Skip to content
Back to announcement

Checklist Pengungkapan Lap Keu Q2 2024 HAIS.pdf

Financial statement Text extracted HAIS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 85

Page 1 OCR 0.937
Page Tof 88

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1, Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan Ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

2, Tanda (V) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda (V) diisi pada kolom "Tidak Ada'
dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda (V) diisi pada kolom 'N/A'.

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Hasnur Internasional Shipping Tbk dan Entitas
Anaknya
Bidang Usaha Bidang pengiriman barang laut domestik, |
termasuk transportasi kargo, pengiriman industri
dan layanan kapal sewaan.
Jenis penawaran Umum Saham
Periode Periode
Juni 2024 (Tidak Diaudit) Desember 2023 (Diaudit)
Nama Kantor Akuntan N/A Mirawati Sensi Idris
Publik
Nama Partner N/A Fendri Sutejo

Page 2 OCR 0.887
Page 20185

Opini Akuntan N/A Wajar tanpa modifikasian
Catatan tentang Opini (jika | N/A
ada)
“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIIL.G,11 Tentang "Tanggung Jawab Direksi v
Atas Laporan Keuangan"
Pemenuhan Peraturan No,VIIIA.2 tentang “Independensi Akuntan Yang v
Memberikan Jasa Audit dh Pasar Modal"
Data Keuangan Penting
Periode Periode
Juni Juni
Periode laporan keuangan 2024 (Rp) 2023 (Rp)
Laba Rugi dan Penghasilan
Komprehensif Lain
Penjualan neto 472.978.046.477 453,211.397,938
Laba bruto

109.478.052.146

127,390.141.039

Laba usaha/operasional

66.139.059.030

92.614.248.610

EBITDA

107.202.845.288

114,742.295.510
Laba Bersih tahun berjalan 56.399,508.645 87.437.793.277
Total laba komprehensif tahun
berjalan 56.399,508.645 87.437.793.277
Laba Per saham (dasar dan
dilusian) 21 33,30

Page 3 OCR 0.817
Page 30185

Periode Periode
Juni Desember
Laporan Posisi keuangan 2024 (Rp) 2023 (Rp)

Total Aset

969.937.360.945

914.485.251.161

Total Aset Lancar

291.739.199.726

292.616.796.348

Total Aset Tidak Lancar

678.199.161.219

621.868.454.813

Total Liabilitas

299.870.820.716

248.345.744.577

Total Liabilitas Jangka Pendek

131.342.919.161

120,361.156.636

Total Liabilitas Jangka Panjang

168.527.901.555

127.984.587.941

Total Ekuitas

6570.066,540.229

666, 139.506.584

Modal Ditempatkan dan Disetor

262.625.000.0W)

262.625.000.000

Tambahan Modal Disetor

106.961.981.615

106.961.981.615

Proforma Ekuitas

Kepentingan Non Pengendali 2.163.926.487 2.099.568.289

Rasio Keuangan"
DER (kali) 0,45 0,37
DAR (kali) 0,31 0,27
Rasio Lancar (95) 222 243
NPM (99) 11,9256 16,724
ROA (30) 5,8196 17,2294
ROE (36) B2 23,65

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Page 4 OCR 0.876
Page 4 of 88

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten
atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapeparn-LK
No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri d | |

4 Laporan posisi keuangan pada akhir periode v
2 Laporan laba rugi komprehensif selama periode v
3 Laporan perubahan ekuitas selama periode v IN
4 Laporan arus kas selama periode v
5s Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat “

Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

6 Catatan atas Laporan Keuangan

Ketentuan Umum

1 Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai

benkut:

a. gambaran umum Perusahaan:

b. dasar penyusunan laporan kevangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan,

C. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan

@. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
it) Informasi yang dipersyaratkan olsh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun

dalam laporan keuangan: dan v
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetioi
informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. v

v Catatan Ja
v Catatan 22

V Catatan 8-39 dan ampiran -V

Page 5 OCR 0.884
Page Sof'85

Perusahaan wajib menyatakan dalarn bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian", v

3, | Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset

yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. “ Catatan 14
4, | Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan Jenis dan nilai aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat v Catatan 9
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, @pabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
L Gambaran Umum Perusahaan vV Catatan ia

Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
a Pendirian perusahaan

t) | Riwayat ringkas perusahaan, v Catatan Ia

2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang v Catatan 1a
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara,

3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada v Catatan 1a
periode pelaporan,

4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegitan usaha: “ Catatan la

5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laparan yang v
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan

6) | Narna entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimats V
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya,

Catatan la

7) | Khusus Industri Media v
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

8) | Khusus Industri Jalan Tol v
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut.

9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan v

Iin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

Page 6 OCR 0.852
10)

Page 60f88

Khusus untuk Industri Perbankan

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada),

11)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Ekspioitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
8) Area Eksplorasi, meliputi:
. Nama lokasi,
. Narna pemilik izin lokasi,
. Tanggal perolehan izin ekpkorasi serta tanggal jatuh temponyaj
- Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi, dan
«Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan,
b) Aren Ekspioitasi/ Pengembangan meliputi:
«Nama lokasi,
Nana pemilk ijin bokasi:
Tanggal perolehan ijin eksplottasi serta tanggal jatuh temponyaj
Persentasi kepernilikan saham Perseroan pada perusahaan pernilik ijin lokasis

Jurnlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi)

Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

. Akumulasi junviah produksi sejak awal kegiatan eksplottasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

12)

Khusus Industri Kehutanan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan)

b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan
C) sisa umur HPH.

Penawaran Umum Efek, yang barus diungkapkan antara lain:

1)

Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang
Gitertwtkan di luar Indonesia:

Catatan Ib

2)

Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan,

Catatan 10

Page 7 OCR 0.883
Page Tof 85

3) | Bursa tempat Efek dicatatkanj dan v Catatan 1b

4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate v
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.

« Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Nama entitas anak danfatau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v Catatan 1d
langsung

2) | Tempat kedudukan, v Catatan 1d

3) | Jenis usaha, v Catatan id

8) | Tahun beroperasi secara komersial: v Catatan 1d

5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): v Catatan id

6) | Total Aset: dan “ Catatan 1d

F) | Inforrnasi penting lainnya antara lain:

aj sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak v
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalut entitas anak, lebih dari S046
(ima puluh perseratus) hak suara yang sah,

b) alasan mengapa kepenvlikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5016 (lima

puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan v
pengendahan,

Cc) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan
tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau v

periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda,

d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kernampuan entitas anak untuk
mentransfer dana ke entitas Induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran v
kembali pinjaman atau uang muka,

@) suatu rindan yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas
Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas “
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk, dan

F) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk harus
mengungkapkan:

(ti) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan v

Page 8 OCR 0.870
Page 4 of'88

porsi ari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
Sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan ajar pada tanggal

hilangnya Pengendalian,
(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:
(3) jurnlah harga yang diterima:
(4) bagian dan harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(S) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan, dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya,

d, Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite v Catatan 1c
audit,

2) | Cekupan manajemen kunci: dan v Catatan 1c

3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-rnasing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan v Catatan 1c
tetap selama persode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.

« Penerbitan Laporan Keuangan

€ Ss. ..

1) | Tanggai laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan v Catatan le
2) | Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. v Catatan 1e

& Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

LN Pernyataan kepatuhan terhadap SAK

Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan v Catatan 22
sesuki dengan SAK.

b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (fistarical cost), v Catatan 2a
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar

Page 9 OCR 0.900
Page 9of 85

(fair value) atau jumlah yang dapat dipunhkan berdasarkan SAK yang berlaku,

2)

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.

Catatan 2a

»

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak,

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

Cc) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada).

£..

Catatan 20

bl)

'Nasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1)

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi sigrufikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang pakng
signifikan terbadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan,

Catatan 3

2)

Perusahaan harus mengungkapkan Informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa

depan, dan sumber utama dari estirnasi ketidakpastian lain pada akhir perlode pelaporan,

yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesusian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya, dan

3)

Berkaitan dengan Aset dan Labditas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan,

Catatan 24

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1)

Prinsip-prinsip konsolidasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

B8) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk
dan entitas anak,

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalami laporan keuangan
entitas induk:

Cc) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak,

Catatan 2b

Page 10 OCR 0.871
Page WM of 85

4) ketnjakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak:

€) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendahi, dan

f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah dieliminasi.

2)

Kombinasi bisnis

Yang barus dijelaskan antara lain:

a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan
untuk mengukur kepentingan nonpengendali,

b) pengakuan awal untuk goodwill:

C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodw!, dan

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:

(1) pembelian dengan diskon:
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) imbalan kontinjensi,

Catatan 2d

3)

Kas dan setara kasj

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara
kas,

Catatan 29

bi)

Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi:
(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori,
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan:
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan:
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset
keuanganj
(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan,

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selein
penjelasan sebagaimana dimaksud dalarn angka (1), angka (2), angka (3), angka

Catatan 2e

Page 11 OCR 0.897
b)

c)

Page 11 of 85

(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai,
la) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai:

(b) klasifikasi Indung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen
keuangan derivatif: dan

(ce) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai
Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:
(2) pengakuan awal Sukuk:
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(2) Penyajian pendapatan sukuk, dan
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.
Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk:
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:
la) posisi penyajian Sukuk, dan
(5) akad syariah yang digunakan.

5)

Khusus Industri Perbankan

3)

13)

Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
Lain,

Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain.

8)

Piutang Reverse Repo

Yang harus dijeleskan antara lain unsur-unsur Plutang Reverse Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya.

Page 12 OCR 0.879
»

Page 12 of 85

Khusus Industri Perbankan

Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:

b) Pengakuan nilai pada Investasi untuk setiap kekmpak Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah:dan

C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan,

8)

Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelesan atas masing-masing jenis kredit yang dibenkaani:
(2) Dasar penyayan atas kredit:
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit:
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada), dan
(5S) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewojiban akseptasi.
€) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar penilaian dan penyajian:
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan
saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan,

3)

Khusus untuk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yong harus dijelaskan antara lam:

a) Dasar penyajian piutang pembisyaan konsumen: dan

b) Dasar penilaian &set jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.

10)

Anjak Piutang
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):
b) Penyajian transaksi anjak piutang,

Page 13 OCR 0.873
Pape 13035

Cc) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih

piutang dialihkan: dan

GO) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutangf( ditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan).

11) | Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa:
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan v
C) kebijakan akuntansi apotils Perusahaan bertindak sebagai lesses dan/atau lessor,

12) | Persediaan :

yang fiarus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan v Catatan 21
rumusan biaya yang digunakan.

a) Khusus Industri Kehutanan v
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

Catatan 21

b) Khusus Industri Perkebunan v
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanarnan sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan,

(2) Dasar penilaian dan pengukuran,

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan
(5) Kebijakan akuntansi blaya pinjaman,

C) Khusus Industri Peternakan v

Page 14 OCR 0.860
Paye 14 of 85

rr away

Yang harus dijelaskan antara lam:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :

(a) Metode penilaian,

(b) Metode amortisasi (deplesi): dan

(Cc) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada,
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :

(3) Metode penilaian dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan, se

13) | Aset Tetap:
Yeng harus dijelaskan antara lain: v Catatan 24

2) pengakuan awal Aset Tetap:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:

Cc) pengelompokan Aset Tetap:

d) metode penyusutan yang digunakan)

e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap,

1?) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan:

9) penghentian pengakuan,

h) nilai residu: dan

I) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

14) | Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada v
asosiasi.
15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama v

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama.

16) | Pota Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara lain: v
a) Kritena dari bentuk kerjasama:

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan Nabilitas yang timbul: dan
€) Sistem pembagian hasil, jika ada.

Page 15 OCR 0.902
Page 15 of 85

17) | Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain : v

a) pengakuan awal Aset Takberwujud:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:

C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud,

@) metode amortisasi yang digunakan:

f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan

9) riset dan pengembangan (jika ada).

18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lain: vw
a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan

sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

19) | Properti Investasi :
Yang harus dijelaskan antara lain: v
a) pengakuan awal Properti Investasi:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi)

C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan
€) penghentian pengakuan Properti Investasi.

20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi):

C) Metode penyusutan dan arnortisasi yang digunakan:
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan
2) Pertanggungan Asuransi.

21)| Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan v Catatan 2k
Yang harus dijelaskan antara lairi:
a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya

Page 16 OCR 0.872
Page 16 of 85

aa an aa an
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya,

22) | Khusus Industri Perbankan v
Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara Isin dasar penyajian lisbilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dar bank lain: dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan
bj) Perlakuan akuntansi atas prerni atau diskonto.

23) Provisi v Catetan 2g
Yang barus dijelaskan antara lain:

a) kondisi previsi yang harus diakui: dan
b) dasar penentuan nilai provisi,

za) | Utang Repo v
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

25) | khusus Industri Gas dan Minyak Bumi vV

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH,

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:

C) Metode penyusutan prasarana PLH: dan

d) Tabel yang memuat penjelasan tentang!

Page 17 OCR 0.880
Page 17 of 88

(1) Lokasi penambangan: — bsa Indak T N/A Io Keterangan

(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:

(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(a) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26) | Khusus Industri Pertambangan Umum v
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

3) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan

dengan penjelasan mengenal jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan)

b) Biaya Eksplorasi yang Ortangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi:

€) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, teksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan arnortisasi,

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH,

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

€) Metode penyusutan prasarana PLH,

27) | Pengakuan Pendapatan

a) Yang harus dijelaskan antara lain: v Catatan 2n

(it) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan

(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase v

penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesalan suatu kontrak.

c) Khusus Industri Asuransi "4

Page 18 OCR 0.901
Page 1 of 85

(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan,

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan
tc) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi,
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam

proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalarn laparan laba rugi.

d) Khusus Industri Real Estate

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estate
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Resi Estate:

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek,

(3) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estate,
(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini:
dan

(6) Unsur biaya yang diakul sebagai beban pada saat terjadinya.

28)

Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29)

Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijalaskan antara lain:

a)
b)

cd

ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing,

perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabiktas
moneter, dan

referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam rnata
uang asing.

30)

Transaksi dengan Pihak-pihak Berolasi
Yong harus dijelaskan antara lain:

Catatan 2f

Page 19 OCR 0.901
Page 1 of 85

Dasar penetapan Pihak-pehak berelasi:
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan

31)

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan.

32)

Pajak Penghasilan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhanj
b) ketentuan mengenai saling hapus:

€) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan

d) metode yang digunakan dalam menilai aset (Ilabilitas) pajak tangguhan.

Catatan 2p, 29

33)

Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan:

b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan
Oleh Perusahaan:

C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan den kerugian aktuarisl:
dan

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtaIment dan penyelesaian.

34)

Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri,

35)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.

36)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi,

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan

C) Perlakuan akuntansi untuk selksih hasil revaluas Aset dan Uabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013,

Page 20 OCR 0.863
Page 2 of 85

37)| Biaya Pinjaman

Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisas'kan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.

38) | Segman Operasi v

Catatan 20
Yang barus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi.
39) | Laba (Rugi) per saham v Catatan 2t
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba
(rugi) per saham ditusian,

I Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

2 Aset

1) | Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga, v

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan narna bank serta jenis mata uang v
asing:

Catatan 4

Cc) kisaran suku bunga kontraktual dan Setara Kas selama penode pelaporan: dan

d) jumlah sakdo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertal pendapat manajemen.

2) | Khusus Industri Perbankan

na Ki

a) Kas

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai v
dalam mata uang original): dan

&

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) mesurut BI dan posisi GWM bank pada v
saat perlode pelaporan.

Page 21 OCR 0.865
Page 21 of 88

Cc) Giro pada Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:

(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai,

(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga,

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus diungkapkan ontara lain:

£

(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang:

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impeired)
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpatredi:

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
Istimewa dan pihak ketiga:

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya,

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku
Operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

3) | Piutang Usaha Catatan 5
Yang harus diungkepkan antara lain:
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: v

SKK KL LL LIS LK

&

b) jumlah piutang menurut debitur) v
C) jumlah piutang menurut mata uang: vV

Page 22 OCR 0.838
Page 220185

@) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nil Catatan 3

v
&) jumlah cadangan kerugian penurunan nilksi, beban cadangan kerugian penurunan nilai v
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:
?). pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen v
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan:
G) piutang yang dijarrinkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkanj v

Ih) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga sfektif, dan
1) inforrnasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

(1) jumlah yang ditranster, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (Dila ada).
4) | Khusus Industri Asuransi

a) Piutang Premi
Tembahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,

8) Piutang Koasuransi v
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan

Ke Ia TE

(3) Jumlah piutang koosuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

c) Piutang Reasuransi v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(4) Jumlah piutang berdasarkan reasuradurj

(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan

(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,
d) Piutang Hasil Investasi v

Tambahan pengungkapan mengenai antara Isin:

(1) Pemisahan antera piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:

Page 23 OCR 0.887
Page 23 of 88

(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi,

(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan

(@) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

5) | Khusus Industri Pembiayaan v

8) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rurnah, dan lain-lain),

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen:
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambdalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
Tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas,

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang betum diakul:

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas
pembiayaan konsurnen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(B8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang,
b) Tagihan Anjak Plutang V
Yang harus diungkapkan antara lain:
(L) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa racourse dan dengan recourse, beserta
jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempa dan jumlah piutang yang
Giperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

€) Piutang Sewa Pembiayaan v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(L) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembaysran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping Itu, lessor mengungkapkan
Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir

Page 24 OCR 0.892
Page 24 of 85

periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:
(a) kurang dari satu tahun
(D) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(€) lebih dari lima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima,
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor,
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum,
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan
(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

d) “Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap perlode berikut,

ta) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(C) lebih dari lima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan
(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

6)

Khrusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi

Yang barus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

»

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dan setiap kontrak
konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalarn bentuk tabel yaitu -
a) biaya kontrak yang terjadi,

Page 25 OCR 0.887
Pave 28 of 85

b) laba yang diakui:

Cc) kerugian yang terjadi, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
8) | Piutang Reverse Repo v
Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan,

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:
c) Nama pihak/counterparty:

d) Lokasi Efek jaminan:

€) Tingkat bunga piutang reverse repo,

f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada), dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

9) | Agunan Yang Diambil Alih v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih: dan

C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut,

10) | Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan v
denda kepada pihak lain,

11) | Piutang Lain-Lain v Terdapat piutang lain-
lain namun, tidak
diungkapkan lebih rinci
pada catatan laporan
keuangan konsolidasian
karena nilai dibawah S9s
dari total aset.

Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 26 OCR 0.878
Page 26 of 88

a) Rinoan jenis dan jurnlah piutang,

b) Jurnlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan
C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

12) | Aset Keuangan Lainnya v
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.
8) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya:

(2) laba atau rugi neto peda setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan)

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:

(4) biaya perolehan termasuk jumlah prernium dan diskonto yang belum diamortisasi,
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempa:

(5) peringkat Efek utang berikut nama perneringkat (jika ada),

(6) uraian tentang alasan diamblinya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
Ca) juan yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori:
(b) alasan reklasifikasi: dan

(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas
atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut:

(9) jurnlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
dipisshkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang ditvtung secara kolektif dan Individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam labs rugi, dan

Page 27 OCR 0.868
Page 27 ot 88

(10) jumiah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas Investasi
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh
tempo.

13)| Khusus Deposito “
Tambahan pengungkapan mengenai antara kain:

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) kisaran suku bunga kontraktual selarna periode pelaporan,

C) jenis dan jurniah deposito dalam mata uang asing: dan

G) Ial-hal tain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

14) | Khusus Investasi pada Sukuk v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:

b) tujuan model usaha yang digunakan:

C) jurnlah investasi yang direklasifikasikan, yka ada, dan penyebabnya, dan
d) Nilai Wajar untuk Investasi yang diukur pada biaya perolehan.

15) | Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincan jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga,

C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

dj) Informasi penting lainnya.

16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

8) Rincian unit penyertaan reksadana dan Ndai Aset Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakul sebagai laba atau rugi periode berjalan

17) | Khusus Wesel Tagih v

Tambahan pengungkapan mengenalantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
Jatuh tempo, jenis mata uang, dan uratan tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya).

Page 28 OCR 0.872
18)

Page 28 of 85

Khusus Industri Asuransi
mbahan pengungkapan mengenal a:

aset yang menjadi dana jaminan,

19)

Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan entaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:

b) Tingkat suku bunga,

20)

Khusus Industri Perbankan

Kredit
Yang hisrus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jurvah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitasj

8) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama perode berjalan:
ce) Rincian jurniah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:

31 Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

n Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia,

a Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
Jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia:

h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas:

» Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi:

» Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada,

k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,

» Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai,

21)

Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 29 OCR 0.863
Page 29 of 45

Ringan jurnlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo

Untuk tagihan &kseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan
dan mutasi selama periede berjalan:

Rindan jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptasi

8)
b)

d
dj

22)

Persediaan

3)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)
(2)

(3)
4)

total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan:

Jumlah tercatat persediaan yang dicatat dangan Nilai Wajar dikurangi biaya
untuk menjual,

jumlah persediaan yang diakul sebagai beban selama periode berjalan:

jumlah setiap pesurunan nilai yang diakui sebagai ki jumlah persediaan
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan.

(5)

(6)

3)

(8)

(3)

Jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode
berjalan:

kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilwi persediaan yang
diturunkan,

dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
MEmenut kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:

(0 jumlah biaya pinjaman yang dikapitalsasi selama periode berjalan: dan
(ri) torif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitaNsasi.

persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
dijaminkanj dan

Jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
Asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

&« an «

b)

Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus

Page 30 OCR 0.882
Pave 30 of 85

diungkapkan antara lain:
(1) Makanan dan minuman,
(2) Perlengkapan: dan
(3) Barang Dagangan

c

Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(8) Tanah Matang,
(b) Unit Bangunan, dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesalan.
(2) Jumlah biaya peroletian aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah

berlaku namun penjualannya belum diakul, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bia ada,

d)

Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan,

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan: dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang,

8)

Khusus Industri Media

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Materi program : lakat, impor (media televisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):
(3) Barang promosi dan barter (media cetak), dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

n

Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan,

Page 31 OCR 0.874
Page 31 of 88

(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya

9) Khusus Industri Peternakan

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan temak menjadi:

(a) Hewan Temak Tersedia untuk Dijual: dan

(b) Hewan Temak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

la) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan temak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir,

(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas bewan ternak telah menghasiikan)

(6) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang:

le) Ndai bewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup:

(M- Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung,

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan

(hn) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan,

23)

Pajak Dibayar Di muka

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) rindan menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan

b) uraian mengenal jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

24)

Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

Catatan 7 dan 8

Page 32 OCR 0.875
Page 320185

a) nama entitas asosiasi:

25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual v
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) uralan dari aset yang dIMWki untuk dijual atau kelompok lepasan:
(2) uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:
(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,
(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun:
(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan
(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
1. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amcrtisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
atau kelompak lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual: dan
Ii, jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual,
(b) ursian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut dan
(ce) dampaknya terhadap hasil operasi untuk pericde tersebut dan periode sajian
sebelumnya,
26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain : Katutan:23
a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang
b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan v
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut,
€) jumlah cadangan kerugian penurunan nilal, beban cadangan kerugian penurunan nilai v
secara Indiwdual dan kolektif, dan penghapusan piutang:
dj pandan manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, 1
an
e) dalam hal piutang berelasi non usaha sana dalarn aset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan v
27)| Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harusdiungkapkan antara lain: V

Page 33 OCR 0.875
Page 33 of 85

b) persentase kepernilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannyi

C) nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia

dj) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi:

e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2096
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial Investee secara langsung
Stau tidak langsung:

M) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda:

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
untuk rmentransfer dana kepada Perusahaan:

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif:

() bagian atas liabiltas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
Investor lain:

ji) latslitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi, dan

kj) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam

kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan mstade ekuitas terrnesuk total
Aset, total Liabslitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

28)

Khusus Industri Konstruksi
Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

29)

Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabinya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

a) Saldo awal,

b) Penyisihan periode berjalan,

Cc) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan, dan
dd) Saldo akhir.

Page 34 OCR 0.877
Page 34 of 88

30) | Khusus Industri Jalan Tol v

Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:
(b) Masa hak bagi hasil tol dan ameetisasinya,
(ce) Perubahan hak bagi hasil tol selama pericde berjalan, dan
(d) Reklasirikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.
31) | Khusus Industri Perkebunan v
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) Untuk tanaman telah menghasilkan
(3) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman,

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir:

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam)

(3) Milal tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanarnan:

(5) Perbandingan saido tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun:
dan

(6) Tanaman yang dijaminkan,

b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(3) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal
| Tambahan tahun berjalan
Hi. Biaya langsung

(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar biasa

IL. Pengurangan tahun berjalan

W.. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan rnilik perusahaan
(perkebunan rakyat/ perkebunan plasma), dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin bimbul pada plasma.

Page 35 OCR 0.875
32)

Pave 35 of85

Smenp keterangan — T Ada | Tidak | N/A | Keterangan |

Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)
b)

c)
ad)
e)
n
a

hn)

»
»
Ll

Pengelompokan hewan temak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan,

Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tisp kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir,

Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan)

Nilai bewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:
Kondisi hewan ternak

Persentase kematian selarna tige tahun terakhir:

Nilai hewan temak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup:

Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung:

Wai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:
Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan
Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan

33)

Properti Investasi

a)

Yangharusdiungkapkan antara lain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Mai Wajar
atau model biaya,

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalarn menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi:

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan,

(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir,
(5) jumlah yang diakul dalam laba rugi untuk:
(8) penghasilan sewa dari Properti Investasi:

(bj) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut: dan

(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan modet Nila Wajar:

AG) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau

Page 36 OCR 0.895
b)

8)

3)

(7)

Page 36 of 85

pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan, dan

kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan,

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain

pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

“)
(2)

rekonsiliasi antara jurniah tercatat Properti Investasi pada awal dan aktir

periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

saat suatu penilaian terhadap Propsrti Investasi disesuaikan secara signifikan

untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan

rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang

dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

(o) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali: dan

(b) penyesuaian signifikan lain,

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(3)
(2)
(3)
(4)

(5)
(6)

umur manfaat:

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi,

jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
Nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku,

transfer ke dan dani persediaan dan properti yang digunakan sendiri, dan
Nilal Wajar Properti Investasi.

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:

Ke)
(2)
(3)
“9
(5)

@)

ringan Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:
persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

estimasi saat penyelesaian,

hambatan kelanjutan penyelesaian,

Jumlah pengeluaran yang diakui dalam jurniah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan) dan

dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti Investasi yang
memenuhi kriteria aset kuakifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi seiama periode berjalan: dan

Page 37 OCR 0.859
Page 37 of 85

(b) tarif kapitaksasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman

yang layak dikapitalisasi.
34) | Aset Tetap v Catatan 9
Yang harus diungkapkan antara lain:

8) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan, v

b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal v
dan akhir periode dengan menunjukkan penarnbahan, pengurangan, dan reklasifikasis

€) jumlah penyusutan untuk rnasing-masing periode penyajian dan alokasi beban v
penyusutan,

d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakul dalam laba rugi dan v
@kuitas (jika ada): v

&) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan v
nilai, hitang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprebensir

Gg) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: v
(ia) tanggal efektif revaluasi (Tanggsi Penitatan):
(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasianj
(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(S5) pumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya, dan

(6) surplus rewaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

N) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara V
lain:

(4) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan:
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,
(3) estimasi saat penyelesalan,

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):

(S) jumlah pengeluaran yang diakui dalarn jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitaksasi blaya pinjaman untuk aset yang rmemenuhi knteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

Page 38 OCR 0.884
Paye 38 of 85

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(D) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

I) Pengungkapan lainnya antara lain: v
(i)jumlah tercatat Aset Tetap yong tidak dipakai sementara:

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan v
masih digunakan,

(3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual:

(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
material dari jumlah tercatat:

(5S) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang v
dihentikan pengakuannya)

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan Jenis
Aset, nilas tercatat, dan tanggal perolehan:

(7) perubahan estirnasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset
Tetap,

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau vV
pemulihan penurunan nilsi:

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan v
alasan penjaminan: dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan XV.
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.
35)| Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi v
Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatari hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated' acrsuge, unoperated acreage, sumur

dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan)

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan:
(b) Saldo awal untuk rnasing-masing lokasi:
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saido sset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel

Lt

Page 39 OCR 0.887
Page 39 of 88

analisa umur tagihan.

36)

Aset Tak Berwujud

Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:

a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi arnortisasi,

b) alokasi jurntah arnortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
kompi if

€) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasiffikasi,

d) dalam hal terdapat kapitalisasi Disya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifkasian, maka harus diungkapkan:
(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisas selama periode berjalan: dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi:

@) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
perdaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
terbatas,

1

1) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan:

9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakul pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(4) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,
(2) jumlah tercatatnya, dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasi:

h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas,

1) nilai kornitrmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud,
JD) Aset Takberwujud disajikan pada jurniah revaluasian, diungkapkan:
(4) tanggal etektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:
(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:
(4) men dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,
(S) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya: dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distnbusi saldo surplus kepada para

Page 40 OCR 0.898
Page 40 of 88

pemegang saham.

37) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum v

») Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan pengurangan:
(3) Saldo &khir.

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan
(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasian dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan,

€) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
IL) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(3) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2) Jumlah Bkaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya)

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(3) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimans terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :

la) Alasan terjadinya penundaan:
(b) Amortisasi belum diperbitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

(ce) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut,

d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:

(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:

Page 41 OCR 0.877
Page 41 of s8

(b) Saldo awai

(ce) Penambahan/pengurangan:
(Id) Amortisasi, dan
le) Saldo akhir.

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan,

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tdak dapat dipulihkan:

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:

la) Alasan terjadinya penundaan:
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan ndai tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

b, Liabilitas

1) | utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain: vV Catatan 11
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:
b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan
C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan,
2) | Provisi v
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang.
8) Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) nilai tercatat pada awal dan akhir periodes
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan:
ta) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan,
(5S) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan darnpak dari setiap perubahan tingkat diskonto

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi,

(7) wwikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud

..

Page 42 OCR 0.868
Page 42 of 85

dalam angka(5). Dalam hai diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi

utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(B) jumlah estimasi penggantian yang &kan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut.

3) | Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dan unsur utama beban yang belum v Catatan 13
jatuh tempo,
4) | Khusus Industri Perbankan BT”,
Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang) dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.
5) | Utang Repo v
Yang harus diungkapkan antara lain:

B) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efak yang dijual Perusahaan pada transaksi repo)
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek,

6) | Khusus Kontrak Konstruksi v
Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dan setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel

yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi)
b) laba yang diakui:
C) kerugian yang dialami, dan
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin),
7) | Khusus Industri Perbankan v
8) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu,
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj
(4) Jurnlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito,
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau

Page 43 OCR 0.883
Page 43 of 85

dijamunkan: dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pernilik rekening giro.
h) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus deungkapkan antara lain:
(4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, dan
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblakir
atau dijaminkan,
8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa v
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(4) Rincian berdasarkan program &suransi:
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan,
(3) Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir perlode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan,

b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan
(4) Jumlah utang menurut mata yang.

C) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara kain:
(1) Jumlah menurut jenis asuransi,
(2) Jumlah menurut tertanggung:
(3) Jumlah menurut mata uang, dan
(3) Jumlah estirnasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan,

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan

Page 44 OCR 0.869
Yang harus diungkapkan antara lai

(1)
(2)
3

ta)
(5)

Page 44 ol 8S

Jurntah menurut program asuransi:
Jumlah menurut jenis pertanggungan:

Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga:

Metode perhitungan yang digunakan, dan

Rekonsiliasi jurnlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan,

@) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:

n

(1)
(2)
(3)
(4)

Pernisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
Jumlah berdasarkan ko-asuradur:

Jumlah menurut jenis mata uang: dan

Jumlah menurut umur utang

Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:

&)
(2)
(3)
(4)
(5)

Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
Jumlah berdasarkan reasuradur,

Jurnlah menurut jenis mata uang:

Jumlah menurut umur utang: dan

Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)
(2)
(3)

Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
Jumlah menurut jenis mata uang, dan
Jurniah menurut jenis asuransi.

h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain ringan menurut jenis asuransi.

Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:

»

(1)
(2
(3)

Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham:
Dasar perhitungan: dan
Saldo menurut usia.

Page 45 OCR 0.877
»

Page 45 of 85

Aa AT an na
v

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

Catatan 16

to)

Utang Pajak

Yang harus diungkapkan antara lain:

ga) jenis dan jumlahnya: dan

b) informasi mengenai ketetapan pajak.

Catatan Isa dan 159

11)

Khusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Jumiah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan

b) Jumiah beban tangguhan, piutang retensi anjak plutang, dan jatuh ternpo serta ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang,

12)

Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13)

Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas habilitas jangka panjang sesuai
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini,

Catatan 14

14)

ULlabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus dengkapkan antara lain:

(l) Pengungkapan untuk Nabilitas keuangan lainnya berlaku untuk labditas
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:

(2) Perusahaan wajib mengelornpokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi,

(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori:
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan) dan

(C) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondis: default),

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang:

Catatan 24

Page 46 OCR 0.873
Page 46 of 85

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan v
yang terkait,

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui vV
selama periode tersebut: dan

(3) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
@irestruktunisasi,

15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.
16) | Khusus Industri Pertambangan Umum v

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17) | Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. v

Yang harus diungkapkan antara lain llabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimdiki untuk dijual sesusi dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimdiki untuk dijual,

Liabilitas Jangka Panjang

18) | Utang Pihak Baralasi Non-Usaha Catatan 23
Yang Harus diungkapkan antara lain : v
a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jurnlah utang:
b) jumlah utang menurut mata uang, dan v
€) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. v

Catatan 14

«|

19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:

a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata
uang:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

C) tanggal jatuh tempo,

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

€) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan

RK KU

Page 47 OCR 0.865
Page 4T of 85

perolehanny:
#

pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masine-masing fasilitas
pinjaman,

Gg) kejadian penting tainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
Ih) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan:

y persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan

j) pengungkapan informasi sehubungan dengan Wabilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan
posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikon sebagai liatilitas jangka panjang, antara
lain adalah:

(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanogal kesepakatan, jangka v
waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

20) | Utang Sewa Pembiayaan v Catatan 17

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan,

b) rekonsiltasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total

pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, untuk setiap perinde berikut:

(1) sampai dengan satu tahun:
(2) lebih dari satu tahun sampas 5 (lima) tahun, dan
(3) lebih dari S (lima)tahun.
C) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut:

d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan
akan ditenma dan kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan:

&) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback)j dan

f) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen,

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa,

KK

&

Page 48 OCR 0.895
Page 48 of 85

21)| Khusus Industri Perbankan v

3) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:
(S) Jurnlah amortisasi pada tahun berjalan,

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh termpo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance),

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga
yang diterbitkan.

8) Pinjaman Diterima

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjien, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lainnyafdebt covenance):

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenanos:

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih,

ch Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(L) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:

(2) Rindan jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan)

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi,

Page 49 OCR 0.852
Page 49 of 85

22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal:
(2) Penyisihan yang dibentuk:
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan
(9) Saldo akhir,
b) Kegiatan PLM yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

Cc) Uabilitas bersyarat sehubungan dengan PLM dan Ilabilitas bersyarat lainnya
sebogamana diatur dalam standar akuntansi keuangan:

d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
terpisah:

€) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awali
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir,

23)| Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang v Catatan 16
a) Imbalan Pasti

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) gambaran umum mengenai jenis program,

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang

menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga,

(C) iuran oleh peserta program:

(dj) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(NN imbalan yang dibayarkan

(9) biaya jasa lalu,

(W) kombinasi bisnis,

Ci) curtailment: dan

LL

Page 50 OCR 0.864
du)

Page 500185

penyelesaian,

(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program
yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya atau sebagian didanai,

(4) rekonsdiasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
Giatribusikan pada setiap:

ta)
tb)
te)

td)
(a)
Ig)
ta)
(nm)

hasil yang diharapkan dari aset program:
keuntungan dan kerugian aktuariat,

perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

luran oleh pemberi pekerja:
turan oleh peserta program)
imbalan yang dibayarkan,
kombinasi bisnis, dan
penyelesaian:

(5) rekonsiliasi nilai kim kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir
(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas
Aset dan Uabilitas yang diakut dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:

ta)

(b)
te)

ta)

ta

keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan
posisi keuangan,

biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laparan posisi keuangan:

setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK:

Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
dlakul sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan

jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan)

(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nara pos
dimana hal tersebut termasuk:

da)
(bj
O
tg)

te)
0

biaya jasa kini,
saya bunga:
hasil yang diharapkan dan aset program

hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK,

keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
101 (sepuluh per seratus):

biaya jasa lalu,

Page 51 OCR 0.887
Page Sl of 3s

(9) dampak dari curtailment terutarna terkait dengan penyelesalannya, dan

(h) dampak dari batasan dalam SAK:

(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui v
segera dalam saido laba, meliputi:
(2) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan v
(b) dampak dari batasan dalam SAK:

(8) jumlah kumwlatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakul pada v

pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total v
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset prograrn, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, Instrumen ekuitas, Instrumen utang, properti, dan
Seluruh aset lain,

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: v
(2) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan, dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan,

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian v
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utama dari aset program, v

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serto imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset,

(13) Asurnsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan
Gan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: V

fa) tingkat diskonto)

(b) tingkat Imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan:

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset,

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam Indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan Imbalan masa depan):

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan
(f) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria,

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasurngikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto, dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

Page 52 OCR 0.891
Page 52 of 85

(c) Dalam hat program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi,

wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan lingkat
tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.
(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:
fa) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau v
defisit pada program: dan
(b) penyesuaian yang timbul pada:
dil Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari
Uabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan
Cii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
program peda akhir periode pelaporan: v
(16) estimasi terbatk pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
dimulai setelah penode pelaporan: vV
(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepenyendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:
(2) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu:
(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

(D Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut,

(W) pengungkapan gambaran umum jenis program sesual dengan huruta)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti: dan

(jika Perusahaan mencatat luran yang terutang untuk periode sesuai SAK
Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir ii.

b) Turan Pasti vV
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastibarus mengungkapkan
Jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.

c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya v
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka
panjang lainnya.

Page 53 OCR 0.872
Page 53 of 88

9) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja

Yang harus diungkapkanantara lain:

(4) luran program dan jurnlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan

(2) penjelasan mengenai Kabilitas kontinjen (jika ada),

24)| Utang Obligasi v

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nncian mengenal jenis, nilai nominal dan niai tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan panerbitannya)

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

€) jurnlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

&) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada:

pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatanj

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defauit):
dan

h) persyaratan penting lainnya.

25) | sukuk v

2) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.

b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(4) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(a) ringkasan akad syariah dan skerna transaksisyariah yang digunakan:
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari,
(ce) nilai nominal,
(d) besaran Imbalan (untuk Sukuk ijarah):

(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
hasil (untuk Sukuk mudharabah):

(rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
atau bagi hasil:

(9) jangka waktu)
(h) tujuan penerbitannya: dan
ti) persyaratan penting lain:

Page 54 OCR 0.871
Page S4 of 85

(2) peringkat dan narna Perusahaan Pemeringkat Efek,

(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan)

(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

(5) name Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

(G) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan

(8) kejadian penting leinnya antara lain kepatuhan Erniten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default).

26) | Utang Subordinasi v

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga

kontraktual selama periode pelaporan
b) tujuan perolehannya:
C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:

d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan den kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
f) persyaratan penting lainnya,

27) | Obligasi Konversi v
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) nodian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh ternpo, jadwal

pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya,

Bb) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebalum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti:

c) dampak dilusi apabila seluruh obhgasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dan sudut pandang pemegang obligasi konversi:

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya

2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

IM) Jumlah bagian yang akan jatuh termpo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

hb) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defauft):

Page 55 OCR 0.882
Page 88 of 88

7» hal Perusahaan menertitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli:

k) komponen Uabilitas dari obligasi konversi:
W keberadaan fitur derivatif melekat: dan
m) persyaratan penting lainnya

- Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas Induk
1) | Modal Saham v Catatan 18
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain: v

(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode:
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratanj
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalarn ekuitas: vV

Cc) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:

(1) Pemegang saham yang memiliki 595 (lima perseratus) atau lebih:

(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan

(3) Pemegang saham lainnya:

d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:

(3) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Mak Asasi Manusia, persetujuan v
danfatau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS):

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak vV
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private pacement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi, dan

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalarn rangka ekspansi, v
penyelesalan pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal,

e) Dalam hat hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar

disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek.

KL

Page 56 OCR 0.878
2)

Page 56 of 88

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital,

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor:

b) Uraian sumber agio saham,

€) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas:

d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor,

€) Uralan mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya:

£ Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dan entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara:

(3) Tanggal afektif transaksi,

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut:

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi,

(6) Milai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah Imbalan yang diserahkan atau diterima, dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:

la) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali:

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan,

(c) Dampak penyesuaran kebijakan akuntansi: dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali,

«

an aan

cc

Att

Catatan 19

3)

Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilananya Pengendalian yang meliputi:
(4) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:
(2) Nama entitas anak: dan
(3) Wama pihak yang bertransaksi,

b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian:
Gan

€) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan Investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.

Page 57 OCR 0.857
Page S7 of 85

4) | Saham Treasuri v

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal
disetarj

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saharn treasuri yang
diperoleh,

€) Tanggal dan jumlah saham treasun yang digunakan sebagai pengurangan modal
disetor:

d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembak serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan

@) Akumulasi jurnlah lembar dan nilai saham treasuri.

5) | Saldo Laba v

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):

b) Be Pala seldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait,

lan

C| Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.
6) | Waran v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran,

b) dasar penentuan Nilai Wajar waranj

C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

@) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
@e) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penertiitan waran,

7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya v Catatan 2d

Yang barus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-rnasing
komponen pendapatan komprehensif Isinnya.

8) | Kepentingan Nonpengendali v
Yang harus diungkapkan antara lain rincan bagian pemegang saham nonpengendali atas
ckuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidok langsung pada entitas induk.

Page 58 OCR 0.847
Page 58 of 88

d. Laba Rugi Komprehensif

1) | Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain -
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, ")
termasuk pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang:
(2) Penjualan jasa:
(3) Bunga:
(4) Royalti: dan/atau
(5) Dividen
@iungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga,
8) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama: v
c)  Narna pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang meletihi 1036 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan, v
d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
dalarn setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah v
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
@) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: v
(2) Pendapatan kontrak konstruksi:
la) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
:
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam perode berjalan, dan
(Cc) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak,
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
la) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakut sampai tanggal
pelaporan.
(b) Jumlah uang muka yang diterima: dan
(c) Jumlah retensi:
(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas:
f) Dalam hal Perusahaan merniliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara v
terpisah, antara lain:
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:
12) Pendapatan komisi yang diperaleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi

Catatan 20

Page 59 OCR 0.882
Page 59 of 45

keagenan dengan pendapatan lainnya: dan
(

3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

la) Pendapatan bruto,
(b) Retur/rabat/diskori terkait: dan
(te) Total pendapatan neto.

2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator v
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tanf,

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,
C) Masa berlaku tarif:

d) Besaran tarif, dan

€) Perjanjian lain yang terkait.

3) | Khusus Industri pembiayaan v
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen)

b) Pendapatan anjak peutang, dan

C) Pendapatan sewa.

4) | Khusus Industri Rumah Sakit v
Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
B) Restitusij

b) Subsidi tidak mampu: dan

Cc) Selisih perhitungan klaim,

5) | Khusus Industri Transportasi v
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utarna antara lain:

a) Rindan pendapatan bersih jasa transportasi:

b) Rindan pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi,
C) Rindan pendapatan usaha dari jasa ekspedisi,

Page 60 OCR 0.898
Page 60 of 85

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

e) Rinoan pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, teri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepernilikan armada
tersebut.

6) | Khusus Industri Telekomunikasi v

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usahs jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendin, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain.

7) | Khusus Industri Asuransi: v
Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok prerri bruto,

premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 cian 62)

8) | Khusus Industri Jalan Tol: v

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, ringan pendapatan jasa lain,
dan rincian pendapatan kerjasama operasi:

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9) | Khusus Industri Perbankan v

Pendapatan Bunga

Yaog harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak berbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah:

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui:

C) Elek-efek: dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

10) | Beban Pokok Penjualan Catatan 21
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: V

Page 61 OCR 0.874
Page 61 of 88

(1) Biaya bahan baku,

(2) Binya tenaga kerja: dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saklo awal dan akhir persediaan,

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1086 (sepuluh perseratus) dari v“
pendapatan, dan
c) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. v
11) | Khusus Industri Rumah Sakit V

Beban Departementalisasi/ Beban Oporasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departermentalisasi:

a) Beban bahan:

b) Beban jasa pelayanan:

C) Beban pegawai,

@) Beban penyusutan sarana medis:

€) Beban pemeliharaan sarana:

#) Beban asuransi,

9) Beban langganan daya dan jasa)

h) Beban depresiasi.

12) | Khusus Industri Asuransi: v

a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rindan dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi,

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian dan juah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tempo, kidim nilai tunai, dan klaim kematian.

C) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan keicmpok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

@) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis Investasi,

Page 62 OCR 0.865
Page 610f85

19) | Khusus Industri Perhotelan v

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lam:

B) Rincian jumlah unsur-unsur beban departernentalisasij
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan

C) Rincian jumlah urisursunsur beban departemen lainnya.
14) | Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rindan sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara v Catatan 22
lain:

a) Beban penjualan:

b) Beban distribusi: dan

€) Beban umum dan administrasi.
15)| Khusus Industri Perbankan v
a) Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antara lsin rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utara,

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian junvah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama,

16) | Khusus Industri Pembiayaan v
BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan,

17) | Pendapatan dan Beban Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya, v laporan Laba Rugi dan
b) rincian dan jurvlah Beban lainnya. v Penghasilan — Komprehensif
5 Lain Konsolidasian
C) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaye penjarnan meliputi:
(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga v
efektif,

(b) beban keuangan dalam sewo pembiayaan yang diakut sesuai SAK yang

Page 63 OCR 0.848
Page 63 of 88

Helo” 7—Afaterangan——”—————— | Aip | Yidak | WA | Keterangan

(Cc) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam tnats usang asing sepanjang v
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga,
(2) tiaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi: v
Ia) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi bersedia untuk dijual:
(b) rugi neto dari Instrumen keuangan yang diakul pada Niai Wajar melalui laba v
rugi: dan
(ch) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung V
nilai,
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi : v

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/otau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah,

te

18) | Khusus Industri Perbankan v
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset
Yang harus diungkapkan antara lain rindan jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

5) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

GC) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
19) | Pendapatan Komprehensif Lain Laporan Laba Rugi dan
Yang harus diungkapkan antara lain: Senen akobdai
a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujudj
b) keuntungan dan kerugian aktuanal atas program manfaat pasti,
C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:
d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual:

e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian Instrumen lindung nilai dalam rangka V
lindung nilai arus kas dan

f) bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. v

aU

Page 64 OCR 0.902
3)

b)

3)

d)

e)

Paye 64 of 85

komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(4) beban (penghasilan) pajak kini,

(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode
lalu,

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
ternporar dan pembalikannya:

(8) jurniah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru,

(S) jurnlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya
atau perbedaan temporer suatu penode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan:

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan

(7) jumiah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkat dengan transaksi yang dibebankan

atau dikreditkan langsung ke ekuitas:

Jumlah pajak penghasilan terkait dengan setisp komponen pendapatan komprehensif

lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprebensif lain dari entitas asosiasi

dan/atau Ventura Bersarna,

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam

satu atau kedua bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku: atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:

penjelasan mengenal perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan

tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya,

Jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat

dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak

tangguhan dalam laporan keuangan:

20) | Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :

Page 65 OCR 0.885
9

"

»

1)

m)

mn

o)

»

Page 68 of 85

Jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,

cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas Ilabilitas

pajak tangguhan yang belum diakui,

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi:

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirindi): dan

(3) laba kena pajak,

perhitungan beban dan Ilabilitas pajak kini dengan menerapkan tanif pajak sesual

dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku,

pernyataan bahwa laba kena pajak hasi rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian

SPT Tahunan PPh Badan:

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum

dikompensasi:

(1) pemiah aset dan Niabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian, dan

(2) jumtah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakul dalam laba rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau labilitas
pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan

(2) laba rugi dari kegiatan norrnal atas operasi yang dihentikan selama pertode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian,

jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham

Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi

untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan:

uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan
praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi
bisnis,

peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan
wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis
tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akulsisi: dan

Jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas
aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak
mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada: dan

mi jan riode kini atau sebelumnya

4.4

«

au

Page 66 OCR 0.878
Page 660135

mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkat.

21) | Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagsi pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jurviah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut, Rekonsiliasi tersebut v
mencakup dampak individual dan setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per
sahamj

b) jumlah rata-rata tertimbang saharn biasa yang digunakan sebagai penyebat dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut,
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak indiwdual dari setiap jenis instrumen yang v
mempengaruti laba per saham,

6) instrumen (termasuk saharn yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam Y
penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutir
untuk periode sajian,

9) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen v
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir perode pelaporan: dan

€) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. v
22) | Transaksi Pihak Berelasi v Catatan 23
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
Jumlahnya: v
(1) lebih dari Rp 1-000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan
orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau
(2) lebih dari 0,596 (nol korna lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.

Catatan 26

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi 3)
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi
dan saldo dengan pihak dimaksud:

C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan 3
pihak-pihak berelasi serta Informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk

komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut

Page 67 OCR 0.852
Page @T of 85

dalam laporan keuangan, pakng kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban v
berkait,
(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Labilitas, “v

termasuk komitmen, dan!
fa) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat Jaminan, dan
sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesatan: dan
(b) rincian garansi yang diberikan atau diterirna:
(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian

penurunan nilai secara indiwidual dan kolektif, dan penghapusan plutang terkait v
dengan jumlah saido piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usahaj dan
(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika v
dilakukan pembentukan:
Gd) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) v

dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori benkut:
(1) entitas induk,
(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas,
(3) entitas anak:
(4) entitas asosiasi:
(5S) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer:
(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya, dan
(7) pihak-pihak berelasi lainnya.
@) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok v

direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(1) #mbalan kerja jangka pendek:
(2) imbalan pascakena:
(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya:
(9) pesangon pemutusan kontrak kerja, dan
(5) pembayaran berbasis saham.

#) untuk entitas berelasi dengan pernerintah : v

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan:

Page 68 OCR 0.881
Page 68 of 85

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan, dan

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut

23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional,
b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam rnata uang asing serta ekuivalennya
dalam mata uang fungsional,

(2) posisi neto dari aset dan liatxiitas moneter dalam mata uang asing)
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional:

(4) jurnlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
timbul pada Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:
dan

(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan v

Salam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut

pada awal dan aktvr periode.

24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan v

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakul atau dibalik setarna periode tertentu
untuk sustu aset individual, termasuk goodwil! atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalarn laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai)

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama
periode tersebut dan unsur taparan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik:

(4) goodwW! yang telah diakui rugi penurunan nilainya,

(5S) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut, dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revalijasian yang diakul dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset.

CA

& Kat

Page 69 OCR 0.886
Pane 69 of 85

b)

c

Perubahan Estimasi Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain :
(4) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan

(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
drungkapkan,

Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(4) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi:

(2) atasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan mforrnasi yang andal
Gan relevan:

(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
la) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh) dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:

(9) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang
disajikan. Dalam ha! tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya:
dan

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-pertode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan periode lalu,
(2) jumiah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan, dan
(b) laba per saharn dasar dan dilusian:
(3) jumlah koreksi pada awal penode sajian paling awal: dan

(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.

Page 70 OCR 0.873
Page 70 of 85

26) | Kombinasi Bisnis

()
2
(3)

ta)
(3)

(6)
(7)

(8)

(al

(10)

(at)

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi,

tanggal akuisisi:

biaya terkait akuisisi, di (var biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,
periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:
persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:

Glasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:
penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui

Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total Imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Imbalan,

kesepakatan Imbalan kontinjensi dan aset Indemnifikasi:
(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pernbayaran,
dan

(Cc) estirnasi kisaran hasil (tidak dediskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
Gapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
Gapat diestirnasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, rnaka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:

Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan
kelompok utama piutang, musalnya penjarnan yang diberikan, sewa pembiayaan
langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:

(a) Nilai Wajar piutang,

(0) jumlah piutang bruto kontraktual: dan

(Cc) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih,

jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset

yang diperoleh dan Uabilitas yang diambil alih,

setiap liabilitas kontinjens: yang diakui pada Nilai Wajar:

Ca) uralan mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi,

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut, Dalam hal

Page 71 OCR 0.882
Page TI of 88

diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumnsi utama yang

mendasari prakirban peristiwa masa depanj dan
(e) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut:
(12) dalam hal labilitas kontinjensi tidak diakul karena Nilai Wajarnya tidak dapat
diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

Ca) nforrnasi sebagaimana dimaksud dslam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi: dan

(b) atasan Liabditas tidak dapat diukur secara andal:
(13) dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakw dan pos dalarn laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakulj dan

(b) penjelasan tentang alasan transaks tersebut menghasilkan keuntungan)

(14) setiap kornbinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 100

(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi peda

tanggal akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendahi pada pihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

(b) teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar,

(LS) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
nkuisisi: dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan ateu kerugian tersebut:

(16) Informasi sebagai berikut:

Ca) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua

Page 72 OCR 0.864
Page 720185

korntenasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
sejak awal periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

d

ig)

(2)

3)
ta
(5)

dalam hat akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,

Liabditas, kepentingan nompengendali tertentu atau jenis Imbalan dan jumlah

yang diakul dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan

hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai:

(b) Aset, Labditas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai: dan

(ch sifat dan jurnlah dari setiap penyesualan perode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan

sebap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan

mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau

sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau

Nabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, meka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian:

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut: dan

(c) teknik penilsian dan mput model utama yang digunakan untuk mengukur
Imbalan kontinyensij

Nabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada,

rekonsiliasi atas nilal tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan:

jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada

periode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau Nabilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangari Perusahaan hasil penggabungan

pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LX dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisrusj dan

Page 73 OCR 0.882
Page 730f85

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(1) jumlah harga yang dibayarkan,
(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis kkinnya apabila
Pengendalian diperoleh, dan

(4) jumlah aset dan liabihtas selam Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

27)

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen:
(1) inforrnasi umum, yang terdiri dari:
Ca) faktor-faktor yang digunakan olen manajemen untuk mengidenbfikasi
segmen dilaporkan: dan
(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan,
(2) inforrnasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan llabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya)

(3) rekonsiliasi dan total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, Ilabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalarn laporan kevangan Perusahaanj

b) pengungkapan pada level entitas
(Lt) Informasi produk dan jasa

Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dari jasa yang serupa.

(2) Inforrnasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang distribusikan kepada:
L negara domisili Perusahaan: dan
Ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
Indiwdual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, terrnasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara

Catatan 2u dan 27

Page 74 OCR 0.905
Page 74 of 88

tersebut secara Individual.

(b) Aset tidak lancar selain Instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:
|, negara domisili Perusahaan: dan
1, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.

Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.

(3) Informasi pelanggan utama v
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 1016 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:

Ca) fakta:

(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan

(Ic) identitas segrnen yang melaparkan pendapatan tersebut,

28) | Operasi yang Dihentikan “

a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan)

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi
yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas Informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
@ihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan

(b) laba atau nugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
Gikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait:

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan, dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.

Page 75 OCR 0.878
29)

Page 75 of 85

Instrumen Derivatif salain Darivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non indung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi,

D) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan Instrumen denvatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi
Indung nilai dan kelompok non lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain:

(2) pihak lawan transaksi (counterparties):

(3) tanggal jatuh tempo:

(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi
keuangan,

(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan,

(6) pos Aset dan/atau Labilitas yang dilindung nilai: dan

(7) persyaratan penting lainnya.

cl Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
untuk mencapai tujuan tersebut:

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk.
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung
Wlai, dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya,

30)

Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan

antara lain:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan: dan

b) hierarki, metode, dan #sumnsi sianifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar
aset keuangan dan habilitas keuangan.

Catatan 25

31)

Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:

8) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan
sebagai distribusi kepada perlik pada periode pelaporan:
b) jumlah utang dividen untuk:

Catatan 18

Page 76 OCR 0.877
Page 76 of 85

(L) periode pelaporan, dan v

(2) periode sebelumnya, v

C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah v
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesalan laporan keuangan dan tidak
diakui sebagai Liabilitas kepada permnilik pada akhir periode pelaporan: dan v

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakul.

32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama v
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) jumlah agregat dari labilitas kontinjensi dengan jumlah llabilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah:

b) jumlah agregat dari kornitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersarna secara terpisah dari komitmen lainnya:

C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan

G) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:

(1) metode yang digunakan untuk rmengakui bagian partisipasinya, dan
(2) jurmah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, Ilabilitas jangka pendek,
Nabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.
33) | Perikatan dan Kontinjensi v
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perkatan yang meliputi:
(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan Itsensi, diungkapkan:

| pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,

IL periode berlakunya penkatan:

II. dasar penentuan kompensasi dan denda,

IV. Jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan) dan
V.  pembatasan-pembatasan lainnya:

(b) kontrak atau perjanjian yang mernerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, Ikatan

Page 77 OCR 0.877
Page TT of 88

untuk Investasi, diungkapkan:

| pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
Ii, periode berlakunya perikatan,
Ii, nilai keseluruhan, mata uang, den bagian yang telah dirsalisasi: dan
Iv. sanksi-sanksi:
(2) pernberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

(2) petsale-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan
(c) periode berlakunya jaminan: dan
(d) nilai jaminan,
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank, dan
(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.
b) Kontinjansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang terkait,
(b) jumlah yang diperkarakan)

(Cc) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):
dan

(d) dampak keuangan,

(2) Peraturan Pernerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
Ungkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi
Gampak keuangannya,

(3) kemungkinan Nabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):

(a) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
(a) Karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi,
(b) estimasi dari dampak keuangannya:

Page 78 OCR 0.891
Page 78 of 85

(Cc) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
keluar sumber daya, dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga,

34) |

Khusus Industri Perkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma:

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:

Cc) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan,

d) Hak dan Habilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama,
e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan

£ Isi perubahan perjanjian, jika ada.

35)

Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai:

(2) risiko likuiditas, antara lain:

(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap penode arus kas: dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas:

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis tisiko pasar dimana
@€ntitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas: dan

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari
Instrumen keuangan.

Catatan 24

Page 79 OCR 0.859
Page 70 of85

36)| Khusus Industri Perbankan v

3) Rasio Kecukupan Modal (Capital! Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan rmedal pada tanggal laporan
posisi keuangan,
(2) Posisi CAR minimum berdesadcan peraturan Bank Indonesia, dar
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR,

b) Posisi Devisa Neto v
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
taparan posisi keuangan:

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia)

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum v
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketigs di bank.

d) Aktivitas Fiduciary v
Yang harus diungkapkan antara lam uraian masing-masing aktivitas fiducianyyang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

37) | Kuasi-Reorganisasi v

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang

meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieiiminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumiah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi,

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham

setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:
€) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasi:

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilalan Aset dan llabilitas sebelum
digunakan untuk mengelirninasi defisit, dan

e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun sakdo laba dalam

laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.

Page 80 OCR 0.890
38)

Page 80 of 85

Pengelolaan Modal
Yang harus diungkeokan aritara lain :

2)

»
d
a)

13)

Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola

permodalannya, termasuk:

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal,

(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:

ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal:

setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya,

pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada): dan

konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak #ksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan,

Catatan 24

39)

Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak mernerlukan penggunaan Kas
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

Catatan 29

“0)

Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :

a)

b)

d
d)

8

rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendak
ataupun jangka panjang:

penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pernbayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umur setiap perjanjian, seperti
korwfisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian)

jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
opsi saham,

untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbong sisa umur kontrak untuk opsi saham

Page 81 OCR 0.876
Page 81 of 85

yang beredar pada akhir periode,

Il penentuan Milai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hai sebagai
berikut:
(1) opsi yang diberikan selarna suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar
Opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai
Wajar tersebut diukur: dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar Instrumen ekultas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan inforrnasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
Opsi saham):

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.
41) | Khusus Industri Asuransi: v

2) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Analisis Kekayaan,

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi:

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(5) Jurmiah investasi yang diperkenankan dalarn perhitungan solvabilitas,
42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah v
Hal-hal yang harus diungkapkan:

8) Ijin Menteri Keuangan atas pendinan unit Asuransi Syonah:
b) Jenis Akad Asuransi Syarah:

Cc) Rincian Aset, Uabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah,
dan

d) Zakat

43) | Informasi Penting Lainnya v
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi,

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya:

C) Rasio keuangan penting:

d) Pendapatan, beban dan hasil underwntingj dan

Page 82 OCR 0.890
Page 82 of 85

e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup

perusahaan.

48)| Khusus Industri Kehutanan : v

8) Rindan volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

b) Pemenuhan kabditas terhadap negara seperti DR, IHH, SPPHH, IHPH dan iuran wajib
lainnya)

Cc) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):

GO) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya:

€) Khusus HTI, diungksokan reslisasi anggaran dan penanaman pada penode berjalan
dan akumulasinya: dan

1) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(4) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.
45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi
yang ada pada ekhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan kevangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesual yang maternal setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uralan peristiwa, misalnya:

(t) tanggal terjadinya:

(2) sifat peristiwa: dan

(3) estirnasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat,

46)| Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terksit v Catatan 2v
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:

Page 83 OCR 0.889
Page 83 of 85

8) judul SAK dan jenzs peraturan baru tersebut:
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi:
c) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan

d) pembahasan mengena! dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar.

47) | Reklasifikasi

a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam v
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1) sifat reklasifikasi:

(2) jumlah masing-masing pos ataw gabungan beberapa pos yang direklasifikasi,
dan

(3) alasan reklasifikasi.

b) Dalam hal rekdasifikasi jurnlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:

(1) alasan tidak mereklasifikasi jurniah tersebut: dan
(2) sitat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi,
48) | Hibah Pemerintah v

Setiap Hibah Pernerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai

berikut:

8) sitat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakui,

49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain v

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi salain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(Ll) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:

(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya, dan

Page 84 OCR 0.904
Page 84 of 85

(3) — rekonsibasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.
€C) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan olah otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan,

50)

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Page 85 OCR 0.888
Page 85 of 85

Jakarta, Pp Juli 2024

Jayanti Sari
Direktur Utama

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.04 MB
Published30 Jul 2024
Pages85
Characters150,200
Text sourceOCR
OCR confidence0.878

Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Jayanti Sari p.85
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×13
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.37
unresolved org Menteri Hukum dan Mak Asasi Manusia p.55
unresolved org Bapepam p.72 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result