Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1
Ref. No.: 108/SEKPER/RUPS/072024 Jakarta, 2 Juli 2024
Kepada Yth.,
PT Bursa Efek Indonesia
Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, Lt. 4
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
u.p. : Divisi Penilaian Perusahaan 2
Hal : Hasil Public Expose PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk.
Dengan hormat,
Merujuk peraturan Bursa No. I-E butir V.4.4, dengan ini PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk.
(“Perseroan”), melaporkan Hasil Public Expose Perseroan 2024, sebagai berikut:
1. Telah dilaksanakan Public Expose Perseroan pada:
Hari/Tanggal : Kamis, 27 Juni 2024
Waktu : 16.00 – 17.00 WIB
Tempat : MLC Lounge Plaza Marein Lt.22 dan online melalui Zoom
Agenda : Kinerja Perseroan Tahun Buku 2023
2. Dihadiri oleh:
a. Direksi Perseroan
Direktur : Ibu Trinita Situmeang;
Direktur : Bapak Fanra Budiman Arief;
Direktur Kepatuhan : Ibu Tamara Arista Salim;
Direktur Keuangan : Ibu Aloysia Dwi Ana Nurhandayani
b. Peserta yang hadir terdiri dari 8 orang jurnalis perwakilan dari 7 media.
3. Pertanyaan yang disampaikan peserta public expose antara lain mengenai:
Pertanyaan : Bagaimana strategi Marein untuk meningkatkan ekuitas Rp1
triliun di 2026 dan Rp2 triliun di 2028 sesuai dengan POJK?
Jawaban : Perseroan sudah membuat proyeksi sampai dengan tahun 2028 dan
sesuai proyeksi, kami masih dapat memenuhi peraturan yang
berlaku tersebut melalui pertumbuhan organik.
Pertanyaan : Sejauh mana progress spin-off unit syariah Marein? Dan
bagaimana kesiapan Marein menghadapi implementasi
IFRS17?
Jawaban : Unit Usaha Syariah Marein mendapatkan amanat dari OJK untuk
spin off di awal tahun 2026. Saat ini kami sudah dalam proses
internal yaitu pembentukan tim khusus sehingga tahun 2025
kami akan mulai pendirian perusahaan baru. Adapun rencana
proses pengajuan FPT (fit proper & test) ke OJK akan kami mulai
pada semester 2-2025, sehingga di awal 2026 diharapkan
Page 2
pengalihan portfolio sudah siap dan dapat berjalan dengan baik.
IFRS 17 sudah harus diterapkan per 1 Januari 2025 dan Marein
saat ini dalam proses pengembangan CSM Engine (telah
mencapai tahap akhir) dan diharapkan dapat dilakukan
implementasi secara penuh di tahun 2025.
Pertanyaan : Untuk reasuransi apakah nanti akan masuk dalam KUPA atau
KPPE?
Jawaban : Berdasarkan POJK 23, reasuransi termasuk kedalamnya, namun
demikian untuk aturan tersebut kami harapkan definisi-definisi
didalamnya akan ada pembeda untuk perusahaan reasuransi
mengingat karakter perusahaan reasuransi dengan perusahaan
asuransi ada beberapa perbedaan.
Jika kami lihat timelinenya tersebut, pada tahun 2026 penetapan
untuk perusahaan reasuransi adalah Rp1 triliun. Dimana ada
beberapa alternatif untuk perusahaan asuransi secara kategori:
- kelompok perusahaan asuransi ekuitas 2 harus memiliki ekutias
Rp1 triliun, untuk syariah Rp500 juta, reasuransi Rp2 triliun, dan
reasuransi syariah Rp1 triliun.
Setelah peraturan ini diberlakukan, kami baru dapat melihat apakah
ini akan mengubah perusahaan reasuransi tersebut apakah masuk
ke KPPE 1 atau 2 dan disesuaikan dengan pembedaan definisinya.
Pertanyaan : Mohon dapat dielaborasi terkait pemenuhan ekuitas, sebesar
Rp1 triliun di 2026 dan Rp2 triliun di 2028 melalui pertumbuhan
secara organik tersebut seperti apa?
Jawaban : Pertumbuhan secara organik pada dasarnya kami dapat dari
pertumbuhan bisnis dan hasil investasi, disertai dengan analisa
portofolio dari waktu ke waktu yang akan kami tingkatkan sehingga
akan match dengan proyeksi pada timeline kami. Dan secara
optimis, Manajemen melihat bahwa pertumbuhan dan persyaratan
modal ini akan membawa dampak positif untuk partner reasuransi
dan pada market saat ini, serta bisnis-bisnis yang dikembangkan,
sehingga kami optimis dapat mencapainya. Marein pun
menargetkan di tahun 2028 berada di level KPPE tertinggi, karena
kami komit untuk tetap ada di industri ini melalui strategi dan proyeksi
keuangan yang telah disiapkan.
Page 3
Pertanyaan : Untuk kinerja Perusahaan, audited 2023, total investasi tumbuh
namun mengapa hasil investasinya menurun? Apa saja
instrumen investasi Marein yang terbesar selain di SBN? Lalu,
bagaimana strategi Marein meningkatkan RBCnya yang
menurun dibanding tahun 2022?
Jawaban : Pada akhir tahun 2023 terdapat penurunan kurs tukar yang
berdampak pada hasil investasi.
Instrumen investasi terbesar kami di SBN sekitar 39,6%,
deposito 39%, selain itu ada properti investasi, dan lainnya
namun jumlahnya relatif kecil. Kami menginvestasikan pada
instrumen yang aman guna memenuhi aturan yang berlaku,
bersifat liquid, dan indikator-indikator lainnya, untuk menjaga
cash flow.
Secara internal, kami berkomitmen RBC terendah kami di 200%.
RBC yang menurun di 2023 menurun karena proses
rekonsialisasi piutang yang berefek ke RBC. Strategi dalam
meningkatkan RBC yaitu menjaga keseimbangan portofolio
bisnis, dan selektif memilih bisnis dengan menggunakan basis
risk management yang prudent.
Pertanyaan : Apa pendorong hasil investasi yang meningkat drastis di
kuartal I-2024?
Jawaban : Kembali karena selisih kurs, namun tentunya juga kami memiliki
pengelolaan investasi yang baik sehingga berpengaruh terhadap
hasil investasinya di kuartal I-2024.
Pertanyaan : Apakah ada target laba dan premi hingga akhir tahun 2024? Lalu
bagaimana Marein melihat situasi hardening market saat ini?
Jawaban : Target kami hingga akhir tahun 2024 untuk premi akan naik
sekitar 10%, sementara laba tahun berjalan sekitar 33%.
Terkait situasi hardening market, pasar reasuransi memiliki
siklus tersendiri dan semua saling berkaitan satu sama lain
karena adanya siklus tersebut. Hardening market ini masih
berlangsung, penyebabnya karena beberapa faktor. Salah
satunya disebabkan faktor eksternal, yakni dipicu performa atau
exposure yang diperoleh perusahaan asuransi dan reasuransi di
seluruh dunia. Dengan adanya beberapa klaim besar, kemudian
perubahan iklim, adanya risiko seperti pandemi Covid-19, hingga
adanya kewaspadaan terhadap biaya kesehatan, tentu juga
Page 4
akan berimbas terhadap kondisi perusahaan asuransi dan
reasuransi di Indonesia. Kami melihat hardening market tersebut
adalah strong call untuk industri kami berbenah, melakukan
penguatan, lebih fokus kepada sustainability baik dari sisi
portofolio, risk management, dan persiapan secara teknikal
untuk menghadapi risiko-risiko baru ataupun risiko yang semakin
tinggi seperti katastropik. Dengan memberikan proteksi tersebut,
maka perusahaan reasuransi akan tetap mampu bertahan
apabila risiko tersebut terjadi.
Pertanyaan : Apa saja strategi untuk mencapai target laba tersebut?
Jawaban : Kami berupaya untuk tetap tumbuh, meningkatkan implementasi
manajemen risiko dan tata kelola perusahaan yang baik, menjaga
keseimbangan portofolio, serta memberikan pelayanan dan
komitmen yang baik dari sisi akspetasi maupun pelayanan klaim.
Selain itu Perusahaan mengadopsi teknologi informasi yang
mumpuni guna menunjang operasional perusahaan, yang
memudahkan untuk berinteraksi dengan klien perusahaan asuransi
dan jasa penunjang. Kami pun menyediakan talent SDM yang
memadai melalui pelatihan dan pendidikan, perekrutan talent yang
sesuai dengan industri, dan infrasturktur yang dapat mengakomodir
perkembangan zaman. Kami juga mempersiapkan diri dalam hal
perubahan standar akuntansi yang baru, dimana kami percaya hal
tersebut akan mengubah cara perusahaan dalam pengelolaan bisnis
serta berinteraksi dengan para pemangku kepentingan. Selain itu,
kami juga mempersiapkan spin off unit usaha syariah, untuk
mengoptimalkan sumber pendapatan di masa mendatang.
Pertanyaan : Apa saja tantangan yang dihadapi oleh Marein dalam mengelola
investasi di tengah kondisi ekonomi global yang tidak pasti?
Terkait reasuransi luar negeri, bagaimana pangsanya di
Indonesia karena melihat dari transaksi berjalan, reasuransi
masih defisit, apakah karena porsinya masih banyak di luar
negeri? Berapa banyak aktuaris yang dimiliki Marein, apakah
ada plan untuk menambah?
Jawaban : Mempertimbangkan kondisi perekonomian global saat ini,
Perusahaan masih akan fokus untuk mengelola investasi pada
produk deposito maupun SBN karena dinilai relatif aman dan
risikonya tidak terlalu tinggi. Kami tidak akan mengambil risiko
Page 5
dengan produk investasi berupa saham yang terlalu berisiko
karena perusahaan perlu menjaga likuiditas. Selain itu, kami
menempatkan investasi kami di tempat yang aman dan likuid,
sehingga jika sewaktu-waktu kami harus membayar kewajiban,
hal tersebut akan dipenuhi segera.
Mengenai reasuransi dari luar negeri, mereka merupakan
partner kami dalam berbisnis. Dalam proses asuransi dan
reasuransi, ada prinsip penyebaran risiko yang merupakan salah
satu upaya manajemen risiko. Mengenai porsinya akan
berlangsung sesuai dengan mekanisme market, artinya risiko
mana yang harus secara optimal ditahan di dalam negeri, risiko
mana yang perlu disebar ke luar negeri. Dan juga mencakup
appetite market internasional, regional, dan dalam negeri sendiri
bagaimana melihat gradasi risiko dari waktu ke waktu. Hal ini
perlu dicermati bahwa dari defisit transaksi tersebut perlu
disandingkan dengan profil risiko yang terjadi di dalam negeri,
seperti dampak dari pandemi, risiko kredit meningkat, post-
relaksasi, tentunya hal tersebut perlu review lebih lanjut untuk
dihitung kembali masing-masing ketahanan untuk menyerap
risiko tersebut di internal masing-masing. Selain itu, perlu
mengambil beberapa alternatif risiko, salah satunya transfer
risiko. Indonesia berada di ring of fire yang memiliki possibility
terjadi bencana alam, risiko katasastropik lainnya yang berkaitan
dengan perubahan iklim, dan risiko-risiko baru yang ada.
Karenanya perlu ekstra hati-hati menjaga permodalan kami yang
terbatas untuk mencapai target bisnis dan diiringi dengan
calculated risk.
Saat ini Perusahaan memiliki 1 orang Aktuaris Perusahaan.
Manajemen juga memberikan kesempatan bagi karyawan untuk
mengikuti ujian untuk memperoleh gelar ASAI dan FSAI.
Demikian disampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk.
Tamara Arista Salim
Direktur Kepatuhan/Sekretaris Perusahaan
Page 6
Lampiran Bukti Public Expose dan Daftar Peserta Online Daftar Hadir Peserta Offline
Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Bursa Efek Indonesia Indonesia Stock Exchange Building
p.1
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.