Back to announcement
20260902_BBHI_Laporan Informasi dan Fakta Material_32144403_lamp2.pdf
Other Text extracted BBHISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1
Dalam Rangka Memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.13 Tahun 2023, Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan No.29 Tahun 2023 dan Surat Otoritas Jasa Keuangan
No.S-10/D.04/2026 dan sehubungan dengan Rencana Perseroan untuk melakukan Pembelian
Kembali Saham Perseroan (“Buyback”) dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Signifikan.
PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Kegiatan Usaha Utama:
Bergerak dalam bidang Perbankan
ALAMAT KANTOR PUSAT:
Menara Bank Mega Lantai 5-6
Jl. Kapten P. Tendean Kav.12-14A
Jakarta Selatan 12790
Telp : 021-5098-1399
Website: www.allobank.com
Email: corsec@allobank.com
PT Allo Bank Indonesia Tbk (“Perseroan”) berencana untuk melakukan pembelian kembali saham
Perseroan yang telah dikeluarkan dan tercatat di PT Bursa Efek Indonesia (“Bursa Efek”) sesuai
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) No.29 Tahun 2023 tentang Pembelian Kembali Saham
yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka (“POJK 29/2023”), Peraturan OJK No.13 Tahun 2023
tentang Kebijakan dalam Menjaga Kinerja dan Stabilitas Pasar Modal pada Kondisi Pasar yang
Berfluktuasi secara Signifikan (“POJK 13/2023”) serta Surat OJK No.S-10/D.04/2026 tanggal 13
Maret 2026 perihal Kebijakan Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh
Perusahaan Terbuka dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan, dengan
memperhatikan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Perkiraan Jadwal Waktu Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham
Pemberitahuan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2 September 2026
dan Bursa Efek Indonesia (BEI) tentang Rencana
Buyback
Perkiraan Jadwal Periode Buyback 3 September 2026 – 2 Desember 2026
1
Page 2
Biaya Pembelian Kembali Saham
Pembiayaan pembelian kembali saham Perseroan akan menggunakan Saldo Laba Ditahan.
Jumlah dana yang akan digunakan untuk melakukan pembelian kembali saham Perseroan
sebanyak-banyaknya sebesar Rp.300.000.000.000,- (tiga ratus miliar Rupiah).
Jumlah Nilai Seluruh Saham yang akan dibeli
Nilai Nominal sebanyak-banyaknya Rp.300.000.000.000,-
Alasan Dilakukannya Pembelian Kembali Saham
Perseroan berupaya untuk memiliki fleksibilitas yang memungkinkan Perseroan menjaga
stabilitas harga saham Perseroan agar lebih mencerminkan kinerja Perseroan. Selain itu, langkah
ini diambil sebagai upaya untuk menjaga keharmonisan antara kondisi pasar dan fundamental
Perseroan serta menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan dalam usaha Perseroan
mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.
Perseroan berencana untuk menyimpan saham yang telah dibeli kembali untuk dikuasai sebagai
saham treasury untuk jangka waktu sebagaimana diatur dalam POJK 29/2023.
Perkiraan Menurunnya Pendapatan Perusahaan sebagai Akibat Pelaksanaan Pembelian
Kembali Saham
Berkenaan dengan transaksi tersebut, maka dampak terhadap biaya operasional Perseroan tidak
material, sehingga laba-rugi diperkirakan masih sejalan dengan target Perseroan. Selain itu
potential loss dari pengalihan aset berupa Kas menjadi Treasury Stock tidak akan mempengaruhi
pendapatan Perseroan secara signifikan. Perseroan berkeyakinan bahwa alokasi dana
sebesar Rp.300.000.000.000,- (tiga ratus miliar Rupiah) atau 1,93% dari total aset Perseroan
untuk pembelian kembali saham, tidak akan memberikan dampak negatif yang material
terhadap kegiatan usaha dan likuiditas Perseroan mengingat Perseroan memiliki modal kerja dan
cashflow yang cukup untuk melaksanakan pembiayaan transaksi bersamaan dengan kegiatan
usaha Perseroan.
Proforma Laba per Saham Perusahaan per 30 Juni 2026 Setelah Rencana Pembelian Kembali
Saham Dilaksanakan
Berikut adalah proforma Total Aset, Ekuitas, Laba Bersih, EPS, ROA dan ROE sebagai highlight
Laporan Keuangan per tanggal 30 Juni 2026 dengan memperhitungkan pembiayaan seluruh
program pembelian kembali saham Perseroan sebesar Rp.300.000.000.000,- (tiga ratus miliar
Rupiah) dan biaya transaksi (biaya pedagang perantara dan biaya lainnya) sehubungan dengan
transaksi pembelian kembali saham Perseroan.
2
Page 3
(dalam jutaan Rupiah, kecuali EPS, ROA dan ROE)
Periode Laporan Keuangan
Yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026
Sebelum Setelah
Pembelian Dampak Pembelian
Kembali Kembali
Total Aset 15.571.418 (300.000) 15.271.418
Ekuitas 7.340.269 (300.000) 7.040.269
Laba Sebelum Pajak *) 300.019 (7.700) 292.319
Laba Bersih 233.674 (6.006) 227.668
Earning Per Share (EPS) (Rp.) 21,51 (0,17 21,33
Return On Asset (ROA) 4,00% 3,98%
Return On Equity (ROE) 6,31% 6,41%
Asumsi: *) Penempatan dana pada Deposit Facility Bank Indonesia tingkat suku bunga 5,0% p.a.
Analisa di atas menunjukkan bahwa dengan dilakukannya pembelian kembali saham oleh
Perseroan tidak akan terjadi perubahan yang signifikan terhadap indikator keuangan
Perseroan.
Pembatasan Harga Saham untuk Pembelian Kembali Saham
Perseroan akan melakukan pembelian kembali saham dengan harga yang dianggap baik dan
wajar oleh Manajemen Perseroan dengan memperhatikan ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Metode yang Digunakan untuk Membeli Kembali Saham
Pembelian kembali saham Perseroan akan dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia dan dilakukan
melalui satu Anggota Bursa Efek.
Pembahasan dan Analisis Manajemen Mengenai Pengaruh Pembelian Kembali Saham
terhadap Kegiatan Usaha dan Pertumbuhan Perseroan
Perseroan berencana melakukan pembelian kembali atas saham Perseroan (Treasury Stock) yang
mengalami penurunan harga saham sedemikian rupa sehingga menurut pertimbangan Perseroan
pembelian kembali saham dapat menstabilkan harga dari kondisi pasar yang fluktuatif serta
diharapkan dapat menjaga harga saham pada level yang baik yang pada akhirnya berimbas pada
nilai pemegang saham.
Jika Perseroan menggunakan seluruh dana pembelian kembali tersebut maka jumlah aset dan
ekuitas Perseroan berpotensi mengalami penurunan sebesar Rp.300.000.000.000,- (tiga ratus
3
Page 4
miliar Rupiah) dan menyebabkan turunnya rasio kecukupan modal (CAR) Perseroan sebesar lebih
kurang 2,77%, atau dengan menggunakan asumsi per 30 Juni 2026, secara proforma CAR
Perseroan turun dari 66,35% menjadi sekitar 63,58%.
Perseroan berkeyakinan bahwa pelaksanaan pembelian kembali saham tidak akan memberikan
dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha, likuiditas maupun pertumbuhan usaha
Perseroan karena Perseroan pada saat ini memiliki modal kerja dan dana kas yang cukup untuk
melakukan dan membiayai seluruh kegiatan usaha, kegiatan pengembangan usaha, kegiatan
operasional serta pembelian kembali saham.
Jakarta, 2 September 2026
Direksi
PT Allo Bank Indonesia Tbk
4
Names mentioned 5 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
BANK INDONESIA
p.1 ×4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.