Skip to content
Back to announcement

20240628_SRIL_Public Expose_31676497_lamp1.pdf

Other Text extracted SRIL

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 6

Page 1 OCR 0.926
BCL 5. OS KD

PT Su Kojekilsman Tok

Integrated Vertical Textile Garment Company
Spinning -Weaving - Dyeing - Printing - Finishing - Garment

Jakarta, 28 Juni 2024
No : 015/CoS/VI/2024/SRIL

Kepada Yth :

PT Bursa Efek Indonesia

Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 Lantai 4
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53

Jakarta

up. : Direktur Penilaian Perusahaan
Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Sektor Riil

Hal : Laporan Hasil Public Expose

Dengan hormat,

Sehubungan dengan Public Expose PT Sri Rejeki Isman Tbk yang diselenggarakan pada tanggal 25 Juni 2024
bertempat di Convention Hall PT Sri Rejeki Isman Tbk, Jalan KH. Samanhudi 88, Sukoharjo, Solo, Jawa Tengah
57511 Indonesia dan Via Aplikasi Zoom, maka sesuai dengan Peraturan Bursa Nomor 1-E Ketentuan V.4.2
tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, dengan ini kami sampaikan laporan hasil Public Expose sebagai
berikut:

1) Resume Hasil Public Expose

Public Expose dimulai dengan presentasi oleh Direksi Perseroan mengenai Sekilas Perusahaan, Tinjauan
Bisnis, Prioritas tahun 2024 dan Kinerja, FY tahun 2023. Setelah presentasi acara dilanjutkan dengan Tanya
jawab baik oleh investor maupun wartawan. Materi yang dipresentasikan telah sesuai dengan materi yang
disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia. Seluruh acara Public Expose berjalan dengan lancar dan baik.
Public Expose diadakan setelah RUPST, sehingga pemegang saham yang hadir pada acara RUPST dapat
melanjutkan hadir pada acara Public Expose.

2) Peserta

Public Expose dihadiri oleh investor dan jurnalis secara online dan pemegang saham sebanyak 21 peserta
tidak termasuk manajemen Perseroan.

Ringkasan pertanyaan dan jawaban:

2

1. Bapak Budi

Pertanyaan :

Apa kendala perseroan dalam mencapai target yang baik dalam hal rasio keuangan ?

Jawab :

Ibu Regina :

1) Pertama seperti kita ketahui perusahaan itu untuk berputar perlu adanya working capital dan terus terang
dikarenakan restrukturisasi yang masih berjalan dan juga beberapa pembatasan daripada kreditur untuk
mendapatkan modal kerja baru terus terang menyulitkan perusahaan berputar secara normal maka
beberapa order ataupun penjualan yang diterima tentunya membutuhkan suntikan modal kerja

CORPORATE & PRODUCTION COMPLEX : .
Jl. KH. Samanhudi 88 Jetis, Sukoharjo 57511, Solo, Jawa Tengah, Indonesia - Telp 71-593188- Fax: 462-271 -593 488
il : cmoesrit lebsite : www.sritex.co.id &

Page 2 OCR 0.952
PT Sui Kejekilsman Tok

Integrated Vertical Textile Garment Company
Spinning - Weaving - Dyeing - Printing - Finishing - Garment

2) Yang kedua juga dengan terus terang hutang yang cukup memberatkan perusahaan itu juga menjadi
kendala bagi perusahaan, juga untuk menggunakan atau melakukan diversifikasi maksudnya dalam
kerangka juga untuk produksi ataupun menjalankan beberapa limit - limit produksi yang dirasakan, yang
terus terang sedikit menghambat perusahaan untuk beroperasi secara normal.

3) Perlu untuk dipikirkan restrukturisasi lebih lanjut karena pada saat restrukturisasi dilakukan di tahun 2021
banyak sekali asumsi-asumsi yang mungkin sudah harus disesuaikan dengan kenyataan sekarang
termasuk juga rasio-rasio covenant yang harus dipenuhi perusahaan.

Bapak Welly : Kenapa kita masih sulit untuk rasio keuangannya menjadi baik ?, itu karena jangan lupa bahwa
kita sudah puluhan tahun dimana sejak kita menjadi perusahaan Go Public itu rasio-rasio keuangan memiliki
keuangan yang sangat baik dan sangat taat kepada para kreditur yang menetapkan rasio-rasio keuangan.
Kalau kita lihat memang saat ini kita dalam masa normalisasi, kalau dalam masa-masa normalisasi mungkin
tidak relevan kalau kita mau mengharapkan rasio keuangan yang langsung baik, tapi kalau kita lihat secara
track record dari tahun 2021 sampai dengan tahun 2023 yang saya paparkan tadi sudah kelihatan perbaikan
perbaikan secara signifikan yang dilakukan oleh perseroan dan tentunya kami optimis dalam beberapa tahun
kedepan rasio-rasio keuangan akan kembali menjadi semakin baik. Baiknya kita tidak hanya melihat jangka
pendek tapi juga view jangka panjang dengan duration yang lebih panjang maka concem terkait rasio
keuangan yang baik bisa tercapai.

2. Artha dari Bisnis Indonesia

Pertanyaan :

1) Sudah setahun sejak manajemen meminta waktu kepada bursa untuk menyelesaikan perkara PKPU dan
potensi delisting namun tidak ada update yang signifikan sampai dengan saat ini. Bagaimana progressnya
dan upaya apa yang akan dilakukan ?

2) SRIL juga menderita defisit modal yang membengkak 17,94 T, upaya apa lagi yang dilakukan untuk
menyehatkan perusahaan ?

3) Januari lalu calon presiden terpilih Gibran datang ke pabrik dan berjanji akan menyelesaikan persoalan
Sritex. Seperti apa langkahnya ?

Jawab :

Bapak Welly :

1) Kemarin kami sudah menyampaikan keterbukaan informasi mungkin belum termonitor oleh teman-teman
media, kami sudah sampaikan kepada Bursa Efek Indonesia yang minggu lalu sudah meminta update atau
informasi terkini terhadap perkembangan PKPU. Kita sudah menyampaikan sebelumnya bahwa proses
PKPU maupun keputusan PKPU sudah mengikat secara hukum tertuang dalam keputusan PKPU 25
Januari 2022 tetapi kemudian memang di Nopember ada kreditur yaitu PT Bank ANB Indonesia Tbk yang
mengajukan peninjauan kembali kepada Mahkamah Agung terkait dengan PKPU daripada Perseroan
tetapi permohonan dari ANB ini sudah diputuskan oleh MA yaitu DITOLAK akhir tahun 2022 sehingga
secara otomatis perkara PKPU sudah selesai. Karena sudah selesai sampai dengan peninjauan kembali
tidak ada lagi upaya-upaya hukum atas peninjauan kembali tersebut sehingga dapat disimpulkan PKPU
sudah selesai. Dalam beberapa minggu terakhir ini banyak berita di media massa yang memberitakan
bahwa Perseroan terancam bangkrut hal tersebut kami konfirmasi tidak benar. Karena saat ini kami masih

CORPORATE & PRODUCTION COMPLEX :
Jl. KH. Samanhudi 88 Jetis, Sukoharjo 57511, Solo, Jawa Tengah, Indonesia - Telp:--62-271-593188-Fax: t62-271 -593 488

Page 3 OCR 0.942
BCI OS

PT Sri Kejekilsman Tbk

Integrated Vertical Textile Garment Company
Spinning - Weaving - Dyeing - Printing - Finishing - Garment

beroperasi dengan semua fasilitas yang kami miliki dan juga untuk kedepannya order pun sudah ada di
perusahaan kami, jadi masalah going concern tidak perlu dikhawatirkan. Kemudian juga ini ada pertanyaan
mengenai potensi delisting, kita sangat memahami bahwa Bursa Efek memang selalu mengumumkan
terkait potensi delisting tapi kami juga sudah terus berkomunikasi dengan Bursa Efek indonesia dimana
tahun yang lalupun kami sudah meminta dilakukan relaksasi oleh Bursa Efek Indonesia untuk meminta
ditinjau ulang sampai dengan akhir tahun 2024 menunggu sampai adanya penyelesaian atas restrukturisasi
anak perusahaan kami di Singapura yang mana sampai dengan saat ini memang masih berlangsung
karena belum mencapai kesepakatan dengan kreditur. Kami harapkan sesudah hal tersebut bisa
terselesaikan kami akan melakukan komunikasi lagi dengan pihak Bursa Efek Indonesia dan juga
memberikan keterbukaan informasi kepada publik.

Upaya penyehatan itu merupakan satu kesatuan yang utama kita adalah melihat dulu kepada laporan laba
rugi perseroan dimana kita melakukan perbaikan-perbaikan kinerja dan untuk masalah ekuitas juga sudah
masuk dalam program jangka panjang. Untuk menyehatkan daripada ekuitas ini tentunya dilakukan
restrukturisasi di ekuitas perseroan. Hal ini sudah dalam pipeline kita, kalau saya paparkan semua saat ini
tentunya masih terlalu awal. Kita akan tunjukkan bahwa kinerja memang membaik dan setelah tepat
waktunya kita juga akan sampaikan secara lebih rinci dan detail mengenai penyehatan di ekuitas tersebut.
3) Mesti harus ditanyakan langsung ke mas Gibran.

»

3. Ibu Gina dari Media Kumparan

Pertanyaan :

1) Sudah berapa banyak karyawan yang kena PHK ? Kemudian apakah PHK akan dilanjutkan lagi ?

2) Apakah benar Perusahaan ini mengalami kebangkrutan?

3) Benarkan PHK dilakukan oleh industri tekstil nasional yang kalah saing dengan produk impor atau faktor
lain?

Jawab :

Bapak Welly :

1) Akhir-akhir ini banyak berita yang negatif, seperti yang sudah dipaparkan di awal selagi pembukaan oleh
Ibu Regina selaku Direktur Independen yang mana kita lihat jumlah karyawan di tahun 2022 masih
dikisaran 13.000 lebih. Kalau kita bicara sritex konsolidasi di tahun 2023 kemarin kita dikisaran 10.000
pengurangan sekitar 3000 orang atau sekitar 2396. Kemudian apakah PHK akan dilanjutkan lagi?,
tergantung kepada kebijakan-kebijakan pemerintah dan saat ini kita sedang tunggu, tidak hanya dari Sritex
tetapi juga dari Asosiasi Pertekstilan Indonesia dimana fenomena ini tidak hanya terjadi di Perseroan tetapi
juga terjadi di banyak perusahaan tekstil lainnya. Saya lihat ini patut diapresiasi terhadap apa yang
dilakukan manajemen Perseroan karena PHK ini jangan dilihat sebagai hal yang tabu. Jadi kita dalam
situasi yang seperti ini kita juga harus melakukan efisiensi secara tepat sehingga going concem
perusahaan tidak akan terganggu, dan tentunya kami juga sangat sedih dengan adanya PHK ini karena
kami lihat di Indonesia ini sebetulnya sektor yang bisa mempekerjakan semua segmen pendidikan
masyarakat itu di industri tekstil. Kita bisa mempekerjakan lulusan SD, SMP, SMA karena kita padat karya.
Ini kita lihat tidak semua industri bisa menampung segmen masyarakat yang seperti ini. Kalau kita lihat
segmen masyarakat yang seperti ini masih mendominasi secara jumlah di Indonesia. Kita harapkan ini
menjadi perhatian Pemerintah dalam mencapai Indonesia Emas 2045. Kalau kita lihat lagi fenomena-
fenomena yang terjadi di luar negeri juga mereka sudah sangat concern mengenai industri. Kalau kita lihat
Amerika sangat concern mengenai propaganda. China yang sangat gencar mengenai Made in China 2025

CORPORATE & PRODUCTION COMPLEX :
Jl. KH. Samanhudi 88 Jetis, Sukoharjo 57511, Solo, Jawa Tengah, Indonesia - Telp :--62 - 271-593 188 - Fax: t62-271-593 488
E-mail : cmo@sritex.co.id - Website : www.sritex.co.id

Page 4 OCR 0.948
OEKO-TEXO
STANDARD 100 S£

0-0

PT Su Kejekilsman Tbk

Integrated Vertical Textile Garment Company
Spinning  Weaving - Dyeing - Printing - Finishing - Garment

dimana Trump sangat sadar sekali bahwa negaranya itu sangat tergantung kepada produk dari Cina itu
dan dia harus punya produk produk hasil industri Amerika juga. Bagaimana bisa bertahan ke depannya?
yang mana punya nilai tambah. Kita juga harus berkaca di negara kita, kita harus fokus juga kepada industri
karena kalau kebijakan-kebijakan tidak mendukung maka akan sulit untuk mempertahankan industrinya,
kalau sudah berkembang menjadi sedikit atau tidak ada industrinya itu bisa membuat negara kita sangat
tergantung kepada produk-produk impor. Itu trendingnya tidak baik. Jadi kalau kita lihat di Amerika, data di
tahun 2023 yang lalu itu banyak perusahaan-perusahaan yang bukan perusahaan industri itu sangat besar
sekali mengalami kepailitan disana mencapai sekitar 500.000. Mereka hanya melakukan kegiatan-kegiatan
trading.

2) Seperti sudah saya sampaikan sebelumnya pada penjelasan pertanyaan sebelumnya. Itu tidak benar, hal
ini karena masalah PKPU sudah kita selesaikan dan juga terkait dengan perjanjian homologasi memang
kita ada meminta permohonan relaksasi kepada kreditur dan sampai dengan hari ini mayoritas kreditur itu
masih sangat percaya kepada going concern daripada Perusahaan dan kepada komitmen perusahaan
sehingga mereka juga sudah memberikan persetujuan, hanya tinggal beberapa kreditur lagi masih dalam
proses internal mereka. Jadi itu tidak benar berita-berita tersebut.

Bapak Iwan Kurniawan :

Sedikit saya tambahkan mengenai tadi issue mengenai efisiensi jadi dengan kami sekarang memiliki 3 bisnis
unit besar dari Perusahaan kami, itu juga membuat kami bisa mereview profit and loss dari setiap bisnis unit
ini secara berkala dan setiap waktu bisa kita lakukan review tersebut. Dengan kata-kata PHK mungkin kita bisa
ganti dengan efisiensi karena kami juga melakukan review bagaimana bisa terus memikirkan keberlangsungan
Perusahaan ini ke depan akan seperti apa. Dengan melakukan review atau efiensi produk mana yang
menghasilkan, produk yang berkontribusi dalam profit margin kita dan juga produk mana yang bisa bersaing
dengan produk lainnya. Jadi saya rasa dengan adanya kita bentuk 3 bisnis unit ini sudah mempermudah kita
merespon kondisi ekonomi sekarang yang memang gonjang-ganjing dari sisi internal dan eksternal. Jadi tetap
kita harapkan dengan adanya kebijakan-kebijakan Pemerintah mengenai masuknya barang-barang impor itu
bisa melihat dari sisi kami produsen di dalam negeri yang mengalami kesulitan bersaing dengan produk-produk.
impor yang merejalela di masyarakat.

3) Saya rasa ini lebih kepada faktor lain ya. Kalau kita bersaing secara fair tentunya kita bisa berkompetisi
dengan mereka karena faktor lokasi ini kita sudah tinggal di Jawa Tengah. UMK kita cukup baik kalau
dibandingkan dengan kompetitor kita kecuali yang lebih rendah daripada negara kita mungkin Bangladesh.
Kita lihat memang faktor regulasi dari Pemerintah ini sangat penting. Jadi Pemerintah harus menerapkan
hambatan tarif baik tarif barrier maupun non tarif barrier untuk produk-produk tekstil impor. Kalau kita lihat
China over supply disana karena perang dagang dengan Amerika. Tujuan mereka adalah tentunya negara-
negara yang di luar China maupun Amerika. Mereka coba penetrasi ke negara di luar Amerika dan Eropa.
Karena kita tahu sejak dahulu Eropa ini selalu perlindungannya adalah dengan peraturan-peraturan.
Seperti Indonesia kan kita kena itu aturan dari Eropa terkait CPO. Jadi mereka main aturan-aturan itu. Di
Indonesia kita lihat aturannya sangat longgar. Ini menjadi target pasar daripada produk import yang
memang mayoritas dari China. Ini mereka masuknya tanpa membayar pajak secara resmi lewat jalur-jalur
yang kita lihat tidak secara fair dengan perusahaan di dalam negeri yang kita membayar pajak. Ini kita
harapkan bisa ada tarif barrier maupun non tarif barrier mungkin dengan peraturan teknis untuk produk-
produk tekstil yang diimpor.

CORPORATE & PRODUCTION COMPLEX :
Jl. KH. Samanhudi 88 Jetis, Sukoharjo 57511, Solo, Jawa Tengah, Indonesia - Telp : “62

71-593188-Fax: t62-271 - 593 488

Page 5 OCR 0.931
PAN
STANDARD 100 Ig

Band

PT Sui Kejekilsman Tbk

Integrated Vertical Textile Garment Company
Spinning - Weaving - Dyeing - Printing - Finishing - Garment

4, Pak Aryudi dari DGI Conculting Jakarta
Memberikan support kepada kami bukan pertanyaan “Maju Terus PT Sritex Tbk".

5. Pak Budi
Pertanyaan :
Kapan suspensi dibuka kira-kira?
Jawab :
Bapak Welly :
Kalau dari kami ya kita tentunya mengharapkan bisa cepat menyelesaikan restrukturisasi kami di Singapura.
Tapi tentunya hal tersebut di luar kontrol kami, ada juga pertimbangan-pertimbangan dan negosiasi yang harus
kami selesaikan dengan kreditur. Kita harapkan tahun depan kita bisa diperdagangkan kembali di Bursa Efek
Indonesia.

6. Ibu Afifah dari Bisnis Indonesia

Pertanyaan :

1) Bagaimana kondisi utilisasi Pabrik SRIL saat ini?

2) Sejak tahun 2022 berapa banyak efisiensi pekerja yang dilakukan SRIL hingga saat ini dan berapa banyak
karyawan yang ada saat ini?

3) Apa penyebab Sril melakukan PHK dalam tiga tahun terakhir?

Jawab :

1) Untuk pertanyaan ini mungkin Bisnis Unit lah saya pikir yang lebih tepat menyampaikan jadi investor lebih
tau dari masing-masing Bisnis Unit kami :
Bapak Karunakaran :
Kita sekarang jalan based on order. Utilisation sampai 80Y ada, 60Yc juga ada. Utilisativn sekarang
biasanya, perlu sekarang bahan baku terima order dan bahan baku sedikit ada masalah, tetapi kita tetap
dapat support dari manajemen untuk bahan baku utilisation jalan.

Bapak Sandeep :

Selamat pagi semua. Utilisation. Bisnis Unit tekstil perlu lihat secara total opportunity di domestic market
tidak ada gangguan yang paling kuat itu dari importir yang bikin sulit memang ada yang kurang tapi dari
import. Kalau itu bisa ada filter itu pasti bisa Ulilisation secara total 8096 ada, untuk putar uang karena untuk
putar uang semua perlu raw material, kalau kita lihat secara total dibandingkan dengan yang lain didomestik
juga, kita tidak kalah dengan yang lain. Produk kita secara gualitiy dan customer tetap gabung sama kita,
bagaimana kita putar uang biar tetap improve, bagaimana kita cari jalan keluar.

Bapak Teo:

Kalau Garment sementara kita masih stabil dibandingkan tahun lalu, tahun ini lebih baik, sementara untuk
Garment itu tidak terlalu konsisten, kita menghadapi kondisi yang susah-susah gampang. Tahun ini strategi
membuka peluang ke Europe, Asia, Middle East, kita buka peluang cari buyer. Kapasitas sementara kita
pakai, kita masih jalan sementara waktu. Saya yakin yang kena PHK tidak ada dari Garment. Garment
belum PHK orang. Kita akan meningkatkan kapasitas dan kualitas di Garment untuk persaingan di lain
Negara. Kita masih stabil di garment, kita kejar kualitas hasil garment kami. Tahun lalu kita tidak kurangin
orang tapi malah tambahin orang , untuk memajukan Garment.

»

Bapak Welly : Sepertinya ini sudah pertanyaan berulang , dimana efisiensi karyawan kurang lebih 3.000
orang secara presentase sudah dilakukan efisiensi sebanyak 23 Yo secara jumlah pekerja.

CORPORATE & PRODUCTION COMPLEX :
Jl. KH. Samanhudi 88 Jetis, Sukoharjo 57511, Solo, Jawa Tengah, Indonesia - Telp :-62

71-593 188 - Fax: #62-271 - 593 488
id
Page 6 OCR 0.941
PT Si Kejekilsman Tok

Integrated Vertical Textile Garment Company
Spinning - Weaving - Dyeing - Printing - Finishing - Garment

3) Bapak Welly : Tadi sudah dijelaskan oleh saya dan pak Iwan Kurniawan untuk efisiensi kita menyesuaikan
kondisi yang ada kemudian berikutnya dengan kondisi yang melemah bagaimana SRIL menjaga
keberlangsungan usaha sudah dipaparkan di materi Public Expose mengenai strategi tahun 2024, kita ada
beberapa strategi di 2024 di bidang SDM, Keuangan, Pemasaran, Produksi dan Strategi secara umum dan
tentunya secara jangka panjang. Menyambung dengan pertanyaan sebelumnya terkait ekuitas masuk
dalam strategi kita untuk penyehatan ekuitas perseroan, dalam dua tiga tahun kedepan karena untuk
restrukturisasi ekuitas kita harus mengikuti aturan-aturan dari OJK dan terlebih dahulu membuka suspensi.
Bu Regina klarifikasi : Untuk efisiensi tenaga kerja kalau dilihat dari tahun Audited 2021 sekitar 17.000,
kemudian mengacu pada hari ini sekitar 11.000 jadi total lebih besar sekitar 35 96 , sampai 3.000 kama
memang kondisinya di tahun 2023 cukup berat karena order turun cukup drastis itu juga mempengaruhi
kapasitas perusahaan itu sendiri, pertimbangan manajemen untuk menunggu moment dimana pasar akan
pulih kembali dengan keadaan geopolitik yang masih tidak membaik bahkan perang bukan usai tapi malah
bertambah lagi perang hamas, dan manajemen mengambil keputusan akhir tahun 2023 dimana
pengurangan cukup signifikan dimana efisiensi harus dilakukan di th 2024 selanjutnya. Perlu ditekankan
pemangkasan tenaga kerja bukan suatu signal bahwa perusahaan itu akan pailit tapi merupakan salah satu
upaya untuk dilakukan, bukan hanya Sritex saja melainkan perusahaan-perusahaan lainnya termasuk
perusahaan papan atas untuk strategi mempertahankan going concern, dimana hal tersebut dilakukan
sebagai pertimbangan cost yang perlu dipertimbangkan.

7. Pak Tom

Pertanyaan :

Penting untuk investor untuk mengetahui periode waktu dalam penyehatan ekuitas going concern mohon bisa

diinformasikn secara transparan.

Jawab :

Bapak Welly :

Dalam dua tiga tahun kedepan itu kita masuk dalam program penyehatan ekuitas dan juga normalisasi cost

serta revenue kita dalam laporan laba rugi perseroan.

8. Pak Aryudi dari DGI Consulting
Masukan :
Agar dilakukan upaya peningkatan mutu dan produktifity utnuk menyehatkan kembali PT Sritex.
Jawab :
Bapak Welly :
Memang ini sudah masuk dalam program kami juga menjadi hal yang utama bagi kami selain efisiensi yang
dilakukan dalam rangka untuk meningkatkan produktifitas.

Demikian laporan hasil Public Expose PT Sri Rejeki Isman Tbk. Atas perhatian dan kerjasamanya
diucapkan banyak terima kasih.

Hormat kami

Direktur Keuangan

CORPORATE & PRODUCTION COMPLEX :
Jl. KH. Samanhudi 88 Jetis, Sukoharjo 57511, Solo, Jawa Tengah, Indonesia - Telp :-62
id - Websit

71-593 188 - Fax: 462-271 -593 488

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.67 MB
Published28 Jun 2024
Pages6
Characters20,069
Text sourceOCR
OCR confidence0.940

Names mentioned 24 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Sri Rejeki Isman Tbk p.1 ×8
linked person Iwan Kurniawan p.4 ×2
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×8
possible person Welly p.2 ×8
unresolved org PT Su Kojekilsman Tok Integrated Vertical Textile Garment p.1
unresolved person KH. Samanhudi p.1 ×7
unresolved person Budi Pertanyaan p.1 ×2
unresolved person Regina · Direktur Independen p.1 ×2
unresolved org PT Sui Kejekilsman Tok Integrated Vertical Textile Garment p.2
unresolved org Bank ANB Indonesia Tbk p.2 ×2
unresolved org Mahkamah Agung p.2
unresolved org Sri Kejekilsman Tbk p.3 ×2
unresolved person Gina p.3
unresolved org Su Kejekilsman Tbk p.4 ×2
unresolved org Sui Kejekilsman Tbk p.5 ×2
unresolved person Aryudi p.5 ×2
unresolved org Sritex Tbk p.5 ×2
unresolved person Afifah p.5
unresolved person Karunakaran p.5
unresolved person Sandeep p.5
unresolved person Teo p.5
unresolved org PT Si Kejekilsman Tok Integrated Vertical Textile Garment p.6
unresolved person Tom Pertanyaan p.6
unresolved org PT Sritex. Jawab p.6

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result