Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
Press Release
Baja Tahan Cuaca Krakatau Steel digunakan pada
Bilah Garuda Istana Negara Di IKN
Jakarta (26/07) – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan group berkontribusi dalam pembangunan
Ibu Kota Negara Nusantara (IKN) dengan menyuplai bahan baku baja salah satunya pada
pembangunan Istana Negara di IKN. Hingga akhir Juni 2024, Krakatau Steel Group telah mengirimkan
plat baja dengan spesifikasi baja tahan cuaca sebanyak 3.000 ton yang selanjutnya diproses lanjut
pada workshop NuArt milik Nyoman Nuarta di Bandung menjadi 4.650 bilah garuda dengan bentangan
sayap sepanjang 177 meter dengan tinggi 77 meter.
“Ini mendukung keinginan kita semua untuk mempunyai Istana Negara yang dirancang, dibangun dan
menggunakan bahan-bahan produk Indonesia Sendiri,” jelas Direktur Utama Krakatau Steel Purwono
Widodo.
Lebih lanjut Purwono Widodo menjabarkan Pada tahap awal, pembangunan IKN membutuhkan sekitar
500.000 hingga 700.000 ton baja. Kebutuhan baja ini akan meningkat sehingga secara akumulasi
pembangunan Ibu Kota Nusantara diperkirakan akan membutuhkan hingga 9,5 juta ton.
Krakatau Steel dalam Laporan Keuangan sampai dengan Triwulan II 2024 mencatatkan pendapatan
sebesar USD444,67 juta atau setara dengan Rp7,3 triliun. Perseroan berhasil memperoleh laba bruto
sebesar USD48,23 juta atau setara Rp790,72 miliar, dengan capaian gross profit sebesar 10,8%. Dari
sisi biaya usaha terjadi penurunan sebesar 14% menjadi sebesar USD56,36 juta atau setara Rp924,02
miliar.
Namun demikian, dengan masih tingginya beban keuangan yang harus ditanggung Perseroan yaitu
sebesar USD61,93 juta atau setara Rp1,02 triliun, Perseroan sampai dengan Triwulan II 2024 ini masih
membukukan rugi periode berjalan sebesar USD60,00 juta atau setara dengan Rp983,64 miliar.
“Kinerja sampai dengan Triwulan II Tahun 2024 masih belum lebih baik dibandingkan periode
sebelumnya, seiring dengan belum optimalnya kinerja dari segmen baja akibat dari kondisi pasar baja
global yang masih sangat volatile yang salah satunya dipicu oleh pelemahan permintaan baja di
Tiongkok sehingga mendorong Tiongkok gencar melakukan ekspor baja ke pasar global. Selain itu
belum beroperasinya fasilitas pabrik Hot Strip Mill 1 (HSM#1) akibat force majeure sejak Mei 2023 juga
menyulitkan peningkatan kinerja perseroan,” lanjut Purwono Widodo.
Dalam menghadapi tantangan tersebut, Perseroan telah menerapkan serangkaian strategi dan
mengambil langkah-langkah preventif yang dibutuhkan untuk memastikan proses recovery pabrik
HSM#1 berjalan sesuai target dan diharapkan produksi pertama produk HRC pasca perbaikan akan
lahir pada Triwulan IV tahun 2024. Sehingga keberlangsungan usaha Perseroan dalam jangka panjang
tetap terjaga.
Page 2
Press Release Salah satu strategi terkait hal tersebut diantaranya dapat dilakukan dengan optimalisasi penyerapan produk Krakatau Steel Group di pasar domestik maupun proyek strategis nasional, seperti misalnya beberapa waktu lalu Krakatau Steel Group melalui PT Krakatau Pipe Industries melakukan pengiriman pipa gas untuk kebutuhan proyek Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS). “Krakatau Steel Group sudah mengirimkan lebih dari 6.000 ton pipa baja untuk diaplikasikan pada pipa tiang pancang, struktural, dan konduktor dalam proyek tersebut,” tambah Purwono. Menutup pernyataannya Purwono menyampaikan bahwa Krakatau Steel dan group terus mengupayakan peningkatan kinerja bersama dengan bersinergi dan berkolaborasi pada berbagai proyek strategis nasional bersama perusahaan BUMN lainnya agar dapat merealisasikan pemenuhan kebutuhan baja nasional. Untuk informasi lebih lanjut, harap menghubungi: Mohamad Tantra Maulana Corporate Secretary PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Gedung Teknologi Cilegon 42435 Telp. 0254-372519
Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kota Negara Nusantara
p.1
unresolved
org
Kota Nusantara
p.1
unresolved
org
PT Krakatau Pipe Industries
p.2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.