Back to announcement
20240702_FUTR_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31678646_lamp2.pdf
Other Text extracted FUTRSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1
1. Berdasarkan CALK 5 Piutang Usaha – Pihak Ketiga mengalami peningkatan dari Rp79,08
miliar per 31 Desember 2023 menjadi Rp96,69 miliar per 31 Maret 2024, mengingat
terdapat Rp76,87 miliar piutang yang telah jatuh tempo, Bursa meminta penjelasan
terkait:
a. Latar belakang tingginya piutang yang telah jatuh tempo namun belum tertagih.
Jawaban :
Hal tersebut disebabkan adanya pemberian relaksasi pembayaran yang dilakukan
Perseroan atas beberapa permintaan pelanggan.
b. Rencana penagihan piutang tersebut terutama untuk piutang yang telah jatuh tempo,
mengingat sebelumnya melalui surat Nomor 005/FUTR-IDX/SURAT-01/V/2023
perihal Tanggapan Penjelasan atas Permintaan Penjelasan Bursa tanggal 19 Mei 2023,
Perseroan menyampaikan hal sebagai berikut:
"Perseroan mengedepankan komunikasi intensif dalam proses penagihan piutang –
piutang yang telah jatuh tempo untuk mendapatkan kepastian jadwal pembayaran
dari para pelanggan.Selain itu, Perseroan juga memberikan batasan limit pembelian
untuk para pelanggan, sehingga apabila pelanggan tersebut masih memiliki
outstanding pada nilai tertentu, maka pelanggan tersebut belum dapat melakukan
pembelian."
Jawaban :
Perseroan telah melakukan proses penagihan dengan komunikasi intensif sehingga
Perseroan memberikan relaksasi pembayaran atas permintaan pelanggan.
c. Rincian pihak ketiga beserta jumlah masing-masing piutang terbesar ke-10, dengan
mengisi tabel sebagai berikut:
No. Nama Pihak Jumlah Umur Piutang
Piutang
1 USAHA RAYA UTAMA, PT 19.950.000.000 61 - 90 hari
2 SAPTA MAJU LANGGENG, PT 6.200.000.000 61 - 90 hari
3 SAD MAKMUR BERKAH, PT 6.000.000.000 Kurang dari 30 hari
4 MADANI SERAYA UTAMA, PT 4.800.000.000 Lebih dari 120 hari
5 SAD MAKMUR BERKAH, PT 4.750.000.000 61 - 90 hari
6 PT Jaring Logistik Indonesia 4.635.690.000 61 - 90 hari
7 PANCA SELARAS SENTOSA, PT 4.600.000.000 61 - 90 hari
8 TRI TUNGGAL BERJAYA, PT 4.500.000.000 61 - 90 hari
9 SERAYA UTAMA BAHAGIA, PT 4.200.000.000 Kurang dari 30 hari
10 TRI TUNGGAL BERJAYA, PT 3.800.000.000 90 - 120 hari
d. Alasan Perseroan tidak meningkatkan penyisihan kerugian penurunan nilai
mengingat terdapat peningkatan piutang yang telah jatuh tempo.
Jawaban :
Hal tersebut disebabkan Perseroan telah menyepakati rencana pembayaran ulang
dengan pelanggan, yang memberikan keyakinan bahwa piutang tersebut akan dilunasi
meskipun melewati jatuh tempo.
2. Berdasarkan CALK 7 Aset Tetap mengalami penurunan dari Rp40,54 miliar per 31
www.idx.co.id
Page 2
Desember 2023menjadi Rp28,85 miliar per 31 Maret 2024 yang disebabkan pengurangan
perolehan serta penyusutan peralatan gudang kreatif. Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Latar belakang serta penjelasan terkait lokasi pengurangan pada peralatan gudang
kreatif, mengingat rencana Perseroan pada saat IPO adalah untuk mengembangkan
Gudang Kreatif.
Jawaban :
Perseroan melakukan pengurangan peralatan gudang kreatif dengan menjualnya
karena pertimbangan operasional dimana banyak talent yang belum familiar dengan
Device Mac, sehingga Perseroan menggantinya dengan Device Windows yang lebih
user friendly.
b. Berdasarkan surat Perseroan nomor 006/FUTR-IDX/SURAT-01/V/2023 perihal
Tanggapan Penjelasan atas Permintaan Penjelasan Bursa tanggal 19 Mei 2023
disebutkan bahwa “GudangKreatif yang telah beroperasi saat ini total ada 20 lokasi,
dimana 1 (satu) lokasi telah beroperasi pada Januari 2023 dan 19 telah beroperasi
pada Februari – Maret 2023.” Bursa meminta perkembangan atau status operasi dari
masing-masing Gudang Kreatif yang telah beroperasi serta pendapatan per masing-
masing lokasi per 31 Desember 2023, sebagaimana berikut:
Jawaban :
Berikut rincian status dan kontribusi atas masing – masing gudang kreatif diatas, Link :
https://drive.google.com/file/d/1YBzGrbo67hNc5xs3_qfFaPJFtqL_-
_I0/view?usp=drive_link
c. Apakah terdapat pengembangan Gudang Kreatif di luar daftar di atas? Jika ya, Bursa
meminta progres serta target beroperasi dari masing-masing Gudang Kreatif yang
sedang dikembangkanbeserta rencana ke depannya pada tabel berikut:
Jawaban :
Berikut kami sampaikan daftar Gudang Kreatif yang saat ini beroperasi sd 31
www.idx.co.id
Page 3
Desember 2023, Link : (please insert link).
Perseroan belum berencana untuk menambah Gudang Kreatif pada saat ini.
Link : https://drive.google.com/file/d/1YBzGrbo67hNc5xs3_qfFaPJFtqL_-
_I0/view?usp=drive_link
d. Berdasarkan CALK 6 Uang Muka untuk proyek yang digunakan dalam rangka
menyelesaikan proyek periklanan digital, pengembangan platform, infrastruktur
cloud dan lain-lain mengalami penurunan dari Rp54,84 miliar per 31 Desember 2023
menjadi Rp37,16 miliar per 31 Maret 2024, Bursa meminta penjelasan Perseroan
terkait latar belakang penurunan tersebut mengingat tidak terdapat penambahan
aset senilai Rp17,68 miliar sebagaimana jumlah penurunan dari uang muka.
Jawaban :
Penurunan nilai Uang Muka untuk proyek tersebut mengalami penurunan karena
telah dilakukan pelunasan atas pembelian tersebut. Sedangkan, tidak terdapat
penambahan aset senilai penurunan tersebut dikarenakan atas pembelian tersebut
Perseroan telah melakukan amortisasi sebagai Harga Pokok Penjualan terkait proyek
tersebut.
3. Berdasarkan CALK 8 Utang Usaha – Pihak Ketiga mengalami penurunan dari Rp5,05
miliar per 31 Desember 2023 menjadi Rp82,26 juta per 31 Maret 2024 dikarenakan
pelunasan utang kepada PT Integrasi Jaringan Ekosistem (pemasok) sebesar Rp4,96
miliar. Apakah pelunasan utang tersebut terkait dengan perjanjian kerja sama
sebagaimana CALK 26 Perjanjian dan Ikatan Penting? Jelaskan.
Jawaban :
Benar. Pelunasan kepada PT Integrasi Jaringan Ekosistem sebesar Rp4,96 miliar terkait
dengan perjanjian kerjasama yang tertera pada CALK 26.
4. Berdasarkan CALK 11.b Utang Pajak terdapat peningkatan atas utang pajak dari Rp590,26
juta per31 Desember 2023 menjadi Rp2,87 miliar per 31 Maret 2024. Bursa meminta
penjelasan terkait jatuh tempo serta strategi pelunasan utang tersebut.
Jawaban :
Peningkatan utang pajak ini disebabkan oleh peningkatan pendapatan yang
mengakibatkan peningkatan kewajiban pajak. Jatuh tempo utang pajak ini sampai dengan
akhir bulan Maret 2024. Perseroan telah membuat rencana anggaran yang komprehensif
untuk memastikan ketersediaan dana yang cukup untuk melunasi utang pajak.
5. Berdasarkan CALK 23.b terkait Risiko Likuiditas, diketahui bahwa per 31 Maret 2024:
a. Terdapat utang usaha – pihak ketiga sebesar Rp1,50 miliar akan jatuh tempo kurang
dari satu tahun.
b. Terdapat utang lain-lain pihak berelasi sebesar Rp2,40 miliar akan jatuh tempo kurang
dari satu tahun.
Bursa meminta Perseroan untuk menyampaikan:
a. Rincian masing-masing pihak beserta jumlah utang dari pihak ketiga dan pihak berelasi.
Jawaban :
• Utang usaha – Pihak ketiga : PT. Komunal Finansial Indonesia
Rp1.500.000.000.
• Utang usaha – Pihak berelasi : PT. Digital Furutama Global Rp2.404.942.179.
www.idx.co.id
Page 4
b. Strategi pembayaran utang tersebut sebelum utang jatuh tempo.
Jawaban :
Perseroan telah membuat rencana anggaran yang komprehensif untuk memastikan
ketersediaan dana yang cukup untuk melunasi utang tersebut.
6. Perseroan membukukan penurunan laba neto berjalan sebesar Rp349,42 juta per 31
Maret 2024 dimana sebelumnya Rp2,29 miliar per 31 Maret 2023 dikarenakan tingginya
beban pokok pendapatan dan beban keuangan. Jika melihat perbandingan antara
pendapatan dan beban pokok pendapatan, terdapat peningkatan signifikan atas beban
pokok sehingga mengakibatkan penurunan margin labapokok yang semula per 31 Maret
2023 sebesar 44,75% menjadi sebesar 8,69% per 31 Maret 2024. Bursa meminta
penjelasan terkait:
a. Latar belakang dari perubahan marjin yang signifikan.
Jawaban :
Perseroan telah mengalami peningkatan biaya operasional seperti biaya produksi
sehingga menurunkan marjin.
b. Apakah terdapat pembatalan pendapatan? Jelaskan.
Jawaban :
Tidak ada.
c. Apakah terdapat perubahan pola bisnis? Jelaskan.
Jawaban :
Perseroan sampai saat ini belum mengalami perubahan pola bisnis yang signifikan.
d. Strategi Perseroan dalam menurunkan beban-beban agar dapat meningkatkan laba
neto tahun berjalan ke depannya.
Jawaban :
Perseroan telah membuat rencana anggaran yang komprehensif untuk memastikan
terjadi peningkatan laba, seperti optimalisasi biaya, negosiasi harga dan pembelian
massal, refinancing utang dan pengelolaan arus kas, dan analisis biaya serta
penetapan KPI
7. Bursa meminta Perseroan untuk menyampaikan perjanjian dan ikatan penting per 31 Mei
2024 yang masih berlaku secara rinci pada tabel sebagai berikut:
Jawaban :
No. Nomor Tanggal Nama Pihak Keterangan Jangka waktu
Perjanjian Perjanjian kerjasama/perjanjian
1 167/PKS/LIKE- 28 Oktober PT Integrasi Kerjasama Layanan Rack 5 Tahun sejak tanggal
IJE/XI/2022 2022 Jaringan Ekosistem Collocation perjanjian
2 026/PKS/SSD- 01 Agustus PT. Solusi Sinergi Kerjasama Pengembangan 5 Tahun sejak tanggal
LAK/VIII/2022 2022 Digital Tbk Aplikasi Damri perjanjian
3 039A/PKS/SSD- 01 Agustus PT. Solusi Sinergi Kerjasama Pengembangan 5 Tahun sejak tanggal
LAK/VIII/2022 2022 Digital Tbk Aplikasi MyVerse perjanjian
4 132/PKS/SSD- 17 Oktober KSU Apikri Kerjasama Pengelolaan 2 Tahun Sejak tanggal
APIKRI/IX/2022 2022 Gudang Kreatif perjanjian
5 062/PKS/LIKE- 25 November PT. Abdi Harapan Kerjasama Pengolahan Data 5 Tahun sejak tanggal
AHU/XI/2022 2022 Unggul perjanjian
Link:https://drive.google.com/file/d/1XyHzUXH1qIg11KbKxwy8w2bERPzIzkn-
/view?usp=drive_link
www.idx.co.id
Names mentioned 15 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
SAPTA MAJU LANGGENG, PT
p.1
unresolved
org
SAD MAKMUR BERKAH, PT
p.1 ×2
unresolved
org
MADANI SERAYA UTAMA, PT
p.1
unresolved
org
PT Jaring Logistik
p.1
unresolved
org
PT Jaring Logistik Indonesia
p.1
unresolved
org
PANCA SELARAS SENTOSA, PT
p.1
unresolved
org
TRI TUNGGAL BERJAYA, PT
p.1 ×2
unresolved
org
SERAYA UTAMA BAHAGIA, PT
p.1
unresolved
org
PT. Komunal Finansial Indonesia Rp
p.3
unresolved
org
PT. Digital Furutama Global Rp
p.3
unresolved
org
PT Integrasi
p.4
unresolved
org
Digital Tbk
p.4 ×2
unresolved
—
KSU Apikri
p.4
unresolved
org
PT. Abdi Harapan Kerjasama Pengolahan Data
p.4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.