Skip to content
Back to announcement

20240702_SOUL_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31678678_lamp1.pdf

Other Text extracted SOUL

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 14

Page 1
                                                                               Yogyakarta , 02 Juli 2024
No. 052B/Dir-MTB/VII-2024


Kepada Yth.,
PT BURSA EFEK INDONESIA
Indonesia Stock Exchange Building, Tower I Lantai 4
Jalan Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190
Indonesia

Perihal : Permintaan Penjelasan Bursa

Dengan Hormat,
Menangapi surat Permintaan Penjelasan Bursa Nomor S-06604/BEI.PP1/06-2024 tanggal 27 Juni 2024, Perseroan
memberikan penjelasan sebagai berikut:

4.    Berdasarkan Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum per 31 Desember 2023,
     diungkapkan bahwa Perseroan masih memiliki sisa dana yang diperoleh melalui IPO sebesar
     Rp6.711.315.011,00 atau 25,66% dari total dana bersih hasil Penawaran Umum sebagaimana berikut:




     Namun, terdapat selisih antara nilai hasil bersih penawaran umum dengan total rencana penggunaan dana
     sebesar Rp3.333.994,00 dimana total rencana penggunaan dana yakni senilai Rp26.155.361.430,00 lebih
     besar dibandingkan nilai hasil bersih penawaran umum yakni senilai Rp26.152.027.436,00. Selain itu,
     terdapat perbedaan total realisasi penggunaan dana yang tercatat di Laporan sebesar Rp22.988.684.989,00
     dengan penjumlahan seharusnya sebesar Rp19.440.714.425,00. Bursa meminta penjelasan terkait:
     a. Latar belakang perbedaan nilai realisasi hasil bersih penawaran umum dengan total rencana
         penggunaan dana.
         Jawaban :
         Perbedaan selisih realisasi dengan total rencana penggunaan dana sebesar Rp. 3.331.994 karena
         adanya perbedaan nominal realisasi biaya emisi dengan yang tertuang di prospectus.
Page 2
   b. Latar belakang perbedaan nilai total realisasi penggunaan dana.
      Jawaban :
      Total realisasi dana tercatat di laporan Perseroan sebesar Rp22.988.684.989, dimana didalamnya
      terdapat komponen biaya emisi.
          Penggunaan dana                                Perseroan                      Bursa
          Biaya emisi                              Rp      3,547,972,564                  -
          Pembangunan pabrik                       Rp      4,000,000,000          Rp   4,000,000,000
          Mesin, fasilitas dan kendaraan           Rp      2,322,880,000          Rp   2,322,880,000
          Modal kerja                              Rp    13,117,832,425           Rp 13,117,832,425
                 Total penggunaan dana             Rp    22,988,684,989           Rp 19,440,712,425

   c. Target dan timeline rencana penggunaan sisa dana IPO tersebut.
      Jawaban :

         No   Pos Penggunaan               Alokasi Dana IPO           Realisasi               Sisa Dana         Timeline Sisa Dana
          1   Biaya EMISI                  Rp   3,544,638,570   Rp   3,547,972,564      -Rp       3,333,994

          2   Pembangunan pabrik           Rp   5,000,000,000   Rp   4,000,000,000       Rp 1,000,000,000     Tahun 2024
              Mesin, fasiilitas prdksi                                                                        Setelah pabrik berdiri,
          3   & kendaraan                  Rp   3,500,000,000   Rp   2,322,880,000       Rp 1,177,120,000     Tahun 2025
          4   Modal kerja                  Rp 17,655,361,430    Rp 13,117,832,425        Rp 4,537,529,005     Januari 2025


   d. Agar disampaikan revisi Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum terkini.
      Jawaban :
      Revisi laporan akan segera disampaikan

5. Berdasarkan realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum per 31 Desember 2023, Perseroan telah
   menggunakan penggunaan dana IPO untuk:
   a. Pembangunan pabrik;
   b. Pembelian mesin, fasilitas produksi serta kendaraan; dan c. Modal kerja

   Bursa meminta penjelasan terkait:
   a. Progress pembangunan, status terkini dan target penyelesaian pabrik di Desa Bimomartani,
      Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman dengan mengisi tabel berikut:


                                          Waktu Mulai          Target                  Progress                    Status Saat
   No          Kegiatan
                                          Pelaksanaan       Penyelesaian                                               ini
   1    Sosisalisasi warga               30-Nov-23        Sudah Selesai            Warga setuju           selesai
   2    PJB Lahan                        22 Des 2023      2025                     Turun waris            proses notaris
   3    Observasi Dokumen                1 Februari       30-Apr-24                kelengakapan           menunggu perijinan
        Lingk
        dan potensi air tanah            2024                                      dokumen
   4    Perizinan Awal,(PBG,             30-Apr-24        30 Juni 2024             kelengakapan           menunggu perijinan
   5    Dll)
        Pembangunan                      Mei 2024         Nov-24                   dokumen
                                                                                   belum                  menunggu perijinan
   6    Instalasi Mesin                  Oktober 2024     Nov-24                   belum                  menunggu pabrik selesai
   7    Izin SNI, BPOM                   Oktober 2024     Desember 2024            belum                  menunggu pabrik selesai
   8    Trial Operasional                Desember         Desember 2024            belum                  menunggu pabrik selesai
   9    Full Operasional                 2024
                                         Januari 2025     Sampai                   belum                  menunggu pabrik selesai
                                                          seterusnya
Page 3
    b. Rincian penggunaan dana atas pembangunan pabrik pembelian mesin, fasilitas produksi dan
       kendaraan dan modal kerja yang sudah digunakan terkini dengan mengisi tabel berikut:

       Jenis Penggunaan               Rencana Penggunaan         Realisasi              Sisa Dana      Target waktu
                                                                                                       realisasi sisa
              Dana                          Dana            Penggunaan Dana             Hasil IPO      dana IPO

Pembangunan pabrik :

1. Dp kontraktor                      Rp    5,000,000,000   Rp    4,000,000,000

                              Total   Rp    5,000,000,000   Rp    4,000,000,000   Rp 1,000,000,000     Januari 2025
Pembelian mesin, fasilitas
produksi serta kendaraan
1 unit/set mesin MC 5GL                                                                                Menunggu
                                      Rp      366,300,000   Rp     165,000,000
Automatic                                                                         Rp     201,300,000   pabrik jadi
1 unit Water Treatment Plant                                                                           Menunggu
                                      Rp      539,000,000   Rp     250,000,000
dengan kapasitas 15 Ton/jam                                                        Rp    289,000,000   pabrik jadi
                                                                                   Rp
1 unit L300 Pickup Box                Rp      262,380,000   Rp     262,380,000
                                                                                  -                    sudah dipakai
                                                                                   Rp
1 unit Mobil Truck                    Rp      461,500,000   Rp     461,500,000
                                                                                  -                    sudah dipakai
                                                                                   Rp
1 unit Mobil Engkel                   Rp      355,000,000   Rp     355,000,000
                                                                                  -                    sudah dipakai
                                                                                                       Menunggu
1 unit/set mesin Cup sealer           Rp      525,000,000   Rp     275,000,000
                                                                                  Rp     250,000,000   pabrik jadi
1 Unit/set mesin MC Botol PET                                                                          Menunggu
                                      Rp      475,000,000   Rp     250,000,000
rotary ROTARY                                                                      Rp    225,000,000   pabrik jadi
Pembelian 3 unit mesin Ink Jet                                                     Rp                  1 unit sdh
                                      Rp      249,000,000   Rp     249,000,000
Printing                                                                          -                    dipakai
Mesin Sikat Galon Otomatis            Rp       55,500,000   Rp       55,000,000   Rp         500,000   sudah dipakai
                                                                                                       Menunggu
Instalasi dan pemipaan mesin          Rp      211,320,000   Rp                -
                                                                                  Rp     211,320,000   pabrik jadi
                              Total   Rp    3,500,000,000   Rp    2,322,880,000   Rp 1,177,120,000
Modal Kerja

Pembelian bahan baku langsung         Rp      798,684,196   Rp     282,485,525    Rp     516,198,671   Januari 2025
Pembelian bahan penolong              Rp    5,944,371,173   Rp    4,502,140,566   Rp 1,442,230,607     Januari 2025
Biaya overhead pabrik                 Rp      453,867,688   Rp    2,160,732,173   -Rp 1,706,864,485    Januari 2025
Pembayaran upah tenaga kerja
                                                            Rp    3,509,332,185
langsung &pembantu                    Rp    4,767,644,266                         Rp 1,258,312,081     Januari 2025
Pembayaran keperluan
                                                            Rp    1,055,000,000
administrasi kantor                   Rp    2,765,958,308                         Rp 1,710,958,308     Januari 2025
Pembayaran biaya perijinan            Rp    1,055,000,000   Rp     939,773,994    Rp     115,226,006   Januari 2025
Pembayaran biaya distribusi           Rp    1,369,434,196   Rp     293,855,177    Rp 1,075,579,019     Januari 2025
Pembayaran biaya pemasaran,
                                                            Rp     374,514,805
promosi, iklan                        Rp      500,401,603                         Rp     125,886,798   Januari 2025
                              Total   Rp   17,655,361,430   Rp   13,117,834,425   Rp 4,537,527,005
Page 4
c. Dokumentasi atas masing-masing hasil dari penggunaan dana tersebut.
   Dokumentasi pembangunan pabrik :
Page 5
       Dokumen pembelian mesin, fasilitas produksi dan kendaraan :




       Dokumentasi modal kerja :




6. Berdasarkan tanggapan Perseroan nomor 1 poin c, disampaikan bahwa Perseroan sedang dalam proses
   pengalihan hak, beriringan dengan proses pembangunan dan pengurusan izin lainnya. Bursa meminta
   penjelasan terkait progress dan status terkini atas seluruh izin yang diperlukan dalam membangun dan
   mengoperasikan pabrik tersebut.
   Jawab :
   Progress terkini untuk pengalihan hak saat ini baru sampai turun waris dikarenakan 1 minggu setelah
   penandatanganan AJB pemilik tanah meninggal dunia sehingga harus turun waris terlebih dahulu.

7. Merujuk pada CALK 4 Piutang Usaha, terdapat peningkatan piutang usaha sebesar 104,12% menjadi
   Rp406 juta per 31 Desember 2023 dari periode sebelumnya sebesar Rp199 juta. Berdasarkan umur
   piutang, seluruh piutang usaha telah jatuh tempo per 31 Desember 2023. Bursa meminta penjelasan
   terkait:
   a. Latar belakang masih belum tertagihnya piutang tersebut.
Page 6
       Jawaban :
       Latar belakang belum tertagihnya piutang karena Perseroan memberikan kemudahan perpanjangan
       waktu sebagai bagian dari strategi pemasaran untuk sales point atau agent baru dengan tujuan
       menjalin hubungan yang baik dan distributor menjadi loyal ke Persroan.

   b. Latar belakang penurunan kolektibilitas piutang usaha per 31 Desember 2023 dibandingkan
      periode 31 Desember 2022.
      Jawaban :
      Adanya kebijakan kredit yang diberikan Perseroan seperti memberikan batas waktu pembayaran
      yang lebih panjang kepada pelanggan, sehingga mempengaruhi tingkat kolektibilitas piutang.

   c. Tindak lanjut dari upaya yang dilakukan Perseroan dalam penagihan piutang berdasarkan
      tanggapan nomor 4 poin b atas surat permintaan penjelasan sebelumnya.
      Jawaban :
      • Perseroan selalu aktif dalam berkomunikasi dengan pelanggan yang memiliki piutang yang
          jatuh tempo yang diperpanjang. Ini mencakup mengirimkan pemberitahuan atau pengingat
          secara teratur tentang status pembayaran yang masih tertunda.
      • Jika ada keterlambatan dalam pembayaran, Perseroan bisa mempertimbangkan untuk
          bernegosiasi dengan pelanggan untuk menetapkan jadwal pembayaran yang baru atau untuk
          menyelesaikan jumlah yang tertunggak.
      • Perseroan akan mengawasi dengan cermat piutang yang memiliki jatuh tempo yang
          diperpanjang untuk memastikan bahwa proses penagihan berlangsung sesuai dengan
          kesepakatan yang telah dibuat.
      Langkah-langkah ini penting untuk memastikan bahwa Perseroan dapat mengelola piutang dengan
      baik meskipun ada jatuh tempo yang diperpanjang, sambil tetap mempertahankan hubungan yang
      baik dengan pelanggan dan meminimalkan risiko keuangan.

8. Merujuk pada CALK 5 Piutang Lain-lain, diungkapkan bahwa piutang Perseroan per 31 Desember
   2023 meningkat sebesar 3813,06% menjadi Rp2,94 miliar dari periode sebelumnya sebesar Rp75,28 juta.
   Hal ini disebabkan terdapat peningkatan piutang kepada Reza Naufal Ramadian, Piutang Direksi dan
   Karyawan. Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait: a. Nature dari akun
   piutang lain-lain tersebut.
   b. Rincian dan tujuan masing-masing piutang transaksi tersebut.

       Reza : perujuk pada kontrak utk penyelenggaran event2 promosi
       Piutang Direksi : pinjaman pribadi direski untuk pembelian mobil,,
                         Pinjaman pribadi Bp. Ardiyanto Wibowo
       Karywan         : kas bon karyawan

   c. Ketentuan pemberian pinjaman kepada masing-masing pihak tersebut, termasuk namun tidak
      terbatas pada tingkat bunga dan target pelunasan.
      Jawaban :
      Pitang direksi : Pengembalian akan dilakukan dg cara pemotongan bagi hasil deviden .
      Karyawan : dilakukan deg potong gaji

   d. Piutang Reza Naufal Ramadian merupakan piutang atas jasa perencanaan dan penyelenggaraan
      event. Agar dijelaskan deskripsi dan fungsi event tersebut.
      Jawbaan :
      Branding secara kontinyu, dll

   e. Agar dijelaskan status afiliasi dan hubungan dari Reza Naufal Ramadian terhadap Perseroan.
      Jawaban :
      Tidak terafiliasi
Page 7
     f.       Rincian piutang lain-lain terhadap direksi dengan mengisi tabel berikut:
                                 Nama Direksi                                        Jumlah
               1. Ardianto Wiboeo                             Rp.. 669.000.000.-
               2..                                            Rp..
               Dst..                                          Rp..
               Total                                          Rp..

     g. Alasan piutang lain-lain terhadap direksi tidak dicantumkan pada CALK 24 Saldo dan
        Transaksi dengan Pihak-Pihak Hubungan Berelasi.

              Jawaban :
              Akan kami konfirmasikan kepada pihak auditor

9.    Berdasarkan CALK 7 Uang Muka dan Biaya Dibayar Dimuka, diungkapkan bahwa terdapat
      peningkatan sebesar 152,49% dari Rp4,17 miliar per 31 Desember 2022 menjadi Rp10,55 miliar per 31
      Desember 2023. Hal ini utamanya disebabkan karena peningkatan uang muka pembelian aset tetap, bahan
      penolong, dan persiapan pabrik (Pra Ops). Bursa meminta penjelasan terkait rincian uang muka pembelian
      aset tetap, bahan penolong dan persiapan pabrik dengan mengisi tabel berikut:
      Jawaban :

                                                                                                                      Afiliasi/Bukan
     Jenis Uang Muka                                               Jumlah               Nama Counterparty                  afiliasi
     Uang Muka Pembelian Bahan Penolong
     1 unit/set mesin MC 5GL Automatic ( Demineral)           Rp     165,000,000    PT Bintang Pratama             Bukan afiliasi
     1 unit/set mesin MC 5GL Automatic ( Mineral )            Rp     325,000,000    PT Bintang Pratama             Bukan afiliasi
     1 unit Water Treatment Plant dengan kapasitas 15
                                                              Rp     250,000,000    PT Primatek
     Ton/jam (Demineral )                                                                                          Bukan afiliasi
     1 unit Water Treatment Plant dengan kapasitas 15
                                                              Rp     750,000,000    PT Bintang Pratama
     Ton/jam ( Mineral )                                                                                           Bukan afiliasi
     1 unit/set mesin Cup sealer air dengan Kapasitas 5.000
                                                              Rp     275,000,000    Zamatic
     Cup/Jam                                                                                                       Bukan afiliasi
     1 Unit/set mesin MC Botol PET rotary ROTARY
                                                              Rp     250,000,000    Bintang Pratama
     (Demineral )                                                                                                  Bukan afiliasi
     1 Unit/set mesin MC Botol PET rotary ROTARY (Mineral )   Rp     425,000,000    Bintang Pratama                Bukan afiliasi
     Pembelian 3 unit mesin Ink Jet Printing                  Rp     166,000,000    Megasatria                     Bukan afiliasi
     Uang Muka Pembelian Bahan Penolong
                                                                                    PT Ciplasindo Makmur
     Straw 240 ml                                             Rp       95,040,000
                                                                                    Sejahtera                      Bukan afiliasi
     Cup 240 ml                                               Rp     516,000,000
     Straw 120 ml                                             Rp       59,400,000
     Cup 120 ml                                               Rp     950,000,000    PT Kiewell Plastic Packaging   Bukan afiliasi
     Botol 330 ml                                             Rp     523,250,000
     Botol 600 ml                                             Rp     424,190,800
     Gallon                                                   Rp   1,055,000,000    PT Hanja Prima Loka            Bukan afiliasi
     Gallon                                                   Rp   1,055,000,000    PT FORTUNA                     Bukan afiliasi
     Biaya Persiapan Pabrik
     Sosialisasi warga, ijin,suport pos kampling, dll         Rp     350,000,000
     Gambar set plant                                         Rp     229,324,020
     Arsitek                                                  Rp     150,000,000
     Kepengurusan ijin                                        Rp   1,500,000,000



10. Berdasarkan CALK 8 Aset Tetap, terdapat peningkatan sebesar 19,97% dari Rp13,71 miliar per 31
    Desember 2022 menjadi Rp16,45 miliar per 31 Desember 2023. Bursa meminta penjelasan terkait:
    a. Rincian penambahan tanah sebesar Rp2,15 miliar.
       Jawaban :
Page 8
       Penambahan tanah sebesar Rp2,15 miliar terdiri dari pembelian tanah dan sisanya merupakan
       transaksi tambahan untuk akuisisi tanah tambahan yang relevan dengan peningkatan aset tetap yang
       dilaporkan.

   b. Apakah penambahan tanah tersebut termasuk dengan Akta Perjanjian Jual Beli tanah nomor
      2489/W/I/2024 tanggal 8 Januari 2024 senilai Rp1,7 miliar?
      Jawaban :
      Penambahan tanah sebesar Rp2,15 miliar termasuk dalam jumlah yang disebutkan dalam Akta
      Perjanjian Jual Beli tanah nomor 2489/W/I/2024 tanggal 8 Januari 2024 senilai Rp1,7 miliar. Hal ini
      mengindikasikan bahwa sebagian dari pembelian tanah tersebut telah dicatat dalam Akta Perjanjian
      Jual Beli yang disebutkan,

   b. Jika jawaban pada poin b adalah iya, agar dijelaskan alasan Perseroan sudah mengakui
      penambahan tanah tersebut pada Laporan Keuangan 31 Desember 2023 mengingat akta jual beli
      dilakukan pada bulan Januari 2024.
      Jawaban :
      Perseroan sudah mengakui penambahan tanah pada Laporan Keuangan 31 Desember 2023 karena
      pembayaran atas tanah tersebut sudah dilakukan dan penandatangan Perikatan Jual Beli ditanda
      tangani pada tanggal 22 Desember 2023.

   c. Rincian penambahan kendaraan sebesar Rp1,26 miliar.
      Jawaban :

         No    Mobil                               Harga perolehan
          1    1 unit L300 Pickup Box           Rp        262,380,000
          2    1 unit Mobil Truck               Rp        461,500,000
          3    1 unit Mobil Engkel              Rp        355,000,000
          4    Instalasi bak dan karoseri       Rp       181,120,000
                        Total                   Rp      1,260,000,000


11. Berdasarkan CALK 8 Aset Tetap, diungkapkan bahwa Perseroan memiliki dua akta jual beli tanah dengan
    sertifikat hak milik yang harus dilakukan penurunan hak menjadi Hak Guna Bangunan (HGB) dan dua
    akta jual beli tanah dengan sertifikat hak guna bangunan yang sedang dalam proses peralihan atas tanah
    kepada Perusahaan pada Badan Pertanahan Nasional. Bursa meminta penjelasan terkait:
    a. Latar belakang proses peralihan tanah tersebut masih belum selesai hingga saat ini
         Jawaban :
         Tanah dengan nomor sertifikat hak milik 12667/Timbulharjo, saat ini masih dalam proses peralihan
         hak milik
         Tanah dengan No.2489/W/I/2024, saat ini masih proses penuruan hak waris karena pemilik meinggal
         dunia.

   d. Apakah terdapat kendala dalam proses peralihan tanah dan perolehan sertifikat HGB tersebut?
      Jawaban :
      Kendala dalam proses sertifikat hak mili 12667/Timbulharjo, karena status tanah saat itu masih
      sawah/ lahan hijau sehingga harus mengajak perubahannya ke BPN Pusat untuk menjadi lahan
      kuning , inilah yang menyebabkan proses agak lama.
      Sedangkan kenadal dalam proses tanah dengan No.2489/W/I/2024 karena beberapa hari setelah PJB
      ditandatangani, pemilik lahan meninggal dunia sehingga harus memulai tahap awal kembali dengan
      proses turun waris.

   e. Status perolehan sertifikat HGB dan peralihan tanah tersebut saat ini.
      Jawaban ;
Page 9
       Masih dalam proses

   d. Target penyelesaian perolehan sertifikat HGB masing-masing akta jual beli tersebut.
      Januari Tahun 2025

12. Berdasarkan CALK 8 Aset Tetap, diungkapkan bahwa terdapat peningkatan beban penyusutan aset
    menjadi Rp1,15 miliar per 31 Desember 2023. Bursa meminta penjelasan terkait
   a. Rincian alokasi beban penyusutan aset tetap ke beban pokok penjualan dan beban umum dan
       administrasi dengan mengisi tabel berikut: FUAD
       Jawaban :

        Penyusutan Aset Tetap       Beban Pokok Penjualan           Beban     Umum          dan
                                                                    Administrasi
        Bangunan                    Rp 0                            Rp143.744.000
        Peralatan                   Rp463.427.083                   Rp0
        Kendaraan                   Rp 0                            Rp259.699.530
        Inventaris                  Rp 0                            Rp17.490.921
        Bottle 19 Liter (Galon)     Rp272.845.990                   Rp0
        Total                       Rp736.273.073                   Rp420.934.451


   b. Latar belakang tidak terdapat penyusutan atas perlengkapan pada periode 31 Desember 2022 dan
      31 Desember 2023.
      Jawaban :
      PT Mitra Tirta Buwana, Tbk tidak mempunyai aset berupa perlengkapan pada periode 31 Desember
      2022 dan 31 Desember 2023.


13. Berdasarkan CALK 9 Aset Lain-Lain, diungkapkan bahwa terdapat peningkatan perangkat lunak
    sebesar Rp137 juta pada periode 31 Desember 2023. Bursa meminta penjelasan terkait:
    a. Apakah perangkat lunak tersebut merupakan pengembangan internal atau menggunakan jasa
        vendor pihak ketiga?
       Jawaban :
       IYA

   b. Agar dijelaskan pemenuhan terhadap prinsip pengakuan dan pengukuran di PSAK terkait
      Jawaban :
      PT Mitra Tirta Buwana, Tbk mempunyai aplikasi software untuk sistem produksi dan distribusi yang
      dirancang oleh PT Lubersky Solusi Piranti yang tertuang terkait pembuatan software sistem informasi
      persediaan penjualan berbasis web. Pengakuan aset tersebut sudah sesuai PSAK 19 (saat ini PSAK
      238) terkait aset tidak berwujud, aset tidak berwujud di catat sesuai PSAK 238 paragraf 21, biaya
      perolehan aset tersebut dapat diukur secara andal dan ada manfaat manfaat ekonomi kedepan,
      pengukuran atas aset tetap tidak berwujud menggunakan biaya perolehan.
Page 10
14. Merujuk pada CALK 10 Utang Usaha, diungkapkan bahwa seluruh utang usaha telah jatuh tempo sebesar
    Rp142,43 juta sebagai berikut:




   Bursa meminta penjelasan terkait:
   a. Latar belakang belum dilunasi utang usaha tersebut.
      Jawaban :
      Jatuh tempo utang usaha pada Januari 2024

   b. Strategi Perseroan dalam pelunasan utang usaha mengingat seluruh utang usaha telah jatuh tempo.
      Jawaban :
      Sudah dilunasi sesuai dg waktu jatuh tempo di bulan Januari 2024.

15. Merujuk pada CALK 20 Beban Administrasi dan Umum, diungkapkan bahwa beban administrasi dan
    umum Perseroan per 31 Desember 2023 meningkat sebesar 201,03% menjadi Rp6,30 miliar dari periode
    sebelumnya sebesar Rp2,09 miliar. Hal ini utamanya disebabkan terdapat peningkatan biaya gaji direksi,
    komisaris dan karyawan, perizinan, jasa profesional dan biaya lain-lain.




   Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait:
   a. Latar belakang peningkatan biaya gaji direksi, komisaris dan karyawan mengingat Perseroan sedang
      mengalami rugi tahun berjalan dan tidak terdapat peningkatan jumlah karyawan berdasarkan CALK
      1 Umum.
      Jawaban :
Page 11
       Peningkatan biaya gaji tersebut merupakan strategi Perseroan untuk mempertahankan, memotivasi,
       mengelola dan mendukung Sumber Daya Manusia supaya dapat meningkatkan kinerja dan daya saing
       ditengah tantangan yang besar sebagia perusahaan terbuka.

   b. Rincian biaya perizinan, jasa profesional dan biaya lain-lain per 31 Desember 2023 dengan
      mengisi tabel berikut: lapoiran keuangan

          Jenis Beban              Deskripsi     Jumlah               Nama          Afiliasi/Bukan
                                    Beban                          Counterparty         Afiliasi
      Biaya Perizinan:
      1. Biaya Perizinan Tanah                 Rp. 998.505.554                       Bukan Afiliasi
      2. Biaya SNI                             Rp. 20.015.377                        Bukan Afiliasi
      3. Biaya GS1                             Rp. 15.123.387                        Bukan Afiliasi
      4. Bi Sertifikasi Halal                  Rp.    5.775.000                      Bukan Afiliasi
      5. Bi Uji Lab                            Rp.    1.000.000                      Bukan Afiliasi
      6. Biaya Barcode                         Rp. 109.872.299                       Bukan Afiliasi
      7. Biaya Kalibrasi                       Rp. 15.878.630                        Bukan Afiliasi
                           Total               Rp.1.166.170.247
      Biaya             Jasa
      Profesional:
      1. Biaya KAP                             Rp. 77.662.500                        Bukan Afiliasi
      2. Biaya Aktuaria                        Rp. 16.300.000                        Bukan Afiliasi
      3. Bi Jasa Bima Registra                 Rp. 77.662.500                        Bukan Afiliasi
      4. Bi Shinhan Securitas                  Rp.   8.320.119                       Bukan Afiliasi
      5. Biaya Konsultan                       Rp. 23.390.800                        Bukan Afiliasi
      6. Biaya Notaris                         Rp. 36.000.000                        Bukan Afiliasi
                           Total               Rp. 212.673.419                       Bukan Afiliasi
      Biaya Lain-lain:
      1. Bi Perlengkapan,                      Rp. 763.646.111                       Bukan Afiliasi
     inventaris, peralatan, dll
                           Total               Rp. 763.646.111

16. Berdasarkan tanggapan Perseroan nomor 8 poin b atas surat permintaan penjelasan sebelumnya,
    disampaikan bahwa terdapat penambahan jumlah karyawan seiring dengan pertumbuhan dalam skala
    bisnis. Namun, berdasarkan Laporan Keuangan per 31 Desember 2023 diungkapkan bahwa jumlah
    karyawan pada periode 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 adalah masing-masing
    46 karyawan sehingga tidak terdapat penambahan jumlah karyawan. Bursa meminta penjelasan
    terkait:
    a. Latar belakang perbedaan informasi tersebut.
        Jawaban :
        Penambahan karyawan terjadi pada karyawana dengan status kerja harian/ borongan sehingga tidak
        diungkap dalam Laporan keuangan, selain itu seiring waktu berjalanan beberapa karyawan keluar
        masuk sehingga jumlahnya akhir priode sama.

   b. Rincian penambahan karyawan pada periode 31 Desember 2023 dengan mengisi tabel berikut:


17. Perseroan membukukan penurunan laba tahun berjalan sebesar -4232,78% dari Rp78,68 juta per
    31 Desember 2022 menjadi -Rp3,25 miliar per 31 Desember 2023. Meskipun Perseroan
    membukukan peningkatan penjualan sebesar 5,06%, tingginya beban pokok pendapatan serta beban
    umum dan administrasi membuat Perseroan menghasilkan penurunan laba tahun berjalan hingga
    mengalami rugi. Bursa meminta penjelasan terkait:
Page 12
   a. Upaya Perseroan untuk menekan beban pokok penjualan.
      Jawaban :
      • Perseroan akan melakukan evaluasi dan optimalisasi proses produksi duntuk meningkatkan
         efisiensi dan mengurangi biaya produksi yang terkait dengan beban pokok pendapatan.
      • Perseroan akan mengendalian biaya bahan baku dan penolong dengan cara mengelola lebih baik
         lagi pengadaannya dan mempertimbangkan alternatif yang lebih murah atau efisien untuk
         mengurangi beban pokok pendapatan.
      • Perseroan memperkuat negosiasi dengan pemasok untuk mendapatkan harga yang lebih baik atau
         persyaratan pembelian yang lebih menguntungkan.

   b. Upaya Perseroan untuk menekan beban umum dan administrasi.
      Jawaban :
      • Perseroan akan melakukan evaluasi mendalam terhadap semua biaya operasional yang tidak
         produktif dan mencari cara untuk menguranginya.
      • Perseroan akan mengotimalisasi Penggunaan Sumber Daya dan memastikan penggunaan
         sumber daya internal, seperti tenaga kerja dan fasilitas, berada pada tingkat optimal untuk
         menghindari pemborosan.
      • Perseroan akan menerpakan pengawasan yang ketat terhadap semua pengeluaran, termasuk
         biaya-biaya kecil, untuk mengidentifikasi potensi penghematan dan mengontrol anggaran
         secara efektif.

   c. Upaya Perseroan untuk meningkatkan laba tahun berjalan ke depannya.
      Jawaban :
      Persroan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua biaya operasional dan
      mengidentifikasi area-area di mana penghematan dapat dicapai tanpa mengorbankan kualitas atau
      efisiensi. Selain itu Perseroan juga akan meningkatkan strategi pemasaran untuk meningkatkan
      visibilitas merek dan penjualan produk, baik melalui pemasaran digital maupun tradisional, serta
      fokus pada retensi pelanggan dan akuisisi pelanggan baru.

   d. Tindak lanjut dari upaya yang dilakukan Perseroan dalam meningkatkan pendapatan dan
      penjualan berdasarkan tanggapan nomor 9 atas surat permintaan penjelasan sebelumnya.
      Makloon , pabrik segera berdiri
      Jawaban :
      Ada penambhama biaya atas berubahnya perseoran menjadai perusaahhhna terbuka , mpenmbahna
      aste, dan penyusutan mimngkat

18. Berdasarkan CALK 26 Kelangsungan Usaha, diungkapkan bahwa Perseroan telah mulai melakukan
    negosiasi dengan PT Giri Tirta Mulya dan PT Tirta Langgeng Sejahtera untuk kerjasama maklon atas
    produk perseroan. Bursa meminta penjelasan terkait:
   a. Skema kerjasama yang akan dilakukan dengan kedua pihak tersebut.
   Jawaban :
   Skema kerjasama maklon dilakukan dengan kesepakatan yang tertuang dalam perjanjian, yang mencakup
   penentuan spesifikasi produk yang akan diproduksi oleh pihak pemaklon, termasuk kualitas, jumlah, dan
   jadwal produksi yang harus dipenuhi, Penetapan peran masing-masing pihak dalam proses produksi,
   mulai dari pasokan bahan baku, proses produksi, hingga pengiriman produk jadi kepada Perseroan,
   kesepakatan harga dan biaya, jadwal penyelesain kontrak, dll. Hal ini bertujuan untuk memanfaatkan
   kapasitas produksi dan keahlian teknis pihak mitra makoon, sehingga Perseroan dapat fokus pada
   pemasaran, distribusi, dan pengembangan produk sambil menunggu berdisinya pabrik. Dengan demikian,
   Perseroan dapat meningkatkan efisiensi operasional dan fleksibilitas dalam memenuhi permintaan pasar.

   c. Progres dan status negosiasi kontrak dengan kedua pihak tersebut saat ini.
      Masih proses negosiasi untuk mencapai kesepakatan harga dan kapasitas serta persiapan perijinan
      makloon

   c. Rincian proyeksi kontribusi pendapatan dari skema kerjasama ini.
Page 13
                            Kapasitas                                          TAHUN 2024

            Kemasan         Makloon                  Hasil produksi                   Harga   Estimasi Omset

                                          1 shift (7 Jam )    1 bulan (25 hr)         rata"   Per Bulan ( Rp.)

        Cup 120 ml                80                560               14,000          14500      203,000,000
        Cup 240 ml                80                560               14,000          18750      262,500,000
        Botol 330 ml              50                350                8,750          29500      258,125,000
        Botol 600 ml              50                350                8,750          30000      262,500,000
                                 TOTAL PROYEKSI OMSET/ BULAN                                     986,125,000


19. Merujuk kepada CALK 26 Kelangsungan Usaha, terdapat pengungkapan bahwa Laporan keuangan
    disusun dengan asumsi bahwa akan terus beroperasi sebagai entitas yang mampu mempertahankan
    kelangsungan usahanya. Namun, pengungkapan kelangsungan usaha ini tidak terdapat pada bagian opini
    audit di Laporan Auditor Independen. Bursa meminta penjelasan terkait perbedaan informasi atas hal
    tersebut.
    Jawaban :
    Manajemen telah melakukan penilaian suatu ketidakpastian yang berhubungan dengan hasil dimasa
    depan, dalam penilian tersebut tidak ada indikasi ketidakpastian terkait kelangsungan usaha, oleh karena
    itu dalam laporan auditor independen tidak perlu dimuat.

20. Berdasarkan CALK 26 Kelangsungan Usaha, diungkapkan bahwa Perseroan melakukan pembelian tanah
    pada Desember 2023 untuk membangun pabrik di Bimomartani, Sleman dan pembangunan akan dimulai
    setelah Idul Fitri 2024. Bursa meminta penjelasan terkait latar belakang pembangunan pabrik tersebut baru
    dimulai setelah Idul Fitri 2024.
    Jawaban :
    Karena untuk persiapan pembangunan harus menunggu semua proses perijinan selesai, diantaranya
    proses balik nama.

21. Merujuk kepada Laporan Arus Kas, Perseroan membukukan arus kas dari aktivitas operasi dan investasi
    negatif pada periode 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022. Bursa meminta penjelasan terkait:
    a. Latar belakang nilai negatif atas arus kas operasional dan arus kas investasi tersebut.
       Jawaban :
       Disebabkan karena beberapa factor diantarnya adalah adanya pengeluaran besar untuk investasi
       dalam aset tetap, uang muka pembelian, biaya persiapan pabrik sedangkan omset belum bisa
       mencapai target yang diharapkan karena pabrik belum berdiri.

    d. Strategi manajemen modal kerja Perseroan agar tidak terjadi defisit modal kerja yang dapat
       menghambat kegiatan operasional Perseroan.
       Jawaban :
       Perseroan akan memperbaiki proses penagihan piutang untuk mempercepat arus kas masuk dari
       penjualan, mencakup peninjauan kembali kebijakan kredit, Perseroan akan mempertahankan
       hubungan yang baik dengan pemasok dan menegosiasikan syarat pembayaran yang lebih
       menguntungkan, seperti diskon pembayaran tunai atau penjadwalan pembayaran yang tepat waktu
       untuk menghindari denda keterlambatan. Selain itu Perseroan akan mengoptimalkan proses
       operasional dan meningkatkan produktivitas karyawan untuk mengurangi biaya operasional secara
       keseluruhan.

22. Merujuk kepada Laporan Auditor Independen, disampaikan bahwa yang menjadi hal audit utama adalah
    kesesuaian pencatatan atas pembelian aset tetap dan umur manfaat aset tetap. Bursa meminta penjelasan
    terkait latar belakang estimasi dan pertimbangan yang digunakan Perseroan dalam menentukan umur
    manfaat bangunan, peralatan, kendaraan dan Bottle 19 liter (Galon).
    Jawaban :
Page 14
   Estimasi umur manfaat didasarkan pada pengalaman historis, pemantauan kondisi aktual, konsultasi
   dengan ahli teknis, serta panduan dari regulasi dan standar industri terkait. Perseroan sudah memastikan
   bahwa estimasi ini mencerminkan perkiraan yang wajar dan akurat untuk tujuan pencatatan yang
   konsisten dalam laporan keuangan.

23. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek
    Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik, mengingat harga
    saham Perseroan turun dibandingkan dengan harga pada saat penawaran umum perdana. Jika ada,
    jelaskan.
    Jawaban :

   Penyelenggaran kerjasama dengan banyak event, diantaranya :




    Demikian untuk diketahui


    Hormat kami,
    PT Mitra Tirta Buwana,Tbk




    Ardianto Wibowo
    Direktur Utama

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.46 MB
Published2 Jul 2024
Pages14
Characters38,580
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 24 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT Mitra Tirta Buwana p.9 ×5
linked person Ardianto Wibowo · Direktur Utama p.14
possible org PT BURSA EFEK INDONESIA p.1
unresolved org PT BURSA EFEK INDONESIA Indonesia Stock Exchange Building p.1
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.1
unresolved person Ardiyanto Wibowo Karywan p.6
unresolved — 1. Ardianto Wiboeo p.7
unresolved — Dst.. p.7
unresolved org PT Bintang Pratama p.7 ×2
unresolved org PT Primatek Ton p.7
unresolved — Ton/jam (Demineral ) p.7
unresolved org PT Bintang Pratama Ton p.7
unresolved — Ton/jam ( Mineral ) p.7
unresolved — Cup/Jam p.7
unresolved — (Demineral ) p.7
unresolved org PT Ciplasindo Makmur Straw p.7
unresolved org Sejahtera p.7
unresolved org PT Kiewell Plastic Packaging p.7
unresolved org PT Hanja Prima Loka p.7
unresolved org PT FORTUNA p.7
unresolved org Pertanahan Nasional. Bursa p.8
unresolved org PT Lubersky Solusi Piranti p.9
unresolved org PT Giri Tirta Mulya p.12
unresolved org PT Tirta Langgeng Sejahtera p.12

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result