham Treasuri Yang harus dijelaskan antara lain matode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri. 35) | Pembayaran Berbasis Saham Yang harus dijelaskan antara tainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui Instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya. 36) | Kuasi-Reorganisasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar ditakukannya kuasi-reorganisasi: b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan 9 Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Labilitas, Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013. 37) | Biaya Pinjaman Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian. 38) | Segmen Operasi Catatan 2y Yang harus dijelaskan antara laln dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Sagmen Oparasi.- 39) | Laba (Rugi) per saham Catatan 2w Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham diluslan.
Page 20 OCR 0.880
Page 20 of 85 Keterangan 'Adal pidak NYA eterangan Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan Aset 1) | Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara lain: a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga, v Catatan 4 b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang v Catatan 4 asing: Cc) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan v Catatan 4 d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh v kelompok usaha disertai pendapat manajemen. 2) | Khusus Industri Perbankan v a) Kas Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. b) Giro pada Bank Indonesia Yang harus diungkapkan antara lain: (1)Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia bardasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata uang original): dan (2)Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat periode pelaporan. c) Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Rinctan jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang: (di) Jumlah penyisihan penurunan nilai: (2)Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro: (3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga: (4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan (5) Pendapat manajamen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.
Page 21 OCR 0.869
Page 21 ot 85 Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1)Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang) (2)Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilal (Impaired) dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired)j (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): (4)Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan, (5)Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak katlga, (6)Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (7)Jumlah dana yang diblokir dan alasannya, (8)Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau likuldasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kemball dana tersebut berdasarkan Informasi dari otoritas yang berwenang: dan (9)Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai, 3) Piutang Usaha Yang harus diungkapkan antara laln: b' 9 d e! z jumntah plutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: jumlah piutang menurut debitur, jumtah piutang menurut mata uang, alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai: jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang, pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan, piutang yang dijaminkan, nama plhak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan: jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: (1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh ternpo, dan ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjian, dan
Page 22 OCR 0.870
Page 220185 Keterangan (2) jaminan yang diberikan (bila ada). Adu Tidak NYA Ksterangan| 4) Khusus Industri Asuransi a) Piutang Premi Tambahan pengungkapan mengenatantara lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang prami yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. Catatan S by Piutang Koasuransi Tambahan pengungkapan mengenalantara lain: Catatan 5 (piutang premi) (1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur: (2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. c) Piutang Reasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur, (2) Jumlah plutang atau utang reasuransi yang disallnghapuskan: dan (3) Jumlah plutang reasuransi yang diperkenankan datam perhitungan solvabilitas, Catatan 6 d) Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah piutang menurut jenis Investasi) (3) Jumtah piutang menurut mata uang, dan (4) Jumlah piutang yang diperkenankan datam perhitungan solvabilitas. Catatan 7 dan 39 Catatan 7 Catatan 43 5) Khusus Industri Pembiayaan a) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain: (1)Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):
Page 23 OCR 0.899
Page 23 of 85 (2)Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen: (3)Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja (4)sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tIdak tertagihnya plutang tersabut dengan bank-bank dalam rangka transaksi dl atas, (5)Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakul, (6)Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pemblayaah konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan: (7)Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan (8)Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas utang. 5) Tagihan Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan (2) Pengungkapan mangenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak plutang. 9 PiutangSewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) rekonsiliasi antara Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minlmum pada akhir periode pelaporan. Di samping Itu, lessor mangungkapkan investasi sewa bruto dan nilai klni piutang pembayaran sewa minimum pada akhir perlode pelaporan, untuk setiap periode berlkut: (a) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (6) lebih dari Ilma tahun (3) pendapatan keuangan yang belum diterima, (4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor
Page 24 OCR 0.890
Page 24 of 85 (5) akumulasi penyisihan plutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum: (6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode, dan (7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material. d) Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: (1)jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut: (a) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (c) lebih dari lima tahun (2)total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan (3)penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor. 5) Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Ratenal Yang harus dtungkapkan antara lain: a) Jumlah plutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya plutang retensi. 7) Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi: b) laba yang diakuis c) kerugian yang terjadi: dan G) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 8) Piutang Reverse Repo
Page 25 OCR 0.901
Page 25 of 85 Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mangenal jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan: b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek, Cc) Nama pihak/counterparty: d) Lokasi Efek jaminan: &) Tingkat bunga piutang reverse repoj f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada), dan 9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). 9) | Agunan Yang Diambil Alih Yang harus diungkapkan antara lain: a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih, b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang dlambilalih dengan saldo piutang yang tidak tertagih, dan c) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut. 10) Piutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan antara laln rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan dendakapada plhak Jain. 11) Piutang Lain-Lain Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jenis dan jumlah piutang, b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. Catatan 7 Catatan 7 Catatan 7 12) Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan Ini totah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar. a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesual klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi. b) Yang harus diungkapkan antara lain: Catatan 8
Page 26 OCR 0.916
Page 26 of 85 (1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian Investasinyi (2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan: (3) tota! pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba ru (4) biaya perolehan termasuk jumtah premium dan diskonto yang belum diamortlsasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo: Catatan 8a sd 8d Catatan 8 Catatan 8a Catatan 8a (5) peringkat Efek utang barikut nama pemeringkat (jika ada). (6) uralan tentang alasan diambllnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo, (7) jika terdapat reklasifikasl aset keuangan, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari satiap kategori: (b) atasan reklasifikasl dan (c) sisa Investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual. (8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau llabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut, (9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilal dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilal yang dihitung secara kolektif dan Individual, termasuk beban penurunan nilai yang dlakui dalam laba rugi: dan (10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimilikl hingga jatuh tempo. 13) Khusus Deposito Tambahan pengungkapan mengenal antara tain: a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasij b) kisaran suku bunga kontraktua! selama periode pelaporan, c) Jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan Catatan 8b Catatan 8b Catatan 8b
Page 27 OCR 0.899
Page 27 of85 d) hal-hal laln yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. v Catatan 8b 14) | khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah: b) tujuan model usaha yang digunakan: €) jumlah Investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan. 15) | khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rincian jumlah nomina! dan nilal pasar efek berdasarkan jenis: v Catatan 8a b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga: v Cntatan 8a c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan v Catatan 8a d) Informasi penting lainnya, v Catatan 8a 16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tambahan pengungkapan mengenal antara lain: a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan v Catatan Ba b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang dIsajikan pada pos pendapatan v Catatan 8a komprehensif lainnya maupun yang diakul sebagal laba atau rugi perlode berjalan 17) | khusus Wesel Tagih Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, Jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya). 18) | Khusus Industri Asuransi Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. v Catatan Sa dan Ob 19) Pinjaman Polis Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan: a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang: b) Tingkat suku bunga. 20) Khusus Industri Perbankan
Page 28 OCR 0.875
Page 28 of 85 Kredit Yang harus diungkapkan antara tain: a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibilitas: b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan, e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: » Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia: 9g) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Asat keuangan sesua! ketentuan Bank Indonesia, h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas: » Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau anggota sindikasi, » Ikhtisar pembelian kredit dart BPPN berdasarkan perlode pembelian, jika ada: k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesi 1 Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. 21) Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tagihan dan Mabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo, b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi selama periode berjalan 31 Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, d Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi 22) Persediaan
Page 29 OCR 0.899
a) Page 29 of 85 Yang harus diungkapkan antara lain (1) (2) 3 (4 (5) (6) 7) (3) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nitai tercatat menurut klasifikasl yang sesual bagi Perusahaan: jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilal Wajar dikurangi biaya untuk menjual: jumlah persediaan yang diakui sebagal beban selama perlode berjalan: Jumlah setiap penurunan nilai yang dlakul sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakul sebagai beban dalam periode berjalan: jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: kondisi atau peristiwa penyebab terjadInya pamulihan nilal persediaan yang diturunkan, dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka dlungkapkan: (I) jumlah blaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (WN) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah blaya pinjaman yang layak dikapltalisasi. persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan: dan » Janis dan nilai persadlaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak dlasuransikan wajib diungkapkan alasannya. b) Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain: (1) Makanan dan minuman) (2 Perlengkapan: dan 3) Barang Dagangan.
Page 30 OCR 0.845
ra Page 30 of 85 Khusus Industri Real Estat Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: (a) Tanah Matang: (b) Unit Bangunan, dan (c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. (2)Jumlah biaya perolehan aset Reat Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada. LL LK XX d) Tanah untuk Pengembangan Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan: (2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitatlsasl ke tanah untuk pengembangan, dan « (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. e) Khusus Industri Media Tambahan pengungkapan antara laln: (1)Materi program : lokal, impor (media televisi): (2)Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak), (3)Barang promosi dan barter (media cetak): dan (@)Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya. & «ls « Khusus Industri Rumah Sakit Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-cbatan, (2)Perlengkapan medis (disposable), dan (3) Persediaan lainnya &
Page 31 OCR 0.913
Page 31 of 85 9) Khusus Industri Peternakan (1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak menjadi: (a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual dan (bj Hewan Ternak dalam Pertumbuhan. (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yang harus diungkapkan antara lain: (a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan: (b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir: (c) Nila! amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan, (d) Pendapat manajemen atas kecukupan jurnlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hilang, (0) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nifai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: (f) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, (9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan (h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. 23) Pajak Dibayar Di muka Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan b) uralan mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. Catatan 2s 24) Biaya Dibayar Dimuka Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. Catatan 9 25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual Yang harus diungkapkanantara lain:
Page 32 OCR 0.897
2 (3) “4 (5) (6) Page 320f835 uraian dari aset yang dimlliki untuk dijual atau kelompok tepasan, uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan) karugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai dalarn hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalarn satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun, dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau ketompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan: (a)nilai dari aset tersebut, yaltu nilai yang lebih rendah antara: i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, dan II. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjuatj (b)uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan (c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya. 26) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang harus diungkapkan antara lain : 2) b) 9 d) Dj rincian jenis, nama plhak berelasi, dan jumlah piutang, alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan terjadinya piutang plhak berelasi tersebut, jumlah cadangan kerugian penurunan nital, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang, pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, dan dalam ha! piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya. 27) Investasi pada Entitas Asosiasi
Page 33 OCR 0.893
Page 33 of 85 Idak) Keterangan) Yang harus diungkapkan antara lain a) nama entitas asosiasi: v Catatan 8c . ii v Catatan 8c b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya, v & nilaitercatat dan Nila Wajar Investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia: d) ringkasan informasi keuangan v entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi, e) alasan tidak adanya pengaruh v Catatan 8c signifikan walaupun Perusahaan memniliki lebih dari 20Y6 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial Investee secara langsung atau tidak langsung: ? akhlr periode pelaporan dari laporan v keuangan entitas asosiasi, ketlka laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau perlode yang berbada dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda, )) sifat dan tingkatan setiap v pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asoslasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan, h) bagian rugi entitas asoslasi yang v tidak diakul dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif: v i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersarna-sama dengan investor lain: 1» iabilitas kontinjansi yang terjadi v karena Investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasij dan w ringkasan informasi keuangan v entitas asosiasi, secara Individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi. 28) | Khusus Industri Konstruksi v Jaminan Yang harus diungkapkan antara Jain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut. 29) | Khusus Industri Kehutanan v
Page 34 OCR 0.875
Page 34 of 85 Tanaman Perkebunan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk tanaman telah menghasilkan (1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman, (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir: (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam: (4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanamanj (5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun, dan (5) Tanaman yang dijaminkan. b) Untuk tanaman belum menghasilkan (1) Mutasl tanaman belum menghasilkan sebagai berikut : (a) Saldo awai IL Tambahan tahun berjalan Ii, Biaya langsung (b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa n B NA Keterangan HTI dan HTI dalam pengembangan . Berupablaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut: a) Saido awal: b) Penyisihan periode berjalan: Cc) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan d) Saldo akhir, 30) | Khusus Industri Jalan Tol v Hak Bagi Hasll Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal barikut: (a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol: (b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya: (c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan, dan (d) Reklasifikasi proyek.kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasif tol. 31) | Khusus Industri Perkebunan v
Page 35 OCR 0.885
Page 35 of 8S IL Pengurangan tahun be: Il Jumlah yang diraeklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan (c) Pengurangan tainnya td) Saldo akhir (2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. a) 32) | Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Produksi — Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan tarnak telah menghasilkan: b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, c) Nilai amortisasi (dep'esi) atas hewan ternak telah menghasilkan, d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan, @) Kondisi hewan ternak: Persentase kematian selama tiga tahun terakhir, 9) Nilal hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup, h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, I) Nilal cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada: J) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada dan k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. 33) | Properti Investasi Yang harus diungkapkan antara lain: Ten) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model biaya: (2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti Investasi: (3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau labih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkanj ta) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir, 5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk: «4 Catatan 8d Catatan 2f Catatan 2f Catatan 8d Catatan 8d
Page 36 OCR 0.904
») 9 d) Page 36 ot 85 (a) penghasilan sewa dari Prap: $ (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang manghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama perloda tersebut: dan (do) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugl atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar: (6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan (7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau Untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan. Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilal Wajar, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, (2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilalan tersebut dan penilaian yang telah disesualkan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: (a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali: dan (b) penyesuaian signifikan lain. Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) umur manfaat, 2 rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: (3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan, (3 Jumlah rugi' penurunan nilai yang dlakul, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama satu periode sesual SAK yang berlaku: (5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang dlgunakan sendiri, dan (3 Nilai Wajar Properti Investasi. Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara Catatan 8d Catatan 8d
Page 37 OCR 0.896
Page 37 of 85 W rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: te) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, 3) estimasi saat penyelesaian: 4 hambatan kelanjutan penyelesalan, B3) jumtah pengeluaran yang diakul dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, dan (8) dalam hal terdapat kapita!isasi blaya pinjaman untuk properti Investasi yang memenuhi kriterla aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) Jurntah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitallsasi. 34) Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain: a) b) 9 9 D) » 9 setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan, rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: Jurnlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan, rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakul dalam laba rugi dan ekuitas (jika ada): jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap, Jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif, Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): 2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DIP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluaslan, BD nama Penilal dan tanggat laporan penilaian terakhir (3) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, Catatan 12 Catatan 12 Catatan 12
Page 38 OCR 0.886
h) Page 38 of 85 (5) " jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan mode! biaya, dan (8) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilal, yang menunjukkan prubahan selama pericda dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus dlungkapKan antara lain: (d) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan, (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: (3) estimasi saat penyelesaian, (4) hambatan ketanjutan penyelesalan (jika ada): (5) jumlah pengeluaran yang diakul dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan, dan (6) dalam hat terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kuallfikasian, maka wajib dlungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitallsasl selama periode berjalan, dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitallsasl. Pengungkapan lainnya antara lain: (1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakal sementara: (2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan, (3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual, (4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari jumlah tercatat, (5) nilai buku, hasil penjuatan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan pengakuannya: (6) dalam hat terdapat Asat Tetap yang barasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nllal tercatat, dan tanggal perolehan: (7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap: (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan nilai: (9) Jumtah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan penjaminan: dan (10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuranslkan agar diungkapkan atasannya. 4d Ka td Ss tt t
Page 39 OCR 0.898
35) Page 39 oi'85 LA Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara lain: (W) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan, (2) Tabe! yang memuat penjelasan tentang : (a)Lokasi penambangan, (b)Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan. 36) Aset Tak Berwujud . Yang harus dlungkapkan untuk setiap jenis Aset Tak berwujud antara lain: a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi: b) alokasi jumlah amortisasi Aset Tak berwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif: €c) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikaslan, maka harus diungkapkan: Jumlah btaya pinjaman yang dikapitalisasi selama d, periode berjalan: dan te) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk.menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasij jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penitaiannya untuk Aset Tak berwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas, f) penjelasan atas jurnlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan, Aset Takbarwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: (1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut: e) Catatan 13 Catatan 13 Catatan 13 Tidak material
Page 40 OCR 0.867
Page 40 of85 (2) jumlah tercatatnyaj dan (3) Asat tersebut diukur setalah pengakuan awal dengan modei blaya atau model revaluasi: h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jurntah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas, i) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujudj Y) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan: da tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilalan): (2) nama Penilal dan tanggal laporan penilaian terakhir 3 jurnlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi: “a metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilal Wajar aset: (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandalnya Aset tersebut dicatat dengan model biaya, dan (6) surplus revatuasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pernegang saham. Keterangan NYA v KAK KAK Ll « 37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang : (1) Saldo awal: 2 Penambahan dan pengurangan: (3) Saldo akhir. b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang harus diungkapkanantara lain: (d)rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhirs dan (2)Jumlah aset, ltabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan. c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: (a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
Page 41 OCR 0.890
Page 41 of85 (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. 2 Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) blaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbadaan antara rasio aktual tanah menutup tarhadap rasio rata- ratanyas (3 Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada): 3) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan : (a) Alasan terjadinya penundaan, (b) Amortisast belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. d) Biaya Pangembangan Tongguhan v Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan, (b) Saldo awal, (c) Penambahan/pengurangan: (d) Amortisasi, dan (e) Saldo akhir. (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan, (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan blaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan: (4) Jumiah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: Ka) Alasan terjadinya penundaan, (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nital tersebut. (5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tlap Arsa of Interest. b. Liabilitas 1) | Utang Usaha v
Page 42 OCR 0.891
Page 42 of 85 Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara plhak ketiga dan pihak berela: b) jumlah utang usaha menurut mata uang, dan c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. 2) | Provisi v a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang. . b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Nilai tercatat pada awal dan akhir periode, (2) provisi tambahan dalarn perlode bersangkutan, (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan, (4) jurntah yang dibatalkan setama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan: (5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalarn nilal kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto, (6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi, (7) indikasl ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka(6). Dalam ha! diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa dapan: dan (8) jumlah astimasi penggantian yang akan diterima dangan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut. 3) | Beban akrual v Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum Jatuh tempo. 4) | Khusus Industri Perbankan v Ltabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan b) Uraian mengenai sifat masing-maslng kewajiban. 5) | Utang Repo vV Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenal jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo: b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. 6) | Khusus Kontrak Konstruksi v
Page 43 OCR 0.903
Page 43 of'85 Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos Ini antara lain liabilltas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi: b) laba yang diakui: c) kerugian yang dialami: dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 7) Khusus Industri Perbankan a) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan: (1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, (5) Rinclan simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan: dan (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro. b) Simpanan dari Bank Lain Yang harus diungkapkan antara laln: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata vang, dan jangka waktu (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun (3) Jumlah amortisasl pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, dan (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan. 8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lain : (es Rincian berdasarkan program asuransij 2 Rincian berdasarkan jenis pertanggungan: Sat
Page 44 OCR 0.891
Page H4 of 85 8 Rincian berdasarkan mata uang, (4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir pariode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. b) Utang Klaim Yang harus diungkapkan antara lain: “) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan v Catatan 15 pihak ketiga, v Catatan 15 2 Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung, v Catatan 15 3 Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan v Catatan 15 (9) Jumlah utang menurut mata uang. c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jurntah menurut jenis asuransi: v Catatan 19 (2) Jumlah menurut tertanggung: v Catatan 19 (3 Jumlah menurut mata uang, dan Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum v Catatan 19, Catatan 20 dilaporkan. d) Premi yang belum merupakan Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: reni Jumlah menurut program asuransi: v Catatan 19 fe Jumlah menurut jenis pertanggungan: v Catatan 19 B3 Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: “4 Metode perhitungan yang digunakan, dan v Catatan 21 dan 20 (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang v Catatan 19 dan 27 memperlihatkan penambahan dan pengurangan. v e) Utang Koasuransi (rewrita) Yang harus diungkapkan antara lain: W Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: & Jumlah berdasarkan ko-asuradurj 3 Jumlah menurut jenis mata uang, dan 3) Jumtah menurut umur utang.
Page 45 OCR 0.867
Page 45 of 88 eterangan Pada Tidak) Keterangan (Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara lain: “) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan v Catatan 16 Pihak ketiga, v Catatan 16 (2) Jumlah berdasarkan reasuradur, v Catatan 16 t3) Jumlah menurut jenis mata uang: v Catatan 16 (3) Jumlah menurut umur utang, dan v Tidak ada yg saling hapus &) Jumlah utang atau plutang reasuransi yang disallnghapuskan. 9) Utang Komisi Yang harus diungkapkan antara lain: W : Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur, v Catatan 17 (2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan v Catatan 17 3, Jumlah menurut jenis asuransi. (3) j V Catatan 17 h) Titipan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi. v i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham: v 2 Dasar perhitungan, dan v 3 Saldo menurut usia. v 9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek v Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. 10) | Utang Pajak Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis dan jumlahnya, dan y Catatan 36a b) informasi mengenai ketetapan pajak. v 11) | Khusus Industri Pembiayaan v Kewajiban Anjok Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah Iiabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan b) Jumlah beban tangguban, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan
Page 46 OCR 0.923
Page 46 of 85 penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. 12) | Khusus Kontrak Konstruksi Uang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. 13) | BagianLancar atas Liabilitas Jangka Panjang Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas labilitas jangka panjang sesual dengan pengungkapan utang bank dan lembaga kevangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini. 14) | Liabilitas Keuangan Lainnya a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1)Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk Ilabilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang, (2)Perusahaan wajib mengalompokkan sesual klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: (3)Yang harus diungkapkan antara lain: (2) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori, (b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan, dan te) kejadian penting lainnya antara Jain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default). b) Dafam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan antara lain : (1)Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang, (2)Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait, (3)Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakul selama periode tersebut: dan (4)Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstrukturisasi. 15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 16) | Khusus Industri Pertambangan Umum Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Page 47 OCR 0.896
Page 47 of 88 uh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 1» Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelampok lepasan yang diklasifikasikan sebagal dimiliki untuk dijual. Liabilitas Jangka Panjang 18) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang Harus diungkapkan antara lain : a) rincian nama plhak berelasi, jenis, dan jumlah utang: ») Jumlah utang monurut mata uang: dan 9 Jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. 19) Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkapkan antara lain: a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang, b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: c) tanggal jatuh tempo: d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya, #9 pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman, 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misatnya restrukturisasi utang dan kondisi default): h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, I) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan i) — pengungkapan informasi sehubungan dengan iiabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi Kevangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain adalah: (1)nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan
Page 48 OCR 0.890
Page 48 of 85 janj , puti tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara laln : 3) b) kal 9) 8 jumtah neto nilai tercatat untuk setlap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan: rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tangga! laporan posisi keuangan, dengan nilal kininya, Selain itu wajib " mengungkapkan total pembayaran sewa minimum dl masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nital kininya, untuk setiap periode berikut: (1) sampat dengan satu tahun: (2) lebih dari satu tahun sampal $ (lima) tahun: dan (3) lebih dari 5 (lima)tahun. pembayaran sawa kontinjen yang diakui sebagal beban pada periode tersebut, total pembayaran minimum sewa-tanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non- cancellable sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan: keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and Jeaseback), dan penjelasan umum Isi perjanjian sewa yang materlal, antara lain: «) dasar penentuan utang sewa kontinjen, 2 ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan 3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. 21) Khusus Industri Perbankan a) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: (1)Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: 2 Rincian jumlah berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata par tahun) “@ Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat, (5) Jumlah amortisasi pada tahun barjalanj (5 Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
Page 49 OCR 0.876
Page 49 o185 persyaratan penting lainny e): 7» Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang diterbitkan. b) Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara lain: (1)Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang, (2)Rinctan jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3)Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijamlnkan, dan persyaratan penting lainnya(debt covenance), (@)Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance, (5)Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak laln dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih. Cc) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensl Yang harus diungkapkan antara lain: (1)Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas, (2)Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3)Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasl selarna perlode berjalan: (4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai kornitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisl penylsihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan: dan (5)Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitman dan kontinjansi. 22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v Liobilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara laln : a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjatan dengan menunjukkan: (1) Saldo awal, (2) Penyisihan yang dibentuk: (3) Pengeluaran yang terjadi, dan (4) Saldo akhir. b) Kegiatan PLH yang telah ditaksanakan dan yang sedang berjalan: c) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
Page 50 OCR 0.864
Page 50 of 85 sebagaimana diatur dalam stan ganz d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah: e) Tabel yang mamuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal, (2) Penambahan dan Pengurangan : (3) Saldo akhir. 23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang a) imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: Ten gambaran umum mengenal jenis program. (2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nila! kini kewajlban Imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatrlbusikan ke dalam: (a) blaya jasa kini, (b) biaya bunga: (c) luran oleh peserta program, (d) keuntungan dan kerugian aktuaria!, (e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dangan mata uang penyajlan: (PH - Imbatan yang dibayarkan: (9) biaya jasa lalu (h) kombinasi bisnis, Ki) curtailment, dan U) penyelesaian. (3) analisis kewajiban Imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai: (4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagal Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap: (a) hasil yang diharapkan dari aset program: (b) keuntungan dan kerugian aktuarial, (c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: KK ata « aa Catatan 20
Page 51 OCR 0.872
Page S1 of'85 . V7 (d) iuran oleh pemberi pekerja, v (e) iuran oleh peserta program, y (P- Imbalan yang dibayarkan, . y (9) kombinasi bisnis: dan v (h) penyelesaian: (5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: v ta) keuntungan dan kerugian aktuarlal neto yang tidak diakul dalam laporan posisi keuangan, v tb) biaya jasa talu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan (al setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan v dalam SAK: (d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setlap hak penggantian v yang djakul sebagal Aset sesuai dengan SAK: dan (e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan, (6) total beban yang diakul di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal tersebut termasuk: , v (a) biaya jasa kini: v (b) biaya bunga, v (c) hasil yang diharapkan dari aset program, v (d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset sesuai dengan SAK: (e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor v 1096 (sepuluh per seratus): v (@ biaya jasa lalu: Y (g) dampak dari curtaliment terutama torkait dengan penyelesalannya: dan v (h) dampak dari batasan dalam SAK: mn jumtah total yang diakul dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera dalam saldo taba, meliputi: v (3) keuntungan dan kerugian aktuarial, dan v (b) dampak dari batasan dalam SAK: (8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakut v keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK: (9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setiap kategori utama dari aset v
Page 52 OCR 0.881
(10) (11) (12) (13) (14) (15) Page 52 0185 program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: ta setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan: dan » setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan: penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk Gampak kategori utama dari aset program: imbal hasil aktual atas aset program, serta Imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset: Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir perlode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan varlabet lainnya, termasuk: ta) tingkat diskonto, (b) tingkat-imbal hasit yang diharapkan atas setiap aset program untuk perloda yang disajikan dalam laporan keuangan: te) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk perlode yang disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset: (d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel tertantu lainnya dalam masa program format atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan), (e) tingkat tran biaya kesehatan: dan & asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria: dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada: (a) btaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik neto, dan (b) akumulasi kewajiban Imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan. (c) Dalam hat program dioperasikan dalam lingkungan Inflasi yang tinggl, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tran biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah. Jumlah periode tahunan saat inl dan periode empat tahun sebelumnya dari: (a) nilal kini kewajiban imbatan pastl, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada program, dan (b) penyesuaian yang timbul pada: (I) liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari Jiabilitas program pada akhir perlode pelaporan, dan AK «4
Page 53 OCR 0.902
Page 53 of 85 (li) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan: 18) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama perlode tahunan'dimulai setelah periode pelaporan: (17) khusus untuk.program Imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut: «3 perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya Imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti Itu, tb) dalam hat Parusahaan mencatat alokasi blaya imbalan pasti neto sesuai 'SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: (W Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program Imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama periode tersebut: (Hi) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik Informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti: dan (illyika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dangan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir ti. b) Iuran Pasti 4 Perusahaan yang menyaelanggarakan program luran pastiharus mengungkapkan jumlah yang diakui sebagal beban untuk program luran pasti. Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah Imbalan kerja jangka panjang lainnya, d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkapkanantare lain: “ luran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan 2 penjelasan mengenal Ilabilitas kontinjan (ika ada). 24) Utang Obligasi Yang harus diungkapkan antara lain: 2) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang
Page 54 OCR 0.886
Page 54 or85 asing, tanggal j mpo, jadwal pembay: obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, nga, suku bunga, bursa tempat b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: c) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) butan, d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: @) jaminan serta pembantukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada: f) pembatasan yang dipersyaratkan daiam Kontrak Perwaliamanatan, g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisl utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan h) persyaratan penting lainnya. 25) | sukuk a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: ta) ringkasan akad syariah dan skerna transaksisyariah yang digunakan, (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari: (ce) nilai nominal: (d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah): (2) prinsip pombagian hasil usaha, dasar bagi hasll, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah): (P rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi hasil: (g) jangka waktu, (h) tujuan penerbitannyaj dan (i) persyaratan penting latn: (2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: (3) bursa tampat Sukuk dicatatkan, (d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: (5) nama Wall Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: (6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (ika ada): (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatanj dan (8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
Page 55 OCR 0.894
Page 55 of 85 BYAN Keterangan dan: kondisi default). 26) | Utang Subordinasi v Yang harus diungkapkan antara lain: a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan b) tujuan perolehannya: €) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasij d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan f) persyaratan penting lainnya, 27) | obtigasi Konversi v Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian mengenai jenis, niial nominal dan nitai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penarbitannyaj b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti: c) dampak dilusi apabila seturuh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi, d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya: e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, 9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): I) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): i) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli, k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi: !) keberadaan fitur derivatif melekat, dan m) persyaratan penting lainnya Ekuitas Halaman 2 Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
Page 56 OCR 0.900
1 Page 56 of 85 Modal Saham Yang harus diungkapkan antara lain : a) Bagi setiap jenis saham, antara lain: (1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode: (2) Mak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan: b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas, 4) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepemilikan, yaitu: (W)Pemegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih: (2)Narma direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan (3)Pemegang saham lainnya, 8d) Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan: (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), (2)Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi dan (3)Tujuan perubahan moda! saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal, 8 Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek. KAL tt Catatan 22 dan 23 2) Tambahan Modal Disetor (Additional Pald-in Capital) Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tambahan modal disetorj b) Uraian sumber agio saham: 4 Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas: Catatan 23 Catatan 23
Page 57 OCR 0.903
Page 57 of 85 d) Uraian mengen t dan asal selisih kurs atas modal disetor, 8 Uralan mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya, n Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: (1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi: (2) Penjelasan mangenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara, (3) Tanggal efektif transaksi (4) Operasi atau kegiatan bisnis yang talah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut: (5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah Imbalan yang terjadi: (6) Nilal tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah Imbalan yang diserahkan atau diterima: dan (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain: (a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya Untuk periode yang disajikan kembali, (b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan, (c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. 3) | Selisih Transaksidengan Pihak Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara laln : a) Uratan transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: (2) Nama entitas anak: dan (3) Nama pihak yang bertransaksij b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: dan c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian. K tete 4) | Saham Treasuri Yang harus diungkapkan antara lain: a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor b) Tanggal atau periode perolehan sarta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh:
Page 58 OCR 0.895
Page 58 of 85 a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang dlakui selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari: c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor, d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri. 5) | Saldo Laba Yang harus diungkapkan antara lain: a) Alasan dan jumlah penyesualan periode yang lalu (jlka ada): v b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait: dan v Catatan 24 c) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. v 6) | Waran Yang harus diungkapkan antara laln: a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran: v b) dasar penentuan Nitai Wajar waran, v 6) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): v d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya, dan v 8) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. ?) | Pendapatan Komprehensif Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen pendapatan komprehensif lainnya. v Halaman 4 8) | Kepentingan Nonpengendali v Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pernegang saham nonpengendali atas ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk. d Laba Rugi Komprehensif v Halaman 3 dan 4 1) | Pendapatan . Yang harus diungkapkan antara fain : v
Page 59 OCR 0.893
b) 4) d) e) 4) Page 59 of 85 (1) Penjualan barani @) Penjualan jasa, (3) Bunga: (4) Royalti dan/atau (5) Dividen: diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan plhak ketiga: Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama, Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 10Yo (sepuluh perseratus) dari pendapatan, Jumlah pendapatan yang berasal darj pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap katagori signifikan dari pendapatan (Jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: Khusus untuk kontrak konstruksi, dlungkapkan antara lain: (1) Pendapatan kontrak konstruksi: (a) Jumlah pandapatan kontrak yang diakut sebagai pendapatan dalam periode berjalan: (b) Matode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam periode berjalan: dan (c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak, (2) Pekerjaan dalam prosas penyelesaian pada tanggal akhir pariode pelaporan: (a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal pelaporan, (b) Jurntah uang muka yang diterima, dan (e) Jumlah retansij (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagal Aset dan Liabilitas: Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara torpisah, antara lain: (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan: (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya: dan (G Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: (a) Pendapatan bruto: (b) Retur/rabat/diskon terkait: dan (e) Total pendapatan nato.
Page 60 OCR 0.891
Page 60 of 85 Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator Ketentuan Tarif Yang harus dlungkapkan antara lain: a) Dasar ketentuan tarif, b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif, 9 Masa berlaku tarif: d) Besaran tarif, dan e) Perjanjian lain yang terkait. 3) Khusus Industri pembiayaan Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain: a) Pendapatan pembiayaan konsumen: b) Pendapatan anjak plutang: dan C) Pendapatan sewa. 4) Khusus Industri Rumah Sakit Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa doktar, rawat Inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara Jaln: a) Rastitusi, b) Subsidi tidak mampu, dan c) Selisih perhitungan klaim. 5) Khusus Industri Transportasi Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain: 3) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi: b) Rincian pendapatan Usaha dari jasa penyewaan alat transportasi: @) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi, d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan, dan e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut.
Page 61 OCR 0.929
Page G1 of85 6) | Khusus Industri Telekomunikasi Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa Interkoneksi, jasa tetekomunikasI sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak laln. 7?) | Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara laln rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan Untuk setiap jenis asuransi, Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) Catatan 25, 26 dan 27 8) Khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Penjualan meliputi rinclan pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi, b) Jika perusahaan memilik! hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan Usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. 9) Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada : a) Obligasi Pemerintah, b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui, ce) Efek-efek: dan d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. 10) Beban Pokok Penjualan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: (4) Biaya bahan baku: (2) Biaya tenaga kerja: dan (3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan,
Page 62 OCR 0.891
Page 62 0185 b) Nama pihak penjual dan nilai pei pendapatan: dan c) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. Ihi 1096 (sepuluh perseratus) dari 11) Khusus Industri Rumah Sakit Beban Departementalisasl/Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara laln, rincian beban departementallsasi: a) Beban bahan: b) Beban jasa pelayanan: c) Beban pegawal: d) Beban penyusutan sarana madis, @) Beban pemeliharaan sarana, #) Beban asuransi) 9) Beban langganan daya dan jasa: b) Beban depresiasi. 12) Khusus Industri Asuransi: 3) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setlap jenis asuransi. Catatan 28,29 dan 30 b) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang harus diungkapkan antara tain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klalm kematian. c) Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi. g) Hasil Investasi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi. Catatan 31 Catatan 32 13) Khusus Industri Perhotelan Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara taln: a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi: b) Gaji dan beban pegawai lainnyaj dan
Page 63 OCR 0.871
Page 63 of'85 c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya. 14) | Beban Usaha Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain: a) Beban penjualan: . vV b) Beban distribusi dan v c) Beban umum dan administrasi. v Catatan 33 15) | Khusus Industri Perbankan v a) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama, b) Beban Provisi dan Komisl Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisl bordasarkan kelompok produk/jasa utama, 16) | Khusus Industri Pemblayaan v BebanKerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban keruglan penurunan nilal untuk masing- masing akun Plutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pemblayaan. 17, Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara laln : 3) rincian dan jumlah Pendapatan lalnnya. v Catatan 34, 35 b) rincian dan jumlah Beban lainnya, v Cotatan 34, 35 k31 Untuk Biaya Keuangan, meliputi : (1) biaya pinjaman meliputi: Ka) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif, (b) beban keuangan dalam sewa pambiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku: dan (g) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga: (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi Instrumen keuangan meliputi: ta) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual: (b) rugi neto dari instrumen Keuangan yang dlakui pada Nilai Wajar KL KK tt
Page 64 OCR 0.905
melalui laba rugi: dan (4) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk Indung nilai. 9 Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi : (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah. 18) Khusus Industri Perbankan a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Yang harus diungkapkan antara laln rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) n dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. &) Keuntungan (Kerugian) Penjualon Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. surat-surat berharga 19) Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara lain: a) parubahan dalam surptus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takbarwujudj b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti, €) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: d) keuntungan (kerugian) dari aset Keuangan tersedia untuk dijual: 6) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen Iindung nilal dalam rangka lindung nilai arus kas, dan bagian pendapatan Komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. Cataton 20 20) Pajak Penghasitan Yang harus diungkapkan antara lain : a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: (1) beban (penghasilan) pajak kini, (2) penyesuaian yang diakui pads periode atas pajak kini yang berasal dari perlode Catatan 35b
Page 65 OCR 0.922
b) 9 d) e) ) h) Page 65 of 85 talu, (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pemballkannya: (9) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan parubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru: (5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakul sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan: beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan (5 fe jumlah baban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif, agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas, jumlah pajak penghasitan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif tain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama, penjetasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini: (1)rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: atau (2)rekonsillasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya: jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan: jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang belum diakui, rekonsillasi fiskal dan perhitungan beban pajak kinl dengan cara sebagai berikut: (1) laba sebelum pajak menurut akuntansi, Catatan 35c Catatan 35d Catatan 35b Catatan 35b
Page 66 OCR 0.908
m) n) 0) p) Page 66 of 85 rangi koreksi positif atau negatif (2) (dirinci) dan (3) laba kena pajak: perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesual dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku, pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan: setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugl pajak yang belum dikompensasi: (1)jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk periode sajian: dan (2)jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau Ilabilitas pajak tangguhan yang diakul dalam Japoran posisi keuangan: beban pajak terkalt dengan operasi yang dihentikan: (1)keuntungan atau kerugian atas penghentian, dan (2)laba rugi darl kegiatan normal atas operasl yang dihentikan selama periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setlap periode sajian: jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam taporan keuangan, uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis: peristiwa atau parubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakul pada tanggal akuisisi tatapi diakul setelah tanggal akuisist, dan jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: (i)penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar darl iaba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada, dan (2)entitas mengalami keruglan pada perioda kini atau periode sebelumnya yang mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait. te Catatan 35b Catatan 35b Catatan 35d Catatan 35d
Page 67 OCR 0.900
Page 67 of 85 Keteran Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain : a) jumlah yang digunakan sebagal pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi Jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat “— diatribusikan kepada entitas Induk untuk perlode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham: b) jumtah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut, Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per saham, Instrumen (terrnasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saharn dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham ditusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian: penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi Instrumen berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan 8) laba per saham dasar dan dilusian Untuk operasi yang dihentikan, c, d, Keteri 22) Transaksi Pihak Berelasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengungkapan mengenal transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya: (iMebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau (2)ebih dari 0,546 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi, b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dangan pihak dimaksud, : 9 terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memaharmi potensi dampak hubungan Catatan 39
Page 68 OCR 0.881
d) 8 Page 68 of 85 tersebut dalam laporan keuangai (i)jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait, (2)jumlah saldo besarta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk komitmen, dan: (a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan (b) rincian garansi yang diberikan atau diterima, (3)jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usahaj dan (4)alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan pembentukan, pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (1)entitas induk, (2)entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas, (3)entitas anak: (a)entitas asosiaslj (5)Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer, (8)personil manajemen kunci dari entitas palapor atau entitas induknya, dan (7)pihak-pihak berelasi lainnya. seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompak direksi, komisaris, parnegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (i)imbalan kerja jangka pendek: (2)imbalan pascakerja: (3)imbalan kerja jangka panjang lainnya: (9)pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (5)pembayaran berbasis saham. untuk entitas berelasi dangan pemerintah : (i)nama entitas berelasl dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan, (2)sifat dan jumlah setlap transaksi yang secara Individual signifikan: dan Cd KL ttet aa Catatan 39 Catatan 39 Catatan 39
Page 69 OCR 0.898
Page 69 0185 pendapatan komprehensif lain setama periode tersebut. b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset. (3)untuk transaksi lainnya yang , tetapi tidak secara individual, signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi v tersebut, 23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing v Catatan 40 a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya dalam mata uang fungslonal: y Catatan “0 (2) posisi neto dari aset dan Ilabilitas moneter dalam mata uang asing: atatan (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekulvalan dalam mata uang fungsional, v (4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba ruglj v dan (S) selisih kurs neto diakul dalam pendapatan komprehensif Jain dan diakumulasikan v dalam Komponen ekultas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode. 24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus diungkapkan antara Jaln : a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu Untuk suatu aset individual, termasuk goodwil! atau suatu unit penghasil kas: (1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai, (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai: (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilal yang diakui dalam laba rugi selama v periode tersebut dan unsur faporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik: v (4) goodwili yang telah diakui rugi penurunan nilainya, (5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam pendapatan v komprehensif lain selama periode tersebut: dan (6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam v
Page 70 OCR 0.908
25) Page 70 of85 Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakon Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu 2) b) c) Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dan atasan perubahan estimasi akuntansi, (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan (3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Datam hal jumlah dampak pada perlode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan. Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi: (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan Informasi yang andal dan relevan, (3) jumlah penyesualan untuk periode berjalan dan setiap perlode lalu sajian: (a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh, dan (b) laba per saham dasar dan dilusian: (4) jumlah penyesualan yang terkait dengan pariode-periode sebelum periode yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya, dan (5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi. Kesalahan Periode Lalu Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari kesalahan perlode talus (2) jumlah koreksi Untuk setiap periode sajian: (a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan (b) laba per saham dasar dan diluslan, (3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan (4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis. KL £t « KL. « & Catatan 2 Catatan 2 Catatan 2 Catatan 2
Page 71 OCR 0.892
a) Page 71 of 85 26) | Kombinasi Bisnis Perusahaan harus mengungkapkan hal-ha! sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selarna perlode pelaporan, yaitu: (1) name dan penjelasan tentang pihak yang diakulsisij (2) tanggal akuisisi: (3) biaya terkalt akuislsi, dl luar blaya penarbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis, (4) persentase kepentingan ekultas berhak suara yang diperoleh: (5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisl, (6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang dlakul, (7) Nilai Wajar pads saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan, (8) kesepakatan Imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi: ta) jumlah yang diakul pada tanggal akuisisi, (b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran, dan (c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak tarbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut, (9) Perusahaan harus mengungkapkan plutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama plutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang laln, yaitu sebagal berikut: (a) Nital Wajar piutang, (b) jumlah piutang bruto kontraktualj dan (c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih, (30) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Uabilitas yang diambil alih, (A1) settap Ilabilitas kontinjensi yang diakul pada Nital Wajar: (a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonomi terjadi, (b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal
Page 72 OCR 0.901
Page 72 of 88 diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asurnsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa dapanj dan (c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan manyebutkan jumlah Aset yang tolah diakut untuk estlmasi penggantian tersebut, (12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nila! Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisl mengungkapkan: (a) Informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijansij dan (b) alasan Liabilitas tldak dapat diukur secara andal, (13) dalam hal pembelian dangan diskon: (a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan, (14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 100Ys (seratus persaratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakulsisi pada tanggal akuisisi: (a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang dlakuisisi, yang Glakul pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya, dan (b) teknik panilaian dan Input modet utama yang digunakan dalam penentuan nilal tersebut, untuk setlap kepentingan nonpengendali pada pihak yang Glakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar, (1S) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: (a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekultas pihak yang diakuislsi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi dan (b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekultas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut: (16) Informasi sebagai berikut: (a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari plhak yang dlakuisisi sejak tanggal akuisisi yang dlmasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan, dan (b) pendapatan dan Jaba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
Page 73 OCR 0.886
Page 73 of 85 kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan. b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan inforrnasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang materlal atau secara kolektif material: (4) — dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabllitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehlngga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: (a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai: (b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesalj dan (c) sifat dan jurnlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama periode pelaporan (2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akulsisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampal dengan Perusahaan menyelesaikan llabilitas Imbalan kontinjensi atau Nabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: la) settap perubahan dalam jumlah yang diakul, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesaian (b) setiap porubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan atasan perubahan tersebut, dan (c) teknik penilalan dan Input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan kontinjensi, (3) liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jlka ada: (4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan: (S) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada periode pelaporan yang: (a) terkait dengan asot teridentifikasi yang diperoleh atau liabilltas yang dlambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan, C) pernyataan kesesuajan dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnls: dan
Page 74 OCR 0.903
Page 74 o1'85 d) Perusahaan harus mengungkapkai secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: (1) jumlah harga yang dibayarkan: (2) — bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: (3) jumtah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh: dan (8) jumlah aset dan Habilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan katagori utamanya. 27) Segmen Operasi Yang harus diungkapkan antara lain : a) pengungkapan pada level segman: (1) informasi umum, yang terdiri dari: (a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan, dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setlap segmen dilaporkan, (2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan Ilabilitas segmen dari segmon dilaporkan, serta dasar pengukurannya, (3) rekonsiliasi dari tata! pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen, Ilabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan, b) pengungkapan pada level entitas (1) Informasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setlap kelompok produk dan jasa yang serupa. (2) Informasi wilayah geografis (a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: IL negara domisitl Perusahaan, dan II, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara Catatan 41 Catatan 41 Catatan 41 Catatan 41 Catatan 41 Catatan 41
Page 75 OCR 0.905
Page 75 of 85 — tersebut secara Individual. (b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: I. negara domisill Perusahaan: dan il. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah. (3) Informasi pelanggan utama Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 10Y6 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: (2) fakta, (b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan (c) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. 28) Operasi yang Dihentikan a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) uraian tentang alasan operasi dihentikan: 2 urajan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabllitas oparasi yang dihentikan: dan . (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku. b) Yang harus diungkapkan atas Informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain: (en) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi kamprehonsif meliputi: (a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihantikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan (b) taba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, 2 arus kas neto yang dapat diatribuslkan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentlkan: dan (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi
Page 76 OCR 0.893
Page 76 of 85 yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk. 29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat v a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesual dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan Instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi Indung nifal dan kelompok non lindung nilai: (1)hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau Jaln-lain, (2)pihak lawan transaksi (counterparties): (3)tanggal jatuh tampo: (4)nital keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggat laporan posisi keuangan: (5)beban atau Pendapatan pada periode pelaporan: (6)pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan (7)persyaratan penting lainnya. c) Yang harus diungkapkan antara lain: (1)Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut: (2)Kebijakan manajamen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, terrnasuk penjelasan manganai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai, dan (3)Bagi Instrumen yang tidak dimaksudkan sebagal suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya. 30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara Jain: a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersabut dengan cara yang v Catatan 42 memungkinkan untuk dapat dlperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan, dan b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar v Catatan 42 aset keuangan dan Ilabilitas keuangan. 31) | Dividen Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah dividen dan dlviden per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan v Catatan 24 sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan:
Page 77 OCR 0.879
Page 77 of 88 Tb) jumlah utang dividen untuk: (1) periode pelaporan, dan (2) periode sebelumnya, c) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklaraslkan setelah periode pelaporan tetapi sebelum tangga! penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir perlode pelaporan: dan d) jumlah dividan preferen kumulatif yang tidak diakui. Catatan 21 Catatan 21 32) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah: b) jumlah agregat dari komitmen mada! terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya, Cc) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas, dan d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersarna entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (1) metode yang digunakan untuk mengakul bagian partisipasinya: dan (2)jumnlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabllitas jangka pendek, Nabilitas jangka panjang, penghasilan dan baban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama. 33) Perikotan dan Kontinjensi a) Perikatan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perikatan yang meliputi: (a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusl, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan lisensi, diungkapkan: IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian Il. periode berlakunya perikatan, II, dasar penentuan kompensasi dan denda, Iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan V. — pembatasan-pembatasan lainnya: (b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
Page 78 OCR 0.886
Page 78 of 85 Keterangan untuk Investasi, diungkapkan: |. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian, Il, perlode berlakunya perikatan: Ii. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan Iv. sanksi-sanksi: (2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: (2) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin, (b) tatar belakang dikoluarkannya jaminan: (c) periode berlakunya jaminan, dan (d) nilai jaminan: (3) fasilitas kredit yang batum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank, dan (4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya. b) Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang terkait: (b) jumlah yang diperkarakanj (ec) latar belakang, ist dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan (d) dampak keuangan: 2» Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup, dlungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan @estimas! dampak keuangannya, 3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan: (a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya: dan (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding): @ peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara laln: (a) karakteristik aset atau liabllitas kontinjensi: (b) estimasi dari dampak keuangannya:
Page 79 OCR 0.894
Page 79 0135 (ce) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar sumbar daya: dan (d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. 34) | Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus dlungkapkan antara lain: a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma: b) Pihak-plhak yang terkait dalam kerjasama, C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan: 9) Hak dan fiabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama, e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan #) Isl perubahan perjanjian, jika ada. 35) | Manajemen Risiko Keuangan Catatan 40 a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul darl instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: (1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tampo pada akhir periode pelaporan tetap! tidak mengalami penurunan nilal, (2) risiko Ilkulditas, antara lain: (a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derlvatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas: dan (b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas: (3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas, dan (3) risiko lainnya yang dimilik! olah Perusahaan. b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan. 36) | Khusus Industri Perbankan a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Page 80 OCR 0.897
Page 80 of 88 Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi keuangan: (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR, b) Posisi Devisa Neto Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian parhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi keuangan, (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. c) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum Yang harus diungkapkan antara jaln dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank. d) Aktivitas Fiduciary Yang harus diungkapkan antara lain uralan masing-masing aktivitas fiduciaryyang meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan Investasi dan reksadana. 37) | Kuasi-Reorganlsasi Yang harus diungkapkan antara Jaln uraian mengenal kegiatan kuasi-reorganisasi yang mellputi: a) Jumlah saldo negatif yang dlailminasi dalam taporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi, b) Status golng concern perusahaan dan rencana manajemen dan pomegang saham setelah kuasi-roorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang, ) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- reorganisasi: d) Rincjan dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan 8) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasl-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasl. 38) | pengelolaan Modal
Page 81 OCR 0.909
Page 81 of85 Yang harus diungkapkan antara tain : a) b) 9 d) D) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan datam mengelola permodalannya, termasuk: (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagal modal (2) sifat persyaratan dan Implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan (3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya: ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagal modal, setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya, pernyataan atas kepatuhan tarhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika ada): dan konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan. 39) | Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara lain : Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak tarrnasuk dalam laporan arus kas. Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akulsisi melatui penerbitan saham, dan konversi utang monjadi modal. 40) | Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara lain : 2) b) 2) d) 8 9 rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang, penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian, jumlah dan rata-rata tartimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham: untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal eksakusi atau selama periode pelaporan: kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir periodaj penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
Page 82 OCR 0.889
Page 820185 berikut: (&)opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsl tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukurj dan (2)jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar Instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilal Wajar tersebut untuk Instrumen ekuitas laln yang diberikan selama suatu perlode (yaitu selaln opsl saham): 9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu perlode dan terhadap posisi keuangannya. 41) | Khusus Industri Asuransi: a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Analisis Kekayaan, y Catatan 43 (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas, atatan (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi: v Catatan 43 (4) Tingkat solvabilitas yang dicapal perusahaan per tanggal pelaporan: dan v Catatan 43 (5) Jumlah Investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabllitas. v Catatan 43 42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah v Hal-hal yang harus diungkapkan: 3) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah: b) Jenis Akad Asuransi Syariah: -) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan d) Zakat. 43) | Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: a) Kontrak reasuransij v b) Perjanjian panting dan Ikatan lainnya: v Catatan 43 &) Rasio keuangan penting: ' Catatan 43 t d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan y Catatan 91 e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup v perusahaan.
Page 83 OCR 0.903
Page 83 of 85 44) | Khusus Industri Kehutanan : a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya, 4 Realisasi kegiatan dan blaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam): d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya: 8 Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulasinyaj dan Ll Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana : (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan sorta pemeliharaannya, dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. 45) | Peristiwa Setolah Periode Pelaporan Yang harus diungkapkan antara lain: a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan Informasi terkini: dan contoh paristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang dlakul dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakul peristiwa yang sebelumnya tidak diakul: b) dalam hat terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian parlstiwa, misalnya: (L)tanggal terjadinya) (2)sifat peristiwa: dan (3)estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat, 46) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum manarapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain: a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut, Catatan 2b
Page 84 OCR 0.888
b) 9 4 Page 84 0135 at dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi, tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersabut disyaratkan, dan pembahasan mengenal dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara wajar. 47) | Rektasifikasi 3) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikaslan pos-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara laln: (i)sifat reklasifikasi, (2)jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan (3)atasan reklasifikasi. b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan: (i)alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan (2)sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi. 48) | Hibah Pemerintah Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut: a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan Indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah, dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjansi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah diakui. 49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain a) b) Ketentuan Ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain. Yang harus diungkapkan antara lain: (1) “ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain: 2 rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya: dan 3 rekonsillasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya.
Page 85 OCR 0.906
Ta Page 85 of 85 Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan, 50) | Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara laln sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. Catatan 43 IK Jakarta, 29 Jull 2024 bk Kwon Gi Han Direktur
Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Suharll
p.1
unresolved
org
Sugiharto & Rekan
p.1
unresolved
person
Riki Afrianof
p.1
unresolved
org
Bapepam-LK
p.3 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.11 ×12
unresolved
org
Bank Indonesi
p.28
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.37
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.56
unresolved
org
Bapepam
p.73 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.82
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.