Skip to content
Back to announcement

20240715_HADE_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31683881_lamp1.pdf

Other Text extracted HADE

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 50

Page 1
Semarang, 11 Juli 2024                                            No. 36/HEP-DIR/VII/2024


Kepada Yth.
PT. Bursa Efek Indonesia
Gedung Jakarta Stock Exchange, Lantai 4
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190


Perihal : Jawaban Permintaan penjelasan Bursa
Lampiran : 3 Lampiran


Dengan Hormat,


Menanggapi Surat Bursa Efek Indonesia (selanjutnya disebut “BEI”) No S-07078/BEI.PP3/07-
2024 tanggal 10 Juli 2024 (”Surat BEI”) yang ditujukan kepada Kami, PT Himalaya Energi
Perkasa Tbk dan entitas anak (selanjutnya disebut (“Perseroan”) perihal “Permintaan penjelasan
Bursa” melalui surat ini kami memberikan jawaban-jawaban sebagaimana kami paparkan berikut
ini:


1. Berdasarkan tanggapan Perseroan nomor 4 disebutkan bahwa perjanjian atas transaksi tersebut
       tidak dapat ditarik oleh sistem Bank Danamon dimana Perseroan memiliki utang bank kepada
       Bank Danamon sebesar Rp 500juta yang sudah di jelaskan pada laporan posisi keuangan
       konsolidasian per 31 Desember 2023. Atas hal tersebut agar disampaikan:
       a. Latar belakang informasi utang bank kepada Bank Danamon dicatatkan sebagai utang
           lain-lain pihak ketiga bukan sebagai utang bank dalam Laporan Keuangan Konsolidasian
           per 31 Desember 2023.
Page 2
    b. Informasi detail mengenai utang bank kepada Bank Danamon yang mencakup nilai
       pokok, periode, persyaratan,nomor dokumen perjanjian,jaminan, dan informasi lainnya
       serta latar belakang tidak dilunasi oleh Perseroan hingga saat ini.
    c. Dengan tidak melunasi utang bank tersebut apakah Perseroan memiliki kewajiban untuk
       membayarkan bunga selain adanya kas yang dibatasi penggunaannya oleh Bank
       Danamon.


  Jawaban:
  a. Perseroan melakukan pencatatan utang kepada Bank Danamon dicatatkan sebagai utang
     lain-lain pihak ketiga karena Perseroan tidak memiliki kewajiban membayar bunga atas
     pinjaman tersebut karena adanya jaminan berupa kas yang di batasi penggunaaannya
     sebesar nilai yang sama dengan kewajibannya. Nilai utang tersebut selalu tetap.
  b. Sepanjang yang kami ketahui utang kepada bank danamon telah ada sejak tahun 2011.
     Adapun Perjanjian atas transaksi ini telah kami mintakan ke pihak Bank Danamon Tbk,
     dimana Perjanjian ini tidak dapat dikeluarkan karena transaksi yang sudah lama dan tidak
     dapat di tarik oleh sistem Bank Danamon Tbk.
  c. Perseroan tidak memiliki kewajiban bunga.


2. Berdasarkan tanggapan Perseroan nomor 7 mengenai hubungan kerja sama OPDAKA dengan
   PT Pertamina Patra Niaga, agar disampaikan:
   a. Softcopy dokumen perjanjian kerja sama OPDAKA dengan PT Pertamina Patra Niaga.
   b. Ketentuan atau hal yang diatur pada hubungan kerja sama OPDAKA dengan PT Pertamina
      Patra Niaga seperti kapasitas yang dapat disalurkan, harga, margin, dll.
   c. Sehubungan dengan peningkatan kuota produksi menjadi 32 ton/hari di tahun 2024, agar
      disampaikan utilisasi dari tabung gas yang dimiliki OPDAKA mengingat aset tidak lancar
      lainnya tidak mengalami perubahan sejak 31 Desember 2021.
Page 3
Jawaban:
a. Soft copy dokumen tanggal 31 Agustus 2023 dengan No. SP 039/PND000000/2023-SO
   antara PT Pertamina Patra Niaga dan OPDAKA. Terlampir (Lampiran 1)
b. Mengenai kapasitas terdapat pada dokumen No. SP 039/PND000000/2023-SO di pasal 8
   tentang Penyerahan LPG ayat 1 dan 4 dengan rincian sebagai berikut :
   1. PT Pertamina Patra Niaga        berhak menentukan alokasi jumlah LPG yang wajib
      disalurkan oleh Pihak Kedua sekaligus menentukan agen LPG dan Pihak Ketiga yang
      ditunjuk PT Pertamina Patra Niaga yang keduanya memiliki LO yang wajib dilayani
      oleh Pihak Kedua
   2. Dalam menentukan jumlah LPG yang diserahkan oleh PT Pertamina Patra Niaga
      kepada Pihak Kedua sesuai LO, hasil perhitungan PT Pertamina Patra Niaga akan
      menjadi acuan, dan pihak Kedua berhak menyaksikan dengan memakai takaran-
      takaran yang berlaku dan telah ditera sesuai perundang-undanag yang berlaku.
   Keterangan :
   PT Pertamina Patra Niaga adalah PT Pertamina Patra Niaga
   Pihak kedua adalah SPBE
   Pihak ketiga adalah agen LPG
   LO adalah Loading Order yaitu dokumen standar yang dikeluarkan oleh PT Pertamina
   Patra Niaga untuk kegiatan pengisian LPG ke dalam tabung LPG


   Mengenai tarif filling fee SPBE berdasarkan surat no 3185/F14450/2016-S3 (Lampiran 2)
   Opdaka selama ini kategori SPBE Pertamina way LPG kemasan tabung 3 kg dengan
   storage dengan tarif filling fee Rp 415 /kg


c. Sehubungan dengan peningkatan produksi 32 ton, Opdaka memiliki mesin pengisian (12
   unit) rata-rata dalam sehari maximal pengisian maximal 3 ton setiap mesinnya sehari jadi
   kemampuan pengisian sehari maximal bisa mencapai 36 ton. Tahun 2023 rata-rata
   pengisian mencapai 31 ton, di tahun 2024 Opdaka menargetkan pengisian rata-rata 32 ton
   sehari.
Page 4
      Mengenai ketentuan minimum kepemilikan jumlah tabung adalah 3.000 (tiga ribu) tabung
      berdasarkan surat No 394/Q24030/2021-S3 poin 2 (Lampiran 3) sebagai berikut :
      Penebusan dan kepemilikan tabung oleh SPBE LPG 3 kg adalah SPBE throughtput kurang
      dari 30 (tigapuluh) MT yaitu minimal 3.000 tabung
      Berikut detail aset tidak lancar lainnya :


                                         Qty         Harga          Total

               Tabung LPG 3kg        3,000.00      119,749.30 359,247,900.00

    Aset tidak lancar lainnya adalah 3.000 tabung gas 3 kg senilai Rp 359,247,900 yang berguna
    untuk mengganti jika tabung dari pihak ketiga yang datang dalam kondisi rusak. Jika tabung
    tersebut rusak maka akan diganti oleh PT Pertamina Patra melalui vendor bengkel
    pemeliharaan tabung


3. Berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan periode 31 Maret 2024, Perseroan membukukan
   gross profit margin hanya sebesar 1,33% dimana terus menerus mengalami penurunan
   signifikan apa bila dibandingkan dengan periode 31 Desember 2023 dan 2022 secara berturut
   sebesar 17,4% dan 22,6%. Atas hal tersebut agar disampaikan:
   a. Latar belakang gross profit margin per 31 Maret 2024 mengalami penurunan signifikan.
   b. Strategi Perseroan dalam mempertahankan going concern mengingat per 31 Maret 2024
      Perseroan sudah mengalami kerugian sebesar Rp328,3 juta dan saat ini ekuitas Perseroan
      setelah adanya defisit saldo laba hanya sebesar Rp12,19 miliar.
   c. Strategi kedepannya dalam target penambahan pengisian gas elpiji kepada agen-agen yang
      ditunjuk PT Pertamina Patra Niaga mengingat OPDAKA hanya diperkenankan
      pendistribusian tabung gas Elpiji kepada agen-agen yang ditunjuk oleh PT Pertamina Patra
      Niaga.
Page 5
Jawaban
a. Gross profit per 31 Maret 2024 mengalami penurunan karena terdapat peningkatan pada
   beban gaji dan tunjangan dimana range kenaikan gaji dan tunjangan karyawn pada tahun
   2024 berkisar antara 4% hingga 15% dan THR yang di bayarkan pada bulan maret 2024
   sedangan tahun 2023 di bayarkan pada bulan April 2023.


   Kenaikan UMK di Semarang yang cukup signifikan pada tahun 2023 yaitu sebesar 7,95%
   setelah dampak 2 tahun covid yang mana kenaikan UMK sebelumnya sangat kecil yaitu
   pada tahun 2021 sebesar 3,5% dan 2022 sebesar 0,89%. Kenaikan ini juga mengakibatkan
   kenaikan beban liabilitas imbalan pascakerja.


    Beban Pokok                                                  Kenaikan/
                               31-Mar-24           31-Mar-23                     %
    Pendapatan                                                   Penurunan
    Gaji dan tunjangan
                               690,604,029         524,576,600    166,027,429      32%
    Penyusutan
                               162,295,132         160,071,981      2,223,151        1%
    Segel karet dan penutup
                               42,595,000          57,465,000     (14,870,000)    -26%
    Imbalan pascakerja
                               32,749,581          28,562,760       4,186,821      15%
    Listrik, air dan telepon
                               30,232,410          30,459,355        (226,945)       -1%
    Transportasi
                               767,000             984,400           (217,400)    -22%
    Total                                                         157,123,056
                               959,243,152         802,120,096

b. Perseroan melakukan pemeliharaan dan perawatan semua fasilitas pengisian Gas Elpiji
   sehingga proses produksi tidak terganggu diharapkan kedepannya dapat menambah Kuota
   produksi dan meningkatkan pendapatan Perseroan
c. Strategi kedepannya dalam target penambahan pengisian gas elpiji kepada agen-agen yang
   ditunjuk PT Pertamina Patra Niaga adalah sebagai berikut :
Page 6
        Menjaga jumlah dan mutu LPG di SPBE yang diterima dari PT Pertamina Patra Niaga
         supaya tetap sesuai dengan jumlah dan mutu yang ditetapkan
        Memelihara semua bangunan termasuk perlengkapan dan peralatan di SPBE supaya
         tetap dapat dipergunakan dengan baik serta memberi penampilan yang layak
        Memelihara sarana dan fasilitas sesuai ketentuan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas
         Bumi yang berlaku serta menyerahkan Sertifikat kelayakan untuk Peralatan dan Instalasi
         dari Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi tersebut kepada PT Pertamina Patra
         Niaga
        Menyerahkan Salinan bukti hasil tera/tera ulang yang masih berlaku yang dilakukan
         Dinas metrologi atas alat-alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya yang
         dipergunakan sesuai ketentuan Dinas Metrologi
        Sebelum mengisi LPG ke dalam Tabung LPG, Opdaka harus memeriksa dan mensortir
         tabung yang rusak, expired atau bocor
        Mengisi LPG ke dalam Tabung LG sesuai dengan LO dari PT Pertamina Patra Niaga
        Tabung yang tidak sesuai ketentuan PT Pertamina Patra Niaga tidak boleh diisi
        Lolos audit yang diselenggarakan oleh PT Pertamina Patra Niaga setiap 3 bulan sekali


4. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek
   Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.


   Jawaban:
   Perseroan tidak memiliki informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat
   mempengaruhi harga efek Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.


5. Rencana tindakan korporasi dalam periode 12 bulan ke depan (jika ada).


    Jawaban:
    Perseroan tidak memiliki rencana tindakan korporasi dalam periode 12 bulan ke depan
Page 7
6.   Informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan
     hidup perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham perusahaan.


     Jawaban:
     Perseroan tidak memiliki informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat
     mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham
     perusahaan.


Demikian surat penjelasan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan
terima kasih.


Hormat kami,
PT Himalaya Energi Perkasa Tbk.




Martha Ester Lumenta
Direktur
Page 8
LAMPIRAN 1
Page 9

          
Page 10

          
Page 11

          
Page 12

          
Page 13

          
Page 14

          
Page 15

          
Page 16

          
Page 17

          
Page 18

          
Page 19

          
Page 20

          
Page 21

          
Page 22

          
Page 23

          
Page 24

          
Page 25

          
Page 26

          
Page 27

          
Page 28

          
Page 29

          
Page 30

          
Page 31

          
Page 32

          
Page 33

          
Page 34

          
Page 35

          
Page 36

          
Page 37

          
Page 38

          
Page 39

          
Page 40

          
Page 41

          
Page 42

          
Page 43

          
Page 44

          
Page 45

          
Page 46
Lampiran 2
Page 47

          
Page 48

          
Page 49
Lampiran 3
Page 50

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size7.77 MB
Published15 Jul 2024
Pages50
Characters11,106
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Himalaya Energi Perkasa Tbk p.1 ×5
linked org Bank Danamon p.1 ×16
linked org PT Pertamina Patra Niaga p.2 ×36
linked person Martha Ester Lumenta · Direktur p.7
possible org Bursa Efek Indonesia p.1 ×2
unresolved org Bank Danamon. Jawaban p.2
unresolved org PT Pertamina Patra Niaga Pihak p.3
unresolved org PT Pertamina Patra p.4
unresolved org Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi p.6 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result