Skip to content
Back to announcement

20240731_WIKA_Penyampaian Bukti Iklan_31689343_lamp1.pdf

Other Text extracted WIKA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 2

Page 1
Nomor         : SE.01.00/A.CORSEC.00047/2024                      31 Juli 2024
Lampiran      : 1 Halaman

Kepada Yth.

Dewan Komisioner
Otoritas Jasa Keuangan
Up. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon
Gedung Sumitro Djojohadikusumo
Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2 – 4 Jakarta

              Perihal : Penyampaian Bukti Iklan Hasil RUPO atas Obligasi
                        Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021

Dengan Hormat,

Bersama ini PT Wijaya Karya (Persero) Tbk ("Perseroan") menyampaikan Bukti Iklan Hasil
Rapat Umum Pemegang Obligasi ("RUPO") atas Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya
Tahap I Tahun 2021 yang telah diselenggarakan pada 23 Juli 2024. Sehubungan dengan
hal tersebut Perseroan menyampaikan hasil RUPO atas Obligasi Berkelanjutan II Wijaya
Karya Tahap I Tahun 2021 yang telah dipublikasikan melalui Surat Kabar Investor Daily
dan website Perseroan pada hari Rabu, 31 Juli 2024 sebagaimana terlampir.

Demikian kami sampaikan, atas perhatian yang diberikan kami ucapkan terima kasih.


                                                     Corporate Secretariat




                                                       Mahendra Vijaya
                                                      Corporate Secretary
Page 2
             4                                       INFRASTRUCTURE & TELECOMMUNICATION
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           RABU, 31 JULI 2024




                                        Target Operasional Bandara IKN Molor
                                       JAKARTA, ID – Target operasional bandara Ibu Kota                                                   Airport tersebut bisa dilan-                                                                                                                   landasan pacu pesawat (run-
                                       Nusantara (IKN) dipastikan molor. Bandara VVIP tersebut
                                                                                                                                           dasai pesawat narrow body                                Nusantara Airport                                                                     way) di bandara tersebut.
                                                                                                                                           mulai 1 Agustus 2024 untuk                               (Bandara VVIP IKN)                                                                        “Kami di tanggal 4 Agus-
                                       baru bisa dilandasi pesawat paling cepat akhir Agustus                                              mendukung Upacara HUT                                                                                                                          tus 2024 diminta untuk
                                                                                                                                           RI ke-79 pada 17 Agustus                                 Luas lahan bandara                              : 621 hektare                         menyelesaikan apron den-
                                       dari target sebelumnya 1 Agustus yang diharapkan bisa                                               2024 mendatang. Hal terse-                               Luas terminal                                   : 7.350 m2                            gan luas 180x90 meter,”
                                                                                                                                           but disampaikan Budi Karya                               Luas area bandara                               : 347 hektare                         kata Direktur Jenderal Bina
                                       menyukseskan Upacara Hari Kemerdekaan Republik                                                      saat kunjungan kerjanya ke                                                                                                                     Marga Kementerian PUPR
                                                                                                                                                                                                    Landasan pacu                                   : 3.000 meter (panjang)
                                       Indonesia di IKN.                                                                                   IKN pada Jumat (21/6).                                                                                     dan 45 meter (lebar)                Rachman Arief.
                                                                                                                                                  “Ini merupakan kali                                                                                                                         Ia mengatakan fasilitas
                                                                                                                                                                                                                                                      Sumber: Berbagai sumber diolah
                          Oleh Heru Febrianto                                                                                              kedua         saya      berkunjung                                                                                                             apron  yang telah masuk dalam
                                                                                                                                           ke proyek bandara IKN                                                                                                                          proses perencanaan saat ini




                                     M
                                                                                                                                           pada bulan Juni 2024. Saya                                                                                                                     berjumlah tiga titik yang ber-
                                                  enteri Perhubun-                          Menurutnya, kondisi cuaca yang benar-benar ingin memas-                                                                                                                                       fungsi sebagai pendaratan
                                                  gan (Menhub) Budi buruk selama dua bulan terakhir tikan bahwa bandara ini                                                                                                                                                               helikopter atau helipad bagi
                                                  Karya Sumadi telah menjadi tantangan terbesar dalam dapat beroperasi pada 1                                                                                                                                                             keperluan tamu penting.
                                                  melaporkan kepada pembangunan bandara IKN. Untuk Agustus 2024, guna men-                                                                                                                                                                    Kemudian untuk runway,
                                                  Presiden RI Joko itu, Menhub telah menyiapkan dukung konektivitas di                                                                                                                                                                    kata Rachman, direncana-
                          Widodo (Jokowi) terkait bandara skenario penerbangan pada per- wilayah IKN, khususnya                                                                                                                                                                           kan rampung sampai dengan
                          IKN yang berpotensi mengalami ayaan 17 Agustus mendatang, yakni dalam rangka menyuk-                                                                                                                                                                            akhir Agustus 2024 sepan-
                          keterlambatan. Meski demikian, melalui bandara IKN atau melalui seskan upacara Hari Ke-                                                                                                                                                                         jang 2.200 meter dengan
                          Presiden menegaskan bahwa setiap Bandara Sultan Aji Muhammad Su- merdekaan Republik In-                                                                                                  gan penambahan lapisan yang akan                                       luas 3.000 m2.
                          pekerjaan pembangunan di IKN laiman Balikpapan dan Bandara APT donesia,” jelas Budi Karya saat itu.                                                                                      dilakukan pada tahap berikutnya,”                                 Selain fasilitas apron dan runway,
                          tidak boleh terlalu dipaksakan.                              Pranoto Samarinda.                                         Dalam kesempatan tersebut, tambahnya.                                                                                          Kementerian PUPR juga perlu mem-
                               “Itu suatu poin yang baik melega-                            “Presiden menyampaikan arahan menurutnya, landas pacu (runway)                                                                                                                       fasilitasi akses jalan dari Bandara VVIP
                          kan karena kita tidak akan melaku- yang tegas untuk tidak terlalu dipak- Bandara IKN sudah memasuki tahap Terus Dikebut                                                                                                                                menuju akses jalan provinsi di Kabu-
                          kan satu kegiatan konstruksi yang sakan. Memang ada kemungkinan pengaspalan lapisan pertama, sehing-                                                                                          Meskipun target operasional paten Penajam Paser Utara (PPU).
                          nantinya gagal konstruksi. Itu secara tertunda, tetapi Insya Allah akhir ga pada 1 Agustus 2024 nanti sudah Bandara VVIP IKN diproyeksi akan                                                                                                               Proses penyiapan lahan bagi
                          profesional harus kita pertanggung- Agustus akan selesai,” imbuhnya.                                             bisa didarati oleh pesawat narrow body. molor, namun Kementerian Peker- pembangunan bandara, kata Rach-
                          jawabkan sebagai pemerintah,” ujar                                Sebelumnya, pada akhir Juni 2024                      “Namun demikian, Bandara IKN jaan Umum dan Perumahan Rakyat man, didukung penuh oleh pemer-
                          Menhub dalam keterangan rilisnya lalu, Menhub optimistis bandara nantinya juga bisa didarati oleh pe- (PUPR) terus mengejar penyelesaian intah daerah setempat serta stake-
         WIKA ukuran 3 kolom X 110mm WIKA ukuran 3 kolom X 110mm
                          dikutip Selasa (30/7/2024).                                  VVIP yang diberi nama Nusantara sawat berbadan besar, seiring den- pembangunan pelataran (apron) dan holder utama Kementerian PUPR
                                                                                                                                                                                                                                                                                 dalam pelaksanaan bandara dan
                                                                                                                                                                                                                                                                                 operasional.
                                                          PENGUMUMAN                                                                                                                       PENGUMUMAN                                                                                “Kemudian nanti kami koordi-
                                                                                                                                                                           HASIL RAPAT UMUM PEMEGANG SUKUK
                                             HASIL RAPAT UMUM PEMEGANG SUKUK
                                                                                                                                                   SUKUK MUDHARABAH BERKELANJUTAN III WIJAYA KARYA TAHAP I TAHUN 2022
                                                                                                                                                                                                                                                                                 nasikan     dengan teman-teman di
                        SUKUK MUDHARABAH BERKELANJUTAN III WIJAYA KARYA TAHAP I TAHUN 2022
                                                                                                                                                                                    PEMBERITAHUAN                                                                                Kementerian Perhubungan untuk
                                                                                                                                    Bank Mega Tbk,
                                                                                                                                 PTPemberitahuan        berkedudukan
                                                                                                                                                    Perhitungan         di Jakarta
                                                                                                                                                                Bagi Hasil         Selatan, dalam
                                                                                                                                                                           Sukuk Mudharabah           hal ini bertindak
                                                                                                                                                                                                Berkelanjutan            selaku
                                                                                                                                                                                                               II Sarana Multi    Wali Amanat
                                                                                                                                                                                                                               Infrastruktur Tahapberdasarkan
                                                                                                                                                                                                                                                   I Tahun 2022Perjanjian
                                                                                                                                                                                                                                                                Seri B
          PT Bank Mega Tbk, berkedudukan di Jakarta Selatan, dalam hal ini bertindak selaku Wali Amanat berdasarkan Perjanjian
          Perwaliamanatan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Wijaya Karya Tahap I Tahun 2022, Akta No. 47, tanggal 20 Juli       Perwaliamanatan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Wijaya Karya Tahap I Tahun 2022, Akta No. 47, tanggal 20 Juli                                menyiapkan akses dari bandara
                                                                                                                               Dengan
                                                                                                                                 2022,iniyang
                                                                                                                                          kami dibuat
                                                                                                                                               informasikan  bahwa PT
                                                                                                                                                                   Ir. Sarana Multi Intrastruktur (Persero)
                                                                                                                                                                                                        Adi akan   memenuhi
                                                                                                                                                                                                                       S.H., kewajiban
                                                                                                                                                                                                                               Notaris diPemegang
                                                                                                                                                                                                                                            Jakarta, Sukuk  dengan rincian:
          2022, yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, berikut perubahan-
                                                                                                                                 perubahannya
                                                                                                                                                       di hadapan
                                                                                                                                                   (“Perjanjian
                                                                                                                                                                       Nanette   Cahyanie
                                                                                                                                                                 Perwaliamanatan”),
                                                                                                                                                                                             Handari
                                                                                                                                                                                            dengan    ini
                                                                                                                                                                                                             Warsito,
                                                                                                                                                                                                          memberitahukan        bahwa    telah
                                                                                                                                                                                                                                                      berikut perubahan-
                                                                                                                                                                                                                                                diselenggarakan     Rapat
                                                                                                                                                                                                                                                                                 VVIP menuju jalan provinsi yang
          perubahannya (“Perjanjian Perwaliamanatan”), dengan ini memberitahukan bahwa telah diselenggarakan Rapat             - Bagi Hasil ke-8 Seri B dengan besaran nisbah adalah 8,15% dari Pendapatan yang Dibagihasilkan dengan indikasi bagi hasil sebesar
          Umum Pemegang Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Wijaya Karya Tahap I Tahun 2022 (“RUPSU”) pada hari Selasa,           Umum Pemegang Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Wijaya Karya Tahap I Tahun 2022 (“RUPSU”) pada hari Selasa,
                                                                                                                                   ekuivalen 5,75% per tahun.
                                                                                                                                                                                                                                                                                 kini digunakan,” jelasnya.
          tanggal 23 Juli 2024, bertempat di WIKA Tower 2, Jl. D.I Panjaitan Kavling 9-10, Jakarta Timur, yang telah dihadiri oleh                                                                                      tanggal 23 Juli 2024, bertempat di WIKA Tower 2, Jl. D.I Panjaitan Kavling 9-10, Jakarta Timur, yang telah dihadiri oleh
          Pemegang Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Wijaya Karya Tahap I Tahun 2022 (“Pemegang Sukuk”) dan/atau                                                                                                       Pemegang
                                                                                                                                                                                                                      Menunjuk         Sukuk Mudharabah
                                                                                                                                                                                                                                 Akta Addendum     II PerjanjianBerkelanjutan
                                                                                                                                                                                                                                                                   Perwaliamanatan      WijayaMudharabah
                                                                                                                                                                                                                                                                                    III Sukuk      Karya Tahap    I Tahun 2022
                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Berkelanjutan        (“Pemegang
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             II Sarana                 Sukuk”)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         Multi Infrastruktur       dan/atau
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Tahap  I Tahun
          Kuasa Pemegang Sukuk yang sah yang seluruhnya mewakili Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Wijaya Karya Tahap I                                                                                                Kuasa
                                                                                                                                                                                                                      2022       Pemegang
                                                                                                                                                                                                                            No. 75 tanggal 21Sukuk
                                                                                                                                                                                                                                              Juli 2022yang
                                                                                                                                                                                                                                                          pasalsah    hurufseluruhnya
                                                                                                                                                                                                                                                                  5.9yang                 mewakili
                                                                                                                                                                                                                                                                            m yaitu Apabila           SukukBagi
                                                                                                                                                                                                                                                                                                Pendapatan    Mudharabah     Berkelanjutan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 Hasil yang diterima            III Wijaya
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      oleh Pemegang          Karya
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          Sukuk     Tahap I
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 Mudharabah
                                                                                                                                                                                                                        Tahun 2022 (“Sukuk”) yang bernilai pokok sebesar Rp239.000.000.000,00 (dua ratus tiga puluh sembilan miliar Rupiah)
          Tahun 2022 (“Sukuk”) yang bernilai pokok sebesar Rp239.000.000.000,00 (dua ratus tiga puluh sembilan miliar Rupiah)                                                                                         mengalami peningkatan, maka Pemegang Sukuk Mudharabah melepaskan sebagian porsinya untuk Perseroan, sehingga Perseroan akan


                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      Sirclo dengan
          atau sebanyak 239.000.000.000 (dua ratus tiga puluh sembilan miliar) suara yang merupakan 84,81% (delapan puluh                                                                                               atau sebanyak 239.000.000.000 (dua ratus tiga puluh sembilan miliar) suara yang merupakan 84,81% (delapan puluh
                                                                                                                                                                                                                      melaksanakan
                                                                                                                                                                                                                        empat koma    kewajibannya
                                                                                                                                                                                                                                        delapan satu  membayar
                                                                                                                                                                                                                                                          persen)Pendapatan
                                                                                                                                                                                                                                                                     dari jumlah Bagi  Hasil Mudharabah
                                                                                                                                                                                                                                                                                    Sukuk      tersebut kepadaBerkelanjutan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                Pemegang Sukuk     sesuai dengan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               III Wijaya            batas nilai
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Karya Tahap          peningkatan,
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             I Tahun    2022
          empat koma delapan satu persen) dari jumlah Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Wijaya Karya Tahap I Tahun 2022                                                                                              yaitu sebesar sama
          (“Sukuk”) yang masih belum dilunasi (termasuk di dalamnya jumlah Sukuk yang dimiliki oleh Afiliasi karena kepemilikan                                                                                         (“Sukuk”)           masihatau
                                                                                                                                                                                                                                      yangdengan     belum      dari 0,05%
                                                                                                                                                                                                                                                         lebihdilunasi      (nol koma
                                                                                                                                                                                                                                                                        (termasuk     di nol lima persen)
                                                                                                                                                                                                                                                                                         dalamnya          dibanding
                                                                                                                                                                                                                                                                                                      jumlah          yang imbal
                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Sukuktingkat        hasil
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             dimiliki    (rate)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      oleh      ekuivalen
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             Afiliasi karenaPendapatan   Yang
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               kepemilikan
                                                                                                                                                                                                                      Dibagihasilkan.
                                                                                                                                                                                                                        atau penyertaanDengan  demikian
                                                                                                                                                                                                                                            modal          Pemegang
                                                                                                                                                                                                                                                     Pemerintah          Sukuk
                                                                                                                                                                                                                                                                     namun       akan
                                                                                                                                                                                                                                                                              tidak     menerimaSukuk
                                                                                                                                                                                                                                                                                     termasuk       pembayaran   Pendapatan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                          yang dimiliki        Bagi Hasil
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        oleh Emiten    dan/atau     AfiliasiPemegang
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            ke-8 kepada                 Sukuk
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             Emiten), yang
          atau penyertaan modal Pemerintah namun tidak termasuk Sukuk yang dimiliki oleh Emiten dan/atau Afiliasi Emiten), yang
          telah diterbitkan oleh Emiten, yaitu keseluruhannya berjumlah Rp281.815.000.000,00 (dua ratus delapan puluh satu miliar                                                                                     dengan
                                                                                                                                                                                                                        telah rincian sebagai
                                                                                                                                                                                                                               diterbitkan    berikut
                                                                                                                                                                                                                                           oleh Emiten,: yaitu keseluruhannya berjumlah Rp281.815.000.000,00 (dua ratus delapan puluh satu miliar


                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      Katalis AI Genjot
          delapan ratus lima belas juta Rupiah).                                                                                                                                                                        delapan ratus lima belas juta Rupiah).
          Dalam RUPSU, keputusan Agenda Pertama, Kedua dan Ketiga diambil berdasarkan pemungutan suara Pemegang                                                                                                         DalamSukuk  Mudharabah
                                                                                                                                                                                                                               RUPSU,             Berkelanjutan
                                                                                                                                                                                                                                          keputusan             II
                                                                                                                                                                                                                                                      Agenda Pertama,  Kedua dan Ketiga diambil berdasarkan pemungutan suara Pemegang
                                                                                                                                                                                                                                                                           Nisbah         Equivalent Rate     Pendapatan Bagi Hasil (Rp.)
          Sukuk, yaitu:                                                                                                                                                                                                  Saranayaitu:
                                                                                                                                                                                                                        Sukuk,  Multi Infrastruktur Tahap I Tahun 2022
                                                                                                                                                                                                                                                       Seri B                                                      8,15%                                 5,80 %                                                       3.915.000.000
                                                                                                                                                                                                                        l      Jumlah suara Pemegang Sukuk yang tercatat yang hadir dalam RUPSU sebanyak 239.000.000.000 (dua ratus



                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      Pemasaran
          l       Jumlah suara Pemegang Sukuk yang tercatat yang hadir dalam RUPSU sebanyak 239.000.000.000 (dua ratus
                  tiga puluh sembilan miliar) suara, atau mewakili Sukuk yang bernilai Rp239.000.000.000,00 (dua ratus tiga puluh                                                                                            tiga puluh
                                                                                                                                                                                                                      Pembayaran        sembilan
                                                                                                                                                                                                                                   Pendapatan  Bagimiliar) suara,
                                                                                                                                                                                                                                                    Hasil ke-8     atauakan
                                                                                                                                                                                                                                                               tersebut  mewakili  Sukuk
                                                                                                                                                                                                                                                                             dibagikan     yangmasing-masing
                                                                                                                                                                                                                                                                                        kepada   bernilai Rp239.000.000.000,00      (duaproporsional
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                Pemegang Sukuk secara     ratus tiga puluh
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     sesuai
                                                                                                                                                                                                                             sembilan miliar Rupiah).
                  sembilan miliar Rupiah).                                                                                                                                                                            dengan porsi kepemilikan Sukuk pada tanggal 31 Juli 2024 melalui PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai Agen Pembayaran.
          l       Jumlah suara Pemegang Sukuk yang abstain/tidak sah tidak ada.                                                                                                                                         l      Jumlah suara Pemegang Sukuk yang abstain/tidak sah tidak ada.
          l       Jumlah suara Pemegang Sukuk yang tidak setuju sebanyak 104.000.000.000 (seratus empat miliar) suara, atau                                                                                             l      Jumlah suara Pemegang Sukuk yang tidak Jakarta,   31 Juli 2024104.000.000.000 (seratus empat miliar) suara, atau
                                                                                                                                                                                                                                                                          setuju sebanyak
                                                                                                                                                                                                                               mewakili Sukuk yang bernilai Rp104.000.000.000,00 (seratus empat miliar Rupiah).


                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      UMKM
                  mewakili Sukuk yang bernilai Rp104.000.000.000,00 (seratus empat miliar Rupiah).
                                                                                                                                                                                                                        l                        EMITEN
                                                                                                                                                                                                                               Jumlah suara Pemegang   Sukuk yang setuju sebanyak 135.000.000.000 (seratus WALI    AMANAT
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                tiga puluh lima miliar) suara, atau
          l       Jumlah suara Pemegang Sukuk yang setuju sebanyak 135.000.000.000 (seratus tiga puluh lima miliar) suara, atau
                  mewakili Sukuk yang bernilai Rp135.000.000.000,00
                                                                      PENGUMUMAN KEPADA                                                                                                                                        mewakili Sukuk yang bernilai Rp135.000.000.000,00 (seratus tiga puluh lima miliar Rupiah) atau 56,49% (lima puluh
                                                        PARA PEMEGANG SUKUK (seratus
                                                                            MUDHARABAHtiga       puluh lima
                                                                                          BERKELANJUTAN II  miliar Rupiah) atau 56,49% (lima puluh
                  enam koma empat sembilan persen).
                                                                 WIJAYA KARYA TAHAP II TAHUN 2022                                                                                                                              enam koma empat sembilan persen).
                                       PT Bank Mega Tbk, berkedudukan di Jakarta Selatan, dalam hal ini bertindak selaku Wali Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk Mudharabah
                                       Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap II Tahun 2022, Akta No. 51, tanggal 21 Januari 2022, yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H.,

          Dengan demikianNotaris di Jakarta, berikut perubahannya (“Perjanjian Perwaliamanatan”), dengan ini memberitahukan kepada para Pemegang Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II
                           berdasarkan                kuorum       pengambilan            keputusan           RUPSU,         Pemegang            Sukuk         memutuskan                                               Dengan demikian berdasarkan kuorum pengambilan keputusan RUPSU, Pemegang Sukuk memutuskan menolak usulan
                                                                                                                                                                 Karya Tahap II Tahun menolak usulan

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          JAKARTA, ID – Sirclo, penyedia solusi om-
                         Wijaya  Karya Tahap II Tahun   2022 mengenai rencana penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang      Sukuk Mudharabah  Berkelanjutan II Wijaya
          keputusan Agenda   RUPSU yang diajukan oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk selaku Emiten dalam RUPSU.
                         2022 (“RUPSU”) di Jakarta, pada hari Kamis, tanggal 20 Juni 2024.                                                                                                                              keputusan Agenda RUPSU yang diajukan oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk selaku Emiten dalam RUPSU.
                                       Sesuai ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 20/POJK.04/2020 tentang Kontrak Perwaliamanatan Efek Bersifat
                                       Utang dan/atau Sukuk, panggilan untuk RUPSU tersebut akan dimuat dalam 1 (satu) surat kabar harian yang berperedaran nasional pada hari Rabu, tanggal 5 Juni
                                       2024.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          nichannel commerce di Indonesia, melalui Swift
                                                                                                                                                                                                                                                                                                             Jakarta, 31 Juli 2024
                                                                                                  Jakarta, 31 Juli 2024
                                                                                                            Jakarta, 21 Mei 2024
                                                                                                                                                                                                                               PT SARANA MULTI INFRASTRUKTUR (PERSERO)                                                                        PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO), Tbk.                                                Hub, menjalin kolaborasi dengan Katalis AI.
                                                                                        EMITEN                                                 WALI AMANAT
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      Keduanya berkolaborasi untuk membantu pebi-

m WIKA ukuran 3 kolom X 110mm                                             PT WIJAYA KARYA (PERSERO) TBK                                     PT BANK MEGA Tbk
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      snis berskala pemula hingga menengah (usaha
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      mikro, kecil, dan menengah/UMKM) dalam men-
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      ingkatkan performa pemasaran di toko daring
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      (marketplace/e-commerce).
                                                             PENGUMUMAN
                                                             PENGUMUMAN
                                                  HASIL RAPAT UMUM PEMEGANG SUKUK
                                                                                                                                                                                                                                                                         PENGUMUMAN                                                                                                                                                       Kerja sama tersebut merupakan bagian dari
                                                                                                                                                                                                                                                               HASIL RAPAT UMUM PEMEGANG SUKUK
                                                   HASIL RAPAT UMUM PEMEGANG SUKUK
                                    SUKUK MUDHARABAH BERKELANJUTAN II WIJAYA KARYA TAHAP I TAHUN 2021
                                     SUKUK MUDHARABAH BERKELANJUTAN I WIJAYA KARYA TAHAP I TAHUN 2020                                                                                                                                            SUKUK MUDHARABAH BERKELANJUTAN I WIJAYA KARYA TAHAP I TAHUN 2020                                                                                                                     strategi Sirclo dalam mengadopsi teknologi AI
          PT Bank Mega Tbk, berkedudukan di Jakarta Selatan, dalam hal ini bertindak selaku Wali Amanat berdasarkan Perjanjian                                                                                          PT Bank Mega Tbk, berkedudukan di Jakarta Selatan, dalam hal ini bertindak selaku Wali Amanat berdasarkan Perjanjian
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      demi mendorong pertumbuhan bisnis. Adapun
 ian       PT Bank Mega Tbk, berkedudukan di Jakarta Selatan, dalam hal ini bertindak selaku Wali Amanat berdasarkan Perjanjian
Juli      Perwaliamanatan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021, Akta No. 7, tanggal 2 Juli
           Perwaliamanatan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I Tahun 2020, Akta No. 36, tanggal 22 September                                                                                          Perwaliamanatan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I Tahun 2020, Akta No. 36, tanggal 22 September                                                                                           fokus dari kolaborasi adalah memberikan man-
          2021, yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, berikut perubahan-                                                                                           2020, yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, berikut perubahan-
an-
bah
           2020, yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, berikut perubahan-
          perubahannya, dengan ini memberitahukan bahwa telah diselenggarakan Rapat Umum Pemegang Sukuk Mudharabah
           perubahannya, dengan ini memberitahukan bahwa telah diselenggarakan Rapat Umum Pemegang Sukuk Mudharabah                                                                                                     perubahannya, dengan ini memberitahukan bahwa telah diselenggarakan Rapat Umum Pemegang Sukuk Mudharabah                                                                                                      faat teknologi AI kepada pelaku bisnis dalam
   di     Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021 (“RUPSU”) pada hari Selasa, tanggal 23 Juli 2024, bertempat di
           Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I Tahun 2020 (“RUPSU”) pada hari Rabu, tanggal 24 Juli 2024, bertempat di WIKA
          WIKA Tower 2, Jl. D.I Panjaitan Kavling 9-10, Jakarta Timur, yang telah dihadiri oleh Pemegang Sukuk Mudharabah
                                                                                                                                                                                                                        Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I Tahun 2020 (“RUPSU”) pada hari Rabu, tanggal 24 Juli 2024, bertempat di WIKA
                                                                                                                                                                                                                        Tower 2, Jl. D.I Panjaitan Kavling 9-10, Jakarta Timur, Indonesia, yang telah dihadiri oleh Pemegang Sukuk Mudharabah
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      optimasi komponen pemasaran.
bah        Tower 2, Jl. D.I Panjaitan Kavling 9-10, Jakarta Timur, Indonesia, yang telah dihadiri oleh Pemegang Sukuk Mudharabah
ang       Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021 (“Pemegang Sukuk”) dan/atau Kuasa Pemegang Sukuk yang
           Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I Tahun 2020 (“Pemegang Sukuk”) dan/atau diwakili oleh para Pemegang Sukuk                                                                                                Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I Tahun 2020 (“Pemegang Sukuk”) dan/atau diwakili oleh para Pemegang Sukuk                                                                                                     Beberapa di antaranya untuk menghasilkan
          sah yang seluruhnya mewakili Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021 (“Sukuk”) yang                                                                                                 Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I Tahun 2020 (“Pemegang Sukuk”) dan/atau kuasa Pemegang Sukuk
ang
000
           Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I Tahun 2020 (“Pemegang Sukuk”) dan/atau kuasa Pemegang Sukuk
          bernilai pokok sebesar Rp721.000.000.000,00 (tujuh ratus dua puluh satu miliar Rupiah) atau sebanyak 721.000.000.000                                                                                          yang sah yang seluruhnya mewakili Pemegang Sukuk yang bernilai pokok Rp265.000.000.000,00 (dua ratus enam puluh                                                                                               judul dan deskripsi produk guna memperluas
           yang sah yang seluruhnya mewakili Pemegang Sukuk yang bernilai pokok Rp265.000.000.000,00 (dua ratus enam puluh
dari      (tujuh ratus dua puluh satu miliar) suara yang merupakan 96,13% (sembilan puluh enam koma satu tiga persen) dari
           lima miliar Rupiah) atau sebanyak 265.000.000.000 (dua ratus enam puluh lima miliar) suara yang merupakan 83,86%
          jumlah Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021 (“Sukuk”) yang masih belum dilunasi
                                                                                                                                                                                                                        lima miliar Rupiah) atau sebanyak 265.000.000.000 (dua ratus enam puluh lima miliar) suara yang merupakan 83,86%
                                                                                                                                                                                                                        (delapan puluh tiga koma delapan enam persen) dari jumlah Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      visibilitas produk melalui search engine optimiza-
 asi
 tah
           (delapan puluh tiga koma delapan enam persen) dari jumlah Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I
          (termasuk di dalamnya jumlah Sukuk yang dimiliki oleh Afiliasi karena kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah
           Tahun 2020 (“Sukuk”) yang masih belum dilunasi (termasuk di dalamnya jumlah Sukuk yang dimiliki oleh Afiliasi karena                                                                                         Tahun 2020 (“Sukuk”) yang masih belum dilunasi (termasuk di dalamnya jumlah Sukuk yang dimiliki oleh Afiliasi karena                                                                                          tion (SEO) hingga mengganti latar belakang foto
          namun tidak termasuk Sukuk yang dimiliki oleh Emiten dan/atau Afiliasi Emiten), yang telah diterbitkan oleh Emiten, yaitu                                                                                     kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah namun tidak termasuk Sukuk yang dimiliki oleh Emiten dan/atau Afiliasi
aitu       kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah namun tidak termasuk Sukuk yang dimiliki oleh Emiten dan/atau Afiliasi
          keseluruhannya berjumlah Rp750.000.000.000,00 (tujuh ratus lima puluh miliar Rupiah).                                                                                                                         Emiten), yang telah diterbitkan oleh Emiten, yaitu keseluruhannya berjumlah Rp316.000.000.000,00 (tiga ratus enam
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      produk menjadi lebih menarik bagi calon pembeli.
           Emiten), yang telah diterbitkan oleh Emiten, yaitu keseluruhannya berjumlah Rp316.000.000.000,00 (tiga ratus enam
ang       Dalam RUPSU, keputusan Agenda Pertama, Kedua dan Ketiga diambil berdasarkan pemungutan suara Pemegang
           belas miliar Rupiah).
          Sukuk, yaitu:
                                                                                                                                                                                                                        belas miliar Rupiah).                                                                                                                                                                                         Integrasi teknologi Katalis AI ini dapat dirasakan
                                                                                                                                                                                                                        Dalam RUPSU, keputusan Agenda Pertama, Kedua dan Ketiga diambil berdasarkan pemungutan suara Pemegang
           Dalam RUPSU, keputusan Agenda Pertama, Kedua dan Ketiga diambil berdasarkan pemungutan suara Pemegang
           Sukuk, yaitu:                                                                                                                                                                                                Sukuk, yaitu:                                                                                                                                                                                                 oleh seluruh pengguna SWIFT Hub melalui satu
          l Jumlah suara Pemegang Sukuk yang tercatat yang hadir dalam RUPSU sebanyak 721.000.000.000 (tujuh ratus dua
dua
                puluh satu miliar) suara, atau mewakili Sukuk yang bernilai Rp721.000.000.000,00 (tujuh ratus dua puluh satu miliar                                                                                     l      Jumlah suara Pemegang Sukuk yang tercatat yang hadir dalam RUPSU sebanyak 265.000.000.000 (dua ratus enam
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      dasbor terintegrasi.
 liar      l Jumlah suara Pemegang Sukuk yang tercatat yang hadir dalam RUPSU sebanyak 265.000.000.000 (dua ratus enam
                Rupiah).
                puluh lima miliar) suara, atau mewakili Sukuk yang bernilai Rp265.000.000.000,00 (dua ratus enam puluh lima miliar                                                                                             puluh lima miliar) suara, atau mewakili Sukuk yang bernilai Rp265.000.000.000,00 (dua ratus enam puluh lima miliar                                                                                         Chief Technolog y Officer Sirclo Muliadi
          l Jumlah suara Pemegang Sukuk yang abstain/tidak sah tidak ada.                                                                                                                                                      Rupiah).
am
                Rupiah).
          l Jumlah suara Pemegang Sukuk yang tidak setuju sebanyak 286.000.000.000 (dua ratus delapan puluh enam
           l Jumlah suara Pemegang Sukuk yang abstain/tidak sah tidak ada.                                                                                                                                              l      Jumlah suara Pemegang Sukuk yang abstain/tidak sah tidak ada.                                                                                                                                          Jeo mengatakan, sebagai perusahaan teknologi,
liar            miliar) suara, atau mewakili Sukuk yang bernilai Rp286.000.000.000,00 (dua ratus delapan puluh enam miliar
           l Jumlah suara Pemegang Sukuk yang tidak setuju sebanyak 125.000.000.000 (seratus dua puluh lima miliar) suara,
                Rupiah).
                                                                                                                                                                                                                        l      Jumlah suara Pemegang Sukuk yang tidak setuju sebanyak 125.000.000.000 (seratus dua puluh lima miliar) suara,
                                                                                                                                                                                                                               atau mewakili Sukuk yang bernilai Rp125.000.000.000,00 (seratus dua puluh lima miliar Rupiah).
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      Sirclo bertumpu pada menyediakan terobosan
                atau mewakili Sukuk yang bernilai Rp125.000.000.000,00 (seratus dua puluh lima miliar Rupiah).
ara,      l Jumlah suara Pemegang Sukuk yang setuju sebanyak
           l Jumlah suara Pemegang Sukuk yang                              PARAsetuju
                                                                                               PENGUMUMAN435.000.000.000
                                                                                 PEMEGANGsebanyak
                                                                                                                KEPADA
                                                                                                                 140.000.000.000
                                                                                                                                               (empat ratus tiga puluh lima miliar) suara,
                                                                                                                                                  (seratus empat puluh miliar) suara, atau                              l      Jumlah suara Pemegang Sukuk yang setuju sebanyak                            PENGUMUMAN    140.000.000.000
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            KEPADA                     (seratus empat puluh miliar) suara, atau                                       mutakhir yang dapat mempermudah pelaku bis-
                atau mewakili Sukuk yang bernilai Rp435.000.000.000,00                         SUKUK MUDHARABAH
                                                                                                                   (empat         ratus tiga puluh lima miliar Rupiah) atau 60,33%
                                                                                                                       BERKELANJUTAN II
                                                                                                                                                                                                                               mewakili Sukuk yang bernilai Rp140.000.000.000,00                                   (seratus        empat      puluh miliar Rupiah) atau 52,83% (lima puluh
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      nis saat berjualan secara online.
                                                                                                                                                                                                                                                                                       PARA PEMEGANG SUKUK MUDHARABAH BERKELANJUTAN II
3%              mewakili Sukuk yang bernilai Rp140.000.000.000,00                                          (seratus 2022
                                                                                        WIJAYA KARYA TAHAP II TAHUN
                                                                                                                           empat puluh miliar Rupiah) atau 52,83% (lima puluh                                                                                                                       WIJAYA KARYA     TAHAP II TAHUN  2022
                (enam puluh     koma        tiga    tiga   persen).                                                                                                                                                            dua koma delapan      tiga persen).
                dua koma delapan             tiga   persen).
                            PT Bank Mega Tbk, berkedudukan di Jakarta Selatan, dalam hal ini bertindak selaku Wali Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk Mudharabah                                                           PT Bank Mega Tbk, berkedudukan di Jakarta Selatan, dalam hal ini bertindak selaku Wali Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk Mudharabah


          Dengan demikian
                            Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap II Tahun 2022, Akta No. 51, tanggal 21 Januari 2022, yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H.,
                                    Notaris di Jakarta, berikut perubahannya (“Perjanjian Perwaliamanatan”), dengan ini memberitahukan kepada para Pemegang Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II
                            berdasarkan
                               Karya Tahap II Tahunkuorum
                                                     2022 mengenaipengambilan             keputusan           RUPSU,          Pemegang            Sukuk
                                                                                                                                                      II Wijayamemutuskan
                                                                                                                                                                Karya Tahap II Tahun menolak usulan
                                                                                                                                                                                                                                                    Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap II Tahun 2022, Akta No. 51, tanggal 21 Januari 2022, yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H.,
                                                                                                                                                                                                                                                    Notaris di Jakarta, berikut perubahannya (“Perjanjian Perwaliamanatan”), dengan ini memberitahukan kepada para Pemegang Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II                             “Kami melihat integrasi dengan teknologi AI
 lan
                        Wijaya                                      rencana penyelenggaraan  Rapat Umum Pemegang     Sukuk Mudharabah   Berkelanjutan
                                                                                                                                                                                                                        Dengan demikian berdasarkan             kuorum
                                                                                                                                                                                                                                        Wijaya Karya Tahap II Tahun 2022        pengambilan
                                                                                                                                                                                                                                                                              engenai                  keputusan
                                                                                                                                                                                                                                                                                      rencana penyelenggaraan Rapat Umum RUPSU,
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         Pemegang SukukPemegang            Sukuk
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         Mudharabah Berkelanjutan            Karya Tahap II Tahunmenolak usulan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        memutuskan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   II Wijaya
          Dengan demikian
                        2022 (“RUPSU”) di Jakarta, pada hari Kamis, tanggal 20 Juni 2024.
          keputusan Agenda
          keputusan Agenda
                             berdasarkan kuorum pengambilan keputusan RUPSU, Pemegang Sukuk memutuskan menolak usulan
                               RUPSU
                        Sesuai RUPSU
                                              yang       diajukan
                                                Perjanjiandiajukan
                               ketentuan dalamyang
                                                                        oleh
                                                                         oleh
                                                           Perwaliamanatan
                                                                                 PT Wijaya
                                                                                  PT    Wijaya
                                                                            dan Peraturan
                                                                                                     Karya
                                                                                                      Karya
                                                                                          Otoritas Jasa
                                                                                                                (Persero)
                                                                                                        Keuangan (Persero)
                                                                                                                                  Tbktentang
                                                                                                                                  Tbk
                                                                                                                 No. 20/POJK.04/2020
                                                                                                                                         selaku
                                                                                                                                          selaku
                                                                                                                                                      Emiten dalam
                                                                                                                                                       Emiten
                                                                                                                                              Kontrak Perwaliamanatandalam
                                                                                                                                                                                 RUPSU.
                                                                                                                                                                                  RUPSU.
                                                                                                                                                                        Efek Bersifat
                                                                                                                                                                                                                                        2022 (“RUPSU”) di Jakarta, pada hari Kamis, tanggal 20 Juni 2024.
                                                                                                                                                                                                                        keputusan AgendaSesuai
                                                                                                                                                                                                                                          RUPSU          yang diajukan oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk selaku Emiten dalam RUPSU.
                                                                                                                                                                                                                                               ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 20/POJK.04/2020 tentang Kontrak Perwaliamanatan Efek Bersifat
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      dapat membantu efisiensi pekerjaan dan men-
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      goptimalisasi visibilitas produk dalam market-
                        Utang dan/atau Sukuk, panggilan untuk RUPSU tersebut akan dimuat dalam 1 (satu) surat kabar harian yang berperedaran nasional pada hari Rabu, tanggal 5 Juni                                                                Utang dan/atau Sukuk, panggilan untuk RUPSU tersebut akan dimuat dalam 1 (satu) surat kabar harian yang berperedaran nasional pada hari Rabu, tanggal 5 Juni
                                    2024.                                                                                                                                                                                                           2024.


                                                                                                 Jakarta,
                                                                                                 Jakarta,
                                                                                                             31MeiJuli
                                                                                                                   2024 2024
                                                                                                              31 Juli
                                                                                                    Jakarta, 21
                                                                                                                        2024                                                                                                                                                                                 Jakarta,  3121Juli
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Jakarta,       2024
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Mei 2024                                                                                                  place daring. Untuk memperkuat ekosistem digital
                                                                                     EMITEN                                                 WALI AMANAT                                                                                                                                              EMITEN                                                 WALI AMANAT
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      Indonesia, kami pun menyadari pentingnya
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      kolaborasi dengan para ahli di bidangnya, seperti
                                                                       PT WIJAYA KARYA (PERSERO) TBK                                     PT BANK MEGA Tbk                                                                                                                              PT WIJAYA KARYA (PERSERO) TBK                                     PT BANK MEGA Tbk                                                             Katalis AI,” ungkap Muliadi, dalam keterangannya
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      di Jakarta, Selasa (30/7/2024).
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          Co-Founder Katalis AI Michelle Fno menam-
                                                               PENGUMUMAN
                                                               PENGUMUMAN                                                                                                                                                                                                          PENGUMUMAN
                                                                                                                                                                                                                                                                       HASIL RAPAT UMUM PEMEGANG OBLIGASI
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      bahkan, saat ini, Katalis AI telah dipercaya oleh
                                                    HASILRAPAT
                                                   HASIL  RAPATUMUM
                                                                UMUMPEMEGANG
                                                                       PEMEGANGOBLIGASI
                                                                                   SUKUK
                                    SUKUKOBLIGASI
                                         MUDHARABAH   BERKELANJUTAN
                                                  BERKELANJUTAN         II WIJAYA
                                                                  II WIJAYA  KARYAKARYA
                                                                                   TAHAPTAHAP II TAHUN
                                                                                         I TAHUN  2021 2022                                                                                                                                                  OBLIGASI BERKELANJUTAN II WIJAYA KARYA TAHAP I TAHUN 2021                                                                                                                lebih dari 100 merek (brands) ternama di Indo-
         PTPTBank
               BankMega
                      MegaTbk,Tbk,berkedudukan
                                     berkedudukandidiJakarta JakartaSelatan,
                                                                        Selatan,dalam
                                                                                   dalam hal   hal ini
                                                                                                    ini bertindak
                                                                                                        bertindak selaku            Amanat berdasarkan
                                                                                                                              Wali Amanat
                                                                                                                     selaku Wali              berdasarkan Perjanjian
                                                                                                                                                             Perjanjian                                                 PT Bank Mega Tbk, berkedudukan di Jakarta Selatan, dalam hal ini bertindak selaku Wali Amanat berdasarkan Perjanjian                                                                                          nesia serta didukung oleh Antler dan Iterative.
 jian
 uari    Perwaliamanatan
           PerwaliamanatanSukuk   ObligasiMudharabah
                                                BerkelanjutanBerkelanjutan
                                                                   II Wijaya IIKarya
                                                                                   Wijaya      KaryaI Tahap
                                                                                            Tahap        Tahun II2021,
                                                                                                                   TahunAkta2022,
                                                                                                                                No.   3, No.
                                                                                                                                   Akta        51, tanggal
                                                                                                                                          tanggal           21 Januari
                                                                                                                                                    2 Juli 2021,   yang                                                 Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021, Akta No. 3, tanggal 2 Juli 2021, yang
                                                                                                                                                                                                                        dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, berikut perubahan-perubahannya
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          Menurut dia, kolaborasi Sirclo dan Katalis
           dibuatyang
         2022,          dibuat diIr.hadapan
                   di hadapan          Nanette Ir.    NanetteHandari
                                                   Cahyanie      Cahyanie   AdiHandari
                                                                                  Warsito,Adi       Warsito,
                                                                                                S.H.,    NotarisS.H.,            di Jakarta,
                                                                                                                        Notaris berikut
                                                                                                                   di Jakarta,                 berikut
                                                                                                                                           perubahan-perubahannya
 nya
 ang     (“Perjanjian      Perwaliamanatan”),            dengan     ini  memberitahukan            bahwa      telah
           (“Perjanjian Perwaliamanatan”), dengan ini memberitahukan bahwa telah diselenggarakan Rapat Umum Pemegang diselenggarakan       Rapat   Umum     Pemegang                                                    (“Perjanjian Perwaliamanatan”), dengan ini memberitahukan bahwa telah diselenggarakan Rapat Umum Pemegang                                                                                                     AI pun akan memberikan dua manfaat utama
                                                                                                                                                                                                                        Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021 (“RUPO”) pada hari Selasa, tanggal 23 Juli 2024, bertempat
024,     Sukuk
           Obligasi
         bertempat
                   Mudharabah
                     Berkelanjutan
                       di WIKA
                                   Berkelanjutan       II Wijaya
                                         II Wijaya Karya       Tahap Karya   Tahap
                                                                         I Tahun   2021II Tahun
                                                                                             (“RUPO”)2022pada(“RUPSU”)     pada hari
                                                                                                                   hari Selasa,         Rabu,
                                                                                                                                   tanggal   23 tanggal      Juli 2024,
                                                                                                                                                         24 bertempat
                                                                                                                                                 Juli 2024,
                                                                                                                                                                                                                        di WIKA Tower 2, Jl. D.I Panjaitan Kavling 9-10, Jakarta Timur, yang telah dihadiri oleh Pemegang Obligasi Berkelanjutan                                                                                      bagi pelaku bisnis, yakni menghemat waktu dan
 kuk       di WIKA Tower      2, Jl.Tower    2, Jl. D.I
                                      D.I Panjaitan                9-10,Kavling
                                                            Panjaitan
                                                        Kavling            Jakarta9-10,
                                                                                      Timur,Jakarta
                                                                                                 yang telah Timur,          telah
                                                                                                                     yangoleh
                                                                                                                 dihadiri          dihadiri oleh
                                                                                                                                Pemegang            Pemegang
                                                                                                                                              Obligasi            Sukuk
                                                                                                                                                         Berkelanjutan
para     Mudharabah
           II Wijaya Karya Berkelanjutan
                                 Tahap I Tahun  II Wijaya
                                                       2021Karya       Tahap II Obligasi”)
                                                               (“Pemegang            Tahun 2022           (“Pemegang
                                                                                                      dan/atau     Kuasa Sukuk”)
                                                                                                                             Pemegang  dan/atau        yang oleh
                                                                                                                                                   diwakili
                                                                                                                                            Obligasi               para
                                                                                                                                                              sah yang                                                  II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021 (“Pemegang Obligasi”) dan/atau Kuasa Pemegang Obligasi yang sah yang
                                                                                                                                                                                                                        seluruhnya mewakili Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021 (“Obligasi”) yang bernilai pokok sebesar
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      biaya serta meningkatkan trafik dan penjualan
         Pemegang       Sukuk    Mudharabah         Berkelanjutan       II Wijaya    Karya      Tahap     II Tahun   2022    (“Pemegang     Sukuk”)    dan/atau   kuasa
 asa
0,00
           seluruhnya mewakili Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021 (“Obligasi”) yang bernilai pokok sebesar
         Pemegang       Sukuk     yang     sah    yang   seluruhnya        mewakili    Pemegang           Sukuk     yang   bernilai
           Rp1.520.000.000.000,00 (satu triliun lima ratus dua puluh miliar Rupiah) atau sebanyak 1.520.000.000.000 (satu triliun    pokok    Rp593.200.000.000,00                                                      Rp1.520.000.000.000,00 (satu triliun lima ratus dua puluh miliar Rupiah) atau sebanyak 1.520.000.000.000 (satu triliun                                                                                        di toko online.
                                                                                                                                                                                                                        lima ratus dua puluh miliar) suara yang merupakan 87,608% (delapan puluh tujuh koma enam nol delapan persen) dari
uluh     (lima ratus
         tiga
                 ratus sembilan
               miliar
                        dua puluhpuluh
                       dua ratus
                                       miliar)tiga  miliar
                                                 suara
                                     juta) suara IIyang
                                                            duamerupakan
                                                         yang     ratus juta Rupiah)
                                                             merupakan
                                                                                 87,608%atau
                                                                             79,09%
                                                                                                     sebanyak
                                                                                                (delapan
                                                                                          (tujuh2021puluh
                                                                                                              puluh593.200.000.000
                                                                                                                      tujuh koma enam
                                                                                                             sembilan koma
                                                                                                                                         (lima
                                                                                                                                            nol ratus
                                                                                                                                                delapansembilan
                                                                                                                                                          persen) puluh
                                                                                                                                                                    dari
                                                                                                                                                                                                                        jumlah Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021 (“Obligasi”) yang masih belum dilunasi (termasuk
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          “Melalui spesialisasi kami dalam bidang Gen-
mlah       jumlah   Obligasi    Berkelanjutan         Wijaya     Karya Tahap        I Tahun                (“Obligasi”)    yangnol   sembilan
                                                                                                                                  masih    belumpersen)
                                                                                                                                                   dilunasidari  jumlah
                                                                                                                                                             (termasuk
 suk     Sukuk     Mudharabah       Berkelanjutan       II Wijaya    Karya    Tahap      II Tahun      2022    (“Sukuk”)   yang
           di dalamnya jumlah Obligasi yang dimiliki oleh Afiliasi karena kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah namun      masih    belum   dilunasi  (termasuk                                                  di dalamnya jumlah Obligasi yang dimiliki oleh Afiliasi karena kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah namun                                                                                             erative AI, teknologi kami mampu meningkatkan
         ditidak
             dalamnya     jumlah   Sukukyang yangdimiliki
                                                     dimilikioleh
                                                               olehEmiten
                                                                      Afiliasi karena       kepemilikan       atau penyertaan
                                                                                                                        yang telahmodal     Pemerintah    namun tidak                                                   tidak termasuk Obligasi yang dimiliki oleh Emiten dan/atau Afiliasi Emiten), yang telah diterbitkan oleh Emiten, yaitu
 dak
         termasuk
                  termasuk
                     Sukuk
           keseluruhan
                               Obligasi
                              yang dimiliki
                           berjumlah            oleh Emiten dan/atau(satu
                                         Rp1.750.000.000.000,00
                                                                                  dan/atau
                                                                             Afiliasi Emiten),
                                                                                   triliun
                                                                                                Afiliasi Emiten),
                                                                                              tujuhyang
                                                                                                      ratustelah
                                                                                                              limaditerbitkan
                                                                                                                    puluh miliaroleh
                                                                                                                                     diterbitkan
                                                                                                                                      Emiten,
                                                                                                                                  Rupiah)
                                                                                                                                                   oleh Emiten,    yaitu
                                                                                                                                                yaitu keseluruhannya
                                                                                                                                             dikurangi   Obligasi yang                                                  keseluruhan berjumlah Rp1.750.000.000.000,00 (satu triliun tujuh ratus lima puluh miliar Rupiah) dikurangi Obligasi yang                                                                                      penjualan pelaku bisnis sebanyak tiga lipat dan
 nya
         berjumlah    Rp750.000.000.000,00
           dimiliki oleh
         Dalam
                          Afiliasi Emiten sebesar     (tujuh   ratus lima puluh miliar
                                                           Rp15.000.000.000,00           (limaRupiah).
                                                                                                  belas miliar Rupiah).                                                                                                 dimiliki oleh Afiliasi Emiten sebesar Rp15.000.000.000,00 (lima belas miliar Rupiah).
                                                                                                                                                                                                                        Dalam RUPO, keputusan Agenda Pertama, Kedua dan Ketiga diambil berdasarkan pemungutan suara Pemegang
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      mengurangi biaya pemasaran sebesar 30%. Kami
                    RUPO, keputusan
           DalamRUPSU,         keputusanAgenda  AgendaPertama,
                                                            Pertama,  Kedua
                                                                          Keduadandan Ketiga     diambil
                                                                                            Ketiga           berdasarkan
                                                                                                        diambil    berdasarkanpemungutan             Pemegang
                                                                                                                                             suara suara
                                                                                                                                    pemungutan              Pemegang
         Sukuk,    yaitu:
           Obligasi,  yaitu:                                                                                                                                                                                            Obligasi, yaitu:                                                                                                                                                                                              berharap angka ini akan terus meningkat seiring
         ll Jumlah
              Jumlah suara       Pemegang Obligasi
                      suara Pemegang                     Sukuk yang              tercatat yang sah
                                                                        yang abstain/tidak                  hadirsebanyak
                                                                                                                        dalam RUPSU     1.000.000.000sebanyak      (satu 593.200.000.000
                                                                                                                                                                            miliar) suara, atau       (lima  ratus
                                                                                                                                                                                                         mewakili       l     Jumlah suara Pemegang Obligasi yang abstain/tidak sah sebanyak 1.000.000.000 (satu miliar) suara, atau mewakili                                                                                         dengan hasil dari kolaborasi kedua perusahaan,”
atus
atus         sembilan   puluhbernilai
              Obligasi yang       tiga miliar          dua ratus juta) suara,
                                                Rp1.000.000.000,00                      (satuatau miliar mewakili
                                                                                                             Rupiah).     Sukuk yang bernilai Rp593.200.000.000,00 (lima ratus                                                Obligasi yang bernilai Rp1.000.000.000,00 (satu miliar Rupiah).
                                                                                                                                                                                                                              Sesuai ketentuan dalam Pasal 10 ayat 10.4 huruf l Perjanjian Perwaliamanatan, suara blanko, abstain, dan suara
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      harap Michelle.
             sembilan   puluh     tiga     miliar      dua    ratus       juta   Rupiah).
              Sesuai ketentuan dalam Pasal 10 ayat 10.4 huruf l Perjanjian Perwaliamanatan, suara blanko, abstain, dan suara
         l Jumlah     suara
              yang tidak  sahPemegang
                                  dianggap Sukuk                    yang abstain/tidak
                                                      tidak keluarkan,               dengan demikian    sah tidak         ada. total suara yang diperhitungkan adalah sebanyak
                                                                                                                       jumlah                                                                                                 yang tidak sah dianggap tidak keluarkan, dengan demikian jumlah total suara yang diperhitungkan adalah sebanyak                                                                                             Pada Januari 2024, Sirclo juga telah men-
                                                                                                                                                                                                                              1.519.000.000.000 (satu triliun lima ratus sembilan belas miliar) suara, atau mewakili Obligasi yang bernilai
 liar)   l Jumlah
             suara,
                      suara Pemegang
              1.519.000.000.000
                    atau mewakili Sukuk
                                            (satu Sukuk  triliun yang
                                                          yangtriliun
                                                                      lima tidak
                                                                      bernilai
                                                                                ratus setujusembilan     sebanyak
                                                                                                              belas miliar)  185.000.000.000
                                                                                                                                         suara, atau         (seratus
                                                                                                                                                                  mewakili   delapan
                                                                                                                                                                                   Obligasi    puluh limabernilai
                                                                                                                                                                                                   yang    miliar)
                                                                                                                                                                                                                              Rp1.519.000.000.000,00 (satu triliun lima ratus sembilan belas miliar Rupiah).                                                                                                                          gumumkan kemitraan dengan Shopify untuk
              Rp1.519.000.000.000,00                   (satu                 limaRp185.000.000.000,00
                                                                                      ratus sembilan belas miliar               (seratus        delapan puluh lima miliar Rupiah).
                                                                                                                                         Rupiah).
 uta)    ll Jumlah    suara    Pemegang                Sukuk         yang     setuju        sebanyak          408.200.000.000
              Jumlah suara Pemegang Obligasi yang tidak setuju sebanyak 541.000.000.000 (lima ratus empat puluh satu miliar)                    (empat        ratus     delapan         miliar    dua  ratus  juta)     l     Jumlah suara Pemegang Obligasi yang tidak setuju sebanyak 541.000.000.000 (lima ratus empat puluh satu miliar)
                                                                                                                                                                                                                              suara, atau mewakili Obligasi yang bernilai                          Rp541.000.000.000,00                        (lima ratus empat puluh satu miliar Rupiah).
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      menawarkan platform e-commerce unggul di
             suara,
              suara, atau
                     atau mewakili
                           mewakili Sukuk                  yang       bernilai       Rp408.200.000.000,00
                                                                                                PENGUMUMAN KEPADA
                                                                                                                                 (empat        ratus empatdelapan        miliar     dua       ratusRupiah).
                                                                                                                                                                                                    juta Rupiah)                                                                                                PENGUMUMAN KEPADA
 iah)
          l atau      suara(enam
                  68,81%
              Jumlah           Pemegang
                                              Obligasi
                                            puluh Obligasi
                                                               yang
                                                       delapan yang
                                                                          bernilai
                                                                            PARA PEMEGANG
                                                                        komasetuju
                                                                                        Rp541.000.000.000,00
                                                                                   delapan
                                                                                                SUKUK MUDHARABAH BERKELANJUTAN
                                                                                                   satu persen).
                                                                                         WIJAYA KARYA TAHAP II TAHUN 2022
                                                                                              sebanyak
                                                                                                                                     (limaIIratus                    puluh
                                                                                                                 978.000.000.000 (sembilan ratus tujuh puluh delapan miliar)
                                                                                                                                                                                satu     miliar
                                                                                                                                                                                                                        l     Jumlah suara Pemegang Obligasi yang setuju WIJAYA
                                                                                                                                                                                                                                                                                            PARA PEMEGANG SUKUK MUDHARABAH BERKELANJUTAN II
                                                                                                                                                                                                                                                                                                         sebanyak KARYA TAHAP978.000.000.000
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   II TAHUN 2022           (sembilan ratus tujuh puluh delapan miliar)                                Indonesia. Ragam kemitraan yang telah dijalin
         Dengan  demikian
                          PT Bank Mega Tbk, berkedudukan di Jakarta Selatan, dalam hal ini bertindak selaku Wali Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk Mudharabah
                           mewakili
              suara, atauBerkelanjutan
                             berdasarkan
                                              Obligasi
                                         II Wijaya  Karya Tahap
                                                        kuorum
                                                                 II Tahunbernilai
                                                              yang                     Rp978.000.000.000,00
                                                                          2022, Akta No.
                                                                        pengambilan
                                                                                         51, tanggal 21 Januari 2022, yang dibuat di
                                                                                                keputusan
                                                                                                                                    (sembilan         ratus
                                                                                                                                      hadapan Ir. Nanette       tujuh
                                                                                                                                                          Cahyanie
                                                                                                                    RUPSU, Pemegang Sukuk memutuskan menolak usulan
                                                                                                                                                                   Handaripuluh
                                                                                                                                                                           Adi Warsito,
                          Notaris di Jakarta, berikut perubahannya (“Perjanjian Perwaliamanatan”), dengan ini memberitahukan kepada para Pemegang Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II
                                                                                                                                                                                     delapan
                                                                                                                                                                                        S.H.,      miliar Rupiah)             suara, atau mewakili
                                                                                                                                                                                                                                           PT Bank Mega

                                                                                                                                                                                                                              atau 64,38% (enam
                                                                                                                                                                                                                                                         Obligasi
                                                                                                                                                                                                                                                        puluh
                                                                                                                                                                                                                                           Notaris di Jakarta,      empat
                                                                                                                                                                                                                                                               berikut
                                                                                                                                                                                                                                                                          yang
                                                                                                                                                                                                                                                            Tbk, berkedudukan   di Jakarta

                                                                                                                                                                                                                                                                                koma
                                                                                                                                                                                                                                                                       perubahannya
                                                                                                                                                                                                                                                                                           Selatan,Rp978.000.000.000,00
                                                                                                                                                                                                                                                                                    bernilai        dalam hal ini bertindak selaku Wali Amanat

                                                                                                                                                                                                                                                                                            tigaPerwaliamanatan”),
                                                                                                                                                                                                                                                                                    (“Perjanjian    delapan persen).
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              (sembilan        ratus
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                berdasarkan Perjanjian    tujuh puluh
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Perwaliamanatan Sukuk delapan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             Mudharabah miliar Rupiah)
                                                                                                                                                                                                                                           Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap II Tahun 2022, Akta No. 51, tanggal 21 Januari 2022, yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H.,
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        dengan ini memberitahukan kepada para Pemegang Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      oleh Sirclo tersebut pun menandakan komitmen
 lan          atau 64,38%     (enam         puluh
                                                II Tahunempat         komarencanatiga    delapan   Rapatpersen).
         keputusan Agenda
                          Wijaya  Karya Tahap
                          2022 RUPSU             yang
                                (“RUPSU”) di Jakarta,
                                                         2022 mengenai
                                                        padadiajukan         oleh
                                                             hari Kamis, tanggal
                                                                                  penyelenggaraan
                                                                                      PT2024.
                                                                                 20 Juni
                                                                                                          Umum Pemegang Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap II Tahun
                                                                                            Wijaya Karya (Persero) Tbk selaku Emiten dalam RUPSU.
                                                                                                                                                                                                                                                    Wijaya Karya Tahap II Tahun 2022 mengenai rencana penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap II Tahun
                                                                                                                                                                                                                                                    2022 (“RUPSU”) di Jakarta, pada hari Kamis, tanggal 20 Juni 2024.                                                                                                                 dalam penyediaan solusi teknologi yang tepat
                                                                                                                                                                                                                        Dengan demikian berdasarkan
                                                                                                                                                                                                                                        Sesuai ketentuan dalamkuorum         pengambilan            keputusan           RUPO,          Pemegang            Obligasi        memutuskan   Efek Bersifatmenolak usulan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      guna bagi pengguna.
                          Sesuai ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 20/POJK.04/2020 tentang Kontrak Perwaliamanatan Efek Bersifat                                                                             Perjanjian Perwaliamanatan dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan   No. 20/POJK.04/2020  tentang Kontrak Perwaliamanatan
          Dengan demikian     berdasarkan
                          Utang                          kuorum
                                 dan/atau Sukuk, panggilan   untuk RUPSU pengambilan
                                                                            tersebut akan dimuat keputusan
                                                                                                 dalam 1 (satu) surat RUPO,          Pemegang
                                                                                                                      kabar harian yang                   Obligasi
                                                                                                                                        berperedaran nasional            memutuskan
                                                                                                                                                              pada hari Rabu, tanggal 5 Juni     menolak usulan                         Utang dan/atau Sukuk, panggilan untuk RUPSU tersebut akan dimuat dalam 1 (satu) surat kabar harian yang berperedaran nasional pada hari Rabu, tanggal 5 Juni
          keputusan Agenda2024.
                                  RUPO yang diajukan oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk selaku Emiten dalam RUPO.                                                                                                       keputusan Agenda2024.
                                                                                                                                                                                                                                         RUPO yang diajukan oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk selaku Emiten dalam RUPO.
                                                                                           Jakarta, 31 Juli 2024
                                                                                                  Jakarta, 21 Mei 2024                                                                                                                                                                                       Jakarta,  3121Juli
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Jakarta,       2024
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Mei 2024
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          “Sirclo masih berencana menjalin kemitraan
                                                                                            Jakarta, 31 Juli 2024
                                                                                     EMITEN                                                 WALI AMANAT                                                                                                                                              EMITEN                                                 WALI AMANAT                                                               strategis dengan beragam ahli teknologi untuk
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      membantu pelaku bisnis berkembang di era
                                                                       PT WIJAYA KARYA (PERSERO) TBK                                     PT BANK MEGA Tbk                                                                                                                              PT WIJAYA KARYA (PERSERO) TBK                                     PT BANK MEGA Tbk
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      digital mengingat pasar Indonesia yang makin
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      dinamis dan kompetitif,” tutup Muliadi. (man)

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.75 MB
Published31 Jul 2024
Pages2
Characters149,511
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 19 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Mahendra Vijaya p.1
linked org Bank Mega Tbk p.2 ×46
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1 ×5
possible org Wijaya Karya (Persero) Tbk p.1 ×89
unresolved org Kementerian PUPR Landasan p.2
unresolved org Kementerian PUPR p.2 ×2
unresolved org Kementerian Peker- p.2
unresolved org Kementerian Perhubungan p.2
unresolved org Ir. Sarana Multi Intrastruktur p.2
unresolved person Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito · Notaris p.2 ×24
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.2
unresolved org PT Wijaya p.2
unresolved org Tbktentang Tbk p.2
unresolved person Warsito p.2
unresolved — Wijaya 2021Karya p.2
unresolved person Ir. Nanette p.2
unresolved org Wijaya Karya Tahap II Tahun Wijaya Karya (Persero) Tbk p.2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result