Skip to content
Back to announcement

20240620_BTEK_Public Expose_31663078_lamp1.pdf

Other Text extracted BTEK

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 2

Page 1
                                      Materi Paparan Publik
                                 PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk
                                          Periode 2023



PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (“Perseroan”) memulai kegiatan komersialnya pada tahun 2001
di bidang bioteknologi pertanian dan pembibitan tanaman hutan serta tanaman obat- obatan. Pada
tahun 2016, Perseroan mengambil alih saham Golden Harvest Cocoa Pte. Ltd. yang memiliki anak
perusahaan PT Golden Harvest Cocoa Indonesia yang bergerak dalam industri pengolahan biji
kakao, menjadikan bidang usaha tersebut sebagai kegiatan utama Perseroan sekarang ini.


Di tengah iklim bisnis yang penuh tantangan akibat dinamika global selama tahun 2023, Perseroan
telah memberikan upaya terbaik untuk dapat mencapai target keberlanjutan yang direncanakan.
Pendapatan Perseroan per 31 Desember 2023 meningkat sebesar 28,12% atau Rp 43,17 miliar
menjadi Rp 196,67 miliar dari Rp 153,50 miliar per 31 Desember 2022. Sementara rugi kotor
Perseroan tercatat pada angka Rp 6,03 miliar, turun Rp 5,80 miliar (49,02%) dibandingkan tahun
2022 sebesar Rp 11,82 miliar.


Jumlah aset Perseroan pada 31 Desember 2023 sebesar Rp 4.055,75 miliar, turun 2,08% dari
jumlah aset pada periode yang sama tahun sebelumnya. Jumlah aset lancar turun 9,72% dari Rp
66,23 miliar pada tahun 2022 menjadi Rp 59,79 miliar pada tahun 2023. Penurunan aset lancar
terutama disebabkan oleh penurunan persediaan sebesar Rp 2,33 miliar. Aset tidak lancar turun
dari Rp 4.075,81 miliar (2022) menjadi Rp 3.995,96 miliar atau berkurang 1,96% (Rp 79,85 miliar).


Perseroan mencatat Liabilitas sebesar Rp 2,948.91 miliar untuk tahun 2023, bertambah sebesar Rp
9,78 miliar (0,33%) dari Rp 2.939,13 miliar di tahun 2022. Dari angka tersebut, liabilitas jangka
pendek naik sebesar Rp 77,54 miliar (33,55%) dari Rp 218,11 miliar pada tahun 2022 menjadi Rp
295,65 miliar di tahun 2023. Sementara liabilitas jangka panjang turun 2.49% atau Rp 67,76 miliar
dari Rp 2.721,02 miliar pada tahun 2022 menjadi Rp 2.653.26 miliar pada tahun 2023.


Hasil produksi pada tahun 2023 untuk masing – masing produk yang dihasilkan oleh industri
pengolahan kakao adalah sebagai berikut:


     §   Lemak kakao (cocoa butter) = 12.152,63 ton
     §   Padatan kakao (cocoa cake) = 13.100,68 ton
     §   Bubuk kakao (cocoa powder) = 1.737,20 ton
Page 2
                                     Materi Paparan Publik
                                PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk
                                         Periode 2023



Dengan potensi yang dimiliki dan melihat kinerja tahun-tahun sebelumnya dimana kakao berperan
penting dalam kegiatan perekonomian di Indonesia, Perseroan yakin bahwa industri kakao nasional
memiliki peluang besar untuk meningkatkan nilai tambah komoditas. Agar dapat mewujudkan
pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan di tahun 2024, Perseroan akan terus mendorong
peningkatan produksi dengan menerapkan serangkaian strategi bisnis yang efektif dan efisien.
Perseroan juga senantiasa melakukan diversifikasi dan inovasi produk agar bisa berdaya saing
secara global.


                                        TERIMA KASIH

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.2 MB
Published20 Jun 2024
Pages2
Characters3,163
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bumi Teknokultura Unggul Tbk p.1 ×8
linked — Golden Harvest p.1 ×2
unresolved org Golden Harvest Cocoa Pte. Ltd. p.1
unresolved org PT Golden Harvest Cocoa Indonesia p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result