Back to announcement
20240702_SOUL_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31678678_lamp1.pdf
Other Text extracted SOULSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 14
Page 1
Yogyakarta , 02 Juli 2024
No. 052B/Dir-MTB/VII-2024
Kepada Yth.,
PT BURSA EFEK INDONESIA
Indonesia Stock Exchange Building, Tower I Lantai 4
Jalan Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190
Indonesia
Perihal : Permintaan Penjelasan Bursa
Dengan Hormat,
Menangapi surat Permintaan Penjelasan Bursa Nomor S-06604/BEI.PP1/06-2024 tanggal 27 Juni 2024, Perseroan
memberikan penjelasan sebagai berikut:
4. Berdasarkan Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum per 31 Desember 2023,
diungkapkan bahwa Perseroan masih memiliki sisa dana yang diperoleh melalui IPO sebesar
Rp6.711.315.011,00 atau 25,66% dari total dana bersih hasil Penawaran Umum sebagaimana berikut:
Namun, terdapat selisih antara nilai hasil bersih penawaran umum dengan total rencana penggunaan dana
sebesar Rp3.333.994,00 dimana total rencana penggunaan dana yakni senilai Rp26.155.361.430,00 lebih
besar dibandingkan nilai hasil bersih penawaran umum yakni senilai Rp26.152.027.436,00. Selain itu,
terdapat perbedaan total realisasi penggunaan dana yang tercatat di Laporan sebesar Rp22.988.684.989,00
dengan penjumlahan seharusnya sebesar Rp19.440.714.425,00. Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Latar belakang perbedaan nilai realisasi hasil bersih penawaran umum dengan total rencana
penggunaan dana.
Jawaban :
Perbedaan selisih realisasi dengan total rencana penggunaan dana sebesar Rp. 3.331.994 karena
adanya perbedaan nominal realisasi biaya emisi dengan yang tertuang di prospectus.
Page 2
b. Latar belakang perbedaan nilai total realisasi penggunaan dana.
Jawaban :
Total realisasi dana tercatat di laporan Perseroan sebesar Rp22.988.684.989, dimana didalamnya
terdapat komponen biaya emisi.
Penggunaan dana Perseroan Bursa
Biaya emisi Rp 3,547,972,564 -
Pembangunan pabrik Rp 4,000,000,000 Rp 4,000,000,000
Mesin, fasilitas dan kendaraan Rp 2,322,880,000 Rp 2,322,880,000
Modal kerja Rp 13,117,832,425 Rp 13,117,832,425
Total penggunaan dana Rp 22,988,684,989 Rp 19,440,712,425
c. Target dan timeline rencana penggunaan sisa dana IPO tersebut.
Jawaban :
No Pos Penggunaan Alokasi Dana IPO Realisasi Sisa Dana Timeline Sisa Dana
1 Biaya EMISI Rp 3,544,638,570 Rp 3,547,972,564 -Rp 3,333,994
2 Pembangunan pabrik Rp 5,000,000,000 Rp 4,000,000,000 Rp 1,000,000,000 Tahun 2024
Mesin, fasiilitas prdksi Setelah pabrik berdiri,
3 & kendaraan Rp 3,500,000,000 Rp 2,322,880,000 Rp 1,177,120,000 Tahun 2025
4 Modal kerja Rp 17,655,361,430 Rp 13,117,832,425 Rp 4,537,529,005 Januari 2025
d. Agar disampaikan revisi Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum terkini.
Jawaban :
Revisi laporan akan segera disampaikan
5. Berdasarkan realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum per 31 Desember 2023, Perseroan telah
menggunakan penggunaan dana IPO untuk:
a. Pembangunan pabrik;
b. Pembelian mesin, fasilitas produksi serta kendaraan; dan c. Modal kerja
Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Progress pembangunan, status terkini dan target penyelesaian pabrik di Desa Bimomartani,
Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman dengan mengisi tabel berikut:
Waktu Mulai Target Progress Status Saat
No Kegiatan
Pelaksanaan Penyelesaian ini
1 Sosisalisasi warga 30-Nov-23 Sudah Selesai Warga setuju selesai
2 PJB Lahan 22 Des 2023 2025 Turun waris proses notaris
3 Observasi Dokumen 1 Februari 30-Apr-24 kelengakapan menunggu perijinan
Lingk
dan potensi air tanah 2024 dokumen
4 Perizinan Awal,(PBG, 30-Apr-24 30 Juni 2024 kelengakapan menunggu perijinan
5 Dll)
Pembangunan Mei 2024 Nov-24 dokumen
belum menunggu perijinan
6 Instalasi Mesin Oktober 2024 Nov-24 belum menunggu pabrik selesai
7 Izin SNI, BPOM Oktober 2024 Desember 2024 belum menunggu pabrik selesai
8 Trial Operasional Desember Desember 2024 belum menunggu pabrik selesai
9 Full Operasional 2024
Januari 2025 Sampai belum menunggu pabrik selesai
seterusnya
Page 3
b. Rincian penggunaan dana atas pembangunan pabrik pembelian mesin, fasilitas produksi dan
kendaraan dan modal kerja yang sudah digunakan terkini dengan mengisi tabel berikut:
Jenis Penggunaan Rencana Penggunaan Realisasi Sisa Dana Target waktu
realisasi sisa
Dana Dana Penggunaan Dana Hasil IPO dana IPO
Pembangunan pabrik :
1. Dp kontraktor Rp 5,000,000,000 Rp 4,000,000,000
Total Rp 5,000,000,000 Rp 4,000,000,000 Rp 1,000,000,000 Januari 2025
Pembelian mesin, fasilitas
produksi serta kendaraan
1 unit/set mesin MC 5GL Menunggu
Rp 366,300,000 Rp 165,000,000
Automatic Rp 201,300,000 pabrik jadi
1 unit Water Treatment Plant Menunggu
Rp 539,000,000 Rp 250,000,000
dengan kapasitas 15 Ton/jam Rp 289,000,000 pabrik jadi
Rp
1 unit L300 Pickup Box Rp 262,380,000 Rp 262,380,000
- sudah dipakai
Rp
1 unit Mobil Truck Rp 461,500,000 Rp 461,500,000
- sudah dipakai
Rp
1 unit Mobil Engkel Rp 355,000,000 Rp 355,000,000
- sudah dipakai
Menunggu
1 unit/set mesin Cup sealer Rp 525,000,000 Rp 275,000,000
Rp 250,000,000 pabrik jadi
1 Unit/set mesin MC Botol PET Menunggu
Rp 475,000,000 Rp 250,000,000
rotary ROTARY Rp 225,000,000 pabrik jadi
Pembelian 3 unit mesin Ink Jet Rp 1 unit sdh
Rp 249,000,000 Rp 249,000,000
Printing - dipakai
Mesin Sikat Galon Otomatis Rp 55,500,000 Rp 55,000,000 Rp 500,000 sudah dipakai
Menunggu
Instalasi dan pemipaan mesin Rp 211,320,000 Rp -
Rp 211,320,000 pabrik jadi
Total Rp 3,500,000,000 Rp 2,322,880,000 Rp 1,177,120,000
Modal Kerja
Pembelian bahan baku langsung Rp 798,684,196 Rp 282,485,525 Rp 516,198,671 Januari 2025
Pembelian bahan penolong Rp 5,944,371,173 Rp 4,502,140,566 Rp 1,442,230,607 Januari 2025
Biaya overhead pabrik Rp 453,867,688 Rp 2,160,732,173 -Rp 1,706,864,485 Januari 2025
Pembayaran upah tenaga kerja
Rp 3,509,332,185
langsung &pembantu Rp 4,767,644,266 Rp 1,258,312,081 Januari 2025
Pembayaran keperluan
Rp 1,055,000,000
administrasi kantor Rp 2,765,958,308 Rp 1,710,958,308 Januari 2025
Pembayaran biaya perijinan Rp 1,055,000,000 Rp 939,773,994 Rp 115,226,006 Januari 2025
Pembayaran biaya distribusi Rp 1,369,434,196 Rp 293,855,177 Rp 1,075,579,019 Januari 2025
Pembayaran biaya pemasaran,
Rp 374,514,805
promosi, iklan Rp 500,401,603 Rp 125,886,798 Januari 2025
Total Rp 17,655,361,430 Rp 13,117,834,425 Rp 4,537,527,005
Page 4
c. Dokumentasi atas masing-masing hasil dari penggunaan dana tersebut. Dokumentasi pembangunan pabrik :
Page 5
Dokumen pembelian mesin, fasilitas produksi dan kendaraan :
Dokumentasi modal kerja :
6. Berdasarkan tanggapan Perseroan nomor 1 poin c, disampaikan bahwa Perseroan sedang dalam proses
pengalihan hak, beriringan dengan proses pembangunan dan pengurusan izin lainnya. Bursa meminta
penjelasan terkait progress dan status terkini atas seluruh izin yang diperlukan dalam membangun dan
mengoperasikan pabrik tersebut.
Jawab :
Progress terkini untuk pengalihan hak saat ini baru sampai turun waris dikarenakan 1 minggu setelah
penandatanganan AJB pemilik tanah meninggal dunia sehingga harus turun waris terlebih dahulu.
7. Merujuk pada CALK 4 Piutang Usaha, terdapat peningkatan piutang usaha sebesar 104,12% menjadi
Rp406 juta per 31 Desember 2023 dari periode sebelumnya sebesar Rp199 juta. Berdasarkan umur
piutang, seluruh piutang usaha telah jatuh tempo per 31 Desember 2023. Bursa meminta penjelasan
terkait:
a. Latar belakang masih belum tertagihnya piutang tersebut.
Page 6
Jawaban :
Latar belakang belum tertagihnya piutang karena Perseroan memberikan kemudahan perpanjangan
waktu sebagai bagian dari strategi pemasaran untuk sales point atau agent baru dengan tujuan
menjalin hubungan yang baik dan distributor menjadi loyal ke Persroan.
b. Latar belakang penurunan kolektibilitas piutang usaha per 31 Desember 2023 dibandingkan
periode 31 Desember 2022.
Jawaban :
Adanya kebijakan kredit yang diberikan Perseroan seperti memberikan batas waktu pembayaran
yang lebih panjang kepada pelanggan, sehingga mempengaruhi tingkat kolektibilitas piutang.
c. Tindak lanjut dari upaya yang dilakukan Perseroan dalam penagihan piutang berdasarkan
tanggapan nomor 4 poin b atas surat permintaan penjelasan sebelumnya.
Jawaban :
• Perseroan selalu aktif dalam berkomunikasi dengan pelanggan yang memiliki piutang yang
jatuh tempo yang diperpanjang. Ini mencakup mengirimkan pemberitahuan atau pengingat
secara teratur tentang status pembayaran yang masih tertunda.
• Jika ada keterlambatan dalam pembayaran, Perseroan bisa mempertimbangkan untuk
bernegosiasi dengan pelanggan untuk menetapkan jadwal pembayaran yang baru atau untuk
menyelesaikan jumlah yang tertunggak.
• Perseroan akan mengawasi dengan cermat piutang yang memiliki jatuh tempo yang
diperpanjang untuk memastikan bahwa proses penagihan berlangsung sesuai dengan
kesepakatan yang telah dibuat.
Langkah-langkah ini penting untuk memastikan bahwa Perseroan dapat mengelola piutang dengan
baik meskipun ada jatuh tempo yang diperpanjang, sambil tetap mempertahankan hubungan yang
baik dengan pelanggan dan meminimalkan risiko keuangan.
8. Merujuk pada CALK 5 Piutang Lain-lain, diungkapkan bahwa piutang Perseroan per 31 Desember
2023 meningkat sebesar 3813,06% menjadi Rp2,94 miliar dari periode sebelumnya sebesar Rp75,28 juta.
Hal ini disebabkan terdapat peningkatan piutang kepada Reza Naufal Ramadian, Piutang Direksi dan
Karyawan. Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait: a. Nature dari akun
piutang lain-lain tersebut.
b. Rincian dan tujuan masing-masing piutang transaksi tersebut.
Reza : perujuk pada kontrak utk penyelenggaran event2 promosi
Piutang Direksi : pinjaman pribadi direski untuk pembelian mobil,,
Pinjaman pribadi Bp. Ardiyanto Wibowo
Karywan : kas bon karyawan
c. Ketentuan pemberian pinjaman kepada masing-masing pihak tersebut, termasuk namun tidak
terbatas pada tingkat bunga dan target pelunasan.
Jawaban :
Pitang direksi : Pengembalian akan dilakukan dg cara pemotongan bagi hasil deviden .
Karyawan : dilakukan deg potong gaji
d. Piutang Reza Naufal Ramadian merupakan piutang atas jasa perencanaan dan penyelenggaraan
event. Agar dijelaskan deskripsi dan fungsi event tersebut.
Jawbaan :
Branding secara kontinyu, dll
e. Agar dijelaskan status afiliasi dan hubungan dari Reza Naufal Ramadian terhadap Perseroan.
Jawaban :
Tidak terafiliasi
Page 7
f. Rincian piutang lain-lain terhadap direksi dengan mengisi tabel berikut:
Nama Direksi Jumlah
1. Ardianto Wiboeo Rp.. 669.000.000.-
2.. Rp..
Dst.. Rp..
Total Rp..
g. Alasan piutang lain-lain terhadap direksi tidak dicantumkan pada CALK 24 Saldo dan
Transaksi dengan Pihak-Pihak Hubungan Berelasi.
Jawaban :
Akan kami konfirmasikan kepada pihak auditor
9. Berdasarkan CALK 7 Uang Muka dan Biaya Dibayar Dimuka, diungkapkan bahwa terdapat
peningkatan sebesar 152,49% dari Rp4,17 miliar per 31 Desember 2022 menjadi Rp10,55 miliar per 31
Desember 2023. Hal ini utamanya disebabkan karena peningkatan uang muka pembelian aset tetap, bahan
penolong, dan persiapan pabrik (Pra Ops). Bursa meminta penjelasan terkait rincian uang muka pembelian
aset tetap, bahan penolong dan persiapan pabrik dengan mengisi tabel berikut:
Jawaban :
Afiliasi/Bukan
Jenis Uang Muka Jumlah Nama Counterparty afiliasi
Uang Muka Pembelian Bahan Penolong
1 unit/set mesin MC 5GL Automatic ( Demineral) Rp 165,000,000 PT Bintang Pratama Bukan afiliasi
1 unit/set mesin MC 5GL Automatic ( Mineral ) Rp 325,000,000 PT Bintang Pratama Bukan afiliasi
1 unit Water Treatment Plant dengan kapasitas 15
Rp 250,000,000 PT Primatek
Ton/jam (Demineral ) Bukan afiliasi
1 unit Water Treatment Plant dengan kapasitas 15
Rp 750,000,000 PT Bintang Pratama
Ton/jam ( Mineral ) Bukan afiliasi
1 unit/set mesin Cup sealer air dengan Kapasitas 5.000
Rp 275,000,000 Zamatic
Cup/Jam Bukan afiliasi
1 Unit/set mesin MC Botol PET rotary ROTARY
Rp 250,000,000 Bintang Pratama
(Demineral ) Bukan afiliasi
1 Unit/set mesin MC Botol PET rotary ROTARY (Mineral ) Rp 425,000,000 Bintang Pratama Bukan afiliasi
Pembelian 3 unit mesin Ink Jet Printing Rp 166,000,000 Megasatria Bukan afiliasi
Uang Muka Pembelian Bahan Penolong
PT Ciplasindo Makmur
Straw 240 ml Rp 95,040,000
Sejahtera Bukan afiliasi
Cup 240 ml Rp 516,000,000
Straw 120 ml Rp 59,400,000
Cup 120 ml Rp 950,000,000 PT Kiewell Plastic Packaging Bukan afiliasi
Botol 330 ml Rp 523,250,000
Botol 600 ml Rp 424,190,800
Gallon Rp 1,055,000,000 PT Hanja Prima Loka Bukan afiliasi
Gallon Rp 1,055,000,000 PT FORTUNA Bukan afiliasi
Biaya Persiapan Pabrik
Sosialisasi warga, ijin,suport pos kampling, dll Rp 350,000,000
Gambar set plant Rp 229,324,020
Arsitek Rp 150,000,000
Kepengurusan ijin Rp 1,500,000,000
10. Berdasarkan CALK 8 Aset Tetap, terdapat peningkatan sebesar 19,97% dari Rp13,71 miliar per 31
Desember 2022 menjadi Rp16,45 miliar per 31 Desember 2023. Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Rincian penambahan tanah sebesar Rp2,15 miliar.
Jawaban :
Page 8
Penambahan tanah sebesar Rp2,15 miliar terdiri dari pembelian tanah dan sisanya merupakan
transaksi tambahan untuk akuisisi tanah tambahan yang relevan dengan peningkatan aset tetap yang
dilaporkan.
b. Apakah penambahan tanah tersebut termasuk dengan Akta Perjanjian Jual Beli tanah nomor
2489/W/I/2024 tanggal 8 Januari 2024 senilai Rp1,7 miliar?
Jawaban :
Penambahan tanah sebesar Rp2,15 miliar termasuk dalam jumlah yang disebutkan dalam Akta
Perjanjian Jual Beli tanah nomor 2489/W/I/2024 tanggal 8 Januari 2024 senilai Rp1,7 miliar. Hal ini
mengindikasikan bahwa sebagian dari pembelian tanah tersebut telah dicatat dalam Akta Perjanjian
Jual Beli yang disebutkan,
b. Jika jawaban pada poin b adalah iya, agar dijelaskan alasan Perseroan sudah mengakui
penambahan tanah tersebut pada Laporan Keuangan 31 Desember 2023 mengingat akta jual beli
dilakukan pada bulan Januari 2024.
Jawaban :
Perseroan sudah mengakui penambahan tanah pada Laporan Keuangan 31 Desember 2023 karena
pembayaran atas tanah tersebut sudah dilakukan dan penandatangan Perikatan Jual Beli ditanda
tangani pada tanggal 22 Desember 2023.
c. Rincian penambahan kendaraan sebesar Rp1,26 miliar.
Jawaban :
No Mobil Harga perolehan
1 1 unit L300 Pickup Box Rp 262,380,000
2 1 unit Mobil Truck Rp 461,500,000
3 1 unit Mobil Engkel Rp 355,000,000
4 Instalasi bak dan karoseri Rp 181,120,000
Total Rp 1,260,000,000
11. Berdasarkan CALK 8 Aset Tetap, diungkapkan bahwa Perseroan memiliki dua akta jual beli tanah dengan
sertifikat hak milik yang harus dilakukan penurunan hak menjadi Hak Guna Bangunan (HGB) dan dua
akta jual beli tanah dengan sertifikat hak guna bangunan yang sedang dalam proses peralihan atas tanah
kepada Perusahaan pada Badan Pertanahan Nasional. Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Latar belakang proses peralihan tanah tersebut masih belum selesai hingga saat ini
Jawaban :
Tanah dengan nomor sertifikat hak milik 12667/Timbulharjo, saat ini masih dalam proses peralihan
hak milik
Tanah dengan No.2489/W/I/2024, saat ini masih proses penuruan hak waris karena pemilik meinggal
dunia.
d. Apakah terdapat kendala dalam proses peralihan tanah dan perolehan sertifikat HGB tersebut?
Jawaban :
Kendala dalam proses sertifikat hak mili 12667/Timbulharjo, karena status tanah saat itu masih
sawah/ lahan hijau sehingga harus mengajak perubahannya ke BPN Pusat untuk menjadi lahan
kuning , inilah yang menyebabkan proses agak lama.
Sedangkan kenadal dalam proses tanah dengan No.2489/W/I/2024 karena beberapa hari setelah PJB
ditandatangani, pemilik lahan meninggal dunia sehingga harus memulai tahap awal kembali dengan
proses turun waris.
e. Status perolehan sertifikat HGB dan peralihan tanah tersebut saat ini.
Jawaban ;
Page 9
Masih dalam proses
d. Target penyelesaian perolehan sertifikat HGB masing-masing akta jual beli tersebut.
Januari Tahun 2025
12. Berdasarkan CALK 8 Aset Tetap, diungkapkan bahwa terdapat peningkatan beban penyusutan aset
menjadi Rp1,15 miliar per 31 Desember 2023. Bursa meminta penjelasan terkait
a. Rincian alokasi beban penyusutan aset tetap ke beban pokok penjualan dan beban umum dan
administrasi dengan mengisi tabel berikut: FUAD
Jawaban :
Penyusutan Aset Tetap Beban Pokok Penjualan Beban Umum dan
Administrasi
Bangunan Rp 0 Rp143.744.000
Peralatan Rp463.427.083 Rp0
Kendaraan Rp 0 Rp259.699.530
Inventaris Rp 0 Rp17.490.921
Bottle 19 Liter (Galon) Rp272.845.990 Rp0
Total Rp736.273.073 Rp420.934.451
b. Latar belakang tidak terdapat penyusutan atas perlengkapan pada periode 31 Desember 2022 dan
31 Desember 2023.
Jawaban :
PT Mitra Tirta Buwana, Tbk tidak mempunyai aset berupa perlengkapan pada periode 31 Desember
2022 dan 31 Desember 2023.
13. Berdasarkan CALK 9 Aset Lain-Lain, diungkapkan bahwa terdapat peningkatan perangkat lunak
sebesar Rp137 juta pada periode 31 Desember 2023. Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Apakah perangkat lunak tersebut merupakan pengembangan internal atau menggunakan jasa
vendor pihak ketiga?
Jawaban :
IYA
b. Agar dijelaskan pemenuhan terhadap prinsip pengakuan dan pengukuran di PSAK terkait
Jawaban :
PT Mitra Tirta Buwana, Tbk mempunyai aplikasi software untuk sistem produksi dan distribusi yang
dirancang oleh PT Lubersky Solusi Piranti yang tertuang terkait pembuatan software sistem informasi
persediaan penjualan berbasis web. Pengakuan aset tersebut sudah sesuai PSAK 19 (saat ini PSAK
238) terkait aset tidak berwujud, aset tidak berwujud di catat sesuai PSAK 238 paragraf 21, biaya
perolehan aset tersebut dapat diukur secara andal dan ada manfaat manfaat ekonomi kedepan,
pengukuran atas aset tetap tidak berwujud menggunakan biaya perolehan.
Page 10
14. Merujuk pada CALK 10 Utang Usaha, diungkapkan bahwa seluruh utang usaha telah jatuh tempo sebesar
Rp142,43 juta sebagai berikut:
Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Latar belakang belum dilunasi utang usaha tersebut.
Jawaban :
Jatuh tempo utang usaha pada Januari 2024
b. Strategi Perseroan dalam pelunasan utang usaha mengingat seluruh utang usaha telah jatuh tempo.
Jawaban :
Sudah dilunasi sesuai dg waktu jatuh tempo di bulan Januari 2024.
15. Merujuk pada CALK 20 Beban Administrasi dan Umum, diungkapkan bahwa beban administrasi dan
umum Perseroan per 31 Desember 2023 meningkat sebesar 201,03% menjadi Rp6,30 miliar dari periode
sebelumnya sebesar Rp2,09 miliar. Hal ini utamanya disebabkan terdapat peningkatan biaya gaji direksi,
komisaris dan karyawan, perizinan, jasa profesional dan biaya lain-lain.
Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Latar belakang peningkatan biaya gaji direksi, komisaris dan karyawan mengingat Perseroan sedang
mengalami rugi tahun berjalan dan tidak terdapat peningkatan jumlah karyawan berdasarkan CALK
1 Umum.
Jawaban :
Page 11
Peningkatan biaya gaji tersebut merupakan strategi Perseroan untuk mempertahankan, memotivasi,
mengelola dan mendukung Sumber Daya Manusia supaya dapat meningkatkan kinerja dan daya saing
ditengah tantangan yang besar sebagia perusahaan terbuka.
b. Rincian biaya perizinan, jasa profesional dan biaya lain-lain per 31 Desember 2023 dengan
mengisi tabel berikut: lapoiran keuangan
Jenis Beban Deskripsi Jumlah Nama Afiliasi/Bukan
Beban Counterparty Afiliasi
Biaya Perizinan:
1. Biaya Perizinan Tanah Rp. 998.505.554 Bukan Afiliasi
2. Biaya SNI Rp. 20.015.377 Bukan Afiliasi
3. Biaya GS1 Rp. 15.123.387 Bukan Afiliasi
4. Bi Sertifikasi Halal Rp. 5.775.000 Bukan Afiliasi
5. Bi Uji Lab Rp. 1.000.000 Bukan Afiliasi
6. Biaya Barcode Rp. 109.872.299 Bukan Afiliasi
7. Biaya Kalibrasi Rp. 15.878.630 Bukan Afiliasi
Total Rp.1.166.170.247
Biaya Jasa
Profesional:
1. Biaya KAP Rp. 77.662.500 Bukan Afiliasi
2. Biaya Aktuaria Rp. 16.300.000 Bukan Afiliasi
3. Bi Jasa Bima Registra Rp. 77.662.500 Bukan Afiliasi
4. Bi Shinhan Securitas Rp. 8.320.119 Bukan Afiliasi
5. Biaya Konsultan Rp. 23.390.800 Bukan Afiliasi
6. Biaya Notaris Rp. 36.000.000 Bukan Afiliasi
Total Rp. 212.673.419 Bukan Afiliasi
Biaya Lain-lain:
1. Bi Perlengkapan, Rp. 763.646.111 Bukan Afiliasi
inventaris, peralatan, dll
Total Rp. 763.646.111
16. Berdasarkan tanggapan Perseroan nomor 8 poin b atas surat permintaan penjelasan sebelumnya,
disampaikan bahwa terdapat penambahan jumlah karyawan seiring dengan pertumbuhan dalam skala
bisnis. Namun, berdasarkan Laporan Keuangan per 31 Desember 2023 diungkapkan bahwa jumlah
karyawan pada periode 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 adalah masing-masing
46 karyawan sehingga tidak terdapat penambahan jumlah karyawan. Bursa meminta penjelasan
terkait:
a. Latar belakang perbedaan informasi tersebut.
Jawaban :
Penambahan karyawan terjadi pada karyawana dengan status kerja harian/ borongan sehingga tidak
diungkap dalam Laporan keuangan, selain itu seiring waktu berjalanan beberapa karyawan keluar
masuk sehingga jumlahnya akhir priode sama.
b. Rincian penambahan karyawan pada periode 31 Desember 2023 dengan mengisi tabel berikut:
17. Perseroan membukukan penurunan laba tahun berjalan sebesar -4232,78% dari Rp78,68 juta per
31 Desember 2022 menjadi -Rp3,25 miliar per 31 Desember 2023. Meskipun Perseroan
membukukan peningkatan penjualan sebesar 5,06%, tingginya beban pokok pendapatan serta beban
umum dan administrasi membuat Perseroan menghasilkan penurunan laba tahun berjalan hingga
mengalami rugi. Bursa meminta penjelasan terkait:
Page 12
a. Upaya Perseroan untuk menekan beban pokok penjualan.
Jawaban :
• Perseroan akan melakukan evaluasi dan optimalisasi proses produksi duntuk meningkatkan
efisiensi dan mengurangi biaya produksi yang terkait dengan beban pokok pendapatan.
• Perseroan akan mengendalian biaya bahan baku dan penolong dengan cara mengelola lebih baik
lagi pengadaannya dan mempertimbangkan alternatif yang lebih murah atau efisien untuk
mengurangi beban pokok pendapatan.
• Perseroan memperkuat negosiasi dengan pemasok untuk mendapatkan harga yang lebih baik atau
persyaratan pembelian yang lebih menguntungkan.
b. Upaya Perseroan untuk menekan beban umum dan administrasi.
Jawaban :
• Perseroan akan melakukan evaluasi mendalam terhadap semua biaya operasional yang tidak
produktif dan mencari cara untuk menguranginya.
• Perseroan akan mengotimalisasi Penggunaan Sumber Daya dan memastikan penggunaan
sumber daya internal, seperti tenaga kerja dan fasilitas, berada pada tingkat optimal untuk
menghindari pemborosan.
• Perseroan akan menerpakan pengawasan yang ketat terhadap semua pengeluaran, termasuk
biaya-biaya kecil, untuk mengidentifikasi potensi penghematan dan mengontrol anggaran
secara efektif.
c. Upaya Perseroan untuk meningkatkan laba tahun berjalan ke depannya.
Jawaban :
Persroan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua biaya operasional dan
mengidentifikasi area-area di mana penghematan dapat dicapai tanpa mengorbankan kualitas atau
efisiensi. Selain itu Perseroan juga akan meningkatkan strategi pemasaran untuk meningkatkan
visibilitas merek dan penjualan produk, baik melalui pemasaran digital maupun tradisional, serta
fokus pada retensi pelanggan dan akuisisi pelanggan baru.
d. Tindak lanjut dari upaya yang dilakukan Perseroan dalam meningkatkan pendapatan dan
penjualan berdasarkan tanggapan nomor 9 atas surat permintaan penjelasan sebelumnya.
Makloon , pabrik segera berdiri
Jawaban :
Ada penambhama biaya atas berubahnya perseoran menjadai perusaahhhna terbuka , mpenmbahna
aste, dan penyusutan mimngkat
18. Berdasarkan CALK 26 Kelangsungan Usaha, diungkapkan bahwa Perseroan telah mulai melakukan
negosiasi dengan PT Giri Tirta Mulya dan PT Tirta Langgeng Sejahtera untuk kerjasama maklon atas
produk perseroan. Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Skema kerjasama yang akan dilakukan dengan kedua pihak tersebut.
Jawaban :
Skema kerjasama maklon dilakukan dengan kesepakatan yang tertuang dalam perjanjian, yang mencakup
penentuan spesifikasi produk yang akan diproduksi oleh pihak pemaklon, termasuk kualitas, jumlah, dan
jadwal produksi yang harus dipenuhi, Penetapan peran masing-masing pihak dalam proses produksi,
mulai dari pasokan bahan baku, proses produksi, hingga pengiriman produk jadi kepada Perseroan,
kesepakatan harga dan biaya, jadwal penyelesain kontrak, dll. Hal ini bertujuan untuk memanfaatkan
kapasitas produksi dan keahlian teknis pihak mitra makoon, sehingga Perseroan dapat fokus pada
pemasaran, distribusi, dan pengembangan produk sambil menunggu berdisinya pabrik. Dengan demikian,
Perseroan dapat meningkatkan efisiensi operasional dan fleksibilitas dalam memenuhi permintaan pasar.
c. Progres dan status negosiasi kontrak dengan kedua pihak tersebut saat ini.
Masih proses negosiasi untuk mencapai kesepakatan harga dan kapasitas serta persiapan perijinan
makloon
c. Rincian proyeksi kontribusi pendapatan dari skema kerjasama ini.
Page 13
Kapasitas TAHUN 2024
Kemasan Makloon Hasil produksi Harga Estimasi Omset
1 shift (7 Jam ) 1 bulan (25 hr) rata" Per Bulan ( Rp.)
Cup 120 ml 80 560 14,000 14500 203,000,000
Cup 240 ml 80 560 14,000 18750 262,500,000
Botol 330 ml 50 350 8,750 29500 258,125,000
Botol 600 ml 50 350 8,750 30000 262,500,000
TOTAL PROYEKSI OMSET/ BULAN 986,125,000
19. Merujuk kepada CALK 26 Kelangsungan Usaha, terdapat pengungkapan bahwa Laporan keuangan
disusun dengan asumsi bahwa akan terus beroperasi sebagai entitas yang mampu mempertahankan
kelangsungan usahanya. Namun, pengungkapan kelangsungan usaha ini tidak terdapat pada bagian opini
audit di Laporan Auditor Independen. Bursa meminta penjelasan terkait perbedaan informasi atas hal
tersebut.
Jawaban :
Manajemen telah melakukan penilaian suatu ketidakpastian yang berhubungan dengan hasil dimasa
depan, dalam penilian tersebut tidak ada indikasi ketidakpastian terkait kelangsungan usaha, oleh karena
itu dalam laporan auditor independen tidak perlu dimuat.
20. Berdasarkan CALK 26 Kelangsungan Usaha, diungkapkan bahwa Perseroan melakukan pembelian tanah
pada Desember 2023 untuk membangun pabrik di Bimomartani, Sleman dan pembangunan akan dimulai
setelah Idul Fitri 2024. Bursa meminta penjelasan terkait latar belakang pembangunan pabrik tersebut baru
dimulai setelah Idul Fitri 2024.
Jawaban :
Karena untuk persiapan pembangunan harus menunggu semua proses perijinan selesai, diantaranya
proses balik nama.
21. Merujuk kepada Laporan Arus Kas, Perseroan membukukan arus kas dari aktivitas operasi dan investasi
negatif pada periode 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022. Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Latar belakang nilai negatif atas arus kas operasional dan arus kas investasi tersebut.
Jawaban :
Disebabkan karena beberapa factor diantarnya adalah adanya pengeluaran besar untuk investasi
dalam aset tetap, uang muka pembelian, biaya persiapan pabrik sedangkan omset belum bisa
mencapai target yang diharapkan karena pabrik belum berdiri.
d. Strategi manajemen modal kerja Perseroan agar tidak terjadi defisit modal kerja yang dapat
menghambat kegiatan operasional Perseroan.
Jawaban :
Perseroan akan memperbaiki proses penagihan piutang untuk mempercepat arus kas masuk dari
penjualan, mencakup peninjauan kembali kebijakan kredit, Perseroan akan mempertahankan
hubungan yang baik dengan pemasok dan menegosiasikan syarat pembayaran yang lebih
menguntungkan, seperti diskon pembayaran tunai atau penjadwalan pembayaran yang tepat waktu
untuk menghindari denda keterlambatan. Selain itu Perseroan akan mengoptimalkan proses
operasional dan meningkatkan produktivitas karyawan untuk mengurangi biaya operasional secara
keseluruhan.
22. Merujuk kepada Laporan Auditor Independen, disampaikan bahwa yang menjadi hal audit utama adalah
kesesuaian pencatatan atas pembelian aset tetap dan umur manfaat aset tetap. Bursa meminta penjelasan
terkait latar belakang estimasi dan pertimbangan yang digunakan Perseroan dalam menentukan umur
manfaat bangunan, peralatan, kendaraan dan Bottle 19 liter (Galon).
Jawaban :
Page 14
Estimasi umur manfaat didasarkan pada pengalaman historis, pemantauan kondisi aktual, konsultasi
dengan ahli teknis, serta panduan dari regulasi dan standar industri terkait. Perseroan sudah memastikan
bahwa estimasi ini mencerminkan perkiraan yang wajar dan akurat untuk tujuan pencatatan yang
konsisten dalam laporan keuangan.
23. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek
Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik, mengingat harga
saham Perseroan turun dibandingkan dengan harga pada saat penawaran umum perdana. Jika ada,
jelaskan.
Jawaban :
Penyelenggaran kerjasama dengan banyak event, diantaranya :
Demikian untuk diketahui
Hormat kami,
PT Mitra Tirta Buwana,Tbk
Ardianto Wibowo
Direktur Utama
Names mentioned 24 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT BURSA EFEK INDONESIA Indonesia Stock Exchange Building
p.1
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1
unresolved
person
Ardiyanto Wibowo Karywan
p.6
unresolved
—
1. Ardianto Wiboeo
p.7
unresolved
—
Dst..
p.7
unresolved
org
PT Bintang Pratama
p.7 ×2
unresolved
org
PT Primatek Ton
p.7
unresolved
—
Ton/jam (Demineral )
p.7
unresolved
org
PT Bintang Pratama Ton
p.7
unresolved
—
Ton/jam ( Mineral )
p.7
unresolved
—
Cup/Jam
p.7
unresolved
—
(Demineral )
p.7
unresolved
org
PT Ciplasindo Makmur Straw
p.7
unresolved
org
Sejahtera
p.7
unresolved
org
PT Kiewell Plastic Packaging
p.7
unresolved
org
PT Hanja Prima Loka
p.7
unresolved
org
PT FORTUNA
p.7
unresolved
org
Pertanahan Nasional. Bursa
p.8
unresolved
org
PT Lubersky Solusi Piranti
p.9
unresolved
org
PT Giri Tirta Mulya
p.12
unresolved
org
PT Tirta Langgeng Sejahtera
p.12
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.