Skip to content
Back to announcement

Checklist Pengungkapan LK Q2 2024.pdf

Financial statement Text extracted WIRG

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 121

Page 1 OCR 0.932
Page 1of122

PT WIR ASIA TBK DAN ENTITAS ANAK

Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan Konsolidasian untuk
Seluruh Industri di Pasar Modal di Indonesia

Berdasarkan Peraturan Nomor VIII.G.7

Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK

Nomor KEP-347/BL/2012 dan

Surat Edaran Nomor SE-17/BL/2012
Page 2 OCR 0.946
Page 201122
Page 3 OCR 0.884
Page 3 of 122

CHEOKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL Di INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1, Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan Konsolidasian ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang
merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No, VIN.G.17).

2. Tanda IV) diisi pada kolom “Ada apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom
'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda “) diisi pada kolom "Tidak Ada" dengan menambahkan
keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4, Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (v) diisi pada
kolom "N/A".

5. Checklist Ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited),

Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik PT WIR ASIA Tbk
Bidang Usaha Jasa teknologi informasi termasuk bidang multimedia,

telekomunikasi dan periklanan

Jenis Penawaran Umum -

Page 4 OCR 0.870
Page 4of 112

30 Juni 2024 31 Desember 2023
Nama Kantor Akuntan Publik - KAP Mirawati Sensi Idris
Namo Partner - Juninho Widjaja, CPA
Opini Akuntan - Opini Tanpa Modifikasian

Catatan tentang Opini (jiko ada) 2

“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

Ya Tidak

Direksi Atas Laporan Keuangan Konsolidasian"

Pemenuhan Peraturan No.VII.G.11 Tentang “Tanggung Jawab

ya

Pemenuhan Peraturan No.VIIIA.2 tentang “Independensi
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"

Ya

Page 5 OCR 0.841
Page 5of 122

Data Keuangan Penting
Periode laporan keuangan konsolidasian 30 Juni 2024 30 Juni 2023

Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif

Lain Konsolidasian
Pendapatan 1.273.732.181.045 1.249,032.718.587
Laba bruto 153,893.496.494 152.041.625.753
Laba usaha 81.756.722.260 69,233.800.963
EBTDA 90.255.507.607 71.438.557.590
Laba neto 52.433.929.219 34,659.726,214
Laba komprehensif 52.260.092.524 32.522.127.211

Laba (rugi) Per saham (dasar) 3,7 271

Laba Per saham (dilusian) 37 250

Page 6 OCR 0.811
Page Gof 122

Laporan Posisi keuangan konsolidasian 30 Juni 2024 31 Desember 2023
Jumlah Aset
Jumlah Aset Lancar 517.666.014.929 603.819.875.283
Jumlah Aset Tidak Lancar 573.003.597.491 522.835.201.558
Jumlah Liabilitas
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 241.091.888.376 342.982.125.328
Jumlah Labilitas Jangka Panjang 76.988.586.425 68.509.406.418
Jumlah Ekuitas
Modal Disetor 59.693.111.970 59,693.111.970
Tambahan modal disetor 465.437.294.507 165.437.294.507
Selisih atas transaksi dengan pihak
monpengendali 1.897.328.908 1.897.328.908
Komponen ekuitas pada obligasi
yang dikonversi
Penghasilan komprehensif lain (3.693.498.937) (3.523.759.627)
Saldo Laba
Telah ditentukan penggunaannya 12.000.000-000 1.929.923.706
Belum ditentukan penggunaannya 174.369.047.332 129.472,343.145
Kepentingan nonpengendali 62,885,353.839 50.256.302.486
Periode laporan keuangan konsolidasian 30 Juni 2024 31 Desember 2023
Rasio Keuangan Konsolidasian""
Rasio Lancar (XM) 214,721 176,058
ROA (K) 4814 6,081
ROEIX) 6,79K 9,58
Ebitda thd pendapatan (#6) 109k 5,681

Page 7 OCR 0.944
Page 701122

Catatan:

1, Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat
diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila
pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VII.G.17 tentang
Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.
Page 8 OCR 0.879
Page # of 122

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan

sebagai berikut:

a. gambaran umum Perusahaan:

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan
yang diterapkan:

£. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalarn laporan posisi
keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan
laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-
masing pos: dan

d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1 Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian

manapun dalam laporan keuangan: dan

Laporan Keuangan Terdiri dari:
1 | Laporan posisi keuangan pada akhir periode N Halaman 1-3
2 | Laporan laba rugi komprehensif selama perlode N Halaman 4-5
3 | Laporan perubahan ekuitas selama perlode V Halaman 6-8
4 | Laporan arus kas selama periode “ Halaman 9-10
5 | Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat fi

Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau

membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan

mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.
6 | Catatan atas Laporan Keuangan Halaman 11-128

Ketentuan Umum

Page 9 OCR 0.945
Page 9 of 122

2 informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan,
tetapi informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan,

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk
menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”,
Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai
Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.
Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset
yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta
pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak
diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
Pendirian perusahaan
1) | Riwayat ringkas perusahaan, 1a
2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari 1a
instansi yang berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara:
3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada 1a
periode pelaporan,
4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: 1a
S) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan 1a

melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan

Page 10 OCR 0.879
Page 10 ot 122

yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi n

atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan

6) | Nama entitas Induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha “ 1a
(ultimate parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan
alasannya.

7) | Khusus Industri Media “
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki,
8) | Khusus Industri Jalan Tol “

Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari
penyelenggaraan jalan tol tersebut,

9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan V
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.
10/ Khusus untuk Industri Perbankan V

Izin usaha sebagal bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

11 Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum v
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:
# Nama lokasi,
# Nama pemilik izin lokasi,
@ Tanggal perolehan Izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya,
#  Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin

Page 11 OCR 0.844
Page 11 of 122

lokasi, dan

@ Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas
Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan,

b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:

«Nama lokasi:

# Nama pemilik ijin lokasi:

# Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:

#  Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin
lokasi,

& Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi:

& Jumlah produksi pada tahun berjalan, dan

# Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan
oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

12| Khusus Industri Kehutanan V
Yang harus diungkapkan antara lain:

3) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan,
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH:
dan

€) sisa umur HPH.
b. | Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek Y 1Ib
yang diterbitkan di luar Indonesia:
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: N 1b

3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan “ lb

Page 12 OCR 0.910
Page 120f122

4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan N 1b
(corporate action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode
pelaporan terakhir.
« Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun A 1e
tidak langsung:
2) | Tempat kedudukan: A 1e
3) | Jenis usaha: “ 1e
4) | Tahun beroperasi secara komersial: Pi 1c
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): “ 1c
6) | Total Aset: dan N 1c
7) | Informasi penting lainnya antara lain:

3) sifat hubungan antara entitas Induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari
50x (lima puluh perseratus) hak suara yang sah:

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 509
(lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas Investee tidak
diikuti dengan pengendalian,

€) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan
keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian
dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk,
dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda,

d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk

Page 13 OCR 0.922
Page 13 of 112

mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunal, atau pembayaran
kembali pinjaman atau uang muka:

€) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan
entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya

Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk,

dan

N dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya
Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat
diatribusikan pada pengakuan sisa Investasi pada entitas anak terdahulu
dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian,

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

(3) jumlah harga yang diterima:

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan: dan

(6) jurnlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan
berdasarkan kategori utamanya.

Pa LA

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

ba)

Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan
komite audit:

1d

2)

Cakupan manajemen kunci: dan

Page 14 OCR 0.917
Page 14 of 122

karyawan tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk
Perusahaan dan entitas anak.

3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah v 1d

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

e. | Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan v 1e
Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. le

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan
disajikan sesuai dengan SAK.

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1)

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical
cost), biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizobie value),
Nilai Wajar (fair volue) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang
berlaku.

20,2p

2)

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus
kas.

3)

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
3) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak:
b) Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

Page 15 OCR 0.910
Page 15 of 122

C) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada). V

4) | Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). N
“3 Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1) | Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan “ 3
atau bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah
dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki
dampak yang paling signifikan terhadap jurnlah yang diakui dalam laporan
keuangan,

2) | Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai v 13
masa depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir perlode
pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material
terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya:
dan

3) | Berkaitan dengan Aset dan LUabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), V 3
Catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat
pada akhir periode pelaporan,
d. | Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang
diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi
tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1) | Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas 4 2c
induk dan entitas anak,

Page 16 OCR 0.911
Page 1Gof 122

bj

dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan

keuangan entitas induk,

Cc) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa
kehilangan Pengendalian atas entitas anak,

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas
entitasanak:

e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali, dan

f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang

dikonsolidasi telah dieliminasi,

2

2

2c
2c

2c

2)

Kombinasi bisnis

Yang harus dijelaskan antara lain:

3) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang
digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali,

b) pengakuan awal untuk goodwill,

€) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwll, dan

@) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:

(1) pembelian dengan diskon,
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) Imbalan kontinjensi.

3)

Kas dan setara kas:

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan
setara kas.

2d

Page 17 OCR 0.905
Page 17 0f122

4) | Instrumen Keuangan “ 20
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal Instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan
atas biaya transaksi,

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori,

(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan:

(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar Instrumen
keuangan,

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai
dari aset keuangan:

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan:

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilal, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3),
angka (4), angka (S), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan
mengenai,

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi Iindung nilai:

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas
instrumen keuangan derivatif: dan

(C) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai,
b) Investasi pada Sukuk “
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:
(2) pengakuan awal Sukuk:

Page 18 OCR 0.926
Page 18 of 122

(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(4) Penyajian pendapatan sukuk, dan
(S5) penyajian amortisasi biaya transaksi.
€) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk,
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:
(4) posisi penyajian Sukuk: dan
(5) akad syariah yang digunakan.

5)

Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib
minimum.

b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan
Bank Lain.

€) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank
Indonesia dan Bank Lain.

6)

Plutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Plutang Reverse Repo, metode
pencatatan dan pengukurannya.

Page 19 OCR 0.879
Page 19 of 122

Law w—

7) | Khusus Industri Perbankan “N
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:

@) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah:dan
C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
8) | Khusus Industri Perbankan “
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masingjenk kredit yang diberikan:
(2) Dasar penyajian atas kredit:

(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio
kredit:

(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibell dari BPPN (jika ada): dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban
akseptasi,

€) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar penilaian dan penyajian:

(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan
dengan saldo plutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan

Page 20 OCR 0.922
Page 20 of 122

(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan
agunan,

»)

Khusus untuk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian piutang pernbiayaan konsumenj dan

9) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan
konsumen dari konsumennya.

10)

Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):

b) Penyajian transaksi anjak piutang

c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
plutang dialihkan: dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutanglditagihkan kembali ke
klien atau ditanggung oleh perusahaan).

11)

Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa:

b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa

Cc) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau
lessor.

12)

Persediaan :

Pi!

Page 21 OCR 0.908
Page 21 of 122

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan

rumusan biaya yang digunakan.
a) Khusus Industri Kehutanan v
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara,
pemeliharaan sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen

Yang harus dijelaskan antara lain:

Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.
b) Khusus Industri Perkebunan v

Tanaman Perkebunan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar kiasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan,
(2) Dasar penilaian dan pengukuran:

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman
telah menghasilkan,

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman,

€) Khusus Industri Peternakan bi
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:

Page 22 OCR 0.877
Page 220f122

(1) Hewan ternak telah menghasilkan :

la) Metode penilaian:

(b) Metode amortisasi (deplesi): dan

(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, Jika ada,
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :

(a) Metode penilaian: dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi

hewan ternak telah menghasilkan.

13)

Aset Tetap:

Yang harus dijelaskan antara lain:

3 pengakuan awal Aset Tetap:
b pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:

«| pengelompokan Aset Tetap,

metode penyusutan yang digunakan,
kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap,

1 estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan:

al penghentian pengakuan,

9 nilai residu, dan

Ih pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur

ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode
pelaporan.

aa ana aa aa HE

&

Eng

2h

14)

Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat Investasi

Page 23 OCR 0.912
Page 23 of 121

pada asosiasi,

15)

Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama.

16)

Pola Kerjasama
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriterta dari bentuk kerjasama:
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan
c) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17

Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lain :

») pengakuan awal Aset Takberwujud:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:

€) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya,

9) sumber terjadinya Aset Takberwujud:

@) metode amortisasi yang digunakan:

f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan
@) riset dan pengembangan (jika ada).

Ma ba

18)

Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan

Page 24 OCR 0.916
Page 24 of 122

b) pengukuran aset lancar atau kelompok lepasan yang

19)

Properti Investasi :

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi:

c) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya,

@) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya, dan
e) penghentian pengakuan Properti Investasi.

20)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:

3) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto,

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali
aset (revaluasi):

c) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan
e) Pertanggungan Asuransi.

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya
penurunan nilai: dan

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkevangan dan
pembalikannya.

22)

Khusus Industri Perbankan

Page 25 OCR 0.908
Page 28 of 122

Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Ilabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan, dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan,
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain, dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain,

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan
b) Perlakuan akuntansi atas prerni atau diskonto,

23) | Provisi “
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui: dan
b) dasar penentuan nilai provisi,

za) | Utang Repo v
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi “

Blaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. N

Page 26 OCR 0.906
Page 26 0122

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan,
c) Metode penyusutan prasarana PLH: dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan,
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:

(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan:
dan

(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26) | Khusus Industri Pertambangan Umum “
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan

dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan,

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah
menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa
amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi,

c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan
jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan
dasar perhitungan amortisasi,

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Page 27 OCR 0.926
Page 27 01122

Yang harus dijelaskan antara lain:
8) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, dan
€) Metode penyusutan prasarana PLH.

27)

Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan

(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

2m

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan
tahap penyelesaian suatu kontrak.

2m

€) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(2) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan:

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan
retroaktif, dan

(ce) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam
proses penyelesaian, klairn yang terjadi namun belum dilaporkan dan

Page 28 OCR 0.912
Pnge 28 of 122

beban penyelesaian klaim: dan
(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

d) Khusus Industri Real Estate “

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat,

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek,

13) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah
dari nilai tercatat proyek :

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat:

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada
estimasi kini : dan

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

28) | Program Loyalitas Pelangan v
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan
29) | Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing 2s

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: N
b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas “N
moneter: dan
C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam “
mata uang asing.
30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi 2e

Yang harus dijelaskan antara lain: |
Page 29 OCR 0.881
Page 20 0f122

2) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi, ,

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan “

31) | Hibah Pemerintah “
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian
dalam laporan keuangan.

32) | Pajak Penghasilan 2n
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan:
b) ketentuan mengenai saling hapus:
Cc) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan

On aa

d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan.

33) | Imbalan Kerja 2k
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan:

b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang
diselenggarakan oleh Perusahaan:

C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian V
aktuarial: dan,

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtallment dan penyelesaian. “
39) | saham Treasuri “

Page 30 OCR 0.916
Pape 30 of 122

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas
pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

35)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran
berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan
melalui Kas, termasuk pengukurannya.

36)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas, dan

c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas,
Cotatan: Berlaku untuk kuasi reorgenisosi sebelum 1 Januari 2013,

31

Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.

38)

Segmen Operasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi,

39)

Laba (Rugi) per saham

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan
laba (rugi) per saham dilusian.

Page 31 OCR 0.920
Page 3 of 122

Aset

1)

Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:

bh

d

unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga:

rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata
uang asing:

kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan, dan

Jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan
Oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen.

2)

Khusus Industri Perbankan

bj

K3)

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata
vang.

Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata
uang (nilai dalam mata uang original): dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM
bank pada saat periode pelaporan.

Giro pada Bank Lain

Page 32 OCR 0.930
d)

Page 32 of 122

Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang

(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai:

(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang
mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga,

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang:

(2) Rincian perempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai
(impoired) dan tidak mengalami penurunan nilai funimpaired),

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):

(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai
hubunganistimewa dan pihak ketiga,

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya,

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank
beku operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya
kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang:
dan

Page 33 OCR 0.895
Page 33 of 122

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

3) | Piutang Usaha 5
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:
b) jumlah piutang menurut debitur,

2

-

€) jumlah piutang menurut mata vang:
d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai,

€) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan
nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan plutang:

#) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan
manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan: “

El piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan “
dijaminkan,

Ih) jumlah diarnortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan
1) Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: “

(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan
penting lain yang diatur dalam perjanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

4) | Khusus Industri Asuransi

a) Piutang Premi “
Tambahan pengungkapan mengenalantara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi dan

ae

Page 34 OCR 0.889
Page 34 0f122

(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan sokabilitas.
b) Piutang Koasuransi “

Tambahan pengungkapan mengensiantara lain:

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,

(2) jumlah menurut jenis asuransi: dan

(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan
solvabilitas.

Cc) Piutang Reasuransi “
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) jumlah piutang berdasarkan reasuradur,
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan

(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan
solvabilitas,

d) Piutang Hasil Investasi N
Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi:

(3) Jumlah piutang menurut mata uang, dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
5) | Khusus Industri Pembiayaan v

a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh:

Page 35 OCR 0.922
Page 35 of 122

kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen,

(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi
kerja

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang,
penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan
membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank
dalam rangka transaksi di atas,

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui,

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan,

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang.
b) Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain: “
(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse,
beserta jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang
(tanpa recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan
recourse). dan
(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang
yang diperoleh serta Ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak
plutang.
c) Piutang Sewa Pembiayaan “

Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 36 OCR 0.903
Page 36 of 122

(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini plutang pembayaran
sewa minimum pada akhir perlode pelaporan, Di samping itu, lessor
mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran
sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(8) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(6) lebih dari lima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima,
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor:

(5) akumulasi penyisihan plutang tidak tertagih atas pembayaran sewa
minimum,

(6) rental kontinjen yang diakul sebagai pendapatan dalarn periode: dan
(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material,

dj

Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa
operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai Ilma tahun
(e) lebih dari lima tahun

@)total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan
(@)penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

Page 37 OCR 0.900
Page 37 of 122

6) | Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan

bj) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi,

b) taba yang diakui,

Cc) kerugian yang terjadi, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8) | Piutang Reverse Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

») Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek,
«| Nama pihak/counterparty:

di Lokasi Efek jaminan,

«Tingkat bunga piutang reverse repo:

# Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

&| Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

Page 38 OCR 0.853
Page 38 of 121

Dea an aa aa EN EN NA ASEAN RE Kemangi

9) | Agunan Yang Diambil Alih “
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo
piutang yang tidak tertagih, dan

C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah
pengambilalihan agunan tersebut.

10/ Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan Jumlah tagihan dividen, bunga, “
dan dendakepada pihak lain.

11/ Piutang Lain-lain 6
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jenis dan jumlah piutang, v
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), dan

Cc) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan,
12| Aset Keuangan Lainnya 4

Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi,

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya:

Page 39 OCR 0.930
Page 39 of 122

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan
klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya
maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan,

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga
efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba
rugi,

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum
diarnortisasi, untuk Efek dirniliki hingga jatuh tempo,

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(65) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan
yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori:
(b) alasan rekiasifikasi: dan

(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk
Liabilitas atau Ilabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait
dengan penjaminan tersebut:

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan Ijika ada), termasuk mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk
beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan

(20) jumlah arnortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas
investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki

Page 40 OCR 0.894
Page 40 of 122

hingga jatuh tempo.

13) Khusus Deposito :
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a| nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

bi kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan,

9 jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan

4! hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.
14) Khusus Investasi pada Sukuk

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

» rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:

bl tujuan model usaha yang digunakan:

« Jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan

di Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah “
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
o| Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:

| Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

@ Informasi penting lainnya.

16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana “
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a| Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dari

bjlaba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos
pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakul sebagai laba atau rugi

Page 41 OCR 0.875
Page 41 of 122

periode berjalan
17| Khusus Wesel Tagih “

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat
bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya

(dari transaksi usaha atau lainnya).

18) Khusus Industri Asuransi “
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19| Pinjaman Polis “

Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
2) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:

b) Tingkat suku bunga.

20) Khusus Industri Perbankan “
Kredit

Yang barus diungkapkan antara lain:

3) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan
Jangka waktu serta kolektibilitas:

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode
berjalan:

Cc) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan,

e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

H) Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan
penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia:
B| Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah

Page 42 OCR 0.895
Page 42 01122

Cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk

terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan
sesuai ketentuan Bank Indonesia,

h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas:

| Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku
pimpinan, agen, atau anggota sindikasi,
» Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan perlode pembelian, jika ada,

k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum
Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia:

» Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan
tilai.

21) Tagihan dan Liabilitas Akseptasi “
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tagihan dan Siabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh
tempo:

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan
penghapusan dan mutasi selama periode berjalan:

Cc) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak
ketiga,

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan
nilai tagihan akseptasi

22| Persediaan V

a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilal tercatat menurut
klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan:

Page 43 OCR 0.922
Page 43-0f 112

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi

blaya untuk menjual,
(3) jumlah persediaan yang diakui sebagal beban selama periode berjalan:

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah
persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

(5) Jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui
sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam
periode berjalan

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan
yang diturunkan,

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:
(ih jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan:
dan
UI) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya
pinjaman yang layak dikapitalisasi.

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan
alasan dijaminkan, dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan
asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas
kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.

b) Khusus Industri Perhotelan Y
Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang

Page 44 OCR 0.876
Page 44 of 122

harus diungkapkan antara lain:

(1) Makanan dan minuman,
(2) Perlengkapan: dan
(3) Barang Dagangan.

C) Khusus Industri Real Estat V
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1)Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:

(a) Tanah Matang,
(8) Unit Bangunan, dan
(eh Unit Bangunan dalam Penyelesalan.

(2Numlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah
berlaku namun penjualannya belum diakul, termasuk jumlah utang terkait
yang akan dialihkan, bila ada.

d) Tanah untuk Pengembangan v
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan:

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan: dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.
e) Khusus Industri Media “
Tambahan pengungkapan antara lain:

Page 45 OCR 0.905
Page 450f122

(1) Materi program : lakal, impor (media televisi:

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):

(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.
f) Khusus Industri Rumah Sakit v

Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan:
(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya
g) Khusus Industri Peternakan “v

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi
tertentu, seperti hewan temak menjadi:

(3) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan

(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan
ternak telah menghasilkan dan bewan ternak belum menghasilkan,

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama
paling tidak 2 tahun terakhir,

(C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

Page 46 OCR 0.911
Page 46 of 122

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau

penghapusan persediaan yang mati atau hilang:

(6) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi
dan risiko yang ditutup:

(f) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan
kematian atau metode penghapusan langsung:

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi:
dan

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan.

23) Pajak Dibayar Di muka 1da
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan V
b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. “
24) Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. v 7
25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual “v
Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada
pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,
(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu

Page 47 OCR 0.909
Page 47 of 122

tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang
periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun:

(5) dalam bal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki
untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku:
dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

1. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui
apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan
sebagai dimiliki untuk dijual: dan

II. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual,

(D) uralan fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan
(Cc) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode
sajian sebelumnya.

26) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

| rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang:

8) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta
penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut,

jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan plutang:

@ pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan N

Page 48 OCR 0.889
Page 48 of 122

nilai, dan
#1 dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut Bj
harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya,
27| Investasi pada Entitas Asosiasi v

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama entitas asosiasi,

D) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta
alasannya:

c) nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi
harganya tersedia,

d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,

Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi,

alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih

dari 20X (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial Investee

secara langsung atau tidak langsung:

? akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal
atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda,

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas
“asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan,

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asoslasi, baik untuk
periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif:

1) bagian atas Iabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama
dengan investor lain:

j) Nabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama

untuk semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan

ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam

Kk!

Page 49 OCR 0.922
Page 49 of 122

kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk
total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

28|

Khusus Industri Konstruksi
Jaminan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah

jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan
tersebut.

Khusus Industri Kehutanan

HTI dan HTi dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang
disajikan sebagai berikut:

a) Saldo awal,

b) Penyisihan periode berjalan,

Cc) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan

d) Saldo akhir,

Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol,

(b)Masa hak bagi hasil tot dan amortisasinya:

(Cc) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan, dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

31)

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan

Page 50 OCR 0.881
Page 50 of 122

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman,

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir:

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,
(@) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanamanj

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2
tahun, dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal
IL. Tambahan tahun berjalan
VI. Biaya langsung

(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi
depresiasi luar biasa

Ii. Pengurangan tahun berjalan

II. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(Cc) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir,

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasmna yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasrna,
32) Khusus Industri Peternakan “

Page 51 OCR 0.913
Page 81 0f122

Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan
hewan ternak telah menghasilkan:

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir,

C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan,

e) Kondisi hewan ternak:

f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir:

E) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko
yang ditutup:

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung:

i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:

j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan

k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan,

33| Properti Investasi Ff
»  Yangharusdiungkapkan antara lain:

(ti) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai
Wajar atau model biaya,

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai
Wajar dari Properti Investasi:

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar
atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut
dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:

(3) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir,

Page 52 OCR 0.925
Page 82 0f122

(5) jumlah yang diakui dalarn laba rugi untuk:

(3) penghasilan sewa dari Properti Investasi:

(0) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa
selama periode tersebut: dan

(€) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi
atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang
menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan
model Nilai Wajar:

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi
atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan
(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.
b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalarn huruf (a) ditambahkan
pengungkapan antara lain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi,

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara
signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus
mengungkapkan rekonsiliasi antara penilalan tersebut dan penilaian yang
telah disesualkan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan
menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah

ditambahkan kembali, dan

(») penyesuaian signifikan lain.

eh Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan
pengungkapan antara lain:

Page 53 OCR 0.919
Page 53 of 122

(1) umur manfaat,

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti
Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan
penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi
beban penyusutan,

(8) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi
penurunan nilai, selarna satu periode sesuai SAK yang berlaku,

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan

(6) Nilai Wajar Properti Investasi.

dj Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan
pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan
pengembangan:

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesalan,

(5) jumlah pengeluaran yang diakul dalam jumlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi
yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
Ca) Jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya

pinjaman yang layak dikapitalisasi.
34) Aset Tetap 8
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan Pi
kepernilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pemblayaan:

Page 54 OCR 0.882
Page 54 of 122

b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada ,

awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi,

C) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan: “
d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijual balik yang diakul dalam laba rugi
dan ekuitas (jika ada),
@) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: N
N jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami
penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, “
apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif,
€) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus “v
diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian|:
(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset
Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian:
(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai
Wajar aset,
(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat
dengan model biaya, dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan
selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus
kepada para pemegang saham.

h) Khusus untuk Aset Tetap dalarn proses pembangunan, yang harus diungkapkan “
antara lain:

(1 rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan:
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

aa

Page 55 OCR 0.916
Page S5 of122

(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):

(S5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan, dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya

injaman yang layak dikapitalisasi.
I) Pengungkapan lainnya antara lain: 4

(L)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara:

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh
dan masih digunakan,

(3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual:

(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda
secara material dari jumlah tercatat:

(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap
yang dihentikan pengakuannya,

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan
jenis aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan,

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis
Aset Tetap:

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai:

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nara pihak yang menerima
jaminan dan alasan penjaminan, dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan

Page 56 OCR 0.917
Page 6 of 122

asuransi, dan risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas
kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar
diungkapkan alasannya.
a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan,

b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada

awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi:

Cc) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi
dan ekuitas (jika adal,

@) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami
penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi,
apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif:

€) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus
diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DIP) apabila Aset
Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian,

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:

(4) metode dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai
Wajar aset,

(5S) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat
dengan model biaya, dan

Page 57 OCR 0.929
Page S7 of 122

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan

selama pertode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus
kepada para pemegang saham.

h) Khusus untuk Aset Tetap dalarn proses pembangunan, yang harus diungkapkan H|
antara lain:

(1) rindan Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan:
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:
(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan, dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan:
dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya
injaman yang layak dikapitalisasi.

ih Pengungkapan lainnya antara lain:
(1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara, “

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh
dan masih digunakan,

35| Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi v

Page 58 OCR 0.908
Pase S8 of 122

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti, operated acreoge, unoperated acreage,
sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor,
kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan,

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :

(2) Lokasi penambangan,
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:

(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan:
dan

(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih

kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam
bentuk tabel analisa umur tagihan.

36) Aset Tak Berwujud

Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi,

N
b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi v
komprehensif:
C) rekonsillasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud 4
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi,

d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi ,
kriteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman

Page 59 OCR 0.893
Puge 89 of 122

yang layak dikapitalisasi,

@) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan Y
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
terbatas,

f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa perlode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan, “

g| Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui “
pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,
(2) jumlah tercatatnya, dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau
model revaluasi,

h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya
dibatasi dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk “
Uabilitas,

1) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud:
j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan: x
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:
(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai
Wajar aset,

(5S) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut
dicatat dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan
selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus
kepada para pemegang saham.

Page 60 OCR 0.921
Page 60 of 122

37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum “

a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Ungkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saido awal,

(2) Penambahan dan pengurangan:

(3) Saldo akhir.

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi perarea of
Interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan
saldo akhir, dan

(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus
kas investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

Cc) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang,
Yang harus diungkapkan antara lain:
(L) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. /

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1)
biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan

Page 61 OCR 0.929
Page 61 of 122

mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio
rata-ratanya:

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):
(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan
masa produksi, meliputi penjelasan :
(a) Alasan terjadinya penundaan:
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi,
dan

(C) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika
ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan
asumsi utarna yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai
tersebut,

d) Biaya Pengembangan Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama
tahun berjalan dengan menunjukkan:

(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan,
(b) Saldo awal,

(c) Penambahan/pengurangan:

(d) Amortisasi, dan

(e) Saldo akhir.

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan
pengembangan yang masih berjalan:

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan
pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak
dapat dipulihkan:

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan
dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:

Page 62 OCR 0.889
Page 62 of 122

(8) Alasan terjadinya penundaan:

(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi:
dan
(9 Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus

diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap
Area of Interest.

b. | tiabilitas

1) | Utang Usaha bai
Yang harus diungkapkan antara lain:
Jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: X
8) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan v
«| jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang
berhubungan, “
2) | Provisi
3) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi
jangka panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(| nilai tercatat pada awal dan akhir periode:
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode
bersangkutan:

(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang
belum digunakan:

(5) peningkatan selarna periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang

Page 63 OCR 0.913
Page 63 of 122

terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat

diskonto,
(6) Uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi:

(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana
dimaksud dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan
mengungkapkan asurnsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa
depan: dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

3) | Beban akrual 12
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang v
belum jatuh tempo,
a) | Khusus Industri Perbankan “
Labilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan

b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

5) | utang Repo “
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi
repo,
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

6) | Khusus Kontrak Konstruksi “
Utang Bruto kepada Pelanggan

Page 64 OCR 0.930
Page 64 of 122

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel

yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui,

Cc) kerugian yang dialami: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

Li)

Khusus Industri Perbankan

a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang
mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan: dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.

bb) Simpanan dari Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan

(5S) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya
diblokir atau dijaminkan.

Page 65 OCR 0.925
Page 65 of 122

8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa “
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi:
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.
b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga)
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan
(4) Jumlah utang menurut mata uang.
c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut jenis asuransi:
(2) Jumlah menurut tertanggung:
(3) Jumlah menurut mata uang: dan
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 66 OCR 0.916
Page 66 of 122

(4) Jumlah menurut program asuransi,

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada
Pihak berelasi dan pihak ketiga,

(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.
e) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(3) tumlah menurut jenis mata uang: dan
(4) Jumlah menurut umur utang.
f) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur:
(3) Jumlah menurut jenis mata uang:
(4) Jumlah menurut umur utang: dan
(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.
g) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

h) Titipan Premi

Page 67 OCR 0.898
Page 67 of 122

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.

i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan

Yang harus diungkapkan:

(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham:

(2) Dasar perhitungan: dan

(3) Saldo menurut usia.
9) | tiabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek “v
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya,
10/ Utang Pajak 1ab
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis dan jumlahnya: dan Pi
b) informasi mengenai ketetapan pajak. Pi

11| Khusus Industri Pembiayaan v

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta
Ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12| Khusus Kontrak Konstruksi “
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13/ Bagian Lancar atas Uabilitas Jangka Panjang “

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang
sesual dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang

Page 68 OCR 0.900
Page 68 of 122

sebagaimana diatur dalam Checklist ini.
10 dan 1G

14| Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas Pi
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan
antara pihak ketiga dan pihak berelasi:
(3) Yang harus diungkapkan antara lain: '
(2) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori: “
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan Y
(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi
utang dan kondisi default).
P Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang “
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang,
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak
penghasilan yang terkait,
(3 Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui
selama periode tersebut: dan

(8 Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang
telah direstrukturisasi.

15| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi “

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Page 69 OCR 0.915
Puge 69 of 121

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya,

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh
Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17)

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan
yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan
aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual.

Uabilitas Jangka Panjang

18|

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain :

a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:

b) jumlah utang menurut mata uang, dan

€) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

19

Utang Bank (Jangka Pendek) dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:

3) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis
mata uang,

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan,
Cc) tanggal jatuh tempo:
d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalarn waktu 12 (dua belas) bulan,

e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan
tujuan perolehannya:

Page 70 OCR 0.925
n

h)

»

Page 70 of 122

pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing

fasilitas pinjaman,

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi

persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi

default):

jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan:

persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,

pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan

pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka

panjang yang akan jatuh tempo dalarn jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak

tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas

jangka panjang, antara lain adalah:

(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan

(2) ringkasan perjanjian lara dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan,
jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

20)

Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain :

3)

3)

ce)
e)

jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa
(lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan:
rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada
tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib
mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun:

(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan

(3) lebih dari 5 (limajtahun,
pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut:
total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang
diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan

Page 71 OCR 0.924
8

Page 71 of 122

(non-cancellable sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan,
keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya
sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and
leaseback), dan

penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen,

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan
atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa,

21

Khusus Industri Perbankan

a)

b)

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan perneringkat:
(S) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan,

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance),

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat
berharga yang diterbitkan.

Pinjaman Diterima
Yang barus diungkapkan antara lain:

Page 72 OCR 0.920
Page 72 of 122

(4) Rincian berdasarkan pihak, dan mata uang:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang
dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya(debt covenance),

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance:

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari
pemerintah atau pihak lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari
tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas
tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih.

C) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan
kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat
periode pelaporan, dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan
penurunan nilai komitmen dan kontinjensi.

22| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi “
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang barus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal,
(2) Penyisihan yang dibentuk,

Page 73 OCR 0.899
Puge 73 of 122

(3) Pengeluaran yang terjadi, dan
ta) Saldo akhir,
bj Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

«|  Habilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan,

@ Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya
beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos
yang terpisah,

e| Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Saldo awal:
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir.

23) Uabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang 18
&) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) gambaran umum mengenal jenis program.

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kinl kewajiban Imbalan pasti yang
menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang “
dapat diatribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga,

(c) iuran oleh peserta program,

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan
mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian,

(imbalan yang dibayarkan:

(9) biaya jasa lalu:

Page 74 OCR 0.893
(3)

(9

(3)

Page 74 of 122

(h) kombinasi bisnis:

(W curtailment, dan

W) penyelesaian,

analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari

program yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari

program yang seluruhnya atau sebagian didanai,

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo

awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai

dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang

dapat diatribusikan pada setiap:

(2) hasil yang diharapkan dari aset program,

(b) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan
mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(d) luran oleh pemberi pekerja:

(e) luran oleh peserta program,

(D Imbalan yang dibayarkan:

(9) kombinasi bisnis: dan

(5) penyelesaian,

rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam

butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir

(4) atas Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan,

paling kurang mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarlal neto yang tidak diakui dalam
laporan posisi keuangan,

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:

(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK,

(9) Nilai Wajar pada akhir perlode pelaparan dari setiap hak penggantian

Page 75 OCR 0.905
(6)

(7)

18)

(9)

Page 78 of 122

yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan

(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan narna

pos dimana hal tersebut termasuk:

(2) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga,

(c) hasil yang diharapkan dari aset prograrn:

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai
Aset sesuai dengan SAK,

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih rnetode
koridor 108 (sepuluh per seratus):

(h biaya jasa lalu:

(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya,
dan

(h) dampak dari batasan dalam SAK:

Jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan
diakui segera dalam saldo laba, meliputi:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan

(0) dampak dari batasan dalam SAK:

jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui
keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai
dengan SAK,

persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar
total aset program, untuk setiap kategori utarna dari aset program, yang
mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang,
properti, dan seluruh aset lain,

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

(la) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan, dan

Page 76 OCR 0.926
Page 76 of122

(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan,

(31) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat
pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk
dampak kategori utama dari aset program,

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta Imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset:

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode
pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya
sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto:

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setlap aset program untuk
periode yang disajikan dalam laporan keuangan,

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai
Aset,

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks
atau variabel tertentu lainnya dalam rnasa program formal atau
konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan

(D asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria,

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat
tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada:
ta) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan

pascakerja periodik neto: dan

(9) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk blaya kesehatan,

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi,
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan
tingkat tren biaya kesehatan yang diasurnsikan dari makna yang serupa
dengan satu angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya

Page 77 OCR 0.913
Page TT of 122

aa

(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus
atau defisit pada program, dan
(0) penyesuaian yang timbul pada:
(1 Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari
liabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan
(W) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode pelaporan:
(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara "|
andal, dari iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama
periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan,

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas y
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:
(2) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti Itu,
(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesual
SAK, maka Perusahaan mengungkapkan:
@ informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan
atas perubahan program selama periode tersebut,

Ci) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan
huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang
menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran
kewajiban imbalan pasti: dan

(ii) jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesual
SAK informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan
sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9),

Page 78 OCR 0.904
Pnge 78 of 122

butir (13), buti butir (16) serta buti

&) luran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus mengungkapkan

Jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti. “
€) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka N
panjang lainnya.
Id) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain: 1

(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).

24| Utang Obligasi “
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenal jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata

uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa
tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

€) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada,

fl pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliarnanatan:

RB) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi

Page 79 OCR 0.887
Page 79 of122

default): dan
h) persyaratan penting lainnya,

25)

Sukuk

a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang
digunakan.

b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:

(2)
tb)
ta)
ta
(

Ll
(9

tm)
lo)

ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan,
Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari,

nilai nominal:

besaran Imbalan (untuk Sukuk ijarah|:

prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah
bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah):

rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran
Imbalan atau bagi hasil:

jangka waktu:
tujuan penerbitannya: dan
persyaratan penting lain:

(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:

(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

(6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

(3) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan
Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya
restrukturisasi Sukuk dan kondisi default).

Page 80 OCR 0.895
Page 80 of 122

26| Utang Subordinasi “

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) nama kreditur, sifat Ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku
bunga kontraktual selama periode pelaporan

b) tujuan perolehannya:

c) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:

d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi
default),

e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatanj dan

n persyaratan penting lainnya,

27| Obligasi Konversi N

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) rincian mengenal jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo,

Jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi
dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi,
harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya,
Gan penalti,

c) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling
menguntungkan dari sudut pandang pernegang obligasi konversi:

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:

8) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

8) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),

Page 81 OCR 0.905
Pnge 81 of 122

D) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi

persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi
default),

1) dalarn hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran
umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli:

k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi,

1) keberadaan fitur derivatif melekat: dan

m) persyaratan penting lainnya

Cc. | Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

1) | Modal Saham 19
Yang harus diungkapkan antara lain :
8) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode: v
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis
saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas
modal, dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan:
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas, “
CJ Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:
(1) Pemegang saham yang memiliki 536 (lima perseratus) atau lebih:
(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan
(3) Pemegang saham lainnya:
d)  Oalam hal terjadi perubahan modal saham dalarn periode berjalan:

Page 82 OCR 0.885
Page 82 of 121

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham
tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia,
persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat
Umum Pemegang Saham (RUPS):

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio,
saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau
tanpa Hak Mernesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private
Placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal:

€@) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek,

agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada
Bursa Efek.

2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)

Yang harus diungkapkan antara lain:

» Rincian jumlah tambahan modal disetor,

bj Uraian sumber agio saham:

tp Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas,

4) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetorj

«Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya,

1 Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara
lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara:

(3) Tanggal efektif transaksi:

-

2 th

Aa ah

2

Page 83 OCR 0.880
Page 83 of 122

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau

dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut: “

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah Bi!
imbalan yang terjadi:
(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara “

Nilai tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau
diterima, dan
(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara “
lain:
(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan
sebelumnya untuk periode yang disajikan kernbalis “

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang “N
dikombinasikan,

(6) Dampak penyesualan kebijakan akuntansi: dan A
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.
3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali v Jumlahnya tidak
Yang harus diungkapkan antara lain : mencapai 596 dari Total
8) Uralan transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang Ekuitas
(4) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:
(2) Nama entitas anak: dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi,

b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya
Pengendalian: dan

€) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.

4) | Saham Treasuri bi

Page 84 OCR 0.879
Page 84 of 122

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan
modal disetor,

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri
yang diperoleh:

ce) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan
modal disetor:

d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan

e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saharn treasuri.

5) | Saido Laba “
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika adal:

D) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang
terkait, dan

€) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos
cadangan.

6) | Waran “ »
Yang harus diungkapkan antara lain:

2) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran,

€) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
@) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran,

7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya “

Page 85 OCR 0.899
Page 85 of 122

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-
masing komponen pendapatan komprehensif lainnya,

Kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali
atas ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara
langsung atau tidak langsung pada entitas induk.

Jumlahnya tidak
mencapai 54 dari Total
Ekuitas

Laba Rugi Komprehensif

1)

Pendapatan

Yang barus diungkapkan antara lain

3 Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakul selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:

(1) Penjualan barang:

(2) Penjualan jasa,

(3) Bunga:

(4) Royalti dan/atau

(5) Dividen,

diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:Rincian
jumlah dari kelompok produk/jasa utama:

b|  Narna pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1086 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan,

:h Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
dalarn setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan
terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

@ Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
tt Pendapatan kontrak konstruksi:

Page 86 OCR 0.888
Puge 86 of 122

(3) Jumlah pendapatan kontrak yang diakul sebagai pendapatan dalam

periode berjalan,
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang
diakui dalam periode berjalan: dan

(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian
kontrak,

RI) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode
pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampal
tanggal pelaporan:
(b) Jumlah uang muka yang diterima, dan
(c) Jumlah retensi,

(8 Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing
sebagai Aset dan Liabilitas:

& Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan
secara terpisah, antara lain:
(aj Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:
@ Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya: dan
GO) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan
sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

(8) Pendapatan bruto:

(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan
(c) Total pendapatan neto,

2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator v
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 87 OCR 0.902
Puge 87 of 122

a) Dasar ketentuan tarif,

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif:
€) Masa berlaku tarif:

@) Besaran tarif, dan

e) Perjanjian lain yang terkait,

3) | Khusus Industri pembiayaan “V
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen,

bj Pendapatan anjak piutang: dan

C) Pendapatan sewa.

4) | Khusus Industri Rumah Sakit “
Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan
dan penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:

a) Restitusi,

b) Subsidi tidak mampu, dan

Cc) Selisih perhitungan klaim,

5) | Khusus Industri Transportasi “
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:
Cc) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi,

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenanj dan

Page 88 OCR 0.936
Page 88 of 122

@) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri,
tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar
kepemilikan armada tersebut.

(3)

Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama
dengan pibak lain.

7

Khusus Industri Asuransi:

Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi
bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan
pendapatan untuk setiap jenis asuransi,

Catotan: menyesuoikan dengan PSAK yong berlaku (PSAK 36 dan 62)

8)

Khusus Industri Jalan Tol:

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa
lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi:

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

»

Khusus Industri Perbankan
Pendapatan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
3) Obligasi Pemerintah:

Page 89 OCR 0.885
Page 89 of 122

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui:
Cc) Efek-efek: dan
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

Beban Pokok Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

ah Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku:
(2) Biaya tenaga kerja, dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan:

8) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 10X: (sepuluh perseratus)
dari pendapatan, dan

@ Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang
dijual,

11

Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departernentalisasi:
a) Beban bahan:

b) Beban jasa pelayanan:

C) Beban pegawai,

d) Beban penyusutan sarana medis,

e) Beban pemeliharaan sarana:

f) Beban asuransi:

&) Beban langganan daya dan jasa:

Page 90 OCR 0.918
Page 90 of 122

h) Beban depresiasi.
12| Khusus Industri Asuransi: v
3) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang barus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi
sendiri untuk setiap jenis asuransi.
b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim
Jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian

€) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.
d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jurnlah menurut jenis investasi.
13| Khusus Industri Perhotelan “
Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi,
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan
c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya,
14| Beban Usaha 24,25

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu
antara lain:

a) Beban penjualan, v

Page 91 OCR 0.902
Page 91 of'122

b) Beban distribusi, dan “

c) Beban umum dan administrasi. “
15| Khusus Industri Perbankan “N
a) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan
kelompok produk/jasa utama.
b) Beban Provisi dan Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan
kornisi berdasarkan kelompok produk/jasa utara,
16| Khusus Industri Pembiayaan Ad
BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk
masing-masing akun Plutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan
Plutang Sewa Pembiayaan.

17| Pendapatan dan Beban Lainnya V
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
Cc) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :

(1) biaya pinjaman meliputi:

(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku
bunga efektif:

(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang
berlaku, dan

(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam rnata uang asing

Page 92 OCR 0.914
Page 92 0122

sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian
terhadap bunga:

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan
meliputi:

(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual:

(d) rugi neto dari Instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui
laba rugi: dan

(5) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk
lindung nilai,

d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura
Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah,

Khusus Industri Perbankan

a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset
keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

€) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rindan jumlah berdasarkan jenis,

19

Pendapatan Komprehensif Lain

Page 93 OCR 0.920
Puge 93 of 123

Yang harus diungkapkan antara lain:

3
»)
9
d)

perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Tak berwujud:
keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti:
selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual: bagian efektif
dari keuntungan dan kerugian Instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai
arus kas, dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
dan/atau Ventura Bersama.

20|

Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :

3

komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(1) beban (penghasilan) pajak kini:

(2) penyesuaian yang diakui pada perlode atas pajak kini yang berasal dari
periode lalu,

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya:

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan
tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang barus

(S5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui
sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan
untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan:

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi
dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi

14

1ad

14c

Page 94 OCR 0.926
b)

c)

d)

e)

h)

Page 94 of 122

komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif:
agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang
dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas:

jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan

komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari

entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama,

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi

dalam satu atau kedua bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian
laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan
dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang
berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang
berlaku:

penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan

dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya,

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang

dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakul

sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan,

Jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas

anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

atas Nabilitas pajak tangguban yang belum diakui,

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai

berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi:

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

Page 95 OCR 0.891
Page 95 of 122

(3) laba kena pajak: 5 —

i) perhitungan beban dan Ilabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak
sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku:
ji) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiltasi menjadi dasar dalam
pengisian SPT Tahunan PPh Badan:
k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum
dikompensasi:
(1 jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian: dan N
(jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, “
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau
Viabilitas pajak tangguhan yang diakul dalam laporan posisi keuangan:
1) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan Y

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama
periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:

m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham

v

Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan “
Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan
keuangan:

nh uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan bi

praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu
kombinasi bisnis,

Oo) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak
tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari
kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal
akuisisi: dan

Page 96 OCR 0.926
Page 96 of 122

p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung n

pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba
kena pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan
temporer kena pajak yang telah ada, dan

(2) #ntitas mengalarni kerugian pada periode kini atau periode
sebelumnya yang mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.
Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Yang harus diungkapkan antara lain -

21

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham
dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang

dapat diatribusikan kepada entitas Induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi

tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang

mempengaruhi laba per saham,

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut
dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut N

tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis

instrumen yang mempengaruhi laba per saham,

c) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang |

berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak

dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen

tersebut bersifat anti dilutif untuk periode sajian:

d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham
biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah “

periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa

atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut

seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan
e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

Page 97 OCR 0.900
Page 97 o 122

22) Transaksi Pihak Berelasi 2e,6
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang “
jumlahnya:
da) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan

Orang atau anggota keluarga terdekat dan/atau

(3) lebih dari 0,596 (nol korna lima perseratus) dari modal disetor untuk
transaksi dengan entitas berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang
transaksi dan saldo dengan pitak dimaksud:

Cc) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan
dengan pihak-pihak berelasi serta Informasi mengenal transaksi dan saldo,
termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak
hubungan tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan
dan beban terkait:

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas,

termasuk komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan,
dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima,

(3) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan
kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan v
piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak
berelasi non-usaha, dan

Page 98 OCR 0.907
Page 98 of 122

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, ,

jika dilakukan pembentukan:

dj pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan
b) dilakukan secara terpisah untuk masing-rnasing kategori berikut:

(1) entitas induk:

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas:

v

(3) entitas anak,

(4) entitas asosiasi,

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer:

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan
(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau
kelompok direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai
karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:
(1) imbalan kerja jangka pendek:
(2) imbalan pascakerja,
(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya:
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(5) pembayaran berbasis saham.

f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya
dengan Perusahaan:

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan

Page 99 OCR 0.908
Page 99 of 122

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara
Individual, signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya
transaksi tersebut.

23|

Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
3) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain rnata uang fungsional.
&) Yang harus diungkapkan antara lain:

(| rincian aset dan Ilabilitas moneter dalam mata uang asing serta
@kuivalennya dalam mata uang fungsional:

RI posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing:

B1 rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam rnata uang
fungsional,

lal Jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs
yang timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
laba rugi: dan

ISI selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprebensif lain dan
diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi
selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode.

24

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode
tertentu untuk suatu aset individual, termasuk goodwll! atau suatu unit
penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan
rugi penurunan nilai,

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama periode
tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya
tercakup rugi penurunan nilai,

Page 100 OCR 0.926
Page 100 of 122

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama

periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di
dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik:

(4) goodwili yang telah diakui rugi penurunan nilainya:

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut: dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui
dalam pendapatan komprehensif lain selarna periode tersebut,

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset.

25) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu

a) Perubahan Estimasi Akuntansi “
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi,
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan
(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah

dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan.

b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,

Page 101 OCR 0.909
Puge 101 of 122

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang

andal dan relevan:

(8) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
Ia) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:

(a) jumlah penyesualan yang terkait dengan periode-periode sebelum periode
yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan
alasannya: dan

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode
tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi,

&) Kesalahan Periode Lalu si
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan periode lalu,
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
la) bagi setiap pos laporan keuangan, dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian,
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan

(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan
dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila
penyajian kembali retrospektif tidak praktis,

26| Kombinasi Bisnis “

a) Perusahaan barus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap
kombinasi bisnis yang terjadi selarna periode pelaporan, yaitu:

(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:

Page 102 OCR 0.908
Page 10207122

(2) tanggal akuisisi:

(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan £fek utang dan Efek ekuitas,
periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:

(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:

(5) alasan utarna untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi,

(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui:

(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan
Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan:

(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:

Ia) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah
pembayaran, dan

& estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut
tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran
tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta
tersebut:

(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan
kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa
pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:
(a) Nilai Wajar piutang,

(b) jumlah piutang bruto kontraktual, dan
& estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih,

Page 103 OCR 0.922
Puge 103 of 122

(10) jumlah yang diakui pada t: akuisisi untuk setiap kelompok utama

Aset yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih:

(11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar :

(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus
keluar sumber daya ekonomi terjadi:

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam
hal diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama
yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

@ jumlah estimasi penggantian yang akan diterirna dengan
menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi
penggantian tersebut:

(12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak

dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(ah Informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi: dan

(b) alasan Labilitas tidak dapat diukur secara andal:

(13) dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalarn laporan laba rugi
komprehensif dirnana keuntungan tersebut diakui, dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan
keuntungan,

(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang
dari 10056 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi pada tanggal akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi,
yang diakul pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

Page 104 OCR 0.933
Pape 104 of 122

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam
penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali
pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilal Wajar:

(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akulsisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi: dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakul sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada
pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum
kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk
mengakui keuntungan atau kerugian tersebut:

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi
komprehensif pada periode pelaporan, dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah
diperhitungkan sejak awal periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib
mengungkapkan inforrnasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material
atau secara kolektif material:

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk

Aset, Labilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan

dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga

Page 105 OCR 0.916
(2)

(3)
tah

(Ss)

Page 105 of 122

ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai,

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai: dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang
diakul selama periode pelaporan

setiap perlode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan

Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan

kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas

imbalan kontinjensi atau Nabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu,

maka diungkapkan:

lah setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap
perbedaan yang timbul selama penyelesaian:

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut, dan

(c) teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan untuk
mengukur Imbalan kontinjensi,

liabditas kontinjensi yang diakul dalam kombinasi bisnis, jika ada:

rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode

pelaporan,

jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakul

pada periode pelaporan yang:

la) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang
diambil-alih dalam kornbinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan
atau periode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk

Page 106 OCR 0.922
Page 106 of 112

memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan,

C) pernyataan kesesualan dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis, dan

d) Perusahaan barus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan,
sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama
suatu periode:
(1) jumlah harga yang dibayarkan:
(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,
(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila

Pengendalian diperoleh, dan

(a) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya,

27) Segmen Operasi 28

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) pengungkapan pada level segmen:

(4) informasi umum, yang terdiri dari:
(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan, dan
(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap
segmen dilaporkan:

(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan
beban tertentu, aset segmen, dan Nabilitas segmen dari segmen dilaporkan,
serta dasar pengukurannya,

Page 107 OCR 0.925
Page 107 of 122

13) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, llabilitas segmen, dan unsur segmen material
lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan:

b) pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau
setiap kelompok produk dan jasa yang serupa.

(2) Informasi wilayah geografis
la) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

IL negara domisili Perusahaan: dan

II. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan, Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan
secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya
kepada negara tersebut secara individual.

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang
ditangguhkan, aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat
kontrak asuransi yang berlokasi di:

Ii. negara domisili Perusahaan: dan
li, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jurnlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
(3) Inforrnasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal

mencapai 1086 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan
konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan:

Page 108 OCR 0.919
Puge 108 of 122

lah fakta,
(Ib) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan
(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28|

Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

() uraian tentang alasan operasi dihentikan,

I2| uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada
pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan
Ilabilitas operasi yang dihentikan: dan

'8| pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan
dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang
berlaku,

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:

(wanalisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi
yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan

(bd) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok
lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak
penghasilan yang terkait:

(arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan

(ujurnlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang
dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.

Page 109 OCR 0.910
Page 100 of 122

29| Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat “

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan
tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai),
seperti untuk tujuan spekulasi,

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok
klasifikasi lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:

(1 hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain:

@! pihak lawan transaksi (counterparties):
(8) tanggal jatuh tempo,
W nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi
keuangan,
(5 beban atau Pendapatan pada periode pelaporan,
(@ pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan
(n persyaratan penting lainnya,
c) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif
dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut:

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai,
termasuk penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi
yang dilindung nilai: dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai,
disebutkan tujuannya.

30| Nilai Wajar Instrumen Keuangan z7

Yang harus diungkapkan untuk setlap kelompok aset keuangan dan llabilitas

keuangan antara lain:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang

Page 110 OCR 0.917
Page 1100f 122

memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalarn
laporan posisl keuangan, dan

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai
Wajar aset keuangan dan Ilabilitas keuangan.

31!

Dividen

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan
sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan:

b) jumlah utang dividen untuk:

(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya:

c) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan
setelah periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan
keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pernilik pada akhir periode
pelaporan: dan

G) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakul.

32

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah llabilitas kontinjensi
lainnya secara terpisah,
b) jurlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya
dalam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya:

c) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang
signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama
entitas, dan

d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersarna entitas, agar

Page 111 OCR 0.906
Page 111 of122

ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, llabilitas jangka

pendek, fiabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait
dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama.

Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:

la) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan
teknis, royalti, dan Ilsensi, diungkapkan:

pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,

periode berlakunya perikatan)

dasar penentuan kompensasi dan denda,

jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan, dan
W.  pembatasan-pembatasan lainnya,

BE.

P3

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa
yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian
pembelian, ikatan untuk investasi, diungkapkan:

IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,
Ii. periode berlakunya perikatan:
li. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan
iv. sanksi-sanksij
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

31

Page 112 OCR 0.913
(3

ta)

Page 112 of 122

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin,

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan,

(c) periode berlakunya jaminan: dan

(d) nilai jaminan,

fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank,

dan

uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.

b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :

ta)

(2)

13)

perkara atau sengketa hukum,

diungkapkan:

Ia) pihak-pihak yang terkait:

(b) jumlah yang diperkarakanj

(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal
opinion): dan

(d) dampak keuangan:

Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya

masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan

dan estimasi dampak keuangannya:

kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta
jumlah pokok dan denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan
atau banding):

Page 113 OCR 0.912
Page 13 0f 122

(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi,
(b) estimasi dari dampak keuangannya:
(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu
arus keluar sumber daya: dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

Khusus Industri Perkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasrna,

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama,

€) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan,

d) Mak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama,
@) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan

f) Isi perubahan perjanjian, jika ada.

35)

Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para
pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul
dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk,
namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut:

Ia) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum
Jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh
tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan
nilai,

(2 risiko likuiditas, antara lain:

(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif
yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk

26

Page 114 OCR 0.909
Page 114 of 122

pemahaman terhadap periode arus kas: dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas,
(risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar
dirnana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang
menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada
tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan
(4 risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari
pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko
yang timbul dari instrumen keuangan.

36,

Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal
laporan posisi keuangan,
(2) Posisi CAR minirmum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.
b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada
tanggal laporan posisi keuangan:
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto,

€) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas

Page 115 OCR 0.895
Page 115 of 122

dana pihak ketiga di bank.
d) Aktivitas Fiduciary
Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiducioryyang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.
37| Kuasi-Reorganisasi v
Yang barus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi
yang meliputi:

3 Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi,

»| Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang
saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa
mendatang:

cd Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasi:

@ Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan Ilabilitas
sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit, dan

«| Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba
dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak
kuasi-reorganisasi.

38| Pengelolaan Modal 26

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam
mengelola permodalannya, termasuk:

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal:
(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan

Pan

Page 116 OCR 0.896
Page 116 of 122

untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak

eksternal, dan 4
(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal, X

€) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:
dd) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak F
eksternal (jika ada): dan

e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, »|
apabila terjadi ketidakpatuhan.

39| Transaksi Nonkas

Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan

penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa 4

pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

40| Pembayaran Berbasis Saham 5)

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka
pendek ataupun jangka panjang:

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang
ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap
perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang
diberikan, dan metode penyelesaian:

ch Jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap
kelompok opsi saham,

Page 117 OCR 0.924
d)

e)

n

g)

Page NT of 122

untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga

saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi

saham yang beredar pada akhir periode:

penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai

berikut:

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar
Opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana
Nilai Wajar tersebut diukur: dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar
tersebut untuk Instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode
(yaitu selain opsi saham),

dampak transaksi pembayaran berbasis saharn terhadap laba rugi Perusahaan

dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya,

41

Khusus Industri Asuransi:

a)

Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas

Yang harus diungkapkan antara lain :

(aj Analisis Kekayaan:

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi,

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan, dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,

42)

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:

Page 118 OCR 0.881
Page 118 Of 122

2) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah:

bj Jenis Akad Asuransi Syariah,

dl Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi
Syariah, dan

d) Zakat.

43| Informasi Penting Lainnya 32

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:

a) Kontrak reasuransi,

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya:
€) Rasio keuangan penting: “
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan

v

&) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup 4
perusahaan.

44| Khusus Industri Kehutanan : “N

a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

b) Pemenuhan Nabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran
wajib lainnya:

Cc) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan
penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan,
penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya:

&) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode
berjalan dan akumulasinya, dan

Page 119 OCR 0.902
Page 119 of 122

# Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya,

AS

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang
kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan
memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesual dengan informasi
terkini, dan
Contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk
mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

bj) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode
pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:

(1) tanggal terjadinya:

(2) sifat peristiwa, dan

(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa
estimasi tersebut tidak dapat dibuat.

aan

46

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang
terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif
berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 120 OCR 0.875
Puge 1200f122

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut:

b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan ,
akuntansi, y

c) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan, dan

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas
laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak “
dapat diketahui atau diestimasi secara wajar.

47| Reklasifikasi

3) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos
dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(ul sifat reklasifikasi: J
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: PI

(3) alasan reklasifikasi.

b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan: P|

(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan
@) sifat penyesualan yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi,
as| Mibah Pemerintah sJ

Setlap Hibah Pemerintah yang diterirna, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal

sebagai berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan
Indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakui.

Page 121 OCR 0.930
Page 121 of 112

49| Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain “

a) Ketentuan Ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan
dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi
persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran
Efek di negara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:

(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan
beserta penjelasannya: dan

(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya,

C) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain
untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku
di negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam
laporan keuangan,

50| Informasi Penting Lainnya “

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa

atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti

peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. |

Jakarta, 29 Jull 2024

Stanislaus Aries Baju Nugroho
Direktur Keuangan

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.78 MB
Published29 Jul 2024
Pages121
Characters152,589
Text sourceOCR
OCR confidence0.906

Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org WIR ASIA TBK p.1 ×5
linked person Stanislaus Aries Baju p.121
possible person Juninho Widjaja p.4
unresolved org Bapepam p.1 ×4
unresolved org Mirawati Sensi Idris Namo Partner p.4
unresolved org Bapepam-LK p.7 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.10 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.18 ×13
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.54 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.82

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result