Back to announcement
20240529_WIDI_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31643879_lamp1.pdf
Other Text extracted WIDISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 5
Page 1
Nomor : 034/CS/IDX-WJK/V/2024 Jakarta, 29 Mei 2024
Lampiran : -
Klasifikasi Surat : -
Kepada Yth.
Direktur Penilaian Perusahaan
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia
Jalan Jend. Sudirman Kav 52-53
Jakarta – 12190, Indonesia
Perihal : Penjelasan atas Permintaan Tanggapan Bursa
Berdasarkan surat yang dikirimkan dari PT Bursa Efek Indonesia, dengan Nomor Surat S-
05038/BEI.PP2/05-2024 tertanggal 22 Mei 2024 perihal Permintaan Penjelasan Bursa PT Widiant Jaya
Krenindo Tbk, maka dapat kami sampaikan penjelasan sebagai berikut:
Lampiran Permintaan Penjelasan
PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (Perseroan)
A. Bisnis Perseroan
1. Sehubungan dengan tanggapan atas permintaan penjelasan Perseroan nomor 1a dan 1b agar
disampaikan bagaimana prospek usaha dan target perolehan kontrak pelanggan dalam 3 tahun
mendatang beserta dengan asumsi yang digunakan dalam menentukan target tersebut.
Jawab:
Terlampir PL dan Asumsi melalui Form E074 pada SPE-IDXnet (non-publish)*
2. Sehubungan dengan tanggapan nomor 1c dan 1d agar disampaikan apakah Perseroan memiliki
perolehan kontrak dengan supplier dan pelangggan baru dari awal tahun 2024 sampai dengan
tanggal Perseroan akan menyampaikan tanggapan permintaan penjelasan? Apabila ada, mohon
disampaikan informasi mengenai kontrak dengan supplier dan pelanggan tersebut secara rinci.
Jawab:
Perseroan memiliki perolehan kontrak dengan supplier dan pelangggan baru dari awal tahun
2024 sampai saat ini adalah sebagai berikut:
Nama Pelanggan Jangka Waktu Nama Alat Jumlah
Kontrak jangka
PT Kaliabang Jaya
pendek namun Crane 25 Ton +/- Rp.20.000.000
Pratama
berkesinambungan
Kontrak jangka
PT Cipta Baja
pendek namun Plat Baja +/- Rp.60.000.000
Rekayasa
berkesinambungan
Kontrak jangka
PT Belgana Crane dan Plat
pendek namun +/- Rp.243.670.000
Permata Abadi Baja
berkesinambungan
Kontrak jangka
PT Basuki Pratama
pendek namun Crane 50 Ton +/- Rp.440.000.000
Engineering
berkesinambungan
Kontrak jangka
PT Cipta Dimensi Loader Crane
pendek namun +/- Rp.283.000.000
Baja Nusantara dan Crane
berkesinambungan
Page 2
PT Atlas Synergy Kontrak jangka
Crane 35 Ton +/- Rp.146.261.261
Persada pendek
Kontrak dari Bulan Crane 25 Ton
WIKA – PP – KMK
November 2023 s/d dan Excavator +/- Rp.1.883.350.000
– HKI, KSO
15 September 2024 200
PT Baja Trikarsa Kontrak jangka Mobile Crane
+/- Rp.59.000.000
Perkasa pendek 25 Ton
Kontrak dari Bulan Crane 25 Ton
Waskita – Nindya
Maret 2024 s/d dan Loader +/- Rp.550.000.000
Karya - LRS, KSO
Agustus 2024 Crane
Gracia Kreasi Kontrak jangka Mobile Crane
+/- Rp.35.000.000
Mandiri pendek 25 Ton
B. Penelaahan Laporan Keuangan per 31 Desember 2023 dan 2022
3. Berdasarkan tanggapan nomor 3 perihal piutang usaha yang sudah jatuh tempo, agar dijelaskan:
a. Latar belakang PT Indotech Karya Mandiri dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk tidak
melakukan pembayaran sesuai dengan jatuh tempo.
Jawab:
PT Indotech Karya Mandiri tidak melakukan pembayaran sesuai dengan jatuh tempo
dikarenakan adanya kendala pembayaran dari pihak ketiga, sehingga berdampak
keterlambatan pembayaran kepada Perseroan. Namun, sampai saat ini PT Indotech
Karya Mandiri telah melakukan pembayaran secara bertahap.
PT Waskita Karya (Persero) Tbk belum melakukan pembayaran sesuai dengan jatuh
tempo. Namun, kami tetap berusaha untuk melakukan penagihan secara berkala.
b. Perseroan menjelaskan bahwa sudah mengirim surat teguran dan apabila pembayaran
masih belum di lunasi 1 bulan setelah jatuh tempo, Perseroan akan memberhentikan
pekerjaan alat berat yang disewa. Atas hal tersebut agar dijelaskan:
i. Apakah masih terdapat outstanding kewajiban yang masih belum Perseroan
berikan kepada kedua pelanggan tersebut? Agar dijelaskan status penyelesaian
kontrak dengan kedua pelanggan tersebut secara rinci.
Jawab:
Masih terdapat outstanding. Status kontraknya, Perseroan saat ini sudah tidak
menyewakan alat berat kepada kedua pelanggan tersebut. Kecuali, melakukan
pembayaran di muka.
ii. Agar disampaikan tanggal jatuh tempo pembayaran dari kedua pelanggan
tersebut dengan melengkapi tabel berikut:
Nama Nilai Piutang (Rp)Piutang yang Belum Tanggal
Pelanggan Tertagih (Rp) Jatuh Tempo
PT Indotech
Karya Rp.1.490.275.050 Rp.990.032.424 Lebih dari 90 hari
Mandiri
PT Waskita
Karya Rp.233.400.000 Rp.233.400.000 Lebih dari 90 hari
(Persero) Tbk
iii. Apabila Perseroan telah menghentikan pekerjaan alat berat yang disewakan
kepada kedua pelanggan tersebut namun pelanggan masih belum membayar
kewajibannya, bagaimana langkah Perseroan untuk memperoleh pelunasan
piutang usaha tersebut?
Page 3
Jawab:
Langkah Perseroan untuk memperoleh pelunasan piutang usaha adalah terus
berusaha untuk melakukan penagihan secara berkala dan kunjungan langsung
ke kantor yang bersangkutan untuk bertemu dengan management kedua
pelanggan tersebut.
c. Sehubungan dengan tanggapan 3f, Perseroan menjelaskan bahwa Perseroan
menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam menghitung kerugian kredit
ekspektasian. Atas hal tersebut agar disampaikan analisa Perseroan mengenai
kecukupan cadangan piutang sebesar Rp74 juta atau hanya sebesar 2,41% dari total
piutang yang telah jatuh tempo per 31 Desember 2023.
Jawab:
Manajemen berpendapat bahwa Cadangan Kerugian Kredit Ekspetasian sebesar Rp74
juta telah memadai untuk menutup kemungkinan kerugian dari tidak tertagihnya
piutang usaha tersebut. Kemudian Manajemen berkeyakinan bahwa keseluruhan
piutang usaha akan di lunasi dan pada periode bulan Mei 2024 dari total keseluruhan
piutang pada tanggal 31 Desember 2023 telah dilunasi sebesar 49,42% atau
Rp1.990.507.301 sehingga outstanding sebesar Rp2.037.592.524.
4. Berdasarkan tanggapan nomor 5, Perseroan menjelaskan bahwa latar belakang peningkatan
uang muka dikarenakan terdapat pembelian alat berat pada tahun 2023 dan 2024 senilai
Rp4.070.138.676. Atas hal tersebut agar disampaikan:
a. Apakah pembelian alat berat tersebut juga menggunakan dana hasil IPO?
Jawab:
Ya, pembelian alat berat menggunakan dana hasil IPO.
b. Agar disampaikan dokumen pembelian alat berat tersebut melalui Form E074 pada
SPE-IDXnet (non-publish).
Jawab:
Terlampir*
5. Sehubungan dengan tanggapan nomor 6, berdasarkan perhitungan kami terdapat perbedaan
antara rincian pembelian alat berat yang disampaikan pada tanggapan 6a dengan lampiran
dokumen tanggapan 6b yang disampaikan pada tanggal 20 Mei 2024. Berikut rincian selisih
pembelian alat berat yang ditandai dengan highlight berwarna kuning.
Atas hal tersebut agar dijelaskan:
a. Latar belakang terdapat perbedaan antara rincian pembelian alat berat yang tertera
Page 4
dalam lampiran dokumen tanggapan 6b dengan rincian yang disampaikan pada
tanggapan 6a.
Jawab:
Terdapat perbedaan antara rincian pembelian alat berat yang tertera dalam lampiran
dokumen tanggapan 6b dengan rincian yang disampaikan pada tanggapan 6a
dikarenakan terdapat kesalahan dalam melampirkan dokumen pada rincian alat berat
Kobelco dengan nilai Rp.1.111.780.000 yang seharusnya tidak termasuk dalam
lampiran pembelian alat berat yang mana seharusnya termasuk ke dalam uang muka
b. Agar disampaikan rincian pembelian alat berat dan dokumen pendukung secara
komprehensif dan berurutan.
Jawab:
Terlampir*
6. Sehubungan dengan tanggapan nomor 10, berdasarkan LK Perseroan per 31 Desember 2023
jumlah cadangan telah ditentukan penggunaannya adalah sebesar Rp25 juta yang berdasarkan
perhitungan kami hanya sebesar 0,31% dari modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp8 miliar.
Maka berdasarkan perhitungan tersebut Perseroan belum memenuhi ketentuan Pasal 70 ayat
(3) UUPT mengenai cadangan wajib 20%. Atas hal tersebut agar dijelaskan bagaimana
perhitungan saldo laba Perseroan sehingga Perseroan menyatakan telah memenuhi cadangan
wajib 20% sebagaimana yang disampaikan pada tanggapan nomor 10.
Jawab:
Berdasarkan Pasal 70 ayat 2 : Dijelaskan Kewajiban penyisihan cadangan berlaku apabila
Perseroan mempunyai saldo laba yang positif. Pada ayat 3 dijelaskan penyisihan laba bersih
dilakukan sampai cadangan mencapai paling sedikit 20% dari jumlah modal yang ditempatkan
dan disetor.
Kami merevisi jawaban kami sebelumnya pada nomor 10 mengenai Pasal 70 ayat (3) dimana
pada periode laporan keuangan 2023, Perseroan mengalami kerugian sehingga Perseroan tidak
membentuk cadangan wajib untuk tahun 2023, sehingga cadangan yang telah ditentukan
penggunannya pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp25 juta atau sebesar 0,31% dari
modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp8 miliar.
Manajemen Perseroan berkomitmen untuk memenuhi ketentuan tersebut saat Perseroan telah
memiliki saldo laba yang cukup.
7. Sehubungan dengan tanggapan nomor 17d, Perseroan menjelaskan bahwa penyebab pendapatan
Perseroan tidak tercapai karena banyaknya proyek infrastruktur yang lebih difokuskan di IKN.
Dengan demikian agar disampaikan apakah Perseroan memiliki rencana pengembangan bisnis
ke IKN ataupun di luar Jabodetabek? Apabila ada, agar dijelaskan lebih lanjut mengenai rencana
tersebut.
Jawab:
Ya, Perseroan memiliki rencana pengembangan bisnis ke IKN ataupun di luar Jabodetabek,
apabila ada permintaan sewa di IKN dengan harga yang sesuai atau kompetitif. Saat ini sudah
ada permintaan penyewaan alat berat di IKN dari WIKA – Waskita – Jaya Konstruksi - PP,
KSO, namun term and condition tidak sesuai dengan yang diharapkan oleh Perseroan.
8. Sehubungan dengan tanggapan nomor 27 Perseroan menjelaskan bahwa tidak terdapat
perubahan Struktur Manajemen Perseroan yang meliputi Dewan Komisaris dan Direksi. Namun
demikian melalui surat Perseroan nomor 021/CS/IDX-WJK/SPD/V/2024 perihal Perubahan
anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris tanggal 7 Mei 2024, Perseroan bermaksud
menunjuk Sdri. Mega Siti Sofia sebagai Komisaris Perseroan yang baru, menggantikan Sdr.
Salim Thaiyit yang telah mengundurkan diri dari jabatannya selaku Komisaris Independen
Perseroan. Atas hal tersebut agar dijelaskan:
Page 5
a. Latar belakang terdapat perbedaan informasi atas tanggapan permintaan penjelasan
dengan Keterbukaan Informasi yang disampaikan oleh Perseroan.
Jawab:
Latar belakang terdapat perbedaan informasi atas tanggapan permintaan penjelasan
dengan Keterbukaan Informasi yang disampaikan oleh Perseroan dikarenakan adanya
kesalahan tanggal dalam surat sehingga diperlukan Koreksi dalam Keterbukaan
Informasi.
b. Latar belakang Sdr. Salim Thaiyit mengundurkan diri dari jabatannya selaku Komisaris
Independen Perseroan.
Jawab:
Latar belakang Sdr. Salim Thaiyit mengundurkan diri dari jabatannya selaku Komisaris
Independen Perseroan dikarenakan adanya kegiatan internal yang tidak bisa
ditinggalkan.
c. Bagaimana pelaksanaan tugas dan tanggung jawab yang seharusnya dilaksanakan oleh
Komisaris Independen hingga pengangkatan Sdri. Mega Siti Sofia disetujui dalam
RUPS? Mohon penjelasan lebih lanjut.
Jawab:
Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab yang seharusnya dilaksanakan oleh Komisaris
Independen akan segera dilaksanakan oleh Sdri. Mega Siti Sofia selaku calon Komisaris
Independen yang dicalonkan dalam RUPS tanggal 05 Juni 2024.
d. Penjelasan mengenai dampak pengunduran diri Komisaris Utama, Komisaris
Independen dan Komisaris Perseroan terhadap:
i. Kegiatan operasional dan keuangan Perseroan.
Jawab:
Dampak pengunduran diri Komisaris Independen tidak berpengaruh secara
signifikan terhadap kegiatan operasional dan keuangan Perseroan. Saat ini
pengawasan dapat dilakukan melalui Komisaris Utama Perseroan.
ii. Fungsi pengawasan yang dilakukan Komisaris Independen terhadap Perseroan.
Jawab:
Fungsi pengawasan saat ini tetap dilakukan oleh Team Komite Audit Perseroan.
Komisaris Independen yang baru akan dicalonkan melalui RUPS tanggal 05 Juni
2024, diharapkan calon Komisaris Independen tersebut dapat disetujui di dalam
RUPS sehingga fungsi Komisaris Independen dapat segera dijalankan.
iii. Citra atau branding merek dari Perseroan.
Jawab:
Pengunduran diri Komisaris Independen tidak berpengaruh terhadap citra atau
branding merek dari Perseroan.
iv. Dampak lainnya.
Jawab:
Tidak terdapat dampak lainnya akibat dari pengunduran diri Komisaris
Independen.
Names mentioned 14 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Widiant Jaya Krenindo Tbk
p.1 ×4
unresolved
org
PT Kaliabang Jaya
p.1
unresolved
org
PT Cipta Baja
p.1
unresolved
org
PT Belgana
p.1
unresolved
org
PT Basuki Pratama
p.1
unresolved
org
PT Cipta Dimensi
p.1
unresolved
org
PT Atlas Synergy
p.2
unresolved
org
PT Baja Trikarsa
p.2
unresolved
org
PT Indotech Karya Mandiri
p.2 ×3
unresolved
org
PT Indotech Karya
p.2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.