Back to announcement
20240530_WOMF_Penyampaian Bukti Iklan_31644244_lamp1.pdf
Other Text extracted WOMFSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 5
Page 1
Nomor : 212/V/CS/2024 Jakarta, 30 Mei 2024
Lampiran : Bukti Iklan
Kepada Yth.
Ketua Otoritas Jasa Keuangan
Gedung Departemen Keuangan RI
Jl. Lapangan Banteng Timur 1–4
Jakarta 10170
Up. Departemen Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik
Department Supervision of Issuers and Public Companies
Kepada Yth.
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 Lantai 4
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12910
Up. Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Group 1
Corporate Valuation Division Group 1
Perihal : Laporan Bukti Iklan Pemberitahuan Subjects : Advertisement Proof Report of
atas Prospektus Ringkas dalam Rangka Notification A Brief Prospectus in
Penawaran Umum Berkelanjutan Shelf Registration Bonds V
Obligasi Berkelanjutan V WOM Finance Phase I Year 2024
WOM Finance Tahap I Tahun 2024
Dengan hormat, With due respects,
Bersama ini kami sampaikan bukti iklan We hereby submit proof of the advertisement
Pemberitahuan atas Prospektus Ringkas dalam for the Notice of the Abridged Prospectus for
Rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi the Shelf Registration Bonds V WOM Finance
Berkelanjutan V WOM Finance Tahap I Tahun 2024 Phase I Year 2024 which has been published in
yang telah dimuat pada harian Investor Daily, situs the Investor Daily newspaper, the PT Bursa Efek
web PT Bursa Efek Indonesia, dan situs web Indonesia website, and the Company's website
Perseroan yang terbit pada hari Kamis, 30 Mei which was published on Thursday, May 30,
2024. 2024.
Surat No 212/V/CS/2024, perihal Laporan Bukti Iklan Letter Number 212/V/CS/2024, subjectsAdvertisement Proof
Pemberitahuan atas Prospektus Ringkas dalam Rangka Report of Notification A Brief Prospectus in Continuing
Penawaran Umum Berkelanjutan V WOM Finance Tahap I Public Offering V WOM Finance Phase I Year 2024
Tahun 2024
Page 2
Demikian surat ini kami sampaikan, atas perhatian Thank you for kind attention.
dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami / Sincerely yours,
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk
Cincin Lisa Hadi
Direktur/Sekretaris Perusahaan
Director/Corporate Secretary
Tembusan : Cc :
1. Direksi PT Bursa Efek Indonesia, Divisi 1. Directors of PT Bursa Efek Indonesia, Service
Pencatatan Sektor Jasa Sector Listing Division
2. Direktorat Pengawasan Lembaga 2. Directorate Supervision of Financing
Pembiayaan dan Modal Ventura, Otoritas Institutions and Venture Capital, Financial
Jasa Keuangan Services Authority
3. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero), 3. PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero),
Wali Amanat Trustee
Surat No 212/V/CS/2024, perihal Laporan Bukti Iklan Letter Number 212/V/CS/2024, subjectsAdvertisement Proof
Pemberitahuan atas Prospektus Ringkas dalam Rangka Report of Notification A Brief Prospectus in Continuing
Penawaran Umum Berkelanjutan V WOM Finance Tahap I Public Offering V WOM Finance Phase I Year 2024
Tahun 2024
Page 3
Bukti Iklan Penyampaian Prospektus Ringkas dalam Rangka Penawaran Umum Berkelanjutan
Obligasi Berkelanjutan V WOM Finance Tahap I Tahun 2024
(Situs Web Bursa Efek Indonesia, Web Perseroan, dan Investor Daily)
1. Bukti Penyampaian Prospektus Ringkas melalui situs web Bursa Efek Indonesia
URL : https://www.idx.co.id/perusahaan-tercatat/keterbukaan-informasi/
2. Bukti Penyampaian Prospektus Ringkas melalui situs web Perseroan (www.wom.co.id).
URL : https://www.wom.co.id/prospektus-penawaran-umum
Page 4
8 | INVESTOR DAILY – KAMIS 30 MEI 2024
Beban
JADWAL SEMENTARA
PROSPEKTUS RINGKAS
(dalam jutaan Rupiah)
Masa Penawaran Awal : 30 Mei - 11 Juni 2024 31 Desember
Perkiraan Tanggal Efektif : 21 Juni 2024 Keterangan
2023 2022
Perkiraan Masa Penawaran Umum : 25 - 27 Juni 2024
Umum dan Administrasi 593.561 563.850
Perkiraan Tanggal Penjatahan : 28 Juni 2024 INFORMASI DALAM PROSPEKTUS RINGKAS INI MASIH DAPAT DILENGKAPI DAN/ATAU DIUBAH. PERNYATAAN PENDAFTARAN EFEK INI TELAH DISAMPAIKAN KEPADA
Perkiraan Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan : 2 Juli 2024 OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) NAMUN BELUM MEMPEROLEH PERNYATAAN EFEKTIF DARI OJK. PROSPEKTUS RINGKAS INI HANYA DAPAT DIGUNAKAN DALAM Gaji dan Tunjangan 378.391 356.283
Perkiraan Tanggal Distribusi Obligasi Secara Elektronik : 2 Juli 2024 RANGKA PENAWARAN AWAL TERHADAP EFEK INI. EFEK INI TIDAK DAPAT DIJUAL SEBELUM PERNYATAAN PENDAFTARAN YANG TELAH DISAMPAIKAN KEPADA OJK MENJADI Beban Pendanaan dan Keuangan 309.881 261.994
Perkiraan Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia : 3 Juli 2024 EFEKTIF. PEMESANAN MEMBELI EFEK INI HANYA DAPAT DILAKSANAKAN SETELAH CALON PEMBELI ATAU PEMESAN MENERIMA ATAU MEMPUNYAI KESEMPATAN UNTUK Pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai 292.171 150.035
MEMBACA PROSPEKTUS RINGKAS.
PENAWARAN UMUM Penyusutan 78.434 63.071
OTORITAS JASA KEUANGAN (OJK) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU Lain-lain 20.363 17.023
Berikut merupakan ringkasan struktur Obligasi yang ditawarkan: KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS RINGKAS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM. Total Beban 1.672.801 1.412.256
Nama Obligasi
PROSPEKTUS RINGKAS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA (i) Beban Umum dan Administrasi
”Obligasi Berkelanjutan V WOM Finance Tahap I Tahun 2024”.
BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN. Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Tahun yang Berakhir pada Tanggal
Jenis Obligasi 31 Desember 2022
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama PT WAHANA OTTOMITRA MULTIARTHA TBK (“PERSEROAN”) DAN PARA PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN Beban umum dan administrasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah
SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA, ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS RINGKAS. sebesar Rp593.561 juta, mengalami peningkatan sebesar Rp29.711 juta atau 5,27% dibandingkan beban umum dan
KSEI sebagai bukti hutang untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi ini didaftarkan atas nama KSEI untuk
administrasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp563.850 juta. Hal ini terutama
kepentingan Pemegang Rekening di KSEI yang selanjutnya untuk kepentingan Pemegang Obligasi dan didaftarkan disebabkan oleh peningkatan biaya kerugian agunan yang ditarik kembali sebesar Rp14.410 juta atau 78,34%
pada tanggal diserahkannya Sertifikat Jumbo Obligasi oleh Perseroan kepada KSEI. Bukti kepemilikan Obligasi bagi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal
Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh KSEI, Perusahaan Efek atau Bank Kustodian. 31 Desember 2022.
(ii) Beban Gaji dan Tunjangan
Harga Penawaran
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Tahun yang Berakhir pada Tanggal
100% (seratus persen) dari Nilai Nominal Obligasi. 31 Desember 2022
Hasil Pemeringkatan Beban gaji dan tunjangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar
Rp378.391 juta, mengalami peningkatan sebesar Rp22.108 juta atau 6,21% dibandingkan beban gaji dan tunjangan
Untuk memenuhi ketentuan POJK No. 7 Tahun 2017 dan POJK No. 49 Tahun 2020, Perseroan telah melakukan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp356.283 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh
peningkatan biaya gaji dan tunjangan sebesar Rp22.066 juta atau 6,65% untuk tahun yang berakhir pada tanggal
pemeringkatan yang dilaksanakan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia.
PT WAHANA OTTOMITRA MULTIARTHA TBK 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.
Berdasarkan hasil pemeringkatan atas efek utang jangka panjang sesuai dengan surat No.RC-133/PEF-DIR/II/2024 (iii) Beban Pendanaan dan Keuangan
tanggal 28 Februari 2024 dari PT Pemeringkat Efek Indonesia, Obligasi Berkelanjutan V WOM Finance Tahap I Tahun
KEGIATAN USAHA UTAMA
Pembiayaan Investasi, Pembiayaan Modal Kerja, Pembiayaan Multiguna dan Pembiayaan Syariah Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Tahun yang Berakhir pada Tanggal
2024 telah mendapat peringkat: 31 Desember 2022
Berkedudukan di Kota Administrasi Jakarta Utara, Indonesia
idAA+ Beban pendanaan dan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah
(Double A Plus) sebesar Rp309.881 juta, mengalami peningkatan sebesar Rp47.887 juta atau 18,28% dibandingkan beban pendanaan
KANTOR PUSAT KANTOR PUSAT dan keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp261.994 juta. Hal ini terutama
Hasil pemeringkatan Obligasi di atas berlaku untuk periode 28 Februari 2024 sampai dengan 1 Februari 2025. Altira Office Tower, Lantai 32, 33, 35 Per 31 Maret 2024, Perseroan memiliki 1 Kantor Pusat dan 165 Kantor Cabang (termasuk 44 Kantor disebabkan oleh peningkatan bunga pinjaman sebesar Rp49.545 juta atau 19,96% untuk tahun yang berakhir pada
Jl. Yos Sudarso Kav. 85, RT/RW. 0/0, Kelurahan Sunter Jaya Cabang yang melakukan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah) dan 36 Kantor selain Kantor tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.
Lembaga Pemeringkat Efek dalam hal ini Pefindo tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan Perseroan, baik langsung Kecamatan Tanjung Priok, Kota Administrasi Jakarta Utara 14350 Cabang (“KSKC”) (termasuk 1 KSKC yang melakukan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah) (iv) Beban Pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
maupun tidak langsung sebagaimana didefinisikan dalam UUP2SK. Telp: (021) 2188 2400 (hunting) yang tersebar di Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bangka dan Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Tahun yang Berakhir pada Tanggal
Peringkat tersebut terutama mencerminkan kemungkinan yang tinggi akan diperolehnya dukungan dari induk Faks: (021) 2188 2420 Batam. 31 Desember 2022
Perusahaan, PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia, peringkat idAAA/stabil). Profil kredit standalone Website: www.wom.co.id Beban pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
WOM Finance didukung oleh posisi pasar yang kuat dan profil likuiditas yang kuat, tetapi dibatasi oleh indikator kualitas
E-mail: corporate_secretary@wom.co.id 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp292.171 juta, mengalami peningkatan sebesar Rp142.136 juta atau 94,74%
dibandingkan beban pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai untuk tahun yang berakhir pada tanggal
aset dan profitabilitas yang moderat. PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN 31 Desember 2022 sebesar Rp150.035 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan nilai pembentukan provisi
Jumlah Pokok Obligasi OBLIGASI BERKELANJUTAN V WOM FINANCE sejalan dengan strategi ekspansi pembiayaan di tahun 2023.
DENGAN TARGET DANA YANG DIHIMPUN SEBANYAK-BANYAKNYA SEBESAR RP5.000.000.000.000,- (LIMA TRILIUN RUPIAH) (v) Beban Penyusutan
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral
BAHWA DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN TERSEBUT, PERSEROAN AKAN MENERBITKAN DAN MENAWARKAN: Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Tahun yang Berakhir pada Tanggal
Efek Indonesia, berjangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender, dan 3 (tiga) tahun. Obligasi yang ditawarkan
OBLIGASI BERKELANJUTAN V WOM FINANCE TAHAP I TAHUN 2024 31 Desember 2022
dalam jumlah sebanyak-banyaknya sebesar Rp1.000.000.000.000,00 (satu triliun Rupiah) dijamin secara kesanggupan
DENGAN JUMLAH POKOK SEBANYAK-BANYAKNYA SEBESAR RP1.000.000.000.000,- (SATU TRILIUN RUPIAH) Beban penyusutan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp78.434
penuh (full commitment) dan memberikan pilihan bagi masyarakat untuk memilih seri yang dikehendaki, yaitu dengan juta, mengalami peningkatan sebesar Rp15.363 juta atau 24,36% dibandingkan beban penyusutan untuk tahun yang
adanya 2 (dua) seri Obligasi yang ditawarkan sebagai berikut: Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan Perseroan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, sebagai bukti utang kepada Pemegang Obligasi. berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp63.071 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari nilai Pokok Obligasi dan terdiri dari 2 (dua) seri Obligasi yang ditawarkan sebagai berikut: perolehan Aset Tetap, aset tidak berwujud, dan aset hak-guna masing-masing sebesar Rp20.936 juta atau 72,16%,
Seri A : Jumlah Pokok Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp●,- (●) dengan bunga Obligasi Rp4.917 atau 52,13%, dan Rp23.676 juta atau 90,16% untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
sebesar ●,●% (●) per tahun, berjangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender. Seri A : Jumlah Pokok Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp●,- (●) dengan bunga Obligasi sebesar ●, ●% (●) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 370 (tiga ratus tujuh dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.
puluh) Hari Kalender. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet Payment) sebesar 100% (seratus persen) dari Pokok Obligasi Seri A pada saat tanggal jatuh tempo. (vi) Beban Lain-lain
Seri B : Jumlah Pokok Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp●,- (●) dengan bunga Obligasi
Seri B : Jumlah Pokok Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp●,- (●) dengan bunga Obligasi sebesar ●, ●% (●) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 3 (tiga) tahun.
sebesar ●,●% (●) per tahun, berjangka waktu 3 (tiga) tahun. Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan Tahun yang Berakhir pada Tanggal
Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet Payment) sebesar 100% (seratus persen) dari Pokok Obligasi Seri B pada saat tanggal jatuh tempo. 31 Desember 2022
Jangka Waktu, Jatuh Tempo, dan Bunga Obligasi
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah pokok. Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi. Pembayaran Beban lain-lain Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp20.363 juta,
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah pokok. Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 2 Oktober 2024, sedangkan Pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo masing-masing Obligasi adalah pada tanggal mengalami peningkatan sebesar Rp3.340 juta atau 19,62% dibandingkan beban lain-lain untuk tahun yang berakhir
(tiga) bulan sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan dilakukan 12 Juli 2025 untuk Obligasi Seri A, dan 2 Juli 2027 untuk Obligasi Seri B. pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp17.023 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan biaya
operasional lain-lain Perseroan.
pada tanggal 2 Oktober 2024, sedangkan Pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo masing-masing OBLIGASI BERKELANJUTAN V WOM FINANCE TAHAP II DAN TAHAP SELANJUTNYA (JIKA ADA) AKAN DITENTUKAN KEMUDIAN. (vii) Laba Tahun Berjalan
Obligasi adalah pada tanggal 12 Juli 2025 untuk Obligasi Seri A, dan 2 Juli 2027 untuk Obligasi Seri B.
(dalam jutaan Rupiah)
PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
Jadwal pembayaran Bunga Obligasi adalah sebagaimana tercantum dalam tabel di bawah ini:
OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN SUATU JAMINAN KHUSUS, NAMUN DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN BAIK BARANG BERGERAK MAUPUN 31 Desember
Bunga ke- Seri A Seri B BARANG TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI SESUAI DENGAN KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN 1132 KITAB Keterangan
2023 2022
1 2 Oktober 2024 2 Oktober 2024
UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA. HAK PEMEGANG OBLIGASI ADALAH PARIPASSU TANPA PREFEREN DENGAN HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN LAIN BAIK YANG ADA
Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan 320.054 280.030
SEKARANG MAUPUN DI KEMUDIAN HARI, KECUALI HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN YANG DIJAMIN SECARA KHUSUS DENGAN KEKAYAAN PERSEROAN BAIK YANG TELAH
2 2 Januari 2025 2 Januari 2025 Beban Pajak Penghasilan 83.647 82.427
ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI SESUAI DENGAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN.
3 2 April 2025 2 April 2025 Total Laba Tahun Berjalan 236.407 197.603
4 12 Juli 2025 2 Juli 2025
PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI UNTUK SEBAGIAN ATAU SELURUH OBLIGASI SEBAGAI PELUNASAN ATAU SEBAGAI SURAT BERHARGA YANG DAPAT Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan Tahun yang Berakhir pada Tanggal
5 - 2 Oktober 2025 DIJUAL KEMBALI, DENGAN KETENTUAN BAHWA HAL TERSEBUT HANYA DAPAT DILAKUKAN 1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN. RENCANA PEMBELIAN 31 Desember 2022
6 - 2 Januari 2026 KEMBALI DIUMUMKAN SELAMBAT-LAMBATNYA 2 (DUA) HARI KALENDER SEBELUM TANGGAL PERMULAAN PENAWARAN PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI. SELAMBAT- Laba tahun berjalan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp236.407 juta
7 - 2 April 20266 LAMBATNYA 2 (DUA) HARI KERJA SETELAH DILAKUKANNYA PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI, PERSEROAN WAJIB MENGUMUMKAN PERIHAL PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI mengalami peningkatan sebesar Rp38.804 juta atau 19,64% dibandingkan laba tahun berjalan untuk tahun yang
8 - 2 Juli 2026 TERSEBUT PADA SITUS WEB EMITEN DAN SITUS WEB BURSA EFEK ATAU 1 (SATU) SURAT KABAR BERBAHASA INDONESIA BERPEREDARAN NASIONAL. KETERANGAN LEBIH berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp197.603 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan
9 - 2 Oktober 2026 LANJUT MENGENAI PEMBELIAN KEMBALI DIURAIKAN DALAM BAB I PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN. pendapatan pembiayaan konsumen, modal usaha, dan sewa pembiayaan - neto.
10 - 2 Januari 2027 (viii) Laba Komprehensif Tahun Berjalan
11 - 2 April 2027 RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO PEREKONOMIAN, DIMANA KONDISI PEREKONOMIAN MENJADI TANTANGAN UTAMA BAGI PERTUMBUHAN (dalam jutaan Rupiah)
12 - 2 Juli 2027 INDUSTRI KEUANGAN SAAT INI DIKARENAKAN PERTUMBUHAN YANG TIDAK PASTI.
31 Desember
Keterangan
Bunga Obligasi dihitung berdasarkan jumlah hari yang lewat terhitung sejak Tanggal Distribusi Obligasi Secara RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN DALAM PENAWARAN UMUM INI YANG ANTARA 2023 2022
Elektronik, dimana 1 (satu) bulan dihitung 30 (tiga puluh) hari dan 1 (satu) tahun dihitung 360 (tiga ratus enam puluh) hari LAIN DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG. Laba Tahun Berjalan 236.407 197.603
dan akan dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) terhitung sejak Tanggal Emisi pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi. Laba Komprehensif Lainnya - Neto Setelah Pajak 3.668 5.115
Bunga tersebut akan dibayarkan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening KSEI pada PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI YANG DIDAFTARKAN ATAS NAMA PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (“KSEI”) DAN AKAN Total Laba Komprehensif Tahun Berjalan 240.075 202.718
Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan Tahun yang Berakhir pada Tanggal
Jumlah Satuan Pemesanan 31 Desember 2022
PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI YANG DIDAFTARKAN ATAS NAMA PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (“KSEI”) DAN AKAN
Laba komprehensif tahun berjalan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar
Pemesanan Pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sebesar Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) atau DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI. Rp240.075 juta mengalami peningkatan sebesar Rp37.357 juta atau 18,43% dibandingkan laba tahun berjalan untuk
kelipatannya. tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp202.718 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh
Harga Penawaran Obligasi DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS SURAT HUTANG JANGKA PANJANG DARI peningkatan pendapatan pembiayaan konsumen, modal usaha, dan sewa pembiayaan - neto.
PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA Laba komprehensif lainnya - neto setelah pajak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah
Obligasi ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi. IdAA+ (DOUBLE A PLUS) sebesar Rp3.668 juta mengalami penurunan sebesar Rp1.447 juta atau 39,45% dibandingkan laba komprehensif
Satuan Pemindahbukuan dan Satuan Perdagangan Obligasi KETERANGAN LEBIH LANJUT TENTANG HASIL PEMERINGKATAN TERSEBUT DAPAT DILIHAT PADA BAB I PROSPEKTUS. lainnya - neto setelah pajak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp5.115 juta. Hal ini
terutama disebabkan karena terdapat pendapatan komprehensif berasal dari perhitungan aktuari yang dipengaruhi oleh
Satuan pemindahbukuan berarti satuan jumlah Obligasi yang dapat dipindahbukukan dari satu rekening efek ke PENCATATAN ATAS OBLIGASI YANG DITAWARKAN INI AKAN DILAKUKAN PADA BURSA EFEK INDONESIA perubahan tingkat diskonto dan perubahan program usia pensiun normal.
rekening efek lainnya. Satu satuan pemindahbukuan Obligasi mempunyai hak untuk mengeluarkan 1 (satu) suara PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI Analisis Laporan Posisi Keuangan
(Suara dikeluarkan dengan tertulis dan ditandatangani dengan menyebutkan nomor KTUR, kecuali Wali Amanat a. Aset
memutuskan lain) yaitu Rp1,- (satu Rupiah) atau kelipatannya.
(dalam jutaan Rupiah)
Satuan perdagangan berarti satuan pemesanan pembelian/perdagangan Obligasi dalam jumlah sekurang-kurangnya
31 Desember
Rp5.000.000,- dan/atau kelipatannya. Keterangan
2023 2022
Jaminan ASET
PT BNI Sekuritas PT DBS Vickers Sekuritas PT KB Valbury Sekuritas PT Maybank Sekuritas Indonesia PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
Obligasi ini tidak dijamin dengan suatu agunan khusus namun dijamin dengan seluruh harta kekayaan Emiten baik Indonesia (Terafiliasi) Kas dan Setara Kas - Neto 342.970 483.969
berupa barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang ada dikemudian hari sesuai Piutang Pembiayaan Konsumen - Neto 3.593.623 3.540.952
PENAWARAN OBLIGASI INI DIJAMIN SECARA KESANGGUPAN PENUH (FULL COMMITMENT)
dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan Pasal 1132 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Republik Indonesia.
WALI AMANAT Piutang Pembiayaan Modal Usaha - Neto 51.886 185.888
Hak Pemegang Obligasi adalah Paripasu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya, baik yang PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Piutang Sewa Pembiayaan - Neto 2.290.355 1.137.965
sekarang ada maupun yang akan ada dikemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus
Prospektus Ringkas ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 30 Mei 2024. Piutang Lain-lain - Neto 51.098 21.779
dengan kekayaan Perseroan, baik yang telah ada maupun yang akan ada dikemudian hari, dengan memperhatikan
Biaya Dibayar Dimuka dan Uang Muka 26.010 12.606
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Aset Tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan 81.769 65.034
Penyisihan Dana Pelunasan Pokok Obligasi (Sinking Fund) Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN Aset Hak-Guna - setelah dikurangi akumulasi
(dalam jutaan Rupiah)
Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana pelunasan Pokok Obligasi dengan pertimbangan untuk Analisis dan pembahasan kondisi keuangan serta hasil operasi Perseroan dalam bab ini harus dibaca bersama-sama penyusutan 92.273 81.426
mengoptimalkan penggunaan dana hasil Emisi sesuai dengan rencana penggunaan dana penerbitan Obligasi. 31 Desember dengan “Ikhtisar Data Keuangan Penting” dan laporan keuangan Perseroan beserta catatan atas laporan keuangan Aset Tidak Berwujud - setelah dikurangi akumulasi
Keterangan yang tercantum dalam Prospektus Ringkas ini. Analisis dan pembahasan oleh manajemen yang disajikan di bawah
2023 2022 penyusutan 49.463 42.834
Tata Cara Pembayaran Pokok Obligasi ini disusun berdasarkan laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
PENDAPATAN dan 31 Desember 2022. Aset Pajak Tangguhan - Neto 14.495 14.983
Penjelasan mengenai tata cara pembayaran pokok obligasi dapat dilihat lebih lanjut pada bagian dari Bab I dalam Tabel berikut ini menunjukkan ikhtisar data keuangan penting Perseroan yang disusun berdasarkan laporan keuangan Aset Lain-lain 41.773 58.790
Pembiayaan Konsumen, Modal Usaha, dan
Prospektus dengan judul “Tata Cara Pembayaran Pokok Obligasi”. Sewa Pembiayaan - Neto 1.700.753 1.414.831 Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 yang bersumber dari Total Aset 6.635.715 5.646.226
laporan keuangan Perseroan tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 yang seluruhnya tercantum dalam
Tata Cara Pembayaran Bunga Obligasi Bunga 12.774 11.094 Prospektus Ringkas. Posisi Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Posisi Tanggal 31 Desember 2022
Penjelasan mengenai tata cara pembayaran bunga obligasi dapat dilihat lebih lanjut pada bagian dari Bab I dalam Administrasi 41.284 45.516 Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 telah
diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja, (firma anggota dari Ernst & Young Global Limited) Jumlah aset Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp6.635.715 juta, mengalami peningkatan
Prospektus dengan judul “Tata Cara Pembayaran Bunga Obligasi”. Lain-lain 240.599 223.064 (“KAP PSS”) berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”) sebagaimana sebesar Rp989.489 juta atau 17,52% dibandingkan jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp5.646.226
Total Pendapatan 1.995.410 1.694.505 tercantum dalam laporan auditor independen No. 01246/2.1032/AU.1/09/0703-3/1/V/2024 tertanggal 3 Mei 2024 dan juta. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan Piutang sewa pembiayaan - neto sebesar Rp1.152.390 juta atau
Hak-Hak Pemegang Obligasi 101,27% untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
No. 01245/2.1032/AU.1/09/0240-3/1/V/2024 tertanggal 3 Mei 2024 yang ditandatangani oleh Yasir (Registrasi Akuntan
BEBAN Publik No. AP. 0703) dan Muhammad Kurniawan (Registrasi Akuntan Publik No. AP. 0240), masing-masing dengan tanggal 31 Desember 2022.
Penjelasan mengenai hak-hak pemegang obligasi dapat dilihat lebih lanjut pada bagian dari Bab I dalam Prospektus
Umum dan Administrasi 593.561 563.850 opini tanpa modifikasian. (i) Kas dan Setara Kas - Neto
dengan judul “Hak-Hak Pemegang Obligasi”.
Gaji dan Tunjangan 378.391 356.283 Laporan keuangan disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Pembahasan dalam bab ini Posisi Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Posisi Tanggal 31 Desember 2022
Pembatasan-Pembatasan Dan Kewajiban-Kewajiban Perseroan dapat mengandung pernyataan yang menggambarkan keadaan di masa mendatang (forward looking statement) dan
Beban Pendanaan dan Keuangan 309.881 261.994 merefleksikan pandangan Perseroan saat ini berkenaan dengan peristiwa dan kinerja keuangan di masa mendatang Kas dan setara kas - neto Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp342.970 juta, mengalami
Penjelasan mengenai pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban Perseroan dapat dilihat lebih lanjut pada Pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai 292.171 150.035 yang hasil aktualnya dapat berbeda secara material sebagai akibat dari faktor-faktor yang telah diuraikan dalam Bab penurunan sebesar Rp140.999 juta atau 29,13% dibandingkan kas dan setara kas - neto pada tanggal 31 Desember
bagian dari Bab I dalam Prospektus dengan judul “Pembatasan-Pembatasan Dan Kewajiban-Kewajiban Perseroan”. mengenai Risiko Usaha. 2022 sebesar Rp483.969 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh kenaikan kas neto yang digunakan untuk aktivitas
Penyusutan 78.434 63.071 operasi sehubungan dengan pemberian pembiayaan dan kenaikan kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi
Sebagai akibat dari pembulatan, penyajian jumlah beberapa informasi keuangan berikut ini dapat sedikit berbeda
Pembelian Kembali Obligasi Lain-lain 20.363 17.023 dengan penjumlahan yang dilakukan secara aritmatika. sehubungan dengan perolehan Aset Tetap dan aset tidak berwujud, serta penambahan nilai aset hak-guna.
Penjelasan mengenai pembelian kembali obligasi dapat dilihat lebih lanjut pada bagian dari Bab I dalam Prospektus Total Beban 1.672.801 1.412.256 Keuangan (ii) Piutang Pembiayaan Konsumen - Neto
dengan judul “Pembelian Kembali Obligasi”. Laba Sebelum Beban Pajak Final dan Beban Pajak Analisis dan pembahasan di bawah ini, khususnya untuk bagian-bagian yang menyangkut kinerja keuangan Perseroan, Posisi Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Posisi Tanggal 31 Desember 2022
Penghasilan 322.609 282.249 disusun berdasarkan laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan Piutang pembiayaan konsumen - neto Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp3.593.623 juta,
Kelalaian Perseroan 31 Desember 2022 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja, firma anggota dari Ernst mengalami peningkatan sebesar Rp52.671 juta atau 1,49% dibandingkan Piutang pembiayaan konsumen - neto pada
Beban Pajak Final 2.555 2.219 & Young Global Limited dan ditandatangani oleh Yasir dan Muhammad Kurniawan, berdasarkan Standar Audit yang
Penjelasan mengenai kelalaian Perseroan dapat dilihat lebih lanjut pada bagian dari Bab I dalam Prospektus dengan tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp3.540.952 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan penyaluran
Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan 320.054 280.030 ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia, masing-masing dengan Opini tanpa modifikasian. pembiayaan baru selama tahun 2023 sebesar Rp386.794 juta atau 12,46%. Pada tahun yang berakhir pada tanggal 31
judul “Kelalaian Perseroan”. Beban Pajak Penghasilan 83.647 82.427 1. Analisis Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Desember 2023 dan 31 Desember 2022, penyaluran pembiayaan baru Piutang pembiayaan konsumen - neto masing-
Rapat Umum Pemegang Obligasi (“RUPO”) Laba Tahun Berjalan 236.407 197.603 (dalam jutaan Rupiah) masing sebesar Rp3.490.888 juta dan Rp3.104.094 juta.
(iii) Piutang Pembiayaan Modal Usaha - Neto
Penjelasan mengenai Rapat Umum Pemegang Obligasi (“RUPO”) dapat dilihat lebih lanjut pada bagian dari Bab I dalam 31 Desember
Penghasilan Komprehensif Lain Keterangan Posisi Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Posisi Tanggal 31 Desember 2022
Prospektus dengan judul “Rapat Umum Pemegang Obligasi (“RUPO”)”. 2023 2022
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi Piutang pembiayaan modal usaha - neto Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp51.886 juta
Keterangan mengenai Wali Amanat Pendapatan mengalami penurunan sebesar Rp134.002 juta atau 72,09% dibandingkan Piutang pembiayaan modal usaha - neto
Keuntungan Aktuarial 4.702 6.558 pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp185.888 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh tidak ada penyaluran
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk telah ditunjuk sebagai Wali Amanat dalam penerbitan Obligasi sesuai dengan Pembiayaan Konsumen, Modal Usaha, dan
Pajak Penghasilan (1.034) (1.443) pembiayaan baru selama tahun 2023.
Sewa Pembiayaan - Neto 1.700.753 1.414.831
ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
Laba Komprehensif Lainnya - Neto Setelah Pajak 3.668 5.115 Bunga 12.774 11.094 (iv) Piutang Sewa Pembiayaan - Neto
Alamat Wali Amanat adalah sebagai berikut:
Total Laba Komprehensif Tahun Berjalan 240.075 202.718 Administrasi 41.284 45.516 Posisi Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Posisi Tanggal 31 Desember 2022
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Laba Per Saham Dasar (dinyatakan dalam Rupiah penuh) 67,90 56,76 Piutang sewa pembiayaan - neto Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp2.290.355 juta,
Lain-lain 240.599 223.064
Investment Services Division mengalami peningkatan sebesar Rp1.152.390 juta atau 101,27% dibandingkan Piutang sewa pembiayaan - neto
Total Pendapatan 1.995.410 1.694.505 pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp1.137.965 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan penyaluran
Trust and Corporate Services
Rasio-Rasio Keuangan Penting Beban pembiayaan baru selama tahun 2023 sebesar Rp1.024.962 juta atau 77,11%. Untuk tahun yang berakhir pada tanggal
BRI II Building 6th Floor
Umum dan Administrasi 593.561 563.850 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022, penyaluran pembiayaan baru Piutang sewa pembiayaan - neto masing-
Jl. Jend Sudirman Kav 44-46 31 Desember masing sebesar Rp2.354.107 juta dan Rp1.329.145 juta.
Keterangan Gaji dan Tunjangan 378.391 356.283
Jakarta 10210 2023 2022 (v) Piutang Lain-lain - Neto
Tel. (021) 575 8144 Beban Pendanaan dan Keuangan 309.881 261.994
Rasio Usaha (dalam %) Posisi Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Posisi Tanggal 31 Desember 2022
tcsoperation@corp.bri.co.id Pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai 292.171 150.035
Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan/Total Pendapatan 16,04% 16,53% Piutang lain-lain - neto Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp51.098 juta, mengalami
www.bri.co.id Penyusutan 78.434 63.071 peningkatan sebesar Rp29.319 juta atau 134,64% dibandingkan Piutang lain-lain - neto pada tanggal 31 Desember
Laba Tahun Berjalan/Total Pendapatan 11,85% 11,66%
Penjelasan mengenai wali amanat dapat dilihat lebih lanjut pada Bab XII dalam Prospektus dengan judul “Keterangan Lain-lain 20.363 17.023 2022 sebesar Rp21.779 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh adanya pencatatan Piutang aset tarikan pada tahun
Laba Tahun Berjalan/Total Ekuitas 13,94% 13,04% yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
tentang Wali Amanat.” Total Beban 1.672.801 1.412.256
Laba Tahun Berjalan/Total Aset 3,56% 3,50%
Laba Sebelum Beban Pajak Final dan (vi) Biaya Dibayar Dimuka dan Uang Muka
RENCANA PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM OBLIGASI Total Pendapatan/Total Aset 30,07% 30,01%
Beban Pajak Penghasilan 322.609 282.249 Posisi Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Posisi Tanggal 31 Desember 2022
Seluruh Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum ini. setelah dikurangi dengan biaya-biaya Emisi akan Beban Pajak Final 2.555 2.219 Biaya dibayar dimuka dan uang muka Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp26.010 juta,
Rasio Keuangan (x)
digunakan untuk modal kerja pembiayaan, termasuk namun tidak terbatas pada pembiayaan konsumen, pembiayaan Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan 320.054 280.030 mengalami peningkatan sebesar Rp13.404 juta atau 106,33% dibandingkan biaya dibayar dimuka dan uang muka
Total Liabilitas/Total Ekuitas 2,91x 2,73x pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp12.606 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan sewa dan uang
modal usaha, dan sewa pembiayaan. Beban Pajak Penghasilan 83.647 82.427
Total Liabilitas/Total Aset 0,74x 0,73x muka renovasi kantor dan uang muka dealer masing-masing sebesar Rp3.514 juta atau 85,42% dan Rp4.884 juta atau
Laba Tahun Berjalan 236.407 197.603 687,89% untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
Penjelasan mengenai rencana penggunaan dana dari hasil Penawaran Umum Obligasi dapat dilihat lebih lanjut pada Financing to Asset Ratio(1) 89,45% 86,16% tanggal 31 Desember 2022.
Bab II dalam Prospektus dengan judul “Penggunaan Dana Yang Diperoleh Dari Hasil Penawaran Umum” Current Ratio 1,88x 1,91x
Penghasilan Komprehensif Lain (vii) Aset Tetap
PERNYATAAN UTANG Interest Coverage Ratio 228,56% 232,46% Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi Posisi Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Posisi Tanggal 31 Desember 2022
Debt Service Coverage Ratio 14,34% 14,74% Keuntungan Aktuarial 4.702 6.558
Berdasarkan Laporan Keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Aset Tetap Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp81.769 juta, mengalami peningkatan sebesar
Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja, firma anggota dari Ernst & Young Global Limited dengan opini Rasio Saldo Piutang Pembiayaan terhadap Pinjaman 132,31% 129,70% Pajak Penghasilan (1.034) (1.443) Rp16.735 juta atau 25,73% dibandingkan Aset Tetap pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp65.034 juta. Hal ini
tanpa modifikasian yang ditandatangani oleh Yasir (Registrasi Akuntan Publik No.AP.0703) pada tanggal 3 Mei 2024, Rasio Saldo Piutang Pembiayaan Investasi dan Pembiayaan Laba Komprehensif Lainnya - Neto Setelah Pajak 3.668 5.115 terutama disebabkan oleh peningkatan perolehan Aset Tetap sebesar Rp20.936 juta atau 72,16% untuk tahun yang
Modal Usaha terhadap Total Saldo Piutang Pembiayaan 39,09% 26,89% berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.
Perseroan mempunyai liabilitas yang keseluruhannya berjumlah Rp4.939.793 juta. Total Laba Komprehensif Tahun Berjalan 240.075 202.718
Rasio Permodalan 35,03% 38,94% (viii) Aset Hak-Guna
Penjelasan mengenai pernyataan utang dapat dilihat pada Bab III dalam Prospektus dengan judul “Pernyataan Utang.” Laba Per Saham Dasar (dinyatakan dalam Rupiah
Modal Sendiri Modal Disetor 487,13% 435,17% penuh) 67,90 56,76 Posisi Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Posisi Tanggal 31 Desember 2022
IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING Aset hak-guna Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp92.273 juta, mengalami peningkatan
Pendapatan
Rasio Pertumbuhan (dalam %) sebesar Rp10.847 juta atau 13,32% dibandingkan aset hak-guna pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp81.426.
Berikut ini adalah ikhtisar data keuangan penting Perseroan berdasarkan laporan keuangan auditan Perseroan tanggal Rincian pendapatan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan perolehan aset hak-guna sebesar Rp23.676 juta atau 90,16% untuk
Total Pendapatan 17,76% 7,86% berikut:
31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022. tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31
Laba Tahun Berjalan 19,64% 79,54% (dalam jutaan Rupiah)
Desember 2022.
Angka-angka ikhtisar data keuangan penting di bawah ini disusun berdasarkan angka-angka yang dikutip dari dan Total Aset 17,52% 9,68% 31 Desember (ix) Aset Tidak Berwujud
harus dibaca dengan mengacu pada Laporan Keuangan Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 Total Liabilitas 19,57% 8,65% Keterangan
dan 31 Desember 2022. Laporan keuangan Perseroan untuk tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 telah 2023 2022 Posisi Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Posisi Tanggal 31 Desember 2022
Total Ekuitas 11,94% 12,61%
diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja, (firma anggota dari Ernst & Young Global Limited) Aset tidak berwujud Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp49.463 juta, mengalami peningkatan
Pembiayaan Konsumen, Modal Usaha, dan
(“KAP PSS”) berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”) sebagaimana Keterangan: Sewa Pembiayaan - Neto 1.700.753 1.414.831 sebesar Rp6.629 juta atau 15.48% dibandingkan aset tidak berwujud pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar
(1) Financing to Assets Ratio: perbandingan antara jumlah Piutang pembiayaan konsumen-neto, pembiayaan modal Rp42.834 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan perolehan aset tidak berwujud sebesar Rp4.917 atau
tercantum dalam laporan auditor independen No. 01246/2.1032/AU.1/09/0703-3/1/V/2024 tertanggal 3 Mei 2024 dan Bunga 12.774 11.094 52,13% untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
usaha-neto, dan sewa pembiayaan-neto dengan aset
No. 01245/2.1032/AU.1/09/0240-3/1/V/2024 tertanggal 3 Mei 2024 yang ditandatangani oleh Yasir (Registrasi Akuntan tanggal 31 Desember 2022.
RASIO KEUANGAN DI PERJANJIAN KREDIT ATAU LIABILITAS LAINNYA Administrasi 41.284 45.516
Publik No. AP. 0703) dan Muhammad Kurniawan (Registrasi Akuntan Publik No. AP. 0240), masing-masing dengan (x) Aset Pajak Tangguhan - Neto
opini tanpa modifikasian. Persyaratan Lain-lain 240.599 223.064
Uraian dan Keterangan 31 Desember 2023 31 Desember 2022 Posisi Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Posisi Tanggal 31 Desember 2022
Keuangan Total Pendapatan 1.995.410 1.694.505
Laporan Posisi Keuangan Aset pajak tangguhan - neto Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp14.495 juta, mengalami
Gearing Ratio (1) Sebesar-besarnya 10x 2,40x 2,22x
(dalam jutaan Rupiah) Pendapatan Perseroan terbesar berasal dari pendapatan pembiayaan konsumen yang merupakan pendapatan yang penurunan sebesar Rp488 juta atau 3,26% dibandingkan aset pajak tangguhan - neto Perseroan pada tanggal 31
Rasio non performing loan terhadap diperoleh dari kegiatan pembiayaan sepeda motor dan multiguna serta pembiayaan bersama. Di dalam transaksi Desember 2022 sebesar Rp14.983 juta. Komponen terbesar aset pajak tangguhan - neto berasal dari perbedaan waktu
Sebesar-besarnya
31 Desember piutang pembiayaan konsumen, modal 2,08% 1,63% kerjasama pembiayaan bersama, Perseroan menentukan tingkat bunga yang lebih tinggi ke nasabah daripada tingkat imbalan kerja.
Keterangan 5,00%
2023 2022 usaha, dan sewa pembiayaan(2) bunga yang ditetapkan oleh bank. Selisih bunga tersebut merupakan bagian dari pendapatan pembiayaan konsumen. (xi) Aset Lain-lain
ASET Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, Perseroan telah mematuhi seluruh persyaratan penting (i) Pendapatan Pembiayaan Konsumen, Modal Usaha, dan Sewa Pembiayaan - Neto Posisi Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Posisi Tanggal 31 Desember 2022
Kas dan Setara Kas - Neto 342.970 483.969 sehubungan dengan perjanjian dengan bank.
Pendapatan Perseroan terbesar berasal dari pendapatan pembiayaan konsumen yang merupakan pendapatan Aset lain-lain Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp41.773 juta, mengalami penurunan sebesar
Piutang Pembiayaan Konsumen - Neto 3.593.623 3.540.952 Keterangan: yang diperoleh dari kegiatan pembiayaan sepeda motor. Porsi pendapatan pembiayaan konsumen sepeda motor Rp17.017 juta atau 28,95% dibandingkan aset lain-lain pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp58.790 juta. Hal ini
Piutang Pembiayaan Modal Usaha - Neto 51.886 185.888 (1) Gearing Ratio: perbandingan jumlah pinjaman Bank dan pihak berelasi, hutang obligasi dan subordinasi dengan dibandingkan total pendapatan pembiayaan konsumen selama tahun 2023 dan 2022 masing-masing adalah 59,48% terutama disebabkan oleh penurunan taksiran tagihan pajak 2018, 2017, dan 2016 karena adanya pengembalian dari
Piutang Sewa Pembiayaan - Neto 2.290.355 1.137.965 jumlah ekuitas yang terdiri dari modal saham dan laba ditahan dan subordinasi. dan 73,04%. Kantor Pajak yang diterima Perseroan untuk tahun pajak 2018, 2017, 2016.
(2) Rasio non performing loan terhadap piutang pembiayaan konsumen, modal usaha, dan sewa pembiayaan:
Piutang Lain-lain - Neto 51.098 21.779 perbandingan jumlah piutang menunggak > 90 hari dengan jumlah piutang pembiayaan konsumen, modal usaha Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Tahun yang Berakhir pada Tanggal b. Liabilitas
Biaya Dibayar Dimuka dan Uang Muka 26.010 12.606 dan sewa pembiayaan. 31 Desember 2022
(dalam jutaan Rupiah)
Aset Tetap - Neto 81.769 65.034 PEMENUHAN RASIO SESUAI DENGAN POJK NO. 35 TAHUN 2018 Pendapatan Perseroan dari pembiayaan konsumen, modal usaha, dan sewa pembiayaan - neto untuk tahun yang
Aset Hak-Guna - Neto 92.273 81.426 berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 Rp1.700.753 juta, mengalami peningkatan sebesar Rp285.922 juta 31 Desember
Rasio Sesuai POJK No. 35 Tahun 2018 Ketentuan 31 Desember 2023 31 Desember 2022 Keterangan
Aset Tidak Berwujud - Neto 49.463 42.834 atau 20,21% dibandingkan pendapatan pembiayaan konsumen, modal usaha, dan sewa pembiayaan - neto untuk 2023 2022
Rasio saldo piutang pembiayaan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp1.414.831 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh
Aset Pajak Tangguhan - Neto 14.495 14.983 - 132,31% 129,70% LIABILITAS
terhadap pinjaman peningkatan Piutang pembiayaan Piutang sewa pembiayaan - neto yang mengalami peningkatan sebesar Rp1.152.390
Aset Lain-lain 41.773 58.790 juta atau 101,27% dari Rp1.137.965 juta pada tanggal 31 Desember 2022 menjadi Rp2.290.355 juta pada tanggal 31 Utang Bank 2.626.237 2.350.136
Total Aset 6.635.715 5.646.226 Rasio saldo piutang pembiayaan
investasi dan pembiayaan modal Desember 2023. Biaya yang Masih Harus Dibayar 86.702 65.452
LIABILITAS Minimal 10% 39,09% 26,89%
usaha terhadap total saldo piutang (ii) Pendapatan Bunga Utang Pajak 50.699 41.097
Utang Bank 2.626.237 2.350.136 pembiayaan
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Tahun yang Berakhir pada Tanggal Utang Lain-lain 181.869 136.719
Biaya yang Masih Harus Dibayar 86.702 65.452 Rasio permodalan Minimal 10% 35,03% 38,94% 31 Desember 2022
Utang Pajak 50.699 41.097 Liabilitas Sewa 41.142 46.396
Modal sendiri modal disetor Minimal 50% 487,13% 435,17% Pendapatan Perseroan dari pendapatan bunga untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah
Utang Lain-lain 181.869 136.719 Utang Obligasi - Neto 1.660.253 1.200.615
Perhitungan dan pemenuhan ketentuan cadangan penyisihan penghapusan piutang pembiayaan sesuai dengan sebesar Rp 12.774 juta, mengalami peningkatan sebesar Rp1.680 juta atau 15,14% dibandingkan pendapatan bunga
Liabilitas Sewa 41.142 46.396 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp11.094 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh Liabilitas Imbalan Kerja 92.891 90.779
pasal 97 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor .35/POJK.05/2018 tentang penyelenggaraan usaha perusahaan
Utang Obligasi - Neto 1.660.253 1.200.615 pembiayaan dan perubahannya sebagaimana dimuat Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 7/POJK.05/2022 Tahun peningkatan jumlah saldo bank Perseroan yang menyebabkan peningkatan pendapatan bunga. Utang Subordinasi 200.000 200.000
Liabilitas Imbalan Kerja 92.891 90.779 2022 (“POJK No. 35 Tahun 2018 dan Perubahannya”), adalah sebagai berikut:
(iii) Pendapatan Administrasi Total Liabilitas 4.939.793 4.131.194
Utang Subordinasi 200.000 200.000 1. Lancar = 1% dari sisa pokok piutang dikurangi nilai agunan.
2. Dalam perhatian khusus = 5% dari sisa pokok piutang dikurangi nilai agunan. Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Tahun yang Berakhir pada Tanggal
Total Liabilitas 4.939.793 4.131.194 Posisi Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Posisi Tanggal 31 Desember 2022
3. Kurang lancar = 15% dari sisa pokok piutang dikurangi nilai agunan 31 Desember 2022
EKUITAS 4. Diragukan = 50% dari sisa pokok piutang dikurangi nilai agunan Jumlah liabilitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp4.939.793 juta, mengalami peningkatan
5. Macet = 100% dari sisa pokok piutang dikurangi nilai agunan Pendapatan Perseroan dari pendapatan administrasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
Modal Dasar sebesar Rp808.599 juta atau 19,57% dibandingkan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar
adalah sebesar Rp41.284 juta, mengalami penurunan sebesar Rp4.232 juta atau 9,30% dibandingkan pendapatan Rp4.131.194 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh aktivitas pendanaan Perseroan dari penambahan Utang bank dan
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 348.148 348.148 Untuk setiap kriteria tersebut Perseroan telah menghitung cadangan kerugian penurunan nilai Piutang menurut Pasal administrasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp45.516 juta.
98 POJK No.35 Tahun 2018 adalah sebesar Rp74.969 juta sedangkan cadangan kerugian penurunan nilai Piutang penerimaan dari penerbitan Utang Obligasi - neto masing-masing sebesar Rp2.270.000 juta dan Rp1.000.000 juta untuk
Modal Disetor Lainnya 160.190 160.190 tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
pembiayaan konsumen, modal usaha, dan sewa yang telah dicatat oleh Perseroan pada 31 Desember 2023 adalah (iv) Pendapatan Lain-lain
Pengukuran Kembali Liabilitas Imbalan Kerja - Neto sebesar Rp212.688 juta sehingga Perseroan sudah memenuhi ketentuan Peraturan OJK diatas.
Setelah Pajak 45.600 41.932 Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Tahun yang Berakhir pada Tanggal (i) Utang Bank
Total piutang Pihak berelasi yang tercatat sampai dengan 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing 31 Desember 2022
Saldo laba: adalah sebesar Rp986 juta dan Rp1.182 juta atau masing-masing sebesar 0,06% dan 0,08% terhadap total ekuitas Posisi Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Posisi Tanggal 31 Desember 2022
Cadangan Umum 22.500 20.000 Perseroan yang tercatat pada laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember Pendapatan lain-lain Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp240.599 Utang bank Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp2.626.237 juta, mengalami peningkatan
Belum Ditentukan Penggunaannya 1.119.484 944.762 2023 dan 31 Desember 2022. juta, mengalami peningkatan sebesar Rp17.535 juta atau 7,86% dibandingkan pendapatan lain-lain untuk tahun yang sebesar Rp276.101 juta atau 11,75% dibandingkan Utang bank pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp2.350.136
Perseroan tidak memiliki transaksi pemberian pembiayaan kepada 1 (satu) Debitur yang bukan merupakan Pihak terkait berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp223.064 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan juta. Hal ini terutama disebabkan oleh aktivitas pendanaan Perseroan dari penambahan Utang bank sebesar
Total Ekuitas 1.695.922 1.515.032
melebihi 20% (dua puluh persen) maupun 1 (satu) kelompok Debitur yang bukan merupakan Pihak terkait melebihi 50% pendapatan pelunasan awal konsumen sebesar Rp14.214 juta atau 30,54% untuk tahun yang berakhir pada tanggal Rp2.270.000 juta lebih besar dibandingkan dengan pembayaran Utang bank sebesar Rp1.994.610 juta untuk tahun
Total Liabilitas dan Ekuitas 6.635.715 5.646.226 (lima puluh persen) dari total ekuitas Perseroan. 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022. yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
Page 5
9 GENERAL
kamis, 30 MEI 2024
Bank Tanah Dorong Pertumbuhan
Ekonomi Baru di IKN
“P
Jakarta – Badan Bank Tanah menciptakan mesin emanfaatan tanah Abadi (TKA) dengan luas 4.162 Badan Bank Tanah dapat mem-
di atas HPL Badan ha diambilalih negara setelah izin berikan hak manfaat atas tanah
penggerak ekonomi di daerah mitra Ibu Kota Nusantara Bank Tanah upaya penggunaan berakhir pada 2019, itu, kata dia, melalui skema kerja
(IKN) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi ciptakan ekonomi dan diserahkan kepada Badan Bank sama pemanfaatan di atas HPL yang
berkeadilan serta Tanah dengan status hak pengelo- dikelola kepada pihak ketiga atau
Kalimantan Timur (Kaltim) melalui kerja sama membangun "magnet" pertumbuhan laan lahan (HPL) pada 2022. swasta berbadan hukum maupun
ekonomi baru," jelas Kepala Badan Lahan itu berada di wilayah perorangan.
pemanfaatan hak pengelolaan lahan (HPL) seluas 4.162 Bank Tanah Parman Nataatmadja Kelurahan Gersik, Jenebora, Pantai "Kerja sama di atas HPL bisa
hektare (ha). dalam keterangan pers dikutip dari Lango dan Riko Kecamatan Pena- diberikan berupa status hak guna
Antara, Rabu, 29 Mei 2024. jam, serta sebagian di wilayah Kelu- usaha (HGU), hak guna bangunan
Oleh Edo Rusyanto Lahan bekas hak guna usaha rahan Maridan, Kecamatan Sepaku, (HGB) atau hak pakai di atas HPL
(HGU) PT Triteknik Kalimantan Kabupaten Penajam Paser Utara. Badan Bank Tanah itu," tambahnya.
(ii) Biaya yang Masih Harus Dibayar Posisi Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Posisi Tanggal 31 Desember 2022 Kegiatan Usaha Perseroan berdasarkan Anggaran Dasar dan/atau KBLI: PEMASARAN
Rincian biaya yang masih harus dibayar untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember Jumlah ekuitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp1.695.922 juta, mengalami peningkatan 1. Pembiayaan investasi yang dilakukan dengan cara: Perseroan mengoptimalkan pembaharuan core system secara menyeluruh di semua kantor jaringan yang didukung
2022 adalah sebagai berikut: sebesar 180.890 juta atau 11,94% dibandingkan dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2022 yang sebesar I. Sewa Pembiayaan (Finance Lease); dengan new mobile survey dan new mobile collection, sehingga proses akuisisi kredit lebih berkualitas dan efisien.
Rp1.515.032 juta. Hal ini disebabkan oleh pencapaian laba tahun berjalan untuk tahun yang berakhir pada tanggal II. Jual dan Sewa Balik (Sale and Leaseback); Selain itu, membuka jaringan distribusi digital melalui Kerjasama dengan platform-platform digital yang telah ada.
(dalam jutaan Rupiah) III. Anjak Piutang dengan Pemberian Jaminan dari Penjual Piutang (Factoring With Recourse); Digitalisasi produk dan layanan yang terus disempurnakan didukung dengan pengembangan SDM yang profesional.
31 Desember 2023 sebesar Rp236.407 juta.
IV. Anjak Piutang tanpa Pemberian Jaminan dari Penjual Piutang (Factoring Without Recourse);
31 Desember 2. Arus Kas V. Pembelian dengan Pembayaran Secara Angsuran; Perseroan terus memperkuat permodalan yang bersumber dari fasilitas modal kerja perbankan dan penerbitan Obligasi
Keterangan Berkelanjutan V WOM Finance Tahap I Tahun 2024 yang digunakan untuk mendukung aktivitas pembiayaan Perseroan.
2023 2022 (dalam jutaan Rupiah) VI. Pembiayaan Proyek;
VII. Pembiayaan Infrastruktur; dan/atau Daerah pemasaran produk Perseroan terbagi dalam 5 wilayah yaitu:
Pihak Ketiga VIII. Pembiayaan lain setelah terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari OJK.
31 Desember • Jabodebek dan Banten;
- Komisi dan Bonus Karyawan 50.000 40.000 Keterangan 2. Pembiayaan Modal Kerja yang dilakukan dengan cara:
2023 2022 I. Jual dan Sewa Balik (Sale and Leaseback); • Jawa Timur, Bali, Kalimantan, Sulawesi;
- Bunga 30.657 20.593 II. Anjak Piutang dengan Pemberian Jaminan dari Penjual Piutang (Factoring With Recourse); • Jawa Tengah;
Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Operasi (685.596) (113.197)
- Lain-lain 2.565 2.566 III. Anjak Piutang tanpa Pemberian Jaminan dari Penjual Piutang (Factoring Without Recourse); • Jawa Barat; dan
Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi (115.069) (65.605) IV. Fasilitas Modal Usaha; dan/atau • Sumatera.
Subtotal 83.222 63.159 V. Pembiayaan lain setelah terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari OJK.
Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan 659.784 213.454 3. Pembiayaan Multiguna, yang dilakukan dengan cara: Berikut merupakan pendapatan Perseroan berdasarkan daerah pemasaran berdasarkan pada tahun 2023:
Pihak Berelasi I. Sewa Pembiayaan (Finance Lease);
(Penurunan) Kenaikan Neto Kas dan Setara Kas (140.881) 34.652 • Jabodebek dan Banten
- Bunga 3.480 2.293 II. Pembelian dengan Pembayaran Secara Angsuran;
Kas dan Setara Kas Awal Tahun 484.648 449.996 III. Fasilitas Dana; dan/atau 24 % 24 % • Jawa Timur, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi
Total 86.702 65.452 IV. Pembiayaan lain setelah terlebih dahulu mendapat persetujuan dari OJK. • Jawa Tengah
Kas dan Setara Kas Akhir Tahun 343.767 484.648 10 %
4. Kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan persetujuan dari OJK. 27 % • Jawa Barat
Posisi Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Posisi Tanggal 31 Desember 2022 Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Operasi 5. Menyediakan pembiayaan dan/atau melakukan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah, sesuai dengan 15 %
ketentuan yang ditetapkan oleh OJK, Pemerintah dan/atau Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia • Sumatera
Biaya yang masih harus dibayar Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp86.702 juta, mengalami Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Tahun yang Berakhir pada Tanggal yang berlaku sebagai berikut:
peningkatan sebesar Rp21.250 juta atau 32,47% dibandingkan biaya yang masih harus dibayar pada tanggal 31 31 Desember 2022 i. Pembiayaan jual beli yang dilakukan dengan menggunakan akad: Pembiayaan konsumen terbagi dalam dua jenis, yakni Pembiayaan Konvensional dan Pembiayaan Syariah, meliputi:
Desember 2022 yang sebesar Rp65.452 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan biaya yang masih harus Kas neto digunakan untuk aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 a) Murabahah; A. Pembiayaan Konvensional
dibayar - bunga sebesar Rp11.251 juta atau 49,16% dan komisi dan bonus karyawan sebesar Rp10.000 juta atau adalah sebesar Rp685.596 juta, mengalami peningkatan sebesar Rp572.399 juta atau 505,67% dibandingkan kas b) Salam; dan/atau a. Pembiayaan Multiguna Barang merupakan produk Pembiayaan WOM Finance yang bergerak di bidang
25,00% untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada c) Istishna’. pembiayaan pembelian motor baru secara kredit untuk berbagai pilihan merek dengan proses yang mudah
neto digunakan untuk aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar
tanggal 31 Desember 2022. ii. Pembiayaan investasi yang dilakukan dengan menggunakan akad: dan cepat, terdiri atas:
Rp113.197 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan pembayaran kas terkait dengan transaksi sehubungan a) Mudharabah;
dengan pembiayaan sebesar Rp1.144.465 juta atau 26,10% untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 ● Pembiayaan Motor Baru
(iii) Utang Pajak b) Musyarakah; ● Pembiayaan Motor Bekas
dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022. c) Mudharabah Musytarakah; dan/atau
Rincian dari utang pajak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 adalah b. Pembiayaan Multiguna Jasa merupakan fasilitas Pinjaman Dana dan Kredit Multiguna/Jasa dengan
Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi d) Musyarakah Mutanaqishah jaminan BPKB, terdiri atas:
sebagai berikut: iii. Pembiayaan jasa yang dilakukan dengan menggunakan akad:
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Tahun yang Berakhir pada Tanggal ● Pembiayaan Multiguna MotorKu
(dalam jutaan Rupiah) a) Ijarah;
31 Desember 2022 b) Ijarah Muntahiyah Bittamlik; ● Pembiayaan Multiguna MobilKu
31 Desember c) Hawalah atau Hawalah bil Ujrah; ● Fasilitas Dana MotorKu
Keterangan Kas neto digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 ● Fasilitas Dana Mobilku
adalah sebesar Rp115.069 juta, mengalami peningkatan sebesar Rp49.464 juta atau 75,40% dibandingkan kas neto d) Wakalah atau Wakalah bil Ujrah;
2023 2022 e) Kafalah atau Kafalah bil Ujrah; c. Pembiayaan Investasi - Sale and Leaseback MobilKu merupakan Pembiayaan barang dan / atau jasa yang
digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar f) Ju’alah; dan/atau diberikan kepada debitur untuk keperluan investasi dengan jaminan BPKB Mobil
Utang Pajak:
Rp65.605 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan perolehan Aset Tetap, aset tidak berwujud, dan aset g) Qardh. d. Pembiayaan Modal Kerja merupakan Pembiayaan jaminan BPKB Mobil yang bertujuan untuk modal kerja
- PPN 493 456 hak-guna masing-masing sebesar Rp20.936 juta atau 72,16%, Rp4.917 atau 52,13%, dan Rp23.676 juta atau 90,16% (produktif) dengan cara sales and lease back (Jual dan Sewa Balik), terdiri atas:
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal Selain kegiatan usaha sebagaimana dimaksud di atas, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha penunjang ● Fasilitas Modal Usaha MotorKu
Pajak Penghasilan lainnya sebagai berikut:
31 Desember 2022. ● Fasilitas Modal Usaha MobilKu
- Pasal 29 47.656 38.930 a. Sewa operasi (operating lease); ● Sale and Leaseback MobilKu
Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan
- Pasal 21 1.669 944 b. Kegiatan berbasis fee sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di sektor
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Tahun yang Berakhir pada Tanggal jasa keuangan; dan/atau B. Pembiayaan Syariah
- Pasal 23 515 355 c. Mengusahakan usaha-usaha lain yang berhubungan langsung maupun tidak langsung dengan maksud tersebut a. Pembiayaan Syariah merupakan pembiayaan pembelian motor baru/logam mulia secara kredit dengan
31 Desember 2022
di atas yang pelaksanaannya tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku menggunakan prinsip syariah dan menggunakan akad Murabahah (jual beli), teridiri atas:
- Pasal 4 (2) 366 412 Kas neto diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 ● Pembiayaan Motor Baru
di Negara Republik Indonesia.
Total 50.699 41.097 adalah sebesar Rp659.784 juta, mengalami peningkatan sebesar Rp446.330 juta atau 209,10% dibandingkan kas ● Pembiayaan Logam Mulia MASKu
neto diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 Namun kegiatan usaha yang dijalankan Perseroan saat ini adalah:
- Pembiayaan Investasi; JARINGAN KERJA
Posisi Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Posisi Tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp213.454 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan penambahan Utang bank dan penerimaan dari - Pembiayaan Modal Kerja; Sebagai perusahaan pembiayaan yang terkonsentrasi pada ritel atau perorangan sebagai target usaha, Perseroan
Utang pajak Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp50.699 juta, mengalami peningkatan penerbitan Utang Obligasi - neto masing-masing sebesar Rp30.000 juta atau 1,34% dan Rp200.000 juta atau 25,00% - Pembiayaan Multiguna; dan
serta penurunan pelunasan Utang Obligasi sebesar Rp380.200 juta atau 41,33% untuk tahun yang berakhir pada mengembangkan jaringan kerja dengan membuka kantor cabang. Perseroan telah berhasil meningkatkan jumlah kantor
sebesar Rp9.602 juta atau 23,36% dibandingkan Utang pajak pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp41.097 juta. - Pembiayaan Syariah cabangnya dari tahun ke tahun setelah melalui survey yang cukup mendalam sebelum membuka dan menempatkan
tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.
Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan Utang pajak penghasilan pasal 29 sebesar Rp8.726 juta atau 22,41% Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham Perseroan kantor cabangnya. Per 31 Maret 2024, Perseroan telah memiliki 201 Kantor Jaringan, yang terdiri dari 165 kantor
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal Penerimaan kas terutama berasal dari cash collection atas pembayaran angsuran Piutang konsumen, yang digunakan cabang termasuk 44 kantor cabang yang melakukan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah dan 36 KSKC
Susunan pemegang saham Perseroan dengan kepemilikan mencapai 5% (lima persen) atau lebih berdasarkan Daftar
31 Desember 2022. sebagai sumber dana untuk kegiatan operasional Perseroan antara lain memenuhi kewajibannya untuk pelunasan Pemegang Saham per tanggal 31 Maret 2024 yang dikeluarkan oleh PT Sinartama Gunita selaku Biro Administrasi Efek termasuk 1 KSKC yang melakukan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah yang tersebar di pulau Jawa, Bali,
Utang bank, Utang Obligasi, perolehan Aset Tetap, perolehan aset hak guna, dan biaya operasional Perseroan lainnya. Perseroan adalah sebagai berikut: Nusa Tenggara, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bangka, dan Batam. Sebagian besar kantor cabang dan KSKC
(iv) Utang Lain-lain
Laba Tahun Berjalan/Total Aset terkonsentrasi di wilayah Indonesia Barat khususnya pulau Jawa, Bali dan Sumatera yang diperkirakan telah mencakup
Rincian utang lain-lain untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 adalah Nilai Nominal Rp100 per saham sebagian besar wilayah utama pemasaran sepeda motor.
sebagai berikut: Laba Tahun Berjalan/Total Aset adalah kemampuan aset Perseroan dalam menghasilkan laba bersih yang dihitung dari Keterangan Persentase
Jumlah Saham Jumlah Nominal OPERASIONAL
(dalam jutaan Rupiah) laba bersih tahun berjalan dibagi dengan jumlah aset Perseroan pada akhir tahun. (%)
(lembar) (Rp) Proses Pembiayaan
Rasio Laba Tahun Berjalan/Total Aset Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31
31 Desember Desember 2022 adalah sebagai berikut: Pelaksanaan penerimaan calon nasabah diawali dengan adanya informasi pengajuan aplikasi kredit dari Dealer/Agen
Keterangan Modal Dasar 5.000.000.000 500.000.000.000
2023 2022 yang telah bekerjasama dengan WOM Finance. Credit Marketing Officer berkoordinasi dengan Branch Marketing Head
31 Desember Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh: melakukan pooling order dan pemeriksaan data-data calon nasabah di database untuk mengetahui apakah masuk
Pihak Ketiga Keterangan di daftar nasabah dalam perhatian atau tidak, apabila masuk di daftar nasabah dalam perhatian, maka aplikasi akan
2023 2022 PT Bank Maybank Indonesia, Tbk 2.349.646.729 234.964.672.900 67,49
- Utang Dealer 22.410 16.648 ditolak; dan apabila tidak masuk di daftar nasabah dalam perhatian, maka Credit Marketing Officer WOM Finance
Laba Tahun Berjalan/Total Aset 3,56% 3,50% PT Wahana Makmur Sejati 870.600.000 87.060.000.000 25,01
akan melakukan survei atas calon nasabah yang bersangkutan dengan melakukan kunjungan langsung. Kunjungan
- Utang Promosi 21.001 23.508 Kepemilikan masyarakat dibawah 5% 261.234.751 26.123.475.100 7,50 tersebut dimaksudkan untuk menilai kelayakan kredit calon nasabah dengan mencermati kondisi lingkungan sekitar
Peningkatan laba tahun berjalan/total aset Perseroan dari sejak 31 Desember 2022 sampai dengan 31 Desember 2023, Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 3.481.481.480 348.148.148.000 100,00 tempat tinggal calon nasabah dan melakukan verifikasi atas kelayakan kredit calon nasabah. Selanjutnya dilakukan
- Utang Asuransi 19.430 20.418
terutama dipengaruhi oleh adanya peningkatan laba tahun berjalan. proses evaluasi kelayakan kredit oleh Credit Analyst Centralize. Hal yang sangat diperhatikan dalam analisa kredit
- Setoran Konsumen 3.059 3.976 Saham dalam Portepel 1.518.518.520 151.851.852.000
Laba Tahun Berjalan/Total Ekuitas tersebut adalah karakter dan kemampuan calon nasabah yang bersangkutan dalam melakukan pembayarannya.
- Utang Pembiayaan - Kendaraan - 220 Pengurusan dan Pengawasan Berdasarkan hasil dari analisa kredit tersebut, Credit Analyst Centralize akan memberikan rekomendasi pemberian
Rasio laba tahun berjalan/total ekuitas dipergunakan untuk mengetahui kemampuan Perseroan meraih laba dari modal yang
kredit untuk mendapatkan persetujuan dari Komite Kredit sesuai dengan wewenang dan batasan persetujuan kredit
- Lain-lain 98.814 57.421 ditanamkan dan dicerminkan melalui perbandingan antara laba bersih tahun berjalan dengan ekuitas Perseroan pada akhir tahun. Dewan Komisaris yang telah ditetapkan Perseroan untuk setiap tingkat jabatan Komite Kredit. Setelah mendapatkan persetujuan, maka
Subtotal 164.714 122.191 Rasio Laba Tahun Berjalan/Total Ekuitas Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perseroan No. 45 tanggal 28 Maret 2024, dibuat di hadapan Aulia WOM Finance akan menerbitkan pesanan pembelian (Purchase Order). Berdasarkan pesanan pembelian Dealer
2022 adalah sebagai berikut: Taufani, S.H., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, yang telah diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak menyerahkan unit sepeda motor kepada calon nasabah yang bersangkutan. Apabila terjadi penolakan pemberian
Pihak-pihak Berelasi
Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana telah diterima dan dicatat pada tanggal 4 April 2024 dengan Surat kredit, aplikasi nasabah dan dokumen pendukungnya akan ditempatkan pada database nasabah dalam perhatian.
- Utang Pembiayaan - Kendaraan 16.095 14.077 31 Desember Nomor AHU-AH.01.09-0137817.
PROSPEK USAHA
Keterangan
- Utang Asuransi 513 72 2023 2022 Dewan Direksi Perekonomian negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Eropa, dan Tiongkok diperkirakan akan melambat pada
- Utang Dealer 394 188 Laba Tahun Berjalan/Total Ekuitas 13,94% 13,04% Berdasarkan: tahun 2024. Inflasi yang tetap tinggi di AS mendorong pengetatan moneter yang berlanjut meski sedikit berkurang
a. Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perseroan No. 93 tanggal 30 Maret 2023, dibuat dihadapan Aulia Taufani, dibanding tahun sebelumnya. Sementara pertumbuhan ekonomi Tiongkok akan melambat sebagai dampak dari krisis
- Utang atas Transaksi Pembiayaan Bersama 153 191 Peningkatan laba tahun berjalan/total ekuitas Perseroan dari sejak 31 Desember 2022 sampai dengan 31 Desember properti dan sektor manufaktur yang melemah.
S.H.,Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan yang telah diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi
Subtotal 17.155 14.528 2023, terutama dipengaruhi oleh adanya peningkatan laba tahun berjalan. Manusia Republik Indonesia sebagaimana telah diterima dan dicatat pada tanggal 6 April 2023 dengan Surat Berbeda dengan negara-negara maju, perekonomian Indonesia diprediksi akan tumbuh lebih tinggi pada tahun
Total 181.869 136.719 No. AHU-AH.01.09-0108443 dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0070357.AH.01.11.Tahun 2023 depan yang ditopang dari meningkatnya sektor manufaktur, infrastruktur, dan teknologi. World Bank memperkirakan
FAKTOR RISIKO tanggal 6 April 2023; dan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan menjadi yang tertinggi diantara negara-negara anggota G20.
Posisi Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Posisi Tanggal 31 Desember 2022 Dalam menjalankan aktivitas usaha, perseroan tidak terlepas dari berbagai risiko usaha baik secara makro maupun b. Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perseroan No. 5 tanggal 11 Januari 2024, dibuat di hadapan Aryanti Artisari, Selain itu, pertumbuhan ekonomi global akan dipengaruhi oleh eskalasi ketegangan geopolitik di beberapa wilayah.
Utang lain-lain Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp181.869 juta, mengalami peningkatan mikro yang dapat mempengaruhi hasil usahanya. berikut adalah beberapa risiko yang dihadapi perseroan yang telah S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan yang telah diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Penurunan tensi konflik akan memberikan pengaruh positif bagi ekonomi dan begitu pula sebaliknya, terutama
disusun dari paling berat hingga paling ringan berdasarkan bobot risiko dan dampak keuangan pada perseroan. Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana telah diterima dan dicatat pada tanggal 18 Januari 2024 dampaknya terhadap harga komoditas energi dan supply chain global.
sebesar Rp45.150 juta atau 33,02% dibandingkan Utang lain-lain pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp136.719 dengan Surat No. AHU-AH.01.09-0024410 dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0012401.AH.01.11.
juta. Hal ini disebabkan oleh peningkatan Utang dealer sebesar Rp5.968 juta atau 35,45% untuk tahun yang berakhir sesuai dengan bobot risiko dan dampak keuangan yang dijelaskan di bawah ini, risiko utama yang akan dihadapi
Tahun 2024 tanggal 18 Januari 2024: Di pasar keuangan, Bank Indonesia memproyeksikan tren suku bunga acuan Fed Fund Rate (FFR) diprediksi akan
pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022. perseroan adalah risiko pembiayaan yaitu risiko yang timbul jika nasabah/debitur mengalami kesulitan dalam membayar melandai terutama memasuki paruh kedua tahun 2024. Penurunan itu akan bergantung pada tingkat inflasi dan
angsuran dari fasilitas pembiayaan yang diterima nasabah, dan apabila jumlahnya material dapat mempengaruhi kinerja Susunan Dewan Komisaris dan Direksi sebagai berikut:
(v) Liabilitas Sewa perkembangan angkatan kerja yang diharapkan sesuai ekspektasi.
perseroan. Dewan Komisaris
Posisi Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Posisi Tanggal 31 Desember 2022 Dengan faktor-faktor di atas tersebut, perekonomian dunia pada tahun 2024 diprediksi melambat dengan risiko
A. Risiko Utama Yang Mempunyai Pengaruh Signifikan Terhadap Kelangsungan Usaha Perseroan Presiden Komisaris / Komisaris Independen : Sarastri Baskoro2) ketidakpastian yang tetap tinggi. Di tengah situasi tersebut, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia
Liabilitas sewa Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp41.142 juta, mengalami penurunan Risiko Perekonomian Komisaris : Thilagavathy Nadason sebesar 5,2% yang didukung terjaganya konsumsi masyarakat dan swasta serta investasi yang tetap tumbuh.
sebesar Rp5.254 juta atau 11,32% dibandingkan liabilitas sewa pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp46.396 Komisaris Independen : Myrnie Zachraini Tamin1)
juta. Hal ini terutama disebabkan oleh pembayaran sewa gedung yang jatuh tempo selama tahun 2023 lebih banyak B. Risiko Terkait Dengan Kegiatan Usaha Perseroan Komisaris Independen : Rallyati Arianto Wibowo, S.E2) Kondisi makro yang tetap kondusif akan berdampak terhadap penjualan sepeda motor. Diprediksi penjualan sepeda
dibandingkan dengan penambahan sewa gedung baru selama tahun 2023. 1. Risiko pasar motor pada tahun 2024 setidaknya akan menyamai pencapaian pada tahun sebelumnya di kisaran 6,2 juta unit
2. Risiko likuiditas Direksi kendaraan. Hal ini akan mempengaruhi industri pembiayaan terutama yang fokus pada pembiayaan sepeda motor.
(vi) Utang Obligasi - Neto Presiden Direktur : Djaja Suryanto Sutandar
3. Risiko kredit Bisnis Perseroan tetap fokus pada pembiayaan sepeda motor yang tetap prospektif. Selain itu, pembiayaan multiguna
Rincian dari utang obligasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 adalah 4. Risiko operasional Direktur : Wibowo yang memberikan margin tinggi akan terus ditingkatkan. Begitu pula dengan pembiayaan Logam Mulia yang
sebagai berikut: 5. Risiko reputasi Direktur : Anthony Yuarez Panggabean
Direktur : Njauw Vido Onadi semakin diminati oleh konsumen. Dilihat dari data historis, harga Logam Mulia cenderung meningkat dalam kondisi
6. Risiko hukum ketidakpastian. Hal ini mendorong konsumen untuk berinvestasi pada instrumen logam mulia.
(dalam jutaan Rupiah) Direktur : Cincin Lisa Hadi
7. Risiko strategis
8. Risiko kepatuhan Untuk masa jabatan Dewan Komisaris Perseroan yang berakhir pada saat ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan juga akan terus meningkatkan pembiayaan Investasi dan Modal Kerja untuk menambah sumber- sumber
31 Desember pendapatan. Implementasi sentralisasi kredit dengan dukungan digitalisasi akan terus dilanjutkan karena sudah terbukti
Keterangan Tahunan Perseroan pada tahun 2026, dengan ketentuan sebagai berikut:
2023 2022 C. Risiko Umum meningkatkan kualitas pembiayaan dan efisiensi proses bisnis.
1. Risiko perekonomian yang berkaitan dengan kegiatan usaha Perseroan 1) Masa jabatan Myrnie Zachraini Tamin berakhir pada 30 September 2024.
Nilai Nominal Obligasi 2. Risiko Persaingan 2) Pengangkatan Sarastri Baskoro sebagai Presiden Komisaris sekaligus Komisaris Independen Perseroan Untuk memperluas pangsa pasar, Perseroan akan terus mengembangkan kolaborasi dengan mitra-mitra digital
dan Rallyati Arianto Wibowo, S.E., sebagai Komisaris Independen Perseroan akan berlaku efektif setelah yang memiliki platform digital andal. Selain itu, kanal-kanal distribusi pembayaran juga akan terus dioptimalkan agar
- Pihak ketiga 1.539.000 1.152.800 3. Risiko Investasi atau aksi korporasi
mendapat persetujuan atas penilaian kemampuan dan kepatuhan di industri keuangan non-bank dari Otoritas konsumen semakin mudah dan nyaman dalam membayar angsuran.
4. Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku terkait dengan bidang usaha
- Pihak berelasi 124.000 50.000 Jasa Keuangan. Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan, Perseroan sedang dalam proses mempersiapkan Dengan strategi bisnis yang tepat, adaptif, dan responsif serta didukung dengan teknologi dan SDM berkompeten,
5. Risiko tuntutan atau gugatan hukum
dokumen-dokumen permohonan untuk mendapat persetujuan tersebut. Perseroan meyakini bisnisnya tetap prospektif dan tumbuh berkelanjutan pada masa mendatang.
Dikurangi Biaya Emisi Obligasi Ditangguhkan 6. Kegagalan emiten memenuhi peraturan perundang–undangan yang berlaku dalam industrinya
7. Risiko sosial dan keamanan Penunjukan para Dewan Komisaris dan Direksi tersebut di atas telah sesuai dengan POJK No. 33 Tahun 2014.
(setelah dikurangi akumulasi amortisasi sebesar Rp11.592 PERSAINGAN USAHA
8. Risiko ketentuan negara lain atau peraturan internasional Penjelasan mengenai Perseroan dapat dilihat lebih lanjut pada Bab VIII dalam Prospektus dengan judul “Keterangan
dan Rp16.614 pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022) Penjualan sepeda motor di pasar domestik menurut laporan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan
D. Risiko Investasi Yang Berkaitan Dengan Obligasi Tentang Perseroan, Kegiatan Usaha, Serta Kecenderungan dan Prospek Usaha.”
- Pihak ketiga (2.504) (2.074) sepeda motor domestik mencapai 6.236.992 unit sepanjang 2023. Angka tersebut naik 19,44% dibanding tahun
1. Risiko tidak likuidnya Obligasi yang ditawarkan. B. KEGIATAN USAHA PERSEROAN, SERTA KECENDERUNGAN, DAN PROSPEK USAHA sebelumnya (year-on-year/yoy). Pada 2022, penjualan sepeda motor domestik sebanyak 5.221.470 unit. Sepanjang
- Pihak berelasi (243) (111) 2. Risiko gagal bayar disebabkan kegagalan dari Perseroan untuk melakukan pembayaran bunga serta Di dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan telah memperoleh izin-izin pokok operasional perusahaan 2023 scooter masih mendominasi penjualan sepeda motor domestik di Indonesia, dengan kontribusi 89,73%. Kemudian
Utang Obligasi - Neto 1.660.253 1.200.615 hutang pokok pada waktu yang telah ditetapkan. pembiayaan termasuk untuk untuk menyelenggarakan kegiatan pembiayaan syariah antara lain sebagai berikut: sepeda motor jenis sport berkontribusi 5,19% dan underbone 5,08%. Selama tahun 2023 sendiri, Perseroan telah
Penjelasan mengenai risiko usaha dapat dilihat lebih lanjut pada Bab VI dalam Prospektus dengan judul “Faktor Risiko.” a. Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 135/KMK.06/2001 tanggal 20 Maret 2001 tentang menyalurkan pembiayaan sepeda motor baru sebanyak 67 ribu unit (sumber: Perseroan dan Asosiasi Industri Sepeda
Posisi Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Posisi Tanggal 31 Desember 2022 Pemberian Izin Usaha Perusahaan Pembiayaan kepada PT Wahana Ottomitra Multiartha. motor Indonesia).
Utang Obligasi - neto Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp1.660.253 juta, mengalami MANAJEMEN PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA SEMUA RISIKO USAHA YANG DIHADAPI OLEH b. Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No.KEP-252/NB.223/2015 tanggal 13 Juli 2015 tentang Untuk meningkatkan volume penjualan kendaraan sepeda motor, industri menekankan perlunya kolaborasi antar pihak
peningkatan sebesar Rp459.638 juta atau 38,28% dibandingkan Utang Obligasi - neto pada tanggal 31 Desember 2022 PERSEROAN DALAM MELAKSANAKAN KEGIATAN USAHA TELAH DIUNGKAPKAN DALAM PROSPEKTUS Pemberian Izin Pembukaan Unit Usaha Syariah Perusahaan Pembiayaan Kepada PT Wahana Ottomitra dari hulu ke hilir. Kerjasama ini perlu melibatkan peran pemerintah. Selain itu, industri harus bertahan di tengah tekanan
DAN TELAH DISUSUN BERDASARKAN BOBOT DAMPAK MASING-MASING RISIKO TERHADAP KEGIATAN Multiartha Tbk. dengan menyiapkan diri dan memperkuat bisnis model yang didukung oleh sumber daya manusia yang andal dan
sebesar Rp1.200.615 juta. Hal ini disebabkan oleh adanya penerbitan Utang Obligasi PUB IV Tahap III Tahun 2023
USAHA DAN KEUANGAN PERSEROAN. c. Surat Otoritas Jasa Keuangan No. S-5215/NB.111/2015 tanggal 25 September 2015 perihal Pembukaan Kantor kompeten. Pemanfaatan teknologi di tengah pandemi juga akan terus ditingkatkan.
Rp1.000.000 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023. Selain Kantor Cabang PT Wahana Ottomitra Multiartha, Tbk. Dalam menghadapi persaingan usaha, Perseroan telah menyiapkan serangkaian strategi-strategi yang menyesuaikan
(vii) Liabilitas Imbalan Kerja d. Rekomendasi dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia sesuai dengan Surat Dewan Syariah kondisi terkini, sebagai berikut:
INFORMASI TENTANG SEMUA KEJADIAN PENTING YANG TERJADI SETELAH TANGGAL LAPORAN Nasional Majelis Ulama Indonesia No. U-0877/DSN-MUI/XII/2023 tanggal 19 Desember 2023, perihal
Mutasi liabilitas imbalan kerja untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 AKUNTAN PUBLIK Rekomendasi Dewan Pengawas Syariah. ● Terus melakukan pengembangan potensi bisnis secara berkelanjutan, baik wilayah pembiayaan maupun kanal
adalah sebagai berikut: Kegiatan Usaha Perseroan berdasarkan Anggaran Dasar dan/atau KBLI adalah: distribusi untuk terus meningkatkan pertumbuhan bisnis terutama di luar pulau Jawa.
Sampai dengan tanggal diterbitkannya Prospektus ini hingga efektifnya Pernyataan Pendaftaran, tidak ada kejadian
(dalam jutaan Rupiah) ● Optimalisasi database atas konsumen potensial Perseroan melalui Customer Relationship Management (CRM)
penting yang terjadi setelah tanggal Laporan Auditor Independen tertanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 1. Pembiayaan Investasi yang dilakukan dengan cara: System.
2022 atas laporan keuangan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 yang telah ● Sewa Pembiayaan (Finance Lease);
31 Desember ● Terus melakukan perbaikan secara berkesinambungan terhadap proses inisiasi kredit dengan terus melakukan
Keterangan diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja, (firma anggota dari Ernst & Young Global Limited) ● Jual dan Sewa-Balik (Sale and Leaseback); evaluasi kebijakan dan prosedur kredit untuk menjaga kualitas portofolio yang sehat.
2023 2022 (“KAP PSS”) berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”) sebagaimana ● Anjak Piutang dengan Pemberian Jaminan dari Penjual Piutang (Factoring With Recourse); ● Terus melakukan pengembangan aplikasi KAWAN dengan berfokus kepada pemberian benefit yang maksimal
tercantum dalam laporan auditor independen No. 01246/2.1032/AU.1/09/0703-3/1/V/2024 tertanggal 3 Mei 2024 dan ● Anjak Piutang tanpa Pemberian Jaminan dari Penjual Piutang (Factoring Without Recourse); kepada konsumen serta berkolaborasi dengan mitra strategis, serta Established Credit Engine untuk mendukung
Kewajiban Karyawan Tetap
No. 01245/2.1032/AU.1/09/0240-3/1/V/2024 tertanggal 3 Mei 2024 yang ditandatangani oleh Yasir (Registrasi Akuntan ● Pembelian dengan Pembayaran Secara Angsuran;
● Pembiayaan Proyek; pertumbuhan bisnis Perseroan dengan tetap berfokus pada kualitas portofolio yang sehat.
Saldo Awal 80.895 85.108 Publik No. AP. 0703) dan Muhammad Kurniawan (Registrasi Akuntan Publik No. AP. 0240), masing-masing dengan
opini tanpa modifikasian. ● Pembiayaan Infrastruktur; dan/atau Implementasi Integrated Learning Management System, Talent Management System & Performance Management
Beban Imbalan Kerja Karyawan selama Tahun Berjalan 10.320 16.140 ● Pembiayaan lain setelah terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari OJK. System serta penerapan Certification Program (upskilling & reskilling) untuk terus meningkatkan kapabilitas, kompetensi
Manfaat yang Dibayarkan selama Tahun Berjalan: KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA, SERTA KECENDERUNGAN, DAN PROSPEK 2. Pembiayaan Modal Kerja yang dilakukan dengan cara: serta produktivitas karyawan.
USAHA ● Jual dan Sewa-Balik (Sale and Leaseback);
- Pembayaran Iuran (8.000) (12.000) ● Anjak Piutang dengan Pemberian Jaminan dari Penjual Piutang (Factoring With Recourse); Statistik Lembaga Pembiayaan Indonesia periode November 2023 yang diterbitkan oleh OJK, jumlah perusahaan
A. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN ● Anjak Piutang tanpa Pemberian Jaminan dari Penjual Piutang (Factoring Without Recourse); pembiayaan di Indonesia tercatat Berdasarkan sebanyak 148 perusahaan per 30 November 2023. Dari sisi aset,
- Pembayaran Manfaat (836) (1.795) Perseroan masuk dalam kelompok perusahaan pembiayaan beraset diatas Rp 5 triliun
● Fasilitas Modal Usaha; dan/atau
Jumlah yang Diakui di Penghasilan Komprehensif Lainnya (4.702) (6.558) Riwayat Singkat Perseroan ● Pembiayaan lain setelah terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari OJK. Penjelasan mengenai Kegiatan Usaha Perseroan dapat dilihat lebih lanjut pada Bab VIII dalam Prospektus.dengan judul
Subtotal 77.677 80.895 Perseroan berkedudukan di Kota Administrasi Jakarta Utara dan berkantor pusat di Altira Office Tower, Lantai 32, 33, 3. Pembiayaan Multiguna yang dilakukan dengan cara: “Keterangan Tentang Perseroan, Kegiatan Usaha, Serta Kecenderungan dan Prospek Usaha.”
● Sewa Pembiayaan (Finance Lease);
35 Jl. Yos Sudarso Kav. 85, Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, Kota Administrasi Jakarta Utara 14350,
Kewajiban Karyawan Kontrak dan Alih daya ● Pembelian dengan Pembayaran Secara Angsuran; PERPAJAKAN
didirikan semula dengan nama PT Jakarta-Tokyo Leasing adalah suatu perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan ● Fasilitas Dana; dan/atau
Saldo Awal 9.884 82 hukum Negara Republik Indonesia, berkedudukan di Jakarta Pusat berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas PT ● Pembiayaan lain setelah terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari OJK.
Beban Imbalan Kerja Karyawan selama Tahun Berjalan 5.425 9.802 Jakarta-Tokyo Leasing No. 179 tanggal 23 Maret 1982, yang telah diperbaiki dengan Akta Perubahan Naskah Pendirian 4. Kegiatan Usaha Pembiayaan lain berdasarkan persetujuan OJK. CALON PEMBELI OBLIGASI DALAM PENAWARAN UMUM INI DIHARAPKAN UNTUK BERKONSULTASI
dari Perseroan Terbatas PT Fuji Semeru Leasing No. 96 tanggal 15 Desember 1982, mengenai perubahan nama 5. Menyediakan pembiayaan dan/atau melakukan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah, sesuai dengan DENGAN KONSULTAN PAJAK MASING-MASING MENGENAI AKIBAT PERPAJAKAN YANG TIMBUL DARI
Manfaat yang Dibayarkan selama Tahun Berjalan (95) - Perseroan menjadi PT Fuji Semeru Leasing, akta mana keduanya dibuat oleh Kartini Muljadi, S.H., Notaris di Jakarta, ketentuan yang ditetapkan oleh OJK, Pemerintah dan/atau Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia PENERIMAAN BUNGA, PEMBELIAN, PEMILIKAN MAUPUN PENJUALAN OBLIGASI YANG DIBELI MELALUI
Subtotal 15.214 9.884 yang telah memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman sesuai Keputusan No. C2-3167-HT01.01.th82. tanggal 23 yang berlaku sebagai berikut: PENAWARAN UMUM INI.
Desember 1982, yang telah didaftarkan dalam buku daftar di kantor Panitera Pengadilan Negeri Jakarta berturut-turut ● Pembiayaan Jual Beli yang dilakukan dengan menggunakan akad:
Total 92.891 90.779 dibawah No. 21 dan No. 22 tanggal 5 Januari 1983, dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 26 - Murabahah; LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL
tanggal 1 April 1997, Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No.1248. - Salam; dan/atau
Posisi Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Posisi Tanggal 31 Desember 2022 - Istishna’. Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang berpartisipasi dalam rangka Penawaran Umum Obligasi ini adalah
Liabilitas imbalan kerja Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp92.891 juta, mengalami Struktur Permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan pada saat pendirian adalah sebagai berikut: ● Pembiayaan Investasi yang dilakukan dengan menggunakan akad: sebagai berikut:
penurunan sebesar Rp2.112 juta atau 2,33% dibandingkan liabilitas imbalan kerja pada tanggal 31 Desember 2022 - Mudharabah;
Saham Prioritas Saham Biasa - Musyarakah; Konsultan Hukum : Irma & Solomon Law Firm
sebesar Rp90.779 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh adanya penurunan biaya jasa lalu yang disebabkan oleh
(Nilai Nominal (Nilai Nominal - Mudharabah Musytarakah; dan/atau Akuntan Publik : KAP Purwantono, Sungkoro & Surja
perubahan program usia pensiun normal dari 55 tahun menjadi 56 tahun. - Musyarakah Mutanaqishoh.
Rp1.000.000,- per Saham) Rp1.000.000,- per Total Notaris : Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, SH.
(viii) Utang Subordinasi Saham) Total ● Pembiayaan Jasa yang dilakukan dengan menggunakan akad: Wali Amanat : PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
KETERANGAN Nilai Nominal (%)
Saham - Ijarah; Perusahaan Pemeringkat Efek : PT Pemeringkat Efek Indonesia
Rincian utang subordinasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 adalah Jumlah Jumlah (Rp) - Ijarah Muntahiyah Bittamlik;
Jumlah Jumlah
sebagai berikut: Nilai Nominal Nilai Nominal - Hawalah atau Hawalah bil Ujrah; Semua Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal bukan merupakan pihak terafiliasi dengan Perseroan
Saham Saham - Wakalah atau Wakalah bil Ujrah; sebagaimana didefinisikan dalam Undang-Undang Republik Indonesia No. 8 Tahun 1995 tanggal 10 November 1995
(dalam jutaan Rupiah) (Rp) (Rp)
- Kafalah atau Kafalah bil Ujrah; tentang Pasar Modal.
Modal Dasar 100 100.000.000 650 650.000.000 750 750.000.000 - Ju’alah; dan/atau
31 Desember
Keterangan Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh - Qardh. PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
2023 2022 6. Selain kegiatan usaha sebagaimana dimaksud pada angka 1-5 di atas, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan
1. PT Kawaguchi Indonesia 51 51.000.000 204 204.000.000 255 255.000.000 51 usaha penunjang lainnya sebagai berikut: Prospektus Obligasi dapat diperoleh pada masa Penawaran Umum yaitu 25 Juni 2024 sampai dengan 27 Juni 2024
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 200.000 200.000
2. PT Alam Raya Sewing Machine & 47 47.000.000 188 188.000.000 235 235.000.000 47 ● Sewa Operasi (operating lease); dari pukul 09.00 WIB sampai dengan 16.00 WIB, pada alamat di bawah ini:
Total 200.000 200.000 ● Kegiatan berbasis fee sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di
Metal Industries Ltd., sektor jasa keuangan; dan/atau PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI
Posisi Tanggal 31 Desember 2023 Dibandingkan dengan Posisi Tanggal 31 Desember 2022 3. Thamrin Siregar 2 2.000.000 8 8.000.000 10 10.000.000 2 ● Mengusahakan usaha-usaha lain yang berhubungan langsung maupun tidak langsung dengan maksud
Perubahan tingkat suku bunga tidak akan berdampak material pada Utang subordinasi Perseroan yang memiliki tingkat tersebut di atas yang pelaksanaannya tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang- PT BNI Sekuritas PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia PT KB Valbury Sekuritas Sahid
Jumlah Modal Ditempatkan dan 100 100.000.000 400 400.000.000 500 500.000.000 100 undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.
suku bunga tetap. Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022, Perseroan mencatat bunga yang masih Disetor Penuh Sudirman Plaza Indofood Tower Lt. 16 DBS Bank Tower, Ciputra World 1, Sudirman Centre Lantai 41, Unit AC,
harus dilunasi masing-masing sebesar Rp1.558 juta dan Rp1.558 juta. Namun kegiatan usaha yang dijalankan Perseroan saat ini adalah: Jl. Jend.Sudirman Kav. 76-78 Lantai 32 Jl. Jenderal Sudirman No.86,
Saham dalam Portepel 0 0 250 250.000.000 250 250.000.000 - Pembiayaan Investasi;
c. Ekuitas - Pembiayaan Modal Kerja; Jakarta 12910 Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5 Jakarta Pusat,
(dalam jutaan Rupiah) Nama Perseroan berubah menjadi PT Wahana Ottomitra Multiartha berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. - Pembiayaan Multiguna; dan Telepon: (021) 2554 3946 Jakarta 12940, Indonesia DKI Jakarta 10220
5 tanggal 15 Maret 2000 dibuat di hadapan Anna Wong, S.H., Notaris di Tangerang yang telah mendapat persetujuan - Pembiayaan Syariah Email: ibdiv@bnisekuritas.co.id Telepon: (021) 3003 4945 Telepon: (021) 2509 8300
31 Desember dari Menteri Hukum dan Perundang-undangan Republik Indonesia melalui Keputusan No. C-7437 HT.01.04.Th.2000 dcm@bnisekuritas.co.id Faksimili: (021) 3003 4944 Faksimili: (021) 2509 8400
Keterangan STRATEGI USAHA
2023 2022 tertanggal 27 Maret 2000, didaftarkan dalam Daftar Perusahaan di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kodya Jakarta Email: corporate.finance@dbs.com Email: dcm.ib@kbvalbury.com
Pusat di bawah No. 1513/BH.09.05/VII/2000 tanggal 6 Juli 2000, dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Menghadapi tahun 2024, Perseroan telah menyiapkan serangkaian strategi-strategi yang menyesuaikan kondisi terkini,
Modal Dasar Indonesia No. 77 tanggal 26 September 2000, Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No. 5731. sebagai berikut: PT Maybank Sekuritas Indonesia PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 348.148 348.148 Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan dan terakhir diubah berdasarkan Akta ● Terus melakukan pengembangan potensi bisnis secara berkelanjutan, baik wilayah pembiayaan maupun kanal Sentral Senayan III Lantai 22 Gedung Artha Graha Lt. 18
Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar Perseroan No. 95 tanggal 30 Maret 2023, dibuat di hadapan distribusi untuk terus meningkatkan pertumbuhan bisnis terutama di luar pulau Jawa. Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Modal Disetor Lainnya 160.190 160.190 ● Optimalisasi database atas konsumen potensial Perseroan melalui Customer Relationship Management (CRM) Jalan Asia Afrika No. 8
Aulia Taufani, S.H., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, yang telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Gelora Bung Karno, Senayan
System. Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta 12190
Pengukuran Kembali Liabilitas Imbalan Kerja - Neto Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Keputusan No. AHU-0022123.AH.01.02.Tahun 2023 tanggal 13 April 2023, Jakarta 10270
● Terus melakukan perbaikan secara berkesinambungan terhadap proses inisiasi kredit dengan terus melakukan Telepon: (021) 2924 9088
Setelah Pajak 45.600 41.932 diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana telah diterima dan evaluasi kebijakan dan prosedur kredit untuk menjaga kualitas portofolio yang sehat. Telepon: (021) 8066 8500 Faksimili: (021) 2924 9150
Saldo laba: dicatat pada tanggal 13 April 2023 dengan Surat No. AHU-AH.01.03-0053718, didaftarkan dalam Daftar Perseroan ● Terus melakukan pengembangan aplikasi KAWAN dengan berfokus kepada pemberian benefit yang maksimal Faksimili: (021) 8066 8501 Email: fit@trimegah.com
No.AHU-0073116.AH.01.11.Tahun 2023 tanggal 13 April 2023, dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia kepada konsumen serta berkolaborasi dengan mitra strategis, serta Established Credit Engine untuk mendukung
Cadangan Umum 22.500 20.000 Email: fixedincome.indonesia@maybank.com
No. 38 tanggal 12 Mei 2023, Tambahan No.13746 (“Akta 95/2023”) mengenai penyusunan kembali Anggaran Dasar pertumbuhan bisnis Perseroan dengan tetap berfokus pada kualitas portofolio yang sehat.
Belum Ditentukan Penggunaannya 1.119.484 944.762 Perseroan, yang antara lain mengenai perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan untuk disesuaikan dengan ● Implementasi Integrated Learning Management System, Talent Management System & Performance SETIAP CALON INVESTOR DIHIMBAU UNTUK MEMBACA KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Management System serta penerapan Certification Program (upskilling & reskilling) untuk terus meningkatkan PENAWARAN UMUM INI MELALUI INFORMASI YANG TERSAJI DALAM PROSPEKTUS.
Total Ekuitas 1.695.922 1.515.032 Risiko dan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) Tahun 2020. kapabilitas, kompetensi serta produktivitas karyawan
TERBIT 30 Mei 2024
INVESTOR DAILY, SIZE : 8 Kol x 540 mm + 8 Kol x 400 mm
Names mentioned 64 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Departemen Keuangan RI
p.1
unresolved
org
Departemen Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik Department Supervision of Issuers and Public Companies
p.1
unresolved
org
PT Pemeringkat Efek Indonesia.
p.4 ×3
unresolved
org
PT Kustodian Sentral BAHWA DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM
p.4
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.4 ×5
unresolved
org
PT DBS Vickers Sekuritas
p.4
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Purwantono
p.4 ×5
unresolved
org
Young Global Limited
p.4 ×5
unresolved
org
PSS
p.4 ×3
unresolved
org
Bank Tanah Dorong Pertumbuhan Ekonomi Baru
p.5
unresolved
org
Bank Tanah
p.5 ×3
unresolved
org
Kota Nusantara
p.5
unresolved
org
Bank Tanah Parman Nataatmadja
p.5
unresolved
org
PT Triteknik Kalimantan
p.5
unresolved
person
Taufani
p.5
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak
p.5 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Subtotal
p.5
unresolved
org
Menteri
p.5
unresolved
org
Bank Indonesia
p.5
unresolved
—
Pengangkatan Sarastri Baskoro
· Presiden Komisaris
p.5 ×3
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.5
unresolved
org
PT Wahana Ottomitra
p.5
unresolved
org
Multiartha Tbk.
p.5
unresolved
org
PT Jakarta-Tokyo Leasing
p.5
unresolved
org
PT Fuji Semeru Leasing
p.5 ×2
unresolved
person
Kartini Muljadi
· Notaris
p.5
unresolved
org
Menteri Kehakiman
p.5
unresolved
org
Pengadilan Negeri
p.5
unresolved
org
Purwantono
p.5
unresolved
person
Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito
p.5 ×2
unresolved
org
PT Pemeringkat Efek Indonesia Rincian
p.5
unresolved
org
PT Kawaguchi Indonesia
p.5
unresolved
org
PT Alam Raya Sewing Machine
p.5
unresolved
org
Metal Industries Ltd.
p.5
unresolved
org
PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia
p.5
unresolved
org
PT KB Valbury Sekuritas Sahid Jumlah Modal Ditempatkan
p.5
unresolved
person
Anna Wong
· Notaris
p.5
unresolved
org
Menteri Hukum dan Perundang-undangan Republik Indonesia
p.5
unresolved
person
Aulia Taufani
p.5
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.5
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.