Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 5
Page 1
LAPORAN PELAKSANAAN PUBLIC EXPOSE TAHUNAN
PT VICTORIA CARE INDONESIA, Tbk.
(“Perseroan”)
Hari : Selasa
Tanggal : 28 Mei 2024
Waktu : 11:30 – selesai
Tempat : Puri Indah Financial Tower Lantai 10, Jalan Puri Lingkar Dalam
Blok T Nomor 8, Kembangan Selatan, Kembangan, Jakarta
Barat – 11610
Perwakilan : 1. Billy Hartono Salim - Direktur Utama
Perseroan 2. Sumardi Widjaja - Direktur
3. Whendy Yusman Suwito - Direktur
4. Tene Michael Alexander - Direktur
5. Henny Soetanto - Direktur
Peserta/Wartawan : 6 (enam) orang dengan detail informasi terlampir pada lampiran
Daftar Hadir.
SESI TANYA JAWAB
PERTANYAAN SESI PERTAMA:
Kiki – Kompas.com:
1. VICI berencana bagi-bagi dividen, tolong dirinci rencana tersebut.
2. Terkait CAPEX, berapa anggarannya dan digunakan untuk apa? Lalu di Q1 sudah
terserap berapa penggunaannya?
Dinar – IDX Channel:
1. Berhubungan dengan dividen, cum datenya kapan, payment, dll. Tolong dirinci.
2. Kisi-kisi akhir tahun, bagaimana perusahaan melihat posisi produk-produknya?
Apakah pasar Jawa masih jadi tulang punggung bagi Perseroan? Apakah ada potensi
pasar lain untuk mencapai pertumbuhan double digit? Bagaimana dengan ekspor?
3. Dampak kurs Rupiah terhadap Dollar, seberapa besar dampaknya terhadap OPEX?
Strategi mitigasinya seperti apa?
JAWABAN DAN/ATAU TANGGAPAN PERSEROAN:
Ibu Henny Soetanto (Direktur) kepada Kompas.com:
Tahun ini pembagian dividen sekitar 39% lebih. Jadi yang akan dibagi yaitu finalnya Rp7 per
lembar saham. Untuk CAPEX, kita tahun ini anggarkan Rp198 miliar, tapi memang pada Q1
baru terpakai sangat sedikit sekali. Mungkin pada Q2 atau Q3 akan mulai menggunakan
Halaman 1 dari 4
Page 2
alokasi CAPEXnya untuk pembelian office space baru dan juga rencana pembangunan pabrik.
Untuk cum date, mungkin di sekitar awal Juni.
Bapak Sumardi Widjaja (Direktur) kepada IDX Channel:
Tentang bagaimana kita bisa mencapai angka pertumbuhan double digit: beberapa brand
kami sudah banyak mengalami peningkatan yang luar biasa sejak tahun lalu. Kami tetap fokus
di beberapa kategori: haircare, bodycare tetap jadi hal yang akan kami fokuskan sampai akhir
tahun. Akan ada produk baru juga yang akan kami luncurkan, tapi belum bisa kami sebutkan.
Lalu juga di sisi skincare kami akan banyak melakukan terobosan-terobosan baru, nanti
mungkin saat launching kami akan adakan pemberitaannya. Yang pasti kami akan
menlanjutkan kisah sukses kami di beberapa produk yang sudah kami lihat cukup
memberikan kontribusi positif sekali sejak 2022, bahkan 2023.
Banyak yang masih kami siapkan, tentunya Q1 sudah disampaikan, kami juga sudah mencapai
satu prestasi yang menggembirakan. Dan sampai akhir tahun, kami optimis kalau melihat
perjalanan produk kami melihat market domestik ini sangat bergairah sekali dan sangat
mendukung kami sebagai Perseroan untuk mencapai angka pertumbuhan 2 digit tadi.
Lalu bagaimana dengan pasar lokal? Pasar lokal kembali ramai, bahkan banyak toko-toko
pelanggan kami yang baru bermunculan dan ini jadi satu tren bagi anak muda, dimana ini
menjadi sasaran kami untuk mendistribusikan produk lebih luas ke toko-toko seperti itu.
Bagaimana dengan ekspor? Peluang terbuka cukup besar. Beberapa produk kami juga sudah
kami siapkan untuk registrasi di beberapa negara, tinggal nanti kami menunggu hasilnya di
semester 2 ini dan jika ini berjalan sesuai dengan schedule dan rencana, kami optimis ini akan
menambah penambahan Perseroan.
Perihal kendala fluktuasi nilai tukar, kami telah mengantisipasi dan melakukan beberapa
pembicaraan dengan pemasok kami secara rutin. Ini membantu kedua belah pihak untuk
antisipasi ini jangan sampai fluktuasi ini mengganggu pada cashflow kami atau pada
keberlanjutan supply.
Bapak Michael Tene Alexander (Direktur) kepada IDX Channel:
Jika diliat secara eksternal, indikator makro ekonomi Indonesia menunjukkan angka-angka
yang favourable untuk pertumbuhan yang kuat. Consumer Confidence Index berada di angka
127 yang mana merupakan tertinggi setahun terakhir inflasi kita cukup stabil di angka 3%,
unemployement kita juga terendah lebih dari 10 tahun terakhir ini sehingga angka-angka ini
menunjukkan potensi demand yang cukup menyakinkan.
Kedua juga ditanyakan pasar mana yang potensial, kalau kita lihat majority penjualan kita
masih dari sekitar jawa dan bali, sekitar 60%. Sisanya di luar Jawa dan Bali. Tapi secara
geografis kami juga melihat daerah seperti Indonesia Timur punya potensi yang besar karena
growth di sana juga cukup baik jadi tentunya ada peluang-peluang pasar di luar jawa yang
tentunya akan kami eksplor terus. Selain tentunya kalau kita lihat secara online dan offline
masih punya potensi yang besar untuk kami garap.
Halaman 2 dari 4
Page 3
Mengenai fluktuasi Rupiah, jika dilihat pada laporan keuangan Q1 2024 ini, Dollar sudah
merangkap naik, seperti dilihat di gross profit margin kami bisa menjaganya di angka 55%.
Artinya kami bisa me-manage fluktuasi ini dengan baik. Dan tentunya ke depannya kami akan
terus menyiapkan langkah-langkah mitigasi.
PERTANYAAN SESI KEDUA:
Jane – Kontan:
1. Pak Sumardi sempat bilang kalau ekspor peluangnya besar, kalau tidak salah VCI sudah
ekspor ke beberapa negara Asia Tenggara. Apakah nanti pasarnya akan Asia Tenggara
lagi atau akan merambah ke Eropa atau Amerika?
2. Tadi Pak Tene sampaikan akan melihat peluang untuk penjualan online. Apa yang akan
dilakukan perusahaan untuk meningkatkan penjualan online?
Atiek – Sindo:
1. Untuk pendirian pabrik, kenapa di semarang? Mungkin bisa diulas sedikit
2. Untuk pabrik baru, akan menyumbang kapasitas berapa? Berapa persen dari kapasitas
keseluruhan?
3. Dikatakan bahwa kompetisi ini tidak mudah, baik dari brand lokal dan internasional.
Kira-kira apa strateginya untuk mengatasinya?
4. Untuk ranah digital juga jadi concern, apa strateginya untuk bermain di ranah digital?
JAWABAN DAN/ATAU TANGGAPAN PERSEROAN:
Bapak Sumardi Widjaja (Direktur) kepada Kontan:
Kami sudah ada di beberapa negara asia tenggara, seperti Timor Leste, Brunei Darrusalam,
Malaysia (satu brand kami ada yang dijual di platform online), kami juga sudah ada di
beberapa negara juga, kami pernah jual ke jepang, Taiwan, Korea Selatan, dan kami sedang
jajaki pasar timur tengah. Memang kami dengan beberapa calon buyer kami sedang intens
berkomunikasi, sample produk sudah dikirim dan kami sedang menunggu feedback positif
dari mereka. Kami sebutkan juga di awal kami punya visi untuk menjadi perushaaan kosmetik
terbaik di asia, tentunya negara China jadi salah satu negara yang kami sasar juga. Banyak hal
yang sedang kami urus dan bereskan berkaitan dengan registrasi karena memang tidak
mudah untuk masuk pasar sana, tapi itu adalah langkah-langkah yang sedang kami lakukan.
Bagaimana langkah untuk mengembangkan penjualan online? Kita tahu platform di Indonesia
yang cukup besar saat ini ada Shopee dan Tiktok. Kami sudah ada di sana dan beberapa
kendala yang terjadi seperti penutupan Tiktok, tapi kami juga intens untuk tidak fokus ke satu
platform saja, tapi juga dengan platform lain, Shopee, Lazada dll. Kami juga jalin hubungan.
Pastinya untuk handle penjualan online ini juga terkait dengan banyak hal secara operasional
maupun campaign yang dilakukan, kami juga terus update dengan tim kami dan digital tim
kami untuk terus melihat pergerakan di pasar. Karena brand-brand lain juga berlomba-lomba
untuk masuk ke sana sehingga inilah yang jadi tantangan kami untuk terus update dengan apa
yang ada di market dan kami terus berupaya untuk hadir dengan produk baru yang memang
Halaman 3 dari 4
Page 4
market butuh. Hal-hal yang sudah ada di market kami sempurnakan atau kami hadir dengan
inovasi baru lagi. Itu yang kami lakukan untuk menjawab kebutuhan yang ada di online.
Bapak Billy Harono Salim (Direktur Utama) kepada Sindo:
Semarang adalah tempat yang cocok untuk pendirian pabrik kami. Selama 2007 sampai hari
ini, suasana relative kondusif dimana dari sisi supply tenaga kerja tidak ada masalah dan yang
paling penting sekali adalah sisi UMP juga stabil tidak melonjak seperti daerah lain. Dua hal
penting ini yang jadi pilihan dan juga lokasi kenapa semarang, karena 60% distribusi penjualan
kita ada di pulau Jawa dan untuk melayani Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jawa Tengah sendiri
itu sangat strategis sekali. Itu juga menghemat untuk biaya distribusi kami. Apalagi jika kami
ke regional timur, kami bisa mengirim barang barang melalui semarang atau tanjung perak
Surabaya dan itu sangat bagus sekali buat kita kenapa memilih lokasi pabrik di Semarang yang
jadi tempat ideal bagi kami. Dan bahkan beberapa pabrikan saat ini juga pindah dari
Jabodetabek ke Jawa Tengah, Jawa Timur juga begitu. Jawa tengah menjadi primadona untuk
pendirian pabrik baru.
Bapak Whendy Yusman Suwito (Direktur) kepada Sindo:
Untuk kapasitas pabrik baru kami ada peningkatan di angka sekitar 60%
SELESAI
Halaman 4 dari 4
Page 5
Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Tene
p.3
unresolved
person
Billy Harono Salim
p.4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.