Skip to content
Back to announcement

20260831_BWPT_Public Expose_32143618_lamp3.pdf

Other Text extracted BWPT

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 3

Page 1
                                 Ringkasan Pertanyaan dan Jawaban
                         Public Expose 2026 – PT Eagle High Plantations Tbk

1. Vina Elvira – Media Kontan

   Pertanyaan:
   a. Berapa rencana alokasi Capex Perseroan untuk masing-masing tahun hingga 2030, dan apa saja
       prioritas investasinya?
   b. Berapa estimasi capex untuk pembangunan KCP, dan apakah Perseroan memiliki rencana untuk
       membangun KCP baru lainnya di masa mendatang? Jika ada, dimana dan apakah fasilitas tersebut
       juga akan memanfaatkan biogas sebagai sumber listrik?

   Jawaban:
   Choong Kam Loong - Direktur
   a. Perseroan mengalokasikan Capex sekitar 3%-5% dari total pendapatan tahunan, atau sekitar
      Rp300 miliar per tahun. Sebagian besar Capex merupakan Capex rutin yang dialokasikan untuk
      maintenance, perawatan infrastruktur, serta menjaga keandalan aset dan operasional Perseroan.
   b. Estimasi investasi untuk pembangunan KCP saat ini sekitar Rp100 miliar, dengan target mulai
      beroperasi pada Q1 2027. Perseroan juga melihat peluang untuk mengembangkan KCP tambahan
      di wilayah operasional yang memiliki potensi pasokan kernel yang memadai, sejalan dengan
      strategi pengembangan bisnis midstream Perseroan.

2. Hafiyyan – Media Bisnis Indonesia

   Pertanyaan:
   Apakah produksi Perseroan terdampak El Nino di tengah kondisi cuaca yang kering saat ini? Dan
   bagaimana Perseroan mengantisipasi risiko tersebut?

   Jawaban:
   Andrew Haryono - Direktur
   Perseroan terus memantau dampak El Nino terhadap kegiatan operasional, dan sampai saat ini
   kegiatan operasional Perseroan tetap berjalan normal. Untuk mengantisipasi risiko El Nino, Perseroan
   memperkuat deteksi dini melalui citra satelit, menara pemantau api dan drone, serta pemantauan
   lapangan secara berkala.

   Perseroan juga memastikan kesiagaan tim damkar dan ketersediaan sumber air di penampungan.
   Langkah-langkah tersebut bagian dari upaya Perseroan dalam menjaga keberlanjutan usaha di tengah
   dinamika kondisi cuaca.

Page 2
3. Parluhutan Situmorang – Media Investor Trust

   Pertanyaan:
   Selamat kepada BWPT yang telah mengantongi kuasi reorganisasi, kedepannya apakah Perseroan
   berencana membagikan dividen? Jika iya, berapa besarannya dan kapan akan dibagi?

   Jawaban:
   Choong Kam Loong - Direktur
   Perseroan sedang mengkaji untuk dapat melakukan pembagian dividen sebagai bentuk apresiasi
   kepada para pemegang saham. Langkah ini merupakan awal dari komitmen Perseroan untuk
   memberikan nilai tambah dan meningkatkan shareholder return ke depannya. Perseroan akan
   mengumumkan pemberitahuan lebih lanjut apabila sudah terdapat keputusan mengenai besaran dan
   waktu pembagian dividen.

4. Andy Chandra – Pemegang Saham

   Pertanyaan:
   Bagaimana perkembangan harga pupuk dan solar saat ini, serta strategi Perseroan dalam mengelola
   dinamika biaya tersebut?

   Jawaban:
   Choong Kam Loong - Direktur
   Harga solar saat ini sekitar Rp23.000/liter, dibandingkan level tertingginya sekitar Rp28.000/liter,
   meskipun masih lebih tinggi dibandingkan tahun lalu yang berada di kisaran Rp15.000/liter. Sementara
   itu, harga pupuk mulai mengalami normalisasi setelah sebelumnya berada pada level yang cukup
   tinggi mencapai dua kali lipat. Perseroan akan terus melakukan pengadaan pupuk secara prudent dan
   optimal, dengan mempertimbangkan kebutuhan operasional serta perkembangan harga pasar.



5. Azis Husaini– Media RMOL

   Pertanyaan:
       a. Bagaimana skema Plasma Mandiri Perseroan dan manfaatnya terhadap keberlanjutan
          pasokan TBS sekaligus kinerja operasional Perseroan?
       b. Apa target Perseroan terkait perluasan area Plasma Mandiri ke depan, dan bagaimana strategi
          untuk mencapai target tersebut?

Page 3
   Jawaban:
   Andrew Haryono - Direktur
   Plasma Mandiri merupakan bentuk pemberdayaan petani melalui kerja sama dengan Perseroan, di
   mana Perseroan memberikan best agronomy practices, dukungan pupuk, serta dukungan operasional.
   Hasil panen kemudian diserap oleh Perseroan dengan harga sesuai ketentuan Disbun. Bagi petani,
   program ini mendukung peningkatan produktivitas kebun yang dimilikinya dan kesejahteraan yang
   lebih baik, sementara bagi Perseroan, peningkatan produktivitas kebun turut mendukung peningkatan
   yield dan ketersediaan TBS.

   Perseroan akan terus mengembangkan Plasma Mandiri dengan target penambahan sekitar 5.000 Ha
   per tahun, hingga mencapai sekitar 40.000 Ha pada 2030. Untuk mendukung target tersebut,
   Perseroan memiliki tim Plasma Mandiri yang secara aktif mengelola hubungan dengan petani dan
   koperasi, sehingga kerja sama dapat terus dijaga secara berkelanjutan dan berkembang.

6. Bapak Lilo – Samuel Sekuritas

   Pertanyaan:
   Bagaimana prospek peringkat kredit Perseroan ke depan, khususnya setelah mempertahankan
   peringkat A- dari PEFINDO selama tiga tahun, di tengah rencana penerbitan PUB dan tingkat leverage
   Perseroan?

   Jawaban:
   Choong Kam Loong – Direktur
   Perseroan optimis terhadap prospek peringkat kredit ke depan. Selain mempertahankan peringkat A-
   dari PEFINDO, Perseroan juga telah memperoleh peringkat A dengan outlook Stabil dari PT Kredit
   Rating Indonesia (KRI). Perseroan memiliki pandangan bahwa penggunaan utang merupakan bagian
   dari strategi untuk mendukung pertumbuhan, namun dengan tetap menjaga leverage dan
   pengelolaan keuangan secara prudent.


File

File Open PDF
Source IDX
Size0.36 MB
Published31 Aug 2026
Pages3
Characters5,451
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 5 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Eagle High Plantations Tbk p.1 ×2
linked person Choong Kam Loong p.1 ×4
linked person Andrew Haryono p.1 ×2
linked org Samuel Sekuritas p.3
unresolved person Lilo p.3

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result