Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 22
Page 1
PAPARAN PUBLIK www.hope.co.id. 14 Juni 2024
Page 2
Table Of Content
01 Kinerja Perseroan
02 Tantangan dan Peluang
03 Upaya Peningkatan Kinerja
04 Target Pertumbuhan
Page 3
Page 4
Kinerja Perseroan
2022 VS 2023
Page 5
Pendapatan Turun akibat Tekanan Inflasi dan 100.00
Beban Pokok 87.25
80.00
60.00
38.90
40.00
• Pendapatan Perseroan turun 55,4% dari Rp87,2 miliar pada tahun 2022, menjadi
Rp38,9 miliar pada tahun 2023. Melemahnya pendapatan mengakibatkan
Perseroan mencatatkan rugi bersih sebesar Rp7,1 miliar di tahun 2023. 20.00 15.14
5.41
• Beberapa upaya telah dilakukan guna meminimalisir kerugian yang lebih besar. 3.68
0.14
Efisiensi telah dilakukan pada beban umum dan administrasi. Namun, inflasi -
2023 2022
membuat harga-harga komoditas seperti baja yang merupakan komponen utama (5.28) (7.18)
dalam pembuatan produk yang dihasilkan Perseroan, naik tinggi pada tahun 2023,
sehingga meningkatkan beban pokok dan berdampak terhadap profitabilitas (20.00)
Perseroan.
Pendapatan Neto Laba Bruto Laba (Rugi) Usaha Laba (Rugi) Bersih
Page 6
2023 2022
Posisi Keuangan 200
180
182.0 183.4
Tetap Sehat 160
140 121.8
115.0
120
100
80 66.9 61.7
60
Perseroan senantiasa berkomitmen 40
untuk menjaga struktur permodalan 20
0
yang sehat, melalui pengawasan
Total Aset Total Liabilitas Total Ekuitas
pada saldo kas dan setara kas serta
hasil operasional Perseroan, dan
kewajiban-kewajiban yang harus 2023 2022
2023 2022
dipenuhi oleh Perseroan. 2.5 140
120 113.2 113.7
2.0 1.9
Hal ini dilakukan guna menjaga 1.7
100
kelangsungan usaha Perseroan, 1.5
80
serta memberi nilai tambah bagi 64.9
59.6
pemegang saham dan pemangku 1.0 60
kepentingan lainnya. 0.6 0.5 40
0.5 0.4 0.3
20
- 0
Rasio Lancar (x) Rasio Liabilitas / Rasio Liabilitas / Aset Lancar Liabilitas Jangka Pendek
Ekuitas (x) Total Aset (x)
Page 7
Perkembangan Terkini
unaudited audited audited
(Rp miliar) 1Q24 2023 2022
Pendapatan Neto 3,913.1 38,903.1 87,252.1
Laba Bruto (219.4) 5,408.4 15,143.8
Margin Laba Bruto -5.6% 13.9% 17.4%
Laba (Rugi) Bersih (3,909.7) (7,183.3) 0.1
Page 8
Page 9
Perekonomian Indonesia Terus Bertumbuh Tahun 2023 ditandai dengan resiliensi ekonomi Indonesia, di tengah tingginya ketidakpastian perekonomian global akibat tingginya suku bunga pada berbagai negara, serta konflik geopolitik yang masih berlangsung di beberapa belahan dunia. Pemulihan ekonomi Indonesia masih berlanjut hingga tahun 2023. Badan Pusat Statisik (BPS) melaporkan pada tahun 2023, Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia tercatat mengalami peningkatan sebesar 5,05% atau Rp591,1 triliun, meningkat dari Rp11.710,25 triliun di tahun 2022 menjadi Rp12.301,39 triliun di tahun 2023. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan pada konsumsi dan investasi, yang mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar 4,82% menjadi Rp7.536,11 triliun dan 4,40% menjadi Rp3.848,72 triliun.
Page 10
Pembangunan Infrastruktur Mendorong Sektor Konstruksi Sektor konstruksi dapat mempertahankan momentum pertumbuhannya seiring dengan pembangunan infrastruktur yang terus berlanjut di tahun 2023. Sektor konstruksi, yang merupakan salah satu sektor yang berkontribusi terbesar terhadap perekonomian nasional yakni sebesar 9,59%, mengalami peningkatan sebesar 4,91% atau Rp55,26 triliun, meningkat dari Rp1.124,73 triliun menjadi Rp1.179,99 triliun di tahun 2023. Penopang atas pertumbuhan tersebut berasal dari mulainya pembangunan infrastruktur utama seperti jalan tol, bandara, sekolah, dan rumah sakit di Ibu Kota Nusantara, serta pengerjaan Proyek Strategis Nasional seperti pembangunan jalan tol di berbagai lokasi dan infrastruktur sumber daya air seperti bendungan yang juga dibangun pada berbagai tempat.
Page 11
Aktivitas Pertambangan Terus Meningkat Sektor pertambangan masih mencatatkan performa yang meningkat di tengah normalisasi harga-harga komoditas di tahun 2023. PDB sector pertambangan mengalami peningkatan sebesar 6,12% atau Rp52,53 triliun menjadi Rp910,68 triliun dari tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp858,15 triliun. Peningkatan tersebut terutama ditopang oleh pertambangan batu bara yang mengalami peningkatan sebesar 10,02% menjadi Rp311,29 triliun, serta merupakan kontributor utama sektor pertambangan yaitu sebesar 34,18%. Peningkatan tersebut disebabkan oleh meningkatnya aktivitas produksi pertambangan, baik batubara maupun mineral lainnya seperti nikel pada tahun 2023.
Page 12
Batu Bara Masih Menjadi Energi yang Dominan Penurunan pada harga-harga komoditas global tidak berdampak pada produksi batubara Indonesia, yang mengalami peningkatan sebesar 12,32% di tahun 2023 menjadi 770,22 juta ton. Sejalan dengan produksi, ekspor batu bara juga naik 10,53% menjadi 406,67 juta ton dari tahun sebelumnya di angka 367,94 juta ton. Sebesar 52,80% dari total batubara yang di produksi pada tahun 2023 diekspor ke berbagai negara, terutama China dan India. Dari segi permintaan domestik, batubara masih menjadi sumber energi utama di Indonesia. Berdasarkan data ESDM, batubara memiliki porsi 40,46% dari seluruh energi yang dihasilkan di tahun 2023. Penurunan Harga batubara juga memiliki peran dalam peningkatan permintaan karena menjadi piihan bahan bakar yang relatif terjangkau. Untuk tahun 2024, ESDM memproyeksikan bahwa produksi batubara masih akan berada di level yang tinggi, yakni sekitar 710 juta ton. Ditambah, Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030 memperkirakan hingga 2030 bauran energi Indonesia masih akan didominasi oleh batubara.
Page 13
Page 14
Upaya Peningkatan Kinerja
Melakukan Riset dan Memastikan Pelayanan Prima dan
Pendekatan Ketersediaan Bahan Berkualitas Tinggi
Komunikasi Baku
• Melakukan riset pasar terlebih • Untuk memastikan bahwa • Perseroan senantiasa melakukan
dahulu, untuk mengetahui permintaan pelanggan dipenuhi empat upaya untuk tetap unggul
kondisi industri dan kebutuhan tepat waktu, Manajemen dan berdaya saing. Empat upaya
sektor yang berkaitan erat menjaga pasokan bahan baku tersebut meliputi:
dengan produk Perseroan. dan mempertahankan 1. Pengendalian mutu
• Berkomunikasi intensif dengan persediaan pada tingkat yang produk
klien potensial, sehingga dapat optimal. 2. Ketepatan spesifikasi
menghadirkan produk yang 3. Ketepatan waktu
sesuai dengan selera dan 4. Pelayanan purnajual yang
spesifikasi yang dibutuhkan. prima
Page 15
Page 16
Target Pertumbuhan
Kami optimis terhadap prospek Meskipun harga-harga Perseroan menargetkan untuk
usaha yang akan dijalani pada komoditas batubara mengalami pendapatan dan laba bersih
tahun 2024, sambil terus penurunan, namun tingkat kembali mencapai tingkat
memantau pelaksanaan produksi batubara justru positif. Dengan asumsi bahwa
rencana bisnis melalui evaluasi mencatatkan peningkatan. meskipun harga-harga
berkala agar diperoleh Alasan utama peningkatan komoditas unggulan Indonesia
pemahaman yang menyeluruh tersebut adalah batubara masih seperti batubara mengalami
untuk mengambil kebijakan dan merupakan sumber energi yang penurunan, namun tingkat
langkah strategis yang sesuai lebih ekonomis. Hal ini tentu produksi batubara tetap
dengan kebutuhan pasar dan dapat meningkatkan aktivitas meningkat, serta transisi ke
dinamika industri. Bank tambang dan membuka kendaraan listrik yang akan
Indonesia memperkirakan peluang bagi Perseroan sebagai meningkatkan permintaan
pertumbuhan ekonomi 2024 penunjang aktivitas tambang bahan baku seperti nikel.
pada kisaran 4,7-5,5%. untuk menyediakan produk
Perseroan optimis daya saing seperti dump truck kepada
Perseroan semakin membaik perusahaan-perusahaan
pada tahun 2024. tambang
Page 17
Page 18
Page 19
Page 20
Page 21
Page 22
Names mentioned 2 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Pusat Statisik
p.9
unresolved
org
Kota Nusantara
p.10
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.