Skip to content
Back to announcement

20260521_RAAM_Laporan Informasi dan Fakta Material_32093324_lamp1.pdf

Other Text extracted RAAM

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 3

Page 1
 RAAM Hadirkan “Gudang Merica” ke Seluruh Bioskop Indonesia, Didukung Rencana Rights
                             Issue dan Ekspansi Jaringan Bioskop

Jakarta, 21 Mei 2026 — PT Tripar Multivision Plus Tbk (IDX: RAAM) dengan bangga
mengumumkan perilisan serentak Gudang Merica, sebuah film horor-komedi yang disutradarai
oleh Imam Darto, yang akan tayang di seluruh bioskop di Indonesia mulai 21 Mei 2026. Film ini
telah menggelar gala premiere pada 12 Mei 2026 dengan sambutan yang sangat antusias,
sehingga menambah satu lagi judul unggulan dalam pipeline produksi RAAM yang terus aktif
sepanjang tahun ini.

Film ini berlatar di sebuah rumah sakit tua yang menyimpan banyak rahasia. Segalanya bermula
dari penemuan mayat tanpa identitas, dan kejadian-kejadian aneh pun terus berlanjut
setelahnya. Imam Darto menyebut proses produksi ini sebagai salah satu yang paling menantang
dalam kariernya.

“Jujur, ini adalah salah satu produksi paling berat yang pernah saya jalani,” ujar Imam Darto.
“Kami membangun set dari nol selama hampir dua bulan, lalu pada hari syuting ternyata set itu
tidak bisa digunakan. Kami harus berpikir ulang di tempat. Kemudian, sebulan setelah syuting
selesai, kami kembali hanya untuk mengambil satu shot yang masih kurang. Tapi kalau dipikir-
pikir, semua tekanan itu justru mendorong kami untuk menghasilkan film yang lebih baik. Bagian
terberat dari film seperti ini adalah komedinya harus benar-benar lucu, dan horornya harus
benar-benar menakutkan. Tidak ada yang boleh setengah-setengah.”

Hal senada disampaikan oleh Raam Punjabi, CEO RAAM yang baru dilantik, yang melihat film ini
sebagai cerminan arah kreatif yang tengah dibangun oleh perusahaan.

“Film ini berani menggabungkan horor yang serius dengan komedi absurd yang segar, dan itu
bukan hal yang mudah. Kami percaya penonton Indonesia selalu terbuka terhadap pengalaman
sinematik baru, dan kami berharap Gudang Merica dapat menghadirkan hiburan yang berkesan
sekaligus sesuatu yang benar-benar baru,” ujar Raam Punjabi, produser sekaligus pendiri RAAM.

Film ini dibintangi oleh Ardhito Pramono, Fatih Unru, Arla Ailani, Zulfa Maharani, Benedictus
Siregar, Rizky Inggar, Melly Manuhutu, Angga Nggok, Bonar Manalu, Rizky Teguh, Aloy, dan Dikta.
Page 2
Film ini merupakan hasil kolaborasi antara RAAM dan Pabrik Cerita, perusahaan yang didirikan
oleh Imam Darto dan Warman Nasution pada 2018. Ardhito Pramono juga tampil membawakan
dua lagu andalannya secara langsung di hadapan para tamu Gala Premiere.

Perilisan Gudang Merica hadir pada momen yang bermakna bagi RAAM sebagai perusahaan yang
tercatat. Para pemegang saham telah menyetujui penambahan modal melalui Hak Memesan
Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD), dengan target penerbitan saham baru sebanyak-banyaknya
1.362.724.000 lembar, setara dengan maksimal 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh
saat ini. Pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya berpotensi mengalami dilusi
kepemilikan hingga 16,67%.

Dana hasil rights issue akan dialokasikan ke dua tujuan utama. Pertama, modal kerja untuk
membiayai produksi film, web series, dan sinetron, serta biaya pemasaran yang terkait. Kedua,
penyertaan modal kepada PT Platinum Sinema, anak usaha dengan kepemilikan 99,99%, untuk
mendanai pembangunan dan pengoperasian 50 lokasi baru Platinum Cineplex di seluruh
Indonesia. Jaringan bioskop ini saat ini beroperasi di 18 lokasi dengan fokus pada kota-kota Tier
2 dan Tier 3. Penambahan 50 teater baru akan lebih dari menggandakan jejak jaringan yang ada.

Pandangan Perseroan adalah bahwa kepemilikan atas konten sekaligus distribusi akan
menciptakan bisnis yang lebih kokoh. Film-film yang diproduksi oleh RAAM ditayangkan di
bioskop yang juga dioperasikan oleh RAAM, sebuah dinamika yang meningkatkan imbal hasil bagi
kedua pihak secara bersamaan.

Yang juga patut dicatat adalah bahwa sebuah film seperti Gudang Merica tidak berhenti
menghasilkan nilai setelah masa tayangnya di bioskop berakhir. Setiap judul orisinal yang
diproduksi oleh Perseroan merupakan kekayaan intelektual (IP) yang dimiliki sendiri, dan IP
tersebut memiliki umur yang jauh melampaui akhir pekan perdananya. Monetisasi dapat datang
melalui pengembangan sekuel dan franchise, lisensi streaming dan siaran, merchandise, serta
penjualan format ke pasar-pasar lain di kawasan regional. Perpustakaan konten yang terus
berkembang, dipadukan dengan jaringan bioskop yang terus meluas, juga mengurangi
ketergantungan Perseroan pada judul-judul pihak ketiga untuk mengisi layar. Hal itu berdampak
langsung pada margin bisnis eksibisi dalam jangka panjang.
Page 3
“Kami tidak membuat film yang hilang begitu saja setelah masa tayang bioskopnya selesai,” ujar
Raam Punjabi. “Setiap judul yang kami miliki adalah aset. Ia bisa dilisensikan, diadaptasi, dan
didistribusikan di berbagai platform selama bertahun-tahun ke depan. Gudang Merica
mencerminkan pendekatan berbasis IP yang sedang kami bangun di RAAM, dan rights issue kami
memberikan modal untuk terus menggerakkan pipeline tersebut. Kami mendanai film-filmnya
dan membangun layar untuk menayangkannya. Itulah rencana kami untuk tahun ini dan
seterusnya.”

Rights issue ini ditargetkan selesai dalam waktu 12 bulan setelah persetujuan RUPSLB, sesuai
dengan Peraturan OJK (POJK No. 32/2015). Rincian lengkap mengenai penggunaan dana akan
disampaikan dalam prospektus yang akan tersedia bagi pemegang saham yang berhak pada
waktunya.

Untuk informasi lanjut, hubungi:

Corporate Secretary
PT Tripar Multivision Plus Tbk
Multivision Tower, lantai 21-23
Jl. Kuningan Mulia Lot 9B, Kuningan, Jakarta Selatan 12980
Tel    : 021 – 2938 0700
Email : corporatesecretary@mvpworld.com

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.24 MB
Published21 May 2026
Pages3
Characters5,641
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 2 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Tripar Multivision Plus Tbk p.1 ×5
linked org PT Platinum Sinema p.2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result