Skip to content
Back to announcement

20240731_PRDA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31689222_lamp1.pdf

Other Text extracted PRDA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 2

Page 1
                                            BERITA PERS
                                                                               Untuk diterbitkan segera

                           KINERJA MENINGKAT DI KUARTAL II,
          PRODIA LAKUKAN BERBAGAI AKSI BISNIS DAN LANGKAH STRATEGIS KORPORASI

JAKARTA, 31 Juli 2024 – PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode saham: PRDA) mencatatkan pendapatan sebesar
Rp1,03 triliun di semester 1 tahun 2024. Kinerja pendapatan kuartal II tersebut menunjukkan adanya
perbaikan positif sebesar 12,0% dari kinerja pendapatan kuartal I. Hal ini disebabkan karena Perseroan
melakukan kegiatan promosi yang berbeda, sales of mix test dan perubahan seasonality. Perseroan terbukti
masih mampu menorehkan kinerja keuangan positif, dengan memperoleh laba bersih sebesar Rp115,5 miliar.
Esoterik tes masih menjadi salah satu pendorong kinerja di semester 1 tahun ini. Di tengah terpaan inflasi dan
kenaikan nilai mata uang dolar yang berpengaruh terhadap nilai mata uang Rupiah, Perseroan masih yakin
mampu menunjukkan kinerja positif melalui beberapa strategi dan program kerja yang akan dilaksanakan
dalam beberapa waktu ke depan.

Direktur Business & Marketing Prodia, Indriyanti Rafi Sukmawati, mengatakan bahwa Perseroan telah
melakukan berbagai aksi bisnis, baik dari sisi pengembangan layanan, inovasi produk, efisiensi operasional,
hingga kegiatan korporasi. “Pada rentang Semester I 2024, Perseroan berkomitmen memberikan pelayanan
diagnostik kesehatan terbaik dan presisi bagi pelanggan. Tahun ini kami fokus pada pengembangan test
esoterik, utilisasi layanan Anywhere Service, memperluas penetrasi melalui pembukaan outlet Point of
Collection (POCs), pengembangan layanan digital U by Prodia dengan fitur-fitur berbasis wellness,
mempromosikan ekosistem layanan kesehatan melalui program kolaborasi dengan rumah sakit, kemitraan
digital, optimalisasi klinik, dan lain-lain”

Sebagai wujud komitmen tersebut, Prodia telah meluncurkan inovasi berbagai tes esoterik terbaru, salah
satunya adalah pemeriksaan Sleep & Stress Genomics. Selain pengembangan inovasi produk pemeriksaan,
Perseroan juga berkomitmen untuk memberikan excellent customer journey bersama Prodia, yaitu dengan
melakukan peningkatan kualitas layanan cabang serta memperluas jangkauan layanan diagnostiknya.
Perseroan telah melakukan peresmian lokasi baru Klinik Utama Prodia Padang dengan konsep wellness clinic,
peresmian Laboratorium Automasi Grha Prodia Surabaya, peresmian Genomic Centre Prodia di Semarang
Medical Care RS Telogorejo dan RS Abdul Wahab Sjahranie (RSUD AWS) Samarinda, serta peresmian gedung
baru Laboratorium Prodia cabang Cepu, Jawa Tengah. Melalui aksi bisnis ini, Perseroan optimis dapat
memberikan pelayanan diagnostik kesehatan yang terpercaya bagi masyarakat secara komprehensif, holistik,
serta inklusif.” papar Indriyanti.

Direktur Keuangan Prodia, Liana Kuswandi, turut menambahkan “Pada tanggal 27 Juni 2024 yang lalu,
Perseroan telah mengambil langkah strategis untuk memperkuat dan mengamankan rantai pasoknya dengan
membeli saham PT Prodia Diagnostic Line (Proline) untuk kepemilikan sebesar 39%. Proline merupakan
produsen berbagai alat kesehatan diagnostik in vitro yang telah dikenal luas dan digunakan oleh banyak
fasilitas layanan kesehatan di Indonesia. Diharapkan dengan mengambil langkah strategis ini, Perseroan dapat
menjaga rantai pasokannya dari berbagai risiko yang memungkinkan terjadi dan berdampak terhadap
keberlangsungan operasional bisnis. Selain itu, Perseroan juga berperan dalam mendukung kemandirian
produsen alat kesehatan Indonesia, karena Proline telah memiliki komposisi Tingkat Kandungan Dalam Negeri
(TKDN) di atas rata-rata dengan kualitas kelas dunia. Perseroan juga dapat mengurangi ketergantungan pada
impor dan memperkuat posisi sebagai pemimpin dalam penyediaan solusi kesehatan berkualitas tinggi dan
berkelas dunia.”
Page 2
Prodia senantiasa menjaga kualitas layanannya dengan terus berinovasi dan mengembangkan teknologi, serta
berhasil mempertahankan akreditasi dari College of American Pathologists (CAP) untuk ke-12 kalinya sejak
tahun 2012. Sebagai satu-satunya Laboratorium Klinik di Indonesia yang terakreditasi CAP, Prodia menawarkan
standar diagnostik kelas dunia yang memastikan hasil lebih akurat dan terpercaya, serta diakui di luar negeri
tanpa pemeriksaan ulang. Dengan komitmen untuk menyediakan layanan kesehatan komprehensif dan
terpercaya, Prodia telah menjadi pionir dalam industri layanan diagnostik kesehatan di Indonesia selama lebih
dari 50 tahun. Mengimplementasikan Good Laboratory Practices, Prodia terus menjaga standar keamanan dan
kualitas yang tinggi, meningkatkan kepercayaan pelanggan. Selain itu, anak usaha Prodia, PT Prodia Digital
Indonesia, baru-baru ini juga telah meluncurkan program kesehatan holistik, Health Plan & Meal Plan, melalui
aplikasi U by Prodia, sebagai upaya menjaga kesehatan masyarakat Indonesia yang berkelanjutan. Pelanggan
juga mendapatkan layanan konsultasi berkelanjutan melalui chat dengan ahli gizi tanpa biaya tambahan
selama program berlangsung.

                                                               ******

Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.
Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan
farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil
pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.

Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of
American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan
internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan
acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas
hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.

Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016,
dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham.
Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.

Hingga 30 Juni 2024, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 321 outlet, di 80 kota dan 34 provinsi dan di seluruh
Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine
serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior
Health Centre (PSHC).

Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia
(TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget
Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store &
PlayStore.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:

Marina Eka Amalia                                            Mella Melia
Corporate Secretary                                          Investor Relation Manager
PT Prodia Widyahusada Tbk.                                   PT Prodia Widyahusada Tbk.
Ph.   +62-21-3144182                                         Ph.    +62-21 3144182
Email corporate.secretary@prodia.co.id                       E-mail investor.relation@prodia.co.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.24 MB
Published31 Jul 2024
Pages2
Characters7,806
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Prodia Widyahusada Tbk p.1 ×11
linked person Indriyanti Rafi Sukmawati p.1
linked person Liana Kuswandi p.1
linked org PT Prodia Diagnostic Line p.1
linked person Dr. Andi Widjaja p.2 ×2
linked person Marina Eka Amalia p.2
possible org Bursa Efek Indonesia p.2
unresolved org PT Prodia Digital Indonesia p.2
unresolved person Investor Relation Manager · Corporate Secretary p.2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result