Back to announcement
Perubahan Lebih Dari 20 Persen Jun 2024.pdf
Financial statement Text extracted BUKKSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1
Analisa dan Penjelasan Kenaikan dan Penurunan
pada Laporan Posisi Keuangan Per 30 Juni 2024 (Tidak diaudit) dibandingkan
dengan Laporan Posisi Keuangan Per 31 Desember 2023 (Diaudit)
( disajikan dalam ribuan rupiah kecuali dinyatakan lain)
A. ASET
A1. Aset Lancar Selisih %
Per 30 Juni 2024 Rp. 2.038.268.152
Per 31 Desember 2023 Rp. 1.940.277.417 97.990.735 5,05%
A2. Aset Tidak Lancar
Per 30 Juni 2024 Rp. 6.669.621.367
Per 31 Desember 2023 Rp. 6.439.411.113 230.210.254 3,58%
A TOTAL ASET
Per 30 Juni 2024 Rp. 8.707.889.519
Per 31 Desember 2023 Rp. 8.379.688.530 328.200.989 3,92%
B LIABILITAS DAN EKUITAS
B1. LIABILITAS Selisih %
B1a. Liabilitas Jangka Pendek
Per 30 Juni 2024 Rp. 1.960.655.629
Per 31 Desember 2023 Rp. 1.932.999.447 27.656.182 1,43%
B1b. Liabilitas Jangka Panjang
Per 30 Juni 2024 Rp. 1.883.750.349
Per 31 Desember 2023 Rp. 1.912.561.974 (28.811.625) -1,51%
B1. Total Liabilitas
Per 30 Juni 2024 Rp. 3.844.405.978
Per 31 Desember 2023 Rp. 3.845.561.421 (1.155.443) -0,03%
B2. EKUITAS
Per 30 Juni 2024 Rp. 4.863.483.541
Per 31 Desember 2023 Rp. 4.534.127.109 329.356.432 7,26%
B TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS
Per 30 Juni 2024 Rp. 8.707.889.519
Per 31 Desember 2023 Rp. 8.379.688.530 328.200.989 3,92%
Page 2
Detail Rasio Per 31 Desember 2023 dibandingkan dengan saldo Per 30 Juni 2024
A. Aset Lancar dan Aset tidak lancar
No. Keterangan Per 31 Desember 2023 Per 30 Juni 2024 %
Kas dan Setara Kas 504.103.549 227.993.054 -54,77%
Deposito Dibatasi Penggunaannya 11.642.757 6.837.761 -41,27%
Piutang Usaha 304.405.673 487.955.684 60,30%
Piutang Lain-Lain 1.073.047 408.602 -61,92%
Persediaan 585.804.951 562.579.920 -3,96%
Uang Muka dan Beban Dibayar Dimuka 273.252.776 469.713.773 71,90%
Pajak Dibayar Dimuka 259.994.664 282.779.358 8,76%
1.940.277.417 2.038.268.152 5,05%
Uang Muka 371.603.837 602.634.129 62,17%
Piutang Lainnya Pihak Berelasi 1.750.000 550.000 -68,57%
Pinjaman Direksi dan Karyawan 2.689.625 2.689.446 -0,01%
Aset keuangan dari kontrak konsesi 1.895.575.256 1.795.082.382 -5,30%
Penyertaan pada Entitas Asosiasi 3.234.439.569 3.381.020.291 4,53%
Aset Pajak Tangguhan-Bersih 60.087.828 60.058.308 -0,05%
Aset Tetap 865.867.718 822.164.545 -5,05%
Aset Lain-Lain 6.165.003 5.463.266 -11,38%
Goodwill 1.232.277 - -100,00%
6.439.411.113 6.669.662.367 3,58%
8.379.688.530 8.707.930.519 3,92%
B. Liabilitas
No. Keterangan Per 31 Desember 2023 Per 30 Juni 2024 %
Utang Bank 634.065.764 561.154.719 -11,50%
Utang Usaha 441.793.964 494.111.944 11,84%
Utang Lain-Lain 3.126.140 2.749.310 -12,05%
Utang Pajak 46.899.534 20.795.314 -55,66%
Uang Muka Pelanggan 144.489.235 355.941.632 146,34%
Beban Masih Harus Dibayar 562.261.149 427.325.928 -24,00%
Utang jatuh tempo kurang dari satu tahun
- Utang Bank 87.514.212 87.514.212 0,00%
- Utang Sewa Pembiayaan 12.849.449 11.062.570 -13,91%
1.932.999.447 1.960.655.629 1,43%
Utang kepada Pihak Berelasi 160.388.523 249.362.009 55,47%
Liabilitas Imbalan Kerja 80.090.964 56.003.411 -30,08%
Utang jatuh tempo lebih dari satu tahun
- Pinjaman Bank 1.648.865.993 1.559.781.998 -5,40%
- Utang Lain-Lain 9.465.173 9.934.626 4,96%
- Utang Sewa Pembiayaan 13.751.321 8.668.305 -36,96%
1.912.561.974 1.883.750.349 -1,51%
3.845.561.421 3.844.405.978 -0,03%
Page 3
Berikut penjelasan atas rasio diatas (nilai penuh) :
1. Kas dan Setara Kas
Saldo Kas dan Setara Kas mengalami penurunan sebesar 54,77% dari sebesar Rp. 504,10 Milyar menjadi Rp.
227,99 Milyar. Hal ini dikarenakan adanya pencairan deposito dalam mata uang rupiah pada Bank Mandiri yang
kemudian digunakan untuk membiayai pengerjaan proyek yang saat ini masih berlangsung, membayar utang
usaha yang telah jatuh tempo dan membiayai kegiatan operasional lainnya.
2. Deposito Dibatasi Penggunaannya
Saldo Deposito yang Dibatasi Penggunaannya mengalami penurunan sebesar 41,27% dari sebesar Rp. 11,64
Milyar menjadi Rp. 6,84 Milyar. Hal ini dikarenakan adanya pencairan deposito di Bank Mandiri untuk jaminan
cadangan DSRA untuk 1 (satu) kali kewajiban bunga dari limit KMK Transaksional yang baru berlaku di tahun 2024
ini atas perhitungan penggunaan fasilitas KMK Transaksional sesuai dengan Perjanjian Kredit terakhir atas proyek
penggantian atau duplikasi jembatan Callender-Hamilton di Pulau Jawa.
3. Piutang Usaha
Saldo Piutang Usaha mengalami peningkatan sebesar 60,30% yang disebabkan adanya piutang atas penjualan
bulan Juni yang belum jatuh tempo baik konstruksi maupun non konstruksi. Adapun peningkatannya sebesar Rp.
183.550 Juta dari sebesar Rp. 304.405 Juta menjadi Rp. 487.955 Juta.
4. Piutang lain-lain
Penurunan saldo Piutang Lainnya sebesar 61,92% dari saldo sebelumnya atau dari sebesar Rp. 1,07 Milyar
menjadi sebesar Rp. 408 Juta karena adanya pengembalian pinjaman sementara dari beberapa pihak bukan atas
transaksi bisnis yang akan dikembalikan dalam waktu pendek.
5. Uang Muka dan Beban Dibayar Dimuka
Kenaikan saldo Uang Muka dan Beban Dibayar Dimuka sebesar 71,90% dari semula Rp. 273,25 Milyar menjadi
sebesar Rp. 469,71 Milyar karena peningkatan saldo/pembayaran dalam pos uang muka kepada pemasok dan
uang muka pembelian material untuk penyelesaian Proyek Proyek PLTA Kerinci, Proyek Garbarata, Proyek
transmisi PLN yang saat ini sedang dalam proses pembangunan/pengerjaan, dan beberapa proyek lainnya.
6. Uang Muka
Kenaikan saldo Uang Muka sebesar 62,17% dari semula Rp. 371,60 Milyar menjadi sebesar Rp. 602,63 Milyar
karena adanya penambahan uang muka investasi (penyertaan saham) milik Entitas Anak PT Bukaka Mega
Investama kepada PT Kerinci Merangin Hidro sebesar Rp. 225 Milyar dan uang muka pembelian lainnya.
7. Piutang Lainnya Pihak Berelasi
Penurunan saldo Piutang Lainnya Pihak Berelasi sebesar 68,57% atau setara dengan Rp. 1,2 Milyar karena
adanya penerimaan pembayaran dari Pihak Berelasi.
8. Goodwill
Penurunan saldo goodwill sebesar 100% atau setara dengan Rp. 1,23 Milyar sebelumnya adalah transaksi atas
Entitas Anak PT Bukaka Mandiri Sejahtera, dikarenakan kepemilikan saham Perusahaan di PT Bukaka Mandiri
Sejahtera terdilusi dari 95% menjadi 47,50% di Juni Tahun 2024. PT Bukaka Mandiri Sejahtera tidak
dikonsolidasikan sejak tanggal berhentinya terdilusi saham.
9. Utang Pajak
Penurunan saldo Utang Pajak sebesar 55,66% atau setara dengan Rp. 26,10 Milyar dari sebesar Rp. 46,90 Milyar
menjadi Rp. 20,80 Milyar. Hal ini dikarenakan adanya PPh pasal 23, PPh pasal 29, PPh Pasal 21 dan pajak
penghasilan lainnya.
10. Uang Muka Pelanggan
Kenaikan Uang Muka Pelanggan sebesar 146,34% atau setara dengan Rp 211,45 Milyar dari sebesar Rp 144,48
Milyar menjadi Rp 335,94 Milyar karena adanya penerimaan pembayaran Uang Muka proyek seperti Proyek PLTA
Kerinci, Proyek Garbarata, Proyek Transmisi PLN dan beberapa proyek lainnya.
Page 4
11. Beban Masih Harus Dibayar
Penurunan saldo Beban yang Masih Harus Dibayar sebesar 24,00% atau setara dengan Rp. 134,94 Milyar dari
sebesar Rp. 562,26 Milyar menjadi Rp.427,32 Milyar dikarenakan adanya penurunan di beban konstruksi atas
beberapa proyek yang progressnya cukup besar seperti proyek Proyek PLTA Kerinci, beberapa proyek transmisi,
proyek pumping dan proyek lainnya.
12. Utang kepada Pihak Berelasi
Kenaikan saldo Utang kepada Pihak Berelasi sebesar 55,47% atau sebesar Rp. 88,73 Miliar. Hal ini dikarenakan
adanya penambahan penerimaan utang dari pihak berelasi dari PT Malea Energy yang digunakan untuk
penambahan penyertaan saham di PT Bumi Mineral Sulawesi.
13. Liabilitas Imbalan Kerja
Penurunan saldo Liabilitas Imbalan Kerja sebesar 30,08% atau setara dengan Rp. 24,09 Milyar dari sebesar Rp.
80,09 Milyar menjadi Rp.56,03 Milyar dikarenakan adanya realisasi pembayaran pesangon karyawan yang sudah
memasuki masa pensiun.
14. Utang Sewa Pembiayaan (Jangka Panjang)
Penurunan utang sewa pembiayaan sebesar 36,96% atau setara dengan Rp. 5,08 Milyar karena pembayaran
cicilan kepada pihak leasing (BNI Multifinance dan Mandiri Tunas Finance, serta beberapa pihak leasing lainnya)
atas pembelian aset tetap.
Demikian penjelasan kami atas terjadinya deviasi antara Saldo per 30 Juni 2024 dengan Saldo per 31 Desember 2023
yang melebihi 20% sesuai dengan Peraturan Bursa Nomor I-E Ketentuan angka III.1.4.
Terima kasih
Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Kerinci Merangin Hidro
p.3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.