Skip to content
Back to announcement

20240628_PRDA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31676485_lamp1.pdf

Other Text extracted PRDA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 2

Page 1
                                    BERITA PERS
                                                              Dapat diterbitkan segera

  Perkuat Rantai Pasok, Prodia Ambil Langkah Strategis Beli Saham Proline,
        Produsen Alat Kesehatan IVD Nasional dengan TKDN Tinggi

JAKARTA, 28 Juni 2024 – Di tengah kondisi geopolitik yang terus mengalami ketidakpastian,
Emiten jasa layanan kesehatan, PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode Saham: PRDA) mengambil
langkah strategis untuk memperkuat dan mengamankan rantai pasoknya dengan membeli
saham Proline, produsen berbagai alat kesehatan diagnostik in vitro yang telah dikenal luas
dan digunakan oleh banyak fasilitas layanan kesehatan di Indonesia. Dalam Keterbukaan
Informasinya, Perseroan menyampaikan bahwa langkah ini diambil dengan
mempertimbangkan berbagai manfaat di masa yang akan datang, diantaranya untuk
memperkuat dan mengamankan rantai pasok Perseroan. Dalam Industri Layanan Kesehatan,
rantai pasok yang terganggu dapat menyebabkan gangguan operasional, peningkatan biaya,
dan potensi kehilangan pelanggan. Dengan memiliki saham di Proline, Perseroan dapat
memastikan kendali yang lebih besar atas rantai pasok. Hal ini dapat mengurangi risiko
keterlambatan dan ketidakpastian yang terjadi dalam logistik pihak ketiga. Selain itu, untuk
mendukung Pemerintah dalam membangun kemandirian alat kesehatan di Indonesia secara
berkesinambungan, Perseroan yakin bahwa Proline merupakan perusahaan yang tepat bagi
Perseroan untuk berinvestasi karena Proline memiliki produk-produk dengan Tingkat
Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang tinggi. Hal ini menunjukkan komitmen kami dalam
mendukung industri lokal dan mengurangi ketergantungan pada impor serta memperkuat
posisi Perseroan sebagai pemimpin dalam penyediaan solusi kesehatan berkualitas tinggi.

Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty, mengutarakan “Kami telah mempelajari kinerja Proline,
yang menunjukkan hasil yang baik dari tahun ke tahun terutama di tahun 2023. Proline
mampu mengembangkan produk diagnostik dengan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN)
yang tinggi dan mampu mengisi keperluan bahan baku diagnostik bagi layanan laboratorium
swasta maupun pemerintah yang pada akhirnya akan meningkatkan nilai bagi pemegang
sahamnya. Maka dengan langkah strategis ini, kami berharap dapat semakin mengukuhkan
posisi Perseroan dalam mengamankan pelayanan dan meningkatkan kinerja bisnisnya di
tahun-tahun mendatang”, ujar Dewi.

Pembelian saham Proline juga menunjukkan komitmen Perseroan untuk memperluas lini
bisnisnya tidak hanya di industri laboratorium kesehatan tetapi juga merambah industri alat-
alat kesehatan. Direktur Keuangan Perseroan, Liana Kuswandi, turut menambahkan “Dengan
mengambil bagian sebanyak 39% saham di Proline, Perseroan optimis dapat berkontribusi
terhadap pendapatan Perseroan. Dari aspek keuangan, langkah pembelian saham yang
dilakukan Perseroan ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah pada laba bersih, aset,
Page 2
      dan ekuitas Perseroan, yang tentunya diproyeksikan akan terus meningkat hingga tahun-
      tahun mendatang”, imbuhnya.

      Saat ini, Proline telah memiliki 1 pabrik yang berlokasi di Kawasan Industri Jababeka III
      Cikarang yang beroperasi sejak 15 Oktober 2011. Sejak pabrik pertama ini diresmikan, Proline
      telah memproduksi berbagai produk reagen kimia rutin yang digunakan oleh ribuan fasilitas
      layanan kesehatan di Indonesia. Di tahun 2023 Proline menambah lini produknya yaitu reagen
      hematologi untuk berbagai merk instrumen hematologi yang banyak digunakan di Indonesia.
      Produk Proline telah lama tayang di e-katalog dan memiliki TKDN lebih dari 40%. Proline telah
      memiliki sertifikat ISO 13485:2016 yaitu sertifikat manajemen mutu untuk alat kesehatan,
      CPAKB (Cara Pembuatan Alat Kesehatan yang Baik) dari Kementerian Kesehatan RI yang
      menunjukkan seluruh operasional termasuk proses produksi yang dilakukan memenuhi
      standar yang ditetapkan. Selain itu seluruh produk Proline telah memiliki ijin edar yang
      menunjukkan bahwa produk Proline telah memenuhi persyaratan manfaat, keamanan dan
      kualitas sebagai alat kesehatan diagnostik in vitro yang berkualitas. Dalam kerjasama produksi
      dan pengembangan berbagai instrumen laboratorium, Proline bekerjasama dengan berbagai
      perusahaan global dari Jerman, China, Korea, Jepang, Spanyol, dan Amerika.

      #Prodia #Saham #PRDA #Proline #ProdiaDiagnosticLine #TKDN

                                                                ******
Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.
Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan
farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil
pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.
Sebagai pemimpin pasar, sejak 2012 Prodia merupakan satu-satunya laboratorium dan klinik di Indonesia dengan akreditasi College of
American Pathologists (CAP). Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.
Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016,
dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham.
Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.
Hingga 31 Maret 2024, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 298 outlet, di 80 kota dan 34 provinsi di seluruh Indonesia,
beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty
clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre, Prodia Women’s Health Centre dan Prodia Senior Health Centre.
Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia
(TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsup 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget
Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store &
PlayStore.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:

Marina Eka Amalia                                                  Mella Melia
Corporate Secretary                                                Investor Relation Manager
PT Prodia Widyahusada Tbk.                                         PT Prodia Widyahusada Tbk
Ph.   +62-21-3144182                                               Ph: +62-21-3144182
Email corporate.secretary@prodia.co.id                             Email: investor.relation@prodia.co.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.3 MB
Published28 Jun 2024
Pages2
Characters6,823
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Prodia Widyahusada Tbk p.1 ×11
linked person Dewi Muliaty p.1
linked person Liana Kuswandi p.1
linked person Dr. Andi Widjaja p.2 ×2
linked person Marina Eka Amalia p.2
possible org Bursa Efek Indonesia p.2
unresolved org Kementerian Kesehatan RI p.2
unresolved person Investor Relation Manager · Corporate Secretary p.2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result