Back to announcement
20240612_BVIC_Penyampaian Bukti Iklan_31660859_lamp1.pdf
Other Text extracted BVICSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
4 INTERNATIONAL MEDIA, SELASA 11 JUNI 2024
JADWAL 31 Desember
Keterangan
Masa Penawaran Awal
Tanggal Efektif
Masa Penawaran Umum
Tanggal Penjatahan
:
:
:
:
11 – 20 Juni 2024
28 Juni 2024
2 – 8 Juli 2024
10 Juli 2024
PRO SPEKTUS RINGKAS Surplus revaluasi aset tetap,
setelah pajak
Pengukuran kembali atas liabilitas
2023
382.456.152
2022*)
382.456.152
INFORMASI DALAM PROSPEKTUS RINGKAS INI MASIH DAPAT DILENGKAPI DAN/ATAU DIUBAH. PERNYATAAN PENDAFTARAN EFEK imbalan kerja, setelah pajak 19.466.902 16.819.083
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan : 12 Juli 2024 Saldo laba:
INI TELAH DISAMPAIKAN KEPADA OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) NAMUN BELUM MEMPEROLEH PERNYATAAN EFEKTIF DARI
Tanggal Distribusi Secara Elektronik : 12 Juli 2024 - Telah ditentukan penggunaannya 202.200.000 177.200.000
OJK. PROSPEKTUS AWAL INI HANYA DAPAT DIGUNAKAN DALAM RANGKA PENAWARAN AWAL TERHADAP EFEK INI. EFEK INI TIDAK
Tanggal Pencatatan Pada Bursa Efek Indonesia : 15 Juli 2024 DAPAT DIJUAL SEBELUM PERNYATAAN PENDAFTARAN YANG TELAH DISAMPAIKAN KEPADA OJK MENJADI EFEKTIF. PEMESANAN - Belum ditentukan penggunaannya 983.985.937 907.169.596
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN UNTUK MEMBELI EFEK INI HANYA DAPAT DILAKSANAKAN SETELAH CALON PEMBELI ATAU PEMESAN MENERIMA ATAU MEMPUNYAI JUMLAH EKUITAS 3.824.785.010 3.700.463.481
KESEMPATAN UNTUK MEMBACA PROSPEKTUS. JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 29.624.240.421 25.932.001.125
Pemenuhan Kriteria Penawaran Umum Berkelanjutan *)
Konsolidasian sampai dengan divestasi Entitas Anak pada tanggal 22 Desember 2022
Penawaran Umum Obligasi Subordinasi Berkelanjutan III dapat dilaksanakan OJK TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
oleh Perseroan dengan memenuhi ketentuan dalam POJK No. 36/2014, ATAU KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS RINGKAS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH
(dalam ribuan Rupiah)
sebagai berikut: PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.
31 Desember
i. Penawaran Umum Obligasi Subordinasi Berkelanjutan III akan Keterangan
dilaksanakan dalam periode 2 (dua) tahun dengan ketentuan PROSPEKTUS RINGKAS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG 2023 2022*)
pemberitahuan pelaksanaan Penawaran Umum Obligasi Subordinasi AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN. PENDAPATAN DAN BEBAN
Berkelanjutan III terakhir disampaikan kepada OJK paling lambat pada OPERASIONAL
PT BANK VICTORIA INTERNATIONAL TBK (“PERSEROAN”) DAN PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI BERTANGGUNG JAWAB Pendapatan bunga dan syariah
ulang tahun kedua sejak efektifnya Pernyataan Pendaftaran;
SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM
ii. Telah menjadi emiten atau perusahaan publik paling sedikit 2 (dua) Pendapatan bunga 1.836.391.130 1.635.522.726
DALAM PROSPEKTUS.
tahun; di mana hal ini telah dipenuhi oleh Perseroan dengan menjadi Pendapatan syariah - 69.495.685
perusahaan publik sejak tanggal 4 Juni 1999; 1.836.391.130 1.705.018.411
iii. Tidak pernah mengalami kondisi gagal bayar selama 2 (dua) tahun Beban bunga dan syariah (1.257.661.775) (971.637.742)
terakhir sebelum penyampaian pernyataan pendaftaran dalam rangka Pendapatan bunga dan syariah - bersih 578.729.355 733.380.669
Penawaran Umum Berkelanjutan, di mana hal ini telah dipenuhi oleh Pendapatan operasional lainnya
Perseroan dengan Surat Pernyataan dari Perseroan tanggal 13 Mei 2024, Pendapatan dari investasi reksadana 13.292.046 5.133.142
yang menyatakan bahwa Perseroan tidak pernah mengalami Gagal
Bayar selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum penyampaian Pernyataan PT BANK VICTORIA INTERNATIONAL TBK Keuntungan atas penjualan
efek-efek yang diukur pada
Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan dan Laporan
Kegiatan Usaha Utama: nilai wajar melalui laba rugi
Praktisi Independen Atas Perikatan Asurans Terbatas No. 00147/2.1032/
Bergerak dalam bidang usaha Bank Umum Konvensional dan penghasilan
JL.0/07/0242-3/1/V/2024 bertanggal 13 Mei 2024 yang diterbitkan oleh
KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota Ernst & Young Global komprehensif lain – bersih 35.431.712 19.273.193
Berkedudukan dan berkantor pusat di Jakarta Selatan, Indonesia
Limited) yang menyatakan kesimpulan atas surat pernyataan manajemen Provisi dan komisi selain dari pinjaman 15.679.319 7.143.802
Kantor Pusat: Kantor Operasional:
tersebut. Gagal Bayar berarti kondisi dimana Perseroan tidak mampu Lain-lain – bersih 188.962.184 348.653.086
Gedung Graha BIP, Lantai 10 Perseroan memiliki 39 Jaringan Kantor Operasional terdiri dari 1 Kantor
memenuhi kewajiban keuangan kepada kreditur pada saat jatuh tempo Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 23, Jakarta Selatan 12930, Indonesia Pusat Operasional, 14 Kantor Cabang dan 24 Kantor Cabang Pembantu Jumlah pendapatan operasional lainnya 253.365.261 380.203.223
yang nilainya lebih besar dari 0,5% (nol koma lima persen) dari modal Telp: (021) 522 8888, Fax: (021) 522 8777 yang tersebar di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Bandung, Surabaya, Beban operasional lainnya
disetor; Email: corsec@victoriabank.co.id Solo, Semarang, Bali, Manado, Makassar, dan Medan Beban penyisihan kerugian
iv. Memiliki peringkat termasuk dalam kategori 4 (empat) peringkat teratas Website: www.victoriabank.co.id penurunan nilai aset keuangan (242.509.120) (223.959.331)
yang merupakan urutan 4 (empat) peringkat terbaik dan masuk dalam Pembalikan (beban) penyisihan
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI SUBORDINASI BERKELANJUTAN III BANK VICTORIA
kategori peringkat layak investasi berdasarkan standar yang dimiliki kerugian penurunan nilai
oleh perusahaan pemeringkat efek, di mana hal ini telah dipenuhi oleh DENGAN TARGET DANA YANG DIHIMPUN SEBESAR Rp1.000.000.000.000,- (SATU TRILIUN RUPIAH)
aset non-keuangan 54.964.162 (47.616.890)
Perseroan dengan hasil pemeringkat idBBB (Triple B) untuk Obligasi DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN TERSEBUT, PERSEROAN AKAN MENERBITKAN DAN MENAWARKAN
Kerugian atas perubahan
Subordinasi dari Pefindo. OBLIGASI SUBORDINASI BERKELANJUTAN III BANK VICTORIA TAHAP I TAHUN 2024 (“OBLIGASI SUBORDINASI”) nilai wajar penyertaan
Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Subordinasi III Tahap II dan/ DENGAN JUMLAH POKOK SEBANYAK-BANYAKNYA SEBESAR Rp500.000.000.000,- (LIMA RATUS MILIAR RUPIAH) saham yang diukur pada nilai
atau tahap selanjutnya (jika ada) akan mengikuti ketentuan sebagaimana wajar melalui laba rugi (31.877.279) (2.980.457)
Obligasi Subordinasi ini diterbitkan tanpa warkat dan ditawarkan pada nilai nominal dengan jangka waktu 5 (lima) tahun terhitung sejak Tanggal
dimaksud dalam POJK No. 36/2014.
Emisi. Obligasi Subordinasi ini diterbitkan dengan tingkat bunga sebesar •% (• persen) per tahun. Obligasi Subordinasi ini ditawarkan dengan nilai Keuntungan/(kerugian) yang
Keterangan Tentang Obligasi Subordinasi Yang Diterbitkan 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi Subordinasi. Bunga Obligasi Subordinasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan Tanggal belum terealisasi atas
Nama Obligasi Subordinasi Pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi, terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi pertama akan dilakukan pada perubahan nilai wajar efek-efek
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan III Bank Victoria Tahap I Tahun 2024 tanggal 12 Oktober 2024. Pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi terakhir akan dibayarkan bersamaan dengan pelunasan Pokok Obligasi Subordinasi yang diukur pada nilai
(“Obligasi Subordinasi”). pada tanggal jatuh tempo, yaitu tanggal 12 Juli 2029. Pelunasan Obligasi Subordinasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo. wajar melalui laba rugi – bersih 3.930.662 (1.263.942)
Jenis Obligasi Subordinasi OBLIGASI SUBORDINASI BERKELANJUTAN III BANK VICTORIA TAHAP II DAN/ATAU TAHAP SELANJUTNYA (JIKA ADA) AKAN DITENTUKAN KEMUDIAN. Beban umum dan administrasi (158.899.846) (148.563.568)
Obligasi Subordinasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Beban tenaga kerja (157.155.510) (163.030.989)
PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
Obligasi Subordinasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI Lain-lain (126.476.550) (112.102.276)
sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi Subordinasi. OBLIGASI SUBORDINASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN JAMINAN KHUSUS TERMASUK TIDAK DIJAMIN OLEH NEGARA REPUBLIK
Jumlah beban operasional lainnya (658.023.481) (699.517.453)
Obligasi Subordinasi ini didaftarkan pada tanggal diserahkannya Sertifikat INDONESIA ATAU PIHAK KETIGA LAINNYA DAN TIDAK DIMASUKKAN DALAM PROGRAM PENJAMINAN BANK YANG DILAKSANAKAN OLEH
LEMBAGA PENJAMINAN SIMPANAN ATAU PENGGANTINYA SESUAI DENGAN PERATURAN PEUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU DAN LABA OPERASIONAL 174.071.135 414.066.439
Jumbo Obligasi Subordinasi oleh Perseroan kepada KSEI. Bukti kepemilikan
MENGIKUTI KETENTUAN PASAL 19 AYAT (1) HURUF F PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NO. 34/POJK.03/2016 DAN MERUPAKAN Beban Non Operasional – Bersih (44.534.907) (57.135.612)
Obligasi Subordinasi bagi Pemegang Obligasi Subordinasi adalah Konfirmasi
Tertulis yang diterbitkan oleh KSEI melalui Perusahaan Efek atau Bank KEWAJIBAN PERSEROAN YANG DISUBORDINASI, SESUAI DENGAN KETENTUAN DALAM PERJANJIAN PERWALIAMANATAN. LABA SEBELUM BEBAN PAJAK
Kustodian. PENGHASILAN 129.536.228 356.930.827
PERSEROAN TIDAK DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) UNTUK SEBAGIAN ATAU SELURUH OBLIGASI SUBORDINASI. BEBAN PAJAK PENGHASILAN – BERSIH (27.719.887) (130.757.374)
Jumlah Pokok Obligasi Subordinasi, Jangka Waktu, Jatuh Tempo
Obligasi Subordinasi dan Bunga Obligasi Subordinasi LABA BERSIH TAHUN BERJALAN 101.816.341 226.173.453
OBLIGASI SUBORDINASI TIDAK MEMILIKI PERSYARATAN PERCEPATAN PEMBAYARAN BUNGA ATAU POKOK OBLIGASI SUBORDINASI.
Jumlah Pokok Obligasi Subordinasi sebanyak-banyaknya sebesar PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Rp500.000.000.000,- (lima ratus miliar Rupiah). Obligasi Subordinasi PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI SUBORDINASI DAN DIDAFTARKAN ATAS NAMA Pos-pos yang akan direklasifikasi
berjangka waktu 5 (lima) tahun dan jatuh tempo pada tanggal hari ulang PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (‘KSEI”) DAN AKAN DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN ke laba rugi
tahun ke-5 (lima) sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Pokok Obligasi DALAM BENTUK PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI. Perubahan nilai wajar
Subordinasi secara penuh akan dilakukan pada Tanggal Pelunasan Pokok efek-efek yang diukur pada
Obligasi Subordinasi yaitu tanggal 12 Juli 2029. DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI SUBORDINASI INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN DARI nilai wajar melalui penghasilan
Besarnya bunga tetap Obligasi Subordinasi untuk tahun ke-1 (satu) sampai PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA (PEFINDO): komprehensif lain 27.894.092 (84.273.995)
dengan tahun ke-5 (lima) adalah sebesar •% (• persen) per tahun. idBBB (Triple B) Pajak tangguhan terkait (6.136.700) 15.958.836
Tingkat Bunga Obligasi Subordinasi tersebut merupakan persentase per UNTUK KETERANGAN LEBIH LANJUT DAPAT DILIHAT PADA BAB I PROSPEKTUS. 21.757.392 (68.315.159)
tahun dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan jumlah Hari Kalender Pos yang tidak akan direklasifikasi
yang lewat dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam Pencatatan atas Obligasi Subordinasi yang ditawarkan ini akan dilakukan pada Bursa Efek Indonesia ke laba rugi
puluh) hari dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) hari. PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI SUBORDINASI Pengukuran kembali atas
Bunga Obligasi Subordinasi akan dibayarkan oleh Perseroan kepada liabilitas imbalan kerja 3.394.639 (2.230.737)
Pemegang Obligasi Subordinasi melalui Pemegang Rekening pada Pajak tangguhan terkait (746.821) 307.249
tanggal pembayaran Bunga yang bersangkutan yang namanya tercantum 2.647.818 (1.923.488)
dalam Daftar Pemegang Rekening yang dibayar melalui KSEI selaku Agen
Pembayaran. PT VICTORIA SEKURITAS INDONESIA (Terafiliasi)
PENGHASILAN (RUGI)
Harga Penawaran PENJAMIN EMISI OBLIGASI SUBORDINASI KOMPREHENSIF LAIN,
Harga penawaran Obligasi Subordinasi ini adalah 100% (seratus persen) dari [akan ditentukan kemudian] SETELAH PAJAK PENGHASILAN 24.405.210 (70.238.647)
jumlah Pokok Obligasi Subordinasi.
PENAWARAN EMISI OBLIGASI SUBORDINASI INI DIJAMIN SECARA KESANGGUPAN PENUH (FULL COMMITMENT) JUMLAH PENGHASILAN
Satuan Pemindahbukuan KOMPREHENSIF 126.221.551 155.934.806
Satuan pemindahbukuan dari satu rekening efek ke rekening efek lainnya WALI AMANAT
Laba bersih yang dapat
adalah senilai Rp1,- (satu Rupiah) dan kelipatannya. PT BANK MEGA TBK
diatribusikan kepada:
Satuan Perdagangan RISIKO USAHA UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO KREDIT YANG BERPOTENSI TERHADAP PENURUNAN KINERJA Pemilik entitas induk 101.816.341 226.173.453
Satuan perdagangan adalah sebesar Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan KEUANGAN PERSEROAN DAN MEMPENGARUHI TINGKAT KESEHATAN PERSEROAN. RISIKO USAHA LAINNYA YANG MUNGKIN DIHADAPI Kepentingan nonpengendali - -
kelipatannya. PERSEROAN DAPAT DILIHAT PADA BAB VI PROSPEKTUS. 101.816.341 226.173.453
Mata Uang Obligasi Subordinasi Penghasilan komprehensif
RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI SUBORDINASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI SUBORDINASI
Mata uang Obligasi Subordinasi ini adalah Rupiah. YANG DITAWARKAN DALAM PENAWARAN UMUM INI YANG ANTARA LAIN DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI yang dapat diatribusikan kepada:
Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi SUBORDINASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG. Pemilik entitas induk 126.221.551 155.934.806
Tanggal-tanggal pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi adalah sebagai Kepentingan nonpengendali - -
berikut: OBLIGASI SUBORDINASI DAPAT DI WRITE DOWN TANPA KOMPENSASI APABILA OJK MENETAPKAN DALAM HAL PERSEROAN DALAM 126.221.551 155.934.806
KONDISI BERPOTENSI TERGANGGU KELANGSUNGAN USAHANYA ATAU POINT OF NON-VIABILITY SESUAI DENGAN PASAL 19 POJK LABA BERSIH PER SAHAM
Bunga ke-1 : 12 Oktober 2024 Bunga ke-11 : 12 April 2027
NO.11/2016 SEBAGAIMANA DIUBAH DENGAN POJK NO.34/2016 DAN SESUAI DENGAN SEOJK NO.20/2016.
Bunga ke-2 : 12 Januari 2025 Bunga ke-12 : 12 Juli 2027 YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN
Bunga ke-3 : 12 April 2025 Bunga ke-13 : 12 Oktober 2027 DENGAN ADANYA PENGATURAN PASAL 19 AYAT (1) HURUF (E) POJK NO.34 MAKA PEMBAYARAN KEPADA PEMEGANG OBLIGASI KEPADA PEMILIK
Bunga ke-4 : 12 Juli 2025 Bunga ke-14 : 12 Januari 2028 SUBORDINASI ATAS POKOK SUBORDINASI DAN/ATAU BUNGA OBLIGASI SUBORDINASI DITANGGUHKAN DAN DIAKUMULASIKAN ANTAR ENTITAS INDUK
Bunga ke-5 : 12 Oktober 2025 Bunga ke-15 : 12 April 2028 PERIODE (CUMULATIVE) APABILA PEMBAYARAN DIMAKSUD DAPAT MENYEBABKAN RASIO KEWAJIBAN PENYEDIAAN MODAL MINIMUM Dasar (Rupiah penuh) 6,42 19,17
Bunga ke-6 : 12 Januari 2026 Bunga ke-16 : 12 Juli 2028 (KPMM) SECARA INDIVIDU ATAU SECARA KONSOLIDASI TIDAK MEMENUHI KETENTUAN SEBAGAIMANA DIMAKSUD DALAM PASAL 2, Dilusian (Rupiah penuh) 6,42 19,17
Bunga ke-7 : 12 April 2026 Bunga ke-17 : 12 Oktober 2028 PASAL 3 DAN PASAL 7 POJK NO. 11 DAN POJK NO. 34. *)
Konsolidasian sampai dengan divestasi Entitas Anak pada tanggal 22 Desember 2022
Bunga ke-8 : 12 Juli 2026 Bunga ke-18 : 12 Januari 2029 Laporan Arus Kas
Bunga ke-9 : 12 Oktober 2026 Bunga ke-19 : 12 April 2029 Prospektus Ringkas ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 11 Juni 2024
(dalam ribuan Rupiah)
Bunga ke-10 : 12 Januari 2027 Bunga ke-20 : 12 Juli 2029 31 Desember
Pembelian Kembali Obligasi Subordinasi (Buy Back) b. Menyampaikan pemberitahuan kepada Perseroan dan/atau kepada Keterangan
31 Desember 2023 2022*)
Wali Amanat, memberikan pengarahan kepada Wali Amanat, Keterangan
Perseroan tidak melakukan pembelian kembali Obligasi Subordinasi ini. 2023 2022*) ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Jaminan dan/atau menyetujui suatu kelonggaran waktu atas suatu kelalaian Efek-efek 6.285.563.736 4.818.553.397 Penerimaan dari pendapatan
berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan serta akibat-akibatnya, Dikurangi: Cadangan kerugian
Obligasi Subordinasi ini tidak dijamin dengan suatu jaminan khusus bunga dan syariah dan komisi 1.866.455.131 1.585.072.007
atau untuk mengambil tindakan lain sehubungan dengan kelalaian, penurunan nilai (8.271.969) (8.862.949)
termasuk tidak dijamin oleh Negara Republik Indonesia atau pihak lainnya Pembayaran bunga dan syariah (1.241.689.538) (936.209.912)
dengan ketentuan bahwa perintah OJK untuk melaksanakan 6.277.291.767 4.809.690.448
dan tidak dimasukkan dalam program Penjaminan Bank yang dilaksanakan Penerimaan dari pendapatan
Write Down tidak termasuk dalam ketentuan butir b ini; Efek-efek yang dibeli dengan
oleh Lembaga Penjaminan Simpanan atau penggantinya sesuai dengan operasional lainnya 253.716.401 363.010.679
peraturan perundang-undangan yang berlaku. c. Memberhentikan Wali Amanat dan menunjuk pengganti Wali janji dijual kembali 636.732.554 839.432.375 Penerimaan dari penjualan
Amanat menurut ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan; Pendapatan bunga dan syariah
Hak-hak Pemegang Obligasi Subordinasi: agunan yang diambil alih 385.438.160 14.100.990
d. mengambil tindakan yang dikuasakan untuk diambil oleh atau atas yang masih akan diterima 386.167.151 416.231.152
1. Menerima pelunasan Pokok Obligasi Subordinasi dan/atau pembayaran Pembayaran beban umum
Bunga Obligasi Subordinasi dari Perseroan yang dibayarkan melalui nama Pemegang Obligasi Subordinasi termasuk dalam penentuan Dikurangi: Cadangan kerugian dan administrasi (135.297.898) (118.616.627)
KSEI sebagai Agen Pembayaran pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi potensi kelalaian yang dapat menyebabkan terjadinya kelalaian penurunan nilai (17.759.228) (24.551.373)
Pembayaran beban tenaga kerja (161.897.333) (132.899.824)
Subordinasi dan/atau Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 Perjanjian Perwaliamanatan 368.407.923 391.679.779
dan POJK No. 20/POJK.03/2020; Pembayaran beban
yang bersangkutan. Pokok Obligasi Subordinasi harus dilunasi dengan Pinjaman yang diberikan,
operasional lainnya (128.942.847) (62.433.855)
harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi Subordinasi yang e. Wali Amanat bermaksud mengambil tindakan lain yang tidak pembiayaan dan piutang syariah
Pendapatan (pembayaran)
tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi dikuasakan atau tidak termuat dalam Perjanjian Perwaliamanatan Pihak berelasi 143.896.441 73.265.683
non-operasional lainnya 3.870.773 (28.897.837)
Subordinasi. atau berdasarkan peraturan perundang-undangan; Pihak ketiga 18.484.846.736 15.751.345.408
18.628.743.177 15.824.611.091 Pembayaran pajak penghasilan (16.049.378) -
2. Yang berhak mendapatkan pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi f. mengambil keputusan tentang terjadinya peristiwa Force Majeure
Dikurangi: Cadangan kerugian 825.603.471 683.125.621
adalah Pemegang Obligasi Subordinasi yang namanya tercatat dalam dalam hal tidak tercapai kesepakatan antara Perseroan dan Wali
Amanat; dan penurunan nilai (574.872.202) (538.118.251) Kenaikan dalam aset operasi:
Daftar Pemegang Rekening, pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal
Pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi, kecuali ditentukan lain oleh 18.053.870.975 15.286.492.840 Pinjaman yang diberikan (3.012.792.297) (1.435.674.433)
g. mengambil keputusan yang diperlukan sehubungan dengan
KSEI atau peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dengan Tagihan akseptasi 12.474.839 7.754.446 Beban dibayar dimuka (5.750.347) (12.026.402)
maksud Perseroan atau Wali Amanat untuk melakukan pembatalan
demikian jika terjadi transaksi Obligasi Subordinasi setelah tanggal pendaftaran Obligasi Subordinasi di KSEI sesuai dengan ketentuan Penyertaan saham 215.930.505 242.104.323 Aset hak guna (21.754.778) (26.880.935)
penentuan pihak yang berhak memperoleh Bunga Obligasi Subordinasi peraturan Pasar Modal dan KSEI. Biaya dibayar dimuka 25.465.024 19.714.677 Efek-efek yang dibeli dengan
tersebut, maka pihak yang menerima pengalihan Obligasi Subordinasi Aset tetap dan aset hak guna 505.086.595 544.733.377 janji dijual kembali - (148.717.805)
Hasil Pemeringkatan
tersebut tidak berhak atas Bunga Obligasi Subordinasi pada periode Dikurangi: Akumulasi penyusutan (81.859.391) (73.880.350) Aset lain-lain - (20.283.799)
Bunga Obligasi Subordinasi yang bersangkutan. Untuk memenuhi ketentuan POJK No. 7/2017 dan POJK No. 49/2020,
423.227.204 470.853.027 Penurunan dalam aset operasi:
Perseroan telah melakukan pemeringkatan yang dilaksanakan oleh Pefindo.
3. Apabila Perseroan ternyata tidak menyediakan dana secukupnya Agunan yang diambil alih 802.486.682 1.237.844.890 Efek-efek yang dibeli dengan
Berdasarkan hasil pemeringkatan atas surat utang jangka panjang sesuai
untuk pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi dan pelunasan Pokok Dikurangi: Cadangan kerugian janji dijual kembali 202.699.821 -
dengan Surat Pefindo No.RC-368/PEF-DIR/IV/2024 tanggal 2 April 2024
Obligasi Subordinasi setelah lewat Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi penurunan nilai (251.870.489) (306.834.651) Penyertaan saham 26.173.818 147.361.993
perihal Sertifikat Pemeringkatan atas Obligasi Subordinasi Berkelanjutan
Subordinasi atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi Subordinasi, maka 550.616.193 931.010.239 Aset lain-lain 9.055.375 -
III PT Bank Victoria International Tbk Periode 2 April 2024 sampai dengan
Perseroan harus membayar denda yang merupakan hak Pemegang Aset tak berwujud - bersih 8.192.813 2.531.184 Kenaikan dalam kewajiban operasi:
1 April 2025. Obligasi Subordinasi Berkelanjutan ini telah memperoleh peringkat:
Obligasi Subordinasi atas kelalaian membayar Jumlah Pokok Obligasi Aset pajak tangguhan - bersih 163.003.926 197.607.333
idBBB Simpanan nasabah 3.057.342.854 1.299.895.991
Subordinasi dan/atau Bunga Obligasi Subordinasi tersebut sebesar Aset lain-lain 103.819.813 102.279.016
(Triple B) Efek-efek yang dijual dengan
1% (satu persen) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi Subordinasi Dikurangi: Cadangan kerugian
yang berlaku atas jumlah dana yang terlambat dibayar. Denda tersebut janji dibeli kembali 402.401.570 240.865.160
Peringkat tersebut berlaku untuk periode sejak tanggal 2 April 2024 sampai penurunan nilai (12.356.770) (14.323.476)
dihitung harian (berdasarkan jumlah hari yang terlewat yaitu 1 (satu) Utang akseptasi 11.959.811 -
dengan 1 April 2025. 91.463.043 87.955.540
tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan Utang pajak lainnya 14.518.346 3.224.742
Perseroan tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan Pefindo yang bertindak JUMLAH ASET 29.624.240.421 25.932.001.125
adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender. Denda yang dibayar oleh Perseroan Simpanan dari bank lain - 326.161.686
sebagai lembaga pemeringkat. LIABILITAS DAN EKUITAS
yang merupakan hak Pemegang Obligasi Subordinasi, oleh Agen Penurunan dalam kewajiban operasi:
Perseroan akan melakukan pemeringkatan atas Obligasi yang diterbitkan LIABILITAS
Pembayaran akan diberikan kepada Pemegang Obligasi Subordinasi Simpanan dari bank lain (230.149.261) -
setiap 1 (satu) tahun sekali selama kewajiban atas efek tersebut belum lunas, Simpanan nasabah
secara proporsional berdasarkan besarnya Obligasi Subordinasi yang Arus kas bersih diperoleh dari
sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam POJK No. 49/2020. - Pihak berelasi 1.397.970.027 387.327.309
dimilikinya. aktivitas operasi 1.279.308.383 1.057.051.819
- Pihak ketiga 21.031.210.465 18.984.510.328
4. Dengan memperhatikan peraturan di bidang pasar modal yang berlaku, PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI HASIL 22.429.180.492 19.371.837.637 ARUS KAS DARI AKTIVITAS
RUPOS dapat diselenggarakan bilamana: PENAWARAN UMUM Simpanan dari bank lain INVESTASI
a. Pemegang Obligasi Subordinasi baik sendiri maupun bersama- Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Berkelanjutan - Pihak berelasi 478.732 167.870 Hasil penjualan aset tetap 45.395.525 17.287.045
sama yang mewakili paling sedikit lebih dari 20% (dua puluh persen) Obligasi Subordinasi Berkelanjutan III Bank Victoria Tahap I Tahun 2024 - Pihak ketiga 1.104.324.627 1.334.784.750 Pembelian aset tetap (16.195.800) (7.526.642)
dari jumlah Obligasi Subordinasi yang belum dilunasi tidak termasuk (“Obligasi Subordinasi”) ini setelah dikurangi dengan biaya-biaya 1.104.803.359 1.334.952.620 Pembelian aset tak berwujud (7.289.250) (1.879.808)
Obligasi Subordinasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau milik Emisi, seluruhnya akan dipergunakan untuk modal kerja dalam rangka Pembelian/(penjualan)
Efek-efek yang dijual dengan
Afiliasi Perseroan kecuali hubungan afiliasi tersebut terjadi karena pengembangan usaha terutama pemberian kredit. efek-efek (1.435.185.586) (240.818.457)
janji dibeli kembali 643.266.730 240.865.160
kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah, mengajukan
Efek-efek yang diterbitkan 1.347.639.528 1.051.903.552 Arus kas bersih digunakan untuk
permintaan tertulis kepada Wali Amanat untuk diselenggarakan IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Utang Akseptasi 11.959.811 - aktivitas investasi (1.413.275.111) (232.937.862)
RUPOS dengan melampirkan asli KTUR. Permintaan tertulis Tabel di bawah ini juga menyajikan ikhtisar data keuangan penting Perseroan
dimaksud harus memuat acara yang diminta, dengan ketentuan Utang pajak ARUS KAS DARI AKTIVITAS
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 yang disusun oleh Manajemen - Pajak penghasilan badan - 16.049.378 PENDANAAN
sejak diterbitkannya KTUR tersebut, Obligasi Subordinasi yang Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan
dimiliki oleh Pemegang Obligasi Subordinasi yang mengajukan - Pajak lainnya 29.310.442 14.792.095 Penambahan modal disetor (1.900.021) 520.909.143
disajikan dalam mata uang Rupiah, yang tercantum dalam Prospektus 29.310.442 30.841.473 Penerbitan obligasi 500.000.000 -
permintaan tertulis kepada Wali Amanat akan dibekukan oleh
ini dan telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro Liabilitas imbalan kerja karyawan 39.837.511 40.196.622
KSEI sejumlah Obligasi Subordinasi yang tercantum dalam KTUR Pinjaman yang diterima - (50.000.000)
& Surja (firma anggota dari Ernst & Young Global Limited), auditor Akrual dan liabilitas lain-lain 193.457.538 160.940.580
tersebut. Pencabutan pembekuan Obligasi Subordinasi oleh KSEI Pelunasan jatuh tempo obligasi (200.000.000) (300.000.000)
independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut JUMLAH LIABILITAS 25.799.455.411 22.231.537.644
tersebut hanya dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan Pembayaran sewa (10.757.017) (10.958.755)
Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”) sebagaimana tercantum dalam laporan EKUITAS
secara tertulis dari Wali Amanat; Arus kas bersih diperoleh
auditor independen No. 01627/2.1032/AU.1/07/0242-3/1/VI/2024 tanggal
b. Wali Amanat atau OJK atau Perseroan menganggap perlu untuk Ekuitas yang dapat diatribusikan dari aktivitas pendanaan 287.342.962 159.950.388
7 Juni 2024 yang telah ditandatangani oleh Yovita (Registrasi Akuntan Publik
mengadakan RUPOS. kepada pemilik entitas induk KENAIKAN BERSIH KAS
No.AP.0242).
5. RUPOS dapat diselenggarakan pada setiap waktu dan sewaktu-waktu Modal saham – nilai nominal Rp100 DAN SETARA KAS 153.376.234 984.064.345
Laporan Posisi Keuangan (nilai penuh) per saham
menurut ketentuan-ketentuan dari poin ini, antara lain untuk maksud-maksud KAS DAN SETARA
(dalam ribuan Rupiah) Modal dasar –
berikut: KAS PADA AWAL TAHUN 2.645.187.929 1.886.562.456
31 Desember 41.000.000.000 lembar saham
a. mengambil keputusan sehubungan dengan usulan Perseroan atau Keterangan Dampak kehilangan pengendalian
2023 2022*) pada 31 Desember 2023 dan 2022
Pemegang Obligasi Subordinasi mengenai perubahan jangka waktu ASET entitas anak - (225.438.872)
Obligasi Subordinasi, Pokok Obligasi Subordinasi, suku bunga Modal ditempatkan dan disetor
Kas 92.820.864 51.897.124 penuh – 15.848.235.778 KAS DAN SETARA KAS
Obligasi Subordinasi, perubahan tata cara atau periode pembayaran PADA AKHIR TAHUN 2.798.564.163 2.645.187.929
Giro pada Bank Indonesia 1.493.076.850 1.506.565.848 dan 15.848.234.714
Bunga Obligasi Subordinasi dan dengan memperhatikan POJK Kas dan setara kas terdiri dari:
Giro pada bank lain 296.298.919 228.384.427 masing-masing saham pada
No. 20/POJK.03/2020, perubahan tersebut hanya dapat dilakukan
Dikurangi: Cadangan kerugian tanggal 31 Desember 2023 Kas 92.820.864 51.897.124
karenan adanya kelalaian Perseroan membayar Pokok Obligasi
penurunan nilai (1.726) - dan 2022 1.584.823.578 1.584.823.471 Giro pada Bank Indonesia 1.493.076.850 1.506.565.848
Subordinasi dan/atau Bunga Obligasi Subordinasi pada Tanggal
Pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi sebagaimana dimaksud 296.297.193 228.384.427 Tambahan modal disetor 668.684.728 670.584.856 Giro pada bank lain 296.298.919 228.384.427
dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan dengan tetap tunduk pada Penempatan pada Bank Indonesia Kerugian yang belum Penempatan pada Bank
ketentuan mengenai status Obligasi Subordinasi dalam Perjanjian dan bank lain 916.367.530 858.340.530 direalisasi atas perubahan nilai wajar Indonesia dan Bank
Perwaliamanatan dalam keadaan apapun, kecuali dalam hal Dikurangi: Cadangan kerugian efek-efek yang diukur pada lain dibawah 3 bulan 916.367.530 858.340.530
terdapat perintah dari OJK untuk Write Down sebagaimana tersebut penurunan nilai (998.782) (13.015) nilai wajar melalui penghasilan Jumlah kas dan setara kas 2.798.564.163 2.645.187.929
dalam Pasal 5.2.F Perjanjian Perwaliamanatan; 915.368.748 858.327.515 komprehensif lain, setelah pajak (16.832.287) (38.589.677) *)
Konsolidasian sampai dengan divestasi Entitas Anak pada tanggal 22 Desember 2022
Page 2
5 INTERNATIONAL MEDIA, SELASA 11 JUNI 2024
Rasio Keuangan Laba Bersih Tahun Berjalan (dalam Rupiah penuh) Penjamin Emisi Obligasi Subordinasi akan menyampaikan Laporan Hasil
31 Desember Perbandingan laba bersih tahun berjalan untuk tahun yang berakhir Nilai nominal Rp100,- per saham Penawaran Umum dan Laporan Hasil Penjatahan kepada OJK paling lambat
Keterangan Keterangan
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 Jumlah saham Nominal (Rp) % 5 (lima) hari kerja setelah tanggal penjatahan sesuai dengan peraturan
2023 2022
Modal dasar 41.000.000.000 4.100.000.000.000 Bapepam No. IX.A.2 dan peraturan IX.A.7.
Rasio Pertumbuhan Laba Bersih Tahun Berjalan untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023
adalah sebesar Rp101.816.341,- ribu, menurun sebesar Rp124.357.112,- Modal ditempatkan dan disetor penuh: Manajer Penjatahan. dalam hal ini adalah PT Victoria Sekuritas Indonesia.
Pendapatan bunga dan syariah – bersih -21,09% 58,17% akan menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan Akuntan kepada OJK
ribu atau sebesar 54,98% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang 1. PT Victoria Investama Tbk*) 7.010.537.747 701.053.774.700 44,23
Pendapatan operasional lainnya -33,36% -16,30% 2. Suzanna Tanojo 3.066.411.303 306.641.130.300 19,35 mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman
berakhir pada 31 Desember 2022 yaitu sebesar Rp226.173.453,- ribu.
Laba operasional -57,96% 576,02% 3. Masyarakat*) 5.771.577.627 577.157.762.700 36,42 pada Peraturan No. VIII.G.12 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam
Penurunan ini disebabkan karena laba sebelum beban pajak penghasilan
Laba bersih tahun berjalan -54,98% 289,96% mengalami penurunan pada 31 Desember 2023. Jumlah Modal Ditempatkan dan No. Kep-17/PM/2004 tanggal 13 April 2004 tentang Pedoman Pemeriksaan
Jumlah aset 14,24% 3,95% Disetor Penuh 15.848.526.677 1.584.852.667.700 100,00 Oleh Akuntan Atas Pemesanan dan Penjatahan Efek atau Pembagian Saham
Penghasilan (Rugi) Komprehensif Lain Bonus dan Peraturan No. IX.A.7 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan
Jumlah liabilitas 16,05% 1,36% Jumlah Saham dalam Portepel 25.151.473.323 2.515.147.332.300
Perbandingan penghasilan (rugi) komprehensif lain untuk tahun yang LK No. Kep-691/BL/2011 tanggal 30 Desember 2011 tentang Pemesanan
Jumlah ekuitas 3,36% 22,76% berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 *) Jumlah saham yang tidak dicatatkan di Bursa Efek Indonesia adalah saham milik VICO
dengan jumlah sebesar 1% (satu persen) dari total modal ditempatkan dan disetor penuh dan Penjatahan Efek Dalam Penawaran Umum. paling lambat 30 hari setelah
Permodalan (Perseroan)
Penghasilan komprehensif lain untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember Perseroan saat ini yakni sejumlah 158.482.348 saham. berakhirnya Penawaran Umum.
CAR dengan memperhitungkan risiko kredit dan 20,69% 22,59% 2023 adalah sebesar Rp24.405.210,- ribu, mengalami peningkatan sebesar 2. Pengawasan Dan Pengurusan Perseroan 9. Pembayaran Pemesanan Pembelian Obligasi Subordinasi
operasional 1) Rp94.643.857,- ribu atau sebesar 134,75% dibandingkan dengan rugi
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Setelah menerima pemberitahuan hasil penjatahan Obligasi Subordinasi.
CAR dengan memperhitungkan risiko kredit, 19,95% 21,97% komprehensif lain tahun sebelumnya yang berakhir pada 31 Desember 2022
Luar Biasa No. 44 tanggal 28 Oktober 2022 yang dibuat di hadapan Rini pemesan harus segera melaksanakan pembayaran yang dapat dilakukan
operasional, dan pasar 1) yaitu sebesar Rp70.238.647,- ribu. Terjadinya peningkatan ini terutama
Yulianti, S.H., Notaris di Jakarta Timur. Akta tersebut telah diberitahukan secara tunai atau dengan bilyet giro atau cek yang ditujukan kepada
CAR sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia 8,00% 8,00% disebabkan oleh perubahan nilai wajar efek-efek yang diukur pada nilai Penjamin Emisi Obligasi Subordinasi yang bersangkutan atau kepada
Aset Produktif wajar melalui penghasilan komprehensif lain pada 31 Desember 2023. kepada Menkumham sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi Subordinasi di:
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.09-0070671
Aset tetap terhadap modal 2) 11,08% 12,15% Penghasilan Komprehensif PT Bank Victoria International Tbk
tanggal 28 Oktober 2022 dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan di
Aset produktif dan non-produktif bermasalah Perbandingan penghasilan komprehensif untuk tahun yang berakhir Cabang BIP. Jakarta
bawah No. AHU-0216800.AH.01.11.Tahun 2022 tanggal 28 Oktober 2022
terhadap total aset produktif dan non-produktif 3) 3,91% 5,89% pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 No. Rek. 081 000 6862
(“Akta No. 44/2022”), susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan
Aset produktif bermasalah terhadap total aset 2,79% 3,19% Penghasilan komprehensif untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023 sebagai berikut: Atas Nama PT Victoria Sekuritas Indonesia
produktif 4) adalah sebesar Rp126.221.551,- ribu, menurun sebesar Rp29.713.255,- Jika pembayaran dilakukan dengan cek atau bilyet giro, maka cek atau
Dewan Komisaris
CKPN aset keuangan terhadap aset produktif 5) 2,19% 2,49% ribu atau sebesar 19,05% dibandingkan dengan penghasilan komprehensif bilyet giro yang bersangkutan harus dapat diuangkan atau ditunaikan
Pemenuhan CKPN aset produktif 6) 165,67% 214,37% Komisaris Utama Independen : Zaenal Abidin dengan segera selambat-lambatnya tanggal 11 Juli 2024 pukul
di tahun sebelumnya yang berakhir pada 31 Desember 2022 yaitu sebesar
Komisaris Independen : Gunawan Tenggarahardja 11.00 WIB (in good funds) pada rekening tersebut diatas, kecuali
Non Performing Loan (NPL) Gross 7) 3,99% 4,23% Rp155.934.806,- ribu. Terjadi penurunan ini dikarenakan laba bersih tahun
Komisaris : Sia Leng Ho Penjamin Emisi Obligasi Subordinasi yang bertindak sebagai Penjamin
NPL Net 8) 3,24% 3,42% berjalan Perseroan mengalami penurunan pada 31 Desember 2023.
Aset Direksi Pelaksana Emisi Obligasi Subordinasi, dapat melakukan pembayaran
Solvabilitas
Direktur Utama : Achmad Friscantono selambat-lambatnya pada Tanggal Emisi. Semua biaya yang berkaitan
Debt to Asset Ratio (DAR) 9) 87,09% 85,73% Jumlah aset posisi tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan posisi
Wakil Direktur Utama : Rusli dengan proses pembayaran merupakan beban pemesan. Pemesanan
Debt to Equity Ratio (DER) 10) 674,53% 600,78% tanggal 31 Desember 2022
Direktur : Debora Wahjutirto Tanoyo akan dibatalkan jika persyaratan pembayaran tidak dipenuhi.
Profitabilitas Jumlah aset Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 10. Distribusi Obligasi Subordinasi Secara Elektronik
Direktur : Lembing
Return on Asset (ROA) 11) 0,48% 1,47% 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp29.624.240.421,- ribu, meningkat
Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko : Tamunan Distribusi Obligasi Subordinasi secara elektronik akan dilakukan pada
Return on Equity (ROE) 12) 3,12% 9,48% sebesar Rp3.692.239.296,- ribu atau sebesar 14,24% dibandingkan dengan
tanggal 12 Juli 2024. Perseroan wajib menerbitkan Sertifikat Jumbo
Net Interest Margin (NIM) 13) 2,58% 3,52% jumlah aset untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2022 sebesar PENJAMIN EMISI OBLIGASI SUBORDINASI Obligasi Subordinasi untuk diserahkan kepada KSEI dan memberi
Rp25.932.001.125,- ribu. Peningkatan tersebut terutama disebabkan
Beban Operasional Terhadap Pendapatan 91,67% 79,44% Susunan dan jumlah porsi serta persentase dari Penjamin Emisi Obligasi instruksi kepada KSEI untuk mengkreditkan Obligasi Subordinasi pada
oleh adanya peningkatan efek-efek sebesar Rp1.467.601.319,- ribu atau
Operasional (BOPO) 14) Subordinasi Berkelanjutan III Bank Victoria Tahap I Tahun 2024 adalah Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Efek di KSEI. Dengan telah
sebesar 30,51% dan adanya peningkatan pinjaman yang diberikan sebesar
Laba (rugi) terhadap pendapatan bunga 15) 17,59% 32,34% sebagai berikut: dilaksanakannya instruksi tersebut. maka pendistribusian Obligasi
Rp2.767.378.135,- atau sebesar 18,10% pada 31 Desember 2023.
Likuiditas Jumlah Subordinasi semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Pelaksana
Liabilitas Penjamin Pelaksana Emisi Porsi Penjaminan Persentase Emisi Obligasi Subordinasi dan KSEI.
Loan to Deposit Ratio (LDR) 16) 83,06% 81,69% No. Penjaminan
Jumlah liabilitas posisi tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan Obligasi Subordinasi (dalam Rp) (%) Segera setelah Obligasi Subordinasi diterima oleh Penjamin Pelaksana
Loan to Funding Ratio (LFR) 17) 81,93% 81,08% (dalam Rp)
posisi tanggal 31 Desember 2022 1. PT Victoria Sekuritas Indonesia • • • Emisi Obligasi Subordinasi. selanjutnya Penjamin Pelaksana
Kepatuhan
Jumlah liabilitas Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal TOTAL • • • Emisi Obligasi Subordinasi memberi instruksi kepada KSEI untuk
Persentase pelanggaran BMPK: 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp25.799.455.411,- ribu, meningkat mendistribusikan Obligasi Subordinasi ke dalam Rekening Efek dari
- Pihak terkait 0,00% 0,00% Seperti yang diungkapkan di dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Penjamin Emisi sesuai dengan bagian penjaminan masing-masing.
sebesar Rp3.567.917.767,- ribu atau sebesar 16,05% dibandingkan dengan
- Pihak tidak terkait 0,00% 0,00% Subordinasi pihak yang bertindak sebagai Manajer Penjatahan atas Dengan telah dilaksanakannya pendistribusian Obligasi Subordinasi
jumlah liabilitas untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2022 sebesar
Penawaran Umum ini adalah PT Victoria Sekuritas Indonesia (Terafiliasi). kepada Penjamin Emisi Obligasi Subordinasi. maka tanggung jawab
Persentase pelampauan BMPK: Rp22.231.537.644,- ribu. Peningkatan liabilitas pada 31 Desember 2023
- Pihak terkait 0,00% 0,00% disebabkan oleh meningkatnya simpanan nasabah baik pihak berelasi Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi Subordinasi dan Penjamin Emisi pendistribusian Obligasi Subordinasi semata-mata menjadi tanggung
maupun pihak ketiga masing-masing sebesar Rp1.010.642.718,- ribu atau Obligasi Subordinasi dalam rangka Penawaran Umum ini adalah jawab Penjamin Emisi Obligasi Subordinasi yang bersangkutan.
- Pihak tidak terkait 0,00% 0,00%
260,93% dan sebesar Rp2.046.700.137,- ribu atau 10,78%. PT Victoria Sekuritas Indonesia yang merupakan pihak terafiliasi dengan 11. Penundaan Masa Penawaran Umum atau Pembatalan Penawaran
Rasio Giro Wajib Minimum 18)
Ekuitas Perseroan. Umum
- GWM primer - rupiah 7,32% 7,69%
Jumlah ekuitas posisi tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan posisi LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL a. Dalam jangka waktu sejak efektifnya Pernyataan Pendaftaran sampai
- GWM Sekunder - rupiah 23,73% 22,82%
tanggal 31 Desember 2022 dengan berakhirnya Masa Penawaran Umum. Perseroan dapat
- GWM - Valuta 4,05% 4,05% Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang berperan dalam menunda Masa Penawaran Umum untuk masa paling lama 3 (tiga)
- Posisi devisa neto secara 0,39% 0,12% Jumlah ekuitas Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal penawaran umum ini adalah sebagai berikut: bulan sejak efektifnya Pernyataan Pendaftaran atau membatalkan
keseluruhan 19) 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp3.824.785.010,- ribu, meningkat Wali Amanat : PT Bank Mega Tbk Penawaran Umum sebagaimana diatur dalam Peraturan Bapepam
sebesar Rp124.321.529,- ribu atau sebesar 3,36% dibandingkan dengan Kantor Akuntan Publik : Kantor Akuntan Publik Purwantono,
Catatan: dan LK No. IX.A.2 tentang Tata Cara Pendaftaran dalam rangka
1) Rasio dihitung berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai kecukupan
jumlah ekuitas untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2022 sebesar Sungkoro & Surja (firma anggota Ernst & Penawaran Umum. dengan ketentuan:
modal dengan cara membagi modal dengan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Rp3.700.463.481,- ribu. Peningkatan tersebut terutama disebabkan Young Global Limited)
oleh bertambahnya saldo laba baik yang telah ditentukan penggunaanya 1. Terjadi suatu keadaan di luar kemampuan dan kekuasaan
2) Jumlat aset tetap yang telah dikurangi penyusutan dibagi Total Modal pada Konsultan Hukum : Makes & Partners Law Firm Perseroan yaitu:
perhitungan CAR maupun yang belum ditentukan penggunaanya masing-masing sebesar Notaris : Rini Yulianti, S.H.
Rp25.000.000,- ribu atau 14,11% dan Rp76.816.341,- ribu atau 8,47% pada i. Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek turun
3) Jumlah aset produktif dan non-produktif bermasalah dibagi jumlah aset produktif Perusahaan Pemeringkat Efek : PT Pemeringkat Efek Indonesia
dan non-produktif. Aset produktif dan non-produktif bermasalah adalah aset 31 Desember 2023. melebihi 10% (sepuluh persen) selama 3 (tiga) Hari Bursa
produktif dan non-produktif dengan kualitas kurang lancar, diragukan dan macet Seluruh Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal bukan merupakan berturut-turut;
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
4) Jumlah aset produktif bermasalah dibagi jumlah aset produktif pihak terafiliasi dengan Perseroan sebagaimana didefinisikan dalam ii. Bencana alam. perang. huru-hara. kebakaran. pemogokan
Arus kas dari aktivitas operasi berasal dari hasil operasi Perseroan yang UUP2SK.
5) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai aset produktif dibagi jumlah aset produktif yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelangsungan
terutama terdiri dari penerimaan dari pendapatan bunga dan syariah dan usaha Perseroan; dan/atau
6) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai aset produktif dibagi PPAP yang wajib Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.19/POJK.04/2020,
komisi, pembayaran bunga dan syariah, penerimaan dari penjualan agunan
dibentuk untuk aset produktif Wali Amanat menyatakan tidak: iii. Peristiwa lain yang berpengaruh secara signifikan terhadap
yang diambil alih, pembayaran beban umum administrasi, dan pembayaran
7) Jumlah kredit bermasalah sebelum dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai • mempunyai hubungan Afiliasi dengan Emiten kecuali hubungan kelangsungan usaha Perseroan yang ditetapkan oleh OJK
dibagi jumlah kredit yang diberikan. Kredit bermasalah adalah kredit dengan kualitas
beban tenaga kerja. Perseroan tidak memiliki pola arus kas khusus untuk
Afiliasi tersebut terjadi karena kepemilikan atau penyertaan modal oleh berdasarkan Formulir sebagaimana ditentukan dalam
kurang lancar, diragukan dan macet aktivitas operasi terkait dengan karakteristik dan siklus usaha Perseroan.
pemerintah; Peraturan No. IX.A.2; dan
8) Jumlah kredit bermasalah setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai Perbandingan arus kas dari aktivitas operasi pada tanggal
• mempunyai hubungan kredit dan/atau pembiayaan dengan Emiten 2. Perseroan wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:
dibagi jumlah kredit yang diberikan 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022
9) Total liabilitas dibagi dengan total aset dalam jumlah lebih dari 25% (dua puluh lima persen) dari jumlah Obligasi i. mengumumkan penundaan Masa Penawaran Umum atau
Arus kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi untuk tahun yang berakhir
10) Total liabilitas dibagi dengan total ekuitas Subordinasi yang diwaliamanati; pembatalan Penawaran Umum dalam paling kurang satu
pada 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp1.279.308.383,- ribu mengalami surat kabar harian berbahasa Indonesia yang mempunyai
11) Laba sebelum pajak penghasilan konsolidasian dibagi rata-rata total aset peningkatan sebesar Rp222.256.564,- ribu atau sebesar 21,03% • menerima dan meminta pelunasan terlebih dahulu atas kewajiban Emiten
konsolidasian kuartalan selama tahun/periode berjalan peredaran nasional paling lambat satu Hari Kerja setelah
dibandingkan dengan arus kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi untuk kepada Bank Umum yang melakukan kegiatan sebagai Wali Amanat
penundaan atau pembatalan tersebut. Disamping
12) Laba bersih setelah pajak penghasilan konsolidasian dibagi rata-rata total modal tahun yang berakhir pada 31 Desember 2022 sebesar Rp1.057.051.819,- selaku kreditur dalam hal Emiten mengalami kesulitan keuangan,
(pada perhitungan CAR) kuartalan selama tahun/periode berjalan kewajiban mengumumkan dalam surat kabar. Perseroan
ribu. Peningkatan ini terutama disebabkan karena meningkatnya simpanan sehingga tidak mampu memenuhi kewajibannya kepada pemegang
13) Pendapatan bunga bersih dibagi rata-rata total aset produktif akhir bulan selama dapat juga mengumumkan informasi tersebut dalam media
nasabah pada periode 31 Desember 2023 sebesar Rp1.757.446.863,- ribu. Obligasi Subordinasi; dan/atau massa lainnya;
tahun/periode berjalan
Arus Kas dari Aktivitas Investasi • merangkap sebagai penanggung dan/atau pemberi agunan dalam ii. menyampaikan informasi penundaan Masa Penawaran
14) Jumlah beban bunga dan beban operasional lainnya dibagi jumlah pendapatan bunga
dan pendapatan operasional lainnya Arus kas untuk aktivitas investasi sebagian besar digunakan untuk penerbitan Obligasi Subordinasi, dan/atau kewajiban Emiten. Umum atau pembatalan Penawaran Umum tersebut
15) Jumlah laba (rugi) bersih dibagi jumlah pendapatan bunga bersih pembelian/(penjualan) efek-efek. Perseroan tidak memiliki pola arus kas TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI SUBORDINASI kepada OJK pada hari yang sama dengan pengumuman
16) Jumlah kredit yang diberikan dibagi jumlah simpanan nasabah (kecuali simpanan dari khusus untuk aktivitas investasi terkait dengan karakteristik dan siklus usaha sebagaimana dimaksud dalam poin a);
bank lain) Perseroan. 1. Pemesan Yang Berhak
iii. menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud
17) Jumlah kredit yang diberikan dibagi jumlah simpanan nasabah (kecuali simpanan dari Perbandingan arus kas dari aktivitas investasi pada tanggal Perorangan warga negara Indonesia dan perorangan warga negara dalam poin a) kepada OJK paling lambat satu Hari Kerja
bank lain) dan jumlah obligasi yang diterbitkan yang dimiliki oleh pihak ketiga selain 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 asing dimanapun mereka bertempat tinggal, serta lembaga/badan setelah pengumuman dimaksud; dan
bank hukum Indonesia ataupun asing dimanapun mereka berkedudukan.
Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi pada tahun yang berakhir iv. Perseroan yang menunda Masa Penawaran Umum atau
18) Saldo rekening giro pada Bank Indonesia dibagi dengan rata-rata harian jumlah dana
di 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp1.413.275.111,- ribu, mengalami 2. Pemesanan Pembelian Obligasi Subordinasi membatalkan Penawaran Umum yang sedang dilakukan.
pihak ketiga bukan bank dalam masa laporan
19) Posisi devisa neto (nilai absolut) dibagi Total Modal (posisi bulan sebelumnya) pada peningkatan sebesar Rp1.180.337.249,- ribu atau sebesar 506,72% Pemesanan Pembelian Obligasi Subordinasi harus dilakukan sesuai dalam hal pesanan Efek telah dibayar maka Perseroan
perhitungan CAR dibandingkan dengan arus kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi dengan yang tercantum dalam Prospektus. Formulir Pemesanan wajib mengembalikan uang pemesanan Efek kepada
pada tahun yang berakhir di 31 Desember 2022 sebesar Rp232.937.862,- Pembelian Obligasi Subordinasi (“FPPOS”) dapat diperoleh dari para pemesan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak keputusan
ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN ribu. Peningkatan tersebut dikarenakan meningkatnya pembelian efek-efek Penjamin Emisi Obligasi Subordinasi sebagaimana tercantum pada penundaan atau pembatalan tersebut.
Pendapatan Bunga Dan Syariah pada 31 Desember 2023 sebesar Rp1.194.367.129,- ribu. Bab XIV Prospektus mengenai Penyebarluasan Prospektus dan Formulir b. Perseroan yang melakukan penundaan dan akan memulai kembali
Perbandingan pendapatan bunga dan syariah untuk tahun yang Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Pemesanan Pembelian Obligasi Subordinasi. Pemesanan Pembelian masa Penawaran Umum berlaku ketentuan sebagai berikut:
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 Arus kas dari aktivitas pendanaan sebagian besar berasal dari penerbitan Obligasi Subordinasi dilakukan dengan menggunakan FPPOS yang 1. dalam hal penundaan masa Penawaran Umum disebabkan oleh
Pendapatan bunga dan syariah Perseroan untuk tahun yang berakhir pada obligasi. Perseroan tidak memiliki pola arus kas khusus untuk aktivitas dicetak untuk keperluan ini dan dikeluarkan oleh Penjamin Emisi kondisi sebagaimana dimaksud dalam huruf a butir 1 poin i).
tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp1.836.391.130,- ribu naik pendanaan terkait dengan karakteristik dan siklus usaha Perseroan. Obligasi Subordinasi yang dibuat dalam 5 (lima) rangkap. Pemesanan maka Perseroan wajib memulai kembali masa Penawaran Umum
sebesar Rp131.372.719,- ribu atau sebesar 7,71% dibandingkan dengan Pembelian Obligasi Subordinasi yang dilakukan menyimpang dari paling lambat 8 (delapan) hari kerja setelah indeks harga saham
Perbandingan arus kas dari aktivitas pendanaan pada tanggal
ketentuan-ketentuan tersebut di atas tidak akan dilayani. gabungan di Bursa Efek mengalami peningkatan paling sedikit
pendapatan bunga dan syariah Perseroan untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022
3. Jumlah Minimum Pemesanan 50% (lima puluh persen) dari total penurunan indeks harga
31 Desember 2022 sebesar Rp1.705.018.411,- ribu. Kenaikan tersebut Arus kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan untuk tahun yang berakhir saham gabungan yang menjadi dasar penundaan;
disebabkan oleh meningkatnya pendapatan bunga dari pinjaman yang pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp287.342.962,- ribu Pemesanan Pembelian Obligasi Subordinasi harus dilakukan dalam
diberikan. Pendapatan bunga dari pinjaman yang diberikan pada periode 2. dalam hal indeks harga saham gabungan di Bursa Efek
mengalami peningkatan sebesar Rp127.392.574,- ribu atau sebesar 79,65% jumlah sebesar Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) atau kelipatannya.
31 Desember 2023 tercatat sebesar Rp1.477.526.055,- ribu, naik sebesar mengalami penurunan kembali sebagaimana dimaksud dalam
dibandingkan dengan arus kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan 4. Masa Penawaran huruf a butir 1 poin i). maka Perseroan dapat melakukan kembali
Rp148.858.905,- atau sebesar 11,20% dibandingkan dengan pendapatan untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2022 sebesar Rp159.950.388,- Masa Penawaran Obligasi Subordinasi adalah tanggal 2 Juli 2024 dan penundaan masa Penawaran Umum;
bunga dari pinjaman yang diberikan untuk periode 31 Desember 2022 ribu. Peningkatan tersebut dikarenakan adanya penerbitan obligasi pada ditutup pada tanggal 8 Juli 2024 pukul 16.00 WIB. 3. wajib menyampaikan kepada OJK informasi mengenai jadwal
sebesar Rp1.328.667.150,- ribu. Selain itu, pendapatan bunga atas 31 Desember 2023 sebesar Rp500.000.000,- ribu.
efek-efek mengalami peningkatan menjadi Rp333.248.344,- ribu 5. Pendaftaran Penawaran Umum dan Prospektus lainnya. termasuk informasi
dibandingkan Rp294.174.567,- ribu pada 31 Desember 2022. FAKTOR RISIKO Obligasi Subordinasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran peristiwa material yang terjadi setelah penundaan masa
Umum ini didaftarkan pada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”) Penawaran Umum (jika ada) dan mengumumkannya dalam
Beban Bunga Dan Syariah 1. Risiko Usaha Utama Yang Berpengaruh Signifikan Terhadap
berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Obligasi Subordinasi di KSEI yang paling kurang satu surat kabar harian berbahasa Indonesia yang
Perbandingan beban bunga dan syariah untuk tahun yang berakhir Kelangsungan Usaha Perseroan mempunyai peredaran nasional paling lambat satu hari kerja
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 ditandatangani antara Perseroan dengan KSEI. Dengan didaftarkannya
- Risiko Kredit (Credit Risk) sebelum dimulainya lagi masa Penawaran Umum. Disamping
Obligasi Subordinasi tersebut di KSEI maka atas Obligasi Subordinasi
Beban bunga dan syariah Perseroan untuk tahun yang berakhir pada 2. Risiko Usaha Yang Bersifat Material (Yang Langsung Maupun kewajiban mengumumkan dalam surat kabar. Perseroan dapat
yang ditawarkan berlaku ketentuan sebagai berikut:
tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp1.257.661.775,- ribu, dimana Tidak Langsung Dapat Mempengaruhi Hasil Usaha Dan Kondisi juga mengumumkan dalam media massa lainnya; dan
terdapat kenaikan sebesar Rp286.024.033,- ribu atau sebesar 29,44% Keuangan Perseroan) 1. Perseroan tidak menerbitkan Obligasi Subordinasi dalam bentuk
4. wajib menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana
dibandingkan dengan beban bunga dan syariah untuk tahun yang berakhir sertifikat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi Subordinasi yang
- Risiko Pasar (Market Risk) dimaksud dalam butir 3) kepada OJK paling lambat satu hari
pada 31 Desember 2022 sebesar Rp971.637.742,- ribu. Kenaikan ini disimpan KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi Subordinasi.
- Risiko Likuiditas (Liquidity Risk) kerja setelah pengumuman dimaksud.
terutama disebabkan dari meningkatnya beban bunga atas deposito sebesar Obligasi Subordinasi akan didistribusikan dalam bentuk elektronik
- Risiko Operasional (Operational Risk) 12. Pengembalian Uang Pemesanan
Rp190.830.713,- ribu atau sebesar 29,77%. yang diadministrasikan dalam Penitipan Kolektif KSEI. Obligasi
- Risiko Stratejik (Strategic Risk) Dengan memperhatikan ketentuan mengenai penjatahan. dalam hal
Pendapatan Operasional Lainnya Subordinasi hasil Penawaran Umum akan dikreditkan ke dalam
- Risiko Hukum (Legal Risk) pemesanan Obligasi Subordinasi ditolak sebagian atau seluruhnya
Rekening Efek pada tanggal 12 Juli 2024.
Perbandingan pendapatan operasional lainnya untuk tahun yang - Risiko Reputasi (Reputation Risk) akibat dari pelaksanaan penjatahan. atau dalam hal terjadi pembatalan
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 - Risiko Kepatuhan (Compliance Risk) 2. Konfirmasi Tertulis berarti konfirmasi tertulis dan/atau laporan saldo
atau penundaan Penawaran Umum. dan uang pembayaran pemesanan
- Risiko Perubahan Teknologi Obligasi Subordinasi dalam Rekening Efek yang diterbitkan oleh Obligasi Subordinasi telah diterima oleh masing-masing Penjamin
Pendapatan operasional lainnya untuk tahun yang berakhir pada
- Risiko Kelangkaan Sumber Daya KSEI. atau Pemegang Rekening berdasarkan perjanjian pembukaan Pelaksana Emisi Obligasi Subordinasi atau Penjamin Emisi Obligasi
31 Desember 2023 adalah sebesar Rp253.365.261,- ribu mengalami
- Risiko Kebijakan rekening efek dengan Pemegang Obligasi Subordinasi. Subordinasi dan belum dibayarkan kepada Perseroan. maka
penurunan sebesar Rp126.837.962,- ribu atau turun sebesar 33,36%
dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang berakhir pada 31 Desember - Risiko Negara (Country Risk) 3. Pengalihan kepemilikan Obligasi Subordinasi dilakukan dengan masing-masing Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi Subordinasi
2022 yaitu sebesar Rp380.203.223,- ribu. Penurunan tersebut terutama - Risiko Investasi yang berkaitan dengan Obligasi Subordinasi pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI. Perusahaan Efek. atau Penjamin Emisi Obligasi Subordinasi bertanggung jawab untuk
disebabkan oleh menurunnya pendapatan lain-lain bersih sebesar atau Bank Kustodian yang selanjutnya akan dikonfirmasikan kepada mengembalikan uang pemesanan kepada para pemesan Obligasi
KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN Pemegang Rekening. Subordinasi paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sesudah Tanggal
Rp159.690.902,- ribu atau sebesar 45,80% jika dibandingkan dengan
31 Desember 2022.
AUDITOR INDEPENDEN 4. Pemegang Obligasi Subordinasi yang tercatat dalam rekening efek Penjatahan atau sejak keputusan pembatalan atau penundaan
Tidak terdapat kejadian penting yang mempunyai dampak cukup material berhak atas pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi. pelunasan Penawaran Umum Obligasi Subordinasi. Pengembalian uang kepada
Beban Operasional Lainnya
terhadap keadaan keuangan dan hasil usaha Perseroan yang terjadi setelah Pokok Obligasi Subordinasi. memberikan suara dalam RUPOS. serta pemesan dapat dilakukan dalam bentuk pemindahbukuan ke rekening
Perbandingan beban operasional lainnya untuk tahun yang berakhir atas nama pemesan atau melalui instrumen pembayaran lainnya dalam
tanggal laporan auditor independen tertanggal 7 Juni 2024 atas laporan hak-hak lainnya yang melekat pada Obligasi Subordinasi.
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 bentuk cek atau bilyet giro yang dapat diambil langsung oleh pemesan
keuangan Perseroan tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 yang disusun 5. Pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi dan pelunasan Pokok
Beban operasional lainnya untuk tahun yang berakhir pada oleh Manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di yang bersangkutan pada kantor Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi
31 Desember 2023 adalah sebesar Rp658.023.481,- ribu, mengalami Obligasi Subordinasi kepada pemegang Obligasi Subordinasi Subordinasi atau Penjamin Emisi Obligasi Subordinasi dimana pemesan
Indonesia dan disajikan dalam mata uang Rupiah, yang tercantum dalam dilaksanakan oleh Perseroan melalui KSEI sebagai Agen
penurunan sebesar Rp41.493.972,- ribu atau sebesar 5,93% dibandingkan Prospektus ini dan telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, memperoleh Prospektus dan FPPOS.
dengan beban operasional lainnya untuk tahun sebelumnya yang berakhir Pembayaran melalui Rekening Efek di KSEI untuk selanjutnya
Sungkoro & Surja (firma anggota dari Ernst & Young Global Limited), auditor Dalam hal pencatatan Obligasi Subordinasi di Bursa Efek tidak dapat
pada 31 Desember 2022 yaitu sebesar Rp699.517.453,- ribu. Adanya diteruskan kepada pemilik manfaat (beneficial owner) yang menjadi dilakukan dalam jangka waktu 1 (satu) Hari Kerja setelah Tanggal
independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut pemegang Rekening Efek di Perusahaan Efek atau Bank Kustodian.
penurunan ini terutama disebabkan karena beban penyisihan kerugian Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”) sebagaimana tercantum dalam laporan Distribusi karena persyaratan pencatatan tidak terpenuhi. penawaran
penurunan nilai aset non-keuangan mengalami penurunan sebesar sesuai dengan jadwal pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi atas Obligasi Subordinasi batal demi hukum dan pembayaran pesanan
auditor independen No. 01627/2.1032/AU.1/07/0242-3/1/VI/2024 tanggal
Rp102.581.052,- ribu atau sebesar 215,43% jika dibandingkan dengan maupun pelunasan pokok yang ditetapkan Perseroan dalam Obligasi Subordinasi wajib dikembalikan kepada para pemesan Obligasi
7 Juni 2024 yang telah ditandatangani oleh Yovita (Registrasi Akuntan Publik
tahun 31 Desember 2022. Perjanjian Perwaliamanatan dan Perjanjian Agen Pembayaran. Subordinasi oleh Perseroan melalui KSEI paling lambat 2 (dua) Hari Kerja
No.AP.0242) sampai dengan tanggal efektifnya Pernyataan Pendaftaran.
Laba Operasional Perseroan melaksanakan pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi sesudah tanggal pengumuman batalnya Penawaran Umum Obligasi
Perbandingan laba operasional untuk tahun yang berakhir pada KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA, dan pelunasan Pokok Obligasi Subordinasi berdasarkan data Subordinasi.
SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA kepemilikan Obligasi Subordinasi yang disampaikan oleh KSEI Setiap pihak yang lalai dalam melakukan pengembalian uang pemesanan
tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022
kepada Perseroan. kepada pemesan Obligasi Subordinasi. sehingga terjadi keterlambatan
Laba operasional untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023 adalah 1. Umum
sebesar Rp174.071.135,- ribu, menurun sebesar Rp239.995.304,- ribu atau 6. Hak untuk menghadiri RUPOS dilaksanakan oleh pemilik manfaat pengembalian uang pemesanan tersebut. wajib membayar kepada para
Perseroan didirikan di Jakarta dengan nama PT Bank Victoria berdasarkan
sebesar 57,96% jika dibandingkan laba operasional pada tahun sebelumnya Obligasi Subordinasi atau kuasanya dengan membawa asli surat pemesan Obligasi untuk tiap hari keterlambatan denda sebesar 1%
Akta Perseroan Terbatas No. 71 tanggal 28 Oktober 1992, dibuat di hadapan
yang berakhir pada 31 Desember 2022 yaitu sebesar Rp414.066.439,- ribu. Konfirmasi Tertulis untuk RUPOS yang diterbitkan oleh KSEI dan (satu persen) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi Subordinasi dari
Amrul Partomuan Pohan, S.H., LL.M., Notaris di Jakarta dan kemudian
Adanya penurunan ini disebabkan karena meningkatnya beban bunga dan Obligasi Subordinasi yang bersangkutan dibekukan sampai dengan jumlah dana yang terlambat dibayar dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah
berubah nama menjadi PT Bank Victoria International berdasarkan Akta
syariah dan disertai dengan penurunan pendapatan operasional lainnya pada berakhirnya RUPOS. 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah
Pembetulan No. 30 tanggal 8 Juni 1993 dibuat dihadapan Notaris yang 30 (tiga puluh) Hari Kalender.
31 Desember 2023. sama yang telah mendapatkan pengesahan Menteri Kehakiman Republik 7. Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan Obligasi
Subordinasi wajib menunjuk Perusahaan Efek atau Bank Kustodian Dalam hal pengembalian atas pembayaran pemesanan telah dipenuhi
Beban Non-Operasional – Bersih Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C2-4903.HT.01.01.Th.93
yang telah menjadi pemegang rekening di KSEI untuk menerima kepada para pemesan dengan cara transfer melalui rekening para
Perbandingan beban non-operasional – bersih untuk tahun yang tanggal 19 Juni 1993 dan telah didaftarkan pada Kepaniteraan Pengadilan
dan menyimpan Obligasi Subordinasi yang didistribusikan oleh pemesan dalam Waktu 2 (dua) Hari Kerja sejak Tanggal Penjatahan atau
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 Negeri Jakarta Utara dibawah No.342/Leg/1993 tanggal 29 Juni 1993, serta
Perseroan. tanggal keputusan pembatalan Penawran Umum Obligasi Subordinasi.
Beban non-operasional – bersih untuk tahun yang berakhir pada telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 39 tanggal
maka Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi Subordinasi atau Penjamin
31 Desember 2023 adalah sebesar Rp44.534.907,- ribu, menurun 15 Mei 1998 Tambahan No. 2602 (“Akta Pendirian”). 6. Tempat Pengajuan Pemesanan Pembelian Obligasi Subordinasi
Emisi Obligasi Subordinasi atau Perseroan tidak diwajibkan membayar
sebesar Rp12.600.705,- ribu atau sebesar 22,05% dibandingkan beban Anggaran Dasar Perseroan telah beberapa kali mengalami perubahan, Pemesanan harus mengajukan FPPOS selama jam kerja yang umum bunga dan/atau denda kepada para pemesan Obligasi Subordinasi.
non-operasional – bersih pada tahun sebelumnya yang berakhir Anggaran Dasar Perseroan terakhir diubah sebagaimana termaktub dalam berlaku kepada Penjamin Emisi Obligasi Subordinasi yang tercantum dalam 13. Lain-lain
pada31 Desember 2022 yaitu sebesar Rp57.135.612,- ribu. Terjadinya Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 48 tanggal 26 Mei 2023, dibuat di Bab XIV Prospektus ini mengenai Penyebarluasan Prospektus dan Formulir
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi Subordinasi berhak untuk menerima
penurunan beban non-operasional – bersih paling banyak dikarenakan hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta, yang memuat persetujuan Pemesanan Pembelian Obligasi Subordinasi.
atau menolak Pemesanan Pembelian Obligasi Subordinasi secara
oleh meningkatnya laba penjualan AYDA pada 31 Desember 2022 sebesar pemegang saham atas perubahan terhadap ketentuan Pasal 17 ayat (9) 7. Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Obligasi Subordinasi keseluruhan atau sebagian dengan memperhatikan ketentuan yang
Rp9.487.205,- ribu. huruf b dan Pasal 23 ayat (5). Akta tersebut telah diberitahukan kepada
Para Penjamin Emisi Obligasi Subordinasi yang menerima pengajuan berlaku.
Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan Menkumham sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan
pemesanan pembelian Obligasi Subordinasi akan menyerahkan kembali
Perbandingan laba sebelum beban pajak penghasilan untuk tahun
Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.02-0073634 tanggal 8 Juni 2023
kepada pemesan satu tembusan dari FPPOS yang telah ditandatanganinya
PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR
dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan di bawah No. AHU-0105254. PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI SUBORDINASI
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 sebagai bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi Subordinasi.
AH.01.11.TAHUN 2023 tanggal 8 Juni 2023 (“Akta No. 48/2023”).
Laba sebelum beban pajak penghasilan Perseroan untuk tahun yang berakhir Bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi Subordinasi ini bukan Prospektus dan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi Subordinasi dapat
Berdasarkan Daftar Pemegang Saham dan Laporan Bulanan tentang merupakan jaminan dipenuhinya pemesanan. diperoleh selama masa Penawaran Umum yaitu pada tanggal 2 – 8 Juli 2024
pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp129.536.228,- ribu,
Komposisi Pemegang Saham per tanggal 31 Mei 2024, yang dipersiapkan di kantor Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi Subordinasi berikut ini:
turun sebesar Rp227.394.599,- ribu atau sebesar 63,71% dibandingkan 8. Penjatahan Obligasi Subordinasi
oleh PT Adimitra Jasa Korpora selaku Biro Administrasi Efek Perseroan
dengan laba sebelum beban pajak penghasilan untuk tahun yang berakhir Apabila jumlah keseluruhan Obligasi Subordinasi yang dipesan melebihi PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI SUBORDINASI
(“DPS 31 Mei 2024”), susunan pemegang saham Perseroan dengan struktur
pada 31 Desember 2022 sebesar Rp356.930.827,- ribu. Penurunan jumlah Obligasi Subordinasi yang ditawarkan. maka penjatahan akan
permodalan sebagaimana tercatat di Daftar Pemegang Saham Perseroan
tersebut disebabkan oleh menurunnya laba operasional Perseroan pada ditentukan oleh kebijaksanaan masing-masing Penjamin Emisi Obligasi
yang dikelola oleh PT Adimitra Jasa Korpora adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023. Subordinasi sesuai dengan porsi penjaminannya masing-masing dengan
Modal Dasar : Rp4.100.000.000.000,- (empat triliun seratus miliar PT Victoria Sekuritas Indonesia
Beban Pajak Penghasilan – Bersih Rupiah) terbagi atas 41.000.000.000 (empat puluh persetujuan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Penjamin Pelaksana Gedung Graha BIP, Lantai 3A
Perbandingan beban pajak penghasilan – bersih untuk tahun yang satu miliar) saham, masing-masing saham bernilai Emisi Obligasi Subordinasi. dengan memperhatikan ketentuan Perjanjian
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 23
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 nominal Rp100,- (seratus Rupiah) per saham. Penjaminan Emisi Obligasi Subordinasi dan Peraturan No. IX.A.7. tanggal
Penjatahan adalah 10 Juli 2024. Jakarta Selatan 12930
Beban pajak penghasilan – bersih Perseroan untuk tahun yang berakhir Modal ditempatkan : Rp1.584.852.667.700,- (satu triliun lima ratus
pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp27.719.887,- ribu, dan disetor delapan puluh empat miliar delapan ratus lima puluh Telepon: (021) 3007 4888
Dalam hal terjadi kelebihan pemesanan Obligasi Subordinasi dan terbukti
mengalami penurunan sebesar Rp103.037.487,- ribu atau sebesar 78,80% dua juta enam ratus enam puluh tujuh ribu tujuh bahwa Pihak tertentu mengajukan pemesanan Obligasi Subordinasi melalui Faksimili: (021) 5099 2981
dibandingkan dengan beban pajak penghasilan – bersih untuk tahun ratus Rupiah), terbagi atas 15.848.526.677 (lima lebih dari 1 (satu) formulir pemesanan untuk setiap Penawaran Umum. baik SETIAP CALON INVESTOR DIHARAPKAN MEMBACA
yang berakhir pada 31 Desember 2022 sebesar Rp130.757.374,- ribu. belas miliar delapan ratus empat puluh delapan secara langsung maupun tidak langsung. maka untuk tujuan penjatahan
juta lima ratus dua puluh enam ribu enam ratus
KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI PENAWARAN
Penurunan ini dikarenakan manfaat pajak penghasilan Perseroan mengalami Manajer Penjatahan hanya dapat mengikutsertakan satu formulir pemesanan
peningkatan pada tahun 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun tujuh puluh tujuh) saham bernilai nominal Rp100,- UMUM INI MELALUI INFORMASI YANG TERSAJI DALAM
Obligasi Subordinasi yang pertama kali diajukan oleh pemesan yang
31 Desember 2022. (seratus Rupiah) per saham. bersangkutan.
PROSPEKTUS
Names mentioned 34 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Purwantono
p.1
unresolved
org
Bank Victoria Tahap I Tahun
p.1 ×3
unresolved
org
PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA
p.1 ×3
unresolved
org
PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA
p.1 ×2
unresolved
org
PT VICTORIA SEKURITAS INDONESIA
p.1 ×5
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Purwantono
p.1 ×3
unresolved
org
Young Global Limited
p.1 ×3
unresolved
org
Bank Indonesia
p.1 ×5
unresolved
org
Bank Perwaliamanatan
p.1
unresolved
org
Bapepam
p.2 ×8
unresolved
org
PT Victoria Sekuritas Indonesia. Pendapatan
p.2
unresolved
person
Yulianti
p.2
unresolved
—
Solvabilit
· Direktur Utama
p.2
unresolved
org
Makes & Partners
p.2
unresolved
person
Rini Yulianti
p.2
unresolved
org
PT Bank Victoria
p.2
unresolved
person
Amrul Partomuan Pohan
p.2
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik
p.2
unresolved
person
Fathiah Helmi
· Notaris
p.2
unresolved
org
PT Adimitra Jasa Korpora
p.2 ×2
unresolved
org
PT Victoria Sekuritas Indonesia Beban Pajak Penghasilan
p.2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.