Back to announcement
20240610_BUKA_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31659660_lamp1.pdf
Other Text extracted BUKASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1
Jakarta, 10 Juni 2024
No: 735A/BL/CORSEC/SURAT/VI/2024
Kepada Yth.:
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190
U.p. Ibu Vera Florida
Kepala Divisi PP2
Perihal : Tanggapan PT BUKALAPAK.COM Tbk (“Perseroan”) atas Surat PT Bursa
Efek Indonesia (“BEI”) perihal Permintaan Penjelasan
Dengan hormat,
Kami merujuk pada Keputusan Direksi BEI No. Kep-00066/BEI/09-2022 Tahun 2022 tanggal 30
September 2022 tentang Perubahan Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian
Informasi poin II.9 mengenai kewajiban pemberian tanggapan tertulis atas hal-hal yang
dipertanyakan BEI dan Surat BEI Nomor S-05601/BEI.PP2/06-2024 tanggal 5 Juni 2024 yang
telah diterima Perseroan pada tanggal 6 Juni 2024, bersama surat ini Perseroan menyampaikan
penjelasan sebagai berikut:
Kegiatan Operasional
1. Strategi operasional dan pemasaran Perseroan secara terperinci mengenai hal-hal yang akan
dilakukan untuk meningkatkan pendapatan dan laba sehingga memulihkan defisit saldo laba
sebesar Rp8,75 triliun yang dibukukan pada periode 31 Maret 2024.
Penjelasan:
Untuk memulihkan defisit saldo laba yang dibukukan pada periode 31 Maret 2024, Perseroan
telah mengembangkan strategi operasional dan pemasaran yang komprehensif.
Dengan tetap berfokus pada tujuan jangka panjang Perseroan untuk mencapai profitabilitas
dan pertumbuhan laba yang berkelanjutan, Perseroan menjalankan strategi specialty verticals
dengan menitikberatkan pada peningkatan sumber daya dan peningkatan efisiensi rantai
pasokan. Dengan strategi ini, Perseroan memfokuskan monetisasi pada kategori bisnis yang
dapat memberikan pendapatan lebih baik sehingga Perseroan bisa memberikan nilai tambah
yang lebih tinggi kepada konsumen tanpa harus memberikan subsidi yang berlebihan.
Terkait strategi pemasaran, Perseroan menerapkan program pemasaran melalui saluran online
dan acara offline agar dapat menjangkau seluruh target konsumen Perseroan.
Perseroan senantiasa memastikan bahwa terdapat viabilitas bisnis dan ekonomi kerja
(operational economics) untuk inovasi bisnis yang dilakukan Perseroan.
2. Perkembangan teknologi dan disrupsi mengalami pertumbuhan sangat cepat dan dapat
berdampak pada kebijakan – kebijakan Perseroan terutama yang bergerak dalam bidang
teknologi dan e-commerce. Agar dapat dijelaskan:
a. Strategi Perseroan untuk menghadapi perkembangan teknologi e-commerce yang
mungkin dapat mendisrupsi pangsa pasar e-commerce Perseroan di masa depan.
Page 2
Penjelasan:
Seiring dengan perkembangan pesat teknologi e-commerce, Perseroan menyadari
pentingnya adaptasi dan inovasi untuk tetap kompetitif di pasar yang terus berubah. Oleh
karenanya, Perseroan fokus dalam pengembangan teknologi terbaru yang relevan dengan
e-commerce seperti penggunaan Artificial Intelligence (“AI”) dan Generative AI yang
dijelaskan lebih lanjut pada poin b di bawah ini.
b. Strategi Perseroan dalam pemanfaatan teknologi-teknologi baru salah satunya Artificial
Inteligence (AI) dalam mencapai kinerja keuangan dan efisiensi operasional Perseroan.
Penjelasan:
Sejak tahun 2017, Perseroan telah menggunakan AI untuk mengembangkan berbagai lini
bisnis, termasuk platform marketplace Bukalapak. Perseroan mengintegrasikan teknologi
seperti search engine, recommendation engine dan computer vision untuk meningkatkan
pengalaman pengguna. Selain itu, Perseroan juga menggunakan teknologi Generative AI
dalam pengembangan chatbot untuk dukungan pelanggan, asisten belanja, pemantauan
media dan berita, marketing, dan lainnya.
c. Dampak yang diharapkan Perseroan dengan menerapkan teknologi AI kepada operasional
dan kinerja keuangan.
Penjelasan:
AI memiliki peran penting dalam meningkatkan semua aspek operasional Perseroan,
mulai dari melindungi konsumen dari kegiatan penipuan, meningkatkan pelayanan
kepada pelanggan, hingga mengoptimalkan operasi internal. Dengan banyaknya manfaat
yang ditimbulkan oleh penggunaan AI dalam kegiatan operasional Perseroan, AI telah
menjadi komponen krusial dalam meningkatkan efektivitas kinerja Perseroan.
d. Kendala yang dihadapi Perseroan dalam transisi dan menerapkan teknologi AI.
Penjelasan:
Sebagian besar dari kendala yang dihadapi Perseroan dalam penerapan keterbatasan
sumber daya manusia yang memiliki keahlian dan pengetahuan mendalam tentang
teknologi AI. Mengingat kompleksitas teknologi AI ini, Perseroan mengeluarkan biaya
pelatihan dan pengembangan karyawan untuk mengimplementasikan serta memelihara
sistem AI secara efektif.
3. Perseroan memutuskan untuk melakukan perampingan karyawan berdasarkan pada laporan
keuangan 31 Desember 2022 Perseroan memiliki karyawan sebanyak 1.815 dan 31 Maret 2024
sebanyak 1.466 karyawan. Agar dapat dijelaskan:
a. Latar belakang kebijakan Perseroan dalam melakukan pengurangan/lay-off karyawan
dalam jumlah besar.
Penjelasan:
Sebagai suatu bisnis yang terus berevolusi, Perseroan senantiasa melakukan evaluasi
terhadap kinerja operasional agar dapat memenuhi kebutuhan para pengguna dan
konsumen dengan lebih baik serta mengoptimalisasi kegiatan operasional. Sebagai bagian
dari tindak lanjut atas hasil evaluasi tersebut, Perseroan melakukan berbagai perubahan
di berbagai area, termasuk kebutuhan sumber daya manusia.
Penyesuaian kebutuhan sumber daya manusia pertama kali dilakukan pada tahun 2019
dan keputusan ini mencerminkan kebutuhan untuk beradaptasi dan tangguh dalam
industri yang selalu berubah dalam waktu yang cepat.
Page 3
b. Bagaimana pengaruh perampingan tersebut terhadap kelangsungan operasional, kinerja
keuangan dan pelaksanaan kebijakan strategis Perseroan kedepannya?
Penjelasan:
Perseroan telah mengidentifikasi dan melakukan berbagai upaya untuk memitigasi risiko
operasional, keuangan dan kebijakan strategis Perseroan yang mungkin terjadi akibat
keputusan yang diambil terkait perubahan kebutuhan sumber daya manusia tersebut. Dari
sisi kinerja keuangan, Laporan Keuangan Konsolidasi untuk Triwulan I Tahun 2024 yang
telah kami sampaikan dan umumkan pada tanggal 29 April 2024 menunjukkan adanya
penurunan beban biaya karyawan. Penurunan beban biaya ini tidak mempengaruhi
pendapatan Perseroan, yang tetap menunjukkan tren positif di periode yang sama pada
tahun sebelumnya. Perseroan akan tetap melanjutkan kegiatan operasionalnya (Business
as Usual) dan memberikan manfaat terbaik kepada para pemangku kepentingan.
c. Kebijakan - kebijakan strategis yang dibatalkan karena perampingan karyawan ini, agar
dielaborasi (jika ada).
Penjelasan:
Tidak ada; Sebagaimana dijelaskan pada huruf a di atas, perubahan kebutuhan sumber
daya manusia adalah salah satu bentuk kebijakan strategis yang dilakukan untuk
memastikan keberlanjutan bisnis Perseroan dalam jangka panjang.
d. Kebijakan Perseroan mengenai pengelolaan sumber daya manusia setidaknya dua tahun
mendatang.
Penjelasan:
Kebijakan pengelolaan sumber daya manusia Perseroan senantiasa ditelaah dari waktu ke
waktu dan akan terus berkembang mengikuti kebutuhan bisnis di saat ini dan di masa
yang akan datang. Sejalan dengan target pendapatan dan keuntungan yang disesuaikan
di tahun 2024, Perseroan akan melanjutkan investasi dalam peningkatan kompetensi dan
kualifikasi tenaga kerja yang ada saat ini melalui reskilling dan upskilling agar dapat
menyesuaikan dengan kebutuhan operasional.
4. Pada Annual Report periode 31 Desember 2023 yang disampaikan Perseroan, agar dapat
dijelaskan:
a. Jumlah Total Processing Value (“TPV”), Gross Merchandise Value (“GMV”) dan Gross
Transaction Value (“GTV”) pada tahun 2023 dan triwulan pertama tahun 2024.
Penjelasan:
Jumlah TPV Perseroan pada tahun 2023 adalah sebesar Rp164.380 miliar dan Rp41.790
miliar pada triwulan pertama tahun 2024.
Umumnya, perusahaan teknologi menggunakan GMV dan GTV untuk mengukur nilai
transaksi; namun Perseroan memandang TPV sebagai metrik operasi yang lebih mewakili
kondisi bisnis Perseroan dibanding nilai barang dagangan kotor (GMV) dan GTV. Sebagai
perbandingan, tidak semua nilai GMV itu dapat terbayarkan dan perhitungan GMV juga
termasuk nilai transaksi yang dibatalkan sedangkan TPV atau nilai pemrosesan total
hanya memperhitungkan nilai transaksi yang telah diproses atau dibayarkan.
b. Pada annual report Perseroan menyatakan bahwa GMV ekonomi digital di Indonesia
meningkat 8% pada tahun 2023. Agar dapat dijelaskan dampak peningkatan tersebut pada
pendapatan dan efisiensi keuangan Perseroan.
Penjelasan:
Page 4
Sepanjang tahun 2023, pendapatan Perseroan tumbuh 23% dengan divisi marketplace
memberikan pertumbuhan yang sangat baik sebesar 47% sepanjang tahun 2023
- didukung secara utama oleh pertumbuhan pada divisi gaming. Mitra Bukalapak terus
mencatatkan peningkatan; Pendapatan Mitra Bukalapak pada triwulan keempat tahun
2023 meningkat 14% dari tahun ke tahun (Year on Year – YoY), menjadi Rp 597 miliar
dan pada tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2023 meningkat sebesar 11%,
menjadi Rp 2.195 miliar, dari tahun 2022. Pertumbuhan pada divisi Online to Offline
(O2O) ini didorong oleh peningkatan dalam campuran produk kami dan ragam penawaran
layanan yang lebih luas bagi para Mitra Bukalapak.
c. Perseroan memiliki take rate pada tahun 2023 sebesar 2.83%, agar dijelaskan upaya
Perseroan meningkatkan take rate yang berpotensi memberikan laba bagi Perseroan.
Penjelasan:
Untuk meningkatkan take rate, Perseroan menjalankan strategi specialty verticals
dimana Perseroan fokus pada peningkatan sumber daya dan peningkatan efisiensi rantai
pasokan. Dengan strategi ini, Perseroan memfokuskan monetisasi pada kategori bisnis
yang dapat memberikan pendapatan lebih baik sehingga Perseroan bisa memberikan nilai
tambah yang lebih tinggi kepada konsumen tanpa harus memberikan subsidi yang
berlebihan.
d. Sehubungan terdapat strategi pemasaran dalam meningkatkan brand awareness
pelanggan, bagaimana tingkat kompetisi yang ada khususnya brand awareness untuk
menarik pelanggan pada industri Ekonomi Baru, teknologi dan e-commerce di Indonesia?
Penjelasan:
Dalam industri Ekonomi Baru, teknologi, dan e-commerce di Indonesia, tingkat kompetisi
dalam brand awareness sangatlah tinggi. Setiap perusahaan berusaha keras untuk
menonjolkan merek dagang mereka dan menarik perhatian pelanggan dalam lingkup yang
semakin ramai dan dinamis. Tingkat kompetisi yang tinggi tersebut disebabkan 2 faktor,
yakni: 1) menjamurnya konten (termasuk iklan berbayar dan konten organik melalui
platform media sosial serta pesan pribadi), sehingga sulit menarik perhatian pelanggan;
dan 2) banyaknya produk dan merek dagang baru yang masuk ke pasar.
Dengan tingkat kompetisi yang tinggi ini, perusahaan di sektor Ekonomi Baru, teknologi,
dan e-commerce di Indonesia harus terus berinovasi dalam strategi pemasaran mereka
dan memberikan nilai tambah yang nyata kepada pelanggan untuk memenangkan
persaingan dalam hal brand awareness dan akuisisi pelanggan.
5. Perseroan masih memiliki kasus hukum terkait gugatan dari PT Harmas Jalasveva yang
menuntut ganti rugi materil sebesar Rp107.422.502.876 dan immateril sebesar Rp1 triliun
rupiah terkait klaim dari PT Harmas Jalasveva bahwa Perseroan melakukan pembatalan secara
sepihak atas sewa ruang dan/atau lantai Gedung Office Tower One Belpark di Jakarta Selatan.
Agar dapat dijelaskan:
a. Status hukum terbaru dari gugatan PT Harmas Jalasveva.
Penjelasan:
Berdasarkan informasi yang tersedia pada Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP)
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan dapat diakses melalui https://sipp.pn-
jakartaselatan.go.id/, status hukum terbaru dari perkara antara Perseroan dengan
PT Harmas Jalesveva saat ini masih dalam proses Kasasi di Mahkamah Agung sehingga
belum ada Putusan Kasasi yang dikeluarkan oleh Mahkamah Agung pada tanggal surat ini
disampaikan.
Page 5
b. Tindak lanjut saat ini atas gugatan hukum dari PT Harmas Jalasveva tersebut.
Penjelasan:
Perseroan telah menempuh upaya hukum Kasasi melalui Mahkamah Agung guna
mengajukan keberatan atas Putusan dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor:
575/Pdt.G/2022/PN Jkt.Sel dan juga Putusan Banding dari Pengadilan Tinggi DKI
Jakarta Nomor: 732/PDT/2023/PT DKI. Sampai dengan saat ini, Perseroan masih
menunggu Putusan Kasasi dari Mahkamah Agung sebagaimana disampaikan pada huruf
a di atas.
c. Kontrak dan/atau perjanjian yang masih berlangsung antara Perseroan dengan
PT Harmas Jalasveva.
Penjelasan:
Perseroan tidak memiliki kontrak dan/atau perjanjian yang masih berlangsung dengan
PT Harmas Jalasveva.
d. Dampak pencapaian kinerja keuangan dan operasional Perseroan yang berhubungan
dengan kasus tersebut.
Penjelasan:
Sampai dengan saat ini, kasus tersebut tidak memiliki dampak yang material terhadap
pencapaian kinerja keuangan dan operasional Perseroan.
6. Berdasarkan Keterbukaan Informasi Perseroan pada tanggal 27 Mei 2024, Perseroan
menerima surat permohonan pengunduran diri Direksi oleh Bapak Howard Nugraha Gani.
Agar dapat dijelaskan:
a. Latar belakang pengunduran diri Bapak Howard Nugraha Gani sebagai Direktur
Perseroan.
Penjelasan:
Berdasarkan Surat Pengunduran diri yang kami terima dari Bapak Howard Nugraha Gani
pada tanggal 22 Mei 2024, pengunduran diri dari posisinya sebagai Direktur Perseroan
merupakan keputusan pribadi dari Bapak Howard Nugraha Gani.
b. Apakah Perseroan memiliki calon untuk menggantikan posisi yang kosong tersebut? Jika
ada, mohon penjelasan atas proses perizinan dan fit proper test calon pengganti atas
Direktur Utama yang mengundurkan diri tersebut.
Penjelasan:
Setelah pengunduran diri Bapak Howard Nugraha Gani mendapatkan persetujuan
pemegang saham pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang akan
diselenggarakan pada tanggal 25 Juni 2024 mendatang, Direksi Perseroan akan terdiri
dari 4 orang dengan komposisi sebagai berikut:
Direktur Utama : Willix Halim
Direktur : Teddy Nuryanto Oetomo
Direktur : Natalia Firmansyah
Direktur : Victor Putra Lesmana
Menurut pertimbangan Perseroan, komposisi tersebut masih sesuai dengan kebutuhan
Perseroan saat ini sehingga Perseroan belum memiliki rencana untuk mengisi posisi
Direktur yang akan ditinggalkan oleh Bapak Howard Nugraha Gani tersebut.
Page 6
c. Dampak yang terjadi pada kegiatan operasional Perseroan mengingat pentingnya posisi
tersebut.
Penjelasan:
Sampai dengan saat ini, permohonan pengunduran diri tersebut memiliki tidak memiliki
dampak terhadap kegiatan operasional Perseroan.
d. Penjelasan dan/atau perubahan strategi Perseroan untuk mempertahankan kelangsungan
usaha sehubungan dengan pengunduran diri Bapak Howard Nugraha Gani.
Penjelasan:
Sehubungan dengan pengunduran diri tersebut, tugas dan tanggung jawab yang
diamanatkan kepada Bapak Howard Nugraha Gani selanjutnya akan dialihkan kepada
Bapak Teddy Nuryanto Oetomo sebagai Direktur Perseroan. Sampai dengan tanggal surat
ini tidak ada perubahan strategi yang diambil Perseroan. Perseroan tetap fokus pada
tujuan jangka panjang untuk mencapai pertumbuhan dan keuntungan yang
berkelanjutan.
Demikian kami sampaikan. Atas perhatiannya kami mengucapkan terima kasih.
Hormat kami,
PT BUKALAPAK.COM Tbk
Teddy Nuryanto Oetomo
Direktur dan Sekretaris Perusahaan
Names mentioned 16 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Vera Florida Kepala Divisi PP
p.1
unresolved
org
COM Tbk
p.1 ×2
unresolved
org
PT Harmas Jalasveva
p.4 ×4
unresolved
org
PT Harmas Jalasveva. Penjelasan
p.4 ×2
unresolved
org
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
p.4 ×2
unresolved
org
PT Harmas Jalesveva
p.4
unresolved
org
Mahkamah Agung
p.4 ×4
unresolved
org
PT DKI. Sampai
p.5
unresolved
person
Howard Nugraha Gani. Agar
· Direktur
p.5 ×14
unresolved
person
Howard Nugraha Gani. Penjelasan
p.6
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.