Skip to content
Back to announcement

20240620_RALS_Public Expose_31662988_lamp1.pdf

Other Text extracted RALS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 5

Page 1
                NOTULEN PAPARAN PUBLIK 2024
                    PT RAMAYANA LESTARI SENTOSA TBK
                                           14 Juni 2024

Meeting dihadiri secara elektronik oleh:
•   39 pemegang saham, institusi, dan wartawan
•   Bpk. Andreas Lesmana - Direktur
•   Bpk. Setyadi Surya - Sekretaris Perusahaan


Pokok Bahasan:
•   Profil & Gambaran Umum Perseroan
•   Kinerja Operasional dan Laporan Posisi Keuangan Perseroan hingga kuartal I tahun 2024
•   Aksi Korporasi sepanjang tahun 2024
•   Tantangan dan Strategi Perseroan
•   Tanya Jawab


Risalah Sesi Tanya Jawab:
Pertanyaan dari Ibu Calista Muskitta – BCA Sekuritas
1. Bagaimana panduan pembukaan toko baru?
2. Berapa target SSSG tahun ini?
Jawaban:
1. Sampai dengan kuartal pertama tahun 2024, Perseroan belum melakukan pembukaan gerai baru.
    Perseroan masih menunggu waktu yang tepat untuk melakukan ekspansi gerai baru, serta
    membuka kembali gerai yang sebelumnya sempat ditutup sementara. Perseroan juga belum
    memiliki rencana untuk membuka gerai baru sampai dengan akhir tahun.
2. Perseroan menargetkan pertumbuhan SSSG sebesar 3-5% di tahun 2024.


Pertanyaan dari Bapak / Ibu Rama
Berapa jumlah saham treasuri sampai sekarang? Kapan jatuh tempo nya dan akan diapakan saham
treasuri tersebut? Mohon penjelasan nya.
Jawaban:
Sampai dengan bulan Maret 2024, total saham treasuri hasil pembelian kembali saham Perseroan
sebanyak 1,16 miliar saham atau sebesar 16,41% dari total saham yan beredar. Saham treasuri tersebut
akan jatuh tempo pada bulan Mei tahun 2026 mendatang. Sampai saat ini Perseroan masih belum
Page 2
mengambil keputusan mengenai penggunaan saham hasil buyback tersebut. Perseroan masih
mempertimbangkan beberapa opsi sesuai dengan peraturan OJK.


Pertanyaan dari Ibu Anita
Apakah Waterpark Tropikana dan Milkyverse yang sudah dibuka milik Ramayana? Jika iya berapa
pendapatan yang didapat dan Capex yang digunakan untuk pembukaan tersebut? Berapa yang sudah
buka dan berapa target pembukaan baru?
Jawaban:
Tropikana dan Milkyverse bukanlah bagian dari Ramayana, melainkan entitas yang berbeda dengan
pemilik yang sama. Sisi positif nya adalah akan mendatangkan traffic untuk Ramayana. Ini sejalan dengan
konsep life style mall Perseroan yang menawarkan solusi belanja lengkap, dimana gerai Ramayana bukan
hanya sebagai tempat untuk berbelanja, tapi juga dilengkapi dengan hiburan dan F&B. Sampai saat ini
ada 4 Tropikana yang sudah buka yaitu Cimone, Cibinong, Cirebon, dan Garut. Rencana akan ada sekitar
5 Tropikana yang akan dibuka sampai dengan akhir tahun 2024. Sementara untuk Milkyverse sudah
dibuka di 4 gerai : Cilegon, Cengkareng, Lampung, dan Kodim Tangerang. Target ada 5 Milkyverse lagi
yang akan buka sampai akhir 2024.


Pertanyaan dari Bapak Dimas
Berapa SSSG sampai dengan bulan Desember 2023, Maret 2024 dan Mei 2024?
Jawaban:
Pertumbuhan di gerai yang sama / SSSG tahun 2023 lalu sebesar -3,3%. Sampai dengan bulan Maret
2024, total SSSG sebesar 42,6%. Pertumbuhan yang signifikan tersebut disebabkan oleh penjualan
lebaran yang lebih awal dibandingkan tahun lalu, yang sebagian masuk ke penjualan akhir bulan Maret.
Sementara SSSG Januari-Mei 2024 flat dibandingkan tahun lalu.


Pertanyaan dari Bapak Herman
Berapa penjualan yang ditargetkan tahun ini? Sampai bulan Mei penjualan sudah berapa? Bagaimana
dengan target Gross Margin dan laba bersih?
Jawaban:
Perseroan menargetkan penjualan tumbuh 3-5% dibandingkan tahun lalu. Sampai dengan bulan Mei,
Perseroan membukukan penjualan yang cenderung flat dibandingkan penjualan Januari sampai Mei
tahun lalu. Perseroan berupaya untuk mengejar penjualan di sisa bulan Juni sampai Desember tahun ini,
dengan fokus utama pada penjualan periode back to school dan penjualan akhir tahun yang
berkontribusi lebih besar dibandingkan penjualan bulan normal.
Dari segi margin laba kotor, Perseroan mencoba untuk mempertahankan margin laba kotor per
department yang diperoleh Perseroan tahun lalu. Dengan target pertumbuhan penjualan serta kontrol
biaya secara ketat, Perseroan memproyeksikan laba bersih dapat tumbuh sekitar 5%.
Page 3
Pertanyaan dari Bapak / Ibu Kaureen
Apakah RALS memiliki platform penjualan online? Berapa kontribusi penjualan online?
Jawaban:
Perseroan melayani penjualan online melalui platform aplikasi Member Card Ramayana dan
pemesanan melalui aplikasi Whatsapp. Selain itu, Perseroan juga bekerjasama dengan marketplace
terbesar di Indonesia untuk memperluas cakupan pelanggan, seperti Shopee dan Tiktok. Kontribusi
penjualan online tersebut relatif masih kecil di bawah 5%.


Pertanyaan dari Bapak / Ibu Dwi
Di slide presentasi sebelumnya dikatakan bahwa Ramayana melakukan restrukturisasi penggunaan
space. Space yang dikurangi akan digunakan untuk apa? Apakah disewakan? Jika iya, berapa
pendapatan sewa yang didapat?
Jawaban:
Perseroan secara rutin melakukan evaluasi performance di masing-masing gerai yang dioperasikan.
Salah satu indikator penilaian kinerja gerai adalah produktivitas per m2. Perseroan akan melakukan
pengecilan space yang dianggap tidak produktif. Space tersebut akan dilokasikan ke bagian lain yang
dapat menghasilkan penjualan yang lebih baik, ataupun disewakan ke tenants lain. Di samping dapat
mengurangi pemakaian biaya operasional, space yang disewakan akan dapat menghasilkan pendapatan
sewa bagi Perseroan. Pendapatan sewa yang diterima Perseroan di kuartal pertama tahun 2024 sebesar
Rp20,6 miliar.


Pertanyaan dari Ibu Hesti
Berapa kontribusi penjualan menggunakan cash dibanding non cash?
Jawaban:
Penjualan dengan metode pembayaran uang cash masih mendominasi di gerai Ramayana, dengan
kontribusi sebesar 65% dari total penjualan. Sisanya 35% merupakan pembayaran cashless baik
pembayaran melalui kartu kredit, kartu debit, dan e-wallet atau QRIS.


Pertanyaan dari Bapak Alex
Dari seluruh gerai Ramayana, apakah semua gerai murni milik perseroan atau sewa?
Jawaban:
Perseroan mengoperasikan total 101 gerai sampai dengan akhir bulan Maret 2024. Dari 101 toko
tersebut, 39 gerai merupakan milik Ramayana, dan lainnya adalah sewa.


Pertanyaan dari Bapak Fariz
Berapa marjin laba kotor Beli Putus, Konsinyasi, dan Supermarket?
Jawaban:
Marjin laba kotor untuk Beli Putus sekitar 42%, Konsinyasi sekitar 26% dan Supermarket sekitar 12%.
Page 4
Pertanyaan dari Bapak William Siregar
1. Bagaimana Perusahaan memandang prospek di tahun 2024? Apakah akan ada potensi
   improvement?
2. Dengan kas yang besar saat ini, apakah ada rencana bagi perusahaan untuk akuisisi entitas lain
   untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan bagi perusahaan?
3. Apakah ada rencana untuk konsolidasi Tropikana Waterpark ke bisnis perusahaan?


Jawaban:
1. Perseroan memandang tahun 2024 merupakan tahun yang penuh dengan tantangan. Perseroan
   menargetkan penjualan dapat tumbuh 3-5% dibandingkan tahun lalu.
2. Perseroan belum memiliki rencana untuk melakukan akuisisi entitas lain.
3. Tropikana Waterpark merupakan entitas yang berbeda dengan Ramayana dengan owner yang
   sama, sehingga tidak terkonsolidasi dengan performa Perusahaan.


Pertanyaan dari Bapak / Ibu Anonymous
1. Apakah ada pemasukan lain selain gerai offline dan online, atau ada pemasukan dari sektor lain?
2. Untuk meningkatkan nilai bagi pemilik apakah ada rencana manajemen untuk melakukan shares
   buyback mengingat harga saham perusahaan saat ini sudah dibawah nilai buku ?


Jawaban:
1. Selain pendapatan dari gerai offline dan online, Perseroan juga mendapatkan pemasukan dari
   pendapatan atas space yang disewakan ke tenants dan pendapatan keuangan dari investasi
   Perseroan.
2. Sampai Saat ini Perseroan telah memiliki saham treasuri sebanyak 16,41% dari total saham beredar
   hasil dari buyback. Perseroan belum memiliki rencana untuk melakukan buyback saham lanjutan.


Pertanyaan dari Bapak Bobby Irawan
Sejauh mana progress upgrade Ramayana menjadi City Plaza? Dan bagaimana rencana ke depan?
Jawaban:
Sampai saat ini Perseroan mengoperasikan 23 life-style mall yang dilengkapi dengan pusat hiburan /
entertainment dan tenats F&B. Perseroan masih akan terus melanjutkan transformasi gerai life-style
mall menjadi City Plaza, khususnya di gerai-gerai yang dimiliki oleh Perseroan dan affiliate company.


Pertanyaan dari Bapak Bagus Permadi Prayitno
1. Apakah PHK masal dan penutupan pabrik tekstil yang akhir-akhir ini sering terjadi berimbas ke
   Ramayana atau ke supplier Ramayana?
Page 5
2. Bagaimana kebijakan Manajemen tentang buyback saham, apakah masih akan dilanjutkan dan
   sampai kapan rencana nya?
Jawaban:
1. PHK masal yang terjadi tentunya berpengaruh terhadap penjualan Perseroan, dikarenakan buruh
   pabrik yang terkena PHK tersebut merupakan segmen utama pelanggan Ramayana.
2. Sampai Saat ini Perseroan telah memiliki saham treasuri sebanyak 16,41% dari total saham beredar
   hasil dari buyback. Periode buyback saham telah berakhir, Perseroan belum memiliki rencana
   untuk melakukan buyback saham lanjutan.




                                        --- End of Note ---

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.1 MB
Published20 Jun 2024
Pages5
Characters8,978
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 18 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org RAMAYANA LESTARI SENTOSA TBK p.1 ×2
linked org BCA Sekuritas p.1
possible person Andreas Lesmana p.1
possible person Alex p.3
unresolved person Setyadi Surya p.1
unresolved person Calista Muskitta p.1
unresolved person Rama Berapa p.1
unresolved person Anita Apakah Waterpark Tropikana p.2
unresolved person Dimas Berapa SSSG p.2
unresolved person Herman Berapa p.2
unresolved person Kaureen Apakah RALS p.3
unresolved person Dwi Di p.3
unresolved person Hesti Berapa p.3
unresolved person Fariz Berapa p.3
unresolved person William Siregar p.4
unresolved person Anonymous p.4
unresolved person Bobby Irawan Sejauh p.4
unresolved person Bagus Permadi Prayitno p.4

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result