Back to announcement
20240605_BBKP_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31647112_lamp1.pdf
Other Text extracted BBKPSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 13
Page 1 OCR 0.904
»Kb KB Bank PT, Bank KB Bukopin, Tbk Bi 2 ca JT 5) 2 y5 ag) wwaikhbank Co id Jakarta, 5 Juni 2024 Nomor/Reference : 11563 /DIR/VI/2024 Lampiran/Attachment : 1 document Kepada/ To Direksi PT Bursa Efek Indonesia/ Indonesia Stock Exchange (“IDX”) Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1, Lantai 6 Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53 Jakarta Selatan 12190 Perihal: Penyampaian Tanggapan Atas Surat IDX No.S-05459/BEI.PP1/05-2024 Perihal Permintaan Penjelasan Bursa Dengan hormat, Pertama-tama, kami ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan yang telah diberikan oleh IDX kepada PT Bank KB Bukopin Tbk (“BBKP”) selama ini. Menindaklanjuti surat IDX No. S- 05459/BEI.PP1/05-2024 tanggal 31 Mei 2024 perihal Permintaan Penjelasan Bursa, bersama ini kami sampaikan penjelasan untuk masing-masing pertanyaan, yang tercantum dalam dokumen terlampir. Demikian surat ini kami sampaikan. Kami sampaiakn terima kasih atas segala bentuk pembinaan dan dukungan yang telah diberikan oleh IDX selama ini. PT Bank KB Buk Tembusan/CC: Subject: Response to IDX Letter No. S- 05459/BEI.PP1/05-2024 Regarding Reguest for Explanation from the Stock Exchange Yours faithfully, First of all, we would like to express our deepesi appreciation and gratitude for the support that IDX has provided to PT Bank KB Bukopin Tbk (“BBKP”) so far. Following up on IDX Letter No. S- 05459/BEI.PP1/05-2024 dated May 31, 2024, regarding the Reguest for Explanation from the Stock Exchange, we hereby provide explanations for each guestion listed in the attached document. We hereby submit this letter. We appreciate all forms of guidance and support that IDX has provided so far. - Kepala Departemen Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik/Head of the Issuer and Public Company Supervision Department, Otoritas Jasa Keuangan — Direktur Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 1/Director of Issuer and Public Company Supervision 1, Otoritas Jasa Keuangan — Direktur Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 2/Director of Issuer and Public Company Supervision 2, Otoritas Jasa Keuangan — Dewan Komisaris/Board of Commissioners, PT Bank KB Bukopin Tbk
Page 2 OCR 0.918
»kK5 KB Bank PT. Bank KB Bukopin. Tbix (28221 1984768, P9S963 Www kbhanik co.id LAMPIRAN Permintaan Penjelasan PT Bank KB Bukopin Tbk, Laporan Keuangan 31 Desember 2023 1. Berdasarkan CALK 4 Giro Pada Bank Indonesia disebutkan bahwa: “Pada 31 Desember 2023, Giro Wajib Minimum (GWM) Bank telah sesuai dengan Peraturan Anggota Dewan Gubernur No. 12 Tahun 2023 tanggal 1 Oktober 2023 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 24/8/PADG/2022 tanggal 30 Juni 2022 yang ditetapkan sebesar 996. GWM rata-rata Bank pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar 7,374. Bank memperoleh insentif rata-rata GWM dari Bank Indonesia sebesar 1,7046 periode1 Desember 2023 sampai dengan 29 Februari 2024. Pada 31 Desember 2022, GWM Bank telah sesuai dengan Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) No. 24/8/PADG/2022 tanggai 30 Juni 2022 yang ditetapkan sebesar 995. GWM rata-rata Bank pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar 8,53”6. Bank memperoleh insentif rata-rata GWM dari Bank Indonesia sebesar 0.545 periode 1 Desember 2022 sampai dengan 28 Februari 2022.” Terkait ketentuan GWM rata-rata adalah di angka 94 namun, Perseroan dianggap memenuhi ketentuan tersebut mengingat adanya insentif rata-rata GWM dari Bank Indonesia sebesar 1,707 periode 1 Desember 2023 sampai dengan 29 Februari 2024. Bursa meminta penjelasan terkait: a. Upaya Perseroan untuk membukukan angka GWM rata-rata 92. b. Mengingat insentif tersebut telah berakhir saat ini, bagaimana pemenuhan GWM rata-rata per Maret 2024. c. Apakah Bank Indonesia masih memberikan insentif kepada Perseroan? d. Dampak jika tidak dipenuhinya ketentuan tersebut. Jawab: a. Upaya Perseroan untuk membukukan angka GWM rata-rata 9Y. Pada 31 Desember 2023, Giro Wajib Minimum (GWM) Bank telah sesuai dengan Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) No. 12 Tahun 2023 tanggal 1 Oktober 2023 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 24/8/PADG/2022 tanggal 30 Juni 2022 yang ditetapkan sebesar 95. GWM rata-rata Bank pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar 7,3795. Bank memperoleh insentif rata-rata GWM dari Bank Indonesia sebesar 1,7096 periode 1 Desember 2023 sampai dengan 29 Februari 2024. Dalam Upaya pemenuhan Giro Wajib Minimum, Perseroan melakukan berbagai strategi seperti memanfaatkan aveging GWM, melakukan perencanaan terkait cashflow dan pelakukan pinjaman jangka pendek melalui Interbank maupun Repo. b. Mengingat insentif tersebut telah berakhir saat ini, bagaimana pemenuhan GWM rata- rata per Maret 2024. GWM sesuai ketentuan Regulator pada Maret 2024 adalah sebesar 9s namun Bank Indonesia kembali memberikan Insentif Likuiditas Makroprudensial kepada Perseroan sebanyak 1,654 yang berlaku dari 1 Maret 2024 - 31 Mei 2024 sehingga Perseroan menjaga Siro Wajib Minimu (GWM) secara rata-rata sebesar 7,355. G. Apakah Bank Indonesia masih memberikan insentif kepada Perseroan? Bank Indonesia kembali memberikan insentif kepada Perseroan sebanyak 1,654 yang berlaku dari 1 Maret 2024 - 31 Mei 2024. Adapun rincian pemberian insentif adalah sebagai berikut: 1. Insentif Sektor Hilirisasi Minerba 0,304 2. Insentif Sektor Hilirisasi Non Minerba 0,8095
Page 3 OCR 0.932
»kb KB Bank PT. Bank KB Bwkopla, Tbk 3 “www kbank.codl 3. Insentif Sektor pariwisata 0,254 4. insentif ultra mikro 0,304 d. Dampak jika tidak dipenuhinya ketentuan tersebut. Berdasarkan Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 24/8/PADG/2022 tanggal 30 Juni 2022 BUS dan UUS yang melanggar kewajiban pemenuhan GWM dalam rupiah akan dikenakan sanksi berupa teguran tertulis dan kewajiban membayar denda. 2. Berdasarkan CALK 9 Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/Piutang Syariah poin h terkait kredit yang bermasalah, terdapat peningkatan atas rasio kredit bermasalah — kotor dari 6,725 per 31 Desember 2022 dan 9,13 per 31 Desember 2023. Bursa meminta penjelasan terkait: a. Latar belakang peningkatan tersebut. b. Strategi Perseroan untuk mengelola kredit yang diberikan agar ke depannya dapat Jawab: menurunkan rasio kredit yang bermasalah. Latar belakang Peningkatan kredit bermasalah/ NPL Gross terutama disebabkan oleh adanya penyesuaian atas kebijakan relaksasi Covid yang berlaku sejak April 2023 yang membatasi penerapan kebijakan relaksasi Covid pada beberapa sektor tertentu saja. Hat ini berdampak pada beberapa portfolio terdampak Covid yang sebelumnya tidak dikategorikan sebagai NPL sejak April 2023 berubah menjadi NPL. Selain itu kondisi perekonomian yang belum sepenuhnya pulih menjadi salah satu penyebab belum normalnya usaha debitur-debitur NPL ini. . Strategi Strategi penurunan kredit bermasalah meliputi penyempurnaan proses kredit menjadi lebih prudent dan penurunan kredit bermasalah/ NPL eksisting. Sebagai bagian dari proses transformasi yang telah dimulai sejak tahun 2021 yang lalu, penyempurnaan proses perkreditan dilakukan dengan memperkuat fungsi credit underwriting! credit analyst serta pembentukan Komite Kredit yang bertugas untuk memutuskan usulan kredit sehingga Keputusan yang dihasilkan menjadi lebih berkualitas. Strategi yang telah dilakukan untuk menurunkan NPL eksisting adalah sebagai berikut: Total Selama Aktivitas Januari 2024 sd April 2024 dim jutaan Rp Penjualan Portofolio kepada pihak ke-3 (ABS III) 2.868 Write-Off 2.277 Re-Restructuring 869 AYDA 296 Perubahan Status R ke Non R 1190 Collection Jan - April 2024 | 940 | Total Selain itu action plan yang akan dilakukan adalah sebagai berikut: » Meningkatkan profit dan kecukupan modal melalui penerapan collection Program campaign (NPL & Write Off) Discount “ Menyiapkan rencana program tersebut pada bulan April, dan dimulai pada bulan Juni 2024
Page 4 OCR 0.914
ENY “ Memberikan diskon terhadap mempertimbangkan nilai agunan debitur kredit macet dengan Bulk Auction Let » Memaksimalkan hasil Collection dengan cara lelang secara Bulk/kolektif ( Aa » Untuk mempercepat proses lelang secara Bulk/kolektif maka akan dilakukan olektif) monitoring per akun » Untuk mencegah NPL Baru, SAM akan bekerja sama dengan DPD management dan Departemen Portofolio DPD » Terhadap portofolio yang dikelola oleh SAM, banyak yang berpotensi menjadi Management kredit bermasalah (NPL). Hal ini akan diantisipasi dengan memberikan tekanan 9 pada debitur » Melakukan sosialisasi mengenai cara collection (menangani kredit bermasalah) kepada AO SAM & AO Bisnis “SS Mengantisipasi terjadinya NPL baru dengan cara melakukan revisi kebijakan internal Ani — ? Sebelum pengalihan portofolio ke SAM, AO Bisnis harus mengirimkan Surat Revisi Kebijakan Peringatan secara lengkap, perubahan nama HT, melakukan Evaluasi Utang (KJPP/CI untuk dilelang) Sehingga dapat memberikan tekanan kepada debitur dan mendukung proses hard collection SAM Memperkuat Man Power & » Meningkatkan kecepatan collection terhadap kredit bermasalah dengan cara Organisasi memperluas struktur organisasi dan rekrutmen staf collection. » Memperiuas jaringan investor agar segera dapat memperbaiki rasio kredit 8 bermasalah Pe » Memperluas Kerjasama dengan investor, termasuk perusahaan investor Korea 9 » Bekerjasama dengan Balai Lembaga Swasta dan investor local yang memiliki kekuatan finansial yang kuat 3. Berdasarkan CALK 9 Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/Piutang Syariah poin n terkait kredit yang direstrukturisasi, terdapat rincian sebagai berikut: Lancar Dalam perhatian khusus. Kurang lancar Diragukan Macet Total 2023 2022 16.105.203 20.268.552 Current 2.835.015 758.710 Special mention 86.234 335.532 Substandard 33.388 174.298 Doubtful 1.484.991 495.491 Loss 20.544.831 22.032.583 Total Mengingat sebesar Rp4,43 triliun kredit yang direstrukturisasi tidak lancar, Bursa meminta penjelasan terkait latar belakang belakang hal tersebut serta strategi Perseroan untuk menurunkan angka kredit tidak lancar yang direstrukturisasi.
Page 5 OCR 0.935
»Kb KB Bank “wow kbbbank.co.id Jawab: Latar belakang Peningkatan kredit direstrukturisasi tidak lancar terutama disebabkan oleh adanya penyesuaian atas kebijakan relaksasi Covid yang berlaku sejak April 2023 yang membatasi penerapan kebijakan relaksasi Covid pada beberapa sektor tertentu saja. Hal ini berdampak pada beberapa portfolio kredit restruktur terdampak Covid yang sebelumnya tidak dikategorikan sebagai lancar sejak April 2023 berubah menjadi tidak NPL. Selain itu kondisi perekonomian yang belum sepenuhnya pulih menjadi salah satu penyebab belum normalnya usaha debitur-debitur non lancar ini. Strategi yang telah dilakukan untuk memperbaiki rasio kredit restruktur Non Lancar adalah sebagai berikut: Total Selama Aktivitas Januari 2024 sd April 2024 dim jutaan Rp . Penjualan Portofolio kepada pihak ke-3 (ABS |II) 2.868 Write-Off 2.277 | Re-Restructuring | 369 | AYDA 296 | Perubahan Status R ke Non R 1.190 Collection Jan - April 2024 940 Total 8.440 Selain itu action plan yang akan dilakukan untuk menurunkan angka kredit tidak lancar yang direstrukturisasi adalah sebagai berikut: x Meningkatkan profit dan kecukupan modal melalui penerapan collection campaign (NPL & Write Off) Program " Menyiapkan rencana program tersebut pada bulan April, dan dimulai pada Discount bulan Juni 2024 » Memberikan diskon terhadap debitur kredit macet dengan mempertimbangkan nilai agunan Buik Auction (Lelang » Memaksimalkan hasil Collection dengan cara lelang secara Bulk/kolektif secara » Untuk mempercepat proses lelang secara Bulk/kolektif maka akan dilakukan Kolektif) monitoring per akun » Untuk mencegah NPL Baru, SAM akan bekerja sama dengan DPD management dan Departemen Portofolio DPD » Terhadap portofolio yang dikelola oleh SAM, banyak yang berpotensi menjadi Management kredit bermasalah (NPL). Hal ini akan diantisipasi dengan memberikan tekanan pada debitur » Melakukan sosialisasi mengenai cara collection (menangani kredit bermasalah) kepada AO SAM & AO Bisnis » Mengantisipasi terjadinya NPL baru dengan cara melakukan revisi kebijakan internal Revisi » Sebelum pengalihan portofolio ke SAM, AO Bisnis harus mengirimkan Surat Kebijakan Peringatan secara lengkap, perubahan nama HT, melakukan Evaluasi Ulang (KJPP/CI untuk dilelang) Sehingga dapat memberikan tekanan kepada debitur dan mendukung proses hard collection SAM
Page 6 OCR 0.926
»kK5 KB Bank PT. Bank KB Bukapin, Tbi : Head CA - ea. 16 1) “er khibank.conii ' Memperkuat —— Man Power & » Meningkatkan kecepatan collection terhadap kredit bermasalah dengan cara Organisasi memperluas struktur organisasi dan rekrutmen staf collection. » Memperluas jaringan investor agar segera dapat memperbaiki rasio kredit Bekerjasama bermasalah dengan » Memperluas Kerjasama dengan investor, termasuk perusahaan investor Korea Investor » Bekerjasama dengan Balai Lembaga Swasta dan investor local yang memiliki kekuatan finansiat yang kuat 4. Berdasarkan CALK 23 Pinjaman yang Diterima, saldo pinjaman kepada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk per 31 Desember 2023 sebesar Rp49,78 miliar namun, belum terdapat pembayaran sejak tahun 2004. Bursa meminta penjelasan terkait: a. Latar belakang belum terdapatnya pembayaran sejak tahun 2004. b. Rencana pembayaran utang tersebut. Jawab: a. Latar belakang Kewajiban ini merupakan legacy dari bank sebelumnya pra dilakukan konversi menjadi Bank Syariah Bukopin. Dalam kurun waktu 2004 sampai dengan saat ini, KB Bukopin Syariah terus berupaya untuk melakukan penyelesaian kewajiban tersebut, namun terkendala karena belum terjadi kesepakatan dengan kreditur. b. Rencana Pembayaran Kewajiban Bank terus melakukan komunikasi dan juga memenuhi dokumen-dokumen yang diminta dari kreditur sebagai langkah penyelesaian dan terjadinya kesepakatan. 5. Berdasarkan CALK 23 Pinjaman yang Diterima, per 31 Desember 2023 Perseroan telah memenuhi seluruh kewajiban yang dipersyaratkan dalam perjanjian pinjaman kepada International Finance Corporation, kecuali untuk pemenuhan rasio eksposur pihak berelasi sebesar 1994 yang seharusnya tidak melebihi 1545. Sampai pada tanggal laporan keuangan ini, Perseroan belum mendapatkan surat pemberitahuan breach covenant dari IFC atas rasio eksposur pihak berelasi sebesar 1995. Bursa meminta penjelasan terkait: a. Rencana pemenuhan kewajiban tersebut. b. Mengingat belum diperolehnya surat pemberitahuan breach covenant dari IFC atas rasio eksposur pihak berelasi sebesar 1994, bagaimana rencana Perseroan dalam memperoleh surat tersebut? c. Mengingat belum diperolehnya surat pemberitahuan breach covenant dari IFC atas rasio eksposur pihak berelasi sebesar 1996, apakah terdapat risiko yang akan berdampak kepada Perseroan? Jelaskan. Jawab: a. Menindaklanjuti pertanyaan tersebut, KB Bank telah menyampaikan rencana projection kedepannya kepada IFC.Dari pihak IFC sendiri sudah menyetujui dan tidak mempermasalahkan hal tersebut. Komunikasi intensif dengan IFC juga terus dilakukan terkait hal ini. Kedepannya, KB Bank sudah mempunyai rencana untuk menurunkan persentase rasio tersebut, walaupun rencana tersebut tidak akan memberikan dampak langsung dalam jangka pendek. Terkait hal ini, KB Bank telah mendiskusikannya dengan IFC, dan IFC memahami hal tersebut. b. Hingga saat ini KB Bank masih menunggu finalisasi draft surat waiver dari IFC, dan pada
Page 7 OCR 0.863
»Kb KB Bank PI, Bank KB Bukopin, Tbk KB Baik Haa Gif IT Hani jakarta Saut ani (61:21 1988166, MEA «62121 70W063, 1150254 www khbank.co.id prinsipnya IFC memahami dan dimungkinkan untuk memberikan waiver kepada KB Bank. Informasi/data yang diminta IFC mengenai pelampauan covenant sebagai dasar untuk melakukan proses internal dan finalisasi waiver letter, telah diberikan. Cc. Berdasarkan komunikasi dengan IFC, IFC tidak ingin mempermasalahkan hal ini, sehingga secara Umum mungkin tidak ada risiko besar yang berdampak pada KB Bank. 6. Perseroan membukukan rugi tahun berjalan Rp6,05 triliun dibandingkan dengan periode sebelumnya Perseroan membukukan rugi tahun berjalan Rp5,03 triliun yang disebabkan oleh tingginya beban bunga dan syariah serta penyisihan atas kerugian penurunan nilai atas aset keuangan neto. Bursa meminta Perseroan untuk menyampaikan upaya Perseroan sehingga dapat mencatatkan laba di periode berikutnya serta asumsi makro dan mikro yang mendukung. Jawab: Secara umum, kerugian pad atahun 2023 terutama disebabkan oleh adanya Beban CKPN Kredit dalam rangka mengantisipasi berakhirnya kebijakan relaksasi COVID serta relative tingginya beban bunga sebagai dampak dari Upaya Perseroan untuk menjaga rasio likuiditas Net Stable Funding Ratio (NSFR) yang ditetapkan oleh OJK. Beberapa strategi yang akan dilakukan selama 2024 — 2025 untuk bisa mencapai laba yaitu sebagai berikut: 1. Ekspansi kredit baru pada segmen yang sehat 2. Penurunan biaya dana melallui peningkatan dana murah/ CASA melalui diversifikasi produk dan peningkatan jumlah transaksi nasabah 3. Peningkatan pendapatan operasional lainnya/ Fee based Income Berikut disampaikan Ikhtisar Keuangan Perseroan Ikhtisar Keuangan Actual | Forecast | Forecast dlm miliar Rp | 2022 | 2025 | Mar-24 | Dec-24 | Deo-25 4 L Total Kredit 1 45.985 | 44183 | 42730 43.228 48.678 Pencairan Kredit Baru 6.313 6.691 2.033 8.499 9.148 Dana Masyarakat 46.696 | 39.037 | 39.537 43.512 48.972 CASA 20,74 | 23,39 | 26,821 | 26,664 | 28.097 Laporan Laba (Rugi) | Pendapatan Bunga Bersih Lo. 846 609 186 1.208 | 2.069 Pendapatan Bunga 36751 4348| 1416 4.825 5.656 Beban Bunga 2.828) 3.739 950 3.616 3.587 Pend Operasional Lainnya 279 | 590 170 644 701 (Beban) Pembalikan CKPN - Kredit “3.857 | 4.980 937 | -3.583 14 (Beban) Pembalikan CKPN - AYDA “86 “268 -34 | 0 KY (Beban) Pembalikan CKPN - Lainnya 0 1 -27 -497 2 Beban Operasional Lainnya 2.172 2.040 395 2.130 2113 Beban Umum & Administrasi 1.549 1.334 200 1.394 1.371 Beban Tenaga Kerja 1 623 706 194 736 | 742 Laba (Rugi) Operasi 4290| -6.088 | -1.106 “4.357 | 671 Pend (Beban) Non Ops 75 25 39 147 -233 Laba (Rugi) Sebelum Pajak -5.065 | -6.214 1.067 -5.104 438 Laba (Rugi) Setelah Pajak 4970| 5511| 835 -3.981 | 342 Laba (Rugi) operasional Sebelum CKPN 1.047 j 841) -59 -27T | 627
Page 8 OCR 0.902
»K5 KB Bank (PT, Bank KB Bukopin, Tbk. 8 sn 1 988168, Ms /851h 2621 /MMDOTA Ihbank.cold 7. Rasio Non-Performing Loan (NPL) Perseroan naik menjadi 6,5694 dari 9,564 per 31 Desember 2022 dan 31 Desember 2023. Mohon penjelasan atas strategi lanjutan untuk memperbaiki aset kredit sehingga NPL tidak melebihi 596 sesuai dengan peraturan Bank Indonesia. Jawab: Berdasarkan Peraturan OJK, Bank diharuskan untuk menjaga NPL Net tidak melebihi 5,096, sedangkan untuk rasio NPL Gross tidak terdapat pembatasan sepanjang telah diantisipasi dengan pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) yang memadai, Angka NPL Perseroan adalah sebagai berikut: Rasio | 31 Desember 2022 31 Desember 2023 Batasan POJK NPL Gross 6,564 9,56 Tidak terdapat pembatasan spesifik | NPL Net 4,849 | 4,87Yo Maksimal 5,004 Berdasarkan tabel di atas, rasio NPL Perseroan masih dalam koridor yang ditetapkan oleh regulator. Strategi yang telah dilakukan untuk memperbaiki rasio NPL adalah sebagai berikut: | Total Selama | Aktivitas Januari 2024 sd April 2024 | dim jutaan Rp | | Penjualan Portofolio kepada pihak ke-3 (ABS III) 2.868 | | Write-Off | 2277 | Re-Restructuring 869 | AYDA 296 Perubahan Status R ke Non R 1.190 Collection Jan - April 2024 T 940 | Total | 8.440 Selain itu action plan yang akan dilakukan adalah sebagai berikut: » Meningkatkan profit dan kecukupan modal melalui penerapan collection campaign (NPL & Write Off) Program “ Menyiapkan rencana program tersebut pada bulan April, dan dimulai pada Discount bulan Juni 2024 “ Memberikan diskon terhadap debitur kredit macet dengan mempertimbangkan nilai agunan Buik Auction (Lelang » Memaksimalkan hasil Collection dengan cara lelang secara Bulk/kolektif secara » Untuk mempercepat proses lelang secara Bulk/kolektif maka akan dilakukan Kolektif) monitoring per akun » Untuk mencegah NPL Baru, SAM akan bekerja sama dengan DPD management dan Departemen Portofolio DPD » Terhadap portofolio yang dikelola oleh SAM, banyak yang berpotensi menjadi Management kredit bermasalah (NPL). Hal ini akan diantisipasi dengan memberikan tekanan pada debitur F Melakukan sosialisasi mengenai cara colleciion (menangani kredit bermasalah) kepada AO SAM & AO Bisnis
Page 9 OCR 0.936
»k5 KB Bank PT. Bank KB Bukopin, Tbk &B sad CA trww khihank cold » Mengantisipasi terjadinya NPL baru dengan cara melakukan revisi kebijakan internal Revisi » Sebelum pengalihan portofolio ke SAM, AO Bisnis harus mengirimkan Surat Kebijakan Peringatan secara lengkap, perubahan nama HT, melakukan Evaluasi Ulang (KJPP/CI untuk dilelang) Sehingga dapat memberikan tekanan kepada debitur dan mendukung proses hard collection SAM Memperkuat Man Power & » Meningkatkan kecepatan collection terhadap kredit bermasalah dengan cara Organisasi memperluas struktur organisasi dan rekrutmen staf collection. x Memperluas jaringan investor agar segera dapat memperbaiki rasio kredit Bekerjasama bermasalah denga » Memperluas Kerjasama dengan investor, termasuk perusahaan investor Korea Investor » Bekerjasama dengan Balai Lembaga Swasta dan investor local yang memiliki kekuatan finansial yang kuat 8. Terdapat dua hal audit utama yaitu penilian atas cadangan kerugian penurunan nilai untuk kredit yang diberikan dan pengukuran nilai wajar instrumen keuangan level 2. Atas hal tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait: a. Disebutkan bahwa, “Penilaian wajar instrumen keuangan Grup dianggap sebagai hal audit Jawab: utama karena penggunaan masukan dari sumber eksternal dalam menghitung nilai pasardari instrument keuangan tersebut." Agar dijelaskan maksud dari sumber external yang dimaksud. Disebutkan bahwa, “Kami mengevaluasi apakah harga nilai wajar sudah dengan menilai teknik penilaian dan masukan signifikan yang tidak dapat diobservasi yang digunakan dalam penilaian instrumen." Agar dijelaskan maksud dari kalimat tersebut. Bank memiliki instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar. Dalam menentukan nilai wajarnya, teknik penilaian dilakukan dengan menggunakan input yang relevan. Aset keuangan yang memasukkan input selain harga kuotasian yang dapat diobservasi untuk aset tersebut, baik secara langsung maupun tidak langsung, diklasifikasikan sebagai instrumen keuangan level 2. Instrumen keuangan level 2 Bank dinilai menggunakan input ini dan mencakup Tingkat suku bunga dan credit spread dari instrumen yang dijadikan acuan dimana informasi tersebut mengacu/diambil dari Bloomberg. Disaat tidak tersedianya nilai wajar secara langsung, maka Bank mengestimasi nilai wajar instrumen keuangan level 2 dengan menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian tersebut mencakup penggunaan pengukuran berdasarkan arus kas untuk mengestimasi nilai wajar apabila nilai wajar tidak dapat diobservasi secara langsung di pasar aktif. Teknik penilaian harus konsisten dengan metodologi penilaian yang berlaku umum dalam menentukan harga instrumen keuangan dan harus menggabungkan seluruh faktor serta asumsi yang berlaku, yang akan dipertimbangkan oleh para pelaku pasar dalam menentukan harga 9. Informasi/fakta material lain yang belum disampaikan yang dapat mempengaruhi pergerakan harga saham Perseroan. Jawab: Tidak ada
Page 10 OCR 0.908
44 N 5 ” NY Jan, ID LNG anam Indonesia Stock Exchange Bursa Efek Indonesia No.: S-05459/BEI.PP1/05-2024 31 Mei 2024 Direksi PT Bank KB Bukopin Tbk Gedung Bank Bukopin J. M.T. Haryono Kav. 50 - 51 Jakarta 12770 u.p.: Yth. Bapak Yocky Eko Wicaksono, Corporate Secretary Perihal: Permintaan Penjelasan Bursa Dengan hormat, Merujuk kepada Laporan Keuangan per 31 Desember 2023 (LKT 2023) PT Bank KB Bukopin Tbk (Perseroan), Bursa meminta tanggapan atas permintaan penjelasan sebagaimana terlampir. Sesuai dengan ketentuan II.3 dan II.4 Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, kami minta Perseroan menyampaikan penjelasan terkait dengan hal tersebut di atas paling lambat 2 Hari Bursa setelah surat diterima oleh Perseroan. Penjelasan Perseroan dapat disampaikan kepada PT Bursa Efek Indonesia melalui sistem IDXnet dan melalui alamat: Divisi Penilaian Perusahaan 1 — PT Bursa Efek Indonesia e-mail: penilaian1 @jidx.co.id Dalam hal penjelasan dimaksud merupakan hal yang belum dapat dipublikasikan atau masih merupakan rahasia atau memang belum dapat ditentukan/dijelaskan oleh Perusahaan Tercatat, maka Perusahaan Tercatat wajib menyampaikan keterangan atau pernyataan bahwa Perusahaan Tercatat tidak dapat memenuhi permintaan penjelasan dimaksud beserta alasannya dan menembuskannya kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Atas perhatian Bapak, kami ucapkan terima kasih. Hormat kami, Ne th Ba I aa Nonjan Yetna Adi Pratomo Aryanto Direktur Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 1 Tembusan: 1. Yth. Kepala Departemen Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik, Otoritas Jasa Keuangan. 2. Yth. Direktur Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 1, Otoritas Jasa Keuangan. 3. Yth. Direktur Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 2, Otoritas Jasa Keuangan. rrnan.K WWW.idx.co.id a WhatsApp:
Page 11 OCR 0.911
L AKU STER IDX 7. (7 SAHAM Indonesia Stock Exchange Bursa Efek Indonesia Lampiran Is www.idx.co.id Permintaan Penjelasan PT Bank KB Bukopin Tbk Laporan Keuangan 31 Desember 2023 Berdasarkan CALK 4 Giro Pada Bank Indonesia disebutkan bahwa: “Pada 31 Desember 2023, Giro Wajib Minimum (GWM) Bank telah sesuai dengan Peraturan Anggota Dewan Gubernur No. 12 Tahun 2023 tanggal 1 Oktober 2023 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 24/8/PADG/2022 tanggal 30 Juni 2022 yang ditetapkan sebesar 946. GWM rata-rata Bank pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar 7,3716. Bank memperoleh insentif rata-rata GWM dari Bank Indonesia sebesar 1 ,7049 periode 1 Desember 2023 sampai dengan 29 Februari 2024. Pada 31 Desember 2022, GWM Bank telah sesuai dengan Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) No. 24/8/PADG/2022 tanggal 30 Juni 2022 yang ditetapkan sebesar 996. GWM rata-rata Bank pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar 8,53Ys. Bank memperoleh insentif rata-rata GWM dari Bank Indonesia sebesar 0.546 periode I Desember 2022 sampai dengan 28 Februari 2022.” Terkait ketentuan GWM rata-rata adalah di angka 96 namun, Perseroan dianggap memenuhi ketentuan tersebut mengingat adanya insentif rata-rata GWM dari Bank Indonesia sebesar 1,706 periode 1 Desember 2023 sampai dengan 29 Februari 2024. Bursa meminta penjelasan terkait: a. Upaya Perseroan untuk membukukan angka GWM rata-rata 9Y6. b. Mengingat insentif tersebut telah berakhir saat ini, bagaimana pemenuhan GWM rata-rata per Maret 2024. Cc. Apakah Bank Indonesia masih memberikan insentif kepada Perseroan? d. Dampak jika tidak dipenuhinya ketentuan tersebut. Berdasarkan CALK 9 Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/Piutang Syariah poin h terkait kredit yang bermasalah, terdapat peningkatan atas rasio kredit bermasalah — kotor dari 6,724 per 31 Desember 2022 dan 9,13”6 per 31 Desember 2023. Bursa meminta penjelasan terkait: a. Latar belakang peningkatan tersebut. b. Strategi Perseroan untuk mengelola kredit yang diberikan agar ke depannya dapat menurunkan rasio kredit yang bermasalah. Exchange Built Tower K6” Floor. Jl udir KK Jakart Call Center: 150515 (Domestic Only) | Email: contactcentercidx.co.id | WhatsApp: “02 81 1 81 150515
Page 12 OCR 0.929
AKU — INYESTOR L, -8SAHAM Indonesia Stock Exchange Bursa Efek Indonesia 3. Berdasarkan CALK 9 Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/Piutang Syariah poin n terkait kredit yang direstrukturisasi, terdapat rincian sebagai berikut: 2023 2922 Lancar 16.105.203 20.268.552 Current Dalam perhatian khusus 2.835.015 758.710 Special mention Kurang lancar 86.234 335.532 Substandard Diragukan 33.388 174.298 Doubtful Macet 1.484.991 495.491 Loss Total 20.544.831 22.032.583 Total Mengingat sebesar Rp4,43 triliun kredit yang direstrukturisasi tidak lancar, Bursa meminta penjelasan terkait latar belakang belakang hal tersebut serta strategi Perseroan untuk menurunkan angka kredit tidak lancar yang direstrukturisasi. 4. Berdasarkan CALK 23 Pinjaman yang Diterima, saldo pinjaman kepada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk per 31 Desember 2023 sebesar Rp49,78 miliar namun, belum terdapat pembayaran sejak tahun 2004. Bursa meminta penjelasan terkait: a. Latar belakang belum terdapatnya pembayaran sejak tahun 2004. b. Rencana pembayaran utang tersebut. 5. Berdasarkan CALK 23 Pinjaman yang Diterima, per 31 Desember 2023 Perseroan telah memenuhi seluruh kewajiban yang dipersyaratkan dalam perjanjian pinjaman kepada International Finance Corporation, kecuali untuk pemenuhan rasio eksposur pihak berelasi sebesar 1945 yang seharusnya tidak melebihi 1570. Sampai pada tanggal laporan keuangan ini, Perseroan belum mendapatkan surat pemberitahuan hreach covenant dari IFC atas rasio eksposur pihak berelasi sebesar 1996. Bursa meminta penjelasan terkait: a. Rencana pemenuhan kewajiban tersebut. b. Mengingat belum diperolehnya surat pemberitahuan breach covenant dari IFC atas rasio eksposur pihak berelasi sebesar 1946, bagaimana rencana Perseroan dalam memperoleh surat tersebut? c. Mengingat belum diperolehnya surat pemberitahuan breach covenant dari IFC atas rasio eksposur pihak berelasi sebesar 1996, apakah terdapat risiko yang akan berdampak kepada Perseroan? Jelaskan. 6. Perseroan membukukan rugi tahun berjalan Rp6,05 triliun dibandingkan dengan periode sebelumnya Perseroan membukukan rugi tahun berjalan Rp5,03 triliun yang disebabkan oleh tingginya beban bunga dan syariah serta penyisihan atas kerugian penurunan nilai atas aset keuangan neto. Bursa meminta Perseroan untuk menyampaikan upaya Perseroan sehingga dapat mencatatkan laba di periode berikutnya serta asumsi makro dan mikro yang mendukung. 7. Rasio Non-Performing Loan (NPL) Perseroan naik menjadi 6,569 dari 9,56Y4 per 31 Desember 2022 dan 31 Desember 2023. Mohon penjelasan atas strategi lanjutan untuk memperbaiki aset kredit sehingga NPL tidak melebihi 54 sesuai dengan peraturan Bank Indonesia.
Page 13 OCR 0.901
P7 N YO “ 5 AKu IDX D Manan 7 ha Indonesia Stock Exchange — Bursa Efek Indonesia 8. Terdapat dua hal audit utama yaitu penilian atas cadangan kerugian penurunan nilai untuk kredit yang diberikan dan pengukuran nilai wajar instrumen keuangan level 2. Atas hal tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait: a. Disebutkan bahwa, “Penilaian wajar instrumen keuangan Grup dianggap sebagai hal audit utama karena penggunaan masukan dari sumber eksternal dalam menghitung nilai pasar dari instrument keuangan tersebut.” Agar dijelaskan maksud dari sumber external yang dimaksud. b. Disebutkan bahwa, “Kami mengevaluasi apakah harga nilai wajar sudah dengan menilai teknik penilaian dan masukan signifikan yang tidak dapat diobservasi yang digunakan dalam penilaian instrumen.” Agar dijelaskan maksud dari kalimat tersebut. 9. Informasi/fakta material lain yang belum disampaikan yang dapat mempengaruhi pergerakan harga saham Perseroan. sepak www.idx.co.id
Names mentioned 16 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1 ×5
unresolved
org
PT Bank KB Buk Tembusan
p.1
unresolved
org
Departemen Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik
p.1 ×2
unresolved
org
PT. Bank KB Bukopin. Tbix
p.2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.2 ×16
unresolved
org
PT. Bank KB Bwkopla
p.3
unresolved
org
Departemen Portofolio DPD
p.4 ×3
unresolved
org
PT. Bank KB Bukapin
p.6
unresolved
org
Bank Syariah Bukopin.
p.6
unresolved
org
Bank PI
p.7
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.