Back to announcement
Checklist VIII G7 31 Desember 2023 - OASA.pdf
Financial statement Text extracted OASASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 85
Page 1 OCR 0.906
Page 1of 83 PT Maharaksa Biru Energi Tbk Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan untuk Seluruh Industri di Pasar Modal di Indonesia Berdasarkan Peraturan Nomor VIIH.G.7 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK Nomor KEP-347/BL/2012 dan Surat Edaran Nomor SE-17/BL/2012
Page 2 OCR 0.931
Page 20183 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA 1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17). 2. Tanda (V) diisi pada kolom ,Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom ,Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan. 3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom ,Tidak Ada" dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. 4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tanda (V) diisi pada kolom ,N/A". 5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). ak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Maharaksa Energi Biru Tbk (dahulu PT Protech Mitra Perkasa Tbk) Bidang Usaha Bergerak dalam bidang usaha perdagangan, perindustrian dan jasa. Jenis penawaran Umum Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu 1 Periode | Tahun Tahun 31 Desember 20234 31 Desember 2022” 31 Desember 2021” Nama Kantor Akuntan KAP Mirawati Sensi Idri: KAP Kosasitt, Nurdiyaman | KAP Johannes Juara & Rekan Publik Mulyadi, Tjahjo & Rekan Nama Partner Meilyn Soetiono, SE., Ak., CPA | Meilyn Soetipno, SE., Ak., | Hari Manurung, CPA CPA Opini Akuntan Wajar Tanpa Modifikasian Wajar Tanpa Modifikasian Wajar Tanpa Modifikasian Catatan tentang Opini Gika ada) “ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Page 3 OCR 0.898
Page 3 of83 Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No,VIILG.11 Tentang “Tanggung " Ya Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan” Pemenuhan Peraturan No,VIILA.2 tentang “Independensi v. Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" a Data Keuangan Penting | 31 Desember Periode laporan keuangan 2023 2021 2022 Laba Rugi Komprehensif Pendapatan Usaha 44.151.348.251 40.808.504.420 3.410.781.850 Laba (rugi) bruto 29.360.323.968 35.432.546.098 1.325.693.350 Laba (rugi) usaha/operasional 3.334.341.742 5.978.585.036 1.300.803.896 EBITDA 8.668.700.910 9.591.350.133 1.479.400.311 Laba (rugi) Bersih periode berjalan 2.562.783.819 4.401.681.342 1.300.803.896 Laba (rugi) komprehensi 2.823.312.311 3.930.122.500 1.333.637.896 Laba (rugi) Per saham (dasar) 0,47 14,13 3,63 Laba Per saham (dilusian) N/A N/A N/A 31 Desember 2023 31 Desember 2022 31 Desember 2021 Laporan Posisi keuangan Jumlah Aset 760.388.312.170 293,778.291.020 223.532.020.005 JumJlah Aset Lancar 364.404.973.026 115.026.646.582 207.978.907.840 Jumlah Aset Tidak Lancar 395.983.339.144 178.751.644.438 15.553.112.165 Jumlah Liabilitas 93.749.162.248 207.341.141.250 201.639.992.735 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 44.586.468.709 136.704.742.315 26.550.031.278 Jumlah Liabilitas Jangka 49.162.693.539 70.635.398.935 175.089.961.457 Panjang
Page 4 OCR 0.867
Page 4 of83 Jumlah Ekuitas 666.639.149.922 86.437.149.770 21.892.027.270 Modai Disetor 634.722.000.000 | — 35.860.000.000 35.860.000.000: Tambahan Mpdal Disetor 25.611.378,502 47.094.645.362 12.586,422.213 Komponen Ekuitas Lainnya 52.492.650 (208.035.842) 263.523.006 Saldo Laba 7.055.586.928 4.100.551.596 (965.534.154) Rasio Keuangan" Rasio Lancar (Yo) 817,30Y6 84,14Y9 783,3594. ROA | 0,340 1,5099 0,5800. ROE | 0,380 5,0999 5,949. EBITDA thd pendapatan (96) 19,63Y0 23,50Y4 43,370p, “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan Gleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII,G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. Laporan Keuangan Terdiri dari: Laporan posisi keuangan pada akhir periode Laporan laba rugi komprehensif selama periode Laporan perubahan ekuitas selama periode PP Pn Laporan arus kas selama periode Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau y membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. alalulnje Ketentuan Umum
Page 5 OCR 0.910
Page 50f33 Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporar) keuangan dengan urutan sebagai berikut: @. gambaran umum Perusahaan, b. dasar penyusunan lappran keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan, & informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalarn laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus-kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos, dan d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: 1) Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan: dan 2) informasi yang tidak disajikan di bagian marjapun dalam laporan keuangan, tetapi Informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk manjelaskan adanya bagian dari Suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”, Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset Yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, alam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang Wiasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: Pendirian perusahaan 1) Riwayat ringkas perusahaany Catatan ia 2) Nomor dan tanggai akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negaraj Catatan 1a 3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode pelaporan: Catatan la 4 Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha Catatan 1a 5) Tanggai mulai beroperasiriya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi atau perampingan usaha secarg signifikan pada periode laporan yang Slisajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau Catatan 1a
Page 6 OCR 0.854
Page 6 of 83 perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan 6) | Nama entitas Induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate y parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. 7) | khusus Industri Media Catatan la Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimi! “ 8) | khusus Industri Jalan Tot Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan “ tol tersebut. 9) | Khusus untuk Asuransi dar Pembiayaan 4 Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang. 10)| Khusus untuk Industri Perbankan Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk AN menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada). 11)| khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan. Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : B) Area Eksplorasi, meliputi: P » Nama lokasi « Narna pemilik izin lokasi: . Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya: . Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi, dan . Jumlah biaya ekgplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bur per tanggal Laporan Posisi Keuangan, b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi .. Nama lokasi, » Nama pemilik ijin lokasi: » Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya: . Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi: «Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi, «Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan «Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegjatan eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.
Page 7 OCR 0.856
Page 70f83 12)| Khusus Industri Kehutanan Yang harus diungkapkan antara lain: : 8) pelaksanaan keglatan pengusahaan hutan: “ b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPHj dan Y | &) sisa umur HPH. 1 b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Tanggal dan/atau nomor Surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang Y " Catatan 1c diterbitkan di luar Indonesia: ! 2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: Y Catatan 1c : 3) | Bursa tempat Efek dicatatkan, dan V Catatan Ic 4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate FN Catatan ic Action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan tetakhir. H « Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitag Bertujuan Khusus (EBK) ' Yang harus diungkapkan antara lain: i 1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak BI Catatan le langsung: 2) | Tempat kedudukan, Y Catatan Ie 3) | benis usaha: Y Catatan le : 4) | Tahun beroperasi secara Komersial: Y Catatan ie 5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): Y Catatan ie | 6) | Total Aset: dan | Y Catatan ie 7) | informasi penting lainnya antara lain: @) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak y memiliki baik langsung maupun tidak langsung rhelalui entitas anak, lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah: alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan Pi pengendalian: akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan b' 2)
Page 8 OCR 0.863
Page 8 of 83 tersebut digunakan untuik menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan (menggunakan v tanggal atau periode yang berbeda, ! d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran v kembali pinjaman atau uang muka: 2) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendaliah atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk: dan si i f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas ahak, maka entitas induk harus mengungkapkan: (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakul dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan | | sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggai : hilangnya Pengendalian, (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan: Ad (3) jumlah harga yang diterima, Y (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dah Setara Kas, Si (5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas arak atau bisnis lainnya dimana Pi Pengendalian dilepaskan: dan (6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis | lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori y utamanya. d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkapkan antara lai 1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite Y " Catatan 1b pudit: 2) | Cakupan manajemen kungi: dan | “ | 3) | 3umtah karyawan tetap pada masing-masing akhir perlode atau rata-rata jumlah karyawan Y | Catatan 1b tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak. e Penerbitan Laporan Keyangan 1 | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan V Catatan 1d
Page 9 OCR 0.920
2) Page 90f83 pin: ak yang bertanggung jawab mengotorisasi lapor: Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Paiam bagian ini harus diungkapkan hal-hai sebagai berikut: 5 Nee 1 2 Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Pernyataan Ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK. Catatan Za pasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan 1 Pasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historital cost), biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net real/izable value), Nilai Wajar (fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku. Catatan 2a 2 pasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. Catatan 2a 3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: A) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak, b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan €c) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada). Catatan 2a 2 Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen 1) Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signi bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan: 2) Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber utamg dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan 3) Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan. Catatan 3
Page 10 OCR 0.909
Page 90f 83 Pihak Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Palam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagaj berikut: Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah sesuai dengan SAK. susun dan disajikan Catatan 2a pasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan 1) Pasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historigal cost), blaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizabie value), Nilai Wajar (ir value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku. Catatan 2a 2) pasar penyusunan taporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. Catatan 2a 3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: ) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas ariak, b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsjonal Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang Si kan: dan €) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada). Catatan 2a 4 Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen 1) Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuhtansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan: 2) Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber utamg dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir perlode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitag dalam periode pelaporan berikutnya: dan 3 Berkaitan dengan Aset dan Labilitas sebagaimana #imaksud dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan. Catatan 3
Page 11 OCR 0.887
Kebijakan Akuntansi Tertentu Kebijakan akuntansi tertehtu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: 1) Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: B) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas anak, b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas induk, €) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak, HH) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak: @) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian keperttingan nonpengendali, dan P pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi. an an nb 2 Catatan 2b Catatan 2b Catatan 2b Catatan 2b Catatan 2b Catatan 2b Catatan 2b 2) Kombinasi bisnis Yang harus dijelaskan antara lain: @) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali: b) pengakuan awal untuk goodwill: C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil/, dan d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi Perusahaan, antara Iai (1) pembelian dengan diskon, (2) akuksisi secara bertahapj dan (8) imbalan kontinjensi. nis yang ada di hn aan 3) Kas dan setara kas: Yang harus dijelaskan antara tain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas, Catatan 29
Page 12 OCR 0.868
Page 11 of 83 4) | tastrumen Keuangan j a) Instrumen Keuangan selain Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (4) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas Catatan 2h biaya transaksi: bi (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrymen keuangan setiap kategori, y Catatan 2h (3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan: ) Catatan 2h (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan: J Catatan 2h | (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset Catatan 2h keuanganj “ N (6) ketentuan penghentian pengakuan instrunjen.keuangan: (7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain 4 penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditamibahkan penjelasan mengenai: (a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai, (b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan gkuntansi lindung keuangan derivatif: dan (c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai. b) Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara la (1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk, (2) pengakuan awal Sukukj (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (4) Penyajian pendapatan sukuk: dan (5) penyajian amortisasi biaya transaksi. c) Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal Sukuk: (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk, (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk: (ay posisi penyajian Sukuk dan (5) akad syariah yang digunakan. lai atas instrumen Ban bb La
Page 13 OCR 0.870
5) | Khusus Industri Perbankan a) Giro Wajib Minimum Pi Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. . b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank y Lain. €) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia “N dan Bank Lain. 6) | Piutang Reverse Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan “ dan pengukurannya. 7) | khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain: : Bi b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi v Pemerintah:dan CG) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan. Ad 8) | Khusus Industri Perbankan a) Kredit | Yang harus dijelaskan antara lain: (d) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan, (2) Dasar penyajiah atas kredit, (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofplio kre (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada), dan (5) Kebijakan bank akan agunan kredit, b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi v Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. Cc) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain: v (1) Dasar penilaiari dan penyajian: (2) Perlakuan akuntansi atas nilai realksasi plutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan (8) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjyalan agunan.
Page 14 OCR 0.890
Page 13 of 83 9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: 8) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari konsumennya. 10 | Anjak piutang Yang harus dijelaskan antara lain: a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse), b) Penyajian transaksi anjak piutang: €) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan: dan @) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien atau ditanggung oleh perusahaan). 11) | sewa Yang harus dijelaskan antara lain: at LL a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa, Ss! Catatan 20 b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan N Catatan 20 C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. Si Catatan 20 12) | Persediaan : yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang digunakan. a) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam Pengembangan K. Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana. HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara lain: ya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.
Page 15 OCR 0.857
Page 14 of 83 b) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan, (2) Dasar penilaian dan pengukuran: (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan, (4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan, dan (5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. €) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Hewan ternak telah menghasilkan : “ (a) Metode penilaian, | (b) Metode amortisasi (deplesi): dan ' (c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada. (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : (a) Metode penilaian, dan “ (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah menghasilkan. bb at & 13) | Aset Tetap: Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Aset Tetap: 5) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: Catatan Z @) pengelompokan Aset Tetap: Y San S1 ' d) metode penyusutan yang digunakan: 4 Catatan 21 8) kapi i biaya yang terkait dengan Aset Tetap: y Catatan 2! H) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: y Catatan 2! 9) penghentian pengakuan: “ Catatan 21 h) nilai residu, dan y Catatan 2 i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur dkonomis, y Catatan metode penyusutan, dan ni | residu pada setiap akhir periode petaporan.
Page 16 OCR 0.863
Page 15 of 83 14)| Ynvestasi pada Entitas Asosiasi Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada J asosiasi. 15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian Pi partisipasi dalam Ventura Bersama. 16) | pola Kerjasama Yang harus dijelaskan antara lain: B) Kriteria dari bentuk kerjasama: b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul, dan £) Sistem pembagian hasi ada. 17) | Aset Tak Berwujud Yang harus dijelaskan antara lain : a) pengakuan awal Aset Takberwujud, b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya: d) sumber terjadinya Aset Takberwujud, &) metode amortisasi yang digunakan: #) penghentian pengakuan Aset Takberwujudj dan 9) riset dan pengembangan (jika ada). Y RN Catatan 2m Catatan 2m Catatan 2m Catatan 2m Catatan 2m Catatan 2m Rn bh 18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dijelaskan antara lain: 8) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dinfliki untuk dijual dan b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok Igpasan yang dimiliki untuk dijual. an 19, Properti Investasi : Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Properti Investasi, b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasij &) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya: d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan 6) penghentian pengakuan Properti Investa: mena
Page 17 OCR 0.886
Page 16 of 83 aa aa 20) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara laii B) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat britto, b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impeirment) dan penilaian kembali aset (revaluasi): €) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan: d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan e) Pertanggungan Asuransi. mn dh 21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai: dan b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan i aset nonkeuangan dan pambalikannya. Catatan 2n Catatan 2n 22) Khusus Industri Perbankan Kiabilitas Segera Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara lain: B) Penjelasan atas simpanan: dan b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. Simpanan dari bank tain Yang harus dijelaskan anfara | a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: p) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. 23) Provisi Yang harus dijelaskan antara lain: p) kondisi provisi yang harus diakui, dan
Page 18 OCR 0.868
Page 17 of 83 b) dasar penentuan nilai provisi 2ay| Dtang Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan V pengukurannya. 25)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH, b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: &) Metode penyusutan prasarana PLH: dan d) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (W) Lokasi penambangan: (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi, (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan. 28) | Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: p) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu koritrak untuk Area of Interest yang Y bersangkutan, b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan v dilaksanakan pada saat dimulainya produksi, &) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengambangan dan kapitalisasi biaya y pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan d) Metode amortisasi dah penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur dkonomis tambang dan dasar perhitungan amortisat ya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan fiabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara p) Perlakuan akuntansi dtas pembebanan biaya PLH: V b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, dan V tba L bb
Page 19 OCR 0.876
Page 18 of 83 Cc) Metode penyusutan prasarana PLH. v 27)| Pengakuan Pendapatan a) Yang harus dijelaskan antara lain: (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang Pi Catatan 2s digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. si b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap K. penyelesaian suatu kontrak, c) Khusus Industri Asuransi (1) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan, (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif dan (c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi. (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses penyelesaian, yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim, dan (b) Penyajian beban ktaim dalam laporan laba rugi. Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat, (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek: (4) Metode alokasi blaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat, (5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini, dan (6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya. nh P3 @ LL Lo a aa a ja
Page 20 OCR 0.830
Page 19 of 83 28)| Program Loyalitas Pelangan | Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan “ 29)| Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lain: B) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: si Catatan 2d b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan Iiabilitas moneterj dan “ Catatan 2d €) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang asing. Pi Catatan 2d 30)| Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijelaskan antara lai 6) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasij Pi | il Catatan 2c bp) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporam Keuangan, dan J Catatan 29 317 | Hibah Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntarjsi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan. Bi 32)| Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan antara lai a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak dan pajak tangguhan, Ad Catatan 2g b) ketentuan mengenai saling hapus, N Catatan 2g €) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan Ri Catatan 2g @) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan. Y Catatan 2g 33)| Imbalan Kerja Yang harus dijelaskan antara laii a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: Y Catatan 2p b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan, SI Catatan 2p &) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengaktii keuntungan dan kerugian-aktuarial: dan v Catatan 2p d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. N Catatan 2p 34)| saham Treasuri Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, v penjualan, atau pembatalan saham treasuri,
Page 21 OCR 0.876
Page 20 of 83 35)| Pembayaran Berbasis Saham Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis 'saham yang diselesaikan melalut Instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan mejalui Kas, Pl termasuk pengukurannya, | 36) | Kuasi-Reorganisasi Yang harus dijelaskan antara lain: @) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi: SI b) Dasar penentuan nila| wajar Aset dan Liabilitasj dan “v C) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas. V Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013. 37) Biaya Pinjaman Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan btaya pinjaman Pi #ikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian. 38) | segmen Operasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi. Catatan 32 390)| Laba (Rugi) per saham Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian. Aset Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara lain: a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing: &) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kes selama periode pelaporan: dan d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen. Catatan 6 Catatan 6 Catatan 6
Page 22 OCR 0.904
Page 21 of83 2) | khusus Industri Perbankan 3) Kas Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. b) Giro pada Bank Indonesia Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata yang (nilai 4 dalam mata uang original): dan (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada Pi saat periode pelaporan. c) Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara tain: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang: (1) Jumlah penyisihan penurunan nik (2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro: (3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga, RL (4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nila d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (d) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang: (2) Rincian penempatan berdasarkan dan tidak mengalami penurunan ng mengalami penurunan nilai (impaired) (unimpaired): (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): (a) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan (5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan Istimewa dan pihak ketiga: (6) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun, (7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya:
Page 23 OCR 0.874
Page 22 of83 (8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan i (9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan 3) | Piutang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak beretasi: b) jumlah piutang menurut debitur: €) jumlah piutang menurut mata uang, @d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugiam penurunan nilai: " @) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: P pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan: 9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan: h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metade suku bunga efektif, dan ) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi (L) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjian: dan LL Lo aa. aa (2) jaminan yang diberikan (bila ada). a) | khusus Industri Asuransi @) Piutang Premi Ad Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain (1) Jumlah plutang berdasarkan tertanggung dam asuradur: (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi, dan (8) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. b) Piutang Koasuransi Ai Tambahan pengungkapan mengenalantara (d) Jumlah berdasarkan ko-asuradurj (2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan (8) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
Page 24 OCR 0.905
Piutang Reasuran: Page 23 of33 Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) 2) 3) Jumlah piutang Yerdasarkan reasuradur: Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan, dan Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: dd ke3) 3 a Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: Jumlah piutang menurut jenis investasi, Jumlah piutang menurut mata uang: dan Jumlah piutang yang diperkenankan dalami perhitungan solvabilitas. Khusus Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain): (2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen: (3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja (4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi iko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas: (5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui: (6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan, (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas utang. Tagihan Anjak tang Yang harus diungkapkan antara lain: @) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
Page 25 OCR 0.888
Page 24 of 83 recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recaurse): dan (2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. ad Piutang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasl dan pihak ketiga, (2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan wilai Kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut: (a) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai Iima tahun (c) lebih dari lima tahun (3) pendapatan keuangan yang belum diterima, @ (8 (6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode, dan nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor, akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum, (7) penjelasan umutm isi perjanjian sewa lesser yang material. d) Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut: (3) kuirang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (d lebih dari (2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan ima tahun (3) penjelasan umum isi perjanjian sewa les$or.
Page 26 OCR 0.861
Page 25 of83 6) | Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Retensi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi, dan “ b) Pendapat mariajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi. N 7 | Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi. Palam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi, b) laba yang diakui, €) kerugian yang terjadi, dan @d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). Pa 8) | Piutang Reverse Repo Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan: b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek: C) Nama pihak/counterparty: &) Lokasi Efek jaminan: €) Tingkat bunga piutang reverse repo: | (jika ada). dan 9) Mutasi cadangan kerugian penurunan f) Cadangan kerugian penurunan ni Lan 9) | Agunan Yang Diambil Alih Yang harus diungkapkan antara lain: a) Nilai realisasi bersih pada saat diam! b) Selisih antara ni yang tidak tertagil CG) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambi agunan tersebut. i realisasi bersih atas agunan yang diami dan dengan saldo piutang 1 han 4
Page 27 OCR 0.883
Page 26 of 83 10) | Piutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dah jumlah tagihan dividen, bunga, dan si #endakepada pihak lain. 11) | Piutang Lain-Lain Yang harus diungkapkan antara lain: | Catatan 8 a) Rincian jenis dan jumlah piutang: b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. v 12)| Aset Keuangan Lainnya V Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar. a) Pengelompokan aset keuangan lainnya sesual klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi b) Yang harus diungkapkan antara !ain (1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya: (2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan: (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif : untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, (9) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belur diamortisasi, ii ngga jatuh tempo: (5) peringkat Efek utang berikut nama pemerihgkat (jika ada). (6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang | diklasifikasikan dirmiliki (7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: ta) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori: (b) alasan reklasifikasi: dan (0 sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.
Page 28 OCR 0.872
Page 27 of83 (8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut, (9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan ahtara ilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban yang diakui dalam laba rugi: dan (10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh “Tambahan pengungkapan mengenai antara Jain: tempo. 13)| Khusus Peposito. Tidak ada deposito Tambahan pengungkapan mengenai antara Jai $| a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dah pihak berelasi: b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan, c) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing, dan d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. 14)| Khusus Investasi pada Sukuk Tidak ada investasi pada Tambahan pengungkapan mengenai antara Jain: Sukuk a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah: N b) tujuan model usaha yang digunakan: N c) jumlah Investasi yang direklasifikasikan, jika adg, dan penyebabnya, dan V d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan. V 15) | Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tidak ada Obligasi “Tambahan pengungkapan mengenai antara jain: Rekapitalisasi Pemerintah a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis: “ b) Tanggai jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bungaj “V C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan A d) Informasi penting lainnya. N 16)| Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Page 29 OCR 0.874
Page 28 of 83 a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan V Catatan 10 b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan | Catatan 10 komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan 17 Khusus Wesel Tagih Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, Si jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi jsaha atau lainnya). 18) | Khusus Industri Asuransi A Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. 19)| pinjaman Potis Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan: RB) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang: X b) Tingkat suku bunga. Bi H 20)| Khusus Industri Perbankan | Kredit | 4 Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibilitas b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan, Rinci d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan: e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: 9 Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektar dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia, n jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, 9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian penurunan nilai Aset keyangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian penururian nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia: h Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas, i) Jumlah dan perserttase bagian bank atas kradit sindikasi baik selaku plmpinan, agen, atau anggota sindikasi:
Page 30 OCR 0.864
Page 29 of83 9) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasafkan perlode pembelian, jika ada: Kk) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia: Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. 21)| Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dari jatuh tempo: Ad b) Untuk tagihan aksgptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan Ad dan mutasi selama periode berjalan: c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, Pi d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai y tagihan akseptasi 22)| Persediaan a) Yang harus diungkapkan antara lain (4) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah yang sesuai bagi Perusahaan, i tercatat menurut klasifikasi (2) jumiah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual, (3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan: Pl (4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakyi sebagai pengurang jumlah persediaan y yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: (5) jumlah dari setiap pemulihan darj setiap penurunan nilai yang diakui sebagai Pi pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode: berjalan: (6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang Pi diturunkan: (7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan: v i (WI) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (ii) tarif ka isasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. y (8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
Page 31 OCR 0.857
Page 30 of 83 dijaminkan: dan (9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan . V risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. b) Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain: (th Makanan dan minumanj V (2) Perlengkapan dan (3) Barang Dagangan. y #) Khusus Industri Real Estat Tambahan pengungkapan antara la 2 (1) Pengungkapan ni (a) Tanah Matang: (b) Unit Bangunan: dan (9 Unit Bangunan dalam Penyelesaian. (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya belum diakji, termasuk jumlah utang terkait yang Si akan dialihkan, bila ada. tercatat persediaan menurut klasifikasi: V d) Tanah untuk Pengembangan Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan: v (2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk y pengembangani: dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. &) Khusus Industri Media Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Materi program : lokal, impor (media televisi): 4 (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak), Jd
Page 32 OCR 0.894
Page 31 of33 (3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan tb (4) Bahan persedigan lain yang sesuai dengan industrinya. f Khusus Industri Rumah Sakit Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-obatan: (2) Perlengkapan medis (disposable), dan (3) Persediaan lainnya NN 9) Khusus Industri Peternakan (1) Pengungkapan jumlah tercatat dan ni seperti hewan ternak menjadi I tercatat menurut klasifikasi tertentu, Si (a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan (b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan. (2) Hewan Ternak Produksi - Berurhur Pendek 4 Yang harus diungkapkan antara lai (a) Total jumlah tercatat dan nilaj tercatat menurut klasifikasi hewan ternak. telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan: (b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, (c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: (d) Pendapat manajemen atas kegukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hilang: (2) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: (£) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung: (9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan (h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.
Page 33 OCR 0.884
Page 32 of83 €) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai 23)| Pajak Dibayar Di muka Yang harus diungkapkan antara lait P) rincian menurut jeni dan jumlah masing-masing pajaknyaj dan Catatan 2ia b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. “ 24)| Biaya Dibayar Dimuka K. Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. 25) | Aset tidak lancar atau Kebompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual Yang harus diungkapkanantara lain (L) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atay kelompok lepasan, “ (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan Ad yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan: (3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai: “ (4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belurn dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode “ penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun: (5) dalam hat dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijuai dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlakuj dan “ (6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan: (a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: . jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaiah kembali yang telah diakyi apabila aset v atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk ijual: dan jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual, v (b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan Ni (c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan peripde sajian sebelumnya. N 26) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang harus diungkapkan antara lain : ng nakapi . Catatan 29b a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan v terjadinya piutang pihak berelasi tersebut, V
Page 34 OCR 0.872
Page 33 ot33 secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang, @) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai: tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut. dan | €) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya. Y 27)| Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus diungkapkan antara lain: 4 @) nama entitas asosiasi, b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya: v €) nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia, Pi @) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi K. €) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki labih dari 2096 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung atau tidak langsung: Bi P akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbedaj v 4) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosi: untuk mentransfer dana kepada Perusahaanj v h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak djakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode Pi terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif: i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain: YP liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk v semua atau sebagian Lial V k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi. N 28)| Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan Ad
Page 35 OCR 0.872
Page 3d of83 29) | Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI daiam pengembangan Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut: Aa) Saldo awal: b) Penyisihan periode berjalan: C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan d) Saldo aki 30)| Khusus Industri Jalan Tol | Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: (a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tot, (b) Masa hak bagi hasil tgl dan amortisasinya: (c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan (d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol. 31)! Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus diungkapkan antara lai B) Untuk tanaman telah menghasilkan Ad i (1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman, (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir, (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam, (4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanamany (5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedi dan (6) Tanaman yang dljaminkan. mna beb 2 tahun, b: Untuk tanaman belum menghasilkan 1 (1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebapaii berikut : (a) Saldo awal Tambahan tahun berjalan . Biaya langsung (Oo) jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hat terjadi depresiasi | luar biasa
Page 36 OCR 0.859
Page 35 0f83 . Pengurangan tahun berjalan Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan (c) Pengurangan lainnya (A) Saldo akhir, (2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma, 327 | Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara ain: 8) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan Pi ternak telah menghasilkan: b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 4 tahun terakhir: €) Nilai amortisas! (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: y H) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan: 4 F) Kondisi hewan ternak) | ? Persentase kematian selama tiga tahun terakhir: “ 8) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup, “ h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau “ metode penghapusan langsung: 1) Nilai cadangan kematjan atau metode penghapusan langsung, jika ada: “ ji) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan “ k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. N 33)| Properti Investasi 8) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model biaya: N (2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti Investasi Pi (3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan v keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan: (4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir v (5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:
Page 37 OCR 0.877
Page 36 of83 (a) penghasilarj sewa dari Properti Investasi: v (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama Pi periode tersebut: dan (0) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan “ model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Waja (6) keberadaan dan jumlah pembatasan ata4 realisasi dari Properti Investasi atau 4 pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan (7) kewajiban kontraktual untuk membeli, rtembangun atau mengembangkan Y Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan. b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain (4) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambatjan, pengurangan, dan reklasifikasi, v (2) saat spatu pehilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, derjgan menunjukkan secara terpisah: (a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali: dan (b) penyesualan signifikan iain. €) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pergungkapan antara lain: (4) umur manfaat: (2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akurnulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: (3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: (4) jumlah rugi pehurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan Nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku: (5) transfer ke dan dari persediaan dan propierti yang digunakan sendiri: dan (6) Nilai Wajar Properti Investasi. #) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: ab Lah Le ln
Page 38 OCR 0.890
Page 37 of 83 estimasi saat penyelesaian, (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jkmlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan) dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untyk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. 34) Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain: 3) b) » kj 2 ? » hn) setiap kelomppk Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan: rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi heban penyusutan: rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba: rugi dan ekuitas (jika ada): jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif, Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: (4) tanggal efektif revalwasi (Tanggal Penilaian): (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian, (3) nama Penilai dan tanggal laporan penilalan terakhir: (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seahdainya aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6)surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham, Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain: (4) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan, dn an ea Catatan 13 Catatan 13 Catatan 13
Page 39 OCR 0.911
Page 38 of 83 (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kantrak: (3)estimasi saat penyelesaian, (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada): (Shjumlah pengeluaran yang diakui dalam jumleh tercatat aset tetap dalam pembangunan: dan (6)dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: la) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. Pengungkapan lainnya antara lain: (1)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara: (2)jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan, (3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijuat: (4)dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari jumlah tercatat, (5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungani (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan pengakuannya: (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jer Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan: (7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap: (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penuruhan nilai, (9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, yama pihak yang menerima jaminan dan alasan penjaminan: dan (10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup, serta pendapat manajerhen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. Catatan 13 Catatan 13 35) | Khusus Industri Aset Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara lain: nyak dan Gas Bumi (1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operatad acreage, unoperated acreage, sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:
Page 40 OCR 0.874
Page 39 of 83 i (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : : (a) Lokasi penambangan: (b) Saido awal untuk masing-masing lokasi: (c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalarn hentuk tabel analisa umur tagihan. 36)| Aset Tak Berwujud Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: a) jumlah tercatat bruto dam akumulasi amortisasij Pi Catatan 14 alokasi jumlah | Aset Takbe ji i b) alokasi jumloh amortisasi Asi erwujud ke dalam pos laporan laba rugi y Catatan 14 c) rekonsiliasi jumtah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: N Catatan 14 d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkar Pn an (4) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan “ (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi: “v @) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas, “ ? penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan: V Aset Takberwujud yang diperoleh melalyi Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: A Nilai Wajar pada pengakuan awal atas asat-aset tersebut, jumlah tercatatnya: dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluas h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Li komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud: i) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir: Bb
Page 41 OCR 0.897
Page 40 of83 (3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi, (4) metode dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Ni aset, (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya, dan (6) surpius revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. 37)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum i Wajar a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan N Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang : (1) Saldo awal: (2) Penambahan dan pengurangan: (3) Saldo akhir. b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi P) Yang harus diungkapkanantara laii (1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi den evaluasi per area of interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir: dan (2) Jumlah aset, llabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan. c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. | Yang harus diungkapkan antara lain: (W) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: (a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya, (3) Perubahan atag Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada): (4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditanggulikan dimana terjadi penuridaan masa produksi, meliputi penjelasan : (a) Alasan terjadinya penundaan, (b) Amortisasi belum diperhitungkan karema belum dimulainya produksi, dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
Page 42 OCR 0.890
Page 41 of 83 utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. d) Biaya Pengembangan Tangguhan Y Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan: (b) Saldo awal: (c) Penambahan/penguranganj (d) Amortisasi, dan (6 Saldo akhir, (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan: (4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: (a) Alasan terjadinya penundaan: (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metade dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. i (5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya Eksplarasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest. tiabilitas 1) | Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. 2) Provisi " a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang. b) Yang harus diungkapkan antara I: (1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode, (2) provisi tambahah dalam periode bersangklitan: Ab 2
Page 43 OCR 0.880
Page 42 of 83 (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan, . (4) jumlah yang dibBtalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan, (5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam ini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto: (6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi: (?) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut. 3) | Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum “V jatuh tempo. Catatan 18 4) | khusus Industri Perbankan fiabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan “ b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban. V 5) | Utang Repo " Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo: P| b) Tanggai dan harga dilakukannya pembelian darj penjualan kembali Efek. | 6) | Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain lipbilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi “ b) laba yang diakui N C) kerugian yang dialami: dan N d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). “
Page 44 OCR 0.900
Page 43 0f83 7) | xnusus Industri Perbarikan 3) Simpanan Nasabah Pi Yang harus diyngkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan: (L) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblakir atau dijaminkan: dan (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro, by Simpanan dari Bank Lain 1 Yang harus diungkapkan antara lain: (L) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktus (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan. 8) | Khusus Industri Asuransii Kerugian dan Jiwa a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan AN Yang harus diungkapkan antara lain : (&) Rincian berdasarkan program asuransi) (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan: (3) Rincian berdasarkan mata uangj (4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris, dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. b) Utang Klaim v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung: (3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransis dan (4) Jumlah utang menurut mata uang.
Page 45 OCR 0.847
Page 44 of 83 c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri y Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut jenis asuransi: (2) Jumlah menurut tertanggung: (3) Jurnlah menurut mata uang, dan (4) Jumlah estimagi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. @) Premi yang belum merupakan Pendapatan Ad Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menuryt program asuransi, (2) Jumlah menuryt jenis pertanggungan: (8) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (4) Metode perhitungan yang digunakan: dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. e) Utang Koasuransi (rewrite) . y Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (4) Jumlah menurut umur utang. £) Utang Reasuransi 1 Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan reasuradur: (3) Jumlah menurut jenis mata uang: (4) Jumlah menurut umur utang: dan (5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan. '9) Utang Komisi 1 Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur: (2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi.
Page 46 OCR 0.913
Page 45 of83 h) Titipan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi. PD Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham, (2) Dasar perhitungan: dan (3) Saldo menurut usia. pihak ketiga dan pihak berelasi, (8) Yang harus diungkapkan antara lain: 9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. 10)| Utang Pajak Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis dan jumlahnya: dan Catatan 21b b) informasi mengenai ketetapan pajak. 11)| Khusus Industri Pembiayaan Kewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse, dan b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. 12)| Khusus Kontrak Konstruksi Yang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. 13)| Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keyangan jangka panjang sebagaimana @iatur dalam Checklist ini. 1a)| kiabilitas Keuangan Lainnya a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk Ilabilitas Catatan 20 keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjani (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara Catatan 20
Page 47 OCR 0.905
Page 46 of33 (a) nilai tercatat:liabilitas keuangan untuk setiap kategori (b) laba atau rugi neto pada setiap llabilitas keuangan, dan (c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default). b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Penjelasan tentang pokok-pokck perubahan persyaratan dan penyelesaian utang: (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait, (3) Jumiah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang selama periode tersebut: dan (4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstrukturisasi. » Lo LL Catatan 20 Catatan 20 15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo Malam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dap jumlahnya. 16) Khusus Industri Pertambangan Umum Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Rekfamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 1» Mabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak jancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual. Liabilitas Jangka Panjang 18) Utang Pihak Berelasi Nen-Usaha Yang Harus diungkapkan antara lai a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang: b) jumlah utang menurut mata uang dan Cc) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. Ra
Page 48 OCR 0.867
Page 47 of 83 ! 19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkapkan antara lain: 2) ian jumlah utang berdasarkan nama bank/tembaga keuangan dan jenis mata $! uang, b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: c) tanggal jatuh tempo: V d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: v &) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannyaj 4 P pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman, v g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): 1 h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: y D persyaratan Jain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan i) pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang “ akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain adalah: (1) nama bank/tembaga keuangan dan jumlahnya: dan (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. 20) | Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain : @) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) Fi) pada tanggal laporan posisi keuangan: b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisj keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan patia tanggal laporan posisi keuangan, V danni inya, untuk setiap periode berikut: (1) sampai dengan satu tahun (2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan (8) lebih dari 5 (limajtahun. €) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut: Y d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kantrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable V sublease) pada tanggal laporan posisi keuanganj
Page 49 OCR 0.901
Page 48 of 83 €) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan Y dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan f) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lai (d) dasar penentuan utang sewa kontinjen: (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan ops pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. 21)| Khusus Industri Perbankan | a) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun, (4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat: (5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan, (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance): (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang diterbitkan. b) Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara lai (1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (8) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya(debt coyenance): (4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance: (5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih. c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi V Yang harus diungkapkan antara lain: (d) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektib perpanjangan atau
Page 50 OCR 0.897
Page 49 of83 (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga (3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: (4) Ketentyan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan: dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjen 22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara Jain : B) Mutasi taksiran provigi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo awal: (2) Penyisihan yang dibentuk, (3) Pengeluaran yang terjadi: dan (a) Saldo akhi b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan, C) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan: d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah: 1 Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal, (2) Penambahan dan Pengurangan : (3) Saldo akhir. 23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang a) imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lai (1) gambaran umum mengenai jenis program. (2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan segara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke alam: (a) biaya jasa ki (b) biaya bunga: (c) iuran oleh peserta program: (d) keuntungan dan kerugian aktuarialj Catatan 22 Catatan 22 Catatan 22 Catatan 22
Page 51 OCR 0.873
Page 80 of83 (e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: Si (P) imbalan yang dibayarkan: (8) biaya jasa lalu: (h) kombinasi bisnis: () curtailment: dan v an () penyelesaian, “ (3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program Catatan 22 yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang atatan seluruhnya atau sebagian didanai, : (4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan “ ! SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat ! dlatribusikan pada setiap: Pi (a) hasil yang diharapkan dari aset programj (b) keuntungan dan kerugian aktuarial: (O perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (d) turan oleh pemberi pekerja: (6) iuran oleh peserta program, (F) imbalan yang dibayarkan: (9) kombinasi bisnis, dan (h) penyelesaian, (5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Catatan 22 Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: (a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan posisi keuanganj (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan, V ' (c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK, : (d) Nilai Wajar pada akhir periode pelapbran dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK, dan (e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan: (6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos Catatan 22 dimana hal tersebut termasuk: (a) biaya jasa kini, V
Page 52 OCR 0.884
Page 51 of83 (b) biaya bunga: (0) hasil yang diharapkan dari aset program: (d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset v sesuai dengan SAK) (e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor v 1096 (sepuluh per seratus): (P biaya jasa lalu V (o) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan Y (h) dampak dari batasan dalam SAK: si (7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera dalam saldo laba, meliputi: Bj (a) keuntungan dan kerugian aktuarial, dan (b) dampak dari batasan dalam SAK: (8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada J Catatan 22 pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK, (9) persentase atau jumlah setiap kategori utema yang merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setiap kategori utang dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset lainj (10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset pragram untuk: v (a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan: (11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori $ utama dari aset program: (12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset: V (13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sgmpai pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin d Catatan 22 antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: (a) tingkat diskonto (b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikam dalam laporan keuangan: (9 tingkat imbal basil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keyangan pada setian hak penggantian yang diakui sebagai Aset, (d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan): 2. Catatan 22
Page 53 OCR 0.905
Page 52 0183 (e) tingkat tren hlaya kesehatan: dan (f) asurnsi. material lain yang digunakan dalam aktuaria: (14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada: (a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik neto: dan (b) akulnulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan. (@) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib ungkapkan dampak persentase kenaikkan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah. (15) Jumlah periode tahunan saat Ini dan perlpde empat tahun sebelumnya dari: (a) nilai kini kewajiban Imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada program: dan (b) penyesuaian yang timbul pada: (HH liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari liabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan 1) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan: (16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari iuran yarig diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan: (47) khusus uhtuk pregram imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengeridali, wajib diungkapkan sebagai berikut: (a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu, (b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: Ci) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubaktan program selama periode tersebut: Gi) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti: dan Cilijika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK Informasi tentang program secarg keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir ii
Page 54 OCR 0.874
Page 53 0f83 b) Iuran Pasti Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan “ jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti. c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka 1 panjang lainnya. d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja “ Yang harus diungkapkanantara lai (1) furan program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada). ! 24)| Utang Obligasi Yang harus diungkapkan antara lain: @) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dar) mata uang P| asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: v €) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: v H) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, v e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada: “ HP pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, y 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), AN dan h) persyaratan penting lainnya. Bi 25)| Bukuk y @) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: Pl (1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: ta) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan, (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari, (c) nilai nominal: (d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah): (e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
Page 55 OCR 0.872
Page 54 of 83 hasil (untuk Sukuk mudharabah), (9 rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi has (9) jangka waktu: (h) tujuan penerbitannya: dan (i) persyaratan penting lain: (2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, (B) bursa tempat Sukuk dicatatkan, (@) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: (5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, (S)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan (8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default). 26) | Utang Subordinasi Yang harus diungkapkan antara lain: 8) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan b) tujuan perolehannyaj €) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subor d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): &) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan HP persyaratan penting lainnya. 27)| obligasi Konversi Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal | pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannyaj tt al b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara Jain meliputi rasio konversi, harga K pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti: Cc) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan Ki tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi: di) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya, Y
Page 56 OCR 0.890
Page 55 of 83 peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: H jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: 9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): H) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), i) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli ID komponen Liabilitas dari obligasi konver I) keberadaan fitur derivatif melekat: dan m) persyaratan penting jainnya bh an bh 2 Ekuitas Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 1) Modal Saham Yang harus diungkapkan antara lain : a) Bagi setiap jenis saham, antara laii (a) Rekonsiliasi jurnlah saham beredar pada awal dan akhir periode, (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenissaham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan, b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas: c) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepemilikan, yaitu: (1) Pemegang saham yang memiliki 595 (lima perseratus) atau lebih: i saham: dan (2) Nama direktur dan komisaris yang memi (3) Pemegang saham lainnya: d) Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalai (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS): (2) Sumber peningkatan modal saham, antara Ilain dari kapitalisasi agip, saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Catatan 23 Catatan 23 Catatan 23
Page 57 OCR 0.889
Page 56 of83 Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan waran, serta kanversi obligasi: dan (3) Tujuan perubahan modal saham, antara Jain dalam rangka ekspansi, X Catatan 23 penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal: e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaart yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa “ Efek. 2) | Tambahan Modal Disetgr (Additional Paid-in Capital) Yang harus diungkapkan antara lain: B) Rincian jumlah tambahan modal disetor: Pi) Catatan 24 b) Uraian sumber agio saham, Ki €) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas: 4 d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor: Si " Catatan 24 8) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya: N , P Pengungkapan untuk $efisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: “ Catatan 24 (1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi: (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang Catatan 24 bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara: “ (3) Tanggal efektif transaksi: (a) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut: Catatan 24 (5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi, Pi (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan &tau dialihkan serta selisih antara nilai Catatan 24 tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan “ (7) Penyajian kembali laporan keyangan yang memberikan informasi antara lain (a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali (b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinaslkan: (c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembati. 3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain : a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan
Page 58 OCR 0.856
Page 57 of 83 (2) Nama entitas anak, dan (3) Nama pihak yang bertransaksi b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian, Pi dan €) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya A Pengendalian. 4) | Saham Treasuri " » | Yang harus diungkapkan antara lain: p) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal Si disetor b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang P diperoleh: €) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal 4 disetor, d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara Si harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan &) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri. v 5) | Saldo Laba Yang harus diungkapkan antara Jai y a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada): b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait, | dan &) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. 4 6) | waran Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran: 4 b) dasar penentuan Nilai Wajar waranj v €) nilai waran yang belurn dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): V @) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan Pl @) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. | 7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing Catatan 21d, 22 komponen pendapatan komprehensif lainnya.
Page 59 OCR 0.905
Page 58 of83 perseratus) dari pendapatan: Hd) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terplsah berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga, #) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lai (1) Pendapatan kontrak konstruksi: (a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan: (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam periade berjalan: dan (c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak, (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: (a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dap laba/rugi yang diakui sampai tanggal pelaporan: (b) Jumlah uang muka yang diterima: dan (c) Jumlah retensi (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Liabilitas: 8) | Kepentingan Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas 'ekuitas masing-masing erttitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk. Catatan 5 d Laba Rugi Komprehensif 1) | Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, Catatan 25 termasuk pendapatan yang berasal dari (1) Penjualan barang: (2) Penjualan jasa: (3) Bunga: (4) Royalti, dan/atau (5) Dividen: diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: p) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama, Catatan 25 #) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1046 (sepuluh Catatan 25
Page 60 OCR 0.903
Page 59 of83 H Dalam hal Perusahaah memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain: (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan: (2) Pendapatan komigi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan) pendapatan lainnya: dan Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagi prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: (a) Pendapatan bruto: (b) Retur/rabat/diskon terkait: dan (c) Total pendapatan neto. G 2) Khusus Industri yang Terifnya Diatur oleh Regulator Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan antara lain: a) Dasar ketentuan tarif, b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif c) Masa berlaku tarif, d) 2) nh 3) Khusus Industri pembiayaan Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lai a) Pendapatan pembiayaan konsumen, b) Pendapatan anjak piutang: dan Cc) Pendapatan sewa. mb 4 Khusus Industri Rumah Sakit Terdiri dari Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara a) Restitusij b) Subsidi tidak mampu: dan C) Selisih perhitungan klaim. - 5) Khusus Industri Transportasi Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:
Page 61 OCR 0.880
Page 60 of 83 B) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi: v b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi: V &) Rincian pendapatan ugaha dari jasa ekspedisi v 4) Rincian pendapatan usaha dari keagenan dan Pl 8) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisatikan atas dasar kepemilikan armada Y tersebut. 6) | Khusus Industri Telekomunikasi Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa K telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain. 7) | Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, 1 premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi. Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) 8) | khusus Industri Jalan Tol Pendapatan Yang harus diungkapkan dntara lain: 8) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, | dan rincian pendapatan kerjasama operasi b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. v 9) | Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan &ntara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada : a) Obligasi Pemerintah: b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk pro C) Efek-efek: dan d) Penempatan pada Barik Indonesia dan Bank lain. yang diakui, beb
Page 62 OCR 0.887
Page 61 of 83 ii i 10)| Beban Pokok Penjualan Yang harus diungkapkan antara Ia! @) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci (1) Biaya bahan baku, (2) Biaya tenaga kerja, dan (3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan: b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh pergeratus) dari pendapatan: dan @&. Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. “ Catatan 26 11)| Khusus Industri Rumah Sakit Beban Departementalisasi/Beban Operasional Yang harus diungkapkan gntara lain, rincian beban departementalisasi 8) Beban bahan, b) Beban jasa pelayanan €) Beban pegawai, d) Beban penyusutan satana med &) Beban pemeliharaan darana, f) Beban asuransi, 9) Beban langganan daya dan jasa: h) Beban depresiasi. 12)| Khusus Industri Asuransi: 4) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi. b) Beban Klaim Asuransi Jiwa Pi Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, kl nilai tunai, dan klaim kematian. €) Kamisi Neto Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok si pendapatan komisi dah beban komisi untuk setiap jenis asuransi. VX Catatan 26 2 erna
Page 63 OCR 0.896
Page 62 of83 d) Hasil Investasi Yang harus diungkapkan antara I: rincian dan jumlah menurut jenis investasi. 13) Khusus Industri Perhotelan Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lain: pa) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi, b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan #) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen I: nya. an 14) Beban Usaha Yang harus diungkapkan tincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain: a) Beban penjualan, b) Beban distribusi: dan 6) Beban umum dan administrasi. Catatan 27 Catatan 27 15) Khusus Industri Perbankan a) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumjah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama. b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumjah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama. 16) Khusus Industri Pembiayaan BebanKerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk mi (masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Plutang Sewa Pembiayaan. 17) Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. b) rincian dan jumlah Beban lainnya. c) Untuk Biaya Keuangari, meliputi : (1) biaya pinjaman meliput Catatan 28 Catatan 28
Page 64 OCR 0.870
Page 63 of 83 (a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif: Y (b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku: dan 4 (c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang | selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga: (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi: y , (a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual: , (b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba Pl rugi, dan (c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung ni d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama rheliputi : (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan 4d (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah. 18)| Khusus Industri Perbankan ' 2) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keyangan y Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumJah berdasarkan jenis aset keuangan. b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (periurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah v Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. & Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Bi Yang harus diungkapkan antara lain ian jumlah berdasarkan jenis. 19) | Pendapatan Kompreherisif Lain Yang harus diungkapkan antara lain: 8) perubahan datam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti, NI #) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan, d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual: &) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen findung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas, dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. a Catatan 22 La aan 8
Page 65 OCR 0.886
Page 64 of83 20)| Pajak Penghasilan ! Yang harus diungkapkan antara lain : a) komponen beban (nenghasilan) pajak yang terdiri dari: 4 (d) beban (penghasilan) pajak kini, (2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode 1 lalu: (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya, | (4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif Y pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru, (5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya d atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan: (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan (7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan V kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan setara retrospektif: b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan Catatan 21c atau dikreditkan langsung ke ekuitas: Si G) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif v lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama, d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini: (4) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi Ad Catatan 21c dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: atau (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, v dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaky, 8) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya, H jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat v Catatan 21c dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan, Catatan 21c Catatan 21c Catatan 21c v Catatan 21c Catatan 21c
Page 66 OCR 0.902
)) 3) m) n 0 p Page 65 of 83 jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas Ilabilitas pajak tangguhan yang belum diakui: rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (4) laba sebelum pajak menurut akuntansi, (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan (3) laba kena pajak: perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku, pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekansiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan, setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensas (4) jumlah aset dah liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk periode sajian: dan (2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakut dalam laba rugi, apabila jumlafi tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau Tiabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan: beban pajak terkait dengan operasi yang diheritikan: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan (2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian, jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan, uraian jumlah perubshan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis, peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhah yang diperoleh dari kombinasi bisnis idak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhah, apal (Ad) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah adaj dan (2) entitas mengalami kerugian pada periode ki atau periode sebelurhnya yang Catatan 21c Catatan 21c Catatan 21c Catatan 21c Catatan 21c Catatan 21d
Page 67 OCR 0.914
Page 66 of83 mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait. 21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain : a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengiruhi laba per saham, b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham, instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan. secara kontinjen) yang berpotensi laba per saham dasar di masa depan, hamun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena ingtrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian: penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang beflaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada al periode tersebut seandainya transal dimaksud terjadi sebelurn akhir periode pelaporan: dan €) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. KJ Catatan 31 Catatan 31 22) Transaksi Pihak Berelasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya: (1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat, danfatau (2) lebih dari 0,594 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi. b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta Informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud: c) terkait dengan transhksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan huburigan dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut Catatan 29 Catatan 29 Catatan 29
Page 68 OCR 0.887
Page 67 of83 dalam laporan keuangan, paling kurang: (4) jumlah transaksi beserta persentasenya ferhadap total pendapatan dan beban : Bi Catatan 29 terkait (2) jumlah saklo beserta persentasenya terhbdap total Aset atau Liabilitas, y Catatan 29 termasuk komitmen, dan: (a) persyaratan dan ketentuannya, terrhasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan (b) rincian garansi yang diberikan atau diterima: (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian Fi penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piltang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usahaj dan (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilal, jika y dilakukan pembentukan: d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: | Catatan 29 (1) entitas induk, (2) entitas dengan pengendalian bersama atpu Pengaruh Sign entitas: (3) entitas anak: (4) entitas asosiasi: (5) Ventura Bersarha dimana entitas merupakan venturer, (6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya, dan (7) pihak-pihak berelasi lainnya. e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atay kelompok | direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (1) imbalan kerja jangka pendek: (2) imbalan pascakerja: (3) imbalan kerja jangka panjang lainnya: (4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (5) pembayaran berbasis saham. H untuk entitas berelasi dengan pemerintah : (1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan, an terhadap
Page 69 OCR 0.908
Page 68 of 83 (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, indikasi secara kuantitatif atay kualitatif atas luasnya transaksi tersebut. 23)| Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. si Catatan 30 si Catatan 30 b) Yang harus diungkapkan antara lai (1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya dalam mata uang fungsional: (2) posisi neto dari aset dan Hiabilitas moneter dalam mata uang asing: (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekulyalen dalam mata uang fungsional, (4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam labg rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: dan (5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode. 24)| Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus diungkapkan antara lain a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu Y untuk suatu aset individual, termasuk goodwil atau suatu unit penghasil kas: (1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai: (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama peribde tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai: (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibal (4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan hilainya: (5) jumlah rugi penuruman nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut: dan (6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama peripde tersebut. b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam ahgka (1) dilakukan untuk betiap kelompok aset.
Page 70 OCR 0.902
Page 69 of83 25)| Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Ketijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Laiu @) Perubahan Estimasi Akuntansi “ Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dan alasan perubahan estimasi akufitansis (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan, dan (3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harys diungkapkan. b) Perubahan Kebijakan Akuntansi Y Yang harus diungkafikan antara lain : (4) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi: (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan: (3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: (a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan (b) laba per saham dasar dan dilusian: (4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya, dan (5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentl atau untuk periode-peribde sebelum periode-peridde tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi. t) Kesalahan Periode Lalu Pi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari kesalahan periode lalu, (2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian: (a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan (b) laba per saham dasar dan dilusian: (3) jumlah koreksi pada awal p le sajian paling awal: dan (4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakykan dan penjetasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis.
Page 71 OCR 0.859
Page 70 of 83 26)| Kombinasi Bisnis @) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu: (4) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi (2) tanggal akuisisl: (3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalah, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis: v (4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh, Y (5S) alasan utama untuk kombinasi bisnis darj penjelasan tentang cara pihak v pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi: v (6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui: (7) Nilai Wajar pada saat tanggal akulsisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan: P (8) — kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi V (a) jumlah yang diakui pada tanggai akuisisi: (b) penjelasah tentang kesepakatan dah dasar penentuan jumlah pembayaran: dan (c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskohto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut: (9) — Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utamja piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan Ad langsung, dan kelompok piutang lain, yaltu sebagai berikut: (2) Nilai Wajar piutang: (b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan (C) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih: (10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Liabilitas yang diambit alih: Y (41) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar: Ka) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar v sumber daya ekonomi terjadi: (b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal
Page 72 OCR 0.900
Page 71 of83 perlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut, (12) dalam hal ilabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat K. diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: (a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi: dan i (b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal, (43) dalam hal pembelian dengan diskon: la) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugii “ komprehen: mana keuntungan tersebut diakui, dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan: (14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak perigakuisisi memiliki kurang dari 10025 Pi (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisi (a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakui kui pada tanggal akuisisi dan dagar pengukurannya, dan (b) teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentirigan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar: (45) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: N (a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang kuisisi yang dimi segera sebelum tanggal i, yang (b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar darii kepentingan ekuitas pada pihak i yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi i isnis dari pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebutj (16) Informasi sebagai berikut: Pi (a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam faporan laba rugi kornprehensif pada periode pelaporan: dan (b) pendapatah dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-glah tanggal akuisisi untuk semua
Page 73 OCR 0.897
Page 72 of83 kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan. b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan “ informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif (&) dalam hal akuntansi awal untuk kombinissi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan korhbinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: (a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai, (b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitag atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai: dan (c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama periode pelaporan (2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan konfinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontirjensi atau liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (a) setiap perubahan dalam jumlah yarig diakui, termasuk setiap perbedaan yang timkul selama penyelesaian: (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut: dan (C) teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan kontinjensi, (3) Itas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada: (4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan: (5) jumlah dan perijelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada periode pelapotam yang: (a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau llabilitas yang diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan: &) pernyataan kesesualah dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan v transaksi kombinasi bisnis, dan
Page 74 OCR 0.881
Page 73 0f83 Me ng HI) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan | dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: (4) jumlah harga yang dibayarkan: N (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: “ (8) jumlah Kas dah Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila 4 Pengendalian diperoleh: dan (a) jumlah aset dah liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau | bisnis lainnya #pabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. 27)| segmen Operasi Yang harus diungkapkan antara lain h) pengungkapan pada level segmen: 4 Catatan 32 (1) informasi umum, yang terdiri dari: (a) faktor-faktar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan: dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan: (2) informasi mengehat laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya: (8) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi semen dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen mater terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan, b) pengungkapan pada level entitas “ Catatan 32 (1) Informasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa. (2) Informasi wilayah geografis (a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: i. negara domisili Perusahaan, dan semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut secara individual.
Page 75 OCR 0.912
Page 74 of83 (b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset imbalan pascakerja, dan hak yarig terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di I. negara domisili Perusahaan: dan semua negara asing secara total dimana Perusahaan mei aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah. (3) Informasi pelanggan utama Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1096 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan kohsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: ! (a) fakta, (b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan (c) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. 28) | operasi yang Dihentikan a) Yang harus diungkapkan antara iai “ i (1) urafan tentang alasan operasi dihentikan, (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan ' yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi | yang dihentikan: dan i (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan tisajikan sesuai SAK yang berlaku. b) Yang harus diungkapkan atas Informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang entikan, antara lain: 1 (4) analisa atas jufnlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi: (a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikari dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan (b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan darj operasi yang dihentikan: dan (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.
Page 76 OCR 0.877
Page 75 of 83 29)| tnstrumen Derivatif selain Derivatif Melekat a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumeri derivatif sesuai dengan tujuannya, Yaitu untuk lindung hilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti Untuk tujuan “ spekulasi, b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi 4 lindung nilai dan kelompok non lindung nilai: (1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain: (2) pihak lawan transaksi (counterparties): (3) tanggal jatuh tempo: (4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan: (5) beban atau Peridapatan pada periode pelaporan: (6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan (7) persyaratan pehting lainnya. c) Yang harus diungkafikan antara lain: Pi (4) Hal-hal yang diperlukan untuk memaharti tujuan transaksi derivatif dan strategi Untuk mencapai tujuan tersebut, (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap Kdasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabllitas dan jenis transaksi yang dilindung dan (3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung tujuannya. 30) | Nitai Wajar Instrumen Keuangan Yang harus diungkapkan Untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara Jain: a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang Pi memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan, dan b) hierarki, metode, dan asurasi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar J Catatan 2h aset keuangan dan liabilitas keuangan. lai, disebutkan Catatan 2h 31) | bividen Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan 4 sebagai distribusi kepada pemilik pada periode Helaporan: y b) jumlah utang
Page 77 OCR 0.877
Page 76 of 83 (1) periode pelaporan, dan (2) periode sebelumnya: c) jumlah iden dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah Fi periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakul sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan d) jumtah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. . v 32)| Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus diungkapkan antara lal a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya Pi secara terpisah: i b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Pi | Ventura Bersama secara terpisah dari komitrhen lainnya: | GC) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalarh Ventura Bersama yang Signifikan dan N | bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam penyendalian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: “ (1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dah | (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek, tas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait degan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama. 33)| Perikatan dan Kontinjensi 8) Perikatan Yang harus diungkapkan antara £ (1) perikatan yang meliputi (a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, Y Catatan 35 royaiti, dan lisensi, diungkapkan: pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: periode berlakunya perikatan dasar penentuan kompensasi dan denda: iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan, dan V. pembatasan-pembatasan lainnya, (b) kontrak atau perjanjian yang memeHlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi, diungkapkan:
Page 78 OCR 0.878
Page 77 of 83 pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: periode berlakunya perikatan: keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah dircalisasi: dan iv. sanksi-saniksi: (2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: ta) pihak-pihak yang dijai dan yang menerima jai antara pihak beretasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin, (b) latar belakang dikeluarkannya jar (c) periode berlakunya jaminan, dan (d) nilai jaminan: (3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan A (4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya, v b) Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara k (d) perkara atau sengketa hukum, 4 diungkapkan: (a) pihak-pihak yang terkait: (b) jumlah yang diperkarakan: (c) latar belakang, isi dan status perkaratian pendapat hukum (legal opinion): dan (d) dampak keuangan: (2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalhya masalah Bi Ingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dah estimasi dampak keuangannya: (3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan: v (a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya, dan (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding): (4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: (a) karakteristik aset atau Jiabilitas kontinjensi, (b) estimasi dari dampak keuangannya: (C) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atati waktu arus
Page 79 OCR 0.871
Page 78 of 83 keluar sumber daya: dan (a) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. 34) | Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara lain: B8) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma, b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama, €) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan, #) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama, #) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan Pp Isi perubahan perjanjian, jika ada. than 35)| Manajemen Risiko Keudngan a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: (W) risiko kredit, antara lain iki tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan ni (2) risiko likuiditas, antara lai (a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas: dan (b) deskripsi mengenai cara Perusahaari mengelola risiko likuiditas, 0 pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana tas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevgn pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas, dan (4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari Pi Catatan 33 Instrumen keuangan. 36)| Khusus Industri Perbankan B8) Rasio Kecukupan Medal (Capital Adeguacy Ratio) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan . / Catatan 33 P Catatan 33 Jd Catatan 33 3) b
Page 80 OCR 0.880
Page 79 of 83 posisi keuangan, (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Barik Indonesia: dan (3) Aspek khusus yahg mendasari perhitungan CAR. b) Posisi Pevisa Neto p| Yang harus diungkapkan antara lai (1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi kelangan: (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesid: (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. & Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum 4 Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank. Aktivitas Fiduciary Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduclaryyang meliputi jasa kustodiah, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana. te) 37)| Kuasi-Reorganisasi Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dah jumlah Pi tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan) sejak kuasi-reorganisasi: hb) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham 4 setelah kuasi-recrganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang) t) Penyajian laporan pogisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- Pl reorganisasij Hd) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan Si 2) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam y laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi. 38)! Pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan antara lain : Catatan 33 a) informasi kualitatif terftang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
Page 81 OCR 0.906
Page 80 of 83 b) » d 8 permodalannya, termasuk: (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal (2)sifat persyaratan dan implementasinya dalarh hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan (G) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya: ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal, setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya: pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika ada): dan konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabil terjadi ketidakpatuhari. Catatan 33 Catatan 33 39) Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara lain : Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan periggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal. 40) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara lain : 8) b) 8) 3) 2) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian, jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saharn, untuk opsi saham yangi dieksekusi selama perjode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan: isaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbahg sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir periode: penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut: (1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar
Page 82 OCR 0.860
Page 81 of 83 opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur: dan (2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut v untuk Instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham): 9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya. v 41)| Khusus Industri Asuransi B) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara lain : N (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas: (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan, dan (5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, 42)| Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asurahsi' Syariah Hal-hal yang harus diungkapkan: @) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asurgnsi Syariah: b) Jenis Akad Asuransi Syariah: £) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dah Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: v dan @A) Zakat. Y 43)| Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: 4 Ba) Kontrak reasuransi, b) Perjanjian penting dah ikatan lainnya Catatan 35 €) Rasio keuangan pentingj SI d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan v 8) Peristiwa atau keadagn yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup 4 perusahaan. 4a)| Khusus Industri Kehutanan : f pa) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):
Page 83 OCR 0.869
Page 82 of83 DE SANA NN NBA GEN EN EME NAN AKAN b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib nya, €£) Realisasi kegiatan dari biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam): Hd) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya: 8) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulasinya, dan A2 & f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana : (1) Realisasi pembarigunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. 45)| Peristiwa Setelah Periote Pelaporan Yang harus diungkapkan dntara lain: a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi Pi yang ada pada akhik periode pelaporan, mak Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui b) dalam hal terdapat Peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: V Catatan 36 (1) tanggal terjadinya, (2) sifat peristiwaj dan (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat. 46)| Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keyangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Paiam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait v dengan aktivitas Perusahgan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara B) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut, b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntan: E) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan @) pembahasan mengehai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
Page 84 OCR 0.903
Page 83 of 83 keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secata wajar. 47)| Rektasifikasi a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam F laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) sifat reklasifikasi: (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan (8) alasan reklasifikasi b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan: BI (4) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan (2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi. 48)| Hibah Pemerintah Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut: a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dglam laporan keuangan dah indikasi y bentuk lain dari bantuan pemerintah, dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi pemerintah yang telah diakui. in yang melekat atas bantuan Pi 49) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun faporan keuangan dengan v menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negata lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (4) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain: (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posis penjelasannya: dan (3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya. Cc) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otpritas pasar modal di negara lain untuk Ad melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara keuangan beserta
Page 85 OCR 0.841
Page 84 of 83 tersebut, maka pengumgkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan. 50) | Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan, Jakarta, 27 Mei 2024 1 , PF —x Saru PT MAHARAHSA BIRU ERERGI T, mar, MBA Cendy Hadiputranto Direktur Utama Direktur
Names mentioned 21 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bapepam
p.1 ×4
unresolved
org
Protech Mitra Perkasa Tbk
p.2 ×2
unresolved
org
Mirawati Sensi Idri
p.2
unresolved
org
Kosasitt
p.2
unresolved
org
Johannes Juara & Rekan
p.2
unresolved
org
Johannes Juara
p.2
unresolved
org
Tjahjo & Rekan
p.2
unresolved
org
Rekan Nama Partner Meilyn Soetiono
p.2
unresolved
person
Meilyn Soetipno
p.2
unresolved
org
Bapepam-LK
p.4 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.6 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.13 ×10
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.38
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.56
unresolved
org
Bank Indonesid
p.80
unresolved
org
PT MAHARAHSA BIRU ERERGI T
p.85
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.