Skip to content
Back to announcement

20260525_VAST_Public Expose_32094779_lamp1.pdf

Other Text extracted VAST

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 28

Page 1
PT Vastland Indonesia Tbk (VAST)
Materi Paparan Publik              2 Juni 2026
Page 2
DAFTAR ISI




   1     Profil Perseroan


   2     Gambaran Umum Bisnis


   3     Tinjauan Industri


   4     Strategi Perseroan


   5     Net Leasable Area (NLA) & Tingkat Okupansi


   6     Gambaran Umum Keuangan


   7     ESG (Enviromental, Social, dan Governance)
Page 3
Profil Perseroan
Page 4
PROFIL PERSEROAN
Rangkuman Eksekutif
                                Profil Perseroan                                                                Sorotan Utama Investasi

• Didirikan pada tahun 2011, PT Vastland Indonesia Tbk (“VAST”) dikenal                • Diversifikasi Sektor Industri – VAST melayani berbagai klien dari beragam
  sebagai pengembang properti industri terkemuka yang mengkhususkan diri pada            sektor industri, termasuk FMCG, e-commerce, logistik, alat berat, komoditas,
  pembangunan gudang built-to-suit dan ready-made.                                       perbankan, dan ritel. Dengan menjangkau klien-klien terkemuka yang memiliki
                                                                                         posisi kuat di pasar, VAST memperoleh manfaat dari kemitraan yang stabil dan
• Built-to-Suit Warehouse dirancang untuk memenuhi kebutuhan spesifik
                                                                                         terpercaya.
  pelanggan, baik dari sisi lokasi, desain, maupun tata letak, dan melayani berbagai
  sektor seperti barang konsumsi cepat saji (fast-moving consumer goods),
                                                                                       • Kontrak Jangka Panjang dan Tingkat Hunian Tinggi – VAST memiliki
  perdagangan komoditas, penyedia logistik pihak ketiga (third-party logistics),
                                                                                         kontrak jangka panjang dengan rata-rata sisa sewa 60 bulan, memberikan
  distributor farmasi, hingga e-commerce
                                                                                         kepastian pendapatan yang stabil. Tingkat hunian 98% per Desember 2025
• General Warehouse menyediakan ruang berkualitas tinggi yang siap pakai untuk           mencerminkan tingginya permintaan dan efisiensi aset.
  memenuhi kebutuhan penyimpanan musiman dan mendukung kebutuhan
  tambahan tenant built-to-suit pada periode puncak.                                   • Resiliensi Operasional – VAST menunjukkan keunggulan pemasaran dengan
• Dengan pengalaman 24 tahun di bidang pergudangan dan logistik, VAST                    berhasil menyewakan kembali 12.000 m² atau sekitar 12% dari total okupansi
  memahami pentingnya solusi jangka panjang yang andal. Mayoritas tenant telah           dalam waktu kurang dari satu bulan kepada tenant sektor pangan dan pertanian,
  bersama Perseroan lebih dari 10 tahun.                                                 menggantikan tenant sebelumnya dari sektor komoditas dan lainnya. Hal ini
                                                                                         mencerminkan stabilitas permintaan dan ketahanan sektor yang didukung
                                                                                         konsumsi domestik.
Cakupan Operasional :
                                                                                       Klien Utama dan Kemitraan Strategis :
                             Riau




                            Jambi
      Bengkulu
                                     Tangerang
     Palembang


      Lampung
                            Klaten

                                                                                                                                                                         4
Page 5
PROFIL PERSEROAN
Struktur Manajemen dan Pemegang Saham

                               Dewan Komisaris                                                          Dewan Direksi




       Jonathan Jochanan      Yuanita Tjoatjawinata      Levina J. Gunawan                   Vicky V. Gunawan        Stanley V. Gunawan
        Komisaris Utama             Komisaris                Komisaris                        Direktur Utama         Direktur Keuangan



                                                               Struktur Pemegang Saham


        PT Tembesu         PT Bersatu Kita        Ir. Hendry                              Vicky V.          Stanley V.
                                                                      Yuanita T.                                                Masyarakat
       Elang Perkasa          Tangguh             Gunawan                                Gunawan            Gunawan


              69,98%               7,78%               0,78%                 0,10%           0,10%               0,50%                20,77%




                                                                                                                                               5
Page 6
PROFIL PERSEROAN
Tonggak Sejarah Perseroan

                                                                                                                                                              - Jambi
                                                                                                                                                              Dimulai pembangunan gudang seluas
                                                                                                                                                              1.272 m² diatas lahan land bank
                                                                                                                                                              untuk optimalkan pemanfaatan lahan
                                                                                                                                                      2025    kosong
                                                                   - Klaten                                                                                   .




                                                                   PT Tiga Raksa Satria Tbk                                                                   - Penambahan tenant baru
                                                                                                                                                              .



                                                                   (8.100m²)                                                                                  • PT Sukanda Djaya (Perusahaan
                                                                   .                                                 IPO
                                                                   - Palembang                                                                                  distribusi makanan dan minuman
                                                                                                                    2023
                                                                   PT Ajinomoto Sales                                              2024                         dingin terbesar di Indonesia)
                                                                                                                                                                  .

                                                                   Indonesia (1.848m²)                                             - Tangerang                 • PT Sahabat Sentra Asia (12.168m²)
                                                                                   2017                                            Penambahan NLA sebesar
                                                                                                             2019                  22% dari akuisisi strategik
                                                                                                              - Bandar Lampung     pada gudang Tangerang
                                        Palembang
                                                                                                              PT Tirta Investama   seluas 17.630m² dengan
                                        PT Tiga Raksa Satria Tbk           2016                               (1.500m²)            tenant berikut:
            - Jambi                     (4.368m²)                           - Palembang
                                                                                                             .

                                                                                                                                   • PT Tiga Raksa Satria Tbk
                                                  2015                                                       - Palembang
            PT Indomarco Adi Prima                                          PT Coca Cola Distribution        PT Bramasta Sarana    • PT Lion Express
            (5.148m²)                                                       Indonesia (3.772 m²)
                                                                            .                                Transportasi          • PT Flexo Solusi Indonesia
            .


            - Bandar Lampung                                                - Bandar Lampung                 (4.800m²)             - Segment e-commerce
            PT Coca Cola Distribution                                         • PT Hanjaya Mandala                                 dan mid last-mile
            Indonesia (4.992m²)            2014                                 Sampoerna Tbk (1.890m²)                            logistics meningkat dari 3%
                            2013           Bengkulu                                                                                menjadi 15% dari total
                                                                                .




                                                                                • Pembelian Gedung
                                           PT Indomarco Adi Prima                                                                  portfolio.
                                                                                  Perkantoran 796m²
                                           (4.140m²)
                                                                                  disewakan kepada PT Bank                         - Pendapatan meningkat
                                                                                  Tabungan Negara Tbk.                             sebesar 48% dari hasil
Pendirian Perusahaan                                                                .

                              2012                                          - Pekanbaru                                            akuisisi Gudang di
PT Vastland Indonesia
                             Bandar Lampung                                                                                        Tangerang.
                2011                                                        PT Coca Cola Distribution
                             Kawasan Tembesu
                                                                            Indonesia (3.340 m²)
                             (22.308m²)

            2002
            Ir. Hendry Gunawan membangun gudang
            umum pertama di Bandar Lampung.

                                                                                                                                                                                                 6
Page 7
Gambaran Umum Bisnis
Page 8
GAMBARAN UMUM BISNIS
Portfolio Bisnis

        Gudang Built To Suit                            Gudang Umum                         Gedung Perkantoran




 • Gudang Built To Suit: Dirancang       •   Gudang Umum: Dirancang untuk        •    Gedung Perkantoran: Dirancang
   untuk memenuhi kebutuhan spesifik.        memenuhi kebutuhan gudang secara         untuk      mengakomodasi penyewa
                                             umum.                                    korporasi.
 • Masa Sewa: Periode sewa yang lebih    •   Kebutuhan Pelanggan: Melayani       •    Kebutuhan Pelanggan: Memenuhi
   panjang, berkisar antara 7 hingga         permintaan musiman untuk ruang           permintaan ruang kantor komersial
   10 tahun.                                 penyimpanan yang siap pakai.             jangka Panjang.

                                                 SEKTOR INDUSTRI PENYEWA




     FMCG              Komoditas         Logistik Pihak Ketiga    Perbankan          E - Commerce           Retail


        Gudang Build-to-Suit dan Umum VAST Melayani Berbagai Industri dengan Solusi Penyimpanan yang Fleksibel

                                                                                                                          8
Page 9
 GAMBARAN UMUM BISNIS
 Land Bank
 VAST memiliki cadangan lahan yang luas dengan total sekitar 35.000 m² yang tersebar di wilayah-wilayah dengan potensi pertumbuhan, yaitu: 1) Bengkulu, 2) Palembang,
 3) Jambi, 4) Lampung, dan 5) Klaten. Aset strategis ini menjadi fondasi kuat bagi pengembangan di masa depan, memungkinkan VAST untuk menangkap permintaan yang
 terus tumbuh, membuka sumber pendapatan baru, serta memperkuat posisinya sebagai pemimpin pasar jangka panjang. Ketersediaan lahan ini turut memperkuat
 fleksibilitas VAST dalam merancang ekspansi dan mendukung pembangunan infrastruktur logistik yang dapat tumbuh secara bertahap dan berkelanjutan.




                                                      JAMBI: Luas Lahan 4.163 m²




                                                                                                 KLATEN: Luas Lahan 7.312 m²
BENGKULU: Luas Lahan 7.684 m²




                    PALEMBANG: Luas Lahan 10.756 m²



                                                                  LAMPUNG: Luas Lahan 5.049 m²




                                                                                                                                                                        9
Page 10
GAMBARAN UMUM BISNIS
Diversifikasi Sektor Industri dengan Klien Terkemuka

  Distributor FMCG


                                            PT Sukanda Djaya                           Agribisnis

                                                                                                                E - Commerce

                                                   44,4%                        4,4%


     Alat Berat                                                                      15,8%

                                                                                                                    Lain - Lain


                                                                                    5,3%
                                                 5,7%

                                                                            11,0%
                                                           13,3%




              FMCG                                                                                  Komoditas
Sumber : Okupansi April 2026

                         VAST Menjalin Kemitraan Jangka Panjang yang Stabil dengan Klien Terkemuka Lintas Sektor.
                                                                                                                                  10
Page 11
Tinjauan Industri
Page 12
TINJAUAN INDUSTRI
Pertumbuhan E-commerce Mendorong Tren Investasi Global di Sektor Industri & Logistik

 Sektor Industri dan Logistik Pimpin Tren Investasi Global

 35%
 30%                                                                                           •   Sektor kawasan industri dan logistik telah menjadi pilihan utama bagi investor
                                                                                                   secara global, berdasarkan hasil survei Global Investor Outlook 2024. Sejak tahun
 25%
                                                                                                   2018, aktivitas di sektor ini telah meningkat dua kali lipat dibandingkan dengan
 20%                                                                                               kelas aset properti lainnya. Hingga tahun 2024, sektor ini terus meningkatkan
 15%                                                                                               pangsa pasar dan kini mencakup 27% dari seluruh aktivitas global.
 10%
                                                                                               •   E-commerce telah memberikan dorongan signifikan terhadap sektor logistik dalam
  5%                                                                                               satu dekade terakhir dengan meningkatkan volume barang yang memerlukan
  0%                                                                                               penyimpanan, penanganan, dan pengiriman. Kenyamanan dan aksesibilitas belanja
         2018          2019      2020     2021         2022       2023          2024               daring mendorong permintaan yang lebih tinggi terhadap jaringan logistik dan
                                                                                                   distribusi yang efisien.
          Industrial          Office     Multifamily           Retail       Hotel


   Sumber : Colliers, MSCI Real Capital Analytics

 Tren Penjualan E-commerce Ritel Global (Dalam Miliar USD)

                                                                                                                                                                            8.034
                                                                                                                                                                 7.467
                                                                                                                                                      6.876
                                                                                                                                           6.330
                                                                                                                                5.784
                                                                                                          4.988      5.311
                                                                                               4.248
                                                                                       3.351
                                                                        2.982
                                                       2.383
                         1.548          1.845
         1.336



         2014             2015          2016            2017             2018          2019    2020       2021       2022       2023       2024       2025        2026       2027
  Sumber: Statista                                                                                                                                                                     12
Page 13
TINJAUAN INDUSTRI
Industri Transportasi dan Pergudangan




                                        Trans Jawa
                                         1.055 km



   Trans Sumatera
       708 km

   Source : PUPR                                                                                 PDB Indonesia Sektor Transportasi dan
 • Perluasan jaringan jalan tol di Pulau Jawa dan Sumatera secara signifikan telah               Pergudangan (Dalam Triliun Rupiah) :
   meningkatkan konektivitas industri, mempercepat pergerakan barang, dan mendorong               3,24%   19,87%   13,96%    8,69%     8,78%                      40,00%




                                                                                         2000                                                                     20,00%




   permintaan terhadap infrastruktur pergudangan—terutama di wilayah dengan
                                                                                                                                                        1.466,3
                                                                                                                                                                  0,00%




   pertumbuhan tinggi seperti Sumatera. Pengembangan infrastruktur ini turut mendukung   1500
                                                                                                                             1.231,2
                                                                                                                                           1.358,1                -20,00%




   efisiensi logistik nasional secara lebih luas.
                                                                                                                                                                  -40,00%



                                                                                                                     983,5                                        -60,00%




                                                                                                    719,6
                                                                                         1000

                                                                                                                                                                  -80,00%




 • Kontribusi sektor transportasi dan pergudangan terhadap PDB meningkat dari 8,69%       500
                                                                                                                                                                  -100,00%




   pada tahun 2024 menjadi 8,78% pada tahun 2025 serta melampaui pertumbuhan
                                                                                                                                                                  -120,00%




                                                                                                                                                                  -140,00%




   ekonomi nasional. Sektor ini menjadi kontributor keenam terbesar terhadap                0                                                                     -160,00%




   pertumbuhan ekonomi nasional dengan kontribusi sebesar 6,16% secara tahunan                      2021             2022     2023          2024         2025
   (y-o-y) sehingga menegaskan peran strategisnya dalam mendukung pertumbuhan                           PDB Transportasi dan Pergudangan           Pertumbuhan
   ekonomi Indonesia.
                                                                                                Source : BPS & SCI                                                           13
Page 14
Strategi Perseroan
Page 15
STRATEGI PERSEROAN
Mendorong Pertumbuhan melalui Inovasi, Layanan Unggul, dan Citra Positif


                                   EKSPANSI PORTFOLIO KE SEGMEN INDUSTRI BERKEMBANG
                    VAST terus memperluas eksposurnya ke segmen-segmen industri yang berkembang, termasuk e-
                    commerce dan mid last-mile logistics. Langkah ini mencerminkan komitmen jangka panjang Perseroan
                    untuk membangun portfolio tenant yang lebih tangguh, beragam, dan responsif terhadap tren ekonomi
                    nasional.

                                   APLIKASI MANAJEMEN MOBILE UNTUK EFISIENSI LAYANAN
                    Perseroan mengimplementasikan aplikasi manajemen berbasis mobile untuk mempermudah penyewa
                    dalam menyampaikan pengaduan dan permintaan layanan. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan
                    kenyamanan, efisiensi layanan, serta loyalitas penyewa dalam jangka panjang.


                                        EKSPANSI STRATEGIS & PENINGKATAN TURNOVER
                    Perseroan akan menjalankan strategi ekspansi yang terukur guna memperluas basis penyewa dan
                    meningkatkan utilisasi aset. Upaya ini didukung oleh peningkatan kualitas layanan dan daya saing untuk
                    mendorong pertumbuhan pendapatan sewa secara berkelanjutan.


                                    PENGUATAN CITRA & HUBUNGAN DENGAN STAKEHOLDER
                    Perseroan akan menjaga performa dan meningkatkan kualitas layanan untuk mendorong persepsi positif
                    dari investor, perbankan, dan publik, sebagai bagian dari penguatan reputasi perusahaan dalam lanskap
                    industri yang kompetitif.

                                                                                                                             15
Page 16
STRATEGI PERSEROAN
Optimalisasi Layanan Penyewa Melalui Aplikasi Mobile

        Pengaduan Tenant                               Approval                       Penyelesaian Pengaduan




 Sistem pengaduan berbasis mobile disediakan   Manajemen melakukan verifikasi     Perbaikan dilakukan secara sistematis dengan
 untuk     memudahkan     penyewa     dalam    keluhan dan menetapkan jadwal      rata-rata penyelesaian ±3 hari setelah pengaduan
 menyampaikan keluhan, termasuk dengan         perbaikan berdasarkan estimasi     diterima, mencerminkan komitmen manajemen
 melampirkan foto secara langsung. Hal ini     waktu penyelesaian yang terukur.   dalam menjaga kualitas layanan dan respons
 memungkinkan penanganan yang lebih cepat,                                        cepat kepada penyewa.
 akurat, dan efektif.

                                                                                                                                     16
Page 17
Net Leasable Area (NLA) & Tingkat Okupansi
Page 18
Net Leasable Area (NLA) & Tingkat Okupansi
Perkembangan NLA


109,0%                                                                                                                                                                          120.000




         97,0%                                        97,1%                                                      98,1%    98,1%    96,7%    96,7%    98,2%    98,2%
                                             96,1%                                          96,4%
 99,0%
                                                                                                        91,9%                                                          93,5%
                  91,4%
                                    87,1%                      87,1%              83,0%                                                                                         100.000

 89,0%                     84,3%                                        84,6%

 79,0%
                                                      IPO: 8 Feb 2023
                                                                                                                                                                                80.000




 69,0%




 59,0%                                                                                                                                                                          60.000




 49,0%                                                                            97.458    97.458      97.458   97.458   97.458   97.458   97.458   97.458   97.458   98.730

                                                      79.798   79.798   79.828                                                                                                  40.000

 39,0%
         72.070   72.070   72.070   72.070   72.070

 29,0%

                                                                                                                                                                                20.000




 19,0%




  9,0%                                                                                                                                                                          -



         Des 21   Mar 22   Jun 22   Sep 22   Des 22   Mar 23   Jun 23   Sep 23    Des 23    Mar 24      Jun 24   Sep 24   Des 24   Mar 25   Jun 25   Sep 25   Des 25   Apr 26

                                                                                 NLA       Tingkat Okupansi




Sumber : Okupansi April 2026



                                                                                                                                                                                          18
Page 19
Net Leasable Area (NLA) & Tingkat Okupansi
NLA berdasarkan tipe bangunan


                                                                                                               846            846              846      846      846      846      846      846
                                                                                      846         846
                                                                                                                                                                                           43.010
                                                                                    43.010       43.010       43.010         43.010           43.010   43.010   43.010   43.010   43.010


                                                     846      846      846

      846       846       846      846      846     25.380   25.380   25.380

                                                     98%                                          95%                         100%            100%      100%     100%     100%     100%     100%
     25.380    25.380    25.380   25.380   25.380                                                              86%
     98%                           66%                        67%                    66%
                          58%               92%                        59%
               82%
                                                                                                                                                                                           54.874
                                                    53.572   53.572   53.602        53.602       53.602       53.602         53.602           53.602   53.602   53.602   53.602   53.602

     45.844    45.844    45.844   45.844   45.844




     98%       98%        98%      98%      98%      97%      97%      97%           97%          97%          97%            97%              97%      94%      94%      97%      97%
                                                                                                                                                                                            88%




    Des 21    Mar 22     Jun 22   Sep 22   Des 22   Mar 23   Jun 23   Sep 23        Des 23      Mar 24        Jun 24         Sep 24           Des 24   Mar 25   Jun 25   Sep 25   Des 25   Apr 26
                                                                       NLA Built to suite      NLA General warehouse           NLA Office building
                                                                                    General Warehouse Rates            Built to suite Rates




Sumber : Okupansi April 2026



                                                                                                                                                                                                    19
Page 20
Gambaran Umum Keuangan
Page 21
 GAMBARAN UMUM KEUANGAN
 Dampak Keuangan setelah Akuisisi



           Pendapatan (dalam Jutaan Rupiah)                                    Laba Bersih (dalam Jutaan Rupiah)

                  CAGR = 16,00 %                             25.000
                                                                                                 CAGR = 10,65 %                                   60%


                                                                                   53,3%
                                                                      51,7%
                                              39.633         23.000
                                                                                                          45,6%                                   50%
40.000                               38.112            60%
                                                                                                                                         42,8%
                                                             21.000                                                             38,9%
                                                                                                                                                  40%
35.000
                                                       50%
                                                             19.000


                                                                                                                                                  30%
30.000
                                                                                                                                         16.969
                           25.685                      40%
                                                             17.000




25.000            23.761                                                                                                                          20%



         21.900                                                                                                                 14.810
                                                             15.000




                                                                                                                                                  10%
20.000                                                 30%
                                                             13.000
                                                                                   12.662
                                                                                                          11.718
                                                                      11.320
15.000                                                                                                                                            0%


                                                             11.000
                                                       20%

10.000                                                                                                                                            -10%

                                                              9.000




                                                       10%
 5.000                                                        7.000
                                                                                                                                                  -20%




    -                                                  0%     5.000                                                                               -30%




         2021      2022     2023     2024     2025                    2021         2022                   2023                  2024     2025


                           Revenue                                                          Laba bersih           Margin Laba Bersih




                                                                                                                                                         21
Page 22
GAMBARAN UMUM KEUANGAN
Laporan Posisi Keuangan Perseroan
                  Aset (Dalam Miliaran Rupiah)                     Aset tidak Lancar (Dalam Miliaran Rupiah)
                                                                            520




                      521,4
         540 ,0




                                   515,8
         520 ,0




                                                 505,9    508,4             500




                                                                                                                 10,1          7,6
         500 ,0

                                                                                   5,9        5,5
                                                                            480




         480 ,0




         460 ,0                                                             460




                                                                                  485,4      485,2               485           489
         440 ,0




                                                                            440




         420 ,0




         400 ,0                                                             420




                      2023         2024          2025    2026 Q1                  2023       2024               2025         2026 Q1
                                                                                           Investasi Properti    Lain-lain


                  Liabilitas (Dalam Miliaran Rupiah)                        Ekuitas (Dalam Miliaran Rupiah)
300 ,0                                                             545 ,0




                                                                                                                396,5         400,1
250 ,0

                                                                   445 ,0




                                                                                  364,7     379,5
200 ,0




                     156,7
                                                                   345 ,0




150 ,0                            136,3
                                                 109,4    108,3
                                                                   245 ,0




100 ,0




                                                                   145 ,0




 50, 0




                                                                    45, 0




  0,0




                     2023          2024          2025    2026 Q1   -55,0



                                                                                  2023       2024               2025         2026 Q1

                                                                                                                                       22
Page 23
GAMBARAN UMUM KEUANGAN
Analisis Laporan Keuangan Perseroan

   Laporan Posisi Keuangan
                                           2023              2024      2025     2026 Q1          Selisih       Pertumbuhan
    (Dalam Jutaan Rupiah)

                                           Aset                                                   Aset

           Aset Lancar                    30.087            24.559    10.728    11.277             547             5,11%

        Aset Tidak Lancar                 491.373           491.276   495.189   497.128           1.939            0,39%

          Jumlah Aset                    521.460            515.835   505.917   508.405           2.486            0,49%

                                   Liabilitas dan Ekuitas                                 Liabilitas dan Ekuitas

 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek          74.576            72.538    34.640    32.052           (2.587)           7,47%

 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang         82.140            63.741    74.748    76.245            1.496            2,00%

       Jumlah Liabilitas                 156.716            136.279   109.388   108.297          (1.091)           1,00%

             Ekuitas                      364.744           379.556   396.527   400.108           3.578            0,90%

 Jumlah Liabilitas dan Ekuitas           521.460            515.835   505.917   508.405           2.486            0,49%




                                                                                                                             23
Page 24
GAMBARAN UMUM KEUANGAN
Analisis Laporan Keuangan Perseroan
      Laporan Laba Rugi
                                   2023      2024      2025      2025 Q1   2026 Q1   Selisih   Pertumbuhan
    (Dalam Jutaan Rupiah)

           Pendapatan              25.685    38.112    39.632     9.432    10.031     599         6,3%

     Beban Pokok Pendapatan        (3.212)   (8.183)   (5.822)   (1.147)   (2.274)   (1.127)      98,2%

           Laba Bruto              22.472    29.929    33.810     8.285     7.757    (528)       (6,4%)

  Beban Umum dan Administrasi      (9.322)   (9.070)   (9.988)   (2.986)   (3.025)    (38)        1,3%

      Pendapatan Keuangan           313       244       172        12        36        24        194,2%

         Beban Keuangan            (1.634)   (6.439)   (6.799)   (1.940)   (1.195)    745        (38,4%)

       Kenaikan Nilai Wajar
                                   87.104       -         -         -         -         -           -
        Properti Investasi

  Penghasilan (Beban) Lain-Lain    (109)      146      (178)      (212)       6       218        (102,7%)

      Laba Sebelum Pajak
                                   98.824    14.810    17.016     3.158     3.579     420        13,3%
         Penghasilan

  Beban Pajak Penghasilan - Neto    (28)      (23)      (23)       (5)       (6)      (0,1)        20%

           Laba Neto               98.795    14.786    14.786     3.154     3.573     420        13,3%

   Pengukuran Kembali Liabilitas
                                    116        23       (23)        -         -         -           -
       Imbalan Pascakerja

  Jumlah Laba Komprehensif         98.911    14.810    16.969     3.154     3.573     420        13,3%

                                                                                                             24
Page 25
GAMBARAN UMUM KEUANGAN
Rasio Keuangan Perseroan

         Rasio Keuangan Perseroan                                   2023             2024    2025     2025 Q1               2026 Q1

                                                          Rasio Profitabilitas                             Rasio Profitabilitas

         Pertumbuhan Pendapatan                                     8,1%             48,4%   3,9%       5,1%                 6,4%

               Margin Laba Kotor                                   87,5%             78,5%   85,3%     87,8%                 77,3%

                Margin EBITDA*                                     52,3%             56,2%   60,5%     55,0%                 48,1%

                 Margin Bersih*                                    45,5%             38,9%   42,9%     34,7%                 35,6%

               Return on Asset**                                   18,9%             2,9%    3,4%       2,5%                 2,8%

              Return on Equity**                                   27,1%             3,9%    4,3%       3,3%                 3,6%

                                                 Rasio Likuiditas dan Solvabilitas                   Rasio Likuiditas dan Solvabilitas

                   Rasio Lancar                                      0,40            0,34    0,31       0,33                  0,35

        Rasio Hutang terhadap Aset                                   0,30            0,26    0,22       0,29                  0,21

      Rasio Hutang terhadap Ekuitas                                  0,43            0,36    0,28       0,40                  0,27


Catatan : * Tidak termasuk kenaikan nilai wajar atas properti investasi
          ** Disetahunkan
                                                                                                                                         25
Page 26
ESG (Enviromental, Social, & Government)




                                           26
Page 27
ESG (Enviromental, Social, & Government)
Kebijakan Internal Terkait Inisiatif ESG




            LINGKUNGAN                                                   SOSIAL                                             TATA KELOLA


           Perlindungan Alam                  Pemberdayaan Masyarakat             Kesejahteraan Karyawan                Tata Kelola Perusahaan



 • Penggunaan panel surya (PLTS) untuk    •    Mendukung masyarakat           •   Kebijakan ketenagakerjaan      • Penerapan sistem whistleblowing di
   mendukung operasional dan                   sekitar dengan donasi              yang setara dengan prinsip       seluruh jenjang karyawan.
   mengurangi ketergantungan pada              kebutuhan pokok                    anti-diskriminasi dan
                                                                                                                 • Program Keterlibatan dengan
   energi konvensional                                                            kesetaraan gender.
                                                                                                                   komunitas lokal
                                          •    Perseroan mendukung
 • Penggunaan material isolasi hemat           kesehatan masyarakat           •   Evaluasi kinerja terstruktur   • Penerapan Kebijakan Anti-Korupsi
   energi dan optimalisasi pencahayaan         dengan mengadakan tiga kali        dan program pengembangan         dan Anti-Suap
   alami dilakukan untuk menurunkan            kegiatan donor darah               kompetensi secara personal     • Audit Komite
   konsumsi listrik secara efisien.            sepanjang tahun 2025
                                                                              •   Lingkungan kerja yang aman     • Sistem Pengendalian Internal
 • Material konstruksi ramah lingkungan   •    Menyelenggarakan program           dan sehat dengan nol           • Departemen Hubungan Investor
   untuk meminimalkan dampak                   peningkatan keterampilan           kecelakaan kerja yang
   terhadap lingkungan                         masyarakat dalam bidang            menyebabkan kehilangan
                                               logistik, keselamatan kerja,       waktu kerja pada tahun 2025
 • Praktik pengelolaan limbah yang             dan penanganan peralatan
   mendukung daur ulang.


                                                                                                                                                        27
Page 28
TERIMAKASIH
PT Vastland Indonesia Tbk (VAST)   2 Juni 2026

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.69 MB
Published25 May 2026
Pages28
Characters46,625
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 25 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Vastland Indonesia Tbk p.1 ×9
linked person Yuanita Tjoatjawinata p.5
linked person Stanley V. Gunawan p.5
linked person Ir. Hendry Gunawan p.6
possible person Jonathan Jochanan p.5
possible person Ir. Hendry p.5
unresolved org PT Tembesu p.5
unresolved org PT Bersatu Kita p.5
unresolved org Tiga Raksa Satria Tbk p.6 ×6
unresolved org PT Sukanda Djaya p.6 ×2
unresolved org PT Ajinomoto Sales p.6
unresolved org PT Sahabat Sentra Asia p.6
unresolved org PT Tirta Investama p.6
unresolved org PT Indomarco Adi Prima p.6 ×2
unresolved org PT Coca Cola Distribution p.6 ×2
unresolved org PT Bramasta Sarana p.6
unresolved org PT Lion Express p.6
unresolved org PT Flexo Solusi Indonesia p.6
unresolved org PT Hanjaya Mandala p.6
unresolved org Sampoerna Tbk p.6
unresolved org Tabungan Negara Tbk. p.6
unresolved org PT Vastland Indonesia Bandar Lampung p.6
unresolved org PT Coca Cola Distribution Kawasan Tembesu Indonesia p.6
unresolved org Bank VAST p.9
unresolved org Departemen Hubungan Investor p.27

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result