Back to announcement
Checklist Pengungkapan Lap Keu Q2 2024 HAIS.pdf
Financial statement Text extracted HAISSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 85
Page 1 OCR 0.937
Page Tof 88 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Petunjuk Pengisian Checklist: 1, Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan Ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17). 2, Tanda (V) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan. 3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda (V) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. 4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom 'N/A'. 5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Hasnur Internasional Shipping Tbk dan Entitas Anaknya Bidang Usaha Bidang pengiriman barang laut domestik, | termasuk transportasi kargo, pengiriman industri dan layanan kapal sewaan. Jenis penawaran Umum Saham Periode Periode Juni 2024 (Tidak Diaudit) Desember 2023 (Diaudit) Nama Kantor Akuntan N/A Mirawati Sensi Idris Publik Nama Partner N/A Fendri Sutejo
Page 2 OCR 0.887
Page 20185 Opini Akuntan N/A Wajar tanpa modifikasian Catatan tentang Opini (jika | N/A ada) “ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan. Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIIL.G,11 Tentang "Tanggung Jawab Direksi v Atas Laporan Keuangan" Pemenuhan Peraturan No,VIIIA.2 tentang “Independensi Akuntan Yang v Memberikan Jasa Audit dh Pasar Modal" Data Keuangan Penting Periode Periode Juni Juni Periode laporan keuangan 2024 (Rp) 2023 (Rp) Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Penjualan neto 472.978.046.477 453,211.397,938 Laba bruto 109.478.052.146 127,390.141.039 Laba usaha/operasional 66.139.059.030 92.614.248.610 EBITDA 107.202.845.288 114,742.295.510 Laba Bersih tahun berjalan 56.399,508.645 87.437.793.277 Total laba komprehensif tahun berjalan 56.399,508.645 87.437.793.277 Laba Per saham (dasar dan dilusian) 21 33,30
Page 3 OCR 0.817
Page 30185 Periode Periode Juni Desember Laporan Posisi keuangan 2024 (Rp) 2023 (Rp) Total Aset 969.937.360.945 914.485.251.161 Total Aset Lancar 291.739.199.726 292.616.796.348 Total Aset Tidak Lancar 678.199.161.219 621.868.454.813 Total Liabilitas 299.870.820.716 248.345.744.577 Total Liabilitas Jangka Pendek 131.342.919.161 120,361.156.636 Total Liabilitas Jangka Panjang 168.527.901.555 127.984.587.941 Total Ekuitas 6570.066,540.229 666, 139.506.584 Modal Ditempatkan dan Disetor 262.625.000.0W) 262.625.000.000 Tambahan Modal Disetor 106.961.981.615 106.961.981.615 Proforma Ekuitas Kepentingan Non Pengendali 2.163.926.487 2.099.568.289 Rasio Keuangan" DER (kali) 0,45 0,37 DAR (kali) 0,31 0,27 Rasio Lancar (95) 222 243 NPM (99) 11,9256 16,724 ROA (30) 5,8196 17,2294 ROE (36) B2 23,65 “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
Page 4 OCR 0.876
Page 4 of 88 Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapeparn-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. Laporan Keuangan Terdiri d | | 4 Laporan posisi keuangan pada akhir periode v 2 Laporan laba rugi komprehensif selama periode v 3 Laporan perubahan ekuitas selama periode v IN 4 Laporan arus kas selama periode v 5s Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat “ Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. 6 Catatan atas Laporan Keuangan Ketentuan Umum 1 Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai benkut: a. gambaran umum Perusahaan: b. dasar penyusunan laporan kevangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan, C. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan @. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: it) Informasi yang dipersyaratkan olsh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan: dan v 2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetioi informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. v v Catatan Ja v Catatan 22 V Catatan 8-39 dan ampiran -V
Page 5 OCR 0.884
Page Sof'85 Perusahaan wajib menyatakan dalarn bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian", v 3, | Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. “ Catatan 14 4, | Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan Jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat v Catatan 9 manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, @pabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan L Gambaran Umum Perusahaan vV Catatan ia Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: a Pendirian perusahaan t) | Riwayat ringkas perusahaan, v Catatan Ia 2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang v Catatan 1a berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara, 3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada v Catatan 1a periode pelaporan, 4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegitan usaha: “ Catatan la 5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laparan yang v disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan 6) | Narna entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimats V parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya, Catatan la 7) | Khusus Industri Media v Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki. 8) | Khusus Industri Jalan Tol v Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. 9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan v Iin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.
Page 6 OCR 0.852
10) Page 60f88 Khusus untuk Industri Perbankan Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada), 11) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Area Eksplorasi dan Ekspioitasi/Pengembangan. Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : 8) Area Eksplorasi, meliputi: . Nama lokasi, . Narna pemilik izin lokasi, . Tanggal perolehan izin ekpkorasi serta tanggal jatuh temponyaj - Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi, dan «Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan, b) Aren Ekspioitasi/ Pengembangan meliputi: «Nama lokasi, Nana pemilk ijin bokasi: Tanggal perolehan ijin eksplottasi serta tanggal jatuh temponyaj Persentasi kepernilikan saham Perseroan pada perusahaan pernilik ijin lokasis Jurnlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi) Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan . Akumulasi junviah produksi sejak awal kegiatan eksplottasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan. 12) Khusus Industri Kehutanan Yang harus diungkapkan antara lain: a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan) b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan C) sisa umur HPH. Penawaran Umum Efek, yang barus diungkapkan antara lain: 1) Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang Gitertwtkan di luar Indonesia: Catatan Ib 2) Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan, Catatan 10
Page 7 OCR 0.883
Page Tof 85 3) | Bursa tempat Efek dicatatkanj dan v Catatan 1b 4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate v action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir. « Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Nama entitas anak danfatau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v Catatan 1d langsung 2) | Tempat kedudukan, v Catatan 1d 3) | Jenis usaha, v Catatan id 8) | Tahun beroperasi secara komersial: v Catatan 1d 5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): v Catatan id 6) | Total Aset: dan “ Catatan 1d F) | Inforrnasi penting lainnya antara lain: aj sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak v memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalut entitas anak, lebih dari S046 (ima puluh perseratus) hak suara yang sah, b) alasan mengapa kepenvlikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5016 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan v pengendahan, Cc) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau v periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda, d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kernampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas Induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran v kembali pinjaman atau uang muka, @) suatu rindan yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas “ yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk, dan F) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk harus mengungkapkan: (ti) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan v
Page 8 OCR 0.870
Page 4 of'88 porsi ari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan Sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan ajar pada tanggal hilangnya Pengendalian, (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan: (3) jurnlah harga yang diterima: (4) bagian dan harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (S) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, dan (6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya, d, Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite v Catatan 1c audit, 2) | Cekupan manajemen kunci: dan v Catatan 1c 3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-rnasing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan v Catatan 1c tetap selama persode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak. « Penerbitan Laporan Keuangan € Ss. .. 1) | Tanggai laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan v Catatan le 2) | Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. v Catatan 1e & Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: LN Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan v Catatan 22 sesuki dengan SAK. b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan 1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (fistarical cost), v Catatan 2a biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar
Page 9 OCR 0.900
Page 9of 85 (fair value) atau jumlah yang dapat dipunhkan berdasarkan SAK yang berlaku, 2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. Catatan 2a » Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak, b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan Cc) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada). £.. Catatan 20 bl) 'Nasan perubahan periode pelaporan (jika ada). Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen 1) Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi sigrufikan atau bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang pakng signifikan terbadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan, Catatan 3 2) Perusahaan harus mengungkapkan Informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber utama dari estirnasi ketidakpastian lain pada akhir perlode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesusian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya, dan 3) Berkaitan dengan Aset dan Labditas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan, Catatan 24 Kebijakan Akuntansi Tertentu Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: 1) Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: B8) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas anak, b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalami laporan keuangan entitas induk: Cc) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak, Catatan 2b
Page 10 OCR 0.871
Page WM of 85 4) ketnjakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak: €) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendahi, dan f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi. 2) Kombinasi bisnis Yang barus dijelaskan antara lain: a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali, b) pengakuan awal untuk goodwill: C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodw!, dan d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain: (1) pembelian dengan diskon: (2) akuisisi secara bertahap: dan (3) imbalan kontinjensi, Catatan 2d 3) Kas dan setara kasj Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas, Catatan 29 bi) Instrumen Keuangan a) Instrumen Keuangan selain Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi: (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, (3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan: (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan: (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuanganj (6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan, (7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selein penjelasan sebagaimana dimaksud dalarn angka (1), angka (2), angka (3), angka Catatan 2e
Page 11 OCR 0.897
b) c) Page 11 of 85 (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai, la) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai: (b) klasifikasi Indung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan derivatif: dan (ce) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk: (2) pengakuan awal Sukuk: (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk, (2) Penyajian pendapatan sukuk, dan (5) penyajian amortisasi biaya transaksi. Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal Sukuk: (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk: la) posisi penyajian Sukuk, dan (5) akad syariah yang digunakan. 5) Khusus Industri Perbankan 3) 13) Giro Wajib Minimum Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain, Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain. 8) Piutang Reverse Repo Yang harus dijeleskan antara lain unsur-unsur Plutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya.
Page 12 OCR 0.879
» Page 12 of 85 Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki: b) Pengakuan nilai pada Investasi untuk setiap kekmpak Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah:dan C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan, 8) Khusus Industri Perbankan a) Kredit Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Penjelesan atas masing-masing jenis kredit yang dibenkaani: (2) Dasar penyayan atas kredit: (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit: (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada), dan (5S) Kebijakan bank akan agunan kredit. b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewojiban akseptasi. €) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar penilaian dan penyajian: (2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan, 3) Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yong harus dijelaskan antara lam: a) Dasar penyajian piutang pembisyaan konsumen: dan b) Dasar penilaian &set jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari konsumennya. 10) Anjak Piutang Yang harus dijelaskan antara lain: a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse): b) Penyajian transaksi anjak piutang,
Page 13 OCR 0.873
Pape 13035 Cc) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan: dan GO) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutangf( ditagihkan kembali ke klien atau ditanggung oleh perusahaan). 11) | Sewa Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa: b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan v C) kebijakan akuntansi apotils Perusahaan bertindak sebagai lesses dan/atau lessor, 12) | Persediaan : yang fiarus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan v Catatan 21 rumusan biaya yang digunakan. a) Khusus Industri Kehutanan v HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana. HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara lain: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi. Catatan 21 b) Khusus Industri Perkebunan v Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanarnan sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan, (2) Dasar penilaian dan pengukuran, (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan: (4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan (5) Kebijakan akuntansi blaya pinjaman, C) Khusus Industri Peternakan v
Page 14 OCR 0.860
Paye 14 of 85 rr away Yang harus dijelaskan antara lam: (1) Hewan ternak telah menghasilkan : (a) Metode penilaian, (b) Metode amortisasi (deplesi): dan (Cc) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada, (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : (3) Metode penilaian dan (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah menghasilkan, se 13) | Aset Tetap: Yeng harus dijelaskan antara lain: v Catatan 24 2) pengakuan awal Aset Tetap: b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: Cc) pengelompokan Aset Tetap: d) metode penyusutan yang digunakan) e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap, 1?) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: 9) penghentian pengakuan, h) nilai residu: dan I) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan. 14) | Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada v asosiasi. 15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama v Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama. 16) | Pota Kerjasama Yang harus dijelaskan antara lain: v a) Kritena dari bentuk kerjasama: b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan Nabilitas yang timbul: dan €) Sistem pembagian hasil, jika ada.
Page 15 OCR 0.902
Page 15 of 85 17) | Aset Tak Berwujud Yang harus dijelaskan antara lain : v a) pengakuan awal Aset Takberwujud: b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya: d) sumber terjadinya Aset Takberwujud, @) metode amortisasi yang digunakan: f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan 9) riset dan pengembangan (jika ada). 18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dijelaskan antara lain: vw a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. 19) | Properti Investasi : Yang harus dijelaskan antara lain: v a) pengakuan awal Properti Investasi: b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi) C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya: d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan €) penghentian pengakuan Properti Investasi. 20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto: b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi): C) Metode penyusutan dan arnortisasi yang digunakan: d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan 2) Pertanggungan Asuransi. 21)| Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan v Catatan 2k Yang harus dijelaskan antara lairi: a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya
Page 16 OCR 0.872
Page 16 of 85 aa an aa an b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya, 22) | Khusus Industri Perbankan v Liabilitas Segera Yang harus dijelaskan antara Isin dasar penyajian lisbilitas segera. Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara lain: 8) Penjelasan atas simpanan: dan b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan dar bank lain: dan b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan bj) Perlakuan akuntansi atas prerni atau diskonto. 23) Provisi v Catetan 2g Yang barus dijelaskan antara lain: a) kondisi previsi yang harus diakui: dan b) dasar penentuan nilai provisi, za) | Utang Repo v Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 25) | khusus Industri Gas dan Minyak Bumi vV Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH, b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: C) Metode penyusutan prasarana PLH: dan d) Tabel yang memuat penjelasan tentang!
Page 17 OCR 0.880
Page 17 of 88 (1) Lokasi penambangan: — bsa Indak T N/A Io Keterangan (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (a) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan. 26) | Khusus Industri Pertambangan Umum v Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: 3) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan mengenal jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan) b) Biaya Eksplorasi yang Ortangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi: €) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, teksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan arnortisasi, Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH, b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan €) Metode penyusutan prasarana PLH, 27) | Pengakuan Pendapatan a) Yang harus dijelaskan antara lain: v Catatan 2n (it) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase v penyelesaian Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesalan suatu kontrak. c) Khusus Industri Asuransi "4
Page 18 OCR 0.901
Page 1 of 85 (1) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan, (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan tc) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi, (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim: dan (b) Penyajian beban klaim dalarn laparan laba rugi. d) Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estate Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Resi Estate: (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek, (3) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estate, (5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: dan (6) Unsur biaya yang diakul sebagai beban pada saat terjadinya. 28) Program Loyalitas Pelangan Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan 29) Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijalaskan antara lain: a) b) cd ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing, perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabiktas moneter, dan referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam rnata uang asing. 30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berolasi Yong harus dijelaskan antara lain: Catatan 2f
Page 19 OCR 0.901
Page 1 of 85 Dasar penetapan Pihak-pehak berelasi: b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan 31) Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan. 32) Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan antara lain: a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhanj b) ketentuan mengenai saling hapus: €) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan d) metode yang digunakan dalam menilai aset (Ilabilitas) pajak tangguhan. Catatan 2p, 29 33) Imbalan Kerja Yang harus dijelaskan antara lain: a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan Oleh Perusahaan: C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan den kerugian aktuarisl: dan d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtaIment dan penyelesaian. 34) Saham Treasuri Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri, 35) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya. 36) Kuasi-Reorganisasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi, b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan C) Perlakuan akuntansi untuk selksih hasil revaluas Aset dan Uabilitas. Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013,
Page 20 OCR 0.863
Page 2 of 85 37)| Biaya Pinjaman Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisas'kan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian. 38) | Segman Operasi v Catatan 20 Yang barus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi. 39) | Laba (Rugi) per saham v Catatan 2t Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham ditusian, I Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan 2 Aset 1) | Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara lain: a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga, v b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan narna bank serta jenis mata uang v asing: Catatan 4 Cc) kisaran suku bunga kontraktual dan Setara Kas selama penode pelaporan: dan d) jumlah sakdo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertal pendapat manajemen. 2) | Khusus Industri Perbankan na Ki a) Kas Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. b) Giro pada Bank Indonesia Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai v dalam mata uang original): dan & (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) mesurut BI dan posisi GWM bank pada v saat perlode pelaporan.
Page 21 OCR 0.865
Page 21 of 88 Cc) Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang: (4) Jumlah penyisihan penurunan nilai, (2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro: (3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga, (4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan ontara lain: £ (1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang: (2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impeired) dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpatredi: (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): (4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: (5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan Istimewa dan pihak ketiga: (6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya, (8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku Operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan (9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. 3) | Piutang Usaha Catatan 5 Yang harus diungkepkan antara lain: a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: v SKK KL LL LIS LK & b) jumlah piutang menurut debitur) v C) jumlah piutang menurut mata uang: vV
Page 22 OCR 0.838
Page 220185 @) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nil Catatan 3 v &) jumlah cadangan kerugian penurunan nilksi, beban cadangan kerugian penurunan nilai v secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: ?). pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen v atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan: G) piutang yang dijarrinkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkanj v Ih) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga sfektif, dan 1) inforrnasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: (1) jumlah yang ditranster, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjian: dan (2) jaminan yang diberikan (Dila ada). 4) | Khusus Industri Asuransi a) Piutang Premi Tembahan pengungkapan mengenaiantara lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, 8) Piutang Koasuransi v Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain: (1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, (2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan Ke Ia TE (3) Jumlah piutang koosuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. c) Piutang Reasuransi v Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (4) Jumlah piutang berdasarkan reasuradurj (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan (3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, d) Piutang Hasil Investasi v Tambahan pengungkapan mengenai antara Isin: (1) Pemisahan antera piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
Page 23 OCR 0.887
Page 23 of 88 (2) Jumlah piutang menurut jenis investasi, (3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan (@) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 5) | Khusus Industri Pembiayaan v 8) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rurnah, dan lain-lain), (2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen: (3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja (4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambdalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak Tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas, (5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang betum diakul: (6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas pembiayaan konsurnen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (B8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas utang, b) Tagihan Anjak Plutang V Yang harus diungkapkan antara lain: (L) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa racourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan (2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempa dan jumlah piutang yang Giperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. €) Piutang Sewa Pembiayaan v Yang harus diungkapkan antara lain: (L) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembaysran sewa minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping Itu, lessor mengungkapkan Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
Page 24 OCR 0.892
Page 24 of 85 periode pelaporan, untuk setiap periode berikut: (a) kurang dari satu tahun (D) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (€) lebih dari lima tahun (3) pendapatan keuangan yang belum diterima, (4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor, (5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum, (6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan (7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material. d) “Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap perlode berikut, ta) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (C) lebih dari lima tahun (2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan (3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor. 6) Khrusus Kontrak Konstruksi Piutang Retensi Yang barus diungkapkan antara lain: a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi. » Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dan setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalarn bentuk tabel yaitu - a) biaya kontrak yang terjadi,
Page 25 OCR 0.887
Pave 28 of 85 b) laba yang diakui: Cc) kerugian yang terjadi, dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 8) | Piutang Reverse Repo v Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan, b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek: c) Nama pihak/counterparty: d) Lokasi Efek jaminan: €) Tingkat bunga piutang reverse repo, f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada), dan 9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). 9) | Agunan Yang Diambil Alih v Yang harus diungkapkan antara lain: a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih: b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak tertagih: dan C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut, 10) | Piutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan v denda kepada pihak lain, 11) | Piutang Lain-Lain v Terdapat piutang lain- lain namun, tidak diungkapkan lebih rinci pada catatan laporan keuangan konsolidasian karena nilai dibawah S9s dari total aset. Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 26 OCR 0.878
Page 26 of 88 a) Rinoan jenis dan jurnlah piutang, b) Jurnlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. 12) | Aset Keuangan Lainnya v Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar. 8) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya: (2) laba atau rugi neto peda setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan) (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: (4) biaya perolehan termasuk jumlah prernium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempa: (5) peringkat Efek utang berikut nama perneringkat (jika ada), (6) uraian tentang alasan diamblinya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo: (7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: Ca) juan yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori: (b) alasan reklasifikasi: dan (c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual. (8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut: (9) jurnlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisshkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang ditvtung secara kolektif dan Individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam labs rugi, dan
Page 27 OCR 0.868
Page 27 ot 88 (10) jumiah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas Investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo. 13)| Khusus Deposito “ Tambahan pengungkapan mengenai antara kain: a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) kisaran suku bunga kontraktual selarna periode pelaporan, C) jenis dan jurniah deposito dalam mata uang asing: dan G) Ial-hal tain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. 14) | Khusus Investasi pada Sukuk v Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah: b) tujuan model usaha yang digunakan: C) jurnlah investasi yang direklasifikasikan, yka ada, dan penyebabnya, dan d) Nilai Wajar untuk Investasi yang diukur pada biaya perolehan. 15) | Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah v Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rincan jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis: b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga, C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan dj) Informasi penting lainnya. 16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana v Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: 8) Rincian unit penyertaan reksadana dan Ndai Aset Bersih: dan b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakul sebagai laba atau rugi periode berjalan 17) | Khusus Wesel Tagih v Tambahan pengungkapan mengenalantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, Jatuh tempo, jenis mata uang, dan uratan tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya).
Page 28 OCR 0.872
18) Page 28 of 85 Khusus Industri Asuransi mbahan pengungkapan mengenal a: aset yang menjadi dana jaminan, 19) Pinjaman Polis Yang harus diungkapkan entaralain rincian berdasarkan: a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang: b) Tingkat suku bunga, 20) Khusus Industri Perbankan Kredit Yang hisrus diungkapkan antara lain: a) Rincian jurvah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibilitasj 8) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama perode berjalan: ce) Rincian jurniah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan: 31 Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: n Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia, a Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap Jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia: h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas: » Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau anggota sindikasi: » Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada, k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, » Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, 21) Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 29 OCR 0.863
Page 29 of 45 Ringan jurnlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo Untuk tagihan &kseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi selama periede berjalan: Rindan jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi 8) b) d dj 22) Persediaan 3) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) (2) (3) 4) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan: Jumlah tercatat persediaan yang dicatat dangan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual, jumlah persediaan yang diakul sebagai beban selama periode berjalan: jumlah setiap pesurunan nilai yang diakui sebagai ki jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan. (5) (6) 3) (8) (3) Jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilwi persediaan yang diturunkan, dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang MEmenut kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan: (0 jumlah biaya pinjaman yang dikapitalsasi selama periode berjalan: dan (ri) torif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitaNsasi. persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkanj dan Jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan Asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. &« an « b) Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
Page 30 OCR 0.882
Pave 30 of 85 diungkapkan antara lain: (1) Makanan dan minuman, (2) Perlengkapan: dan (3) Barang Dagangan c Khusus Industri Real Estat Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: (8) Tanah Matang, (b) Unit Bangunan, dan (c) Unit Bangunan dalam Penyelesalan. (2) Jumlah biaya peroletian aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya belum diakul, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bia ada, d) Tanah untuk Pengembangan Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan, (2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan: dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang, 8) Khusus Industri Media Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Materi program : lakat, impor (media televisi): (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak): (3) Barang promosi dan barter (media cetak), dan (4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya. n Khusus Industri Rumah Sakit Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-obatan,
Page 31 OCR 0.874
Page 31 of 88 (2) Perlengkapan medis (disposable): dan (3) Persediaan lainnya 9) Khusus Industri Peternakan (1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan temak menjadi: (a) Hewan Temak Tersedia untuk Dijual: dan (b) Hewan Temak dalam Pertumbuhan. (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yang harus diungkapkan antara lain: la) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan (b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan temak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, (c) Nilai amortisasi (deplesi) atas bewan ternak telah menghasiikan) (6) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hilang: le) Ndai bewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: (M- Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, (9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan (hn) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan, 23) Pajak Dibayar Di muka Yang harus diungkapkan antara lain: 8) rindan menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan b) uraian mengenal jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. 24) Biaya Dibayar Dimuka Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. Catatan 7 dan 8
Page 32 OCR 0.875
Page 320185 a) nama entitas asosiasi: 25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual v Yang harus diungkapkanantara lain: (1) uralan dari aset yang dIMWki untuk dijual atau kelompok lepasan: (2) uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan: (3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai, (4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun: (5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan (6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan: (a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: 1. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amcrtisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompak lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual: dan Ii, jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual, (b) ursian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut dan (ce) dampaknya terhadap hasil operasi untuk pericde tersebut dan periode sajian sebelumnya, 26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang harus diungkapkan antara lain : Katutan:23 a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan v terjadinya piutang pihak berelasi tersebut, €) jumlah cadangan kerugian penurunan nilal, beban cadangan kerugian penurunan nilai v secara Indiwdual dan kolektif, dan penghapusan piutang: dj pandan manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, 1 an e) dalam hal piutang berelasi non usaha sana dalarn aset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan v 27)| Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harusdiungkapkan antara lain: V
Page 33 OCR 0.875
Page 33 of 85 b) persentase kepernilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannyi C) nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia dj) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi: e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2096 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial Investee secara langsung Stau tidak langsung: M) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda: 9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk rmentransfer dana kepada Perusahaan: h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif: () bagian atas liabiltas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan Investor lain: ji) latslitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi, dan kj) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan mstade ekuitas terrnesuk total Aset, total Liabslitas, Pendapatan, dan laba atau rugi. 28) Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut. 29) Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan Berupabinya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut: a) Saldo awal, b) Penyisihan periode berjalan, Cc) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan, dan dd) Saldo akhir.
Page 34 OCR 0.877
Page 34 of 88 30) | Khusus Industri Jalan Tol v Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: (a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol: (b) Masa hak bagi hasil tol dan ameetisasinya, (ce) Perubahan hak bagi hasil tol selama pericde berjalan, dan (d) Reklasirikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol. 31) | Khusus Industri Perkebunan v Tanaman Perkebunan Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Untuk tanaman telah menghasilkan (3) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman, (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir: (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam) (3) Milal tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanarnan: (5) Perbandingan saido tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan (6) Tanaman yang dijaminkan, b) Untuk tanaman belum menghasilkan (3) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut : (a) Saldo awal | Tambahan tahun berjalan Hi. Biaya langsung (b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa IL. Pengurangan tahun berjalan W.. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan (c) Pengurangan lainnya (d) Saldo akhir (2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan rnilik perusahaan (perkebunan rakyat/ perkebunan plasma), dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin bimbul pada plasma.
Page 35 OCR 0.875
32) Pave 35 of85 Smenp keterangan — T Ada | Tidak | N/A | Keterangan | Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain: a) b) c) ad) e) n a hn) » » Ll Pengelompokan hewan temak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan, Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tisp kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan) Nilai bewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan: Kondisi hewan ternak Persentase kematian selarna tige tahun terakhir: Nilai hewan temak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung: Wai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada: Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan 33) Properti Investasi a) Yangharusdiungkapkan antara lain: (1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Mai Wajar atau model biaya, (2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalarn menentukan Nilai Wajar dari Properti Investasi: (3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan, (4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir, (5) jumlah yang diakul dalam laba rugi untuk: (8) penghasilan sewa dari Properti Investasi: (bj) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut: dan (c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan modet Nila Wajar: AG) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
Page 36 OCR 0.895
b) 8) 3) (7) Page 36 of 85 pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan, dan kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan, Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain: “) (2) rekonsiliasi antara jurniah tercatat Properti Investasi pada awal dan aktir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, saat suatu penilaian terhadap Propsrti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: (o) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali: dan (b) penyesuaian signifikan lain, Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (3) (2) (3) (4) (5) (6) umur manfaat: rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan, jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan Nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku, transfer ke dan dani persediaan dan properti yang digunakan sendiri, dan Nilal Wajar Properti Investasi. Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain: Ke) (2) (3) “9 (5) @) ringan Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: estimasi saat penyelesaian, hambatan kelanjutan penyelesaian, Jumlah pengeluaran yang diakui dalam jurniah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan) dan dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti Investasi yang memenuhi kriteria aset kuakifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi seiama periode berjalan: dan
Page 37 OCR 0.859
Page 37 of 85 (b) tarif kapitaksasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. 34) | Aset Tetap v Catatan 9 Yang harus diungkapkan antara lain: 8) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan, v b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal v dan akhir periode dengan menunjukkan penarnbahan, pengurangan, dan reklasifikasis €) jumlah penyusutan untuk rnasing-masing periode penyajian dan alokasi beban v penyusutan, d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakul dalam laba rugi dan v @kuitas (jika ada): v &) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan v nilai, hitang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprebensir Gg) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: v (ia) tanggal efektif revaluasi (Tanggsi Penitatan): (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasianj (3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir: (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, (S5) pumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya, dan (6) surplus rewaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. N) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara V lain: (4) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, (3) estimasi saat penyelesalan, (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada): (S) jumlah pengeluaran yang diakui dalarn jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan: dan (6) dalam hal terdapat kapitaksasi blaya pinjaman untuk aset yang rmemenuhi knteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
Page 38 OCR 0.884
Paye 38 of 85 (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (D) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. I) Pengungkapan lainnya antara lain: v (i)jumlah tercatat Aset Tetap yong tidak dipakai sementara: (2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan v masih digunakan, (3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual: (4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari jumlah tercatat: (5S) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang v dihentikan pengakuannya) (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan Jenis Aset, nilas tercatat, dan tanggal perolehan: (7) perubahan estirnasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap, (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau vV pemulihan penurunan nilsi: (9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan v alasan penjaminan: dan (10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan XV. risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. 35)| Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi v Aset Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatari hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated' acrsuge, unoperated acreage, sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan) (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : (a) Lokasi penambangan: (b) Saldo awal untuk rnasing-masing lokasi: (c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal saido sset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel Lt
Page 39 OCR 0.887
Page 39 of 88 analisa umur tagihan. 36) Aset Tak Berwujud Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi arnortisasi, b) alokasi jurntah arnortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi kompi if €) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasiffikasi, d) dalam hal terdapat kapitalisasi Disya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifkasian, maka harus diungkapkan: (1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisas selama periode berjalan: dan (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi: @) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan perdaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas, 1 1) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan: 9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakul pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: (4) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut, (2) jumlah tercatatnya, dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi: h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas, 1) nilai kornitrmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud, JD) Aset Takberwujud disajikan pada jurniah revaluasian, diungkapkan: (4) tanggal etektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir: (3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi: (4) men dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, (S) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distnbusi saldo surplus kepada para
Page 40 OCR 0.898
Page 40 of 88 pemegang saham. 37) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum v ») Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang : (1) Saldo awal, (2) Penambahan dan pengurangan: (3) Saldo &khir. b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang harus diungkapkanantara lain: (1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan (2) Jumlah aset, liabilitas, penghasian dan beban, arus kas operasi, dan arus kas Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan, €) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara lain: IL) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: (3) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. (2) Jumlah Bkaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya) (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada): (3) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimans terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan : la) Alasan terjadinya penundaan: (b) Amortisasi belum diperbitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (ce) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut, d) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
Page 41 OCR 0.877
Page 41 of s8 (b) Saldo awai (ce) Penambahan/pengurangan: (Id) Amortisasi, dan le) Saldo akhir. (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan, (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tdak dapat dipulihkan: (4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: la) Alasan terjadinya penundaan: (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan ndai tersebut. (5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest. b, Liabilitas 1) | utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: vV Catatan 11 a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, 2) | Provisi v a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang. 8) Yang harus diungkapkan antara lain: (4) nilai tercatat pada awal dan akhir periodes (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan: (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan: ta) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan, (5S) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan darnpak dari setiap perubahan tingkat diskonto (6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi, (7) wwikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud ..
Page 42 OCR 0.868
Page 42 of 85 dalam angka(5). Dalam hai diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (B) jumlah estimasi penggantian yang &kan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut. 3) | Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dan unsur utama beban yang belum v Catatan 13 jatuh tempo, 4) | Khusus Industri Perbankan BT”, Liabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang) dan b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban. 5) | Utang Repo v Yang harus diungkapkan antara lain: B) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efak yang dijual Perusahaan pada transaksi repo) b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek, 6) | Khusus Kontrak Konstruksi v Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dan setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi) b) laba yang diakui: C) kerugian yang dialami, dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin), 7) | Khusus Industri Perbankan v 8) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan: (1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj (4) Jurnlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
Page 43 OCR 0.883
Page 43 of 85 dijamunkan: dan (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pernilik rekening giro. h) Simpanan dari Bank Lain Yang harus deungkapkan antara lain: (4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, dan (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblakir atau dijaminkan, 8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa v a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lain : (4) Rincian berdasarkan program &suransi: (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan, (3) Rincian berdasarkan mata uang: (4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir perlode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan, b) Utang Klaim Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung: (3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan (4) Jumlah utang menurut mata yang. C) Estimasi Klaim Retensi Sendiri Yang harus diungkapkan antara kain: (1) Jumlah menurut jenis asuransi, (2) Jumlah menurut tertanggung: (3) Jumlah menurut mata uang, dan (3) Jumlah estirnasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan, d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Page 44 OCR 0.869
Yang harus diungkapkan antara lai (1) (2) 3 ta) (5) Page 44 ol 8S Jurntah menurut program asuransi: Jumlah menurut jenis pertanggungan: Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: Metode perhitungan yang digunakan, dan Rekonsiliasi jurnlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan, @) Utang Koasuransi (rewrite) Yang harus diungkapkan antara lain: n (1) (2) (3) (4) Pernisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: Jumlah berdasarkan ko-asuradur: Jumlah menurut jenis mata uang: dan Jumlah menurut umur utang Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara lain: &) (2) (3) (4) (5) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: Jumlah berdasarkan reasuradur, Jurnlah menurut jenis mata uang: Jumlah menurut umur utang: dan Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan. 9) Utang Komisi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) (2) (3) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur, Jumlah menurut jenis mata uang, dan Jurniah menurut jenis asuransi. h) Titipan Premi Yang harus diungkapkan antara lain ringan menurut jenis asuransi. Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: » (1) (2 (3) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham: Dasar perhitungan: dan Saldo menurut usia.
Page 45 OCR 0.877
» Page 45 of 85 Aa AT an na v Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. Catatan 16 to) Utang Pajak Yang harus diungkapkan antara lain: ga) jenis dan jumlahnya: dan b) informasi mengenai ketetapan pajak. Catatan Isa dan 159 11) Khusus Industri Pembiayaan Kewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Jumiah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan b) Jumiah beban tangguhan, piutang retensi anjak plutang, dan jatuh ternpo serta ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang, 12) Khusus Kontrak Konstruksi Uang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. 13) Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas habilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini, Catatan 14 14) ULlabilitas Keuangan Lainnya a) Yang harus dengkapkan antara lain: (l) Pengungkapan untuk Nabilitas keuangan lainnya berlaku untuk labditas keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang: (2) Perusahaan wajib mengelornpokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, (3) Yang harus diungkapkan antara lain: (a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori: (b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan) dan (C) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondis: default), b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang: Catatan 24
Page 46 OCR 0.873
Page 46 of 85 (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan v yang terkait, (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui vV selama periode tersebut: dan (3) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah @irestruktunisasi, 15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 16) | Khusus Industri Pertambangan Umum v Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 17) | Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. v Yang harus diungkapkan antara lain llabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimdiki untuk dijual sesusi dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimdiki untuk dijual, Liabilitas Jangka Panjang 18) | Utang Pihak Baralasi Non-Usaha Catatan 23 Yang Harus diungkapkan antara lain : v a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jurnlah utang: b) jumlah utang menurut mata uang, dan v €) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. v Catatan 14 «| 19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkapkan antara lain: a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang: b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: C) tanggal jatuh tempo, d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: €) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan RK KU
Page 47 OCR 0.865
Page 4T of 85 perolehanny: # pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masine-masing fasilitas pinjaman, Gg) kejadian penting tainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): Ih) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: y persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan j) pengungkapan informasi sehubungan dengan Wabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikon sebagai liatilitas jangka panjang, antara lain adalah: (1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanogal kesepakatan, jangka v waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. 20) | Utang Sewa Pembiayaan v Catatan 17 Yang harus diungkapkan antara lain : a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan, b) rekonsiltasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap perinde berikut: (1) sampai dengan satu tahun: (2) lebih dari satu tahun sampas 5 (lima) tahun, dan (3) lebih dari S (lima)tahun. C) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut: d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan ditenma dan kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan: &) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback)j dan f) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain: (1) dasar penentuan utang sewa kontinjen, (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa, KK &
Page 48 OCR 0.895
Page 48 of 85 21)| Khusus Industri Perbankan v 3) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat: (S) Jurnlah amortisasi pada tahun berjalan, (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh termpo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance), (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang diterbitkan. 8) Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjien, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnyafdebt covenance): (4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenanos: (5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih, ch Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain: (L) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas: (2) Rindan jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan) (4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi,
Page 49 OCR 0.852
Page 49 of 85 22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo awal: (2) Penyisihan yang dibentuk: (3) Pengeluaran yang terjadi: dan (9) Saldo akhir, b) Kegiatan PLM yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan: Cc) Uabilitas bersyarat sehubungan dengan PLM dan Ilabilitas bersyarat lainnya sebogamana diatur dalam standar akuntansi keuangan: d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah: €) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awali (2) Penambahan dan Pengurangan : (3) Saldo akhir, 23)| Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang v Catatan 16 a) Imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: (1) gambaran umum mengenai jenis program, (2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam: (a) biaya jasa kini: (b) biaya bunga, (C) iuran oleh peserta program: (dj) keuntungan dan kerugian aktuarial: (e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (NN imbalan yang dibayarkan (9) biaya jasa lalu, (W) kombinasi bisnis, Ci) curtailment: dan LL
Page 50 OCR 0.864
du) Page 500185 penyelesaian, (3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai, (4) rekonsdiasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat Giatribusikan pada setiap: ta) tb) te) td) (a) Ig) ta) (nm) hasil yang diharapkan dari aset program: keuntungan dan kerugian aktuariat, perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: luran oleh pemberi pekerja: turan oleh peserta program) imbalan yang dibayarkan, kombinasi bisnis, dan penyelesaian: (5) rekonsiliasi nilai kim kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Uabilitas yang diakut dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: ta) (b) te) ta) ta keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan, biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laparan posisi keuangan: setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK: Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang dlakul sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan) (6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nara pos dimana hal tersebut termasuk: da) (bj O tg) te) 0 biaya jasa kini, saya bunga: hasil yang diharapkan dan aset program hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK, keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 101 (sepuluh per seratus): biaya jasa lalu,
Page 51 OCR 0.887
Page Sl of 3s (9) dampak dari curtailment terutarna terkait dengan penyelesalannya, dan (h) dampak dari batasan dalam SAK: (7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui v segera dalam saido laba, meliputi: (2) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan v (b) dampak dari batasan dalam SAK: (8) jumlah kumwlatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakul pada v pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK: (9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total v aset program, untuk setiap kategori utama dari aset prograrn, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, Instrumen ekuitas, Instrumen utang, properti, dan Seluruh aset lain, (10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: v (2) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan, dan (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan, (11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian v yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset program, v (12) imbal hasil aktual atas aset program, serto imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset, (13) Asurnsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan Gan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: V fa) tingkat diskonto) (b) tingkat Imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan: (c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset, (d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam Indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan Imbalan masa depan): (e) tingkat tren biaya kesehatan: dan (f) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria, (14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan yang diasurngikan pada: (a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik neto, dan (b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.
Page 52 OCR 0.891
Page 52 of 85 (c) Dalam hat program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan lingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah. (15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari: fa) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau v defisit pada program: dan (b) penyesuaian yang timbul pada: dil Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari Uabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan Cii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program peda akhir periode pelaporan: v (16) estimasi terbatk pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah penode pelaporan: vV (17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepenyendali, wajib diungkapkan sebagai berikut: (2) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu: (b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: (D Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama periode tersebut, (W) pengungkapan gambaran umum jenis program sesual dengan huruta) butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti: dan (jika Perusahaan mencatat luran yang terutang untuk periode sesuai SAK Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir ii. b) Turan Pasti vV Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastibarus mengungkapkan Jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti. c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya v Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya.
Page 53 OCR 0.872
Page 53 of 88 9) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkapkanantara lain: (4) luran program dan jurnlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (2) penjelasan mengenai Kabilitas kontinjen (jika ada), 24)| Utang Obligasi v Yang harus diungkapkan antara lain: a) nncian mengenal jenis, nilai nominal dan niai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan panerbitannya) b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: €) jurnlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: &) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada: pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatanj 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defauit): dan h) persyaratan penting lainnya. 25) | sukuk v 2) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (4) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: (a) ringkasan akad syariah dan skerna transaksisyariah yang digunakan: (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari, (ce) nilai nominal, (d) besaran Imbalan (untuk Sukuk ijarah): (e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah): (rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi hasil: (9) jangka waktu) (h) tujuan penerbitannya: dan ti) persyaratan penting lain:
Page 54 OCR 0.871
Page S4 of 85 (2) peringkat dan narna Perusahaan Pemeringkat Efek, (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan) (4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: (5) name Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: (G) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan (8) kejadian penting leinnya antara lain kepatuhan Erniten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default). 26) | Utang Subordinasi v Yang harus diungkapkan antara lain: a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan b) tujuan perolehannya: C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi: d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan den kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan f) persyaratan penting lainnya, 27) | Obligasi Konversi v Yang harus diungkapkan antara lain: a) nodian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh ternpo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, Bb) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebalum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti: c) dampak dilusi apabila seluruh obhgasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dan sudut pandang pemegang obligasi konversi: d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya 2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, IM) Jumlah bagian yang akan jatuh termpo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: 9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, hb) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): ) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defauft):
Page 55 OCR 0.882
Page 88 of 88 7» hal Perusahaan menertitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli: k) komponen Uabilitas dari obligasi konversi: W keberadaan fitur derivatif melekat: dan m) persyaratan penting lainnya - Ekuitas Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas Induk 1) | Modal Saham v Catatan 18 Yang harus diungkapkan antara lain : a) Bagi setiap jenis saham, antara lain: v (1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode: (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratanj b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalarn ekuitas: vV Cc) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepemilikan, yaitu: (1) Pemegang saham yang memiliki 595 (lima perseratus) atau lebih: (2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan (3) Pemegang saham lainnya: d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan: (3) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Mak Asasi Manusia, persetujuan v danfatau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS): (2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak vV Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private pacement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi, dan (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalarn rangka ekspansi, v penyelesalan pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal, e) Dalam hat hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek. KL
Page 56 OCR 0.878
2) Page 56 of 88 Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital, Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tambahan modal disetor: b) Uraian sumber agio saham, €) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas: d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor, €) Uralan mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya: £ Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: (1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi: (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dan entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara: (3) Tanggal afektif transaksi, (4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut: (5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi, (6) Milai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah Imbalan yang diserahkan atau diterima, dan (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain: la) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali: (b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan, (c) Dampak penyesuaran kebijakan akuntansi: dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali, « an aan cc Att Catatan 19 3) Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain : a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilananya Pengendalian yang meliputi: (4) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: (2) Nama entitas anak: dan (3) Wama pihak yang bertransaksi, b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: Gan €) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan Investasi pada saat hilangnya Pengendalian.
Page 57 OCR 0.857
Page S7 of 85 4) | Saham Treasuri v Yang harus diungkapkan antara lain: a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetarj b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saharn treasuri yang diperoleh, €) Tanggal dan jumlah saham treasun yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor: d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembak serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan @) Akumulasi jurnlah lembar dan nilai saham treasuri. 5) | Saldo Laba v Yang harus diungkapkan antara lain: a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada): b) Be Pala seldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait, lan C| Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. 6) | Waran v Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran, b) dasar penentuan Nilai Wajar waranj C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): @) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan @e) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penertiitan waran, 7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya v Catatan 2d Yang barus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-rnasing komponen pendapatan komprehensif Isinnya. 8) | Kepentingan Nonpengendali v Yang harus diungkapkan antara lain rincan bagian pemegang saham nonpengendali atas ckuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidok langsung pada entitas induk.
Page 58 OCR 0.847
Page 58 of 88 d. Laba Rugi Komprehensif 1) | Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain - a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, ") termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang: (2) Penjualan jasa: (3) Bunga: (4) Royalti: dan/atau (5) Dividen @iungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga, 8) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama: v c) Narna pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang meletihi 1036 (sepuluh perseratus) dari pendapatan, v d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalarn setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah v berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, @) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: v (2) Pendapatan kontrak konstruksi: la) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode : (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam perode berjalan, dan (Cc) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak, (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: la) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakut sampai tanggal pelaporan. (b) Jumlah uang muka yang diterima: dan (c) Jumlah retensi: (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Liabilitas: f) Dalam hal Perusahaan merniliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara v terpisah, antara lain: (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan: 12) Pendapatan komisi yang diperaleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi Catatan 20
Page 59 OCR 0.882
Page 59 of 45 keagenan dengan pendapatan lainnya: dan ( 3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: la) Pendapatan bruto, (b) Retur/rabat/diskori terkait: dan (te) Total pendapatan neto. 2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator v Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan antara lain: a) Dasar ketentuan tanf, b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif, C) Masa berlaku tarif: d) Besaran tarif, dan €) Perjanjian lain yang terkait. 3) | Khusus Industri pembiayaan v Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain: a) Pendapatan pembiayaan konsumen) b) Pendapatan anjak peutang, dan C) Pendapatan sewa. 4) | Khusus Industri Rumah Sakit v Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara lain: B) Restitusij b) Subsidi tidak mampu: dan Cc) Selisih perhitungan klaim, 5) | Khusus Industri Transportasi v Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utarna antara lain: a) Rindan pendapatan bersih jasa transportasi: b) Rindan pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi, C) Rindan pendapatan usaha dari jasa ekspedisi,
Page 60 OCR 0.898
Page 60 of 85 d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan e) Rinoan pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, teri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepernilikan armada tersebut. 6) | Khusus Industri Telekomunikasi v Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usahs jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendin, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain. 7) | Khusus Industri Asuransi: v Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok prerri bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi. Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 cian 62) 8) | Khusus Industri Jalan Tol: v Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, ringan pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi: b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. 9) | Khusus Industri Perbankan v Pendapatan Bunga Yaog harus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak berbatas pada : a) Obligasi Pemerintah: b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui: C) Elek-efek: dan d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. 10) | Beban Pokok Penjualan Catatan 21 Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: V
Page 61 OCR 0.874
Page 61 of 88 (1) Biaya bahan baku, (2) Binya tenaga kerja: dan (3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saklo awal dan akhir persediaan, b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1086 (sepuluh perseratus) dari v“ pendapatan, dan c) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. v 11) | Khusus Industri Rumah Sakit V Beban Departementalisasi/ Beban Oporasional Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departermentalisasi: a) Beban bahan: b) Beban jasa pelayanan: C) Beban pegawai, @) Beban penyusutan sarana medis: €) Beban pemeliharaan sarana: #) Beban asuransi, 9) Beban langganan daya dan jasa) h) Beban depresiasi. 12) | Khusus Industri Asuransi: v a) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara lain rindan dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi, b) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan juah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, kidim nilai tunai, dan klaim kematian. C) Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan keicmpok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi. @) Hasil Investasi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis Investasi,
Page 62 OCR 0.865
Page 610f85 19) | Khusus Industri Perhotelan v Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lam: B) Rincian jumlah unsur-unsur beban departernentalisasij b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan C) Rincian jumlah urisursunsur beban departemen lainnya. 14) | Beban Usaha Yang harus diungkapkan rindan sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara v Catatan 22 lain: a) Beban penjualan: b) Beban distribusi: dan €) Beban umum dan administrasi. 15)| Khusus Industri Perbankan v a) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara lsin rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utara, b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rincian junvah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama, 16) | Khusus Industri Pembiayaan v BebanKerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing- masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan, 17) | Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya, v laporan Laba Rugi dan b) rincian dan jurvlah Beban lainnya. v Penghasilan — Komprehensif 5 Lain Konsolidasian C) Untuk Biaya Keuangan, meliputi : (1) biaye penjarnan meliputi: (a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga v efektif, (b) beban keuangan dalam sewo pembiayaan yang diakut sesuai SAK yang
Page 63 OCR 0.848
Page 63 of 88 Helo” 7—Afaterangan——”—————— | Aip | Yidak | WA | Keterangan (Cc) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam tnats usang asing sepanjang v selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga, (2) tiaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi: v Ia) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi bersedia untuk dijual: (b) rugi neto dari Instrumen keuangan yang diakul pada Niai Wajar melalui laba v rugi: dan (ch) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung V nilai, d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi : v (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/otau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah, te 18) | Khusus Industri Perbankan v a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Yang harus diungkapkan antara lain rindan jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. 5) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. GC) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. 19) | Pendapatan Komprehensif Lain Laporan Laba Rugi dan Yang harus diungkapkan antara lain: Senen akobdai a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujudj b) keuntungan dan kerugian aktuanal atas program manfaat pasti, C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual: e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian Instrumen lindung nilai dalam rangka V lindung nilai arus kas dan f) bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. v aU
Page 64 OCR 0.902
3) b) 3) d) e) Paye 64 of 85 komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: (4) beban (penghasilan) pajak kini, (2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu, (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan ternporar dan pembalikannya: (8) jurniah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru, (S) jurnlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan temporer suatu penode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan: (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan (7) jumiah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif, agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkat dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas: Jumlah pajak penghasilan terkait dengan setisp komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprebensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersarna, penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini: (1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: atau (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: penjelasan mengenal perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya, Jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan: 20) | Pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan antara lain :
Page 65 OCR 0.885
9 " » 1) m) mn o) » Page 68 of 85 Jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas Ilabilitas pajak tangguhan yang belum diakui, rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (1) laba sebelum pajak menurut akuntansi: (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirindi): dan (3) laba kena pajak, perhitungan beban dan Ilabilitas pajak kini dengan menerapkan tanif pajak sesual dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku, pernyataan bahwa laba kena pajak hasi rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan: setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi: (1) pemiah aset dan Niabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk periode sajian, dan (2) jumtah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakul dalam laba rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau labilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan: beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan (2) laba rugi dari kegiatan norrnal atas operasi yang dihentikan selama pertode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian, jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan: uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis, peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akulsisi: dan Jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: (1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada: dan mi jan riode kini atau sebelumnya 4.4 « au
Page 66 OCR 0.878
Page 660135 mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkat. 21) | Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain : a) jumlah yang digunakan sebagsi pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jurviah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut, Rekonsiliasi tersebut v mencakup dampak individual dan setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per sahamj b) jumlah rata-rata tertimbang saharn biasa yang digunakan sebagai penyebat dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut, Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak indiwdual dari setiap jenis instrumen yang v mempengaruti laba per saham, 6) instrumen (termasuk saharn yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam Y penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutir untuk periode sajian, 9) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen v berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir perode pelaporan: dan €) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. v 22) | Transaksi Pihak Berelasi v Catatan 23 Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang Jumlahnya: v (1) lebih dari Rp 1-000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau (2) lebih dari 0,596 (nol korna lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi. Catatan 26 b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi 3) nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud: C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan 3 pihak-pihak berelasi serta Informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut
Page 67 OCR 0.852
Page @T of 85 dalam laporan keuangan, pakng kurang: (1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban v berkait, (2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Labilitas, “v termasuk komitmen, dan! fa) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat Jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesatan: dan (b) rincian garansi yang diberikan atau diterirna: (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara indiwidual dan kolektif, dan penghapusan plutang terkait v dengan jumlah saido piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usahaj dan (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika v dilakukan pembentukan: Gd) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) v dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori benkut: (1) entitas induk, (2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas, (3) entitas anak: (4) entitas asosiasi: (5S) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer: (6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya, dan (7) pihak-pihak berelasi lainnya. @) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok v direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (1) #mbalan kerja jangka pendek: (2) imbalan pascakena: (3) imbalan kerja jangka panjang lainnya: (9) pesangon pemutusan kontrak kerja, dan (5) pembayaran berbasis saham. #) untuk entitas berelasi dengan pernerintah : v (1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan:
Page 68 OCR 0.881
Page 68 of 85 (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan, dan (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut 23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional, b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam rnata uang asing serta ekuivalennya dalam mata uang fungsional, (2) posisi neto dari aset dan liatxiitas moneter dalam mata uang asing) (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional: (4) jurnlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: dan (5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan v Salam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan aktvr periode. 24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan v Yang harus diungkapkan antara lain : a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakul atau dibalik setarna periode tertentu untuk sustu aset individual, termasuk goodwil! atau suatu unit penghasil kas: (1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalarn laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai) (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur taparan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik: (4) goodwW! yang telah diakui rugi penurunan nilainya, (5S) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut, dan (6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revalijasian yang diakul dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut. b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset. CA & Kat
Page 69 OCR 0.886
Pane 69 of 85 b) c Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (4) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi: (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan (3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus drungkapkan, Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (4) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi: (2) atasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan mforrnasi yang andal Gan relevan: (3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: la) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh) dan (b) laba per saham dasar dan dilusian: (9) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang disajikan. Dalam ha! tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: dan (5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-pertode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi. Kesalahan Periode Lalu Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari kesalahan periode lalu, (2) jumiah koreksi untuk setiap periode sajian: (a) bagi setiap pos laporan keuangan, dan (b) laba per saharn dasar dan dilusian: (3) jumlah koreksi pada awal penode sajian paling awal: dan (4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis.
Page 70 OCR 0.873
Page 70 of 85 26) | Kombinasi Bisnis () 2 (3) ta) (3) (6) (7) (8) (al (10) (at) a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu: nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi, tanggal akuisisi: biaya terkait akuisisi, di (var biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis: persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh: Glasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi: penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total Imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Imbalan, kesepakatan Imbalan kontinjensi dan aset Indemnifikasi: (a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi: (b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pernbayaran, dan (Cc) estirnasi kisaran hasil (tidak dediskonto) atau, jika apabila kisaran tidak Gapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak Gapat diestirnasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, rnaka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut: Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama piutang, musalnya penjarnan yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut: (a) Nilai Wajar piutang, (0) jumlah piutang bruto kontraktual: dan (Cc) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih, jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Uabilitas yang diambil alih, setiap liabilitas kontinjens: yang diakui pada Nilai Wajar: Ca) uralan mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonomi terjadi, (b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut, Dalam hal
Page 71 OCR 0.882
Page TI of 88 diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumnsi utama yang mendasari prakirban peristiwa masa depanj dan (e) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut: (12) dalam hal labilitas kontinjensi tidak diakul karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: Ca) nforrnasi sebagaimana dimaksud dslam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi: dan (b) atasan Liabditas tidak dapat diukur secara andal: (13) dalam hal pembelian dengan diskon: (a) jumlah keuntungan yang diakw dan pos dalarn laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakulj dan (b) penjelasan tentang alasan transaks tersebut menghasilkan keuntungan) (14) setiap kornbinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 100 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi peda tanggal akuisisi: (a) jumlah dari kepentingan nonpengendahi pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan (b) teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar, (LS) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: (a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal nkuisisi: dan (b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan ateu kerugian tersebut: (16) Informasi sebagai berikut: Ca) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan: dan (b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
Page 72 OCR 0.864
Page 720185 korntenasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan. b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material: d ig) (2) 3) ta (5) dalam hat akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabditas, kepentingan nompengendali tertentu atau jenis Imbalan dan jumlah yang diakul dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: (a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai: (b) Aset, Labditas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai: dan (ch sifat dan jurnlah dari setiap penyesualan perode pengukuran yang diakui selama periode pelaporan sebap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau Nabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, meka diungkapkan: (a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesaian: (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut: dan (c) teknik penilsian dan mput model utama yang digunakan untuk mengukur Imbalan kontinyensij Nabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada, rekonsiliasi atas nilal tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan: jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada periode pelaporan yang: (a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau Nabilitas yang diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangari Perusahaan hasil penggabungan pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LX dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisrusj dan
Page 73 OCR 0.882
Page 730f85 d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: (1) jumlah harga yang dibayarkan, (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: (3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis kkinnya apabila Pengendalian diperoleh, dan (4) jumlah aset dan liabihtas selam Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. 27) Segmen Operasi Yang harus diungkapkan antara lain : a) pengungkapan pada level segmen: (1) inforrnasi umum, yang terdiri dari: Ca) faktor-faktor yang digunakan olen manajemen untuk mengidenbfikasi segmen dilaporkan: dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan, (2) inforrnasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan llabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya) (3) rekonsiliasi dan total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen, Ilabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalarn laporan kevangan Perusahaanj b) pengungkapan pada level entitas (Lt) Informasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dari jasa yang serupa. (2) Inforrnasi wilayah geografis (a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang distribusikan kepada: L negara domisili Perusahaan: dan Ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara Indiwdual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, terrnasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara Catatan 2u dan 27
Page 74 OCR 0.905
Page 74 of 88 tersebut secara Individual. (b) Aset tidak lancar selain Instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: |, negara domisili Perusahaan: dan 1, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah. (3) Informasi pelanggan utama v Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1016 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: Ca) fakta: (b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan (Ic) identitas segrnen yang melaparkan pendapatan tersebut, 28) | Operasi yang Dihentikan “ a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) uraian tentang alasan operasi dihentikan) (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang dihentikan: dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku. b) Yang harus diungkapkan atas Informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain: (1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi: (a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang @ihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan (b) laba atau nugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah Gikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan, dan (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.
Page 75 OCR 0.878
29) Page 75 of 85 Instrumen Derivatif salain Darivatif Melekat a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non indung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi, D) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan Instrumen denvatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi Indung nilai dan kelompok non lindung nilai: (1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain: (2) pihak lawan transaksi (counterparties): (3) tanggal jatuh tempo: (4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan, (5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan, (6) pos Aset dan/atau Labilitas yang dilindung nilai: dan (7) persyaratan penting lainnya. cl Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut: (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk. penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung Wlai, dan (3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya, 30) Nilai Wajar Instrumen Keuangan Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain: a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan b) hierarki, metode, dan #sumnsi sianifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset keuangan dan habilitas keuangan. Catatan 25 31) Dividen Yang harus diungkapkan antara lain: 8) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi kepada perlik pada periode pelaporan: b) jumlah utang dividen untuk: Catatan 18
Page 76 OCR 0.877
Page 76 of 85 (L) periode pelaporan, dan v (2) periode sebelumnya, v C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah v periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesalan laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada permnilik pada akhir periode pelaporan: dan v d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakul. 32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama v Yang harus diungkapkan antara lain: 8) jumlah agregat dari labilitas kontinjensi dengan jumlah llabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah: b) jumlah agregat dari kornitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersarna secara terpisah dari komitmen lainnya: C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan G) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (1) metode yang digunakan untuk rmengakui bagian partisipasinya, dan (2) jurmah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, Ilabilitas jangka pendek, Nabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama. 33) | Perikatan dan Kontinjensi v a) Perikatan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perkatan yang meliputi: (a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan Itsensi, diungkapkan: | pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian, IL periode berlakunya penkatan: II. dasar penentuan kompensasi dan denda, IV. Jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan) dan V. pembatasan-pembatasan lainnya: (b) kontrak atau perjanjian yang mernerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, Ikatan
Page 77 OCR 0.877
Page TT of 88 untuk Investasi, diungkapkan: | pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: Ii, periode berlakunya perikatan, Ii, nilai keseluruhan, mata uang, den bagian yang telah dirsalisasi: dan Iv. sanksi-sanksi: (2) pernberian jaminan atau garansi, diungkapkan: (2) petsale-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin (b) latar belakang dikeluarkannya jaminan (c) periode berlakunya jaminan: dan (d) nilai jaminan, (3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank, dan (4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya. b) Kontinjansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang terkait, (b) jumlah yang diperkarakan) (Cc) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan (d) dampak keuangan, (2) Peraturan Pernerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah Ungkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi Gampak keuangannya, (3) kemungkinan Nabilitas pajak tambahan: (a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya: dan (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding): (a) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: (a) Karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi, (b) estimasi dari dampak keuangannya:
Page 78 OCR 0.891
Page 78 of 85 (Cc) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar sumber daya, dan (d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga, 34) | Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma: b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama: Cc) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan, d) Hak dan Habilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama, e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan £ Isi perubahan perjanjian, jika ada. 35) Manajemen Risiko Keuangan a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: (1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai: (2) risiko likuiditas, antara lain: (a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap penode arus kas: dan (b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas: (3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis tisiko pasar dimana @€ntitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan (4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari Instrumen keuangan. Catatan 24
Page 79 OCR 0.859
Page 70 of85 36)| Khusus Industri Perbankan v 3) Rasio Kecukupan Modal (Capital! Adeguacy Ratio) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan rmedal pada tanggal laporan posisi keuangan, (2) Posisi CAR minimum berdesadcan peraturan Bank Indonesia, dar (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR, b) Posisi Devisa Neto v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal taparan posisi keuangan: (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia) (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum v Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketigs di bank. d) Aktivitas Fiduciary v Yang harus diungkapkan antara lam uraian masing-masing aktivitas fiducianyyang meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana. 37) | Kuasi-Reorganisasi v Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi: a) Jumlah saldo negatif yang dieiiminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumiah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi, b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang: €) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- reorganisasi: d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilalan Aset dan llabilitas sebelum digunakan untuk mengelirninasi defisit, dan e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun sakdo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi.
Page 80 OCR 0.890
38) Page 80 of 85 Pengelolaan Modal Yang harus diungkeokan aritara lain : 2) » d a) 13) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola permodalannya, termasuk: (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal, (2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan (3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya: ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal: setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya, pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika ada): dan konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak #ksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan, Catatan 24 39) Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara lain : Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak mernerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal. Catatan 29 “0) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara lain : a) b) d d) 8 rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendak ataupun jangka panjang: penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pernbayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umur setiap perjanjian, seperti korwfisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham, untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan: kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbong sisa umur kontrak untuk opsi saham
Page 81 OCR 0.876
Page 81 of 85 yang beredar pada akhir periode, Il penentuan Milai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hai sebagai berikut: (1) opsi yang diberikan selarna suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar Opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur: dan (2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar Instrumen ekultas tersebut pada tanggal pengukuran, dan inforrnasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain Opsi saham): 9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya. 41) | Khusus Industri Asuransi: v 2) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Analisis Kekayaan, (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas: (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi: (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan (5) Jurmiah investasi yang diperkenankan dalarn perhitungan solvabilitas, 42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah v Hal-hal yang harus diungkapkan: 8) Ijin Menteri Keuangan atas pendinan unit Asuransi Syonah: b) Jenis Akad Asuransi Syarah: Cc) Rincian Aset, Uabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah, dan d) Zakat 43) | Informasi Penting Lainnya v Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: a) Kontrak reasuransi, b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: C) Rasio keuangan penting: d) Pendapatan, beban dan hasil underwntingj dan
Page 82 OCR 0.890
Page 82 of 85 e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan. 48)| Khusus Industri Kehutanan : v 8) Rindan volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): b) Pemenuhan kabditas terhadap negara seperti DR, IHH, SPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya) Cc) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam): GO) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya: €) Khusus HTI, diungksokan reslisasi anggaran dan penanaman pada penode berjalan dan akumulasinya: dan 1) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana : (4) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. 45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan v Yang harus diungkapkan antara lain: a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada ekhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan kevangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui: b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesual yang maternal setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uralan peristiwa, misalnya: (t) tanggal terjadinya: (2) sifat peristiwa: dan (3) estirnasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat, 46)| Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terksit v Catatan 2v dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 83 OCR 0.889
Page 83 of 85 8) judul SAK dan jenzs peraturan baru tersebut: b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi: c) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan d) pembahasan mengena! dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara wajar. 47) | Reklasifikasi a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam v laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) sifat reklasifikasi: (2) jumlah masing-masing pos ataw gabungan beberapa pos yang direklasifikasi, dan (3) alasan reklasifikasi. b) Dalam hal rekdasifikasi jurnlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan: (1) alasan tidak mereklasifikasi jurniah tersebut: dan (2) sitat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi, 48) | Hibah Pemerintah v Setiap Hibah Pernerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut: 8) sitat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah diakui, 49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain v a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi salain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (Ll) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain: (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya, dan
Page 84 OCR 0.904
Page 84 of 85 (3) — rekonsibasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya. €C) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan olah otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan, 50) Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.
Page 85 OCR 0.888
Page 85 of 85 Jakarta, Pp Juli 2024 Jayanti Sari Direktur Utama
Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.5 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.11 ×13
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.37
unresolved
org
Menteri Hukum dan Mak Asasi Manusia
p.55
unresolved
org
Bapepam
p.72 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.