Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 70
Page 1
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk Laporan Keuangan Beserta Laporan Auditor Independen Pada Tanggal 31 Desember 2023 Dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut/ Financial Statements With Independent Auditors’ Report As of December 31, 2023 And For The Year Then Ended
Page 2
.
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN WITH INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
Daftar Isi Table of Contents
Halaman/
Pages
Surat Pernyataan Direksi Board of Directors’ Statement Letter
Laporan Auditor Independen Independent Auditors’ Report
Laporan Posisi Keuangan 1–3 Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Statement of Profit or Loss and Other
Komprehensif Lain 4 Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas 5 Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas 6 Statement of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan 7 – 62 Notes to the Financial Statements
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8
Page 9
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2023 2022
ASET ASSETS
ASET LANCAR CURRENT ASSETS
Kas dan bank 2,4,29,31 7.390.212.002 7.287.512.569 Cash on hand and in banks
Piutang usaha - pihak ketiga - Trade receivables - third parties -
neto 2,5,29,31 15.012.078.212 20.544.400.038 net
Uang muka dan biaya dibayar Advances and prepaid
di muka 2,6 670.704.427 267.846.829 expenses
Pajak dibayar di muka 2,16a 91.308.584 - Prepaid tax
Aset lancar lainnya 2,10 3.349.027.500 - Other current assets
Jumlah Aset Lancar 26.513.330.725 28.099.759.436 Total Current Assets
ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS
Investasi pada entitas asosiasi 2,7,28 204.993.130 209.220.333 Investment in an associate
Aset tetap - neto 2,8 25.422.514.287 18.458.980.198 Fixed assets - net
Aset takberwujud - neto 2,9 333.898.385 4.416.667 Intangible asset - net
Aset pajak tangguhan 2,16d 1.747.333.076 1.726.651.191 Deferred tax assets
Aset tidak lancar lainnya 2,10,29,31 - 119.000.000 Other non-current assets
Jumlah Aset Tidak Lancar 27.708.738.878 20.518.268.389 Total Non-Current Assets
JUMLAH ASET 54.222.069.603 48.618.027.825 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak The accompanying notes to the financial statement form an
terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan. integral part of these financial statements taken as whole.
1
Page 10
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan) STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2023 2022
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES
Utang usaha 2,11,29,31 Trade payables
Pihak ketiga 2.050.745.957 7.083.219.469 Third parties
Pihak berelasi 28 158.437.132 419.657.100 Related parties
2,12,28
Utang lain-lain - pihak berelasi 29,31 - 200.000.000 Other payables - related party
Utang pajak 2,16b 187.939.903 2.833.796.986 Taxes payable
Beban akrual 2,17,29,31 2.247.607.259 880.310.166 Accrued expenses
Liabilitas jangka panjang - bagian
yang akan jatuh tempo dalam Long-term liabilities -
satu tahun: current maturities:
Utang sewa pembiayaan 2,14,29,31 313.833.333 285.001.415 Consumer financing payables
Pinjaman bank 2,13,29,31 - 973.907.620 Bank loan
Liabilitas sewa 2,15,29,31 - 165.560.143 Lease liabilities
JUMLAH LIABILITAS JANGKA
PENDEK 4.958.563.584 12.841.452.899 TOTAL CURRENT LIABILITIES
LIABILITAS JANGKA PANJANG NON-CURRENT LIABILITIES
Liabilitas imbalan pasca-kerja Post-employment benefits
karyawan 2,18 238.522.375 141.810.782 liabilities
Liabilitas jangka panjang setelah
dikurangi bagian yang Long-term liabilities -
jatuh tempo dalam satu tahun: net of current maturities:
Utang sewa pembiayaan 2,14,29,31 392.291.667 - Consumer financing payables
Pinjaman bank 2,13,29,31 - 1.894.909.834 Bank loan
JUMLAH LIABILITAS JANGKA TOTAL NON-CURRENT
PANJANG 630.814.042 2.036.720.616 LIABILITIES
JUMLAH LIABILITAS 5.589.377.626 14.878.173.515 TOTAL LIABILITIES
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak The accompanying notes to the financial statement form an
terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan. integral part of these financial statements taken as whole.
2
Page 11
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan) STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2023 2022
EKUITAS EQUITY
Modal saham Share capital
Modal dasar - Authorized -
19.998.000.000 saham 19,998,000,000 shares
dengan nilai nominal Rp8 per with par value of Rp8
saham pada tanggal per share as of
31 Desember 2023 dan December 31, 2023 and
10.500 saham dengan nilai 10,500 shares
nominal Rp1.000.000 per with par value of
saham pada Rp1,000,000 per share as of
tanggal 31 Desember 2022 December 31, 2022
Modal ditempatkan dan disetor
penuh - 4.999.500.000 Issued and fully paid -
saham pada tanggal 4,999,500,000 shares
31 Desember 2023 dan as of December 31, 2023,
10.500 saham pada tanggal and 10,500 shares
31 Desember 2022 19 39.996.000.000 10.500.000.000 as of December 31, 2022
Saldo laba Retained earnings
Dicadangkan 20 100.000.000 - Appropriated
Belum dicadangkan 1.968.854.822 23.255.246.589 Un-appropriated
Penghasilan (rugi) komprehensif Other comprehensive income
lain 6.567.837.155 (15.392.279) (loss)
JUMLAH EKUITAS 48.632.691.977 33.739.854.310 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS DAN TOTAL LIABILITIES AND
EKUITAS 54.222.069.603 48.618.027.825 EQUITY
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak The accompanying notes to the financial statement form an
terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan. integral part of these financial statements taken as whole.
3
Page 12
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND OTHER
KOMPREHENSIF LAIN COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 DECEMBER 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2023 2022
PENDAPATAN 2,22 42.877.712.935 64.883.327.124 REVENUE
BEBAN POKOK PENDAPATAN 2,23 (31.849.756.062) (49.189.304.674) COST OF REVENUE
LABA BRUTO 11.027.956.873 15.694.022.450 GROSS PROFIT
Beban umum dan General and administrative
administrasi 2,24 (7.917.725.744) (6.239.835.678) expenses
LABA USAHA 3.110.231.129 9.454.186.772 PROFIT FROM OPERATIONS
Bagian rugi dari entitas asosiasi 2,7 (4.227.203) (9.320.598) Share in loss from an associate
Penghasilan keuangan 2,25 57.162.605 40.035.313 Finance income
Biaya keuangan 2,26 (506.676.181) (603.770.060) Finance costs
Penghasilan (beban) lain-lain -
neto 2,27 29.483.104 (498.043.741) Other income (expenses) - net
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK PROFIT BEFORE
PENGHASILAN 2.685.973.454 8.383.087.686 INCOME TAX EXPENSE
Beban pajak penghasilan - neto 2,16c (872.365.221) (2.092.100.135) Income tax expense - net
LABA NETO TAHUN BERJALAN 1.813.608.233 6.290.987.551 NET PROFIT FOR THE YEAR
PENGHASILAN (RUGI) OTHER COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF LAIN INCOME (LOSS)
Pos-pos yang tidak akan Items that will not be
direklasifikasi ke laba rugi: reclassified to profit or loss:
Penyesuaian nilai wajar aset Fair value adjustment of fixed
tetap 2,8 6.591.595.157 - assets
Pengukuran kembali dari
liabilitas imbalan pasca-kerja Remeasurement of post-
karyawan 2,18 (10.725.286) (9.093.182) employment benefits liabilities
Pajak penghasilan terkait 16d,18 2.359.563 2.000.500 Related income tax
Penghasilan (rugi) komprehensif Other comprehensive income
lain - setelah pajak 6.583.229.434 (7.092.682) (loss) - net of tax
JUMLAH PENGHASILAN
KOMPREHENSIF TAHUN TOTAL COMPREHENSIVE
BERJALAN 8.396.837.667 6.283.894.869 INCOME FOR THE YEAR
LABA PER SAHAM DASAR 2, 21 0,38 1,50 BASIC EARNINGS PER SHARE
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak The accompanying notes to the financial statement form an
terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan. integral part of these financial statements taken as whole.
4
Page 13
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Modal saham Saldo laba/
ditempatkan dan Retained earnings Penghasilan (rugi)
disetor penuh/ komprehensif lain/
Catatan/ Issued and fully paid Dicadangkan/ Belum dicadangkan/ Other comprehensive Jumlah ekuitas/
Notes share capital Appropriated Un-appropriated income (loss) Total equity
Saldo per 1 Januari 2022 10.500.000.000 - 16.964.259.038 (8.299.597 ) 27.455.959.441 Balance as of January 1, 2022
Laba neto tahun berjalan - - 6.290.987.551 - 6.290.987.551 Net profit for the year
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasca- Remeasurement of post-employment benefits
kerja karyawan, setelah pajak 18 - - - (7.092.682 ) (7.092.682 ) liabilities, net of tax
Saldo per 31 Desember 2022 10.500.000.000 - 23.255.246.589 (15.392.279 ) 33.739.854.310 Balance as of December 31, 2022
Penambahan modal saham melalui setoran
tunai 19 6.496.000.000 - - - 6.496.000.000 Addition of share capital through cash
Penambahan modal saham melalui kapitalisasi Addition of share capital through
saldo laba 19 23.000.000.000 - (23.000.000.000 ) - - capitalization of retained earnings
Penempatan saldo laba dicadangkan 20 - 100.000.000 (100.000.000 ) - - Placement of appropriated retained earnings
Laba neto tahun berjalan - - 1.813.608.233 - 1.813.608.233 Net profit for the year
Penyesuaian nilai wajar aset tetap 8 - - - 6.591.595.157 6.591.595.157 Fair value adjustment of fixed assets
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasca- Remeasurement of post-employment benefits
kerja karyawan, setelah pajak 18 - - - (8.365.723 ) (8.365.723 ) liabilities, net of tax
Saldo per 31 Desember 2023 39.996.000.000 100.000.000 1.968.854.822 6.567.837.155 48.632.691.977 Balance as of December 31, 2023
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these financial statements
secara keseluruhan. taken as whole.
5
Page 14
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN ARUS KAS STATEMENT OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA FOR THE YEAR ENDED
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 DECEMBER 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2023 2022
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan dari pelanggan 48.410.034.761 55.607.746.221 Receipts from customers
Pembayaran kepada pemasok (38.917.464.060) (45.254.731.506) Payments to suppliers
Pembayaran kepada karyawan (4.209.988.631) (3.087.712.291) Payments to employees
Pembayaran beban operasi Payments of other operating
lainnya (2.909.729.341) (2.747.958.785) expenses
Kas neto yang diperoleh dari Net cash provided by
operasi 2.372.852.729 4.517.343.639 operations
Penerimaan penghasilan
keuangan 25 57.162.605 40.035.313 Receipts of finance income
Pembayaran biaya keuangan (497.365.321) (527.202.325) Payments of finance costs
Pembayaran beban pajak
penghasilan (1.606.537.073) (1.444.877.982) Payments of income tax expense
Kas Neto Diperoleh dari Net Cash Provided by
Aktivitas Operasi 326.112.940 2.585.298.645 Operating Activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Perolehan aset tetap 8,34a (1.191.418.182) (4.674.392.137) Acquisition of fixed assets
Perolehan aset takberwujud 9 (438.504.740) - Acquisition of intangible assets
Kas Neto Digunakan untuk Net Cash Used in
Aktivitas Investasi (1.629.922.922) (4.674.392.137) Investing Activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan dari setoran modal 19 6.496.000.000 - Proceeds from paid-in capital
Pembayaran pinjaman bank 13,34b (2.916.666.667) (1.000.000.000) Payments of bank loan
Pembayaran biaya emisi terkait Payments for emission cost
proses penawaran umum related to initial public offering
perdana (1.398.947.500) - process
Pembayaran utang sewa Payments of consumer financing
pembiayaan 34b (520.376.415) (680.514.224) payables
Pembayaran utang lain-lain ke Payments of other payables
pihak berelasi 12,34b (200.000.000) - to related party
Pembayaran liabilitas sewa 15,34b (172.500.003) (230.000.004) Payments of lease liabilities
Penerimaan dari bank yang Proceeds from restricted cash
dibatasi penggunaannya 10 119.000.000 - in bank
Kas Neto Diperoleh dari
(Digunakan untuk) Aktivitas Net Cash Provided by (Used in)
Pendanaan 1.406.509.415 (1.910.514.228) Financing Activities
NET INCREASE (DECREASE)
KENAIKAN (PENURUNAN) IN CASH ON HAND AND
NETO KAS DAN BANK 102.699.433 (3.999.607.720) IN BANKS
CASH ON HAND AND IN BANKS
KAS DAN BANK PADA AWAL AT THE BEGINNING OF THE
TAHUN 7.287.512.569 11.287.120.289 YEAR
KAS DAN BANK PADA AKHIR CASH ON HAND AND IN BANKS
TAHUN 4 7.390.212.002 7.287.512.569 AT THE END OF THE YEAR
Tambahan informasi arus kas diungkapkan dalam Catatan 34. Supplementary cash flows information is disclosed in Note 34.
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements form an
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan integral part of these financial statements
secara keseluruhan. taken as whole.
6
Page 15
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian Perusahaan a. The Company’s Establishment
PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (“Perusahaan”) PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk
didirikan di Indonesia berdasarkan Akta Notaris (the “Company”) was established in Indonesia
No. 13 pada tanggal 22 November 2016 oleh Heri based on Notarial Deed No. 13 dated
Martono, S.H. Akta Pendirian ini telah disahkan November 22, 2016 by Heri Martono, S.H. This
oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Deed of Establishment was approved by the
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan Minister of Law and Human Rights of the Republic
No. AHU-0053518.AH.01.01 Tahun 2016 tanggal of Indonesia in its Decision Letter
30 November 2016. No. AHU-0053518.AH.01.01 Year 2016 dated
November 30, 2016.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami The Company's Articles of Association have been
beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta amended several times, most recent by Notarial
Notaris No. 46 tanggal 7 September 2023 oleh Deed No. 46 dated September 7, 2023 by
Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Christina Dwi Utami, S.H., M. Hum., M.Kn., include
diantaranya terkait perubahan status Perusahaan those related to changes in the Company’s status
menjadi Perusahaan Terbuka, maksud dan tujuan into a Public Company, aims and objectives also
serta kegiatan usaha Perusahaan, serta susunan business activities of the Company, also the
dewan komisaris dan direksi. Perubahan composition of boards of commissioners and
terakhir tersebut telah disahkan oleh directors. This last amendment has been
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia approved by the Minister of Law and Human
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan Rights of the Republic of Indonesia in its Decision
No. AHU-0053706.AH.01.02. Tahun 2023 tanggal Letter No. AHU-0053706.AH.01.02. Year 2023
7 September 2023. dated September 7, 2023.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar In accordance with Article 3 of the Company's
Perusahaan, ruang lingkup dan kegiatan utama Articles of Association, the scope and main
Perusahaan adalah aktivitas keinsinyuran dan business of its activities are engineering and
konsultasi teknis. Kegiatan usaha yang dijalankan technical consulting activities. The current
saat ini sudah sesuai dengan Anggaran Dasar business activities are in accordance with the
Perusahaan. Perusahaan memulai operasi Company's Articles of Association. The Company
komersial pada tahun 2016. started its commercial activities in 2016.
Perusahaan berdomisili Jl. Tebet Barat Dalam The Company is domiciled at Jl. Tebet Barat
Raya No. 6, Tebet Barat, Tebet, Kota Jakarta Dalam Raya No. 6, Tebet Barat, Tebet, Kota
Selatan, DKI Jakarta, 12810. Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12810.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of December 31, 2023 and 2022, the ultimate
pemilik manfaat terakhir Perusahaan adalah Rudi beneficial owner of the Company is Rudi Reksa
Reksa Sutantra. Sutantra.
b. Manajemen Kunci dan Informasi Lainnya b. Key Management and Other Information
Susunan Dewan Komisaris, Direksi dan The composition of the Company’s Boards of
Komite Audit Perusahaan pada tanggal Commissioners, Board of Directors and Audit
31 Desember 2023 adalah sebagai berikut: Committee as of December 31, 2023 are as
follows:
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama : Rudi Reksa Sutantra : President Commissioner
Komisaris Independen : Yohanes Henri Prasetyo : Independent Commissioner
Direksi Board of Directors
Direktur Utama : Yophi Kurniawan Iswanto : President Director
Direktur : Andreas Setiawan, S.E, MBA : Director
Komite Audit Audit Committee
Ketua : Yohanes Henri Prasetyo : Chairman
Anggota : Thamrin Prima Simatupang : Member
Anggota : Budi Rahmat Halawa : Member
7
Page 16
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Manajemen Kunci dan Informasi Lainnya b. Key Management and Other Information
(lanjutan) (continued)
Susunan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada The composition of the Company’s Commissioner
tanggal 31 Desember 2022 adalah sebagai and Board of Directors as of December 31, 2022
berikut: are as follows:
Komisaris : Rudi Reksa Sutantra : Commissioner
Direktur : Yophi Kurniawan Iswanto : President Director
Jumlah kompensasi yang dibayarkan kepada Total compensation paid to the Board of Directors for
Direksi untuk tahun-tahun yang berakhir pada the years ended December 31, 2023 and 2022
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing- amounted to Rp804,459,702 and Rp716,653,394,
masing sebesar Rp804.459.702 dan respectively.
Rp716.653.394.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of December 31, 2023 and 2022, the Company
Perusahaan memiliki jumlah karyawan tetap has 9 and 11 permanent employees, respectively
masing-masing sebanyak 9 dan 11 orang (tidak (unaudited).
diaudit).
c. Struktur Entitas Asosiasi c. Structure of an Associate
Berdasarkan Akta Notaris No. 19 pada tanggal Based on Notarial Deed No. 19 dated
30 Maret 2021 oleh Heri Martono, S.H., March 30, 2021 by Heri Martono, S.H.,
Perusahaan membeli 250.000 lembar saham the Company purchased 250,000 shares of
PT Mart Abadi Pharma (“MAP”) senilai PT Mart Abadi Pharma (“MAP”) for Rp250,000,000
Rp250.000.000 yang mewakili 25% kepemilikan. which represents 25% ownership. Until completion
Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan date of the financial statements, MAP still has not
keuangan, MAP masih belum memulai aktivitas started its commercial activities.
komersial.
d. Persetujuan dan Pengesahan untuk Penerbitan d. Approval and Authorization for the Issuance of
Laporan Keuangan the Financial Statements
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan Management is responsible for the preparation
dan penyajian laporan keuangan ini sesuai dengan and fair presentation of these financial statements
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang in accordance with Indonesian Financial
telah disetujui dan disahkan untuk diterbitkan oleh Accounting Standards, which were completed,
Direksi Perusahaan pada tanggal 13 Juni 2024. approved and authorized for issuance by the
Company’s Board of Directors on June 13, 2024.
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
Kebijakan-kebijakan akuntansi material yang The material accounting policies applied by the
diterapkan oleh Perusahaan dalam penyusunan Company in the preparation of the financial statements
laporan keuangan diterapkan secara konsisten, dalam have been consistently applied, in the financial
laporan keuangan untuk tahun yang berakhir pada statements for the year ended December 31, 2023 are
tanggal 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut: as follows:
a. Pernyataan Kepatuhan a. Compliance Statement
Laporan keuangan Perusahaan telah disusun dan The Company's financial statements have been
disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi prepared and presented in accordance with
Keuangan (“SAK”) di Indonesia yang mencakup Indonesian Financial Accounting Standards
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“SAK”) which comprise the Statements of
(“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Financial Accounting Standards (“PSAK”) and
Keuangan (“ISAK”) yang dikeluarkan oleh Dewan Interpretations to Financial Accounting Standards
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan (“ISAK”) issued by the Financial Accounting
Indonesia (“DSAK-IAI”) dan Peraturan Nomor Standards Board of the Indonesian Institute of
VIII.G.7 tentang Pedoman Penyajian serta Accountants (“DSAK-IAI”) and the Regulations
Pengungkapan Laporan Keuangan yang Number VIII.G.7 of Guidelines on Financial
diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) Statement Presentation and Disclosures issued by
untuk perusahaan publik. Financial Services Authority (“OJK”) for listed
company.
8
Page 17
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
(lanjutan)
b. Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan b. Basis of Preparation and Presentation of the
Keuangan Financial Statements
Laporan keuangan ini disajikan dalam Rupiah These financial statements are presented in
(“Rp”), yang merupakan mata uang fungsional Rupiah (“Rp”), which is the Company's functional
Perusahaan kecuali dinyatakan lain. currency unless otherwise stated.
Laporan keuangan disusun berdasarkan konsep The financial statements are prepared based on
harga perolehan, kecuali seperti yang disebutkan the historical cost concept, except as disclosed in
dalam catatan atas laporan keuangan yang the relevant notes to the financial statements.
relevan. Laporan keuangan menggunakan dasar The financial statements use the accrual basis of
akrual kecuali untuk laporan arus kas. accounting except for the statement of cash flows.
Laporan arus kas menyajikan penerimaan dan The statement of cash flows presents receipts and
pengeluaran kas dan bank yang dikelompokkan ke payments of cash on hand and in banks classified
dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. which classified into operating, investing and
Arus kas dari aktivitas operasi disajikan dengan financing activities. Cash flows from operating
menggunakan metode langsung. activities are presented using the direct method.
Penyusunan laporan keuangan Perusahaan The preparation of the Company’s financial
sesuai dengan SAK mengharuskan penggunaan statements in accordance with SAK requires the
estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga use of estimates and assumptions. It also requires
mengharuskan manajemen untuk membuat management to make consideration in the process
pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan of applying the Company’s accounting policies.
akuntansi Perusahaan. Area yang kompleks atau Areas that are complex or require a higher level of
memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih consideration or areas where assumptions and
tinggi atau area dimana asumsi dan estimasi dapat estimates can have a significant impact on the
berdampak signifikan terhadap laporan keuangan Company’s financial statements are disclosed in
Perusahaan diungkapkan di Catatan 3. Note 3.
PSAK dan ISAK PSAK and ISAK
DSAK-IAI telah menerbitkan amendemen DSAK-IAI has issued amendments and
dan interpretasi yang berlaku efektif mulai interpretations which are effective starting
1 Januari 2023 sebagai berikut: January 1, 2023 as follows:
- Amendemen PSAK 1, “Penyajian Laporan - Amendment of PSAK 1, "Presentation of
Keuangan” tentang pengungkapan kebijakan Financial Reports” regarding disclosure of
akuntansi yang mengubah istilah “signifikan” accounting policies which changes the term
menjadi “material” dan memberi penjelasan "significant" to "material" and provides an
mengenai kebijakan akuntansi material; explanation of material accounting policies;
- Amendemen PSAK 25, “Kebijakan Akuntansi - Amendment of PSAK 25, "Accounting Policies
Perubahan Estimasi Akuntansi dan for Changes in Accounting Estimates and
Kesalahan”; Errors";
- Amendemen PSAK 16, “Aset Tetap” tentang - Amendment of PSAK 16, "Fixed Assets”
hasil sebelum penggunaan yang diintensikan”; regarding results before intended use; and
dan
- Amendemen PSAK 46, “Pajak Penghasilan” - Amendment of PSAK 46, "Income Taxes”
tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan regarding Deferred Tax related to Assets and
Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal. Liabilties Arising from a Single Transaction.
Penerapan dari amendemen dan interpretasi di The adoption of the above amendments and
atas tidak menimbulkan perubahan substansial interpretations did not result in substantial changes
atas kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak to the Company's accounting policies and had no
memiliki dampak signifikan terhadap laporan significant impact on the financial statements in the
keuangan pada tahun berjalan atau tahun current or prior year.
sebelumnya.
9
Page 18
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
(lanjutan)
b. Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan b. Basis of Preparation and Presentation of the
Keuangan (lanjutan) Financial Statements (continued)
PSAK dan ISAK (lanjutan) PSAK and ISAK (continued)
DSAK-IAI telah menerbitkan standar baru, DSAK-IAI has issued the following new standards,
amendemen dan interpretasi berikut, namun amendments and interpretations, but not yet
belum berlaku efektif untuk tahun buku yang effective for the financial year beginning
dimulai pada 1 Januari 2023 sebagai berikut: January 1, 2023 as follows:
Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2024 Effective beginning on or after January 1, 2024
- Amendemen PSAK 73, “Sewa” tentang - Amendment of PSAK 73, “Leases” about lease
liabilitas sewa pada transaksi jual dan sewa- liability in a sale and leaseback; and
balik; dan
- Amendemen PSAK 1, “Penyajian Laporan - Amendment of PSAK 1, "Presentation of
Keuangan” terkait liabilitas jangka Panjang Financial Statements" related to long-term
dengan kovenan; liabilities with covenants;
Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2025 Effective beginning on or after January 1, 2025
- PSAK 74, “Kontrak Asuransi”; dan - PSAK 74, “Insurance Contracts”; and
- Amendemen PSAK 74, “Kontrak Asuransi - Amendment of PSAK 74, “Insurance Contracts
tentang Penerapan Awal PSAK 74 dan regarding Initial Application of PSAK 74 and
PSAK 71 - Informasi Komparatif”. PSAK 71 - Comparative Information”.
Untuk periode akuntansi yang dimulai pada dan For accounting periods beginning on and after
setelah 1 Januari 2024, nomor referensi PSAK dan January 1, 2024, PSAK and ISAK reference
ISAK akan diurut ulang dan diubah sebagaimana numbers will be reordered and changed as
yang dipublikasikan oleh DSAK-IAI. Sebagai published by DSAK-IAI. As a result, current PSAK
akibatnya, nomor referensi PSAK dan ISAK saat and ISAK reference numbers will change in future
ini akan berubah pada tahun-tahun mendatang. years. This will not have any accounting impact on
Hal ini tidak akan menimbulkan dampak akuntansi the Company's financial statements.
pada laporan keuangan Perusahaan.
c. Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi c. Transactions with Related Parties
Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak- The Company deals with related parties, as
pihak berelasi, sebagaimana didefinisikan oleh defined by PSAK 7, “Disclosure of Related
PSAK 7, “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”. Parties”. All significant transactions with related
Semua transaksi yang signifikan dengan parties, whether conducted with the same terms
pihak-pihak yang berelasi, baik yang dilakukan and conditions as third parties or not, disclosed in
dengan syarat dan kondisi yang sama dengan the notes to the financial statements.
pihak ketiga atau pun tidak, diungkapkan dalam
catatan atas laporan keuangan.
d. Klasifikasi Lancar dan Tidak Lancar d. Classification of Current and Non-Current
Perusahaan menyajikan aset dan liabilitas dalam The Company presents assets and liabilities in
laporan posisi keuangan berdasarkan klasifikasi the statement of financial position based on
lancar/tidak lancar. Suatu aset disajikan lancar current/non-current classification. An asset is
bila: presented as current when:
- akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam - expected to be realized or intended to be sold
siklus operasi normal; or consumed in the normal operating cycle;
- untuk diperdagangkan; atau - held primarily for the purpose of trading; or
- akan direalisasi dalam 12 bulan setelah - expected to be realized within 12 months after
tanggal pelaporan, atau kas atau bank kecuali the reporting period, or cash or banks unless
yang dibatasi penggunaannya atau akan restricted from being exchanged or used to
digunakan untuk melunasi suatu liabilitas settle a liability for at least 12 months after the
dalam paling lambat 12 bulan setelah tanggal reporting period.
pelaporan.
10
Page 19
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
(lanjutan)
d. Klasifikasi Lancar dan Tidak Lancar (lanjutan) d. Classification of Current and Non-Current
(continued)
Suatu liabilitas disajikan lancar bila: A liability is presented as current when:
- akan dilunasi dalam siklus operasi normal; - expected to be settled in the normal operating
cycle;
- untuk diperdagangkan; - held primarily for the purposes of trading;
- akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal - due to be settled within 12 months after the
pelaporan; atau reporting period; or
- tidak ada hak tanpa syarat untuk - there is no unconditional right to defer at least
menangguhkan pelunasannya dalam tidak 12 months after the reporting period.
12 bulan setelah tanggal pelaporan.
Aset pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai aset Deferred tax assets are classified as non-current
tidak lancar. assets.
e. Kas dan Bank e. Cash on hand and in banks
Kas dan bank merupakan akun-akun kas yang Cash on hand and in banks represent cash
tidak dibatasi penggunaannya dan tidak accounts which are not restricted in use and
dijaminkan. pledged as collateral.
f. Bank yang Dibatasi Penggunaannya f. Restricted Cash in Bank
Bank yang dibatasi penggunaannya merupakan Restricted cash in bank represents escrow
rekening penampungan atas utang bank. Bank account against bank loan. Restricted cash in bank
yang dibatasi penggunaannya disajikan sebagai is presented as “Other Non-Current Assets” in the
“Aset Tidak Lancar Lainnya” pada laporan posisi statement of financial position.
keuangan.
g. Uang Muka dan Biaya Dibayar di Muka g. Advances and Prepaid Expenses
Uang muka dicatat pada saat terjadinya. Advances are recorded as incurred.
Biaya dibayar di muka diamortisasi pada laporan Prepaid expenses are amortized on
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain the statements of profit or loss and other
sesuai dengan masa manfaatnya dengan comprehensive income in accordance with their
menggunakan metode garis lurus. beneficial periods using the straight-line method.
h. Investasi pada Entitas Asosiasi h. Investment in An Associate
Entitas asosiasi adalah entitas yang terhadapnya An associate is an entity over which the Company
Perusahaan memiliki pengaruh signifikan. has significant influence. Significant influence is
Pengaruh signifikan adalah kekuasaan untuk the power to participate in the financial and policy
berpartisipasi dalam keputusan kebijakan decisions of the investee, but is not control or joint
keuangan dan operasional investee, tetapi tidak control over those policies.
mengendalikan atau mengendalikan bersama atas
kebijakan tersebut.
Pertimbangan yang dibuat dalam menentukan The considerations made in determining
pengaruh signifikan adalah serupa dengan hal-hal significant influence are like those necessary to
yang diperlukan dalam menentukan kendali atas determine control over subsidiary.
entitas anak.
Investasi Perusahaan pada entitas asosiasi dicatat The Company’s investment in its associate is
dengan menggunakan metode ekuitas. Dalam accounted for using the equity method. Under the
metode ekuitas, investasi awalnya diakui pada equity method, the investment in an associate is
harga perolehan. Nilai tercatat investasi initially recognized at cost. The carrying amount of
disesuaikan untuk mengakui perubahan bagian the investment is adjusted to recognize changes in
Perusahaan atas aset neto entitas asosiasi sejak the Company’s share of net assets of the
tanggal perolehan. associate since the acquisition date.
11
Page 20
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
(lanjutan)
h. Investasi pada Entitas Asosiasi (lanjutan) h. Investment in An Associate (continued)
Laba rugi mencerminkan bagian dari Perusahaan The profit or loss reflects the Company’s share of
atas hasil operasi dari entitas asosiasi. Perubahan the results of operations of the associate. Any
Penghasilan Komprehensif Lain (“PKL”) dari change in Other Comprehensive Income (“OCI”) of
entitas asosiasi disajikan sebagai bagian dari PKL the associate is presented as part of the
Perusahaan. Selain itu, bila terdapat perubahan Company’s OCI. In addition, when there has been
yang diakui langsung pada ekuitas entitas a change recognized directly in the equity of
asosiasi, Perusahaan mengakui bagiannya atas the associate, the Company recognizes its share
perubahan, jika sesuai, dalam laporan perubahan of any changes, when applicable, in the statement
ekuitas. of changes in equity.
Laba atau rugi yang belum direalisasi sebagai hasil Unrealized gains and losses resulting from
dari transaksi-transaksi antara Perusahaan transactions between the Company and the
dengan entitas asosiasi dieliminasi sesuai dengan associate are eliminated to the extent of the
kepentingan dalam entitas asosiasi. interest in the associate.
Gabungan bagian Perusahaan atas laba rugi The aggregate of the Company’s share of profit or
entitas asosiasi disajikan pada muka laporan laba loss of an associate is shown on the face of
rugi dan penghasilan komprehensif lain (sebagai the statement of profit or loss and other
laba atau rugi) di luar laba usaha dan comprehensive income (as profit or loss) outside
mencerminkan laba atau rugi setelah pajak dan operating profit and represents profit or loss after
Kepentingan Non-Pengendali (“KNP”) pada entitas tax and Non-Controlling Interest (“NCI”) in the
anak dari entitas asosiasi. Laporan keuangan subsidiary of the associate. The financial
entitas asosiasi disusun atas periode pelaporan statements of the associate are prepared for the
yang sama dengan Perusahaan. same reporting period of the Company.
Setelah penerapan metode ekuitas, Perusahaan After application of the equity method, the
menentukan apakah diperlukan untuk mengakui Company determines whether it is necessary to
tambahan rugi penurunan nilai atas investasi recognize an additional impairment loss on the
Perusahaan dalam entitas asosiasi. Perusahaan Company’s investment in its associate. The
menentukan pada setiap tanggal pelaporan Company determines at each reporting date
apakah terdapat bukti yang objektif yang whether there is any objective evidence that the
mengindikasikan bahwa investasi dalam entitas investment in the associate is impaired.
asosiasi mengalami penurunan nilai.
Dalam hal ini, Perusahaan menghitung jumlah In this case, the Company calculates the amount
penurunan nilai berdasarkan selisih antara jumlah of impairment as the difference between the
terpulihkan atas investasi dalam entitas asosiasi recoverable amount of the investment in associate
dan nilai tercatatnya dan mengakuinya dalam laba and its carrying value, and recognizes the amount
rugi. in profit or loss.
Pada saat kehilangan pengaruh signifikan atas Upon loss of significant influence over
entitas asosiasi, Perusahaan mengukur dan the associate, the Company measures and
mengakui bagian investasi tersisa pada nilai wajar. recognizes any retained investment at its fair
Selisih antara nilai tercatat entitas asosiasi dan value. Any difference between the carrying amount
nilai wajar investasi yang tersisa dan penerimaan of the associate and the fair value of the retained
dari pelepasan investasi diakui pada laba rugi. investment and proceeds from disposal is
recognized in profit or loss.
i. Beban Ditangguhkan i. Deferred Charges
Akun ini merupakan akumulasi biaya emisi yaitu This account represents accumulated of emission
terdiri dari biaya dan beban terkait jasa tenaga ahli costs which consist of professional fees and
sehubungan dengan Penawaran Umum Perdana expenses in connection with Initial Public Offering
Saham (Initial Public Offering - “IPO”). Biaya dan (“IPO”). This costs and expenses will be
beban ini akan direklasifikasi menjadi akun reclassified to “Additional Paid-in Capital” account
“Tambahan Modal Disetor” pada saat Perusahaan when the Company has been effectively become
sudah efektif menjadi Perusahaan publik. the public Company.
12
Page 21
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
(lanjutan)
i. Beban Ditangguhkan (lanjutan) i. Deferred Charges (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2023, seluruh biaya As of December 31, 2023, all deferred costs and
dan beban ditangguhkan disajikan sebagai “Aset expenses are presented as “Other Current Assets”
Lancar Lainnya” pada laporan posisi keuangan. in the statement of financial position.
j. Aset Tetap j. Fixed Assets
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan Fixed assets are stated at cost less accumulated
dikurangi akumulasi penyusutan (kecuali tanah depreciation (except for land that is not
yang tidak disusutkan) dan rugi penurunan nilai, depreciated) and impairment losses, if any. Such
jika ada. Biaya perolehan termasuk biaya cost includes the cost of replacing part of the fixed
penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut assets when that cost is incurred, if the recognition
terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan. criteria are met.
Selanjutnya, pada saat inspeksi yang signifikan Likewise, when a major inspection is performed, its
dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam nilai cost is recognized in the carrying amount of the
tercatat aset tetap sebagai suatu penggantian jika fixed assets as a replacement if the recognition
memenuhi kriteria pengakuan. criteria are satisfied.
Semua biaya pemeliharaan dan perbaikan yang All repairs and maintenance costs that do not meet
tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam the recognition criteria are recognized in the
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif statement of profit or loss and other
lain pada saat terjadinya. comprehensive income as incurred.
Penyusutan aset dimulai pada saat aset tersebut Depreciation of an asset starts when it is available
siap untuk digunakan sesuai maksud for its intended use and is computed using the
penggunaannya dan dihitung dengan straight-line method based on the estimated useful
menggunakan metode garis lurus berdasarkan life of the asset as follows:
estimasi umur manfaat ekonomis sebagai berikut:
Tahun/ Persentase/
Years Percentage
Bangunan 20 5% Building
Kendaraan 8 12,5% Vehicles
Peralatan proyek 4 25% Project equipment
Perlengkapan kantor 4 25% Office supplies
Masa manfaat aset tetap dan metode depresiasi The fixed assets’ useful lives and methods of
ditelaah dan disesuaikan, jika sesuai keadaan, depreciation are reviewed, and adjusted if
pada setiap akhir tahun buku. appropriate, at each financial year end.
Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar Assets under progress is stated at cost and
biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari presented as part of fixed assets in the statement
aset tetap dalam laporan posisi keuangan. of financial position. The accumulated costs will be
Akumulasi biaya perolehan untuk aset dalam reclassified to the appropriate fixed asset account
penyelesaian akan dipindahkan ke masing-masing when the construction is substantially completed
aset tetap yang bersangkutan pada saat aset and the constructed asset is ready for its intended
tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan use.
sesuai dengan tujuannya.
Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat Fixed assets are derecognized upon disposal or
dilepaskan atau ketika tidak ada manfaat when no future economic benefits are expected
ekonomis masa depan yang diharapkan dari from its use or disposal. Any gain or loss arising on
penggunaan atau pelepasannya. Keuntungan atau derecognition of the asset is included in profit or
kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan loss in the period the asset is derecognized.
aset dimasukkan dalam laba rugi pada periode
aset tersebut dihentikan pengakuannya.
13
Page 22
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
(lanjutan)
j. Aset Tetap (lanjutan) j. Fixed Assets (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2022, aset tetap As of December 31, 2022, fixed assets were
dicatat menggunakan model biaya. recorded using the cost model.
Pada tanggal 30 Juni 2023, Perusahaan On June 30, 2023, the Company changed the
melakukan perubahan model pencatatan aset recording model of fixed assets in forms of land
tetap berupa tanah dan bangunan dari model biaya and building from cost model to revaluation model.
menjadi model revaluasi. Nilai wajar tanah dan The fair value of land and building are determined
bangunan ditentukan oleh penilai independen by an independent appraiser using market and
dengan menggunakan pendekatan pasar dan cost approaches. As of December 31, 2023, fixed
biaya. Pada tanggal 31 Desember 2023, aset tetap assets in forms of land and building are recorded
berupa tanah dan bangunan dicatat menggunakan using revaluation model, which is fair value at the
model revaluasi yaitu nilai wajar pada tanggal revaluation date, less accumulated depreciation
revaluasi, dikurangi akumulasi penyusutan dan and accumulated impairment losses that occur
akumulasi rugi penurunan nilai yang terjadi setelah after the revaluation date.
tanggal revaluasi.
Pada tanggal 31 Desember 2023, tanah dan As of December 31, 2023, land and building are
bangunan dicatat menggunakan model revaluasi recorded using revaluation model, which is fair
yaitu nilai wajar pada tanggal 30 Juni 2023, value on June 30, 2023, less accumulated
dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi depreciation and accumulated impairment losses
rugi penurunan nilai yang terjadi setelah tanggal that occur after June 30, 2023.
30 Juni 2023.
Frekuensi revaluasi bergantung pada perubahan The frequency of revaluation depends on changes
nilai wajar aset tetap yang direvaluasi. Jika nilai in the fair value of the revalued of fixed assets. If
wajar dari aset tetap yang direvaluasi berbeda the fair value of the revalued fixed assets is
secara material dengan jumlah tercatatnya, maka different from the amount received, then a further
revaluasi lanjutan disyaratkan. Aset tetap yang revaluation is required. Fixed assets experiences
mengalami perubahan nilai wajar secara signifikan significant and volatile changes in fair value
dan fluktuatif sehingga perlu direvaluasi secara therefore needs to be revalued annually. This
tahunan. Revaluasi tahunan tersebut tidak perlu annual revaluation is not necessary for fixed
dilakukan untuk aset tetap yang perubahan nilai assets which the changes in fair value is not
wajarnya tidak signifikan. Aset tetap tersebut perlu significant. That fixed asset needs to be revalued
direvaluasi paling kurang setiap 3 tahun sekali. at least every 3 years.
Ketika suatu aset tetap direvaluasi, maka jumlah When fixed assets are revalued, the amount
tercatat dari aset tetap tersebut disesuaikan pada determined from the fixed assets adjusted
jumlah revaluasiannya. Pada tanggal revaluasi, according to the revaluation amount. At the
aset diperlakukan dengan salah satu cara berikut revaluation date, assets are taken in one following
ini: ways:
- Jumlah tercatat bruto disesuaikan secara - The gross carrying amount is adjusted
konsisten dengan revaluasi jumlah tercatat consistently with the revaluation of the
aset. Sebagai contoh, jumlah tercatat bruto carrying amount of the asset. For example,
dapat dengan mengacu pada data pasar yang the gross carrying amount can be restated by
dapat diobservasi atau dapat secara referring to observable market data or it can
proporsional terhadap perubahan jumlah be restated proportionally to changes in the
tercatat. Akumulasi penyusutan pada tanggal carrying amount. Accumulated depreciation
revaluasi disesuaikan untuk menyamakan under revaluation date is adjusted to equalize
perbedaan antara jumlah tercatat bruto dan the difference between the gross carrying
jumlah tercatat aset setelah memperhitungkan amount and the carrying amount asset after
akumulasi rugi penurunan nilai; atau calculating the accumulated impairment
losses; or
- Akumulasi penyusutan dieliminasi terhadap - Accumulated depreciation is eliminated
jumlah tercatat bruto aset. against the gross carrying amount of the
assets.
14
Page 23
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
(lanjutan)
j. Aset Tetap (lanjutan) j. Fixed Assets (continued)
Jumlah penyesuaian akumulasi penyusutan The amount of adjustment for the accumulated
tersebut membentuk bagian kenaikan atau depreciation forms part of increase or decrease in
penurunan dalam jumlah tercatat yang ditentukan. the specified carrying amount.
Setiap kenaikan yang berasal dari revaluasi Any increase arising from revaluation of all fixed
seluruh aset tetap tersebut langsung dikreditkan ke assets are directly credited to other
penghasilan komprehensif lain dan akumulasinya comprehensive income and accumulated to a
ke surplus revaluasi pada bagian ekuitas, kecuali surplus in equity, except before any decline the
sebelumnya penurunan revaluasi atas aset yang revaluation of the same assets has been
sama pernah diakui dalam laba rugi, dalam hal ini, recognized in profit or loss, in this case, an
kenaikan revaluasi hingga sebesar penurunan nilai increase in revaluation up to an impairment in
aset akibat revaluasi tersebut, dikreditkan dalam value of assets as a result the revaluation, it is
laba rugi. credited in profit or loss.
Revaluasi dilakukan dengan keteraturan yang Revaluation is carried out with sufficient regularity
cukup untuk memastikan bahwa nilai tercatat tidak to ensure that the carrying value does not differ
berbeda secara material dari jumlah yang materially from the amount determined using fair
ditentukan dengan menggunakan nilai wajar pada value at the reporting date.
tanggal pelaporan.
Penyusutan atas nilai revaluasian aset tetap Depreciation of the revaluation value of fixed
dibebankan ke laba rugi. Sejalan dengan assets is charged to profit or loss. In line with
penggunaan aset oleh Perusahaan, surplus the Company’s use of assets, the revaluation
revaluasi aset tetap dipindahkan ke defisit sebesar surplus of fixed assets are transferred to deficit
perbedaan jumlah penyusutan berdasarkan nilai equal to the difference amount of depreciation
revaluasian aset tetap dengan jumlah penyusutan based on the revaluation value of the fixed assets
berdasarkan biaya perolehan aset tetap. Bila and the amount of depreciation based on the
kemudian aset tetap yang telah direvaluasi dijual acquisition cost of the fixed assets. If the revalued
atau dihentikan penggunaannya, saldo surplus fixed assets are sold or discontinued, the surplus
revaluasi tersisa dipindahkan langsung ke defisit. balance will be transferred directly to the deficit.
k. Aset Takberwujud k. Intangible Assets
Aset takberwujud yang diperoleh secara terpisah Intangible assets acquired separately are
diukur pada pengakuan awal sebesar biaya measured on initial recognition at cost. The cost of
perolehan. Biaya perolehan aset takberwujud yang intangible assets acquired from business
berasal dari kombinasi bisnis adalah nilai wajar combination is their fair value at the date of
pada tanggal akuisisi. Setelah pengakuan awal, acquisition. Following initial recognition, intangible
aset takberwujud dinyatakan pada biaya perolehan assets are carried at cost less any accumulated
dikurangi dengan akumulasi amortisasi dan amortization and accumulated impairment losses,
akumulasi rugi penurunan nilai, kecuali untuk except for goodwill which are carried at their fair
goodwill yang dinyatakan pada nilai wajar pada value at the date of acquisition less any
tanggal akuisisi dikurangi dengan penurunan nilai. impairment losses.
Umur manfaat aset takberwujud dinilai sebagai The useful lives of intangible assets are assessed
terbatas atau tidak terbatas. Aset takberwujud as either finite or indefinite. Intangible assets with
dengan umur manfaat terbatas diamortisasi sesuai finite lives are amortized over the economic useful
umur manfaat ekonomis dan diuji untuk penurunan life and assessed for impairment whenever there
nilai jika terdapat indikasi bahwa aset takberwujud is an indication that the intangible assets may be
mengalami penurunan nilai. Periode dan metode impaired. The amortization period and the
amortisasi aset takberwujud dengan umur manfaat amortization method for an intangible asset with a
terbatas ditelaah sekurang-kurangnya pada setiap finite useful life are reviewed at least at the end of
akhir periode pelaporan. each reporting period.
15
Page 24
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
(lanjutan)
k. Aset Takberwujud (lanjutan) k. Intangible Assets (continued)
Perubahan pada perkiraan umur manfaat atau Changes in the expected useful life or the
pola konsumsi manfaat ekonomi masa depan dari expected pattern of consumption of future
aset tersebut dijadikan pertimbangan dalam economic benefits embodied in the asset are
mengubah periode atau metode amortisasi dan considered to modify the amortization period or
diperlakukan sebagai perubahan estimasi method, as appropriate and are treated as
akuntansi. Beban amortisasi aset takberwujud changes in accounting estimates.
dengan umur manfaat terbatas dicatat sebagai The amortization expense on intangible assets
beban pada laporan laba rugi dan penghasilan with finite lives is recognized as expenses in
komprehensif lain sesuai dengan fungsi aset the statement of profit or loss and other
takberwujud tersebut. comprehensive income that is consistent with the
function of the intangible assets.
Aset takberwujud dengan umur manfaat tidak Intangible assets with indefinite useful lives are not
terbatas tidak diamortisasi, tetapi diuji setiap amortized, but are tested for impairment
periode untuk penurunan nilai, secara individual periodically, either individually or at the
atau pada tingkat unit penghasil kas (“UPK”). Umur cash-generating unit (“CGU”) level. The useful life
manfaat aset takberwujud yang tidak diamortisasi of an intangible assets that is not being amortized
ditelaah setiap tahun untuk menentukan apakah shall be reviewed each year to determine whether
peristiwa dan kondisi dapat terus mendukung events and circumstances continue to support an
penilaian bahwa umur manfaat tetap tidak indefinite useful life assessment for that asset. If
terbatas. Jika tidak, maka perubahan umur not, the change in useful life from indefinite to finite
manfaat dari tidak terbatas menjadi terbatas is applied on a prospective basis.
diterapkan secara prospektif.
Laba atau rugi yang timbul dari penghentian Gains or losses arising from derecognition of an
pengakuan aset takberwujud dihitung sebagai intangible asset are calculated as the difference
selisih antara jumlah neto hasil pelepasan dan between the net disposal proceeds and the
jumlah tercatat aset takberwujud dan diakui dalam carrying amount of the asset and are recognized
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif in the statements of profit or loss and other
lain pada saat aset takberwujud tersebut comprehensive income when the intangible asset
dihentikan pengakuannya. is derecognized.
Aset takberwujud Perusahaan merupakan The Company’s intangible assets represent
perangkat lunak, dengan umur manfaat selama 4 software, with useful lives of 4 years and are
tahun dan disusutkan menggunakan metode garis depreciated using straight-line method.
lurus.
l. Sewa l. Leases
Perusahaan menilai pada awal kontrak apakah The Company assesses at contract inception
suatu kontrak adalah, atau mengandung sewa. whether a contract is, or contains a lease. That is,
Artinya, jika kontrak memberikan hak untuk if the contract conveys the right to control the use
mengendalikan penggunaan aset teridentifikasi of an identified asset for a period in exchange for
untuk suatu periode waktu sebagai imbalan untuk consideration.
imbalan.
Perusahaan menerapkan satu pendekatan The Company applies a single recognition and
pengakuan dan pengukuran tunggal bagi seluruh measurement approach for all leases, except for
sewa, kecuali untuk sewa jangka pendek dan sewa short-term leases and leases of low-value assets.
aset bernilai rendah. Perusahaan mengakui The Company recognizes lease liabilities to make
liabilitas sewa untuk melakukan pembayaran sewa lease payments and right-of-use asset
dan aset hak-guna yang merupakan hak untuk representing the right to use the underlying assets.
menggunakan aset pendasar.
16
Page 25
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
(lanjutan)
l. Sewa (lanjutan) l. Leases (continued)
i) Aset Hak-Guna i) Right-of-Use Asset
Perusahaan mengakui aset hak-guna pada The Company recognizes right-of-use asset
tanggal dimulainya sewa (yaitu tanggal aset at the commencement date of the lease
tersedia untuk digunakan). Aset hak-guna (i.e., the date the underlying asset is available
diukur pada harga perolehan, dikurangi for use). Right-of-use asset are measured at
akumulasi penyusutan dan penurunan nilai, cost, less any accumulated depreciation and
dan disesuaikan untuk setiap pengukuran impairment losses, and adjusted for any
kembali liabilitas sewa. Biaya perolehan aset remeasurement of lease liabilities. The cost of
hak-guna mencakup jumlah liabilitas sewa right-of-use asset includes the amount of
yang diakui, biaya langsung yang timbul di lease liabilities recognized, initial direct costs
awal, dan pembayaran sewa yang dilakukan incurred, and lease payments made at or
pada atau sebelum tanggal mulai dikurangi before the commencement date less any
setiap insentif sewa yang diterima. lease incentives received.
Jika kepemilikan aset sewaan beralih ke If ownership of the leased asset transfers to
Perusahaan pada akhir masa sewa atau biaya the Company at the end of the lease term or
perolehan mencerminkan pelaksanaan opsi the cost reflects the exercise of a purchase
beli, penyusutan dihitung dengan option, depreciation is calculated using the
menggunakan estimasi masa manfaat aset. estimated useful life of the asset.
Aset hak-guna juga mengalami penurunan The right- of-use assets are also assessed for
nilai. impairment.
ii) Liabilitas Sewa ii) Lease Liabilities
Pada tanggal dimulainya sewa, Perusahaan At the commencement date of the lease,
mengakui liabilitas sewa yang diukur pada the Company recognizes lease liabilities
nilai kini pembayaran sewa yang harus measured at the present value of lease
dilakukan selama masa sewa. Pembayaran payments to be made over the lease term.
sewa mencakup pembayaran tetap (termasuk The lease payments include fixed payments
pembayaran tetap secara substansi) dikurangi (including in-substance fixed payments) less
piutang insentif sewa, pembayaran sewa any lease incentives receivable, variable
variabel yang bergantung pada indeks atau lease payments that depend on an index or a
tarif, dan jumlah yang diharapkan akan rate, and amounts expected to be paid under
dibayar di bawah jaminan nilai residu. residual value guarantees.
Pembayaran sewa juga mencakup harga The lease payments also include the exercise
pelaksanaan dari opsi beli yang cukup pasti price of a purchase option reasonably certain
akan dilaksanakan oleh Perusahaan, dan to be exercised by the Company and
pembayaran denda untuk penghentian sewa, payments of penalties for terminating the
jika masa sewa merefleksikan Perusahaan lease, if the lease term reflects the Company
melaksanakan opsi untuk menghentikan exercising the option to terminate.
sewa.
Pembayaran sewa juga mencakup harga The lease payments also include the exercise
pelaksanaan dari opsi beli yang cukup pasti price of a purchase option reasonably certain
akan dilaksanakan oleh Perusahaan, dan to be exercised by the Company and
pembayaran denda untuk penghentian sewa, payments of penalties for terminating the
jika masa sewa merefleksikan Perusahaan lease, if the lease term reflects the Company
melaksanakan opsi untuk menghentikan exercising the option to terminate.
sewa.
Pembayaran sewa variabel yang tidak Variable lease payments that do not depend
bergantung pada indeks atau tarif diakui on an index or a rate are recognized as
sebagai beban (kecuali terjadi untuk expenses (unless they are incurred to
menghasilkan persediaan) pada periode di produce inventories) in the period in which the
mana peristiwa atau kondisi yang memicu event or condition that triggers the payment
terjadinya pembayaran. occurs.
17
Page 26
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
(lanjutan)
l. Sewa (lanjutan) l. Leases (continued)
ii) Liabilitas Sewa (lanjutan) ii) Lease Liabilities (continued)
Dalam menghitung nilai kini pembayaran In calculating the present value of lease
sewa, Perusahaan menggunakan suku bunga payments, the Company uses its incremental
pinjaman tambahan pada tanggal dimulainya borrowing rate at the lease commencement
sewa karena tingkat bunga implisit dalam date because the interest rate implicit in the
sewa tidak dapat segera ditentukan. Setelah lease is not readily determinable. After the
tanggal permulaan, jumlah liabilitas commencement date, the amount of lease
sewa ditingkatkan untuk merefleksikan liabilities is increased to reflect the accretion
penambahan bunga dan mengurangi of interest and reduced for the lease
pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, payments made. In addition, the carrying
nilai tercatat liabilitas sewa diukur kembali jika amount of lease liabilities is remeasured if
ada modifikasi, perubahan masa sewa, there is a modification, a change in the lease
perubahan pembayaran sewa (misalnya, term, a change in the lease payments
perubahan pembayaran masa depan akibat (e.g., changes to future payments resulting
perubahan indeks atau kurs yang digunakan from a change in an index or rate used to
untuk pembayaran sewa) atau perubahan determine such lease payments) or a change
penilaian opsi untuk membeli aset pendasar. in the assessment of an option to purchase
the underlying asset.
iii) Sewa Jangka Pendek dan Sewa dengan Aset iii) Short-term Leases and Leases of Low-Value
Bernilai Rendah Assets
Perusahaan menerapkan pengecualian The Company applies the short-term lease
pengakuan sewa jangka pendek (yaitu, sewa recognition (i.e., those leases that have a
yang memiliki jangka waktu sewa 12 bulan lease term of 12 months or less from the
atau kurang, dari tanggal permulaan dan tidak commencement date and do not contain a
mengandung opsi beli). Perusahaan juga purchase option). The Company also applies
menerapkan pengecualian pengakuan sewa the lease of low-value assets recognition
aset bernilai rendah untuk sewa yang exemption to leases which considered to be
dianggap bernilai rendah. Pembayaran sewa low value. Lease payments on short-term
untuk sewa jangka pendek dan sewa dari aset leases and leases of low-value underlying
pendasar bernilai rendah diakui sebagai assets are recognized as expense on a
beban dengan metode garis lurus selama straight-line basis over the lease term.
masa sewa.
m. Pengakuan Pendapatan dan Beban m. Revenue and Expenses Recognition
Perusahaan menerapkan PSAK 72, “Pendapatan The Company applies PSAK 72, “Revenue from
dari Kontrak dengan Pelanggan”, yang Contracts with Customers”, which requires
mensyaratkan pengakuan pendapatan harus revenue recognition to fulfill 5 steps of
memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut: assessments as follows:
i) Identifikasi kontrak dengan pelanggan. i) Identify contract(s) with a customer.
ii) Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam ii) Identify the performance obligations in
kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan the contract. Performance obligations are
janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan promises in a contract to transfer to a customer
barang atau jasa yang memiliki karakteristik goods or services that are distinct.
berbeda ke pelanggan.
iii) Menetapkan harga transaksi, setelah iii) Determine the transaction price, net of
dikurangi diskon, retur, insentif penjualan dan discounts, returns, sales incentives and value-
pajak pertambahan nilai, yang berhak added tax, which an entity expects to be entitled
diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi in exchange for transferring the promised goods
atas diserahkannya barang atau jasa yang or services to a customer.
dijanjikan di kontrak.
18
Page 27
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
(lanjutan)
m. Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan) m. Revenue and Expenses Recognition
(continued)
Perusahaan menerapkan PSAK 72, “Pendapatan The Company applies PSAK 72, “Revenue from
dari Kontrak dengan Pelanggan”, yang Contracts with Customers”, which requires
mensyaratkan pengakuan pendapatan harus revenue recognition to fulfill 5 steps of
memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut: assessments as follows: (continued)
(lanjutan)
iv) Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban iv) Allocated the transaction price to each
pelaksanaan dengan menggunakan dasar performance obligation based on the relative
harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap stand-alone selling prices of each distinct goods
barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di or services promises in the contract. Where
kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara these are not directly observable. the relative
langsung. harga jual berdiri sendiri relatif standalone selling price are estimated based on
diperkirakan berdasarkan biaya yang expected cost-plus margin.
diharapkan ditambah margin.
v) Pengakuan pendapatan ketika kewajiban v) Revenue is recognized when performance
pelaksanaan telah dipenuhi dengan obligation is satisfied by transferring a
menyerahkan barang atau jasa yang promised goods or services to a customer
dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan (which is when the customer obtains control of
telah memiliki kendali atas barang atau jasa that goods or services).
tersebut).
Pendapatan dari jasa konsultasi, survei dan Revenue from consulting, survey and mapping
pemetaan diakui pada saat jasa tersebut telah services are recognized when that services have
sepenuhnya diberikan. Perusahaan mengevaluasi been fully rendered. The Company assesses its
kesepakatan pendapatannya terhadap kriteria revenue arrangements against specific criteria to
spesifik untuk menentukan apakah Perusahaan determine if it is acting as principal or agent.
bertindak sebagai prinispal atau agen. Perusahaan The Company has concluded that it is acting as
menyimpulkan bahwa Perusahaan bertindak principal in all its revenue arrangement.
sebagai prinsipal pada semua kesepakatan
pendapatannya.
Beban diakui pada saat terjadinya (basis akrual). Expenses are recognized when incurred (accrual
basis).
n. Liabilitas Imbalan Pasca-Kerja Karyawan n. Post-Employment Benefits Liabilities
Perusahaan menerapkan PSAK 24, “Imbalan The Company applied PSAK 24, “Employee
kerja”, untuk mencatat kewajiban imbalan kerja benefits”, to recognize employee benefit liabilities
berdasarkan Undang-Undang No. 6/2023 tentang with Labor Law No. 6/2023 on “Job Creation”
“Cipta Kerja” (“Undang-Undang Cipta Kerja”). (“Omnibus Law”).
Beban pensiun berdasarkan program dana Pension expenses under the defined benefit
pensiun manfaat pasti ditentukan melalui pension plan are determined through periodic
perhitungan aktuaria secara periodik dengan actuarial calculations using the projected-unit-
menggunakan metode projected-unit-credit dan credit method and applying the assumptions on
menerapkan asumsi atas tingkat diskonto, dan the discount rate, and the annual rate of increase
tingkat kenaikan manfaat pasti pensiun tahunan. in defined benefit pension plans.
Pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan dan Remeasurements, comprising of actuarial gains
kerugian aktuarial, segera diakui pada laporan and losses, are recognized immediately in the
posisi keuangan dengan pengaruh langsung statement of financial position with a
didebit atau dikreditkan kepada saldo laba melalui corresponding debit or credit to retained earnings
penghasilan komprehensif lain pada periode through other comprehensive income in the period
terjadinya. Pengukuran kembali tidak in which they occur. Remeasurements are not
direklasifikasi ke laba rugi pada periode reclassified to profit or loss in subsequent periods.
berikutnya.
19
Page 28
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
(lanjutan)
n. Liabilitas Imbalan Pasca-Kerja Karyawan n. Post-Employment Benefits Liabilities
(lanjutan) (continued)
Biaya jasa lalu harus diakui sebagai beban pada Past service costs are recognized in profit or loss
saat yang lebih awal antara: at the earlier between:
- ketika program amendemen atau kurtailmen - the date of the plan amendment or
terjadi; dan curtailment; and
- ketika entitas mengakui biaya restrukturisasi - the date the Company recognizes related
atau imbalan terminasi terkait. restructuring costs.
Perusahaan mengakui (1) biaya jasa, yang terdiri The Company recognizes the (1) service costs,
dari biaya jasa kini, biaya jasa lalu dan setiap comprising of current service cost, past-service
keuntungan atau kerugian atas penyelesaian, dan cost and any gain or loss on settlement, and
(2) penghasilan atau beban bunga neto pada (2) net interest expense or income immediately in
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif statement of profit or loss and other
lain pada saat terjadinya. comprehensive income.
o. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing o. Foreign Currency Transactions and Balances
Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, yang The financial statements are presented in Rupiah,
merupakan mata uang fungsional Perusahaan. which is the Company’s functional currency.
Transaksi dalam mata uang selain Rupiah dicatat Transactions in currencies other than Rupiah are
ke dalam Rupiah berdasarkan nilai tukar yang recorded in Rupiah amounts at the prevailing
berlaku pada saat transaksi dilakukan. exchange rate at the time the transaction are
conducted.
Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset dan At the statement of financial position date,
liabilitas moneter dalam mata uang selain Rupiah monetary assets and liabilities denominated in
disesuaikan ke dalam mata uang Rupiah currencies other than Rupiah are adjusted to
berdasarkan rata-rata kurs beli dan kurs jual Rupiah based on Bank Indonesia’s average of
transaksi Bank Indonesia yang berlaku pada buying rate and selling rate of transactions
tanggal tersebut. Laba atau rugi kurs yang terjadi, applicable on that date. The resulting gains or
dikreditkan atau dibebankan pada operasi tahun losses are credited or charged to operations of the
berjalan. current year.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, kurs As of December 31, 2023 and 2022, the rate of
terhadap Rupiah yang digunakan, dihitung exchange to Rupiah used, computed by taking the
berdasarkan rata-rata kurs tukar transaksi yang average of transaction exchange rate by Bank
diterbitkan oleh Bank Indonesia adalah sebagai Indonesia, are as follows:
berikut:
2023 2022
Dolar Amerika Serikat (“USD”) 15.416 15.731 United States Dollar (“USD”)
Dolar Singapura (“SGD”) 11.712 11.659 Singapore Dollar (“SGD”)
Euro (“EUR”) 17.139 16.713 Euro (“EUR”)
p. Perpajakan p. Taxation
Pajak Kini Current Tax
Aset atau liabilitas pajak kini untuk tahun berjalan Current income tax assets and liabilities for the
diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat current period are measured at the amount
direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas expected to be recovered from or paid to the tax
perpajakan. Tarif pajak dan peraturan pajak yang authority. The tax rates and tax laws used to
digunakan untuk menghitung jumlah tersebut compute the amount are those that have been
adalah yang telah berlaku atau secara substantif enacted or substantively enacted as the reporting
telah berlaku pada tanggal pelaporan di negara date in the countries where the Company operates
tempat Perusahaan beroperasi dan menghasilkan and generates taxable income.
pendapatan kena pajak.
20
Page 29
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
(lanjutan)
p. Perpajakan (lanjutan) p. Taxation (continued)
Pajak Kini (lanjutan) Current Tax (continued)
Bunga dan denda disajikan sebagai bagian dari Interests and penalties are presented as part of
penghasilan atau beban operasi lain karena tidak other operating income or expenses since they are
dianggap sebagai bagian dari beban pajak not considered as part of income tax expense.
penghasilan.
Pajak Tangguhan Deferred Tax
Pajak tangguhan diakui menggunakan metode Deferred tax is provided using the liability method
liabilitas atas perbedaan temporer antara dasar on temporary differences between the tax bases of
pengenaan pajak dari aset dan liabilitas dan nilai assets and liabilities and their carrying amounts in
tercatatnya dalam laporan keuangan pada tanggal the financial statement at the reporting date.
pelaporan.
Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua Deferred tax liabilities are recognized for all
perbedaan temporer yang kena pajak, kecuali taxable temporary differences, except where the
liabilitas pajak tangguhan yang terjadi dari deferred tax liability arises from the initial
pengakuan awal goodwill atau dari aset atau recognition of goodwill or of an asset or liability in
liabilitas dari transaksi yang bukan transaksi a transaction that is not a business combination
kombinasi bisnis, dan pada waktu transaksi tidak and, at the time of the transaction, affects neither
memengaruhi laba akuntansi dan laba kena the accounting profit nor taxable profit or loss.
pajak/rugi pajak.
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh Deferred tax assets are recognized for all
perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan deductible temporary differences and carry
akumulasi rugi pajak belum dikompensasi, bila forward of unused tax losses, to the extent that it
kemungkinan besar laba kena pajak akan tersedia is probable that taxable profits will be available
sehingga perbedaan temporer dapat dikurangkan against which deductible temporary differences,
tersebut, dan rugi pajak belum dikompensasi, and the carry forward of unused tax losses can be
dapat dimanfaatkan, kecuali jika aset pajak utilized, except where the deferred tax asset
tangguhan timbul dari pengakuan awal aset atau relating to the deductible temporary difference
liabilitas dalam transaksi yang bukan transaksi arises from the initial recognition of an asset or
kombinasi bisnis dan tidak memengaruhi laba liability in a transaction that is not a business
akuntansi maupun laba kena pajak/rugi pajak. combination and, at the time of the transaction,
affects neither the accounting profit nor taxable
profit or loss.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah The carrying amount of a deferred tax asset is
pada setiap tanggal pelaporan dan diturunkan reviewed at each reporting date and reduced to the
apabila laba fiskal mungkin tidak memadai untuk extent that it is no longer probable that sufficient
mengkompensasi sebagian atau semua manfaat taxable profit will be available to allow all or part of
aset pajak tangguhan. Aset pajak tangguhan yang the benefit of that deferred tax asset to be utilized.
tidak diakui ditinjau ulang pada setiap tanggal Unrecognized deferred tax assets are reassessed
pelaporan dan akan diakui apabila besar at each reporting date and are recognized to
kemungkinan bahwa laba fiskal pada masa yang the extent that it has become probable that future
akan datang akan tersedia untuk pemulihannya. taxable profit will allow the deferred tax assets to
be recovered.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan Deferred tax assets and liabilities are measured at
menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan the tax rates that are expected to apply to the year
berlaku pada tahun saat aset dipulihkan atau when the asset is realized or the liability is settled,
liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak dan based on tax rates and tax laws that have been
peraturan pajak yang berlaku atau yang secara enacted or substantively enacted as at
substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan. the reporting date.
21
Page 30
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
(lanjutan)
p. Perpajakan (lanjutan) p. Taxation (continued)
Pajak Tangguhan (lanjutan) Deferred Tax (continued)
Perusahaan melakukan saling hapus aset pajak The Company offsets deferred tax assets and
tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan jika dan deferred tax liabilities if and only if it has a legally
hanya jika memiliki hak yang berkekuatan hukum enforceable right to set off current tax assets and
untuk saling hapus aset pajak kini dan liabilitas current tax liabilities and the deferred tax assets
pajak kini dan aset pajak tangguhan dan liabilitas and deferred tax liabilities relate to income taxes
pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan levied by the same taxation authority on either the
yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang same taxable entity or different taxable entities
sama atas baik entitas kena pajak yang sama atau which intend either to settle current tax liabilities
entitas kena pajak yang berbeda yang bermaksud and assets on a net basis, or to realize the assets
untuk menyelesaikan liabilitas dan aset pajak kini and settle the liabilities simultaneously, in each
secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan future period in which significant amounts of
menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada deferred tax liabilities or assets are expected to be
setiap periode masa depan di mana jumlah settled or recovered.
liabilitas atau aset pajak tangguhan yang signifikan
diharapkan untuk diselesaikan atau dipulihkan.
Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”) Value Added Tax (“VAT”)
Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui Revenue, expenses and assets are recognized net
neto atas jumlah PPN, kecuali: of the amount of VAT, except:
- PPN yang muncul dari pembelian aset atau - Where the VAT incurred on a purchase of
jasa yang tidak dapat dikreditkan, yang dalam assets or services is not recoverable, in which
hal ini PPN diakui sebagai bagian dari biaya case the VAT is recognized as part of the cost
perolehan aset atau sebagai bagian dari item of acquisition of the asset or as part of the
beban yang terkait; dan expense item as applicable; and
- Piutang dan utang yang disajikan termasuk - When receivables and payables are stated
dengan jumlah PPN. with the amount of VAT included.
Jumlah PPN neto yang terpulihkan dari, atau The net amount of VAT recoverable from, or
terutang kepada, kantor pajak termasuk sebagai payable to, the taxation authorities is included as
bagian dari piutang atau utang pada laporan posisi part of receivables or payables in the statement of
keuangan. financial position.
q. Instrumen Keuangan q. Financial Instruments
Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang A financial instrument is any contract that gives
memberikan aset keuangan bagi satu entitas dan rise to the financial assets of one entity and a
liabilitas keuangan atau ekuitas bagi entitas lain. financial liabilities or equity instrument of another
entity.
i) Aset Keuangan i) Financial Assets
Pengakuan dan Pengukuran Awal Initial Recognition and Measurement
Pada pengakuan awal, Perusahaan At initial recognition, the Company measures
mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya a financial asset at its fair value plus
ditambah biaya transaksi, dalam hal aset transaction costs, in the case of a financial
keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui asset not at fair value through profit or loss
laba rugi (“NWLR”). (“FVTPL”).
Piutang usaha yang tidak mengandung Trade receivables that do not contain a
komponen pembiayaan yang signifikan, significant financing component, for which the
dimana Perusahaan telah menerapkan cara Company has applied the practical expedient
praktis, yaitu diukur pada harga transaksi are measured at the transaction price
yang ditentukan sesuai PSAK 72, seperti determined under PSAK 72, as disclosed in
diungkapkan pada catatan atas laporan the relevant notes to the financial statements
keuangan yang relevan. herein.
22
Page 31
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
(lanjutan)
q. Instrumen Keuangan (lanjutan) q. Financial Instruments (continued)
i) Aset Keuangan (lanjutan) i) Financial Assets (continued)
Pengakuan dan Pengukuran Awal (lanjutan) Initial Recognition and Measurement
(continued)
Agar aset keuangan diklasifikasikan dan For a financial asset to be classified and
diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau measured at amortized cost or at fair value
pada nilai wajar melalui penghasilan through other comprehensive income
komprehensif lain (“NWPKL”), aset keuangan (“FVOCI”), it needs to give rise to cash flows
harus menghasilkan arus kas yang semata that are solely payments of principal and
dari pembayaran pokok dan bunga (“SPPB”) interest (“SPPl”) on the principal amount
dari jumlah pokok terutang. Penilaian ini outstanding. This assessment is referred to as
disebut sebagai uji SPPB dan dilakukan pada the SPPI test and is performed at an
tingkat instrumen. instrument level.
Model bisnis Perusahaan untuk mengelola The Company’s business model for managing
aset keuangan mengacu pada bagaimana financial assets refers to how the Company
Perusahaan mengelola aset keuangannya manages its financial assets to generate the
untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis cash flows. The business model determines
menentukan apakah arus kas akan dihasilkan whether the cash flows will result from
dari pengumpulan arus kas kontraktual, collecting contractual cash flows, selling the
penjualan aset keuangan, atau keduanya. financial assets, or both.
Pengukuran Selanjutnya Subsequent Measurement
Untuk tujuan pengukuran selanjutnya, aset For purposes of measurement, financial
keuangan diklasifikasikan dalam 4 kategori: classified in 4 categories:
- Aset keuangan pada biaya perolehan - Financial assets at amortized cost (debt
diamortisasi (instrumen utang); instruments);
- Aset keuangan pada NWPKL dengan - Financial assets at FVOCI with recycling
reklasifikasi ke keuntungan dan kerugian of cumulative gains and losses (debt
kumulatif (instrumen utang); instruments);
- Aset keuangan pada NWPKL tanpa - Financial assets designated at FVOCI
reklasifikasi ke keuntungan dan kerugian with no recycling of cumulative gains and
kumulatif atas pelepasan (instrumen losses upon derecognition (equity
ekuitas); dan instruments); and
- NWLR. - FVTPL.
Perusahaan mengukur aset keuangan yang The Company measures financial assets at
diukur dengan biaya perolehan diamortisasi amortized cost if both of the following
jika kedua kondisi berikut terpenuhi: conditions are met:
- Aset keuangan dimiliki dalam model - The financial assets are held within a
bisnis dengan tujuan untuk memiliki aset business model with the objective to hold
keuangan untuk mengumpulkan arus kas financial assets to collect contractual
kontraktual; dan cash flows; and
- Persyaratan kontraktual dari aset - The contractual terms of the financial
keuangan menghasilkan arus kas pada assets give rise on specified dates to
tanggal tertentu yang merupakan SPPB cash flows that are SPPI on the principal
dari jumlah pokok terutang. amount outstanding.
Aset keuangan yang diukur dengan biaya Financial assets at amortized cost are
perolehan diamortisasi selanjutnya diukur subsequently measured using the effective
dengan menggunakan metode suku bunga interest rate (“EIR”) method and are subject to
efektif (“SBE”) dan mengalami penurunan impairment. Gains and losses are recognized
nilai. Keuntungan dan kerugian diakui dalam in profit or loss when the asset is
laporan laba rugi pada saat aset dihentikan derecognized, modified or impaired.
pengakuannya, dimodifikasi atau diturunkan
nilainya.
23
Page 32
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
(lanjutan)
q. Instrumen Keuangan (lanjutan) q. Financial Instruments (continued)
i) Aset Keuangan (lanjutan) i) Financial Assets (continued)
Pengukuran Selanjutnya (lanjutan) Subsequent Measurement (continued)
Aset keuangan Perusahaan yang diukur pada The Company’s financial assets at amortized
biaya perolehan diamortisasi termasuk kas cost includes cash on hand and in banks,
dan bank, piutang usaha dan aset lancer dan trade receivables and other current dan non-
tidak lancar lainnya. Perusahaan tidak current assets. The Company has no financial
memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai assets measured at fair value through profit or
wajar melalui laba rugi. loss.
Penghentian Pengakuan Derecognition
Aset keuangan (atau, sesuai dengan A financial asset (or, where applicable, a part
kondisinya, bagian dari aset keuangan atau of a financial asset or part of a group of similar
bagian dari kelompok aset keuangan serupa) financial assets) is primarily derecognized
terutama dihentikan pengakuannya (yaitu, (i.e., removed from the Company’s statement
dihapuskan dari laporan posisi keuangan of financial position) when:
Perusahaan) ketika:
- Hak untuk menerima arus kas dari aset - The rights to receive cash flows from the
telah berakhir, atau asset have expired, or
- Perusahaan telah mengalihkan haknya - The Company has transferred its rights to
untuk menerima arus kas dari aset atau receive of cash flows from the asset or
menanggung kewajiban untuk membayar has assumed an obligation to pay the
arus kas yang diterima tersebut secara received of cash flows in full without
penuh tanpa penundaan yang material material delay to a third party under a
kepada pihak ketiga berdasarkan “pass-through” arrangement; and either
kesepakatan “pass-through”, dan salah (a) the Company has transferred
satu dari (a) Perusahaan telah substantially all the risks and rewards of
mengalihkan secara substansial seluruh the asset, or (b) the Company has neither
risiko dan manfaat atas aset, atau transferred nor retained substantially all
(b) Perusahaan tidak mengalihkan the risks and rewards of the asset, but
maupun tidak memiliki secara substansial has transferred control of the asset.
atas seluruh risiko dan manfaat atas aset,
tetapi telah mengalihkan kendali atas
aset.
Ketika Perusahaan telah mengalihkan haknya When the Company has transferred its rights
untuk menerima arus kas dari suatu aset atau to receive of cash flows from an asset or has
telah menandatangani kesepakatan “pass- entered a pass-through arrangement, it
through”, Perusahaan mengevaluasi jika, dan evaluates if, and to what extent, it has retained
sejauh mana, Perusahaan masih the risks and rewards of ownership. When it
mempertahankan risiko dan manfaat atas has neither transferred nor retained
kepemilikan aset. Perusahaan tidak substantially all the risks and rewards of the
mengalihkan maupun seluruh risiko dan asset, nor transferred control of the asset, the
manfaat atas aset dipertahankan secara Company continues to recognize the
substansial, maupun tidak mengalihkan transferred asset to the extent of its continuing
kendali atas aset, Perusahaan tetap mengakui involvement. In that case, the Company also
aset yang dialihkan sebesar keterlibatan recognizes an associated liability.
berkelanjutannya. Dalam kasus tersebut,
Perusahaan juga mengakui liabilitas terkait.
Aset yang dialihkan dan liabilitas terkait diukur The transferred assets and the associated
dengan basis yang mencerminkan hak dan liabilities are measured on a basis that reflects
kewajiban yang masih dipertahankan oleh the rights and obligations that the Company
Perusahaan. has retained.
24
Page 33
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
(lanjutan)
q. Instrumen Keuangan (lanjutan) q. Financial Instruments (continued)
i) Aset Keuangan (lanjutan) i) Financial Assets (continued)
Penghentian Pengakuan (lanjutan) Derecognition (continued)
Keterlibatan berkelanjutan dalam bentuk Continuing involvement that takes the form of
jaminan atas aset yang ditransfer, diukur pada a guarantee over the transferred asset is
nilai yang lebih rendah antara jumlah tercatat measured at the lower of the original carrying
awal aset dan jumlah maksimum imbalan amount of the asset and the maximum
yang dibutuhkan oleh Perusahaan untuk amount of consideration that the Company
membayar kembali. could be required to repay.
Penurunan Nilai Impairment
Kerugian kredit ekspektasian (“KKE”) diakui Expected credit losses (“ECL”) are recognized
dalam dua tahap. Bila belum terdapat in two stages. When there have not been
peningkatan risiko kredit signifikan sejak significant increases in credit risks since initial
pengakuan awal, KKE diakui untuk kerugian recognition, ECLs are provided for credit
kredit yang dihasilkan dari peristiwa gagal losses that result from default events that are
bayar yang mungkin terjadi dalam jangka possible within the next 12 months. But, when
waktu 12 bulan ke depan. Namun, bila telah there have been significant increases in credit
terdapat peningkatan signifikan risiko kredit risks since initial recognition, a loss allowance
sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian is recognized for credit losses expected over
diakui untuk kerugian kredit yang diperkirakan the remaining life of the asset, irrespective of
selama sisa umur aset, tanpa timing of the default.
mempertimbangkan waktu gagal bayar.
Karena piutang usaha dan piutang non-usaha Since its trade receivables and non-trade
tidak memiliki komponen pembiayaan receivables do not contain a significant
signifikan, Perusahaan menerapkan financing component, the Company applies a
pendekatan yang disederhanakan dalam simplified approach in calculating ECL.
perhitungan KKE. Oleh karena itu, Therefore, the Company does not track
Perusahaan tidak menelusuri perubahan changes in credit risk, but instead recognizes
dalam risiko kredit, namun justru mengakui a loss allowance based on lifetime ECL at
penyisihan kerugian berdasarkan KKE each reporting date.
sepanjang umurnya pada setiap tanggal
pelaporan.
Perusahaan membentuk matriks provisi The Company established a provisions matrix
berdasarkan pengalaman kerugian kredit that is based on its historical credit loss
masa lampau, disesuaikan dengan perkiraan experience, adjusted for forward-looking
masa depan atas faktor yang spesifik untuk factors specific to the debtors and the
debitur dan lingkungan ekonomi. economic environment.
ii) Liabilitas Keuangan ii) Financial Liabilities
Pengakuan dan Pengukuran Awal Initial Recognition and Measurement
Liabilitas keuangan diklasifikasikan, pada Financial liabilities are classified, at initial
pengakuan awal, sebagai liabilitas keuangan recognition, as financial liabilities at FVTPL,
yang diukur pada NWLR, utang dan pinjaman loans and borrowings as appropriate or
ditetapkan sesuai dengan kondisinya atau financial liabilities at amortized cost.
liabilitas keuangan pada biaya perolehan
diamortisasi.
Semua liabilitas keuangan diakui pada nilai All financial liabilities are recognized initially at
wajar saat pengakuan awal dan, dalam hal fair value and, in the case of loans and
liabilitas keuangan diklasifikasi sebagai utang borrowings and payables, net of directly
dan pinjaman, diakui pada nilai wajar setelah attributable transaction costs.
dikurangi biaya transaksi yang dapat
diatribusikan secara langsung.
25
Page 34
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
(lanjutan)
q. Instrumen Keuangan (lanjutan) q. Financial Instruments (continued)
ii) Liabilitas Keuangan (lanjutan) ii) Financial Liabilities (continued)
Pengakuan dan Pengukuran Awal (lanjutan) Initial Recognition and Measurement
(continued)
Perusahaan menetapkan liabilitas The Company designates its financial
keuangannya sebagai utang dan pinjaman, liabilities as loans and borrowings, such as
seperti utang usaha, utang lain-lain, beban trade payables, other payables, accrued
akrual, pinjaman bank, utang sewa expenses, bank loan, consumer financing
pembiayaan dan liabilitas sewa. Perusahaan payables and lease liabilities. The Company
tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur has no financial liabilities measured at FVTPL.
pada NWLR.
Pengukuran Selanjutnya Subsequent Measurement
Setelah pengakuan awal, utang dan pinjaman After initial recognition, long-term interest-
jangka panjang yang berbunga diukur pada bearing loans and borrowings are measured
biaya perolehan yang diamortisasi dengan at amortized acquisition costs using EIR
menggunakan metode SBE. Biaya amortisasi method. Amortized cost is calculated by
dihitung dengan mempertimbangkan setiap considering any discount or premium on
diskonto atau premium atas akuisisi dan acquisition and fee or costs that are an
komisi atau biaya yang merupakan bagian integral part of the EIR. The EIR amortization
tidak terpisahkan dari SBE. Amortisasi SBE is included in finance costs in the profit or loss
dicatat sebagai beban keuangan pada laba and other comprehensive income.
rugi dan penghasilan komprehensif lain.
Liabilitas untuk utang usaha, utang lain-lain Liabilities for trade payables, other payables,
dan beban akrual dinyatakan sebesar jumlah and accrued expenses are stated at carrying
tercatat, yang kurang lebih sebesar nilai amounts, which approximate their fair values.
wajarnya. Liabilitas untuk pinjaman bank, Liabilities for bank loan, consumer financing
utang sewa pembiayaan, dan liabilitas sewa payables, and lease liabilities are assessed
dinilai menggunakan diskonto arus kas using discounted cash flows based on the
berdasarkan tingkat SBE. EIR.
Penghentian pengakuan Derecoqnition
Suatu liabilitas keuangan dihentikan A financial liability is derecognized when it is
pengakuannya pada saat kewajiban yang extinguished, that is when the obligation
ditetapkan dalam kontrak dihentikan atau specified in the contract is discharged or
dibatalkan atau kadaluwarsa. Ketika sebuah canceled or expired. When an existing
liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas financial liability is replaced by another from
keuangan lain dari pemberi pinjaman yang the same lender on substantially different
sama atas persyaratan yang secara terms, or the terms of an existing financial
substansial berbeda, atau bila persyaratan liabilities are substantially modified, such an
dari liabilitas keuangan tersebut secara exchange or modification is treated as
substansial dimodifikasi, pertukaran atau derecognition of the original financial liabilities
modifikasi persyaratan tersebut dicatat and recognition of a new financial liabilities,
sebagai penghentian pengakuan liabilitas and the difference in the respective carrying
keuangan awal dan pengakuan liabilitas amounts is recognized in the profit or loss.
keuangan baru, dan selisih antara nilai
tercatat masing-masing liabilitas keuangan
tersebut diakui pada laba rugi.
26
Page 35
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
(lanjutan)
q. Instrumen Keuangan (lanjutan) q. Financial Instruments (continued)
iii) Saling Hapus dari Instrumen Keuangan iii) Offsetting of Financial Instruments
Aset dan liabilitas keuangan saling hapus dan Financial assets and financial liabilities are
nilai netonya dilaporkan dalam laporan posisi offset and the net amount reported in
keuangan jika, dan hanya jika, saat ini the statement of financial position if, and only
memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk if, there is a currently enforceable legal right to
melakukan saling hapus atas jumlah tercatat offset the recognized amounts and there is an
dari aset keuangan dan liabilitas keuangan intention to settle on a net basis, or to realize
tersebut dan terdapat intensi untuk the assets and settle the liabilities
menyelesaikan secara neto, atau untuk simultaneously.
merealisasikan aset dan menyelesaikan
liabilitasnya secara bersamaan.
iv) Pengukuran Nilai Wajar iv) Fair Value Measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima Fair value is the price that would be received
untuk menjual suatu aset atau harga yang to sell an asset or paid to transfer a liability in
akan dibayar untuk mengalihkan suatu an orderly transaction between market
liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku participants at the measurement date. The fair
pasar pada tanggal pengukuran. Pengukuran value measurement is based on the
nilai wajar berdasarkan asumsi bahwa presumption that the transaction to sell the
transaksi untuk menjual aset atau asset or transfer the liability takes place either:
mengalihkan liabilitas terjadi di:
- Pasar utama untuk aset dan liabilitas - In the principal market for the asset or
tersebut; atau liability; or
- Dalam hal tidak terdapat pasar utama, - In the absence of a principal market, in
maka pasar yang paling menguntungkan the most advantageous market for the
untuk aset atau liabilitas tersebut. asset or liability.
Perusahaan harus memiliki akses ke pasar The principal or the most advantageous
utama atau pasar yang paling market must be accessible by the Company.
menguntungkan tersebut.
Nilai wajar aset dan liabilitas diukur The fair value of an asset or a liability is
menggunakan asumsi yang akan digunakan measured using the assumptions that market
pelaku pasar ketika menentukan harga aset participants would use when pricing the asset
atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa or liability, assuming market participants act in
pelaku pasar bertindak dalam kepentingan their economic best interest.
ekonomi terbaiknya.
Perusahaan menggunakan teknik penilaian The Company uses valuation techniques that
yang sesuai dalam keadaan dan dimana data are appropriate in the circumstances and for
yang memadai tersedia untuk mengukur nilai which sufficient data are available to measure
wajar, memaksimalkan penggunaan input fair value, maximizing the use of relevant
yang dapat diobservasi yang relevan dan observable inputs and minimizing the use of
meminimalkan penggunaan input yang tidak unobservable inputs.
dapat diobservasi.
Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya All assets and liabilities for which fair value is
diukur atau diungkapkan dalam laporan measured or disclosed in the financial
keuangan dikelompokkan dalam hierarki nilai statements are categorized within the fair
wajar, sebagaimana dijelaskan di bawah ini, value hierarchy, described as follows, based
berdasarkan tingkatan level input yang on the lowest level input that is significant to
terendah yang signifikan terhadap the fair value measurement as a whole:
pengukuran nilai wajar secara keseluruhan:
27
Page 36
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
(lanjutan)
q. Instrumen Keuangan (lanjutan) q. Financial Instruments (continued)
iv) Pengukuran Nilai Wajar (lanjutan) iv) Fair Value Measurement (continued)
Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya All assets and liabilities for which fair value is
diukur atau diungkapkan dalam laporan measured or disclosed in the financial
keuangan dikelompokkan dalam hierarki nilai statements are categorized within the fair
wajar, sebagaimana dijelaskan di bawah ini, value hierarchy, described as follows, based
berdasarkan tingkatan level input yang on the lowest level input that is significant to
terendah yang signifikan terhadap the fair value measurement as a whole:
pengukuran nilai wajar secara keseluruhan: (continued)
(lanjutan)
- Tingkat 1 - Harga kuotasian (tanpa - Level 1 - Quoted (unadjusted) market
penyesuaian) di pasar aktif untuk aset prices in active markets for identical
atau liabilitas yang identik. assets or liabilities.
- Tingkat 2 - Teknik penilaian dimana - Level 2 - Valuation techniques for which
tingkat level input terendah yang the lowest level input that is significant
signifikan terhadap pengukuran nilai to the fair value measurement is directly
wajar dapat diobservasi baik secara or indirectly observable.
langsung atau tidak langsung.
- Tingkat 3 - Teknik penilaian dimana - Level 3 - Valuation techniques for which
tingkat level input terendah yang the lowest level input that is significant
signifikan terhadap pengukuran nilai to the fair value measurement is
wajar tidak dapat diobservasi baik secara unobservable.
langsung atau tidak langsung.
Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada For assets and liabilities that are recognized
laporan keuangan secara berulang, in the financial statements on a recurring
Perusahaan menentukan apakah terdapat basis, the Company determines whether
perpindahan antara tingkat dalam hierarki transfers have occurred between levels in the
dengan melakukan evaluasi ulang atas hierarchy by re-assessing categorization
penetapan kategori (berdasarkan tingkat (based on the lowest level input that is
masukan paling rendah yang signifikan significant to the fair value measurement as a
terhadap pengukuran nilai wajar secara whole) at the end of each reporting period.
keseluruhan) pada tiap akhir periode
pelaporan.
r. Provisi r. Provisions
Provisi ditelaah pada setiap akhir periode Provisions are reviewed at each end of the
pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan reporting period and adjusted to reflect the current
estimasi terbaik yang paling kini. Jika arus keluar best estimate. If it is no longer probable that an
sumber daya untuk menyelesaikan kewajiban outflow of resources embodying economic
kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi benefits will be required to settle the obligation, the
dibatalkan. provisions are reversed.
s. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan s. Impairment of Non-Financial Assets
Pada setiap akhir tahun pelaporan, Perusahaan The Company assesses, at the end of each annual
menilai apakah terdapat indikasi suatu aset reporting period, whether there is an indication that
mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi an asset may be impaired. If any such indication
tersebut atau pada saat pengujian penurunan nilai exists, or when annual impairment testing for an
aset diperlukan, maka Perusahaan membuat asset is required, the Company makes an estimate
estimasi formal jumlah terpulihkan aset tersebut. of the asset’s recoverable amount.
28
Page 37
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
(lanjutan)
s. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan (lanjutan) s. Impairment of Non-Financial Assets
(continued)
Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya In determining fair value less costs to sell, recent
untuk menjual, digunakan harga penawaran pasar market transactions are considered, if available. If
terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksi no such transactions can be identified by the
tersebut, Perusahaan menggunakan model Company, an appropriate valuation model is used
penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai to determine the fair value of the assets. These
wajar aset. Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan calculations are corroborated by valuation
oleh penilaian berganda atau indikator nilai wajar multiples or other available fair value indicators.
yang tersedia.
Kerugian penurunan nilai dari operasi yang Impairment losses of continuing operations, if any,
berkelanjutan, jika ada, diakui pada laporan laba are recognized in the statement of profit or loss
rugi dan penghasilan komprehensif lain sesuai and other comprehensive income under expense
dengan kategori biaya yang konsisten dengan categories that are consistent with the functions of
fungsi dari aset yang diturunkan nilainya. Penilaian the impaired assets. An assessment is made at
dilakukan pada akhir setiap periode pelaporan each annual reporting period as to whether there
tahunan apakah terdapat indikasi bahwa rugi is any indication that previously recognized
penurunan nilai yang telah diakui dalam periode impairment losses recognized for an asset other
sebelumnya untuk aset mungkin tidak ada lagi than goodwill may no longer exist or may have
atau mungkin telah menurun. Jika indikasi decreased. If such indication exists, the
dimaksud ditemukan, maka entitas mengestimasi recoverable amount is estimated.
jumlah terpulihkan aset tersebut.
Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam A previously recognized impairment loss for an
periode sebelumnya untuk aset dibalik hanya jika asset is reversed only if there has been a change
terdapat perubahan asumsi-asumsi yang in the assumptions used to determine the asset's
digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan recoverable amount since the last impairment loss
aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir was recognized. If that is the case, the carrying
diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset amount of the asset is increased to its recoverable
dinaikkan ke jumlah terpulihkannya. Pembalikan amount. The reversal is limited so that the carrying
tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset amount of the assets does not exceed its
tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun recoverable amount, nor exceed the carrying
jumlah tercatat, neto setelah penyusutan dan/atau amount that would have been determined, net of
amortisasi seandainya tidak ada rugi penurunan depreciation and/or amortization, had no
nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada impairment loss been recognized for the asset in
tahun sebelumnya. prior years.
Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laba Reversal of an impairment loss is recognized in
rugi. Setelah pembalikan tersebut, penyusutan profit or loss. After such a reversal, the
atau amortisasi aset tersebut disesuaikan di depreciation or amortization charge on the said
periode mendatang untuk mengalokasikan jumlah asset is adjusted in future periods to allocate the
tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya, asset's revised carrying amount, less any residual
dengan dasar yang sistematis selama sisa masa value, on a systematic basis over its remaining
manfaatnya. useful life.
t. Laba Per Saham t. Earnings Per Share
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi Basic earnings per share are calculated by dividing
laba neto yang dengan rata-rata tertimbang jumlah net profit by the weighted average number of
saham biasa yang beredar pada tahun berjalan. ordinary shares outstanding during the year.
Laba per saham dilusian dihitung dengan Diluted earnings per share is calculated by
menyesuaikan rata-rata tertimbang jumlah saham adjusting the weighted average number of ordinary
biasa yang beredar untuk mengasumsikan shares outstanding to assume the conversion of all
konversi seluruh potensi saham biasa dilutif. potential dilutive ordinary shares.
29
Page 38
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
(lanjutan)
u. Segmen Operasi u. Operation Segment
Segmen operasi adalah suatu komponen dari An operating segment is a component of the
Perusahaan yang terlibat dalam aktivitas bisnis Company that engages in business activities
yang mana memperoleh pendapatan dan which generate revenue and incur expenses; the
menimbulkan beban; hasil operasinya dikaji ulang results of its operations are regularly reviewed by
secara reguler oleh pengambil keputusan the Company's operational decision makers to
operasional Perusahaan untuk membuat make decisions about the resources allocated to
keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan the segment and assess its performance; and
pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan financial information that can be separated.
tersedia informasi keuangan yang dapat
dipisahkan.
Jumlah setiap unsur segmen dilaporkan The sum of each segment element reported is a
merupakan ukuran yang dilaporkan kepada measure reported to the operational decision
pengambil keputusan operasional untuk tujuan maker for the purpose of deciding to allocate
pengambilan keputusan untuk mengalokasikan resources to the segment and assess its
sumber daya kepada segmen dan menilai performance.
kinerjanya.
v. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan v. Events After the Reporting Period
Peristiwa setelah akhir periode yang memberikan Post period-end events that provide additional
tambahan informasi mengenai posisi keuangan information about the Company’s financial position
Perusahaan pada tanggal pelaporan (peristiwa at the reporting date (adjusting events), if any, are
penyesuaian), jika ada, dicerminkan dalam laporan reflected in the financial statements. Post period-
keuangan. Peristiwa setelah akhir periode yang end events that are not adjusting events are
bukan peristiwa penyesuaian diungkapkan dalam disclosed in the notes to the financial statements,
catatan atas laporan keuangan, jika material. when material.
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI 3. JUDGMENTS, ESTIMATIONS, AND ASSUMPTIONS
Penyusunan laporan keuangan Perusahaan The preparation of the Company's financial statements
mengharuskan manajemen untuk membuat requires management to make judgments, estimates
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang and assumptions that affect the reported amounts and
memengaruhi jumlah yang dilaporkan dan related disclosures, at the end of the reporting period.
pengungkapan yang terkait, pada akhir periode Uncertainty regarding these assumptions and
pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimates could result in material adjustments to the
estimasi tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian carrying amounts of assets and liabilities in the next
material atas nilai tercatat pada aset dan liabilitas reporting period.
dalam periode pelaporan berikutnya.
Pertimbangan Judgments
Menentukan Mata Uang Fungsional Determining Functional Currency
Mata uang fungsional adalah mata uang dari The functional currency is the currency of the primary
lingkungan ekonomi primer dimana Perusahaan economic environment in which the Company
beroperasi. Manajemen mempertimbangkan mata operates. The management considered the currency
uang yang paling memengaruhi pendapatan dan beban that mainly influences the revenue and cost of
jasa yang diberikan serta mempertimbangkan indikator rendering services and other indicators in determining
lainnya dalam menentukan mata uang yang paling the currency that most faithfully represents the
tepat menggambarkan pengaruh ekonomi dari economic effects of the underlying transactions, events
transaksi, kejadian dan kondisi yang mendasar. and conditions. The Company determined that their
Perusahaan menetapkan mata uang fungsionalnya functional currency is the Rupiah.
adalah Rupiah.
30
Page 39
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI 3. JUDGMENTS, ESTIMATIONS, AND ASSUMPTIONS
(lanjutan) (continued)
Pertimbangan (lanjutan) Judgments (continued)
Pengukuran Nilai Wajar Fair Value Measurement
Perusahaan mencatat aset dan liabilitas keuangan The Company records certain financial assets and
tertentu pada nilai wajar dan pada biaya perolehan liabilities at fair value and at amortized cost, which
yang diamortisasi, yang mengharuskan penggunaan requires the use of accounting estimates. While the
estimasi akuntansi. Sementara komponen signifikan significant components of fair value measurement and
atas pengukuran nilai wajar dan asumsi yang the assumptions used in calculating the amortization of
digunakan dalam perhitungan amortisasi biaya acquisition cost are determined using verifiable
perolehan ditentukan menggunakan bukti objektif yang objective evidence, the amount of fair value or
dapat diverifikasi, jumlah nilai wajar atau amortisasi amortization may differ if the Company uses a different
dapat berbeda bila Perusahaan menggunakan valuation methodology or assumptions. Such changes
metodologi penilaian atau asumsi yang berbeda. may directly affect the Company’s profit or loss.
Perubahan tersebut dapat memengaruhi secara
langsung laba rugi Perusahaan.
Perpajakan Taxation
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan Significant judgment is exercised in determining the
provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat provisions for corporate income tax. There are certain
transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan transactions and calculations for which the final tax
pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang kegiatan determination is uncertain during normal business
usaha normal. Perusahaan mengakui liabilitas atas activities. The Company recognizes a liability for
pajak penghasilan badan yang diharapkan expected corporate income tax based on estimates of
berdasarkan estimasi apakah akan terdapat tambahan whether additional corporate income tax will be due.
pajak penghasilan badan yang akan jatuh tempo.
Jumlah tercatat utang pajak penghasilan dan The carrying amounts of the Company’s income tax
aset pajak tangguhan Perusahaan diungkapkan dalam payables and deferred tax assets are disclosed in
Catatan 16. Note 16.
Estimasi dan Asumsi Estimations and Assumptions
Penyisihan KKE dari Piutang Usaha Provisions for ECL of Trade Receivables
Perusahaan menilai penurunan nilai pada piutang The Company assesses trade receivables for
usaha pada setiap tanggal pelaporan. Dalam impairment at each reporting date. In determining
menentukan apakah rugi penurunan nilai harus dicatat whether an impairment loss should be recorded in
dalam laba rugi, manajemen harus profit or loss, management should consider reasonable
mempertimbangkan informasi yang wajar dan and supportable information that is available without
terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya undue cost or effort at the reporting date about past
berlebihan pada tanggal pelaporan mengenai peristiwa events, current conditions and forecast of future
masa lalu, kondisi kini dan perkiraan kondisi ekonomi economic conditions. The Company adopts a
masa depan. Perusahaan menerapkan pendekatan simplified approach to measuring ECL that uses a
yang disederhanakan untuk mengukur KKE yang lifetime allowance for ECL for all trade receivables. The
menggunakan cadangan KKE seumur hidup untuk carrying value of trade receivables has been disclosed
seluruh piutang usaha. Nilai tercatat piutang usaha in Note 5.
telah diungkapkan dalam Catatan 5.
Metode Penyusutan dan Estimasi Masa Manfaat Aset Depreciation Method and Estimated Useful Life of
Tetap dan Aset Takberwujud Fixed Assets and Intangible Assets
Biaya perolehan aset tetap dan aset takberwujud The cost of fixed assets and intangible assets is
disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus depreciated using the straight-line method over their
berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomisnya. estimated useful lives. Management estimates the
Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis useful lives of the fixed assets and intangible assets as
aset tetap dan aset takberwujud sebagaimana disclosed in Notes 2j and 2k, respectively. These are
diungkapkan masing-masing dalam Catatan 2j dan 2k. common life expectancies applied in the industry which
Ini adalah umur yang secara umum diharapkan dalam the Company conduct their business.
industri dimana Perusahaan menjalankan bisnisnya.
31
Page 40
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI 3. JUDGMENTS, ESTIMATIONS, AND ASSUMPTIONS
(lanjutan) (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimations and Assumptions (continued)
Liabilitas Imbalan Pasca-Kerja Karyawan Post-Employment Benefits Liabilities
Penentuan liabilitas imbalan pasca-kerja karyawan The determination of the Company’s post-employment
Perusahaan bergantung pada pemilihan asumsi yang benefits liabilities is dependent on its selection of
digunakan oleh aktuaris independen dalam certain assumptions used by the independent
menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut actuaries in calculating such amounts. Those
termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan assumptions include, among others, discount rates,
gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan annual salary increase rate, annual employee turn-
tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun, dan tingkat over rate, disability rate, retirement age and mortality
kematian. Perusahaan berkeyakinan bahwa asumsi rate. The Company believes that its assumptions are
tersebut adalah wajar dan sesuai. Penjelasan lebih reasonable and appropriate. Further details are
rinci diungkapkan dalam Catatan 18. disclosed in Note 18.
Penurunan Nilai Aset Non-keuangan Impairment of Non-financial Assets
Penurunan nilai terjadi ketika nilai tercatat dari aset Impairment occurs when the carrying amount of an
atau unit penghasil kas (“UPK”) melebihi nilai assets or cash-generating unit (“CGU”) exceeds its
terpulihkannya, yang mana merupakan lebih tinggi dari recoverable amount, which is the higher of fair value
nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai less costs to sell and value in use. The calculation of
pakai. Perhitungan nilai wajar dikurangi biaya untuk fair value less costs to sell is based on available data
menjual berdasarkan data yang tersedia dari transaksi from binding sales transactions in a fair transaction of
penjualan yang mengikat dalam sebuah transaksi similar assets or observable market prices less costs
wajar dari aset serupa atau harga pasar yang dapat to sell the assets. The value in use calculation is based
diobservasi dikurangi biaya pelepasan untuk menjual on the discounted cash flows model. The cash flow
aset tersebut. Perhitungan nilai pakai berdasarkan data is taken from the budget for the next five years
pada model arus kas yang didiskontokan. Data arus and does not include restructuring activities that have
kas diambil dari anggaran untuk lima tahun yang akan not been carried out by the Company or significant
datang dan tidak termasuk aktivitas restrukturisasi future investments that will update the performance of
yang belum dilakukan oleh Perusahaan atau investasi the assets of the tested CGU’s.
signifikan di masa datang yang akan memutakhirkan
kinerja aset dari UPK yang diuji.
Nilai terpulihkan paling dipengaruhi oleh tingkat The recoverable amount is most affected by the
diskonto yang digunakan dalam model arus kas yang discount rate used in the discounted cash flow model,
didiskontokan, sebagaimana juga jumlah arus kas as well as the amount of expected future cash inflows
masuk di masa datang yang diharapkan dan tingkat and the growth rate used for extrapolation purposes.
pertumbuhan yang digunakan untuk tujuan Management believes that there were no events or
ekstrapolasi. Manajemen berkeyakinan bahwa tidak changes in circumstances which would indicate an
terdapat peristiwa atau perubahan keadaan yang impairment in the value of non-financial assets as of
mengindikasikan adanya penurunan nilai aset December 31, 2023 and 2022, respectively.
non-keuangan masing-masing pada tanggal
31 Desember 2023 dan 2022.
Ketidakpastian Liabilitas Perpajakan Uncertain Tax Liabilities
Dalam situasi tertentu, Perusahaan tidak dapat In certain circumstances, the Company may not be
menentukan secara pasti jumlah liabilitas pajak mereka able to determine the exact amount of its current or
pada saat ini atau masa depan karena proses future tax liabilities due to ongoing investigations by the
pemeriksaan oleh otoritas perpajakan yang masih taxation authority.
berlangsung.
Ketidakpastian timbul terkait dengan interpretasi dari Uncertainties exist with respect to the interpretation of
peraturan perpajakan yang kompleks dan jumlah dan complex tax regulations and the amount and timing of
waktu dari penghasilan kena pajak di masa depan. future taxable income. In determining the amount to be
Dalam menentukan jumlah yang harus diakui terkait recognized in respect of an uncertain tax liability, the
dengan liabilitas pajak yang tidak pasti, Perusahaan Company applies similar considerations as it would use
menerapkan pertimbangan yang sama yang akan in determining the amount of a provisions to be
mereka gunakan dalam menentukan jumlah cadangan recognized in accordance with PSAK 57, “Provisions,
yang harus diakui sesuai dengan PSAK 57, “Provisi, Contingent Liabilities and Contingent Assets”.
Liabilitas Kontinjensi dan Aset Kontinjensi”.
32
Page 41
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. KAS DAN BANK 4. CASH ON HAND AND IN BANKS
Rincian akun ini adalah sebagai berikut: The details of this account are as follows:
2023 2022
Kas 3.396.114 6.139.702 Cash on hand
Bank Cash in banks
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 7.383.770.888 7.281.372.867 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Mayapada PT Bank Mayapada
Internasional Tbk 3.045.000 - Internasional Tbk
Sub-jumlah 7.386.815.888 7.281.372.867 Sub-total
Jumlah 7.390.212.002 7.287.512.569 Total
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, seluruh As of December 31, 2023 and 2022, all cash on hand
kas dan bank ditempatkan pada pihak ketiga dan tidak and in banks are placed on third parties and not
dibatasi penggunaannya serta tidak digunakan sebagai restricted in use also not used as collateral.
jaminan.
5. PIUTANG USAHA - PIHAK KETIGA - NETO 5. TRADE RECEIVABLES - THIRD PARTIES - NET
Rincian akun ini adalah sebagai berikut: The details of this account are as follows:
2023 2022
PT Timas Suplindo 13.230.333.439 17.199.894.087 PT Timas Suplindo
PT Tri Mitra Resources 7.698.120.000 7.698.120.000 PT Tri Mitra Resources
PT Meindo Elang Indah 1.781.744.773 3.344.505.951 PT Meindo Elang Indah
Jumlah 22.710.198.212 28.242.520.038 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance for expected
kredit ekspektasian (7.698.120.000) (7.698.120.000) credit losses
Neto 15.012.078.212 20.544.400.038 Net
Rincian umur piutang usaha berdasarkan tanggal jatuh The aging of trade receivables based on credit terms is
temponya adalah sebagai berikut: as follows:
2023 2022
Belum jatuh tempo 13.230.333.439 5.613.129.000 Not yet due
Jatuh tempo: Overdue:
1 – 30 hari - 5.436.020.094 1 – 30 days
31 – 60 hari - 4.794.535.893 31 – 60 days
61 – 90 hari - 1.356.209.100 61 – 90 days
Lebih dari 90 hari 9.479.864.773 11.042.625.951 More than 90 days
Jumlah 22.710.198.212 28.242.520.038 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance for expected
kredit eskpektasian (7.698.120.000) (7.698.120.000) credit losses
Neto 15.012.078.212 20.544.400.038 Net
33
Page 42
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG USAHA - PIHAK KETIGA - NETO 5. TRADE RECEIVABLES - THIRD PARTIES - NET
(lanjutan) (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, seluruh As of December 31, 2023 and 2022, all trade
piutang usaha dari PT Tri Mitra Resources telah receivables from PT Tri Mitra Resources have been
dicadangkan. Penjelasan lebih lanjut diungkapkan reserved. Further details are disclosed in Note 33.
pada Catatan 33.
Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan KKE telah The management believes that the allowance for ECL
memadai untuk menutup kemungkinan kerugian atas is adequate to cover any potential losses from
tidak tertagihnya piutang usaha. uncollectible trade receivables.
6. UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DI MUKA 6. ADVANCES AND PREPAID EXPENSES
Rincian akun ini adalah sebagai berikut: The details of this account are as follows:
2023 2022
Uang muka Advances
Operasional 306.000.000 35.408.829 Operational
Biaya dibayar di muka Prepaid expenses
Sewa 330.644.470 232.438.000 Rent
Asuransi 34.059.957 - Insurance
Sub-jumlah 364.704.427 232.438.000 Sub-total
Jumlah 670.704.427 267.846.829 Total
7. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI 7. INVESTMENT IN AN ASSOCIATE
Rincian penyertaan saham pada entitas asosiasi A summary of the investment in an associate is as
adalah sebagai berikut: follows:
Persentase
kepemilikan/
Domisili/ Percentage of
Domicile ownership 2023 2022
PT Mart Abadi Pharma Bandung 25,00% 204.993.130 209.220.333
Ringkasan mutasi investasi pada entitas asosiasi Summary of movement in investment in an associate
sebagai berikut: are as follows:
2023 2022
Nilai buku awal tahun 209.220.333 218.540.931 Beginning carrying value
Bagian Perusahaan atas rugi The Company's share of the
tahun berjalan (4.227.203) (9.320.598) current year's loss
Jumlah 204.993.130 209.220.333 Total
Rincian informasi keuangan terkait entitas asosiasi The details of financial information related to an
adalah sebagai berikut: associate are as follows:
2023 2022
Jumlah aset 753.139.470 794.935.905 Total assets
Jumlah ekuitas 753.139.470 794.935.905 Total equity
Rugi neto tahun berjalan 16.908.810 37.282.392 Net loss for the year
34
Page 43
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. ASET TETAP - NETO 8. FIXED ASSETS - NET
Rincian akun ini adalah sebagai berikut: The details of this account are as follows:
2023
Penyesuaian
Saldo awal/ nilai wajar/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Fair value Saldo akhir/
balance Additions Deductions adjustment Ending balance
Nilai wajar Fair value
Kepemilikan langsung Direct ownership
Tanah 7.282.888.723 - - 6.367.111.277 13.650.000.000 Land
Bangunan 7.088.256.947 - - 17.743.053 7.106.000.000 Building
Sub-jumlah 14.371.145.670 - - 6.384.854.330 20.756.000.000 Sub-total
Harga perolehan Acquisition cost
Kepemilikan langsung Direct ownership
Kendaraan 6.178.181.000 1.345.000.000 - - 7.523.181.000 Vehicles
Peralatan proyek 2.088.107.348 - - - 2.088.107.348 Project equipment
Perlengkapan kantor 758.320.483 787.918.182 (70.288.070 ) - 1.475.950.595 Office supplies
Aset hak-guna Right-of-use asset
Bangunan 794.231.346 - - - 794.231.346 Building
Sub-jumlah 9.818.840.177 2.132.918.182 (70.288.070 ) - 11.881.470.289 Sub-total
Jumlah 24.189.985.847 2.132.918.182 (70.288.070 ) 6.384.854.330 32.637.470.289 Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Kepemilikan langsung Direct ownership
Bangunan 29.534.404 360.193.547 - (206.740.827 ) 182.987.124 Building
Kendaraan 2.568.446.155 898.366.377 - - 3.466.812.532 Vehicles
Peralatan proyek 1.910.161.847 113.951.394 - - 2.024.113.241 Project equipment
Perlengkapan kantor 585.708.315 231.391.514 (70.288.070 ) - 746.811.759 Office supplies
Aset hak-guna Right-of-use asset
Bangunan 637.154.928 157.076.418 - - 794.231.346 Building
Jumlah akumulasi Total accumulated
penyusutan 5.731.005.649 1.760.979.250 (70.288.070 ) (206.740.827 ) 7.214.956.002 depreciation
Nilai buku neto 18.458.980.198 25.422.514.287 Net book value
2022
Saldo awal/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
balance Additions Deductions Reclassification Ending balance
Harga perolehan Acquisition cost
Kepemilikan langsung Direct ownership
Tanah 7.282.888.723 - - - 7.282.888.723 Land
Bangunan - - - 7.088.256.947 7.088.256.947 Building
Kendaraan 6.178.181.000 - - - 6.178.181.000 Vehicles
Peralatan proyek 2.088.107.348 - - - 2.088.107.348 Project equipment
Perlengkapan kantor 579.160.755 179.159.728 - - 758.320.483 Office supplies
Aset dalam penyelesaian 2.393.024.538 4.695.232.409 - (7.088.256.947 ) - Asset under progress
Aset hak-guna Right-of-use asset
Bangunan 794.231.346 - - - 794.231.346 Building
Jumlah harga Total
perolehan 19.315.593.710 4.874.392.137 - - 24.189.985.847 acquisition cost
35
Page 44
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. ASET TETAP - NETO (lanjutan) 8. FIXED ASSETS - NET (continued)
Rincian akun ini adalah sebagai berikut: (lanjutan) The details of this account are as follows: (continued)
2022
Saldo awal/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
balance Additions Deductions Reclassification Ending balance
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Kepemilikan langsung Direct ownership
Bangunan - 29.534.404 - - 29.534.404 Building
Kendaraan 1.871.173.531 697.272.624 - - 2.568.446.155 Vehicles
Peralatan proyek 1.636.958.261 273.203.586 - - 1.910.161.847 Project equipment
Perlengkapan kantor 511.010.117 74.698.198 - - 585.708.315 Office supplies
Aset hak-guna Right-of-use asset
Bangunan 427.719.704 209.435.224 - - 637.154.928 Building
Jumlah akumulasi Total accumulated
penyusutan 4.446.861.613 1.284.144.036 - - 5.731.005.649 depreciation
Nilai buku neto 14.868.732.097 18.458.980.198 Net book value
Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut: Depreciation expenses are allocated as follows:
2023 2022
Beban umum dan administrasi General and administrative
(Catatan 24) 1.647.027.856 1.010.940.450 expenses (Note 24)
Beban pokok pendapatan Cost of revenue
(Catatan 23) 113.951.394 273.203.586 (Note 23)
Jumlah 1.760.979.250 1.284.144.036 Total
Pada tanggal 31 Desember 2023, sebagian aset tetap As of December 31, 2023, some the Company’s fixed
Perusahaan, kecuali tanah, telah diasuransikan assets, except for land, have been insured adequately
kepada PT Sompo Insurance Indonesia dengan covered with PT Sompo Insurance Indonesia with full risk
asuransi risiko penuh dengan nilai pertanggungan insurance with sum insured Rp6,023,500,000.
sebesar Rp6.023.500.000. Manajemen berkeyakinan Management believes that the insurance coverage is
bahwa nilai pertanggungan untuk seluruh aset tetap adequate to cover all possible risks to the insured fixed
tersebut adalah cukup untuk menutupi seluruh assets.
kemungkinan risiko atas aset yang dipertanggungkan.
Aset dalam penyelesaian merupakan pembangunan Asset under progress represents construction of the
bangunan kantor Perusahaan. Pada tanggal Company’s office building. As of December 31, 2022,
31 Desember 2022, persentase aset dalam the percentages of completion asset under progress
penyelesaian adalah 100% dan seluruhnya telah is 100% and has been fully reclassified to building.
direklasifikasi ke bangunan.
Jenis kepemilikan hak atas tanah Perusahaan adalah The Company’s title of ownership on its land rights is in
berupa hak guna bangunan (“HGB”), yang akan jatuh the form of building usage rights (“HGB”), which will be
tempo pada tahun 2050. Manajemen berkeyakinan expired in 2050. Management believes that the said
bahwa kepemilikan tanah akan dapat diperbaharui/ title of land right ownership can be renewed/extended
diperpanjang pada saat jatuh tempo. Tanah dan at the maturity date. Land and building are used as
bangunan dijadikan sebagai jaminan atas pinjaman collateral for bank loan (Note 13).
bank (Catatan 13).
36
Page 45
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. ASET TETAP - NETO (lanjutan) 8. FIXED ASSETS - NET (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2023, terdapat beberapa As of December 31, 2023, there are some fixed assets
aset tetap yang dihentikan penggunaannya dan tidak which are discontinued utilized and not classified as
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual dengan available for sale with acquisition cost amounted to
harga perolehan sebesar Rp70.288.070. Manajemen Rp70,288,070. Management has decided to write-off
telah memutuskan untuk menghapuskan aset-aset these assets. There is no impact on profit or loss for the
tersebut. Tidak terdapat dampak pada laba rugi tahun year from the write-off of these assets.
berjalan daro penghapusan aset tersebut.
Rincian pelepasan aset-aset tersebut adalah sebagai The details of these assets’ disposals are as follows:
berikut:
2023
Harga perolehan 70.288.070 Acquisition cost
Akumulasi penyusutan (70.288.070) Accumulated depreciation
Nilai buku neto - Net book value
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of December 31, 2023 and 2022, there were no fixed
tidak terdapat aset tetap yang tidak dipakai sementara assets that were not temporarily used in the Company.
dalam Perusahaan.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of December 31, 2023 and 2022, the acquisition cost
harga perolehan aset tetap yang telah disusutkan of fixed assets that have been fully depreciated but
penuh tetapi masih digunakan masing-masing adalah are still being utilized amounted to Rp1,596,258,245 and
sebesar Rp1.596.258.245 dan Rp1.305.642.616. Rp1,305,642,616, respectively.
Pada tanggal 31 Desember 2023, aset tetap As of December 31, 2023, the Company’s fixed assets in
Perusahaan berupa tanah dan bangunan dinyatakan forms of land and building are stated at fair value which
sebesar nilai wajar pada tanggal revaluasi setelah represent fair value at the revaluation date after deducting
dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi accumulated depreciation and accumulated impairment
kerugian penurunan nilai. losses.
Pada tanggal 30 Juni 2023, nilai wajar tanah dan On June 30, 2023, the fair value of land and building
bangunan sebesar Rp20.756.000.000 ditentukan amounted to Rp20,756,000,000 is determined based
berdasarkan Kantor Jasa Penilai Publik (“KJPP”) Rizki on Office of Public Appraisal Service (“KJPP”) Rizki
Djunaedy dan Rekan, penilai independen, yang telah Djunaedy dan Rekan, an independent appraiser, which
teregistrasi di OJK dalam laporan No. 00112/2.0017- is registered in OJK, on its report No. 00112/2.0017-
00/PI/05/0362/1/VIII/2023 tanggal 10 Agustus 2023 00/PI/05/0362/1/VIII/2023 dated August 10, 2023 which
yang ditanda tangani oleh Dzikri Ashary, S.E., M.Ec. is signed by Dzikri Ashary, S.E., M.Ec. Dev., MAPPI.
Dev., MAPPI.
Rincian nilai wajar tanah dan bangunan pada tanggal The details of fair value of land and building as of
30 Juni 2023 adalah sebagai berikut: June 30, 2023 are as follows:
30 Juni/
June 30, 2023
Tanah 13.650.000.000 Land
Bangunan 7.106.000.000 Building
Jumlah nilai wajar 20.756.000.000 Total fair value
Nilai buku neto (14.164.404.843) Net book value
Penyesuaian nilai wajar 6.591.595.157 Fair value adjustment
Dalam menentukan nilai wajar aset tetap, penilai In determining the fair value of fixed assets, an
independen menggunakan pendekatan pasar dan independent appraiser uses the market and cost
biaya. approaches.
37
Page 46
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. ASET TETAP - NETO (lanjutan) 8. FIXED ASSETS - NET (continued)
Berdasarkan hasil penelaahan yang dilakukan oleh Based on management’s review, there are no events or
manajemen, tidak terdapat kejadian atau perubahan changes in circumstances that indicate an impairment
atas keadaan yang menunjukkan adanya penurunan of fixed assets as of December 31, 2023 and 2022,
nilai aset tetap masing-masing pada tanggal respectively.
31 Desember 2023 dan 2022.
9. ASET TAKBERWUJUD - NETO 9. INTANGIBLE ASSET - NET
Mutasi saldo aset takberwujud adalah sebagai berikut: The movements in balance of intangible asset are as
follows:
2023 2022
Biaya perolehan Acquisition cost
Saldo awal 371.045.455 371.045.455 Beginning balance
Penambahan 438.504.740 - Additions
Jumlah harga perolehan 809.550.195 371.045.455 Total acquisition cost
Akumulasi amortisasi Accumulated amortization
Saldo awal (366.628.788) (351.106.061) Beginning balance
Penambahan (Catatan 23) (109.023.022) (15.522.727) Additions (Note 23)
Jumlah akumulasi Total accumulated
amortisasi (475.651.810) (366.628.788) amortization
Nilai buku neto 333.898.385 4.416.667 Net book value
Aset takberwujud merupakan perangkat lunak yang Intangible asset represents software used by the
digunakan Perusahaan untuk menjalankan kegiatan Company to conduct its operational activities.
operasionalnya. Seluruh beban amortisasi aset All amortization expense for intangible assets is
takberwujud dibebankan pada beban pokok charged to cost of revenue (Note 23). Based on
pendapatan (Catatan 23). Berdasarkan hasil management’s review, there are no events or changes
penelaahan yang dilakukan oleh manajemen, tidak in circumstances that indicate an impairment of
terdapat kejadian atau perubahan atas keadaan yang intangible asset as of December 31, 2023 and 2022,
menunjukkan adanya penurunan nilai aset respectively.
takberwujud masing-masing pada tanggal
31 Desember 2023 dan 2022.
10. ASET LANCAR DAN TIDAK LANCAR LAINNYA 10. OTHER CURRENT AND NON-CURRENT ASSETS
Rincian akun ini adalah sebagai berikut: The details of this account are as follows:
2023 2022
Lancar Current
Beban ditangguhkan terkait Deferred charges related to
Initial Public Offering 3.349.027.500 - Initial Public Offering
Tidak lancar Non-current
Bank yang dibatasi
penggunaannya - 119.000.000 Restricted cash in bank
Jumlah 3.349.027.500 119.000.000 Total
38
Page 47
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
10. ASET LANCAR DAN TIDAK LANCAR LAINNYA 10. OTHER CURRENT AND NON-CURRENT ASSETS
(lanjutan) (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2023, aset lancar lainnya As of December 31, 2023, other current assets
merupakan akumulasi biaya emisi yang terdiri dari represent accumulated of emission costs which consist
biaya dan beban terkait jasa profesional sehubungan of costs and expenses related to professional fees in
dengan proses IPO. connection with IPO process.
Pada tanggal 31 Desember 2022, bank yang dibatasi As of December 31, 2022, restricted cash in bank
penggunaannya merupakan rekening penampungan represents escrow account against bank loan from
atas utang bank dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Note 13).
(Catatan 13).
11. UTANG USAHA 11. TRADE PAYABLES
Rincian akun ini adalah sebagai berikut: The details of this account are as follows:
2023 2022
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 2.050.745.957 4.631.882.168 Rupiah
Dolar Singapura - 1.158.403.263 Singapore Dollar
Dolar Amerika Serikat - 1.060.489.634 United States Dollar
Euro - 232.444.404 Euro
Sub-jumlah 2.050.745.957 7.083.219.469 Sub-total
Pihak berelasi (Catatan 28) Related party (Note 28)
Rupiah 158.437.132 419.657.100 Rupiah
Jumlah 2.209.183.089 7.502.876.569 Total
Rincian umur utang usaha berdasarkan tanggal jatuh The aging of trade payables based on credit terms are
temponya adalah sebagai berikut: as follows:
2023 2022
Pihak ketiga Third parties
Belum jatuh tempo 1.952.496.826 942.245.011 Not yet due
Jatuh tempo: Overdue:
1 – 30 hari 15.000.000 436.354.087 1 – 30 days
31 – 60 hari 19.802.900 2.419.770.520 31 – 60 days
61 – 90 hari 35.200.000 842.177.169 61 – 90 days
Lebih dari 90 hari 28.246.231 2.442.672.682 More than 90 days
Sub-jumlah 2.050.745.957 7.083.219.469 Sub-total
Pihak berelasi Related party
Belum jatuh tempo 9.573.750 - Not yet due
Jatuh tempo: Overdue:
1 – 30 hari 148.863.382 94.128.000 1 – 30 days
31 – 60 hari - 73.326.600 31 – 60 days
61 – 90 hari - - 61 – 90 days
Lebih dari 90 hari - More than 90 days
252.202.500
Sub-jumlah 158.437.132 419.657.100 Sub-total
Jumlah 2.209.183.089 7.502.876.569 Total
Perusahaan tidak memberikan garansi atau jaminan The Company does not provide guarantees or
atas utang usaha. collaterals for the trade payables.
39
Page 48
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
12. UTANG LAIN-LAIN - PIHAK BERELASI 12. OTHER PAYABLES - RELATED PARTY
Pada tanggal 31 Desember 2022, akun ini merupakan As of December 31, 2022, this account represents
utang kepada pemegang saham sebesar shareholder’s payables amounted to Rp200,000,000
Rp200.000.000 yang digunakan untuk modal kerja. which is used for working capital. As of
Pada tanggal 31 Desember 2023, seluruh utang December 31, 2023, the shareholder’s payables have
kepada pemegang saham telah dilunasi. been settled.
13. PINJAMAN BANK 13. BANK LOAN
Rincian akun ini adalah sebagai berikut: The details of this account are as follows:
2023 2022
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - 2.916.666.667 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Dikurangi biaya transaksi yang
belum diamortisasi - (47.849.213 ) Less unamortized transaction costs
Jumlah - 2.868.817.454 Total
Bagian jatuh tempo dalam waktu
satu tahun Current maturities
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - 1.000.000.000 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Dikurangi biaya transaksi yang
belum diamortisasi - (26.092.380 ) Less unamortized transaction costs
Jumlah yang akan jatuh tempo
dalam waktu satu tahun -
neto - 973.907.620 Total current maturities - net
Jumlah jangka panjang - neto - 1.894.909.834 Total long-term portion - net
Mutasi pinjaman bank adalah sebagai berikut: The movements of the bank loan are as follows:
2023 2022
Saldo awal 2.868.817.454 3.833.996.172 Beginning balance
Pembayaran tahun Payments during the year
berjalan (Catatan 34b) (2.916.666.667 ) (1.000.000.000 ) (Note 34b)
Perubahan pada nilai wajar 47.849.213 34.821.282 Changes in fair value
Jumlah - 2.868.817.454 Total
Pada tanggal 22 Oktober 2020, Perusahaan On October 22, 2020, the Company signed a Loan
menandatangani Perjanjian Kredit dengan Agreement with PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (“Mandiri”) dimana (“Mandiri”) whereby Mandiri agreed to provide a credit
Mandiri setuju untuk memberikan fasilitas kredit facility of Rp5 billion. This facility is used for working
sebesar Rp5 miliar. Fasilitas ini ditujukan untuk modal capital and has term of payment of 60 months.
kerja dan memiliki jangka waktu pembayaran 60 bulan. This facility bears interest of 10%. This loan is secured
Fasilitas ini dikenakan suku bunga sebesar 10%. by Company’s land and building. This loan will be due
Pinjaman ini dijaminkan dengan tanah dan bangunan on October 20, 2025.
milik Perusahaan. Pinjaman ini akan jatuh tempo pada
tanggal 20 Oktober 2025.
40
Page 49
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
13. PINJAMAN BANK (lanjutan) 13. BANK LOAN (continued)
Sehubungan dengan fasilitas ini, terdapat pembatasan- In connection with these facilities, there are several
pembatasan tertentu yang memerlukan persetujuan restrictions which required written approval from
tertulis dari Mandiri, diantaranya: Mandiri, such as:
a. Menjadi penjamin terhadap pihak ketiga; a. Become a guarantor for third parties;
b. Menjaminkan Perusahaan kepada pihak lain; b. Guarantee the Company to other parties;
c. Membagikan bonus atau dividen; c. Distribute bonus or dividend;
d. Mengadakan merger, akuisisi, menjual aset atau d. Conduct a merger, acquisition, selling assets or a
Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”) dengan General Meeting of Shareholders (“RUPS”) by
mengubah anggaran dasar Perusahaan; changing the Company’s article of association;
e. Mengadakan ekspansi usaha atau investasi baru. e. Conduct a business expansion or new investment.
Pada tanggal 17 Maret 2023, Perusahaan setuju untuk On March 17, 2023, the Company agreed to distribute
melakukan pembagian dividen saham melalui shares dividend through capitalization of retained
kapitalisasi saldo laba ditahan tanggal earnings as of December 31, 2022 amounted to
31 Desember 2022 sebesar Rp23.000.000.000. Rp23,000,000,000. In connection with that, on
Sehubungan dengan hal tersebut, pada tanggal March 16, 2023, the Company had already received
16 Maret 2023, Perusahaan sudah menerima surat letter (waiver) from Mandiri to approve that dividend’s
(waiver) dari Mandiri untuk menyetujui pembagian distribution.
dividen tersebut.
Pada tanggal 6 September 2023, Perusahaan telah On September 6, 2023, the Company has fully paid the
melunasi seluruh pokok pinjaman sebesar principal loan amounted to Rp2,916,666,667.
Rp2.916.666.667. Sehubungan dengan pelunasan In connection with this early settlement, the Company
lebih awal ini, Perusahaan memiliki kewajiban untuk has an obligation to pay the penalty, which has already
membayar denda, yang sudah dicatat sebagai biaya been recorded as finance costs in the statement of
keuangan dalam laporan laba rugi dan penghasilan profit or loss and other comprehensive income for the
komprehensif lain untuk tahun yang berakhir pada year ended December 31, 2023.
tanggal 31 Desember 2023.
14. UTANG SEWA PEMBIAYAAN 14. CONSUMER FINANCING PAYABLES
Rincian akun ini adalah sebagai berikut: The details of this account are as follows:
2023 2022
PT Mandiri Tunas Finance 706.125.000 285.001.415 PT Mandiri Tunas Finance
Dikurangi bagian jatuh tempo
dalam waktu satu tahun (313.833.333 ) (285.001.415 ) Less current maturities
Jumlah jangka panjang 392.291.667 - Total long-term portion
Perusahaan menandatangani beberapa perjanjian The Company signed some finance lease agreements
utang sewa pembiayaan untuk pembelian beberapa for purchasing several vehicles with PT Mandiri Tunas
kendaraan dengan PT Mandiri Tunas Finance, dengan Finance, with details as follows:
rincian sebagai berikut:
Tingkat suku
bunga per tahun/
Jumlah fasilitas/ Tanggal jatuh tempo/ Interest rate
Nomor/Number Tanggal/Date Total facilities Maturity date per annum
9002300313 5 April/April 5, 2023 941.500.000 5 Maret/March 5, 2026 9,03%
9002100779 23 Juli/July 23, 2021 1.139.950.000 23 Juni/June 23, 2023 14,83%
41
Page 50
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
15. LIABILITAS SEWA 15. LEASE LIABILITIES
Rincian akun ini adalah sebagai berikut: The details of this account are as follows:
2023 2022
Sewa - 165.560.143 Lease
Dikurangi bagian jatuh tempo
dalam waktu satu tahun - (165.560.143 ) Less current maturities
Jumlah jangka panjang - - Total long-term portion
Mutasi liabilitas sewa adalah sebagai berikut: The movements in the lease liabilities are as follows:
2023 2022
Saldo awal 165.560.143 367.915.546 Beginning balance
Penambahan bunga (Catatan 26) 6.939.860 27.644.601 Addition of interest (Note 26)
Pembayaran tahun berjalan
(Catatan 34b) (172.500.003 ) (230.000.004 ) Payments during the year (Note 34b)
Jumlah - 165.560.143 Total
Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan Total which recognized in the statement of profit or loss
penghasilan komprehensif lain adalah sebagai berikut: and other comprehensive income is as follows:
2023 2022
Beban penyusutan aset hak- Depreciation expense on right-of-use
guna (Catatan 8) 157.076.418 209.435.224 -assets (Note 8)
Beban bunga - liabilitas sewa Interest expense - lease liabilities
(Catatan 26) 6.939.860 27.644.601 (Note 26)
Jumlah 164.016.278 237.079.825 Total
16. PERPAJAKAN 16. TAXATION
a. Pajak Dibayar di Muka a. Prepaid Tax
Pada tanggal 31 Desember 2023, akun ini As of December 31, 2023, this account represents
merupakan pajak dibayar di muka atas PPN prepaid tax of VAT in amounted to Rp91,308,584.
masukan sebesar Rp91.308.584.
b. Utang Pajak b. Taxes Payable
Rincian utang pajak adalah sebagai berikut: The details of taxes payable are as follows:
2023 2022
Pajak penghasilan (“PPh”): Income taxes:
Pasal 21 17.970.821 42.298.024 Article 21
Pasal 23 15.084.812 7.544.270 Article 23
Pasal 25 - 21.317.825 Article 25
Pasal 29: Article 29:
2023 16.931.751 - 2023
2021 131.712.100 131.712.100 2021
2020 6.240.419 6.240.419 2020
2022 - 711.463.456 2022
PPN keluaran - 1.913.220.892 VAT out
Jumlah 187.939.903 2.833.796.986 Total
42
Page 51
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
16. PERPAJAKAN (lanjutan) 16. TAXATION (continued)
c. Beban Pajak Penghasilan - Neto c. Income Tax Expense - Net
2023 2022
Pajak kini (890.687.543) (2.101.607.402 ) Current tax
Pajak tangguhan 18.322.322 9.507.267 Deferred tax
Neto (872.365.221) (2.092.100.135 ) Net
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak dengan The reconciliation between profit before income
estimasi penghasilan kena pajak Perusahaan tax and the Company’s estimated taxable income
adalah sebagai berikut: are as follows:
2023 2022
Laba sebelum beban pajak
penghasilan 2.685.973.454 8.383.087.686 Profit before income tax expense
Beda temporer Temporary differences
Liabilitas imbalan pasca-kerja
karyawan 85.986.307 36.135.032 Post-employment benefits liabilities
Aset hak-guna (8.483.723 ) 7.079.821 Right-of-use asset
Aset tetap 5.780.697 - Fixed assets
Beda permanen Permanent differences
Beban yang tidak dapat
dikurangkan 1.575.916.042 1.166.493.694 Non-deductible expenses
Penghasilan kena pajak final (57.162.605 ) (40.035.313 ) Income subject to final tax
Taksiran penghasilan kena Estimated taxable
pajak 4.288.010.172 9.552.760.920 income
Mendapatkan fasilitas
pengurangan tarif pajak - Subjected to tax rate
11% 478.860.865 - reduction facility -11%
Tidak mendapatkan fasilitas
pengurangan tarif pajak - Not subjected to tax rate
22% 3.809.149.307 9.552.760.920 reduction facility - 22%
Beban pajak penghasilan -
kini Income tax expense - current
Mendapatkan fasilitas
pengurangan tarif pajak Subjected to tax rate
- 11% 52.674.695 - reduction facility -11%
Tidak mendapatkan fasilitas
pengurangan tarif pajak Not subjected to tax rate
- 22% 838.012.848 2.101.607.402 reduction facility - 22%
Beban pajak penghasilan
badan - kini 890.687.543 2.101.607.402 Corporate income tax - current
Pembayaran pajak penghasilan
di muka (873.755.792) (1.390.143.946) Prepayment of income taxes
Kurang bayar pajak
penghasilan 16.931.751 711.463.456 Underpayment of income tax
Penghasilan kena pajak hasil rekonsiliasi tahun The reconciled taxable income for 2023 and 2022,
2023 dan 2022, digunakan menjadi dasar dalam is used as the basis for filing the Annual Corporate
pengisian Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”) Income Tax Return (“SPT”) submitted to the
PPh Badan yang disampaikan kepada otoritas taxation authority.
perpajakan.
43
Page 52
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
16. PERPAJAKAN (lanjutan) 16. TAXATION (continued)
c. Beban Pajak Penghasilan - Neto (lanjutan) c. Income Tax Expense - Net (continued)
Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan yang The reconciliation between income tax expense,
dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang calculated by applying the applicable tax rate to
berlaku atas laba sebelum beban pajak the profit before income tax expense are as
penghasilan adalah sebagai berikut: follows:
2023 2022
Laba sebelum beban pajak
penghasilan 2.685.973.454 8.383.087.686 Profit before income tax expense
Beban pajak penghasilan
dengan tarif pajak yang Income tax expense at applicable
berlaku (590.914.160) (1.844.279.291) tax rate
Dampak pengurangan tarif
pajak 52.674.695 - Effect on tax reduction
Tax effect on permanent
Efek pajak atas beda tetap: differences:
Beban yang tidak dapat
dikurangkan (346.701.529) (256.628.613) Non-deductible expenses
Penghasilan kena pajak final 12.575.773 8.807.769 Income subject to final tax
Beban pajak
penghasilan - neto (872.365.221) (2.092.100.135) Income tax expense - net
d. Aset Pajak Tangguhan d. Deferred Tax Assets
Rincian aset pajak tangguhan seperti yang The details of deferred tax assets as presented in
disajikan dalam laporan posisi keuangan adalah the statement of financial position are as follows:
sebagai berikut:
2023
Dikreditkan pada
penghasilan
Dibebankan pada komprehensif
Saldo awal/ laba rugi/ lain/Credited to other
Beginning Charged to profit comprehensive Saldo akhir/
balance or loss income Ending balance
Cadangan kerugian Allowance for
kredit ekspektasian 1.693.586.400 - - 1.693.586.400 expected credit losses
Liabilitas imbalan
pasca - kerja Post-employment
karyawan 31.198.372 18.916.988 2.359.563 52.474.923 benefits liabilities
Aset tetap - 1.271.753 - 1.271.753 Fixed asset
Aset hak-guna 1.866.419 (1.866.419 ) - - Right-of-use asset
Jumlah 1.726.651.191 18.322.322 2.359.563 1.747.333.076 Total
2022
Dikreditkan pada
penghasilan
Dikreditkan pada komprehensif
Saldo awal/ laba rugi/ lain/Credited to other
Beginning Credited to profit comprehensive Saldo akhir/
balance or loss income Ending balance
Cadangan kerugian Allowance for
kredit ekspektasian 1.693.586.400 - - 1.693.586.400 expected credit losses
Liabilitas imbalan pasca Post-employment
- kerja karyawan 21.248.165 7.949.707 2.000.500 31.198.372 benefits liabilities
Aset hak-guna 308.859 1.557.560 - 1.866.419 Right-of-use asset
Jumlah 1.715.143.424 9.507.267 2.000.500 1.726.651.191 Total
44
Page 53
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
16. PERPAJAKAN (lanjutan) 16. TAXATION (continued)
d. Aset Pajak Tangguhan (lanjutan) d. Deferred Tax Assets (continued)
Aset pajak tangguhan pada tanggal The deferred tax assets as of
31 Desember 2023 dan 2022 telah dihitung December 31, 2023 and 2022 have been
dengan memperhitungkan tarif pajak yang calculated by considering the tax rates that are
diharapkan berlaku pada saat realisasi. expected to apply at the time of realization.
e. Surat Ketetapan Pajak e. Tax Assessment Letters
Selama tahun 2023, Perusahaan menerima Surat During 2023, the Company received several Tax
Tagihan Pajak ("STP") untuk PPh Pasal 25 periode Collection Letters (“STP”) for Income Tax Article
April dan Mei 2023 serta Pasal 29 untuk tahun 25 for April and May 2023 periods, and Article 29
fiskal 2022 dengan jumlah sebesar Rp18.241.365. for fiscal year 2022 with total of Rp18,241,365.
Selama tahun 2022, Perusahaan menerima Surat During 2022, the Company received Tax
Ketetapan Pajak Kurang Bayar (“SKPKB”) tahun Underpayment Assessment Letters (“SKPKB”) for
fiskal 2018 untuk PPh Pasal 4(2), 23 dan 25. fiscal year 2018 for Income Tax Articles 4(2), 23
Perusahaan juga menerima berbagai STP untuk and 25. The Company also received several STP
PPh pasal 21, 23 dan PPN tahun fiskal 2017 dan for Income Tax Article 21, 23 and VAT for fiscal
2018. Jumlah SKPKB dan STP yang diterima dan years 2017 and 2018. Total of SKPKB and STP
dibayarkan Perusahaan untuk tahun yang berakhir received and paid by the Company for the year
pada tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar ended December 31, 2022 was amounted to
Rp486.871.763. Rp486,871,763.
Seluruh beban atas SKPKB dan STP tersebut All expenses for SKPKB and STP are recorded as
dicatat sebagai bagian dari akun Pendapatan part of Other income (expenses) - net (Note 27).
(beban) lain-lain - neto (Catatan 27).
f. Administrasi f. Administration
Berdasarkan peraturan perpajakan Indonesia, Based on Indonesian tax regulations, the
Perusahaan melaporkan SPT Tahunan Company reports its SPT based on its own
berdasarkan perhitungan sendiri. Otoritas pajak calculations. The tax authority can assess or
dapat menilai atau mengubah besarnya liabilitas change the amount of tax liability within five years
pajak dalam waktu lima tahun sejak tanggal from the date the tax became due. If there are
terutangnya pajak. Apabila ada kewajiban other tax obligations, it will be settled by the
perpajakan lainnya, akan diselesaikan oleh Company at maturity.
Perusahaan pada saat jatuh temponya.
17. BEBAN AKRUAL 17. ACCRUED EXPENSES
Rincian akun ini adalah sebagai berikut: The details of this account are as follows:
2023 2022
Jasa profesional 2.077.580.000 - Professional fees
Gaji dan upah 165.422.147 830.226.833 Salaries and wages
Bunga 4.605.112 50.083.333 Interest
Jumlah 2.247.607.259 880.310.166 Total
45
Page 54
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
18. LIABILITAS IMBALAN PASCA-KERJA KARYAWAN 18. POST-EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of December 31, 2023 and 2022, the Company
Perusahaan mencatat liabilitas imbalan pasca-kerja recorded the post-employment benefits liabilities based
karyawan berdasarkan PSAK 24 dengan on PSAK 24 using the “Projected Unit Credit” method as
menggunakan metode “Projected Unit Credit” yang performed by KKA Marcel Prydarshi Soepeno, an
dilakukan oleh KKA Marcel Prydarshi Soepeno, independent actuary, based on its reports as follows:
aktuaris independent, dalam laporannya sebagai
berikut:
Nomor/Number Tanggal/Date Tahun/Year
0488/V/KKA-MPS/2024/RPT 16 Mei/May 16, 2024 2023
0399/IV/KKA-MPS/2023/RPT 28 April/April 28, 2023 2022
Asumsi-asumsi aktuarial utama yang digunakan adalah The main actuarial assumptions used are as follows:
sebagai berikut:
2023 2022
Tingkat diskonto 7,00% 7,40% Discount rate
Tingkat kenaikan gaji 3,00% 3,00% Salary increments rate
Tabel kematian TMI IV TMI IV Mortality table
Tingkat cacat 5% dari/of TMI IV 5% dari/of TMI IV Disability rate
Umur pensiun (tahun) 56 56 Normal retirement age (years)
Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan Total amount which recognized in the statement of profit
penghasilan komprehensif lain adalah sebagai berikut: or loss and other comprehensive income are as follows:
2023 2022
Biaya jasa kini 75.492.308 48.991.078 Current service cost
Biaya bunga 10.493.999 7.340.275 Interest cost
Dampak dari penerapan siaran Effect of implementation of
pers DSAK IAI - (20.196.321 ) press released by DSAK IAI
Jumlah 85.986.307 36.135.032 Total
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurement of
imbalan pasca-kerja: post-employment benefits liabilities:
Perubahan dalam asumsi Changes in financial
keuangan (10.725.286 ) (9.093.182 ) Assumption
Pajak penghasilan terkait 2.359.563 2.000.500 Related income tax
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurement of
imbalan pasca-kerja, setelah post-employment benefits
pajak (8.365.723 ) (7.092.682 ) liabilities, net-of tax
Mutasi nilai kini kewajiban imbalan pasti adalah sebagai Movements in the present value of the defined benefit
berikut: obligation are as follows:
2023 2022
Saldo awal 141.810.782 96.582.568 Beginning balance
Biaya jasa kini 75.492.308 48.991.078 Current service cost
Biaya bunga 10.493.999 7.340.275 Interest cost
Dampak dari penerapan siaran Effect of implementation
pers DSAK IAI - (20.196.321 ) of press released by DSAK IAI
Kerugian aktuarial diakui di Loss charged to
penghasilan komprehensif lain 10.725.286 9.093.182 other comprehensive income
Saldo akhir 238.522.375 141.810.782 Ending balance
46
Page 55
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
18. LIABILITAS IMBALAN PASCA-KERJA KARYAWAN 18. POST-EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES
(lanjutan) (continued)
Analisis sensitivitas kuantitatif untuk asumsi yang The quantitative sensitivity analysis for significant
signifikan adalah sebagai berikut: assumptions are as follows:
2023 2022
Kenaikan/ Penurunan/ Kenaikan/ Penurunan/
Increase Decrease Increase Decrease
1% 1% 1% 1%
Tingkat diskonto (14.138.479 ) 17.465.145 (24.184.559 ) 30.096.365 Discount rate
Tingkat kenaikan gaji
masa depan 18.567.458 (15.119.782) 32.318.805 (26.062.440 ) Salary increments rate
Rincian jatuh tempo liabilitas imbalan pasca-kerja The details of expected maturity undiscounted
karyawan yang tidak didiskontokan adalah sebagai post-employment benefits liabilities are as follows:
berikut:
2023 2022
Antara 3 dan 5 tahun 214.127.572 218.914.644 Between 3 and 5 years
Di atas 10 tahun 7.111.343.194 4.391.043.201 Beyond 10 years
Jumlah 7.325.470.766 4.609.957.845 Total
19. MODAL SAHAM 19. SHARE CAPITAL
Berdasarkan Akta Notaris No. 183 tanggal Based on Notarial Deed No. 183 dated March 17, 2023,
17 Maret 2023 oleh Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., by Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notary in
M.Kn., Notaris di Jakarta, sebagaimana telah disetujui Jakarta, as approved by the Minister of
oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Law and Human Rights based on Decree
berdasarkan Surat Keputusan No. AHU- No. AHU-0017282.AH.01.02.Year 2023 dated
0017282.AH.01.02. Tahun 2023 tanggal 20 Maret 2023 March 20, 2023 and has been notified to the Minister of
dan telah diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Law and Human Rights based on the Letter of
Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat Penerimaan Acceptance of Notification of Amendments to the
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU- Articles of Association No. AHU-AH.01.03-0042613
AH.01.03-0042613 tanggal 20 Maret 2023, para dated March 20, 2023, the shareholders agreed to:
pemegang saham setuju untuk:
a. Peningkatan modal dasar dari Rp42.000.000.000 a. Increase in authorized share capital from
atau setara dengan 5.250.000.000 lembar saham Rp42,000,000,000 or equivalent to 5,250,000,000
menjadi Rp159.984.000.000 atau setara dengan shares, become Rp159,984,000,000 or equivalent
19.998.000.000 lembar saham; dan to 19,998,000,000 shares; and
b. Peningkatan modal ditempatkan dan disetor b. Increase in issued and fully paid in capital from
penuh dari Rp33.500.000.000 atau setara dengan Rp33,500,000,000 or equivalent to 4,187,500,000
4.187.500.000 lembar saham menjadi sebesar shares become Rp39,996,000,000 or equivalent
Rp39.996.000.000 atau setara dengan to 4,999,500,000 shares. In connection with that
4.999.500.000 lembar saham. Sehubungan increment, the Company has issued 812,000,000
dengan peningkatan tersebut, Perusahaan telah new shares, which has been fully paid in cash
menerbitkan sebanyak 812.000.000 saham baru, amounted to Rp6,496,000,000.
yang telah disetor penuh dengan uang tunai
sebesar Rp6.496.000.000.
47
Page 56
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
19. MODAL SAHAM (lanjutan) 19. SHARE CAPITAL (continued)
Sesuai dengan Akta tersebut, susunan pemegang Based on that Notarial Deed, the composition of the
saham Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2023 Company's shareholders as of December 31, 2023
menjadi sebagai berikut: become as follows:
2023
Persentase
Jumlah saham/ kepemilikan/
Number of Percentage of Jumlah/
Pemegang saham shares ownership Total Shareholders
Rudi Reksa Sutantra 3.149.625.000 63,00% 25.197.000.000 Rudi Reksa Sutantra
Yophi Kurniawan Iswanto 1.049.875.000 21,00% 8.399.000.000 Yophi Kurniawan Iswanto
Denny Ray Hendra 300.000.000 6,00% 2.400.000.000 Denny Ray Hendra
Hendry Widjaja 300.000.000 6,00% 2.400.000.000 Hendry Widjaja
Tomas Gunawan 200.000.000 4,00% 1.600.000.000 Tomas Gunawan
Jumlah 4.999.500.000 100,00% 39.996.000.000 Total
Berdasarkan Akta Notaris No. 182 tanggal Based on Notarial Deed No. 182 dated
17 Maret 2023 oleh Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., March 17, 2023, by Christina Dwi Utami, S.H.,
M.Kn., Notaris di Jakarta, sebagaimana telah disetujui M.Hum., M.Kn., Notary in Jakarta, as approved by the
oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Minister of Law and Human Rights based on Decree
berdasarkan Surat Keputusan No. AHU- No. AHU-0016933.AH.01.02.Year 2023 dated
0016933.AH.01.02. Tahun 2023 tanggal 17 Maret 2023 March 17, 2023 and has been notified to the Minister of
dan telah diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Law and Human Rights based on the Letter of
Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat Penerimaan Acceptance of Notification of Amendments to the
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU- Articles of Association No. AHU-AH.01.03-0041917
AH.01.03-0041917 tanggal 17 Maret 2023, para dated March 17, 2023, the shareholders agreed to:
pemegang saham setuju untuk:
a. Perubahan nilai nominal saham dari semula a. Change in the nominal value of shares from initially
Rp1.000.000 per saham menjadi Rp8 per saham, Rp1,000,000 per share to Rp8 per share, hence
sehingga jumlah saham Perusahaan menjadi total the Company’s shares become
1.312.500.000 lembar. 1,312,500,000 shares.
b. Peningkatan modal dasar dari semula b. Increase the authorized capital from initially
Rp10.500.000.000 atau setara dengan Rp10,500,000,000 or equivalent to 1,312,500,000
1.312.500.000 saham menjadi Rp42.000.000.000 shares become Rp42,000,000,000 or equivalent
atau setara dengan 5.250.000.000 saham. to 5,250,000,000 shares.
c. Meningkatkan modal ditempatkan dan disetor c. Increase the issued and fully paid capital from
penuh dari semula Rp10.500.000.000 menjadi initially Rp10,500,000,000 become
sebesar Rp33.500.000.000 atau setara dengan Rp33,500,000,000 or equivalent to 4,187,500,000
4.187.500.000 lembar saham dimana Perusahaan shares, whereby the Company issued
menerbitkan sebanyak 2.875.000.000 saham baru 2,875,000,000 shares using the capitalization of
dengan cara kapitalisasi laba ditahan Perusahaan the Company's retained earnings up to the 2022
sampai dengan tahun buku 2022 sebesar financial year amounted to Rp23,000,000,000,
Rp23.000.000.000, dengan rincian pengambil with details of shares subscription by Rudi Reksa
bagian saham oleh Rudi Reksa Sutantra sebesar Sutantra amounted to Rp17,250,000,000 or
Rp17.250.000.000 atau setara dengan equivalent to 2,156,250,000 shares and by Yophi
2.156.250.000 lembar saham dan oleh Yophi Kurniawan Iswanto amounted to Rp5,750,000,000
Kurniawan Iswanto sebesar Rp5.750.000.000 atau or equivalent to 718,750,000 shares.
setara dengan 718.750.000 lembar saham.
48
Page 57
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
19. MODAL SAHAM (lanjutan) 19. SHARE CAPITAL (continued)
Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal The composition of the Company's shareholders as of
31 Desember 2022 adalah sebagai berikut: December 31, 2022 are as follows:
2022
Persentase
kepemilikan/
Jumlah saham/ Percentage of Jumlah/
Pemegang saham Number of shares ownership Total Shareholders
Rudi Reksa Sutantra 7.875 75,00% 7.875.000.000 Rudi Reksa Sutantra
Yophi Kurniawan Iswanto 2.625 25,00% 2.625.000.000 Yophi Kurniawan Iswanto
Jumlah 10.500 100,00% 10.500.000.000 Total
20. SALDO LABA DICADANGKAN 20. APPROPRIATED RETAINED EARNINGS
Berdasarkan Undang-undang Perseroan Terbatas Under Indonesian Company Law No.4 Year 2007, the
No. 4 Tahun 2007, Perusahaan diharuskan untuk Company is required to set up a statutory reserve
membuat penyisihan cadangan wajib hingga sekurang- amounted to at least 20% of the issued and fully paid
kurangnya 20% dari jumlah modal yang ditempatkan capital.
dan disetor penuh.
Pada tanggal 31 Desember 2023, berdasarkan RUPS As of December 31, 2023, based on RUPS dated
tanggal 11 Juli 2023, Perusahaan telah mencadangkan July 11, 2023, the Company had reserved the
saldo laba sebesar Rp100.000.000, dimana jumlah ini appropriated retained earnings amounted to
belum memenuhi sekurang-kurangnya 20% dari jumlah Rp100,000,000, whereby this amount has not met yet
modal yang ditempatkan dan disetor penuh. minimum of 20% from total issued and fully paid capital.
21. LABA PER SAHAM DASAR 21. BASIC EARNINGS PER SHARE
Perhitungan laba per saham dasar adalah sebagai The calculations of basic earnings per share are as
berikut: follows:
2023 2022
Laba neto tahun berjalan 1.813.608.233 6.290.987.551 Net profit for the year
Jumlah rata-rata tertimbang saham 4.796.500.000 4.187.500.000 Weighted average number of shares
Laba per saham dasar 0,38 1,50 Basic earnings per share
Pada tanggal 17 Maret 2023, Perusahaan mengubah On March 17, 2023, the Company changes the nominal
nilai nominal saham dari semula Rp1.000.000 per value of shares from Rp1,000,000 per share to become
saham menjadi Rp8 per saham dan meningkatkan Rp8 per share and increase of issued and fully paid
modal saham ditempatkan dan disetor penuh menjadi share capital of Rp39,996,000,000 through
sebesar Rp39.996.000.000 melaui kapitalisasi laba capitalization of retained earnings and shares
ditahan dan setoran modal (Catatan 19), sehingga subscription (Note 19), hence resulting the increase of
mengakibatkan jumlah rata-rata tertimbang saham total outstanding shares. For the purpose of calculation
beredar meningkat. Untuk tujuan penghitungan laba of basic earnings per share, the outstanding shares are
per saham dasar, jumlah saham yang beredar dihitung determined using the new weighted average number of
menggunakan jumlah rata-rata tertimbang saham yang shares.
baru.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of December 31, 2023 and 2022, the Company has no
Perusahaan tidak memiliki efek yang bersifat dilutif. dilutive effects.
49
Page 58
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
22. PENDAPATAN 22. REVENUE
Akun ini merupakan pendapatan Perusahaan dari jasa This account represents the Company’s revenue from
survei masing-masing sebesar Rp42.877.712.935 dan survey services amounted to Rp42,877,712,935 and
Rp64.883.327.124, untuk tahun-tahun yang berakhir Rp64,883,327,124, for the years ended
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. December 31, 2023 and 2022, respectively.
Rincian pelanggan dengan pendapatan melebihi 10% dari The details of customers with revenue exceeding 10%
jumlah pendapatan Perusahaan adalah sebagai berikut: of the Company's total revenue are as follows:
2023 2022
Jumlah/Total % Jumlah/Total %
PT Timas Suplindo 42.499.712.935 99,12 49.835.512.600 76,81 PT Timas Suplindo
PT Meindo Elang Indah - - 7.933.017.835 12,23 PT Meindo Elang Indah
PT Timas Samudera PT Timas Samudera
Indonesia - - 7.114.796.689 10,96 Indonesia
Jumlah 42.499.712.935 99,12 64.883.327.124 100,00 Total
23. BEBAN POKOK PENDAPATAN 23. COST OF REVENUE
Rincian akun ini adalah sebagai berikut: The details of this account are as follows:
2023 2022
Instalasi peralatan 17.520.546.446 19.050.230.497 Installation equipment
Penelitian dan survei 4.478.669.158 12.928.626.081 Research and survey
Transportasi dan akomodasi 4.439.101.324 6.054.611.712 Transportation and accommodation
Sewa 2.657.127.945 3.615.084.458 Rent
Upah tenaga ahli 2.261.520.248 6.646.857.144 Professional wages
Perbaikan dan pemeliharaan 234.839.765 501.083.702 Repair and maintenance
Penyusutan dan amortisasi Depreciation and amortization
(Catatan 8 dan 9) 222.974.416 288.726.313 (Note 8 and 9)
Lain-lain 34.976.760 104.084.767 Others
Jumlah 31.849.756.062 49.189.304.674 Total
Tidak terdapat transaksi kumulatif dengan pemasok There are no cumulative transactions with individual
individual yang melebihi 10% dari jumlah pendapatan supplier that exceeds 10% of the total revenue for the
masing-masing untuk tahun-tahun yang berakhir pada years ended December 31, 2023 and 2022.
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
24. BEBAN ADMINISTRASI DAN UMUM 24. GENERAL ADMINISTRATIVES EXPENSES
Rincian akun ini adalah sebagai berikut: The details of this account are as follows:
2023 2022
Gaji dan tunjangan 3.520.856.742 3.086.045.143 Salary and allowance
Penyusutan (Catatan 8) 1.647.027.856 1.010.940.450 Depreciation (Note 8)
Transportasi dan akomodasi 813.635.716 409.323.742 Transportation and accommodation
Pajak dan perizinan 595.393.755 28.640.580 Tax and permits
Jamuan dan sumbangan 316.964.047 524.865.773 Entertainment and donation
Sewa 315.795.290 295.781.996 Rent
Perbaikan dan pemeliharaan 244.162.844 364.735.819 Repair and maintenance
Jasa profesional 239.707.000 263.049.999 Professional fees
Telecommunication, water and
Telekomunikasi,air dan listrik 100.979.597 84.971.320 electricity
Imbalan pasca-kerja karyawan Post-employment benefits
(Catatan 18) 85.986.307 36.135.032 (Note 18)
Lain-lain 37.216.590 135.345.824 Others
Jumlah 7.917.725.744 6.239.835.678 Total
50
Page 59
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
25. PENGHASILAN KEUANGAN 25. FINANCE INCOME
Akun ini merupakan pendapatan bunga dari jasa giro This account represents interest income from current
masing-masing sebesar Rp57.162.605 dan account amounted to Rp57,162,605 and
Rp40.035.313, untuk tahun-tahun yang berakhir pada Rp40,035,313, for the years ended December 31, 2023
31 Desember 2023 dan 2022. and 2022, respectively.
26. BIAYA KEUANGAN 26. FINANCE COSTS
Rincian akun ini adalah sebagai berikut: The details of this account are as follows:
2023 2022
Biaya bank 199.404.006 78.991.554 Bank charges
Beban bunga - pinjaman bank 184.386.483 363.541.667 Interest expense - bank loan
Beban bunga - utang sewa Interest expenses - consumer
pembiayaan 68.096.611 98.770.956 financing payables
Provisi 47.849.221 34.821.282 Provision
Beban bunga - liabilitas Interest expense - lease liabilities
sewa (Catatan 15) 6.939.860 27.644.601 (Note 15)
Jumlah 506.676.181 603.770.060 Total
27. PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN - NETO 27. OTHER INCOME (EXPENSES) - NET
Rincian akun ini adalah sebagai berikut: The details of this account are as follows:
2023 2022
Denda pajak (Catatan 16e) (18.241.365 ) (486.871.763 ) Tax penalties (Note 16e)
Laba (rugi) selisih kurs - neto 15.382.128 (37.302.752 ) Foreign exchange gain (loss) - net
Lain-lain - neto 32.342.341 26.130.774 Others - net
Neto 29.483.104 (498.043.741 ) Net
28. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK 28. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH RELATED
BERELASI PARTIES
Sifat Hubungan Berelasi Nature of Relationships
Dalam kegiatan usaha normal, Perusahaan melakukan In the normal course of business, the Company
transaksi dengan pihak-pihak berelasi tertentu. Sifat engages in trade and financial transactions with certain
dari hubungan Perusahaan dengan pihak-pihak related parties. The nature of relationships between the
berelasi adalah sebagai berikut: Company and such related parties are as follows:
Pihak berelasi/ Sifat hubungan/ Transaksi/
Related parties Nature of relationships Transactions
PT Mart Abadi Pharma Investasi pada entitas asosiasi/
Entitas asosiasi/An associate
Invesment in an associate
PT Geotronix Pratama Indonesia Entitas dengan pengendalian bersama/ Utang usaha dan beban pokok pendapatan/
Entity under common control Trade payables and cost of revenue
Rudy Reksa Sutantra Pemegang saham/Shareholders Utang lain-lain/Other payables
51
Page 60
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
28. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK 28. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH RELATED
BERELASI (lanjutan) PARTIES (continued)
Saldo dan Transaksi dengan Pihak Berelasi Balances and Transactions with Related Parties
Rincian saldo dan transaksi dengan pihak-pihak The details of balances and transactions with related
berelasi adalah sebagai berikut: parties are as follows:
Persentase terhadap jumlah aset/
Saldo/Balance Percentage to total assets
2023 2022 2023 2022
Investasi pada entitas Investment in an
asosiasi (Catatan 7) associate (Note 7)
PT Mart Abadi Pharma 204.993.130 209.220.333 0,38% 0,43% PT Mart Abadi Pharma
Persentase terhadap jumlah
liabilitas/
Saldo/Balance Percentage to total liabilities
2023 2022 2023 2022
Utang usaha
(Catatan 11) Trade payables (Note 11)
PT Geotronix PT Geotronix Pratama
Pratama Indonesia 158.437.132 419.657.100 2,83% 2,82% Indonesia
Utang lain-lain
(Catatan 12) Other payables (Note 12)
Rudy Reksa Sutantra - 200.000.000 - 1,34% Rudy Reksa Sutantra
Persentase terhadap jumlah
beban pokok pendapatan/
Percentage to total
Jumlah/Total cost of revenue
2023 2022 2023 2022
Beban pokok
pendapatan Cost of revenue
(Catatan 23) (Note 23)
PT Geotronix PT Geotronix
Pratama Indonesia 860.849.096 1.464.109.411 2,70% 2,98% Pratama Indonesia
29. INSTRUMEN KEUANGAN 29. FINANCIAL INSTRUMENTS
Nilai tercatat dan taksiran nilai wajar dari instrumen The carrying amounts and estimated fair values of
keuangan Perusahaan yang tercatat dalam laporan the Company’s financial instruments recorded in the
posisi keuangan pada tanggal 31 Desember 2023 dan statements of financial position as of December 31, 2023
2022 adalah sebagai berikut: and 2022 are as follows:
2023
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying amount Fair value
Aset keuangan Financial assets
Kas dan bank 7.390.212.002 7.390.212.002 Cash on hand and in banks
Piutang usaha - pihak Trade receivables - third
ketiga - neto 15.012.078.212 15.012.078.212 parties - net
Jumlah aset keuangan 22.402.290.214 22.402.290.214 Total financial assets
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Utang usaha 2.209.183.089 2.209.183.089 Trade payables
Beban akrual 2.247.607.259 2.247.607.259 Accrued expenses
Utang sewa pembiayaan 706.125.000 706.125.000 Consumer financing payables
Jumlah liabilitas Total financial
keuangan 5.162.915.348 5.162.915.348 liabilities
52
Page 61
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
29. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 29. FINANCIAL INSTRUMENTS (continued)
Nilai tercatat dan taksiran nilai wajar dari instrumen The carrying amounts and estimated fair values of
keuangan Perusahaan yang tercatat dalam laporan the Company’s financial instruments recorded in the
posisi keuangan pada tanggal 31 Desember 2023 dan statements of financial position as of December 31, 2023
2022 adalah sebagai berikut: (lanjutan) and 2022 are as follows: (continued)
2022
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying amount Fair value
Aset keuangan Financial assets
Kas dan bank 7.287.512.569 7.287.512.569 Cash on hand and in banks
Piutang usaha - pihak Trade receivables - third
ketiga - neto 20.544.400.038 20.544.400.038 parties - net
Aset tidak lancar lainnya 119.000.000 119.000.000 Other non-current assets
Jumlah aset keuangan 27.950.912.607 27.950.912.607 Total financial assets
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Utang usaha 7.502.876.569 7.502.876.569 Trade payables
Utang lain-lain - pihak
berelasi 200.000.000 200.000.000 Other payables - related party
Beban akrual 880.310.166 880.310.166 Accrued expenses
Pinjaman bank 2.868.817.454 2.916.666.667 Bank loan
Utang sewa pembiayaan 285.001.415 285.001.415 Consumer financing payables
Liabilitas sewa 165.560.143 165.560.143 Lease liabilities
Jumlah liabilitas Total financial
keuangan 11.902.565.747 11.950.414.960 liabilities
Nilai tercatat dari kas dan bank, piutang usaha - pihak The carrying value of cash on hand and in banks, trade
ketiga - neto, aset tidak lancar lainnya, utang usaha, receivables - third parties - net, other non-current assets,
utang lain-lain - pihak berelasi dan beban akrual trade payables, other payables - related party and
mendekati nilai wajarnya karena bersifat jangka accrued expenses approximate their fair values due to
pendek. their short-term nature.
Nilai tercatat dari pinjaman bank, utang sewa The fair value of lease liabilities, consumer financing
pembiayaan dan liabilitas sewa mendekati nilai payables and bank loan approximate their fair value
wajarnya dan dinilai menggunakan diskonto arus kas and are assessed using discounted cash flows based
berdasarkan tingkat SBE. on the EIR.
30. LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG ASING 30. MONETARY LIABILITY IN FOREIGN CURRENCY
Pada tanggal 31 Desember 2023, Perusahaan tidak As of December 31, 2023, the Company does not have
memiliki aset dan liabilitas moneter dalam mata uang monetary assets and liabilities in foreign currencies. As
asing. Padaa tanggal 31 Desember 2022, Perusahaan of December 31, 2022, the Company had monetary
memiliki liabilitas moneter dalam mata uang SGD, USD liabilities in currency SGD, USD and EUR with the
dan EUR dengan rincian sebagai berikut: details as follows:
2022
Mata uang Setara dengan
asing/ rupiah/
In foreign Equivalent to
currency rupiah
Liabilitas Liability
Utang usaha - pihak ketiga SGD 99.357 1.158.403.263 Trade payables - third parties
USD 67.414 1.060.489.634
EUR 13.908 232.444.404
Jumlah liabilitas - 2.451.337.301 Total liability
Jumlah liabilitas moneter - neto (2.451.337.301 ) Total monetary liability - net
53
Page 62
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 31. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
KEUANGAN AND POLICIES
a. Risiko-risiko Keuangan a. Financial Risks
Berbagai aktivitas yang dilakukan oleh Various activities carried out by the Company expose
Perusahaan membuat Perusahaan terekspos the Company to various financial risks: market risk
terhadap berbagai risiko keuangan: risiko pasar (including the impact of non-functional currency
(termasuk dampak risiko nilai tukar mata uang exchange rate risk and interest rate risk), credit risk
non-fungsional dan risiko tingkat bunga), risiko and liquidity risk.
kredit dan risiko likuiditas.
Tujuan dari manajemen risiko Perusahaan adalah The objective of the Company's risk management is
untuk mengidentifikasi, mengukur, mengawasi, to identify, measure, monitor and manage basic risks
dan mengelola risiko dasar dalam upaya to protect long-term business continuity and minimize
melindungi kesinambungan bisnis dalam jangka unexpected impacts on the Company's financial
panjang dan meminimalkan dampak yang tidak performance.
diharapkan pada kinerja keuangan Perusahaan.
Risiko Suku Bunga Interest Rate Risk
Risiko suku bunga atas nilai wajar dan arus kas Interest rate risk on fair value and of cash flows is the
adalah risiko dimana nilai wajar arus kas di masa risk that the fair value of future cash flows fluctuates
depan yang berfluktuasi karena perubahan suku due to changes in market interest rates. The
bunga pasar. Perusahaan terpengaruh risiko Company is affected by the risk of changes in market
perubahan suku bunga pasar dengan utang bank interest rates, especially related to long-term bank
jangka panjang dengan suku bunga mengambang. loans with floating interest rates.
Jika suku bunga lebih tinggi atau lebih rendah 1% If the interest rate is 1% higher or lower assuming
dengan asumsi variabel lainnya konstan, maka other variables are constant, then the Company’s
laba setelah pajak Perusahaan akan profit after tax will increase/decrease amounted to
meningkat/menurun sebesar Rp30.946.819 dan Rp30,946,819 and Rp85,355,981, for the years
Rp85.355.981 masing-masing untuk tahun-tahun ended December 31 2023 and 2022, respectively.
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
dan 2022.
Risiko Kredit Credit Risk
Risiko kredit adalah risiko dimana arus kas yang telah Credit risk is the risk that promised cash flows from
dijanjikan dari piutang Perusahaan tidak dibayar receivables of the Company are not paid in full or are
penuh atau gagal dibayar. Transaksi ini dapat subject to default. The transactions may come from
bersumber dari berbagai aktivitas operasi dan various operating or investing activities.
investasi.
Risiko kredit pelanggan dikelola dengan kebijakan Customer credit risk is managed through established
yang ditetapkan, prosedur dan kontrol yang berkaitan policies, procedures and controls relating to customer
dengan manajemen risiko kredit pelanggan. Dalam credit risk management. Where customers are rated
hal pelanggan dinilai oleh lembaga pemeringkat by an independent credit rating agency, these ratings
kredit independen, peringkat ini digunakan untuk are used to set credit limits. In circumstances where
mengatur batas kredit. Dalam keadaan dimana tidak no independent credit rating exists, the management
ada pemeringkat kredit yang independen, assesses the credit quality of the counterparties and
manajemen menilai kualitas kredit pihak lain dan satisfies itself that there is no significant risk
meyakinkan dirinya sendiri bahwa tidak ada risiko associated with them.
yang signifikan terkait dengan mereka.
Pada tanggal pelaporan, eksposur maksimum At reporting date, the Company's maximum
Perusahaan terhadap risiko kredit adalah sebesar exposure to credit risk is the carrying amount of each
nilai tercatat masing-masing kategori dari aset category of financial assets presented in the
keuangan yang disajikan pada laporan posisi statement of financial position.
keuangan.
54
Page 63
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 31. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
KEUANGAN (lanjutan) AND POLICIES (continued)
a. Risiko-risiko Keuangan (lanjutan) a. Financial Risks (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
Analisis umur aset keuangan yang belum jatuh The aging analysis of financial assets that are not
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan past due or not impaired and has past due at the end
yang lewat jatuh tempo pada akhir periode of the reporting period but are not impaired are as
pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai follows:
adalah sebagai berikut:
2023
Telah jatuh tempo tetapi tidak mengalami
penurunan nilai/Past due but not impaired
Cadangan
kerugian
kredit
Kurang dari Lebih dari ekspektasian/
3 bulan/ 3 bulan - 6 bulan/ 6 bulan/ Allowance for
Jumlah/ Lancar/ Less than 3 months - More than expected
Total Current 3 months 6 months 6 months credit losses
Cash on hand and
Kas dan bank 7.390.212.002 7.390.212.002 - - - - in banks
Piutang usaha - Trade receivables -
pihak ketiga - neto 15.012.078.212 13.230.333.439 - - 9.479.864.773 (7.698.120.000 ) third parties - net
Jumlah 22.402.290.214 20.620.545.441 - - 9.479.864.773 (7.698.120.000 ) Total
2022
Telah jatuh tempo tetapi tidak mengalami
penurunan nilai/Past due but not impaired
Cadangan
kerugian
kredit
Kurang dari Lebih dari ekspektasian/
3 bulan/ 3 bulan - 6 bulan/ 6 bulan/ Allowance for
Jumlah/ Lancar/ Less than 3 months - More than expected
Total Current 3 months 6 months 6 months credit losses
Cash on hand and
Kas dan bank 7.287.512.569 7.287.512.569 - - - - in banks
Piutang usaha - Trade receivables -
pihak ketiga - neto 20.544.400.038 5.613.129.000 11.586.765.087 3.344.505.951 7.698.120.000 (7.698.120.000 ) third parties - net
Aset tidak lancar Other non-current
lainnya 119.000.000 - - - 119.000.000 - assets
Jumlah 27.950.912.607 12.900.641.569 11.586.765.087 3.344.505.951 7.817.120.000 (7.698.120.000 ) Total
Risiko Likuiditas Liquidity Risk
Risiko likuiditas adalah risiko di mana Perusahaan Liquidity risk is the risk that the Company will
akan mengalami kesulitan dalam memperoleh dana experience difficulties in obtaining funds to fulfill its
guna memenuhi komitmennya atas liabilitas commitments on financial liabilities that mature in a
keuangan yang jatuh tempo dalam waktu singkat short time or to finance working capital and capital
atau untuk membiayai modal kerja dan belanja expenditures.
modal.
Risiko likuiditas juga dapat timbul akibat Liquidity risk can also arise due to a mismatch
ketidaksesuaian atas sumber dana yang dimiliki between the sources of funds owned and the
dengan pembayaran liabilitas yang telah jatuh tempo. payment of liabilities that are due.
Perusahaan melakukan mitigasi risiko likuiditas The Company mitigates liquidity risk by analyzing
dengan cara menganalisa ketersediaan arus kas dan cash flow availability and funding structure.
struktur pendanaan. Perusahaan memantau The Company monitors its liquidity needs by
kebutuhan likuiditasnya dengan memonitor jadwal monitoring financial liabilities payment schedules and
pembayaran liabilitas keuangan dan arus kas keluar cash outflows related to daily operations, to ensure
terkait dengan operasi sehari-hari, guna memastikan the availability of sufficient funding through credit
ketersediaan pendanaan yang cukup melalui fasilitas facilities, both binding and non-binding.
kredit, baik mengikat dan tidak mengikat.
55
Page 64
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 31. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
KEUANGAN (lanjutan) AND POLICIES (continued)
a. Risiko-risiko Keuangan (lanjutan) a. Financial Risks (continued)
Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity Risk (continued)
Tabel berikut menunjukkan analisis jatuh tempo The following table shows an analysis of the
liabilitas keuangan Perusahaan dalam rentang maturity of the Company’s financial liabilities in
waktu yang menunjukkan jatuh tempo kontraktual terms of the contractual maturities for all non-
untuk semua liabilitas keuangan non-derivatif, derivative financial liabilities, which are necessary
yang diperlukan dalam pemahaman jatuh tempo in understanding the maturity of cash flow
kebutuhan arus kas: requirements:
2023
Kurang dari 1 tahun/ Lebih dari 1 tahun/ Jumlah/
Less than 1 year More than 1 year Total
Utang usaha 2.209.185.989 - 2.209.185.989 Trade payables
Beban akrual 2.247.607.259 - 2.247.607.259 Accrued expenses
Utang sewa pembiayaan 313.833.333 392.291.667 706.125.000 Consumer financing payables
Jumlah 4.770.626.581 392.291.667 5.162.918.248 Total
2022
Kurang dari 1 tahun/ Lebih dari 1 tahun/ Jumlah/
Less than 1 year More than 1 year Total
Utang usaha 7.502.876.569 - 7.502.876.569 Trade payables
Utang lain-lain - pihak berelasi 200.000.000 - 200.000.000 Other payables - related party
Beban akrual 880.310.166 - 880.310.166 Accrued expenses
Pinjaman bank 973.907.620 1.894.909.834 2.868.817.454 Bank loan
Utang sewa pembiayaan 285.001.415 - 285.001.415 Consumer financing payables
Liabilitas sewa 165.560.143 - 165.560.143 Lease liabilities
Jumlah 10.007.655.913 1.894.909.834 11.902.565.747 Total
Risiko Nilai Tukar Mata Uang Non-Fungsional Non-Functional Exchange Risk
Risiko nilai tukar mata uang asing yang dihadapi The risk of foreign currency exchange rates faced
Perusahaan terutama timbul dari aset dan liabilitas by the Company mainly arises from monetary
moneter yang diakui dalam mata uang yang assets and liabilities that are recognized in a
berbeda dengan mata uang fungsional entitas currency that is different from the functional
yang bersangkutan. currency of the entity concerned.
Pada tanggal 31 Desember 2023, Perusahaan As of December 31, 2023, the Company does not
tidak memiliki aset dan liabilitas moneter dalam have monetary assets and liabilities in foreign
mata uang asing. Pada tanggal 31 Desember currencies. As of December 31, 2022, the
2022, Perusahaan memiliki liabilitas moneter Company had monetary liabilities in currency
dalam mata uang SGD, USD dan EUR. SGD, USD and EUR.
Pada tanggal 31 Desember 2022, jika nilai tukar As of December 31, 2022, If the exchange rate of
Rupiah terhadap mata uang asing Rupiah against foreign currencies had
menguat/melemah sebanyak 10% dengan semua strengthened/weakened by 10% with other
variabel konstan, maka laba sebelum beban variables hold constant, profit before income tax
pajak penghasilan akan mengalami expense would have been decreased/increased
penurunan/peningkatan sebesar Rp245.133.730. by Rp245,133,730.
56
Page 65
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 31. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
KEUANGAN (lanjutan) AND POLICIES (continued)
b. Pengelolaan modal b. Capital management
Tujuan utama pengelolaan modal Perusahaan The primary objective of the Company’s capital
adalah untuk memastikan pemeliharaan rasio management is to ensure that it maintains healthy
modal yang sehat untuk mendukung usaha dan capital ratios to support its business and maximize
memaksimalkan imbalan bagi pemegang saham. shareholder value. The Company manages its
Perusahaan mengelola struktur modalnya dan capital structures and adjusts it, considering
melakukan penyesuaian terhadap perubahan changes in economic conditions.
kondisi ekonomi.
Perusahaan mengevaluasi struktur permodalan The Company evaluates the capital structure
melalui rasio utang terhadap modal (gearing ratio) through debt-to-equity ratio (gearing ratio) that is
yang dihitung melalui pembagian antara jumlah calculated by dividing total net loans to total equity.
pinjaman neto dengan jumlah ekuitas. Gearing The gearing ratio as of the end of reporting period
ratio pada akhir periode pelaporan adalah sebagai are as follows:
berikut:
2023 2022
Utang sewa pembiayaan 706.125.000 285.001.415 Consumer financing payables
Pinjaman bank - 2.868.817.454 Bank loan
Liabilitas sewa - 165.560.143 Lease liabilities
Kas dan bank (7.390.212.002) (7.287.512.569) Cash on hand and in banks
Pinjaman - neto (6.684.087.002) (3.968.133.557) Loans - net
Ekuitas 48.632.691.977 33.739.854.310 Equity
Gearing ratio (13,74%) (11,76%) Gearing ratio
32. INFORMASI SEGMEN 32. SEGMENT INFORMATION
Segmen Operasi Operating Segment
Perusahaan hanya mempunyai satu pelaporan The Company only has one reporting operating
segmen operasi berdasarkan PSAK 5 “Segmen segment based on PSAK 5 “Operating Segments” that
Operasi”, yaitu segmen jasa survei. is a survey service segment.
Pendapatan dari jasa survei diungkapkan di Revenue from the survey services is disclosed in
Catatan 22. Note 22.
Segmen Geografis Geographical Segment
Perusahaan hanya mempunyai satu pelaporan The Company has only one reportable geographical
segmen geografis berdasarkan PSAK 5, “Segmen segment under PSAK 5, “Operating Segment”, that is
Operasi”, yaitu bisnis di Indonesia. the business in Indonesia.
33. PERKARA HUKUM DAN LIABILITAS BERSYARAT 33. LEGAL MATTERS AND CONTINGENCIES
Pada bulan Juni 2018, Dicky Suwignyo Catur Yuniadi In June 2018, Dicky Suwignyo Catur Yuniadi as the
selaku Direktur PT Tri Mitra Resources (“TMR”) yang Director of PT Tri Mitra Resources ("TMR") which
bergerak di bidang telekomunikasi diminta PT Telkom operates in the telecommunication sector asked
Infra (“TI”) untuk mengajukan surat penawaran harga PT Telkom Infra ("TI") to submit an offering letter for
untuk proyek milik TI yaitu pekerjaan Mariner Survei TI's projects, namely Mariner Survey Project IKK for:
Project IKK untuk: Segmen BU2-Lewoleba dan Selong- BU2-Lewoleba and Selong-Maluk Segments and
Maluk serta Segment Padang Mentawai. Nilai proyek Padang Mentawai Segments. The value of the project
tersebut adalah sebesar Rp31.170.000.000. amounted to Rp31,170,000,000.
57
Page 66
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
33. PERKARA HUKUM DAN LIABILITAS BERSYARAT 33. LEGAL MATTERS AND CONTINGENCIES
(lanjutan) (continued)
Dalam pelaksanaan pekerjaan milik TI yaitu pekerjaan In carrying out TI's work, namely the work of mapping
pemetaan rute kabel laut untuk pekerjaan Segmen sea cable routes for the Padang-Mentawai Segment
Padang-Mentawai, TMR memberikan proyeknya ke work, TMR gave the project to sub-contractors, namely
sub kontraktor yaitu Offshore Works Indonesia dan Offshore Works Indonesia and PT Tellus Meridian
PT Tellus Meridian Survei, sedangkan untuk segment Survey, while the BU-2 Lewoleba and Selong-Maluk
BU-2 Lewoleba dan Selong-Maluk diberikan kepada segments were given to the Company.
Perusahaan.
Pada tanggal 17 Oktober 2018, setelah Surat On October 17, 2018, after the TMR Price Offer Letter
Penawaran Harga TMR disetujui oleh TI, maka TI was approved by TI, TI provided a Work Order (“SPK”)
memberikan Surat Perintah Kerja (“SPK”) dengan with Number: STI-1327/PM3/CSS-1100/X/2018 to start
Nomor: STI-1327/PM3/CSS-1100/X/2018 untuk mulai carrying out the agreed project work. On
melaksanakan pekerjaan proyek yang telah disepakati. October 22, 2018, TMR and the Company signed a
Di tanggal 22 Oktober 2018, TMR dan Perusahaan letter of cooperation for the project with Number:
menandatangani surat kerjasama atas proyek tersebut 010/LGL/-TMR/PKS/X/2018, where TMR promised to
dengan Nomor: 010/LGL/-TMR/PKS/X/2018, dimana pay a down payment of 15% of the total project value
TMR berjanji untuk membayar uang muka 15% dari before work begins. Furthermore, TMR will provide
jumlah nilai proyek sebelum pekerjaan dimulai. 15% of the project value during the work.
Selanjutnya, TMR akan memberikan sebesar 15% dari
nilai proyek selama pekerjaan berlangsung.
Pekerjaan proyek milik TI sudah dibayarkan TI's project work has been fully paid to TMR. However,
sepenuhnya kepada TMR. Namun, Perusahaan belum the Company has not yet received all of these
juga menerima seluruh pembayaran tersebut. payments. The Company completed project work on
Perusahaan telah menyelesaikan pekerjaan proyek December 21, 2018. Until the beginning of 2019, TMR
pada tanggal 21 Desember 2018. Sampai dengan awal still had not made payment so TMR and the Company
tahun 2019, TMR masih belum melakukan pembayaran finally held a meeting and TMR promised to complete
sehingga TMR dan Perusahaan akhirnya mengadakan the payment by December 31, 2019.
pertemuan dan TMR berjanji akan menyelesaikan
pembayaran maksimal tanggal 31 Desember 2019.
Setelah waktu yang disepakati telah jatuh tempo dan After the agreed time has expired and TMR has still
pihak TMR masih tidak ada upaya untuk melakukan made no attempt to make a payment. On
pembayaran. Pada tanggal 22 Desember 2019, December 22, 2019, the Company sent the First
Perusahaan mengirimkan Surat Somasi Pertama Summon Letter to TMR to remind the agreed payment.
kepada TMR untuk mengingatkan pembayaran yang However, because there was no response,
disepakati bersama. Namun, karena tidak ada the Company again sent a Second Summons Letter on
tanggapan, Perusahaan kembali mengirimkan Surat January 2, 2020 to immediately make payment. The
Somasi Kedua pada tanggal 2 Januari 2020 agar Company has attempted mediation with TMR but has
segera melakukan pembayaran. Perusahaan sudah not been taken seriously. On January 9, 2020, the
berusaha untuk melakukan mediasi kepada TMR tetapi Company reported TMR as a defendant to Polda Metro
tidak ditanggapi dengan serius. Pada tanggal Jaya. Based on the lawsuit from the Public Prosecutor
9 Januari 2020, Perusahaan melaporkan TMR sebagai dated April 4, 2022 No. Reg. Case:
terdakwa ke Polda Metro Jaya. Berdasarkan surat PDM-37/JKTSL/02/022, TMR was prosecuted
tuntutan dari Penuntut Umum tanggal 4 April 2022 No. according to Article 378 of the Criminal Code.
Reg. Perkara: PDM-37/JKTSL/02/022, TMR dituntut
sesuai dengan Pasal 378 KUHP.
Kemudian, pada tanggal 25 April 2022 (“Putusan Then, on April 25, 2022 ("First Decision") with
Pertama”) dengan No. 127/Pid.B/2022/PN.Jkt.Sel No. 127/Pid.B/2022/PN.Jkt.Sel The South Jakarta
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah menjatuhkan District Court has handed down a decision stating that
putusan yang menyatakan bahwa TMR terbukti secara TMR was legally proven to have committed the crime
sah melakukan tindak pidana penggelapan dan of embezzlement and sentenced him to 3 years
menjatuhkan hukuman penjara selama 3 tahun 10 10 months in prison.
bulan.
58
Page 67
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
33. PERKARA HUKUM DAN LIABILITAS BERSYARAT 33. LEGAL MATTERS AND CONTINGENCIES
(lanjutan) (continued)
Selanjutnya, TMR mengajukan banding dengan Furthermore, TMR filed an appeal with
No. 124/Pid/2022 PT DKI pada tanggal 21 Juli 2022. No. 124/Pid/2022 PT DKI on July 21, 2022. After an
Setelah dilakukan pemeriksaan dengan Memori examination with the Appeals Memorandum and
Banding dan pemeriksaan berkas lanjutan, TMR further file examination, TMR was proven guilty of
terbukti bersalah karena telah merugikan Perusahaan causing losses to the Company amounting to
dengan nilai kerugian sebesar Rp7.698.120.000 Rp7,698,120,000 (including 10% VAT). Based on the
(sudah termasuk PPN 10%). Atas adanya Putusan Appeal Decision which upheld the First Decision, TMR
Banding yang menguatkan Putusan Pertama, maka then filed an appeal to the Supreme Court. Based on
TMR selanjutnya mengajukan kasasi ke Mahkamah the Cassation Decision, the Panel of Judges of the
Agung. Berdasarkan Putusan Kasasi, Majelis Hakim Supreme Court rejected the cassation submitted by
Mahkamah Agung menolak kasasi yang diajukan TMR TMR so that the decision that applies to TMR is as
sehingga putusan yang berlaku terhadap TMR adalah decided in the First Decision which was confirmed by
sebagaimana yang telah diputuskan dalam Putusan the Appeal Decision.
Pertama yang dikuatkan dengan Putusan Banding.
34. INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS 34. SUPPLEMENTARY CASH FLOWS INFORMATION
a. Aktivitas yang tidak memengaruhi arus kas a. Activities not affecting cash flows are as
adalah sebagai berikut: follows:
2023 2022
Penambahan modal saham Addition
melalui kapitalisasi laba of share capital through
ditahan 23.000.000.0000 - capitalization of retained earnings
Acquisition of fixed
Perolehan aset tetap melalui assets through fixed assets
revaluasi aset tetap 6.591.595.157 - revaluation
Perolehan aset tetap melalui Acquisition of fixed asset through
utang sewa pembiayaan 941.500.000 - consumer financing payables
Penambahan aset lancar Addition of other current assets
lainnya melalui akrual 1.950.080.000 - through accrued expenses
Perolehan aset tetap melalui Acquisition of fixed
utang lain-lain - pihak assets through other payables -
berelasi - 200.000.000 related party
b. Rekonsiliasi liabilitas yang timbul dari aktivitas b. Reconciliation of liabilities arising from
pendanaan dijelaskan sebagai berikut: financing activities is explained as follows:
Perubahan
nilai wajar/
Arus kas/ Non-kas/ Changes in fair
2022 Cash flow Non-cash value 2023
Utang sewa Consumer financing
pembiayaan 285.001.415 (520.376.415) 941.500.000 - 706.125.000 payables
Pinjaman bank 2.868.817.454 (2.916.666.667) - 47.849.213 - Bank loan
Liabilitas sewa 165.560.143 (172.500.003) - 6.939.860 - Lease liabilities
Utang lain-lain - Other payables -
pihak berelasi 200.000.000 (200.000.000) - - - related party
Perubahan
nilai wajar/
Arus kas/ Non-kas/ Changes in fair
2021 Cash flow Non-cash value 2022
Pinjaman bank 3.833.996.172 (1.000.000.000) - 34.821.282 2.868.817.454 Bank loan
Utang sewa Consumer financing
pembiayaan 965.515.639 (680.514.224) - - 285.001.415 payables
Utang lain-lain - Other payables -
pihak berelasi - - 200.000.000 - 200.000.000 related party
Liabilitas sewa 367.915.546 (230.000.004) - 27.644.601 165.560.143 Lease liabilities
59
Page 68
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
35. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN 35. EVENTS AFTER REPORTING PERIOD
Pelepasan Aset Tetap Disposal of Fixed Asset
Berdasarkan Surat Perjanjian Jual-Beli tanggal Based on Sales and Purchase agreement dated
4 Maret 2024, Perusahaan setuju untuk menjual aset March 4, 2024, the Company agreed to sell fixed
tetap berupa kendaraan sebesar Rp1.600.000.000 assets in form of vehicle amounted toRp1,600,000,000
kepada Yophi Kurniawan Iswanto. Nilai buku neto to Yophi Kurniawan Iswanto. Net book value of that
kendaraan tersebut pada saat transaksi terjadi adalah vehicle when the transaction occurred is amounted to
sebesar Rp1.550.000.000 Pembayaran akan dibayar Rp1,550,000,000. The payment will be paid by
secara angsuran sampai tanggal 6 Mei 2024. installments until May 6, 2024.
Perubahan Anggaran Dasar Changes in Article of Association
Berdasarkan Akta Notaris No. 21 tanggal Based on Notarial Deed No. 21 dated March 4, 2024
4 Maret 2024 oleh Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., by Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notary in
M.Kn., Notaris di Jakarta, sebagaimana telah disetujui Jakarta, as approved by the Minister of Law and
oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Human Rights based on Decree No.
berdasarkan Surat Keputusan No. AHU- AHU0014352.AH.01.02. Year 2024 dated
0014352.AH.01.02. Tahun 2024 tanggal 4 Maret 2024 March 4, 2024 and notified to the Minister of Law and
dan telah diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Human Rights based on Letter of Acceptance of
Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat Penerimaan Notification of Amendment of Articles of Association
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU- No. AHU-AH.01.03-0053789 dated March 4, 2024, the
AH.01.03-0053789 tanggal 4 Maret 2024, para shareholders agreed to:
pemegang saham setuju untuk:
a. Menyetujui perubahan status Perusahaan dari a. Approve the change in the Company's status from
Perusahaan Terbuka menjadi Perusahaan a Public Company to a Private Company to fulfill
Tertutup dalam rangka memenuhi ketentuan pasal the provisions of article 25 Paragraph 2 of the
25 ayat 2 Undang-Undang Perseroan Terbatas Corporation Law No. 40 Year 2007.
No. 40 Tahun 2007.
b. Menyetujui perubahan nama Perusahaan menjadi b. Approve the change of the Company's name to
PT Atlantis Subsea Indonesia. PT Atlantis Subsea Indonesia.
c. Menyetujui perubahan seluruh anggaran dasar c. Approve the amendment of the Company's
Perusahaan sehubungan dengan perubahan Articles of Association in connection with the
status perseroan menjadi perusahaan tertutup change in the Company's status to a private
termasuk menyesuaikan Pasal 3 Anggaran Dasar company, including adjusting Article 3 of the
Perusahaan. Company's Articles of Association.
Berdasarkan Akta Notaris No. 33 tanggal 5 Maret 2024 Based on Notarial Deed No. 33 dated March 5, 2024 by
oleh Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notary in
di Jakarta, sebagaimana telah disetujui oleh Menteri Jakarta, as approved by the Minister of Law and Human
Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat Rights based on Decree No. AHU-0014707.AH.01.02.
Keputusan No. AHU-0014707.AH.01.02. Tahun 2024 Year 2024 dated March 5, 2024 and notified to the
tanggal 5 Maret 2024 dan telah diberitahukan kepada Minister of Law and Human Rights based on Letter of
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Acceptance of Notification of Amendment of Articles of
Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Association No. AHU-AH.01.03-0055139 dated
Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0055139 tanggal March 5, 2024, the shareholders agreed to:
5 Maret 2024, para pemegang saham setuju untuk:
a. Menyetujui rencana Perusahaan untuk melakukan a. Approve the Company's plan to conduct an Initial
Penawaran Umum Perdana Saham (“IPO”) Public Offering (“IPO”) of the Company's shares to
perseroan kepada masyarakat dan mencatatkan the public and list the Company's shares on the
saham-saham Perusahaan tersebut pada Indonesia Stock Exchange (“IDX”).
PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”).
b. Menyetujui perubahan status Perusahaan dari b. Approve the change in the Company's status from
perusahaan tertutup menjadi perusahaan terbuka, a private company to a public Company, therefore
sehingga nama Perusahaan berubah menjadi the Company's name will change to
PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk. PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk.
60
Page 69
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
35. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN 35. EVENTS AFTER REPORTING PERIOD (continued)
(lanjutan)
Perubahan Anggaran Dasar (lanjutan) Changes in Article of Association (continued)
Berdasarkan Akta Notaris No. 33 tanggal 5 Maret 2024 Based on Notarial Deed No. 33 dated March 5, 2024 by
oleh Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notary in
di Jakarta, sebagaimana telah disetujui oleh Menteri Jakarta, as approved by the Minister of Law and Human
Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat Rights based on Decree No. AHU-0014707.AH.01.02.
Keputusan No. AHU-0014707.AH.01.02. Tahun 2024 Year 2024 dated March 5, 2024 and notified to the
tanggal 5 Maret 2024 dan telah diberitahukan kepada Minister of Law and Human Rights based on Letter of
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Acceptance of Notification of Amendment of Articles of
Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Association No. AHU-AH.01.03-0055139 dated
Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0055139 tanggal March 5, 2024, the shareholders agreed to: (continued)
5 Maret 2024, para pemegang saham setuju untuk:
(lanjutan)
c. Menyetujui untuk mengeluarkan saham dari c. Approve to issue shares from the Company’s
simpanan/portepel Perusahaan dan portfolio and offer new shares to be issued/sold
menawarkan/menjual saham baru yang akan from the portfolio through public offering up to
dikeluarkan dari portepel tersebut melalui 1,200,000,000 new shares or up to 19.36% of the
penawaran umum sebanyak-banyaknya Company's issued and paid-up capital after the
1.200.000.000 saham baru atau sebanyak- public offering with the nominal value of each
banyaknya 19,36% dari modal ditempatkan dan share of Rp8 and issue Warrant Series I up to
disetor Perusahaan setelah penawaran umum 1,740,000,000 Warrant Series I representing up to
dengan nilai nominal masing-masing saham 34.80%.
sebesar Rp8 dan menerbitkan Waran Seri I
sebanyak-banyaknya 1.740.000.000 Waran Seri I
yang mewakili sebanyak-banyaknya 34,80%.
d. Menyetujui pencatatan seluruh saham d. Approve the listing all of the Company’s shares,
Perusahaan, setelah dilaksanakannya penawaran after the public offering of shares offered and sold
umum atas saham-saham yang ditawarkan dan to the public through the capital market, as well as
dijual kepada masyarakat melalui pasar modal, shares owned by the Company’s shareholders
serta saham-saham yang dimiliki oleh pemegang (other than public shareholders), Warrant Series I
saham (selain pemegang saham masyarakat) and the original shares of the exercised Warrant
Perusahaan, Waran Seri I dan saham-saham asli Series I on the IDX, and agree to register the
pelaksanaan waran Seri I pada BEI, serta Company's shares in the implemented collective
menyetujui untuk mendaftarkan saham-saham custody.
perseroan dalam penitipan kolektif yang
dilaksanakan.
e. Menyetujui untuk menegaskan kembali penetapan e. Approve to reaffirm the appointment of the
pemegang saham pengendali Perusahaan dalam Company’s controlling shareholder to comply with
rangka memenuhi ketentuan Pasal 85 Peraturan the provisions of Article 85 OJK Regulation
OJK (“POJK”) No. 3/POJK.04/2021, yaitu (“POJK”) No. 3/POJK.04/2021, that is. Rudi Reksa
Rudi Reksa Sutantra berdasarkan peraturan Sutantra based on the applicable laws and
perundang-undangan yang berlaku di bidang regulations in the Capital Market sector.
Pasar Modal.
f. Memberikan Kuasa kepada Direksi Perusahaan, f. Authorize the Company’s Board of Directors, with
dengan hak subtitusi untuk melakukan semua dan the right of substitution to take all and any
setiap tindakan yang diperlukan sehubungan necessary actions in connection with IPO, the
dengan IPO, penerbitan Waran Seri I dan issuance of Warrant Series I and the issuance of
pengeluaran saham atas pelaksanaan Waran Seri shares upon the exercise of Warrant Series I to the
I kepada masyarakat melalui pasar modal. public through the capital market.
g. Memberikan kuasa kepada direksi Perusahaan, g. Authorize the Company’s Board of Directors, to
untuk menyatakan dalam akta tersendiri, state in a separate deed, regarding the certainty of
mengenai kepastian jumlah saham yang telah the number of shares issued in the public offering
dikeluarkan dalam penawaran umum dan realisasi and the realization of the issuance of new shares
pengelaran saham baru hasil pelaksanaan Waran from the exercise of Warrant Series I.
Seri I.
61
Page 70
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
35. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN 35. EVENTS AFTER REPORTING PERIOD (continued)
(lanjutan)
Penawaran Umum Perdana Saham Initial Public Offering
Pada tanggal 28 Maret 2024, Perusahaan memperoleh On March 28, 2024, the Company obtained the effective
pernyataan efektif dari OJK dalam suratnya No. S- statement from OJK on its letter No. S-48/D.04/2024 to
48/D.04/2024 untuk melakukan IPO atas conduct an IPO of 1,200,000,000 shares the Company to
1.200.000.000 saham Perusahaan kepada masyarakat the public with a par value of Rp8 per share with exercise
dengan nilai nominal Rp8 per saham dengan harga price Rp100 per share (or equivalent to
pelaksaaan sebesar Rp100 per saham (atau setara Rp120,000,000,000), including the issuance of Warrant
Rp120.000.000.000), termasuk penerbitan Waran Seri Series I with the maximum of 1,740,000,000 shares with
I sebanyak-banyaknya 1.740.000.000 saham dengan exercise price Rp300.
harga pelaksanaan Rp300.
62
Names mentioned 56 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
H. Akta Pendirian
p.15
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.15 ×7
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.15 ×4
unresolved
person
Christina Dwi Utami
· Notaris
p.15 ×18
unresolved
person
M. Hum.
p.15
unresolved
org
Minister of Law and Human Republik Indonesia
p.15
unresolved
person
Andreas Setiawan
p.15
unresolved
org
PT Mart Abadi Pharma
p.16 ×6
unresolved
org
Financial Services Authority
p.16
unresolved
org
Bank Indonesia
p.28 ×3
unresolved
org
Bank Indonesia’s
p.28
unresolved
org
PT Bank Mayapada
p.41
unresolved
org
Internasional Tbk
p.41
unresolved
org
PT Timas Suplindo
p.41 ×4
unresolved
org
PT Tri Mitra Resources
p.41 ×6
unresolved
org
PT Meindo Elang Indah
p.41 ×4
unresolved
org
PT Sompo Insurance Indonesia
p.44 ×2
unresolved
org
Rizki Djunaedy dan Rekan
p.45
unresolved
org
Djunaedy dan Rekan
p.45
unresolved
person
Dzikri Ashary
p.45 ×2
unresolved
person
Dev.
p.45
unresolved
person
MAPPI. Dev.
p.45
unresolved
org
PT Mandiri Tunas Finance Dikurangi
p.49
unresolved
org
PT Mandiri Tunas
p.49
unresolved
org
Menteri
p.55 ×3
unresolved
—
Yophi Kurniawan Iswanto
p.56 ×11
unresolved
—
Denny Ray Hendra
p.56
unresolved
—
Hendry Widjaja
p.56
unresolved
—
Tomas Gunawan
p.56
unresolved
—
Rp10.500.000.000
p.56
unresolved
—
Rp17.250.000.000
p.56
unresolved
org
PT Timas Samudera
p.58
unresolved
org
PT Timas Samudera Indonesia
p.58
unresolved
org
PT Geotronix Pratama Indonesia
p.59 ×2
unresolved
org
PT Geotronix
p.60 ×2
unresolved
org
PT Geotronix Pratama Pratama Indonesia
p.60
unresolved
org
PT Telkom
p.65
unresolved
org
PT Telkom Infra
p.65
unresolved
org
PT Tellus Meridian
p.66
unresolved
org
PT Tellus Meridian Survei
p.66
unresolved
org
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
p.66
unresolved
org
PT DKI
p.67 ×2
unresolved
org
Mahkamah Agung
p.67
unresolved
org
Minister of Law
p.68 ×2
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.68
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.