Skip to content
Back to announcement

20240620_WAPO_Public Expose_31662964_lamp2.pdf

Other Text extracted WAPO

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 8

Page 1
      PUBLIC EXPOSE
PT WAHANA PRONATURAL Tbk

    DALAM RANGKA ULANG TAHUN KE-23
PENCATATAN SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA



                   |
                   |
                   |

                MATERI

                   |
                   |
                   |



            A. SEJARAH PERSEROAN
     B. KINERJA PERSEROAN SELAMA 2023
        C. PROSPEK USAHA PERSEROAN
             D. IKTISAR KEUANGAN




                   1
Page 2
1.   SEJARAH PERSEROAN

     1. Tahun 1993 Perseroan didirikan dengan nama PT Golden Phoenix, bergerak di bidang
        perdagangan hasil pertanian dan kelautan.
     2. Tahun 1996 PT Golden Phoenix berubah nama menjadi PT Wahana Yuda Mandiri. Setelah itu di
        Tahun 2000 berubah menjadi PT Wahana Phonix Mandiri.
     3. PT Wahana Phonix Mandiri melakukan penyertaan saham sebesar 99.59% di PT Phonix Mas
        Persada (PMP), Anak Perusahaan yang didirikan untuk melanjutkan kegiatan usaha CV Phoenix
        Mas (berdiri tahun 1979) dengan usaha pengolahan mete pada tahun 1989 dan pengolahan
        rumput laut tahun 1993.
     4. Pada tanggal 22 Juni 2001 PT Wahana Phonix Mandiri mencatatkan sahamnya di Bursa Efek
        Indonesia dengan melakukan penawaran saham perdana sebesar 200.000.000 (dua ratus juta)
        lembar nominal Rp 100,- (seratus rupiah) per saham di harga penawaran Rp 175,- (seratus tujuh
        puluh lima rupiah) per lembar. Saat ini Perseroan berdomisili di Gedung Japfa Indoland Center
        (ex Bumi Mandiri) Tower II Lt.9 R.907 Jl.Panglima Sudirman 66–68 Surabaya.
     5. Pada akhir tahun 2011, Perseroan melakukan divestasi anak usahanya yaitu PT. Phonix Mas
        Persada dengan tujuan untuk memperbaiki struktur keuangannya.
     6. Sebagai langkah untuk memperluas strategi integrasinya, tahun 2011 Perseroan melakukan
        ekspansi usaha dengan melakukan pembelian aset pabrik pengolahan permen yang berada di
        Bogor Jawa Barat.
     7. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham bulan Juni 2012 Perseroan berubah nama menjadi PT.
        Wahana Pronatural Tbk dan terdaftar dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang
        Saham No. 2 tanggal 2 Juni 2012 di Notaris Wachid Hasyim SH, Notaris di Surabaya. Perubahan
        anggaran dasar ini telah mendapatkan pengesahan dari Kementrian Hukum dan HAM Republik
        Indonesia No. AHU.41594.AH.01.02. Tahun 2012 tanggal 1 Agustus 2012.
     8. Tanggal 12 November 2019, Perseroan melakukan penambahan modal disetor dari semula Rp.
        52.000.000.000 (lima puluh dua miliar rupiah) menjadi Rp124.092.311.100 (seratus dua puluh
        empat miliar sembilan puluh dua juta tiga ratus sebelas ribu seratus rupiah). Peningkatan modal
        ditempatkan dan disetor tersebut dilakukan sehubungan dengan telah dilaksanakannya Penawaran
        Umum Terbatas pertama (PUT I) dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD),
        dengan mengeluarkan sejumlah 720.923.111 (tujuh ratus dua uluh juta sembilan ratus dua puluh
        tiga ribu seratus sebelas) saham dengan nilai nominal Rp.100 (seratus rupiah) atau seluruhnya
        dengan nilai nominal sebesar Rp 72.092.311.100 (tujuh puluh dua miliar sembilan puluh dua juta
        tiga ratus sebelas ribu seratus rupiah).




                                                    2
Page 3
                                     Struktur Perseroan




                            Komposisi Pemegang Saham

                                                  Nilai Nominal Rp 100 Per Saham
Pemegang Saham                        Jumlah saham           %               Jumlah (Rp)
                                     ditempatkan dan     Kepemilikan
                                      disetor penuh
PT. Hijau Sari                             447.562.500       36.07             44.756.250.000
PT. Mitra Niaga Sakti                      402.562.500       32.44             40.256.250.000
PT. Surya Pelangi Mandiri                  100.000.000        8.06             10.000.000.000
PT. Pesona Bangun Mandiri                   55.000.000        4.43              5.500.000.000
Masyarakat (dibawah 5%)                    235.798.111       19.00             23.579.811.100
                            Jumlah       1.240.923.111      100.00            124.092.311.100




                                             3
Page 4
Informasi Harga Saham
Perkembangan harga saham Perseroan selama tahun 2023 serta perbandingan dengan tahun 2022:

                                                     2022
 PERIODE          HARGA (Rp.)  VOLUME PEREDARAN JUMLAH SAHAM         KAPITALISASI         VOLUME
               TTG   TRD AKHIR    SAHAM (Unit)    TERCATAT              PASAR          PERDAGANGAN

TRIWULAN I     194   116   131         117.847.500   1.240.923.111   487.682.782.623        566.900

TRIWULAN II    150   103   103          31.064.800   1.240.923.111   445.491.396.849              -

TRIWULAN III   230   91    214         813.714.300   1.240.923.111   568.342.784.838          1.000

TRIWULAN IV    308   139   250       1.761.936.800   1.240.923.111   747.035.712.822           900


                                                     2023
 PERIODE          HARGA (Rp.)  VOLUME PEREDARAN JUMLAH SAHAM         KAPITALISASI         VOLUME
               TTG   TRD AKHIR    SAHAM (Unit)    TERCATAT              PASAR          PERDAGANGAN

TRIWULAN I     308   107   130         642.592.600   1.240.923.111   645.280.017.720              -

TRIWULAN II    175   119   131         555.828.400   1.240.923.111   506.296.629.288              -

TRIWULAN III   147   104   116          46.544.100   1.240.923.111   474.032.628.402              -

TRIWULAN IV    153   84    91          548.484.300   1.240.923.111   407.022.780.408              -




                                               4
Page 5
2.   KINERJA PERSEROAN SELAMA TAHUN 2023

     POSISI KEUANGAN (NERACA)



            URAIAN                                            2023        2022       2021



     ASET
     Aset Lancar                                             85.785     53.626     54.953
     Aset Tidak Lancar                                      46.149      43.878     45.551

     Jumlah Aset                                           131.935      97.504    100.504

     LIABILITAS DAN EKUITAS
     Liabilitas Jangka Pendek                               59.917      25.770     24.606
     Liabilitas Jangka Panjang                                 766         719        835

     Jumlah Liabilitas                                      60.683      26.489     25.441

     Jumlah Ekuitas                                         71.252      71.015     75.064


     Jumlah Liabilitas dan Ekuitas                        131.935       97.504    100.505



     LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF


         URAIAN                                               2023        2022       2021



     Penjualan Bersih                                      420.953     330.020    317.186

                                                            11.897
         Laba / (Rugi) Kotor                                             2.758      4.277

     Beban usaha
       Penjualan                                                (48)       (57)       (59)
       Umum dan Adm                                        (12.208)     (8.658)    (6.972)
     Jumlah Beban Usaha                                    (12.256)     (8.715)    (7.031)

         Laba / (Rugi) Usaha                                  (358)     (5.957)    (2.754)
         Laba / (Rugi) Sebelum Pajak                            656     (4.328)    (1.460)
         Laba / (Rugi) Tahun Berjalan                           218     (4.066)    (1.597)
         Laba / (Rugi) Komprehensif                             236     (4.048)    (1.561)

     Jumlah Saham                                            1.241       1.241      1.241

     Laba / (Rugi) Bersih Per Saham
       Dasar                                                   5,68      (3,28)     (1,29)
       Dilusi                                                  0,19      (3,26)     (1,26)


     -     Penjelasan Produksi dan Penjualan
     -     Penjelasan Posisi Keuangan dan Laba Rugi Komprehensif
                                               5
Page 6
3.   PROSPEK USAHA PERSEROAN

     1. Usaha Produk Agrobisnis

       Komoditas pertanian, perkebunan dan kelautan banyak digunakan di berbagai industri makanan,
       obat-obatan dan konsumsi lainnya. Indonesia dikenal dengan potensi sumber daya alam yang
       melimpah. Hal ini dibuktikan dengan keanekaragaman hayati yang dimiliki. Indonesia juga dikenal
       sebagai negara agraris dan maritim karena kekayaan sumber daya alamnya. Selain itu, kondisi
       geografis yang strategis dan beriklim tropis menjadikan kualitas potensi alam yang lebih unggul
       dibandingkan dengan negara lain. Potensi ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh sektor
       industri yang dekat dengan sumber daya alam.

       Pertanian dan perkebunan merupakan roda penggerak perekonomian nasional. Dari sisi produksi,
       sektor pertanian dan perkebunan Indonesia merupakan sektor kedua paling berpengaruh terhadap
       pertumbuhan ekonomi nasional setelah industri pengolahan.

       Hingga awal dekade ini diakui bahwa sektor pertanian dan perkebunan masih memegang peranan
       penting karena alasan-alasan:
        1. Menyumbang sekitar 15% dari Produk Domestik Bruto (PDB).
        2. Menyediakan sekitar 40% dari angkatan kerja usia produktif.
        3. Menyediakan keragaman menu pangan, oleh karena itu sektor pertanian sangat mempengaruhi
            konsumsi dan gizi masyarakat.
        4. Mendukung sektor industri, baik industri hulu maupun industri hilir.
        5. Ekspor pertanian dan perkebunan menyumbangkan devisa negara yang cukup besar.
        6. Mampu bertahan dari terpaan badai krisis moneter dan ekonomi global.


     2. Prospek Usaha Produk Kopi Biji (Green Bean)

       Produk Biji Kopi merupakan komoditas perdagangan yang sangat menjanjikan dan paling banyak
       diperdagangkan di dunia setelah minyak bumi dan gas. Kopi juga salah satu komoditas unggulan
       Indonesia di pasar internasional. Indonesia menjadi negara eksportir kopi ketiga terbesar di dunia
       setelah Brasil dan Vietnam. Produksi nasional tahun 2023 lebih dari 800.000 ton dengan tingkat
       konsumsi nasional sebesar 400.000 ton. Sementara volume ekspor kopi Indonesia di kisaran
       276.000 ton.

       Sektor Industri merupakan sektor terbesar dalam penyerapan bahan baku kopi. Selain itu Biji Kopi
       juga banyak dibutuhkan oleh usaha kecil menengah. Hal ini dapat kita lihat dengan banyaknya
       bisnis berkonsep kemitraan yang tumbuh pesat di Indonesia. Gerai atau kedai minuman berbahan
       dasar kopi yang memanfaatkan marketing online menjadi trend saat ini. Usia remaja yang senang
       terhadap gaya hidup modern cenderung konsumtif bakal mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif
       dari komoditas kopi.

       Ada beberapa faktor yang mendorong pertumbuhan bisnis kedai kopi di Indonesia yaitu:
       1. Kebiasaan (budaya) nongkrong sambil ngopi
       2. Meningkatnya daya beli konsumen, tumbuhnya kelas menengah, dan harga RTD Coffee di
           kedai modern yang lebih terjangkau.
       3. Dominasi populasi anak muda Indonesia (Generasi Y dan Z) yang menciptakan gaya hidup
           baru dalam mengonsumsi kopi.
       4. Kehadiran media sosial yang memudahkan pebisnis kedai kopi melakukan aktivitas marketing
           dan promosi.

       Melihat perkembangan faktor-faktor pendorong tersebut, bisnis kedai kopi di Indonesia pada tahun

                                                   6
Page 7
   depan diperkirakan masih positif


3. Prospek Usaha Rumput Laut Kering (Dried Seaweed)

   Indonesia adalah salah satu penghasil Rumput Laut terbesar dunia. Jenis Rumput Laut yang banyak
   dikembangkan adalah Gracillaria, Eucheuma Cottoni, Eucheuma Spinosum. Berdasarkan data
   Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tahun 2022 produksi Rumput Laut nasional mencapai
   lebih dari 9 juta ton. KKP telah menyiapkan berbagai strategi percepatan peningkatan produksi.
   Selama ini Rumput Laut masih mendominasi dengan kontribusi sebesar 60% dari total produksi
   perikanan budidaya nasional.

   Saat ini Indonesia merupakan produsen terbesar kedua di dunia setelah China, khususnya untuk
   jenis eucheuma cottoni dan menguasai lebih dari 80% pangsa pasar dengan tujuan ekspor ke China.
   Namun demikian, hampir 80% masih didominasi bahan baku mentah, hanya 20% yang diserap
   untuk kebutuhan industri dalam negeri.

   Pemerintah berkomitmen untuk mengandalkan industrialisasi Rumput Laut nasional salah satunya
   dengan menyiapkan peta jalan industrialisasi Rumput Laut nasional hingga lima tahun mendatang
   melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 33 tahun 2019 tentang Roadmap Industrialisasi
   Rumput Laut Nasional. Hal itu untuk memastikan bahwa ketersediaan bahan baku dan kualitas
   Rumput Laut terus terjaga baik untuk ekspor maupun memenuhi kebutuhan dalam negeri. Hal ini
   memberikan keyakinan terhadap peningkatan usaha Perseroan ke depan.

   Menurut data Asosiasi Rumput Laut Indonesai (ARLI), Indonesia termasuk di dalam wilayah Coral
   Triangle yang merupakan tempat yang cocok untuk membudidayakan Rumput Laut di wilayah
   pesisir. Prospek olahan Rumput Laut dalam negeri pun masih besar karena banyak industri yang
   membutuhkan hasil olahan agar-agar dan karagenan sebagai bahan untuk pengenyal, pengemulsi,
   pengental, dan penjernih untuk bahan pencampur alami, juga untuk pupuk. Selain dapat
   dimanfaatkan sebagai bahan makanan, juga untuk industri farmasi serta obat dan kosmetik.


4. Minuman Isotonik dan Air Minum Dalam Kemasan

   Perseroan melakukan distribusi perdana produk baru yaitu minuman tinggi vitamin C merek
   “Sunkist” dan air minum dalam kemasan (AMDK) merek “AirAlam”. Distribusi perdana kedua
   produk ini sudah direncanakan oleh Perseroan sejak tahun 2021. Rencana distribusinya mencakup
   area nasional dan diharapkan menjadi produk unggulan bagi Perseroan. Saat ini distribusi Sunkist
   sudah mencakup wilayah Jawa, Sumatera, Bali, Makassar, Pontianak dan Palopo. Target pasar di
   modern market maupun tradisional market. Sedangkan AirAlam baru didistribusikan di wilayah
   Jabodetabek dan Jawa Barat. Distribusi perdana kedua produk ini sesuai dengan rencana Perseroan
   yang ingin menambah klasifikasi produk. Diharapkan kedua produk ini dapat diterima oleh
   masyarakat dan meningkatkan pendapatan bagi Perseroan.

Perbandingan Target dan Proyeksi

Perseroan menargetkan pertumbuhan sebesar 20% di tahun 2024. Hal ini didasarkan pada
pertumbuhan yang dicapai Perseroan tahun sebelumnya. Komiditas Biji Kopi menjadi harapan untuk
menyumbang pertumbuhan terbesar bagi Perseroan, kemudian produk Sunkist Water C juga
diharapkan mampu menambah pendapatan yang tinggi. Perseroan menerapkan kebijakan yang ketat
dan hati-hati dalam menjalankan usaha. Hal utama yang dilakukan adalah efisiensi di semua bidang,
kemudian mengevaluasi kebijakan keuangan yang berhubungan dengan proyek-proyek baru


                                              7
Page 8
4.   IKTISAR DATA KEUANGAN

     Iktisar data keuangan PT Wahana Pronatural Tbk untuk 3 (tiga) tahun terakhir adalah sebagai berikut:
                                                      (dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)
                                                     2021                2022                 2023
                                                        Disajikan Kembali

       HASIL USAHA


       Penjualan Bersih                                     317.187           330.020                420.954
       Laba Kotor                                              4.277             2.758                11.898
       Laba (Rugi) Usaha                                     (2.754)           (5.957)                 (359)
       Laba (Rugi) Komprehensif                              (1.561)           (4.048)                   236

       POSISI KEUANGAN

       Modal Kerja Bersih                                    30.347             27.856                25.868
       Jumlah Aset Lancar                                    54.953             53.626                85.785
       Jumlah Aset Tidak Lancar                              45.552             43.878                46.150
       Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                       24.606             25.770                59.917
       Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                         835                719                   766
       Jumlah Ekuitas                                        75.064             71.015                71.252

       RASIO USAHA (%)
       Laba Kotor / Penjualan Bersih
                                                               1.35               0.84                  2.83
       (Gross Profit Margin)
       Laba (Rugi) Usaha / Penjualan Bersih
                                                              (0.87)            (1.81)                (0.09)
       (Operating Profit Margin)
       Laba (Rugi) Komprehensif / Penjualan
       Bersih                                                 (0.49)            (1.23)                (0.06)
       (Net Profit Margin)
       Laba (Rugi) Komprehensif / Jumlah Aset
                                                              (1.55)            (4.15)                (0.18)
       (Return On Assets)
       Laba (Rugi) Komprehensif / Jumlah Ekuitas
                                                              (2.08)            (5.70)                (0.33)
       (Return On Equity)

       RASIO KEUANGAN (%)
       Aset Lancar / Liabilitas Jangka Pendek
       (Current ratio)                                       223,33             208.09                143.17
       Liabilitas / Ekuitas
       (Debt to Equity)                                       33,89              37.30                 85.17
       Liabilitas / Aset
       (Debt to Assets)                                       25,31              27.17                 45.99




                                                    8

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.57 MB
Published20 Jun 2024
Pages8
Characters18,212
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org WAHANA PRONATURAL Tbk p.1 ×8
linked org PT. Hijau Sari p.3
linked org PT. Mitra Niaga Sakti p.3
linked org Surya Pelangi p.3
possible org BURSA EFEK INDONESIA p.1 ×2
unresolved org PT Golden Phoenix p.2 ×2
unresolved org PT Wahana Yuda Mandiri. Setelah p.2
unresolved org PT Wahana Phonix Mandiri. p.2 ×3
unresolved org PT Phonix Mas Persada p.2 ×2
unresolved org PT. Surya Pelangi Mandiri p.3
unresolved org PT. Pesona Bangun Mandiri p.3
unresolved org Kementerian Kelautan dan Perikanan p.7

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result