Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1
1. Pertanyaan: Apakah manajemen memper2mbangkan selain gerai tetap dengan bentuk model food truck atau booth drive thru untuk menekan biaya sewa dan memperluas eksposur NWS Chicken, serta bagaimana evaluasi memas2kan arah bisnis baru tetap sejalan dengan kompetensi in2 Perseroan? Jawaban: Kami melihat format seper2 food truck, booth, maupun bentuk penjualan yang lebih ringan dari sisi investasi sebagai alterna2f yang menarik untuk diper2mbangkan. Dalam pengembangan NWS Chicken, Perseroan ingin memiliki model bisnis yang lebih fleksibel dan adap2f. Karena itu, ekspansi ke depan 2dak harus selalu iden2k dengan pembukaan gerai konvensional dengan struktur biaya yang besar. Namun, se2ap format baru tetap perlu dievaluasi dari sisi potensi penjualan, kebutuhan investasi, biaya sewa, operasional, logis2k, perizinan, serta kemampuan menjaga kualitas produk dan pelayanan. Prinsip kami, se2ap 22k penjualan baru harus memiliki unit economics yang sehat dan memberikan kontribusi yang sebanding dengan biaya yang dikeluarkan. Untuk memas2kan arah bisnis tetap sejalan dengan kompetensi in2 Perseroan, kami tetap melihat pengalaman panjang Perseroan di bisnis restoran cepat saji, khususnya produk berbasis ayam goreng, sebagai fondasi utama. Jadi inovasi yang dievaluasi tetap diarahkan pada bagaimana kompetensi tersebut bisa dijalankan dengan format yang lebih efisien, lebih dekat dengan konsumen, dan lebih sesuai dengan kondisi pasar saat ini. 2. Pertanyaan: Bagaimana manajemen melihat pengaruh kondisi ekonomi dan kebijakan pajak serta kenaikan bahan baku ayam saat ini terhadap rencana pemulihan kinerja Perseroan? Jawaban: Kondisi ekonomi, daya beli konsumen, perubahan kebijakan perpajakan, serta pergerakan harga bahan baku merupakan faktor eksternal yang kami perha2kan dalam proses pemulihan Perseroan. Untuk kenaikan harga bahan baku, termasuk ayam seper2 yang disampaikan, dampaknya dapat memberikan tekanan terhadap biaya apabila kenaikan tersebut berlangsung cukup lama. Karena itu, strategi pemulihan kami 2dak hanya bergantung pada peningkatan penjualan, tetapi juga pada disiplin pengelolaan biaya dan efisiensi operasional. Perseroan terus mengevaluasi struktur biaya agar lebih ramping dan adap2f. Dalam menghadapi tekanan bahan baku, beberapa aspek yang terus dievaluasi antara lain
Page 2
strategi pengadaan, komposisi produk, efisiensi penggunaan bahan baku, serta kebijakan harga yang tetap memper2mbangkan daya beli konsumen. Dari sisi pajak, Perseroan akan mengiku2 ketentuan yang berlaku dan se2ap perubahan yang berdampak terhadap struktur biaya maupun konsumsi masyarakat akan diperhitungkan dalam pengambilan keputusan bisnis. Proses pemulihan ini harus tetap fleksibel. Jika tekanan eksternal meningkat, kecepatan ekspansi dan strategi komersial juga perlu disesuaikan agar pertumbuhan tetap berjalan secara sehat. 3. Pertanyaan: Apa yang membuat manajemen yakin brand NWS Chicken bisa tumbuh dan merebut pangsa pasar, mencerma2 bisnis kuliner ayam goreng di Indonesia saat ini sangat ramai, mulai dari brand nasional, waralaba asing, hingga UMKM lokal dengan harga yang sangat kompe22f? Jawaban: Kami sepakat bahwa industri ayam goreng di Indonesia sangat kompe22f. Karena itu, keyakinan terhadap NWS Chicken 2dak didasarkan pada asumsi bahwa Perseroan dapat dengan cepat merebut pangsa pasar dari pemain-pemain yang sudah ada. Yang menjadi dasar kami adalah pengalaman panjang Perseroan dalam industri restoran cepat saji dan khususnya kategori ayam goreng. Pengalaman tersebut memberikan pemahaman mengenai produk, operasional gerai, perilaku konsumen, serta dinamika bisnis di kategori ini. NWS Chicken juga dikembangkan dengan konsep yang lebih fleksibel dan adap2f terhadap preferensi konsumen lokal. Karena itu, pendekatan kami adalah melakukan evaluasi terhadap performa outlet yang sudah berjalan terlebih dahulu, kemudian menggunakan hasil evaluasi tersebut sebagai dasar dalam menentukan format, lokasi, produk, dan tahapan ekspansi berikutnya. Kami juga memahami bahwa kompe2si 2dak hanya berasal dari brand besar, tetapi juga UMKM yang mampu menawarkan harga sangat kompe22f. Oleh sebab itu, persaingan perlu dilihat dari kombinasi antara produk, value yang diterima konsumen, konsistensi kualitas, kemudahan akses, serta struktur biaya yang memungkinkan bisnis tetap sehat. Fokus kami saat ini adalah memas2kan model bisnis yang dikembangkan dapat terbuk2 terlebih dahulu dan kemudian direplikasi secara bertahap. 4. Pertanyaan: Sebagai langkah preven2f agar kepercayaan investor tetap solid, bolehkah manajemen
Page 3
menceritakan dukungan apa, baik dari sisi permodalan, kemitraan strategis, maupun efisiensi operasional, yang paling dibutuhkan Perseroan saat ini agar momentum pemulihan ini bisa terus berlanjut? Jawaban: Terdapat beberapa hal yang sama-sama pen2ng untuk menjaga momentum pemulihan Perseroan. Yang pertama adalah penguatan operasional dan disiplin biaya. Perbaikan kinerja perlu didukung oleh struktur biaya yang semakin efisien sehingga pertumbuhan pendapatan nan2nya juga memberikan dampak yang lebih baik terhadap profitabilitas. Yang kedua adalah kemitraan strategis. Kami terbuka terhadap kerja sama yang dapat memberikan nilai tambah bagi Perseroan, baik dalam bentuk perluasan pasar, penguatan distribusi, operasional, maupun bentuk kerja sama lain yang dapat mempercepat pengembangan bisnis dengan risiko yang tetap terukur. Yang ke2ga adalah dukungan permodalan yang tepat apabila diperlukan. Bagi kami yang pen2ng bukan sekadar mendapatkan tambahan modal, tetapi memas2kan se2ap modal yang digunakan ditempatkan pada kegiatan yang memiliki prospek dan pengembalian yang dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, pendekatan kami adalah memperkuat fundamental terlebih dahulu, mengevaluasi model bisnis yang berjalan, kemudian melakukan ekspansi secara lebih selek2f. Dengan cara tersebut, berbagai tantangan yang ada diharapkan dapat ditangani secara bertahap sekaligus menjaga kepercayaan investor dalam jangka panjang.
Page 4
Da(ar Hadir
Nama Lengkap Organiza7on
Zulfikar Investor
Dewi Lestari Investor
Daniel Analyst Private Equity Holdings
Ryo Jons Pribadi
Alianto Liau Pribadi
Bondan Rajasya Kiwoom Sekuritas Indonesia
Zsazya Senorita investortrust.id
Priyanto Tony Investor
Muhamad Ubaidillah SWA.co.id
Putri Werdiningsih Kontan
Magfirah Mayhendra Profindo Sekuritas
Carlos Luther Profindo Sekuritas
Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
—
Zulfikar
p.4
unresolved
—
Dewi Lestari
p.4
unresolved
—
Daniel
p.4
unresolved
—
Ryo Jons
p.4
unresolved
—
Alianto Liau
p.4
unresolved
—
Bondan Rajasya
p.4
unresolved
—
Zsazya Senorita
p.4
unresolved
—
Priyanto Tony
p.4
unresolved
person
Muhamad Ubaidillah
p.4
unresolved
—
Putri Werdiningsih
p.4
unresolved
—
Magfirah Mayhendra
p.4
unresolved
—
Carlos Luther
p.4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.