Skip to content
Back to announcement

20260519_PTSP_Public Expose_32092424_lamp1.pdf

Other Text extracted PTSP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 3

Page 1 OCR 0.950
PT PIONEERINDO GOURMET INTERNATIONAL Tbk
PUBLIC EXPOSE TAHUNAN

Public Expose dilaksanakan pada hari Kamis, pukul 11.21 WIB tanggal 18 Mei 2026 di Gedung Kantor
PT Pioneerindo Gourmet International Tbk, Jalan Palmerah Utara No. 100, Jakarta Barat.

Public Expose dibuka oleh Bapak Teh Kian Kun selaku Direktur PT Pioneerindo Gourmet International
Tbk, (Perusahaan) pada pukul 11.21 WIB
Kehadiran Direksi dalam Public Expose sebagai berikut :

Kehadiran secara fisik 1 - Edi Triyento/Wakil Direktur Utama
- Bapak Teh Kian Kun/Direktur

Kehadiran Media Massa secara fisik :
- Harian Kontan diwakili oleh Ibu Vina

Adapun pertanyaan ditanyakan oleh Ibu Vina Harian Kontan dengan jawaban oleh Direksi sebagai
berikut :

1. Bagaimana hasil paparan RUPS Tahunan PTSP hari ini dan Apa saja faktor mendorong
pertumbuhan pendapatan dan laba di kinerja A1 serta dengan kondisi saat ini seperti
pelemahan rupiah serta dari segi bahan baku dan bahan lainnya yang mengalami kenaikan
bagaimana perusahaan menghadapi berbagai tantangan dan bagaimana proyeksi
perusahaan di sisa tahun berjalan ini apakah akan ada ekspansi/penambahan gerai usaha?

Dijawab oleh Bapak Teh Kian Kun : Untuk kinerja perusahaan di tahun 2025-2024 secara
ringkas pendapatan usaha kita tumbuh 1,7 96 pendapatan usaha pada top linenya. Kemudian
laba usaha turun sebesar 7,896 dibanding tahun sebelumnya yaitu tahun lalu profit 22 M, di
tahun ini kita profit 20,3 M. Kemudian untuk aset, naik sekitar 3,246 dan untuk liabilitas
mengalami penurunan dikarenakan adanya pelunasan pinjaman, kredit investasi dan
penurunan pemaikan kredit modal kerja dari Bank BCA. Selanjutnya untuk ekuitas, naik
sekitar 1096 akibat dari pembukuan pencatatan laba usaha.

Ditambahkan oleh Bapak Teh Kian Kun : Lalu untuk kinerja perusahaan pada A1, pendapatan
usaha tercatat meningkat sebesar 2196,lalu untuk laba tahun berjalan mengalami kenaikan
dari tahun sebelumnya, dari sebesar Rp. 954 juta menjadi Rp. 19,2 miliar. Kemudian aset
bertumbuh sebesar 10,596, liabilitas naik 10,696, dan ekuitas juga bertumbuh sebesar 10,496
dibandingkan tahun sebelumnya.
Page 2 OCR 0.960
Sebagai perusahaan yang bergerak Ji industri makanan, tentunya perusahaan memperoleh
konstribusi yang sangat besar pada moment lebaran. Jika pada tahun sebelumnya periode
Lebaran terbagi antara bulan Maret dan April, pada tahun ini Lebaran terjadi pada bulan
Maret, sehingga pertumbuhan perusahaan pada A1 mengalami dampak positif yang lebih
signifikan.

Ditambahkan oleh Bapak Edi Triyento : sampai dengan bulan Maret 2026, perusahaan telah
membuka 12 outlet tambahan dari target 20 outlet baru, namun perusahaan juga telah
menutup sebanyak 6 outlet berdasarkan hasil analisa dan evaluasi secara produktifitas
kurang bagus, jadi secara net outlet perusahaan bertumbuh sebanyak 6 outlet tambahan.
Terkait kenaikan bahan baku dan bahan lainnya, perusahaan telah melakukan mitigasi dari
jauh hari dengan berfokus pada peningkatkan efisien pada internal perusahaan karena
perusahaan memahami bahwa daya beli masyarakat sedang tidak baik sehingga perusahaan
tetap berusaha memberikan harga terbaik pada konsumen perusahaan.

Ditanyakan kembali oleh Bu Vina: terkait dengan pelemahan rupiah dan kelemahan daya beli
apakah perusahaan mengalami efek pada bulan April-Mei ini dan bagaimana perusahaan
melihat hal ini?

Dijawab kembali oleh Bapak Edi Triyento : Bila melihat sampai dengan bulan Maret ini,
seperti yang telah disampaikan sebelumnya bahwa perusahaan masih terus memantau data-
data secara keseluruhan. Namun apabila dari sisi offline mengalami penurunan maka
perusahaan akan meningkatan penjualan dari sisi online. Sehingga dengan kombinasi
strategi tersebut, jumlah transaksi yang dikelola Perusahaan hingga saat ini masih dapat
terjaga dan terkendali dengan baik.

Ditanyakan kembali oleh Bu Vina: Untuk perbandingan transaksi antara online dan offline
apakah sudah ada perubahaan perilaku konsumen pada saat ini, seperti dari segi online
sudah mulai bertumbuh secara pesat?

Dijawab kembali oleh Bapak Edi Triyento : Bila melihat data penjualan secara online, sejak
pandemi Covid-19 pada tahun 2020, animo masyarakat untuk melakukan pembelian secara
online mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Tren tersebut tidak hanya terjadi pada
tahun 2020 saja, namun masih terus berlanjut hingga saat ini, meskipun puncak
pertumbuhannya terjadi pada periode 2020-2021.

Ditanyakan kembali oleh Bu Vina: Terkait dengan target pertumbahan yang disebutkan
sebelumnya naik 596, mungkin dapat dipaparkan kembali terkait strategi yang akan dijalan
guna mencapai pertumbuhan ditahun ini apa saja? Dan disebutkan juga perusahaan akan
meluncurkan produk baru yang sesuai dengan tren konsumen serta bagaimana dengan
program-program pemasaran perusahaan yang akan dijalankan disisa tahun ini?

Dijawab kembali oleh Bapak Edi Triyento : seperti yang telah disebutkan sebelumnya, untuk
mencapai target 5 yang pertama perusahaan akan membuka outlet-outlet baru karena itu
akan menambah volume pada top line, yang kedua adalah meningkatkan penjualan atau
produktifitas outlet yang ada (existing sales group/comparable sales group) dengan cara

Page 3 OCR 0.963
store yang telah ada atau existing kita tingkatkan penjualannya dengan cara menciptakan
produk-produk baru yang sesuai dengan tren pasar saat ini. Dimana perusahaan telah
mengeluarkan beberapa produk baru dari tahun 2024 sampai tahun 2026 dan telah
menunjukkan angka yang cukup bagus, salah satu produk yang memiliki animo masyrakat
yang bagus adalah ayam bakar samyang dan pada tahun 2025 akhir perusahaan juga telah
mengeluarkan produk nasi daun jeruk yang juga memiliki animo yang bagus.

Ditanyakan kembali oleh Bu Vina: Terkait dengan ekspansi outlet sekitar 20 outlet baru
ditahun ini, rencananya akan fokus pada wilayahnya dimana saja?

Dijawab kembali oleh Bapak Edi Triyento : Untuk ekspansi outlet, Perusahaan saat ini tidak
lagi berfokus pada pengembangan berdasarkan wilayah atau provinsi tertentu, melainkan
berdasarkan hasil analisa terhadap kategori lokasi yang dinilai memiliki potensi dan
produktivitas yang baik. seperti misal untuk kategori public area, mall dan tempat hiburan,
kita analisa yang mana memiliki nilai produktifitas yang bagus maka akan fokus pada
katagori tersebut.

Ditanyakan kembali oleh Bu Vina: Terkait dengan Capex, berapa alokasi Capex untuk rencana
pembukaan 20 gerai ditahun ini? Dan Untuk total outlet per maret ini, sudah ada berapa
banyak?

Dijawab oleh Bapak Teh Kian Kun : Untuk Capex, perkiraan untuk pembukaan 1 outlet itu
diantara Rp. 500-700 juta, sehingga untuk total Capex yang akan dipergunakan untuk
rencana pembukaan 20 gerai ini bisa dikalikan dengan nilai range capex tersebut. Untuk
total outlet per Maret ini sudah terdapat sebanyak 372 outlet jumlahnya.

Ditanyakan kembali oleh Bu Vina: Untuk pertumbuhan bottom line, berapakah target yang
ditetapkan perusahaan pada tahun ini?

Dijawab oleh Bapak Teh Kian Kun : Untuk pertumbuhan bottom line, perusahaan saat ini
menargetkan pertumbuhan berada pada 1096 hingga 1596 ditahun ini.

Ditanyakan kembali oleh Bu Vina: Pertanyaan terakhir, untuk bahan baku seperti ayam atau
minyak goreng apakah mulai mengalami kenaikan serta bagaimana dampaknya bagi
perusahaan?

Dijawab oleh Bapak Edi Triyento : Khusus untuk bahan baku utama seperti ayam,
perusahaan telah menghitung kebutuhan selama setahun dan berdasarkan hal tersebut
perusahaan telah melakukan kerjasama dengan para supplier sampai dengan satu tahun
guna pemenuhan kebutuhkan perusahaan. Sehingga sampai hari ini belum ada pengaruh
secara langsung terhadap fluktuasi tersebut

Selanjutnya, sehubungan sudah tidak ada pertanyaan lagi, maka Public Expose ditutup.
Terima Kasih

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.52 MB
Published19 May 2026
Pages3
Characters7,680
Text sourceOCR
OCR confidence0.958

Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Teh Kian Kun · Direktur p.1 ×11
linked person Edi Triyento p.1 ×12
unresolved person Vina Adapun p.1
unresolved person Vina Harian Kontan p.1
unresolved org Bank BCA. Selanjutnya p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result