Skip to content
Back to announcement

20260520_WMPP_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32093008_lamp1.pdf

Other Text extracted WMPP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 9

Page 1
  Nomor           : 042.21/B/SKet/WMP-CS/V/2026                                Jakarta, 20 Mei 2026
  Lampiran        : 1 (Satu) set


  Kepada Yth
  Vera Florida
  Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 1
  PT Bursa Efek Indonesia
  Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 lantai 6,
  Jl. Jendral Sudirman Kav 52-53 Jakarta Selatan 12190, Indonesia



  Perihal : Jawaban atas Permintaan Penjelasan Bursa


  Dengan Hormat,

  Menindaklanjuti surat dari Bursa Efek Indonesia No. S-05602/BEI.PP1/5-2026 yang diterima Perseroan
  pada tanggal 20 Mei 2026, bersama ini kami sampaikan jawaban atas permintaan penjelasan
  sebagaimana dimaksud, pada lampiran surat di bawah ini.

  Demikian surat ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terimakasih.


   Hormat Kami
   PT Widodo Makmur Perkasa Tbk.




       Exist In Exist
    Corporate Secretary




Add. Graha Widodo Makmur, Jl. Raya Cilangkap No. 58, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur 13870 Indonesia
         P. +62 21 84306787-88 F. +62 21 84306790-91 E. corporate.secretary@wmp-group.co.id
Page 2
    JAWABAN PENELAAHAN DALAM RANGKA PENAMBAHAN MODAL DENGAN MEMBERIKAN HAK
       MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU PT WIDODO MAKMUR PERKASA TBK. TAHUN 2026


   1. Merujuk pada keterbukaan informasi Perseroan perihal rencana PMHMETD, Perseroan
      berencana melakukan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
      (PMHMETD) dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 8.500.000.000 saham baru dengan nilai
      nominal Rp20 per saham. Sebagian nilai PMHMETD akan dilaksanakan dengan melakukan
      konversi atas hak tagih Pemegang Saham dan Pemegang MTN kepada Perseroan. Agar dijelaskan
      sebagai berikut:

        a. Persentase jumlah yang akan digunakan untuk melakukan konversi hak tagih dan modal
           kerja dari keseluruhan nilai PMHMETD.
           Jawaban:
           Persentase jumlah yang akan digunakan untuk melakukan konversi hak tagih dan modal
           kerja akan ditentukan setelah penentuan harga pelaksanaan.

        b. Detail peruntukan rencana penggunaan sisa dana hasil PMHMETD sebagai modal kerja.
           Jawaban:
           Detail peruntukan rencana penggunaan sisa dana hasil PMHMETD sebagai modal kerja
           Perseroan akan disampaikan pada kesempatan berikutnya.

        c. Apakah terdapat komitmen dari pemegang saham utama untuk menyerap saham baru yang
           tidak diambil oleh pemegang saham publik?
           Jawaban:
           Pemegang saham utama berkomitmen untuk menyerap saham baru yang tidak diambil oleh
           pemegang saham publik maksimal sampai dengan hak tagih yang akan dikonversi Perseroan.

   2. Merujuk pada laporan posisi keuangan Perseroan, Perseroan mencatat saldo uang muka sebesar
      Rp51,39 miliar per 31 Desember 2025, dengan penurunan yang relatif kecil yaitu Rp2,81 miliar
      atau 5,18% dibandingkan periode sebelumnya. Agar dijelaskan sebagai berikut:
       a. Rincian komponen saldo uang muka tersebut dalam laporan keuangan Perseroan.
           Jawaban:
                                                                      Saldo
                    Komponen Uang Muka                   31 Desember
                                                                 2025     31 Desember 2024
             Proyek dan Kontraktor                     47.939.459.392        48.959.311.689
             Uang muka tanah                            1.073.774.575           684.187.250
             Pembelian daging                             784.531.586         3.540.743.249
             Operasional                                  769.038.306           438.468.399
             Uang muka aset yang ditangguhkan             265.403.700           265.403.700
             Pembelian bahan baku dan pembantu                       -           53.480.460
             Uang muka lain-lain                          666.530.536           368.574.198
                           Jumlah                      51.498.738.095        54.310.168.945




Add. Graha Widodo Makmur, Jl. Raya Cilangkap No. 58, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur 13870 Indonesia
         P. +62 21 84306787-88 F. +62 21 84306790-91 E. corporate.secretary@wmp-group.co.id
Page 3
         b. Kepada pihak mana uang muka tersebut diberikan.
            Jawaban:

    No. Komponen Uang Muka                         Pihak yang diberikan
    1.  Proyek dan Kontraktor                      Pihak ketiga sehubungan dengan pelaksanaan proyek
                                                   pekerjaan pembangunan property serta pengadaan bahan
                                                   baku material konstruksi
    2.        Uang muka tanah                      Para Pemilik tanah berlokasi di Kabupaten Wonogiri, Jawa
                                                   Tengah
    3.        Pembelian daging                     Supplier
    4.        Operasional                          Untuk keperluan operasional
    5.        Uang muka aset yang ditangguhkan     Supplier
    6.        Pembelian bahan baku dan pembantu    Pemasok dalam negeri
    7.        Uang muka lain-lain                  Pihak ketiga

         c. Tujuan penggunaan uang muka tersebut.
            Jawaban:
            Tujuan penggunaan uang muka, adalah sebagai berikut:
             1. Untuk pengadaan material konstruksi, dan peralatan proyek;
             2. Untuk pelaksanaan pembangunan property beserta fasilitas dan infrastrukturnya;
             3. Untuk pengadaan bahan baku dan material pendukung;
             4. Untuk pembelian tanah yang sehubungan dengan pengembangan usaha;
             5. Untuk pembelian persediaan; dan
             6. Untuk kebutuhan operasional;

         d. Mengapa penurunan saldo uang muka selama tahun berjalan relatif kecil, yaitu hanya
            sebesar Rp2,81 miliar atau 5,18%?
            Jawaban:
            Progres penyelesaian sehubungan dengan pembangunan property dan proyek konstruksi
            belum selesai

         e. Apakah terdapat kendala atau penundaan realisasi atas transaksi yang mendasari uang muka
            tersebut?
            Jawaban:
            Sampai dengan saat ini, tidak terdapat kendala material yang menyebabkan saldo uang
            muka tersebut tidak dapat direalisasikan. Namun demikian, beberapa transaksi yang
            mendasari saldo uang muka masih berada dalam proses penyelesaian administratif,
            pengadaan, pembangunan proyek, maupun realisasi pengiriman barang sesuai dengan
            jadwal pelaksanaan masing-masing transaksi.

         f.    Apakah terdapat risiko saldo uang muka tersebut tidak dapat direalisasikan.
               Jawaban:
               Sampai dengan saat ini, Perseroan menyatakan bahwa tidak ada indikasi material yang
               menunjukkan bahwa saldo uang muka tersebut tidak dapat direalisasikan. Namun demikian
               Perseroan akan secara berkala melakukan pemantauan atas perkembangan proyek, realisasi
               pengadaan, serta evaluasi terhadap pihak pemasok, kontraktor, dan mitra usaha terkait.




Add. Graha Widodo Makmur, Jl. Raya Cilangkap No. 58, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur 13870 Indonesia
         P. +62 21 84306787-88 F. +62 21 84306790-91 E. corporate.secretary@wmp-group.co.id
Page 4
   3. Merujuk pada CALK 7 piutang usaha, Perseroan memiliki saldo piutang pada pihak ketiga yang
      telah jatuh tempo sebesar Rp1,23 triliun dan atas piutang jatuh tempo tersebut Perseroan telah
      mencadangkan kerugian penurunan nilai sebesar Rp411,28 miliar atau sebesar 33,32% dari total
      piutang jatuh tempo. Agar dijelaskan sebagai berikut:
       a. Apakah terdapat konsentrasi risiko kredit pada debitur atau kelompok usaha tertentu?
           Jawaban:
           Perseroan melakukan diversifikasi basis pelanggan, baik dari sisi industri, wilayah geografis,
           maupun skala usaha, sehingga risiko gagal bayar tidak terkonsentrasi atau tidak terdapat
           satu debitur atau kelompok tertentu yang secara tunggal menimbulkan risiko material
           terhadap kelangsungan usaha Perseroan. Meskipun demikian, sebagian saldo piutang
           memang terkonsentrasi pada pelanggan dengan nilai transaksi yang relatif besar sesuai
           karakteristik bisnis Perseroan. Namun demikian, manajemen Perseroan tetap melakukan
           pemantauan terhadap kualitas kredit pelanggan dan secara berkala mengevaluasi tingkat
           kolektibilitas piutang untuk memitigasi potensi konsentrasi risiko kredit.

        b. Debitur utama yang berkontribusi signifikan terhadap saldo piutang jatuh tempo tersebut?
           Jawaban:
           5 Besar debitur yang terdistribusi dari masing-masing lini bisnis Perseroan, sebagai berikut:
           Nama Costumer                                Per 31 Desember 2025        Unit Bisnis
           PT Ciomas Adisatwa                                   2.447.858.591       WMUU
           Koperasi Konsumen Unit Desa Garap                    2.348.159.300       WMUU
           PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                         575.586.810       WMUU
           PT Multi Farmindo Jaya                                 504.871.650       WMUU
           PT Belfoods Indonesia                                  480.079.200       WMUU
           Ariyanto                                             4.102.553.395       Paste
           Arif Arwani                                          3.979.537.121       Paste
           Alex Budi Damhalik                                   3.231.090.200       Paste
           Syamsudin                                            3.143.066.032       Paste
           Doni                                                 3.128.859.627       Paste
           PT Beef Food Indonesia                            116.436.606.322        CAM
           Biyona                                             49.828.645.094        CAM
           Cecep                                                9.495.905.324       CAM
           Linda                                                6.952.798.997       CAM
           Susi                                                 6.934.831.662       CAM


        c. Penyebab utama tingginya saldo piutang jatuh tempo Perseroan?
           Jawaban:
           Tingginya saldo piutang jatuh tempo terutama disebabkan oleh:
           1. Perlambatan pembayaran dari beberapa pelanggan utama;
           2. Penyesuaian arus kas pelanggan akibat kondisi industri dan pasar;

        d. Apakah Perseroan telah melakukan penilaian individual terhadap debitur-debitur material?
           Jika ya, mohon dijelaskan hasil penilaiannya.
           Jawaban:
           Perseroan senantiasa melakukan pemantauan intensif kepada debitur untuk memastikan
           tingkat kolektabilitas piutang terpenuhi.


Add. Graha Widodo Makmur, Jl. Raya Cilangkap No. 58, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur 13870 Indonesia
         P. +62 21 84306787-88 F. +62 21 84306790-91 E. corporate.secretary@wmp-group.co.id
Page 5
        e. Bagaimana Perseroan menilai recoverability atas sisa piutang yang belum dicadangkan?
           Jawaban:
           Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa sisa piutang yang belum dicadangkan masih
           dapat dipulihkan (recoverable), dengan mempertimbangkan:
           1. Komunikasi dan komitmen pembayaran dari pelanggan;
           2. Adanya realisasi pembayaran setelah tanggal pelaporan;
           3. Hubungan usaha yang masih berjalan;
           4. Kondisi operasional pelanggan yang masih aktif; dan
           5. Evaluasi atas kemampuan pembayaran debitur.

           Perseroan juga secara berkala melakukan monitoring atas umur piutang, melakukan
           penagihan aktif, dan melakukan evaluasi atas kebutuhan pembentukan tambahan cadangan
           apabila terdapat perubahan kondisi yang dapat mempengaruhi tingkat recoverability
           piutang tersebut.

   4. Merujuk pada opini audit atas laporan keuangan Perseroan pada 31 Desember 2025, Auditor
      Perseroan, yaitu KAP Jojo Sunarjo & Rekan, memberikan opini wajar dengan pengecualian atas
      laporan keuangan tahunan Perseroan. Pengecualian tersebut didasarkan pada ketidakmampuan
      auditor untuk memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat terkait dengan kecukupan nilai
      Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) yang telah dibentuk oleh manajemen. Agar dijelaskan
      sebagai berikut:
       a. Mengapa manajemen meyakini bahwa CKPN yang dibentuk saat ini telah memadai
           meskipun auditor memberikan pengecualian?
           Jawaban:
           Manajemen berfokus pada keyakinan internal dan estimasi bisnis dalam menghitung nilai
           CKPN berdasarkan data historis dan proyeksi arus kas dengan pertimbangan penilaian risiko
           gagal bayar para pelanggan yang masih terkendali

        b. Metodologi yang digunakan manajemen dalam menentukan CKPN tersebut.
           Jawaban:
           Manajemen menggunakan konsep kerugian kredit ekspektasian melalui pendekatan
           sederhana dimana kerugian dihitung berdasarkan perubahan risiko kredit menggunakan
           lifetime expected credit loss.

        c. Apakah terdapat perbedaan material antara estimasi CKPN menurut manajemen dengan
           estimasi auditor? Jika ada, berapa besar perbedaannya?
           Jawaban:
           Tidak ada perbedaan material, namun terdapat perbedaan pendekatan antara manajemen
           dengan auditor.

        d. Langkah perbaikan apa yang akan dilakukan manajemen untuk memastikan auditor dapat
           memperoleh bukti audit yang memadai pada periode berikutnya?
           Jawaban:
           Untuk periode pelaporan berikutnya, Perseroan akan melakukan diskusi teknis secara dini
           dan berkala dengan auditor eksternal guna menyepakati metodologi dan pendekatan audit
           CKPN. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya perbedaan signifikan dalam persepsi



Add. Graha Widodo Makmur, Jl. Raya Cilangkap No. 58, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur 13870 Indonesia
         P. +62 21 84306787-88 F. +62 21 84306790-91 E. corporate.secretary@wmp-group.co.id
Page 6
           kecukupan bukti.

        e. Apakah Perseroan menargetkan untuk memperoleh opini wajar tanpa pengecualian pada
           tahun buku berikutnya? Langkah apa yang akan dilakukan untuk mencapainya?
           Jawaban:
           Untuk periode pelaporan berikutnya, Perseroan akan melakukan diskusi teknis secara dini
           dan berkala dengan auditor eksternal guna meminimalisir poin yang menyebabkan
           timbulnya opini wajar dengan pengecualian.


   5. Merujuk pada CALK 10 aset real estate bagian lancar, Perseroan memiliki saldo aset real estate
      bagian lancar sebesar Rp270,79 miliar pada 31 Desember 2025. Namun, beberapa tanah masih
      dalam proses pembuatan sertifikat hak atas tanah tersebut. Agar dijelaskan sebagai berikut:
       a. Apakah seluruh aset real estate yang diklasifikasikan sebagai aset lancar telah berada dalam
          kondisi yang dapat dijual segera pada tanggal 31 Desember 2025 dalam kondisi dan syarat
          yang biasa dan umum

           Jawaban:
           Seluruh asset lancar dalam kondisi dan syarat yang biasa dan umum.

       b. Penyebab lambatnya kolektibilitas pendapatan Perseroan. Mengingat beberapa tanah masih
          dalam proses pembuatan sertifikat hak atas tanah, bagaimana Perseroan dapat
          menyimpulkan bahwa aset-aset tersebut "segera dapat dijual", sementara secara hukum
          kepemilikan/legalitas atas tanah tersebut belum selesai? Jelaskan dasar pertimbangannya.
          Jawaban:
           Seluruh kepemilikan hak atas tanah tersebut saat ini sudah atas nama Perseroan.

       c. Apakah terdapat hambatan hukum, regulasi pertanahan (ATR/BPN), atau persyaratan
          perizinan lainnya yang dapat menghalangi proses penjualan aset-aset tersebut dalam jangka
          pendek?
          Jawaban:
          Tidak ada

   6. Sepanjang tahun 2025, Perseroan mencatatkan penjualan sebesar Rp1,01 triliun naik sebesar
      Rp438,97 miliar atau sebesar 76,62% apabila dibandingkan dengan periode sebelumnya. Namun,
      Gross Profit Margin (“GPM”) Perseroan hanya sebesar 0,28% pada tahun 2025. Agar dijelaskan
      sebagai berikut:
       a. Faktor pendorong utama kenaikan penjualan Rp438,97 miliar atau sebesar 76,62%.
          Jawaban:
          Faktor pendorong utama kenaikan penjualan Rp438,97 miliar atau sebesar 76,62%.adalah
          adanya kenaikan penjualan karkas ayam sebesar 133,36% atau senilai Rp369,22 milliar,
          kenaikan penjualan daging sapi sebesar 108,14% atau senilai Rp110,12 milliar, kenaikan
          penjualan kulit sebesar 1.176,47% atau senilai Rp17,90 milliar serta kenaikan penjualan telur
          sebesar 12,38% atau senilai Rp6,25 milliar.

       b. Apakah kenaikan penjualan ini bersifat recurring atau terdapat transaksi one-off/non-
          ecurring yang menginflasi angka penjualan di tahun 2025?



Add. Graha Widodo Makmur, Jl. Raya Cilangkap No. 58, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur 13870 Indonesia
         P. +62 21 84306787-88 F. +62 21 84306790-91 E. corporate.secretary@wmp-group.co.id
Page 7
            Jawaban:
            Dapat dijelaskan bahwa kenaikan penjualan pada tahun 2025 secara umum bersifat
            recurring

       c.   Apakah komposisi pelanggan Perseroan terkonsentrasi pada satu atau beberapa pihak
            tertentu.
            Jawaban:
            Perseroan telah melakukan diversifikasi basis pelanggan, baik dari sisi industri, wilayah
            geografis, maupun skala usaha

       d. Faktor utama yang menyebabkan COGS Perseroan menyerap hampir seluruh nilai penjualan
          Perseroan.
          Jawaban:
          Faktor utama yang menyebabkan COGS Perseroan menyerap hampir seluruh nilai penjualan
          Perseroan adalah adanya peningkatan diantaranya pada pembelian barang jadi dari pihak
          ketiga, biaya produksi(biaya penyusutan, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya pabrikasi).

       e.   Langkah konkret yang telah dan akan diambil Perseroan untuk menekan COGS dan
            memperbaiki GPM.
            Jawaban:
            Adapun langkah yang akan diambil Perseroan untuk menekan COGS dan memperbaiki GPM
            adalah sebagai berikut:
            1. Efisiensi biaya produksi
            2. Meningkatkan utilisasi aset produksi
            3. Perbaikan strategi penjualan dan keragaman produk
            4. Penguatan manajemen rantai pasok (supply chain)

   7. Merujuk pada opini audit atas laporan keuangan tahunan 2025 Perseroan, terdapat indikasi
      adanya suatu ketidakpastian material yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas
      kemampuan Perseroan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Agar dijelaskan sebagai
      berikut:
       a. Sejauh mana manajemen telah melakukan assessment formal atas going concern.
           Jawaban:
           Manajemen telah melakukan assessment atas kemampuan Perseroaan dalam
           mempertahankan kelangsungan usaha dengan mempertimbangkan proyeksi arus kas,
           kemampuan memenuhi kewajiban yang jatuh tempo, kondisi operasional, serta rencana
           mitigasi.

        b. Manajemen menyebutkan sejumlah langkah mitigasi yaitu efisiensi biaya, peningkatan
           kolektabilitas piutang, restrukturisasi utang, dan pencarian pendanaan alternatif. Dari
           seluruh langkah tersebut, mana yang telah terealisasi dengan hasil terukur?
           Jawaban:
           Langkah mitigasi yang telah terealisasi sampai saat ini efisiensi biaya, peningkatan
           kolektabilitas piutang, restrukturisasi utang.




Add. Graha Widodo Makmur, Jl. Raya Cilangkap No. 58, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur 13870 Indonesia
         P. +62 21 84306787-88 F. +62 21 84306790-91 E. corporate.secretary@wmp-group.co.id
Page 8
        c. Manajemen mengidentifikasi kebutuhan suntikan modal kerja minimal Rp150 miliar untuk
           mengembalikan Perseroan ke level operasional yang ideal. Hingga tanggal laporan
           diterbitkan, sejauh mana proses perolehan pendanaan tersebut telah berlangsung.
           Jawaban:
           Suntikan modal tersebut merupakan kebutuhan dari lini bisnis Perseroan yaitu PT Widodo
           Makmur Unggas Tbk, dimana saat ini proses perolehan dana masih berlangsung, salah
           satunya melalui skema PMHMETD.

   8. Merujuk pada CALK 37 saldo dan transaksi dengan pihak-pihak berelasi, saldo dan transaksi
      dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:
       a. Alasan utang lain-lain kepada pihak berelasi sebesar Rp194,5 miliar tidak mengalami
          perubahan sama sekali antara tahun 2024 dan 2025.
          Jawaban:
          Alasan utang lain-lain kepada pihak bereleasi sebesar Rp194,5 milliar tidak mengalami
          perubahan sama sekali antara tahun 2024 dan 2025 adalah Perseroan sedang dalam masa
          Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang(PKPU) berdasarkan putusan No 340/Pdt.Sus-
          PKPU/2024/PN Niaga Jkt.Pst tertanggal 12 Desember 2024

        b. Pinjaman berbunga sebesar 15,5% dari Tn. Wahyu Andi Susilo jauh di atas rata-rata suku
           bunga pinjaman perbankan pada periode yang sama. Apa justifikasi penetapan tingkat
           bunga tersebut, dan bagaimana manajemen memverifikasi bahwa tingkat bunga 15,5%
           merupakan harga yang wajar atas dasar perbandingan dengan kondisi pasar yang berlaku.
           Jawaban:
           Penetapan tingkat bunga tersebut merupakan imbal balik dari dana yang diperoleh atas
           pinjaman yang diajukan oleh Tn. Wahyu Andi Susilo kepada pihak ketiga

        c. Jangka waktu pinjaman ditetapkan 1 tahun sejak penandatanganan pada Juni 2022, yang
           berarti pinjaman ini telah jatuh tempo sejak Juni 2023. Mengapa saldo utang kepada Tn.
           Wahyu Andi Susilo masih tercatat sebesar Rp37,6 miliar tanpa perubahan antara tahun 2024
           dan 2025.
           Jawaban:
           Saldo utang kepada Tn. Wahyu Andi Susilo masih tercatat sebesar Rp37,6 milliar tanpa
           perubahan antara tahun 2024 dan 2025 dikarenakan Perseroan sedang dalam masa
           Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang(PKPU) berdasarkan putusan No 340/Pdt.Sus-
           PKPU/2024/PN Niaga Jkt.Pst tertanggal 12 Desember 2024

        d. Apakah telah terdapat kesepakatan perpanjangan pinjaman Tn. Wahyu Andi Susilo secara
           tertulis?
           Jawaban:
           Terdapat addendum perjanjian yang telah disepakati bersama untuk perpanjangan
           perjanjian sebelumnya.

   9. Rencana tindakan korporasi dalam periode 12 bulan ke depan yang belum disampaikan kepada
      Bursa (jika ada).
      Jawaban:




Add. Graha Widodo Makmur, Jl. Raya Cilangkap No. 58, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur 13870 Indonesia
         P. +62 21 84306787-88 F. +62 21 84306790-91 E. corporate.secretary@wmp-group.co.id
Page 9
       Hingga saat ini tidak ada tindakan korporasi dalam periode 12 bulan ke depan yang belum
       disampaikan kepada Bursa. Jika ada maka akan disampaikan sesuai dengan Peraturan yang
       berlaku.

   10. Apakah terdapat rencana pemegang saham pengendali terkait dengan kepemilikan sahamnya di
       Perseron.
       Jawaban:
       Hingga saat ini tidak ada rencana khusus dari pemegang saham pengendali terkait dengan
       kepemilikan sahamnya di Perseroan.

   11. Informasi, fakta material atau kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi
       kelangsungan usaha perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham perusahaan.
       Jawaban:
       Hingga tanggapan ini disampaikan belum ada Informasi, fakta material atau kejadian penting
       lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan usaha Perseroan serta dapat
       mempengaruhi harga saham Perseroan selain yang sudah disampaikan dalam Keterbukaan
       Informasi, jika ada maka akan disampaikan pada Keterbukaan Informasi sesuai dengan Peraturan
       yang berlaku.




Add. Graha Widodo Makmur, Jl. Raya Cilangkap No. 58, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur 13870 Indonesia
         P. +62 21 84306787-88 F. +62 21 84306790-91 E. corporate.secretary@wmp-group.co.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.25 MB
Published20 May 2026
Pages9
Characters24,194
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 15 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Widodo Makmur p.1 ×9
linked org Koperasi Konsumen p.4
linked org Japfa Comfeed Indonesia Tbk p.4 ×2
linked org Widodo Makmur Unggas Tbk p.8 ×2
linked person Wahyu Andi Susilo p.8 ×9
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×3
possible org Widodo Makmur Perkasa Tbk. p.1 ×5
unresolved person Exist In Exist · Corporate Secretary p.1
unresolved org PT Ciomas Adisatwa p.4
unresolved org Koperasi Konsumen Unit Desa Garap p.4
unresolved org PT Multi Farmindo Jaya p.4
unresolved org PT Belfoods Indonesia p.4
unresolved org PT Beef Food Indonesia p.4
unresolved org Jojo Sunarjo & Rekan p.5
unresolved org Jojo Sunarjo p.5

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result