Back to announcement
20240701_UNTR_Informasi Transaksi Afiliasi_31677884_lamp3.pdf
Asset transaction Needs review UNTRSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 84
Page 1
Page 2
DAFTAR ISI
• SURAT PENGANTAR YANG BERISIKAN RINGKASAN HASIL
PENDAPAT KEWAJARAN 1
• PERNYATAAN PENILAI 14
I. PENDAHULUAN 16
I.1 Dasar Penugasan 16
I.2 Identifikasi Status Penilai 16
I.3 Identifikasi Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan 17
I.4 Identifikasi Objek Penilaian 17
I.5 Jenis Mata Uang yang Digunakan 17
I.6 Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi 17
I.7 Ringkasan Rencana Transaksi 18
I.8 Maksud dan Tujuan Penilaian 19
I.9 Benturan Kepentingan Rencana Transaksi 19
I.10 Tanggal Penilaian 19
I.11 Tingkat Kedalaman Investigasi 19
I.12 Sifat dan Sumber Informasi yang Dapat Diandalkan 20
I.13 Asumsi dan Kondisi Pembatas 21
I.14 Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi 23
I.15 Standar Penilaian 23
I.16 Metode dan Prosedur Penyusunan Pendapat Kewajaran 23
I.17 Kejadian-Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian
(Subsequent Events) 24
II. ANALISIS PENDAPAT KEWAJARAN 25
II.1 Analisis Pengaruh Transaksi Pinjam Meminjam Dana
Terhadap Keuangan Perseroan 25
II.2 Pihak-Pihak yang Bertransaksi 25
II.3 Susunan Pemegang Saham serta Susunan Dewan Komisaris
dan Direksi dari Pihak yang Bertransaksi 26
II.4 Hubungan antara Pihak-Pihak yang Bertransaksi 29
II.5 Perjanjian dan Persyaratan Rencana Transaksi 29
Page 3
II.6 Analisis Likuiditas 30
II.7 Manfaat dan Risiko Rencana Transaksi 30
II.8 Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi 31
II.8.1 Riwayat Singkat dan Sifat Kegiatan Usaha 31
II.8.2 Analisis Industri dan Lingkungan 34
II.8.3 Analisis Operasional dan Prospek Perseroan 36
II.8.4 Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi 37
II.8.5 Keuntungan dan Kerugian atas Dilakukannya Rencana
Transaksi 38
II.8.6 Analisis Dampak Leverage pada Keuangan 38
II.8.7 Analisis Dampak Likuiditas 39
II.8.8 Analisis Dampak Keuangan jika Proyek yang Dibiayai
Mengalami Kegagalan 39
II.9 Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi 40
II.9.1 Penilaian Kinerja Historis 40
II.9.2 Analisis Keuangan Sebelum dan Sesudah Rencana Transaksi 43
II.9.3 Analisis Rasio Keuangan Sebelum dan Sesudah Rencana
Transaksi 46
II.9.4 Penilaian atas Proyeksi Keuangan 47
II.9.5 Analisis Kemampuan Penerima Pinjaman untuk Melunasi
Rencana Transaksi 50
II.9.6 Analisis Cash Management dan Financial Covenant dari
Rencana Transaksi 54
II.9.7 Analisis Yield Pinjaman Rencana Transaksi 54
II.9.8 Analisis Inkremental 55
II.9.9 Analisis Sensitivitas 56
II.10 Analisis Kelayakan Rencana Penggunaan Dana atas
Transaksi Pinjam Meminjam Dana 57
II.10.1 Analisis Kelayakan Investasi 57
II.10.2 Analisis Kelayakan Pelunasan Utang 58
II.10.3 Analisis atas Faktor-Faktor Lain yang Relevan 58
II.11 Analisis atas Jaminan 58
Page 4
III. KESIMPULAN ANALISIS PENDAPAT KEWAJARAN 59 • INDEPENDESI PENILAI 63 • PENUTUP 63 LAMPIRAN Lampiran 1 – Data Pasar MTN Lampiran 2 – Data Term SOFR Lampiran 3 – Proyeksi Keuangan UT Sebelum Rencana Transaksi Lampiran 4 – Proyeksi Keuangan UT Sesudah Rencana Transaksi Lampiran 5 – Proyeksi Keuangan SPR Lampiran 6 – Perhitungan Pendapatan Bunga dengan Suku Bunga Rencana Transaksi Lampiran 7 – Perhitungan Pendapatan Bunga dengan Suku Bunga Pasar Lampiran 8 – Perhitungan Analisis Sensitivitas
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8
Page 9
Page 10
Page 11
Page 12
Page 13
Page 14
Page 15
Page 16
Page 17
Page 18
14
PERNYATAAN PENILAI
Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai, kami yang bertanda
tangan di bawah ini menyatakan bahwa:
1. Laporan ini disusun untuk kepentingan Direksi Perseroan sehubungan dengan
rencana tersebut, dan tidak digunakan oleh pihak lain. Selanjutnya laporan ini
tidak dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi kepada pemegang saham
Perseroan untuk menyetujui atau tidak menyetujui Rencana Transaksi tersebut
atau mengambil tindakan-tindakan tertentu atas Rencana Transaksi tersebut.
2. Perhitungan dan analisis dalam rangka pemberian kesimpulan nilai akhir telah
dilakukan dengan benar sesuai dengan pemahaman terbaik dari Penilai.
3. Analisis dan kesimpulan nilai akhir hanya dibatasi oleh asumsi-asumsi dan kondisi
pembatas yang diungkapkan di dalam laporan ini.
4. Penilai tidak mempunyai kepentingan terhadap hasil penilaian yang dibuat dan
tidak memiliki kepentingan pribadi maupun keberpihakan kepada pihak-pihak
lain yang memiliki kepentingan terhadap objek penilaian.
5. Imbalan jasa Penilai tidak berkaitan dengan hasil penilaian yang dilaporkan.
6. Kami telah melakukan penilaian dan menyusun laporan ini sesuai dengan
Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
Penilaian Bisnis di Pasar Modal, Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.04/2020 tentang
Pedoman Penilaain dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, Kode
Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Edisi VII-2018 (KEPI & SPI
edisi VII-2018), serta Peraturan Perundangan yang berlaku.
7. Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan
diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui pemerintah (MAPPI).
8. Penilai memiliki pemahaman mengenai objek penilaian yang dibuat.
9. Data ekonomi dan industri dalam menyusun laporan ini diperoleh dari berbagai
sumber yang diyakini Penilai dapat dipertanggungjawabkan.
10. Tidak seorangpun, kecuali yang disebutkan dalam laporan ini, telah menyediakan
bantuan profesional dalam menyiapkan laporan.
11. Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam laporan
ini serta dipresentasikan dalam laporan ini adalah benar dan akurat sesuai
dengan pemahaman terbaik dari Penilai.
12. Kesimpulan nilai yang dihasilkan dalam penugasan penilaian profesional telah
disajikan sebagai kesimpulan nilai akhir.
13. Penilai bertanggung jawab atas laporan ini.
Page 19
Page 20
16
I. PENDAHULUAN
I.1 Dasar Penugasan
Berdasarkan permintaan dari PT United Tractors Tbk untuk memberikan
Pendapat Kewajaran (Fairness Opinion) atas Rencana Transaksi
Perubahan Ketentuan dalam Perjanjian Pinjaman antara
PT Pamapersada Nusantara, yang Merupakan Anak Perusahaan dari
PT United Tractors Tbk, dengan PT Stargate Pasific Resources yang
tertuang dalam:
• Surat Permohonan Penilaian No.LUT/065/9960/V/2024 tanggal
13 Mei 2024 dari PT United Tractors Tbk;
• Surat Penawaran No. 0309/NDR-SB/Prop/V/24 tanggal 14 Mei 2024 dari
KJPP Nirboyo Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan yang telah disetujui oleh
PT United Tractors Tbk;
• Surat Penunjukan No.LUT/067/9960/V/2024 tanggal 16 Mei 2024 dari
PT United Tractors Tbk;
• Surat Perjanjian Kerja No. 015/NDR-SB/SPK/V/24 tanggal 20 Mei 2024
antara KJPP Nirboyo Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan dengan
PT United Tractors Tbk;
Dengan ini kami menyatakan bahwa kami telah melakukan investigasi dan
penilaian atas kewajaran rencana transaksi di atas, serta menyampaikan
laporan ini untuk keperluan Pengguna Laporan.
I.2 Identifikasi Status Penilai
• Penilaian ini telah dilaksanakan oleh Penilai Publik Satya Bima Nugraha,
S.E., MAPPI (Cert.) yang merupakan Rekan pada KJPP Nirboyo Adiputro,
Dewi Apriyanti & Rekan (“KJPP NDR” / “kami”) dengan Izin Penilai No.
B-1.23.00654 dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia;
• Penilai tersebut di atas terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan Republik
Indonesia Bidang Pasar Modal dengan No. STTD.PB-58/PM.021/2024;
• Penilai dalam posisi untuk memberikan penilaian yang objektif dan tidak
memihak;
• Penilai tidak mempunyai benturan kepentingan dan/atau potensi
benturan kepentingan dengan subjek dan/atau objek penilaian;
• Penilai tidak memiliki keterlibatan material terkait dengan objek
penilaian;
• Penilai memiliki kompetensi untuk melakukan penilaian dan kami tidak
menggunakan bantuan tenaga ahli dari luar KJPP NDR dalam melaksanakan
penilaian ini.
Page 21
17
I.3 Identifikasi Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
• Identitas Pemberi Tugas
Nama : PT United Tractors Tbk
Alamat : Jalan Raya Bekasi Km. 22, Cakung, Jakarta Timur
Bidang usaha : Perdagangan
Telepon/Faks : 021-24579999
Email : yudistira@unitedtractors.com
Contact Person : Bapak Yudistira
Jabatan : Corporate Finance & Accounting Division Head
PT United Tractors Tbk
• Pengguna Laporan : PT United Tractors Tbk
I.4 Identifikasi Objek Penilaian
Objek penilaian adalah penyusunan Pendapat Kewajaran (Fairness Opinion)
atas rencana transaksi perubahan ketentuan dalam perjanjian pinjaman
antara PT Pamapersada Nusantara (“PAMA”), yang merupakan anak
perusahaan dari PT United Tractors Tbk (“Perseroan”), dengan PT Stargate
Pasific Resources (“SPR”). PAMA berencana untuk melakukan perubahan
dalam perjanjian pinjaman dengan SPR terkait dengan perubahan ketentuan
marjin dalam perhutungan suku bunga pinjaman dari sebelumnya 2% menjadi
1,63%.
Selanjutnya dalam laporan ini rencana transaksi di atas akan disebut sebagai
“Rencana Transaksi”.
I.5 Jenis Mata Uang yang Digunakan
Rencana Transaksi dilaksanakan dengan menggunakan mata uang Dolar
Amerika Serikat (“USD”).
I.6 Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi
• Perseroan dan PAMA merupakan perusahaan induk dari PT Danusa
Tambang Nusantara (“DTN”) dimana Perseroan memiliki 60% saham DTN
dan PAMA memiliki 40% saham DTN;
• DTN merupakan pemegang saham yang secara langsung memiliki 66,67%
saham dari PT Anugerah Surya Pacific Resources (“ASPR”);
• ASPR merupakan pemegang saham yang secara langsung memiliki 30%
saham SPR;
• DTN merupakan pemegang saham yang secara langsung memiliki 70%
saham SPR dan oleh karenanya DTN juga memiliki saham secara tidak
langsung dalam SPR melalui ASPR sebesar 20%;
Page 22
18
• PAMA telah memberikan pinjaman kepada SPR sebesar USD54.801.953.
Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, per Desember 2023
SPR sudah melakukan penarikan sebesar USD19.000.000 untuk
pembayaran kepada pemegang saham lama SPR yaitu ASPR, dan sisa
headroom akan digunakan untuk penambahan modal kepada PT Stargate
Dua Pasific Resources (“SDPR”), untuk belanja modal infrastruktur dan
eksplorasi penambangan dengan total sebesar USD 35.801.953.;
• Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, Rencana Transaksi
dilaksanakan untuk meningkatkan profitabilitas dari SPR dengan cara
meringankan beban bunga yang dikeluarkan oleh SPR.
I.7 Ringkasan Rencana Transaksi
PAMA dan SPR telah menandatangani perjanjian pinjaman tanggal
30 November 2023 sehubungan dengan pinjaman yang diberikan dari PAMA
kepada SPR dengan total nilai pinjaman sampai dengan USD54.801.953;
Berdasarkan perjanjian pinjaman antara PAMA dan SPR tanggal 30 November
2023, beberapa syarat dan ketentuan yang diatur dalam perjanjian pinjaman
tersebut antara lain sebagai berikut:
• Jumlah maksimum pokok pinjaman sampai dengan USD54.801.953;
• Pemberi pinjaman memiliki opsi untuk mengubah nilai tukar menjadi
Rupiah dengan menggunakan referensi nilai tukar Jakarta Interbank Spot
Dollar Rate (“JISDOR”) H-1 tanggal pencairan;
• Suku bunga pinjaman akan dibayarkan setiap 3 bulanan dengan tingkat
suku bunga sebesar term Secured Overnight Financing Rate (“term SOFR”)
ditambah marjin 2% per tahun;
• Periode pinjaman berarti periode sejak tanggal perjanjian dan berlaku
untuk jangka waktu 60 bulan setelahnya;
• Periode pinjaman dapat diperpanjang sesuai kesepakatan para pihak;
• Penarikan fasilitas pinjaman dapat dilaksanakan dalam beberapa kali
penarikan sepanjang tidak melebihi jumlah pokok;
• Penerima pinjaman tidak boleh meminjam kembali bagian pinjaman yang
telah dibayar kembali.
Rencana Transaksi merupakan amandemen pertama atas perjanjian pinjaman
antara PAMA dan SPR yang akan di atur dalam draft amandemen I perjanjian
pinjaman antara PAMA dan SPR.
Page 23
19
Perubahan ketentuan yang di atur dalam draft amandemen I perjanjian
pinjaman antara PAMA dan SPR adalah sebagai berikut:
• Perubahan ketentuan marjin. Marjin berarti 1,63% (satu koma enam puluh
tiga persen) per tahun.
I.8 Maksud dan Tujuan Penilaian
Pelaksanaan penilaian ini dimaksudkan untuk memberikan pendapat
kewajaran (fairness opinion) atas Rencana Transaksi yang ditujukan dalam
rangka memenuhi ketentuan Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tanggal
1 Juli 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, Rencana Transaksi
memenuhi ketentuan peraturan tentang transaksi afiliasi namun bukan
termasuk transaksi material karena nilai Rencana Transaksi besarannya di
bawah 20% dari ekuitas Perseroan per 31 Desember 2023 serta atas Rencana
Transaksi tidak terdapat benturan kepentingan.
Keterangan Jumlah
Pinjaman kepada SPR dalam USD penuh 54,801,953
Kurs tengah BI USD per 29 Desember 2023 15,416
Pinjaman kepada SPR dalam Jutaan Rupiah 844,827
Nilai buku ekuitas PT UT Tbk (IDR Mio) 84,035,563
% nilai transaksi thd nilai buku PT UT Tbk 1.01%
I.9 Benturan Kepentingan Rencana Transaksi
Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, Rencana Transaksi di
atas tidak terdapat benturan kepentingan.
I.10 Tanggal Penilaian
• Tanggal penilaian adalah per tanggal 31 Desember 2023
• Tanggal laporan penilaian adalah tanggal 26 Juni 2024
I.11 Tingkat Kedalaman Investigasi
Dalam melaksanakan penilaian ini kami telah melakukan investigasi untuk
mengumpulkan data dan informasi dari manajemen Perseroan dengan cara
melakukan wawancara serta melakukan verifikasi, perhitungan dan analisis
dari data dan informasi yang diperoleh dari manajemen maupun sumber-
sumber lainnya yang relevan dan dapat diandalkan.
Page 24
20
Dalam proses penyusunan pendapat kewajaran ini kami melakukan
wawancara dengan:
• Bapak Yudistira sebagai Corporate Finance & Accounting Division Head
PT Perseroan;
• Bapak Ramandhika sebagai Corporate Treasury Dept. Head Perseroan;
• Ibu Inge Teja sebagai Corporate Financial Planning Dept. Head Perseroan;
• Ibu Sofi Christiana sebagai Corporate Treasury Staff.
I.12 Sifat dan Sumber Informasi yang Dapat Diandalkan
Dalam mempersiapkan laporan ini, kami menggunakan data dan informasi
yang diperoleh dari manajemen Perseroan maupun sumber-sumber lainnya
yang relevan dan dapat diandalkan. Data dan informasi yang digunakan
adalah sebagai berikut:
1. Draft amandemen I perjanjian pinjaman antara PAMA dan SPR
2. Perjanjian pinjaman No.JIEP/BSD/23/016/PN-SPR/CT antara PAMA dan
SPR tanggal 30 November 2023;
3. Laporan Keuangan Perseroan per tanggal 31 Desember 2019 sampai
dengan 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh KAP Tanudiredja,
Wibisana, Rintis & Rekan (PwC) dengan opini wajar dalam semua hal yang
material;
4. Laporan Keuangan SPR per tanggal 31 Desember 2019 sampai dengan
31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana,
Rintis & Rekan (PwC) dengan opini wajar dalam semua hal yang material;
5. Proyeksi keuangan Perseroan berupa proyeksi laba rugi dan proyeksi
posisi keuangan;
6. Proforma keuangan Perseroan dengan adanya Rencana Transaksi;
7. Proyeksi keuangan SPR berupa proyeksi laba rugi, proyeksi posisi
keuangan dan proyeksi arus kas;
8. Dokumen legal Perseroan, PAMA, DTN dan SPR antara lain
Akta Pendirian dan Akta Perubahannya, NIB, NPWP serta dokumen-
dokumen penting lainnya;
9. Analisis ekonomi berdasarkan data dan informasi yang diperoleh dari
Economist Intelligence Unit (EIU), Bank Indonesia serta data dan
informasi lainnya yang dipublikasikan secara umum;
10. Wawancara dengan manajemen Perseroan sehubungan dengan Rencana
Transaksi;
11. Berbagai sumber informasi, baik dari media cetak dan elektronik maupun
dari hasil analisis lainnya yang kami anggap relevan.
Kami berasumsi bahwa data dan informasi yang diberikan telah diungkapkan
sepenuhnya, sejujurnya, benar dan dapat dipertanggungjawabkan.
Page 25
21
I.13 Asumsi dan Kondisi Pembatas
Asumsi:
1. Kami mengasumsikan bahwa Rencana Transaksi di jalankan seperti yang
telah dijelaskan oleh manajemen Pemberi Tugas dan sesuai dengan
kesepakatan serta kebenaran informasi mengenai Rencana Transaksi
yang diungkapkan oleh manajemen dalam draft Amandemen I Perjanjian
Pinjaman antara PAMA dengan SPR yang telah kami terima;
2. Kami mengasumsikan bahwa sejak tanggal penerbitan laporan ini sampai
dengan tanggal efektifnya Rencana Transaksi tidak terjadi perubahan
apapun yang berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang
digunakan di dalam analisis penyusunan pendapat kewajaran;
3. Kami mengasumsikan bahwa pihak yang bertransaksi merupakan
Perusahaan yang berkelanjutan usahanya di masa mendatang dan
dikelola oleh manajemen yang profesional dan kompeten (going
concern);
4. Seluruh data dan informasi yang diterima dari Pemberi Tugas sehubungan
dengan penilaian ini adalah relevan, benar dan dapat dipercaya;
5. Seluruh pernyataan serta data dan informasi yang terdapat di dalam
laporan penilaian adalah relevan, benar dan dapat
dipertanggungjawabkan sesuai dengan prosedur penilaian yang berlaku
umum dan disampaikan dengan itikad baik;
6. Kami memperoleh informasi atas status hukum pihak yang bertransaksi,
namun kami tidak melakukan pengecekan terhadap keabsahannya;
7. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap iklim politik,
ekonomi dan hukum di mana Perusahaan melakukan kegiatan bisnisnya;
8. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap susunan
pengurus Perusahaan;
9. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap peraturan
dan hukum yang berlaku yang mempengaruhi pendapatan Perusahaan
di dalam menjalankan bisnisnya;
10. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap biaya tenaga
kerja dan biaya lain-lain yang signifikan;
11. Tidak ada gangguan yang material dan signifikan terhadap hubungan
industrial atau asosiasi tenaga kerja;
12. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap kebijakan
akuntansi yang digunakan oleh Perusahaan;
13. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap teknologi
industri dan kompetisi pasar di mana Perusahaan menjalankan bisnisnya.
Page 26
22 Kondisi pembatas: 1. Laporan ini bersifat non-disclaimer opinion; 2. Laporan ini dilaksanakan sesuai dengan maksud dan tujuan penilaian yang dinyatakan di dalam laporan, oleh karena itu tidak dapat digunakan dan/atau dikutip untuk tujuan lain; 3. Laporan ini terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan; 4. Informasi yang telah diberikan oleh Pemberi Tugas kepada kami, seperti yang disebutkan di dalam laporan ini, dianggap layak dan dapat dipercaya, tetapi kami tidak bertanggung jawab jika ternyata informasi yang diberikan terbukti tidak sesuai dengan hal yang sesungguhnya. Informasi yang dinyatakan tanpa menyebutkan sumbernya merupakan hasil penelaahan kami terhadap data-data yang ada, pemeriksaan atas dokumen, ataupun keterangan dari instansi pemerintah yang berwenang. Tanggung jawab untuk memeriksa kembali kebenaran informasi tersebut sepenuhnya berada di pihak Pemberi Tugas; 5. Penilaian yang kami lakukan didasarkan pada data dan informasi yang diberikan oleh Pemberi Tugas. Mengingat hasil dari penilaian kami sangat tergantung dari kelengkapan, keakuratan dan penyajian data serta asumsi-asumsi yang mendasarinya, perubahan pada data seperti adanya informasi baru dari publik, informasi yang merupakan hasil penyelidikan khusus ataupun dari sumber-sumber lainnya dapat merubah hasil dari penilaian kami. Oleh karena itu, kami sampaikan bahwa perubahan terhadap data yang digunakan dapat berpengaruh terhadap hasil penilaian dan bahwa perbedaan yang terjadi dapat bersifat material. Walaupun isi dari laporan ini telah dilaksanakan dengan itikad baik dan cara yang profesional, kami tidak bertanggung jawab atas adanya kemungkinan yang terjadinya perbedaan kesimpulan yang disebabkan oleh analisis tambahan ataupun adanya perubahan dalam data yang dijadikan sebagai dasar penilaian; 6. Kami menggunakan Proyeksi Keuangan yang diperoleh dari Pemberi Tugas dan kami telah melakukan penyesuaian yang mencerminkan kewajaran proyeksi sesuai dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty). Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan yang telah disesuaikan; 7. Kami bertanggung jawab atas laporan ini dan opini kewajaran; 8. Kami tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi penilaian ini akibat dari peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal Laporan Penilaian (subsequent events);
Page 27
23
9. Laporan Penilaian dianggap sah apabila tertera cap (seal) KJPP Nirboyo
Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan pada lembar tanda tangan
penanggung jawab Laporan.
I.14 Persyaratan atas Persetujuan Untuk Publikasi
Laporan ini dan/atau referensi yang melampirinya dilaksanakan sesuai
dengan maksud dan tujuan penilaian yang dinyatakan dalam laporan serta
laporan ini bersifat terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
bersifat rahasia, yang dapat memengaruhi operasional Perseroan.
I.15 Standar Penilaian
Kami menyusun laporan ini sesuai dengan Peraturan OJK No.
35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis
di Pasar Modal, Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman
Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, Kode Etik
Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Edisi VII-2018 (KEPI & SPI
edisi VII-2018), serta Peraturan Perundangan yang berlaku.
I.16 Metode Analisis Penyusunan Pendapat Kewajaran
Analisis pendapat kewajaran yang kami lakukan atas Rencana Transaksi
adalah:
• Analisis pengaruh transaksi pinjam meminjam dana terhadap keuangan
perusahaan;
• Identifikasi dan hubungan antara pihak-pihak;
• Analisis perjanjian dan persyaratan yang disepakati;
• Analisis likuiditas;
• Analisis manfaat dan risiko;
• Analisis kualitatif;
• Analisis kuantitatif;
• Analisis kelayakan rencana penggunaan dana;
• Analisis atas jaminan.
Page 28
24
I.17 Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Events)
Dalam penilaian atas kewajaran Rencana Transaksi per tanggal
31 Desember 2023, terdapat kejadian penting yang diketahui maupun yang
patut diketahui setelah tanggal penilaian sampai dengan tanggal laporan
dikeluarkan yang tidak memengaruhi hasil penilaian yaitu:
• Per 24 April 2024, berdasarkan akta No. 98 tanggal 24 April 2024 dari
Notaris Jose Dima Satria S.H., M.Kn terdapat pengunduran diri dari
Bapak Gidion Hasan sebagai Wakil Presiden Komisaris Perseroan dan
pengangkatan Bapak Rudy sebagai Wakil Presiden Komisaris Perseroan,
Bapak Chiew Sin Cheok sebagai Komisaris Perseroan, Bapak Bruce Malcom
Cox sebagai Komisaris Independen Perseroan, dan Ibu Vilihati Surya
sebagai Direktur Perseroan. Sehingga susunan anggota Direksi dan Dewan
Komisaris Perseroan menjadi sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Djony Bunarto Tjondro
Wakil Presiden Komisaris : Rudy
Komisaris : Chiew Sin Cheok
Komisaris : Djoko Pranoto Santoso
Komisaris : Benjamin Herrenden Birks
Komisaris Independen : Paulus Bambang Widjarnako
Komisaris Independen : Nanan Soekarna
Komisaris Independen : Bruce Malcolm Cox
Direksi
Presiden Direktur : Franciscus Xaverius Laksana Kesuma
Direktur : Loudy Irwanto Ellias
Direktur : Idot Supriadi
Direktur : Iwan Hadiantoro
Direktur : Edhie Sarwon
Direktur : Widjaja Kartika
Direktur : Vilihati Surya
Page 29
25
II ANALISIS PENDAPAT KEWAJARAN
II.1 Analisis Pengaruh Transaksi Pinjam Meminjam Dana terhadap Keuangan
Berdasarkan proforma keuangan per 31 Desember 2023 yang diberikan oleh
manajemen Perseroan, kami melakukan perbandingan analisis rasio
keuangan antara sebelum dan sesudah Rencana Transaksi dilakukan. Hasil
analisis menunjukkan bahwa Rencana Transaksi akan memengaruhi rasio
likuiditas namun perubahannya tidak signifikan. Sedangkan untuk
rasio solvabilitas dan rasio profitabilitas tidak mengalami perubahan.
Sebelum Rencana Sesudah Rencana
Analisis Rasio Transaksi Transaksi Selisih
31-Dec-23 31-Dec-23
Rasio likuiditas
Rasio lancar 1,46 1,45 -0,61%
Rasio cepat 1,06 1,05 -0,84%
Rasio kas 0,43 0,42 -2,06%
Rasio solvabilitas
Debt to equity ratio 22,46% 22,46% 0,00%
Debt to total assets ratio 12,25% 12,25% 0,00%
Long term debt to equity ratio 20,92% 20,92% 0,00%
Rasio profitabilitas
Gross profit margin 27,83% 27,83% 0,00%
Net profit margin 17,21% 17,21% 0,00%
ROA 14% 14% 0%
ROE 26% 26% 0%
II.2 Pihak-pihak yang Bertransaksi
Berdasarkan draft amandemen I perjanjian pinjaman antara PAMA dan SPR
yang kami peroleh dari manajemen Perseroan, pihak yang terlibat dalam
Rencana transaksi adalah:
• PAMA sebagai pihak pemberi pinjaman;
• SPR sebagai pihak penerima pinjaman.
Page 30
26
II.3 Susunan Pemegang Saham serta Susunan Dewan Komisaris dan Direksi dari
Pihak yang Bertransaksi
Uraian Singkat PT United Tractors Tbk
Susunan pemegang saham Perseroan per 31 Desember 2023 adalah sebagai
berikut:
Disajikan dalam jutaan Rupiah
Persentase
Pemegang Saham Jumlah Saham Nilai
Kepemilikan
PT Astra International Tbk 2.219.317.358 554.829 59,50%
Fransiscus Xaverius Laksana Kesuma 200.000 50 0,01%
Iwan Hadiantoro 166.400 42 0,00%
Loudy Irwanto Ellias 34.515 9 0,00%
Edjie Sarwono 18.100 5 0,00%
Widjaja Kartika 2.000 1 0,00%
Masyarakat selain Direksi
(masing-masing kepemilikan dibawah 5%) 1.412.070.763 353.016 37,86%
Jumlah saham beredar 3.631.809.136 907.952 97,36%
Saham treasuri 98.326.000 24.582 2,64%
Jumlah 3.730.135.136 932.534 100,00%
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan per 31 Desember 2023 adalah
sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Djony Bunarto Tjondro
Wakil Presiden Komisaris : Gidion Hasan
Komisaris : Djoko Pranoto Santoso
Komisaris : Benjamin Herrenden Birks
Komisaris Independen : Paulus Bambang Widjarnako
Komisaris Independen : Nanan Soekarna
Direksi
Presiden Direktur : Franciscus Xaverius Laksana Kesuma
Direktur : Loudy Irwanto Ellias
Direktur : Iwan Hadiantoro
Direktur : Idot Supriadi
Direktur : Edhie Sarwono
Direktur : Widjaja Kartika
Pada saat laporan ini dikeluarkan tidak terdapat perubahan pada susunan
pemegang saham, namun terdapat perubahan pada susunan Dewan Komisaris
dan Direksi Perseroan. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan saat
laporan ini dikeluarkan seperti yang dinyatakan dalam bab I.17.
Page 31
27
Uraian Singkat PT Pamapersada Nusantara
Susunan pemegang saham PAMA per 31 Desember 2023 sebagai berikut:
Disajikan dalam jutaan Rupiah
Persentase
Pemegang Saham Jumlah Saham Nilai
Kepemilikan
PT United Tractors Tbk 10.114.950.800 5.057.475 99,9995%
PT United Tractors Pandu Engineering 49.200 25 0,0005%
Jumlah 10.115.000.000 5.057.500 100,00%
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi PAMA per 31 Desember 2023 adalah
sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Djony Bunarto Tjondro
Komisaris : Franciscus Xaverius Laksana Kesuma
Komisaris : Chiew Sin Cheok
Direksi
Presiden Direktur : Hendra Hutahean
Direktur : Chinthya Theresa Am
Direktur : Ari Sutrisno
Direktur : Warsito Subagio Surjaatmadja
Direktur : Roberto Dwi Handoko
Pada saat laporan ini dikeluarkan tidak terdapat perubahan pada susunan
pemegang saham serta susunan Dewan Komisaris dan Direksi PAMA.
Uraian Singkat PT Danusa Tambang Nusantara
Susunan pemegang saham DTN per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Disajikan dalam jutaan Rupiah
Persentase
Pemegang Saham Jumlah Saham Nilai
Kepemilikan
PT United Tractors Tbk 1.740.777 17.407.770 60,00%
PT Pamapersada Nusantara 1.160.518 11.605.180 40,00%
Jumlah 2.901.295 29.012.950 100,00%
Page 32
28
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi DTN per 31 Desember 2023 adalah
sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Franciscus Xaverius Laksana Kesuma
Komisaris : Hendra Hutahean
Komisaris : Iwan Hadiantoro
Direksi
Presiden Direktur : Muliady Sutio
Direktur : Matius
Direktur : Ari Sutrisno
Pada saat laporan ini dikeluarkan tidak terdapat perubahan pada susunan
pemegang saham serta susunan Dewan Komisaris dan Direksi DTN.
Uraian Singkat PT Stargate Pasific Resources
Susunan pemegang saham SPR per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Disajikan dalam jutaan Rupiah
Jumlah Persentase
Pemegang Saham Nilai
Saham Kepemilikan
PT Danusa Tambang Nusantara 1.540.721 154.072 70,00%
PT Anugerah Surya Pacific Resources 660.309 66.031 30,00%
Jumlah 2.201.030 220.103 100,00%
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi SPR per 31 Desember 2023 adalah
sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris utama : Franciscus Xaverius Laksana Kesuma
Komisaris : Hendra Hutahean
Komisaris : Eddy
Direksi
Presiden Direktur : Muliady Sutio
Direktur : Ruli Tanio
Direktur : Noviandri
Direktur : Dixon
Direktur : F Shandy Herry Hermawan
Pada saat laporan ini dikeluarkan tidak terdapat perubahan pada susunan
pemegang saham serta susunan Dewan Komisaris dan Direksi SPR.
Page 33
29
II.4 Hubungan antara Pihak yang Bertransaksi
Berdasarkan analisis terhadap dokumen korporasi atas pihak yang
bertransaksi dalam Rencana Transaksi serta berdasarkan informasi yang
diperoleh dari manajemen Perseroan, terdapat hubungan afiliasi antara
pihak yang bertransaksi berupa hubungan kepemilikan yang disebabkan oleh:
• Perseroan dan PAMA merupakan perusahaan induk dari DTN dimana
Perseroan memiliki 60% saham DTN dan PAMA memiliki 40% saham DTN;
• DTN merupakan pemegang saham yang secara langsung memiliki 66,67%
saham dari PT Anugerah Surya Pacific Resources (“ASPR”);
• ASPR merupakan pemegang saham yang secara langsung memiliki 30%
saham SPR;
• DTN merupakan pemegang saham yang secara langsung memiliki 70%
saham SPR dan oleh karenanya DTN juga memiliki saham secara tidak
langsung dalam SPR melalui ASPR sebesar 20%.
II.5 Perjanjian dan Persyaratan Rencana Transaksi
PAMA dan SPR telah menandatangani perjanjian pinjaman tanggal
30 November 2023 sehubungan dengan pinjaman yang diberikan dari PAMA
kepada SPR dengan total nilai pinjaman sampai dengan USD54.801.953;
Berdasarkan perjanjian pinjaman antara PAMA dan SPR tanggal 30 November
2023, beberapa syarat dan ketentuan yang diatur dalam perjanjian pinjaman
tersebut antara lain sebagai berikut:
• Jumlah maksimum pokok pinjaman sampai dengan USD54.801.953;
• Pemberi pinjaman memiliki opsi untuk mengubah nilai tukar menjadi
Rupiah dengan menggunakan referensi nilai tukar JISDOR H-1 tanggal
pencairan;
• Suku bunga pinjaman akan dibayarkan setiap 3 bulanan dengan tingkat
suku bunga sebesar term SOFR ditambah marjin 2% per tahun;
• Periode pinjaman berarti periode sejak tanggal perjanjian dan berlaku
untuk jangka waktu 60 bulan setelahnya;
• Periode pinjaman dapat diperpanjang sesuai kesepakatan para pihak;
• Penarikan fasilitas pinjaman dapat dilaksanakan dalam beberapa kali
penarikan sepanjang tidak melebihi jumlah pokok;
• Penerima pinjaman tidak boleh meminjam kembali bagian pinjaman yang
telah dibayar kembali.
Rencana Transaksi merupakan amandemen pertama atas perjanjian pinjaman
antara PAMA dan SPR yang akan di atur dalam draft amandemen I perjanjian
pinjaman antara PAMA dan SPR.
Page 34
30
Perubahan ketentuan yang di atur dalam draft amandemen I perjanjian
pinjaman antara PAMA dan SPR adalah sebagai berikut:
• Perubahan ketentuan marjin. Marjin berarti 1,63% (satu koma enam puluh
tiga persen) per tahun.
II.6 Analisis Likuiditas
Dengan Rencana Transaksi, rasio likuiditas Perseroan akan mengalami
perubahan yang disebakan sumber dana yang digunakan adalah dana internal
Perseroan. Namun perubahan yang terjadi tidak signifikan.
Dengan penurunan jumlah kas dan setara kas maka berikut merupakan hasil
perbandingan rasio likuiditas antara sebelum dan sesudah Rencana Transaksi:
Sebelum Rencana Sesudah Rencana
Analisis Rasio Transaksi Transaksi Selisih
31-Dec-23 31-Dec-23
Rasio likuiditas
Rasio lancar 1,46 1,45 -0,61%
Rasio cepat 1,06 1,05 -0,84%
Rasio kas 0,43 0,42 -2,06%
II.7 Manfaat dan Risiko Rencana Transaksi
Manfaat Rencana Transaksi adalah:
• Bagi PAMA berpotensi mendapatkan tambahan pendapatan bunga dengan
tingkat pengembalian lebih tinggi dari rata-rata tingkat suku bunga pasar;
• Bagi SPR, akan melakukan penambahan modal di SDPR serta melakukan
belanja modal infrastruktur dan eksplorasi penambangan untuk
berlangsungnya kegiatan operasional.
Risiko Rencana Transaksi adalah:
• Bagi PAMA akan menanggung risiko gagal bayar baik pokok pinjaman dan
bunga pinjaman;
• Bagi SPR akan menanggung risiko pembangunan project dan kegiatan
operasional tidak berjalan sesuai rencana sehingga dapat mengganggu
cash flows perusahaan.
Page 35
31
II.8 Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi
II.8.1 Riwayat Singkat dan Sifat Kegiatan Usaha
PT United Tractors Tbk
Perseroan didirikan di Indonesia pada tanggal 13 Oktober 1972 dengan nama
PT Inter Astra Motor Works, berdasarkan Akta Pendirian No. 69, di hadapan
Djojo Muljadi, S.H.Terdapat perubahan nomor 101 atas Akta Pendirian yang
disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
No. Y.A.5/34/8 tanggal 6 Februari 1973 dan diumumkan dalam Lembaran
Berita Negara No. 31, Tambahan No. 281 tanggal 17 April 1973 yang
mengubah nama Perseroan menjadi PT United Tractors. Anggaran Dasar
Perseroan telah mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Perseroan sejak
19 September 1989 telah menjadi perusahaan publik dengan mencatatkan
sahamnya di Bursa Efek Indonesia.
Perubahan Anggaran Dasar terakhir dan perubahan pasal 3 Anggaran Dasar
mengenaimaksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan sebagaimana
dituangkan dalam akta No. 79 tanggal 8 April 2022 yang dibuat di hadapan
Jose Dima Satria, S.H., M.Kn, notaris di Jakarta, yang telah mendapat
mendapat pemberitahuan penerimaan pemberitahuan perubahan Anggaran
Dasar dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai
dengan suratnya tanggal 19 April 2022 No. AHU-0028206.AH.01.02. tahun
2022. dan diumumkan dalam Lembaran Berita Negara No. 31, Tambahan No.
281 tanggal 17 April 1973. Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami
perubahan dari waktu ke waktu. Perubahan Anggaran Dasar terakhir terkait
dengan perubahan maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan
sebagaimana dituangkan dalam Akta No. 79 tanggal 8 April 2022 yang dibuat
di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, yang telah
mendapat pemberitahuan penerimaan perubahan Anggaran Dasar dari
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai dengan
suratnya tanggal 19 April 2022 No. AHU- 0028206.AH.01.02. tahun 2022.
Selain itu, Perseroan telah melakukan perubahan susunan Direksi
sebagaimana dituangkan dalam Akta No. 51 tanggal 12 April 2023 yang dibuat
di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta, yang telah
mendapat pemberitahuan penerimaan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia sesuai dengan suratnya tanggal 4 Mei 2023
No.AHU-AH.01.09-0114064.
Page 36
32 Ruang lingkup kegiatan utama Perseroan dan entitas anak meliputi penjualan dan penyewaan alat berat beserta pelayanan purna jual; penambangan dan kontraktor penambangan; rekayasa, perencanaan, perakitan, dan pembuatan komponen mesin, alat, peralatan, dan alat berat; pembuatan kapal serta jasa perbaikannya; penyewaan kapal dan angkutan pelayaran, industri konstruksi; pembangkit listrik; dan energi. Perseroan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1973. Perseroan berkedudukan di Jakarta, Indonesia. Perseroan dikendalikan oleh induk perusahaannya PT Astra International Tbk, perusahaan yang didirikan di Indonesia. Pemegang saham terbesar PT Astra International Tbk adalah Jardine Cycle & Carriage Ltd., perusahaan yang didirikan di Singapura. Jardine Cycle & Carriage Ltd. adalah anak perusahaan dari Jardine Matheson Holdings Ltd., perusahaan yang didirikan di Bermuda. PT Pamapersada Nusantara PAMA didirikan berdasarkan Akta No. 74 dibuat di hadapan Rukmasanti Hardjasatya, Notaris di Jakarta, tertanggal 26 Agustus 1988. Akta tersebut disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C2-4876.HT.01.01.TH’89 tanggal 1 Juni 1989 dan diumumkan dalam Lembaran Berita Negara No. 77 tanggal 26 September 1989, Tambahan No. 2099. Anggaran Dasar PAMA telah mengalami beberapa perubahan dari waktu ke waktu. Perubahan terakhir berdasarkan pada Akta Notaris No. 29 tertanggal 10 April 2023 oleh Jose Dima Satria S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta terkait dengan perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi perusahaan. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia telah menerima dan mencatat perubahan tersebut berdasarkan Surat Keputusan No. AHU- AH.01.09-0108148 tanggal 10 April 2023. PAMA dan entitas anak bergerak di bidang kontraktor pertambangan batubara dan batu kapur, pertambangan batubara di area konsesi pertambangan milik sendiri, perdagangan batubara, perawatan jalan, pengoperasian pelabuhan, penyewaan peralatan berat, dan penjualan peralatan berat terpakai. PAMA memulai aktivitas komersialnya pada bulan September 1993. PAMA merupakan entitas anak Perseroan.
Page 37
33 PT Danusa Tambang Nusantara DTN didirikan berdasarkan Akta No. 32 dibuat di hadapan Marianne Vincentia Hamdani, S.H., Notaris di Jakarta, tertanggal 22 Mei 2015. Akta tersebut disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-2443737.AH.01.01 tanggal 16 Juni 2015. Anggaran Dasar perusahaan telah mengalami beberapa perubahan dari waktu ke waktu. Perubahan terakhir berdasarkan pada Akta Notaris No. 267 tanggal 27 Desember 2023 dari Notaris Jose Dima Satria, SH, Notaris di Jakarta, tentang perubahan pemegang saham Perseroan. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia telah menerima dan mencatat perubahan tersebut berdasarkan Surat Pengakuan No. AHU-AH.01.03- 0164064 tanggal 28 Desember 2023. DTN dan anak perusahaannya bergerak di bidang usaha pertambangan mineral. DTN merupakan entitas anak Perseroan. PT Stargate Pasific Resources SPR didirikan berdasarkan Akta Notaris Hasbullah Abdul Rasyid S.H., No. 8, Notaris di Jakarta tanggal 29 Agustus 2006 atas nama PT Senasuci Sejahtera. Anggaran Dasar perusahaan telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. W7- 03075.HT.01-TH.2007 tanggal 23 Maret 2007. Perubahan Anggaran Dasar dilakukan pada tanggal 16 Mei 2017, dimana PT Setia Suci Sejahtera berubah nama menjadi PT Stargate Pasific Resources. Perubahan nama tersebut dilakukan berdasarkan Akta Notaris No. 83 tanggal 16 Mei 2007 dari Mellyani Noor, S.H., Notaris di Jakarta dan disahkan oleh Surat Keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. W7-08361HT .01.04-TH.2007 tanggal 26 Juli 2017. Anggaran Dasar SPR terakhir diubah berdasarkan Akta Notaris Notaris No. 165 tanggal 30 November 2023 dari Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, mengenai di antaranya, perubahan susunan pemegang saham. Hal ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.09-0191193 tanggal 30 November 2023.
Page 38
34
SPR dan entitas anaknya bergerak dalam bidang industri tambang nikel dan
aktivitas terkait, termasuk eksplorasi, eksploitasi, pengolahan,
pengangkutan dan perdagangan.
Pada saat laporan ini dikeluarkan, SPR memiliki Izin Usaha Pertambangan
(“IUP”) dengan No. 668/DPM-PTSP/VIII/2017, lokasi tambang nikel di
Konawe Utara, Sulawesi Tenggara dengan area eksploitasi seluas 1.213,2 Ha
yang berlaku sejak 18 September 2014 sampai dengan 21 Desember 2029.
SPR berkewajiban untuk membayar deadrent dan royalti kepada pemerintah
dan melakukan reklamasi, penutupan tambang dan kewajiban lingkungan.
II.8.2 Analisis Industri dan Lingkungan
Kinerja Ekonomi Indonesia
Perekonomian dunia melambat dengan ketidakpastian pasar keuangan yang
mulai mereda. Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi global
tahun 2023 sebesar 3,0% dan melambat menjadi 2,8% pada tahun 2024.
Pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) dan India tahun 2023 lebih baik
dari prakiraan awal ditopang oleh konsumsi rumah tangga dan ekspansi
pemerintah. Sementara itu, ekonomi Tiongkok melemah seiring dengan
konsumsi rumah tangga dan investasi yang tumbuh terbatas. Inflasi di negara
maju, termasuk di AS, dalam kecenderungan menurun tetapi tingkatnya
masih di atas sasaran. Suku bunga kebijakan moneter, termasuk Fed Funds
Rate (FFR), diprakirakan telah mencapai puncaknya namun masih akan
bertahan tinggi dalam waktu yang lama (high for longer). Demikian pula yield
obligasi Pemerintah negara maju, termasuk US Treasury, diprakirakan dalam
kecenderungan menurun tetapi tingkatnya masih akan tinggi sejalan dengan
premi risiko jangka panjang (term-premia) terkait besarnya pembiayaan
fiskal dan utang pemerintah. Kejelasan arah kebijakan moneter di negara
maju tersebut mendorong mulai meredanya ketidakpastian pasar keuangan
global. Sehubungan dengan itu, aliran modal sejauh ini mulai kembali masuk
dan menurunkan tekanan pelemahan nilai tukar di negara emerging market,
termasuk Indonesia. Ke depan, sejumlah risiko dapat kembali meningkatkan
ketidakpastian perekonomian dunia, di antaranya masih berlanjutnya
ketegangan geopolitik, pelemahan ekonomi di sejumlah negara termasuk
Tiongkok, serta masih tingginya suku bunga kebijakan moneter dan yield
obligasi di negara maju.
Page 39
35 Perekonomian Indonesia tetap tumbuh baik didukung oleh permintaan domestik. Konsumsi rumah tangga dan investasi tetap tumbuh sejalan dengan keyakinan masyarakat dan berlanjutnya penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN). Perkembangan ini dikonfirmasi oleh sejumlah indikator utama hingga bulan Desember 2023, seperti keyakinan konsumen, penjualan eceran, dan Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur. Sementara itu, kinerja ekspor cenderung lebih baik, seiring dengan peningkatan permintaan beberapa mitra dagang utama, seperti AS dan India. Berdasarkan Lapangan Usaha (LU), kinerja perekonomian terutama didorong oleh Perdagangan Besar dan Eceran, Industri Pengolahan, serta Konstruksi. Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi tahun 2023 berada dalam kisaran 4,5-5,3%. Pada tahun 2024, kinerja konsumsi, baik swasta maupun Pemerintah, dan investasi diprakirakan terus meningkat sejalan dengan keyakinan konsumsi masyarakat yang tetap kuat, dampak positif pelaksanaan Pemilu, serta keberlanjutan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN). Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi tahun 2024 diprakirakan meningkat dalam kisaran 4,7-5,5%. Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi stimulus fiskal Pemerintah dengan stimulus makroprudensial Bank Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya dari sisi permintaan. Inflasi tetap terjaga dalam kisaran sasaran. Inflasi IHK bulan November 2023 terkendali pada 2,86% (yoy) sehingga diprakirakan inflasi IHK tahun 2023 akan berada dalam kisaran 3,0±1%. Perkembangan ini dipengaruhi oleh inflasi inti yang tetap rendah sebesar 1,87% (yoy) sejalan dengan konsistensi kebijakan suku bunga dan stabilisasi nilai tukar Rupiah oleh Bank Indonesia. Inflasi administered prices juga rendah sebesar 2,07% (yoy). Sementara itu, inflasi kelompok volatile food naik menjadi 7,59% (yoy) dipengaruhi oleh faktor musiman yang memengaruhi produksi beberapa komoditas hortikultura. Bank Indonesia akan terus mencermati sejumlah risiko yang dapat mengganggu terkendalinya inflasi, terutama yang bersumber dari harga pangan. Untuk itu, Bank Indonesia tetap memperkuat bauran kebijakan moneter dan mempererat sinergi dengan Pemerintah (Pusat dan Daerah) dalam TPIP dan TPID melalui penguatan GNPIP di berbagai daerah untuk memastikan inflasi terkendali dalam kisaran 2,5±1% pada tahun 2024.
Page 40
36
Prospek Industri Alat Berat
Industri alat berat sedang berada di dalam tekanan seiring rendahnya harga
komoditas pertambangan. Berdasarkan data Himpunan Industri Alat Berat
Indonesia (Hinabi), produksi alat berat nasional sepanjang 2023 tercatat
sebanyak 8.066 unit. Angka ini lebih rendah 8,61% year on year (YoY)
dibandingkan produksi alat berat nasional pada 2022 yakni 8.826 unit.
Pelemahan harga komoditas pertambangan seperti batubara dan nikel cukup
mempengaruhi realisasi produksi alat berat di Indonesia. Sebab, banyak
pelaku usaha tambang mengurangi pembelian alat berat baru ketika harga
komoditas kurang bersahabat bagi kelangsungan bisnisnya.
Tahun 2024 akan menjadi tantangan bagi industri alat berat Indonesia.
Di sektor pertambangan, melandainya harga komoditas batu bara dan nikel
membuat konsumen memilih bersikap wait and see menunggu perkembangan
harga komoditas ke depan.
Risiko penurunan harga komoditas yang dibarengi perlambatan ekonomi
masih menjadi ancaman bagi para produsen alat berat. Sektor pertambangan
diperkirakan masih menjadi kontributor utama penjualan alat berat nasional.
Terlepas dari turunnya harga komoditas, aktivitas produksi pada dasarnya
tetap berjalan. Alhasil, kebutuhan terhadap alat berat baru di sektor
tambang tetap ada, kendati belum tentu setinggi periode sebelumnya.
Persaingan di pasar alat berat juga diyakini akan semakin ketat seiring
kehadiran pemain-pemain baru di industri tersebut.
II.8.3 Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan
Perseroan mengantisipasi volatilitas harga batu bara dengan terus menjaga
dan meningkatkan keunggulan operasional dan efisiensi berkelanjutan.
Walaupun kondisi bisnis tidak sebaik tahun 2022 dengan indeks harga acuan
batu bara yang turun signifikan, Perseroan dapat mempertahankan
pencapaian kinerja yang positif. Perseroan membukukan pendapatan
konsolidasian pada tahun 2023 sebesar Rp128,6 triliun atau naik 4% dari
Rp123,6 triliun pada tahun 2022.
Beban pokok pendapatan pada tahun 2023 sebesar Rp92,8 triliun atau naik
4% dari Rp88,8 triliun dan menghasilkan laba bruto sebesar Rp35,8 triliun,
naik 3% dari Rp34,8 triliun pada tahun 2022. Perseroan memperoleh laba
tahun berjalan tercatat pada tahun 2023 sebesar Rp22,1 triliun, sedikit turun
sebesar 4% dari Rp23,0 triliun pada tahun 2022.
Page 41
37
Laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar
Rp20,6 triliun, sedikit turun sebesar 2% dari Rp21,0 triliun pada tahun 2022
dikarenakan adanya kenaikan biaya keuangan dan kerugian nilai tukar mata
uang asing.
Pada tahun 2023, Perseroan melalui DTN resmi memasuki industri nikel
dengan mengakuisisi 19,99% saham Nickel Industries Limited (NIC) serta 70%
saham SPR, perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi
Nikel di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara dan SMA, perusahaan pemegang
Izin Usaha Industri yang akan mengembangkan pembangunan smelter nikel
dan 66,67% saham ASPR yang merupakan perusahaan induk dengan
kepemilikan 30% saham SPR dan SMA. Aksi korporasi ini adalah implementasi
strategi diversifikasi ke bisnis non batu bara dan masuk ke pasar yang sama
sekali baru bagi Perseroan. Saat ini nikel banyak dibutuhkan sebagai
komoditas seiring dengan menjamurnya produksi kendaraan listrik skala
global. Sebab nikel merupakan salah satu komponen utama pembuatan
kendaraan listrik, khususnya pada komponen baterai.
II.8.4 Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi
• Perseroan dan PAMA merupakan perusahaan induk dari PT Danusa
Tambang Nusantara (“DTN”) dimana Perseroan memiliki 60% saham DTN
dan PAMA memiliki 40% saham DTN;
• DTN merupakan pemegang saham yang secara langsung memiliki 70%
saham SPR;
• DTN merupakan pemegang saham yang secara langsung memiliki 66,67%
saham dari PT Anugerah Surya Pacific Resources (“ASPR”);
• ASPR merupakan pemegang saham yang secara langsung memiliki 30%
saham SPR dan oleh karenanya DTN juga memiliki saham secara tidak
langsung dalam SPR melalui ASPR sebesar 20%;
• PAMA telah memberikan pinjaman kepada SPR sebesar USD54.801.953.
Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, per Desember 2023
SPR sudah melakukan penarikan sebesar USD19.000.000 untuk
pembayaran kepada pemegang saham lama SPR yaitu ASPR, dan sisa
headroom akan digunakan untuk penambahan modal kepada PT Stargate
Dua Pasific Resources (“SDPR”), untuk belanja modal infrastruktur dan
eksplorasi penambangan dengan total sebesar USD
35.801.953.Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, Rencana
Transaksi dilaksanakan untuk meningkatkan profitabilitas dari SPR dengan
cara meringankan beban bunga yang dikeluarkan oleh SPR.
Page 42
38
II.8.5 Keuntungan dan Kerugian atas Dilakukannya Rencana Transaksi
Keuntungan Rencana Transaksi adalah:
• Bagi PAMA, dapat mendapatkan tingkat pengembalian yang lebih tinggi
dibandingkan rata-rata tingkat suku bunga pasar;
• Bagi SPR, mendapatkan kepastian dana yang akan digunakan untuk
penambahan modal saham kepada PT SDPR dan belanja modal
infrastruktur dan eksplorasi penambangan untuk berlangsungnya kegiatan
operasional.
Kerugian Rencana Transaksi adalah:
• Bagi PAMA, imbal hasil yang diharapkan dari Rencana Transaksi baru akan
dinikmati dalam beberapa tahun yang akan datang, dibandingkan investasi
pada instrumen keuangan lainnya yang dapat segera diperoleh hasilnya.
II.8.6 Analisis Dampak Leverage pada Keuangan
Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, rasio solvabilitas Perseroan tidak
akan mengalami perubahan karena sumber dana yang digunakan Perseroan
dan PAMA untuk melakukan Rencana Transaksi merupakan dana internal
perusahaan.
Sebelum Rencana Sesudah Rencana
Analisis Rasio Transaksi Transaksi Selisih
31-Dec-23 31-Dec-23
Rasio solvabilitas
Debt to equity ratio 22,46% 22,46% 0,00%
Debt to total assets ratio 12,25% 12,25% 0,00%
Long term debt to equity ratio 20,92% 20,92% 0,00%
Kami juga melakukan perbandingan debt to equity ratio Perseroan dengan
debt to equity ratio industri Metals & Mining berdasarkan data Damodaran
selama 5 tahun terakhir. Hasil perbandingan adalah sebagai berikut:
Analisis Debt To Equity Ratio Industri
Debt to equity ratio
Periode
Industri UT
2019 58,64% 23,06%
2020 45,93% 19,77%
2021 29,91% 12,79%
2022 33,93% 3,35%
2023 35,00% 22,46%
Minimum 29,91% 3,35%
Maksimum 58,64% 23,06%
Median 35,00% 19,77%
Rata-rata 40,68% 16,29%
Page 43
39
Dari perbandingan di atas dapat disimpulkan bahwa dalam 5 tahun terakhir
dan per 31 Desember 2023, posisi leverage Perseroan lebih baik dibandingkan
dari rata-rata industri. Selain itu Rencana Transaksi tidak akan mengalami
perubahan yang disebabkan sumber dana yang digunakan adalah dana
internal Perseroan.
II.8.7 Analisis Dampak Likuiditas pada Keuangan Penerima Pinjaman
Berdasarkan proyeksi SPR yang diberikan oleh manajemen Perseroan, pada
akhir tahun 2028, pada akhir tahun 2028 sisa utang yang dimiliki SPR adalah
USD24.000.000, untuk melunasi sisa pinjamannya SPR dapat melakukan:
• Atas sisa dari pinjaman, SPR melakukan perpanjangan jangka waktu
dengan kondisi pihak pemberi pinjaman dan pihak penerima pinjaman
sepakat; atau
• Pelunasan pinjaman dengan menggunakan sumber pendanaan lain untuk
melunasi sisa pinjaman tersebut.
II.8.8 Analisis Dampak Keuangan jika Proyek yang Dibiayai Mengalami Kegagalan
Berdasarkan analisis rasio keuangan sesudah Rencana Transaksi menunjukkan
bahwa rasio likuiditas Perseroan tidak mengalami perubahan yang signifikan.
Sehingga apabila SPR sebagai pihak penerima pinjaman mengalami gagal
bayar untuk mengembalikan kewajibannya kepada PAMA, maka Perseroan
tetap dapat memenuhi kewajiban jangka pendeknya.
Untuk meminimalisasi risiko gagal bayar, Perseroan sebagai perusahaan
pengendali dari pihak penerima pinjaman dapat menetapkan kebijakan
perusahaan dan akan selalu mengawasi kinerja penerima pinjaman agar
menghindari risiko gagal bayar. Serta, Perseroan memiliki hak untuk
menentukan anggota Dewan Komisaris dan Direksi di pihak penerima
pinjaman.
Page 44
40
II.9 Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi
II.9.1 Penilaian Kinerja Historis
Berdasarkan data Laporan Keuangan Auditan Perseroan per
31 Desember 2019 sampai dengan per 31 Desember 2023 yang kami peroleh
dari manajemen Perseroan, kondisi keuangan Perseroan adalah sebagai
berikut:
Laporan Posisi Keuangan
Disajikan dalam
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
jutaan Rupiah
Audit Audit Audit Audit Audit
Keterangan
31-Dec-19 31-Dec-20 31-Dec-21 31-Dec-22 31-Dec-23
Aset
Aset lancar
Jumlah aset lancar 50.826.955 44.195.782 60.604.068 78.930.048 62.667.105
Aset tidak lancar
Jumlah aset tidak lancar 60.886.420 55.605.181 51.957.288 61.548.172 91.361.143
Jumlah aset 111.713.375 99.800.963 112.561.356 140.478.220 154.028.248
Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Jumlah liabilitas jangka pendek 32.585.529 20.943.824 30.489.218 42.037.402 43.038.299
Liabilitas jangka panjang
Jumlah liabilitas jangka panjang 18.017.772 15.709.999 10.249.381 8.926.993 26.954.386
Jumlah liabilitas 50.603.301 36.653.823 40.738.599 50.964.395 69.992.685
Ekuitas
Jumlah ekuitas 61.110.074 63.147.140 71.822.757 89.513.825 84.035.563
Jumlah liabilitas & ekuitas 111.713.375 99.800.963 112.561.356 140.478.220 154.028.248
Jumlah aset sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 mengalami
peningkatan rata-rata tahunan Compound Annual Growth Rate (“CAGR”)
sebesar 8,36%.
Jumlah liabilitas sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 mengalami
penurunan rata-rata tahunan CAGR sebesar 8,45%.
Jumlah ekuitas sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 mengalami
peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 8,29%.
Page 45
41
Laporan Laba Rugi
Disajikan dalam
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah
jutaan Rupiah
Audit Audit Audit Audit Audit
Keterangan
31-Dec-19 31-Dec-20 31-Dec-21 31-Dec-22 31-Dec-23
Pendapatan bersih 84.430.478 60.346.784 79.460.503 123.607.460 128.583.264
Beban pokok pendapatan (63.199.825) (47.357.491) (59.795.542) (88.848.772) (92.797.027)
Laba bruto 21.230.653 12.989.293 19.664.961 34.758.688 35.786.237
Beban penjualan (1.039.971) (1.342.063) (1.125.733) (1.064.580) (1.321.419)
Beban umum & administrasi (3.585.671) (3.353.253) (3.663.613) (4.561.392) (4.741.675)
Penghasilan lain-lain 501.446 560.219 0 0 0
Beban lain-lain (312.886) (1.384.254) (980.291) (560.803) (885.424)
Penghasilan keuangan 616.712 758.513 871.973 998.148 1.126.994
Biaya keuangan (2.333.765) (1.539.907) (754.155) (759.935) (1.879.411)
Bagian atas laba bersih entitas
asosiasi & ventura bersama 400.367 322.638 449.108 635.915 635.038
Laba sebelum pajak penghasilan 15.476.885 7.011.186 14.462.250 29.446.041 28.720.340
Beban pajak penghasilan (4.342.244) (1.378.761) (3.853.983) (6.452.368) (6.590.244)
Laba tahun berjalan 11.134.641 5.632.425 10.608.267 22.993.673 22.130.096
Jumlah pendapatan sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 mengalami
peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 11,09%.
Jumlah laba bruto sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 mengalami
peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 13,94%.
Jumlah laba tahun berjalan sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023
mengalami peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 18,73%.
Laporan Arus Kas
Disajikan
Dinyatakan dalamdalam jutaan Rupiah
jutaan Rupiah
Audit Audit Audit Audit Audit
Keterangan
31-Dec-19 31-Dec-20 31-Dec-21 31-Dec-22 31-Dec-23
Arus kas dari aktivitas operasi
Kas bersih diperoleh dari
aktivitas operasi 9.435.985 18.557.088 23.284.854 32.891.585 26.346.848
Arus kas dari aktivitas investasi
Kas bersih yang digunakan untuk
aktivitas investasi (9.757.541) (2.594.328) (3.158.997) (10.401.292) (33.439.773)
Arus kas dari aktivitas pendanaan
Kas bersih yang digunakan untuk
aktivitas pendanaan (830.690) (7.834.254) (7.419.838) (18.653.279) (12.230.036)
Kenaikan / (penurunan) bersih
kas & setara kas (1.152.246) 8.128.506 12.706.019 3.837.014 (19.322.961)
Kas dan setara kas pada awal tahun 13.438.175 12.090.661 20.498.574 33.321.741 38.281.513
Dampak perubahan selisih kurs
terhadap kas dan setara kas (195.268) 279.407 117.148 1.122.758 (361.943)
Kas dan setara kas pada akhir tahun 12.090.661 20.498.574 33.321.741 38.281.513 18.596.609
Sejak tahun 2019 sampai dengan 2023, aktivitas operasi Perseroan secara
keseluruhan mampu memenuhi kebutuhan aktivitas investasi dan pendanaan.
Page 46
42
Analisis Rasio
Audit Audit Audit Audit Audit
Analisis Rasio
31-Dec-19 31-Dec-20 31-Dec-21 31-Dec-22 31-Dec-23
Rasio likuiditas
Rasio lancar 1,56 2,11 1,99 1,88 1,46
Rasio cepat 1,22 1,73 1,68 1,51 1,06
Rasio kas 0,37 0,98 1,09 0,91 0,43
Rasio solvabilitas
Debt to equity ratio 23,06% 19,77% 12,79% 3,35% 22,46%
Debt to total assets ratio 12,61% 12,51% 8,16% 2,14% 12,25%
Long term debt to equity ratio 17,37% 13,36% 4,15% 1,13% 20,92%
Rasio profitabilitas
Gross profit margin 25,15% 21,52% 24,75% 28,12% 27,83%
Net profit margin 13,19% 9,33% 13,35% 18,60% 17,21%
ROA 10% 6% 9% 16% 14%
ROE 18% 9% 15% 26% 26%
Rasio Likuiditas
Rasio lancar menunjukkan kemampuan perusahaan untuk membayar
kewajiban jangka pendek dengan aset lancar yang dimilikinya. Pada tahun
2019, rasio lancar adalah 1,56 dan meningkat signifikan pada tahun 2020
menjadi 2,11. Namun, rasio ini menurun secara bertahap hingga mencapai
1,46 pada tahun 2023. Meskipun terjadi penurunan, rasio ini masih
menunjukkan bahwa perusahaan memiliki cukup aset lancar untuk menutupi
kewajiban jangka pendeknya.
Rasio cepat, yang mengukur likuiditas perusahaan tanpa memperhitungkan
persediaan, menunjukkan tren yang mirip dengan rasio lancar. Rasio cepat
meningkat dari 1,22 pada tahun 2019 menjadi 1,73 pada tahun 2020, tetapi
kemudian menurun hingga 1,06 pada tahun 2023. Penurunan ini menunjukkan
penurunan likuiditas yang lebih cepat dibandingkan rasio lancar.
Rasio kas menunjukkan jumlah kas dan setara kas dibandingkan dengan
kewajiban lancar. Rasio ini menunjukkan fluktuasi yang signifikan,
meningkat dari 0,37 pada tahun 2019 menjadi 0,98 pada tahun 2020 dan
mencapai puncaknya pada 1,09 pada tahun 2021 sebelum menurun drastis ke
0,43 pada tahun 2023. Penurunan ini mengindikasikan penurunan
ketersediaan kas untuk memenuhi kewajiban jangka pendek.
Rasio Solvabilitas
Rasio solvabilitas mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi
kewajiban jangka panjangnya. Debt to equity ratio menunjukkan penurunan
signifikan dari 23,06% pada tahun 2019 menjadi 3,35% pada tahun 2022,
sebelum meningkat kembali menjadi 22,46% pada tahun 2023. Debt to total
assets ratio juga menunjukkan tren penurunan dari 12,61% pada tahun 2019
menjadi 2,14% pada tahun 2022, dengan peningkatan kembali ke 12,25% pada
tahun 2023.
Page 47
43
Long term debt to equity ratio mencerminkan pengurangan drastis dari
17,37% pada tahun 2019 menjadi 1,13% pada tahun 2022 sebelum naik ke
20,92% pada tahun 2023.
Mulai dari tahun 2020, Perseroan secara bertahap mengurangi jumlah utang
yang dimilikinya, terutama pada tahun 2021. Keputusan ini diambil karena
Perseroan memiliki posisi kas yang mencukupi. Pada tahun 2023 menambah
utang bank jangka panjang karena merupakan salah satu cara pendanaan
untuk melakukan kegiatan investasi terutama kegiatan akusisi dan kebutuhan
modal kerja.
Rasio Profitabilitas
Gross profit margin mengalami sedikit penurunan dari 25,15% pada tahun
2019 menjadi 21,52% pada tahun 2020, kemudian meningkat hingga
mencapai 28,12% pada tahun 2022 sebelum sedikit menurun ke 27,83% pada
tahun 2023. Net profit margin menunjukkan tren yang serupa, menurun dari
13,19% pada tahun 2019 menjadi 9,33% pada tahun 2020 dan kemudian
meningkat ke 18,60% pada tahun 2022 sebelum sedikit turun ke 17,21% pada
tahun 2023. Return on Assets (ROA) menurun dari 9,97% pada tahun 2019
menjadi 5,64% pada tahun 2020, namun kemudian meningkat signifikan
hingga mencapai 16,37% pada tahun 2022 sebelum sedikit menurun ke 14,37%
pada tahun 2023. Return on Equity (ROE) menurun dari 18,22% pada tahun
2019 menjadi 8,92% pada tahun 2020, namun meningkat drastis hingga
mencapai 25,69% pada tahun 2022 dan 26,33% pada tahun 2023.
II.9.2 Analisis Keuangan Sebelum dan Sesudah Rencana Transaksi
Berdasarkan proforma keuangan yang telah disusun oleh manajemen
Perseroan, dengan asumsi:
• Jumlah total fasilitas pinjaman di dalam Perjanjian Pinjaman adalah
USD 54.801.953. Per Desember 2023 sudah melakukan penarikan sebesar
USD19.000.000 untuk pembayaran loan kepada ASPR dan sisanya
USD35.801.953 untuk belanja modal infrastruktur dan eksplorasi
penambangan;
• Asumsi nilai tukar yang digunakan kurs tengah Bank Indonesia per
29 Desember 2023 dimana USD1 setara dengan Rp15.416;
• Dana yang digunakan dalam Rencana Transaksi adalah dana internal
perusahaan.
Page 48
44
Maka dampak dari Rencana Transaksi terhadap proforma Perseroan per
31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Proforma Posisi Keuangan
Disajikan dalam jutaan Rupiah
Sebelum Rencana Sesudah Rencana
Keterangan Transaksi Penyesuaian Transaksi
31-Dec-23 31-Dec-23
Aset
Aset lancar
Kas & setara kas 18.596.609 (382.347) 18.214.262
Jumlah aset lancar 62.667.105 (382.347) 62.284.758
Aset tidak lancar
Kas & deposito berjangka yang
561.219 561.219
dibatasi penggunaannya
Aset tetap 36.001.559 382.347 36.383.906
Jumlah aset tidak lancar 91.361.143 382.347 91.743.490
Jumlah aset 154.028.248 0 154.028.248
Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Jumlah liabilitas jangka
43.038.299 0 43.038.299
pendek
Liabilitas jangka panjang
Jumlah liabilitas jangka
26.954.386 0 26.954.386
panjang
Jumlah liabilitas 69.992.685 0 69.992.685
Ekuitas
Jumlah ekuitas 84.035.563 0 84.035.563
Jumlah liabilitas & ekuitas 154.028.248 0 154.028.248
Proforma posisi keuangan Perseroan menunjukkan bahwa Rencana Transaksi
mempengaruhi:
• Jumlah kas & setara kas berkurang sebesar Rp382.347 Juta yang
disebabkan pemberian pinjaman kepada SPR;
• Jumlah aset tetap bertambah sebesar Rp382.347 Juta yang disebabkan
belanja modal infrastruktur dan eksplorasi penambangan;
Page 49
45
Proforma Laba Rugi
Disajikan dalam jutaan Rupiah
Sebelum Rencana Sesudah Rencana
Keterangan Transaksi Penyesuaian Transaksi
31-Dec-23 31-Dec-23
Pendapatan 128.583.264 128.583.264
Beban pokok pendapatan (92.797.027) (92.797.027)
Laba kotor 35.786.237 0 35.786.237
Beban penjualan (1.321.419) (1.321.419)
Beban umum & administrasi (4.741.675) (4.741.675)
Penghasilan lain-lain 0
Beban lain-lain (885.424) (885.424)
Penghasilan keuangan 1.126.994 1.126.994
Biaya keuangan (1.879.411) (1.879.411)
Bagian atas laba bersih entitas asosiasi &
635.038 635.038
ventura bersama
Laba sebelum pajak penghasilan 28.720.340 0 28.720.340
Beban pajak penghasilan (6.590.244) (6.590.244)
Laba tahun berjalan 22.130.096 0 22.130.096
Proforma laba rugi Perseroan menunjukkan bahwa Rencana Transaksi tidak
mempengaruhi laba rugi Perseroan.
Page 50
46
II.9.3 Analisis Rasio Keuangan Sebelum dan Sesudah Rencana Transaksi
Berdasarkan proforma keuangan per 31 Desember 2023 yang diberikan oleh
manajemen Perseroan, kami melakukan perbandingan analisis rasio
keuangan antara sebelum dan sesudah Rencana Transaksi dilakukan. Hasil
analisis adalah sebagai berikut:
Dari tabel di atas, diperoleh informasi bahwa Rencana Transaksi dapat
mempengaruhi performa keuangan Perseroan per 31 Desember 2023
khususnya pada rasio likuiditas Perseroan yang disebabkan oleh sumber dana
yang digunakan PAMA untuk memberikan pinjaman merupakan dana internal
perusahaan namun perubahannya tidak signifikan. Sedangkan untuk rasio
solvabilitas dan rasio profitabilitas tidak mengalami perubahan.
Page 51
47
II.9.4 Penilaian atas Proyeksi Keuangan
Dalam menyusun proyeksi keuangan, asumsi utama yang digunakan oleh
manajemen Perseroan adalah sebagai berikut:
• Asumsi penarikan fasilitas pinjaman akan dilakukan pada tahun 2024
sebesar USD 6.000.000 dan tahun 2028 sebesar USD 29.801.953;
• Asumsi nilai tukar yang digunakan adalah USD1 setara dengan Rp16.000;
• Dalam proyeksi keuangan sebelum Rencanan Transaksi, suku bunga
pinjaman adalah term SOFR ditambah marjin 2% per tahun;
• Dalam proyeksi keuangan sesudah Rencanan Transaksi, suku bunga
pinjaman adalah term SOFR ditambah marjin 1,63% per tahun
• Term SOFR yang digunakan adalah per 29 Desember 2023 sebesar 5,33%.
Atas proyeksi keuangan Perseroan yang kami terima, kami melakukan
penyesuaian proyeksi keuangan dengan melihat kepada tingkat kewajaran
atas profitabilitas Perseroan selama periode proyeksi berdasarkan data
historis dan asumsi-asumsi yang disampaikan oleh manajemen.
Perbandingan antara proyeksi keuangan sebelum dan sesudah Rencana
Transaksi adalah sebagai berikut:
Page 52
48
Analisis Proyeksi Laba Rugi
Disajikan dalam jutaan Rupiah
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
31-Dec-23 31-Dec-24 31-Dec-25 31-Dec-26 31-Dec-27
Pendapatan
Sebelum Rencana Transaksi 123.271.796 122.936.826 125.970.335 130.997.661 135.508.498
Sesudah Rencana Transaksi 123.271.796 122.936.826 125.970.335 130.997.661 135.508.498
Selisih (sesudah - sebelum) 0 0 0 0 0
% selisih 0,0000% 0,0000% 0,0000% 0,0000% 0,0000%
Laba Kotor
Sebelum Rencana Transaksi 29.415.408 27.601.295 29.634.996 31.177.795 32.392.367
Sesudah Rencana Transaksi 29.415.408 27.601.295 29.634.996 31.177.795 32.392.367
Selisih (sesudah - sebelum) 0 0 0 0 0
% selisih 0,0000% 0,0000% 0,0000% 0,0000% 0,0000%
EBIT
Sebelum Rencana Transaksi 22.909.838 20.955.873 22.640.054 23.898.860 24.910.789
Sesudah Rencana Transaksi 22.909.838 20.955.873 22.640.054 23.898.860 24.910.789
Selisih (sesudah - sebelum) 0 0 0 0 0
% selisih 0,0000% 0,0000% 0,0000% 0,0000% 0,0000%
Laba Sebelum Pajak Penghasilan
Sebelum Rencana Transaksi 21.595.107 19.995.718 21.757.244 23.013.125 24.140.744
Sesudah Rencana Transaksi 21.594.985 19.995.580 21.757.124 23.013.049 24.140.678
Selisih (sesudah - sebelum) (122) (138) (119) (76) (66)
% selisih -0,0006% -0,0007% -0,0005% -0,0003% -0,0003%
Laba Tahun Berjalan
Sebelum Rencana Transaksi 16.941.321 15.713.117 17.074.334 18.020.942 18.917.421
Sesudah Rencana Transaksi 16.941.199 15.712.979 17.074.214 18.020.866 18.917.355
Selisih (sesudah - sebelum) (122) (138) (119) (76) (66)
% selisih -0,0007% -0,0009% -0,0007% -0,0004% -0,0003%
Dari perbandingan proyeksi laba rugi sebelum dan sesudah Rencana Transaksi
menunjukkan bahwa ada penurunan namun perubahannya tidak signifikan.
Penurunan terjadi akibat porsi kepentingan non pengendali menjadi lebih
besar akibat peningkatan profitabilitas pada SPR imbas turunnya suku bunga
dari term SOFR+2% marjin menjadi SOFR+1,63% marjin.
Page 53
49
Analisis Proyeksi Posisi Keuangan
Disajikan dalam jutaan Rupiah
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Keterangan
31-Dec-24 31-Dec-25 31-Dec-26 31-Dec-27 31-Dec-28
Aset Lancar
Sebelum Rencana Transaksi 61.495.393 63.066.660 69.096.941 70.828.133 72.671.430
Sesudah Rencana Transaksi 61.495.393 63.066.660 69.096.941 70.828.133 72.671.430
Selisih (sesudah - sebelum) 0 0 0 0 0
% selisih 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Aset Tidak Lancar
Sebelum Rencana Transaksi 104.579.948 109.627.760 107.688.736 112.045.717 111.911.428
Sesudah Rencana Transaksi 104.579.948 109.627.760 107.688.736 112.045.717 111.911.428
Selisih (sesudah - sebelum) 0 0 0 0 0
% selisih 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Liabilitas Jangka Pendek
Sebelum Rencana Transaksi 39.410.662 46.383.464 46.829.182 47.689.425 46.849.938
Sesudah Rencana Transaksi 39.410.662 46.383.464 46.829.182 47.689.425 46.849.938
Selisih (sesudah - sebelum) 0 0 0 0 0
% selisih 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Liabilitas Jangka Panjang
Sebelum Rencana Transaksi 31.214.306 24.822.755 18.186.963 19.916.920 18.847.136
Sesudah Rencana Transaksi 31.214.306 24.822.755 18.186.963 19.916.920 18.847.136
Selisih (sesudah - sebelum) 0 0 0 0 0
% selisih 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Ekuitas
Sebelum Rencana Transaksi 95.450.373 101.488.201 111.769.532 115.267.505 118.885.783
Sesudah Rencana Transaksi 95.450.373 101.488.201 111.769.532 115.267.505 118.885.783
Selisih (sesudah - sebelum) 0 0 0 0 0
% selisih 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Dari perbandingan proyeksi posisi keuangan sebelum dan sesudah Rencana
Transaksi menunjukkan bahwa tidak terjadi perubahan antara sebelum dan
sesudah Rencana Transaksi.
Page 54
50
II.9.5 Analisis Kemampuan Penerima Pinjaman untuk Melunasi Pinjaman
Berdasarkan data Laporan Keuangan Auditan SPR per 31 Desember 2019
sampai dengan per 31 Desember 2023 yang kami peroleh dari manajemen
Perseroan, kondisi keuangan SPR adalah sebagai berikut:
Laporan Posisi Keuangan
Disajikan dalam jutaan Rupiah
Audit Audit Audit Audit Audit
Keterangan
31-Dec-19 31-Dec-20 31-Dec-21 31-Dec-22 31-Dec-23
Aset
Aset lancar
Jumlah aset lancar 97.828 82.002 118.107 188.635 139.518
Aset tidak lancar
Jumlah aset tidak lancar 50.880 79.514 111.800 166.933 254.101
Jumlah aset 148.708 161.516 229.907 355.568 393.620
Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Jumlah liabilitas jangka pendek 410.681 410.761 54.130 351.006 569.511
Liabilitas jangka panjang
Jumlah liabilitas jangka panjang 82.374 106.921 319.100 14.681 25.596
Jumlah liabilitas 493.054 517.682 373.230 365.688 595.107
Ekuitas / (defisiensi ekuitas)
Jumlah ekuitas / (defisiensi ekuitas) (344.346) (356.166) (143.323) (10.120) (201.487)
Jumlah liabilitas & ekuitas / (defisiensi
148.708 161.516 229.907 355.568 393.620
ekuitas)
Jumlah aset mengalami peningkatan rata-rata tahun CAGR sebesar 27,55%
sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023.
Jumlah liabilitas mengalami peningkatan rata-rata tahun CAGR sebesar 4,82%
sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023.
Sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 SPR masih mengalami defisiensi
ekuitas.
Page 55
51
Laporan Laba Rugi
Disajikan dalam jutaan Rupiah
Audit Audit Audit Audit Audit
Keterangan
31-Dec-19 31-Dec-20 31-Dec-21 31-Dec-22 31-Dec-23
Penjualan 128.694 73.555 157.194 473.372 334.555
Beban pokok penjualan (68.479) (35.996) (38.898) (135.699) (148.851)
Laba kotor 60.215 37.559 118.295 337.673 185.704
Beban penjualan (39.961) (10.565) (19.672) (73.014) (59.338)
Beban umum & administrasi (22.925) (22.084) (52.691) (90.457) (165.844)
Untung/(rugi) penjualan aset 0 0 0 0 0
Untung/(rugi) selisih kurs 16.285 (5.719) (10.542) (7.801) (928)
Penghasilan keuangan 589 695 648 654 987
Beban keuangan (9.650) (10.820) (8.573) (47) (3.357)
Keuntungan / (kerugian) lainnya (980) 366 (310) (7) (153.082)
Laba / (rugi) sebelum pajak penghasilan 3.574 (10.569) 27.155 167.000 (195.858)
Beban pajak penghasilan (3.930) (5.473) (12.320) (37.291) 4.507
Laba / (rugi) tahun berjalan (356) (16.041) 14.835 129.709 (191.350)
Jumlah pendapatan mengalami pertumbuhan rata-rata tahun CAGR sebesar
26,98% sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023.
Jumlah laba kotor mengalami pertumbuhan rata-rata tahun CAGR sebesar
32,52% sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023.
SPR mengalami kerugian di tahun 2019 sampai dengan 2020 dan pada tahun
2021 dan 2022 berhasil mencatatkan laba tahun berjalan. Namun per
31 Desember 2023 SPR kembali mencatatkan kerugian.
Laporan Arus Kas
Disajikan dalam jutaan Rupiah
Audit Audit Audit Audit Audit
31-Dec-19 31-Dec-20 31-Dec-21 31-Dec-22 31-Dec-23
Arus kas dari aktivitas operasi
Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas
23,074 290 44,993 156,504 (218,024)
operasi
Arus kas dari aktivitas investasi
Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas
(9,299) (18,669) (20,610) (59,183) (52,962)
investasi
Arus kas dari aktivitas pendanaan
Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas
(14,798) 0 (1,192) (0) 167,817
pendanaan
Kenaikan bersih kas & setara kas (1,023) (18,379) 23,191 97,321 (103,169)
Kas & setara kas - awal 22,987 22,607 4,229 27,420 124,740
Kas & setara kas - akhir 21,964 4,229 27,420 124,740 21,571
Sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023, secara keseluruhan aktivitas
operasi SPR mampu memenuhi kebutuhan aktivitas investasi dan pendanaan.
Page 56
52
Analisis Rasio
Audit Audit Audit Audit Audit
Analisis Rasio
31-Dec-19 31-Dec-20 31-Dec-21 31-Dec-22 31-Dec-23
Rasio likuiditas
Rasio lancar 0,24 0,20 2,18 0,54 0,24
Rasio cepat 0,11 0,07 1,04 0,50 0,15
Rasio kas 0,05 0,01 0,51 0,36 0,04
Rasio solvabilitas
Debt to equity ratio -126,44% -130,29% -211,62% -2769,19% -221,88%
Debt to total assets ratio 292,78% 287,31% 131,92% 78,81% 113,58%
Long term debt to equity ratio -18,70% -24,60% -211,62% 0,00% 0,00%
Rasio profitabilitas
Gross profit margin 46,79% 51,06% 75,25% 71,33% 55,51%
Net profit margin -0,28% -25,07% 9,06% 27,40% -57,20%
ROA -0,24% -11,41% 6,19% 36,48% -48,61%
ROE 0,10% 5,18% -9,93% -1281,73% 94,97%
Rasio Likuiditas
Sejak 31 Desember 2019 sampai dengan 31 Desember 2023, rasio lancar
berada di kisaran 0,20x sampai dengan 2,18x. Rasio cepat berada di kisaran
0,07x sampai dengan 1,04x. Rasio kas berada di kisaran 0,01x sampai dengan
0,51x.
Sejak tahun 2019 sampai tahun 2023, secara keseluruhan aset lancar SPR
tidak mampu memenuhi kewajiban jangka pendeknya karena rasio likuiditas
secara keseluruhan berada di bawah 1.
Rasio Solvabilitas
Sejak tahun 2019 sampai tahun 2023 porsi utang berbunga SPR mengalami
penurunan.
Rasio Profitabilitas
Gross proft margin mengalami kenaikan dari 46,79% pada tahun 2019
menjadi 55,51% pada tahun 2023. SPR mengalami kerugian di tahun 2018
sampai dengan 2020 dan pada tahun 2021 dan 2022 berhasil mencatatkan
laba tahun berjalan. Namun per 31 Desember 2023 SPR kembali mencatatkan
kerugian.
Page 57
53
Proyeksi Laba Rugi
Disajikan dalam jutaan Rupiah
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Keterangan
31-Dec-24 31-Dec-25 31-Dec-26 31-Dec-27 31-Dec-28
Pendapatan 622,342 964,086 920,516 849,803 850,643
Beban pokok pendapatan (463,965) (672,410) (630,468) (620,102) (620,102)
Laba kotor 158,377 291,676 290,048 229,701 230,541
Beban operasi (61,008) (75,606) (83,278) (84,983) (90667)
Laba Operasi 97,369 216,070 206,770 144,718 139874
Penghasilan/(beban) lain-lain (37,490) (29,521) (20,511) (10,801) (8679)
Laba sebelum pajak penghasilan 59,879 186,549 186,259 133,917 131195
Beban pajak penghasilan (10,244) (41,041) (40,977) (29,462) (28863)
Laba tahun berjalan 49,635 145,508 145,282 104,455 102,332
Jumlah pendapatan mengalami pertumbuhan rata-rata tahun CAGR sebesar
8,13% sejak tahun 2024 sampai dengan tahun 2028. Jumlah laba operasi
mengalami pertumbuhan rata-rata tahun CAGR sebesar 9,48% sejak tahun
2024 sampai dengan tahun 2028. Jumlah laba tahun berjalan mengalami
pertumbuhan rata-rata tahun CAGR sebesar 19,83% sejak tahun 2024 sampai
dengan tahun 2028.
Proyeksi Posisi Keuangan
Disajikan dalam jutaan Rupiah
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Keterangan
31-Dec-24 31-Dec-25 31-Dec-26 31-Dec-27 31-Dec-28
Aset
Aset lancar
Jumlah aset lancar 294,380 447,155 383,658 405,213 424,444
Aset tidak lancar
Jumlah aset tidak lancar 297,911 315,838 321,289 310,453 300,711
Jumlah aset 592,291 762,993 704,947 715,666 725,155
Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Jumlah liabilitas jangka pendek 155,730 155,782 153,964 154,237 163,750
Liabilitas jangka panjang
Jumlah liabilitas jangka panjang 428,558 453,700 252,189 158,181 104,548
Jumlah liabilitas 584,288 609,481 406,154 312,417 268,298
Ekuitas
Jumlah ekuitas 8,003 153,512 298,794 403,249 456,857
Jumlah liabilitas & ekuitas 592,291 762,993 704,948 715,666 725,155
Pada akhir tahun 2028, sisa utang yang dimiliki SPR adalah USD 24.000.000.
untuk melunasi sisa pinjamannya SPR dapat melakukan:
• Atas sisa dari pinjaman, SPR melakukan perpanjangan jangka waktu
dengan kondisi pihak pemberi pinjaman dan pihak penerima pinjaman
sepakat; atau
• Pelunasan pinjaman dengan menggunakan sumber pendanaan lain untuk
melunasi sisa pinjaman tersebut.
Page 58
54
II.9.6 Analisis Cash Management dan Financial Covenant dari Rencana Transaksi
Dalam perjanjian pinjaman antara PAMA dan SPR tidak diatur mengenai
financial covenant berupa penyampaian laporan keuangan kepada pemberi
pinjaman. Namun dengan pertimbangan bahwa pemberi pinjaman
merupakan induk perusahaan maka pemberi pinjaman mendapatkan askes
untuk laporan keuangan perusahaan. Serta untuk meminimalisasi risiko gagal
bayar, Perseroan sebagai perusahaan pengendali dari pihak penerima
pinjaman dapat menetapkan kebijakan perusahaan dan akan selalu
mengawasi kinerja penerima pinjaman agar menghindari risiko gagal bayar.
Selain itu Perseroan juga memiliki hak untuk menentukan anggota Dewan
Komisaris dan Direksi di pihak penerima pinjaman.
II.9.7 Analisis Yield Pinjaman Rencana Transaksi
Berdasarkan Perjanjian pinjaman antara PAMA dengan SPR, suku bunga
pinjaman yang disepakati adalah sebesar term SOFR ditambah marjin 1,63%
per tahun dan pembayaran bunga akan dibayarkan setiap 3 bulanan.
Per 29 Desember 2023, tingkat suku bunga untuk term SOFR 3 bulanan adalah
sebesar 5,33% per tahun. Sehingga dalam laporan ini, suku bunga pinjaman
yang disepakati dalam Rencana Transaksi adalah 6,96% per tahun.
Kami melakukan analisis dengan membandingkan tingkat suku bunga
pinjaman dalam Rencana Transaksi dengan rata-rata tingkat suku bunga
pasar. Untuk menentukan tingkat suku bunga pasar, kami menggunakan suku
bunga pinjaman yang diberikan dari Medium Term Notes (“MTN”) untuk
jangka waktu 3 sampai dengan 5 tahun yang dikeluarkan dalam mata uang
USD dengan periode pembayaran suku bunga pinjaman setiap 3 dan
6 bulanan. Berdasarkan analisis yang kami lakukan atas data MTN dalam mata
uang USD yang dikeluarkan pada tahun 2020 sampai dengan 2023, tingkat
suku bunga yang ditawarkan berada dikisaran 4,00% sampai dengan 7,00% per
tahun dengan rata-rata 5,80% per tahun.
Dari analisis perbandingan antara tingkat suku bunga pinjaman dalam
Rencana Transaksi dengan tingkat suku bunga pasar disimpulkan bahwa
tingkat suku bunga pinjaman dalam Rencana Transaksi lebih tinggi
dibandingkan rata-rata tingkat suku bunga pasar.
Page 59
55
II.9.8 Analisis Inkremental
Kontribusi Nilai Tambah
Dalam analisis ini kami melakukan membandingkan pendapatan bunga yang
akan diperoleh dari suku bunga pinjaman Rencana Transaksi dengan
pendapatan bunga yang akan diperoleh apabila Perseroan menempatkan
dana yang tersedia di MTN dengan rata-rata tingkat suku bunga pasar.
Dalam analisis ini diasumsikan bahwa jumlah maksimum pokok pinjaman
sebesar USD54.801.953 akan dilakukan dalam satu kali penarikan.
Dengan asumsi rencana penarikan pinjaman di atas, serta dengan
mengasumsikan bahwa rata-rata suku bunga MTN sebesar 5,80% per tahun
sebagai rata-rata tingkat suku bunga pasar, maka berikut merupakan analisis
perbandingan pendapatan bunga selama periode pinjaman yang diperoleh
dengan suku bunga pinjaman Rencana Transaksi dan rata-rata tingkat suku
bunga pasar:
Disajikan dalam USD
Pendapatan Bunga
Suku Bunga Rata-rata Suku Bunga
Rencana Transaksi Pasar
Jumlah pinjaman 54.801.953 54.801.953
Suku bunga 6,96% 5,80%
Periode pinjaman 5 5
Total pendapatan bunga selama
10.560.398 8.723.431
periode pinjaman
Selisih (1.836.968)
Selisih % -17,39%
Dari analisis kontribusi nilai tambah diperoleh informasi bahwa total
pendapatan bunga selama periode pinjaman yang diperoleh dengan rata-rata
tingkat suku bunga pasar lebih rendah 17,39% dibandingkan total pendapatan
bunga dengan tingkat suku bunga pinjaman Rencana Transaksi.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa Rencana Transaksi lebih menguntungkan
dibandingkan apabila Perseroan menempatkan dana yang tersedia di MTN
dengan rata-rata tingkat suku bunga pasar.
Page 60
56
Biaya Atau Pendapatan yang Relevan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
31-Dec-23 31-Dec-24 31-Dec-25 31-Dec-26 31-Dec-27
Laba Tahun Berjalan
Sebelum Rencana Transaksi 16.941.321 15.713.117 17.074.334 18.020.942 18.917.421
Sesudah Rencana Transaksi 16.941.199 15.712.979 17.074.214 18.020.866 18.917.355
Lembar saham 3.730.135.136
Laba Per Saham (Rupiah)
Sebelum Rencana Transaksi 4.542 4.212 4.577 4.831 5.072
Sesudah Rencana Transaksi 4.542 4.212 4.577 4.831 5.071
Selisih (sesudah - sebelum) (0,033) (0,037) (0,032) (0,020) (0,018)
% selisih -0,00072% -0,00088% -0,00070% -0,00042% -0,00035%
Berdasarkan proyeksi keuangan sesudah Rencana Transaksi yang diterima
dari manajemen Perseroan menunjukkan bahwa laba per saham sesudah
Rencana Transaksi akan mengalami perubahan tetapi tidak signifikan.
Informasi Non Keuangan Yang Relevan
Berdasarkan data yang diterima dari manajemen Perseroan, kami tidak
menemukan adanya informasi non keuangan material lainnya yang relevan
atas Rencana Transaksi selain dari informasi yang sudah kami sampaikan
dalam laporan ini.
II.9.9 Analisis Sensitivitas
Analisis sensitivitas dilakukan dengan melihat pengaruh perubahan rata-rata
tingkat suku bunga pasar terhadap selisih antara total pendapatan bunga
selama periode pinjaman dengan tingkat suku bunga pinjaman Rencana
Transaksi dengan total pendapatan bunga selama periode pinjaman dengan
rata-rata tingkat suku bunga pasar. Dalam analisis ini kami mengasumsikan
bahwa rata-rata tingkat suku bunga pasar akan mengalami kenaikan dan
penurunan sebesar 5% dan 10%. Hasil analisis adalah sebagai berikut:
Pendapatan Bunga
Suku Bunga Rata-rata Suku Rata-rata Suku Rata-rata Suku Rata-rata Suku
Rata-rata Suku
Rencana Bunga Pasar Bunga Pasar Bunga Pasar Bunga Pasar
Bunga Pasar
Transaksi Naik 5% Naik 10% Turun 5% Turun 10%
Jumlah pinjaman 54.801.953 54.801.953 54.801.953 54.801.953 54.801.953 54.801.953
Suku bunga 6,96% 5,80% 6,09% 6,38% 5,51% 5,22%
Periode pinjaman 5 5 5 5 5 5
Total pendapatan bunga
10.560.398 8.723.431 9.179.335 9.637.094 8.269.386 7.817.204
selama periode pinjaman
Selisih (1.836.968) (1.381.064) (923.304) (2.291.013) (2.743.195)
% selisih -17,39% -13,08% -8,74% -21,69% -25,98%
% selisih dengan selisih
-24,82% -49,74% 24,72% 49,33%
awal
Page 61
57
Dari analisis di atas diperoleh informasi bahwa:
• Apabila rata-rata tingkat suku bunga pasar mengalami kenaikan 5% maka
pendapatan bunga selama periode pinjaman yang diperoleh dengan rata-
rata tingkat suku bunga pasar lebih rendah 13,08% dibandingkan total
pendapatan bunga dengan tingkat suku bunga pinjaman Rencana
Transaksi. Perubahan ini lebih rendah 24,82% dari selisih awal pendapatan
bunga;
• Apabila rata-rata tingkat suku bunga pasar mengalami kenaikan 10% maka
pendapatan bunga selama periode pinjaman yang diperoleh dengan rata-
rata tingkat suku bunga pasar lebih rendah 8,74% dibandingkan total
pendapatan bunga dengan tingkat suku bunga pinjaman Rencana
Transaksi. Perubahan ini lebih rendah 49,74% dari selisih awal pendapatan
bunga;
• Apabila rata-rata tingkat suku bunga pasar mengalami penurunan 5% maka
pendapatan bunga selama periode pinjaman yang diperoleh dengan rata-
rata tingkat suku bunga pasar lebih rendah 21,69% dibandingkan total
pendapatan bunga dengan tingkat suku bunga pinjaman Rencana
Transaksi. Perubahan ini lebih tinggi 24,72% dari selisih awal pendapatan
bunga;
• Apabila rata-rata tingkat suku bunga pasar mengalami penurunan 10%
maka pendapatan bunga selama periode pinjaman yang diperoleh dengan
rata-rata tingkat suku bunga pasar lebih rendah 25,98% dibandingkan total
pendapatan bunga dengan tingkat suku bunga pinjaman Rencana
Transaksi. Perubahan ini lebih tinggi 49,33% dari selisih awal pendapatan
bunga.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa Rencana Transaksi sensitif terhadap
perubahan tingkat suku bunga pasar.
II.10 Analisis Kelayakan Rencana Penggunaan Dana atas Transaksi Pinjam
Meminjam Dana
II.10.1 Analisis Kelayakan Investasi
Bagi PAMA, dapat mendapatkan tingkat pengembalian sebesar 6,96% per 31
Desember 2023 yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata tingkat suku bunga
pasar sebesar 5,80%. Sementara bagi SPR, mendapatkan kepastian dana yang
akan digunakan penambahan modal saham kepada SDPR dan belanja modal
infrastruktur dan eksplorasi penambangan untuk berlangsungnya kegiatan
operasional.
Page 62
58
II.10.2 Analisis Kelayakan Pelunasan Utang
Berdasarkan proyeksi keuangan SPR yang diberikan oleh manajemen
Perseroan, pada akhir tahun 2028, pada akhir tahun 2028 sisa utang yang
dimiliki SPR adalah USD24.000.000, untuk melunasi sisa pinjamannya SPR
dapat melakukan:
• Atas sisa dari pinjaman, SPR melakukan perpanjangan jangka waktu
dengan kondisi pihak pemberi pinjaman dan pihak penerima pinjaman
sepakat; atau
• Pelunasan pinjaman dengan menggunakan sumber pendanaan lain untuk
melunasi sisa pinjaman tersebut.
Untuk meminimalisasi risiko gagal bayar, Perseroan sebagai perusahaan
pengendali dari pihak penerima pinjaman dapat menetapkan kebijakan
perusahaan dan akan selalu mengawasi kinerja penerima pinjaman agar
menghindari risiko gagal bayar serta Perseroan juga memiliki hak untuk
menentukan anggota Dewan Komisaris dan Direksi di pihak penerima
pinjaman.
II.10.3 Analisis atas Faktor-Faktor Lain yang Relevan
Dengan pertimbangan bahwa dana yang diterima oleh SPR akan digunakan
seperti yang sudah dinyatakan dalam laporan ini, maka kami berkesimpulan
bahwa tidak terdapat faktor-faktor lain yang relevan.
II.11 Analisis atas Jaminan
Dalam perjanjian pinjaman dan draft Amandemen I antara PAMA dengan SPR
tidak diatur mengenai jaminan, namun untuk meminimalisasi risiko gagal
bayar, Perseroan sebagai perusahaan pengendali dari pihak penerima
pinjaman dapat menetapkan kebijakan perusahaan dan akan selalu
mengawasi kinerja penerima pinjaman agar menghindari risiko gagal bayar.
Selain itu Perseroan juga memiliki hak untuk menentukan anggota Dewan
Komisaris dan Direksi di pihak penerima pinjaman.
Page 63
59
III KESIMPULAN ANALISIS PENDAPAT KEWAJARAN
Hasil analisis pendapat kewajaran yang kami lakukan atas Rencana Transaksi
adalah sebagai berikut:
• Analisis pengaruh transaksi pinjam meminjam dana terhadap keuangan
perusahaan:
Berdasarkan proforma keuangan per 31 Desember 2023 yang diberikan
oleh manajemen Perseroan, kami melakukan perbandingan analisis rasio
keuangan antara sebelum dan sesudah Rencana Transaksi dilakukan. Hasil
analisis menunjukkan bahwa Rencana Transaksi akan memengaruhi rasio
likuiditas namun perubahannya tidak signifikan. Sedangkan untuk rasio
solvabilitas dan rasio profitabilitas tidak mengalami perubahan.
• Identifikasi dan hubungan antara pihak-pihak:
a. Pihak yang terlibat dalam Rencana transaksi adalah:
• PAMA sebagai pihak pemberi pinjaman;
• SPR sebagai pihak penerima pinjaman.
b. Berdasarkan analisis terhadap dokumen korporasi atas pihak yang
bertransaksi dalam Rencana Transaksi serta berdasarkan informasi
yang diperoleh dari manajemen Perseroan, terdapat hubungan afiliasi
antara pihak yang bertransaksi berupa hubungan kepemilikan yang
disebabkan oleh:
• Perseroan dan PAMA merupakan perusahaan induk dari DTN dimana
Perseroan memiliki 60% saham DTN dan PAMA memiliki
40% saham DTN;
• DTN merupakan pemegang saham yang secara langsung memiliki
66,67% saham dari PT Anugerah Surya Pacific Resources (“ASPR”);;
• ASPR merupakan pemegang saham yang secara langsung memiliki
30% saham SPR;
• DTN merupakan pemegang saham yang secara langsung memiliki
70% saham SPR dan oleh karenanya DTN juga memiliki saham secara
tidak langsung dalam SPR melalui ASPR sebesar 20%.
• Analisis perjanjian dan persyaratan yang disepakati:
Berdasarkan draft amandemen I atas Perjanjian Pinjaman PAMA dengan
SPR, perubahan ketentuan dalam Amandemen I adalah:
• Perubahan ketentuan Marjin. Marjin berarti 1,63% (satu koma enam
puluh tiga persen) per tahun.
Page 64
60
• Analisis likuiditas:
Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, rasio likuiditas Perseroan akan
mengalami perubahan karena sumber dana yang digunakan PAMA untuk
melakukan Rencana Transaksi merupakan dana internal perusahaan
namun perubahannya tidak signifikan.
• Analisis manfaat dan risiko:
a. Manfaat Rencana Transaksi adalah:
• Bagi PAMA, secara standalone berpotensi mendapatkan tambahan
pendapatan bunga dengan tingkat pengembalian lebih tinggi dari
rata-rata tingkat suku bunga pasar;
• Bagi SPR, akan melakukan penambahan modal di SDPR serta
melakukan belanja modal infrastruktur dan eksplorasi
penambangan untuk berlangsungnya kegiatan operasional.
b. Risiko Rencana Transaksi adalah:
• Bagi PAMA akan menanggung risiko gagal bayar baik pokok pinjaman
dan bunga pinjaman;
• Bagi SPR akan menanggung risiko pembangunan project dan
kegiatan operasional tidak berjalan sesuai rencana sehingga dapat
mengganggu cash flows perusahaan.
• Analisis kualitatif:
a. Berdasarkan proyeksi keuangan SPR yang diberikan oleh manajemen
Perseroan, pada akhir tahun 2028, pada akhir tahun 2028 sisa utang
yang dimiliki SPR adalah USD24.000.000, untuk melunasi sisa
pinjamannya SPR dapat melakukan:
• Atas sisa dari pinjaman, SPR melakukan perpanjangan jangka waktu
dengan kondisi pihak pemberi pinjaman dan pihak penerima
pinjaman sepakat; atau
• Pelunasan pinjaman dengan menggunakan sumber pendanaan lain
untuk melunasi sisa pinjaman tersebut.
b. Keuntungan Rencana Transaksi adalah:
• Bagi PAMA, dapat mendapatkan tingkat pengembalian yang lebih
tinggi dibandingkan rata-rata tingkat suku bunga pasar;
• Bagi SPR, mendapatkan kepastian dana yang akan digunakan untuk
penambahan modal saham kepada PT SDPR dan belanja modal
infrastruktur dan eksplorasi penambangan untuk berlangsungnya
kegiatan operasional.
Page 65
61
c. Kerugian Rencana Transaksi adalah:
• Bagi PAMA, imbal hasil yang diharapkan dari Rencana Transaksi baru
akan dinikmati dalam beberapa tahun yang akan datang,
dibandingkan investasi pada instrumen keuangan lainnya yang
dapat segera diperoleh hasilnya.
• Analisis kuantitatif:
a. Dari hasil analisis atas proforma keuangan sebelum dan sesudah
Rencana Transaksi dapat disimpulkan bahwa Rencana Transaksi akan
memengaruhi rasio likuiditas Perseroan, namun perubahannya tidak
signifikan. Sedangkan untuk rasio solvabilitas dan rasio profitabilitas
tidak mengalami perubahan;
b. Dari analisis perbandingan antara tingkat suku bunga pinjaman dalam
Rencana Transaksi dengan tingkat suku bunga pasar disimpulkan
bahwa tingkat suku bunga pinjaman dalam Rencana Transaksi lebih
tinggi dibandingkan rata-rata tingkat suku bunga pasar;
c. Dari analisis kontribusi nilai tambah diperoleh informasi bahwa total
pendapatan bunga selama periode pinjaman yang diperoleh dengan
rata-rata tingkat suku bunga pasar lebih rendah 17,39% dibandingkan
total pendapatan bunga dengan tingkat suku bunga pinjaman Rencana
Transaksi.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa Rencana Transaksi lebih
menguntungkan dibandingkan apabila Perseroan menempatkan dana
yang tersedia di MTN dengan rata-rata tingkat suku bunga pasar.
• Analisis kelayakan rencana penggunaan dana:
a. Bagi PAMA, dapat mendapatkan tingkat pengembalian sebesar 6,96%
per 31 Desember 2023 yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata tingkat
suku bunga pasar sebesar 5,80%. Sementara bagi SPR, mendapatkan
kepastian dana yang akan digunakan untuk penambahan modal saham
kepada SDPR dan belanja modal infrastruktur dan eksplorasi
penambangan untuk berlangsungnya kegiatan operasional;
b. Berdasarkan proyeksi keuangan SPR yang diberikan oleh manajemen
Perseroan, pada akhir tahun 2028, SPR diharapkan memiliki jumlah
kas & setara kas yang dapat digunakan untuk melunasi sebagian
pinjaman kepada PAMA.
Page 66
62 • Analisis atas jaminan: Dalam perjanjian pinjaman dan draft amandemen I antara PAMA dengan SPR tidak diatur mengenai jaminan, namun untuk meminimalisasi risiko gagal bayar, Perseroan sebagai perusahaan pengendali dari pihak penerima pinjaman dapat menetapkan kebijakan perusahaan dan akan selalu mengawasi kinerja penerima pinjaman agar menghindari risiko gagal bayar. Selain itu Perseroan juga memiliki hak untuk menentukan anggota Dewan Komisaris dan Direksi di pihak penerima pinjaman. Kesimpulan Atas dasar analisis pendapat kewajaran yang kami lakukan atas Rencana Transaksi, maka kami berkesimpulan bahwa Rencana Transaksi Perubahan Ketentuan dalam Perjanjian Pinjaman antara PT Pamapersada Nusantara, yang Merupakan Anak Perusahaan dari PT United Tractors Tbk, dengan PT Stargate Pasific Resources per tanggal 31 Desember 2023 adalah Wajar.
Page 67
Page 68
Lampiran 1
Data Pasar MTN
Disajikan dalam Ribuan USD
Medium Term Note (Sorted)
NO Nama Surat Berharga Penerbit Mata uang Nominal Jatuh tempo Kupon Pembayaran Status
1 MTN SUPARMA III TAHUN 2021 TAHAP I Suparma Tbk, PT $'000 5.000 17-Jun-2026 5,50% 6 bulanan Aktif
MTN I PT PINDO DELI PULP AND PAPER MILLS PINDO DELI PULP AND PAPER
2 $'000 260 18-Jul-2026 7,00% 3 bulanan Aktif
TAHUN 2023 TAHAP III SERI A MILLS, PT
MTN I PT PINDO DELI PULP AND PAPER MILLS
3 PINDO DELI PULP AND PAPER MILLS,
$'000
PT 270 28-Mar-2026 7,00% 3 bulanan Aktif
TAHUN 2023 TAHAP I SERI D
4 MTN PT SUPARMA TBK IV TAHUN 2023 TAHAP I Suparma Tbk, PT $'000 4.000 5-Apr-2028 5,50% 6 bulanan Aktif
MTN USD I PT JAYA SWARASA AGUNG TBK TAHUN
5 Jaya Swarasa Agung Tbk,PT $'000 2.000 22-Jun-2027 4,00% 6 bulanan Aktif
2023
Minimum 4,00%
Maksimum 7,00%
Median 5,50%
Mean 5,80%
Page 69
Lampiran 2
Term SOFR per 29 Desember 2023
Term SOFR USD
Date 1M 3M 6M 1Y
29/12/2023 5,35 5,33 5,16 4,77
Page 70
Lampiran 3-1
PT UNITED TRACTORS Tbk
Proyeksi Posisi Keuangan - Sebelum Rencana Transaksi
Disajikan dalam jutaan Rupiah
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Keterangan
31-Dec-24 31-Dec-25 31-Dec-26 31-Dec-27 31-Dec-28
Aset
Aset lancar
Kas & setara kas 15.478.252 16.119.235 18.289.902 18.496.460 19.151.416
Piutang usaha 20.545.175 20.462.625 21.372.216 22.084.802 22.618.985
Persediaan 17.303.776 19.422.914 21.922.147 22.473.001 22.876.566
Uang muka 1.918.782 1.279.662 1.262.607 1.294.524 1.327.264
Biaya dibayar di muka 2.909 548.163 523.332 605.347 672.150
Aset lancar lain-lain 6.246.499 5.234.060 5.726.736 5.873.999 6.025.050
Jumlah aset lancar 61.495.393 63.066.660 69.096.941 70.828.133 72.671.430
Aset tidak lancar
Piutang dari pemegang saham 1.836.743 1.498.411 1.498.411 1.536.976 1.576.533
Investasi pada entitas asosiasi & ventura
21.238.054 20.856.400 21.922.714 23.221.345 23.282.216
bersama
Aset tetap 66.679.989 74.020.672 71.443.144 74.491.355 75.086.393
Properti pertambangan 0 0 0 0 0
Aset pajak tangguhan 3.509.155 3.360.952 3.422.978 3.510.852 3.600.979
Beban eksplorasi & pengembangan tangguhan 7.165.135 5.079.586 4.746.337 4.373.834 3.658.318
Goodwill 2.392.764 2.393.696 2.393.696 2.455.302 2.518.495
Aset tidak lancar lain-lain 1.758.107 2.418.045 2.261.457 2.456.053 2.188.493
Jumlah aset tidak lancar 104.579.948 109.627.760 107.688.736 112.045.717 111.911.428
Jumlah aset 166.075.341 172.694.420 176.785.677 182.873.851 184.582.858
Page 71
Lampiran 3-2
PT UNITED TRACTORS Tbk
Proyeksi Posisi Keuangan - Sebelum Rencana Transaksi
Disajikan dalam jutaan Rupiah
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Keterangan
31-Dec-24 31-Dec-25 31-Dec-26 31-Dec-27 31-Dec-28
Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha 22.970.049 22.371.452 23.263.294 24.128.595 24.842.269
Akrual 6.862.237 10.189.202 10.868.536 12.423.778 12.791.590
Utang pajak 2.500.428 1.774.323 1.789.603 1.906.995 1.959.645
Liabilitas jangka pendek lain-lain 7.077.948 12.048.486 10.907.750 9.230.057 7.256.434
Jumlah liabilitas jangka pendek 39.410.662 46.383.464 46.829.182 47.689.425 46.849.938
Liabilitas jangka panjang
Liabilitas pajak tangguhan 4.575.553 4.301.948 4.128.609 4.069.871 4.083.272
Pinjaman bank jangka panjang 20.757.307 13.576.407 7.206.907 8.826.368 7.570.267
Liabilitas imbalan kerja 5.057.487 6.098.845 6.143.096 6.310.720 6.482.050
Liabilitas jangka panjang lain-lain 823.958 845.556 708.352 709.962 711.546
Jumlah liabilitas jangka panjang 31.214.306 24.822.755 18.186.963 19.916.920 18.847.136
Jumlah liabilitas 70.624.968 71.206.219 65.016.145 67.606.345 65.697.075
Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
90.348.974 97.012.572 106.950.971 110.087.272 113.601.554
pemiliki entitas induk
Kepentingan nonpengendali 5.101.399 4.475.629 4.818.561 5.180.233 5.284.229
Jumlah ekuitas 95.450.373 101.488.201 111.769.532 115.267.505 118.885.783
Jumlah liabilitas & ekuitas 166.075.341 172.694.420 176.785.677 182.873.851 184.582.858
Page 72
Lampiran 3-3
PT UNITED TRACTORS Tbk
Proyeksi Laba Rugi - Sebelum Rencana Transaksi
Disajikan dalam jutaan Rupiah
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Keterangan
31-Dec-24 31-Dec-25 31-Dec-26 31-Dec-27 31-Dec-28
Pendapatan 123.271.796 122.936.826 125.970.335 130.997.661 135.508.498
Beban pokok pendapatan (93.856.387) (95.335.531) (96.335.339) (99.819.866) (103.116.132)
Laba kotor 29.415.408 27.601.295 29.634.996 31.177.795 32.392.367
Beban operasi (6.505.571) (6.645.422) (6.994.942) (7.278.935) (7.481.578)
EBIT 22.909.838 20.955.873 22.640.054 23.898.860 24.910.789
Keuntungan/(kerugian) nilai tukar 0 0 0 0 0
Penghasilan/(beban) keuangan (1.968.739) (2.194.492) (2.119.023) (2.080.769) (1.935.627)
Penghasilan/(beban) lain-lain 654.008 1.234.338 1.236.212 1.195.033 1.165.582
Laba sebelum pajak penghasilan 21.595.107 19.995.718 21.757.244 23.013.125 24.140.744
Beban pajak penghasilan (4.653.786) (4.282.601) (4.682.910) (4.992.183) (5.223.323)
Laba tahun berjalan 16.941.321 15.713.117 17.074.334 18.020.942 18.917.421
Page 73
Lampiran 4-1
PT UNITED TRACTORS Tbk
Proyeksi Posisi Keuangan - Sesudah Rencana Transaksi
Disajikan dalam jutaan Rupiah
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Keterangan
31-Dec-24 31-Dec-25 31-Dec-26 31-Dec-27 31-Dec-28
Aset
Aset lancar
Kas & setara kas 15.478.252 16.119.235 18.289.902 18.496.460 19.151.416
Piutang usaha 20.545.175 20.462.625 21.372.216 22.084.802 22.618.985
Persediaan 17.303.776 19.422.914 21.922.147 22.473.001 22.876.566
Uang muka 1.918.782 1.279.662 1.262.607 1.294.524 1.327.264
Biaya dibayar di muka 2.909 548.163 523.332 605.347 672.150
Aset lancar lain-lain 6.246.499 5.234.060 5.726.736 5.873.999 6.025.050
Jumlah aset lancar 61.495.393 63.066.660 69.096.941 70.828.133 72.671.430
Aset tidak lancar
Piutang dari pemegang saham 1.836.743 1.498.411 1.498.411 1.536.976 1.576.533
Investasi pada entitas asosiasi & ventura 21.238.054 20.856.400 21.922.714 23.221.345 23.282.216
Aset tetap 66.679.989 74.020.672 71.443.144 74.491.355 75.086.393
Properti pertambangan 0 0 0 0 0
Aset pajak tangguhan 3.509.155 3.360.952 3.422.978 3.510.852 3.600.979
Beban eksplorasi & pengembangan tangguhan 7.165.135 5.079.586 4.746.337 4.373.834 3.658.318
Goodwill 2.392.764 2.393.696 2.393.696 2.455.302 2.518.495
Aset tidak lancar lain-lain 1.758.107 2.418.045 2.261.457 2.456.053 2.188.493
Jumlah aset tidak lancar 104.579.948 109.627.760 107.688.736 112.045.717 111.911.428
Jumlah aset 166.075.341 172.694.420 176.785.677 182.873.851 184.582.858
Page 74
Lampiran 4-2
PT UNITED TRACTORS Tbk
Proyeksi Posisi Keuangan - Sesudah Rencana Transaksi
Disajikan dalam jutaan Rupiah
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Keterangan
31-Dec-24 31-Dec-25 31-Dec-26 31-Dec-27 31-Dec-28
Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha 22.970.049 22.371.452 23.263.294 24.128.595 24.842.269
Akrual 6.862.237 10.189.202 10.868.536 12.423.778 12.791.590
Utang pajak 2.500.428 1.774.323 1.789.603 1.906.995 1.959.645
Liabilitas jangka pendek lain-lain 7.077.948 12.048.486 10.907.750 9.230.057 7.256.434
Jumlah liabilitas jangka pendek 39.410.662 46.383.464 46.829.182 47.689.425 46.849.938
Liabilitas jangka panjang
Liabilitas pajak tangguhan 4.575.553 4.301.948 4.128.609 4.069.871 4.083.272
Pinjaman bank jangka panjang 20.757.307 13.576.407 7.206.907 8.826.368 7.570.267
Liabilitas imbalan kerja 5.057.487 6.098.845 6.143.096 6.310.720 6.482.050
Liabilitas jangka panjang lain-lain 823.958 845.556 708.352 709.962 711.546
Jumlah liabilitas jangka panjang 31.214.306 24.822.755 18.186.963 19.916.920 18.847.136
Jumlah liabilitas 70.624.968 71.206.219 65.016.145 67.606.345 65.697.075
Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
90.348.852 97.012.311 106.950.591 110.086.817 113.601.033
pemiliki entitas induk
Kepentingan nonpengendali 5.101.521 4.475.890 4.818.941 5.180.689 5.284.751
Jumlah ekuitas 95.450.373 101.488.201 111.769.532 115.267.505 118.885.783
Jumlah liabilitas & ekuitas 166.075.341 172.694.420 176.785.677 182.873.851 184.582.858
Page 75
Lampiran 4-3
PT UNITED TRACTORS Tbk
Proyeksi Laba Rugi - Sesudah Rencana Transaksi
Disajikan dalam jutaan Rupiah
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Keterangan
31-Dec-24 31-Dec-25 31-Dec-26 31-Dec-27 31-Dec-28
Pendapatan 123.271.796 122.936.826 125.970.335 130.997.661 135.508.498
Beban pokok pendapatan (93.856.387) (95.335.531) (96.335.339) (99.819.866) (103.116.132)
Laba kotor 29.415.408 27.601.295 29.634.996 31.177.795 32.392.367
Beban operasi (6.505.571) (6.645.422) (6.994.942) (7.278.935) (7.481.578)
EBIT 22.909.838 20.955.873 22.640.054 23.898.860 24.910.789
Keuntungan/(kerugian) nilai tukar 0 0 0 0 0
Penghasilan/(beban) keuangan (1.968.739) (2.194.492) (2.119.023) (2.080.769) (1.935.627)
Penghasilan/(beban) lain-lain 653.886 1.234.199 1.236.093 1.194.958 1.165.516
Laba sebelum pajak penghasilan 21.594.985 19.995.580 21.757.124 23.013.049 24.140.678
Beban pajak penghasilan (4.653.786) (4.282.601) (4.682.910) (4.992.183) (5.223.323)
Laba tahun berjalan 16.941.199 15.712.979 17.074.214 18.020.866 18.917.355
Page 76
Lampiran 5-1
PT STARGATE PASIFIC RESOURCES
Proyeksi Laba Rugi
Disajikan dalam jutaan Rupiah
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Keterangan
31-Dec-24 31-Dec-25 31-Dec-26 31-Dec-27 31-Dec-28
Pendapatan 622.342 964.086 920.516 849.803 850.643
Beban pokok pendapatan (463.965) (672.410) (630.468) (620.102) (620.102)
Laba kotor 158.377 291.676 290.048 229.701 230.541
Beban operasi (61.008) (75.606) (83.278) (84.983) (90.667)
Laba Operasi 97.369 216.070 206.770 144.718 139.874
Penghasilan/(beban) lain-lain (37.490) (29.521) (20.511) (10.801) (8.679)
Laba sebelum pajak penghasilan 59.879 186.549 186.259 133.917 131.195
Beban pajak penghasilan (10.244) (41.041) (40.977) (29.462) (28.863)
Laba tahun berjalan 49.635 145.508 145.282 104.455 102.332
Page 77
Lampiran 5-2
PT STARGATE PASIFIC RESOURCES
Proyeksi Posisi Keuangan
Disajikan dalam jutaan Rupiah
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Keterangan
31-Dec-24 31-Dec-25 31-Dec-26 31-Dec-27 31-Dec-28
Aset
Aset lancar
Kas & setara kas 58.166 52.842 59.305 58.290 52.679
Piutang usaha 58.505 118.860 24.120 21.823 21.764
Persediaan 152.251 249.995 274.775 299.643 324.544
Uang dimuka 4.593 4.593 4.593 4.593 4.593
Pajak dibayar dimuka 3.792 3.792 3.792 3.792 3.792
Biaya dibayar dimuka 741 741 741 741 741
Aset lancar lainnya 231 231 231 231 231
Kas penggunaannya terbatas 16.101 16.101 16.101 16.101 16.101
Jumlah aset lancar 294.380 447.155 383.658 405.213 424.444
Aset tidak lancar
Piutang dari pemegang saham 140.378 141.878 143.778 145.778 148.028
Investasi dalam saham 29.678 29.678 29.678 29.678 29.678
Aset tetap 74.933 91.360 94.911 82.075 70.082
Aset pajak tangguhan 18.731 18.731 18.731 18.731 18.731
Aset tidak lancar lainnya 34.192 34.192 34.192 34.192 34.192
Jumlah aset tidak lancar 297.911 315.838 321.289 310.453 300.711
Jumlah aset 592.291 762.993 704.947 715.666 725.155
Page 78
Lampiran 5-3
PT STARGATE PASIFIC RESOURCES
Proyeksi Posisi Keuangan
Disajikan dalam jutaan Rupiah
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Keterangan
31-Dec-24 31-Dec-25 31-Dec-26 31-Dec-27 31-Dec-28
Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha 58.679 58.679 58.679 58.679 58.679
Akrual 73.676 73.727 71.910 72.182 81.696
Utang pajak 16.661 16.661 16.661 16.661 16.661
Sewa obligasi 6.714 6.714 6.714 6.714 6.714
Jumlah liabilitas jangka pendek 155.730 155.782 153.964 154.237 163.750
Liabilitas jangka panjang
Utang pemegang saham 404.059 429.201 227.691 133.682 80.049
Estimasi liabilitas restorasi dan rehabilitasi 17.317 17.317 17.317 17.317 17.317
Provisi 7.181 7.181 7.181 7.181 7.181
Jumlah liabilitas jangka panjang 428.558 453.700 252.189 158.181 104.548
Jumlah liabilitas 584.288 609.481 406.154 312.417 268.298
Ekuitas
Modal saham 220.103 220.103 220.103 220.103 220.103
Tambahan modal disetor 5.721 5.721 5.721 5.721 5.721
Laba ditahan (217.821) (72.312) 72.970 177.425 231.033
Jumlah ekuitas 8.003 153.512 298.794 403.249 456.857
Jumlah liabilitas & ekuitas 592.291 762.993 704.948 715.666 725.155
Page 79
Lampiran 6
PT UNITED TRACTORS Tbk
Perhitungan Pendapatan Bunga
Disajikan dalam USD
Penarikan pinjaman 54.801.953
Tingkat bunga 6,96%
Tenor 5 Tahun
Pendapatan
Pinjaman Angsuran Pokok
bunga
31-Dec-23
01-Jan-24 54.801.953
1 52.487.581 3.268.118 2.314.372 953.746
2 50.132.931 3.268.118 2.354.650 913.468
3 47.737.302 3.268.118 2.395.629 872.488
4 45.299.981 3.268.118 2.437.321 830.796
5 42.820.241 3.268.118 2.479.739 788.378
6 40.297.346 3.268.118 2.522.895 745.222
7 37.730.543 3.268.118 2.566.803 701.315
8 35.119.069 3.268.118 2.611.474 656.644
9 32.462.146 3.268.118 2.656.923 611.195
10 29.758.984 3.268.118 2.703.163 564.955
11 27.008.777 3.268.118 2.750.207 517.910
12 24.210.706 3.268.118 2.798.070 470.047
13 21.363.940 3.268.118 2.846.767 421.351
14 18.467.629 3.268.118 2.896.310 371.807
15 15.520.913 3.268.118 2.946.716 321.401
16 12.522.914 3.268.118 2.997.999 270.118
17 9.472.739 3.268.118 3.050.175 217.943
18 6.369.480 3.268.118 3.103.259 164.859
19 3.212.214 3.268.118 3.157.266 110.851
20 0 3.268.118 3.212.214 55.904
65.362.351 54.801.953 10.560.398
Lampiran 7-1
Page 80
PT UNITED TRACTORS Tbk
Perhitungan Pendapatan Bunga
Disajikan dalam USD
Rata-rata tingkat suku bunga pasar
Penarikan pinjaman 54.801.953
Tingkat bunga 5,80%
Tenor 5 Tahun
Pendapatan
Pinjaman Angsuran Pokok
bunga
31-Dec-23
01-Jan-24 54.801.953
1 52.420.312 3.176.269 2.381.641 794.628
2 50.004.137 3.176.269 2.416.175 760.095
3 47.552.928 3.176.269 2.451.209 725.060
4 45.066.177 3.176.269 2.486.752 689.517
5 42.543.367 3.176.269 2.522.810 653.460
6 39.983.977 3.176.269 2.559.390 616.879
7 37.387.475 3.176.269 2.596.502 579.768
8 34.753.324 3.176.269 2.634.151 542.118
9 32.080.978 3.176.269 2.672.346 503.923
10 29.369.883 3.176.269 2.711.095 465.174
11 26.619.477 3.176.269 2.750.406 425.863
12 23.829.191 3.176.269 2.790.287 385.982
13 20.998.445 3.176.269 2.830.746 345.523
14 18.126.653 3.176.269 2.871.792 304.477
15 15.213.220 3.176.269 2.913.433 262.836
16 12.257.543 3.176.269 2.955.677 220.592
17 9.259.008 3.176.269 2.998.535 177.734
18 6.216.994 3.176.269 3.042.014 134.256
19 3.130.872 3.176.269 3.086.123 90.146
20 (0) 3.176.269 3.130.872 45.398
63.525.384 54.801.953 8.723.431
Lampiran 8-1
Page 81
PT UNITED TRACTORS Tbk
Perhitungan Sensitivitas Pendapatan Bunga Pasar
Disajikan dalam USD
Sensitivitas naik 5%
Penarikan pinjaman 54.801.953
Tingkat bunga 6,09%
Tenor 5 Tahun
Pendapatan
Pinjaman Angsuran Pokok
bunga
31-Dec-23
01-Jan-24 54.801.953
1 52.437.248 3.199.064 2.364.705 834.360
2 50.036.541 3.199.064 2.400.707 798.357
3 47.599.283 3.199.064 2.437.258 761.806
4 45.124.918 3.199.064 2.474.365 724.699
5 42.612.880 3.199.064 2.512.038 687.027
6 40.062.597 3.199.064 2.550.283 648.781
7 37.473.486 3.199.064 2.589.111 609.953
8 34.844.955 3.199.064 2.628.531 570.534
9 32.176.405 3.199.064 2.668.550 530.514
10 29.467.226 3.199.064 2.709.179 489.886
11 26.716.801 3.199.064 2.750.426 448.639
12 23.924.499 3.199.064 2.792.301 406.763
13 21.089.686 3.199.064 2.834.814 364.251
14 18.211.712 3.199.064 2.877.974 321.090
15 15.289.921 3.199.064 2.921.791 277.273
16 12.323.645 3.199.064 2.966.275 232.789
17 9.312.208 3.199.064 3.011.437 187.627
18 6.254.922 3.199.064 3.057.286 141.778
19 3.151.089 3.199.064 3.103.833 95.231
20 (0) 3.199.064 3.151.089 47.975
63.981.288 54.801.953 9.179.335
Lampiran 8-2
Page 82
PT UNITED TRACTORS Tbk
Perhitungan Sensitivitas Pendapatan Bunga Pasar
Disajikan dalam USD
Sensitivitas naik 10%
Penarikan pinjaman 54.801.953
Tingkat bunga 6,38%
Tenor 5 Tahun
Pendapatan
Pinjaman Angsuran Pokok
bunga
31-Dec-23
01-Jan-24 54.801.953
1 52.454.092 3.221.952 2.347.861 874.091
2 50.068.782 3.221.952 2.385.310 836.643
3 47.645.427 3.221.952 2.423.355 798.597
4 45.183.419 3.221.952 2.462.008 759.945
5 42.682.142 3.221.952 2.501.277 720.676
6 40.140.970 3.221.952 2.541.172 680.780
7 37.559.266 3.221.952 2.581.704 640.248
8 34.936.384 3.221.952 2.622.882 599.070
9 32.271.667 3.221.952 2.664.717 557.235
10 29.564.448 3.221.952 2.707.219 514.733
11 26.814.048 3.221.952 2.750.399 471.553
12 24.019.780 3.221.952 2.794.268 427.684
13 21.180.943 3.221.952 2.838.837 383.115
14 18.296.827 3.221.952 2.884.116 337.836
15 15.366.709 3.221.952 2.930.118 291.834
16 12.389.855 3.221.952 2.976.853 245.099
17 9.365.521 3.221.952 3.024.334 197.618
18 6.292.949 3.221.952 3.072.572 149.380
19 3.171.369 3.221.952 3.121.580 100.373
20 (0) 3.221.952 3.171.369 50.583
64.439.047 54.801.953 9.637.094
Lampiran 8-3
Page 83
PT UNITED TRACTORS Tbk
Perhitungan Sensitivitas Pendapatan Bunga Pasar
Disajikan dalam USD
Sensitivitas turun 5%
Penarikan pinjaman 54.801.953
Tingkat bunga 5,51%
Tenor 5 Tahun
Pendapatan
Pinjaman Angsuran Pokok
bunga
31-Dec-23
01-Jan-24 54.801.953
1 52.403.283 3.153.567 2.398.670 754.897
2 49.971.571 3.153.567 2.431.712 721.855
3 47.506.363 3.153.567 2.465.209 688.358
4 45.007.196 3.153.567 2.499.167 654.400
5 42.473.603 3.153.567 2.533.593 619.974
6 39.905.110 3.153.567 2.568.493 585.074
7 37.301.236 3.153.567 2.603.874 549.693
8 34.661.494 3.153.567 2.639.742 513.825
9 31.985.389 3.153.567 2.676.105 477.462
10 29.272.420 3.153.567 2.712.968 440.599
11 26.522.081 3.153.567 2.750.339 403.228
12 23.733.856 3.153.567 2.788.225 365.342
13 20.907.223 3.153.567 2.826.633 326.934
14 18.041.653 3.153.567 2.865.570 287.997
15 15.136.610 3.153.567 2.905.043 248.524
16 12.191.549 3.153.567 2.945.060 208.507
17 9.205.921 3.153.567 2.985.628 167.939
18 6.179.166 3.153.567 3.026.755 126.812
19 3.110.717 3.153.567 3.068.449 85.118
20 (0) 3.153.567 3.110.717 42.850
63.071.339 54.801.953 8.269.386
Lampiran 8-4
Page 84
PT UNITED TRACTORS Tbk
Perhitungan Sensitivitas Pendapatan Bunga Pasar
Disajikan dalam USD
Sensitivitas turun 10%
Penarikan pinjaman 54.801.953
Tingkat bunga 5,22%
Tenor 5 Tahun
Pendapatan
Pinjaman Angsuran Pokok
bunga
31-Dec-23
01-Jan-24 54.801.953
1 52.386.161 3.130.958 2.415.792 715.165
2 49.938.842 3.130.958 2.447.318 683.639
3 47.459.586 3.130.958 2.479.256 651.702
4 44.947.976 3.130.958 2.511.610 619.348
5 42.403.589 3.130.958 2.544.387 586.571
6 39.825.998 3.130.958 2.577.591 553.367
7 37.214.770 3.130.958 2.611.229 519.729
8 34.569.465 3.130.958 2.645.305 485.653
9 31.889.638 3.130.958 2.679.826 451.132
10 29.174.840 3.130.958 2.714.798 416.160
11 26.424.614 3.130.958 2.750.226 380.732
12 23.638.498 3.130.958 2.786.117 344.841
13 20.816.022 3.130.958 2.822.475 308.482
14 17.956.713 3.130.958 2.859.309 271.649
15 15.060.091 3.130.958 2.896.623 234.335
16 12.125.667 3.130.958 2.934.424 196.534
17 9.152.949 3.130.958 2.972.718 158.240
18 6.141.437 3.130.958 3.011.512 119.446
19 3.090.625 3.130.958 3.050.812 80.146
20 0 3.130.958 3.090.625 40.333
62.619.157 54.801.953 7.817.204
Names mentioned 74 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
KJPP Nirboyo Adiputro
p.20 ×4
unresolved
org
Dewi Apriyanti & Rekan
p.20 ×4
unresolved
person
Penilai Publik Satya Bima Nugraha
p.20
unresolved
org
KJPP NDR
p.20 ×2
unresolved
org
Kementerian Keuangan Republik Indonesia
p.20
unresolved
org
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
p.20
unresolved
—
Telepon/Faks
p.21
unresolved
person
Yudistira
p.21 ×2
unresolved
org
PT Anugerah Surya Pacific Resources
p.21 ×5
unresolved
org
UT Tbk
p.23 ×4
unresolved
person
Ramandhika
p.24
unresolved
person
Inge Teja
p.24
unresolved
person
Sofi Christiana
p.24
unresolved
org
Tanudiredja
p.24 ×2
unresolved
org
Rintis & Rekan
p.24 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.24 ×9
unresolved
person
Jose Dima Satria S.H.
· Notaris
p.28 ×8
unresolved
person
Bruce Malcom Cox
· Komisaris Independen
p.28
unresolved
—
Loudy Irwanto Elli
· Direktur
p.28 ×2
unresolved
org
PT Pamapersada Nusantara Susunan
p.31
unresolved
org
PT Danusa Tambang Nusantara Susunan
p.31
unresolved
org
PT Stargate Pasific Resources Susunan
p.32
unresolved
org
PT Inter Astra Motor Works
p.35
unresolved
person
Djojo Muljadi
p.35
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.35 ×2
unresolved
org
PT United Tractors. Anggaran Dasar
p.35
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.35 ×7
unresolved
org
Carriage Ltd.
p.36 ×2
unresolved
org
Jardine Matheson Holdings Ltd.
p.36
unresolved
org
PT Pamapersada Nusantara PAMA
p.36
unresolved
person
Rukmasanti Hardjasatya
· Notaris
p.36
unresolved
org
PT Danusa Tambang Nusantara DTN
p.37
unresolved
person
Marianne Vincentia Hamdani
· Notaris
p.37
unresolved
org
Kementerian
p.37
unresolved
org
PT Stargate Pasific Resources SPR
p.37
unresolved
org
PT Senasuci Sejahtera. Anggaran Dasar
p.37
unresolved
org
PT Setia Suci Sejahtera
p.37
unresolved
person
Mellyani Noor
p.37
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. W
p.37
unresolved
org
Bank Indonesia. Inflasi
p.39
unresolved
org
Nickel Industries Limited
p.41
unresolved
org
PT SDPR
p.42 ×2
unresolved
org
PT MTN I
p.68
unresolved
org
PT STARGATE PASIFIC RESOURCES Proyeksi Laba Rugi Disajikan
p.76
unresolved
org
PT STARGATE PASIFIC RESOURCES Proyeksi Posisi Keuangan Disajikan
p.77 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.182
10549 ms
12 Sep 2026 23:01
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'CONFLICT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': '1'}