Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 20
Page 1
PT Lionmesh Prima Tbk
Public Expose 2024
Hotel Double Tree, 25 Juni 2024
Page 2
Daftar Isi
Tinjauan Ekonomi
Kinerja Perseroan Tahun 2023
Kondisi Pasar dan Kendala Usaha
Target Usaha 2024
Pergerakan Harga Saham LMSH
Kesimpulan
2
Page 3
Tinjauan Ekonomi
Tahun 2023, perekonomian dunia masih dihadapkan pada berbagai tantangan. Pengetatan
kebijakan moneter masih terus berlanjut, sebagai dampak dari perkembangan inflasi di
Amerika Serikat dan Eropa yang masih di atas target.
Di sisi lain, konflik geopolitik yang terjadi di berbagai belahan dunia, terutama di Rusia dan
Ukraina, serta di Israel dan Palestina, memerlukan pemantauan yang cermat, karena telah
menimbulkan gangguan rantai pasok global secara terus menerus.
Konflik perang dagang antara Amerika Serikat dengan Tiongkok yang dimulai sejak tahun
2018 bertambah panas, dampak nyata dari perang dagang yang semakin masif tersebut
adalah menurunnya nilai dan volume perdagangan antar kedua negara dan potensi
perlambatan perdagangan global, khususnya untuk Indonesia dalam konteks ekspor.
3
Page 4
Tinjauan Ekonomi
Lambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2023 disebabkan oleh kebijakan
moneter yang ketat, jatuhnya harga komoditas dan melemahnya pertumbuhan global. Hal
ini dapat dilihat dari semakin menyusutnya ekspor dan melemahnya konsumsi rumah
tangga.
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS sepanjang tahun 2023 mengalami fluktuasi. Di sisi
lain, laju inflasi cukup terkendali dalam kisaran 3,0±1%.
Berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi
nasional. Salah satunya yaitu pada tanggal 25 Oktober 2023 Kementrian Keuangan RI
mengumumkan kebijakan PPN yang ditanggung oleh pemerintah (PPN DTP) sebesar 100%
untuk periode Nopember 2023 s/d Juni 2024 untuk rumah dengan harga di bawah Rp2
miliar.
4
Page 5
Laporan Posisi Keuangan 2023
Dalam milliar Rp
(Dalam juta Rp)
2023 2022 2021
Aset Lancar 71,748 76,497 85,694
Aset Tidak Lancar 53,406 55,902 59,766
Total Aset 125,155 132,399 145,460
Liabilitas Jangka Pendek 13,731 12,169 19,024
Liabilitas Jangka Panjang 6,688 8,663 10,869
Total Liabilitas 20,419 20,832 29,893
Ekuitas 104,736 111,567 115,566
5
Page 6
Laporan Laba Rugi 2023
Dalam milliar Rp
2023 2022 2021
Penjualan 112,981 172,870 168,552
Laba Kotor 3,796 2,719 16,626
Laba (Rugi) Usaha -7,455 -6,333 5,444
Laba (Rugi) Sebelum Pajak -6,118 -4,494 5,957
Laba (Rugi) Tahun Berjalan -5,784 -4,745 6,514
Laba (Rugi) Penghasilan Komprehensif -6,832 -3,999 7,215
6
Page 7
Grafik Pertumbuhan Usaha 2023
Pertumbuhan Penjualan & Laba (Rugi)
177,788
168,552 172,870
160,000
20,000
16,626
Dalam Miliar Rupiah
120,000 124,814 112,981
10,000
6,514
3,796
2,811 2,719
0
80,000
2019 2020 2021 2022 2023
-4,745
-5,784
-6,927
-10,000 -8,068
-20,000 -18,246
___ Total Penjualan Laba (Rugi) Bruto
Series1 Laba (Rugi) Tahun Berjalan
Series2
7
Page 8
Ikhtisar Bisnis 2023
Penjualan bersih tahun 2023 sebesar Rp112,98 miliar, turun
34,64% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp172,87
miliar.
Harga penjualan rata-rata sedikit lebih rendah dari tahun
2022. Volume penjualan 2023 turun menjadi 9.943 ton.
Rugi tahun berjalan meningkat 21,92% menjadi Rp5,78
miliar, sedangkan rugi tahun berjalan periode sebelumnya
adalah sebesar Rp4,74 miliar
Total nilai penjualan hanya mencapai 59,59% dari target
yang ditetapkan, yaitu sebesar Rp189,60 miliar.
8
Page 9
Kondisi Pasar Industri Baja
Produksi baja di Tiongkok pada tahun 2023 merosot sebesar 15%. Hal ini sejalan dengan
menurunnya marjin bagi produsen baja karena hambatan makroekonomi dan buruknya
permintaan konsumen terhadap konstruksi padat baja.
Walaupun prospek permintaan baja global ke depan masih belum kondusif dan dapat
berlangsung hingga ketidakpastian dunia terselesaikan, pergerakan harga baja khususnya
harga wire rod cukup fluktuatif.
9
Page 10
Kondisi Pasar Industri Baja
Pasar domestik di sektor properti dan industri bahan-bahan
bangunan pada tahun 2023 masih dalam kondisi yang
menantang sehingga proses pemulihannya berjalan dengan
lambat. Hal ini mengakibatkan harga baja di pasaran lokal tidak
dapat mengikuti tren harga baja global.
Menurunnya permintaan baja global telah melemahkan kondisi
pasar baja domestik, termasuk permintaan akan produk wire
mesh. Hal ini memicu persaingan dagang yang kurang sehat
antar produsen wire mesh. Bahkan untuk mendapatkan harga
jual produk yang murah, beberapa produsen menggunakan
bahan baku yang dihasilkan melalui proses tungku induksi
(induction furnace) yang harganya jauh lebih murah, namun
memiliki kualitas baja yang rendah.
10
Page 11
Kendala Usaha
1. Ketidakpastian kondisi ekonomi global mempengaruhi sektor pasar properti di Indonesia
2. Tingginya harga bahan bangunan dan suku bunga, serta daya beli yang masih rendah
membuat investasi di sektor properti menjadi melemah.
3. Selama periode penyelenggaraan Pemilu 2024, industri properti dan konstruksi mengalami
perlambatan dan sebagian investor mengambil sikap ”wait and see”.
4. Persaingan dagang yang kurang sehat dari produk sejenis yang dihasilkan dengan teknologi
Induction Furnace telah mengakibatkan penurunan yang cukup dalam pada harga dan
volume penjualan Perseroan.
11
Page 12
Prospek Usaha
1. Industri baja merupakan salah satu industri strategis di tanah air. Sektor ini memainkan peran
yang sangat penting dalam memasok bahan-bahan baku vital untuk pembangunan di
berbagai bidang termasuk dari penyediaan infrastruktur.
2. Prospek industri baja tahun 2024 diperkirakan masih akan tumbuh terutama didorong oleh
proyek-proyek infrastruktur nasional dan pertumbuhan industri manufaktur, meskipun akan
cukup dipengaruhi oleh suasana politik pemilihan presiden.
3. Pemerintah mengalokasikan anggaran untuk sektor infrastruktur sebesar Rp422,7 triliun
dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2024 untuk
mendorong produktivitas, mobilitas dan konektivitas, serta pemerataan infrastruktur. Hal ini
berpotensi permintaan yang semakin meningkat seiring dengan prospek ekonomi Indonesia
yang positif dan peningkatan pembangunan infrastruktur
12
Page 13
Target Usaha 2024
Dalam menyusun Rencana Anggaran Keuangan (Budgeting) Perseroan tahun 2024,
manajemen mengambil sikap secara konservatif.
Berdasarkan proyeksi usaha di tahun 2024, maka manajemen memprediksi pendapatan
Perseroan di tahun 2024 adalah sebesar Rp160 miliar.
13
Page 14
Saham Perseroan
Pada tanggal 29 Desember 2023 harga saham LMSH berada di posisi Rp440,- per saham.
Saham Perseroan mendapatkan 2 notifikasi dari BEI :
1. Perseroan memiliki likuiditas rendah sehingga saham Perseroan masuk ke dalam Efek Bersifat Ekuitas
dalam pemantauan khusus No. 7 pada tahun 2023
2. Perseroan belum memenuhi persyaratan sesuai Peraturan No.1A yaitu belum memenuhi ketentuan
free float, sehingga saham Perseroan masuk ke dalam Efek Bersifat Ekuitas Pemantauan khusus No. 6
pada tahun 2024
Sampai saat ini Perseroan belum memiliki rencana untuk melakukan tindakan korporasi
dalam waktu dekat.
14
Page 15
Pergerakan Harga Saham LMSH di Tahun 2023
15
Page 16
Kebijakan Strategi
Strategi utama Perseroan pada tahun 2024 adalah berkomitmen teguh untuk menghadapi
setiap tantangan di sektor baja dan konstruksi dengan penuh kewaspadaan, sambil
memanfaatkan setiap peluang dan menjaga stabilitas operasioanal. Kebijakan strategis
Perseroan tahun 2024 berfokus pada peningkatan efisiensi operasioal, peningkatan
berkelanjutan dalam kualitas produk, mengupayakan peningkatan margin penjualan,
keberlanjutan keuangan, dan pengelolaan piutang. Penjualan akan lebih fokus ke sektor swasta
dan pengguna akhir di sektor infrastruktur. Perseroan dengan cermat memantau arus kas
untuk memastikan likuiditas keuangan perusahaan tetap stabil. Selain itu, Perseroan secara
hati-hati mengelola tingkat penyimpanan inventaris dan menunda belanja modal. Adaptasi dan
pemantauan berkelanjutan terhadap strategi-strategi ini sangat penting bagi kinerja dan
keberlanjutan Perseroan.
16
Page 17
Kesimpulan
Meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2023 dinilai cukup stabil dibandingkan
dengan ekonomi global, di tahun 2024 ekonomi Indonesia akan dihadapkan oleh berbagai
tantangan di tengah ketidakpastian ekonomi dan situasi politik pasca pemilu yang
berlangsung di Indonesia tahun ini.
Perseroan berharap dapat menghadapi setiap tantangan di sektor baja dan konstruksi
dengan penuh kewaspadaan, sambil memanfaatkan setiap peluang menghadapi stagnasi di
sektor properti Indonesia terutama sektor menengah ke atas.
Persaingan dengan produk sejenis yang dihasilkan dengan teknologi Induction Furnace telah
mengakibatkan penurunan volume penjualan produk Perseroan di tahun 2023, sehingga
Perseroan mengalami kerugian di tahun berjalan.
17
Page 18
18
Page 19
Hasil Usaha Perseroan s/d Maret 2024
Penjualan Bersih - Rp 20,35 Milliar
Laba Kotor - Rp 1,25 Milliar
Rugi Tahun Berjalan - Rp 422 Juta
Total Aset - Rp 125,18 Milliar
Total Liabiltas - Rp 20,87 Milliar
Total Ekuitas - Rp 104,31 Milliar
19
Page 20
Hasil RUPS 2024
RUPS Tahunan Tahun Buku 2023, yang baru selesai diadakan tadi pagi, antara lain memutuskan:
Susunan anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi Perseroan untuk masa 3 tahun adalah sebagai
berikut:
Dewan Komisaris :
• Saudara Jusup Sutrisno : sebagai Komisaris Utama
• Saudara Yulianto : sebagai Komisaris
• Saudara Kalistus Decimus Deke Making SE. Ak. CPAI : sebagai Komisaris Independen
Direksi :
• Saudara Tjoe Tjoe Peng (Lawer Supendi) : sebagai Direktur Utama
• Saudara Ir. Pujianto Setiadi MBA : sebagai Direktur
• Saudari Tjhai Tjhin Kiat : sebagai Direktur
20
Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Yulianto
p.20
unresolved
person
Kalistus Decimus Deke Making SE. Ak. CPAI
p.20
unresolved
person
Ir. Pujianto Setiadi MBA
p.20
unresolved
person
Tjhai Tjhin Kiat
p.20
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.