Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 210
Page 1
Aksi Lokal Menuju Global yang Berkelanjutan
Local Action Towards Global Sustainability
2023
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 2
Page 3
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
1
Aksi Lokal Menuju Global yang Berkelanjutan
Local Action Towards Global Sustainability
Bank Sulselbar bertekad memperkuat dan mempercepat pertumbuhan bisnis
berkelanjutan Bank dengan inisiatif dan pendekatan kolaboratif dan inklusif.
Langkah kolaboratif dilakukan melalui kerja sama transformasi dan inovasi
digital dengan berbagai pihak, baik pemerintah daerah, swasta, dan masyarakat
untuk bersama-sama mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Di sisi
lain, Bank Sulselbar tidak akan meninggalkan kelompok-kelompok yang belum
terwakili oleh perbankan, seperti golongan UMKM dan petani kecil, dengan cara
merangkul mereka untuk ikut berpartisipasi aktif sebagai bagian dari objek tujuan
pembangunan berkelanjutan.
Melalui pendekatan kolaboratif dan inklusif, Bank Sulselbar berupaya
mempertimbangkan berbagai perspektif dan kebutuhan tidak saja pemangku
kepentingan perseroan, tetapi juga masyarakat dan lingkungan sekitar. Bank
Sulselbar terus berupaya memastikan segala kebijakan dan tindakan yang
diambil telah memperhatikan dampak untuk jangka panjang secara menyeluruh
dan seimbang antara aspek ekonomi, aspek sosial, dan aspek lingkungan.
Bank Sulselbar is determined to strengthen and accelerate the Bank’s sustainable
business growth with collaborative and inclusive initiatives and approaches.
Collaborative steps are taken through digital transformation and innovation
cooperation with various parties to achieve sustainable development goals jointly,
including local government, the private sector, and the community. On the other
hand, Bank Sulselbar will not abandon groups not yet represented by banking,
such as MSMEs and small farmers, by actively embracing them to participate in
the sustainable development goals.
Through a collaborative and inclusive approach, Bank Sulselbar seeks to consider
the perspectives and needs of not only the company’s stakeholders but also the
community and surrounding environment. Bank Sulselbar continues to strive
to ensure that all policies and actions considered consider long-term impacts
comprehensively and are balanced between economic, social, and environmental
aspects.
Page 4
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
2 Bank Sulselbar
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI 4 TENTANG LAPORAN BERKELANJUTAN
ABOUT SUSTAINABLE REPORT
5 Profil Laporan-Report Profile
6 Periode dan Siklus Laporan-Reporting Period and Cycle
1 Pejelasan Tema-Theme Explanation 6 Standar Penyusunan Laporan-Report Preparation Standards
2 Daftar Isi-Table of Contents 7 Ruang Lingkup dan Batasan Topik (Boundary)-Scope and Topic Limitations (Boundary)
9 Penetapan Topik Material dan Boundary-Determination of Material Topics and Boundaries
10 Diagram Matriks Material-Material Matrix Diagram
13 External Assurance dan Keandalan Laporan-External Assurance and Reliability of Reports
13 Umpan Balik dan Kontak-Feedback and Contact
STRATEGI KEBERLANJUTAN BANK SULSELBAR LAPORAN DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS
15 58
BANK SULSELBAR SUSTAINABILITY STRATEGY REPORT
Pemetaan Tujuan Pembangunan Mapping Sustainable Laporan Direksi 62 Board of Directors' Report
16
Berkelanjutan Development Goals Pernyataan Laporan Sustainability Report Statement
Keselarasan Operasional Bank Alignment of Bank Operations with Keberlanjutan Telah Ditinjau dan Has Been Reviewed and
18 80
dengan SDGs SDGs Disetujui oleh Badan Tata Kelola Approved by the Highest
Kebijakan Keuangan Sustainable Finance Policy Tertinggi Governance Body
19
Berkelanjutan
Rencana Aksi Keuangan Sustainable Financial Action Plan TATAKELOLA SUSTAINABILITY
20 82
Berkelanjutan (RAKB) (RAKB) KEBERLANJUTAN GOVERNANCE
Tujuan RAKB 21 Purpose of RAKB Komitmen dan Kebijakan 93 Commitments and Policies
Kegiatan Keberlanjutan 22 Sustainability Activities Prinsip-Prinsip Tata Kelola 84 Governance Principles
Program Rencana Aksi Keuangan Sustainable Finance Action Plan Penanggung Jawab Keuangan Responsible for Sustainable
22 85
Berkelanjutan Program Berkelanjutan Finance
Pencapaian RAKB 2023 24 RAKB 2023 Achievements Struktur dan Komposisi Tata Governance Structure and
86
Tantangan dan Respons Challenges and Responses Kelola Composition
Terkait Penerapan Program 26 Related to Implementing Rapat Umum Pemegang Saham 87 General Meeting of Shareholders
Keberlanjutan Sustainability Programs Dewan Komisaris 91 Board of Commissioners
Sistem Evaluasi dan Pelaksanaan Program Evaluation and Organ Pendukung Dewan Supporting Organs of the Board of
27 93
Program Implementation System Komisaris Commissioners
Dewan Pengawas Syariah 95 Sharia Supervisory Board
IKHTISAR KINERJA SUSTAINED PERFORMANCE Direksi 96 Board of Directors
28
BERKELANJUTAN OVERVIEW
Pengembangan Kompetensi Sustainability Competency
Ikhtisar Kinerja Ekonomi 28 Economic Performance Overview 98
Keberlanjutan Development
Ikhtisar Kinerja Lingkungan Environmental Performance Penilaian Risiko dan Pengelolaan Risk Assessment and Impact
32
Overview Dampak Penerapan 100 Management of Sustainability
Ikhtisar Kinerja Sosial 34 Social Performance Overview Keberlanjutan Implementation
Sistem Pengendalian Internal 102 Internal Control System
PROFIL BANK SULSELBAR 36 BANK SULSELBAR PROFILE Kode Etik 105 Code of Conducts
Informasi Umum dan Identitas General Information and Company Kebijakan Anti Fraud 106 Anti Fraud Policy
37
Perusahaan Identity Anti Korupsi dan Gratifikasi 107 Anti Corruption and Gratification
Sekilas Bank Sulselbar 38 Bank Sulselbar at a Glance Whistleblowing System 109 Whistleblowing System
Kronologis Perubahan Nama Bank Chronology of Bank Name Penghargaan GCG Tahun 2023 113 GCG Award 2023
40
Changes
Pelibatan Pemangku Kepentingan 113 Stakeholder Involvement
Visi, Misi, dan Nilai-nilai Vision, Mission and Sustainability
41
Keberlanjutan Values
Budaya Perusahaan 43 Company Culture MENJAGA PERTUMBUHAN MAINTAINING SUSTAINABLE
116
BERKELANJUTAN GROWTH
Makna Logo Bank Sulselbar The Meaning of the Bank
44
Sulselbar Logo Membangun Budaya Building a Culture of Sustainability
117
Keberlanjutan
Skala Usaha 45 Scale enterprises
Tinjauan Ekonomi dan Perbankan Economic and Banking Review
Demografi Karyawan 45 Employee Demographics 119
Tahun 2023 2023
Komposisi Kepemilikan Saham 48 Composition of Share Ownership Perekonomian dan Perbankan South Sulawesi Economy and
120
Wilayah Operasi dan Jaringan Operation Area and Office Sulselbar Banking
49
Kantor Network Strategi dan Kebijakan Bank 123 Bank Strategy and Policy
Kegiatan Usaha, Produk dan Business Activities, Products and Kinerja Bank Sulselbar 2023 124 Bank Sulselbar Performance 2023
Layanan 50 Services, and
Jasa, serta Pasar yang Dilayani Markets Served Distribusi Nilai Ekonomi 126 Distribution of Economic Value
Rantai Pasokan 53 Supply Chain Penyaluran Kredit Berkelanjutan 127 Sustainable Lending
Penghargaan dan Sertifikasi 55 Awards and Certifications Penyaluran Kredit Berdasarkan Lending Based on the Economic
128
Sektor Ekonomi Sector
Keanggotaan dalam Asosiasi 56 Membership in the Association
Portofolio Berdasarkan Jenis Lending Based on Portfolio
Perubahan Signifikan 56 Significant Changes 130
Kredit
Page 5
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
3
Penyaluran Kredit Berdasarkan Lending Based on Region Pengembangan Produk dan Sustainable Product and Service
130 162
Wilayah Layanan Berkelanjutan di 2023 Development in 2023
Nilai Ekonomi Langsung yang Direct Economic Value Generated Digitalisasi dan Inovasi 163 Digitalization and Innovation
Dihasilkan dan 131 and Distributed Inklusi dan Literasi Keuangan 166 Financial Inclusion and Literacy
Didistribusikan
Dukungan untuk UMKM 168 Support for MSMEs
Dampak Ekonomi Tidak Langsung 132 Indirect Economic Impact
Perlindungan Konsumen dan Consumer Protection and
Kredit untuk UMKM 133 Loan for MSMEs Penanganan 170 Handling Customer Complaints
Setoran Pajak dan Dividen 134 Tax and Dividend Deposits Keluhan Nasabah
Implikasi Finansial, Risiko dan Financial Implications, Risks, and Privasi Data Pribadi Nasabah Privacy of Customer Personal
171
Peluang karena Perubahan Iklim 135 Opportunities Due to Climate Data
Change Penanganan Pengaduan Nasabah 172 Handling Customer Complaints
Kewajiban atas Program Pensiun Obligations for Defined Benefit Penyelesaian Pengaduan Resolving Customer Complaints
Manfaat Pension Plans and OtherPension 173
136 Nasabah Tahun 2023 in 2023
Pasti dan Program Pensiun Plans
Lainnya Penghargaan Produk dan Jasa Product and Service Awards and
174
serta Layanan Services
Bantuan Modal dari Pemerintah Capital Assistance from the
137
Government Survei Kepuasan Pelanggan 174 Customer Satisfaction Survey
Restrukturisasi Kredit 137 Credit Restructuring Pernyataan Tidak Ada Statement of No Violation of Rules
Pelanggaran Aturan dan Produk 176 and Recalled Products
yang Ditarik
PENGUNGKAPAN TAX DISCLOSURE
139
PERPAJAKAN
MENGEMBANGKAN SDM DEVELOPING SUSTAINABLE
Strategi Pajak Perusahaan 139 Corporate Tax Strategy 177
BERKELANJUTAN HUMAN RESOURCES
Tata Kelola, Pengontrolan, dan Governance, Control and Tax Risk Kesetaraan Gender dan Gender Equality and Employment
140 179
Manajemen Risiko Pajak Management Kesempatan Kerja Opportunities
Keterlibatan Pemangku Stakeholder Engagement and Rekrutmen yang Adil 180 Fair Recruitment
Kepentingan dan Pengelolaan Management of Tax-Related
Kepedulian yang Berkaitan
142
Concerns Tingkat Turnover Karyawan 181 Employee Turnover Rate
dengan Pajak Kepatuhan Terhadap Upah Compliance with Minimum Wages
182
Penerapan Pajak PPN atas AYDA The application of VAT tax on Minimum
sesuai dengan PMK Nomor 41 143 AYDA is by PMK Number 41 of Peningkatan Kompetensi SDM 183 Increasing HR Competency
tahun 2023 2023 Remunerasi dan Kesejahteraan Remuneration and Employee
184
Karyawan Welfare
KINERJA LINGKUNGAN HIDUP ENVIRONMENTAL Program Pensiun dan Jaminan Pension and Old Age Security
147 184
PERFORMANCE Hari Tua Program
Komitmen Melestarikan Commitment to Preserve the Pekerja Anak dan Praktik Kerja Child Labor and Forced Labor
148 186
Lingkungan Environment Paksa Practices
Kredit Berwawasan Lingkungan 149 Environmentally Friendly Loan Praktik Pemenuhan Hak Asasi Practices for Fulfilling Human
187
Operasional Ramah Lingkungan Environmentally Friendly Manusia Rights
150 Hubungan Industrial Industrial relations
Operations 188
Pemakaian Kertas 152 Paper Usage Keselamatan dan Kesehatan Occupational Health and Safety
189
Konsumsi Energi 153 Energy Consumption Kerja (K3) (OHS)
Konsumsi Air 155 Water Consumption Kecelakaan Kerja dan Pengaduan Work Accidents and Employment
191
Ketenagakerjaan Complaints
Pengelolaan Emisi 156 Emission Management
Pengolahan Limbah dan Efluen 157 Waste and Effluent Treatment
PEMBERDAYAAN SUSTAINABLE COMMUNITY
Keanekaragaman Hayati 157 Biodiversity MASYARAKAT 192 EMPOWERMENT
Kepatuhan dan Biaya Lingkungan Compliance and Environmental BERKELANJUTAN
158
Costs Komitmen Pemberdayaan 193 Empowerment Commitment
Program dan Kegiatan 193 Programs and Activities
TANGGUNG JAWAB ONGOING PRODUCT AND Anggaran Program CSR 196 CSR Program Budget
PRODUK DAN LAYANAN 159 SERVICE RESPONSIBILITY
BERKELANJUTAN Pengaduan Masyarakat 198 Public Complaints
Komitmen Layanan atas Produk/ Service Commitment for Lembar Umpan Balik 199 Feedback Sheet
160 Indeks POJK, SEOJK dan Standar POJK Index, SEOJK and GRI
Jasa Setara Equivalent Products/Services 200
GRI Standards
Page 6
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
4 Bank Sulselbar
[GRI 2-2; 2-3; 2-4; 25]
TENTANG LAPORAN BERKELANJUTAN
ABOUT SUSTAINABLE REPORTING
01
Page 7
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
5
[GRI 2-2]
Profil Laporan
Report Profile
Bank Sulselbar telah menerbitkan Laporan Keberlanjutan Bank Sulselbar has been publishing Sustainability Reports
secara suka rela sejak tahun 2015. Dengan menerbitkan voluntarily since 2015. By publishing Sustainability
Laporan Keberlanjutan secara rutin, Bank Sulselbar Reports regularly, Bank Sulselbar confirms its commitment
menegaskan komitmennya terhadap penerapan prinsip- to implementing sustainability principles by providing
prinsip keberlanjutan dengan menyediakan informasi transparent and relevant information to all Bank Sulselbar
yang transparan dan relevan kepada seluruh pemangku stakeholders.
kepentingan (stakeholders) Bank Sulselbar.
Laporan Keberlanjutan yang dibuat merupakan laporan The Sustainability Report prepared is a separate report
terpisah dari Laporan Tahunan Bank, di mana tahun 2023 from the Bank’s Annual Report, where 2023 will be the 9th
ini menjadi tahun pelaporan ke-9 sejak tahun 2015. Namun, reporting year since 2015. However, if it refers to mandatory
jika mengacu pada mandatori kewajiban pelaporan sejak reporting obligations since the enactment of Financial
berlakunya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Services Authority Regulation (POJK) No.51/POJK.
No.51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan 03/2017 concerning the Implementation of Sustainable
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Finance for Financial Services Institutions, Issuers, and
Perusahaan Publik, maka laporan ini menjadi laporan ke-4 Public Companies, this report is the 4th report since the
sejak mandatori dikeluarkan OJK. Laporan ini terbit setiap OJK issued the mandate. This report is published annually
tahun dengan laporan sebelumnya terbit pada April 2023. with the previous report published in April 2023.
Laporan ini merupakan komitmen dan kepatuhan This report represents the Company’s commitment and
Perseroan terhadap berbagai regulasi. Di antaranya compliance with various regulations. These include the
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No.16/ Financial Services Authority (SEOJK) Circular Letter
SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan No.16/SEOJK.04/2021 concerning the Form and Content
Emiten atau Perusahaan Publik. Surat Edaran tersebut of Annual Reports of Issuers or Public Companies. This
mengatur tentang kewajiban Perusahaan menyertakan Circular regulates the Company’s obligation to include a
laporan mengenai anggung jawab Lingkungan, Sosial, report regarding Environmental, Social, and Governance
dan Tata Kelola (LST) dalam Laporan Tahunan atau dalam (ESG) responsibilities in the Annual Report or a separate
sebuah laporan terpisah. Selain itu, penerbitan laporan report. Apart from that, the publication of this report is also
ini juga menjadi implementasi kepatuhan terhadap POJK an implementation of compliance with POJK No.51/2017.
No.51/2017.
Penyusunan Laporan Keberlanjutan ini juga menjadi salah The preparation of this Sustainability Report is also a form
satu wujud penerapan prinsip keuangan berkelanjutan, of application of the principles of sustainable finance,
yakni prinsip transparansi. Selain itu juga merupakan salah namely the principle of transparency. Apart from that, it is
satu wujud strategi komunikasi Bank Sulselbar dalam also a form of Bank Sulselbar’s communication strategy
membangun komunikasi eksternal. Laporan Keberlanjutan in building external communications. The Sustainability
dibuat sebagai respons atas kebutuhan informasi Report was created in response to the information needs
pemangku kepentingan khususnya pemangku kepentingan of stakeholders, especially external stakeholders regarding
eksternal atas strategi keberlanjutan dan pengelolaan sustainability strategies and sustainability risk management
risiko keberlanjutan yang mencakup aspek ekonomi, aspek which includes economic aspects, social aspects, and
sosial, dan aspek lingkungan, serta penerapan tata kelola environmental aspects, as well as the implementation of
yang dilakukan Bank Sulselbar sepanjang tahun 2023 yang governance carried out by Bank Sulselbar throughout 2023
selaras dengan prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan. which is in line with the principles sustainable finance.
Page 8
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
6 Bank Sulselbar
Proses penyusunan Laporan Keberlanjutan Bank The process of preparing the Bank Sulselbar Sustainability
Sulselbar dilakukan dengan dukungan dan persetujuan Report was carried out with the support and approval of the
dari Dewan Komisaris dan Direksi, termasuk persetujuan Board of Commissioners and Directors, including approval
dalam penetapan topik material. Dalam pelaksanaannya, in determining material topics. In its implementation, the
penerbitan Laporan Keberlanjutan didelegasikan kepada publication of the Sustainability Report is delegated to
Divisi Corporate Secretary (Corsec). Laporan disusun the Corporate Secretary Division (Corsec). Reports are
sesuai dengan standar dan best practice yang berlaku, prepared by applicable standards and best practices,
dengan memastikan bahwa seluruh topik material penting ensuring that all important material topics are covered.
telah dicakup.
Laporan Keberlanjutan Bank Sulselbar Tahun 2023 The 2023 Bank Sulselbar Sustainability Report carries the
mengusung tema “Aksi Lokal Menuju Global yang theme “Local Action Towards Global Sustainability The
Berkelanjutan”. Tema dipilih, karena Bank Sulselbar theme was chosen because Bank Sulselbar is determined
bertekad memperkuat dan mempercepat pertumbuhan to strengthen and accelerate the Bank’s sustainable
bisnis berkelanjutan Bank dengan inisiatif dan pendekatan business growth with collaborative and inclusive initiatives
kolaboratif dan inklusif melalui kerja sama transformasi and approaches through digital transformation and
dan inovasi digital dengan berbagai pihak, baik pemerintah innovation collaboration with various parties, including
daerah, swasta, dan masyarakat untuk bersama-sama local government, the private sector, and the community, to
mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. jointly achieve sustainable development goals.
[2-3]
Periode dan Siklus Laporan
Reporting Period and Cycle
Laporan Berkelanjutan ini mengungkapkan kinerja dan This Sustainability Report reveals the performance and
dampak keberlanjutan Bank Sulselbar baik di Kantor impact of Bank Sulselbar’s sustainability both at the Head
Pusat maupun Kantor Cabang di seluruh Indonesia dalam Office and Branch Offices throughout Indonesia within one
kurun waktu satu tahun, yakni pada 1 Januari hingga 31 year, namely from 1 January to 31 December 2023. By
Desember 2023. Sesuai prinsip pelaporan yang baik, data the principles of good reporting, the data and information
dan informasi yang ada dalam laporan ini telah tersaji contained in this report have been presented accurately
secara akurat dengan penjelasan dan perbandingan, with explanations and comparisons, including if there are
termasuk jika ada perubahan data dan informasi dari changes to data and information from the previous year’s
laporan tahun sebelumnya. report.
[GRI 2-4]
Standar Penyusunan Laporan
Report Preparation Standards
Penyusunan laporan merujuk pada Standar Pedoman The preparation of the report refers to the Sustainability
Pelaporan Keberlanjutan yang mengadopsi Standar GRI Reporting Guidance Standards which adopt the GRI
(GRI Standards) yang dikeluarkan oleh Global Sustainibility Standards issued by the Global Sustainability Standards
Standards Board (GSBB). Mengacu pada pilihan yang Board (GSBB). Referring to the options provided in the
disediakan dalam Standar GRI, yakni Pilihan Inti dan GRI Standards, namely Core Options and Comprehensive
Pilihan Komprehensif, laporan ini telah disiapkan sesuai Options, this report has been prepared by the GRI
dengan Standar GRI: Pilihan “Core/Inti”. Di samping itu, Standards: “Core” Options. In addition, as a Financial
sebagai Lembaga Jasa Keuangan (LJK), laporan ini Services Institution (LJK), this report was prepared
disusun berdasarkan POJK No.51/POJK.03/2017 tentang based on POJK No.51/POJK.03/2017 concerning the
Penerapan Keuangan Berkelanjutan Bagi Lembaga Jasa Implementation of Sustainable Finance for Financial
Page 9
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
7
Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik serta Surat Services Institutions, Issuers, and Public Companies as well
Edaran OJK No.16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi as OJK Circular Letter No.16/SEOJK. 04/2021 concerning
Laporan Tahunan Emiten dan Perusahaan Publik. the Form and Content of Annual Reports of Issuers and
Public Companies.
Pada laporan ini, terdapat beberapa penyajian ulang In this report, there are several restatements of information
informasi yang bersifat memperbaiki laporan tahun- that improve previous years’ reports. Among other things,
tahun sebelumnya. Antara lain, pilihan Topik Materialitas the choice of Materiality Topic and the amount of Economic
dan jumlah dari Nilai Ekonomi yang Dihasilkan dan Nilai Value Generated and Economic Value Distributed. Bank
Ekonomi yang Didistribusikan. Bank Sulselbar berusaha Sulselbar strives to convey all information about Material
menyampaikan semua informasi tentang Topik Material Topics as determined by all report preparation guidelines.
seperti yang ditentukan oleh semua panduan penyusunan
laporan.
Data kuantitatif dalam laporan disajikan menggunakan Quantitative data in the report is presented using the
prinsip daya banding (comparability) minimal dalam 3 (tiga) principle of comparability for a minimum of 3 (three)
tahun berturut-turut. Dengan demikian, pengguna laporan consecutive years. In this way, report users and the public
dan publik dapat melakukan analisis tren ihwal kinerja can carry out trend analysis regarding the Company’s
Perusahaan. Seluruh data keuangan dalam laporan ini performance. All financial data in this report uses Rupiah
menggunakan nominasi Rupiah kecuali diindikasikan lain. denominations unless otherwise indicated. The use of the
Penggunaan kata “Bank Sulselbar”, “Bank”, “Perusahaan”, words “Bank Sulselbar”, “Bank”, “Company”, “Company”,
“Perseroan”, dan “Kami” menunjuk pada PT Bank Sulselbar. and “We” refers to PT Bank Sulselbar.
Data keuangan merujuk pada Laporan Tahunan Perseroan Financial data refers to the Company’s Annual Report
yang sudah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik. Laporan which has been audited by the Public Accounting Firm.
dibuat dalam dua bahasa, yakni Bahasa Indonesia dan Reports are made in two languages, namely Indonesian
Bahasa Inggris. Untuk menghemat kertas, Kami mencetak and English. To save paper, we print this report in limited
laporan ini dalam jumlah terbatas dengan versi digital dapat quantities with a digital version that can be downloaded via
diunduh melalui situs resmi Perusahaan di alamat http:// the Company’s official website at http://www.banksulselbar.
www.banksulselbar.co.id. co.id.
Semua informasi yang terpenuhi dalam laporan ini ditandai All information provided in this report is indicated by the
dengan pencantuman angka pengungkapan Standar inclusion of the GRI Standards disclosure number at the
GRI di belakang kalimat atau alinea yang relevan. Untuk back of the relevant sentence or paragraph. To make
memudahkan pembaca menemukan informasi sesuai it easier for readers to find information according to
rujukan, kami menyertakan penanda khusus berupa angka references, we have included special markers in the form
dan huruf sesuai panduan. Data lengkap kecocokan isi of numbers and letters according to the guide. Complete
laporan dengan Indeks Standar GRI disajikan di bagian data on the suitability of the report contents with the GRI
belakang laporan ini, dimulai pada halaman 200. Standard Index is presented at the back of this report,
starting on page 200.
[GRI 3-1; 3-3]
Ruang Lingkup dan Batasan Topik (Boundary)
Scope and Topic Limitations (Boundary)
Laporan Keberlanjutan ini menyajikan kinerja non finansial This Sustainability Report presents the Bank’s non-financial
Bank di bidang lingkungan, sosial, dan tata kelola dalam performance in the environmental, social, and governance
lingkup usaha Bank Sulselbar yang kami pertimbangkan areas within the scope of Bank Sulselbar’s business which
material untuk dilaporkan kepada pemangku kepentingan we consider material to report to stakeholders and the public.
dan masyarakat. Untuk menentukan Topik Material, Bank To determine Material Topics, Bank Sulselbar applies GRI
Sulselbar menerapkan prinsip-prinsip GRI Standard dan Standard principles and parameters by the requirements
Page 10
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
8 Bank Sulselbar
parameter yang sesuai dengan persyaratan POJK No.51/ of POJK No.51/POJK.03/2017, namely Content Principles
POJK.03/2017, yakni Prinsip Isi dan Prinsip Kualitas. and Quality Principles.
Prinsip Isi Content Principle
Dalam menentukan isi laporan dan batasan topik, terdapat In determining the report content and topic boundaries,
4 (empat) prinsip isi yang menjadi pertimbangan: there are 4 (four) content principles that are taken into
consideration:
1. Inklusivitas Pemangku Kepentingan (Stakeholders 1. Stakeholder Inclusiveness
Inclusiveness) The stakeholder involvement factor is one of the
Faktor keterlibatan pemangku kepentingan merupakan indicators for assessing the Bank’s sustainability.
salah satu indikator penilaian keberlanjutan Bank. The stakeholder inclusiveness identification process
Proses identifikasi inklusivitas pemangku kepentingan includes the interests of each party in the Bank’s
meliputi kepentingan masing-masing pihak dengan business activities. Stakeholders are involved in
kegiatan usaha Bank. Pemangku kepentingan terlibat determining opinions on the importance of issues that
dalam menentukan pendapat atas pentingnya isu yang need to be addressed in the report.
perlu disampaikan dalam laporan.
2. Konteks Keberlanjutan (Sustainablity Context) 2. Sustainability Context
Laporan disusun menyuaikan dengan strategi Bank di The report is prepared by the Bank’s strategy for the
tahun berjalan dan sejalan dengan konteks keuangan current year and in line with the sustainable financial
berkelanjutan yang meliputi kinerja Bank dilihat dari context which includes the Bank’s performance from
aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial. economic, environmental, and social aspects.
3. Materialitas (Materiality) 3. Materiality
Aspek materialitas berkenaan dengan dampak ekonomi, The materiality aspect concerns the economic,
lingkungan, dan sosial yang disebabkan oleh kegiatan environmental, and social impacts caused by the Bank’s
usaha Bank dan signifikan dalam evaluasi dan penilaian business activities and is significant in stakeholder
pemangku kepentingan. Topik material merupakan evaluation and assessment. Material topics are the
topik utama yang digunakan dalam menyusun laporan main topics used in preparing this report.
ini.
4. Kelengkapan (Completeness) 4. Completeness
Aspek kelengkapan berkenaan dengan pengungkapan The completeness aspect concerns the disclosure of all
semua aspek berkelanjutan yang material, sehingga material sustainability aspects so that stakeholders can
pemangku kepentingan dapat mengevaluasi nilai evaluate the Bank’s sustainability value. Information is
keberlanjutan Bank. Informasi disajikan dalam narasi presented in narratives and figures as qualitative and
dan angka sebagai informasi kualitatif dan kuantitatif quantitative information to provide completeness for
untuk memberikan kelengkapan bagi pembaca. readers.
Prinsip Kualitas Quality Principles
Dalam menyusun Laporan ini, Bank Sulselbar berpatokan In preparing this report, Bank Sulselbar is based on quality
pada prinsip kualitas yang meliputi: principles which include:
1. Keseimbangan: Laporan mencerminkan aspek-aspek 1. Balance: The report reflects the positive and negative
positif dan negatif dari kinerja Bank. Informasi terkait aspects of the Bank’s performance. Information related
capaian dan prestasi serta tantangan disampaikan to achievements and challenges is conveyed by the
sesuai dengan kondisi Bank. Bank’s conditions.
2. Komparabilitas: Laporan berisi kinerja ekonomi, 2. Comparability: The report contains economic,
lingkungan, dan sosial pada tahun pelaporan beserta environmental, and social performance in the reporting
Page 11
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
9
tahun-tahun sebelumnya agar pemangku kepentingan year and previous years so that stakeholders can
dapat membandingkan kinerja yang ada. compare existing performance.
3. Akurasi: Laporan disampaikan secara akurat dan 3. Accuracy: Reports are submitted accurately and in detail
terperinci, sehingga pemangku kepentingan bisa so that stakeholders can assess existing performance.
menilai kinerja yang ada. Angka dan informasi telah Figures and information have been checked internally
diperiksa secara internal perusahaan sehingga diyakini by the company so they are guaranteed to be accurate.
akurasinya.
4. Ketepatan waktu: Laporan disusun secara teratur 4. Punctuality: Reports are prepared regularly according
sesuai jadwal yang ditetapkan. Laporan disajikan to a set schedule. The report is presented together with
bersama dengan Laporan Tahunan sebagai materi the Annual Report as discussion material at the General
diskusi dalam Rapat Umum Pemegang Saham. Meeting of Shareholders.
5. Kejelasan: Laporan memuat kinerja ekonomi, 5. Clarity: The report contains economic, environmental,
lingkungan, dan sosial dengan pemaparan informasi and social performance with clear and easy to
yang jelas dan mudah dipahami. understand information.
6. Keandalan: Laporan berisi kinerja ekonomi, lingkungan 6. Reliability: The report contains economic,
dan sosial yang kebenarannya dapat diuji. Data dan environmental, and social performance whose veracity
informasi yang tersaji berasal dari sumber daya yang can be tested. The data and information presented
sudah disetujui dan diverifikasi oleh pihak berwenang. come from resources that have been approved and
verified by the authorities.
[GRI 3-1; 3-3]
Penetapan Topik Material dan Boundary
Determination of Material Topics and Boundaries
Proses penetapan topik material merupakan langkah The process of determining material topics is an important
penting dalam penyusunan Laporan Keberlanjutan step in preparing a Company Sustainability Report. In
Perseoran. Dalam menetapkan topik material dan batasan determining material topics and report boundaries, Bank
laporan, Bank Sulselbar menggunakan 4 (empat) langkah Sulselbar uses the 4 (four) steps required by GRI, namely:
yang disyaratkan oleh GRI, yaitu:
1. Langkah Identifikasi: Mengidentifikasikan topik- 1. Identification Steps: Identify material/important topics
topik yang material/penting dan menetapkan batasan and set boundaries.
(boundary).
2. Langkah Prioritasi: Membuat prioritas atas topik-topik 2. Prioritization Steps: Prioritize the topics identified in
yang telah diidentifikasi pada langkah sebelumnya. the previous step.
3. Langkah Validasi: Melakukan validasi atas topik-topik 3. Validation Steps: Validate these material topics
material tersebut
4. Langkah Tinjauan/Review: Melakukan tinjauan 4. Review/Review Steps: Conduct a review or review of
atau reviu atas laporan setelah diterbitkan guna the report after it is published to improve the quality of
meningkatkan kualitas laporan tahun berikutnya. the following year’s report.
Penentuan topik material dalam laporan ini, seperti The determination of material topics in this report, as
disebutkan dalam Standar GRI, adalah topik-topik yang stated in the GRI Standards, are topics that Bank Sulslebar
telah Bank Sulslebar prioritaskan untuk dicantumkan dalam has prioritized for inclusion in the report. The dimensions
laporan. Dimensi yang digunakan untuk menentukan topik used to determine priority topics include impacts on the
prioritas, antara lain dampak bagi ekonomi, sosial, dan economy, society, and environment, including positive
lingkungan termasuk di dalamnya yang bernilai positif. ones. In determining and determining material topics
Dalam menentukan dan menetapkan topik material dan and boundaries, we pay attention to issues that have a
boundary, Kami memperhatikan isu-isu yang berpengaruh significant impact on the Bank and all stakeholders.
signifikan bagi Bank dan seluruh pemangku kepentingan.
Therefore, in the process of determining the topics included
Karena itu, dalam proses menentukan topik-topik yang
Page 12
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
10 Bank Sulselbar
masuk dalam laporan, Bank Sulselbar melakukan in the report, Bank Sulselbar conducted a material impact
kajian dampak material dengan membentuk Grup study by forming an Internal Discussion Group to discuss
Diskusi Internal guna membahas dampak operasional operational impacts on key stakeholders. The Bank also
terhadap para pemangku kepentingan utama. Bank juga considers input from various parties, both internal and
mempertimbangkan masukan dari berbagai pihak baik external, through strategic communication with related
internal maupun eksternal melalui komunikasi strategis parties, including customers and communities around
dengan pihak terkait termasuk nasabah dan masyarakat operations.
sekitar operasional.
Alur Penentuan Isi Laporan Flow of Determining Report Contents
Topik Aspek Pengungkapan Pendekatan Manajemen Indikator
Topic Aspect Disclosure of Management Approaches Indicator
Step Identifikasi Step Prioritas Step Validasi
1 Identifikation 2 Priority 3 Validation
Kontek Keberlanjutan Materialitas Kelengkapan
Sustainability Context Materiality Completeness
Perlibatan Pemangku Kepentingan
Greator Involvement of Stakeholders
Review Step
Reviews 4
Kontek Keberlanjutan Perlibatan Pemangku Kepentingan
Sustainability Context Greator Involvement of Stakeholders
Hasil dari diskusi tersebut yang berisi sejumlah topik
material, oleh Bank Sulselbar dilakukan uji materialitas As a result of the discussion, which contained several
terhadap topik-topik material tersebut dan dipertimbangkan material topics, Bank Sulselbar carried out a materiality
mana yang layak disampaikan dalam laporan termasuk test on these material topics and considered which ones
boundary-nya. Untuk menentukan tingkat/bobot were appropriate to convey in the report, including the
kepentingan atau dampak dari topik-topik material yang boundaries. To determine the level/weight of importance or
telah dipilih, Bank membagi topik-topik material pada impact of the selected material topics, the Bank divides the
kategori “tinggi/high”, “sedang/medium”, dan “rendah/low” material topics into “high”, “medium/medium”, and “low/low”
yang digambarkan dalam Diagram Matrik Materialitas. categories as depicted in the Materiality Matrix Diagram.
[GRI 3-2]
Diagram Matriks Material
Material Matrix Diagram
Sebagai hasil akhir dalam proses penentuan topik material
dan boundary, Bank Sulselbar telah mengidentifikasi dan As the final result in the process of determining material
menentukan 17 (tujuh belas) isu atau topik keberlanjutan and boundary topics, Bank Sulselbar has identified and
yang material. Topik material dalam laporan ini bertambah determined 17 (seventeen) material sustainability issues or
2 (dua) topik yakni Pajak dan Pengelolaan Emisi Karbon, topics. The material topics in this report increased by 2 (two)
serta berkurang 1 (satu) topik yakni Keberadaan Pasar. topics, namely Tax and Carbon Emission Management,
Topik material yang dipilih untuk masuk dalam Laporan and decreased by 1 (one) topic, namely Market Existence.
Keberlanjutan Bank Sulselbar Tahun 2023 menyesuaikan The material topics chosen to be included in the 2023 Bank
dengan situasi dan kondisi maupun aturan terbaru. Ke-17 Sulselbar Sustainability Report adapt to the situation and
topik material itu adalah: conditions as well as the latest regulations. The 17 material
topics are:
Page 13
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
11
1. Kinerja Ekonomi
2. Investasi Infrastruktur dan Dukungan
Layanan
3. Dampak Ekonomi Tidak Langsung
4. Anti Korupsi
5. Pajak
6. Material
7. Energi
8. Air dan Efluen
9. Pengelolaan Emisi Karbon
10. Kepatuhan Lingkungan
11. Ketenagakerjaan
12. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
13. Pendidikan dan Pelatihan
14. Keanekaragaman dan Kesempatan Setara
15. Pemasaran dan Label Produk
16. Privasi Pelanggan
17. Pemberdayaan Masyarakat Lokal
1. Economic Performance
2. Infrastructure Investment and Service Support
3. Indirect Economic Impact
4. Anti-Corruption
5. Taxes
6. Materials
7. Energy
8. Water and Effluent
9. Carbon Emission Management
10. Environmental Compliance
11. Employment
12. Occupational Safety and Health (K3)
13. Education and Training
14. Diversity and Equal Opportunity
15. Marketing and Product Labeling
16. Customer Privacy
17. Local Community Empowerment
Berdasakan hasil uji materialitas, diperoleh 9 (sembilan) Based on the results of the materiality test, 9 (nine) material
topik material yang mendapat peringkat tinggi/sangat tinggi topics were obtained that received high/very high ratings
bagi Bank dan pemangku kepentingan, yaitu: from the Bank and stakeholders, namely:
Diagram Matrik Materialitas Materiality Matrix Diagram
High
Dampak
Medium ke pemangku
1 Kepentingan
Low 2
Impact on
3 Stakeholders
8
12 10
Dampak ke 9
13
Kepentingan 11
Perusahaan 4
Impact on 5
6
Company 7
Interest
Page 14
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
12 Bank Sulselbar
Sementara itu, 8 (delapan)
High topik material yang lain
1. Kinerja Ekonomi mendapat skor sedang/ Low : tidak ada
2. Investasi Infrastruktur dan medium, yaitu: There aren’t any
Dukungan Layanan
Meanwhile, 8 (eight) other
4. Anti Korupsi
5. Pajak material topics received
11. Ketenagakerjaan medium scores, namely:
13. Pendidikan dan Pelatihan
14. Keanekaragaman dan Medium
Kesempatan Setara 3. Dampak Ekonomi Tidak
16. Privasi Pelanggan Langsung
17. Pemberdayaan Masyarakat 6. Material
Lokal 7. Energi
1. Economic Performance 8. Air dan Efluen
2. Infrastructure Investment and 9. Pengelolaan Emisi Karbon
Service Support 10. Kepatuhan Lingkungan
4. Anti-Corruption 11. Keselamatan dan Kesehatan
5. Taxes Kerja (K3)
11. Employment 12. Pemasaran dan Label Produk
13. Education and Training 3. Indirect Economic Impact
14. Diversity and Equal 6. Materials
Opportunity 7. Energy
16. Customer Privacy 8. Water and Effluent
17. Local Community 9. Carbon Emission Management
Empowerment 10. Environmental Compliance
11. Occupational Health and Safety
(OHS)
12. Marketing and Product Labeling
Daftar Topik Material dan Boundary 2022 List of Material and Boundary Topics 2022
Topik Material dan Boundary tahun 2022 disajikan dalam Material and Boundary topics for 2022 are presented in the
tabel berikut: following table:
Batasan Topik
Reason for This Topic
Topik Material [102-47] Nomor Pengungkapan Alasan Topik Ini Material
Di Dalam Di Luar Material
Bank Bank
Topik Ekonomi/ Economics Topic
Kinerja Ekonomi GRI 201-1, GRI 201-2, Berdampak signifikan bagi pemangku √ √ Significant impact for
GRI 201-3, GRI 201-4 kepentingan stakeholders
Investasi Infrastruktur dan GRI 203-1 Berdampak signifikan bagi pemangku √ √ Significant impact for
Dukungan Layanan kepentingan stakeholders
Dampak Ekonomi Tidak GRI 203-1, GRI 203-2 Berdampak signifikan bagi pemangku √ √ Significant impact for
Langsung kepentingan stakeholders
Anti Korupsi GRI 205-1, GRI 205-2, Berdampak signifikan bagi √ √ Significant impact on the
GRI 205-3 pembangunan development
Pajak GRI 207-1, GRI 2017-2, Berdampak signifikan bagi √ √ Significant impact on the
GRI 207-3 pembangunan development
Topik Lingkungan/ Environmental Topics
Material GRI 301-1 Berdampak signifikan bagi √ √ Significant impact on
keberlanjutan sustainability
Energi GRI 302-1, GRI 302-4 Berdampak signifikan bagi √ √ Significant impact on
keberlanjutan sustainability
Pengelolaan Emisi Karbon GRI 305-5, GRI 305-6 Berdampak signifikan bagi √ √ Significant impact on
keberlanjutan sustainability
Air dan Efluen GRI 303-1, GRI 303-5 Berdampak signifikan bagi √ √ Significant impact on
keberlanjutan sustainability
Kepatuhan Lingkungan GRI 307-1, GRI 419-1 Bentuk Kepatuhan Terhadap Peraturan √ √ Forms of Compliance with
Regulations
Topik Sosial/ Social Topic
Ketenagakerjaan GRI 401-1, GRI 401-2, Berdampak signifikan bagi pegawai √ - Significant impact on
GRI 401-3, GRI 405-1, employees
GRI 405-2, GRI 407-1,
GRI 408-1, GRI 409-1
Keselamatan dan Kesehatan GRI 403-1, GRI 403-2, Berdampak signifikan bagi pegawai √ - Significant impact on
Kerja (K3) GRI 403-3, GRI 403-4, employees
GRI 403-5, GRI 403-6,
GRI 403-7
Page 15
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
13
Batasan Topik
Reason for This Topic
Topik Material [102-47] Nomor Pengungkapan Alasan Topik Ini Material
Di Dalam Di Luar Material
Bank Bank
Pelatihan dan Pendidikan GRI 403-3, GRI 404-1, Berdampak signifikan bagi pegawai √ - Significant impact on
GRI 404,2, GRI 404-3 employees
Keanekaragaman dan GRI 405-1, GRI 405-2 Berdampak signifikan bagi pegawai √ - Significant impact on
Kesempatan Setara employees
Pemasaran dan Label Produk GRI 417-1, GRI 417-2, Berdampak signifikan bagi nasabah - √ Significant impact on
GRI 417-3 customers
Privasi Pelanggan GRI 418-1 Berdampak signifikan bagi pemangku - √ Significant impact for
kepentingan stakeholders
Masyarakat Lokal GRI 413-1, GRI 413-2 Berdampak signifikan bagi masyarakat - √ Significant impact on society
[GRI 2-5] [G.1.]
External Assurance dan Keandalan Laporan
External Assurance and Reliability of Reports
Pada penyusunan Laporan Berkelanjutan Tahun 2023, In preparing the 2023 Sustainability Report, Bank Sulselbar
Bank Sulselbar masih belum menggunakan Jasa Penjamin still has not used Guarantee Services from an independent
dari pihak luar yang independen (External Assurance). external party (External Assurance). Examination of the
Pemeriksaan isi laporan dilakukan oleh tim internal contents of the report is carried out by the Company's
Perusahaan yang telah ditetapkan Direksi. Namun, internal team appointed by the Board of Directors.
Bank Sulselbar menjamin kebenaran dan keabsahan However, Bank Sulselbar guarantees the truth and validity
informasi dalam laporan ini, karena telah mengacu kepada of the information in this report, because it has referred
aspek-aspek GRI Standards dan Peraturan OJK No.51/ to aspects of the GRI Standards and OJK Regulation
POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan No.51/POJK.03/2017 concerning the Implementation of
bagi Lembaga Jasa Keuangan yang dilengkapi dengan Sustainable Finance for Financial Services Institutions
SEOJK No.16/2021. which is equipped with SEOJK No.16/ 2021.
Untuk menjamin kebenaran metode penulisan, kredibilitas, To ensure the correctness of the writing method, credibility,
dan kualitas informasi yang tercantum dalam laporan ini, and quality of the information contained in this report, all
seluruh isi dan data telah melalui tahap verifikasi internal content and data have gone through an internal verification
oleh Dewan Komisaris dan Direksi Bank Sulselbar yang juga stage by the Board of Commissioners and Directors of Bank
telah dinyatakan dalam Pernyataan Direksi dan Komisaris. Sulselbar which has also been stated in the Statement
Namun, ke depannya, Bank Sulselbar berkomitmen untuk of the Directors and Commissioners. However, in the
melibatkan pihak eksternal untuk meningkatkan kualitas future, Bank Sulselbar is committed to involving external
dan keandalan Laporan Keberlanjutan Bank. parties to improve the quality and reliability of the Bank's
Sustainability Report.
[GRI 2-3] [G.2.]
Umpan Balik dan Kontak
Feedback and Contact
Kami hanya mencetak Laporan Keberlanjutan ini dalam We only print this Sustainability Report in limited quantities,
jumlah terbatas, dengan pertimbangan mengurangi with the consideration of reducing excessive paper use as
pemakaian kertas yang berlebih sebagai komitmen Bank part of Bank Sulselbar’s commitment to the environment
Sulselbar terhadap lingkungan dan upaya pelestarian alam. and nature conservation efforts. However, this report
Namun demikian laporan ini dapat dapat diakses melalui can be accessed via the Company’s website at www.
website Perusahaan di www.banksulselbar.co.id. banksulselbar.co.id.
Page 16
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
14 Bank Sulselbar
Bank Sulselbar menghargai setiap input yang disampaikan Bank Sulselbar appreciates every input submitted by
oleh pemangku kepentingan dan pengguna laporan. Kami stakeholders and reports to users. We include a Feedback
menyertakan lembar Umpan Balik di bagian belakang sheet at the back of the report so that it can be filled out and
laporan agar dapat diisi dan disampaikan kembali kepada submitted back to Us. Input and questions regarding the
Kami. Masukan dan pertanyaan atas data dan informasi data and information we present will be used as material to
yang Kami sajikan akan menjadi bahan meningkatkan improve the quality of the Bank’s reports and sustainability
kualitas laporan dan kinerja keberlanjutan Bank di masa performance in the future. Bank Sulselbar will respond to
mendatang. Bank Sulselbar akan memberikan tanggapan Feedback in the following year’s Sustainability Report.
atas Umpan Balik pada Laporan Keberlanjutan tahun
berikutnya.
Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai To obtain further information regarding this Sustainability
Laporan Keberlanjutan ini, pengguna laporan dan Report, report users and Bank Sulselbar stakeholders can
pemangku kepentingan Bank Sulselbar dapat langsung directly contact the contact below: [GRI 102-53]
menghubungi kontak di bawah ini: [GRI 102-53]
Kantor Pusat
Head Office
PT Bank Sulselbar
Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 16 Makassar
Telepon +62411- 859171 (hunting)
Faksimile +62411-859178
Call Centre 1500855
Email: corporate.secretary@banksulselbar.co.id
Website: www.banksulselbar.co.id
Page 17
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
15
[GRI 2-22; 2-23; 2-24; 2-25 ] [A.1.]
Strategi Keberlanjutan
Bank Sulselbar
Bank Sulselbar Sustainability
02
Strategy
Strategi keberlanjutan Bank Sulselbar telah ditetapkan Bank Sulselbar’s sustainability strategy has been
dengan mengacu pada visi dan misi keberlanjutan yang determined by referring to the sustainability vision and
ada dalam Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan mission contained in the Sustainable Finance Action
(RAKB). Bank Sulselbar telah menetapkan visi dan misi Plan (RAKB). Bank Sulselbar has established the Bank’s
keberlanjutan Bank yang selaras dengan visi dan misi Bank sustainability vision and mission which is in line with the
Sulselbar yang memfokuskan pada pencapaian kinerja vision and mission of Bank Sulselbar which focuses on
pada 3 (tiga) aspek keberlanjutan, yakni ekonomi, sosial, achieving performance in 3 (three) aspects of sustainability,
dan lingkungan. namely economic, social, and environmental.
Bank Sulselbar berkomitmen mengimplementasikan Bank Sulselbar is committed to implementing sustainable
prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan (sustainable finance principles in business operations that are in line with
finance) dalam operasional bisnis yang sejalan dengan the sustainability agenda by providing sustainable banking
agenda keberlanjutan melalui pemberian solusi produk dan product and service solutions that directly or indirectly make
layanan perbankan berkelanjutan yang secara langsung a positive contribution to efforts to achieve the Sustainable
maupun tidak langsung memberi kontribusi positif terhadap Development Goals (SDGs).
upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
(Sustainable Development Goal’s/SDGs).
Keberlanjutan menjadi penting karena kerentanan global Sustainability is important as global vulnerability continues
terus meningkat akibat masalah iklim. Dunia tengah to increase due to climate issues. The world is and will
dan masih akan terus menghadapi tantangan dalam continue to face challenges in controlling various risks,
mengendalikan berbagai risiko, baik risiko ekonomi, sosial, including economic, social, environmental, and governance
lingkungan, dan tata kelola. risks.
Bank Sulselbar terus melakukan penyesuaian bisnis Bank Sulselbar continues to adjust its business to be
menjadi berwawasan Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola environmentally, socially, and governance (LST) oriented,
(LST), serta memetakan kegiatan perbankan yang adaptif as well as mapping banking activities that are adaptive and
Page 18
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023 16 Bank Sulselbar dan mampu memitigasi perubahan iklim. Bank terus capable of mitigating climate change. The Bank continues melakukan kajian secara menyeluruh pada berbagai aspek to conduct comprehensive studies on various operational operasional dan bagaimana prinsip-prinsip keuangan aspects and how sustainable financial principles can be berkelanjutan bisa diadopsi secara menyeluruh baik dari adopted as a whole, both in terms of Lending/Financing sisi penyaluran kredit/pembiayaan, operasional, maupun distribution, operations, as well as community social pengembangan sosial masyarakat dan pelestarian development, and environmental preservation. lingkungan. Bank Sulselbar juga terus berupaya menciptakan Bank Sulselbar also continues to strive to create sustainable pertumbuhan yang sustain melalui inovasi dan digitalisasi. growth through innovation and digitalization. On the other Di sisi lain, melakukan penyesuaian dan pengembangan hand, adjusting and developing internal capacity through kapasitas intern melalui sosialisasi dan program socialization and programs to increase knowledge and peningkatan pengetahuan dan kesadaran atas prinsip awareness of the principles of sustainable finance which keuangan berkelanjutan yang dilakukan dalam bentuk are carried out in the form of socialization and training sosialisasi dan pelatihan terkait keuangan berkelanjutan related to sustainable finance to all Human Resources (HR) kepada seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) secara periodically and in stages. berkala dan bertahap. Dalam menjalankan kegiatan usaha, Bank Sulselbar telah In carrying out business activities, Bank Sulselbar has menyusun rencana strategis untuk mewujudkan visi dan prepared a strategic plan to realize the vision and mission misi Bank Sulselbar sebagai berikut: of Bank Sulselbar as follows: 1. Rencana Jangka Panjang (5 tahunan) yakni Rencana 1. Long Term Plan (5 years), namely the Bank Sulselbar Korporasi (Corporate Plan) Bank Sulselbar Tahun Corporate Plan for 2021-2025 2021-2025 2. Rencana Jangka Menengah (3 tahunan) yakni Rencana 2. The Medium-Term Plan (3 years) is the Bank Sulselbar Bisnis Bank Sulselbar Tahun 2023-2025 yang mengacu Business Plan for 2023-2025 which refers to the pada Corporate Plan. Corporate Plan. [GRI 2-22; 2-23] Pemetaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Mapping Sustainable Development Goals Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Sustainable Development Goals (SDGs) are sustainable Development Goals/SDGs) adalah tujuan pembangunan development goals prepared by the United Nations (UN) berkelanjutan yang disusun oleh Perserikatan Bangsa- to improve the welfare of people throughout the world. In Bangsa (PBB) dalam rangka untuk meningkatkan general, this program aims to solve social and economic kesejahteraan masyarakat di seluruh dunia. Secara problems in countries that need assistance. umum, program ini memiliki tujuan untuk menyelesaikan permasalahan sosial dan ekonomi di negara yang membutuhkan bantuan. Pada tanggal 25 September 2015, negara-negara anggota On September 25, 2015, UN member countries adopted a PBB mengangkat rangkaian Agenda Pembangunan series of the 2030 Sustainable Development Agenda which Berkelanjutan 2030 yang meliputi tiga aspek dasar dalam includes three basic aspects of sustainability principles, prinsip keberlanjutan, yakni 3P (Planet, People, Profit). namely 3P (Planet, People, Profit). These three aspects Ketiga aspek ini kemudian dijabarkan ke dalam 17 rumusan are then translated into 17 formulations of Sustainable Tujuan Pembangunan Berkelanjutan sebagai berikut: Development Goals as follows:
Page 19
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
17
01 02 03 04 05
TANPA KEMISKINAN TANPA KELAPARAN KEHIDUPAN SEHAT DAN PENDIDIKAN BERKUALITAS KESETARAAN GENDER
MENGAKHIRI KEMISKINAN MENGAKHIRI KELAPARAN, SEJAHTERA MENJAMIN MENJAMIN KUALITAS MENCAPAI KESETARAAN
DALAM BENTUK APAPUN DI MENCAPAI KETAHANAN KEHIDUPAN YANG SEHAT DAN PENDIDIKAN INKLUSIF DAN GENDER DAN MEMBERDAYA-
SELURUH PENJURU DUNIA. PANGAN DAN PENINGKATAN MEMPROMOSIKAN ADIL DAN MEMPROMOSIKAN KAN KAUM IBU DAN ANAK
GIZI, DAN MEMPROMOSIKAN KESEJAHTERAAN UNTUK KESEMPATAN BELAJAR PEREMPUAN.
PERTANIAN BERKELANJUTAN. SELURUH MASYARAKAT DI SEUMUR HIDUP UNTUK SEMUA
SEGALA USIA. ORANG.
06 07 08 09 10
AIR BERSIH DAN SANITASI ENERGI BERSIH DAN PEKERJAAN LAYAK DAN INDUSTRI, INOVASI DAN BERKURANGNYA
LAYAK MENJAMIN TERJANGKAU MENJAMIN PERTUMBUHAN EKONOMI INFRASTRUKTUR KESENJANGAN MENGURANGI
KETERSEDIAAN AIR BERSIH AKSES TERHADAP SUMBER MENDUKUNG PERTUMBUHAN MEMBANGUN KESENJANGAN DI DALAM
DAN SANITASI YANG ENERGI YANG TERJANGKAU, EKONOMI YANG INFRASTRUKTUR TANGGUH, SEBUAH NEGARA MAUPUN DI
BERKELANJUTAN UNTUK TERPERCAYA, BERKELANJU- BERKELANJUTAN DAN MEMPROMOSIKAN ANTARA NEGARA-NEGARA DI
SEMUA ORANG. TAN, DAN MODERN UNTUK INKLUSIF, MEMBUKA INDUSTRIALISASI INKLUSIF DUNIA.
SEMUA ORANG. KESEMPATAN KERJA DAN BERKELANJUTAN DAN
SELUAS-LUASNYA, MENDORONG INOVASI.
PRODUKTIF SERTA
MENCIPTAKAN PEKERJAAN
YANG LAYAK UNTUK SEMUA.
11 12 13 14 15
KOTA DAN PEMUKIMAN YANG KONSUMSI DAN PRODUKSI PENANGANAN PERUBAHAN EKOSISTEM LAUTAN EKOSISTEM DARATAN
BERKELANJUTAN YANG BERTANGGUNG JAWAB IKLIM BERTINDAK CEPAT MELESTARIKAN DAN MELINDUNGI, MEMULIHKAN
MEMBANGUN KOTA-KOTA DAN MENJAMIN KEBERLANGSUN- UNTUK MEMERANGI MENJAGA DAN MENINGKATKAN
PEMUKIMAN YANG INKLUSIF, GAN KONSUMSI DAN POLA PERUBAHAN IKLIM DAN KEBERLANGSUNGAN PEMANFAATAN
AMAN, BERKUALITAS, PRODUKSI. DAMPAKNYA. SAMUDERA, LAUT DAN KEBERLANGSUNGAN
BERKETAHANAN DAN KEHIDUPAN SUMBER DAYA PEMAKAIAN EKOSISTEM
BERKELANJUTAN. KELAUTAN UNTUK DARAT, MENGELOLA HUTAN
PENGEMBANGAN SECARA BERKELANJUTAN,
PEMBANGUNAN YANG MENGURANGI TANAH TANDUS
BERKELANJUTAN. SERTA TUKAR GULING TANAH,
MEMERANGI PENGGUNDULAN
HUTAN, MENGHENTIKAN DAN
MEMULIHKAN DEGRADASI
LAHAN, SERTA
MENGHENTIKAN HILANGNYA
KEANEKARAGAMAN HAYATI.
16 17
PERDAMAIAN, KEADILAN DAN KEMITRAAN UNTUK MENCAPAI
KELEMBAGAAN YANG TUJUAN
TANGGUH MEMPERKUAT IMPLEMENTASI
MEMPROMOSIKAN DAN MEREVITALISASI
MASYARAKAT YANG DAMAI KEMITRAAN GLOBAL UNTUK
DAN INKLUSIF UNTUK PEMBANGUNAN
PEMBANGUNAN BERKELAN- BERKELANJUTAN.
JUTAN, MENYEDIAKAN AKSES
TERHADAP KEADILAN BAGI
SEMUA PIHAK TERMASUK
UNTUK LEMBAGA,
MEMBANGUN INSTITUSI YANG
EFEKTIF, AKUNTABEL DAN
INKLUSIF DI SEMUA
TINGKATAN.
Page 20
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
18 Bank Sulselbar
[GRI 2-22; 2-23]
Keselarasan Operasional Bank dengan SDGs
Alignment of Bank Operations with SDGs
Pencapaian SGDs yang dalam skala nasional telah The achievement of SGDs on a national scale has been
ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 59 determined through Presidential Regulation Number 59 of
Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan 2017 concerning the Implementation of the Achievement
Pembangunan Berkelanjutan. SDGs hanya dapat tercapai of Sustainable Development Goals. SDGs can only be
dengan keterlibatan semua pihak, termasuk sektor jasa achieved with the involvement of all parties, including
keuangan. Oleh karena itu, salah satu strategi Pemerintah the financial services sector. Therefore, one of the
untuk mendukung terciptanya SDGs adalah meminta Government’s strategies to support the creation of the
pelaku jasa keuangan nasional menerapkan prinsip SDGs is to ask national financial service players to apply
keuangan berkelanjutan yang menyeimbangkan antara sustainable financial principles that balance profit with a
profit dengan komitmen menjaga lingkungan dan memberi commitment to protecting the environment and making the
kontribusi terbaik kepada kehidupan sosial. best contribution to social life.
Bank Sulselbar telah melakukan pemetaan dukungan Bank Sulselbar has carried out support mapping for the
pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan sesuai dengan Sustainable Development Goals by the Bank’s strategies
strategi dan kegiatan Bank. Pada tahun 2023, Bank and activities. In 2023, Bank Sulselbar will add 2 (two)
Sulselbar menambah 2 (dua) prioritas menjadi 11 (sebelas) priorities to 11 (eleven) SDGs priorities which are in line
prioritas SDGs yang selaras dengan operasional bisnis with sustainable business operations carried out by the
berkelanjutan yang dijalankan Bank dan telah dilaporkan Bank and have been reported in the Sustainability Report,
dalam Laporan Keberlanjutan, yaitu: namely:
Prioritas Dukungan Terhadap Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan Priority Support for Sustainable Development Goals
Tujuan Pembangunan Development Goals
Target Program/Kegiatan Target Program/Activity
Berkelanjutan Global Global Sustainable
Rumusan tujuan SDGs ke-1: Tanpa - Penyaluran kredit untuk sektor-sektor unggulan
Kemiskinan berkelanjutan di Sulselbar
- Meningkatkan akses masyarakat miskin dan
terpencil terhadap layanan perbankan melalui
pembiayaan mikro
- Mendorong pertumbuhan UMKM dengan
meningkatkan pembiayaan dan pemberdayaan
Rumusan tujuan SDGs Ke-3: - Nihil kecelakaan kerja (zero effect) dengan The formulation of the goals - Zero work accidents (zero
Kehidupan Sehat dan Sejahtera menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja of the 3rd SDGs: Healthy effect) by implementing
(K3) and Prosperous Life Occupational Safety and
- Meningkatkan kesejahteraan pegawai Bank Health (K3)
Sulselbar dan keluarga - Improve the welfare of
- Program CSR untuk meningkatkan employees and their families
kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah - CSR program to improve the
operasi Bank welfare of the community
- Mendukung BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS around the Bank’s operational
Kesehatan untuk perlindungan karyaawan areas
Rumusan tujuan SDGS Ke-4: - Pelatihan dan pendidikan untuk meningkatkan The formulation of the Training and education to
Pendidikan Berkualitas kapasitas bagi semua insan Bank Sulselbar objectives of the 4th SDGS: increase capacity for all Bank
- Program CSR untuk membuka akses pendidikan Quality Education Sulselbar personnel
dan meningkatkan kualitas pendidikan anak-
anak di wilayah Sulselbar
- Kegiatan lilterasi dan inklusi keuangan kepada
pelajar
Rumusan tujuan SDGS Ke-7: Energi - Menyalurkan kredit berwawasan lingkungan
Bersih dan Terjangkau - Aktif dalam kegiatan pelestarian lingkungan
seperti pengolahan limbah, penghijauan, dan
perbaikan lingkungan
- Program penghematan energi, air, dan material
di internal Bank Sulselbar
Page 21
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
19
Tujuan Pembangunan Development Goals
Target Program/Kegiatan Target Program/Activity
Berkelanjutan Global Global Sustainable
Rumusan tujuan SDGS Ke-8: - Mendukung pengembangan sektor ekonomi The formulation of the goals - Support the development
Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan prioritas yang memiliki efek pengganda (antara of the 8th SDGS: Decent of priority economic sectors
ekonomi lain pertanian, industri pengolahan, usaha Work and Economic Growth that have a multiplier effect
UMKM) (among others, agriculture,
- Meningkatkan ekonomi masyarakat di sekitar processing industry, and
wilayah operasional Bank MSME businesses)
- Meningkatkan kesejahteraan karyawan - Improving the economy of the
community around the Bank’s
operational areas
- Improve employee welfare
Rumusan tujuan SDGS Ke-9: - Mendorong infrastruktur yang berketahanan The formulation of - Encouraging resilient
Industri, Inovasi dan Infrastruktur untuk mendorong inklusivitas industri sesuai the 9th SDGS goals: infrastructure to promote
prinsip literasi dan inklusi keuangan Industry, Innovation and industrial inclusiveness by
- Melakukan inovasi produk dan digitalisasi Infrastructure the principles of financial
perbankan (digital banking) untuk meningkatkan literacy and inclusion
kualitas layanan - Conduct product innovations
to improve service quality
Rumusan tujuan SDGs Ke-10: - Memperluas jangkauan pelayanan berbasis Goal formulation of the 10th - Expanding the reach of
Berkurangnya Kesenjangan digital ke nasabah dan masyarakat SDGs: Less Gaps digital-based services
- Meraih lebih banyak nasabah dari berbagai - Reaching more customers
lapisan masyarakat kurang mampu dan daerah from various layers of the
terpencil poor and remote areas
Rumusan tujuan SDGS Ke-12: - Menjamin pola konsumsi dan produksi yang Goal formulation of the - Ensuring sustainable
Konsumsi dan Produksi yang berkelanjutan 12th SDGS: Responsible consumption and production
Bertanggung Jawab - Digitalisasi perbankan dengan memanfaatkan Consumption and patterns
teknologi untuk memenuhi kebutuhan nasabah Production - Digitalization of banking
sejalan dengan upaya menjaga lingkungan by utilizing technology to
- Informasi dan pelabelan untuk produk dan meet customer needs in line
jasa Bank untuk menjamin kesehatan dan with efforts to protect the
keselamatan konsumen environment
Rumusan tujuan SDGS Ke-13: Aksi - Mengembangkan produk dan/atau jasa sesuai Goal formulation of SDGS - Develop products and
Terhadap Perubahan Iklim prinsip keuangan berkelanjutan 13: Handling Climate services according to
- Mengelola operasional Bank yang lebih efisien Change sustainable finance principles
dan ramah lingkungan - Manage bank operations
- Mendukung upaya pelestarian lingkungan that are more efficient and
environmentally friendly
Rumusan tujuan SDGs Ke-16: - Program Antikorupsi, Antigratifikasi, dan
Institusi Peradilan yang Kuat dan Whistleblowing System
Perdamaian
Rumusan tujuan SDGs Ke-17: - Meningkatkan kerja sama, kemitraan, sinergi,
Kemitraan untuk Mencapai Tujuan dan kolaborasi dengan seluruh pemangku
kepentingan
- Menjalankan program CSR dalam bentuk
kemitraan
[GRI 2-23; 2-24]
Kebijakan Keuangan Berkelanjutan
Sustainable Finance Policy
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengeluarkan The Financial Services Authority (OJK) has issued
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor Financial Services Authority Regulations (POJK)Number
51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan 51/POJK.03/2017 concerning the Implementation of
berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, Sustainable Finance for Financial Services Institutions,
dan Perusahaan Publik. Sesuai peraturan tersebut, OJK Issuers and Public Companies. By these regulations, OJK
memberikan pengertian mengenai keuangan berkelanjutan defines sustainable finance as comprehensive support
sebagai adanya dukungan menyeluruh dari seluruh from all Financial Services Institutions, Issuers, and Public
Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik Companies to support the creation of sustainable economic
untuk mendukung terciptanya pertumbuhan ekonomi growth by harmonizing economic, social, and environmental
berkelanjutan dengan menyelaraskan aspek ekonomi, aspects.
sosial, dan lingkungan hidup.
Page 22
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
20 Bank Sulselbar
Komitmen Bank Sulselbar adalah dengan menerapkan Bank Sulselbar’s commitment is to implement sustainable
prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan sesuai POJK financial principles by POJK No.51/POJK.03/2017 which is
No.51/POJK.03/2017 yang diwujudkan melalui penyusunan realized through the preparation of a Sustainable Financial
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB). Bank Action Plan (RAKB). Bank Sulselbar sets priorities for
Sulselbar menetapkan prioritas implementasi keuangan implementing sustainable finance by POJK Technical
berkelanjutan sesuai Pedoman Teknis POJK No.51/ Guidelines No.51/POJK.03/2017 Article 7 Paragraph (1)
POJK.03/2017 Pasal 7 Ayat (1) POJK yang terdiri dari 3 POJK which consists of 3 (three) priorities for implementing
(tiga) prioritas implementasi keuangan berkelanjutan, yaitu: sustainable finance, namely:
POJK No.51/ POJK No.51/POJK.03/2017
Prioritas Bank Sulselbar Priority Bank Sulselbar
POJK.03/2017 Pasal 7 Pasal 7
Pengembangan Produk 1. Meningkatkan fungsi intermediasi Bank Development of Sustainable 1. Improving the intermediation function of the
dan/atau Jasa Keuangan yang memungkinkan masyarakat dapat Financial Products and Bank, which allows the community to carry out
Berkelanjutan termasuk melakukan kegiatan ekonomi dan diharapkan Services includes increasing economic activities and is expected to improve
peningkatan portofolio dapat meningkatkan kesejahteraan sosial the portfolio of financing, the community’s social welfare by paying
pembiayaan, investasi masyarakat dengan memperhatikan aspek investments, or placements attention to environmental aspects.
atau penempatan pada lingkungan hidup. in financial instruments 2. Prepare RAKB, which will be a reference in
instrumen keuangan 2. Menyusun RAKB yang akan menjadi acuan or projects in line with implementing Sustainable Finance.
atau proyek yang sejalan dalam implementasi Keuangan Berkelanjutan. the implementation of 3. Monitoring business growth, especially in
dengan penerapan 3. Monitoring pertumbuhan bisnis khususnya Sustainable Finance. the collection and distribution of funds by the
Keuangan Berkelanjutan. dalam penghimpunan dan penyaluran dana category of Sustainable Finance.
yang sesuai dengan kategori Keuangan 4. Incorporating elements of Sustainable Finance
Berkelanjutan. in the Environmental, Economic, and Social-
4. Memasukkan unsur Keuangan Berkelanjutan related Industry Analysis prepared by the Risk
dalam Analisis Industri terkait Lingkungan Management Division.
Hidup, Ekonomi dan Sosial yang dibuat oleh
Divisi Manajemen Risiko.
Pengembangan kapasitas 1. Sosialiasi/pelatihan/workshop RAKB bagi LJK internal capacity 1. RAKB socialization/training/workshop for the
internal LJK Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh development Board of Commissioners, Directors, and all
karyawan Bank Sulselbar. employees of Bank Sulselbar.
2. Awareness Keuangan Berkelanjutan melalui 2. Awareness of Sustainable Finance through
media publikasi ataupun media interaktif publication media or Bank interactive media.
Bank.
Penyesuaian organisasi, 1. Melakukan penyesuaian dan pengkinian Adjustment of organization, 1. Adjusting and updating the Bank’s
manajemen risiko, tata struktur organisasi Bank dalam rangka risk management, organizational structure to optimize
kelola, dan/atau standar optimalisasi perencanaan, penerapan, governance, and standard Sustainable Finance implementation’s
prosedur operasional dan pengawasan implementasi Keuangan operating procedures of LJK planning, implementation, and supervision.
LJK yang sesuai dengan Berkelanjutan. by implementing Sustainable 2. Adjustment and updating of BPP and
prinsip penerapan 2. Penyesuaian dan pengkinian BPP dan/ Finance. implementation policies and guidelines
Keuangan Berkelanjutan. atau kebijakan dan pedoman pelaksanaan (including SOPs and SLAs) related to the
(termasuk SOP dan SLA) terkait improvement of each provision, as well as
penyempurnaan masing-masing ketentuan, their implementation in a practical, consistent,
serta implementasinya secara efektif, measurable, optimal, responsible, and
konsisten, terukur, optimal, bertanggung sustainable manner
jawab, dan berkelanjutan. 3. Increasing the effectiveness and targeting
3. Peningkatan efektivitas dan tepat sasaran of Social and Environmental Responsibility
atas pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial (TJSL) implementation.
dan Lingkungan (TJSL).
[GRI 2-23; 2-24]
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB)
Sustainable Finance Action Plan (RAKB)
Dalam menghadapi kompleksitas tantangan global seperti In facing the complexity of global challenges such as
perubahan iklim, ketidaksetaraan sosial, dan tekanan climate change, social inequality, and pressure on natural
terhadap sumber daya alam, keberlanjutan menjadi prioritas resources, sustainability has become a priority in the
dalam agenda pembangunan berkelanjutan. Rencana Aksi sustainable development agenda. The Sustainable Finance
Keuangan Berkelanjutan (RAKB) merupakan kerangka Action Plan (RAKB) is a strategic framework for managing
kerja strategis untuk mengelola dan mengarahkan and directing financial resources in a way that supports
sumber daya keuangan dengan cara yang mendukung a balance between economic growth, social justice, and
kesimbangan antara pertumbuhan ekonomi, keadilan environmental protection.
sosial, dan perlindungan lingkungan.
Page 23
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
21
Untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan, To achieve sustainable development goals, wise and
perencanaan keuangan yang bijaksana dan berkelanjutan sustainable financial planning is a must. Through this
menjadi suatu keharusan. Melalui RAKB ini, Bank Sulselbar RAKB, Bank Sulselbar ensures that its operational activities
memastikan kegiatan operasionalnya dilaksanakan secara are carried out sustainably and responsibly, and contribute
berkelanjutan dan bertanggung jawab, serta berkontribusi to sustainable economic development.
pada pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
RAKB Bank Sulselbar Tahun 2023 adalah tindak lanjut dari RAKB Bank Sulselbar 2023 is a follow-up to the
implementasi POJK No.51/POJK.03/2017, di mana POJK implementation of POJK No.51/POJK.03/2017, where
mengeluarkan mandatori untuk perbankan melakukan POJK issued a mandate for banks to prepare and submit
penyusunan dan penyampaian dokumen rencana aksi. action plan documents. This RAKB is Bank Sulselbar's
RAKB ini merupakan rencana aksi keberlanjutan Bank sustainability action plan which in 2023 will be included in
Sulselbar yang di tahun 2023 masuk dalam RAKB 5 (lima) the 5 (five) annual RAKB.
tahunan.
RAKB tahun 2023 berfokus pada memperkuat struktur tata The 2023 RAKB focuses on strengthening the sustainability
kelola keberlanjutan melalui penyempurnaan ketentuan governance structure through improving provisions and
dan pelaksanaan sosialisasi Sistem Manajemen Kesehatan implementing the socialization of the Occupational Health
Keselamatan Kerja dan Lingkungan (SMK3L). RAKB juga and Safety and Environmental Management System
fokus pada pelaksanaan survei untuk evaluasi dalam (SMOHSL). RAKB also focuses on conducting surveys for
rangka perbaikan dan peningkatan kualitas aktivitas usaha evaluation to improve and increase the quality of business
dan operasional. and operational activities.
Selain itu, untuk memperkuat struktur tata kelola In addition, to strengthen the sustainability governance
keberlanjutan, Bank Sulselbar melaksanakan pelatihan structure, Bank Sulselbar carries out training for all
kepada seluruh pegawai dengan berbagai jenjang jabatan. employees at various levels of positions. Sustainable
Pelatihan keuangan berkelanjutan tahun 2022, sama finance training in 2022, the same as in previous years,
seperti tahun-tahun sebelumnya, dilakukan oleh Bank will be carried out by the Bank in collaboration with various
bekerja sama dengan berbagai konsultan dan fasilitator consultants and training facilitators as resource persons.
pelatihan sebagai narasumber.
[GRI 2-23; 2-24]
Tujuan RAKB
Purpose of RAKB
RAKB Bank Sulselbar merupakan panduan strategis yang Bank Sulselbar’s RAKB is a strategic guideline prepared by
disusun Bank sebagai upaya menerapkan keuangan the Bank as an effort to implement sustainable finance in
berkelanjutan dalam kegiatan usaha dan program business activities and work programs that aim to maintain
kerja yang bertujuan untuk menjaga pertumbuhan dan business growth and profitability by paying attention to
profitabilitas usaha dengan memperhatikan keseimbangan economic, social, and natural sustainability balance and
dan keselarasan ekonomi, sosial, dan kelestarian alam. harmony. RAKB Objectives for Banks:
Tujuan RAKB bagi Bank:
1. Untuk memenuhi kewajiban sesuai dengan POJK 1. To fulfill obligations by POJK No.51/POJK.03/2017
No.51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan concerning the Implementation of Sustainable Finance
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, for Financial Services Institutions, Issuers, and Public
dan Perusahaan Publik. Companies.
2. Untuk menunjukkan komitmen dan tanggung jawab 2. To demonstrate commitment and responsibility
terhadap isu-isu global seperti perubahan iklim, towards global issues such as climate change, poverty,
kemiskinan, ketimpangan, dan hak asasi manusia. inequality, and human rights.
Page 24
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
22 Bank Sulselbar
3. Untuk menciptakan nilai tambah bagi nasabah, 3. To create added value for customers, employees,
karyawan, pemegang saham, dan masyarakat melalui shareholders, and society through products and
produk dan layanan yang ramah lingkungan sosial, dan services that are environmentally friendly, social and
tata kelola. governance friendly.
Kegiatan Keberlanjutan
Sustainability Activities
Kegiatan keberlanjutan yang ditetapkan dan akan Sustainability activities that have been determined and will
dicapai secara berkelanjutan sebagai upaya memperkuat be achieved on an ongoing basis as an effort to strengthen
posisi bisnis dan daya saing Perusahaan dalam rangka the Company’s business position and competitiveness to
merealisasikan visi dan misi keberlanjutan Bank, meliputi realize the Bank’s sustainability vision and mission, include
4 (empat) pilar, yaitu: 4 (four) pillars, namely:
1. Memperkuat struktur tata kelola keberlanjutan 1. Strengthen sustainability governance structures
2. Memperkuat pembentukan perbankan berkelanjutan 2. Strengthening the formation of sustainable banking
3. Menjaga dan melestarikan alam dan lingkungan 3. Protect and preserve nature and the environment
4. Memperkuat kolaborasi dan sinergi dengan masyarakat 4. Strengthening collaboration and synergy with the
community
Program Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan
Sustainable Finance Action Plan Program
Prioritas RAKB pada tahun ke-4 akan tetap berfokus pada RAKB’s priorities in the 4th year will remain focused on
manajemen risiko, tata kelola, dan/atau standar prosedur risk management, governance, and/or standard operating
operasional (Standard Operating Procedure/SOP) yang procedures (SOPs) that are by sustainable financial
sesuai dengan prinsip keuangan berkelanjutan. Bank principles. Bank Sulselbar focuses on preparing basic rules
Sulselbar fokus untuk mempersiapkan dasar aturan or policies to support the implementation of sustainable
ataupun kebijakan untuk mendukung terlaksananya finance by Regulatory regulations. Year 4 is a continuation
sustainable finance sesuai dengan aturan Regulator. of the previous year’s priority of increasing internal capacity.
Tahun ke-4 merupakan lanjutan dari prioritas pada tahun
sebelumnya untuk peningkatan kapasitas intern.
Prioritas periode sebelumnya adalah pengembangan The priority for the previous period was internal capacity
kapasitas internal dalam rangka mendukung implementasi development to support the implementation of sustainable
prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan. Pengembangan finance principles. The development of the Bank’s internal
kapasitas internal Bank dimulai dengan tahap persiapan capacity begins with the preparation stage for human
SDM agar memahami dan mampu menjalankan prinsip- resources to understand and be able to implement the
prinsip keuangan berkelanjutan. principles of sustainable finance.
Bersamaan dengan persiapan RAKB, Bank tetap Simultaneously with the preparation of RAKB, the Bank
menjalankan program-program yang selaras dengan RAKB, continues to implement programs that are in line with RAKB,
termasuk program Corporate Social Responsibility dan including Corporate Social Responsibility and Corporate
Corporate Culture. Selain itu, ketentuan internal sebagai Culture programs. Apart from that, internal provisions as
pedoman pelaksanaan aksi keuangan berkelanjutan guidelines for implementing sustainable financial actions
juga menjadi pengutamaan untuk memastikan bahwa are also a priority to ensure that all sustainable financial
seluruh aksi keuangan berkelanjutan yang dijalankan telah actions carried out comply with sustainable financial
memenuhi prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan. principles.
Page 25
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
23
Bank Sulselbar menetapkan sejumlah target kegiatan Bank Sulselbar has set several priority activity targets and
prioritas dan indikator pencapaian aksi keuangan indicators for achieving sustainable financial actions for
berkelanjutan untuk tahun 2023 yang berpatokan pada 2023 which are based on the four pillars of the Company’s
empat pilar kegiatan keberlanjutan Perusahaan. sustainability activities.
Pilar 1: Memperkuat Struktur Tata Kelola 1st Pillar : Strengthening the Sustainability Governance
Keberlanjutan Structure
Periode Target Kegiatan Prioritas Indikator Pencapaian
2023 1. Penyusunan/pengkinian BPP/SOP Internal Bank yang Penyusunan/pengkinian BPP dan/atau kebijakan dan pedoman pelaksanaan
selaras dengan penerapan keuangan berkelanjutan (termasuk SOP dan SLA) terkait penyempurnaan masing-masing ketentuan,
serta implementasinya secara efektif, konsisten, terukur, optimal,
bertanggung jawab, dan berkelanjutan
2. Penyusunan dan Finalisasi BPP/SOP Keuangan Memasukkan unsur keuangan berkelanjutan dalam Analisis Industri terkait
Berkelanjutan Lingkungan Hidup, Ekonomi, dan Sosial
3. Awareness terhadap keuangan berkelanjutan secara Self and hard campaign mengenai keuangan berkelanjutan
berkala melalui media publikasi internal ataupun media
interaktif
4. Melakukan survei untuk evaluasi dalam rangka Partisipasi yang tinggi dan keikutsertaan aktif dari nasabah dalam
perbaikan dan peningkatan kualitas aktivitas usaha dan pelaksanaan survei, dilanjutkan dengan tahapan evaluasi dan tindak lanjut
operasional
Pilar 2: Memperkuat Pembentukan Perbankan 2nd Pillar : Strengthening the Establishment of
Keberlanjutan Sustainable Banking
Periode Target Kegiatan Prioritas Indikator Pencapaian
2023 1. Pengayaan eksisting produk/layanan beserta fiturnya yang sejalan Peningkatan pendapatan dari Channel Digital
dengan Keuangan Berkelanjutan yakni: Implementasi Loan Originating System (LOS)
Mendorong transaksi non tunai (cashless society) melalui layanan Implementasi Online Boarding
perbankan tanpa kantor (nir kantor) antara lain pengembangan fitur
e-banking, mobile banking, dan internet banking;
Menyediakan dan memperluas dukungan akses keuangan bagi
seluruh masyarakat termasuk kaum difabel, kelompok masyarakat
kurang mampu dan di daerah terpencil
2. Mempersiapkan pelaksanaan Spin Off UUS 2023 (termasuk Selesainya Spin Off sesuai tahapan dan ketentuan
pemenuhan kewajiban modal disetor)
Pilar 3: Menjaga dan Melestarikan Alam dan 3rd Pillar : Protecting and Preserving Nature and the
Lingkungan Environment
Periode Target Kegiatan Prioritas Indikator Pencapaian
2023 1. Knowledge Management Forum terkait RAKB melalui e-learning Tingkat penggunaan e-learning oleh karyawan 100%
2. Gedung Kantor Pusat Bank yang ramah energi dan lingkungan Penggunaan lampu LED dan solar panel untuk lampu
penerangan pada area pekarangan dan parkiran Kantor Pusat
& Cabang Utama Makassar
Efisiensi penggunaan listrik minimal 10% pada Kantor Pusat
dan Cabang Utama Makassar
3. Pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan/TJSL Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan/TJSL
terlaksana sesuai rencana
Page 26
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
24 Bank Sulselbar
Pilar 3: Memperkuat Kolaborasi dan Sinergi Pillar 3: Strengthening Collaboration and Synergy
dengan Masyarakat with the Community
Periode Target Kegiatan Prioritas Indikator Pencapaian
2023 1. Pemberdayaan BUMDES yang telah bekerja sama dengan Bank Pemberdayaan BUMDES untuk permodalan dan edukasi
2. Inklusi keuangan untuk mendorong UMKM Meningkatkan penyaluran KUR/KUR Mikro
3. Pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan/ Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan/TJSL terlaksana
TJSL sesuai rencana
4. Memperluas ekosistem digital Paling kurang 1 produk/jasa yang terimplementasi dan memenuhi
kriteria keuangan berkelanjutan
5. Membentuk ekosistem halal Paling kurang 1 produk/jasa yang berbasis syariah/halal dan
memenuhi kriteria keuangan berkelanjutan
6. Pinjaman kemitraan & bantuan hibah pembinaan terkait pelibatan Rasio RPIM 20%
dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal (Kredit PUR dan
Kredit PUR pola kemitraan)
7. Memperluas Agen Laku Pandai Peningkatan kepesertaan aktif Agen Laku Pandai dan tingkat
kepuasan masyarakat atas jasa layanan perbankan Bank
Peningkatan jumlah Agen Laku Pandai Bank yang tersebar di wilayah
Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat
8. Delivery Channel ATM sebanyak 6 (enam) unit
CRM sebanyak 2 (dua) unit
Pencapaian RAKB 2023
RAKB 2023 Achievements
Realisasi RAKB 2023 terhadap rencana program sampai The realization of the 2023 RAKB regarding program plans
dengan Triwulan IV 2023 adalah sebagai berikut: up to Quarter IV 2023 is as follows:
1. Penyusunan/pengkinian BPP/SOP Internal Bank yang 1. Preparation/updating of the Bank's Internal BPP/SOP
selaras dengan penerapan Keuangan Berkelanjutan, which is in line with the implementation of Sustainable
sebagai berikut: SOP Kredit Usaha Rakyat (KUR); Finance, as follows: SOP for People's Business Loan
SOP Kredit Usaha Rakyat Syariah (KURS); SOP (KUR); SOP for Sharia People's Business Loan (KURS);
Kepemilikan Kendaraan Bermotor Listrik (KKBL); dan SOP for Electric Motor Vehicle Ownership (KKBL); and
SOP Pundi Usaha Rakyat (PUR). SOP Pundi Usaha Rakyat (PUR).
2. Pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan 2. The implementation of the Social and Environmental
Lingkungan/TJSL atau CSR telah disalurkan melalui Responsibility/TJSL or CSR program has been
Program Bank Sulselbar Peduli sebesar Rp21,606 channeled through the Bank Sulselbar Cares Program
miliar. Adapun persentase penyaluran per kategori, amounting to IDR 21.606 billion. The percentage
yaitu: SaranaPrasarana Publik (52,26%); Sosial of distribution per category is: Public Facilities and
(29,82%); Lingkungan Hidup (8,53%); Pembinaan Infrastructure (52.26%); Social (29.82%); Environment
UMKM (4,09%); Kesehatan (3,29%); Pendidikan dan (8.53%); MSME development (4.09%); Health (3.29%);
Budaya (1,32%); dan Olahraga & Pemuda (0,70%). Education and Culture (1.32%); and Sports & Youth
(0.70%).
3. Pemberdayaan BUMDES yang telah bekerja sama 3. Empowerment of BUMDES which has collaborated with
dengan Bank. Bank telah menyalurkan KUR Mikro, the Bank. The Bank has distributed Micro KUR, Small
KUR Kecil, dan KUR Super Mikro untuk 12 BUMDES KUR, and Super Micro KUR to 12 BUMDES with a total
yang sampai Desember 2023 total outstanding Rp694 outstanding of IDR 694 million by December 2023 with
juta dengan plafon Rp1,378 miliar (sebagian besar a ceiling of IDR 1.378 billion (most of which have been
telah selesai/lunas di Bulan Agustus 2023). completed/paid off in August 2023).
4. Pinjaman kemitraan & bantuan hibah pembinaan terkait 4. Partnership loans & coaching grants related to local
pelibatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat community economic involvement and empowerment.
lokal. Bank telah menyalurkan Kredit PUR Kemitraan The bank has distributed a PUR Partnership Loan with
dengan total plafon Rp13,651 miliar dan baki debet a total ceiling of IDR 13.651 billion and a debit balance
Rp8,729 miliar. of IDR 8.729 billion.
Page 27
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
25
5. Rasio RPIM 55%-57%. Rasio RPIM Bank periode 5. RPIM ratio 55%-57%. The Bank's RPIM ratio for
Semester II – 2023 sebesar 63,02%. Semester II – 2023 is 63.02%.
6. Memperluas Agen Laku Pandai. Agen Laku Pandai 6. Expanding Branchless banking Agent. Branchless
Bank tumbuh 184,55% (yoy) dari 110 agen posisi banking Bank agents grew 184.55% (yoy) from 110
Desember 2022 menjadi 321 agen pada Desember agent positions in December 2022 to 321 agents in
2023. December 2023.
7. Perluasan Delivery Channel. Bank Sulselbar memiliki 7. Expansion of Delivery Channels. Bank Sulselbar has
Delivery Channel yang tersebar di seluruh wilayah Delivery Channels spread throughout South Sulawesi
Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Jumlah ATM and West Sulawesi. The number of Bank Sulselbar
Bank Sulselbar posisi Desember 2022 sebanyak 562 ATMs in the December 2022 position was 562 units
unit dan menjadi 568 unit pada posisi Desember 2023. and became 568 units in the December 2023 position.
Sementara itu, jumlah CRM Bank Sulselbar posisi Meanwhile, the number of Bank Sulselbar ATMs in the
Desember 2022 sebanyak 19 unit dan menjadi 21 unit December 2022 position was 19 units and became 21
pada posisi Desember 2023. Total seluruh ATM/CRM units in the December 2023 position. The total of all
Bank Sulselbar posisi Desember 2023 sebanyak 589 Bank Sulselbar ATMs/CRMs in the December position.
unit. 2023 as many as 589 units.
8. Loan Originating System (LOS). Bank Sulselbar telah 8. Loan Originating System (LOS). Bank Sulselbar carried
melaksanakan kick off penggunaan LOS pada tanggal out the kick off of the use of LOS on September 29,
29 September 2023. Tahap awal implementasi dilakukan 2023. The initial stage of implementation was piloting
piloting pada beberapa Cabang Bank Sulselbar yaitu: at several Bank Sulselbar Branches, namely: Makassar
Cabang Utama Makassar, Cabang Utama Mamuju, Main Branch, Mamuju Main Branch, Bulukumba Main
Cabang Utama Bulukumba, Cabang Utama Bone, Branch, Bone Main Branch, Palopo Main Branch, Daya
Cabang Utama Palopo, Cabang Pembantu Daya, Sub-Branch, Kahu Sub-Branch, Antang Sub-Branch,
Cabang Pembantu Kahu, Cabang Pembantu Antang, Makassar Sharia Branch, Sengkang Sharia Branch,
Cabang Syariah Makassar, Cabang Syariah Sengkang, Maros Sharia Branch, and Mamuju Sharia Branch.
Cabang Syariah Maros, dan Cabang Syariah Mamuju. The piloting will be carried out from 9 October 2023 to
Pelaksanaan piloting dilakukan sejak 9 Oktober 2023 30 December 2023 and is planned to be implemented
s.d. 30 Desember 2023 dan direncanakan akan simultaneously by all Bank Sulselbar Branch Offices in
diimplementasikan serentak oleh seluruh Kantor January 2024.
Cabang Bank Sulselbar pada Januari 2024.
9. Online Boarding. Bank telah memeperoleh izin 9. Online Boarding. The bank has obtained an Online
operasional Online Boarding dari OJK dan direncanakan Boarding operational permit from the OJK and is
akan live Desember 2023. planning to go live in December 2023.
10. Pencapaian dari sisi bisnis, yakni perkembangan 10. Achievements from the business side, namely the
dari pemetaan portofolio penghimpunan dana dan development of mapping portfolios for collecting
penyaluran dana yang memenuhi kriteria kegiatan funds and distributing funds that meet the criteria for
usaha berkelanjutan. sustainable business activities.
Pencapaian Penghimpunan dan Penyaluran Achievement of Fundraising and Lending/Financing
Dana
URAIAN-DESCRIPTION DESEMBER 2023-DECEMBER 2023
Jumlah produk yang memenuhi kriteria kegiatan usaha berkelanjutan
a. Penghimpunan Dana Jumlah rekening: N/A Nominal: N/A
b. Penyaluran Dana Jumlah rekening: 15.988 Nominal: Rp3,05 triliun
Total aset produktif kegiatan usaha berkelanjutan (Rp)
a. Total kredit/pembiayaan usaha berkelanjutan Rp3,05 triliun
b. Total non-kredit/pembiayaan non kegiatan Rp17,92 triliun
Persentase total kredit/pembiayaan kegiatan usaha berkelanjutan terhadap total kredit/ 14,54%
pembiayaan bank (%)
Page 28
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
26 Bank Sulselbar
URAIAN-DESCRIPTION DESEMBER 2023-DECEMBER 2023
Jumlah dan kualitas kredit/pembiayaan berdasarkan kategori kegiatan usaha berkelanjutan
a. Energi terbarukan N/A
b. Efisiensi energi USD14,66 juta (eq. Rp220 miliar, asumsi kurs Rp15 ribu/USD)
c. Pencegahan dan pengendalian polusi N/A
d. Pengelolaan sumber daya alam hayati dan penggunaan lahan yang berkelanjutan N/A
e. Konservasi keanekaragaman hayati darat dan air N/A
f. Transportasi ramah lingkungan N/A
g. Pengelolaan air dan air limbah yang berkelanjutan Rp250 miliar
h. Adaptasi perubahan iklim N/A
i. Produk yang dapat mengurangi penggunaan sumber daya dan menghasilkan lebih N/A
sedikit polusi (eco-efficient)
j. Bangunan berwawasan lingkungan yang memenuhi standar atau sertifikasinya yang N/A
diakui secara nasional, regional, atau internasional
k. Kegiatan usaha dan/atau kegiatan lain yang berwawasan lingkungan lainnya N/A
l. Kegiatan UMKM Rp2.580.808 juta
[GRI 2-25] [5.e.] [E.5.] [A.2.5.5.]
Tantangan dan Respons Terkait Penerapan Program
Keberlanjutan
Challenges and Responses Related to Implementing Sustainability Programs
Tahun 2023 menjadi tahun keempat bagi Bank Sulselbar 2023 will be the fourth year for Bank Sulselbar in
dalam penerapan Aksi Keuangan Berkelanjutan. Oleh implementing Sustainable Finance Actions. Therefore,
karena itu, Bank Sulselbar menyadari kemungkinan Bank Sulselbar is aware of the possible obstacles and
adanya kendala dan hambatan dalam penerapan RAKB. obstacles in implementing RAKB. However, Bank Sulselbar
Namun demikian, Bank Sulselbar akan merumuskan dam will formulate and prepare mitigation efforts to minimize the
menyiapkan upaya mitigasi untuk meminimalkan dampak impact if these obstacles arise.
jika kendala tersebut muncul.
Selain itu Bank juga akan melakukan evaluasi dan In addition, the Bank will also evaluate and implement
pelaksanaan program keuangan berkelanjutan yang sustainable finance programs which aim to monitor
bertujuan memantau efektivitas pelaksanaan dan the effectiveness of program implementation and
pencapaian program, termasuk tindakan yang harus achievements, including actions that must be taken if there
dilakukan dalam hal terdapat permasalahan dalam are problems in implementation and achievements, both
pelaksanaan dan pencapaian, baik jangka pendek, jangka short term, medium term, and long term.
menengah, maupun jangka panjang.
Tindak lanjut yang dilakukan Bank adalah: The follow-up actions taken by the Bank are:
1. Proses yang dilakukan yaitu kaji ulang dan atau 1. The process carried out is reviewing and/or evaluating
mengevaluasi RAKB yang belum terimplementasi untuk RAKB that have not been implemented so that
selanjutnya dilakukan akselerasi realisasi dan atau realization can be accelerated and/or plans adjusted.
dilakukan penyesuaian rencana.
2. Menetapkan tindak lanjut RAKB, apabila terjadi deviasi, 2. Determine RAKB follow-up, if deviations occur, review
dilakukan kaji ulang indikator kinerja dan revisi atas performance indicators, and revise the RAKB program.
program RAKB. Hal ini dilakukan untuk perbaikan/ This is done for improvements/changes while still
perubahan dengan tetap merujuk RAKB jangka referring to the long-term RAKB, namely reviewing
panjang, yakni mengkaji ulang indikator kinerja untuk performance indicators for the following year and
tahun berikutnya dan menilai kesinambungan program assessing the sustainability of the sustainable finance
keuangan berkelanjutan tahun berikutnya dengan program for the following year with new indicators.
indikator baru.
Page 29
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
27
[GRI 2-25] [A.2.5.5.]
Sistem Evaluasi dan Pelaksanaan Program
Program Evaluation and Implementation System
Sistem evaluasi dan pelaksanaan program Keuangan The Sustainable Finance program evaluation and
Berkelanjutan bertujuan untuk memantau efektivitas implementation system aims to monitor the effectiveness
pelaksanaan dan pencapaian program, termasuk tindakan of program implementation and achievements, including
yang harus dilakukan dalam hal terdapat permasalahan actions that must be taken if there are problems in
dalam pelaksanaan dan pencapaian baik jangka pendek, implementation and achievements in the short term,
jangka menengah maupun jangka panjang. Mekanisme medium term, and long term. Program evaluation and
evaluasi dan pelaksanaan program: implementation mechanisms:
a. Melakukan pengukuran terhadap performa pelaksanaan a. Measure the performance of work program
program kerja sehingga dapat mengetahui pencapaian implementation so that you can determine the
sasaran program kerja yang ditentukan. achievement of the specified work program targets.
b. Monitoring realisasi Program Kerja Aksi Keuangan b. Monitoring the realization of the Sustainable Finance
Berkelanjutan dibandingkan dengan rencana timeline Action Work Program compared to the planned timeline
dan indikator kinerja lainnya yang telah direncanakan. and other performance indicators that have been
planned.
c. Monitoring realisasi Program Tanggung Jawab Sosial c. Monitoring the realization of the Company’s Social and
dan Lingkungan Perusahaan dibandingkan dengan Environmental Responsibility Program compared to the
anggaran dan indikator kinerja lainnya yang telah budget and other planned performance indicators.
direncanakan.
Page 30
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
28 Bank Sulselbar
03
[GRI 2] [A.2.a.; A.2.b.; A.2.c.] [B]
Ikhtisar Kinerja Berkelanjutan
Sustained Performance Overview
[A.2.a] [B.1.]
Ikhtisar Kinerja Ekonomi
Economic Performance Overview
(Rp juta-Rp million)
Total Aset
Total Assets
2023 30.799.458
2022 29.653.314
2021 27.784.972
(Rp juta-Rp million)
Kredit dan Pembiayaan
Lending and Financing
2023 22.403.127
2022 21.803.473
2021 21.267.972
(Rp juta-Rp million)
Total DPK
Total TPF
2023 20.561.706
2022 19.548.431
2021 18.624.025
Page 31
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
29
(Rp juta-Rp million)
Pendapatan Bunga dan Syariah Bersih
Net Interest and Sharia Income
2023 2.555.661
2022 2.550.080
2021 2.499.511
(Rp juta-Rp million)
Laba Sebelum Pajak
Income Before Tax
2023 867.847
2022 881.656
2021 854.201
(Rp juta-Rp million)
Laba Tahun Berjalan
Current for the Year
2023 666.905
2022 653.724
2021 651.826
(Rp juta-Rp million)
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan
Generated Direct Economic Value
2023 2.864.068
2022 2.825.321
2021 2.777.438
Page 32
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023 30 Bank Sulselbar (Rp juta-Rp million) Nilai Ekonomi Langsung yang Didistribusikan Distributed Direct Economic Value 2023 2.622.083 2022 2.595.253 2021 2.528.710 (Rp juta-Rp million) Kredit untuk Pembiayaan UMKM Loan for MSME Financing 2023 20.977.317 2022 20.488.106 2021 20.018.262 (%) Rasio Kredit UMKM terhadap Kredit Produktif MSME Loan Ratio to Total Loan 2023 12,29% 2022 13,22% 2021 15,17%
Page 33
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
31
(Rp juta-Rp million)
Beban Pajak
Income before tax
2023 200.581
2022 227.933
2021 202.375
(Dividends Rp juta-Rp million)
Kontribusi Terhadap Pembangunan
Ekonomi Sulselbar
Contribution to the Economic
Development of Sulselbar
2023 392.234
2022 391.066
2021 372.559
Restrukturisasi Kredit/Pembiayaan Debitur Terdampak
Covid-19 dan Non Covid-19
Restructuring Lending/Financing of Debtors Affected by Covid-19 and
Non-Covid-19
Tahun Nilai (Rp) Jumlah Debitur Jumlah Sektor
2023 703,39 miliar 325 14
2022 825,67 miliar 482 13
2021 737,02 miliar 634 14
Page 34
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
32 Bank Sulselbar
[A.2.b.] [B.2.]
Ikhtisar Kinerja Lingkungan
Environmental Performance Overview
Green Office
Jenis Kegiatan
Jumlah-Amount Langkah-langkah Steps
Type of Activity
Budaya hemat energi dan 4 Kegiatan 1. Penggantian penerangan kantor dengan lampu 1. Replacement of office lighting with LED lights
langkah pengurangan 4 Activities LED dari solar panel untuk lampu penerangan from solar panels for lighting in the yard and
emisi pada area pekarangan dan parkiran Kantor parking area of the Head Office and Makassar
Energy saving culture Pusat dan Cabang Utama Makassar Main Branch
and emission reduction 2. Efisiensi penggunaan listrik minimal 10% pada 2. Electricity use efficiency of at least 10% at
measures Kantor Pusat dan Cabang Utama Makassar. Head Office and Makassar Main Branch.
3. Penggunaan waktu kerja dan alat elektronik Effective and efficient use of work time and
kantor efektif dan efisien dengan tidak office electronic equipment by not leaving
membiarkan PC dalam kondisi On seharian; the PC on all day; unplugging the cellphone
mencabut charger HP saat tidak digunakan; charger when not in use; Using air conditioning
menggunakan AC dan lampu penerangan and lighting wisely
dengan bijak
Paperless 3 Kegiatan 1. Menggunakan kertas bekas sebagai catatan 1. Using waste paper as notes or internal
Paperless 3 Activities atau dokumen-dokumen internal documents
2. Menggunakan dokumen secara digital: PDF 2. Using documents digitally: PDF and others
dan lain-lain Carrying out digitalization processes and
3. Melakukan proses digitalisasi dan sistem technology systems to replace the use of
teknologi untuk menggantikan pemakaian paper in office operational processes. Bank
kertas dalam proses operasional kantor. Bank Sulselbar uses the BITRIX application for
Sulselbar menggunakan aplikasi BITRIX untuk correspondence and internal bank documents
persuratan dan dokumen-dokumen internal
bank
Penggunaan aplikasi Minimal Aplikasi-aplikasi layanan Bank yang mengurangi Bank service applications that reduce face-to-face
perbankan untuk 1 Kegiatan kegiatan tatap muka dan pertemuan langsung activities and direct meetings between officers and
mendukung penghematan antara petugas dan nasabah, sehingga mengurangi customers, thereby reducing ATK usage
Use of banking applications pemakaian ATK
to support savings
Pengurangan limbah dan Limbah: 1 Pengelolaan limbah pembuangan air dan limbah Management of water disposal waste and rubbish
efluen kegiatan sampah dengan pengelola gedung/pihak ketiga waste with building managers/licensed third parties
Waste and effluent Waste: 1 Activity yang berizin melalui proses retribusi dengan through a retribution process with the Regional
reduction Pemerintah Daerah Government
Efluen: NIHIL Efluen adalah hasil sampingan/buangan dari suatu Effluent is a byproduct/waste from a process.
Effluent: NONE proses. Bank Papua tidak menghasilkan efluen Bank Sulselbar does not produce effluent from its
dari kegiatannya, sehingga tidak ada aktivitas activities, so there are no effluent reduction and
pengurangan dan pengolahan efluen untuk menjaga processing activities to preserve the environment.
kelestarian lingkungan.
Keanekaragaman Hayati 2 Kegiatan 1. Area sekitar lingkungan kantor ditanami 1. The area around the office environment is
Biodiversity 2 Activities berbagai macam jenis tanaman, mulai dari planted with various types of plants, starting
halaman depan kantor, samping kantor, maupun from the front yard of the office, next to the
di dalam kantor dan area parkir kendaraan. office, as well as inside the office and vehicle
2. Penyaluran CSR Bidang Lingkungan Hidup parking area.
Distribution of CSR in the Environmental
Sector
Page 35
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
33
Capaian Kinerja Lingkungan Hidup-Environmental Performance Achievements
Uraian/Tahun Satuan 2023 2022 2021 Description/Year
Penggunaan Listrik kWh 14.214 12.764 2.056 Electricity Usage Fee
Penggunaan Air/bulan Meter Kubik (m3) 18.589 10.252 7.688 Water Usage/month
Penggunaan Kertas Rim 4.870 2.856 3.100 Paper Usage
Pembelian BBM Rp juta 5.969 4.883 3.930 Purchase BBM
Pengaduan Lingkungan NIHIL NIHIL NIHIL Environmental Complaint
Pengelolaan Emisi Emission Management
Emisi Gas Rumah Kaca dalam kg CO2e Greenhouse Gas Emissions in kg CO2e
Sumber Emisi 2023 2022 2021
Cakupan 1 (BBM) 426.357 liter 1.023.256,8 kg CO2e 348.786 liter 837.086,4 kg CO2e 280.714 liter 673.713,6 kg CO2e
Cakupan 2 (Listrik) 14.214 kWh 12.081,9 kg CO2e 12.764 kWh 10.849,4 kg CO2e 2.056 kWh 1.747,6 kg CO2e
Jumlah Emisi GRK
1.035.338,7 kg CO2e 847.935,8 kg CO2e 675.461,2 kg CO2e
(Cakupan 1 dan 2)
Page 36
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
34 Bank Sulselbar
[A.2.c.] [B.3.]
Ikhtisar Kinerja Sosial
Social Performance Overview
(orang) (people)
Total Jumlah Karyawan
Total Number of Employees
2023 1.370
2022 1.344
2021 1.067
kegiatan-activity
Jumlah Pendidikan dan Pelatihan Karyawan
Number of Employee Education and Training
2023 133
2022 219
2021 1.012
(Rp juta-Rp million)
Biaya Pelatihan dan Pendidikan Karyawan
Employee Training and Education Costs
2023 13.383
2022 22.790
2021 11.971
(orang-(people))
Jumlah Peserta Pendidikan dan Pelatihan Karyawan
Number of Employee Education and Training Participants
2023 2.162
2022 6.804
2021 6.402
Page 37
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
35
%
Jumlah Tingkat Kepuasan
Kecelakaan Kerja Nasabah
Number of Work Customer
Accidents Satisfaction Level
2023 zero accident 2023 65,9
2022 zero accident 2022 52,7
2021 zero accident 2021 -
(buah-pieces)
Jumlah Pengaduan Nasabah
Number of Customer Complaints
2023 19.238
2022 3.693
2021 2.935
(Rp juta-Rp million)
Investasi Pengembangan Sosial
Kemasyarakatan/CSR
Social Community Development/CSR
Investment
2023 32.686
2022 32.591
2021 31.047
Pelibatan Pihak Lokal
Involvement of Local Parties
Tahun-Year Jumlah Pemasok Lokal/ Number of Local Suppliers
2023 92
2022 85
2021 59
Page 38
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023 36 Bank Sulselbar [GRI 2-1][A.3.b.] [C.2.] Profil Bank Sulselbar Bank Sulselbar Profile 04
Page 39
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
37
[GRI 2-1; 2-1-c] [A.3.b.] [C.2.]
Informasi Umum dan Identitas Perusahaan
General Information and Company Identity
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan & Sulawesi Barat
Nama / Name
Bank Sulselbar
Nama Panggilan / Nick Name
Jl. Dr. Sam Ratulangi No.16 Makassar 90125
Alamat Kantor Pusat
Telp: +62411-859171
/ Head Office Address
Fax: +62411-859464
13 Januari 1961
Tanggal Pendirian / Founding Date
Dasar Hukum Pendirian Akta Notaris Raden Kardiman di Jakarta No.95 tanggal 23 Januari 1961
/ Legal Basis of Establishment Notary Deed of Raden Kardiman in Jakarta No. 95 dated January 23, 1961
1. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan 32,74%
2. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat 2,03%
Kepemilikan Saham / Shareholding 3. Pemerintah Kota se-Sulawesi Selatan dan Barat 7,98%
4. Pemerintah Kabupaten se-Sulawesi Selatan dan Barat 56,69%
5. Koperasi Jasa Kesejahteraan Warga PT Bank Sulselbar 0,56%
Rp4.000.000.000.000 (Empat Triliun Rupiah)
Modal Dasar / Authorized capital
Modal Ditempatkan Rp2.187.068.000.000 (Dua Triliun Seratus Delapan Puluh Tujuh Miliar Enam Puluh Delapan Juta
/ Issued capital Rupiah)
Perbankan
Bidang Usaha / Business fields
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)/ Regional Owned Enterprises (BUMD)
Status Perusahaan / Company Status
KBMI 1
Kategori Bank / Bank Category
Jumlah Karyawan [2-7] / Number of employees 1.370 orang/People
[2-7]
corporate.secretary@banksulselbar.co.id
E-mail / E-mail
www.banksulselbar.co.id
Situs Web / Website
1500855
Call Center
Kantor Pusat 1
Kantor Cabang Pembantu 6
Kantor Cabang Konvensional 31
Kantor Cabang Syariah 4
Jaringan Kantor Kantor Kas 61
Office Chanelling 25
Mobil Kas 19
Payment Points 43
ATM Konvensional & ATM Syariah 581
Page 40
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
38 Bank Sulselbar
[2-6] [C.4.]
Sekilas Bank Sulselbar
Bank Sulselbar at a glance
Pada tahun 1961, tepatnya pada tanggal 23 Januari, PT 1961 on January 23 January 23, PT Bank Pembangunan
Bank Pembangunan Sulawesi Selatan Tenggara berdiri Sulawesi Selatan Tenggara was established with Notarial
dengan Akta Notaris Raden Kadiman di Jakarta No.95 dan Deed Raden Kadiman in Jakarta No.95 and was a Regional
merupakan Bank Daerah yang terletak di Provinsi Sulawesi Bank located in South Southeast Sulawesi Province. PT
Selatan Tenggara pada saat itu. PT Bank Sulawesi Selatan Bank Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, now referred to
dan Sulawesi Barat selanjutnya disebut “Bank Sulselbar” atau as “Bank Sulselbar,” “Bank,” or “Company,” changed its name
“Bank” atau “Perseroan” melakukan perubahan nama masih in the same year to PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi
di tahun yang sama menjadi PT Bank Pembangunan Daerah Selatan Tenggara (“PT BPD SULSERA”) by Raden Kadiman
Sulawesi Selatan Tenggara (“PT BPD SULSERA”) sesuai Akta Notarial Deed No—.67 on July 13 July 13, 1961.
Notaris Raden Kadiman No.67 tanggal 13 Juli 1961.
Bank Pembangunan Sulawesi Selatan Tenggara didirikan untuk Bank Pembangunan Sulawesi Selatan Tenggara was
mendorong terciptanya tingkat pertumbuhan perekonomian established to encourage the creation of a level of economic
dan pembangunan daerah di Sulawesi Selatan Tenggara growth and regional development in Southeast South Sulawesi
dan sekitarnya dengan menghimpun dana masyarakat dalam and its surroundings by collecting public funds in the form of
bentuk simpanan dan menyalurkannya kembali kepada savings and channeling them back to the community in the form
masyarakat dalam bentuk kredit dan/atau bentuk lainnya. of credit and other forms. This aligns with changes to regional
Sejalan dengan perubahan Peraturan Daerah dan penambahan regulations and additions to authorized and paid-up capital.
modal dasar dan modal disetor. Bank beberapa kali mengalami The Bank changed its name and legal entity several times until
perubahan nama dan bentuk Badan Hukum, hingga akhirnya it finally changed to PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi
berubah menjadi PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan in 2004 and received approval from the Minister of
Selatan pada tahun 2004 dan telah mendapat pengesahan Law and Human Rights of the Republic of Indonesia based
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI berdasarkan on Decree No.C-31541.HT.01.01 TH 2004 dated December
Surat Keputusan No.C-31541.HT.01.01 TH 2004 tanggal 29 December 29 2004 concerning Ratification of the Deed
29 Desember 2004 tentang Pengesahan Akta Pendirian of Establishment of the Limited Liability Company of Bank
Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan, abbreviated as Bank
Selatan disingkat Bank Sulsel, dan telah diumumkan pada Sulsel, and was announced in the State Gazette of the Republic
Berita Negara Republik Indonesia No.13 tanggal 15 Februari of Indonesia No.13 dated February 15, 2005, Supplement
2005, Tambahan No.1655/2005. Perseroan telah didaftarkan No.1655/2005. The Company was registered at the Makassar
di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kota Makassar dengan City Company Registration Office with No.TDP.503/0590/DP-
No.TDP.503/0590/DP-0480/KPP tanggal 3 Januari 2005. 0480/KPP dated January 3 January 3, 2005.
Untuk meningkatkan pelayanan Perseroan kepada nasabah To improve the Company’s services to customers and the
dan masyarakat di Provinsi Sulawesi Selatan dan Tenggara, community in South and Southeast Sulawesi Provinces, the
Page 41
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
39
Perseroan membentuk Unit Usaha Syariah (UUS) dan Company established a Sharia Business Unit and carried
menjalankan kegiatan usaha perbankan dengan prinsip-prinsip out banking business activities using Sharia principles which
syariah yang beroperasi pada 28 April 2007 dengan Surat Izin operated on April 28 2007 with a Principle License from the Bank
Prinsip dari Bank Indonesia No.9/20/DPbS/Mks tanggal 20 April Indonesia No. 9/20/DPbS/Mks dated 20 April 2007 concerning
2007 perihal Persetujuan Prinsip Pembukaan Kantor Cabang Approval in Principle for the Opening of Sharia Branch Offices.
Syariah. Tidak puas hanya dengan meluncurkan produk Not satisfied with just launching Sharia-based products, the
berbasis syariah, Bank kembali membuat inovasi dengan Bank is again making innovations with various digital products
berbagai produk digital mensejajari pesatnya perkembangan in line with the rapid development of technology today.
teknologi saat ini.
Pada tahun 2011, terjadi perubahan nama perusahaan In 2011, the company name changed to PT Bank Pembangunan
menjadi PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Bank Sulselbar).
Sulawesi Barat (Bank Sulselbar). Sejalan dengan perubahan In line with this change, the Company issued Bonds I worth
ini, Perseroran menerbitkan Obligasi I senilai Rp400 miliar dan IDR 400 billion and Sukuk Mudharabah worth IDR 100 billion.
Sukuk Mudharabah senilai Rp100 miliar. Penerbitan obligasi Bond issuance continued in 2016 amounting to IDR 950 billion
berlanjut pada tahun 2016 sebesar Rp950 miliar dengan with Sukuk Mudharabah worth IDR 50 billion. The issuance
Sukuk Mudharabah senilai Rp50 miliar. Penerbitan obligasi of sustainable bonds was also carried out in 2018 and in
berkelanjutan juga dilaksanakan pada tahun 2018 dan pada November 2020 bonds worth IDR 750 billion were issued.
bulan november tahun 2020 telah dikeluarkan obligasi senilai
Rp750 miliar.
Tahun 2019, Bank Sulselbar meraih status sebagai Bank In 2019, Bank Sulselbar became a Foreign Exchange Bank
Devisa setelah memperoleh Surat Keputusan dari Otoritas after obtaining a Decree from the Financial Services Authority
Jasa Keuangan (OJK). Dengan diperolehnya surat keputusan (OJK). After receiving this decision letter, the Bank officially
tersebut, Bank Sulselbar resmi menjadi Bank dengan kegiatan became a bank that engages in business activities in foreign
usaha dalam valuta asing. Bank juga telah memperluas currency. The Bank has also expanded its network by opening
jaringan dengan membuka beberapa kantor kas dan kantor several new cash offices and payment point offices and
payment point baru, serta menambah jumlah unit mesin ATM increasing the number of ATM machines to make it easier for
untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi people to carry out banking transactions.
perbankan.
Tahun 2019, Bank Sulselbar turut serta mendukung program In 2019, Bank Sulselbar supported the Government’s program,
Pemerintah yaitu Gerakan Nasional Non Tunai dan menerapkan namely the National Cashless Movement, and implemented
aplikasi QRIS (Quick Respond Indonesia Standard) pada the QRIS (Quick Respond Indonesia Standard) application on
beberapa produk dan layanannya. Tidak berhenti disitu, Bank several of its products and services. It doesn’t stop there; Bank
Sulselbar akan terus berupaya melakukan perbaikan dan Sulselbar will continue to strive to make improvements and
peningkatan agar dapat mewujudkan misi dalam memberikan upgrades to realize its mission of providing excellent quality
pelayanan prima yang berkualitas dan terpercaya sehingga and reliable service so that it becomes the Bank of Pride and
menjadi Bank kebanggaan dan pilihan utama di Kawasan the leading choice in the Eastern Indonesia Region.
Indonesia Timur.
Pada tahun 2020, untuk mempermudah masyarakat dalam In 2020, to make it easier for people to carry out banking
melakukan transaksi perbankan, Perseroan telah melakukan transactions, the Company has carried out various innovations
berbagai inovasi dalam pelayanan, di antaranya peningkatan in services, including improving the Gobills Mobile Banking
fitur Gobills Mobile Banking Bank Sulselbar berkerja sama feature of Bank Sulselbar in collaboration with Gopay
dengan Gopay terkait pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan regarding the payment of land and building tax (PBB) and
(PBB) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Selain itu telah motor vehicle tax (PKB). Apart from that, a Digital Lounge has
dibuka Digital Lounge yaitu ATM gallery Bank Sulselbar dengan been opened, namely, the Bank Sulselbar ATM gallery with a
konsep milenial, menghadirkan suasana seperti berada di millennial concept, providing an atmosphere like being in the
lounge sebuah cafe. Pada tahun ini juga, Bank Sulselbar lounge of a cafe. Also this year, Bank Sulselbar was appointed
ditunjuk sebagai Bank penerima Ongkos Naik Haji (ONH) oleh as the recipient bank for Hajj Fees (ONH) by the Hajj Financial
Badan Pelaksanaan keuangan Haji (BPKH). Sedangkan pada Implementation Agency (BPKH). In 2021 to increase its market
tahun 2021, untuk meningkatkan ekspansi pasarnya, Bank expansion, Bank Sulselbar issued phase III bonds worth IDR
Sulselbar menerbitkan Obligasi Tahap III senilai Rp1,25 triliun. 1.25 trillion.
Page 42
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
40 Bank Sulselbar
Kronologis Perubahan Nama Bank
Chronology of Bank Name Changes
Sejak awal pendirian hingga saat ini, Bank Sulselbar telah Since its inception until now, Bank Sulselbar has made
melakukan beberapa kali perubahan nama dan status yang several name and status changes which can be seen below:
dapat dilihat berikut ini:
Perubahan Nama Change of name
PT Bank Pembangunan Sulawesi Selatan Tenggara (“PT BP SULSERA”) PT Bank Pembangunan Sulawesi Selatan Tenggara (“PT BP
SULSERA”)
1
Dasar Hukum
Legal basis
Akta Notaris Raden Kadiman di Jakarta No.95 Tanggal 23 Januari 1961
Deed of Notary Raden Kadiman in Jakarta No.95 Dated 23 January
1961
Perubahan Nama Change of name
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan Tenggara (“PT BPD PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan Tenggara (“PT
SULSERA”) BPD SULSERA”)
2
Legal basis
Dasar Hukum
Raden Kadiman Notarial Deed No.67 dated 13 July 1961
Akta Notaris Raden Kadiman No.67 tanggal 13 Juli 1961
Perubahan Nama Change of name
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan (Bank SULSEL) PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan (Bank SULSEL)
Legal basis 3
Dasar Hukum
Decree of the Minister of Law and Human Rights of the Republic of
Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia No. C-31541.HT.01.01 TH 2004 dated 29 December 2004
Indonesia No. C-31541.HT.01.01 TH 2004 tanggal 29 Desember 2004
Perubahan Nama Change of name
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (PT PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi
Bank Sulselbar) Barat (PT Bank Sulselbar)
4
Legal basis
Dasar Hukum
Notarial Deed of Rakhmawati Laica Marzuki, SH Number 16 dated
Akta Notaris Rakhmawati Laica Marzuki, S.H. dengan Nomor 16 tanggal
February 10, 2011
10 Februari 2011
Page 43
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
41
[A.3.a] [C.1.]
Visi, Misi, dan Nilai-nilai Keberlanjutan
Vision, Mission, and Sustainability Values
Dalam upaya menunjukkan komitmen Bank Sulselbar To show Bank Sulselbar’s commitment to running a
dalam menjalankan bisnis yang bertanggung jawab dan responsible and sustainable business, the Bank has
berkelanjutan, Bank menyusun visi dan misi berkelanjutan prepared a sustainable vision and mission which is
yang dielaborasi dari visi dan misi korporat. Visi dan elaborated from the corporate vision and mission. The
misi berkelanjutan Bank mencerminkan upaya Bank Bank’s sustainable vision and mission reflects the Bank’s
dalam memberdayakan pertumbuhan ekonomi inklusif, efforts to empower inclusive economic growth, promote
mendorong keadilan sosial dan berwawasan lingkungan. social justice, and be environmentally conscious. This
Visi dan misi berkelanjutan ini menjadi landasan strategis sustainable vision and mission become the strategic
bagi setiap inisiatif yang akan diambil Bank dalam mencapai foundation for every initiative the Bank will take in achieving
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan secara menyeluruh. the overall Sustainable Development Goals.
Visi Keberlanjutan
Menjadi Bank kebanggaan yang peduli dan
bertanggung jawab terhadap lingkungan dan
komunitas
Sustainability Vision
To become a proud and leading bank to develop
the Eastern Region of Indonesia
Visi Utama-Main Vision
Menjadi Bank kebanggan dan
terkemuka untuk membangun
Kawasan Timur Indonesia
Misi Keberlanjutan
Memberikan nilai tambah bagi stakeholders
melalui layanan perbankan berkelanjutan
Misi Utama-Main Mission
dengan mempertimbangkan aspek ekonomi,
1. Memberikan solusi jasa
keuangan yang inovatif
sosial, dan lingkungan dengan pengelolaan
kepada pemerintah dan yang terukur
masyarakat berlandaskan
layanan prima dan prinsip Misi Keberlanjutan
kehati-hatian To become a proud bank that cares and
2. Mitra strategis Pemda dalam is responsible for the environment and
pembangunan daerah community
3. Mitra utama bagi UMKM
untuk menggerakkan
kesinambungan sektor riil
Arti Visi Meaning of Vision
Terkemuka: Bank Sulselbar berkeinginan untuk menjadi Leading: Bank Sulselbar aspires to become a strong
Bank yang kuat (memiliki permodalan yang tangguh), bank (having strong capital), competitive, and a bank that
berdaya saing, dan menjadi bank yang dapat diandalkan can be relied on by the Regional Government for regional
oleh Pemda untuk pembangunan daerah. development.
Bank Kebanggan: Bank Sulselbar berkeinginan untuk Proud Bank: Bank Sulselbar desires to become the main
menjadi bank pilihan utama bagi masyarakat Sulselbar bank of choice for the people of Sulselbar and other regions
maupun di wilayah lain di kawasan timur Indonesia. Rasa in eastern Indonesia. This sense of pride has grown from
bangga itu ditumbuhkan dari kemampuan Bank Sulselbar Bank Sulselbar’s ability to be able to actively develop the
untuk mampu aktif membangun kawasan timur Indonesia. eastern region of Indonesia.
Membangun Kawasan Timur Indonesia: Bank Sulselbar Developing the Eastern Region of Indonesia: Bank
berkeinginan untuk menyediakan layanan dan jasa Sulselbar wishes to provide quality banking services in
perbankan yang berkualitas di kawasan timur Indonesia the eastern region of Indonesia and actively contribute to
serta turut serta berkontribusi aktif dalam pembangunan di development in the eastern region of Indonesia.
kawasan timur Indonesia.
Page 44
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
42 Bank Sulselbar
Arti Misi Meaning of Mission
1. Memberikan solusi jasa keuangan yang inovatif kepada 1. Providing innovative financial service solutions to the
Pemerintah dan masyarakat berlandaskan Layanan Government and society based on Excellent Service
Prima dan prinsip kehati-hatian. and the principle of prudence.
· Bank Sulselbar senantiasa berinovasi terhadap • Bank Sulselbar continues to innovate financial
solusi keuangan yang diberikan melalui digitalisasi solutions provided through the digitalization of
produk dan jasa yang bersifat komprehensif, yakni products and services that are comprehensive,
dapat tersedia dalam platform yang sama, sehingga namely available on the same platform so that
nasabah dapat menikmati beragam produk dan customers can enjoy various products and services
jasa dengan cara yang intutitif dan memudahkan in an intuitive and easy (hassle-free) way.
(hassle-free). • Bank Sulselbar will provide financial solutions to
· Bank Sulselbar akan memberikan solusi keuangan customers by accommodating Bank Sulselbar’s
kepada pelanggan dengan mengakomodasi nilai organizational values, namely Excellent Service and
organisasi Bank Sulslebar yaitu Layanan Prima dan prioritizing the principle of prudence.
mengedepankan prinsip kehati-hatian.
2. Mitra strategis Pemda dalam pembangunan daerah. 1. Regional Government strategic partner in regional
· Bank Sulselbar berkontribusi dalam pembangunan development.
daerah dengan berbagai bentuk, yakni sebagai • Bank Sulselbar contributes to regional development
sumber pendapatan asli daerah, menjadi pihak in various forms, namely as a source of original
ketiga yang memfasilitasi pelaksanaan transaksi regional income, as a third party that facilitates the
keuangan, dan juga memfasilitasi pendanaan untuk implementation of financial transactions, and also
proses ekspor dan impor. facilitates funding for the export and import process.
· Bank Sulselbar juga memiliki mandat untuk • Bank Sulselbar also has a mandate to support
mendukung bisnis yang ramah terhadap lingkungan, environmentally friendly businesses, as well as
serta terlibat dalam program tanggung jawab sosial being involved in social responsibility programs that
yang sejalan dengan program Pemda. are in line with regional government programs.
3. Mitra utama bagi UMKM untuk menggerakkan 1. The main partner for MSMEs to drive the sustainability
kesinambungan sektor riil. of the real sector.
· Bank Sulselbar fokus untuk turut menjadikan UMKM • Bank Sulselbar focuses on making MSMEs one
sebagai salah satu kontributor utama terhadap of the main contributors to economic growth, by
pertumbuhan ekonomi, dengan menggerakkan sustainably driving the real sector.
sektor riil secara berkesinambungan.
Tagline:
“ Melayani Sepenuh Hati”
“Serving Wholeheartedly”
Arti Tagline Meaning of Tagline
Bank Sulselbar berkeinginan untuk senantiasa memberikan Bank Sulselbar desires to always provide excellent service
layanan prima kepada nasabah melalui layanan yang to customers through friendly and empathetic service
ramah dan berempati dengan tetap mengedepankan while still prioritizing professionalism, namely services
profesionalisme yaitu layanan yang akurat, responsif, that are accurate, responsive, provide solutions, and are
memberikan solusi dan aman. Layanan personal kepada safe. Personal service to customers is also balanced with
nasabah diimbangi pula dengan penyediaan produk dan the provision of the latest technology-based products
layanan berbasis teknologi terkini untuk memberikan and services to provide the best service experience for
service experience terbaik bagi nasabah. customers.
Page 45
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
43
Budaya Perusahaan
Corporate Culture
Nilai–Nilai Budaya merupakan pedoman yang telah Cultural Values are guidelines that have been agreed upon
disepakati dan tertanam pada seluruh pegawai Bank and embedded in all Bank Sulselbar employees which serve
Sulselbar yang menjadi acuan atau panduan perilaku untuk as a reference or behavioral guide to achieve the Vision
mencapai Visi dan Misi Bank Sulselbar. Bank Sulselbar and Mission of Bank Sulselbar. Bank Sulselbar describes
menguraikan Nilai-Nilai budaya Perusahan ke dalam 5 the corporation’s cultural values into 5 (five) behavioral
(lima) panduan perilaku yang disingkat dengan PRIORITAS guidelines which are abbreviated as PRIORITAS PRIMA.
PRIMA. Nilai-nilai Budaya Bank Sulselbar ditetapkan Bank Sulselbar’s Cultural Values are determined based
berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.SK/159/ DIR/ on Directors’ Decree No.SK/159/DIR/XII/2010 dated 31
XII/2010 tanggal 31 Desember 2010 tentang Penetapan December 2010 concerning Determination of Work Cultural
Nilai-Nilai Budaya Kerja PT Bank Sulselbar. Values of PT Bank Sulselbar.
Profesional Professional
Kami selalu meningkatkan kemampuan untuk menjadi We always improve our ability to become experts in our
ahli di bidangnya agar dapat memahami arah dan tujuan field so we can understand work direction and objectives,
kerja, bertanggung jawab terhadap hasil yang dicapai dan be responsible for the results achieved, and produce fast,
menghasilkan kinerja yang cepat, tepat, dan akurat. precise, and accurate performance.
InOvasi Innovation
Kami mengembangkan ide baru untuk menghasilkan We develop new ideas to produce superior systems,
sistem, teknologi, produk dan layanan unggulan dan dapat technology, products, and services that can provide added
memberikan nilai tambah kepada stakeholder dan siap value to stakeholders and are ready to anticipate change.
untuk mengantisipasi perubahan.
KeRjasama Cooperation
Kami meningkatkan sinergi antarindividu, unit kerja dan We increase synergy between individuals, work units, and
institusi dengan membagi fungsi dan peran yang sesuai institutions by dividing appropriate functions and roles and
serta tetap memperhatikan hubungan baik antarindividu continuing to pay attention to good relationships between
dengan prinsip kesetaraan untuk mencapai sasaran individuals with the principle of equality to achieve company
perusahaan. targets.
IntegrITAS Integrity
Kami berpegang teguh pada etika bisnis perusahaan, We adhere to the company’s business ethics, honesty, only
jujur, satunya kata dengan perbuatan, dan mengutamakan words and deeds, and prioritizing company interests above
kepentingan perusahaan di atas kepentingan pribadi. personal interests.
Layanan PRIMA PRIMA Service
Kami berpegang teguh pada etika bisnis perusahaan, We adhere to the company’s business ethics, honesty, only
jujur, satunya kata dengan perbuatan dan mengutamakan words and deeds, and prioritizing company interests above
kepentingan perusahaan di atas kepentingan pribadi. personal interests.
Page 46
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
44 Bank Sulselbar
Makna Logo Bank Sulselbar
The Meaning of the Bank Sulselbar logo
Logo merupakan identitas yang mencerminkan karak- The logo is an identity that reflects the company’s
ter bisnis perusahaan yang dapat business character
menyampaikan informasi mengenai latar convey background information
behind its products and services to the public. A logo
belakang produk dan jasanya kepada publik. Logo
has many elements in the form of shapes, colors,
memiliki banyak elemen berupa bentuk, warna, garis
lines and fonts
dan jenis huruf yang all of them support each other
kesemuanya saling mendukung untuk influencing the public’s thoughts, views or opinions
mempengaruhi pemikiran, pandangan atau pendapat towards the company.
publik terhadap perusahaan.
BankSulselbar
Simbol dari air dan langit (Harapan),
Simbol dari kehidupan,
Corporate mature, elegan, stabil,
kemakmuran, kesuburan,
konstan, kokoh, berpengalaman andal
kesejahteraan, penyegaran,
dan dapat diandalkan.
alam.
Symbol of water and sky (Hope), Corpo-
Symbol of life,
rate mature, elegant, stable,
prosperity, fertility,
constant, sturdy, experienced
well-being, refreshment, nature.
reliable and dependable.
Bentuk Form
Logo Bank Sulselbar terdiri dari 2 (dua) elemen yang tampil The Bank Sulselbar logo consists of 2 (two) elements that appear
sebagai satu-kesatuan (tidak terpisahkan) membentuk imaginatif as one (inseparable) to form an imaginative boat.
sebuah perahu.
Visualisasi Visualization
Logo berbentuk Perahu terdiri dari: The boat-shaped logo consists of:
· 2 buah siluet membentuk layar besar dan layar kecil yang • 2 silhouettes form a large screen and a small screen that
terkembang expands
· Tulisan Bank Sulselbar membentuk badan perahu • Bank Sulselbar’s writing forms the body of the boat
Simbol Symbol
Perahu atau Sompe merupakan ciri khas daerah Sulawesi Selatan Boats or Sompe are a characteristic feature of South Sulawesi and
dan Sulawesi Barat sebagai daerah maritim Indonesia bagian West Sulawesi as maritime areas of eastern Indonesia, where the
timur, di mana mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai majority of people work as fishermen.
nelayan.
Makna Simbol Symbol Meaning
Perahu atau sompe diartikan sebagai berpergian mencari rejeki Perahu or sompe is defined as traveling to seek fortune (moving
(bergerak luas mengumpulkan keuntungan) dengan mengadopsi widely to collect profits) by adopting the values of enthusiasm,
nilai-nilai semangat, team work, dan etos kerja para nelayan teamwork, and the work ethic of fishermen as one of the strong
sebagai salah satu unsur budaya Sulawesi Selatan yang begitu and sturdy cultural elements of South Sulawesi.
kuat dan kokoh.
Simbol Perahu sebagai logo Bank Sulselbar, memberikan kesan The Boat symbol as the Bank Sulselbar logo, gives the impression
korporat perbankan/lembaga keuangan yang modern, bersih, of a corporate banking/financial institution that is modern,
kokoh, stabil, dinamis, terbuka akan segala peluang dan tantangan clean, sturdy, stable, dynamic, and open to all opportunities and
menuju tujuan kemakmuran bagi daerahnya. challenges towards the goal of prosperity for the region.
Bank Sulselbar dengan semangat “Good Corporate Governance” Bank Sulselbar, with the spirit of “Good Corporate Governance”
dan berpegang teguh akan nilai-nilai budaya, senantiasa and adhering to cultural values, always provides excellent quality
memberikan pelayanan prima yang berkualitas dan terpercaya and reliable service to realize a sustainable economic movement.
dalam upaya mewujudkan gerak perekonomian yang berkelanjutan.
Page 47
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
45
[GRI 2-1] [A.3.c.1.] [C.3.]
Skala Usaha
Scale Enterprises
Hingga 31 Desember 2023, skala perusahaan Bank Until 31 December 2023, Bank Sulselbar’s company scale
Sulselbar adalah sebagai berikut: is as follows:
Uraian Satuan 2023 2022 2021 Description
Jumlah Karyawan Orang 1.370 1.344 1.067 Number of employees
Pendapatan Bunga dan Syariah Miliar Rupiah 2.556 2.550 2.500 Interest Income and Sharia
Total Aset Miliar Rupiah 30.800 29.653 27.785 Total Assets
Total Kapitalisasi Total Capitalization
Ekuitas Miliar Rupiah 4.803 4.509 4.232 Equity
Liabilitas Miliar Rupiah 25.286 24.262 22.715 Liability
Dana Syirkah Temporer Miliar Rupiah 711 883 838 Temporary Syirkah Fund
Jumlah Operasi Number of Operations
Kantor Cabang Unit 31 31 31 Branch office
Kantor Cabang Pembantu Unit 12 6 6 Branch office
Kantor Cabang Syariah Unit 4 4 4 Sharia Branch Office
[GRI 2-7; 2-8] [A.3.c.2.]
Demografi Karyawan
Employee Demographics
Komposisi SDM Bank Sulselbar berasal dari berbagai latar The composition of Bank Sulselbar’s human resources comes
belakang yang tersebar di Provinsi Sulawesi Selatan dan from various backgrounds spread across South Sulawesi
Provinsi Sulawesi Barat. Per 31 Desember 2023, total Province and West Sulawesi Province. As of 31 December
karyawan yang dimiliki Bank Sulselbar sebanyak 1.370 2023, the total number of employees at Bank Sulselbar was
orang, bertambah 26 orang atau 1,93% dari total karyawan 1,370 people, an increase of 26 people or 1.93% of the total
di tahun 2022 yang sebanyak 1.344 orang. employees in 2022 which were 1,344 people.
1.370 1.344 1.067
Jumlah Karyawan Total (orang)
Total Number of Employees
2023 2022 2021
1.344 1.067
2022 2021
1.370
2023
Page 48
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
46 Bank Sulselbar
Komposisi Karyawan Berdasarkan Level Employee Composition Based on Position
Jabatan Level
Komposisi karyawan Bank Sulselbar dilihat berdasarkan The composition of Bank Sulselbar’s employees is
level jabatan di tahun 2023, terlihat persentase karyawan seen based on position level in 2023. The percentage of
pada level jabatan Kontrak & Pengurus tercatat paling employees at the Contract & Management position level is
besar yakni 27,52% atau sebanyak 377 orang dari total recorded as the largest, namely 27.52% or 377 people from
jumlah karyawan. Jumlah karyawan di level ini meningkat the total number of employees. The number of employees
sebanyak 32 orang atau 9,28% dari tahun 2022. at this level will increase by 32 people or 9.28% from 2022.
Persentase terbesar kedua adalah karyawan di level The second largest percentage is employees at the AMGR
jabatan AMGR & SAMGR yang sebanyak 331 orang atau & SAMGR position level, which is 331 people or 24.16%,
24,16%, di mana jumlahnya berkurang 20 orang dari tahun where the number is reduced by 20 people from last year’s
lalu yang sebanyak 351 orang. Selanjutnya, level jabatan 351 people. Furthermore, the OFR & SOFR position level
OFR & SOFR menjadi terbesar ketiga dengan persentase is the third largest with a percentage of 20.22% with a total
20,22% dengan jumlah karyawan 277 orang, turun 7 orang of 277 employees, down 7 people from 284 people in 2022.
dari 284 orang di tahu 2022.
Sepanjang tahun 2023, Bank Sulselbar menambah Throughout 2023, Bank Sulselbar will add the most
karyawan terbanyak di level jabatan Kontrak & Pengurus, employees at the Contract & Management level, with 32
sebanyak 32 orang. Sedangkan di level jabatan AMGR & people. Meanwhile, at the AMGR & SMGR position level,
SMGR terjadi pengurangan karyawan terbanyak yakni 20 there was the largest reduction in employees, namely 20
orang. people.
2023 2022 2021
Level Jabatan Position Level
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi
PNA 1, PNA 2, PNA 3, PNA 4 37 2,70% 41 3,05% 43 4,03% PNA 1, PNA 2, PNA 3, PNA 4
CL & SCL 176 12,85% 173 12,87% 122 11,43% CL & SCL
OFR & SOFR 277 20,22% 284 21,13% 303 28,40% OFR & SOFR
AMGR & SAMGR 331 24,16% 351 26,12% 351 32,90% AMGR & SAMGR
MGR & SMGR 148 10,80% 132 9,82% 113 10,59% MGR & SMGR
AVP & SAVP 23 1,68% 17 1,26% 11 1,03% AVP & SAVP
VP & SPV 1 0,07% 1 0,07% 1 0,09% VP & SPV
Kontrak & Pengurus 377 27,52% 345 25,67% 123 11,53% Contract & Management
Jumlah 1.370 100,00% 1.344 100,00% 1.067 100,00% Amount
Komposisi Karyawan Berdasarkan Jenis Employee Composition Based on Gender
Kelamin
Komposisi karyawan Bank Sulselbar berdasarkan jenis The composition of Bank Sulselbar employees based on
kelamin dari tahun ke tahun semakin seimbang. Hal ini gender has become more balanced over the years. This
terlihat dari komposisi karyawan laki-laki yang sebesar can be seen from the composition of male employees,
53,14% dari total karyawan atau sebanyak 728 orang. which is 53.14% of the total employees or 728 people. This
Jumlah ini sama dari tahun sebelumnya. Di sisi lain, number is the same as the previous year. On the other hand,
komposisi karyawan perempuan kembali meningkat the composition of female employees increased again to
menjadi 46,86% dari 45,83% di tahun 2022. Jumlahnya 46.86% from 45.83% in 2022. The number increased by 26
bertambah 26 orang menjadi 642 orang dari 616 orang di people to 642 people from 616 people in 2022.
tahun 2022.
Page 49
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
47
2023 2022 2021
Jenis Kelamin Gender
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi
Laki-laki 728 53,14% 728 54,17% 645 60,45% Man
Perempuan 642 46,86% 616 45,83% 422 39,55% Woman
Jumlah 1.370 100,00% 1.344 100,00% 1.067 100,00% Amount
Komposisi Karyawan Berdasarkan Rentang Employee Composition Based on Age
Usia Range
Untuk proses regenerasi SDM dan meningkatkan For the HR regeneration process and increasing adaptability
kemampuan beradaptasi di era digitalisasi dan generasi Z, in the era of digitalization and Generation Z, Bank Sulselbar
Bank Sulselbar mengambil kebijakan untuk merekrut anak- has adopted a policy to recruit young people into the Bank’s
anak muda masuk dalam Tim SDM unggulan Bank sejak superior HR Team for the last few years. In 2023, the number
beberapa tahun terakhir. Di tahun 2023, jumlah karyawan of employees with an age range < 25 years will take up the
dengan rentang usia < 25 tahun mengambil porsi terbesar largest portion, namely 21.75% or 298 people. This number
yakni 21,75% atau sebanyak 298 orang. Jumlah ini increased by 23 people or 8.36% or the largest number of
bertambah 23 orang atau 8,36% atau menjadi penambahan additional employees based on age range.
terbanyak karyawan berdasarkan rentang usia.
Jumlah karyawan terbanyak berdasarkan rentang usia The highest number of employees based on the next age
selanjutnya ada di kisaran usia >36-40 tahun dengan range is in the age range >36-40 years with 251 people or
jumlah 251 orang atau 18,32% dari total karyawan 18.32% of the total employees and an increase of 7 people
dan bertambah 7 orang (2,87%) dari tahun 2022 yang (2.87%) from 2022 which was 244 people. Meanwhile,
sebanyak 244 orang. Sementara untuk rentang usia > 31- for the age range > 31-35 years, there were 240 people
35 tahun tercatat sebanyak 240 orang atau 17,52% dari or 17.52% of the total employees, an increase of 9 people
total karyawan, bertambah 9 orang (3,90%) dari tahun (3.90%) from 2022 which was 231 people.
2022 yang sebanyak 231 orang.
2023 2022 2021
Rentang Usia Age Range
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi
> 51 tahun 107 7,81% 102 7,59% 99 9,28% > 50 years
> 45-50 tahun 148 10,80% 159 11,83% 152 14,25% > 45-50 years old
> 41-45 tahun 161 11,75% 150 11,16% 149 13,96% > 40-45 years old
> 36-40 tahun 251 18,32% 244 18,15% 226 21,18% > 35-40 years old
> 31-35 tahun 240 17,52% 231 17,19% 211 19,78% > 30-35 years old
> 26-30 tahun 165 12,04% 183 13,62% 158 14,81% > 25-30 years old
< 25 tahun 298 21,75% 275 20,46% 72 6,75% < 25 years old
Jumlah 1.370 100,00% 1.344 100,00% 1.067 100,00% Amount
Komposisi Karyawan Berdasarkan Jenjang Employee Composition Based on Education
Pendidikan Level
Per 31 Desember 2023, karyawan dengan jenjang As of December 31, 2023, employees with a Bachelor’s
pendidikan Sarjana masih mendominasi dengan jumlah degree still dominate with a total of 878 people or 64.09% of
sebanyak 878 orang atau sebesar 64,09% dari total the total employees. This number increased by 30 people
karyawan. Jumlah ini bertambah 30 orang (3,5%) dari (3.5%) from 2022 which was 848 people.
tahun 2022 yang sebanyak 848 orang.
Jumah karyawan terbanyak selanjutnya dilihat dari jenjang The next largest number of employees in terms of education
pendidikan adalah pendidikan SMA yang sebesar 29,49% level is high school education, which is 29.49% of the total
dari total karyawan atau sebanyak 404 orang, menurun employees or 404 people, a decrease of 2 people from
Page 50
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
48 Bank Sulselbar
2 orang dari tahun 2022 yang sebanyak 406 orang. Di 2022, which was 406 people. In 2023, Bank Sulselbar will
tahun 2023 ini, Bank Sulselbar mendapat SDM dengan receive 1 human resource with a Doctoral education level,
jenjang pendidikan Doktoral sebanyak 1 orang, mengisi filling last year’s vacancy.
kekosongan tahun lalu.
2023 2022 2021
Jenjang Pendidikan Educational stage
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi
Doktoral 1 0,07% - 0,00% 1 0,09% Doctor
Pasca Sarjana 17 1,24% 17 1,26% 13 1,22% Postgraduate
Sarjana 878 64,09% 848 63,10% 758 71,04% Bachelor
Diploma 53 3,87% 54 4,02% 53 4,97% Diploma
SMA 404 29,49% 406 30,21% 223 20,90% SENIOR HIGH SCHOOL
SMP 11 0,80% 11 0,82% 11 1,03% JUNIOR HIGH SCHOOL
SD 6 0,44% 8 0,60% 8 0,75% SD
Jumlah 1.370 100,00% 1.344 100,00% 1.067 100,00% Amount
Komposisi Karyawan Berdasarkan Status Employee Composition Based on
Kepegawaian Employment Status
Dilihat berdasarkan status kepegawaian, jumlah karyawan Judging by employment status, the number of permanent
tetap Bank Sulselbar berkurang 6 orang menjadi 993 employees at Bank Sulselbar decreased by 6 people to 993
orang dari 999 orang di tahun 2022. Komposisi karyawan people from 999 people in 2022. The composition of the
tetap Bank juga menurun menjadi 72,48% dari 74,33% di Bank’s permanent employees also decreased to 72.48%
tahun sebelumnya. Sedangkan jumlah pegawai honorer from 74.33% in the previous year. Meanwhile, the number
meningkat 32 orang (9,28%) menjadi 377 orang dari 345 of honorary employees increased by 32 people (9.28%)
orang di tahun 2022. Komposisi pegawai honorer juga ikut to 377 people from 345 people in 2022. The composition
meningkat menjadi 27,52% dari 25,67% di tahun 2022. of honorary employees also increased to 27.52% from
25.67% in 2022.
2023 2022 2021
Status Pegawai Employee status
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi
Pegawai Tetap 993 72,48% 999 74,33% 944 88,47% Permanent employees
Pegawai Honorer 377 27,52% 345 25,67% 123 11,53% Honorary Employee
Jumlah 1.370 100,00% 1.344 100,00% 1.067 100,00% Amount
[A.3.c.3] [C.3.]
Komposisi Kepemilikan Saham
Shareholding Composition
Per 31 Desember 2023, komposisi pemegang saham As of December 31, 2023, the largest shareholder
terbesar Bank Sulselbar dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten composition of Bank Sulselbar is owned by the Regency
se-Sulawesi Barat dengan porsi kepemilikan sebesar Governments of West Sulawesi with an ownership portion
56,75%. Kenaikan porsi saham Pemerintah Kabupaten se- of 56.75%. The increase in the share portion of Regency
Sulawesi Barat terjadi seiring bertambahnya modal disetor Governments in West Sulawesi occurred in line with the
hingga Rp20,501 miliar atau 1,69% menjadi Rp1,236 triliun increase in paid-in capital by IDR 20,501 billion or 1.69% to
dari Rp1,216 triliun di tahun 2022. IDR 1,236 trillion from IDR 1,216 trillion in 2022.
Page 51
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
49
Pemegang saham terbesar kedua adalah Pemerintah The second largest shareholder is the South Sulawesi
Provinsi Sulawesi Selatan dengan porsi kepemilikan Provincial Government with an ownership portion of
sebesar 32,74%, turun dari tahun 2022 yang sebesar 32.74%, down from 33.24% in 2022. On the other hand, the
33,24%. Di sisi lain, Koperasi Jasa Kesejahteraan Warga PT Bank Sulselbar Citizens’ Welfare Services Cooperative
PT Bank Sulselbar melakukan penambahan modal disetor increased its paid-in capital by IDR 3.971 billion to IDR
Rp3,971 miliar menjadi Rp8,771 miliar dari tahun 2022 8.771 billion from 2022 IDR 4.8 billion. In total, there was
sebesar Rp4,8 miliar. Secara total terjadi penambahan an increase in paid-in capital of IDR 19.089 billion to IDR
modal disetor sebesar Rp19,089 miliar menjadi Rp2,206 2.206 trillion from IDR 2.187 trillion.
triliun dari Rp2,187 triliun.
2023
Jumlah Saham Persentase Kepemilikan
Nama Pemegang Saham Modal Disetor Shareholder’s Name
(Lembar) (%)
Provinsi Sulawesi Selatan 722.436.000.000 722.436 32,74% South Sulawesi Province
Provinsi Sulawesi Barat 44.769.000.000 44.769 2,09% West Sulawesi Province
Pemerintah Kota se-Sulsel 174.740.000.000 174.740 7,29% Municipal Government in South
Sulawesi
Pemerintah Kabupaten se- 1.236.352.000.000 1.236.352 56,75% Regency Governments
Sulbar throughout Sulselbar
Koperasi Jasa Kesejahteraan 8.771.000.000 3.000 0,27% Koperasi Jasa Kesejahteraan
Warga Warga PT. Bank Sulselbar
PT. Bank Sulselbar
Jumlah Modal Disetor 2.187.068.000.000 2.187.068 100% Total Paid up Capital
Dana Setoran Modal 19.102.000.000 Capital Deposit Fund
Jumlah 2.206.170.000.000 Total
2022
Jumlah Saham Persentase Kepemilikan
Nama Pemegang Saham Modal Disetor Shareholder’s Name
(Lembar) (%)
Provinsi Sulawesi Selatan 722.436.000.000 722.436 33,24% South Sulawesi Province
Provinsi Sulawesi Barat 44.769.000.000 44.769 2,07% West Sulawesi Province
Pemerintah Kota se-Sulsel 174.740.000.000 174.740 8,07% Municipal Government in South
Sulawesi
Pemerintah Kabupaten se-Sulbar 1.215.851.000.000 1.215.851 56,23% Regency Governments throughout
Sulselbar
Koperasi Jasa Kesejahteraan 4.800.000.000 4.800 0,22%
Warga PT Bank Sulselbar
Jumlah Modal Disetor 2.162.596.000.000 2.162.596 100,00% Total Paid up Capital
Dana Setoran Modal 24.485.020.375 Capital Deposit Fund
Jumlah 2.187.081.020.375 Total
[GRI 2-1] [A.3.c.4.] [C.3.]
Wilayah Operasi dan Jaringan Kantor
Operation Area and Office Network
Bank Sulselbar per 31 Desember 2023, memiliki wilayah Bank Sulselbar as of December 31, 2023, has operational
operasional di Provinsi Sulawesi Selatan dan Provinsi areas in South Sulawesi Province and West Sulawesi
Sulawesi Barat, serta satu kantor cabang di Provinsi Province, as well as one branch office in DKI Jakarta
DKI Jakarta. Jumlah jaringan unit kantor Bank Sulselbar Province. The total network of Bank Sulselbar office units is
sebanyak 856 unit dengan rincian 1 Kantor Pusat, 246 856 units, with details of 1 Head Office, 246 Office Network
unit Jaringan Kantor, 19 unit Mobil Kas, serta jaringan ATM units, 19 Mobile Cash units, and an ATM network of 589
sebanyak 589 unit. units.
Page 52
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
50 Bank Sulselbar
Jumlah Jaringan Kantor per Desember 2023 Number of Office Networks as of December 2023
Unit Kantor 2023 2022 2021 Office Unit
Kantor Pusat 1 1 1 Headquarters
Kantor Cabang Utama 5 5 5
Kantor Cabang Konvensional 26 26 26 Conventional Branch Office
Kantor Cabang Syariah 4 4 4 Sharia Branch Office
Kantor Cabang Pembantu 12 6 6 Branch office
Kantor Fungsional 54 61 61
Payment Point 49 43 34 Payment Points
Anjungan Tunai Mandiri 589 581 551 Automated teller machines
Mobil Kas 19 19 19 Cash Car
Konter Layanan Syariah 96 25 25
TOTAL 856 772 732 TOTAL
[GRI 2-6] [A.3.d.] [C.4.]
Kegiatan Usaha, Produk dan Layanan
Jasa, serta Pasar yang Dilayani
Business Activities, Products and Services, and
Markets Served
Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan yang terakhir, The Company’s latest Articles of Association, which are
yang tertuang dalam Akta No.74 tanggal 25 Juni 2013 stated in Deed No.74 dated 25 June 2013 were made
yang dibuat di hadapan Laica Marzuki, S.H. Notaris di before Laica Marzuki, SH Notary in Makassar and have
Makassar dan telah mendapat persetujuan Kementerian received approval from the Ministry of Law and Human
Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan nomor AHU- Rights with number AHU-40408.AHA.01.02 of 2013 dated
40408.AHA.01.02 tahun 2013 tanggal 25 Juli 2013, pada July 25, 2013, in article 3 (three) states that the Company’s
pasal 3 (tiga) menyebutkan maksud dan tujuan Perseroan aims and objectives are to operate as a Commercial Bank,
adalah berusaha sebagai Bank Umum, baik konvensional both conventional and based on Sharia principles and to
maupun berdasarkan prinsip syariah dan membantu help and encourage regional economic growth and regional
serta mendorong pertumbuhan perekonomian daerah development in all fields both to improve the standard of
dan pembangunan daerah di segala bidang baik dalam living of the people in as well as being a source of local
rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat di samping income for the South Sulawesi and West Sulawesi regions.
juga sebagai salah satu sumber pendapatan asli daerah
Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Kegiatan Usaha Business Activities
Bidang usaha berdasarkan Anggaran Dasar terakhir dan Business fields based on the latest Articles of Association
kegiatan usaha yang dijalankan pada Tahun Buku 2023: and business activities carried out in the 2023 Financial
Year:
Kegiatan usaha yang
dijalankan pada tahun 2023
Business Activities Based on the Latest Articles of
Kegiatan Usaha Berdasarkan Anggaran Dasar Terakhir
Association
Sudah Belum
Dijalankan Dijalankan
Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan √ Fund raising from the public in the form of deposits in the
berupa giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan form of current accounts, time deposits, certificates of
dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu deposit, savings and / or other equivalent forms
Memberi kredit √ Lending
Menerbitkan surat pengakuan hutang √ Issuing an acknowledgment of debt
Page 53
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
51
Kegiatan usaha yang
dijalankan pada tahun 2023
Business Activities Based on the Latest Articles of
Kegiatan Usaha Berdasarkan Anggaran Dasar Terakhir
Association
Sudah Belum
Dijalankan Dijalankan
Membeli, menjual atau menjamin atas risiko sendiri maupun √ Buy, sell or guarantee at own risk or for the benefit of and on
untuk kepentingan dan atas perintah nasabahnya: the orders of its customers:
1. Surat-surat wesel termasuk yang diakseptasi oleh 1. Notes include those accepted by banks whose validity
Bank yang masa berlakunya tidak lebih lama daripada period is not more extended than the trading practice in
kebiasaan dalam perdagangan surat-surat dimaksud said marketable securities.
2. Surat pengakuan utang dan kertas dagang lainnya yang 2. Debt acknowledgments and other trading papers whose
masa berlakunya tidak lebih lama dari kebiasaan dalam validity period is not more extended than the trading
perdagangan surat-surat dimaksud practice for these marketable securities
3. Kertas Perbendaharaan Negara dari surat jaminan 3. State Treasury Bills from the Government guarantee
Pemerintah letter
4. Sertifikat Bank Indonesia (SBI) 4. Bank Indonesia Certificates (SBI)
5. Surat dagang berjangka waktu sampai dengan 1 (satu) 5. Commercial papers with a period of up to 1 (one) year
tahun 6. Other marketable securities instruments with a maturity
6. Instrumen surat berharga lain yang berjangka waktu of up to 1 (one) year
sampai dengan 1 (satu) tahun
Memindahkan uang, baik untuk kepentingan sendiri maupun √ Transferring money, either for own interests or for the
untuk kepentingan nasabah pihak lainnya interests of other party customers
Menempatkan dana pada bank lain, meminjamkan dana dari √ Placing funds with other banks, lending funds from other banks
bank lain atau meminjamkan kepada bank lain, baik dengan or lending to other banks, either by letter, telecommunication
menggunakan surat, sarana telekomunikasi maupun dengan facilities or by draft for checks or other means
wesel untuk cek atau sarana lainnya
Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan √ Receive payments from bills on marketable securities and
melakukan perhitungan dengan atau antar pihak ketiga perform calculations with or between third parties
Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan pihak lain √ Carrying out custodian activities for the benefit of other
berdasarkan suatu kontrak parties based on a contract
Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat √ Provide a place to store valuables and marketable securities
berharga
Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada nasabah √ Placing funds from a customer to another customer in the
lainnya dalam bentuk surat berharga yang tidak tercatat di form of marketable securities that are not listed on the stock
bursa efek exchange
Membeli melalui pelelangan umum atas agunan baik √ Purchase through a public auction of collateral either partly
semua maupun sebagian dalam hal debitur tidak memenuhi or wholly in the event that the debtor does not fulfil his
kewajibannya kepada Bank, dengan ketentuan agunan yang obligations to Bank, provided that the collateral purchased
dibeli tersebut wajib dicairkan secepatnya must be disbursed immediately
Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu kredit dan √ Perform factoring, credit card business and trustee activities
kegiatan wali amanat
Selain melakukan usaha-usaha tersebut pada huruf a sampai √ Apart from carrying out the efforts mentioned in letter a to the
dengan huruf 3 dapat pula: letter 3, it can also:
1. Melakukan kegiatan penyertaan modal pada bank atau 1. Carry out capital participation activities in banks
perusahaan Iain di bidang keuangan, sepertl sewa or other companies in the financial sector, such
guna usaha, modal ventura, perusahaan efek, asuransi, as leasing, venture capital, marketable securities
serta lembaga kliring penyelesaian dan penyimpanan, companies, insurance, and clearinghouses for
dengan memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh yang settlement and storage, in compliance with the
berwenang provisions stipulated by the competent authority.
2. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk 2. We are conducting temporary equity participation
mengatasi akibat kegagalan kredit, dengan syarat harus activities to overcome the consequences of loan
menarik kembaii penyertaannya, dengan memenuhi failure on the condition that the participation must be
ketentuan yang ditetapkan oleh yang berwenang withdrawn, subject to the conditions stipulated by the
3. Bertindak sebagai pendiri dana pensiun dengan memenuhi competent authority.
ketentuan yang ditetapkan oleh yang berwenang 3. Acting as the founder of a pension fund by complying
4. Menyediakan pembiayaan dari atau melakukan kegiatan with the provisions stipulated by the authorities
Iain berdasarkan prinsip syariah dengan memenuhi 4. Providing financing from or conducting other activities
ketentuan yang ditetapkan oleh yang berwenang based on Sharia principles by complying with the
5. Melakukan kegiatan dalam valuta asing dan/atau sebagai provisions stipulated by the competent authority
bank devisa dengan memenuhi ketentuan yang ditetapkan 5. Conducting activities in foreign currency and as
oleh yang berwenang a foreign exchange bank by complying with the
provisions stipulated by the competent authority
Membantu Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/ √ Assisting the Provincial Government and Regency / City
Kota dalam membimbing dan membina Badan atau Lembaga Government in guiding and fostering Village Loan Institutions
Perkreditan Desa dan BPR milik Pemerintah Provinsi dan or Institutions and BPRs belonging to the Provincial
Pemerintah Government and the Government
Melakukan kerja sama antar sesama bank, lembaga keuangan, √ Collaborating between banks, financial institutions and other
dan lembaga-lembaga lainnya institutions
Page 54
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
52 Bank Sulselbar
Kegiatan usaha yang
dijalankan pada tahun 2023
Business Activities Based on the Latest Articles of
Kegiatan Usaha Berdasarkan Anggaran Dasar Terakhir
Association
Sudah Belum
Dijalankan Dijalankan
Melakukan kegiatan usaha lain yang lazim dilakukan oleh √ Conduct other business activities that are commonly carried
perbankan dan/atau lembaga keuangan, baik konvensional out by banks and / or financial institutions, both conventional
maupun berdasarkan prinsip syariah sepanjang tidak and based on sharia principles as long as they do not conflict
bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan yang with the provisions of the applicable laws
berlaku
Produk dan Layanan Products and Services
Bank Sulselbar memiliki produk dan layanan yang beragam Bank Sulselbar has diverse and attractive products and
dan menarik terbagi dari produk/layanan perbankan services, divided into conventional and sharia banking
konvensional dan syariah. Berikut adalah penjelasan products/services. Here is a brief explanation:
singkatnya:
PERBANKAN KONVENSIONAL/ CONVENTIONAL BANKING
PENDANAAN 1. Deposito Bank Sulselbar 1. Bank Sulselbar Time Deposit
KONVENSIONAL/ 2. Giro 2. Current Account
CONVETIONAL FUNDING 3. Simpeda 3. Simpeda
4. Tabungan-Ku 4. TabunganKu
5. Tampan Plus (Tabungan Masa Depan) 5. Tampan Plus (Future Savings)
6. Tapemda 6. Tapemda
7. Tapemda Pelajar dan Mahasiswa 7. Tapemda Pelajar dan Mahasiswa
8. Tapemda Pensiunan 8. Tapemda Pensiunan
9. Tapemda Sayang Petani 9. Tapemda Sayang Petani
10. Tapemda Plus 10. Tapemda Plus
11. Simpel 11. Simpel
PENYALURAN DANA Produk kredit konsumer yaitu: Consumer loan products are:
KONVENSIONAL/ 1. Kredit Umum Lainnya (“KUL”) 1. Other General Loan (KUL)
CONVETIONAL LENDING 2. Kredit Multiguna (“KMG”) 2. Multipurpose Loan (“KMG”)
3. Kredit Pemilikan Rumah (“KPR”) 3. Home Ownership Loan (“KPR”)
4. Kredit Pemilikan Motor (“KPM”) 4. Motorcycle Ownership Loan (“KPM”)
Produk kredit mikro, komersial, dan korporasi yaitu: Micro, commercial and corporate loan products are:
1. Kredit Umum Lainnya (KUL) 1. Other General Loan (KUL)
2. Kredit Usaha Mandiri (“KUM”) 2. Mandiri Business Loan (“KUM”)
3. Kredit Usaha Rakyat (“KUR”) 3. People’s Business Loan (“KUR”)
4. Kredit SUP 005 4. Loan SUP 005
5. Kredit Program Pusaka Mandiri (“PUNDI”) 5. Mandiri Pusaka Loan Program (“PUNDI”)
6. Kredit Pundi Usaha Rakyat (PUR) 6. People’s Business Loan (PUR)
7. Kredit Pundi Usaha Rakyat (PUR) Pola Kemitraan 7. People’s Business Loan (PUR) Partnership Pattern
8. Kredit Sindikasi 8. Syndicated Loan
9. Kredit Konstruksi 9. Construction Loan
10. Kredit PEMDA 10. Local Government Loan
11. Kredit Koperasi 11. Cooperative Loan
PERBANKAN SYARIAH/ SHARIA BANKING
PENDANAAN UUS/ 1. Giro Wadiah 1. Wadiah Current Account
UUS FUNDING 2. Giro Mudharabah 2. Mudharabah Current Account
3. Tabungan Syariah 3. Sharia Savings
4. Tabungan Simpel iB 4. iB. Simple Savings
5. Tabungan Hatam 5. Hatam Savings
6. Deposito Mudharabah 6. Mudharabah Deposits
PEMBIAYAAN UUS/ 1. Graha Berkah iB 1. Graha Berkah iB
UUS FINANCING 2. Oto Berkah iB 2. Oto Berkah iB
3. Modal Kerja Berkah iB 3. Working Capital Berkah iB
4. Gadai Emas Berkah iB 4. Pawn Gold Berkah iB
JASA/ Produk Fee Base Income: Fee-Based Income Products:
SERVICE • SKN-BI • SKN-BI
• BI-RTGS • BI-RTGS
• Pembayaran Listrik • Electricity Payment
• Surat Keterangan Bank • Bank Certificate
Page 55
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
53
PERBANKAN KONVENSIONAL/ CONVENTIONAL BANKING
PRODUK DEVISA/ a. Trade Finance a. Trade Finance
Foreign Exchange Products 1.SKBDN (Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri) 1.SKBDN (Domestic Letter of Credit)
2. LC (Letter Of Credit) 2. LC (Letter Of Credit)
b. Remittance b. Remittance
c. Kredit Valas c. Forex Credit
d. DPK Valas d. Foreign Exchange Deposit
1. Tabungan valas 1. Foreign currency savings
2. Giro Valas 2. Forex Current Account
3. Deposito Valas 3. Foreign Currency Deposits
e. Money Changer e. Money Changer
Produk & Layanan Digital/ • Bank Sulselbar Apps. • Bank Sulselbar Apps.
Digital Products & Services • Internet dan Mobile Banking • Internet and Mobile Banking
• Uang Ta’Card • Ta’Card Money
• New Cash Management System (CMS) • New Cash Management System (CMS)
• Laku Pandai • Branchless Banking
• Sulselbar Mobile • Sulselbar Mobile
• Quick Response Indonesia Standar (QRIS) • Quick Response Indonesian Standard (QRIS)
• Virtual Account
Produk Devisa 1. Trade Products yang meliputi:
• Fasilitas LC dan SKBDN
• Pembiayaan berdasarkan T/R
• Shipping Guarantee
• Inward & Outward Documentary Collections
2. Remittance/Jasa Transfer Valas (incoming dan outgoing)
3. Money Changer/Penukaran Uang Asing
4. Produk DPK Valas
• Savings/Tabungan Valas
• Current Account/Giro Valas
• Time Deposit/Deposito Valas
[GRI 2-6; 204-1; 308-1; 308-2; 2-27] [A.2.a.5.]
Rantai Pasokan
Supply Chain
Dalam menjalankan operasionalnya, Bank Sulselbar In carrying out its operations, Bank Sulselbar cannot run
tidak dapat berjalan sendiri. Operasional Bank Sulselbar alone. Bank Sulselbar’s operations receive support from
mendapat dukungan seluruh pemangku kepentingan, all stakeholders, one of which is resource support from
salah satunya dukungan sumber daya dari pemasok. suppliers. The definition of supply chains or suppliers
Definisi rantai pasokan atau pemasok dalam laporan ini in this report are those who supply special goods and
adalah mereka yang memasok barang dan jasa khusus, services, such as work partners and labor suppliers in
seperti mitra kerja dan pemasok tenaga kerja di bidang the fields of audit services, security services, customer
jasa audit, jasa keamanan, layanan pelanggan, jasa service, cleaning services, transportation, marketing, and
kebersihan, transportasi, pemasaran, dan pemeliharaan/ maintenance/repair. The Bank collaborates with several
perbaikan. Bank menjalin kerja sama dengan sejumlah suppliers of goods and services, aligning them with their
pemasok barang maupun jasa, menyelaraskannya dengan business implications which have the potential to pose risks
implikasi bisnis mereka yang berpotensi menimbulkan to the image and reputation of Bank Sulselbar.
risiko terhadap citra dan reputasi Bank Sulselbar.
Dalam menentukan pemasok, Bank Sulselbar berusaha In determining suppliers, Bank Sulselbar tries to support
untuk mendukung ekonomi daerah dengan menjalin kerja the regional economy by collaborating with local suppliers
sama dengan pemasok lokal yang berada dalam satu who are in the same province as the Bank’s operational
provinsi dengan wilayah operasional Bank. Jika keperluan area. If the needs for goods and services cannot be met
barang dan jasa tidak bisa dipenuhi oleh pemasok lokal, by local suppliers, the Bank will look for suppliers on a
Bank akan mencari pemasok dalam skala cakupan yang wider scale, both regional (inter-provincial) and national
lebih luas, baik skala regional (antarprovinsi) maupun (Jakarta) scales. The selection of local suppliers, apart from
skala nasional (Jakarta). Pemilihan pemasok lokal, selain geographical proximity so that costs are more affordable, is
faktor kedekatan secara geografis sehingga biayanya lebih
Page 56
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
54 Bank Sulselbar
terjangkau, juga dipengaruhi oleh komitmen Perusahaan also influenced by the Company’s commitment to growing
menumbuhkan ekonomi setempat. the local economy.
Kepatuhan terhadap Undang-Undang dan peraturan lain Compliance with applicable laws and other regulations
yang berlaku merupakan salah satu faktor pertimbangan is an important consideration factor for Bank Sulselbar
penting bagi Bank Sulselbar dalam menggandeng in collaborating with suppliers. For example, compliance
pemasok. Kepatuhan itu misalnya berkaitan dengan relates to labor regulations, work safety, environmental
peraturan tenaga kerja, keselamatan kerja, aspek aspects, human rights, freedom of association, and the
lingkungan, hak asasi manusia, kebebasan berserikat, dan impact of its existence on society. These matters receive
dampak keberadaannya terhadap masyarakat. Hal-hal itu attention because non-compliance from suppliers will have
mendapat perhatian karena ketidakpatuhan dari pemasok an impact on the Bank.
akan berimbas pada Bank.
Pada tahun 2023, Bank Sulselbar bekerja sama dengan In 2023, Bank Sulselbar will collaborate with 92 suppliers
92 pemasok atau rekanan barang dan jasa. Jumlah ini or partners for goods and services. This number increased
meningkat dari tahun sebelumnya yang sebanyak 85 from the previous year which was 85 suppliers or partners
pemasok atau rekanan barang dan jasa. for goods and services.
Jumlah Pemasok/Rekanan Number of Suppliers/Partners
Tahun Jumlah
2023 92
2022 85
2021 59
Page 57
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
55
[A.4.b.2]
Penghargaan dan Sertifikasi
Awards and Certifications
Bank Sulselbar juga mencatatkan prestasi atas kinerja Bank Sulselbar also recorded achievements for the
dan pelayanan yang diberikan dari pihak eksternal. performance and services provided by external parties.
Penghargaan dan sertifikasi yang diperoleh Bank Sulselbar The awards and certifications obtained by Bank Sulselbar
sepanjang tahun 2023 adalah: throughout 2023 are:
Tahun
No Nama Penghargaan Badan/Institusi Pemberi Penghargaan
Penghargaan
1 The Best Region Bank in Marketing Engagement 2023 Infobank
2 The 2nd Most Satisfying Region Bank in Mobile Banking 2023 Infobank
3 The 2nd Most Satisfying Region Bank In Customer Service 2023 Infobank
The 3rd Most Satifying Region Bank On Branch Office 2023 infobank
5 The 3rd Most Satisfying Region Bank On ATM Service 2023 Infobank
6 The Best Region Bank In Customer Loyalty 2023 Infobank
7 Bank Sulselbar atas Kontribusi Membayar PPH dan PPN Terbesar di Kantor 2023 Infobank
Wilayah Direktorat Jendral Pajak Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara
8 Top Business atas kategori TOP CSR Award 2023 Top Business
9 Juara 1st Satisfaction Loyalty Engagement 2023 Infobank & MRI
10 The 3rd Best Bank Saving Account (KBMI 1) pada ajang Info Bank Digital 2023 Infobank & isentia
Brand
11 The 2nd Best Sharia Business Unit – Conventional Bank pada ajang Info 2023 Infobank & isentia
Bank Digital Brand
12 TOP Digital PR Award 2023 Special Achievement for BUMD 2023 Top Digital PR Award
13 TOP BUMD Award 2023 2023 Top Business
14 Excellent Financial Performance Bank in 2022 2023 Infobank
15 Juara terbaik ke-Dua Convenient Branch Experience 2023 Infobank dan MRI
16 Juara terbaik kedua Mobile Banking 2023 Infobank dan MRI
17 juara ke-3 terbaik Kategori Bank Savings Account (KBMI 1) 2023 Infobank dan Isentia
18 Juara ke-2 terbaik Kategori Sharia Business Unit 2023 Infobank dan Isentia
19 Dimensi Tatanan Institusi Bank Pembangunan Daerah Terbaik 2023
20 Bank peserta Kas Titipan Parepare dengan Kepatuhan BISLIK Terbaik 2023 Bank Indonesia Sulawesi Selatan
21 Bank peserta Kas Titipan Bone dengan Kepatuhan BISLIK Terbaik 2023 Bank Indonesia Sulawesi Selatan
22 Juara 2 Video Campaign CBP Rupiah CHAPTER 2023 Bank Indonesia Sulawesi Selatan
23 Bank Sulselbar Pengelola Kas Titipan Terefektif KCU Bulukumba 2023 Bank Indonesia Sulawesi Selatan
24 Bank Sulselbar Pengelola Kas Titipan Terefektif KCU Palopo 2023 Bank Indonesia Sulawesi Selatan
25 Juara 1 Terbaik Akuisisi Merchant QRIS Terbanyak 2023 Bank Indonesia Sulawesi Selatan
26 Juara 2 Terbaik Video Testimoni QRIS 2023 Bank Indonesia Sulawesi Selatan
27 Juara 1 Terbaik PeKA Campaign 2023 Bank Indonesia Sulawesi Selatan
28 Juara 3 Jingle PeKA Perlindungan Konsumen 2023 Bank Indonesia Sulawesi Selatan
29 Penghargaan Kerjasama BRI-BPD Bidang Treasury 2023 Bank Rakyat Indoensia
30 28th Award Excellent Financial Performance Bank 2023 Infobank
31 Penghargaan atas Kolaborasi dan bertindak cepat membangun sulsel untuk 2023 SMSI (Serikat Media Siber Indonesia)
kategori Korporat Peduli Media
Page 58
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
56 Bank Sulselbar
[GRI 2-6; 2-28] [A.3.e.] [C.5.]
Keanggotaan dalam Asosiasi
Membership in the Association
Sebagai korporasi yang bergerak di industri perbankan, As a corporation operating in the banking industry, Bank
Bank Sulselbar bergabung dengan berbagai perhimpunan Sulselbar joins various associations and associations
dan asosiasi yang bergerak di bidang yang sama dalam operating in the same field on a national scale. By joining
skala nasional. Dengan bergabung ke dalam asosiasi/ this association, companies can exchange information
perhimpunan tersebut, Perusahaan bisa bertukar about many things related to the banking world, including
informasi tentang banyak hal yang berkaitan dengan dunia the latest policies and their impacts. In 2023, the Bank will
perbankan, termasuk kebijakan-kebijakan terbaru beserta join the following associations/associations:
dampaknya. Di tahun 2023, Bank bergabung dalam
asosiasi/perhimpunan sebagai berikut:
1. Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional (PERBANAS) 1. National Commercial Banks Association (PERBANAS) as a
sebagai anggota member
2. Asosiasi Bank Daerah (ASBANDA) sebagai anggota 2. Regional Bank Association (ASBANDA) as a member
3. Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (ASBANDA) 3. Regional Development Bank Association (ASBANDA)
4. Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Perbankan 4. Indonesian Banking Dispute Resolution Alternative Institute
Indonesia (LAPSPI) (LAPSPI)
5. Forum Komunikasi Dewan Komisaris (FKDK) 5. Board of Commissioners Communication Forum (FKDK)
6. Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan (FKDKP) 6. Compliance Director Communication Forum (FKDKP)
7. Association Cambiste International (ACI) 7. Association Cambridge International (ACI)
8. Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) 8. Indonesian Payment Systems Association (ASPI)
9. Perhimpunan Pedagang Surat Utang (HIMDASUN) 9. Debt Marketable Securities Dealers Association (HIMDASUN)
10. Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) 10. Financial Services Industry Communication Forum (FKIJK)
11. Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) 11. Regional Banking Deliberative Body (BMPD)
[A.3.f.] [C.6.]
Perubahan Signifikan
Significant Changes
Pada tahun 2023, Bank Sulselbar mencatat perubahan jumlah In 2023, Bank Sulselbar recorded changes in the amount of
modal disetor dan dana setoran modal. Di mana, jumlah paid-in capital and capital deposit funds. Where the amount
modal disetor bertambah menjadi Rp2.187.068.000.000 of paid-in capital increased to IDR 2,187,068,000,000 from
dari Rp2.162.596.000.000 di tahun 2022. Sementara, dana IDR 2,162,596,000,000 in 2022. Meanwhile, capital paid-in
setoran modal menjadi Rp19.102.000.000 dari posisi tahun funds became IDR 19,102,000,000 from the 2022 position
2022 sebesar Rp24.485.020.375. of IDR 24,485,020,375.
Selain itu, sebagai upaya untuk meningkatkan mobilisasi In addition, as an effort to increase the mobilization of
dana masyarakat melalui perluasan jaringan kantor cabang public funds through expanding the branch office network
dan delivery channel, sampai Desember 2023 terjadi and delivery channels, until December 2023 there will be
perubahan jaringan kantor dan delivery channel sebagai changes to the office network and delivery channels as
berikut: follows:
1. Kantor Cabang Pembantu (KCP): bertambah sebanyak 1. Sub-Branch Offices (KCP): increased by 6 KCPs;
6 KCP;
2. Kantor Fungsional: Ada pengurangan jumlah menjadi 2. Functional Offices: There is a reduction in the number to
54 kantor dari 61 Kantor Fungsional; 54 offices from 61 Functional Offices;
3. Payment Point: terealisasi pembukaan sebanyak 6 3. Payment Points: realization of opening of 6 (six)
(enam) payment point; payment points;
4. ATM: terealisasi pembukaan atau penambahan ATM/ 4. ATM: realization of opening or addition of 8 (eight) ATM/
CRM sebanyak 8 (delapan) unit; CRM units;
Page 59
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
57
Page 60
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
58 Bank Sulselbar
[GRI 2-22; 2-23; 2-24; 2-25 ] [A.4.a.; A.4.b.; A.4.c.]
Laporan Dewan Komisaris
Board of Commissioners Report
Adlinsyah M. Nasution Marsuki Muhammad Idris
Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris
Independent Commissioner Independent Commissioner Commissioner
Page 61
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
59
Para Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan Dear Shareholders and Stakeholders,
yang Terhormat,
Mengawali sambutan ini, perkenankan Kami, mewakili To begin this speech, allow us, representing the Board of
jajaran Dewan Komisaris Bank Sulselbar memanjatkan Commissioners of Bank Sulselbar, to express our thanks
puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas to the presence of Almighty God because, by His mercy
rahmat dan karunia-Nya, Bank Sulselbar mampu melewati and grace, Bank Sulselbar was able to get through the
tahun 2023 yang penuh tantangan. Di tengah situasi belum year 2023, which was full of challenges. Amid a situation
pulihnya kondisi perekonomian global, masih panasnya where global economic conditions have not yet recovered,
geopolitik di beberapa bagian dunia, termasuk kondisi geopolitics are still hot in several parts of the world, including
dalam negeri yang memasuki tahun politik, Bank Sulselbar domestic conditions, which are entering a political year;
masih mampu membukukan kinerja baik di tahun 2023 ini. Bank Sulselbar is still able to record good performance
Bank juga mampu mengokohkan fondasi keberlanjutan dan in 2023. The Bank can also strengthen the foundation
memberi kontribusi maksimal tidak hanya kepada kinerja of sustainability and make maximum contributions to the
Bank, tapi juga kepada masyarakat dan lingkungan sekitar Bank’s performance and the community and environment
operasional Perusahaan. around the Company’s operations.
Memasuki tahun keempat Bank Sulselbar menjalankan Entering the fourth year of Bank Sulselbar’s commitment
komitmen penerapan keuangan berkelanjutan (sustainable to implementing sustainable finance, challenges and
finance), tantangan dan hambatan semakin nyata yang obstacles are becoming increasingly evident, which require
membutuhkan strategi dan strategi tepat agar Bank tetap appropriate strategies so that the Bank can continue
dapat berjalan on the track sesuai Rencana Bisnis Bank to run on track by the Bank’s Business Plan (RBB) and
(RBB) dan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) Sustainable Finance Action Plan (RAKB)—determined
yang ditetapkan oleh jajaran manajemen. Salah satunya, by management. One is through broader innovative and
melalui aksi inovatif dan kolaboratif yang lebih luas melalui collaborative actions through cooperation with all internal
kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan internal and external stakeholders so that the Bank can increase
dan eksternal, sehingga Bank mampu meningkatkan its competitive advantage in the industry and grow strongly
keunggulan kompetitif di industri, juga mampu untuk and sustainably.
tumbuh dengan kuat dan berkelanjutan.
Dewan Komisaris Bank Sulselbar sesuai fungsinya sebagai The Board of Commissioners of Bank Sulselbar, by its
pengawas, sepanjang tahun 2023 telah melaksanakan function as supervisor throughout 2023, has carried out
fungsinya untuk mengawasi dan memberi nasihat its function to supervise and provide advice on essential
terhadap kebijakan dan keputusan penting yang dilakukan policies and decisions made by the Board of Directors
jajaran Direksi, dengan maksimal. Pelaksanaan fungsi to the maximum. The implementation of supervisory and
pengawasan dan pemberi masukan, dilaksanakan secara input-giving functions is carried out independently, guided
independen dengan berpedoman pada Rencana Kerja by the Company’s Work Plan and Budget, Bank Business
dan Anggaran Perusahaan, Rencana Bisnis Bank, dan Plan, and Long-Term Development Strategy Blueprint.
Cetak Biru Strategi Pengembangan Jangka Panjang. At the same time, the Board of Commissioners also
Seiring dengan itu, Dewan Komisaris juga mengawasi supervises the implementation of sustainable finance by
implementasi keuangan berkelanjutan oleh Bank Sulselbar Bank Sulselbar by the sustainability goals set out in the
sesuai tujuan-tujuan keberlanjutan yang telah ditetapkan 2023 RAKB of Bank Sulselbar.
dalam RAKB Bank Sulselbar Tahun 2023.
Berdasarkan hasil pengawasan Jajaran Dewan Based on the results of supervision by the Board of
Komisaris, Kami menilai jajaran Direksi dan manajemen Commissioners, we assess that the Board of Directors and
telah menjalankan strategi dan kebijakan menjalankan management have implemented strategies and policies
Perusahaan sesuai koridor yang ditetapkan oleh seluruh to run the Company according to the corridors set by all
pemegang saham dan Regulator. Direksi dan manajemen shareholders and regulators. The Board of Directors
Page 62
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
60 Bank Sulselbar
dinilai menjalankan cermat, penuh kehati-hatian, selaras and management are assessed as carrying out their
dengan prinsip keuangan berkelanjutan sebagai bentuk actions carefully, with caution, in line with the principles
komitmen Bank Sulselbar mendukung pencapaian Tujuan of sustainable finance as a form of Bank Sulselbar’s
Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development commitment to supporting the achievement of the
Goals/SDGs). Sustainable Development Goals (SDGs).
Dewan Komisaris menjalankan pengawasan terhadap The Board of Commissioners supervises several aspects,
beberapa aspek, antara lain pencapaian kinerja, penerapan including performance achievements, implementation of
tata kelola yang baik, penerapan manajemen risiko, good governance, implementation of risk management,
pengembangan SDM, pemberdayaan masyarakat, hingga human resource development, community empowerment,
pelestarian lingkungan agar berjalan baik sesuai koridor and environmental preservation, so that it runs well with the
kebijakan Perusahaan dan prinsip-prinsip keberlanjutan. Company’s policy corridors and sustainability principles.
To optimize its supervisory function, the Board of
Untuk mengoptimalkan fungsi pengawasan, Dewan Commissioners holds various meetings, including Board
Komisaris menggelar berbagai rapat, antara lain Rapat of Commissioners Meetings, Board of Commissioners and
Dewan Komisaris, Rapat Dewan Komisaris dan Direksi, Directors Meetings, and Committee Meetings under the
Rapat Komite-Komite di bawah Dewan Komisaris, pemberian Board of Commissioners. These meetings provide direction,
arahan, pendapat atau keputusan Dewan Komisaris, serta opinions, or decisions to the Board of Commissioners and
pelaksanaan kunjungan Dewan Komisaris. Kegiatan- carry out visits by the Board of Commissioners. These
kegiatan tersebut terutama untuk membahas isu-isu yang activities are primarily to discuss strategic, essential issues
memiliki sifat strategis, penting, dan signifikan dampaknya and significantly impact the Bank, which then becomes
kepada Bank untuk kemudian menjadi bahan masukan dan input and consideration for the Board of Directors in making
pertimbangan Direksi dalam mengambil keputusan. decisions.
.
Komitmen Pencapaian Tujuan Berkelanjutan Commitment to Achieving Sustainable
[GRI 2-23; 2-24; 2-25; 2-27] [A.4.a.] [5.e.] [E.5.] [A.2.5.5.] Goals
Mempertimbangkan seluruh situasi yang memengaruhi Considering all the situations affecting Bank Sulselbar’s
perjalanan Bank Sulselbar sepanjang tahun 2023, Dewan journey throughout 2023, the Board of Commissioners
Komisaris menilai Bank telah mengimplementasikan assesses that the Bank has implemented sustainability
prinsip-prinsip keberlanjutan yang menyeimbangkan tiga principles that balance the three aspects of “The 3P” (Profit,
aspek atau “The 3P” (Profit, People, Planet) ke dalam People, Planet) in all necessary policies and strategies.
seluruh kebijakan dan strategi penting yang dijalankan. Bank Sulselbar has demonstrated its commitment to being
Bank Sulselbar telah menunjukkan komitmennya untuk responsible and playing an active role in spreading positive
bertanggung jawab dan berperan aktif menebar kontribusi contributions to society and the environment in efforts to
positif ke masyarakat dan lingkungan dalam upaya achieve the SDGs. One of them is implementing Corporate
pencapaian SDGs. Salah satunya dengan menjalankan Social Responsibility (CSR) programs.
program-program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
(Corporate Social Responsibility/CSR).
Penyusunan RAKB tahun 2023 yang semakin fokus dan The preparation of the 2023 RAKB, which is increasingly
terarah juga menunjukkan upaya keras dan terus-menerus focused and directed, also shows the complex and
dari seluruh insan Bank Sulselbar untuk menjalankan continuous efforts of all Bank Sulselbar personnel to carry
keuangan berkelanjutan yang bertanggung jawab. out responsible, sustainable finance. Demonstrate firmer
Menunjukkan aksi yang lebih tegas Perusahaan untuk action by the Company to actively contribute to efforts to
berkontribusi aktif dalam upaya mengatasi perubahan overcome climate change to mitigate the risks of global
iklim guna memitigasi risiko dari pemanasan global. warming. The Board of Commissioners hopes that Bank
Dewan Komisaris berharap komitmen Bank Sulselbar yang Sulselbar’s commitment, as outlined in the short-term
dijabarkan dalam RAKB jangka pendek maupun jangka and medium-long-term RAKB, can be realized well and
menengah-panjang dapat terealisasi dengan baik bahkan even become more robust and adaptive as situations and
lebih kuat dan adaptif seiring perubahan situasi dan kondisi conditions change.
di masa depan.
Page 63
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
61
Dewan Komisaris telah menyetujui RAKB jangka pendek The Board of Commissioners has approved the short-
tahun 2023 dan program jangka menengah 2023-2027 term RAKB for 2023 and the medium-term program for
serta memberi dukungan penuh implementasi RAKB 2023-2027 and provided full support for implementing the
sesuai isu-isu prioritas yang dipilih oleh jajaran Direksi RAKB by priority issues selected by the Bank’s Board of
dan manajemen Bank. Untuk memperkuat pemahaman Directors and management. To strengthen understanding
terhadap nilai-nilai keberlanjutan sehingga akhirnya dapat of sustainability values so that they can eventually become
menjadi budaya perusahaan, Dewan Komisaris mendukung a corporate culture, the Board of Commissioners supports
langkah sosialisasi dan edukasi kepada seluruh pemangku outreach and education measures to all Bank stakeholders.
kepentingan Bank. Dengan langkah sosialisasi dan edukasi With outreach and education, it is hoped that awareness
diharapkan kesadaran akan pentingnya menyelaraskan of the importance of aligning all efforts with sustainability
segala langkah upaya dengan prinsip keberlanjutan dapat principles can increase.
meningkat.
Apresiasi dan Ucapan Terima Kasih Appreciation and Acknowledgments
Kami meyakini bahwa komitmen Bank Sulselbar dalam We believe that all Bank personnel, including stakeholders
menerapkan prinsip keberlanjutan didukung penuh oleh around the Company, such as customers and the
seluruh insan Bank, termasuk pemangku kepentingan surrounding community, fully support Bank Sulselbar’s
di sekitar Perusahaan, seperti nasabah dan masyarakat commitment to implementing sustainability principles.
sekitar. Karena itu, dalam kesempatan ini, Dewan Therefore, on this occasion, the Board of Commissioners
Komisaris ingin memberikan apresiasi setinggi-tingginya would like to express its highest appreciation to all internal
kepada seluruh pemangku kepentingan internal maupun and external stakeholders for their serious efforts in
eksternal atas upaya sungguh-sungguh mereka dalam implementing the Board of Commissioners’ suggestions
menjalankan saran-saran dan rekomendasi dari Dewan and recommendations throughout 2023 so that the Bank
Komisaris sepanjang tahun 2023, sehingga Bank mampu can achieve optimal performance and sustainability.
mencapai kinerja yang optimal dan berkelanjutan.
Dewan Komisaris berharap dan mengajak seluruh The Board of Commissioners hopes and invites all
pemangku kepentingan untuk terus melanjutkan dan stakeholders to continue to improve existing cooperation
meningkatkan kerja sama dan kolaborasi yang telah and collaboration so that future performance achievements
berjalan sehingga pencapaian kinerja di masa depan akan will continue to improve and be sustainable. Bank Sulselbar,
terus membaik dan berkelanjutan. Semoga, Bank Sulselbar in the long term, will further strengthen its role in providing
dalam jangka panjang akan semakin menguatkan perannya positive benefits and contributions not only to the Company
dalam memberi manfaat dan kontribusi positif tidak saja but also to society and the environment as a reasonable
terhadap Perusahaan, tapi juga untuk masyarakat dan provision for the future.
lingkungan, sebagai bekal baik untuk masa depan.
Makassar, 25 April 2024
Dewan Komisaris
Board of Commissioner
Marsuki
Komisaris Independen
Independent Commissioner
Page 64
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023 62 Bank Sulselbar [GRI 2-22; 2-23; 2-24; 2-25 ] [A.4.a.; A.4.b.; A.4.c.][D.] Laporan Direksi Board of Directors’ Report Yulis Suandi Direktur Utama President Director
Page 65
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
63
Para Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan Dear Shareholders and Stakeholders,
yang Terhormat,
Di tahun 2023 ini, kembali Kami, menyajikan Laporan In 2023, we will again present the 2023 Bank Sulselbar
Keberlanjutan Bank Sulselbar Tahun 2023 untuk memberikan Sustainability Report to provide an overview of the
gambaran pencapaian kinerja dan upaya-upaya yang telah performance achievements and efforts the Bank has
dijalankan Bank dalam mendukung pencapaian Tujuan carried out to achieve the Sustainable Development Goals
Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development (SDGs). As one of the Regional Development Banks
Goals/SDGs). Sebagai salah satu Bank Pembangunan (BPD) implementing sustainability principles, especially
Daerah (BPD) yang telah menerapkan prinsip-prinsip recently, Bank Sulselbar has always strived to balance
keberlanjutan terutama dalam beberapa tahun terakhir, Bank efforts to achieve financial performance growth that can
Sulselbar senantiasa berupaya menyeimbangkan upaya run harmoniously and be sustainable with various efforts.
untuk mencapai pertumbuhan kinerja finansial dapat berjalan We carry out social functions by spreading benefits to the
selaras dan berkesinambungan dengan berbagai upaya Kami community, preserving the environment, and implementing
menjalankan fungsi sosial dengan menebar manfaat kepada good governance (Environmental, Social, and Governance/
masyarakat, melestarikan lingkungan, dan menerapkan tata ESG).
kelola yang baik (Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola/LST).
Puji dan syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa atas Praise and gratitude to Almighty God for all His blessings
segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga PT and gifts so that PT Bank Sulselbar (“Bank Sulselbar”)
Bank Sulselbar (“Bank Sulselbar”) di tahun 2023 ini masih can maintain a positive performance trend in 2023 amidst
dapat mempertahankan tren kinerja positif di tengah the global economic situation, which is still slowing down,
situasi perekonomian global yang masih melambat dan and world geopolitical tensions. From an international
ketegangan geopolitik dunia. Dari sisi global, tahun 2023 perspective, 2023 closes with slowing economic conditions
ditutup dengan kondisi perekonomian yang melambat due to uncertainty in the global situation, weakening
akibat ketidakpastian situasi global, melemahnya daya beli, purchasing power, the risk of inflation, and the threat of
risiko inflasi, dan ancaman perubahan iklim. climate change.
Indikator perekonomian menunjukkan moderasi Economic indicators show moderation in economic growth
pertumbuhan ekonomi di beberapa negara, khususnya in several countries, especially the European Union
Uni Eropa dan Tiongkok. Perlambatan pertumbuhan and China. Slowing economic growth pushed inflation
ekonomi mendorong inflasi turun mendekati target inflasi closer to the inflation target, allowing the central Bank to
sehingga memberikan ruang bagi bank sentral untuk accommodate. In the US, the Fed indicated that it would
lebih akomodatif. Di AS, The Fed mengisyaratkan akan reduce the policy interest rate by 75 bps in 2024, with the
menurunkan suku bunga kebijakan sebesar 75 bps di 2024 market assessing that the US economy is still quite resilient
dengan pasar menilai ekonomi AS masih cukup resilient and is not expected to experience a recession.
dan diperkirakan tidak akan mengalami resesi.
Namun demikian, pasar masih mencermati perkembangan However, the market is still paying close attention to future
geopolitik ke depan, seperti eskalasi ketegangan di geopolitical developments, such as the escalation of
laut merah imbas dari konflik Palestina-Israel, serta tensions in the Red Sea as a result of the Palestinian-Israeli
penyelenggaraan pemilihan umum yang mencakup 50% conflict, as well as the holding of general elections covering
populasi dunia terutama di beberapa negara utama seperti 50% of the world’s population, especially in several major
AS, Uni Eropa, India, dan Taiwan. countries such as the US, European Union, India, and
Taiwan.
Di dalam negeri, tahun 2023 menjadi tahun penuh tantangan Domestically, 2023 will be a year full of challenges for the
bagi perekonomian Indonesia. Namun, di tengah badai Indonesian economy. However, Indonesia is still resilient
ekonomi global dan inflasi yang tinggi, Indonesia masih amidst the global economic storm and high inflation.
menunjukkan ketangguhan. Kapal ekonomi Indonesia Indonesia’s economic ship continues to sail, even though
terus melaju, meski diterpa gelombang ketidakpastian. waves of uncertainty hit it.
Page 66
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023 64 Bank Sulselbar Pertumbuhan ekonomi melambat menjadi 5,05%, sedikit Economic growth slowed to 5.05%, slightly lower than in lebih rendah dari tahun 2022 yang mencapai 5,31%. 2022 when it reached 5.31%. National economic growth Pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang tahun 2023 throughout 2023 will be able to exceed several peer mampu melampaui beberapa negara peers seperti countries, such as Malaysia (3.77%) and South Korea Malaysia (3,77%) dan Korea Selatan (1,36%), serta lebih (1.36%), and be higher than the economic growth of G-20 tinggi dari pertumbuhan ekonomi negara G-20 seperti AS countries, such as the US (2.5%), France (0.9%), and (2,5%), Perancis (0,9%) maupun Jerman yang mengalami Germany, which experienced a contraction (-0.3%). kontraksi (-0,3%). Di tengah kondisi ketidakpastian global, industri perbankan Amid global uncertainty, the Indonesian banking industry Indonesia pada tahun 2023 tetap resilien dan berdaya in 2023 will remain resilient and intensely competitive, saing kuat didukung permodalan perbankan yang tetap supported by solid banking capital, with the banking solid dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) industri industry’s Capital Adequacy Ratio (CAR) reaching 27.69%. perbankan yang tinggi mencapai 27,69%. Kinerja Intermediation performance in 2023 will grow positively, intermediasi pada tahun 2023 tumbuh positif dengan kredit with banking Loan reaching IDR 7,090 trillion, growing by perbankan mencapai Rp7.090 triliun, tumbuh sebesar 10.38% yoy, with the highest growth occurring in working 10,38% yoy, dengan pertumbuhan tertinggi terjadi pada capital Loans and investment Loan at 10.05% yoy and kredit modal kerja dan kredit investasi masing-masing 12.26% yoy, respectively. sebesar 10,05% yoy dan 12,26% yoy. Seiring pemulihan pertumbuhan perekonomian nasional, As national economic growth recovers, COVID-19 jumlah kredit restrukturisasi Covid-19 melanjutkan tren restructuring loans continue downward to IDR 265.8 trillion penurunan menjadi sebesar Rp265,8 triliun (Des 2022: (Dec 2022: IDR 469.2 trillion). Meanwhile, Third Party Rp469,2 triliun). Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) Funds (TPF ) in 2023 will reach IDR 8,458 trillion, growing pada tahun 2023 mencapai Rp8.458 triliun, tumbuh 3.73% yoy, mainly supported by demand deposit growth, 3,73% yoy, terutama didukung pertumbuhan giro yang which reached 4.57% yoy. Loan quality is maintained with a mencapai 4,57% yoy. Kualitas kredit tetap terjaga dengan gross non-performing loan (NPL) ratio of 2.19%. rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) gross sebesar 2,19%. Untuk memberi gambaran situasi apa yang dihadapi Bank To provide an overview of the situation facing Bank Sulselbar Sulselbar sepanjang tahun 2023 dan upaya-upaya untuk throughout 2023 and the efforts to overcome challenges mengatasi tantangan dan memitigasi risiko, terutama terkait and mitigate risks, primarily related to the implementation penerapan keberlanjutan yang dilakukan Perusahaan, of sustainability carried out by the Company, allow us, izinkan Kami, Direksi Bank Sulselbar menyampaikannya the Directors of Bank Sulselbar, to convey this through melalui Laporan Keberlanjutan Bank Sulselbar Tahun the Bank Sulselbar Sustainability Report for 2023. This 2023. Di dalam Laporan ini, Kami menyampaikan seluruh report conveys the entire journey and efforts to implement perjalanan dan upaya penerapan keungan berkelanjutan sustainable finance through various established strategies (sustainable finance) melalui berbagai strategi dan and policies. kebijakan yang ditetapkan. Laporan ini juga menjadi bukti nyata komitmen dan This report also clearly evidences Bank Sulselbar’s kontribusi Bank Sulselbar dalam mendukung pencapaian commitment and contribution to supporting the achievement SDGs. Selain itu, penyampaian Laporan juga menjadi of the SDGs. Submitting reports is also a form of the bentuk tanggung jawab Perusahaan dalam pemenuhan Company’s responsibility to provide information or disclose informasi atau keterbukaan informasi kepada seluruh information to all stakeholders and the public and to comply pemangku kepentingan dan publik, serta dalam pemenuhan with laws and regulations set by the Regulator. ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan yang ditetapkan Regulator.
Page 67
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
65
Laporan Keberlanjutan Bank Sulselbar Tahun 2023 menjadi The 2023 Bank Sulselbar Sustainability Report is the
laporan ke-9 yang diterbitkan oleh Bank sejak tahun 2015. ninth report published by Bank sincBank15. It refers to the
Sedangkan, jika mengacu kepada Peraturan Otoritas Financial Services Authority Regulation (POJK) No.51/
Jasa Keuangan (POJK) No.51/POJK.03/2017 tentang POJK.03/2017 concerning implementing Sustainable
Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Finance for Financial Services Institutions, Issuers, and
Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik untuk Bank Public Companies for BUKU II Banks as of January 1,
BUKU II per 1 Januari 2020, Laporan Keberlanjutan ini 2020. In that case, this Sustainability Report is the fourth
menjadi laporan keempat pascakeluarnya aturan. report after the regulations were issued.
Laporan terakhir terbit pada April 2023 dan meski terbit The last report was published in April 2023, and although
terpisah dengan Laporan Tahunan Bank Sulselbar Tahun it was published separately from the 2023 Bank Sulselbar
2023, Laporan Keberlanjutan ini menjadi satu kesatuan Annual Report, this Sustainability Report forms a
yang saling melengkapi. Laporan berisi informasi terkait complementary unit. The report contains information
kinerja ekonomi selama tahun 2023, termasuk upaya regarding economic performance during 2023, including
Bank mengatasi tantangan-tantangan dan respon atas the Bank’s efBank’sto overcome challenges and respond
isu-isu keberlanjutan. Laporan juga memaparkan berbagai to sustainability issues. The report also describes various
kebijakan, strategi, dan dampak dari kegiatan operasional policies, strategies, and impacts of the Company’s
Perusahaan terhadap Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola operational activities on the Environment, Social and
(LST). Governance (ESG).
Komitmen Keberlanjutan Sustainability Commitment
[GRI 2-23; 2-24] [A.4.c.1.; A.4.c.2.; A.4.c.3.]
Strategi keberlanjutan Bank Sulselbar telah ditetapkan Bank Sulselbar’s sustainability strategy has been
dengan mengacu pada visi dan misi keberlanjutan yang determined by referring to the sustainability vision and
ada dalam Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan mission in the Sustainable Finance Action Plan (RAKB).
(RAKB). Bank Sulselbar telah menetapkan visi dan misi Bank Sulselbar has established its sustainability vision and
keberlanjutan Bank yang selaras dengan visi dan misi Bank mission, which is in line with its vision and mission, which
Sulselbar yang memfokuskan pada pencapaian kinerja focus on achieving performance in three (three) aspects of
pada 3 (tiga) aspek keberlanjutan, yakni ekonomi, sosial, sustainability: economic, social, and environmental.
dan lingkungan.
Bank Sulselbar berkomitmen mengimplementasikan Bank Sulselbar is committed to implementing sustainable
prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan (sustainable finance principles in business operations that align with
finance) dalam operasional bisnis yang sejalan dengan the sustainability agenda by providing sustainable banking
agenda keberlanjutan melalui pemberian solusi produk dan product and service solutions that directly or indirectly
layanan perbankan berkelanjutan yang secara langsung contribute positively to efforts to achieve the Sustainable
maupun tidak langsung memberi kontribusi positif terhadap Development Goals (SDGs).
upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
(Sustainable Development Goal’s/SDGs).
Keberlanjutan menjadi penting karena kerentanan global Sustainability is essential as global vulnerability continues
terus meningkat akibat masalah iklim. Dunia tengah to increase due to climate issues. The world will continue
dan masih akan terus menghadapi tantangan dalam to face challenges in controlling various economic, social,
mengendalikan berbagai risiko, baik risiko ekonomi, sosial, environmental, and governance risks.
lingkungan, dan tata kelola.
Bank Sulselbar terus melakukan penyesuaian bisnis Bank Sulselbar continues to adjust its business to be
menjadi berwawasan Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola environmentally, socially, and governance (LST) oriented,
(LST), serta memetakan kegiatan perbankan yang adaptif as well as mapping banking activities that are adaptive and
Page 68
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023 66 Bank Sulselbar dan mampu memitigasi perubahan iklim. Bank terus capable of mitigating climate change. The Bank continues melakukan kajian secara menyeluruh pada berbagai aspek to conduct comprehensive studies on various operational operasional dan bagaimana prinsip-prinsip keuangan aspects and how sustainable financial principles can be berkelanjutan bisa diadopsi secara menyeluruh baik dari adopted as a whole, both in terms of Lending/Financing sisi penyaluran kredit/pembiayaan, operasional, maupun distribution, operations, community social development, pengembangan sosial masyarakat dan pelestarian and environmental preservation. lingkungan. Bank Sulselbar juga terus berupaya menciptakan Bank Sulselbar also strives to create sustainable growth pertumbuhan yang sustain melalui inovasi dan digitalisasi. through innovation and digitalization. On the other hand, it Di sisi lain, melakukan penyesuaian dan pengembangan adjusts and develops internal capacity through socialization kapasitas intern melalui sosialisasi dan program and programs to increase knowledge and awareness of peningkatan pengetahuan dan kesadaran atas prinsip the principles of sustainable finance, which is carried out keuangan berkelanjutan yang dilakukan dalam bentuk periodically and in stages through socialization and training sosialisasi dan pelatihan terkait keuangan berkelanjutan related to sustainable finance for all Human Resources kepada seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) secara (HR). berkala dan bertahap. Dalam menjalankan kegiatan usaha, Bank Sulselbar telah In carrying out business activities, Bank Sulselbar has menyusun rencana strategis untuk mewujudkan visi dan prepared a strategic plan to realize the vision and mission misi Bank Sulselbar sebagai berikut: of Bank Sulselbar as follows: 1. Rencana Jangka Panjang (5 tahunan) yakni Rencana 1. Long Term Plan (5 years), namely the Bank Sulselbar Korporasi (Corporate Plan) Bank Sulselbar Tahun Corporate Plan for 2021-2025 2021-2025 2. Rencana Jangka Menengah (3 tahunan) yakni Rencana 2. The Medium-Term Plan (3 years) is the Bank Sulselbar Bisnis Bank Sulselbar Tahun 2023-2025 yang mengacu Business Plan for 2023-2025, which refers to the pada Corporate Plan. Corporate Plan. Komitmen Penerapan Keuangan Commitment to Implementing Sustainable Berkelanjutan Finance [GRI 2-23; 2-24] [A.4.a.1.; A.4.a.2.; A.4.a.3.] Komitmen dalam menerapkan keuangan berkelanjutan Commitment to implementing sustainable finance can terlihat dari sistem monitoring dan evaluasi atas program be seen from the monitoring and evaluation system for kerja keuangan berkelanjutan yang dijalankan oleh the sustainable finance work program carried out by the Perusahaan. Peran Pimpinan sangat penting untuk Company. The role of leadership is significant in ensuring memastikan setiap program kerja keuangan berkelanjutan that the established RAKB runs every sustainable financial berjalan sesuai dengan RAKB yang ditetapkan. work program. Preparing the RAKB is also clear evidence Penyusunan RAKB juga menjadi bukti nyata komitmen of Bank Sulselbar’s sustainability commitment because it keberlanjutan Bank Sulselbar karena berisi langkah aksi contains action steps to implement sustainability strategies untuk menerapkan strategi keberlanjutan dalam aspek in economic, social, and environmental aspects carried out ekonomi, sosial, dan lingkungan yang dijalankan oleh Bank by Bank Sulselbar. RAKB is a guideline for all bank work Sulselbar. RAKB menjadi pedoman bagi seluruh unit kerja units to carry out all their activities by aligning them with Bank untuk menjalankan segala aktivitas dan kegiatan a balance between economic, social, and environmental mereka dengan menyelaraskan kepada keseimbangan aspects while implementing good governance. antara aspek ekonomi, sosial, lingkungan dengan tetap menerapkan tata kelola yang baik. Pada tahun 2023 ini, Bank Sulselbar telah melakukan In 2023, Bank Sulselbar has mapped support for the pemetaan dukungan pada Tujuan Pembangunan Sustainable Development Goals by the Bank’s strategy Berkelanjutan sesuai dengan strategi dan kegiatan Bank. and activities. Bank Sulselbar has determined 11 (eleven)
Page 69
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
67
Bank Sulselbar menetapkan 11 (sebelas) prioritas yang priorities reported in the Sustainability Report which are
dilaporkan dalam Laporan Keberlanjutan yang selaras dan aligned and become targets for support for the Sustainable
menjadi target dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Development Goals, namely: Goal 1 No Poverty; Goal 3
Berkelanjutan, yaitu: Tujuan ke-1 Tanpa Kemiskinan; Healthy and Prosperous Life; Goal 4 Quality Education;
Tujuan ke-3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera; Tujuan ke-4 Goal 7 Clean and Affordable Energy; Goal 8 Decent Work
Pendidikan Berkualitas; Tujuan ke-7 Energi Bersih dan and Economic Growth; Goal 9 Industry, Innovation and
Terjangkau; Tujuan ke-8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Infrastructure; Goal 10 Reducing Inequalities; Goal 12
ekonomi; Tujuan ke-9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur; Responsible Consumption and Production; Goal 13 Action
Tujuan ke-10 Berkurangnya Kesenjangan; Tujuan ke- on Climate Change; Goal 16 Strong Judicial Institutions
12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab; and Peace; and Goal 17 Partnership to Achieve the Goals.
Tujuan ke-13 Aksi Terhadap Perubahan Iklim; Tujuan ke-16
Institusi Peradilan yang Kuat dan Perdamaian; dan Tujuan
ke-17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Bank Sulselbar To achieve this goal, Bank Sulselbar is fully committed to
berkomitmen penuh menerapkan keuangan berkelanjutan implementing sustainable finance through the Regulator’s
sesuai perencanaan dan arahan Regulator dengan planning and direction in the RAKB that the Bank has
mengimplementasikannya dalam RAKB yang telah disusun prepared. Bank Sulselbar’s implementation of sustainable
oleh Bank. Penerapan keuangan berkelanjutan Bank finance in 2023 has proceeded according to targets and
Sulselbar di tahun 2023 telah berjalan sesuai target dan plans with several achievements. The Bank continues to
rencana dengan beberapa capaian. Bank terus memberikan provide its best performance to serve customers and other
kinerja terbaiknya untuk melayani nasabah dan pemangku stakeholders, especially in meeting customer needs and
kepentingan lain, terutama dalam memenuhi kebutuhan implementing sustainable financial principles as regulated
nasabah dan menerapkan prinsip keuangan berkelanjutan in POJK No.51/POJK.03/2017. Apart from continuing
seperti diatur dalam POJK No.51/POJK.03/2017. Selain to improve economic performance (Profit), the Bank
terus meningkatkan kinerja ekonomi (Profit), Bank juga also continues to strive to enhance social (People) and
terus berupaya meningkatkan kinerja sosial (People) dan environmental (Planet) performance, which are influential
lingkungan (Planet) yang merupakan faktor berpengaruh factors in realizing the progress and sustainability of Bank
dalam mewujudkan kemajuan dan keberlanjutan Bank Sulselbar.
Sulselbar.
Tantangan dan Respons Terkait Keuangan Challenges and Responses Related to
Berkelanjutan [GRI 2-25] [A.4.a.4.] [A.4.a.5.] [5.e.] Sustainable Finance
[E.5.] [A.2.5.5.]
Tahun 2023 menjadi tahun keempat bagi Bank Sulselbar 2023 will be Bank Sulselbar’s fourth year implementing
dalam penerapan Aksi Keuangan Berkelanjutan. Oleh Sustainable Finance Actions. Therefore, Bank Sulselbar
karena itu, Bank Sulselbar menyadari kemungkinan is aware of the possible obstacles to implementing RAKB.
adanya kendala dan hambatan dalam penerapan RAKB. However, Bank Sulselbar will formulate and prepare
Namun demikian, Bank Sulselbar akan merumuskan dam mitigation efforts to minimize the impact if these obstacles
menyiapkan upaya mitigasi untuk meminimalkan dampak arise.
jika kendala tersebut muncul.
Selain itu Bank juga akan melakukan evaluasi dan In addition, the Bank will also evaluate and implement
pelaksanaan program keuangan berkelanjutan yang sustainable finance programs that aim to monitor the
bertujuan memantau efektivitas pelaksanaan dan effectiveness of program implementation and achievements,
pencapaian program, termasuk tindakan yang harus including actions that must be taken if there are problems
dilakukan dalam hal terdapat permasalahan dalam in implementation and achievements, both short-term,
pelaksanaan dan pencapaian, baik jangka pendek, jangka medium-term, and long-term.
menengah, maupun jangka panjang.
Page 70
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023 68 Bank Sulselbar Tindak lanjut yang dilakukan Bank adalah: The follow-up actions taken by the Bank are: 1. Proses yang dilakukan yaitu kaji ulang dan atau 1. The process is to review and evaluate RAKB, which mengevaluasi RAKB yang belum terimplementasi untuk needs to be implemented to accelerate realization and selanjutnya dilakukan akselerasi realisasi dan atau adjust plans. dilakukan penyesuaian rencana. 2. Menetapkan tindak lanjut RAKB, apabila terjadi deviasi, 2. Determine RAKB follow-up if deviations occur, review dilakukan kaji ulang indikator kinerja dan revisi atas performance indicators, and revise the RAKB program. program RAKB. Hal ini dilakukan untuk perbaikan/ This is done for improvements/changes while still perubahan dengan tetap merujuk RAKB jangka referring to the long-term RAKB, namely reviewing panjang, yakni mengkaji ulang indikator kinerja untuk performance indicators for the following year and tahun berikutnya dan menilai kesinambungan program assessing the sustainability of the sustainable finance keuangan berkelanjutan tahun berikutnya dengan program for the following year with new indicators. indikator baru. Melalui Laporan Keberlanjutan ini, Bank Sulselbar Through this Sustainability Report, Bank Sulselbar provides menyampaikan ringkasan kegiatan yang telah dilaksanakan a summary of activities carried out during 2023, in line with selama tahun 2023, seiring upaya Bank untuk mencapai the Bank’s efforts to achieve a balanced contribution to: keseimbangan kontribusi terhadap: Kinerja Ekonomi Economic Performance [GRI 201] [A.4.b.1.] [6.b.1.; 6.b.2.] [F.2.; F.3.] Situasi ekonomi yang melambat menjadi salah satu faktor The slowing economic situation is one of the factors yang memengaruhi kinerja Bank Sulselbar sepanjang tahun influencing Bank Sulselbar’s performance throughout 2023. Namun, sebagian besar indikator-indikator keuangan 2023. However, most of Bank Sulselbar’s leading financial utama Bank Sulselbar berhasil mencatat pertumbuhan indicators recorded positive growth and even exceeded the positif bahkan melampaui target Rencana Bisnis Bank targets the Bank Business Plan (RBB) set. (RBB) yang ditetapkan. Total penghimpunan DPK di tahun 2023 tercatat sebesar Total TPF collection in 2023 was recorded at IDR 20.562 Rp20,562 triliun, meningkat 5,18% dari total penghimpunan trillion, an increase of 5.18% from the total TPF collection in DPK tahun 2022 yang sebesar Rp19,548 triliun, juga 2022, which amounted to IDR 19.548 trillion, also reaching mencapai 94,62% dari target yang ditetapkan dalam RBB 94.62% of the target set in the RBB, namely IDR 21.731 yakni Rp21,731 triliun. Kredit dan pembiayaan syariah trillion. Sharia Loan and financing distributed by Bank yang disalurkan Bank Sulselbar sepanjang tahun 2023 Sulselbar throughout 2023 also increased by 2.75% to IDR juga meningkat 2,75% menjadi Rp22,403 triliun dari 22.403 trillion from distribution in 2022, which amounted to penyaluran tahun 2022 yang sebesar Rp21,804 triliun, IDR 21.804 trillion, with an achievement of RBB of 93.32% dengan pencapaian terhadap RBB sebesar 93,32% dari of the target of IDR 24.005 trillion. target Rp24,005 triliun. Kenaikan penyaluran kredit dan pembiayaan Bank The increase in Lending and financing of Bank Sulselbar Sulselbar sepanjang 2023 berdampak pada pendapatan throughout 2023 had an impact on interest and sharia bunga dan syariah yang tumbuh 0,22% menjadi Rp2,556 income, which grew 0.22% to IDR 2.556 trillion from IDR triliun dari Rp2,550 triliun di tahun 2022 dan berhasil 2.550 trillion in 2022 and succeeded in achieving 96.39% mencapai 96,39% target yang ditetapkan sebesar Rp2,651 of the target set at IDR 2.651 trillion. Meanwhile, Bank triliun. Sementara, Laba Sebelum Pajak Bank Sulselbar di Sulselbar’s Profit Before Tax in 2023 was recorded at IDR tahun 2023 tercatat sebesar Rp867,487 miliar, turun 1,61% 867,487 billion, down 1.61% from 2022, which amounted dari tahun 2022 yang sebesar Rp881,656 miliar, namun to IDR 881,656 billion. However, the realization in 2023 realisasi di tahun 2023 mampu melebihi target RBB yang exceeded the RBB target set at IDR 860,780 billion with a ditetapkan sebesar Rp860,780 miliar dengan realisasi realization of 100.78%. 100,78%.
Page 71
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
69
Rasio Keuangan Financial Ratios
Pelemahan pertumbuhan ekonomi regional di Sulawesi Weakening regional economic growth in South and West
Selatan dan Sulawesi Barat, berdampak pada kinerja Sulawesi has decreased Bank Sulselbar’s intermediation
intermediasi Bank Sulselbar sepanjang tahun 2023 yang performance throughout 2023. However, in terms of
mengalami penurunan. Namun dilihat dari profitabilitas dan profitability and efficiency, the Bank is still quite good
efisiensi Bank masih cukup baik karena mampu bertumbuh because it can grow compared to 2022, and some indicators
dibandingkan tahun 2022 dan sebagian indikator mampu can exceed the targets set in the RBB.
melebihi target yang ditetapkan dalam RBB.
Aset Bank Sulselbar di tahun 2023 mampu tumbuh 3,87% Bank Sulselbar’s assets in 2023 will be able to grow 3.87%
menjadi Rp30,780 triliun dari tahun 2022 sebesar Rp29,653 to IDR 30,780 trillion from 2022 of IDR 29,653 trillion, even
triliun, meski hanya tercapai 96,88% dari target RBB 2023 though it has only achieved 96.88% of the 2023 RBB target
yang sebesar 31,791 triliun. Begitu pun laba bersih tahun of 31.791 trillion. Likewise, net profit in 2023 was able
2023 yang mampu bertumbuh 2,02% menjadi Rp666,905 to grow 2.02% to IDR 666,905 billion from 2022, which
miliar dari tahun 2022 yang sebesar Rp653,724 miliar amounted to IDR 653,724 billion with an achievement of
dengan pencapaian terhadap target sebesar 75,08% dari the target of 75.08% of the value of IDR 883,310 billion.
nilai Rp883,310 miliar. Rasio kecukupan modal (Capital The Bank’s Capital Adequacy Ratio (CAR) recorded growth
Adequacy Ratio/CAR) Bank mencatat pertumbuhan dan and reached 28.61% in 2022, which was 27.54%. CAR
berhasil mencapai level 28,61% dari tahun 2022 yang realization in 2023 was also achieved at 114.99% of the
sebesar 27,54%. Realisasi CAR 2023 juga tercapai target of 24.88%.
114,99% dari target 24,88%.
Tingkat Pengembalian Aset (Return on Asset/ROA) The Return on Assets (ROA) in 2023 was 2.91%, down
tahun 2023 sebesar 2,91%, turun tipis dari tahun 2022 slightly from 2022, which was 2.95%, but achieved above
yang sebesar 2,95%, namun tercapai di atas target yang the target set in the 2023 RBB, 2.76%. Meanwhile, the
ditetapkan di RBB 2023 yakni sebesar 2,76%. Sementara, return on equity (ROE) was completed at 15.44%, and
Tingkat Pengembalian Modal (Return on Equity/ROE) although this is down from 15.72% in 2022, it exceeds
tercapai 15,44%, meski turun dari tahun 2022 yang sebesar the target set at 14.00%. Net Interest Margin (NIM) was
15,72% tapi melebihi target yang ditetapkan sebesar recorded at 6.06%, down from the 2022 achievement of
14,00%. Marjin Bunga Bersih (Net Interest Margin/NIM) 6.65%, but in line with the target set at 6.06%.
tercatat sebesar 6,06%, turun dari pencapaian tahun 2022
yang sebesar 6,65%, namun sesuai dengan target yang
ditetapkan yakni sebesar 6,06%.
Dari sisi risiko, Rasio Kredit Bermasalah (Non Performing In terms of risk, the gross Non-Performing Loan (NPL)
Loan/NPL) gross dan NPL nett masing-masing meningkat and net NPL ratios increased respectively from last year to
dari tahun lalu menjadi sebesar 2,16% (2022: 1,23%) 2.16% (2022: 1.23%) and 0.74% (2022: 0.19 %). These two
dan 0,74% (2022: 0,19%). Kedua indikator ini juga belum indicators have also failed to succeed at the target levels
berhasil mencapai level yang ditargetkan yakni sebesar of 1.50% and 0.18%. Meanwhile, the Financing (Loan-to-
1,50% dan 0,18%. Sementara, tingkat penyaluran dana Deposit Ratio/LDR) reached 111.24%, down slightly from
(Loan to Deposit Ratio/LDR) tercapai 111,24%, turun tipis 2022, which was 111.54% and below the target of 111.48%.
dari tahun 2022 yang sebesar 111,54% dan di bawah target
111,48%.
Page 72
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
70 Bank Sulselbar
Penyaluran Kredit Berkelanjutan Sustainable Lending
[GRI 201] [A.4.b.1.] [6.b.1.; 6.b.2.] [F.2.; F.3.]
Bank Sulselbar adalah Lembaga Jasa Keuangan (LJK) Bank Sulselbar is a Financial Services Institution (LJK)
yang memiliki peran penting dalam perekonomian dan that has an essential role in the economy and achieving
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) the Sustainable Development Goals (TPB) by taking a role
dengan mengambil peran dalam penyaluran kredit/ in sustainable Lending/Financing distribution. In carrying
pembiayaan yang berkelanjutan. Dalam menjalankan out responsible business practices, the Bank strives to
praktik bisnis yang bertanggung jawab, Bank berupaya channel Lending/Financing without damaging or hurting
menyalurkan kredit/pembiayaan yang tidak merusak atau the environment.
berdampak negatif terhadap lingkungan.
Bank berpatokan pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun The Bank is based on Law Number 32 of 2009 concerning
2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Environmental Protection and Management, Minister of
Hidup, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun the Environment Regulation Number 5 of 2012 concerning
2012 tentang Jenis Rencana Usaha dan/atau Kegiatan Types of Business Plans and Activities that Must Have
yang Wajib Memiliki Analisis Dampak Llingkungan Hidup an Environmental Impact Analysis (AMDAL), and OJK
(AMDAL) dan Peraturan OJK Nomor 51/POJK.03/2017 Regulation Number 51/POJK .03/2017 concerning the
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Implementation of Sustainable Finance for Financial
Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. Services Institutions, Issuers and Public Companies. The
Bank menyusun Daftar Pengecualian (Exclusion List) Bank prepares an Exclusion List in the Bank’s Lending/
dalam kebijakan kredit/pembiayaan Bank untuk aktivitas/ Financing policy for activities/industries/businesses that are
industri/bisnis yang tidak diperbolahkan diberi pembiayaan not permitted to be funded based on their environmental
berdasarkan dampaknya terhadap lingkungan. impact.
Terkait pertumbuhan berkelanjutan, Bank Sulselbar Regarding sustainable growth, Bank Sulselbar has targets
memiliki target untuk tahun 2023 yang ditetapkan dalam for 2023 set out in the Bank’s RBB, namely:
RBB Bank, yaitu:
1. 1% -1,5% portofolio hijau dari total kredit 1. 1% -1.5% green portfolio of total Loan
2. Penyertaan kepada Jamkrida 2. Participation in Jamkrida
3. Inklusi keuangan untuk mendorong UMKM 3. Financial inclusion to encourage MSMEs
Bank Sulselbar juga menjalankan beberapa langkah Bank Sulselbar is also implementing several strategic steps
strategi untuk mendorong penyaluran kredit/pembiayaan to encourage sustainable Lending/Financing distribution,
berkelanjutan, yakni: namely:
a. Sosialisasi BUMDES a. BUMDES socialization
b. Sosialisasi pembiayaan kepada petani pisang potensial b. Socialization of Financing to potential banana farmers
di Kabupaten Gowa in Gowa Regency
c. Penyaluran Kredit KUR budi daya Pisang Cavendhis di c. Distribution of KUR Loan for Cavendish Banana
Kabupaten Bone cultivation in Bone Regency
Berikut beberapa pencapaian penyaluran dana/kredit The following are several achievements in sustainable
berkelanjutan oleh Bank Sulselbar pada tahun 2023: funding/Lending by Bank Sulselbar in 2023:
1. Total Penyaluran Dana untuk Kegiatan Usaha 1. Total Financing for Sustainable Business Activities
Berkelanjutan The total Financing for sustainable business activities
Total Penyaluran Dana untuk kegiatan usaha reached a nominal value of IDR 3.05 trillion with 15,988
berkelanjutan tercapai dengan nominal Rp3,05 triliun related accounts. The percentage of total Lending/
dengan jumlah rekening terkait sebanyak 15.988 Financing for sustainable business activities to total
rekening. Persentase total kredit/pembiayaan kegiatan bank Lending/Financing in 2023 will reach 14.54%.
usaha berkelanjutan terhadap total kredit/pembiayaan
Bank di tahun 2023 mencapai 14,54%.
Page 73
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
71
2. Kredit ke BUMDES yang telah Bekerja Sama 2. Loan to BUMDES who have collaborated
Bank Sulselbar sebagai Bank Pembangunan Daerah Bank Sulselbar, as a Regional Development Bank
(BPD) selama ini dikenal sebagai agent of development (BPD), has long been known as an agent of development
untuk mendukung pembangunan di wilayah Sulselbar. to support development in the Sulselbar region. The
Bank telah menyalurkan KUR Mikro, KUR Kecil, dan Bank has distributed Micro KUR, Small KUR, and Super
KUR Super Mikro untuk 12 BUMDES yang sampai Micro KUR to 12 BUMDES, the total outstanding of
Desember 2023 total outstanding-nya mencapai Rp694 which, until December 2023, reached IDR 694 million
juta dengan plafon Rp1,378 miliar (sebagian besar with a ceiling of IDR 1.378 billion (most of which were
telah selesai/lunas di Bulan Agustus 2023). completed/paid off in August 2023).
3. Pinjaman kemitraan & bantuan hibah pembinaan 3. Partnership loans & coaching grants related
terkait pelibatan dan pemberdayaan ekonomi to community economic involvement and
masyarakat empowerment
Bank Sulselbar telah menyalurkan Kredit PUR Bank Sulselbar has distributed a PUR Partnership Loan
Kemitraan dengan total plafon Rp13.651 miliar dan Baki with a total ceiling of IDR 13,651 billion and a Debit
Debet Rp8.729 miliar. Balance of IDR 8,729 billion.
4. Kredit untuk Kegiatan Usaha Efisiensi Energi 4. Loan for Energy Efficiency Business Activities
Bank Sulselbar menyalurkan kredit untuk kegiatan Bank Sulselbar distributed a Loan for sustainable
usaha berkelanjutan yang terkait efisiensi energi business activities related to energy efficiency, valued
dengan nilai USD14,66 juta (eq. Rp220 miliar, asumsi at USD 14.66 million (eq. IDR 220 billion, assuming an
kurs Rp15 ribu/USD). exchange rate of IDR 15 thousand/USD).
5. Kredit untuk Kegiatan Pengolahan Air dan Limbah 5. Loan for Water and Waste Treatment Activities
Bank Sulselbar menyalurkan kredit untuk kegiatan Bank Sulselbar distributed a Loan for sustainable
usaha berkelanjutan yang terkait pengelolaan air dan business activities related to sustainable water and
limbah yang berkelanjutan dengan nilai Rp250 miliar. waste management with a value of IDR 250 billion.
6. Kredit untuk UMKM 6. Loan for MSMEs
Bank Sulselbar menyalurkan kredit untuk kegiatan Bank Sulselbar distributed a Loan for sustainable
usaha berkelanjutan yang terkait kegiatan UMKM business activities related to MSME activities with a
dengan nilai Rp2.580.808 juta. value of IDR 2,580,808 million.
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan Direct Economic Value Generated and
dan Didistribusikan [201-1] Distributed
Pada tahun 2023, Bank Sulselbar mencatatkan nilai In 2023, Bank Sulselbar recorded a direct economic value
ekonomi langsung yang dihasilkan sebesar Rp2,864 triiun, generated of IDR 2,864 trillion, an increase of 1.37% from
naik 1,37% dari nilai ekonomi langsung yang tercatat pada the direct economic value recorded in that year of IDR 2,825
tahun yang sebesar Rp2,825 triliun. Kenaikan nilai ekonomi trillion. The resulting increase in direct economic value was
langsung yang dihasilkan ini dikontribusi oleh kenaikan contributed by the rise in Interest and Sharia Income of
pada Pendapatan Bunga dan Syariah sebesar 0,22% 0.22% to IDR 2.556 trillion from 2022 which amounted to
menjadi Rp2,556 triliun dari tahun 2022 yang sebesar IDR 2.550 trillion, an increase in Other Operating Income of
Rp2,550 triliun, kenaikan pda Pendapatan Operasional 2.87% to IDR 321.827 billion from 2022 which amounted to
Lainnya sebesar 2,87% menjadi Rp321,827 miliar dari IDR 312,855 billion, and there was a significant decrease in
tahun 2022 yang sebesar Rp312,855 miliar, dan adanya Non-Operating Expenses by 64.31% to IDR 13,420 billion
penurunan signifikan pada Beban Non Operasional from IDR 37,614 billion in 2022.
sebesar 64,31% menjadi Rp13,420 miliar dari Rp37,614
miliar di tahun 2022.
Selanjutnya, nilai ekonomi yang didistribusikan Bank Furthermore, the economic value distributed by Bank
Sulselbar di tahun 2023 tercatat sebesar Rp2,622 triliun, Sulselbar in 2023 was recorded at IDR 2.622 trillion, an
naik 1,03% dari tahun 2022 yang sebesar Rp2,595 triliun. increase of 1.03% from 2022, which amounted to IDR
Kenaikan di nilai ekonomi yang didistribusikan ini terjadi 2.595 trillion. This increase in distributed economic value
Page 74
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
72 Bank Sulselbar
karena adanya kenaikan pada Beban Bunga dan Syariah occurred due to a rise in Interest and Sharia Expenses by
sebesar 19,35% menjadi Rp976,652 miliar dari Rp818,322 19.35% to IDR 976,652 billion from IDR 818,322 billion in
miliar di tahun 2022. Pembayaran Dividen kepada 2022. Dividend payments to shareholders also increased
pemegang saham juga naik 0,30% menjadi Rp392,234 0.30% to IDR 392,234 billion from 2022, which amounted to
miliar dari tahun 2022 yang sebesar Rp391,066 miliar, IDR 391.066 billion, as well as CSR funds, which increased
begitu pun Dana CSR yang naik 0,29% menjadi Rp32,686 0.29% to IDR 32.686 billion from IDR 32.591 billion in 2022.
miliar dari Rp32,591 miliar di tahun 2022.
Kenaikan nilai ekonomi yang dihasilkan dan nilai ekonomi The increase in the economic value generated and the
yang didistribusikan membuat nilai ekonomi yang ditahan economic value distributed means that the economic value
untuk tahun 2023 juga naik sebesar 5,18% menjadi retained for 2023 also increases by 5.18% to IDR 241.985
Rp241,985 miliar dari Rp230,68 miliar di tahun 2022. billion from IDR 230.68 billion in 2022.
Kredit untuk UMKM [201-1] Loan for MSMEs
Bank Sulselbar terus berkomitmen mendorong pertumbuhan Bank Sulselbar encourages real-sector economic growth,
perekonomian sektor riil, khususnya bagi para pelaku especially for Micro, Small, and Medium Enterprises
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Hal ini terlihat (MSMEs). This can be seen from the projected ratio of
dari proyeksi rasio kredit yang disalurkan untuk sektor Lending to the MSME sector to total Lending for the next
UMKM terhadap total kredit yang diberikan untuk 3 (tiga) three (three) years, from 2023 to 2025, each of which is
tahun ke depan sejak tahun 2023 hingga tahun 2025, yang 12.76%, 13.74%, and 13.63%.
masing-masing sebesar 12,76%; 13,74%; dan 13,63%.
Keberpihakan Bank Sulselbar kepada UMKM juga terlihat Bank Sulselbar’s support for MSMEs can also be seen from
dari target untuk terus meningkatkan penyaluran kredit its target to continue to increase productive Lending to the
produktif kepada sektor UMKM. Di mana pada tahun MSME sector. In 2023, the value of Lending to MSMEs was
2023, nilai penyaluran kredit utuk UMKM tercatat sebesar recorded at IDR 20.977 billion, an increase of 2.39% from
Rp20,977 miliar, meningkat 2,39% dari nilai penyaluran di the value of distribution in 2022, which amounted to IDR
tahun 2022 yang sebesar Rp20,488 miliar. Rasio penyaluran 20.488 billion. The ratio of MSME Lending to total productive
kredit UMKM terhadap total kredit produktif di tahun 2023 loans in 2023 is 12.29%, smaller than in 2022, which was
sebesar 12,29%, mengecil dari tahun 2022 yang sebesar 13.22%. The ratio is shrinking because, in total, Lending
13,22%. Rasio mengecil, karena secara total, penyaluran from Bank Sulselbar in 2023 also increased compared to
kredit dari Bank Sulselbar di tahun 2023 juga meningkat the previous year.
dibandingkan tahun sebelumnya.
Pengungkapan Perpajakan [GRI 207-1, 207-2, Tax Disclosure
207-3, 207-4]
Di tahun 2023, Bank Sulselbar menerapkan strategi pajak In 2023, Bank Sulselbar will implement a tax strategy
melalui penerapan Strategi Tax Planning penerapan Pajak through the implementation of the Tax Planning Strategy
PPN atas Penyerahan Agunan yang Diambil Alih (AYDA). for implementing VAT Tax on the Delivery of Foreclosed
Strategi ini telah ditetapkan oleh manajemen melalui unit Collateral (AYDA). Management has determined this
terkait seperti Divisi Keuangan dan Akuntansi beserta Unit strategy through related units such as the Finance and
Penyelamatan dan Penyelesaian Kredit/UPPK. [207-1] Accounting Division and the Loan Rescue and Settlement
Unit/UPPK. [207-1]
Direksi Bank Sulselbar telah melakukan pengendalian The Board of Directors of Bank Sulselbar has exercised
dalam proses bisnis di internal perusahaan melalui control over business processes at the internal company
pengendalian risiko pajak dalam perusahaan. Sistem through tax risk control within the company. An internal
pengendalian internal yang dirancang untuk memastikan control system designed to ensure the accuracy and
keakuratan dan kelengkapan SPT dan laporan pajak completeness of the SPT and other tax reports is the Tax
lainnya tersebut adalah Tax Control Framework (TCF) Control Framework (TCF) through the following steps.
melalui langkah-langkah: [207-2] [207-2]
Page 75
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
73
1. Penetapan strategi pajak. Hal ini berkaitan dengan 1. Determination of tax strategy. This is related to direction
arahan atau panduan dari Direksi perusahaan atas or guidance from the company’s Board of Directors
pengelolaan risiko, toleransi risiko, pengambilan regarding risk management, risk tolerance, decision-
keputusan dalam perencanaan pajak, dan kebijakan making in tax planning, and policies in reporting and
dalam pelaporan dan pembayaran pajak. paying taxes.
2. Penerapannya dilakukan secara komprehensif. Dalam 2. Implementation is carried out comprehensively. The
rangka mengidentifikasi konsekuensi dan perlakuan Tax Department must be involved in all stages of the
pajak atas setiap transaksi yang material, Departemen transaction process, from planning to implementation,
Pajak harus dilibatkan pada seluruh tahapan proses to identify the consequences and tax treatment of each
transaksi, mulai dari perencanaan hingga implementasi material transaction.
transaksi.
3. Adanya pembagian tanggung jawab. Hal ini 3. There is a division of responsibilities. This relates to the
berhubungan dengan pembagian peran dan tanggung division of roles and responsibilities among the Board of
jawab diantara Direksi, Senior Management, dan Directors, Senior Management, and the company’s Tax
Departemen Pajak perusahaan. Department.
Direksi bertanggung jawab atas desain, implementasi, BOD are responsible for the TCF’s design,
dan efektivitas TCF. Senior Management bertanggung implementation, and effectiveness. Senior Management
jawab dalam mengembangkan strategi pajak dengan develops tax strategies with approval and supervision
persetujuan dan supervisi oleh Direksi. Sementara, from the Board of Directors. Meanwhile, the Department
Departemen Pajak bertanggung jawab dalam of Tax implements the plan.
melaksanakan strategi.
4. Proses pengelolaan pajak terdokumentasi. Seluruh 4. Process documented tax management. The entire
proses pengelolaan risiko pajak, termasuk elemen- tax risk management process must be documented,
elemen kontrol seperti approval, otorisasi, review, dan including elements-element controls such as approval,
rekonsiliasi, harus didokumentasikan. authorization, review, and reconciliation.
5. Adanya pengujian atas TCF. Hal ini berhubungan 5. TCF is tested. This relates to the process of monitoring
dengan proses monitoring dan perbaikan kerangka and improving the framework control and testing the
pengendalian, serta pengujian atas efektivitas desain effectiveness of TCF design and operations.
dan operasional TCF.
6. Adanya pemberian jaminan. TCF mampu memberikan 6. There are guarantees. TCF can provide guarantees to
jaminan kepada stakeholders, termasuk otoritas pajak, stakeholders, including tax authorities, regarding tax
bahwa risiko-risiko pajak dapat dikendalikan sehingga risks that can be controlled so that tax reports can be
laporan pajak dapat diandalkan. relied on.
Pemegang saham memegang peranan penting untuk Shareholders play an important role in supervising company
melakukan pengawasan terhadap operasional perusahaan operations so that their interests can be accommodated.
agar kepentingannya dapat diakomodir. Tindakan Tax avoidance will hurt the company value, represented by
penghindaran pajak akan memberikan dampak negatif the share value. Therefore, shareholders will put pressure
terhadap nilai perusahaan yang diwakili dengan nilai on Management so that it is not involved in tax avoidance.
saham. Oleh karena itu, para pemegang saham akan Stakeholder involvement in terms of: [207-3]
memberikan tekanan kepada pihak manajemen agar tidak
terkait dengan penghindaran pajak. Keterlibatan pemangku
kepentingan dalam hal: [207-3]
1. Perlakuan yang Adil terhadap Pemegang Saham 1. Fair Treatment of Shareholders
2. Pengungkapan dan Transparansi 2. Disclosure and Transparency
3. Tanggung Jawab Direksi dan Dewan Komisaris 3. Responsibilities of the Board of Directors and Board of
Commissioners
Page 76
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023 74 Bank Sulselbar Komitmen Melestarikan Lingkungan Commitment to Preserve the Environment [GRI 2-27] [A.4.c.3.] Sebagai institusi keuangan yang bertanggung jawab, As a responsible financial institution, Bank Sulselbar is Bank Sulselbar berkomitmen untuk turut serta menjaga committed to preserving the environment through various kelestarian lingkungan hidup melalui berbagai inisiatif environmental conservation initiatives, implementing pelestarian lingkungan, penerapan kegiatan operasional environmentally friendly operational activities, and ramah lingkungan, hingga penyaluran kredit pada distributing loans to environmentally friendly business kegiatan usaha berwawasan lingkungan. Selain itu, activities. In addition, to reduce environmental impacts, the untuk mengurangi dampak lingkungan, Bank melakukan Bank manages efficient use of energy, water, and paper, as pengelolaan untuk efisiensi penggunaan energi, air, kertas, well as implements sustainable financing policies or green serta menerapkan kebijakan pembiayaan berkelanjutan finance. atau pembiayaan hijau (green finance). Kredit Berwawasan Lingkungan Environmentally Friendly Loan Sebagai penyedia jasa perbankan, salah satu wujud As a provider of banking services, one form of commitment komitmen yang dapat dilakukan Bank Papua adalah that Bank Sulselbar can make is the distribution of penyaluran kredit berbasis lingkungan atau kredit ramah environmentally based Loan or environmentally friendly lingkungan untuk mendukung keuangan berkelanjutan Loan to support sustainable finance as planned by the OJK in yang dicanangkan OJK dalam POJK No.51/POJK.03/2017 POJK No.51/POJK.03/2017 concerning the Implementation tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga of Sustainable Finance for Financial Services Institutions, Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. Penerapan Issuers, and Public Companies. Implementing sustainable keuangan berkelanjutan akan meningkatkan daya tahan finance will increase the resilience and competitiveness of dan daya saing lembaga jasa keuangan termasuk Bank financial service institutions, including Bank Sulselbar, so Papua, sehingga mampu tumbuh dan menyediakan they can grow and provide the funding sources needed sumber pendanaan yang dibutuhkan masyarakat dan di by the community while maintaining environmental saat bersamaan tetap menjaga kelestarian lingkungan. sustainability. Operasional Ramah Lingkungan [GRI 302; 303; Environmentally Friendly Operations 304; 305; 306] [6.d.] [F.] Bank pada penerapan RAKB jangka menengah 2023- In implementing the 2023-2026 medium-term RAKB, 2026 juga menetapkan target kegiatan prioritas lain terkait the Bank also set other priority activity targets related to pembiayaan, yakni penyusunan kebijakan penyaluran financing, namely the preparation of Lending/Financing kredit/pembiayaan, serta analisis dan asesmen yang lebih distribution policies and more prudent and comprehensive prudent dan komprehensif atas kredit/pembiayaan berbasis analysis and assessment of green lending-based Lending/ green lending. Indikator pencapaiannya adalah penerapan Financing. Indicators of achievement are the implementation kebijakan pendanaan berbasis green funding dan of green funding-based funding policies and support for dukungan kepada pengembangan sektor-sektor ekonomi the development of priority economic sectors that have a prioritas yang memiliki multiplier effect tinggi termasuk high multiplier effect, including the distribution of Lending/ penyaluran kredit/pembiayaan pada sektor-sektor usaha Financing to environmentally friendly business sectors and ramah lingkungan dan tersertifikasi pengelolaan AMDAL certified AMDAL management (green lending), as well as (green lending), serta usaha UMKM. MSME businesses. Sepanjang tahun 2023, penggunaan kertas untuk tujuan Throughout 2023, paper usage for Bank Sulselbar’s proses bisnis Bank Sulselbar adalah sebanyak 4.870 rim. business processes will be 4,870 reams. Paper usage Pemakaian kertas di tahun 2023 ini meningkat signifikan in 2023 will increase significantly by 70.52% compared 70,52% dibandingkan penggunaan kertas Perusahaan to the Company’s in 2022, which was 2,856 reams. The pada tahun 2022 yang sebanyak 2.856 rim. Kenaikan increase in paper consumption at Bank Sulselbar shows konsumsi kertas di Bank Sulselbar menunjukkan adanya the expansion and growth of the Company’s business,
Page 77
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
75
ekspansi dan pertumbuhan bisnis perseroan yang mau which inevitably impacts material consumption.
tidak mau berdampak pada konsumsi material.
Sementara, konsumsi listrik Perseroan untuk tujuan proses Meanwhile, the Company’s electricity consumption for
bisnis adalah sebanyak 14.214 kWh. Konsumsi listrik di business process purposes is 14,214 kWh. Electricity
tahun 2023 ini meningkat 11,36% dibandingkan konsumsi consumption in 2023 will increase by 11.36% compared to
listrik Perusahaan pada tahun 2022 yang sebanyak 2022 when it was 12,764 kWh. The increase in electricity
12.764 kWh. Kenaikan konsumsi listrik di Bank Sulselbar consumption at Bank Sulselbar shows the expansion
menunjukkan adanya ekspansi dan pertumbuhan bisnis and growth of the Company’s business, which inevitably
perseroan yang mau tidak mau berdampak pada konsumsi impacts energy consumption.
energi.
Per 31 Desember 2023, biaya yang dikeluarkan untuk As of December 31, 2023, the costs incurred for purchasing
pembelian BBM Perusahaan adalah sebesar Rp5,969 fuel for the Company amounted to IDR 5,969 billion, an
miliar, meningkat 22,24% dari biaya pembelian BBM increase of 22.24% from the expenses for buying fuel in
tahun 2022 yang sebesar Rp4,883 miliar. Kenaikan biaya 2022, which amounted to IDR 4,883 billion. The rise in fuel
pembelian BBM terjadi karena dua faktor, kenaikan harga purchasing costs occurred due to two factors: the increase
BBM di pasar yang ditetapkan Pemerintah karena adanya in fuel prices in the market set by the Government due to
kenaikan harga minyak mentah di pasar global serta the rise in crude oil prices in the global market and the
bertumbuhnya bisnis Bank yang meningkatkan mobilitas growth of the Bank’s business, which increased mobility
dan aktivitas yang membutuhkan energi dari BBM. and activities that required energy from fuel.
Untuk air, per 31 Desember 2023, penggunaan air Bank For water, as of December 31, 2023, Bank Sulselbar’s
Sulselbar per bulan mencapai 18.589 meter kubik (m3), monthly water use reached 18,589 cubic meters (m3),
meningkat 81,32% dari penggunaan air Bank Sulselbar per an increase of 81.32% from Bank Sulselbar’s monthly
bulan di tahun 2022 yang sebesar 10.252 m3. Kenaikan water use in 2022, which was 10,252 m3. The increase
konsumsi air di Bank Sulselbar sama seperti konsumsi in water consumption at Bank Sulselbar, the same as
energi, terjadi karena dua faktor, kenaikan harga langganan energy consumption, occurred due to the rise in PDAM
PDAM serta bertumbuhnya bisnis Bank yang meningkatkan subscription prices and the growth of the Bank’s business,
aktivitas di kantor-kantor Bank Sulselbar. which increased activity at Bank Sulselbar offices..
Pengelolaan Emisi [GRI 305-1; 305-2; 305-4; 305-5] Emission Management
[6.e.4.a; 6.e.4.b.] ] [F.11.; F.12.]
Dengan memakai asumsi-asumsi tertentu yang ditetapkan Using certain assumptions set by the Company, the total
Perseroan, total emisi GRK yang dihasilkan oleh GHG emissions produced by Bank Sulselbar’s operations
operasional Bank Sulselbar sepanjang tahun 2023 dari throughout 2023 from fuel and electricity consumption are
konsumsi BBM dan listrik adalah sebanyak 1.035.338,7 kg 1,035,338.7 kg CO2e. Total GHG emissions in 2023 will
CO2e. Total emisi GRK di tahun 2023 ini meningkat 22,10% increase by 22.10% compared to total GHG emissions in
dibandingkan total emisi GRK di tahun 2022 yang tercatat 2022 which were recorded at 847,935.8 kg CO2e. Where
sebesar 847.935,8 kg CO2e. Di mana sumbangan emisi the contribution of GHG emissions from fuel consumption
GRK dari konsumsi BBM sebesar 1.023.256,8 kg CO2e is 1,023,256.8 kg CO2e and the contribution from electricity
dan sumbangan dari konsumsi listrik sebesar 12.081,9 kg consumption is 12,081.9 kg CO2e.
CO2e.
Emisi Gas Rumah Kaca dalam kg CO2e Greenhouse Gas Emissions in kg CO2e
Sumber Emisi 2023 2022 2021
Cakupan 1 (BBM) 426.357 liter 1.023.256,8 kg CO2e 348.786 liter 837.086,4 kg CO2e 280.714 liter 673.713,6 kg CO2e
Cakupan 2 (Listrik) 14.214 kWh 12.081,9 kg CO2e 12.764 kWh 10.849,4 kg CO2e 2.056 kWh 1.747,6 kg CO2e
Jumlah Emisi GRK
1.035.338,7 kg CO2e 847.935,8 kg CO2e 675.461,2 kg CO2e
(Cakupan 1 dan 2)
Page 78
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
76 Bank Sulselbar
Asumsi perhitungan:
1. Harga BBM Pertamax tertinggi di tahun 2023 sebesar Calculation assumptions:
Rp14.000 per liter 1. The highest Pertamax fuel price in 2023 will be IDR
2. 1 liter BBM setara dengan 2,4 kilogram (kg) CO2e 14,000 per liter
3. 1 kWh listrik setara dengan 0,85 kg CO2e 2. 1 liter of fuel is equivalent to 2.4 kilograms (kg) CO2e
Sumber: PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero) 3. 1 kWh of electricity is equivalent to 0.85 kg CO2e
Source: PT PLN (Persero) and PT Pertamina (Persero)
Kinerja Sosial
Social Performance [GRI 401; 403; 404; 407; 408; 409] [6.c.1.; 6.c.2; 6.f.] [F.18.; F.19.; F.20.; F.21.; F.22.]
Pengembangan Produk Berkelanjutan Sustainable Product Development
Satu dari empat pilar keuangan berkelanjutan Bank One of the four pillars of sustainable finance for Bank
Sulselbar dalam RAKB 2023 adalah “Memperkuat Sulselbar in the 2023 RAKB is “Strengthening the
Pembentukan Perbankan Keberlanjutan” dengan salah Establishment of Sustainable Banking,” with one of
satu target kegiatan prioritas adalah pengayaan eksisting the priority activity targets being the enrichment of existing
produk/layanan beserta fiturnya yang sejalan dengan products/services and their features that are in line with
keuangan berkelanjutan, melalui: sustainable finance, through:
a. Mendorong transaksi non-tunai (cashless society) a. Encouraging non-cash transactions (cashless society)
melalui layanan perbankan tanpa kantor antar lain through branchless banking services, including through
melalui pengembangan fitur e-banking, mobile banking, the development of e-banking, mobile banking and
dan internet banking; internet banking features;
b. Menyediakan dan memperluas dukungan akses b. Providing and expanding financial access support
keuangan bagi seluruh masyarakat termasuk kaum for all communities, including people with disabilities,
difabel, kelompok masyarakat kurang mampu dan di disadvantaged community groups, and in remote areas;
daerah terpencil;
Di mana indikator pencapaiannya adalah: Where the achievement indicators are:
1. Peningkatan pendapatan dari Channel Digital 1. Increased revenue from Digital Channels
2. Implementasi Loan Originating System (LOS) 2. Implementation of Loan Originating System (LOS)
3. Implementasi Online Boarding 3. Implementation of Online Boarding
4. Kartu ATM Daur Ulang 4. Recycled ATM Card
5. Recycle Kartu ATM eksisting 5. Recycle existing ATM cards
6. Digitalisasi PIN ATM 6. ATM PIN digitization
Selain itu, Bank Sulselbar juga berupaya meningkatkan Apart from that, Bank Sulselbar is also trying to improve
layanan kepada nasabah dengan menerbitkan layanan customer service by issuing a Virtual Assistant Chat
Virtual Assistant Chat Banking atau Chatbot. Chatbot Banking or Chatbot service. Chatbot is a digital chat service
merupakan layanan obrolan digital yang berkomunikasi that communicates via text messages based on artificial
melalui pesan teks berbasis kecerdasan buatan/Artifial intelligence (AI). Bank Sulselbar’s chatbot, or SOBAT,
Intelligence (AI). Chatbot Bank Sulselbar atau SOBAT embodies customer care implementation, where the bot
merupakan perwujudan dari implementasi customer care, becomes a virtual assistant for users, both customers and
di mana bot menjadi asisten virtual bagi pengguna baik non-customers. By using Bank Sulselbar’s Virtual Assistant
nasabah maupun non nasabah. Dengan menggunakan Chat Banking, either via the official Bank Sulselbar
Virtual Assistant Chat Banking Bank Sulselbar, baik Whatsapp account or via the official Bank Sulselbar
melalui akun resmi Whatsapp Bank Sulselbar maupun website, users can access information related to Bank
melalui Website resmi Bank Sulselbar, pengguna dapat products and services, register online queues, customer
mengakses informasi terkait produk dan layanan Bank, complaint/complaint services, receive bill (Loan) reminder
mendaftar antrian secara online, layanan pengaduan/ messages or Loan cards), as well as receiving promotions
komplain nasabah, menerima pesan pengingat tagihan on Bank products and services.
(kredit maupun kartu kredit), serta menerima promosi
produk dan layanan Bank.
Page 79
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
77
SDM Berkelanjutan Sustainable Human Resources
Bank Sulselbar berkomitmen memberikan kesempatan yang Bank Sulselbar is committed to providing ample opportunities
luas kepada seluruh karyawan dalam mengembangkan for all employees to develop their capacity and competence.
kapasitas dan kompetensi mereka. Hal tersebut diwujudkan This is realized by carrying out continuous education and
dengan menjalankan program pengembangan pendidikan training development programs. Employee participation in
dan pelatihan yang dilakukan secara berkesinambungan. the competency development program is determined by
Keikutsertaan karyawan dalam program pengembangan the needs of the Bank and employees by paying attention
kompetensi ditentukan oleh kebutuhan Bank dan to gender equality and equality of opportunity for all Bank
karyawan dengan memperhatikan kesetaraan gender dan Sulselbar employees.
persamaaan kesempatan bagi seluruh karyawan Bank
Sulselbar.
Sepanjang tahun 2023, biaya pendidikan dan pelatihan Throughout 2023, education and training costs for Bank
karyawan Bank Sulselbar tercatat sebesar Rp13,383 Sulselbar employees will be recorded at IDR 13.383 billion.
miliar. Biaya pendidikan dan pelatihan ini turun 41,28% dari These education and training costs decreased by 41.28%
biaya tahun 2022 yang sebesar Rp22,790 miliar. Hal ini from 2022, which amounted to IDR 22,790 billion. This is
disebabkan: due to:
a. Efisiensi biaya, untuk mendukung kinerja bisnis. a. Cost efficiency is used to support business performance.
b. Adanya negosiasi investasi yang aktif dengan provider/ b. There are active investment negotiations with providers/
penyelenggara berdasarkan pagu yang disepakati organizers based on the ceiling agreed by management.
manajemen.
c. Melaksanakan akselerasi kompetensi dengan c. Carry out competency acceleration by involving
mengikutkan karyawan kepada kegiatan sertifikasi employees in professional certification activities.
profesi.
d. Dilakukan FGD dengan unit kerja sehingga pelatihan d. FGDs were carried out with work units so that the
dan pengembangan yang diusulkan lebih tepat sasaran proposed training and development was more targeted
dan optimal. and optimal.
e. Dilakukan tiring pagu investasi dan biaya konsumsi e. investment ceilings and consumption costs are adjusted
sesuai dengan jabatan. according to position.
f. Pengoptimalan Web Elearning sebagai media f. Elearning Web Optimization as an independent learning
pembelajaran mandiri. medium.
g. Mendorong pengoptimalan selera budaya (sharing g. Encourage optimization of cultural tastes (internal
internal), assessment test, dan program lainnya. sharing), assessment tests, and other programs.
Sementara, jumlah pendidikan pelatihan yang diikuti Meanwhile, the number of training courses that Bank
karyawan Bank pada tahun 2023 tercatat sebanyak 133 employees participated in in 2023 was recorded at 133
kegiatan, turun dari 219 jenis kegiatan di tahun 2022. Dari activities, down from 219 types of activities in 2022. Of
total pendidikan dan pelatihan yang dijalankan, jumlah the total education and training carried out, the number of
karyawan yang menjadi peserta di tahun 2023 sebanyak employees participating in 2023 was 2,162, down 68.23%
2.162 karyawan, turun 68,23% dari tahun lalu yang from last year, when it reached 6,804 employees.
mencapai 6.804 karyawan.
Page 80
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
78 Bank Sulselbar
Program Pemberdayaan Masyarakat [GRI 413- Community Empowerment Program
1] [F.25.]
Program CSR setiap tahunnya telah dianggarkan dan Each year’s CSR program has been budgeted and
diprogramkan untuk diimplementasikan pada tahun buku programmed to be implemented in the current financial
yang berjalan. Sumber pendanaan CSR berasal dari year. The source of CSR funding comes from the
biaya operasional Perusahaan dengan memperhatikan Company’s operational costs, considering financial needs
kebutuhan dan kondisi finansial serta amanat RUPS and conditions as well as the GMS mandate. Currently, the
yaitu saat ini maksimal pagu 5% dari laba bersih periode maximum ceiling is 5% of the previous period’s net profit.
sebelumnya.
Mekanisme penetapan anggaran program CSR ditetapkan The mechanism for determining the CSR program budget
dalam Rapat Kerja, Anggaran dan Strategis. Pagu Bantuan is defined in the Working, Budget, and Strategic Meeting.
Dana CSR Bank Sulselbar untuk tahun 2023 adalah 5% According to the Minutes of the Annual GMS of PT Bank
dari Laba Bersih Tahun Buku 2022 (Rp653.723.747.149 x Sulselbar, the maximum limit for Bank Sulselbar’s CSR
5%) atau sebesar Rp32.686.187.357, sesuai Berita Acara Fund Assistance for 2023 is 5% of the Net Profit for the
RUPS Tahunan PT Bank Sulselbar. Anggaran penyaluran 2022 Financial Year (Rp. 653,723,747,149 x 5%) or Rp.
dana CSR pada tahun 2023 mengalami peningkatan dari 32,686,187,357. The CSR Financing budget for 2023
tahun 2022 yang memiliki pagu sebesar Rp32.591.302.756. increased from 2022, with a limit of IDR 32,591,302,756.
Prestasi Perusahaan {A.4.b.2.] Company Achievements
Bermodal kesungguhan dan komitmen untuk bekerja keras With the capital of seriousness and commitment to work
dalam kondisi dan situasi apapun, Bank Sulselbar berhasil hard in any condition and situation, Bank Sulselbar
melalui tahun 2023 dengan baik. Bahkan, Bank mampu succeeded in getting through 2023 well. The Bank was able
mencatatkan sejumlah prestasi dari pihak eksternal. Per to record several achievements from external parties. As of
31 Desember 2023, Bank Sulselbar berhasil meraih 31 December 31, 2023, Bank Sulselbar has won 31 awards
penghargaan dari berbagai lembaga dengan beragam from various institutions in various categories. Among
kategori. Antara lain, The Best Region Bank in Marketing others, The Best Region Bank in Marketing Engagement;
Engagement; The Best Region Bank in Customer Loyalty; The Best Region Bank in Customer Loyalty; Bank Sulselbar
Bank Sulselbar atas Kontribusi Membayar PPH dan PPN for the Largest Contribution to Paying PPH and VAT at the
Terbesar di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Regional Office of the Directorate General of Taxes for
Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara; Top Business atas South, West, and Southeast Sulawesi; Top Business in the
kategori TOP CSR Award; dan TOP BUMD Award 2023. TOP CSR Award category; and TOP BUMD Award 2023.
Page 81
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
79
Apresiasi dan Penutup Appreciation and Acknowledgments
Seluruh upaya dan kerja keras yang telah dilakukan The 2023 Bank Sulselbar Sustainability Report summarizes
Bank Sulselbar di tahun 2023, termasuk dalam upaya all the efforts and hard work that Bank Sulselbar has carried
penerapan nilai-nilai keberlanjutan melalui penerapan out in 2023, including efforts to implement sustainability
keuangan berkelanjutan telah terangkum dalam Laporan values through sustainable finance. We realize that Bank
Keberlanjutan Bank Sulselbar Tahun 2023 ini. Kami Sulselbar’s success through 2023 will not happen without
menyadari keberhasilan Bank Sulselbar melalui tahun the hard work, cooperation, support, and trust of all Bank
2023 dengan baik tidak akan terjadi tanpa kerja keras, kerja Sulselbar stakeholders, including the community around
sama, dukungan, dan kepercayaan seluruh pemangku the Company.
kepentingan Bank Sulselbar, termasuk masyarakat sekitar
Perusahaan.
Untuk itu, Kami atas nama seluruh jajaran Direksi For this reason, on behalf of the entire Board of Directors, we
mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi- would like to express our highest gratitude and appreciation
tingginya kepada seluruh pemegang saham, jajaran to all shareholders, the Board of Commissioners, employees,
Dewan Komisaris, karyawan, nasabah, masyarakat, dan customers, the community, and other stakeholders for their
pemangku kepentingan lain atas dukungan, kepercayaan, support, trust, and good cooperation so far. We hope this
dan kerja sama yang terjalin baik selama ini. Kami berhara cooperation and collaboration will continue so that Bank
kerja sama dan kolaborasi ini akan terus berjalan di masa Sulselbar can grow well and sustainably, strengthening its
depan, sehingga Bank Sulselbar aka dapat terus bertumbuh position in achieving sustainable development goals.
dengan baik dan berkelanjutan, mengukuhkan posisi dalam
pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.
Makassar, 25 April 2024
Atas Nama Direksi
On behalf of the Board of Directors
Yulis Suandi
Direktur Utama
President Director
Page 82
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
80 Bank Sulselbar
[GRI 2-14]
Pernyataan Laporan Keberlanjutan Telah Ditinjau dan
Disetujui oleh Badan Tata Kelola Tertinggi
Sustainability Report Statement Has Been Reviewed and Approved by the
Highest Governance Body
Seluruh isi dalam Laporan Keberlanjutan PT Bank Sulselbar Tahun Buku 2023 telah ditinjau dan disetujui oleh Dewan
Komisaris selaku badan tata kelola tertinggi Perseroan. Melalui peninjauan dan persetujuan ini, Dewan Komisaris bersama-
sama dengan Direksi bertanggung jawab terhadap seluruh isi Laporan Keberlanjutan.
Makassar, 25 April 2024
Marsuki
Komisaris Independen
Independent Commissioner
Adlinsyah M. Nasution Muhammad Idris
Komisaris Independen Komisaris
Independent Commissioner Commissioner
Page 83
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
81
All contents in the PT Bank Sulselbar Sustainability Report for Fiscal Year 2023 have been reviewed and approved by
the Board of Commissioners the Company’s highest governance body. Through this review and approval, the Board of
Commissioners together with the Board of Directors are responsible for the entire contents of the Sustainability Report.
Makassar, 25 April 2024
Yulis Suandi
Direktur Utama
President Director
Rosmala Arifin Iswadi Ayub
Direktur Pemasaran & Syariah Direktur Operasional & TI
Marketing & Sharia Director Banking Operation & IT Director
Dian Anggriani Utina
Dwi Zulkarnain
Direktur Kepatuhan
Direktur Kredit & UMKM
Compliance Director
Credit and MSMEs Director
Page 84
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023 82 Bank Sulselbar [GRI 2-9] [5.a] [E.] [A.25.] TATA KELOLA KEBERLANJUTAN SUSTAINABILITY GOVERNANCE 06
Page 85
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
83
[GRI 2-14]
Komitmen dan Kebijakan
Commitments and Policies
Sebagai bagian dalam upaya meningkatkan kinerja Bank, As part of efforts to improve the Bank’s performance, protect
melindungi kepentingan para pemangku kepentingan, dan the interests of stakeholders, and increase compliance
meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan perundang- with statutory regulations and ethical values generally
undangan serta nilai-nilai etika yang berlaku umum accepted in the banking industry, Bank Sulselbar considers
pada industri perbankan, Bank Sulselbar menilai perlu it necessary to implement Good Corporate Governance
adanya penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance). GCG). Bank Sulselbar
(Good Corporate Governance/GCG). Bank Sulselbar is also aware that to ensure the implementation of ESG
juga menyadari untuk memastikan terlaksananya inisiatif- or Environmental, Social, and Governance initiatives to
inisiatif ESG atau Environmental, Social, and Governance improve sustainability performance in the Bank, there is a
(Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola) untuk peningkatan need for a specially appointed structure to be responsible
kinerja keberlanjutan di Bank, dibutuhkan adanya struktur as well as clear related governance rules. Company
yang ditunjuk khusus untuk bertanggung jawab serta sustainability agenda.
aturan tata kelola yang jelas terkait agenda keberlanjutan
Perusahaan.
Untuk itu, Bank Sulselbar bertekad untuk menjadikan For this reason, Bank Sulselbar is determined to make
prinsip dan praktik GCG berkelanjutan menjadi bagian dari sustainable GCG principles and practices part of the work
budaya kerja yang berlaku di seluruh tingkatan organisasi. culture that applies at all levels of the organization. The
Bank terus menginternalisasi seluruh prinsip GCG dalam Bank continues to internalize all GCG principles in every
setiap kegiatan bisnis dalam rangka mencapai tujuan business activity to achieve sustainable long-term goals.
jangka panjang yang berkesinambungan.
Penerapan tata kelola keberlanjutan menjamin The implementation of sustainability governance ensures
keberlanjutan bisnis Bank Sulselbar dengan memastikan the sustainability of Bank Sulselbar’s business by ensuring
kepatuhan terhadap peraturan-peraturan yang berlaku di compliance with applicable regulations in every operational
setiap aspek operasional, menghindari konflik kepentingan aspect, avoiding conflicts of interest and violations of
dan pelanggaran etika bisnis, kejelasan lingkup pelaporan business ethics, clarity in the scope of internal reporting,
internal, kejelasan peran, kewenangan dan tanggung clarity in the roles, authority, and responsibilities of each
jawab dari setiap komponen Perseroan. Bank secara component of the Company. The Bank consistently upholds
konsisten menjunjung tinggi prinsip prudential banking dan the principles of prudential banking and healthy banking
praktik perbankan yang sehat serta taat asas pada tata practices and adheres to the principles of good corporate
kelola perusahaan yang baik dalam mengelola bisnisnya governance in managing its business to maintain harmony
untuk menjaga keselarasan dan keseimbangan antara and balance between the interests of the Bank and all
kepentingan Bank dan seluruh pemangku kepentingan. stakeholders.
Implementasi GCG merupakan tugas dan tanggung jawab Implementation of GCG is a joint duty and responsibility
bersama antara Dewan Komisaris dengan Direksi serta between the Board of Commissioners and the Board
Komite-Komite yang telah diangkat bersama seluruh SDM of Directors as well as the Committees that have been
yang ada. Koordinasi ini terus dilakukan untuk memastikan appointed together with all existing human resources.
Bank tidak keluar dari prinsip-prinsip tata kelola yang baik This coordination continues to be carried out to ensure
dan mampu memitigasi risiko sehingga keberlangsungan that the Bank does not deviate from the principles of good
bisnis Bank dalam jangka panjang tetap terjaga. governance and can mitigate risks so that the long-term
sustainability of the Bank’s business is maintained.
Komitmen pelaksanaan GCG di Bank Sulselbar mengacu The commitment to implementing GCG at Bank Sulselbar
kepada aturan dan perundangan-undangan: refers to the following rules and regulations:
1. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang 1. Law Number 4 of 2023 concerning the Development
Page 86
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
84 Bank Sulselbar
Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan and Strengthening of the Financial Sector (Article 266)
(Pasal 266)
2. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang 2. Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability
Perseroan Terbatas Companies
3. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang 3. Law Number 7 of 1992 concerning Banking
Perbankan 4. Financial Services Authority Regulation Number 17 of
4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun 2023 Implementing Governance for Commercial Banks
2023 Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum 5. Corporate Governance Principles for Banks (BCBS,
5. Corporate Governance Principles for Banks 2015);
(BCBS,2015); 6. Indonesia Corporate Governance Manual (IFC and
6. Indonesia Corporate Governance Manual (IFC dan OJK, 2018)
OJK, 2018) 7. General Guidelines for Indonesian Corporate
7. Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia Governance (KNKG and Ministry of Cooperative
(KNKG dan Kemenkoperekonomian, 2021) Economy, 2021)
8. Surat Keputusan Direksi PT Bank Pembangunan 8. Decree of the Board of Directors of PT Bank
Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Nomor Pembangunan Daerah South Sulawesi and West
SK/075/DIR/K/XI/2020 tentang Buku Pedoman Sulawesi Number SK/075/DIR/K/XI/2020 concerning
Perusahaan (BPP) Good Corporate Governance PT the Good Corporate Governance Company Guidebook
Bank Sulselbar (BPP) of PT Bank Sulselbar
[GRI 2-27]
Prinsip-Prinsip Tata Kelola
Governance Principles
Bank Sulselbar melaksanakan prinsip-prinsip GCG Bank Sulselbar implements GCG principles at every level
pada setiap jenjang organisasi yang berpedoman pada of the organization which is guided by Financial Services
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun 2023 Authority Regulation Number 17 of 2023 Implementing
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum dan Surat Edaran Governance for Commercial Banks and OJK Circular Letter
OJK No.13/SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017 tentang No.13/SEOJK.03/2017 dated 17 March 2017 concerning
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum yang menetapkan Implementing Governance for Commercial Banks.
prinsip-prinsip tata kelola yang baik sebagai berikut: Commercial Banks that establish the following principles of
good governance:
Prinsip Konsep Dasar Penerapan pada Bank Basic concepts Implementation to the Bank
Keterbukaan/ Transparansi diartikan sebagai Keterbukaan informasi Transparency is defined as Disclosure of Bank information
Transparansi keterbukaan informasi, baik Bank termasuk penjelasan the disclosure of information, including an explanation of
(Transparency) dalam proses pengambilan mengenai kinerja melalui both in the decision-making performance through the website:
keputusan maupun dalam website: http://www. process and in disclosing http://www.banksulselbar.co.id
mengungkapkan informasi banksulselbar.co.id termasuk material and relevant including periodic disclosures to
material dan relevan mengenai keterbukaan berkala kepada information about the Regulators.
perusahaan, serta mudah Regulator. company.
diakses oleh pemangku
kepentingan
Akuntabilitas Kejelasan fungsi, - Praktik Audit Internal yang Clarity of functions, - Effective Internal Audit
(Accountability) struktur, sistem dan efektif, serta structures, systems, and practices, as well as
pertanggungjawaban organ - Kejelasan fungsi, hak, responsibilities of the - Clarity of functions, rights,
perusahaan sehingga kewajiban, wewenang, company’s organs so that the obligations, authorities, and
pengelolaan perusahaan dan tanggung jawab company’s management is responsibilities in the Company’s
terlaksana secara transparan, dalam Anggaran Dasar carried out effectively. Articles of Association, policies,
wajar, efektif, dan efisien. Perusahaan, kebijakan, and procedures at the Bank.
dan prosedur di Bank.
Pertanggungjawaban Kesesuaian (kepatuhan) di Perusahaan menyadari dalam Compliance in the The company realizes that in
(Responsibility) dalam pengelolaan perusahaan kegiatan operasionalnya management of the company its operational activities it often
terhadap prinsip korporasi seringkali menghasilkan against sound corporate produces negative externalities
yang sehat serta peraturan eksternalitas (dampak luar principles and applicable (impacts outside the company’s
perundangan yang berlaku. kegiatan perusahaan) negatif laws and regulations activities) that must be borne by
yang harus ditanggung oleh the community.
masyarakat.
Page 87
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
85
Prinsip Konsep Dasar Penerapan pada Bank Basic concepts Implementation to the Bank
Kemandirian/ Independensi atau kemandirian Perusahaan mengembangkan Independence or The Company developed several
Independensi adalah keadaan di mana beberapa aturan, pedoman, independence is a condition rules, guidelines, and practices
(Independency) Perusahaan dikelola secara dan praktik di tingkat pengurus where the Company is at the Bank management level,
profesional tanpa benturan Bank, terutama di tingkat managed professionally especially at the levels of the
kepentingan dan pengaruh/ Dewan Komisaris dan Direksi without conflict of interest Board of Commissioners and
tekanan dari pihak manapun yang oleh Undang-Undang and influence/pressure from the Board of Directors which are
yang bertentangan dengan diberi amanat untuk mengurus any party that is contrary mandated by law. to take good
peraturan perundang- perusahaan dengan sebaik- to the prevailing laws and care of the company.
undangan yang berlaku dan baiknya. regulations and sound
prinsip-prinsip korporasi yang corporate principles.
sehat.
Kesetaraan dan Kesetaraan dan kewajaran Bank menyediakan Equality and fairness are The Bank provides an
Kewajaran (Fairness) adalah perlakuan yang adil dan kesempatan bagi pemangku fair and equal treatment opportunity for stakeholders
setara dalam memenuhi hak- kepentingan untuk in fulfilling the rights of to submit their responses and
hak pemangku kepentingan menyampaikan tanggapan stakeholders and the clarity of opinions for the benefit of the
dan kejelasan hak-hak dan opini mereka untuk the rights of stakeholders to Bank as well as open access to
pemangku kepentingan kepentingan Bank serta protect investors, especially information by the principle of
untuk melindungi investor membuka akses informasi minority shareholders, from transparency within the scope of
khususnya pemegang saham sesuai dengan prinsip various forms of fraud. their positions.
minoritas dari berbagai bentuk transparansi dalam lingkup
kecurangan. jabatannya.
[GRI 2-12; 2-13; 2-14] [5.a.] [E.1.] [A.2.5.1.]
Penanggung Jawab Keuangan Berkelanjutan
Responsible for Sustainable Finance
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Bank Sulselbar Based on the Decree of the Directors of Bank Sulselbar
Nomor: SK/035/DIR/K/VII/2021 tanggal 01 Juli 2021 Number: SK/035/DIR/K/VII/2021 dated 01 July 2021
tentang Perubahan Struktur Organisasi Kantor Pusat concerning Changes in the Organizational Structure of
PT Bank Sulselbar, pengelolaan Aksi Keuangan PT Bank Sulselbar Head Office, the management of Bank
Berkelanjutan Bank Sulselbar dilakukan oleh Divisi Sulselbar’s Sustainable Financial Actions is carried out by
Corporate Secretary, yang meliputi perencanaan, the Corporate Secretary Division, which includes planning,
pemantauan/monitoring & evaluasi pelaksanaan, dan monitoring /monitoring & evaluation of implementation, and
pelaporan. Pelaksanaan Aksi Keuangan Berkelanjutan reporting. Implementation of Sustainable Finance Actions is
didukung oleh unit kerja terkait antara lain Divisi supported by related work units, including the General Affair
Umum, Divisi Manajemen Risiko, Divisi Kepatuhan, Division, Risk Management Division, Compliance Division,
Divisi Kredit Retail & Konsumer, Divisi Korporasi & Retail & Consumer Loan Division, Corporate & Consumer
Konsumer, Divisi Dana & Jasa, Divisi Treasury, Divisi Division, Funds & Services Division, Treasury Division,
Syariah, Divisi Human Capital, Divisi Digitalisasi & Sharia Division, Human Capital Division, Digitalization &
Layanan, dan Divisi SIMO. Services, and SIMO Division.
Unit kerja dan tugas dan wewenang dengan penerapan Work units and duties and authorities with the implementation
Aksi Keuangan Berkelanjutan adalah sebagai berikut: of Sustainable Finance Actions are as follows:
Unit Kerja Tugas & Wewenang Duties & Authorities
Divisi Corporate Secretary 1. Menyusun Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan 1. Prepare a Sustainable Financial Action Plan (RAKB)
(RAKB) 2. Carry out RAKB activities in accordance with the duties
2. Melaksanakan aktivitas RAKB yang sesuai tugas dan and authority of the work unit
wewenang unit kerjanya 3. Monitoring & Evaluation of RAKB implementation;
3. Monitoring & Evaluasi pelaksanaan RAKB; 4. Bank RAKB reporting
4. Pelaporan RAKB Bank 5. Communicate the Bank’s RAKB to: Regulators (OJK),
5. Mengomunikasikan RAKB Bank kepada: Regulator (OJK), shareholders and other related parties
pemegang saham, dan pihak terkait lainnya 6. Prepare a Social and Environmental Responsibility
6. Menyusun rencana aktivitas Tanggung Jawab Sosial dan (TJSL) activity plan
Lingkungan (TJSL) 7. Carrying out TJSL activities, monitoring and reporting
7. Melaksanakan aktivitas TJSL, monitoring dan pelaporan on the implementation of Social and Environmental
pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Responsibility (TJSL)
(TJSL)
Page 88
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
86 Bank Sulselbar
Unit Kerja Tugas & Wewenang Duties & Authorities
Divisi Human Capital Menyusun rencana dan pelaksanaan pengembangan Prepare plans and implement the Bank’s internal capacity
kapasitas internal Bank khususnya terkait penerapan development, especially regarding the implementation of
keuangan berkelanjutan sustainable finance
Divisi Umum 1. Menyusun rencana aktivitas yang sesuai dengan 1. Develop activity plans that are in accordance with the
penerapan keuangan berkelanjutan (termasuk rencana implementation of sustainable finance (including plans
dan strategi pengembangan produk portofolio keuangan and strategies for developing sustainable financial
berkelanjutan) portfolio products)
2. Melaksanakan aktivitas keuangan berkelanjutan sesuai 2. Carry out sustainable financial activities according to
rencana plan
Divisi Manajemen Risiko 1. Menyusun rencana aktivitas yang sesuai dengan 1. Develop activity plans that are in accordance with the
Divisi Kepatuhan penerapan keuangan berkelanjutan (termasuk rencana implementation of sustainable finance (including plans
dan strategi pengembangan produk dan portofolio and strategies for developing sustainable financial
Divisi Kredit Retail & keuangan berkelanjutan) products and portfolios)
Konsumen 2. Melaksanakan aktivitas keuangan berkelanjutan sesuai 2. Carry out sustainable financial activities according to
Divisi Korporasi & rencana plan
Konsumer
Divisi Dana & Jasa
Divisi Treasury
Divisi Syariah
Divisi Digitalisasi &
Layanan
Divisi SIMO
[2-9] [2-11] [2-12] [2-13] [2-14] [2-27]
Struktur dan Komposisi Tata Kelola
Governance Structure and Composition
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 Based on Law Number 40 of 2007 concerning Limited
tentang Perseroan Terbatas (UUPT) Bab I Mengenai Liability Companies (UUPT) Chapter I Regarding General
Ketentuan Umum Pasal 1, organ utama perusahaan terdiri Provisions Article 1, the main organs of the company
dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan consist of the General Meeting of Shareholders (GMS),
Komisaris, dan Direksi. Di mana Dewan Komisaris dan Board of Commissioners, and Directors. Where the Board
Direksi memiliki wewenang dan tanggung jawab yang of Commissioners and Directors have clear authority and
jelas sesuai fungsinya masing-masing sebagaimana responsibility by their respective functions as mandated
diamanahkan dalam Anggaran Dasar Perseroan dan in the Company's Articles of Association and statutory
peraturan perundang-undangan. regulations.
Tugas dan wewenang Direksi dan Dewan Komisaris The duties and authority of the Board of Directors and
dalam pengelolaan dan pengawasan dijalankan Board of Commissioners in management and supervision
dengan kelengkapan organ pendukung yang dapat are carried out with complete supporting organs that can
memberikan kinerja yang optimal. Bank Sulselbar juga provide optimal performance. Bank Sulselbar also held a
menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham General Meeting of Shareholders (GMS) as a forum for
(RUPS) sebagai forum bagi pemegang saham dalam shareholders to make strategic decisions for the company's
mengambil keputusan strategis bagi kinerja keberlanjutan sustainability performance.
perusahaan.
- Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) adalah organ • The General Meeting of Shareholders (GMS) is a
Perusahaan yang mempunyai wewenang yang tidak Company organ that has authority that is not granted
diberikan kepada Direksi atau Dewan Komisaris dalam to the Board of Directors or Board of Commissioners
batas yang ditentukan dalam Undang-Undang dan/atau within the limits specified in the Law and/or Articles of
Anggaran Dasar. Association.
- Dewan Komisaris adalah organ Perusahaan yang • The Board of Commissioners is a Company organ
bertugas melakukan pengawasan secara umum dan/ tasked with carrying out general and/or specific
Page 89
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
87
atau khusus sesuai dengan Anggaran Dasar serta supervision by the Articles of Association and providing
memberi nasihat kepada Direksi. advice to the Board of Directors.
- Direksi adalah organ Perusahaan yang berwenang • The Board of Directors is the Company's organ with
dan bertanggung jawab penuh atas pengurusan authority and full responsibility for managing the
Perusahaan untuk kepentingan Perusahaan, sesuai Company for the interests of the Company, by the
dengan maksud dan tujuan Perusahaan serta mewakili Company's aims and objectives, and representing
Perusahaan baik di dalam maupun di luar pengadilan the Company both inside and outside the court by the
sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar. provisions of the Articles of Association.
Dewan Komisaris telah membentuk komite-komite The Board of Commissioners has formed committees to
untuk membantu dan meningkatkan fungsi pengawasan assist and improve the supervisory function carried out by
yang dijalankan Dewan Komisaris. Dalam menjalankan the Board of Commissioners. In carrying out its duties and
tugas dan kewajibannya, masing-masing komite Dewan obligations, each committee of the Board of Commissioners
Komisaris bekerja sesuai dengan ruang lingkup tugas works by the scope of duties of the committee concerned as
komite yang bersangkutan yang ditetapkan dengan Surat determined by the Decree of the Board of Commissioners.
Keputusan Dewan Komisaris.
Sedangkan Direksi terutama Direktur Kepatuhan Meanwhile, the Board of Directors, especially the
dibantu oleh jajaran manajemen Bank yang bertugas Compliance Director, is assisted by the Bank's management
untuk mengelola, mengendalikan, mengawal dan who are tasked with managing, controlling, overseeing,
bertanggung jawab atas implementasi penerapan Tata and being responsible for the implementation of the Bank's
Kelola Perusahaan Bank yang dibantu oleh Komite di Corporate Governance, assisted by Committees under the
bawah Dewan Komisaris, Komite di bawah Direksi, Divisi Board of Commissioners, Committees under the Board
Sekretaris Perusahaan, dan Divisi-Divisi yang bersentuhan of Directors, Corporate Secretary Division and Divisions.
dengan Tata Kelola Perusahaan Bank. which is in contact with Bank Corporate Governance.
[2-11] [2-12]
Rapat Umum Pemegang Saham
General Meeting of Shareholders
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) adalah organ The General Meeting of Shareholders (GMS) is the highest
tertinggi dalam Perseroan yang memiliki kewenangan organ in the Company which has exclusive authority which
eksklusif yang tidak diberikan kepada Direksi atau Dewan is not granted to the Directors or Board of Commissioners
Komisaris sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang as intended in Law Number 40 of 2007 concerning Limited
Nomor 40 Tahun 2007 tentang tentang Perseroan Terbatas Liability Companies and/or the Company’s Articles of
dan/atau Anggaran Dasar Perseroan. RUPS merupakan Association. The GMS is a very important forum where
forum yang sangat penting di mana para pemegang shareholders have the main authority to obtain information
saham memiliki kewenangan utama untuk memperoleh regarding the Company from both the Directors and the
keterangan-keterangan mengenai Perseroan baik dari Board of Commissioners. These statements become the
Direksi maupun Dewan Komisaris. Keterangan-keterangan basis for the GMS in making important decisions relating
tersebut menjadi landasan bagi RUPS dalam pengambilan to the Company’s business interests by considering the
keputusan penting yang berkaitan dengan kepentingan Articles of Association and statutory regulations.
usaha Perseroan dengan memperhatikan Anggaran Dasar
serta peraturan perundang-undangan.
Berdasarkan Anggaran Dasar, RUPS Bank terbagi menjadi Based on the Articles of Association, the Bank’s GMS is
dua, yaitu RUPS Tahunan dan RUPS Lainya atau disebut divided into two, namely the Annual GMS and Other GMS
juga RUPS Luar Biasa. RUPS Tahunan wajib diadakan also called Extraordinary GMS. The Annual GMS must be
paling lambat 6 (enam) bulan setelah tahun buku berakhir. held no later than 6 (six) months after the financial year
Sementara, RUPS Luar Biasa dapat diadakan setiap waktu ends. Meanwhile, an Extraordinary GMS can be held at
berdasarkan kebutuhan untuk kepentingan Perserpan any time based on needs for the interests of Perserpan
Page 90
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
88 Bank Sulselbar
atas permintaan Dewan Komisaris dan/atau Pemegang at the request of the Board of Commissioners and/or
Saham. Direksi wajib menyelenggarakan RUPSLB Shareholders. The Board of Directors is obliged to hold
sesuai permintaan tertulis dari Dewan Komisaris dan/atau an EGMS according to the written request of the Board of
Pemegang Saham. Commissioners and/or Shareholders.
Sepanjang tahun 2023, Bank Sulselbar telah Throughout 2023, Bank Sulselbar has held 7 (seven)
menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham General Meetings of Shareholders, namely 1 (one) Annual
sebanyak 7 (tujuh) kali, yakni RUPS Tahunan sebanyak 1 GMS, 5 (five) Extraordinary GMS, and 1 (one) Circular
(satu kali), RUPS Luar Biasa sebanyak 5 (lima) kali, dan GMS, with details as follows:
RUPS Sirkuler sebanyak 1 (satu) kali, dengan rincian
sebagai berikut:
Tanggal dan
Jenis Agenda dan Hasil RUPS GMS Agenda and Results
Lokasi
RUPS Tahunan 13 Maret 2023 Agenda 1: Agenda 1:
Pengesahan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Ratification of the Company’s Annual Report and
Perseroan Tahun Buku 2022 (Dua Ribu Dua Puluh Dua) Financial Report for Fiscal Year 2022 (Two Thousand
serta Laporan Rencana Kerja Perseroan Tahun Buku 2023 Twenty Two) as well as the Company’s Work Plan Report
(Dua Ribu Dua Puluh Tiga) for Fiscal Year 2023 (Two Thousand Twenty Three)
Keputusan: Decision:
Menyetujui UNTUK DISAHKAN Laporan Tahunan dan Approve to APPROVE the Annual Report and Financial
Laporan Keuangan Perseroan tahun Buku 2022 dan Report of the Company for the 2022 Fiscal Year and
Laporan Rencana Kerja Perseroan Tahun 2023 yang telah the Company’s Work Plan Report for 2023 which
disampaikan oleh Direktur Utama PT Bank Sulselbar serta have been submitted by the President Director of PT
memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab Bank Sulselbar and provide full release and release of
sepenuhnya pada anggota direksi dan dewan Komisaris responsibility for members of the Board of Directors and
(acquit et de charge) atas pengurusan dan pengawasan Board of Commissioners (acquit et de charge) for the
selama tahun buku 2022 management and supervision during the 2022 financial
year
Agenda 2: Agenda 2:
Penetapan Laba Perseroan Tahun Buku 2022 Determination of Company Profit for Fiscal Year 2022
Keputusan: Decision:
Menyetujui Penggunaan Laba Bersih PT Bank Sulselbar Approved the use of PT Bank Sulselbar’s Net Profit for
Tahun Buku 2022 dan pemberian Jasa Produksi kepada the 2022 Fiscal Year and the provision of Production
pegawai dan pengurus sesuai dengan komposisi tersebut Services to employees and management in accordance
di atas with the above composition
Agenda 3: Agenda 3:
Menyetujui Usulan penyediaan plafond Dana CSR Tahun Approved the proposal to provide a 2023 CSR Fund
2023 sebesar 5% dari Laba Bersih tahun buku 2022 ceiling of 5% of Net Profit for the 2022 financial year
Keputusan: Decision:
Menyetujui Usulan penyediaan plafond Dana CSR Tahun Approved the proposal to provide a 2023 CSR Fund
2023 sebesar 5% dari Laba Bersih tahun buku 2022 ceiling of 5% of the 2022 Net Profit of IDR 32,686,187,357
sebesar Rp32.686.187.357 dengan kesepakatan sebesar with an agreement of IDR 2,000,000,000 from the CSR
Rp2.000.000.000 dari plafond dana CSR digunakan untuk fund ceiling to be used for unexpected costs and the
biaya Tak terduga dan pelaksanaannya diserahkan kepada implementation submitted to the Board of Directors after
Direksi setelah mendapatkan persetujuan Dewan Komisaris obtaining approval from the Board of Commissioners
RUPS Luar 13 Maret 2023 Agenda 1: Agenda 1:
Biasa Pemberhentian saudara Yulis Suandi selaku Pelaksana Dismissal of Yulis Suandi as Acting Director of
tugas Direktur Operasional dan Teknologi Informasi PT Operations and Information Technology at PT Bank
Bank Sulselbar Sulselbar
Keputusan: Decision:
Menyetujui Menunda pengambilan keputusan mengenai Approve to postpone decision making regarding this
agenda ini hingga Rapat Umum Pemegang saham Luar agenda until the next Extraordinary General Meeting of
Biasa Berikutnya Shareholders
Agenda 2: Agenda 2:
Pengangkatan saudara Iswadi Ayub Selaku Direktur Appointment of Iswadi Ayub as Director of Operations
Operasional dan Teknologi Informasi PT Bank Sulselbar and Information Technology at PT Bank Sulselbar for the
Periode Tahun 2023- 2027 2023-2027 period
Keputusan: Decision:
Menyetujui Menunda pengambilan keputusan mengenai Approve to postpone decision making regarding this
agenda ini hingga Rapat Umum Pemegang saham Luar agenda until the next Extraordinary General Meeting of
Biasa Berikutnya Shareholders
Agenda 3: Agenda 3:
Penjelasan Mekanisme Pembagian Deviden kepada Para Explanation of the Dividend Distribution Mechanism to
Pemegang Saham Shareholders
Keputusan: Decision:
Menyetujui Menunda pengambilan keputusan mengenai Approve to postpone decision making regarding this
agenda ini hingga Rapat Umum Pemegang saham Luar agenda until the next Extraordinary General Meeting of
Biasa Berikutnya Shareholders
Page 91
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
89
Tanggal dan
Jenis Agenda dan Hasil RUPS GMS Agenda and Results
Lokasi
RUPS Luar 12 Mei 2023 Agenda: Agenda:
Biasa Pemberhentian Saudara Yulis Suandi selaku pelaksana The dismissal of Brother Yulis Suandi as acting Director
Tugas Direktur Operasional dan Teknologi Informasi of Operations and Information Technology as well as
sekaligus pengangkatan saudara Iswasi Ayub selaku the appointment of Brother Iswasi Ayub as Director of
Direktur Operasional dan Teknologi Informasi PT Bank Operations and Information Technology of PT Bank
Sulselbar Periode Tahun 2023-2027 Sulselbar for the 2023-2027 period
Keputusan: Decision:
Para pemegang saham kemudian sepakat TIDAK The shareholders then agreed to NOT APPROVE
MENYETUJUI agenda Rapat Umum Pemegang Saham the agenda for the Extraordinary General Meeting of
Luar Biasa tersebut di atas dan meminta ditunda hingga Shareholders mentioned above and requested that it
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa berikut dengan be postponed until the Extraordinary General Meeting
agenda pemilihan Direktur Operasional dan Teknologi of Shareholders following the agenda for the election of
Informasi PT. Bank Sulselbar untuk kemudian mengangkat the Director of Operations and Information Technology
calon yang terpilih of PT. Bank Sulselbar to then appoint the selected
candidates
RUPS Luar 15 Juni 2023 Agenda 1: Agenda 1:
Biasa Pemberhentian Saudara Yulis Suandi selaku pelaksana The dismissal of Brother Yulis Suandi as acting Director
Tugas Direktur Operasional dan Teknologi Informasi of Operations and Information Technology as well as
sekaligus pengangkatan saudara Iswasi Ayub selaku the appointment of Brother Iswasi Ayub as Director of
Direktur Operasional dan Teknologi Informasi PT Bank Operations and Information Technology of PT Bank
Sulselbar Periode Tahun 2023-2027 Sulselbar for the 2023-2027 period
Keputusan: Decision:
Menyetujui Pemberhentian Saudara Yulis Suandi selaku Approved the dismissal of Brother Yulis Suandi as acting
pelaksana Tugas Direktur Operasional dan Teknologi Director of Operations and Information Technology
Informasi sekaligus pengangkatan saudara Iswasi Ayub as well as the appointment of Brother Iswasi Ayub as
selaku Direktur Operasional dan Teknologi Informasi PT Director of Operations and Information Technology of PT
Bank Sulselbar Periode Tahun 2023-2027 Bank Sulselbar for the 2023-2027 period
Agenda 2: Agenda 2:
Mengubah keputusan agenda Rapat Umum Pemegang Change the decision on the agenda of the General
Saham tanggal 12-03-2023 mengenai pelaksanaan Meeting of Shareholders dated 03-12-2023 regarding
penggunaan dana CSR the implementation of the use of CSR funds
Keputusan: Decision:
Menyetujui mengubah keputusan agenda ketiga Akta Rapat Approved to change the decision on the third agenda
Umum Pemegang Saham Tahunan No.03 Tanggal 13- of the Annual General Meeting of Shareholders Deed
03-2023 mengenai pelaksanaan penggunaan Dana CSR No.03 dated 03-13-2023 regarding the implementation
diubah menjadi pelaksanaan diserahkan kepada Direksi of the use of CSR Funds to be submitted to the Board
of Directors
RUPS Luar 21 Agustus Agenda 1: Agenda 1:
Biasa 2023 Pemberhentian komisaris utama PT Bank Sulselbar Dismissal of the main commissioner of PT Bank
Keputusan: Sulselbar
Menyetujui pemberhentian komisaris utama berdasarkan Decision:
hasil evaluasi kinerja oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Approved the dismissal of the main commissioner
Selatan, dengan lampiran surat pengunduran diri komisaris based on the results of the performance evaluation
utama tertanggal 21-07-2023 (dua puluh satu bulan Juli by the Governor of South Sulawesi Province, with the
tahun dua ribu dua puluh tiga) attachment of the main commissioner’s resignation letter
dated 21-07-2023 (twenty-first of July two thousand and
twenty-three)
Agenda 2: Agenda 2:
Perubahan komposisi jajaran direksi dan komisaris PT. Bank Changes in the composition of the board of directors and
Sulselbar commissioners of PT. Bank Sulselbar
Mengusulkan saudara Dwi Zulkarnain sebagai Direktur Proposing Dwi Zulkarnain as Director of Credit and
Kredit dan UMKM PT Bank Sulselbar dengan terlebih dahulu MSMEs at PT Bank Sulselbar by first taking the Fit and
mengikuti Fit dan proper test Sesuai ketentuan yang berlaku Proper test in accordance with applicable regulations
Keputusan: Decision:
Menunggu surat dari Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Waiting for a letter from the Governor of South Sulawesi
kepada para pemegang saham, mengenai evaluasi kinerja Province to shareholders, regarding the evaluation of
Komisaris Utama untuk dibahas dalam rapat Umum the performance of the President Commissioner to be
Pemegang Saham berikutnya discussed at the next General Meeting of Shareholders
RUPS Sirkuler 24 Oktober Agenda: Agenda:
2023 Pengangkatan Dwi Zulkarnain sebagai Direktur Kredit dan Appointment of Dwi Zulkarnain as Director of Credit and
UMKM MSMEs
Keputusan: Decision:
Pengangkatan Tuan Dwi Zulkarnain, lahir di Ujung Appointment of Mr. Dwi Zulkarnain, born in Ujung
Pandang pada tanggal 03-05-1978 (tiga bulan mei tahun Pandang on 05-03-1978 (three months of May, one
seribu Sembilan ratus tujuh puluh delapan, warga negara thousand nine hundred and seventy eight, Indonesian
Indonesia, Pekerjaan Karyawan Swasta, bertempat tinggal citizen, private employee, residing on Jalan Sawah
dijalan Sawah Lunto Nomor 79, Rukun Tetangga 002, Lunto Number 79, Rukun Tetangga 002, Rukun Warga
Rukun Warga 001, Kelurahan Pasar Manggis, Kecamatan 001, Pasar Manggis Village, Setiabudi District, South
Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Provinsi Daerah Khusus Jakarta City, Special Capital Region Province, South
Ibukota, Jakarta Selatan, Pemegang Kartu tanda penduduk Jakarta, Holder of a Republic of Indonesia Population
Republik Indonesia, Nomor: 3175070305780002, yang Identification Card, Number: 3175070305780002,
dikeluarkan oleh Kantor Pemerintah Daerah Khusus Ibu issued by the South Jakarta Special Capital Region
kota Jakarta Selatan dan masa berlakunya seumur hidup, Government Office and valid for life, as DIRECTOR
sebagai DIREKTUR KREDIT dan UMKM (usaha Mikro Kecil OF CREDIT and UMKM (Micro, Small and Medium
dan Menengah) Perseroan Terbatas PT. Bank Sulselbar, Enterprises) Limited Liability Company PT. Bank
untuk Jangka Waktu 4 (Empat) tahun. Efektif menjabat Sulselbar, for a period of 4 (four) years. Effective position
setelah dinyatakan lulus fit and proper test oleh Otoritas after being declared fit and proper test by the Financial
jasa Keuangan Services Authority
Page 92
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
90 Bank Sulselbar
Tanggal dan
Jenis Agenda dan Hasil RUPS GMS Agenda and Results
Lokasi
RUPS Luar 17 November Agenda 1: Agenda 1:
Biasa 2023 Pemilihan dan pengangkatan komisaris utama dengan Selection and appointment of the main commissioner
calon: with candidates:
Saudara Ir. H. Anzhari Muin, Magister Sains Brother Ir. H. Anzhari Muin, Master of Science
Saudara Asma Ishak, Master of Business, Doctor of Brother Asma Ishak, Master of Business, Doctor of
Philosophy Philosophy
Saudara Doktorandus H. Muhammad Firda, Magister Sains Brother Doctorandus H. Muhammad Firda, Master of
Keputusan: Science
Menyetujui pengangkatan Saudara Insinyur Haji Anzhari Decision:
Muin, Magister Sains selaku komisaris utama PT. Bank Approved the appointment of Engineer Haji Anzhari
Sulselbar dengan ketentuan efektif menjabat setelah lulus Muin, Master of Science as main commissioner of PT.
Fit dan Proper Test oleh Otoritas Jasa Keuangan Bank Sulselbar with the provisions of being effective
after passing the Fit and Proper Test by the Financial
Services Authority
Agenda 2: Agenda 2:
Pelimpahan wewenang kepada dewan komisaris PT Bank Delegation of authority to the board of commissioners
Sulselbar untuk penetapan kantor akuntan publik (KAP)/ of PT Bank Sulselbar to appoint a public accounting
Akuntan publik untuk melakukan audit umum atas laporan firm (KAP)/public accountant to carry out a general
keuangan PT Bank Sulselbar tahun buku 2024 (dua ribu dua audit of the financial statements of PT Bank Sulselbar
puluh empat) for the 2024 financial year (two thousand twenty four)
Keputusan: Decision:
Menyetujui pelimpahan wewenang kepada Dewan Approved the delegation of authority to the Board of
Komisaris PT. Bank Sulselbar untuk penetapan Kantor Commissioners of PT. Bank Sulselbar to appoint a
Akuntan Publik (KAP) untuk melakukan Audit Laporan Public Accounting Firm (KAP) to conduct a Financial
Keuangan dan Audit Kinerja PT Bank Sulselbar Tahun Report Audit and Performance Audit of PT Bank
Buku 2024 (dua ribu dua puluh empat) Sulselbar for the 2024 Financial Year (two thousand
twenty four)
Agenda 3: Agenda 3:
Persetujuan perubahan bentuk badan hukum PT Bank Approval of the change in the legal entity form of
Sulselbar menjadi perusahaan Perseroan Daerah PT Bank Sulselbar to become a Regional Company
(PERSERODA) (PERSERODA)
Keputusan: Decision:
Tidak menyetujui perubahan bentuk Badan Hukum PT Bank Do not agree to change the legal entity form of PT Bank
Sulselbar menjadi perusahaan Perseroan Daerah sampai Sulselbar to become a regional company until it meets
memenuhi syarat peraturan perundang-undangan dan the requirements of the applicable laws and regulations
ketentuan yang berlaku
Agenda 4: Agenda 4:
Persetujuan atau pengesahan tambahan setoran modal dari Approval or ratification of additional capital contributions
pemegang saham PT Bank Sulselbar tahun 2023 (dua ribu from shareholders of PT Bank Sulselbar in 2023 (two
dua puluh tiga), masing-masing sebagai berikut: thousand twenty three), respectively as follows:
Koperasi jasa kesejahteraan warga PT Bank Sulselbar, PT Bank Sulselbar citizen welfare services cooperative,
tanggal setor 03-05-2023 (tiga bulan Mei tahun dua ribu deposit date 05-03-2023 (three months of May two
dua puluh tiga) sebesar Rp3.601.900.000 (tiga milyar enam thousand twenty three) amounting to IDR 3,601,900,000
ratus satu juta Sembilan ratus ribu rupiah), tanggal 27-07- (three billion six hundred one million nine hundred
2023 (dua puluh tujuh bulan Juli tahun dua ribu dua puluh thousand rupiah), 07-27- 2023 (twenty-seventh of July,
tiga) sebesar Rp100.000 (seratus ribu rupiah) two thousand and twenty-three) in the amount of IDR
Pemerintah Kabupaten Wajo, tanggal setor 08-08-2023 100,000 (one hundred thousand rupiah)
(delapan bulan Agustus tahun dua ribu dua puluh tiga) Wajo Regency Government, deposit date 08-08-2023
sebesar Rp5.000.000.000 (lima milyar rupiah) (eighth of August two thousand and twenty-three)
Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, tanggal setor amounting to IDR 5,000,000,000 (five billion rupiah)
27-09-2023 (dua puluh tujuh bulan September tahun dua Central Mamuju Regency Government, deposit date 27-
ribu dua puluh tiga) sebesar Rp3.000.000.000 (tiga milyar 09-2023 (twenty-seventh of September two thousand
rupiah). Dengan total setoran modal Rp11.602.000.000 twenty-three) in the amount of IDR 3,000,000,000 (three
(sebelas milyar enam ratus dua juta rupiah) billion rupiah). With a total capital contribution of IDR
Keputusan: 11,602,000,000 (eleven billion six hundred and two
Menyetujui tambahan Modal Saham sebesar million rupiah)
Rp11.602.000.000,- (sebelas milyar enam ratus dua juta Decision:
rupiah), dapat disetujui dan disahkan menjadi modal disetor Approve additional share capital amounting to IDR
pada Perseroan Terbatas PT Bank Sulselbar 11,602,000,000 (eleven billion six hundred and two
million rupiah), which can be approved and ratified as
paid-up capital in the Limited Liability Company PT Bank
Sulselbar
Page 93
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
91
[2-11] [2-12]
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Dewan Komisaris merupakan organ perusahaan yang The Board of Commissioners is a company organ that is
bertugas dan bertanggung jawab secara kolektif untuk tasked and collectively responsible for supervising and
melakukan pengawasan dan memberikan nasihat kepada providing advice to the Board of Directors and ensuring
Direksi serta memastikan bahwa Bank melaksanakan GCG that the Bank implements GCG at all levels or levels of the
pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi. Dalam organization. In carrying out its duties and responsibilities,
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, Dewan the Board of Commissioners acts independently and is
Komisaris bertindak secara independen dan dibantu assisted by committees that support the implementation of
oleh komite-komite yang mendukung pelaksanaan fungsi its supervisory function.
pengawasan.
Mekanisme pengawasan yang dilakukan, antara lain, Monitoring mechanisms carried out include, among other
melalui pembahasan kinerja dan permasalahan secara things, regular discussions of performance and problems
berkala dengan Direksi dan/atau Pejabat Perusahaan, with the Board of Directors and/or Company Officials,
melakukan kunjungan kerja ke unit-unit kerja untuk conducting work visits to work units to obtain and find out
memperoleh dan mengetahui secara langsung kinerja dan directly about business performance and activities, and
aktivitas usaha, pengawasan dalam hal penyempurnaan supervision in terms of improving GCG infrastructure and
infrastruktur GCG dan manajemen risiko, serta pengawasan management. risks, as well as supervision of obstacles and
terhadap kendala dan permasalahan yang dihadapi oleh problems faced by work units within the Company.
unit-unit kerja di lingkungan Perusahaan.
Dalam melaksanakan tugas, Dewan Komisaris In carrying out its duties, the Board of Commissioners is
bertanggung jawab kepada RUPS. Pertanggungjawaban responsible to the GMS. The accountability of the Board
Dewan Komisaris kepada RUPS merupakan perwujudan of Commissioners to the GMS is a manifestation of
akuntabilitas pengawasan atas pengelolaan Perusahaan supervisory accountability over the management of the
dalam rangka pelaksanaan prinsip-prinsip GCG. Kinerja Company in the context of implementing GCG principles.
Dewan Komisaris dievaluasi berdasarkan unsur-unsur The performance of the Board of Commissioners is
penilaian kinerja yang disusun oleh Komite Remunerasi evaluated based on the performance assessment elements
dan Nominasi. Pelaksanaan penilaian dilakukan pada tiap prepared by the Remuneration and Nomination Committee.
akhir periode tutup buku. Hasil penilaian kinerja Dewan The assessment is carried out at the end of each book
Komisaris disampaikan dalam RUPS. closing period. The results of the performance assessment
of the Board of Commissioners are presented at the GMS.
Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Duties and Responsibilities of the Board of
Komisaris Commissioners
Dewan Komisaris telah melaksanakan pengawasan The Board of Commissioners has supervised the
terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi implementation of the duties and responsibilities of the
secara berkala maupun sewaktu-waktu, serta memberikan Board of Directors periodically and at any time, as well as
arahan dan nasihat kepada Direksi sebagai berikut: providing direction and advice to the Board of Directors as
follows:
1. Dewan Komisaris wajib bertugas melakukan 1. The Board of Commissioners is obliged to carry out
pengawasan untuk kepentingan Bank atas kebijakan supervision in the interests of the Bank over the policies
dan jalannya pengurusan oleh Direksi, memberikan and course of management by the Board of Directors,
nasihat kepada Direksi, dan bertanggung jawab provide advice to the Board of Directors, and be
atas pengawasan tersebut, sesuai dengan maksud responsible for such supervision, by the Bank’s aims
dan tujuan Bank yang ditetapkan dalam peraturan and objectives as stipulated in the statutory regulations,
Page 94
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
92 Bank Sulselbar
perundang-undangan, anggaran dasar, dan keputusan articles of association and GMS resolutions, by POJK
RUPS, sesuai POJK Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Number 17 of 2023 concerning the Implementation of
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum Pasal 49 Ayat Governance for Commercial Banks Article 49 Paragraph
1. 1.
2. Dewan Komisaris wajib mengarahkan, memantau dan 2. The Board of Commissioners is obliged to direct,
mengevaluasi pelaksanaan tata kelola, manajemen monitor, and evaluate the implementation of integrated
risiko, dan kepatuhan secara terintegrasi serta governance, risk management, and compliance as well
kebijakan strategis Bank, sesuai dengan ketentuan as the Bank’s strategic policies, by the provisions of
peraturan perundang-undangan, anggaran dasar, dan/ statutory regulations, articles of association, and/or GMS
atau keputusan RUPS, sesuai POJK Nomor 17 Tahun decisions, by POJK Number 17 of 2023, concerning
2023, Tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Implementation Governance for Commercial Banks,
Umum, Pasal 49 Ayat 3. Article 49 Paragraph 3.
3. Dewan Komisaris wajib melakukan pengawasan 3. The Board of Commissioners is obliged to supervise the
terhadap tindak lanjut Direksi atas temuan audit atau Directors’ follow-up on audit findings or examinations
pemeriksaan dan rekomendasi dari satuan kerja audit and recommendations from the Bank’s internal audit
intern Bank, auditor ekstern, hasil pengawasan Otoritas work unit, external auditors, results of supervision
Jasa Keuangan dan/atau hasil pengawasan otoritas by the Financial Services Authority, and/or results
dan lembaga lain sebagaimana dimaksud dalam Pasal of supervision by other authorities and institutions
23, sesuai POJK Nomor 17 Tahun 2023, Tentang as intended in Article 23, by POJK Number 17 2023,
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum, Pasal 50. Concerning the Implementation of Governance for
Commercial Banks, Article 50.
4. Melakukan tugas yang secara khusus diberikan 4. Carrying out tasks specifically assigned to him according
kepadanya menurut Anggaran Dasar, peraturan to the Articles of Association, statutory regulations, and/
perundang-undangan dan/atau berdasarkan keputusan or based on GMS decisions;
RUPS; 5. In carrying out its duties, the Board of Commissioners
5. Dalam melaksanakan tugasnya, Dewan Komisaris acts in the interests of the Company and is responsible
bertindak untuk kepentingan Perseroan dan to the GMS;
bertanggung jawab kepada RUPS tersebut;
6. Meneliti dan menelaah laporan tahunan yang 6. Examine and review the annual report prepared by the
dipersiapkan oleh Direksi serta menandatangani Board of Directors and sign the annual report.
laporan tahunan tersebut.
Susunan Dewan Komisaris Bank Sulselbar tahun The composition of the Board of Commissioners of
2023 adalah sebagai berikut: Bank Sulselbar in 2023 is as follows:
Dasar Hukum Pengangkatan
Masa Efektif Periode
Nama Jabatan
Jabatan Jabatan
Keputusan RUPS LB Keputusan OJK
Abdul Hayat * Komisaris Utama AktaRUPS-LB No.08 SR-334/PB.12/2019 tanggal 2020-2024 Pertama
tanggal 17Januari 2020 2 Desember 2019
Marsuki Komisaris Independen Akta RUPS LB No. 23 tanggal SR-423/PB.12/2020 tanggal 2020-2024 Pertama
15 Oktober 2020 23 Desember 2020
Adlinsyah M. Nasution Komisaris Independen Akta RUPS LB No. 23 tanggal Nomor KEP-22/D.03/2021 2020-2024 Pertama
15 Oktober 2020 tanggal 8 Februari 2021
Muhammad Idris Komisaris Akta RUPS LB No.48 tanggal 25 Nomor KEP-93/D.03/2021 2021-2025 Pertama
Juni 2021 tanggal 09 Juli 2021
*) Habis masa jabatan tanggal 21 Agustus 2023
*) Term of office ends on August 21, 2023
Page 95
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
93
Organ Pendukung Dewan Komisaris
Supporting Organs of the Board of Commissioners
Dalam rangka membantu fungsi pengawasan dan To assist the supervisory function and provide advice to the
pemberian nasihat kepada Direksi, Dewan Komisaris Board of Directors, the Company’s Board of Commissioners
Perseroan membentuk 3 (tiga) Komite, yaitu Komite Audit, formed 3 (three) Committees, namely the Audit Committee,
Komite Pemantau Risiko dan Komite Remunerasi dan Risk Oversight Committee, and Remuneration and
Nominasi. Setiap Komite Penunjang Dewan Komisaris Nomination Committee. Each Supporting Committee of
diketuai oleh anggota Dewan Komisaris, dan tugas serta the Board of Commissioners is chaired by a member of the
tanggung jawab masing-masing Komite tercantum dalam Board of Commissioners, and the duties and responsibilities
masing-masing pedoman kerja. of each Committee are stated in each work guideline.
Masing-masing Anggota Komite telah menjalankan Each Committee Member has carried out their duties and
tugas dan fungsinya dalam melakukan evaluasi dengan functions in conducting evaluations by providing input to the
memberikan masukan kepada Dewan Komisaris. Masukan Board of Commissioners. This input is used as a reference
ini digunakan sebagai referensi Dewan Komisaris dalam for the Board of Commissioners in providing direction/
memberikan arahan/nasehat dan rekomendasi secara advice and recommendations quickly and precisely to the
cepat dan tepat kepada Direksi terkait pengelolaan usaha Board of Directors regarding the proper management of the
Bank secara baik dan sesuai dengan Penerapan Tata Bank’s business and the Implementation of Governance for
Kelola bagi Bank Umum. Commercial Banks.
Komite Audit Audit Committee
Dalam pasal 64 POJK No.17 tahun 2023 tanggal In article 64 POJK No.17 of 2023 dated 14 September 2023
14 September 2023 tentang Penerapan Tata Kelola concerning the Implementation of Corporate Governance
Perusahaan Bagi Bank Umum, komite Audit beranggotakan for Commercial Banks, the Audit Committee consists of at
paling sedikit satu orang Komisaris Independen, satu least one Independent Commissioner, one Independent
orang Pihak Independen yang memiliki keahlian di bidang Party who has expertise in the field of law or banking, for
bidang hukum atau bidang perbankan, bagi Bank yang Banks that carrying out conventional business activities; or
melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional; atau in the sharia banking sector, for banks that carry out sharia
bidang perbankan syariah, bagi Bank yang melaksanakan business activities and banks that carry out conventional
kegiatan usaha secara syariah dan Bank yang business activities that have UUS. For banks that carry
melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional yang out Sharia business activities and banks that carry out
memiliki UUS. Bagi Bank yang melaksanakan kegiatan conventional business activities that have UUS, 1 (one)
usaha secara syariah dan Bank yang melaksanakan member of the Sharia supervisory board can be a member
kegiatan usaha secara konvensional yang memiliki UUS, of the audit committee.
1 (satu) orang anggota dewan pengawas syariah dapat
menjadi anggota komite audit.
Tidak ada anggota Direksi bank maupun anggota Direksi There are no members of the bank’s Board of Directors
bank lain yang menjadi anggota Komite Audit. Minimal or members of the Board of Directors of other banks
anggota Komite Audit terdiri dari seorang Komisaris who are members of the Audit Committee. The minimum
Independen sebagai Ketua merangkap sebagai anggota, members of the Audit Committee consist of an Independent
seorang dari Pihak Independen yang memiliki keahlian di Commissioner as Chair and also as a member, an
bidang keuangan atau akuntansi dan seorang dari Pihak Independent Party who has expertise in the field of finance
Independen yang memiliki keahlian di bidang hukum atau or accounting, and an Independent Party who has expertise
perbankan. in the field of law or banking.
Page 96
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
94 Bank Sulselbar
Struktur dan Susunan Keanggotaan Komite Structure and Composition of Audit Committee
Audit Membership
Masa Jabatan & Keterangan (jabatan
Nama Jabatan Surat Keputusan Keahlian
Periode rangkap/pihak independen)
Adlinsyah M Nasution Ketua SK/199/DIR/XII/2022 Januari – Desember Jabatan Rangkap Komisaris
Tanggal 22 Desember 2022 2023 Independen
H. Sukiman Anggota SK/199/DIR/XII/2022 Januari – Desember Pihak Independen Bidang Hukum
Tanggal 22 Desember 2022 2023
Abdul Rahman Gau Anggota SK/199/DIR/XII/2022 Januari – Desember Pihak Independen Bidang Keuangan /
Tanggal 22 Desember 2022 2023 Bidang Perbankan
Aras Tusdin Anggota SK/199/DIR/XII/2022 Januari – Desember Aras Tusdin Anggota
2023
Komite Pemantau Risiko Risk Oversight Committee
Komite Pemantau Risiko memiliki tugas dan tanggung jawab The Risk Oversight Committee has duties and
yang berhubungan dengan pengawasan manajemen risiko, responsibilities related to monitoring risk management,
berdirinya budaya manajemen risiko dan teridentifikasinya establishing a risk management culture, and identifying
risiko-risiko signifikan yang memerlukan perhatian Dewan significant risks that require the attention of the Board of
Komisaris. Komite pemantau risiko beranggotakan paling Commissioners. The Risk Oversight Committee consists of
sedikit satu orang Komisaris Independen, satu orang Pihak at least one Independent Commissioner, one Independent
Independen yang memiliki keahlian di bidang manajemen Party who has expertise in risk management, and one
risiko, dan satu orang Pihak Independen yang memiliki Independent Party who has expertise in the financial
keahlian di bidang bidang keuangan, bagi Bank yang sector, for Banks that carry out conventional business
melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional; atau activities; or in the Sharia banking sector, for banks that
bidang perbankan syariah, bagi Bank yang melaksanakan carry out sharia business activities and banks that carry out
kegiatan usaha secara syariah dan Bank yang conventional business activities that have UUS. This is by
melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional yang article 65 POJK No.17 of 2023 dated 14 September 2023
memiliki UUS. Hal ini sesuai pasal 65 POJK No.17 Tahun concerning the Implementation of Corporate Governance
2023 tanggal 14 September 2023 tentang Penerapan Tata for Commercial Banks.
Kelola Perusahaan Bagi Bank Umum.
Komite Pemantau Risiko menjalankan dan melakukan The Risk Oversight Committee supervises and provides
pengawasan serta pemberian nasihat kepada Dewan advice to the Board of Commissioners to obtain adequate
Komisaris guna memperoleh keyakinan yang memadai confidence so that the implementation of Bank Sulselbar’s
agar penerapan manajemen risiko Bank Sulselbar risk management continues to meet the elements of
tetap memenuhi unsur-unsur kecukupan prosedur dan adequate risk management procedures and methodologies
metodologi pengelolaan risiko, sehingga kegiatan usaha so that Bank Sulselbar’s business activities remain
Bank Sulselbar tetap terkendali seusia dengan perundang- controlled in line with the law and are not detrimental to
undangan dan tidak merugikan Bank Sulselbar. Bank Sulselbar.
Struktur dan Susunan Keanggotaan Komite Structure and Composition of Risk Oversight
Pemantau Risiko Committee Membership
Keterangan (jabatan
Masa Jabatan &
Nama Jabatan Surat Keputusan rangkap/pihak Keahlian
Periode
independen)
Marsuki Ketua SK/199/DIR/XII/2022 Januari – Jabatan Rangkap Komisaris Independen
Tanggal 22 Desember 2022 Desember 2023 (Bidang Perbankan)
Muslimin Anggota SK/199/DIR/XII/2022 Januari – Pihak Independen Bidang Keuangan
Abbas Tanggal 22 Desember 2022 Desember 2023
Nurhayati Abdullah Anggota SK/199/DIR/XII/2022 Januari – Pihak Independen Bidang Manajemen Risiko
Tanggal 22 Desember 2022 Desember 2023
Baso Pajung Anggota SK/114/DIR/VII/2023 Agustus – Pihak Independen Bidang Hukum
Tanggal 01 Agustus 2023 Desember 2023
Page 97
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
95
Komite Remunerasi dan Nominasi Remuneration and Nomination Committee
Komite Remunerasi dan Nominasi merupakan Komite The Remuneration and Nomination Committee is a
di tingkat Dewan Komisaris yang dibentuk untuk Committee at the Board of Commissioners level which was
untuk membantu Komisaris dalam menjalankan fungsi formed to assist the Commissioners in carrying out their
pengawasan atas hal-hal yang terkait dengan kualifikasi supervisory function on matters related to the qualifications
dan proses nominasi serta remunerasi Komisaris dan and nomination process as well as the remuneration
Direksi. Komite ini juga mengevaluasi dan memberikan of Commissioners and Directors. This committee also
rekomendasi kepada Dewan Komisaris atas remunerasi evaluates and provides recommendations to the Board of
Direksi untuk diajukan kepada RUPS guna mendapatkan Commissioners regarding the remuneration of the Directors
persetujuan. to be submitted to the GMS for approval.
Struktur dan Susunan Keanggotaan Komite Structure and Membership Composition of the
Remunerasi dan Nominasi Remuneration and Nomination Committee
Keterangan (jabatan
Nama Jabatan Surat Keputusan Masa Jabatan & Periode rangkap/pihak Keahlian
independen)
Marsuki Ketua SK/199/DIR/XII/2022 Januari – Desember 2023 Jabatan Rangkap Komisaris Independen
Tanggal 22 Desember 2022 (Bidang Perbankan)
Abdul Hayat Anggota SK/199/DIR/XII/2022 Januari – Desember 2023 Pihak Independen Komisaris Utama
Tanggal 22 Desember 2022 (Bidang Keuangan)
Adlinsyah M Anggota SK/199/DIR/XII/2022 Januari – Desember 2023 Pihak Independen Komisaris Independen
Nasution Tanggal 22 Desember 2022 (Bidang Perbankan)
Muhammad Idris Anggota SK/199/DIR/XII/2022 Januari – Desember 2023 Pihak Independen Komisaris (Bidang
Tanggal 22 Desember 2022 Perbankan)
Oky Deviany Anggota SK/199/DIR/XII/2022 Januari – Desember 2023 Pihak Independen Bidang Hukum
Burhamzah Tanggal 22 Desember 2022
Pemimpin Divisi HC Anggota SK/199/DIR/XII/2022 Januari – Desember 2023 Jabatan Rangkap Manajemen
Tanggal 22 Desember 2022
Dewan Pengawas Syariah
Sharia Supervisory Board
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 16/ Financial Services Authority Regulation (POJK) Number
POJK.03/2022 Tentang Bank Umum Syariah bahwasanya 16/POJK.03/2022 concerning Sharia Commercial Banks
jumlah anggota DPS sekurang-kurangnya 2 (dua) orang states that the number of SSB members is at least 2 (two)
dan sebanyak-banyaknya 3 (tiga) orang. DPS dipimpin people and a maximum of 3 (three) people. The SSB is led
oleh 1 (satu) orang yang ditunjuk dari anggota DPS. by 1 (one) person appointed from the SSB members.
Keputusan RUPS sesuai Akta RUPS No.48 tanggal 25 Juni The GMS decision by GMS Deed No. 48 dated 25 June
2021 telah mengangkat dan menetapkan DR. Mukhlis Sufri, 2021 has appointed and determined DR. Mukhlis Sufri,
M.Si. sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Bank M.Si. as Chairman of the Sharia Supervisory Board of PT
Sulselbar dan Abd. Gafar Lewa. S.E. sebagai Anggota Bank Sulselbar and Abd. Gafar Lewa. SE as Member of the
Dewan Pengawas Syariah PT Bank Sulselbar untuk masa Sharia Supervisory Board of PT Bank Sulselbar for a term
jabatan selama 4 (empat) tahun. of office of 4 (four) years.
Struktur dan Susunan Keanggotaan Dewan Structure and Membership Composition of the Sharia
Pengawas Syariah Supervisory Board
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Persetujuan OJK Rekomendasi DSN MUI DSN MUI
Name Position Basic Appoinment OJK Approval recommendation
DR. Mukhlis Sufri, SE, M.Si Ketua SK/062/DIR/IV/2017 tanggal Surat OJK No. SR-35/ Surat DSN-MUI No. U-394IDSN-
18 April 2017 KR.06/2016 tanggal 21 MUI/ VIIII2016
November 2016
Abdul Gaffar Lewa, SE Anggota SK/062/DIR/IV/2017 tanggal Surat OJK No. SR-35/ Surat DSN-MUI No. U-394IDSN-
18 April 2017 KR.06/2016 tanggal 21 MUI/ VIIII2016
November 2016
Page 98
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
96 Bank Sulselbar
[2-11] [2-12]
Direksi
Board of Directors
Direksi merupakan organ tata kelola Perseroan yang The Board of Directors is the Company’s governance
bertugas dan bertanggung jawab secara kolegial dalam organ whose duties and responsibilities are collegial in
mengelola Perseroan untuk kepentingan dan sesuai managing the Company for the benefit and the aims and
dengan maksud dan tujuan Perseroan. Seluruh anggota objectives of the Company. All members of the Company’s
Direksi Perseroan telah memiliki pengalaman paling kurang Board of Directors have at least 5 (five) years of operational
5 (lima) tahun di bidang operasional sebagai Pejabat experience as Company Executive Officers and have
Eksekutif Perseroan serta telah lulus penilaian kemampuan passed a fit and proper test by the Financial Services
dan kepatutan oleh Pihak Otoritas Jasa Keuangan yang Authority which includes an assessment of integrity,
mencakup penilaian integritas, kompetensi, dan reputasi competency, and financial reputation.
keuangan.
Direksi Bertanggung jawab secara kolektif melakukan The Board of Directors is responsible for collectively
pengurusan bank untuk kepentingan dan tujuan bank serta managing the bank for the interests and objectives of the
mewakili bank di dalam maupun di luar pengadilan sesuai bank as well as representing the bank inside and outside
dengan Anggaran Dasar, bertanggung jawab kepada RUPS the court by the Articles of Association, responsible to the
yang merupakan perwujudan akuntabilitas pengelolaan GMS which is an embodiment of corporate management
perusahaan sesuai dengan prinsip-prinsip Tata Kelola accountability by the principles of Good Corporate
Perusahaan yang Baik yang berperan langsung dalam Governance which plays a direct role in ensuring the
memastikan keberlangsungan bisnis Bank dalam jangka continuity of the Bank’s business in the short and long
pendek maupun panjang, memastikan eksekusi setiap term, ensuring the execution of every Bank policy and
kebijakan dan rencana Bank di seluruh jajaran direktorat plan across all levels of directorates and work units, by the
dan unit kerja, sesuai dengan Rencana Bisnis Bank. Bank’s Business Plan.
1. Direksi bertanggungjawab penuh atas pelaksanaan 1. The Board of Directors is fully responsible for the
kepengurusan Bank implementation of the Bank’s management
2. Direksi wajib mengelola Bank sesuai dengan 2. The Board of Directors is obliged to manage the Bank
kewenangan dan tanggung jawabnya sebagaimana by its authority and responsibilities as regulated in
diatur dalam Anggaran Dasar dan peraturan perundang- the Articles of Association and applicable laws and
undangan yang berlaku regulations
3. Direksi wajib melaksanakan prinsip-prinsip Tata Kelola 3. The Board of Directors is obliged to implement the
dalam setiap kegiatan usaha Bank pada seluruh principles of Governance in every Bank business
tingkatan atau jenjang organisasi activity at all levels or levels of the organization
4. Direksi wajib menindaklanjuti temuan audit dan 4. The Board of Directors is obliged to follow up on audit
rekomendasi dari satuan kerja audit intern Bank, auditor findings and recommendations from the Bank’s internal
eksternal, hasil pengawasan Bank Indonesia dan/atau audit work unit, external auditors, Bank Indonesia
hasil pengawasan otoritas lain supervision results, and/or supervision results from
other authorities.
5. Dalam rangka melaksanakan prinsip-prinsip Tata Kelola 5. To implement the principles of Governance, the Board
Direksi paling kurang wajib membentuk: of Directors must at least form:
a. Satuan Kerja Audit Intern; a. Internal Audit Work Unit;
b. Satuan Kerja Manajemen Risiko dan Komite b. Risk Management Work Unit and Risk Management
Manajemen Risiko; dan Committee; And
c. Satuan Kerja Kepatuhan. c. Compliance Work Unit.
Page 99
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
97
6. Direksi wajib mempertanggungjawabkan pelaksanaan 6. Directors are obliged to be accountable for the
tugasnya kepada pemegang saham melalui Rapat implementation of their duties to shareholders through
Umum Pemegang Saham the General Meeting of Shareholders
7. Direksi wajib mengungkapkan kepada pegawai 7. The Board of Directors is obliged to disclose to
kebijakan Bank yang bersifat strategis di bidang employees the Bank’s strategic policies in the field of
kepegawaian personnel
8. Direksi dilarang menggunakan penasihat perorangan 8. Directors are prohibited from using individual advisors
dan/atau jasa profesional sebagal konsultan and/or professional services as consultants
9. Penggunaan penasihat perorangan dan/atau jasa 9. The use of individual advisors and/or professional
profesional sebagai konsultan dapat dilakukan dalam services as consultants can be done if the following
hal memenuhi persyaratan: requirements are met:
a. Proyek bersifat khusus antara lain adalah proyek a. Specific projects include information technology or
teknologi informasi atau pengembangan kehumasan public relations development projects which have
(public relations) yang memiliki kriteria adanya the criteria of a certain time target;
target waktu tertentu;
b. Didasari oleh kontrak yang jelas, yang sekurang b. Based on a clear contract, which at least includes
kurangnya mencakup lingkup kerja, tanggung jawab the scope of work, responsibilities, and work period
dan jangka waktu pekerjaan serta biaya; as well as costs;
c. Konsultan adalah pihak independen dan memiliki c. Consultants are independent parties and have the
kualifikasi untuk mengerjakan proyek yang bersifat qualifications to work on special projects.
khusus.
10. Direksi wajib menyediakan data dan informasi yang 10. The Board of Directors is obliged to provide accurate,
akurat, relevan dan tepat waktu kepada Dewan relevant, and timely data and information to the Board
Komisaris of Commissioners
11. Direksi wajib memiliki pedoman dan tata tertib kerja 11. The Board of Directors is required to have work
yang bersifat mengikat bagi setiap anggota Direksi. guidelines and rules that are binding for each member
Pedoman dan tata tertib kerja dimaksud paling kurang of the Board of Directors.
wajib mencantumkan: The work guidelines and regulations in question must at
a. Pengaturan etika kerja; least include:
b. Waktu kerja; dan a. Setting work ethics;
c. Pengaturan rapat. b. Working time; And
c. Meeting settings.
12. Keputusan Direksi yang diambil sesuai dengan 12. Directors’ decisions taken by the work guidelines and
pedoman dan tata tertib kerja mengikat dan menjadi regulations are binding and the responsibility of all
tanggung jawab seluruh anggota Direksi members of the Board of Directors
Susunan, Jumlah, dan Komposisi Direksi Number, and Composition of the BOD
Sesuai POJK No.17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata By POJK No.17 of 2023 concerning the Implementation
Kelola Perusahaan Bagi Bank Umum, diatur bahwa Bank of Corporate Governance for Commercial Banks, it is
wajib memiliki anggota Direksi dengan jumlah paling sedikit regulated that banks are required to have a minimum of
3 (tiga) orang. Seluruh anggota Direksi wajib berdomisili 3 (three) members of the Board of Directors. All members
di Indonesia dan wajib dipimpin oleh Presiden Direktur of the Board of Directors must reside in Indonesia and
atau Direktur Utama. Seluruh anggota Direksi Bank must be led by the President Director or Main Director. All
Sulselbar telah lulus uji kelayakan dan kepatutan dan members of the Board of Directors of Bank Sulselbar have
telah memperoleh surat persetujuan dari Otoritas Jasa passed the fit and proper test and have obtained a letter
Keuangan, sebagaimana tabel berikut: of approval from the Financial Services Authority, as in the
following table:
Page 100
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
98 Bank Sulselbar
Nama Jabatan Kompetensi Surat Persetujuan OJK
Yulis Suandi Direktur Utama Keuangan Perbankan Nomor KEP-50/D.03/2021 Tanggal 30 Maret 2021
Rosmala Arifin Direktur Pemasaran & Syariah Keuangan Perbankan S-30/KR.06/2020 Tanggal 16 Maret 2020
Iswadi Ayub Direktur Operasional & TI Keuangan Perbankan
Dian Anggriani Utina Direktur Kepatuhan Keuangan Perbankan Nomor KEP-13/D.03/2021 Tanggal 26 Januari 2021
Dwi Zulkarnain* Direktur Kredit & UMKM Keuangan Perbankan S-403/KR.061/2018 Tanggal 11 Desember 2018
*) Berdasarkan Akta Keputusan Sirkuler Nomor 11 tanggal 24 Oktober 2023
*) Based on Circular Decree Number 11 dated 24 October 2023
Komite di Bawah Direksi Committees Under the Board of Directors
Dalam melaksanakan tugas kepengurusannya, Direksi In carrying out its management duties, the Board of Directors
membentuk 11 (sebelas) komite sebagai organ penunjang formed 11 (eleven) committees as supporting organs by
sesuai dengan kebutuhan bisnis Perseroan dan ketentuan the Company’s business needs and regulatory provisions,
regulasi, yang diharapkan dapat menciptakan efektivitas which are expected to create operational effectiveness and
dan efisiensi operasional. efficiency.
1. Asset Liability Commitee (ALCO) 1. Asset Liability Committee (ALCO)
2. Komite Manajemen Risiko Kredit 2. Credit Risk Management Committee
3. Komite Manajemen Risiko Operasional 3. Operational Risk Management Committee
4. Komite Pengarah Teknologi Informasi 4. Information Technology Steering Committee
5. Komite Manajemen Sumber Daya Manusia 5. Human Resources Management Committee
6. Komite Pengendalian Efisiensi 6. Efficiency Control Committee
7. Komite Manajemen Stratejik 7. Strategic Management Committee
8. Komite Kode Etik 8. Code of Conducts Committee
9. Komite Kredit Korporasi dan Sindikasi 9. Corporate Loan and Syndication Committee
10. Komite Kredit/Pembiayaan Besar 10. Major Lending/Financing Committee
11. Komite Kredit/Pembiayaan Cabang 11. Branch Lending/Financing Committee
[GRI 2-17] [5.b.] [E.2.] [A.2.5.2.]
Pengembangan Kompetensi Keberlanjutan
Sustainability Competency Development
Bank Sulselbar terus berupaya maksimal untuk Bank Sulselbar continues to make maximum efforts to
meningkatkan kompetensi dan wawasan bagi increase the competency and insight of management
manajemen maupun pegawai dari seluruh jenjang jabatan and employees from all levels of positions regarding the
terkait penerapan keuangan berkelanjutan dengan implementation of sustainable finance by involving its
mengikutsertakan SDM-nya ke berbagai pelatihan dan human resources in various training and development
pengembangan terkait keuangan berkelanjutan. Selama related to sustainable finance. During the reporting year,
tahun pelaporan, program pengembangan kompetensi the sustainable finance competency development program
keuangan berkelanjutan yang dikuti oleh Dewan Komisaris, participated in by the Board of Commissioners, Directors,
Direksi, Anggota Komite dan Unit Kerja yang bertanggung Committee Members, and Work Units responsible for the
jawab atas pelaksanaan keuangan berkelanjutan adalah implementation of sustainable finance was as follows:
sebagai berikut:
Page 101
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
99
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Waktu/Tempat
Nama Jabatan/ Tugas Nama Pendidikan/Pelatihan Penyelenggara
Pelaksanaan
Nama Jabatan/ Tugas Risk Base Bank Rating (RBBR) for Sharia 19-20 Januari 2023 Infobank Institute
Marsuki Komisaris Independen Banking mengukur Profil Risiko Tingkat
Kesehatan Bank Syariah
Audit Divisi Credit Recovery, Penanganan Jakarta, 02-04 Agustus PT Leinad Aganis Global
Kredit Bermasalah (Restruturisasi Kredit, 2023 Banking Solution
Penyelesaian Kredit Bermasalah, Hapus
Buku dan Hapus Tagih)
The Fundamentals of Governance, Risk, Jakarta, 23 Juni 2023 Strategic Development Group
and Compliance in Banking and Financial Training and Consulting
Institutions
Workshop Risk Based Bank Rating dan Makassar, 09-10 PT Leinad Aganis Global
Review Risiko Bank Oktober 2023 Banking Solution
Pemahaman Tentang Penerapan Tata Yogyakarta, 22-23 PT Leinad Aganis Global
Kelola Bagi Bank Umum sesuai dengan November 2023 Banking Solution
POJK Nomor 17 tahun 2023
Adlinsyah M. Nasution Komisaris Independen Human Capital BPD Conference 2023 Jakarta, 16 Mei 2023 LPPI
Together Growing Better and Stronger
The Fundamentals of Governance, Risk, Jakarta, 23 Juni 2023 Strategic Development Group
and Compliance in Banking and Financial Training and Consulting
Institutions
Audit Divisi Credit Recovery, Penanganan Jakarta, 02-04 Agustus PT Leinad Aganis Global
Kredit Bermasalah (Restruturisasi Kredit, 2023 Banking Solution
Penyelesaian Kredit Bermasalah, Hapus
Buku dan Hapus Tagih)
Workshop Risk Based Bank Rating dan Makassar, 09-10 PT. Leinad Aganis Global
Review Risiko Bank Oktober 2023 Banking Solution
Pemahaman Tentang Penerapan Tata Yogyakarta, 22-23 PT. Leinad Aganis Global
Kelola Bagi Bank Umum sesuai dengan November 2023 Banking Solution
POJK Nomor 17 tahun 2023
Seminar Nasional FKDK BPDSI dengan Medan, 7 Desember FKDK-BPDSI
tema Outlook Perekonomian Indonesia di 2023
Tahun 2024
Muhammad Idris Komisaris Audit Divisi Credit Recovery, Penanganan Jakarta, 02-04 Agustus PT. Leinad Aganis Global
Kredit Bermasalah (Restruturisasi Kredit, 2023 Banking Solution
Penyelesaian Kredit Bermasalah, Hapus
Buku dan Hapus Tagih)
The Fundamentals of Governance, Risk, Jakarta, 23 Juni 2023 Strategic Development Group
and Compliance in Banking and Financial Training and Consulting
Institutions
Anggota Komite Dewan Komisaris Member of the Board of Commissioners Committee
No Nama Peserta Jabatan Jenis Pendidikan Penyelenggara Tanggal Tempat/Media
1. H. Sukiman Anggota The Fundamentas of Governance, SDG Training and 23 Juni 2023 Makassar
Risk, and Compliance in Banking Consulting
and Financial Institutions
Workshop Risk Based Bank Rating PT Leinad Aganis 09-10 Oktober 2023 Hotel Claro
dan Review Risiko Bank Makassar
Pemahaman Tentang Penerapan PT Leinad Aganis 22-23 November Hotel Santika
Tata Kelola Bagi Bank Umum sesuai 2023 Yogyakarta
dengan POJK 17 Tahun 2023
2. Abdul Rahman Anggota The Fundamentals of Governance, SDG Training and 23 Juni 2023 Makassar
Risk, and Compliance in Banking Consulting
and Financial Institutions
Workshop Risk Based Bank Rating PT Leinad Aganis 09-10 Oktober 2023 Hotel Claro
dan Review Risiko Bank Makassar
3. Aras Tusdin Anggota The Fundamentals of Governance, SDG Training and 23 Juni 2023 Makassar
Risk, and Compliance in Banking Consulting
and Financial Institutions
Workshop Risk Based Bank Rating PT Leinad Aganis 09-10 Oktober 2023 Hotel Claro
dan Review Risiko Bank Makassar
Page 102
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
100 Bank Sulselbar
No Nama Peserta Jabatan Jenis Pendidikan Penyelenggara Tanggal Tempat/Media
4. Muslimin Abbas Anggota Workshop Risk Based Bank Rating PT Leinad Aganis 09-10 Oktober 2023 Hotel Claro
dan Review Risiko Bank Makassar
5. Nurhayati Abdullah Anggota Risk Base Bank Rating (RBBR) for Infobank Institute 19-20 January 2023 Jakarta
Sharia Banking Mengukur Profile
Risiko Tingkat Kesehatan Bank
Syariah
Workshop Risk Based Bank Rating PT Leinad Aganis 09-10 Oktober 2023 Hotel Claro
dan Review Risiko Bank Makassar
6. Baso Pajung Anggota Program Pemeliharaan Sertifikasi PT Multi Talenta 1 Maret 2023 Jakarta
Manajemen Risiko Tingkat 4 Consulting
Workshop Risk Based Bank Rating PT Leinad Aganis 09-10 Oktober 2023 Hotel Claro
dan Review Risiko Bank Makassar
7. Oky Deviany Anggota Risk Base Bank Rating (RBBR) for Infobank Institute 19-20 January 2023 Jakarta
Burhamzah Sharia Banking Mengukur Profile
Risiko Tingkat Kesehatan Bank
Syariah
The Fundamentals of Governanc, SDG Training and 23 Juni 2023 Makassar
Risk, and Compliance in Banking Consulting
and Financial Institutions
Workshop Risk Based Bank Rating PT Leinad Aganis 09-10 Oktober 2023 Hotel Claro
dan Review Risiko Bank Makassar
[GRI 2-25; 2-26] [5.c.] [E.3.] [A.2.5.3.]
Penilaian Risiko dan Pengelolaan Dampak Penerapan
Keberlanjutan
Risk Assessment and Impact Management of Sustainability Implementation
Bank Sulelbar secara konsisten menerapkan manajemen Bank Sulelbar consistently implements risk management
risiko dalam setiap aktivitas usaha termasuk pada aktivitas in every business activity, including operational and
operasional dan non operasional. Penerapan manajemen non-operational activities. The implementation of risk
risiko juga menjadi kepedulian setiap tingkat/level management is also a concern for every organizational
organisasi di Bank Sulselbar. Apalagi Kegiatan perbankan level at Bank Sulselbar. Especially Banking activities are
dihadapkan pada berbagai risiko yang erat kaitannya faced with various risks that are closely related to the Bank’s
dengan lingkungan internal dan eksternal Bank, sehingga internal and external environment so the risks of Bank
risiko kegiatan operasional Bank menjadi semakin rumit. operational activities become increasingly complicated.
Oleh karena itu, Bank perlu meningkatkan penerapan Therefore, the Bank needs to improve the implementation
manajemen risiko yang baik untuk menyesuaikan dengan of good risk management to adapt to the changes that
perubahan yang terjadi. occur.
Sejalan dengan penerapan POJK No.51/2017 tentang In line with the implementation of POJK No.51/2017
Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa concerning the Implementation of Sustainable Finance
Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik yang mulai for Financial Services Institutions, Issuers, and Public
berlaku bagi Bank Sulselbar sebagai Bank BUKU II per Companies which came into effect for Bank Sulselbar as a
1 Januari 2020, Bank Sulselbar telah menyusun standar BUKU II Bank as of January 1, 2020, Bank Sulselbar has
risiko terkait dengan keuangan berkelanjutan. Standar prepared risk standards related to sustainable finance. This
tersebut berupa Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan standard is in the form of a Sustainable Finance Action Plan
(RAKB) yang menggariskan upaya-upaya yang diambil (RAKB) which outlines the efforts taken by Bank Sulselbar
Bank Sulselbar dalam mengidentifikasi, mengukur, in identifying, measuring, monitoring, and controlling
memantau dan mengendalikan risiko atas penerapan risks regarding the implementation of sustainable finance
keuangan berkelanjutan terkait aspek ekonomi, sosial related to economic, social, and environmental aspects.
dan lingkungan hidup. Termasuk mengatur peran Direksi This includes regulating the role of the Board of Directors
dan Dewan Komisaris dalam mengelola, melakukan reviu and Board of Commissioners in managing, conducting
Page 103
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
101
berkala, dan meninjau efektivitas proses manajemen risiko periodic reviews, and reviewing the effectiveness of the risk
di Bank Sulselbar. management process at Bank Sulselbar.
Penerapan manajemen risiko meliputi pengawasan aktif The implementation of risk management includes active
pengurus Bank, kebijakan, prosedur dan penetapan supervision of Bank management, policies, procedures,
Toleransi Risiko, proses identifikasi, pengukuran, and determination of Risk Tolerance, identification,
pemantauan, sistem informasi dan pengendalian measurement, monitoring processes, risk information, and
risiko, serta sistem pengendalian intern. POJK No.18/ control systems, as well as internal control systems. POJK
POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang Penerapan No.18/POJK.03/2016 dated 16 March 2016 concerning
Manajemen Risiko bagi Bank Umum, mewajibkan Bank the Implementation of Risk Management for Commercial
Umum menetapkan Kebijakan Manajemen Risiko yang Banks, requires Commercial Banks to establish a Risk
harus disetujui oleh Dewan Komisaris. Dalam pelaksanaan Management Policy which must be approved by the Board
manajemen risiko, Bank Sulselbar menggunakan jenis of Commissioners. In implementing risk management,
risiko sebagaimana yang diatur oleh Regulator yang Bank Sulselbar uses the types of risks as regulated by the
mengacu kepada risiko sebagaimana yang berlaku umum, Regulator which refer to generally accepted risks, namely:
yaitu:
1. Risiko Kredit 1. Credit Risk
2. Risiko Pasar 2. Market Risk
3. Risiko Likuiditas 3. Liquidity Risk
4. Risiko Operasional 4. Operational Risk
5. Risiko Hukum 5. Legal Risk
6. Risiko Reputasi 6. Reputational Risk
7. Risiko Stratejik 7. Strategic Risk
8. Risiko Kepatuhan 8. Compliance Risk
9. Risiko Imbal Hasil 9. Return Risk
10. Risiko Investasi 10. Investment Risk
Pilar Penerapan Manajemen Risiko Pillars of Implementing Risk Management
Untuk efektivitas penerapan, maka pilar penerapan For effective implementation, the pillars of risk management
manajemen risiko paling kurang meliputi: implementation include at least:
a. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi. a. Active supervision by the Board of Commissioners and
Directors.
b. Kecukupan Kebijakan, Prosedur dan Penetapan Limit. b. Adequacy of Policies, Procedures, and Limit
Determination.
c. Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran, c. Adequacy of Risk Identification, Measurement,
Pemantauan dan Pengendalian Risiko. Monitoring, and Control Processes.
d. Sistem Pengendalian Intern yang menyeluruh. d. Comprehensive Internal Control System.
Organisasi Manajemen Risiko Risk Management Organization
Dalam rangka penerapan Manajemen Risiko yang efektif, To implement effective Risk Management, Bank Sulselbar
Bank Sulselbar telah menetapkan struktur organisasi terkait has established an organizational structure related to Risk
Manajemen Risiko, yaitu: Management, namely:
a. Divisi Manajemen Risiko a. Risk Management Division
b. Departemen Pengendalian Risiko Pasar, Risiko Kredit b. Market Risk Control, Credit Risk & Liquidity Risk
& Risiko Likuiditas Department
c. Departemen Pengendalian Risiko Operasional & Risiko c. Operational Risk & Other Risk Control Department
Lainnya
Page 104
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023 102 Bank Sulselbar Organisasi ini adalah organisasi independen yang bertugas This organization is an independent organization tasked untuk melakukan identifikasi, pengukuran, pemantauan with identifying, measuring, monitoring, and controlling dan mengendalikan seluruh eksposur risiko yang melekat all risk exposures inherent in Bank Sulselbar’s business pada aktivitas bisnis Bank Sulselbar. activities. Budaya Manajemen Risiko dan Sosialisasi Risk Management Culture and Socialization Bank Sulselbar terus meningkatkan risk awareness Bank Sulselbar continues to increase risk awareness and (kesadaran akan risiko) dan pemantapan risk culture strengthen risk culture for all Bank Sulselbar employees at (budaya mengelola risiko) kepada seluruh pegawai every level and in every operational and non-operational Bank Sulselbar pada setiap tingkatan dan pada setiap activity so that all business lines and policies are more risk- pelaksanaan aktivitas operasional dan non operasional, based. Developing a risk management culture includes, agar seluruh lini bisnis dan kebijakan lebih berbasis risiko. among other things, adequate communication to all levels Pengembangan budaya manajemen risiko antara lain of the organization about the importance of effective risk meliputi komunikasi yang memadai kepada seluruh jenjang management. organisasi tentang pentingnya manajemen risiko yang efektif. Bank Sulselbar melakukan sosialisasi manajemen risiko Bank Sulselbar carries out risk management outreach to untuk menciptakan kesadaran kepada seluruh unit kerja create awareness among all work units and branches. As dan cabang. Sebagai bagian dari pelaksanaan kegiatan part of the implementation of these socialization activities, sosialisasi tersebut telah dilakukan secara menyeluruh on-site monitoring has been carried out thoroughly and dan secara berkala monitoring on site terhadap penerapan periodically on the implementation of risk management and manajemen risiko dan kendala-kendala yang dihadapi the obstacles faced by branches in its implementation. Risk cabang dalam penerapannya. Sosialiasi manajemen risiko management outreach is carried out using various media, dilakukan dengan memanfaatkan berbagai media, antara including: lain: 1. Mengikuti workshop dan seminar 1. Attend workshops and seminars 2. Inhouse training 2. In-house training 3. Surat Edaran 3. Circular letter 4. Pertemuan rutin 4. Regular meetings 5. Corporate mail 5. Corporate mail 6. Kunjungan langsung ke cabang 6. Direct visit to the branch 7. Social site network 7. Social site networks [GRI 2-25; 2-27; 205-1; 205-2; 205-3] [5.c.] [E.3.] [A.2.5.3.] Sistem Pengendalian Internal Internal Control System Sistem Pengendalian Internal (SPI) bertujuan mendukung The Internal Control System (SPI) aims to support the pencapaian tujuan kinerja Perseroan, meningkatkan nilai achievement of the Company's performance objectives, bagi pemangku kepentingan, dan menjamin efektivitas increase value for stakeholders, and ensure operational dan efisiensi operasional, keandalan pelaporan keuangan, effectiveness and efficiency, reliability of financial reporting, kelayakan pengendalian operasional maupun finansial appropriateness of operational and financial controls as well serta kepatuhan terhadap hukum dan peraturan yang as compliance with applicable laws and regulations. SPI is berlaku. SPI merupakan suatu mekanisme pengawasan a monitoring mechanism established by the Company's yang ditetapkan oleh manajemen Perseroan secara management on an ongoing basis (on-going basis). berkesinambungan (on-going basis).
Page 105
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
103
SPI yang efektif merupaka komponen penting dalam An effective SPI is an important component in the Company's
manajemen Perseroan dan menjadi dasar bagi kegiatan management and is the basis for the Company's healthy
operasional Perseroan yang sehat dan aman. SPI yang and safe operational activities. An effective SPI can assist
efektif dapat membantu Dewan Komisaris dan Direksi the Board of Commissioners and Directors in safeguarding
dalam menjaga aset Perseroan, menjamin tersedianya the Company's assets, ensuring the availability of
pelaporan keuangan dan manajerial yang dapat dipercaya, reliable financial and managerial reporting, increasing
meningkatkan kepatuhan Perseroan terhadap ketentuan the Company's compliance with statutory provisions and
dan peraturan perundang-undangan, serta mengurangi regulations, and reducing the risk of losses, irregularities,
Risiko terjadinya kerugian, penyimpangan, dan pelanggaran and violations of prudential aspects.
aspek kehati-hatian.
Sebagai proses yang dijalankan oleh seluruh level As a process carried out by all levels of the Company's
organisasi Perseroan, maka SPI diterapkan dalam organization, SPI is applied in determining strategies in all
penetapan strategi di seluruh unit kerja dan didesain untuk work units and is designed to be able to identify the possibility
dapat mengidentifikasi kemungkinan terjadinya suatu of an event occurring that could affect the company and
kejadian yang dapat mempengaruhi perusahaan, dan to manage risks so that they remain within tolerance limits
untuk mengelola risiko agar tetap berada dalam batas (risk appetite), to provide adequate confidence in achieving
toleransi (risk appetite), untuk memberikan keyakinan yang company goals.
memadai dalam rangka pencapaian tujuan perusahaan.
Sistem Pengendalian Internal Bank Sulselbar mengacu Bank Sulselbar's Internal Control System refers to the
kepada Sistem Pengendalian Internal dari Committee Internal Control System of the Committee Sponsoring
Sponsoring Organization of the Treadway Commission Organization of the Treadway Commission (COSO). Bank
(COSO). Bank Sulselbar berkomitmen untuk menerapkan Sulselbar is committed to implementing and developing
dan mengembangkan SPI pada semua tingkatan fungsional SPI at all functional levels by the Organizational Structure
sesuai Struktur Organisasi yang dirancang menggunakan designed using the COSO approach to provide adequate
pendekatan COSO untuk memberikan keyakinan memadai assurance regarding the following matters:
tentang beberapa hal berikut:
1. Pelaksanaan kegiatan dan aktivitas operasional Bank 1. The implementation of Bank operational activities and
selalu mempedomani peraturan dan ketentuan yang activities always adheres to the applicable rules and
berlaku. regulations.
2. Tersedianya informasi keuangan yang benar, 2. Availability of correct, complete, timely, and relevant
lengkap, tepat waktu, dan relevan dalam rangka financial information to make appropriate and
pengambilan keputusan yang tepat dan dapat accountable decisions.
dipertanggungjawabkan.
3. Memaksimalkan pemanfaatan seluruh sumber daya 3. Maximize the utilization of all existing resources while
yang dimiliki dengan tetap mempertimbangkan efisiensi still considering the efficiency and effectiveness of
dan efektivitas kegiatan operasional. operational activities.
4. Penerapan Good Corporate Governance oleh setiap 4. Implementation of Good Corporate Governance by every
pelaku bisnis dalam perusahaan termasuk evaluasi business actor in the company including evaluation of
keberlanjutan dan kesesuaian ketentuan GCG sustainability and conformity of the company's GCG
perusahaan dengan ketentuan eksternal yang berlaku. provisions with applicable external regulations.
5. Penerapan Manajemen Risiko dalam perusahaan 5. Implementation of Risk Management within the company
dalam rangka membantu manajemen meminimalkan to help management minimize risk, including assessing
risiko, termasuk penilaian terhadap kecukupan, the adequacy, reliability, efficiency, and effectiveness of
keandalan, efisiensi, dan efektivitas SPI, serta SPI, as well as encouraging continuous improvement of
mendorong peningkatan pengendalian internal secara internal control.
berkesinambungan.
6. Memastikan seluruh kegiatan perusahaan terbebas 6. Ensure that all, company activities are free from
dari potensi Fraud (kecurangan) maupun tindak pidana potential fraud or criminal acts of corruption as well as
korupsi serta keberlangsungan mekanisme Sistem the continuity of the Whistleblowing System mechanism.
Whistleblowing.
Page 106
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023 104 Bank Sulselbar Evaluasi Sistem Pengendalian Intern Tahun Evaluation of the Internal Control System in 2023 2023 Secara berkala, Bank Sulselbar melakukan evaluasi Periodically, Bank Sulselbar evaluates the financial and terhadap sistem pengendalian keuangan dan operasional. operational control system. This is one of the foundations Hal ini merupakan salah satu pondasi bagi Perusahaan for the Company to continue to carry out improvements untuk terus melaksanakan perbaikan dan penyempurnaan and improvements to the control system that can increase sistem pengendalian yang dapat meningkatkan the Bank's growth. One form of evaluation is carried out pertumbuhan Bank. Salah satu bentuk evaluasi tersebut through the Company's financial reports. dilakukan melalui laporan keuangan Perusahaan. Hasil evaluasi atas efektivitas pelaksanaan Sistem The results of the evaluation of the effectiveness of the Pengendalian Internal adalah sebagai berikut: implementation of the Internal Control System are as a. Komitmen Manajemen follows: Manajemen telah melaksanakan tugasnya untuk a. Management Commitment memastikan terselenggaranya pelaksanaan prinsip- Management has carried out its duties to ensure prinsip GCG dalam setiap kegiatan usaha Bank pada the implementation of GCG principles in every Bank seluruh tingkatan atau jenjang organisasi. business activity at all levels or levels of the organization. b. Independensi b. Independence Pembentukan dan pemenuhan struktur organisasi telah The formation and fulfillment of the organizational dilakukan dengan mempertimbangkan pelaksanaan structure have been carried out by considering the independensi sesuai dengan prinsip tata kelola yang implementation of independence by the principles of baik, serta didukung dengan ketentuan internal. good governance and supported by internal regulations. c. Profesional c. Professional Penyusunan struktur organisasi disusun berdasarkan The preparation of the organizational structure is based kemampuan dan kapasitas SDM sesuai dengan fungsi on the capabilities and capacities of human resources dan tugas masing-masing. by their respective functions and duties. d. Organisasi dan Manajemen d. Organization and Management Pembentukan dan pemenuhan struktur organisasi The formation and fulfillment of the organizational telah dilakukan dengan mempertimbangkan prinsip tata structure have been carried out considering the kelola yang baik. principles of good governance. e. Ruang Lingkup Audit e. Audit Scope Pengujian dan penilaian terhadap risiko KPMR Testing and assessing KPMR and inherent risks in the dan inhern dalam pelaksanaan aktivitas bisnis dan implementation of business and operational activities. operasional. f. Kegiatan Audit oleh SKAI f. Audit activities by SKAI Audit dilakukan terhadap seluruh unit kerja dengan Audits are carried out on all work units by considering mempertimbangkan skala prioritas berdasarkan tingkat the priority scale based on the level of risk exposed. risiko yang terpapar. g. Administrasi dan Dokumentasi g. Administration and Documentation Hasil evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan The results of the evaluation of the implementation of operasional dilakukan pengadministrasian serta operational activities are administered and carried out dilakukan quality assurance oleh unit kerja khusus yang by quality assurance by a special work unit in the SKAI berada pada Divisi SKAI. Division. Sepanjang tahun 2023, Bank Sulselbar memberikan Throughout 2023, Bank Sulselbar will provide administrative sanksi administratif terkait kepatuhan berupa denda untuk sanctions related to compliance in the form of fines for 10 (sepuluh) kasus internal. Kedepannya, Bank Sulselbar 10 (ten) internal cases. In the future, Bank Sulselbar mendorong seluruh karyawan untuk menciptakan budaya encourages all employees to create a culture of compliance kepatuhan di lingkungan kerja. Setiap insan Bank in the work environment. Every person at Bank Sulselbar Sulselbar harus memahami seluk beluk peraturan, baik must understand the ins and outs of regulations, both how cara menghadapinya maupun cara mengantisipasinya atas to deal with them and how to anticipate potential sanctions/ potensi sanksi/penalti/denda yang telah ditetapkan dalam penalties/fines that have been stipulated in the regulations. aturan.
Page 107
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
105
[GRI 2-25; 2-27; 205-1; 205-2; 205-3] [5.c.] [E.3.] [A.2.5.3.]
Kode Etik
Code of Conducts
Bank Sulselbar menanamkan nilai-nilai inti dan membangun Bank Sulselbar instills core values and builds a strong
budaya yang kokoh melalui Pedoman Kode Etik sebagai culture through the Code of Conduct as a commitment
komitmen untuk meningkatkan integritas karyawan dalam to increasing employee integrity in implementing good
menerapkan tata kelola perusahaan yang baik. Pedoman corporate governance. The Company’s Code of Conduct
Kode Etik Perseroan mengatur hal-hal yang menjadi guidelines regulate matters that are the responsibility of the
tanggung jawab Perseroan, setiap individu di lingkungan Company, every individual within the Company, and other
Perseroan maupun pihak lain yang berbisnis dengan parties who do business with the Company. Both are about
Perseroan. Baik dalam kaitannya dengan etika berbisnis, business ethics, work ethics, and daily behavior. Every
etika kerja maupun perilaku keseharian. Setiap karyawan employee is required to behave in a way that reflects the
dituntut untuk berperilaku yang mencerminkan nilai-nilai Company’s values in realizing its vision and mission.
Perseroan dalam mewujudkan visi dan misinya.
Setiap insan Bank Sulselbar bertanggung jawab untuk Every person at Bank Sulselbar is responsible for
mewujudkan Kode Etik ke dalam setiap perilaku mereka. embodying the Code of Conduct in their every behavior.
Tanggung jawab untuk memonitor hubungan pribadi dan The responsibility to monitor personal and professional
profesional terletak pada tingkah laku setiap pegawai yang relationships lies with the behavior of each employee
akan mencerminkan etika bisnis Bank. Kode Etik ini adalah which will reflect the Bank’s business ethics. This Code
bentuk implementasi dari nilai Perusahaan, yaitu integritas. of Conduct is a form of implementation of the Company’s
Agar Kode Etik ini dilaksanakan dengan sungguh-sungguh values, namely integrity. For this Code of Conduct to be
maka telah dibuatkan pernyataan tahunan yang diperbarui implemented seriously, an annual statement has been
setiap tahunnya. made which is updated every year.
Pokok-Pokok Kode Etik Code of Conducts Principles
Kode Etik diatur dalam Surat Keputusan Direksi Nomor The Code of Conducts is regulated in the Directors’ Decree
SK/55/DIR/IV/2012 Tanggal 20 April 2012 Tentang Number SK/55/DIR/IV/2012 dated April 20 2012 concerning
Pedoman Fungsi Kepatuhan, di mana Kode Etik ini Compliance Function Guidelines, where this Code of
berisikan mengenai: Conducts contains:
1. Lima Pilar Budaya Kerja Bank Sulselbar 1. Five Pillars of Bank Sulselbar’s Work Culture
2. Perilaku Pegawai 2. Employee Behavior
3. Etika Kerja Bank Sulselbar 3. Bank Sulselbar Work Ethics
4. Etika Jabatan Direksi dan Komisaris 4. Ethics of Directors and Commissioners
Sanksi Pelanggaran Kode Etik Sanctions for Violating the Code of
Hal yang sangat mendasar untuk keberhasilan Perusahaan Conducts
yang berkesinambungan adalah dengan menjaga dan What is fundamental to the Company’s sustainable success
mempertahankan secara terus-menerus integritas pribadi is to continuously maintain and maintain personal and
dan profesional serta etika termasuk kepercayaan, professional integrity and ethics including trust, honesty,
kejujuran, moralitas, objektivitas, kewajaran dan morality, objectivity, fairness, and respect for others both
menghormati sesama baik di tempat kerja maupun di luar at work and outside the workplace. Therefore, if a violation
tempat kerja. Oleh karenanya, bila terdapat pelanggaran occurs, it will be followed up by providing sanctions,
terjadi akan ditindaklanjuti dengan memberikan sanksi including a statement of dissatisfaction, coaching warning,
antara lain, pernyataan tidak puas, peringatan pembinaan, SP1, SP2, SP3, and demotion of group position/job.
SP1, SP2, SP3, dan penurunan jabatan/job grup.
Page 108
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
106 Bank Sulselbar
Sepanjang tahun 2023, jumlah pelanggaran yang berakibat Throughout 2023, the number of violations that resulted in
pemberian sanksi kepada pegawai Bank menurun menjadi sanctions being imposed on Bank employees decreased
33,33% atau sebanyak 34 sanksi, dibandingkan tahun to 33.33% or 34 sanctions, compared to 2022 which was
2022 yang sebesar 41,93% atau sebanyak 36 sanksi. 41.93% or 36 sanctions.
Sanksi Periode 2021-2022
Jumlah Total
No Jenis Sanksi Type of Sanction
2023 2022
1 Pembinaan 5 2 Coaching
2 Teguran Lisan - - Verbal Rebuke
3 Peringatan Tertulis/PMP 3 10 Written Warning/PMP
4 Teguran Tertulis/PTP 8 8 Written Warning/PTP
5 Demosi 5 14 Demotion
6 PHK-Fraud 5 2 Layoffs-Fraud
7 PHK 1 - Layoffs-Missing
8 PHK-Ditahan Pihak Berwajib - - Layoffs-Detained by the Authorities
Total 34 36
Tren Kenaikan (33,33%) (41,93%)
[GRI 2-25; 2-27; 205-1; 205-2; 205-3] [5.c.] [E.3.] [A.2.5.3.]
Kebijakan Anti Fraud
Anti Fraud Policy
Dalam rangka mencegah terjadinya kasus penyimpangan To prevent cases of operational irregularities in banking,
operasional pada perbankan, khususnya fraud yang dapat especially fraud that can harm customers or Bank
merugikan nasabah atau Bank Sulselbar, maka diperlukan Sulselbar, it is necessary to increase the effectiveness of
peningkatan efektivitas pengendalian intern, sebagai internal control, as an effort to minimize the risk of fraud by
upaya meminimalkan risiko fraud dengan cara menerapkan implementing an Anti-Fraud strategy. So far, both directly
strategi Anti Fraud. Selama ini, baik secara langsung and indirectly, the Bank has implemented fraud prevention.
maupun tidak langsung pelaksanaan pencegahan fraud Among other things, through the implementation of Risk
telah dilaksanakan Bank. Antara lain melalui penerapan Management, especially the internal control system and the
Manajemen Risiko khususnya sistem pengendalian internal implementation of Good Corporate Governance at all levels
dan pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang Baik pada of the Bank organization.
seluruh jenjang organisasi Bank.
The Bank’s current implementation of the Anti-Fraud
Penerapan strategi Anti Fraud yang dilakukan Bank saat strategy is an implementation of the issuance of Financial
ini merupakan pelaksanaan atas diterbitkannya Peraturan Services Authority Regulation (POJK) No.39/POJK.03/2019
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.39/POJK.03/2019 dated 19 December 2019 concerning the Implementation
tanggal 19 Desember 2019 tentang Penerapan Strategi of Anti-Fraud Strategy for Commercial Banks and Bank
Anti Fraud Bagi Bank Umum dan Surat Edaran Bank Indonesia Circular Letter Number 13/28 /DPNP dated 9
Indonesia Nomor 13/28/DPNP tanggal 9 Desember 2011 December 2011 concerning Implementation of Anti-Fraud
tentang Penerapan Strategi Anti Fraud. Untuk menjamin Strategy. To ensure that the anti-fraud policy is effective,
kebijakan anti fraud berjalan efektif, Bank Sulselbar Bank Sulselbar appointed the Internal Audit and Anti-
menunjuk Divisi Audit Internal dan Anti Fraud sebagai pihak Fraud Division as the party responsible for assessing and
yang bertanggung jawab dalam menilai dan mengawasi monitoring the effectiveness and compliance of all Bank
efektivitas dan kepatuhan seluruh insan Bank dalam personnel in implementing the anti-fraud policy. All members
menerapkan kebijakan anti fraud. Seluruh anggota Divisi of the Internal Audit and Anti-Fraud Division have met the
Audit Internal dan Anti Fraud telah memenuhi kriteria dan criteria and Standards for the Implementation of the Bank’s
Standar Pelaksanaan Fungsi Audit Intern Bank (SPFAIB). Internal Audit Function (SPFAIB). This group has a line of
Grup ini memiliki garis koordinasi dan pelaporan ke Dewan coordination and reporting to the Board of Commissioners.
Komisaris.
Page 109
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
107
Selain melakukan pencegahan fraud sejak dini dengan In addition to preventing fraud from an early age by
menerapkan kebijakan dan prosedur serta Sistem implementing policies and procedures as well as an
Pengendalian Internal yang memadai, Bank juga adequate Internal Control System, the Bank also makes
melakukan upaya lain seperti optimalisasi pelaksanaan other efforts such as optimizing GCG implementation,
GCG, penerapan anti gratifikasi, sosialisasi anti fraud, implementing anti-gratification, anti-fraud socialization,
peningkatan keamanan data dan meningkatkan informasi increasing data security, and increasing information about
tentang whistleblowing system. Bank Sulselbar juga the whistleblowing system. Bank Sulselbar also imposes
memberikan sanksi yang tegas pada pegawai yang terbukti strict sanctions on employees who are proven to have
melakukan tindakan fraud. committed acts of fraud.
Laporan Penyimpangan Internal Internal Fraud Report
Laporan Penyimpangan Internal untuk pencegahan dan Internal Fraud Report to prevent and eradicate fraud. The
pemberantasan fraud Bank telah mengimplementasikan Bank has implemented prevention, detection, investigation,
pencegahan, deteksi, investigasi, pelaporan, sanksi reporting, sanctions, monitoring, evaluation, and follow-up.
dan pemantauan, evaluasi dan tindak lanjut. Program Programs such as fraud awareness training, internal audit,
seperti pelatihan fraud awareness, audit internal, Quality Quality Assessment, Know Your Employee, Tone of The
Assessment, Know Your Employee, Tone of The Top dan Top and senior management commitment through outreach
komitmen manajemen senior melalui sosialisasi kepada to all employees have been carried out regularly.
seluruh pegawai sudah dijalankan secara rutin.
Pencegahan fraud juga dilakukan dalam proses penyaluran Fraud prevention is also carried out in the Loan and financing
kredit dan pembiayaan. Seluruh proses pemberian kredit distribution process. The entire process of providing Loan
dan pembiayaan dipantau dan dievaluasi secara cermat. and financing is carefully monitored and evaluated. During
Selama tahun 2023, tidak ada pemutusan kontrak kepada 2023, there will be no contract terminations for Partners
Mitra atau Debitur akibat korupsi. Namun ada beberapa or Debtors due to corruption. However, there are several
penyimpangan internal yang jumlahnya sampai akhir internal deviations, the numbers of which until the end of
Desember 2023 dapat dilihat pada tabel sebagai berikut: December 2023 can be seen in the following table:
Jumlah Kasus yang Dilakukan
Internal Fraud dalam satu Karyawan Tidak Tetap/
Pengurus Karyawan Tetap Internal Fraud in one year
tahun Pihak Eksternal
2023 2022 2023 2022 2023 2022
Total Fraud - - 3 3 7 7 Total Fraud
Telah diselesaikan - - 3 3 6 5 Completed
Dalam proses penyelesaian di - - - - 1 1 In the process of completion at the
internal Bank Bank's internal
Telah ditindaklanjuti melalui - - - - - 1 It has been followed up through the
proses hukum legal process
[GRI 2-25; 2-27; 205-1; 205-2; 205-3] [5.c.] [E.3.] [A.2.5.3.]
Anti Korupsi dan Gratifikasi
Anti Corruption and Gratification
Pengendalian gratifikasi merupakan aspek penting Gratification control is an important aspect for the Company
bagi Perseroan dalam menjaga proses kegiatan usaha in ensuring that business activity processes are run by
berjalan sesuai dengan etika bisnis yang menjunjung business ethics that uphold the value of integrity. The
tinggi nilai integritas. Perseroan melakukan pengendalian Company carries out gratification control to build GCG
gratifikasi bertujuan untuk membangun nilai-nilai GCG values and instill the value of integrity in all employees so
dan menanamkan nilai integritas kepada seluruh pegawai that business processes are always based on ethics and
sehingga, proses bisnis senantiasa didasarkan pada responsibility. Gratification control is also needed so that
etika dan tanggung jawab. Pengendalian gratifikasi juga
dibutuhkan agar kepentingan bisnis tetap berjalan dengan
Page 110
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023 108 Bank Sulselbar baik dan beretika namun tidak bertentangan dengan business interests continue to run well and ethically but do ketentuan larangan gratifikasi. not conflict with the provisions prohibiting gratification. Sejalan dengan maksud tersebut, Perseroan menerapkan In line with this aim, the Company implements a culture budaya untuk tidak menerima pemberian atau imbalan of not accepting gifts or rewards from customers, debtors, dari nasabah, debitur, vendor, rekanan, mitra kerja vendors, partners, work partners, and other third parties dan pihak ketiga lainnya atas jasa yang diberikan oleh for services provided by Company Employees in carrying Pegawai Perseroan dalam menjalankan tugasnya. Hal out their duties. This is done, among other things, before ini dilakukan antara lain pada saat menjelang hari raya religious holidays (Eid al-Fitr, Christmas/New Year). The keagamaan (Idul Fitri, Natal/Tahun Baru). Perseroan selalu Company always makes announcements through national membuat pengumuman melalui surat kabar nasional newspapers that reach the public at large that the Board yang menjangkau masyarakat secara luas bahwa Dewan of Commissioners, Directors, and all levels of Company Komisaris, Direksi dan seluruh jajaran Pegawai Perseroan employees have a full commitment not to accept and/or mempunyai komitmen penuh untuk tidak menerima dan/ ask for gifts or gifts in any form from/to customers, debtors, atau meminta hadiah atau bingkisan dalam bentuk apapun partners/vendors/ partners, and other third parties. dari/kepada nasabah, debitur, rekanan/vendor/mitra kerja dan pihak ketiga lainnya. Khusus untuk gratifikasi, Bank Sulselbar telah mempunyai Specifically, for gratuities, Bank Sulselbar has a Company Buku Pedoman Perusahaan (BPP) Pengendalian dan Manual (BPP) for Controlling and Reporting Gratifications Pelaporan Gratifikasi PT Bank Sulselbar yang telah at PT Bank Sulselbar which has been stipulated through ditetapkan melalui Surat Keputusan Direksi Nomor:SK/076/ Directors’ Decree Number: SK/076/DIR/K/VI/2019 which DIR/K/VI/2019 yang telah direvisi menjadi SK Direksi has been revised to become Directors’ Decree SK/083 / SK/083/DIR/K/XI/2023 tentang BPP Sistem Manajemen DIR/K/XI/2023 concerning BPP Anti-Bribery Management Anti Penyuapan (SMAP) PT Bank Sulselbar. System (SMAP) PT Bank Sulselbar. Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara State Officials’ Wealth Report (LHKPN) Negara (LHKPN) LHKPN atau Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara LHKPN or State Officials’ Wealth Report is a report that must Negara merupakan laporan yang wajib disampaikan oleh be submitted by state officials regarding the assets they penyelenggara negara mengenai harta kekayaan yang own when they first take office, transfers, promotions, and dimilikinya saat pertama kali menjabat, mutasi, promosi, retirement. Another obligation that accompanies LHKPN dan pensiun. Kewajiban lain yang menyertai LHKPN adalah is declaring assets and being willing to have their assets mengumumkan harta kekayaan dan bersedia dilakukan audited. The purpose of making the LHKPN is as part of pemeriksaan terhadap harta kekayaannya. Tujuan dari the authority of the Corruption Eradication Commission pembuatan LHKPN adalah sebagai bagian dari wewenang (KPK), namely carrying out steps or efforts to prevent yang dimiliki KPK yaitu melaksanakan langkah atau upaya the occurrence of criminal acts of corruption, including by pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi atara lain registering and examining the LHKPN. dengan melakukan pendaftaran dan pemeriksaan terhadap LHKPN. Definisi Penyelenggara Negara diatur dalam Pasal 1 The definition of State Administrator is regulated in butir 1 UU No.28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Article 1 point 1 of Law No. 28 of 1999 concerning State Negara yang Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. Administration that is Free from Corruption, Collusion, and Menurut undang-undang tersebut, Penyelenggara Nepotism. According to this law, State Administrators are Negara merupakan Pejabat Negara yang menjalankan State Officials who carry out executive, legislative, or judicial fungsi eksekutif, legislatif, atau yudikatif, dan pejabat functions, and other officials whose main functions and lain yang fungsi dan tugas pokoknya berkaitan dengan duties are related to state administration by the provisions penyelenggaraan negara sesuai dengan ketentuan of applicable laws and regulations. peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Page 111
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
109
Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan State Official’s Wealth Report(LHKPN) in 2023:
Negara (LHKPN) pada tahun 2023:
Pejabat Lapor Belum Jumlah % Official
Dewan Komisaris & Komite (Hanya 2 - 2 100 Board of Commissioners & Committees
Dewan Komisaris) (Only Board of Commissioners)
Direksi 3 - 3 100 Directors
Pemimpin Divisi 16 - 16 100 Head of Division
Pemimpin Cabang 41 - 41 100 Branch Manager
Pejabat lainnya 49 - 49 100 Other officials
Total 111 - 111 100 Total
[GRI 2-25; 2-27; 205-1; 205-2; 205-3] [5.c.] [E.3.] [A.2.5.3.]
Whistleblowing System
Whistleblowing System
Kebijakan Sistem Pelaporan Pelanggaran atau The Company’s Violation Reporting System (WBS) policy is
Whistleblowing System (WBS) Perseroan berpedoman guided by Financial Services Authority Regulation (POJK)
pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. no. 39/POJK.03/2019 dated 19 December 2019 concerning
39/POJK.03/2019 tanggal 19 Desember 2019 tentang the Implementation of Anti-Fraud Strategies for Commercial
Penerapan Strategi Anti Fraud Bagi Bank Umum. WBS Banks. The Company’s WBS is part of the internal control
Perseroan merupakan bagian dari sistem pengendalian system to prevent irregular practices and aims to detect
internal dalam mencegah terjadinya praktik penyimpangan early and prevent irregularities or violations and gradually
dan bertujuan untuk mendeteksi dini dan mencegah create an open, sincere, honest, and responsible work
terhadap terjadinya penyimpangan ataupun pelanggaran climate in the Company.
serta secara bertahap menciptakan iklim kerja yang
terbuka, tulus, jujur dan bertanggung jawab di Perseroan.
Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing The Whistleblowing System (WBS) functions as a means
System/WBS) berfungsi sebagai sarana pencegahan, of preventing and disclosing violations or acts of fraud to
pengungkapan pelanggaran atau tindak kecurangan improve the quality of the Company’s GCG implementation.
sehingga dapat meningkatkan kualitas penerapan GCG Bank Sulselbar employees or officials are required to
Perusahaan. Pegawai atau Pejabat Bank Sulselbar wajib report any suspected irregularities that occur within
melaporkan setiap dugaan tindakan penyimpangan yang the Bank. The whistleblowing policy is implemented to
terjadi di lingkungan Bank. Kebijakan whistleblowing provide encouragement and awareness to Bank Sulselbar
diimplementasikan untuk memberikan dorongan serta employees and officials to report fraud that occurs.
kesadaran kepada pegawai dan pejabat Bank Sulselbar
untuk melaporkan fraud yang terjadi.
Bank Sulselbar telah menyusun kebijakan mengenai Sistem Bank Sulselbar has prepared a policy regarding the Violation
Pelaporan Pelanggaran dan penjelasan akan mekanisme Reporting System and an explanation of the mechanism or
atau tata laksana pelaporan pelanggaran yang dituangkan procedure for reporting violations as outlined in the WBS
dalam Kebijakan WBS PT Bank Sulselbar sebagaimana Policy of PT Bank Sulselbar as stipulated in the Directors’
ditetapkan melalui Surat Edaran Direksi Nomor SK/008/ Circular Letter Number SK/008/DIR/K/XII/2018 dated 19
DIR/K/XII/2018 tanggal 19 Desember 2018 tentang Buku December 2018 concerning Books Whistleblowing System
Pedoman Perusahaan Whistleblowing System. Company Guidelines.
Pengelolaan WBS WBS Management
Bank Sulselbar memiliki Departemen Anti Fraud dan Tim Bank Sulselbar has an Anti-Fraud Department and
Verifikasi yang berada di bawah Divisi Audit Internal dan Verification Team which is under the Internal Audit and Anti-
Page 112
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
110 Bank Sulselbar
Anti Fraud dengan pengawasan dari Direktur Utama. Fraud Division with supervision from the President Director.
Untuk mendukung pelaksanaan sistem pelaporan dugaan To support the implementation of the suspected violation
pelanggaran, petugas WBS bertanggung jawab untuk: reporting system, WBS officers are responsible for:
1. Menerima dan melakukan laporan WBS yang masuk; 1. Receive and carry out incoming WBS reports;
2. Memeriksa kebenaran data/informasi yang disampaikan 2. Checking the correctness of the data/information
pelapor; submitted by the reporter;
3. Membantu pengelola WBS dalam menjalankan aktivitas 3. Assist WBS managers in carrying out daily WBS
harian WBS; activities;
4. Melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang 4. Carry out the duties and responsibilities assigned by the
diberikan pengelola WBS dalam rangka pengelolaan WBS manager in the context of WBS management;
WBS;
5. Mengelola email WBS sesuai perintah dan arahan dari 5. Manage WBS email according to orders and directions
pengelola WBS dalam menerima laporan pengaduan from the WBS manager in receiving incoming complaint
yang masuk; reports;
6. Wajib menjaga kerahasiaan seluruh data dan informasi 6. Must maintain the confidentiality of all data and
yang berkaitan dengan kegiatan pengelolaan WBS information relating to WBS management activities, but
namun tidak terbatas pada indentitas pelapor dan isi not limited to the identity of the reporter and the contents
laporan yang diterima; of the report received;
7. Bertanggung jawab langsung kepada pengelola. 7. Responsible directly to the manager.
Struktur dan Mekanisme WBS Perusahaan Company WBS Structure and Mechanism
Pelapor dapat menyampaikan laporan secara lisan maupun Reporters can submit verbal or written reports regarding
tertulis tentang dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh alleged violations committed by employees, Directors, or
pegawai, Direksi atau Dewan Komisaris kepada Divisi Audit Board of Commissioners to the Internal Audit and Anti-
Intern dan Anti Fraud. Apabila laporan yang diterima secara Fraud Division. If the report is received orally, it will be
lisan akan dicatat pada buku registrasi dan diminta kepada recorded in the registration book and the reporter will be
pelapor untuk menyampaikan secara tertulis melalui asked to submit it in writing via the channels provided by
saluran yang telah disediakan Perusahaan. the Company.
Kriteria pelaporan penyampaian laporan dugaan Reporting criteria for submitting reports of alleged
pelanggaran yang dilakukan oleh pelapor harus violations committed by the reporter must provide sufficient
memberikan kecukupan informasi yang memenuhi kriteria information that meets the 5W+1H criteria as follows:
5W+1H sebagai berikut:
1. What (Apa) 1. What (What)
Mempertanyakan kecurangan atau penyimpangan apa Ask what fraud or irregularities occurred or what
yang terjadi atau indikasi berupa penyimpangan apa indications of irregularities can be revealed from the
yang dapat diungkap dari informasi awal. initial information.
2. Who (Siapa)
Untuk mengidentifikasi siapa pelaku dan menentukan 2. Who (Who)
posisi pelaku dalam struktur organisasi apa tugas dan T o identify who the perpetrator is and determine the
wewenangnya sesuai deskripsi kerja. Dipertanyakan perpetrator’s position in the organizational structure and
dan ditentukan pula siapa pihak-pihak yang perlu their duties and authority according to the job description.
diminta keterangan atau diwawancarai. It is also asked and determined who the parties who
3. When (Kapan) need to be asked for information or interviewed are.
Identifikasi kapan terjadinya penyimpangan atau 3. When (When)
kecurangan. Identify when irregularities or fraud occurs.
4. Where (Dimana) 4. Where (Where)
Untuk menentukan tempat terjadinya penyimpangan To determine where irregularities or fraud occurred.
atau kecurangan.
Page 113
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
111
5. Why (Mengapa) 5. Why (Why)
Identifikasi penyebab terjadinya penyimpangan atau Identify the causes of irregularities or fraud.
kecurangan.
6. How (Bagaimana) 6. How (How)
Dipertanyakan bagaimana cara atau modus operandi Questions were asked about the method or modus
penyimpangan atau kecurangan tersebut dan tindakan operandi of the deviation or fraud and the actions of
pihak-pihak yang terlibat. Pada informasi awal, biasanya the parties involved. On initial information, it is usually
sulit untuk mengidentifikasi modus operandinya, tetapi difficult to identify the modus operandi, but it can be
dapat diperkirakan berdasarkan jenis penyimpangan estimated based on the type of deviation or fraud.
atau kecurangan.
Mekanisme Penyampaian Laporan Mechanism for Submitting Violation Reports
Pelanggaran
Untuk memudahkan pelapor dalam menyampaikan dugaan To make it easier for reporters to convey allegations of
kecurangan, fraud ataupun tindakan pelanggaran etika cheating, fraud, or other ethical violations that could be
lainnya yang dapat merugikan Perusahaan, Bank Sulselbar detrimental to the Company, Bank Sulselbar provides
menyediakan saluran khusus yang digunakan untuk a special channel used to submit violation reports. The
menyampaikan laporan pelanggaran. Media pengaduan complaint media is created with and on behalf of the
dibuat dengan dan atas nama Komite Penyelesaian Complaints Resolution Committee and can only be
Pengaduan dan hanya dapat diakses oleh Komite accessed by the Complaints Resolution Committee,
Penyelesaian Pengaduan, dan hal ini telah disampaikan and this has been conveyed to all employees to prevent
kepada seluruh pegawai untuk mencegah keengganan reluctance to submit reports.
penyampaian pelaporan.
Media penyampaian kecurigaan kecurangan dapat melalui:
The media for conveying suspicions of fraud can be through:
Telepon: 0411-859171 ext.5503/5505 (DAI)
Faksimili: 0411-8111915
Email: antifraud@banksulselbar.co.id
Website: wbs.banksulselbar.co.id
Divisi DAI: Kantor Pusat Bank Sulselbar
Jl. Dr. Sam Ratulangi No.16
Makassar – Sulawesi Selatan 90125
Perlindungan Bagi Whistleblower Protection for Whistleblowers
Sebagai wujud perlindungan yang diberikan oleh As a form of protection provided by Bank management,
manajemen Bank, Bank Sulselbar menjamin kerahasiaan Bank Sulselbar guarantees the confidentiality of the identity
identitas pelapor pelanggaran dan hal-hal yang dilaporkan. of those reporting violations and the matters reported. This
Perlindungan tersebut diberikan agar setiap pelapor tidak protection is provided so that every reporter does not have
memiliki rasa takut atau kekhawatiran untuk melaporkan fear or worry about reporting deviant actions or events within
tindakan atau peristiwa yang menyimpang dalam Bank. the Bank. Employees who report will be given appreciation
Pegawai yang melaporkan akan diberikan apresiasi jika if it is proven that the complaint reported is true.
terbukti pengaduan yang dilaporkan adalah benar.
Page 114
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
112 Bank Sulselbar
Kerahasiaan dan Perlindungan Pelapor Confidentiality and Protection of
Whistleblowers
Identitas pelapor wajib dijaga kerahasiaannya oleh The identity of the reporter must be kept confidential by
penerima dan pengelola pengaduan, sedangkan bagi the recipient and manager of the complaint, while the
terlapor tetap diperlakukan sesuai dengan asas praduga reported party is still treated by the principle of presumption
tak bersalah. Untuk menghindari segala bentuk ancaman, of innocence. To avoid all forms of threats, intimidation,
intimidasi, hukuman ataupun tindakan/perbuatan yang punishment, or unpleasant actions/deeds from any party,
tidak menyenangkan dari pihak manapun, Direksi wajib the Board of Directors is obliged to provide protection
memberikan bantuan perlindungan kepada whistleblower assistance to whistleblowers if necessary as regulated in
apabila diperlukan sebagaimana yang diatur di dalam the applicable statutory provisions.
ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Penghargaan Bagi Pelapor Reward for Whistleblowers
Bank dapat memberikan penghargaan sesuai dengan The Bank can provide awards by Bank policy to the reporter
kebijakan Bank kepada pelapor atas terbuktinya laporan for proven reports of alleged violations which result in the
dugaan pelanggaran yang mengakibatkan Bank terhindar Bank avoiding losses, both material and non-material.
dari kerugian baik secara materi maupun non materi. Proposals for awarding awards are submitted by WBS
Usulan pemberian penghargaan diajukan oleh pengelola management to the Board of Directors based on existing
WBS kepada Direksi berdasarkan kebijakan Bank yang Bank policies.
ada.
Sanksi untuk Laporan Palsu Sanctions for False Reports
Bagi pegawai yang menyampaikan laporan palsu atau Employees who submit false or slanderous reports or
fitnah atau laporan yang mengandung unsur itikad tidak reports that contain elements of bad faith that could harm
baik yang dapat merugikan Perusahaan dikenakan sanksi the Company will be subject to sanctions by applicable
sesuai dengan ketentuan internal yang berlaku dan internal regulations and can be reported to law enforcement
dapat dilaporkan kepada aparat penegak hukum. Khusus officials. Especially for external parties who send false
pihak luar yang mengirimkan laporan palsu tersebut reports, the treatment is the same as internal reporters,
perlakuannya adalah sama dengan pelapor dari pihak namely being reported to law enforcement officials.
intern yaitu dilaporkan pada aparat penegak hukum.
Jumlah Pengaduan dan Tindak Lanjutnya Number of Complaints and Follow-Up
Departemen Anti Fraud Bank Sulselbar akan melakukan The Anti-Fraud Department of Bank Sulselbar will record
pencatatan dan registrasi untuk setiap laporan yang masuk and register each incoming report to then analyze the
untuk kemudian menganalisa kevalidan laporan tersebut validity of the report so that it can be processed further.
untuk bisa diproses lebih lanjut. Bila pelaporan memenuhi If the reporting meets the requirements, the Anti-Fraud
persyaratan maka Departemen Anti Fraud akan meminta Department will request approval from the leader of the
persetujuan dari pemimpin Divisi Audit Internal dan Anti Internal Audit and Anti-Fraud Division and the Main Director
Fraud dan Direktur Utama untuk membentuk tim verifikasi to form a verification team that will follow up on the reporting.
yang akan menindaklanjuti pelaporan.
Sampai dengan akhir tahun 2023, tidak terdapat laporan Until the end of 2023, there were no reports of violations
pengaduan pelanggaran dari whistlblower yang memenuhi from whistleblowers that met the criteria for follow-up.
kriteria untuk ditindaklanjuti. Ini menurun dibandingkan This is a decrease compared to 2022, when there were
tahun 2022 yang terdapat 15 laporan pengaduan 15 whistleblower complaint reports that met the criteria for
pelanggaran dari whistleblower yang memenuhi kriteria follow-up.
untuk ditindalanjuti.
Jumlah Pengaduan-Number of Complaints
Tahun Jumlah
2023 0
2022 15
2021 19
Page 115
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
113
Penghargaan GCG Tahun 2023
GCG Award 2023
Pada tahun 2023, Bank Sulselbar mendapat penghargaan In 2023, Bank Sulselbar received an award
1. Bank Sulselbar atas Kontribusi Membayar PPH dan 1. Bank Sulselbar for the Largest Contribution to Paying
PPN Terbesar di Kantor Wilayah Direktorat Jendral PPH and VAT at the Regional Office of the Directorate
Pajak Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara General of Taxes for South, West and Southeast
Sulawesi
2. Top Business atas kategori TOP CSR Award 2. Top Business in the TOP CSR Award category
3. Dimensi Tatanan Institusi Bank Pembangunan Daerah 3. Dimensions of the Institutional Structure of the Best
Terbaik Regional Development Bank
4. Sertifikat “Anti Bribery Management System – SNI ISO 4. “Anti Bribery Management System - SNI ISO
37001:2016” tentang pelaksanaan Sistem Manajemen 37001:2016” certificate regarding the implementation
Anti Penyuapan (SMAP) dari Royal Charter of the Anti Bribery Management System (SMAP) from
Royal Charter
[GRI 2-29] [5.d.2.] [E.4.] [A.2.5.4.]
Pelibatan Pemangku Kepentingan
Stakeholder Involvement
Dalam menjalankan usahanya, Bank Sulselbar memiliki In carrying out its business, Bank Sulselbar has several
sejumlah pemangku kepentingan. Bank Sulselbar stakeholders. Bank Sulselbar defines stakeholders as
mendefinisikan pemangku kepentingan (stakeholders) entities or individuals who are affected by the Bank’s
sebagai entitas atau individu yang terpengaruh oleh kegiatan, activities, products, and services. On the other hand,
produk, dan jasa Bank. Di sisi lain, keberadaan mereka their presence also influences Bank Sulselbar in realizing
juga memengaruhi Bank Sulselbar dalam mewujudkan successful strategy implementation and achieving
keberhasilan penerapan strategi dan pencapaian tujuan sustainability goals. Stakeholder involvement is directed at
keberlanjutan. Pelibatan pemangku kepentingan diarahkan the Bank’s interests by paying attention to corporate social
pada kepentingan Bank dengan memperhatikan tanggung responsibility, concern for environmental issues, and paying
jawab sosial Perusahaan, kepedulian terhadap masalah- attention to the priority scale in building communication with
masalah lingkungan, serta memperhatikan skala prioritas various strategic partners.
dalam membangun komunikasi dengan berbagai mitra
strategis.
Bank Sulselbar menggunakan berbagai metode dalam Bank Sulselbar uses various methods to identify
mengidentifikasi pemangku kepentingan. Keragaman stakeholders. This diversity of methods is carried out to
metode ini dilakukan demi memastikan aspirasi dan ensure that aspirations and input from the Company’s
masukan dari pemangku kepentingan Perusahaan yang dispersed stakeholders can be captured effectively and
tersebar dapat ditangkap dengan efektif dan efisien efficiently so that Bank Sulselbar can act and take the best
sehingga Bank Sulselbar dapat bertindak dan mengambil action steps for all parties. The company always ensures
langkah aksi yang terbaik bagi semua pihak. Perusahaan that in every engagement, especially those involving many
senantiasa memastikan disetiap pelibatan, khususnya stakeholders, representatives from each stakeholder group
yang melibatkan banyak pemangku kepentingan, wakil are present and well represented. The stakeholders and
dari setiap kelompok pemangku kepentingan hadir dan their involvement in 2023 can be described as follows:
terwakili dengan baik. Para pemangku kepentingan dan
keterlibatannya pada tahun 2023 dapat digambarkan
sebagai berikut:
Page 116
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
114 Bank Sulselbar
Daftar Pemangku Metode Pelibatan Topik dan Masalah yang Frekuensi
No Engaging Method Topics and Issues Discussed
Kepentingan Dibahas
1. Pemegang - Rapat Umum - Informasi kinerja Saat - General Meeting - Information on the annual
Saham Pemegang Saham tahunan Bank Sulselbar diperlukan, of Shareholders performance of Bank
- Rapat Umum - Besarnya pendapatan minimal satu - Extraordinary Sulselbar
Pemegang Saham yang diperoleh kali dalam General Meeting - The amount of income
Luar Biasa - Laba/Rugi Perusahaan setahun of Shareholders earned
- Investor Meeting dan penggunaannya - Investors - Company Profit/Loss and its
- Laporan Tahunan, - Kinerja Keberlanjutan Meeting use
Laporan GCG, - Aksi korporasi - Annual Report, - Sustainability Performance
dan Laporan - Informasi terkait GCG Report, and - Corporate action
Keberlanjutan perubahan struktur Sustainability - Information related to
manajemen Rep changes in management
structure
2. Regulator: Bank - Pelaporan - Memberikan informasi Saat - Compliance - Provide information
Indonesia, pelaksanaan ihwal kepatuhan diperlukan, implementation regarding compliance
Otoritas Jasa kepatuhan dan terhadap ketentuan minimal satu reports and with applicable laws and
Keuangan, Dewan notifikasi pada perundang-undangan kali dalam notifications to regulations; submit RBB to
Syariah Nasional Bank Indonesia yang berlaku; setahun Bank Indonesia BI; submit RAKB to OJK
dan OJK menyerahkan RBB ke and OJK - Delivering information about
- Pelaporan BI; menyerahkan RAKB - Reporting on the level of compliance with
kepatuhan aspek ke OJK compliance with sharia principles
syariah pada - Menyampaikan sharia aspects
Dewan Syariah informasi ihwal tingkat to the National
Nasional kepatuhan terhadap Sharia Council
prinsip-prinsip syariah
3. Pegawai - Media Internal - Melakukan sosialisasi - Saat - Internal Media - Conducting socialization
- Survei Kepuasan ihwal kebijakan dan diperlukan - Employee on policies and strategies
Pegawai strategi yang berkaitan - Minimal satu Satisfaction related to staffing
- Pembahasan dengan kepegawaian kali dalam Survey - Measure the level of
Perjanjian Kerja - Mengukur tingkat setahun - Discussion of employee satisfaction and
Bersama (PKB) kepuasan pegawai - Reviu setiap Collective Labor capture their expectations
- Pelatihan, dan menjaring harapan tahun Agreement (PKB) - Creating a conducive
workshop, sharing mereka - Saat - Training, working climate to create
session, dan - Menciptakan iklim kerja diperlukan workshops, a harmonious bipartite
seminar berkala yang kondusif sehingga sharing sessions, relationship
tercipta hubungan and periodic - Training and competency
bipartit yang harmonis seminars development
- Pelatihan dan
pengembangan
kompetensi
4. Nasabah - Layanan Call - Memberi layanan dan - Setiap Saat - Call Center - Provide services and
Centre; phone menanggapi keluhan - Minimal satu Services; phone respond to customer
banking; email; pengaduan nasabah kali dalam banking; e-mail; complaints
brosur, leaflet, dll - Menjaring pendapat setahun brochures, - Obtaining opinions on
- Survei Kepuasan ihwal kepuasan - Saat leaflets, etc. customer satisfaction and
Pelanggan nasabah dan upaya diperlukan - Customer the necessary improvement
- Website Bank perbaikan yang satisfaction efforts
Sulselbar dan diperlukan survey - Banking socialization and
Frontline - Sosialisasi dan edukasi - Bank Sulselbar education and providing
perbankan dan and Frontline information about the Bank
penyediaan informasi Websites
ihwal Bank
5. Mitra Usaha - Gathering, seminar - Perolehan kontrak Saat diperlukan - Gatherings, - Contract acquisition
dan workshop - Evaluasi penyedia jasa seminars, and - Evaluation of service
dan pemasok workshops providers and suppliers
- Informasi terkait - Information related to the
kebijakan pengadaan policy of procurement of
barang dan jasa dari goods and services from the
Biro Supply Chain Supply Chain Management
Management Bureau
6. Komunitas Kerja sama strategis - Kondisi lingkungan Saat diperlukan Strategic - The condition of the
Masyarakat dan untuk menjalankan tempat tinggal mereka, cooperation to environment where they live,
Lainnya program-program terutama yang carry out Corporate especially those close to the
Tanggung Jawab berdekatan dengan Responsibility Sulselbar bank project site
Perusahaan, baik di lokasi proyek bank programs, both - Optimizing the achievement
bidang sosial maupun Sulselbar in the social and of the Company’s CSR
lingkungan - Mengoptimalkan environmental fields program
pencapaian program - Livelihood
CSR Perusahaan
- Mata pencaharian
Page 117
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
115
Daftar Pemangku Metode Pelibatan Topik dan Masalah yang Frekuensi
No Engaging Method Topics and Issues Discussed
Kepentingan Dibahas
7. Media massa - Siaran Pers Memberikan informasi Saat - Press conference Providing information related to
- Keterbukaan terkait bisnis perbankan diperlukan; - Information the banking business that the
Informasi yang perlu diketahui oleh sesuai jadwal Disclosure public needs to know
- Kerja Sama publik yang ditetapkan - Program
Pelaksanaan perusahaan Implementation
Program Cooperation
- Gathering - Gathering
8. Pemasok Gathering, seminar, Hubungan saling Saat Gathering, seminar, Mutually beneficial
dan workshop menguntungkan dengan diperlukan; dan workshop relationships with suppliers
pemasok dan proses sesuai jadwal and a fair and transparent
pengadaan barang yang ditetapkan procurement process for goods
dan jasa yang adil dan perusahaan and services
transparan
Page 118
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023 116 Bank Sulselbar [GRI 201; 203] [6.a.; 6.b.1.; 6.b.2.] [F.1.; F.2.; F.3.] Menjaga Pertumbuhan Berkelanjutan Maintaining Sustainable Growth
Page 119
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
117
Bank Sulselbar berkomitmen penuh untuk mengoptimalkan
kinerja dan pelayanan guna ikut berpartisipasi dan
mendukung percepatan pembangunan ekonomi nasional
terutama di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi
Barat sekaligus meningkatkan kesejahteraan kehidupan
masyarakat selaras dengan rumusan tujuan keberlanjutan
pada aspek ekonomi.
Bank Sulselbar is fully committed to optimizing performance and
services to participate in and support the acceleration of national
economic development, especially in the South Sulawesi and West
Sulawesi regions while improving the welfare of people’s lives in line
with the formulation of sustainability goals in the economic aspect.
[GRI 201; 203] [6.a.] [F.1.]
Membangun Budaya Keberlanjutan
Building a Culture of Sustainability
Isu keberlanjutan dan perubahan iklim merupakan The issues of sustainability and climate change are global
permasalahan global yang harus ditangani bersama oleh problems that must be addressed jointly by all levels of
seluruh lapisan masyarakat. Keterlibatan dalam mengelola society. Involvement in managing this issue is not only
isu ini tidak hanya bermanfaat bagi dunia global, namun beneficial for the global world but also for the Company
juga bagi Perusahaan itu sendiri, karena hal ini dapat itself, because this can help build trust and maintain the
membantu membangun kepercayaan dan menjaga continuity of the Company’s business. Realizing this, Bank
kelangsungan usaha Perusahaan. Menyadari hal tersebut, Sulselbar is committed to establishing sustainability values
Bank Sulselbar berkomitmen menetapkan nilai-nilai dan and strategies in all its business and company operations,
strategi keberlanjutan dalam seluruh bisnis dan operasional as well as building a culture of sustainability at all levels of
perusahaannya, serta membangun budaya keberlanjutan the Bank’s organization.
ke dalam seluruh lapisan organisasi Bank.
Page 120
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023 118 Bank Sulselbar Bagi Bank Sulselbar, keberlanjutan adalah bagaimana Kami For Bank Sulselbar, sustainability is how we can use and dapat menggunakan dan memberdayakan semua potensi empower all the potential and resources we must continue dan sumber daya yang Kami miliki untuk terus tumbuh, to grow, transform, and innovate, to ensure the continuity terus bertransformasi dan berinovasi, guna memastikan of our responsibilities and positive role in the lives of today kesinambungan tanggung jawab dan peran positif Kami and future generations. This is our basis for carrying out untuk kehidupan saat ini dan generasi masa depan. Hal business and operational activities by paying attention tersebut menjadi dasar Kami untuk menjalankan kegiatan to various aspects that support sustainability, namely bisnis dan operasional dengan memperhatikan berbagai economic aspects, social aspects, environmental aspects, aspek yang mendukung keberlanjutan, yakni aspek and governance. ekonomi, aspek sosial, aspek lingkungan, dan tata kelola. Apalagi Bank Sulselbar berperan penting dalam Moreover, Bank Sulselbar plays an important role pembangunan berkelanjutan di wilayah Sulselbar, baik in sustainable development in the Sulselbar region, secara langsung maupun tidak langsung. Sebagai salah both directly and indirectly. As one of the providers of satu penyedia produk dan layanan jasa perbankan bagi banking products and services for the people of South masyarakat Sulselbar, Bank Sulselbar menyadari bahwa Sulawesi, Bank Sulselbar realizes that the Bank’s positive kinerja positif Bank tidak hanya diukur dari pertumbuhan performance is not only measured by business growth dan kinerja bisnis semata. Kelestarian lingkungan, and performance alone. Environmental sustainability, pemberdayaan masyarakat, kesejahteraan pegawai, dan community empowerment, employee welfare, and customer kepuasan nasabah merupakan bagian dari kinerja positif satisfaction are part of the Bank’s positive performance dan kunci keberhasilan Bank. Seluruh insan Bank Sulselbar and are key to success. All Bank Sulselbar employees harus bersinergi menjalankan tata nilai Perusahaan, must work together to implement the Company’s values, budaya peduli lingkungan, dan mencapai target efisiensi a culture of environmental care, achieve efficiency targets, dan bertanggung jawab untuk menyalurkan pembiayaan and be responsible for channeling financing by sustainable yang sesuai prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan. financial principles. Manajemen menyadari, tantangan dalam pelaksanaan Management is aware that challenges in implementing keuangan berkelanjutan dapat muncul dari lingkup internal sustainable finance can arise from internal and external maupun eksternal. Dari internal, yaitu pemahaman isu scope. Internally, namely understanding environmental, lingkungan, ekonomi, dan sosial dalam proses pengambilan economic, and social issues in the decision-making process keputusan pemberian kredit, termasuk sinergi menjalankan for granting loans, including synergy in implementing tata nilai perusahaan, budaya peduli lingkungan, dan company values, a culture of environmental care, and mencapai target efisiensi. Sedangkan dari lingkup achieving efficiency targets. Meanwhile, from the external eksternal terkait kejelasan regulasi pelaksanaan keuangan scope, it is related to clarity in regulations for implementing berkelanjutan serta kepastian hukum pada kegiatan sustainable finance and legal certainty in business activities usaha yang berpotensi meningkatkan risiko finansial bagi that have the potential to increase financial risks for financial lembaga keuangan yang memberikan kredit/pembiayaan. institutions that provide Lending/Financing. Therefore, Karena itu, penting kiranya untuk memberikan pemahaman it is important to provide understanding and education dan edukasi terkait isu Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola regarding Environmental, Social, and Governance (ESG) (LST), proses integrasi risiko, serta faktor ketidakpastian issues, risk integration processes, as well as uncertainty kondisi sosio-ekonomi dan regulasi yang memengaruhi factors in socioeconomic and regulatory conditions that pengambilan keputusan dan risk appetite Bank kepada influence decision making and the Bank’s risk appetite to seluruh pemangku kepentingan. all stakeholders.
Page 121
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
119
[GRI 201; 203] [6.a.; 6.b.1.; 6.b.2.] [F.1.; F.2.; F.3.]
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
Tinjauan Ekonomi dan Perbankan Tahun 2023
Economic and Banking Review 2023
Tahun 2023 ditutup dengan kondisi perekonomian global The year 2023 closes with global economic conditions
yang masih diliputi dengan berbagai tantangan, mulai dari which are still filled with various challenges, ranging
potensi pelambatan ekonomi, peningkatan tensi geopolitik from the potential for an economic slowdown, increasing
di beberapa kawasan karena konflik Rusia-Ukraina dan geopolitical tensions in several regions due to the Russia-
kekerasan di Jalur Gaza, risiko inflasi, hingga perubahan Ukraine conflict and violence in the Gaza Strip, the risk of
iklim. inflation, to climate change.
Indikator perekonomian menunjukkan moderasi Economic indicators show moderation in economic growth
pertumbuhan ekonomi di beberapa negara, khususnya in several countries, especially the European Union and
Uni Eropa dan Tiongkok. Perlambatan pertumbuhan China. Slowing economic growth pushed inflation down
ekonomi mendorong inflasi turun mendekati target inflasi closer to the inflation target, thereby providing room for
sehingga memberikan ruang bagi bank sentral untuk the central bank to be more accommodative. In the US,
lebih akomodatif. Di AS, The Fed mengisyaratkan akan the Fed indicated that it would reduce the policy interest
menurunkan suku bunga kebijakan sebesar 75 bps di 2024 rate by 75 bps in 2024 with the market assessing that the
dengan pasar menilai ekonomi AS masih cukup resilient US economy is still quite resilient and is not expected to
dan diperkirakan tidak akan mengalami resesi. experience a recession.
Namun demikian, pasar masih mencermati perkembangan However, the market is still paying close attention to future
geopolitik ke depan, seperti eskalasi ketegangan di geopolitical developments, such as the escalation of
laut merah imbas dari konflik Palestina-Israel, serta tensions in the Red Sea as a result of the Palestinian-Israeli
penyelenggaraan pemilihan umum yang mencakup 50% conflict, as well as the holding of general elections covering
populasi dunia terutama di beberapa negara utama seperti 50% of the world’s population, especially in several major
AS, Uni Eropa, India, dan Taiwan. countries such as the US, European Union, India, and
Taiwan.
Di dalam negeri, tahun 2023 menjadi tahun penuh tantangan Domestically, 2023 will be a year full of challenges for the
bagi perekonomian Indonesia. Namun, di tengah badai Indonesian economy. However, amidst the global economic
ekonomi global dan inflasi yang tinggi, Indonesia masih storm and high inflation, Indonesia is still showing resilience.
menunjukkan ketangguhan. Kapal ekonomi Indonesia Indonesia’s economic ship continues to sail, even though it
terus melaju, meski diterpa gelombang ketidakpastian. is hit by waves of uncertainty.
Pertumbuhan ekonomi melambat menjadi 5,05%, sedikit Economic growth slowed to 5.05%, slightly lower than in
lebih rendah dari tahun 2022 yang mencapai 5,31%. 2022 which reached 5.31%. National economic growth
Pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang tahun 2023 throughout 2023 will be able to exceed several peer
mampu melampaui beberapa negara peers seperti countries such as Malaysia (3.77%) and South Korea
Malaysia (3,77%) dan Korea Selatan (1,36%), serta lebih (1.36%), as well as being higher than the economic growth
tinggi dari pertumbuhan ekonomi negara G-20 seperti AS of G-20 countries such as the US (2.5%), France (0.9%)
(2,5%), Perancis (0,9%) maupun Jerman yang mengalami and Germany which experienced a contraction (-0.3%).
kontraksi (-0,3%).
Di tengah kondisi ketidakpastian global, industri perbankan Amid conditions of global uncertainty, the Indonesian
Indonesia pada tahun 2023 tetap resilien dan berdaya banking industry in 2023 will remain resilient and strongly
saing kuat didukung permodalan perbankan yang tetap competitive, supported by banking capital that remains
solid dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) industri solid with the banking industry’s Capital Adequacy Ratio
perbankan yang tinggi mencapai 27,69%. Kinerja (CAR) reaching 27.69%. Intermediation performance in
intermediasi pada tahun 2023 tumbuh positif dengan kredit 2023 will grow positively with banking Loan reaching IDR
Page 122
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023 120 Bank Sulselbar perbankan mencapai Rp7.090 triliun, tumbuh sebesar 7,090 trillion, growing by 10.38% yoy, with the highest 10,38% yoy, dengan pertumbuhan tertinggi terjadi pada growth occurring in working capital Loan and investment kredit modal kerja dan kredit investasi masing-masing Loans at 10.05% yoy and 12.26% yoy respectively. sebesar 10,05% yoy dan 12,26% yoy. Seiring pemulihan pertumbuhan perekonomian nasional, As national economic growth recovers, the amount of jumlah kredit restrukturisasi Covid-19 melanjutkan tren COVID-19 restructuring Loans continues its downward penurunan menjadi sebesar Rp265,8 triliun (Des 2022: trend to IDR 265.8 trillion (Dec 2022: IDR 469.2 trillion). Rp469,2 triliun). Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) Meanwhile, Third Party Funds (TPF ) in 2023 will reach pada tahun 2023 mencapai Rp8.458 triliun, tumbuh IDR 8,458 trillion, growing 3.73% yoy, mainly supported by 3,73% yoy, terutama didukung pertumbuhan giro yang demand deposit growth which reached 4.57% yoy. Loan mencapai 4,57% yoy. Kualitas kredit tetap terjaga dengan quality is maintained with a gross non-performing loan rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) gross (NPL) ratio of 2.19%. sebesar 2,19%. Perekonomian dan Perbankan Sulselbar South and West Sulawesi Economy and Banking Sulawesi Selatan South Sulawesi Ekonomi Sulawesi Selatan (Sulsel) tercatat hanya The economy of South Sulawesi (Sulsel) recorded growth tumbuh 3,79% (yoy) pada Triwulan IV 2023, lebih rendah of only 3.79% (yoy) in the fourth quarter of 2023, lower dibandingkan Triwulan III 2023 yang tumbuh 4,05% (yoy). than the third quarter of 2023 which grew 4.05% (yoy). Dengan demikian pertumbuhan ekonomi Sulsel hanya Thus, South Sulawesi’s economic growth will only grow tumbuh 4,51% pada tahun 2023, lebih rendah dibandingkan 4.51% in 2023, lower than the previous year’s growth of tahun sebelumnya yang tumbuh sebesar 5,09% (yoy). 5.09% (yoy). This slowdown was caused by the impact of Perlambatan tersebut disebabkan oleh dampak El El Nino which restrained the performance of LU Agriculture Nino yang menahan kinerja LU Pertanian dan Industri and Processing Industries. From the external side, the Pengolahan. Dari sisi eksternal, perlambatan disebabkan slowdown was caused by the economic activity of trading oleh aktivitas ekonomi negara mitra dagang yang masih partner countries which was still hampered. tertahan. Dari sisi pengeluaran, perlambatan pertumbuhan ekonomi From the expenditure side, the slowdown in annual secara tahunan pada Triwulan IV 2023 dipengaruhi oleh economic growth in the fourth quarter of 2023 is influenced kinerja ekspor dan impor yang menurun. Namun demikian, by the declining performance of exports and imports. penurunan pertumbuhan yang lebih dalam tertahan oleh However, a deeper decline in growth was restrained by peningkatan kinerja konsumsi swasta, pemerintah, dan improvements in the performance of private consumption, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB). government, and Gross Fixed Capital Formation (PMTB). Dari sisi penawaran, perlambatan ekonomi Sulawesi From the supply side, the economic slowdown in South Selatan Triwulan IV 2023 terutama bersumber dari Sulawesi in the fourth quarter of 2023 mainly originates kontraksi LU Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, LU from the contraction of the Agriculture, Forestry, and Industri Pengolahan, dan LU Perdagangan. Pada LU Fisheries LU, the Processing Industry LU, and the Trade Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, terjadinya fenomena LU. In the Agriculture, Forestry, and Fisheries LU, the El El Nino berdampak pada penurunan produksi komoditas Nino phenomenon has an impact on decreasing production padi dan rumput laut. Lebih lanjut, penurunan produksi of rice and seaweed commodities. Furthermore, the decline industri makanan dan industri logam dasar memengaruhi in production in the food industry and basic metal industry penurunan kinerja industri pengolahan. Namun demikian, influenced the decline in the performance of the processing pertumbuhan LU Pertambangan dan LU Konstruksi industry. However, growth in Mining LU and Construction menahan perlambatan ekonomi yang lebih dalam. LU prevented a deeper economic slowdown.
Page 123
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
121
Kinerja stabilitas sistem keuangan Sulawesi Selatan sendiri The stability of South Sulawesi’s financial system remains
tetap terjaga di tengah perlambatan laju pertumbuhan maintained amidst the slowing rate of economic growth.
ekonomi. Penyaluran pinjaman ke sektor Rumah Tangga Loan distribution to the household sector was recorded to
tercatat meningkat yang diikuti dengan peningkatan increase, followed by an increase in corporate Lending.
penyaluran kredit korporasi. Di tengah perkembangan Amid these developments, Loan quality as reflected in NPL
tersebut, kualitas kredit yang tercermin pada NPL masih is still maintained below the 5% threshold.
terjaga di bawah ambang batas 5%.
Secara keseluruhan, kinerja perbankan mengalami Overall, banking performance experienced a decline in the
penurunan pada triwulan laporan. ROA (Return on Asset) dan reporting quarter. ROA (Return on Assets) and ROE (Return
ROE (Return on Equity) tercatat lebih rendah dibandingkan on Equity) were recorded lower compared to reports in the
laporan pada triwulan sebelumya. Sejalan dengan itu, previous quarter. In line with this, the operating expenses to
rasio beban operasional pendapatan operasional (BOPO) operating income ratio (OEOI) was recorded to be higher
tercatat lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya yang compared to the previous quarter, which was influenced by
dipengaruhi oleh peningkatan beban operasional yang jauh an increase in operating expenses which was much greater
lebih besar daripada peningkatan pendapatan operasional. than the increase in operating income.
Penyaluran kredit dari perbankan kepada UMKM Lending from banks to MSMEs experienced a decline in the
mengalami penurunan pada triwulan laporan. Meskipun reporting quarter. However, the ratio of MSME Lending by
demikian, rasio penyaluran kredit UMKM oleh perbankan banks in South Sulawesi has reached 35.53% of the total
di Sulawesi Selatan telah mencapai 35,53% terhadap total Loan in the reporting quarter or has exceeded the target
kredit pada triwulan laporan atau telah melampaui target proportion of bank Lending to MSMEs of 30% in 2023.
proporsi penyaluran kredit perbankan kepada UMKM Furthermore, fintech financing has increased accompanied
sebesar 30% pada 2023. Lebih lanjut, pembiayaan fintech by a declining risk of failure to complete payment obligations
meningkat yang diiringi dengan penurunan risiko kelalaian compared to the previous period.
penyelesaian kewajiban bayar dibandingkan periode
sebelumnya.
Sulawesi Barat West Sulawesi
Pada Triwulan IV 2023, pertumbuhan ekonomi Sulawesi In the fourth quarter of 2023, West Sulawesi’s economic
Barat tercatat sebesar 4,44% (yoy), lebih rendah dari growth was recorded at 4.44% (yoy), lower than the third
Triwulan III 2023 yang mampu tumbuh mencapai 6,91% quarter of 2023 which was able to grow at 6.91% (yoy).
(yoy). Perlambatan kinerja dari komponen pengeluaran The slowdown in the performance of the expenditure
disebabkan oleh penurunan pertumbuhan pada komponen component was caused by a decline in growth in the Export
Ekspor dan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau and Gross Fixed Capital Formation (PMTB) or Investment
Investasi. Penurunan kinerja Ekspor dipengaruhi oleh components. The decline in export performance was
kecenderungan para eksportir untuk melakukan pengalihan influenced by the tendency of exporters to divert from
dari pasar ekspor ke pasar domestik sekaligus merupakan the export market to the domestic market and was also a
respon dari penurunan rerata harga global komoditas response to the decline in the average global price of CPO
CPO pada triwulan laporan, sedangkan menurunnya commodities in the reporting quarter, while the decline in
pertumbuhan investasi pada triwulan laporan secara umum investment growth in the reporting quarter was generally
dipengaruhi oleh penurunan realisasi belanja modal di influenced by the decline in capital expenditure realization
Sulawesi Barat. in West Sulawesi.
Dari sisi usaha (LU), deselerasi pertumbuhan diakibatkan From the business side (LU), the deceleration of growth
oleh perlambatan pertumbuhan pada LU Pertanian, was caused by slowing growth in the Agriculture, Forestry,
Kehutanan, dan Perikanan serta LU Konstruksi. and Fisheries LU and the Construction LU. The decline
Penurunan pertumbuhan pada LU Pertanian, Kehutanan, in growth in the Agriculture, Forestry, and Fisheries LU
dan Perikanan pada triwulan pelaporan dipengaruhi oleh in the reporting quarter was influenced by the decline in
Page 124
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023 122 Bank Sulselbar menurunnya produksi padi akibat iklim cuaca El Nino yang rice production due to the El Nino weather climate which menyebabkan pergseran masa panen padi di Sulawesi caused the rice harvest period in West Sulawesi to shift 1-3 Barat selama 1-3 bulan lebih lambat. Pada LU Konstruksi months later. LU Construction experienced a slowdown in mengalami perlambatan seiring dengan penurunan line with the decline in growth in the realization of Capital pertumbuhan realisasi Belanja Modal pada APBD Provinsi Expenditures in the West Sulawesi Province APBD. Sulawesi Barat. Dari perspektif regional Pulau Sulawesi, pertumbuhan From a regional perspective on Sulawesi Island, West ekonomi Sulawesi Barat tercatat menjadi yang kedua Sulawesi’s economic growth was recorded as the second terendah kedua jika dibandingkan dengan provinsi lainnya lowest when compared to other provinces on Sulawesi di Pulau Sulawesi. Terdapat 3 (tiga) provinsi di Pulau Island. 3 (three) provinces on Sulawesi Island recorded Sulawesi yang mencatatkan peningkatan pertumbuhan an increase in economic growth in the fourth quarter of ekonomi pada triwulan IV 2023, yakni Sulawesi Tengah, 2023, namely Central Sulawesi, Southeast Sulawesi, and Sulawesi Tenggara, dan Gorontalo yang mana Provinsi Gorontalo, where Central Sulawesi Province recorded Sulawesi Tengah mencatatkan pertumbuhan ekonomi the highest economic growth on Sulawesi Island, namely tertinggi di Pulau Sulawesi, yakni sebesar 9,73% (yoy). 9.73% (yoy). On the other hand, there are also 3 (three) Di sisi lain, terdapat juga 3 (tiga) provinsi yang mengalami provinces experiencing slowing economic growth, namely perlambatan pertumbuhan ekonomi, yaitu Sulawesi Utara, North Sulawesi, West Sulawesi, and South Sulawesi where Sulawesi Barat, dan Sulawesi Selatan di mana Sulawesi South Sulawesi was recorded as having the smallest Selatan tercatat memiliki pertumbuhan terkecil di Pulau growth on Sulawesi Island, namely 3.79% (yoy). Sulawesi, yakni sebesar 3,79% (yoy). Dana simpanan perseorangan masih menjadi pembentuk Individual savings funds are still the main form of banking utama DPK Perbankan di Sulawesi Barat. Pada triwulan deposits in West Sulawesi. In the fourth quarter of 2023, IV 2023, pangsa DPK perseorangan perbankan di the share of individual banking deposits in West Sulawesi Sulawesi Barat mencapai 87,69% dari total DPK yang ada will reach 87.69% of the total deposits in West Sulawesi. di Sulawesi Barat. Angka tersebut terpantau mengalami This figure was observed to have increased compared to peningkatan dibandingkan dengan Triwulan III 2023 the third quarter of 2023 which recorded a share of 81.47%. yang mencatatkan pangsa sebesar 81,47%. Peningkatan The increase in share was driven by a significant increase pangsa tersebut didorong oleh adanya peningkatan in one of the instruments that form individual TPF , namely signifikan pada salah satu instrumen pembentuk DPK personal savings. The increase in the growth of public perseorangan, yakni tabungan perseorangan. Peningkatan savings is driven by the increasing level of willingness to pertumbuhan tabungan masyarakat didorong oleh faktor buy in West Sulawesi in line with the price of FFB which is semakin besarnya tingkat willingness to buy masyarakat on an upward trend throughout the fourth quarter of 2023. di Sulawesi Barat seiring dengan harga TBS yang berada dalam tren peningkatan sepanjang Triwulan IV 2023. Lalu, pertumbuhan kredit konsumsi rumah tangga tercatat Then, household consumption Loan growth was recorded tumbuh lebih baik pada Triwulan IV 2023 sebesar 17,00% to grow better in the fourth quarter of 2023 at 17.00% (yoy), (yoy), meningkat dari triwulan sebelumnya sebesar 2,07% an increase from the previous quarter of 2.07% (yoy). (yoy). Peningkatan tingkat pertumbuhan kredit konsumsi This increase in the growth rate of consumption Loans ini hampir terjadi pada semua jenis kredit, utamanya Kredit occurred in almost all types of Loans, especially Apartment Pemilikan Apartemen (KPA), Kredit Kendaraan Bermotor, Ownership Loans (KPA), Motor Vehicle Loans, and dan Kredit Multiguna. Secara umum, adanya peningkatan Multipurpose Loans. In general, the increase in household penyaluran kredit konsumsi rumah tangga pada periode consumption Lending in the reporting period was driven pelaporan didorong oleh faktor stabilnya harga barang by stable prices of goods and services as reflected in the dan jasa yang tercermin dari tingkat inflasi pada triwulan inflation rate in the reporting quarter. laporan.
Page 125
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
123
Kemudian, penyaluran kredit pada UMKM turut tumbuh Then, Lending to MSMEs also increased in the fourth
meningkat pada triwulan IV 2023 yang tercatat sebesar quarter of 2023 which was recorded at 12.76% (yoy) or
12,76% (yoy) atau meningkat dari triwulan III 2023 yang an increase from the third quarter of 2023 which grew by
tumbuh sebesar 11,24% (yoy) sejalan dengan peningkatan 11.24% (yoy) in line with the increase in nominal Loan
nominal kredit yang disalurkan kepada pelaku industri mikro distributed to micro industry players. and middle school in
dan menengah di Sulawesi Barat. Rasio kredit bermasalah West Sulawesi. The ratio of non-performing loans or NPL
atau NPL kredit konsumsi berada di bawah batas 5% for consumption Loans was below the 5% limit in the fourth
pada Triwulan IV 2023 yang sebesar 0,94% atau sedikit quarter of 2023, which was 0.94%, or a slight decrease
mengalami penurunan dibandingkan Triwulan III 2023 compared to the third quarter of 2023 which was 1.03%. In
sebesar 1,03%. Sejalan dengan NPL kredit konsumsi, NPL line with consumption Loan NPLs, corporate NPLs recorded
pada korporasi mencatatkan angka NPL sebesar 7,21%, an NPL figure of 7.21%, or recorded lower than the previous
atau tercatat lebih rendah dibandingkan dengan triwulan quarter which was 7.66% in line with the decline in NPLs in
sebelumnya yang sebesar 7,66% seiring penurunan NPL all economic sectors in West Sulawesi.
pada semua sektor perekonomian di Sulawesi Barat.
Strategi dan Kebijakan Bank
Bank Strategy and Policy
Rencana Strategis sangat diperlukan sebagai acuan dalam A Strategic Plan is very necessary as a reference in business
pengembangan bisnis untuk mendorong kinerja Perseroan development to encourage the Company’s performance to
agar terus bertumbuh dan berkelanjutan. Bank Sulselbar continue to grow and be sustainable. Bank Sulselbar has
telah menyusun Rencana Strategis dalam bentuk Rencana prepared a Strategic Plan in the form of a Corporate Plan
Korporasi (corporate plan) dan Rencana Bisnis (business and a Business Plan by the Company’s vision and mission.
plan) sesuai dengan visi dan misi Perseroan.
Rencana Korporasi disusun dalam bentuk Rencana The Corporate Plan is prepared in the form of a Long Term
Jangka Panjang (RJP) yang berisi perencanaan untuk Plan (RJP) which contains planning for more than 5 years,
jangka waktu lebih dari 5 tahun, sementara Rencana Bisnis while the Business Plan is prepared in the form of a Bank
disusun dalam bentuk Rencana Bisnis Bank (RBB) yang Business Plan (RBB) which has a period of 3 years. Bank
berjangka waktu 3 tahun. Kegiatan usaha Bank Sulselbar Sulselbar’s short-term business activities are targeted to
periode jangka pendek ditargetkan dilaksanakan dalam 1 be implemented in 1 (one) year, namely 2023, with the
(satu) tahun, yaitu tahun 2023, dengan tema “Tumbuh dan theme “Growing and Competitive through Sharia First and
Berdaya Saing melalui Sharia First dan Digitalisasi”. Target Digitalization”. Bank Sulselbar’s short-term target will focus
jangka pendek Bank Sulselbar akan fokus pada strategi on strategies that encourage financial growth, and improve
yang mendorong pertumbuhan finansial, peningkatan internal business processes, customers, and learning and
internal business process, customer, dan learning and growth.
growth.
Kebijakan manajemen Bank Sulselbar tahun 2023 Bank Sulselbar’s management policy for 2023 is formulated
dirumuskan berdasarkan rencana jangka panjang Bank based on Bank Sulselbar’s long-term plan (Corporate Plan)
Sulselbar (Corporate Plan) 2021-2025 adalah sebagai 2021-2025 and is as follows:
berikut:
1. Setting Foundation to Growth (2023) 1. Setting Foundation to Growth (2023)
Pada tahun 2023, Bank Sulselbar akan melaksanakan In 2023, Bank Sulselbar will carry out the conversion to
konversi menjadi Bank Umum Syariah. Sehingga pada become a Sharia Commercial Bank. So that in this year
tahun tersebut kebijakan manajemen akan berfokus management policy will focus on ensuring the Bank’s
pada memastikan kesiapan Bank dari berbagai readiness in various business aspects so that in the
aspek bisnis agar kedepannya mampu menjalankan future it will be able to carry out business operations
operasional bisnis secara efektif dan efisien, serta effectively and efficiently, and be able to encourage
mampu mendorong pertumbuhan. growth.
Page 126
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
124 Bank Sulselbar
2. Bounce Back (2024) 2. Bounce Back (2024)
Setelah di tahun sebelumya menetapkan fondasi After setting the foundation for sharia banking in the
sebagai perbankan syariah, di tahun 2024 kebijakan previous year, in 2024 Bank Sulselbar’s management
manajemen Bank Sulselbar akan berfokus untuk policy will focus on ensuring business activities return
memastikan aktivitas bisnis kembali berjalan normal. to normal. So that Bank Sulselbar’s performance can
Sehingga performa Bank Sulselbar dapat kembali ke return to its initial condition, namely the condition in
kondisi awal yaitu kondisi pada tahun 2022. 2022.
3. Back on Track (2025) 3. Back on Track (2025)
Pada tahun 2025, kebijakan manajemen akan berfokus In 2025, management policy will focus on encouraging
pada mendorong pertumbuhan Bank Sulselbar sebagai the growth of Bank Sulselbar as a Sharia Commercial
Bank Umum Syariah. Di mana konversi bukanlah Bank. Where conversion is not an obstacle, but an
menjadi hambatan, namun menjadi akselerasi acceleration of growth for Bank Sulselbar in the future
pertumbuhan bagi Bank Sulselbar ke depannya dengan by serving segments that have not been served by
melayani segmen yang belum terlayani perbankan conventional banking.
konvensional.
[GRI 201; 201-1] [6.b.1.; 6.b.2.] [F.2.; F.3.]
Kinerja Bank Sulselbar 2023
Bank Sulselbar Performance 2023
Situasi ekonomi yang melambat menjadi salah satu faktor The slowing economic situation is one of the factors
yang memengaruhi kinerja Bank Sulselbar sepanjang tahun influencing Bank Sulselbar’s performance throughout 2023.
2023. Namun, sebagian besar indikator-indikator keuangan However, most of Bank Sulselbar’s main financial indicators
utama Bank Sulselbar berhasil mencatat pertumbuhan managed to record positive growth and even exceeded the
positif bahkan melampaui target Rencana Bisnis Bank Bank Business Plan (RBB) targets set.
(RBB) yang ditetapkan.
Perbandingan Target dan Realisasi Kinerja Bank Comparison of Target and Actual Performance of Bank
Sulselbar (Rp juta) Sulselbar (Rp million)
Penyaluran Kredit dan Pendapatan Bunga dan
Penghimpunan DPK Laba Sebelum Pajak
Pembiayaan Syariah
Tahun Year
Target Realisasi Target Realisasi Target Realisasi Target Realisasi
2023 21.730.672 20.561.706 24.005.600 22.403.127 2.651.417 2.555.661 860.780 867.487 2023
2022 20.695.877 19.548.431 22.862.476 21.803.473 2.660.000 2.550.080 868.524 881.656 2022
2021 17.993.356 18.624.026 21.232.298 21.267.420 2.627.727 2.499.511 850.517 854.201 2021
Total penghimpunan DPK di tahun 2023 tercatat sebesar Total TPF collection in 2023 was recorded at IDR 20.562
Rp20,562 triliun, meningkat 5,18% dari total penghimpunan trillion, an increase of 5.18% from the total TPF collection in
DPK tahun 2022 yang sebesar Rp19,548 triliun, juga 2022 which amounted to IDR 19.548 trillion, also reaching
mencapai 94,62% dari target yang ditetapkan dalam RBB 94.62% of the target set in the RBB, namely IDR 21.731
yakni Rp21,731 triliun. Kredit dan pembiayaan syariah trillion. Sharia Loan and financing distributed by Bank
yang disalurkan Bank Sulselbar sepanjang tahun 2023 Sulselbar throughout 2023 also increased by 2.75% to IDR
juga meningkat 2,75% menjadi Rp22,403 triliun dari 22.403 trillion from distribution in 2022 which amounted to
penyaluran tahun 2022 yang sebesar Rp21,804 triliun, IDR 21.804 trillion, with an achievement of RBB of 93.32%
dengan pencapaian terhadap RBB sebesar 93,32% dari of the target of IDR 24.005 trillion.
target Rp24,005 triliun.
Page 127
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
125
Kenaikan penyaluran kredit dan pembiayaan Bank The increase in Lending and financing of Bank Sulselbar
Sulselbar sepanjang 2023 berdampak pada pendapatan throughout 2023 had an impact on interest and sharia
bunga dan syariah yang tumbuh 0,22% menjadi Rp2,556 income which grew 0.22% to IDR 2.556 trillion from IDR
triliun dari Rp2,550 triliun di tahun 2022 dan berhasil 2.550 trillion in 2022 and succeeded in achieving 96.39%
mencapai 96,39% target yang ditetapkan sebesar Rp2,651 of the target set at IDR 2.651 trillion. Meanwhile, Bank
triliun. Sementara, Laba Sebelum Pajak Bank Sulselbar di Sulselbar’s Profit Before Tax in 2023 was recorded at IDR
tahun 2023 tercatat sebesar Rp867,487 miliar, turun 1,61% 867,487 billion, down 1.61% from 2022 which amounted to
dari tahun 2022 yang sebesar Rp881,656 miliar, namun IDR 881,656 billion, however, the realization in 2023 was
realisasi di tahun 2023 mampu melebihi target RBB yang able to exceed the RBB target set at IDR 860,780 billion
ditetapkan sebesar Rp860,780 miliar dengan realisasi with realization 100.78%.
100,78%.
Rasio Keuangan Financial Ratios
Pelemahan pertumbuhan ekonomi regional di Sulawesi Weakening regional economic growth in South Sulawesi
Selatan dan Sulawesi Barat, berdampak pada kinerja and West Sulawesi has had an impact on Bank Sulselbar’s
intermediasi Bank Sulselbar sepanjang tahun 2023 yang intermediation performance throughout 2023, which has
mengalami penurunan. Namun dilihat dari profitabilitas dan decreased. However, in terms of profitability and efficiency,
efisiensi Bank masih cukup baik karena mampu bertumbuh the Bank is still quite good because it can grow compared
dibandingkan tahun 2022 dan sebagian indikator mampu to 2022 and some indicators can exceed the targets set in
melebihi target yang ditetapkan dalam RBB. the RBB.
Aset Bank Sulselbar di tahun 2023 mampu tumbuh 3,87% Bank Sulselbar’s assets in 2023 will be able to grow 3.87%
menjadi Rp30,780 triliun dari tahun 2022 sebesar Rp29,653 to IDR 30,780 trillion from IDR 29,653 trillion in 2022, even
triliun, meski hanya tercapai 96,88% dari target RBB 2023 though it has only achieved 96.88% of the 2023 RBB
yang sebesar 31,791 triliun. Begitu pun laba bersih tahun target of 31,791 trillion. Likewise, net profit in 2023 was
2023 yang mampu bertumbuh 2,02% menjadi Rp666,905 able to grow 2.02% to IDR 666,905 billion from 2022 which
miliar dari tahun 2022 yang sebesar Rp653,724 miliar amounted to IDR 653,724 billion with an achievement of the
dengan pencapaian terhadap target sebesar 75,08% dari target of 75.08% of the value of IDR 883,310 billion. The
nilai Rp883,310 miliar. Rasio kecukupan modal (Capital Bank’s Capital Adequacy Ratio (CAR) recorded growth and
Adequacy Ratio/CAR) Bank mencatat pertumbuhan dan succeeded in reaching the level of 28.61% in 2022 which
berhasil mencapai level 28,61% dari tahun 2022 yang was 27.54%. CAR realization in 2023 was also achieved at
sebesar 27,54%. Realisasi CAR 2023 juga tercapai 114.99% of the target of 24.88%.
114,99% dari target 24,88%.
Tingkat Pengembalian Aset (Return on Asset/ROA) The Return on Assets (ROA) in 2023 was 2.91%, down
tahun 2023 sebesar 2,91%, turun tipis dari tahun 2022 slightly from 2022 which was 2.95%, but achieved above the
yang sebesar 2,95%, namun tercapai di atas target yang target set in the 2023 RBB, namely 2.76%. Meanwhile, the
ditetapkan di RBB 2023 yakni sebesar 2,76%. Sementara, Return on Equity (ROE) was achieved at 15.44%, although
Tingkat Pengembalian Modal (Return on Equity/ROE) it is down from 15.72% in 2022, it exceeds the target set at
tercapai 15,44%, meski turun dari tahun 2022 yang sebesar 14.00%. Net Interest Margin (NIM) was recorded at 6.06%,
15,72% tapi melebihi target yang ditetapkan sebesar down from the 2022 achievement of 6.65%, but in line with
14,00%. Marjin Bunga Bersih (Net Interest Margin/NIM) the target set at 6.06%.
tercatat sebesar 6,06%, turun dari pencapaian tahun 2022
yang sebesar 6,65%, namun sesuai dengan target yang
ditetapkan yakni sebesar 6,06%.
Dari sisi risiko, Rasio Kredit Bermasalah (Non Performing In terms of risk, the gross Non-Performing Loan (NPL)
Loan/NPL) gross dan NPL nett masing-masing meningkat and net NPL ratios increased respectively from last year to
dari tahun lalu menjadi sebesar 2,16% (2022: 1,23%) 2.16% (2022: 1.23%) and 0.74% (2022: 0.19 %). These two
Page 128
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
126 Bank Sulselbar
dan 0,74% (2022: 0,19%). Kedua indikator ini juga belum indicators have also not succeeded in reaching the target
berhasil mencapai level yang ditargetkan yakni sebesar levels, namely 1.50% and 0.18%. Meanwhile, the level of
1,50% dan 0,18%. Sementara, tingkat penyaluran dana Financing (Loan to Deposit Ratio/LDR) reached 111.24%,
(Loan to Deposit Ratio/LDR) tercapai 111,24%, turun tipis down slightly from 2022 which was 111.54% and below the
dari tahun 2022 yang sebesar 111,54% dan di bawah target target of 111.48%.
111,48%.
Perbandingan Rencana Bisnis Bank (RBB) Comparison of Bank Business Plans (RBB) with 2022
dengan Realisasi Tahun 2022 (dalam Rp juta) Realization (in Rp million)
Pencapaian
Uraian Realisasi 2021 Target RBB 2022 Realisasi 2022 Target RBB 2023 Realisasi 2023 Description
RBB 2023
Aset 27.784.973 30.277.022 29.653.314 31.790.880 30.799.458 96,88% Asset
Laba Bersih 651.826 617.047 653.724 888.310 666.905 75,08% Net profit
Kredit dan 21.267.420 22.862.476 21.803.473 24.005.600 22.403.127 93,32% Credit and
Pembiayaan Financing
DPK 18.624.026 20.695.877 19.548.431 21.730.672 20.561.706 94,62% TPF
CAR 21,30% 25,08% 27,54% 24,88% 28,61% 114,99% CAR
ROA 3,09% 2,88% 2,95% 2,76% 2,91% 105,43% ROA
ROE 17,47% 18,10% 15,72% 14,00% 15,44% 110,29% ROE
NIM 6,66% 6,60% 6,65% 6,06% 6,06% 100,00% NIM
BOPO 70,97% 74,17% 74,73% 73,91% 71.40% BOPO
NPL Gross 0,92% 1,75% 1,23% 1,50% 2,16% NPL Gross
NPL Nett 0,02% 0,96% 0,19% 0,18% 0,74% NPL Nett
LDR 114,19% 110,47% 111,54% 111,48% 111,24% LDR
[GRI 201; 201-1] [6.b.1.; 6.b.2.] [F.2.; F.3.]
Distribusi Nilai Ekonomi
Distribution of Economic Value
Kontribusi Bank Sulselbar untuk Pemerintah, masyarakat, Bank Sulselbar’s contribution to the Government, society,
dan negara diwujudkan dalam bentuk kontribusi finansial and the country is realized in the form of financial
baik secara langsung maupun tidak langsung. Kontribusi contributions both directly and indirectly. Direct contributions
secara langsung dilakukan melalui pembayaran dividen are made through dividend payments to shareholders and
kepada pemegang saham dan pembayaran pajak kepada tax payments to the Government. Meanwhile, indirect
Pemerintah. Sementara kontribusi tidak langsung dilakukan contributions are made by empowering community groups
dengan melakukan pemberdayaan terhadap kelompok around the Bank’s operational locations and channeling
masyarakat sekitar lokasi operasional Bank dan penyaluran financing to sustainable productive sectors such as the
pembiayaan ke sektor-sektor produktif berkelanjutan MSME sector. Bank Sulselbar ensures that all obligations to
seperti sektor UMKM. Bank Sulselbar memastikan seluruh shareholders, the Government, and contributions to society
kewajiban kepada pemegang saham, Pemerintah, dan in the form of Corporate Social Responsibility (CSR) have
kontribusi kepada masyarakat berupa Tanggung Jawab been carried out with full responsibility.
Sosial Kemasyarakatan (Corporate Sosial Responsibility/
CSR) telah dilakukan dengan penuh tanggung jawab.
Page 129
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
127
[GRI 201-1] [6.b.2.] [F.3.]
Penyaluran Kredit Berkelanjutan
Sustainable Lending
Bank Sulselbar adalah Lembaga Jasa Keuangan (LJK) Bank Sulselbar is a Financial Services Institution (LJK)
yang memiliki peran penting dalam perekonomian dan that has an important role in the economy and achieving
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) the Sustainable Development Goals (TPB) by taking a role
dengan mengambil peran dalam penyaluran kredit/ in sustainable Lending/Financing distribution. In carrying
pembiayaan yang berkelanjutan. Dalam menjalankan out responsible business practices, the Bank strives to
praktik bisnis yang bertanggung jawab, Bank berupaya channel Lending/Financing that does not damage or hurt
menyalurkan kredit/pembiayaan yang tidak merusak atau the environment.
berdampak negatif terhadap lingkungan.
Bank berpatokan pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun The Bank is based on Law Number 32 of 2009 concerning
2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Environmental Protection and Management, Minister of
Hidup, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun the Environment Regulation Number 5 of 2012 concerning
2012 tentang Jenis Rencana Usaha dan/atau Kegiatan Types of Business Plans and/or Activities that Must Have
yang Wajib Memiliki Analisis Dampak Llingkungan Hidup an Environmental Impact Analysis (AMDAL), and OJK
(AMDAL) dan Peraturan OJK Nomor 51/POJK.03/2017 Regulation Number 51/POJK .03/2017 concerning the
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Implementation of Sustainable Finance for Financial
Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. Services Institutions, Issuers and Public Companies. The
Bank menyusun Daftar Pengecualian (Exclusion List) Bank prepares an Exclusion List in the Bank’s Lending/
dalam kebijakan kredit/pembiayaan Bank untuk aktivitas/ Financing policy for activities/industries/businesses that
industri/bisnis yang tidak diperbolahkan diberi pembiayaan are not permitted to be funded based on their impact on the
berdasarkan dampaknya terhadap lingkungan. environment.
Terkait pertumbuhan berkelanjutan, Bank Sulselbar Regarding sustainable growth, Bank Sulselbar has targets
memiliki target untuk tahun 2023 yang ditetapkan dalam for 2023 set out in the Bank’s RBB, namely:
RBB Bank, yaitu:
1. 1% -1,5% portofolio hijau dari total kredit 1. 1% -1.5% green portfolio of total Loan
2. Penyertaan kepada Jamkrida 2. Participation in Jamkrida
3. Inklusi keuangan untuk mendorong UMKM 3. Financial inclusion to encourage MSMEs
Bank Sulselbar juga menjalankan beberapa langkah Bank Sulselbar is also implementing several strategic steps
strategi untuk mendorong penyaluran kredit/pembiayaan to encourage sustainable Lending/Financing distribution,
berkelanjutan, yakni: namely:
a. Sosialisasi BUMDES a. BUMDES socialization
b. Sosialisasi pembiayaan kepada petani pisang potensial b. Socialization of financing to potential banana farmers in
di Kabupaten Gowa Gowa Regency
c. Penyaluran Kredit KUR budi daya Pisang Cavendhis di c. Distribution of KUR Loan for Cavendish Banana
Kabupaten Bone cultivation in Bone Regency
Berikut beberapa pencapaian penyaluran dana/kredit The following are several achievements in sustainable
berkelanjutan oleh Bank Sulselbar pada tahun 2023: funding/Lending by Bank Sulselbar in 2023:
1. Total Penyaluran Dana untuk Kegiatan Usaha 1. Total Financing for Sustainable Business Activities
Berkelanjutan
Total Penyaluran Dana untuk kegiatan usaha The total Financing for sustainable business activities
berkelanjutan tercapai dengan nominal Rp3,05 triliun reached a nominal value of IDR 3.05 trillion with a total
Page 130
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
128 Bank Sulselbar
dengan jumlah rekening terkait sebanyak 15.988 of 15,988 related accounts. The percentage of total
rekening. Persentase total kredit/pembiayaan kegiatan Lending/Financing for sustainable business activities to
usaha berkelanjutan terhadap total kredit/pembiayaan total bank Lending/Financing in 2023 will reach 14.54%.
Bank di tahun 2023 mencapai 14,54%.
2. Kredit ke BUMDES yang telah Bekerja Sama 2. Loan to BUMDES who have collaborated
Bank Sulselbar sebagai Bank Pembangunan Daerah Bank Sulselbar as a Regional Development Bank (BPD)
(BPD) selama ini dikenal sebagai agent of development has long been known as an agent of development to
untuk mendukung pembangunan di wilayah Sulselbar. support development in the Sulselbar region. The Bank
Bank telah menyalurkan KUR Mikro, KUR Kecil, dan has distributed Micro KUR, Small KUR, and Super
KUR Super Mikro untuk 12 BUMDES yang sampai Micro KUR to 12 BUMDES, the total outstanding of
Desember 2023 total outstanding-nya mencapai Rp694 which until December 2023 reached IDR 694 million
juta dengan plafon Rp1,378 miliar (sebagian besar with a ceiling of IDR 1.378 billion (most of which have
telah selesai/lunas di Bulan Agustus 2023). been completed/paid off in August 2023).
3. Pinjaman kemitraan & bantuan hibah pembinaan 3. Partnership loans & coaching grants related
terkait pelibatan dan pemberdayaan ekonomi to community economic involvement and
masyarakat empowerment
Bank Sulselbar telah menyalurkan Kredit PUR Bank Sulselbar has distributed a PUR Partnership Loan
Kemitraan dengan total plafon Rp13.651 miliar dan Baki with a total ceiling of IDR 13,651 billion and a Debit
Debet Rp8.729 miliar. Balance of IDR 8,729 billion.
4. Kredit untuk Kegiatan Usaha Efisiensi Energi 4. Loan for Energy Efficiency Business Activities
Bank Sulselbar menyalurkan kredit untuk kegiatan Bank Sulselbar distributed a Loan for sustainable
usaha berkelanjutan yang terkait efisiensi energi business activities related to energy efficiency with
dengan nilai USD14,66 juta (eq. Rp220 miliar, asumsi a value of USD 14.66 million (eq. IDR 220 billion,
kurs Rp15 ribu/USD). assuming an exchange rate of IDR 15 thousand/USD).
5. Kredit untuk Kegiatan Pengolahan Air dan Limbah 5. Loan for Water and Waste Treatment Activities
Bank Sulselbar menyalurkan kredit untuk kegiatan Bank Sulselbar distributed a Loan for sustainable
usaha berkelanjutan yang terkait pengelolaan air dan business activities related to sustainable water and
limbah yang berkelanjutan dengan nilai Rp250 miliar. waste management with a value of IDR 250 billion.
6. Kredit untuk UMKM 6. Loan for MSMEs
Bank Sulselbar menyalurkan kredit untuk kegiatan Bank Sulselbar distributed a Loan for sustainable
usaha berkelanjutan yang terkait kegiatan UMKM business activities related to MSME activities with a
dengan nilai Rp2.580.808 juta. value of IDR 2,580,808 million.
Penyaluran Kredit Berdasarkan Sektor Ekonomi
Lending Based on the Economic Sector
Portofolio Pinjaman Berdasarkan Sektor Loan Portfolio Based on Economic Sector
Ekonomi
Sepanjang tahun 2023, portofolio pinjaman Bank Sulselbar Throughout 2023, Bank Sulselbar’s loan portfolio based on
berdasarkan sektor ekonomi masih didominasi oleh sektor the economic sector is still dominated by the Household
Rumah Tangga yang mengambil porsi 79,19% dari total sector which takes up 79.19% of the total portfolio or worth
portofolio atau senilai Rp17,742 triliun. Sektor Konstruksi Rp. 17,742 trillion. The Construction sector is in second
menempati posisi kedua dengan porsi 6,28% dari total place with a portion of 6.28% of total loans or IDR 1.407
pinjaman atau sebesar Rp1,407 triliun. Disusul Sektor trillion. Followed by the Wholesale and Retail Trade Sector
Perdagangan Besar dan Eceran yang mengambil porsi which took a share of 4.62% or IDR 1.036 trillion.
4,62% atau sebesar Rp1,036 triliun.
Jika melihat dari pertumbuhan, Sektor Pertambangan dan If we look at growth, the Mining and Quarrying Sector grew
Penggalian tumbuh paling tinggi yakni sebesar 282,20% the highest, namely by 282.20% to IDR 375.249 billion
Page 131
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
129
menjadi Rp375,249 miliar dari tahun 2022 yang sebesar from 2022 which amounted to IDR 98.311 billion. The
Rp98,311 miliar. Sektor dengan pertumbuhan tertinggi sector with the second highest growth was the Financial
kedua adalah Sektor Aktivitas Keuangan dan Asuransi Activities and Insurance Sector which grew 33.21% to IDR
yang tumbuh 33,21% menjadi Rp281,581 miliar dari 281.581 billion from 2022 which was IDR 211.375 billion.
tahun 2022 yang sebesar Rp211,375 miliar. Selanjutnya, Furthermore, the sector with the third highest growth is the
sektor dengan pertumbuhan tertinggi ketiga adalah Sektor Arts, Entertainment, and Recreation Sector which grew
Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi yang tumbuh 12,76% 12.76% to IDR 8,303 billion from IDR 7,364 billion in 2022.
menjadi Rp8,303 miliar dari Rp7,364 miliar di tahun 2022.
Tabel Kredit dan Pembiayaan Syariah yang Diberikan Berdasarkan Sektor Ekonomi 2022 – 2023 (Rp Juta)
Keterangan 2023 2022 +/- % Proporsi Remark
Rumah Tangga 17.741.755 17.111.633 630.122 3,68% 79,19% Household
Konstruksi 1.407.020 1.476.658 (69.638) (4,72%) 6,28% Construction
Perdagangan Besar dan Eceran 1.036.059 1.283.896 (247.837) (19,30%) 4,62% Wholesale and Retail Trade
Provision of accommodation
Penyediaan Akomodasi dan
107.929 108.690 (760) (0,70%) 0,48% and provision of food and
Penyediaan Makan Minum
drink
Agriculture, Hunting, and
Pertanian, Perburuan, dan Kehutanan 507.629 505.479 2.150 0,43% 2,27%
Forestry
Industri Pengolahan 537.490 541.453 (3.963) (0,73%) 2,40% Processing industry
Real estate, Rental
Real estate, Usaha Persewaan, dan
172.966 175.686 (2.720) (1,55%) 0,77% Businesses, and Service
Perusahaan Jasa
Companies
Pertambangan dan Penggalian 375.749 98.311 277.438 282,20% 1,68% Mining and excavation
Financial and Insurance
Aktivitas Keuangan dan Asuransi 281.581 211.375 70.206 33,21% 1,26%
Activities
Aktivitas Kesehatan Manusia dan Human Health Activities and
91.084 101.573 (10.489) (10,33%) 0,41%
Aktivitas Sosial Social Activities
Aktivitas Jasa Lainnya 39.865 40.751 (886) (2,17%) 0,18% Other Service Activities
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Rental and Leasing Activities
Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan, Without Option Rights,
27.192 39.488 (12.296) (31,14%) 0,12%
Agen Perjalanan, dan Penunjang Employment, Travel Agents,
Usaha Lainnya and Other Business Support
Pendidikan 24.883 31.685 (6.802) (21,47%) 0,11% Education
Transportation and
Pengangkutan dan Pergudangan 15.644 20.185 (4.541) (22,50%) 0,07%
Warehousing
Aktivitas Rumah Tangga sebagai Household Activities as
10.391 13.037 (2.646) (20,29%) 0,05%
Pemberi Kerja Employers
Arts, Entertainment and
Kesenian, Hiburan dan Rekreasi 8.303 7.364 939 12,76% 0,04%
Recreation
Government Administration,
Administrasi Pemerintahan,
8.006 22.000 (13.994) (63,61%) 0,04% Defense, and Mandatory
Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib
Social Security
Water management,
Pengelolaan air, pengelolaan air wastewater management,
limbah, pengelolaan dan daur ulang 3.541 6.590 (3.049) (46,26%) 0,02% waste management, and
sampah dan aktivitas remidiasi recycling and remediation
activities
Information and
Informasi dan Komunikasi 2.612 2.404 208 8,64% 0,01%
Communication
Professional, scientific, and
Aktifitas profesional, ilmiah dan teknis 2.378 4.213 (1.835) (43,55%) 0,01%
technical activities
Procurement of electricity,
Pengadaan listrik, gas, uap/ air panas
1.050 1.002 48 4,79% 0,00% gas, steam/hot water and
dan udara dingin
cold air
Jumlah 22.403.128 21.803.473 599.655 2,75% 100,00% Total
CKPN 433.244 375.338 57.906 15,43% CKPN
Jumlah Bersih 21.969.884 21.428.136 541.748 2,53% Net Total
Page 132
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
130 Bank Sulselbar
Portofolio Berdasarkan Jenis Kredit
Lending Based on Portfolio
Berdasarkan jenis kredit, portofolio pinjaman terbesar yang Based on Loan type, the largest loan portfolio disbursed
disalurkan Bank Sulselbar sepanjang tahun 2023 adalah by Bank Sulselbar throughout 2023 is Other General Loan
Kredit Umum Lainnya dengan porsi mencapai 77,99% atau with a portion reaching 77.99% or IDR 16.052 trillion. This
sebesar Rp16,052 triliun. Angka ini juga naik 2,88% dari figure also increased by 2.88% from 2022 which amounted
tahun 2022 yang sebesar Rp15,603 triliun. to IDR 15.603 trillion.
Posisi kedua ditempati Kredit Investasi dengan porsi The second position is occupied by Investment Loan with
10,87% atau sebesar Rp2,237 triliun, dan turun 2,07% a portion of 10.87% or IDR 2.237 trillion, down 2.07% from
dari tahun 2022 yang sebesar Rp2,284triliun. Selanjutnya 2022 which amounted to IDR 2.284 trillion. Next is the
adalah Kredit Modal Kerja dengan porsi 9,38% atau senilai Working Capital Loan with a portion of 9.38% or worth IDR
Rp1,931 triliun, turun 0,22% dari tahun 2022 yang sebesar 1.931 trillion, down 0.22% from 2022 which amounted to
Rp1,935 triliun. IDR 1.935 trillion.
Kredit Perumahan Rakyat berada di posisi keempat dengan Public Housing Loan is in fourth position with a portion of
porsi 3,68% dengan senilai Rp757,844 miliar. Meski 3.68% with a value of IDR 757.844 billion. Even though the
porsinya paling kecil, pertumbuhan nilai untuk penyaluran portion is the smallest, the growth in value for the distribution
Kredit Perumahan Rakyat naik paling tinggi sebesar of Public Housing Loan increased the highest by 13.86%
13,86% dari tahun 2022 yang sebesar Rp665,565 miliar. from 2022 which amounted to IDR 665.565 billion.
Tabel Penyaluran Kredit (Rp Juta)
Jenis Pinjaman 2023 2022 Growth % Proporsi % Loan Type
Kredit Investasi 2.236.902 2.284.202 (2,07%) 10,87% Investment Loan
Kredit Modal Kerja 1.930.900 1.935.118 (0,22%) 9,38% Working capital Loan
Kredit Perumahan Rakyat 757.844 665.565 13,86% 3,68% Public Housing Loan
Kredit Umum Lainnya 16.051.825 15.603.221 2,88% 77,99% Other General Credit
Sub Total 20.977.471 20.488.106 2,39% 101,92% Sub-Total
Penyisihan Kerugian 395.866 347.259 14,00% 1,92% Loss Allowance
Jumlah Bersih 20.581.605 20.140.847 2,19% 100,00% Net Total
Penyaluran Kredit Berdasarkan Wilayah
Lending Based on Region
Bank Sulselbar memiliki wilayah operasional di beberapa Bank Sulselbar has operational areas in several regions,
daerah, yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan DKI namely South Sulawesi, West Sulawesi, and DKI Jakarta.
Jakarta. Sepanjang tahun 2023, penyaluran pinjaman Throughout 2023, the largest loan distribution will be to the
terbesar adalah ke wilayah Sulawesi Selatan dengan South Sulawesi region with a percentage of 77.05% with a
persentase sebesar 77,05% dengan total nilai penyaluran total distribution value of IDR 16.163 trillion. The value of
sebesar Rp16,163 triliun. Nilai penyaluran kredit ini this Lending increased from 2022 which amounted to IDR
meningkat dari tahun 2022 yang sebesar Rp15,799 triliun. 15,799 trillion.
Penyaluran kredit ke Sulawesi Barat berada di posisi kedua Lending to West Sulawesi is in the second largest position
terbesar dengan persentase 16,96% atau senilai Rp3,557 with a percentage of 16.96% or IDR 3.557 trillion, an
triliun, meningkat dari tahun 2022 sebesar Rp3,483 triliun. increase from IDR 3.483 trillion in 2022. Meanwhile, for DKI
Sedangkan untuk DKI Jakarta persentase penyaluran Jakarta, the distribution percentage was 5.99% with a value
adalah sebesar 5,99% dengan nilai Rp1,257 triliun, of IDR 1.257 trillion, an increase from 2022 which was IDR
meningkat dari tahun 2022 yang sebesar Rp1,207 triliun. 1.207 trillion.
Page 133
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
131
2023 (Rp juta) 2022 (Rp juta) 2021 (Rp juta)
Wilayah Region
Nilai Persentase Nilai Persentase Nilai Persentase
Sulsel 16.163.317 77,05% 15.798.897 77,11% 15.346.828 76,66% South Sulawesi
Sulbar 3.557.411 16,96% 3.482.634 17,00% 3.425.800 17,11% West Sulawesi
Jakarta 1.256.590 5,99% 1.206.575 5,89% 1.245.633 6,22% Jakarta
Jumlah 20.977.317 100,00% 20.488.106 100% 20.018.262 100% Total
[201-1]
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan
Didistribusikan
Direct Economic Value Generated and Distributed
Pada tahun 2023, Bank Sulselbar mencatatkan nilai In 2023, Bank Sulselbar recorded a direct economic value
ekonomi langsung yang dihasilkan sebesar Rp2,864 triiun, generated of IDR 2,864 trillion, an increase of 1.37% from
naik 1,37% dari nilai ekonomi langsung yang tercatat pada the direct economic value recorded in that year of IDR 2,825
tahun yang sebesar Rp2,825 triliun. Kenaikan nilai ekonomi trillion. The resulting increase in direct economic value was
langsung yang dihasilkan ini dikontribusi oleh kenaikan contributed by an increase in Interest and Sharia Income of
pada Pendapatan Bunga dan Syariah sebesar 0,22% 0.22% to IDR 2.556 trillion from 2022 which amounted to
menjadi Rp2,556 triliun dari tahun 2022 yang sebesar IDR 2.550 trillion, an increase in Other Operating Income of
Rp2,550 triliun, kenaikan pda Pendapatan Operasional 2.87% to IDR 321.827 billion from 2022 which amounted to
Lainnya sebesar 2,87% menjadi Rp321,827 miliar dari IDR 312,855 billion, and there was a significant decrease in
tahun 2022 yang sebesar Rp312,855 miliar, dan adanya Non-Operating Expenses by 64.31% to IDR 13,420 billion
penurunan signifikan pada Beban Non Operasional from IDR 37,614 billion in 2022.
sebesar 64,31% menjadi Rp13,420 miliar dari Rp37,614
miliar di tahun 2022.
Selanjutnya, nilai ekonomi yang didistribusikan Bank Furthermore, the economic value distributed by Bank
Sulselbar di tahun 2023 tercatat sebesar Rp2,622 triliun, Sulselbar in 2023 was recorded at IDR 2.622 trillion, an
naik 1,03% dari tahun 2022 yang sebesar Rp2,595 triliun. increase of 1.03% from 2022 which amounted to IDR 2.595
Kenaikan di nilai ekonomi yang didistribusikan ini terjadi trillion. This increase in distributed economic value occurred
karena adanya kenaikan pada Beban Bunga dan Syariah due to an increase in Interest and Sharia Expenses by
sebesar 19,35% menjadi Rp976,652 miliar dari Rp818,322 19.35% to IDR 976,652 billion from IDR 818,322 billion in
miliar di tahun 2022. Pembayaran Dividen kepada 2022. Dividend payments to shareholders also increased
pemegang saham juga naik 0,30% menjadi Rp392,234 0.30% to IDR 392,234 billion from 2022 which amounted to
miliar dari tahun 2022 yang sebesar Rp391,066 miliar, IDR 391.066 billion, as well as CSR funds which increased
begitu pun Dana CSR yang naik 0,29% menjadi Rp32,686 0.29% to IDR 32.686 billion from IDR 32.591 billion in 2022.
miliar dari Rp32,591 miliar di tahun 2022.
Kenaikan nilai ekonomi yang dihasilkan dan nilai ekonomi The increase in the economic value generated and the
yang didistribusikan membuat nilai ekonomi yang ditahan economic value distributed means that the economic value
untuk tahun 2023 juga naik sebesar 5,18% menjadi retained for 2023 also increases by 5.18% to IDR 241.985
Rp241,985 miliar dari Rp230,68 miliar di tahun 2022. billion from IDR 230.68 billion in 2022.
Page 134
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
132 Bank Sulselbar
Nilai Ekonomi Bank Sulselbar (dalam Rp juta) Economic Value of Bank Sulselbar (in IDR million)
Nilai Ekonomi Perseroan (Rp juta)
Tahun
Uraian Description
2023 2022 2021
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan/Direct Economic Value Generated
Pendapatan Bunga dan 2.555.661 2.550.080 2.499.511 Interest income and sharia
pendapatan syariah income
Pendapatan Operasional 321.827 312.855 294.854 Other Operating Income (Net)
Lainnya (Bersih)
Pendapatan (Beban) Non (13.420) (37.614) (16.927) Net Non-Operating Income
Operasional Bersih (Expense)
Jumlah Nilai Ekonomi 2.864.068 2.825.321 2.777.438 Total Direct Economic Value
Langsung yang Dihasilkan Generated
Nilai Ekonomi yang Didistribusikan/ Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
Beban Bunga dan Beban 976.652 818.322 861.546 Interest Expense and Sharia
Syariah Expense
Beban Operasional Lainnya 1.019.930 1.125.341 1.061.691 Other Operating Expenses
Pengeluaran untuk 200.581 227.933 202.375 Government Expenditure (Tax
Pemerintah (Beban Pajak) Burden)
Pembayaran Dividen kepada 392.234 391.066 372.559 Dividend Payment to
Pemegang Saham Shareholders
Pengeluaran untuk Investasi 32.686 32.591 30.539 Expenditure for Community
Sosial Masyarakat (Dana Social Investment (CSR
CSR) Fund)
Jumlah Nilai Ekonomi yang 2.622.083 2.595.253 2.528.710 Total Economic Value
Didistribusikan Distributed
Nilai Ekonomi yang Ditahan 241.985 230.068 248.728 Retained Economic Value
Catatan: Notes:
- Kinerja ekonomi dapat diukur dari nilai ekonomi yang dihasilkan, - Economic performance can be measured from the economic
didistribusikan dan ditahan. value produced, distributed, and retained.
- Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan merupakan sejumlah pendapatan - The direct economic value generated is the amount of income
yang diperoleh dari hasil kegiatan operasional perbankan maupun obtained from the results of the Company’s banking operations
investasi Perusahaan. and investments.
- Sedangkan, nilai ekonomi yang didistribusikan merupakan sejumlah - Meanwhile, distributed economic value is several expenditures
pengeluaran yang didistribusikan sebagai bentuk kontribusi Perusahaan distributed as a form of the Company’s contribution to increasing
untuk meningkatkan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan. added value for stakeholders.
- Perhitungan nilai ekonomi Bank Sulselbar sesuai dengan Laporan - The calculation of the economic value of Bank Sulselbar is by the
Keuangan yang telah diaudit. Untuk itu, Bank Sulselbar tidak audited Financial Report. For this reason, Bank Sulselbar does not
menyampaikan nilai ekonomi berdasarkan lokasi operasi Perusahaan. convey economic value based on the location of the Company’s
operations.
[GRI 203; 203-1; 203-2]
Dampak Ekonomi Tidak Langsung
Indirect Economic Impact
Meski secara tidak langsung, Bank Sulselbar berkontribusi Although indirectly, Bank Sulselbar contributes and has a
dan memberi dampak signifikan pada peningkatan significant impact on improving the regional economy and
perekonomian daerah dan pemberdayaan masyarakat empowering communities around the Bank’s operations.
sekitar operasional Bank. Karena itu Bank Sulselbar Therefore, Bank Sulselbar is fully committed to providing
berkomitmen penuh memberikan manfaat ekonomi dan economic and social benefits for all stakeholders. The
sosial bagi seluruh pemangku kepentingan. Kontribusi Bank’s indirect economic contribution or impact is in line
atau dampak ekonomi tidak langsung dari Bank selaras with the Bank’s vision and mission as well as the goals of
dengan visi dan misi Bank serta tujuan pencapaian SDGs, achieving the SDGs, such as the first SDGs, namely ending
seperti SDGs pertama yakni mengakhiri kemiskinan dalam poverty in all forms everywhere, the second SDGs, namely
segala bentuk di manapun, SDGs kedua yakni mengakhiri ending hunger, achieving better food security and nutrition
kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan nutrisi yang and supporting sustainable agriculture, and the third SDGs,
lebih baik dan mendukung pertanian berkelanjutan, serta namely ensuring healthy lives and supporting prosperity for
SDGs ketiga yakni memastikan kehidupan yang sehat dan all at all ages.
mendukung kesejahteraan bagi semua untuk semua usia.
Page 135
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
133
[201-1]
Kredit untuk UMKM
Loan for MSMEs
Bank Sulselbar terus berkomitmen mendorong pertumbuhan Bank Sulselbar continues to be committed to encouraging
perekonomian sektor riil, khususnya bagi para pelaku real sector economic growth, especially for Micro, Small,
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Hal ini terlihat and Medium Enterprises (MSMEs). This can be seen from
dari proyeksi rasio kredit yang disalurkan untuk sektor the projected ratio of Lending to the MSME sector to total
UMKM terhadap total kredit yang diberikan untuk 3 (tiga) Lending for the next 3 (three) years from 2023 to 2025,
tahun ke depan sejak tahun 2023 hingga tahun 2025, yang each of which is 12.76%; 13.74%; and 13.63%.
masing-masing sebesar 12,76%; 13,74%; dan 13,63%.
Untuk itu, Bank Sulselbar terus berupaya meningkatkan For this reason, Bank Sulselbar continues to strive to
porsi penyaluran kredit untuk sektor UMKM sebagai salah increase the portion of Lending to the MSME sector as
satu langkah strategis meningkatkan komposisi kredit one of the strategic steps to increase the composition of
produktif. Apalagi kebijakan kredit UMKM ini selaras productive Loan. Moreover, this MSME Loan policy is in line
dengan salah satu Misi Bank Sulselbar yakni menjadi mitra with one of Bank Sulselbar’s missions, namely to be the
utama bagi UMKM untuk menggerakkan kesinambungan main partner for MSMEs to drive the sustainability of the
sektor riil. Arah kebijakan pertumbuhan Bank adalah fokus real sector. The direction of the Bank’s growth policy is to
pada pertumbuhan berkelanjutan khususnya pada sektor focus on sustainable growth, especially in the real sector to
riil untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi inklusif realize inclusive economic growth. Where Bank Sulselbar
(inclusive growth). Di mana, Bank Sulselbar berkomitmen is committed to helping and providing financial solutions for
membantu dan memberikan solusi keuangan bagi UMKM MSMEs through increasing collaboration and synergy while
melalui peningkatan kolaborasi dan sinergi yang tetap still considering environmental and social aspects.
mempertimbangkan aspek lingkungan dan sosial.
Bank juga terus berkontribusi dan menjadi booster dalam The Bank also continues to contribute and act as a booster
peningkatan resiliensi dan pertumbuhan UMKM melalui in increasing the resilience and growth of MSMEs through
berbagai program atau kebijakan, seperti menambah various programs or policies, such as adding new directors
direksi baru yang khusus membidangi Kredit dan UMKM, who specialize in Loan and MSMEs, creating People’s
melahirkan Pembiayaan Usaha Rakyat “Kredit PUSAKA” Business Financing “Loan PUSAKA” which is a revolving
yang merupakan dana CSR bergulir, membangun Gedung CSR fund, building an MSME Center Building, holding
Sentra UMKM, mengadakan talkshow bertajuk UMKM talk show entitled MSME Business Talk, and collaborates
Business Talk, dan bekerja sama dengan berbagai with various e-commerce to boost MSME productivity.
e-commerce untuk mendongkrak produktivitas UMKM. To optimize performance through products and services
Untuk optimalisasi performa melalui produk dan layanan for customers, Bank Sulselbar does not work alone but
untuk nasabah, Bank Sulselbar tidak bekerja sendiri collaborates with various strategic partners to complement
melainkan menggandeng berbagai mitra strategis untuk each other and unite strengths as a form of commitment
saling melengkapi dan menyatukan kekuatan sebagai to contribute more with a broad impact on the regional
bentuk komitmen untuk berkontribusi lebih yang berdampak economy.
luas bagi perekonomian daerah.
Keberpihakan Bank Sulselbar kepada UMKM juga terlihat Bank Sulselbar’s support for MSMEs can also be seen
dari target untuk terus meningkatkan penyaluran kredit from its target to continue to increase productive Lending
produktif kepada sektor UMKM. Di mana pada tahun to the MSME sector. Where in 2023, the value of Lending
2023, nilai penyaluran kredit utuk UMKM tercatat sebesar to MSMEs was recorded at IDR 20.977 billion, an increase
Rp20,977 miliar, meningkat 2,39% dari nilai penyaluran di of 2.39% from the value of distribution in 2022 which
tahun 2022 yang sebesar Rp20,488 miliar. Rasio penyaluran amounted to IDR 20.488 billion. The ratio of MSME Lending
to total productive loans in 2023 is 12.29%, smaller than in
Page 136
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
134 Bank Sulselbar
kredit UMKM terhadap total kredit produktif di tahun 2023 2022 which was 13.22%. The ratio is shrinking, because in
sebesar 12,29%, mengecil dari tahun 2022 yang sebesar total, Lending from Bank Sulselbar in 2023 also increases
13,22%. Rasio mengecil, karena secara total, penyaluran compared to the previous year.
kredit dari Bank Sulselbar di tahun 2023 juga meningkat
dibandingkan tahun sebelumnya.
Tahun Nilai (Rp ribu) Rasio Kredit UMKM terhadap Total Kredit Produktif
2023 20.977.317 12,29%
2022 20.488.106 13,22%
2021 20.018.262 15,17%
2020 18.635.757 14,84%
[201-1] [203-2]
Setoran Pajak dan Dividen
Tax and Dividend Deposits
Bank tidak pernah ketinggal untuk turut berkontribusi Banks never miss out on contributing to economic
terhadap pembangunan ekonomi, khususnya di Provinsi development, especially in the provinces of South Sulawesi
Sulsel dan Sulbar. Kredit dan pembiayaan yang dilakukan and West Sulawesi. Most of the Loan and financing
Bank sebagian besar disalurkan di wilayah Sulsel dan provided by the Bank is distributed in the South Sulawesi
Sulbar. Bank Sulselbar juga memiliki peran sebagai and West Sulawesi regions. Bank Sulselbar also has a
wajib pajak dan memberi keuntungan kepada pemegang role as a taxpayer and provides benefits to shareholders,
saham yakni Pemda Sulselbar dalam bentuk dividen yang namely the South Sulawesi Regional Government in the
dibagikan setiap tahun dengan persentase tertentu dari form of dividends which are distributed every year with a
laba bersih tahun berjalan. certain percentage of the current year’s net profit.
Pembayaran Dividen Dividend Payments
Sejalan dengan Visi Utama Bank Sulselbar yakni menjadi In line with Bank Sulselbar’s main vision, namely to become
“Bank Kebanggaan dan Terkemuka untuk Membangun a “Proud and Leading Bank for Developing the Eastern
Kawasan Timur Indonesia”, Bank menjadi andalan untuk Region of Indonesia”, the Bank is a mainstay to help and
membantu dan mendorong pertumbuhan perekonomian encourage economic growth and regional development.
dan pembangunan daerah. Bank Sulselbar membantu Bank Sulselbar helps increase Regional Original Income
meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui (PAD) through dividend payments to the Provincial
pembayaran dividen kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Governments of South Sulawesi and West Sulawesi as well
Selatan dan Sulawesi Barat serta Pemerintah Kota/ as City/Regency Governments throughout South Sulawesi
Kabupaten se-Sulselbar selaku pemegang saham utama. as the main shareholders.
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Based on the Minutes of the Bank’s Annual General Meeting
Tahunan Bank No.03 tanggal 13 Maret 2023 dengan dihadiri of Shareholders No.03 dated March 13 2023, attended
notaris Rakhmawati Laica Marzuki, S.H., menetapkan by notary Rakhmawati Laica Marzuki, SH, determined
laba tahun 2022 bahwa komposisi untuk dividen sebesar the 2022 profit composition for dividends at 60% or IDR
60% atau Rp392.234.248.289 dan cadangan umum 392,234,248,289 and general reserves at 40% or IDR
sebesar 40% atau Rp261.489.498.860 dari laba bersih 261,489,498,860 from a net profit of IDR 653,723,747,149.
Rp653.723.747.149. Angka pembayaran dividen tahun The 2023 dividend payment figure for the 2022 financial
2023 untuk tahun buku 2022 ini meningkat 0,30% dari year increased 0.30% from the previous year which
tahun sebelumnya yang sebesar Rp391.065.633.067. amounted to IDR 391,065,633,067.
Page 137
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
135
Pembayaran Dividen Tunai Bank Sulselbar Bank Sulselbar Cash Dividend Payment
Tahun Nilai (Rp juta)
2023 Rp392.234
2022 Rp391.066
2021 Rp372.559
Pembayaran Pajak Tax Payments
Bagi Bank Sulselbar membayar pajak bukan hanya For Bank Sulselbar, paying taxes is not only an obligation
kewajiban, tetapi merupakan hak dari setiap warga negara but is the right of every citizen to participate directly in
untuk ikut secara langsung melaksanakan pembiayaan implementing state financing and national development
negara dan pembangunan nasional untuk sebesar- for the greatest prosperity of the people. Bank Sulselbar
besarnya kemakmuran rakyat. Bank Sulselbar setiap annually contributes to the Central Government by fulfilling
tahunnya memberikan kontribusi ke Pemerintah Pusat its obligations as a taxpayer and as a tax withholder/
melalui pemenuhan kewajiban sebagai wajib pajak dan collector. In 2023, Bank Sulselbar will make tax payments
sebagai pemotong/pemungut pajak. Pada tahun 2023, of IDR 200.581 billion, down 12% from tax payments in
Bank Sulselbar melakukan pembayaran pajak sebesar 2022 of IDR 227,993.
Rp200,581 miliar, turun 12% dari pembayaran pajak tahun
2022 yang sebesar Rp227,993.
Pembayaran Pajak Bank Sulselbar Bank Sulselbar Tax Payments
Tahun Nilai (Rp juta)
2023 Rp200.581 juta
2022 Rp227.933 juta
2021 Rp202.375 juta
[GRI 201-2] [5.c.]
Implikasi Finansial, Risiko dan Peluang karena
Perubahan Iklim
Financial Implications, Risks, and Opportunities Due to Climate Change
Perubahan iklim global yang terjadi saat ini berpengaruh The current global climate changes are affecting the
pada dinamika pergantian musim seperti curah hujan yang dynamics of changing seasons, such as high rainfall and
tinggi dan suhu yang meningkat drastis, yang ditandai drastically increasing temperatures, which are marked by
dengan fenomena El Nino dan La Nina. Perubahan the phenomena of El Nino and La Nina. Climate change
iklim juga telah menjadi masalah global karena telah has also become a global problem because it has affected
memengaruhi berbagai sendi kehidupan dengan dampak various aspects of life with negative impacts, such as
negatif yang ditimbulkan, seperti menurunnya kualitas decreasing water quality, reducing the quantity of clean
air, berkurangnya kuantitas air bersih, hingga cuaca yang water, and weather that is increasingly difficult to predict.
semakin sulit diprediksi.
Walau berdampak serius pada berbagai sendi kehidupan, Even though it has a serious impact on various aspects
namun perubahan iklim tidak berdampak langsung pada of life, climate change does not have a direct impact on
industri perbankan, bidang usaha yang dijalankan Bank the banking industry, the business sector run by Bank
Sulselbar. Namun, Bank Sulselbar menyadari, dampak Sulselbar. However, Bank Sulselbar is aware that the
negatif perubahan iklim bisa terjadi kepada para debitur negative impacts of climate change could occur on the
Page 138
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023 136 Bank Sulselbar Bank, yang karena perubahan iklim ekstrem kegiatan Bank’s debtors, who because of extreme climate changes usaha mereka bisa terganggu. Oleh karena itu, meski could disrupt their business activities. Therefore, even Kami belum bisa menyampaikan informasi terkait implikasi though we cannot provide information regarding the finansial dan risiko serta peluang akibat perubahan iklim, financial implications risks, and opportunities resulting from Bank Sulselbar tetap menganalisis risiko dan peluang climate change, Bank Sulselbar continues to analyze the perubahan iklim terhadap seluruh kegiatan perbankan dan risks and opportunities of climate change in all banking berupaya memitigasi risiko perubahan iklim dengan ikut activities and strives to mitigate the risks of climate change serta dalam upaya mengurangi pemanasan global. by participating in efforts to reduce global warming. [201-3] Kewajiban atas Program Pensiun Manfaat Pasti dan Program Pensiun Lainnya Obligations for Defined Benefit Pension Plans and Other Pension Plans Sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan As part of efforts to realize employee welfare, Bank Sulselbar karyawan, Bank Sulselbar mempunyai program pensiun has a pension program by Law No. 13 of 2003 concerning sesuai dengan Undang Undang No.13 tahun 2003 tentang Employment and the Company’s internal policies. Bank Ketenagakerjaan dan dari kebijakan internal Perseroan. Sulselbar is committed to fulfilling employee rights, including Bank Sulselbar berkomitmen memenuhi hak-hak karyawan those relating to pensions so that employees who have termasuk di dalamnya berkaitan dengan uang pensiun, retired still have a sustainable income. The Employment agar karyawan yang sudah purnatugas masih memiliki Law determines a certain formula for calculating the penghasilan yang berkesinambungan. UU Ketenagakerjaan minimum amount of pension benefits. menentukan rumus tertentu untuk menghitung jumlah minimal imbalan pensiun. Pada dasarnya program pensiun berdasarkan UU The pension program based on the Employment Law Ketenagakerjaan adalah program manfaat pasti. Program is a defined benefit program. A defined benefit pension pensiun manfaat pasti adalah program pensiun yang plan is a pension plan that determines the amount of menetapkan jumlah manfaat pensiun yang akan diterima pension benefits that employees will receive when they karyawan pada saat mereka pensiun. Selain program retire. Apart from the defined benefit pension program, pensiun manfaat pasti, Bank Sulselbar juga mempunyai Bank Sulselbar also has a defined contribution pension program pensiun iuran pasti untuk karyawan tetap, yang program for permanent employees, which is administered diselenggarakan oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan. by the Financial Institution Pension Fund. Contributions Iuran dibebankan pada laba rugi tahun berjalan. Program are charged to the current year’s profit and loss. The iuran pasti adalah program pensiun di mana Perusahaan defined contribution program is a pension program where akan membayar iuran tetap kepada dana Dana Pensiun the Company will pay fixed contributions to the Financial Lembaga Keuangan. Institution Pension Fund.
Page 139
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
137
[201-4]
Bantuan Modal dari Pemerintah
Capital Assistance from the Government
Pada 31 Desember 2023, tambahan modal disetor terdiri On December 31, 2023, additional paid-in capital consists of
dari penyetoran modal tahun sebelumnya sebesar Rp the previous year’s capital payment of IDR 24,485,020,375
Rp24.485.020.375 dan penyetoran modal tahun berjalan the current year’s capital payment of IDR19,088,979,625,
sebesar Rp19.088.979.625, serta modal disetor penuh and fully paid-up capital of IDR 24,472,000,000. Meanwhile,
sebesar Rp24.472.000.000. Sementara, saldo tambahan the balance of additional paid-in capital in 2023 which has
modal disetor tahun 2023 yang belum disahkan sebesar not yet been approved, amounting to 19,102,000,000,
19.102.000.000 akan diakumulasikan dengan dana setoran will be accumulated with the capital paid-in funds for the
modal tahun berikutnya. following year.
Di luar tambahan modal, Bank Sulselbar tidak mendapat Apart from additional capital, Bank Sulselbar does not
bantuan finansial lain dari Pemerintah Daerah, baik berupa receive any other financial assistance from the Regional
keringanan pajak, pemberian subsidi, maupun bantuan Government, whether in the form of tax relief, subsidies,
investasi atau bantuan penelitian dan pengembangan. investment assistance, or research and development
assistance.
Restrukturisasi Kredit
Credit Restructuring
Pelemahan ekonomi di berbagai sektor akibat pandemi The economic downturn in various sectors due to
Covid-19 juga berdampak pada nasabah kredit terutama the COVID-19 pandemic also has an impact on Loan
yang usahanya langsung terkena dampak Covid-19 customers, especially those whose businesses are directly
seperti nasabah UMKM. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) affected by COVID-19, such as MSME customers. In
sendiri pada tahun 2021 menerbitkan dua ketentuan yang 2021, the Financial Services Authority (OJK) issued two
memperpanjang masa kebijakan relaksasi restrukturisasi provisions extending the policy period for relaxing bank
kredit perbankan dari Maret 2022 menjadi Maret 2023 Credit Restructuring from March 2022 to March 2023 to
untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi. maintain the momentum of economic recovery.
Salah satunya, Peraturan OJK (POJK) yang dikeluarkan One of them, the OJK Regulations (POJK) issued consist
terdiri dari POJK No.17/POJK.03/2021 tentang Perubahan of POJK No.17/POJK.03/2021 concerning the Second
Kedua atas POJK No.11/POJK.03/2020 tentang Amendment to POJK No.11/POJK.03/2020 concerning
Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan National Economic Stimulus as a Countercyclical Policy
Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease for the Impact of the Spread of Coronavirus Disease
2019. Perpanjangan masa relaksasi restrukturisasi kredit 2019. Extension It is hoped that the relaxation period for
perbankan tersebut diharapkan dapat meneruskan banking Credit Restructuring will continue the momentum
momentum pemulihan ekonomi serta mendorong of economic recovery and encourage growth in banking
pertumbuhan penyaluran kredit perbankan. Lending.
Pada tahun 2023 ini Bank Sulselbar mencatat masih In 2023, Bank Sulselbar noted that there were still debtors
ada debitur yang belum selesai mengikuti program who had not completed the Credit Restructuring program
restrukturisasi kredit akibat dampak pandemi Covid-19 due to the impact of the Covid-19 pandemic which was
yang diberikan dalam bentuk relaksasi, berupa penundaan provided in the form of relaxation, in the form of postponing
pembayaran bunga yang di-deffered sampai akhir jangka deferred interest payments until the end of the restructuring
waktu retruksturisasi. Total nilai kredit yang direstrukturisasi period. The total value of the Loan restructured in 2023 is
di tahun 2023 adalah sebesar Rp192,791 miliar yang IDR 192.791 billion, which is divided into three types of
terbagi dalam tiga jenis kredit. loans.
Page 140
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
138 Bank Sulselbar
Kredit UMKM membukukan porsi kredit yang MSME Loan recorded the largest portion of Loan
direstrukturisasi akibat Covid-19 dengan nilai terbanyak restructured due to COVID-19, namely IDR 165.121 billion.
yakni Rp165,121 miliar. Kemudian, Kredit Konsumer Then, Consumer Loan with a Loan value of IDR 13,902
dengan nilai kredit Rp13,902 miliar dan Kredit Ritel dengan billion and Retail Loan with a Loan value of IDR 13,767
nilai Rp13,767 miliar. Data Kredit Restrukturisasi Sebagai billion. Restructuring Loan Data as Implementation of
Pelaksanaan POJK No.11/POJK.03/2020 berdasarkan POJK No.11/POJK.03/2020 based on Loan type can be
jenis kredit dapat dilihat pada tabel di bawah ini: seen in the table below:
KREDIT 2023 LOAN
Kredit Ritel 13.766.936.967 Retail Loan
Kredit Konsumer 13.902.254.437 Consumer Loan
Kredit Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) 165.121.415.084 Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) Loan
Jumlah 192.790.606.488 Amount
Bank Sulselbar juga melakukan restrukturisasi terhadap Bank Sulselbar is also restructuring debtors who have
debitur yang memiliki masalah selain karena Covid-19. problems other than Covid-19. In 2023, the total value of
Pada tahun 2023, nilai total kredit yang direstrukturisasi restructured Loan will be IDR 703.39 billion with a total of
adalah sebesar Rp703,39 miliar dengan jumlah debitur 325 debtors and a total of 14 sectors. This total restructuring
sebanyak 325 debitur dan jumlah sektor sebanyak 14 value decreased from 2022 which amounted to IDR 825.67
sektor. Nilai restrukturisasi total ini menurun dari tahun billion with the number of parties receiving restructuring
2022 yang sebesar Rp825,67 miliar dengan jumlah pihak being 482 debtors and the number of sectors receiving
yang mendapat restrukturisasi sebanyak 482 debitur dan restructuring being 13 sectors.
jumlah sektor yang mendapat restrukturisasi sebanyak 13
sektor.
Tahun Nilai Restrukturisasi Jumlah Debitur Jumlah Sektor
2023 Rp703,39 miliar 325 14
2022 Rp825,67 miliar 482 13
2021 Rp737,02 miliar 634 14
Page 141
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
139
[GRI 207-1, 207-2, 207-3, 207-4]
PENGUNGKAPAN PERPAJAKAN
TAX DISCLOSURE
Pajak adalah bagian yang tidak dapat dihindari dalam Taxes are an unavoidable part of the business world and
dunia bisnis dan pada dasarnya sangat penting untuk are fundamentally important to support the provision of
mendukung penyediaan layanan yang memungkinkan bagi enabling services to society, and the economy, and if done
masyarakat, perekonomian, dan jika dilakukan dengan correctly can support our planet to develop sustainably.
benar dapat mendukung bumi kita untuk berkembang
secara berkelanjutan.
[207-1]
Strategi Pajak Perusahaan
Corporate Tax Strategy
Perusahaan sebagai sebuah entitas bisnis memiliki tujuan The company as a business entity has the aim of generating
untuk bisa menghasilkan laba, baik melalui kegiatan profits, both through business operations and activities
operasi usaha maupun kegiatan di luar operasi usaha. outside of business operations. Apart from being required
Selain dituntut untuk bisa menghasilkan laba yang to be able to generate maximum profits, companies
maksimal Perusahaan juga harus dapat menerapkan must also be able to implement appropriate strategies
strategi yang tepat untuk bisa memaksimalkan kinerja to maximize their financial performance, one of which is
keuangannya, salah satunya melalui strategi perencanaan through tax planning strategies. Through the right strategy,
pajak. Melalui strategi yang tepat, Perusahaan dapat the Company can streamline its expenditure through Tax
mengefisiensikan pengeluarannya melalui Beban Pajak Expenses which will affect the amount of Profit After Tax.
yang akan memengaruhi besarnya Laba Setelah Pajak.
Di tahun 2023, Bank Sulselbar menerapkan strategi pajak In 2023, Bank Sulselbar will implement a tax strategy
melalui penerapan Strategi Tax Planning penerapan Pajak through the implementation of the Tax Planning Strategy
PPN atas Penyerahan Agunan yang Diambil Alih (AYDA). for implementing VAT Tax on the Delivery of Foreclosed
Strategi ini telah ditetapkan oleh manajemen melalui unit Collateral (AYDA). This strategy has been determined by
terkait seperti Divisi Keuangan dan Akuntansi beserta Unit management through related units such as the Finance
Penyelamatan dan Penyelesaian Kredit/UPPK. and Accounting Division along with the Loan Rescue and
Settlement Unit/UPPK.
Page 142
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023 140 Bank Sulselbar Sebagai salah satu penyumbang pajak daerah terbesar As one of the largest regional tax contributors in South di Provinsi Sulselbar, Bank Sulselbar senantiasa patuh Sulawesi Province, Bank Sulselbar always complies with terhadap kebijakan perpajakan yang telah ditetapkan oleh tax policies set by the central and regional governments. pemerintah pusat maupun daerah. Dengan menjadi Wajib By becoming a compliant taxpayer, it is hoped that you will Pajak yang patuh, diharapkan menjadi kunci lancar dan become the key to smooth and successful development suksesnya program dan kegiatan pembangunan di segala programs and activities in all fields so that our mission as a bidang, sehingga misi Kami sebagai mitra Pemerintah Regional Government partner in regional development can Daerah dalam pembangunan daerah dapat terwujud. be realized. [207-2] Tata Kelola, Pengontrolan, dan Manajemen Risiko Pajak Governance, Control and Tax Risk Management Sistem tata kelola perusahaan yang baik menjadi A good corporate governance system is a driving force pendorong bagi Bank Sulselbar untuk pengambilan for Bank Sulselbar to make responsible policies because kebijakan bertanggung jawab, karena pengelolaan good corporate management encourages transparency so perusahaan yang baik mendorong transparansi, sehingga that companies will tend not to commit legal and ethical perusahaan akan cenderung untuk tidak melakukan violations, especially related to tax obligations. Increasing pelanggaran hukum dan etika khususnya terkait dengan transparency in company management also has an impact kewajiban pajak. Peningkatan transparansi pengelolaan on improving the quality of company financial reports. A perusahaan berdampak juga pada peningkatan kualitas quality company financial report reflects that the company’s laporan keuangan perusahaan. Laporan keuangan financial reporting system is by applicable regulations and perusahaan yang berkualitas mencerminkan bahwa sistem provides a relevant and reliable picture of the company’s pelaporan keuangan perusahaan sudah sesuai dengan financial information for stakeholders. ketentuan yang berlaku dan memberikan gambaran informasi keuangan perusahaan yang relevan dan reliabel bagi pemangku kepentingan. Perusahaan akan cenderung memilih untuk menerapkan Companies will tend to choose to implement tax planning kebijakan strategi perencanaan pajak dengan risiko strategies with low risk to avoid future sanctions and the rendah untuk menghindari sanksi dikemudian hari dan impact of reducing the company’s reputation if they are dampak penurunan reputasi perusahaan jika dikemudian later proven to have violated tax law. Investors view tax hari terbukti melakukan pelanggaran hukum pajak. aggressive companies as high risk companies, so investors Investor memandang perusahaan yang agresif terhadap will tend to choose to invest in low risk companies with a pajak sebagai perusahaan yang berisiko tinggi, sehingga good reputation. The company’s tax planning strategy must investor akan cenderung memilih untuk berinvestasi pada be accompanied by a good governance system with the perusahaan yang memiliki risiko rendah dengan reputasi hope that the strategy taken by the company can provide yang baik. Strategi perencanaan pajak perusahaan financial benefits by improving the company’s financial harus dibarengi dengan sistem tata kelola yang baik performance. dengan harapan strategi yang diambil oleh perusahaan dapat memberikan dampak keuntungan finansial melalui peningkatkan kinerja keuangan perusahaan. Direksi Bank Sulselbar telah melakukan pengendalian The Board of Directors of Bank Sulselbar has exercised dalam proses bisnis di internal perusahaan melalui control over business processes at the internal company pengendalian risiko pajak dalam perusahaan. Sistem through tax risk control within the company. An internal pengendalian internal yang dirancang untuk memastikan control system designed to ensure accuracy and the keakuratan dan kelengkapan SPT dan laporan pajak completeness of the SPT and other tax reports is the Tax
Page 143
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
141
lainnya tersebut adalah Tax Control Framework (TCF) Control Framework (TCF) through the following steps:
melalui langkah-langkah:
1. Penetapan strategi pajak. Hal ini berkaitan dengan 1. Determinationtax strategy. This is related to direction
arahan atau panduan dari Direksi perusahaan atas or guidance from the company’s Board of Directors
pengelolaan risiko, toleransi risiko, pengambilan regarding risk management, risk tolerance, decision
keputusan dalam perencanaan pajak, dan kebijakan making in tax planning, and policies in reporting and
dalam pelaporan dan pembayaran pajak. paying taxes.
2. Penerapannya dilakukan secara komprehensif. Dalam 2. Implementation carried out comprehensively. To identify
rangka mengidentifikasi konsekuensi dan perlakuan the consequences and tax treatment of each material
pajak atas setiap transaksi yang material, Departemen transaction, the Tax Department must be involved in
Pajak harus dilibatkan pada seluruh tahapan proses all stages of the transaction process, from planning to
transaksi, mulai dari perencanaan hingga implementasi transaction implementation.
transaksi.
3. Adanya pembagian tanggung jawab. Hal ini 3. There is a division of responsibilities. This relates to the
berhubungan dengan pembagian peran dan tanggung division of roles and responsibilities among the Board of
jawab diantara Direksi, Senior Management, dan Directors, Senior Management, and the company’s Tax
Departemen Pajak perusahaan. Department.
a. Direksi bertanggung jawab atas desain, a. Directors are responsible for the design,
implementasi, dan efektivitas TCF. Senior implementation, and effectiveness of the TCF.
Management bertanggung jawab dalam Senior Management is responsible for developing
mengembangkan strategi pajak dengan persetujuan tax strategies with approval and supervision by the
dan supervisi oleh Direksi. Sementara, Departemen Board of Directors. Meanwhile, the Department of
Pajak bertanggung jawab dalam melaksanakan Tax is responsible for implementing the strategy.
strategi.
4. Proses pengelolaan pajak terdokumentasi. Seluruh 4. Process documented tax management. The entire tax
proses pengelolaan risiko pajak, termasuk elemen- risk management process, including elements-element
elemen kontrol seperti approval, otorisasi, review, dan controls such as approval, authorization, review, and
rekonsiliasi, harus didokumentasikan. reconciliation, must be documented.
5. Adanya pengujian atas TCF. Hal ini berhubungan 5. There is the testing of TCF. This relates to the process
dengan proses monitoring dan perbaikan kerangka of monitoring and improving the framework control, as
pengendalian, serta pengujian atas efektivitas desain well as testing the effectiveness of TCF design and
dan operasional TCF. operations.
6. Adanya pemberian jaminan. TCF mampu memberikan 6. They provide guarantees. TCF can provide guarantees
jaminan kepada stakeholders, termasuk otoritas pajak, to stakeholders, including tax authorities, regarding tax
bahwa risiko-risiko pajak dapat dikendalikan sehingga risks that can be controlled so that tax reports can be
laporan pajak dapat diandalkan. relied on.
Dalam merancang TCF, Perusahaan perlu terlebih dahulu In designing a TCF, the Company needs to first assess the risk
melakukan penilaian atas kondisi pengelolaan risiko pajak management conditions of current taxes. The assessment
saat ini. Penilaian dilakukan atas empat komponen utama is carried out on four main components in corporate tax
dalam pengelolaan risiko pajak perusahaan yaitu: (i) risk management, namely: (i) risk management policies
kebijakan dan prosedur pengelolaan risiko, (ii) kapasitas and procedures, (ii) capacity and competency of human
dan kompetensi sumber daya manusia dalam pengelolaan resources in tax management within the company, (iii) tax
pajak di internal perusahaan, (iii) proses bisnis pengelolaan management business processes, and (iv) data processing
pajak, dan (iv) pengolahan data dan sistem teknologi and information technology systems.
informasi.
Fokus dari penilaian ditujukan pada bagaimana keempat The focus of the assessment is aimed at how these
komponen tersebut berfungsi dalam mengidentifikasi, four components function in identifying, measuring the
Page 144
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
142 Bank Sulselbar
mengukur tingkat risiko, dan memitigasi risiko melalui level of risk, and mitigating risk through risk control and
kontrol dan monitoring risiko. Hasil penilaian atas kondisi monitoring. Results of the assessment of conditions the risk
pengelolaan risiko tersebut kemudian diolah dan dibedah management are then processed and dissected using gap
dengan menggunakan gap analysis. Hal ini dilakukan analysis. This is done by comparing ideal risk management
dengan membandingkan kondisi ideal pengelolaan risiko conditions with current risk management conditions.
dengan kondisi pengelolaan risiko saat ini.
Siklus perpajakan memiliki peran yang cukup vital dalam The tax cycle has a vital role in the company’s operational
kegiatan operasional perusahaan. Kesalahan dalam activities. Mistakes in fulfilling tax obligations will have
pemenuhan kewajiban perpajakan akan menimbulkan negative effects on the company. Therefore, management
efek buruk bagi perusahaan. Oleh karena itu, managemen with the help of Internal Auditors needs to build an effective
dengan bantuan Auditor Internal perlu membangun sistem internal control system to ensure that no errors occur in the
pengendalian internal yang efektif untuk memastikan tax cycle.
bahwa tidak terjadi kesalahan dalam siklus perpajakan.
Auditor Internal dapat berperan dalam siklus perpajakan Internal auditors can play a role in the tax cycle by increasing
dengan menambah kompetensi dan memiliki pemahaman their competence and having a deeper understanding of
yang lebih dalam bidang perpajakan. Hal ini agar auditor the field of taxation. This is so that auditors can design
dapat mendesain dan melakukan pengawasan SPI and carry out SPI supervision effectively. In addition, a
secara efektif. Selain itu, kebijakan whistleblowing dapat whistleblowing policy can be implemented to provide
diimplementasikan untuk memberikan dorongan serta encouragement and awareness to employees and
kesadaran kepada karyawan dan pejabat Bank Sulselbar officials of Bank Sulselbar to report fraud that occurs in
guna melaporkan fraud yang terjadi dalam perpajakan. taxation. Bank Sulselbar’s internal procedures and policies
Prosedur dan kebijakan internal Bank Sulselbar terkait regarding the Whistleblowing System (WBS) have been
Whistleblowing System (WBS) telah diatur dalam Surat regulated in the Directors’ Circular Letter Number SK/008/
Edaran Direksi Nomor SK/008/DIR/K/XII/2018 tanggal DIR/K/XII/2018 dated 19 December 2018 concerning the
19 Desember 2018 tentang Buku Pedoman Perusahaan Company Whistleblowing System Handbook.
Whistleblowing System.
[207-3]
Keterlibatan Pemangku Kepentingan dan Pengelolaan
Kepedulian yang Berkaitan dengan Pajak
Stakeholder Engagement and Management of Tax-Related Concerns
Pemegang saham memegang peranan penting untuk Shareholders play an important role in supervising company
melakukan pengawasan terhadap operasional perusahaan operations so that their interests can be accommodated.
agar kepentingannya dapat diakomodir. Tindakan Tax avoidance will hurt the company value which is
penghindaran pajak akan memberikan dampak negatif represented by the share value. Therefore, shareholders
terhadap nilai perusahaan yang diwakili dengan nilai will put pressure on management so that it is not involved in
saham. Oleh karena itu, para pemegang saham akan tax avoidance. Stakeholder involvement in terms of:
memberikan tekanan kepada pihak manajemen agar tidak
terkait dengan penghindaran pajak. Keterlibatan pemangku
kepentingan dalam hal:
1. Perlakuan yang Adil terhadap Pemegang Saham 1. Fair Treatment of Shareholders
Dengan adanya perlakuan yang adil terhadap With fair treatment of shareholders, supervision of
pemegang saham, maka pengawasan terhadap company operations will be more transparent and
jalannya perusahaan akan lebih transparan dan comprehensive. Such supervision will mitigate any tax
komprehensif. Pengawasan yang sedemikian akan avoidance actions carried out by the company.
Page 145
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
143
memitigasi setiap tindakan penghindaran pajak yang 2. Disclosure and Transparency
dilakukan oleh perusahaan. Transparency published by companies has the
2. Pengungkapan dan Transparansi advantage of minimizing the occurrence of corruption,
Transparansi yang dipublikasikan oleh perusahaan maintaining trust between interested parties inside
memiliki keuntungan yaitu dapat meminimalisir and outside the company, and minimizing companies
terjadinya korupsi, menjaga kepercayaan antara pihak- engaging in tax avoidance practices.
pihak yang berkepentingan di dalam maupun di luar
perusahaan, dan dapat meminimalkan perusahaan
dalam melakukan praktik penghindaran pajak.
Karena, semakin banyak informasi yang diungkap Because the more information is disclosed voluntarily,
secara suka rela, semakin banyak yang mengawasi the more people are monitoring the company’s
aktivitas perusahaan tersebut. Perusahaan akan selalu activities. Companies will always be easily monitored
dengan mudah dipantau oleh pemerintah, masyarakat, by the government, society, and interested parties so
dan pihak-pihak yang berkepentingan, sehingga that companies will think twice about tax evasion.
perusahaan tersebut akan berpikir dua kali untuk
melakukan penghindaran pajak.
3. Tanggung Jawab Direksi dan Dewan Komisaris 3. Responsibilities of the Board of Directors and Board of
Mekanisme pengawasan yang dilakukan oleh Dewan Commissioners
Komisaris adalah melalui pembahasan permasalahan The monitoring mechanism carried out by the Board
terkait perusahaan dalam rapat internal Dewan of Commissioners is through discussing company-
Komisaris dan rapat gabungan dengan Direksi. Salah related issues in internal meetings of the Board of
satu tindakan oportunistik manajemen yang menjadi Commissioners and joint meetings with the Board of
perhatian Dewan Komisaris adalah penghindaran Directors. One of management’s opportunistic actions
pajak. Hal ini karena tindakan tersebut dapat merugikan that is of concern to the Board of Commissioners is
para pemegang saham dalam jangka panjang. Dewan tax avoidance. This is because these actions can
Komisaris sangat efektif dalam melakukan pengawasan harm shareholders in the long term. The Board of
terhadap jalannya operasional perusahaan sehingga Commissioners is very effective in supervising the
mencegah terjadinya tindakan penghindaran pajak. company’s operations to prevent tax avoidance.
Penerapan Pajak PPN atas AYDA sesuai dengan PMK
Nomor 41 tahun 2023 (GRI 207-4)
The application of VAT tax on AYDA is by PMK Number 41 of 2023
1. Agunan adalah jaminan tambahan berupa barang 1. Collateral is additional collateral in the form of goods
yang diserahkan Debitur kepada Kreditur dalam handed over by the Debtor to the Loanor in the context of
rangka pemberian Kredit, Pembiayaan Berdasarkan providing Loan, Financing Based on Sharia Principles,
Prinsip Syariah, atau Pinjaman atas Dasar Hukum or Loans based on Pawn Law, by the provisions of laws
Gadai, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- and regulations in the financial sector.
undangan di sektor keuangan.
2. Agunan Yang Diambil Alih (AYDA) adalah aset yang 2. Foreclosed Collateral (AYDA) is an asset acquired by
diperoleh Bank, baik melalui pelelangan maupun di luar the Bank, either through auction or outside of auction.
pelelangan. Hal ini berdasarkan penyerahan secara This is based on voluntary surrender by the collateral
sukarela oleh pemilik agunan atau berdasarkan kuasa owner or based on the authority to sell outside of auction
untuk menjual di luar lelang dari pemilik agunan. from the collateral owner.
Penyerahan ini terjadi karena debitur tidak memenuhi This surrender occurred because the debtor did not
kewajibannya kepada Bank. Dengan kata lain, AYDA fulfill his obligations to the Bank. In other words, AYDA is
adalah agunan antara Kreditur Bank dan Debitur collateral between bank loans and individual/company
Page 146
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
144 Bank Sulselbar
perseorangan/perusahaan yang melakukan perjanjian debtors who enter into debt and receivable agreements
utang piutang dengan adanya jaminan berupa aset with collateral in the form of personal assets or land. So,
pribadi atau tanah. Sehingga dalam kegiatan utang in these debt and receivable activities, the land assets
piutang tersebut, aset tanah yang dijaminkan berupa that are guaranteed are in the form of asset units at the
satuan aktiva pada Bank peminjam atau kreditur. borrowing bank or Loanor.
Kondisi AYDA bisa terjadi karena pemilik agunan atau AYDA conditions can occur because the collateral owner or
Debitur lalai dalam memenuhi kewajibannya. Proses bisnis debtor is negligent in fulfilling their obligations. The general
penanganan pembiayaan bermasalah secara umum dapat business process for handling problematic financing can be
dilihat dari bagan di bawah ini: seen in the chart below:
Penagihan
Pembiayaan Bermasalah
Dana
Pembiayaan Debitur Kollektibilitas
1 3 3 4 5
Kreditur
Lancar Dalam Kurang Diragukan Macet
Agunan Perhatian Lancar
ke Bank khusus
Penyelesaian dengan
Restrukturisasi
Hak Hak Hipotik Fiducia Gadai
Tanggungan
Penyelesaian Dengan Penjualan Agunan / Eksekusi
Hak Tanggungan / Hipotik
Tanah Barang Tidak Bergerak Barang Bergerak Barang dikuasai
dikuasai Debitur dikuasai Debitur Debitur
Penyerahan BKP untuk jaminan utang - piutang tidak Pembiayaan Selesai Sesuai Akad
dikenai PPN ( PS 1A (2) UU PPN )
Pasal 10 Ayat 3 KREDIT BERMASALAH
Penyelesaian dengan Penyelesaian Dengan Penjualan Agunan / Eksekusi
3) Agunan sebagaimana dimaksud pada Restrukturisasi Hak Tanggungan / Hipotik
ayat 2 mempakan BKP yang diambil alih
oleh kreditur berdasarkan :
• Hak tanggungan atas tanah Tahapan :
Penyelesaian Melalui 1. Kolektibilitas Macet
serta benda-benda yang berkaitan
dengan tanah ; Agunan 2. Diterbitkan surat peringatan I, II
• Jaminan Fidusia ; dan III
• Hipotek ; 3. Agunan telah di ikat sempurna
• Gadai ; atau 4. Nasabah tidak memiliki kemampuan
• Pembelian sejenis lainnya membayar meskipun dilakukan
restrukturisasi
Macam - Macam Jenis Agunan
Hak Tanggungan Hak Hipotik Fiducia Gadai
Tanah Barang Tidak Bergerak Barang Bergerak Barang dikuasai
dikuasai Debitur dikuasai Debitur Debitur
Pasal 10 Ayat 4
3) Ketentuan mengenai batasan penyerahan agunan yang di ambil alih oleh kreditur, saat terutang, tata cara
pemungutan, penyetoran dan pelaporan PPN terutang atas penyerahan agunan yang diambil alih oleh kreditur
Penjualan Sukarela
diatur dengan peraturan menteri .
Pembiayaan Bermasalah
Strategi Penyelesaian
out out
way way
1st 1st
Menyelesaikan pembiayaan dengan Menyelesaikan pembiayaan dengan Eksekusi Tanggungan
sumber Pengembalian penjualan agunan / jaminan / aset Fiducia Hipotik
Penagihan Penjualan Paksa
Penjualan Sukarela
Restrukturisasi Lelang
Inovasi Parate Executie Flate Executie
Page 147
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
145
Sehingga dalam penyelesaian kredit macet yang dilakukan So, in resolving bad loans carried out by the Bank, there are
oleh Bank terdapat 2 (dua) mekanisme, yaitu mekanisme 2 (two) mechanisms, namely the AUCTION and OUTSIDE
LELANG dan DI LUAR LELANG. AUCTION mechanisms.
Regulasi PMK No.41 Tahun 2023, mengatur penerapan PMK Regulation No. 41 of 2023, regulates the application
perlakuan pajak PPN khusus penyelesaian kredit of special VAT tax treatment for Loan settlement using a
dengan mekanisme di luar lelang dengan 2 (dua) proses mechanism outside the auction with 2 (two) collateral
pengambilalihan agunan, yaitu Kreditur dalam hal ini adalah takeover processes, namely the Loanor, in this case, is the
pihak Bank membantu Debitur dalam melakukan penjualan Bank assisting the Debtor in selling the collateral and the
agunan dan Bank membeli agunan (offset) kemudian Bank purchasing the collateral (offset) then sell it. In this
menjualnya. Pada proses ini, Pajak PPN baru terhutang process, new VAT tax is payable when the collateral is sold
pada saat penjualan agunan kepada pembeli akhir yang to the final buyer by the Bank at a rate of 10% x IJ% x
dilakukan oleh Bank dengan tarif 10% x I J% x Harga Jual Selling Price (1.1% x Selling Price).
(1,1% x Harga Jual).
Sedangkan untuk mekanisme "Lelang" yang dilakukan oleh Meanwhile, for the “Auction” mechanism carried out by
Balai lelang (KPKLN), pihak regulator belum menerbitkan the Auction Center (KPKLN), the regulator has not issued
turunan PMK yang mengatur secara teknis, sehingga a PMK derivative that regulates technically, so the sale of
penjualan agunan yang diambil alih (AYDA) yang di lakukan foreclosed collateral (AYDA) carried out by the Bank in
oleh Bank secara "Lelang" tidak terhutang PPN sampai an “Auction” is not subject to VAT according to the PMK
aturan PMK di terbitkan oleh pihak regulator. regulations published by the regulator.
POKOK PENGATURAN PMK PENGAMBIL ALIHAN AGUNAN PMK 41 Tahun 2023
Simflikasi : Penjualan agunan kepada pembeli
akhir dilakukan oleh kreditur
Kreditur
Kreditur
Membantu
Membantu
Menjual
Menjual
Agunan
Agunan
PPN 1,1%
Diluar
Debitur Kreditur Pembeli
Lelang
Kreditur Membeli
Agunan (Offset)
Kemudian Menjual
Debitur Menyerah- Penyelesaian Kredit
Default Macet
kan Jaminan
PPN 1,1%
Debitur Kreditur
Debitur Pembeli
Lelang
X PPN
Mekanisme PPN
PMK Lelang
Bukan penyerahan
BKP (Ps 1A (1) UU
PPN )
R PMK Masih Pembahasan
Dampak Penerapan pada PT Bank Sulselbar Impact of Implementation on PT Bank
· Setiap aktivitas penjualan AYDA dalam rangka Sulselbar
penyelesaian kredit Debitur yang bermasalah oleh · Every AYDA sales activity in the context of resolving
Kreditur dalam hal ini Bank Sulselbar merupakan problematic Debtor Loan by Loanors, in this case, Bank
objek pemungutan PPN yang dipungut kepada Pihak Sulselbar, is the object of VAT collection which is levied
Pembeli Akhir, sehingga Bank Sulselbar mempunyai on the Final Buyer, so Bank Sulselbar must collect
kewajiban untuk melakukan pemungutan PPN atas VAT on collateral sales transactions (for the auction
transaksi penjualan agunan (untuk mekanisme lelang mechanism waiting for the PMK to be issued) so that
Bank Sulselbar has a tax obligation to transfer/pay VAT
Page 148
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
146 Bank Sulselbar
menunggu PMK terbit), sehingga Bank Sulselbar timbul levies on tax account code (KAP) “41 1211” with deposit
kewajiban perpajakan untuk melakukan pelimpahan/ type code (KJS) “I00” and report it in the SPT for the
pembayaran atas pungutan PPN pada kode akun pajak VAT tax period no later than the end of the following
(KAP) "41 1211" dengan kode jenis setoran (KJS) "I00" month after the end tax period and before the VAT tax
dan melaporkannya dalam SPT masa pajak PPN paling return.
lambat akhir bulan berikutnya setelah berakhirnya masa
pajak dan sebelum SPT masa pajak PPN. · Bank Sulselbar is required to make a tax invoice or
· Bank Sulselbar wajib membuat faktur pajak atau certain document which is equivalent to a tax invoice
dokumen tertentu yang dipersamakan dengan faktur containing at least the following information (Article 4
pajak dengan paling sedikit memuat keterangan Paragraph 3 PMK 41/2023):
informasi (Pasal 4 Ayat 3 PMK 41/2023) sebagai
berikut:
- Nomor dan tanggal dokumen - Document number and date
- Nama dan NPWP Bank - Bank name and NPWP
- Nama dan NPWP/NIK Debitur - Debtor’s name and NPWP/NIK
- Nama dan NPWP/NIK Pembeli Agunan - Name and NPWP/NIK of Collateral Buyer
- Uraian Barang/Agunan yang Dijual - Description of goods/collateral being sold
- Dasar Pengenaan Pajak (DPP) - Tax Imposition Basis (DPP)
- Jumlah PPN yang di Pungut - Amount of VAT collected
· Penerapan PMK 41/2023 mulai berlaku tanggal 01 · The implementation of PMK 41/2023 will come into
Mei 2023 effect on 01 May 2023
Tax Planning & Rekomendasi Tax Planning & Recommendation
· Bank Sulselbar melalui unit terkait (Unit Penyelamatan · Bank Sulselbar through the related unit (Loan Rescue
dan Penyelesaian Kredit/UPPK) membuat alur dan and Settlement Unit/UPPK) created technical flows and
mekanisme teknis dalam proses penjualan agunan mechanisms in the collateral sales process (AYDA)
(AYDA) yang disesuaikan dengan PMK No.41/2023. which are adjusted to PMK No.41/2023.
· Membuat dokumen tagihan/invoice atas penjualan
agunan kepada pembeli dengan memuat informasi · Create billing documents/invoices for the sale of
keterangan yang diatur sesuai dengan PMK No.41/2023. collateral to buyers containing information as regulated
· Untuk dokumen dalam kepentingan perpajakan by PMK No.41/2023.
ditatausahakan oleh Unit Penyelesaian dan · Documents for tax purposes are administered by the
Penyelamatan Kredit (UPPK) dan salinan disampaikan Loan Settlement and Rescue Unit (UPPK) and copies
KC Unit Kerja Divisi Akuntansi dan Keuangan (DKA). are submitted by the Accounting and Finance Division
Unit Kerja Divisi Akuntansi dan Keuangan (DKA) (DKA) Work Unit KC. The Accounting and Finance
melakukan pelimpahan/pembayaran dan pelaporan Division (DKA) Work Unit carries out tax transfers/
pajak (SPT) sesuai dengan batas waktu yang di payments and reporting (SPT) within the time limits set
tetapkan oleh regulasi perpajakan. by tax regulations.
· Melakukan sosialisasi kepada petugas/PIC cabang · Conduct outreach to branch officers/PICs regarding
mengenai petunjuk teknis implementasi penerapan technical instructions for implementing the sale of
penjualan Agunan yang diambil alih (AYDA) berdasarkan foreclosed collateral (AYDA) based on PMK 41 of 2023.
PMK 41 Tahun 2023.
Page 149
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
147
[GRI 301; 302; 303; 304; 305; 306] [6.d.; 6.e.3.a.; 6.e.3.b.; 6.e.4.a.; 6.e.4.b.;
6.e.5.; 6.e.6.] [F.4.; F.5.; F.6.; F.7.; F.8.; F.11.; F.12.; F.13.; F.14.; F.16.]
Kinerja Lingkungan Hidup
Environmental Performance
Page 150
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023 148 Bank Sulselbar [GRI 2-27] Komitmen Melestarikan Lingkungan Commitment to Preserve the Environment Perubahan iklim merupakan tantangan global yang menjadi Climate change is a global challenge that is an important isu penting bagi seluruh masyarakat global dan terus issue for the entire global community and continues to be dicari didiskusikan untuk mencari solusinya. Perjuangan discussed to find a solution. The global struggle to face global menghadapi perubahan iklim yang dideklarasikan climate change, which was declared through the Paris melalui Perjanjian Paris pada tahun 2015 dan diperkuat Agreement in 2015 and strengthened by the Glasgow dengan Pakta Iklim Glasgow pada tahun 2021, menuntut Climate Pact in 2021, demands the support of all parties, dukungan semua pihak termasuk korporasi dunia seperti including world corporations such as Bank Sulselbar. Bank Sulselbar. Meski bidang usaha yang dijalankan Bank tidak berdampak Even though the business sector carried out by the langsung terhadap lingkungan, namun sebagai lembaga Bank does not have a direct impact on the environment, intermediasi yang menyalurkan kredit dan pembiayaan as an intermediary institution that distributes loans and kepada debitur, Bank memiliki peran besar dalam menjaga financing to debtors, the Bank has a big role in preserving kelestarian lingkungan. Posisi strategis Bank menuntut the environment. The Bank’s strategic position demands komitmen dan dukungan terhadap pencapaian Tujuan commitment and support for achieving the Sustainable Pembangunan Berkelanjutan yang mencakup tidak hanya Development Goals which include not only economic kinerja ekonomi, tetapi juga risiko lingkungan dan sosial performance but also environmental and social risks that yang secara signifikan akan memengaruhi pencapaian will significantly influence the achievement of sustainability. keberlanjutan. Bank Sulselbar mendukung sepenuhnya upaya-upaya Bank Sulselbar fully supports efforts to switch to a more untuk beralih ke sistem ekonomi yang lebih ramah environmentally friendly and climate-friendly economic lingkungan dan ramah iklim (green economy) yang system (green economy) launched by the Government dicanangkan Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan through the Ministry of the Environment (KLH). These efforts Hidup (KLH). Upaya tersebut sejalan dan merupakan are in line with and are a form of the Bank’s compliance with bentuk kepatuhan Bank terhadap Undang-Undang No.32 Law No. 32 of 2009 concerning Environmental Protection Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan and Management, which requires all economic activities to Lingkungan Hidup, yang mengharuskan semua aktivitas comply to realize long-term and sustainable environmental ekonomi patuh untuk mewujudkan kelestarian lingkungan sustainability. jangka panjang dan berkesinambungan. Sebagai institusi keuangan yang bertanggung jawab, As a responsible financial institution, Bank Sulselbar is Bank Sulselbar berkomitmen untuk turut serta menjaga committed to participating in preserving the environment kelestarian lingkungan hidup melalui berbagai inisiatif through various environmental conservation initiatives, pelestarian lingkungan, penerapan kegiatan operasional implementing environmentally friendly operational activities, ramah lingkungan, hingga penyaluran kredit pada and distributing loans to environmentally friendly business kegiatan usaha berwawasan lingkungan. Selain itu, activities. In addition, to reduce environmental impacts, the untuk mengurangi dampak lingkungan, Bank melakukan Bank carries out management for efficient use of energy, pengelolaan untuk efisiensi penggunaan energi, air, kertas, water, and paper, as well as implementing sustainable serta menerapkan kebijakan pembiayaan berkelanjutan financing policies or green finance. atau pembiayaan hijau (green finance). Bank Sulselbar juga menyadari pengabaian terhadap Bank Sulselbar is also aware that ignoring environmental ketentuan lingkungan berpotensi meningkatkan risiko provisions has the potential to increase Credit Risk, legal kredit, risiko hukum, dan risiko reputasi bagi bisnis Bank.
Page 151
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
149
Untuk itu, Bank perlu memahami dan menguasai lebih baik risk, and reputation risk for the Bank’s business. For this
mengenai manajemen risiko lingkungan hidup, melalui reason, the Bank needs to better understand and master
serangkaian inisiatif pelestarian lingkungan dan penerapan environmental risk management, through a series of
prinsip ramah lingkungan baik dalam aktivitas operasional environmental conservation initiatives and the application
maupun penyaluran kredit Bank. of environmentally friendly principles in both operational
activities and the distribution of Bank Loan.
Bank memberikan perhatian serius terhadap Analisa The Bank pays serious attention to Environmental Impact
Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) bagi perusahaan Analysis (AMDAL) for large-scale or high-risk companies.
berskala besar atau berisiko tinggi. Dengan berpatokan By referring to AMDAL when deciding on financing, it is
pada AMDAL saat memutuskan pembiayaan, diharapkan hoped that projects financed by Bank Sulselbar will maintain
proyek-proyek yang dibiayai Bank Sulselbar tetap environmental sustainability. Bank Sulselbar also does not
menjaga kelestarian lingkungan. Bank Sulselbar juga tolerate business practices that conflict with humanitarian
tidak menoleransi praktik-praktik usaha yang bertentangan norms, social norms, and the Labor Law, one of the
dengan norma kemanusiaan, norma sosial, dan Undang- implementations of which is that the Bank will not finance
Undang Ketenagakerjaan yang salah satu implementasinya companies or sectors that can damage the environment.
Bank tidak akan membiayai perusahaan atau sektor yang
dapat merusak lingkungan.
Merujuk pada penjelasan POJK No.51/2017 tentang Referring to the explanation of POJK No.51/2017 regarding
prioritas penyusunan RAKB (Pasal 7), sejumlah proyek priorities for preparing RAKB (Article 7), several projects
yang sejalan dengan penerapan keuangan berkelanjutan. are in line with the implementation of sustainable finance.
Antara lain, energi terbarukan (pembangkit listrik tenaga Among other things, renewable energy (hydroelectric power,
air, tenaga panas bumi, tenaga angin, tenaga surya, tenaga geothermal power, wind power, solar power, biogas power,
biogas, biomass serta sumber-sumber energi terbarukan biomass, and other renewable energy sources determined
lainnya yang ditetapkan oleh pemerintah); efisiensi by the government); energy efficiency (replacement of
energi (penggantian chiller air conditioner, penggantian air conditioner chillers, replacement of energy-saving
mesin tekstil hemat energi, renovasi bangunan untuk textile machines, building renovations to increase energy
meningkatkan efisiensi energi), pertanian berkelanjutan efficiency), sustainable agriculture (organic farming and
(pertanian organik dan produsen pupuk kompos), compost fertilizer producers), sustainable fisheries (fishing
perikanan berkelanjutan (aktivitas penangkapan ikan activities without trawl nets and blasters), green building
tanpa jala pukat harimau dan peledak), proyek bangunan projects (environmentally friendly building construction),
hijau (pembangunan gedung ramah lingkungan), dan and environmentally friendly tourism (tourism to improve
pariwisata ramah lingkungan (wisata untuk memperbaiki biodiversity, conserve fauna and other natural resources).
keanekaragaman hayati, konservasi fauna, dan sumber
daya alam lainnya).
[6.d.1.] [F.4.]
Kredit Berwawasan Lingkungan
Environmentally Friendly Loan
Sebagai penyedia jasa perbankan, salah satu wujud As a provider of banking services, one form of commitment
komitmen yang dapat dilakukan Bank Papua adalah that Bank Sulselbar can make is the distribution of
penyaluran kredit berbasis lingkungan atau kredit ramah environmentally based Loan or environmentally friendly
lingkungan untuk mendukung keuangan berkelanjutan Loan to support sustainable finance as planned by the OJK in
yang dicanangkan OJK dalam POJK No.51/POJK.03/2017 POJK No.51/POJK.03/2017 concerning the Implementation
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga of Sustainable Finance for Financial Services Institutions,
Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. Penerapan Issuers, and Public Companies. The implementation
keuangan berkelanjutan akan meningkatkan daya tahan of sustainable finance will increase the resilience and
dan daya saing lembaga jasa keuangan termasuk Bank competitiveness of financial service institutions including
Papua, sehingga mampu tumbuh dan menyediakan Bank Sulselbar so that they can grow and provide the
sumber pendanaan yang dibutuhkan masyarakat dan di
Page 152
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
150 Bank Sulselbar
saat bersamaan tetap menjaga kelestarian lingkungan. funding sources needed by the community while at the
same time maintaining environmental sustainability.
Merujuk POJK No.51/2017 tentang Keuangan Berkelanjutan
dalam penjelasan Pasal 7, disebutkan sejumlah proyek Referring to POJK No.51/2017 concerning Sustainable
yang sejalan dengan penerapan keuangan berkelanjutan Finance in the explanation of Article 7, several projects
antara lain: are mentioned that are in line with the implementation of
1) Energi terbarukan (pembangkit listrik tenaga air, tenaga sustainable finance, including:
panas bumi, tenaga angin, tenaga surya, tenaga biogas, 1) Renewable energy (hydroelectric power, geothermal
biomass serta sumber-sumber energi terbarukan power, wind power, solar power, biogas power, biomass,
lainnya yang ditetapkan oleh Pemerintah); and other renewable energy sources determined by the
2) Efisiensi energi (penggantian chiller air conditioner, Government);
penggantian mesin tekstil hemat energi, renovasi 2) Energy efficiency (replacing air conditioner chillers,
bangunan untuk meningkatkan efisiensi energi); replacing energy-saving textile machines, building
3) Pertanian berkelanjutan (pertanian organik dan renovations to increase energy efficiency);
produsen pupuk kompos); 3) Sustainable agriculture (organic farming and compost
4) Perikanan berkelanjutan (aktivitas penangkapan ikan fertilizer producers);
tanpa jala pukat harimau dan peledak); 4) Sustainable fisheries (fishing activities without trawl
5) Proyek bangunan hijau (pembangunan gedung ramah nets and explosives);
lingkungan); dan 5) Green building projects (environmentally friendly
6) Pariwisata ramah lingkungan (wisata untuk memperbaiki building construction); And
keanekaragaman hayati, konservasi fauna dan sumber 6) Environmentally friendly tourism (tourism to improve
daya alam lainnya). biodiversity, conserve fauna and other natural
resources).
[GRI 301-1] [6.d.2.] [F.5.]
Operasional Ramah Lingkungan
Environmentally Friendly Operations
Undang-Undang No.32 Tahun 2009 tentang Perlindungan Law No. 32 of 2009 concerning Environmental Protection
dan Pengelolaan Lingkungan Hidup menjadi pedoman Bank and Management is Bank Sulselbar’s guideline for
Sulselbar dalam menjalankan kegiatan operasional yang carrying out operational activities that are increasingly
semakin ramah lingkungan. Menjaga kualitas lingkungan environmentally friendly. Maintaining environmental quality
adalah salah satu hal terpenting yang harus dilakukan oleh is one of the most important things that must be done by
segenap Insan Bank. Dalam setiap kegiatan operasional all Bank Personnel. In every operational activity carried
yang dilakukan, Bank Sulselbar sangat peduli dengan out, Bank Sulselbar is very concerned with environmental
kelestarian dan pelestarian lingkungan. Praktik operasional sustainability and preservation. Environmentally friendly
ramah lingkungan yang dilakukan Bank Sulselbar antara operational practices carried out by Bank Sulselbar
lain, menerapkan prinsip 3R (Reuse, Reduce dan Recycle), include, among others, implementing the 3R principle
berupaya sebaik mungkin mengelola dan menghemat (Reuse, Reduce, and Recycle), trying as best as possible
penggunaan energi listrik, bahan bakar minyak (BBM), air, to manage and save on the use of electrical energy, fuel oil
limbah, dan sebagainya. (BBM), water, waste, and so on.
Dalam Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) In Bank Sulselbar’s 2023 Sustainable Finance Action
Bank Sulselbar tahun 2023, salah satu pilar untuk Plan (RAKB), one of the pillars for realizing the Bank’s
merealisasikan visi dan misi keberlanjutan Bank adalah sustainability vision and mission is “Protecting and
“Menjaga dan Melestarikan Alam dan Lingkungan”. Di Preserving Nature and the Environment”. Where the priority
mana target kegiatan prioritas untuk tahun 2023 adalah: activity targets for 2023 are:
1. Knowledge Management Forum terkait RAKB melalui 1. Knowledge Management Forum related to RAKB
E-Learning dengan indikator pencapaian tingkat through E-Learning with indicators of achieving the level
penggunaan E-Learning oleh karyawan mencapai of use of E-Learning by employees reaching 100%.
100%.
Page 153
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
151
2. Gedung Kantor Pusat Bank yang ramah energi dan 2. Energy and environmentally friendly Bank Head Office
lingkungan dengan indikator pencapaian: Building with achievement indicators:
a) Penggunaan lampu LED dari solar panel untuk a) Use of LED lights from solar panels for lighting in the
lampu penerangan pada area pekarangan dan yard and parking area of the Makassar Head Office
parkiran Kantor Pusat dan Cabang Utama Makassar. and Main Branch.
b) Efisiensi penggunaan listrik minimal 10% pada b) Electricity use efficiency of at least 10% at Head
Kantor Pusat dan Cabang Utama Makassar. Office and Makassar Main Branch.
3. Pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan 3. Implementation of the Social and Environmental
Lingkungan (TJSL) dengan indikator pencapaian Responsibility (TJSL) program with indicators of
pelaksanaan program TJSL yang sesuai rencana. achieving the implementation of the TJSL program
according to plan.
Langkah ini menjadi langkah yang berkesinambungan This step is a continuous and sustainable step, where in
dan berkelanjutan, di mana pada tahun 2023-2026, target 2023-2026, the activity target is expanded to become
kegiatan diperluasmenjadi gedung Kantor Pusat Bank dan energy and environmentally friendly Bank Head Office and
Kantor Cabang yang ramah energi dan lingkungan, dengan Branch Office buildings, with the expected achievement
indikator pencapaian yang diharapkan adalah: indicators being:
1. Pengaturan pemilahan sampah. 1. Waste sorting arrangements.
2. Perumusan dan penyusunan SOP penggunaan solar 2. Formulation and preparation of SOPs for the use of
panel pada rumah ATM. solar panels in ATM houses.
3. Reviu penggunaan kendaraan operasional yang ramah 3. Review of the use of environmentally friendly operational
lingkungan. vehicles.
Bank pada penerapan RAKB jangka menengah 2023- In implementing the 2023-2026 medium-term RAKB,
2026 juga menetapkan target kegiatan prioritas lain terkait the Bank also set other priority activity targets related to
pembiayaan, yakni penyusunan kebijakan penyaluran financing, namely the preparation of Lending/Financing
kredit/pembiayaan, serta analisis dan asesmen yang lebih distribution policies, as well as more prudent and
prudent dan komprehensif atas kredit/pembiayaan berbasis comprehensive analysis and assessment of green lending-
green lending. Indikator pencapaiannya adalah penerapan based Lending/Financing. Indicators of achievement are
kebijakan pendanaan berbasis green funding dan the implementation of green funding-based funding policies
dukungan kepada pengembangan sektor-sektor ekonomi and support for the development of priority economic sectors
prioritas yang memiliki multiplier effect tinggi termasuk that have a high multiplier effect, including the distribution
penyaluran kredit/pembiayaan pada sektor-sektor usaha of Lending/Financing to environmentally friendly business
ramah lingkungan dan tersertifikasi pengelolaan AMDAL sectors and certified AMDAL management (green lending),
(green lending), serta usaha UMKM. as well as MSME businesses.
Green Office Green Office
Jenis Kegiatan Langkah-langkah-Type of Activity Steps
a. Budaya hemat energi dan 1. Penggantian penerangan kantor dengan lampu LED 1. Replacement of office lighting with LED lights from
langkah pengurangan emisi dari solar panel untuk lampu penerangan pada area solar panels for lighting in the yard and parking area
pekarangan dan parkiran Kantor Pusat dan Cabang of the
Head Office and Makassar Main Branch
Utama Makassar 2. Electricity use efficiency of at least 10% at Head
2. Efisiensi penggunaan listrik minimal 10% pada Kantor Office and Makassar Main Branch.
Pusat dan Cabang Utama Makassar. 3. Effective and efficient use of work time and office
3. Penggunaan waktu kerja dan alat elektronik kantor efektif electronic equipment by not leaving the PC on all
dan efisien dengan tidak membiarkan PC dalam kondisi day; unplugging the cellphone charger when not in
On seharian; mencabut charger HP saat tidak digunakan; use; Using air conditioning and lighting wisely
menggunakan AC dan lampu penerangan dengan bijak
Page 154
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
152 Bank Sulselbar
Jenis Kegiatan Langkah-langkah-Type of Activity Steps
b. Paperless 1. Menggunakan kertas bekas sebagai catatan atau 1. Using waste paper as notes or internal documents
dokumen-dokumen internal 2. Using documents digitally: PDF and others
2. Menggunakan dokumen secara digital: PDF dan lain-lain 3. Carrying out digitalization processes and
3. Melakukan proses digitalisasi dan sistem teknologi technology systems to replace the use of paper in
untuk menggantikan pemakaian kertas dalam proses office operational processes. Bank Sulselbar uses
operasional kantor. Bank Sulselbar menggunakan aplikasi the BITRIX application for correspondence and
BITRIX untuk persuratan dan dokumen-dokumen internal internal bank documents
bank
c. Penggunaan aplikasi Aplikasi-aplikasi layanan Bank yang mengurangi kegiatan Bank service applications that reduce face-to-face
perbankan untuk tatap muka dan pertemuan langsung antara petugas dan activities and direct meetings between officers and
mendukung penghematan nasabah, sehingga mengurangi pemakaian ATK customers, thereby reducing ATK usage
[301-1] [6.d.2.] [F.5.]
Pemakaian Kertas
Paper Usage
Kegiatan dan proses bisnis Bank Sulselbar memanfaatkan Bank Sulselbar’s business activities and processes utilize the
penggunaan kertas sebagai bahan baku dalam proses use of paper as a raw material in administrative processes,
administrasi, korespondensi, serta kebutuhan terkait correspondence, as well as customer-related needs such
nasabah seperti pembukaan rekening dan layanan lain. as opening accounts and other services. To minimize paper
Untuk meminimalisir konsumsi kertas, Bank mengupayakan consumption, the Bank strives for business activities that
kegiatan usaha yang berorientasi pada penggunaan are oriented towards minimum paper use (paperless). One
kertas yang minimum (paperless). Salah satunya dengan way is to update the Bank Cash Withdrawal and Deposit
melakukan Pembaharuan form Tarik dan Setor Tunai Bank form by simply printing the validation. In this way, the Bank
cukup dengan melakukan cetak validasi. Dengan demikian, can contribute to forest sustainability, although indirectly.
Bank dapat berkontribusi terhadap kelestarian hutan
walaupun secara tidak langsung.
Berbagai pekerjaan administratif yang membutuhkan Various administrative jobs that require a lot of paper usage
banyak sekali penggunaan kertas dikurangi dengan are reduced by establishing an online system, such as:
membentuk sistem online, seperti: 1. Request and approve orders for printed materials
1. Permintaan dan persetujuan pemesanan barang and inventory;
cetakan dan inventaris; 2. Application and approval of official travel;
2. Pengajuan dan persetujuan perjalanan dinas; 3. Leave application and approval;
3. Pengajuan dan persetujuan cuti; 4. Submission and approval of employee performance
4. Pengajuan dan persetujuan penilaian kinerja pegawai; appraisals;
5. Pencatatan kehadiran pegawai. 5. Recording employee attendance.
Sepanjang tahun 2023, penggunaan kertas untuk tujuan Throughout 2023, paper usage for Bank Sulselbar’s
proses bisnis Bank Sulselbar adalah sebanyak 4.870 rim. business processes will be 4,870 reams. Paper usage in
Pemakaian kertas di tahun 2023 ini meningkat signifikan 2023 will increase significantly by 70.52% compared to the
70,52% dibandingkan penggunaan kertas Perusahaan Company’s paper usage in 2022 which was 2,856 reams.
pada tahun 2022 yang sebanyak 2.856 rim. Kenaikan The increase in paper consumption at Bank Sulselbar
konsumsi kertas di Bank Sulselbar menunjukkan adanya shows the expansion and growth of the company’s business
ekspansi dan pertumbuhan bisnis perseroan yang mau which inevitably has an impact on material consumption.
tidak mau berdampak pada konsumsi material.
Page 155
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
153
Penggunaan Kertas Paper Usage
2023 2022 2021
Penggunaan Kertas Paper Usage
4.870 rim 2.856 rim 3.100 rim
[GRI 302-1; 302-3; 302-4] [6.d.3.a.; 6.d.3.b.] [F.6.; F.7.]
Konsumsi Energi
Energy Consumption
Bank Sulselbar berkomitmen untuk secara efisien Bank Sulselbar is committed to efficiently using Natural
menggunakan Sumber Daya Alam (SDA) dalam seluruh Resources (SDA) in all its operations and business
kegiatan operasi dan bisnisnya. Hal ini tercermin dari activities. This is reflected in the recording in volume
pencatatan dalam bentuk volume untuk berbagai form for various uses of natural resources such as paper,
pemanfaatan SDA seperti kertas, listrik, BBM, dan air. Bank electricity, fuel, and water. Bank Sulselbar also records the
Sulselbar juga mencatat volume limbah dan pengelolaannya volume of waste and its management so that it does not
agar tidak merusak lingkungan di wilayah Sulselbar. damage the environment in the Sulselbar region.
Energi listrik dan BBM merupakan salah satu kebutuhan Electrical energy and fuel are vital needs for the Bank to
vital bagi Bank untuk menjalankan operasionalnya. Bank carry out its operations. Bank Sulselbar uses electrical
Sulselbar menggunakan energi listrik dari PT PLN (Persero) energy from PT PLN (Persero) and fuel purchased from
dan BBM yang dibeli dari SPBU milik PT Pertamina gas stations owned by PT Pertamina (Persero) or other
(Persero) atau produsen lain. Energi listrik antara lain producers. Electrical energy is used, among other things,
digunakan untuk penerangan, menyalakan berbagai for lighting, and powering various work facilities and
sarana dan prasarana kerja, seperti perangkat elektronik, infrastructure, such as electronic devices, air conditioning,
AC, fotokopi, kulkas, dan lain sebagainya. Sementara BBM photocopying, refrigerators, and so on. Meanwhile, fuel is
dipakai untuk operasional kendaraan dan bahan bakar used for vehicle operations and generator fuel if there is a
genset jika terjadi masalah dalam pasokan listrik. problem with the electricity supply.
Konsumsi Listrik Electricity Consumption
Bank menyadari ketersediaan pasokan listrik masih terbatas The Bank realizes that the availability of electricity supply is
dan belum tersebar merata di seluruh Indonesia. Untuk itu, still limited and not evenly distributed throughout Indonesia.
Bank berupaya melakukan langkah-langkah penghematan For this reason, the Bank is trying to take savings measures,
antara lain dengan mematikan lampu dan piranti elektronik including turning off lights and electronic devices that are
yang sedang tidak digunakan, menggunakan lampu hemat not in use, using energy-saving lamps, increasing the
energi, memperbanyak panel kaca di kantor sehingga number of glass panels in the office so that it is possible
memungkinkan memanfaatkan sinar matahari sebagai to use sunlight as a light source during the day, and so on.
sumber cahaya pada siang hari, dan sebagainya.
Upaya lain untuk menghemat listrik dilakukan melalui Another effort to save electricity is carried out through
kebijakan pengelolaan gedung terhadap penggunaan listrik building management policies regarding the use of electricity
untuk penerangan dan AC. Kebijakan tersebut menetapkan for lighting and air conditioning. This policy stipulates that
listrik di ruang kerja dapat digunakan selama 8 (delapan) electricity in the workspace can be used for 8 (eight) hours
jam dalam jam operasional, sedangkan penggunaan listrik during operational hours, while the use of electricity for
untuk penerangan dan AC pada ATM dan Server dilakukan lighting and air conditioning at ATMs and servers is carried
selama 24 (dua puluh empat) jam 7 (tujuh) hari penuh. out 24 (twenty four) hours 7 (seven) full days. In addition, to
Selain itu, untuk mengurangi konsumsi listrik, penghematan reduce electricity consumption, energy savings are carried
energi dilakukan dengan: out by:
Page 156
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
154 Bank Sulselbar
1. Penggantian lampu-lampu konvensional dengan lampu 1. Replacement of conventional lamps with LED lamps
LED serta lampu sorot yang lebih hemat energi; and spotlights which are more energy efficient;
2. Pengaturan suhu ruangan (AC) pada jam kerja di level 2. Setting the room temperature (AC) during working
tertentu yang ekonomis; hours at a certain economical level;
3. Penghentian penggunaan AC mulai pukul 18:00, karena 3. Cessation of use of AC from 18:00, due to numbersThere
jumlah pegawai yang bekerja di atas jam tersebut tidak are not many employees who work beyond these hours.
banyak.
Untuk mengetahui intensitas penggunaan energi listrik, To determine the intensity of electrical energy use, until
hingga saat ini Bank Sulselbar belum melakukan audit now Bank Sulselbar has not carried out an energy audit so
energi sehingga belum dapat menyampaikan data it cannot provide data on the intensity of electrical energy
tentang intensitas energi listrik yang digunakan, termasuk used, including the categories: wasteful, very efficient, or
kategorinya: boros, sangat efisien atau efisien. Audit efficient. An energy audit has not been carried out because
energi belum dilakukan karena Bank masih melakukan the Bank is still carrying out an inventory of the equipment
inventarisir terhadap perangkat dan ruang kantor yang saat and office space currently being used for rejuvenation.
ini digunakan untuk melakukan peremajaan.
Konsumsi Listrik Electricity Consumption
Penggunaan Listrik 2023 2022 2021 2020 Electricity Usage
(kWh) (kWh)
14.214 12.764 2.056 1.894
Sepanjang tahun 2023, konsumsi listrik Perseroan untuk Throughout 2023, the Company’s electricity consumption
tujuan proses bisnis adalah sebanyak 14.214 kWh. for business process purposes will be 14,214 kWh.
Konsumsi listrik di tahun 2023 ini meningkat 11,36% Electricity consumption in 2023 will increase by 11.36%
dibandingkan konsumsi listrik Perusahaan pada tahun compared to the Company’s electricity consumption in
2022 yang sebanyak 12.764 kWh. Kenaikan konsumsi 2022 which was 12,764 kWh. The increase in electricity
listrik di Bank Sulselbar menunjukkan adanya ekspansi consumption at Bank Sulselbar shows the expansion and
dan pertumbuhan bisnis perseroan yang mau tidak mau growth of the company’s business which inevitably has an
berdampak pada konsumsi energi. impact on energy consumption.
Konsumsi BBM Fuel Consumption
Sementara, penghematan penggunaan BBM dalam Meanwhile, the Bank is also saving on fuel use in the
bentuk bensin (Pertalite, Premium, Pertamax) dan solar form of petrol (Pertalite, Premium, Pertamax) and diesel.
juga dilakukan Bank. Bank menyadari, BBM merupakan The bank is aware that fuel is non-renewable energy with
energi tak terbarukan dengan pasokan yang kian menipis. an increasingly low supply. For this reason, the Bank is
Karena itu, Bank berkomitmen melakukan penghematan committed to making savings and efficiencies, including
dan efisiensi antara lain mengurangi rapat atau pertemuan reducing face-to-face meetings and replacing them with
tatap muka dan menggantikannya dengan telekonferensi teleconferences or virtual meetings.
atau virtual meeting.
Per 31 Desember 2023, biaya yang dikeluarkan untuk As of December 31, 2023, the costs incurred for purchasing
pembelian BBM Perusahaan adalah sebesar Rp5,969 fuel for the Company amounted to IDR 5,969 billion, an
miliar, meningkat 22,24% dari biaya pembelian BBM increase of 22.24% from the costs for purchasing fuel in
tahun 2022 yang sebesar Rp4,883 miliar. Kenaikan biaya 2022 which amounted to IDR 4,883 billion. The increase
pembelian BBM terjadi karena dua faktor, kenaikan harga in fuel purchasing costs occurred due to two factors, the
BBM di pasar yang ditetapkan Pemerintah karena adanya increase in fuel prices in the market set by the Government
kenaikan harga minyak mentah di pasar global serta due to the increase in crude oil prices on the global market
bertumbuhnya bisnis Bank yang meningkatkan mobilitas and the growth of the Bank’s business which increased
dan aktivitas yang membutuhkan energi dari BBM. mobility and activities that required energy from fuel.
Page 157
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
155
Pembelian BBM Fuel Purchases
Pembelian BBM 2023 2022 2021 2020 Fuel purchases
(Rp juta) (Rp million)
5.969 4.883 3.930 3.045
[303-5] [F.8.]
Konsumsi Air
Water Consumption
Air merupakan kebutuhan vital lain bagi Bank Sulselbar. Water is another vital need for Bank Sulselbar. Banks
Bank menggunakan air untuk berbagai keperluan, seperti use water for various purposes, such as drinking water,
kebutuhan air minum, kebersihan, sanitasi, wudhu, hygiene, sanitation, ablution, watering plants, and so on.
menyiram tanaman, dan sebagainya. Sama seperti listrik Just like electricity and fuel, the supply of clean water is
dan BBM, pasokan air bersih saat ini juga kian terbatas, currently increasingly limited, therefore savings must be
oleh karena itu penghematan harus dilakukan. Antara lain made. Among other things, this is done by promoting water
ditempuh dengan sosialisasi penghematan air di lingkungan savings in the office environment and carrying out routine
kantor, melakukan pengecekan rutin terhadap instalasi air checks on water installations to ensure that no leaks or
agar tidak terjadi kebocoran atau kerusakan yang dapat damage could waste water.
menyia-nyiakan air.
Air yang digunakan Gedung Pusat Sulselbar bersumber The water used by the South Sulawesi Central Building
dari air tanah dan PDAM. Penggunaan air tanah tidak comes from groundwater and PDAM. The amount of
diketahui jumlahnya mengingat Bank belum menggunakan groundwater usage is unknown considering the Bank has
alat pengukur penggunaan air. Walau Bank Sulselbar not used a water usage measuring device. Even though
menggunakan air tanah, pada tahun pelaporan, tidak ada Bank Sulselbar uses groundwater, in the reporting year,
laporan terkait Bank tentang terganggunya sumber air di there were no reports related to the Bank regarding
sekitar operasional Bank akibat pengambilan air tanah oleh disruption of water sources around the Bank’s operations
Perusahaan. due to groundwater extraction by the Company.
Konsumsi Air Water Consumption
Penggunaan Air/ 2023 2022 2021 2020
Water Use/Month
Bulan
(Cubic Meters/m3)
(Meter Kubik/m3) 18.589 10.252 7.688 6.672
Per 31 Desember 2023, penggunaan air Bank Sulselbar As of December 31, 2023, Bank Sulselbar’s monthly water
per bulan mencapai 18.589 meter kubik (m3), meningkat use reached 18,589 cubic meters (m3), an increase of
81,32% dari penggunaan air Bank Sulselbar per bulan di 81.32% from Bank Sulselbar’s monthly water use in 2022
tahun 2022 yang sebesar 10.252 m3. Kenaikan konsumsi which was 10,252 m3. The increase in water consumption
air di Bank Sulselbar sama seperti konsumsi energi, terjadi at Bank Sulselbar, the same as energy consumption,
karena dua faktor, kenaikan harga langganan PDAM serta occurred due to two factors, the increase in PDAM
bertumbuhnya bisnis Bank yang meningkatkan aktivitas di subscription prices and the growth of the Bank’s business
kantor-kantor Bank Sulselbar. which increased activity at Bank Sulselbar offices.
Page 158
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
156 Bank Sulselbar
[GRI 305-1; 305-2; 305-4; 305-5] [6.e.4.a.; 6.e.4.b.] [F.11.; F.12.]
Pengelolaan Emisi
Emission Management
Bank Sulselbar mendukung upaya Pemerintah dalam Bank Sulselbar supports the Government’s efforts in
program mitigasi perubahan iklim (climate change) climate change mitigation programs by reducing Green
melalui pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) greenhouse gas (GHG) emissions which are ozone-
yang merupakan bahan perusak ozon. Bank peduli depleting substances. The Bank is concerned about the
terhadap bahaya penggunaan bahan perusak ozon, dangers of using ozone-depleting substances, such as ACs
seperti penggunaan AC yang memakai freon. Karena itu, that use freon. For this reason, the Bank chose AC with an
Bank memilih AC dengan refrigerant (zat pendingin) yang environmentally friendly refrigerant so that it contributes to
ramah lingkungan sehingga ikut andil dalam upaya untuk efforts to prevent the depletion/hole of the ozone layer in
mencegah penipisan/terjadinya lubang lapisan ozon di the atmosphere which triggers global warming and has the
atmosfer yang memicu pemanasan global dan potensial potential to cause problems for the earth and its inhabitants.
menimbulkan masalah bagi bumi dan penduduknya.
Bank juga menjalankan inisiatif untuk efisiensi energi The Bank also carries out energy efficiency initiatives by
dengan menggunakan lampu hemat energi. Langkah using energy-saving lamps. Bank Sulselbar also took steps
pengurangan emisi GRK juga dilakukan Bank Sulselbar to reduce GHG emissions by using vehicles with duel
dengan penggunaan kendaraan dengan duel engine engines, namely hybrid vehicles, which were started as
yaitu kendaraan hybrid yang dimulai untuk kendaraan operational vehicles for directors.
operasional direksi.
Dengan memakai asumsi-asumsi tertentu yang ditetapkan Using certain assumptions set by the Company, the total
Perseroan, total emisi GRK yang dihasilkan oleh GHG emissions produced by Bank Sulselbar’s operations
operasional Bank Sulselbar sepanjang tahun 2023 dari throughout 2023 from fuel and electricity consumption are
konsumsi BBM dan listrik adalah sebanyak 1.035.338,7 kg 1,035,338.7 kg CO2e. Total GHG emissions in 2023 will
CO2e. Total emisi GRK di tahun 2023 ini meningkat 22,10% increase by 22.10% compared to total GHG emissions in
dibandingkan total emisi GRK di tahun 2022 yang tercatat 2022 which were recorded at 847,935.8 kg CO2e. Where
sebesar 847.935,8 kg CO2e. Di mana sumbangan emisi the contribution of GHG emissions from fuel consumption
GRK dari konsumsi BBM sebesar 1.023.256,8 kg CO2e is 1,023,256.8 kg CO2e and the contribution from electricity
dan sumbangan dari konsumsi listrik sebesar 12.081,9 kg consumption is 12,081.9 kg CO2e.
CO2e.
Emisi Gas Rumah Kaca dalam kg CO2e Greenhouse Gas Emissions in kg CO2e
Sumber Emisi 2023 2022 2021
1.023.256,8 kg 673.713,6 kg
Cakupan 1 (BBM) 426.357 liter 348.786 liter 837.086,4 kg CO2e 280.714 liter
CO2e CO2e
Cakupan 2 (Listrik) 14.214 kWh 12.081,9 kg CO2e 12.764 kWh 10.849,4 kg CO2e 2.056 kWh 1.747,6 kg CO2e
Jumlah Emisi GRK
1.035.338,7 kg CO2e 847.935,8 kg CO2e 675.461,2 kg CO2e
(Cakupan 1 dan 2)
Asumsi perhitungan:
1. Harga BBM Pertamax tertinggi di tahun 2023 sebesar Rp14.000 per Calculation assumptions:
liter The highest Pertamax fuel price in 2023 will be IDR 14,000 per liter
2. 1 liter BBM setara dengan 2,4 kilogram (kg) CO2e 1 liter of fuel is equivalent to 2.4 kilograms (kg) CO2e
3. 1 kWh listrik setara dengan 0,85 kg CO2e 1 kWh of electricity is equivalent to 0.85 kg CO2e
Sumber: PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero) Source: PT PLN (Persero) and PT Pertamina (Persero)
Page 159
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
157
Intensitas Emisi Berdasarkan Jenis Emission Intensity Based on Type
Di sisi lain, terkait jumlah dan intensitas emisi yang dihasilkan On the other hand, regarding the number and intensity of
Bank Sulselbar berdasarkan jenis, diketahui dalam proses emissions produced by Bank Sulselbar based on type, it is
bisnis dan operasional Bank tidak menghasilkan emisi known that the Bank’s business and operational processes
langsung. Emisi yang dihasilkan dari Bank Sulselbar do not produce direct emissions. The emissions produced
berasal dari peralatan dan perlengkapan untuk mendukung by Bank Sulselbar come from equipment and supplies to
operasional Bank, seperti lampu, komputer, printer, AC, support the Bank’s operations, such as lights, computers,
dan peralatan dapur seperti kulkas dan mesin kopi dengan printers, air conditioners, and kitchen equipment such as
jumlah kecil. Sehingga, untuk jumlah dan intensitas emisi refrigerators and small coffee machines. So, the amount
yang dihasilkan berdasarkan jenis adalah NIHIL. and intensity of emissions produced based on type is
ZERO.
[GRI 306-1; 306-2; 306-3] [6.e.5.a.; 6.e.5.b.; 6.e.5.c.] [F.13.; F.14.; F.15.]
Pengolahan Limbah dan Efluen
Waste and Effluent Treatment
Untuk air limbah, Bank tidak menghasilkan air limbah For waste water, the Bank does not produce waste water
yang termasuk dalam Bahan Berbahaya dan Beracun which is included in Hazardous and Toxic Materials (B3).
(B3). Pengelolaan air limbah domestik dari pemakaian Management of domestic wastewater from bathroom and
kamar mandi dan toilet dilakukan dengan menggunakan toilet use is carried out using septic tanks, so it does not
septic tank, sehingga tidak menimbulkan beban biaya incur processing costs. For the disposal of domestic waste
pengolahan. Untuk pembuangan limbah domestik dari from office operations, both liquid and solid waste such as
operasional kantor, baik limbah cair maupun padat seperti rubbish, the Bank collaborates with related agencies in the
sampah, Bank bekerja sama dengan instansi terkait di field of cleanliness, both in Makassar and at branch offices.
bidang kebersihan, baik di Makassar maupun di kantor-
kantor cabang.
Untuk efluen atau hasil sampingan/buangan dari suatu For effluent or by-products/waste from a process, as a
proses, sebagai Perusahaan yang bisnisnya bergerak di company whose business is in the banking sector, Bank
bidang perbankan, Bank Sulselbar juga tidak menghasilkan Sulselbar also does not produce effluent from the results of
efluen dari hasil kegiatan bisnis dan operasionalnya. its business and operational activities. Therefore, there is
Oleh karena itu, tidak ada efluen berdasarkan jenis yang no effluent based on the type produced by Bank Sulselbar.
dihasilkan oleh Bank Sulselbar.
[GRI 304-2] [6.e.3.a.; 6.e.3.b.]
Keanekaragaman Hayati
Biodiversity
Currently, Bank Sulselbar does not have a specific policy
Saat ini Bank Sulselbar belum memiliki kebijakan khusus regarding biodiversity. However, each business unit
terkait keanekaragaman hayati. Tetapi pada setiap unit continues to support environmental conservation efforts
bisnis tetap mendukung usaha pelestarian lingkungan in the surrounding environment. Actions to protect and
di lingkungan sekitar. Aksi menjaga dan melestarikan preserve biodiversity are carried out around the Bank
keanekaragaman hayati yang dilakukan di sekitar lingkungan Sulselbar office environment by creating parks at the
kantor Bank Sulselbar dilakukan dengan pembuatan taman Head Office and branch offices and distributing CSR
di Kantor Pusat dan kantor-kantor cabang dan penyaluran in the environmental sector which focuses on nature
CSR bidang lingkungan yang fokus untuk pelestarian alam. conservation. The area around the office environment is
Area sekitar lingkungan kantor ditanami berbagai macam planted with various types of plants, starting from the front
jenis tanaman, mulai dari halaman depan kantor, samping yard of the office, next to the office, as well as inside the
kantor, maupun di dalam kantor dan area parkir kendaraan. office and vehicle parking area.
Page 160
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
158 Bank Sulselbar
Program Pelestarian Lingkungan Hidup Environmental Conservation Program
Kepedulian Bank Sulselbar terhadap pelestarian lingkungan Bank Sulselbar’s concern for environmental preservation is
juga ditunjukkan dengan komitmen menjalankan tanggung also demonstrated by its commitment to carrying out social
jawab sosial atau CSR terkait lingkungan hidup. Pada responsibility or CSR related to the environment. In 2023,
tahun 2023, biaya lingkungan hidup yang dikeluarkan Bank environmental costs incurred by Bank Sulselbar will amount
Sulselbar adalah sebesar Rp1.842.862.600, meningkat to IDR 1,842,862,600, a significant increase of 119.36%
signifikan sebesar 119,36% dari penyaluran dana CSR from the distribution of CSR funds in the environmental
bidang lingkungan Bank Sulselbar di tahun 2022 yang sector of Bank Sulselbar in 2022 which amounted to IDR
sebesar Rp840.120.000. 840,120,000.
Nilai Penyaluran (Rp)
Bidang CSR Bidang CSR
2023 2022 2021
Lingkungan Hidup 1.842.862.600 840.120.000 1.654.922.543 Lingkungan Hidup
[GRI 2-27] [6.e.6.] [F.16.]
Kepatuhan dan Biaya Lingkungan
Compliance and Environmental Costs
Sebagai korporasi yang bertanggung jawab, Bank Sulselbar As a responsible corporation, Bank Sulselbar always obeys
senantiasa taat dan patuh terhadap berbagai peraturan and complies with various regulations and provisions that
dan ketentuan yang berlaku di bidang lingkungan. Selain apply in the environmental sector. In addition, the Bank is
itu, Bank berkomitmen untuk peduli dan turut menjaga committed to caring for and contributing to environmental
kelestarian lingkungan melalui berbagai program dan sustainability through various programs and activities held
kegiatan yang diselenggarakan selama tahun pelaporan. during the reporting year. This commitment and concern is
Komitmen dan kepedulian tersebut merupakan andil Bank the Bank’s contribution to environmental conservation and
terhadap konservasi dan kelestarian lingkungan. sustainability.
Komitmen Bank mentaati ketentuan dan peraturan The Bank’s commitment to comply with environmental
lingkungan membawa hasil dengan tidak adanya denda rules and regulations has resulted in the absence of fines
dan sanksi non moneter akibat ketidakpatuhan terhadap and non-monetary sanctions due to non-compliance with
Undang-Undang dan peraturan tentang lingkungan hidup. environmental laws and regulations. Bank Sulselbar is
Bank Sulselbar selalu terbuka jika ada pengaduan dari always open to complaints from the public regarding
masyarakat terhadap dampak lingkungan yang mungkin environmental impacts that may arise related to the Bank’s
timbul berkaitan dengan operasional Bank. Namun, selama operations. However, during the 2023 reporting period, the
periode pelaporan 2023, Perusahaan tidak mendapat Company received no fines or sanctions related to non-
denda atau sanksi berkaitan dengan ketidakpatuhan compliance with laws relating to environmental issues.
terhadap Undang-Undang yang berkaitan dengan masalah
lingkungan.
Page 161
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
159
[GRI 2-27; 417-2; 418-1] [6.c.; 6.f.] [T.17.; F.26.; F.27.; F.28.; F.29; F.30.]
Tanggung Jawab Produk dan Layanan Berkelanjutan
Sustainable Product and Service Responsibility
Page 162
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023 160 Bank Sulselbar Nasabah adalah salah satu pemangku kepentingan utama Customers are one of the main stakeholders for Bank bagi Bank Sulselbar karena keberadaan dan kepuasan Sulselbar because the existence and satisfaction of nasabah akan memengaruhi keberlangsungan usaha customers will influence the business continuity and dan kinerja Bank. Karena itu, Perseroan terus berupaya performance of the Bank. Therefore, the Company memberikan produk dan layanan terbaik dan setara kepada continues to strive to provide the best and most equal seluruh nasabah tanpa terkecuali. Selain pelayanan terbaik, products and services to all customers without exception. Bank juga menjamin kemudahan layanan dan keamanan Apart from the best service, the Bank also guarantees ease dan perlindungan privasi nasabah. of service and security and protection of customer privacy. Perseroan menetapkan kebijakan dan standar pelayanan The Company establishes the best policies and service terbaik guna mewujudkan kepuasan nasabah dengan terus standards to achieve customer satisfaction by continuing berupaya memahami kebutuhan nasabah. Kami juga terus to strive to understand customer needs. We also continue bertransformasi dan berinovasi terutama di era digitalisasi to transform and innovate, especially in this era of ini guna memberikan produk dan layanan terpadu yang digitalization, to provide integrated products and services inklusif dan bernilai tambah. Membangun kepercayaan that are inclusive and add value. Building customer trust by nasabah dengan memberikan pelayanan prima berbasis providing excellent service based on satisfaction and needs kepuasan dan kebutuhan dengan terus mengembangkan by continuing to develop and distribute innovative digital- dan mendistribusikan produk-produk inovatif berbasis based products to support customer needs while realizing digital untuk mendukung kebutuhan nasabah sekaligus sustainable development goals. mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan. Peningkatan kualitas pelayanan dilakukan dengan: Improving service quality is carried out by: 1. Meningkatkan profesionalisme pegawai; 1. Increasing employee professionalism; 2. Memberikan pelayanan yang cepat dan tepat dengan 2. professionally providing fast and precise service; And cara profesional; dan 3. memberikan layanan terbaik perbankan berdasarkan 3. provide the best banking services based on the prinsip-prinsip yang ditetapkan oleh Regulator. Bank principles set by the Regulator. Bank Sulselbar not only Sulselbar tidak hanya menjual produk perbankan yang sells banking products that are safe and beneficial to aman dan bermanfaat bagi masyarakat namun juga the community but also provides maximum protection memberikan perlindungan maksimal kepada nasabah to customers (product responsibility). (product responsibility). [6.c.1] [F.17.] Komitmen Layanan atas Produk/Jasa Setara Service Commitment for Equivalent Products/Services Industri perbankan bergerak sangat dinamis dan The banking industry is moving very dynamically and cepat, ditandai terus meningkatnya volume bisnis dan quickly, marked by the continued increase in business kompleksitas usaha, persaingan yang semakin kompetitif, volume and business complexity, increasingly competitive peran digitalisasi yang semakin berkembang, maupun competition, the growing role of digitalization, as well as the karakter masyarakat yang semakin kritis, cerdas, dan lebih character of society which is increasingly critical, intelligent, peduli (awareness) dalam menilai kualitas Bank termasuk and more aware (awareness) in assessing the quality of produk dan layanan yang ditawarkan. Bank Sulselbar terus banks including products and services. services offered. berupaya memahami dinamika itu dengan memberikan Bank Sulselbar continues to strive to understand these pelayanan setara kepada semua nasabah, melalui dynamics by providing equal service to all customers, and pemberian informasi yang jelas atas produk dan layanan by providing clear information on the products and services yang ditawarkan. Termasuk menjaga privasi nasabah dan offered. This includes maintaining customer privacy and membuka akses seluas-luasnya mekanisme pengaduan opening the widest possible access to customer complaint nasabah. mechanisms.
Page 163
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
161
Bank memastikan mutu produk dan standar layanan The Bank ensures that product quality and banking service
perbankan diberikan secara adil dan setara kepada standards are provided fairly and equally to all customers
seluruh nasabah tanpa membeda-bedakan latar belakang, without discriminating against background, SARA, and other
SARA, serta hal terkait lainnya sebagai salah satu upaya related matters as an effort to fulfill human rights aspects by
pemenuhan aspek HAM oleh Bank Sulselbar. Bank juga Bank Sulselbar. The Bank also ensures that the quality of
memastikan mutu produk dan standar layanan yang products and service standards provided to customers are
diberikan kepada nasabah sesuai dengan standar yang by the standards that have been formulated. All customers
telah dirumuskan. Seluruh nasabah memiliki hak dan have the same rights and obligations, which are regulated
kewajiban yang sama, yang telah diatur dalam peraturan, in the Bank’s regulations, statutes, and regulations.
perundang-undangan, serta peraturan Bank.
Untuk memenuhi kepentingan nasabah, Bank menjalankan To meet customer interests, the Bank carries out programs
program serta kegiatan terkait produk dan jasa serta and activities related to products and services and
nasabah yang mengacu pada kebijakan dan regulasi customers that refer to applicable policies and regulations,
yang berlaku, yaitu Peraturan OJK No.1/POJK.07/2013 namely OJK Regulation No.1/POJK.07/2013 concerning
tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan Consumer Protection in the Financial Services Sector
dan Peraturan Bank Indonesia No.10/10/PBI/2008 tentang and Bank Indonesia Regulation No.10 /10/PBI/2008
Perlindungan Nasabah. Dan terakhir disempurnakan concerning Customer Protection. Finally refined through
melalui POJK Nomor 6/POJK.07/2022 Tahun 2022 tentang POJK Number 6/POJK.07/2022 of 2022 concerning
Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Consumer and Community Protection in the Financial
Keuangan tanggal 14 April 2022. Untuk melengkapi peraturan Services Sector dated April 14, 2022. To complement
tersebut, Bank Sulselbar juga telah menyusun pedoman yang these regulations, Bank Sulselbar has also prepared
komprehensif terkait pengelolaan pengaduan nasabah dalam comprehensive guidelines regarding the management of
bentuk Standar Pedoman Operasional (SPO) Pengelolaan customer complaints in the form of Standard Guidelines for
Pengaduan Nasabah. Operational (SPO) Management of Customer Complaints.
Informasi produk dan layanan Bank meliputi: Bank product and service information includes:
1) Menyediakan informasi tertulis dalam Bahasa Indonesia 1) Provide complete and clear written information in
secara lengkap dan jelas mengenai karakteristik setiap Indonesian regarding the characteristics of each Bank
produk Bank; product;
2) Menyampaikan informasi kepada nasabah secara 2) Convey information to customers in writing and/or
tertulis dan atau lisan; verbally;
3) Tidak memberikan informasi menyesatkan (mislead) 3) Do not provide misleading (mislead) and/or unethical
dan/atau tidak etis (misconduct); (misconduct) information;
4) Informasi mengenai karakteristik produk Bank dimaksud 4) Information regarding the characteristics of the Bank’s
meliputi: products includes:
a) Nama produk a) Product name
b) Jenis produk b) Types of products
c) Manfaat dan risiko yang melekat pada produk c) The benefits and risks attached to the product
d) Persyaratan dan tata cara penggunaan produk d) Requirements and procedures for using the product
e) Biaya-biaya yang melekat pada produk e) Costs attached to the product
f) Perhitungan bunga atau bagi hasil dan margin f) Calculation of interest or profit sharing and profit
keuntungan margin
g) Jangka waktu berlakunya produk g) Product validity period
h) Penerbit (issuer/originator) produk; h) Product publisher (issuer/originator);
5) Memberikan informasi mengenai program penjaminan 5) Provide information regarding guarantee programs for
terhadap produk yang terkait dengan produk Bank dan products related to Bank products and fundraising;
penghimpunan dana;
Page 164
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023 162 Bank Sulselbar 6) Memberitahukan kepada nasabah setiap perubahan, 6) Notifying customers of any changes, additions, and/or penambahan dan/atau pengurangan pada karakteristik reductions to the Bank’s product characteristics; produk Bank; 7) Mencantumkan informasi karakteristik produk di tempat 7) Include information on product characteristics in a dan bentuknya terlihat, terbaca, jelas, serta mudah visible, legible, clear, and easy-to-understand place and dimengerti oleh nasabah. form for customers. Untuk mempermudah edukasi kepada nasabah dalam To facilitate education for customers in understanding all memahami seluruh produk dan layanan yang dimiliki the products and services owned by Bank Sulselbar, as oleh Bank Sulselbar, serta dalam rangka mempermudah well as to facilitate the provision of services and access pemberian layanan dan akses kepada nasabah, maka to customers, the Bank carries out outreach regarding its Bank melakukan sosialisasi mengenai produknya melalui: products through: · Situs web www.banksulselbar.co.id · Website www.banksulselbar.co.id · Virtual Assistant Chat Banking atau Chatbot · Virtual Assistant Chat Banking or Chatbot · On site pada kantor cabang terdekat · On site at the nearest branch office · Poster, brosur, leaflet, dan flyer yang tersedia di kantor · Posters, brochures, leaflets, and flyers are available at Bank the Bank office [6.f.1.] [F.26.] Pengembangan Produk dan Layanan Berkelanjutan di 2023 Sustainable Product and Service Development in 2023 Satu dari empat pilar keuangan berkelanjutan Bank One of the four pillars of sustainable finance for Bank Sulselbar dalam RAKB 2023 adalah “Memperkuat Sulselbar in the 2023 RAKB is “Strengthening the Pembentukan Perbankan Keberlanjutan” dengan salah Establishment of Sustainable Banking” with one of the satu target kegiatan prioritas adalah pengayaan eksisting priority activity targets being the enrichment of existing produk/layanan beserta fiturnya yang sejalan dengan products/services and their features that are in line with keuangan berkelanjutan, melalui: sustainable finance, through: a. Mendorong transaksi non-tunai (cashless society) a. Encouraging non-cash transactions (cashless society) melalui layanan perbankan tanpa kantor antar lain through branchless banking services, including through melalui pengembangan fitur e-banking, mobile banking, the development of e-banking, mobile banking and dan internet banking; internet banking features; b. Menyediakan dan memperluas dukungan akses b. Providing and expanding financial access support keuangan bagi seluruh masyarakat termasuk kaum for all communities, including people with disabilities, difabel, kelompok masyarakat kurang mampu dan di disadvantaged community groups, and in remote areas; daerah terpencil; Di mana indikator pencapaiannya adalah: Where the achievement indicators are: 1. Peningkatan pendapatan dari Channel Digital 1. Increased revenue from Digital Channels 2. Implementasi Loan Originating System (LOS) 2. Implementation of Loan Originating System (LOS) 3. Implementasi Online Boarding 3. Implementation of Online Boarding 4. Kartu ATM Daur Ulang 4. Recycled ATM Card 5. Recycle Kartu ATM eksisting 5. Recycle existing ATM cards 6. Digitalisasi PIN ATM 6. ATM PIN digitization Selain itu, Bank Sulselbar juga berupaya meningkatkan Apart from that, Bank Sulselbar is also trying to improve layanan kepada nasabah dengan menerbitkan layanan services to customers by issuing a Virtual Assistant Chat
Page 165
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
163
Virtual Assistant Chat Banking atau Chatbot. Chatbot Banking or Chatbot service. Chatbot is a digital chat service
merupakan layanan obrolan digital yang berkomunikasi that communicates via text messages based on artificial
melalui pesan teks berbasis kecerdasan buatan/Artifial intelligence (AI). Bank Sulselbar’s chatbot or SOBAT
Intelligence (AI). Chatbot Bank Sulselbar atau SOBAT is the embodiment of customer care implementation,
merupakan perwujudan dari implementasi customer care, where the bot becomes a virtual assistant for users, both
di mana bot menjadi asisten virtual bagi pengguna baik customers and non-customers. By using Bank Sulselbar’s
nasabah maupun non nasabah. Dengan menggunakan Virtual Assistant Chat Banking, either via the official Bank
Virtual Assistant Chat Banking Bank Sulselbar, baik Sulselbar Whatsapp account or via the official Bank
melalui akun resmi Whatsapp Bank Sulselbar maupun Sulselbar website, users can access information related
melalui Website resmi Bank Sulselbar, pengguna dapat to Bank products and services, register online queues,
mengakses informasi terkait produk dan layanan Bank, customer complaint/complaint services, receive bill (Loan)
mendaftar antrian secara online, layanan pengaduan/ reminder messages or Loan cards), as well as receiving
komplain nasabah, menerima pesan pengingat tagihan promotions on Bank products and services.
(kredit maupun kartu kredit), serta menerima promosi
produk dan layanan Bank.
Informasi Produk layanan dan Produk Unggulan Information on Bank Featured Services and Products
Bank
Nama Produk/ Layanan Penjelasan singkat Produk Sasaran Segmen Dampak terhadap Bank Kendala yang dihadapi*
Transaksi non Tunai melalui Mengurangi peredaran uang Kesadaran Masyarakat yang
QRIS Nasabah
Sulselbar Mobile tunai masih kurang
Mengurangi antrian di teller Pemahaman masyarakat
Virtual Account Tarik Tunai ATM Nasabah
dan kertas setoran yang masih kurang
Memudahkan transaksi Nasabah belum tersedukasi
Sulselbar Mobile Mobile Banking Nasabah
keuangan secara realtime terkait fitur yang ada
Memudahkan transaksi Fitur layanan yang masih
Cash Management System Internet Banking Pemerintah & Korporasi
keuangan secara realtime terbatas yang dimiliki bank
Memperluas kanal layanan Literasi masyarakat terhadap
Agangku Agen Lakupandai Bank Nasabah dan Non Nasabah
perbankan layanan lakupandai bank
[6.f.1.] [F.26.]
Digitalisasi dan Inovasi
Digitalization and Innovation
Dalam rangka mewujudkan visi dan misi, serta To realize its vision and mission, as well as maintain its
mempertahankan eksistensinya, Bank Sulselbar selalu existence, Bank Sulselbar always tries to adapt and adjust
berusaha beradaptasi dan menyesuaikan produk dan its products and services to customer needs, especially in
jasanya dengan kebutuhan nasabah, apalagi di era the current digital era. One of them is innovating to develop
digital saat ini. Salah satunya, berinovasi melakukan information technology by launching e-channel services
pengembangan di bidang teknologi informasi dengan that can support customer needs in the digital era.
meluncurkan layanan e-channel yang mampu mendukung
kebutuhan nasabah di era digital.
Bank Sulselbar terus memacu pengembangan produk dan Bank Sulselbar continues to accelerate the development of
layanan perbankan dengan dukungan teknologi digital. banking products and services with the support of digital
Hal ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan nasabah technology. This aims to meet the needs of customers and
dan masyarakat. Dalam era yang serba digital, agar tidak society. In the digital era, in order not to be left behind, all
ketinggalan seluruh bisnis tentunya juga harus mengikuti businesses must of course follow developments. This is the
perkembangan. Hal inilah yang menjadi alasan Bank reason why Bank Sulselbar actively continues to develop
Sulselbar, secara aktif terus mengembangkan produk dan banking products and services with the support of digital
layanan perbankan dengan dukungan teknologi digital technology to facilitate the needs of customers and the
untuk memudahkan kebutuhan nasabah dan masyarakat. public.
Strategi Bank Sulselbar dalam mendorong digitalisasi, One of the strategies of Bank Sulselbar in encouraging
salah satunya dilakukan dengan memperbanyak layanan digitalization is by increasing digital services at branch
Page 166
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
164 Bank Sulselbar
digital di kantor-kantor cabang yang sebelumnya masih offices which previously were still carried out using
dilakukan menggunakan loket antrian. Kini, serba digital. queue counters. Now, everything is digital. Collecting and
Mengumpulkan dan menganalisa data untuk lebih analyzing data to better understand the needs of existing
memahami kebutuhan nasabah eksisting sambil melihat customers while looking at opportunities for new customer
peluang untuk akuisisi nasabah baru dengan menunjukkan acquisition by demonstrating the digital transformation of
transformasi digital dari Bank Sulselbar yang sudah ramah Bank Sulselbar which is already friendly to millennials.
dengan kalangan milenial.
Bank Sulselbar sudah sejak 2017 menerapkan digitalisasi Bank Sulselbar has implemented service digitization since
layanan, salah satunya menerapkan ETP melalui 2017, one of which is implementing ETP through the
implementasi TNT atau SP2D online dane-SPB. Tak implementation of TNT or SP2D online and e-SPB. Not
hanya itu, Bank Sulselbar menggandeng Dompet Anak only that, Bank Sulselbar collaborates with Dompet Anak
Bangsa (Gopay), Tokopedia pembayaran PBB dan pajak Bangsa (Gopay), and Tokopedia for PBB payments and
kendaraan bermotor (PKB). Lalu, pada 2021 bekerja sama motor vehicle tax (PKB). Then, in 2021 we will collaborate
dengan Ovo dan Shopee untuk penerimaan pembayaran with Ovo and Shopee to receive PBB, PKB, levies, and
PBB, PKB, retribusi dan pajak lainnya. other tax payments.
Pengembangan produk digital dan layanan di tahun 2023: Digital product and service development in 2023:
a) Online Onboarding merupakan salah satu a) Online Onboarding is one of the developments in mobile
pengembangan layanan mobile banking yang memberi banking services that makes it easy for prospective
kemudahan bagi calon nasabah untuk membuka customers to open savings accounts online without
rekening tabungan secara online tanpa harus datang having to come to the bank office.
ke kantor Bank.
b) Open API merupakan salah satu pengembangan API b) Open API is one of the developments in API
management agar dapat diakses oleh publik sehingga management so that it can be accessed by the public,
mempermudah dalam melakukan koneksi guna making it easier to make connections to expand Bank
memperluas layanan Bank Sulselbar. Sulselbar’s services.
c) Sistem Pendanaan Channelling kerja sama dengan c) Channelling Funding System in collaboration with
Amartha. Merupakan sistem pendanaan chanelling Amartha. It is a channeling funding system that
yang menyalurkan kredit dari Bank kepada penerima channels loans from the Bank to Loan recipients
kredit melalui lembaga perantara dengan menggunakan through intermediary institutions using the Bank’s terms
term & condition Bank. & conditions.
d) Layanan EDC merupakan media bayar Bank dengan d) EDC services are a payment medium for banks in
melakukan kerja sama dengan merchant. collaboration with merchants.
e) Cardless Withdrawal merupakan layanan untuk e) Cardless Withdrawalis a service to provide easy cash
memberikan kemudahan transaksi tunai dengan tarik transactions with cash withdrawals without an ATM
tunai tanpa kartu ATM. card.
f) Cross Border merupakan layanan bagi nasabah untuk f) Cross Borders is a service for customers to be able to
dapat mengakses dan melakukan transaksi di luar access and carry out transactions abroad using foreign
negeri dengan menggunakan fasilitas milik bank asing. bank facilities.
Pengembangan Produk/Layanan Berkelanjutan Sustainable Product/Service Development 2023
2023
Nama Tujuan Launching Sasaran Izin dari OJK/ Instansi
Dampak terhadap Bank Kendala yang dihadapi*
Produk Baru Produk Baru Segmen terkait
Cardless/ Tarik Tunai ATM dan Nasabah S-12/KO.16/2023 Perihal Memperluas kanal dan layanan Belum teredukasi secara
Tarik Tunai Tarik tunai (retail mini Persetujuan Produk Bank Tarik tunai, sehingga memberikan optimal kepada seluruh
tanpa Kartu market) Lanjutan Tarik Tunai efisiensi proses bisnis nasabah Bank Sulselbar,
Tanpa Kartu produk memudahkan nasabah/
stakeholder dalam melakukan
tarik tunai melalui Sulselbar
Mobile
Pembukaan Mencipatakan layanan Masyarakat S-364/KR.06/2023 Perihal Mempermudah pembukaan Belum dipasarkan secara
Rekening yang mudah dalam Umum Persetujuan Produk Bank rekening melalui mobile banking umum pada tahun 2023
Online pembukaan rekening/ Lanjutan Baru-Layanan dan mengurangi proses manual
sustainable opening Keuangan Elektronik penggunaan blanko dan kertas
account online onboarding lainnya dalam pembukaan rekening
Page 167
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
165
Pembayaran Melalui QRIS Payment via QRIS
Untuk memaksimalkan jangkauan layanan, pada 2021 To maximize service coverage, in 2021 Bank Sulselbar
secara resmi Bank Sulselbar menjadi bank pelaksana will officially become the bank implementing the payment
sistem pembayaran melalui QRIS. Sampai akhir tahun system via QRIS. By the end of 2023, Bank Sulselbar had
2023, Bank Sulselbar telah bekerja sama dengan 9.541 collaborated with 9,541 merchants, a decrease of 9,413
merchant, menurun 9.413 merchant atau 49,66% dari merchants or 49.66% from 2022 where the Bank had
tahun 2022 di mana Bank telah bekerja sama dengan collaborated with 18,954 merchants.
18.954 merchant.
Transaksi QRIS aktif di 2023 masih didominasi Penerimaan Active QRIS transactions in 2023 will still be dominated
Asli Daerah dari pajak/retribusi oleh Pemerintah Daerah by Original Regional Revenue from taxes/levies by the
atau People to Government (P2G). Dari pertumbuhan Regional Government or People to Government (P2G).
tersebut, sebanyak 4.459 merchant ETP atau Elektrifikasi From this growth, there were 4,459 ETP merchants or
Transaksi Pemda yang menurun 7.099 merchant atau Electrification of Regional Government Transactions, which
61,42% dari tahun 2022 yang sebanyak 11.558 merchant. decreased by 7,099 merchants or 61.42% from 2022 which
Angka ini mencapai 46,73% dari total transaksi pembayaran was 11,558 merchants. This figure reaches 46.73% of total
melalui QRIS selama tahun 2023. payment transactions via QRIS during 2023.
Potensi penggunaan QRIS pada tahun 2023 dan tahun- The potential for using QRIS in 2023 and the following
tahun berikutnya sangat besar, di mana masyarakat sudah years is very large, as people are already using QRIS as
menggunakan QRIS sebagai alternatif pembayaran yang an easy payment alternative, and using QRIS has become
mudah dan penggunaan QRIS sudah menjadi gaya hidup a lifestyle for people in urban areas. With QRIS, it will
masyarakat di perkotaan. Dengan adanya QRIS ini akan become a digital wallet for MSME businesses. Transaction
menjadikan dompet digital bagi usaha UMKM. Perputaran turnover via QRIS is a potential that must be prioritized.
transaksi melalui QRIS ini merupakan potensi yang harus The bank also focuses on other sectors, such as traditional
dikedepankan. Bank juga fokus pada sektor lainnya, seperti markets, tourism, and transportation, as well as government
pasar tradisional, pariwisata, transportasi, juga transaksi transactions such as PBB, Samsat, PKB, and others.
pemerintahan seperti PBB, Samsat, PKB, dan lainnya.
Kerja Sama Merchant QRIS Bank Sulselbar Bank Sulselbar QRIS Merchant Collaboration
Tahun Merchant Pemda Merchant Non Pemda Jumlah Total Merchant Pemda
2023 4.459 5.082 9.541 47%
2022 11.558 7.396 18.954 60,98%
2021 6.918 9.522 16.440 42,08%
Bank Sulselbar juga melakukan penambahan fitur aplikasi Bank Sulselbar has also added Cash Management System
Cash Management System (CMS), penambahan fitur (CMS) application features, added features in the Mobile
dalam Mobile App untuk pengajuan kredit konsumtif yang App for consumer Loan applications directly at the Head
akan langsung pada Kantor Pusat dengan layanan e-KUL, Office with e-KUL services, added and developed national
penambahan dan pengembangan layanan biller nasional, biller services, local billers (PBB Online, PKB Online,
biller lokal (PBB Online, PKB Online dan PDAM Online), and PDAM Online), development of SP2D Online Non-
pengembangan layanan Transaksi Non Tunai SP2D Online Cash Transaction services which are connected to SIPD
yang terkoneksi dengan SIPD dan DJP, pengembangan and DJP, development of Siskohat BPKH (hajj reporting
Siskohat BPKH (sistem pelaporan haji), Pengembangan system), Development of SIPD in the context of planning,
SIPD dalam rangka perencanaan, pelaksanaan dan implementation and evaluation of Regional Government
evaluasi kinerja Pemda, serta aplikasi non tunai lainnya performance, as well as other non-cash applications in
yang bekerja sama dengan pemerintah/mengikuti progam collaboration with the government /follow government
pemerintah dan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). programs and the National Payment Gateway (GPN).
Page 168
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
166 Bank Sulselbar
Total transaksi digital banking Bank Sulselbar melalui Bank Sulselbar’s total digital banking transactions via the
aplikasi mobile banking pada tahun 2023 tercatat sebanyak mobile banking application in 2023 were 4,469,245. This
4.469.245 transaksi. Angka ini meningkat sebanyak figure increased by 3,010,944 transactions or 206.47%
3.010.944 transaksi atau 206,47% dari tahun 2022 yang from 2022, which recorded 1,458,301 transactions.
tercatat sebanyak 1.458.301 transaksi.
Sebaliknya transaksi nasabah yang dilaksanakan di teller On the other hand, customer transactions carried out
pada tahun 2023 sebanyak 9.843.124 transaksi atau at tellers in 2023 were 9,843,124, or a decrease of
menurun sebanyak 5.825.841 transaksi atau -37,18% 5,825,841 transactions, or 37.18% from 2022. From this
dari tahun 2022. Dari data ini terlihat bahwa nasabah data, customers tend to carry out banking transactions via
cenderung melakukan transaksi perbankan melalui aplikasi mobile banking applications, considered more efficient and
mobile banking yang dianggap lebih efisien dan efektif. effective.
Tahun
Keterangan Information
2023 2022 2021
Total Transaksi Teller 9.843.124 15.668.965 12.942.448 Teller Transaction
Total Transaksi Mobile Banking 4.469.245 1.458.301 3.940.373 Mobile Banking Transaction
[6.3.c.a] [203-2]
Inklusi dan Literasi Keuangan
Financial Inclusion and Literacy
Menurut Peraturan OJK No.76/POJK.07/2016, inklusi According to OJK Regulation No.76/POJK.07/2016,
keuangan adalah pemenuhan akses pada berbagai financial inclusion is the provision of access to various
lembaga, produk, dan layanan jasa keuangan sesuai financial institutions, products, and services by the needs
dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat dalam and capabilities of the community to strengthen prosperity
rangka memperkuat kesejahteraan dan mengurangi and reduce the causes of inflation. Financial inclusion is
penyebab inflasi. Inklusi keuangan terwujud jika seluruh realized if all people can access financial services easily
orang dapat mengakses layanan keuangan dengan mudah to increase economic capacity and reduce poverty and
sehingga mampu meningkatkan kemampuan ekonomi dan economic inequality.
berkurangnya kemiskinan serta kesenjangan ekonomi.
Sedangkan pengertian literasi keuangan adalah Meanwhile, the definition of financial literacy is knowledge
pengetahuan dan kecakapan untuk mengaplikasikan and skills to apply an understanding of concepts and risks,
pemahaman tentang konsep dan risiko, keterampilan agar skills to be able to make effective decisions in a financial
dapat membuat keputusan yang efektif dalam konteks context to improve financial well-being and avoid financial
finansial untk meningkatkan kesejahteraan finansial dan risks, both individual and social and to be able to participate
menghindari risiko keuangan, baik individu maupun sosial in the community environment.
dan dapat berpartisipasi dalam lingkungan masyarakat.
Bank Sulselbar berkomitmen dalam mendukung penguatan Bank Sulselbar is committed to supporting strengthening
inklusi dan literasi keuangan di Indonesia berlandaskan financial inclusion and literacy in Indonesia based on POJK
pada POJK No.76/2016. Berdasarkan data, untuk wilayah No.76/2016. Based on data, for the South Sulawesi region,
Sulawesi Selatan, inklusi keuangan di wilayah ini tergolong financial inclusion in this region is higher than the national
lebih tinggi dibanding rata-rata nasional. Meskipun average. However, the financial literacy level is still in the
demikian, tingkat literasi keuangan masih berada di kisaran range of 32.46% with rural areas being lower at around
32,46% dengan daerah pedesaan lebih rendah di kisaran 26.32%. Digital transactions via non-cash methods are
26,32%. Transaksi digital lewat metode non tunai juga also not very popular because 90%-92% of South Sulawesi
belum begitu populer karena 90%-92% masyarakat Sulsel people still use cash transactions.
masih menggunakan transaksi tunai.
Page 169
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
167
Program inklusi dan literasi dijalankan Bank melalui kerja The Bank carries out inclusion and literacy programs
sama dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah through cooperation and collaboration with various parties.
satunya, bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa One of them is collaborating with Village-Owned Enterprises
(BUMDES) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat (BUMDES) through the Village Community Empowerment
Desa dan atau Asosiasi Pemerintah Desa, serta melakukan Service and/or the Village Government Association, as
implementasi kegiatan keuangan inklusif melalui BUMDES. well as implementing inclusive financial activities through
BUMDES.
Bank juga memperluas Agen Laku Pandai dengan The Bank is also expanding the Branchless banking Agent
menyediakan layanan perbankan atau keuangan lainya by providing inclusive banking or other financial services
yang inklusif berbasis kemitraan dengan memanfaatkan based on partnerships by utilizing information technology
sarana teknologi informasi. Diharapkan akan ada facilities. It is hoped that there will be an increase in the
peningkatan kepesertaan aktif Agen Laku Pandai dan active participation of Branchless banking Agents the level
tingkat kepuasan masyarakat atas jasa layanan perbankan of public satisfaction with banking services and an increase
dan peningkatan jumlah Agen Laku Bank yang tersebar di in the number of Laku Bank Agents spread across the
wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. South Sulawesi and West Sulawesi regions.
Kegiatan pengembangan inklusi keuangan yang dilakukan Financial inclusion development activities carried out by
Bank Sulselbar di tahun 2023 adalah: Bank Sulselbar in 2023 are:
· Pembukaan jaringan kantor · Opening of office networks
· Pengembangan produk konvensional Double Untung · Development of conventional Double Untung products
· Kegiatan sosialiasi produk tabungan Simpanan Pelahar · Socialization activities for Simpanan Pelahar (SimPel)
(SimPel). Salah satunya dengan Kegiatan Literasi savings products. One of them is the Literacy Activity
‘Kreasi Muda’ (Kejar Prestasi Generasi Muda Indonesia) ‘Kreasi Muda’ (Pursue the Achievements of Indonesia’s
– Edukasi Keuangan & Perbankan dan Pembukaan Young Generation) – Financial & Banking Education
Rekening SimPel di sekolah-sekolah and Opening SimPel Accounts in schools
· Pengembangan dan sosialisasi produk Kredit PUSAKA · Development and socialization of PUSAKA Loan
untuk UMKM products for MSMEs
· BIK 2023 · BIK 2023
· Bank Goes to School · Banks Go to School
· Teknis Pelaksanaan Kredit KUR Khusus · Technical Implementation of Special KUR Loan
· Sosialisasi produk dan layanan BSSB · Socialization of BSSB products and services
· Gemar Menanam dan Menabung · Likes to Plant and Save
Kegiatan pengembangan literasi keuangan yang dilakukan Financial literacy development activities carried out by
Bank Sulselbar di tahun 2023 adalah: Bank Sulselbar in 2023 are:
· Pengembangan sarana dan prasarana yang mendukung · Development of facilities and infrastructure that support
literasi keuangan bagi konsumen dan/atau masyarakat financial literacy for consumers and/or society
· Edukasi keuangan dalam bentuk sosialisasi SimPel · Financial education in the form of SimPel socialization
· Edukasi Keuangan Kreasi Bangkit · Creative Rising Financial Education
· Edukasi Keuangan Weekly QUIZ International Banking · Financial Education Weekly QUIZ International Banking
· Edukasi Keuangan BSSB Talk “Fraud Awareness” · BSSB Financial Education Talk “Fraud Awareness”
· Edukasi Keuangan bagi UMKM dan Ibu Rumah Tangga · Financial Education for MSMEs and Housewives
· Edukasi Keuangan Corporate Digital Culture: · Corporate Digital Culture Financial Education: “National
“Penyelesaian Transaksi Elektronik Nasional” Electronic Transaction Settlement”
· Edukasi Keuangan Layarku · My Screen Financial Education
· Edukasi Keuangan F8 BSSB Talkshow · Financial Education F8 BSSB Talkshow
· Edukasi Keuangan BIK OJK BSSB Talkshow · Financial Education BIK OJK BSSB Talkshow
· Edukasi Keuangan Gemar Menanam & Menabung · Financial Education Loves Planting & Saving
Page 170
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
168 Bank Sulselbar
Pada tahun 2023, Bank Sulselbar menyelenggarakan In 2023, Bank Sulselbar will hold financial literacy and
program literasi dan inklusi keuangan sebanyak 32 kali inclusion programs 32 times in various regions in South
di berbagai wilayah di Sulsel dan Sulbar. Rinciannya, Sulawesi and West Sulawesi. In detail, the implementation
pelaksanaan program inklusi keuangan sebanyak 20 of the financial inclusion program is 20 activities and the
kegiatan dan program literasi keuangan sebanyak 12 financial literacy program is 12 activities.
kegiatan.
Kegiatan/Program
Jumlah Total
Inklusi Keuangan Literasi Keuangan
Semester I 14 2 1st Semester
Semester II 6 10 2nd Semester
TOTAL 20 12 TOTAL
Dukungan untuk UMKM
Support for MSMEs
Bank Sulselbar berkomitmen untuk senantiasa Bank Sulselbar is committed to always contributing to the
berkontribusi dalam pertumbuhan UMKM lewat berbagai growth of MSMEs through various programs and policies
program dan kebijakan, sehingga mampu menjadi booster so that it can become a booster for MSMEs. One of them
bagi UMKM. Salah satunya, menambah direksi baru yang is adding a new director who specializes in Loan and
khusus membidangi Kredit dan UMKM, yaitu Direktur Kredit MSMEs, namely the Credit and MSMEs Director . The Loan
dan UMKM. Direktur Kredit dan UMKM Bank Sulselbar and MSME Director of Bank Sulselbar was born with the
lahir dari persetujuan RUPSLB pada 2 Desember 2020. approval of the EGMS on December 2, 2020. The addition
Adanya penambahan direksi tersebut bertujuan agar Bank of this director aims to make Bank Sulselbar focus more
Sulselbar lebih fokus pada kredit produktif serta mendorong on productive Loans and encourage economic recovery,
pemulihan ekonomi khususnya UMKM di tengah pandemi. especially for MSMEs amid the pandemic.
Bank juga meluncurkan Pembiayaan Usaha Rakyat The Bank also launched People’s Business Financing,
“Kredit PUSAKA” yang merupakan dana CSR bergulir. “Kredit PUSAKA,” a revolving CSR fund. PUSAKA Loan
Kredit PUSAKA membantu para pelaku UMKM dalam helps MSMEs run businesses amidst natural economic
menjalankan usaha di tengah pemulihan dan pertumbuhan recovery and sustainable growth. Throughout 2023, there
ekonomi riil secara berkelanjutan. Sepanjang tahun 2023, will be no distribution of PUSAKA credit funds. The Bank
tidak ada penyaluran dana kredit PUSAKA. Bank hanya only supervises and guides debtors.
melakukan pengawasan dan pembinaan kepada debitur.
Penyaluran Kredit PUSAKA PUSAKA Lending
Tahun Nilai NPL
2023 Nihil Nihil
2022 Rp4,1 miliar NIHIL
2021 Rp2,8 miliar NIHIL
Selain itu Bank membangun Gedung Sentra UMKM, Apart from that, the Bank built an MSME Center Building,
mengadakan Talkshow bertajuk UMKM Business Talk held a talk show entitled MSME Business Talk, and
dan bekerja sama dengan berbagai e-commerce untuk collaborated with various e-commerce to boost MSME
mendongkrak produktivitas UMKM. Gedung Sentra UMKM productivity. The Bank Sulselbar MSMES Center Building
Bank Sulselbar adalah sebuah wadah edukasi dan promosi is an educational and promotional forum for MSME players.
Page 171
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
169
bagi pelaku UMKM. Gedung pertama berlokasi di Kantor The first building is located at the Bank Sulselbar Office
Bank Sulselbar Jalan Sam Ratulangi dan menjadi pilot on Jalan Sam Ratulangi and is a pilot project. Here, there
project. Di sini, akan ada pegawai yang dapat menjelaskan will be employees who can explain to prospective MSME
kepada calon debitur UMKM dalam mengembangkan debtors how to develop their businesses and also showcase
usaha mereka dan juga etalase produk-produk UMKM MSME products under the guidance of Bank Sulselbar. The
yang menjadi binaan Bank Sulselbar. Gedung Sentra MSMES Center Building can also be a gathering place
UMKM juga dapat menjadi tempat berkumpul para pelaku for MSME players to carry out sharing activities such as
UMKM untuk melakukan kegiatan sharing seperti workshop workshops and so on. Bank Sulselbar targets that the
dan lain-lain. Bank Sulselbar menargetkan Gedung Sentra MSME Center Building will be present in all Main Branch
UMKM akan hadir di seluruh Kantor Cabang Utama Bank Offices of Bank Sulselbar.
Sulselbar.
Bank Sulselbar juga memiliki program dialog yang Bank Sulselbar also has a dialogue program that presents
menghadirkan berbagai narasumber kompeten untuk various competent sources to provide education in
memberikan edukasi dalam mengembangkan usaha. developing business. This activity can also be an interactive
Kegiatan ini juga dapat menjadi sesi interaktif bagi session for MSME players or activity participants to ask
pelaku UMKM atau peserta kegiatan untuk mengajukan questions and hopes as well as promote their products
pertanyaan dan harapan sekaligus melakukan promosi directly.
terhadap produk mereka secara langsung.
Kolaborasi juga dilakukan dengan menggandeng fintech Collaboration is also carried out by collaborating with
dan e-commerce seperti Amartha, Gojek, dan Grab untuk fintech and e-commerce such as Amartha, Gojek, and
mendorong daya beli konsumen dan memasifkan akses Grab to encourage consumer purchasing power and
digital bagi UMKM lokal agar dapat bangkit bersama dalam maximize digital access for local MSMEs so they can rise
kondisi apapun. Kolaborasi berupa pemberian promo together in any condition. Collaboration takes the form of
serta pelatihan digitalisasi mitra usaha kuliner mengenai providing promos and digitalization training for culinary
operasional bisnis sehari-hari, mulai dari pemasaran, business partners regarding daily business operations,
pemesanan, pembayaran, pengiriman, hingga administrasi starting from marketing, ordering, payment, and delivery,
yang dapat langsung digunakan oleh semua tipe UMKM to administration which can be directly used by all types of
dari skala mikro hingga menengah. MSMEs from micro to medium scale.
Dalam rangka mendorong tumbuhnya perekonomian To encourage economic growth in the MSME sector, Bank
dalam bidang UMKM, Bank Sulelbar juga melakukan Sulelbar is also developing applications using digital-
pengembangan aplikasi dengan menggunakan layanan based services in submitting commercial and MSME
berbasis digital dalam pengajuan aplikasi kredit komersil Loan applications in synergy with the South Sulawesi
dan UMKM bersinergi dengan Asosiasi Pengusaha Indonesian Entrepreneurs Association (Apindo). The
Indonesia (Apindo) Sulawesi Selatan. Komitmen Bank Bank’s commitment to MSMEs can also be seen from the
terhadap UMKM juga terlihat dari kebijakan Bank yang Bank’s policies which strive to continue to channel sharia
berusaha untuk dapat terus menyalurkan kredit dan Loan and financing to the MSME sector.
pembiayaan syariah ke sektor UMKM.
Sepanjang tahun 2023, penyaluran kredit ke sektor UMKM Throughout 2023, credit distribution to the MSME sector
tercatat sebesar Rp2,58 triliun, lebih rendah dari penyaluran was recorded at IDR 2.58 trillion, lower than the distribution
tahun 2022 sebesar Rp2,709 triliun. Dari total penyaluran in 2022 of IDR 2.709 trillion. Of the total credit distribution to
kredit ke sektor UMKM tersebut, penyaluran kredit UMKM the MSME sector, Micro Category MSME credit distribution
Kategori Mikro mencatat kenaikan 11,18% menjadi recorded an increase of 11.18% to IDR 633.162 billion from
Rp633,162miliar dari tahun 2022 sebesar Rp569,489 miliar. IDR 569.489 billion in 2022.
Penyaluran kredit untuk Kategori Debitur Kecil mengalami Credit distribution for the Small Debtor Category decreased
penurunan sebesar 10,65% menjadi Rp1,245 triliun dari by 10.65% to IDR 1.245 trillion from 2022, which amounted
Page 172
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
170 Bank Sulselbar
tahun 2022 yang sebesar Rp1,394 triliun. Sedangkan to IDR 1.394 trillion. Meanwhile, distribution for the Medium
penyaluran untuk Kategori Debitur Menengah turun 6,28% Debtor Category fell 6.28% to IDR 698,798 billion from
menjadi Rp698,798 miliar dari tahun 2022 yang sebesar 2022, which amounted to IDR 745,618. Details of Bank
Rp745,618. Rincian penyaluran kredit UMKM Bank Sulselbar’s MSME credit distribution can be seen below:
Sulselbar dapat dilihat di bawah ini:
Posisi Kredit UMKM Berdasarkan Kategori MSME Loan Position Based on Debtor Category Bank
Debitur Bank Sulselbar 2023 Sulselbar 2023
Kategori Debitur 2023 2022 2021 Pertumbuhan (%) Debtor Category
Mikro 633.162.282.096 569.488.668.076 651.826.009.586 11,18% Micro
Kecil 1.245.719.037.231 1.394.190.443.474 1.457.900.514.698 (10,65%) Small
Menengah 698.798.969.735 745.618.323.233 927.517.471.576 (6,28%) Medium
Total UMKM 2.577.680.289.062 2.709.297.434.783 3.037.243.995.860 (4,86%) Total MSMEs
[GRI 418-1]
Perlindungan Konsumen dan Penanganan
Keluhan Nasabah
Consumer Protection and Handling Customer Complaints
Dalam menjalankan komitmen memberi yang terbaik In carrying out its commitment to provide the best to
kepada nasabah, Bank meningkatkan jaringan dan customers, the Bank is improving its information technology
infrastruktur teknologi informasi untuk melindungi privasi network and infrastructure to protect the privacy and security
dan keamanan data nasabah sesuai POJK Nomor 1/ of customer data by POJK Number 1/POJK.07/2013
POJK.07/2013 tentang Perlindungan Konsumen Sektor concerning Consumer Protection in the Financial Services
Jasa Keuangan, POJK No.18/POJK.07/2018 tentang Sector, POJK No.18/POJK.07/2018 concerning Consumer
Layanan Pengaduan Konsumen di Sektor Jasa Keuangan, Complaint Services in the Financial Services Sector, as well
serta SEOJK No.17/SEOJK.07/2018 tentang Pedoman as SEOJK No.17/SEOJK.07/2018 concerning Guidelines
Pelaksanaan Layanan Pengaduan Konsumen di Sektor for Implementing Consumer Complaint Services in the
Jasa Keuangan. Financial Services Sector.
Hal tersebut diwujudkan dengan semakin beragamnya This is realized by the increasing variety of bank products
produk dan jasa bank disertai manfaat dan kemudahan and services accompanied by benefits and convenience so
sehingga nasabah semakin bebas memilih layanan that customers are increasingly free to choose services that
yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Bank juga suit their needs. The Bank also prepares customer service
mempersiapkan customer service yang selalu siap which is always ready to provide information at each
memberikan informasi pada setiap kantor perwakilan representative office including special telephone numbers
termasuk nomor telepon khusus dan hotline bagi nasabah and hotlines for customers to submit complaints about the
untuk menyampaikan keluhan atas produk dan jasa Bank. Bank’s products and services.
Produk-produk perbankan yang dihasilkan Bank Sulselbar The banking products produced by Bank Sulselbar are
juga berpedoman pada salah satu pilar Arsitektur also guided by one of the pillars of the Indonesian Banking
Perbankan Indonesia (API), yang bertujuan mewujudkan Architecture (API), which aims to empower and protect
pemberdayaan dan perlindungan konsumen jasa consumers of banking services. Consumer empowerment
perbankan. Pemberdayaan dan perlindungan konsumen and protection through establishing standards for preparing
melalui penetapan standar penyusunan mekanisme customer complaint mechanisms, increasing transparency
pengaduan nasabah, peningkatan transparansi informasi of banking product information, and outreach to customers.
produk perbankan, dan sosialisasi bagi nasabah. Berbagai These various programs are expected to increase customer
program tersebut diharapkan dapat meningkatkan confidence in the national banking system.
kepercayaan nasabah kepada sistem perbankan nasional.
Page 173
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
171
Hal-hal yang menjadi perhatian Bank Sulselbar dalam Matters of concern to Bank Sulselbar in developing
pengembangan produk/aktivitas terkait penerapan products/activities related to the implementation of
perlindungan konsumen, yaitu: consumer protection are:
1. Desain produk dan/atau layanan; 1. Product and/or service design;
2. Penyediaan informasi produk dan/atau layanan; 2. Providing product and/or service information;
3. Penyampaian informasi produk dan/atau layanan; 3. Submission of product and/or service information;
4. Pemasaran produk dan/atau layanan- Penyusunan 4. Marketing of products and/or services- Preparation of
perjanjian terkait produk dan/atau layanan; agreements related to products and/or services;
5. Pemberian layanan atas penggunaan produk dan/atau 5. Providing services for the use of products and/or
layanan; services;
6. Penanganan pengaduan dan penyelesaian sengketa 6. Handling complaints and resolving disputes regarding
atas produk dan/atau layanan. products and/or services.
Adapun, Kebijakan Perlindungan Konsumen Bank Meanwhile, Bank Sulselbar’s Consumer Protection Policy
Sulselbar didasarkan oleh prinsip perlindungan konsumen, is based on consumer protection principles, including:
antara lain:
1. Kesetaraan dan perlakuan yang adil; 1. Equality and fair treatment;
2. Keterbukaan (disclosure) dan transparansi; 2. Openness (disclosure) and transparency;
3. Edukasi dan literasi; 3. Education and literacy;
4. Perilaku bisnis yang bertanggung jawab-Perlindungan 4. Responsible business conduct-Protection of consumer
aset konsumen terhadap penyalahgunaan; assets against misuse;
5. Perlindungan data dan/atau informasi konsumen; 5. Protection of consumer data and/or information;
6. Penanganan dan penyelesaian pengaduan yang efektif. 6. Effective complaint handling and resolution.
[GRI 418-1]
Privasi Data Pribadi Nasabah
Privacy of Customer Personal Data
Dalam menjaga informasi mengenai kerahasiaan In maintaining information regarding customer
nasbah, Bank Sulselbar meminta persetujuan tertulis dari confidentiality, Bank Sulselbar asks for written consent from
nasabah bahwa Bank tidak akan memberikan dan/atau customers that the Bank will not provide and/or disseminate
menyebarluaskan data pribadi nasabah kepada pihak customer personal data to other parties for commercial
lain untuk tujuan komersial, kecuali ditetapkan lain oleh purposes unless otherwise stipulated by applicable laws
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam and regulations. In requesting approval, the Bank must first
permintaan persetujuan Bank terlebih dahulu menjelaskan explain the purpose and consequences of providing and/or
tujuan dan konsekuensi dari pemberian dan/atau disseminating the customer’s data to other parties.
penyebarluasan data pribadi nasabah kepada pihak lain.
Bank Sulselbar sendiri telah berhasil mengantongi Bank Sulselbar itself has succeeded in obtaining the ISO/
Sertifikat ISO/IEC 270001:201Ω. Bank Sulselbar menjadi IEC 270001:201Ω Certificate. Bank Sulselbar became the
BPD kedua yang menerima sertifikat tersebut di Indonesia second BPD to receive this certificate in Indonesia and
dan menjadi BPD pertama di timur Indonesia sebagai. became the first BPD in eastern Indonesia. Obtaining this
Diperolehnya sertifikat internasional tersebut, artinya international certificate means that Bank Sulselbar can
Bank Sulselbar mampu menunjukkan komitmennya untuk demonstrate its commitment to ensuring the security of
menjamin keamanan sistem informasi dan data. information and data systems.
Page 174
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
172 Bank Sulselbar
[GRI 418-1]
Penanganan Pengaduan Nasabah
Handling Customer Complaints
Bank memiliki kebijakan dan prosedur mengenai The Bank has policies and procedures regarding customer
pengaduan nasabah, hal ini terlihat dari adanya SOP complaints, this can be seen from the SOP regarding
mengenai tata kelola pengaduan nasabah dan SK Direksi customer complaint management and Directors’ Decree
No.03/DIR-BPD/I/2013 tanggal 04 Januari 2013 tentang No.03/DIR-BPD/I/2013 dated 04 January 2013 concerning
Penyelesaian Pengaduan Nasabah PT Bank Pembangunan the Settlement of Customer Complaints at PT Bank
Daerah Sulselbar. Unit pengelola pengaduan nasabah Pembangunan Daerah Sulselbar. The customer complaints
di Bank Sulselbar berada dibawah Divisi Keuangan dan management unit at Bank Sulselbar is under the Finance
Operasional. and Operations Division.
Untuk menjamin mekanisme penyelesaian pengaduan To ensure an effective customer complaint resolution
nasabah yang efektif dalam jangka waktu memadai agar mechanism within a sufficient period so that customer
kepercayaan nasabah terjaga, Bank menyediakan saluran trust is maintained, the Bank provides complaint handling
penanganan pengaduan melalui saluran-saluran berikut: channels through the following channels:
1. Frontliner: petugas front office yang berada diseluruh 1. Frontliners: front office officers located throughout the
jaringan kantor Bank Sulselbar yang terdiri dari petugas Bank Sulselbar office network consisting of security
security, Customer Service (CS), Teller dan Account officers, Customer Service (CS), Tellers, and Account
Officer yang berhadapan langsung dengan nasabah. Officers who deal directly with customers.
2. Contact Centre/Call Center Bank Sulselbar dengan 2. Contact Centre/Call Center Bank Sulselbar with Number
Nomor (0411) 859 171 dan Hotline 1500855. Nomor ini (0411) 859 171 and Hotline 1500855. Apart from providing
selain memberikan pelayanan terkait informasi produk services related to product information/Bank services,
jasa/layanan Bank juga ditujukan untuk menerima this number is also intended to receive various customer
berbagai pengaduan nasabah maupun kritik dan saran complaints as well as criticism and suggestions from
dari nasabah yang beroperasi selama 7 hari 24 jam. customers which operates 7 days 24 hours.
3. Email melalui website Bank Sulselbar di www. 3. Email via the Bank Sulselbar website at www.
banksulselbar.co.id atau https://banksulselbar.co.id/ banksulselbar.co.id or https://banksulselbar.co.id/
kontak kontak
4. Website and the Official Social Media Account of Bank
4. Website dan Akun Resmi Sosial Media Bank Sulselbar: Sulselbar:
· http://www.banksulselbar.co.id/ (Website) · http://www.banksulselbar.co.id/ (Website)
· https://Twitter.com/BankSulselbar (Twitter) · https://twitter.com/BankSulselbar (Twitter)
· http://www.facebook.com/BankSulselbar (Facebook · http://www.facebook.com/BankSulselbar (Facebook
Fan Page) Fan Page)
· h t t p : / / w w w. f a c e b o o k . c o m / p t . b a n k s u l s e l b a r · h t t p : / / w w w. f a c e b o o k . c o m / p t . b a n k s u l s e l b a r
(Facebook Profile) (Facebook Profile)
· https://plus.google.com/ 102627850385873876554/ · https://plus.google.com/ 102627850385873876554/
(Google Plus) (Google Plus)
Page 175
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
173
[GRI 418-1]
Penyelesaian Pengaduan Nasabah Tahun 2023
Resolving Customer Complaints in 2023
Bank Sulselbar berupaya menyelesaikan setiap keluhan Bank Sulselbar strives to resolve every customer complaint
dan pengaduan nasabah sebagai bagian dari peningkatan and complaint as part of improving service. The mechanism
pelayanan. Mekanisme penyelesaian keluhan dan for resolving complaints and grievances is regulated in PBI
pengaduan diatur dalam PBI Nomor 7/7/PBI/2005 tentang Number 7/7/PBI/2005 concerning Settlement of Customer
Penyelesaian Pengaduan Nasabah yang telah diubah Complaints which has been changed to PBI Number 10/10/
menjadi PBI Nomor 10/10/PBI/2008 tentang Perlindungan PBI/2008 concerning Customer Protection and POJK 1/
Nasabah dan POJK 1/POJK.07/2013 tentang Perlindungan POJK.07/2013 concerning Service Sector Consumer
Konsumen Sektor Jasa Keuangan. Protection Finance.
Setiap keluhan nasabah ditampung dalam layanan pusat Every customer complaint is accommodated in the
pengaduan nasabah yang dapat diakses oleh nasabah customer complaints center service which can be
baik melalui Contact Centre, E-Mail, Customer Service accessed by customers either through the Contact Center,
yang berada di seluruh jaringan kantor Bank Sulselbar E-Mail, Customer Service throughout the Bank Sulselbar
maupun melalui media sosial. Melalui media dan sarana office network, or via social media. Through these media
tersebut, Bank memberikan respon maupun tanggapan and facilities, the Bank responds and responds to every
terhadap setiap pengaduan yang masuk dan berusaha complaint that comes in and tries to resolve it well.
menyelesaikannya dengan baik.
Sepanjang tahun 2023, Bank Sulselbar menerima Throughout 2023, Bank Sulselbar received 19,238 customer
pengaduan nasabah sebanyak 19.238 pengaduan. Jumlah complaints. This number increased by 15,545 complaints
ini meningkat sebanyak 15.545 pengaduan (421%) dari (421%) from 2022 which was 3,693 complaints. The most
tahun 2022 yang sebanyak 3.693 pengaduan. Pengaduan complaints were related to ATMs with 17,736 complaints,
terbanyak terkait dengan ATM sebanyak 17.736 pengaduan, an increase of 14,791 complaints (502%) from 2022, which
meningkat 14.791 pengaduan (502%) dari tahun 2022 yang was 2,945 complaints.
sebanyak 2.945 pengaduan.
Pengaduan produk perbankan Bank Sulselbar Complaints about Bank Sulselbar’s banking products
sepanjang tahun 2023 dirinci sebagai berikut: throughout 2023 are detailed as follows:
Jumlah Pengaduan / Number of Complaints
Pengaduan Terkait Related Complaint
2023 2022 2021
Giro 11 11 10 Current Account
Tabungan 586 351 287 Savings
ATM 17.736 2.945 2.485 ATM
Electronic Banking 901 383 180 Electronic Banking
Kredit 4 2 -
Bank Garansi - 1 -
Jumlah 19.238 3.693 2.935 Total
Page 176
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
174 Bank Sulselbar
Penghargaan Produk dan Jasa serta Layanan
Product and Service Awards and Services
Komitmen Bank Sulselbar untuk memberikan layanan Bank Sulselbar’s commitment to providing the best service
terbaik dan kemudahan bertransaksi dari mana saja and ease of transactions from anywhere has resulted in
berbuah loyalitas dan engagement nasabah. Upaya customer loyalty and engagement. These efforts bore
tersebut berbuah manis dengan beberapa penghargaan sweet fruit with several awards related to products and
terkait produk dan layanan yang diperoleh Bank Sulselbar, services obtained by Bank Sulselbar, namely:
yakni:
1. The 2nd Most Satisfying Region Bank in Mobile banking 1. The 2nd Most Satisfying Region Bank in Mobile Banking
dari Infobank from Infobank
2. The 2nd Most Satisfying Region Bank In Customer 2. The 2nd Most Satisfying Region Bank in Customer
Service dari Infobank Service from Infobank
3. The 3rd Most Satifying Region Bank On Branch Office 3. The 3rd Most Satisfying Region Bank on Branch Office
dari Infobank from Infobank
4. The 3rd Most Satisfying Region Bank On ATM Service 4. The 3rd Most Satisfying Region Bank on ATM Service
dari Infobank from Infobank
5. Juara 1st Satisfaction Loyalty Engagement dari Infobank 5. 1st Winner of Satisfaction Loyalty Engagement from
& MRI Infobank & MRI
6. The 3rd Best Bank Saving Account (KBMI 1) pada ajang 6. The 3rd Best Bank Saving Account (KBMI 1) at the
Info Bank Digital Brand Bank Digital Brand Info event
7. Juara terbaik ke-2 Convenient Branch Experience dari 7. 2nd best Convenient Branch Experience winner from
Infobank & MRI Infobank & MRI
8. Juara terbaik ke-2 Mobile Banking dari Infobank & MRI 8. 2nd best Mobile Banking winner from Infobank & MRI
9. Juara 2 Video Campaign CBP Rupiah CHAPTER dari 9. 2nd Place in the CBP Rupiah CHAPTER Video
Bank Indonesia Sulewesi Selatan Campaign from Bank Indonesia, South Sulawesi
10. Juara 2 Terbaik Video Testimoni QRIS dari Bank 10. 2nd Place for Best QRIS Testimonial Video from Bank
Indonesia Sulewesi Selatan Indonesia, South Sulawesi
11. Juara 1 Terbaik PeKA Campaign dari Bank Indonesia 11. 1st Place for Best PeKA Campaign from Bank Indonesia,
Sulewesi Selatan South Sulawesi
12. Juara 3 Jingle PeKA Perlindungan Konsumen dari Bank 12. 3rd Place Jingle PeKA Consumer Protection from Bank
Indonesia Sulewesi Selatan Indonesia South Sulawesi
[6.f.5.] [F.30.]
Survei Kepuasan Pelanggan
Customer Satisfaction Survey
Sejak tahun 2022 dan dilanjutkan di tahun 2023 ini, Bank Since 2022 and continuing in 2023, Bank Sulselbar has
Sulselbar telah melaksanakan Survey SLE (Satisfaction, carried out the SLE (Satisfaction, Loyalty, Engagement)
Loyality, Engagement) untuk memahami perilaku dan Survey to understand customer behavior and habits in using
kebiasaan nasabah dalam penggunaan produk dan products and customer expectations regarding products
ekspektasi nasabah mengenai produk dan layanan and services including mobile banking. The survey results
termasuk mobile banking. Hasil survei adalah sebagai are as follows:
berikut:
· Indeks Customer Experience Bank Sulselbar pada · Bank Sulselbar’s Customer Experience Index at branch
kantor cabang (80,0%) dan mobile banking (81,1%) offices (80.0%) and mobile banking (81.1%) increased
meningkat dari tahun sebelumnya dan pada tahun ini from the previous year and this year is comparable to
sebanding dengan rata-rata Bank Umum dan BPD. the average for Commercial Banks and BPD.
Page 177
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
175
· Indeks Customer Emotion Bank Sulselbar pada kantor · Bank Sulselbar’s Customer Emotion Index at branch
cabang (77,7%) dan mobile banking (79,4%) meningkat offices (77.7%) and mobile banking (79.4%) increased
dari tahun sebelumnya dan pada tahun ini cenderung from the previous year and this year tends to be the
sama dengan rata-rata dari Bank umum dan BPD. same as the average for commercial banks and BPD.
· Indeks Kepuasan Nasabah Bank Sulselbar meningkat · The Bank Sulselbar Customer Satisfaction Index
dari tahun sebelumnya menjadi 79,5% dan pada tahun increased from the previous year to 79.5% and this
ini cenderung setara dengan rata-rata Bank Umum dan year tends to be on par with the average for Commercial
BPD. Banks and BPD.
· Indeks Loyalitas Nasabah Bank Sulselbar meningkat · Bank Sulselbar’s Customer Loyalty Index increased
dari tahun sebelumnya menjadi 68,6% dan pada tahun from the previous year to 68.6% and this year is
ini di atas rata-rata Bank Umum dan BPD. Rata-rata above the average for Commercial Banks and BPD.
nasabah Bank Sulselbar bersedia merekomendasikan On average, Bank Sulselbar customers are willing to
produk dan layanan Bank Sulselbar kepada orang- recommend Bank Sulselbar products and services to
orang terdekat. those closest to them.
· Nasabah Bank Sulselbar memiliki tingkat engagement · Bank Sulselbar customers have an engagement level
(73,6%) yang cenderung sama dengan tahun (73.6%) which tends to be the same as the previous
sebelumnya dan pada tahun ini sebanding dengan rata- year and this year is comparable to the average for
rata Bank Umum. commercial banks.
· Indeks Marketing Engagement nasabah Bank Sulselbar · The Marketing Engagement Index for Bank Sulselbar
meningkat dari tahun sebelumnya menjadi 65,9% dan customers increased from the previous year to 65.9%
di tahun ini di atas rata-rata Bank Umum. Nasabah and this year is above the average for commercial
Bank Sulselbar cenderung senang mempromosikan banks. Bank Sulselbar customers tend to like promoting
Bank Sulselbar kepada orang-orang terdekat, lebih aktif Bank Sulselbar to those closest to them, are more active
membahas Bank Sulselbar di media sosial, dan lebih in discussing Bank Sulselbar on social media, and are
bersedia memberikan masukan terkait pengalaman more willing to provide input regarding their experiences
mereka dan peningkatan performa kepada Bank and improving the performance of Bank Sulselbar.
Sulselbar. · Bank Sulselbar’s Customer SLE Index increased from
· Indeks SLE Nasabah Bank Sulselbar meningkat dari the previous year to 65.9% from 52.7% in 2022. The
tahun sebelumnya menjadi 65,9% dari 52,7% di tahun proportion of engaged customers is the largest among
2022. Proporsi nasabah yang engaged adalah yang other customer characteristics. However, there are
paling besar di antara karakter nasabah lainnya. Namun, around 12.7% of customers who have the potential
terdapat sekitar 12,7% nasabah yang berpotensi to move to another bank because they are in the not
berpindah ke bank lain karena termasuk kategori not engaged category.
engaged.
Page 178
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
176 Bank Sulselbar
Tabel Tingkat Kepuasan Nasabah (Skor) Table of Customer Satisfaction Levels (Score)
2023 65,9%
2022 52,7%
Bank Sulselbar juga melakkan Pengukuran Kualitas Bank Sulselbar also carries out Service Quality
Layanan (Metode Mystery Shopper Walk in Channel dan Measurements (Mystery Shopper Walk Channel and
e-Channel) untuk menjadi yang terdepan dalam pelayanan e-Channel Methods) to be at the forefront of service to
kepada nasabah. Bank Sulselbar perlu melakukan customers. Bank Sulselbar needs to take measurements
pengukuran untuk mengetahui hal-hal apa saja yang to find out what things need to be improved. As a result,
perlu ditingkatkan. Hasilnya Bank Sulselbar berada pada Bank Sulselbar was ranked 4th in the BSEM program held
peringkat 4 dalam program BSEM yang diadakan oleh MRI. by MRI.
[GRI 417-2] [6.f.2.; 6.f.3.; 6.f.4.] [F.27.; F.28.; F.29.]
Pernyataan Tidak Ada Pelanggaran Aturan dan
Produk yang Ditarik
Statement of No Violation of Rules and Recalled Products
Bank Sulselbar melaksanakan seluruh kebijakan dan Bank Sulselbar implements all policies and regulations
aturan terkait peluncuran produk/jasa untuk menunjukkan related to product/service launches to demonstrate
komitmen dalam memenuhi seluruh aturan perundangan commitment to complying with all relevant applicable laws
terkait yang berlaku. Sehingga dalam tahun pelaporan, and regulations. So in the reporting year, the Bank did not
Bank tidak mencatat adanya insiden pelanggaran record any incidents of violations of the rules and regulations
terhadap peraturan dan perundangan dari Regulator, baik of the Regulator, both related to product development and
terkait pengembangan produk maupun aspek sosial dan social and environmental aspects. [417-2]
lingkungan. [417-2]
Selama tahun 2023 juga tidak ditemukan insiden During 2023, there were also no incidents of non-
ketidakpatuhan terkait privasi dan hilangnya data nasabah. compliance related to privacy and loss of customer data.
Selain itu, Bank juga tidak mendapat denda finansial Apart from that, the Bank also does not receive financial
maupun sanksi lain terkait dengan pelanggaran atas fines or other sanctions related to violations of customer
kerahasiaan data nasabah. Seluruh produk dan layanan data confidentiality. None of Bank Sulselbar’s products and
Bank Sulselbar juga tidak ada yang terkena sanksi dan services are subject to sanctions and must be withdrawn for
harus ditarik karena melanggar aturan. violating the rules.
Namun, di tahun 2023, Bank Sulselbar menutup satu However, in 2023, Bank Sulselbar will close one product,
produk yakni Sulselbar Apps yang merupakan aplikasi co- namely Sulselbar Apps, which is a co-branding electronic
branding uang elektronik bekerja sama dengan PT Telkom money application in collaboration with PT Telkom
(Persero). Penutupan satu produk ini dilakukan karena (Persero). This product was closed due to the closure of
adanya penutupan dari Telkom sebagai penyedia teknologi Telkom as the technology provider for the Sulselbar Apps
untuk aplikasi uang elektronik Sulselbar Apps. electronic money application.
Page 179
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
177
[GRI 401; 403; 404; 407; 408; 409] [6.c.1.; 6.c.2.a.; 6.c.2.b.;
6.c.2.c; 6.c.2.d; 6.f.] [F.18; F.19.; F.20.; F.21.; F.22.]
Mengembangkan SDM Berkelanjutan
Developing Sustainable Human Resources
Page 180
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
178 Bank Sulselbar
Bank Sulselbar meyakini Sumber Daya Manusia (SDM) Bank Sulselbar believes that Human Resources (HR) is
adalah salah satu unsur penentu keberhasilan kinerja Bank. one of the determining elements for the success of the
Berbagai pencapaian dan pertumbuhan positif Perseroan Bank’s performance. The Company’s various achievements
dihasilkan oleh kinerja baik para karyawannya. Oleh karena and growth resulted from the good performance of its
itu, Perseroan memandang pengelolaan Human Capital employees. Therefore, the Company views that Human
perlu dilakukan dengan terencana dan berkelanjutan. Capital management needs to be carried out in a planned
and sustainable manner.
Bank Sulselbar menjalankan inisiatif pengembangan SDM Bank Sulselbar is carrying out HR development initiatives
guna memenangkan persaingan di industri perbankan yang to win competition in the increasingly competitive banking
semakin kompetitif. Bank meyakini pengelolaan SDM yang industry. The Bank believes that good and sustainable HR
baik dan berkelanjutan menjadi sangat penting, terlebih management is very important, especially since banking
perbankan merupakan bisnis yang harus didukung oleh is a business that must be supported by competent and
talenta kompeten dan profesional. professional talent.
Dalam rangka mendukung pencapaian strategi bank, dan To support the achievement of the bank’s strategy, and
mengacu kepada strategi transformasi BPD, maka perlu refer to the BPD transformation strategy, it is necessary
dilakukan penguatan SDM dan penyempurnaan proses to strengthen human resources and improve the HR
pengelolaan SDM ditahun 2022-2024. Divisi Human Capital management process in 2022-2024. The Human Capital
selaku unit kerja yang melaksanakan proses pengelolaan Division as the work unit that carries out the HR management
SDM telah merumuskan strategi yang diselaraskan dengan process has formulated a strategy that is aligned with the
Corporate Plan 2021-2025 dengan berfokus pada strategi 2021-2025 Corporate Plan by focusing on HR development
pengembangan SDM dan perbaikan Sistem Pengelolaan strategies and improving the HR Management System.
SDM.
Strategi pengembangan SDM tahun 2023-2025 difokuskan The HR development strategy for 2023-2025 is focused
pada penyempurnaan fondasi pengelolaan SDM serta on perfecting the foundations of HR management and
perbaikan tata kelola yang tentunya sejalan dengan improving governance which is of course in line with the
Corporate Plan 2021-2025. Adapun beberapa rencana 2021-2025 Corporate Plan. There are several strategic
strategis terkait strategi SDM yang akan dijalankan di tahun plans related to HR strategy that will be implemented in
2023-2025, antara lain: 2023-2025, including:
1. Mengoptimalkan internalisasi budaya organisasi; 1. Optimizing the internalization of organizational culture;
2. Mengembangkan sistem informasi dan manajemen 2. Develop digital-based and integrated HR information
SDM berbasis digital dan terintegrasi; and management systems;
3. Mengelola desain organisasi secara optimal; 3. Manage organizational design optimally;
4. Mengembangkan kompetensi unit kerja SDM; 4. Developing HR work unit competencies;
5. Mengembangkan sistem talent management dalam 5. Developing a talent management system in the
organisasi; organization;
6. Membangun sistem pengembangan kompetensi 6. Building a strategic competency development system
strategis untuk posisi kunci; for key positions;
7. Mengoptimalkan sistem pengelolaan kinerja pegawai; 7. Optimizing employee performance management
8. Mengembangkan sistem remunerasi yang adil dan systems;
menarik; 8. Develop a fair and attractive remuneration system;
9. Melakukan pemenuhan SDM yang efektif sesuai 9. Fulfill effective human resources by the Bank’s needs.
dengan kebutuhan Bank.
Salah satu langkah strategis Bank Sulselbar adalah One of Bank Sulselbar’s strategic steps is Operation
Operation Excellent yang ditujukan untuk aspek-aspek yang Excellent which is aimed at aspects that encourage
mendorong peningkatan kapabilitas SDM dan teknologi increased HR and information technology capabilities.
informasi. Peningkatan SDM dan teknologi informasi akan Improving human resources and information technology
Page 181
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
179
menciptakan kapabilitas Bank secara menyeluruh dan will create comprehensive and effective Bank capabilities
efektif untuk mendukung pencapaian bisnis. to support business achievements.
Sedangkan untuk peningkatan kapabilitas pengelolaan Meanwhile, to increase HR management capabilities
SDM sesuai dengan sasaran strategis korporasi dalam by the corporation’s strategic targets in the 2021-2025
Corporate Plan 2021-2025, maka disusun beberapa Corporate Plan, several action steps or HR work programs
action step atau program kerja SDM baik terkait dengan have been prepared related to improving internal business
perbaikan strategi proses bisnis internal, pengembangan process strategies, developing digital systems, as well as
sistem digital, serta perbaikan prosedur kebijakan improving Human Capital management policy procedures.
pengelolaan manajemen Human Capital. Salah satu fokus One of RBB’s main focuses in the HR sector based on
utama RBB bidang SDM berdasarkan Corporate Plan the 2021–2025 Corporate Plan is related to increasing
2021–2025 adalah terkait peningkatan internalisasi budaya the internalization of the “Prime Priority” work culture to
kerja “Prioritas Prima” dengan tujuan untuk meningkatkan increase employee engagement with the corporate and
engagement karyawan terhadap korporasi dan budaya organizational culture of Bank Sulselbar.
organisasi Bank Sulselbar.
[6.c.2.a.] [F.18.]
Kesetaraan Gender dan Kesempatan Kerja
Gender Equality and Employment Opportunities
Bank Sulselbar berkomitmen untuk memperlakukan Bank Sulselbar is committed to treating all employees
seluruh karyawan secara setara dalam kesempatan equally in terms of work opportunities, receiving performance
bekerja, mendapatkan penilaian kinerja, termasuk untuk appraisals, including career advancement, competency
mendapatkan kenaikan jenjang karier, pengembangan development, remuneration, etc. Bank Sulselbar’s
kompetensi, remunerasi, dan lain-lain. Komitmen Bank commitment to implementing equality, apart from being
Sulselbar dalam menerapkan kesetaraan, selain diatur regulated in the Collective Labor Agreement, is also a form of
dalam Perjanjian Kerja Bersama, juga menjadi bentuk compliance with Law No.21 of 1999 concerning Ratification
ketaatan terhadap Undang-Undang No.21 Tahun 1999 of ILO Convention No.111 Concerning Discrimination in
tentang Pengesahan ILO Convention No.111 Concerning Respect of Employment and Occupation and Employment
Discrimination in Respect of Employment and Occupation Law No.13 2003 concerning Employment, Guidelines
dan Undang-Undang Ketenagakerjaan No.13 Tahun 2003 for Equality and Non-Discrimination in the Workplace in
tentang Ketenagakerjaan, Panduan Kesetaraan dan Non Indonesia.
Diskriminasi di Tempat Kerja di Indonesia.
Bank Sulselbar tidak memandang latar belakang gender, Bank Sulselbar does not look at gender, age, ethnicity,
usia, suku, agama, ras, kondisi fisik, status sosial, maupun religion, race, physical condition, social status, or
hal-hal lain yang bersifat diskriminatif dan memberikan other things that are discriminatory and provides equal
kesempatan yang sama bagi seluruh karyawan. Dalam opportunities for all employees. In recruiting, the Bank
melakukan perekrutan, Bank senantiasa memberikan always provides equal rights and opportunities to everyone.
hak dan kesempatan yang sama kepada semua orang. Likewise, in terms of appointing prospective workers, the
Demikian juga dalam hal pengangkatan calon pekerja, Bank Bank does not discriminate for any reason because it bases
tidak melakukan diskriminasi atas alasan apapun karena its decisions on selection results, evaluation results during
mendasarkan keputusannya pada hasil seleksi, hasil evaluasi the trial period, and employee orientation. The bank also
pada masa percobaan, dan orientasi pekerja. Bank juga ensures that it does not practice forced labor or employ
memastikan tidak melakukan praktik kerja paksa maupun child labor.
mempekerjakan tenaga kerja anak.
Komposisi SDM Bank Sulselbar berasal dari berbagai latar The composition of Bank Sulselbar’s human resources
belakang yang tersebar di Provinsi Sulawesi Selatan dan comes from various backgrounds spread across South
Page 182
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
180 Bank Sulselbar
Provinsi Sulawesi Barat. Per 31 Desember 2023, total Sulawesi Province and West Sulawesi Province. As of
karyawan yang dimiliki Bank Sulselbar sebanyak 1.370 December 31, 2023, the total number of employees at
orang. Di mana, komposisi karyawan perempuan kembali Bank Sulselbar was 1,370 people. Where the composition
meningkat di tahun 2023 ini menjadi 46,86% dari 45,83% of female employees increased again in 2023 to 46.86%
di tahun 2022. Jumlahnya bertambah 26 orang menjadi from 45.83% in 2022. The number increased by 26 people
642 orang dari 616 orang di tahun 2022. Sementara, to 642 people from 616 people in 2022. Meanwhile, the
komposisi karyawan laki-laki yang sebesar 53,14% dari composition of male employees was 53.14% of total
total karyawan atau sebanyak 728 orang. Jumlah ini sama employees or 728 people. This number is the same as the
dari tahun sebelumnya. previous year.
[401-1] [6.c.2.a]
Rekrutmen yang Adil
Fair Recruitment
Bank Sulselbar melakukan rekrutmen sesuai dengan Bank Sulselbar carries out recruitment according to the
tingkat kebutuhan Perusahaan. Rekrutmen dilakukan level of company needs. Recruitment is carried out openly,
secara terbuka, termasuk memberi kesempatan kepada including allowing the community around Bank Sulselbar
masyarakat di sekitar operasional Bank Sulselbar untuk operations to apply and take part in the selection process.
melamar dan mengikuti proses seleksi. Peningkatan kualitas Improving the quality of employee recruitment and selection
proses rekrutmen dan seleksi karyawan, serta kualitas dari processes, as well as the quality of candidate search
sumber pencarian kandidat untuk mendapatkan talent yang sources to obtain talent who have competencies by the
memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan Bank. Bank’s needs.
Ada beberapa strategi pemenuhan SDM oleh Bank Several HR fulfillment strategies by Bank Sulselbar will be
Sulselbar yang dilakukan pada tahun 2023, antara lain: implemented in 2023, including:
1. Melakukan pemenuhan kebutuhan SDM untuk 1. Fulfilling HR needs to support the 2023 growth
mendukung strategi akselerasi pertumbuhan tahun acceleration strategy, through the following recruitment
2023, melalui proses rekrutmen sebagai berikut: process:
a. Pemenuhan SDM baik melalui Tenaga Magang a. Fulfillment of human resources either through
atau jalur tenaga kontrak Bank melalui strategi Internships or the Bank’s contract staff route through
optimalisasi dari tenaga pelatihan magang kerja an optimization strategy from existing apprenticeship
eksisting untuk mengisi posisi Frontliner khususnya training staff to fill Frontliner positions, especially for
untuk posisi Teller yang jumlahnya sekitar 50 orang Teller positions, numbering around 50 people or
atau disesuaikan dengan kebutuhan Bank. adjusted to the Bank’s needs.
b. Tenaga Outsourcing untuk fungsi pekerjaan b. Outsourced staff for supporting work functions (Non-
penunjang (Non Core Business) yang jumlahnya Core Business) whose numbers are adjusted to the
disesuaikan dengan kebutuhan dan permintaan needs and requests of the work unit.
Unit kerja.
c. Tenaga Prohire untuk mendukung strategi c. Prohire staff to support strengthening strategies in
penguatan pada bidang bidang tertentu ataupun certain areas or priority areas that require special
bidang prioritas yang mempersyaratkan kompetensi competencies or for which competencies are not yet
khusus atau untuk kompetensi belum tersedia available internally. The strategic/priority focus areas
sercara internal. Fokus bidang strategis/prioritas include Risk Management, Digital Banking, Internal
dimaksud antara lain: Manajemen Risiko, Digital Audit, International Banking, Human Capital, and
Banking, Audit Intern, International Banking, Human Treasury.
Capital, dan Treasury.
d. Analis Kredit dan Account Officer yang telah memiliki d. Loan Analysts and Account Officers who have
pengalaman, berdomisili pada zona wilayah kerja experience, live in the Bank’s working area zone,
Bank, serta memahami kondisi bisnis pada wilayah and understand business conditions in the area
Page 183
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
181
tersebut untuk mendukung strategi Bank dalam to support the Bank’s strategy in optimizing the
optimalisasi potensi pemberdayaan UMKM sebagai potential for empowering MSMEs as part of the
bagian dari Kebijakan Umum Direksi khusus untuk General Policy of the Board of Directors specifically
mendukung bisnis kredit UMKM dan Korporasi yang to support MSME and Corporate Loan businesses
jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan Bank. in adjusted amounts with the Bank’s needs.
e. Staf Administrasi/Operasional untuk persiapan e. Administrative/Operational Staff for preparing
posisi pegawai yang akan pensiun, pengisian positions for employees who will retire, filling effective
formasi efektif sesuai struktur organisasi baru formations according to the new organizational
sebanyak kurang lebih 30 orang. structure of approximately 30 people.
2. Pemenuhan pengisian formasi akan dilakukan melalui 2. Fulfillment of the formation will be carried out through
beberapa jalur, dapat melalui jalur rekrutmen eksternal/ several channels, including external recruitment/hiring/
jalur prohire/jalur tenaga kontrak/jalur tenaga ahli/jalur contract workers/experts/internship/outsourcing.
tenaga magang/jalur outsourcing.
Sepanjang tahun 2023, Bank Sulselbar menerima karyawan Throughout 2023, Bank Sulselbar received 94 new
baru sebanyak 94 orang, meningkat dari tahun 2022 yang employees, an increase from 2022 when it recruited 84 new
merekrut karyawan baru sebanyak 84 orang. employees.
Keterangan 2023 2022 2021 Information
Jumlah Karyawan di awal 1.337 1.291 1.195 Number of Employees at
periode (Januari) the beginning of the period
(January)
Jumlah Karyawan masuk 94 84 134 Number of employees entered
Jumlah Karyawan keluar 61 31 30 Number of employees leaving
Jumlah Karyawan akhir 1.370 1.344 1.299 Number of Employees at the
periode (Desember) end of the period (December)
Tenaga Kerja Asing dan Tenaga Alih Daya Foreign Workers and Outsourcing
(Outsourcing)
Bank tidak memiliki rencana pemanfaatan tenaga kerja The Bank has no plans to utilize foreign workers and the
asing dan sepenuhnya tenaga kerja dipenuhi dari tenaga workforce is entirely provided by local workers. Meanwhile,
kerja lokal. Sementara, rencana penggunaan tenaga alih the plan to use outsourcing refers to Financial Services
daya (outsourcing) mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Authority Regulation No.9/POJK.03/2016 concerning
Keuangan No.9/POJK.03/2016 Tentang Prinsip Kehati- Prudential Principles for Commercial Banks Handing Over
hatian bagi Bank Umum yang melakukan Penyerahan Part of Work Implementation to Other Parties and the
Sebagian Pelaksanaan Pekerjaan Kepada Pihak Lain dan provisions of applicable laws and regulations.
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
[401-1]
Tingkat Turnover Karyawan
Employee Turnover Rate
Selain merekrut pegawai baru, pada tahun 2023, ada Apart from recruiting new employees, in 2023, several Bank
sejumlah karyawan Bank Sulselbar yang meninggalkan Sulselbar employees will leave the Company for various
Perseroan dengan berbagai alasan yang dibenarkan reasons justified by law. The turnover ratio or employee
Undang Undang. Rasio turnover atau tingkat perputaran turnover rate can show the productivity of a company’s
karyawan dapat menunjukkan produktivitas dari kinerja performance. Apart from that, the employee turnover rate is
sebuah Perusahaan. Selain itu, tingkat turnover karyawan
juga merupakan refleksi dari budaya dan sistem kerja
Page 184
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
182 Bank Sulselbar
Perusahaan yang dapat menjadi indikator bagi keberhasilan also a reflection of the Company’s culture and work system
Perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang which can be an indicator of the Company’s success in
kondusif. creating a conducive work environment.
Pada tahun 2023, jumlah karyawan yang meninggalkan In 2023, the number of employees leaving the Company
Perusahaan tercatat sebanyak 61 orang, meningkat dari was recorded at 61 people, an increase from the number
jumlah karyawan keluar di tahun 2022 yang sebanyak of employees leaving in 2022 which was 31 people. When
31 orang. Bila dibandingkan tahun 2022, tingkat turnover compared to 2022, Bank Sulselbar’s employee turnover
karyawan Bank Sulselbar pada tahun 2023 adalah sebesar rate in 2023 is 4.45%, higher than in 2022 which was 2.23%.
4,45%, lebih tinggi dari tahun 2022 yang sebesar 2,23%.
Turnover Karyawan Turnovers Employee
Tahun Jumlah Pegawai Keluar Jumlah Pegawai Tingkat Turnover Pegawai (%)
Year Number of Outgoing Employees Number of Employees Employee Turnover Rate (%)
2023 61 1.370 4,45%
2022 31 1.344 2,23%
2021 30 1.067 2,81%
Untuk mengelola tingkat turnover agar tidak semakin To manage the turnover rate so that it does not increase
meningkat, salah satu upaya yang dilakukan Bank further, one of the efforts made by Bank Sulselbar is to
Sulselbar adalah senantiasa melakukan reviu terhadap continually review existing policies regarding remuneration
kebijakan-kebijakan yang ada terkait remunerasi dan and benefit packages for employees. Apart from material
paket benefit bagi karyawan. Selain hal-hal bersifat materi, matters, improvements are always made to create a
perbaikan senantiasa dilakukan dalam rangka menciptakan conducive and enjoyable work environment for employees.
lingkungan kerja yang kondusif dan menyenangkan bagi
karyawan.
[6.c.2.b.] [F.20.]
Kepatuhan Terhadap Upah Minimum
Compliance with Minimum Wages
Upah atau remunerasi merupakan salah satu hak dasar bagi Wages or remuneration are one of the basic rights for Bank
karyawan Bank Sulselbar. Bank Sulselbar senantiasa taat Sulselbar employees. Bank Sulselbar always complies
terhadap peraturan perundang-undangan yang mengatur with laws and regulations governing employee wages or
tentang upah atau gaji karyawan, termasuk ketentuan salaries, including provisions regarding Regional/Provincial
mengenai Upah Minimum Regional/Provinsi (UMR/UMP). Minimum Wages (UMR/UMP). Regarding wages, Bank
Terkait besaran upah, Bank Sulselbar tidak membedakan Sulselbar does not differentiate based on gender or gender.
berdasarkan gender atau jenis kelamin. Perusahaan selalu The company always gives new permanent employees
memberikan gaji karyawan tetap baru di atas UMR/UMP. salaries above the UMR/UMP.
Perusahaan menerapkan kebijakan sistem remunerasi The Company implements a remuneration system policy
dengan berpedoman pada Filosofi kompensasi guided by the Company’s compensation philosophy,
Perusahaan yaitu Pay for Position, Pay for Person dan namely Pay for Position, Pay for Person, and Pay for
Pay For Performance. Perusahaan juga selalu memastikan Performance. The company also always ensures that it
telah mentaati seluruh aturan yang berlaku yang terkait has complied with all applicable regulations related to
dengan sistem remunerasi. Terkait dengan remunerasi, the remuneration system. Regarding remuneration, the
Perusahaan senantiasa berupaya agar tidak terjadi gap Company always strives to ensure that the remuneration
remunerasi terlalu tinggi. Rasio gaji tertinggi dan terendah gap does not become too high. The ratio of the highest and
selama 2023 adalah sebagai berikut: lowest salaries during 2023 is as follows:
Page 185
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
183
Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah Highest and Lowest Salary Ratio
Gaji (Rp)
Rasio Perbandingan
Jabatan Position
(%)
Tertinggi Terendah
Gaji Dewan Komisaris 72.313.800 65.082.420 1:1,11 Salary of the Board of
Commissioners
Gaji Direksi 107.876.771 97.108.211 1:1,11 Directors' salaries
Gaji Pegawai Tetap 41.605.160 4.953.598 1:8,40 Permanent Employee Salaries
Gaji Pegawai Tidak Tetap 9.500.000 4.140.137 1:2,30 Non-Permanent Employee Salaries
[404-1] [404-2] [6.c.2.d] [F.22.]
Peningkatan Kompetensi SDM
Increasing HR Competency
Bank Sulselbar berkomitmen memberikan kesempatan yang Bank Sulselbar is committed to providing ample opportunities
luas kepada seluruh karyawan dalam mengembangkan for all employees to develop their capacity and competence.
kapasitas dan kompetensi mereka. Hal tersebut diwujudkan This is realized by carrying out continuous education and
dengan menjalankan program pengembangan pendidikan training development programs. Employee participation in
dan pelatihan yang dilakukan secara berkesinambungan. the competency development program is determined by
Keikutsertaan karyawan dalam program pengembangan the needs of the Bank and employees by paying attention
kompetensi ditentukan oleh kebutuhan Bank dan to gender equality and equality of opportunity for all Bank
karyawan dengan memperhatikan kesetaraan gender dan Sulselbar employees.
persamaaan kesempatan bagi seluruh karyawan Bank
Sulselbar.
Sepanjang tahun 2023, biaya pendidikan dan pelatihan Throughout 2023, education and training costs for Bank
karyawan Bank Sulselbar tercatat sebesar Rp13,383 Sulselbar employees will be recorded at IDR 13.383 billion.
miliar. Biaya pendidikan dan pelatihan ini turun 41,28% dari These education and training costs decreased by 41.28%
biaya tahun 2022 yang sebesar Rp22,790 miliar. Hal ini from the costs in 2022 which amounted to IDR 22,790
disebabkan: billion. This is due to:
a. Efisiensi biaya, untuk mendukung kinerja bisnis. a. Cost efficiency, to support business performance.
b. Adanya negosiasi investasi yang aktif dengan provider/ b. There are active investment negotiations with providers/
penyelenggara berdasarkan pagu yang disepakati organizers based on the ceiling agreed by management.
manajemen.
c. Melaksanakan akselerasi kompetensi dengan c. Carry out competency acceleration by involving
mengikutkan karyawan kepada kegiatan sertifikasi employees in professional certification activities.
profesi.
d. Dilakukan FGD dengan unit kerja sehingga pelatihan d. FGDs were carried out with work units so that the
dan pengembangan yang diusulkan lebih tepat sasaran proposed training and development was more targeted
dan optimal. and optimal.
e. Dilakukan tiring pagu investasi dan biaya konsumsi e. Adjustment of investment ceilings and consumption
sesuai dengan jabatan. costs is carried out according to position.
f. Pengoptimalan Web Elearning sebagai media f. Elearning Web Optimization as an independent learning
pembelajaran mandiri. medium.
g. Mendorong pengoptimalan selera budaya (sharing g. Encourage optimization of cultural tastes (internal
internal), assessment test, dan program lainnya. sharing), assessment tests, and other programs.
Sementara, jumlah pendidikan pelatihan yang diikuti Meanwhile, the number of training courses that Bank
karyawan Bank pada tahun 2023 tercatat sebanyak 133 employees participated in in 2023 was recorded at 133
Page 186
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
184 Bank Sulselbar
kegiatan, turun dari 219 jenis kegiatan di tahun 2022. Dari activities, down from 219 types of activities in 2022. Of
total pendidikan dan pelatihan yang dijalankan, jumlah the total education and training carried out, the number
karyawan yang menjadi peserta di tahun 2023 sebanyak of employees participating in 2023 was 2,162 employees,
2.162 karyawan, turun 68,23% dari tahun lalu yang down 68.23. % from last year which reached 6,804
mencapai 6.804 karyawan. employees.
Dari jam kerja, total jumlah jam pelatihan dan pendidikan In terms of working hours, the total number of training and
mencapai 1.064 jam, menurun dari tahun 2022 yang education hours reached 1,064 hours, a decrease from
mencapai 1.752 jam. Rata-rata jam pelatihan untuk setiap 2022, which reached 1,752 hours. The average training
karyawan pada program pendidikan dan pelatihan di tahun hours for each employee in education and training programs
2023 adalah 6 jam per karyawan. in 2023 is 6 hours per employee
Keterangan 2022 2022 2021 Information
Biaya Pendidikan dan Pelatihan 13.382.599.670 22.790.255.388 11.970.690.770 Education and Training Costs
Jumlah Kegiatan Pendidikan dan 133 219 1.012 Number of Education and Training
Pelatihan Activities
Jumlah Pegawai yang Mengikuti Kegiatan 2.162 6.804 6.402 Number of Employees Participating in
Activities
Jam Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan 1.064 1.752 1.067 Hours of Education and Training
Activities
Rata-rata Jam per Pegawai 6 jam 6 jam 6 jam Average Hours per Employee
[GRI 401-2; 401-3]
Remunerasi dan Kesejahteraan Karyawan
Remuneration and Employee Welfare
Bank Sulselbar senantiasa memperhatikan kesejahteraan Bank Sulselbar always pays attention to the welfare of its
karyawannya. Salah satunya melalui strategi remunerasi employees. One of them is through a remuneration strategy
yang selalu dikaji ulang sesuai kebutuhan Perusahaan dan that is always reviewed according to the Company’s needs
menjaga competitiveness dengan industri, yang selanjutnya and maintaining competitiveness with the industry, which
dapat mendukung kinerja yang unggul dalam pencapaian can then support superior performance in achieving Bank
target Bank Sulselbar. Dengan adanya sistem remunerasi Sulselbar’s targets. Having a good remuneration system
yang baik akan mendukung daya saing Perusahaan di will support the Company’s competitiveness in the industry.
industri.
Bank menerapkan konsep Total Remunerations, di mana The Bank applies the Total Remunerations concept, where
remunerasi yang diberikan tidak hanya bersifat base cash the remuneration provided is not only on a cash basis but
namun juga disediakan berbagai benefit dan fasilitas also provides various benefits and facilities to motivate
yang untuk memotivasi dan mempertahankan pegawai. and retain employees. Remuneration is given based on
Remunerasi diberikan berdasarkan hasil reviu, tanpa the results of the review, without distinguishing between
membedakan jenis kelamin, sehingga rasio gaji pokok gender, so that the ratio of basic salary and remuneration
dan remunerasi antara karyawan laki-laki dan perempuan between male and female employees is the same.
adalah sama.
Struktur remunerasi Bank Sulselbar yang sifatnya cash Bank Sulselbar’s cash remuneration structure consists
terdiri dari gaji dan tunjangan yang merupakan remunerasi of salary and allowances which are remuneration that
yang rutin diterima oleh karyawan setiap bulan. Selain itu, employees regularly receive every month. Apart from that,
Bank juga memberikan program manfaat lainnya seperti: the Bank also provides other benefit programs such as:
1. Gaji, Tunjangan, Upah dan Honorarium 1. Salary, Benefits, Wages and Honorarium
2. Uang lembur dan uang makan harian 2. Overtime pay and daily meal allowance
3. Perawatan kesehatan 3. Health care
Page 187
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
185
4. Uang cuti dan uang penghargaan masa kerja 4. Leave pay and long service pay
5. Tunjangan Hari Tua bagi yang berhak 5. Old Age Benefits for those who are entitled
6. Tunjangan Hari Raya keagamaan 6. Religious holiday allowance
7. Tunjangan Komunikasi bagi beberapa karyawan 7. Communication Allowance for several employees with
dengan jabatan tertentu certain positions
8. Tunjangan daerah terpencil bagi karyawan yang 8. Remote area allowance for employees assigned to
ditugaskan pada kantor cabang kategori daerah branch offices in this regional category
tersebut
9. Uang akhir tahun yang diatur secara proporsional 9. End of year money is regulated proportionally referring
mengacu kepada hasil penilaian kinerja semesteran to the results of the semester performance assessment
10. Bonus atas pencapaian target rencana bisnis 10. Bonus for achieving business plan targets
11. Bantuan uang pendidikan untuk seluruh karyawan 11. Educational financial assistance for all employees
12. Jasa produksi 12. Production service
Perbedaan status karyawan tetap dan karyawan tidak tetap The difference in the status of permanent employees and
atau honorer memengaruhi jenis tunjangan yang diberikan non-permanent or honorary employees influences the
oleh Bank. Tunjangan karyawan berdasarkan statusnya types of benefits provided by the Bank. Employee benefits
adalah sebagai berikut: based on status are as follows:
Status Karyawan
Jenis Tunjangan yang Diberikan Types of Benefits Given
Tetap Honorer
Asuransi Jiwa √ √ Life insurance
Perawatan Kesehatan √ √ Health care
Tanggungan Kecacatan √ √ Disability Dependent
Cuti Melahirkan √ √ Maternity leave
Persiapan Masa Pensiun √ - Retirement Preparation
[404-2]
Program Pensiun dan Jaminan Hari Tua
Pension and Old Age Security Program
Bank Sulselbar memperhatikan kesejahteraan karyawan Bank Sulselbar pays attention to the welfare of employees
baik selama mengabdi maupun telah purnabakti. Bank both during their service and after retirement. The Bank
mempersiapkan berbagai program yang membantu prepares various programs that help employees prepare
karyawan mempersiapkan masa pensiun mereka dan for their retirement and ensure employees are prosperous
memastikan karyawan sejahtera ketika memasuki masa when entering retirement through the Pension Program.
pensiun melalui Program Pensiun. Program pensiun The pension program is held based on statutory provisions
diselenggarakan dengan berlandaskan ketentuan and as a form of the Company’s appreciation for the
perundang-undangan serta sebagai wujud apresiasi contribution and performance of employees while working
Perusahaan atas kontribusi dan kinerja karyawan selama at Bank Sulselbar.
bekerja di Bank Sulselbar.
Kebijakan mengenai Pensiunan diatur dalam Peraturan Policies regarding Pensioners are regulated in the Bank
Dana Pensiun Bank Sulselbar. Bank juga mengadakan Sulselbar Pension Fund Regulations. The Bank also holds
Program Pelatihan Masa Persiapan Pensiunan Purnabhakti a Retiree Retirement Preparation Period Training Program
bekerja sama dengan pihak eksternal. in collaboration with external parties.
Pada tahun 2022, Bank Sulselbar bekerja sama dengan In 2022, Bank Sulselbar will collaborate with Duta
Duta Transformasi Insani dalam Pelatihan Masa Persiapan Transformasi Insani in Training for the Retirement
Page 188
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023 186 Bank Sulselbar Pensiun sebagai upaya untuk mencapai kebahagiaan Preparation Period as an effort to achieve happiness in life hidup dengan aktivitas yang positif serta bermanfaat bagi with activities that are positive and beneficial to society. The masyarakat. Materi yang diberikan antara lain: Pensiun material provided includes Retirement with Heart Threads; dengan Benang Hati; Switch Mental dan Konsultasi Mental Switch and Psychological Consultation; Healthy Life Psikologi; Manajemen Hidup Sehat; Perencanaan Management; Family and Business Financial Planning; Keuangan Keluarga dan Usaha; Kunjungan Profil Usaha; Business Profile Visit; and Business Assistance. The dan Pendampingan Usaha. Program tersebut dilakukan program was held on 13-17 February 2022 at Cinnamon pada 13-17 Februari 2022 di Cinnamon Boutique Hotel Boutique Hotel Bandung with 45 participants. Bandung dengan peserta sebanyak 45 orang. Pada tahun 2023, Bank Sulselbar menyertakan 45 In 2023, Bank Sulselbar will include 45 employees in the karyawan untuk mengikuti Pelatihan Masa Persiapan Retirement Retirement Preparation Period Training, which Pensiunan Purnabhakti yang diselenggarakan pada will be held from 13 to 17 February 2023 in Bandung. tanggal 13-17 Febuari 2023 di Bandung. [GRI 408-1; 409-1] [6.c.2.a.] [F.19.] Pekerja Anak dan Praktik Kerja Paksa Child Labor and Forced Labor Practices Bank Sulselbar memastikan terbebas dari pekerja anak Bank Sulselbar ensures that it is free from child labor and dan praktik kerja paksa. Bank mendukung komitmen forced labor practices. The Bank supports the commitment Kementerian Ketenagakerjaan dan Organisasi Buruh of the Ministry of Manpower and the International Labor Internasional (International Labor Organization/ILO) untuk Organization (ILO) to accelerate the realization of a child mempercepat terwujudnya peta jalan (roadmap) Indonesia labor-free Indonesia roadmap by 2022. The Indonesian bebas pekerja anak tahun 2022. Komitmen Pemerintah Government’s commitment to dealing with child labor Indonesia dalam menangani pekerja anak diwujudkan was realized by ratifying ILO Convention No. 138 of 1973 dengan meratifikasi Konvensi ILO No.138 Tahun 1973 concerning limits Minimum age to be allowed to work mengenai batas usia minimum untuk diperbolehkan bekerja according to Law No. 20 of 1999. dengan UU No.20 Tahun 1999. Pemerintah juga meratifikasi Konvensi ILO No.182 The government also ratified ILO Convention No. 182 of Tahun 1999 mengenai pelarangan dan tindakan segera 1999 concerning the prohibition and immediate action to penghapusan bentuk-bentuk pekerja terburuk untuk anak eliminate the worst forms of child labor with Law No. 1 dengan UU No.1 Tahun 2000 dan telah diadopsi ke dalam of 2000 and has been adopted into Law No. 13 of 2003 UU No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Bank concerning Manpower. Bank Sulselbar implements this Sulselbar mengimplementasikannya dengan memberi by setting a minimum age limit for employees of 18 years. batasan usia pegawai minimal 18 tahun. Bank Sulselbar Bank Sulselbar also sets working time limits so that there juga memberi batasan waktu kerja sehingga tidak ada kerja is no forced labor in line with ILO Convention No. 29 of paksa selaras dengan Konvensi ILO No.29 Tahun 1930 1930 concerning Forced Labor or Compulsory Labor and tentang Kerja Paksa atau Kerja Wajib dan Konvensi ILO ILO Convention No. 105 of 1957 concerning the Elimination No.105 Tahun 1957 tentang Penghapusan Kerja Paksa. of Forced Labor. Kebijakan Bank Sulselbar sangat jelas mengenai usia Bank Sulselbar’s policy is very clear regarding the minimum minimal maupun jam kerja karyawan. Sesuai Perjanjian age and working hours of employees. By the Collective Kerja Bersama (PKB), usia minimal karyawan adalah 18 Labor Agreement (PKB), the minimum age of employees (delapan belas) tahun dan jam kerja disepakati 8 (delapan) is 18 (eighteen) years and the working hours are agreed to jam sehari. Dengan adanya komitmen seperti itu, maka be 8 (eight) hours a day. With such a commitment, during selama tahun 2023, tidak ada insiden atau temuan kasus 2023, there will be no incidents or cases of child labor and pekerja anak dan kerja paksa. forced labor.
Page 189
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
187
Secara khusus, terkait penghapusan kerja paksa, pada Regarding the elimination of forced labor, in several work
beberapa unit kerja dan level karyawan tertentu, Bank units and certain employee levels, the Bank implements a
melaksanakan sistem kerja giliran (shift). Kebutuhan shift shift work system. Shift requirements are adjusted to field
disesuaikan dengan kondisi lapangan dan jika terjadi conditions and if excess working time occurs, it will be
kelebihan waktu kerja akan diperhitungkan sebagai kerja calculated as overtime work for which compensation has
lembur yang kompensasinya sudah ditetapkan. Tidak been determined. The absence of forced labor can also be
ada kerja paksa juga bisa dilihat dengan diberikannya seen by providing the opportunity for each employee to rest
kesempatan bagi setiap karyawan untuk beristirahat pada at certain times.
jam tertentu.
[GRI 401-3, 408-1; 409-1]
Praktik Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Practices for Fulfilling Human Rights
Bank Sulselbar upholds Human Rights (HAM) in the scope
Bank Sulselbar menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia of its operations and business. The Bank believes that
(HAM) di lingkup operasi dan bisnisnya. Bank meyakini all people are equal and have the same position without
semua orang setara dan memiliki kedudukan yang sama having to look at ethnicity, religion, race, gender, and
tanpa harus melihat faktor suku, agama, ras, gender, dan cultural factors. With this commitment, the Bank opposes
budaya. Dengan komitmen ini, Bank menentang segala all forms of practices that violate human rights, whether
bentuk praktik yang melanggar HAM baik melalui ucapan through words or actions. The Bank is also committed
maupun tindakan. Bank juga berkomitmen untuk tidak not to employing underage children or forcing employees
mempekerjakan anak di bawah umur atau memaksa to work for minimal wages which endangers the physical,
pegawai bekerja dengan upah minim yang membahayakan mental, and moral development of employees.
perkembangan fisik, mental, dan moral pegawai.
If discrimination or harassment occurs, the Bank has
Jika terjadi diskriminasi atau pelecehan, Bank memiliki standard standards that are precise and fast by acting by
standar baku yang tepat dan cepat dengan melakukan applicable norms and laws, as well as creating a preventive
tindakan sesuai norma dan perundangan yang berlaku, scheme so that it does not happen again in the future. If
serta membuat skema preventif agar tidak terjadi lagi a case of harassment occurs, the Bank is committed to
di kemudian hari. Jika terjadi kasus pelecehan, Bank protecting the confidentiality of all parties including victims,
berkomitmen melindungi kerahasiaan semua pihak alleged perpetrators, and information providers. In the
termasuk korban, terduga pelaku, dan pemberi informasi. reporting year, there were no reports of discriminatory
Pada tahun pelaporan, tidak ada laporan mengenai insiden incidents or practices that occurred at Bank Sulselbar so no
atau praktik diskriminasi yang terjadi di Bank Sulselbar corrective action needed to be taken by the Bank.
sehingga tidak ada tindakan perbaikan yang perlu diambil
oleh Bank.
Respect and protection of human rights are an inseparable
Penghormatan dan perlindungan terhadap HAM menjadi part of the Company’s operations in interactions between
bagian yang tidak terpisahkan dari operasional Perusahaan Bank Sulselbar personnel, stakeholders, and other
dalam saling berinteraksi antar insan Bank Sulselbar, stakeholders. Technically, the commitment to implementing
stakeholders, maupun dengan para pemangku kepentingan human rights is closely related to matters relating to
lainnya. Secara teknis, komitmen penerapan HAM employees, such as HR management, occupational health
sangat terkait dengan hal-hal yang berhubungan dengan and safety. This is stated in the Collective Labor Agreement
karyawan, seperti manajemen SDM, Keselamatan dan (PKB) between the Company and its employees.
Kesehatan Kerja. Hal ini tertuang dalam Perjanjian Kerja
Bersama (PKB) antara Perusahaan dengan karyawannya.
Page 190
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
188 Bank Sulselbar
[GRI 2-27; 2-30; 407-1]
Hubungan Industrial
Industrial relations
Bank Sulselbar strives to guarantee employee rights by
Bank Sulselbar berupaya menjamin hak karyawan dengan providing freedom for every employee to associate and
memberikan kebebasan bagi setiap karyawan untuk assemble. This reflects the Bank’s compliance with the
berserikat dan berkumpul. Hal ini merefleksikan kepatuhan implementation of Law No. 21 of 2000 concerning Trade
Bank dalam implementasi Undang-Undang No.21 Tahun Unions and Law No. 13 of 2003 concerning Employment to
2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh dan Undang- guarantee the freedom of all employees to join professionally
Undang No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan guna managed employee organizations as a means of liaison
menjamin kebebasan semua karyawan untuk masuk dalam between employees and companies.
organisasi karyawan yang dikelola secara profesional sebagai
sarana penghubung antara karyawan dan perusahaan.
Bank Sulselbar guarantees the right of employees to
Bank Sulselbar menjamin hak karyawan untuk berserikat associate and gather as regulated in the 1945 Constitution
dan berkumpul sebagaimana diatur dalam Undang-Undang article 28 which reads: “Freedom of association and
Dasar 1945 pasal 28 yang berbunyi: “Kemerdekaan assembly, expressing thoughts verbally and in writing and
berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran so on is determined by law”. Apart from that, the Company
dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan also complies with and complies with the contents of Article
dengan Undang-Undang”. Selain itu, Perusahaan juga 104 of Law No. 13 of 2003 concerning Manpower which
tunduk dan taat terhadap isi Pasal 104 Undang Undang reads: “Every worker/laborer has the right to form and
No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang berbunyi: become a member of a trade/labor union”. For this reason,
“Setiap pekerja/buruh berhak membentuk dan menjadi employees in the Company have the freedom to form a
anggota serikat pekerja/serikat buruh”. Untuk itu, Worker Union.
pegawai di Perusahaan memiliki kebebasan membentuk
Serikat Pekerja.
Currently, there are 2 (two) Workers Union organizations
Saat ini terdapat 2 (dua) organisasi Serikat Pekerja di at Bank Sulselbar, namely the “Employees Union” with the
Bank Sulselbar yaitu “Serikat Pegawai” dengan singkatan abbreviation SEKAWAN which was founded in 2013, and
SEKAWAN yang berdiri pada tahun 2013 dan Serikat the Bank Sulselbar Workers Union founded in 2012 with
Pekerja Bank Sulselbar berdiri tahun 2012 dengan sistem a voluntary membership system. Bank Sulselbar together
keanggotaan yang bersifat sukarela. Bank Sulselbar with SEKAWAN have made a Joint Work Agreement (PKB)
bersama SEKAWAN telah membuat Perjanjian Kerja PT Bank Sulselbar No: 042/PKB-BSSB/II/2019 and No:
Bersama (PKB) PT Bank Sulselbar No: 042/PKB-BSSB/ 001/PKB-SEKAWAN/II/2019. The PKB has been registered
II/2019 dan No: 001/PKB-SEKAWAN/II/2019. PKB telah with the Ministry of Manpower of the Republic of Indonesia
didaftarkan di Kementerian Ketenagakerjaan Republik which was ratified through the Decree of the Director
Indonesia yang disahkan melalui Keputusan Direktur General of Industrial Relations Development and Social
Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Security for Workers No.KEP.125/PHIJSK-PK/PKB/V/2019
Sosial Tenaga Kerja No.KEP.125/PHIJSK-PK/PKB/V/2019 dated 21 May 2019.
tanggal 21 Mei 2019.
Compliance with Employment Regulations
Kepatuhan Terhadap Peraturan
Ketenagakerjaan Throughout 2023, the risk of employment problems can
Sepanjang tahun 2023, risiko permasalahan be properly mitigated. This is proven by the absence
ketenagakerjaan dapat dimitigasi dengan baik. Hal ini of industrial relations cases or demonstrations from
terbukti dengan tidak terdapatnya perkara hubungan employees against management. This is the result of Bank
industrial maupun aksi unjuk rasa dari karyawan kepada Sulselbar’s efforts to meet the needs and expectations of all
manajemen. Hal tersebut merupakan hasil dari upaya Bank stakeholders, especially Bank employees.
Sulselbar untuk memenuhi kebutuhan dan harapan seluruh
stakeholder khususnya karyawan Bank.
Page 191
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
189
[GRI 403-1; 403-3; 403-4; 403-5; 403-6; 403-8; 403-9] [6.c.2.c.] [F.21.]
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Occupational Health and Safety (OHS)
Perlindungan pegawai terkait Keselamatan dan Kesehatan Employee protection related to Occupational Health and
Kerja (K3) memiliki payung hukum Undang-Undang No.13 Safety (OHS) has the legal umbrella of Law No. 13 of 2003
Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Bank berkomitmen concerning Employment. The Bank is committed to creating
menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, bebas a safe, healthy work environment, free from environmental
dari pencemaran lingkungan dan meminimalisir potensi pollution and minimizing the potential for accidents and
kecelakaan dan penyakit yang timbul dari aktivitas kerja. illnesses arising from work activities. As part of efforts to
Sebagai bagian dari upaya menciptakan dan menjamin create and ensure the availability of a decent, healthy, and
ketersediaan lingkungan kerja yang layak, sehat dan aman, safe working environment, the Bank is also committed to
Bank juga berkomitmen menjaga aspek K3 bagi karyawan maintaining OHS aspects for employees as regulated in the
sebagaimana diatur dalam Undang-Undang RI Nomor 1 Republic of Indonesia Law Number 1 of 1970 concerning
Tahun 1970 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Occupational Health and Safety and Minister of Manpower
dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 5 Tahun 1996 Regulation Number 5 of 1996 regarding Occupational
tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Health and Safety Management Systems.
Kerja.
Penerapan K3 penting untuk meningkatkan produktivitas Implementing OHS is important to increase employee
dan kualitas hidup karyawan. Karena lingkungan kerja yang productivity and quality of life. Because a healthy and safe
sehat dan aman merupakan salah satu syarat terwujudnya work environment is one of the conditions for realizing
ketenangan kerja karyawan. Ketenangan dan tidak adanya employee work peace. Calmness and the absence
kekhawatiran terjadi kecelakaan serta penyakit akibat kerja of worries about accidents and work-related illnesses
berkontribusi positif terhadap peningkatan kinerja dan contribute positively to increased performance and
produktivitas yang akhirnya berdampak positif pada kinerja productivity which ultimately has a positive impact on the
Perusahaan. Company’s performance.
Dalam Laporan ini, tempat kerja termasuk di dalamnya In this report, the workplace includes the work environment,
adalah lingkungan kerja, yaitu segala sesuatu yang ada di namely everything around employees that can influence
sekitar karyawan yang dapat memengaruhi mereka dalam them in carrying out the tasks assigned by the Company.
menjalankan tugas-tugas yang diberikan Perusahaan. In this case, Bank Sulselbar is committed to creating a
Dalam hal ini, Bank Sulselbar berkomitmen untuk healthy and safe workplace with the ultimate goal being
mewujudkan tempat kerja yang sehat dan aman dengan zero accidents.
tujuan akhir adalah tidak adanya kecelakaan kerja (zero
accident).
Untuk menjamin kesehatan karyawan saat bekerja, Bank To ensure employee health while working, the Bank
mendaftarkan karyawannya ke Badan Pengelola Jaminan registers its employees with the Health Social Security
Sosial (BPJS) Kesehatan yang sifatnya mandatory atau Management Agency (BPJS), which is mandatory. The
wajib. Bank juga menyediakan layanan kesehatan bekerja Bank also provides health services in collaboration with
sama dengan perusahaan asuransi kesehatan komersial commercial health insurance companies with inpatient,
dengan benefit atau manfaat rawat inap, rawat jalan, rawat outpatient, dental, and delivery benefits, company doctor
gigi maupun melahirkan, fasilitas dokter Perusahaan yang facilities on standby at the office, assistance with glasses,
siaga di kantor, bantuan biaya kacamata dan melahirkan. and childbirth costs. Health insurance can be used in most
Asuransi kesehatan dapat digunakan di sebagian besar hospitals in big cities, including cities where there are Bank
rumah sakit di kota-kota besar, termasuk kota-kota di mana Sulselbar Branch Offices.
terdapat Kantor Cabang Bank Sulselbar.
Page 192
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023 190 Bank Sulselbar Untuk memberikan layanan kesehatan yang lebih baik, To provide better health services, Company doctors who dokter Perusahaan yang siaga di kantor dapat berperan are on standby at the office can act as first aid when their sebagai pertolongan pertama disaat kesehatan mereka health declines to the point that it interferes with work. As menurun sampai mengganggu kerja. Sebagai langkah a preventative measure, the Bank routinely provides health pencegahan, secara rutin Bank mengadakan edukasi education to employees through health seminars and talk kesehatan kepada karyawan melalui seminar dan talkshow shows which are usually accompanied by free medical kesehatan yang biasanya juga diiringi dengan medical check-ups. check up gratis. Sementara itu, sebagai salah satu langkah pencegahan Meanwhile, as one of the steps to prevent work accidents, kecelakaan kerja, Bank memberikan sosialisasi terkait the Bank provides outreach regarding the safe use of penggunaan peralatan kerja secara aman. Seperti, work equipment. For example, using standard electrical penggunaan peralatan listrik yang standar dari Perusahaan equipment from the Company and always turning off serta selalu mematikan komputer dan alat listrik lain apabila computers and other electrical equipment when not in use. tidak dipergunakan. Fasilitas Keselamatan dan Kesehatan Kerja Occupational Health and Safety Facilities Bank Sulselbar memperhatikan kesehatan karyawan Bank Sulselbar pays attention to employee health by dengan memberikan fasilitas kesehatan bagi karyawan providing health facilities for employees and their family dan anggota keluarga mereka yang disesuaikan dengan members that are tailored to the Bank’s capabilities. The kemampuan Bank. Bank juga berupaya untuk menciptakan Bank also strives to create a healthy, safe, and comfortable lingkungan kerja yang sehat, aman dan nyaman dengan work environment by providing safety equipment to prevent menyediakan peralatan keselamatan untuk mencegah work accidents, such as: terjadinya kecelakaan kerja, seperti: 1. First aid kits in easily accessible places 1. Kotak P3K di tempat-tempat yang mudah dijangkau 2. APAR (Light Fire Extinguisher) and PPE 2. APAR (Alat Pemadam Api Ringan) dan APD-nya 3. Hydrant System on each floor 3. Hydrant System di tiap lantai 4. Sprinklers 4. Sprinkler 5. Smoke Detector 5. Smoke Detector 6. Directions for evacuation routes 6. Petunjuk arah jalur evakuasi 7. Paging tool to notify emergency conditions 7. Alat paging untuk memberitahukan kondisi darurat 8. Polyclinic 8. Poliklinik 9. Company OHS Expert 9. Ahli K3 Perusahaan 10. Toilet 10. Toilet 11. Nursing room 11. Ruang menyusui 12. Worship place 12. Tempat ibadah Dalam pelaksanaan perlindungan keselamatan kerja In implementing work safety protection related to banking terkait kebijakan operasional perbankan, Bank membekali operational policies, the Bank provides employees with karyawan dengan pendidikan dan pelatihan secara continuous education and training, especially related berkelanjutan, terutama terkait produk dan operasional to Bank products and operations as well as applicable Bank serta ketentuan perundang-undangan yang berlaku. statutory provisions. Apart from that, the Bank also prepares Selain itu Bank juga menyusun Standar Operasional Standard Operating Procedures (SOP) which are used as a Prosedur (SOP) yang digunakan sebagai panduan dalam guide in every Bank operational activity. setiap kegiatan operasional Bank. Sedangkan dalam hal menjaga dan meningkatkan Meanwhile, in terms of maintaining and improving physical keselamatan kerja secara fisik, Bank melaksanakan work safety, the Bank carries out the following activities: kegiatan-kegiatan sebagai berikut:
Page 193
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
191
1. Melaksanakan sosialisasi kepada pegawai tentang 1. Carry out outreach to employees about procedures for
prosedur menangani bahaya kebakaran. handling fire hazards.
2. Melaksanakan implementasi dan internalisasi prosedur 2. Carry out implementation and internalization of
dan pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan procedures and training on the use of Light Fire
(APAR). Extinguishers (APAR).
3. Melaksanakan simulasi evakuasi dan penanganan 3. Carrying out evacuation simulations and handling fire
bahaya kebakaran. hazards.
4. Menyediakan Alat Pemadam Kebakaran Ringan 4. Providing light fire extinguishers (APAR) in all office
(APAR) di semua jaringan kantor dan melaksanakan networks and carrying out routine maintenance.
pemeliharaan secara rutin.
5. Pemeliharaan Mechanical Electrical (ME), Hidrant, 5. Maintenance of Mechanical Electrical (ME), Hydrants,
Alarm tanda bahaya kebakaran dan jaringan instalasi Fire alarms and electrical installation networks,
listrik, instalasi telepon, dan Grounded (Penangkal telephone installations, and Grounded (Lightning
Petir) dilakukan pemeliharaan secara rutin dan berkala. Protection) is carried out routinely and periodically.
[GRI 2-27; 403-9]
Kecelakaan Kerja dan Pengaduan Ketenagakerjaan
Work Accidents and Employment Complaints
Bank Sulselbar menilai pelaksanaan pengelolaan K3 yang Bank Sulselbar assesses that the implementation of OHS
didukung sosialisasi dan pelatihan, telah memberikan management, which is supported by socialization and
dampak yang cukup positif dan efektif. Pengelolaan training, has had a quite positive and effective impact. Good
keselamatan kerja yang baik dapat meningkatkan kinerja work safety management can improve the Company’s
Perusahaan yang selanjutnya akan memberikan dampak performance, which in turn will have an impact on increasing
peningkatan nilai Perusahaan. the value of the Company.
Sepanjang tahun 2023, risiko permasalahan Throughout 2023, the risk of employment problems can
ketenagakerjaan dapat dimitigasi dengan baik. Hal ini be properly mitigated. This is proven by the absence
terbukti dengan tidak terdapatnya perkara hubungan of industrial relations cases or demonstrations from
industrial maupun aksi unjuk rasa dari karyawan kepada employees against management. Bank Sulselbar also
manajemen. Bank Sulselbar juga mencatat tidak terdapat noted that there were no work accidents during operational
kecelakaan kerja saat pelaksanaan operasional (zero implementation (zero accidents). This is the result of Bank
accident). Hal tersebut merupakan hasil dari upaya Bank Sulselbar’s efforts to meet the needs and expectations of all
Sulselbar untuk memenuhi kebutuhan dan harapan seluruh stakeholders, especially employees.
stakeholder khususnya karyawan.
Jumlah Kecelakaan Kerja Number of Work Accidents
Tahun Jumlah Kecelakaan
2023 zero accident
2022 zero accident
2021 zero accident
Page 194
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023 192 Bank Sulselbar [GRI 413-1] [F.23.; F.24.; F.25.] Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan Sustainable Community Empowerment
Page 195
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
193
[2-27]
Komitmen Pemberdayaan
Empowerment Commitment
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Corporate Social Responsibility/CSR is Bank Sulselbar’s
Social Responsibility/CSR merupakan komitmen Bank commitment to carrying out its operational activities to
Sulselbar dalam menjalankan kegiatan operasinya always make a positive contribution to social society
untuk senantiasa memberikan kontribusi positif terhadap and the environment. The implementation of CSR by the
masyarakat sosial dan lingkungan. Penerapan CSR oleh Company can be realized through CSR disclosure which
Perusahaan dapat diwujudkan dengan pengungkapan is disseminated to the public both in the Annual Report and
CSR yang disosialisasikan ke publik baik dalam Laporan Sustainability Report.
Tahunan (Annual Report) maupun Laporan Keberlanjutan
(Sustainability Report).
Program CSR menjadi salah satu bagian penting The CSR program is an important part of implementing
dalam penerapan prinsip keberlanjutan Bank Sulselbar, Bank Sulselbar’s sustainability principles because
karena untuk menjamin keberlangsungan usaha sangat ensuring business continuity is greatly influenced by the
dipengaruhi oleh persepsi dan penilaian positif masyarakat community’s positive perception and assessment of the
terhadap Bank. Salah satunya dengan komitmen Bank. One of them is the Bank’s commitment to community
Bank dalam upaya pemberdayaan masyarakat serta empowerment efforts and improving the quality of life of the
meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan lingkungan community and the environment around the Company’s
di sekitar wilayah operasional Perusahaan. Di mana operational areas. Where this commitment is also a real
komitmen ini juga menjadi aksi nyata Bank Sulselbar action of Bank Sulselbar in supporting the achievement of
dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Sustainable Development Goals (SDGs).
Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
Program dan Kegiatan
Programs and Activities
Secara berkelanjutan, Bank Sulselbar membuat strategi dan On an ongoing basis, Bank Sulselbar creates strategies
rencana penerapan kebijakan, program dan kegiatan CSR and plans for implementing CSR policies, programs, and
pada tahun 2023 sebagai bentuk komitmen dan konstribusi activities in 2023 as a form of commitment and positive
positif keberadaan Perusahaan terhadap lingkungan, contribution of the Company’s existence to the environment,
masyarakat, serta seluruh stakeholders lainnya. Bank society, and all other stakeholders. Bank Sulselbar focuses
Sulselbar fokus melakukan support program strategis on supporting strategic and sustainable programs related to
dan berkelanjutan terkait CSR dari seluruh Pemerintah CSR from all Regency Governments (Pemkab), Municipal
Kabupaten (Pemkab), Pemerintah Kota (Pemkot), dan Governments (Pemkot), and Provincial Governments
Pemerintah Provinsi (Pemprov) se-Sulselbar. (Pemprov) throughout South Sulawesi.
Selain itu, Bank Sulselbar juga melakukan pengembangan Apart from that, Bank Sulselbar is also developing business
melalui diversifikasi usaha yang bersifat berkelanjutan dan diversification that is sustainable and environmentally
berorientasi lingkungan, serta melakukan BSSB kampanye oriented, as well as carrying out a BSSB campaign to
peduli hidup sehat melalui program ‘Donor Darah' rutin. care for healthy living through the regular ‘Blood Donation’
Berdasarkan program-program tersebut, Bank Sulselbar program. Based on these programs, Bank Sulselbar will
akan secara berkelanjutan melakukan monitoring dan continuously monitor and measure the economic leverage
pengukuran daya ungkit ekonomis atas realisasi CSR for the realization of Pusaka CSR for recipients.
Pusaka bagi para penerima.
Page 196
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023 194 Bank Sulselbar Program dan kegiatan CSR yang dilaksanakan Bank The CSR programs and activities implemented by Sulselbar disesuaikan dengan Undang-Undang Nomor Bank Sulselbar are adjusted to Law Number 40 of 2007 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas sebagaimana concerning Limited Liability Companies as stated in tertuang dalam Bab V Pasal 74 tentang Tanggung Jawab Chapter V Article 74 concerning Social and Environmental Sosial dan Lingkungan, Undang-Undang Nomor 25 Tahun Responsibility, Law Number 25 of 2007 concerning Capital 2007 tentang Penanaman Modal, Peraturan Pemerintah Investment, Government Regulation Number 47 of 2007 Nomor 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial 2012 concerning Social and Environmental Responsibility dan Lingkungan Perseroan Terbatas serta Peraturan of Limited Liability Companies and Financial Services Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51 POJK.03/2017 tentang Authority Regulation Number 51 POJK.03/2017 concerning Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa the Implementation of Sustainable Finance for Financial Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik. Services Institutions, Issuers, and Public Companies. Bank melaksanakan komitmen tersebut dengan konsisten, The Bank implements this commitment consistently, by melalui penyediaan anggaran CSR setiap tahun dan providing a CSR budget every year and implementing melaksanakan program CSR secara sistematis dan CSR programs systematically and sustainably. Through berkelanjutan. Melalui pelaksanaan CSR yang rutin routine and sustainable CSR implementation, the benefits dan berkelanjutan, manfaatnya bagi masyarakat dan for society and the environment will be increasingly felt, lingkungan akan semakin terasa yang pada gilirannya which in turn will present a positive image and strengthen akan menghadirkan citra positif dan memperkuat dukungan community support for the Company’s existence, especially masyarakat terhadap keberadaan Perusahaan terutama di in South Sulawesi and West Sulawesi. The creation of Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Terciptanya kondisi conducive conditions will make Bank Sulselbar calm and yang kondusif akan membuat Bank Sulselbar tenang dan comfortable in carrying out business operations and can nyaman dalam menjalankan operasional usaha dan bisa focus more on improving performance and realizing a lebih fokus untuk meningkatkan kinerja dan mewujudkan sustainable business. usaha yang berkelanjutan. Untuk mendapatkan manfaat yang lebih optimal, To obtain more optimal benefits, the preparation of the penyusunan program CSR Perusahaan diawali dengan Company’s CSR program begins with mapping the potential melakukan pemetaan potensi masyarakat yang menjadi of the community that is the target of CSR implementation or sasaran pelaksanaan CSR atau dapat juga melalui usulan can also be through direct suggestions from the community langsung dari masyarakat atau Pemerintah Daerah or local regional government. Mapping can be done alone setempat. Pemetaan dapat dilakukan sendiri ataupun or in collaboration with third parties, to explore and identify bekerja sama dengan pihak ketiga, dengan tujuan community potential and needs. Next, the mapping results untuk mengeksplorasi dan mengidentifikasi potensi dan will be formulated in such a way that the community can get kebutuhan masyarakat. Selanjutnya, hasil pemetaan akan the programs that are needed. After that, the program has dirumuskan sedemikian rupa sehingga bisa mendapatkan been prepared, determined, socialized, and implemented program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. by actively involving the community with bottom up Setelah itu, program yang telah disusun, ditetapkan, mechanisms and establishing partnerships with other disosialisasikan, dan dilaksanakan dengan melibatkan stakeholders. masyarakat secara aktif dengan mekanisme bottom up dan melakukan kemitraan dengan pemangku kepentingan lainnya. Pada tahun 2023, program dan kegiatan CSR yang In 2023, the CSR programs and activities carried out by dilakukan Bank Sulselbar terbagi dalam 7 (tujuh) bidang atau Bank Sulselbar are divided into 7 (seven) main areas pilar utama, yakni Sosial/Bencana; Sarana dan Prasarana or pillars, namely Social/Disaster; Public Facilities and Publik; Kesehatan; Lingkungan Hidup; Pendidikan dan Infrastructure; Health; Environment; Education and Culture; Budaya; Olahraga dan Pemuda; serta Pembinaan UMKM. Sports and Youth; as well as MSME Development.
Page 197
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
195
1. Sosial/Bencana 1. Social/Disaster
Perusahaan akan fokus pada pemberian bantuan The company will focus on assisting in the form of
berupa donasi bagi masyarakat yang membutuhkan. donations to people in need. This is Bank Sulselbar’s
Hal tersebut menjadi komitmen Bank Sulselbar untuk commitment to continue to provide benefits to
terus memberikan kebermanfaatan bagi stakeholders stakeholders in social, religious, and post-disaster
dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, keagamaan, recovery efforts.
dan upaya pemulihan pascabencana.
2. Sarana dan Prasarana Publik 2. Public Facilities and Infrastructure
Menyiapkan kebutuhan stakeholders terkait Prepare stakeholder needs related to the procurement
pengadaaan dan renovasi pendukung dan fasilitas and renovation of supporting public facilities and
publik seperti kendaraan operasional kebersihan facilities such as operational vehicles for environmental
lingkungan dan perbaikan ruang terbuka hijau dan cleanliness and repair of green open spaces and public
taman publik. parks.
3. Kesehatan 3. Health
Bidang kesehatan masih berfokus pada penyediaan The health sector is still focused on providing medical
prasarana medis dan kesehatan pasca era new normal; and health infrastructure after the new normal era;
penyediaan sanitasi, jamban bersih, dan edukasi pola providing sanitation, clean latrines, and education on
hidup sehat serta anti stunting. healthy lifestyles and anti-stunting.
4. Lingkungan Hidup 4. Environment
Bank Sulselbar berupaya melakukan aksi pelestarian Bank Sulselbar seeks to act to preserve biodiversity,
keanekaragaman hayati termasuk sarana prasaranya including infrastructure to support natural environmental
untuk mendukung program pelestarian alam lingkungan conservation programs in the Sulselbar region. Including
di wilayah Sulselbar. Termasuk kampanye green office a green office campaign and environmentally friendly
dan budaya ramah lingkungan oleh change agent Bank culture by Bank Sulselbar change agents.
Sulselbar.
5. Pendidikan dan Budaya 5. Education and Culture
Berupa penyelenggaraan program beasiswa In the form of organizing a scholarship program in
bekerja sama dengan business unit sebagai sinergi collaboration with business units as a synergy with Bank
dengan strategi bisnis Bank Sulselbar dalam upaya Sulselbar’s business strategy to grow the Company’s
pertumbuhan bisnis Perusahaan yang dapat digunakan business which can be used as a marketing tool for
sebagai salah satu marketing tools untuk akuisisi business acquisitions at universities, where selected
bisnis di universitas, di mana mahasiswa terpilih dari students from certain universities will be proposed to
universitas tertentu tersebut akan diajukan untuk receive the Bank Scholarship Program South Sulawesi.
menerima Program Beasiswa Bank Sulselbar.
6. Olah raga dan Pemuda 6. Sports and Youth
Bantuan sarana prasarana bagi pembinaan olah raga Assistance for infrastructure and facilities for sports and
dan budaya bagi pemuda belia dan publik. cultural development for young youth and the public.
7. Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat 7. Community and MSME Development and
serta UMKM Empowerment
Bekerja sama dengan komunitas ekonomi kreatif Collaborating with fostered creative economy
binaan, BUMDES, dan desa wisata dalam hal communities, BUMDES, and tourist villages in terms
edukasi dan capacity building. Perusahaan juga akan of education and capacity building. The company will
mempekerjakan kelompok difabel sebagai komitmen also employ disabled groups as Bank Sulselbar’s
Bank Sulselbar untuk memberikan kesempatan kerja commitment to providing employment opportunities for
bagi penyandang disabilitas dan berkoordinasi dengan people with disabilities and coordinating with partner
organisasi mitra serta yayasan lainnya. organizations and other foundations.
Page 198
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
196 Bank Sulselbar
Anggaran Program CSR
CSR Program Budget
Program CSR setiap tahunnya telah dianggarkan dan Each year’s CSR program has been budgeted and
diprogramkan untuk diimplementasikan pada tahun buku programmed to be implemented in the current financial
yang berjalan. Sumber pendanaan CSR berasal dari year. The source of CSR funding comes from the
biaya operasional Perusahaan dengan memperhatikan Company’s operational costs considering financial needs
kebutuhan dan kondisi finansial serta amanat RUPS and conditions as well as the GMS mandate, namely
yaitu saat ini maksimal pagu 5% dari laba bersih periode currently the maximum ceiling is 5% of the previous period’s
sebelumnya. net profit.
Mekanisme penetapan anggaran program CSR ditetapkan The mechanism for determining the CSR program budget is
dalam Rapat Kerja, Anggaran dan Strategis. Pagu Bantuan determined in the Working, Budget, and Strategic Meeting.
Dana CSR Bank Sulselbar untuk tahun 2023 adalah 5% The ceiling for Bank Sulselbar’s CSR Fund Assistance for
dari Laba Bersih Tahun Buku 2022 (Rp653.723.747.149 x 2023 is 5% of the Net Profit for the 2022 Financial Year (Rp.
5%) atau sebesar Rp32.686.187.357, sesuai Berita Acara 653,723,747,149 x 5%) or Rp. 32,686,187,357, according
RUPS Tahunan PT Bank Sulselbar. Anggaran penyaluran to the Minutes of the Annual GMS of PT Bank Sulselbar.
dana CSR pada tahun 2023 mengalami peningkatan dari The CSR Financing budget in 2023 has increased from
tahun 2022 yang memiliki pagu sebesar Rp32.591.302.756. 2022 which had a ceiling of IDR 32,591,302,756.
Persentase dana CSR dari Laba Bersih Percentage of CSR funds from the Company’s Net
Perseroan dan Alokasi Dana CSR Profit and Allocation of CSR Funds
Realisasi Dana CSR
Tahun Buku Tahun Realisasi Persentase dana CSR Laba Bersih (Rp) Pagu Dana CSR (Rp)
(Rp)
2022 2023 5% 653.723.747.149 32.686.187.357 21.606.203.201
2021 2022 5% 651.826.055.112 32.591.302.756 26.393.911.748
2020 2021 5% 620.931.153.023 31.046.557.651 30.538.847.042
2019 2020 5% 616.690.524.469 30.384.526.223 20.953.112.191
Biaya yang dianggarkan untuk program CSR disesuaikan The budgeted costs for the CSR program are adjusted to
dengan kebutuhan dan program yang akan dijalankan, the needs and programs to be implemented, these costs
biaya tersebut menjadi bagian dari anggaran Divisi become part of the budget of the Corporate Secretary
Sekretaris Perusahaan sebagai penanggung jawab dan Division as the person responsible and managing the
pengelola program CSR Bank. Di tahun 2023, Bank Bank’s CSR program. In 2023, Bank Sulselbar will realize
Sulselbar merealisasikan dana untuk program CSR funds for the CSR program amounting to IDR 21.606 billion
sebesar Rp21,606 miliar atau sebesar 66,29% dari pagu or 66.29% of the budget ceiling. The realized value of CSR
anggaran. Nilai realisasi CSR di tahun 2023 menurun in 2023 decreased by 18.14% from 2022 amounting to IDR
18,14% dari tahun 2022 sebesar Rp26,394 miliar (80,99% 26,394 billion (80.99% of the budget ceiling).
dari pagu anggaran).
Realisasi penyaluran dana CSR Bank Sulselbar tahun The realization of the distribution of Bank Sulselbar’s
2023 per bidang adalah sebagai berikut: CSR funds in 2023 per sector is as follows:
Nilai Penyaluran (Rp)
No. Bidang CSR Bidang CSR
2023 2022 2021
Kegiatan Sosial/
1 6.442.533.925 2.502.855.800 6.531.461.278 Social/Disaster
Bencana
Sarana dan Prasarana Public Facilities and
2 11.291.681.176 9.516.231.000 9.363.464.221
Publik Infrastructure
Page 199
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
197
Nilai Penyaluran (Rp)
No. Bidang CSR Bidang CSR
2023 2022 2021
3 Kesehatan 710.356.500 1.968.939.550 5.887.228.000 Health
4 Lingkungan Hidup 1.842.862.600 840.120.000 1.654.922.543 Environment
5 Pendidikan dan Budaya 284.590.000 3.542.038.511 892.050.000 Education and Culture
6 Olahraga dan Pemuda 150.500.000 1.308.000.000 288.487.500 Sports and Youth
7 Pembinaan UMKM 883.679.000 6.715.726.887 5.921.233.500 MSME Development
TOTAL 21.606.203.201 26.393.911.748 30.538.847.042 Total
PERSENTASE 66,29% 80,99% 98,36% Percentage
Di sisi lain, Kebijakan Umum Direksi (KUD) Tahun 2023 On the other hand, the 2023 General Policy of the Board
menetapkan salah satunya adalah “Kinerja Intermediasi of Directors (KUD) stipulates that one of them is “Adaptive
yang Adaptif dan Inovatif untuk Mendorong Pertumbuhan and Innovative Intermediation Performance to Encourage
Sektor Riil yang Berkelanjutan dan Berdaya Saing”, di Sustainable and Competitive Real Sector Growth”,
mana pada Poin Pertumbuhan Sektor Riil Berkelanjutan whereas in the Sustainable Real Sector Growth Points is
mengemukakan bahwa realisasi dana CSR sektor UMKM stated that the realization of CSR funds in the MSME sector
minimal 30% dari total pagu anggaran yang disediakan a minimum of 30% of the total budget ceiling provided for
untuk program CSR Bank. the Bank’s CSR program.
Di tahun 2023, total realisasi penyaluran dana CSR untuk In 2023, the total realization of the distribution of CSR funds
bidang Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) adalah for the Community Development Partnership Program
sebesar Rp883,679 juta atau sebesar 9,01% dari pagu (PKBL) will be IDR 883,679 million or 9.01% of the budget
anggaran sebesar Rp9,806 miliar. Angka ini menurun dari ceiling of IDR 9,806 billion. This figure decreases from
tahun 2022 yang sebesar Rp6,716 miliar yang mencapai 2022 which amounted to IDR 6,716 billion, which reached
50,89% dari total pagu CSR bidang UMKM yang sebesar 50.89% of the total CSR ceiling in the MSME sector which
Rp13,197 miliar. amounted to IDR 13,197 billion.
Penyaluran Dana CSR untuk Bidang Program Distribution of CSR Funds for the 2022 Community
Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) 2022 Development Partnership Program (PKBL).
Tahun Pagu Realisasi CSR Bidang UMKM Minimal 30% Total Realisasi Persentase
2023 9.805.856.207 883.679.000 9,01%
2022 Rp13.196.955.874 Rp6.715.726.887 50,89%
2021 Rp15.523.278.826 Rp5.921.233.500 38,14%
Page 200
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
198 Bank Sulselbar
[GRI 2-27] [F.24.]
Pengaduan Masyarakat
Public Complaints
Bank berkomitmen untuk memberikan manfaat sebesar- The Bank is committed to providing maximum benefits to all
besarnya kepada segenap pemangku kepentingan, stakeholders, including the communities around the Bank’s
termasuk masyarakat yang berada di sekitar operasional operations. Bank Sulselbar is open to receiving suggestions
Bank. Bank Sulselbar terbuka dalam menerima saran or complaints from the public as one of the stakeholders.
ataupun pengaduan dari masyarakat sebagai salah satu The Bank has policies and mechanisms regarding public
pemangku kepentingan. Bank memiliki kebijakan dan complaints to Bank Sulselbar regarding ethics, integrity,
mekanisme terkait pengaduan masyarakat kepada Bank norms, alleged violations of regulations or actions that
Sulselbar baik dari sisi etika, integritas, norma-norma, disturb the environment, etc.
dugaan pelanggaran peraturan atau tindakan yang
mengganggu lingkungan hidup, dan lain-lain.
Apart from going through the Whistleblower System,
Selain melalui Whistleblower System, pengaduan bisa complaints can be made by coming directly to the Bank
dilakukan dengan datang langsung ke kantor Bank atau office or through the official channels of Bank Sulselbar
melalui saluran resmi Bank Sulselbar baik lewat telepon, either by telephone, email, or social media. Every complaint
email, maupun media sosial. Setiap pengaduan yang that comes in will be immediately sought for the best solution
masuk akan secepatnya dicarikan solusi terbaik oleh by Bank Sulselbar. Throughout 2023, the Company did not
Bank Sulselbar. Sepanjang tahun 2023, Perusahaan tidak receive any complaints regarding social impacts arising
mendapatkan adanya pengaduan atas dampak sosial yang from the Bank’s operational activities.
timbul dari kegiatan operasional Bank.
Page 201
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
199
Lembar Umpan Balik
Feedback Sheet
Profil Pembaca-Reader Profile
Nama Lengkap
Full Name :
Nama Institusi/ Perusahaan
Name of Institution/Company :
Email
Email :
Identifikasi kelompok Pemangku Kepentingan (pilih salah satu)
Identify Stakeholder groups (choose one)
Pemerintah - Government
LSM - NGO
Industri - Industry
Akademisi - Academics
Media - Media
Masyarakat/Komunitas - Society/Community
Lain-lain, mohon sebutkan: - Others, please specify:
1. Laporan Keberlanjutan ini mudah dimengerti
Setuju - Agree
Tidak Tahu - Don’t know
Tidak Setuju - Don’t agree
2. Laporan ini sudah menggambarkan informasi positif dan negatif Perusahaan
This report describes the Company’s positive and negative information
Setuju - Agree
Tidak Tahu - Don’t know
Tidak Setuju - Don’t agree
3. Topik Material apa yang paling penting bagi anda Material
What material topics are most important to you Material
(nilai 1 – paling tidak penting s/d 5 = paling penting) - (value 1 – least important to 5 = most important)
Kinerja Ekonomi Economic Performance
Keberadaan Pasar Market Existence
Dampak Ekonomi Tidak Langsung Indirect Economic Impact
Kepatuhan Lingkungan Environmental Compliance
Kepegawaian Employment
Pelatihan dan Pendidikan Pegawai Employees Training and Education
Keberagaman dan Kesetaraan Peluang Diversity and Equal Opportunities
Pemberdayaan Masyarakat Community Empowerment
Pelabelan Produk dan Layanan Product and Service Labeling
Privasi Pelanggan Customer Privacy
Portofolio Produk dan Layanan Berkelanjutan Sustainable Product and Service Portfolios
Page 202
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
200 Bank Sulselbar
Indeks POJK, SEOJK dan Standar GRI [G.4.]
POJK Index, SEOJK and GRI Standards
Pernyataan Penggunaan Statement of Use
Bank Sulselbar melaporkan informasi dalam Indeks Isi Bank Sulselbar reports information in the POJK, SEOJK and
POJK, SEOJK dan GRI ini untuk periode 1 Januari-31 GRI Content Index for the period 1 January-31 December
Desember 2023 dengan referensi POJK No.51/2017, 2023 with references to POJK No.51/2017, SEOJK No.16/
SEOJK No.16/SEOJK.04/2021, dan Standar GRI. SEOJK.04/2021, and GRI Standards.
Referensi POJK No.51/POJK.03/2017, SEOJK No.16/ Reference POJK No.51/POJK.03/2017, SEOJK No.16/
SEOJK.04/2021, dan Indeks Isi Standar GRI SEOJK.04/2021, and GRI Standard Content Index
POJK No.51/
POJK.03/2017, SEOJK Halaman
Pengungkapan Umum General Disclosure
No.16/SEOJK.04/2021 Page
dan Standar GRI
Pengungkapan Umum
GRI 2: Pengungkapan 2-1 Rincian organisasi 2-1 Organizational details 36; 37-40; 45; 49-50
Umum 2021
2-2 Entitas yang dimasukkan dalam pelaporan 2-2 Entities included in sustainability reporting 4; 5-6
GRI 2: General
keberlanjutan organisasi
Disclosures 2021
2-3 Periode pelaporan, frekuensi, dan titik 2-3 Reporting period, frequency and contact 4; 6; 13-14
kontak pelaporan
2-4 Penyajian kembali informasi 2-4 Restatement of information 4; 6-7
2-5 Penjaminan eksternal 2-5 External guarantee 4; 13
2-6 Aktivitas, rantai nilai, dan hubungan bisnis 2-6 Activities, value chains and other business 50-53; 53-54; 56
lainnya relationships
2-7 Tenaga kerja 2-7 Employees 37; 45-48
2-8 Pekerja yang bukan pekerja langsung 2-8 Workers who are not employees 45-48
2-9 Struktur dan komposisi tata kelola 2-9 Governance structure and composition 82-98; 86-87
2-11 Ketua badan tata kelola tertinggi 2-11 Chair of the highest governance body 87-90; 91-95; 96-98
2-12 Peran badan tata kelola tertinggi dalam 2-12 The role of the highest governance body 85-86; 87-90; 91-95;
mengawasai dampak pengelolaan in overseeing management impacts 96-98
2-13 Pendelegasian tanggung jawab untuk 2-13 Delegation of responsibility for managing 85-86
mengelola dampak impacts
2-14 Peran badan tata kelola tertinggi dalam 2-14 The role of the highest governance body 80-81; 83-86
pelaporan keberlanjutan in sustainability reporting
2-15 Konflik kepentingan Mengacu ke Laporan
Tahunan/ Refer to the
Annual Report
2-16 Komunikasi masalah penting Mengacu ke Laporan
Tahunan/ Refer to the
Annual Report
2-17 Pengetahuan kolektif dari badan tata kelola 2-17 Collective knowledge from the highest 98-100
tertinggi governance body
2-18 Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi 2-18 Performance evaluation of the highest Mengacu ke Laporan
governance body Tahunan/ Refer to the
Annual Report
2-19 Kebijakan remunerasi 2-19 Remuneration policy Mengacu ke Laporan
Tahunan/ Refer to the
Annual Report
2-20 Proses untuk menentukan remunerasi 2-20 Process for determining remuneration Mengacu ke Laporan
Tahunan/ Refer to the
Annual Report
2-21 Rasio kompensasi total tahunan 2-21 Annual total compensation ratio Mengacu ke Laporan
Tahunan/ Refer to the
Annual Report
2-22 Pernyataan tentang strategi pembangunan 2-12 Statements on sustainable development 15-19; 58-60
berkelanjutan strategies
2-23 Komitmen kebijakan 2-23 Policy commitment 19-24; 60-61; 65-67
2-24 Menanamkan komitmen kebijakan 2-24 Embedding policy commitment 19-24; 60-61; 65-67
2-25 Proses untuk memperbaiki dampak negatif 2-25 Process for recovering negative impacts 26-27; 60-61; 67-68;
100-112
Page 203
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
201
POJK No.51/
POJK.03/2017, SEOJK Halaman
Pengungkapan Umum General Disclosure
No.16/SEOJK.04/2021 Page
dan Standar GRI
2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan 2-27 Compliance with laws and regulations 53-54; 74; 84-85; 100-
112; 148-149; 158; 159-
161; 188; 191; 193; 198
2-28 Asosiasi keanggotaan 2-28 Association membership 56
2-29 Pendekatan untuk keterlibatan pemangku 2-29 Stakeholder engagement approach 113-115
kepentingan
2-30 Perjanjian bersama 2-30 Collective agreement 188
Laporan Keberlanjutan
POJK 51/OJK.03/2017 A.1. Penjelasan Strategi Keberlanjutan 15-27
SEOJK No.16/ A. Strategi Keberlanjutan A. Sustainability Strategy
SEOJK.04/
2021
A.1. Penjelasan Strategi Keberlanjutan A.1. Sustainability Strategy Explanation 15-27
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
POJK 51/OJK.03/2017 A.2.a Aspek Ekonomi 28-31
A.2.a.1 kuantitas produksi atau jasa yang dijual 28-31
A.2.a.2 pendapatan atau penjualan 28-31
A.2.a.3. laba atau rugi bersih 28-31
A.2.a.4. produk ramah lingkungan 28-31
A.2.a.5. pelibatan pihak lokal 53-54
A.2.b. Aspek Lingkungan Hidup 32-33
A.2.b.1. penggunaan energi (antara lain listrik 32-33
dan air)
A.2.b.2. pengurangan emisi yang dihasilkan 32-33
A.2.b.3. pengurangan limbah dan efluen 32-33
A.2.b.4. pelestarian keanekaragaman hayati 32-33
A.2.c. Aspek Sosial 34-36
SEOJK No.16/ B. Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan B. Overview of Performance Aspects of 28-35
SEOJK.04/ Sustainability
2021
B.1. Aspek Ekonomi B.1. Economic Aspect 28-31
B.2. Aspek Lingkungan Hidup B.2. Environmental Aspect 32-33
B.3. Aspek Sosial B.3. Social Aspect 34-36
Profil Singkat
POJK 51/OJK.03/2017 A.3.a. visi, misi, dan nilai keberlanjutan 41-44
A.3.b. nama, alamat, nomor telepon, nomor 36, 37-40
faksimil, alamat surat elektronik (email) dan situs
web, serta kantor cabang dan/atau perwakilan
A.3.c. skala usaha
A.3.c.1. total aset atau kapitalisasi aset, dan 45
total kewajiban
A.3.c.2. jumlah karyawan yang dibagi menurut 45-48
jenis kelamin, jabatan, usia, pendidikan, dan
status ketenagakerjaan
A.3.c.3. persentase kepemilikan saham 48-49
A.3.c.4. wilayah operasional 49-50
A.3.d. penjelasan singkat mengenai produk, 50-53
layanan, dan kegiatan usaha yang dijalankan
A.3.e. keanggotaan pada asosiasi 56
A.3.f. perubahan yang bersifat signifikan 56
Page 204
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
202 Bank Sulselbar
POJK No.51/
POJK.03/2017, SEOJK Halaman
Pengungkapan Umum General Disclosure
No.16/SEOJK.04/2021 Page
dan Standar GRI
SEOJK No.16/ C. Profil Perusahaan C. Company Profile
SEOJK.04/
C.1. Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan C.1. Vision, Mission and Sustainability Values 41-44
2021
C.2. Alamat Perusahaan C.2. Company's address 36; 37
C.3. Skala Usaha C.3. Scale enterprises 45; 48-50
C.4. Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha C.4. Products, Services and Business Activities 50-53
yang Dijalankan Conducted
C.5. Keanggotaan pada Asosiasi C.5. Membership of the Association 56
C.6. Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik C.6. Significant Changes in Issuers and Public 56
yang Bersifat Signifikan Companies
Penjelasan Direksi
POJK 51/OJK.03/2017 A.4.a. Kebijakan untuk merespon tantangan
dalam pemenuhan strategi keberlanjutan
A.4.a.1. penjelasan nilai keberlanjutan bagi 60-61; 65-67
Perusahaan
A.4.a.2. penjelasan respon Perusahaan 60-61; 65-67
terhadap isu terkait penerapan keuangan
berkelanjutan
A.4.a.3. penjelasan komitmen pimpinan dalam 60-61; 65-67
pencapaian penerapan keuangan berkelanjutan
A.4.a.4 pencapaian kinerja penerapan 60-61; 67-68
keuangan berkelanjutan
A.4.a.5. tantangan pencapaian kinerja 60-61; 67-68
penerapan keuangan berkelanjutan
A.4.b Penerapan keuangan berkelanjutan
A.4.b.1. pencapaian kinerja penerapan 67-73
keuangan berkelanjutan (ekonomi, sosial, dan
lingkungan hidup) dibandingkan dengan target
A.4.b.2. penjelasan prestasi dan tantangan 55; 78
termasuk peristiwa penting selama periode
pelaporan
A.4.c. Strategi pencapaian target
A.4.c.1. pengelolaan risiko atas penerapan 65-68
keuangan berkelanjutan terkait aspek ekonomi,
sosial, dan lingkungan hidup
A.4.c.2. pemanfaatan peluang dan prospek 65-68
usaha
A.4.c.3. penjelasan situasi eksternal ekonomi, 65-68; 74-76; 76-79
sosial, dan lingkungan hidup
SEOJK No.16/ D. Penjelasan Direksi D. Explanation of the Board of Directors 62-79
SEOJK.04/
2021
Tata Kelola Keberlanjutan
POJK 51/OJK.03/2017 5.a. Tugas bagi Direksi dan Dewan Komisaris, 5.a Duties for the Board of Directors and Board 82-98
pegawai, pejabat dan/atau unit kerja yang of Commissioners, employees, officials and/or
menjadi penanggung jawab penerapan work units who are in charge of implementing
Keuangan Berkelanjutan Sustainable Finance
5.b. Pengembangan kompetensi yang 5.b Competency development carried out for 98-100
dilaksanakan terhadap anggota Direksi, members of the Board of Directors, members
anggota Dewan Komisaris, pegawai, pejabat of the Board of Commissioners, employees,
dan/atau unit kerja yang menjadi penanggung officials and/or work units responsible for the
jawab penerapan Keuangan Berkelanjutan implementation of Sustainable Finance
5.c. Prosedur FSI dalam mengendalikan risiko 5.c FSI procedures for controlling sustainability 100-112; 102-104; 105-
keberlanjutan risk 106; 106-107; 107-109;
109-112; 135-136
5.d. Penjelasan mengenai pemangku
kepentingan
5.d.1. keterlibatan pemangku kepentingan Mengacu ke Laporan
berdasarkan hasil penilaian (assessment) Tahunan/ Refer to the
manajemen, RUPS, surat keputusan, atau Annual Report
lainnya
5.d.2. pendekatan yang digunakan dalam 113-115
melibatkan pemangku kepentingan dalam
penerapan keuangan berkelanjutan
Page 205
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
203
POJK No.51/
POJK.03/2017, SEOJK Halaman
Pengungkapan Umum General Disclosure
No.16/SEOJK.04/2021 Page
dan Standar GRI
5.e. Permasalahan yang dihadapi, 26-27; 60-61; 67-68
perkembangan, dan pengaruh terhadap
penerapan keuangan berkelanjutan
SEOJK No.16/ E. Tata Kelola Keberlanjutan E. Sustainability Governance 82-98
SEOJK.04/
E.1. Penanggung Jawab Penerapan Keuangan E.1. Responsible for the Implementation of 85-86
2021
Berkelanjutan Sustainable Finance
E.2. Pengembangan Kompetensi Terkait E.2. Competency Development Related to 98-100
Keuangan Berkelanjutan Sustainable Finance
E.3. Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan E.3. Risk Assessment on the Implementation of 100-112; 102-104; 105-
Berkelanjutan Sustainable Finance 106; 106-107; 107-109;
109-112
E.4. Hubungan Dengan Pemangku Kepentingan E.4. Stakeholder Relations 113-115
E.5. Permasalahan Terhadap Penerapan E.5. Problems with the Implementation of 26-27; 60-61; 67-68
Keuangan Berkelanjutan Sustainable Finance
Indeks ARA A.2.5. Governansi Berkelanjutan 82-98
A.2.5.1. Penanggung Jawab Penerapan 85-86
Keuangan Berkelanjutan
A.2.5.2. Pengembangan Kompetensi Terkait 98-100
Keuangan Berkelanjutan
A.2.5.3. Penilaian Risiko Atas Penerapan 100-112; 102-104; 105-
Keuangan Berkelanjutan 106; 106-107; 107-109;
109-112
A.2.5.4. Hubungan Dengan Pemangku 113-115
Kepentingan
A.2.5.5. Permasalahan Terhadap Penerapan 26-27; 60-61; 67-68
Keuangan Berkelanjutan
Topik Material/Material Topic
GRI 3: Topik Material 3-1 Proses untuk menentukan topik material 3-1 Process for determining material topics 7-10
2021
3-2 Daftar topik material 3-2 List of material topics 10-13
GRI 3: Material Topic
2021 3-3 Manajemen topik material 3-3 Material topic management 7-10
Kinerja Keuangan Berkelanjutan
GRI 201: Kinerja 201-1 Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan 201-1 Direct economic value generated and 67-73; 116; 117-118;
Ekonomi 2016 dan didistribusikan distributed 119-132; 127-128; 131-
GRI 201: 2016 132; 134-135
Economic
201-2 Implikasi finansial serta risiko dan 201-2 Financial implications and other risks 135-136
Performance
peluang lain akibat dari perubahan iklim and opportunities of climate change
201-3 Kewajiban program pensiun manfaat 136
pasti dan program pensiun lainnya
201-4 Bantuan finansial yang diterima dari 137
Pemerintah
POJK 51/OJK.03/2017 6.a. Kegiatan membangun budaya 117-118
keberlanjutan di internal Perusahaan
6.b. Uraian mengenai kinerja ekonomi
6.b.1. Perbandingan target dan kinerja produksi, 6.b.1 Comparison of targets and performance 67-73; 67-72; 116;
portofolio, target pembiayaan, atau investasi, of production, portfolio, financing targets, or 119-132
pendapatan dan laba rugi investment, income and profit and loss
6.b.2. Perbandingan target dan kinerja 6.b.2 Comparison of portfolio targets and 67-73; 67-72; 116; 119-
portofolio, target pembiayaan, atau investasi performance, financing targets, or investments 132; 127-128
pada instrumen keuangan atau proyek in financial instruments or projects that are in
yang sejalan dengan penerapan Keuangan line with the implementation of Sustainable
Berkelanjutan Finance
SEOJK No.16/ F. Kinerja Keberlanjutan F. Sustainability Performance
SEOJK.04/
F.1. Kegiatan Membangun Budaya F.1. Activities to Build a Culture of 117-118
2021
Keberlanjutan Sustainability
Kinerja Ekonomi Economic Performance
F.2. Perbandingan Target dan Kinerja, Produksi, F.2. Comparison of Target and Performance, 67-72; 67-72; 116;
Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi, Production, Portfolio, Target Financing, or 119-132
Pendapatan dan Laba Rugi Investment, Income and Profit and Loss
F.3. Perbandingan Target dan Kinerja, Produksi, F.3. Comparison of Targets and Performance, 67-72; 67-72; 116; 119-
Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi Production, Portfolio, Targeted Financing, 132; 127-128; 131-132
pada Instrumen Keuangan atau Proyek yang or Investments in Financial Instruments or
Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan Projects that are in line with Sustainable
Finance
Page 206
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
204 Bank Sulselbar
POJK No.51/
POJK.03/2017, SEOJK Halaman
Pengungkapan Umum General Disclosure
No.16/SEOJK.04/2021 Page
dan Standar GRI
Topik Material GRI
GRI 203: Dampak 203-1 Investasi infrastruktur dan dukungan 67-73; 117-118; 132-
Ekonomi Tidak layanan 135
Langsung 2016
203-2 Dampak ekonomi tidak langsung yang 203-2 Significant indirect economic impacts 67-73; 117-118; 132-
signifikan 135
GRI 204: Praktik 204-1 Proporsi pengeluaran untuk pemasok 53-54
Pengadaan 2016 lokal
GRI 205: Antikorupsi 205-1 Operasi-operasi yang dinilai memiliki 100-112; 102-104; 105-
2016 risiko terkait korupsi 106; 106-107; 107-109;
GRI 205: Anti- 109-112
Corruption 2016
205-2 Komunikasi dan pelatihan tentang 100-112; 102-104; 105-
kebijakan dan prosedur antikorupsi 106; 106-107; 107-109;
109-112
205-3 Insiden korupsi yang dikonfirmasi dan 205-3 Confirmed corruption incidents and 100-112; 102-104; 105-
tindakan yang diambil actions taken 106; 106-107; 107-109;
109-112
GRI 207: Pajak 2019 207-1 Pendekatan terhadap pajak 72-73; 139; 139-140
207-2 Tata kelola, pengontrolan, dan 72-73; 139; 140-142
manajemen risiko pajak
207-3 Keterlibatan pemangku kepentingan dan 72-73; 139; 142-143
pengelolaan kepedulian yang berkaitan dengan
pajak
207-4 Laporan per negara 72-73; 139; 143-146
Kinerja Lingkungan
GRI 301: Bahan Baku 301-1 Bahan yang digunakan berdasarkan 301-1 Materials used by weight or volume 150-152
2016 berat atau volume
GRI 301: Raw Material
2016
POJK 51/OJK.03/2017 6.d. Kinerja Lingkungan Hidup
6.d.1. Biaya lingkungan hidup yang dikeluarkan 6.d.1 Environmental costs incurred 149-150
6.d.2. Penggunaan material yang ramah 150-152
lingkungan
SEOJK No.16/ Aspek Umum General Aspect
SEOJK.04/
F.4. Biaya Lingkungan Hidup F.4. Environmental Cost 149-150
2021
Aspek Material Material Aspect
F.5. Penggunaan Material yang Ramah F.5. Use of Environmentally Friendly Materials 150-152
Lingkungan
Aspek Energi/Energy
GRI 302: Energi 2016 302-1 Konsumsi energi dalam organisasi 302-1 Energy consumption in the organization 153-155
GRI 302: Energy 2016
302-3 Intensitas energi 302-3 Energy intensity 153-155
302-4 Pengurangan konsumsi energi 302-4 Reduction of energy consumption 153-155
POJK 51/OJK.03/2017 6.d.3. uraian mengenai penggunaan energi
6.d.3.a Jumlah dan intensitas energi yang 6.d.3.a Amount and intensity of energy used 153-155
digunakan
6.d.3.b Upaya dan pencapaian efisiensi energi 6.d.3.b Efforts and achievements of energy 153-155
yang dilakukan termasuk penggunaan sumber efficiency, including the use of renewable
energi terbarukan energy sources
SEOJK No.16/ Aspek Energi Energy Aspect
SEOJK.04/
F.6. Jumlah dan Intensitas Energi yang F.6. Amount and Intensity of Energy Used 153-155
2021
Digunakan
F.7. Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan F.7. Efforts and Achievements of Energy 153-155
Penggunaan Energi Terbarukan Efficiency and Use of Renewable Energy
Air dan Efluen/Water and Effluent
GRI 303: Air dan 303-5 Konsumsi air 303-5 Water use 156
Efluen 2018
GRI 303: Water and
Effluent 2018
SEOJK No.16/ Aspek Air Water Aspect
SEOJK.04/
F.8. Penggunaan Air F.8. Water usage 156
2021
Page 207
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
205
POJK No.51/
POJK.03/2017, SEOJK Halaman
Pengungkapan Umum General Disclosure
No.16/SEOJK.04/2021 Page
dan Standar GRI
Keanekaragaman Hayati/Biodiversity
GRI 304: 304-2 Dampak signifikan dari aktivitas, produk, 157-158
Keanekaragaman dan jasa pada keanekaragaman hayati
Hayati 2016
POJK 51/OJK.03/2017 6.e.3.a Dampak dari wilayah operasional yang 6.e.3.a Impact of operational areas that are 157-158
dekat atau berada di daerah konservasi atau close to or in conservation areas or have
memiliki keanekaragaman hayati biodiversity
6.e.3.b Usaha konservasi keanekaragaman 6.e.3.b Biodiversity conservation efforts 157-158
hayati yang dilakukan undertaken
Emisi/Emission
GRI 305: Emisi 2016 305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung 75-76; 156-157
305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak 75-76; 156-157
langsung
305-4 Intensitas emisi GRK 75-76; 156-157
305-5 Pengurangan Emisi GRK 305-5 GHG Emission Reduction 75-76; 156-157
POJK 51/OJK.03/2017 6.e.4.a Jumlah dan intensitas emisi yang 6.e.4.a Amount and intensity of emission 75-76; 156-157
dihasilkan berdasarkan jenisnya produced by type
6.e.4.b Upaya dan pencapaian pengurangan 6.e.4.b Efforts and achievements of emission 75-76; 156-157
emisi yang dilakukan reductions carried out
SEOJK No.16/ Aspek Emisi Emission Aspect
SEOJK.04/
F.11. Jumlah dan Intensitas Emisi yang F.11. Amount and Intensity of Emissions 75-76; 156-157
2021
Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya Produced by Type
F.12. Upaya dan Pencapaian Pengurangan F.12. Emission Reduction Efforts and 75-76; 156-157
Emisi yang Dilakukan Achievements
Limbah dan Efluen
GRI 306: Limbah 2020 306-1 Timbulan limbah dan dampak signifkan 157
terkait limbah
306-2 Manajemen dampak signifikan terkait 157
limbah
306-3 Limbah yang dihasilkan 306-3 Waste generated 157
POJK 51/OJK.03/2017 6.e.5.a jumlah limbah dan efluen yang 6.e.5.a Amount of waste and effluent produced 157
dihasilkan berdasarkan jenis by type
6.e.5.b mekanisme pengolahan limbah dan 6.e.5.b Mechanism of effluent and effluent 157
efluen treatment
6.e.5.c tumpahan yang terjadi 6.e.5.c Spills that occur 157
6.e.6. jumlah dan materi pengaduan lingkungan 158
hidup yang diterima dan diselesaikan
SEOJK No.16/ Aspek Limbah dan Efluen Waste and Effluent Aspects
SEOJK.04/
F.13. Jumlah Limbah dan Efluen yang F.13. Amount of Waste and Effluent Produced 157
2021
Dihasilkan Berdasarkan Jenis by Type
F.14. Mekanisme Pengelolaan Limbah dan F.14. Waste and Effluent Management 157
Efluen Mechanism
F.15. Tumpahan yang Terjadi (jika ada) F.15. Spills that Occur (if any) 157
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup Aspects of Complaints Related to the
Environment
F.16. Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan F.16. Number and Material of Environmental 158
Hidup yang Diterima dan Diselesaikan Complaints Received and Resolved
Penilaian Lingkungan Pemasok
GRI 308: Penilaian 308-1 Seleksi pemasok baru dengan 53-54
Lingkungan Pemasok menggunakan kriteria lingkungan
2016
308-2 Dampak lingkungan negatif dalam rantai 53-54
pasokan dan tindakan yang telah diambil
Ketenagakerjaan/Employment
GRI 401: Kepegawaian 401-1 Perekrutan karyawan baru dan pergantian 401-1 New employee recruitment and 76-78; 177-179; 180-
2016 karyawan employee turnover 182
GRI 401: Workforce
401-2 Tunjangan yang diberikan kepada 76-78; 184-185
2016
karyawan purnawaktu yang tidak diberikan
kepada karyawan pada kurun waktu tertentu
atau paruh waktu
401-3 Cuti melahirkan 76-78; 184-185; 187
Page 208
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
206 Bank Sulselbar
POJK No.51/
POJK.03/2017, SEOJK Halaman
Pengungkapan Umum General Disclosure
No.16/SEOJK.04/2021 Page
dan Standar GRI
SEOJK No.16/ Aspek Ketenagakerjaan Employment Aspect
SEOJK.04/
F.18. Kesetaraan Kesempatan Bekerja F.18. Equal Employment Opportunity 76-78; 179-180
2021
F.19. Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja F.19. Child Labor and Forced Labor 76-78; 186-187
Paksa
F.20. Upah Minimum Regional F.20. Regional minimum wage 76-78; 182-183
F.21. Lingkungan Bekerja yang Layak dan F.21. Decent and Safe Working Environment 76-78; 189-191
Aman
Keselamatan dan Kesehatan Kerja/Occupational Health and Safety
GRI 403: Keselamatan 403-1 Sistem manajemen Keselamatan dan 403-1 Occupational health and safety 76-78; 189-191
dan Kesehatan Kerja Kesehatan Kerja management system
2018
403-3 Layanan kesehatan kerja 76-78; 189-191
GRI 403: Occupational
Health and Safety 403-4 Partisipasi, konsultasi dan komunikasi 403-4 Workers' participation, consultation and 76-78; 189-191
2018 pekerja tentang kesehatan communication on health
403-5 Pelatihan pekerja tentang Keselamatan 403-5 Training of workers on occupational 76-78; 189-191
dan Kesehatan Kerja health and safety
403-6 Peningkatan kualitas kesehatan kerja 403-6 Improving the quality of occupational 76-78; 189-191
health
403-8 Pekerja yang tercakup dalam sistem 76-78; 189-191
manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
403-9 Kecelakaan kerja 76-78; 191
Pelatihan dan Pendidikan/Training and Education
GRI 404: Pelatihan 404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun per 404-1 Average hours of training per year per 76-78; 183-184
dan Pendidikan 2016 karyawan employee
GRI 404: Training and
404-2 Program untuk meningkatkan 404-2 Programs to improve employee skills 76-78; 183-184; 185-
Education 2016
keterampilan karyawan dan program bantuan and transition assistance programs 186
peralihan
POJK 51/OJK.03/2017 6.c.2.d Pelatihan dan pendidikan bagi karyawan 6.c.2.d Training and education for employees 76-78; 183-184
SEOJK No.16/ F.22. Pelatihan dan Pengembangan F.22. Employee Capabilities Training and 76-78; 183-184
SEOJK.04/ Kemampuan Pegawai Development
2021
Keberagaman dan Kesetaraan Kesempatan/Diversity and Equality of Opportunity
GRI 407: Kebebasan 407-1 Operasi dan pemasok di mana hak atas 76-78; 188
Berserikat dan kebebasan berserikat dan perundingan kolektif
Perundingan Kolektif mungkin berisiko
2016
GRI 408: Pekerja Anak 408-1 Operasi dan pemasok yang berisiko 76-78; 186-187
2016 signifikan terhadap insiden pekerja anak
GRI 409: Kerja Paksa 409-1 Operasi dan pemasok yang berisiko 76-78; 186-187
atau Wajib Kerja 2016 signifikan terhadap insiden kerja paksa atau
wajib kerja
POJK 51/OJK.03/2017 6.c.2.a kesetaraan kesempatan bekerja dan ada 6.c.2.a Equal opportunity to work and the 76-78; 179-182; 186-
atau tidaknya tenaga kerja paksa dan tenaga presence or absence of forced labor and child 187
kerja anak labor
6.c.2.b. persentase remunerasi pegawai tetap 76-78; 182-183
di tingkat terendah terhadap upah minimum
regional
6.c.2.c lingkungan bekerja yang layak dan 6.c.2.c Decent and safe working environment 76-78;
aman
Komunitas Lokal/Local Community
GRI 413: Masyarakat 413-1 Operasi dengan keterlibatan masyarakat 413-1 Operations with local community 78; 192-197
Setempat 2016 lokal, penilaian dampak dan program involvement, impact assessment and
pembangunan development programs
SEOJK No.16/ Aspek Masyarakat Community Aspect 192-198
SEOJK.04/
F.23. Dampak Operasi Terhadap Masyarakat F.23. Impact of Operations on Surrounding 192-197
2021
Sekitar Communities
F.24. Pengaduan Masyarakat F.24. Public Complaint 198
F.25. Kegiatan Tanggung Jawab Sosial F.25. Environmental Social Responsibility 78; 192-197
Lingkungan (TJSL) Activities (TJSL)
Page 209
Sustainability Report 2023
Bank Sulselbar
207
POJK No.51/
POJK.03/2017, SEOJK Halaman
Pengungkapan Umum General Disclosure
No.16/SEOJK.04/2021 Page
dan Standar GRI
Pemasaran dan Pelabelan/Marketing and Labeling
GRI 417: Pemasaran 417-2 Insiden ketidakpatuhan terkait informasi 417-2 Incidents of non-compliance regarding 176
dan Pelabelan 2016 dan pelabelan produk dan layanan product and service information and labeling
GRI 417: Marketing
and Labeling 2016
GRI 418: Privasi 418-1 Keluhan yang dibuktikan mengenai 418-1 Substantiated complaints regarding 170-172; 172-173
Pelanggan 2016 pelanggaran privasi pelanggan dan kehilangan breach of customer privacy and loss of
data pelanggan customer data
POJK 51/OJK.03/2017 6.c. Kinerja sosial
6.c.1. Komitmen Perusahaan untuk memberikan 6.c.1 Public Company's commitment to 160-162
layanan atas produk dan/atau jasa yang setara provide services for equivalent products and/
kepada konsumen or services to consumers
6.f Tanggung jawab pengembangan produk
dan/atau jasa keuangan berkelanjutan
6.f.1 Inovasi dan pengembangan produk dan/ 6.f.1 Innovation and development of 162-170
atau jasa keuangan berkelanjutan sustainable financial products and/or services
6.f.2. jumlah dan persentase produk dan jasa 176
yang sudah dievaluasi keamanannya bagi
pelanggan
6.f.3. dampak positif dan dampak negatif yang 176
ditimbulkan dari produk dan/atau jasa keuangan
berkelanjutan dan proses distribusi, serta
mitigasi yang dilakukan untuk menanggulangi
dampak negatif
6.f.4 jumlah produk yang ditarik kembali dan 6.f.4 Number of recalled products 176
alasannya
6.f.5. survei kepuasan pelanggan terhadap 174-176
produk dan/atau jasa keuangan berkelanjutan
SEOJK No.16/ Kinerja Sosial Social Performance
SEOJK.04/
F.17. Komitmen untuk Memberikan Layanan F.17. Commitment to Providing Services for 160-162
2021
atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada Equal Products and/or Services to Consumers
Konsumen
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Responsibility for Sustainable Product/Service
Berkelanjutan Development
F.26. Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa F.26. Innovation and Development of 162-170
Keuangan Berkelanjutan Sustainable Financial Products/Services
F.27. Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi F.27. Products/Services that Have Been 76; 176
Keamanannya Bagi Pelanggan Evaluated for Safety for Customers
F.28. Dampak Produk/Jasa F.28. Product/Service Impact 176
F.29. Jumlah Produk yang Ditarik Kembali F.29. Number of Products Recall 176
F.30. Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap F.30. Customer Satisfaction Survey on 174-176
Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan Sustainable Financial Products and/or Services
Lain-Lain
POJK 51/OJK.03/2017 A.7. Verifikasi tertulis dari pihak independen, 199
jika ada
SEOJK No.16/ Lain-Lain Etc
SEOJK.04/
G.1. Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen G.1. Written Verification from an Independent 13; 199
2021
(jika ada) Party (if any)
G.2. Lembar Umpan Balik G.2. Feedback Sheet 13-14; 199
G.3. Tanggapan Terhadap Umpan Balik G.3. Feedback on Previous Year's 199
Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya Sustainability Report Feedback
G.4. Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan G.4. List of Disclosures According to Financial 199
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/ Services Authority Regulation Number 51/
POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan POJK.03/2017 concerning the Implementation
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, of Sustainable Finance for Financial Services
Emiten, dan Perusahaan Publik Institutions, Issuers, and Public Companies
Page 210
Laporan Keberlanjutan Tahun 2023 208 Bank Sulselbar 2023 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan & Sulawesi Barat Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 16 Makassar 90125 Telp : +62411-859171 Fax : +62411-859464 corporate.secretary@banksulselbar.co.id www.banksulselbar.co.id
Names mentioned 193 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Sulselbar
· Anggota
p.3 ×481
unresolved
org
Bank Sulselbar DAFTAR ISI DAFTAR ISI
p.4
unresolved
org
Tata Kelola
p.4
unresolved
org
Bank Sulselbar Performance
p.4
unresolved
org
Financial Services Authority
p.7 ×10
unresolved
org
Bank Sulselbar’s
p.7 ×32
unresolved
org
Bank Sulselbar Proses
p.8
unresolved
org
Bank Sulselbar Sustainability Sulselbar
p.8
unresolved
org
Bank Sulselbar Tahun
p.8 ×9
unresolved
org
Bank Sulselbar Sustainability
p.8 ×5
unresolved
org
PT Bank Sulselbar. Data
p.9
unresolved
org
Bank Sulslebar
p.11 ×3
unresolved
org
Bank Sulselbar Sementara
p.14
unresolved
org
Bank Topik Ekonomi
p.14
unresolved
org
Bank Sulselbar Bank Sulselbar
p.15 ×10
unresolved
person
Dr. Sam Ratulangi
p.16 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar Bank Sulselbar Sustainability
p.17
unresolved
org
Bank Sulselbar Korporasi
p.18 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar Bisnis Bank Sulselbar Tahun
p.18 ×2
unresolved
person
ANAK GIZI
p.19
unresolved
org
Bank Sulselbar Komitmen Bank Sulselbar
p.22
unresolved
org
Bank Sulselbar's RAKB
p.23 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar Pilar
p.26
unresolved
org
Bank Pemberdayaan BUMDES
p.26
unresolved
org
Bank Sulselbar Peduli
p.26
unresolved
org
Bank Sulselbar Cares Program
p.26
unresolved
org
Bank Sulselbar ATMs
p.27 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar Branches
p.27
unresolved
org
Bank Sulselbar Branch Offices
p.27
unresolved
org
Bank Sulselbar URAIAN-DESCRIPTION
p.28
unresolved
org
Bank Sulselbar Namun
p.28
unresolved
org
Bank Papua
p.34 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar Bank Sulselbar Profile
p.38
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan
p.39 ×6
unresolved
org
Bank Sulselbar Nama Panggilan
p.39
unresolved
org
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan
p.39
unresolved
org
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat
p.39
unresolved
org
Milik Daerah
p.39
unresolved
org
Bank Category Jumlah Karyawan
p.39
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Bank Pembangunan Sulawesi Selatan Tenggara
p.40
unresolved
org
PT Selatan Tenggara
p.40
unresolved
org
PT Bank Sulawesi Selatan
p.40 ×2
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi
p.40 ×3
unresolved
org
PT BPD SULSERA
p.40 ×2
unresolved
org
Bank Pembangunan Sulawesi Selatan Tenggara
p.40 ×3
unresolved
org
Minister of Selatan
p.40
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI
p.40
unresolved
org
Bank Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah Sulawesi
p.40
unresolved
org
Bank Sulsel
p.40 ×3
unresolved
org
Bank Indonesia
p.41 ×14
unresolved
org
Bank Devisa
p.41
unresolved
org
Bank Sulselbar ATM
p.41
unresolved
org
Pelaksanaan
p.41
unresolved
org
Bank Sulselbar Kronologis Perubahan Nama Bank Chronology
p.42
unresolved
org
PT BP SULSERA
p.42 ×3
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan Tenggara
p.42 ×2
unresolved
org
PT BPD
p.42
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.42
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. C-
p.42
unresolved
person
Akta Notaris Rakhmawati Laica Marzuki
· Notaris
p.42 ×5
unresolved
org
Bank Kebanggan
p.43
unresolved
org
Bank Sulselbar Arti Misi
p.44
unresolved
org
Bank Sulselbar’s Cultural Values
p.45
unresolved
org
PT Bank Sulselbar. Profesional
p.45
unresolved
org
Bank Sulselbar Makna Logo Bank Sulselbar The Meaning
p.46
unresolved
org
Bank Sulselbar Komposisi Karyawan Berdasarkan Level
p.48
unresolved
org
Koperasi Jasa Kesejahteraan Warga
p.51 ×2
unresolved
org
PT Bank Sulselbar Citizens’ Welfare Services Cooperative
p.51
unresolved
org
Koperasi Jasa Kesejahteraan
p.51 ×2
unresolved
org
PT. Bank Sulselbar Jumlah Modal Disetor
p.51 ×2
unresolved
—
Dana Setoran
p.51 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar Jumlah Jaringan Kantor
p.52
unresolved
org
Bank Indonesia Certificates
p.53
unresolved
org
Bank Sulselbar Kegiatan
p.54
unresolved
org
Bank Sulselbar Time Deposit KONVENSIONAL
p.54
unresolved
org
Bank Certificate
p.54
unresolved
org
Bank Sulselbar Apps.
p.55
unresolved
org
Bank Sulselbar Apps. Digital Products
p.55
unresolved
org
Bank In Customer Service
p.57
unresolved
org
Bank On Branch Office
p.57
unresolved
org
Bank On ATM Service
p.57
unresolved
org
Bank In Customer Loyalty
p.57
unresolved
org
Bank Saving Account
p.57
unresolved
org
Bank Savings Account
p.57
unresolved
org
Bank Indonesia Sulawesi Selatan
p.57 ×9
unresolved
org
Bank Sulselbar Pengelola Kas Titipan Terefektif KCU Bulukumba
p.57
unresolved
org
Bank Sulselbar Pengelola Kas Titipan Terefektif KCU Palopo
p.57
unresolved
org
Bank Rakyat Indoensia
p.57
unresolved
org
Bank Bank Sulselbar
p.58 ×2
unresolved
—
FKDK
· Komisaris
p.58
unresolved
org
Musyawarah Perbankan Daerah
p.58
unresolved
org
Bank Sulselbar’s Pembangunan Berkelanjutan
p.62
unresolved
org
Bank Sulselbar Keberlanjutan Bank Sulselbar Tahun
p.65
unresolved
org
Bank Sulselbar Pertumbuhan
p.66
unresolved
org
Bank Sulselbar Sulselbar
p.66 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar. RAKB
p.68
unresolved
org
Bank Sulselbar Tindak
p.70
unresolved
org
Bank Sulselbar Penyaluran Kredit Berkelanjutan
p.72
unresolved
org
Minister of Hidup
p.72
unresolved
org
Menteri Lingkungan Hidup
p.72
unresolved
org
Departemen Pajak
p.75 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar Komitmen Melestarikan Lingkungan Commitment
p.76
unresolved
org
Bank Sulselbar’s Sulselbar
p.77
unresolved
org
Bank Sulselbar Asumsi
p.78
unresolved
org
PT PLN (Persero)
p.78 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar’s Virtual Assistant
p.78
unresolved
org
Bank Sulselbar Virtual Assistant Chat Banking Bank Sulselbar
p.78
unresolved
org
Bank Sulselbar. Sepanjang
p.79
unresolved
org
Bank Sulselbar Program Pemberdayaan Masyarakat
p.80
unresolved
org
Bank Sulselbar’s CSR
p.80
unresolved
org
PT Bank Sulselbar. Anggaran
p.80
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.80
unresolved
org
Directorate General of Taxes
p.80
unresolved
org
Bank Keberlanjutan Bank Sulselbar Tahun
p.81
unresolved
org
PT Bank Sulselbar Tahun Buku
p.82
unresolved
person
Banking Operation
· Director
p.83
unresolved
org
Bank Sulselbar Pengembangan
p.86
unresolved
org
Ministry of Cooperative
p.86
unresolved
org
PT Bank Daerah Sulawesi Selatan
p.86
unresolved
org
Bank Kemandirian
p.87
unresolved
org
PT Bank Sulselbar Head Office
p.87
unresolved
org
Bank Berkelanjutan Bank Sulselbar
p.87
unresolved
org
Bank RAKB
p.87
unresolved
org
Bank Sulselbar Unit Kerja
p.88
unresolved
person
Meanwhile
· Direktur Kepatuhan
p.89
unresolved
org
PT Bank Sulselbar’s Net Profit
p.90
unresolved
—
Appointment of Iswadi Ayub as Director of Operations
· Director
p.90 ×6
unresolved
org
Information Technology at PT Bank Sulselbar for
p.90
unresolved
—
Approve to postpone decision making regarding this
p.90
unresolved
—
Menyetujui Menunda pengambilan keputusan mengenai
p.90
unresolved
—
Tug
· Direktur
p.91 ×3
unresolved
—
Brother Iswasi Ayub
· Director
p.91 ×2
unresolved
org
PT Bank Sulselbar Periode Tahun
p.91 ×3
unresolved
org
PT. Bank Sulselbar Mengusulkan
p.91
unresolved
person
Proposing Dwi Zulkarnain
· Director
p.91 ×12
unresolved
—
Pengangkatan Dwi Zulkarnain
· Direktur
p.91
unresolved
person
AktaRUPS-LB
· Komisaris Utama
p.94
unresolved
person
Marsuki
· Komisaris Independen
p.94 ×2
unresolved
person
Akta RUPS LB
· Komisaris Independen
p.94 ×4
unresolved
person
Organ Pendukung
· Komisaris
p.95
unresolved
person
Nominasi. Setiap
· Komisaris
p.95
unresolved
person
Nomination Committee. Each Supporting Committee
· Komisaris
p.95
unresolved
person
Rangkap
· Komisaris Independen
p.97
unresolved
person
Abdul Hayat
· Anggota
p.97
unresolved
—
Oky Deviany
· Anggota
p.97
unresolved
—
Pemimpin Divisi HC
· Anggota
p.97
unresolved
org
Bank Umum Syariah
p.97
unresolved
person
DR. Mukhlis Sufri
· Ketua
p.97 ×5
unresolved
org
PT Sulselbar
p.97
unresolved
person
Abd. Gafar Lewa. S.E.
· Anggota
p.97
unresolved
person
Abdul Gaffar Lewa
· Anggota
p.97
unresolved
org
Bank Sulselbar Nama
p.100
unresolved
person
Rosmala Arifin
· Direktur
p.100
unresolved
org
Bank Syariah Audit Divisi Credit Recovery
p.101
unresolved
org
PT Leinad Aganis
p.101 ×14
unresolved
org
Human Capital BPD Conference
· Komisaris Independen
p.101
unresolved
person
Credit Recovery
· Komisaris
p.101
unresolved
person
H. Sukiman
p.101
unresolved
person
Fundamentas
· Anggota
p.101
unresolved
person
Fundamentals
· Anggota
p.101 ×2
unresolved
org
Workshop Risk Based Bank Rating PT Leinad
· Anggota
p.102
unresolved
org
Risk Base Bank Rating
· Anggota
p.102 ×2
unresolved
org
Program Pemeliharaan Sertifikasi PT Multi Talenta
· Anggota
p.102
unresolved
org
PT Multi Talenta
p.102
unresolved
org
Bank Syariah The Fundamentals
p.102
unresolved
org
Bank Sulelbar
p.102 ×2
unresolved
org
Bank Sulselbar. Apalagi Kegiatan
p.102
unresolved
org
Bank Sulselbar. Especially Banking
p.102
unresolved
org
Bank BUKU II
p.102
unresolved
org
Bank Sulselbar. Penerapan
p.103
unresolved
org
Departemen Pengendalian Risiko Pasar
p.103
unresolved
org
Departemen Pengendalian Risiko Operasional & Risiko
p.103
unresolved
org
Bank Sulselbar's Internal Control System
p.105
unresolved
org
Bank Sulselbar’s Work Culture
p.107
unresolved
org
Bank Sulselbar Work Ethics
p.107
unresolved
org
Bank Umum. WBS
p.111
unresolved
org
Departemen Anti Fraud dan Tim
p.111
unresolved
org
Bank Sulselbar Anti Fraud
p.112
unresolved
org
Bank Sulselbar Kerahasiaan
p.114
unresolved
org
Departemen Anti Fraud Bank Sulselbar
p.114
unresolved
org
Departemen Anti Fraud
p.114
unresolved
org
Bank Sulselbar Sebagai
p.142
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.