Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 28
Page 1
PT Vastland Indonesia Tbk (VAST) Materi Paparan Publik 2 Juni 2026
Page 2
DAFTAR ISI 1 Profil Perseroan 2 Gambaran Umum Bisnis 3 Tinjauan Industri 4 Strategi Perseroan 5 Net Leasable Area (NLA) & Tingkat Okupansi 6 Gambaran Umum Keuangan 7 ESG (Enviromental, Social, dan Governance)
Page 3
Profil Perseroan
Page 4
PROFIL PERSEROAN
Rangkuman Eksekutif
Profil Perseroan Sorotan Utama Investasi
• Didirikan pada tahun 2011, PT Vastland Indonesia Tbk (“VAST”) dikenal • Diversifikasi Sektor Industri – VAST melayani berbagai klien dari beragam
sebagai pengembang properti industri terkemuka yang mengkhususkan diri pada sektor industri, termasuk FMCG, e-commerce, logistik, alat berat, komoditas,
pembangunan gudang built-to-suit dan ready-made. perbankan, dan ritel. Dengan menjangkau klien-klien terkemuka yang memiliki
posisi kuat di pasar, VAST memperoleh manfaat dari kemitraan yang stabil dan
• Built-to-Suit Warehouse dirancang untuk memenuhi kebutuhan spesifik
terpercaya.
pelanggan, baik dari sisi lokasi, desain, maupun tata letak, dan melayani berbagai
sektor seperti barang konsumsi cepat saji (fast-moving consumer goods),
• Kontrak Jangka Panjang dan Tingkat Hunian Tinggi – VAST memiliki
perdagangan komoditas, penyedia logistik pihak ketiga (third-party logistics),
kontrak jangka panjang dengan rata-rata sisa sewa 60 bulan, memberikan
distributor farmasi, hingga e-commerce
kepastian pendapatan yang stabil. Tingkat hunian 98% per Desember 2025
• General Warehouse menyediakan ruang berkualitas tinggi yang siap pakai untuk mencerminkan tingginya permintaan dan efisiensi aset.
memenuhi kebutuhan penyimpanan musiman dan mendukung kebutuhan
tambahan tenant built-to-suit pada periode puncak. • Resiliensi Operasional – VAST menunjukkan keunggulan pemasaran dengan
• Dengan pengalaman 24 tahun di bidang pergudangan dan logistik, VAST berhasil menyewakan kembali 12.000 m² atau sekitar 12% dari total okupansi
memahami pentingnya solusi jangka panjang yang andal. Mayoritas tenant telah dalam waktu kurang dari satu bulan kepada tenant sektor pangan dan pertanian,
bersama Perseroan lebih dari 10 tahun. menggantikan tenant sebelumnya dari sektor komoditas dan lainnya. Hal ini
mencerminkan stabilitas permintaan dan ketahanan sektor yang didukung
konsumsi domestik.
Cakupan Operasional :
Klien Utama dan Kemitraan Strategis :
Riau
Jambi
Bengkulu
Tangerang
Palembang
Lampung
Klaten
4
Page 5
PROFIL PERSEROAN
Struktur Manajemen dan Pemegang Saham
Dewan Komisaris Dewan Direksi
Jonathan Jochanan Yuanita Tjoatjawinata Levina J. Gunawan Vicky V. Gunawan Stanley V. Gunawan
Komisaris Utama Komisaris Komisaris Direktur Utama Direktur Keuangan
Struktur Pemegang Saham
PT Tembesu PT Bersatu Kita Ir. Hendry Vicky V. Stanley V.
Yuanita T. Masyarakat
Elang Perkasa Tangguh Gunawan Gunawan Gunawan
69,98% 7,78% 0,78% 0,10% 0,10% 0,50% 20,77%
5
Page 6
PROFIL PERSEROAN
Tonggak Sejarah Perseroan
- Jambi
Dimulai pembangunan gudang seluas
1.272 m² diatas lahan land bank
untuk optimalkan pemanfaatan lahan
2025 kosong
- Klaten .
PT Tiga Raksa Satria Tbk - Penambahan tenant baru
.
(8.100m²) • PT Sukanda Djaya (Perusahaan
. IPO
- Palembang distribusi makanan dan minuman
2023
PT Ajinomoto Sales 2024 dingin terbesar di Indonesia)
.
Indonesia (1.848m²) - Tangerang • PT Sahabat Sentra Asia (12.168m²)
2017 Penambahan NLA sebesar
2019 22% dari akuisisi strategik
- Bandar Lampung pada gudang Tangerang
Palembang
PT Tirta Investama seluas 17.630m² dengan
PT Tiga Raksa Satria Tbk 2016 (1.500m²) tenant berikut:
- Jambi (4.368m²) - Palembang
.
• PT Tiga Raksa Satria Tbk
2015 - Palembang
PT Indomarco Adi Prima PT Coca Cola Distribution PT Bramasta Sarana • PT Lion Express
(5.148m²) Indonesia (3.772 m²)
. Transportasi • PT Flexo Solusi Indonesia
.
- Bandar Lampung - Bandar Lampung (4.800m²) - Segment e-commerce
PT Coca Cola Distribution • PT Hanjaya Mandala dan mid last-mile
Indonesia (4.992m²) 2014 Sampoerna Tbk (1.890m²) logistics meningkat dari 3%
2013 Bengkulu menjadi 15% dari total
.
• Pembelian Gedung
PT Indomarco Adi Prima portfolio.
Perkantoran 796m²
(4.140m²)
disewakan kepada PT Bank - Pendapatan meningkat
Tabungan Negara Tbk. sebesar 48% dari hasil
Pendirian Perusahaan .
2012 - Pekanbaru akuisisi Gudang di
PT Vastland Indonesia
Bandar Lampung Tangerang.
2011 PT Coca Cola Distribution
Kawasan Tembesu
Indonesia (3.340 m²)
(22.308m²)
2002
Ir. Hendry Gunawan membangun gudang
umum pertama di Bandar Lampung.
6
Page 7
Gambaran Umum Bisnis
Page 8
GAMBARAN UMUM BISNIS
Portfolio Bisnis
Gudang Built To Suit Gudang Umum Gedung Perkantoran
• Gudang Built To Suit: Dirancang • Gudang Umum: Dirancang untuk • Gedung Perkantoran: Dirancang
untuk memenuhi kebutuhan spesifik. memenuhi kebutuhan gudang secara untuk mengakomodasi penyewa
umum. korporasi.
• Masa Sewa: Periode sewa yang lebih • Kebutuhan Pelanggan: Melayani • Kebutuhan Pelanggan: Memenuhi
panjang, berkisar antara 7 hingga permintaan musiman untuk ruang permintaan ruang kantor komersial
10 tahun. penyimpanan yang siap pakai. jangka Panjang.
SEKTOR INDUSTRI PENYEWA
FMCG Komoditas Logistik Pihak Ketiga Perbankan E - Commerce Retail
Gudang Build-to-Suit dan Umum VAST Melayani Berbagai Industri dengan Solusi Penyimpanan yang Fleksibel
8
Page 9
GAMBARAN UMUM BISNIS
Land Bank
VAST memiliki cadangan lahan yang luas dengan total sekitar 35.000 m² yang tersebar di wilayah-wilayah dengan potensi pertumbuhan, yaitu: 1) Bengkulu, 2) Palembang,
3) Jambi, 4) Lampung, dan 5) Klaten. Aset strategis ini menjadi fondasi kuat bagi pengembangan di masa depan, memungkinkan VAST untuk menangkap permintaan yang
terus tumbuh, membuka sumber pendapatan baru, serta memperkuat posisinya sebagai pemimpin pasar jangka panjang. Ketersediaan lahan ini turut memperkuat
fleksibilitas VAST dalam merancang ekspansi dan mendukung pembangunan infrastruktur logistik yang dapat tumbuh secara bertahap dan berkelanjutan.
JAMBI: Luas Lahan 4.163 m²
KLATEN: Luas Lahan 7.312 m²
BENGKULU: Luas Lahan 7.684 m²
PALEMBANG: Luas Lahan 10.756 m²
LAMPUNG: Luas Lahan 5.049 m²
9
Page 10
GAMBARAN UMUM BISNIS
Diversifikasi Sektor Industri dengan Klien Terkemuka
Distributor FMCG
PT Sukanda Djaya Agribisnis
E - Commerce
44,4% 4,4%
Alat Berat 15,8%
Lain - Lain
5,3%
5,7%
11,0%
13,3%
FMCG Komoditas
Sumber : Okupansi April 2026
VAST Menjalin Kemitraan Jangka Panjang yang Stabil dengan Klien Terkemuka Lintas Sektor.
10
Page 11
Tinjauan Industri
Page 12
TINJAUAN INDUSTRI
Pertumbuhan E-commerce Mendorong Tren Investasi Global di Sektor Industri & Logistik
Sektor Industri dan Logistik Pimpin Tren Investasi Global
35%
30% • Sektor kawasan industri dan logistik telah menjadi pilihan utama bagi investor
secara global, berdasarkan hasil survei Global Investor Outlook 2024. Sejak tahun
25%
2018, aktivitas di sektor ini telah meningkat dua kali lipat dibandingkan dengan
20% kelas aset properti lainnya. Hingga tahun 2024, sektor ini terus meningkatkan
15% pangsa pasar dan kini mencakup 27% dari seluruh aktivitas global.
10%
• E-commerce telah memberikan dorongan signifikan terhadap sektor logistik dalam
5% satu dekade terakhir dengan meningkatkan volume barang yang memerlukan
0% penyimpanan, penanganan, dan pengiriman. Kenyamanan dan aksesibilitas belanja
2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024 daring mendorong permintaan yang lebih tinggi terhadap jaringan logistik dan
distribusi yang efisien.
Industrial Office Multifamily Retail Hotel
Sumber : Colliers, MSCI Real Capital Analytics
Tren Penjualan E-commerce Ritel Global (Dalam Miliar USD)
8.034
7.467
6.876
6.330
5.784
4.988 5.311
4.248
3.351
2.982
2.383
1.548 1.845
1.336
2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027
Sumber: Statista 12
Page 13
TINJAUAN INDUSTRI
Industri Transportasi dan Pergudangan
Trans Jawa
1.055 km
Trans Sumatera
708 km
Source : PUPR PDB Indonesia Sektor Transportasi dan
• Perluasan jaringan jalan tol di Pulau Jawa dan Sumatera secara signifikan telah Pergudangan (Dalam Triliun Rupiah) :
meningkatkan konektivitas industri, mempercepat pergerakan barang, dan mendorong 3,24% 19,87% 13,96% 8,69% 8,78% 40,00%
2000 20,00%
permintaan terhadap infrastruktur pergudangan—terutama di wilayah dengan
1.466,3
0,00%
pertumbuhan tinggi seperti Sumatera. Pengembangan infrastruktur ini turut mendukung 1500
1.231,2
1.358,1 -20,00%
efisiensi logistik nasional secara lebih luas.
-40,00%
983,5 -60,00%
719,6
1000
-80,00%
• Kontribusi sektor transportasi dan pergudangan terhadap PDB meningkat dari 8,69% 500
-100,00%
pada tahun 2024 menjadi 8,78% pada tahun 2025 serta melampaui pertumbuhan
-120,00%
-140,00%
ekonomi nasional. Sektor ini menjadi kontributor keenam terbesar terhadap 0 -160,00%
pertumbuhan ekonomi nasional dengan kontribusi sebesar 6,16% secara tahunan 2021 2022 2023 2024 2025
(y-o-y) sehingga menegaskan peran strategisnya dalam mendukung pertumbuhan PDB Transportasi dan Pergudangan Pertumbuhan
ekonomi Indonesia.
Source : BPS & SCI 13
Page 14
Strategi Perseroan
Page 15
STRATEGI PERSEROAN
Mendorong Pertumbuhan melalui Inovasi, Layanan Unggul, dan Citra Positif
EKSPANSI PORTFOLIO KE SEGMEN INDUSTRI BERKEMBANG
VAST terus memperluas eksposurnya ke segmen-segmen industri yang berkembang, termasuk e-
commerce dan mid last-mile logistics. Langkah ini mencerminkan komitmen jangka panjang Perseroan
untuk membangun portfolio tenant yang lebih tangguh, beragam, dan responsif terhadap tren ekonomi
nasional.
APLIKASI MANAJEMEN MOBILE UNTUK EFISIENSI LAYANAN
Perseroan mengimplementasikan aplikasi manajemen berbasis mobile untuk mempermudah penyewa
dalam menyampaikan pengaduan dan permintaan layanan. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan
kenyamanan, efisiensi layanan, serta loyalitas penyewa dalam jangka panjang.
EKSPANSI STRATEGIS & PENINGKATAN TURNOVER
Perseroan akan menjalankan strategi ekspansi yang terukur guna memperluas basis penyewa dan
meningkatkan utilisasi aset. Upaya ini didukung oleh peningkatan kualitas layanan dan daya saing untuk
mendorong pertumbuhan pendapatan sewa secara berkelanjutan.
PENGUATAN CITRA & HUBUNGAN DENGAN STAKEHOLDER
Perseroan akan menjaga performa dan meningkatkan kualitas layanan untuk mendorong persepsi positif
dari investor, perbankan, dan publik, sebagai bagian dari penguatan reputasi perusahaan dalam lanskap
industri yang kompetitif.
15
Page 16
STRATEGI PERSEROAN
Optimalisasi Layanan Penyewa Melalui Aplikasi Mobile
Pengaduan Tenant Approval Penyelesaian Pengaduan
Sistem pengaduan berbasis mobile disediakan Manajemen melakukan verifikasi Perbaikan dilakukan secara sistematis dengan
untuk memudahkan penyewa dalam keluhan dan menetapkan jadwal rata-rata penyelesaian ±3 hari setelah pengaduan
menyampaikan keluhan, termasuk dengan perbaikan berdasarkan estimasi diterima, mencerminkan komitmen manajemen
melampirkan foto secara langsung. Hal ini waktu penyelesaian yang terukur. dalam menjaga kualitas layanan dan respons
memungkinkan penanganan yang lebih cepat, cepat kepada penyewa.
akurat, dan efektif.
16
Page 17
Net Leasable Area (NLA) & Tingkat Okupansi
Page 18
Net Leasable Area (NLA) & Tingkat Okupansi
Perkembangan NLA
109,0% 120.000
97,0% 97,1% 98,1% 98,1% 96,7% 96,7% 98,2% 98,2%
96,1% 96,4%
99,0%
91,9% 93,5%
91,4%
87,1% 87,1% 83,0% 100.000
89,0% 84,3% 84,6%
79,0%
IPO: 8 Feb 2023
80.000
69,0%
59,0% 60.000
49,0% 97.458 97.458 97.458 97.458 97.458 97.458 97.458 97.458 97.458 98.730
79.798 79.798 79.828 40.000
39,0%
72.070 72.070 72.070 72.070 72.070
29,0%
20.000
19,0%
9,0% -
Des 21 Mar 22 Jun 22 Sep 22 Des 22 Mar 23 Jun 23 Sep 23 Des 23 Mar 24 Jun 24 Sep 24 Des 24 Mar 25 Jun 25 Sep 25 Des 25 Apr 26
NLA Tingkat Okupansi
Sumber : Okupansi April 2026
18
Page 19
Net Leasable Area (NLA) & Tingkat Okupansi
NLA berdasarkan tipe bangunan
846 846 846 846 846 846 846 846
846 846
43.010
43.010 43.010 43.010 43.010 43.010 43.010 43.010 43.010 43.010
846 846 846
846 846 846 846 846 25.380 25.380 25.380
98% 95% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
25.380 25.380 25.380 25.380 25.380 86%
98% 66% 67% 66%
58% 92% 59%
82%
54.874
53.572 53.572 53.602 53.602 53.602 53.602 53.602 53.602 53.602 53.602 53.602 53.602
45.844 45.844 45.844 45.844 45.844
98% 98% 98% 98% 98% 97% 97% 97% 97% 97% 97% 97% 97% 94% 94% 97% 97%
88%
Des 21 Mar 22 Jun 22 Sep 22 Des 22 Mar 23 Jun 23 Sep 23 Des 23 Mar 24 Jun 24 Sep 24 Des 24 Mar 25 Jun 25 Sep 25 Des 25 Apr 26
NLA Built to suite NLA General warehouse NLA Office building
General Warehouse Rates Built to suite Rates
Sumber : Okupansi April 2026
19
Page 20
Gambaran Umum Keuangan
Page 21
GAMBARAN UMUM KEUANGAN
Dampak Keuangan setelah Akuisisi
Pendapatan (dalam Jutaan Rupiah) Laba Bersih (dalam Jutaan Rupiah)
CAGR = 16,00 % 25.000
CAGR = 10,65 % 60%
53,3%
51,7%
39.633 23.000
45,6% 50%
40.000 38.112 60%
42,8%
21.000 38,9%
40%
35.000
50%
19.000
30%
30.000
16.969
25.685 40%
17.000
25.000 23.761 20%
21.900 14.810
15.000
10%
20.000 30%
13.000
12.662
11.718
11.320
15.000 0%
11.000
20%
10.000 -10%
9.000
10%
5.000 7.000
-20%
- 0% 5.000 -30%
2021 2022 2023 2024 2025 2021 2022 2023 2024 2025
Revenue Laba bersih Margin Laba Bersih
21
Page 22
GAMBARAN UMUM KEUANGAN
Laporan Posisi Keuangan Perseroan
Aset (Dalam Miliaran Rupiah) Aset tidak Lancar (Dalam Miliaran Rupiah)
520
521,4
540 ,0
515,8
520 ,0
505,9 508,4 500
10,1 7,6
500 ,0
5,9 5,5
480
480 ,0
460 ,0 460
485,4 485,2 485 489
440 ,0
440
420 ,0
400 ,0 420
2023 2024 2025 2026 Q1 2023 2024 2025 2026 Q1
Investasi Properti Lain-lain
Liabilitas (Dalam Miliaran Rupiah) Ekuitas (Dalam Miliaran Rupiah)
300 ,0 545 ,0
396,5 400,1
250 ,0
445 ,0
364,7 379,5
200 ,0
156,7
345 ,0
150 ,0 136,3
109,4 108,3
245 ,0
100 ,0
145 ,0
50, 0
45, 0
0,0
2023 2024 2025 2026 Q1 -55,0
2023 2024 2025 2026 Q1
22
Page 23
GAMBARAN UMUM KEUANGAN
Analisis Laporan Keuangan Perseroan
Laporan Posisi Keuangan
2023 2024 2025 2026 Q1 Selisih Pertumbuhan
(Dalam Jutaan Rupiah)
Aset Aset
Aset Lancar 30.087 24.559 10.728 11.277 547 5,11%
Aset Tidak Lancar 491.373 491.276 495.189 497.128 1.939 0,39%
Jumlah Aset 521.460 515.835 505.917 508.405 2.486 0,49%
Liabilitas dan Ekuitas Liabilitas dan Ekuitas
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 74.576 72.538 34.640 32.052 (2.587) 7,47%
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 82.140 63.741 74.748 76.245 1.496 2,00%
Jumlah Liabilitas 156.716 136.279 109.388 108.297 (1.091) 1,00%
Ekuitas 364.744 379.556 396.527 400.108 3.578 0,90%
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 521.460 515.835 505.917 508.405 2.486 0,49%
23
Page 24
GAMBARAN UMUM KEUANGAN
Analisis Laporan Keuangan Perseroan
Laporan Laba Rugi
2023 2024 2025 2025 Q1 2026 Q1 Selisih Pertumbuhan
(Dalam Jutaan Rupiah)
Pendapatan 25.685 38.112 39.632 9.432 10.031 599 6,3%
Beban Pokok Pendapatan (3.212) (8.183) (5.822) (1.147) (2.274) (1.127) 98,2%
Laba Bruto 22.472 29.929 33.810 8.285 7.757 (528) (6,4%)
Beban Umum dan Administrasi (9.322) (9.070) (9.988) (2.986) (3.025) (38) 1,3%
Pendapatan Keuangan 313 244 172 12 36 24 194,2%
Beban Keuangan (1.634) (6.439) (6.799) (1.940) (1.195) 745 (38,4%)
Kenaikan Nilai Wajar
87.104 - - - - - -
Properti Investasi
Penghasilan (Beban) Lain-Lain (109) 146 (178) (212) 6 218 (102,7%)
Laba Sebelum Pajak
98.824 14.810 17.016 3.158 3.579 420 13,3%
Penghasilan
Beban Pajak Penghasilan - Neto (28) (23) (23) (5) (6) (0,1) 20%
Laba Neto 98.795 14.786 14.786 3.154 3.573 420 13,3%
Pengukuran Kembali Liabilitas
116 23 (23) - - - -
Imbalan Pascakerja
Jumlah Laba Komprehensif 98.911 14.810 16.969 3.154 3.573 420 13,3%
24
Page 25
GAMBARAN UMUM KEUANGAN
Rasio Keuangan Perseroan
Rasio Keuangan Perseroan 2023 2024 2025 2025 Q1 2026 Q1
Rasio Profitabilitas Rasio Profitabilitas
Pertumbuhan Pendapatan 8,1% 48,4% 3,9% 5,1% 6,4%
Margin Laba Kotor 87,5% 78,5% 85,3% 87,8% 77,3%
Margin EBITDA* 52,3% 56,2% 60,5% 55,0% 48,1%
Margin Bersih* 45,5% 38,9% 42,9% 34,7% 35,6%
Return on Asset** 18,9% 2,9% 3,4% 2,5% 2,8%
Return on Equity** 27,1% 3,9% 4,3% 3,3% 3,6%
Rasio Likuiditas dan Solvabilitas Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
Rasio Lancar 0,40 0,34 0,31 0,33 0,35
Rasio Hutang terhadap Aset 0,30 0,26 0,22 0,29 0,21
Rasio Hutang terhadap Ekuitas 0,43 0,36 0,28 0,40 0,27
Catatan : * Tidak termasuk kenaikan nilai wajar atas properti investasi
** Disetahunkan
25
Page 26
ESG (Enviromental, Social, & Government)
26
Page 27
ESG (Enviromental, Social, & Government)
Kebijakan Internal Terkait Inisiatif ESG
LINGKUNGAN SOSIAL TATA KELOLA
Perlindungan Alam Pemberdayaan Masyarakat Kesejahteraan Karyawan Tata Kelola Perusahaan
• Penggunaan panel surya (PLTS) untuk • Mendukung masyarakat • Kebijakan ketenagakerjaan • Penerapan sistem whistleblowing di
mendukung operasional dan sekitar dengan donasi yang setara dengan prinsip seluruh jenjang karyawan.
mengurangi ketergantungan pada kebutuhan pokok anti-diskriminasi dan
• Program Keterlibatan dengan
energi konvensional kesetaraan gender.
komunitas lokal
• Perseroan mendukung
• Penggunaan material isolasi hemat kesehatan masyarakat • Evaluasi kinerja terstruktur • Penerapan Kebijakan Anti-Korupsi
energi dan optimalisasi pencahayaan dengan mengadakan tiga kali dan program pengembangan dan Anti-Suap
alami dilakukan untuk menurunkan kegiatan donor darah kompetensi secara personal • Audit Komite
konsumsi listrik secara efisien. sepanjang tahun 2025
• Lingkungan kerja yang aman • Sistem Pengendalian Internal
• Material konstruksi ramah lingkungan • Menyelenggarakan program dan sehat dengan nol • Departemen Hubungan Investor
untuk meminimalkan dampak peningkatan keterampilan kecelakaan kerja yang
terhadap lingkungan masyarakat dalam bidang menyebabkan kehilangan
logistik, keselamatan kerja, waktu kerja pada tahun 2025
• Praktik pengelolaan limbah yang dan penanganan peralatan
mendukung daur ulang.
27
Page 28
TERIMAKASIH PT Vastland Indonesia Tbk (VAST) 2 Juni 2026
Names mentioned 25 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Tembesu
p.5
unresolved
org
PT Bersatu Kita
p.5
unresolved
org
Tiga Raksa Satria Tbk
p.6 ×6
unresolved
org
PT Sukanda Djaya
p.6 ×2
unresolved
org
PT Ajinomoto Sales
p.6
unresolved
org
PT Sahabat Sentra Asia
p.6
unresolved
org
PT Tirta Investama
p.6
unresolved
org
PT Indomarco Adi Prima
p.6 ×2
unresolved
org
PT Coca Cola Distribution
p.6 ×2
unresolved
org
PT Bramasta Sarana
p.6
unresolved
org
PT Lion Express
p.6
unresolved
org
PT Flexo Solusi Indonesia
p.6
unresolved
org
PT Hanjaya Mandala
p.6
unresolved
org
Sampoerna Tbk
p.6
unresolved
org
Tabungan Negara Tbk.
p.6
unresolved
org
PT Vastland Indonesia Bandar Lampung
p.6
unresolved
org
PT Coca Cola Distribution Kawasan Tembesu Indonesia
p.6
unresolved
org
Bank VAST
p.9
unresolved
org
Departemen Hubungan Investor
p.27
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.