Back to announcement
20240529_BBIA_Penyampaian Bukti Iklan_31643716_lamp2.pdf
Other Text extracted BBIASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
Keterangan 31 Desember 2023
JADWAL Liabilitas akseptasi 2.412.181
Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali 13.295.961
Masa Penawaran Awal : 28 Mei – 6 Juni 2024
Liabilitas atas imbalan kerja 344.372
Tanggal Efektif : 14 Juni 2024 Efek hutang yang diterbitkan - neto 1.443.423
Masa Penawaran Umum : 20 – 21 Juni 2024 Liabilitas lain-lain 4.699.698
Tanggal Penjatahan : 24 Juni 2024 INFORMASI DALAM DOKUMEN INI MASIH DAPAT DILENGKAPI DAN/ATAU DIUBAH. PERNYATAAN PENDAFTARAN EFEK INI TELAH DISAMPAIKAN KEPADA OTORITAS JASA TOTAL LIABILITAS 144.944.877
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan : 26 Juni 2024 KEUANGAN (“OJK”) NAMUN BELUM MEMPEROLEH PERNYATAAN EFEKTIF DARI OJK. DOKUMEN INI HANYA DAPAT DIGUNAKAN DALAM RANGKA PENAWARAN AWAL Keterangan mengenai Pernyataan Utang secara lengkap dapat dilihat pada Bab III Prospektus mengenai
Tanggal Distribusi Obligasi Secara Elektronik (“Tanggal Emisi”) : 26 Juni 2024 TERHADAP EFEK INI. EFEK INI TIDAK DAPAT DIJUAL SEBELUM PERNYATAAN PENDAFTARAN YANG TELAH DISAMPAIKAN KEPADA OJK MENJADI EFEKTIF. PEMESANAN Pernyataan Utang.
Tanggal Pencatatan pada Bursa Efek Indonesia : 27 Juni 2024 MEMBELI EFEK INI HANYA DAPAT DILAKSANAKAN SETELAH CALON PEMBELI ATAU PEMESAN MENERIMA ATAU MEMPUNYAI KESEMPATAN UNTUK MEMBACA PROSPEKTUS.
IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
OJK TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI ATAS EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS. Ikhtisar data keuangan penting di bawah ini diambil dari laporan posisi keuangan Perseroan pada tanggal
Nama Obligasi SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM. 31 Desember 2023 dan 2022 serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan
Obligasi Berkelanjutan IV Bank UOB Indonesia Tahap I Tahun 2024 ekuitas dan laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023 dan 2022 beserta catatan-
Jenis Obligasi PROSPEKTUS RINGKAS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA catatan atas laporan-laporan tersebut yang telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN. Keuangan Indonesia.
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan
atas nama KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi ini didaftarkan atas Laporan posisi keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 serta laporan laba rugi dan
nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Rekening di KSEI yang selanjutnya untuk kepentingan Pemegang PT BANK UOB INDONESIA (SELANJUTNYA DALAM PROSPEKTUS INI DISEBUT “PERSEROAN”) DAN PENJAMIN PELAKSANA EMISI EFEK BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas untuk tahun yang berakhir
Obligasi dan didaftarkan pada tanggal diserahkannya Sertifikat Jumbo Obligasi oleh Perseroan kepada KSEI. ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS INI. pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar
Bukti kepemilikan Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh KSEI, Akuntansi Keuangan di Indonesia dan disajikan dalam mata uang Rupiah, yang seluruhnya tercantum dalam
Perusahaan Efek atau Bank Kustodian. prospektus ini dan telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (“KAP”) Purwantono, Sungkoro & Surja (firma
Jumlah Pokok, Jangka Waktu, Tingkat Bunga dan Jatuh Tempo Obligasi anggota dari Ernst & Young Global Limited) berdasarkan standar audit yang ditetapkan Institut Akuntan
Obligasi yang akan diterbitkan dalam Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan IV Bank Publik Indonesia (“IAPI”), sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen No. 00560/2.1032/
UOB Indonesia Tahap I Tahun 2024 memiliki Jumlah Pokok Obligasi sebanyak-banyaknya sebesar AU.1/07/0242-3/1/IV/2024 tertanggal 4 April 2024 yang telah ditandatangani oleh Yovita (Registrasi Akuntan
Rp100.000.000.000,- (seratus milyar Rupiah), yang terdiri dari: Publik No. AP.0242). Laporan auditor independen tersebut, yang juga tercantum dalam Prospektus ini,
Seri A : Jumlah Pokok Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) PT Bank UOB Indonesia menyatakan opini wajar tanpa modifikasian dan berisi paragraf hal-hal lain yang menyatakan: (i) tujuan
penerbitan laporan auditor independen dan (ii) penerbitan kembali laporan auditor independen.
dengan Tingkat bunga tetap Obligasi sebesar [●] ([●] persen) per tahun. Jangka waktu Laporan Posisi Keuangan
Obligasi adalah 370 (tiga ratus tujuh puluh) hari sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Kegiatan Usaha Utama: (dalam jutaan Rupiah)
Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100% (seratus persen) dari Jasa Perbankan 31 Desember
Jumlah Pokok Obligasi Seri A pada saat jatuh tempo yaitu 6 Juli 2025. Keterangan
Berkedudukan di Jakarta Pusat, Indonesia 2023 2022
ASET
Seri B : Jumlah Pokok Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) dengan Kantor Pusat Jaringan Kantor Kas 603.540 717.402
Tingkat bunga tetap Obligasi sebesar [●] ([●] persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi UOB Plaza Per tanggal 15 Mei 2024, jaringan layanan Perseroan mencakup 42 kantor cabang, 88 kantor cabang pembantu dan 142 Giro pada Bank Indonesia 9.901.077 8.869.574
adalah 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh Jl. M.H. Thamrin No. 10 ATM yang tersebar di 44 kota/ kabupaten di 16 provinsi yang bekerja sama dengan jaringan ATM Prima, ATM Bersama, Giro pada bank lain
(bullet payment) sebesar 100% (seratus persen) dari Jumlah Pokok Obligasi Seri B pada Jakarta 10230 – Indonesia dan jaringan VISA di seluruh dunia, serta jaringan regional ATM grup usaha United Overseas Bank Limited Pihak ketiga 942.952 1.005.778
saat jatuh tempo yaitu 26 Juni 2027. Telp. (021) 2350 6000 (hunting) Pihak berelasi 41.530 94.469
Fax. (021) 2993 6632 984.482 1.100.247
Seri C : Jumlah Pokok Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) dengan Website: www.uob.co.id Cadangan kerugian penurunan nilai (2.706) (6.313)
Tingkat bunga tetap Obligasi sebesar [●] ([●] persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Email: corporatesecretary@uob.co.id Neto 981.776 1.093.934
adalah 5 (lima) tahun sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain 2.135.930 5.855.685
(bullet payment) sebesar 100% (seratus persen) dari Jumlah Pokok Obligasi Seri C pada PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI BERKELANJUTAN IV BANK UOB INDONESIA Cadangan kerugian penurunan nilai - (56)
saat jatuh tempo yaitu 26 Juni 2029. DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR Rp2.000.000.000.000 (DUA TRILIUN RUPIAH) Neto 2.135.930 5.855.629
DAN
Harga Penawaran Obligasi PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI SUBORDINASI BERKELANJUTAN IV BANK UOB INDONESIA Efek-efek yang diperdagangkan 2.758.236 593.778
Investasi keuangan 33.051.225 27.972.754
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi. DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR RP2.000.000.000.000 (DUA TRILIUN RUPIAH)
Cadangan kerugian penurunan nilai (13.848) (19.598)
Satuan Pemindahbukuan dan Satuan Perdagangan Obligasi BAHWA DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN TERSEBUT, PERSEROAN AKAN MENERBITKAN DAN MENAWARKAN Neto 33.037.377 27.953.156
Satuan Pemindahbukuan sebesar Rp1,00 (satu Rupiah) atau kelipatannya. Jumlah minimum pemesanan OBLIGASI BERKELANJUTAN IV BANK UOB INDONESIA TAHAP I TAHUN 2024 Tagihan derivatif
Obligasi adalah Rp5.000.000,00 (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya. DENGAN JUMLAH POKOK SEBESAR Rp100.000.000.000 (SERATUS MILIAR RUPIAH) Pihak ketiga 600.405 1.118.775
Jaminan Obligasi Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang akan diterbitkan oleh Perseroan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”), sebagai bukti utang kepada Pihak berelasi 240.289 201.962
Obligasi tidak dijamin dengan suatu agunan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh kekayaan Perseroan baik Pemegang Obligasi. Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi dan terdiri dari 3 (tiga) seri dengan ketentuan sebagai berikut: 840.694 1.320.737
barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian Seri A : Jumlah Pokok Obligasi IV Tahap I Bank UOB Tahun 2024 Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp[●],- ([●] Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar [●]% ([●] persen) per tahun Kredit yang diberikan
hari menjadi jaminan bagi Pemegang Obligasi ini sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan 1132 Kitab dengan jangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran kembali Pokok Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada Pihak ketiga 83.970.569 85.496.000
Undang-Undang Hukum Perdata. saat Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.
Pihak berelasi 52.036 38.522
84.022.605 85.534.522
Hak Pemegang Obligasi adalah pari passu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya baik
Seri B : Jumlah Pokok Obligasi IV Bank UOB Tahun 2024 Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp[●],- ([●] Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar [●]% ([●] persen) per tahun dengan Cadangan kerugian penurunan nilai (4.110.763) (4.235.951)
yang ada sekarang maupun yang akan ada di kemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin
jangka waktu 3 (tiga) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran kembali Pokok Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi. Neto 79.911.842 81.298.571
secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari
sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali 22.678.253 2.870.284
Seri C : Jumlah Pokok Obligasi IV Bank UOB Tahun 2024 Seri C yang ditawarkan adalah sebesar Rp[●],- ([●] Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar [●]% ([●] persen) per tahun dengan
Cadangan kerugian penurunan nilai - -
Penyisihan Dana Pelunasan Obligasi (Sinking Fund) jangka waktu 5 (lima) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran kembali Pokok Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi. Neto 22.678.253 2.870.284
Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk Obligasi ini dengan pertimbangan untuk
mengoptimalkan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi ini sesuai dengan tujuan rencana Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan, di mana Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 26 September 2024, sedangkan Bunga Obligasi terakhir sekaligus pelunasan Obligasi Tagihan akseptasi 2.508.114 3.687.076
Cadangan kerugian penurunan nilai (9.448) (3.877)
penggunaan dana Penawaran Umum Obligasi. akan dibayarkan pada tanggal 6 Juli 2025 untuk Obligasi Seri A dan tanggal 26 Juni 2027 untuk Obligasi Seri B dan tanggal 26 Juni 2029 untuk Obligasi Seri C. Pelunasan Obligasi dilakukan secara
Neto 2.498.666 3.683.199
Pembatasan dan Kewajiban Perseroan penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.
Aset pajak tangguhan – neto 733.560 747.018
Keterangan mengenai pembatasan dan kewajiban Perseroan dapat dilihat pada Bab I Prospektus mengenai Obligasi Berkelanjutan IV Bank UOB Indonesia Tahap II dan/atau tahap selanjutnya (jika ada) akan ditentukan kemudian.
Penawaran Umum Berkelanjutan. DAN Aset tetap dan asset hak guna
Kelalaian Perseroan OBLIGASI SUBORDINASI BERKELANJUTAN IV BANK UOB INDONESIA TAHAP I TAHUN 2024 Biaya perolehan 4.887.324 3.338.036
DENGAN JUMLAH POKOK SEBESAR RP100.000.000.000 (SERATUS MILYAR RUPIAH) Akumulasi penyusutan (2.202.552) (1.930.009)
Kondisi-kondisi dan pengaturan mengenai kelalaian diatur sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Nilai buku 2.684.772 1.408.027
Perjanjian Perwaliamanatan, yang juga dijelaskan pada Bab I Prospektus mengenai Penawaran Umum Obligasi Subordinasi ini diterbitkan tanpa warkat dan ditawarkan pada nilai nominal dengan jangka waktu 7 (tujuh) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Obligasi Subordinasi diterbitkan dengan
tingkat bunga sebesar [●]% ([●] persen) per tahun. Obligasi Subordinasi ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi Subordinasi. Bunga Obligasi Subordinasi Asset tak berwujud
Berkelanjutan.
Aset tidak berwujud 220.000 -
RUPO dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi, terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi pertama akan dilakukan
Akumulasi amortisasi (3.667) -
pada tanggal 26 September 2024. Pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi terakhir akan dibayarkan bersamaan dengan pelunasan Pokok Obligasi Subordinasi pada tanggal jatuh tempo, yaitu
Keterangan mengenai Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) dapat dilihat pada Bab I Prospektus Nilai Buku 216.333 -
tanggal 26 Juni 2031. Pelunasan Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo. Goodwill 913.973
mengenai Penawaran Umum Berkelanjutan.
Obligasi Berkelanjutan IV Bank UOB Indonesia Tahap II dan/atau tahap selanjutnya (jika ada) akan ditentukan kemudian. Neto 1.130.306 -
Cara Dan Tempat Pelunasan Pinjaman Pokok Dan Pembayaran Bunga Obligasi
Pelunasan Pokok Obligasi dan pembayaran Bunga Obligasi akan dibayarkan oleh KSEI selaku Agen PENTING UNTUK DIPERHATIKAN Aset lain-lain – neto 2.650.277 1.864.798
TOTAL ASET 162.546.306 138.276.107
Pembayaran atas nama Perseroan sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang diatur dalam OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN SUATU AGUNAN KHUSUS, TAPI DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN, BAIK BERUPA BENDA BERGERAK MAUPUN
Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening sesuai dengan BARANG TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI, MENJADI JAMINAN BAGI PEMEGANG OBLIGASI INI SESUAI DENGAN LIABILITAS
jadwal waktu pembayaran masing-masing sebagaimana yang telah ditentukan. Bilamana tanggal pembayaran KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN PASAL 1132 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA INDONESIA. HAK PEMEGANG OBLIGASI ADALAH PARIPASU TANPA HAK Liabilitas segera 475.355 192.839
jatuh pada hari yang bukan Hari Bursa, maka pembayaran akan dilakukan pada Hari Bursa berikutnya. Simpanan dari nasabah
PREFEREN DENGAN HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN LAINNYA BAIK YANG ADA SEKARANG MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI, KECUALI HAK-HAK KREDITUR
Giro
Tambahan Utang yang Dapat Diperoleh Perseroan Setelah Emisi Obligasi PERSEROAN YANG DIJAMIN SECARA KHUSUS DENGAN KEKAYAAN PERSEROAN BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI SESUAI DENGAN Pihak ketiga 23.531.878 23.969.279
Di dalam ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi tidak ada pembatasan bagi Perseroan untuk PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU. Pihak berelasi 169.624 197.421
memperoleh tambahan utang pada masa yang akan akan datang, kecuali dalam pemberitahuan kepada wali OBLIGASI SUBORDINASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN SUATU AGUNAN KHUSUS, TERMASUK TIDAK DIJAMIN OLEH NEGARA REPUBLIK INDONESIA ATAU PIHAK KETIGA LAINNYA 23.701.502 24.166.700
amanat apabila emiten akan mengeluarkan obligasi atau instrumen hutang lain yang sejenis. Perseroan tidak DAN TIDAK DIMASUKKAN DALAM PROGRAM PENJAMINAN BANK YANG DILAKSANAKAN OLEH LEMBAGA PENJAMIN SIMPANAN (LPS) ATAU LEMBAGA PENJAMINAN LAINNYA Tabungan
dapat mengagunkan sebagian besar maupun seluruh pendapatan atau harta kekayaan Perseroan yang ada SESUAI DENGAN KETENTUAN PASAL 19 AYAT (1) HURUF F PERATURAN OJK NO: 11/POJK.03/2016 SEBAGAIMANA TERAKHIR DIUBAH DENGAN PERATURAN OJK NO. 27 Pihak ketiga 37.375.588 38.517.403
TAHUN 2022 DAN MERUPAKAN KEWAJIBAN PERSEROAN YANG DISUBORDINASI, SESUAI DENGAN KETENTUAN PERJANJIAN PERWALIAMANATAN. HAK PEMEGANG OBLIGASI Pihak berelasi 110.788 130.467
pada saat ini di luar kegiatan usaha Perseroan, tanpa persetujuan tertulis dari Wali Amanat.
37.486.376 38.647.870
Hak-hak Pemegang Obligasi SUBORDINASI ADALAH PARIPASU TANPA HAK PREFEREN DENGAN HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN LAINNYA YANG MEMEGANG KEWAJIBAN PEMBAYARAN PERSEROAN
Deposito berjangka
YANG DISUBORDINASI, BAIK YANG ADA SEKARANG MAUPUN YANG AKAN ADA DIKEMUDIAN HARI. PEMEGANG OBLIGASI SUBORDINASI MEMILIKI HAK TAGIH YANG LEBIH
1. Menerima pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi dari Perseroan pada Pihak ketiga 57.922.045 50.970.691
RENDAH DARI KREDITUR PREFEREN, KREDITUR YANG MEMPUNYAI HAK ISTIMEWA DAN KREDITUR KONKUREN YANG BUKAN PEMEGANG OBLIGASI SUBORDINASI TETAPI Pihak berelasi 172.618 132.010
Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan atau Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan.
MEMILIKI HAK TAGIH YANG TIDAK LEBIH RENDAH DARI PEMEGANG SAHAM PERSEROAN. 58.094.663 51.102.701
Pemegang Obligasi yang berhak mendapatkan pembayaran Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi
Total simpanan dari nasabah 119.282.541 113.917.271
yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Obligasi, pada 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal
OBLIGASI INI MEMILIKI OPSI PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK). PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) OBLIGASI DITUJUKAN SEBAGAI PELUNASAN ATAU DISIMPAN UNTUK
Pembayaran Bunga Obligasi, kecuali ditentukan lain oleh KSEI atau peraturan perundang-undangan yang
KEMUDIAN DIJUAL KEMBALI DENGAN HARGA PASAR YANG BARU DAPAT DILAKUKAN 1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN, DAN HANYA DAPAT DILAKUKAN Simpanan dari bank lain 1.398.759 206.148
berlaku. Bunga yang masih harus dibayar 199.137 132.472
OLEH PERSEROAN DARI PIHAK YANG TIDAK TERAFILIASI. RENCANA PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI WAJIB DILAPORKAN KEPADA OJK OLEH PERSEROAN PALING LAMBAT
2. Memperoleh pembayaran denda sebesar persentase Bunga Obligasi yang berlaku ditambah 1% (satu Utang pajak 170.850 195.938
2 (DUA) HARI KERJA SEBELUM PENGUMUMAN RENCANA PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI TERSEBUT DI SURAT KABAR. PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI DENGAN JUMLAH
persen) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi dari jumlah dana yang terlambat dibayar, yang dihitung Liabilitas derivatif
TERTENTU, BARU DAPAT DILAKUKAN SETELAH PENGUMUMAN RENCANA PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI. PENGUMUMAN TERSEBUT WAJIB DILAKUKAN PALING SEDIKIT
secara harian sejak hari keterlambatan sampai dengan dibayar lunas apabila Perseroan terlambat Pihak ketiga 696.949 821.064
MELALUI 1 (SATU) SURAT KABAR HARIAN BERBAHASA INDONESIA YANG BERPEREDARAN NASIONAL PALING LAMBAT 2 (DUA) HARI KALENDER SEBELUM TANGGAL
membayar suatu kewajiban yang harus dibayar berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dan Pihak berelasi 525.651 579.471
PENAWARAN UNTUK PEMBELIAN KEMBALI DIMULAI. 1.222.600 1.400.535
apabila ternyata Perseroan tidak menyediakan dana secukupnya untuk pembayaran Bunga Obligasi dan/
atau pelunasan Pokok Obligasi setelah lewat tanggal jatuh tempo Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi PERSEROAN TIDAK DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) UNTUK SEBAGIAN ATAU SELURUH OBLIGASI SUBORDINASI.
Liabilitas akseptasi 2.412.181 3.251.652
dan/atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi. Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali 13.295.961 -
3. Pemegang Obligasi baik sendiri maupun bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih dari 20% (dua RISIKO UTAMA PERSEROAN ADALAH RISIKO KREDIT, YAITU RISIKO KERUGIAN YANG TIMBUL DARI KEGAGALAN DEBITUR ATAU REKANAN DALAM MEMENUHI KEWAJIBAN Liabilitas atas imbalan kerja 344.372 258.405
puluh persen) dari jumlah Pokok Obligasi yang belum dilunasi (namun tidak termasuk Obligasi yang dimiliki KEUANGANNYA PADA SAAT KEWAJIBAN TERSEBUT SUDAH JATUH TEMPO. KETERANGAN LEBIH LANJUT TENTANG RISIKO USAHA DAPAT DILIHAT PADA BAB VI PROSPEKTUS Efek utang yang diterbitkan - neto 1.443.423 1.595.668
oleh Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan), berhak mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat INI. Liabilitas lain-lain 4.699.698 1.763.837
untuk diselenggarakan RUPO. TOTAL LIABILITAS 144.944.877 122.914.765
4. Melalui keputusan RUPO, Pemegang Obligasi antara lain berhak melakukan tindakan sebagai berikut: RISIKO YANG DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN DALAM PENAWARAN UMUM INI YANG ANTARA LAIN EKUITAS
DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG. Modal saham
a) mengambil keputusan sehubungan dengan usulan Perseroan atau Pemegang Obligasi bersifat
utang mengenai perubahan jangka waktu Obligasi, Pokok Obligasi, suku Bunga Obligasi, perubahan RISIKO YANG DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI SUBORDINASI ADALAH (i) OBLIGASI SUBORDINASI DAPAT DI WRITE DOWN APABILA OJK MENETAPKAN BAHWA Modal dasar 3.056.898 2.796.661
tata cara atau periode pembayaran Bunga Obligasi, jaminan atau penyisihan dana pelunasan dan PERSEROAN BERPOTENSI TERGANGGU KELANGSUNGAN USAHANYA (POINT OF NON-VIABILITY) SESUAI DENGAN PASAL 19.1.C PERATURAN OJK NO. 11/POJK.03/2016 Tambahan modal disetor – neto 4.938.526 3.698.759
SEBAGAIMANA TERAKHIR DIUBAH DENGAN PERATURAN OJK NO. 27 TAHUN 2022 DAN/ATAU TERJADINYA HAL-HAL SEBAGAIMANA DIATUR DALAM SURAT EDARAN OJK Penghasilan komprehensif lain (107.463) (172.583)
ketentuan lain dalam Perjanjian, dengan tetap memperhatikan ketentuan Peraturan OJK Nomor 20/ Saldo laba
POJK.04/2020; NO. 20/SEOJK.03/2016, (ii) PENANGGUHAN PEMBAYARAN POKOK DAN BUNGA OBLIGASI SUBORDINASI PADA PEMEGANG OBLIGASI SUBORDINASI SEBAGAI DAMPAK DARI
Telah ditentukan penggunaannya 145.225 135.710
b) menyampaikan pemberitahuan kepada Perseroan dan/atau Wali Amanat, memberikan pengarahan PEMENUHAN ATAS PASAL 19.1.E PERATURAN OJK NO. 11/ POJK.03/2016 SEBAGAIMANA TERAKHIR DIUBAH DENGAN PERATURAN OJK NO. 27 TAHUN 2022.
Belum ditentukan penggunaannya 9.568.243 8.902.795
kepada Wali Amanat, dan/atau menyetujui suatu kelonggaran waktu atas suatu kelalaian berdasarkan TOTAL EKUITAS 17.601.429 15.361.342
Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi serta akibat-akibatnya, atau untuk mengambil tindakan lain PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI DIDAFTARKAN ATAS NAMA PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (“KSEI”) DAN AKAN DIDISTRIBUSIKAN TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 162.546.306 138.276.107
sehubungan dengan kelalaian; DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
c) memberhentikan Wali Amanat dan menunjuk pengganti Wali Amanat menurut ketentuan Perjanjian
Perwaliamanatan Obligasi; DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI SUBORDINASI, PERSEROAN TELAH (dalam jutaan Rupiah)
d) mengambil tindakan yang dikuasakan oleh atau atas nama Pemegang Obligasi termasuk dalam PEMERINGKATAN ATAS EFEK UTANG JANGKA PANJANG DARI MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS EFEK UTANG JANGKA PANJANG DARI Untuk tahun yang berakhir pada
penentuan potensi kelalaian yang dapat menyebabkan terjadinya kelalaian sebagaimana dimaksud PT FITCH RATINGS INDONESIA (“FITCH”) DENGAN PERINGKAT PT FITCH RATINGS INDONESIA (“FITCH”) DENGAN PERINGKAT Keterangan tanggal 31 Desember
2023 2022
dalam pasal 9 Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dan dalam Peraturan OJK Nomor 20/ AAAidn (triple A) AAidn (double A)
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
POJK.04/2020; Pendapatan dan beban bunga
e) mengambil tindakan lain yang disusulkan Wali Amanat yang tidak dikuasakan atau tidak termuat PENCATATAN ATAS OBLIGASI DAN OBLIGASI SUBORDINASI YANG DITAWARKAN INI AKAN DILAKUKAN PADA BURSA EFEK INDONESIA Pendapatan bunga 9.944.870 7.571.057
dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi atau berdasarkan ketentuan peraturan perundang- Beban bunga (4.587.972) (2.431.061)
undangan; dan PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN OBLIGASI SUBORDINASI PENDAPATAN BUNGA - NETO 5.356.898 5.139.996
f) mengambil keputusan tentang terjadinya peristiwa Force Majeure dalam hal tidak tercapai Pendapatan Operasional Lainnya
kesepakatan antara Perseroan dengan Wali Amanat. Komisi dan jasa administrasi - neto 265.002 409.475
Pembelian Kembali Obligasi (Buy Back) Keuntungan yang telah direalisasi dan belum direalisasi atas efek efek yang dijual dan
PT Indo Premier Sekuritas PT UOB Kay Hian Sekuritas (Terafiliasi) perubahan nilai wajar efek efek yang diperdagangkan - neto 282.219 154.888
Keterangan mengenai Pembelian Kembali Obligasi (Buy Back) dapat dilihat pada Bab I Prospektus mengenai Keuntungan transaksi mata uang asing 316.851 373.629
Penawaran Umum Berkelanjutan. PENJAMIN EMISI OBLIGASI DAN OBLIGASI SUBORDINASI Lain-lain – neto 510.022 458.549
Keterangan Tentang Wali Amanat [Akan ditentukan kemudian] Total pendapatan operasional lainnya - neto 1.374.094 1.396.541
Sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan, yang bertindak selaku Wali WALI AMANAT Pembentukan penyisihan kerugian penurunan nilai
Amanat Obligasi adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, beralamat di Plaza Mandiri Jl. Jend. Gatot Subroto PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Aset keuangan (796.740) (1.600.071)
Kav. 36 - 38, Jakarta 12190 - Indonesia. Agunan yang diambil alih (215) 959
Alamat Wali Amanat adalah sebagai berikut: Total pembentukan penyisihan kerugian penurunan nilai (796.955) (1.599.112)
Penawaran Obligasi dan Obligasi Subordinasi ini akan dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Beban Operasional Lainnya
Gaji dan kesejahteraan karyawan (2.385.807) (2.037.902)
Plaza Mandiri, Lantai 22 Prospektus Ringkas ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 28 Mei 2024.
Beban umum dan administrasi (2.630.756) (1.763.015)
International Banking & Financial Institutions Group Total beban operasional lainnya (5.016.563) (3.800.917)
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 36-38 LABA OPERASIONAL 917.474 1.136.508
Jakarta 12190 – Indonesia RUPO Keterangan Tentang Wali Amanat
Telepon: (021) 526 8216, 524 5161 Pendapatan non-operasional
Keterangan mengenai Rapat Umum Pemegang Obligasi Subordinasi (RUPO) dapat dilihat pada Bab I Sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan, yang bertindak selaku Wali (Kerugian)/keuntungan penjualan aset tetap, agunan yang diambil alih dan properti
Faksimili: (021) 526 8201 Prospektus mengenai Penawaran Umum Berkelanjutan. Amanat Obligasi Subordinasi adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, beralamat di Plaza Mandiri Jl. Jend. terbengkalai - neto (5.741) 11.705
Website: www.bankmandiri.co.id Gatot Subroto Kav. 36 – 38, Jakarta 12190 – Indonesia.
Cara Dan Tempat Pelunasan Pinjaman Pokok Dan Pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi Lain-lain – neto (44) -
Up. Vice President Capital Market Services Alamat Wali Amanat adalah sebagai berikut: Total pendapatan non-operasional (5.785) 11.705
Pelunasan Pokok Obligasi Subordinasi dan pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi akan dibayarkan oleh
Nama Obligasi Subordinasi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK 911.689 1.148.213
KSEI selaku Agen Pembayaran atas nama Perseroan sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan Beban pajak (236.726) (196.652)
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan IV Bank UOB Indonesia Tahap I Tahun 2024 yang diatur dalam Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi Subordinasi kepada Pemegang Obligasi Subordinasi Plaza Mandiri, Lantai 22 LABA TAHUN BERJALAN 674.963 951.561
Jenis Obligasi Subordinasi melalui Pemegang Rekening sesuai dengan jadwal waktu pembayaran masing-masing sebagaimana yang International Banking & Financial Institutions Group
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Obligasi Subordinasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi Subordinasi yang diterbitkan telah ditentukan. Bilamana tanggal pembayaran jatuh pada hari yang bukan Hari Bursa, maka pembayaran Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 36-38 Pop-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
untuk didaftarkan atas nama KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi Subordinasi. akan dilakukan pada Hari Bursa berikutnya. Jakarta 12190 – Indonesia Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja 3.822 4.020
Obligasi Subordinasi ini didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Rekening di KSEI yang Tambahan Utang yang Dapat Diperoleh Perseroan Setelah Emisi Obligasi Subordinasi Telepon: (021) 526 8216, 524 5161 Pajak penghasilan terkait dengan komponen pendapatan komprehensif lainnya (841) (884)
selanjutnya untuk kepentingan Pemegang Obligasi Subordinasi dan didaftarkan pada tanggal diserahkannya Faksimili: (021) 526 8201 2.981 3.136
Di dalam ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Subordinasi tidak ada pembatasan bagi Perseroan
Sertifikat Jumbo Obligasi Subordinasi oleh Perseroan kepada KSEI. Bukti kepemilikan Obligasi Subordinasi Website: www.bankmandiri.co.id Pop-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
untuk memperoleh tambahan utang pada masa yang akan akan datang, kecuali dalam pemberitahuan kepada
bagi Pemegang Obligasi Subordinasi adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh KSEI, Perusahaan Efek Up. Vice President Capital Market Services Mutasi sehubungan dengan perubahan nilai wajar investasi keuangan yang diukur pada
wali amanat apabila Perseroan akan mengeluarkan Obligasi Subordinasi atau instrument hutang lain yang nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain 79.666 (347.896)
atau Bank Kustodian. Hasil Pemeringkatan Obligasi dan Obligasi Subordinasi
sejenis. Perseroan tidak dapat mengagunkan ebagian besar maupun seluruh pendapatan atau harta kekayaan Pajak penghasilan terkait dengan komponen pendapatan komprehensif lainnya (17.527) 76.537
Jumlah Pokok, Jangka Waktu, Tingkat Bunga dan Jatuh Tempo Obligasi Subordinasi Perseroan yang ada pada saat ini di luar kegiatan usaha Perseroan, tanpa persetujuan tertulis dari Wali Sesuai dengan POJK NO. 7/2017, POJK No. 36/2014 dan POJK No. 49/2020, dalam rangka penerbitan 62.139 (271.359)
Obligasi Subordinasi yang akan diterbitkan dalam Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Subordinasi Amanat. Obligasi dan Obligasi Subordinasi ini, Perseroan telah memperoleh peringkat nasional dari PT Fitch Ratings Keuntungan/(kerugian) komprehensif lainnya tahun berjalan - setelah pajak 65.120 (268.223)
Berkelanjutan IV Bank UOB Indonesia Tahap I Tahun 2024 memiliki Jumlah Pokok Obligasi Subordinasi Status Obligasi Subordinasi Indonesia yang dituangkan dalam Surat No. 24/DIR/RATLTR/II/2024 tanggal 28 Februari 2024 perihal TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 740.083 683.338
sebanyak-banyaknya sebesar Rp100.000.000.000,- (seratus miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap Peringkat PT Bank UOB Indonesia, PT Fitch Ratings Indonesia menetapkan peringkat: LABA PER SAHAM DASAR (nilai penuh) 60 85
Keterangan mengenai Status Obligasi Subordinasi dapat dilihat pada Bab I Prospektus mengenai Penawaran
sebesar [●]% ([●] persen) per tahun, berjangka waktu 7 (tujuh) tahun sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Pokok Rasio-rasio
Umum Berkelanjutan. AAA(idn) AA(idn)
Obligasi Subordinasi secara penuh akan dilakukan pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi Subordinasi yaitu (dalam jutaan Rupiah)
tanggal 26 Juni 2031. Hak-hak Pemegang Obligasi Subordinasi Triple A Double A
31 Desember
Harga Penawaran Obligasi Subordinasi 1. Menerima pelunasan Pokok Obligasi Subordinasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi dari Hasil pemeringkatan Obligasi dan Obligasi Subordinasi ini tidak memiliki periode jatuh tempo, akan tetapi akan Keterangan
2023 2022
Perseroan pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi Subordinasi dan atau Tanggal Pembayaran Bunga dilakukan review peringkat dalam periode 1 (satu) tahun sekali.
Obligasi Subordinasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi Subordinasi. Rasio Usaha (%)
Obligasi Subordinasi yang bersangkutan. Pemegang Obligasi Subordinasi yang berhak mendapatkan Laba tahun berjalan terhadap total pendapatan (pendapatan bunga neto, pendapatan
Satuan Pemindahbukuan dan Satuan Perdagangan Obligasi Subordinasi Perusahaan Pemeringkat Efek, dalam hal ini Fitch, tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan Perseroan,
pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi adalah Pemegang Obligasi Subordinasi yang namanya tercatat operasional lainnya, dan pendapatan non-operasional) 10,04% 14,53%
Satuan Pemindahbukuan sebesar Rp1,00 (satu Rupiah) atau kelipatannya. Jumlah minimum pemesanan sebagaimana didefinisikan dalam UUP2SK. Permodalan (%)
dalam Daftar Pemegang Obligasi Subordinasi, pada 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal Pembayaran
Obligasi adalah Rp5.000.000,00 (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya. Perseroan wajib menyampaikan peringkat tahunan atas Obligasi dan Obligasi Subordinasi kepada OJK Kewajiban penyediaan modal minimum (KPMM) dengan memperhitungkan:
Bunga Obligasi Subordinasi, kecuali ditentukan lain oleh KSEI atau peraturan perundang-undangan yang Risiko kredit 21,18% 18,92%
Jaminan Obligasi Subordinasi paling lambat 10 (sepuluh) Hari Kerja setelah berakhirnya masa berlaku peringkat terakhir sampai dengan
berlaku. Risiko kredit dan risiko pasar 19,97% 18,52%
Perseroan telah menyelesaikan seluruh kewajiban yang terkait dengan Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang
Obligasi Subordinasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus termasuk tidak dijamin oleh Negara Republik 2. Memperoleh pembayaran denda sebesar persentase Bunga Obligasi Subordinasi yang berlaku Risiko kredit, risiko pasar, dan risiko operasional 18,32% 16,57%
diterbitkan, sebagaimana diatur dalam POJK No. 49/POJK.04/2020. Aset tetap terhadap modal 15,68% 8,61%
Indonesia atau pihak ketiga lainnya dan tidak dimasukkan dalam program Penjaminan Bank yang dilaksanakan ditambah 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi Subordinasi dari jumlah dana
Rasio KPMM yang diwajibkan 9,00% 9,00%
oleh Lembaga Penjaminan Simpanan atau penggantinya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang terlambat dibayar, yang dihitung secara harian sejak hari keterlambatan sampai dengan dibayar RENCANA PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM Kualitas Aset (%)
yang berlaku dan mengikuti ketentuan Pasal 19 ayat (1) hurut f POJK No. 11/POJK.03/2016 dan merupakan lunas apabila Perseroan terlambat membayar suatu kewajiban yang harus dibayar berdasarkan NPL - bruto 2,58% 2,98%
Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Subordinasi dan apabila ternyata Perseroan tidak menyediakan Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi, setelah dikurangi dengan
kewajiban Perseroan yang disubordinasi, sesuai dengan ketentuan Pasal 5 ayat 5.17 jo. Pasal 11 Perjanjian NPL - neto 1,39% 1,73%
biaya Emisi akan dipergunakan seluruhnya oleh Perseroan untuk meningkatkan penyaluran kredit. Rentabilitas (%)
Perwaliamanatan Obligasi Subordinasi. dana secukupnya untuk pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi
Seluruh dana yang akan diperoleh dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Subordinasi, setelah Imbal hasil aset (ROA) 0,61% 0,84%
Sifat-sifat Khusus Obligasi Subordinasi Subordinasi setelah lewat tanggal jatuh tempo Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi dan/atau Imbal hasil ekuitas (ROE) 4,44% 6,70%
Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi Subordinasi. dikurangi dengan biaya Emisi akan dipergunakan seluruhnya oleh Perseroan untuk meningkatkan penyaluran
POJK No. 11/POJK.03/2016 mengatur mengenai syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi oleh suatu obligasi Marjin pendapatan bunga bersih (NIM) 3,85% 3,98%
3. Pemegang Obligasi Subordinasi baik sendiri maupun bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih kredit. Biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) 92,31% 87,74%
subordinasi untuk dapat diperlakukan sebagai modal pelengkap (Tier 2) suatu bank, yang pada pokoknya
dari 20% (dua puluh persen) dari jumlah Pokok Obligasi Subordinasi yang belum dilunasi (namun Rincian mengenai rencana penggunaan dana dari hasil Penawaran Umum dapat dilihat pada Bab II Prospektus Likuiditas (%)
mencakup bahwa setelah memperoleh persetujuan OJK untuk dapat diperhitungkan sebagai komponen modal, Loan to deposit ratio (LDR) 69,92% 73,18%
tidak termasuk Obligasi Subordinasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan), berhak mengenai Rencana Penggunaan Dana.
bersifat subordinasi, memiliki fitur untuk dikonversi menjadi saham biasa atau mekanisme Write Down dalam Total liabilitas / total ekuitas (Debt to Equity Ratio) 823,48% 800,16%
hal Perseroan berpotensi terganggu kelangsungan usaha (point of non-viability) dan memiliki jangka waktu 5 mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat untuk diselenggarakan RUPO. Total liabilitas / total aset (Debt to Asset Ratio) 89,17% 88,89%
4. Melalui keputusan RUPO, Pemegang Obligasi Subordinasi antara lain berhak melakukan tindakan sebagai
PERNYATAAN UTANG Kepatuhan (%)
(lima) tahun atau lebih serta hanya dapat dilunasi setelah memperoleh persetujuan OJK.
berikut: Berdasarkan laporan keuangan Perseroan untuk tanggal yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, Persentase pelanggaran Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)
Sesuai dengan Surat Edaran OJK No. 20/SEOJK.03/2016, Obligasi Subordinasi harus dilakukan konversi Pihak Terkait 0,00% 0,00%
a) mengambil keputusan sehubungan dengan usulan Perseroan atau Pemegang Obligasi Subordinasi Perseroan mempunyai liabilitas yang seluruhnya berjumlah Rp144.944.877 juta yang dapat dirinci sebagai
menjadi saham biasa atau Write Down terhadap dalam hal sebagai berikut: Giro Wajib Minimum (GWM) (%)
bersifat utang mengenai perubahan jangka waktu Obligasi Subordinasi, Pokok Obligasi Subordinasi, berikut: Rupiah
i. rasio modal inti utama (Common Equity Tier 1/CET 1) lebih rendah atau sama dengan 5,125% (lima koma (dalam jutaan Rupiah) GWM Harian 9,42% 9,47%
suku Bunga Obligasi Subordinasi, perubahan tata cara atau periode pembayaran Bunga Obligasi
seratus dua puluh lima persen) dari aset tertimbang menurut risiko (ATMR) baik secara individu maupun Keterangan 31 Desember 2023 GWM Rata-rata 10,34% 10,57%
Subordinasi, jaminan atau penyisihan dana pelunasan dan ketentuan lain dalam Perjanjian, dengan
konsolidasi dengan anak perusahaan; dan/atau Liabilitas segera 475.355 Valuta Asing
ii. terdapat rencana dari otoritas yang berwenang untuk melakukan penyertaan modal kepada Bank yang tetap memperhatikan ketentuan Peraturan OJK Nomor 20/2020; GWM Harian 4,67% 4,10%
Simpanan dari nasabah
dinilai berpotensi terganggu kelangsungan usahanya; dan b) menyampaikan pemberitahuan kepada Perseroan dan/atau Wali Amanat, memberikan pengarahan GWM Rata-rata 4,22% 4,12%
Giro
kepada Wali Amanat, dan/atau menyetujui suatu kelonggaran waktu atas suatu kelalaian berdasarkan Posisi Devisa Neto (PDN) secara keseluruhan 4,16% 1,51%
iii. terdapat perintah dari OJK untuk melakukan konversi menjadi saham biasa dan/atau Write Down. Pihak ketiga 23.531.878 Rasio pertumbuhan (%)
Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Subordinasi serta akibat-akibatnya, atau untuk mengambil Pihak berelasi 169.624
Dalam hal Perseroan berpotensi terganggu kelangsungan usaha (point of non-viability), Perseroan akan Total aset 17,55% 13,91%
tindakan lain sehubungan dengan kelalaian; 23.701.502 Total liabilitas 17,92% 15,18%
menerapkan mekanisme Write Down sesuai dengan Pasal 19 POJK No. 11/POJK.03/2016 tanpa memerlukan
c) memberhentikan Wali Amanat dan menunjuk pengganti Wali Amanat menurut ketentuan Perjanjian Tabungan Total ekuitas 14,58% 4,66%
persetujuan dari Pemegang Obligasi Subordinasi atau tanpa memerlukan keputusan RUPO. Pihak ketiga 37.375.588 Pendapatan bunga neto 4,22% 15,95%
Perwaliamanatan Obligasi Subordinasi;
Keterangan mengenai sifat-sifat khusus Obligasi Subordinasi secara lengkap dijelaskan pada Bab I Prospektus Pihak berelasi 110.788 Total penghasilan komprehensif tahun berjalan 8,30% 26,07%
d) mengambil tindakan yang dikuasakan oleh atau atas nama Pemegang Obligasi Subordinasi termasuk
mengenai Penawaran Umum Berkelanjutan. 37.486.376 Catatan:
dalam penentuan potensi kelalaian yang dapat menyebabkan terjadinya kelalaian sebagaimana Deposito berjangka 1. Seluruh rasio pertumbuhan dihitung dengan membagi kenaikan (penurunan) saldo akun-akun terkait sebagai berikut:
Penyisihan Dana Pelunasan Obligasi (Sinking Fund) dimaksud dalam pasal 9 Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Subordinasi dan dalam Peraturan OJK a. Untuk akun-akun posisi keuangan, selisih saldo akun-akun terkait pada tanggal 31 Desember tahun yang bersangkutan dengan saldo akun-akun tersebut
Pihak ketiga 57.922.045
Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk Obligasi Subordinasi ini dengan pertimbangan Nomor 20/2020; Pihak berelasi 172.618
pada tanggal 31 Desember tahun sebelumnya, atau
b. Untuk akun-akun laba rugi dan penghasilan komprehensif lainnya, selisih saldo akun-akun terkait, masing-masing untuk tahun yang berakhir pada tanggal
untuk mengoptimalkan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi Subordinasi ini sesuai dengan e) mengambil tindakan lain yang disusulkan Wali Amanat yang tidak dikuasakan atau tidak termuat 58.094.663 31 Desember dengan saldo akun-akun tersebut pada tahun sebelumnya.
tujuan rencana penggunaan dana Penawaran Umum Obligasi Subordinasi. dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Subordinasi atau berdasarkan ketentuan peraturan Total simpanan dari nasabah 119.282.541 2. Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) dihitung berdasarkan SEOJK No. 9/SEOJK.03/2020 tanggal 30 Juni 2020 yang merupakan rasio modal Tier I
Simpanan dari bank lain 1.398.759 ditambah modal Tier II terhadap jumlah aset tertimbang menurut risiko kredit, risiko operasional, dan risiko pasar pada akhir tahun yang bersangkutan.
Pembatasan dan Kewajiban Perseroan perundang-undangan; dan 3. Rasio NPL - bruto adalah rasio total kredit bermasalah terhadap total kredit pada akhir tahun yang bersangkutan. Kredit bermasalah dengan kualitas kurang
Bunga yang masih harus dibayar 199.137
Keterangan mengenai pembatasan dan kewajiban Perseroan dapat dilihat pada Bab I Prospektus mengenai f) mengambil keputusan tentang terjadinya peristiwa Force Majeure dalam hal tidak tercapai lancar, diragukan, dan macet sedangkan total kredit dihitung berdasarkan nilai tercatat dalam neraca secara bruto (sebelum dikurangi CKPN). Rasio NPL - bruto
Utang pajak 170.850 dihitung sesuai dengan SEOJK No. 9/SEOJK.03/2020 tanggal 30 Juni 2020.
Penawaran Umum Berkelanjutan. kesepakatan antara Perseroan dengan Wali Amanat. Liabilitas derivatif 4. Rasio NPL - neto adalah rasio total kredit bermasalah dikurangi CKPN kredit terhadap total kredit pada akhir tahun yang bersangkutan. Kredit bermasalah
dengan kualitas kurang lancar, diragukan, dan macet sedangkan CKPN kredit adalah cadangan yang wajib dibentuk oleh Perseroan sesuai ketentuan dalam
Kelalaian Perseroan Pembelian Kembali Obligasi Subordinasi (Buy Back) Pihak ketiga 696.949 PSAK mengenai Instrumen Keuangan dan PAPI. Total kredit dihitung berdasarkan nilai tercatat dalam neraca secara bruto (sebelum dikurangi CKPN).
Perseroan tidak dapat melakukan pembelian kembali (buy back) untuk sebagian atau seluruh Obligasi Pihak berelasi 525.651 5. Rasio Marjin pendapatan bunga bersih (NIM) yang dihitung sesuai dengan SEOJK No. 9/SEOJK.03/2020 tanggal 30 Juni 2020 adalah rasio pendapatan bunga
Kondisi-kondisi dan pengaturan mengenai kelalaian diatur sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam bersih terhadap rata-rata total aset produktif. Pendapatan bunga bersih adalah pendapatan bunga dikurangi beban bunga, sedangkan rata-rata aset produktif
1.222.600
Perjanjian Perwaliamanatan dijelaskan pada Bab I Prospektus mengenai Penawaran Umum Berkelanjutan. Subordinasi. dihitung dari rata-rata total aset produktif pada setiap akhir bulan selama tahun yang bersangkutan.
Page 2
6. Rasio Beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) yang dihitung sesuai dengan SEOJK No. 9/SEOJK.03/2020 tanggal 30 Juni 2020 adalah b. Keputusan Gubernur BI No. 13/34/KEP/GBI/2011 tanggal 19 Mei 2011 tentang Perubahan Penggunaan medical concierge, layanan transfer limusin, pemeriksaan kesehatan, fasilitas safe deposit box, hadiah pada atau Perjanjian Agen Pembayaran. Pemegang Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang berhak atas
rasio total beban operasional (termasuk beban bunga) terhadap total pendapatan operasional (termasuk pendapatan bunga) untuk tahun yang bersangkutan.
7. Loan to deposit ratio (LDR) yang dihitung sesuai dengan SEOJK No. 9/SEOJK.03/2020 tanggal 30 Juni 2020 adalah rasio total kredit terhadap total dana pihak Izin Usaha atas Nama PT Bank UOB Buana Menjadi Izin Usaha atas Nama PT Bank UOB Indonesia yang hari ulang tahun dan perayaan, serta akses ke UOB Privilege Banking Centre di seluruh kawasan. Privilege Bunga Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang dibayarkan pada periode pembayaran Bunga Obligasi dan
ketiga pada akhir tahun yang bersangkutan. dikeluarkan oleh BI; dan Banking memberikan pengalaman perbankan yang secara harmonis mengintegrasikan layanan konsultasi Obligasi Subordinasi yang bersangkutan adalah yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Obligasi
8. Debt to equity ratio adalah rasio total liabilitas terhadap total ekuitas pada akhir tahun yang bersangkutan.
9. Debt to asset ratio adalah rasio total liabilitas terhadap total aset pada akhir tahun yang bersangkutan. c. Izin Bank Devisa No. 9/39/KEP/DIR/UD tanggal 22 Juli 1976 tentang Penunjukkan kantor pusat Perseroan keuangan dengan manfaat gaya hidup sebagai komitmen Perseroan dalam memenuhi kebutuhan dan dan Obligasi Subordinasi pada 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi
10. Rasio Giro Wajib Minimum dihitung sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.24/4/PBI/2022 tanggal 25 Februari 2022 tentang perubahan keempat
sebagai Bank Devisa yang dikeluarkan oleh BI. preferensi unik nasabah, selaras dengan kesuksesan dan status kehidupan mereka. dan Obligasi Subordinasi, kecuali ditentukan lain oleh KSEI atau peraturan perundang-undangan yang
atas PBI No.20/3/PBI/2018 tanggal 29 Maret 2018 tentang Giro Wajib Minimum Bank Umum dalam Rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Umum Konvensional dan
UOB TMRW berlaku;
Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) No. 12 Tahun 2023 tanggal 27 September 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan Pemenuhan Giro Wajib Minimum Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha antara lain
dalam Rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah. Parameter pemenuhan GWM Rupiah ditetapkan e. Hak untuk menghadiri RUPO dilaksanakan oleh Pemegang Obligasi dan Obligasi Subordinasi dengan
sebesar 0% untuk GWM harian dan bertahap untuk pemenuhan GWM secara rata-rata yaitu sebesar 7,5% mulai tanggal 1 Juli hingga 31 Agustus 2022 dan sebagai berikut: Aplikasi UOB TMRW adalah aplikasi mobile all-in one Perseroan yang dibangun berdasarkan kebutuhan
memperhatikan KTUR asli yang diterbitkan oleh KSEI kepada Wali Amanat. KSEI akan membekukan
sebesar 9,0% mulai tanggal 1 September 2022.
a. menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito berjangka, sertifikat konsumen individu untuk melayani kebutuhan perbankan, keuangan, dan gaya hidup mereka. Dengan
11. Rasio Posisi devisa neto (PDN) secara keseluruhan adalah rasio posisi devisa neto secara keseluruhan yang berasal dari posisi keuangan dan rekening seluruh Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang disimpan di KSEI sehingga Obligasi dan Obligasi
administratif terhadap total modal pada akhir tahun yang bersangkutan. deposito, tabungan dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu; memanfaatkan teknologi terbaru, termasuk model kecerdasan buatan (AI)/pembelajaran mesin internal dan Subordinasi tersebut tidak dapat dialihkan/dipindahbukukan sejak 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal
b. memberikan kredit; eksternal, Perseroan mengembangkan dan meluncurkan kemampuan baru untuk meningkatkan pengalaman penyelenggaraan RUPO (R-3) sampai dengan tanggal berakhirnya RUPO yang dibuktikan dengan
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN digital nasabah, membuat transaksi perbankan, investasi, dan reward menjadi lebih praktis dan lebih cerdas:
c. menerbitkan surat pengakuan hutang; adanya pemberitahuan dari Wali Amanat;
1. Pertumbuhan Pendapatan, Beban dan Laba d. membeli, menjual atau menjaminkan atas risiko sendiri maupun untuk kepentingan dan atas perintah - TMRW Everyday Account f. Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan Obligasi dan Obligasi Subordinasi wajib membuka
Pendapatan Bunga nasabahnya: - TMRW Savings Account Rekening Efek di Perusahaan Efek atau Bank Kustodian yang telah menjadi pemegang Rekening Efek di
Pendapatan bunga Perseroan di tahun 2023 didominasi dari kredit yang diberikan dengan porsi 65,7% dari 1. surat-surat wesel termasuk wesel yang diakseptasi oleh bank yang masa berlakunya tidak lebih lama - Kartu Kredit TMRW KSEI.
total pendapatan bunga. Total Pendapatan bunga di tahun 2023 adalah sebesar Rp9.944.870 juta, meningkat dari pada kebiasaan dalam perdagangan surat-surat dimaksud; - TMRW Power Saver 2. Pemesan yang Berhak
sebesar 31,4% atau Rp2.373.813 juta dibandingkan dengan tahun 2022, yaitu sebesar Rp7.571.057 juta. 2. surat pengakuan hutang dan kertas dagang lainnya yang masa berlakunya tidak lebih lama dari - TMRW Pay Perorangan Warga Negara Indonesia atau badan hukum Indonesia di manapun mereka bertempat tinggal
Kenaikan pada pendapatan bunga tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan dari kredit yang diberikan kebiasaan dalam perdagangan surat-surat dimaksud; - Tomorrow intelligent Assistant (TIA) berada, serta badan usaha atau lembaga Indonesia di manapun mereka berkedudukan yang berhak membeli
yang meningkat sebesar 13,1% atau Rp745,802 juta dibandingkan dengan tahun sebelumnya menjadi 3. kertas perbendaharaan Negara dan surat jaminan Pemerintah; - TMRW Auto Save Obligasi dan Obligasi Subordinasi.
Rp6.532.425 juta, investasi keuangan dan efek-efek yang diperdagangkan yang meningkat sebesar 43,7% 4. Serifikat Bank Indonesia (SBI); - EZ Pay UOB
3. Pemesanan Pembelian Obligasi dan Obligasi Subordinasi
atau sebesar Rp490.666 juta menjadi Rp1.612.825 juta dan tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan 5. Obligasi Subordinasi; - Smart Insights
Pemesanan pembelian Obligasi dan Obligasi Subordinasi dilakukan menggunakan Formulir Pemesanan
janji dijual kembali yang meningkat sebesar 192,5% atau sebesar Rp905.993 juta menjadi Rp1.376.598 juta. 6. Surat Dagang; Layanan lain yang ditawarkan UOB TMRW meliputi pembukaan rekening online, pemeliharaan dan tampilan
Pembelian Obligasi dan Obligasi Subordinasi (“FPPO”), baik dalam bentuk hardcopy yang diperoleh dari
Portofolio kredit didominasi dalam mata uang Rupiah dengan porsi sebesar 83,0% dari total portofolio kredit 7. instrumen surat berharga lain. akun, layanan kartu debit dan kartu kredit, transfer dana (BI-FAST, Real Time Online, Real-Time Gross
kantor Penjamin Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi maupun softcopy yang diperloleh melalui email dari
yang diberikan. e. memindahkan uang baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk kepentingan nasabah; Settlement) dan pembayaran tagihan (termasuk top up e-wallet), kemampuan pembayaran QR, dan layanan
Penjamin Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi (fixed.income@ipc.co.id / uobkhindcf@uobkayhian.com,
Beban Bunga f. menempatkan dana pada, meminjam dana dari, atau meminjamkan dana kepada bank lain, baik dengan Chatbot 24/7 untuk layanan nasabah. fixedincome@uobkayhian.com), dan pemesanan yang telah diajukan tidak dapat dibatalkan oleh pemesan.
Beban bunga Perseroan di tahun 2023 didominasi dari simpanan nasabah dalam bentuk deposito berjangka menggunakan surat, sarana telekomunikasi maupun dengan wesel unjuk, cek atau sarana lainnya; b. Business Banking Pemesanan Pembelian Obligasi dan Obligasi Subordinasi dilakukan dengan menggunakan FPPO untuk
dengan porsi sebesar 48,7% dari total beban bunga. Beban bunga Perseroan di tahun 2023 adalah sebesar g. menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan perhitungan dengan atau antar Tujuan jangka panjang Business Banking adalah menjadi bank pilihan bagi UKM di Indonesia dengan keperluan ini dan dikeluarkan oleh Penjamin Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang dibuat 5 (lima)
Rp4.587.972 juta, meningkat sebesar 88,7% atau Rp2.156.911 juta dibandingkan dengan tahun 2022, yaitu pihak ketiga; mendukung dan memajukan pertumbuhan bisnis mereka. Untuk membantu nasabah menjalankan bisnisnya rangkap atau dalam bentuk softcopy. Pemesanan pembelian Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang dilakukan
sebesar Rp2.431.061 juta. h. menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga; secara efisien, Business Banking menyediakan produk dan solusi perbankan dan layanan beyond banking menyimpang dari ketentuan-ketentuan tersebut di atas tidak dilayani.
Pendapatan Operasional Lainnya dan Pembentukan Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai i. melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan pihak lain berdasarkan suatu kontrak; untuk nasabah usaha kecil dan menengah (UKM) di berbagai sektor seperti perdagangan, manufaktur, 4. Jumlah Minimum Pemesanan
Perbandingan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dengan tahun yang berakhir pada j. melakukan penempatan dana dari nasabah kepada nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga yang makanan dan minuman, dll. Pemesanan pembelian Obligasi dan Obligasi Subordinasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya
tanggal 31 Desember 2022 tidak tercatat dibursa efek; Selain itu, Perseroan melalui segmen Business Banking bertujuan untuk mendorong dan mendukung satu satuan perdagangan senilai Rp5.000.000,00 (lima juta Rupiah) atau kelipatannya.
k. menyediakan pembiayaan dan/atau melakukan kegiatan lain berdasarkan prinsip syariah, sesuai dengan pertumbuhan bisnis nasabah dengan menyediakan pendanaan, produk pinjaman, pilihan investasi, dan solusi
Pendapatan operasional lainnya di tahun 2023 adalah sebesar Rp1.374.094 juta, menurun sebesar 1,6% atau 5. Masa Penawaran Umum
ketentuan yang ditetapkan Bank Indonesia, OJK dan Dewan Syariah Nasional; perbankan digital yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. Produk dan layanan Business Banking adalah
Rp22.447 juta, dibandingkan dengan tahun 2022, yaitu sebesar Rp1.396.541 juta. Masa Penawaran Umum Obligasi dan Obligasi Subordinasi akan dilaksanakan pada tanggal 20 Juni 2024 dari
l. melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu kredit dan kegiatan Wali Amanat; sebagai berikut:
Beban Operasional Lainnya m. melakukan kegiatan dalam Valuta Asing sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia pukul 09.00 WIB sampai dengan 21 Juni 2024 pukul 16.00 WIB.
Total beban operasional dan pembentukan penyisihan kerugian penurunan nilai di tahun 2023 adalah sebesar 1. Produk Pendanaan 6. Pengajuan Pemesanan Pembelian Obligasi dan Obligasi Subordinasi
dan OJK;
Rp5.016.563 juta, meningkat sebesar 32,0% atau Rp1.215.647 juta, dibandingkan dengan tahun 2022, yaitu n. melakukan kegiatan penyertaan modal pada bank atau perusahaan lain di bidang keuangan seperti sewa - Giro dan Tabungan (CASA) Sebelum Masa Penawaran Umum Obligasi dan Obligasi Subordinasi ditutup, pemesan harus melakukan
sebesar Rp3.800.917 juta. guna usaha, modal ventura, perusahaan efek, asuransi, lembaga kliring dan penjaminan serta lembaga Rekening Giro maupun Tabungan Bisnis untuk nasabah dalam mata uang Rupiah dan mata uang pemesanan pembelian Obligasi dan Obligasi Subordinasi dengan mengajukan FPPO selama jam kerja yang
Laba (Rugi) Tahun Berjalan penyimpanan dan penyelesaian, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan dengan asing dengan suku bunga yang kompetitif umum berlaku kepada para Penjamin Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang ditunjuk sebagaimana
Perbandingan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dengan tahun yang berakhir pada memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia dan OJK; - Infinity (Internet Banking) dimuat dalam Bab XIV Prospektus ini, baik dalam bentuk hardcopy maupun dalam bentuk softcopy yang
tanggal 31 Desember 2022 o. melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk mengatasi akibat kegagalan kredit, termasuk Infinity adalah platform internet banking UOB yang memungkinkan Nasabah untuk mengelola disampaikan melalui email.
Laba sebelum beban pajak di tahun 2023 adalah sebesar Rp911.689 juta, menurun sebesar 20,60% atau kegagalan pembiayaan berdasarkan prinsip syariah dengan syarat harus menarik kembali penyertaannya, transaksi bisnis secara efektif 7. Bukti Tanda Terima Pemesanan Obligasi dan Obligasi Subordinasi
Rp236.524 juta, dibandingkan dengan tahun 2022, yaitu sebesar Rp1.148.213 juta. dan dengan memenuhi ketentuan yang ditetapkan Bank Indonesia dan OJK; Penjamin Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Obligasi
- Layanan Transaksi
p. bertindak sebagai pendiri Dana Pensiun dan Pengurus Dana Pensiun sesuai dengan peraturan dan Obligasi Subordinasi akan menyerahkan kembali kepada Pemesan 1 (satu) tembusan FPPO yang telah
Laba tahun berjalan Perseroan di tahun 2023 adalah sebesar Rp674.963 juta, mengalami penurunan sebesar Menyediakan berbagai produk valuta asing, produk terstruktur, bancassurance, produk dan layanan
perundangan yang berlaku; ditandatangani, baik secara hardcopy maupun softcopy melalui email, sebagai bukti tanda terima pemesanan
29,07% atau Rp276.598 juta dibandingkan dengan tahun 2022, yaitu sebesar Rp951.561 juta. trade and cash management, cash management
q. menyelenggarakan usaha lainnya yang lazim dilakukan oleh suatu Bank Umum baik secara konvensional pembelian Obligasi dan Obligasi Subordinasi. Bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi dan Obligasi
Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan maupun berdasarkan Prinsip Syariah baik di dalam maupun di luar negeri. 2. Produk Kredit Subordinasi bukan merupakan jaminan dipenuhinya pemesanan.
Perbandingan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dengan tahun yang berakhir pada Per tanggal 15 Mei 2024, jaringan layanan Perseroan mencakup 42 kantor cabang, 88 kantor cabang - Kredit Modal Kerja 8. Penjatahan Obligasi dan Obligasi Subordinasi
tanggal 31 Desember 2022 pembantu dan 142 ATM yang tersebar di 44 kota/ kabupaten di 16 provinsi yang bekerja sama dengan jaringan Fasilitas pembiayaan untuk membantu nasabah memenuhi kebutuhan modal kerja. Selain itu, fasilitas Penjatahan akan dilakukan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK
Penghasilan komprehensif tahun berjalan mengalami kenaikan sebesar 8,3% atau Rp56.745 juta, dari ATM Prima, ATM Bersama, dan jaringan VISA di seluruh dunia, serta jaringan regional ATM grup usaha United lindung nilai mata uang asing dan perdagangan untuk mendukung nasabah dalam kegiatan ekspor- No. Kep-691/BL/2011 tanggal 30 Desember 2011 tentang Pemesanan dan Penjatahan Efek dalam Penawaran
Rp683.338 juta di tahun 2022 menjadi Rp740.083 juta di tahun 2023. Overseas Bank Limited. impor dan bisnis perdagangan. Umum. Penjatahan Obligasi dan Obligasi Subordinasi akan dilakukan pada tanggal 24 Juni 2024. Manajer
2. Aset, Liabilitas dan Ekuitas Perseroan dimiliki sebesar 68,943% oleh UOB International Investment Private Limited, Singapura, anak - Kredit Investasi Penjatahan dalam Penawaran Umum ini adalah PT Indo Premier Sekuritas.
Total Aset perusahaan dari United Overseas Bank Limited, Singapura, dan sebesar 30,056% oleh United Overseas Bank Fasilitas pembiayaan untuk investasi, pembelian atau refinancing properti komersial dengan jangka Dalam hal terjadi kelebihan permintaan beli dalam suatu Penawaran Umum, maka Penjamin Emisi Obligasi
Posisi pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2022 Limited, Singapura, sedangkan pemegang saham lainnya yaitu Yayasan Kesejahteraan Nusantara sebesar waktu hingga 20 tahun. dan Obligasi Subordinasi atau Afiliasi dari Penjamin Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi dilarang membeli
Aset Perseroan didominasi dari kredit yang diberikan neto dengan porsi sebesar 49,16% dari total aset 1,000% dan publik (terdiri dari 27 pemegang saham) sebesar 0,001%. atau memiliki Efek untuk portofolio Efek mereka sendiri. Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Obligasi
3. Beyond Banking
di tahun 2023. Total aset Perseroan mengalami peningkatan sebesar 17,6% atau Rp24.270.199 juta, dari 2. Perkembangan Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham Perseroan Subordinasi akan menyampaikan laporan hasil Penawaran Umum kepada OJK paling lambat 5 (lima) Hari
- UOB BizSmart Kerja setelah Tanggal Penjatahan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.2 dan Peraturan No. IX.A.7.
Rp138.276.107 juta di tahun 2022 menjadi Rp162.546.306 juta di tahun 2023. Peningkatan ini terutama berasal Berdasarkan Akta Pendirian, struktur permodalan dan pemegang saham Perseroan, adalah sebagai berikut:
Digitalisasi proses bisnis yang memungkinkan nasabah untuk mengelola bisnis secara menyeluruh Sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7, dalam hal terjadi kekurangan permintaan beli dalam Penawaran Umum,
dari peningkatan giro pada Bank Indonesia, efek-efek yang diperdagangkan, investasi keuangan, tagihan
Nilai Nominal Nilai Nominal mulai dari penjualan, Pengelolaan inventaris, akuntansi, penggajian dan pembayaran digital maka Penjamin Emisi Efek, agen penjualan Efek, Afiliasi dari Penjamin Emisi Efek, atau Afiliasi dari agen
atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual Kembali, aset tetap dan aset hak guna, dan aset lain-lain. Jumlah Jumlah Rp10.000,00 Rp5.000,00 dimanapun dan kapanpun. penjualan Efek dilarang menjual Efek yang telah dibeli atau akan dibelinya berdasarkan perjanjian penjaminan
Kemudian, terdapat penambahan baru di tahun 2023 berupa aset tak berwujud sebesar Rp1.130.306 juta. Saham Saham
per saham per saham
Keterangan % c. Commercial Banking
Namun, kas, giro pada bank lain, penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain, tagihan derivatif, kredit yang emisi Efek sampai dengan Efek tersebut dicatatkan di Bursa Efek.
Saham Saham Saham Saham
diberikan, tagihan akseptasi dan aset pajak tangguhan mengalami penurunan. Prioriteit Biasa Prioriteit Biasa
Segmen Commercial Banking menyediakan solusi dan layanan untuk mendukung pertumbuhan nasabah 9. Pembayaran Pemesanan Pembelian Obligasi dan Obligasi Subordinasi
korporasi menengah dengan memenuhi kebutuhan operasional dan likuiditas lokal dan regional mereka. Pemesan dapat melaksanakan pembayaran, yang dapat dilakukan secara tunai atau transfer, dengan
Total Liabilitas Modal Dasar 200 2.100 2.000.000 10.500.000
Modal Ditempatkan dan Modal Disetor Layanan yang disediakan mencakup cash management dan pengelolaan keuangan rantai pasokan (Financial ditujukan kepada Penjamin Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi tempat mengajukan pemesanan. Dana
Posisi pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2022 Supply Chain Management-FSCM), hingga layanan perbankan pembiayaan dan investasi. Untuk memastikan
Raden Udaya Sastrodimedjo 5 10 50.000 50.000 4,00 tersebut harus sudah efektif pada rekening Penjamin Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi selambat-
Liabilitas Perseroan didominasi dari simpanan nasabah bukan bank dengan porsi sebesar 82,3% dari total Alexander Mamusung 5 10 50.000 50.000 4,00 rantai pasokan yang stabil, program FSCM dirancang agar dengan kebutuhan nasabah terkait pengelolaan lambatnya pada tanggal 25 Juni 2024 (in good funds) ditujukan pada rekening di bawah ini:
liabilitas di tahun 2023. Total liabilitas Perseroan mengalami peningkatan sebesar 17,9% atau Rp22.030.112 Boudewijn Jeremias Rambitan 5 10 50.000 50.000 4,00 modal kerja end-to-end dan fasilitas transaksi yang komprehensif.
juta, dari Rp122.914.765 juta di tahun 2022 menjadi Rp144.944.877 juta di tahun 2023. Peningkatan terutama Rekening Obligasi
Angka Moerdjajaana Roekmini 5 10 50.000 50.000 4,00
Pertumbuhan portofolio Commercial Banking berfokus pada sembilan industri yang termasuk Otomotif dan
berasal dari peningkatan Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali sebesar Peils Maurist Tangkilisan 5 10 50.000 50.000 4,00 PT Indo Premier Sekuritas PT UOB Kay Hian Sekuritas
Suku Cadang, Petrokimia, Pembangunan, Minyak sawit mentah dan Pengolahan, Logam Non-Baja, Petrokimia
Rp13.295.961 juta. Penurunan atas efek hutang yang diberikan senilai Rp152.245 juta atau 9,5% disebabkan Abraham Senewe 175 50 1.750.000 250.000 80,00 Bank Permata Bank UOB Indonesia
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor 200 100 2.000.000 500.000 100,00 dan Plastik, Pulp, Kertas dan Kemasan Kertas, Makanan dan Minuman, dan Obat-obatan dikarenakan keahlian
oleh amortisasi atas biaya terkait dengan penerbitan efek hutang yang dilakukan oleh Perseroan pada tahun- Cabang Sudirman Jakarta Cabang UOB Plaza
Saham Dalam Portepel - 2.000 - 10.000.000 yang kuat di sektor-sektor ini. Khususnya, di industri petrokimia dan plastik serta pulp, kertas dan kemasan
tahun sebelumnya. Sedangkan di tahun 2023, Perseroan tidak melakukan penerbitan atas efek hutang. No. Rek. 0701254635 No. Rek. 327-305-682-1
kertas, pinjaman diprioritaskan untuk bisnis yang mendukung produk makanan dan minuman.
Namun, terdapat kenaikan Deposito Berjangka sebesar 13,7% atau Rp6.991.962 juta. Berdasarkan Akta No. 25 yang memuat modal dasar Perseroan dan Akta 38/2023 yang memuat modal PT Indo Premier Sekuritas PT UOB Kay Hian Sekuritas
ditempatkan dan disetor Perseroan, struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan adalah d. Corporate Banking Rekening Obligasi Subordinasi
Total Ekuitas
sebagai berikut: Corporate Banking menawarkan solusi keuangan yang komprehensif, termasuk cash management,
Posisi pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2022 PT Indo Premier Sekuritas PT UOB Kay Hian Sekuritas
pembiayaan jangka pendek, dan solusi perdagangan. Layanan Perseroan mendukung kegiatan perdagangan
Total ekuitas Perseroan mengalami peningkatan sebesar 14,6% atau Rp2.240.087 juta, dari Rp15.361.342 juta Nilai Nominal Rp250,00 per saham Bank Permata Bank UOB Indonesia
domestik dan internasional serta memenuhi kebutuhan modal kerja nasabah, dan menyediakan pembiayaan
di tahun 2022 menjadi Rp17.601.429 juta di tahun 2023. Peningkatan pada total ekuitas disebabkan karena Keterangan Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal Cabang Sudirman Jakarta Cabang UOB Plaza
(lembar) (Rp)
% jangka panjang untuk belanja modal dan ekspansi bisnis. Selain itu, Perseroan menawarkan fasilitas lindung
adanya rights issue yang dilakukan oleh Perseroan dimana transaksi ini memberikan tambahan modal bagi No. Rek. 0701254783 No. Rek. 327-305-682-1
Modal Dasar 36.000.000.000 9.000.000.000.000 nilai untuk membantu nasabah mengurangi risiko volatilitas dalam valuta asing dan suku bunga.
Perseroan senilai Rp1.500.004 juta. PT Indo Premier Sekuritas PT UOB Kay Hian Sekuritas
Modal Ditempatkan dan Disetor Corporate Banking melayani nasabah korporasi besar, termasuk perusahaan publik dan swasta, serta Badan
Pada tahun 2023, tidak terdapat pembagian dividen. UOB International Investment Private Limited, Singapura 8.430.031.879 2.107.507.969.750 68,943 10. Distribusi Obligasi dan Obligasi Subordinasi Secara Elektronik
Usaha Milik Negara (BUMN). Perseroan fokus pada tujuh sektor yang selaras dengan visi Nawacita nasional,
3. Likuiditas dan Sumber Pendanaan United Overseas Bank Limited, Singapura 3.675.134.661 918.783.665.250 30,056 yaitu: Pada Tanggal Emisi, Perseroan wajib menerbitkan Sertifikat Jumbo Obligasi dan Obligasi Subordinasi untuk
Yayasan Kesejahteraan Nusantara 122.308.897 30.577.224.250 1,000 diserahkan kepada KSEI dan memberi instruksi kepada KSEI untuk mengkreditkan Obligasi dan Obligasi
Keterangan mengenai likuiditas dan sumber pendanaan dapat dilihat pada Bab V Prospektus. Lain-lain (terdiri dari 27 pemegang saham) 116.196 29.049.000 0,001 1. Industri, yang meliputi logam dan mineral, agribisnis, tekstil, mesin, peralatan dan komponen dan otomotif;
Subordinasi pada Rekening Efek atau Sub Rekening Efek yang berhak sesuai dengan data dalam rekapitulasi
4. Prinsip Perbankan Yang Sehat Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor 12.227.591.633 3.056.897.908.250 100,000 2. Barang konsumsi, yang meliputi pertanian, peternakan dan perikanan, makanan dan minuman, peralatan
instruksi distribusi yang akan disampaikan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi.
Keterangan mengenai prinsip-prinsip perbankan yang sehat dapat dilihat pada Bab V Prospektus. Saham dalam Portepel 23.772.408.367 5.943.102.091.750 rumah tangga dan barang konsumsi;
3. Energi dan bahan kimia; Dengan telah dilaksanakannya instruksi tersebut, maka pendistribusian Obligasi dan Obligasi Subordinasi
5. Belanja Modal Berdasarkan Akta 38/2023, para pemegang saham Perseroan menyetujui, antara lain: semata-mata merupakan/menjadi tanggung jawab Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Obligasi
4. Konstruksi dan infrastruktur;
Keterangan mengenai belanja modal dapat dilihat pada Bab V Prospektus. a. pengeluaran sebanyak 1.040.946.745 saham baru dengan nilai nominal per saham sebesar Rp250 atau 5. Telekomunikasi, media dan teknologi Subordinasi dan KSEI, dan Perseroan dibebaskan dari segala tanggung jawab dan tuntutan yang timbul
6. Penilaian Kesehatan Bank dengan total nilai nominal seluruhnya sebesar Rp260.236.686.250 dengan harga penawaran per saham 6. Real estate, perhotelan (selektif); dan sebagai akibat dari kegagalan Penjamin.
sebesar Rp1.441; dan 7. Kesehatan 11. Penundaan Masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran Umum Obligasi dan Obligasi
Keterangan mengenai penilaian Kesehatan bank dapat dilihat pada Bab V Prospektus.
b. peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perseroan dari semula sebesar Rp2.796.661.222.000 menjadi Subordinasi
7. Risiko Fluktuasi Kurs Mata Uang Asing Rp3.056.897.908.250. e. Financial Institution
Keterangan mengenai risiko fluktuasi kurs mata uang asing dapat dilihat pada Bab V Prospektus. Financial Institution memiliki nasabah yang terdiri dari lembaga keuangan lokal dan asing termasuk bank dan Dalam jangka waktu sejak efektifnya Pernyataan Pendaftaran sampai dengan berakhirnya Masa Penawaran
Saham baru sejumlah 1.040.946.745 saham tersebut diatas diambil bagian dan disetorkan kepada Perseroan Umum, Perseroan dapat menunda Masa Penawaran Umum untuk masa paling lama tiga bulan sejak efektifnya
8. Kinerja Uang Berdasarkan Segmen Perseroan oleh: non-bank, berbagai lembaga keuangan (yaitu perusahaan sekuritas, perusahaan pembiayaan, perusahaan
asuransi, perusahaan manajemen aset, dana pensiun, dan sektor publik), serta global funds dan financial Pernyataan Pendaftaran atau membatalkan Penawaran Umum, dengan ketentuan:
Keterangan mengenai kinerja uang berdasarkan segmen Perseroan dapat dilihat pada Bab V Prospektus. a. UOBII sebanyak 717.656.796 saham dengan total penyetoran sebesar Rp1.034.143.443.036; sponsors (GFFS) yang berbasis di dalam negeri dan luar negeri. a. Terjadi suatu keadaan di luar kemampuan dan kekuasaan Perseroan yaitu:
Keterangan mengenai kebijakan pemerintah dapat dilihat pada Bab V Prospektus. b. UOB sebanyak 312.867.781 saham dengan total penyetoran sebesar Rp450.842.472.421;
Perseroan melalui segmen Financial Institution mendukung nasabah dengan memberikan pengetahuan yang (i) Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek turun melebihi 10% (sepuluh persen) selama tiga Hari
c. Yayasan Kesejahteraan Nusantara sebanyak 10.422.141 saham dengan total penyetoran sebesar
FAKTOR RISIKO PERSEROAN komprehensif tentang pasar Indonesia dan keahlian regional yang mendalam, serta memenuhi kebutuhan Bursa berturut-turut;
Rp15.018.305.181; dan
bisnis mereka dengan (ii) Bencana alam, perang, huru-hara, kebakaran, pemogokan yang berpengaruh secara signifikan
Risiko Utama d. Pemegang saham lainnya sebanyak 27 saham dengan total penyetoran sebesar Rp38.907;
menawarkan berbagai fasilitas dan layanan kredit, termasuk kredit konvensional dan fasilitas kredit terkait terhadap kelangsungan usaha Perseroan; dan/atau
Risiko utama Perseroan adalah Risiko Kredit didefinisikan sebagai risiko kerugian yang timbul dari kegagalan 3. Pengurusan dan Pengawasan Perseroan (iii) Peristiwa lain yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelangsungan usaha Perseroan yang
pasar modal. Perseroan juga bekerja sama dengan lembaga keuangan non-bank, yang dapat mendukung
debitur atau rekanan dalam memenuhi kewajiban keuangannya pada saat kewajiban tersebut sudah jatuh Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 74 tanggal 30 April 2024 yang dibuat di hadapan Aulia Bank dalam mengumpulkan dana pihak ketiga. ditetapkan oleh OJK berdasarkan formulir sebagaimana ditentukan dalam Peraturan No.IX.A.2.
tempo. Ini merupakan risiko tunggal terbesar yang dihadapi Perseroan dalam bisnis intinya sebagai Perseroan Taufani, S.H., Notaris di Jakarta, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut: b. Perseroan wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:
komersial, yang terutama timbul dari pinjaman dan komitmen terkait pinjaman lainnya kepada peminjam ritel, Segmen Financial Institution bekerja sama dengan tim Global Markets dan Transaction Banking dalam
Dewan Komisaris menyediakan produk treasury, cash management, remittance, dan trade untuk mendukung semua kebutuhan (i) mengumumkan penundaan Masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran Umum Obligasi
korporasi dan institusi.
Komisaris Utama : Wee Ee Cheong bisnis nasabah Perseroan, secara lokal dan di seluruh kawasan. Ini merupakan tambahan dari produk yang dan Obligasi Subordinasi dalam paling kurang satu surat kabar harian berbahasa Indonesia yang
Untuk penjelasan mengenai Risiko Utama Perseroan secara lengkap dapat dilihat pada Bab VI Prospektus Wakil Komisaris Utama : Chin Voon Fat Perseroan tawarkan, yaitu asuransi, manajemen aset, dana pensiun, tabungan giro, layanan akun virtual, e-tax, mempunyai peredaran nasional paling lambat satu Hari Kerja setelah penundaan atau pembatalan
mengenai Faktor Risiko Perseroan. Komisaris : Chan Kok Seong dan layanan internet banking. tersebut. Disamping kewajiban mengumumkan dalam surat kabar, Perseroan dapat juga
Risiko Usaha yang bersifat material terhadap kegiatan usaha Perseroan Komisaris Independen : Wayan Alit Antara Segmen Financial Institution juga memainkan peran penting dalam menjaga hubungan baik dengan semua mengumumkan informasi tersebut dalam media massa lainnya;
Risiko kegiatan usaha Perseroan yang disusun berdasarkan bobot dari dampak masing-masing risiko terhadap Komisaris Independen : VJH Boentaran Lesmana bank koresponden di seluruh wilayah, serta mempromosikan jaringan UOB melalui keterlibatan yang aktif (ii) menyampaikan informasi penundaan Masa Penawaran Umum Obligasi atau pembatalan Penawaran
kinerja Perseroan adalah risiko pasar, risiko operasional, risiko stratejik, risiko reputasi, risiko persaingan usaha Komisaris Independen : Johanes Susilo dalam transaksi internasional dengan bank-bank di seluruh dunia. Umum Obligasi dan Obligasi Subordinasi tersebut kepada OJK pada hari yang sama dengan
dan perubahan teknologi, risiko investasi atau aksi korporasi, dan risiko kelangkaan sumber daya. Direksi Selain lima segmen di atas, Perseroan memiliki Divisi Transaction Banking dan Global Markets. pengumuman sebagaimana dimaksud dalam butir (i);
Untuk penjelasan mengenai Risiko Usaha bersifat material terhadap kegiatan usaha Perseroan secara lengkap Direktur Utama : Hendra Gunawan (iii) menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam butir (i) kepada OJK paling lambat
Direktur Keuangan dan Layanan Korporasi : Teh Han Yi 7. Prospek Usaha
dapat dilihat pada Bab VI Prospektus mengenai Faktor Risiko Perseroan. satu Hari Kerja setelah pengumuman dimaksud; dan
Direktur Kepatuhan, Legal dan Sekretaris Perusahaan : Ardhi Wibowo Pada tahun 2024, perekonomian global dan domestik diperkirakan akan tetap mengalami tantangan (iv) Perseroan yang menunda Masa Penawaran Umum Obligasi atau pembatalan Penawaran Umum
Risiko Umum dikarenakan risiko perlambatan yang didorong oleh ketatnya kebijakan moneter yang lebih tinggi untuk jangka
Direktur Teknologi dan Operasional : Paul Rafiuly Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang sedang dilakukan, dalam hal pesanan Efek telah dibayar
Risiko umum perusahaan adalah risiko kondisi perekonomian secara makro dan global, risiko fluktuasi kurs Direktur Wholesale Banking : Harapman Kasan panjang di banyak negara di tengah tekanan inflasi yang masih tidak pasti dan bergejolak. Faktor lainnya maka Perseroan wajib mengembalikan uang pemesanan Efek kepada pemesan paling lambat dua
mata uang asing, risiko kepatuhan, risiko hukum, risiko kebijakan pemerintah dan risiko ketentuan negara lain Direktur Global Markets : Sonny Samuel termasuk berlanjutnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang memicu gangguan rantai pasokan global, Hari Kerja sejak keputusan penundaan atau pembatalan tersebut.
atau peraturan internasional. Direktur Strategic Business Development, Retail & Channels : Choi Yau Chi penyelenggaraan pemilu di lebih dari 50 negara di dunia yang dapat membawa kebijakan baru, dan tantangan
c. Dalam hal Penawaran Umum Obligasi dan Obligasi Subordinasi ditunda karena alasan sebagaimana
Untuk penjelasan mengenai Risiko Umum secara lengkap dapat dilihat pada Bab VI Prospektus mengenai Transformation lain dari kondisi geopolitik antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Dana Moneter Internasional (IMF) dalam
dimaksud dalam huruf a, dan akan memulai kembali Masa Penawaran Umum Obligasi dan Obligasi
Faktor Risiko Perseroan. Direktur Risk Management : Henry Santoso laporannya Januari 2024 memperkirakan pertumbuhan ekonomi global pada 2024 sekitar 3,1 persen, hampir
Subordinasi berlaku ketentuan sebagai berikut:
Risiko Investasi yang berkaitan dengan Obligasi dan Obligasi Subordinasi Direktur Consumer Banking : Cristina Teh Tan sama dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi pada 2023.
(i) dalam hal penundaan Mas w Um m O O
Pembeli Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang dalam hal ini bertindak sebagai investor akan menghadapi 4. Tata Kelola Perseroan (Good Corporate Governance) Rencana kerja Perseroan tahun 2024 merupakan kelanjutan dari rencana strategis 5 tahun untuk membangun
m m m m w m m m
risiko gagal bayar, risiko pasar dari potensi suku bunga pasar, dan risiko tidak likuidnya Obligasi dan Obligasi kapabilitas Perseroan. Perseroan terus melanjutkan fokus untuk mencapai skala ekonomi dan profitabilitas
Perseroan meyakini bahwa penerapan GCG secara luas dan menyeluruh akan berkontribusi pada M w Um m O O m H
Subordinasi. Selain itu, Risiko Obligasi Subordinasi dapat di write down apabila OJK menetapkan bahwa Per- yang berkelanjutan. Pada tahun 2022, Perseroan telah memulai roadmap menuju percepatan kemampuan
profitabilitas nilai tambah bagi stakeholder, dan kelanjutan pertumbuhan bisnis jangka panjang. Untuk itu, m m m % m
seroan berpotensi terganggu kelangsungan usahanya (point of non-viability) sesuai dengan pasal 19.1.c Pera- dasar yang diperlukan untuk mencapai tujuan strategisnya dalam lima tahun kedepan.
Perseroan senantiasa menjunjung tinggi prinsip-prinsip GCG yaitu transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, m m
turan OJKNo. 11/POJK.03/2016 sebagaimana diubah sebagian dengan Peraturan OJKNo. 34/POJK.03/2016. independensi, dan kewajaran serta mengawasi pelaksanaan praktek-praktek GCG sesuai dengan aturan dan Untuk fase selanjutnya dari transformasi strategis Perseroan, Perseroan terus meningkatkan basis nasabah m m m m m m
Untuk penjelasan mengenai risiko investasi yang berkaitan dengan Obligasi dan Obligasi Subordinasi secara ketentuan yang berlaku. dan bertujuan untuk mencapai profitabilitas yang berkelanjutan dengan menawarkan proposisi nilai yang m m m m m M
lengkap dapat dilihat pada Bab VI Prospektus mengenai Faktor Risiko Perseroan. relevan untuk setiap segmen nasabah. Sehubungan dengan Perjanjian Jual Beli Aset dan Kewajiban bisnis w Um m O O
Perseroan dalam melaksanakan kelima prinsip GCG harus memastikan bahwa prinsip-prinsip tersebut
perbankan konsumen Perseroan dan Citibank Indonesia “Citi” yang akan selesai pada November 2023, w m m O m m w w Um m O
diterapkan pada setiap aspek bisnis dan di seluruh jajaran Perseroan, dan diterapkan sekurang-kurangnya
KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN KEUANGAN pada 11 (sebelas) faktor pelaksanaan GCG, yaitu:
Perseroan akan melakukan proses stabilisasi pada awal tahun 2024 untuk memastikan bahwa proses pasca O m m m m w m
Sampai dengan tanggal diterbitkannya Prospektus ini hingga efektifnya Pernyataan Pendaftaran, tidak ada ke- integrasi telah berjalan dengan baik. Pada tahun 2024, “Better Together” akan menjadi fokus utama untuk M w Um m O O
• Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris; memastikan bahwa sinergi portofolio pasca akuisisi terjaga dengan baik sehingga mendorong Perseroan untuk
jadian penting yang terjadi setelah tanggal Laporan Auditor Independen No. 00560/2.1032/AU.1/07/0242-3/1/ • Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi; m m m m
IV/2024 tertanggal 4 April 2024 yang telah ditandatangani oleh Yovita (Registrasi Akuntan Publik No. AP.0242). dapat memulai perjalanannya untuk tumbuh secara berkelanjutan. m m m H m m M
• Kelengkapan dan pelaksanaan tugas Komite;
Laporan auditor independen tersebut, yang juga tercantum dalam Prospektus ini, menyatakan opini wajar tan- • Penanganan benturan kepentingan; Dalam penyaluran kredit, Perseroan terus menerapkan prinsip kehati-hatian dan menjaga kualitas aset. Selain w Um m O O D m w m m m m
pa modifikasian dan berisi paragraf hal-hal lain yang menyatakan: (i) tujuan penerbitan laporan auditor inde- • Penerapan fungsi kepatuhan Perseroan; itu, Perseroan akan menjaga tingkat likuiditas dan beroperasi dengan rasio Loan-to-Deposit Ratio (LDR) dan m m m mm m
penden dan (ii) penerbitan kembali laporan auditor independen, yang perlu diungkapkan dalam Prospektus ini. • Penerapan fungsi audit internal; Net Stable Funding Ratio (NSFR) yang optimal. Untuk mengelola rasio BOPO, Perseroan terus disiplin dalam w m m m m m m m O
• Penerapan fungsi audit ekstern; pengelolaan beban operasional yang diikuti dengan peningkatan investasi untuk mendukung pertumbuhan m H m m m
KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA, • Fungsi manajemen risiko termasuk pengendalian intern; bisnis di masa depan dan meningkatkan cakupan provisi. Secara strategis, Perseroan akan terus berinvestasi C m U m O O
SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA • Penyediaan dana kepada pihak terkait dan debitur besar; dalam proses dan kemampuan untuk mengelola biaya akuisisi, biaya untuk melayani, dan biaya kredit untuk
D m m O O
• Transparansi kondisi keuangan dan non keuangan, laporan GCG dan laporan internal; dan meningkatkan profitabilitas yang berkelanjutan.
m m w Um m O
1. Riwayat Singkat Perseroan
• Rencana strategi Perseroan. PERPAJAKAN O m m m m m O
PT Bank UOB Indonesia (“Perseroan”) didirikan dengan nama PT Bank Buana Indonesia berdasarkan Akta O m m H
Efektivitas pelaksanaan dari setiap faktor tersebut dinilaidari 3 (tiga) aspek governance sebagai suatu proses
Pendirian No. 150 tanggal 31 Agustus 1956, dibuat di hadapan Eliza Pondaag S.H.,dahulu Notaris di Jakarta m w Um m O O
yang berkesinambungan. Ketiga aspek governance dimaksud ialah: CALON PEMBELI OBLIGASI DAN OBLIGASI SUBORDINASI DALAM PENAWARAN UMUM
didirikan dengan nama PT Bank Buana Indonesia. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman
• Governance Structure: aspek yang mengandung kecukupan struktur dan infrastruktur tata kelola OBLIGASI INI DIHARAPKAN UNTUK BERKONSULTASI DENGAN KONSULTAN PAJAK O O m w
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. J.A 5/78/4 tanggal 24 Oktober 1956, didaftarkan pada
Perseroan agar proses pelaksanaan prinsip GCG menghasilkan outcome yang sesuai dengan harapan MASING-MASING MENGENAI AKIBAT PERPAJAKAN YANG TIMBUL DARI PENERIMAAN H D w O
Pengadilan Negeri Jakarta dengan No. 1811 tanggal 27 Oktober 1956 dan telah diumumkan dalam Berita
stakeholders Perseroan. BUNGA, PEMBELIAN, PEMILIKAN MAUPUN PENJUALAN ATAU PENGALIHAN DENGAN O m m m O O
Negara Republik Indonesia No. 96 tanggal 30 November 1956 dan Tambahan Berita Negara No.1243 (”Akta
CARA LAIN ATAS OBLIGASI DAN OBLIGASI SUBORDINASI YANG DIBELI MELALUI m w m m m m m
Pendirian”). • Governance Process: aspek yang mengandung proses pelaksanaan prinsip GCG yang efektif, yang
PENAWARAN UMUM OBLIGASI DAN OBLIGASI SUBORDINASI INI. m H w Um m O O
Perseroan memulai aktivitas perbankan secara komersial pada tanggal 1 November 1956 berdasarkan didukung oleh kecukupan struktur dan infrastruktur tata kelola Perseroan sehingga menghasilkan outcome
Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 203443/U.M.II tanggal 15 Oktober 1956 tentang yang sesuai dengan harapan stakeholders Perseroan. m m m m m
Pemberian Izin Usaha PT Bank Buana Indonesia berkedudukan di Jakarta. Sesuai dengan pasal 3 Anggaran • Governance Outcome: aspek yang mencerminkan hasil penerapan prinsip-prinsip GCG yang memenuhi PENJAMINAN EMISI OBLIGASI DAN OBLIGASI SUBORDINASI m m m m m
Dasar Perseroan, ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah menjalankan kegiatan umum perbankan. m m m O O m m
harapan stakeholders Perseroan dengan dukungan kecukupan struktur dan infrastruktur tata kelola Per- Berdasarkan persyaratan dan ketentuan-ketentuan yang tercantum di dalam Perjanjian Penjaminan Emisi
Perseroan telah memperoleh izin untuk menjalankan aktivitas sebagai bank devisa berdasarkan Surat m m m O O
seroan. Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi Subordinasi yang namanya tercantum di bawah ini telah menyetujui
Keputusan Gubernur BI No. 9/39/KEP/DIR/UD tanggal 22 Juli 1976. m m m m m m
6. Kegiatan Usaha Perseroan untuk menawarkan kepada masyarakat Obligasi dan Obligasi Subordinasi secara penuh (full commitment).
O O m m O O
Pada tahun 2000, Perseroan mengubah status Perseroan menjadi perusahaan terbuka dengan melakukan Kegiatan usaha Perseroan yang utama adalah menghimpun dana masyarakat dan menyalurkan dana yang Susunan dan jumlah porsi serta persentase penjaminan dari Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi yang djamin w m m m m %
penawaran umum perdana kepada masyarakat sebanyak 194.000.000 saham. Perubahan status Perseroan berhasil dihimpun tersebut dalam bentuk fasilitas kredit. secara Kesanggupan Penuh (full commitment) adalah sebagai berikut:
menjadi perusahaan terbuka telah disetujui oleh Bapepam-LK berdasarkan Surat Ketua Badan Pengawas O O m m
Pasar Modal No. S-1544/PM/2000, tanggal 27 Juni 2000. Selanjutnya pada tahun 2002, 2003 dan 2006, Sesuai jenis dan karakteristik dari kebutuhan nasabah, Perseroan mengelompokkan bidang-bidang usahanya m m D
Penjamin Emisi dan
Perseroan melakukan Penawaran Umum Terbatas I, II dan III. ke dalam 5 (lima) segmen utama, yaitu: Total (Rp) % m
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi
a. Personal Financial Services m m O O
Pada tahun 2007, Perseroan (yang pada saat itu bernama PT Bank Buana Indonesia Tbk) mengganti nama PT Indo Premier Sekuritas [●] [●]
Dengan pendekatan omni-channel, Perseroan berkomitmen membantu nasabah retail banking dalam m m m mw H
Perseroan menjadi PT Bank UOB Buana Tbk. sebagaimana dinyatakan dalam Akta Pernyataan Keputusan
mencapai tujuan keuangan mereka. Solusi Perseroan mencakup berbagai kebutuhan, gaya hidup, dan tahap PT UOB Kay Hian Sekuritas (terafiliasi) [●] [●] m w Um m O O m m m
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 9 tanggal 19 Januari 2007, dibuat di hadapan Fathiah Helmi,
kehidupan, serta simpanan nasabah, asuransi, pinjaman dengan jaminan dan tanpa jaminan, treasuri investasi, O O m m O O
S.H., Notaris di Jakarta, yang telah mendapatkan persetujuan dari Menkumham No. W7-01036 HT.01.04- Total [●] 100,0
dan layanan wealth advisory. w m m m O O
TH-2007 tanggal 29 Januari 2007.
Solusi Wealth Management Susunan dan jumlah porsi serta persentase penjaminan dari Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi Subordinasi A m
Pada tahun 2008, RUPS Perseroan telah menyetujui perubahan status Perseroan dari perusahaan terbuka
menjadi perusahaan tertutup dan menghapuskan pencatatan (delisting) saham Perseroan di BEI. Perubahan yang djamin secara Kesanggupan Penuh (full commitment) adalah sebagai berikut: m w Um m O UO
Fokus utama Perseroan adalah untuk memenuhi kebutuhan nasabah dalam menumbuhkan kekayaan mereka.
status, termasuk delisting tersebut telah dilakukan sesuai dengan persyaratan yang ditentukan oleh OJK Produk-produk ini terdiri dari reksa dana, baik dalam dana terbuka maupun tertutup, produk terstruktur, dan w Um m O UO
Penjamin Emisi dan
(dahulu Bapepam dan LK) dan BEI dan Perseroan telah menyelesaikan hak-hak pemegang saham minoritas obligasi, yang meliputi obligasi ritel primer, obligasi pemerintah, dan obligasi sekunder korporasi. Nasabah ritel Total (Rp) % m
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi Subordinasi
melalui proses penawaran tender sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Berdasarkan Akta Pernyataan Perseroan memiliki akses ke berbagai produk bancassurance, termasuk unit link dan asuransi jiwa lainnya,
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 16 tanggal 16 Januari 2009, dibuat di hadapan seperti dwiguna. PT Indo Premier Sekuritas [●] [●] KU OD AN N RA K NDON A
Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta dan telah disetujui oleh Menkumham berdasarkan Surat Persetujuan PT UOB Kay Hian Sekuritas (terafiliasi) [●] [●] G w
Produk Simpanan
No. AHU-26687.AH.01.02.Tahun 2009 tanggal 17 Juni 2009 (”Akta No. 16/2009”) Anggaran Dasar Perseroan m
telah diubah sehubungan dengan perubahan status Perseroan dari perusahaan terbuka (publik) menjadi Produk simpanan nasabah Perseroan meliputi rekening- tabungan sederhana hingga produk dengan bunga Total [●] 100,0
perusahaan tertutup. lebih tinggi, seperti one-account yang menghasilkan bunga bonus bila dikombinasikan dengan transaksi
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 12 tanggal 15 April
perbankan lainnya. LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR
2010, dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta dan telah diberitahukan kepada Menkumham Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Pinjaman dengan Jaminan
Wali Amanat : PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. m @
berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan No. AHU-AH.01.10-14548 tanggal 14 Juni 2010 (”Akta No. Perseroan menyediakan solusi kredit pemilikan rumah yang kompetitif dan terjangkau bagi nasabah melalui
Konsultan Hukum : Hiswara, Bunjamin & Tandjung O O m O O
12/2010”), para pemegang saham Perseroan (yang pada saat itu bernama PT Bank UOB Buana) setuju untuk proses yang sederhana. Solusi UOB HOME menawarkan Kredit Pemilikan Rumah/Kredit Pemilikan Apartemen,
Akuntan Publik : KAP Purwantono, Sungkoro & Surja m m
melakukan penggabungan usaha dengan suatu bank yang pada saat itu bernama PT Bank UOB Indonesia. dengan uang muka rendah, suku bunga kompetitif, dan tenor pelunasan hingga 360 bulan angsuran, dengan
Notaris : Aulia Taufani, S.H. m m m O
Pada tanggal 30 Juni 2010, Perseroan (yang pada saat itu bernama PT Bank UOB Buana) secara efektif proses persetujuan yang mudah.
menerima penggabungan usaha PT Bank UOB Indonesia, penggabungan tersebut telah memperoleh O m m R w w m m m
Kartu Kredit dan Pembayaran TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI DAN OBLIGASI SUBORDINASI m m m H m m
persetujuan dari BI berdasarkan Surat Keputusan Gubernur BI No. 12/45/KEP.GBI/2010 tanggal 10 Juni 2010
Pilihan kartu kredit Perseroan yang beragam memastikan bahwa Perseroan memiliki kartu untuk semua orang, 1. Pendaftaran Obligasi dan Obligasi Subordinasi ke dalam Penitipan Kolektif H
tentang Pemberian Izin Penggabungan Usaha (Merger) PT Bank UOB Indonesia ke dalam PT Bank UOB
memberi nasabah Perseroan manfaat dan reward yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi gaya hidup
Buana. Izin tersebut tetap berlaku sebagai izin usaha Perseroan sebagai perusahaan hasil penggabungan. Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini
yang berbeda. Rangkaian Kartu Kredit yang ditawarkan termasuk Infinite Card, Privi Miles Card, Preferred PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMUL R PEMESANAN PEMBEL AN
Pada tahun 2011, Perseroan mengganti nama dari PT Bank UOB Buana menjadi PT Bank UOB Indonesia telah didaftarkan pada KSEI berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat Utang di KSEI. Dengan
sebagaimana dinyatakan dalam Akta No. 24 tanggal 18 Januari 2011 yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi,
Card, Lady’s Card, One Card, TMRW Credit Card, YOLO Card, Garuda Indonesia UOB Card, UOB Telkomsel,
didaftarkannya Obligasi dan Obligasi Subordinasi tersebut di KSEI, maka atas Obligasi dan Obligasi OBL GAS
SH, Notaris di Jakarta dan telah memperoleh persetujuan dari BI berdasarkan Surat Keputusan Gubernur BI Kartu Debit GPN, Visa Debit Card Reguler, Visa Debit Card Wealth Banking, dan Visa Debit Card Privilege
Subordinasi yang ditawarkan berlaku ketentuan sebagai berikut: m m m O O
No. 13/34/KEP.GBI/2011 tanggal 19 Mei 2011 tentang Perubahan Penggunaan Izin Usaha Atas Nama PT Banking.
a. Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dan Obligasi Subordinasi dalam bentuk sertifikat atau warkat kecuali m m m m m m O O
Bank UOB Buana Menjadi Izin Usaha Atas Nama PT Bank UOB Indonesia. Perubahan nama ini juga telah Wealth Banking dan Privilege Banking m m W
Sertifikat Jumbo Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia tanggal 16 Agustus 2012 Tambahan Berita Negara Melalui Wealth Banking dan Privilege Banking, Perseroan berkomitmen untuk membantu nasabah emerging untuk kepentingan Pemegang Obligasi dan Obligasi Subordinasi. Obligasi dan Obligasi Subordinasi akan
37224/2012. affluent dan affluent untuk merencanakan, menabung, membelanjakan, dan berinvestasi dengan bijak. diadministrasikan secara elektronik dalam Penitipan Kolektip di KSEI. Selanjutnya Obligasi dan Obligasi N AM N AK ANA M OB GA DAN OB GA UBORD NA
Perubahan Anggaran Dasar Perseroan terakhir kali adalah sebagaimana dinyatakan dalam Akta Pernyataan Perseroan menawarkan beragam produk perbankan dan investasi, seperti deposito berjangka, giro dan Subordinasi hasil Penawaran Umum akan dikreditkan ke dalam rekening Efek selambat-lambatnya pada
Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar Perseroan No. 38 tanggal 20 November 2023, dibuat di hadapan tabungan serta asuransi. Tanggal Emisi yaitu tanggal 26 Juni 2024. KSEI akan menerbitkan Konfirmasi Tertulis kepada Perusahaan m UOB K H
Aulia Taufani, S.H., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan (“Akta 38/2023”). Berdasarkan Akta 38/2023, Layanan Wealth Banking dirancang untuk individu yang diklasifikasikan dalam kategori emerging affluent Efek atau Bank Kustodian sebagai tanda bukti pencatatan Obligasi dan Obligasi Subordinasi dalam C UO m N
para pemegang saham Perseroan telah menyetujui, antara lain peningkatan modal ditempatkan dan disetor dengan total dana kelolaan minimum Rp100 juta. Demografi emerging affluent biasanya memiliki pendapatan Rekening Efek di KSEI. Konfirmasi Tertulis tersebut merupakan bukti kepemilikan yang sah atas Obligasi m MH m
Perseroan dan perubahan Pasal 4 ayat (2) anggaran dasar Perseroan. Akta 38/2023 telah memperoleh yang stabil, tabungan yang cukup besar, dan berada pada tahap awal akumulasi kekayaan serta rajin mencari dan Obligasi Subordinasi yang tercatat dalam Rekening Efek;
penerimaan pemberitahuan dari Menkumham berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan peluang untuk mengembangkan kekayaan mereka melalui pilihan investasi yang tepat. Dengan pendekatan b. Pengalihan kepemilikan atas Obligasi dan Obligasi Subordinasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar
Anggaran Dasar Perseroan No. AHU-AH.01.03-0145724 tanggal 23 November 2023 dan telah didaftarkan Risk-First, Perseroan memastikan bahwa strategi investasi yang direkomendasikan selaras dengan tujuan Rekening Efek di KSEI, yang selanjutnya akan dikonfirmasikan kepada Pemegang Rekening;
pada Daftar Perseroan yang dikelola oleh Menkumham di bawah No. AHU-0236251.AH.01.11.Tahun 2023 keuangan, prioritas, dan toleransi risiko nasabah. Pendekatan ini tidak hanya memfasilitasi pertumbuhan c. Pemegang Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang tercatat dalam Rekening Efek merupakan Pemegang m m @ m @ m
tanggal 23 November 2023. kekayaan, namun juga memastikan solusi perbankan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan aspirasi Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang berhak atas pembayaran Bunga Obligasi dan Obligasi w www m m w www
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, maksud dan tujuan Perseroan adalah melakukan usaha mereka. Subordinasi, pelunasan Pokok Obligasi dan Obligasi Subordinasi, memberikan suara dalam RUPO serta
dalam Bank Umumsesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Perseroan telah memperoleh izin Bisnis Privilege Banking melayani individu dengan pengelolaan aset minimum Rp1 miliar. Segmen ini melayani hak-hak lainnya yang melekat pada Obligasi dan Obligasi Subordinasi; N AM N M OB GA DAN OB GA UBORD NA
untuk menjalankan aktivitas sebagai bank umum berdasarkan: individu high-net-worth yang membutuhkan layanan manajemen keuangan terdepan dan keuntungan eksklusif d. Pembayaran Bunga Obligasi dan Obligasi Subordinasi dan pelunasan jumlah Pokok Obligasi dan m
a. Izin Bank Umum No. 203443/U.M.II tanggal 15 Oktober 1956 tentang pemberian izin kepada Perseroan yang melebihi pengalaman perbankan konvensional. Nasabah Privilege Banking dilayani oleh Client Advisor Obligasi Subordinasi akan dibayarkan oleh KSEI selaku Agen Pembayaran atas nama Perseroan
untuk melakukan kegiataan usaha sebagai Bank Umum yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan khusus yang mengadopsi pendekatan Risk-First UOB yang unik untuk investasi, memastikan strategi yang kepada Pemegang Obligasi dan Obligasi Subordinasi melalui Pemegang Rekening sesuai dengan jadwal SET AP CALON NVESTOR D HARAPKAN MEMBACA KETERANGAN LEB H LAN UT
sebagaimana diubah dengan Surat Gubernur Bank Indonesia No. 12/45/KEP.GBI/2010 tanggal 10 Juni selaras dengan kebutuhan keuangan, prioritas, dan tingkat risiko mereka. Selain layanan nasihat keuangan, pembayaran Bunga Obligasi dan Obligasi Subordinasi maupun pelunasan Pokok Obligasi dan Obligasi MENGENA PENAWARAN UMUM N MELALU NFORMAS YANG TERSA DALAM
2010 yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia (BI); nasabah Privilege Banking juga dapat menikmati berbagai keistimewaan eksklusif seperti akses ke layanan Subordinasi yang ditetapkan dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dan Obligasi Subordinasi dan/ PROSPEKTUS
Names mentioned 67 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank UOB Indonesia Tahap I Tahun
p.1 ×3
unresolved
org
Young Global Limited
p.1
unresolved
org
Bank Indonesia
p.1 ×12
unresolved
person
H. Thamrin
p.1
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.1 ×3
unresolved
org
Bank UOB Tahun
p.1 ×3
unresolved
org
Bank UOB Indonesia Tahap II
p.1 ×2
unresolved
org
PT FITCH RATINGS INDONESIA
p.1 ×3
unresolved
org
PT Indo Premier Sekuritas
p.1 ×7
unresolved
org
PT UOB Kay Hian Sekuritas
p.1 ×5
unresolved
org
PT Fitch Ratings
p.1
unresolved
org
PT Bank UOB Buana Menjadi Izin
p.2
unresolved
org
Bank Devisa
p.2 ×2
unresolved
org
Bank Umum Syariah
p.2
unresolved
org
Bapepam
p.2 ×4
unresolved
org
Overseas Bank Limited
p.2
unresolved
org
UOB International Investment Private Limited
p.2 ×2
unresolved
org
PT Indo Premier Sekuritas. Total Aset
p.2
unresolved
org
Yayasan Kesejahteraan Nusantara
p.2 ×3
unresolved
org
PT UOB Kay Hian Sekuritas Suku Cadang
p.2
unresolved
org
Bank UOB Indonesia Jumlah Modal Ditempatkan
p.2
unresolved
org
PT UOB Kay Hian Sekuritas Modal Ditempatkan
p.2
unresolved
person
Taufani
p.2
unresolved
person
Eliza Pondaag S.H.
· Notaris
p.2
unresolved
org
PT Bank Buana Indonesia. Akta
p.2
unresolved
org
Menteri Kehakiman
p.2
unresolved
org
Pengadilan Negeri
p.2
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.2
unresolved
org
Bapepam-LK
p.2 ×2
unresolved
org
Pengawas
p.2
unresolved
org
Bank Buana Indonesia Tbk
p.2 ×4
unresolved
org
Bank UOB Buana Tbk.
p.2 ×5
unresolved
person
A Fathiah Helmi
· Notaris
p.2 ×2
unresolved
person
| Hiswara, Bunjamin & Tandjung
· Konsultan Hukum
p.2
unresolved
person
| KAP Purwantono, Sungkoro & Surja
· Akuntan Publik
p.2
unresolved
org
Purwantono
p.2
unresolved
person
Aulia Taufani
· Notaris
p.2 ×2
unresolved
org
PT Bank UOB
p.2
unresolved
org
Bank UOB Buana Menjadi Izin Usaha Atas Nama
p.2
unresolved
org
Bank Umumsesuai
p.2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.