Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 19
Page 1
PT SAMPOERNA AGRO Tbk
Paparan Publik
27 Mei 2024
Page 2
BAGIAN 1
SEKILAS PERUSAHAAN DAN INDUSTRI
SAWIT
1
Page 3
Milestone PT Sampoerna Agro Tbk
Semangat Anggarda Paramita dan filosofi Tiga Tangan mengiringi jejak usaha selama lebih dari satu abad,
dan merupakan prinsip dasar dari kerangka 4P kami, pendekatan investasi berbasis ESG.
2006 – 2015 2016 – 2020
• Grup Sampoerna Strategic akuisisi PT Sungai Rangit di • Memperoleh sertifikasi RSPO perdana untuk kebun di
Kalimantan. Kalimantan dan kebun plasma binaan Perseroan.
• Akuisisi PT Selapan Jaya di Sumatera dan mengubah • Perseroan melakukan inagurasi laboratorium terintegrasi
namanya menjadi PT Sampoerna Agro (“Perseroan”). yang memiliki unit analisis kimia, mikrobiologi, dan DNA
molekuler, di Sumatera.
• Perseroan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia.
• Melakukan aksi korporasi dengan merilis Obligasi dan Sukuk
• Diversifikasi bisnis: Ijarah Berkelanjutan I Sampoerna Agro (Tahap I – 2020).
• Tanaman sagu dengan lahan konsesi sekitar 21 ribu ha
di Riau.
• Tanaman karet dengan lahan konsesi sekitar 100 ribu ha
2021
di Kalimantan Barat. • Melakukan aksi korporasi dengan merilis Obligasi dan Sukuk
• Menerima persetujuan dari Kementerian Pertanian atas 3 Ijarah Berkelanjutan I Sampoerna Agro (Tahap II – 2021).
varian terbaru DxP Sriwijaya berteknologi semi-klonal. • Memperoleh sertifikasi ISCC untuk 3 KUD binaan Perseroan.
• Perseroan resmi menjadi anggota RSPO dan memperoleh
sertifikasi RSPO untuk entitas anak di Sumatera.
Memperoleh sertifikat ISCC dan ISPO untuk entitas anak.
2022
• Meresmikan 2 PLTBG di Sumatera Selatan dengan kapasitas • Melakukan aksi korporasi dengan merilis Obligasi dan Sukuk
total 4 MW. Ijarah Berkelanjutan I Sampoerna Agro (Tahap III – 2022).
Pengembangan usaha Keberlanjutan usaha
2
2
Page 4
Struktur Pemegang Saham per Maret 2024
Publik
30,32%
Sampoerna Agri Resources Pte. Ltd.
69,68%
Jumlah saham beredar: 1.818.622.000 saham
3
Page 5
Management yang Profesional
Seluruh anggota manajemen merupakan tenaga profesional yang ahli di bidang masing-masing dan bukan pihak yang
berafliasi dengan Pemegang Saham Pengendali. Fungsi pengawasan yang optimal ditunjang dengan keberadaan dua
Komisaris Independen Perseroan yang memiliki rekam jejak baik.
Dewan Komisaris Direksi
Eka Dharmajanto Kasih, Komisaris Utama Budi Setiawan Halim, Direktur Utama Budi Setiaw
• Komisaris Utama sejak 2022 • Direktur sejak 2012 dan menjadi Direktur Utama sejak 2019. • Directo
• Sebelumnya merupakan Direktur Utama sejak 2008 dan • Memiliki pengalaman bekerja lebih dari 25 tahun di bidang keuangan • Has mo
pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan PT HM Dwi Asmono, Direktur Dwi Asmon
Sampoerna Tbk. • Direktur sejak 2007 • Directo
• Memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun di bidang kontrol • Memiliki pengalaman bekerja lebih dari 25 tahun dalam industri • Has mo
keuangan perkebunan dengan area spesialis riset & pengembangan special
R.B. Permana Agung Dradjattun, Komisaris Independen Hero Djajakusumah, Direktur Hero Djaja
• Komisaris Independen sejak 2013 • Direktur sejak 2011 • Directo
• Sebelumnya berkarir selama lebih dari 30 tahun di • Memiliki pengalaman bekerja sekitar 23 tahun di Sime Darby dan • Has mo
Kementerian Keuangan RI dengan menduduki berbagai General Motors Group Group
jabatan salah satunya Direktur Jenderal Bea dan Cukai • Menjabat sebagai Direktur Utama PT Hutan Ketapang Industri, entitas
anak yang mengelola perkebunan karet, sejak 2022
Saud Usman Nasution, Komisaris Independen Lim King Hui, Direktur Lim King Hu
• Komisaris Independen sejak 2020 • Direktur sejak 2012. Sebelumnya sebagai Head of Commercial sejak 2010 • Former
• Sebelumnya berkarir di Kepolisian Republik Indonesia dan • Memiliki pengalaman bekerja sekitar 23 tahun di Salim Group dengan • Has mo
pernah menjabat berbagai posisi strategis bidang spesialis di perdagangan dan komersial Trading
Parluhutan Sitohang, Direktur Parluhutan
• Direktur Operasional Sawit sejak 2020 • Directo
• Memiliki pengalaman bekerja lebih dari 30 tahun sebagai Planter • Has mo
• Menjabat Chief Operating Officer Sawit sejak 2017 • Serves
and Ch
Heri Harjanto, Direktur Heri Harjan
• Direktur sejak 2020. Menjabat Chief Financial Officer sejak 2019 • Directo
• Memiliki pengalaman bekerja lebih dari 25 tahun di bidang keuangan • Has mo
4
Page 6
305k ha 165k ha
Minyak Sawit Minyak Sawit Sagu Karet
Lahan : 107k ha Lahan : 77k ha Lahan : 21k ha Lahan : 100k ha
Tertanam : 79k ha Tertanam : 50k ha Tertanam : 13k ha Tertanam : 23k ha
5 PKS (380 ton/jam) 3 PKS (135 ton/jam) 1 Pabrik (100 ton/hari)
5
Page 7
Profil Perkebunan Sawit
Ekspansi dan diversifikasi yang berkesinambungan serta intensifikasi yang berkelanjutan
TOTAL LAHAN TERTANAM KONSOLIDASI 4% CAGR
Usia rata-rata:
<4 yrs
37%
37%
37%
38%
38%
38%
38%
39%
39%
15 tahun
40%
40%
41%
41%
43%
45%
47%
48%
11%
54%
57%
4-7 yrs
9%
>20 yrs
30% Tertanam:
129k ha 8-11 yrs
63%
63%
63%
62%
62%
62%
62%
61%
61%
60%
60%
59%
59%
57%
55%
53%
52%
17%
46%
43%
12-15 yrs
16-19 yrs
16%
17%
1Q24
'06
'07
'08
'09
'10
'11
'12
'13
'14
'15
'16
'17
'18
'19
'20
'21
'22
'23
inti plasma
TOTAL LAHAN TERTANAM INTI
<4 yrs Usia rata-rata:
3% 16 tahun
61%
62%
62%
62%
63%
63%
63%
64%
66%
66%
4-7 yrs
68%
71%
73%
75%
>20 yrs
76%
78%
79%
81%
83%
11%
25%
Tertanam: 8-11 yrs
19%
82k ha
39%
38%
38%
38%
37%
37%
37%
36%
34%
34%
32%
29%
27%
25%
24%
22%
21%
'07 19%
'06 17%
12-15 yrs
16-19 yrs
'08
'09
'10
'11
'12
'13
'14
'15
'16
'17
'18
'19
'20
'21
'22
'23
1Q24
20%
22%
kalimantan sumatra
6
Page 8
Tren Produksi
Tren produksi yang terus meningkat
● Produksi TBS kebun inti meningkat pada tahun 2023, sedangkan produksi eksternal TBS (plasma dan pihak ketiga)
mengalami penurunan yang disebabkan oleh kegiatan penanaman kembali (replanting) pada kebun plasma Perseroan.
● Volatilitas produksi TBS Perseroan berkurang secara bertahap yang ditopang oleh adanya kenaikan kontribusi dari kebun di
wilayah Kalimantan, dengan siklus panen yang berbeda
INTI VS EKSTERNAL SUMATRA VS KALIMANTAN
ribuan ton
ribuan ton
1.914
1.900 1.914 1.900 1.900
1.846 1.826 1.803 1.900 1.846 1.826 1.803
1.723 1.723
1.614 1.614
1.517
1.517
1.231 1.374 1.661 1.374 1.543 1.661
1.543 1.231
1.181 1.243 1.260 1.181 1.358 1.453 1.323 1.232 1.178
1.453 1.096 1.111 1.356 1.228
1.204 1.356 1.377
934 995 1.035 1.024 1.204 1.333
724 788 1.167 1.181
996
785 823 856 1.080 1.094 1.071
755 762 865 1.021 1.045
710 692 993 686 720
852 687 730 1.057 1.011 577 594 616 625
727 641 488 460 472
680 732 637 671 424
646 630 346 336
585 280
480 206
426 469 193
124 151
'07 '08 '09 '10 '11 '12 '13 '14 '15 '16 '17 '18 '19 '20 '21 '22 '23 '07 '08 '09 '10 '11 '12 '13 '14 '15 '16 '17 '18 '19 '20 '21 '22 '23
konsolidasi inti eksternal total sumatra kalimantan
7
Page 9
8
“Sustainability in Motion” – Kerangka 4P Perseroan
Keberlanjutan merupakan hal yang bergulir tanpa akhir sepanjang perjalanan usaha Perseroan guna mencapai keseimbangan dan
keselarasan kepentingan antara manusia (People), lingkungan (Planet), produk yang dihasilkan Perseroan (Product), serta
keuntungan bagi pemegang saham (Profit) - pendekatan investasi berbasis ESG
• Pembinaan puluhan ribu petani plasma secara berkelanjutan untuk ikut dalam
sertifikat berkelanjutan seperti RSPO dan ISCC
People • Rata-rata realisasi program CSR Perseroan (melalui 6 pilar: ekonomi, pendidikan,
kesehatan, infrastruktur, lingkungan dan sosial budaya) sebesar 6% dari laba
bersih dalam 5 tahun terakhir
● Memperoleh standar keberlanjutan seperti sertifikasi RSPO, ISPO, dan FSC untuk
entitas usaha karet
Planet ● Pengoperasian 2 PLTBG (4MW) ke 2.000 rumah, di 20 desa sekitar area
operasional yang dapat mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) hingga 88%
● Penggunaan Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) sebagai pupuk organik
● Kegiatan penelitian dan pengembangan bibit unggul secara berkelanjutan
● Menyediakan produk dengan kualitas terbaik untuk pelanggan melalui 12
Product benih unggul dengan merk dagang DxP Sriwijaya serta jasa purna jualnya
● Senantiasa berupaya untuk mencapai shareholder value creation secara
berkelanjutan dengan selalu mencari peluang meningkatkan kualitas kinerja
● Strategi investasi pengembangan secara berkesinambungan dengan aset tetap
Profit
& aset perkebunan tumbuh lebih dari 10x lipat, dari Rp445 miliar pada 2006,
menjadi Rp7.767 miliar di 2023
8
Page 10
Harga Minyak Sawit Bergerak Fluktuatif
Ketidakpastian pasar menyebabkan volatilitas harga minyak kelapa sawit
9.500 1.600
Koreksi harga minyak nabati dan
perubahan kebijakan pemerintah 1.400
8.500
Kekhawatiran pasokan dari kekurangan
tenaga kerja, kondisi cuaca yang buruk, 1.200
7.500 dampak ketegangan geopolitik dan
perubahan kebijakan pemerintah 1.000
Lonjakan pasokan di
6.500 tengah pemulihan produksi 800
sawit paska efek negatif
mega El Nino
MYR
5.500 Kekhawatiran adanya 600
Transisi perubahan penurunan permintaan
keseimbangan antara sawit akibat Covid-19 400
4.500 pasokan dan permintaan
sawit dunia 200
3.500
-
2.500
(200)
1.500 (400)
Jan-17 Jan-18 Jan-19 Jan-20 Jan-21 Jan-22 Jan-23 Jan-24
Spread (RHS) Futures 3rd Month (LHS) Spot (LHS)
Closing price of traded palm oil futures in Malaysian Derivative Exchange,
9
Page 11
BAGIAN 2
TINJAUAN OPERASIONAL DAN KEUANGAN
PERSEROAN
10
Page 12
Kinerja pada 1Q24
Penurunan biaya meningkatkan laba bersih
Kinerja Keuangan – Penurunan biaya meningkatkan laba bersih
o Laba bersih sebesar Rp100 miliar pada 1Q24, meningkat sebesar 32% yoy sebagai akibat dari
penurunan biaya
o Pendapatan menurun 19% yoy menjadi Rp1,1 triliun karena penurunan pendapatan dari CPO (-23%
yoy) dan dari PK (-13% yoy) yang disebabkan oleh turunnya volume penjualan CPO dan PK
o EBITDA sebesar Rp285 miliar pada 1Q24, naik 10% yoy
o Strategi reprofiling utang yang telah dilakukan sejak tahun 2020 berhasil memperkuat balance sheet
Perseroan dengan penurunan net gearing menjadi 0,4x pada 1Q24 (2022: 0,5x)
Kinerja operasional – Total produksi TBS menurun
o Faktor musiman melemahkan total produksi TBS sebesar 22% qoq pada 1Q24:
• Produksi TBS dari kebun ini turun 19% dan produksi TBS dari plasma dan pihak ketiga melemah 27% qoq
• Produksi TBS dari Kalimantan melemah 12% qoq dan dari Sumatera turun 29% qoq.
o Secara tahunan, total produksi TBS mengalami penurunan sebesar 3% yoy:
• Produksi TBS dari plasma dan pihak ketiga turun 14% yang disebabkan oleh adanya kegiatan penanaman
kembali (replanting), sedangkan produksi TBS dari kebun inti mengalami peningkatan sebesar 3% yoy.
• Produksi TBS dari Kalimantan naik sebesar 33%, sedangkan dari Sumatera mengalami penurunan sebesar 19%
yoy.
o Produksi CPO turun 3% yoy. Meskipun demikian, tingkat ekstraksi minyak (OER) dapat bertumbuh
menjadi 21.8% pada 1Q24 (1Q23: 21.5%).
11
Page 13
Produksi musiman yang rendah
Menyebabkan penurunan produksi FFB secara kuartalan
KONSOLIDASI INTI EKSTERNAL
-3%
Ribuan ton
Ribuan ton
Ribuan ton
-22%
487 -19% +3%
-27%
382 392 382 -14%
326
265 256 265
161
117 135 117
4Q23 1Q24 1Q23 1Q24 4Q23 1Q24 1Q23 1Q24 4Q23 1Q24 1Q23 1Q24
PRODUCTION KUARTALAN SUMATRA KALIMANTAN
Ribuan ton
Ribuan ton
Ribuan ton
599
562 -21%
527 -29%
496 487
474 462 459
441
393 392 382 +33%
-12%
325 285
257
203 203 202 179 179
135
1Q21
2Q21
3Q21
4Q21
1Q22
2Q22
3Q22
4Q22
1Q23
2Q23
3Q23
4Q23
1Q24
4Q23 1Q24 1Q23 1Q24 4Q23 1Q24 1Q23 1Q24
12
Page 14
Minyak Kelapa Sawit
1Q24: Penurunan pendapatan karena rendahnya volume dan harga jual rata-rata
VOLUME PRODUKSI TINGKAT EKSTRAKSI MINYAK
1Q23 1Q24
Ribuan ton
%
-21% -3%
21,9 21,8
21,7 21,6 21,5
101 21,2
80 82 80
CPO
Rp916 miliar
81%
4Q23 1Q24 1Q23 1Q24 Sumatra Kalimantan Consolidated
PENDAPATAN HARGA JUAL RATA-RATA VOLUME PENJUALAN
Ribuan ton
Rp miliar
Rp/kg
+6% -2% -28% -22%
-24% -23%
12.111
11.856 11.856 107
99
11.219
1.201 1.195 77 77
916 916
4Q23 1Q24 1Q23 1Q24 4Q23 1Q24 1Q23 1Q24 4Q23 1Q24 1Q23 1Q24
13
Page 15
Inti Sawit
1Q24: Kenaikan harga jual rata-rata PK di tengah penurunan volume
VOLUME PRODUKSI TINGKAT EKSTRAKSI KERNEL
PK 1Q23 1Q24
%
Ribuan ton
Rp105 miliar -29% -5%
9% 5,5
26 5,1 5,0 5,1 5,1
19 19 19 4,3
4Q23 1Q24 1Q23 1Q24 Sumatera Kalimantan Konsolidasi
PENDAPATAN HARGA JUAL RATA-RATA VOLUME PENJUALAN
Ribuan ton
Rp/kg
Rp miliar
-13% -36% -20%
-26%
+15% +8% 27
22
142
121 5.990 5.990 18 18
105 105 5.532
5.213
4Q23 1Q24 1Q23 1Q24 4Q23 1Q24 1Q23 1Q24 4Q23 1Q24 1Q23 1Q24
14
Page 16
Benih Unggul DxP Sriwijaya
Perseroan mempertahankan kedudukan pangsa pasar terbesar kedua di Indonesia
5 PRODUSEN TERBESAR
G.Seeds VOLUME INDUSTRI (PANGSA PASAR: 77%)
Rp44 miliar
4% 160 17%
Jutaan benih
140 16% 16% 16%
120 13% others PPKS
100 11% 23,4% 32%
9% 10%
5th
80 8% 4th
7%
60 8% Sampoerna
40 Asian Agri 16%
20 14%
0
2017
1Q24
2016
2018
2019
2020
2021
2022
2023
Sumber: Perkumpulan Produsen Benih Indonesia
Industry Sriwijaya
PENDAPATAN HARGA JUAL RATA-RATA VOLUME PENJUALAN
+3%
Ribuan benih
Rp/benih
+11% +2%
Rp miliar
-15% -17% +8%
8.672 8.672 6.090
52
8.522 5.065 5.065
44 44
39 8.443 4.677
4Q23 1Q24 1Q23 1Q24 4Q23 1Q24 1Q23 1Q24 4Q23 1Q24 1Q23 1Q24
15
Page 17
Ikhtisar Laba Rugi
Penurunan biaya meningkatkan profitabilitas
PENDAPATAN LABA BRUTO EBITDA
Rp miliar
Rp miliar
Rp miliar
-22% -19%
1.458 -26% +10%
1.401
1.134 1.134 -28% +2%
384
341 285 285
245 240 245 259
4Q23 1Q24 1Q23 1Q24 4Q23 1Q24 1Q23 1Q24 4Q23 1Q24 1Q23 1Q24
LABA BERSIH MARJIN LABA KOTOR MARJIN EBITDA
%
%
Rp miliar
-1.2ppt +6.7 ppt
+4.5ppt
-1.8ppt
26,4
25,2 25,2
+63% +32% 23,4
21,6 21,6
17,1 18,5
100 76 100
62
4Q23 1Q24 1Q23 1Q24 4Q23 1Q24 1Q23 1Q24 4Q23 1Q24 1Q23 1Q24
16
Page 18
Ikhtisar Neraca
Strategi reprofiling utang telah memperkuat neraca perseroan
dalam Rp miliar 1Q24 1Q23 % FY19*) ASET PERKEBUNAN DAN ASET TETAP
Total Aset 10,095 9,941 2% 9,467
Rp miliar
Kas 455 376 21% 168
Aset Lancar 1,671 1,463 14% 1,460
7.772
7.767
7.654
7.563
7.488
Aset Tidak Lancar
7.332
8,423 8,477 -1% 8,007
6.725
Total Liabilitas 4,490 4,639 -3% 5,314
6.032
5.453
5.138
Liabilitas Jangka Pendek 1,511 1,373 10% 2,511
4.253
Liabilitas Jangka Panjang
'13 3.391
2,979 3,265 -9% 2,803
Total Ekuitas 5,605 5,302 6% 4,153
'14
'15
'16
'17
'18
'19
'20
'21
'22
'23
1Q24
*) before issuance of Corporate Bond
NET GEARING HUTANG BERSIH-TERHADAP-EBITDA
4.500 120%
x
3.997 110%
4.000 3.807 100% 5,1x
1,0x 90%
3.500
0,9x 3.198 80%
Rp miliar
3.108 3,7x
2.853
70%
3.000 0,6x
2.598 60%
0,5x
2.500 50%
0,4x 1,6x
0,4x 1,5x 1,4x
40% 1,2x
2.000 30%
2019 2020 2021 2022 2023 1Q24
2019 2020 2021 2022 2023 1Q24
Interest Bearing Debt (LHS) Net Gearing (RHS)
17
Page 19
TERIMA KASIH
Important Notice
This presentation has been prepared by PT Sampoerna Agro Tbk. (“Sampoerna Agro” or the “Company”) for informational purpose only.
The information contained in this Presentation does not purport to be all-inclusive or to contain all of the information that may be
material to an investor’s decision. It should be noted that the information contained in this Presentation is subjected to further review,
and that such information may be updated and/or amended from time to time as conditions change or more information becomes
available. Some of those revisions or changes may be material. The figures stated here might also be a rounded number from the actual
figures posted in the Company’s financial statements.
Each recipient of this Presentation should therefore perform their own independent analysis of the business, operations, financial
condition, creditworthiness, status and affairs of Sampoerna Agro. Each recipient should also conduct their own enquiries into the
adequacy, accuracy, and completeness of any information relating to the Company, as the information and data contained in this
Presentation are not substitutes for the recipient’s independent evaluation and analysis.
This presentation is not an offering document and will be updated regularly if it deem necessary.
18
Names mentioned 24 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Sungai Rangit
p.3
unresolved
org
PT Selapan Jaya
p.3
unresolved
org
Kementerian Pertanian
p.3
unresolved
person
Budi Setiaw
· Direktur Utama
p.5
unresolved
org
PT HM
p.5
unresolved
org
Dwi Asmon Sampoerna Tbk.
p.5
unresolved
person
Dwi Asmon
· Direktur
p.5
unresolved
person
Hero Djaja
· Direktur
p.5
unresolved
org
Kementerian Keuangan RI
p.5
unresolved
org
PT Hutan Ketapang Industri
p.5
unresolved
person
Lim King Hu
· Direktur
p.5
unresolved
person
Parluhutan
· Direktur
p.5
unresolved
person
Heri Harjan
· Direktur
p.5
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.