Skip to content
Back to announcement

Checklist Pengungkapan LapKeuSP 30Juni2024.pdf

Financial statement Text extracted LPLI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 84

Page 1 OCR 0.926
Page 1 of84

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH

Petunjuk. Pengisian Checkilisi

INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA.

it. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan
Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No.

VIIL.G.17).

2. Tanda (V) diisi pada kolom "Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan
selanjutnya pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom 'Tidak Ada"
dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

8

Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada

maka tanda (V) diisi pada kolom "N/A'.
5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk taporari keuangan audited).

Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Publik

PT. STAR PACIFIC, TBK.

Bidang Usaha

Konsultasi manajemen lainnya, Teknologi informasi, jasa komputer lainnya, Media dan Real estat yang
dimiliki sendiri atau disewa.

Jenis penawaran Umum SAHAM
JUNI 2024 Tahun 2023
Nama Kantor Akuntan Publik - Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno,
Palilingan & Rekan
Nama Partner - Bandana,S.E,Ak.,CA.,CPA.,Asean CPA
Opini Akuntan Tidak Diaudit Wajar Tanpa Pengecualian

Page 2 OCR 0.913
Page 20154

(catatan tentang Opini (jika ada) | NA NA
“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan” v
Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar v

Modal”

Data Keuangan Penting (dalam jutaan Rupiah)

Periode laporan keuangan 30 Juni 2024 30 Juni 2023
Laba Rugi Komprehensif

Pendapatan 10.300 11.297
Laba (rugi) bruto 760 (828)
Laba (rugi) usaha/operasional 65.235 109.775

EBITDA(earning before interest,
income tax, depreciation and

amortitation) 61.493 109.848
Laba (rugi) Bersih periode berjalan 64.029 103.242
Laba (rugi) komprehensif (46.975) 107.591
Laba Per saham (dasar) 54,70 88,20
Laba Per saham (dilusian) NA NA
Laporan Posisi keuangan 30 JUNI 2024 31 Desember 2023
Jumlah Aset 1.587.802 1.683.667
Jumlah Aset Lancar 1.165.639 1.185.528
Jumlah Aset Tidak Lancar 422.163 498.139
Jumlah Liabilitas 18.673 67.563

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 17.218 65.842

Page 3 OCR 0.883
Page 30134

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 1.455 1.721
Jumlah Ekuitas 1.569.129 1.616.104
Modal Disetor 1.519.201 1.519.201
Saldo Laba (785.781) (849.810)
Komponen Ekuitas Lainnya (382.318) (271.314)
Rasio Keuangan”
Rasio Lancar (96) 67690 1800
ROA Ao 6Yo
ROE 4Ya 6
Ebitda thd pendapatan (92) 5073 97206

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak
relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan
pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk
memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan
Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:

1 | Laporan posisi keuangan pada akhir periode v - - Hal 1-3
2 | Laporan laba rugi komprehensif selama periode v - - Hal 4-5
3 | taporan perubahan ekuitas selama periode v - - Hal 6
4 | Laporan arus kas selama periode v - - Hal 7
5 | Laporan posisi kevangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat - - NA

Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

6 | Catatan atas Laporan Keuangan v - - Hal 8-78

Page 4 OCR 0.905
Page dof84

Ketentuan Umum

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai

berikut:

8. gambaran umum Perusahaan:

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan,

c. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos, dan

&. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun

dalarn laporan keuangan: dan
2) Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
Informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan

adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian".

Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenal Aset

yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.

Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan- wajib
diungkapkan alasannya, Ii : :

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Gambaran Umtim Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

Pendirian perusahaan

Riwayat ringkas perusahaan, s Iv

Catatan L.a

Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan da
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara, .

Catatan La

Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada v
periode pelaporan:

Catatan La

Page 5 OCR 0.883
Page 5 of84

4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, v Catatan La

5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan v - - Catatan La
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan

6) | Nama entitas Induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate v - - Catatan 1.3
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.

7) | Khusus Industri Media - - NA
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

8) | Khusus Industri Jalan Tol - - NA

Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tot tersebut.

9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan - - NA
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

10)| Khusus untuk Industri Perbankan - - NA

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum - - NA
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : .
a) Area Eksplorasi, meliputi: :

«Nama lokasi,

«Nama pemilik izin lokasi,

«Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponyaj

- Persentasi kepamilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan

«Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan,

Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:

«Nama lokasi,

«Nama pemilik ijin lokasi:

« Tanggal perolehan Hin eksploitasi serta tanggal jatuh temponyaj

& Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik Ijin lokasi,

b,

Page 6 OCR 0.869
Page 60f34

«Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,

«Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

«Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

12) | khusus Industri Kehutanan - NA
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan,
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH, dan
C) sisa umur HPH.
b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Tanggai dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang | V Catatan 1-b
diterbitkan di luar Indonesia
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: v Catatan 1.b
3y | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan Catatan 1.b
2) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate | V Catatan I.b
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.
(3 Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) V - Catatan 1.c
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v - Catatan 1.c
langsung,
2) | Tempat kedudukan: v - Catatan 1.c
3) | Jenis usahaj v : Catatan Ic
4) | Tahun beroperasi secara komersial: v - Catatan 1.c
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda), v - Catatan 1.c
6) | Total Aset, dan v - Catatan L.c
7) | Informasi penting lainnya antara lain: v - Catatan 1.c

Page 7 OCR 0.908
Page 70184

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak:
memitiki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5092
(ima puluh perseratus) hak suara yang sahj

alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan
pengendalian:

akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan
tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau
periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda,

sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk
mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran
kembali pinjaman atau uang muk:
suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepernilikan entitas
induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk: dan

dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk harus
mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian:

jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan

jurilah harga yang diterima:

bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

Jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan: dan

jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.

b,

6

9

DB

fe)
(3
@
(5.

(5.

Karyawan, direksi, ko , dan komite audit .
Yang harus diungkapkan antara lai

1)

Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite
audit

Catatan 1d

Page 8 OCR 0.895
Page 8 of84

2) | cakupan manajemen kunci, dan v - - Catatan Id
3) | Jumiah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan | V - - Catatan 1.d
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.
e. Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan v - - Catatan 1.e
2) | pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan kauangan. v - - Pernyataan Direksi

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian Ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

2. Pernyataan kepatuhan terhadap SAK v - - Catatan 2.2
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan SAK.

b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historicaf cost), v - - Catatan 2.b
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable valve), Nilai Wajar
(fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. | V - - Catatan 2.b

3) | Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: — v - - Catatan 2.9
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak,

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata wang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan 6

CJ alasamperubahan mata uang penyajian (jika ada).

4) | Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). - - NA

c Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1) | Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan,

Page 9 OCR 0.899
Page 9of84

Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa Catatan 3
depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastlan lain pada akhir periode pelaporan,
yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesualan material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan
3) | Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan.
d. | Kebijakan Akuntansi Tertentu
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-haf sebagai berikut:
1 | Prinsip-prinsip konsolidasi Catatan 2.d
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas Induk
dan entitas anal
b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
entitas Induk,
c) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak:
d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak:
&) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendal
f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah dieliminasi.
2) | Kombinasi bisnis - - NA
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan
untuk mengukur kepentingan nonpengendali,
b) pengakuan awal untuk goodwill:
c) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil/: dan
d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di -
Perusahaan, antara lain: "
(1) pembelian dengan diskon .

Page 10 OCR 0.883
Page 10 of34

(2) akuisisi secara bertahap: dan
(8) Imbalan kontinjensi.

3) | kas dan setara kas: - Catatan 2.h
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara
kas.

a) | tnstrumen Keuangan

a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi,

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori:
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan:

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan
keuangan:

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan:

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(3), angka (5), dan angka (5), wajib ditambahkan penjelasan mengenai,

Ka) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai:

(b) klasifikasi Iindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen
keuangan derivatif, dan

(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.
b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(Ad) klas
(2)pengakuan awal Sukul
(3)pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(4)Penyajian pendapatan sukuk, dan
(S)penyajian amortisasi biaya transaksi.
c) Sukuk yang diterbitkan : :
Yang harus dijelaskan antara lain:

dari aset

Ikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:

NA

NA

Page 11 OCR 0.888
Page IT of 84

(a)pengakuan awal Sukuk:

(2)pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(3)biaya transaksi penerbitan Sukuk:

()posisi penyajian Sukuk: dan

(S)akad syariah yang digunakan.

5)

Khusus Industri Perbankan
a) Siro Wajib Minimum

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
Lain.

c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain.

NA

8

Piutang Reverse Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya.

NA

»

Khusus Industri Perbankan

Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah:dan

&) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.

NA

8

Khusus Industri Perbankan

a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan:
(2)Dasar penyajian atas kredit
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit,
(8)Pertakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan
(5)Kebijakan bank akan agunan kredit,

NA

Page 12 OCR 0.883
Page 12 0184

b) Tagihan/ Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewafiban akseptesi,
2) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1)Daser penilaian dan penyajian:
(2)Perlakuan akuntansi atas nila realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo
piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

»

Khusus untuk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.

NA

10)

Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak plutang (dengan recourse atau tanpa recourse)

b) Penyajian transaksi anjak piutang,

c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang dialihkan, dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan). -

NA

1)

Sewa

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa:

b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi, dan
&) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessce dan/atau lessor.

NA

12)

Persediaan :

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan,

NA

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan

NA

Page 13 OCR 0.882
Page 13 of 84

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

b)

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang barus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan:
(2) Dasar penilaian dan pengukuran:

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan

(d) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

NA

c

Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
ta) Metode penilaian,
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
Ka) Metode penilaian: dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan.

NA

13)

Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:

3)
8)
-)
d)

pengakuan awal Aset Tetap:
pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:
pengelompokan Aset Tetap:

metode penyusutan yang digunakan,

Catatan 2.1

Page 14 OCR 0.883
Page 14 of 84

e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap,
H) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan,

g) penghentian pengakuan:

h) nilai residu, dan

i) pernyataan bahwa manajamen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

14) | Investasi pada Entitas Asosiasi - Catatan 2.j
Yang harus dijelaskan antara tain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada
asosiasi.
15)| Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama NA
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama.
16)| Pola Kerjasama NA
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dari bentuk kerjasama,
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan Iabilitas yang timbul, dan
C). Sistem pembagian hasil, jika ada.
17) | Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain :
a) pengakuan awal Aset Takberwujud: -
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujudj
c) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya: NA
d) sumber terjadinya Aset Takberwujud NA
@) metode amortisasi yang digunakan, NA
H) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan NA
9) riset dan pengembangan (jika ada). NA
18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual NA

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan

Page 15 OCR 0.894
Page 15 of 84

sebagai aset yang dimiliki untuk dijual, dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

19)

Properti Investasi :

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi)

C) metode penyusutan yang digunakan, Khusus untuk model biaya,

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan
@) penghentian pengakuan Properti Investasi.

se ttt

Catatan 2.k
Catatan 2.k
Catatan 2.k
Catatan 2.k
Catatan 2.k

20,

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi):

c) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan,
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan
6) Pertanggungan Asuransi,

NA

21

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya
penurunan nilai: dan

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkevangan dan pembalikannya.

Catatan 2.m

Catatan 2.m

22)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpananj dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

NA

Page 16 OCR 0.918
Page 16 of84

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain, dan
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23)

Provi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kondisi provisi yang harus diakuij dan
b) dasar penentuan nilai provisi.

NA

24)

Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

NA

2s!

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Li as Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLI
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:
C) Metode penyusutan prasarana PLM: dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambanganj
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(a) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

NA

26:

Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan:

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan

NA

Page 17 OCR 0.906
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

C) Metode penyusutan prasarana PLH.

Page 17 of84

dilaksanakan pada saat dimulainya produksi

c) Dasar penentuan ditangguhkannya blaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan -
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

27)

Pengakuan Pendapatan

a) Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang v
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan

(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan

Catatan 2.p

pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. - NA
b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukantahap — |. NA
penyelesaian suatu kontrak,
&) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi - NA
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan,
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan
(c)- Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
Na

(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujul, klaim dalam
roses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaparkan dan beban
penyelesaian klaim: dan

Page 18 OCR 0.889
Page 18 of 84

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi

d) Khusus Industri Real Estate

Kapitatisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat Na
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat:
(2) Unsur blaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek:
(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat:
(5) Biaya yang direvisi dan drealokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kn:
(S) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.
28) | Program Loyalitas Pelangan NA
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan
29) | Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: - Catatan 2.9
b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas - Catatan 2.9
moneter, dan
c) rafarensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata - Catatan Z4
uang asing.
30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi, - Catatan 2.e
b) pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan - Catatan 2.e
31) | Hibah Pemerintah NA
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan.
32)| pajak penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhanj - Catatan 2.r
b) ketentuan mengenai saling hapus, - Catatan 2.r

Page 19 OCR 0.883
Page 19 of34

c) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhai v - Catatan 2.7
d) metode yang digunakan dalam menilal aset (Iiabilitas) pajak tangguhan. v - Catatan 2.r
33) | tmbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan, v - Catatan 2.n
b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan v - Catatan 2.n
oleh Perusahaan:
c) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarialj | - Catatan 2.n
dan
d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. - NA
3a)| Saham Treasuri - NA
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.
35)| pembayaran Berbasis Saham - NA
Yang harus dijelaskan antara lainkeb'jakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya,
36) | Kuasi-Reorganisasi - NA
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasij
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas dan
CJ) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.
37)| giaya Pinjaman - NA
Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kuallfikasian.
38) | Segmen Operasi v - Catatan 2.t
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi. $
39)| Laba (Rugi) per saham v - Catatan 2.s

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba

Page 20 OCR 0.868
Page 20 of84

ah Pn aa Na AT

Po Lusi per saham dilusian. NN Na

3. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

». Jaset

1) | kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga: v - - Catatan 4

8) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang v - - Catatan 4
asing,

c) Kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan v - - Catatan 4

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh” | V - - Catatan 4

kelompok usaha disertai pendapat manajemen.

2) | Khusus Industri Perbankan

a) Kas - - NA

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.
b) Giro pada Bank Indonesia - - NA
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1)Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai - - NA
dalam mata uang original): dan
(2)Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada - - NA
saat periode pelaporan.
c) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang,
(1)umlah penyisihan penurunan nila: - - NA
(2)Perubahan penyisihan selama perlode berjalan untuk masing-masing gi - - Na
(3)Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pikak yang mempunyai - - NA
hubungan istimewa dan pihak ketiga,
(4)Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan - - Na

(5)Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan.penurunan nilai, - - NA

Page 21 OCR 0.901
Page 21 of 34

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang: - - NA

(2)Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impalred) dan | - - NA
tidak mengalami penurunan nilai (unimpalred):

(3)Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): - - NA

(a)Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: - - NA

(5)Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan - - NA
istimewa dan pihak ketiga,

(6)Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: - - NA

(7)Jumlah dana yang diblokir dan alasannya: - -

(8)Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi | - - NA
atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut
berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang, dan

(9)Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. - - NA

3) | piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasij v - - Catatan 5

b) jumlah piutang menurut debitur, v - - Catatan 5

c) jumlah piutang menurut mata uang: v - - Catatan 5

d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, v - - Catatan 5

&) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai” | V - - Catatan 5
secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen | V - - Catatan 5
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadanganj

9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan: | - - NA

h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan - - NA

i) Informasi keterlibatan berkelanjutan atas plutang yang ditransfer, meliputi:

(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjian dan

Page 22 OCR 0.874
Page 22 0f34

(2) jaminan yang diberikan (bila ada). - - NA

4) | Khusus Industri Asuransi

a) Piutang Premi - - NA
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan
(8) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

bj

Piutang Koasuransi - - NA
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan

(8) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

c

Piutang Reasuransi - “ NA
Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur, -
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskanj dan

(8) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

d) Piutang Hasil Investasi - - NA

Tambahan pengungkapan mengenai antara lai

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi:

(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan

(8) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
5) | Khusus Industri Peml
3)

yaan - - NA

iutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)Jumilah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain),

Page 23 OCR 0.893
Page 23 of84

(aRi Umur dari angsuran pembiyaan konsumen,

(3)Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(a)sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas,

(5)Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:

(S)NIIaI dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas plutang pembiayaan
konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan,

(7)Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(8)Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang.

b) Tagihan Anjak Piutang - - NA
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta

jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

c)  PiutangSewa Pembiayaan - - NA
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilat kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan
investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(G) lebih dari lima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima:
(a) nilai residu yang tidak dijamin yang dlakru sebagai manfaat lessorj
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum,

(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan

Page 24 OCR 0.909
Page 24 of 84

(7) penjelasan umum Isi perjanjian sewa lessor yang material.

d) Piutang Sewa Operasi - - NA
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang
tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(2)total rental kontinjen yang diakul sebagai pendapatan pada periode: dan

(3)penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

6) | Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi - - NA

Yang harus diungkapkan antara lair
a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :

a) bisya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakul,

C) kerugian yang terjadi: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8) | Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

2

incian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

Page 25 OCR 0.893
Page 25 of34

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:
c) Nama pihak/counterparty:

d) Lokasi Efek jaminan:

8) Tingkat bunga piutang reverse repo:

f) Cadangan kerugian penurunan nilai ilka ada): dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

9) | Agunan Yang Diambil Alih - - NA
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagihj dan

€) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut.

Piutang Dividen dan Bunga - - NA

10?

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
dendakepada pihak lain.

14) | Piutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara iain:
a) Rincian jenis dan jumlah piutang: v - - Catatan 6.d
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan - - NA

&) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. atau keyakinan manajemen | V - - Catatan 6.d
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan:

12) | Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak | V - - Catatan 6
ketiga dan pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Nilat tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya: v - - Catatan 6

Page 26 OCR 0.900
Page 26 of84

(2) laba atau rugi
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang

eto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,

Catatan 6

diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan:
(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif NA
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:
(2) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, NA
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo,
(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). NA
(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang NA
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo,
(7) Jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: NA
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori, NA
(b) alasan reklasifikasi, dan NA
(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah NA
direklasifikasi dalam kelompok tersi
(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas NA
atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut,
(9) jumtah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, NA
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, sarta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi, dan
(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi NA
yang tersedia untuk dijual yang diraklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh
tempo.
13) | khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasis NA
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan, NA
6) Jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan NA
NA

d) hal-hal tain.yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

Page 27 OCR 0.872
Page 27 of84

14)| Khusus Investasi pada Sukuk . - NA
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah - - na
b) tujuan model usaha yang digunakan: - - Na
€) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya, dan - - NA
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan. - - va
15) | khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah - - NA
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis, : - NA
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga: : - NA
&) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan - - NA
d) Informasi penting lainnya. : : NA
16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana - - Na
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih, dan - - NA
b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan - NA
komprehensif fainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan
17)| Khusus Wesel Tagih - - NA
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya).
18) | Khusus Industri Asuransi - - na
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.
19) | Pinjaman Polis
Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang: - - na
b) Tingkat suku bunga. - - NA
20) | Khusus Industri Perbankan - - na
Kredit

Page 28 OCR 0.873
Page 28 of84

Yang harus diungkapkan antara |:

3) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka NA
waktu serta kolektibilitas,
b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: NA
c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga NA
d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan NA
e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: NA
H— Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan NA
menurut ketentuan Bank Indonesia,
g) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah NA
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia,
h) Jurntah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas: NA
i) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, NA
agen, atau anggota sindikasi,
j) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada: NA
k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian NA
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia:
Ih Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.
21)| Tagihan dan Liabilitas Akseptasi NA
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tagihan dan Iabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo, NA
b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan NA
dan mutasi selama periode berjalan,
c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: NA
d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai NA
tagihan akseptas
22)| persediaan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi NA

Page 29 OCR 0.897
Page 29 of84

yang sesuai bagi Perusahaan,

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya NA
untuk menjual,

(3) jumlah persediaan yang diakul sebagai beban selama periode berjalan, NA

(4) jumlah setiap penurunan nilal yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan NA
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

(5) Jumlah dari setiap pemulihan dari settap penurunan nilai yang dlakul sebagai NA
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode
berjalan:

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang NA
diturunkan,

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang NA
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:
(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan
(it) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman

yang layak dikapitalisasi,

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan NA
dijaminkan, dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan NA
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

b) Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus

diungkapkan antara lain:

(1) Makanan dan minuman, NA

(2) Perlengkapan: dan NA

(3) Barang Dagangan. NA

c) Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1)Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: NA
NA

ta) Tanah Matang:

Page 30 OCR 0.867
Pape 30 of 84

(b) Unit Bangunan, dan NA
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. - - NA
(2)Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku | - - NA
namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan
dialihkan, bila ada.
d) Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lai
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan: - - NA
(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk - - NA
pengembangan, dan
(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. - - NA
e) Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1)Materi program : lokal, impor (media televisi): - - NA
(2)Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak): - - NA
(3)Barang promosi dan barter (media cetak), dan - - NA
(9)Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya. - - NA
N) Khusus Industri Rumah Sakit
Tambahan pengungkapan antara lai
(1)Obat-obatanj - - NA
(2)Pertengkapan medis (disposable), dan - - NA
(3)Persediaan lainnya - - NA
9) Khusus Industri Peternakan
(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, - - NA
seperti hewan ternak menjadi:
(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan - " NA

Page 31 OCR 0.875
Page 31 of 84

(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan. - - NA

Berumur Pendek

(2) Hewan Ternak Produksi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak - - NA
telah menghasilkan dan hewan ternak betum menghasilkan,
(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tlap kelompok selama paling | - - NA
tidak 2 tahun terakhir:
(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: - - NA
(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan | - " NA
persediaan yang mati atau hilang
(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan - - NA
risiko yang ditutup:
(f) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian | - - NA
atau metode penghapusan langsung:
(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan “ " NA
(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima - - NA
jaminan.
23) | pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan v - - Catatan 12.
b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. - - Catatan 12.2
24) | Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara ain rincian menurut jenis dan jumlah, - - NA

25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) Uralan dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasanj v - - Catatan 7

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan: v - - Catatan 7

Page 32 OCR 0.889
Page 32 of 84

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nil: - Catatan 7
(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, dlungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang perlode - Catatan 7
penyelesatan penjualan menjadi lebih dari satu tahun:
(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk - Catatan 7
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku dan
(5) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimlliki untuk dijual atau Na
kelompok fepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
(a)nilai dari aset tersebut, yaitu nilal yang lebih rendah antara:
i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual, dan
Ti. jumlah-terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual,
(b)uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.
26) | piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain
2) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: NA
b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan NA
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut:
c) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai NA
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang,
d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, NA
dan
e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus NA
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.
27) | Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harusdiungkapkan antara lain:
a) nama entitas asosiasi: NA
b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya: NA
c) nilaitercatat dan Nila) Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya NA
tersedia,
d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, - Catatan 8

Page 33 OCR 0.890
Page 33 of 84

Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi,

NA

&) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2016
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung
atau tidak langsung:
1 akhir perlode pelapgran dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan v - Catatan 8
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda:
9) Sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi - Na
untuk mentransfer dana kepada Perusahaoi
h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode " NA
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif, wa
i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
investor k
j) Nabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk | - Na
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan
k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total - Na
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.
28) | Khusus Industri Konstruksi " - NA
Jaminan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.
29) | Khusus Industri Kehutanan - Na
HTI dan HTI dalam pengembangan
Berupabiaya yang ditangguhkan daiam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:
a) Saldo awat,
b) Penyisihan periode berjalan:
€) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan, dan
d) Saldo akhir.
30) | Khusus Industri Jalan Tol - NA

Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:

Page 34 OCR 0.909
Page 34 of 34

ta) Dasar pengukuran hak bagi hasil tc
(by Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinyaj

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

31

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(4) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman,

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhii

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,
(a) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanamanj

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun:
dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.

b) Untuk tanaman belum menghasitkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(2) Saldo awal
i. Tambahan tahun berjalan
Il, Biaya langsung

(6) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar biasa

i. Pengurangan tahun berjalan

li, Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(e) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhi

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

NA

32,

Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan

NA

Page 35 OCR 0.906
»
»
k)

Page 35 of 84

ternak telah menghasilkan

Rekonsiliasi saldo awat dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir

Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan,

Kondisi hewan ternak:

Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,

Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup

Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung:

Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada,

Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada, dan

Nilal hewan ternak yang dijarninkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

33,

Properti Investasi

2)

b)

Yangharusdiungkapkan antara lain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya:

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi,

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan,

(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir:

(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi:

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut: dan

(C) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilal Wajar,

(5) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Wajar, selain

pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan

NA

NA

NA

NA
NA
NA

Catatan 9

Catatan 9

Catatan 9

Page 36 OCR 0.887
Page 36 of 84

antara lai

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan | - - NA
kembali: dan

(b) penyesuaian signifikan lain. bi " NA
9) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:
(4) umur manfaat, - " NA
(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi, - - NA
v - Ka Catatan 9

(8) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

(a) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku,

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri, dan

(6) Nilai Wajar Properti Investasi, NA
d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

(3) estimasi saat penyelesaian:

(3) hambatan kelanjutan penyelesalan,

(S) jumlah pengeluaran yang dfakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi

dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama perlode berjalan, dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah blaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

vestasi yang

3a)| Aset Tetap
Yang harus

ngkapkan antara lain:

Page 37 OCR 0.893
3
b)

cl

K3

e'

a

h

Page 37 of 84

setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan,

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan rektasifikasi,

jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

rugi penurunan ni
ekultas Ciika ada),
jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalai
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif,

Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:
(1)tanggal afektif revaluasi (Tanggal Penilaian),

(2)tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasianj

(3)nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir

(a)metode dan asumsi signifikan yang digunakan datam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(S)iumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
madel biaya: dan

(6)surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara

lain:

(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunanj

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):

(S)jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan, dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

tb) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

Pengungkapan lainnya antara lain:
(i)iumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara:

i dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan

SI

NA
NA
NA

NA

NA

NA

Catatan 10
Catatan 10
Catatan 10

Page 38 OCR 0.898
Page 38 of 34

(2)jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan
masih digunakan:

NA
(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual: Na
(a) dalam hai model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
material dari jumlah tercatat
(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang NA
dihentikan pengakuannya,
(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis NA
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan,
(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset NA
Tetap,
(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau NA
pemulihan penurunan nilai:
(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan - Catatan 10
alasan penjaminan, dan
(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan - Catatan 10
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.
35) | khusus Industri Minyak dan Gas Bumi NA
Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(L) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, sumur
dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan
(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambanganj
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(d)Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan.
36) | Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasis NA

Page 39 OCR 0.898
Page 39 of 84

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif,

c) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada
awal dan akhir perlode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikast,

9) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(4) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
ayak dikapitalsasi

jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
terbatas,

#) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setisp Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan:

9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut:
(2) jumlah tercatatnya, dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasi,

h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas:

I) nilai komitman kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujudj
j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,
(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi,
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset:
(5) jumlab tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya, dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

e

NA
NA

NA
NA

NA
NA
NA

37

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

NA

Page 40 OCR 0.898
Page 40 034

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang
(1) Saldo awal:

(2) Penambahan dan pengurangan,

(3) Saldo akhir.

b)

)

Aset Eksplorasi dan Evaluasi

Yang harus diungkapkanantara lain:

(2yrincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of Interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir: dan

(2)Jumtah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

NA

d

Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:

(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya,

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

ta) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :

Ce) Alasan terjadinya penundaan,

(bj Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

NA

d

Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lai
(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan

dengan menunjukkan:

(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:

(b) Saldo awal,

(c) Penambahan/pengurangan:

(d) Amortisasi, dan

(e) Saldo akhir.

NA

Page 41 OCR 0.916
Pape 41 of84

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan,
(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan
(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan:
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi dan
(ce) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut,
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
dari Blaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

Liabilitas

1)

Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan

c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

"AL

NA

Catatan 11
Catatan 11

2)

Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode,
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama perinde bersangkutan
(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan:
(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto)
(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi:
indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depanj dan
(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut.

(7

NA
NA

Page 42 OCR 0.906
Page 42 0f84

3) | beban akruat

Yang wajib diungkapkan antara lsin jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum | V - - Catatan 13
Jatuh tempo,

4) | Khusus Industri Perbankan - - NA
Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uangj dan
b) Uralan mengenai sifat masing-masing kewajiban.
5) | Utang Repo - - NA
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

8) | Khusus Kontrak Konstruksi - - NA
Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain iabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel

yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui:

6) kerugian yang dialamij dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
7) | Khusus Industri Perbankan - - NA
a) Simpanan Nasabah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu,

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(a) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkanj dan

(6) Pemberian fasilitas Istimewa kepada pemilik rekening giro.
b) Simpanan dari Bank Lain

Page 43 OCR 0.893
Page 43 084

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktuj

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminkan.

8)

Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi,
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan,
(3) Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

NA

b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan
(4) Jurntah utang menurut mata uang.

NA

&) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut jenis asuransi:
(2) Jumlah menurut tertanggung:
(8) Jumlah menurut mata uangj dan
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

NA

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang barus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut program asuransi,
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:
(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak

NA

Page 44 OCR 0.869
Page 44 of 84

berelasi dan pihak ketiga,

(a) Metode perhitungan yang digunakan) dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

e) Utang Koasuransi (rewrite) - - NA
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(4) Jumlah menurut umur utang.

f) Utang Reasuransi - - NA
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,
(3) Jumlah menurut jenis mata uang:
(4) Jumlah menurut umur utang: dan
(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

9) Utang Komisi - - NA
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

h) Titipan Premi 1 7 Na
Yang harus diungkapkan antara lain ri

ian menurut jenis asuransi.

I) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan - - NA
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham,
(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Saldo menurut usia.

9) | Uabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek - - NA

Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

10)

Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 45 OCR 0.881
Page 45 of 84

a) jenis dan jumlahnya, dan
b) informasi mengenai ketetapan pajak.

«EI

Catatan 12b
Catatan 12b

Khusus Industri Pembiayaan
Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lai
a) Jumlah Ilabilitas anjak piutang dalam rangka anjak plutang dengan recoursej dan

by Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta Ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

NA

Khusus Kontrak Konstruksi
Yang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara |:

jumlah uang muka kontrak yang diterima.

NA

BagianLancar atas Liabilitas Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas Ilabilitas jangka panjang sesuai
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist Ini,

NA

Liabilitas Keuangan Lainnya
2) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1)Pengungkapan untuk Ijabilitas keuangan lainnya berlaku untuk Tiabilitas
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:
(2)Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi:

(3)Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilat tercatat abilitas keuangan untuk setlap kategori
(b) Taba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan
(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default).
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1)Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang:
(2)Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait,
(3)Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama
periode tersebut: dan
(@)Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.

NA
NA
NA
NA

NA

Catatan 14

Page 46 OCR 0.843
Page 46 of 84

15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi NA

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.
16) | Khusus Industri Pertambangan Umum - - Ho. en Na (Commented IPL: NA
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.
17) | Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. bi - NA
Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.
Liabilitas Jangka Panjang
18)! Utang Pihak Berelasi Non-Usaha - - NA
Yang Harus diungkapkan antara lain :
a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:
b) jumlah utang menurut mata uang: dan
€) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.
19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:
a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata sd - NA
uang,
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelapora: - - NA
&) tanggal jatuh tempo: - : NA
d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, - - NA
&) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya: - - NA
8) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas
pinjamanj - - NA
9) kejadian penting lainnya antara Jain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi - - NA
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: - - NA
i) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan - : NA
1). ...pengungkapan informasi sehubungan dengan liabllitas berbunga jangka panjang yang

Page 47 OCR 0.879
Page 47 of 84

akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan - NA
posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara
lain adalah:
(L)nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnyaj dan - NA
(2jringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.
20) utang Sewa Pembiayaan - NA
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelampok aset dan pemberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan:
b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total
pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:
(1) sampai dengan satu tahun,
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun dan
(3) lebih dari 5 (limajtahun.
C) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut,
G) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan,
&) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan
#) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lair
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen:
(2) ada tidaknya klausul-klausut yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnyaj dan
(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.
21) | Khusus Industri Perbankan - NA

3

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4)Rinclan berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ke
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat,
(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjala
(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu

Page 48 OCR 0.896
Page 48 of 84

n yang harus dipenuf
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga
yang diterbitkan.

b) Pinjaman Diterima NA
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1)Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:
(2)Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3)Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian,
tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan
persyaratan panting lainnya(debt covenance),
(4)Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance,
(5)Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.
&) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi NA
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1)Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:
(2)Rincian jumtah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3)Jum!ah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,
(9)Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posi enyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan: dan
(5)Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.
22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi NA

iabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:

(1) Saldo awal,
(2) Penyisihan yang dibentuk:

(3) Pengeluaran yang terjadi: dan
(4) Saldo akhir.

b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan,

Page 49 OCR 0.877
Page 49 of84

€) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan:

d) Apabila dalam pos Ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
(penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
terpisah:

Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Saldo awal:

(2) Penambahan dan Pengurangan

(3) Saldo akhir.

e

23)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gambaran umum mengenai jenis program.

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban Imbalan pasti yang
menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa ki
(b) biaya bunga:

(C) Iuran oleh peserta program,

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial,

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
wang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(P imbalan yang dibayarkan
(9) biaya jasa lalu,
(h) kombinasi bisnis:

(HD  curtaimentj dan

() penyelesaian.

analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program
yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya atau sebagian didanai,

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal
dan akbir dari setiap hak pengoantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
diatribusikan pada setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset programj

(b) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata

G3

“

KL

NA

NA

Catatan 15

Catatan 15
Catatan 15
Catatan 15
Catatan 15

Page 50 OCR 0.876
(5)

Page 50 084

uang yang berbeda dengan mata uang penyaji
iuran oleh pemberi pekerja:

luran oleh peserta program,

imbalan yang dibayarkan,

kombinasi bisnis: dan

penyelesaian:

Nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir
Wajor aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas

Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:

ta

(Dj
&)

()
te)

keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakut dalam laporan
kewanganj
biaya jasa latu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:

setiap jumlah yang tidak diakul sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK:

Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan
jumlah Isinya yang diakui dalam laporan posisi keuangan,

(6) tatal beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos
dimana hal tersebut termasuk:

ta)
6)
(al
ta

(al
@

@
mn

biaya jasa kini:
biaya bunga:
hasil yang diharapkan dari aset program,

hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK:

keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
109e (sepuluh per seratus):

biaya jasa lalu:

dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya, dan
dampak dari batasan dalam SAK:

(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakut
segera dalam saldo laba, meliputi:

&)
tb)

keuntungan dan kerugian aktuarial
dampak dari batasan dalam SAK:

dan

(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK,

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total

St

NA

NA

Catatan 15
Catatan 15

Catatan 15

Catatan 15

Page 51 OCR 0.904
Page S1 of84

aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain:

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:
(a) setiap kategori Instrumen kauangan milik Perusahaan: dan
(b) setiap properti atau Aset iain yang digunakan oleh Perusahaan:

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian

yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utama dari aset program,

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset,

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan
dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuanganj

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
varlabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan Imbalan masa depan),

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan

(f) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria,

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan pada:

Ka) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto: dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi,
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
'angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:

Ka) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau
defisit pada program dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:

(i) Tiabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari
liabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan

NA
NA

NA

NA

Catatan 15

Catatan 15

Page 52 OCR 0.912
Page 52 of84

(ii) aset pragram dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode pelaporan
(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
dimulai setelah perlode pelaporan:
(47) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu,

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya Imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

(9 informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut,

Ki) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti, dan

(in)jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesua! SAK
informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesual dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir ji.

b) Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan
jumlah yang diakui sebagai beban untuk program luran pasti,
&) tmbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka
panjang lainnya.
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:
(4) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja, dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjan (jika ada).

NA

NA

NA

NA

24,

Utang Obligasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat

NA

Page 53 OCR 0.872
Page 53 of 84

obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya,

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:
c) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,
d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:
&) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika adaj
#) pembatasan yana dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatanj
9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default),
dan
h) persyaratan penting lainnya.
25)| sukuk NA
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahaan barus mengungkapkan antara lain:

(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:

ta) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan,

(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari,

(c) nilai nominal:

(d) besaran imbalan (untuk Sukuk arah):

(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
hasil (untuk Sukuk mudharabah):

(0) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
atau bagi hasil:

(9) jangka waktu

(h) tujuan penerbitannyaj dan

() persyaratan penting lain
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efeki
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan,
(d)jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan
(5) rama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaanj
(G)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi defauit).

Page 54 OCR 0.876
Page 54 of 84

26)| utang Subordinasi INA

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama kreditur, sifat Ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan

b) tujuan perolehannya:

€) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:

d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

&) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaltamanatan: dan

f) persyaratan penting lainnya.

2n| obligasi Konversi - - NA

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya:

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti:

c) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dari sudut pandang pemegang obligasi konversi:

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:

&) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

H jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

H) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

1) dalam hal Perusatraan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalul penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli

K) komponen Liabilitas dari obligasi konversi,

I) keberadaan fitur derivatif melekat, dan

m) persyaratan penting lainnya

« Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

Page 55 OCR 0.901
Page 55 of 84

Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap fenis saham, antara lain:

(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode,

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan:

b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas,

c) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:

(1)Pemegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih,

(2)Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan

(3)Pemegang saham lainnya,

d) Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti
pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau
pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pernagang Saham
(RUPS),

(2)Sumber peningkatan modat saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi: dan

(3)Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian
pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal:
€) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar
disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek.

NA

NA

NA

NA

NA
NA

NA

NA

NA

NA

1) | Modat Saham

Catatan 16

2)

Tambahan Modal Disetor (Ade
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor:

b) Uraian sumber agio saham:

&) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas:
d) Uraian mengenai sifatdan asal selisih kurs atas modal disetor,

ronal Pc Capital)

NA

Catatan 17

Catatan 17

Page 56 OCR 0.903
Page 56 of 84

8) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainny:
#) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi,

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,

(3) Tanggal efektif transaksi,

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut:

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi,

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilal

tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima: dan
Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan Informasi antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali,

(b) Ikhtisar jumtah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan:

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi, dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

7

NA

Catatan 17

3

Selisih Transaksidengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Uralan transaksi perubahan kepemi
(4) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan,
(2) Nama entitas anak: dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi,
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian,
dan
c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.

an tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:

NA

4

Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal
disetor:

b) Tanggal atau perlode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang
diperoleh,

c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
disetor:

NA

Page 57 OCR 0.886
Page S7 of 84

@) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kemb:
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri, dan

@) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.

5)

Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara fain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait:
dan

Cc) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.

NA

NA

86)

Waran

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waranj

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran:

C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

@) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinyaj dan
&) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

NA

»

Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif lainnya.

NA

8)

Kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas
ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas induk.

NA

Laba Rugi Komprehensif

Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jurnlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang:
(2) Penjualan jasa:
(3) Bunga:
(4) Royalti: dan/atau

NA
NA
NA

Catatan 18

Page 58 OCR 0.890
Page 58 of 34

(5) Dividen, NA
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga -

b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utamaj - NA

&) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 106 (sepuluh - - NA
perseratus) dari pendapatan:

d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup “ - NA

dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga
@) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: - - NA
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
berjalan:
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan, dan
(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan:
(b) Jumlah uang muka yang diterima, dan
(e) Jumlah retensi,

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
'Aset dan Liabilitas,

f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:
(1) Penjualan blasa dan penjualan dari hubungan keagenan:

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya, dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

(a) Pendapatan bruto,
(b)  Retur/rabat/diskon terkait: dan
(c) Total pendapatan neto.

2) | khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator - - NA
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara Jain:
a) Dasar ketentuan tarif,

Page 59 OCR 0.896
Page 59 of 34

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,
c) Masa berlaku tarif,

d) Besaran tarif: dan

&) Perjanjian lain yang terkait,

3)

Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utara antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen,

b) Pendapatan anjak piutang: dan

€) Pendapatan sewa.

NA

4

Khusus Industri Rumah Sakit

Terdiri dari: .

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:

a) Restitusi,

b) Subsidi tidak mampu, dan

c) Selisih perhitungan klaim,

5)

Khusus Industri Transportasi

Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi,

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:
c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi,

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

8) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut,

8)

Khusus Industri Telekomunikasi
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan

pihak lain.

NA

»

Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi

NA

Page 60 OCR 0.906
Page 60 of 84

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi brut
premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

Khusus Industri Jalan Tol:

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
dan rincian pendapatan kerjasama operasi,

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

NA

Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah:

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui:
c) Efek-efeki dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

NA

Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku,
(2) Biaya tenaga kerja dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1046 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan: dan
€) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

NA

NA

NA

Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara ain, rincian beban departementatisasi:
a) Beban bahan:

NA

Page 61 OCR 0.887
Page 61 of 34

b) Beban jasa pelayanan:

€C) Beban pegawai,

&) Beban penyusutan sarana medis
@) Beban pemeliharaan sarana,

#) Beban asuransi:

9) Beban langganan daya dan jasa,

h) Beban depresiasi.

1

)

Khusus Industri Asuransi:

a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi.

NA

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

€) Komisi Neto

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

d) Hasil Investasi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis Investasi.

NA

NA

NA

13)

Khusus Industri Perhotelan
Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi:
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan

c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

NA

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:

a) Beban penjualan

b) Beban distribusi: dan

€) Beban umum dan administrasi.

NA
NA

Catatan 20

Page 62 OCR 0.883
Page 62 0f84

15) | Khusus Industri Perbankan NA

a) Beban Bunga - - NA
Yang harus diungkapkan antara Jain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi - - NA

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16) | Khusus Industri Pembiayaan - - NA
BebanKerugian Penurunan Nilai - - NA
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan.
17)| Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. v - - Catatan 21
b) rincian dan jumlah Beban fainnya. v - - Catatan 21
c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(L) biaya pinjaman meliputi:
ta) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga v - -
efektif,
(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang - - -
berlaku: dan
(6) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang — |“
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga: " NA
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi Instrumen keuangan meliputi: | -
(a) rugi penurunan nilai dari kuatasi atas investasi tersedia untuk dijual, - - Catatan 6.a
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba | V - - Catatan 6.a
rugi, dan v
tc) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung - NA
nilai,
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi : "
(4) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama — wa

yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang - NA
diungkapkan secara terpisah. -

Page 63 OCR 0.856
Page 63 0134

18)| Khusus Industri perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan “ - NA
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga | - - NA
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

Cc) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi " - NA

Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

19)| Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: - - La
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atos program manfaat pasti: v - : Catatan 15
C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan, - - NA
d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual, v " - Catatan Ga
@) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka . . Tn
lindung nilai arus kas: dan
bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asoslasi dan/atau Ventura Bersama.
20) | pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(1) beban (penghasilan) pafak kini: v - - Catatan 12
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode | V ig - Catatan 12
talus
(8) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya: v - - Catatan 12
- " NA

(A) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang barus

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya v - - Catatan 12
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan:

Page 64 OCR 0.896
5

d)

8

Bl

m

Page 64 of 84

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhanj dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan

atau dikreditkan langsung ke ekuitas:

jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif

lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi

dan/atau Ventura Bersama:

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam

satu atau kedua bentuk berikut

(1)rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku, atau

(2)rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku,

penjelasan mengenal perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan

tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat

dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak

tangguhan dalam laporan keuangan,

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan Investasi pada entitas anak,

cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas Ilabilitas

pajak tangguhan yang belum diakul:

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansij

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

(8) laba kena pajak:

perhitungan beban dan fiabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai

dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku:

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian

SPT Tahunan PPh Badan:

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum

dikompensasi:

3

«

NA

NA

NA

NA

NA

NA

NA

Catatan 12

Catatan 12

Catatan 12

Catatan 12
Catatan 12

Catatan 12

Catatan 12

Page 65 OCR 0.882
Page 65 of 84

(i)jumalah aset dan Iiabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan po: men
d d

keuangan untuk periode sajian: dan v - - Catatan 12

(2)jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila | ,, - - Catatan 12
jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau Ilabilitas pajak
tangguhan yang diakui dalam laporan posisi Keuangan,

1) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1)keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan - " NA
(2)laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, " - NA
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajianj - - NA

m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham

Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi | . - NA

untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan,
n) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan

praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi

bisnis: - - NA
0) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan na

wajib diakut apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis
tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi, dan

p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas
'aset pajak tangguhan, apabila:
(i)penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak - - NA

mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada, dan

(2)entitas mengalami kerugian pada periode kini atau perlode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

21)

Laba (Rugi

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat v - - Catatan 22
diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengarul
saham,

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. v Catatan 22
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak Individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham:

c) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi

per Saham Dasar dan Dilusian

ba per

Page 66 OCR 0.899
4)

(2)

Page 66 0f84

mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam
penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tarsabut bersifat antidilutif
untuk periode sajian

penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

NA

Catatan 22

22)

Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

2)

b)

Dj

Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang

jumlahnya:

(1)lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu millar rupiah) untuk transaksi dengan erang
jatau anggota keluarga terdekatj dan/atau

(2)lebih dari 0,586 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.

terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi

nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transal

dan saldo dengan pihak dimaksud:

terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan

pihak-pihak berelasi serta informasi mengenal transaksi dan saldo, termasuk

komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut

dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1 jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
terkait,

(2)jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Lia
komitmen, dan:
(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan

sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian, dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterimaj

(3)jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan
milai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan
jumlah saldo piutang usaha dan plutang pihak berelasi non-usahaj dan

(ajalasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan
pembentukan,

$, termasuk

NA

NA
NA

NA

Catatan 23
Catatan 23

Catatan 23

Catatan 23

Catatan 23

Page 67 OCR 0.878
Page 67 of84

d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(ajentitas induk:

(2)entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadapentitas:

(B)entitas anak:

(#entitas asosiasi:

(5)Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer,

(G)personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas Induknya: dan
(7)pihak-pihak berelasi lainnya.

e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: .

(Wimbalan kerja jangka pendek:
(2)imbalan pascakerjaj
(8)imbalan kerja jangka panjang lainnya,
(@)pesangon pemutusan kontrak kerja dan
(S)pembayaran berbasis saham.
#9 untuk entitas berelasi dengan pemerintah :
(Ljnama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan)
(2)sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan
(3)untuk transaksi nya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut.

NA
NA

NA
NA
NA
NA
NA

NA
NA
NA
NA
NA
NA

NA

23)

Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata vang fungsional.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya
dalam mata uang fungsional,

2 p iabilitas moneter dalam mata uang asing:
(8) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata vang fungsional

(a) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
timbul pada Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,
dan

neto dari aset dan

NA
NA

NA

Catatan 4

Catatan 21

Page 68 OCR 0.911
Page 68 of 84

(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut

pada awal dan akhir periode. Na
24)| Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu NA
untuk suatu aset individual, termasuk goodwil atau suatu unit penghasil ka:
(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi NA
penurunan nilai,
(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama perlode tersebut NA
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai,
(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama NA
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik,
(4) goodwil yana telah diakul rugi penurunan nilainya: hwa
(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut: dan NA
(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut, NA
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelampok aset. NA
25)| Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu
a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi, NA
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan NA
(8) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus NA
diungkapkan.
b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
NA

(4) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,

Page 69 OCR 0.891
Page 69 of 84

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal

dan relevan, - - Na
(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap perlode lalu sajian: - - NA
Ka) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:
(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang

disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannyaj - - NA
dan

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum perlode-periode tersebut - - NA

disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.
ec) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain : - - NA
(1) sifat dari kesalahan periode lalu,
(2) juralah koreksi untuk setiap periode sajian:
Ca) bagi setiap pos laporan keuanganj dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal, dan

(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.

26)| Kombinasi Bisnis

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi: v - - Setatan bai
(2) tanggal akuisisi: v - - atatan 1.c
(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode Catatan 1.c
berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis v - - Catatan Lc
(3) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh: v - -
(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi: v - - Catatan 1.c
(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui: v - - Catatan 1.c

(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai

NA

Page 70 OCR 0.895
Page 70 of 84

Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan,
(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:

(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran
dan

(6) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:

(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok
utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung,
dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:

(a) Nilai Wajar piutang:

(b) jumlab piutang bruto kontraktualj dan

(c) estimasi terbaik pada tanggal akulsisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak terta

(10) jumlah yang diakul pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang
diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih,

(11) setiap Ilabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

kewajiban dan perkiraan saat arus keluar

(e) uraian mengenai karakterisl
sumber daya ekonomi terjadi,

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal
diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depanj dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut:

(12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat
diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensij dan

(b) atasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal,
(13) dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan,

NA

NA

NA

NA

NA

Catatan 1.c

Page 71 OCR 0.910
b)

Page TI of 84

(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10092
(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada
tanggal akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
Nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar

(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akulsisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akulsisi, dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nila Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut,

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan, dan

(b) pendapatan dan faba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
sejak awal periode pelaporan.

Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah
yang dlakul dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai: dan

NA

NA

Catatan 1.c

Catatan 1.c

Page 72 OCR 0.872
Page 72 0f84

(e) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diaki
selama periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan - - NA
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau
sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau
liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak di
perubahan tersebut, dan

(c) teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan untuk mengukur
imbalan kontinjensi:

Iskonto) dan alasan

(3) Iebilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, Jika ada: " " NA
(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan: Pa
(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada - 1g A
periode pelaporan yang: - - NA
(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau Ilabilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya, dan
(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan,
c) pernyataan kesesualan dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis: dan - - NA
d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hai berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: - - NA

(1) jumlah harga yang dibayarkan,

(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(8) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh, dan

(4) jumlah aset dan Ilabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, dilkhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya,

27) | segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :

Page 73 OCR 0.907
Page 73 of 84

a) pengungkapan pada level segmer

(1) informasi umum, yang terdiri dari:

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkanj dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan:

(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya:

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segman
dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaanj

b) pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa.

(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

1. negara domisili Perusahaan: dan

semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh

pendapatan. Dalam hat pendapatan dari suatu negara asing secara

individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara
tersebut secara Individual.

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:

i. negara domisili Perusahaanj dan
. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara Individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.

(8) Informasi pelanggan utama
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 1096 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:

NA

Na

NA

NA

Catatan 26

Catatan 26

Catatan 26

Catatan 26

Page 74 OCR 0.890
Page 74 of 84

(a) fakta,
(b) total pendapatan dari setiap pelangganj dan
(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28) | Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan,

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada
pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas
operasi yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok tepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain: " " NA

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:

(3) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan

(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan, dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.

29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat
8) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesu:

lengan tujuannya,

yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan | - - NA
spekulasi,
b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib - - Na

mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi

lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:

(1)hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta,
bunga, komoditas atau lain-lain,

(2)pihak lawan transaksi (counterparties):

(3)tanggal jatuh tempo,

(a)nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan:
(5)beban atau Pendapatan pada periode pelaporan:

Page 75 OCR 0.877
Page 75 of 34

(6)pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan
(7)persyaratan penting lainnya.
&) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi NA
untuk mencapai tujuan tersebut,
(2)Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk
penjalasan mengenai Aset dan/atau Llabilitas dan jenis transaksi yang dilindung
nilai, dan
(3)Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya.
30) 1 Ni Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan
antara
a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang - Catatan 24
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuanganj dan
b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar -
jaset keuangan dan liabilitas keuangan.
31) | oividen
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan NA
sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan,
b) jumlah utang dividen untuk: NA
(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya:
&) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak NA
diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan
d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. NA
32) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah agregat dari iabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya NA
secara terpisah,
b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam NA

Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya)
&) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan

Page 76 OCR 0.862
Page 76 034

can dalam pengendalian bersama entitas, dan
G) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan
(2Humlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek,
Habilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.

NA
NA

33)

Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara |
(1) perikatan yang meli

(@) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royaiti, dan lisensi, diungkapkan:

IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian
li periode berlakunya perikatan:

Ti, dasar penentuan kompensasi dan denda,

iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan, dan
V. — pembatasan-pembatasan lainnya,

kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk investasi, diungkapkan:

I. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian
periode berlakunya perikatanj

fi, nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasij dan
Iv. sanksi-sanksi,

pemberlan jaminan atau garansi, diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dar pihak ketiga untuk pihak yang dijaminj

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan,
(c) periode berlakunya jaminan, dan
(d) nilai jaminan,

(3) fasilitas kredit yang belum digunakan,

(b)

(2

tas L/C, cerukan bank, dan

NA

Page 77 OCR 0.869
Page 77 034

(a) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.
Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(W) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang terkait:
(b) jumlah yang diperkarakan,

(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):
dan

bj

(d) dampak keuangan:

(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya
masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan
estimasi dampak keuangannya:

(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):

da peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
(@) karakteristik aset atau habilitas kontinjensi,
(b) estimasi dari dampak keuangannya:

(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
keluar sumber daya: dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

NA

34,

Khusus Industri Perkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasmaj

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama,

c) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan,

d) Hak dan Iiabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama,
&) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasamaj dan

H Isi perubahan perjanjian, jika ada.

NA

Page 78 OCR 0.903
Page 78 of 84

a) Perusahaan harus mengungkapkan Informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelotaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:

(U) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai,

(2) risiko likuiditas, antara lain:

(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bartujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas: dan

(b) deskripsi mengenal cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas:

risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana

entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak

perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas, dan

(a) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari
instrumen keuangan.

3

NA

35)| Manajemen Risiko Keuangan

Catatan 25

Catatan 25

Catatan 25

36)

Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capita/ Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(d) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan
posisi keuangan:

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

NA

b)

Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi keuanganj

(2) Posisi devisa nato maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

inan Pernerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum

NA

Page 79 OCR 0.906
Page 79 of84

Yang harus diungkapkan antara lain dasar 79okum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga di bank.
Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas duciary yang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

d

NA

37)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang

meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasij

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-raorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-reorganisasi,

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan

e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.

NA

38!

Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) informasi kualitatif tentang tujuan, kel
permodalannya, termasuk:

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal

(2)sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal, dan

jakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola

(B)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:
ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal,
setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:

b)
c
d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada): dan

konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan.

5

NA

NA
NA

NA

NA

Page 80 OCR 0.890
Page 80 of 84

39) | Transaksi Nonkas

)

Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas

dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,

akulsisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

40)j Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain : NA

a) rincian jumlah LIabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang,

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian

GC) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
opsi saham,

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir periode:

#9 penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:

(1)opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi
tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar
tersebut diukur dan

(2)jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saham):

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

41) | whusus Industri Asuransi NA

a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas

Yang harus diungkapkan antara lain :

Page 81 OCR 0.890
Page 81 of34

(1) Analisis Kekayaan,

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporanj dan
(5) Jumlah Investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,

42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah NA
Hal-hal yang harus diungkapkan:
a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah:
b) Jenis Akad Asuransi Syariah,
€) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariahj dan
d) Zakat.
43) | Informasi Penting Lainnya NA
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi:
b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya,
€) Rasio keuangan penting,
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan
e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan,
4) | Khusus Industri Kehutanan : NA

2) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

b) Pemenuhan Ilabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan juran wajib
lainnya:

C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam)

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya,

e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan
akumulasinya: dan

1 Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya, dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

Page 82 OCR 0.889
Pape 82 0f84

45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara k

a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi | “ " NA
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini, dan
contoh peristiwa setelah perlode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesual yang material setelah periode pelaporan, | .

- NA
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:
(1)tanggal terjadinya,
(2)sifat peristiwa: dan
(3)estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat.
46) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait | V - - Catatan 2.c
dengan Aktivitas Perusahaan
Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lai
a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut:
b) sifat dari perubahan yang belum bertaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi:
€) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan, dan
d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar.
a77 | Reklasifikasi
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam - - NA
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1)sifat reklasifikasi:

(2)jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasis dan
(B)alasan reklasifikasi,

b) Dalam hat reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka - - NA
Perusahaan harus mengungkapkan:

Page 83 OCR 0.905
Page 83 034

(2)alasan tidak mereklasifika:
(2)sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi,

jumlah tersebut, dan

48.

Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai

berikut:

2) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan
bentuk latn dari bantuan pemerintah: dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakui.

ikasi

NA

49

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain
a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara laln atau dalam rangka penawaran Efak di negara lain.
b) Yang harus diungkapkan antara lai
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain
(2) — rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya: dan
(8) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.

c) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mangikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

NA

NA

NA

50:

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Page 84 OCR 0.876
Jakarta, 31 Juli 2024

Herry Senjaya
Presiden Direktur

Heni Widjaja
Direktur

Page 84 of 34

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.87 MB
Published31 Jul 2024
Pages84
Characters151,846
Text sourceOCR
OCR confidence0.890

Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT. STAR PACIFIC p.1
linked person Herry Senjaya p.84
linked person Heni Widjaja p.84
unresolved org Palilingan & Rekan p.1
unresolved person Bandana p.1
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×13
unresolved org Bank Lain. NA p.11
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.37
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.55
unresolved org Bapepam p.72 ×2
unresolved org Bank Umum NA p.78

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result