Skip to content
Back to announcement

20240731_BSIM_Penyampaian Bukti Iklan_31689232_lamp3.pdf

Other Text extracted BSIM

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 1

Page 1
9   GENERAL
                                                      rabu, 31 JulI 2024




Investasi Industri Makanan Terus berjalan
                                Jakarta, ID - Investasi di sektor
                                industri makanan terus berjalan.
                                bahkan, sepanjang Januari-Juni
                                2024 menjadi kontributor terbesar
                                terhadap total investasi sektor
                                manufaktur yang menyentuh
                                rp32,97 triliun.
                                Oleh Edo Rusyanto




                                J
                                          umlah PMDN di sektor industri atau
                                          manufaktur per akhir Juni 2024 naik
                                          sekitar 23% bila dibandingkan dengan
                                          setahun lalu yang senilai rp26,72 triliun.
                                             Mengutip data Kementerian Investa-
                                si/badan Koordinasi Penanman Modal (bKPM), an-
                                gka itu setara dengan sekitar 35% realisasi PMDN
                                di sektor industri yang mencakup 12 industri.
                                    Kontribusi sektor makanan terhadap total
                                PMDN sektor industri terus meningkat sepanjang
                                empat tahun terakhir. Pada semester pertama
                                2021, kontribusinya 32%, sedangkan per akhir
                                Juni 2024 sekitar 35% terhadap total PMDN sek-
                                tor manufaktur.
                                    Menurut Menteri Investasi/Kepala bKPM
                                bahlil lahadalia, sektor pengolahan (manufak-
                                tur) seperti, industri logam dasar, barang logam,
                                bukan mesin dan peralatannya, serta sektor
                                transportasi, gudang, dan telekomunikasi paling
                                banyak memberikan kontribusi terhadap real-
                                isasi investasi, dengan masing-masing nilai yakni
                                rp122,2 triliun, dan rp89,2 triliun.
                                    Masih bertumbuhnya PMDN di sektor ma-
                                kanan minuman (mamin) tak terlepas masih
                                potensialnya sektor industri ini.
                                    Direktur Jenderal Industri agro Kementerian
                                Perindustrian (Kemenperin), Putu Juli ardika
                                pernah mengatakan bahwa industri mamin meru-
                                pakan sektor strategis dalam menopang pertum-
                                buhan perekonomian Indonesia.
                                    “Industri mamin (makanan dan minuman)
                                sebagai sektor strategis yang memiliki peran
                                penting dalam menopang pertumbuhan ekonomi
                                Indonesia,” kata Putu dilansir Antara.
                                                                  Putu menyebut
                                                              bahwa pada 2023
                                                              industri mamin
                                                              berkontribusi 39,10%
                                                              terhadap pendapatan
                                                              domestik bruto (PDb)
                                                              industri nonmigas
                                                              dan 6,55% terhadap
                                                              PDb nasional.
                                                                  “Meski sempat
                                                              mengalami pukulan
                                                              akibat pandemi COV-
                                                              ID-19, sektor industri
                                                              makanan dan minu-
                                                              man kembali bangkit
                                                              dengan pertumbuhan
                                                              4,47% pada tahun
                                                              2023 (year on year/y-
                                                              o-y),” ujar Putu.
                                                                  Putu menutur-
                                                              kan bahwa sektor
                                                              tersebut juga men-
                                                              catatkan neraca da-
                                                              gang positif sebe-
                                                              sar uS$25,21 miliar
                                                              dengan nilai ekspor
                                                              tahun 2023 menca-
                                                              pai uS$41,70 miliar
                                                              dan impor sebesar
                                                              uS$16,49 miliar.
                                                                  “Investasi sektor
                                                              industri makanan
                                                              dan minuman juga
                                                              terus tumbuh den-
                                                              gan perkembangan
                                                              realisasi investasi
                                                              mencapai rp85,10
                                                              triliun pada tahun
                                                              2023,” ujar Putu.
                                                                  Kemenperin beru-
                                                              paya meningkatkan
                                                              kesiapan industri
                                                              mamin agar ber-
                                                              transformasi menuju
                                                              industri 4.0 sehingga
                                                              memiliki daya saing
                                                              melalui penerapan
                                                              teknologi digital dan
                                                              inovasi baik produksi,
                                                              distribusi, dan pe-
                                                              masaran produknya.

                                                             Investasi Bahan
                                                             Baku
                                                                 Sementara itu,
                                                             Gabungan Produsen
                                                             Makanan dan Minu-
                                                             man Indonesia (Gap-
                                                             mmi) mendorong
                                                             pemerintah untuk
                                                             menarik lebih banyak
                                                             investasi di sektor
                                                             bahan baku makanan
                                                             untuk mendukung
                                                             pertumbuhan indus-
                                                             tri mamin di Indone-
                                                             sia, serta menguran-
                                                             gi ketergantungan
                                                             terhadap impor.

File

File Open PDF
Source IDX
Size11.27 MB
Published31 Jul 2024
Pages1
Characters8,685
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

unresolved org Kementerian Investa-si p.1
unresolved org Menteri Investasi p.1
unresolved org Kementerian Perindustrian p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result