Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2023-BSSB-att1.pdf

Other Text extracted BSSB

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 210

Page 1
  Aksi Lokal Menuju Global yang Berkelanjutan
           Local Action Towards Global Sustainability




2023
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Page 2

          
Page 3
                                                          Sustainability Report 2023
                                                                   Bank Sulselbar
                                                                                       1




Aksi Lokal Menuju Global yang Berkelanjutan
                  Local Action Towards Global Sustainability

  Bank Sulselbar bertekad memperkuat dan mempercepat pertumbuhan bisnis
  berkelanjutan Bank dengan inisiatif dan pendekatan kolaboratif dan inklusif.
  Langkah kolaboratif dilakukan melalui kerja sama transformasi dan inovasi
  digital dengan berbagai pihak, baik pemerintah daerah, swasta, dan masyarakat
  untuk bersama-sama mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Di sisi
  lain, Bank Sulselbar tidak akan meninggalkan kelompok-kelompok yang belum
  terwakili oleh perbankan, seperti golongan UMKM dan petani kecil, dengan cara
  merangkul mereka untuk ikut berpartisipasi aktif sebagai bagian dari objek tujuan
  pembangunan berkelanjutan.

  Melalui pendekatan kolaboratif dan inklusif, Bank Sulselbar berupaya
  mempertimbangkan berbagai perspektif dan kebutuhan tidak saja pemangku
  kepentingan perseroan, tetapi juga masyarakat dan lingkungan sekitar. Bank
  Sulselbar terus berupaya memastikan segala kebijakan dan tindakan yang
  diambil telah memperhatikan dampak untuk jangka panjang secara menyeluruh
  dan seimbang antara aspek ekonomi, aspek sosial, dan aspek lingkungan.

  Bank Sulselbar is determined to strengthen and accelerate the Bank’s sustainable
  business growth with collaborative and inclusive initiatives and approaches.
  Collaborative steps are taken through digital transformation and innovation
  cooperation with various parties to achieve sustainable development goals jointly,
  including local government, the private sector, and the community. On the other
  hand, Bank Sulselbar will not abandon groups not yet represented by banking,
  such as MSMEs and small farmers, by actively embracing them to participate in
  the sustainable development goals.

  Through a collaborative and inclusive approach, Bank Sulselbar seeks to consider
  the perspectives and needs of not only the company’s stakeholders but also the
  community and surrounding environment. Bank Sulselbar continues to strive
  to ensure that all policies and actions considered consider long-term impacts
  comprehensively and are balanced between economic, social, and environmental
  aspects.
Page 4
                     Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
      2              Bank Sulselbar



  DAFTAR ISI
  DAFTAR ISI                                                 4           TENTANG LAPORAN BERKELANJUTAN
                                                            		           ABOUT SUSTAINABLE REPORT
                                                                 5       Profil Laporan-Report Profile
                                                                 6       Periode dan Siklus Laporan-Reporting Period and Cycle
       1 Pejelasan Tema-Theme Explanation                        6       Standar Penyusunan Laporan-Report Preparation Standards
       2 Daftar Isi-Table of Contents                            7       Ruang Lingkup dan Batasan Topik (Boundary)-Scope and Topic Limitations (Boundary)
                                                                 9       Penetapan Topik Material dan Boundary-Determination of Material Topics and Boundaries
                                                                 10      Diagram Matriks Material-Material Matrix Diagram
                                                                 13      External Assurance dan Keandalan Laporan-External Assurance and Reliability of Reports
                                                                 13      Umpan Balik dan Kontak-Feedback and Contact



  STRATEGI KEBERLANJUTAN                     BANK SULSELBAR                            LAPORAN DEWAN KOMISARIS                     BOARD OF COMMISSIONERS
                                        15                                                                                   58
         BANK SULSELBAR                      SUSTAINABILITY STRATEGY                                                               REPORT
 Pemetaan Tujuan Pembangunan                 Mapping Sustainable                                          Laporan Direksi    62    Board of Directors' Report
                                        16
                  Berkelanjutan              Development Goals                                        Pernyataan Laporan           Sustainability Report Statement
   Keselarasan Operasional Bank              Alignment of Bank Operations with           Keberlanjutan Telah Ditinjau dan          Has Been Reviewed and
                                        18                                                                                   80
                  dengan SDGs                SDGs                                        Disetujui oleh Badan Tata Kelola          Approved by the Highest
             Kebijakan Keuangan              Sustainable Finance Policy                                          Tertinggi         Governance Body
                                        19
                    Berkelanjutan
          Rencana Aksi Keuangan              Sustainable Financial Action Plan                          TATAKELOLA                 SUSTAINABILITY
                                        20                                                                                   82
            Berkelanjutan (RAKB)             (RAKB)                                                  KEBERLANJUTAN                 GOVERNANCE
                     Tujuan RAKB        21   Purpose of RAKB                                    Komitmen dan Kebijakan       93    Commitments and Policies
           Kegiatan Keberlanjutan       22   Sustainability Activities                         Prinsip-Prinsip Tata Kelola   84    Governance Principles
Program Rencana Aksi Keuangan                Sustainable Finance Action Plan              Penanggung Jawab Keuangan                Responsible for Sustainable
                                        22                                                                                   85
                 Berkelanjutan               Program                                                    Berkelanjutan              Finance
          Pencapaian RAKB 2023          24   RAKB 2023 Achievements                          Struktur dan Komposisi Tata           Governance Structure and
                                                                                                                             86
         Tantangan dan Respons               Challenges and Responses                                            Kelola            Composition
      Terkait Penerapan Program         26   Related to Implementing                    Rapat Umum Pemegang Saham            87    General Meeting of Shareholders
                   Keberlanjutan             Sustainability Programs                                     Dewan Komisaris     91    Board of Commissioners
Sistem Evaluasi dan Pelaksanaan              Program Evaluation and                            Organ Pendukung Dewan               Supporting Organs of the Board of
                                        27                                                                                   93
                        Program              Implementation System                                          Komisaris              Commissioners
                                                                                               Dewan Pengawas Syariah        95    Sharia Supervisory Board
             IKHTISAR KINERJA                SUSTAINED PERFORMANCE                                                 Direksi   96    Board of Directors
                                        28
              BERKELANJUTAN                  OVERVIEW
                                                                                             Pengembangan Kompetensi               Sustainability Competency
          Ikhtisar Kinerja Ekonomi      28   Economic Performance Overview                                                   98
                                                                                                        Keberlanjutan              Development
      Ikhtisar Kinerja Lingkungan            Environmental Performance                 Penilaian Risiko dan Pengelolaan            Risk Assessment and Impact
                                        32
                                             Overview                                                Dampak Penerapan        100   Management of Sustainability
            Ikhtisar Kinerja Sosial     34   Social Performance Overview                                  Keberlanjutan            Implementation
                                                                                            Sistem Pengendalian Internal     102   Internal Control System
    PROFIL BANK SULSELBAR               36   BANK SULSELBAR PROFILE                                             Kode Etik    105   Code of Conducts
   Informasi Umum dan Identitas              General Information and Company                        Kebijakan Anti Fraud     106   Anti Fraud Policy
                                        37
                   Perusahaan                Identity                                         Anti Korupsi dan Gratifikasi   107   Anti Corruption and Gratification
           Sekilas Bank Sulselbar       38   Bank Sulselbar at a Glance                           Whistleblowing System      109   Whistleblowing System
Kronologis Perubahan Nama Bank               Chronology of Bank Name                     Penghargaan GCG Tahun 2023          113   GCG Award 2023
                                        40
                                             Changes
                                                                                       Pelibatan Pemangku Kepentingan        113   Stakeholder Involvement
          Visi, Misi, dan Nilai-nilai        Vision, Mission and Sustainability
                                        41
                     Keberlanjutan           Values
             Budaya Perusahaan          43   Company Culture                                MENJAGA PERTUMBUHAN                    MAINTAINING SUSTAINABLE
                                                                                                                             116
                                                                                                  BERKELANJUTAN                    GROWTH
     Makna Logo Bank Sulselbar               The Meaning of the Bank
                                        44
                                             Sulselbar Logo                                         Membangun Budaya               Building a Culture of Sustainability
                                                                                                                             117
                                                                                                         Keberlanjutan
                      Skala Usaha       45   Scale enterprises
                                                                                       Tinjauan Ekonomi dan Perbankan              Economic and Banking Review
             Demografi Karyawan         45   Employee Demographics                                                           119
                                                                                                           Tahun 2023              2023
   Komposisi Kepemilikan Saham          48   Composition of Share Ownership                Perekonomian dan Perbankan              South Sulawesi Economy and
                                                                                                                             120
   Wilayah Operasi dan Jaringan              Operation Area and Office                                       Sulselbar             Banking
                                        49
                         Kantor              Network                                         Strategi dan Kebijakan Bank     123   Bank Strategy and Policy
    Kegiatan Usaha, Produk dan               Business Activities, Products and               Kinerja Bank Sulselbar 2023     124   Bank Sulselbar Performance 2023
                        Layanan         50   Services, and
  Jasa, serta Pasar yang Dilayani            Markets Served                                       Distribusi Nilai Ekonomi   126   Distribution of Economic Value

                  Rantai Pasokan        53   Supply Chain                                Penyaluran Kredit Berkelanjutan     127   Sustainable Lending

     Penghargaan dan Sertifikasi        55   Awards and Certifications                    Penyaluran Kredit Berdasarkan            Lending Based on the Economic
                                                                                                                             128
                                                                                                        Sektor Ekonomi             Sector
    Keanggotaan dalam Asosiasi          56   Membership in the Association
                                                                                            Portofolio Berdasarkan Jenis           Lending Based on Portfolio
            Perubahan Signifikan        56   Significant Changes                                                             130
                                                                                                                  Kredit
Page 5
                                                                                                     Sustainability Report 2023
                                                                                                              Bank Sulselbar
                                                                                                                                                       3




  Penyaluran Kredit Berdasarkan            Lending Based on Region                   Pengembangan Produk dan               Sustainable Product and Service
                                     130                                                                             162
                        Wilayah                                                    Layanan Berkelanjutan di 2023           Development in 2023
   Nilai Ekonomi Langsung yang             Direct Economic Value Generated                Digitalisasi dan Inovasi   163   Digitalization and Innovation
                  Dihasilkan dan     131   and Distributed                          Inklusi dan Literasi Keuangan    166   Financial Inclusion and Literacy
                  Didistribusikan
                                                                                         Dukungan untuk UMKM         168   Support for MSMEs
Dampak Ekonomi Tidak Langsung        132   Indirect Economic Impact
                                                                                    Perlindungan Konsumen dan              Consumer Protection and
              Kredit untuk UMKM      133   Loan for MSMEs                                          Penanganan        170   Handling Customer Complaints
       Setoran Pajak dan Dividen     134   Tax and Dividend Deposits                          Keluhan Nasabah
   Implikasi Finansial, Risiko dan         Financial Implications, Risks, and       Privasi Data Pribadi Nasabah           Privacy of Customer Personal
                                                                                                                     171
 Peluang karena Perubahan Iklim      135   Opportunities Due to Climate                                                    Data
                                           Change                               Penanganan Pengaduan Nasabah         172   Handling Customer Complaints
Kewajiban atas Program Pensiun             Obligations for Defined Benefit              Penyelesaian Pengaduan             Resolving Customer Complaints
                       Manfaat             Pension Plans and OtherPension                                            173
                                     136                                                   Nasabah Tahun 2023              in 2023
     Pasti dan Program Pensiun             Plans
                       Lainnya                                                     Penghargaan Produk dan Jasa             Product and Service Awards and
                                                                                                                     174
                                                                                                 serta Layanan             Services
  Bantuan Modal dari Pemerintah            Capital Assistance from the
                                     137
                                           Government                                Survei Kepuasan Pelanggan       174   Customer Satisfaction Survey

            Restrukturisasi Kredit   137   Credit Restructuring                            Pernyataan Tidak Ada            Statement of No Violation of Rules
                                                                                  Pelanggaran Aturan dan Produk      176   and Recalled Products
                                                                                                    yang Ditarik
              PENGUNGKAPAN                 TAX DISCLOSURE
                                     139
                 PERPAJAKAN
                                                                                      MENGEMBANGKAN SDM                    DEVELOPING SUSTAINABLE
      Strategi Pajak Perusahaan      139   Corporate Tax Strategy                                                    177
                                                                                          BERKELANJUTAN                    HUMAN RESOURCES
  Tata Kelola, Pengontrolan, dan           Governance, Control and Tax Risk              Kesetaraan Gender dan             Gender Equality and Employment
                                     140                                                                             179
        Manajemen Risiko Pajak             Management                                         Kesempatan Kerja             Opportunities
        Keterlibatan Pemangku              Stakeholder Engagement and                       Rekrutmen yang Adil      180   Fair Recruitment
   Kepentingan dan Pengelolaan             Management of Tax-Related
     Kepedulian yang Berkaitan
                                     142
                                           Concerns                                   Tingkat Turnover Karyawan      181   Employee Turnover Rate
                  dengan Pajak                                                         Kepatuhan Terhadap Upah             Compliance with Minimum Wages
                                                                                                                     182
Penerapan Pajak PPN atas AYDA              The application of VAT tax on                               Minimum
  sesuai dengan PMK Nomor 41         143   AYDA is by PMK Number 41 of             Peningkatan Kompetensi SDM        183   Increasing HR Competency
                   tahun 2023              2023                                   Remunerasi dan Kesejahteraan             Remuneration and Employee
                                                                                                                     184
                                                                                                     Karyawan              Welfare
KINERJA LINGKUNGAN HIDUP                   ENVIRONMENTAL                           Program Pensiun dan Jaminan             Pension and Old Age Security
                                     147                                                                             184
                                           PERFORMANCE                                                 Hari Tua            Program
          Komitmen Melestarikan            Commitment to Preserve the              Pekerja Anak dan Praktik Kerja          Child Labor and Forced Labor
                                     148                                                                             186
                    Lingkungan             Environment                                                     Paksa           Practices
  Kredit Berwawasan Lingkungan       149   Environmentally Friendly Loan           Praktik Pemenuhan Hak Asasi             Practices for Fulfilling Human
                                                                                                                     187
 Operasional Ramah Lingkungan              Environmentally Friendly                                   Manusia              Rights
                                     150                                                     Hubungan Industrial           Industrial relations
                                           Operations                                                                188
               Pemakaian Kertas      152   Paper Usage                               Keselamatan dan Kesehatan             Occupational Health and Safety
                                                                                                                     189
                Konsumsi Energi      153   Energy Consumption                                        Kerja (K3)            (OHS)

                    Konsumsi Air     155   Water Consumption                    Kecelakaan Kerja dan Pengaduan             Work Accidents and Employment
                                                                                                                     191
                                                                                                Ketenagakerjaan            Complaints
               Pengelolaan Emisi     156   Emission Management
  Pengolahan Limbah dan Efluen       157   Waste and Effluent Treatment
                                                                                              PEMBERDAYAAN                 SUSTAINABLE COMMUNITY
        Keanekaragaman Hayati        157   Biodiversity                                         MASYARAKAT           192   EMPOWERMENT
Kepatuhan dan Biaya Lingkungan             Compliance and Environmental                      BERKELANJUTAN
                                     158
                                           Costs                                       Komitmen Pemberdayaan         193   Empowerment Commitment
                                                                                           Program dan Kegiatan      193   Programs and Activities
          TANGGUNG JAWAB                   ONGOING PRODUCT AND                           Anggaran Program CSR        196   CSR Program Budget
       PRODUK DAN LAYANAN            159   SERVICE RESPONSIBILITY
           BERKELANJUTAN                                                                  Pengaduan Masyarakat       198   Public Complaints

 Komitmen Layanan atas Produk/             Service Commitment for                           Lembar Umpan Balik       199   Feedback Sheet
                                     160                                        Indeks POJK, SEOJK dan Standar             POJK Index, SEOJK and GRI
                   Jasa Setara             Equivalent Products/Services                                              200
                                                                                                          GRI              Standards
Page 6
              Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
    4         Bank Sulselbar
[GRI 2-2; 2-3; 2-4; 25]

TENTANG LAPORAN BERKELANJUTAN
ABOUT SUSTAINABLE REPORTING




01
Page 7
                                                                              Sustainability Report 2023
                                                                                       Bank Sulselbar
                                                                                                                      5




[GRI 2-2]
Profil Laporan
Report Profile
Bank Sulselbar telah menerbitkan Laporan Keberlanjutan        Bank Sulselbar has been publishing Sustainability Reports
secara suka rela sejak tahun 2015. Dengan menerbitkan         voluntarily since 2015. By publishing Sustainability
Laporan Keberlanjutan secara rutin, Bank Sulselbar            Reports regularly, Bank Sulselbar confirms its commitment
menegaskan komitmennya terhadap penerapan prinsip-            to implementing sustainability principles by providing
prinsip keberlanjutan dengan menyediakan informasi            transparent and relevant information to all Bank Sulselbar
yang transparan dan relevan kepada seluruh pemangku           stakeholders.
kepentingan (stakeholders) Bank Sulselbar.

Laporan Keberlanjutan yang dibuat merupakan laporan           The Sustainability Report prepared is a separate report
terpisah dari Laporan Tahunan Bank, di mana tahun 2023        from the Bank’s Annual Report, where 2023 will be the 9th
ini menjadi tahun pelaporan ke-9 sejak tahun 2015. Namun,     reporting year since 2015. However, if it refers to mandatory
jika mengacu pada mandatori kewajiban pelaporan sejak         reporting obligations since the enactment of Financial
berlakunya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)            Services Authority Regulation (POJK) No.51/POJK.
No.51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan                 03/2017 concerning the Implementation of Sustainable
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan         Finance for Financial Services Institutions, Issuers, and
Perusahaan Publik, maka laporan ini menjadi laporan ke-4      Public Companies, this report is the 4th report since the
sejak mandatori dikeluarkan OJK. Laporan ini terbit setiap    OJK issued the mandate. This report is published annually
tahun dengan laporan sebelumnya terbit pada April 2023.       with the previous report published in April 2023.

Laporan ini merupakan komitmen dan kepatuhan                  This report represents the Company’s commitment and
Perseroan terhadap berbagai regulasi. Di antaranya            compliance with various regulations. These include the
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No.16/            Financial Services Authority (SEOJK) Circular Letter
SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan          No.16/SEOJK.04/2021 concerning the Form and Content
Emiten atau Perusahaan Publik. Surat Edaran tersebut          of Annual Reports of Issuers or Public Companies. This
mengatur tentang kewajiban Perusahaan menyertakan             Circular regulates the Company’s obligation to include a
laporan mengenai anggung jawab Lingkungan, Sosial,            report regarding Environmental, Social, and Governance
dan Tata Kelola (LST) dalam Laporan Tahunan atau dalam        (ESG) responsibilities in the Annual Report or a separate
sebuah laporan terpisah. Selain itu, penerbitan laporan       report. Apart from that, the publication of this report is also
ini juga menjadi implementasi kepatuhan terhadap POJK         an implementation of compliance with POJK No.51/2017.
No.51/2017.

Penyusunan Laporan Keberlanjutan ini juga menjadi salah       The preparation of this Sustainability Report is also a form
satu wujud penerapan prinsip keuangan berkelanjutan,          of application of the principles of sustainable finance,
yakni prinsip transparansi. Selain itu juga merupakan salah   namely the principle of transparency. Apart from that, it is
satu wujud strategi komunikasi Bank Sulselbar dalam           also a form of Bank Sulselbar’s communication strategy
membangun komunikasi eksternal. Laporan Keberlanjutan         in building external communications. The Sustainability
dibuat sebagai respons atas kebutuhan informasi               Report was created in response to the information needs
pemangku kepentingan khususnya pemangku kepentingan           of stakeholders, especially external stakeholders regarding
eksternal atas strategi keberlanjutan dan pengelolaan         sustainability strategies and sustainability risk management
risiko keberlanjutan yang mencakup aspek ekonomi, aspek       which includes economic aspects, social aspects, and
sosial, dan aspek lingkungan, serta penerapan tata kelola     environmental aspects, as well as the implementation of
yang dilakukan Bank Sulselbar sepanjang tahun 2023 yang       governance carried out by Bank Sulselbar throughout 2023
selaras dengan prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan.        which is in line with the principles sustainable finance.
Page 8
              Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
    6         Bank Sulselbar




Proses penyusunan Laporan Keberlanjutan Bank                  The process of preparing the Bank Sulselbar Sustainability
Sulselbar dilakukan dengan dukungan dan persetujuan           Report was carried out with the support and approval of the
dari Dewan Komisaris dan Direksi, termasuk persetujuan        Board of Commissioners and Directors, including approval
dalam penetapan topik material. Dalam pelaksanaannya,         in determining material topics. In its implementation, the
penerbitan Laporan Keberlanjutan didelegasikan kepada         publication of the Sustainability Report is delegated to
Divisi Corporate Secretary (Corsec). Laporan disusun          the Corporate Secretary Division (Corsec). Reports are
sesuai dengan standar dan best practice yang berlaku,         prepared by applicable standards and best practices,
dengan memastikan bahwa seluruh topik material penting        ensuring that all important material topics are covered.
telah dicakup.

Laporan Keberlanjutan Bank Sulselbar Tahun 2023               The 2023 Bank Sulselbar Sustainability Report carries the
mengusung tema “Aksi Lokal Menuju Global yang                 theme “Local Action Towards Global Sustainability The
Berkelanjutan”. Tema dipilih, karena Bank Sulselbar           theme was chosen because Bank Sulselbar is determined
bertekad memperkuat dan mempercepat pertumbuhan               to strengthen and accelerate the Bank’s sustainable
bisnis berkelanjutan Bank dengan inisiatif dan pendekatan     business growth with collaborative and inclusive initiatives
kolaboratif dan inklusif melalui kerja sama transformasi      and approaches through digital transformation and
dan inovasi digital dengan berbagai pihak, baik pemerintah    innovation collaboration with various parties, including
daerah, swasta, dan masyarakat untuk bersama-sama             local government, the private sector, and the community, to
mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.                    jointly achieve sustainable development goals.

[2-3]
Periode dan Siklus Laporan
Reporting Period and Cycle
Laporan Berkelanjutan ini mengungkapkan kinerja dan           This Sustainability Report reveals the performance and
dampak keberlanjutan Bank Sulselbar baik di Kantor            impact of Bank Sulselbar’s sustainability both at the Head
Pusat maupun Kantor Cabang di seluruh Indonesia dalam         Office and Branch Offices throughout Indonesia within one
kurun waktu satu tahun, yakni pada 1 Januari hingga 31        year, namely from 1 January to 31 December 2023. By
Desember 2023. Sesuai prinsip pelaporan yang baik, data       the principles of good reporting, the data and information
dan informasi yang ada dalam laporan ini telah tersaji        contained in this report have been presented accurately
secara akurat dengan penjelasan dan perbandingan,             with explanations and comparisons, including if there are
termasuk jika ada perubahan data dan informasi dari           changes to data and information from the previous year’s
laporan tahun sebelumnya.                                     report.

[GRI 2-4]

Standar Penyusunan Laporan
Report Preparation Standards
Penyusunan laporan merujuk pada Standar Pedoman               The preparation of the report refers to the Sustainability
Pelaporan Keberlanjutan yang mengadopsi Standar GRI           Reporting Guidance Standards which adopt the GRI
(GRI Standards) yang dikeluarkan oleh Global Sustainibility   Standards issued by the Global Sustainability Standards
Standards Board (GSBB). Mengacu pada pilihan yang             Board (GSBB). Referring to the options provided in the
disediakan dalam Standar GRI, yakni Pilihan Inti dan          GRI Standards, namely Core Options and Comprehensive
Pilihan Komprehensif, laporan ini telah disiapkan sesuai      Options, this report has been prepared by the GRI
dengan Standar GRI: Pilihan “Core/Inti”. Di samping itu,      Standards: “Core” Options. In addition, as a Financial
sebagai Lembaga Jasa Keuangan (LJK), laporan ini              Services Institution (LJK), this report was prepared
disusun berdasarkan POJK No.51/POJK.03/2017 tentang           based on POJK No.51/POJK.03/2017 concerning the
Penerapan Keuangan Berkelanjutan Bagi Lembaga Jasa            Implementation of Sustainable Finance for Financial
Page 9
                                                                               Sustainability Report 2023
                                                                                        Bank Sulselbar
                                                                                                                       7




Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik serta Surat            Services Institutions, Issuers, and Public Companies as well
Edaran OJK No.16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi          as OJK Circular Letter No.16/SEOJK. 04/2021 concerning
Laporan Tahunan Emiten dan Perusahaan Publik.                  the Form and Content of Annual Reports of Issuers and
                                                               Public Companies.
Pada laporan ini, terdapat beberapa penyajian ulang            In this report, there are several restatements of information
informasi yang bersifat memperbaiki laporan tahun-             that improve previous years’ reports. Among other things,
tahun sebelumnya. Antara lain, pilihan Topik Materialitas      the choice of Materiality Topic and the amount of Economic
dan jumlah dari Nilai Ekonomi yang Dihasilkan dan Nilai        Value Generated and Economic Value Distributed. Bank
Ekonomi yang Didistribusikan. Bank Sulselbar berusaha          Sulselbar strives to convey all information about Material
menyampaikan semua informasi tentang Topik Material            Topics as determined by all report preparation guidelines.
seperti yang ditentukan oleh semua panduan penyusunan
laporan.

Data kuantitatif dalam laporan disajikan menggunakan           Quantitative data in the report is presented using the
prinsip daya banding (comparability) minimal dalam 3 (tiga)    principle of comparability for a minimum of 3 (three)
tahun berturut-turut. Dengan demikian, pengguna laporan        consecutive years. In this way, report users and the public
dan publik dapat melakukan analisis tren ihwal kinerja         can carry out trend analysis regarding the Company’s
Perusahaan. Seluruh data keuangan dalam laporan ini            performance. All financial data in this report uses Rupiah
menggunakan nominasi Rupiah kecuali diindikasikan lain.        denominations unless otherwise indicated. The use of the
Penggunaan kata “Bank Sulselbar”, “Bank”, “Perusahaan”,        words “Bank Sulselbar”, “Bank”, “Company”, “Company”,
“Perseroan”, dan “Kami” menunjuk pada PT Bank Sulselbar.       and “We” refers to PT Bank Sulselbar.

Data keuangan merujuk pada Laporan Tahunan Perseroan           Financial data refers to the Company’s Annual Report
yang sudah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik. Laporan         which has been audited by the Public Accounting Firm.
dibuat dalam dua bahasa, yakni Bahasa Indonesia dan            Reports are made in two languages, namely Indonesian
Bahasa Inggris. Untuk menghemat kertas, Kami mencetak          and English. To save paper, we print this report in limited
laporan ini dalam jumlah terbatas dengan versi digital dapat   quantities with a digital version that can be downloaded via
diunduh melalui situs resmi Perusahaan di alamat http://       the Company’s official website at http://www.banksulselbar.
www.banksulselbar.co.id.                                       co.id.

Semua informasi yang terpenuhi dalam laporan ini ditandai      All information provided in this report is indicated by the
dengan pencantuman angka pengungkapan Standar                  inclusion of the GRI Standards disclosure number at the
GRI di belakang kalimat atau alinea yang relevan. Untuk        back of the relevant sentence or paragraph. To make
memudahkan pembaca menemukan informasi sesuai                  it easier for readers to find information according to
rujukan, kami menyertakan penanda khusus berupa angka          references, we have included special markers in the form
dan huruf sesuai panduan. Data lengkap kecocokan isi           of numbers and letters according to the guide. Complete
laporan dengan Indeks Standar GRI disajikan di bagian          data on the suitability of the report contents with the GRI
belakang laporan ini, dimulai pada halaman 200.                Standard Index is presented at the back of this report,
                                                               starting on page 200.
[GRI 3-1; 3-3]
Ruang Lingkup dan Batasan Topik (Boundary)
Scope and Topic Limitations (Boundary)
Laporan Keberlanjutan ini menyajikan kinerja non finansial     This Sustainability Report presents the Bank’s non-financial
Bank di bidang lingkungan, sosial, dan tata kelola dalam       performance in the environmental, social, and governance
lingkup usaha Bank Sulselbar yang kami pertimbangkan           areas within the scope of Bank Sulselbar’s business which
material untuk dilaporkan kepada pemangku kepentingan          we consider material to report to stakeholders and the public.
dan masyarakat. Untuk menentukan Topik Material, Bank          To determine Material Topics, Bank Sulselbar applies GRI
Sulselbar menerapkan prinsip-prinsip GRI Standard dan          Standard principles and parameters by the requirements
Page 10
              Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   8          Bank Sulselbar




parameter yang sesuai dengan persyaratan POJK No.51/          of POJK No.51/POJK.03/2017, namely Content Principles
POJK.03/2017, yakni Prinsip Isi dan Prinsip Kualitas.         and Quality Principles.

Prinsip Isi                                                   Content Principle
Dalam menentukan isi laporan dan batasan topik, terdapat      In determining the report content and topic boundaries,
4 (empat) prinsip isi yang menjadi pertimbangan:              there are 4 (four) content principles that are taken into
                                                              consideration:
1. Inklusivitas Pemangku Kepentingan (Stakeholders            1. Stakeholder Inclusiveness
   Inclusiveness)                                                 The stakeholder involvement factor is one of the
   Faktor keterlibatan pemangku kepentingan merupakan             indicators for assessing the Bank’s sustainability.
   salah satu indikator penilaian keberlanjutan Bank.             The stakeholder inclusiveness identification process
   Proses identifikasi inklusivitas pemangku kepentingan          includes the interests of each party in the Bank’s
   meliputi kepentingan masing-masing pihak dengan                business activities. Stakeholders are involved in
   kegiatan usaha Bank. Pemangku kepentingan terlibat             determining opinions on the importance of issues that
   dalam menentukan pendapat atas pentingnya isu yang             need to be addressed in the report.
   perlu disampaikan dalam laporan.

2. Konteks Keberlanjutan (Sustainablity Context)              2. Sustainability Context
   Laporan disusun menyuaikan dengan strategi Bank di            The report is prepared by the Bank’s strategy for the
   tahun berjalan dan sejalan dengan konteks keuangan            current year and in line with the sustainable financial
   berkelanjutan yang meliputi kinerja Bank dilihat dari         context which includes the Bank’s performance from
   aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial.                        economic, environmental, and social aspects.

3. Materialitas (Materiality)                                 3. Materiality
   Aspek materialitas berkenaan dengan dampak ekonomi,           The materiality aspect concerns the economic,
   lingkungan, dan sosial yang disebabkan oleh kegiatan          environmental, and social impacts caused by the Bank’s
   usaha Bank dan signifikan dalam evaluasi dan penilaian        business activities and is significant in stakeholder
   pemangku kepentingan. Topik material merupakan                evaluation and assessment. Material topics are the
   topik utama yang digunakan dalam menyusun laporan             main topics used in preparing this report.
   ini.

4. Kelengkapan (Completeness)                                 4. Completeness
   Aspek kelengkapan berkenaan dengan pengungkapan               The completeness aspect concerns the disclosure of all
   semua aspek berkelanjutan yang material, sehingga             material sustainability aspects so that stakeholders can
   pemangku kepentingan dapat mengevaluasi nilai                 evaluate the Bank’s sustainability value. Information is
   keberlanjutan Bank. Informasi disajikan dalam narasi          presented in narratives and figures as qualitative and
   dan angka sebagai informasi kualitatif dan kuantitatif        quantitative information to provide completeness for
   untuk memberikan kelengkapan bagi pembaca.                    readers.

Prinsip Kualitas                                              Quality Principles
Dalam menyusun Laporan ini, Bank Sulselbar berpatokan         In preparing this report, Bank Sulselbar is based on quality
pada prinsip kualitas yang meliputi:                          principles which include:
1. Keseimbangan: Laporan mencerminkan aspek-aspek             1. Balance: The report reflects the positive and negative
   positif dan negatif dari kinerja Bank. Informasi terkait       aspects of the Bank’s performance. Information related
   capaian dan prestasi serta tantangan disampaikan               to achievements and challenges is conveyed by the
   sesuai dengan kondisi Bank.                                    Bank’s conditions.
2. Komparabilitas: Laporan berisi kinerja ekonomi,            2. Comparability: The report contains economic,
   lingkungan, dan sosial pada tahun pelaporan beserta            environmental, and social performance in the reporting
Page 11
                                                                              Sustainability Report 2023
                                                                                       Bank Sulselbar
                                                                                                                     9




     tahun-tahun sebelumnya agar pemangku kepentingan            year and previous years so that stakeholders can
     dapat membandingkan kinerja yang ada.                       compare existing performance.
3.   Akurasi: Laporan disampaikan secara akurat dan           3. Accuracy: Reports are submitted accurately and in detail
     terperinci, sehingga pemangku kepentingan bisa              so that stakeholders can assess existing performance.
     menilai kinerja yang ada. Angka dan informasi telah         Figures and information have been checked internally
     diperiksa secara internal perusahaan sehingga diyakini      by the company so they are guaranteed to be accurate.
     akurasinya.
4.   Ketepatan waktu: Laporan disusun secara teratur          4. Punctuality: Reports are prepared regularly according
     sesuai jadwal yang ditetapkan. Laporan disajikan            to a set schedule. The report is presented together with
     bersama dengan Laporan Tahunan sebagai materi               the Annual Report as discussion material at the General
     diskusi dalam Rapat Umum Pemegang Saham.                    Meeting of Shareholders.
5.   Kejelasan: Laporan memuat kinerja ekonomi,               5. Clarity: The report contains economic, environmental,
     lingkungan, dan sosial dengan pemaparan informasi           and social performance with clear and easy to
     yang jelas dan mudah dipahami.                              understand information.
6.   Keandalan: Laporan berisi kinerja ekonomi, lingkungan    6. Reliability:    The      report   contains    economic,
     dan sosial yang kebenarannya dapat diuji. Data dan          environmental, and social performance whose veracity
     informasi yang tersaji berasal dari sumber daya yang        can be tested. The data and information presented
     sudah disetujui dan diverifikasi oleh pihak berwenang.      come from resources that have been approved and
                                                                 verified by the authorities.
[GRI 3-1; 3-3]

Penetapan Topik Material dan Boundary
Determination of Material Topics and Boundaries

Proses penetapan topik material merupakan langkah             The process of determining material topics is an important
penting dalam penyusunan Laporan Keberlanjutan                step in preparing a Company Sustainability Report. In
Perseoran. Dalam menetapkan topik material dan batasan        determining material topics and report boundaries, Bank
laporan, Bank Sulselbar menggunakan 4 (empat) langkah         Sulselbar uses the 4 (four) steps required by GRI, namely:
yang disyaratkan oleh GRI, yaitu:
1. Langkah Identifikasi: Mengidentifikasikan topik-            1. Identification Steps: Identify material/important topics
   topik yang material/penting dan menetapkan batasan            and set boundaries.
   (boundary).
2. Langkah Prioritasi: Membuat prioritas atas topik-topik     2. Prioritization Steps: Prioritize the topics identified in
   yang telah diidentifikasi pada langkah sebelumnya.             the previous step.
3. Langkah Validasi: Melakukan validasi atas topik-topik      3. Validation Steps: Validate these material topics
   material tersebut
4. Langkah Tinjauan/Review: Melakukan tinjauan                4. Review/Review Steps: Conduct a review or review of
   atau reviu atas laporan setelah diterbitkan guna              the report after it is published to improve the quality of
   meningkatkan kualitas laporan tahun berikutnya.               the following year’s report.

Penentuan topik material dalam laporan ini, seperti           The determination of material topics in this report, as
disebutkan dalam Standar GRI, adalah topik-topik yang         stated in the GRI Standards, are topics that Bank Sulslebar
telah Bank Sulslebar prioritaskan untuk dicantumkan dalam     has prioritized for inclusion in the report. The dimensions
laporan. Dimensi yang digunakan untuk menentukan topik        used to determine priority topics include impacts on the
prioritas, antara lain dampak bagi ekonomi, sosial, dan       economy, society, and environment, including positive
lingkungan termasuk di dalamnya yang bernilai positif.        ones. In determining and determining material topics
Dalam menentukan dan menetapkan topik material dan            and boundaries, we pay attention to issues that have a
boundary, Kami memperhatikan isu-isu yang berpengaruh         significant impact on the Bank and all stakeholders.
signifikan bagi Bank dan seluruh pemangku kepentingan.
                                                              Therefore, in the process of determining the topics included
Karena itu, dalam proses menentukan topik-topik yang
Page 12
              Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   10         Bank Sulselbar


masuk dalam laporan, Bank Sulselbar melakukan                                              in the report, Bank Sulselbar conducted a material impact
kajian dampak material dengan membentuk Grup                                               study by forming an Internal Discussion Group to discuss
Diskusi Internal guna membahas dampak operasional                                          operational impacts on key stakeholders. The Bank also
terhadap para pemangku kepentingan utama. Bank juga                                        considers input from various parties, both internal and
mempertimbangkan masukan dari berbagai pihak baik                                          external, through strategic communication with related
internal maupun eksternal melalui komunikasi strategis                                     parties, including customers and communities around
dengan pihak terkait termasuk nasabah dan masyarakat                                       operations.
sekitar operasional.

Alur Penentuan Isi Laporan                                                                 Flow of Determining Report Contents




               Topik                      Aspek                         Pengungkapan Pendekatan Manajemen                          Indikator

               Topic                      Aspect                         Disclosure of Management Approaches                       Indicator



                   Step       Identifikasi                     Step         Prioritas                     Step         Validasi
                    1        Identifikation                     2           Priority                       3          Validation


                       Kontek Keberlanjutan                              Materialitas                             Kelengkapan
                        Sustainability Context                            Materiality                             Completeness


                                                          Perlibatan Pemangku Kepentingan
                                                              Greator Involvement of Stakeholders


                                                                       Review           Step
                                                                       Reviews           4


                                   Kontek Keberlanjutan                                 Perlibatan Pemangku Kepentingan
                                     Sustainability Context                              Greator Involvement of Stakeholders




Hasil dari diskusi tersebut yang berisi sejumlah topik
material, oleh Bank Sulselbar dilakukan uji materialitas                                   As a result of the discussion, which contained several
terhadap topik-topik material tersebut dan dipertimbangkan                                 material topics, Bank Sulselbar carried out a materiality
mana yang layak disampaikan dalam laporan termasuk                                         test on these material topics and considered which ones
boundary-nya.       Untuk     menentukan       tingkat/bobot                               were appropriate to convey in the report, including the
kepentingan atau dampak dari topik-topik material yang                                     boundaries. To determine the level/weight of importance or
telah dipilih, Bank membagi topik-topik material pada                                      impact of the selected material topics, the Bank divides the
kategori “tinggi/high”, “sedang/medium”, dan “rendah/low”                                  material topics into “high”, “medium/medium”, and “low/low”
yang digambarkan dalam Diagram Matrik Materialitas.                                        categories as depicted in the Materiality Matrix Diagram.

[GRI 3-2]

Diagram Matriks Material
Material Matrix Diagram

Sebagai hasil akhir dalam proses penentuan topik material
dan boundary, Bank Sulselbar telah mengidentifikasi dan                                    As the final result in the process of determining material
menentukan 17 (tujuh belas) isu atau topik keberlanjutan                                   and boundary topics, Bank Sulselbar has identified and
yang material. Topik material dalam laporan ini bertambah                                  determined 17 (seventeen) material sustainability issues or
2 (dua) topik yakni Pajak dan Pengelolaan Emisi Karbon,                                    topics. The material topics in this report increased by 2 (two)
serta berkurang 1 (satu) topik yakni Keberadaan Pasar.                                     topics, namely Tax and Carbon Emission Management,
Topik material yang dipilih untuk masuk dalam Laporan                                      and decreased by 1 (one) topic, namely Market Existence.
Keberlanjutan Bank Sulselbar Tahun 2023 menyesuaikan                                       The material topics chosen to be included in the 2023 Bank
dengan situasi dan kondisi maupun aturan terbaru. Ke-17                                    Sulselbar Sustainability Report adapt to the situation and
topik material itu adalah:                                                                 conditions as well as the latest regulations. The 17 material
                                                                                           topics are:
Page 13
                                                                                   Sustainability Report 2023
                                                                                            Bank Sulselbar
                                                                                                                           11




                                                                  1. Kinerja Ekonomi
                                                                  2. Investasi Infrastruktur dan Dukungan
                                                                      Layanan
                                                                  3. Dampak Ekonomi Tidak Langsung
                                                                  4. Anti Korupsi
                                                                  5. Pajak
                                                                  6. Material
                                                                  7. Energi
                                                                  8. Air dan Efluen
                                                                  9. Pengelolaan Emisi Karbon
                                                                  10. Kepatuhan Lingkungan
                                                                  11. Ketenagakerjaan
                                                                  12. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
                                                                  13. Pendidikan dan Pelatihan
                                                                  14. Keanekaragaman dan Kesempatan Setara
                                                                  15. Pemasaran dan Label Produk
                                                                  16. Privasi Pelanggan
                                                                  17. Pemberdayaan Masyarakat Lokal
                    1. Economic Performance
                    2. Infrastructure Investment and Service Support
                    3. Indirect Economic Impact
                    4. Anti-Corruption
                    5. Taxes
                    6. Materials
                    7. Energy
                    8. Water and Effluent
                    9. Carbon Emission Management
                    10. Environmental Compliance
                    11. Employment
                    12. Occupational Safety and Health (K3)
                    13. Education and Training
                    14. Diversity and Equal Opportunity
                    15. Marketing and Product Labeling
                    16. Customer Privacy
                    17. Local Community Empowerment




Berdasakan hasil uji materialitas, diperoleh 9 (sembilan)          Based on the results of the materiality test, 9 (nine) material
topik material yang mendapat peringkat tinggi/sangat tinggi        topics were obtained that received high/very high ratings
bagi Bank dan pemangku kepentingan, yaitu:                         from the Bank and stakeholders, namely:

Diagram Matrik Materialitas                                        Materiality Matrix Diagram



         High
                                                                                                              Dampak
         Medium                                                                                          ke pemangku
                                                                                                   1      Kepentingan
         Low                                                                                  2
                                                                                                             Impact on
                                                                                                   3      Stakeholders
                                                                                         8
                                                                  12                          10
     Dampak ke                                                                       9
                                                     13
     Kepentingan                                                                         11
     Perusahaan                                                         4
     Impact on                                                5
                                                          6
     Company                                     7
     Interest
Page 14
                   Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  12               Bank Sulselbar




                                                            Sementara itu, 8 (delapan)
           High                                             topik material yang lain
           1.  Kinerja Ekonomi                              mendapat skor sedang/                                Low : tidak ada
           2.  Investasi Infrastruktur dan                  medium, yaitu:                                                There aren’t any
               Dukungan Layanan
                                                            Meanwhile, 8 (eight) other
           4. Anti Korupsi
           5. Pajak                                         material topics received
           11. Ketenagakerjaan                              medium scores, namely:
           13. Pendidikan dan Pelatihan
           14. Keanekaragaman dan                           Medium
               Kesempatan Setara                            3.   Dampak Ekonomi Tidak
           16. Privasi Pelanggan                                 Langsung
           17. Pemberdayaan Masyarakat                      6. Material
               Lokal                                        7. Energi
           1. Economic Performance                          8. Air dan Efluen
           2. Infrastructure Investment and                 9. Pengelolaan Emisi Karbon
               Service Support                              10. Kepatuhan Lingkungan
           4. Anti-Corruption                               11. Keselamatan dan Kesehatan
           5. Taxes                                              Kerja (K3)
           11. Employment                                   12. Pemasaran dan Label Produk
           13. Education and Training                       3. Indirect Economic Impact
           14. Diversity and Equal                          6. Materials
               Opportunity                                  7. Energy
           16. Customer Privacy                             8. Water and Effluent
           17. Local Community                              9. Carbon Emission Management
               Empowerment                                  10. Environmental Compliance
                                                            11. Occupational Health and Safety
                                                                (OHS)
                                                            12. Marketing and Product Labeling




Daftar Topik Material dan Boundary 2022                                        List of Material and Boundary Topics 2022
Topik Material dan Boundary tahun 2022 disajikan dalam                         Material and Boundary topics for 2022 are presented in the
tabel berikut:                                                                 following table:


                                                                                                          Batasan Topik
                                                                                                                                    Reason for This Topic
  Topik Material [102-47]           Nomor Pengungkapan           Alasan Topik Ini Material
                                                                                                      Di Dalam       Di Luar              Material
                                                                                                        Bank          Bank
Topik Ekonomi/ Economics Topic
Kinerja Ekonomi                    GRI 201-1, GRI 201-2, Berdampak signifikan bagi pemangku √                    √               Significant      impact    for
                                   GRI 201-3, GRI 201-4  kepentingan                                                             stakeholders
Investasi Infrastruktur      dan GRI 203-1                Berdampak signifikan bagi pemangku √                   √               Significant      impact    for
Dukungan Layanan                                          kepentingan                                                            stakeholders
Dampak          Ekonomi    Tidak GRI 203-1, GRI 203-2     Berdampak signifikan bagi pemangku √                   √               Significant      impact    for
Langsung                                                  kepentingan                                                            stakeholders
Anti Korupsi                       GRI 205-1, GRI 205-2, Berdampak            signifikan         bagi √          √               Significant impact    on   the
                                   GRI 205-3             pembangunan                                                             development
Pajak                              GRI 207-1, GRI 2017-2, Berdampak           signifikan         bagi √          √               Significant impact    on   the
                                   GRI 207-3              pembangunan                                                            development
Topik Lingkungan/ Environmental Topics
Material                           GRI 301-1              Berdampak           signifikan         bagi √          √               Significant      impact    on
                                                          keberlanjutan                                                          sustainability
Energi                             GRI 302-1, GRI 302-4   Berdampak           signifikan         bagi √          √               Significant      impact    on
                                                          keberlanjutan                                                          sustainability
Pengelolaan Emisi Karbon           GRI 305-5, GRI 305-6   Berdampak           signifikan         bagi √          √               Significant      impact    on
                                                          keberlanjutan                                                          sustainability
Air dan Efluen                     GRI 303-1, GRI 303-5   Berdampak           signifikan         bagi √          √               Significant      impact    on
                                                          keberlanjutan                                                          sustainability
Kepatuhan Lingkungan               GRI 307-1, GRI 419-1   Bentuk Kepatuhan Terhadap Peraturan √                  √               Forms of Compliance with
                                                                                                                                 Regulations
Topik Sosial/ Social Topic
Ketenagakerjaan                    GRI 401-1, GRI 401-2, Berdampak signifikan bagi pegawai           √           -               Significant      impact    on
                                   GRI 401-3, GRI 405-1,                                                                         employees
                                   GRI 405-2, GRI 407-1,
                                   GRI 408-1, GRI 409-1
Keselamatan dan Kesehatan GRI 403-1, GRI 403-2, Berdampak signifikan bagi pegawai                    √           -               Significant      impact    on
Kerja (K3)                GRI 403-3, GRI 403-4,                                                                                  employees
                          GRI 403-5, GRI 403-6,
                          GRI 403-7
Page 15
                                                                                             Sustainability Report 2023
                                                                                                      Bank Sulselbar
                                                                                                                                             13




                                                                                                     Batasan Topik
                                                                                                                              Reason for This Topic
   Topik Material [102-47]      Nomor Pengungkapan          Alasan Topik Ini Material
                                                                                                  Di Dalam       Di Luar            Material
                                                                                                    Bank          Bank

Pelatihan dan Pendidikan       GRI 403-3, GRI 404-1, Berdampak signifikan bagi pegawai        √              -             Significant    impact       on
                               GRI 404,2, GRI 404-3                                                                        employees
Keanekaragaman             dan GRI 405-1, GRI 405-2   Berdampak signifikan bagi pegawai       √              -             Significant    impact      on
Kesempatan Setara                                                                                                          employees
Pemasaran dan Label Produk GRI 417-1, GRI 417-2, Berdampak signifikan bagi nasabah            -              √             Significant    impact      on
                           GRI 417-3                                                                                       customers
Privasi Pelanggan              GRI 418-1              Berdampak signifikan bagi pemangku -                   √             Significant    impact      for
                                                      kepentingan                                                          stakeholders
Masyarakat Lokal               GRI 413-1, GRI 413-2   Berdampak signifikan bagi masyarakat    -              √             Significant impact on society



[GRI 2-5] [G.1.]
External Assurance dan Keandalan Laporan
External Assurance and Reliability of Reports

Pada penyusunan Laporan Berkelanjutan Tahun 2023,                       In preparing the 2023 Sustainability Report, Bank Sulselbar
Bank Sulselbar masih belum menggunakan Jasa Penjamin                    still has not used Guarantee Services from an independent
dari pihak luar yang independen (External Assurance).                   external party (External Assurance). Examination of the
Pemeriksaan isi laporan dilakukan oleh tim internal                     contents of the report is carried out by the Company's
Perusahaan yang telah ditetapkan Direksi. Namun,                        internal team appointed by the Board of Directors.
Bank Sulselbar menjamin kebenaran dan keabsahan                         However, Bank Sulselbar guarantees the truth and validity
informasi dalam laporan ini, karena telah mengacu kepada                of the information in this report, because it has referred
aspek-aspek GRI Standards dan Peraturan OJK No.51/                      to aspects of the GRI Standards and OJK Regulation
POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan                   No.51/POJK.03/2017 concerning the Implementation of
bagi Lembaga Jasa Keuangan yang dilengkapi dengan                       Sustainable Finance for Financial Services Institutions
SEOJK No.16/2021.                                                       which is equipped with SEOJK No.16/ 2021.

Untuk menjamin kebenaran metode penulisan, kredibilitas,                To ensure the correctness of the writing method, credibility,
dan kualitas informasi yang tercantum dalam laporan ini,                and quality of the information contained in this report, all
seluruh isi dan data telah melalui tahap verifikasi internal            content and data have gone through an internal verification
oleh Dewan Komisaris dan Direksi Bank Sulselbar yang juga               stage by the Board of Commissioners and Directors of Bank
telah dinyatakan dalam Pernyataan Direksi dan Komisaris.                Sulselbar which has also been stated in the Statement
Namun, ke depannya, Bank Sulselbar berkomitmen untuk                    of the Directors and Commissioners. However, in the
melibatkan pihak eksternal untuk meningkatkan kualitas                  future, Bank Sulselbar is committed to involving external
dan keandalan Laporan Keberlanjutan Bank.                               parties to improve the quality and reliability of the Bank's
                                                                        Sustainability Report.
[GRI 2-3] [G.2.]
Umpan Balik dan Kontak
Feedback and Contact
Kami hanya mencetak Laporan Keberlanjutan ini dalam                     We only print this Sustainability Report in limited quantities,
jumlah terbatas, dengan pertimbangan mengurangi                         with the consideration of reducing excessive paper use as
pemakaian kertas yang berlebih sebagai komitmen Bank                    part of Bank Sulselbar’s commitment to the environment
Sulselbar terhadap lingkungan dan upaya pelestarian alam.               and nature conservation efforts. However, this report
Namun demikian laporan ini dapat dapat diakses melalui                  can be accessed via the Company’s website at www.
website Perusahaan di www.banksulselbar.co.id.                          banksulselbar.co.id.
Page 16
             Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  14         Bank Sulselbar




Bank Sulselbar menghargai setiap input yang disampaikan   Bank Sulselbar appreciates every input submitted by
oleh pemangku kepentingan dan pengguna laporan. Kami      stakeholders and reports to users. We include a Feedback
menyertakan lembar Umpan Balik di bagian belakang         sheet at the back of the report so that it can be filled out and
laporan agar dapat diisi dan disampaikan kembali kepada   submitted back to Us. Input and questions regarding the
Kami. Masukan dan pertanyaan atas data dan informasi      data and information we present will be used as material to
yang Kami sajikan akan menjadi bahan meningkatkan         improve the quality of the Bank’s reports and sustainability
kualitas laporan dan kinerja keberlanjutan Bank di masa   performance in the future. Bank Sulselbar will respond to
mendatang. Bank Sulselbar akan memberikan tanggapan       Feedback in the following year’s Sustainability Report.
atas Umpan Balik pada Laporan Keberlanjutan tahun
berikutnya.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai         To obtain further information regarding this Sustainability
Laporan Keberlanjutan ini, pengguna laporan dan           Report, report users and Bank Sulselbar stakeholders can
pemangku kepentingan Bank Sulselbar dapat langsung        directly contact the contact below: [GRI 102-53]
menghubungi kontak di bawah ini: [GRI 102-53]




                                                 Kantor Pusat
                                                 Head Office
                                                 PT Bank Sulselbar
                                                 Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 16 Makassar
                                                 Telepon +62411- 859171 (hunting)
                                                 Faksimile +62411-859178
                                                 Call Centre 1500855
                                                 Email: corporate.secretary@banksulselbar.co.id
                                                 Website: www.banksulselbar.co.id
Page 17
                                                                              Sustainability Report 2023
                                                                                       Bank Sulselbar
                                                                                                                      15




                                                                  [GRI 2-22; 2-23; 2-24; 2-25 ] [A.1.]

                                                                 Strategi Keberlanjutan
                                                                 Bank Sulselbar
                                                                 Bank Sulselbar Sustainability




                                                                                           02
                                                                 Strategy




Strategi keberlanjutan Bank Sulselbar telah ditetapkan        Bank Sulselbar’s sustainability strategy has been
dengan mengacu pada visi dan misi keberlanjutan yang          determined by referring to the sustainability vision and
ada dalam Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan                 mission contained in the Sustainable Finance Action
(RAKB). Bank Sulselbar telah menetapkan visi dan misi         Plan (RAKB). Bank Sulselbar has established the Bank’s
keberlanjutan Bank yang selaras dengan visi dan misi Bank     sustainability vision and mission which is in line with the
Sulselbar yang memfokuskan pada pencapaian kinerja            vision and mission of Bank Sulselbar which focuses on
pada 3 (tiga) aspek keberlanjutan, yakni ekonomi, sosial,     achieving performance in 3 (three) aspects of sustainability,
dan lingkungan.                                               namely economic, social, and environmental.

Bank Sulselbar berkomitmen mengimplementasikan                Bank Sulselbar is committed to implementing sustainable
prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan (sustainable           finance principles in business operations that are in line with
finance) dalam operasional bisnis yang sejalan dengan         the sustainability agenda by providing sustainable banking
agenda keberlanjutan melalui pemberian solusi produk dan      product and service solutions that directly or indirectly make
layanan perbankan berkelanjutan yang secara langsung          a positive contribution to efforts to achieve the Sustainable
maupun tidak langsung memberi kontribusi positif terhadap     Development Goals (SDGs).
upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
(Sustainable Development Goal’s/SDGs).

Keberlanjutan menjadi penting karena kerentanan global        Sustainability is important as global vulnerability continues
terus meningkat akibat masalah iklim. Dunia tengah            to increase due to climate issues. The world is and will
dan masih akan terus menghadapi tantangan dalam               continue to face challenges in controlling various risks,
mengendalikan berbagai risiko, baik risiko ekonomi, sosial,   including economic, social, environmental, and governance
lingkungan, dan tata kelola.                                  risks.

Bank Sulselbar terus melakukan penyesuaian bisnis             Bank Sulselbar continues to adjust its business to be
menjadi berwawasan Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola         environmentally, socially, and governance (LST) oriented,
(LST), serta memetakan kegiatan perbankan yang adaptif        as well as mapping banking activities that are adaptive and
Page 18
             Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   16        Bank Sulselbar




dan mampu memitigasi perubahan iklim. Bank terus             capable of mitigating climate change. The Bank continues
melakukan kajian secara menyeluruh pada berbagai aspek       to conduct comprehensive studies on various operational
operasional dan bagaimana prinsip-prinsip keuangan           aspects and how sustainable financial principles can be
berkelanjutan bisa diadopsi secara menyeluruh baik dari      adopted as a whole, both in terms of Lending/Financing
sisi penyaluran kredit/pembiayaan, operasional, maupun       distribution, operations, as well as community social
pengembangan sosial masyarakat dan pelestarian               development, and environmental preservation.
lingkungan.

Bank Sulselbar juga terus berupaya menciptakan               Bank Sulselbar also continues to strive to create sustainable
pertumbuhan yang sustain melalui inovasi dan digitalisasi.   growth through innovation and digitalization. On the other
Di sisi lain, melakukan penyesuaian dan pengembangan         hand, adjusting and developing internal capacity through
kapasitas intern melalui sosialisasi dan program             socialization and programs to increase knowledge and
peningkatan pengetahuan dan kesadaran atas prinsip           awareness of the principles of sustainable finance which
keuangan berkelanjutan yang dilakukan dalam bentuk           are carried out in the form of socialization and training
sosialisasi dan pelatihan terkait keuangan berkelanjutan     related to sustainable finance to all Human Resources (HR)
kepada seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) secara              periodically and in stages.
berkala dan bertahap.

Dalam menjalankan kegiatan usaha, Bank Sulselbar telah       In carrying out business activities, Bank Sulselbar has
menyusun rencana strategis untuk mewujudkan visi dan         prepared a strategic plan to realize the vision and mission
misi Bank Sulselbar sebagai berikut:                         of Bank Sulselbar as follows:
1. Rencana Jangka Panjang (5 tahunan) yakni Rencana          1. Long Term Plan (5 years), namely the Bank Sulselbar
   Korporasi (Corporate Plan) Bank Sulselbar Tahun               Corporate Plan for 2021-2025
   2021-2025
2. Rencana Jangka Menengah (3 tahunan) yakni Rencana         2. The Medium-Term Plan (3 years) is the Bank Sulselbar
   Bisnis Bank Sulselbar Tahun 2023-2025 yang mengacu           Business Plan for 2023-2025 which refers to the
   pada Corporate Plan.                                         Corporate Plan.

[GRI 2-22; 2-23]

Pemetaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
Mapping Sustainable Development Goals

Tujuan    Pembangunan     Berkelanjutan   (Sustainable       Sustainable Development Goals (SDGs) are sustainable
Development Goals/SDGs) adalah tujuan pembangunan            development goals prepared by the United Nations (UN)
berkelanjutan yang disusun oleh Perserikatan Bangsa-         to improve the welfare of people throughout the world. In
Bangsa (PBB) dalam rangka untuk meningkatkan                 general, this program aims to solve social and economic
kesejahteraan masyarakat di seluruh dunia. Secara            problems in countries that need assistance.
umum, program ini memiliki tujuan untuk menyelesaikan
permasalahan sosial dan ekonomi di negara yang
membutuhkan bantuan.

Pada tanggal 25 September 2015, negara-negara anggota        On September 25, 2015, UN member countries adopted a
PBB mengangkat rangkaian Agenda Pembangunan                  series of the 2030 Sustainable Development Agenda which
Berkelanjutan 2030 yang meliputi tiga aspek dasar dalam      includes three basic aspects of sustainability principles,
prinsip keberlanjutan, yakni 3P (Planet, People, Profit).    namely 3P (Planet, People, Profit). These three aspects
Ketiga aspek ini kemudian dijabarkan ke dalam 17 rumusan     are then translated into 17 formulations of Sustainable
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan sebagai berikut:            Development Goals as follows:
Page 19
                                                                                  Sustainability Report 2023
                                                                                           Bank Sulselbar
                                                                                                                             17




         01                          02                         03                         04                          05
    TANPA KEMISKINAN              TANPA KELAPARAN         KEHIDUPAN SEHAT DAN      PENDIDIKAN BERKUALITAS       KESETARAAN GENDER
 MENGAKHIRI KEMISKINAN        MENGAKHIRI KELAPARAN,       SEJAHTERA MENJAMIN          MENJAMIN KUALITAS        MENCAPAI KESETARAAN
 DALAM BENTUK APAPUN DI        MENCAPAI KETAHANAN      KEHIDUPAN YANG SEHAT DAN    PENDIDIKAN INKLUSIF DAN    GENDER DAN MEMBERDAYA-
 SELURUH PENJURU DUNIA.      PANGAN DAN PENINGKATAN         MEMPROMOSIKAN          ADIL DAN MEMPROMOSIKAN      KAN KAUM IBU DAN ANAK
                             GIZI, DAN MEMPROMOSIKAN     KESEJAHTERAAN UNTUK         KESEMPATAN BELAJAR             PEREMPUAN.
                            PERTANIAN BERKELANJUTAN.    SELURUH MASYARAKAT DI     SEUMUR HIDUP UNTUK SEMUA
                                                              SEGALA USIA.                  ORANG.




         06                          07                         08                         09                          10
  AIR BERSIH DAN SANITASI       ENERGI BERSIH DAN         PEKERJAAN LAYAK DAN        INDUSTRI, INOVASI DAN         BERKURANGNYA
      LAYAK MENJAMIN          TERJANGKAU MENJAMIN        PERTUMBUHAN EKONOMI            INFRASTRUKTUR         KESENJANGAN MENGURANGI
 KETERSEDIAAN AIR BERSIH    AKSES TERHADAP SUMBER      MENDUKUNG PERTUMBUHAN              MEMBANGUN            KESENJANGAN DI DALAM
     DAN SANITASI YANG      ENERGI YANG TERJANGKAU,           EKONOMI YANG        INFRASTRUKTUR TANGGUH,      SEBUAH NEGARA MAUPUN DI
  BERKELANJUTAN UNTUK       TERPERCAYA, BERKELANJU-        BERKELANJUTAN DAN           MEMPROMOSIKAN          ANTARA NEGARA-NEGARA DI
       SEMUA ORANG.          TAN, DAN MODERN UNTUK          INKLUSIF, MEMBUKA      INDUSTRIALISASI INKLUSIF            DUNIA.
                                  SEMUA ORANG.              KESEMPATAN KERJA       DAN BERKELANJUTAN DAN
                                                             SELUAS-LUASNYA,          MENDORONG INOVASI.
                                                             PRODUKTIF SERTA
                                                        MENCIPTAKAN PEKERJAAN
                                                       YANG LAYAK UNTUK SEMUA.




         11                          12                         13                         14                          15
KOTA DAN PEMUKIMAN YANG      KONSUMSI DAN PRODUKSI     PENANGANAN PERUBAHAN           EKOSISTEM LAUTAN            EKOSISTEM DARATAN
     BERKELANJUTAN          YANG BERTANGGUNG JAWAB      IKLIM BERTINDAK CEPAT         MELESTARIKAN DAN         MELINDUNGI, MEMULIHKAN
MEMBANGUN KOTA-KOTA DAN     MENJAMIN KEBERLANGSUN-        UNTUK MEMERANGI                 MENJAGA                 DAN MENINGKATKAN
 PEMUKIMAN YANG INKLUSIF,    GAN KONSUMSI DAN POLA       PERUBAHAN IKLIM DAN         KEBERLANGSUNGAN                PEMANFAATAN
   AMAN, BERKUALITAS,              PRODUKSI.                  DAMPAKNYA.            SAMUDERA, LAUT DAN            KEBERLANGSUNGAN
   BERKETAHANAN DAN                                                                KEHIDUPAN SUMBER DAYA         PEMAKAIAN EKOSISTEM
     BERKELANJUTAN.                                                                    KELAUTAN UNTUK          DARAT, MENGELOLA HUTAN
                                                                                       PENGEMBANGAN            SECARA BERKELANJUTAN,
                                                                                     PEMBANGUNAN YANG         MENGURANGI TANAH TANDUS
                                                                                       BERKELANJUTAN.         SERTA TUKAR GULING TANAH,
                                                                                                              MEMERANGI PENGGUNDULAN
                                                                                                              HUTAN, MENGHENTIKAN DAN
                                                                                                                MEMULIHKAN DEGRADASI
                                                                                                                     LAHAN, SERTA
                                                                                                               MENGHENTIKAN HILANGNYA
                                                                                                               KEANEKARAGAMAN HAYATI.




         16                          17
PERDAMAIAN, KEADILAN DAN    KEMITRAAN UNTUK MENCAPAI
    KELEMBAGAAN YANG                 TUJUAN
         TANGGUH            MEMPERKUAT IMPLEMENTASI
      MEMPROMOSIKAN            DAN MEREVITALISASI
 MASYARAKAT YANG DAMAI       KEMITRAAN GLOBAL UNTUK
    DAN INKLUSIF UNTUK            PEMBANGUNAN
 PEMBANGUNAN BERKELAN-           BERKELANJUTAN.
JUTAN, MENYEDIAKAN AKSES
 TERHADAP KEADILAN BAGI
  SEMUA PIHAK TERMASUK
      UNTUK LEMBAGA,
MEMBANGUN INSTITUSI YANG
  EFEKTIF, AKUNTABEL DAN
     INKLUSIF DI SEMUA
        TINGKATAN.
Page 20
               Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   18          Bank Sulselbar




[GRI 2-22; 2-23]

Keselarasan Operasional Bank dengan SDGs
Alignment of Bank Operations with SDGs


Pencapaian SGDs yang dalam skala nasional telah                         The achievement of SGDs on a national scale has been
ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 59                          determined through Presidential Regulation Number 59 of
Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan                        2017 concerning the Implementation of the Achievement
Pembangunan Berkelanjutan. SDGs hanya dapat tercapai                    of Sustainable Development Goals. SDGs can only be
dengan keterlibatan semua pihak, termasuk sektor jasa                   achieved with the involvement of all parties, including
keuangan. Oleh karena itu, salah satu strategi Pemerintah               the financial services sector. Therefore, one of the
untuk mendukung terciptanya SDGs adalah meminta                         Government’s strategies to support the creation of the
pelaku jasa keuangan nasional menerapkan prinsip                        SDGs is to ask national financial service players to apply
keuangan berkelanjutan yang menyeimbangkan antara                       sustainable financial principles that balance profit with a
profit dengan komitmen menjaga lingkungan dan memberi                   commitment to protecting the environment and making the
kontribusi terbaik kepada kehidupan sosial.                             best contribution to social life.


Bank Sulselbar telah melakukan pemetaan dukungan                        Bank Sulselbar has carried out support mapping for the
pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan sesuai dengan                     Sustainable Development Goals by the Bank’s strategies
strategi dan kegiatan Bank. Pada tahun 2023, Bank                       and activities. In 2023, Bank Sulselbar will add 2 (two)
Sulselbar menambah 2 (dua) prioritas menjadi 11 (sebelas)               priorities to 11 (eleven) SDGs priorities which are in line
prioritas SDGs yang selaras dengan operasional bisnis                   with sustainable business operations carried out by the
berkelanjutan yang dijalankan Bank dan telah dilaporkan                 Bank and have been reported in the Sustainability Report,
dalam Laporan Keberlanjutan, yaitu:                                     namely:


Prioritas Dukungan Terhadap Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan                                               Priority Support for Sustainable Development Goals


      Tujuan Pembangunan                                                               Development Goals
                                              Target Program/Kegiatan                                              Target Program/Activity
      Berkelanjutan Global                                                             Global Sustainable

Rumusan tujuan SDGs ke-1: Tanpa - Penyaluran kredit untuk sektor-sektor unggulan
Kemiskinan                        berkelanjutan di Sulselbar
                                - Meningkatkan akses masyarakat miskin dan
                                  terpencil terhadap layanan perbankan melalui
                                  pembiayaan mikro
                                - Mendorong pertumbuhan UMKM dengan
                                  meningkatkan pembiayaan dan pemberdayaan
Rumusan tujuan SDGs Ke-3: - Nihil kecelakaan kerja (zero effect) dengan The formulation of the goals - Zero work accidents (zero
Kehidupan Sehat dan Sejahtera   menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja of the 3rd SDGs: Healthy    effect)  by    implementing
                                (K3)                                        and Prosperous Life        Occupational Safety and
                              - Meningkatkan kesejahteraan pegawai Bank                                Health (K3)
                                Sulselbar dan keluarga                                               - Improve the welfare of
                              - Program      CSR       untuk   meningkatkan                            employees and their families
                                kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah                          - CSR program to improve the
                                operasi Bank                                                           welfare of the community
                              - Mendukung BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS                                around the Bank’s operational
                                Kesehatan untuk perlindungan karyaawan                                 areas

Rumusan tujuan SDGS          Ke-4: - Pelatihan dan pendidikan untuk meningkatkan The formulation of the Training and education to
Pendidikan Berkualitas               kapasitas bagi semua insan Bank Sulselbar      objectives of the 4th SDGS: increase capacity for all Bank
                                   - Program CSR untuk membuka akses pendidikan Quality Education               Sulselbar personnel
                                     dan meningkatkan kualitas pendidikan anak-
                                     anak di wilayah Sulselbar
                                   - Kegiatan lilterasi dan inklusi keuangan kepada
                                     pelajar
Rumusan tujuan SDGS Ke-7: Energi - Menyalurkan kredit berwawasan lingkungan
Bersih dan Terjangkau            - Aktif dalam kegiatan pelestarian lingkungan
                                   seperti pengolahan limbah, penghijauan, dan
                                   perbaikan lingkungan
                                 - Program penghematan energi, air, dan material
                                   di internal Bank Sulselbar
Page 21
                                                                                               Sustainability Report 2023
                                                                                                        Bank Sulselbar
                                                                                                                                            19




      Tujuan Pembangunan                                                                    Development Goals
                                               Target Program/Kegiatan                                                  Target Program/Activity
      Berkelanjutan Global                                                                  Global Sustainable

Rumusan tujuan SDGS Ke-8: - Mendukung pengembangan sektor ekonomi The formulation of the goals - Support the development
Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan   prioritas yang memiliki efek pengganda (antara of the 8th SDGS: Decent   of priority economic sectors
ekonomi                           lain pertanian, industri pengolahan, usaha Work and Economic Growth      that have a multiplier effect
                                  UMKM)                                                                    (among others, agriculture,
                                - Meningkatkan ekonomi masyarakat di sekitar                               processing industry, and
                                  wilayah operasional Bank                                                 MSME businesses)
                                - Meningkatkan kesejahteraan karyawan                                    - Improving the economy of the
                                                                                                           community around the Bank’s
                                                                                                           operational areas
                                                                                                         - Improve employee welfare
Rumusan tujuan SDGS Ke-9: - Mendorong infrastruktur yang berketahanan                    The       formulation of - Encouraging            resilient
Industri, Inovasi dan Infrastruktur   untuk mendorong inklusivitas industri sesuai       the 9th SDGS goals:        infrastructure to promote
                                      prinsip literasi dan inklusi keuangan              Industry, Innovation and   industrial inclusiveness by
                                    - Melakukan inovasi produk dan digitalisasi          Infrastructure             the principles of financial
                                      perbankan (digital banking) untuk meningkatkan                                literacy and inclusion
                                      kualitas layanan                                                            - Conduct product innovations
                                                                                                                    to improve service quality
Rumusan tujuan SDGs          Ke-10: - Memperluas jangkauan pelayanan berbasis Goal formulation of the 10th - Expanding the reach of
Berkurangnya Kesenjangan              digital ke nasabah dan masyarakat          SDGs: Less Gaps             digital-based services
                                    - Meraih lebih banyak nasabah dari berbagai                            - Reaching more customers
                                      lapisan masyarakat kurang mampu dan daerah                             from various layers of the
                                      terpencil                                                              poor and remote areas

Rumusan tujuan SDGS Ke-12: - Menjamin pola konsumsi dan produksi yang                    Goal formulation of the - Ensuring         sustainable
Konsumsi dan Produksi yang   berkelanjutan                                               12th SDGS: Responsible    consumption and production
Bertanggung Jawab          - Digitalisasi perbankan dengan memanfaatkan                  Consumption         and   patterns
                             teknologi untuk memenuhi kebutuhan nasabah                  Production              - Digitalization of   banking
                             sejalan dengan upaya menjaga lingkungan                                               by utilizing technology to
                           - Informasi dan pelabelan untuk produk dan                                              meet customer needs in line
                             jasa Bank untuk menjamin kesehatan dan                                                with efforts to protect the
                             keselamatan konsumen                                                                  environment

Rumusan tujuan SDGS Ke-13: Aksi - Mengembangkan produk dan/atau jasa sesuai Goal formulation of SDGS - Develop        products     and
Terhadap Perubahan Iklim          prinsip keuangan berkelanjutan                13:  Handling  Climate   services      according     to
                                - Mengelola operasional Bank yang lebih efisien Change                   sustainable finance principles
                                  dan ramah lingkungan                                                 - Manage bank operations
                                - Mendukung upaya pelestarian lingkungan                                 that are more efficient and
                                                                                                         environmentally friendly
Rumusan tujuan SDGs Ke-16: - Program Antikorupsi,               Antigratifikasi,   dan
Institusi Peradilan yang Kuat dan Whistleblowing System
Perdamaian
Rumusan tujuan SDGs Ke-17: - Meningkatkan kerja sama, kemitraan, sinergi,
Kemitraan untuk Mencapai Tujuan   dan kolaborasi dengan seluruh pemangku
                                  kepentingan
                                - Menjalankan program CSR dalam    bentuk
                                  kemitraan


[GRI 2-23; 2-24]

Kebijakan Keuangan Berkelanjutan
Sustainable Finance Policy

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengeluarkan                            The Financial Services Authority (OJK) has issued
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor                              Financial Services Authority Regulations (POJK)Number
51/POJK.03/2017       tentang Penerapan     Keuangan                       51/POJK.03/2017 concerning the Implementation of
berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten,                          Sustainable Finance for Financial Services Institutions,
dan Perusahaan Publik. Sesuai peraturan tersebut, OJK                      Issuers and Public Companies. By these regulations, OJK
memberikan pengertian mengenai keuangan berkelanjutan                      defines sustainable finance as comprehensive support
sebagai adanya dukungan menyeluruh dari seluruh                            from all Financial Services Institutions, Issuers, and Public
Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik                       Companies to support the creation of sustainable economic
untuk mendukung terciptanya pertumbuhan ekonomi                            growth by harmonizing economic, social, and environmental
berkelanjutan dengan menyelaraskan aspek ekonomi,                          aspects.
sosial, dan lingkungan hidup.
Page 22
               Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   20          Bank Sulselbar




Komitmen Bank Sulselbar adalah dengan menerapkan                           Bank Sulselbar’s commitment is to implement sustainable
prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan sesuai POJK                         financial principles by POJK No.51/POJK.03/2017 which is
No.51/POJK.03/2017 yang diwujudkan melalui penyusunan                      realized through the preparation of a Sustainable Financial
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB). Bank                           Action Plan (RAKB). Bank Sulselbar sets priorities for
Sulselbar menetapkan prioritas implementasi keuangan                       implementing sustainable finance by POJK Technical
berkelanjutan sesuai Pedoman Teknis POJK No.51/                            Guidelines No.51/POJK.03/2017 Article 7 Paragraph (1)
POJK.03/2017 Pasal 7 Ayat (1) POJK yang terdiri dari 3                     POJK which consists of 3 (three) priorities for implementing
(tiga) prioritas implementasi keuangan berkelanjutan, yaitu:               sustainable finance, namely:


     POJK No.51/                                                           POJK No.51/POJK.03/2017
                                     Prioritas Bank Sulselbar                                                        Priority Bank Sulselbar
  POJK.03/2017 Pasal 7                                                             Pasal 7
Pengembangan       Produk 1. Meningkatkan fungsi intermediasi Bank         Development of Sustainable 1. Improving the intermediation function of the
dan/atau Jasa Keuangan        yang memungkinkan masyarakat dapat           Financial    Products   and      Bank, which allows the community to carry out
Berkelanjutan   termasuk      melakukan kegiatan ekonomi dan diharapkan    Services includes increasing     economic activities and is expected to improve
peningkatan     portofolio    dapat meningkatkan kesejahteraan sosial      the portfolio of financing,      the community’s social welfare by paying
pembiayaan,      investasi    masyarakat dengan memperhatikan aspek        investments, or placements       attention to environmental aspects.
atau penempatan pada          lingkungan hidup.                            in   financial   instruments 2. Prepare RAKB, which will be a reference in
instrumen      keuangan 2. Menyusun RAKB yang akan menjadi acuan           or projects in line with         implementing Sustainable Finance.
atau proyek yang sejalan      dalam implementasi Keuangan Berkelanjutan.   the     implementation     of 3. Monitoring business growth, especially in
dengan        penerapan 3. Monitoring pertumbuhan bisnis khususnya         Sustainable Finance.             the collection and distribution of funds by the
Keuangan Berkelanjutan.       dalam penghimpunan dan penyaluran dana                                        category of Sustainable Finance.
                              yang sesuai dengan kategori Keuangan                                       4. Incorporating elements of Sustainable Finance
                              Berkelanjutan.                                                                in the Environmental, Economic, and Social-
                           4. Memasukkan unsur Keuangan Berkelanjutan                                       related Industry Analysis prepared by the Risk
                              dalam Analisis Industri terkait Lingkungan                                    Management Division.
                              Hidup, Ekonomi dan Sosial yang dibuat oleh
                              Divisi Manajemen Risiko.
Pengembangan kapasitas 1. Sosialiasi/pelatihan/workshop RAKB bagi LJK  internal                capacity 1. RAKB socialization/training/workshop for the
internal LJK              Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh development                                Board of Commissioners, Directors, and all
                          karyawan Bank Sulselbar.                                                         employees of Bank Sulselbar.
                       2. Awareness Keuangan Berkelanjutan melalui                                      2. Awareness of Sustainable Finance through
                          media publikasi ataupun media interaktif                                         publication media or Bank interactive media.
                          Bank.
Penyesuaian organisasi, 1. Melakukan penyesuaian dan pengkinian            Adjustment of organization, 1. Adjusting    and    updating     the    Bank’s
manajemen risiko, tata       struktur organisasi Bank dalam rangka         risk          management,      organizational    structure     to     optimize
kelola, dan/atau standar     optimalisasi   perencanaan,    penerapan,     governance, and standard       Sustainable     Finance      implementation’s
prosedur      operasional    dan pengawasan implementasi Keuangan          operating procedures of LJK    planning, implementation, and supervision.
LJK yang sesuai dengan       Berkelanjutan.                                by implementing Sustainable 2. Adjustment and updating of BPP and
prinsip        penerapan 2. Penyesuaian dan pengkinian BPP dan/            Finance.                       implementation policies and guidelines
Keuangan Berkelanjutan.      atau kebijakan dan pedoman pelaksanaan                                       (including SOPs and SLAs) related to the
                             (termasuk     SOP     dan   SLA)    terkait                                  improvement of each provision, as well as
                             penyempurnaan masing-masing ketentuan,                                       their implementation in a practical, consistent,
                             serta    implementasinya  secara   efektif,                                  measurable, optimal, responsible, and
                             konsisten, terukur, optimal, bertanggung                                     sustainable manner
                             jawab, dan berkelanjutan.                                                 3. Increasing the effectiveness and targeting
                          3. Peningkatan efektivitas dan tepat sasaran                                    of Social and Environmental Responsibility
                             atas pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial                                       (TJSL) implementation.
                             dan Lingkungan (TJSL).


[GRI 2-23; 2-24]

Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB)
Sustainable Finance Action Plan (RAKB)
Dalam menghadapi kompleksitas tantangan global seperti                     In facing the complexity of global challenges such as
perubahan iklim, ketidaksetaraan sosial, dan tekanan                       climate change, social inequality, and pressure on natural
terhadap sumber daya alam, keberlanjutan menjadi prioritas                 resources, sustainability has become a priority in the
dalam agenda pembangunan berkelanjutan. Rencana Aksi                       sustainable development agenda. The Sustainable Finance
Keuangan Berkelanjutan (RAKB) merupakan kerangka                           Action Plan (RAKB) is a strategic framework for managing
kerja strategis untuk mengelola dan mengarahkan                            and directing financial resources in a way that supports
sumber daya keuangan dengan cara yang mendukung                            a balance between economic growth, social justice, and
kesimbangan antara pertumbuhan ekonomi, keadilan                           environmental protection.
sosial, dan perlindungan lingkungan.
Page 23
                                                                            Sustainability Report 2023
                                                                                     Bank Sulselbar
                                                                                                                  21




Untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan,            To achieve sustainable development goals, wise and
perencanaan keuangan yang bijaksana dan berkelanjutan       sustainable financial planning is a must. Through this
menjadi suatu keharusan. Melalui RAKB ini, Bank Sulselbar   RAKB, Bank Sulselbar ensures that its operational activities
memastikan kegiatan operasionalnya dilaksanakan secara      are carried out sustainably and responsibly, and contribute
berkelanjutan dan bertanggung jawab, serta berkontribusi    to sustainable economic development.
pada pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

RAKB Bank Sulselbar Tahun 2023 adalah tindak lanjut dari    RAKB Bank Sulselbar 2023 is a follow-up to the
implementasi POJK No.51/POJK.03/2017, di mana POJK          implementation of POJK No.51/POJK.03/2017, where
mengeluarkan mandatori untuk perbankan melakukan            POJK issued a mandate for banks to prepare and submit
penyusunan dan penyampaian dokumen rencana aksi.            action plan documents. This RAKB is Bank Sulselbar's
RAKB ini merupakan rencana aksi keberlanjutan Bank          sustainability action plan which in 2023 will be included in
Sulselbar yang di tahun 2023 masuk dalam RAKB 5 (lima)      the 5 (five) annual RAKB.
tahunan.

RAKB tahun 2023 berfokus pada memperkuat struktur tata      The 2023 RAKB focuses on strengthening the sustainability
kelola keberlanjutan melalui penyempurnaan ketentuan        governance structure through improving provisions and
dan pelaksanaan sosialisasi Sistem Manajemen Kesehatan      implementing the socialization of the Occupational Health
Keselamatan Kerja dan Lingkungan (SMK3L). RAKB juga         and Safety and Environmental Management System
fokus pada pelaksanaan survei untuk evaluasi dalam          (SMOHSL). RAKB also focuses on conducting surveys for
rangka perbaikan dan peningkatan kualitas aktivitas usaha   evaluation to improve and increase the quality of business
dan operasional.                                            and operational activities.

Selain itu, untuk memperkuat struktur tata kelola           In addition, to strengthen the sustainability governance
keberlanjutan, Bank Sulselbar melaksanakan pelatihan        structure, Bank Sulselbar carries out training for all
kepada seluruh pegawai dengan berbagai jenjang jabatan.     employees at various levels of positions. Sustainable
Pelatihan keuangan berkelanjutan tahun 2022, sama           finance training in 2022, the same as in previous years,
seperti tahun-tahun sebelumnya, dilakukan oleh Bank         will be carried out by the Bank in collaboration with various
bekerja sama dengan berbagai konsultan dan fasilitator      consultants and training facilitators as resource persons.
pelatihan sebagai narasumber.

[GRI 2-23; 2-24]

Tujuan RAKB
Purpose of RAKB

RAKB Bank Sulselbar merupakan panduan strategis yang        Bank Sulselbar’s RAKB is a strategic guideline prepared by
disusun Bank sebagai upaya menerapkan keuangan              the Bank as an effort to implement sustainable finance in
berkelanjutan dalam kegiatan usaha dan program              business activities and work programs that aim to maintain
kerja yang bertujuan untuk menjaga pertumbuhan dan          business growth and profitability by paying attention to
profitabilitas usaha dengan memperhatikan keseimbangan      economic, social, and natural sustainability balance and
dan keselarasan ekonomi, sosial, dan kelestarian alam.      harmony. RAKB Objectives for Banks:
Tujuan RAKB bagi Bank:

1. Untuk memenuhi kewajiban sesuai dengan POJK              1. To fulfill obligations by POJK No.51/POJK.03/2017
   No.51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan               concerning the Implementation of Sustainable Finance
   Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten,           for Financial Services Institutions, Issuers, and Public
   dan Perusahaan Publik.                                      Companies.
2. Untuk menunjukkan komitmen dan tanggung jawab            2. To demonstrate commitment and responsibility
   terhadap isu-isu global seperti perubahan iklim,            towards global issues such as climate change, poverty,
   kemiskinan, ketimpangan, dan hak asasi manusia.             inequality, and human rights.
Page 24
             Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   22        Bank Sulselbar




3. Untuk menciptakan nilai tambah bagi nasabah,             3. To create added value for customers, employees,
   karyawan, pemegang saham, dan masyarakat melalui            shareholders, and society through products and
   produk dan layanan yang ramah lingkungan sosial, dan        services that are environmentally friendly, social and
   tata kelola.                                                governance friendly.


Kegiatan Keberlanjutan
Sustainability Activities

Kegiatan keberlanjutan yang ditetapkan dan akan             Sustainability activities that have been determined and will
dicapai secara berkelanjutan sebagai upaya memperkuat       be achieved on an ongoing basis as an effort to strengthen
posisi bisnis dan daya saing Perusahaan dalam rangka        the Company’s business position and competitiveness to
merealisasikan visi dan misi keberlanjutan Bank, meliputi   realize the Bank’s sustainability vision and mission, include
4 (empat) pilar, yaitu:                                     4 (four) pillars, namely:
1. Memperkuat struktur tata kelola keberlanjutan            1. Strengthen sustainability governance structures
2. Memperkuat pembentukan perbankan berkelanjutan           2. Strengthening the formation of sustainable banking
3. Menjaga dan melestarikan alam dan lingkungan             3. Protect and preserve nature and the environment
4. Memperkuat kolaborasi dan sinergi dengan masyarakat      4. Strengthening collaboration and synergy with the
                                                                community


Program Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan
Sustainable Finance Action Plan Program
Prioritas RAKB pada tahun ke-4 akan tetap berfokus pada     RAKB’s priorities in the 4th year will remain focused on
manajemen risiko, tata kelola, dan/atau standar prosedur    risk management, governance, and/or standard operating
operasional (Standard Operating Procedure/SOP) yang         procedures (SOPs) that are by sustainable financial
sesuai dengan prinsip keuangan berkelanjutan. Bank          principles. Bank Sulselbar focuses on preparing basic rules
Sulselbar fokus untuk mempersiapkan dasar aturan            or policies to support the implementation of sustainable
ataupun kebijakan untuk mendukung terlaksananya             finance by Regulatory regulations. Year 4 is a continuation
sustainable finance sesuai dengan aturan Regulator.         of the previous year’s priority of increasing internal capacity.
Tahun ke-4 merupakan lanjutan dari prioritas pada tahun
sebelumnya untuk peningkatan kapasitas intern.

Prioritas periode sebelumnya adalah pengembangan            The priority for the previous period was internal capacity
kapasitas internal dalam rangka mendukung implementasi      development to support the implementation of sustainable
prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan. Pengembangan        finance principles. The development of the Bank’s internal
kapasitas internal Bank dimulai dengan tahap persiapan      capacity begins with the preparation stage for human
SDM agar memahami dan mampu menjalankan prinsip-            resources to understand and be able to implement the
prinsip keuangan berkelanjutan.                             principles of sustainable finance.

Bersamaan dengan persiapan RAKB, Bank tetap                 Simultaneously with the preparation of RAKB, the Bank
menjalankan program-program yang selaras dengan RAKB,       continues to implement programs that are in line with RAKB,
termasuk program Corporate Social Responsibility dan        including Corporate Social Responsibility and Corporate
Corporate Culture. Selain itu, ketentuan internal sebagai   Culture programs. Apart from that, internal provisions as
pedoman pelaksanaan aksi keuangan berkelanjutan             guidelines for implementing sustainable financial actions
juga menjadi pengutamaan untuk memastikan bahwa             are also a priority to ensure that all sustainable financial
seluruh aksi keuangan berkelanjutan yang dijalankan telah   actions carried out comply with sustainable financial
memenuhi prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan.            principles.
Page 25
                                                                                          Sustainability Report 2023
                                                                                                   Bank Sulselbar
                                                                                                                                        23




Bank Sulselbar menetapkan sejumlah target kegiatan                     Bank Sulselbar has set several priority activity targets and
prioritas dan indikator pencapaian aksi keuangan                       indicators for achieving sustainable financial actions for
berkelanjutan untuk tahun 2023 yang berpatokan pada                    2023 which are based on the four pillars of the Company’s
empat pilar kegiatan keberlanjutan Perusahaan.                         sustainability activities.

Pilar 1: Memperkuat Struktur Tata Kelola                               1st Pillar : Strengthening the Sustainability Governance
Keberlanjutan                                                          Structure


   Periode                 Target Kegiatan Prioritas                                            Indikator Pencapaian

2023         1. Penyusunan/pengkinian BPP/SOP Internal Bank yang Penyusunan/pengkinian BPP dan/atau kebijakan dan pedoman pelaksanaan
                selaras dengan penerapan keuangan berkelanjutan  (termasuk SOP dan SLA) terkait penyempurnaan masing-masing ketentuan,
                                                                 serta implementasinya secara efektif, konsisten, terukur, optimal,
                                                                 bertanggung jawab, dan berkelanjutan
             2. Penyusunan dan Finalisasi BPP/SOP Keuangan Memasukkan unsur keuangan berkelanjutan dalam Analisis Industri terkait
                Berkelanjutan                              Lingkungan Hidup, Ekonomi, dan Sosial
             3. Awareness terhadap keuangan berkelanjutan secara Self and hard campaign mengenai keuangan berkelanjutan
                berkala melalui media publikasi internal ataupun media
                interaktif
             4. Melakukan survei untuk evaluasi dalam rangka Partisipasi yang tinggi dan keikutsertaan aktif dari nasabah dalam
                perbaikan dan peningkatan kualitas aktivitas usaha dan pelaksanaan survei, dilanjutkan dengan tahapan evaluasi dan tindak lanjut
                operasional


Pilar 2: Memperkuat Pembentukan Perbankan                              2nd Pillar : Strengthening the Establishment of
Keberlanjutan                                                          Sustainable Banking

   Periode                        Target Kegiatan Prioritas                                        Indikator Pencapaian
2023         1. Pengayaan eksisting produk/layanan beserta fiturnya yang sejalan Peningkatan pendapatan dari Channel Digital
                 dengan Keuangan Berkelanjutan yakni:                               Implementasi Loan Originating System (LOS)
                 Mendorong transaksi non tunai (cashless society) melalui layanan Implementasi Online Boarding
                 perbankan tanpa kantor (nir kantor) antara lain pengembangan fitur
                 e-banking, mobile banking, dan internet banking;
                 Menyediakan dan memperluas dukungan akses keuangan bagi
                 seluruh masyarakat termasuk kaum difabel, kelompok masyarakat
                 kurang mampu dan di daerah terpencil
             2. Mempersiapkan pelaksanaan Spin Off UUS 2023 (termasuk Selesainya Spin Off sesuai tahapan dan ketentuan
                pemenuhan kewajiban modal disetor)


Pilar 3: Menjaga dan Melestarikan Alam dan                             3rd Pillar : Protecting and Preserving Nature and the
Lingkungan                                                             Environment


   Periode                        Target Kegiatan Prioritas                                           Indikator Pencapaian

2023         1. Knowledge Management Forum terkait RAKB melalui e-learning         Tingkat penggunaan e-learning oleh karyawan 100%
             2. Gedung Kantor Pusat Bank yang ramah energi dan lingkungan          Penggunaan lampu LED dan solar panel untuk lampu
                                                                                   penerangan pada area pekarangan dan parkiran Kantor Pusat
                                                                                   & Cabang Utama Makassar
                                                                                   Efisiensi penggunaan listrik minimal 10% pada Kantor Pusat
                                                                                   dan Cabang Utama Makassar
             3. Pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan/TJSL Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan/TJSL
                                                                              terlaksana sesuai rencana
Page 26
             Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  24         Bank Sulselbar




Pilar 3: Memperkuat Kolaborasi dan Sinergi                              Pillar 3: Strengthening Collaboration and Synergy
dengan Masyarakat                                                       with the Community

  Periode                         Target Kegiatan Prioritas                                      Indikator Pencapaian

2023        1. Pemberdayaan BUMDES yang telah bekerja sama dengan Bank Pemberdayaan BUMDES untuk permodalan dan edukasi
            2. Inklusi keuangan untuk mendorong UMKM                        Meningkatkan penyaluran KUR/KUR Mikro
            3. Pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan/ Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan/TJSL terlaksana
            TJSL                                                         sesuai rencana
            4. Memperluas ekosistem digital                                 Paling kurang 1 produk/jasa yang terimplementasi dan memenuhi
                                                                            kriteria keuangan berkelanjutan
            5. Membentuk ekosistem halal                                    Paling kurang 1 produk/jasa yang berbasis syariah/halal dan
                                                                            memenuhi kriteria keuangan berkelanjutan
            6. Pinjaman kemitraan & bantuan hibah pembinaan terkait pelibatan Rasio RPIM 20%
            dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal (Kredit PUR dan
            Kredit PUR pola kemitraan)
            7. Memperluas Agen Laku Pandai                                  Peningkatan kepesertaan aktif Agen Laku Pandai dan tingkat
                                                                            kepuasan masyarakat atas jasa layanan perbankan Bank
                                                                            Peningkatan jumlah Agen Laku Pandai Bank yang tersebar di wilayah
                                                                            Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat
            8. Delivery Channel                                             ATM sebanyak 6 (enam) unit
                                                                            CRM sebanyak 2 (dua) unit



Pencapaian RAKB 2023
RAKB 2023 Achievements

Realisasi RAKB 2023 terhadap rencana program sampai                   The realization of the 2023 RAKB regarding program plans
dengan Triwulan IV 2023 adalah sebagai berikut:                       up to Quarter IV 2023 is as follows:
1. Penyusunan/pengkinian BPP/SOP Internal Bank yang                   1. Preparation/updating of the Bank's Internal BPP/SOP
   selaras dengan penerapan Keuangan Berkelanjutan,                       which is in line with the implementation of Sustainable
   sebagai berikut: SOP Kredit Usaha Rakyat (KUR);                        Finance, as follows: SOP for People's Business Loan
   SOP Kredit Usaha Rakyat Syariah (KURS); SOP                            (KUR); SOP for Sharia People's Business Loan (KURS);
   Kepemilikan Kendaraan Bermotor Listrik (KKBL); dan                     SOP for Electric Motor Vehicle Ownership (KKBL); and
   SOP Pundi Usaha Rakyat (PUR).                                          SOP Pundi Usaha Rakyat (PUR).
2. Pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan                      2. The implementation of the Social and Environmental
   Lingkungan/TJSL atau CSR telah disalurkan melalui                      Responsibility/TJSL or CSR program has been
   Program Bank Sulselbar Peduli sebesar Rp21,606                         channeled through the Bank Sulselbar Cares Program
   miliar. Adapun persentase penyaluran per kategori,                     amounting to IDR 21.606 billion. The percentage
   yaitu: SaranaPrasarana Publik (52,26%); Sosial                         of distribution per category is: Public Facilities and
   (29,82%); Lingkungan Hidup (8,53%); Pembinaan                          Infrastructure (52.26%); Social (29.82%); Environment
   UMKM (4,09%); Kesehatan (3,29%); Pendidikan dan                        (8.53%); MSME development (4.09%); Health (3.29%);
   Budaya (1,32%); dan Olahraga & Pemuda (0,70%).                         Education and Culture (1.32%); and Sports & Youth
                                                                          (0.70%).
3. Pemberdayaan BUMDES yang telah bekerja sama                        3. Empowerment of BUMDES which has collaborated with
   dengan Bank. Bank telah menyalurkan KUR Mikro,                         the Bank. The Bank has distributed Micro KUR, Small
   KUR Kecil, dan KUR Super Mikro untuk 12 BUMDES                         KUR, and Super Micro KUR to 12 BUMDES with a total
   yang sampai Desember 2023 total outstanding Rp694                      outstanding of IDR 694 million by December 2023 with
   juta dengan plafon Rp1,378 miliar (sebagian besar                      a ceiling of IDR 1.378 billion (most of which have been
   telah selesai/lunas di Bulan Agustus 2023).                            completed/paid off in August 2023).
4. Pinjaman kemitraan & bantuan hibah pembinaan terkait               4. Partnership loans & coaching grants related to local
   pelibatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat                          community economic involvement and empowerment.
   lokal. Bank telah menyalurkan Kredit PUR Kemitraan                     The bank has distributed a PUR Partnership Loan with
   dengan total plafon Rp13,651 miliar dan baki debet                     a total ceiling of IDR 13.651 billion and a debit balance
   Rp8,729 miliar.                                                        of IDR 8.729 billion.
Page 27
                                                                                                Sustainability Report 2023
                                                                                                         Bank Sulselbar
                                                                                                                                             25




5. Rasio RPIM 55%-57%. Rasio RPIM Bank periode                              5. RPIM ratio 55%-57%. The Bank's RPIM ratio for
    Semester II – 2023 sebesar 63,02%.                                         Semester II – 2023 is 63.02%.
6. Memperluas Agen Laku Pandai. Agen Laku Pandai                            6. Expanding Branchless banking Agent. Branchless
    Bank tumbuh 184,55% (yoy) dari 110 agen posisi                             banking Bank agents grew 184.55% (yoy) from 110
    Desember 2022 menjadi 321 agen pada Desember                               agent positions in December 2022 to 321 agents in
    2023.                                                                      December 2023.
7. Perluasan Delivery Channel. Bank Sulselbar memiliki                      7. Expansion of Delivery Channels. Bank Sulselbar has
    Delivery Channel yang tersebar di seluruh wilayah                          Delivery Channels spread throughout South Sulawesi
    Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Jumlah ATM                            and West Sulawesi. The number of Bank Sulselbar
    Bank Sulselbar posisi Desember 2022 sebanyak 562                           ATMs in the December 2022 position was 562 units
    unit dan menjadi 568 unit pada posisi Desember 2023.                       and became 568 units in the December 2023 position.
    Sementara itu, jumlah CRM Bank Sulselbar posisi                            Meanwhile, the number of Bank Sulselbar ATMs in the
    Desember 2022 sebanyak 19 unit dan menjadi 21 unit                         December 2022 position was 19 units and became 21
    pada posisi Desember 2023. Total seluruh ATM/CRM                           units in the December 2023 position. The total of all
    Bank Sulselbar posisi Desember 2023 sebanyak 589                           Bank Sulselbar ATMs/CRMs in the December position.
    unit.                                                                      2023 as many as 589 units.
8. Loan Originating System (LOS). Bank Sulselbar telah                      8. Loan Originating System (LOS). Bank Sulselbar carried
    melaksanakan kick off penggunaan LOS pada tanggal                          out the kick off of the use of LOS on September 29,
    29 September 2023. Tahap awal implementasi dilakukan                       2023. The initial stage of implementation was piloting
    piloting pada beberapa Cabang Bank Sulselbar yaitu:                        at several Bank Sulselbar Branches, namely: Makassar
    Cabang Utama Makassar, Cabang Utama Mamuju,                                Main Branch, Mamuju Main Branch, Bulukumba Main
    Cabang Utama Bulukumba, Cabang Utama Bone,                                 Branch, Bone Main Branch, Palopo Main Branch, Daya
    Cabang Utama Palopo, Cabang Pembantu Daya,                                 Sub-Branch, Kahu Sub-Branch, Antang Sub-Branch,
    Cabang Pembantu Kahu, Cabang Pembantu Antang,                              Makassar Sharia Branch, Sengkang Sharia Branch,
    Cabang Syariah Makassar, Cabang Syariah Sengkang,                          Maros Sharia Branch, and Mamuju Sharia Branch.
    Cabang Syariah Maros, dan Cabang Syariah Mamuju.                           The piloting will be carried out from 9 October 2023 to
    Pelaksanaan piloting dilakukan sejak 9 Oktober 2023                        30 December 2023 and is planned to be implemented
    s.d. 30 Desember 2023 dan direncanakan akan                                simultaneously by all Bank Sulselbar Branch Offices in
    diimplementasikan serentak oleh seluruh Kantor                             January 2024.
    Cabang Bank Sulselbar pada Januari 2024.
9. Online Boarding. Bank telah memeperoleh izin                             9. Online Boarding. The bank has obtained an Online
    operasional Online Boarding dari OJK dan direncanakan                       Boarding operational permit from the OJK and is
    akan live Desember 2023.                                                    planning to go live in December 2023.
10. Pencapaian dari sisi bisnis, yakni perkembangan                         10. Achievements from the business side, namely the
    dari pemetaan portofolio penghimpunan dana dan                              development of mapping portfolios for collecting
    penyaluran dana yang memenuhi kriteria kegiatan                             funds and distributing funds that meet the criteria for
    usaha berkelanjutan.                                                        sustainable business activities.

Pencapaian Penghimpunan dan Penyaluran                                      Achievement of Fundraising and Lending/Financing
Dana

                              URAIAN-DESCRIPTION                                                      DESEMBER 2023-DECEMBER 2023
Jumlah produk yang memenuhi kriteria kegiatan usaha berkelanjutan
a. Penghimpunan Dana                                                                 Jumlah rekening: N/A          Nominal: N/A
b. Penyaluran Dana                                                                   Jumlah rekening: 15.988       Nominal: Rp3,05 triliun
Total aset produktif kegiatan usaha berkelanjutan (Rp)
a. Total kredit/pembiayaan usaha berkelanjutan                                       Rp3,05 triliun
b. Total non-kredit/pembiayaan non kegiatan                                          Rp17,92 triliun
Persentase total kredit/pembiayaan kegiatan usaha berkelanjutan terhadap total kredit/ 14,54%
pembiayaan bank (%)
Page 28
                  Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   26             Bank Sulselbar




                              URAIAN-DESCRIPTION                                                     DESEMBER 2023-DECEMBER 2023

Jumlah dan kualitas kredit/pembiayaan berdasarkan kategori kegiatan usaha berkelanjutan
a. Energi terbarukan                                                                  N/A
b. Efisiensi energi                                                                   USD14,66 juta (eq. Rp220 miliar, asumsi kurs Rp15 ribu/USD)
c. Pencegahan dan pengendalian polusi                                                 N/A
d. Pengelolaan sumber daya alam hayati dan penggunaan lahan yang berkelanjutan        N/A
e. Konservasi keanekaragaman hayati darat dan air                                     N/A
f. Transportasi ramah lingkungan                                                      N/A
g. Pengelolaan air dan air limbah yang berkelanjutan                                  Rp250 miliar
h. Adaptasi perubahan iklim                                                           N/A
i. Produk yang dapat mengurangi penggunaan sumber daya dan menghasilkan lebih N/A
sedikit polusi (eco-efficient)
j. Bangunan berwawasan lingkungan yang memenuhi standar atau sertifikasinya yang N/A
diakui secara nasional, regional, atau internasional
k. Kegiatan usaha dan/atau kegiatan lain yang berwawasan lingkungan lainnya           N/A
l. Kegiatan UMKM                                                                      Rp2.580.808 juta


[GRI 2-25] [5.e.] [E.5.] [A.2.5.5.]
Tantangan dan Respons Terkait Penerapan Program
Keberlanjutan
Challenges and Responses Related to Implementing Sustainability Programs
Tahun 2023 menjadi tahun keempat bagi Bank Sulselbar                          2023 will be the fourth year for Bank Sulselbar in
dalam penerapan Aksi Keuangan Berkelanjutan. Oleh                             implementing Sustainable Finance Actions. Therefore,
karena itu, Bank Sulselbar menyadari kemungkinan                              Bank Sulselbar is aware of the possible obstacles and
adanya kendala dan hambatan dalam penerapan RAKB.                             obstacles in implementing RAKB. However, Bank Sulselbar
Namun demikian, Bank Sulselbar akan merumuskan dam                            will formulate and prepare mitigation efforts to minimize the
menyiapkan upaya mitigasi untuk meminimalkan dampak                           impact if these obstacles arise.
jika kendala tersebut muncul.

Selain itu Bank juga akan melakukan evaluasi dan                              In addition, the Bank will also evaluate and implement
pelaksanaan program keuangan berkelanjutan yang                               sustainable finance programs which aim to monitor
bertujuan memantau efektivitas pelaksanaan dan                                the effectiveness of program implementation and
pencapaian program, termasuk tindakan yang harus                              achievements, including actions that must be taken if there
dilakukan dalam hal terdapat permasalahan dalam                               are problems in implementation and achievements, both
pelaksanaan dan pencapaian, baik jangka pendek, jangka                        short term, medium term, and long term.
menengah, maupun jangka panjang.

Tindak lanjut yang dilakukan Bank adalah:                                     The follow-up actions taken by the Bank are:
1. Proses yang dilakukan yaitu kaji ulang dan atau                            1. The process carried out is reviewing and/or evaluating
   mengevaluasi RAKB yang belum terimplementasi untuk                            RAKB that have not been implemented so that
   selanjutnya dilakukan akselerasi realisasi dan atau                           realization can be accelerated and/or plans adjusted.
   dilakukan penyesuaian rencana.
2. Menetapkan tindak lanjut RAKB, apabila terjadi deviasi,                    2. Determine RAKB follow-up, if deviations occur, review
   dilakukan kaji ulang indikator kinerja dan revisi atas                        performance indicators, and revise the RAKB program.
   program RAKB. Hal ini dilakukan untuk perbaikan/                              This is done for improvements/changes while still
   perubahan dengan tetap merujuk RAKB jangka                                    referring to the long-term RAKB, namely reviewing
   panjang, yakni mengkaji ulang indikator kinerja untuk                         performance indicators for the following year and
   tahun berikutnya dan menilai kesinambungan program                            assessing the sustainability of the sustainable finance
   keuangan berkelanjutan tahun berikutnya dengan                                program for the following year with new indicators.
   indikator baru.
Page 29
                                                                           Sustainability Report 2023
                                                                                    Bank Sulselbar
                                                                                                               27




[GRI 2-25] [A.2.5.5.]

Sistem Evaluasi dan Pelaksanaan Program
Program Evaluation and Implementation System
Sistem evaluasi dan pelaksanaan program Keuangan             The Sustainable Finance program evaluation and
Berkelanjutan bertujuan untuk memantau efektivitas           implementation system aims to monitor the effectiveness
pelaksanaan dan pencapaian program, termasuk tindakan        of program implementation and achievements, including
yang harus dilakukan dalam hal terdapat permasalahan         actions that must be taken if there are problems in
dalam pelaksanaan dan pencapaian baik jangka pendek,         implementation and achievements in the short term,
jangka menengah maupun jangka panjang. Mekanisme             medium term, and long term. Program evaluation and
evaluasi dan pelaksanaan program:                            implementation mechanisms:
a. Melakukan pengukuran terhadap performa pelaksanaan        a. Measure the performance of work program
    program kerja sehingga dapat mengetahui pencapaian           implementation so that you can determine the
    sasaran program kerja yang ditentukan.                       achievement of the specified work program targets.
b. Monitoring realisasi Program Kerja Aksi Keuangan          b. Monitoring the realization of the Sustainable Finance
    Berkelanjutan dibandingkan dengan rencana timeline           Action Work Program compared to the planned timeline
    dan indikator kinerja lainnya yang telah direncanakan.       and other performance indicators that have been
                                                                 planned.
c. Monitoring realisasi Program Tanggung Jawab Sosial        c. Monitoring the realization of the Company’s Social and
   dan Lingkungan Perusahaan dibandingkan dengan                 Environmental Responsibility Program compared to the
   anggaran dan indikator kinerja lainnya yang telah             budget and other planned performance indicators.
   direncanakan.
Page 30
                 Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   28            Bank Sulselbar




                                                    03
[GRI 2] [A.2.a.; A.2.b.; A.2.c.] [B]

Ikhtisar Kinerja Berkelanjutan
Sustained Performance Overview



[A.2.a] [B.1.]

Ikhtisar Kinerja Ekonomi
Economic Performance Overview


     (Rp juta-Rp million)

     Total Aset
     Total Assets

       2023		               30.799.458
       2022                 29.653.314
       2021                 27.784.972


     (Rp juta-Rp million)

     Kredit dan Pembiayaan
     Lending and Financing

       2023		               22.403.127
       2022                 21.803.473
       2021                 21.267.972



     (Rp juta-Rp million)

     Total DPK
     Total TPF

       2023		               20.561.706
       2022                 19.548.431
       2021                 18.624.025
Page 31
                                                    Sustainability Report 2023
                                                             Bank Sulselbar
                                                                                 29




(Rp juta-Rp million)

Pendapatan Bunga dan Syariah Bersih
Net Interest and Sharia Income

               2023		            2.555.661
               2022              2.550.080
               2021              2.499.511


                   (Rp juta-Rp million)

                       Laba Sebelum Pajak
                       Income Before Tax

                       2023		             867.847
                       2022               881.656
                       2021               854.201



(Rp juta-Rp million)

Laba Tahun Berjalan
Current for the Year

 2023		                666.905
 2022                  653.724
 2021                  651.826


(Rp juta-Rp million)

Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan
Generated Direct Economic Value

 2023		                2.864.068
 2022		                2.825.321
 2021 		               2.777.438
Page 32
         Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
30       Bank Sulselbar




(Rp juta-Rp million)

 Nilai Ekonomi Langsung yang Didistribusikan
 Distributed Direct Economic Value

 2023		                2.622.083
 2022		                2.595.253
 2021                  2.528.710



(Rp juta-Rp million)

 Kredit untuk Pembiayaan UMKM
 Loan for MSME Financing

 2023		                20.977.317
 2022		                20.488.106
 2021                  20.018.262


(%)

 Rasio Kredit UMKM terhadap Kredit Produktif
 MSME Loan Ratio to Total Loan

 2023		                12,29%
 2022                  13,22%
 2021                  15,17%
Page 33
                                                                    Sustainability Report 2023
                                                                             Bank Sulselbar
                                                                                                 31




  (Rp juta-Rp million)

  Beban Pajak
  Income before tax

   2023		                200.581
   2022                  227.933
   2021                  202.375


(Dividends Rp juta-Rp million)

  Kontribusi Terhadap Pembangunan
  Ekonomi Sulselbar
  Contribution to the Economic
  Development of Sulselbar

   2023		                392.234
   2022                  391.066
   2021                  372.559


Restrukturisasi Kredit/Pembiayaan Debitur Terdampak
Covid-19 dan Non Covid-19
Restructuring Lending/Financing of Debtors Affected by Covid-19 and
Non-Covid-19

                    Tahun           Nilai (Rp)     Jumlah Debitur    Jumlah Sektor

                     2023          703,39 miliar        325               14
                     2022          825,67 miliar        482               13
                     2021          737,02 miliar        634               14
Page 34
                  Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   32             Bank Sulselbar




[A.2.b.] [B.2.]

Ikhtisar Kinerja Lingkungan
Environmental Performance Overview
Green Office

     Jenis Kegiatan
                            Jumlah-Amount                      Langkah-langkah                                            Steps
     Type of Activity
Budaya hemat energi dan    4 Kegiatan          1.   Penggantian penerangan kantor dengan lampu 1.       Replacement of office lighting with LED lights
langkah pengurangan        4 Activities             LED dari solar panel untuk lampu penerangan         from solar panels for lighting in the yard and
emisi                                               pada area pekarangan dan parkiran Kantor            parking area of ​​the Head Office and Makassar
Energy saving culture                               Pusat dan Cabang Utama Makassar                     Main Branch
and emission reduction                         2.   Efisiensi penggunaan listrik minimal 10% pada 2.    Electricity use efficiency of at least 10% at
measures                                            Kantor Pusat dan Cabang Utama Makassar.             Head Office and Makassar Main Branch.
                                               3.   Penggunaan waktu kerja dan alat elektronik          Effective and efficient use of work time and
                                                    kantor efektif dan efisien dengan tidak             office electronic equipment by not leaving
                                                    membiarkan PC dalam kondisi On seharian;            the PC on all day; unplugging the cellphone
                                                    mencabut charger HP saat tidak digunakan;           charger when not in use; Using air conditioning
                                                    menggunakan AC dan lampu penerangan                 and lighting wisely
                                                    dengan bijak
Paperless                  3 Kegiatan          1.   Menggunakan kertas bekas sebagai catatan 1.         Using waste paper as notes or internal
Paperless                  3 Activities             atau dokumen-dokumen internal                       documents
                                               2.   Menggunakan dokumen secara digital: PDF 2.          Using documents digitally: PDF and others
                                                    dan lain-lain                                       Carrying out digitalization processes and
                                               3.   Melakukan proses digitalisasi dan sistem            technology systems to replace the use of
                                                    teknologi untuk menggantikan pemakaian              paper in office operational processes. Bank
                                                    kertas dalam proses operasional kantor. Bank        Sulselbar uses the BITRIX application for
                                                    Sulselbar menggunakan aplikasi BITRIX untuk         correspondence and internal bank documents
                                                    persuratan dan dokumen-dokumen internal
                                                    bank
Penggunaan aplikasi         Minimal            Aplikasi-aplikasi layanan Bank yang mengurangi Bank service applications that reduce face-to-face
perbankan untuk             1 Kegiatan         kegiatan tatap muka dan pertemuan langsung activities and direct meetings between officers and
mendukung penghematan                          antara petugas dan nasabah, sehingga mengurangi customers, thereby reducing ATK usage
Use of banking applications                    pemakaian ATK
to support savings
Pengurangan limbah dan     Limbah: 1           Pengelolaan limbah pembuangan air dan limbah        Management of water disposal waste and rubbish
efluen                     kegiatan            sampah dengan pengelola gedung/pihak ketiga         waste with building managers/licensed third parties
Waste and effluent         Waste: 1 Activity   yang berizin melalui proses retribusi dengan        through a retribution process with the Regional
reduction                                      Pemerintah Daerah                                   Government
                           Efluen: NIHIL       Efluen adalah hasil sampingan/buangan dari suatu    Effluent is a byproduct/waste from a process.
                           Effluent: NONE      proses. Bank Papua tidak menghasilkan efluen        Bank Sulselbar does not produce effluent from its
                                               dari kegiatannya, sehingga tidak ada aktivitas      activities, so there are no effluent reduction and
                                               pengurangan dan pengolahan efluen untuk menjaga     processing activities to preserve the environment.
                                               kelestarian lingkungan.
Keanekaragaman Hayati      2 Kegiatan          1.   Area sekitar lingkungan kantor ditanami        1.   The area around the office environment is
Biodiversity               2 Activities             berbagai macam jenis tanaman, mulai dari            planted with various types of plants, starting
                                                    halaman depan kantor, samping kantor, maupun        from the front yard of the office, next to the
                                                    di dalam kantor dan area parkir kendaraan.          office, as well as inside the office and vehicle
                                               2.   Penyaluran CSR Bidang Lingkungan Hidup              parking area.
                                                                                                        Distribution of CSR in the Environmental
                                                                                                        Sector
Page 35
                                                                                                      Sustainability Report 2023
                                                                                                               Bank Sulselbar
                                                                                                                                                 33




                                  Capaian Kinerja Lingkungan Hidup-Environmental Performance Achievements

           Uraian/Tahun                     Satuan                  2023               2022              2021               Description/Year

Penggunaan Listrik                    kWh                        14.214               12.764             2.056                      Electricity Usage Fee
Penggunaan Air/bulan                  Meter Kubik (m3)           18.589               10.252             7.688                       Water Usage/month
Penggunaan Kertas                     Rim                           4.870             2.856              3.100                              Paper Usage
Pembelian BBM                         Rp juta                       5.969             4.883              3.930                             Purchase BBM
Pengaduan Lingkungan                                                NIHIL             NIHIL              NIHIL                 Environmental Complaint


Pengelolaan Emisi                                                               Emission Management

Emisi Gas Rumah Kaca dalam kg CO2e                                              Greenhouse Gas Emissions in kg CO2e

   Sumber Emisi                             2023                                               2022                                 2021
Cakupan 1 (BBM)           426.357 liter         1.023.256,8 kg CO2e         348.786 liter       837.086,4 kg CO2e   280.714 liter    673.713,6 kg CO2e
Cakupan 2 (Listrik)       14.214 kWh             12.081,9 kg CO2e           12.764 kWh          10.849,4 kg CO2e    2.056 kWh         1.747,6 kg CO2e
Jumlah Emisi GRK
                                    1.035.338,7 kg CO2e                              847.935,8 kg CO2e                     675.461,2 kg CO2e
(Cakupan 1 dan 2)
Page 36
                  Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   34             Bank Sulselbar


[A.2.c.] [B.3.]

Ikhtisar Kinerja Sosial
Social Performance Overview
     (orang) (people)

      Total Jumlah Karyawan
      Total Number of Employees

       2023		               1.370
       2022                 1.344
       2021                 1.067


     kegiatan-activity

      Jumlah Pendidikan dan Pelatihan Karyawan
      Number of Employee Education and Training

       2023		                   133
       2022                     219
       2021                   1.012


     (Rp juta-Rp million)

      Biaya Pelatihan dan Pendidikan Karyawan
      Employee Training and Education Costs

       2023		               13.383
       2022		               22.790
       2021		               11.971


  (orang-(people))

   Jumlah Peserta Pendidikan dan Pelatihan Karyawan
   Number of Employee Education and Training Participants

    2023		               2.162
    2022 		              6.804
    2021 		              6.402
Page 37
                                                                         Sustainability Report 2023
                                                                                  Bank Sulselbar
                                                                                                      35


                                                                          %

 Jumlah                                                                    Tingkat Kepuasan
 Kecelakaan Kerja                                                          Nasabah
 Number of Work                                                            Customer
 Accidents                                                                 Satisfaction Level

  2023                  zero accident                                       2023		         65,9
  2022                  zero accident                                       2022           52,7
  2021                  zero accident                                       2021           -


 (buah-pieces)

 Jumlah Pengaduan Nasabah
 Number of Customer Complaints

  2023		                19.238
  2022                  3.693
  2021                  2.935

 (Rp juta-Rp million)

 Investasi Pengembangan Sosial
 Kemasyarakatan/CSR
 Social Community Development/CSR
 Investment

  2023		                32.686
  2022                  32.591
  2021                  31.047


Pelibatan Pihak Lokal
Involvement of Local Parties
                 Tahun-Year             Jumlah Pemasok Lokal/ Number of Local Suppliers

                   2023                                       92
                   2022                                       85
                   2021                                       59
Page 38
               Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   36          Bank Sulselbar


[GRI 2-1][A.3.b.] [C.2.]

Profil Bank Sulselbar
Bank Sulselbar Profile




04
Page 39
                                                                                          Sustainability Report 2023
                                                                                                   Bank Sulselbar
                                                                                                                                    37




[GRI 2-1; 2-1-c] [A.3.b.] [C.2.]
Informasi Umum dan Identitas Perusahaan
General Information and Company Identity
                                                PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan & Sulawesi Barat
                 Nama / Name

                                                Bank Sulselbar
          Nama Panggilan / Nick Name

                                                Jl. Dr. Sam Ratulangi No.16 Makassar 90125
              Alamat Kantor Pusat
                                                Telp: +62411-859171
             / Head Office Address
                                                Fax: +62411-859464
                                                13 Januari 1961
       Tanggal Pendirian / Founding Date

             Dasar Hukum Pendirian              Akta Notaris Raden Kardiman di Jakarta No.95 tanggal 23 Januari 1961
         / Legal Basis of Establishment         Notary Deed of Raden Kardiman in Jakarta No. 95 dated January 23, 1961

                                                1. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan 32,74%
                                                2. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat 2,03%
       Kepemilikan Saham / Shareholding         3. Pemerintah Kota se-Sulawesi Selatan dan Barat 7,98%
                                                4. Pemerintah Kabupaten se-Sulawesi Selatan dan Barat 56,69%
                                                5. Koperasi Jasa Kesejahteraan Warga PT Bank Sulselbar 0,56%
                                                Rp4.000.000.000.000 (Empat Triliun Rupiah)
        Modal Dasar / Authorized capital

              Modal Ditempatkan                 Rp2.187.068.000.000 (Dua Triliun Seratus Delapan Puluh Tujuh Miliar Enam Puluh Delapan Juta
               / Issued capital                 Rupiah)

                                                Perbankan
         Bidang Usaha / Business fields

                                                Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)/ Regional Owned Enterprises (BUMD)
      Status Perusahaan / Company Status

                                                KBMI 1
         Kategori Bank / Bank Category

  Jumlah Karyawan [2-7] / Number of employees   1.370 orang/People
                     [2-7]
                                                corporate.secretary@banksulselbar.co.id
                 E-mail / E-mail

                                                www.banksulselbar.co.id
              Situs Web / Website

                                                1500855
                  Call Center

                                                Kantor Pusat 1
                                                Kantor Cabang Pembantu 6
                                                Kantor Cabang Konvensional 31
                                                Kantor Cabang Syariah 4
                Jaringan Kantor                 Kantor Kas 61
                                                Office Chanelling 25
                                                Mobil Kas 19
                                                Payment Points 43
                                                ATM Konvensional & ATM Syariah 581
Page 40
              Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   38         Bank Sulselbar




                                                                         [2-6] [C.4.]

                                                                         Sekilas Bank Sulselbar
                                                                         Bank Sulselbar at a glance



Pada tahun 1961, tepatnya pada tanggal 23 Januari, PT          1961 on January 23 January 23, PT Bank Pembangunan
Bank Pembangunan Sulawesi Selatan Tenggara berdiri             Sulawesi Selatan Tenggara was established with Notarial
dengan Akta Notaris Raden Kadiman di Jakarta No.95 dan         Deed Raden Kadiman in Jakarta No.95 and was a Regional
merupakan Bank Daerah yang terletak di Provinsi Sulawesi       Bank located in South Southeast Sulawesi Province. PT
Selatan Tenggara pada saat itu. PT Bank Sulawesi Selatan       Bank Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, now referred to
dan Sulawesi Barat selanjutnya disebut “Bank Sulselbar” atau   as “Bank Sulselbar,” “Bank,” or “Company,” changed its name
“Bank” atau “Perseroan” melakukan perubahan nama masih         in the same year to PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi
di tahun yang sama menjadi PT Bank Pembangunan Daerah          Selatan Tenggara (“PT BPD SULSERA”) by Raden Kadiman
Sulawesi Selatan Tenggara (“PT BPD SULSERA”) sesuai Akta       Notarial Deed No—.67 on July 13 July 13, 1961.
Notaris Raden Kadiman No.67 tanggal 13 Juli 1961.


Bank Pembangunan Sulawesi Selatan Tenggara didirikan untuk     Bank   Pembangunan       Sulawesi   Selatan   Tenggara    was
mendorong terciptanya tingkat pertumbuhan perekonomian         established to encourage the creation of a level of economic
dan pembangunan daerah di Sulawesi Selatan Tenggara            growth and regional development in Southeast South Sulawesi
dan sekitarnya dengan menghimpun dana masyarakat dalam         and its surroundings by collecting public funds in the form of
bentuk simpanan dan menyalurkannya kembali kepada              savings and channeling them back to the community in the form
masyarakat dalam bentuk kredit dan/atau bentuk lainnya.        of credit and other forms. This aligns with changes to regional
Sejalan dengan perubahan Peraturan Daerah dan penambahan       regulations and additions to authorized and paid-up capital.
modal dasar dan modal disetor. Bank beberapa kali mengalami    The Bank changed its name and legal entity several times until
perubahan nama dan bentuk Badan Hukum, hingga akhirnya         it finally changed to PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi
berubah menjadi PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi            Selatan in 2004 and received approval from the Minister of
Selatan pada tahun 2004 dan telah mendapat pengesahan          Law and Human Rights of the Republic of Indonesia based
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI berdasarkan        on Decree No.C-31541.HT.01.01 TH 2004 dated December
Surat Keputusan No.C-31541.HT.01.01 TH 2004 tanggal            29 December 29 2004 concerning Ratification of the Deed
29 Desember 2004 tentang Pengesahan Akta Pendirian             of Establishment of the Limited Liability Company of Bank
Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah Sulawesi            Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan, abbreviated as Bank
Selatan disingkat Bank Sulsel, dan telah diumumkan pada        Sulsel, and was announced in the State Gazette of the Republic
Berita Negara Republik Indonesia No.13 tanggal 15 Februari     of Indonesia No.13 dated February 15, 2005, Supplement
2005, Tambahan No.1655/2005. Perseroan telah didaftarkan       No.1655/2005. The Company was registered at the Makassar
di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kota Makassar dengan          City Company Registration Office with No.TDP.503/0590/DP-
No.TDP.503/0590/DP-0480/KPP tanggal 3 Januari 2005.            0480/KPP dated January 3 January 3, 2005.


Untuk meningkatkan pelayanan Perseroan kepada nasabah          To improve the Company’s services to customers and the
dan masyarakat di Provinsi Sulawesi Selatan dan Tenggara,      community in South and Southeast Sulawesi Provinces, the
Page 41
                                                                                    Sustainability Report 2023
                                                                                             Bank Sulselbar
                                                                                                                             39


Perseroan membentuk Unit Usaha Syariah (UUS) dan                   Company established a Sharia Business Unit and carried
menjalankan kegiatan usaha perbankan dengan prinsip-prinsip        out banking business activities using Sharia principles which
syariah yang beroperasi pada 28 April 2007 dengan Surat Izin       operated on April 28 2007 with a Principle License from the Bank
Prinsip dari Bank Indonesia No.9/20/DPbS/Mks tanggal 20 April      Indonesia No. 9/20/DPbS/Mks dated 20 April 2007 concerning
2007 perihal Persetujuan Prinsip Pembukaan Kantor Cabang           Approval in Principle for the Opening of Sharia Branch Offices.
Syariah. Tidak puas hanya dengan meluncurkan produk                Not satisfied with just launching Sharia-based products, the
berbasis syariah, Bank kembali membuat inovasi dengan              Bank is again making innovations with various digital products
berbagai produk digital mensejajari pesatnya perkembangan          in line with the rapid development of technology today.
teknologi saat ini.


Pada tahun 2011, terjadi perubahan nama perusahaan                 In 2011, the company name changed to PT Bank Pembangunan
menjadi PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan            Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Bank Sulselbar).
Sulawesi Barat (Bank Sulselbar). Sejalan dengan perubahan          In line with this change, the Company issued Bonds I worth
ini, Perseroran menerbitkan Obligasi I senilai Rp400 miliar dan    IDR 400 billion and Sukuk Mudharabah worth IDR 100 billion.
Sukuk Mudharabah senilai Rp100 miliar. Penerbitan obligasi         Bond issuance continued in 2016 amounting to IDR 950 billion
berlanjut pada tahun 2016 sebesar Rp950 miliar dengan              with Sukuk Mudharabah worth IDR 50 billion. The issuance
Sukuk Mudharabah senilai Rp50 miliar. Penerbitan obligasi          of sustainable bonds was also carried out in 2018 and in
berkelanjutan juga dilaksanakan pada tahun 2018 dan pada           November 2020 bonds worth IDR 750 billion were issued.
bulan november tahun 2020 telah dikeluarkan obligasi senilai
Rp750 miliar.


Tahun 2019, Bank Sulselbar meraih status sebagai Bank              In 2019, Bank Sulselbar became a Foreign Exchange Bank
Devisa setelah memperoleh Surat Keputusan dari Otoritas            after obtaining a Decree from the Financial Services Authority
Jasa Keuangan (OJK). Dengan diperolehnya surat keputusan           (OJK). After receiving this decision letter, the Bank officially
tersebut, Bank Sulselbar resmi menjadi Bank dengan kegiatan        became a bank that engages in business activities in foreign
usaha dalam valuta asing. Bank juga telah memperluas               currency. The Bank has also expanded its network by opening
jaringan dengan membuka beberapa kantor kas dan kantor             several new cash offices and payment point offices and
payment point baru, serta menambah jumlah unit mesin ATM           increasing the number of ATM machines to make it easier for
untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi             people to carry out banking transactions.
perbankan.


Tahun 2019, Bank Sulselbar turut serta mendukung program           In 2019, Bank Sulselbar supported the Government’s program,
Pemerintah yaitu Gerakan Nasional Non Tunai dan menerapkan         namely the National Cashless Movement, and implemented
aplikasi QRIS (Quick Respond Indonesia Standard) pada              the QRIS (Quick Respond Indonesia Standard) application on
beberapa produk dan layanannya. Tidak berhenti disitu, Bank        several of its products and services. It doesn’t stop there; Bank
Sulselbar akan terus berupaya melakukan perbaikan dan              Sulselbar will continue to strive to make improvements and
peningkatan agar dapat mewujudkan misi dalam memberikan            upgrades to realize its mission of providing excellent quality
pelayanan prima yang berkualitas dan terpercaya sehingga           and reliable service so that it becomes the Bank of Pride and
menjadi Bank kebanggaan dan pilihan utama di Kawasan               the leading choice in the Eastern Indonesia Region.
Indonesia Timur.


Pada tahun 2020, untuk mempermudah masyarakat dalam                In 2020, to make it easier for people to carry out banking
melakukan transaksi perbankan, Perseroan telah melakukan           transactions, the Company has carried out various innovations
berbagai inovasi dalam pelayanan, di antaranya peningkatan         in services, including improving the Gobills Mobile Banking
fitur Gobills Mobile Banking Bank Sulselbar berkerja sama          feature of Bank Sulselbar in collaboration with Gopay
dengan Gopay terkait pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan            regarding the payment of land and building tax (PBB) and
(PBB) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Selain itu telah         motor vehicle tax (PKB). Apart from that, a Digital Lounge has
dibuka Digital Lounge yaitu ATM gallery Bank Sulselbar dengan      been opened, namely, the Bank Sulselbar ATM gallery with a
konsep milenial, menghadirkan suasana seperti berada di            millennial concept, providing an atmosphere like being in the
lounge sebuah cafe. Pada tahun ini juga, Bank Sulselbar            lounge of a cafe. Also this year, Bank Sulselbar was appointed
ditunjuk sebagai Bank penerima Ongkos Naik Haji (ONH) oleh         as the recipient bank for Hajj Fees (ONH) by the Hajj Financial
Badan Pelaksanaan keuangan Haji (BPKH). Sedangkan pada             Implementation Agency (BPKH). In 2021 to increase its market
tahun 2021, untuk meningkatkan ekspansi pasarnya, Bank             expansion, Bank Sulselbar issued phase III bonds worth IDR
Sulselbar menerbitkan Obligasi Tahap III senilai Rp1,25 triliun.   1.25 trillion.
Page 42
                Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   40           Bank Sulselbar




Kronologis Perubahan Nama Bank
Chronology of Bank Name Changes

Sejak awal pendirian hingga saat ini, Bank Sulselbar telah               Since its inception until now, Bank Sulselbar has made
melakukan beberapa kali perubahan nama dan status yang                   several name and status changes which can be seen below:
dapat dilihat berikut ini:

Perubahan Nama                                                        Change of name
PT Bank Pembangunan Sulawesi Selatan Tenggara (“PT BP SULSERA”)       PT Bank Pembangunan Sulawesi Selatan Tenggara (“PT BP
                                                                      SULSERA”)
                                                                                                                                       1
Dasar Hukum
                                                                      Legal basis
Akta Notaris Raden Kadiman di Jakarta No.95 Tanggal 23 Januari 1961
                                                                      Deed of Notary Raden Kadiman in Jakarta No.95 Dated 23 January
                                                                      1961
Perubahan Nama                                                Change of name
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan Tenggara (“PT BPD PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan Tenggara (“PT
SULSERA”)                                                     BPD SULSERA”)
                                                                                                                                       2
                                                                      Legal basis
Dasar Hukum
                                                                      Raden Kadiman Notarial Deed No.67 dated 13 July 1961
Akta Notaris Raden Kadiman No.67 tanggal 13 Juli 1961
Perubahan Nama                                                        Change of name
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan (Bank SULSEL)             PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan (Bank SULSEL)

                                                                Legal basis                                                            3
Dasar Hukum
                                                                Decree of the Minister of Law and Human Rights of the Republic of
Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
                                                                Indonesia No. C-31541.HT.01.01 TH 2004 dated 29 December 2004
Indonesia No. C-31541.HT.01.01 TH 2004 tanggal 29 Desember 2004

Perubahan Nama                                                     Change of name
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (PT PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi
Bank Sulselbar)		                                                  Barat (PT Bank Sulselbar)		
                                                                                                                                       4
                                                                    Legal basis
Dasar Hukum
                                                                    Notarial Deed of Rakhmawati Laica Marzuki, SH Number 16 dated
Akta Notaris Rakhmawati Laica Marzuki, S.H. dengan Nomor 16 tanggal
                                                                    February 10, 2011
10 Februari 2011
Page 43
                                                                                    Sustainability Report 2023
                                                                                             Bank Sulselbar
                                                                                                                            41
      [A.3.a] [C.1.]

      Visi, Misi, dan Nilai-nilai Keberlanjutan
      Vision, Mission, and Sustainability Values

      Dalam upaya menunjukkan komitmen Bank Sulselbar               To show Bank Sulselbar’s commitment to running a
      dalam menjalankan bisnis yang bertanggung jawab dan           responsible and sustainable business, the Bank has
      berkelanjutan, Bank menyusun visi dan misi berkelanjutan      prepared a sustainable vision and mission which is
      yang dielaborasi dari visi dan misi korporat. Visi dan        elaborated from the corporate vision and mission. The
      misi berkelanjutan Bank mencerminkan upaya Bank               Bank’s sustainable vision and mission reflects the Bank’s
      dalam memberdayakan pertumbuhan ekonomi inklusif,             efforts to empower inclusive economic growth, promote
      mendorong keadilan sosial dan berwawasan lingkungan.          social justice, and be environmentally conscious. This
      Visi dan misi berkelanjutan ini menjadi landasan strategis    sustainable vision and mission become the strategic
      bagi setiap inisiatif yang akan diambil Bank dalam mencapai   foundation for every initiative the Bank will take in achieving
      Tujuan Pembangunan Berkelanjutan secara menyeluruh.           the overall Sustainable Development Goals.



                                                     Visi Keberlanjutan
                                                 Menjadi Bank kebanggaan yang peduli dan
                                                bertanggung jawab terhadap lingkungan dan
                                                                komunitas

                                                   Sustainability Vision
                                              To become a proud and leading bank to develop
                                                     the Eastern Region of Indonesia




Visi Utama-Main Vision
Menjadi Bank kebanggan dan
terkemuka untuk membangun
Kawasan Timur Indonesia
                                                                              Misi Keberlanjutan
                                                                    Memberikan nilai tambah bagi stakeholders
                                                                      melalui layanan perbankan berkelanjutan
Misi Utama-Main Mission
                                                                    dengan mempertimbangkan aspek ekonomi,
1. Memberikan solusi jasa
   keuangan yang inovatif
                                                                    sosial, dan lingkungan dengan pengelolaan
   kepada pemerintah dan                                                             yang terukur
   masyarakat berlandaskan
   layanan prima dan prinsip                                                  Misi Keberlanjutan
   kehati-hatian                                                       To become a proud bank that cares and
2. Mitra strategis Pemda dalam                                          is responsible for the environment and
   pembangunan daerah                                                                 community
3. Mitra utama bagi UMKM
   untuk menggerakkan
      kesinambungan sektor riil



      Arti Visi                                                     Meaning of Vision
      Terkemuka: Bank Sulselbar berkeinginan untuk menjadi          Leading: Bank Sulselbar aspires to become a strong
      Bank yang kuat (memiliki permodalan yang tangguh),            bank (having strong capital), competitive, and a bank that
      berdaya saing, dan menjadi bank yang dapat diandalkan         can be relied on by the Regional Government for regional
      oleh Pemda untuk pembangunan daerah.                          development.

      Bank Kebanggan: Bank Sulselbar berkeinginan untuk             Proud Bank: Bank Sulselbar desires to become the main
      menjadi bank pilihan utama bagi masyarakat Sulselbar          bank of choice for the people of Sulselbar and other regions
      maupun di wilayah lain di kawasan timur Indonesia. Rasa       in eastern Indonesia. This sense of pride has grown from
      bangga itu ditumbuhkan dari kemampuan Bank Sulselbar          Bank Sulselbar’s ability to be able to actively develop the
      untuk mampu aktif membangun kawasan timur Indonesia.          eastern region of Indonesia.

      Membangun Kawasan Timur Indonesia: Bank Sulselbar             Developing the Eastern Region of Indonesia: Bank
      berkeinginan untuk menyediakan layanan dan jasa               Sulselbar wishes to provide quality banking services in
      perbankan yang berkualitas di kawasan timur Indonesia         the eastern region of Indonesia and actively contribute to
      serta turut serta berkontribusi aktif dalam pembangunan di    development in the eastern region of Indonesia.
      kawasan timur Indonesia.
Page 44
             Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   42        Bank Sulselbar




Arti Misi                                                   Meaning of Mission
1. Memberikan solusi jasa keuangan yang inovatif kepada     1. Providing innovative financial service solutions to the
   Pemerintah dan masyarakat berlandaskan Layanan              Government and society based on Excellent Service
   Prima dan prinsip kehati-hatian.                            and the principle of prudence.
   · Bank Sulselbar senantiasa berinovasi terhadap             • Bank Sulselbar continues to innovate financial
      solusi keuangan yang diberikan melalui digitalisasi         solutions provided through the digitalization of
      produk dan jasa yang bersifat komprehensif, yakni           products and services that are comprehensive,
      dapat tersedia dalam platform yang sama, sehingga           namely available on the same platform so that
      nasabah dapat menikmati beragam produk dan                  customers can enjoy various products and services
      jasa dengan cara yang intutitif dan memudahkan              in an intuitive and easy (hassle-free) way.
      (hassle-free).                                           • Bank Sulselbar will provide financial solutions to
   · Bank Sulselbar akan memberikan solusi keuangan               customers by accommodating Bank Sulselbar’s
      kepada pelanggan dengan mengakomodasi nilai                 organizational values, namely Excellent Service and
      organisasi Bank Sulslebar yaitu Layanan Prima dan           prioritizing the principle of prudence.
      mengedepankan prinsip kehati-hatian.

2. Mitra strategis Pemda dalam pembangunan daerah.          1.    Regional Government strategic partner in regional
   · Bank Sulselbar berkontribusi dalam pembangunan               development.
       daerah dengan berbagai bentuk, yakni sebagai              • Bank Sulselbar contributes to regional development
       sumber pendapatan asli daerah, menjadi pihak                 in various forms, namely as a source of original
       ketiga yang memfasilitasi pelaksanaan transaksi              regional income, as a third party that facilitates the
       keuangan, dan juga memfasilitasi pendanaan untuk             implementation of financial transactions, and also
       proses ekspor dan impor.                                     facilitates funding for the export and import process.
   · Bank Sulselbar juga memiliki mandat untuk                   • Bank Sulselbar also has a mandate to support
       mendukung bisnis yang ramah terhadap lingkungan,             environmentally friendly businesses, as well as
       serta terlibat dalam program tanggung jawab sosial           being involved in social responsibility programs that
       yang sejalan dengan program Pemda.                           are in line with regional government programs.

3. Mitra utama bagi UMKM untuk menggerakkan                 1.    The main partner for MSMEs to drive the sustainability
   kesinambungan sektor riil.                                     of the real sector.
   · Bank Sulselbar fokus untuk turut menjadikan UMKM            • Bank Sulselbar focuses on making MSMEs one
       sebagai salah satu kontributor utama terhadap                 of the main contributors to economic growth, by
       pertumbuhan ekonomi, dengan menggerakkan                      sustainably driving the real sector.
       sektor riil secara berkesinambungan.



                                                      Tagline:
                                    “ Melayani Sepenuh Hati”
                                          “Serving Wholeheartedly”



Arti Tagline                                                Meaning of Tagline
Bank Sulselbar berkeinginan untuk senantiasa memberikan     Bank Sulselbar desires to always provide excellent service
layanan prima kepada nasabah melalui layanan yang           to customers through friendly and empathetic service
ramah dan berempati dengan tetap mengedepankan              while still prioritizing professionalism, namely services
profesionalisme yaitu layanan yang akurat, responsif,       that are accurate, responsive, provide solutions, and are
memberikan solusi dan aman. Layanan personal kepada         safe. Personal service to customers is also balanced with
nasabah diimbangi pula dengan penyediaan produk dan         the provision of the latest technology-based products
layanan berbasis teknologi terkini untuk memberikan         and services to provide the best service experience for
service experience terbaik bagi nasabah.                    customers.
Page 45
                                                                           Sustainability Report 2023
                                                                                    Bank Sulselbar
                                                                                                                 43


Budaya Perusahaan
Corporate Culture

Nilai–Nilai Budaya merupakan pedoman yang telah            Cultural Values ​​are guidelines that have been agreed upon
disepakati dan tertanam pada seluruh pegawai Bank          and embedded in all Bank Sulselbar employees which serve
Sulselbar yang menjadi acuan atau panduan perilaku untuk   as a reference or behavioral guide to achieve the Vision
mencapai Visi dan Misi Bank Sulselbar. Bank Sulselbar      and Mission of Bank Sulselbar. Bank Sulselbar describes
menguraikan Nilai-Nilai budaya Perusahan ke dalam 5        the corporation’s cultural values ​​into 5 (five) behavioral
(lima) panduan perilaku yang disingkat dengan PRIORITAS    guidelines which are abbreviated as PRIORITAS PRIMA.
PRIMA. Nilai-nilai Budaya Bank Sulselbar ditetapkan        Bank Sulselbar’s Cultural Values ​​are determined based
berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.SK/159/ DIR/        on Directors’ Decree No.SK/159/DIR/XII/2010 dated 31
XII/2010 tanggal 31 Desember 2010 tentang Penetapan        December 2010 concerning Determination of Work Cultural
Nilai-Nilai Budaya Kerja PT Bank Sulselbar.                Values ​​of PT Bank Sulselbar.


Profesional                                                Professional
Kami selalu meningkatkan kemampuan untuk menjadi           We always improve our ability to become experts in our
ahli di bidangnya agar dapat memahami arah dan tujuan      field so we can understand work direction and objectives,
kerja, bertanggung jawab terhadap hasil yang dicapai dan   be responsible for the results achieved, and produce fast,
menghasilkan kinerja yang cepat, tepat, dan akurat.        precise, and accurate performance.


InOvasi                                                    Innovation
Kami mengembangkan ide baru untuk menghasilkan             We develop new ideas to produce superior systems,
sistem, teknologi, produk dan layanan unggulan dan dapat   technology, products, and services that can provide added
memberikan nilai tambah kepada stakeholder dan siap        value to stakeholders and are ready to anticipate change.
untuk mengantisipasi perubahan.

KeRjasama                                                  Cooperation
Kami meningkatkan sinergi antarindividu, unit kerja dan    We increase synergy between individuals, work units, and
institusi dengan membagi fungsi dan peran yang sesuai      institutions by dividing appropriate functions and roles and
serta tetap memperhatikan hubungan baik antarindividu      continuing to pay attention to good relationships between
dengan prinsip kesetaraan untuk mencapai sasaran           individuals with the principle of equality to achieve company
perusahaan.                                                targets.


IntegrITAS                                                 Integrity
Kami berpegang teguh pada etika bisnis perusahaan,         We adhere to the company’s business ethics, honesty, only
jujur, satunya kata dengan perbuatan, dan mengutamakan     words and deeds, and prioritizing company interests above
kepentingan perusahaan di atas kepentingan pribadi.        personal interests.


Layanan PRIMA                                              PRIMA Service
Kami berpegang teguh pada etika bisnis perusahaan,         We adhere to the company’s business ethics, honesty, only
jujur, satunya kata dengan perbuatan dan mengutamakan      words and deeds, and prioritizing company interests above
kepentingan perusahaan di atas kepentingan pribadi.        personal interests.
Page 46
                Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   44           Bank Sulselbar



Makna Logo Bank Sulselbar
The Meaning of the Bank Sulselbar logo




 Logo merupakan identitas yang mencerminkan karak-                                   The logo is an identity that reflects the company’s
 ter bisnis perusahaan yang dapat                                                    business character
 menyampaikan informasi mengenai latar                                               convey background information
                                                                                     behind its products and services to the public. A logo
 belakang produk dan jasanya kepada publik. Logo
                                                                                     has many elements in the form of shapes, colors,
 memiliki banyak elemen berupa bentuk, warna, garis
                                                                                     lines and fonts
 dan jenis huruf yang                                                                all of them support each other
 kesemuanya saling mendukung untuk                                                   influencing the public’s thoughts, views or opinions
 mempengaruhi pemikiran, pandangan atau pendapat                                     towards the company.
 publik terhadap perusahaan.
                                                          BankSulselbar

                                                                                        Simbol dari air dan langit (Harapan),
                                 Simbol dari kehidupan,
                                                                                        Corporate mature, elegan, stabil,
                                 kemakmuran, kesuburan,
                                                                                        konstan, kokoh, berpengalaman andal
                                 kesejahteraan, penyegaran,
                                                                                        dan dapat diandalkan.
                                 alam.
                                                                                        Symbol of water and sky (Hope), Corpo-
                                 Symbol of life,
                                                                                        rate mature, elegant, stable,
                                 prosperity, fertility,
                                                                                        constant, sturdy, experienced
                                 well-being, refreshment, nature.
                                                                                        reliable and dependable.




Bentuk                                                              Form
Logo Bank Sulselbar terdiri dari 2 (dua) elemen yang tampil         The Bank Sulselbar logo consists of 2 (two) elements that appear
sebagai satu-kesatuan (tidak terpisahkan) membentuk imaginatif      as one (inseparable) to form an imaginative boat.
sebuah perahu.


Visualisasi                                                         Visualization
Logo berbentuk Perahu terdiri dari:                                 The boat-shaped logo consists of:
· 2 buah siluet membentuk layar besar dan layar kecil yang          • 2 silhouettes form a large screen and a small screen that
   terkembang                                                          expands
· Tulisan Bank Sulselbar membentuk badan perahu                     • Bank Sulselbar’s writing forms the body of the boat

Simbol                                                              Symbol
Perahu atau Sompe merupakan ciri khas daerah Sulawesi Selatan       Boats or Sompe are a characteristic feature of South Sulawesi and
dan Sulawesi Barat sebagai daerah maritim Indonesia bagian          West Sulawesi as maritime areas of eastern Indonesia, where the
timur, di mana mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai           majority of people work as fishermen.
nelayan.


Makna Simbol                                                        Symbol Meaning
Perahu atau sompe diartikan sebagai berpergian mencari rejeki       Perahu or sompe is defined as traveling to seek fortune (moving
(bergerak luas mengumpulkan keuntungan) dengan mengadopsi           widely to collect profits) by adopting the values ​​of enthusiasm,
nilai-nilai semangat, team work, dan etos kerja para nelayan        teamwork, and the work ethic of fishermen as one of the strong
sebagai salah satu unsur budaya Sulawesi Selatan yang begitu        and sturdy cultural elements of South Sulawesi.
kuat dan kokoh.


Simbol Perahu sebagai logo Bank Sulselbar, memberikan kesan         The Boat symbol as the Bank Sulselbar logo, gives the impression
korporat perbankan/lembaga keuangan yang modern, bersih,            of a corporate banking/financial institution that is modern,
kokoh, stabil, dinamis, terbuka akan segala peluang dan tantangan   clean, sturdy, stable, dynamic, and open to all opportunities and
menuju tujuan kemakmuran bagi daerahnya.                            challenges towards the goal of prosperity for the region.

Bank Sulselbar dengan semangat “Good Corporate Governance”          Bank Sulselbar, with the spirit of “Good Corporate Governance”
dan berpegang teguh akan nilai-nilai budaya, senantiasa             and adhering to cultural values, always provides excellent quality
memberikan pelayanan prima yang berkualitas dan terpercaya          and reliable service to realize a sustainable economic movement.
dalam upaya mewujudkan gerak perekonomian yang berkelanjutan.
Page 47
                                                                                         Sustainability Report 2023
                                                                                                  Bank Sulselbar
                                                                                                                                45




[GRI 2-1] [A.3.c.1.] [C.3.]

Skala Usaha
Scale Enterprises

Hingga 31 Desember 2023, skala perusahaan Bank                           Until 31 December 2023, Bank Sulselbar’s company scale
Sulselbar adalah sebagai berikut:                                        is as follows:

                      Uraian                         Satuan     2023        2022        2021                Description
Jumlah Karyawan                               Orang             1.370         1.344       1.067                   Number of employees
Pendapatan Bunga dan Syariah                  Miliar Rupiah     2.556         2.550       2.500              Interest Income and Sharia


Total Aset                                    Miliar Rupiah     30.800       29.653      27.785                            Total Assets
Total Kapitalisasi                                                                                                  Total Capitalization
Ekuitas                                       Miliar Rupiah     4.803         4.509       4.232                                  Equity
Liabilitas                                    Miliar Rupiah     25.286       24.262      22.715                                 Liability
Dana Syirkah Temporer                         Miliar Rupiah      711            883        838                 Temporary Syirkah Fund
Jumlah Operasi                                                                                                    Number of Operations
Kantor Cabang                                 Unit               31                31          31                         Branch office
Kantor Cabang Pembantu                        Unit               12                6           6                          Branch office
Kantor Cabang Syariah                         Unit                4                4           4                   Sharia Branch Office



[GRI 2-7; 2-8] [A.3.c.2.]

Demografi Karyawan
Employee Demographics

Komposisi SDM Bank Sulselbar berasal dari berbagai latar                 The composition of Bank Sulselbar’s human resources comes
belakang yang tersebar di Provinsi Sulawesi Selatan dan                  from various backgrounds spread across South Sulawesi
Provinsi Sulawesi Barat. Per 31 Desember 2023, total                     Province and West Sulawesi Province. As of 31 December
karyawan yang dimiliki Bank Sulselbar sebanyak 1.370                     2023, the total number of employees at Bank Sulselbar was
orang, bertambah 26 orang atau 1,93% dari total karyawan                 1,370 people, an increase of 26 people or 1.93% of the total
di tahun 2022 yang sebanyak 1.344 orang.                                 employees in 2022 which were 1,344 people.



                                                                 1.370                         1.344                  1.067
Jumlah Karyawan Total (orang)
Total Number of Employees

       2023                    2022            2021
                                      1.344             1.067
                                                                                               2022                       2021
              1.370
                                                                  2023
Page 48
               Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   46          Bank Sulselbar




Komposisi Karyawan Berdasarkan Level                               Employee Composition Based on Position
Jabatan                                                            Level
Komposisi karyawan Bank Sulselbar dilihat berdasarkan              The composition of Bank Sulselbar’s employees is
level jabatan di tahun 2023, terlihat persentase karyawan          seen based on position level in 2023. The percentage of
pada level jabatan Kontrak & Pengurus tercatat paling              employees at the Contract & Management position level is
besar yakni 27,52% atau sebanyak 377 orang dari total              recorded as the largest, namely 27.52% or 377 people from
jumlah karyawan. Jumlah karyawan di level ini meningkat            the total number of employees. The number of employees
sebanyak 32 orang atau 9,28% dari tahun 2022.                      at this level will increase by 32 people or 9.28% from 2022.

Persentase terbesar kedua adalah karyawan di level                 The second largest percentage is employees at the AMGR
jabatan AMGR & SAMGR yang sebanyak 331 orang atau                  & SAMGR position level, which is 331 people or 24.16%,
24,16%, di mana jumlahnya berkurang 20 orang dari tahun            where the number is reduced by 20 people from last year’s
lalu yang sebanyak 351 orang. Selanjutnya, level jabatan           351 people. Furthermore, the OFR & SOFR position level
OFR & SOFR menjadi terbesar ketiga dengan persentase               is the third largest with a percentage of 20.22% with a total
20,22% dengan jumlah karyawan 277 orang, turun 7 orang             of 277 employees, down 7 people from 284 people in 2022.
dari 284 orang di tahu 2022.

Sepanjang tahun 2023, Bank Sulselbar menambah                      Throughout 2023, Bank Sulselbar will add the most
karyawan terbanyak di level jabatan Kontrak & Pengurus,            employees at the Contract & Management level, with 32
sebanyak 32 orang. Sedangkan di level jabatan AMGR &               people. Meanwhile, at the AMGR & SMGR position level,
SMGR terjadi pengurangan karyawan terbanyak yakni 20               there was the largest reduction in employees, namely 20
orang.                                                             people.


                                      2023                      2022                      2021
      Level Jabatan                                                                                          Position Level
                             Jumlah      Komposisi     Jumlah      Komposisi     Jumlah     Komposisi
PNA 1, PNA 2, PNA 3, PNA 4     37            2,70%       41            3,05%       43          4,03%    PNA 1, PNA 2, PNA 3, PNA 4
CL & SCL                      176            12,85%     173            12,87%     122         11,43%                     CL & SCL
OFR & SOFR                    277            20,22%     284            21,13%     303         28,40%                 OFR & SOFR
AMGR & SAMGR                  331            24,16%     351            26,12%     351         32,90%              AMGR & SAMGR
MGR & SMGR                    148            10,80%     132            9,82%      113         10,59%                MGR & SMGR
AVP & SAVP                     23            1,68%       17            1,26%       11          1,03%                  AVP & SAVP
VP & SPV                       1             0,07%       1             0,07%       1           0,09%                    VP & SPV
Kontrak & Pengurus            377            27,52%     345            25,67%     123         11,53%        Contract & Management
Jumlah                       1.370           100,00%   1.344           100,00%   1.067       100,00%                      Amount


Komposisi Karyawan Berdasarkan Jenis                               Employee Composition Based on Gender
Kelamin
Komposisi karyawan Bank Sulselbar berdasarkan jenis                The composition of Bank Sulselbar employees based on
kelamin dari tahun ke tahun semakin seimbang. Hal ini              gender has become more balanced over the years. This
terlihat dari komposisi karyawan laki-laki yang sebesar            can be seen from the composition of male employees,
53,14% dari total karyawan atau sebanyak 728 orang.                which is 53.14% of the total employees or 728 people. This
Jumlah ini sama dari tahun sebelumnya. Di sisi lain,               number is the same as the previous year. On the other hand,
komposisi karyawan perempuan kembali meningkat                     the composition of female employees increased again to
menjadi 46,86% dari 45,83% di tahun 2022. Jumlahnya                46.86% from 45.83% in 2022. The number increased by 26
bertambah 26 orang menjadi 642 orang dari 616 orang di             people to 642 people from 616 people in 2022.
tahun 2022.
Page 49
                                                                                      Sustainability Report 2023
                                                                                               Bank Sulselbar
                                                                                                                              47




                                  2023                         2022                           2021
     Jenis Kelamin                                                                                                   Gender
                        Jumlah       Komposisi       Jumlah       Komposisi        Jumlah       Komposisi
Laki-laki                728             53,14%       728             54,17%         645          60,45%                                Man
Perempuan                642             46,86%       616             45,83%         422          39,55%                         Woman
Jumlah                  1.370            100,00%     1.344            100,00%       1.067        100,00%                         Amount


Komposisi Karyawan Berdasarkan Rentang                                Employee Composition Based on Age
Usia                                                                  Range
Untuk proses regenerasi SDM dan meningkatkan                          For the HR regeneration process and increasing adaptability
kemampuan beradaptasi di era digitalisasi dan generasi Z,             in the era of digitalization and Generation Z, Bank Sulselbar
Bank Sulselbar mengambil kebijakan untuk merekrut anak-               has adopted a policy to recruit young people into the Bank’s
anak muda masuk dalam Tim SDM unggulan Bank sejak                     superior HR Team for the last few years. In 2023, the number
beberapa tahun terakhir. Di tahun 2023, jumlah karyawan               of employees with an age range < 25 years will take up the
dengan rentang usia < 25 tahun mengambil porsi terbesar               largest portion, namely 21.75% or 298 people. This number
yakni 21,75% atau sebanyak 298 orang. Jumlah ini                      increased by 23 people or 8.36% or the largest number of
bertambah 23 orang atau 8,36% atau menjadi penambahan                 additional employees based on age range.
terbanyak karyawan berdasarkan rentang usia.

Jumlah karyawan terbanyak berdasarkan rentang usia                    The highest number of employees based on the next age
selanjutnya ada di kisaran usia >36-40 tahun dengan                   range is in the age range >36-40 years with 251 people or
jumlah 251 orang atau 18,32% dari total karyawan                      18.32% of the total employees and an increase of 7 people
dan bertambah 7 orang (2,87%) dari tahun 2022 yang                    (2.87%) from 2022 which was 244 people. Meanwhile,
sebanyak 244 orang. Sementara untuk rentang usia > 31-                for the age range > 31-35 years, there were 240 people
35 tahun tercatat sebanyak 240 orang atau 17,52% dari                 or 17.52% of the total employees, an increase of 9 people
total karyawan, bertambah 9 orang (3,90%) dari tahun                  (3.90%) from 2022 which was 231 people.
2022 yang sebanyak 231 orang.


                                   2023                         2022                           2021
       Rentang Usia                                                                                                Age Range
                         Jumlah          Komposisi    Jumlah          Komposisi      Jumlah          Komposisi
> 51 tahun                 107             7,81%        102             7,59%          99              9,28%              > 50 years
> 45-50 tahun              148             10,80%       159             11,83%         152            14,25%        > 45-50 years old
> 41-45 tahun              161             11,75%       150             11,16%         149            13,96%        > 40-45 years old
> 36-40 tahun              251             18,32%       244             18,15%         226            21,18%        > 35-40 years old
> 31-35 tahun              240             17,52%       231             17,19%         211            19,78%        > 30-35 years old
> 26-30 tahun              165             12,04%       183             13,62%         158            14,81%        > 25-30 years old
< 25 tahun                 298             21,75%       275             20,46%         72              6,75%           < 25 years old
Jumlah                    1.370           100,00%      1.344           100,00%        1.067           100,00%               Amount


Komposisi Karyawan Berdasarkan Jenjang                                Employee Composition Based on Education
Pendidikan                                                            Level
Per 31 Desember 2023, karyawan dengan jenjang                         As of December 31, 2023, employees with a Bachelor’s
pendidikan Sarjana masih mendominasi dengan jumlah                    degree still dominate with a total of 878 people or 64.09% of
sebanyak 878 orang atau sebesar 64,09% dari total                     the total employees. This number increased by 30 people
karyawan. Jumlah ini bertambah 30 orang (3,5%) dari                   (3.5%) from 2022 which was 848 people.
tahun 2022 yang sebanyak 848 orang.

Jumah karyawan terbanyak selanjutnya dilihat dari jenjang             The next largest number of employees in terms of education
pendidikan adalah pendidikan SMA yang sebesar 29,49%                  level is high school education, which is 29.49% of the total
dari total karyawan atau sebanyak 404 orang, menurun                  employees or 404 people, a decrease of 2 people from
Page 50
                Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   48           Bank Sulselbar




2 orang dari tahun 2022 yang sebanyak 406 orang. Di                           2022, which was 406 people. In 2023, Bank Sulselbar will
tahun 2023 ini, Bank Sulselbar mendapat SDM dengan                            receive 1 human resource with a Doctoral education level,
jenjang pendidikan Doktoral sebanyak 1 orang, mengisi                         filling last year’s vacancy.
kekosongan tahun lalu.


                                         2023                               2022                           2021
   Jenjang Pendidikan                                                                                                         Educational stage
                               Jumlah        Komposisi            Jumlah       Komposisi          Jumlah         Komposisi
Doktoral                          1               0,07%              -             0,00%             1             0,09%                   Doctor
Pasca Sarjana                    17               1,24%             17             1,26%            13             1,22%             Postgraduate
Sarjana                          878              64,09%            848            63,10%          758             71,04%                Bachelor
Diploma                          53               3,87%             54             4,02%            53             4,97%                  Diploma
SMA                              404              29,49%            406            30,21%          223             20,90%    SENIOR HIGH SCHOOL
SMP                      11                0,80%             11              0,82%           11                 1,03%        JUNIOR HIGH SCHOOL
SD                       6                 0,44%             8               0,60%           8                  0,75%                             SD
Jumlah                   1.370             100,00%           1.344           100,00%         1.067              100,00%                   Amount


Komposisi Karyawan Berdasarkan Status                                         Employee Composition Based on
Kepegawaian                                                                   Employment Status
Dilihat berdasarkan status kepegawaian, jumlah karyawan                       Judging by employment status, the number of permanent
tetap Bank Sulselbar berkurang 6 orang menjadi 993                            employees at Bank Sulselbar decreased by 6 people to 993
orang dari 999 orang di tahun 2022. Komposisi karyawan                        people from 999 people in 2022. The composition of the
tetap Bank juga menurun menjadi 72,48% dari 74,33% di                         Bank’s permanent employees also decreased to 72.48%
tahun sebelumnya. Sedangkan jumlah pegawai honorer                            from 74.33% in the previous year. Meanwhile, the number
meningkat 32 orang (9,28%) menjadi 377 orang dari 345                         of honorary employees increased by 32 people (9.28%)
orang di tahun 2022. Komposisi pegawai honorer juga ikut                      to 377 people from 345 people in 2022. The composition
meningkat menjadi 27,52% dari 25,67% di tahun 2022.                           of honorary employees also increased to 27.52% from
                                                                              25.67% in 2022.
                                  2023                               2022                                2021
   Status Pegawai                                                                                                             Employee status
                        Jumlah         Komposisi           Jumlah           Komposisi       Jumlah         Komposisi
Pegawai Tetap            993             72,48%             999              74,33%          944                88,47%        Permanent employees
Pegawai Honorer          377             27,52%             345              25,67%          123                11,53%          Honorary Employee
Jumlah                  1.370           100,00%            1.344             100,00%        1.067           100,00%                        Amount


[A.3.c.3] [C.3.]

Komposisi Kepemilikan Saham
Shareholding Composition

Per 31 Desember 2023, komposisi pemegang saham                                As of December 31, 2023, the largest shareholder
terbesar Bank Sulselbar dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten                    composition of Bank Sulselbar is owned by the Regency
se-Sulawesi Barat dengan porsi kepemilikan sebesar                            Governments of West Sulawesi with an ownership portion
56,75%. Kenaikan porsi saham Pemerintah Kabupaten se-                         of 56.75%. The increase in the share portion of Regency
Sulawesi Barat terjadi seiring bertambahnya modal disetor                     Governments in West Sulawesi occurred in line with the
hingga Rp20,501 miliar atau 1,69% menjadi Rp1,236 triliun                     increase in paid-in capital by IDR 20,501 billion or 1.69% to
dari Rp1,216 triliun di tahun 2022.                                           IDR 1,236 trillion from IDR 1,216 trillion in 2022.
Page 51
                                                                                      Sustainability Report 2023
                                                                                               Bank Sulselbar
                                                                                                                                  49



Pemegang saham terbesar kedua adalah Pemerintah                       The second largest shareholder is the South Sulawesi
Provinsi Sulawesi Selatan dengan porsi kepemilikan                    Provincial Government with an ownership portion of
sebesar 32,74%, turun dari tahun 2022 yang sebesar                    32.74%, down from 33.24% in 2022. On the other hand, the
33,24%. Di sisi lain, Koperasi Jasa Kesejahteraan Warga               PT Bank Sulselbar Citizens’ Welfare Services Cooperative
PT Bank Sulselbar melakukan penambahan modal disetor                  increased its paid-in capital by IDR 3.971 billion to IDR
Rp3,971 miliar menjadi Rp8,771 miliar dari tahun 2022                 8.771 billion from 2022 IDR 4.8 billion. In total, there was
sebesar Rp4,8 miliar. Secara total terjadi penambahan                 an increase in paid-in capital of IDR 19.089 billion to IDR
modal disetor sebesar Rp19,089 miliar menjadi Rp2,206                 2.206 trillion from IDR 2.187 trillion.
triliun dari Rp2,187 triliun.


                                                              2023

                                                        Jumlah Saham            Persentase Kepemilikan
  Nama Pemegang Saham             Modal Disetor                                                                Shareholder’s Name
                                                           (Lembar)                      (%)
Provinsi Sulawesi Selatan            722.436.000.000        722.436                    32,74%                    South Sulawesi Province
Provinsi Sulawesi Barat               44.769.000.000        44.769                      2,09%                     West Sulawesi Province
Pemerintah Kota se-Sulsel            174.740.000.000        174.740                     7,29%              Municipal Government in South
                                                                                                                               Sulawesi
Pemerintah   Kabupaten      se-     1.236.352.000.000      1.236.352                   56,75%                      Regency Governments
Sulbar                                                                                                              throughout Sulselbar
Koperasi Jasa Kesejahteraan            8.771.000.000         3.000                      0,27%                Koperasi Jasa Kesejahteraan
Warga                                                                                                          Warga PT. Bank Sulselbar
PT. Bank Sulselbar
Jumlah Modal Disetor                2.187.068.000.000      2.187.068                    100%                         Total Paid up Capital
Dana Setoran Modal                    19.102.000.000                                                                 Capital Deposit Fund
Jumlah                              2.206.170.000.000                                                                               Total


                                                              2022

                                                        Jumlah Saham           Persentase Kepemilikan
    Nama Pemegang Saham            Modal Disetor                                                              Shareholder’s Name
                                                          (Lembar)                      (%)
Provinsi Sulawesi Selatan           722.436.000.000        722.436                    33,24%                     South Sulawesi Province
Provinsi Sulawesi Barat              44.769.000.000        44.769                      2,07%                      West Sulawesi Province
Pemerintah Kota se-Sulsel           174.740.000.000        174.740                     8,07%             Municipal Government in South
                                                                                                                               Sulawesi
Pemerintah Kabupaten se-Sulbar    1.215.851.000.000       1.215.851                   56,23%             Regency Governments throughout
                                                                                                                               Sulselbar
Koperasi Jasa Kesejahteraan           4.800.000.000        4.800                       0,22%
Warga PT Bank Sulselbar
Jumlah Modal Disetor              2.162.596.000.000       2.162.596                   100,00%                        Total Paid up Capital
Dana Setoran Modal                   24.485.020.375                                                                  Capital Deposit Fund
Jumlah                            2.187.081.020.375                                                                                 Total


[GRI 2-1] [A.3.c.4.] [C.3.]

Wilayah Operasi dan Jaringan Kantor
Operation Area and Office Network

Bank Sulselbar per 31 Desember 2023, memiliki wilayah                 Bank Sulselbar as of December 31, 2023, has operational
operasional di Provinsi Sulawesi Selatan dan Provinsi                 areas in South Sulawesi Province and West Sulawesi
Sulawesi Barat, serta satu kantor cabang di Provinsi                  Province, as well as one branch office in DKI Jakarta
DKI Jakarta. Jumlah jaringan unit kantor Bank Sulselbar               Province. The total network of Bank Sulselbar office units is
sebanyak 856 unit dengan rincian 1 Kantor Pusat, 246                  856 units, with details of 1 Head Office, 246 Office Network
unit Jaringan Kantor, 19 unit Mobil Kas, serta jaringan ATM           units, 19 Mobile Cash units, and an ATM network of 589
sebanyak 589 unit.                                                    units.
Page 52
                 Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   50            Bank Sulselbar




Jumlah Jaringan Kantor per Desember 2023                                       Number of Office Networks as of December 2023

        Unit Kantor                        2023                          2022                      2021                        Office Unit
Kantor Pusat                                1                             1                          1                                 Headquarters
Kantor Cabang Utama                         5                             5                          5
Kantor Cabang Konvensional                  26                            26                        26                    Conventional Branch Office
Kantor Cabang Syariah                       4                             4                          4                          Sharia Branch Office
Kantor Cabang Pembantu                      12                            6                          6                                  Branch office
Kantor Fungsional                           54                            61                        61
Payment Point                               49                            43                        34                               Payment Points
Anjungan Tunai Mandiri                     589                           581                        551                   Automated teller machines
Mobil Kas                                   19                            19                        19                                       Cash Car
Konter Layanan Syariah                      96                            25                        25
TOTAL                                      856                           772                        732                                       TOTAL


[GRI 2-6] [A.3.d.] [C.4.]

Kegiatan Usaha, Produk dan Layanan
Jasa, serta Pasar yang Dilayani
Business Activities, Products and Services, and
Markets Served
Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan yang terakhir,                         The Company’s latest Articles of Association, which are
yang tertuang dalam Akta No.74 tanggal 25 Juni 2013                            stated in Deed No.74 dated 25 June 2013 were made
yang dibuat di hadapan Laica Marzuki, S.H. Notaris di                          before Laica Marzuki, SH Notary in Makassar and have
Makassar dan telah mendapat persetujuan Kementerian                            received approval from the Ministry of Law and Human
Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan nomor AHU-                                  Rights with number AHU-40408.AHA.01.02 of 2013 dated
40408.AHA.01.02 tahun 2013 tanggal 25 Juli 2013, pada                          July 25, 2013, in article 3 (three) states that the Company’s
pasal 3 (tiga) menyebutkan maksud dan tujuan Perseroan                         aims and objectives are to operate as a Commercial Bank,
adalah berusaha sebagai Bank Umum, baik konvensional                           both conventional and based on Sharia principles and to
maupun berdasarkan prinsip syariah dan membantu                                help and encourage regional economic growth and regional
serta mendorong pertumbuhan perekonomian daerah                                development in all fields both to improve the standard of
dan pembangunan daerah di segala bidang baik dalam                             living of the people in as well as being a source of local
rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat di samping                          income for the South Sulawesi and West Sulawesi regions.
juga sebagai salah satu sumber pendapatan asli daerah
Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Kegiatan Usaha                                                                 Business Activities
Bidang usaha berdasarkan Anggaran Dasar terakhir dan                           Business fields based on the latest Articles of Association
kegiatan usaha yang dijalankan pada Tahun Buku 2023:                           and business activities carried out in the 2023 Financial
                                                                               Year:
                                                                     Kegiatan usaha yang
                                                                 dijalankan pada tahun 2023
                                                                                                  Business Activities Based on the Latest Articles of
  Kegiatan Usaha Berdasarkan Anggaran Dasar Terakhir
                                                                                                                     Association
                                                                   Sudah            Belum
                                                                 Dijalankan       Dijalankan

Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan                √                         Fund raising from the public in the form of deposits in the
berupa giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan                                 form of current accounts, time deposits, certificates of
dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu                                                       deposit, savings and / or other equivalent forms
Memberi kredit                                                       √                                                                             Lending
Menerbitkan surat pengakuan hutang                                   √                                                 Issuing an acknowledgment of debt
Page 53
                                                                                             Sustainability Report 2023
                                                                                                      Bank Sulselbar
                                                                                                                                                  51




                                                                 Kegiatan usaha yang
                                                             dijalankan pada tahun 2023
                                                                                             Business Activities Based on the Latest Articles of
 Kegiatan Usaha Berdasarkan Anggaran Dasar Terakhir
                                                                                                                Association
                                                               Sudah          Belum
                                                             Dijalankan     Dijalankan

Membeli, menjual atau menjamin atas risiko sendiri maupun        √                        Buy, sell or guarantee at own risk or for the benefit of and on
untuk kepentingan dan atas perintah nasabahnya:                                                                               the orders of its customers:
1. Surat-surat wesel termasuk yang diakseptasi oleh                                          1. Notes include those accepted by banks whose validity
    Bank yang masa berlakunya tidak lebih lama daripada                                        period is not more extended than the trading practice in
    kebiasaan dalam perdagangan surat-surat dimaksud                                                                           said marketable securities.
2. Surat pengakuan utang dan kertas dagang lainnya yang                                    2. Debt acknowledgments and other trading papers whose
    masa berlakunya tidak lebih lama dari kebiasaan dalam                                          validity period is not more extended than the trading
    perdagangan surat-surat dimaksud                                                                             practice for these marketable securities
3. Kertas Perbendaharaan Negara dari surat jaminan                                             3. State Treasury Bills from the Government guarantee
    Pemerintah                                                                                                                                       letter
4. Sertifikat Bank Indonesia (SBI)                                                                                  4. Bank Indonesia Certificates (SBI)
5. Surat dagang berjangka waktu sampai dengan 1 (satu)                                       5. Commercial papers with a period of up to 1 (one) year
    tahun                                                                                   6. Other marketable securities instruments with a maturity
6. Instrumen surat berharga lain yang berjangka waktu                                                                                of up to 1 (one) year
    sampai dengan 1 (satu) tahun
Memindahkan uang, baik untuk kepentingan sendiri maupun          √                        Transferring money, either for own interests or for the
untuk kepentingan nasabah pihak lainnya                                                                            interests of other party customers
Menempatkan dana pada bank lain, meminjamkan dana dari           √                        Placing funds with other banks, lending funds from other banks
bank lain atau meminjamkan kepada bank lain, baik dengan                                  or lending to other banks, either by letter, telecommunication
menggunakan surat, sarana telekomunikasi maupun dengan                                                    facilities or by draft for checks or other means
wesel untuk cek atau sarana lainnya
Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan         √                        Receive payments from bills on marketable securities and
melakukan perhitungan dengan atau antar pihak ketiga                                                perform calculations with or between third parties
Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan pihak lain        √                        Carrying out custodian activities for the benefit of other
berdasarkan suatu kontrak                                                                                                 parties based on a contract
Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat              √                        Provide a place to store valuables and marketable securities
berharga
Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada nasabah            √                        Placing funds from a customer to another customer in the
lainnya dalam bentuk surat berharga yang tidak tercatat di                                form of marketable securities that are not listed on the stock
bursa efek                                                                                                                                    exchange
Membeli melalui pelelangan umum atas agunan baik                 √                        Purchase through a public auction of collateral either partly
semua maupun sebagian dalam hal debitur tidak memenuhi                                    or wholly in the event that the debtor does not fulfil his
kewajibannya kepada Bank, dengan ketentuan agunan yang                                    obligations to Bank, provided that the collateral purchased
dibeli tersebut wajib dicairkan secepatnya                                                                            must be disbursed immediately
Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu kredit dan         √                        Perform factoring, credit card business and trustee activities
kegiatan wali amanat
Selain melakukan usaha-usaha tersebut pada huruf a sampai        √                        Apart from carrying out the efforts mentioned in letter a to the
dengan huruf 3 dapat pula:                                                                                                              letter 3, it can also:
1. Melakukan kegiatan penyertaan modal pada bank atau                                             1.     Carry out capital participation activities in banks
    perusahaan Iain di bidang keuangan, sepertl sewa                                                      or other companies in the financial sector, such
    guna usaha, modal ventura, perusahaan efek, asuransi,                                               as leasing, venture capital, marketable securities
    serta lembaga kliring penyelesaian dan penyimpanan,                                                    companies, insurance, and clearinghouses for
    dengan memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh yang                                                    settlement and storage, in compliance with the
    berwenang                                                                                            provisions stipulated by the competent authority.
2. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk                                         2.      We are conducting temporary equity participation
    mengatasi akibat kegagalan kredit, dengan syarat harus                                               activities to overcome the consequences of loan
    menarik kembaii penyertaannya, dengan memenuhi                                                 failure on the condition that the participation must be
    ketentuan yang ditetapkan oleh yang berwenang                                                  withdrawn, subject to the conditions stipulated by the
3. Bertindak sebagai pendiri dana pensiun dengan memenuhi                                                                              competent authority.
    ketentuan yang ditetapkan oleh yang berwenang                                          3.     Acting as the founder of a pension fund by complying
4. Menyediakan pembiayaan dari atau melakukan kegiatan                                                    with the provisions stipulated by the authorities
    Iain berdasarkan prinsip syariah dengan memenuhi                                       4.    Providing financing from or conducting other activities
    ketentuan yang ditetapkan oleh yang berwenang                                                       based on Sharia principles by complying with the
5. Melakukan kegiatan dalam valuta asing dan/atau sebagai                                                provisions stipulated by the competent authority
    bank devisa dengan memenuhi ketentuan yang ditetapkan                                         5.      Conducting activities in foreign currency and as
    oleh yang berwenang                                                                                   a foreign exchange bank by complying with the
                                                                                                         provisions stipulated by the competent authority
Membantu Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/           √                        Assisting the Provincial Government and Regency / City
Kota dalam membimbing dan membina Badan atau Lembaga                                      Government in guiding and fostering Village Loan Institutions
Perkreditan Desa dan BPR milik Pemerintah Provinsi dan                                    or Institutions and BPRs belonging to the Provincial
Pemerintah                                                                                                          Government and the Government
Melakukan kerja sama antar sesama bank, lembaga keuangan,        √                        Collaborating between banks, financial institutions and other
dan lembaga-lembaga lainnya                                                                                                                  institutions
Page 54
              Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   52         Bank Sulselbar




                                                                 Kegiatan usaha yang
                                                             dijalankan pada tahun 2023
                                                                                              Business Activities Based on the Latest Articles of
  Kegiatan Usaha Berdasarkan Anggaran Dasar Terakhir
                                                                                                                 Association
                                                               Sudah            Belum
                                                             Dijalankan       Dijalankan

Melakukan kegiatan usaha lain yang lazim dilakukan oleh           √                        Conduct other business activities that are commonly carried
perbankan dan/atau lembaga keuangan, baik konvensional                                     out by banks and / or financial institutions, both conventional
maupun berdasarkan prinsip syariah sepanjang tidak                                         and based on sharia principles as long as they do not conflict
bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan yang                                                         with the provisions of the applicable laws
berlaku


Produk dan Layanan                                                        Products and Services
Bank Sulselbar memiliki produk dan layanan yang beragam                   Bank Sulselbar has diverse and attractive products and
dan menarik terbagi dari produk/layanan perbankan                         services, divided into conventional and sharia banking
konvensional dan syariah. Berikut adalah penjelasan                       products/services. Here is a brief explanation:
singkatnya:


                                        PERBANKAN KONVENSIONAL/ CONVENTIONAL BANKING
PENDANAAN                     1. Deposito Bank Sulselbar                                                           1. Bank Sulselbar Time Deposit
KONVENSIONAL/                 2. Giro                                                                                           2. Current Account
CONVETIONAL FUNDING           3. Simpeda                                                                                                3. Simpeda
                              4. Tabungan-Ku                                                                                        4. TabunganKu
                              5. Tampan Plus (Tabungan Masa Depan)                                               5. Tampan Plus (Future Savings)
                              6. Tapemda                                                                                                6. Tapemda
                              7. Tapemda Pelajar dan Mahasiswa                                                7. Tapemda Pelajar dan Mahasiswa
                              8. Tapemda Pensiunan                                                                         8. Tapemda Pensiunan
                              9. Tapemda Sayang Petani                                                                 9. Tapemda Sayang Petani
                              10. Tapemda Plus                                                                                   10. Tapemda Plus
                              11. Simpel                                                                                                 11. Simpel
PENYALURAN DANA               Produk kredit konsumer yaitu:                                                          Consumer loan products are:
KONVENSIONAL/                 1. Kredit Umum Lainnya (“KUL”)                                                         1. Other General Loan (KUL)
CONVETIONAL LENDING           2. Kredit Multiguna (“KMG”)                                                           2. Multipurpose Loan (“KMG”)
                              3. Kredit Pemilikan Rumah (“KPR”)                                                 3. Home Ownership Loan (“KPR”)
                              4. Kredit Pemilikan Motor (“KPM”)                                            4. Motorcycle Ownership Loan (“KPM”)

                              Produk kredit mikro, komersial, dan korporasi yaitu:            Micro, commercial and corporate loan products are:
                              1. Kredit Umum Lainnya (KUL)                                                          1. Other General Loan (KUL)
                              2. Kredit Usaha Mandiri (“KUM”)                                                   2. Mandiri Business Loan (“KUM”)
                              3. Kredit Usaha Rakyat (“KUR”)                                                  3. People’s Business Loan (“KUR”)
                              4. Kredit SUP 005                                                                                  4. Loan SUP 005
                              5. Kredit Program Pusaka Mandiri (“PUNDI”)                              5. Mandiri Pusaka Loan Program (“PUNDI”)
                              6. Kredit Pundi Usaha Rakyat (PUR)                                                6. People’s Business Loan (PUR)
                              7. Kredit Pundi Usaha Rakyat (PUR) Pola Kemitraan             7. People’s Business Loan (PUR) Partnership Pattern
                              8. Kredit Sindikasi                                                                             8. Syndicated Loan
                              9. Kredit Konstruksi                                                                           9. Construction Loan
                              10. Kredit PEMDA                                                                       10. Local Government Loan
                              11. Kredit Koperasi                                                                           11. Cooperative Loan
PERBANKAN SYARIAH/ SHARIA BANKING
PENDANAAN UUS/                1. Giro Wadiah                                                                           1. Wadiah Current Account
UUS FUNDING                   2. Giro Mudharabah                                                                  2. Mudharabah Current Account
                              3. Tabungan Syariah                                                                                3. Sharia Savings
                              4. Tabungan Simpel iB                                                                          4. iB. Simple Savings
                              5. Tabungan Hatam                                                                                  5. Hatam Savings
                              6. Deposito Mudharabah                                                                      6. Mudharabah Deposits
PEMBIAYAAN UUS/               1. Graha Berkah iB                                                                               1. Graha Berkah iB
UUS FINANCING                 2. Oto Berkah iB                                                                                    2. Oto Berkah iB
                              3. Modal Kerja Berkah iB                                                                3. Working Capital Berkah iB
                              4. Gadai Emas Berkah iB                                                                     4. Pawn Gold Berkah iB
JASA/                         Produk Fee Base Income:                                                                Fee-Based Income Products:
SERVICE                       • SKN-BI                                                                                                    • SKN-BI
                              • BI-RTGS                                                                                                 • BI-RTGS
                              • Pembayaran Listrik                                                                          • Electricity Payment
                              • Surat Keterangan Bank                                                                           • Bank Certificate
Page 55
                                                                                           Sustainability Report 2023
                                                                                                    Bank Sulselbar
                                                                                                                                       53




                                        PERBANKAN KONVENSIONAL/ CONVENTIONAL BANKING

PRODUK DEVISA/                a. Trade Finance                                                                               a. Trade Finance
Foreign Exchange Products                 1.SKBDN (Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri)                  1.SKBDN (Domestic Letter of Credit)
                                          2. LC (Letter Of Credit)                                                     2. LC (Letter Of Credit)
                              b. Remittance                                                                                     b. Remittance
                              c. Kredit Valas                                                                                  c. Forex Credit
                              d. DPK Valas                                                                      d. Foreign Exchange Deposit
                                          1. Tabungan valas                                                       1. Foreign currency savings
                                          2. Giro Valas                                                              2. Forex Current Account
                                          3. Deposito Valas                                                     3. Foreign Currency Deposits
                              e. Money Changer                                                                             e. Money Changer
Produk & Layanan Digital/     • Bank Sulselbar Apps.                                                                    • Bank Sulselbar Apps.
Digital Products & Services   • Internet dan Mobile Banking                                                     • Internet and Mobile Banking
                              • Uang Ta’Card                                                                                   • Ta’Card Money
                              • New Cash Management System (CMS)                                      • New Cash Management System (CMS)
                              • Laku Pandai                                                                               • Branchless Banking
                              • Sulselbar Mobile                                                                             • Sulselbar Mobile
                              • Quick Response Indonesia Standar (QRIS)                         • Quick Response Indonesian Standard (QRIS)
                              • Virtual Account
Produk Devisa                 1. Trade Products yang meliputi:
                              • Fasilitas LC dan SKBDN
                              • Pembiayaan berdasarkan T/R
                              • Shipping Guarantee
                              • Inward & Outward Documentary Collections
                              2. Remittance/Jasa Transfer Valas (incoming dan outgoing)
                              3. Money Changer/Penukaran Uang Asing
                              4. Produk DPK Valas
                              • Savings/Tabungan Valas
                              • Current Account/Giro Valas
                              • Time Deposit/Deposito Valas




[GRI 2-6; 204-1; 308-1; 308-2; 2-27] [A.2.a.5.]

Rantai Pasokan
Supply Chain

Dalam menjalankan operasionalnya, Bank Sulselbar                          In carrying out its operations, Bank Sulselbar cannot run
tidak dapat berjalan sendiri. Operasional Bank Sulselbar                  alone. Bank Sulselbar’s operations receive support from
mendapat dukungan seluruh pemangku kepentingan,                           all stakeholders, one of which is resource support from
salah satunya dukungan sumber daya dari pemasok.                          suppliers. The definition of supply chains or suppliers
Definisi rantai pasokan atau pemasok dalam laporan ini                     in this report are those who supply special goods and
adalah mereka yang memasok barang dan jasa khusus,                        services, such as work partners and labor suppliers in
seperti mitra kerja dan pemasok tenaga kerja di bidang                    the fields of audit services, security services, customer
jasa audit, jasa keamanan, layanan pelanggan, jasa                        service, cleaning services, transportation, marketing, and
kebersihan, transportasi, pemasaran, dan pemeliharaan/                    maintenance/repair. The Bank collaborates with several
perbaikan. Bank menjalin kerja sama dengan sejumlah                       suppliers of goods and services, aligning them with their
pemasok barang maupun jasa, menyelaraskannya dengan                       business implications which have the potential to pose risks
implikasi bisnis mereka yang berpotensi menimbulkan                       to the image and reputation of Bank Sulselbar.
risiko terhadap citra dan reputasi Bank Sulselbar.

Dalam menentukan pemasok, Bank Sulselbar berusaha                         In determining suppliers, Bank Sulselbar tries to support
untuk mendukung ekonomi daerah dengan menjalin kerja                      the regional economy by collaborating with local suppliers
sama dengan pemasok lokal yang berada dalam satu                          who are in the same province as the Bank’s operational
provinsi dengan wilayah operasional Bank. Jika keperluan                  area. If the needs for goods and services cannot be met
barang dan jasa tidak bisa dipenuhi oleh pemasok lokal,                   by local suppliers, the Bank will look for suppliers on a
Bank akan mencari pemasok dalam skala cakupan yang                        wider scale, both regional (inter-provincial) and national
lebih luas, baik skala regional (antarprovinsi) maupun                    (Jakarta) scales. The selection of local suppliers, apart from
skala nasional (Jakarta). Pemilihan pemasok lokal, selain                 geographical proximity so that costs are more affordable, is
faktor kedekatan secara geografis sehingga biayanya lebih
Page 56
             Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  54         Bank Sulselbar




terjangkau, juga dipengaruhi oleh komitmen Perusahaan      also influenced by the Company’s commitment to growing
menumbuhkan ekonomi setempat.                              the local economy.

Kepatuhan terhadap Undang-Undang dan peraturan lain        Compliance with applicable laws and other regulations
yang berlaku merupakan salah satu faktor pertimbangan      is an important consideration factor for Bank Sulselbar
penting bagi Bank Sulselbar dalam menggandeng              in collaborating with suppliers. For example, compliance
pemasok. Kepatuhan itu misalnya berkaitan dengan           relates to labor regulations, work safety, environmental
peraturan tenaga kerja, keselamatan kerja, aspek           aspects, human rights, freedom of association, and the
lingkungan, hak asasi manusia, kebebasan berserikat, dan   impact of its existence on society. These matters receive
dampak keberadaannya terhadap masyarakat. Hal-hal itu      attention because non-compliance from suppliers will have
mendapat perhatian karena ketidakpatuhan dari pemasok      an impact on the Bank.
akan berimbas pada Bank.

Pada tahun 2023, Bank Sulselbar bekerja sama dengan        In 2023, Bank Sulselbar will collaborate with 92 suppliers
92 pemasok atau rekanan barang dan jasa. Jumlah ini        or partners for goods and services. This number increased
meningkat dari tahun sebelumnya yang sebanyak 85           from the previous year which was 85 suppliers or partners
pemasok atau rekanan barang dan jasa.                      for goods and services.

Jumlah Pemasok/Rekanan                                     Number of Suppliers/Partners


                          Tahun                                                     Jumlah
                           2023                                                       92
                           2022                                                       85
                           2021                                                       59
Page 57
                                                                                       Sustainability Report 2023
                                                                                                Bank Sulselbar
                                                                                                                                55




[A.4.b.2]

Penghargaan dan Sertifikasi
Awards and Certifications

Bank Sulselbar juga mencatatkan prestasi atas kinerja                   Bank Sulselbar also recorded achievements for the
dan pelayanan yang diberikan dari pihak eksternal.                      performance and services provided by external parties.
Penghargaan dan sertifikasi yang diperoleh Bank Sulselbar               The awards and certifications obtained by Bank Sulselbar
sepanjang tahun 2023 adalah:                                            throughout 2023 are:

                                                                                  Tahun
  No                              Nama Penghargaan                                            Badan/Institusi Pemberi Penghargaan
                                                                               Penghargaan
   1    The Best Region Bank in Marketing Engagement                          2023                          Infobank
   2    The 2nd Most Satisfying Region Bank in Mobile Banking                 2023                          Infobank
   3    The 2nd Most Satisfying Region Bank In Customer Service               2023                          Infobank
        The 3rd Most Satifying Region Bank On Branch Office                   2023                          infobank
   5    The 3rd Most Satisfying Region Bank On ATM Service                    2023                          Infobank
   6    The Best Region Bank In Customer Loyalty                              2023                          Infobank
   7    Bank Sulselbar atas Kontribusi Membayar PPH dan PPN Terbesar di Kantor 2023                         Infobank
        Wilayah Direktorat Jendral Pajak Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara
   8    Top Business atas kategori TOP CSR Award                              2023                        Top Business
   9    Juara 1st Satisfaction Loyalty Engagement                             2023                       Infobank & MRI
  10    The 3rd Best Bank Saving Account (KBMI 1) pada ajang Info Bank Digital 2023                     Infobank & isentia
        Brand
  11    The 2nd Best Sharia Business Unit – Conventional Bank pada ajang Info 2023                      Infobank & isentia
        Bank Digital Brand
  12    TOP Digital PR Award 2023 Special Achievement for BUMD                2023                     Top Digital PR Award
  13    TOP BUMD Award 2023                                                   2023                        Top Business
  14    Excellent Financial Performance Bank in 2022                          2023                          Infobank
  15    Juara terbaik ke-Dua Convenient Branch Experience                     2023                      Infobank dan MRI
  16    Juara terbaik kedua Mobile Banking                                    2023                      Infobank dan MRI
  17    juara ke-3 terbaik Kategori Bank Savings Account (KBMI 1)             2023                     Infobank dan Isentia
  18    Juara ke-2 terbaik Kategori Sharia Business Unit                      2023                     Infobank dan Isentia
  19    Dimensi Tatanan Institusi Bank Pembangunan Daerah Terbaik             2023
  20    Bank peserta Kas Titipan Parepare dengan Kepatuhan BISLIK Terbaik     2023               Bank Indonesia Sulawesi Selatan
  21    Bank peserta Kas Titipan Bone dengan Kepatuhan BISLIK Terbaik         2023               Bank Indonesia Sulawesi Selatan
  22    Juara 2 Video Campaign CBP Rupiah CHAPTER                             2023               Bank Indonesia Sulawesi Selatan
  23    Bank Sulselbar Pengelola Kas Titipan Terefektif KCU Bulukumba         2023               Bank Indonesia Sulawesi Selatan
  24    Bank Sulselbar Pengelola Kas Titipan Terefektif KCU Palopo            2023               Bank Indonesia Sulawesi Selatan
  25    Juara 1 Terbaik Akuisisi Merchant QRIS Terbanyak                      2023               Bank Indonesia Sulawesi Selatan
  26    Juara 2 Terbaik Video Testimoni QRIS                                  2023               Bank Indonesia Sulawesi Selatan
  27    Juara 1 Terbaik PeKA Campaign                                         2023               Bank Indonesia Sulawesi Selatan
  28    Juara 3 Jingle PeKA Perlindungan Konsumen                             2023               Bank Indonesia Sulawesi Selatan
  29    Penghargaan Kerjasama BRI-BPD Bidang Treasury                         2023                    Bank Rakyat Indoensia
  30    28th Award Excellent Financial Performance Bank                       2023                          Infobank
  31    Penghargaan atas Kolaborasi dan bertindak cepat membangun sulsel untuk 2023            SMSI (Serikat Media Siber Indonesia)
        kategori Korporat Peduli Media
Page 58
                  Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   56             Bank Sulselbar




[GRI 2-6; 2-28] [A.3.e.] [C.5.]

Keanggotaan dalam Asosiasi
Membership in the Association

Sebagai korporasi yang bergerak di industri perbankan,      As a corporation operating in the banking industry, Bank
Bank Sulselbar bergabung dengan berbagai perhimpunan        Sulselbar joins various associations and associations
dan asosiasi yang bergerak di bidang yang sama dalam        operating in the same field on a national scale. By joining
skala nasional. Dengan bergabung ke dalam asosiasi/         this association, companies can exchange information
perhimpunan tersebut, Perusahaan bisa bertukar              about many things related to the banking world, including
informasi tentang banyak hal yang berkaitan dengan dunia    the latest policies and their impacts. In 2023, the Bank will
perbankan, termasuk kebijakan-kebijakan terbaru beserta     join the following associations/associations:
dampaknya. Di tahun 2023, Bank bergabung dalam
asosiasi/perhimpunan sebagai berikut:
1. Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional (PERBANAS)           1. National Commercial Banks Association (PERBANAS) as a
    sebagai anggota                                            member
2. Asosiasi Bank Daerah (ASBANDA) sebagai anggota           2. Regional Bank Association (ASBANDA) as a member
3. Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (ASBANDA)               3. Regional Development Bank Association (ASBANDA)
4. Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Perbankan       4. Indonesian Banking Dispute Resolution Alternative Institute
    Indonesia (LAPSPI)                                         (LAPSPI)
5. Forum Komunikasi Dewan Komisaris (FKDK)                  5. Board of Commissioners Communication Forum (FKDK)
6. Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan (FKDKP)              6. Compliance Director Communication Forum (FKDKP)
7. Association Cambiste International (ACI)                 7. Association Cambridge International (ACI)
8. Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI)              8. Indonesian Payment Systems Association (ASPI)
9. Perhimpunan Pedagang Surat Utang (HIMDASUN)              9. Debt Marketable Securities Dealers Association (HIMDASUN)
10. Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK)         10. Financial Services Industry Communication Forum (FKIJK)
11. Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD)                11. Regional Banking Deliberative Body (BMPD)

[A.3.f.] [C.6.]

Perubahan Signifikan
Significant Changes
Pada tahun 2023, Bank Sulselbar mencatat perubahan jumlah   In 2023, Bank Sulselbar recorded changes in the amount of
modal disetor dan dana setoran modal. Di mana, jumlah       paid-in capital and capital deposit funds. Where the amount
modal disetor bertambah menjadi Rp2.187.068.000.000         of paid-in capital increased to IDR 2,187,068,000,000 from
dari Rp2.162.596.000.000 di tahun 2022. Sementara, dana     IDR 2,162,596,000,000 in 2022. Meanwhile, capital paid-in
setoran modal menjadi Rp19.102.000.000 dari posisi tahun    funds became IDR 19,102,000,000 from the 2022 position
2022 sebesar Rp24.485.020.375.                              of IDR 24,485,020,375.

Selain itu, sebagai upaya untuk meningkatkan mobilisasi     In addition, as an effort to increase the mobilization of
dana masyarakat melalui perluasan jaringan kantor cabang    public funds through expanding the branch office network
dan delivery channel, sampai Desember 2023 terjadi          and delivery channels, until December 2023 there will be
perubahan jaringan kantor dan delivery channel sebagai      changes to the office network and delivery channels as
berikut:                                                    follows:
1. Kantor Cabang Pembantu (KCP): bertambah sebanyak         1. Sub-Branch Offices (KCP): increased by 6 KCPs;
    6 KCP;
2. Kantor Fungsional: Ada pengurangan jumlah menjadi        2. Functional Offices: There is a reduction in the number to
    54 kantor dari 61 Kantor Fungsional;                       54 offices from 61 Functional Offices;
3. Payment Point: terealisasi pembukaan sebanyak 6          3. Payment Points: realization of opening of 6 (six)
    (enam) payment point;                                      payment points;
4. ATM: terealisasi pembukaan atau penambahan ATM/          4. ATM: realization of opening or addition of 8 (eight) ATM/
    CRM sebanyak 8 (delapan) unit;                             CRM units;
Page 59
Sustainability Report 2023
         Bank Sulselbar
                             57
Page 60
               Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   58          Bank Sulselbar


[GRI 2-22; 2-23; 2-24; 2-25 ] [A.4.a.; A.4.b.; A.4.c.]

Laporan Dewan Komisaris
Board of Commissioners Report




           Adlinsyah M. Nasution                                 Marsuki            Muhammad Idris
           Komisaris Independen                            Komisaris Independen       Komisaris
         Independent Commissioner                        Independent Commissioner    Commissioner
Page 61
                                                                                 Sustainability Report 2023
                                                                                          Bank Sulselbar
                                                                                                                          59




Para Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan                    Dear Shareholders and Stakeholders,
yang Terhormat,

Mengawali sambutan ini, perkenankan Kami, mewakili              To begin this speech, allow us, representing the Board of
jajaran Dewan Komisaris Bank Sulselbar memanjatkan              Commissioners of Bank Sulselbar, to express our thanks
puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas         to the presence of Almighty God because, by His mercy
rahmat dan karunia-Nya, Bank Sulselbar mampu melewati           and grace, Bank Sulselbar was able to get through the
tahun 2023 yang penuh tantangan. Di tengah situasi belum        year 2023, which was full of challenges. Amid a situation
pulihnya kondisi perekonomian global, masih panasnya            where global economic conditions have not yet recovered,
geopolitik di beberapa bagian dunia, termasuk kondisi           geopolitics are still hot in several parts of the world, including
dalam negeri yang memasuki tahun politik, Bank Sulselbar        domestic conditions, which are entering a political year;
masih mampu membukukan kinerja baik di tahun 2023 ini.          Bank Sulselbar is still able to record good performance
Bank juga mampu mengokohkan fondasi keberlanjutan dan           in 2023. The Bank can also strengthen the foundation
memberi kontribusi maksimal tidak hanya kepada kinerja          of sustainability and make maximum contributions to the
Bank, tapi juga kepada masyarakat dan lingkungan sekitar        Bank’s performance and the community and environment
operasional Perusahaan.                                         around the Company’s operations.

Memasuki tahun keempat Bank Sulselbar menjalankan               Entering the fourth year of Bank Sulselbar’s commitment
komitmen penerapan keuangan berkelanjutan (sustainable          to implementing sustainable finance, challenges and
finance), tantangan dan hambatan semakin nyata yang             obstacles are becoming increasingly evident, which require
membutuhkan strategi dan strategi tepat agar Bank tetap         appropriate strategies so that the Bank can continue
dapat berjalan on the track sesuai Rencana Bisnis Bank          to run on track by the Bank’s Business Plan (RBB) and
(RBB) dan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB)            Sustainable Finance Action Plan (RAKB)—determined
yang ditetapkan oleh jajaran manajemen. Salah satunya,          by management. One is through broader innovative and
melalui aksi inovatif dan kolaboratif yang lebih luas melalui   collaborative actions through cooperation with all internal
kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan internal         and external stakeholders so that the Bank can increase
dan eksternal, sehingga Bank mampu meningkatkan                 its competitive advantage in the industry and grow strongly
keunggulan kompetitif di industri, juga mampu untuk             and sustainably.
tumbuh dengan kuat dan berkelanjutan.

Dewan Komisaris Bank Sulselbar sesuai fungsinya sebagai         The Board of Commissioners of Bank Sulselbar, by its
pengawas, sepanjang tahun 2023 telah melaksanakan               function as supervisor throughout 2023, has carried out
fungsinya untuk mengawasi dan memberi nasihat                   its function to supervise and provide advice on essential
terhadap kebijakan dan keputusan penting yang dilakukan         policies and decisions made by the Board of Directors
jajaran Direksi, dengan maksimal. Pelaksanaan fungsi            to the maximum. The implementation of supervisory and
pengawasan dan pemberi masukan, dilaksanakan secara             input-giving functions is carried out independently, guided
independen dengan berpedoman pada Rencana Kerja                 by the Company’s Work Plan and Budget, Bank Business
dan Anggaran Perusahaan, Rencana Bisnis Bank, dan               Plan, and Long-Term Development Strategy Blueprint.
Cetak Biru Strategi Pengembangan Jangka Panjang.                At the same time, the Board of Commissioners also
Seiring dengan itu, Dewan Komisaris juga mengawasi              supervises the implementation of sustainable finance by
implementasi keuangan berkelanjutan oleh Bank Sulselbar         Bank Sulselbar by the sustainability goals set out in the
sesuai tujuan-tujuan keberlanjutan yang telah ditetapkan        2023 RAKB of Bank Sulselbar.
dalam RAKB Bank Sulselbar Tahun 2023.

Berdasarkan    hasil  pengawasan       Jajaran Dewan            Based on the results of supervision by the Board of
Komisaris, Kami menilai jajaran Direksi dan manajemen           Commissioners, we assess that the Board of Directors and
telah menjalankan strategi dan kebijakan menjalankan            management have implemented strategies and policies
Perusahaan sesuai koridor yang ditetapkan oleh seluruh          to run the Company according to the corridors set by all
pemegang saham dan Regulator. Direksi dan manajemen             shareholders and regulators. The Board of Directors
Page 62
              Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   60         Bank Sulselbar




dinilai menjalankan cermat, penuh kehati-hatian, selaras         and management are assessed as carrying out their
dengan prinsip keuangan berkelanjutan sebagai bentuk             actions carefully, with caution, in line with the principles
komitmen Bank Sulselbar mendukung pencapaian Tujuan              of sustainable finance as a form of Bank Sulselbar’s
Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development               commitment to supporting the achievement of the
Goals/SDGs).                                                     Sustainable Development Goals (SDGs).

Dewan Komisaris menjalankan pengawasan terhadap                  The Board of Commissioners supervises several aspects,
beberapa aspek, antara lain pencapaian kinerja, penerapan        including performance achievements, implementation of
tata kelola yang baik, penerapan manajemen risiko,               good governance, implementation of risk management,
pengembangan SDM, pemberdayaan masyarakat, hingga                human resource development, community empowerment,
pelestarian lingkungan agar berjalan baik sesuai koridor         and environmental preservation, so that it runs well with the
kebijakan Perusahaan dan prinsip-prinsip keberlanjutan.          Company’s policy corridors and sustainability principles.

                                                                 To optimize its supervisory function, the Board of
Untuk mengoptimalkan fungsi pengawasan, Dewan                    Commissioners holds various meetings, including Board
Komisaris menggelar berbagai rapat, antara lain Rapat            of Commissioners Meetings, Board of Commissioners and
Dewan Komisaris, Rapat Dewan Komisaris dan Direksi,              Directors Meetings, and Committee Meetings under the
Rapat Komite-Komite di bawah Dewan Komisaris, pemberian          Board of Commissioners. These meetings provide direction,
arahan, pendapat atau keputusan Dewan Komisaris, serta           opinions, or decisions to the Board of Commissioners and
pelaksanaan kunjungan Dewan Komisaris. Kegiatan-                 carry out visits by the Board of Commissioners. These
kegiatan tersebut terutama untuk membahas isu-isu yang           activities are primarily to discuss strategic, essential issues
memiliki sifat strategis, penting, dan signifikan dampaknya      and significantly impact the Bank, which then becomes
kepada Bank untuk kemudian menjadi bahan masukan dan             input and consideration for the Board of Directors in making
pertimbangan Direksi dalam mengambil keputusan.                  decisions.
                                                                 .

Komitmen Pencapaian Tujuan Berkelanjutan                         Commitment to Achieving Sustainable
[GRI 2-23; 2-24; 2-25; 2-27] [A.4.a.] [5.e.] [E.5.] [A.2.5.5.]   Goals
Mempertimbangkan seluruh situasi yang memengaruhi                Considering all the situations affecting Bank Sulselbar’s
perjalanan Bank Sulselbar sepanjang tahun 2023, Dewan            journey throughout 2023, the Board of Commissioners
Komisaris menilai Bank telah mengimplementasikan                 assesses that the Bank has implemented sustainability
prinsip-prinsip keberlanjutan yang menyeimbangkan tiga           principles that balance the three aspects of “The 3P” (Profit,
aspek atau “The 3P” (Profit, People, Planet) ke dalam            People, Planet) in all necessary policies and strategies.
seluruh kebijakan dan strategi penting yang dijalankan.          Bank Sulselbar has demonstrated its commitment to being
Bank Sulselbar telah menunjukkan komitmennya untuk               responsible and playing an active role in spreading positive
bertanggung jawab dan berperan aktif menebar kontribusi          contributions to society and the environment in efforts to
positif ke masyarakat dan lingkungan dalam upaya                 achieve the SDGs. One of them is implementing Corporate
pencapaian SDGs. Salah satunya dengan menjalankan                Social Responsibility (CSR) programs.
program-program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
(Corporate Social Responsibility/CSR).

Penyusunan RAKB tahun 2023 yang semakin fokus dan                The preparation of the 2023 RAKB, which is increasingly
terarah juga menunjukkan upaya keras dan terus-menerus           focused and directed, also shows the complex and
dari seluruh insan Bank Sulselbar untuk menjalankan              continuous efforts of all Bank Sulselbar personnel to carry
keuangan berkelanjutan yang bertanggung jawab.                   out responsible, sustainable finance. Demonstrate firmer
Menunjukkan aksi yang lebih tegas Perusahaan untuk               action by the Company to actively contribute to efforts to
berkontribusi aktif dalam upaya mengatasi perubahan              overcome climate change to mitigate the risks of global
iklim guna memitigasi risiko dari pemanasan global.              warming. The Board of Commissioners hopes that Bank
Dewan Komisaris berharap komitmen Bank Sulselbar yang            Sulselbar’s commitment, as outlined in the short-term
dijabarkan dalam RAKB jangka pendek maupun jangka                and medium-long-term RAKB, can be realized well and
menengah-panjang dapat terealisasi dengan baik bahkan            even become more robust and adaptive as situations and
lebih kuat dan adaptif seiring perubahan situasi dan kondisi     conditions change.
di masa depan.
Page 63
                                                                             Sustainability Report 2023
                                                                                      Bank Sulselbar
                                                                                                                     61




Dewan Komisaris telah menyetujui RAKB jangka pendek          The Board of Commissioners has approved the short-
tahun 2023 dan program jangka menengah 2023-2027             term RAKB for 2023 and the medium-term program for
serta memberi dukungan penuh implementasi RAKB               2023-2027 and provided full support for implementing the
sesuai isu-isu prioritas yang dipilih oleh jajaran Direksi   RAKB by priority issues selected by the Bank’s Board of
dan manajemen Bank. Untuk memperkuat pemahaman               Directors and management. To strengthen understanding
terhadap nilai-nilai keberlanjutan sehingga akhirnya dapat   of sustainability values ​​so that they can eventually become
menjadi budaya perusahaan, Dewan Komisaris mendukung         a corporate culture, the Board of Commissioners supports
langkah sosialisasi dan edukasi kepada seluruh pemangku      outreach and education measures to all Bank stakeholders.
kepentingan Bank. Dengan langkah sosialisasi dan edukasi     With outreach and education, it is hoped that awareness
diharapkan kesadaran akan pentingnya menyelaraskan           of the importance of aligning all efforts with sustainability
segala langkah upaya dengan prinsip keberlanjutan dapat      principles can increase.
meningkat.

Apresiasi dan Ucapan Terima Kasih                            Appreciation and Acknowledgments
Kami meyakini bahwa komitmen Bank Sulselbar dalam            We believe that all Bank personnel, including stakeholders
menerapkan prinsip keberlanjutan didukung penuh oleh         around the Company, such as customers and the
seluruh insan Bank, termasuk pemangku kepentingan            surrounding community, fully support Bank Sulselbar’s
di sekitar Perusahaan, seperti nasabah dan masyarakat        commitment to implementing sustainability principles.
sekitar. Karena itu, dalam kesempatan ini, Dewan             Therefore, on this occasion, the Board of Commissioners
Komisaris ingin memberikan apresiasi setinggi-tingginya      would like to express its highest appreciation to all internal
kepada seluruh pemangku kepentingan internal maupun          and external stakeholders for their serious efforts in
eksternal atas upaya sungguh-sungguh mereka dalam            implementing the Board of Commissioners’ suggestions
menjalankan saran-saran dan rekomendasi dari Dewan           and recommendations throughout 2023 so that the Bank
Komisaris sepanjang tahun 2023, sehingga Bank mampu          can achieve optimal performance and sustainability.
mencapai kinerja yang optimal dan berkelanjutan.

Dewan Komisaris berharap dan mengajak seluruh                The Board of Commissioners hopes and invites all
pemangku kepentingan untuk terus melanjutkan dan             stakeholders to continue to improve existing cooperation
meningkatkan kerja sama dan kolaborasi yang telah            and collaboration so that future performance achievements
berjalan sehingga pencapaian kinerja di masa depan akan      will continue to improve and be sustainable. Bank Sulselbar,
terus membaik dan berkelanjutan. Semoga, Bank Sulselbar      in the long term, will further strengthen its role in providing
dalam jangka panjang akan semakin menguatkan perannya        positive benefits and contributions not only to the Company
dalam memberi manfaat dan kontribusi positif tidak saja      but also to society and the environment as a reasonable
terhadap Perusahaan, tapi juga untuk masyarakat dan          provision for the future.
lingkungan, sebagai bekal baik untuk masa depan.




                                            Makassar, 25 April 2024
                                              Dewan Komisaris
                                             Board of Commissioner




                                                    Marsuki
                                              Komisaris Independen
                                            Independent Commissioner
Page 64
               Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   62          Bank Sulselbar


[GRI 2-22; 2-23; 2-24; 2-25 ] [A.4.a.; A.4.b.; A.4.c.][D.]

Laporan Direksi
Board of Directors’ Report




Yulis Suandi
Direktur Utama
President Director
Page 65
                                                                              Sustainability Report 2023
                                                                                       Bank Sulselbar
                                                                                                                     63




Para Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan                  Dear Shareholders and Stakeholders,
yang Terhormat,

Di tahun 2023 ini, kembali Kami, menyajikan Laporan           In 2023, we will again present the 2023 Bank Sulselbar
Keberlanjutan Bank Sulselbar Tahun 2023 untuk memberikan      Sustainability Report to provide an overview of the
gambaran pencapaian kinerja dan upaya-upaya yang telah        performance achievements and efforts the Bank has
dijalankan Bank dalam mendukung pencapaian Tujuan             carried out to achieve the Sustainable Development Goals
Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development            (SDGs). As one of the Regional Development Banks
Goals/SDGs). Sebagai salah satu Bank Pembangunan              (BPD) implementing sustainability principles, especially
Daerah (BPD) yang telah menerapkan prinsip-prinsip            recently, Bank Sulselbar has always strived to balance
keberlanjutan terutama dalam beberapa tahun terakhir, Bank    efforts to achieve financial performance growth that can
Sulselbar senantiasa berupaya menyeimbangkan upaya            run harmoniously and be sustainable with various efforts.
untuk mencapai pertumbuhan kinerja finansial dapat berjalan   We carry out social functions by spreading benefits to the
selaras dan berkesinambungan dengan berbagai upaya Kami       community, preserving the environment, and implementing
menjalankan fungsi sosial dengan menebar manfaat kepada       good governance (Environmental, Social, and Governance/
masyarakat, melestarikan lingkungan, dan menerapkan tata      ESG).
kelola yang baik (Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola/LST).

Puji dan syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa atas             Praise and gratitude to Almighty God for all His blessings
segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga PT           and gifts so that PT Bank Sulselbar (“Bank Sulselbar”)
Bank Sulselbar (“Bank Sulselbar”) di tahun 2023 ini masih     can maintain a positive performance trend in 2023 amidst
dapat mempertahankan tren kinerja positif di tengah           the global economic situation, which is still slowing down,
situasi perekonomian global yang masih melambat dan           and world geopolitical tensions. From an international
ketegangan geopolitik dunia. Dari sisi global, tahun 2023     perspective, 2023 closes with slowing economic conditions
ditutup dengan kondisi perekonomian yang melambat             due to uncertainty in the global situation, weakening
akibat ketidakpastian situasi global, melemahnya daya beli,   purchasing power, the risk of inflation, and the threat of
risiko inflasi, dan ancaman perubahan iklim.                  climate change.

Indikator    perekonomian     menunjukkan     moderasi        Economic indicators show moderation in economic growth
pertumbuhan ekonomi di beberapa negara, khususnya             in several countries, especially the European Union
Uni Eropa dan Tiongkok. Perlambatan pertumbuhan               and China. Slowing economic growth pushed inflation
ekonomi mendorong inflasi turun mendekati target inflasi      closer to the inflation target, allowing the central Bank to
sehingga memberikan ruang bagi bank sentral untuk             accommodate. In the US, the Fed indicated that it would
lebih akomodatif. Di AS, The Fed mengisyaratkan akan          reduce the policy interest rate by 75 bps in 2024, with the
menurunkan suku bunga kebijakan sebesar 75 bps di 2024        market assessing that the US economy is still quite resilient
dengan pasar menilai ekonomi AS masih cukup resilient         and is not expected to experience a recession.
dan diperkirakan tidak akan mengalami resesi.

Namun demikian, pasar masih mencermati perkembangan           However, the market is still paying close attention to future
geopolitik ke depan, seperti eskalasi ketegangan di           geopolitical developments, such as the escalation of
laut merah imbas dari konflik Palestina-Israel, serta         tensions in the Red Sea as a result of the Palestinian-Israeli
penyelenggaraan pemilihan umum yang mencakup 50%              conflict, as well as the holding of general elections covering
populasi dunia terutama di bebe​rapa negara utama seperti     50% of the world’s population, especially in several major
AS, Uni Eropa, India, dan Taiwan.                             countries such as the US, European Union, India, and
                                                              Taiwan.
Di dalam negeri, tahun 2023 menjadi tahun penuh tantangan     Domestically, 2023 will be a year full of challenges for the
bagi perekonomian Indonesia. Namun, di tengah badai           Indonesian economy. However, Indonesia is still resilient
ekonomi global dan inflasi yang tinggi, Indonesia masih       amidst the global economic storm and high inflation.
menunjukkan ketangguhan. Kapal ekonomi Indonesia              Indonesia’s economic ship continues to sail, even though
terus melaju, meski diterpa gelombang ketidakpastian.         waves of uncertainty hit it.
Page 66
              Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   64         Bank Sulselbar




Pertumbuhan ekonomi melambat menjadi 5,05%, sedikit           Economic growth slowed to 5.05%, slightly lower than in
lebih rendah dari tahun 2022 yang mencapai 5,31%.             2022 when it reached 5.31%. National economic growth
Pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang tahun 2023             throughout 2023 will be able to exceed several peer
mampu melampaui beberapa negara peers seperti                 countries, such as Malaysia (3.77%) and South Korea
Malaysia (3,77%) dan Korea Selatan (1,36%), serta lebih       (1.36%), and be higher than the economic growth of G-20
tinggi dari pertumbuhan ekonomi negara G-20 seperti AS        countries, such as the US (2.5%), France (0.9%), and
(2,5%), Perancis (0,9%) maupun Jerman yang mengalami          Germany, which experienced a contraction (-0.3%).
kontraksi (-0,3%).

Di tengah kondisi ketidakpastian global, industri perbankan   Amid global uncertainty, the Indonesian banking industry
Indonesia pada tahun 2023 tetap resilien dan berdaya          in 2023 will remain resilient and intensely competitive,
saing kuat didukung permodalan perbankan yang tetap           supported by solid banking capital, with the banking
solid dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) industri            industry’s Capital Adequacy Ratio (CAR) reaching 27.69%.
perbankan yang tinggi mencapai 27,69%. Kinerja                Intermediation performance in 2023 will grow positively,
intermediasi pada tahun 2023 tumbuh positif dengan kredit     with banking Loan reaching IDR 7,090 trillion, growing by
perbankan mencapai Rp7.090 triliun, tumbuh sebesar            10.38% yoy, with the highest growth occurring in working
10,38% yoy, dengan pertumbuhan tertinggi terjadi pada         capital Loans and investment Loan at 10.05% yoy and
kredit modal kerja dan kredit investasi masing-masing         12.26% yoy, respectively.
sebesar 10,05% yoy dan 12,26% yoy.

Seiring pemulihan pertumbuhan perekonomian nasional,          As national economic growth recovers, COVID-19
jumlah kredit restrukturisasi Covid-19 melanjutkan tren       restructuring loans continue downward to IDR 265.8 trillion
penurunan menjadi sebesar Rp265,8 triliun (Des 2022:          (Dec 2022: IDR 469.2 trillion). Meanwhile, Third Party
Rp469,2 triliun). Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK)      Funds (TPF ) in 2023 will reach IDR 8,458 trillion, growing
pada tahun 2023 mencapai Rp8.458 triliun, tumbuh              3.73% yoy, mainly supported by demand deposit growth,
3,73% yoy, terutama didukung pertumbuhan giro yang            which reached 4.57% yoy. Loan quality is maintained with a
mencapai 4,57% yoy. Kualitas kredit tetap terjaga dengan      gross non-performing loan (NPL) ratio of 2.19%.
rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) gross
sebesar 2,19%.

Untuk memberi gambaran situasi apa yang dihadapi Bank         To provide an overview of the situation facing Bank Sulselbar
Sulselbar sepanjang tahun 2023 dan upaya-upaya untuk          throughout 2023 and the efforts to overcome challenges
mengatasi tantangan dan memitigasi risiko, terutama terkait   and mitigate risks, primarily related to the implementation
penerapan keberlanjutan yang dilakukan Perusahaan,            of sustainability carried out by the Company, allow us,
izinkan Kami, Direksi Bank Sulselbar menyampaikannya          the Directors of Bank Sulselbar, to convey this through
melalui Laporan Keberlanjutan Bank Sulselbar Tahun            the Bank Sulselbar Sustainability Report for 2023. This
2023. Di dalam Laporan ini, Kami menyampaikan seluruh         report conveys the entire journey and efforts to implement
perjalanan dan upaya penerapan keungan berkelanjutan          sustainable finance through various established strategies
(sustainable finance) melalui berbagai strategi dan           and policies.
kebijakan yang ditetapkan.

Laporan ini juga menjadi bukti nyata komitmen dan             This report also clearly evidences Bank Sulselbar’s
kontribusi Bank Sulselbar dalam mendukung pencapaian          commitment and contribution to supporting the achievement
SDGs. Selain itu, penyampaian Laporan juga menjadi            of the SDGs. Submitting reports is also a form of the
bentuk tanggung jawab Perusahaan dalam pemenuhan              Company’s responsibility to provide information or disclose
informasi atau keterbukaan informasi kepada seluruh           information to all stakeholders and the public and to comply
pemangku kepentingan dan publik, serta dalam pemenuhan        with laws and regulations set by the Regulator.
ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan yang
ditetapkan Regulator.
Page 67
                                                                              Sustainability Report 2023
                                                                                       Bank Sulselbar
                                                                                                                    65




Laporan Keberlanjutan Bank Sulselbar Tahun 2023 menjadi       The 2023 Bank Sulselbar Sustainability Report is the
laporan ke-9 yang diterbitkan oleh Bank sejak tahun 2015.     ninth report published by Bank sincBank15. It refers to the
Sedangkan, jika mengacu kepada Peraturan Otoritas             Financial Services Authority Regulation (POJK) No.51/
Jasa Keuangan (POJK) No.51/POJK.03/2017 tentang               POJK.03/2017 concerning implementing Sustainable
Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa            Finance for Financial Services Institutions, Issuers, and
Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik untuk Bank            Public Companies for BUKU II Banks as of January 1,
BUKU II per 1 Januari 2020, Laporan Keberlanjutan ini         2020. In that case, this Sustainability Report is the fourth
menjadi laporan keempat pascakeluarnya aturan.                report after the regulations were issued.

Laporan terakhir terbit pada April 2023 dan meski terbit      The last report was published in April 2023, and although
terpisah dengan Laporan Tahunan Bank Sulselbar Tahun          it was published separately from the 2023 Bank Sulselbar
2023, Laporan Keberlanjutan ini menjadi satu kesatuan         Annual Report, this Sustainability Report forms a
yang saling melengkapi. Laporan berisi informasi terkait      complementary unit. The report contains information
kinerja ekonomi selama tahun 2023, termasuk upaya             regarding economic performance during 2023, including
Bank mengatasi tantangan-tantangan dan respon atas            the Bank’s efBank’sto overcome challenges and respond
isu-isu keberlanjutan. Laporan juga memaparkan berbagai       to sustainability issues. The report also describes various
kebijakan, strategi, dan dampak dari kegiatan operasional     policies, strategies, and impacts of the Company’s
Perusahaan terhadap Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola       operational activities on the Environment, Social and
(LST).                                                        Governance (ESG).

Komitmen Keberlanjutan                                        Sustainability Commitment
[GRI 2-23; 2-24] [A.4.c.1.; A.4.c.2.; A.4.c.3.]
Strategi keberlanjutan Bank Sulselbar telah ditetapkan        Bank Sulselbar’s sustainability strategy has been
dengan mengacu pada visi dan misi keberlanjutan yang          determined by referring to the sustainability vision and
ada dalam Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan                 mission in the Sustainable Finance Action Plan (RAKB).
(RAKB). Bank Sulselbar telah menetapkan visi dan misi         Bank Sulselbar has established its sustainability vision and
keberlanjutan Bank yang selaras dengan visi dan misi Bank     mission, which is in line with its vision and mission, which
Sulselbar yang memfokuskan pada pencapaian kinerja            focus on achieving performance in three (three) aspects of
pada 3 (tiga) aspek keberlanjutan, yakni ekonomi, sosial,     sustainability: economic, social, and environmental.
dan lingkungan.

Bank Sulselbar berkomitmen mengimplementasikan                Bank Sulselbar is committed to implementing sustainable
prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan (sustainable           finance principles in business operations that align with
finance) dalam operasional bisnis yang sejalan dengan         the sustainability agenda by providing sustainable banking
agenda keberlanjutan melalui pemberian solusi produk dan      product and service solutions that directly or indirectly
layanan perbankan berkelanjutan yang secara langsung          contribute positively to efforts to achieve the Sustainable
maupun tidak langsung memberi kontribusi positif terhadap     Development Goals (SDGs).
upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
(Sustainable Development Goal’s/SDGs).

Keberlanjutan menjadi penting karena kerentanan global        Sustainability is essential as global vulnerability continues
terus meningkat akibat masalah iklim. Dunia tengah            to increase due to climate issues. The world will continue
dan masih akan terus menghadapi tantangan dalam               to face challenges in controlling various economic, social,
mengendalikan berbagai risiko, baik risiko ekonomi, sosial,   environmental, and governance risks.
lingkungan, dan tata kelola.

Bank Sulselbar terus melakukan penyesuaian bisnis             Bank Sulselbar continues to adjust its business to be
menjadi berwawasan Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola         environmentally, socially, and governance (LST) oriented,
(LST), serta memetakan kegiatan perbankan yang adaptif        as well as mapping banking activities that are adaptive and
Page 68
             Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   66        Bank Sulselbar




dan mampu memitigasi perubahan iklim. Bank terus             capable of mitigating climate change. The Bank continues
melakukan kajian secara menyeluruh pada berbagai aspek       to conduct comprehensive studies on various operational
operasional dan bagaimana prinsip-prinsip keuangan           aspects and how sustainable financial principles can be
berkelanjutan bisa diadopsi secara menyeluruh baik dari      adopted as a whole, both in terms of Lending/Financing
sisi penyaluran kredit/pembiayaan, operasional, maupun       distribution, operations, community social development,
pengembangan sosial masyarakat dan pelestarian               and environmental preservation.
lingkungan.

Bank Sulselbar juga terus berupaya menciptakan               Bank Sulselbar also strives to create sustainable growth
pertumbuhan yang sustain melalui inovasi dan digitalisasi.   through innovation and digitalization. On the other hand, it
Di sisi lain, melakukan penyesuaian dan pengembangan         adjusts and develops internal capacity through socialization
kapasitas intern melalui sosialisasi dan program             and programs to increase knowledge and awareness of
peningkatan pengetahuan dan kesadaran atas prinsip           the principles of sustainable finance, which is carried out
keuangan berkelanjutan yang dilakukan dalam bentuk           periodically and in stages through socialization and training
sosialisasi dan pelatihan terkait keuangan berkelanjutan     related to sustainable finance for all Human Resources
kepada seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) secara              (HR).
berkala dan bertahap.

Dalam menjalankan kegiatan usaha, Bank Sulselbar telah       In carrying out business activities, Bank Sulselbar has
menyusun rencana strategis untuk mewujudkan visi dan         prepared a strategic plan to realize the vision and mission
misi Bank Sulselbar sebagai berikut:                         of Bank Sulselbar as follows:
1. Rencana Jangka Panjang (5 tahunan) yakni Rencana          1. Long Term Plan (5 years), namely the Bank Sulselbar
   Korporasi (Corporate Plan) Bank Sulselbar Tahun               Corporate Plan for 2021-2025
   2021-2025
2. Rencana Jangka Menengah (3 tahunan) yakni Rencana         2. The Medium-Term Plan (3 years) is the Bank Sulselbar
   Bisnis Bank Sulselbar Tahun 2023-2025 yang mengacu           Business Plan for 2023-2025, which refers to the
   pada Corporate Plan.                                         Corporate Plan.

Komitmen Penerapan Keuangan                                  Commitment to Implementing Sustainable
Berkelanjutan                                                Finance
[GRI 2-23; 2-24] [A.4.a.1.; A.4.a.2.; A.4.a.3.]
Komitmen dalam menerapkan keuangan berkelanjutan             Commitment to implementing sustainable finance can
terlihat dari sistem monitoring dan evaluasi atas program    be seen from the monitoring and evaluation system for
kerja keuangan berkelanjutan yang dijalankan oleh            the sustainable finance work program carried out by the
Perusahaan. Peran Pimpinan sangat penting untuk              Company. The role of leadership is significant in ensuring
memastikan setiap program kerja keuangan berkelanjutan       that the established RAKB runs every sustainable financial
berjalan sesuai dengan RAKB yang ditetapkan.                 work program. Preparing the RAKB is also clear evidence
Penyusunan RAKB juga menjadi bukti nyata komitmen            of Bank Sulselbar’s sustainability commitment because it
keberlanjutan Bank Sulselbar karena berisi langkah aksi      contains action steps to implement sustainability strategies
untuk menerapkan strategi keberlanjutan dalam aspek          in economic, social, and environmental aspects carried out
ekonomi, sosial, dan lingkungan yang dijalankan oleh Bank    by Bank Sulselbar. RAKB is a guideline for all bank work
Sulselbar. RAKB menjadi pedoman bagi seluruh unit kerja      units to carry out all their activities by aligning them with
Bank untuk menjalankan segala aktivitas dan kegiatan         a balance between economic, social, and environmental
mereka dengan menyelaraskan kepada keseimbangan              aspects while implementing good governance.
antara aspek ekonomi, sosial, lingkungan dengan tetap
menerapkan tata kelola yang baik.

Pada tahun 2023 ini, Bank Sulselbar telah melakukan          In 2023, Bank Sulselbar has mapped support for the
pemetaan dukungan pada Tujuan Pembangunan                    Sustainable Development Goals by the Bank’s strategy
Berkelanjutan sesuai dengan strategi dan kegiatan Bank.      and activities. Bank Sulselbar has determined 11 (eleven)
Page 69
                                                                            Sustainability Report 2023
                                                                                     Bank Sulselbar
                                                                                                                  67




Bank Sulselbar menetapkan 11 (sebelas) prioritas yang        priorities reported in the Sustainability Report which are
dilaporkan dalam Laporan Keberlanjutan yang selaras dan      aligned and become targets for support for the Sustainable
menjadi target dukungan terhadap Tujuan Pembangunan          Development Goals, namely: Goal 1 No Poverty; Goal 3
Berkelanjutan, yaitu: Tujuan ke-1 Tanpa Kemiskinan;          Healthy and Prosperous Life; Goal 4 Quality Education;
Tujuan ke-3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera; Tujuan ke-4       Goal 7 Clean and Affordable Energy; Goal 8 Decent Work
Pendidikan Berkualitas; Tujuan ke-7 Energi Bersih dan        and Economic Growth; Goal 9 Industry, Innovation and
Terjangkau; Tujuan ke-8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan      Infrastructure; Goal 10 Reducing Inequalities; Goal 12
ekonomi; Tujuan ke-9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur;   Responsible Consumption and Production; Goal 13 Action
Tujuan ke-10 Berkurangnya Kesenjangan; Tujuan ke-            on Climate Change; Goal 16 Strong Judicial Institutions
12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab;             and Peace; and Goal 17 Partnership to Achieve the Goals.
Tujuan ke-13 Aksi Terhadap Perubahan Iklim; Tujuan ke-16
Institusi Peradilan yang Kuat dan Perdamaian; dan Tujuan
ke-17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Bank Sulselbar               To achieve this goal, Bank Sulselbar is fully committed to
berkomitmen penuh menerapkan keuangan berkelanjutan          implementing sustainable finance through the Regulator’s
sesuai perencanaan dan arahan Regulator dengan               planning and direction in the RAKB that the Bank has
mengimplementasikannya dalam RAKB yang telah disusun         prepared. Bank Sulselbar’s implementation of sustainable
oleh Bank. Penerapan keuangan berkelanjutan Bank             finance in 2023 has proceeded according to targets and
Sulselbar di tahun 2023 telah berjalan sesuai target dan     plans with several achievements. The Bank continues to
rencana dengan beberapa capaian. Bank terus memberikan       provide its best performance to serve customers and other
kinerja terbaiknya untuk melayani nasabah dan pemangku       stakeholders, especially in meeting customer needs and
kepentingan lain, terutama dalam memenuhi kebutuhan          implementing sustainable financial principles as regulated
nasabah dan menerapkan prinsip keuangan berkelanjutan        in POJK No.51/POJK.03/2017. Apart from continuing
seperti diatur dalam POJK No.51/POJK.03/2017. Selain         to improve economic performance (Profit), the Bank
terus meningkatkan kinerja ekonomi (Profit), Bank juga       also continues to strive to enhance social (People) and
terus berupaya meningkatkan kinerja sosial (People) dan      environmental (Planet) performance, which are influential
lingkungan (Planet) yang merupakan faktor berpengaruh        factors in realizing the progress and sustainability of Bank
dalam mewujudkan kemajuan dan keberlanjutan Bank             Sulselbar.
Sulselbar.

Tantangan dan Respons Terkait Keuangan                       Challenges and Responses Related to
Berkelanjutan [GRI 2-25] [A.4.a.4.] [A.4.a.5.] [5.e.]        Sustainable Finance
[E.5.] [A.2.5.5.]
Tahun 2023 menjadi tahun keempat bagi Bank Sulselbar         2023 will be Bank Sulselbar’s fourth year implementing
dalam penerapan Aksi Keuangan Berkelanjutan. Oleh            Sustainable Finance Actions. Therefore, Bank Sulselbar
karena itu, Bank Sulselbar menyadari kemungkinan             is aware of the possible obstacles to implementing RAKB.
adanya kendala dan hambatan dalam penerapan RAKB.            However, Bank Sulselbar will formulate and prepare
Namun demikian, Bank Sulselbar akan merumuskan dam           mitigation efforts to minimize the impact if these obstacles
menyiapkan upaya mitigasi untuk meminimalkan dampak          arise.
jika kendala tersebut muncul.

Selain itu Bank juga akan melakukan evaluasi dan             In addition, the Bank will also evaluate and implement
pelaksanaan program keuangan berkelanjutan yang              sustainable finance programs that aim to monitor the
bertujuan memantau efektivitas pelaksanaan dan               effectiveness of program implementation and achievements,
pencapaian program, termasuk tindakan yang harus             including actions that must be taken if there are problems
dilakukan dalam hal terdapat permasalahan dalam              in implementation and achievements, both short-term,
pelaksanaan dan pencapaian, baik jangka pendek, jangka       medium-term, and long-term.
menengah, maupun jangka panjang.
Page 70
             Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   68        Bank Sulselbar




Tindak lanjut yang dilakukan Bank adalah:                    The follow-up actions taken by the Bank are:
1. Proses yang dilakukan yaitu kaji ulang dan atau           1. The process is to review and evaluate RAKB, which
   mengevaluasi RAKB yang belum terimplementasi untuk           needs to be implemented to accelerate realization and
   selanjutnya dilakukan akselerasi realisasi dan atau          adjust plans.
   dilakukan penyesuaian rencana.
2. Menetapkan tindak lanjut RAKB, apabila terjadi deviasi,   2. Determine RAKB follow-up if deviations occur, review
   dilakukan kaji ulang indikator kinerja dan revisi atas       performance indicators, and revise the RAKB program.
   program RAKB. Hal ini dilakukan untuk perbaikan/             This is done for improvements/changes while still
   perubahan dengan tetap merujuk RAKB jangka                   referring to the long-term RAKB, namely reviewing
   panjang, yakni mengkaji ulang indikator kinerja untuk        performance indicators for the following year and
   tahun berikutnya dan menilai kesinambungan program           assessing the sustainability of the sustainable finance
   keuangan berkelanjutan tahun berikutnya dengan               program for the following year with new indicators.
   indikator baru.

Melalui Laporan Keberlanjutan ini, Bank Sulselbar            Through this Sustainability Report, Bank Sulselbar provides
menyampaikan ringkasan kegiatan yang telah dilaksanakan      a summary of activities carried out during 2023, in line with
selama tahun 2023, seiring upaya Bank untuk mencapai         the Bank’s efforts to achieve a balanced contribution to:
keseimbangan kontribusi terhadap:

Kinerja Ekonomi                                              Economic Performance
[GRI 201] [A.4.b.1.] [6.b.1.; 6.b.2.] [F.2.; F.3.]
Situasi ekonomi yang melambat menjadi salah satu faktor      The slowing economic situation is one of the factors
yang memengaruhi kinerja Bank Sulselbar sepanjang tahun      influencing Bank Sulselbar’s performance throughout
2023. Namun, sebagian besar indikator-indikator keuangan     2023. However, most of Bank Sulselbar’s leading financial
utama Bank Sulselbar berhasil mencatat pertumbuhan           indicators recorded positive growth and even exceeded the
positif bahkan melampaui target Rencana Bisnis Bank          targets the Bank Business Plan (RBB) set.
(RBB) yang ditetapkan.

Total penghimpunan DPK di tahun 2023 tercatat sebesar        Total TPF collection in 2023 was recorded at IDR 20.562
Rp20,562 triliun, meningkat 5,18% dari total penghimpunan    trillion, an increase of 5.18% from the total TPF collection in
DPK tahun 2022 yang sebesar Rp19,548 triliun, juga           2022, which amounted to IDR 19.548 trillion, also reaching
mencapai 94,62% dari target yang ditetapkan dalam RBB        94.62% of the target set in the RBB, namely IDR 21.731
yakni Rp21,731 triliun. Kredit dan pembiayaan syariah        trillion. Sharia Loan and financing distributed by Bank
yang disalurkan Bank Sulselbar sepanjang tahun 2023          Sulselbar throughout 2023 also increased by 2.75% to IDR
juga meningkat 2,75% menjadi Rp22,403 triliun dari           22.403 trillion from distribution in 2022, which amounted to
penyaluran tahun 2022 yang sebesar Rp21,804 triliun,         IDR 21.804 trillion, with an achievement of RBB of 93.32%
dengan pencapaian terhadap RBB sebesar 93,32% dari           of the target of IDR 24.005 trillion.
target Rp24,005 triliun.

Kenaikan penyaluran kredit dan pembiayaan Bank               The increase in Lending and financing of Bank Sulselbar
Sulselbar sepanjang 2023 berdampak pada pendapatan           throughout 2023 had an impact on interest and sharia
bunga dan syariah yang tumbuh 0,22% menjadi Rp2,556          income, which grew 0.22% to IDR 2.556 trillion from IDR
triliun dari Rp2,550 triliun di tahun 2022 dan berhasil      2.550 trillion in 2022 and succeeded in achieving 96.39%
mencapai 96,39% target yang ditetapkan sebesar Rp2,651       of the target set at IDR 2.651 trillion. Meanwhile, Bank
triliun. Sementara, Laba Sebelum Pajak Bank Sulselbar di     Sulselbar’s Profit Before Tax in 2023 was recorded at IDR
tahun 2023 tercatat sebesar Rp867,487 miliar, turun 1,61%    867,487 billion, down 1.61% from 2022, which amounted
dari tahun 2022 yang sebesar Rp881,656 miliar, namun         to IDR 881,656 billion. However, the realization in 2023
realisasi di tahun 2023 mampu melebihi target RBB yang       exceeded the RBB target set at IDR 860,780 billion with a
ditetapkan sebesar Rp860,780 miliar dengan realisasi         realization of 100.78%.
100,78%.
Page 71
                                                                             Sustainability Report 2023
                                                                                      Bank Sulselbar
                                                                                                                   69




Rasio Keuangan                                               Financial Ratios
Pelemahan pertumbuhan ekonomi regional di Sulawesi           Weakening regional economic growth in South and West
Selatan dan Sulawesi Barat, berdampak pada kinerja           Sulawesi has decreased Bank Sulselbar’s intermediation
intermediasi Bank Sulselbar sepanjang tahun 2023 yang        performance throughout 2023. However, in terms of
mengalami penurunan. Namun dilihat dari profitabilitas dan   profitability and efficiency, the Bank is still quite good
efisiensi Bank masih cukup baik karena mampu bertumbuh       because it can grow compared to 2022, and some indicators
dibandingkan tahun 2022 dan sebagian indikator mampu         can exceed the targets set in the RBB.
melebihi target yang ditetapkan dalam RBB.

Aset Bank Sulselbar di tahun 2023 mampu tumbuh 3,87%         Bank Sulselbar’s assets in 2023 will be able to grow 3.87%
menjadi Rp30,780 triliun dari tahun 2022 sebesar Rp29,653    to IDR 30,780 trillion from 2022 of IDR 29,653 trillion, even
triliun, meski hanya tercapai 96,88% dari target RBB 2023    though it has only achieved 96.88% of the 2023 RBB target
yang sebesar 31,791 triliun. Begitu pun laba bersih tahun    of 31.791 trillion. Likewise, net profit in 2023 was able
2023 yang mampu bertumbuh 2,02% menjadi Rp666,905            to grow 2.02% to IDR 666,905 billion from 2022, which
miliar dari tahun 2022 yang sebesar Rp653,724 miliar         amounted to IDR 653,724 billion with an achievement of
dengan pencapaian terhadap target sebesar 75,08% dari        the target of 75.08% of the value of IDR 883,310 billion.
nilai Rp883,310 miliar. Rasio kecukupan modal (Capital       The Bank’s Capital Adequacy Ratio (CAR) recorded growth
Adequacy Ratio/CAR) Bank mencatat pertumbuhan dan            and reached 28.61% in 2022, which was 27.54%. CAR
berhasil mencapai level 28,61% dari tahun 2022 yang          realization in 2023 was also achieved at 114.99% of the
sebesar 27,54%. Realisasi CAR 2023 juga tercapai             target of 24.88%.
114,99% dari target 24,88%.

Tingkat Pengembalian Aset (Return on Asset/ROA)              The Return on Assets (ROA) in 2023 was 2.91%, down
tahun 2023 sebesar 2,91%, turun tipis dari tahun 2022        slightly from 2022, which was 2.95%, but achieved above
yang sebesar 2,95%, namun tercapai di atas target yang       the target set in the 2023 RBB, 2.76%. Meanwhile, the
ditetapkan di RBB 2023 yakni sebesar 2,76%. Sementara,       return on equity (ROE) was completed at 15.44%, and
Tingkat Pengembalian Modal (Return on Equity/ROE)            although this is down from 15.72% in 2022, it exceeds
tercapai 15,44%, meski turun dari tahun 2022 yang sebesar    the target set at 14.00%. Net Interest Margin (NIM) was
15,72% tapi melebihi target yang ditetapkan sebesar          recorded at 6.06%, down from the 2022 achievement of
14,00%. Marjin Bunga Bersih (Net Interest Margin/NIM)        6.65%, but in line with the target set at 6.06%.
tercatat sebesar 6,06%, turun dari pencapaian tahun 2022
yang sebesar 6,65%, namun sesuai dengan target yang
ditetapkan yakni sebesar 6,06%.

Dari sisi risiko, Rasio Kredit Bermasalah (Non Performing    In terms of risk, the gross Non-Performing Loan (NPL)
Loan/NPL) gross dan NPL nett masing-masing meningkat         and net NPL ratios increased respectively from last year to
dari tahun lalu menjadi sebesar 2,16% (2022: 1,23%)          2.16% (2022: 1.23%) and 0.74% (2022: 0.19 %). These two
dan 0,74% (2022: 0,19%). Kedua indikator ini juga belum      indicators have also failed to succeed at the target levels
berhasil mencapai level yang ditargetkan yakni sebesar       of 1.50% and 0.18%. Meanwhile, the Financing (Loan-to-
1,50% dan 0,18%. Sementara, tingkat penyaluran dana          Deposit Ratio/LDR) reached 111.24%, down slightly from
(Loan to Deposit Ratio/LDR) tercapai 111,24%, turun tipis    2022, which was 111.54% and below the target of 111.48%.
dari tahun 2022 yang sebesar 111,54% dan di bawah target
111,48%.
Page 72
             Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   70        Bank Sulselbar




Penyaluran Kredit Berkelanjutan                              Sustainable Lending
[GRI 201] [A.4.b.1.] [6.b.1.; 6.b.2.] [F.2.; F.3.]
Bank Sulselbar adalah Lembaga Jasa Keuangan (LJK)            Bank Sulselbar is a Financial Services Institution (LJK)
yang memiliki peran penting dalam perekonomian dan           that has an essential role in the economy and achieving
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)            the Sustainable Development Goals (TPB) by taking a role
dengan mengambil peran dalam penyaluran kredit/              in sustainable Lending/Financing distribution. In carrying
pembiayaan yang berkelanjutan. Dalam menjalankan             out responsible business practices, the Bank strives to
praktik bisnis yang bertanggung jawab, Bank berupaya         channel Lending/Financing without damaging or hurting
menyalurkan kredit/pembiayaan yang tidak merusak atau        the environment.
berdampak negatif terhadap lingkungan.

Bank berpatokan pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun            The Bank is based on Law Number 32 of 2009 concerning
2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan         Environmental Protection and Management, Minister of
Hidup, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun      the Environment Regulation Number 5 of 2012 concerning
2012 tentang Jenis Rencana Usaha dan/atau Kegiatan           Types of Business Plans and Activities that Must Have
yang Wajib Memiliki Analisis Dampak Llingkungan Hidup        an Environmental Impact Analysis (AMDAL), and OJK
(AMDAL) dan Peraturan OJK Nomor 51/POJK.03/2017              Regulation Number 51/POJK .03/2017 concerning the
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi                Implementation of Sustainable Finance for Financial
Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik.        Services Institutions, Issuers and Public Companies. The
Bank menyusun Daftar Pengecualian (Exclusion List)           Bank prepares an Exclusion List in the Bank’s Lending/
dalam kebijakan kredit/pembiayaan Bank untuk aktivitas/      Financing policy for activities/industries/businesses that are
industri/bisnis yang tidak diperbolahkan diberi pembiayaan   not permitted to be funded based on their environmental
berdasarkan dampaknya terhadap lingkungan.                   impact.

Terkait pertumbuhan berkelanjutan, Bank Sulselbar            Regarding sustainable growth, Bank Sulselbar has targets
memiliki target untuk tahun 2023 yang ditetapkan dalam       for 2023 set out in the Bank’s RBB, namely:
RBB Bank, yaitu:
1. 1% -1,5% portofolio hijau dari total kredit               1. 1% -1.5% green portfolio of total Loan
2. Penyertaan kepada Jamkrida                                2. Participation in Jamkrida
3. Inklusi keuangan untuk mendorong UMKM                     3. Financial inclusion to encourage MSMEs

Bank Sulselbar juga menjalankan beberapa langkah             Bank Sulselbar is also implementing several strategic steps
strategi untuk mendorong penyaluran kredit/pembiayaan        to encourage sustainable Lending/Financing distribution,
berkelanjutan, yakni:                                        namely:
a. Sosialisasi BUMDES                                        a. BUMDES socialization
b. Sosialisasi pembiayaan kepada petani pisang potensial     b. Socialization of Financing to potential banana farmers
    di Kabupaten Gowa                                           in Gowa Regency
c. Penyaluran Kredit KUR budi daya Pisang Cavendhis di       c. Distribution of KUR Loan for Cavendish Banana
    Kabupaten Bone                                              cultivation in Bone Regency

Berikut beberapa pencapaian penyaluran dana/kredit           The following are several achievements in sustainable
berkelanjutan oleh Bank Sulselbar pada tahun 2023:           funding/Lending by Bank Sulselbar in 2023:
1. Total Penyaluran Dana untuk Kegiatan Usaha                1. Total Financing for Sustainable Business Activities
   Berkelanjutan                                                The total Financing for sustainable business activities
   Total Penyaluran Dana untuk kegiatan usaha                   reached a nominal value of IDR 3.05 trillion with 15,988
   berkelanjutan tercapai dengan nominal Rp3,05 triliun         related accounts. The percentage of total Lending/
   dengan jumlah rekening terkait sebanyak 15.988               Financing for sustainable business activities to total
   rekening. Persentase total kredit/pembiayaan kegiatan        bank Lending/Financing in 2023 will reach 14.54%.
   usaha berkelanjutan terhadap total kredit/pembiayaan
   Bank di tahun 2023 mencapai 14,54%.
Page 73
                                                                             Sustainability Report 2023
                                                                                      Bank Sulselbar
                                                                                                                   71




2. Kredit ke BUMDES yang telah Bekerja Sama                  2. Loan to BUMDES who have collaborated
   Bank Sulselbar sebagai Bank Pembangunan Daerah               Bank Sulselbar, as a Regional Development Bank
   (BPD) selama ini dikenal sebagai agent of development        (BPD), has long been known as an agent of development
   untuk mendukung pembangunan di wilayah Sulselbar.            to support development in the Sulselbar region. The
   Bank telah menyalurkan KUR Mikro, KUR Kecil, dan             Bank has distributed Micro KUR, Small KUR, and Super
   KUR Super Mikro untuk 12 BUMDES yang sampai                  Micro KUR to 12 BUMDES, the total outstanding of
   Desember 2023 total outstanding-nya mencapai Rp694           which, until December 2023, reached IDR 694 million
   juta dengan plafon Rp1,378 miliar (sebagian besar            with a ceiling of IDR 1.378 billion (most of which were
   telah selesai/lunas di Bulan Agustus 2023).                  completed/paid off in August 2023).
3. Pinjaman kemitraan & bantuan hibah pembinaan              3. Partnership loans & coaching grants related
   terkait pelibatan dan pemberdayaan ekonomi                   to community economic involvement and
   masyarakat                                                   empowerment
   Bank Sulselbar telah menyalurkan Kredit PUR                  Bank Sulselbar has distributed a PUR Partnership Loan
   Kemitraan dengan total plafon Rp13.651 miliar dan Baki       with a total ceiling of IDR 13,651 billion and a Debit
   Debet Rp8.729 miliar.                                        Balance of IDR 8,729 billion.
4. Kredit untuk Kegiatan Usaha Efisiensi Energi              4. Loan for Energy Efficiency Business Activities
   Bank Sulselbar menyalurkan kredit untuk kegiatan             Bank Sulselbar distributed a Loan for sustainable
   usaha berkelanjutan yang terkait efisiensi energi            business activities related to energy efficiency, valued
   dengan nilai USD14,66 juta (eq. Rp220 miliar, asumsi         at USD 14.66 million (eq. IDR 220 billion, assuming an
   kurs Rp15 ribu/USD).                                         exchange rate of IDR 15 thousand/USD).
5. Kredit untuk Kegiatan Pengolahan Air dan Limbah           5. Loan for Water and Waste Treatment Activities
   Bank Sulselbar menyalurkan kredit untuk kegiatan             Bank Sulselbar distributed a Loan for sustainable
   usaha berkelanjutan yang terkait pengelolaan air dan         business activities related to sustainable water and
   limbah yang berkelanjutan dengan nilai Rp250 miliar.         waste management with a value of IDR 250 billion.
6. Kredit untuk UMKM                                         6. Loan for MSMEs
   Bank Sulselbar menyalurkan kredit untuk kegiatan             Bank Sulselbar distributed a Loan for sustainable
   usaha berkelanjutan yang terkait kegiatan UMKM               business activities related to MSME activities with a
   dengan nilai Rp2.580.808 juta.                               value of IDR 2,580,808 million.

Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan                       Direct Economic Value Generated and
dan Didistribusikan [201-1]                                  Distributed
Pada tahun 2023, Bank Sulselbar mencatatkan nilai            In 2023, Bank Sulselbar recorded a direct economic value
ekonomi langsung yang dihasilkan sebesar Rp2,864 triiun,     generated of IDR 2,864 trillion, an increase of 1.37% from
naik 1,37% dari nilai ekonomi langsung yang tercatat pada    the direct economic value recorded in that year of IDR 2,825
tahun yang sebesar Rp2,825 triliun. Kenaikan nilai ekonomi   trillion. The resulting increase in direct economic value was
langsung yang dihasilkan ini dikontribusi oleh kenaikan      contributed by the rise in Interest and Sharia Income of
pada Pendapatan Bunga dan Syariah sebesar 0,22%              0.22% to IDR 2.556 trillion from 2022 which amounted to
menjadi Rp2,556 triliun dari tahun 2022 yang sebesar         IDR 2.550 trillion, an increase in Other Operating Income of
Rp2,550 triliun, kenaikan pda Pendapatan Operasional         2.87% to IDR 321.827 billion from 2022 which amounted to
Lainnya sebesar 2,87% menjadi Rp321,827 miliar dari          IDR 312,855 billion, and there was a significant decrease in
tahun 2022 yang sebesar Rp312,855 miliar, dan adanya         Non-Operating Expenses by 64.31% to IDR 13,420 billion
penurunan signifikan pada Beban Non Operasional              from IDR 37,614 billion in 2022.
sebesar 64,31% menjadi Rp13,420 miliar dari Rp37,614
miliar di tahun 2022.

Selanjutnya, nilai ekonomi yang didistribusikan Bank         Furthermore, the economic value distributed by Bank
Sulselbar di tahun 2023 tercatat sebesar Rp2,622 triliun,    Sulselbar in 2023 was recorded at IDR 2.622 trillion, an
naik 1,03% dari tahun 2022 yang sebesar Rp2,595 triliun.     increase of 1.03% from 2022, which amounted to IDR
Kenaikan di nilai ekonomi yang didistribusikan ini terjadi   2.595 trillion. This increase in distributed economic value
Page 74
             Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   72        Bank Sulselbar




karena adanya kenaikan pada Beban Bunga dan Syariah          occurred due to a rise in Interest and Sharia Expenses by
sebesar 19,35% menjadi Rp976,652 miliar dari Rp818,322       19.35% to IDR 976,652 billion from IDR 818,322 billion in
miliar di tahun 2022. Pembayaran Dividen kepada              2022. Dividend payments to shareholders also increased
pemegang saham juga naik 0,30% menjadi Rp392,234             0.30% to IDR 392,234 billion from 2022, which amounted to
miliar dari tahun 2022 yang sebesar Rp391,066 miliar,        IDR 391.066 billion, as well as CSR funds, which increased
begitu pun Dana CSR yang naik 0,29% menjadi Rp32,686         0.29% to IDR 32.686 billion from IDR 32.591 billion in 2022.
miliar dari Rp32,591 miliar di tahun 2022.

Kenaikan nilai ekonomi yang dihasilkan dan nilai ekonomi     The increase in the economic value generated and the
yang didistribusikan membuat nilai ekonomi yang ditahan      economic value distributed means that the economic value
untuk tahun 2023 juga naik sebesar 5,18% menjadi             retained for 2023 also increases by 5.18% to IDR 241.985
Rp241,985 miliar dari Rp230,68 miliar di tahun 2022.         billion from IDR 230.68 billion in 2022.

Kredit untuk UMKM [201-1]                                    Loan for MSMEs
Bank Sulselbar terus berkomitmen mendorong pertumbuhan       Bank Sulselbar encourages real-sector economic growth,
perekonomian sektor riil, khususnya bagi para pelaku         especially for Micro, Small, and Medium Enterprises
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Hal ini terlihat     (MSMEs). This can be seen from the projected ratio of
dari proyeksi rasio kredit yang disalurkan untuk sektor      Lending to the MSME sector to total Lending for the next
UMKM terhadap total kredit yang diberikan untuk 3 (tiga)     three (three) years, from 2023 to 2025, each of which is
tahun ke depan sejak tahun 2023 hingga tahun 2025, yang      12.76%, 13.74%, and 13.63%.
masing-masing sebesar 12,76%; 13,74%; dan 13,63%.

Keberpihakan Bank Sulselbar kepada UMKM juga terlihat        Bank Sulselbar’s support for MSMEs can also be seen from
dari target untuk terus meningkatkan penyaluran kredit       its target to continue to increase productive Lending to the
produktif kepada sektor UMKM. Di mana pada tahun             MSME sector. In 2023, the value of Lending to MSMEs was
2023, nilai penyaluran kredit utuk UMKM tercatat sebesar     recorded at IDR 20.977 billion, an increase of 2.39% from
Rp20,977 miliar, meningkat 2,39% dari nilai penyaluran di    the value of distribution in 2022, which amounted to IDR
tahun 2022 yang sebesar Rp20,488 miliar. Rasio penyaluran    20.488 billion. The ratio of MSME Lending to total productive
kredit UMKM terhadap total kredit produktif di tahun 2023    loans in 2023 is 12.29%, smaller than in 2022, which was
sebesar 12,29%, mengecil dari tahun 2022 yang sebesar        13.22%. The ratio is shrinking because, in total, Lending
13,22%. Rasio mengecil, karena secara total, penyaluran      from Bank Sulselbar in 2023 also increased compared to
kredit dari Bank Sulselbar di tahun 2023 juga meningkat      the previous year.
dibandingkan tahun sebelumnya.

Pengungkapan Perpajakan [GRI 207-1, 207-2,                   Tax Disclosure
207-3, 207-4]
Di tahun 2023, Bank Sulselbar menerapkan strategi pajak      In 2023, Bank Sulselbar will implement a tax strategy
melalui penerapan Strategi Tax Planning penerapan Pajak      through the implementation of the Tax Planning Strategy
PPN atas Penyerahan Agunan yang Diambil Alih (AYDA).         for implementing VAT Tax on the Delivery of Foreclosed
Strategi ini telah ditetapkan oleh manajemen melalui unit    Collateral (AYDA). Management has determined this
terkait seperti Divisi Keuangan dan Akuntansi beserta Unit   strategy through related units such as the Finance and
Penyelamatan dan Penyelesaian Kredit/UPPK. [207-1]           Accounting Division and the Loan Rescue and Settlement
                                                             Unit/UPPK. [207-1]
Direksi Bank Sulselbar telah melakukan pengendalian          The Board of Directors of Bank Sulselbar has exercised
dalam proses bisnis di internal perusahaan melalui           control over business processes at the internal company
pengendalian risiko pajak dalam perusahaan. Sistem           through tax risk control within the company. An internal
pengendalian internal yang dirancang untuk memastikan        control system designed to ensure the accuracy and
keakuratan dan kelengkapan SPT dan laporan pajak             completeness of the SPT and other tax reports is the Tax
lainnya tersebut adalah Tax Control Framework (TCF)          Control Framework (TCF) through the following steps.
melalui langkah-langkah: [207-2]                             [207-2]
Page 75
                                                                             Sustainability Report 2023
                                                                                      Bank Sulselbar
                                                                                                                     73




1. Penetapan strategi pajak. Hal ini berkaitan dengan        1. Determination of tax strategy. This is related to direction
   arahan atau panduan dari Direksi perusahaan atas             or guidance from the company’s Board of Directors
   pengelolaan risiko, toleransi risiko, pengambilan            regarding risk management, risk tolerance, decision-
   keputusan dalam perencanaan pajak, dan kebijakan             making in tax planning, and policies in reporting and
   dalam pelaporan dan pembayaran pajak.                        paying taxes.
2. Penerapannya dilakukan secara komprehensif. Dalam         2. Implementation is carried out comprehensively. The
   rangka mengidentifikasi konsekuensi dan perlakuan            Tax Department must be involved in all stages of the
   pajak atas setiap transaksi yang material, Departemen        transaction process, from planning to implementation,
   Pajak harus dilibatkan pada seluruh tahapan proses           to identify the consequences and tax treatment of each
   transaksi, mulai dari perencanaan hingga implementasi        material transaction.
   transaksi.
3. Adanya pembagian tanggung jawab. Hal ini                  3. There is a division of responsibilities. This relates to the
   berhubungan dengan pembagian peran dan tanggung              division of roles and responsibilities among the Board of
   jawab diantara Direksi, Senior Management, dan               Directors, Senior Management, and the company’s Tax
   Departemen Pajak perusahaan.                                 Department.
   Direksi bertanggung jawab atas desain, implementasi,         BOD are responsible for the TCF’s design,
   dan efektivitas TCF. Senior Management bertanggung           implementation, and effectiveness. Senior Management
   jawab dalam mengembangkan strategi pajak dengan              develops tax strategies with approval and supervision
   persetujuan dan supervisi oleh Direksi. Sementara,           from the Board of Directors. Meanwhile, the Department
   Departemen Pajak bertanggung jawab dalam                     of Tax implements the plan.
   melaksanakan strategi.
4. Proses pengelolaan pajak terdokumentasi. Seluruh          4. Process documented tax management. The entire
   proses pengelolaan risiko pajak, termasuk elemen-            tax risk management process must be documented,
   elemen kontrol seperti approval, otorisasi, review, dan      including elements-element controls such as approval,
   rekonsiliasi, harus didokumentasikan.                        authorization, review, and reconciliation.
5. Adanya pengujian atas TCF. Hal ini berhubungan            5. TCF is tested. This relates to the process of monitoring
   dengan proses monitoring dan perbaikan kerangka              and improving the framework control and testing the
   pengendalian, serta pengujian atas efektivitas desain        effectiveness of TCF design and operations.
   dan operasional TCF.
6. Adanya pemberian jaminan. TCF mampu memberikan            6. There are guarantees. TCF can provide guarantees to
   jaminan kepada stakeholders, termasuk otoritas pajak,        stakeholders, including tax authorities, regarding tax
   bahwa risiko-risiko pajak dapat dikendalikan sehingga        risks that can be controlled so that tax reports can be
   laporan pajak dapat diandalkan.                              relied on.

Pemegang saham memegang peranan penting untuk                Shareholders play an important role in supervising company
melakukan pengawasan terhadap operasional perusahaan         operations so that their interests can be accommodated.
agar kepentingannya dapat diakomodir. Tindakan               Tax avoidance will hurt the company value, represented by
penghindaran pajak akan memberikan dampak negatif            the share value. Therefore, shareholders will put pressure
terhadap nilai perusahaan yang diwakili dengan nilai         on Management so that it is not involved in tax avoidance.
saham. Oleh karena itu, para pemegang saham akan             Stakeholder involvement in terms of: [207-3]
memberikan tekanan kepada pihak manajemen agar tidak
terkait dengan penghindaran pajak. Keterlibatan pemangku
kepentingan dalam hal: [207-3]
1. Perlakuan yang Adil terhadap Pemegang Saham               1. Fair Treatment of Shareholders
2. Pengungkapan dan Transparansi                             2. Disclosure and Transparency
3. Tanggung Jawab Direksi dan Dewan Komisaris                3. Responsibilities of the Board of Directors and Board of
                                                                Commissioners
Page 76
              Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   74         Bank Sulselbar




Komitmen Melestarikan Lingkungan
Commitment to Preserve the Environment [GRI 2-27] [A.4.c.3.]

Sebagai institusi keuangan yang bertanggung jawab,            As a responsible financial institution, Bank Sulselbar is
Bank Sulselbar berkomitmen untuk turut serta menjaga          committed to preserving the environment through various
kelestarian lingkungan hidup melalui berbagai inisiatif       environmental conservation initiatives, implementing
pelestarian lingkungan, penerapan kegiatan operasional        environmentally friendly operational activities, and
ramah lingkungan, hingga penyaluran kredit pada               distributing loans to environmentally friendly business
kegiatan usaha berwawasan lingkungan. Selain itu,             activities. In addition, to reduce environmental impacts, the
untuk mengurangi dampak lingkungan, Bank melakukan            Bank manages efficient use of energy, water, and paper, as
pengelolaan untuk efisiensi penggunaan energi, air, kertas,   well as implements sustainable financing policies or green
serta menerapkan kebijakan pembiayaan berkelanjutan           finance.
atau pembiayaan hijau (green finance).

Kredit Berwawasan Lingkungan                                  Environmentally Friendly Loan
Sebagai penyedia jasa perbankan, salah satu wujud             As a provider of banking services, one form of commitment
komitmen yang dapat dilakukan Bank Papua adalah               that Bank Sulselbar can make is the distribution of
penyaluran kredit berbasis lingkungan atau kredit ramah       environmentally based Loan or environmentally friendly
lingkungan untuk mendukung keuangan berkelanjutan             Loan to support sustainable finance as planned by the OJK in
yang dicanangkan OJK dalam POJK No.51/POJK.03/2017            POJK No.51/POJK.03/2017 concerning the Implementation
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga         of Sustainable Finance for Financial Services Institutions,
Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. Penerapan       Issuers, and Public Companies. Implementing sustainable
keuangan berkelanjutan akan meningkatkan daya tahan           finance will increase the resilience and competitiveness of
dan daya saing lembaga jasa keuangan termasuk Bank            financial service institutions, including Bank Sulselbar, so
Papua, sehingga mampu tumbuh dan menyediakan                  they can grow and provide the funding sources needed
sumber pendanaan yang dibutuhkan masyarakat dan di            by the community while maintaining environmental
saat bersamaan tetap menjaga kelestarian lingkungan.          sustainability.

Operasional Ramah Lingkungan [GRI 302; 303;                   Environmentally Friendly Operations
304; 305; 306] [6.d.] [F.]
Bank pada penerapan RAKB jangka menengah 2023-                In implementing the 2023-2026 medium-term RAKB,
2026 juga menetapkan target kegiatan prioritas lain terkait   the Bank also set other priority activity targets related to
pembiayaan, yakni penyusunan kebijakan penyaluran             financing, namely the preparation of Lending/Financing
kredit/pembiayaan, serta analisis dan asesmen yang lebih      distribution policies and more prudent and comprehensive
prudent dan komprehensif atas kredit/pembiayaan berbasis      analysis and assessment of green lending-based Lending/
green lending. Indikator pencapaiannya adalah penerapan       Financing. Indicators of achievement are the implementation
kebijakan pendanaan berbasis green funding dan                of green funding-based funding policies and support for
dukungan kepada pengembangan sektor-sektor ekonomi            the development of priority economic sectors that have a
prioritas yang memiliki multiplier effect tinggi termasuk     high multiplier effect, including the distribution of Lending/
penyaluran kredit/pembiayaan pada sektor-sektor usaha         Financing to environmentally friendly business sectors and
ramah lingkungan dan tersertifikasi pengelolaan AMDAL         certified AMDAL management (green lending), as well as
(green lending), serta usaha UMKM.                            MSME businesses.

Sepanjang tahun 2023, penggunaan kertas untuk tujuan          Throughout 2023, paper usage for Bank Sulselbar’s
proses bisnis Bank Sulselbar adalah sebanyak 4.870 rim.       business processes will be 4,870 reams. Paper usage
Pemakaian kertas di tahun 2023 ini meningkat signifikan       in 2023 will increase significantly by 70.52% compared
70,52% dibandingkan penggunaan kertas Perusahaan              to the Company’s in 2022, which was 2,856 reams. The
pada tahun 2022 yang sebanyak 2.856 rim. Kenaikan             increase in paper consumption at Bank Sulselbar shows
konsumsi kertas di Bank Sulselbar menunjukkan adanya          the expansion and growth of the Company’s business,
Page 77
                                                                                    Sustainability Report 2023
                                                                                             Bank Sulselbar
                                                                                                                            75




ekspansi dan pertumbuhan bisnis perseroan yang mau                which inevitably impacts material consumption.
tidak mau berdampak pada konsumsi material.

Sementara, konsumsi listrik Perseroan untuk tujuan proses         Meanwhile, the Company’s electricity consumption for
bisnis adalah sebanyak 14.214 kWh. Konsumsi listrik di            business process purposes is 14,214 kWh. Electricity
tahun 2023 ini meningkat 11,36% dibandingkan konsumsi             consumption in 2023 will increase by 11.36% compared to
listrik Perusahaan pada tahun 2022 yang sebanyak                  2022 when it was 12,764 kWh. The increase in electricity
12.764 kWh. Kenaikan konsumsi listrik di Bank Sulselbar           consumption at Bank Sulselbar shows the expansion
menunjukkan adanya ekspansi dan pertumbuhan bisnis                and growth of the Company’s business, which inevitably
perseroan yang mau tidak mau berdampak pada konsumsi              impacts energy consumption.
energi.

Per 31 Desember 2023, biaya yang dikeluarkan untuk                As of December 31, 2023, the costs incurred for purchasing
pembelian BBM Perusahaan adalah sebesar Rp5,969                   fuel for the Company amounted to IDR 5,969 billion, an
miliar, meningkat 22,24% dari biaya pembelian BBM                 increase of 22.24% from the expenses for buying fuel in
tahun 2022 yang sebesar Rp4,883 miliar. Kenaikan biaya            2022, which amounted to IDR 4,883 billion. The rise in fuel
pembelian BBM terjadi karena dua faktor, kenaikan harga           purchasing costs occurred due to two factors: the increase
BBM di pasar yang ditetapkan Pemerintah karena adanya             in fuel prices in the market set by the Government due to
kenaikan harga minyak mentah di pasar global serta                the rise in crude oil prices in the global market and the
bertumbuhnya bisnis Bank yang meningkatkan mobilitas              growth of the Bank’s business, which increased mobility
dan aktivitas yang membutuhkan energi dari BBM.                   and activities that required energy from fuel.

Untuk air, per 31 Desember 2023, penggunaan air Bank              For water, as of December 31, 2023, Bank Sulselbar’s
Sulselbar per bulan mencapai 18.589 meter kubik (m3),             monthly water use reached 18,589 cubic meters (m3),
meningkat 81,32% dari penggunaan air Bank Sulselbar per           an increase of 81.32% from Bank Sulselbar’s monthly
bulan di tahun 2022 yang sebesar 10.252 m3. Kenaikan              water use in 2022, which was 10,252 m3. The increase
konsumsi air di Bank Sulselbar sama seperti konsumsi              in water consumption at Bank Sulselbar, the same as
energi, terjadi karena dua faktor, kenaikan harga langganan       energy consumption, occurred due to the rise in PDAM
PDAM serta bertumbuhnya bisnis Bank yang meningkatkan             subscription prices and the growth of the Bank’s business,
aktivitas di kantor-kantor Bank Sulselbar.                        which increased activity at Bank Sulselbar offices..

Pengelolaan Emisi [GRI 305-1; 305-2; 305-4; 305-5]                Emission Management
[6.e.4.a; 6.e.4.b.] ] [F.11.; F.12.]
Dengan memakai asumsi-asumsi tertentu yang ditetapkan             Using certain assumptions set by the Company, the total
Perseroan, total emisi GRK yang dihasilkan oleh                   GHG emissions produced by Bank Sulselbar’s operations
operasional Bank Sulselbar sepanjang tahun 2023 dari              throughout 2023 from fuel and electricity consumption are
konsumsi BBM dan listrik adalah sebanyak 1.035.338,7 kg           1,035,338.7 kg CO2e. Total GHG emissions in 2023 will
CO2e. Total emisi GRK di tahun 2023 ini meningkat 22,10%          increase by 22.10% compared to total GHG emissions in
dibandingkan total emisi GRK di tahun 2022 yang tercatat          2022 which were recorded at 847,935.8 kg CO2e. Where
sebesar 847.935,8 kg CO2e. Di mana sumbangan emisi                the contribution of GHG emissions from fuel consumption
GRK dari konsumsi BBM sebesar 1.023.256,8 kg CO2e                 is 1,023,256.8 kg CO2e and the contribution from electricity
dan sumbangan dari konsumsi listrik sebesar 12.081,9 kg           consumption is 12,081.9 kg CO2e.
CO2e.

Emisi Gas Rumah Kaca dalam kg CO2e                                Greenhouse Gas Emissions in kg CO2e
   Sumber Emisi                       2023                                  2022                                 2021
Cakupan 1 (BBM)       426.357 liter   1.023.256,8 kg CO2e   348.786 liter    837.086,4 kg CO2e   280.714 liter    673.713,6 kg CO2e
Cakupan 2 (Listrik)   14.214 kWh        12.081,9 kg CO2e    12.764 kWh        10.849,4 kg CO2e   2.056 kWh         1.747,6 kg CO2e
Jumlah Emisi GRK
                               1.035.338,7 kg CO2e                   847.935,8 kg CO2e                  675.461,2 kg CO2e
(Cakupan 1 dan 2)
Page 78
             Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   76        Bank Sulselbar




Asumsi perhitungan:
1. Harga BBM Pertamax tertinggi di tahun 2023 sebesar       Calculation assumptions:
   Rp14.000 per liter                                       1. The highest Pertamax fuel price in 2023 will be IDR
2. 1 liter BBM setara dengan 2,4 kilogram (kg) CO2e            14,000 per liter
3. 1 kWh listrik setara dengan 0,85 kg CO2e                 2. 1 liter of fuel is equivalent to 2.4 kilograms (kg) CO2e
   Sumber: PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero)      3. 1 kWh of electricity is equivalent to 0.85 kg CO2e
                                                            Source: PT PLN (Persero) and PT Pertamina (Persero)

Kinerja Sosial
Social Performance [GRI 401; 403; 404; 407; 408; 409] [6.c.1.; 6.c.2; 6.f.] [F.18.; F.19.; F.20.; F.21.; F.22.]

Pengembangan Produk Berkelanjutan                           Sustainable Product Development
Satu dari empat pilar keuangan berkelanjutan Bank           One of the four pillars of sustainable finance for Bank
Sulselbar dalam RAKB 2023 adalah “Memperkuat                Sulselbar in the 2023 RAKB is “Strengthening the
Pembentukan Perbankan Keberlanjutan” dengan salah           Establishment of Sustainable Banking,” with one of
satu target kegiatan prioritas adalah pengayaan eksisting   the priority activity targets being the enrichment of existing
produk/layanan beserta fiturnya yang sejalan dengan         products/services and their features that are in line with
keuangan berkelanjutan, melalui:                            sustainable finance, through:
a. Mendorong transaksi non-tunai (cashless society)         a. Encouraging non-cash transactions (cashless society)
   melalui layanan perbankan tanpa kantor antar lain            through branchless banking services, including through
   melalui pengembangan fitur e-banking, mobile banking,        the development of e-banking, mobile banking and
   dan internet banking;                                        internet banking features;
b. Menyediakan dan memperluas dukungan akses                b. Providing and expanding financial access support
   keuangan bagi seluruh masyarakat termasuk kaum               for all communities, including people with disabilities,
   difabel, kelompok masyarakat kurang mampu dan di             disadvantaged community groups, and in remote areas;
   daerah terpencil;

Di mana indikator pencapaiannya adalah:                     Where the achievement indicators are:
1. Peningkatan pendapatan dari Channel Digital              1. Increased revenue from Digital Channels
2. Implementasi Loan Originating System (LOS)               2. Implementation of Loan Originating System (LOS)
3. Implementasi Online Boarding                             3. Implementation of Online Boarding
4. Kartu ATM Daur Ulang                                     4. Recycled ATM Card
5. Recycle Kartu ATM eksisting                              5. Recycle existing ATM cards
6. Digitalisasi PIN ATM                                     6. ATM PIN digitization

Selain itu, Bank Sulselbar juga berupaya meningkatkan       Apart from that, Bank Sulselbar is also trying to improve
layanan kepada nasabah dengan menerbitkan layanan           customer service by issuing a Virtual Assistant Chat
Virtual Assistant Chat Banking atau Chatbot. Chatbot        Banking or Chatbot service. Chatbot is a digital chat service
merupakan layanan obrolan digital yang berkomunikasi        that communicates via text messages based on artificial
melalui pesan teks berbasis kecerdasan buatan/Artifial      intelligence (AI). Bank Sulselbar’s chatbot, or SOBAT,
Intelligence (AI). Chatbot Bank Sulselbar atau SOBAT        embodies customer care implementation, where the bot
merupakan perwujudan dari implementasi customer care,       becomes a virtual assistant for users, both customers and
di mana bot menjadi asisten virtual bagi pengguna baik      non-customers. By using Bank Sulselbar’s Virtual Assistant
nasabah maupun non nasabah. Dengan menggunakan              Chat Banking, either via the official Bank Sulselbar
Virtual Assistant Chat Banking Bank Sulselbar, baik         Whatsapp account or via the official Bank Sulselbar
melalui akun resmi Whatsapp Bank Sulselbar maupun           website, users can access information related to Bank
melalui Website resmi Bank Sulselbar, pengguna dapat        products and services, register online queues, customer
mengakses informasi terkait produk dan layanan Bank,        complaint/complaint services, receive bill (Loan) reminder
mendaftar antrian secara online, layanan pengaduan/         messages or Loan cards), as well as receiving promotions
komplain nasabah, menerima pesan pengingat tagihan          on Bank products and services.
(kredit maupun kartu kredit), serta menerima promosi
produk dan layanan Bank.
Page 79
                                                                              Sustainability Report 2023
                                                                                       Bank Sulselbar
                                                                                                                    77




SDM Berkelanjutan                                              Sustainable Human Resources
Bank Sulselbar berkomitmen memberikan kesempatan yang          Bank Sulselbar is committed to providing ample opportunities
luas kepada seluruh karyawan dalam mengembangkan               for all employees to develop their capacity and competence.
kapasitas dan kompetensi mereka. Hal tersebut diwujudkan       This is realized by carrying out continuous education and
dengan menjalankan program pengembangan pendidikan             training development programs. Employee participation in
dan pelatihan yang dilakukan secara berkesinambungan.          the competency development program is determined by
Keikutsertaan karyawan dalam program pengembangan              the needs of the Bank and employees by paying attention
kompetensi ditentukan oleh kebutuhan Bank dan                  to gender equality and equality of opportunity for all Bank
karyawan dengan memperhatikan kesetaraan gender dan            Sulselbar employees.
persamaaan kesempatan bagi seluruh karyawan Bank
Sulselbar.

Sepanjang tahun 2023, biaya pendidikan dan pelatihan           Throughout 2023, education and training costs for Bank
karyawan Bank Sulselbar tercatat sebesar Rp13,383              Sulselbar employees will be recorded at IDR 13.383 billion.
miliar. Biaya pendidikan dan pelatihan ini turun 41,28% dari   These education and training costs decreased by 41.28%
biaya tahun 2022 yang sebesar Rp22,790 miliar. Hal ini         from 2022, which amounted to IDR 22,790 billion. This is
disebabkan:                                                    due to:
a. Efisiensi biaya, untuk mendukung kinerja bisnis.            a. Cost efficiency is used to support business performance.
b. Adanya negosiasi investasi yang aktif dengan provider/      b. There are active investment negotiations with providers/
    penyelenggara berdasarkan pagu yang disepakati                organizers based on the ceiling agreed by management.
    manajemen.
c. Melaksanakan        akselerasi    kompetensi      dengan    c. Carry out competency acceleration by involving
    mengikutkan karyawan kepada kegiatan sertifikasi              employees in professional certification activities.
    profesi.
d. Dilakukan FGD dengan unit kerja sehingga pelatihan          d. FGDs were carried out with work units so that the
    dan pengembangan yang diusulkan lebih tepat sasaran           proposed training and development was more targeted
    dan optimal.                                                  and optimal.
e. Dilakukan tiring pagu investasi dan biaya konsumsi          e. investment ceilings and consumption costs are adjusted
    sesuai dengan jabatan.                                        according to position.
f. Pengoptimalan Web Elearning sebagai media                   f. Elearning Web Optimization as an independent learning
    pembelajaran mandiri.                                         medium.
g. Mendorong pengoptimalan selera budaya (sharing              g. Encourage optimization of cultural tastes (internal
    internal), assessment test, dan program lainnya.              sharing), assessment tests, and other programs.

Sementara, jumlah pendidikan pelatihan yang diikuti            Meanwhile, the number of training courses that Bank
karyawan Bank pada tahun 2023 tercatat sebanyak 133            employees participated in in 2023 was recorded at 133
kegiatan, turun dari 219 jenis kegiatan di tahun 2022. Dari    activities, down from 219 types of activities in 2022. Of
total pendidikan dan pelatihan yang dijalankan, jumlah         the total education and training carried out, the number of
karyawan yang menjadi peserta di tahun 2023 sebanyak           employees participating in 2023 was 2,162, down 68.23%
2.162 karyawan, turun 68,23% dari tahun lalu yang              from last year, when it reached 6,804 employees.
mencapai 6.804 karyawan.
Page 80
             Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   78        Bank Sulselbar




Program Pemberdayaan Masyarakat [GRI 413-                   Community Empowerment Program
1] [F.25.]
Program CSR setiap tahunnya telah dianggarkan dan           Each year’s CSR program has been budgeted and
diprogramkan untuk diimplementasikan pada tahun buku        programmed to be implemented in the current financial
yang berjalan. Sumber pendanaan CSR berasal dari            year. The source of CSR funding comes from the
biaya operasional Perusahaan dengan memperhatikan           Company’s operational costs, considering financial needs
kebutuhan dan kondisi finansial serta amanat RUPS           and conditions as well as the GMS mandate. Currently, the
yaitu saat ini maksimal pagu 5% dari laba bersih periode    maximum ceiling is 5% of the previous period’s net profit.
sebelumnya.

Mekanisme penetapan anggaran program CSR ditetapkan         The mechanism for determining the CSR program budget
dalam Rapat Kerja, Anggaran dan Strategis. Pagu Bantuan     is defined in the Working, Budget, and Strategic Meeting.
Dana CSR Bank Sulselbar untuk tahun 2023 adalah 5%          According to the Minutes of the Annual GMS of PT Bank
dari Laba Bersih Tahun Buku 2022 (Rp653.723.747.149 x       Sulselbar, the maximum limit for Bank Sulselbar’s CSR
5%) atau sebesar Rp32.686.187.357, sesuai Berita Acara      Fund Assistance for 2023 is 5% of the Net Profit for the
RUPS Tahunan PT Bank Sulselbar. Anggaran penyaluran         2022 Financial Year (Rp. 653,723,747,149 x 5%) or Rp.
dana CSR pada tahun 2023 mengalami peningkatan dari         32,686,187,357. The CSR Financing budget for 2023
tahun 2022 yang memiliki pagu sebesar Rp32.591.302.756.     increased from 2022, with a limit of IDR 32,591,302,756.

Prestasi Perusahaan {A.4.b.2.]                              Company Achievements
Bermodal kesungguhan dan komitmen untuk bekerja keras       With the capital of seriousness and commitment to work
dalam kondisi dan situasi apapun, Bank Sulselbar berhasil   hard in any condition and situation, Bank Sulselbar
melalui tahun 2023 dengan baik. Bahkan, Bank mampu          succeeded in getting through 2023 well. The Bank was able
mencatatkan sejumlah prestasi dari pihak eksternal. Per     to record several achievements from external parties. As of
31 Desember 2023, Bank Sulselbar berhasil meraih 31         December 31, 2023, Bank Sulselbar has won 31 awards
penghargaan dari berbagai lembaga dengan beragam            from various institutions in various categories. Among
kategori. Antara lain, The Best Region Bank in Marketing    others, The Best Region Bank in Marketing Engagement;
Engagement; The Best Region Bank in Customer Loyalty;       The Best Region Bank in Customer Loyalty; Bank Sulselbar
Bank Sulselbar atas Kontribusi Membayar PPH dan PPN         for the Largest Contribution to Paying PPH and VAT at the
Terbesar di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak        Regional Office of the Directorate General of Taxes for
Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara; Top Business atas    South, West, and Southeast Sulawesi; Top Business in the
kategori TOP CSR Award; dan TOP BUMD Award 2023.            TOP CSR Award category; and TOP BUMD Award 2023.
Page 81
                                                                               Sustainability Report 2023
                                                                                        Bank Sulselbar
                                                                                                                       79




Apresiasi dan Penutup                                          Appreciation and Acknowledgments
Seluruh upaya dan kerja keras yang telah dilakukan             The 2023 Bank Sulselbar Sustainability Report summarizes
Bank Sulselbar di tahun 2023, termasuk dalam upaya             all the efforts and hard work that Bank Sulselbar has carried
penerapan nilai-nilai keberlanjutan melalui penerapan          out in 2023, including efforts to implement sustainability
keuangan berkelanjutan telah terangkum dalam Laporan           values ​​through sustainable finance. We realize that Bank
Keberlanjutan Bank Sulselbar Tahun 2023 ini. Kami              Sulselbar’s success through 2023 will not happen without
menyadari keberhasilan Bank Sulselbar melalui tahun            the hard work, cooperation, support, and trust of all Bank
2023 dengan baik tidak akan terjadi tanpa kerja keras, kerja   Sulselbar stakeholders, including the community around
sama, dukungan, dan kepercayaan seluruh pemangku               the Company.
kepentingan Bank Sulselbar, termasuk masyarakat sekitar
Perusahaan.

Untuk itu, Kami atas nama seluruh jajaran Direksi              For this reason, on behalf of the entire Board of Directors, we
mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-               would like to express our highest gratitude and appreciation
tingginya kepada seluruh pemegang saham, jajaran               to all shareholders, the Board of Commissioners, employees,
Dewan Komisaris, karyawan, nasabah, masyarakat, dan            customers, the community, and other stakeholders for their
pemangku kepentingan lain atas dukungan, kepercayaan,          support, trust, and good cooperation so far. We hope this
dan kerja sama yang terjalin baik selama ini. Kami berhara     cooperation and collaboration will continue so that Bank
kerja sama dan kolaborasi ini akan terus berjalan di masa      Sulselbar can grow well and sustainably, strengthening its
depan, sehingga Bank Sulselbar aka dapat terus bertumbuh       position in achieving sustainable development goals.
dengan baik dan berkelanjutan, mengukuhkan posisi dalam
pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.




                                            Makassar, 25 April 2024
                                               Atas Nama Direksi
                                        On behalf of the Board of Directors




                                                    Yulis Suandi
                                                  Direktur Utama
                                                 President Director
Page 82
             Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   80        Bank Sulselbar




[GRI 2-14]

Pernyataan Laporan Keberlanjutan Telah Ditinjau dan
Disetujui oleh Badan Tata Kelola Tertinggi
Sustainability Report Statement Has Been Reviewed and Approved by the
Highest Governance Body
Seluruh isi dalam Laporan Keberlanjutan PT Bank Sulselbar Tahun Buku 2023 telah ditinjau dan disetujui oleh Dewan
Komisaris selaku badan tata kelola tertinggi Perseroan. Melalui peninjauan dan persetujuan ini, Dewan Komisaris bersama-
sama dengan Direksi bertanggung jawab terhadap seluruh isi Laporan Keberlanjutan.




                                            Makassar, 25 April 2024




                                                     Marsuki
                                               Komisaris Independen
                                             Independent Commissioner




               Adlinsyah M. Nasution                                             Muhammad Idris
               Komisaris Independen                                                Komisaris
             Independent Commissioner                                             Commissioner
Page 83
                                                                             Sustainability Report 2023
                                                                                      Bank Sulselbar
                                                                                                                 81




All contents in the PT Bank Sulselbar Sustainability Report for Fiscal Year 2023 have been reviewed and approved by
the Board of Commissioners the Company’s highest governance body. Through this review and approval, the Board of
Commissioners together with the Board of Directors are responsible for the entire contents of the Sustainability Report.




                                               Makassar, 25 April 2024




                                                       Yulis Suandi
                                                      Direktur Utama
                                                     President Director




                     Rosmala Arifin                                                    Iswadi Ayub
             Direktur Pemasaran & Syariah                                       Direktur Operasional & TI
               Marketing & Sharia Director                                   Banking Operation & IT Director




                  Dian Anggriani Utina
                                                                                     Dwi Zulkarnain
                  Direktur Kepatuhan
                                                                                Direktur Kredit & UMKM
                   Compliance Director
                                                                               Credit and MSMEs Director
Page 84
               Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   82          Bank Sulselbar


[GRI 2-9] [5.a] [E.] [A.25.]

TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY GOVERNANCE




06
Page 85
                                                                               Sustainability Report 2023
                                                                                        Bank Sulselbar
                                                                                                                     83




[GRI 2-14]

Komitmen dan Kebijakan
Commitments and Policies

Sebagai bagian dalam upaya meningkatkan kinerja Bank,          As part of efforts to improve the Bank’s performance, protect
melindungi kepentingan para pemangku kepentingan, dan          the interests of stakeholders, and increase compliance
meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan perundang-           with statutory regulations and ethical values ​​   generally
undangan serta nilai-nilai etika yang berlaku umum             accepted in the banking industry, Bank Sulselbar considers
pada industri perbankan, Bank Sulselbar menilai perlu          it necessary to implement Good Corporate Governance
adanya penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik              (Good Corporate Governance). GCG). Bank Sulselbar
(Good Corporate Governance/GCG). Bank Sulselbar                is also aware that to ensure the implementation of ESG
juga menyadari untuk memastikan terlaksananya inisiatif-       or Environmental, Social, and Governance initiatives to
inisiatif ESG atau Environmental, Social, and Governance       improve sustainability performance in the Bank, there is a
(Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola) untuk peningkatan        need for a specially appointed structure to be responsible
kinerja keberlanjutan di Bank, dibutuhkan adanya struktur      as well as clear related governance rules. Company
yang ditunjuk khusus untuk bertanggung jawab serta             sustainability agenda.
aturan tata kelola yang jelas terkait agenda keberlanjutan
Perusahaan.

Untuk itu, Bank Sulselbar bertekad untuk menjadikan            For this reason, Bank Sulselbar is determined to make
prinsip dan praktik GCG berkelanjutan menjadi bagian dari      sustainable GCG principles and practices part of the work
budaya kerja yang berlaku di seluruh tingkatan organisasi.     culture that applies at all levels of the organization. The
Bank terus menginternalisasi seluruh prinsip GCG dalam         Bank continues to internalize all GCG principles in every
setiap kegiatan bisnis dalam rangka mencapai tujuan            business activity to achieve sustainable long-term goals.
jangka panjang yang berkesinambungan.

Penerapan      tata   kelola    keberlanjutan    menjamin      The implementation of sustainability governance ensures
keberlanjutan bisnis Bank Sulselbar dengan memastikan          the sustainability of Bank Sulselbar’s business by ensuring
kepatuhan terhadap peraturan-peraturan yang berlaku di         compliance with applicable regulations in every operational
setiap aspek operasional, menghindari konflik kepentingan      aspect, avoiding conflicts of interest and violations of
dan pelanggaran etika bisnis, kejelasan lingkup pelaporan      business ethics, clarity in the scope of internal reporting,
internal, kejelasan peran, kewenangan dan tanggung             clarity in the roles, authority, and responsibilities of each
jawab dari setiap komponen Perseroan. Bank secara              component of the Company. The Bank consistently upholds
konsisten menjunjung tinggi prinsip prudential banking dan     the principles of prudential banking and healthy banking
praktik perbankan yang sehat serta taat asas pada tata         practices and adheres to the principles of good corporate
kelola perusahaan yang baik dalam mengelola bisnisnya          governance in managing its business to maintain harmony
untuk menjaga keselarasan dan keseimbangan antara              and balance between the interests of the Bank and all
kepentingan Bank dan seluruh pemangku kepentingan.             stakeholders.

Implementasi GCG merupakan tugas dan tanggung jawab            Implementation of GCG is a joint duty and responsibility
bersama antara Dewan Komisaris dengan Direksi serta            between the Board of Commissioners and the Board
Komite-Komite yang telah diangkat bersama seluruh SDM          of Directors as well as the Committees that have been
yang ada. Koordinasi ini terus dilakukan untuk memastikan      appointed together with all existing human resources.
Bank tidak keluar dari prinsip-prinsip tata kelola yang baik   This coordination continues to be carried out to ensure
dan mampu memitigasi risiko sehingga keberlangsungan           that the Bank does not deviate from the principles of good
bisnis Bank dalam jangka panjang tetap terjaga.                governance and can mitigate risks so that the long-term
                                                               sustainability of the Bank’s business is maintained.
Komitmen pelaksanaan GCG di Bank Sulselbar mengacu             The commitment to implementing GCG at Bank Sulselbar
kepada aturan dan perundangan-undangan:                        refers to the following rules and regulations:
1. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang                    1. Law Number 4 of 2023 concerning the Development
Page 86
                    Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
     84             Bank Sulselbar




     Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan                                      and Strengthening of the Financial Sector (Article 266)
     (Pasal 266)
2.   Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang                                  2. Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability
     Perseroan Terbatas                                                            Companies
3.   Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang                                   3. Law Number 7 of 1992 concerning Banking
     Perbankan                                                                  4. Financial Services Authority Regulation Number 17 of
4.   Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun                               2023 Implementing Governance for Commercial Banks
     2023 Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum                                  5. Corporate Governance Principles for Banks (BCBS,
5.   Corporate   Governance      Principles   for    Banks                         2015);
     (BCBS,2015);                                                               6. Indonesia Corporate Governance Manual (IFC and
6.   Indonesia Corporate Governance Manual (IFC dan                                OJK, 2018)
     OJK, 2018)                                                                 7. General Guidelines for Indonesian Corporate
7.   Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia                                    Governance (KNKG and Ministry of Cooperative
     (KNKG dan Kemenkoperekonomian, 2021)                                          Economy, 2021)
8.   Surat Keputusan Direksi PT Bank Pembangunan                                8. Decree of the Board of Directors of PT Bank
     Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Nomor                              Pembangunan Daerah South Sulawesi and West
     SK/075/DIR/K/XI/2020    tentang     Buku     Pedoman                          Sulawesi Number SK/075/DIR/K/XI/2020 concerning
     Perusahaan (BPP) Good Corporate Governance PT                                 the Good Corporate Governance Company Guidebook
     Bank Sulselbar                                                                (BPP) of PT Bank Sulselbar

[GRI 2-27]

Prinsip-Prinsip Tata Kelola
Governance Principles

Bank Sulselbar melaksanakan prinsip-prinsip GCG                                 Bank Sulselbar implements GCG principles at every level
pada setiap jenjang organisasi yang berpedoman pada                             of the organization which is guided by Financial Services
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun 2023                            Authority Regulation Number 17 of 2023 Implementing
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum dan Surat Edaran                           Governance for Commercial Banks and OJK Circular Letter
OJK No.13/SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017 tentang                           No.13/SEOJK.03/2017 dated 17 March 2017 concerning
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum yang menetapkan                            Implementing     Governance    for  Commercial      Banks.
prinsip-prinsip tata kelola yang baik sebagai berikut:                          Commercial Banks that establish the following principles of
                                                                                good governance:

          Prinsip               Konsep Dasar                   Penerapan pada Bank                 Basic concepts                   Implementation to the Bank
Keterbukaan/            Transparansi diartikan sebagai     Keterbukaan          informasi    Transparency is defined as         Disclosure of Bank information
Transparansi            keterbukaan informasi, baik        Bank termasuk penjelasan          the disclosure of information,     including an explanation of
(Transparency)          dalam proses pengambilan           mengenai    kinerja    melalui    both in the decision-making        performance through the website:
                        keputusan maupun dalam             website:           http://www.    process and in disclosing          http://www.banksulselbar.co.id
                        mengungkapkan         informasi    banksulselbar.co.id termasuk      material     and      relevant     including periodic disclosures to
                        material dan relevan mengenai      keterbukaan berkala kepada        information     about      the                           Regulators.
                        perusahaan,     serta    mudah     Regulator.                                             company.
                        diakses     oleh     pemangku
                        kepentingan
Akuntabilitas           Kejelasan                  fungsi, -   Praktik Audit Internal yang   Clarity      of      functions,    -    Effective    Internal   Audit
(Accountability)        struktur,        sistem        dan     efektif, serta                structures, systems, and                         practices, as well as
                        pertanggungjawaban           organ -   Kejelasan fungsi, hak,        responsibilities     of     the    - Clarity of functions, rights,
                        perusahaan               sehingga      kewajiban,      wewenang,     company’s organs so that the       obligations, authorities, and
                        pengelolaan           perusahaan       dan      tanggung    jawab    company’s management is            responsibilities in the Company’s
                        terlaksana secara transparan,          dalam Anggaran Dasar                  carried out effectively.   Articles of Association, policies,
                        wajar, efektif, dan efisien.           Perusahaan, kebijakan,                                                and procedures at the Bank.
                                                               dan prosedur di Bank.
Pertanggungjawaban      Kesesuaian (kepatuhan) di          Perusahaan menyadari dalam        Compliance        in      the      The company realizes that in
(Responsibility)        dalam pengelolaan perusahaan       kegiatan      operasionalnya      management of the company          its operational activities it often
                        terhadap prinsip korporasi         seringkali     menghasilkan       against sound corporate            produces negative externalities
                        yang sehat serta peraturan         eksternalitas (dampak luar        principles and applicable          (impacts outside the company’s
                        perundangan yang berlaku.          kegiatan perusahaan) negatif               laws and regulations      activities) that must be borne by
                                                           yang harus ditanggung oleh                                                              the community.
                                                           masyarakat.
Page 87
                                                                                                     Sustainability Report 2023
                                                                                                              Bank Sulselbar
                                                                                                                                                       85




       Prinsip                    Konsep Dasar              Penerapan pada Bank                    Basic concepts             Implementation to the Bank

Kemandirian/           Independensi atau kemandirian     Perusahaan mengembangkan          Independence                or    The Company developed several
Independensi           adalah keadaan di mana            beberapa aturan, pedoman,         independence is a condition       rules, guidelines, and practices
(Independency)         Perusahaan dikelola secara        dan praktik di tingkat pengurus   where the Company is              at the Bank management level,
                       profesional tanpa benturan        Bank, terutama di tingkat         managed        professionally     especially at the levels of the
                       kepentingan dan pengaruh/         Dewan Komisaris dan Direksi       without conflict of interest      Board of Commissioners and
                       tekanan dari pihak manapun        yang oleh Undang-Undang           and influence/pressure from       the Board of Directors which are
                       yang bertentangan dengan          diberi amanat untuk mengurus      any party that is contrary        mandated by law. to take good
                       peraturan           perundang-    perusahaan dengan sebaik-         to the prevailing laws and                    care of the company.
                       undangan yang berlaku dan         baiknya.                          regulations    and     sound
                       prinsip-prinsip korporasi yang                                               corporate principles.
                       sehat.
Kesetaraan dan         Kesetaraan dan kewajaran          Bank            menyediakan       Equality and fairness are         The     Bank     provides      an
Kewajaran (Fairness)   adalah perlakuan yang adil dan    kesempatan bagi pemangku          fair and equal treatment          opportunity for stakeholders
                       setara dalam memenuhi hak-        kepentingan            untuk      in fulfilling the rights of       to submit their responses and
                       hak pemangku kepentingan          menyampaikan      tanggapan       stakeholders and the clarity of   opinions for the benefit of the
                       dan      kejelasan     hak-hak    dan opini mereka untuk            the rights of stakeholders to     Bank as well as open access to
                       pemangku           kepentingan    kepentingan    Bank     serta     protect investors, especially     information by the principle of
                       untuk    melindungi    investor   membuka akses informasi           minority shareholders, from       transparency within the scope of
                       khususnya pemegang saham          sesuai     dengan     prinsip            various forms of fraud.                      their positions.
                       minoritas dari berbagai bentuk    transparansi dalam lingkup
                       kecurangan.                       jabatannya.


[GRI 2-12; 2-13; 2-14] [5.a.] [E.1.] [A.2.5.1.]

Penanggung Jawab Keuangan Berkelanjutan
Responsible for Sustainable Finance

Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Bank Sulselbar                            Based on the Decree of the Directors of Bank Sulselbar
Nomor: SK/035/DIR/K/VII/2021 tanggal 01 Juli 2021                             Number: SK/035/DIR/K/VII/2021 dated 01 July 2021
tentang Perubahan Struktur Organisasi Kantor Pusat                            concerning Changes in the Organizational Structure of
PT Bank Sulselbar, pengelolaan Aksi Keuangan                                  PT Bank Sulselbar Head Office, the management of Bank
Berkelanjutan Bank Sulselbar dilakukan oleh Divisi                            Sulselbar’s Sustainable Financial Actions is carried out by
Corporate Secretary, yang meliputi perencanaan,                               the Corporate Secretary Division, which includes planning,
pemantauan/monitoring & evaluasi pelaksanaan, dan                             monitoring /monitoring & evaluation of implementation, and
pelaporan. Pelaksanaan Aksi Keuangan Berkelanjutan                            reporting. Implementation of Sustainable Finance Actions is
didukung oleh unit kerja terkait antara lain Divisi                           supported by related work units, including the General Affair
Umum, Divisi Manajemen Risiko, Divisi Kepatuhan,                              Division, Risk Management Division, Compliance Division,
Divisi Kredit Retail & Konsumer, Divisi Korporasi &                           Retail & Consumer Loan Division, Corporate & Consumer
Konsumer, Divisi Dana & Jasa, Divisi Treasury, Divisi                         Division, Funds & Services Division, Treasury Division,
Syariah, Divisi Human Capital, Divisi Digitalisasi &                          Sharia Division, Human Capital Division, Digitalization &
Layanan, dan Divisi SIMO.                                                     Services, and SIMO Division.

Unit kerja dan tugas dan wewenang dengan penerapan                            Work units and duties and authorities with the implementation
Aksi Keuangan Berkelanjutan adalah sebagai berikut:                           of Sustainable Finance Actions are as follows:

        Unit Kerja                               Tugas & Wewenang                                                 Duties & Authorities
Divisi Corporate Secretary   1.    Menyusun Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan               1.    Prepare a Sustainable Financial Action Plan (RAKB)
                                   (RAKB)                                                     2.    Carry out RAKB activities in accordance with the duties
                             2.    Melaksanakan aktivitas RAKB yang sesuai tugas dan                and authority of the work unit
                                   wewenang unit kerjanya                                     3.    Monitoring & Evaluation of RAKB implementation;
                             3.    Monitoring & Evaluasi pelaksanaan RAKB;                    4.    Bank RAKB reporting
                             4.    Pelaporan RAKB Bank                                        5.    Communicate the Bank’s RAKB to: Regulators (OJK),
                             5.    Mengomunikasikan RAKB Bank kepada: Regulator (OJK),              shareholders and other related parties
                                   pemegang saham, dan pihak terkait lainnya                  6.    Prepare a Social and Environmental Responsibility
                             6.    Menyusun rencana aktivitas Tanggung Jawab Sosial dan             (TJSL) activity plan
                                   Lingkungan (TJSL)                                          7.    Carrying out TJSL activities, monitoring and reporting
                             7.    Melaksanakan aktivitas TJSL, monitoring dan pelaporan            on the implementation of Social and Environmental
                                   pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan                 Responsibility (TJSL)
                                   (TJSL)
Page 88
                       Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
       86              Bank Sulselbar




             Unit Kerja                          Tugas & Wewenang                                          Duties & Authorities

    Divisi Human Capital      Menyusun rencana dan pelaksanaan pengembangan Prepare plans and implement the Bank’s internal capacity
                              kapasitas internal Bank khususnya terkait penerapan development, especially regarding the implementation of
                              keuangan berkelanjutan                              sustainable finance
    Divisi Umum               1.   Menyusun rencana aktivitas yang sesuai dengan 1.          Develop activity plans that are in accordance with the
                                   penerapan keuangan berkelanjutan (termasuk rencana        implementation of sustainable finance (including plans
                                   dan strategi pengembangan produk portofolio keuangan      and strategies for developing sustainable financial
                                   berkelanjutan)                                            portfolio products)
                              2.   Melaksanakan aktivitas keuangan berkelanjutan sesuai 2.   Carry out sustainable financial activities according to
                                   rencana                                                   plan

    Divisi Manajemen Risiko   1.   Menyusun rencana aktivitas yang sesuai dengan 1.          Develop activity plans that are in accordance with the
    Divisi Kepatuhan               penerapan keuangan berkelanjutan (termasuk rencana        implementation of sustainable finance (including plans
                                   dan strategi pengembangan produk dan portofolio           and strategies for developing sustainable financial
    Divisi Kredit Retail &         keuangan berkelanjutan)                                   products and portfolios)
    Konsumen                  2.   Melaksanakan aktivitas keuangan berkelanjutan sesuai 2.   Carry out sustainable financial activities according to
    Divisi Korporasi &             rencana                                                   plan
    Konsumer
    Divisi Dana & Jasa
    Divisi Treasury
    Divisi Syariah
    Divisi Digitalisasi &
    Layanan
    Divisi SIMO


[2-9] [2-11] [2-12] [2-13] [2-14] [2-27]

Struktur dan Komposisi Tata Kelola
Governance Structure and Composition

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007                              Based on Law Number 40 of 2007 concerning Limited
tentang Perseroan Terbatas (UUPT) Bab I Mengenai                           Liability Companies (UUPT) Chapter I Regarding General
Ketentuan Umum Pasal 1, organ utama perusahaan terdiri                     Provisions Article 1, the main organs of the company
dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan                               consist of the General Meeting of Shareholders (GMS),
Komisaris, dan Direksi. Di mana Dewan Komisaris dan                        Board of Commissioners, and Directors. Where the Board
Direksi memiliki wewenang dan tanggung jawab yang                          of Commissioners and Directors have clear authority and
jelas sesuai fungsinya masing-masing sebagaimana                           responsibility by their respective functions as mandated
diamanahkan dalam Anggaran Dasar Perseroan dan                             in the Company's Articles of Association and statutory
peraturan perundang-undangan.                                              regulations.


Tugas dan wewenang Direksi dan Dewan Komisaris                             The duties and authority of the Board of Directors and
dalam pengelolaan dan pengawasan dijalankan                                Board of Commissioners in management and supervision
dengan kelengkapan organ pendukung yang dapat                              are carried out with complete supporting organs that can
memberikan kinerja yang optimal. Bank Sulselbar juga                       provide optimal performance. Bank Sulselbar also held a
menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham                                 General Meeting of Shareholders (GMS) as a forum for
(RUPS) sebagai forum bagi pemegang saham dalam                             shareholders to make strategic decisions for the company's
mengambil keputusan strategis bagi kinerja keberlanjutan                   sustainability performance.
perusahaan.


-      Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) adalah organ                       •   The General Meeting of Shareholders (GMS) is a
       Perusahaan yang mempunyai wewenang yang tidak                           Company organ that has authority that is not granted
       diberikan kepada Direksi atau Dewan Komisaris dalam                     to the Board of Directors or Board of Commissioners
       batas yang ditentukan dalam Undang-Undang dan/atau                      within the limits specified in the Law and/or Articles of
       Anggaran Dasar.                                                         Association.
-      Dewan Komisaris adalah organ Perusahaan yang                        •   The Board of Commissioners is a Company organ
       bertugas melakukan pengawasan secara umum dan/                          tasked with carrying out general and/or specific
Page 89
                                                                            Sustainability Report 2023
                                                                                     Bank Sulselbar
                                                                                                                 87




    atau khusus sesuai dengan Anggaran Dasar serta              supervision by the Articles of Association and providing
    memberi nasihat kepada Direksi.                             advice to the Board of Directors.
-   Direksi adalah organ Perusahaan yang berwenang          •   The Board of Directors is the Company's organ with
    dan bertanggung jawab penuh atas pengurusan                 authority and full responsibility for managing the
    Perusahaan untuk kepentingan Perusahaan, sesuai             Company for the interests of the Company, by the
    dengan maksud dan tujuan Perusahaan serta mewakili          Company's aims and objectives, and representing
    Perusahaan baik di dalam maupun di luar pengadilan          the Company both inside and outside the court by the
    sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar.                     provisions of the Articles of Association.

Dewan Komisaris telah membentuk komite-komite               The Board of Commissioners has formed committees to
untuk membantu dan meningkatkan fungsi pengawasan           assist and improve the supervisory function carried out by
yang dijalankan Dewan Komisaris. Dalam menjalankan          the Board of Commissioners. In carrying out its duties and
tugas dan kewajibannya, masing-masing komite Dewan          obligations, each committee of the Board of Commissioners
Komisaris bekerja sesuai dengan ruang lingkup tugas         works by the scope of duties of the committee concerned as
komite yang bersangkutan yang ditetapkan dengan Surat       determined by the Decree of the Board of Commissioners.
Keputusan Dewan Komisaris.

Sedangkan Direksi terutama Direktur Kepatuhan               Meanwhile, the Board of Directors, especially the
dibantu oleh jajaran manajemen Bank yang bertugas           Compliance Director, is assisted by the Bank's management
untuk mengelola, mengendalikan, mengawal dan                who are tasked with managing, controlling, overseeing,
bertanggung jawab atas implementasi penerapan Tata          and being responsible for the implementation of the Bank's
Kelola Perusahaan Bank yang dibantu oleh Komite di          Corporate Governance, assisted by Committees under the
bawah Dewan Komisaris, Komite di bawah Direksi, Divisi      Board of Commissioners, Committees under the Board
Sekretaris Perusahaan, dan Divisi-Divisi yang bersentuhan   of Directors, Corporate Secretary Division and Divisions.
dengan Tata Kelola Perusahaan Bank.                         which is in contact with Bank Corporate Governance.

[2-11] [2-12]

Rapat Umum Pemegang Saham
General Meeting of Shareholders

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) adalah organ               The General Meeting of Shareholders (GMS) is the highest
tertinggi dalam Perseroan yang memiliki kewenangan          organ in the Company which has exclusive authority which
eksklusif yang tidak diberikan kepada Direksi atau Dewan    is not granted to the Directors or Board of Commissioners
Komisaris sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang          as intended in Law Number 40 of 2007 concerning Limited
Nomor 40 Tahun 2007 tentang tentang Perseroan Terbatas      Liability Companies and/or the Company’s Articles of
dan/atau Anggaran Dasar Perseroan. RUPS merupakan           Association. The GMS is a very important forum where
forum yang sangat penting di mana para pemegang             shareholders have the main authority to obtain information
saham memiliki kewenangan utama untuk memperoleh            regarding the Company from both the Directors and the
keterangan-keterangan mengenai Perseroan baik dari          Board of Commissioners. These statements become the
Direksi maupun Dewan Komisaris. Keterangan-keterangan       basis for the GMS in making important decisions relating
tersebut menjadi landasan bagi RUPS dalam pengambilan       to the Company’s business interests by considering the
keputusan penting yang berkaitan dengan kepentingan         Articles of Association and statutory regulations.
usaha Perseroan dengan memperhatikan Anggaran Dasar
serta peraturan perundang-undangan.

Berdasarkan Anggaran Dasar, RUPS Bank terbagi menjadi       Based on the Articles of Association, the Bank’s GMS is
dua, yaitu RUPS Tahunan dan RUPS Lainya atau disebut        divided into two, namely the Annual GMS and Other GMS
juga RUPS Luar Biasa. RUPS Tahunan wajib diadakan           also called Extraordinary GMS. The Annual GMS must be
paling lambat 6 (enam) bulan setelah tahun buku berakhir.   held no later than 6 (six) months after the financial year
Sementara, RUPS Luar Biasa dapat diadakan setiap waktu      ends. Meanwhile, an Extraordinary GMS can be held at
berdasarkan kebutuhan untuk kepentingan Perserpan           any time based on needs for the interests of Perserpan
Page 90
               Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   88          Bank Sulselbar




atas permintaan Dewan Komisaris dan/atau Pemegang                      at the request of the Board of Commissioners and/or
Saham. Direksi wajib menyelenggarakan RUPSLB                           Shareholders. The Board of Directors is obliged to hold
sesuai permintaan tertulis dari Dewan Komisaris dan/atau               an EGMS according to the written request of the Board of
Pemegang Saham.                                                        Commissioners and/or Shareholders.

Sepanjang      tahun   2023,    Bank   Sulselbar    telah              Throughout 2023, Bank Sulselbar has held 7 (seven)
menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham                             General Meetings of Shareholders, namely 1 (one) Annual
sebanyak 7 (tujuh) kali, yakni RUPS Tahunan sebanyak 1                 GMS, 5 (five) Extraordinary GMS, and 1 (one) Circular
(satu kali), RUPS Luar Biasa sebanyak 5 (lima) kali, dan               GMS, with details as follows:
RUPS Sirkuler sebanyak 1 (satu) kali, dengan rincian
sebagai berikut:


                 Tanggal dan
     Jenis                                     Agenda dan Hasil RUPS                                    GMS Agenda and Results
                   Lokasi
RUPS Tahunan    13 Maret 2023   Agenda 1:                                                 Agenda 1:
                                Pengesahan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan           Ratification of the Company’s Annual Report and
                                Perseroan Tahun Buku 2022 (Dua Ribu Dua Puluh Dua)        Financial Report for Fiscal Year 2022 (Two Thousand
                                serta Laporan Rencana Kerja Perseroan Tahun Buku 2023     Twenty Two) as well as the Company’s Work Plan Report
                                (Dua Ribu Dua Puluh Tiga)                                 for Fiscal Year 2023 (Two Thousand Twenty Three)
                                Keputusan:                                                Decision:
                                Menyetujui UNTUK DISAHKAN Laporan Tahunan dan             Approve to APPROVE the Annual Report and Financial
                                Laporan Keuangan Perseroan tahun Buku 2022 dan            Report of the Company for the 2022 Fiscal Year and
                                Laporan Rencana Kerja Perseroan Tahun 2023 yang telah     the Company’s Work Plan Report for 2023 which
                                disampaikan oleh Direktur Utama PT Bank Sulselbar serta   have been submitted by the President Director of PT
                                memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab        Bank Sulselbar and provide full release and release of
                                sepenuhnya pada anggota direksi dan dewan Komisaris       responsibility for members of the Board of Directors and
                                (acquit et de charge) atas pengurusan dan pengawasan      Board of Commissioners (acquit et de charge) for the
                                selama tahun buku 2022                                    management and supervision during the 2022 financial
                                                                                          year
                                Agenda 2:                                                 Agenda 2:
                                Penetapan Laba Perseroan Tahun Buku 2022                  Determination of Company Profit for Fiscal Year 2022
                                Keputusan:                                                Decision:
                                Menyetujui Penggunaan Laba Bersih PT Bank Sulselbar       Approved the use of PT Bank Sulselbar’s Net Profit for
                                Tahun Buku 2022 dan pemberian Jasa Produksi kepada        the 2022 Fiscal Year and the provision of Production
                                pegawai dan pengurus sesuai dengan komposisi tersebut     Services to employees and management in accordance
                                di atas                                                   with the above composition
                                Agenda 3:                                                 Agenda 3:
                                Menyetujui Usulan penyediaan plafond Dana CSR Tahun       Approved the proposal to provide a 2023 CSR Fund
                                2023 sebesar 5% dari Laba Bersih tahun buku 2022          ceiling of 5% of Net Profit for the 2022 financial year
                                Keputusan:                                                Decision:
                                Menyetujui Usulan penyediaan plafond Dana CSR Tahun       Approved the proposal to provide a 2023 CSR Fund
                                2023 sebesar 5% dari Laba Bersih tahun buku 2022          ceiling of 5% of the 2022 Net Profit of IDR 32,686,187,357
                                sebesar Rp32.686.187.357 dengan kesepakatan sebesar       with an agreement of IDR 2,000,000,000 from the CSR
                                Rp2.000.000.000 dari plafond dana CSR digunakan untuk     fund ceiling to be used for unexpected costs and the
                                biaya Tak terduga dan pelaksanaannya diserahkan kepada    implementation submitted to the Board of Directors after
                                Direksi setelah mendapatkan persetujuan Dewan Komisaris   obtaining approval from the Board of Commissioners
RUPS Luar       13 Maret 2023   Agenda 1:                                                 Agenda 1:
Biasa                           Pemberhentian saudara Yulis Suandi selaku Pelaksana       Dismissal of Yulis Suandi as Acting Director of
                                tugas Direktur Operasional dan Teknologi Informasi PT     Operations and Information Technology at PT Bank
                                Bank Sulselbar                                            Sulselbar
                                Keputusan:                                                Decision:
                                Menyetujui Menunda pengambilan keputusan mengenai         Approve to postpone decision making regarding this
                                agenda ini hingga Rapat Umum Pemegang saham Luar          agenda until the next Extraordinary General Meeting of
                                Biasa Berikutnya                                          Shareholders
                                Agenda 2:                                                 Agenda 2:
                                Pengangkatan saudara Iswadi Ayub Selaku Direktur          Appointment of Iswadi Ayub as Director of Operations
                                Operasional dan Teknologi Informasi PT Bank Sulselbar     and Information Technology at PT Bank Sulselbar for the
                                Periode Tahun 2023- 2027                                  2023-2027 period
                                Keputusan:                                                Decision:
                                Menyetujui Menunda pengambilan keputusan mengenai         Approve to postpone decision making regarding this
                                agenda ini hingga Rapat Umum Pemegang saham Luar          agenda until the next Extraordinary General Meeting of
                                Biasa Berikutnya                                          Shareholders
                                Agenda 3:                                                 Agenda 3:
                                Penjelasan Mekanisme Pembagian Deviden kepada Para        Explanation of the Dividend Distribution Mechanism to
                                Pemegang Saham                                            Shareholders
                                Keputusan:                                                Decision:
                                Menyetujui Menunda pengambilan keputusan mengenai         Approve to postpone decision making regarding this
                                agenda ini hingga Rapat Umum Pemegang saham Luar          agenda until the next Extraordinary General Meeting of
                                Biasa Berikutnya                                          Shareholders
Page 91
                                                                                              Sustainability Report 2023
                                                                                                       Bank Sulselbar
                                                                                                                                                 89


                Tanggal dan
     Jenis                                     Agenda dan Hasil RUPS                                        GMS Agenda and Results
                  Lokasi

RUPS Luar       12 Mei 2023    Agenda:                                                       Agenda:
Biasa                          Pemberhentian Saudara Yulis Suandi selaku pelaksana           The dismissal of Brother Yulis Suandi as acting Director
                               Tugas Direktur Operasional dan Teknologi Informasi            of Operations and Information Technology as well as
                               sekaligus pengangkatan saudara Iswasi Ayub selaku             the appointment of Brother Iswasi Ayub as Director of
                               Direktur Operasional dan Teknologi Informasi PT Bank          Operations and Information Technology of PT Bank
                               Sulselbar Periode Tahun 2023-2027                             Sulselbar for the 2023-2027 period
                               Keputusan:                                                    Decision:
                               Para pemegang saham kemudian sepakat TIDAK                    The shareholders then agreed to NOT APPROVE
                               MENYETUJUI agenda Rapat Umum Pemegang Saham                   the agenda for the Extraordinary General Meeting of
                               Luar Biasa tersebut di atas dan meminta ditunda hingga        Shareholders mentioned above and requested that it
                               Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa berikut dengan           be postponed until the Extraordinary General Meeting
                               agenda pemilihan Direktur Operasional dan Teknologi           of Shareholders following the agenda for the election of
                               Informasi PT. Bank Sulselbar untuk kemudian mengangkat        the Director of Operations and Information Technology
                               calon yang terpilih                                           of PT. Bank Sulselbar to then appoint the selected
                                                                                             candidates
RUPS Luar       15 Juni 2023   Agenda 1:                                                     Agenda 1:
Biasa                          Pemberhentian Saudara Yulis Suandi selaku pelaksana           The dismissal of Brother Yulis Suandi as acting Director
                               Tugas Direktur Operasional dan Teknologi Informasi            of Operations and Information Technology as well as
                               sekaligus pengangkatan saudara Iswasi Ayub selaku             the appointment of Brother Iswasi Ayub as Director of
                               Direktur Operasional dan Teknologi Informasi PT Bank          Operations and Information Technology of PT Bank
                               Sulselbar Periode Tahun 2023-2027                             Sulselbar for the 2023-2027 period
                               Keputusan:                                                    Decision:
                               Menyetujui Pemberhentian Saudara Yulis Suandi selaku          Approved the dismissal of Brother Yulis Suandi as acting
                               pelaksana Tugas Direktur Operasional dan Teknologi            Director of Operations and Information Technology
                               Informasi sekaligus pengangkatan saudara Iswasi Ayub          as well as the appointment of Brother Iswasi Ayub as
                               selaku Direktur Operasional dan Teknologi Informasi PT        Director of Operations and Information Technology of PT
                               Bank Sulselbar Periode Tahun 2023-2027                        Bank Sulselbar for the 2023-2027 period
                               Agenda 2:                                                     Agenda 2:
                               Mengubah keputusan agenda Rapat Umum Pemegang                 Change the decision on the agenda of the General
                               Saham tanggal 12-03-2023 mengenai pelaksanaan                 Meeting of Shareholders dated 03-12-2023 regarding
                               penggunaan dana CSR                                           the implementation of the use of CSR funds
                               Keputusan:                                                    Decision:
                               Menyetujui mengubah keputusan agenda ketiga Akta Rapat        Approved to change the decision on the third agenda
                               Umum Pemegang Saham Tahunan No.03 Tanggal 13-                 of the Annual General Meeting of Shareholders Deed
                               03-2023 mengenai pelaksanaan penggunaan Dana CSR              No.03 dated 03-13-2023 regarding the implementation
                               diubah menjadi pelaksanaan diserahkan kepada Direksi          of the use of CSR Funds to be submitted to the Board
                                                                                             of Directors
RUPS Luar       21 Agustus     Agenda 1:                                                     Agenda 1:
Biasa           2023           Pemberhentian komisaris utama PT Bank Sulselbar               Dismissal of the main commissioner of PT Bank
                               Keputusan:                                                    Sulselbar
                               Menyetujui pemberhentian komisaris utama berdasarkan          Decision:
                               hasil evaluasi kinerja oleh Gubernur Provinsi Sulawesi        Approved the dismissal of the main commissioner
                               Selatan, dengan lampiran surat pengunduran diri komisaris     based on the results of the performance evaluation
                               utama tertanggal 21-07-2023 (dua puluh satu bulan Juli        by the Governor of South Sulawesi Province, with the
                               tahun dua ribu dua puluh tiga)                                attachment of the main commissioner’s resignation letter
                                                                                             dated 21-07-2023 (twenty-first of July two thousand and
                                                                                             twenty-three)
                               Agenda 2:                                                     Agenda 2:
                               Perubahan komposisi jajaran direksi dan komisaris PT. Bank    Changes in the composition of the board of directors and
                               Sulselbar                                                     commissioners of PT. Bank Sulselbar
                               Mengusulkan saudara Dwi Zulkarnain sebagai Direktur           Proposing Dwi Zulkarnain as Director of Credit and
                               Kredit dan UMKM PT Bank Sulselbar dengan terlebih dahulu      MSMEs at PT Bank Sulselbar by first taking the Fit and
                               mengikuti Fit dan proper test Sesuai ketentuan yang berlaku   Proper test in accordance with applicable regulations
                               Keputusan:                                                    Decision:
                               Menunggu surat dari Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan        Waiting for a letter from the Governor of South Sulawesi
                               kepada para pemegang saham, mengenai evaluasi kinerja         Province to shareholders, regarding the evaluation of
                               Komisaris Utama untuk dibahas dalam rapat Umum                the performance of the President Commissioner to be
                               Pemegang Saham berikutnya                                     discussed at the next General Meeting of Shareholders
RUPS Sirkuler   24 Oktober     Agenda:                                                       Agenda:
                2023           Pengangkatan Dwi Zulkarnain sebagai Direktur Kredit dan       Appointment of Dwi Zulkarnain as Director of Credit and
                               UMKM                                                          MSMEs
                               Keputusan:                                                    Decision:
                               Pengangkatan Tuan Dwi Zulkarnain, lahir di Ujung              Appointment of Mr. Dwi Zulkarnain, born in Ujung
                               Pandang pada tanggal 03-05-1978 (tiga bulan mei tahun         Pandang on 05-03-1978 (three months of May, one
                               seribu Sembilan ratus tujuh puluh delapan, warga negara       thousand nine hundred and seventy eight, Indonesian
                               Indonesia, Pekerjaan Karyawan Swasta, bertempat tinggal       citizen, private employee, residing on Jalan Sawah
                               dijalan Sawah Lunto Nomor 79, Rukun Tetangga 002,             Lunto Number 79, Rukun Tetangga 002, Rukun Warga
                               Rukun Warga 001, Kelurahan Pasar Manggis, Kecamatan           001, Pasar Manggis Village, Setiabudi District, South
                               Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Provinsi Daerah Khusus       Jakarta City, Special Capital Region Province, South
                               Ibukota, Jakarta Selatan, Pemegang Kartu tanda penduduk       Jakarta, Holder of a Republic of Indonesia Population
                               Republik Indonesia, Nomor: 3175070305780002, yang             Identification Card, Number: 3175070305780002,
                               dikeluarkan oleh Kantor Pemerintah Daerah Khusus Ibu          issued by the South Jakarta Special Capital Region
                               kota Jakarta Selatan dan masa berlakunya seumur hidup,        Government Office and valid for life, as DIRECTOR
                               sebagai DIREKTUR KREDIT dan UMKM (usaha Mikro Kecil           OF CREDIT and UMKM (Micro, Small and Medium
                               dan Menengah) Perseroan Terbatas PT. Bank Sulselbar,          Enterprises) Limited Liability Company PT. Bank
                               untuk Jangka Waktu 4 (Empat) tahun. Efektif menjabat          Sulselbar, for a period of 4 (four) years. Effective position
                               setelah dinyatakan lulus fit and proper test oleh Otoritas    after being declared fit and proper test by the Financial
                               jasa Keuangan                                                 Services Authority
Page 92
               Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  90           Bank Sulselbar




                  Tanggal dan
    Jenis                                       Agenda dan Hasil RUPS                                        GMS Agenda and Results
                    Lokasi

RUPS        Luar 17 November Agenda 1:                                                        Agenda 1:
Biasa            2023        Pemilihan dan pengangkatan komisaris utama dengan                Selection and appointment of the main commissioner
                             calon:                                                           with candidates:
                             Saudara Ir. H. Anzhari Muin, Magister Sains                      Brother Ir. H. Anzhari Muin, Master of Science
                             Saudara Asma Ishak, Master of Business, Doctor of                Brother Asma Ishak, Master of Business, Doctor of
                             Philosophy                                                       Philosophy
                             Saudara Doktorandus H. Muhammad Firda, Magister Sains            Brother Doctorandus H. Muhammad Firda, Master of
                             Keputusan:                                                       Science
                             Menyetujui pengangkatan Saudara Insinyur Haji Anzhari            Decision:
                             Muin, Magister Sains selaku komisaris utama PT. Bank             Approved the appointment of Engineer Haji Anzhari
                             Sulselbar dengan ketentuan efektif menjabat setelah lulus        Muin, Master of Science as main commissioner of PT.
                             Fit dan Proper Test oleh Otoritas Jasa Keuangan                  Bank Sulselbar with the provisions of being effective
                                                                                              after passing the Fit and Proper Test by the Financial
                                                                                              Services Authority
                                Agenda 2:                                                     Agenda 2:
                                Pelimpahan wewenang kepada dewan komisaris PT Bank            Delegation of authority to the board of commissioners
                                Sulselbar untuk penetapan kantor akuntan publik (KAP)/        of PT Bank Sulselbar to appoint a public accounting
                                Akuntan publik untuk melakukan audit umum atas laporan        firm (KAP)/public accountant to carry out a general
                                keuangan PT Bank Sulselbar tahun buku 2024 (dua ribu dua      audit of the financial statements of PT Bank Sulselbar
                                puluh empat)                                                  for the 2024 financial year (two thousand twenty four)
                                Keputusan:                                                    Decision:
                                Menyetujui pelimpahan wewenang kepada Dewan                   Approved the delegation of authority to the Board of
                                Komisaris PT. Bank Sulselbar untuk penetapan Kantor           Commissioners of PT. Bank Sulselbar to appoint a
                                Akuntan Publik (KAP) untuk melakukan Audit Laporan            Public Accounting Firm (KAP) to conduct a Financial
                                Keuangan dan Audit Kinerja PT Bank Sulselbar Tahun            Report Audit and Performance Audit of PT Bank
                                Buku 2024 (dua ribu dua puluh empat)                          Sulselbar for the 2024 Financial Year (two thousand
                                                                                              twenty four)
                                Agenda 3:                                                     Agenda 3:
                                Persetujuan perubahan bentuk badan hukum PT Bank              Approval of the change in the legal entity form of
                                Sulselbar menjadi perusahaan Perseroan Daerah                 PT Bank Sulselbar to become a Regional Company
                                (PERSERODA)                                                   (PERSERODA)
                                Keputusan:                                                    Decision:
                                Tidak menyetujui perubahan bentuk Badan Hukum PT Bank         Do not agree to change the legal entity form of PT Bank
                                Sulselbar menjadi perusahaan Perseroan Daerah sampai          Sulselbar to become a regional company until it meets
                                memenuhi syarat peraturan perundang-undangan dan              the requirements of the applicable laws and regulations
                                ketentuan yang berlaku
                                Agenda 4:                                                     Agenda 4:
                                Persetujuan atau pengesahan tambahan setoran modal dari       Approval or ratification of additional capital contributions
                                pemegang saham PT Bank Sulselbar tahun 2023 (dua ribu         from shareholders of PT Bank Sulselbar in 2023 (two
                                dua puluh tiga), masing-masing sebagai berikut:               thousand twenty three), respectively as follows:
                                Koperasi jasa kesejahteraan warga PT Bank Sulselbar,          PT Bank Sulselbar citizen welfare services cooperative,
                                tanggal setor 03-05-2023 (tiga bulan Mei tahun dua ribu       deposit date 05-03-2023 (three months of May two
                                dua puluh tiga) sebesar Rp3.601.900.000 (tiga milyar enam     thousand twenty three) amounting to IDR 3,601,900,000
                                ratus satu juta Sembilan ratus ribu rupiah), tanggal 27-07-   (three billion six hundred one million nine hundred
                                2023 (dua puluh tujuh bulan Juli tahun dua ribu dua puluh     thousand rupiah), 07-27- 2023 (twenty-seventh of July,
                                tiga) sebesar Rp100.000 (seratus ribu rupiah)                 two thousand and twenty-three) in the amount of IDR
                                Pemerintah Kabupaten Wajo, tanggal setor 08-08-2023           100,000 (one hundred thousand rupiah)
                                (delapan bulan Agustus tahun dua ribu dua puluh tiga)         Wajo Regency Government, deposit date 08-08-2023
                                sebesar Rp5.000.000.000 (lima milyar rupiah)                  (eighth of August two thousand and twenty-three)
                                Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, tanggal setor             amounting to IDR 5,000,000,000 (five billion rupiah)
                                27-09-2023 (dua puluh tujuh bulan September tahun dua         Central Mamuju Regency Government, deposit date 27-
                                ribu dua puluh tiga) sebesar Rp3.000.000.000 (tiga milyar     09-2023 (twenty-seventh of September two thousand
                                rupiah). Dengan total setoran modal Rp11.602.000.000          twenty-three) in the amount of IDR 3,000,000,000 (three
                                (sebelas milyar enam ratus dua juta rupiah)                   billion rupiah). With a total capital contribution of IDR
                                Keputusan:                                                    11,602,000,000 (eleven billion six hundred and two
                                Menyetujui      tambahan       Modal    Saham      sebesar    million rupiah)
                                Rp11.602.000.000,- (sebelas milyar enam ratus dua juta        Decision:
                                rupiah), dapat disetujui dan disahkan menjadi modal disetor   Approve additional share capital amounting to IDR
                                pada Perseroan Terbatas PT Bank Sulselbar                     11,602,000,000 (eleven billion six hundred and two
                                                                                              million rupiah), which can be approved and ratified as
                                                                                              paid-up capital in the Limited Liability Company PT Bank
                                                                                              Sulselbar
Page 93
                                                                           Sustainability Report 2023
                                                                                    Bank Sulselbar
                                                                                                                   91




[2-11] [2-12]

Dewan Komisaris
Board of Commissioners

Dewan Komisaris merupakan organ perusahaan yang            The Board of Commissioners is a company organ that is
bertugas dan bertanggung jawab secara kolektif untuk       tasked and collectively responsible for supervising and
melakukan pengawasan dan memberikan nasihat kepada         providing advice to the Board of Directors and ensuring
Direksi serta memastikan bahwa Bank melaksanakan GCG       that the Bank implements GCG at all levels or levels of the
pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi. Dalam      organization. In carrying out its duties and responsibilities,
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, Dewan            the Board of Commissioners acts independently and is
Komisaris bertindak secara independen dan dibantu          assisted by committees that support the implementation of
oleh komite-komite yang mendukung pelaksanaan fungsi       its supervisory function.
pengawasan.

Mekanisme pengawasan yang dilakukan, antara lain,          Monitoring mechanisms carried out include, among other
melalui pembahasan kinerja dan permasalahan secara         things, regular discussions of performance and problems
berkala dengan Direksi dan/atau Pejabat Perusahaan,        with the Board of Directors and/or Company Officials,
melakukan kunjungan kerja ke unit-unit kerja untuk         conducting work visits to work units to obtain and find out
memperoleh dan mengetahui secara langsung kinerja dan      directly about business performance and activities, and
aktivitas usaha, pengawasan dalam hal penyempurnaan        supervision in terms of improving GCG infrastructure and
infrastruktur GCG dan manajemen risiko, serta pengawasan   management. risks, as well as supervision of obstacles and
terhadap kendala dan permasalahan yang dihadapi oleh       problems faced by work units within the Company.
unit-unit kerja di lingkungan Perusahaan.

Dalam      melaksanakan    tugas,   Dewan      Komisaris   In carrying out its duties, the Board of Commissioners is
bertanggung jawab kepada RUPS. Pertanggungjawaban          responsible to the GMS. The accountability of the Board
Dewan Komisaris kepada RUPS merupakan perwujudan           of Commissioners to the GMS is a manifestation of
akuntabilitas pengawasan atas pengelolaan Perusahaan       supervisory accountability over the management of the
dalam rangka pelaksanaan prinsip-prinsip GCG. Kinerja      Company in the context of implementing GCG principles.
Dewan Komisaris dievaluasi berdasarkan unsur-unsur         The performance of the Board of Commissioners is
penilaian kinerja yang disusun oleh Komite Remunerasi      evaluated based on the performance assessment elements
dan Nominasi. Pelaksanaan penilaian dilakukan pada tiap    prepared by the Remuneration and Nomination Committee.
akhir periode tutup buku. Hasil penilaian kinerja Dewan    The assessment is carried out at the end of each book
Komisaris disampaikan dalam RUPS.                          closing period. The results of the performance assessment
                                                           of the Board of Commissioners are presented at the GMS.

Tugas dan Tanggung Jawab Dewan                             Duties and Responsibilities of the Board of
Komisaris                                                  Commissioners
Dewan Komisaris telah melaksanakan pengawasan              The Board of Commissioners has supervised the
terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi      implementation of the duties and responsibilities of the
secara berkala maupun sewaktu-waktu, serta memberikan      Board of Directors periodically and at any time, as well as
arahan dan nasihat kepada Direksi sebagai berikut:         providing direction and advice to the Board of Directors as
                                                           follows:
1. Dewan Komisaris wajib bertugas melakukan                1. The Board of Commissioners is obliged to carry out
   pengawasan untuk kepentingan Bank atas kebijakan             supervision in the interests of the Bank over the policies
   dan jalannya pengurusan oleh Direksi, memberikan             and course of management by the Board of Directors,
   nasihat kepada Direksi, dan bertanggung jawab                provide advice to the Board of Directors, and be
   atas pengawasan tersebut, sesuai dengan maksud               responsible for such supervision, by the Bank’s aims
   dan tujuan Bank yang ditetapkan dalam peraturan              and objectives as stipulated in the statutory regulations,
Page 94
                 Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   92            Bank Sulselbar




   perundang-undangan, anggaran dasar, dan keputusan                        articles of association and GMS resolutions, by POJK
   RUPS, sesuai POJK Nomor 17 Tahun 2023 Tentang                            Number 17 of 2023 concerning the Implementation of
   Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum Pasal 49 Ayat                       Governance for Commercial Banks Article 49 Paragraph
   1.                                                                       1.
2. Dewan Komisaris wajib mengarahkan, memantau dan                     2.   The Board of Commissioners is obliged to direct,
   mengevaluasi pelaksanaan tata kelola, manajemen                          monitor, and evaluate the implementation of integrated
   risiko, dan kepatuhan secara terintegrasi serta                          governance, risk management, and compliance as well
   kebijakan strategis Bank, sesuai dengan ketentuan                        as the Bank’s strategic policies, by the provisions of
   peraturan perundang-undangan, anggaran dasar, dan/                       statutory regulations, articles of association, and/or GMS
   atau keputusan RUPS, sesuai POJK Nomor 17 Tahun                          decisions, by POJK Number 17 of 2023, concerning
   2023, Tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank                            Implementation Governance for Commercial Banks,
   Umum, Pasal 49 Ayat 3.                                                   Article 49 Paragraph 3.
3. Dewan Komisaris wajib melakukan pengawasan                          3.   The Board of Commissioners is obliged to supervise the
   terhadap tindak lanjut Direksi atas temuan audit atau                    Directors’ follow-up on audit findings or examinations
   pemeriksaan dan rekomendasi dari satuan kerja audit                      and recommendations from the Bank’s internal audit
   intern Bank, auditor ekstern, hasil pengawasan Otoritas                  work unit, external auditors, results of supervision
   Jasa Keuangan dan/atau hasil pengawasan otoritas                         by the Financial Services Authority, and/or results
   dan lembaga lain sebagaimana dimaksud dalam Pasal                        of supervision by other authorities and institutions
   23, sesuai POJK Nomor 17 Tahun 2023, Tentang                             as intended in Article 23, by POJK Number 17 2023,
   Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum, Pasal 50.                          Concerning the Implementation of Governance for
                                                                            Commercial Banks, Article 50.
4. Melakukan tugas yang secara khusus diberikan                        4.   Carrying out tasks specifically assigned to him according
   kepadanya menurut Anggaran Dasar, peraturan                              to the Articles of Association, statutory regulations, and/
   perundang-undangan dan/atau berdasarkan keputusan                        or based on GMS decisions;
   RUPS;                                                               5.   In carrying out its duties, the Board of Commissioners
5. Dalam melaksanakan tugasnya, Dewan Komisaris                             acts in the interests of the Company and is responsible
   bertindak   untuk    kepentingan Perseroan    dan                        to the GMS;
   bertanggung jawab kepada RUPS tersebut;
6. Meneliti dan menelaah laporan tahunan yang                          6. Examine and review the annual report prepared by the
   dipersiapkan oleh Direksi serta menandatangani                         Board of Directors and sign the annual report.
   laporan tahunan tersebut.

Susunan Dewan Komisaris Bank Sulselbar tahun                           The composition of the Board of Commissioners of
2023 adalah sebagai berikut:                                           Bank Sulselbar in 2023 is as follows:
                                                                  Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                                            Masa Efektif     Periode
           Nama                     Jabatan
                                                                                                             Jabatan         Jabatan
                                                       Keputusan RUPS LB               Keputusan OJK
Abdul Hayat *               Komisaris Utama        AktaRUPS-LB No.08              SR-334/PB.12/2019 tanggal 2020-2024      Pertama
                                                   tanggal 17Januari 2020         2 Desember 2019
Marsuki                     Komisaris Independen   Akta RUPS LB No. 23 tanggal SR-423/PB.12/2020 tanggal 2020-2024         Pertama
                                                   15 Oktober 2020             23 Desember 2020
Adlinsyah M. Nasution       Komisaris Independen   Akta RUPS LB No. 23 tanggal Nomor KEP-22/D.03/2021      2020-2024       Pertama
                                                   15 Oktober 2020             tanggal 8 Februari 2021
Muhammad Idris              Komisaris              Akta RUPS LB No.48 tanggal 25 Nomor KEP-93/D.03/2021    2021-2025       Pertama
                                                   Juni 2021                     tanggal 09 Juli 2021

*) Habis masa jabatan tanggal 21 Agustus 2023
*) Term of office ends on August 21, 2023
Page 95
                                                                           Sustainability Report 2023
                                                                                    Bank Sulselbar
                                                                                                                 93




Organ Pendukung Dewan Komisaris
Supporting Organs of the Board of Commissioners

Dalam rangka membantu fungsi pengawasan dan                To assist the supervisory function and provide advice to the
pemberian nasihat kepada Direksi, Dewan Komisaris          Board of Directors, the Company’s Board of Commissioners
Perseroan membentuk 3 (tiga) Komite, yaitu Komite Audit,   formed 3 (three) Committees, namely the Audit Committee,
Komite Pemantau Risiko dan Komite Remunerasi dan           Risk Oversight Committee, and Remuneration and
Nominasi. Setiap Komite Penunjang Dewan Komisaris          Nomination Committee. Each Supporting Committee of
diketuai oleh anggota Dewan Komisaris, dan tugas serta     the Board of Commissioners is chaired by a member of the
tanggung jawab masing-masing Komite tercantum dalam        Board of Commissioners, and the duties and responsibilities
masing-masing pedoman kerja.                               of each Committee are stated in each work guideline.

Masing-masing Anggota Komite telah menjalankan             Each Committee Member has carried out their duties and
tugas dan fungsinya dalam melakukan evaluasi dengan        functions in conducting evaluations by providing input to the
memberikan masukan kepada Dewan Komisaris. Masukan         Board of Commissioners. This input is used as a reference
ini digunakan sebagai referensi Dewan Komisaris dalam      for the Board of Commissioners in providing direction/
memberikan arahan/nasehat dan rekomendasi secara           advice and recommendations quickly and precisely to the
cepat dan tepat kepada Direksi terkait pengelolaan usaha   Board of Directors regarding the proper management of the
Bank secara baik dan sesuai dengan Penerapan Tata          Bank’s business and the Implementation of Governance for
Kelola bagi Bank Umum.                                     Commercial Banks.

Komite Audit                                               Audit Committee
Dalam pasal 64 POJK No.17 tahun 2023 tanggal               In article 64 POJK No.17 of 2023 dated 14 September 2023
14 September 2023 tentang Penerapan Tata Kelola            concerning the Implementation of Corporate Governance
Perusahaan Bagi Bank Umum, komite Audit beranggotakan      for Commercial Banks, the Audit Committee consists of at
paling sedikit satu orang Komisaris Independen, satu       least one Independent Commissioner, one Independent
orang Pihak Independen yang memiliki keahlian di bidang    Party who has expertise in the field of law or banking, for
bidang hukum atau bidang perbankan, bagi Bank yang         Banks that carrying out conventional business activities; or
melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional; atau      in the sharia banking sector, for banks that carry out sharia
bidang perbankan syariah, bagi Bank yang melaksanakan      business activities and banks that carry out conventional
kegiatan usaha secara syariah dan        Bank      yang    business activities that have UUS. For banks that carry
melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional yang       out Sharia business activities and banks that carry out
memiliki UUS. Bagi Bank yang melaksanakan kegiatan         conventional business activities that have UUS, 1 (one)
usaha secara syariah dan Bank yang melaksanakan            member of the Sharia supervisory board can be a member
kegiatan usaha secara konvensional yang memiliki UUS,      of the audit committee.
1 (satu) orang anggota dewan pengawas syariah dapat
menjadi anggota komite audit.

Tidak ada anggota Direksi bank maupun anggota Direksi      There are no members of the bank’s Board of Directors
bank lain yang menjadi anggota Komite Audit. Minimal       or members of the Board of Directors of other banks
anggota Komite Audit terdiri dari seorang Komisaris        who are members of the Audit Committee. The minimum
Independen sebagai Ketua merangkap sebagai anggota,        members of the Audit Committee consist of an Independent
seorang dari Pihak Independen yang memiliki keahlian di    Commissioner as Chair and also as a member, an
bidang keuangan atau akuntansi dan seorang dari Pihak      Independent Party who has expertise in the field of finance
Independen yang memiliki keahlian di bidang hukum atau     or accounting, and an Independent Party who has expertise
perbankan.                                                 in the field of law or banking.
Page 96
                  Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   94             Bank Sulselbar




Struktur dan Susunan Keanggotaan Komite                                Structure and         Composition          of Audit    Committee
Audit                                                                  Membership

                                                                        Masa Jabatan &          Keterangan (jabatan
          Nama            Jabatan              Surat Keputusan                                                                Keahlian
                                                                           Periode           rangkap/pihak independen)
Adlinsyah M Nasution   Ketua             SK/199/DIR/XII/2022          Januari – Desember Jabatan Rangkap                 Komisaris
                                         Tanggal 22 Desember 2022     2023                                               Independen
H. Sukiman             Anggota           SK/199/DIR/XII/2022          Januari – Desember Pihak Independen                Bidang Hukum
                                         Tanggal 22 Desember 2022     2023
Abdul Rahman Gau       Anggota           SK/199/DIR/XII/2022          Januari – Desember Pihak Independen                Bidang Keuangan /
                                         Tanggal 22 Desember 2022     2023                                               Bidang Perbankan
Aras Tusdin            Anggota           SK/199/DIR/XII/2022          Januari – Desember Aras Tusdin                     Anggota
                                                                      2023


Komite Pemantau Risiko                                                 Risk Oversight Committee
Komite Pemantau Risiko memiliki tugas dan tanggung jawab               The Risk Oversight Committee has duties and
yang berhubungan dengan pengawasan manajemen risiko,                   responsibilities related to monitoring risk management,
berdirinya budaya manajemen risiko dan teridentifikasinya              establishing a risk management culture, and identifying
risiko-risiko signifikan yang memerlukan perhatian Dewan               significant risks that require the attention of the Board of
Komisaris. Komite pemantau risiko beranggotakan paling                 Commissioners. The Risk Oversight Committee consists of
sedikit satu orang Komisaris Independen, satu orang Pihak              at least one Independent Commissioner, one Independent
Independen yang memiliki keahlian di bidang manajemen                  Party who has expertise in risk management, and one
risiko, dan satu orang Pihak Independen yang memiliki                  Independent Party who has expertise in the financial
keahlian di bidang bidang keuangan, bagi Bank yang                     sector, for Banks that carry out conventional business
melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional; atau                  activities; or in the Sharia banking sector, for banks that
bidang perbankan syariah, bagi Bank yang melaksanakan                  carry out sharia business activities and banks that carry out
kegiatan usaha secara syariah dan Bank yang                            conventional business activities that have UUS. This is by
melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional yang                   article 65 POJK No.17 of 2023 dated 14 September 2023
memiliki UUS. Hal ini sesuai pasal 65 POJK No.17 Tahun                 concerning the Implementation of Corporate Governance
2023 tanggal 14 September 2023 tentang Penerapan Tata                  for Commercial Banks.
Kelola Perusahaan Bagi Bank Umum.

Komite Pemantau Risiko menjalankan dan melakukan                       The Risk Oversight Committee supervises and provides
pengawasan serta pemberian nasihat kepada Dewan                        advice to the Board of Commissioners to obtain adequate
Komisaris guna memperoleh keyakinan yang memadai                       confidence so that the implementation of Bank Sulselbar’s
agar penerapan manajemen risiko Bank Sulselbar                         risk management continues to meet the elements of
tetap memenuhi unsur-unsur kecukupan prosedur dan                      adequate risk management procedures and methodologies
metodologi pengelolaan risiko, sehingga kegiatan usaha                 so that Bank Sulselbar’s business activities remain
Bank Sulselbar tetap terkendali seusia dengan perundang-               controlled in line with the law and are not detrimental to
undangan dan tidak merugikan Bank Sulselbar.                           Bank Sulselbar.

Struktur dan Susunan Keanggotaan Komite                                Structure and Composition of Risk Oversight
Pemantau Risiko                                                        Committee Membership


                                                                                            Keterangan (jabatan
                                                                       Masa Jabatan &
           Nama                Jabatan          Surat Keputusan                               rangkap/pihak               Keahlian
                                                                          Periode
                                                                                               independen)
Marsuki                  Ketua             SK/199/DIR/XII/2022        Januari           – Jabatan Rangkap          Komisaris Independen
                                           Tanggal 22 Desember 2022   Desember 2023                                (Bidang Perbankan)
Muslimin                 Anggota           SK/199/DIR/XII/2022        Januari           – Pihak Independen         Bidang Keuangan
Abbas                                      Tanggal 22 Desember 2022   Desember 2023
Nurhayati Abdullah       Anggota           SK/199/DIR/XII/2022        Januari           – Pihak Independen         Bidang Manajemen Risiko
                                           Tanggal 22 Desember 2022   Desember 2023
Baso Pajung              Anggota           SK/114/DIR/VII/2023        Agustus           – Pihak Independen         Bidang Hukum
                                           Tanggal 01 Agustus 2023    Desember 2023
Page 97
                                                                                           Sustainability Report 2023
                                                                                                    Bank Sulselbar
                                                                                                                                    95




Komite Remunerasi dan Nominasi                                            Remuneration and Nomination Committee
Komite Remunerasi dan Nominasi merupakan Komite                           The Remuneration and Nomination Committee is a
di tingkat Dewan Komisaris yang dibentuk untuk                            Committee at the Board of Commissioners level which was
untuk membantu Komisaris dalam menjalankan fungsi                         formed to assist the Commissioners in carrying out their
pengawasan atas hal-hal yang terkait dengan kualifikasi                   supervisory function on matters related to the qualifications
dan proses nominasi serta remunerasi Komisaris dan                        and nomination process as well as the remuneration
Direksi. Komite ini juga mengevaluasi dan memberikan                      of Commissioners and Directors. This committee also
rekomendasi kepada Dewan Komisaris atas remunerasi                        evaluates and provides recommendations to the Board of
Direksi untuk diajukan kepada RUPS guna mendapatkan                       Commissioners regarding the remuneration of the Directors
persetujuan.                                                              to be submitted to the GMS for approval.

Struktur dan Susunan Keanggotaan Komite                                   Structure and Membership Composition                    of     the
Remunerasi dan Nominasi                                                   Remuneration and Nomination Committee


                                                                                               Keterangan (jabatan
       Nama              Jabatan             Surat Keputusan          Masa Jabatan & Periode     rangkap/pihak             Keahlian
                                                                                                  independen)
Marsuki                   Ketua       SK/199/DIR/XII/2022            Januari – Desember 2023     Jabatan Rangkap     Komisaris Independen
                                      Tanggal 22 Desember 2022                                                       (Bidang Perbankan)
Abdul Hayat              Anggota      SK/199/DIR/XII/2022            Januari – Desember 2023    Pihak Independen     Komisaris Utama
                                      Tanggal 22 Desember 2022                                                       (Bidang Keuangan)
Adlinsyah M              Anggota      SK/199/DIR/XII/2022            Januari – Desember 2023    Pihak Independen     Komisaris Independen
Nasution                              Tanggal 22 Desember 2022                                                       (Bidang Perbankan)
Muhammad Idris           Anggota      SK/199/DIR/XII/2022            Januari – Desember 2023    Pihak Independen     Komisaris (Bidang
                                      Tanggal 22 Desember 2022                                                       Perbankan)
Oky Deviany              Anggota      SK/199/DIR/XII/2022            Januari – Desember 2023    Pihak Independen     Bidang Hukum
Burhamzah                             Tanggal 22 Desember 2022
Pemimpin Divisi HC       Anggota      SK/199/DIR/XII/2022            Januari – Desember 2023     Jabatan Rangkap     Manajemen
                                      Tanggal 22 Desember 2022



Dewan Pengawas Syariah
Sharia Supervisory Board
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 16/                         Financial Services Authority Regulation (POJK) Number
POJK.03/2022 Tentang Bank Umum Syariah bahwasanya                         16/POJK.03/2022 concerning Sharia Commercial Banks
jumlah anggota DPS sekurang-kurangnya 2 (dua) orang                       states that the number of SSB members is at least 2 (two)
dan sebanyak-banyaknya 3 (tiga) orang. DPS dipimpin                       people and a maximum of 3 (three) people. The SSB is led
oleh 1 (satu) orang yang ditunjuk dari anggota DPS.                       by 1 (one) person appointed from the SSB members.


Keputusan RUPS sesuai Akta RUPS No.48 tanggal 25 Juni                     The GMS decision by GMS Deed No. 48 dated 25 June
2021 telah mengangkat dan menetapkan DR. Mukhlis Sufri,                   2021 has appointed and determined DR. Mukhlis Sufri,
M.Si. sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Bank                        M.Si. as Chairman of the Sharia Supervisory Board of PT
Sulselbar dan Abd. Gafar Lewa. S.E. sebagai Anggota                       Bank Sulselbar and Abd. Gafar Lewa. SE as Member of the
Dewan Pengawas Syariah PT Bank Sulselbar untuk masa                       Sharia Supervisory Board of PT Bank Sulselbar for a term
jabatan selama 4 (empat) tahun.                                           of office of 4 (four) years.


Struktur dan Susunan Keanggotaan Dewan                                    Structure and Membership Composition of the Sharia
Pengawas Syariah                                                          Supervisory Board
           Nama                   Jabatan           Dasar Pengangkatan              Persetujuan OJK      Rekomendasi DSN MUI DSN MUI
           Name                   Position           Basic Appoinment                OJK Approval              recommendation

DR. Mukhlis Sufri, SE, M.Si   Ketua          SK/062/DIR/IV/2017 tanggal         Surat OJK No. SR-35/ Surat DSN-MUI        No. U-394IDSN-
                                             18 April 2017                      KR.06/2016 tanggal 21 MUI/ VIIII2016
                                                                                November 2016
Abdul Gaffar Lewa, SE         Anggota        SK/062/DIR/IV/2017 tanggal         Surat OJK No. SR-35/ Surat DSN-MUI        No. U-394IDSN-
                                             18 April 2017                      KR.06/2016 tanggal 21 MUI/ VIIII2016
                                                                                November 2016
Page 98
                Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   96           Bank Sulselbar




[2-11] [2-12]

Direksi
Board of Directors

Direksi merupakan organ tata kelola Perseroan yang            The Board of Directors is the Company’s governance
bertugas dan bertanggung jawab secara kolegial dalam          organ whose duties and responsibilities are collegial in
mengelola Perseroan untuk kepentingan dan sesuai              managing the Company for the benefit and the aims and
dengan maksud dan tujuan Perseroan. Seluruh anggota           objectives of the Company. All members of the Company’s
Direksi Perseroan telah memiliki pengalaman paling kurang     Board of Directors have at least 5 (five) years of operational
5 (lima) tahun di bidang operasional sebagai Pejabat          experience as Company Executive Officers and have
Eksekutif Perseroan serta telah lulus penilaian kemampuan     passed a fit and proper test by the Financial Services
dan kepatutan oleh Pihak Otoritas Jasa Keuangan yang          Authority which includes an assessment of integrity,
mencakup penilaian integritas, kompetensi, dan reputasi       competency, and financial reputation.
keuangan.

Direksi Bertanggung jawab secara kolektif melakukan           The Board of Directors is responsible for collectively
pengurusan bank untuk kepentingan dan tujuan bank serta       managing the bank for the interests and objectives of the
mewakili bank di dalam maupun di luar pengadilan sesuai       bank as well as representing the bank inside and outside
dengan Anggaran Dasar, bertanggung jawab kepada RUPS          the court by the Articles of Association, responsible to the
yang merupakan perwujudan akuntabilitas pengelolaan           GMS which is an embodiment of corporate management
perusahaan sesuai dengan prinsip-prinsip Tata Kelola          accountability by the principles of Good Corporate
Perusahaan yang Baik yang berperan langsung dalam             Governance which plays a direct role in ensuring the
memastikan keberlangsungan bisnis Bank dalam jangka           continuity of the Bank’s business in the short and long
pendek maupun panjang, memastikan eksekusi setiap             term, ensuring the execution of every Bank policy and
kebijakan dan rencana Bank di seluruh jajaran direktorat      plan across all levels of directorates and work units, by the
dan unit kerja, sesuai dengan Rencana Bisnis Bank.            Bank’s Business Plan.

1. Direksi bertanggungjawab penuh atas pelaksanaan            1. The Board of Directors is fully responsible for the
   kepengurusan Bank                                             implementation of the Bank’s management
2. Direksi wajib mengelola Bank sesuai dengan                 2. The Board of Directors is obliged to manage the Bank
   kewenangan dan tanggung jawabnya sebagaimana                  by its authority and responsibilities as regulated in
   diatur dalam Anggaran Dasar dan peraturan perundang-          the Articles of Association and applicable laws and
   undangan yang berlaku                                         regulations
3. Direksi wajib melaksanakan prinsip-prinsip Tata Kelola     3. The Board of Directors is obliged to implement the
   dalam setiap kegiatan usaha Bank pada seluruh                 principles of Governance in every Bank business
   tingkatan atau jenjang organisasi                             activity at all levels or levels of the organization
4. Direksi wajib menindaklanjuti temuan audit dan             4. The Board of Directors is obliged to follow up on audit
   rekomendasi dari satuan kerja audit intern Bank, auditor      findings and recommendations from the Bank’s internal
   eksternal, hasil pengawasan Bank Indonesia dan/atau           audit work unit, external auditors, Bank Indonesia
   hasil pengawasan otoritas lain                                supervision results, and/or supervision results from
                                                                 other authorities.
5. Dalam rangka melaksanakan prinsip-prinsip Tata Kelola      5. To implement the principles of Governance, the Board
   Direksi paling kurang wajib membentuk:                        of Directors must at least form:
   a. Satuan Kerja Audit Intern;                                 a. Internal Audit Work Unit;
   b. Satuan Kerja Manajemen Risiko dan Komite                   b. Risk Management Work Unit and Risk Management
       Manajemen Risiko; dan                                         Committee; And
   c. Satuan Kerja Kepatuhan.                                    c. Compliance Work Unit.
Page 99
                                                                             Sustainability Report 2023
                                                                                      Bank Sulselbar
                                                                                                                   97




6. Direksi wajib mempertanggungjawabkan pelaksanaan           6. Directors are obliged to be accountable for the
   tugasnya kepada pemegang saham melalui Rapat                  implementation of their duties to shareholders through
   Umum Pemegang Saham                                           the General Meeting of Shareholders
7. Direksi wajib mengungkapkan kepada pegawai                 7. The Board of Directors is obliged to disclose to
   kebijakan Bank yang bersifat strategis di bidang              employees the Bank’s strategic policies in the field of
   kepegawaian                                                   personnel
8. Direksi dilarang menggunakan penasihat perorangan          8. Directors are prohibited from using individual advisors
   dan/atau jasa profesional sebagal konsultan                   and/or professional services as consultants
9. Penggunaan penasihat perorangan dan/atau jasa              9. The use of individual advisors and/or professional
   profesional sebagai konsultan dapat dilakukan dalam           services as consultants can be done if the following
   hal memenuhi persyaratan:                                     requirements are met:
   a. Proyek bersifat khusus antara lain adalah proyek           a. Specific projects include information technology or
       teknologi informasi atau pengembangan kehumasan               public relations development projects which have
       (public relations) yang memiliki kriteria adanya              the criteria of a certain time target;
       target waktu tertentu;
   b. Didasari oleh kontrak yang jelas, yang sekurang            b. Based on a clear contract, which at least includes
       kurangnya mencakup lingkup kerja, tanggung jawab             the scope of work, responsibilities, and work period
       dan jangka waktu pekerjaan serta biaya;                      as well as costs;
   c. Konsultan adalah pihak independen dan memiliki             c. Consultants are independent parties and have the
       kualifikasi untuk mengerjakan proyek yang bersifat           qualifications to work on special projects.
       khusus.

10. Direksi wajib menyediakan data dan informasi yang         10. The Board of Directors is obliged to provide accurate,
    akurat, relevan dan tepat waktu kepada Dewan                  relevant, and timely data and information to the Board
    Komisaris                                                     of Commissioners
11. Direksi wajib memiliki pedoman dan tata tertib kerja      11. The Board of Directors is required to have work
    yang bersifat mengikat bagi setiap anggota Direksi.           guidelines and rules that are binding for each member
    Pedoman dan tata tertib kerja dimaksud paling kurang          of the Board of Directors.
    wajib mencantumkan:                                           The work guidelines and regulations in question must at
    a. Pengaturan etika kerja;                                    least include:
    b. Waktu kerja; dan                                           a. Setting work ethics;
    c. Pengaturan rapat.                                          b. Working time; And
                                                                  c. Meeting settings.
12. Keputusan Direksi yang diambil sesuai dengan              12. Directors’ decisions taken by the work guidelines and
    pedoman dan tata tertib kerja mengikat dan menjadi            regulations are binding and the responsibility of all
    tanggung jawab seluruh anggota Direksi                        members of the Board of Directors

Susunan, Jumlah, dan Komposisi Direksi                        Number, and Composition of the BOD
Sesuai POJK No.17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata           By POJK No.17 of 2023 concerning the Implementation
Kelola Perusahaan Bagi Bank Umum, diatur bahwa Bank           of Corporate Governance for Commercial Banks, it is
wajib memiliki anggota Direksi dengan jumlah paling sedikit   regulated that banks are required to have a minimum of
3 (tiga) orang. Seluruh anggota Direksi wajib berdomisili     3 (three) members of the Board of Directors. All members
di Indonesia dan wajib dipimpin oleh Presiden Direktur        of the Board of Directors must reside in Indonesia and
atau Direktur Utama. Seluruh anggota Direksi Bank             must be led by the President Director or Main Director. All
Sulselbar telah lulus uji kelayakan dan kepatutan dan         members of the Board of Directors of Bank Sulselbar have
telah memperoleh surat persetujuan dari Otoritas Jasa         passed the fit and proper test and have obtained a letter
Keuangan, sebagaimana tabel berikut:                          of approval from the Financial Services Authority, as in the
                                                              following table:
Page 100
                  Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   98             Bank Sulselbar




               Nama                         Jabatan                        Kompetensi                    Surat Persetujuan OJK
Yulis Suandi                    Direktur Utama                     Keuangan Perbankan       Nomor KEP-50/D.03/2021 Tanggal 30 Maret 2021

Rosmala Arifin                  Direktur Pemasaran & Syariah       Keuangan Perbankan       S-30/KR.06/2020 Tanggal 16 Maret 2020


Iswadi Ayub                     Direktur Operasional & TI          Keuangan Perbankan
Dian Anggriani Utina            Direktur Kepatuhan                 Keuangan Perbankan       Nomor KEP-13/D.03/2021 Tanggal 26 Januari 2021
Dwi Zulkarnain*                 Direktur Kredit & UMKM             Keuangan Perbankan       S-403/KR.061/2018 Tanggal 11 Desember 2018

 *) Berdasarkan Akta Keputusan Sirkuler Nomor 11 tanggal 24 Oktober 2023
*) Based on Circular Decree Number 11 dated 24 October 2023


Komite di Bawah Direksi                                                     Committees Under the Board of Directors
Dalam melaksanakan tugas kepengurusannya, Direksi                           In carrying out its management duties, the Board of Directors
membentuk 11 (sebelas) komite sebagai organ penunjang                       formed 11 (eleven) committees as supporting organs by
sesuai dengan kebutuhan bisnis Perseroan dan ketentuan                      the Company’s business needs and regulatory provisions,
regulasi, yang diharapkan dapat menciptakan efektivitas                     which are expected to create operational effectiveness and
dan efisiensi operasional.                                                  efficiency.
1. Asset Liability Commitee (ALCO)                                          1. Asset Liability Committee (ALCO)
2. Komite Manajemen Risiko Kredit                                           2. Credit Risk Management Committee
3. Komite Manajemen Risiko Operasional                                      3. Operational Risk Management Committee
4. Komite Pengarah Teknologi Informasi                                      4. Information Technology Steering Committee
5. Komite Manajemen Sumber Daya Manusia                                     5. Human Resources Management Committee
6. Komite Pengendalian Efisiensi                                            6. Efficiency Control Committee
7. Komite Manajemen Stratejik                                               7. Strategic Management Committee
8. Komite Kode Etik                                                         8. Code of Conducts Committee
9. Komite Kredit Korporasi dan Sindikasi                                    9. Corporate Loan and Syndication Committee
10. Komite Kredit/Pembiayaan Besar                                          10. Major Lending/Financing Committee
11. Komite Kredit/Pembiayaan Cabang                                         11. Branch Lending/Financing Committee

[GRI 2-17] [5.b.] [E.2.] [A.2.5.2.]

Pengembangan Kompetensi Keberlanjutan
Sustainability Competency Development

Bank Sulselbar terus berupaya maksimal untuk                                Bank Sulselbar continues to make maximum efforts to
meningkatkan     kompetensi     dan     wawasan     bagi                    increase the competency and insight of management
manajemen maupun pegawai dari seluruh jenjang jabatan                       and employees from all levels of positions regarding the
terkait penerapan keuangan berkelanjutan dengan                             implementation of sustainable finance by involving its
mengikutsertakan SDM-nya ke berbagai pelatihan dan                          human resources in various training and development
pengembangan terkait keuangan berkelanjutan. Selama                         related to sustainable finance. During the reporting year,
tahun pelaporan, program pengembangan kompetensi                            the sustainable finance competency development program
keuangan berkelanjutan yang dikuti oleh Dewan Komisaris,                    participated in by the Board of Commissioners, Directors,
Direksi, Anggota Komite dan Unit Kerja yang bertanggung                     Committee Members, and Work Units responsible for the
jawab atas pelaksanaan keuangan berkelanjutan adalah                        implementation of sustainable finance was as follows:
sebagai berikut:
Page 101
                                                                                            Sustainability Report 2023
                                                                                                     Bank Sulselbar
                                                                                                                                             99




Dewan Komisaris                                                           Board of Commissioners


                                                                                               Waktu/Tempat
          Nama               Jabatan/ Tugas              Nama Pendidikan/Pelatihan                                         Penyelenggara
                                                                                               Pelaksanaan
Nama                     Jabatan/ Tugas            Risk Base Bank Rating (RBBR) for Sharia 19-20 Januari 2023       Infobank Institute
Marsuki                  Komisaris Independen      Banking mengukur Profil Risiko Tingkat
                                                   Kesehatan Bank Syariah
                                                   Audit Divisi Credit Recovery, Penanganan Jakarta, 02-04 Agustus PT Leinad Aganis          Global
                                                   Kredit Bermasalah (Restruturisasi Kredit, 2023                  Banking Solution
                                                   Penyelesaian Kredit Bermasalah, Hapus
                                                   Buku dan Hapus Tagih)
                                                   The Fundamentals of Governance, Risk, Jakarta, 23 Juni 2023      Strategic Development Group
                                                   and Compliance in Banking and Financial                          Training and Consulting
                                                   Institutions
                                                   Workshop Risk Based Bank Rating dan Makassar,           09-10 PT Leinad Aganis            Global
                                                   Review Risiko Bank                  Oktober 2023              Banking Solution
                                                   Pemahaman Tentang Penerapan Tata Yogyakarta,      22-23 PT Leinad Aganis                  Global
                                                   Kelola Bagi Bank Umum sesuai dengan November 2023       Banking Solution
                                                   POJK Nomor 17 tahun 2023
Adlinsyah M. Nasution Komisaris Independen         Human Capital BPD Conference 2023 Jakarta, 16 Mei 2023           LPPI
                                                   Together Growing Better and Stronger
                                                   The Fundamentals of Governance, Risk, Jakarta, 23 Juni 2023      Strategic Development Group
                                                   and Compliance in Banking and Financial                          Training and Consulting
                                                   Institutions
                                                   Audit Divisi Credit Recovery, Penanganan Jakarta, 02-04 Agustus PT Leinad Aganis          Global
                                                   Kredit Bermasalah (Restruturisasi Kredit, 2023                  Banking Solution
                                                   Penyelesaian Kredit Bermasalah, Hapus
                                                   Buku dan Hapus Tagih)
                                                   Workshop Risk Based Bank Rating dan Makassar,           09-10 PT. Leinad Aganis           Global
                                                   Review Risiko Bank                  Oktober 2023              Banking Solution
                                                   Pemahaman Tentang Penerapan Tata Yogyakarta,      22-23 PT. Leinad Aganis                 Global
                                                   Kelola Bagi Bank Umum sesuai dengan November 2023       Banking Solution
                                                   POJK Nomor 17 tahun 2023
                                                   Seminar Nasional FKDK BPDSI dengan Medan, 7 Desember FKDK-BPDSI
                                                   tema Outlook Perekonomian Indonesia di 2023
                                                   Tahun 2024
Muhammad Idris           Komisaris                 Audit Divisi Credit Recovery, Penanganan Jakarta, 02-04 Agustus PT. Leinad Aganis         Global
                                                   Kredit Bermasalah (Restruturisasi Kredit, 2023                  Banking Solution
                                                   Penyelesaian Kredit Bermasalah, Hapus
                                                   Buku dan Hapus Tagih)
                                                   The Fundamentals of Governance, Risk, Jakarta, 23 Juni 2023      Strategic Development Group
                                                   and Compliance in Banking and Financial                          Training and Consulting
                                                   Institutions


Anggota Komite Dewan Komisaris                                            Member of the Board of Commissioners Committee

 No         Nama Peserta         Jabatan               Jenis Pendidikan            Penyelenggara           Tanggal               Tempat/Media
  1.      H. Sukiman          Anggota           The Fundamentas of Governance, SDG Training and      23 Juni 2023            Makassar
                                                Risk, and Compliance in Banking Consulting
                                                and Financial Institutions
                                                Workshop Risk Based Bank Rating PT Leinad Aganis     09-10 Oktober 2023      Hotel Claro
                                                dan Review Risiko Bank                                                       Makassar
                                                Pemahaman Tentang Penerapan PT Leinad Aganis         22-23 November          Hotel Santika
                                                Tata Kelola Bagi Bank Umum sesuai                    2023                    Yogyakarta
                                                dengan POJK 17 Tahun 2023
  2.      Abdul Rahman        Anggota           The Fundamentals of Governance, SDG Training and     23 Juni 2023            Makassar
                                                Risk, and Compliance in Banking Consulting
                                                and Financial Institutions
                                                Workshop Risk Based Bank Rating PT Leinad Aganis     09-10 Oktober 2023      Hotel Claro
                                                dan Review Risiko Bank                                                       Makassar
  3.      Aras Tusdin         Anggota           The Fundamentals of Governance, SDG Training and     23 Juni 2023            Makassar
                                                Risk, and Compliance in Banking Consulting
                                                and Financial Institutions
                                                Workshop Risk Based Bank Rating PT Leinad Aganis     09-10 Oktober 2023      Hotel Claro
                                                dan Review Risiko Bank                                                       Makassar
Page 102
               Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  100          Bank Sulselbar




  No      Nama Peserta          Jabatan             Jenis Pendidikan             Penyelenggara          Tanggal           Tempat/Media

   4.   Muslimin Abbas       Anggota        Workshop Risk Based Bank Rating PT Leinad Aganis      09-10 Oktober 2023   Hotel Claro
                                            dan Review Risiko Bank                                                     Makassar
   5.   Nurhayati Abdullah   Anggota        Risk Base Bank Rating (RBBR) for Infobank Institute   19-20 January 2023   Jakarta
                                            Sharia Banking Mengukur Profile
                                            Risiko Tingkat Kesehatan Bank
                                            Syariah
                                            Workshop Risk Based Bank Rating PT Leinad Aganis      09-10 Oktober 2023   Hotel Claro
                                            dan Review Risiko Bank                                                     Makassar
   6.   Baso Pajung          Anggota        Program Pemeliharaan Sertifikasi PT Multi Talenta     1 Maret 2023         Jakarta
                                            Manajemen Risiko Tingkat 4       Consulting
                                            Workshop Risk Based Bank Rating PT Leinad Aganis      09-10 Oktober 2023   Hotel Claro
                                            dan Review Risiko Bank                                                     Makassar
   7.   Oky       Deviany Anggota           Risk Base Bank Rating (RBBR) for Infobank Institute   19-20 January 2023   Jakarta
        Burhamzah                           Sharia Banking Mengukur Profile
                                            Risiko Tingkat Kesehatan Bank
                                            Syariah
                                            The Fundamentals of Governanc, SDG Training and 23 Juni 2023               Makassar
                                            Risk, and Compliance in Banking Consulting
                                            and Financial Institutions
                                            Workshop Risk Based Bank Rating PT Leinad Aganis      09-10 Oktober 2023   Hotel Claro
                                            dan Review Risiko Bank                                                     Makassar



[GRI 2-25; 2-26] [5.c.] [E.3.] [A.2.5.3.]

Penilaian Risiko dan Pengelolaan Dampak Penerapan
Keberlanjutan
Risk Assessment and Impact Management of Sustainability Implementation

Bank Sulelbar secara konsisten menerapkan manajemen                     Bank Sulelbar consistently implements risk management
risiko dalam setiap aktivitas usaha termasuk pada aktivitas             in every business activity, including operational and
operasional dan non operasional. Penerapan manajemen                    non-operational activities. The implementation of risk
risiko juga menjadi kepedulian setiap tingkat/level                     management is also a concern for every organizational
organisasi di Bank Sulselbar. Apalagi Kegiatan perbankan                level at Bank Sulselbar. Especially Banking activities are
dihadapkan pada berbagai risiko yang erat kaitannya                     faced with various risks that are closely related to the Bank’s
dengan lingkungan internal dan eksternal Bank, sehingga                 internal and external environment so the risks of Bank
risiko kegiatan operasional Bank menjadi semakin rumit.                 operational activities become increasingly complicated.
Oleh karena itu, Bank perlu meningkatkan penerapan                      Therefore, the Bank needs to improve the implementation
manajemen risiko yang baik untuk menyesuaikan dengan                    of good risk management to adapt to the changes that
perubahan yang terjadi.                                                 occur.

Sejalan dengan penerapan POJK No.51/2017 tentang                        In line with the implementation of POJK No.51/2017
Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa                      concerning the Implementation of Sustainable Finance
Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik yang mulai                       for Financial Services Institutions, Issuers, and Public
berlaku bagi Bank Sulselbar sebagai Bank BUKU II per                    Companies which came into effect for Bank Sulselbar as a
1 Januari 2020, Bank Sulselbar telah menyusun standar                   BUKU II Bank as of January 1, 2020, Bank Sulselbar has
risiko terkait dengan keuangan berkelanjutan. Standar                   prepared risk standards related to sustainable finance. This
tersebut berupa Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan                     standard is in the form of a Sustainable Finance Action Plan
(RAKB) yang menggariskan upaya-upaya yang diambil                       (RAKB) which outlines the efforts taken by Bank Sulselbar
Bank Sulselbar dalam mengidentifikasi, mengukur,                        in identifying, measuring, monitoring, and controlling
memantau dan mengendalikan risiko atas penerapan                        risks regarding the implementation of sustainable finance
keuangan berkelanjutan terkait aspek ekonomi, sosial                    related to economic, social, and environmental aspects.
dan lingkungan hidup. Termasuk mengatur peran Direksi                   This includes regulating the role of the Board of Directors
dan Dewan Komisaris dalam mengelola, melakukan reviu                    and Board of Commissioners in managing, conducting
Page 103
                                                                              Sustainability Report 2023
                                                                                       Bank Sulselbar
                                                                                                                   101




berkala, dan meninjau efektivitas proses manajemen risiko     periodic reviews, and reviewing the effectiveness of the risk
di Bank Sulselbar.                                            management process at Bank Sulselbar.

Penerapan manajemen risiko meliputi pengawasan aktif          The implementation of risk management includes active
pengurus Bank, kebijakan, prosedur dan penetapan              supervision of Bank management, policies, procedures,
Toleransi Risiko, proses identifikasi, pengukuran,            and determination of Risk Tolerance, identification,
pemantauan, sistem informasi dan pengendalian                 measurement, monitoring processes, risk information, and
risiko, serta sistem pengendalian intern. POJK No.18/         control systems, as well as internal control systems. POJK
POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang Penerapan          No.18/POJK.03/2016 dated 16 March 2016 concerning
Manajemen Risiko bagi Bank Umum, mewajibkan Bank              the Implementation of Risk Management for Commercial
Umum menetapkan Kebijakan Manajemen Risiko yang               Banks, requires Commercial Banks to establish a Risk
harus disetujui oleh Dewan Komisaris. Dalam pelaksanaan       Management Policy which must be approved by the Board
manajemen risiko, Bank Sulselbar menggunakan jenis            of Commissioners. In implementing risk management,
risiko sebagaimana yang diatur oleh Regulator yang            Bank Sulselbar uses the types of risks as regulated by the
mengacu kepada risiko sebagaimana yang berlaku umum,          Regulator which refer to generally accepted risks, namely:
yaitu:
1. Risiko Kredit                                              1. Credit Risk
2. Risiko Pasar                                               2. Market Risk
3. Risiko Likuiditas                                          3. Liquidity Risk
4. Risiko Operasional                                         4. Operational Risk
5. Risiko Hukum                                               5. Legal Risk
6. Risiko Reputasi                                            6. Reputational Risk
7. Risiko Stratejik                                           7. Strategic Risk
8. Risiko Kepatuhan                                           8. Compliance Risk
9. Risiko Imbal Hasil                                         9. Return Risk
10. Risiko Investasi                                          10. Investment Risk

Pilar Penerapan Manajemen Risiko                              Pillars of Implementing Risk Management
Untuk efektivitas penerapan, maka pilar penerapan             For effective implementation, the pillars of risk management
manajemen risiko paling kurang meliputi:                      implementation include at least:
a. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi.              a. Active supervision by the Board of Commissioners and
                                                                 Directors.
b. Kecukupan Kebijakan, Prosedur dan Penetapan Limit.         b. Adequacy of Policies, Procedures, and Limit
                                                                 Determination.
c. Kecukupan    Proses      Identifikasi, Pengukuran,         c. Adequacy of Risk Identification, Measurement,
   Pemantauan dan Pengendalian Risiko.                           Monitoring, and Control Processes.
d. Sistem Pengendalian Intern yang menyeluruh.                d. Comprehensive Internal Control System.

Organisasi Manajemen Risiko                                   Risk Management Organization
Dalam rangka penerapan Manajemen Risiko yang efektif,         To implement effective Risk Management, Bank Sulselbar
Bank Sulselbar telah menetapkan struktur organisasi terkait   has established an organizational structure related to Risk
Manajemen Risiko, yaitu:                                      Management, namely:
a. Divisi Manajemen Risiko                                    a. Risk Management Division
b. Departemen Pengendalian Risiko Pasar, Risiko Kredit        b. Market Risk Control, Credit Risk & Liquidity Risk
   & Risiko Likuiditas                                            Department
c. Departemen Pengendalian Risiko Operasional & Risiko        c. Operational Risk & Other Risk Control Department
   Lainnya
Page 104
              Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  102         Bank Sulselbar




Organisasi ini adalah organisasi independen yang bertugas        This organization is an independent organization tasked
untuk melakukan identifikasi, pengukuran, pemantauan             with identifying, measuring, monitoring, and controlling
dan mengendalikan seluruh eksposur risiko yang melekat           all risk exposures inherent in Bank Sulselbar’s business
pada aktivitas bisnis Bank Sulselbar.                            activities.

Budaya Manajemen Risiko dan Sosialisasi                          Risk Management Culture and Socialization
Bank Sulselbar terus meningkatkan risk awareness                 Bank Sulselbar continues to increase risk awareness and
(kesadaran akan risiko) dan pemantapan risk culture              strengthen risk culture for all Bank Sulselbar employees at
(budaya mengelola risiko) kepada seluruh pegawai                 every level and in every operational and non-operational
Bank Sulselbar pada setiap tingkatan dan pada setiap             activity so that all business lines and policies are more risk-
pelaksanaan aktivitas operasional dan non operasional,           based. Developing a risk management culture includes,
agar seluruh lini bisnis dan kebijakan lebih berbasis risiko.    among other things, adequate communication to all levels
Pengembangan budaya manajemen risiko antara lain                 of the organization about the importance of effective risk
meliputi komunikasi yang memadai kepada seluruh jenjang          management.
organisasi tentang pentingnya manajemen risiko yang
efektif.

Bank Sulselbar melakukan sosialisasi manajemen risiko            Bank Sulselbar carries out risk management outreach to
untuk menciptakan kesadaran kepada seluruh unit kerja            create awareness among all work units and branches. As
dan cabang. Sebagai bagian dari pelaksanaan kegiatan             part of the implementation of these socialization activities,
sosialisasi tersebut telah dilakukan secara menyeluruh           on-site monitoring has been carried out thoroughly and
dan secara berkala monitoring on site terhadap penerapan         periodically on the implementation of risk management and
manajemen risiko dan kendala-kendala yang dihadapi               the obstacles faced by branches in its implementation. Risk
cabang dalam penerapannya. Sosialiasi manajemen risiko           management outreach is carried out using various media,
dilakukan dengan memanfaatkan berbagai media, antara             including:
lain:
1. Mengikuti workshop dan seminar                                1.   Attend workshops and seminars
2. Inhouse training                                              2.   In-house training
3. Surat Edaran                                                  3.   Circular letter
4. Pertemuan rutin                                               4.   Regular meetings
5. Corporate mail                                                5.   Corporate mail
6. Kunjungan langsung ke cabang                                  6.   Direct visit to the branch
7. Social site network                                           7.   Social site networks

[GRI 2-25; 2-27; 205-1; 205-2; 205-3] [5.c.] [E.3.] [A.2.5.3.]

Sistem Pengendalian Internal
Internal Control System

Sistem Pengendalian Internal (SPI) bertujuan mendukung           The Internal Control System (SPI) aims to support the
pencapaian tujuan kinerja Perseroan, meningkatkan nilai          achievement of the Company's performance objectives,
bagi pemangku kepentingan, dan menjamin efektivitas              increase value for stakeholders, and ensure operational
dan efisiensi operasional, keandalan pelaporan keuangan,         effectiveness and efficiency, reliability of financial reporting,
kelayakan pengendalian operasional maupun finansial              appropriateness of operational and financial controls as well
serta kepatuhan terhadap hukum dan peraturan yang                as compliance with applicable laws and regulations. SPI is
berlaku. SPI merupakan suatu mekanisme pengawasan                a monitoring mechanism established by the Company's
yang ditetapkan oleh manajemen Perseroan secara                  management on an ongoing basis (on-going basis).
berkesinambungan (on-going basis).
Page 105
                                                                               Sustainability Report 2023
                                                                                        Bank Sulselbar
                                                                                                                      103




SPI yang efektif merupaka komponen penting dalam              An effective SPI is an important component in the Company's
manajemen Perseroan dan menjadi dasar bagi kegiatan           management and is the basis for the Company's healthy
operasional Perseroan yang sehat dan aman. SPI yang           and safe operational activities. An effective SPI can assist
efektif dapat membantu Dewan Komisaris dan Direksi            the Board of Commissioners and Directors in safeguarding
dalam menjaga aset Perseroan, menjamin tersedianya            the Company's assets, ensuring the availability of
pelaporan keuangan dan manajerial yang dapat dipercaya,       reliable financial and managerial reporting, increasing
meningkatkan kepatuhan Perseroan terhadap ketentuan           the Company's compliance with statutory provisions and
dan peraturan perundang-undangan, serta mengurangi            regulations, and reducing the risk of losses, irregularities,
Risiko terjadinya kerugian, penyimpangan, dan pelanggaran     and violations of prudential aspects.
aspek kehati-hatian.

Sebagai proses yang dijalankan oleh seluruh level             As a process carried out by all levels of the Company's
organisasi Perseroan, maka SPI diterapkan dalam               organization, SPI is applied in determining strategies in all
penetapan strategi di seluruh unit kerja dan didesain untuk   work units and is designed to be able to identify the possibility
dapat mengidentifikasi kemungkinan terjadinya suatu           of an event occurring that could affect the company and
kejadian yang dapat mempengaruhi perusahaan, dan              to manage risks so that they remain within tolerance limits
untuk mengelola risiko agar tetap berada dalam batas          (risk appetite), to provide adequate confidence in achieving
toleransi (risk appetite), untuk memberikan keyakinan yang    company goals.
memadai dalam rangka pencapaian tujuan perusahaan.

Sistem Pengendalian Internal Bank Sulselbar mengacu           Bank Sulselbar's Internal Control System refers to the
kepada Sistem Pengendalian Internal dari Committee            Internal Control System of the Committee Sponsoring
Sponsoring Organization of the Treadway Commission            Organization of the Treadway Commission (COSO). Bank
(COSO). Bank Sulselbar berkomitmen untuk menerapkan           Sulselbar is committed to implementing and developing
dan mengembangkan SPI pada semua tingkatan fungsional         SPI at all functional levels by the Organizational Structure
sesuai Struktur Organisasi yang dirancang menggunakan         designed using the COSO approach to provide adequate
pendekatan COSO untuk memberikan keyakinan memadai            assurance regarding the following matters:
tentang beberapa hal berikut:
1. Pelaksanaan kegiatan dan aktivitas operasional Bank        1. The implementation of Bank operational activities and
    selalu mempedomani peraturan dan ketentuan yang              activities always adheres to the applicable rules and
    berlaku.                                                     regulations.
2. Tersedianya informasi keuangan yang benar,                 2. Availability of correct, complete, timely, and relevant
    lengkap, tepat waktu, dan relevan dalam rangka               financial information to make appropriate and
    pengambilan keputusan yang tepat dan dapat                   accountable decisions.
    dipertanggungjawabkan.
3. Memaksimalkan pemanfaatan seluruh sumber daya              3. Maximize the utilization of all existing resources while
    yang dimiliki dengan tetap mempertimbangkan efisiensi        still considering the efficiency and effectiveness of
    dan efektivitas kegiatan operasional.                        operational activities.
4. Penerapan Good Corporate Governance oleh setiap            4. Implementation of Good Corporate Governance by every
    pelaku bisnis dalam perusahaan termasuk evaluasi             business actor in the company including evaluation of
    keberlanjutan dan kesesuaian ketentuan GCG                   sustainability and conformity of the company's GCG
    perusahaan dengan ketentuan eksternal yang berlaku.          provisions with applicable external regulations.
5. Penerapan Manajemen Risiko dalam perusahaan                5. Implementation of Risk Management within the company
    dalam rangka membantu manajemen meminimalkan                 to help management minimize risk, including assessing
    risiko, termasuk penilaian terhadap kecukupan,               the adequacy, reliability, efficiency, and effectiveness of
    keandalan, efisiensi, dan efektivitas SPI, serta             SPI, as well as encouraging continuous improvement of
    mendorong peningkatan pengendalian internal secara           internal control.
    berkesinambungan.
6. Memastikan seluruh kegiatan perusahaan terbebas            6. Ensure that all, company activities are free from
    dari potensi Fraud (kecurangan) maupun tindak pidana         potential fraud or criminal acts of corruption as well as
    korupsi serta keberlangsungan mekanisme Sistem               the continuity of the Whistleblowing System mechanism.
    Whistleblowing.
Page 106
             Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  104        Bank Sulselbar


Evaluasi Sistem Pengendalian Intern Tahun                    Evaluation of the Internal Control System in
2023                                                         2023
Secara berkala, Bank Sulselbar melakukan evaluasi            Periodically, Bank Sulselbar evaluates the financial and
terhadap sistem pengendalian keuangan dan operasional.       operational control system. This is one of the foundations
Hal ini merupakan salah satu pondasi bagi Perusahaan         for the Company to continue to carry out improvements
untuk terus melaksanakan perbaikan dan penyempurnaan         and improvements to the control system that can increase
sistem    pengendalian     yang   dapat   meningkatkan       the Bank's growth. One form of evaluation is carried out
pertumbuhan Bank. Salah satu bentuk evaluasi tersebut        through the Company's financial reports.
dilakukan melalui laporan keuangan Perusahaan.

Hasil evaluasi atas efektivitas pelaksanaan Sistem           The results of the evaluation of the effectiveness of the
Pengendalian Internal adalah sebagai berikut:                implementation of the Internal Control System are as
a. Komitmen Manajemen                                        follows:
   Manajemen telah melaksanakan tugasnya untuk               a. Management Commitment
   memastikan terselenggaranya pelaksanaan prinsip-               Management has carried out its duties to ensure
   prinsip GCG dalam setiap kegiatan usaha Bank pada              the implementation of GCG principles in every Bank
   seluruh tingkatan atau jenjang organisasi.                     business activity at all levels or levels of the organization.
b. Independensi                                              b. Independence
   Pembentukan dan pemenuhan struktur organisasi telah            The formation and fulfillment of the organizational
   dilakukan dengan mempertimbangkan pelaksanaan                  structure have been carried out by considering the
   independensi sesuai dengan prinsip tata kelola yang            implementation of independence by the principles of
   baik, serta didukung dengan ketentuan internal.                good governance and supported by internal regulations.
c. Profesional                                               c. Professional
   Penyusunan struktur organisasi disusun berdasarkan             The preparation of the organizational structure is based
   kemampuan dan kapasitas SDM sesuai dengan fungsi               on the capabilities and capacities of human resources
   dan tugas masing-masing.                                       by their respective functions and duties.
d. Organisasi dan Manajemen                                  d. Organization and Management
   Pembentukan dan pemenuhan struktur organisasi                  The formation and fulfillment of the organizational
   telah dilakukan dengan mempertimbangkan prinsip tata           structure have been carried out considering the
   kelola yang baik.                                              principles of good governance.
e. Ruang Lingkup Audit                                       e. Audit Scope
   Pengujian dan penilaian terhadap risiko KPMR                   Testing and assessing KPMR and inherent risks in the
   dan inhern dalam pelaksanaan aktivitas bisnis dan              implementation of business and operational activities.
   operasional.
f. Kegiatan Audit oleh SKAI                                  f.   Audit activities by SKAI
   Audit dilakukan terhadap seluruh unit kerja dengan             Audits are carried out on all work units by considering
   mempertimbangkan skala prioritas berdasarkan tingkat           the priority scale based on the level of risk exposed.
   risiko yang terpapar.
g. Administrasi dan Dokumentasi                              g. Administration and Documentation
   Hasil evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan                 The results of the evaluation of the implementation of
   operasional dilakukan pengadministrasian serta               operational activities are administered and carried out
   dilakukan quality assurance oleh unit kerja khusus yang      by quality assurance by a special work unit in the SKAI
   berada pada Divisi SKAI.                                     Division.

Sepanjang tahun 2023, Bank Sulselbar memberikan              Throughout 2023, Bank Sulselbar will provide administrative
sanksi administratif terkait kepatuhan berupa denda untuk    sanctions related to compliance in the form of fines for
10 (sepuluh) kasus internal. Kedepannya, Bank Sulselbar      10 (ten) internal cases. In the future, Bank Sulselbar
mendorong seluruh karyawan untuk menciptakan budaya          encourages all employees to create a culture of compliance
kepatuhan di lingkungan kerja. Setiap insan Bank             in the work environment. Every person at Bank Sulselbar
Sulselbar harus memahami seluk beluk peraturan, baik         must understand the ins and outs of regulations, both how
cara menghadapinya maupun cara mengantisipasinya atas        to deal with them and how to anticipate potential sanctions/
potensi sanksi/penalti/denda yang telah ditetapkan dalam     penalties/fines that have been stipulated in the regulations.
aturan.
Page 107
                                                                                 Sustainability Report 2023
                                                                                          Bank Sulselbar
                                                                                                                       105


[GRI 2-25; 2-27; 205-1; 205-2; 205-3] [5.c.] [E.3.] [A.2.5.3.]

Kode Etik
Code of Conducts

Bank Sulselbar menanamkan nilai-nilai inti dan membangun         Bank Sulselbar instills core values ​​   and builds a strong
budaya yang kokoh melalui Pedoman Kode Etik sebagai              culture through the Code of Conduct as a commitment
komitmen untuk meningkatkan integritas karyawan dalam            to increasing employee integrity in implementing good
menerapkan tata kelola perusahaan yang baik. Pedoman             corporate governance. The Company’s Code of Conduct
Kode Etik Perseroan mengatur hal-hal yang menjadi                guidelines regulate matters that are the responsibility of the
tanggung jawab Perseroan, setiap individu di lingkungan          Company, every individual within the Company, and other
Perseroan maupun pihak lain yang berbisnis dengan                parties who do business with the Company. Both are about
Perseroan. Baik dalam kaitannya dengan etika berbisnis,          business ethics, work ethics, and daily behavior. Every
etika kerja maupun perilaku keseharian. Setiap karyawan          employee is required to behave in a way that reflects the
dituntut untuk berperilaku yang mencerminkan nilai-nilai         Company’s values ​​in realizing its vision and mission.
Perseroan dalam mewujudkan visi dan misinya.

Setiap insan Bank Sulselbar bertanggung jawab untuk              Every person at Bank Sulselbar is responsible for
mewujudkan Kode Etik ke dalam setiap perilaku mereka.            embodying the Code of Conduct in their every behavior.
Tanggung jawab untuk memonitor hubungan pribadi dan              The responsibility to monitor personal and professional
profesional terletak pada tingkah laku setiap pegawai yang       relationships lies with the behavior of each employee
akan mencerminkan etika bisnis Bank. Kode Etik ini adalah        which will reflect the Bank’s business ethics. This Code
bentuk implementasi dari nilai Perusahaan, yaitu integritas.     of Conduct is a form of implementation of the Company’s
Agar Kode Etik ini dilaksanakan dengan sungguh-sungguh           values, namely integrity. For this Code of Conduct to be
maka telah dibuatkan pernyataan tahunan yang diperbarui          implemented seriously, an annual statement has been
setiap tahunnya.                                                 made which is updated every year.

Pokok-Pokok Kode Etik                                            Code of Conducts Principles
Kode Etik diatur dalam Surat Keputusan Direksi Nomor             The Code of Conducts is regulated in the Directors’ Decree
SK/55/DIR/IV/2012 Tanggal 20 April 2012 Tentang                  Number SK/55/DIR/IV/2012 dated April 20 2012 concerning
Pedoman Fungsi Kepatuhan, di mana Kode Etik ini                  Compliance Function Guidelines, where this Code of
berisikan mengenai:                                              Conducts contains:
1. Lima Pilar Budaya Kerja Bank Sulselbar                        1. Five Pillars of Bank Sulselbar’s Work Culture
2. Perilaku Pegawai                                              2. Employee Behavior
3. Etika Kerja Bank Sulselbar                                    3. Bank Sulselbar Work Ethics
4. Etika Jabatan Direksi dan Komisaris                           4. Ethics of Directors and Commissioners

Sanksi Pelanggaran Kode Etik                                     Sanctions for Violating the Code of
Hal yang sangat mendasar untuk keberhasilan Perusahaan           Conducts
yang berkesinambungan adalah dengan menjaga dan                  What is fundamental to the Company’s sustainable success
mempertahankan secara terus-menerus integritas pribadi           is to continuously maintain and maintain personal and
dan profesional serta etika termasuk kepercayaan,                professional integrity and ethics including trust, honesty,
kejujuran, moralitas, objektivitas, kewajaran dan                morality, objectivity, fairness, and respect for others both
menghormati sesama baik di tempat kerja maupun di luar           at work and outside the workplace. Therefore, if a violation
tempat kerja. Oleh karenanya, bila terdapat pelanggaran          occurs, it will be followed up by providing sanctions,
terjadi akan ditindaklanjuti dengan memberikan sanksi            including a statement of dissatisfaction, coaching warning,
antara lain, pernyataan tidak puas, peringatan pembinaan,        SP1, SP2, SP3, and demotion of group position/job.
SP1, SP2, SP3, dan penurunan jabatan/job grup.
Page 108
                  Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
    106           Bank Sulselbar




Sepanjang tahun 2023, jumlah pelanggaran yang berakibat             Throughout 2023, the number of violations that resulted in
pemberian sanksi kepada pegawai Bank menurun menjadi                sanctions being imposed on Bank employees decreased
33,33% atau sebanyak 34 sanksi, dibandingkan tahun                  to 33.33% or 34 sanctions, compared to 2022 which was
2022 yang sebesar 41,93% atau sebanyak 36 sanksi.                   41.93% or 36 sanctions.

                                                    Sanksi Periode 2021-2022

                                                                 Jumlah Total
    No                   Jenis Sanksi                                                                     Type of Sanction
                                                      2023                       2022
1        Pembinaan                                     5                           2                                          Coaching
2        Teguran Lisan                                  -                          -                                     Verbal Rebuke
3        Peringatan Tertulis/PMP                       3                          10                              Written Warning/PMP
4        Teguran Tertulis/PTP                          8                           8                              Written Warning/PTP
5        Demosi                                        5                          14                                          Demotion
6        PHK-Fraud                                     5                           2                                      Layoffs-Fraud
7        PHK                                           1                           -                                    Layoffs-Missing
8        PHK-Ditahan Pihak Berwajib                     -                          -                 Layoffs-Detained by the Authorities
Total                                                  34                         36
Tren Kenaikan                                       (33,33%)                    (41,93%)


[GRI 2-25; 2-27; 205-1; 205-2; 205-3] [5.c.] [E.3.] [A.2.5.3.]

Kebijakan Anti Fraud
Anti Fraud Policy

Dalam rangka mencegah terjadinya kasus penyimpangan                 To prevent cases of operational irregularities in banking,
operasional pada perbankan, khususnya fraud yang dapat              especially fraud that can harm customers or Bank
merugikan nasabah atau Bank Sulselbar, maka diperlukan              Sulselbar, it is necessary to increase the effectiveness of
peningkatan efektivitas pengendalian intern, sebagai                internal control, as an effort to minimize the risk of fraud by
upaya meminimalkan risiko fraud dengan cara menerapkan              implementing an Anti-Fraud strategy. So far, both directly
strategi Anti Fraud. Selama ini, baik secara langsung               and indirectly, the Bank has implemented fraud prevention.
maupun tidak langsung pelaksanaan pencegahan fraud                  Among other things, through the implementation of Risk
telah dilaksanakan Bank. Antara lain melalui penerapan              Management, especially the internal control system and the
Manajemen Risiko khususnya sistem pengendalian internal             implementation of Good Corporate Governance at all levels
dan pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang Baik pada               of the Bank organization.
seluruh jenjang organisasi Bank.
                                                                    The Bank’s current implementation of the Anti-Fraud
Penerapan strategi Anti Fraud yang dilakukan Bank saat              strategy is an implementation of the issuance of Financial
ini merupakan pelaksanaan atas diterbitkannya Peraturan             Services Authority Regulation (POJK) No.39/POJK.03/2019
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.39/POJK.03/2019                    dated 19 December 2019 concerning the Implementation
tanggal 19 Desember 2019 tentang Penerapan Strategi                 of Anti-Fraud Strategy for Commercial Banks and Bank
Anti Fraud Bagi Bank Umum dan Surat Edaran Bank                     Indonesia Circular Letter Number 13/28 /DPNP dated 9
Indonesia Nomor 13/28/DPNP tanggal 9 Desember 2011                  December 2011 concerning Implementation of Anti-Fraud
tentang Penerapan Strategi Anti Fraud. Untuk menjamin               Strategy. To ensure that the anti-fraud policy is effective,
kebijakan anti fraud berjalan efektif, Bank Sulselbar               Bank Sulselbar appointed the Internal Audit and Anti-
menunjuk Divisi Audit Internal dan Anti Fraud sebagai pihak         Fraud Division as the party responsible for assessing and
yang bertanggung jawab dalam menilai dan mengawasi                  monitoring the effectiveness and compliance of all Bank
efektivitas dan kepatuhan seluruh insan Bank dalam                  personnel in implementing the anti-fraud policy. All members
menerapkan kebijakan anti fraud. Seluruh anggota Divisi             of the Internal Audit and Anti-Fraud Division have met the
Audit Internal dan Anti Fraud telah memenuhi kriteria dan           criteria and Standards for the Implementation of the Bank’s
Standar Pelaksanaan Fungsi Audit Intern Bank (SPFAIB).              Internal Audit Function (SPFAIB). This group has a line of
Grup ini memiliki garis koordinasi dan pelaporan ke Dewan           coordination and reporting to the Board of Commissioners.
Komisaris.
Page 109
                                                                                         Sustainability Report 2023
                                                                                                  Bank Sulselbar
                                                                                                                                  107




Selain melakukan pencegahan fraud sejak dini dengan                  In addition to preventing fraud from an early age by
menerapkan kebijakan dan prosedur serta Sistem                       implementing policies and procedures as well as an
Pengendalian Internal yang memadai, Bank juga                        adequate Internal Control System, the Bank also makes
melakukan upaya lain seperti optimalisasi pelaksanaan                other efforts such as optimizing GCG implementation,
GCG, penerapan anti gratifikasi, sosialisasi anti fraud,             implementing anti-gratification, anti-fraud socialization,
peningkatan keamanan data dan meningkatkan informasi                 increasing data security, and increasing information about
tentang whistleblowing system. Bank Sulselbar juga                   the whistleblowing system. Bank Sulselbar also imposes
memberikan sanksi yang tegas pada pegawai yang terbukti              strict sanctions on employees who are proven to have
melakukan tindakan fraud.                                            committed acts of fraud.

Laporan Penyimpangan Internal                                        Internal Fraud Report
Laporan Penyimpangan Internal untuk pencegahan dan                   Internal Fraud Report to prevent and eradicate fraud. The
pemberantasan fraud Bank telah mengimplementasikan                   Bank has implemented prevention, detection, investigation,
pencegahan, deteksi, investigasi, pelaporan, sanksi                  reporting, sanctions, monitoring, evaluation, and follow-up.
dan pemantauan, evaluasi dan tindak lanjut. Program                  Programs such as fraud awareness training, internal audit,
seperti pelatihan fraud awareness, audit internal, Quality           Quality Assessment, Know Your Employee, Tone of The
Assessment, Know Your Employee, Tone of The Top dan                  Top and senior management commitment through outreach
komitmen manajemen senior melalui sosialisasi kepada                 to all employees have been carried out regularly.
seluruh pegawai sudah dijalankan secara rutin.

Pencegahan fraud juga dilakukan dalam proses penyaluran              Fraud prevention is also carried out in the Loan and financing
kredit dan pembiayaan. Seluruh proses pemberian kredit               distribution process. The entire process of providing Loan
dan pembiayaan dipantau dan dievaluasi secara cermat.                and financing is carefully monitored and evaluated. During
Selama tahun 2023, tidak ada pemutusan kontrak kepada                2023, there will be no contract terminations for Partners
Mitra atau Debitur akibat korupsi. Namun ada beberapa                or Debtors due to corruption. However, there are several
penyimpangan internal yang jumlahnya sampai akhir                    internal deviations, the numbers of which until the end of
Desember 2023 dapat dilihat pada tabel sebagai berikut:              December 2023 can be seen in the following table:


                                                      Jumlah Kasus yang Dilakukan

   Internal Fraud dalam satu                                                    Karyawan Tidak Tetap/
                                       Pengurus             Karyawan Tetap                                 Internal Fraud in one year
              tahun                                                                Pihak Eksternal

                                 2023         2022         2023        2022         2023       2022
Total Fraud                        -              -          3          3            7          7                              Total Fraud
Telah diselesaikan                 -              -          3          3            6          5                               Completed
Dalam proses penyelesaian di       -              -          -          -            1          1       In the process of completion at the
internal Bank                                                                                                               Bank's internal
Telah ditindaklanjuti melalui      -              -          -          -            -          1       It has been followed up through the
proses hukum                                                                                                                  legal process


[GRI 2-25; 2-27; 205-1; 205-2; 205-3] [5.c.] [E.3.] [A.2.5.3.]

Anti Korupsi dan Gratifikasi
Anti Corruption and Gratification

Pengendalian gratifikasi merupakan aspek penting                     Gratification control is an important aspect for the Company
bagi Perseroan dalam menjaga proses kegiatan usaha                   in ensuring that business activity processes are run by
berjalan sesuai dengan etika bisnis yang menjunjung                  business ethics that uphold the value of integrity. The
tinggi nilai integritas. Perseroan melakukan pengendalian            Company carries out gratification control to build GCG
gratifikasi bertujuan untuk membangun nilai-nilai GCG                values ​​and instill the value of integrity in all employees so
dan menanamkan nilai integritas kepada seluruh pegawai               that business processes are always based on ethics and
sehingga, proses bisnis senantiasa didasarkan pada                   responsibility. Gratification control is also needed so that
etika dan tanggung jawab. Pengendalian gratifikasi juga
dibutuhkan agar kepentingan bisnis tetap berjalan dengan
Page 110
             Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  108        Bank Sulselbar




baik dan beretika namun tidak bertentangan dengan            business interests continue to run well and ethically but do
ketentuan larangan gratifikasi.                              not conflict with the provisions prohibiting gratification.

Sejalan dengan maksud tersebut, Perseroan menerapkan         In line with this aim, the Company implements a culture
budaya untuk tidak menerima pemberian atau imbalan           of not accepting gifts or rewards from customers, debtors,
dari nasabah, debitur, vendor, rekanan, mitra kerja          vendors, partners, work partners, and other third parties
dan pihak ketiga lainnya atas jasa yang diberikan oleh       for services provided by Company Employees in carrying
Pegawai Perseroan dalam menjalankan tugasnya. Hal            out their duties. This is done, among other things, before
ini dilakukan antara lain pada saat menjelang hari raya      religious holidays (Eid al-Fitr, Christmas/New Year). The
keagamaan (Idul Fitri, Natal/Tahun Baru). Perseroan selalu   Company always makes announcements through national
membuat pengumuman melalui surat kabar nasional              newspapers that reach the public at large that the Board
yang menjangkau masyarakat secara luas bahwa Dewan           of Commissioners, Directors, and all levels of Company
Komisaris, Direksi dan seluruh jajaran Pegawai Perseroan     employees have a full commitment not to accept and/or
mempunyai komitmen penuh untuk tidak menerima dan/           ask for gifts or gifts in any form from/to customers, debtors,
atau meminta hadiah atau bingkisan dalam bentuk apapun       partners/vendors/ partners, and other third parties.
dari/kepada nasabah, debitur, rekanan/vendor/mitra kerja
dan pihak ketiga lainnya.

Khusus untuk gratifikasi, Bank Sulselbar telah mempunyai     Specifically, for gratuities, Bank Sulselbar has a Company
Buku Pedoman Perusahaan (BPP) Pengendalian dan               Manual (BPP) for Controlling and Reporting Gratifications
Pelaporan Gratifikasi PT Bank Sulselbar yang telah           at PT Bank Sulselbar which has been stipulated through
ditetapkan melalui Surat Keputusan Direksi Nomor:SK/076/     Directors’ Decree Number: SK/076/DIR/K/VI/2019 which
DIR/K/VI/2019 yang telah direvisi menjadi SK Direksi         has been revised to become Directors’ Decree SK/083 /
SK/083/DIR/K/XI/2023 tentang BPP Sistem Manajemen            DIR/K/XI/2023 concerning BPP Anti-Bribery Management
Anti Penyuapan (SMAP) PT Bank Sulselbar.                     System (SMAP) PT Bank Sulselbar.

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara                         State Officials’ Wealth Report (LHKPN)
Negara (LHKPN)
LHKPN atau Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara              LHKPN or State Officials’ Wealth Report is a report that must
Negara merupakan laporan yang wajib disampaikan oleh         be submitted by state officials regarding the assets they
penyelenggara negara mengenai harta kekayaan yang            own when they first take office, transfers, promotions, and
dimilikinya saat pertama kali menjabat, mutasi, promosi,     retirement. Another obligation that accompanies LHKPN
dan pensiun. Kewajiban lain yang menyertai LHKPN adalah      is declaring assets and being willing to have their assets
mengumumkan harta kekayaan dan bersedia dilakukan            audited. The purpose of making the LHKPN is as part of
pemeriksaan terhadap harta kekayaannya. Tujuan dari          the authority of the Corruption Eradication Commission
pembuatan LHKPN adalah sebagai bagian dari wewenang          (KPK), namely carrying out steps or efforts to prevent
yang dimiliki KPK yaitu melaksanakan langkah atau upaya      the occurrence of criminal acts of corruption, including by
pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi atara lain       registering and examining the LHKPN.
dengan melakukan pendaftaran dan pemeriksaan terhadap
LHKPN.

Definisi Penyelenggara Negara diatur dalam Pasal 1           The definition of State Administrator is regulated in
butir 1 UU No.28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan          Article 1 point 1 of Law No. 28 of 1999 concerning State
Negara yang Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.       Administration that is Free from Corruption, Collusion, and
Menurut    undang-undang        tersebut,   Penyelenggara    Nepotism. According to this law, State Administrators are
Negara merupakan Pejabat Negara yang menjalankan             State Officials who carry out executive, legislative, or judicial
fungsi eksekutif, legislatif, atau yudikatif, dan pejabat    functions, and other officials whose main functions and
lain yang fungsi dan tugas pokoknya berkaitan dengan         duties are related to state administration by the provisions
penyelenggaraan negara sesuai dengan ketentuan               of applicable laws and regulations.
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Page 111
                                                                                 Sustainability Report 2023
                                                                                          Bank Sulselbar
                                                                                                                           109




Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan                           State Official’s Wealth Report(LHKPN) in 2023:
Negara (LHKPN) pada tahun 2023:

              Pejabat                 Lapor          Belum        Jumlah          %                      Official
Dewan Komisaris & Komite (Hanya         2              -             2           100      Board of Commissioners & Committees
Dewan Komisaris)                                                                                   (Only Board of Commissioners)
Direksi                                 3              -             3           100                                       Directors
Pemimpin Divisi                        16              -            16           100                                Head of Division
Pemimpin Cabang                        41              -            41           100                                Branch Manager
Pejabat lainnya                        49              -            49           100                                  Other officials
Total                                  111             -            111          100                                           Total


[GRI 2-25; 2-27; 205-1; 205-2; 205-3] [5.c.] [E.3.] [A.2.5.3.]

Whistleblowing System
Whistleblowing System

Kebijakan     Sistem      Pelaporan    Pelanggaran    atau       The Company’s Violation Reporting System (WBS) policy is
Whistleblowing System (WBS) Perseroan berpedoman                 guided by Financial Services Authority Regulation (POJK)
pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.                 no. 39/POJK.03/2019 dated 19 December 2019 concerning
39/POJK.03/2019 tanggal 19 Desember 2019 tentang                 the Implementation of Anti-Fraud Strategies for Commercial
Penerapan Strategi Anti Fraud Bagi Bank Umum. WBS                Banks. The Company’s WBS is part of the internal control
Perseroan merupakan bagian dari sistem pengendalian              system to prevent irregular practices and aims to detect
internal dalam mencegah terjadinya praktik penyimpangan          early and prevent irregularities or violations and gradually
dan bertujuan untuk mendeteksi dini dan mencegah                 create an open, sincere, honest, and responsible work
terhadap terjadinya penyimpangan ataupun pelanggaran             climate in the Company.
serta secara bertahap menciptakan iklim kerja yang
terbuka, tulus, jujur dan bertanggung jawab di Perseroan.

Sistem     Pelaporan    Pelanggaran   (Whistleblowing            The Whistleblowing System (WBS) functions as a means
System/WBS) berfungsi sebagai sarana pencegahan,                 of preventing and disclosing violations or acts of fraud to
pengungkapan pelanggaran atau tindak kecurangan                  improve the quality of the Company’s GCG implementation.
sehingga dapat meningkatkan kualitas penerapan GCG               Bank Sulselbar employees or officials are required to
Perusahaan. Pegawai atau Pejabat Bank Sulselbar wajib            report any suspected irregularities that occur within
melaporkan setiap dugaan tindakan penyimpangan yang              the Bank. The whistleblowing policy is implemented to
terjadi di lingkungan Bank. Kebijakan whistleblowing             provide encouragement and awareness to Bank Sulselbar
diimplementasikan untuk memberikan dorongan serta                employees and officials to report fraud that occurs.
kesadaran kepada pegawai dan pejabat Bank Sulselbar
untuk melaporkan fraud yang terjadi.

Bank Sulselbar telah menyusun kebijakan mengenai Sistem          Bank Sulselbar has prepared a policy regarding the Violation
Pelaporan Pelanggaran dan penjelasan akan mekanisme              Reporting System and an explanation of the mechanism or
atau tata laksana pelaporan pelanggaran yang dituangkan          procedure for reporting violations as outlined in the WBS
dalam Kebijakan WBS PT Bank Sulselbar sebagaimana                Policy of PT Bank Sulselbar as stipulated in the Directors’
ditetapkan melalui Surat Edaran Direksi Nomor SK/008/            Circular Letter Number SK/008/DIR/K/XII/2018 dated 19
DIR/K/XII/2018 tanggal 19 Desember 2018 tentang Buku             December 2018 concerning Books Whistleblowing System
Pedoman Perusahaan Whistleblowing System.                        Company Guidelines.

Pengelolaan WBS                                                  WBS Management
Bank Sulselbar memiliki Departemen Anti Fraud dan Tim            Bank Sulselbar has an Anti-Fraud Department and
Verifikasi yang berada di bawah Divisi Audit Internal dan        Verification Team which is under the Internal Audit and Anti-
Page 112
              Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  110         Bank Sulselbar




Anti Fraud dengan pengawasan dari Direktur Utama.             Fraud Division with supervision from the President Director.
Untuk mendukung pelaksanaan sistem pelaporan dugaan           To support the implementation of the suspected violation
pelanggaran, petugas WBS bertanggung jawab untuk:             reporting system, WBS officers are responsible for:
1. Menerima dan melakukan laporan WBS yang masuk;             1. Receive and carry out incoming WBS reports;
2. Memeriksa kebenaran data/informasi yang disampaikan        2. Checking the correctness of the data/information
   pelapor;                                                      submitted by the reporter;
3. Membantu pengelola WBS dalam menjalankan aktivitas         3. Assist WBS managers in carrying out daily WBS
   harian WBS;                                                   activities;
4. Melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang                 4. Carry out the duties and responsibilities assigned by the
   diberikan pengelola WBS dalam rangka pengelolaan              WBS manager in the context of WBS management;
   WBS;
5. Mengelola email WBS sesuai perintah dan arahan dari        5. Manage WBS email according to orders and directions
   pengelola WBS dalam menerima laporan pengaduan                from the WBS manager in receiving incoming complaint
   yang masuk;                                                   reports;
6. Wajib menjaga kerahasiaan seluruh data dan informasi       6. Must maintain the confidentiality of all data and
   yang berkaitan dengan kegiatan pengelolaan WBS                information relating to WBS management activities, but
   namun tidak terbatas pada indentitas pelapor dan isi          not limited to the identity of the reporter and the contents
   laporan yang diterima;                                        of the report received;
7. Bertanggung jawab langsung kepada pengelola.               7. Responsible directly to the manager.

Struktur dan Mekanisme WBS Perusahaan                         Company WBS Structure and Mechanism
Pelapor dapat menyampaikan laporan secara lisan maupun        Reporters can submit verbal or written reports regarding
tertulis tentang dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh       alleged violations committed by employees, Directors, or
pegawai, Direksi atau Dewan Komisaris kepada Divisi Audit     Board of Commissioners to the Internal Audit and Anti-
Intern dan Anti Fraud. Apabila laporan yang diterima secara   Fraud Division. If the report is received orally, it will be
lisan akan dicatat pada buku registrasi dan diminta kepada    recorded in the registration book and the reporter will be
pelapor untuk menyampaikan secara tertulis melalui            asked to submit it in writing via the channels provided by
saluran yang telah disediakan Perusahaan.                     the Company.

Kriteria pelaporan penyampaian laporan dugaan                 Reporting criteria for submitting reports of alleged
pelanggaran yang dilakukan oleh pelapor harus                 violations committed by the reporter must provide sufficient
memberikan kecukupan informasi yang memenuhi kriteria         information that meets the 5W+1H criteria as follows:
5W+1H sebagai berikut:
1. What (Apa)                                                 1. What (What)
    Mempertanyakan kecurangan atau penyimpangan apa              Ask what fraud or irregularities occurred or what
    yang terjadi atau indikasi berupa penyimpangan apa           indications of irregularities can be revealed from the
    yang dapat diungkap dari informasi awal.                     initial information.
2. Who (Siapa)
    Untuk mengidentifikasi siapa pelaku dan menentukan        2. Who (Who)
    posisi pelaku dalam struktur organisasi apa tugas dan     T o identify who the perpetrator is and determine the
    wewenangnya sesuai deskripsi kerja. Dipertanyakan            perpetrator’s position in the organizational structure and
    dan ditentukan pula siapa pihak-pihak yang perlu             their duties and authority according to the job description.
    diminta keterangan atau diwawancarai.                        It is also asked and determined who the parties who
3. When (Kapan)                                                  need to be asked for information or interviewed are.
    Identifikasi kapan terjadinya penyimpangan atau           3. When (When)
    kecurangan.                                                  Identify when irregularities or fraud occurs.
4. Where (Dimana)                                             4. Where (Where)
    Untuk menentukan tempat terjadinya penyimpangan              To determine where irregularities or fraud occurred.
    atau kecurangan.
Page 113
                                                                                          Sustainability Report 2023
                                                                                                   Bank Sulselbar
                                                                                                                            111




5. Why (Mengapa)                                                      5. Why (Why)
   Identifikasi penyebab terjadinya penyimpangan atau                    Identify the causes of irregularities or fraud.
   kecurangan.
6. How (Bagaimana)                                                    6. How (How)
   Dipertanyakan bagaimana cara atau modus operandi                      Questions were asked about the method or modus
   penyimpangan atau kecurangan tersebut dan tindakan                    operandi of the deviation or fraud and the actions of
   pihak-pihak yang terlibat. Pada informasi awal, biasanya              the parties involved. On initial information, it is usually
   sulit untuk mengidentifikasi modus operandinya, tetapi                difficult to identify the modus operandi, but it can be
   dapat diperkirakan berdasarkan jenis penyimpangan                     estimated based on the type of deviation or fraud.
   atau kecurangan.

Mekanisme Penyampaian Laporan                                         Mechanism for Submitting Violation Reports
Pelanggaran
Untuk memudahkan pelapor dalam menyampaikan dugaan                    To make it easier for reporters to convey allegations of
kecurangan, fraud ataupun tindakan pelanggaran etika                  cheating, fraud, or other ethical violations that could be
lainnya yang dapat merugikan Perusahaan, Bank Sulselbar               detrimental to the Company, Bank Sulselbar provides
menyediakan saluran khusus yang digunakan untuk                       a special channel used to submit violation reports. The
menyampaikan laporan pelanggaran. Media pengaduan                     complaint media is created with and on behalf of the
dibuat dengan dan atas nama Komite Penyelesaian                       Complaints Resolution Committee and can only be
Pengaduan dan hanya dapat diakses oleh Komite                         accessed by the Complaints Resolution Committee,
Penyelesaian Pengaduan, dan hal ini telah disampaikan                 and this has been conveyed to all employees to prevent
kepada seluruh pegawai untuk mencegah keengganan                      reluctance to submit reports.
penyampaian pelaporan.



                                       Media penyampaian kecurigaan kecurangan dapat melalui:
                                       The media for conveying suspicions of fraud can be through:

                                               Telepon: 0411-859171 ext.5503/5505 (DAI)
                                                         Faksimili: 0411-8111915
                                                  Email: antifraud@banksulselbar.co.id
                                                   Website: wbs.banksulselbar.co.id
                                                Divisi DAI: Kantor Pusat Bank Sulselbar
                                                       Jl. Dr. Sam Ratulangi No.16
                                                  Makassar – Sulawesi Selatan 90125




Perlindungan Bagi Whistleblower                                       Protection for Whistleblowers
Sebagai wujud perlindungan yang diberikan oleh                        As a form of protection provided by Bank management,
manajemen Bank, Bank Sulselbar menjamin kerahasiaan                   Bank Sulselbar guarantees the confidentiality of the identity
identitas pelapor pelanggaran dan hal-hal yang dilaporkan.            of those reporting violations and the matters reported. This
Perlindungan tersebut diberikan agar setiap pelapor tidak             protection is provided so that every reporter does not have
memiliki rasa takut atau kekhawatiran untuk melaporkan                fear or worry about reporting deviant actions or events within
tindakan atau peristiwa yang menyimpang dalam Bank.                   the Bank. Employees who report will be given appreciation
Pegawai yang melaporkan akan diberikan apresiasi jika                 if it is proven that the complaint reported is true.
terbukti pengaduan yang dilaporkan adalah benar.
Page 114
             Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  112        Bank Sulselbar




Kerahasiaan dan Perlindungan Pelapor                         Confidentiality and Protection of
                                                             Whistleblowers
Identitas pelapor wajib dijaga kerahasiaannya oleh           The identity of the reporter must be kept confidential by
penerima dan pengelola pengaduan, sedangkan bagi             the recipient and manager of the complaint, while the
terlapor tetap diperlakukan sesuai dengan asas praduga       reported party is still treated by the principle of presumption
tak bersalah. Untuk menghindari segala bentuk ancaman,       of innocence. To avoid all forms of threats, intimidation,
intimidasi, hukuman ataupun tindakan/perbuatan yang          punishment, or unpleasant actions/deeds from any party,
tidak menyenangkan dari pihak manapun, Direksi wajib         the Board of Directors is obliged to provide protection
memberikan bantuan perlindungan kepada whistleblower         assistance to whistleblowers if necessary as regulated in
apabila diperlukan sebagaimana yang diatur di dalam          the applicable statutory provisions.
ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Penghargaan Bagi Pelapor                                     Reward for Whistleblowers
Bank dapat memberikan penghargaan sesuai dengan              The Bank can provide awards by Bank policy to the reporter
kebijakan Bank kepada pelapor atas terbuktinya laporan       for proven reports of alleged violations which result in the
dugaan pelanggaran yang mengakibatkan Bank terhindar         Bank avoiding losses, both material and non-material.
dari kerugian baik secara materi maupun non materi.          Proposals for awarding awards are submitted by WBS
Usulan pemberian penghargaan diajukan oleh pengelola         management to the Board of Directors based on existing
WBS kepada Direksi berdasarkan kebijakan Bank yang           Bank policies.
ada.

Sanksi untuk Laporan Palsu                                   Sanctions for False Reports
Bagi pegawai yang menyampaikan laporan palsu atau            Employees who submit false or slanderous reports or
fitnah atau laporan yang mengandung unsur itikad tidak       reports that contain elements of bad faith that could harm
baik yang dapat merugikan Perusahaan dikenakan sanksi        the Company will be subject to sanctions by applicable
sesuai dengan ketentuan internal yang berlaku dan            internal regulations and can be reported to law enforcement
dapat dilaporkan kepada aparat penegak hukum. Khusus         officials. Especially for external parties who send false
pihak luar yang mengirimkan laporan palsu tersebut           reports, the treatment is the same as internal reporters,
perlakuannya adalah sama dengan pelapor dari pihak           namely being reported to law enforcement officials.
intern yaitu dilaporkan pada aparat penegak hukum.

Jumlah Pengaduan dan Tindak Lanjutnya                        Number of Complaints and Follow-Up
Departemen Anti Fraud Bank Sulselbar akan melakukan          The Anti-Fraud Department of Bank Sulselbar will record
pencatatan dan registrasi untuk setiap laporan yang masuk    and register each incoming report to then analyze the
untuk kemudian menganalisa kevalidan laporan tersebut        validity of the report so that it can be processed further.
untuk bisa diproses lebih lanjut. Bila pelaporan memenuhi    If the reporting meets the requirements, the Anti-Fraud
persyaratan maka Departemen Anti Fraud akan meminta          Department will request approval from the leader of the
persetujuan dari pemimpin Divisi Audit Internal dan Anti     Internal Audit and Anti-Fraud Division and the Main Director
Fraud dan Direktur Utama untuk membentuk tim verifikasi      to form a verification team that will follow up on the reporting.
yang akan menindaklanjuti pelaporan.
Sampai dengan akhir tahun 2023, tidak terdapat laporan       Until the end of 2023, there were no reports of violations
pengaduan pelanggaran dari whistlblower yang memenuhi        from whistleblowers that met the criteria for follow-up.
kriteria untuk ditindaklanjuti. Ini menurun dibandingkan     This is a decrease compared to 2022, when there were
tahun 2022 yang terdapat 15 laporan pengaduan                15 whistleblower complaint reports that met the criteria for
pelanggaran dari whistleblower yang memenuhi kriteria        follow-up.
untuk ditindalanjuti.


                                         Jumlah Pengaduan-Number of Complaints

                           Tahun                                                         Jumlah
                           2023                                                             0
                           2022                                                            15
                           2021                                                            19
Page 115
                                                                                Sustainability Report 2023
                                                                                         Bank Sulselbar
                                                                                                                      113


Penghargaan GCG Tahun 2023
GCG Award 2023

Pada tahun 2023, Bank Sulselbar mendapat penghargaan            In 2023, Bank Sulselbar received an award
1. Bank Sulselbar atas Kontribusi Membayar PPH dan              1. Bank Sulselbar for the Largest Contribution to Paying
   PPN Terbesar di Kantor Wilayah Direktorat Jendral                PPH and VAT at the Regional Office of the Directorate
   Pajak Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara                      General of Taxes for South, West and Southeast
                                                                    Sulawesi
2. Top Business atas kategori TOP CSR Award                     2. Top Business in the TOP CSR Award category
3. Dimensi Tatanan Institusi Bank Pembangunan Daerah            3. Dimensions of the Institutional Structure of the Best
   Terbaik                                                          Regional Development Bank
4. Sertifikat “Anti Bribery Management System – SNI ISO         4. “Anti Bribery Management System - SNI ISO
   37001:2016” tentang pelaksanaan Sistem Manajemen                 37001:2016” certificate regarding the implementation
   Anti Penyuapan (SMAP) dari Royal Charter                         of the Anti Bribery Management System (SMAP) from
                                                                    Royal Charter


[GRI 2-29] [5.d.2.] [E.4.] [A.2.5.4.]

Pelibatan Pemangku Kepentingan
Stakeholder Involvement

Dalam menjalankan usahanya, Bank Sulselbar memiliki             In carrying out its business, Bank Sulselbar has several
sejumlah pemangku kepentingan. Bank Sulselbar                   stakeholders. Bank Sulselbar defines stakeholders as
mendefinisikan pemangku kepentingan (stakeholders)              entities or individuals who are affected by the Bank’s
sebagai entitas atau individu yang terpengaruh oleh kegiatan,   activities, products, and services. On the other hand,
produk, dan jasa Bank. Di sisi lain, keberadaan mereka          their presence also influences Bank Sulselbar in realizing
juga memengaruhi Bank Sulselbar dalam mewujudkan                successful strategy implementation and achieving
keberhasilan penerapan strategi dan pencapaian tujuan           sustainability goals. Stakeholder involvement is directed at
keberlanjutan. Pelibatan pemangku kepentingan diarahkan         the Bank’s interests by paying attention to corporate social
pada kepentingan Bank dengan memperhatikan tanggung             responsibility, concern for environmental issues, and paying
jawab sosial Perusahaan, kepedulian terhadap masalah-           attention to the priority scale in building communication with
masalah lingkungan, serta memperhatikan skala prioritas         various strategic partners.
dalam membangun komunikasi dengan berbagai mitra
strategis.

Bank Sulselbar menggunakan berbagai metode dalam                Bank Sulselbar uses various methods to identify
mengidentifikasi pemangku kepentingan. Keragaman                stakeholders. This diversity of methods is carried out to
metode ini dilakukan demi memastikan aspirasi dan               ensure that aspirations and input from the Company’s
masukan dari pemangku kepentingan Perusahaan yang               dispersed stakeholders can be captured effectively and
tersebar dapat ditangkap dengan efektif dan efisien             efficiently so that Bank Sulselbar can act and take the best
sehingga Bank Sulselbar dapat bertindak dan mengambil           action steps for all parties. The company always ensures
langkah aksi yang terbaik bagi semua pihak. Perusahaan          that in every engagement, especially those involving many
senantiasa memastikan disetiap pelibatan, khususnya             stakeholders, representatives from each stakeholder group
yang melibatkan banyak pemangku kepentingan, wakil              are present and well represented. The stakeholders and
dari setiap kelompok pemangku kepentingan hadir dan             their involvement in 2023 can be described as follows:
terwakili dengan baik. Para pemangku kepentingan dan
keterlibatannya pada tahun 2023 dapat digambarkan
sebagai berikut:
Page 116
               Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
114            Bank Sulselbar




     Daftar Pemangku     Metode Pelibatan       Topik dan Masalah yang        Frekuensi
No                                                                                           Engaging Method       Topics and Issues Discussed
       Kepentingan                                      Dibahas
1.   Pemegang          - Rapat Umum             - Informasi kinerja         Saat             - General Meeting     - Information on the annual
     Saham               Pemegang Saham           tahunan Bank Sulselbar    diperlukan,        of Shareholders       performance of Bank
                       - Rapat Umum             - Besarnya pendapatan       minimal satu     - Extraordinary         Sulselbar
                         Pemegang Saham           yang diperoleh            kali dalam         General Meeting     - The amount of income
                         Luar Biasa             - Laba/Rugi Perusahaan      setahun            of Shareholders       earned
                       - Investor Meeting         dan penggunaannya                          - Investors           - Company Profit/Loss and its
                       - Laporan Tahunan,       - Kinerja Keberlanjutan                        Meeting               use
                         Laporan GCG,           - Aksi korporasi                             - Annual Report,      - Sustainability Performance
                         dan Laporan            - Informasi terkait                            GCG Report, and     - Corporate action
                         Keberlanjutan            perubahan struktur                           Sustainability      - Information related to
                                                  manajemen                                    Rep                   changes in management
                                                                                                                     structure
2.   Regulator: Bank  - Pelaporan               - Memberikan informasi      Saat             - Compliance          - Provide information
     Indonesia,         pelaksanaan               ihwal kepatuhan           diperlukan,        implementation        regarding compliance
     Otoritas Jasa      kepatuhan dan             terhadap ketentuan        minimal satu       reports and           with applicable laws and
     Keuangan, Dewan    notifikasi pada           perundang-undangan        kali dalam         notifications to      regulations; submit RBB to
     Syariah Nasional   Bank Indonesia            yang berlaku;             setahun            Bank Indonesia        BI; submit RAKB to OJK
                        dan OJK                   menyerahkan RBB ke                           and OJK             - Delivering information about
                      - Pelaporan                 BI; menyerahkan RAKB                       - Reporting on          the level of compliance with
                        kepatuhan aspek           ke OJK                                       compliance with       sharia principles
                        syariah pada            - Menyampaikan                                 sharia aspects
                        Dewan Syariah             informasi ihwal tingkat                      to the National
                        Nasional                  kepatuhan terhadap                           Sharia Council
                                                  prinsip-prinsip syariah
3.   Pegawai           - Media Internal         - Melakukan sosialisasi     - Saat           - Internal Media      - Conducting socialization
                       - Survei Kepuasan          ihwal kebijakan dan         diperlukan     - Employee              on policies and strategies
                         Pegawai                  strategi yang berkaitan   - Minimal satu     Satisfaction          related to staffing
                       - Pembahasan               dengan kepegawaian          kali dalam       Survey              - Measure the level of
                         Perjanjian Kerja       - Mengukur tingkat            setahun        - Discussion of         employee satisfaction and
                         Bersama (PKB)            kepuasan pegawai          - Reviu setiap     Collective Labor      capture their expectations
                       - Pelatihan,               dan menjaring harapan       tahun            Agreement (PKB)     - Creating a conducive
                         workshop, sharing        mereka                    - Saat           - Training,             working climate to create
                         session, dan           - Menciptakan iklim kerja     diperlukan       workshops,            a harmonious bipartite
                         seminar berkala          yang kondusif sehingga                       sharing sessions,     relationship
                                                  tercipta hubungan                            and periodic        - Training and competency
                                                  bipartit yang harmonis                       seminars              development
                                                - Pelatihan dan
                                                  pengembangan
                                                  kompetensi
4.   Nasabah           - Layanan Call           - Memberi layanan dan       - Setiap Saat    - Call Center         - Provide services and
                         Centre; phone            menanggapi keluhan        - Minimal satu     Services; phone       respond to customer
                         banking; email;          pengaduan nasabah           kali dalam       banking; e-mail;      complaints
                         brosur, leaflet, dll   - Menjaring pendapat          setahun          brochures,          - Obtaining opinions on
                       - Survei Kepuasan          ihwal kepuasan            - Saat 		          leaflets, etc.        customer satisfaction and
                         Pelanggan                nasabah dan upaya           diperlukan     - Customer              the necessary improvement
                       - Website Bank             perbaikan yang                               satisfaction          efforts
                         Sulselbar dan            diperlukan                                   survey              - Banking socialization and
                         Frontline              - Sosialisasi dan edukasi                    - Bank Sulselbar        education and providing
                                                  perbankan dan                                and Frontline         information about the Bank
                                                  penyediaan informasi                         Websites
                                                  ihwal Bank
5.   Mitra Usaha       - Gathering, seminar     - Perolehan kontrak         Saat diperlukan - Gatherings,          - Contract acquisition
                         dan workshop           - Evaluasi penyedia jasa                      seminars, and        - Evaluation of service
                                                  dan pemasok                                 workshops              providers and suppliers
                                                - Informasi terkait                                                - Information related to the
                                                  kebijakan pengadaan                                                policy of procurement of
                                                  barang dan jasa dari                                               goods and services from the
                                                  Biro Supply Chain                                                  Supply Chain Management
                                                  Management                                                         Bureau
6.   Komunitas         Kerja sama strategis     - Kondisi lingkungan        Saat diperlukan Strategic            - The condition of the
     Masyarakat dan    untuk menjalankan          tempat tinggal mereka,                    cooperation to         environment where they live,
     Lainnya           program-program            terutama yang                             carry out Corporate    especially those close to the
                       Tanggung Jawab             berdekatan dengan                         Responsibility         Sulselbar bank project site
                       Perusahaan, baik di        lokasi proyek bank                        programs, both       - Optimizing the achievement
                       bidang sosial maupun       Sulselbar                                 in the social and      of the Company’s CSR
                       lingkungan               - Mengoptimalkan                            environmental fields   program
                                                  pencapaian program                                             - Livelihood
                                                  CSR Perusahaan
                                                - Mata pencaharian
Page 117
                                                                                         Sustainability Report 2023
                                                                                                  Bank Sulselbar
                                                                                                                                    115




     Daftar Pemangku    Metode Pelibatan     Topik dan Masalah yang        Frekuensi
No                                                                                        Engaging Method      Topics and Issues Discussed
       Kepentingan                                   Dibahas
7.   Media massa       - Siaran Pers         Memberikan informasi        Saat            - Press conference Providing information related to
                       - Keterbukaan         terkait bisnis perbankan    diperlukan;     - Information      the banking business that the
                         Informasi           yang perlu diketahui oleh   sesuai jadwal     Disclosure       public needs to know
                       - Kerja Sama          publik                      yang ditetapkan - Program
                         Pelaksanaan                                     perusahaan        Implementation
                         Program                                                           Cooperation
                       - Gathering                                                       - Gathering

8.   Pemasok           Gathering, seminar,   Hubungan saling             Saat            Gathering, seminar,   Mutually beneficial
                       dan workshop          menguntungkan dengan        diperlukan;     dan workshop          relationships with suppliers
                                             pemasok dan proses          sesuai jadwal                         and a fair and transparent
                                             pengadaan barang            yang ditetapkan                       procurement process for goods
                                             dan jasa yang adil dan      perusahaan                            and services
                                             transparan
Page 118
               Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  116          Bank Sulselbar




[GRI 201; 203] [6.a.; 6.b.1.; 6.b.2.] [F.1.; F.2.; F.3.]

Menjaga Pertumbuhan Berkelanjutan
Maintaining Sustainable Growth
Page 119
                                                                              Sustainability Report 2023
                                                                                       Bank Sulselbar
                                                                                                                     117




                        Bank Sulselbar berkomitmen penuh untuk mengoptimalkan
                        kinerja dan pelayanan guna ikut berpartisipasi dan
                        mendukung percepatan pembangunan ekonomi nasional
                        terutama di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi
                        Barat sekaligus meningkatkan kesejahteraan kehidupan
                        masyarakat selaras dengan rumusan tujuan keberlanjutan
                        pada aspek ekonomi.
                        Bank Sulselbar is fully committed to optimizing performance and
                        services to participate in and support the acceleration of national
                        economic development, especially in the South Sulawesi and West
                        Sulawesi regions while improving the welfare of people’s lives in line
                        with the formulation of sustainability goals in the economic aspect.




[GRI 201; 203] [6.a.] [F.1.]

Membangun Budaya Keberlanjutan
Building a Culture of Sustainability

Isu keberlanjutan dan perubahan iklim merupakan               The issues of sustainability and climate change are global
permasalahan global yang harus ditangani bersama oleh         problems that must be addressed jointly by all levels of
seluruh lapisan masyarakat. Keterlibatan dalam mengelola      society. Involvement in managing this issue is not only
isu ini tidak hanya bermanfaat bagi dunia global, namun       beneficial for the global world but also for the Company
juga bagi Perusahaan itu sendiri, karena hal ini dapat        itself, because this can help build trust and maintain the
membantu membangun kepercayaan dan menjaga                    continuity of the Company’s business. Realizing this, Bank
kelangsungan usaha Perusahaan. Menyadari hal tersebut,        Sulselbar is committed to establishing sustainability values​​
Bank Sulselbar berkomitmen menetapkan nilai-nilai dan         and strategies in all its business and company operations,
strategi keberlanjutan dalam seluruh bisnis dan operasional   as well as building a culture of sustainability at all levels of
perusahaannya, serta membangun budaya keberlanjutan           the Bank’s organization.
ke dalam seluruh lapisan organisasi Bank.
Page 120
              Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  118         Bank Sulselbar




Bagi Bank Sulselbar, keberlanjutan adalah bagaimana Kami      For Bank Sulselbar, sustainability is how we can use and
dapat menggunakan dan memberdayakan semua potensi             empower all the potential and resources we must continue
dan sumber daya yang Kami miliki untuk terus tumbuh,          to grow, transform, and innovate, to ensure the continuity
terus bertransformasi dan berinovasi, guna memastikan         of our responsibilities and positive role in the lives of today
kesinambungan tanggung jawab dan peran positif Kami           and future generations. This is our basis for carrying out
untuk kehidupan saat ini dan generasi masa depan. Hal         business and operational activities by paying attention
tersebut menjadi dasar Kami untuk menjalankan kegiatan        to various aspects that support sustainability, namely
bisnis dan operasional dengan memperhatikan berbagai          economic aspects, social aspects, environmental aspects,
aspek yang mendukung keberlanjutan, yakni aspek               and governance.
ekonomi, aspek sosial, aspek lingkungan, dan tata kelola.

Apalagi Bank Sulselbar berperan penting dalam                 Moreover, Bank Sulselbar plays an important role
pembangunan berkelanjutan di wilayah Sulselbar, baik          in sustainable development in the Sulselbar region,
secara langsung maupun tidak langsung. Sebagai salah          both directly and indirectly. As one of the providers of
satu penyedia produk dan layanan jasa perbankan bagi          banking products and services for the people of South
masyarakat Sulselbar, Bank Sulselbar menyadari bahwa          Sulawesi, Bank Sulselbar realizes that the Bank’s positive
kinerja positif Bank tidak hanya diukur dari pertumbuhan      performance is not only measured by business growth
dan kinerja bisnis semata. Kelestarian lingkungan,            and performance alone. Environmental sustainability,
pemberdayaan masyarakat, kesejahteraan pegawai, dan           community empowerment, employee welfare, and customer
kepuasan nasabah merupakan bagian dari kinerja positif        satisfaction are part of the Bank’s positive performance
dan kunci keberhasilan Bank. Seluruh insan Bank Sulselbar     and are key to success. All Bank Sulselbar employees
harus bersinergi menjalankan tata nilai Perusahaan,           must work together to implement the Company’s values,
budaya peduli lingkungan, dan mencapai target efisiensi       a culture of environmental care, achieve efficiency targets,
dan bertanggung jawab untuk menyalurkan pembiayaan            and be responsible for channeling financing by sustainable
yang sesuai prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan.           financial principles.

Manajemen menyadari, tantangan dalam pelaksanaan              Management is aware that challenges in implementing
keuangan berkelanjutan dapat muncul dari lingkup internal     sustainable finance can arise from internal and external
maupun eksternal. Dari internal, yaitu pemahaman isu          scope. Internally, namely understanding environmental,
lingkungan, ekonomi, dan sosial dalam proses pengambilan      economic, and social issues in the decision-making process
keputusan pemberian kredit, termasuk sinergi menjalankan      for granting loans, including synergy in implementing
tata nilai perusahaan, budaya peduli lingkungan, dan          company values, a culture of environmental care, and
mencapai target efisiensi. Sedangkan dari lingkup             achieving efficiency targets. Meanwhile, from the external
eksternal terkait kejelasan regulasi pelaksanaan keuangan     scope, it is related to clarity in regulations for implementing
berkelanjutan serta kepastian hukum pada kegiatan             sustainable finance and legal certainty in business activities
usaha yang berpotensi meningkatkan risiko finansial bagi      that have the potential to increase financial risks for financial
lembaga keuangan yang memberikan kredit/pembiayaan.           institutions that provide Lending/Financing. Therefore,
Karena itu, penting kiranya untuk memberikan pemahaman        it is important to provide understanding and education
dan edukasi terkait isu Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola   regarding Environmental, Social, and Governance (ESG)
(LST), proses integrasi risiko, serta faktor ketidakpastian   issues, risk integration processes, as well as uncertainty
kondisi sosio-ekonomi dan regulasi yang memengaruhi           factors in socioeconomic and regulatory conditions that
pengambilan keputusan dan risk appetite Bank kepada           influence decision making and the Bank’s risk appetite to
seluruh pemangku kepentingan.                                 all stakeholders.
Page 121
                                                                              Sustainability Report 2023
                                                                                       Bank Sulselbar
                                                                                                                      119


[GRI 201; 203] [6.a.; 6.b.1.; 6.b.2.] [F.1.; F.2.; F.3.]

Kinerja Ekonomi
Economic Performance


Tinjauan Ekonomi dan Perbankan Tahun 2023
Economic and Banking Review 2023
Tahun 2023 ditutup dengan kondisi perekonomian global         The year 2023 closes with global economic conditions
yang masih diliputi dengan berbagai tantangan, mulai dari     which are still filled with various challenges, ranging
potensi pelambatan ekonomi, peningkatan tensi geopolitik      from the potential for an economic slowdown, increasing
di beberapa kawasan karena konflik Rusia-Ukraina dan          geopolitical tensions in several regions due to the Russia-
kekerasan di Jalur Gaza, risiko inflasi, hingga perubahan     Ukraine conflict and violence in the Gaza Strip, the risk of
iklim.                                                        inflation, to climate change.

Indikator    perekonomian     menunjukkan     moderasi        Economic indicators show moderation in economic growth
pertumbuhan ekonomi di beberapa negara, khususnya             in several countries, especially the European Union and
Uni Eropa dan Tiongkok. Perlambatan pertumbuhan               China. Slowing economic growth pushed inflation down
ekonomi mendorong inflasi turun mendekati target inflasi      closer to the inflation target, thereby providing room for
sehingga memberikan ruang bagi bank sentral untuk             the central bank to be more accommodative. In the US,
lebih akomodatif. Di AS, The Fed mengisyaratkan akan          the Fed indicated that it would reduce the policy interest
menurunkan suku bunga kebijakan sebesar 75 bps di 2024        rate by 75 bps in 2024 with the market assessing that the
dengan pasar menilai ekonomi AS masih cukup resilient         US economy is still quite resilient and is not expected to
dan diperkirakan tidak akan mengalami resesi.                 experience a recession.

Namun demikian, pasar masih mencermati perkembangan           However, the market is still paying close attention to future
geopolitik ke depan, seperti eskalasi ketegangan di           geopolitical developments, such as the escalation of
laut merah imbas dari konflik Palestina-Israel, serta         tensions in the Red Sea as a result of the Palestinian-Israeli
penyelenggaraan pemilihan umum yang mencakup 50%              conflict, as well as the holding of general elections covering
populasi dunia terutama di bebe​rapa negara utama seperti     50% of the world’s population, especially in several major
AS, Uni Eropa, India, dan Taiwan.                             countries such as the US, European Union, India, and
                                                              Taiwan.
Di dalam negeri, tahun 2023 menjadi tahun penuh tantangan     Domestically, 2023 will be a year full of challenges for the
bagi perekonomian Indonesia. Namun, di tengah badai           Indonesian economy. However, amidst the global economic
ekonomi global dan inflasi yang tinggi, Indonesia masih       storm and high inflation, Indonesia is still showing resilience.
menunjukkan ketangguhan. Kapal ekonomi Indonesia              Indonesia’s economic ship continues to sail, even though it
terus melaju, meski diterpa gelombang ketidakpastian.         is hit by waves of uncertainty.

Pertumbuhan ekonomi melambat menjadi 5,05%, sedikit           Economic growth slowed to 5.05%, slightly lower than in
lebih rendah dari tahun 2022 yang mencapai 5,31%.             2022 which reached 5.31%. National economic growth
Pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang tahun 2023             throughout 2023 will be able to exceed several peer
mampu melampaui beberapa negara peers seperti                 countries such as Malaysia (3.77%) and South Korea
Malaysia (3,77%) dan Korea Selatan (1,36%), serta lebih       (1.36%), as well as being higher than the economic growth
tinggi dari pertumbuhan ekonomi negara G-20 seperti AS        of G-20 countries such as the US (2.5%), France (0.9%)
(2,5%), Perancis (0,9%) maupun Jerman yang mengalami          and Germany which experienced a contraction (-0.3%).
kontraksi (-0,3%).

Di tengah kondisi ketidakpastian global, industri perbankan   Amid conditions of global uncertainty, the Indonesian
Indonesia pada tahun 2023 tetap resilien dan berdaya          banking industry in 2023 will remain resilient and strongly
saing kuat didukung permodalan perbankan yang tetap           competitive, supported by banking capital that remains
solid dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) industri            solid with the banking industry’s Capital Adequacy Ratio
perbankan yang tinggi mencapai 27,69%. Kinerja                (CAR) reaching 27.69%. Intermediation performance in
intermediasi pada tahun 2023 tumbuh positif dengan kredit     2023 will grow positively with banking Loan reaching IDR
Page 122
             Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  120        Bank Sulselbar




perbankan mencapai Rp7.090 triliun, tumbuh sebesar         7,090 trillion, growing by 10.38% yoy, with the highest
10,38% yoy, dengan pertumbuhan tertinggi terjadi pada      growth occurring in working capital Loan and investment
kredit modal kerja dan kredit investasi masing-masing      Loans at 10.05% yoy and 12.26% yoy respectively.
sebesar 10,05% yoy dan 12,26% yoy.

Seiring pemulihan pertumbuhan perekonomian nasional,       As national economic growth recovers, the amount of
jumlah kredit restrukturisasi Covid-19 melanjutkan tren    COVID-19 restructuring Loans continues its downward
penurunan menjadi sebesar Rp265,8 triliun (Des 2022:       trend to IDR 265.8 trillion (Dec 2022: IDR 469.2 trillion).
Rp469,2 triliun). Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK)   Meanwhile, Third Party Funds (TPF ) in 2023 will reach
pada tahun 2023 mencapai Rp8.458 triliun, tumbuh           IDR 8,458 trillion, growing 3.73% yoy, mainly supported by
3,73% yoy, terutama didukung pertumbuhan giro yang         demand deposit growth which reached 4.57% yoy. Loan
mencapai 4,57% yoy. Kualitas kredit tetap terjaga dengan   quality is maintained with a gross non-performing loan
rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) gross    (NPL) ratio of 2.19%.
sebesar 2,19%.


Perekonomian dan Perbankan Sulselbar
South and West Sulawesi Economy and Banking

Sulawesi Selatan                                           South Sulawesi
Ekonomi Sulawesi Selatan (Sulsel) tercatat hanya           The economy of South Sulawesi (Sulsel) recorded growth
tumbuh 3,79% (yoy) pada Triwulan IV 2023, lebih rendah     of only 3.79% (yoy) in the fourth quarter of 2023, lower
dibandingkan Triwulan III 2023 yang tumbuh 4,05% (yoy).    than the third quarter of 2023 which grew 4.05% (yoy).
Dengan demikian pertumbuhan ekonomi Sulsel hanya           Thus, South Sulawesi’s economic growth will only grow
tumbuh 4,51% pada tahun 2023, lebih rendah dibandingkan    4.51% in 2023, lower than the previous year’s growth of
tahun sebelumnya yang tumbuh sebesar 5,09% (yoy).          5.09% (yoy). This slowdown was caused by the impact of
Perlambatan tersebut disebabkan oleh dampak El             El Nino which restrained the performance of LU Agriculture
Nino yang menahan kinerja LU Pertanian dan Industri        and Processing Industries. From the external side, the
Pengolahan. Dari sisi eksternal, perlambatan disebabkan    slowdown was caused by the economic activity of trading
oleh aktivitas ekonomi negara mitra dagang yang masih      partner countries which was still hampered.
tertahan.

Dari sisi pengeluaran, perlambatan pertumbuhan ekonomi     From the expenditure side, the slowdown in annual
secara tahunan pada Triwulan IV 2023 dipengaruhi oleh      economic growth in the fourth quarter of 2023 is influenced
kinerja ekspor dan impor yang menurun. Namun demikian,     by the declining performance of exports and imports.
penurunan pertumbuhan yang lebih dalam tertahan oleh       However, a deeper decline in growth was restrained by
peningkatan kinerja konsumsi swasta, pemerintah, dan       improvements in the performance of private consumption,
Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB).                      government, and Gross Fixed Capital Formation (PMTB).

Dari sisi penawaran, perlambatan ekonomi Sulawesi          From the supply side, the economic slowdown in South
Selatan Triwulan IV 2023 terutama bersumber dari           Sulawesi in the fourth quarter of 2023 mainly originates
kontraksi LU Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, LU       from the contraction of the Agriculture, Forestry, and
Industri Pengolahan, dan LU Perdagangan. Pada LU           Fisheries LU, the Processing Industry LU, and the Trade
Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, terjadinya fenomena    LU. In the Agriculture, Forestry, and Fisheries LU, the El
El Nino berdampak pada penurunan produksi komoditas        Nino phenomenon has an impact on decreasing production
padi dan rumput laut. Lebih lanjut, penurunan produksi     of rice and seaweed commodities. Furthermore, the decline
industri makanan dan industri logam dasar memengaruhi      in production in the food industry and basic metal industry
penurunan kinerja industri pengolahan. Namun demikian,     influenced the decline in the performance of the processing
pertumbuhan LU Pertambangan dan LU Konstruksi              industry. However, growth in Mining LU and Construction
menahan perlambatan ekonomi yang lebih dalam.              LU prevented a deeper economic slowdown.
Page 123
                                                                              Sustainability Report 2023
                                                                                       Bank Sulselbar
                                                                                                                    121




Kinerja stabilitas sistem keuangan Sulawesi Selatan sendiri   The stability of South Sulawesi’s financial system remains
tetap terjaga di tengah perlambatan laju pertumbuhan          maintained amidst the slowing rate of economic growth.
ekonomi. Penyaluran pinjaman ke sektor Rumah Tangga           Loan distribution to the household sector was recorded to
tercatat meningkat yang diikuti dengan peningkatan            increase, followed by an increase in corporate Lending.
penyaluran kredit korporasi. Di tengah perkembangan           Amid these developments, Loan quality as reflected in NPL
tersebut, kualitas kredit yang tercermin pada NPL masih       is still maintained below the 5% threshold.
terjaga di bawah ambang batas 5%.

Secara keseluruhan, kinerja perbankan mengalami               Overall, banking performance experienced a decline in the
penurunan pada triwulan laporan. ROA (Return on Asset) dan    reporting quarter. ROA (Return on Assets) and ROE (Return
ROE (Return on Equity) tercatat lebih rendah dibandingkan     on Equity) were recorded lower compared to reports in the
laporan pada triwulan sebelumya. Sejalan dengan itu,          previous quarter. In line with this, the operating expenses to
rasio beban operasional pendapatan operasional (BOPO)         operating income ratio (OEOI) was recorded to be higher
tercatat lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya yang   compared to the previous quarter, which was influenced by
dipengaruhi oleh peningkatan beban operasional yang jauh      an increase in operating expenses which was much greater
lebih besar daripada peningkatan pendapatan operasional.      than the increase in operating income.

Penyaluran kredit dari perbankan kepada UMKM                  Lending from banks to MSMEs experienced a decline in the
mengalami penurunan pada triwulan laporan. Meskipun           reporting quarter. However, the ratio of MSME Lending by
demikian, rasio penyaluran kredit UMKM oleh perbankan         banks in South Sulawesi has reached 35.53% of the total
di Sulawesi Selatan telah mencapai 35,53% terhadap total      Loan in the reporting quarter or has exceeded the target
kredit pada triwulan laporan atau telah melampaui target      proportion of bank Lending to MSMEs of 30% in 2023.
proporsi penyaluran kredit perbankan kepada UMKM              Furthermore, fintech financing has increased accompanied
sebesar 30% pada 2023. Lebih lanjut, pembiayaan fintech       by a declining risk of failure to complete payment obligations
meningkat yang diiringi dengan penurunan risiko kelalaian     compared to the previous period.
penyelesaian kewajiban bayar dibandingkan periode
sebelumnya.

Sulawesi Barat                                                West Sulawesi
Pada Triwulan IV 2023, pertumbuhan ekonomi Sulawesi           In the fourth quarter of 2023, West Sulawesi’s economic
Barat tercatat sebesar 4,44% (yoy), lebih rendah dari         growth was recorded at 4.44% (yoy), lower than the third
Triwulan III 2023 yang mampu tumbuh mencapai 6,91%            quarter of 2023 which was able to grow at 6.91% (yoy).
(yoy). Perlambatan kinerja dari komponen pengeluaran          The slowdown in the performance of the expenditure
disebabkan oleh penurunan pertumbuhan pada komponen           component was caused by a decline in growth in the Export
Ekspor dan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau          and Gross Fixed Capital Formation (PMTB) or Investment
Investasi. Penurunan kinerja Ekspor dipengaruhi oleh          components. The decline in export performance was
kecenderungan para eksportir untuk melakukan pengalihan       influenced by the tendency of exporters to divert from
dari pasar ekspor ke pasar domestik sekaligus merupakan       the export market to the domestic market and was also a
respon dari penurunan rerata harga global komoditas           response to the decline in the average global price of CPO
CPO pada triwulan laporan, sedangkan menurunnya               commodities in the reporting quarter, while the decline in
pertumbuhan investasi pada triwulan laporan secara umum       investment growth in the reporting quarter was generally
dipengaruhi oleh penurunan realisasi belanja modal di         influenced by the decline in capital expenditure realization
Sulawesi Barat.                                               in West Sulawesi.

Dari sisi usaha (LU), deselerasi pertumbuhan diakibatkan      From the business side (LU), the deceleration of growth
oleh perlambatan pertumbuhan pada LU Pertanian,               was caused by slowing growth in the Agriculture, Forestry,
Kehutanan, dan Perikanan serta LU Konstruksi.                 and Fisheries LU and the Construction LU. The decline
Penurunan pertumbuhan pada LU Pertanian, Kehutanan,           in growth in the Agriculture, Forestry, and Fisheries LU
dan Perikanan pada triwulan pelaporan dipengaruhi oleh        in the reporting quarter was influenced by the decline in
Page 124
              Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  122         Bank Sulselbar




menurunnya produksi padi akibat iklim cuaca El Nino yang       rice production due to the El Nino weather climate which
menyebabkan pergseran masa panen padi di Sulawesi              caused the rice harvest period in West Sulawesi to shift 1-3
Barat selama 1-3 bulan lebih lambat. Pada LU Konstruksi        months later. LU Construction experienced a slowdown in
mengalami perlambatan seiring dengan penurunan                 line with the decline in growth in the realization of Capital
pertumbuhan realisasi Belanja Modal pada APBD Provinsi         Expenditures in the West Sulawesi Province APBD.
Sulawesi Barat.

Dari perspektif regional Pulau Sulawesi, pertumbuhan           From a regional perspective on Sulawesi Island, West
ekonomi Sulawesi Barat tercatat menjadi yang kedua             Sulawesi’s economic growth was recorded as the second
terendah kedua jika dibandingkan dengan provinsi lainnya       lowest when compared to other provinces on Sulawesi
di Pulau Sulawesi. Terdapat 3 (tiga) provinsi di Pulau         Island. 3 (three) provinces on Sulawesi Island recorded
Sulawesi yang mencatatkan peningkatan pertumbuhan              an increase in economic growth in the fourth quarter of
ekonomi pada triwulan IV 2023, yakni Sulawesi Tengah,          2023, namely Central Sulawesi, Southeast Sulawesi, and
Sulawesi Tenggara, dan Gorontalo yang mana Provinsi            Gorontalo, where Central Sulawesi Province recorded
Sulawesi Tengah mencatatkan pertumbuhan ekonomi                the highest economic growth on Sulawesi Island, namely
tertinggi di Pulau Sulawesi, yakni sebesar 9,73% (yoy).        9.73% (yoy). On the other hand, there are also 3 (three)
Di sisi lain, terdapat juga 3 (tiga) provinsi yang mengalami   provinces experiencing slowing economic growth, namely
perlambatan pertumbuhan ekonomi, yaitu Sulawesi Utara,         North Sulawesi, West Sulawesi, and South Sulawesi where
Sulawesi Barat, dan Sulawesi Selatan di mana Sulawesi          South Sulawesi was recorded as having the smallest
Selatan tercatat memiliki pertumbuhan terkecil di Pulau        growth on Sulawesi Island, namely 3.79% (yoy).
Sulawesi, yakni sebesar 3,79% (yoy).

Dana simpanan perseorangan masih menjadi pembentuk             Individual savings funds are still the main form of banking
utama DPK Perbankan di Sulawesi Barat. Pada triwulan           deposits in West Sulawesi. In the fourth quarter of 2023,
IV 2023, pangsa DPK perseorangan perbankan di                  the share of individual banking deposits in West Sulawesi
Sulawesi Barat mencapai 87,69% dari total DPK yang ada         will reach 87.69% of the total deposits in West Sulawesi.
di Sulawesi Barat. Angka tersebut terpantau mengalami          This figure was observed to have increased compared to
peningkatan dibandingkan dengan Triwulan III 2023              the third quarter of 2023 which recorded a share of 81.47%.
yang mencatatkan pangsa sebesar 81,47%. Peningkatan            The increase in share was driven by a significant increase
pangsa tersebut didorong oleh adanya peningkatan               in one of the instruments that form individual TPF , namely
signifikan pada salah satu instrumen pembentuk DPK             personal savings. The increase in the growth of public
perseorangan, yakni tabungan perseorangan. Peningkatan         savings is driven by the increasing level of willingness to
pertumbuhan tabungan masyarakat didorong oleh faktor           buy in West Sulawesi in line with the price of FFB which is
semakin besarnya tingkat willingness to buy masyarakat         on an upward trend throughout the fourth quarter of 2023.
di Sulawesi Barat seiring dengan harga TBS yang berada
dalam tren peningkatan sepanjang Triwulan IV 2023.

Lalu, pertumbuhan kredit konsumsi rumah tangga tercatat        Then, household consumption Loan growth was recorded
tumbuh lebih baik pada Triwulan IV 2023 sebesar 17,00%         to grow better in the fourth quarter of 2023 at 17.00% (yoy),
(yoy), meningkat dari triwulan sebelumnya sebesar 2,07%        an increase from the previous quarter of 2.07% (yoy).
(yoy). Peningkatan tingkat pertumbuhan kredit konsumsi         This increase in the growth rate of consumption Loans
ini hampir terjadi pada semua jenis kredit, utamanya Kredit    occurred in almost all types of Loans, especially Apartment
Pemilikan Apartemen (KPA), Kredit Kendaraan Bermotor,          Ownership Loans (KPA), Motor Vehicle Loans, and
dan Kredit Multiguna. Secara umum, adanya peningkatan          Multipurpose Loans. In general, the increase in household
penyaluran kredit konsumsi rumah tangga pada periode           consumption Lending in the reporting period was driven
pelaporan didorong oleh faktor stabilnya harga barang          by stable prices of goods and services as reflected in the
dan jasa yang tercermin dari tingkat inflasi pada triwulan     inflation rate in the reporting quarter.
laporan.
Page 125
                                                                               Sustainability Report 2023
                                                                                        Bank Sulselbar
                                                                                                                     123




Kemudian, penyaluran kredit pada UMKM turut tumbuh             Then, Lending to MSMEs also increased in the fourth
meningkat pada triwulan IV 2023 yang tercatat sebesar          quarter of 2023 which was recorded at 12.76% (yoy) or
12,76% (yoy) atau meningkat dari triwulan III 2023 yang        an increase from the third quarter of 2023 which grew by
tumbuh sebesar 11,24% (yoy) sejalan dengan peningkatan         11.24% (yoy) in line with the increase in nominal Loan
nominal kredit yang disalurkan kepada pelaku industri mikro    distributed to micro industry players. and middle school in
dan menengah di Sulawesi Barat. Rasio kredit bermasalah        West Sulawesi. The ratio of non-performing loans or NPL
atau NPL kredit konsumsi berada di bawah batas 5%              for consumption Loans was below the 5% limit in the fourth
pada Triwulan IV 2023 yang sebesar 0,94% atau sedikit          quarter of 2023, which was 0.94%, or a slight decrease
mengalami penurunan dibandingkan Triwulan III 2023             compared to the third quarter of 2023 which was 1.03%. In
sebesar 1,03%. Sejalan dengan NPL kredit konsumsi, NPL         line with consumption Loan NPLs, corporate NPLs recorded
pada korporasi mencatatkan angka NPL sebesar 7,21%,            an NPL figure of 7.21%, or recorded lower than the previous
atau tercatat lebih rendah dibandingkan dengan triwulan        quarter which was 7.66% in line with the decline in NPLs in
sebelumnya yang sebesar 7,66% seiring penurunan NPL            all economic sectors in West Sulawesi.
pada semua sektor perekonomian di Sulawesi Barat.


Strategi dan Kebijakan Bank
Bank Strategy and Policy

Rencana Strategis sangat diperlukan sebagai acuan dalam        A Strategic Plan is very necessary as a reference in business
pengembangan bisnis untuk mendorong kinerja Perseroan          development to encourage the Company’s performance to
agar terus bertumbuh dan berkelanjutan. Bank Sulselbar         continue to grow and be sustainable. Bank Sulselbar has
telah menyusun Rencana Strategis dalam bentuk Rencana          prepared a Strategic Plan in the form of a Corporate Plan
Korporasi (corporate plan) dan Rencana Bisnis (business        and a Business Plan by the Company’s vision and mission.
plan) sesuai dengan visi dan misi Perseroan.

Rencana Korporasi disusun dalam bentuk Rencana                 The Corporate Plan is prepared in the form of a Long Term
Jangka Panjang (RJP) yang berisi perencanaan untuk             Plan (RJP) which contains planning for more than 5 years,
jangka waktu lebih dari 5 tahun, sementara Rencana Bisnis      while the Business Plan is prepared in the form of a Bank
disusun dalam bentuk Rencana Bisnis Bank (RBB) yang            Business Plan (RBB) which has a period of 3 years. Bank
berjangka waktu 3 tahun. Kegiatan usaha Bank Sulselbar         Sulselbar’s short-term business activities are targeted to
periode jangka pendek ditargetkan dilaksanakan dalam 1         be implemented in 1 (one) year, namely 2023, with the
(satu) tahun, yaitu tahun 2023, dengan tema “Tumbuh dan        theme “Growing and Competitive through Sharia First and
Berdaya Saing melalui Sharia First dan Digitalisasi”. Target   Digitalization”. Bank Sulselbar’s short-term target will focus
jangka pendek Bank Sulselbar akan fokus pada strategi          on strategies that encourage financial growth, and improve
yang mendorong pertumbuhan finansial, peningkatan              internal business processes, customers, and learning and
internal business process, customer, dan learning and          growth.
growth.

Kebijakan manajemen Bank Sulselbar tahun 2023                  Bank Sulselbar’s management policy for 2023 is formulated
dirumuskan berdasarkan rencana jangka panjang Bank             based on Bank Sulselbar’s long-term plan (Corporate Plan)
Sulselbar (Corporate Plan) 2021-2025 adalah sebagai            2021-2025 and is as follows:
berikut:
1. Setting Foundation to Growth (2023)                         1. Setting Foundation to Growth (2023)
    Pada tahun 2023, Bank Sulselbar akan melaksanakan             In 2023, Bank Sulselbar will carry out the conversion to
    konversi menjadi Bank Umum Syariah. Sehingga pada             become a Sharia Commercial Bank. So that in this year
    tahun tersebut kebijakan manajemen akan berfokus              management policy will focus on ensuring the Bank’s
    pada memastikan kesiapan Bank dari berbagai                   readiness in various business aspects so that in the
    aspek bisnis agar kedepannya mampu menjalankan                future it will be able to carry out business operations
    operasional bisnis secara efektif dan efisien, serta          effectively and efficiently, and be able to encourage
    mampu mendorong pertumbuhan.                                  growth.
Page 126
               Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  124          Bank Sulselbar




2. Bounce Back (2024)                                               2. Bounce Back (2024)
   Setelah di tahun sebelumya menetapkan fondasi                       After setting the foundation for sharia banking in the
   sebagai perbankan syariah, di tahun 2024 kebijakan                  previous year, in 2024 Bank Sulselbar’s management
   manajemen Bank Sulselbar akan berfokus untuk                        policy will focus on ensuring business activities return
   memastikan aktivitas bisnis kembali berjalan normal.                to normal. So that Bank Sulselbar’s performance can
   Sehingga performa Bank Sulselbar dapat kembali ke                   return to its initial condition, namely the condition in
   kondisi awal yaitu kondisi pada tahun 2022.                         2022.
3. Back on Track (2025)                                             3. Back on Track (2025)
   Pada tahun 2025, kebijakan manajemen akan berfokus                  In 2025, management policy will focus on encouraging
   pada mendorong pertumbuhan Bank Sulselbar sebagai                   the growth of Bank Sulselbar as a Sharia Commercial
   Bank Umum Syariah. Di mana konversi bukanlah                        Bank. Where conversion is not an obstacle, but an
   menjadi hambatan, namun menjadi akselerasi                          acceleration of growth for Bank Sulselbar in the future
   pertumbuhan bagi Bank Sulselbar ke depannya dengan                  by serving segments that have not been served by
   melayani segmen yang belum terlayani perbankan                      conventional banking.
   konvensional.

[GRI 201; 201-1] [6.b.1.; 6.b.2.] [F.2.; F.3.]

Kinerja Bank Sulselbar 2023
Bank Sulselbar Performance 2023

Situasi ekonomi yang melambat menjadi salah satu faktor             The slowing economic situation is one of the factors
yang memengaruhi kinerja Bank Sulselbar sepanjang tahun             influencing Bank Sulselbar’s performance throughout 2023.
2023. Namun, sebagian besar indikator-indikator keuangan            However, most of Bank Sulselbar’s main financial indicators
utama Bank Sulselbar berhasil mencatat pertumbuhan                  managed to record positive growth and even exceeded the
positif bahkan melampaui target Rencana Bisnis Bank                 Bank Business Plan (RBB) targets set.
(RBB) yang ditetapkan.

Perbandingan Target dan Realisasi Kinerja Bank                      Comparison of Target and Actual Performance of Bank
Sulselbar (Rp juta)                                                 Sulselbar (Rp million)

                                          Penyaluran Kredit dan      Pendapatan Bunga dan
              Penghimpunan DPK                                                                    Laba Sebelum Pajak
                                              Pembiayaan                   Syariah
  Tahun                                                                                                                    Year
             Target       Realisasi       Target       Realisasi      Target       Realisasi      Target     Realisasi

  2023     21.730.672     20.561.706    24.005.600    22.403.127     2.651.417     2.555.661     860.780      867.487      2023
2022      20.695.877    19.548.431     22.862.476    21.803.473    2.660.000     2.550.080     868.524     881.656       2022
2021      17.993.356    18.624.026     21.232.298    21.267.420    2.627.727     2.499.511     850.517     854.201       2021


Total penghimpunan DPK di tahun 2023 tercatat sebesar               Total TPF collection in 2023 was recorded at IDR 20.562
Rp20,562 triliun, meningkat 5,18% dari total penghimpunan           trillion, an increase of 5.18% from the total TPF collection in
DPK tahun 2022 yang sebesar Rp19,548 triliun, juga                  2022 which amounted to IDR 19.548 trillion, also reaching
mencapai 94,62% dari target yang ditetapkan dalam RBB               94.62% of the target set in the RBB, namely IDR 21.731
yakni Rp21,731 triliun. Kredit dan pembiayaan syariah               trillion. Sharia Loan and financing distributed by Bank
yang disalurkan Bank Sulselbar sepanjang tahun 2023                 Sulselbar throughout 2023 also increased by 2.75% to IDR
juga meningkat 2,75% menjadi Rp22,403 triliun dari                  22.403 trillion from distribution in 2022 which amounted to
penyaluran tahun 2022 yang sebesar Rp21,804 triliun,                IDR 21.804 trillion, with an achievement of RBB of 93.32%
dengan pencapaian terhadap RBB sebesar 93,32% dari                  of the target of IDR 24.005 trillion.
target Rp24,005 triliun.
Page 127
                                                                             Sustainability Report 2023
                                                                                      Bank Sulselbar
                                                                                                                  125




Kenaikan penyaluran kredit dan pembiayaan Bank               The increase in Lending and financing of Bank Sulselbar
Sulselbar sepanjang 2023 berdampak pada pendapatan           throughout 2023 had an impact on interest and sharia
bunga dan syariah yang tumbuh 0,22% menjadi Rp2,556          income which grew 0.22% to IDR 2.556 trillion from IDR
triliun dari Rp2,550 triliun di tahun 2022 dan berhasil      2.550 trillion in 2022 and succeeded in achieving 96.39%
mencapai 96,39% target yang ditetapkan sebesar Rp2,651       of the target set at IDR 2.651 trillion. Meanwhile, Bank
triliun. Sementara, Laba Sebelum Pajak Bank Sulselbar di     Sulselbar’s Profit Before Tax in 2023 was recorded at IDR
tahun 2023 tercatat sebesar Rp867,487 miliar, turun 1,61%    867,487 billion, down 1.61% from 2022 which amounted to
dari tahun 2022 yang sebesar Rp881,656 miliar, namun         IDR 881,656 billion, however, the realization in 2023 was
realisasi di tahun 2023 mampu melebihi target RBB yang       able to exceed the RBB target set at IDR 860,780 billion
ditetapkan sebesar Rp860,780 miliar dengan realisasi         with realization 100.78%.
100,78%.

Rasio Keuangan                                               Financial Ratios
Pelemahan pertumbuhan ekonomi regional di Sulawesi           Weakening regional economic growth in South Sulawesi
Selatan dan Sulawesi Barat, berdampak pada kinerja           and West Sulawesi has had an impact on Bank Sulselbar’s
intermediasi Bank Sulselbar sepanjang tahun 2023 yang        intermediation performance throughout 2023, which has
mengalami penurunan. Namun dilihat dari profitabilitas dan   decreased. However, in terms of profitability and efficiency,
efisiensi Bank masih cukup baik karena mampu bertumbuh       the Bank is still quite good because it can grow compared
dibandingkan tahun 2022 dan sebagian indikator mampu         to 2022 and some indicators can exceed the targets set in
melebihi target yang ditetapkan dalam RBB.                   the RBB.

Aset Bank Sulselbar di tahun 2023 mampu tumbuh 3,87%         Bank Sulselbar’s assets in 2023 will be able to grow 3.87%
menjadi Rp30,780 triliun dari tahun 2022 sebesar Rp29,653    to IDR 30,780 trillion from IDR 29,653 trillion in 2022, even
triliun, meski hanya tercapai 96,88% dari target RBB 2023    though it has only achieved 96.88% of the 2023 RBB
yang sebesar 31,791 triliun. Begitu pun laba bersih tahun    target of 31,791 trillion. Likewise, net profit in 2023 was
2023 yang mampu bertumbuh 2,02% menjadi Rp666,905            able to grow 2.02% to IDR 666,905 billion from 2022 which
miliar dari tahun 2022 yang sebesar Rp653,724 miliar         amounted to IDR 653,724 billion with an achievement of the
dengan pencapaian terhadap target sebesar 75,08% dari        target of 75.08% of the value of IDR 883,310 billion. The
nilai Rp883,310 miliar. Rasio kecukupan modal (Capital       Bank’s Capital Adequacy Ratio (CAR) recorded growth and
Adequacy Ratio/CAR) Bank mencatat pertumbuhan dan            succeeded in reaching the level of 28.61% in 2022 which
berhasil mencapai level 28,61% dari tahun 2022 yang          was 27.54%. CAR realization in 2023 was also achieved at
sebesar 27,54%. Realisasi CAR 2023 juga tercapai             114.99% of the target of 24.88%.
114,99% dari target 24,88%.

Tingkat Pengembalian Aset (Return on Asset/ROA)              The Return on Assets (ROA) in 2023 was 2.91%, down
tahun 2023 sebesar 2,91%, turun tipis dari tahun 2022        slightly from 2022 which was 2.95%, but achieved above the
yang sebesar 2,95%, namun tercapai di atas target yang       target set in the 2023 RBB, namely 2.76%. Meanwhile, the
ditetapkan di RBB 2023 yakni sebesar 2,76%. Sementara,       Return on Equity (ROE) was achieved at 15.44%, although
Tingkat Pengembalian Modal (Return on Equity/ROE)            it is down from 15.72% in 2022, it exceeds the target set at
tercapai 15,44%, meski turun dari tahun 2022 yang sebesar    14.00%. Net Interest Margin (NIM) was recorded at 6.06%,
15,72% tapi melebihi target yang ditetapkan sebesar          down from the 2022 achievement of 6.65%, but in line with
14,00%. Marjin Bunga Bersih (Net Interest Margin/NIM)        the target set at 6.06%.
tercatat sebesar 6,06%, turun dari pencapaian tahun 2022
yang sebesar 6,65%, namun sesuai dengan target yang
ditetapkan yakni sebesar 6,06%.

Dari sisi risiko, Rasio Kredit Bermasalah (Non Performing    In terms of risk, the gross Non-Performing Loan (NPL)
Loan/NPL) gross dan NPL nett masing-masing meningkat         and net NPL ratios increased respectively from last year to
dari tahun lalu menjadi sebesar 2,16% (2022: 1,23%)          2.16% (2022: 1.23%) and 0.74% (2022: 0.19 %). These two
Page 128
                 Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  126            Bank Sulselbar




dan 0,74% (2022: 0,19%). Kedua indikator ini juga belum                    indicators have also not succeeded in reaching the target
berhasil mencapai level yang ditargetkan yakni sebesar                     levels, namely 1.50% and 0.18%. Meanwhile, the level of
1,50% dan 0,18%. Sementara, tingkat penyaluran dana                        Financing (Loan to Deposit Ratio/LDR) reached 111.24%,
(Loan to Deposit Ratio/LDR) tercapai 111,24%, turun tipis                  down slightly from 2022 which was 111.54% and below the
dari tahun 2022 yang sebesar 111,54% dan di bawah target                   target of 111.48%.
111,48%.

Perbandingan Rencana Bisnis Bank (RBB)                                     Comparison of Bank Business Plans (RBB) with 2022
dengan Realisasi Tahun 2022 (dalam Rp juta)                                Realization (in Rp million)


                                                                                                                 Pencapaian
       Uraian         Realisasi 2021   Target RBB 2022    Realisasi 2022     Target RBB 2023    Realisasi 2023                Description
                                                                                                                  RBB 2023
Aset                      27.784.973         30.277.022        29.653.314          31.790.880       30.799.458    96,88%             Asset
Laba Bersih                  651.826            617.047           653.724             888.310          666.905    75,08%          Net profit
Kredit          dan       21.267.420         22.862.476        21.803.473          24.005.600       22.403.127    93,32%         Credit and
Pembiayaan                                                                                                                       Financing
DPK                       18.624.026         20.695.877        19.548.431          21.730.672       20.561.706    94,62%               TPF
CAR                          21,30%             25,08%            27,54%              24,88%           28,61%     114,99%             CAR
ROA                           3,09%              2,88%             2,95%                2,76%            2,91%    105,43%             ROA
ROE                          17,47%             18,10%            15,72%              14,00%           15,44%     110,29%             ROE
NIM                           6,66%              6,60%             6,65%                6,06%            6,06%    100,00%              NIM
BOPO                         70,97%             74,17%            74,73%              73,91%           71.40%                       BOPO
NPL Gross                     0,92%              1,75%             1,23%                1,50%            2,16%                  NPL Gross
NPL Nett                      0,02%              0,96%             0,19%                0,18%            0,74%                    NPL Nett
LDR                         114,19%            110,47%           111,54%              111,48%          111,24%                         LDR


[GRI 201; 201-1] [6.b.1.; 6.b.2.] [F.2.; F.3.]

Distribusi Nilai Ekonomi
Distribution of Economic Value

Kontribusi Bank Sulselbar untuk Pemerintah, masyarakat,                    Bank Sulselbar’s contribution to the Government, society,
dan negara diwujudkan dalam bentuk kontribusi finansial                    and the country is realized in the form of financial
baik secara langsung maupun tidak langsung. Kontribusi                     contributions both directly and indirectly. Direct contributions
secara langsung dilakukan melalui pembayaran dividen                       are made through dividend payments to shareholders and
kepada pemegang saham dan pembayaran pajak kepada                          tax payments to the Government. Meanwhile, indirect
Pemerintah. Sementara kontribusi tidak langsung dilakukan                  contributions are made by empowering community groups
dengan melakukan pemberdayaan terhadap kelompok                            around the Bank’s operational locations and channeling
masyarakat sekitar lokasi operasional Bank dan penyaluran                  financing to sustainable productive sectors such as the
pembiayaan ke sektor-sektor produktif berkelanjutan                        MSME sector. Bank Sulselbar ensures that all obligations to
seperti sektor UMKM. Bank Sulselbar memastikan seluruh                     shareholders, the Government, and contributions to society
kewajiban kepada pemegang saham, Pemerintah, dan                           in the form of Corporate Social Responsibility (CSR) have
kontribusi kepada masyarakat berupa Tanggung Jawab                         been carried out with full responsibility.
Sosial Kemasyarakatan (Corporate Sosial Responsibility/
CSR) telah dilakukan dengan penuh tanggung jawab.
Page 129
                                                                            Sustainability Report 2023
                                                                                     Bank Sulselbar
                                                                                                                 127




[GRI 201-1] [6.b.2.] [F.3.]

Penyaluran Kredit Berkelanjutan
Sustainable Lending

Bank Sulselbar adalah Lembaga Jasa Keuangan (LJK)            Bank Sulselbar is a Financial Services Institution (LJK)
yang memiliki peran penting dalam perekonomian dan           that has an important role in the economy and achieving
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)            the Sustainable Development Goals (TPB) by taking a role
dengan mengambil peran dalam penyaluran kredit/              in sustainable Lending/Financing distribution. In carrying
pembiayaan yang berkelanjutan. Dalam menjalankan             out responsible business practices, the Bank strives to
praktik bisnis yang bertanggung jawab, Bank berupaya         channel Lending/Financing that does not damage or hurt
menyalurkan kredit/pembiayaan yang tidak merusak atau        the environment.
berdampak negatif terhadap lingkungan.

Bank berpatokan pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun            The Bank is based on Law Number 32 of 2009 concerning
2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan         Environmental Protection and Management, Minister of
Hidup, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun      the Environment Regulation Number 5 of 2012 concerning
2012 tentang Jenis Rencana Usaha dan/atau Kegiatan           Types of Business Plans and/or Activities that Must Have
yang Wajib Memiliki Analisis Dampak Llingkungan Hidup        an Environmental Impact Analysis (AMDAL), and OJK
(AMDAL) dan Peraturan OJK Nomor 51/POJK.03/2017              Regulation Number 51/POJK .03/2017 concerning the
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi                Implementation of Sustainable Finance for Financial
Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik.        Services Institutions, Issuers and Public Companies. The
Bank menyusun Daftar Pengecualian (Exclusion List)           Bank prepares an Exclusion List in the Bank’s Lending/
dalam kebijakan kredit/pembiayaan Bank untuk aktivitas/      Financing policy for activities/industries/businesses that
industri/bisnis yang tidak diperbolahkan diberi pembiayaan   are not permitted to be funded based on their impact on the
berdasarkan dampaknya terhadap lingkungan.                   environment.

Terkait pertumbuhan berkelanjutan, Bank Sulselbar            Regarding sustainable growth, Bank Sulselbar has targets
memiliki target untuk tahun 2023 yang ditetapkan dalam       for 2023 set out in the Bank’s RBB, namely:
RBB Bank, yaitu:
1. 1% -1,5% portofolio hijau dari total kredit               1. 1% -1.5% green portfolio of total Loan
2. Penyertaan kepada Jamkrida                                2. Participation in Jamkrida
3. Inklusi keuangan untuk mendorong UMKM                     3. Financial inclusion to encourage MSMEs

Bank Sulselbar juga menjalankan beberapa langkah             Bank Sulselbar is also implementing several strategic steps
strategi untuk mendorong penyaluran kredit/pembiayaan        to encourage sustainable Lending/Financing distribution,
berkelanjutan, yakni:                                        namely:
a. Sosialisasi BUMDES                                        a. BUMDES socialization
b. Sosialisasi pembiayaan kepada petani pisang potensial     b. Socialization of financing to potential banana farmers in
    di Kabupaten Gowa                                           Gowa Regency
c. Penyaluran Kredit KUR budi daya Pisang Cavendhis di       c. Distribution of KUR Loan for Cavendish Banana
    Kabupaten Bone                                              cultivation in Bone Regency

Berikut beberapa pencapaian penyaluran dana/kredit           The following are several achievements in sustainable
berkelanjutan oleh Bank Sulselbar pada tahun 2023:           funding/Lending by Bank Sulselbar in 2023:
1. Total Penyaluran Dana untuk Kegiatan Usaha                1. Total Financing for Sustainable Business Activities
   Berkelanjutan
   Total Penyaluran Dana untuk kegiatan usaha                   The total Financing for sustainable business activities
   berkelanjutan tercapai dengan nominal Rp3,05 triliun         reached a nominal value of IDR 3.05 trillion with a total
Page 130
               Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
     128       Bank Sulselbar




     dengan jumlah rekening terkait sebanyak 15.988              of 15,988 related accounts. The percentage of total
     rekening. Persentase total kredit/pembiayaan kegiatan       Lending/Financing for sustainable business activities to
     usaha berkelanjutan terhadap total kredit/pembiayaan        total bank Lending/Financing in 2023 will reach 14.54%.
     Bank di tahun 2023 mencapai 14,54%.
2.   Kredit ke BUMDES yang telah Bekerja Sama                 2. Loan to BUMDES who have collaborated
     Bank Sulselbar sebagai Bank Pembangunan Daerah              Bank Sulselbar as a Regional Development Bank (BPD)
     (BPD) selama ini dikenal sebagai agent of development       has long been known as an agent of development to
     untuk mendukung pembangunan di wilayah Sulselbar.           support development in the Sulselbar region. The Bank
     Bank telah menyalurkan KUR Mikro, KUR Kecil, dan            has distributed Micro KUR, Small KUR, and Super
     KUR Super Mikro untuk 12 BUMDES yang sampai                 Micro KUR to 12 BUMDES, the total outstanding of
     Desember 2023 total outstanding-nya mencapai Rp694          which until December 2023 reached IDR 694 million
     juta dengan plafon Rp1,378 miliar (sebagian besar           with a ceiling of IDR 1.378 billion (most of which have
     telah selesai/lunas di Bulan Agustus 2023).                 been completed/paid off in August 2023).
3.   Pinjaman kemitraan & bantuan hibah pembinaan             3. Partnership loans & coaching grants related
     terkait pelibatan dan pemberdayaan ekonomi                  to community economic involvement and
     masyarakat                                                  empowerment
     Bank Sulselbar telah menyalurkan Kredit PUR                 Bank Sulselbar has distributed a PUR Partnership Loan
     Kemitraan dengan total plafon Rp13.651 miliar dan Baki      with a total ceiling of IDR 13,651 billion and a Debit
     Debet Rp8.729 miliar.                                       Balance of IDR 8,729 billion.
4.   Kredit untuk Kegiatan Usaha Efisiensi Energi             4. Loan for Energy Efficiency Business Activities
     Bank Sulselbar menyalurkan kredit untuk kegiatan            Bank Sulselbar distributed a Loan for sustainable
     usaha berkelanjutan yang terkait efisiensi energi           business activities related to energy efficiency with
     dengan nilai USD14,66 juta (eq. Rp220 miliar, asumsi        a value of USD 14.66 million (eq. IDR 220 billion,
     kurs Rp15 ribu/USD).                                        assuming an exchange rate of IDR 15 thousand/USD).
5.   Kredit untuk Kegiatan Pengolahan Air dan Limbah          5. Loan for Water and Waste Treatment Activities
     Bank Sulselbar menyalurkan kredit untuk kegiatan            Bank Sulselbar distributed a Loan for sustainable
     usaha berkelanjutan yang terkait pengelolaan air dan        business activities related to sustainable water and
     limbah yang berkelanjutan dengan nilai Rp250 miliar.        waste management with a value of IDR 250 billion.
6.   Kredit untuk UMKM                                        6. Loan for MSMEs
     Bank Sulselbar menyalurkan kredit untuk kegiatan            Bank Sulselbar distributed a Loan for sustainable
     usaha berkelanjutan yang terkait kegiatan UMKM              business activities related to MSME activities with a
     dengan nilai Rp2.580.808 juta.                              value of IDR 2,580,808 million.


Penyaluran Kredit Berdasarkan Sektor Ekonomi
Lending Based on the Economic Sector

Portofolio Pinjaman Berdasarkan Sektor                        Loan Portfolio Based on Economic Sector
Ekonomi
Sepanjang tahun 2023, portofolio pinjaman Bank Sulselbar      Throughout 2023, Bank Sulselbar’s loan portfolio based on
berdasarkan sektor ekonomi masih didominasi oleh sektor       the economic sector is still dominated by the Household
Rumah Tangga yang mengambil porsi 79,19% dari total           sector which takes up 79.19% of the total portfolio or worth
portofolio atau senilai Rp17,742 triliun. Sektor Konstruksi   Rp. 17,742 trillion. The Construction sector is in second
menempati posisi kedua dengan porsi 6,28% dari total          place with a portion of 6.28% of total loans or IDR 1.407
pinjaman atau sebesar Rp1,407 triliun. Disusul Sektor         trillion. Followed by the Wholesale and Retail Trade Sector
Perdagangan Besar dan Eceran yang mengambil porsi             which took a share of 4.62% or IDR 1.036 trillion.
4,62% atau sebesar Rp1,036 triliun.

Jika melihat dari pertumbuhan, Sektor Pertambangan dan        If we look at growth, the Mining and Quarrying Sector grew
Penggalian tumbuh paling tinggi yakni sebesar 282,20%         the highest, namely by 282.20% to IDR 375.249 billion
Page 131
                                                                                          Sustainability Report 2023
                                                                                                   Bank Sulselbar
                                                                                                                                       129




menjadi Rp375,249 miliar dari tahun 2022 yang sebesar                      from 2022 which amounted to IDR 98.311 billion. The
Rp98,311 miliar. Sektor dengan pertumbuhan tertinggi                       sector with the second highest growth was the Financial
kedua adalah Sektor Aktivitas Keuangan dan Asuransi                        Activities and Insurance Sector which grew 33.21% to IDR
yang tumbuh 33,21% menjadi Rp281,581 miliar dari                           281.581 billion from 2022 which was IDR 211.375 billion.
tahun 2022 yang sebesar Rp211,375 miliar. Selanjutnya,                     Furthermore, the sector with the third highest growth is the
sektor dengan pertumbuhan tertinggi ketiga adalah Sektor                   Arts, Entertainment, and Recreation Sector which grew
Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi yang tumbuh 12,76%                         12.76% to IDR 8,303 billion from IDR 7,364 billion in 2022.
menjadi Rp8,303 miliar dari Rp7,364 miliar di tahun 2022.


                      Tabel Kredit dan Pembiayaan Syariah yang Diberikan Berdasarkan Sektor Ekonomi 2022 – 2023 (Rp Juta)

             Keterangan                     2023            2022               +/-          %        Proporsi               Remark

Rumah Tangga                               17.741.755       17.111.633      630.122       3,68%       79,19%                        Household

Konstruksi                                  1.407.020        1.476.658      (69.638)     (4,72%)       6,28%                      Construction

Perdagangan Besar dan Eceran                1.036.059        1.283.896      (247.837)    (19,30%)      4,62%      Wholesale and Retail Trade
                                                                                                                  Provision of accommodation
Penyediaan    Akomodasi             dan
                                              107.929          108.690        (760)      (0,70%)       0,48%         and provision of food and
Penyediaan Makan Minum
                                                                                                                                          drink
                                                                                                                     Agriculture, Hunting, and
Pertanian, Perburuan, dan Kehutanan           507.629          505.479       2.150        0,43%        2,27%
                                                                                                                                      Forestry
Industri Pengolahan                           537.490          541.453       (3.963)     (0,73%)       2,40%                Processing industry
                                                                                                                          Real estate, Rental
Real estate, Usaha Persewaan, dan
                                              172.966          175.686       (2.720)     (1,55%)       0,77%         Businesses, and Service
Perusahaan Jasa
                                                                                                                                 Companies
Pertambangan dan Penggalian                   375.749           98.311      277.438      282,20%       1,68%            Mining and excavation
                                                                                                                      Financial and Insurance
Aktivitas Keuangan dan Asuransi               281.581          211.375       70.206      33,21%        1,26%
                                                                                                                                     Activities
Aktivitas Kesehatan Manusia dan                                                                                   Human Health Activities and
                                               91.084          101.573      (10.489)     (10,33%)      0,41%
Aktivitas Sosial                                                                                                            Social Activities
Aktivitas Jasa Lainnya                         39.865           40.751        (886)      (2,17%)       0,18%           Other Service Activities
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna                                                                                Rental and Leasing Activities
Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan,                                                                                       Without Option Rights,
                                               27.192           39.488      (12.296)     (31,14%)      0,12%
Agen Perjalanan, dan Penunjang                                                                                   Employment, Travel Agents,
Usaha Lainnya                                                                                                    and Other Business Support
Pendidikan                                     24.883           31.685       (6.802)     (21,47%)      0,11%                         Education
                                                                                                                            Transportation and
Pengangkutan dan Pergudangan                   15.644           20.185       (4.541)     (22,50%)      0,07%
                                                                                                                                 Warehousing
Aktivitas Rumah       Tangga   sebagai                                                                                 Household Activities as
                                               10.391           13.037       (2.646)     (20,29%)      0,05%
Pemberi Kerja                                                                                                                     Employers
                                                                                                                      Arts, Entertainment and
Kesenian, Hiburan dan Rekreasi                     8.303           7.364      939        12,76%        0,04%
                                                                                                                                   Recreation
                                                                                                                  Government Administration,
Administrasi         Pemerintahan,
                                                   8.006        22.000      (13.994)     (63,61%)      0,04%        Defense, and Mandatory
Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib
                                                                                                                             Social Security
                                                                                                                         Water management,
Pengelolaan air, pengelolaan air                                                                                    wastewater management,
limbah, pengelolaan dan daur ulang                 3.541           6.590     (3.049)     (46,26%)      0,02%         waste management, and
sampah dan aktivitas remidiasi                                                                                      recycling and remediation
                                                                                                                                     activities
                                                                                                                               Information and
Informasi dan Komunikasi                           2.612           2.404      208         8,64%        0,01%
                                                                                                                               Communication
                                                                                                                   Professional, scientific, and
Aktifitas profesional, ilmiah dan teknis           2.378           4.213     (1.835)     (43,55%)      0,01%
                                                                                                                            technical activities
                                                                                                                    Procurement of electricity,
Pengadaan listrik, gas, uap/ air panas
                                                   1.050           1.002       48         4,79%        0,00%        gas, steam/hot water and
dan udara dingin
                                                                                                                                      cold air
Jumlah                                     22.403.128       21.803.473      599.655       2,75%      100,00%                              Total

CKPN                                          433.244          375.338       57.906      15,43%                                          CKPN

Jumlah Bersih                              21.969.884       21.428.136      541.748       2,53%                                      Net Total
Page 132
                   Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  130              Bank Sulselbar




Portofolio Berdasarkan Jenis Kredit
Lending Based on Portfolio

Berdasarkan jenis kredit, portofolio pinjaman terbesar yang          Based on Loan type, the largest loan portfolio disbursed
disalurkan Bank Sulselbar sepanjang tahun 2023 adalah                by Bank Sulselbar throughout 2023 is Other General Loan
Kredit Umum Lainnya dengan porsi mencapai 77,99% atau                with a portion reaching 77.99% or IDR 16.052 trillion. This
sebesar Rp16,052 triliun. Angka ini juga naik 2,88% dari             figure also increased by 2.88% from 2022 which amounted
tahun 2022 yang sebesar Rp15,603 triliun.                            to IDR 15.603 trillion.

Posisi kedua ditempati Kredit Investasi dengan porsi                 The second position is occupied by Investment Loan with
10,87% atau sebesar Rp2,237 triliun, dan turun 2,07%                 a portion of 10.87% or IDR 2.237 trillion, down 2.07% from
dari tahun 2022 yang sebesar Rp2,284triliun. Selanjutnya             2022 which amounted to IDR 2.284 trillion. Next is the
adalah Kredit Modal Kerja dengan porsi 9,38% atau senilai            Working Capital Loan with a portion of 9.38% or worth IDR
Rp1,931 triliun, turun 0,22% dari tahun 2022 yang sebesar            1.931 trillion, down 0.22% from 2022 which amounted to
Rp1,935 triliun.                                                     IDR 1.935 trillion.

Kredit Perumahan Rakyat berada di posisi keempat dengan              Public Housing Loan is in fourth position with a portion of
porsi 3,68% dengan senilai Rp757,844 miliar. Meski                   3.68% with a value of IDR 757.844 billion. Even though the
porsinya paling kecil, pertumbuhan nilai untuk penyaluran            portion is the smallest, the growth in value for the distribution
Kredit Perumahan Rakyat naik paling tinggi sebesar                   of Public Housing Loan increased the highest by 13.86%
13,86% dari tahun 2022 yang sebesar Rp665,565 miliar.                from 2022 which amounted to IDR 665.565 billion.

                                                   Tabel Penyaluran Kredit (Rp Juta)

            Jenis Pinjaman           2023                  2022              Growth %        Proporsi %            Loan Type
Kredit Investasi                       2.236.902              2.284.202        (2,07%)         10,87%                 Investment Loan
Kredit Modal Kerja                     1.930.900              1.935.118        (0,22%)          9,38%             Working capital Loan
Kredit Perumahan Rakyat                 757.844                 665.565        13,86%           3,68%              Public Housing Loan
Kredit Umum Lainnya                   16.051.825             15.603.221        2,88%           77,99%             Other General Credit
Sub Total                             20.977.471             20.488.106        2,39%           101,92%                       Sub-Total
Penyisihan Kerugian                     395.866                 347.259        14,00%           1,92%                  Loss Allowance
Jumlah Bersih                         20.581.605             20.140.847        2,19%           100,00%                         Net Total



Penyaluran Kredit Berdasarkan Wilayah
Lending Based on Region

Bank Sulselbar memiliki wilayah operasional di beberapa              Bank Sulselbar has operational areas in several regions,
daerah, yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan DKI              namely South Sulawesi, West Sulawesi, and DKI Jakarta.
Jakarta. Sepanjang tahun 2023, penyaluran pinjaman                   Throughout 2023, the largest loan distribution will be to the
terbesar adalah ke wilayah Sulawesi Selatan dengan                   South Sulawesi region with a percentage of 77.05% with a
persentase sebesar 77,05% dengan total nilai penyaluran              total distribution value of IDR 16.163 trillion. The value of
sebesar Rp16,163 triliun. Nilai penyaluran kredit ini                this Lending increased from 2022 which amounted to IDR
meningkat dari tahun 2022 yang sebesar Rp15,799 triliun.             15,799 trillion.

Penyaluran kredit ke Sulawesi Barat berada di posisi kedua           Lending to West Sulawesi is in the second largest position
terbesar dengan persentase 16,96% atau senilai Rp3,557               with a percentage of 16.96% or IDR 3.557 trillion, an
triliun, meningkat dari tahun 2022 sebesar Rp3,483 triliun.          increase from IDR 3.483 trillion in 2022. Meanwhile, for DKI
Sedangkan untuk DKI Jakarta persentase penyaluran                    Jakarta, the distribution percentage was 5.99% with a value
adalah sebesar 5,99% dengan nilai Rp1,257 triliun,                   of IDR 1.257 trillion, an increase from 2022 which was IDR
meningkat dari tahun 2022 yang sebesar Rp1,207 triliun.              1.207 trillion.
Page 133
                                                                                 Sustainability Report 2023
                                                                                          Bank Sulselbar
                                                                                                                        131




                          2023 (Rp juta)               2022 (Rp juta)                        2021 (Rp juta)
         Wilayah                                                                                                       Region
                       Nilai         Persentase     Nilai         Persentase         Nilai              Persentase
Sulsel               16.163.317        77,05%       15.798.897          77,11%       15.346.828           76,66%     South Sulawesi
Sulbar               3.557.411         16,96%        3.482.634          17,00%        3.425.800           17,11%     West Sulawesi
Jakarta              1.256.590         5,99%         1.206.575          5,89%         1.245.633           6,22%             Jakarta
Jumlah               20.977.317       100,00%       20.488.106           100%        20.018.262               100%              Total


[201-1]

Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan
Didistribusikan
Direct Economic Value Generated and Distributed

Pada tahun 2023, Bank Sulselbar mencatatkan nilai                In 2023, Bank Sulselbar recorded a direct economic value
ekonomi langsung yang dihasilkan sebesar Rp2,864 triiun,         generated of IDR 2,864 trillion, an increase of 1.37% from
naik 1,37% dari nilai ekonomi langsung yang tercatat pada        the direct economic value recorded in that year of IDR 2,825
tahun yang sebesar Rp2,825 triliun. Kenaikan nilai ekonomi       trillion. The resulting increase in direct economic value was
langsung yang dihasilkan ini dikontribusi oleh kenaikan          contributed by an increase in Interest and Sharia Income of
pada Pendapatan Bunga dan Syariah sebesar 0,22%                  0.22% to IDR 2.556 trillion from 2022 which amounted to
menjadi Rp2,556 triliun dari tahun 2022 yang sebesar             IDR 2.550 trillion, an increase in Other Operating Income of
Rp2,550 triliun, kenaikan pda Pendapatan Operasional             2.87% to IDR 321.827 billion from 2022 which amounted to
Lainnya sebesar 2,87% menjadi Rp321,827 miliar dari              IDR 312,855 billion, and there was a significant decrease in
tahun 2022 yang sebesar Rp312,855 miliar, dan adanya             Non-Operating Expenses by 64.31% to IDR 13,420 billion
penurunan signifikan pada Beban Non Operasional                  from IDR 37,614 billion in 2022.
sebesar 64,31% menjadi Rp13,420 miliar dari Rp37,614
miliar di tahun 2022.

Selanjutnya, nilai ekonomi yang didistribusikan Bank             Furthermore, the economic value distributed by Bank
Sulselbar di tahun 2023 tercatat sebesar Rp2,622 triliun,        Sulselbar in 2023 was recorded at IDR 2.622 trillion, an
naik 1,03% dari tahun 2022 yang sebesar Rp2,595 triliun.         increase of 1.03% from 2022 which amounted to IDR 2.595
Kenaikan di nilai ekonomi yang didistribusikan ini terjadi       trillion. This increase in distributed economic value occurred
karena adanya kenaikan pada Beban Bunga dan Syariah              due to an increase in Interest and Sharia Expenses by
sebesar 19,35% menjadi Rp976,652 miliar dari Rp818,322           19.35% to IDR 976,652 billion from IDR 818,322 billion in
miliar di tahun 2022. Pembayaran Dividen kepada                  2022. Dividend payments to shareholders also increased
pemegang saham juga naik 0,30% menjadi Rp392,234                 0.30% to IDR 392,234 billion from 2022 which amounted to
miliar dari tahun 2022 yang sebesar Rp391,066 miliar,            IDR 391.066 billion, as well as CSR funds which increased
begitu pun Dana CSR yang naik 0,29% menjadi Rp32,686             0.29% to IDR 32.686 billion from IDR 32.591 billion in 2022.
miliar dari Rp32,591 miliar di tahun 2022.

Kenaikan nilai ekonomi yang dihasilkan dan nilai ekonomi         The increase in the economic value generated and the
yang didistribusikan membuat nilai ekonomi yang ditahan          economic value distributed means that the economic value
untuk tahun 2023 juga naik sebesar 5,18% menjadi                 retained for 2023 also increases by 5.18% to IDR 241.985
Rp241,985 miliar dari Rp230,68 miliar di tahun 2022.             billion from IDR 230.68 billion in 2022.
Page 134
                Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  132           Bank Sulselbar




Nilai Ekonomi Bank Sulselbar (dalam Rp juta)                                Economic Value of Bank Sulselbar (in IDR million)


                                                          Nilai Ekonomi Perseroan (Rp juta)

                                                                          Tahun
           Uraian                                                                                                                Description
                                          2023                            2022                        2021
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan/Direct Economic Value Generated
Pendapatan    Bunga      dan                     2.555.661                        2.550.080                  2.499.511      Interest income and sharia
pendapatan syariah                                                                                                                             income
Pendapatan       Operasional                       321.827                         312.855                     294.854   Other Operating Income (Net)
Lainnya (Bersih)
Pendapatan (Beban)      Non                        (13.420)                        (37.614)                   (16.927)     Net Non-Operating Income
Operasional Bersih                                                                                                                        (Expense)
Jumlah    Nilai   Ekonomi                        2.864.068                        2.825.321                  2.777.438    Total Direct Economic Value
Langsung yang Dihasilkan                                                                                                                   Generated
Nilai Ekonomi yang Didistribusikan/ Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
Beban Bunga dan Beban                              976.652                         818.322                     861.546    Interest Expense and Sharia
Syariah                                                                                                                                      Expense
Beban Operasional Lainnya                        1.019.930                        1.125.341                  1.061.691     Other Operating Expenses
Pengeluaran           untuk                        200.581                         227.933                     202.375 Government Expenditure (Tax
Pemerintah (Beban Pajak)                                                                                                                  Burden)
Pembayaran Dividen kepada                          392.234                         391.066                     372.559           Dividend Payment to
Pemegang Saham                                                                                                                          Shareholders
Pengeluaran untuk Investasi                         32.686                          32.591                      30.539     Expenditure for Community
Sosial Masyarakat (Dana                                                                                                       Social Investment (CSR
CSR)                                                                                                                                           Fund)
Jumlah Nilai Ekonomi yang                        2.622.083                        2.595.253                  2.528.710         Total Economic Value
Didistribusikan                                                                                                                          Distributed
Nilai Ekonomi yang Ditahan                         241.985                         230.068                     248.728     Retained Economic Value

Catatan:                                                                    Notes:
- Kinerja ekonomi dapat diukur dari nilai ekonomi yang dihasilkan,          - Economic performance can be measured from the economic
  didistribusikan dan ditahan.                                                value produced, distributed, and retained.
- Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan merupakan sejumlah pendapatan      - The direct economic value generated is the amount of income
  yang diperoleh dari hasil kegiatan operasional perbankan maupun             obtained from the results of the Company’s banking operations
  investasi Perusahaan.                                                       and investments.
- Sedangkan, nilai ekonomi yang didistribusikan merupakan sejumlah          - Meanwhile, distributed economic value is several expenditures
  pengeluaran yang didistribusikan sebagai bentuk kontribusi Perusahaan       distributed as a form of the Company’s contribution to increasing
  untuk meningkatkan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan.             added value for stakeholders.
- Perhitungan nilai ekonomi Bank Sulselbar sesuai dengan Laporan            - The calculation of the economic value of Bank Sulselbar is by the
  Keuangan yang telah diaudit. Untuk itu, Bank Sulselbar tidak                audited Financial Report. For this reason, Bank Sulselbar does not
  menyampaikan nilai ekonomi berdasarkan lokasi operasi Perusahaan.           convey economic value based on the location of the Company’s
                                                                              operations.
[GRI 203; 203-1; 203-2]

Dampak Ekonomi Tidak Langsung
Indirect Economic Impact

Meski secara tidak langsung, Bank Sulselbar berkontribusi                   Although indirectly, Bank Sulselbar contributes and has a
dan memberi dampak signifikan pada peningkatan                              significant impact on improving the regional economy and
perekonomian daerah dan pemberdayaan masyarakat                             empowering communities around the Bank’s operations.
sekitar operasional Bank. Karena itu Bank Sulselbar                         Therefore, Bank Sulselbar is fully committed to providing
berkomitmen penuh memberikan manfaat ekonomi dan                            economic and social benefits for all stakeholders. The
sosial bagi seluruh pemangku kepentingan. Kontribusi                        Bank’s indirect economic contribution or impact is in line
atau dampak ekonomi tidak langsung dari Bank selaras                        with the Bank’s vision and mission as well as the goals of
dengan visi dan misi Bank serta tujuan pencapaian SDGs,                     achieving the SDGs, such as the first SDGs, namely ending
seperti SDGs pertama yakni mengakhiri kemiskinan dalam                      poverty in all forms everywhere, the second SDGs, namely
segala bentuk di manapun, SDGs kedua yakni mengakhiri                       ending hunger, achieving better food security and nutrition
kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan nutrisi yang                       and supporting sustainable agriculture, and the third SDGs,
lebih baik dan mendukung pertanian berkelanjutan, serta                     namely ensuring healthy lives and supporting prosperity for
SDGs ketiga yakni memastikan kehidupan yang sehat dan                       all at all ages.
mendukung kesejahteraan bagi semua untuk semua usia.
Page 135
                                                                            Sustainability Report 2023
                                                                                     Bank Sulselbar
                                                                                                                 133




[201-1]

Kredit untuk UMKM
Loan for MSMEs
Bank Sulselbar terus berkomitmen mendorong pertumbuhan      Bank Sulselbar continues to be committed to encouraging
perekonomian sektor riil, khususnya bagi para pelaku        real sector economic growth, especially for Micro, Small,
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Hal ini terlihat    and Medium Enterprises (MSMEs). This can be seen from
dari proyeksi rasio kredit yang disalurkan untuk sektor     the projected ratio of Lending to the MSME sector to total
UMKM terhadap total kredit yang diberikan untuk 3 (tiga)    Lending for the next 3 (three) years from 2023 to 2025,
tahun ke depan sejak tahun 2023 hingga tahun 2025, yang     each of which is 12.76%; 13.74%; and 13.63%.
masing-masing sebesar 12,76%; 13,74%; dan 13,63%.

Untuk itu, Bank Sulselbar terus berupaya meningkatkan       For this reason, Bank Sulselbar continues to strive to
porsi penyaluran kredit untuk sektor UMKM sebagai salah     increase the portion of Lending to the MSME sector as
satu langkah strategis meningkatkan komposisi kredit        one of the strategic steps to increase the composition of
produktif. Apalagi kebijakan kredit UMKM ini selaras        productive Loan. Moreover, this MSME Loan policy is in line
dengan salah satu Misi Bank Sulselbar yakni menjadi mitra   with one of Bank Sulselbar’s missions, namely to be the
utama bagi UMKM untuk menggerakkan kesinambungan            main partner for MSMEs to drive the sustainability of the
sektor riil. Arah kebijakan pertumbuhan Bank adalah fokus   real sector. The direction of the Bank’s growth policy is to
pada pertumbuhan berkelanjutan khususnya pada sektor        focus on sustainable growth, especially in the real sector to
riil untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi inklusif          realize inclusive economic growth. Where Bank Sulselbar
(inclusive growth). Di mana, Bank Sulselbar berkomitmen     is committed to helping and providing financial solutions for
membantu dan memberikan solusi keuangan bagi UMKM           MSMEs through increasing collaboration and synergy while
melalui peningkatan kolaborasi dan sinergi yang tetap       still considering environmental and social aspects.
mempertimbangkan aspek lingkungan dan sosial.

Bank juga terus berkontribusi dan menjadi booster dalam     The Bank also continues to contribute and act as a booster
peningkatan resiliensi dan pertumbuhan UMKM melalui         in increasing the resilience and growth of MSMEs through
berbagai program atau kebijakan, seperti menambah           various programs or policies, such as adding new directors
direksi baru yang khusus membidangi Kredit dan UMKM,        who specialize in Loan and MSMEs, creating People’s
melahirkan Pembiayaan Usaha Rakyat “Kredit PUSAKA”          Business Financing “Loan PUSAKA” which is a revolving
yang merupakan dana CSR bergulir, membangun Gedung          CSR fund, building an MSME Center Building, holding
Sentra UMKM, mengadakan talkshow bertajuk UMKM              talk show entitled MSME Business Talk, and collaborates
Business Talk, dan bekerja sama dengan berbagai             with various e-commerce to boost MSME productivity.
e-commerce untuk mendongkrak produktivitas UMKM.            To optimize performance through products and services
Untuk optimalisasi performa melalui produk dan layanan      for customers, Bank Sulselbar does not work alone but
untuk nasabah, Bank Sulselbar tidak bekerja sendiri         collaborates with various strategic partners to complement
melainkan menggandeng berbagai mitra strategis untuk        each other and unite strengths as a form of commitment
saling melengkapi dan menyatukan kekuatan sebagai           to contribute more with a broad impact on the regional
bentuk komitmen untuk berkontribusi lebih yang berdampak    economy.
luas bagi perekonomian daerah.

Keberpihakan Bank Sulselbar kepada UMKM juga terlihat       Bank Sulselbar’s support for MSMEs can also be seen
dari target untuk terus meningkatkan penyaluran kredit      from its target to continue to increase productive Lending
produktif kepada sektor UMKM. Di mana pada tahun            to the MSME sector. Where in 2023, the value of Lending
2023, nilai penyaluran kredit utuk UMKM tercatat sebesar    to MSMEs was recorded at IDR 20.977 billion, an increase
Rp20,977 miliar, meningkat 2,39% dari nilai penyaluran di   of 2.39% from the value of distribution in 2022 which
tahun 2022 yang sebesar Rp20,488 miliar. Rasio penyaluran   amounted to IDR 20.488 billion. The ratio of MSME Lending
                                                            to total productive loans in 2023 is 12.29%, smaller than in
Page 136
              Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  134         Bank Sulselbar




kredit UMKM terhadap total kredit produktif di tahun 2023   2022 which was 13.22%. The ratio is shrinking, because in
sebesar 12,29%, mengecil dari tahun 2022 yang sebesar       total, Lending from Bank Sulselbar in 2023 also increases
13,22%. Rasio mengecil, karena secara total, penyaluran     compared to the previous year.
kredit dari Bank Sulselbar di tahun 2023 juga meningkat
dibandingkan tahun sebelumnya.


             Tahun                       Nilai (Rp ribu)          Rasio Kredit UMKM terhadap Total Kredit Produktif

              2023                         20.977.317                                  12,29%
              2022                         20.488.106                                   13,22%
              2021                         20.018.262                                   15,17%
              2020                         18.635.757                                  14,84%



[201-1] [203-2]

Setoran Pajak dan Dividen
Tax and Dividend Deposits

Bank tidak pernah ketinggal untuk turut berkontribusi       Banks never miss out on contributing to economic
terhadap pembangunan ekonomi, khususnya di Provinsi         development, especially in the provinces of South Sulawesi
Sulsel dan Sulbar. Kredit dan pembiayaan yang dilakukan     and West Sulawesi. Most of the Loan and financing
Bank sebagian besar disalurkan di wilayah Sulsel dan        provided by the Bank is distributed in the South Sulawesi
Sulbar. Bank Sulselbar juga memiliki peran sebagai          and West Sulawesi regions. Bank Sulselbar also has a
wajib pajak dan memberi keuntungan kepada pemegang          role as a taxpayer and provides benefits to shareholders,
saham yakni Pemda Sulselbar dalam bentuk dividen yang       namely the South Sulawesi Regional Government in the
dibagikan setiap tahun dengan persentase tertentu dari      form of dividends which are distributed every year with a
laba bersih tahun berjalan.                                 certain percentage of the current year’s net profit.

Pembayaran Dividen                                          Dividend Payments
Sejalan dengan Visi Utama Bank Sulselbar yakni menjadi      In line with Bank Sulselbar’s main vision, namely to become
“Bank Kebanggaan dan Terkemuka untuk Membangun              a “Proud and Leading Bank for Developing the Eastern
Kawasan Timur Indonesia”, Bank menjadi andalan untuk        Region of Indonesia”, the Bank is a mainstay to help and
membantu dan mendorong pertumbuhan perekonomian             encourage economic growth and regional development.
dan pembangunan daerah. Bank Sulselbar membantu             Bank Sulselbar helps increase Regional Original Income
meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui           (PAD) through dividend payments to the Provincial
pembayaran dividen kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi      Governments of South Sulawesi and West Sulawesi as well
Selatan dan Sulawesi Barat serta Pemerintah Kota/           as City/Regency Governments throughout South Sulawesi
Kabupaten se-Sulselbar selaku pemegang saham utama.         as the main shareholders.

Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham          Based on the Minutes of the Bank’s Annual General Meeting
Tahunan Bank No.03 tanggal 13 Maret 2023 dengan dihadiri    of Shareholders No.03 dated March 13 2023, attended
notaris Rakhmawati Laica Marzuki, S.H., menetapkan          by notary Rakhmawati Laica Marzuki, SH, determined
laba tahun 2022 bahwa komposisi untuk dividen sebesar       the 2022 profit composition for dividends at 60% or IDR
60% atau Rp392.234.248.289 dan cadangan umum                392,234,248,289 and general reserves at 40% or IDR
sebesar 40% atau Rp261.489.498.860 dari laba bersih         261,489,498,860 from a net profit of IDR 653,723,747,149.
Rp653.723.747.149. Angka pembayaran dividen tahun           The 2023 dividend payment figure for the 2022 financial
2023 untuk tahun buku 2022 ini meningkat 0,30% dari         year increased 0.30% from the previous year which
tahun sebelumnya yang sebesar Rp391.065.633.067.            amounted to IDR 391,065,633,067.
Page 137
                                                                            Sustainability Report 2023
                                                                                     Bank Sulselbar
                                                                                                                 135




Pembayaran Dividen Tunai Bank Sulselbar                     Bank Sulselbar Cash Dividend Payment


                           Tahun                                                   Nilai (Rp juta)

                            2023                                                     Rp392.234
                            2022                                                      Rp391.066
                            2021                                                      Rp372.559


Pembayaran Pajak                                            Tax Payments
Bagi Bank Sulselbar membayar pajak bukan hanya              For Bank Sulselbar, paying taxes is not only an obligation
kewajiban, tetapi merupakan hak dari setiap warga negara    but is the right of every citizen to participate directly in
untuk ikut secara langsung melaksanakan pembiayaan          implementing state financing and national development
negara dan pembangunan nasional untuk sebesar-              for the greatest prosperity of the people. Bank Sulselbar
besarnya kemakmuran rakyat. Bank Sulselbar setiap           annually contributes to the Central Government by fulfilling
tahunnya memberikan kontribusi ke Pemerintah Pusat          its obligations as a taxpayer and as a tax withholder/
melalui pemenuhan kewajiban sebagai wajib pajak dan         collector. In 2023, Bank Sulselbar will make tax payments
sebagai pemotong/pemungut pajak. Pada tahun 2023,           of IDR 200.581 billion, down 12% from tax payments in
Bank Sulselbar melakukan pembayaran pajak sebesar           2022 of IDR 227,993.
Rp200,581 miliar, turun 12% dari pembayaran pajak tahun
2022 yang sebesar Rp227,993.

Pembayaran Pajak Bank Sulselbar                             Bank Sulselbar Tax Payments


                           Tahun                                                    Nilai (Rp juta)

                            2023                                                    Rp200.581 juta
                            2022                                                    Rp227.933 juta
                            2021                                                    Rp202.375 juta


[GRI 201-2] [5.c.]

Implikasi Finansial, Risiko dan Peluang karena
Perubahan Iklim
Financial Implications, Risks, and Opportunities Due to Climate Change

Perubahan iklim global yang terjadi saat ini berpengaruh    The current global climate changes are affecting the
pada dinamika pergantian musim seperti curah hujan yang     dynamics of changing seasons, such as high rainfall and
tinggi dan suhu yang meningkat drastis, yang ditandai       drastically increasing temperatures, which are marked by
dengan fenomena El Nino dan La Nina. Perubahan              the phenomena of El Nino and La Nina. Climate change
iklim juga telah menjadi masalah global karena telah        has also become a global problem because it has affected
memengaruhi berbagai sendi kehidupan dengan dampak          various aspects of life with negative impacts, such as
negatif yang ditimbulkan, seperti menurunnya kualitas       decreasing water quality, reducing the quantity of clean
air, berkurangnya kuantitas air bersih, hingga cuaca yang   water, and weather that is increasingly difficult to predict.
semakin sulit diprediksi.

Walau berdampak serius pada berbagai sendi kehidupan,       Even though it has a serious impact on various aspects
namun perubahan iklim tidak berdampak langsung pada         of life, climate change does not have a direct impact on
industri perbankan, bidang usaha yang dijalankan Bank       the banking industry, the business sector run by Bank
Sulselbar. Namun, Bank Sulselbar menyadari, dampak          Sulselbar. However, Bank Sulselbar is aware that the
negatif perubahan iklim bisa terjadi kepada para debitur    negative impacts of climate change could occur on the
Page 138
             Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  136        Bank Sulselbar




Bank, yang karena perubahan iklim ekstrem kegiatan           Bank’s debtors, who because of extreme climate changes
usaha mereka bisa terganggu. Oleh karena itu, meski          could disrupt their business activities. Therefore, even
Kami belum bisa menyampaikan informasi terkait implikasi     though we cannot provide information regarding the
finansial dan risiko serta peluang akibat perubahan iklim,   financial implications risks, and opportunities resulting from
Bank Sulselbar tetap menganalisis risiko dan peluang         climate change, Bank Sulselbar continues to analyze the
perubahan iklim terhadap seluruh kegiatan perbankan dan      risks and opportunities of climate change in all banking
berupaya memitigasi risiko perubahan iklim dengan ikut       activities and strives to mitigate the risks of climate change
serta dalam upaya mengurangi pemanasan global.               by participating in efforts to reduce global warming.

[201-3]

Kewajiban atas Program Pensiun Manfaat
Pasti dan Program Pensiun Lainnya
Obligations for Defined Benefit Pension Plans and Other
Pension Plans

Sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan           As part of efforts to realize employee welfare, Bank Sulselbar
karyawan, Bank Sulselbar mempunyai program pensiun           has a pension program by Law No. 13 of 2003 concerning
sesuai dengan Undang Undang No.13 tahun 2003 tentang         Employment and the Company’s internal policies. Bank
Ketenagakerjaan dan dari kebijakan internal Perseroan.       Sulselbar is committed to fulfilling employee rights, including
Bank Sulselbar berkomitmen memenuhi hak-hak karyawan         those relating to pensions so that employees who have
termasuk di dalamnya berkaitan dengan uang pensiun,          retired still have a sustainable income. The Employment
agar karyawan yang sudah purnatugas masih memiliki           Law determines a certain formula for calculating the
penghasilan yang berkesinambungan. UU Ketenagakerjaan        minimum amount of pension benefits.
menentukan rumus tertentu untuk menghitung jumlah
minimal imbalan pensiun.

Pada dasarnya program pensiun berdasarkan UU                 The pension program based on the Employment Law
Ketenagakerjaan adalah program manfaat pasti. Program        is a defined benefit program. A defined benefit pension
pensiun manfaat pasti adalah program pensiun yang            plan is a pension plan that determines the amount of
menetapkan jumlah manfaat pensiun yang akan diterima         pension benefits that employees will receive when they
karyawan pada saat mereka pensiun. Selain program            retire. Apart from the defined benefit pension program,
pensiun manfaat pasti, Bank Sulselbar juga mempunyai         Bank Sulselbar also has a defined contribution pension
program pensiun iuran pasti untuk karyawan tetap, yang       program for permanent employees, which is administered
diselenggarakan oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan.          by the Financial Institution Pension Fund. Contributions
Iuran dibebankan pada laba rugi tahun berjalan. Program      are charged to the current year’s profit and loss. The
iuran pasti adalah program pensiun di mana Perusahaan        defined contribution program is a pension program where
akan membayar iuran tetap kepada dana Dana Pensiun           the Company will pay fixed contributions to the Financial
Lembaga Keuangan.                                            Institution Pension Fund.
Page 139
                                                                                   Sustainability Report 2023
                                                                                            Bank Sulselbar
                                                                                                                        137




[201-4]

Bantuan Modal dari Pemerintah
Capital Assistance from the Government

Pada 31 Desember 2023, tambahan modal disetor terdiri              On December 31, 2023, additional paid-in capital consists of
dari penyetoran modal tahun sebelumnya sebesar Rp                  the previous year’s capital payment of IDR 24,485,020,375
Rp24.485.020.375 dan penyetoran modal tahun berjalan               the current year’s capital payment of IDR19,088,979,625,
sebesar Rp19.088.979.625, serta modal disetor penuh                and fully paid-up capital of IDR 24,472,000,000. Meanwhile,
sebesar Rp24.472.000.000. Sementara, saldo tambahan                the balance of additional paid-in capital in 2023 which has
modal disetor tahun 2023 yang belum disahkan sebesar               not yet been approved, amounting to 19,102,000,000,
19.102.000.000 akan diakumulasikan dengan dana setoran             will be accumulated with the capital paid-in funds for the
modal tahun berikutnya.                                            following year.

Di luar tambahan modal, Bank Sulselbar tidak mendapat              Apart from additional capital, Bank Sulselbar does not
bantuan finansial lain dari Pemerintah Daerah, baik berupa         receive any other financial assistance from the Regional
keringanan pajak, pemberian subsidi, maupun bantuan                Government, whether in the form of tax relief, subsidies,
investasi atau bantuan penelitian dan pengembangan.                investment assistance, or research and development
                                                                   assistance.

Restrukturisasi Kredit
Credit Restructuring

Pelemahan ekonomi di berbagai sektor akibat pandemi                The economic downturn in various sectors due to
Covid-19 juga berdampak pada nasabah kredit terutama               the COVID-19 pandemic also has an impact on Loan
yang usahanya langsung terkena dampak Covid-19                     customers, especially those whose businesses are directly
seperti nasabah UMKM. Otoritas Jasa Keuangan (OJK)                 affected by COVID-19, such as MSME customers. In
sendiri pada tahun 2021 menerbitkan dua ketentuan yang             2021, the Financial Services Authority (OJK) issued two
memperpanjang masa kebijakan relaksasi restrukturisasi             provisions extending the policy period for relaxing bank
kredit perbankan dari Maret 2022 menjadi Maret 2023                Credit Restructuring from March 2022 to March 2023 to
untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi.                          maintain the momentum of economic recovery.

Salah satunya, Peraturan OJK (POJK) yang dikeluarkan               One of them, the OJK Regulations (POJK) issued consist
terdiri dari POJK No.17/POJK.03/2021 tentang Perubahan             of POJK No.17/POJK.03/2021 concerning the Second
Kedua atas POJK No.11/POJK.03/2020 tentang                         Amendment to POJK No.11/POJK.03/2020 concerning
Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan                   National Economic Stimulus as a Countercyclical Policy
Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease              for the Impact of the Spread of Coronavirus Disease
2019. Perpanjangan masa relaksasi restrukturisasi kredit           2019. Extension It is hoped that the relaxation period for
perbankan tersebut diharapkan dapat meneruskan                     banking Credit Restructuring will continue the momentum
momentum pemulihan ekonomi serta mendorong                         of economic recovery and encourage growth in banking
pertumbuhan penyaluran kredit perbankan.                           Lending.

Pada tahun 2023 ini Bank Sulselbar mencatat masih                  In 2023, Bank Sulselbar noted that there were still debtors
ada debitur yang belum selesai mengikuti program                   who had not completed the Credit Restructuring program
restrukturisasi kredit akibat dampak pandemi Covid-19              due to the impact of the Covid-19 pandemic which was
yang diberikan dalam bentuk relaksasi, berupa penundaan            provided in the form of relaxation, in the form of postponing
pembayaran bunga yang di-deffered sampai akhir jangka              deferred interest payments until the end of the restructuring
waktu retruksturisasi. Total nilai kredit yang direstrukturisasi   period. The total value of the Loan restructured in 2023 is
di tahun 2023 adalah sebesar Rp192,791 miliar yang                 IDR 192.791 billion, which is divided into three types of
terbagi dalam tiga jenis kredit.                                   loans.
Page 140
                  Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  138             Bank Sulselbar




Kredit    UMKM       membukukan        porsi   kredit  yang         MSME Loan recorded the largest portion of Loan
direstrukturisasi akibat Covid-19 dengan nilai terbanyak            restructured due to COVID-19, namely IDR 165.121 billion.
yakni Rp165,121 miliar. Kemudian, Kredit Konsumer                   Then, Consumer Loan with a Loan value of IDR 13,902
dengan nilai kredit Rp13,902 miliar dan Kredit Ritel dengan         billion and Retail Loan with a Loan value of IDR 13,767
nilai Rp13,767 miliar. Data Kredit Restrukturisasi Sebagai          billion. Restructuring Loan Data as Implementation of
Pelaksanaan POJK No.11/POJK.03/2020 berdasarkan                     POJK No.11/POJK.03/2020 based on Loan type can be
jenis kredit dapat dilihat pada tabel di bawah ini:                 seen in the table below:


                   KREDIT                           2023                                             LOAN
Kredit Ritel                                   13.766.936.967                                                             Retail Loan

Kredit Konsumer                                13.902.254.437                                                         Consumer Loan

Kredit Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)       165.121.415.084                        Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) Loan

Jumlah                                         192.790.606.488                                                               Amount



Bank Sulselbar juga melakukan restrukturisasi terhadap              Bank Sulselbar is also restructuring debtors who have
debitur yang memiliki masalah selain karena Covid-19.               problems other than Covid-19. In 2023, the total value of
Pada tahun 2023, nilai total kredit yang direstrukturisasi          restructured Loan will be IDR 703.39 billion with a total of
adalah sebesar Rp703,39 miliar dengan jumlah debitur                325 debtors and a total of 14 sectors. This total restructuring
sebanyak 325 debitur dan jumlah sektor sebanyak 14                  value decreased from 2022 which amounted to IDR 825.67
sektor. Nilai restrukturisasi total ini menurun dari tahun          billion with the number of parties receiving restructuring
2022 yang sebesar Rp825,67 miliar dengan jumlah pihak               being 482 debtors and the number of sectors receiving
yang mendapat restrukturisasi sebanyak 482 debitur dan              restructuring being 13 sectors.
jumlah sektor yang mendapat restrukturisasi sebanyak 13
sektor.


  Tahun              Nilai Restrukturisasi            Jumlah Debitur                                  Jumlah Sektor
   2023                Rp703,39 miliar                        325                                           14
   2022                Rp825,67 miliar                        482                                           13
   2021                Rp737,02 miliar                        634                                           14
Page 141
                                                                            Sustainability Report 2023
                                                                                     Bank Sulselbar
                                                                                                                 139




[GRI 207-1, 207-2, 207-3, 207-4]

PENGUNGKAPAN PERPAJAKAN
TAX DISCLOSURE

Pajak adalah bagian yang tidak dapat dihindari dalam         Taxes are an unavoidable part of the business world and
dunia bisnis dan pada dasarnya sangat penting untuk          are fundamentally important to support the provision of
mendukung penyediaan layanan yang memungkinkan bagi          enabling services to society, and the economy, and if done
masyarakat, perekonomian, dan jika dilakukan dengan          correctly can support our planet to develop sustainably.
benar dapat mendukung bumi kita untuk berkembang
secara berkelanjutan.

[207-1]

Strategi Pajak Perusahaan
Corporate Tax Strategy

Perusahaan sebagai sebuah entitas bisnis memiliki tujuan     The company as a business entity has the aim of generating
untuk bisa menghasilkan laba, baik melalui kegiatan          profits, both through business operations and activities
operasi usaha maupun kegiatan di luar operasi usaha.         outside of business operations. Apart from being required
Selain dituntut untuk bisa menghasilkan laba yang            to be able to generate maximum profits, companies
maksimal Perusahaan juga harus dapat menerapkan              must also be able to implement appropriate strategies
strategi yang tepat untuk bisa memaksimalkan kinerja         to maximize their financial performance, one of which is
keuangannya, salah satunya melalui strategi perencanaan      through tax planning strategies. Through the right strategy,
pajak. Melalui strategi yang tepat, Perusahaan dapat         the Company can streamline its expenditure through Tax
mengefisiensikan pengeluarannya melalui Beban Pajak          Expenses which will affect the amount of Profit After Tax.
yang akan memengaruhi besarnya Laba Setelah Pajak.

Di tahun 2023, Bank Sulselbar menerapkan strategi pajak      In 2023, Bank Sulselbar will implement a tax strategy
melalui penerapan Strategi Tax Planning penerapan Pajak      through the implementation of the Tax Planning Strategy
PPN atas Penyerahan Agunan yang Diambil Alih (AYDA).         for implementing VAT Tax on the Delivery of Foreclosed
Strategi ini telah ditetapkan oleh manajemen melalui unit    Collateral (AYDA). This strategy has been determined by
terkait seperti Divisi Keuangan dan Akuntansi beserta Unit   management through related units such as the Finance
Penyelamatan dan Penyelesaian Kredit/UPPK.                   and Accounting Division along with the Loan Rescue and
                                                             Settlement Unit/UPPK.
Page 142
             Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  140        Bank Sulselbar




Sebagai salah satu penyumbang pajak daerah terbesar        As one of the largest regional tax contributors in South
di Provinsi Sulselbar, Bank Sulselbar senantiasa patuh     Sulawesi Province, Bank Sulselbar always complies with
terhadap kebijakan perpajakan yang telah ditetapkan oleh   tax policies set by the central and regional governments.
pemerintah pusat maupun daerah. Dengan menjadi Wajib       By becoming a compliant taxpayer, it is hoped that you will
Pajak yang patuh, diharapkan menjadi kunci lancar dan      become the key to smooth and successful development
suksesnya program dan kegiatan pembangunan di segala       programs and activities in all fields so that our mission as a
bidang, sehingga misi Kami sebagai mitra Pemerintah        Regional Government partner in regional development can
Daerah dalam pembangunan daerah dapat terwujud.            be realized.

[207-2]

Tata Kelola, Pengontrolan, dan Manajemen Risiko Pajak
Governance, Control and Tax Risk Management

Sistem tata kelola perusahaan yang baik menjadi            A good corporate governance system is a driving force
pendorong bagi Bank Sulselbar untuk pengambilan            for Bank Sulselbar to make responsible policies because
kebijakan bertanggung jawab, karena pengelolaan            good corporate management encourages transparency so
perusahaan yang baik mendorong transparansi, sehingga      that companies will tend not to commit legal and ethical
perusahaan akan cenderung untuk tidak melakukan            violations, especially related to tax obligations. Increasing
pelanggaran hukum dan etika khususnya terkait dengan       transparency in company management also has an impact
kewajiban pajak. Peningkatan transparansi pengelolaan      on improving the quality of company financial reports. A
perusahaan berdampak juga pada peningkatan kualitas        quality company financial report reflects that the company’s
laporan keuangan perusahaan. Laporan keuangan              financial reporting system is by applicable regulations and
perusahaan yang berkualitas mencerminkan bahwa sistem      provides a relevant and reliable picture of the company’s
pelaporan keuangan perusahaan sudah sesuai dengan          financial information for stakeholders.
ketentuan yang berlaku dan memberikan gambaran
informasi keuangan perusahaan yang relevan dan reliabel
bagi pemangku kepentingan.

Perusahaan akan cenderung memilih untuk menerapkan         Companies will tend to choose to implement tax planning
kebijakan strategi perencanaan pajak dengan risiko         strategies with low risk to avoid future sanctions and the
rendah untuk menghindari sanksi dikemudian hari dan        impact of reducing the company’s reputation if they are
dampak penurunan reputasi perusahaan jika dikemudian       later proven to have violated tax law. Investors view tax
hari terbukti melakukan pelanggaran hukum pajak.           aggressive companies as high risk companies, so investors
Investor memandang perusahaan yang agresif terhadap        will tend to choose to invest in low risk companies with a
pajak sebagai perusahaan yang berisiko tinggi, sehingga    good reputation. The company’s tax planning strategy must
investor akan cenderung memilih untuk berinvestasi pada    be accompanied by a good governance system with the
perusahaan yang memiliki risiko rendah dengan reputasi     hope that the strategy taken by the company can provide
yang baik. Strategi perencanaan pajak perusahaan           financial benefits by improving the company’s financial
harus dibarengi dengan sistem tata kelola yang baik        performance.
dengan harapan strategi yang diambil oleh perusahaan
dapat memberikan dampak keuntungan finansial melalui
peningkatkan kinerja keuangan perusahaan.

Direksi Bank Sulselbar telah melakukan pengendalian        The Board of Directors of Bank Sulselbar has exercised
dalam proses bisnis di internal perusahaan melalui         control over business processes at the internal company
pengendalian risiko pajak dalam perusahaan. Sistem         through tax risk control within the company. An internal
pengendalian internal yang dirancang untuk memastikan      control system designed to ensure accuracy and the
keakuratan dan kelengkapan SPT dan laporan pajak           completeness of the SPT and other tax reports is the Tax
Page 143
                                                                                Sustainability Report 2023
                                                                                         Bank Sulselbar
                                                                                                                       141




lainnya tersebut adalah Tax Control Framework (TCF)             Control Framework (TCF) through the following steps:
melalui langkah-langkah:
1. Penetapan strategi pajak. Hal ini berkaitan dengan           1. Determinationtax strategy. This is related to direction
    arahan atau panduan dari Direksi perusahaan atas               or guidance from the company’s Board of Directors
    pengelolaan risiko, toleransi risiko, pengambilan              regarding risk management, risk tolerance, decision
    keputusan dalam perencanaan pajak, dan kebijakan               making in tax planning, and policies in reporting and
    dalam pelaporan dan pembayaran pajak.                          paying taxes.
2. Penerapannya dilakukan secara komprehensif. Dalam            2. Implementation carried out comprehensively. To identify
    rangka mengidentifikasi konsekuensi dan perlakuan              the consequences and tax treatment of each material
    pajak atas setiap transaksi yang material, Departemen          transaction, the Tax Department must be involved in
    Pajak harus dilibatkan pada seluruh tahapan proses             all stages of the transaction process, from planning to
    transaksi, mulai dari perencanaan hingga implementasi          transaction implementation.
    transaksi.
3. Adanya pembagian tanggung jawab. Hal ini                     3. There is a division of responsibilities. This relates to the
    berhubungan dengan pembagian peran dan tanggung                division of roles and responsibilities among the Board of
    jawab diantara Direksi, Senior Management, dan                 Directors, Senior Management, and the company’s Tax
    Departemen Pajak perusahaan.                                   Department.
    a. Direksi     bertanggung      jawab    atas    desain,       a. Directors are responsible for the design,
        implementasi, dan efektivitas TCF. Senior                      implementation, and effectiveness of the TCF.
        Management         bertanggung     jawab      dalam            Senior Management is responsible for developing
        mengembangkan strategi pajak dengan persetujuan                tax strategies with approval and supervision by the
        dan supervisi oleh Direksi. Sementara, Departemen              Board of Directors. Meanwhile, the Department of
        Pajak bertanggung jawab dalam melaksanakan                     Tax is responsible for implementing the strategy.
        strategi.
4. Proses pengelolaan pajak terdokumentasi. Seluruh             4. Process documented tax management. The entire tax
    proses pengelolaan risiko pajak, termasuk elemen-              risk management process, including elements-element
    elemen kontrol seperti approval, otorisasi, review, dan        controls such as approval, authorization, review, and
    rekonsiliasi, harus didokumentasikan.                          reconciliation, must be documented.
5. Adanya pengujian atas TCF. Hal ini berhubungan               5. There is the testing of TCF. This relates to the process
    dengan proses monitoring dan perbaikan kerangka                of monitoring and improving the framework control, as
    pengendalian, serta pengujian atas efektivitas desain          well as testing the effectiveness of TCF design and
    dan operasional TCF.                                           operations.
6. Adanya pemberian jaminan. TCF mampu memberikan               6. They provide guarantees. TCF can provide guarantees
    jaminan kepada stakeholders, termasuk otoritas pajak,          to stakeholders, including tax authorities, regarding tax
    bahwa risiko-risiko pajak dapat dikendalikan sehingga          risks that can be controlled so that tax reports can be
    laporan pajak dapat diandalkan.                                relied on.

Dalam merancang TCF, Perusahaan perlu terlebih dahulu           In designing a TCF, the Company needs to first assess the risk
melakukan penilaian atas kondisi pengelolaan risiko pajak       management conditions of current taxes. The assessment
saat ini. Penilaian dilakukan atas empat komponen utama         is carried out on four main components in corporate tax
dalam pengelolaan risiko pajak perusahaan yaitu: (i)            risk management, namely: (i) risk management policies
kebijakan dan prosedur pengelolaan risiko, (ii) kapasitas       and procedures, (ii) capacity and competency of human
dan kompetensi sumber daya manusia dalam pengelolaan            resources in tax management within the company, (iii) tax
pajak di internal perusahaan, (iii) proses bisnis pengelolaan   management business processes, and (iv) data processing
pajak, dan (iv) pengolahan data dan sistem teknologi            and information technology systems.
informasi.

Fokus dari penilaian ditujukan pada bagaimana keempat           The focus of the assessment is aimed at how these
komponen tersebut berfungsi dalam mengidentifikasi,             four components function in identifying, measuring the
Page 144
              Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  142         Bank Sulselbar




mengukur tingkat risiko, dan memitigasi risiko melalui        level of risk, and mitigating risk through risk control and
kontrol dan monitoring risiko. Hasil penilaian atas kondisi   monitoring. Results of the assessment of conditions the risk
pengelolaan risiko tersebut kemudian diolah dan dibedah       management are then processed and dissected using gap
dengan menggunakan gap analysis. Hal ini dilakukan            analysis. This is done by comparing ideal risk management
dengan membandingkan kondisi ideal pengelolaan risiko         conditions with current risk management conditions.
dengan kondisi pengelolaan risiko saat ini.

Siklus perpajakan memiliki peran yang cukup vital dalam       The tax cycle has a vital role in the company’s operational
kegiatan operasional perusahaan. Kesalahan dalam              activities. Mistakes in fulfilling tax obligations will have
pemenuhan kewajiban perpajakan akan menimbulkan               negative effects on the company. Therefore, management
efek buruk bagi perusahaan. Oleh karena itu, managemen        with the help of Internal Auditors needs to build an effective
dengan bantuan Auditor Internal perlu membangun sistem        internal control system to ensure that no errors occur in the
pengendalian internal yang efektif untuk memastikan           tax cycle.
bahwa tidak terjadi kesalahan dalam siklus perpajakan.

Auditor Internal dapat berperan dalam siklus perpajakan       Internal auditors can play a role in the tax cycle by increasing
dengan menambah kompetensi dan memiliki pemahaman             their competence and having a deeper understanding of
yang lebih dalam bidang perpajakan. Hal ini agar auditor      the field of taxation. This is so that auditors can design
dapat mendesain dan melakukan pengawasan SPI                  and carry out SPI supervision effectively. In addition, a
secara efektif. Selain itu, kebijakan whistleblowing dapat    whistleblowing policy can be implemented to provide
diimplementasikan untuk memberikan dorongan serta             encouragement and awareness to employees and
kesadaran kepada karyawan dan pejabat Bank Sulselbar          officials of Bank Sulselbar to report fraud that occurs in
guna melaporkan fraud yang terjadi dalam perpajakan.          taxation. Bank Sulselbar’s internal procedures and policies
Prosedur dan kebijakan internal Bank Sulselbar terkait        regarding the Whistleblowing System (WBS) have been
Whistleblowing System (WBS) telah diatur dalam Surat          regulated in the Directors’ Circular Letter Number SK/008/
Edaran Direksi Nomor SK/008/DIR/K/XII/2018 tanggal            DIR/K/XII/2018 dated 19 December 2018 concerning the
19 Desember 2018 tentang Buku Pedoman Perusahaan              Company Whistleblowing System Handbook.
Whistleblowing System.

[207-3]

Keterlibatan Pemangku Kepentingan dan Pengelolaan
Kepedulian yang Berkaitan dengan Pajak
Stakeholder Engagement and Management of Tax-Related Concerns

Pemegang saham memegang peranan penting untuk                 Shareholders play an important role in supervising company
melakukan pengawasan terhadap operasional perusahaan          operations so that their interests can be accommodated.
agar kepentingannya dapat diakomodir. Tindakan                Tax avoidance will hurt the company value which is
penghindaran pajak akan memberikan dampak negatif             represented by the share value. Therefore, shareholders
terhadap nilai perusahaan yang diwakili dengan nilai          will put pressure on management so that it is not involved in
saham. Oleh karena itu, para pemegang saham akan              tax avoidance. Stakeholder involvement in terms of:
memberikan tekanan kepada pihak manajemen agar tidak
terkait dengan penghindaran pajak. Keterlibatan pemangku
kepentingan dalam hal:
1. Perlakuan yang Adil terhadap Pemegang Saham                1. Fair Treatment of Shareholders
    Dengan adanya perlakuan yang adil terhadap                   With fair treatment of shareholders, supervision of
    pemegang saham, maka pengawasan terhadap                     company operations will be more transparent and
    jalannya perusahaan akan lebih transparan dan                comprehensive. Such supervision will mitigate any tax
    komprehensif. Pengawasan yang sedemikian akan                avoidance actions carried out by the company.
Page 145
                                                                             Sustainability Report 2023
                                                                                      Bank Sulselbar
                                                                                                                    143




   memitigasi setiap tindakan penghindaran pajak yang        2. Disclosure and Transparency
   dilakukan oleh perusahaan.                                   Transparency published by companies has the
2. Pengungkapan dan Transparansi                                advantage of minimizing the occurrence of corruption,
   Transparansi yang dipublikasikan oleh perusahaan             maintaining trust between interested parties inside
   memiliki keuntungan yaitu dapat meminimalisir                and outside the company, and minimizing companies
   terjadinya korupsi, menjaga kepercayaan antara pihak-        engaging in tax avoidance practices.
   pihak yang berkepentingan di dalam maupun di luar
   perusahaan, dan dapat meminimalkan perusahaan
   dalam melakukan praktik penghindaran pajak.

   Karena, semakin banyak informasi yang diungkap               Because the more information is disclosed voluntarily,
   secara suka rela, semakin banyak yang mengawasi              the more people are monitoring the company’s
   aktivitas perusahaan tersebut. Perusahaan akan selalu        activities. Companies will always be easily monitored
   dengan mudah dipantau oleh pemerintah, masyarakat,           by the government, society, and interested parties so
   dan pihak-pihak yang berkepentingan, sehingga                that companies will think twice about tax evasion.
   perusahaan tersebut akan berpikir dua kali untuk
   melakukan penghindaran pajak.
3. Tanggung Jawab Direksi dan Dewan Komisaris                3. Responsibilities of the Board of Directors and Board of
   Mekanisme pengawasan yang dilakukan oleh Dewan               Commissioners
   Komisaris adalah melalui pembahasan permasalahan             The monitoring mechanism carried out by the Board
   terkait perusahaan dalam rapat internal Dewan                of Commissioners is through discussing company-
   Komisaris dan rapat gabungan dengan Direksi. Salah           related issues in internal meetings of the Board of
   satu tindakan oportunistik manajemen yang menjadi            Commissioners and joint meetings with the Board of
   perhatian Dewan Komisaris adalah penghindaran                Directors. One of management’s opportunistic actions
   pajak. Hal ini karena tindakan tersebut dapat merugikan      that is of concern to the Board of Commissioners is
   para pemegang saham dalam jangka panjang. Dewan              tax avoidance. This is because these actions can
   Komisaris sangat efektif dalam melakukan pengawasan          harm shareholders in the long term. The Board of
   terhadap jalannya operasional perusahaan sehingga            Commissioners is very effective in supervising the
   mencegah terjadinya tindakan penghindaran pajak.             company’s operations to prevent tax avoidance.


Penerapan Pajak PPN atas AYDA sesuai dengan PMK
Nomor 41 tahun 2023 (GRI 207-4)
The application of VAT tax on AYDA is by PMK Number 41 of 2023

1. Agunan adalah jaminan tambahan berupa barang              1. Collateral is additional collateral in the form of goods
   yang diserahkan Debitur kepada Kreditur dalam                handed over by the Debtor to the Loanor in the context of
   rangka pemberian Kredit, Pembiayaan Berdasarkan              providing Loan, Financing Based on Sharia Principles,
   Prinsip Syariah, atau Pinjaman atas Dasar Hukum              or Loans based on Pawn Law, by the provisions of laws
   Gadai, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-          and regulations in the financial sector.
   undangan di sektor keuangan.
2. Agunan Yang Diambil Alih (AYDA) adalah aset yang          2. Foreclosed Collateral (AYDA) is an asset acquired by
   diperoleh Bank, baik melalui pelelangan maupun di luar       the Bank, either through auction or outside of auction.
   pelelangan. Hal ini berdasarkan penyerahan secara            This is based on voluntary surrender by the collateral
   sukarela oleh pemilik agunan atau berdasarkan kuasa          owner or based on the authority to sell outside of auction
   untuk menjual di luar lelang dari pemilik agunan.            from the collateral owner.
   Penyerahan ini terjadi karena debitur tidak memenuhi         This surrender occurred because the debtor did not
   kewajibannya kepada Bank. Dengan kata lain, AYDA             fulfill his obligations to the Bank. In other words, AYDA is
   adalah agunan antara Kreditur Bank dan Debitur               collateral between bank loans and individual/company
Page 146
                         Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  144                    Bank Sulselbar




   perseorangan/perusahaan yang melakukan perjanjian                                                                                 debtors who enter into debt and receivable agreements
   utang piutang dengan adanya jaminan berupa aset                                                                                   with collateral in the form of personal assets or land. So,
   pribadi atau tanah. Sehingga dalam kegiatan utang                                                                                 in these debt and receivable activities, the land assets
   piutang tersebut, aset tanah yang dijaminkan berupa                                                                               that are guaranteed are in the form of asset units at the
   satuan aktiva pada Bank peminjam atau kreditur.                                                                                   borrowing bank or Loanor.

Kondisi AYDA bisa terjadi karena pemilik agunan atau                                                                            AYDA conditions can occur because the collateral owner or
Debitur lalai dalam memenuhi kewajibannya. Proses bisnis                                                                        debtor is negligent in fulfilling their obligations. The general
penanganan pembiayaan bermasalah secara umum dapat                                                                              business process for handling problematic financing can be
dilihat dari bagan di bawah ini:                                                                                                seen in the chart below:


                                                                                                                                                              Penagihan



                                                                                                                                                                          Pembiayaan Bermasalah
                                                                 Dana
      Pembiayaan                        Debitur                                                       Kollektibilitas
                                                                                                      1                    3                           3                                   4                               5


                                        Kreditur
                                                                               Lancar                                    Dalam                   Kurang                           Diragukan                          Macet
                      Agunan                                                                                            Perhatian                Lancar
                      ke Bank                                                                                            khusus
                                                                                                                                                           Penyelesaian dengan
                                                                                                                                                              Restrukturisasi
        Hak                  Hak Hipotik                   Fiducia               Gadai
     Tanggungan
                                                                                                                                                              Penyelesaian Dengan Penjualan Agunan / Eksekusi
                                                                                                                                                                          Hak Tanggungan / Hipotik
        Tanah            Barang Tidak Bergerak         Barang Bergerak       Barang dikuasai
                            dikuasai Debitur           dikuasai Debitur          Debitur

    Penyerahan BKP untuk jaminan utang - piutang tidak                            Pembiayaan Selesai Sesuai Akad
    dikenai PPN ( PS 1A (2) UU PPN )

        Pasal 10 Ayat 3                                                                                 KREDIT BERMASALAH
                                                                          Penyelesaian dengan                                                                 Penyelesaian Dengan Penjualan Agunan / Eksekusi
    3) Agunan sebagaimana dimaksud pada                                      Restrukturisasi                                                                              Hak Tanggungan / Hipotik
       ayat 2 mempakan BKP yang diambil alih
       oleh kreditur berdasarkan :
       •       Hak tanggungan atas tanah                                                                                                                                     Tahapan :
                                                                                                           Penyelesaian Melalui                                              1.     Kolektibilitas Macet
               serta benda-benda yang berkaitan
               dengan tanah ;                                                                                    Agunan                                                      2.     Diterbitkan surat peringatan I, II
       •       Jaminan Fidusia ;                                                                                                                                                    dan III
       •       Hipotek ;                                                                                                                                                     3.     Agunan telah di ikat sempurna
       •       Gadai ; atau                                                                                                                                                  4.     Nasabah tidak memiliki kemampuan
       •       Pembelian sejenis lainnya                                                                                                                                            membayar meskipun dilakukan
                                                                                                                                                                                    restrukturisasi

                                                   Macam - Macam Jenis Agunan

         Hak Tanggungan                              Hak Hipotik                           Fiducia                      Gadai

                 Tanah                         Barang Tidak Bergerak                    Barang Bergerak            Barang dikuasai
                                                  dikuasai Debitur                      dikuasai Debitur               Debitur


        Pasal 10 Ayat 4

    3) Ketentuan mengenai batasan penyerahan agunan yang di ambil alih oleh kreditur, saat terutang, tata cara
       pemungutan, penyetoran dan pelaporan PPN terutang atas penyerahan agunan yang diambil alih oleh kreditur
                                                                                                                                                                              Penjualan Sukarela
       diatur dengan peraturan menteri .


                                                                               Pembiayaan Bermasalah



                                                                                Strategi Penyelesaian
                                  out                                                                                                                              out
                           way                                                                                                                               way
                     1st                                                                                                                               1st

     Menyelesaikan pembiayaan dengan                                                                                                 Menyelesaikan pembiayaan dengan                       Eksekusi Tanggungan
          sumber Pengembalian                                                                                                         penjualan agunan / jaminan / aset                       Fiducia Hipotik



                  Penagihan                                                                                                                                                                    Penjualan Paksa
                                                                                 Penjualan Sukarela

                Restrukturisasi                                                                                                                                                                     Lelang


                   Inovasi                                                                                                                                               Parate Executie                         Flate Executie
Page 147
                                                                                                                    Sustainability Report 2023
                                                                                                                             Bank Sulselbar
                                                                                                                                                                                   145




Sehingga dalam penyelesaian kredit macet yang dilakukan                                          So, in resolving bad loans carried out by the Bank, there are
oleh Bank terdapat 2 (dua) mekanisme, yaitu mekanisme                                            2 (two) mechanisms, namely the AUCTION and OUTSIDE
LELANG dan DI LUAR LELANG.                                                                       AUCTION mechanisms.

Regulasi PMK No.41 Tahun 2023, mengatur penerapan                                                PMK Regulation No. 41 of 2023, regulates the application
perlakuan pajak PPN khusus penyelesaian kredit                                                   of special VAT tax treatment for Loan settlement using a
dengan mekanisme di luar lelang dengan 2 (dua) proses                                            mechanism outside the auction with 2 (two) collateral
pengambilalihan agunan, yaitu Kreditur dalam hal ini adalah                                      takeover processes, namely the Loanor, in this case, is the
pihak Bank membantu Debitur dalam melakukan penjualan                                            Bank assisting the Debtor in selling the collateral and the
agunan dan Bank membeli agunan (offset) kemudian                                                 Bank purchasing the collateral (offset) then sell it. In this
menjualnya. Pada proses ini, Pajak PPN baru terhutang                                            process, new VAT tax is payable when the collateral is sold
pada saat penjualan agunan kepada pembeli akhir yang                                             to the final buyer by the Bank at a rate of 10% x IJ% x
dilakukan oleh Bank dengan tarif 10% x I J% x Harga Jual                                         Selling Price (1.1% x Selling Price).
(1,1% x Harga Jual).

Sedangkan untuk mekanisme "Lelang" yang dilakukan oleh                                           Meanwhile, for the “Auction” mechanism carried out by
Balai lelang (KPKLN), pihak regulator belum menerbitkan                                          the Auction Center (KPKLN), the regulator has not issued
turunan PMK yang mengatur secara teknis, sehingga                                                a PMK derivative that regulates technically, so the sale of
penjualan agunan yang diambil alih (AYDA) yang di lakukan                                        foreclosed collateral (AYDA) carried out by the Bank in
oleh Bank secara "Lelang" tidak terhutang PPN sampai                                             an “Auction” is not subject to VAT according to the PMK
aturan PMK di terbitkan oleh pihak regulator.                                                    regulations published by the regulator.



                               POKOK PENGATURAN PMK PENGAMBIL ALIHAN AGUNAN                                                          PMK 41 Tahun 2023

                                                                                                                                  Simflikasi : Penjualan agunan kepada pembeli
                                                                                                                                  akhir dilakukan oleh kreditur
                                                                         Kreditur
                                                                             Kreditur
                                                                                  Membantu
                                                                                      Membantu
                                                                          Menjual
                                                                               Menjual
                                                                                   Agunan
                                                                                       Agunan
                                                                                                                                                PPN 1,1%

                                                            Diluar
                                                                                                          Debitur                Kreditur                          Pembeli
                                                            Lelang

                                                                              Kreditur Membeli
                                                                              Agunan (Offset)
                                                                             Kemudian Menjual



    Debitur Menyerah-                     Penyelesaian Kredit
                                Default         Macet
      kan Jaminan

                                                                                                                                                                       PPN 1,1%
      Debitur                 Kreditur
                                                                                                                       Debitur                                           Pembeli


                                                                Lelang
                 X PPN
                                                                                                                                                  Mekanisme PPN
                                                                                                                                                   PMK Lelang
                Bukan penyerahan
                BKP (Ps 1A (1) UU
                     PPN )
                                                                                                                                 R PMK Masih Pembahasan




Dampak Penerapan pada PT Bank Sulselbar                                                          Impact of Implementation on PT Bank
·    Setiap aktivitas penjualan AYDA dalam rangka                                                Sulselbar
     penyelesaian kredit Debitur yang bermasalah oleh                                            ·   Every AYDA sales activity in the context of resolving
     Kreditur dalam hal ini Bank Sulselbar merupakan                                                 problematic Debtor Loan by Loanors, in this case, Bank
     objek pemungutan PPN yang dipungut kepada Pihak                                                 Sulselbar, is the object of VAT collection which is levied
     Pembeli Akhir, sehingga Bank Sulselbar mempunyai                                                on the Final Buyer, so Bank Sulselbar must collect
     kewajiban untuk melakukan pemungutan PPN atas                                                   VAT on collateral sales transactions (for the auction
     transaksi penjualan agunan (untuk mekanisme lelang                                              mechanism waiting for the PMK to be issued) so that
                                                                                                     Bank Sulselbar has a tax obligation to transfer/pay VAT
Page 148
              Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
    146       Bank Sulselbar




    menunggu PMK terbit), sehingga Bank Sulselbar timbul         levies on tax account code (KAP) “41 1211” with deposit
    kewajiban perpajakan untuk melakukan pelimpahan/             type code (KJS) “I00” and report it in the SPT for the
    pembayaran atas pungutan PPN pada kode akun pajak            VAT tax period no later than the end of the following
    (KAP) "41 1211" dengan kode jenis setoran (KJS) "I00"        month after the end tax period and before the VAT tax
    dan melaporkannya dalam SPT masa pajak PPN paling            return.
    lambat akhir bulan berikutnya setelah berakhirnya masa
    pajak dan sebelum SPT masa pajak PPN.                    ·   Bank Sulselbar is required to make a tax invoice or
·   Bank Sulselbar wajib membuat faktur pajak atau               certain document which is equivalent to a tax invoice
    dokumen tertentu yang dipersamakan dengan faktur             containing at least the following information (Article 4
    pajak dengan paling sedikit memuat keterangan                Paragraph 3 PMK 41/2023):
    informasi (Pasal 4 Ayat 3 PMK 41/2023) sebagai
    berikut:
    - Nomor dan tanggal dokumen                                  -   Document number and date
    - Nama dan NPWP Bank                                         -   Bank name and NPWP
    - Nama dan NPWP/NIK Debitur                                  -   Debtor’s name and NPWP/NIK
    - Nama dan NPWP/NIK Pembeli Agunan                           -   Name and NPWP/NIK of Collateral Buyer
    - Uraian Barang/Agunan yang Dijual                           -   Description of goods/collateral being sold
    - Dasar Pengenaan Pajak (DPP)                                -   Tax Imposition Basis (DPP)
    - Jumlah PPN yang di Pungut                                  -   Amount of VAT collected
    · Penerapan PMK 41/2023 mulai berlaku tanggal 01             ·   The implementation of PMK 41/2023 will come into
        Mei 2023                                                     effect on 01 May 2023

Tax Planning & Rekomendasi                                   Tax Planning & Recommendation
·   Bank Sulselbar melalui unit terkait (Unit Penyelamatan   ·   Bank Sulselbar through the related unit (Loan Rescue
    dan Penyelesaian Kredit/UPPK) membuat alur dan               and Settlement Unit/UPPK) created technical flows and
    mekanisme teknis dalam proses penjualan agunan               mechanisms in the collateral sales process (AYDA)
    (AYDA) yang disesuaikan dengan PMK No.41/2023.               which are adjusted to PMK No.41/2023.
·   Membuat dokumen tagihan/invoice atas penjualan
    agunan kepada pembeli dengan memuat informasi            ·   Create billing documents/invoices for the sale of
    keterangan yang diatur sesuai dengan PMK No.41/2023.         collateral to buyers containing information as regulated
·   Untuk dokumen dalam kepentingan perpajakan                   by PMK No.41/2023.
    ditatausahakan    oleh     Unit    Penyelesaian   dan    ·   Documents for tax purposes are administered by the
    Penyelamatan Kredit (UPPK) dan salinan disampaikan           Loan Settlement and Rescue Unit (UPPK) and copies
    KC Unit Kerja Divisi Akuntansi dan Keuangan (DKA).           are submitted by the Accounting and Finance Division
    Unit Kerja Divisi Akuntansi dan Keuangan (DKA)               (DKA) Work Unit KC. The Accounting and Finance
    melakukan pelimpahan/pembayaran dan pelaporan                Division (DKA) Work Unit carries out tax transfers/
    pajak (SPT) sesuai dengan batas waktu yang di                payments and reporting (SPT) within the time limits set
    tetapkan oleh regulasi perpajakan.                           by tax regulations.
·   Melakukan sosialisasi kepada petugas/PIC cabang          ·   Conduct outreach to branch officers/PICs regarding
    mengenai petunjuk teknis implementasi penerapan              technical instructions for implementing the sale of
    penjualan Agunan yang diambil alih (AYDA) berdasarkan        foreclosed collateral (AYDA) based on PMK 41 of 2023.
    PMK 41 Tahun 2023.
Page 149
                                                                                    Sustainability Report 2023
                                                                                             Bank Sulselbar
                                                                                                                 147



[GRI 301; 302; 303; 304; 305; 306] [6.d.; 6.e.3.a.; 6.e.3.b.; 6.e.4.a.; 6.e.4.b.;
6.e.5.; 6.e.6.] [F.4.; F.5.; F.6.; F.7.; F.8.; F.11.; F.12.; F.13.; F.14.; F.16.]

Kinerja Lingkungan Hidup
Environmental Performance
Page 150
              Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  148         Bank Sulselbar




[GRI 2-27]

Komitmen Melestarikan Lingkungan
Commitment to Preserve the Environment

Perubahan iklim merupakan tantangan global yang menjadi       Climate change is a global challenge that is an important
isu penting bagi seluruh masyarakat global dan terus          issue for the entire global community and continues to be
dicari didiskusikan untuk mencari solusinya. Perjuangan       discussed to find a solution. The global struggle to face
global menghadapi perubahan iklim yang dideklarasikan         climate change, which was declared through the Paris
melalui Perjanjian Paris pada tahun 2015 dan diperkuat        Agreement in 2015 and strengthened by the Glasgow
dengan Pakta Iklim Glasgow pada tahun 2021, menuntut          Climate Pact in 2021, demands the support of all parties,
dukungan semua pihak termasuk korporasi dunia seperti         including world corporations such as Bank Sulselbar.
Bank Sulselbar.

Meski bidang usaha yang dijalankan Bank tidak berdampak       Even though the business sector carried out by the
langsung terhadap lingkungan, namun sebagai lembaga           Bank does not have a direct impact on the environment,
intermediasi yang menyalurkan kredit dan pembiayaan           as an intermediary institution that distributes loans and
kepada debitur, Bank memiliki peran besar dalam menjaga       financing to debtors, the Bank has a big role in preserving
kelestarian lingkungan. Posisi strategis Bank menuntut        the environment. The Bank’s strategic position demands
komitmen dan dukungan terhadap pencapaian Tujuan              commitment and support for achieving the Sustainable
Pembangunan Berkelanjutan yang mencakup tidak hanya           Development Goals which include not only economic
kinerja ekonomi, tetapi juga risiko lingkungan dan sosial     performance but also environmental and social risks that
yang secara signifikan akan memengaruhi pencapaian            will significantly influence the achievement of sustainability.
keberlanjutan.

Bank Sulselbar mendukung sepenuhnya upaya-upaya               Bank Sulselbar fully supports efforts to switch to a more
untuk beralih ke sistem ekonomi yang lebih ramah              environmentally friendly and climate-friendly economic
lingkungan dan ramah iklim (green economy) yang               system (green economy) launched by the Government
dicanangkan Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan         through the Ministry of the Environment (KLH). These efforts
Hidup (KLH). Upaya tersebut sejalan dan merupakan             are in line with and are a form of the Bank’s compliance with
bentuk kepatuhan Bank terhadap Undang-Undang No.32            Law No. 32 of 2009 concerning Environmental Protection
Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan               and Management, which requires all economic activities to
Lingkungan Hidup, yang mengharuskan semua aktivitas           comply to realize long-term and sustainable environmental
ekonomi patuh untuk mewujudkan kelestarian lingkungan         sustainability.
jangka panjang dan berkesinambungan.

Sebagai institusi keuangan yang bertanggung jawab,            As a responsible financial institution, Bank Sulselbar is
Bank Sulselbar berkomitmen untuk turut serta menjaga          committed to participating in preserving the environment
kelestarian lingkungan hidup melalui berbagai inisiatif       through various environmental conservation initiatives,
pelestarian lingkungan, penerapan kegiatan operasional        implementing environmentally friendly operational activities,
ramah lingkungan, hingga penyaluran kredit pada               and distributing loans to environmentally friendly business
kegiatan usaha berwawasan lingkungan. Selain itu,             activities. In addition, to reduce environmental impacts, the
untuk mengurangi dampak lingkungan, Bank melakukan            Bank carries out management for efficient use of energy,
pengelolaan untuk efisiensi penggunaan energi, air, kertas,   water, and paper, as well as implementing sustainable
serta menerapkan kebijakan pembiayaan berkelanjutan           financing policies or green finance.
atau pembiayaan hijau (green finance).

Bank Sulselbar juga menyadari pengabaian terhadap             Bank Sulselbar is also aware that ignoring environmental
ketentuan lingkungan berpotensi meningkatkan risiko           provisions has the potential to increase Credit Risk, legal
kredit, risiko hukum, dan risiko reputasi bagi bisnis Bank.
Page 151
                                                                             Sustainability Report 2023
                                                                                      Bank Sulselbar
                                                                                                                  149




Untuk itu, Bank perlu memahami dan menguasai lebih baik      risk, and reputation risk for the Bank’s business. For this
mengenai manajemen risiko lingkungan hidup, melalui          reason, the Bank needs to better understand and master
serangkaian inisiatif pelestarian lingkungan dan penerapan   environmental risk management, through a series of
prinsip ramah lingkungan baik dalam aktivitas operasional    environmental conservation initiatives and the application
maupun penyaluran kredit Bank.                               of environmentally friendly principles in both operational
                                                             activities and the distribution of Bank Loan.
Bank memberikan perhatian serius terhadap Analisa            The Bank pays serious attention to Environmental Impact
Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) bagi perusahaan           Analysis (AMDAL) for large-scale or high-risk companies.
berskala besar atau berisiko tinggi. Dengan berpatokan       By referring to AMDAL when deciding on financing, it is
pada AMDAL saat memutuskan pembiayaan, diharapkan            hoped that projects financed by Bank Sulselbar will maintain
proyek-proyek yang dibiayai Bank Sulselbar tetap             environmental sustainability. Bank Sulselbar also does not
menjaga kelestarian lingkungan. Bank Sulselbar juga          tolerate business practices that conflict with humanitarian
tidak menoleransi praktik-praktik usaha yang bertentangan    norms, social norms, and the Labor Law, one of the
dengan norma kemanusiaan, norma sosial, dan Undang-          implementations of which is that the Bank will not finance
Undang Ketenagakerjaan yang salah satu implementasinya       companies or sectors that can damage the environment.
Bank tidak akan membiayai perusahaan atau sektor yang
dapat merusak lingkungan.

Merujuk pada penjelasan POJK No.51/2017 tentang              Referring to the explanation of POJK No.51/2017 regarding
prioritas penyusunan RAKB (Pasal 7), sejumlah proyek         priorities for preparing RAKB (Article 7), several projects
yang sejalan dengan penerapan keuangan berkelanjutan.        are in line with the implementation of sustainable finance.
Antara lain, energi terbarukan (pembangkit listrik tenaga    Among other things, renewable energy (hydroelectric power,
air, tenaga panas bumi, tenaga angin, tenaga surya, tenaga   geothermal power, wind power, solar power, biogas power,
biogas, biomass serta sumber-sumber energi terbarukan        biomass, and other renewable energy sources determined
lainnya yang ditetapkan oleh pemerintah); efisiensi           by the government); energy efficiency (replacement of
energi (penggantian chiller air conditioner, penggantian     air conditioner chillers, replacement of energy-saving
mesin tekstil hemat energi, renovasi bangunan untuk          textile machines, building renovations to increase energy
meningkatkan efisiensi energi), pertanian berkelanjutan       efficiency), sustainable agriculture (organic farming and
(pertanian organik dan produsen pupuk kompos),               compost fertilizer producers), sustainable fisheries (fishing
perikanan berkelanjutan (aktivitas penangkapan ikan          activities without trawl nets and blasters), green building
tanpa jala pukat harimau dan peledak), proyek bangunan       projects (environmentally friendly building construction),
hijau (pembangunan gedung ramah lingkungan), dan             and environmentally friendly tourism (tourism to improve
pariwisata ramah lingkungan (wisata untuk memperbaiki        biodiversity, conserve fauna and other natural resources).
keanekaragaman hayati, konservasi fauna, dan sumber
daya alam lainnya).


[6.d.1.] [F.4.]

Kredit Berwawasan Lingkungan
Environmentally Friendly Loan

Sebagai penyedia jasa perbankan, salah satu wujud            As a provider of banking services, one form of commitment
komitmen yang dapat dilakukan Bank Papua adalah              that Bank Sulselbar can make is the distribution of
penyaluran kredit berbasis lingkungan atau kredit ramah      environmentally based Loan or environmentally friendly
lingkungan untuk mendukung keuangan berkelanjutan            Loan to support sustainable finance as planned by the OJK in
yang dicanangkan OJK dalam POJK No.51/POJK.03/2017           POJK No.51/POJK.03/2017 concerning the Implementation
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga        of Sustainable Finance for Financial Services Institutions,
Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. Penerapan      Issuers, and Public Companies. The implementation
keuangan berkelanjutan akan meningkatkan daya tahan          of sustainable finance will increase the resilience and
dan daya saing lembaga jasa keuangan termasuk Bank           competitiveness of financial service institutions including
Papua, sehingga mampu tumbuh dan menyediakan                 Bank Sulselbar so that they can grow and provide the
sumber pendanaan yang dibutuhkan masyarakat dan di
Page 152
               Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  150          Bank Sulselbar




saat bersamaan tetap menjaga kelestarian lingkungan.          funding sources needed by the community while at the
                                                              same time maintaining environmental sustainability.
Merujuk POJK No.51/2017 tentang Keuangan Berkelanjutan
dalam penjelasan Pasal 7, disebutkan sejumlah proyek          Referring to POJK No.51/2017 concerning Sustainable
yang sejalan dengan penerapan keuangan berkelanjutan          Finance in the explanation of Article 7, several projects
antara lain:                                                  are mentioned that are in line with the implementation of
1) Energi terbarukan (pembangkit listrik tenaga air, tenaga   sustainable finance, including:
   panas bumi, tenaga angin, tenaga surya, tenaga biogas,     1) Renewable energy (hydroelectric power, geothermal
   biomass serta sumber-sumber energi terbarukan                 power, wind power, solar power, biogas power, biomass,
   lainnya yang ditetapkan oleh Pemerintah);                     and other renewable energy sources determined by the
2) Efisiensi energi (penggantian chiller air conditioner,         Government);
   penggantian mesin tekstil hemat energi, renovasi           2) Energy efficiency (replacing air conditioner chillers,
   bangunan untuk meningkatkan efisiensi energi);                 replacing energy-saving textile machines, building
3) Pertanian berkelanjutan (pertanian organik dan                renovations to increase energy efficiency);
   produsen pupuk kompos);                                    3) Sustainable agriculture (organic farming and compost
4) Perikanan berkelanjutan (aktivitas penangkapan ikan           fertilizer producers);
   tanpa jala pukat harimau dan peledak);                     4) Sustainable fisheries (fishing activities without trawl
5) Proyek bangunan hijau (pembangunan gedung ramah               nets and explosives);
   lingkungan); dan                                           5) Green building projects (environmentally friendly
6) Pariwisata ramah lingkungan (wisata untuk memperbaiki         building construction); And
   keanekaragaman hayati, konservasi fauna dan sumber         6) Environmentally friendly tourism (tourism to improve
   daya alam lainnya).                                           biodiversity, conserve fauna and other natural
                                                                 resources).
[GRI 301-1] [6.d.2.] [F.5.]

Operasional Ramah Lingkungan
Environmentally Friendly Operations

Undang-Undang No.32 Tahun 2009 tentang Perlindungan           Law No. 32 of 2009 concerning Environmental Protection
dan Pengelolaan Lingkungan Hidup menjadi pedoman Bank         and Management is Bank Sulselbar’s guideline for
Sulselbar dalam menjalankan kegiatan operasional yang         carrying out operational activities that are increasingly
semakin ramah lingkungan. Menjaga kualitas lingkungan         environmentally friendly. Maintaining environmental quality
adalah salah satu hal terpenting yang harus dilakukan oleh    is one of the most important things that must be done by
segenap Insan Bank. Dalam setiap kegiatan operasional         all Bank Personnel. In every operational activity carried
yang dilakukan, Bank Sulselbar sangat peduli dengan           out, Bank Sulselbar is very concerned with environmental
kelestarian dan pelestarian lingkungan. Praktik operasional   sustainability and preservation. Environmentally friendly
ramah lingkungan yang dilakukan Bank Sulselbar antara         operational practices carried out by Bank Sulselbar
lain, menerapkan prinsip 3R (Reuse, Reduce dan Recycle),      include, among others, implementing the 3R principle
berupaya sebaik mungkin mengelola dan menghemat               (Reuse, Reduce, and Recycle), trying as best as possible
penggunaan energi listrik, bahan bakar minyak (BBM), air,     to manage and save on the use of electrical energy, fuel oil
limbah, dan sebagainya.                                       (BBM), water, waste, and so on.

Dalam Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB)              In Bank Sulselbar’s 2023 Sustainable Finance Action
Bank Sulselbar tahun 2023, salah satu pilar untuk             Plan (RAKB), one of the pillars for realizing the Bank’s
merealisasikan visi dan misi keberlanjutan Bank adalah        sustainability vision and mission is “Protecting and
“Menjaga dan Melestarikan Alam dan Lingkungan”. Di            Preserving Nature and the Environment”. Where the priority
mana target kegiatan prioritas untuk tahun 2023 adalah:       activity targets for 2023 are:
1. Knowledge Management Forum terkait RAKB melalui            1. Knowledge Management Forum related to RAKB
   E-Learning dengan indikator pencapaian tingkat                 through E-Learning with indicators of achieving the level
   penggunaan E-Learning oleh karyawan mencapai                   of use of E-Learning by employees reaching 100%.
   100%.
Page 153
                                                                                            Sustainability Report 2023
                                                                                                     Bank Sulselbar
                                                                                                                                              151




2. Gedung Kantor Pusat Bank yang ramah energi dan                        2. Energy and environmentally friendly Bank Head Office
   lingkungan dengan indikator pencapaian:                                   Building with achievement indicators:
   a) Penggunaan lampu LED dari solar panel untuk                            a) Use of LED lights from solar panels for lighting in the
       lampu penerangan pada area pekarangan dan                                 yard and parking area of ​​the Makassar Head Office
       parkiran Kantor Pusat dan Cabang Utama Makassar.                          and Main Branch.
   b) Efisiensi penggunaan listrik minimal 10% pada                          b) Electricity use efficiency of at least 10% at Head
       Kantor Pusat dan Cabang Utama Makassar.                                   Office and Makassar Main Branch.
3. Pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan                         3. Implementation of the Social and Environmental
   Lingkungan (TJSL) dengan indikator pencapaian                             Responsibility (TJSL) program with indicators of
   pelaksanaan program TJSL yang sesuai rencana.                             achieving the implementation of the TJSL program
                                                                             according to plan.
Langkah ini menjadi langkah yang berkesinambungan                        This step is a continuous and sustainable step, where in
dan berkelanjutan, di mana pada tahun 2023-2026, target                  2023-2026, the activity target is expanded to become
kegiatan diperluasmenjadi gedung Kantor Pusat Bank dan                   energy and environmentally friendly Bank Head Office and
Kantor Cabang yang ramah energi dan lingkungan, dengan                   Branch Office buildings, with the expected achievement
indikator pencapaian yang diharapkan adalah:                             indicators being:
1. Pengaturan pemilahan sampah.                                          1. Waste sorting arrangements.
2. Perumusan dan penyusunan SOP penggunaan solar                         2. Formulation and preparation of SOPs for the use of
    panel pada rumah ATM.                                                    solar panels in ATM houses.
3. Reviu penggunaan kendaraan operasional yang ramah                     3. Review of the use of environmentally friendly operational
    lingkungan.                                                              vehicles.

Bank pada penerapan RAKB jangka menengah 2023-                           In implementing the 2023-2026 medium-term RAKB,
2026 juga menetapkan target kegiatan prioritas lain terkait              the Bank also set other priority activity targets related to
pembiayaan, yakni penyusunan kebijakan penyaluran                        financing, namely the preparation of Lending/Financing
kredit/pembiayaan, serta analisis dan asesmen yang lebih                 distribution policies, as well as more prudent and
prudent dan komprehensif atas kredit/pembiayaan berbasis                 comprehensive analysis and assessment of green lending-
green lending. Indikator pencapaiannya adalah penerapan                  based Lending/Financing. Indicators of achievement are
kebijakan pendanaan berbasis green funding dan                           the implementation of green funding-based funding policies
dukungan kepada pengembangan sektor-sektor ekonomi                       and support for the development of priority economic sectors
prioritas yang memiliki multiplier effect tinggi termasuk                that have a high multiplier effect, including the distribution
penyaluran kredit/pembiayaan pada sektor-sektor usaha                    of Lending/Financing to environmentally friendly business
ramah lingkungan dan tersertifikasi pengelolaan AMDAL                    sectors and certified AMDAL management (green lending),
(green lending), serta usaha UMKM.                                       as well as MSME businesses.

Green Office                                                             Green Office

       Jenis Kegiatan                     Langkah-langkah-Type of Activity                                            Steps
a.   Budaya hemat energi dan 1.   Penggantian penerangan kantor dengan lampu LED 1.              Replacement of office lighting with LED lights from
     langkah pengurangan emisi    dari solar panel untuk lampu penerangan pada area              solar panels for lighting in the yard and parking area
                                  pekarangan dan parkiran Kantor Pusat dan Cabang                of the
                                                                                                    ​​ Head Office and Makassar Main Branch
                                  Utama Makassar                                            2.   Electricity use efficiency of at least 10% at Head
                             2.   Efisiensi penggunaan listrik minimal 10% pada Kantor           Office and Makassar Main Branch.
                                  Pusat dan Cabang Utama Makassar.                          3.   Effective and efficient use of work time and office
                             3.   Penggunaan waktu kerja dan alat elektronik kantor efektif      electronic equipment by not leaving the PC on all
                                  dan efisien dengan tidak membiarkan PC dalam kondisi           day; unplugging the cellphone charger when not in
                                  On seharian; mencabut charger HP saat tidak digunakan;         use; Using air conditioning and lighting wisely
                                  menggunakan AC dan lampu penerangan dengan bijak
Page 154
                  Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
     152          Bank Sulselbar




         Jenis Kegiatan                    Langkah-langkah-Type of Activity                                         Steps

b.    Paperless                1.   Menggunakan kertas bekas sebagai catatan atau 1.             Using waste paper as notes or internal documents
                                    dokumen-dokumen internal                                2.   Using documents digitally: PDF and others
                               2.   Menggunakan dokumen secara digital: PDF dan lain-lain 3.     Carrying out digitalization processes and
                               3.   Melakukan proses digitalisasi dan sistem teknologi           technology systems to replace the use of paper in
                                    untuk menggantikan pemakaian kertas dalam proses             office operational processes. Bank Sulselbar uses
                                    operasional kantor. Bank Sulselbar menggunakan aplikasi      the BITRIX application for correspondence and
                                    BITRIX untuk persuratan dan dokumen-dokumen internal         internal bank documents
                                    bank
c.    Penggunaan      aplikasi Aplikasi-aplikasi layanan Bank yang mengurangi kegiatan Bank service applications that reduce face-to-face
      perbankan         untuk tatap muka dan pertemuan langsung antara petugas dan activities and direct meetings between officers and
      mendukung penghematan nasabah, sehingga mengurangi pemakaian ATK                 customers, thereby reducing ATK usage



[301-1] [6.d.2.] [F.5.]

Pemakaian Kertas
Paper Usage
Kegiatan dan proses bisnis Bank Sulselbar memanfaatkan                    Bank Sulselbar’s business activities and processes utilize the
penggunaan kertas sebagai bahan baku dalam proses                         use of paper as a raw material in administrative processes,
administrasi, korespondensi, serta kebutuhan terkait                      correspondence, as well as customer-related needs such
nasabah seperti pembukaan rekening dan layanan lain.                      as opening accounts and other services. To minimize paper
Untuk meminimalisir konsumsi kertas, Bank mengupayakan                    consumption, the Bank strives for business activities that
kegiatan usaha yang berorientasi pada penggunaan                          are oriented towards minimum paper use (paperless). One
kertas yang minimum (paperless). Salah satunya dengan                     way is to update the Bank Cash Withdrawal and Deposit
melakukan Pembaharuan form Tarik dan Setor Tunai Bank                     form by simply printing the validation. In this way, the Bank
cukup dengan melakukan cetak validasi. Dengan demikian,                   can contribute to forest sustainability, although indirectly.
Bank dapat berkontribusi terhadap kelestarian hutan
walaupun secara tidak langsung.

Berbagai pekerjaan administratif yang membutuhkan                         Various administrative jobs that require a lot of paper usage
banyak sekali penggunaan kertas dikurangi dengan                          are reduced by establishing an online system, such as:
membentuk sistem online, seperti:                                            1. Request and approve orders for printed materials
1. Permintaan dan persetujuan pemesanan barang                                   and inventory;
   cetakan dan inventaris;                                                   2. Application and approval of official travel;
2. Pengajuan dan persetujuan perjalanan dinas;                               3. Leave application and approval;
3. Pengajuan dan persetujuan cuti;                                           4. Submission and approval of employee performance
4. Pengajuan dan persetujuan penilaian kinerja pegawai;                          appraisals;
5. Pencatatan kehadiran pegawai.                                             5. Recording employee attendance.

Sepanjang tahun 2023, penggunaan kertas untuk tujuan                      Throughout 2023, paper usage for Bank Sulselbar’s
proses bisnis Bank Sulselbar adalah sebanyak 4.870 rim.                   business processes will be 4,870 reams. Paper usage in
Pemakaian kertas di tahun 2023 ini meningkat signifikan                   2023 will increase significantly by 70.52% compared to the
70,52% dibandingkan penggunaan kertas Perusahaan                          Company’s paper usage in 2022 which was 2,856 reams.
pada tahun 2022 yang sebanyak 2.856 rim. Kenaikan                         The increase in paper consumption at Bank Sulselbar
konsumsi kertas di Bank Sulselbar menunjukkan adanya                      shows the expansion and growth of the company’s business
ekspansi dan pertumbuhan bisnis perseroan yang mau                        which inevitably has an impact on material consumption.
tidak mau berdampak pada konsumsi material.
Page 155
                                                                               Sustainability Report 2023
                                                                                        Bank Sulselbar
                                                                                                                       153




Penggunaan Kertas                                              Paper Usage


                                           2023                 2022                    2021
       Penggunaan Kertas                                                                                       Paper Usage
                                         4.870 rim            2.856 rim               3.100 rim


[GRI 302-1; 302-3; 302-4] [6.d.3.a.; 6.d.3.b.] [F.6.; F.7.]

Konsumsi Energi
Energy Consumption

Bank Sulselbar berkomitmen untuk secara efisien                Bank Sulselbar is committed to efficiently using Natural
menggunakan Sumber Daya Alam (SDA) dalam seluruh               Resources (SDA) in all its operations and business
kegiatan operasi dan bisnisnya. Hal ini tercermin dari         activities. This is reflected in the recording in volume
pencatatan dalam bentuk volume untuk berbagai                  form for various uses of natural resources such as paper,
pemanfaatan SDA seperti kertas, listrik, BBM, dan air. Bank    electricity, fuel, and water. Bank Sulselbar also records the
Sulselbar juga mencatat volume limbah dan pengelolaannya       volume of waste and its management so that it does not
agar tidak merusak lingkungan di wilayah Sulselbar.            damage the environment in the Sulselbar region.

Energi listrik dan BBM merupakan salah satu kebutuhan          Electrical energy and fuel are vital needs for the Bank to
vital bagi Bank untuk menjalankan operasionalnya. Bank         carry out its operations. Bank Sulselbar uses electrical
Sulselbar menggunakan energi listrik dari PT PLN (Persero)     energy from PT PLN (Persero) and fuel purchased from
dan BBM yang dibeli dari SPBU milik PT Pertamina               gas stations owned by PT Pertamina (Persero) or other
(Persero) atau produsen lain. Energi listrik antara lain       producers. Electrical energy is used, among other things,
digunakan untuk penerangan, menyalakan berbagai                for lighting, and powering various work facilities and
sarana dan prasarana kerja, seperti perangkat elektronik,      infrastructure, such as electronic devices, air conditioning,
AC, fotokopi, kulkas, dan lain sebagainya. Sementara BBM       photocopying, refrigerators, and so on. Meanwhile, fuel is
dipakai untuk operasional kendaraan dan bahan bakar            used for vehicle operations and generator fuel if there is a
genset jika terjadi masalah dalam pasokan listrik.             problem with the electricity supply.

Konsumsi Listrik                                               Electricity Consumption
Bank menyadari ketersediaan pasokan listrik masih terbatas     The Bank realizes that the availability of electricity supply is
dan belum tersebar merata di seluruh Indonesia. Untuk itu,     still limited and not evenly distributed throughout Indonesia.
Bank berupaya melakukan langkah-langkah penghematan            For this reason, the Bank is trying to take savings measures,
antara lain dengan mematikan lampu dan piranti elektronik      including turning off lights and electronic devices that are
yang sedang tidak digunakan, menggunakan lampu hemat           not in use, using energy-saving lamps, increasing the
energi, memperbanyak panel kaca di kantor sehingga             number of glass panels in the office so that it is possible
memungkinkan memanfaatkan sinar matahari sebagai               to use sunlight as a light source during the day, and so on.
sumber cahaya pada siang hari, dan sebagainya.

Upaya lain untuk menghemat listrik dilakukan melalui           Another effort to save electricity is carried out through
kebijakan pengelolaan gedung terhadap penggunaan listrik       building management policies regarding the use of electricity
untuk penerangan dan AC. Kebijakan tersebut menetapkan         for lighting and air conditioning. This policy stipulates that
listrik di ruang kerja dapat digunakan selama 8 (delapan)      electricity in the workspace can be used for 8 (eight) hours
jam dalam jam operasional, sedangkan penggunaan listrik        during operational hours, while the use of electricity for
untuk penerangan dan AC pada ATM dan Server dilakukan          lighting and air conditioning at ATMs and servers is carried
selama 24 (dua puluh empat) jam 7 (tujuh) hari penuh.          out 24 (twenty four) hours 7 (seven) full days. In addition, to
Selain itu, untuk mengurangi konsumsi listrik, penghematan     reduce electricity consumption, energy savings are carried
energi dilakukan dengan:                                       out by:
Page 156
              Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  154         Bank Sulselbar




1. Penggantian lampu-lampu konvensional dengan lampu         1. Replacement of conventional lamps with LED lamps
   LED serta lampu sorot yang lebih hemat energi;               and spotlights which are more energy efficient;
2. Pengaturan suhu ruangan (AC) pada jam kerja di level      2. Setting the room temperature (AC) during working
   tertentu yang ekonomis;                                      hours at a certain economical level;
3. Penghentian penggunaan AC mulai pukul 18:00, karena       3. Cessation of use of AC from 18:00, due to numbersThere
   jumlah pegawai yang bekerja di atas jam tersebut tidak       are not many employees who work beyond these hours.
   banyak.

Untuk mengetahui intensitas penggunaan energi listrik,       To determine the intensity of electrical energy use, until
hingga saat ini Bank Sulselbar belum melakukan audit         now Bank Sulselbar has not carried out an energy audit so
energi sehingga belum dapat menyampaikan data                it cannot provide data on the intensity of electrical energy
tentang intensitas energi listrik yang digunakan, termasuk   used, including the categories: wasteful, very efficient, or
kategorinya: boros, sangat efisien atau efisien. Audit       efficient. An energy audit has not been carried out because
energi belum dilakukan karena Bank masih melakukan           the Bank is still carrying out an inventory of the equipment
inventarisir terhadap perangkat dan ruang kantor yang saat   and office space currently being used for rejuvenation.
ini digunakan untuk melakukan peremajaan.

Konsumsi Listrik                                             Electricity Consumption


  Penggunaan Listrik        2023               2022               2021               2020             Electricity Usage
       (kWh)                                                                                                (kWh)
                           14.214             12.764              2.056              1.894


Sepanjang tahun 2023, konsumsi listrik Perseroan untuk       Throughout 2023, the Company’s electricity consumption
tujuan proses bisnis adalah sebanyak 14.214 kWh.             for business process purposes will be 14,214 kWh.
Konsumsi listrik di tahun 2023 ini meningkat 11,36%          Electricity consumption in 2023 will increase by 11.36%
dibandingkan konsumsi listrik Perusahaan pada tahun          compared to the Company’s electricity consumption in
2022 yang sebanyak 12.764 kWh. Kenaikan konsumsi             2022 which was 12,764 kWh. The increase in electricity
listrik di Bank Sulselbar menunjukkan adanya ekspansi        consumption at Bank Sulselbar shows the expansion and
dan pertumbuhan bisnis perseroan yang mau tidak mau          growth of the company’s business which inevitably has an
berdampak pada konsumsi energi.                              impact on energy consumption.

Konsumsi BBM                                                 Fuel Consumption
Sementara, penghematan penggunaan BBM dalam                  Meanwhile, the Bank is also saving on fuel use in the
bentuk bensin (Pertalite, Premium, Pertamax) dan solar       form of petrol (Pertalite, Premium, Pertamax) and diesel.
juga dilakukan Bank. Bank menyadari, BBM merupakan           The bank is aware that fuel is non-renewable energy with
energi tak terbarukan dengan pasokan yang kian menipis.      an increasingly low supply. For this reason, the Bank is
Karena itu, Bank berkomitmen melakukan penghematan           committed to making savings and efficiencies, including
dan efisiensi antara lain mengurangi rapat atau pertemuan    reducing face-to-face meetings and replacing them with
tatap muka dan menggantikannya dengan telekonferensi         teleconferences or virtual meetings.
atau virtual meeting.

Per 31 Desember 2023, biaya yang dikeluarkan untuk           As of December 31, 2023, the costs incurred for purchasing
pembelian BBM Perusahaan adalah sebesar Rp5,969              fuel for the Company amounted to IDR 5,969 billion, an
miliar, meningkat 22,24% dari biaya pembelian BBM            increase of 22.24% from the costs for purchasing fuel in
tahun 2022 yang sebesar Rp4,883 miliar. Kenaikan biaya       2022 which amounted to IDR 4,883 billion. The increase
pembelian BBM terjadi karena dua faktor, kenaikan harga      in fuel purchasing costs occurred due to two factors, the
BBM di pasar yang ditetapkan Pemerintah karena adanya        increase in fuel prices in the market set by the Government
kenaikan harga minyak mentah di pasar global serta           due to the increase in crude oil prices on the global market
bertumbuhnya bisnis Bank yang meningkatkan mobilitas         and the growth of the Bank’s business which increased
dan aktivitas yang membutuhkan energi dari BBM.              mobility and activities that required energy from fuel.
Page 157
                                                                             Sustainability Report 2023
                                                                                      Bank Sulselbar
                                                                                                                  155




Pembelian BBM                                                 Fuel Purchases


 Pembelian BBM          2023                 2022                2021                 2020             Fuel purchases
    (Rp juta)                                                                                            (Rp million)
                        5.969                4.883               3.930                3.045


[303-5] [F.8.]

Konsumsi Air
Water Consumption

Air merupakan kebutuhan vital lain bagi Bank Sulselbar.       Water is another vital need for Bank Sulselbar. Banks
Bank menggunakan air untuk berbagai keperluan, seperti        use water for various purposes, such as drinking water,
kebutuhan air minum, kebersihan, sanitasi, wudhu,             hygiene, sanitation, ablution, watering plants, and so on.
menyiram tanaman, dan sebagainya. Sama seperti listrik        Just like electricity and fuel, the supply of clean water is
dan BBM, pasokan air bersih saat ini juga kian terbatas,      currently increasingly limited, therefore savings must be
oleh karena itu penghematan harus dilakukan. Antara lain      made. Among other things, this is done by promoting water
ditempuh dengan sosialisasi penghematan air di lingkungan     savings in the office environment and carrying out routine
kantor, melakukan pengecekan rutin terhadap instalasi air     checks on water installations to ensure that no leaks or
agar tidak terjadi kebocoran atau kerusakan yang dapat        damage could waste water.
menyia-nyiakan air.

Air yang digunakan Gedung Pusat Sulselbar bersumber           The water used by the South Sulawesi Central Building
dari air tanah dan PDAM. Penggunaan air tanah tidak           comes from groundwater and PDAM. The amount of
diketahui jumlahnya mengingat Bank belum menggunakan          groundwater usage is unknown considering the Bank has
alat pengukur penggunaan air. Walau Bank Sulselbar            not used a water usage measuring device. Even though
menggunakan air tanah, pada tahun pelaporan, tidak ada        Bank Sulselbar uses groundwater, in the reporting year,
laporan terkait Bank tentang terganggunya sumber air di       there were no reports related to the Bank regarding
sekitar operasional Bank akibat pengambilan air tanah oleh    disruption of water sources around the Bank’s operations
Perusahaan.                                                   due to groundwater extraction by the Company.

Konsumsi Air                                                  Water Consumption

  Penggunaan Air/           2023                 2022                2021                2020
                                                                                                        Water Use/Month
       Bulan
                                                                                                       (Cubic Meters/m3)
  (Meter Kubik/m3)         18.589               10.252              7.688                6.672



Per 31 Desember 2023, penggunaan air Bank Sulselbar           As of December 31, 2023, Bank Sulselbar’s monthly water
per bulan mencapai 18.589 meter kubik (m3), meningkat         use reached 18,589 cubic meters (m3), an increase of
81,32% dari penggunaan air Bank Sulselbar per bulan di        81.32% from Bank Sulselbar’s monthly water use in 2022
tahun 2022 yang sebesar 10.252 m3. Kenaikan konsumsi          which was 10,252 m3. The increase in water consumption
air di Bank Sulselbar sama seperti konsumsi energi, terjadi   at Bank Sulselbar, the same as energy consumption,
karena dua faktor, kenaikan harga langganan PDAM serta        occurred due to two factors, the increase in PDAM
bertumbuhnya bisnis Bank yang meningkatkan aktivitas di       subscription prices and the growth of the Bank’s business
kantor-kantor Bank Sulselbar.                                 which increased activity at Bank Sulselbar offices.
Page 158
                 Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  156            Bank Sulselbar




[GRI 305-1; 305-2; 305-4; 305-5] [6.e.4.a.; 6.e.4.b.] [F.11.; F.12.]

Pengelolaan Emisi
Emission Management

Bank Sulselbar mendukung upaya Pemerintah dalam                          Bank Sulselbar supports the Government’s efforts in
program mitigasi perubahan iklim (climate change)                        climate change mitigation programs by reducing Green
melalui pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK)                           greenhouse gas (GHG) emissions which are ozone-
yang merupakan bahan perusak ozon. Bank peduli                           depleting substances. The Bank is concerned about the
terhadap bahaya penggunaan bahan perusak ozon,                           dangers of using ozone-depleting substances, such as ACs
seperti penggunaan AC yang memakai freon. Karena itu,                    that use freon. For this reason, the Bank chose AC with an
Bank memilih AC dengan refrigerant (zat pendingin) yang                  environmentally friendly refrigerant so that it contributes to
ramah lingkungan sehingga ikut andil dalam upaya untuk                   efforts to prevent the depletion/hole of the ozone layer in
mencegah penipisan/terjadinya lubang lapisan ozon di                     the atmosphere which triggers global warming and has the
atmosfer yang memicu pemanasan global dan potensial                      potential to cause problems for the earth and its inhabitants.
menimbulkan masalah bagi bumi dan penduduknya.

Bank juga menjalankan inisiatif untuk efisiensi energi                   The Bank also carries out energy efficiency initiatives by
dengan menggunakan lampu hemat energi. Langkah                           using energy-saving lamps. Bank Sulselbar also took steps
pengurangan emisi GRK juga dilakukan Bank Sulselbar                      to reduce GHG emissions by using vehicles with duel
dengan penggunaan kendaraan dengan duel engine                           engines, namely hybrid vehicles, which were started as
yaitu kendaraan hybrid yang dimulai untuk kendaraan                      operational vehicles for directors.
operasional direksi.

Dengan memakai asumsi-asumsi tertentu yang ditetapkan                    Using certain assumptions set by the Company, the total
Perseroan, total emisi GRK yang dihasilkan oleh                          GHG emissions produced by Bank Sulselbar’s operations
operasional Bank Sulselbar sepanjang tahun 2023 dari                     throughout 2023 from fuel and electricity consumption are
konsumsi BBM dan listrik adalah sebanyak 1.035.338,7 kg                  1,035,338.7 kg CO2e. Total GHG emissions in 2023 will
CO2e. Total emisi GRK di tahun 2023 ini meningkat 22,10%                 increase by 22.10% compared to total GHG emissions in
dibandingkan total emisi GRK di tahun 2022 yang tercatat                 2022 which were recorded at 847,935.8 kg CO2e. Where
sebesar 847.935,8 kg CO2e. Di mana sumbangan emisi                       the contribution of GHG emissions from fuel consumption
GRK dari konsumsi BBM sebesar 1.023.256,8 kg CO2e                        is 1,023,256.8 kg CO2e and the contribution from electricity
dan sumbangan dari konsumsi listrik sebesar 12.081,9 kg                  consumption is 12,081.9 kg CO2e.
CO2e.

Emisi Gas Rumah Kaca dalam kg CO2e                                       Greenhouse Gas Emissions in kg CO2e

  Sumber Emisi                         2023                                      2022                                          2021
                                              1.023.256,8 kg                                                                           673.713,6 kg
Cakupan 1 (BBM)        426.357 liter                             348.786 liter      837.086,4 kg CO2e          280.714 liter
                                                  CO2e                                                                                    CO2e
Cakupan 2 (Listrik)    14.214 kWh         12.081,9 kg CO2e       12.764 kWh          10.849,4 kg CO2e           2.056 kWh             1.747,6 kg CO2e
Jumlah Emisi GRK
                              1.035.338,7 kg CO2e                        847.935,8 kg CO2e                           675.461,2 kg CO2e
(Cakupan 1 dan 2)

Asumsi perhitungan:
1. Harga BBM Pertamax tertinggi di tahun 2023 sebesar Rp14.000 per       Calculation assumptions:
   liter                                                                 The highest Pertamax fuel price in 2023 will be IDR 14,000 per liter
2. 1 liter BBM setara dengan 2,4 kilogram (kg) CO2e                      1 liter of fuel is equivalent to 2.4 kilograms (kg) CO2e
3. 1 kWh listrik setara dengan 0,85 kg CO2e                              1 kWh of electricity is equivalent to 0.85 kg CO2e
   Sumber: PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero)                   Source: PT PLN (Persero) and PT Pertamina (Persero)
Page 159
                                                                                    Sustainability Report 2023
                                                                                             Bank Sulselbar
                                                                                                                         157




Intensitas Emisi Berdasarkan Jenis                                  Emission Intensity Based on Type
Di sisi lain, terkait jumlah dan intensitas emisi yang dihasilkan   On the other hand, regarding the number and intensity of
Bank Sulselbar berdasarkan jenis, diketahui dalam proses            emissions produced by Bank Sulselbar based on type, it is
bisnis dan operasional Bank tidak menghasilkan emisi                known that the Bank’s business and operational processes
langsung. Emisi yang dihasilkan dari Bank Sulselbar                 do not produce direct emissions. The emissions produced
berasal dari peralatan dan perlengkapan untuk mendukung             by Bank Sulselbar come from equipment and supplies to
operasional Bank, seperti lampu, komputer, printer, AC,             support the Bank’s operations, such as lights, computers,
dan peralatan dapur seperti kulkas dan mesin kopi dengan            printers, air conditioners, and kitchen equipment such as
jumlah kecil. Sehingga, untuk jumlah dan intensitas emisi           refrigerators and small coffee machines. So, the amount
yang dihasilkan berdasarkan jenis adalah NIHIL.                     and intensity of emissions produced based on type is
                                                                    ZERO.

[GRI 306-1; 306-2; 306-3] [6.e.5.a.; 6.e.5.b.; 6.e.5.c.] [F.13.; F.14.; F.15.]

Pengolahan Limbah dan Efluen
Waste and Effluent Treatment

Untuk air limbah, Bank tidak menghasilkan air limbah                For waste water, the Bank does not produce waste water
yang termasuk dalam Bahan Berbahaya dan Beracun                     which is included in Hazardous and Toxic Materials (B3).
(B3). Pengelolaan air limbah domestik dari pemakaian                Management of domestic wastewater from bathroom and
kamar mandi dan toilet dilakukan dengan menggunakan                 toilet use is carried out using septic tanks, so it does not
septic tank, sehingga tidak menimbulkan beban biaya                 incur processing costs. For the disposal of domestic waste
pengolahan. Untuk pembuangan limbah domestik dari                   from office operations, both liquid and solid waste such as
operasional kantor, baik limbah cair maupun padat seperti           rubbish, the Bank collaborates with related agencies in the
sampah, Bank bekerja sama dengan instansi terkait di                field of cleanliness, both in Makassar and at branch offices.
bidang kebersihan, baik di Makassar maupun di kantor-
kantor cabang.

Untuk efluen atau hasil sampingan/buangan dari suatu                For effluent or by-products/waste from a process, as a
proses, sebagai Perusahaan yang bisnisnya bergerak di               company whose business is in the banking sector, Bank
bidang perbankan, Bank Sulselbar juga tidak menghasilkan            Sulselbar also does not produce effluent from the results of
efluen dari hasil kegiatan bisnis dan operasionalnya.               its business and operational activities. Therefore, there is
Oleh karena itu, tidak ada efluen berdasarkan jenis yang            no effluent based on the type produced by Bank Sulselbar.
dihasilkan oleh Bank Sulselbar.

[GRI 304-2] [6.e.3.a.; 6.e.3.b.]

Keanekaragaman Hayati
Biodiversity
                                                                    Currently, Bank Sulselbar does not have a specific policy
Saat ini Bank Sulselbar belum memiliki kebijakan khusus             regarding biodiversity. However, each business unit
terkait keanekaragaman hayati. Tetapi pada setiap unit              continues to support environmental conservation efforts
bisnis tetap mendukung usaha pelestarian lingkungan                 in the surrounding environment. Actions to protect and
di lingkungan sekitar. Aksi menjaga dan melestarikan                preserve biodiversity are carried out around the Bank
keanekaragaman hayati yang dilakukan di sekitar lingkungan          Sulselbar office environment by creating parks at the
kantor Bank Sulselbar dilakukan dengan pembuatan taman              Head Office and branch offices and distributing CSR
di Kantor Pusat dan kantor-kantor cabang dan penyaluran             in the environmental sector which focuses on nature
CSR bidang lingkungan yang fokus untuk pelestarian alam.            conservation. The area around the office environment is
Area sekitar lingkungan kantor ditanami berbagai macam              planted with various types of plants, starting from the front
jenis tanaman, mulai dari halaman depan kantor, samping             yard of the office, next to the office, as well as inside the
kantor, maupun di dalam kantor dan area parkir kendaraan.           office and vehicle parking area.
Page 160
               Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  158          Bank Sulselbar




Program Pelestarian Lingkungan Hidup                          Environmental Conservation Program
Kepedulian Bank Sulselbar terhadap pelestarian lingkungan     Bank Sulselbar’s concern for environmental preservation is
juga ditunjukkan dengan komitmen menjalankan tanggung         also demonstrated by its commitment to carrying out social
jawab sosial atau CSR terkait lingkungan hidup. Pada          responsibility or CSR related to the environment. In 2023,
tahun 2023, biaya lingkungan hidup yang dikeluarkan Bank      environmental costs incurred by Bank Sulselbar will amount
Sulselbar adalah sebesar Rp1.842.862.600, meningkat           to IDR 1,842,862,600, a significant increase of 119.36%
signifikan sebesar 119,36% dari penyaluran dana CSR           from the distribution of CSR funds in the environmental
bidang lingkungan Bank Sulselbar di tahun 2022 yang           sector of Bank Sulselbar in 2022 which amounted to IDR
sebesar Rp840.120.000.                                        840,120,000.


                                               Nilai Penyaluran (Rp)
      Bidang CSR                                                                                      Bidang CSR
                                  2023                 2022                     2021
Lingkungan Hidup              1.842.862.600        840.120.000              1.654.922.543     Lingkungan Hidup


[GRI 2-27] [6.e.6.] [F.16.]

Kepatuhan dan Biaya Lingkungan
Compliance and Environmental Costs

Sebagai korporasi yang bertanggung jawab, Bank Sulselbar      As a responsible corporation, Bank Sulselbar always obeys
senantiasa taat dan patuh terhadap berbagai peraturan         and complies with various regulations and provisions that
dan ketentuan yang berlaku di bidang lingkungan. Selain       apply in the environmental sector. In addition, the Bank is
itu, Bank berkomitmen untuk peduli dan turut menjaga          committed to caring for and contributing to environmental
kelestarian lingkungan melalui berbagai program dan           sustainability through various programs and activities held
kegiatan yang diselenggarakan selama tahun pelaporan.         during the reporting year. This commitment and concern is
Komitmen dan kepedulian tersebut merupakan andil Bank         the Bank’s contribution to environmental conservation and
terhadap konservasi dan kelestarian lingkungan.               sustainability.

Komitmen Bank mentaati ketentuan dan peraturan                The Bank’s commitment to comply with environmental
lingkungan membawa hasil dengan tidak adanya denda            rules and regulations has resulted in the absence of fines
dan sanksi non moneter akibat ketidakpatuhan terhadap         and non-monetary sanctions due to non-compliance with
Undang-Undang dan peraturan tentang lingkungan hidup.         environmental laws and regulations. Bank Sulselbar is
Bank Sulselbar selalu terbuka jika ada pengaduan dari         always open to complaints from the public regarding
masyarakat terhadap dampak lingkungan yang mungkin            environmental impacts that may arise related to the Bank’s
timbul berkaitan dengan operasional Bank. Namun, selama       operations. However, during the 2023 reporting period, the
periode pelaporan 2023, Perusahaan tidak mendapat             Company received no fines or sanctions related to non-
denda atau sanksi berkaitan dengan ketidakpatuhan             compliance with laws relating to environmental issues.
terhadap Undang-Undang yang berkaitan dengan masalah
lingkungan.
Page 161
                                                                             Sustainability Report 2023
                                                                                      Bank Sulselbar
                                                                                                          159


[GRI 2-27; 417-2; 418-1] [6.c.; 6.f.] [T.17.; F.26.; F.27.; F.28.; F.29; F.30.]

Tanggung Jawab Produk dan Layanan Berkelanjutan
Sustainable Product and Service Responsibility
Page 162
                  Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  160             Bank Sulselbar




Nasabah adalah salah satu pemangku kepentingan utama          Customers are one of the main stakeholders for Bank
bagi Bank Sulselbar karena keberadaan dan kepuasan            Sulselbar because the existence and satisfaction of
nasabah akan memengaruhi keberlangsungan usaha                customers will influence the business continuity and
dan kinerja Bank. Karena itu, Perseroan terus berupaya        performance of the Bank. Therefore, the Company
memberikan produk dan layanan terbaik dan setara kepada       continues to strive to provide the best and most equal
seluruh nasabah tanpa terkecuali. Selain pelayanan terbaik,   products and services to all customers without exception.
Bank juga menjamin kemudahan layanan dan keamanan             Apart from the best service, the Bank also guarantees ease
dan perlindungan privasi nasabah.                             of service and security and protection of customer privacy.

Perseroan menetapkan kebijakan dan standar pelayanan          The Company establishes the best policies and service
terbaik guna mewujudkan kepuasan nasabah dengan terus         standards to achieve customer satisfaction by continuing
berupaya memahami kebutuhan nasabah. Kami juga terus          to strive to understand customer needs. We also continue
bertransformasi dan berinovasi terutama di era digitalisasi   to transform and innovate, especially in this era of
ini guna memberikan produk dan layanan terpadu yang           digitalization, to provide integrated products and services
inklusif dan bernilai tambah. Membangun kepercayaan           that are inclusive and add value. Building customer trust by
nasabah dengan memberikan pelayanan prima berbasis            providing excellent service based on satisfaction and needs
kepuasan dan kebutuhan dengan terus mengembangkan             by continuing to develop and distribute innovative digital-
dan mendistribusikan produk-produk inovatif berbasis          based products to support customer needs while realizing
digital untuk mendukung kebutuhan nasabah sekaligus           sustainable development goals.
mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan.

Peningkatan kualitas pelayanan dilakukan dengan:              Improving service quality is carried out by:
1. Meningkatkan profesionalisme pegawai;                      1. Increasing employee professionalism;
2. Memberikan pelayanan yang cepat dan tepat dengan           2. professionally providing fast and precise service; And
   cara profesional; dan
3. memberikan layanan terbaik perbankan berdasarkan           3. provide the best banking services based on the
   prinsip-prinsip yang ditetapkan oleh Regulator. Bank          principles set by the Regulator. Bank Sulselbar not only
   Sulselbar tidak hanya menjual produk perbankan yang           sells banking products that are safe and beneficial to
   aman dan bermanfaat bagi masyarakat namun juga                the community but also provides maximum protection
   memberikan perlindungan maksimal kepada nasabah               to customers (product responsibility).
   (product responsibility).

[6.c.1] [F.17.]

Komitmen Layanan atas Produk/Jasa Setara
Service Commitment for Equivalent Products/Services

Industri perbankan bergerak sangat dinamis dan                The banking industry is moving very dynamically and
cepat, ditandai terus meningkatnya volume bisnis dan          quickly, marked by the continued increase in business
kompleksitas usaha, persaingan yang semakin kompetitif,       volume and business complexity, increasingly competitive
peran digitalisasi yang semakin berkembang, maupun            competition, the growing role of digitalization, as well as the
karakter masyarakat yang semakin kritis, cerdas, dan lebih    character of society which is increasingly critical, intelligent,
peduli (awareness) dalam menilai kualitas Bank termasuk       and more aware (awareness) in assessing the quality of
produk dan layanan yang ditawarkan. Bank Sulselbar terus      banks including products and services. services offered.
berupaya memahami dinamika itu dengan memberikan              Bank Sulselbar continues to strive to understand these
pelayanan setara kepada semua nasabah, melalui                dynamics by providing equal service to all customers, and
pemberian informasi yang jelas atas produk dan layanan        by providing clear information on the products and services
yang ditawarkan. Termasuk menjaga privasi nasabah dan         offered. This includes maintaining customer privacy and
membuka akses seluas-luasnya mekanisme pengaduan              opening the widest possible access to customer complaint
nasabah.                                                      mechanisms.
Page 163
                                                                             Sustainability Report 2023
                                                                                      Bank Sulselbar
                                                                                                                    161




Bank memastikan mutu produk dan standar layanan              The Bank ensures that product quality and banking service
perbankan diberikan secara adil dan setara kepada            standards are provided fairly and equally to all customers
seluruh nasabah tanpa membeda-bedakan latar belakang,        without discriminating against background, SARA, and other
SARA, serta hal terkait lainnya sebagai salah satu upaya     related matters as an effort to fulfill human rights aspects by
pemenuhan aspek HAM oleh Bank Sulselbar. Bank juga           Bank Sulselbar. The Bank also ensures that the quality of
memastikan mutu produk dan standar layanan yang              products and service standards provided to customers are
diberikan kepada nasabah sesuai dengan standar yang          by the standards that have been formulated. All customers
telah dirumuskan. Seluruh nasabah memiliki hak dan           have the same rights and obligations, which are regulated
kewajiban yang sama, yang telah diatur dalam peraturan,      in the Bank’s regulations, statutes, and regulations.
perundang-undangan, serta peraturan Bank.

Untuk memenuhi kepentingan nasabah, Bank menjalankan         To meet customer interests, the Bank carries out programs
program serta kegiatan terkait produk dan jasa serta         and activities related to products and services and
nasabah yang mengacu pada kebijakan dan regulasi             customers that refer to applicable policies and regulations,
yang berlaku, yaitu Peraturan OJK No.1/POJK.07/2013          namely OJK Regulation No.1/POJK.07/2013 concerning
tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan           Consumer Protection in the Financial Services Sector
dan Peraturan Bank Indonesia No.10/10/PBI/2008 tentang       and Bank Indonesia Regulation No.10 /10/PBI/2008
Perlindungan Nasabah. Dan terakhir disempurnakan             concerning Customer Protection. Finally refined through
melalui POJK Nomor 6/POJK.07/2022 Tahun 2022 tentang         POJK Number 6/POJK.07/2022 of 2022 concerning
Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa          Consumer and Community Protection in the Financial
Keuangan tanggal 14 April 2022. Untuk melengkapi peraturan   Services Sector dated April 14, 2022. To complement
tersebut, Bank Sulselbar juga telah menyusun pedoman yang    these regulations, Bank Sulselbar has also prepared
komprehensif terkait pengelolaan pengaduan nasabah dalam     comprehensive guidelines regarding the management of
bentuk Standar Pedoman Operasional (SPO) Pengelolaan         customer complaints in the form of Standard Guidelines for
Pengaduan Nasabah.                                           Operational (SPO) Management of Customer Complaints.

Informasi produk dan layanan Bank meliputi:                  Bank product and service information includes:
1) Menyediakan informasi tertulis dalam Bahasa Indonesia     1) Provide complete and clear written information in
    secara lengkap dan jelas mengenai karakteristik setiap      Indonesian regarding the characteristics of each Bank
    produk Bank;                                                product;
2) Menyampaikan informasi kepada nasabah secara              2) Convey information to customers in writing and/or
    tertulis dan atau lisan;                                    verbally;
3) Tidak memberikan informasi menyesatkan (mislead)          3) Do not provide misleading (mislead) and/or unethical
    dan/atau tidak etis (misconduct);                           (misconduct) information;
4) Informasi mengenai karakteristik produk Bank dimaksud     4) Information regarding the characteristics of the Bank’s
    meliputi:                                                   products includes:
    a) Nama produk                                              a) Product name
    b) Jenis produk                                             b) Types of products
    c) Manfaat dan risiko yang melekat pada produk              c) The benefits and risks attached to the product
    d) Persyaratan dan tata cara penggunaan produk              d) Requirements and procedures for using the product
    e) Biaya-biaya yang melekat pada produk                     e) Costs attached to the product
    f) Perhitungan bunga atau bagi hasil dan margin             f) Calculation of interest or profit sharing and profit
        keuntungan                                                  margin
    g) Jangka waktu berlakunya produk                           g) Product validity period
    h) Penerbit (issuer/originator) produk;                     h) Product publisher (issuer/originator);

5) Memberikan informasi mengenai program penjaminan          5) Provide information regarding guarantee programs for
   terhadap produk yang terkait dengan produk Bank dan          products related to Bank products and fundraising;
   penghimpunan dana;
Page 164
                   Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  162              Bank Sulselbar




6) Memberitahukan kepada nasabah setiap perubahan,             6) Notifying customers of any changes, additions, and/or
   penambahan dan/atau pengurangan pada karakteristik             reductions to the Bank’s product characteristics;
   produk Bank;
7) Mencantumkan informasi karakteristik produk di tempat       7) Include information on product characteristics in a
   dan bentuknya terlihat, terbaca, jelas, serta mudah            visible, legible, clear, and easy-to-understand place and
   dimengerti oleh nasabah.                                       form for customers.

Untuk mempermudah edukasi kepada nasabah dalam                 To facilitate education for customers in understanding all
memahami seluruh produk dan layanan yang dimiliki              the products and services owned by Bank Sulselbar, as
oleh Bank Sulselbar, serta dalam rangka mempermudah            well as to facilitate the provision of services and access
pemberian layanan dan akses kepada nasabah, maka               to customers, the Bank carries out outreach regarding its
Bank melakukan sosialisasi mengenai produknya melalui:         products through:
· Situs web www.banksulselbar.co.id                            · Website www.banksulselbar.co.id
· Virtual Assistant Chat Banking atau Chatbot                  · Virtual Assistant Chat Banking or Chatbot
· On site pada kantor cabang terdekat                          · On site at the nearest branch office
· Poster, brosur, leaflet, dan flyer yang tersedia di kantor   · Posters, brochures, leaflets, and flyers are available at
   Bank                                                            the Bank office

[6.f.1.] [F.26.]

Pengembangan Produk dan Layanan
Berkelanjutan di 2023
Sustainable Product and Service Development in 2023

Satu dari empat pilar keuangan berkelanjutan Bank              One of the four pillars of sustainable finance for Bank
Sulselbar dalam RAKB 2023 adalah “Memperkuat                   Sulselbar in the 2023 RAKB is “Strengthening the
Pembentukan Perbankan Keberlanjutan” dengan salah              Establishment of Sustainable Banking” with one of the
satu target kegiatan prioritas adalah pengayaan eksisting      priority activity targets being the enrichment of existing
produk/layanan beserta fiturnya yang sejalan dengan            products/services and their features that are in line with
keuangan berkelanjutan, melalui:                               sustainable finance, through:
a. Mendorong transaksi non-tunai (cashless society)            a. Encouraging non-cash transactions (cashless society)
   melalui layanan perbankan tanpa kantor antar lain               through branchless banking services, including through
   melalui pengembangan fitur e-banking, mobile banking,           the development of e-banking, mobile banking and
   dan internet banking;                                           internet banking features;
b. Menyediakan dan memperluas dukungan akses                   b. Providing and expanding financial access support
   keuangan bagi seluruh masyarakat termasuk kaum                  for all communities, including people with disabilities,
   difabel, kelompok masyarakat kurang mampu dan di                disadvantaged community groups, and in remote areas;
   daerah terpencil;

Di mana indikator pencapaiannya adalah:                        Where the achievement indicators are:
1. Peningkatan pendapatan dari Channel Digital                 1. Increased revenue from Digital Channels
2. Implementasi Loan Originating System (LOS)                  2. Implementation of Loan Originating System (LOS)
3. Implementasi Online Boarding                                3. Implementation of Online Boarding
4. Kartu ATM Daur Ulang                                        4. Recycled ATM Card
5. Recycle Kartu ATM eksisting                                 5. Recycle existing ATM cards
6. Digitalisasi PIN ATM                                        6. ATM PIN digitization

Selain itu, Bank Sulselbar juga berupaya meningkatkan          Apart from that, Bank Sulselbar is also trying to improve
layanan kepada nasabah dengan menerbitkan layanan              services to customers by issuing a Virtual Assistant Chat
Page 165
                                                                                        Sustainability Report 2023
                                                                                                 Bank Sulselbar
                                                                                                                                      163


Virtual Assistant Chat Banking atau Chatbot. Chatbot                   Banking or Chatbot service. Chatbot is a digital chat service
merupakan layanan obrolan digital yang berkomunikasi                   that communicates via text messages based on artificial
melalui pesan teks berbasis kecerdasan buatan/Artifial                 intelligence (AI). Bank Sulselbar’s chatbot or SOBAT
Intelligence (AI). Chatbot Bank Sulselbar atau SOBAT                   is the embodiment of customer care implementation,
merupakan perwujudan dari implementasi customer care,                  where the bot becomes a virtual assistant for users, both
di mana bot menjadi asisten virtual bagi pengguna baik                 customers and non-customers. By using Bank Sulselbar’s
nasabah maupun non nasabah. Dengan menggunakan                         Virtual Assistant Chat Banking, either via the official Bank
Virtual Assistant Chat Banking Bank Sulselbar, baik                    Sulselbar Whatsapp account or via the official Bank
melalui akun resmi Whatsapp Bank Sulselbar maupun                      Sulselbar website, users can access information related
melalui Website resmi Bank Sulselbar, pengguna dapat                   to Bank products and services, register online queues,
mengakses informasi terkait produk dan layanan Bank,                   customer complaint/complaint services, receive bill (Loan)
mendaftar antrian secara online, layanan pengaduan/                    reminder messages or Loan cards), as well as receiving
komplain nasabah, menerima pesan pengingat tagihan                     promotions on Bank products and services.
(kredit maupun kartu kredit), serta menerima promosi
produk dan layanan Bank.

Informasi Produk layanan dan Produk Unggulan                           Information on Bank Featured Services and Products
Bank

   Nama Produk/ Layanan   Penjelasan singkat Produk          Sasaran Segmen          Dampak terhadap Bank          Kendala yang dihadapi*
                          Transaksi non Tunai melalui                              Mengurangi peredaran uang      Kesadaran Masyarakat yang
QRIS                                                    Nasabah
                          Sulselbar Mobile                                         tunai                          masih kurang
                                                                                   Mengurangi antrian di teller   Pemahaman masyarakat
Virtual Account           Tarik Tunai ATM               Nasabah
                                                                                   dan kertas setoran             yang masih kurang
                                                                                   Memudahkan transaksi           Nasabah belum tersedukasi
Sulselbar Mobile          Mobile Banking                Nasabah
                                                                                   keuangan secara realtime       terkait fitur yang ada
                                                                                   Memudahkan transaksi           Fitur layanan yang masih
Cash Management System    Internet Banking              Pemerintah & Korporasi
                                                                                   keuangan secara realtime       terbatas yang dimiliki bank
                                                                                   Memperluas kanal layanan       Literasi masyarakat terhadap
Agangku                   Agen Lakupandai Bank          Nasabah dan Non Nasabah
                                                                                   perbankan                      layanan lakupandai bank


[6.f.1.] [F.26.]

Digitalisasi dan Inovasi
Digitalization and Innovation

Dalam rangka mewujudkan visi dan misi, serta                           To realize its vision and mission, as well as maintain its
mempertahankan eksistensinya, Bank Sulselbar selalu                    existence, Bank Sulselbar always tries to adapt and adjust
berusaha beradaptasi dan menyesuaikan produk dan                       its products and services to customer needs, especially in
jasanya dengan kebutuhan nasabah, apalagi di era                       the current digital era. One of them is innovating to develop
digital saat ini. Salah satunya, berinovasi melakukan                  information technology by launching e-channel services
pengembangan di bidang teknologi informasi dengan                      that can support customer needs in the digital era.
meluncurkan layanan e-channel yang mampu mendukung
kebutuhan nasabah di era digital.

Bank Sulselbar terus memacu pengembangan produk dan                    Bank Sulselbar continues to accelerate the development of
layanan perbankan dengan dukungan teknologi digital.                   banking products and services with the support of digital
Hal ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan nasabah                     technology. This aims to meet the needs of customers and
dan masyarakat. Dalam era yang serba digital, agar tidak               society. In the digital era, in order not to be left behind, all
ketinggalan seluruh bisnis tentunya juga harus mengikuti               businesses must of course follow developments. This is the
perkembangan. Hal inilah yang menjadi alasan Bank                      reason why Bank Sulselbar actively continues to develop
Sulselbar, secara aktif terus mengembangkan produk dan                 banking products and services with the support of digital
layanan perbankan dengan dukungan teknologi digital                    technology to facilitate the needs of customers and the
untuk memudahkan kebutuhan nasabah dan masyarakat.                     public.

Strategi Bank Sulselbar dalam mendorong digitalisasi,                  One of the strategies of Bank Sulselbar in encouraging
salah satunya dilakukan dengan memperbanyak layanan                    digitalization is by increasing digital services at branch
Page 166
               Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  164          Bank Sulselbar


digital di kantor-kantor cabang yang sebelumnya masih                       offices which previously were still carried out using
dilakukan menggunakan loket antrian. Kini, serba digital.                   queue counters. Now, everything is digital. Collecting and
Mengumpulkan dan menganalisa data untuk lebih                               analyzing data to better understand the needs of existing
memahami kebutuhan nasabah eksisting sambil melihat                         customers while looking at opportunities for new customer
peluang untuk akuisisi nasabah baru dengan menunjukkan                      acquisition by demonstrating the digital transformation of
transformasi digital dari Bank Sulselbar yang sudah ramah                   Bank Sulselbar which is already friendly to millennials.
dengan kalangan milenial.

Bank Sulselbar sudah sejak 2017 menerapkan digitalisasi                     Bank Sulselbar has implemented service digitization since
layanan, salah satunya menerapkan ETP melalui                               2017, one of which is implementing ETP through the
implementasi TNT atau SP2D online dane-SPB. Tak                             implementation of TNT or SP2D online and e-SPB. Not
hanya itu, Bank Sulselbar menggandeng Dompet Anak                           only that, Bank Sulselbar collaborates with Dompet Anak
Bangsa (Gopay), Tokopedia pembayaran PBB dan pajak                          Bangsa (Gopay), and Tokopedia for PBB payments and
kendaraan bermotor (PKB). Lalu, pada 2021 bekerja sama                      motor vehicle tax (PKB). Then, in 2021 we will collaborate
dengan Ovo dan Shopee untuk penerimaan pembayaran                           with Ovo and Shopee to receive PBB, PKB, levies, and
PBB, PKB, retribusi dan pajak lainnya.                                      other tax payments.

Pengembangan produk digital dan layanan di tahun 2023:                      Digital product and service development in 2023:
a) Online     Onboarding     merupakan     salah    satu                    a) Online Onboarding is one of the developments in mobile
   pengembangan layanan mobile banking yang memberi                            banking services that makes it easy for prospective
   kemudahan bagi calon nasabah untuk membuka                                  customers to open savings accounts online without
   rekening tabungan secara online tanpa harus datang                          having to come to the bank office.
   ke kantor Bank.
b) Open API merupakan salah satu pengembangan API                           b) Open API is one of the developments in API
   management agar dapat diakses oleh publik sehingga                          management so that it can be accessed by the public,
   mempermudah dalam melakukan koneksi guna                                    making it easier to make connections to expand Bank
   memperluas layanan Bank Sulselbar.                                          Sulselbar’s services.
c) Sistem Pendanaan Channelling kerja sama dengan                           c) Channelling Funding System in collaboration with
   Amartha. Merupakan sistem pendanaan chanelling                              Amartha. It is a channeling funding system that
   yang menyalurkan kredit dari Bank kepada penerima                           channels loans from the Bank to Loan recipients
   kredit melalui lembaga perantara dengan menggunakan                         through intermediary institutions using the Bank’s terms
   term & condition Bank.                                                      & conditions.
d) Layanan EDC merupakan media bayar Bank dengan                            d) EDC services are a payment medium for banks in
   melakukan kerja sama dengan merchant.                                       collaboration with merchants.
e) Cardless Withdrawal merupakan layanan untuk                              e) Cardless Withdrawalis a service to provide easy cash
   memberikan kemudahan transaksi tunai dengan tarik                           transactions with cash withdrawals without an ATM
   tunai tanpa kartu ATM.                                                      card.
f) Cross Border merupakan layanan bagi nasabah untuk                        f) Cross Borders is a service for customers to be able to
   dapat mengakses dan melakukan transaksi di luar                             access and carry out transactions abroad using foreign
   negeri dengan menggunakan fasilitas milik bank asing.                       bank facilities.

Pengembangan Produk/Layanan Berkelanjutan                                   Sustainable Product/Service Development 2023
2023

   Nama         Tujuan Launching          Sasaran      Izin dari OJK/ Instansi
                                                                                      Dampak terhadap Bank             Kendala yang dihadapi*
Produk Baru       Produk Baru             Segmen                terkait
Cardless/     Tarik Tunai ATM dan        Nasabah      S-12/KO.16/2023 Perihal    Memperluas kanal dan layanan       Belum teredukasi secara
Tarik Tunai   Tarik tunai (retail mini                Persetujuan Produk Bank    Tarik tunai, sehingga memberikan   optimal kepada seluruh
tanpa Kartu   market)                                 Lanjutan Tarik Tunai       efisiensi proses bisnis            nasabah Bank Sulselbar,
                                                      Tanpa Kartu                                                   produk memudahkan nasabah/
                                                                                                                    stakeholder dalam melakukan
                                                                                                                    tarik tunai melalui Sulselbar
                                                                                                                    Mobile
Pembukaan     Mencipatakan layanan       Masyarakat   S-364/KR.06/2023 Perihal   Mempermudah pembukaan              Belum dipasarkan secara
Rekening      yang mudah dalam           Umum         Persetujuan Produk Bank    rekening melalui mobile banking    umum pada tahun 2023
Online        pembukaan rekening/                     Lanjutan Baru-Layanan      dan mengurangi proses manual
              sustainable opening                     Keuangan Elektronik        penggunaan blanko dan kertas
              account                                 online onboarding          lainnya dalam pembukaan rekening
Page 167
                                                                              Sustainability Report 2023
                                                                                       Bank Sulselbar
                                                                                                                   165


Pembayaran Melalui QRIS                                        Payment via QRIS
Untuk memaksimalkan jangkauan layanan, pada 2021               To maximize service coverage, in 2021 Bank Sulselbar
secara resmi Bank Sulselbar menjadi bank pelaksana             will officially become the bank implementing the payment
sistem pembayaran melalui QRIS. Sampai akhir tahun             system via QRIS. By the end of 2023, Bank Sulselbar had
2023, Bank Sulselbar telah bekerja sama dengan 9.541           collaborated with 9,541 merchants, a decrease of 9,413
merchant, menurun 9.413 merchant atau 49,66% dari              merchants or 49.66% from 2022 where the Bank had
tahun 2022 di mana Bank telah bekerja sama dengan              collaborated with 18,954 merchants.
18.954 merchant.

Transaksi QRIS aktif di 2023 masih didominasi Penerimaan       Active QRIS transactions in 2023 will still be dominated
Asli Daerah dari pajak/retribusi oleh Pemerintah Daerah        by Original Regional Revenue from taxes/levies by the
atau People to Government (P2G). Dari pertumbuhan              Regional Government or People to Government (P2G).
tersebut, sebanyak 4.459 merchant ETP atau Elektrifikasi       From this growth, there were 4,459 ETP merchants or
Transaksi Pemda yang menurun 7.099 merchant atau               Electrification of Regional Government Transactions, which
61,42% dari tahun 2022 yang sebanyak 11.558 merchant.          decreased by 7,099 merchants or 61.42% from 2022 which
Angka ini mencapai 46,73% dari total transaksi pembayaran      was 11,558 merchants. This figure reaches 46.73% of total
melalui QRIS selama tahun 2023.                                payment transactions via QRIS during 2023.

Potensi penggunaan QRIS pada tahun 2023 dan tahun-             The potential for using QRIS in 2023 and the following
tahun berikutnya sangat besar, di mana masyarakat sudah        years is very large, as people are already using QRIS as
menggunakan QRIS sebagai alternatif pembayaran yang            an easy payment alternative, and using QRIS has become
mudah dan penggunaan QRIS sudah menjadi gaya hidup             a lifestyle for people in urban areas. With QRIS, it will
masyarakat di perkotaan. Dengan adanya QRIS ini akan           become a digital wallet for MSME businesses. Transaction
menjadikan dompet digital bagi usaha UMKM. Perputaran          turnover via QRIS is a potential that must be prioritized.
transaksi melalui QRIS ini merupakan potensi yang harus        The bank also focuses on other sectors, such as traditional
dikedepankan. Bank juga fokus pada sektor lainnya, seperti     markets, tourism, and transportation, as well as government
pasar tradisional, pariwisata, transportasi, juga transaksi    transactions such as PBB, Samsat, PKB, and others.
pemerintahan seperti PBB, Samsat, PKB, dan lainnya.

Kerja Sama Merchant QRIS Bank Sulselbar                        Bank Sulselbar QRIS Merchant Collaboration


        Tahun             Merchant Pemda        Merchant Non Pemda           Jumlah              Total Merchant Pemda

        2023                  4.459                    5.082                  9.541                      47%
        2022                  11.558                   7.396                  18.954                   60,98%
        2021                  6.918                    9.522                  16.440                   42,08%


Bank Sulselbar juga melakukan penambahan fitur aplikasi        Bank Sulselbar has also added Cash Management System
Cash Management System (CMS), penambahan fitur                 (CMS) application features, added features in the Mobile
dalam Mobile App untuk pengajuan kredit konsumtif yang         App for consumer Loan applications directly at the Head
akan langsung pada Kantor Pusat dengan layanan e-KUL,          Office with e-KUL services, added and developed national
penambahan dan pengembangan layanan biller nasional,           biller services, local billers (PBB Online, PKB Online,
biller lokal (PBB Online, PKB Online dan PDAM Online),         and PDAM Online), development of SP2D Online Non-
pengembangan layanan Transaksi Non Tunai SP2D Online           Cash Transaction services which are connected to SIPD
yang terkoneksi dengan SIPD dan DJP, pengembangan              and DJP, development of Siskohat BPKH (hajj reporting
Siskohat BPKH (sistem pelaporan haji), Pengembangan            system), Development of SIPD in the context of planning,
SIPD dalam rangka perencanaan, pelaksanaan dan                 implementation and evaluation of Regional Government
evaluasi kinerja Pemda, serta aplikasi non tunai lainnya       performance, as well as other non-cash applications in
yang bekerja sama dengan pemerintah/mengikuti progam           collaboration with the government /follow government
pemerintah dan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).              programs and the National Payment Gateway (GPN).
Page 168
                 Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  166            Bank Sulselbar




Total transaksi digital banking Bank Sulselbar melalui           Bank Sulselbar’s total digital banking transactions via the
aplikasi mobile banking pada tahun 2023 tercatat sebanyak        mobile banking application in 2023 were 4,469,245. This
4.469.245 transaksi. Angka ini meningkat sebanyak                figure increased by 3,010,944 transactions or 206.47%
3.010.944 transaksi atau 206,47% dari tahun 2022 yang            from 2022, which recorded 1,458,301 transactions.
tercatat sebanyak 1.458.301 transaksi.

Sebaliknya transaksi nasabah yang dilaksanakan di teller         On the other hand, customer transactions carried out
pada tahun 2023 sebanyak 9.843.124 transaksi atau                at tellers in 2023 were 9,843,124, or a decrease of
menurun sebanyak 5.825.841 transaksi atau -37,18%                5,825,841 transactions, or 37.18% from 2022. From this
dari tahun 2022. Dari data ini terlihat bahwa nasabah            data, customers tend to carry out banking transactions via
cenderung melakukan transaksi perbankan melalui aplikasi         mobile banking applications, considered more efficient and
mobile banking yang dianggap lebih efisien dan efektif.          effective.


                                                       Tahun
           Keterangan                                                                                    Information
                                   2023                2022                    2021
Total Transaksi Teller           9.843.124          15.668.965              12.942.448                          Teller Transaction
Total Transaksi Mobile Banking   4.469.245           1.458.301               3.940.373                 Mobile Banking Transaction


[6.3.c.a] [203-2]

Inklusi dan Literasi Keuangan
Financial Inclusion and Literacy

Menurut Peraturan OJK No.76/POJK.07/2016, inklusi                According to OJK Regulation No.76/POJK.07/2016,
keuangan adalah pemenuhan akses pada berbagai                    financial inclusion is the provision of access to various
lembaga, produk, dan layanan jasa keuangan sesuai                financial institutions, products, and services by the needs
dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat dalam                  and capabilities of the community to strengthen prosperity
rangka memperkuat kesejahteraan dan mengurangi                   and reduce the causes of inflation. Financial inclusion is
penyebab inflasi. Inklusi keuangan terwujud jika seluruh         realized if all people can access financial services easily
orang dapat mengakses layanan keuangan dengan mudah              to increase economic capacity and reduce poverty and
sehingga mampu meningkatkan kemampuan ekonomi dan                economic inequality.
berkurangnya kemiskinan serta kesenjangan ekonomi.

Sedangkan pengertian literasi keuangan adalah                    Meanwhile, the definition of financial literacy is knowledge
pengetahuan dan kecakapan untuk mengaplikasikan                  and skills to apply an understanding of concepts and risks,
pemahaman tentang konsep dan risiko, keterampilan agar           skills to be able to make effective decisions in a financial
dapat membuat keputusan yang efektif dalam konteks               context to improve financial well-being and avoid financial
finansial untk meningkatkan kesejahteraan finansial dan          risks, both individual and social and to be able to participate
menghindari risiko keuangan, baik individu maupun sosial         in the community environment.
dan dapat berpartisipasi dalam lingkungan masyarakat.

Bank Sulselbar berkomitmen dalam mendukung penguatan             Bank Sulselbar is committed to supporting strengthening
inklusi dan literasi keuangan di Indonesia berlandaskan          financial inclusion and literacy in Indonesia based on POJK
pada POJK No.76/2016. Berdasarkan data, untuk wilayah            No.76/2016. Based on data, for the South Sulawesi region,
Sulawesi Selatan, inklusi keuangan di wilayah ini tergolong      financial inclusion in this region is higher than the national
lebih tinggi dibanding rata-rata nasional. Meskipun              average. However, the financial literacy level is still in the
demikian, tingkat literasi keuangan masih berada di kisaran      range of 32.46% with rural areas being lower at around
32,46% dengan daerah pedesaan lebih rendah di kisaran            26.32%. Digital transactions via non-cash methods are
26,32%. Transaksi digital lewat metode non tunai juga            also not very popular because 90%-92% of South Sulawesi
belum begitu populer karena 90%-92% masyarakat Sulsel            people still use cash transactions.
masih menggunakan transaksi tunai.
Page 169
                                                                             Sustainability Report 2023
                                                                                      Bank Sulselbar
                                                                                                                  167




Program inklusi dan literasi dijalankan Bank melalui kerja   The Bank carries out inclusion and literacy programs
sama dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah             through cooperation and collaboration with various parties.
satunya, bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa          One of them is collaborating with Village-Owned Enterprises
(BUMDES) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat               (BUMDES) through the Village Community Empowerment
Desa dan atau Asosiasi Pemerintah Desa, serta melakukan      Service and/or the Village Government Association, as
implementasi kegiatan keuangan inklusif melalui BUMDES.      well as implementing inclusive financial activities through
                                                             BUMDES.
Bank juga memperluas Agen Laku Pandai dengan                 The Bank is also expanding the Branchless banking Agent
menyediakan layanan perbankan atau keuangan lainya           by providing inclusive banking or other financial services
yang inklusif berbasis kemitraan dengan memanfaatkan         based on partnerships by utilizing information technology
sarana teknologi informasi. Diharapkan akan ada              facilities. It is hoped that there will be an increase in the
peningkatan kepesertaan aktif Agen Laku Pandai dan           active participation of Branchless banking Agents the level
tingkat kepuasan masyarakat atas jasa layanan perbankan      of public satisfaction with banking services and an increase
dan peningkatan jumlah Agen Laku Bank yang tersebar di       in the number of Laku Bank Agents spread across the
wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.                 South Sulawesi and West Sulawesi regions.

Kegiatan pengembangan inklusi keuangan yang dilakukan        Financial inclusion development activities carried out by
Bank Sulselbar di tahun 2023 adalah:                         Bank Sulselbar in 2023 are:
· Pembukaan jaringan kantor                                  · Opening of office networks
· Pengembangan produk konvensional Double Untung             · Development of conventional Double Untung products
· Kegiatan sosialiasi produk tabungan Simpanan Pelahar       · Socialization activities for Simpanan Pelahar (SimPel)
   (SimPel). Salah satunya dengan Kegiatan Literasi             savings products. One of them is the Literacy Activity
   ‘Kreasi Muda’ (Kejar Prestasi Generasi Muda Indonesia)       ‘Kreasi Muda’ (Pursue the Achievements of Indonesia’s
   – Edukasi Keuangan & Perbankan dan Pembukaan                 Young Generation) – Financial & Banking Education
   Rekening SimPel di sekolah-sekolah                           and Opening SimPel Accounts in schools
· Pengembangan dan sosialisasi produk Kredit PUSAKA          · Development and socialization of PUSAKA Loan
   untuk UMKM                                                   products for MSMEs
· BIK 2023                                                   · BIK 2023
· Bank Goes to School                                        · Banks Go to School
· Teknis Pelaksanaan Kredit KUR Khusus                       · Technical Implementation of Special KUR Loan
· Sosialisasi produk dan layanan BSSB                        · Socialization of BSSB products and services
· Gemar Menanam dan Menabung                                 · Likes to Plant and Save

Kegiatan pengembangan literasi keuangan yang dilakukan       Financial literacy development activities carried out by
Bank Sulselbar di tahun 2023 adalah:                         Bank Sulselbar in 2023 are:
· Pengembangan sarana dan prasarana yang mendukung           · Development of facilities and infrastructure that support
   literasi keuangan bagi konsumen dan/atau masyarakat          financial literacy for consumers and/or society
· Edukasi keuangan dalam bentuk sosialisasi SimPel           · Financial education in the form of SimPel socialization
· Edukasi Keuangan Kreasi Bangkit                            · Creative Rising Financial Education
· Edukasi Keuangan Weekly QUIZ International Banking         · Financial Education Weekly QUIZ International Banking
· Edukasi Keuangan BSSB Talk “Fraud Awareness”               · BSSB Financial Education Talk “Fraud Awareness”
· Edukasi Keuangan bagi UMKM dan Ibu Rumah Tangga            · Financial Education for MSMEs and Housewives
· Edukasi Keuangan Corporate Digital Culture:                · Corporate Digital Culture Financial Education: “National
   “Penyelesaian Transaksi Elektronik Nasional”                 Electronic Transaction Settlement”
· Edukasi Keuangan Layarku                                   · My Screen Financial Education
· Edukasi Keuangan F8 BSSB Talkshow                          · Financial Education F8 BSSB Talkshow
· Edukasi Keuangan BIK OJK BSSB Talkshow                     · Financial Education BIK OJK BSSB Talkshow
· Edukasi Keuangan Gemar Menanam & Menabung                  · Financial Education Loves Planting & Saving
Page 170
              Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  168         Bank Sulselbar




Pada tahun 2023, Bank Sulselbar menyelenggarakan                       In 2023, Bank Sulselbar will hold financial literacy and
program literasi dan inklusi keuangan sebanyak 32 kali                 inclusion programs 32 times in various regions in South
di berbagai wilayah di Sulsel dan Sulbar. Rinciannya,                  Sulawesi and West Sulawesi. In detail, the implementation
pelaksanaan program inklusi keuangan sebanyak 20                       of the financial inclusion program is 20 activities and the
kegiatan dan program literasi keuangan sebanyak 12                     financial literacy program is 12 activities.
kegiatan.


                                                       Kegiatan/Program
              Jumlah                                                                                               Total
                                         Inklusi Keuangan                  Literasi Keuangan
Semester I                                     14                                 2                                        1st Semester
Semester II                                     6                                 10                                       2nd Semester
TOTAL                                          20                                 12                                             TOTAL



Dukungan untuk UMKM
Support for MSMEs

Bank     Sulselbar     berkomitmen     untuk      senantiasa           Bank Sulselbar is committed to always contributing to the
berkontribusi dalam pertumbuhan UMKM lewat berbagai                    growth of MSMEs through various programs and policies
program dan kebijakan, sehingga mampu menjadi booster                  so that it can become a booster for MSMEs. One of them
bagi UMKM. Salah satunya, menambah direksi baru yang                   is adding a new director who specializes in Loan and
khusus membidangi Kredit dan UMKM, yaitu Direktur Kredit               MSMEs, namely the Credit and MSMEs Director . The Loan
dan UMKM. Direktur Kredit dan UMKM Bank Sulselbar                      and MSME Director of Bank Sulselbar was born with the
lahir dari persetujuan RUPSLB pada 2 Desember 2020.                    approval of the EGMS on December 2, 2020. The addition
Adanya penambahan direksi tersebut bertujuan agar Bank                 of this director aims to make Bank Sulselbar focus more
Sulselbar lebih fokus pada kredit produktif serta mendorong            on productive Loans and encourage economic recovery,
pemulihan ekonomi khususnya UMKM di tengah pandemi.                    especially for MSMEs amid the pandemic.

Bank juga meluncurkan Pembiayaan Usaha Rakyat                          The Bank also launched People’s Business Financing,
“Kredit PUSAKA” yang merupakan dana CSR bergulir.                      “Kredit PUSAKA,” a revolving CSR fund. PUSAKA Loan
Kredit PUSAKA membantu para pelaku UMKM dalam                          helps MSMEs run businesses amidst natural economic
menjalankan usaha di tengah pemulihan dan pertumbuhan                  recovery and sustainable growth. Throughout 2023, there
ekonomi riil secara berkelanjutan. Sepanjang tahun 2023,               will be no distribution of PUSAKA credit funds. The Bank
tidak ada penyaluran dana kredit PUSAKA. Bank hanya                    only supervises and guides debtors.
melakukan pengawasan dan pembinaan kepada debitur.

Penyaluran Kredit PUSAKA                                               PUSAKA Lending

                 Tahun                                         Nilai                                       NPL

                  2023                                         Nihil                                       Nihil
                  2022                                      Rp4,1 miliar                                   NIHIL
                  2021                                      Rp2,8 miliar                                   NIHIL


Selain itu Bank membangun Gedung Sentra UMKM,                          Apart from that, the Bank built an MSME Center Building,
mengadakan Talkshow bertajuk UMKM Business Talk                        held a talk show entitled MSME Business Talk, and
dan bekerja sama dengan berbagai e-commerce untuk                      collaborated with various e-commerce to boost MSME
mendongkrak produktivitas UMKM. Gedung Sentra UMKM                     productivity. The Bank Sulselbar MSMES Center Building
Bank Sulselbar adalah sebuah wadah edukasi dan promosi                 is an educational and promotional forum for MSME players.
Page 171
                                                                                 Sustainability Report 2023
                                                                                          Bank Sulselbar
                                                                                                                         169




bagi pelaku UMKM. Gedung pertama berlokasi di Kantor            The first building is located at the Bank Sulselbar Office
Bank Sulselbar Jalan Sam Ratulangi dan menjadi pilot            on Jalan Sam Ratulangi and is a pilot project. Here, there
project. Di sini, akan ada pegawai yang dapat menjelaskan       will be employees who can explain to prospective MSME
kepada calon debitur UMKM dalam mengembangkan                   debtors how to develop their businesses and also showcase
usaha mereka dan juga etalase produk-produk UMKM                MSME products under the guidance of Bank Sulselbar. The
yang menjadi binaan Bank Sulselbar. Gedung Sentra               MSMES Center Building can also be a gathering place
UMKM juga dapat menjadi tempat berkumpul para pelaku            for MSME players to carry out sharing activities such as
UMKM untuk melakukan kegiatan sharing seperti workshop          workshops and so on. Bank Sulselbar targets that the
dan lain-lain. Bank Sulselbar menargetkan Gedung Sentra         MSME Center Building will be present in all Main Branch
UMKM akan hadir di seluruh Kantor Cabang Utama Bank             Offices of Bank Sulselbar.
Sulselbar.

Bank Sulselbar juga memiliki program dialog yang                Bank Sulselbar also has a dialogue program that presents
menghadirkan berbagai narasumber kompeten untuk                 various competent sources to provide education in
memberikan edukasi dalam mengembangkan usaha.                   developing business. This activity can also be an interactive
Kegiatan ini juga dapat menjadi sesi interaktif bagi            session for MSME players or activity participants to ask
pelaku UMKM atau peserta kegiatan untuk mengajukan              questions and hopes as well as promote their products
pertanyaan dan harapan sekaligus melakukan promosi              directly.
terhadap produk mereka secara langsung.

Kolaborasi juga dilakukan dengan menggandeng fintech            Collaboration is also carried out by collaborating with
dan e-commerce seperti Amartha, Gojek, dan Grab untuk           fintech and e-commerce such as Amartha, Gojek, and
mendorong daya beli konsumen dan memasifkan akses               Grab to encourage consumer purchasing power and
digital bagi UMKM lokal agar dapat bangkit bersama dalam        maximize digital access for local MSMEs so they can rise
kondisi apapun. Kolaborasi berupa pemberian promo               together in any condition. Collaboration takes the form of
serta pelatihan digitalisasi mitra usaha kuliner mengenai       providing promos and digitalization training for culinary
operasional bisnis sehari-hari, mulai dari pemasaran,           business partners regarding daily business operations,
pemesanan, pembayaran, pengiriman, hingga administrasi          starting from marketing, ordering, payment, and delivery,
yang dapat langsung digunakan oleh semua tipe UMKM              to administration which can be directly used by all types of
dari skala mikro hingga menengah.                               MSMEs from micro to medium scale.
Dalam rangka mendorong tumbuhnya perekonomian                   To encourage economic growth in the MSME sector, Bank
dalam bidang UMKM, Bank Sulelbar juga melakukan                 Sulelbar is also developing applications using digital-
pengembangan aplikasi dengan menggunakan layanan                based services in submitting commercial and MSME
berbasis digital dalam pengajuan aplikasi kredit komersil       Loan applications in synergy with the South Sulawesi
dan UMKM bersinergi dengan Asosiasi Pengusaha                   Indonesian Entrepreneurs Association (Apindo). The
Indonesia (Apindo) Sulawesi Selatan. Komitmen Bank              Bank’s commitment to MSMEs can also be seen from the
terhadap UMKM juga terlihat dari kebijakan Bank yang            Bank’s policies which strive to continue to channel sharia
berusaha untuk dapat terus menyalurkan kredit dan               Loan and financing to the MSME sector.
pembiayaan syariah ke sektor UMKM.

Sepanjang tahun 2023, penyaluran kredit ke sektor UMKM          Throughout 2023, credit distribution to the MSME sector
tercatat sebesar Rp2,58 triliun, lebih rendah dari penyaluran   was recorded at IDR 2.58 trillion, lower than the distribution
tahun 2022 sebesar Rp2,709 triliun. Dari total penyaluran       in 2022 of IDR 2.709 trillion. Of the total credit distribution to
kredit ke sektor UMKM tersebut, penyaluran kredit UMKM          the MSME sector, Micro Category MSME credit distribution
Kategori Mikro mencatat kenaikan 11,18% menjadi                 recorded an increase of 11.18% to IDR 633.162 billion from
Rp633,162miliar dari tahun 2022 sebesar Rp569,489 miliar.       IDR 569.489 billion in 2022.

Penyaluran kredit untuk Kategori Debitur Kecil mengalami        Credit distribution for the Small Debtor Category decreased
penurunan sebesar 10,65% menjadi Rp1,245 triliun dari           by 10.65% to IDR 1.245 trillion from 2022, which amounted
Page 172
               Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  170          Bank Sulselbar




tahun 2022 yang sebesar Rp1,394 triliun. Sedangkan             to IDR 1.394 trillion. Meanwhile, distribution for the Medium
penyaluran untuk Kategori Debitur Menengah turun 6,28%         Debtor Category fell 6.28% to IDR 698,798 billion from
menjadi Rp698,798 miliar dari tahun 2022 yang sebesar          2022, which amounted to IDR 745,618. Details of Bank
Rp745,618. Rincian penyaluran kredit UMKM Bank                 Sulselbar’s MSME credit distribution can be seen below:
Sulselbar dapat dilihat di bawah ini:

Posisi Kredit UMKM Berdasarkan Kategori                        MSME Loan Position Based on Debtor Category Bank
Debitur Bank Sulselbar 2023                                    Sulselbar 2023


    Kategori Debitur          2023                  2022                 2021            Pertumbuhan (%)   Debtor Category
Mikro                         633.162.282.096    569.488.668.076      651.826.009.586        11,18%                    Micro
Kecil                       1.245.719.037.231   1.394.190.443.474    1.457.900.514.698      (10,65%)                   Small
Menengah                      698.798.969.735    745.618.323.233      927.517.471.576        (6,28%)                 Medium
Total UMKM                  2.577.680.289.062   2.709.297.434.783    3.037.243.995.860       (4,86%)            Total MSMEs


[GRI 418-1]

Perlindungan Konsumen dan Penanganan
Keluhan Nasabah
Consumer Protection and Handling Customer Complaints

Dalam menjalankan komitmen memberi yang terbaik                In carrying out its commitment to provide the best to
kepada nasabah, Bank meningkatkan jaringan dan                 customers, the Bank is improving its information technology
infrastruktur teknologi informasi untuk melindungi privasi     network and infrastructure to protect the privacy and security
dan keamanan data nasabah sesuai POJK Nomor 1/                 of customer data by POJK Number 1/POJK.07/2013
POJK.07/2013 tentang Perlindungan Konsumen Sektor              concerning Consumer Protection in the Financial Services
Jasa Keuangan, POJK No.18/POJK.07/2018 tentang                 Sector, POJK No.18/POJK.07/2018 concerning Consumer
Layanan Pengaduan Konsumen di Sektor Jasa Keuangan,            Complaint Services in the Financial Services Sector, as well
serta SEOJK No.17/SEOJK.07/2018 tentang Pedoman                as SEOJK No.17/SEOJK.07/2018 concerning Guidelines
Pelaksanaan Layanan Pengaduan Konsumen di Sektor               for Implementing Consumer Complaint Services in the
Jasa Keuangan.                                                 Financial Services Sector.

Hal tersebut diwujudkan dengan semakin beragamnya              This is realized by the increasing variety of bank products
produk dan jasa bank disertai manfaat dan kemudahan            and services accompanied by benefits and convenience so
sehingga nasabah semakin bebas memilih layanan                 that customers are increasingly free to choose services that
yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Bank juga                 suit their needs. The Bank also prepares customer service
mempersiapkan customer service yang selalu siap                which is always ready to provide information at each
memberikan informasi pada setiap kantor perwakilan             representative office including special telephone numbers
termasuk nomor telepon khusus dan hotline bagi nasabah         and hotlines for customers to submit complaints about the
untuk menyampaikan keluhan atas produk dan jasa Bank.          Bank’s products and services.

Produk-produk perbankan yang dihasilkan Bank Sulselbar         The banking products produced by Bank Sulselbar are
juga berpedoman pada salah satu pilar Arsitektur               also guided by one of the pillars of the Indonesian Banking
Perbankan Indonesia (API), yang bertujuan mewujudkan           Architecture (API), which aims to empower and protect
pemberdayaan dan perlindungan konsumen jasa                    consumers of banking services. Consumer empowerment
perbankan. Pemberdayaan dan perlindungan konsumen              and protection through establishing standards for preparing
melalui penetapan standar penyusunan mekanisme                 customer complaint mechanisms, increasing transparency
pengaduan nasabah, peningkatan transparansi informasi          of banking product information, and outreach to customers.
produk perbankan, dan sosialisasi bagi nasabah. Berbagai       These various programs are expected to increase customer
program tersebut diharapkan dapat meningkatkan                 confidence in the national banking system.
kepercayaan nasabah kepada sistem perbankan nasional.
Page 173
                                                                            Sustainability Report 2023
                                                                                     Bank Sulselbar
                                                                                                                 171




Hal-hal yang menjadi perhatian Bank Sulselbar dalam         Matters of concern to Bank Sulselbar in developing
pengembangan        produk/aktivitas    terkait penerapan   products/activities related to the implementation of
perlindungan konsumen, yaitu:                               consumer protection are:
1. Desain produk dan/atau layanan;                          1.       Product and/or service design;
2. Penyediaan informasi produk dan/atau layanan;            2. Providing product and/or service information;
3. Penyampaian informasi produk dan/atau layanan;           3. Submission of product and/or service information;
4. Pemasaran produk dan/atau layanan- Penyusunan            4. Marketing of products and/or services- Preparation of
    perjanjian terkait produk dan/atau layanan;                agreements related to products and/or services;
5. Pemberian layanan atas penggunaan produk dan/atau        5. Providing services for the use of products and/or
    layanan;                                                   services;
6. Penanganan pengaduan dan penyelesaian sengketa           6. Handling complaints and resolving disputes regarding
    atas produk dan/atau layanan.                              products and/or services.

Adapun, Kebijakan Perlindungan Konsumen Bank                Meanwhile, Bank Sulselbar’s Consumer Protection Policy
Sulselbar didasarkan oleh prinsip perlindungan konsumen,    is based on consumer protection principles, including:
antara lain:
1. Kesetaraan dan perlakuan yang adil;                      1. Equality and fair treatment;
2. Keterbukaan (disclosure) dan transparansi;               2. Openness (disclosure) and transparency;
3. Edukasi dan literasi;                                    3. Education and literacy;
4. Perilaku bisnis yang bertanggung jawab-Perlindungan      4. Responsible business conduct-Protection of consumer
   aset konsumen terhadap penyalahgunaan;                      assets against misuse;
5. Perlindungan data dan/atau informasi konsumen;           5. Protection of consumer data and/or information;
6. Penanganan dan penyelesaian pengaduan yang efektif.      6. Effective complaint handling and resolution.


[GRI 418-1]

Privasi Data Pribadi Nasabah
Privacy of Customer Personal Data
Dalam menjaga informasi mengenai kerahasiaan                In    maintaining     information     regarding     customer
nasbah, Bank Sulselbar meminta persetujuan tertulis dari    confidentiality, Bank Sulselbar asks for written consent from
nasabah bahwa Bank tidak akan memberikan dan/atau           customers that the Bank will not provide and/or disseminate
menyebarluaskan data pribadi nasabah kepada pihak           customer personal data to other parties for commercial
lain untuk tujuan komersial, kecuali ditetapkan lain oleh   purposes unless otherwise stipulated by applicable laws
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam            and regulations. In requesting approval, the Bank must first
permintaan persetujuan Bank terlebih dahulu menjelaskan     explain the purpose and consequences of providing and/or
tujuan dan konsekuensi dari pemberian dan/atau              disseminating the customer’s data to other parties.
penyebarluasan data pribadi nasabah kepada pihak lain.

Bank Sulselbar sendiri telah berhasil mengantongi           Bank Sulselbar itself has succeeded in obtaining the ISO/
Sertifikat ISO/IEC 270001:201Ω. Bank Sulselbar menjadi      IEC 270001:201Ω Certificate. Bank Sulselbar became the
BPD kedua yang menerima sertifikat tersebut di Indonesia    second BPD to receive this certificate in Indonesia and
dan menjadi BPD pertama di timur Indonesia sebagai.         became the first BPD in eastern Indonesia. Obtaining this
Diperolehnya sertifikat internasional tersebut, artinya     international certificate means that Bank Sulselbar can
Bank Sulselbar mampu menunjukkan komitmennya untuk          demonstrate its commitment to ensuring the security of
menjamin keamanan sistem informasi dan data.                information and data systems.
Page 174
                   Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
   172             Bank Sulselbar




[GRI 418-1]

Penanganan Pengaduan Nasabah
Handling Customer Complaints

Bank memiliki kebijakan dan prosedur mengenai                                         The Bank has policies and procedures regarding customer
pengaduan nasabah, hal ini terlihat dari adanya SOP                                   complaints, this can be seen from the SOP regarding
mengenai tata kelola pengaduan nasabah dan SK Direksi                                 customer complaint management and Directors’ Decree
No.03/DIR-BPD/I/2013 tanggal 04 Januari 2013 tentang                                  No.03/DIR-BPD/I/2013 dated 04 January 2013 concerning
Penyelesaian Pengaduan Nasabah PT Bank Pembangunan                                    the Settlement of Customer Complaints at PT Bank
Daerah Sulselbar. Unit pengelola pengaduan nasabah                                    Pembangunan Daerah Sulselbar. The customer complaints
di Bank Sulselbar berada dibawah Divisi Keuangan dan                                  management unit at Bank Sulselbar is under the Finance
Operasional.                                                                          and Operations Division.

Untuk menjamin mekanisme penyelesaian pengaduan                                       To ensure an effective customer complaint resolution
nasabah yang efektif dalam jangka waktu memadai agar                                  mechanism within a sufficient period so that customer
kepercayaan nasabah terjaga, Bank menyediakan saluran                                 trust is maintained, the Bank provides complaint handling
penanganan pengaduan melalui saluran-saluran berikut:                                 channels through the following channels:
1. Frontliner: petugas front office yang berada diseluruh                             1. Frontliners: front office officers located throughout the
   jaringan kantor Bank Sulselbar yang terdiri dari petugas                               Bank Sulselbar office network consisting of security
   security, Customer Service (CS), Teller dan Account                                    officers, Customer Service (CS), Tellers, and Account
   Officer yang berhadapan langsung dengan nasabah.                                       Officers who deal directly with customers.
2. Contact Centre/Call Center Bank Sulselbar dengan                                   2. Contact Centre/Call Center Bank Sulselbar with Number
   Nomor (0411) 859 171 dan Hotline 1500855. Nomor ini                                    (0411) 859 171 and Hotline 1500855. Apart from providing
   selain memberikan pelayanan terkait informasi produk                                   services related to product information/Bank services,
   jasa/layanan Bank juga ditujukan untuk menerima                                        this number is also intended to receive various customer
   berbagai pengaduan nasabah maupun kritik dan saran                                     complaints as well as criticism and suggestions from
   dari nasabah yang beroperasi selama 7 hari 24 jam.                                     customers which operates 7 days 24 hours.
3. Email melalui website Bank Sulselbar di www.                                       3. Email via the Bank Sulselbar website at www.
   banksulselbar.co.id atau https://banksulselbar.co.id/                                  banksulselbar.co.id            or      https://banksulselbar.co.id/
   kontak                                                                                 kontak
                                                                                      4. Website and the Official Social Media Account of Bank
4. Website dan Akun Resmi Sosial Media Bank Sulselbar:                                    Sulselbar:
   · http://www.banksulselbar.co.id/ (Website)                                            · http://www.banksulselbar.co.id/ (Website)
   · https://Twitter.com/BankSulselbar (Twitter)                                          · https://twitter.com/BankSulselbar (Twitter)
   · http://www.facebook.com/BankSulselbar (Facebook                                      · http://www.facebook.com/BankSulselbar (Facebook
     Fan Page)                                                                                Fan Page)
   · h t t p : / / w w w. f a c e b o o k . c o m / p t . b a n k s u l s e l b a r       · h t t p : / / w w w. f a c e b o o k . c o m / p t . b a n k s u l s e l b a r
     (Facebook Profile)                                                                       (Facebook Profile)
   · https://plus.google.com/ 102627850385873876554/                                      · https://plus.google.com/ 102627850385873876554/
     (Google Plus)                                                                            (Google Plus)
Page 175
                                                                                Sustainability Report 2023
                                                                                         Bank Sulselbar
                                                                                                                      173




[GRI 418-1]

Penyelesaian Pengaduan Nasabah Tahun 2023
Resolving Customer Complaints in 2023

Bank Sulselbar berupaya menyelesaikan setiap keluhan             Bank Sulselbar strives to resolve every customer complaint
dan pengaduan nasabah sebagai bagian dari peningkatan            and complaint as part of improving service. The mechanism
pelayanan. Mekanisme penyelesaian keluhan dan                    for resolving complaints and grievances is regulated in PBI
pengaduan diatur dalam PBI Nomor 7/7/PBI/2005 tentang            Number 7/7/PBI/2005 concerning Settlement of Customer
Penyelesaian Pengaduan Nasabah yang telah diubah                 Complaints which has been changed to PBI Number 10/10/
menjadi PBI Nomor 10/10/PBI/2008 tentang Perlindungan            PBI/2008 concerning Customer Protection and POJK 1/
Nasabah dan POJK 1/POJK.07/2013 tentang Perlindungan             POJK.07/2013 concerning Service Sector Consumer
Konsumen Sektor Jasa Keuangan.                                   Protection Finance.

Setiap keluhan nasabah ditampung dalam layanan pusat             Every customer complaint is accommodated in the
pengaduan nasabah yang dapat diakses oleh nasabah                customer complaints center service which can be
baik melalui Contact Centre, E-Mail, Customer Service            accessed by customers either through the Contact Center,
yang berada di seluruh jaringan kantor Bank Sulselbar            E-Mail, Customer Service throughout the Bank Sulselbar
maupun melalui media sosial. Melalui media dan sarana            office network, or via social media. Through these media
tersebut, Bank memberikan respon maupun tanggapan                and facilities, the Bank responds and responds to every
terhadap setiap pengaduan yang masuk dan berusaha                complaint that comes in and tries to resolve it well.
menyelesaikannya dengan baik.

Sepanjang tahun 2023, Bank Sulselbar menerima                    Throughout 2023, Bank Sulselbar received 19,238 customer
pengaduan nasabah sebanyak 19.238 pengaduan. Jumlah              complaints. This number increased by 15,545 complaints
ini meningkat sebanyak 15.545 pengaduan (421%) dari              (421%) from 2022 which was 3,693 complaints. The most
tahun 2022 yang sebanyak 3.693 pengaduan. Pengaduan              complaints were related to ATMs with 17,736 complaints,
terbanyak terkait dengan ATM sebanyak 17.736 pengaduan,          an increase of 14,791 complaints (502%) from 2022, which
meningkat 14.791 pengaduan (502%) dari tahun 2022 yang           was 2,945 complaints.
sebanyak 2.945 pengaduan.

Pengaduan produk perbankan Bank Sulselbar                        Complaints about Bank Sulselbar’s banking products
sepanjang tahun 2023 dirinci sebagai berikut:                    throughout 2023 are detailed as follows:

                                           Jumlah Pengaduan / Number of Complaints
         Pengaduan Terkait                                                                             Related Complaint
                                   2023                     2022                     2021
Giro                                11                       11                       10                       Current Account
Tabungan                           586                      351                      287                              Savings
ATM                               17.736                    2.945                    2.485                                 ATM
Electronic Banking                 901                      383                      180                    Electronic Banking
Kredit                              4                        2                         -
Bank Garansi                        -                        1                         -
Jumlah                            19.238                    3.693                    2.935                                 Total
Page 176
                   Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  174              Bank Sulselbar




Penghargaan Produk dan Jasa serta Layanan
Product and Service Awards and Services
Komitmen Bank Sulselbar untuk memberikan layanan             Bank Sulselbar’s commitment to providing the best service
terbaik dan kemudahan bertransaksi dari mana saja            and ease of transactions from anywhere has resulted in
berbuah loyalitas dan engagement nasabah. Upaya              customer loyalty and engagement. These efforts bore
tersebut berbuah manis dengan beberapa penghargaan           sweet fruit with several awards related to products and
terkait produk dan layanan yang diperoleh Bank Sulselbar,    services obtained by Bank Sulselbar, namely:
yakni:
1. The 2nd Most Satisfying Region Bank in Mobile banking     1. The 2nd Most Satisfying Region Bank in Mobile Banking
    dari Infobank                                                from Infobank
2. The 2nd Most Satisfying Region Bank In Customer           2. The 2nd Most Satisfying Region Bank in Customer
    Service dari Infobank                                        Service from Infobank
3. The 3rd Most Satifying Region Bank On Branch Office       3. The 3rd Most Satisfying Region Bank on Branch Office
    dari Infobank                                                from Infobank
4. The 3rd Most Satisfying Region Bank On ATM Service        4. The 3rd Most Satisfying Region Bank on ATM Service
    dari Infobank                                                from Infobank
5. Juara 1st Satisfaction Loyalty Engagement dari Infobank   5. 1st Winner of Satisfaction Loyalty Engagement from
    & MRI                                                        Infobank & MRI
6. The 3rd Best Bank Saving Account (KBMI 1) pada ajang      6. The 3rd Best Bank Saving Account (KBMI 1) at the
    Info Bank Digital Brand                                      Bank Digital Brand Info event
7. Juara terbaik ke-2 Convenient Branch Experience dari      7. 2nd best Convenient Branch Experience winner from
    Infobank & MRI                                               Infobank & MRI
8. Juara terbaik ke-2 Mobile Banking dari Infobank & MRI     8. 2nd best Mobile Banking winner from Infobank & MRI
9. Juara 2 Video Campaign CBP Rupiah CHAPTER dari            9. 2nd Place in the CBP Rupiah CHAPTER Video
    Bank Indonesia Sulewesi Selatan                              Campaign from Bank Indonesia, South Sulawesi
10. Juara 2 Terbaik Video Testimoni QRIS dari Bank           10. 2nd Place for Best QRIS Testimonial Video from Bank
    Indonesia Sulewesi Selatan                                   Indonesia, South Sulawesi
11. Juara 1 Terbaik PeKA Campaign dari Bank Indonesia        11. 1st Place for Best PeKA Campaign from Bank Indonesia,
    Sulewesi Selatan                                             South Sulawesi
12. Juara 3 Jingle PeKA Perlindungan Konsumen dari Bank      12. 3rd Place Jingle PeKA Consumer Protection from Bank
    Indonesia Sulewesi Selatan                                   Indonesia South Sulawesi

[6.f.5.] [F.30.]

Survei Kepuasan Pelanggan
Customer Satisfaction Survey

Sejak tahun 2022 dan dilanjutkan di tahun 2023 ini, Bank     Since 2022 and continuing in 2023, Bank Sulselbar has
Sulselbar telah melaksanakan Survey SLE (Satisfaction,       carried out the SLE (Satisfaction, Loyalty, Engagement)
Loyality, Engagement) untuk memahami perilaku dan            Survey to understand customer behavior and habits in using
kebiasaan nasabah dalam penggunaan produk dan                products and customer expectations regarding products
ekspektasi nasabah mengenai produk dan layanan               and services including mobile banking. The survey results
termasuk mobile banking. Hasil survei adalah sebagai         are as follows:
berikut:
· Indeks Customer Experience Bank Sulselbar pada             ·   Bank Sulselbar’s Customer Experience Index at branch
    kantor cabang (80,0%) dan mobile banking (81,1%)             offices (80.0%) and mobile banking (81.1%) increased
    meningkat dari tahun sebelumnya dan pada tahun ini           from the previous year and this year is comparable to
    sebanding dengan rata-rata Bank Umum dan BPD.                the average for Commercial Banks and BPD.
Page 177
                                                                              Sustainability Report 2023
                                                                                       Bank Sulselbar
                                                                                                                   175




·   Indeks Customer Emotion Bank Sulselbar pada kantor        ·   Bank Sulselbar’s Customer Emotion Index at branch
    cabang (77,7%) dan mobile banking (79,4%) meningkat           offices (77.7%) and mobile banking (79.4%) increased
    dari tahun sebelumnya dan pada tahun ini cenderung            from the previous year and this year tends to be the
    sama dengan rata-rata dari Bank umum dan BPD.                 same as the average for commercial banks and BPD.
·   Indeks Kepuasan Nasabah Bank Sulselbar meningkat          ·   The Bank Sulselbar Customer Satisfaction Index
    dari tahun sebelumnya menjadi 79,5% dan pada tahun            increased from the previous year to 79.5% and this
    ini cenderung setara dengan rata-rata Bank Umum dan           year tends to be on par with the average for Commercial
    BPD.                                                          Banks and BPD.
·   Indeks Loyalitas Nasabah Bank Sulselbar meningkat         ·   Bank Sulselbar’s Customer Loyalty Index increased
    dari tahun sebelumnya menjadi 68,6% dan pada tahun            from the previous year to 68.6% and this year is
    ini di atas rata-rata Bank Umum dan BPD. Rata-rata            above the average for Commercial Banks and BPD.
    nasabah Bank Sulselbar bersedia merekomendasikan              On average, Bank Sulselbar customers are willing to
    produk dan layanan Bank Sulselbar kepada orang-               recommend Bank Sulselbar products and services to
    orang terdekat.                                               those closest to them.
·   Nasabah Bank Sulselbar memiliki tingkat engagement        ·   Bank Sulselbar customers have an engagement level
    (73,6%) yang cenderung sama dengan tahun                      (73.6%) which tends to be the same as the previous
    sebelumnya dan pada tahun ini sebanding dengan rata-          year and this year is comparable to the average for
    rata Bank Umum.                                               commercial banks.
·   Indeks Marketing Engagement nasabah Bank Sulselbar        ·   The Marketing Engagement Index for Bank Sulselbar
    meningkat dari tahun sebelumnya menjadi 65,9% dan             customers increased from the previous year to 65.9%
    di tahun ini di atas rata-rata Bank Umum. Nasabah             and this year is above the average for commercial
    Bank Sulselbar cenderung senang mempromosikan                 banks. Bank Sulselbar customers tend to like promoting
    Bank Sulselbar kepada orang-orang terdekat, lebih aktif       Bank Sulselbar to those closest to them, are more active
    membahas Bank Sulselbar di media sosial, dan lebih            in discussing Bank Sulselbar on social media, and are
    bersedia memberikan masukan terkait pengalaman                more willing to provide input regarding their experiences
    mereka dan peningkatan performa kepada Bank                   and improving the performance of Bank Sulselbar.
    Sulselbar.                                                ·   Bank Sulselbar’s Customer SLE Index increased from
·   Indeks SLE Nasabah Bank Sulselbar meningkat dari              the previous year to 65.9% from 52.7% in 2022. The
    tahun sebelumnya menjadi 65,9% dari 52,7% di tahun            proportion of engaged customers is the largest among
    2022. Proporsi nasabah yang engaged adalah yang               other customer characteristics. However, there are
    paling besar di antara karakter nasabah lainnya. Namun,       around 12.7% of customers who have the potential
    terdapat sekitar 12,7% nasabah yang berpotensi                to move to another bank because they are in the not
    berpindah ke bank lain karena termasuk kategori not           engaged category.
    engaged.
Page 178
                Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  176           Bank Sulselbar




Tabel Tingkat Kepuasan Nasabah (Skor)                        Table of Customer Satisfaction Levels (Score)


                                   2023                                                    65,9%
                                   2022                                                    52,7%


Bank Sulselbar juga melakkan Pengukuran Kualitas             Bank Sulselbar also carries out Service Quality
Layanan (Metode Mystery Shopper Walk in Channel dan          Measurements (Mystery Shopper Walk Channel and
e-Channel) untuk menjadi yang terdepan dalam pelayanan       e-Channel Methods) to be at the forefront of service to
kepada nasabah. Bank Sulselbar perlu melakukan               customers. Bank Sulselbar needs to take measurements
pengukuran untuk mengetahui hal-hal apa saja yang            to find out what things need to be improved. As a result,
perlu ditingkatkan. Hasilnya Bank Sulselbar berada pada      Bank Sulselbar was ranked 4th in the BSEM program held
peringkat 4 dalam program BSEM yang diadakan oleh MRI.       by MRI.

[GRI 417-2] [6.f.2.; 6.f.3.; 6.f.4.] [F.27.; F.28.; F.29.]

Pernyataan Tidak Ada Pelanggaran Aturan dan
Produk yang Ditarik
Statement of No Violation of Rules and Recalled Products

Bank Sulselbar melaksanakan seluruh kebijakan dan            Bank Sulselbar implements all policies and regulations
aturan terkait peluncuran produk/jasa untuk menunjukkan      related to product/service launches to demonstrate
komitmen dalam memenuhi seluruh aturan perundangan           commitment to complying with all relevant applicable laws
terkait yang berlaku. Sehingga dalam tahun pelaporan,        and regulations. So in the reporting year, the Bank did not
Bank tidak mencatat adanya insiden pelanggaran               record any incidents of violations of the rules and regulations
terhadap peraturan dan perundangan dari Regulator, baik      of the Regulator, both related to product development and
terkait pengembangan produk maupun aspek sosial dan          social and environmental aspects. [417-2]
lingkungan. [417-2]

Selama tahun 2023 juga tidak ditemukan insiden               During 2023, there were also no incidents of non-
ketidakpatuhan terkait privasi dan hilangnya data nasabah.   compliance related to privacy and loss of customer data.
Selain itu, Bank juga tidak mendapat denda finansial         Apart from that, the Bank also does not receive financial
maupun sanksi lain terkait dengan pelanggaran atas           fines or other sanctions related to violations of customer
kerahasiaan data nasabah. Seluruh produk dan layanan         data confidentiality. None of Bank Sulselbar’s products and
Bank Sulselbar juga tidak ada yang terkena sanksi dan        services are subject to sanctions and must be withdrawn for
harus ditarik karena melanggar aturan.                       violating the rules.

Namun, di tahun 2023, Bank Sulselbar menutup satu            However, in 2023, Bank Sulselbar will close one product,
produk yakni Sulselbar Apps yang merupakan aplikasi co-      namely Sulselbar Apps, which is a co-branding electronic
branding uang elektronik bekerja sama dengan PT Telkom       money application in collaboration with PT Telkom
(Persero). Penutupan satu produk ini dilakukan karena        (Persero). This product was closed due to the closure of
adanya penutupan dari Telkom sebagai penyedia teknologi      Telkom as the technology provider for the Sulselbar Apps
untuk aplikasi uang elektronik Sulselbar Apps.               electronic money application.
Page 179
                                                                  Sustainability Report 2023
                                                                           Bank Sulselbar
                                                                                               177
[GRI 401; 403; 404; 407; 408; 409] [6.c.1.; 6.c.2.a.; 6.c.2.b.;
6.c.2.c; 6.c.2.d; 6.f.] [F.18; F.19.; F.20.; F.21.; F.22.]

Mengembangkan SDM Berkelanjutan
Developing Sustainable Human Resources
Page 180
              Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  178         Bank Sulselbar




Bank Sulselbar meyakini Sumber Daya Manusia (SDM)              Bank Sulselbar believes that Human Resources (HR) is
adalah salah satu unsur penentu keberhasilan kinerja Bank.     one of the determining elements for the success of the
Berbagai pencapaian dan pertumbuhan positif Perseroan          Bank’s performance. The Company’s various achievements
dihasilkan oleh kinerja baik para karyawannya. Oleh karena     and growth resulted from the good performance of its
itu, Perseroan memandang pengelolaan Human Capital             employees. Therefore, the Company views that Human
perlu dilakukan dengan terencana dan berkelanjutan.            Capital management needs to be carried out in a planned
                                                               and sustainable manner.
Bank Sulselbar menjalankan inisiatif pengembangan SDM          Bank Sulselbar is carrying out HR development initiatives
guna memenangkan persaingan di industri perbankan yang         to win competition in the increasingly competitive banking
semakin kompetitif. Bank meyakini pengelolaan SDM yang         industry. The Bank believes that good and sustainable HR
baik dan berkelanjutan menjadi sangat penting, terlebih        management is very important, especially since banking
perbankan merupakan bisnis yang harus didukung oleh            is a business that must be supported by competent and
talenta kompeten dan profesional.                              professional talent.

Dalam rangka mendukung pencapaian strategi bank, dan           To support the achievement of the bank’s strategy, and
mengacu kepada strategi transformasi BPD, maka perlu           refer to the BPD transformation strategy, it is necessary
dilakukan penguatan SDM dan penyempurnaan proses               to strengthen human resources and improve the HR
pengelolaan SDM ditahun 2022-2024. Divisi Human Capital        management process in 2022-2024. The Human Capital
selaku unit kerja yang melaksanakan proses pengelolaan         Division as the work unit that carries out the HR management
SDM telah merumuskan strategi yang diselaraskan dengan         process has formulated a strategy that is aligned with the
Corporate Plan 2021-2025 dengan berfokus pada strategi         2021-2025 Corporate Plan by focusing on HR development
pengembangan SDM dan perbaikan Sistem Pengelolaan              strategies and improving the HR Management System.
SDM.

Strategi pengembangan SDM tahun 2023-2025 difokuskan           The HR development strategy for 2023-2025 is focused
pada penyempurnaan fondasi pengelolaan SDM serta               on perfecting the foundations of HR management and
perbaikan tata kelola yang tentunya sejalan dengan             improving governance which is of course in line with the
Corporate Plan 2021-2025. Adapun beberapa rencana              2021-2025 Corporate Plan. There are several strategic
strategis terkait strategi SDM yang akan dijalankan di tahun   plans related to HR strategy that will be implemented in
2023-2025, antara lain:                                        2023-2025, including:
1. Mengoptimalkan internalisasi budaya organisasi;             1. Optimizing the internalization of organizational culture;
2. Mengembangkan sistem informasi dan manajemen                2. Develop digital-based and integrated HR information
    SDM berbasis digital dan terintegrasi;                        and management systems;
3. Mengelola desain organisasi secara optimal;                 3. Manage organizational design optimally;
4. Mengembangkan kompetensi unit kerja SDM;                    4. Developing HR work unit competencies;
5. Mengembangkan sistem talent management dalam                5. Developing a talent management system in the
    organisasi;                                                   organization;
6. Membangun sistem pengembangan kompetensi                    6. Building a strategic competency development system
    strategis untuk posisi kunci;                                 for key positions;
7. Mengoptimalkan sistem pengelolaan kinerja pegawai;          7. Optimizing employee performance management
8. Mengembangkan sistem remunerasi yang adil dan                  systems;
    menarik;                                                   8. Develop a fair and attractive remuneration system;
9. Melakukan pemenuhan SDM yang efektif sesuai                 9. Fulfill effective human resources by the Bank’s needs.
    dengan kebutuhan Bank.

Salah satu langkah strategis Bank Sulselbar adalah             One of Bank Sulselbar’s strategic steps is Operation
Operation Excellent yang ditujukan untuk aspek-aspek yang      Excellent which is aimed at aspects that encourage
mendorong peningkatan kapabilitas SDM dan teknologi            increased HR and information technology capabilities.
informasi. Peningkatan SDM dan teknologi informasi akan        Improving human resources and information technology
Page 181
                                                                               Sustainability Report 2023
                                                                                        Bank Sulselbar
                                                                                                                     179




menciptakan kapabilitas Bank secara menyeluruh dan             will create comprehensive and effective Bank capabilities
efektif untuk mendukung pencapaian bisnis.                     to support business achievements.

Sedangkan untuk peningkatan kapabilitas pengelolaan            Meanwhile, to increase HR management capabilities
SDM sesuai dengan sasaran strategis korporasi dalam            by the corporation’s strategic targets in the 2021-2025
Corporate Plan 2021-2025, maka disusun beberapa                Corporate Plan, several action steps or HR work programs
action step atau program kerja SDM baik terkait dengan         have been prepared related to improving internal business
perbaikan strategi proses bisnis internal, pengembangan        process strategies, developing digital systems, as well as
sistem digital, serta perbaikan prosedur kebijakan             improving Human Capital management policy procedures.
pengelolaan manajemen Human Capital. Salah satu fokus          One of RBB’s main focuses in the HR sector based on
utama RBB bidang SDM berdasarkan Corporate Plan                the 2021–2025 Corporate Plan is related to increasing
2021–2025 adalah terkait peningkatan internalisasi budaya      the internalization of the “Prime Priority” work culture to
kerja “Prioritas Prima” dengan tujuan untuk meningkatkan       increase employee engagement with the corporate and
engagement karyawan terhadap korporasi dan budaya              organizational culture of Bank Sulselbar.
organisasi Bank Sulselbar.

[6.c.2.a.] [F.18.]

Kesetaraan Gender dan Kesempatan Kerja
Gender Equality and Employment Opportunities

Bank Sulselbar berkomitmen untuk memperlakukan                 Bank Sulselbar is committed to treating all employees
seluruh karyawan secara setara dalam kesempatan                equally in terms of work opportunities, receiving performance
bekerja, mendapatkan penilaian kinerja, termasuk untuk         appraisals, including career advancement, competency
mendapatkan kenaikan jenjang karier, pengembangan              development, remuneration, etc. Bank Sulselbar’s
kompetensi, remunerasi, dan lain-lain. Komitmen Bank           commitment to implementing equality, apart from being
Sulselbar dalam menerapkan kesetaraan, selain diatur           regulated in the Collective Labor Agreement, is also a form of
dalam Perjanjian Kerja Bersama, juga menjadi bentuk            compliance with Law No.21 of 1999 concerning Ratification
ketaatan terhadap Undang-Undang No.21 Tahun 1999               of ILO Convention No.111 Concerning Discrimination in
tentang Pengesahan ILO Convention No.111 Concerning            Respect of Employment and Occupation and Employment
Discrimination in Respect of Employment and Occupation         Law No.13 2003 concerning Employment, Guidelines
dan Undang-Undang Ketenagakerjaan No.13 Tahun 2003             for Equality and Non-Discrimination in the Workplace in
tentang Ketenagakerjaan, Panduan Kesetaraan dan Non            Indonesia.
Diskriminasi di Tempat Kerja di Indonesia.

Bank Sulselbar tidak memandang latar belakang gender,          Bank Sulselbar does not look at gender, age, ethnicity,
usia, suku, agama, ras, kondisi fisik, status sosial, maupun   religion, race, physical condition, social status, or
hal-hal lain yang bersifat diskriminatif dan memberikan        other things that are discriminatory and provides equal
kesempatan yang sama bagi seluruh karyawan. Dalam              opportunities for all employees. In recruiting, the Bank
melakukan perekrutan, Bank senantiasa memberikan               always provides equal rights and opportunities to everyone.
hak dan kesempatan yang sama kepada semua orang.               Likewise, in terms of appointing prospective workers, the
Demikian juga dalam hal pengangkatan calon pekerja, Bank       Bank does not discriminate for any reason because it bases
tidak melakukan diskriminasi atas alasan apapun karena         its decisions on selection results, evaluation results during
mendasarkan keputusannya pada hasil seleksi, hasil evaluasi    the trial period, and employee orientation. The bank also
pada masa percobaan, dan orientasi pekerja. Bank juga          ensures that it does not practice forced labor or employ
memastikan tidak melakukan praktik kerja paksa maupun          child labor.
mempekerjakan tenaga kerja anak.

Komposisi SDM Bank Sulselbar berasal dari berbagai latar       The composition of Bank Sulselbar’s human resources
belakang yang tersebar di Provinsi Sulawesi Selatan dan        comes from various backgrounds spread across South
Page 182
               Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  180          Bank Sulselbar




Provinsi Sulawesi Barat. Per 31 Desember 2023, total          Sulawesi Province and West Sulawesi Province. As of
karyawan yang dimiliki Bank Sulselbar sebanyak 1.370          December 31, 2023, the total number of employees at
orang. Di mana, komposisi karyawan perempuan kembali          Bank Sulselbar was 1,370 people. Where the composition
meningkat di tahun 2023 ini menjadi 46,86% dari 45,83%        of female employees increased again in 2023 to 46.86%
di tahun 2022. Jumlahnya bertambah 26 orang menjadi           from 45.83% in 2022. The number increased by 26 people
642 orang dari 616 orang di tahun 2022. Sementara,            to 642 people from 616 people in 2022. Meanwhile, the
komposisi karyawan laki-laki yang sebesar 53,14% dari         composition of male employees was 53.14% of total
total karyawan atau sebanyak 728 orang. Jumlah ini sama       employees or 728 people. This number is the same as the
dari tahun sebelumnya.                                        previous year.

[401-1] [6.c.2.a]

Rekrutmen yang Adil
Fair Recruitment
Bank Sulselbar melakukan rekrutmen sesuai dengan              Bank Sulselbar carries out recruitment according to the
tingkat kebutuhan Perusahaan. Rekrutmen dilakukan             level of company needs. Recruitment is carried out openly,
secara terbuka, termasuk memberi kesempatan kepada            including allowing the community around Bank Sulselbar
masyarakat di sekitar operasional Bank Sulselbar untuk        operations to apply and take part in the selection process.
melamar dan mengikuti proses seleksi. Peningkatan kualitas    Improving the quality of employee recruitment and selection
proses rekrutmen dan seleksi karyawan, serta kualitas dari    processes, as well as the quality of candidate search
sumber pencarian kandidat untuk mendapatkan talent yang       sources to obtain talent who have competencies by the
memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan Bank.             Bank’s needs.

Ada beberapa strategi pemenuhan SDM oleh Bank                 Several HR fulfillment strategies by Bank Sulselbar will be
Sulselbar yang dilakukan pada tahun 2023, antara lain:        implemented in 2023, including:
1. Melakukan pemenuhan kebutuhan SDM untuk                    1. Fulfilling HR needs to support the 2023 growth
   mendukung strategi akselerasi pertumbuhan tahun               acceleration strategy, through the following recruitment
   2023, melalui proses rekrutmen sebagai berikut:               process:
   a. Pemenuhan SDM baik melalui Tenaga Magang                   a. Fulfillment of human resources either through
       atau jalur tenaga kontrak Bank melalui strategi               Internships or the Bank’s contract staff route through
       optimalisasi dari tenaga pelatihan magang kerja               an optimization strategy from existing apprenticeship
       eksisting untuk mengisi posisi Frontliner khususnya           training staff to fill Frontliner positions, especially for
       untuk posisi Teller yang jumlahnya sekitar 50 orang           Teller positions, numbering around 50 people or
       atau disesuaikan dengan kebutuhan Bank.                       adjusted to the Bank’s needs.
   b. Tenaga Outsourcing untuk fungsi pekerjaan                  b. Outsourced staff for supporting work functions (Non-
       penunjang (Non Core Business) yang jumlahnya                  Core Business) whose numbers are adjusted to the
       disesuaikan dengan kebutuhan dan permintaan                   needs and requests of the work unit.
       Unit kerja.
   c. Tenaga Prohire untuk mendukung strategi                     c. Prohire staff to support strengthening strategies in
       penguatan pada bidang bidang tertentu ataupun                 certain areas or priority areas that require special
       bidang prioritas yang mempersyaratkan kompetensi              competencies or for which competencies are not yet
       khusus atau untuk kompetensi belum tersedia                   available internally. The strategic/priority focus areas
       sercara internal. Fokus bidang strategis/prioritas            include Risk Management, Digital Banking, Internal
       dimaksud antara lain: Manajemen Risiko, Digital               Audit, International Banking, Human Capital, and
       Banking, Audit Intern, International Banking, Human           Treasury.
       Capital, dan Treasury.
   d. Analis Kredit dan Account Officer yang telah memiliki       d. Loan Analysts and Account Officers who have
       pengalaman, berdomisili pada zona wilayah kerja               experience, live in the Bank’s working area zone,
       Bank, serta memahami kondisi bisnis pada wilayah              and understand business conditions in the area
Page 183
                                                                                     Sustainability Report 2023
                                                                                              Bank Sulselbar
                                                                                                                                181




      tersebut untuk mendukung strategi Bank dalam                         to support the Bank’s strategy in optimizing the
      optimalisasi potensi pemberdayaan UMKM sebagai                       potential for empowering MSMEs as part of the
      bagian dari Kebijakan Umum Direksi khusus untuk                      General Policy of the Board of Directors specifically
      mendukung bisnis kredit UMKM dan Korporasi yang                      to support MSME and Corporate Loan businesses
      jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan Bank.                         in adjusted amounts with the Bank’s needs.
   e. Staf Administrasi/Operasional untuk persiapan                     e. Administrative/Operational Staff for preparing
      posisi pegawai yang akan pensiun, pengisian                          positions for employees who will retire, filling effective
      formasi efektif sesuai struktur organisasi baru                      formations according to the new organizational
      sebanyak kurang lebih 30 orang.                                      structure of approximately 30 people.

2. Pemenuhan pengisian formasi akan dilakukan melalui             2. Fulfillment of the formation will be carried out through
   beberapa jalur, dapat melalui jalur rekrutmen eksternal/          several channels, including external recruitment/hiring/
   jalur prohire/jalur tenaga kontrak/jalur tenaga ahli/jalur        contract workers/experts/internship/outsourcing.
   tenaga magang/jalur outsourcing.

Sepanjang tahun 2023, Bank Sulselbar menerima karyawan            Throughout 2023, Bank Sulselbar received 94 new
baru sebanyak 94 orang, meningkat dari tahun 2022 yang            employees, an increase from 2022 when it recruited 84 new
merekrut karyawan baru sebanyak 84 orang.                         employees.


          Keterangan                 2023                       2022                       2021                   Information
Jumlah Karyawan di awal             1.337                       1.291                      1.195               Number of Employees at
periode (Januari)                                                                                            the beginning of the period
                                                                                                                               (January)
Jumlah Karyawan masuk                 94                         84                        134            Number of employees entered
Jumlah Karyawan keluar                61                         31                         30            Number of employees leaving
Jumlah Karyawan akhir               1.370                       1.344                      1.299           Number of Employees at the
periode (Desember)                                                                                        end of the period (December)


Tenaga Kerja Asing dan Tenaga Alih Daya                           Foreign Workers and Outsourcing
(Outsourcing)
Bank tidak memiliki rencana pemanfaatan tenaga kerja              The Bank has no plans to utilize foreign workers and the
asing dan sepenuhnya tenaga kerja dipenuhi dari tenaga            workforce is entirely provided by local workers. Meanwhile,
kerja lokal. Sementara, rencana penggunaan tenaga alih            the plan to use outsourcing refers to Financial Services
daya (outsourcing) mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa           Authority Regulation No.9/POJK.03/2016 concerning
Keuangan No.9/POJK.03/2016 Tentang Prinsip Kehati-                Prudential Principles for Commercial Banks Handing Over
hatian bagi Bank Umum yang melakukan Penyerahan                   Part of Work Implementation to Other Parties and the
Sebagian Pelaksanaan Pekerjaan Kepada Pihak Lain dan              provisions of applicable laws and regulations.
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

[401-1]

Tingkat Turnover Karyawan
Employee Turnover Rate

Selain merekrut pegawai baru, pada tahun 2023, ada                Apart from recruiting new employees, in 2023, several Bank
sejumlah karyawan Bank Sulselbar yang meninggalkan                Sulselbar employees will leave the Company for various
Perseroan dengan berbagai alasan yang dibenarkan                  reasons justified by law. The turnover ratio or employee
Undang Undang. Rasio turnover atau tingkat perputaran             turnover rate can show the productivity of a company’s
karyawan dapat menunjukkan produktivitas dari kinerja             performance. Apart from that, the employee turnover rate is
sebuah Perusahaan. Selain itu, tingkat turnover karyawan
juga merupakan refleksi dari budaya dan sistem kerja
Page 184
                Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  182           Bank Sulselbar




Perusahaan yang dapat menjadi indikator bagi keberhasilan      also a reflection of the Company’s culture and work system
Perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang             which can be an indicator of the Company’s success in
kondusif.                                                      creating a conducive work environment.

Pada tahun 2023, jumlah karyawan yang meninggalkan             In 2023, the number of employees leaving the Company
Perusahaan tercatat sebanyak 61 orang, meningkat dari          was recorded at 61 people, an increase from the number
jumlah karyawan keluar di tahun 2022 yang sebanyak             of employees leaving in 2022 which was 31 people. When
31 orang. Bila dibandingkan tahun 2022, tingkat turnover       compared to 2022, Bank Sulselbar’s employee turnover
karyawan Bank Sulselbar pada tahun 2023 adalah sebesar         rate in 2023 is 4.45%, higher than in 2022 which was 2.23%.
4,45%, lebih tinggi dari tahun 2022 yang sebesar 2,23%.

Turnover Karyawan                                              Turnovers Employee


        Tahun                Jumlah Pegawai Keluar               Jumlah Pegawai            Tingkat Turnover Pegawai (%)
         Year             Number of Outgoing Employees         Number of Employees          Employee Turnover Rate (%)

        2023                          61                              1.370                           4,45%
        2022                          31                              1.344                           2,23%
        2021                          30                              1.067                           2,81%


Untuk mengelola tingkat turnover agar tidak semakin            To manage the turnover rate so that it does not increase
meningkat, salah satu upaya yang dilakukan Bank                further, one of the efforts made by Bank Sulselbar is to
Sulselbar adalah senantiasa melakukan reviu terhadap           continually review existing policies regarding remuneration
kebijakan-kebijakan yang ada terkait remunerasi dan            and benefit packages for employees. Apart from material
paket benefit bagi karyawan. Selain hal-hal bersifat materi,   matters, improvements are always made to create a
perbaikan senantiasa dilakukan dalam rangka menciptakan        conducive and enjoyable work environment for employees.
lingkungan kerja yang kondusif dan menyenangkan bagi
karyawan.

[6.c.2.b.] [F.20.]

Kepatuhan Terhadap Upah Minimum
Compliance with Minimum Wages

Upah atau remunerasi merupakan salah satu hak dasar bagi       Wages or remuneration are one of the basic rights for Bank
karyawan Bank Sulselbar. Bank Sulselbar senantiasa taat        Sulselbar employees. Bank Sulselbar always complies
terhadap peraturan perundang-undangan yang mengatur            with laws and regulations governing employee wages or
tentang upah atau gaji karyawan, termasuk ketentuan            salaries, including provisions regarding Regional/Provincial
mengenai Upah Minimum Regional/Provinsi (UMR/UMP).             Minimum Wages (UMR/UMP). Regarding wages, Bank
Terkait besaran upah, Bank Sulselbar tidak membedakan          Sulselbar does not differentiate based on gender or gender.
berdasarkan gender atau jenis kelamin. Perusahaan selalu       The company always gives new permanent employees
memberikan gaji karyawan tetap baru di atas UMR/UMP.           salaries above the UMR/UMP.

Perusahaan menerapkan kebijakan sistem remunerasi              The Company implements a remuneration system policy
dengan    berpedoman        pada     Filosofi    kompensasi    guided by the Company’s compensation philosophy,
Perusahaan yaitu Pay for Position, Pay for Person dan          namely Pay for Position, Pay for Person, and Pay for
Pay For Performance. Perusahaan juga selalu memastikan         Performance. The company also always ensures that it
telah mentaati seluruh aturan yang berlaku yang terkait        has complied with all applicable regulations related to
dengan sistem remunerasi. Terkait dengan remunerasi,           the remuneration system. Regarding remuneration, the
Perusahaan senantiasa berupaya agar tidak terjadi gap          Company always strives to ensure that the remuneration
remunerasi terlalu tinggi. Rasio gaji tertinggi dan terendah   gap does not become too high. The ratio of the highest and
selama 2023 adalah sebagai berikut:                            lowest salaries during 2023 is as follows:
Page 185
                                                                                   Sustainability Report 2023
                                                                                            Bank Sulselbar
                                                                                                                           183




Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah                                   Highest and Lowest Salary Ratio


                                                Gaji (Rp)
                                                                              Rasio Perbandingan
          Jabatan                                                                                             Position
                                                                                      (%)
                                    Tertinggi               Terendah
Gaji Dewan Komisaris                       72.313.800       65.082.420              1:1,11                    Salary of the Board of
                                                                                                                    Commissioners
Gaji Direksi                              107.876.771       97.108.211              1:1,11                        Directors' salaries
Gaji Pegawai Tetap                         41.605.160       4.953.598               1:8,40             Permanent Employee Salaries
Gaji Pegawai Tidak Tetap                    9.500.000       4.140.137               1:2,30         Non-Permanent Employee Salaries


[404-1] [404-2] [6.c.2.d] [F.22.]

Peningkatan Kompetensi SDM
Increasing HR Competency

Bank Sulselbar berkomitmen memberikan kesempatan yang               Bank Sulselbar is committed to providing ample opportunities
luas kepada seluruh karyawan dalam mengembangkan                    for all employees to develop their capacity and competence.
kapasitas dan kompetensi mereka. Hal tersebut diwujudkan            This is realized by carrying out continuous education and
dengan menjalankan program pengembangan pendidikan                  training development programs. Employee participation in
dan pelatihan yang dilakukan secara berkesinambungan.               the competency development program is determined by
Keikutsertaan karyawan dalam program pengembangan                   the needs of the Bank and employees by paying attention
kompetensi ditentukan oleh kebutuhan Bank dan                       to gender equality and equality of opportunity for all Bank
karyawan dengan memperhatikan kesetaraan gender dan                 Sulselbar employees.
persamaaan kesempatan bagi seluruh karyawan Bank
Sulselbar.

Sepanjang tahun 2023, biaya pendidikan dan pelatihan                Throughout 2023, education and training costs for Bank
karyawan Bank Sulselbar tercatat sebesar Rp13,383                   Sulselbar employees will be recorded at IDR 13.383 billion.
miliar. Biaya pendidikan dan pelatihan ini turun 41,28% dari        These education and training costs decreased by 41.28%
biaya tahun 2022 yang sebesar Rp22,790 miliar. Hal ini              from the costs in 2022 which amounted to IDR 22,790
disebabkan:                                                         billion. This is due to:
a. Efisiensi biaya, untuk mendukung kinerja bisnis.                 a. Cost efficiency, to support business performance.
b. Adanya negosiasi investasi yang aktif dengan provider/           b. There are active investment negotiations with providers/
    penyelenggara berdasarkan pagu yang disepakati                       organizers based on the ceiling agreed by management.
    manajemen.
c. Melaksanakan        akselerasi    kompetensi      dengan         c. Carry out competency acceleration by involving
    mengikutkan karyawan kepada kegiatan sertifikasi                   employees in professional certification activities.
    profesi.
d. Dilakukan FGD dengan unit kerja sehingga pelatihan               d. FGDs were carried out with work units so that the
    dan pengembangan yang diusulkan lebih tepat sasaran                proposed training and development was more targeted
    dan optimal.                                                       and optimal.
e. Dilakukan tiring pagu investasi dan biaya konsumsi               e. Adjustment of investment ceilings and consumption
    sesuai dengan jabatan.                                             costs is carried out according to position.
f. Pengoptimalan Web Elearning sebagai media                        f. Elearning Web Optimization as an independent learning
    pembelajaran mandiri.                                              medium.
g. Mendorong pengoptimalan selera budaya (sharing                   g. Encourage optimization of cultural tastes (internal
    internal), assessment test, dan program lainnya.                   sharing), assessment tests, and other programs.

Sementara, jumlah pendidikan pelatihan yang diikuti                 Meanwhile, the number of training courses that Bank
karyawan Bank pada tahun 2023 tercatat sebanyak 133                 employees participated in in 2023 was recorded at 133
Page 186
               Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  184          Bank Sulselbar




kegiatan, turun dari 219 jenis kegiatan di tahun 2022. Dari      activities, down from 219 types of activities in 2022. Of
total pendidikan dan pelatihan yang dijalankan, jumlah           the total education and training carried out, the number
karyawan yang menjadi peserta di tahun 2023 sebanyak             of employees participating in 2023 was 2,162 employees,
2.162 karyawan, turun 68,23% dari tahun lalu yang                down 68.23. % from last year which reached 6,804
mencapai 6.804 karyawan.                                         employees.

Dari jam kerja, total jumlah jam pelatihan dan pendidikan        In terms of working hours, the total number of training and
mencapai 1.064 jam, menurun dari tahun 2022 yang                 education hours reached 1,064 hours, a decrease from
mencapai 1.752 jam. Rata-rata jam pelatihan untuk setiap         2022, which reached 1,752 hours. The average training
karyawan pada program pendidikan dan pelatihan di tahun          hours for each employee in education and training programs
2023 adalah 6 jam per karyawan.                                  in 2023 is 6 hours per employee


             Keterangan                   2022                2022              2021                        Information
Biaya Pendidikan dan Pelatihan           13.382.599.670   22.790.255.388       11.970.690.770           Education and Training Costs
Jumlah    Kegiatan   Pendidikan   dan      133                219               1.012           Number of Education and Training
Pelatihan                                                                                                               Activities
Jumlah Pegawai yang Mengikuti Kegiatan    2.162               6.804             6.402           Number of Employees Participating in
                                                                                                                           Activities
Jam Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan     1.064               1.752             1.067           Hours of Education and Training
                                                                                                                       Activities
Rata-rata Jam per Pegawai                 6 jam               6 jam             6 jam                   Average Hours per Employee


[GRI 401-2; 401-3]

Remunerasi dan Kesejahteraan Karyawan
Remuneration and Employee Welfare

Bank Sulselbar senantiasa memperhatikan kesejahteraan            Bank Sulselbar always pays attention to the welfare of its
karyawannya. Salah satunya melalui strategi remunerasi           employees. One of them is through a remuneration strategy
yang selalu dikaji ulang sesuai kebutuhan Perusahaan dan         that is always reviewed according to the Company’s needs
menjaga competitiveness dengan industri, yang selanjutnya        and maintaining competitiveness with the industry, which
dapat mendukung kinerja yang unggul dalam pencapaian             can then support superior performance in achieving Bank
target Bank Sulselbar. Dengan adanya sistem remunerasi           Sulselbar’s targets. Having a good remuneration system
yang baik akan mendukung daya saing Perusahaan di                will support the Company’s competitiveness in the industry.
industri.

Bank menerapkan konsep Total Remunerations, di mana              The Bank applies the Total Remunerations concept, where
remunerasi yang diberikan tidak hanya bersifat base cash         the remuneration provided is not only on a cash basis but
namun juga disediakan berbagai benefit dan fasilitas             also provides various benefits and facilities to motivate
yang untuk memotivasi dan mempertahankan pegawai.                and retain employees. Remuneration is given based on
Remunerasi diberikan berdasarkan hasil reviu, tanpa              the results of the review, without distinguishing between
membedakan jenis kelamin, sehingga rasio gaji pokok              gender, so that the ratio of basic salary and remuneration
dan remunerasi antara karyawan laki-laki dan perempuan           between male and female employees is the same.
adalah sama.

Struktur remunerasi Bank Sulselbar yang sifatnya cash            Bank Sulselbar’s cash remuneration structure consists
terdiri dari gaji dan tunjangan yang merupakan remunerasi        of salary and allowances which are remuneration that
yang rutin diterima oleh karyawan setiap bulan. Selain itu,      employees regularly receive every month. Apart from that,
Bank juga memberikan program manfaat lainnya seperti:            the Bank also provides other benefit programs such as:
1. Gaji, Tunjangan, Upah dan Honorarium                          1. Salary, Benefits, Wages and Honorarium
2. Uang lembur dan uang makan harian                             2. Overtime pay and daily meal allowance
3. Perawatan kesehatan                                           3. Health care
Page 187
                                                                             Sustainability Report 2023
                                                                                      Bank Sulselbar
                                                                                                                       185




4.  Uang cuti dan uang penghargaan masa kerja                 4. Leave pay and long service pay
5.  Tunjangan Hari Tua bagi yang berhak                       5. Old Age Benefits for those who are entitled
6.  Tunjangan Hari Raya keagamaan                             6. Religious holiday allowance
7.  Tunjangan Komunikasi bagi beberapa karyawan               7. Communication Allowance for several employees with
    dengan jabatan tertentu                                      certain positions
8. Tunjangan daerah terpencil bagi karyawan yang              8. Remote area allowance for employees assigned to
    ditugaskan pada kantor cabang kategori daerah                branch offices in this regional category
    tersebut
9. Uang akhir tahun yang diatur secara proporsional           9. End of year money is regulated proportionally referring
    mengacu kepada hasil penilaian kinerja semesteran             to the results of the semester performance assessment
10. Bonus atas pencapaian target rencana bisnis               10. Bonus for achieving business plan targets
11. Bantuan uang pendidikan untuk seluruh karyawan            11. Educational financial assistance for all employees
12. Jasa produksi                                             12. Production service

Perbedaan status karyawan tetap dan karyawan tidak tetap      The difference in the status of permanent employees and
atau honorer memengaruhi jenis tunjangan yang diberikan       non-permanent or honorary employees influences the
oleh Bank. Tunjangan karyawan berdasarkan statusnya           types of benefits provided by the Bank. Employee benefits
adalah sebagai berikut:                                       based on status are as follows:


                                                     Status Karyawan
       Jenis Tunjangan yang Diberikan                                                     Types of Benefits Given
                                             Tetap                 Honorer
Asuransi Jiwa                                  √                       √                                       Life insurance
Perawatan Kesehatan                            √                       √                                            Health care
Tanggungan Kecacatan                           √                       √                                 Disability Dependent
Cuti Melahirkan                                √                       √                                      Maternity leave
Persiapan Masa Pensiun                         √                       -                              Retirement Preparation


[404-2]

Program Pensiun dan Jaminan Hari Tua
Pension and Old Age Security Program

Bank Sulselbar memperhatikan kesejahteraan karyawan           Bank Sulselbar pays attention to the welfare of employees
baik selama mengabdi maupun telah purnabakti. Bank            both during their service and after retirement. The Bank
mempersiapkan berbagai program yang membantu                  prepares various programs that help employees prepare
karyawan mempersiapkan masa pensiun mereka dan                for their retirement and ensure employees are prosperous
memastikan karyawan sejahtera ketika memasuki masa            when entering retirement through the Pension Program.
pensiun melalui Program Pensiun. Program pensiun              The pension program is held based on statutory provisions
diselenggarakan     dengan   berlandaskan     ketentuan       and as a form of the Company’s appreciation for the
perundang-undangan serta sebagai wujud apresiasi              contribution and performance of employees while working
Perusahaan atas kontribusi dan kinerja karyawan selama        at Bank Sulselbar.
bekerja di Bank Sulselbar.

Kebijakan mengenai Pensiunan diatur dalam Peraturan           Policies regarding Pensioners are regulated in the Bank
Dana Pensiun Bank Sulselbar. Bank juga mengadakan             Sulselbar Pension Fund Regulations. The Bank also holds
Program Pelatihan Masa Persiapan Pensiunan Purnabhakti        a Retiree Retirement Preparation Period Training Program
bekerja sama dengan pihak eksternal.                          in collaboration with external parties.

Pada tahun 2022, Bank Sulselbar bekerja sama dengan           In 2022, Bank Sulselbar will collaborate with Duta
Duta Transformasi Insani dalam Pelatihan Masa Persiapan       Transformasi Insani in Training for the Retirement
Page 188
              Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  186         Bank Sulselbar




Pensiun sebagai upaya untuk mencapai kebahagiaan             Preparation Period as an effort to achieve happiness in life
hidup dengan aktivitas yang positif serta bermanfaat bagi    with activities that are positive and beneficial to society. The
masyarakat. Materi yang diberikan antara lain: Pensiun       material provided includes Retirement with Heart Threads;
dengan Benang Hati; Switch Mental dan Konsultasi             Mental Switch and Psychological Consultation; Healthy Life
Psikologi; Manajemen Hidup Sehat; Perencanaan                Management; Family and Business Financial Planning;
Keuangan Keluarga dan Usaha; Kunjungan Profil Usaha;         Business Profile Visit; and Business Assistance. The
dan Pendampingan Usaha. Program tersebut dilakukan           program was held on 13-17 February 2022 at Cinnamon
pada 13-17 Februari 2022 di Cinnamon Boutique Hotel          Boutique Hotel Bandung with 45 participants.
Bandung dengan peserta sebanyak 45 orang.

Pada tahun 2023, Bank Sulselbar menyertakan 45               In 2023, Bank Sulselbar will include 45 employees in the
karyawan untuk mengikuti Pelatihan Masa Persiapan            Retirement Retirement Preparation Period Training, which
Pensiunan Purnabhakti yang diselenggarakan pada              will be held from 13 to 17 February 2023 in Bandung.
tanggal 13-17 Febuari 2023 di Bandung.

[GRI 408-1; 409-1] [6.c.2.a.] [F.19.]

Pekerja Anak dan Praktik Kerja Paksa
Child Labor and Forced Labor Practices

Bank Sulselbar memastikan terbebas dari pekerja anak         Bank Sulselbar ensures that it is free from child labor and
dan praktik kerja paksa. Bank mendukung komitmen             forced labor practices. The Bank supports the commitment
Kementerian Ketenagakerjaan dan Organisasi Buruh             of the Ministry of Manpower and the International Labor
Internasional (International Labor Organization/ILO) untuk   Organization (ILO) to accelerate the realization of a child
mempercepat terwujudnya peta jalan (roadmap) Indonesia       labor-free Indonesia roadmap by 2022. The Indonesian
bebas pekerja anak tahun 2022. Komitmen Pemerintah           Government’s commitment to dealing with child labor
Indonesia dalam menangani pekerja anak diwujudkan            was realized by ratifying ILO Convention No. 138 of 1973
dengan meratifikasi Konvensi ILO No.138 Tahun 1973           concerning limits Minimum age to be allowed to work
mengenai batas usia minimum untuk diperbolehkan bekerja      according to Law No. 20 of 1999.
dengan UU No.20 Tahun 1999.

Pemerintah juga meratifikasi Konvensi ILO No.182             The government also ratified ILO Convention No. 182 of
Tahun 1999 mengenai pelarangan dan tindakan segera           1999 concerning the prohibition and immediate action to
penghapusan bentuk-bentuk pekerja terburuk untuk anak        eliminate the worst forms of child labor with Law No. 1
dengan UU No.1 Tahun 2000 dan telah diadopsi ke dalam        of 2000 and has been adopted into Law No. 13 of 2003
UU No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Bank            concerning Manpower. Bank Sulselbar implements this
Sulselbar mengimplementasikannya dengan memberi              by setting a minimum age limit for employees of 18 years.
batasan usia pegawai minimal 18 tahun. Bank Sulselbar        Bank Sulselbar also sets working time limits so that there
juga memberi batasan waktu kerja sehingga tidak ada kerja    is no forced labor in line with ILO Convention No. 29 of
paksa selaras dengan Konvensi ILO No.29 Tahun 1930           1930 concerning Forced Labor or Compulsory Labor and
tentang Kerja Paksa atau Kerja Wajib dan Konvensi ILO        ILO Convention No. 105 of 1957 concerning the Elimination
No.105 Tahun 1957 tentang Penghapusan Kerja Paksa.           of Forced Labor.

Kebijakan Bank Sulselbar sangat jelas mengenai usia          Bank Sulselbar’s policy is very clear regarding the minimum
minimal maupun jam kerja karyawan. Sesuai Perjanjian         age and working hours of employees. By the Collective
Kerja Bersama (PKB), usia minimal karyawan adalah 18         Labor Agreement (PKB), the minimum age of employees
(delapan belas) tahun dan jam kerja disepakati 8 (delapan)   is 18 (eighteen) years and the working hours are agreed to
jam sehari. Dengan adanya komitmen seperti itu, maka         be 8 (eight) hours a day. With such a commitment, during
selama tahun 2023, tidak ada insiden atau temuan kasus       2023, there will be no incidents or cases of child labor and
pekerja anak dan kerja paksa.                                forced labor.
Page 189
                                                                             Sustainability Report 2023
                                                                                      Bank Sulselbar
                                                                                                                     187




Secara khusus, terkait penghapusan kerja paksa, pada         Regarding the elimination of forced labor, in several work
beberapa unit kerja dan level karyawan tertentu, Bank        units and certain employee levels, the Bank implements a
melaksanakan sistem kerja giliran (shift). Kebutuhan shift   shift work system. Shift requirements are adjusted to field
disesuaikan dengan kondisi lapangan dan jika terjadi         conditions and if excess working time occurs, it will be
kelebihan waktu kerja akan diperhitungkan sebagai kerja      calculated as overtime work for which compensation has
lembur yang kompensasinya sudah ditetapkan. Tidak            been determined. The absence of forced labor can also be
ada kerja paksa juga bisa dilihat dengan diberikannya        seen by providing the opportunity for each employee to rest
kesempatan bagi setiap karyawan untuk beristirahat pada      at certain times.
jam tertentu.

[GRI 401-3, 408-1; 409-1]

Praktik Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Practices for Fulfilling Human Rights
                                                             Bank Sulselbar upholds Human Rights (HAM) in the scope
Bank Sulselbar menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia           of its operations and business. The Bank believes that
(HAM) di lingkup operasi dan bisnisnya. Bank meyakini        all people are equal and have the same position without
semua orang setara dan memiliki kedudukan yang sama          having to look at ethnicity, religion, race, gender, and
tanpa harus melihat faktor suku, agama, ras, gender, dan     cultural factors. With this commitment, the Bank opposes
budaya. Dengan komitmen ini, Bank menentang segala           all forms of practices that violate human rights, whether
bentuk praktik yang melanggar HAM baik melalui ucapan        through words or actions. The Bank is also committed
maupun tindakan. Bank juga berkomitmen untuk tidak           not to employing underage children or forcing employees
mempekerjakan anak di bawah umur atau memaksa                to work for minimal wages which endangers the physical,
pegawai bekerja dengan upah minim yang membahayakan          mental, and moral development of employees.
perkembangan fisik, mental, dan moral pegawai.
                                                             If discrimination or harassment occurs, the Bank has
Jika terjadi diskriminasi atau pelecehan, Bank memiliki      standard standards that are precise and fast by acting by
standar baku yang tepat dan cepat dengan melakukan           applicable norms and laws, as well as creating a preventive
tindakan sesuai norma dan perundangan yang berlaku,          scheme so that it does not happen again in the future. If
serta membuat skema preventif agar tidak terjadi lagi        a case of harassment occurs, the Bank is committed to
di kemudian hari. Jika terjadi kasus pelecehan, Bank         protecting the confidentiality of all parties including victims,
berkomitmen melindungi kerahasiaan semua pihak               alleged perpetrators, and information providers. In the
termasuk korban, terduga pelaku, dan pemberi informasi.      reporting year, there were no reports of discriminatory
Pada tahun pelaporan, tidak ada laporan mengenai insiden     incidents or practices that occurred at Bank Sulselbar so no
atau praktik diskriminasi yang terjadi di Bank Sulselbar     corrective action needed to be taken by the Bank.
sehingga tidak ada tindakan perbaikan yang perlu diambil
oleh Bank.
                                                             Respect and protection of human rights are an inseparable
Penghormatan dan perlindungan terhadap HAM menjadi           part of the Company’s operations in interactions between
bagian yang tidak terpisahkan dari operasional Perusahaan    Bank Sulselbar personnel, stakeholders, and other
dalam saling berinteraksi antar insan Bank Sulselbar,        stakeholders. Technically, the commitment to implementing
stakeholders, maupun dengan para pemangku kepentingan        human rights is closely related to matters relating to
lainnya. Secara teknis, komitmen penerapan HAM               employees, such as HR management, occupational health
sangat terkait dengan hal-hal yang berhubungan dengan        and safety. This is stated in the Collective Labor Agreement
karyawan, seperti manajemen SDM, Keselamatan dan             (PKB) between the Company and its employees.
Kesehatan Kerja. Hal ini tertuang dalam Perjanjian Kerja
Bersama (PKB) antara Perusahaan dengan karyawannya.
Page 190
              Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  188         Bank Sulselbar




[GRI 2-27; 2-30; 407-1]

Hubungan Industrial
Industrial relations
                                                               Bank Sulselbar strives to guarantee employee rights by
Bank Sulselbar berupaya menjamin hak karyawan dengan           providing freedom for every employee to associate and
memberikan kebebasan bagi setiap karyawan untuk                assemble. This reflects the Bank’s compliance with the
berserikat dan berkumpul. Hal ini merefleksikan kepatuhan      implementation of Law No. 21 of 2000 concerning Trade
Bank dalam implementasi Undang-Undang No.21 Tahun              Unions and Law No. 13 of 2003 concerning Employment to
2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh dan Undang-         guarantee the freedom of all employees to join professionally
Undang No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan guna           managed employee organizations as a means of liaison
menjamin kebebasan semua karyawan untuk masuk dalam            between employees and companies.
organisasi karyawan yang dikelola secara profesional sebagai
sarana penghubung antara karyawan dan perusahaan.
                                                               Bank Sulselbar guarantees the right of employees to
Bank Sulselbar menjamin hak karyawan untuk berserikat          associate and gather as regulated in the 1945 Constitution
dan berkumpul sebagaimana diatur dalam Undang-Undang           article 28 which reads: “Freedom of association and
Dasar 1945 pasal 28 yang berbunyi: “Kemerdekaan                assembly, expressing thoughts verbally and in writing and
berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran                 so on is determined by law”. Apart from that, the Company
dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan             also complies with and complies with the contents of Article
dengan Undang-Undang”. Selain itu, Perusahaan juga             104 of Law No. 13 of 2003 concerning Manpower which
tunduk dan taat terhadap isi Pasal 104 Undang Undang           reads: “Every worker/laborer has the right to form and
No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang berbunyi:        become a member of a trade/labor union”. For this reason,
“Setiap pekerja/buruh berhak membentuk dan menjadi             employees in the Company have the freedom to form a
anggota serikat pekerja/serikat buruh”. Untuk itu,             Worker Union.
pegawai di Perusahaan memiliki kebebasan membentuk
Serikat Pekerja.
                                                               Currently, there are 2 (two) Workers Union organizations
Saat ini terdapat 2 (dua) organisasi Serikat Pekerja di        at Bank Sulselbar, namely the “Employees Union” with the
Bank Sulselbar yaitu “Serikat Pegawai” dengan singkatan        abbreviation SEKAWAN which was founded in 2013, and
SEKAWAN yang berdiri pada tahun 2013 dan Serikat               the Bank Sulselbar Workers Union founded in 2012 with
Pekerja Bank Sulselbar berdiri tahun 2012 dengan sistem        a voluntary membership system. Bank Sulselbar together
keanggotaan yang bersifat sukarela. Bank Sulselbar             with SEKAWAN have made a Joint Work Agreement (PKB)
bersama SEKAWAN telah membuat Perjanjian Kerja                 PT Bank Sulselbar No: 042/PKB-BSSB/II/2019 and No:
Bersama (PKB) PT Bank Sulselbar No: 042/PKB-BSSB/              001/PKB-SEKAWAN/II/2019. The PKB has been registered
II/2019 dan No: 001/PKB-SEKAWAN/II/2019. PKB telah             with the Ministry of Manpower of the Republic of Indonesia
didaftarkan di Kementerian Ketenagakerjaan Republik            which was ratified through the Decree of the Director
Indonesia yang disahkan melalui Keputusan Direktur             General of Industrial Relations Development and Social
Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan             Security for Workers No.KEP.125/PHIJSK-PK/PKB/V/2019
Sosial Tenaga Kerja No.KEP.125/PHIJSK-PK/PKB/V/2019            dated 21 May 2019.
tanggal 21 Mei 2019.
                                                               Compliance with Employment Regulations
Kepatuhan Terhadap Peraturan
Ketenagakerjaan                                                Throughout 2023, the risk of employment problems can
Sepanjang      tahun    2023,    risiko    permasalahan        be properly mitigated. This is proven by the absence
ketenagakerjaan dapat dimitigasi dengan baik. Hal ini          of industrial relations cases or demonstrations from
terbukti dengan tidak terdapatnya perkara hubungan             employees against management. This is the result of Bank
industrial maupun aksi unjuk rasa dari karyawan kepada         Sulselbar’s efforts to meet the needs and expectations of all
manajemen. Hal tersebut merupakan hasil dari upaya Bank        stakeholders, especially Bank employees.
Sulselbar untuk memenuhi kebutuhan dan harapan seluruh
stakeholder khususnya karyawan Bank.
Page 191
                                                                                Sustainability Report 2023
                                                                                         Bank Sulselbar
                                                                                                                      189




[GRI 403-1; 403-3; 403-4; 403-5; 403-6; 403-8; 403-9] [6.c.2.c.] [F.21.]

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Occupational Health and Safety (OHS)

Perlindungan pegawai terkait Keselamatan dan Kesehatan          Employee protection related to Occupational Health and
Kerja (K3) memiliki payung hukum Undang-Undang No.13            Safety (OHS) has the legal umbrella of Law No. 13 of 2003
Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Bank berkomitmen            concerning Employment. The Bank is committed to creating
menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, bebas            a safe, healthy work environment, free from environmental
dari pencemaran lingkungan dan meminimalisir potensi            pollution and minimizing the potential for accidents and
kecelakaan dan penyakit yang timbul dari aktivitas kerja.       illnesses arising from work activities. As part of efforts to
Sebagai bagian dari upaya menciptakan dan menjamin              create and ensure the availability of a decent, healthy, and
ketersediaan lingkungan kerja yang layak, sehat dan aman,       safe working environment, the Bank is also committed to
Bank juga berkomitmen menjaga aspek K3 bagi karyawan            maintaining OHS aspects for employees as regulated in the
sebagaimana diatur dalam Undang-Undang RI Nomor 1               Republic of Indonesia Law Number 1 of 1970 concerning
Tahun 1970 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja              Occupational Health and Safety and Minister of Manpower
dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 5 Tahun 1996           Regulation Number 5 of 1996 regarding Occupational
tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan              Health and Safety Management Systems.
Kerja.

Penerapan K3 penting untuk meningkatkan produktivitas           Implementing OHS is important to increase employee
dan kualitas hidup karyawan. Karena lingkungan kerja yang       productivity and quality of life. Because a healthy and safe
sehat dan aman merupakan salah satu syarat terwujudnya          work environment is one of the conditions for realizing
ketenangan kerja karyawan. Ketenangan dan tidak adanya          employee work peace. Calmness and the absence
kekhawatiran terjadi kecelakaan serta penyakit akibat kerja     of worries about accidents and work-related illnesses
berkontribusi positif terhadap peningkatan kinerja dan          contribute positively to increased performance and
produktivitas yang akhirnya berdampak positif pada kinerja      productivity which ultimately has a positive impact on the
Perusahaan.                                                     Company’s performance.


Dalam Laporan ini, tempat kerja termasuk di dalamnya            In this report, the workplace includes the work environment,
adalah lingkungan kerja, yaitu segala sesuatu yang ada di       namely everything around employees that can influence
sekitar karyawan yang dapat memengaruhi mereka dalam            them in carrying out the tasks assigned by the Company.
menjalankan tugas-tugas yang diberikan Perusahaan.              In this case, Bank Sulselbar is committed to creating a
Dalam hal ini, Bank Sulselbar berkomitmen untuk                 healthy and safe workplace with the ultimate goal being
mewujudkan tempat kerja yang sehat dan aman dengan              zero accidents.
tujuan akhir adalah tidak adanya kecelakaan kerja (zero
accident).

Untuk menjamin kesehatan karyawan saat bekerja, Bank            To ensure employee health while working, the Bank
mendaftarkan karyawannya ke Badan Pengelola Jaminan             registers its employees with the Health Social Security
Sosial (BPJS) Kesehatan yang sifatnya mandatory atau            Management Agency (BPJS), which is mandatory. The
wajib. Bank juga menyediakan layanan kesehatan bekerja          Bank also provides health services in collaboration with
sama dengan perusahaan asuransi kesehatan komersial             commercial health insurance companies with inpatient,
dengan benefit atau manfaat rawat inap, rawat jalan, rawat      outpatient, dental, and delivery benefits, company doctor
gigi maupun melahirkan, fasilitas dokter Perusahaan yang        facilities on standby at the office, assistance with glasses,
siaga di kantor, bantuan biaya kacamata dan melahirkan.         and childbirth costs. Health insurance can be used in most
Asuransi kesehatan dapat digunakan di sebagian besar            hospitals in big cities, including cities where there are Bank
rumah sakit di kota-kota besar, termasuk kota-kota di mana      Sulselbar Branch Offices.
terdapat Kantor Cabang Bank Sulselbar.
Page 192
              Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  190         Bank Sulselbar




Untuk memberikan layanan kesehatan yang lebih baik,             To provide better health services, Company doctors who
dokter Perusahaan yang siaga di kantor dapat berperan           are on standby at the office can act as first aid when their
sebagai pertolongan pertama disaat kesehatan mereka             health declines to the point that it interferes with work. As
menurun sampai mengganggu kerja. Sebagai langkah                a preventative measure, the Bank routinely provides health
pencegahan, secara rutin Bank mengadakan edukasi                education to employees through health seminars and talk
kesehatan kepada karyawan melalui seminar dan talkshow          shows which are usually accompanied by free medical
kesehatan yang biasanya juga diiringi dengan medical            check-ups.
check up gratis.

Sementara itu, sebagai salah satu langkah pencegahan            Meanwhile, as one of the steps to prevent work accidents,
kecelakaan kerja, Bank memberikan sosialisasi terkait           the Bank provides outreach regarding the safe use of
penggunaan peralatan kerja secara aman. Seperti,                work equipment. For example, using standard electrical
penggunaan peralatan listrik yang standar dari Perusahaan       equipment from the Company and always turning off
serta selalu mematikan komputer dan alat listrik lain apabila   computers and other electrical equipment when not in use.
tidak dipergunakan.

Fasilitas Keselamatan dan Kesehatan Kerja                       Occupational Health and Safety Facilities
Bank Sulselbar memperhatikan kesehatan karyawan                 Bank Sulselbar pays attention to employee health by
dengan memberikan fasilitas kesehatan bagi karyawan             providing health facilities for employees and their family
dan anggota keluarga mereka yang disesuaikan dengan             members that are tailored to the Bank’s capabilities. The
kemampuan Bank. Bank juga berupaya untuk menciptakan            Bank also strives to create a healthy, safe, and comfortable
lingkungan kerja yang sehat, aman dan nyaman dengan             work environment by providing safety equipment to prevent
menyediakan peralatan keselamatan untuk mencegah                work accidents, such as:
terjadinya kecelakaan kerja, seperti:                           1. First aid kits in easily accessible places
1. Kotak P3K di tempat-tempat yang mudah dijangkau              2. APAR (Light Fire Extinguisher) and PPE
2. APAR (Alat Pemadam Api Ringan) dan APD-nya                   3. Hydrant System on each floor
3. Hydrant System di tiap lantai                                4. Sprinklers
4. Sprinkler                                                    5. Smoke Detector
5. Smoke Detector                                               6. Directions for evacuation routes
6. Petunjuk arah jalur evakuasi                                 7. Paging tool to notify emergency conditions
7. Alat paging untuk memberitahukan kondisi darurat             8. Polyclinic
8. Poliklinik                                                   9. Company OHS Expert
9. Ahli K3 Perusahaan                                           10. Toilet
10. Toilet                                                      11. Nursing room
11. Ruang menyusui                                              12. Worship place
12. Tempat ibadah

Dalam pelaksanaan perlindungan keselamatan kerja                In implementing work safety protection related to banking
terkait kebijakan operasional perbankan, Bank membekali         operational policies, the Bank provides employees with
karyawan dengan pendidikan dan pelatihan secara                 continuous education and training, especially related
berkelanjutan, terutama terkait produk dan operasional          to Bank products and operations as well as applicable
Bank serta ketentuan perundang-undangan yang berlaku.           statutory provisions. Apart from that, the Bank also prepares
Selain itu Bank juga menyusun Standar Operasional               Standard Operating Procedures (SOP) which are used as a
Prosedur (SOP) yang digunakan sebagai panduan dalam             guide in every Bank operational activity.
setiap kegiatan operasional Bank.

Sedangkan dalam hal menjaga dan meningkatkan                    Meanwhile, in terms of maintaining and improving physical
keselamatan kerja secara fisik, Bank melaksanakan               work safety, the Bank carries out the following activities:
kegiatan-kegiatan sebagai berikut:
Page 193
                                                                             Sustainability Report 2023
                                                                                      Bank Sulselbar
                                                                                                                  191




1. Melaksanakan sosialisasi kepada pegawai tentang           1. Carry out outreach to employees about procedures for
   prosedur menangani bahaya kebakaran.                         handling fire hazards.
2. Melaksanakan implementasi dan internalisasi prosedur      2. Carry out implementation and internalization of
   dan pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan             procedures and training on the use of Light Fire
   (APAR).                                                      Extinguishers (APAR).
3. Melaksanakan simulasi evakuasi dan penanganan             3. Carrying out evacuation simulations and handling fire
   bahaya kebakaran.                                            hazards.
4. Menyediakan Alat Pemadam Kebakaran Ringan                 4. Providing light fire extinguishers (APAR) in all office
   (APAR) di semua jaringan kantor dan melaksanakan             networks and carrying out routine maintenance.
   pemeliharaan secara rutin.
5. Pemeliharaan Mechanical Electrical (ME), Hidrant,         5. Maintenance of Mechanical Electrical (ME), Hydrants,
   Alarm tanda bahaya kebakaran dan jaringan instalasi          Fire alarms and electrical installation networks,
   listrik, instalasi telepon, dan Grounded (Penangkal          telephone installations, and Grounded (Lightning
   Petir) dilakukan pemeliharaan secara rutin dan berkala.      Protection) is carried out routinely and periodically.

[GRI 2-27; 403-9]

Kecelakaan Kerja dan Pengaduan Ketenagakerjaan
Work Accidents and Employment Complaints

Bank Sulselbar menilai pelaksanaan pengelolaan K3 yang       Bank Sulselbar assesses that the implementation of OHS
didukung sosialisasi dan pelatihan, telah memberikan         management, which is supported by socialization and
dampak yang cukup positif dan efektif. Pengelolaan           training, has had a quite positive and effective impact. Good
keselamatan kerja yang baik dapat meningkatkan kinerja       work safety management can improve the Company’s
Perusahaan yang selanjutnya akan memberikan dampak           performance, which in turn will have an impact on increasing
peningkatan nilai Perusahaan.                                the value of the Company.

Sepanjang      tahun    2023,    risiko    permasalahan      Throughout 2023, the risk of employment problems can
ketenagakerjaan dapat dimitigasi dengan baik. Hal ini        be properly mitigated. This is proven by the absence
terbukti dengan tidak terdapatnya perkara hubungan           of industrial relations cases or demonstrations from
industrial maupun aksi unjuk rasa dari karyawan kepada       employees against management. Bank Sulselbar also
manajemen. Bank Sulselbar juga mencatat tidak terdapat       noted that there were no work accidents during operational
kecelakaan kerja saat pelaksanaan operasional (zero          implementation (zero accidents). This is the result of Bank
accident). Hal tersebut merupakan hasil dari upaya Bank      Sulselbar’s efforts to meet the needs and expectations of all
Sulselbar untuk memenuhi kebutuhan dan harapan seluruh       stakeholders, especially employees.
stakeholder khususnya karyawan.

Jumlah Kecelakaan Kerja                                      Number of Work Accidents
                           Tahun                                                 Jumlah Kecelakaan

                           2023                                                     zero accident
                           2022                                                     zero accident
                           2021                                                     zero accident
Page 194
               Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  192          Bank Sulselbar


[GRI 413-1] [F.23.; F.24.; F.25.]

Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan
Sustainable Community Empowerment
Page 195
                                                                             Sustainability Report 2023
                                                                                      Bank Sulselbar
                                                                                                                  193




[2-27]

Komitmen Pemberdayaan
Empowerment Commitment

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau Corporate               Corporate Social Responsibility/CSR is Bank Sulselbar’s
Social Responsibility/CSR merupakan komitmen Bank             commitment to carrying out its operational activities to
Sulselbar dalam menjalankan kegiatan operasinya               always make a positive contribution to social society
untuk senantiasa memberikan kontribusi positif terhadap       and the environment. The implementation of CSR by the
masyarakat sosial dan lingkungan. Penerapan CSR oleh          Company can be realized through CSR disclosure which
Perusahaan dapat diwujudkan dengan pengungkapan               is disseminated to the public both in the Annual Report and
CSR yang disosialisasikan ke publik baik dalam Laporan        Sustainability Report.
Tahunan (Annual Report) maupun Laporan Keberlanjutan
(Sustainability Report).

Program CSR menjadi salah satu bagian penting                 The CSR program is an important part of implementing
dalam penerapan prinsip keberlanjutan Bank Sulselbar,         Bank Sulselbar’s sustainability principles because
karena untuk menjamin keberlangsungan usaha sangat            ensuring business continuity is greatly influenced by the
dipengaruhi oleh persepsi dan penilaian positif masyarakat    community’s positive perception and assessment of the
terhadap Bank. Salah satunya dengan komitmen                  Bank. One of them is the Bank’s commitment to community
Bank dalam upaya pemberdayaan masyarakat serta                empowerment efforts and improving the quality of life of the
meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan lingkungan         community and the environment around the Company’s
di sekitar wilayah operasional Perusahaan. Di mana            operational areas. Where this commitment is also a real
komitmen ini juga menjadi aksi nyata Bank Sulselbar           action of Bank Sulselbar in supporting the achievement of
dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan                 Sustainable Development Goals (SDGs).
Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).


Program dan Kegiatan
Programs and Activities

Secara berkelanjutan, Bank Sulselbar membuat strategi dan     On an ongoing basis, Bank Sulselbar creates strategies
rencana penerapan kebijakan, program dan kegiatan CSR         and plans for implementing CSR policies, programs, and
pada tahun 2023 sebagai bentuk komitmen dan konstribusi       activities in 2023 as a form of commitment and positive
positif keberadaan Perusahaan terhadap lingkungan,            contribution of the Company’s existence to the environment,
masyarakat, serta seluruh stakeholders lainnya. Bank          society, and all other stakeholders. Bank Sulselbar focuses
Sulselbar fokus melakukan support program strategis           on supporting strategic and sustainable programs related to
dan berkelanjutan terkait CSR dari seluruh Pemerintah         CSR from all Regency Governments (Pemkab), Municipal
Kabupaten (Pemkab), Pemerintah Kota (Pemkot), dan             Governments (Pemkot), and Provincial Governments
Pemerintah Provinsi (Pemprov) se-Sulselbar.                   (Pemprov) throughout South Sulawesi.

Selain itu, Bank Sulselbar juga melakukan pengembangan        Apart from that, Bank Sulselbar is also developing business
melalui diversifikasi usaha yang bersifat berkelanjutan dan   diversification that is sustainable and environmentally
berorientasi lingkungan, serta melakukan BSSB kampanye        oriented, as well as carrying out a BSSB campaign to
peduli hidup sehat melalui program ‘Donor Darah' rutin.       care for healthy living through the regular ‘Blood Donation’
Berdasarkan program-program tersebut, Bank Sulselbar          program. Based on these programs, Bank Sulselbar will
akan secara berkelanjutan melakukan monitoring dan            continuously monitor and measure the economic leverage
pengukuran daya ungkit ekonomis atas realisasi CSR            for the realization of Pusaka CSR for recipients.
Pusaka bagi para penerima.
Page 196
              Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  194         Bank Sulselbar




Program dan kegiatan CSR yang dilaksanakan Bank                The CSR programs and activities implemented by
Sulselbar disesuaikan dengan Undang-Undang Nomor               Bank Sulselbar are adjusted to Law Number 40 of 2007
40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas sebagaimana           concerning Limited Liability Companies as stated in
tertuang dalam Bab V Pasal 74 tentang Tanggung Jawab           Chapter V Article 74 concerning Social and Environmental
Sosial dan Lingkungan, Undang-Undang Nomor 25 Tahun            Responsibility, Law Number 25 of 2007 concerning Capital
2007 tentang Penanaman Modal, Peraturan Pemerintah             Investment, Government Regulation Number 47 of 2007
Nomor 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial              2012 concerning Social and Environmental Responsibility
dan Lingkungan Perseroan Terbatas serta Peraturan              of Limited Liability Companies and Financial Services
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51 POJK.03/2017 tentang           Authority Regulation Number 51 POJK.03/2017 concerning
Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa             the Implementation of Sustainable Finance for Financial
Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik.                        Services Institutions, Issuers, and Public Companies.

Bank melaksanakan komitmen tersebut dengan konsisten,          The Bank implements this commitment consistently, by
melalui penyediaan anggaran CSR setiap tahun dan               providing a CSR budget every year and implementing
melaksanakan program CSR secara sistematis dan                 CSR programs systematically and sustainably. Through
berkelanjutan. Melalui pelaksanaan CSR yang rutin              routine and sustainable CSR implementation, the benefits
dan berkelanjutan, manfaatnya bagi masyarakat dan              for society and the environment will be increasingly felt,
lingkungan akan semakin terasa yang pada gilirannya            which in turn will present a positive image and strengthen
akan menghadirkan citra positif dan memperkuat dukungan        community support for the Company’s existence, especially
masyarakat terhadap keberadaan Perusahaan terutama di          in South Sulawesi and West Sulawesi. The creation of
Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Terciptanya kondisi       conducive conditions will make Bank Sulselbar calm and
yang kondusif akan membuat Bank Sulselbar tenang dan           comfortable in carrying out business operations and can
nyaman dalam menjalankan operasional usaha dan bisa            focus more on improving performance and realizing a
lebih fokus untuk meningkatkan kinerja dan mewujudkan          sustainable business.
usaha yang berkelanjutan.

Untuk mendapatkan manfaat yang lebih optimal,                  To obtain more optimal benefits, the preparation of the
penyusunan program CSR Perusahaan diawali dengan               Company’s CSR program begins with mapping the potential
melakukan pemetaan potensi masyarakat yang menjadi             of the community that is the target of CSR implementation or
sasaran pelaksanaan CSR atau dapat juga melalui usulan         can also be through direct suggestions from the community
langsung dari masyarakat atau Pemerintah Daerah                or local regional government. Mapping can be done alone
setempat. Pemetaan dapat dilakukan sendiri ataupun             or in collaboration with third parties, to explore and identify
bekerja sama dengan pihak ketiga, dengan tujuan                community potential and needs. Next, the mapping results
untuk mengeksplorasi dan mengidentifikasi potensi dan           will be formulated in such a way that the community can get
kebutuhan masyarakat. Selanjutnya, hasil pemetaan akan         the programs that are needed. After that, the program has
dirumuskan sedemikian rupa sehingga bisa mendapatkan           been prepared, determined, socialized, and implemented
program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.                by actively involving the community with bottom up
Setelah itu, program yang telah disusun, ditetapkan,           mechanisms and establishing partnerships with other
disosialisasikan, dan dilaksanakan dengan melibatkan           stakeholders.
masyarakat secara aktif dengan mekanisme bottom up
dan melakukan kemitraan dengan pemangku kepentingan
lainnya.

Pada tahun 2023, program dan kegiatan CSR yang                 In 2023, the CSR programs and activities carried out by
dilakukan Bank Sulselbar terbagi dalam 7 (tujuh) bidang atau   Bank Sulselbar are divided into 7 (seven) main areas
pilar utama, yakni Sosial/Bencana; Sarana dan Prasarana        or pillars, namely Social/Disaster; Public Facilities and
Publik; Kesehatan; Lingkungan Hidup; Pendidikan dan            Infrastructure; Health; Environment; Education and Culture;
Budaya; Olahraga dan Pemuda; serta Pembinaan UMKM.             Sports and Youth; as well as MSME Development.
Page 197
                                                                              Sustainability Report 2023
                                                                                       Bank Sulselbar
                                                                                                                    195




1. Sosial/Bencana                                             1. Social/Disaster
   Perusahaan akan fokus pada pemberian bantuan                  The company will focus on assisting in the form of
   berupa donasi bagi masyarakat yang membutuhkan.               donations to people in need. This is Bank Sulselbar’s
   Hal tersebut menjadi komitmen Bank Sulselbar untuk            commitment to continue to provide benefits to
   terus memberikan kebermanfaatan bagi stakeholders             stakeholders in social, religious, and post-disaster
   dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, keagamaan,              recovery efforts.
   dan upaya pemulihan pascabencana.
2. Sarana dan Prasarana Publik                                2. Public Facilities and Infrastructure
   Menyiapkan       kebutuhan       stakeholders    terkait      Prepare stakeholder needs related to the procurement
   pengadaaan dan renovasi pendukung dan fasilitas               and renovation of supporting public facilities and
   publik seperti kendaraan operasional kebersihan               facilities such as operational vehicles for environmental
   lingkungan dan perbaikan ruang terbuka hijau dan              cleanliness and repair of green open spaces and public
   taman publik.                                                 parks.
3. Kesehatan                                                  3. Health
   Bidang kesehatan masih berfokus pada penyediaan               The health sector is still focused on providing medical
   prasarana medis dan kesehatan pasca era new normal;           and health infrastructure after the new normal era;
   penyediaan sanitasi, jamban bersih, dan edukasi pola          providing sanitation, clean latrines, and education on
   hidup sehat serta anti stunting.                              healthy lifestyles and anti-stunting.
4. Lingkungan Hidup                                           4. Environment
   Bank Sulselbar berupaya melakukan aksi pelestarian            Bank Sulselbar seeks to act to preserve biodiversity,
   keanekaragaman hayati termasuk sarana prasaranya              including infrastructure to support natural environmental
   untuk mendukung program pelestarian alam lingkungan           conservation programs in the Sulselbar region. Including
   di wilayah Sulselbar. Termasuk kampanye green office          a green office campaign and environmentally friendly
   dan budaya ramah lingkungan oleh change agent Bank            culture by Bank Sulselbar change agents.
   Sulselbar.
5. Pendidikan dan Budaya                                      5. Education and Culture
   Berupa      penyelenggaraan       program     beasiswa        In the form of organizing a scholarship program in
   bekerja sama dengan business unit sebagai sinergi             collaboration with business units as a synergy with Bank
   dengan strategi bisnis Bank Sulselbar dalam upaya             Sulselbar’s business strategy to grow the Company’s
   pertumbuhan bisnis Perusahaan yang dapat digunakan            business which can be used as a marketing tool for
   sebagai salah satu marketing tools untuk akuisisi             business acquisitions at universities, where selected
   bisnis di universitas, di mana mahasiswa terpilih dari        students from certain universities will be proposed to
   universitas tertentu tersebut akan diajukan untuk             receive the Bank Scholarship Program South Sulawesi.
   menerima Program Beasiswa Bank Sulselbar.
6. Olah raga dan Pemuda                                       6. Sports and Youth
   Bantuan sarana prasarana bagi pembinaan olah raga             Assistance for infrastructure and facilities for sports and
   dan budaya bagi pemuda belia dan publik.                      cultural development for young youth and the public.
7. Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat                   7. Community        and    MSME       Development          and
   serta UMKM                                                    Empowerment
   Bekerja sama dengan komunitas ekonomi kreatif                 Collaborating with fostered creative economy
   binaan, BUMDES, dan desa wisata dalam hal                     communities, BUMDES, and tourist villages in terms
   edukasi dan capacity building. Perusahaan juga akan           of education and capacity building. The company will
   mempekerjakan kelompok difabel sebagai komitmen               also employ disabled groups as Bank Sulselbar’s
   Bank Sulselbar untuk memberikan kesempatan kerja              commitment to providing employment opportunities for
   bagi penyandang disabilitas dan berkoordinasi dengan          people with disabilities and coordinating with partner
   organisasi mitra serta yayasan lainnya.                       organizations and other foundations.
Page 198
                 Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  196            Bank Sulselbar




Anggaran Program CSR
CSR Program Budget
Program CSR setiap tahunnya telah dianggarkan dan               Each year’s CSR program has been budgeted and
diprogramkan untuk diimplementasikan pada tahun buku            programmed to be implemented in the current financial
yang berjalan. Sumber pendanaan CSR berasal dari                year. The source of CSR funding comes from the
biaya operasional Perusahaan dengan memperhatikan               Company’s operational costs considering financial needs
kebutuhan dan kondisi finansial serta amanat RUPS               and conditions as well as the GMS mandate, namely
yaitu saat ini maksimal pagu 5% dari laba bersih periode        currently the maximum ceiling is 5% of the previous period’s
sebelumnya.                                                     net profit.

Mekanisme penetapan anggaran program CSR ditetapkan             The mechanism for determining the CSR program budget is
dalam Rapat Kerja, Anggaran dan Strategis. Pagu Bantuan         determined in the Working, Budget, and Strategic Meeting.
Dana CSR Bank Sulselbar untuk tahun 2023 adalah 5%              The ceiling for Bank Sulselbar’s CSR Fund Assistance for
dari Laba Bersih Tahun Buku 2022 (Rp653.723.747.149 x           2023 is 5% of the Net Profit for the 2022 Financial Year (Rp.
5%) atau sebesar Rp32.686.187.357, sesuai Berita Acara          653,723,747,149 x 5%) or Rp. 32,686,187,357, according
RUPS Tahunan PT Bank Sulselbar. Anggaran penyaluran             to the Minutes of the Annual GMS of PT Bank Sulselbar.
dana CSR pada tahun 2023 mengalami peningkatan dari             The CSR Financing budget in 2023 has increased from
tahun 2022 yang memiliki pagu sebesar Rp32.591.302.756.         2022 which had a ceiling of IDR 32,591,302,756.

Persentase dana CSR dari Laba Bersih                            Percentage of CSR funds from the Company’s Net
Perseroan dan Alokasi Dana CSR                                  Profit and Allocation of CSR Funds

                                                                                                                 Realisasi Dana CSR
  Tahun Buku         Tahun Realisasi   Persentase dana CSR   Laba Bersih (Rp)        Pagu Dana CSR (Rp)
                                                                                                                        (Rp)
        2022                 2023               5%           653.723.747.149            32.686.187.357              21.606.203.201
        2021                 2022               5%           651.826.055.112            32.591.302.756              26.393.911.748
        2020                 2021               5%           620.931.153.023            31.046.557.651              30.538.847.042
        2019                 2020               5%           616.690.524.469            30.384.526.223              20.953.112.191


Biaya yang dianggarkan untuk program CSR disesuaikan            The budgeted costs for the CSR program are adjusted to
dengan kebutuhan dan program yang akan dijalankan,              the needs and programs to be implemented, these costs
biaya tersebut menjadi bagian dari anggaran Divisi              become part of the budget of the Corporate Secretary
Sekretaris Perusahaan sebagai penanggung jawab dan              Division as the person responsible and managing the
pengelola program CSR Bank. Di tahun 2023, Bank                 Bank’s CSR program. In 2023, Bank Sulselbar will realize
Sulselbar merealisasikan dana untuk program CSR                 funds for the CSR program amounting to IDR 21.606 billion
sebesar Rp21,606 miliar atau sebesar 66,29% dari pagu           or 66.29% of the budget ceiling. The realized value of CSR
anggaran. Nilai realisasi CSR di tahun 2023 menurun             in 2023 decreased by 18.14% from 2022 amounting to IDR
18,14% dari tahun 2022 sebesar Rp26,394 miliar (80,99%          26,394 billion (80.99% of the budget ceiling).
dari pagu anggaran).

Realisasi penyaluran dana CSR Bank Sulselbar tahun              The realization of the distribution of Bank Sulselbar’s
2023 per bidang adalah sebagai berikut:                         CSR funds in 2023 per sector is as follows:

                                                                       Nilai Penyaluran (Rp)
  No.          Bidang CSR                                                                                             Bidang CSR
                                         2023                   2022                           2021
          Kegiatan Sosial/
  1                                         6.442.533.925          2.502.855.800                 6.531.461.278            Social/Disaster
          Bencana
          Sarana dan Prasarana                                                                                   Public   Facilities and
  2                                        11.291.681.176          9.516.231.000                 9.363.464.221
          Publik                                                                                                           Infrastructure
Page 199
                                                                                            Sustainability Report 2023
                                                                                                     Bank Sulselbar
                                                                                                                                            197




                                                                              Nilai Penyaluran (Rp)
  No.           Bidang CSR                                                                                                        Bidang CSR
                                         2023                         2022                                2021

  3      Kesehatan                              710.356.500             1.968.939.550                       5.887.228.000                     Health
  4      Lingkungan Hidup                   1.842.862.600                    840.120.000                    1.654.922.543               Environment
  5      Pendidikan dan Budaya                  284.590.000             3.542.038.511                            892.050.000   Education and Culture
  6      Olahraga dan Pemuda                    150.500.000             1.308.000.000                            288.487.500       Sports and Youth
  7      Pembinaan UMKM                         883.679.000             6.715.726.887                       5.921.233.500       MSME Development
            TOTAL                          21.606.203.201              26.393.911.748                      30.538.847.042                       Total
         PERSENTASE                     66,29%                    80,99%                                 98,36%                           Percentage


Di sisi lain, Kebijakan Umum Direksi (KUD) Tahun 2023                 On the other hand, the 2023 General Policy of the Board
menetapkan salah satunya adalah “Kinerja Intermediasi                 of Directors (KUD) stipulates that one of them is “Adaptive
yang Adaptif dan Inovatif untuk Mendorong Pertumbuhan                 and Innovative Intermediation Performance to Encourage
Sektor Riil yang Berkelanjutan dan Berdaya Saing”, di                 Sustainable and Competitive Real Sector Growth”,
mana pada Poin Pertumbuhan Sektor Riil Berkelanjutan                  whereas in the Sustainable Real Sector Growth Points is
mengemukakan bahwa realisasi dana CSR sektor UMKM                     stated that the realization of CSR funds in the MSME sector
minimal 30% dari total pagu anggaran yang disediakan                  a minimum of 30% of the total budget ceiling provided for
untuk program CSR Bank.                                               the Bank’s CSR program.

Di tahun 2023, total realisasi penyaluran dana CSR untuk              In 2023, the total realization of the distribution of CSR funds
bidang Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) adalah                for the Community Development Partnership Program
sebesar Rp883,679 juta atau sebesar 9,01% dari pagu                   (PKBL) will be IDR 883,679 million or 9.01% of the budget
anggaran sebesar Rp9,806 miliar. Angka ini menurun dari               ceiling of IDR 9,806 billion. This figure decreases from
tahun 2022 yang sebesar Rp6,716 miliar yang mencapai                  2022 which amounted to IDR 6,716 billion, which reached
50,89% dari total pagu CSR bidang UMKM yang sebesar                   50.89% of the total CSR ceiling in the MSME sector which
Rp13,197 miliar.                                                      amounted to IDR 13,197 billion.

Penyaluran Dana CSR untuk Bidang Program                              Distribution of CSR Funds for the 2022 Community
Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) 2022                                 Development Partnership Program (PKBL).

        Tahun            Pagu Realisasi CSR Bidang UMKM Minimal 30%                   Total Realisasi                          Persentase

        2023                            9.805.856.207                                      883.679.000                            9,01%
        2022                          Rp13.196.955.874                                Rp6.715.726.887                            50,89%
        2021                          Rp15.523.278.826                                Rp5.921.233.500                            38,14%
Page 200
              Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  198         Bank Sulselbar




[GRI 2-27] [F.24.]

Pengaduan Masyarakat
Public Complaints
Bank berkomitmen untuk memberikan manfaat sebesar-         The Bank is committed to providing maximum benefits to all
besarnya kepada segenap pemangku kepentingan,              stakeholders, including the communities around the Bank’s
termasuk masyarakat yang berada di sekitar operasional     operations. Bank Sulselbar is open to receiving suggestions
Bank. Bank Sulselbar terbuka dalam menerima saran          or complaints from the public as one of the stakeholders.
ataupun pengaduan dari masyarakat sebagai salah satu       The Bank has policies and mechanisms regarding public
pemangku kepentingan. Bank memiliki kebijakan dan          complaints to Bank Sulselbar regarding ethics, integrity,
mekanisme terkait pengaduan masyarakat kepada Bank         norms, alleged violations of regulations or actions that
Sulselbar baik dari sisi etika, integritas, norma-norma,   disturb the environment, etc.
dugaan pelanggaran peraturan atau tindakan yang
mengganggu lingkungan hidup, dan lain-lain.
                                                           Apart from going through the Whistleblower System,
Selain melalui Whistleblower System, pengaduan bisa        complaints can be made by coming directly to the Bank
dilakukan dengan datang langsung ke kantor Bank atau       office or through the official channels of Bank Sulselbar
melalui saluran resmi Bank Sulselbar baik lewat telepon,   either by telephone, email, or social media. Every complaint
email, maupun media sosial. Setiap pengaduan yang          that comes in will be immediately sought for the best solution
masuk akan secepatnya dicarikan solusi terbaik oleh        by Bank Sulselbar. Throughout 2023, the Company did not
Bank Sulselbar. Sepanjang tahun 2023, Perusahaan tidak     receive any complaints regarding social impacts arising
mendapatkan adanya pengaduan atas dampak sosial yang       from the Bank’s operational activities.
timbul dari kegiatan operasional Bank.
Page 201
                                                                                Sustainability Report 2023
                                                                                         Bank Sulselbar
                                                                                                                 199

Lembar Umpan Balik
Feedback Sheet

Profil Pembaca-Reader Profile
Nama Lengkap
Full Name			:

Nama Institusi/ Perusahaan
Name of Institution/Company           :

Email
Email				:


Identifikasi kelompok Pemangku Kepentingan (pilih salah satu)
Identify Stakeholder groups (choose one)
         Pemerintah - Government

         LSM - NGO

         Industri - Industry

         Akademisi - Academics

         Media - Media

         Masyarakat/Komunitas - Society/Community

         Lain-lain, mohon sebutkan: - Others, please specify:


1. Laporan Keberlanjutan ini mudah dimengerti

         Setuju - Agree

         Tidak Tahu - Don’t know

         Tidak Setuju - Don’t agree


2. Laporan ini sudah menggambarkan informasi positif dan negatif Perusahaan
   This report describes the Company’s positive and negative information

         Setuju - Agree

         Tidak Tahu - Don’t know

         Tidak Setuju - Don’t agree


3. Topik Material apa yang paling penting bagi anda Material
   What material topics are most important to you Material
   (nilai 1 – paling tidak penting s/d 5 = paling penting) - (value 1 – least important to 5 = most important)

         Kinerja Ekonomi Economic Performance

         Keberadaan Pasar Market Existence

         Dampak Ekonomi Tidak Langsung Indirect Economic Impact

         Kepatuhan Lingkungan Environmental Compliance

         Kepegawaian Employment

         Pelatihan dan Pendidikan Pegawai Employees Training and Education

         Keberagaman dan Kesetaraan Peluang Diversity and Equal Opportunities

         Pemberdayaan Masyarakat Community Empowerment

         Pelabelan Produk dan Layanan Product and Service Labeling

         Privasi Pelanggan Customer Privacy

         Portofolio Produk dan Layanan Berkelanjutan Sustainable Product and Service Portfolios
Page 202
              Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
  200         Bank Sulselbar


Indeks POJK, SEOJK dan Standar GRI [G.4.]
POJK Index, SEOJK and GRI Standards
Pernyataan Penggunaan                                                      Statement of Use
Bank Sulselbar melaporkan informasi dalam Indeks Isi                       Bank Sulselbar reports information in the POJK, SEOJK and
POJK, SEOJK dan GRI ini untuk periode 1 Januari-31                         GRI Content Index for the period 1 January-31 December
Desember 2023 dengan referensi POJK No.51/2017,                            2023 with references to POJK No.51/2017, SEOJK No.16/
SEOJK No.16/SEOJK.04/2021, dan Standar GRI.                                SEOJK.04/2021, and GRI Standards.


Referensi POJK No.51/POJK.03/2017, SEOJK No.16/                            Reference POJK No.51/POJK.03/2017, SEOJK No.16/
SEOJK.04/2021, dan Indeks Isi Standar GRI                                  SEOJK.04/2021, and GRI Standard Content Index


     POJK No.51/
 POJK.03/2017, SEOJK                                                                                                                    Halaman
                                    Pengungkapan Umum                                    General Disclosure
 No.16/SEOJK.04/2021                                                                                                                     Page
   dan Standar GRI

Pengungkapan Umum
GRI 2: Pengungkapan    2-1 Rincian organisasi                              2-1 Organizational details                          36; 37-40; 45; 49-50
Umum 2021
                       2-2 Entitas yang dimasukkan dalam pelaporan         2-2 Entities included in sustainability reporting   4; 5-6
GRI 2: General
                       keberlanjutan organisasi
Disclosures 2021
                       2-3 Periode pelaporan, frekuensi, dan titik         2-3 Reporting period, frequency and contact         4; 6; 13-14
                       kontak pelaporan
                       2-4 Penyajian kembali informasi                     2-4 Restatement of information                      4; 6-7
                       2-5 Penjaminan eksternal                            2-5 External guarantee                              4; 13
                       2-6 Aktivitas, rantai nilai, dan hubungan bisnis    2-6 Activities, value chains and other business     50-53; 53-54; 56
                       lainnya                                             relationships
                       2-7 Tenaga kerja                                    2-7 Employees                                       37; 45-48
                       2-8 Pekerja yang bukan pekerja langsung             2-8 Workers who are not employees                   45-48
                       2-9 Struktur dan komposisi tata kelola              2-9 Governance structure and composition            82-98; 86-87
                       2-11 Ketua badan tata kelola tertinggi              2-11 Chair of the highest governance body           87-90; 91-95; 96-98
                       2-12 Peran badan tata kelola tertinggi dalam        2-12 The role of the highest governance body        85-86; 87-90; 91-95;
                       mengawasai dampak pengelolaan                       in overseeing management impacts                    96-98
                       2-13 Pendelegasian tanggung jawab untuk             2-13 Delegation of responsibility for managing      85-86
                       mengelola dampak                                    impacts
                       2-14 Peran badan tata kelola tertinggi dalam        2-14 The role of the highest governance body        80-81; 83-86
                       pelaporan keberlanjutan                             in sustainability reporting
                       2-15 Konflik kepentingan                                                                                Mengacu ke Laporan
                                                                                                                               Tahunan/ Refer to the
                                                                                                                               Annual Report
                       2-16 Komunikasi masalah penting                                                                         Mengacu ke Laporan
                                                                                                                               Tahunan/ Refer to the
                                                                                                                               Annual Report
                       2-17 Pengetahuan kolektif dari badan tata kelola    2-17 Collective knowledge from the highest          98-100
                       tertinggi                                           governance body
                       2-18 Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi   2-18 Performance evaluation of the highest          Mengacu ke Laporan
                                                                           governance body                                     Tahunan/ Refer to the
                                                                                                                               Annual Report
                       2-19 Kebijakan remunerasi                           2-19 Remuneration policy                            Mengacu ke Laporan
                                                                                                                               Tahunan/ Refer to the
                                                                                                                               Annual Report
                       2-20 Proses untuk menentukan remunerasi             2-20 Process for determining remuneration           Mengacu ke Laporan
                                                                                                                               Tahunan/ Refer to the
                                                                                                                               Annual Report
                       2-21 Rasio kompensasi total tahunan                 2-21 Annual total compensation ratio                Mengacu ke Laporan
                                                                                                                               Tahunan/ Refer to the
                                                                                                                               Annual Report
                       2-22 Pernyataan tentang strategi pembangunan        2-12 Statements on sustainable development          15-19; 58-60
                       berkelanjutan                                       strategies
                       2-23 Komitmen kebijakan                             2-23 Policy commitment                              19-24; 60-61; 65-67
                       2-24 Menanamkan komitmen kebijakan                  2-24 Embedding policy commitment                    19-24; 60-61; 65-67
                       2-25 Proses untuk memperbaiki dampak negatif        2-25 Process for recovering negative impacts        26-27; 60-61; 67-68;
                                                                                                                               100-112
Page 203
                                                                                                 Sustainability Report 2023
                                                                                                          Bank Sulselbar
                                                                                                                                       201




    POJK No.51/
POJK.03/2017, SEOJK                                                                                                             Halaman
                                   Pengungkapan Umum                                      General Disclosure
No.16/SEOJK.04/2021                                                                                                              Page
  dan Standar GRI

                      2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan           2-27 Compliance with laws and regulations   53-54; 74; 84-85; 100-
                                                                                                                        112; 148-149; 158; 159-
                                                                                                                        161; 188; 191; 193; 198
                      2-28 Asosiasi keanggotaan                             2-28 Association membership                 56
                      2-29 Pendekatan untuk keterlibatan pemangku           2-29 Stakeholder engagement approach        113-115
                      kepentingan
                      2-30 Perjanjian bersama                               2-30 Collective agreement                   188
                                                              Laporan Keberlanjutan
POJK 51/OJK.03/2017   A.1. Penjelasan Strategi Keberlanjutan                                                            15-27




SEOJK No.16/          A. Strategi Keberlanjutan                             A. Sustainability Strategy
SEOJK.04/
2021


                      A.1. Penjelasan Strategi Keberlanjutan                A.1. Sustainability Strategy Explanation    15-27




                                                       Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
POJK 51/OJK.03/2017   A.2.a Aspek Ekonomi                                                                               28-31
                      A.2.a.1 kuantitas produksi atau jasa yang dijual                                                  28-31
                      A.2.a.2 pendapatan atau penjualan                                                                 28-31
                      A.2.a.3. laba atau rugi bersih                                                                    28-31
                      A.2.a.4. produk ramah lingkungan                                                                  28-31
                      A.2.a.5. pelibatan pihak lokal                                                                    53-54
                      A.2.b. Aspek Lingkungan Hidup                                                                     32-33
                      A.2.b.1. penggunaan energi (antara lain listrik                                                   32-33
                      dan air)
                      A.2.b.2. pengurangan emisi yang dihasilkan                                                        32-33
                      A.2.b.3. pengurangan limbah dan efluen                                                            32-33
                      A.2.b.4. pelestarian keanekaragaman hayati                                                        32-33
                      A.2.c. Aspek Sosial                                                                               34-36
SEOJK No.16/          B. Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan               B. Overview of Performance Aspects of       28-35
SEOJK.04/                                                                   Sustainability
2021
                      B.1. Aspek Ekonomi                                    B.1. Economic Aspect                        28-31
                      B.2. Aspek Lingkungan Hidup                           B.2. Environmental Aspect                   32-33
                      B.3. Aspek Sosial                                     B.3. Social Aspect                          34-36
                                                                   Profil Singkat
POJK 51/OJK.03/2017   A.3.a. visi, misi, dan nilai keberlanjutan                                                        41-44
                      A.3.b. nama, alamat, nomor telepon, nomor                                                         36, 37-40
                      faksimil, alamat surat elektronik (email) dan situs
                      web, serta kantor cabang dan/atau perwakilan
                      A.3.c. skala usaha
                      A.3.c.1. total aset atau kapitalisasi aset, dan                                                   45
                      total kewajiban
                      A.3.c.2. jumlah karyawan yang dibagi menurut                                                      45-48
                      jenis kelamin, jabatan, usia, pendidikan, dan
                      status ketenagakerjaan
                      A.3.c.3. persentase kepemilikan saham                                                             48-49
                      A.3.c.4. wilayah operasional                                                                      49-50
                      A.3.d. penjelasan singkat mengenai produk,                                                        50-53
                      layanan, dan kegiatan usaha yang dijalankan
                      A.3.e. keanggotaan pada asosiasi                                                                  56
                      A.3.f. perubahan yang bersifat signifikan                                                         56
Page 204
               Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
 202           Bank Sulselbar


    POJK No.51/
POJK.03/2017, SEOJK                                                                                                                     Halaman
                                   Pengungkapan Umum                                     General Disclosure
No.16/SEOJK.04/2021                                                                                                                      Page
  dan Standar GRI

SEOJK No.16/          C. Profil Perusahaan                                 C. Company Profile
SEOJK.04/
                      C.1. Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan             C.1. Vision, Mission and Sustainability Values      41-44
2021
                      C.2. Alamat Perusahaan                               C.2. Company's address                              36; 37
                      C.3. Skala Usaha                                     C.3. Scale enterprises                              45; 48-50
                      C.4. Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha             C.4. Products, Services and Business Activities     50-53
                      yang Dijalankan                                      Conducted
                      C.5. Keanggotaan pada Asosiasi                       C.5. Membership of the Association                  56
                      C.6. Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik          C.6. Significant Changes in Issuers and Public      56
                      yang Bersifat Signifikan                             Companies
                                                                 Penjelasan Direksi
POJK 51/OJK.03/2017   A.4.a. Kebijakan untuk merespon tantangan
                      dalam pemenuhan strategi keberlanjutan
                      A.4.a.1. penjelasan nilai keberlanjutan bagi                                                             60-61; 65-67
                      Perusahaan
                      A.4.a.2. penjelasan respon Perusahaan                                                                    60-61; 65-67
                      terhadap isu terkait penerapan keuangan
                      berkelanjutan
                      A.4.a.3. penjelasan komitmen pimpinan dalam                                                              60-61; 65-67
                      pencapaian penerapan keuangan berkelanjutan
                      A.4.a.4 pencapaian kinerja penerapan                                                                     60-61; 67-68
                      keuangan berkelanjutan
                      A.4.a.5. tantangan pencapaian kinerja                                                                    60-61; 67-68
                      penerapan keuangan berkelanjutan
                      A.4.b Penerapan keuangan berkelanjutan
                      A.4.b.1. pencapaian kinerja penerapan                                                                    67-73
                      keuangan berkelanjutan (ekonomi, sosial, dan
                      lingkungan hidup) dibandingkan dengan target
                      A.4.b.2. penjelasan prestasi dan tantangan                                                               55; 78
                      termasuk peristiwa penting selama periode
                      pelaporan
                      A.4.c. Strategi pencapaian target
                      A.4.c.1. pengelolaan risiko atas penerapan                                                               65-68
                      keuangan berkelanjutan terkait aspek ekonomi,
                      sosial, dan lingkungan hidup
                      A.4.c.2. pemanfaatan peluang dan prospek                                                                 65-68
                      usaha
                      A.4.c.3. penjelasan situasi eksternal ekonomi,                                                           65-68; 74-76; 76-79
                      sosial, dan lingkungan hidup
SEOJK No.16/          D. Penjelasan Direksi                                D. Explanation of the Board of Directors            62-79
SEOJK.04/
2021
                                                           Tata Kelola Keberlanjutan
POJK 51/OJK.03/2017   5.a. Tugas bagi Direksi dan Dewan Komisaris,         5.a Duties for the Board of Directors and Board     82-98
                      pegawai, pejabat dan/atau unit kerja yang            of Commissioners, employees, officials and/or
                      menjadi penanggung jawab penerapan                   work units who are in charge of implementing
                      Keuangan Berkelanjutan                               Sustainable Finance
                      5.b. Pengembangan kompetensi yang                    5.b Competency development carried out for          98-100
                      dilaksanakan terhadap anggota Direksi,               members of the Board of Directors, members
                      anggota Dewan Komisaris, pegawai, pejabat            of the Board of Commissioners, employees,
                      dan/atau unit kerja yang menjadi penanggung          officials and/or work units responsible for the
                      jawab penerapan Keuangan Berkelanjutan               implementation of Sustainable Finance
                      5.c. Prosedur FSI dalam mengendalikan risiko         5.c FSI procedures for controlling sustainability   100-112; 102-104; 105-
                      keberlanjutan                                        risk                                                106; 106-107; 107-109;
                                                                                                                               109-112; 135-136
                      5.d. Penjelasan mengenai pemangku
                      kepentingan
                      5.d.1. keterlibatan pemangku kepentingan                                                                 Mengacu ke Laporan
                      berdasarkan hasil penilaian (assessment)                                                                 Tahunan/ Refer to the
                      manajemen, RUPS, surat keputusan, atau                                                                   Annual Report
                      lainnya
                      5.d.2. pendekatan yang digunakan dalam                                                                   113-115
                      melibatkan pemangku kepentingan dalam
                      penerapan keuangan berkelanjutan
Page 205
                                                                                                Sustainability Report 2023
                                                                                                         Bank Sulselbar
                                                                                                                                             203


    POJK No.51/
POJK.03/2017, SEOJK                                                                                                                    Halaman
                                     Pengungkapan Umum                                     General Disclosure
No.16/SEOJK.04/2021                                                                                                                     Page
  dan Standar GRI

                        5.e. Permasalahan yang dihadapi,                                                                      26-27; 60-61; 67-68
                        perkembangan, dan pengaruh terhadap
                        penerapan keuangan berkelanjutan
SEOJK No.16/            E. Tata Kelola Keberlanjutan                       E. Sustainability Governance                       82-98
SEOJK.04/
                        E.1. Penanggung Jawab Penerapan Keuangan           E.1. Responsible for the Implementation of         85-86
2021
                        Berkelanjutan                                      Sustainable Finance
                        E.2. Pengembangan Kompetensi Terkait               E.2. Competency Development Related to             98-100
                        Keuangan Berkelanjutan                             Sustainable Finance
                        E.3. Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan      E.3. Risk Assessment on the Implementation of      100-112; 102-104; 105-
                        Berkelanjutan                                      Sustainable Finance                                106; 106-107; 107-109;
                                                                                                                              109-112
                        E.4. Hubungan Dengan Pemangku Kepentingan          E.4. Stakeholder Relations                         113-115
                        E.5. Permasalahan Terhadap Penerapan               E.5. Problems with the Implementation of           26-27; 60-61; 67-68
                        Keuangan Berkelanjutan                             Sustainable Finance
Indeks ARA              A.2.5. Governansi Berkelanjutan                                                                       82-98
                        A.2.5.1. Penanggung Jawab Penerapan                                                                   85-86
                        Keuangan Berkelanjutan
                        A.2.5.2. Pengembangan Kompetensi Terkait                                                              98-100
                        Keuangan Berkelanjutan
                        A.2.5.3. Penilaian Risiko Atas Penerapan                                                              100-112; 102-104; 105-
                        Keuangan Berkelanjutan                                                                                106; 106-107; 107-109;
                                                                                                                              109-112
                        A.2.5.4. Hubungan Dengan Pemangku                                                                     113-115
                        Kepentingan
                        A.2.5.5. Permasalahan Terhadap Penerapan                                                              26-27; 60-61; 67-68
                        Keuangan Berkelanjutan
                                                           Topik Material/Material Topic
GRI 3: Topik Material   3-1 Proses untuk menentukan topik material         3-1 Process for determining material topics        7-10
2021
                        3-2 Daftar topik material                          3-2 List of material topics                        10-13
GRI 3: Material Topic
2021                    3-3 Manajemen topik material                       3-3 Material topic management                      7-10
                                                         Kinerja Keuangan Berkelanjutan
GRI 201: Kinerja        201-1 Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan       201-1 Direct economic value generated and          67-73; 116; 117-118;
Ekonomi 2016            dan didistribusikan                                distributed                                        119-132; 127-128; 131-
GRI 201: 2016                                                                                                                 132; 134-135
Economic
                        201-2 Implikasi finansial serta risiko dan         201-2 Financial implications and other risks       135-136
Performance
                        peluang lain akibat dari perubahan iklim           and opportunities of climate change
                        201-3 Kewajiban program pensiun manfaat                                                               136
                        pasti dan program pensiun lainnya
                        201-4 Bantuan finansial yang diterima dari                                                            137
                        Pemerintah
POJK 51/OJK.03/2017     6.a. Kegiatan membangun budaya                                                                        117-118
                        keberlanjutan di internal Perusahaan
                        6.b. Uraian mengenai kinerja ekonomi
                        6.b.1. Perbandingan target dan kinerja produksi,   6.b.1 Comparison of targets and performance        67-73; 67-72; 116;
                        portofolio, target pembiayaan, atau investasi,     of production, portfolio, financing targets, or    119-132
                        pendapatan dan laba rugi                           investment, income and profit and loss
                        6.b.2. Perbandingan target dan kinerja             6.b.2 Comparison of portfolio targets and          67-73; 67-72; 116; 119-
                        portofolio, target pembiayaan, atau investasi      performance, financing targets, or investments     132; 127-128
                        pada instrumen keuangan atau proyek                in financial instruments or projects that are in
                        yang sejalan dengan penerapan Keuangan             line with the implementation of Sustainable
                        Berkelanjutan                                      Finance
SEOJK No.16/            F. Kinerja Keberlanjutan                           F. Sustainability Performance
SEOJK.04/
                        F.1. Kegiatan Membangun Budaya                     F.1. Activities to Build a Culture of              117-118
2021
                        Keberlanjutan                                      Sustainability
                        Kinerja Ekonomi                                    Economic Performance
                        F.2. Perbandingan Target dan Kinerja, Produksi,    F.2. Comparison of Target and Performance,         67-72; 67-72; 116;
                        Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi,     Production, Portfolio, Target Financing, or        119-132
                        Pendapatan dan Laba Rugi                           Investment, Income and Profit and Loss
                        F.3. Perbandingan Target dan Kinerja, Produksi,    F.3. Comparison of Targets and Performance,        67-72; 67-72; 116; 119-
                        Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi      Production, Portfolio, Targeted Financing,         132; 127-128; 131-132
                        pada Instrumen Keuangan atau Proyek yang           or Investments in Financial Instruments or
                        Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan              Projects that are in line with Sustainable
                                                                           Finance
Page 206
               Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
 204           Bank Sulselbar


    POJK No.51/
POJK.03/2017, SEOJK                                                                                                                 Halaman
                                    Pengungkapan Umum                                   General Disclosure
No.16/SEOJK.04/2021                                                                                                                  Page
  dan Standar GRI

                                                                 Topik Material GRI
GRI 203: Dampak         203-1 Investasi infrastruktur dan dukungan                                                          67-73; 117-118; 132-
Ekonomi Tidak           layanan                                                                                             135
Langsung 2016
                        203-2 Dampak ekonomi tidak langsung yang           203-2 Significant indirect economic impacts      67-73; 117-118; 132-
                        signifikan                                                                                          135
GRI 204: Praktik        204-1 Proporsi pengeluaran untuk pemasok                                                            53-54
Pengadaan 2016          lokal
GRI 205: Antikorupsi    205-1 Operasi-operasi yang dinilai memiliki                                                         100-112; 102-104; 105-
2016                    risiko terkait korupsi                                                                              106; 106-107; 107-109;
GRI 205: Anti-                                                                                                              109-112
Corruption 2016
                        205-2 Komunikasi dan pelatihan tentang                                                              100-112; 102-104; 105-
                        kebijakan dan prosedur antikorupsi                                                                  106; 106-107; 107-109;
                                                                                                                            109-112
                        205-3 Insiden korupsi yang dikonfirmasi dan        205-3 Confirmed corruption incidents and         100-112; 102-104; 105-
                        tindakan yang diambil                              actions taken                                    106; 106-107; 107-109;
                                                                                                                            109-112
GRI 207: Pajak 2019     207-1 Pendekatan terhadap pajak                                                                     72-73; 139; 139-140
                        207-2 Tata kelola, pengontrolan, dan                                                                72-73; 139; 140-142
                        manajemen risiko pajak
                        207-3 Keterlibatan pemangku kepentingan dan                                                         72-73; 139; 142-143
                        pengelolaan kepedulian yang berkaitan dengan
                        pajak
                        207-4 Laporan per negara                                                                            72-73; 139; 143-146
                                                               Kinerja Lingkungan
GRI 301: Bahan Baku     301-1 Bahan yang digunakan berdasarkan             301-1 Materials used by weight or volume         150-152
2016                    berat atau volume
GRI 301: Raw Material
2016
POJK 51/OJK.03/2017     6.d. Kinerja Lingkungan Hidup
                        6.d.1. Biaya lingkungan hidup yang dikeluarkan     6.d.1 Environmental costs incurred               149-150
                        6.d.2. Penggunaan material yang ramah                                                               150-152
                        lingkungan
SEOJK No.16/            Aspek Umum                                         General Aspect
SEOJK.04/
                        F.4. Biaya Lingkungan Hidup                        F.4. Environmental Cost                          149-150
2021
                        Aspek Material                                     Material Aspect
                        F.5. Penggunaan Material yang Ramah                F.5. Use of Environmentally Friendly Materials   150-152
                        Lingkungan
                                                               Aspek Energi/Energy
GRI 302: Energi 2016    302-1 Konsumsi energi dalam organisasi             302-1 Energy consumption in the organization     153-155
GRI 302: Energy 2016
                        302-3 Intensitas energi                            302-3 Energy intensity                           153-155
                        302-4 Pengurangan konsumsi energi                  302-4 Reduction of energy consumption            153-155
POJK 51/OJK.03/2017     6.d.3. uraian mengenai penggunaan energi
                        6.d.3.a Jumlah dan intensitas energi yang          6.d.3.a Amount and intensity of energy used      153-155
                        digunakan
                        6.d.3.b Upaya dan pencapaian efisiensi energi      6.d.3.b Efforts and achievements of energy       153-155
                        yang dilakukan termasuk penggunaan sumber          efficiency, including the use of renewable
                        energi terbarukan                                  energy sources
SEOJK No.16/            Aspek Energi                                       Energy Aspect
SEOJK.04/
                        F.6. Jumlah dan Intensitas Energi yang             F.6. Amount and Intensity of Energy Used         153-155
2021
                        Digunakan
                        F.7. Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan     F.7. Efforts and Achievements of Energy          153-155
                        Penggunaan Energi Terbarukan                       Efficiency and Use of Renewable Energy
                                                        Air dan Efluen/Water and Effluent
GRI 303: Air dan        303-5 Konsumsi air                                 303-5 Water use                                  156
Efluen 2018
GRI 303: Water and
Effluent 2018
SEOJK No.16/            Aspek Air                                          Water Aspect
SEOJK.04/
                        F.8. Penggunaan Air                                F.8. Water usage                                 156
2021
Page 207
                                                                                               Sustainability Report 2023
                                                                                                        Bank Sulselbar
                                                                                                                                           205


    POJK No.51/
POJK.03/2017, SEOJK                                                                                                               Halaman
                                     Pengungkapan Umum                                  General Disclosure
No.16/SEOJK.04/2021                                                                                                                Page
  dan Standar GRI

                                                    Keanekaragaman Hayati/Biodiversity
GRI 304:               304-2 Dampak signifikan dari aktivitas, produk,                                                    157-158
Keanekaragaman         dan jasa pada keanekaragaman hayati
Hayati 2016
POJK 51/OJK.03/2017    6.e.3.a Dampak dari wilayah operasional yang       6.e.3.a Impact of operational areas that are    157-158
                       dekat atau berada di daerah konservasi atau        close to or in conservation areas or have
                       memiliki keanekaragaman hayati                     biodiversity
                       6.e.3.b Usaha konservasi keanekaragaman            6.e.3.b Biodiversity conservation efforts       157-158
                       hayati yang dilakukan                              undertaken
                                                                  Emisi/Emission
GRI 305: Emisi 2016    305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung                                                               75-76; 156-157
                       305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak                                                           75-76; 156-157
                       langsung
                       305-4 Intensitas emisi GRK                                                                         75-76; 156-157
                       305-5 Pengurangan Emisi GRK                        305-5 GHG Emission Reduction                    75-76; 156-157
POJK 51/OJK.03/2017    6.e.4.a Jumlah dan intensitas emisi yang           6.e.4.a Amount and intensity of emission        75-76; 156-157
                       dihasilkan berdasarkan jenisnya                    produced by type
                       6.e.4.b Upaya dan pencapaian pengurangan           6.e.4.b Efforts and achievements of emission    75-76; 156-157
                       emisi yang dilakukan                               reductions carried out
SEOJK No.16/           Aspek Emisi                                        Emission Aspect
SEOJK.04/
                       F.11. Jumlah dan Intensitas Emisi yang             F.11. Amount and Intensity of Emissions         75-76; 156-157
2021
                       Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya                    Produced by Type
                       F.12. Upaya dan Pencapaian Pengurangan             F.12. Emission Reduction Efforts and            75-76; 156-157
                       Emisi yang Dilakukan                               Achievements
                                                                Limbah dan Efluen
GRI 306: Limbah 2020   306-1 Timbulan limbah dan dampak signifkan                                                         157
                       terkait limbah
                       306-2 Manajemen dampak signifikan terkait                                                          157
                       limbah
                       306-3 Limbah yang dihasilkan                       306-3 Waste generated                           157
POJK 51/OJK.03/2017    6.e.5.a jumlah limbah dan efluen yang              6.e.5.a Amount of waste and effluent produced   157
                       dihasilkan berdasarkan jenis                       by type
                       6.e.5.b mekanisme pengolahan limbah dan            6.e.5.b Mechanism of effluent and effluent      157
                       efluen                                             treatment
                       6.e.5.c tumpahan yang terjadi                      6.e.5.c Spills that occur                       157
                       6.e.6. jumlah dan materi pengaduan lingkungan                                                      158
                       hidup yang diterima dan diselesaikan
SEOJK No.16/           Aspek Limbah dan Efluen                            Waste and Effluent Aspects
SEOJK.04/
                       F.13. Jumlah Limbah dan Efluen yang                F.13. Amount of Waste and Effluent Produced     157
2021
                       Dihasilkan Berdasarkan Jenis                       by Type
                       F.14. Mekanisme Pengelolaan Limbah dan             F.14. Waste and Effluent Management             157
                       Efluen                                             Mechanism
                       F.15. Tumpahan yang Terjadi (jika ada)             F.15. Spills that Occur (if any)                157
                       Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup           Aspects of Complaints Related to the
                                                                          Environment
                       F.16. Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan       F.16. Number and Material of Environmental      158
                       Hidup yang Diterima dan Diselesaikan               Complaints Received and Resolved
                                                       Penilaian Lingkungan Pemasok
GRI 308: Penilaian     308-1 Seleksi pemasok baru dengan                                                                  53-54
Lingkungan Pemasok     menggunakan kriteria lingkungan
2016
                       308-2 Dampak lingkungan negatif dalam rantai                                                       53-54
                       pasokan dan tindakan yang telah diambil
                                                        Ketenagakerjaan/Employment
GRI 401: Kepegawaian   401-1 Perekrutan karyawan baru dan pergantian      401-1 New employee recruitment and              76-78; 177-179; 180-
2016                   karyawan                                           employee turnover                               182
GRI 401: Workforce
                       401-2 Tunjangan yang diberikan kepada                                                              76-78; 184-185
2016
                       karyawan purnawaktu yang tidak diberikan
                       kepada karyawan pada kurun waktu tertentu
                       atau paruh waktu
                       401-3 Cuti melahirkan                                                                              76-78; 184-185; 187
Page 208
               Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
 206           Bank Sulselbar

    POJK No.51/
POJK.03/2017, SEOJK                                                                                                                Halaman
                                    Pengungkapan Umum                                 General Disclosure
No.16/SEOJK.04/2021                                                                                                                 Page
  dan Standar GRI

SEOJK No.16/            Aspek Ketenagakerjaan                            Employment Aspect
SEOJK.04/
                        F.18. Kesetaraan Kesempatan Bekerja              F.18. Equal Employment Opportunity               76-78; 179-180
2021
                        F.19. Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja         F.19. Child Labor and Forced Labor               76-78; 186-187
                        Paksa
                        F.20. Upah Minimum Regional                      F.20. Regional minimum wage                      76-78; 182-183
                        F.21. Lingkungan Bekerja yang Layak dan          F.21. Decent and Safe Working Environment        76-78; 189-191
                        Aman
                                     Keselamatan dan Kesehatan Kerja/Occupational Health and Safety
GRI 403: Keselamatan    403-1 Sistem manajemen Keselamatan dan           403-1 Occupational health and safety             76-78; 189-191
dan Kesehatan Kerja     Kesehatan Kerja                                  management system
2018
                        403-3 Layanan kesehatan kerja                                                                     76-78; 189-191
GRI 403: Occupational
Health and Safety       403-4 Partisipasi, konsultasi dan komunikasi     403-4 Workers' participation, consultation and   76-78; 189-191
2018                    pekerja tentang kesehatan                        communication on health
                        403-5 Pelatihan pekerja tentang Keselamatan      403-5 Training of workers on occupational        76-78; 189-191
                        dan Kesehatan Kerja                              health and safety
                        403-6 Peningkatan kualitas kesehatan kerja       403-6 Improving the quality of occupational      76-78; 189-191
                                                                         health
                        403-8 Pekerja yang tercakup dalam sistem                                                          76-78; 189-191
                        manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
                        403-9 Kecelakaan kerja                                                                            76-78; 191
                                              Pelatihan dan Pendidikan/Training and Education
GRI 404: Pelatihan      404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun per      404-1 Average hours of training per year per     76-78; 183-184
dan Pendidikan 2016     karyawan                                         employee
GRI 404: Training and
                        404-2 Program untuk meningkatkan                 404-2 Programs to improve employee skills        76-78; 183-184; 185-
Education 2016
                        keterampilan karyawan dan program bantuan        and transition assistance programs               186
                        peralihan
POJK 51/OJK.03/2017     6.c.2.d Pelatihan dan pendidikan bagi karyawan   6.c.2.d Training and education for employees     76-78; 183-184
SEOJK No.16/            F.22. Pelatihan dan Pengembangan                 F.22. Employee Capabilities Training and         76-78; 183-184
SEOJK.04/               Kemampuan Pegawai                                Development
2021
                              Keberagaman dan Kesetaraan Kesempatan/Diversity and Equality of Opportunity
GRI 407: Kebebasan      407-1 Operasi dan pemasok di mana hak atas                                                        76-78; 188
Berserikat dan          kebebasan berserikat dan perundingan kolektif
Perundingan Kolektif    mungkin berisiko
2016
GRI 408: Pekerja Anak   408-1 Operasi dan pemasok yang berisiko                                                           76-78; 186-187
2016                    signifikan terhadap insiden pekerja anak
GRI 409: Kerja Paksa    409-1 Operasi dan pemasok yang berisiko                                                           76-78; 186-187
atau Wajib Kerja 2016   signifikan terhadap insiden kerja paksa atau
                        wajib kerja
POJK 51/OJK.03/2017     6.c.2.a kesetaraan kesempatan bekerja dan ada    6.c.2.a Equal opportunity to work and the        76-78; 179-182; 186-
                        atau tidaknya tenaga kerja paksa dan tenaga      presence or absence of forced labor and child    187
                        kerja anak                                       labor
                        6.c.2.b. persentase remunerasi pegawai tetap                                                      76-78; 182-183
                        di tingkat terendah terhadap upah minimum
                        regional
                        6.c.2.c lingkungan bekerja yang layak dan        6.c.2.c Decent and safe working environment      76-78;
                        aman
                                                      Komunitas Lokal/Local Community
GRI 413: Masyarakat     413-1 Operasi dengan keterlibatan masyarakat     413-1 Operations with local community            78; 192-197
Setempat 2016           lokal, penilaian dampak dan program              involvement, impact assessment and
                        pembangunan                                      development programs
SEOJK No.16/            Aspek Masyarakat                                 Community Aspect                                 192-198
SEOJK.04/
                        F.23. Dampak Operasi Terhadap Masyarakat         F.23. Impact of Operations on Surrounding        192-197
2021
                        Sekitar                                          Communities
                        F.24. Pengaduan Masyarakat                       F.24. Public Complaint                           198
                        F.25. Kegiatan Tanggung Jawab Sosial             F.25. Environmental Social Responsibility        78; 192-197
                        Lingkungan (TJSL)                                Activities (TJSL)
Page 209
                                                                                             Sustainability Report 2023
                                                                                                      Bank Sulselbar
                                                                                                                                        207

    POJK No.51/
POJK.03/2017, SEOJK                                                                                                             Halaman
                                   Pengungkapan Umum                                 General Disclosure
No.16/SEOJK.04/2021                                                                                                              Page
  dan Standar GRI

                                             Pemasaran dan Pelabelan/Marketing and Labeling
GRI 417: Pemasaran    417-2 Insiden ketidakpatuhan terkait informasi    417-2 Incidents of non-compliance regarding       176
dan Pelabelan 2016    dan pelabelan produk dan layanan                  product and service information and labeling
GRI 417: Marketing
and Labeling 2016
GRI 418: Privasi      418-1 Keluhan yang dibuktikan mengenai            418-1 Substantiated complaints regarding          170-172; 172-173
Pelanggan 2016        pelanggaran privasi pelanggan dan kehilangan      breach of customer privacy and loss of
                      data pelanggan                                    customer data
POJK 51/OJK.03/2017   6.c. Kinerja sosial
                      6.c.1. Komitmen Perusahaan untuk memberikan       6.c.1 Public Company's commitment to              160-162
                      layanan atas produk dan/atau jasa yang setara     provide services for equivalent products and/
                      kepada konsumen                                   or services to consumers
                      6.f Tanggung jawab pengembangan produk
                      dan/atau jasa keuangan berkelanjutan
                      6.f.1 Inovasi dan pengembangan produk dan/        6.f.1 Innovation and development of               162-170
                      atau jasa keuangan berkelanjutan                  sustainable financial products and/or services
                      6.f.2. jumlah dan persentase produk dan jasa                                                        176
                      yang sudah dievaluasi keamanannya bagi
                      pelanggan
                      6.f.3. dampak positif dan dampak negatif yang                                                       176
                      ditimbulkan dari produk dan/atau jasa keuangan
                      berkelanjutan dan proses distribusi, serta
                      mitigasi yang dilakukan untuk menanggulangi
                      dampak negatif
                      6.f.4 jumlah produk yang ditarik kembali dan      6.f.4 Number of recalled products                 176
                      alasannya
                      6.f.5. survei kepuasan pelanggan terhadap                                                           174-176
                      produk dan/atau jasa keuangan berkelanjutan
SEOJK No.16/          Kinerja Sosial                                    Social Performance
SEOJK.04/
                      F.17. Komitmen untuk Memberikan Layanan           F.17. Commitment to Providing Services for        160-162
2021
                      atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada      Equal Products and/or Services to Consumers
                      Konsumen
                      Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa           Responsibility for Sustainable Product/Service
                      Berkelanjutan                                     Development
                      F.26. Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa        F.26. Innovation and Development of               162-170
                      Keuangan Berkelanjutan                            Sustainable Financial Products/Services
                      F.27. Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi           F.27. Products/Services that Have Been            76; 176
                      Keamanannya Bagi Pelanggan                        Evaluated for Safety for Customers
                      F.28. Dampak Produk/Jasa                          F.28. Product/Service Impact                      176
                      F.29. Jumlah Produk yang Ditarik Kembali          F.29. Number of Products Recall                   176
                      F.30. Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap          F.30. Customer Satisfaction Survey on             174-176
                      Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan       Sustainable Financial Products and/or Services
Lain-Lain
POJK 51/OJK.03/2017   A.7. Verifikasi tertulis dari pihak independen,                                                     199
                      jika ada
SEOJK No.16/          Lain-Lain                                         Etc
SEOJK.04/
                      G.1. Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen    G.1. Written Verification from an Independent     13; 199
2021
                      (jika ada)                                        Party (if any)
                      G.2. Lembar Umpan Balik                           G.2. Feedback Sheet                               13-14; 199
                      G.3. Tanggapan Terhadap Umpan Balik               G.3. Feedback on Previous Year's                  199
                      Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya            Sustainability Report Feedback
                      G.4. Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan         G.4. List of Disclosures According to Financial   199
                      Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/                  Services Authority Regulation Number 51/
                      POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan           POJK.03/2017 concerning the Implementation
                      Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan,         of Sustainable Finance for Financial Services
                      Emiten, dan Perusahaan Publik                     Institutions, Issuers, and Public Companies
Page 210
         Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
208      Bank Sulselbar




  2023
  Laporan Keberlanjutan
  Sustainability Report
  PT Bank Pembangunan Daerah
  Sulawesi Selatan & Sulawesi Barat
  Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 16 Makassar 90125
  Telp : +62411-859171
  Fax : +62411-859464
  corporate.secretary@banksulselbar.co.id
  www.banksulselbar.co.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size7.64 MB
Published11 Jun 2024
Pages210
Characters986,857
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 193 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Pemerintah Provinsi p.39 ×4
linked org Pemerintah Kabupaten p.39 ×6
linked org Bank Rakyat p.57
linked person Adlinsyah M. Nasution · Komisaris Independen p.60 ×6
linked person Muhammad Idris · Komisaris p.60 ×7
linked person Yulis Suandi · Direktur Utama p.64 ×14
linked person Dian Anggriani Utina · Direktur p.83 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.7 ×9
possible org Negara Republik Indonesia p.40
possible org PT Pertamina (Persero) p.78 ×2
possible person Abdul Rahman p.101
unresolved org Bank Sulselbar · Anggota p.3 ×481
unresolved org Bank Sulselbar DAFTAR ISI DAFTAR ISI p.4
unresolved org Tata Kelola p.4
unresolved org Bank Sulselbar Performance p.4
unresolved org Financial Services Authority p.7 ×10
unresolved org Bank Sulselbar’s p.7 ×32
unresolved org Bank Sulselbar Proses p.8
unresolved org Bank Sulselbar Sustainability Sulselbar p.8
unresolved org Bank Sulselbar Tahun p.8 ×9
unresolved org Bank Sulselbar Sustainability p.8 ×5
unresolved org PT Bank Sulselbar. Data p.9
unresolved org Bank Sulslebar p.11 ×3
unresolved org Bank Sulselbar Sementara p.14
unresolved org Bank Topik Ekonomi p.14
unresolved org Bank Sulselbar Bank Sulselbar p.15 ×10
unresolved person Dr. Sam Ratulangi p.16 ×2
unresolved org Bank Sulselbar Bank Sulselbar Sustainability p.17
unresolved org Bank Sulselbar Korporasi p.18 ×2
unresolved org Bank Sulselbar Bisnis Bank Sulselbar Tahun p.18 ×2
unresolved person ANAK GIZI p.19
unresolved org Bank Sulselbar Komitmen Bank Sulselbar p.22
unresolved org Bank Sulselbar's RAKB p.23 ×2
unresolved org Bank Sulselbar Pilar p.26
unresolved org Bank Pemberdayaan BUMDES p.26
unresolved org Bank Sulselbar Peduli p.26
unresolved org Bank Sulselbar Cares Program p.26
unresolved org Bank Sulselbar ATMs p.27 ×2
unresolved org Bank Sulselbar Branches p.27
unresolved org Bank Sulselbar Branch Offices p.27
unresolved org Bank Sulselbar URAIAN-DESCRIPTION p.28
unresolved org Bank Sulselbar Namun p.28
unresolved org Bank Papua p.34 ×2
unresolved org Bank Sulselbar Bank Sulselbar Profile p.38
unresolved org PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan p.39 ×6
unresolved org Bank Sulselbar Nama Panggilan p.39
unresolved org Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan p.39
unresolved org Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat p.39
unresolved org Milik Daerah p.39
unresolved org Bank Category Jumlah Karyawan p.39
unresolved org PT Bank Pembangunan Bank Pembangunan Sulawesi Selatan Tenggara p.40
unresolved org PT Selatan Tenggara p.40
unresolved org PT Bank Sulawesi Selatan p.40 ×2
unresolved org PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi p.40 ×3
unresolved org PT BPD SULSERA p.40 ×2
unresolved org Bank Pembangunan Sulawesi Selatan Tenggara p.40 ×3
unresolved org Minister of Selatan p.40
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI p.40
unresolved org Bank Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah Sulawesi p.40
unresolved org Bank Sulsel p.40 ×3
unresolved org Bank Indonesia p.41 ×14
unresolved org Bank Devisa p.41
unresolved org Bank Sulselbar ATM p.41
unresolved org Pelaksanaan p.41
unresolved org Bank Sulselbar Kronologis Perubahan Nama Bank Chronology p.42
unresolved org PT BP SULSERA p.42 ×3
unresolved org PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan Tenggara p.42 ×2
unresolved org PT BPD p.42
unresolved org Minister of Law and Human Rights p.42
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. C- p.42
unresolved person Akta Notaris Rakhmawati Laica Marzuki · Notaris p.42 ×5
unresolved org Bank Kebanggan p.43
unresolved org Bank Sulselbar Arti Misi p.44
unresolved org Bank Sulselbar’s Cultural Values p.45
unresolved org PT Bank Sulselbar. Profesional p.45
unresolved org Bank Sulselbar Makna Logo Bank Sulselbar The Meaning p.46
unresolved org Bank Sulselbar Komposisi Karyawan Berdasarkan Level p.48
unresolved org Koperasi Jasa Kesejahteraan Warga p.51 ×2
unresolved org PT Bank Sulselbar Citizens’ Welfare Services Cooperative p.51
unresolved org Koperasi Jasa Kesejahteraan p.51 ×2
unresolved org PT. Bank Sulselbar Jumlah Modal Disetor p.51 ×2
unresolved — Dana Setoran p.51 ×2
unresolved org Bank Sulselbar Jumlah Jaringan Kantor p.52
unresolved org Bank Indonesia Certificates p.53
unresolved org Bank Sulselbar Kegiatan p.54
unresolved org Bank Sulselbar Time Deposit KONVENSIONAL p.54
unresolved org Bank Certificate p.54
unresolved org Bank Sulselbar Apps. p.55
unresolved org Bank Sulselbar Apps. Digital Products p.55
unresolved org Bank In Customer Service p.57
unresolved org Bank On Branch Office p.57
unresolved org Bank On ATM Service p.57
unresolved org Bank In Customer Loyalty p.57
unresolved org Bank Saving Account p.57
unresolved org Bank Savings Account p.57
unresolved org Bank Indonesia Sulawesi Selatan p.57 ×9
unresolved org Bank Sulselbar Pengelola Kas Titipan Terefektif KCU Bulukumba p.57
unresolved org Bank Sulselbar Pengelola Kas Titipan Terefektif KCU Palopo p.57
unresolved org Bank Rakyat Indoensia p.57
unresolved org Bank Bank Sulselbar p.58 ×2
unresolved — FKDK · Komisaris p.58
unresolved org Musyawarah Perbankan Daerah p.58
unresolved org Bank Sulselbar’s Pembangunan Berkelanjutan p.62
unresolved org Bank Sulselbar Keberlanjutan Bank Sulselbar Tahun p.65
unresolved org Bank Sulselbar Pertumbuhan p.66
unresolved org Bank Sulselbar Sulselbar p.66 ×2
unresolved org Bank Sulselbar. RAKB p.68
unresolved org Bank Sulselbar Tindak p.70
unresolved org Bank Sulselbar Penyaluran Kredit Berkelanjutan p.72
unresolved org Minister of Hidup p.72
unresolved org Menteri Lingkungan Hidup p.72
unresolved org Departemen Pajak p.75 ×2
unresolved org Bank Sulselbar Komitmen Melestarikan Lingkungan Commitment p.76
unresolved org Bank Sulselbar’s Sulselbar p.77
unresolved org Bank Sulselbar Asumsi p.78
unresolved org PT PLN (Persero) p.78 ×2
unresolved org Bank Sulselbar’s Virtual Assistant p.78
unresolved org Bank Sulselbar Virtual Assistant Chat Banking Bank Sulselbar p.78
unresolved org Bank Sulselbar. Sepanjang p.79
unresolved org Bank Sulselbar Program Pemberdayaan Masyarakat p.80
unresolved org Bank Sulselbar’s CSR p.80
unresolved org PT Bank Sulselbar. Anggaran p.80
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.80
unresolved org Directorate General of Taxes p.80
unresolved org Bank Keberlanjutan Bank Sulselbar Tahun p.81
unresolved org PT Bank Sulselbar Tahun Buku p.82
unresolved person Banking Operation · Director p.83
unresolved org Bank Sulselbar Pengembangan p.86
unresolved org Ministry of Cooperative p.86
unresolved org PT Bank Daerah Sulawesi Selatan p.86
unresolved org Bank Kemandirian p.87
unresolved org PT Bank Sulselbar Head Office p.87
unresolved org Bank Berkelanjutan Bank Sulselbar p.87
unresolved org Bank RAKB p.87
unresolved org Bank Sulselbar Unit Kerja p.88
unresolved person Meanwhile · Direktur Kepatuhan p.89
unresolved org PT Bank Sulselbar’s Net Profit p.90
unresolved — Appointment of Iswadi Ayub as Director of Operations · Director p.90 ×6
unresolved org Information Technology at PT Bank Sulselbar for p.90
unresolved — Approve to postpone decision making regarding this p.90
unresolved — Menyetujui Menunda pengambilan keputusan mengenai p.90
unresolved — Tug · Direktur p.91 ×3
unresolved — Brother Iswasi Ayub · Director p.91 ×2
unresolved org PT Bank Sulselbar Periode Tahun p.91 ×3
unresolved org PT. Bank Sulselbar Mengusulkan p.91
unresolved person Proposing Dwi Zulkarnain · Director p.91 ×12
unresolved — Pengangkatan Dwi Zulkarnain · Direktur p.91
unresolved person AktaRUPS-LB · Komisaris Utama p.94
unresolved person Marsuki · Komisaris Independen p.94 ×2
unresolved person Akta RUPS LB · Komisaris Independen p.94 ×4
unresolved person Organ Pendukung · Komisaris p.95
unresolved person Nominasi. Setiap · Komisaris p.95
unresolved person Nomination Committee. Each Supporting Committee · Komisaris p.95
unresolved person Rangkap · Komisaris Independen p.97
unresolved person Abdul Hayat · Anggota p.97
unresolved — Oky Deviany · Anggota p.97
unresolved — Pemimpin Divisi HC · Anggota p.97
unresolved org Bank Umum Syariah p.97
unresolved person DR. Mukhlis Sufri · Ketua p.97 ×5
unresolved org PT Sulselbar p.97
unresolved person Abd. Gafar Lewa. S.E. · Anggota p.97
unresolved person Abdul Gaffar Lewa · Anggota p.97
unresolved org Bank Sulselbar Nama p.100
unresolved person Rosmala Arifin · Direktur p.100
unresolved org Bank Syariah Audit Divisi Credit Recovery p.101
unresolved org PT Leinad Aganis p.101 ×14
unresolved org Human Capital BPD Conference · Komisaris Independen p.101
unresolved person Credit Recovery · Komisaris p.101
unresolved person H. Sukiman p.101
unresolved person Fundamentas · Anggota p.101
unresolved person Fundamentals · Anggota p.101 ×2
unresolved org Workshop Risk Based Bank Rating PT Leinad · Anggota p.102
unresolved org Risk Base Bank Rating · Anggota p.102 ×2
unresolved org Program Pemeliharaan Sertifikasi PT Multi Talenta · Anggota p.102
unresolved org PT Multi Talenta p.102
unresolved org Bank Syariah The Fundamentals p.102
unresolved org Bank Sulelbar p.102 ×2
unresolved org Bank Sulselbar. Apalagi Kegiatan p.102
unresolved org Bank Sulselbar. Especially Banking p.102
unresolved org Bank BUKU II p.102
unresolved org Bank Sulselbar. Penerapan p.103
unresolved org Departemen Pengendalian Risiko Pasar p.103
unresolved org Departemen Pengendalian Risiko Operasional & Risiko p.103
unresolved org Bank Sulselbar's Internal Control System p.105
unresolved org Bank Sulselbar’s Work Culture p.107
unresolved org Bank Sulselbar Work Ethics p.107
unresolved org Bank Umum. WBS p.111
unresolved org Departemen Anti Fraud dan Tim p.111
unresolved org Bank Sulselbar Anti Fraud p.112
unresolved org Bank Sulselbar Kerahasiaan p.114
unresolved org Departemen Anti Fraud Bank Sulselbar p.114
unresolved org Departemen Anti Fraud p.114
unresolved org Bank Sulselbar Sebagai p.142

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result