Back to announcement
20240612_FWCT_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31660692_lamp2.pdf
Other Text extracted FWCTSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 9
Page 1
Lampiran Surat No. DIR/WCT/JKT/0624/049
Tanggapan Permintaan Penjelasan Bursa No.: S-05756/BEI.PP1/06-2024
Merujuk kepada:
1. Dokumen Proyeksi Keuangan PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (Perseroan);
2. Laporan Keuangan Perseroan periode 31 Desember 2023;
3. Surat Perseroan nomor DIR/WCT/JKT/0124/004 tanggal 14 Januari 2024 perihal Laporan
Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum;
4. Surat Perseroan nomor DIR/WCT/JKT/0324/029 tanggal 1 April 2024 perihal Penyampaian
Informasi Pemenuhan Kewajiban Public Expose – Tahunan;
5. Surat Perseroan nomor DIR/WCT/JKT/0524/040 tanggal 7 Mei 2024 perihal Laporan Bulanan
Registrasi Pemegang Efek.
Bursa memandang perlu untuk meminta konfirmasi Perseroan terkait beberapa hal sebagaimana
terlampir.
Sesuai dengan ketentuan II.9 Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, Bursa
meminta agar Perseroan menyampaikan penjelasan terkait dengan hal tersebut di atas berikut hasil
pemindaian surat Perseroan paling lambat 2 (dua) Hari Bursa setelah diterimanya permintaan penjelasan
dari Bursa. Penjelasan Perseroan untuk pertanyaan nomor 1 (satu) dapat disampaikan kepada Bursa
dengan menggunakan aplikasi IDXnet (e-reporting) dengan form E074 (non-publish) sedangkan untuk
pertanyaan lainnya dapat disampaikan menggunakan form E023 (publish).
Adapun Permintaan Penjelasan sebagaimana dimaksud adalah sebagai berikut:
1. Berdasarkan perbandingan antara Laporan 31 Desember 2023 dengan proyeksi keuangan pada saat
Perseroan melaksanakan penawaran umum saham perdana, dapat disampaikan bahwa kinerja
operasional Perseroan sudah dapat mencapai proyeksi namun masih harus ditingkatkan
sebagaimana tabel berikut:
Proyeksi Actual Realisasi
Akun/Periode
31 Desember 2023 31 Desember 2023
Aset Lancar 200.952.982.396 235.323.161.533 117,10%
Aset Tidak Lancar 313.698.210.350 331.999.453.233 105,83%
Total Aset 514.651.192.746 567.322.614.766 110,23%
Liabilitas Jangka Pendek 127.204.785.264 138.527.755.365 108,90%
Liabilitas Jangka Panjang 94.649.421.765 144.300.939.356 152,46%
Total Liabilitas 221.854.207.029 282.828.694.721 127,48%
Saldo Laba 111.542.248.446 92.938.525.748 83,32%
Total Ekuitas 292.796.985.717 284.474.168.765 97,16%
Pendapatan 990.761.173.638 948.356.153.752 95,72%
Laba (Rugi) Kotor 151.927.933.566 131.998.287.834 86,88%
Laba (Rugi) Usaha 70.018.079.359 72.203.218.672 103,12%
Laba (Rugi) Sebelum Pajak 58.458.371.902 53.552.997.130 91,61%
Laba (Rugi) Tahun Berjalan 45.597.530.083 41.462.843.797 90,93%
Arus Kas Operasi 51.149.728.510 (1.082.655.534) -2,12%
Arus Kas Investasi (40.144.301.559) (34.242.935.450) 85,30%
Arus Kas Pendanaan 37.788.358.910 63.142.762.545 167,10%
Page | 1
Page 2
Lampiran Surat No. DIR/WCT/JKT/0624/049
Bursa meminta penjelasan:
a. Penyebab total liabilitas Perseroan per 31 Desember 2023 melampaui proyeksi.
Tanggapan:
Disampaikan secara terpisah.
b. Penyebab total ekuitas dan defisit per 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 terus
meningkat sedangkan diproyeksikan akan menurun.
Tanggapan:
Disampaikan secara terpisah.
c. Strategi dan upaya yang telah dan/atau akan dilakukan untuk dapat mencapai proyeksi dan
meningkatkan efektivitas operasional pada tahun 2024.
Tanggapan:
Disampaikan secara terpisah.
d. Penjelasan tentang fokus bisnis atau strategi Perseroan dalam menjalankan bisnis di tahun
2024.
Tanggapan:
Disampaikan secara terpisah.
e. Apakah terdapat rencana tindakan korporasi yang akan dilakukan Perseroan di tahun 2024? Jika
ada mohon penjelasan terkait rencana aksi korporasi tersebut.
Tanggapan:
Disampaikan secara terpisah.
2. Merujuk pada CALK 5 Piutang Usaha, dijelaskan bahwa piutang usaha Perseroan per 31 Desember
2024 meningkat sebesar 76,97% menjadi Rp30,62 miliar dari periode sebelumnya sebesar
Rp17,30 miliar. Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Latar belakang peningkatan piutang usaha tersebut.
Tanggapan:
Piutang pada tahun 2023 mengalami kenaikan disebabkan oleh dampak dari kenaikan
penjualan, sebagaimana data penjualan berikut:
2022 2023
Rupiah % Rupiah %
Penjualan Ekspor 551.674.334.214 65% 797.954.433.530 84%
Penjualan Lokal 293.300.754.148 35% 150.401.720.222 16%
Penjualan Total 844.975.088.362 100% 948.356.153.752 100%
Page | 2
Page 3
Lampiran Surat No. DIR/WCT/JKT/0624/049
Kemudian sebagaimana dapat dilihat pada CALK 5 Piutang Usaha poin c bahwa posisi Piutang
Usaha dalam mata uang Dolar Amerika Serikat per 31 Desember 2023 naik signifikan
disebabkan karena Perseroan mampu meningkatkan volume penjualan ekspor.
b. Mohon untuk disampaikan rincian piutang usaha berdasarkan pelanggan.
Tanggapan:
Berikut rincian Piutang Usaha berdasarkan perlanggan Per 31 Desember 2023:
Pembayaran Sisa
Nilai Piutang
No Pelanggan Piutang
(Rp) Januari 2024 Maret 2024 (Rp)
1 Concannon Lumber Company 11.138.684.654 11.138.684.654 -
2 PT Wijaya Triutama Plywood Industri 3.575.154.622 3.220.060.258 355.094.364 -
3 PT Surya Intan Sentana Jaya 2.232.624.500 2.232.624.500 -
4 Principal Trading Llc 2.158.280.126 2.158.280.126 -
5 Green Tech Enterprise Inc 2.055.556.293 2.055.556.293 -
6 Far East American Inc 2.020.246.563 2.020.246.563 -
7 Bluelinx Corporation 2.006.723.492 2.006.723.492 -
8 Panoply Wood Products Usa Inc 804.946.311 804.946.311 -
9 K-One Corporation Co., Ltd 762.767.599 762.767.599 -
10 Apec International Llc 731.063.752 731.063.752 -
11 Halo Woods, Llc 440.013.275 440.013.275 -
12 Jang Heng Sdn Bhd 439.425.463 439.425.463 -
13 CV. Serba Indah Jaya 410.278.750 410.278.750 -
14 Kim Guan Impex Sdn. Bhd 397.234.107 397.234.107 -
15 Woodstock Supplies 376.139.672 376.139.672 -
16 Misanwood Co.,Ltd 241.467.703 241.467.703 -
17 Sejin Corporation 241.374.304 241.374.304 -
18 KFG Plywood Trading Sdn Bhd 235.688.287 235.688.287 -
19 Zinsheng (Kl) Sdn Bhd 235.688.287 235.688.287 -
20 PT Alfa Global Indah 113.280.000 113.280.000 -
TOTAL 30.616.537.761 30.261.443.398 355.094.364 -
Dari total Piutang Usaha Per 31 Desember 2023 sebesar Rp 30,616 miliar sebagaimana
tersebut, Perseroan telah menerima seluruh pembayaran perlunasan dari para pelanggan.
3. Merujuk pada CALK 6 Persediaan, dijelaskan bahwa persediaan Perseroan per 31 Desember 2024
meningkat sebesar 45,90% menjadi Rp112,02 miliar dari sebelumnya Rp76,78 miliar.
Page | 3
Page 4
Lampiran Surat No. DIR/WCT/JKT/0624/049
Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait latar belakang penambahan
persediaan tersebut.
Tanggapan:
Kenaikan persediaan sejalan dengan peningkatan dan pengoptimalan kapasitas Pabrik Jember pada
tahun 2023.
4. Merujuk pada CALK 9 Aset Tetap, terdapat pengurangan dan reklasifikasi aset tetap sebagai berikut:
Page | 4
Page 5
Lampiran Surat No. DIR/WCT/JKT/0624/049
Berdasarkan informasi di atas, Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Latar belakang pelepasan aset tetap.
Tanggapan:
Perseroan melakukan penjualan atas mesin lama untuk digantikan dengan mesin yang baru,
dikarenakan mesin lama milik Perseroan sudah dalam kondisi yang tidak memadai dan/atau
sering mengalami kerusakan, sehingga tidak dapat menghasilkan produk dengan mutu yang
baik.
b. Rincian aset dalam penyelesaian. Mohon melengkapi tabel di bawah.
Tanggapan:
Status Target
No Jenis Aset Keterangan Aset
Penyelesaian Penyelesaian
1 Mesin dan Peralatan Pabrik Aset Mesin Pabrik dan Pendukungnya 100% 100%
Bangunan Pendukung Mesin Pabrik dan
2 Bangunan dan Prasarana 100% 100%
Interior Kantor Pusat
Seluruh aset dalam penyelesaian per 31 Desember 2023 telah terpasang dan terpakai yang
tercermin dalam Laporan Keuangan Perseroan Kuartal I 2024 pada catatan 9 sebagai berikut:
Page | 5
Page 6
Lampiran Surat No. DIR/WCT/JKT/0624/049
5. Merujuk pada CALK 13 Utang Usaha, dijelaskan bahwa terdapat utang yang telah jatuh tempo
sebesar Rp2,52 miliar.
a. Rincian utang usaha dengan nilai terbesar berdasarkan pemasok beserta latar belakang utang
usaha nya.
Tanggapan:
Tabel dibawah ini merupakan 10 (sepuluh) urutan dengan nilai terbesar atas rincian utang
usaha berdasarkan pemasok per 31 Desember 2023, beserta latar belakang utang usahanya:
Nilai Utang
No Pemasok Latar Belakang
(Rp)
1 PT Wijaya Triutama Plywood Industri 13.783.128.264 Pembelian kredit atas bahan baku
2 Linyi Free Trade Zone Jincan Supply Chain Co., Ltd 5.855.185.718 Pembelian kredit atas bahan baku import
3 Shandong Geelong Machinery Equipment Co., Ltd 3.951.805.698 Pembelian kredit atas mesin import
4 PT Arjuna Utama Kimia 3.788.970.360 Pembelian kredit atas bahan lem
5 PT Dover Chemical 3.462.646.050 Pembelian kredit atas bahan lem
6 PT Laban Raya Samodra 2.427.621.622 Pembelian kredit atas bahan lem
7 PT Langgeng Makmur Persada 1.802.651.000 Pembelian kredit atas bahan lem
8 PT Toya Indo Manunggal 1.889.355.820 Pembelian kredit atas bahan lem
Pembelian kredit atas bahan pembantu,
9 Toko Besi Kuat Jaya 1.643.073.600
sparepart, dan perlengkapan
10 DIY Wood Co., Limited 1.472.432.020 Pembelian kredit atas bahan baku import
b. Strategi Perseroan dalam pelunasan utang usaha yang telah jatuh tempo.
Tanggapan:
Melakukan metode pembayaran secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi Arus
Kas Perseroan, sebagai informasi lebih lanjut dibawah ini kami berikan penjelasan:
Page | 6
Page 7
Lampiran Surat No. DIR/WCT/JKT/0624/049
Jatuh Tempo/ Pembayaran
Overdue Nilai Utang Sisa Utang
(Hari/Days) Januari Februari Mei
1 – 30 2.188.947.001 1.984.563.597 199.063.404 5.320.000 0
31 – 60 267.626.171 233.156.011 0 34.470.160 0
Diatas 60 62.852.085 0 0 0 62.852.085
TOTAL 2.519.425.257 2.217.719.608 199.063.404 39.790.160 62.852.085
Dari total Utang Usaha Jatuh Tempo per 31 Desember 2023 sebesar Rp 2,519 miliar
sebagaimana tersebut, Perseroan telah melakukan pembayaran hingga tanggal Tanggapan
Surat ini dibuatkan yakni sebesar Rp 2,456 miliar, sehingga Total Sisa Utang adalah sebesar
Rp 62,85 juta.
6. Merujuk pada CALK 26 Pendapatan, Perseroan mencatatkan peningkatan pendapatan pada 31
Desember 2023 sebesar Rp103,38 miliar menjadi Rp948,35 miliar dibandingkan 31 Desember
2022 sebesar Rp844,97 miliar.
Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Latar belakang peningkatan pendapatan.
Tanggapan:
Peningkatan Pendapatan secara keseluruhan disebabkan oleh adanya peningkatan dan
optimalisasi kapasitas produksi pada tahun 2023, sehingga Perseroan mampu meningkatkan
kuantitas dan kualitas produk untuk dijual. Produk yang dihasilkan Perseroan memenuhi
kualifikasi Pasar Ekspor, karena memenuhi kriteria dan kualitas produk Perseroan terjaga. Hal
Page | 7
Page 8
Lampiran Surat No. DIR/WCT/JKT/0624/049
tersebut tercermin pada data realisasi Penjualan tahun 2023, dimana Penjualan Ekspor
mengalami peningkatan.
2022 2023
Rupiah % Rupiah %
Penjualan Ekspor 551.674.334.214 65% 797.954.433.530 84%
Penjualan Lokal 293.300.754.148 35% 150.401.720.222 16%
Penjualan Total 844.975.088.362 100% 948.356.153.752 100%
b. Apakah terdapat sumber pendapatan lain yang dapat dilakukan Perseroan. Jelaskan.
Tanggapan:
Perseroan hingga saat ini masih menjalankan usaha Jasa Pengembangan Sumber Daya
Manusia dan Jasa Konsultasi serta pengembangan bisnis sesuai dengan perjanjian yang
berlaku antara Perseroan dengan PT Wijaya Triutama Plywood Industri.
c. Strategi Perseroan untuk menjaga dan meningkatkan pendapatan.
Tanggapan:
Ditengah tantangan kondisi ekonomi global yang masih belum stabil akibat perang dan inflasi
serta trend penurunan harga jual plywood, Perseroan akan terus berusaha meningkatkan
keterampilan karyawan serta mengoptimalkan kapasitas produksi, supaya produk yang
dihasilkan dapat terus meningkat dengan kualitas yang memenuhi kualifikasi Pasar Ekspor.
7. Merujuk pada CALK 25 Beban Usaha, dijelaskan bahwa beban perjalanan dinas dan beban lain- lain
periode 31 Desember 2023 masing – masing meningkat sebesar 95,18% dan 85,90% dari periode
31 Desember 2022.
Page | 8
Page 9
Lampiran Surat No. DIR/WCT/JKT/0624/049
Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Latar belakang naiknya dua beban tersebut.
Tanggapan:
Beban Perjalanan Dinas mengalami peningkatan dikarenakan Pabrik Jember yang sudah mulai
beroperasi dengan kapasitas yang semakin meningkat. Beban Lain-lain mengalami kenaikan
karena terdapat kewajiban Setoran Pajak PPh Final atas Penjualan Saham Pendiri yang
dilakukan Perseroan, berkaitan dengan Persetujuan Efektif Pernyataan Pendaftaran dan/atau
disetujuinya Proses Initial Public Offering yang diterima Perseroan pada 24 Januari 2023,
dimana pembayaran atas PPh tersebut diklasifikasikan menjadi Beban Umum dan
Administrasi lain-lain sebesar Rp 885.000.000,-.
b. Rincian beban lain-lain periode 31 Desember 2023.
Tanggapan:
Tabel dibawah ini merupakan rincian Beban Lain-lain pada Periode 31 Desember 2023
Keterangan Nilai
Pembayaran Pajak PPh Final atas Penjualan Saham Pendiri 885.000.000,00
Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan dan Pajak Daerah 141.574.054,00
Pajak atas Import yang tidak dikreditkan 201.671.741,00
Pembayaran Lainnya 80.594.451,00
Total 1.308.840.246,00
8. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek
Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik, mengingat
harga saham Perseroan turun dibandingkan dengan harga pada saat penawaran umum perdana. Jika
ada, jelaskan.
Tanggapan:
Sepanjang pengetahuan Perseroan tidak ada informasi/fakta/kejadian penting lain yang dapat
mempengaruhi harga efek Perseroan serta kelangsungan usaha Perseroan yang belum di ungkapkan
kepada Publik.
Page | 9
Names mentioned 23 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Wijaya Triutama Plywood Industri
p.3 ×3
unresolved
org
PT Surya Intan Sentana Jaya
p.3
unresolved
org
Green Tech Enterprise Inc
p.3
unresolved
org
Far East American Inc
p.3
unresolved
org
Bluelinx Corporation
p.3
unresolved
org
Panoply Wood Products Usa Inc
p.3
unresolved
org
K-One Corporation Co., Ltd
p.3
unresolved
org
Jang Heng Sdn Bhd
p.3
unresolved
org
Kim Guan Impex Sdn. Bhd
p.3
unresolved
org
Misanwood Co.,Ltd
p.3
unresolved
org
Sejin Corporation
p.3
unresolved
org
KFG Plywood Trading Sdn Bhd
p.3
unresolved
org
PT Alfa Global Indah
p.3
unresolved
org
Linyi Free Trade Zone Jincan Supply Chain Co., Ltd
p.6
unresolved
org
Shandong Geelong Machinery Equipment Co., Ltd
p.6
unresolved
org
PT Arjuna Utama Kimia
p.6
unresolved
org
PT Dover Chemical
p.6
unresolved
org
PT Laban Raya Samodra
p.6
unresolved
org
PT Langgeng Makmur Persada
p.6
unresolved
org
PT Toya Indo Manunggal
p.6
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.