Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 84
Page 1 OCR 0.918
Page 1 of 84 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA 1, Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17). 2. Tanda (V) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom "Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan, Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda w) diisi pada kolom "Tidak Ada" dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (W) diisi pada kolor "N/A'. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan. 0: aa Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Central Omega Resources Tbk Bidang Usaha “Perdagangan hasil tambang dan pertambangan Jenis penawaran Umum — Tahun 2023 Tahun 2022 Nama Kantor Akuntan Publik | KAP Mirawati Sensi | KAP Mirawati Sensi | Idris Idris Nara Partner Jacinta Mirawati Jacinta Mirawati Opini Akuntan Wajar Tanpa Wajar Tanpa Pengecualian Pengecualian “
Page 2 OCR 0.909
Pnge 2 of 84 Catatan tentang Opini (jika ada) “ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan. Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" Pemenuhan Peraturan No.VIII,A.2 tentang “Independensi Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" Data Keuangan Penting (dalam Rupiah) Periode laporan keuangan Tahun 2023 Tahun 2022 Laba Rugi Komprehensif Pendapatan 811.659.069.690 777.407.701.783 Laba (rugi) bruto 351.918.490.018 323.703.831.207 Laba (rugi) usaha/operasional | 87.385.099.266 105.235.605.303 EBITDA 245.950.536.514 284,372.661.956 Laba (rugi) Bersih periode berjalan 30.676.804.800 27.166.111.086 Laba (rugi) komprehensif 30.676.804.800 27.185.067.178 Laba Per saham (dasar) - dalam Rupiah penuh 11,37 10,69 Laba Per saham (dilusian) — 11,37 10,69 NX dalam Rupiah penuh
Page 3 OCR 0.852
Page 3 of 44 Laporan Posisi keuangan Jumlah Aset 2,567.693.703.141 2.378.049.016.377 Jumlah Aset Lancar 1.119.506.010.625 | 1.037.529.657.442 Jumlah Aset Tidak Lancar 1.448.187.692.516 | 1.340.519.358.935 Jumlah Uabilitas 2.148.916.148.291 | 1.992.224.557.472 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1.169.108.963.914 1.075.927.106.224 Jumlah Liabilitas Jangka 979.807.184.377 916.297.451.248 Panjang Jumlah Ekuitas Io cia777 554050) 385.22.458.905 | Modal Disetor 563.824.660.000| 563.824.660.000 Saldo Laba (425.745.104.685) | (488.161.635.702) | Rasio Keuangan? Rasio Lancar (96) 95,769 96,43W6 ROA 1,1396 1,1496 | “ROE 6,94 7,059 Ebitda thd pendapatan (46) 30Yo 379 “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.
Page 4 OCR 0.889
Page 40184 Laporan Keuangan Terdiri dari: 1 Laporan posisi kouangan pada a| akhir Ir periode x Halaman 1 & 2 2 Laporan laba rugi komprehensif selama pe periode x Halaman 3 3 | taporan perubahan ekuitas selama periode x 2 | tataman 4 4 Laporan arus kas selama periode” x Halaman 5 5 Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat x Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. 6 Catatan atas Laporan Keuangan Ketentuan Umum Perusahsan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai benkut: Gambaran uMU IM Perusahaan & dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar ketijakan akuntansi signifikan yang Giterapkan, €. infor rmasi tambahan ui untuk pos-pos yang disajikan datar laporan posisi keuangan. laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos, dan d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliput: 1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, dan 2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi inforrnasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian". 2. | Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenal Aset yang dijamunkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, 3 Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib 4. | diungkapkan alasannya | Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Page 5 OCR 0.876
Page S of 84 Ne an Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: 3 Pendirian perusahaan 1) | Riwayat ringkas perusahaan: x Catatan la 2) | Nomor dan tenggoi akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang x Catatan la berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara: 3) | Kegiatan usaha 4 sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada x Cntatan ta periode pelaparan, an Pa 3 Ha | 4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: x Catatan 1a 5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan x Catatan la tnelakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya) dan 6) | Narna entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate x parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya, 7) | Khusus Industri Media x Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki, 8) | Khusus Industri Jalan Tol Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. 9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang, 10) | Khusus untuk Industri Perbani kan x Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah Jika ada). 11) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan. Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : a) Area Eksplorasi, metiputi: x Cetatan 1d dan 1e - Nama lokasi,
Page 6 OCR 0.842
Page 6 of 84 . Nama pemilik izin lokasi, . Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh ternponya, . Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan . Jurnlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Buni per tanggal Laporan Posisi Keuangan: b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi: # Nama lokasi, . Narris pernilik ijin lokasi: # Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponyaj . Persentasi kepernilikan saham Perseroan pada perusahaan pernilik ijin lokasi: . Jurnlah Cadangan Terbukti (PL), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi, - Jurniah produksi pada tahun berjalan, dan # Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan. Catatan Id dan ie 12) Khusus Industri Kehutanan Yang harus diungkapkan antara lain: a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan, b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan Cc) sisa umur HPH, Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang x Catatan Ib Giterbitkan di luar Indonesia, 2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan, x Catatan 1b 3) | Bursa tempat Efek dicatatkan, dan x Catatan 1b 4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate x Catatan ib action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir, Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang barus diungkapkan antara lain: 1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak x Catatan | langsung,
Page 7 OCR 0.900
Page 7 of 84 Tempat kedudukan, 3) Jenis usaha: Catatan ic 4) | Tahun beroperasi secara komersial, Catatan Lc 5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): Catatan tc 6) | Total Aset: dan ? Informasi penting lainnya antara lain: — @) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apatula entitas induk tidak MemINki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah: b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian: C) aktiir penode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas Induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda, d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas induk dalarn bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka: €) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepernilikan entitas Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk, dan 0 dalam hal bilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan: (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian: (2) jumlah persentase kepernilikan yang dilepaskan, (3) jumlah harga yang diterima, (a) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, dan Catatan 1c
Page 8 OCR 0.880
3) | bumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan x h Catatan 1 tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak, « Penerbitan Laporan Keuangan 1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan x Catatan 1g 2) | Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. x Catatan 19 2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: . Pernyataan kepatuhan terhadap SAK P3 Catatan 2a Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK, b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan 1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), xx Catatan 23 biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realzable vatve), Nilai Wajar (fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku. 2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. x Catatan 2a 3) | Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: x Catatan 2a, 2d 8) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak: b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang funesional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan, dari €C) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada),
Page 9 OCR 0.867
4) Page Dor Bd Alasan n perubahan periode pelaporan (jika ada). Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen 1) 2) 3 Perusahaan harus mengungkapkan dalam Ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain diari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan: Catatan 3 Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber utarna dari estirnasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah bercatat Aset dan Labilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dam Catatan 3 Berkaitan dengan Aset dan Liabiktas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan | Kebijakan Akuntansi Tertentu Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan, Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: 1) Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain a) ruang lingkup Laporan iamangah Koodalkikatan, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas anak, b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalarn laporan keuangan entitas Induk, C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak, Gd) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak: e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan ponpengendali: dan N pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi. 2) Catatan 3 Catatan 2b Kombinasi bisnis Yang harus dijelaskan antara lain
Page 10 OCR 0.895
Page 10 of 84 a) metode yang digunakan dalarn kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nompengendali: b) pengakuan awal untuk goodwill: €) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil, dan 8) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain: (1) pembelian dengam diskon, (2) akuisisi secara bertahap dan (3) Imbalan kontinjensi. 3) | Kas dan setara kas Catatan 2g Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas. 4) | Instrumen Keuangan a) Instrumen Keuangan selain Sukuk Catatan 2h Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas txaya transaksi: (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori: (3) ketentuan saling hapus dari Instrumen keuanganj (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar Instrumen keuangan: (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan (6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan (7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai: (a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai, (b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilsi atas instrumen keuangan derivatif, dan (C) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai. b) Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (Lt) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk,
Page 11 OCR 0.914
Page 11 of 84 (2) pengakuan awal Sukuk, (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (a) Penyajian pendapatan sukuk: dan (5) penyajian amortisasi biaya transaksi. €) Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal Sukuk: (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk: (4) posisi penyajian Sukuk, dan (S) akad syariah yang digunakan. 5) Khusus Industri Perbankan a) Giro Wajib Minimum Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Lain. c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain. 8) Piutang Reverse Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya, » Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kelampok obligasi rekapttalisasi yang dimiliki, b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obhgasi Rekapitalisasi Pernerintah:dan €) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan. 8) Khusus Industri Perbankan a) Kredit N
Page 12 OCR 0.877
Page 12 of 84 Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan (2) Dasar penyajian atas kredit, (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit: (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan (5) Kebijakan bank akan agunan kredit. b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi, €) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain: (3) Oasar penilaian dan penyajian, (2) Pertakuan akuntansi! atas nilai realisasi putang/perntaayaan yang diberikan dengan saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan (GG) Periskuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan, 9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan x Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari konsumennya. 10) | Anjak Piutang x Yang harus dijelaskan antara lain: a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse) b) Penyajian transaksi anjak piutang, Cc) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jurnlah bersih piutang dialihkan: dan d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutangf(ditagihkan kembali ke klien atau ditanggung oleh perusahaan)
Page 13 OCR 0.885
Page 13 of 84 1) | Sewa Catatan 20 Yang harus dijelaskan antara lain: @) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa, b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. 12) | Persediaan : Catatan 2 yang harus dijelaskan antara Isin mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana. HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara lain: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi. b) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar klasfikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan: (2) Dasar penilaian dan pengukuran, (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum rmenghasilkan ke tanaman telah menghasilkan: (4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan, dan (5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman, €) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Yang harus dijelaskan entara lain: (1) Hewan ternak telah menghasilkan : (a) Metode penilaian,
Page 14 OCR 0.858
Page 14 084 tb) Metode amartisasi (Geplesi): dan (c) Cedangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada, (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belur menghasilkan) : (a) Metode penilaian, dan tb) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah menghasilkan. 13) | Aset Tetap: Yang harus dijelaskan antara tan: 2) pengakuan awal Aset Tetap b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: €) pengelompokan Aset Tetap) d) metode penyusutan yang digunakan, e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: (estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: g) penghentian pengakuan: hn) nilai residu, dan I) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan. Catatan 2m 14) | Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi, 15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk rpencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama. 16) | Pola Kerjasama Yang harus dijelaskan antara lain: a) Knterin dani bentuk kerjasama: b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan Ilabiltas yang timbul, dan €) Sistem pembagian hasil, jika ada.
Page 15 OCR 0.880
Page 18084 17) | Aset Tak Berwujud Yang harus dijelaskan antara Isin : a) pengakuan awal Aset Takberwujud: b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud, C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif arnortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya, d) sumber terjadinya Aset Takberwujud, 2) metode amortisasi yang digunakan: P) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan 9) riset dan pengembangan (jika ada). 18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dijelaskan antara lain: 8) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dirniliki untuk dijual, dan b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. 1 Properti Investasi : Yang barus dijelaskan antara kain: a) pengakuan awal Properti Investasi, b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi, C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya: d) estimasi umur manfaat danfatau tarif penyusutan untuk model biaya: dan @) penghentian pengakuan Properti Investasi. Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan aritara lain: a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto: b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (Impawment) dan penilaian kembali aset (revaluasi), Cc) Metode penyusutan dan amortsasi yang digunakan: d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan &) Pertanggungan Asuransi. 1) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai: dan
Page 16 OCR 0.908
Page 16 of 84 b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkewangan dan pembalikannya, 22) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian llabilitas sei gera. Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan, dan b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan, Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. Provisi Yang harus dijelaskan antara lain: a) kondisi provisi yang harus diakui, dan b) dasar penentuan nilai provisi. 24) | Utang Repo pengukurannya,
Page 17 OCR 0.893
Page 17 of 4 25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Sa aa Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: €) Metode penyusutan prasarana PLH: dan d) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Lokasi penambangan: (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan) dan (4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan. Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan: b) Biaya Eksploresi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi: C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitaksasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan petir cad taksiran umur ekononus tambang dan dasar Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLHj b) Metode amortisasi atas bsaya PLH yang ditangguhkan: dan C) Metode penyusutan prasarana PLM,
Page 18 OCR 0.897
Page 18 of 84 27) | Pengakuan Pendapatan x Catatan 2s 3) Yang harus dijelaskan antara lain: (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk mener ntukan tahap penyelesaian suatu kontrak. Cc) Khusus Industri Asuransi (L) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: la) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan: (D) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan (c) Penyajian pendapatan prerw dalam laporan laba rugi, (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: fa) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim, dan (b) Penyajian beban klairn dalam laporan laba rugi. d) Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat: (2) Unsur tsaya yang dislokasikan sebagai beban proyek: (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai bercatat proyek: (4) Metode alokasi banya yang telah dikapitaksasi ke setiap unit Real Estat: (S) Biaya yang direvisi dan dirsalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: dan (6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.
Page 19 OCR 0.879
Puge 19 of 84 Program Loyalitas Pelangan Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan 29) Transksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lain: 8) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan abilitas moneter, dan C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang asing. 30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijelaskan antara kin: a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalarn Laporan Keuangan, dan 31) | Hibah Pemerintah Yang harus dijelaskan antara kinkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan. 32)| Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan antara lam: a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: b) ketentuan mengenai saling hapus: €) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhanj dan d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan. 33) Imbalan Kerja Yang harus dijelaskan antara lain: a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan: C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: dan d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian,
Page 20 OCR 0.894
Page 20 of 84 34) Saham Treasuri Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham troasuri, Pembayaran Berbasis Saham Yang harus dijelaskan antara lsinkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan mesalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya. 36) Kuasi-Reorganisasi Yang harus dijelaskan antara kan: a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi: b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas dan €C) Perlakuan akuntansi untuk seksih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas. Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 4 Januari 2013. Biaya Pinjaman Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian. Segmen Operasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi, Catatan 2x 39) Laba (Rugi) per saham Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian. Catatan 2w
Page 21 OCR 0.856
Page 21 of 84 3. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan 2. Aset t) | Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara kain: a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga, x Catatan 4 b) MAAN Jokes: PeneTPIRSA di binti: berdngadoa hdc ask Bert Jern Onata Us x Catatan 4 Ing C) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan x Catatan 4 d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh x Catatan 16 kelompok usaha disertai pendapat manajemen. 2) | Khusus Industri Perbankan 3) Kas x Yang harus diungkapkan adakah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. b) Giro pada Bank Indonesia x Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata Lang (nilai dalam mata uang original): dan (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut Bi dan posisi GWM bank pada saat periode pelaporan. €) Giro pada Bank Lain x Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang, (1) Jumlah penyisihan penurunan nilai, (2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro: (3). Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihek yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga, (4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan
Page 22 OCR 0.862
Page 22 of 84 (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai, d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang, (2) Rincian perempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired), (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): (4) Jumitah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama penode berjalan, (S) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan Istimewa dan pihak ketiga, (6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya, (B) Jumiah dana yang tdak dapat PEN an pena Dak Dennnsakak, bank beku tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang Petbawe kaan dan (9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai, 3) | piutang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, b) jumlah piutang menurut debitur, €) jumlah piutang menurut mata uang: @) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, €) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan stau keyakinan manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan, 9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan: h) jumlah diarnortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan 1) wformasi keterlibatan berkelanjutan atas plutang yang ditransfer, meliputi: (1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan Ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjian: dan (2) jaminan yang diberikan (bila ada). AG
Page 23 OCR 0.858
Page 23 of 84 4) | Khusus Industri Asuransi a) Piutang Premi Tambahan pengungkapan mengenatantara lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradurz (2) Jumiah piutang berdasarkan jenis asuransi, dan (3) Jumlah piutang prerni yang diperkenankan dalam perhitungan solvablites, 8) Piutang Koasuransi Tambahan pengungkapan mengenalantara lain: (—G) Jumitah berdasarkan ko-asuradur: (2) Jurnlah menurut jenis asuransi: dan (3) Jurnlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. | Cc) Piutang Reasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jurniah piutang berdasarkan reasuradur, (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan (3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, d) Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Pernisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah piutang menurut jenis Investasi: (3) Jurnlah piutang menurut mata uang: dan (4) Jurnlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 5) | Khusus Industri Pembiayaan 3) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain): (2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen) (3) Bagian pinjaman yang diblayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja
Page 24 OCR 0.836
Page 24 of 34 (a) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas: (5) Pendapatan pernbiayaan konsumen yang belum diakut (6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan: (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan (8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas utang, b) Tagihan Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta Jurmtah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa rerourse) serta pendapatan @ njak piutang tangguhan (dengan recourse), dan (2) Pengungkapan mengenai Mega DonGA Taenga Opa Jerajah piutang yang diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian ai edi taaah Cc) Piutang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian junvan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir Pa aa Di samping itu, lessor mengungkapkan Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimurn pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut: (ta) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (e) lebih dari lima tahun (3) pendapatan keuangan yang belum diterima, (4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat kessor, (5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minirnurn, (6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode, dan (7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.
Page 25 OCR 0.887
Page 25 of 84 d) Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut, Ca) kurang dari satu tahum (b) lebih dani satu tahun sampai lima tahun (ce) lebih dari ima tahun (2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan (3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor. 8) Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Rotensi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah Piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya plutang retensi, Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pes ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirindi dalam bentuk tabel yaitu : 3) biaya kontrak yang terjadi, b) laba yang diakulj Cc) kerugian yang terjadi: dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (terrnin), 8) Piutang Reverse Repo Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan: b) Tanggal dan harga dilakukannya pernbelian dan penjualan kembali Efek, C) Nama pihak/counterparty: d) Lokasi Efek jaminan, €) Tingkat bunga piutang reverse repo)
Page 26 OCR 0.869
Page 26 of 84 ") Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan 9) Mutasi cadangan kerugian penurunan milai (jika ada). » Agunan Yang Diambil Alih Yang harus diungkapkan antara lain: &) Nilai realisasi bersih pada saat diambilahh: b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak tertagih: dan c) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut. 10) Piutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan dendakepada pihak lain, 11) | Piutang Lain-Lain Catatan Yang harus diungkapkan antara lsin: 8) Ringan jenis dan jurnlah piutang: Catatan 6 b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan Catatan 6 C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisitan, Catatan 6 12) | Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan Ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar. a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak Catatan 10 ketiga dan pihak beretasi. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya: Catatan 10 (2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klssifikasi, Catatan 11 baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif Isinnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan: (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga sfektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: (4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamertisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo: (5) peringkat Efek utang berikut nema pemeringkat (jika ada).
Page 27 OCR 0.847
Page 27 of 84 (6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh termpo, (7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: fa) jumlah yang direktesifikasi ke dan dari setiap kategori: (b) alasan reklasifikasi: dan (Cc) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual. (8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijarninkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau llabilitss kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut: (9) herelat pirang TONER Had Nerpen Uiika ada), termasuk mutasir ny dipisahkan antara aset keuangan yang mengalanw penurunan nilai dan keuangan yang tdak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan Se penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan (10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direslisasi atas investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dinviliki hingga jatuh tempo. 13) Khusus Deposito Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: 2) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan C) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencsiran deposito tersebut, Catatan 4 14) | Khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan mengenai antara kain: a) rincian Sukuk berdasarkan nama penertit dan akad syariah, b) tujuan model usaha yang digunakan: 6) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya, dan d) Nilal Wajar untuk Investasi yang diukur pada biaya perolehan.
Page 28 OCR 0.898
Page 28 of 84 1 Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: 3) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis) b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga: €) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan 0) Informasi penting leinnya. 16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih, dan b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, beik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan 17) | Khusus Wesel Tagih Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya). 18) | Khusus Industri Asuransi Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. 19) | Pinjaman Polis Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan: a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang, b) Tingkat suku bunga. Khusus Industri Perbankan Kredit Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Rincian jurnlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibilitas: c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
Page 29 OCR 0.862
Page 29 of 84 f) Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia, 3) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia: n) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibikitas, Dj Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau anggota sindikasi, » Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan penode pembelian, jika ada, k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, » Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, 21)| Yagihan dan Liabilitas Akseptasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tagihan dan kabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo: b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektililitas, jumlah cadangan penghapusan dan Mutasi selama periode berjalan, C) Rincian jumlah tagihan dan Habilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi 22) Persediaan 8) Yang harus diungkapkan antara lain: (L) total jurvah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat rrenurut klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan: (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual: (3) Jumlah persediaan yang diakul sebagai beban selama periode berjalan: (4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakul sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan, (S) Jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakul sebagai pangrang Jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode rjalan: Catatan ? Catatan 7 Catatan 7
Page 30 OCR 0.870
Page 30 of 84 (6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan mai persedhaan yang diturunkan, (7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan: (jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan (u) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjarnan yang layak dikapitalisasi. (8) persediaan yang dijarninkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan) dan (9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan Tisiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. b) Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus dlungkapkan antara lain: (t) — Makanan dan minumanj (1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: (a) Tanah Matang: (0) Unit Bangunanj dan tc) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah bertaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada. d) Tanah untuk Pengembangan Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Lokasi, luas tanah, proses penzinan, (2) Jumiah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan: dan
Page 31 OCR 0.888
Page II of 84 (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. €) Khusus Industri Media Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Materi program : lokal, impor (media televisi), (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak), (3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan (4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya. N Khusus Industri Rumah Sakit Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-obatan: (2) Perlengkapan medis (disposable): dan (3) Persediaan lainnya 9) Khusus Industri Peternakan (1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak menjadi: (a) Hewan Temak Tersedia untuk Dijual, dan (b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan. (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yang harus diungkapkan antara lain: (0) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat rmenurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan: (b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, (c) Milai amortisasi (deplesi) atas hewan temak telah menghasilkan, (d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hilang, (@) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup:
Page 32 OCR 0.888
Page 32 of 84 (WM Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, (@) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan (h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan narna pihak yang menerima jaminan. 23) Pajak Dibayar Di muka Yang harus diungkapkan antara lain: 8) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya, 24) Biaya Dibayar Dimuka Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumiah. Tidak materiai untuk pengungkapan 25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual Yang harus diungkapkanantara lain: (4) uraian dari aset yang dimilkd untuk dijual atau kelompok lepasan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan) (3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai: (4) dalarn hal aset yang dimiliki untuk dijual belurn dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun (5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan (6) dalarn hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan: (a) nilai dari aset tersebut, yaitu milai yang lebih rendah antara: (jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompok Iepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk. dijual: dan IL jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual: (b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan (C) darnpaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya.
Page 33 OCR 0.831
Page 33 of 84 26) Sa Pe Pa Naa Yang barus diungkapkan antara lai a) indan jenis, nama pihak beretasi, dan jumlah piutang, b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut: €) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, baban cadangan kerugian penurunan nila! secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: d) pendapat manajernen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nidal, Gan @) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya, 27) Dinyasennsmgaanera Yang harusdlungkapkan antara lain: 3) nama entitas asosiasi: b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya, 31 Harus Bonek Nilai Wajar Investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya d) Pamen Informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Labilitas, pendapatan, dan laba atau rugi: e) eneg gengtnaetbad Jeng etika signifikan walaupun Perusahaan mermniliki letih dari 2096 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung bkan blok Ioagsung: DN akhir periode pelaporan Gari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda, 9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan: h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menpheskan pengakuan banda nya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif, U) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersarna-sama dengan binasa 1) Iabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau sebagian Liabilitas entitas asosissi: dan k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liatwiitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.
Page 34 OCR 0.883
Page 34 of 84 Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut. 29) Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut: &) Saldo awal: b) Penyisihan periode berjalan: C) Realisasi yang dikikukan selama penode berjalan: dan gd) Saldo akhir, 30) Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: (a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol: (b) Masa hak bagi basil tol dan amortisasinya: (c) Perubahan hak bagi hasil tol selarna periode berjalan: dan dd) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol. 31) | Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk tanaman telah menghasilkan (1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman) (2) Rekonsillasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir: (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam, (4) Nilai tanarnan telah menghasilkan berdasarkan area/tokasi penanamang (5) Pertaraingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun, (6) Tanaman yang dijaminkan. b) Untuk tanaman belum menghasilkan (1) Mutasi tanaman belur menghasilkan sebagai berikut : (a) Saldo awal
Page 35 OCR 0.833
Page 35 of 84 IL. Tambahan tahun berjalan W Biaya langsung (b) Jurniah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa IL Pengurangan tahun berjalan MW Jurnlah yang direklasifikasi ke tanarnan telah menghasilkan (c) Pengurangan lainnya (d) Saldo akhir) (2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan ea Plasma yang z 32) | Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Produksi — Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan) b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir bewan ternak tiap kelompok selams paling tidak 2 tahun terakhir) €) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan: €) Kondisi hewan ternak: N Persentase kematian selama tiga tahun terakhir, a beng hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang utup: h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung: I) Nai cadangan kernatian atau metode penghapusan langsung, jika ada: ji) Pendapat manajernen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada, dan k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. w s 8) Yangbarusdiungkapkan antara lain: (1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nitai Wajar atau model biaya: (2) metode dan asurnsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti Investasi:
Page 36 OCR 0.881
Page 36 of 84 (3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan: (4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir, (5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk: (a) penghasilan sewa dari Properti Investasi, (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang Oidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut: dan (c) perubahan kumulatif dalarn Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar: (6) keberadaan dan jumlah pembatasan stas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasanj dan (7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan. Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan reodel Nilai Wajar, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain: Ui) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: (2) 5 Naba Kanan ksabnnud Lean Investasi disesuaikan secara signifikan dilaporkan dalarn laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: la) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali, dan (b) penyesuaian signifikan kain, c Khusus untuk Properti Investasi yang rmenggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) umur manfaat, (2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akurmulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan rekiasifikasi, (3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan, (4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku, (5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan (6) Nilai Wajar Properti Investasi.
Page 37 OCR 0.842
Page 37 of 84 @) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincan Properti Investasi dalam proses pernbangunan dan pengembangan: (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, (3) estimasi saat penyelesaian, (4) hambatan kelanjutan penyelesalan, (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pengaman yang layak dikapitalisasi, 34) Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain: a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan, B) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, GC) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: G) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dar ekuitas (Jika ada): €) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap N Jjunvlah kompensasi dari pihak ket'ga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensit, 9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal aah Pink: TON PR Dak Tag (3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian ai (4 Ines yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar PE ARENA Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penuruman nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode Agronomi ori rra Lenpkapapas-trenglatengealk pemegang saham.
Page 38 OCR 0.852
Page 38 of 84 n karena untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara (1)rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan, x Catatan 12 (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, (3) estimasi saat penyelesaian: (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada): (S) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan, dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi busya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: la) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama perode berjalan dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. W Pengungkapan lsinnya antara lain: (L)iumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara, x (2)jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan, x (3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual, x (9) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari jumlah tercatat, x (5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan pengakuannya, 1 (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan) x (PD perubahan tian mama yana danau tenda pemnyankai Tni Maha Aek x etap: (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau x pemulihan penurunan nilai, (9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan lasan penjaminan: dan (10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan x Catatan 12 Fisiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apatxia tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. x Catatan 12 35) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi x Aset Minyak dan Gas Bumi
Page 39 OCR 0.856
Page 39 of 84 (khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu munyak dan gas burni) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti, operated acreage, unoperated acreaga, sumur Gan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan: (2) Tabet yang memuat penjelasan tentang : (2) Lokasi penambangan: (b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (c) Penambafian dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Burni tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan, 36) Aset Tak Berwujud Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi arnortisasi, b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif: d mesfrcenu tee bernnandasbpan bagi @kurmulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk &set yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkan: (4) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi, @) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dai peni lalannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur E manfant tidsik » penjelasan n atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang material terhadap laparan keuangan Perusahaan) 9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: (1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut, (2) jumlah tercatatnya, dan (3) aa PENAK ia Kur setela h pengakuan awal dengan model biaya atau model revalua: n) keberadaan ba Perek Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas:
Page 40 OCR 0.871
Page 40 of 84 I) nilai komitrmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud , I) Aset Takberwujud disajikan pada jurniah revaluasian, di ungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) nama Penilai dan aneka abu ba ke (3) jurnlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi, (9) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalami mengestimasi Nilai Wajar aset, (5S) jurnlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya, dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan: Mo anlockolkaloraony-hnapotnvngiacadrugnbak Pernegang saham. 37) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang : (1) Saldo awal, (2) Penambahan dan pengurangan: (3) Saldo akhir. b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang harus diungkapkanantara lain: (1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per aras Of interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan (2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan. C) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: ta) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya: (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada), (4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan rnasa produksi, meliputi penjelasan : (a) Alasan terjadinya penundaan:
Page 41 OCR 0.875
Puge 41 of 84 (b) Amortisasi belum diperhitungkan karens belum dimulainya produksi, dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. d) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: fa) Lokasi eksplorasi dan pengembangan) (vb) Saldo awal, (ce) Penambahan/pengurangan, (d) Amortisasi, dan (e) Saldo akhir. (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan: (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan: (4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: (a) Alasan terjadinya penundaan: (b) Arnortisasi belurn diperhitungkan karena belum dinilainya produksi, dan (Cc) Jurnlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan #sumsi utarna yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. (5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rindan dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest. Catatan 13 b. Uabilitas 1) | utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, b) jumlah utang usaha menurut mata uang) dan C) jaminan yang diberikan alsh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. Catatan 17 2) | Provisi a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provssi jangka pendek dan provisi jangka panjang, b) Yang harus diungkapkan antara lain! Catatan 22
Page 42 OCR 0.864
Pase 420184 (1) Milai tercatat peda awal dan akhir periode: (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan, (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan (3) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan: (5) peningkatan selama pericde yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto, (6) uratan mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi: (7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka(G6). Dalam hal diperlukan, Perusahean rmengungkapkan asurnsi utara yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (8) Jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumiah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut, 3) | Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jurnlah dari unsur utama beban yang belum Jatuh tempo. 4) | Khusus Industri Perbankan Uabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lain: 3) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan b) Uralan mengenai sifat masing-masing kewajiban. 5 Utang Repo Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo) b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. 6) | Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos Ini antara tain Nabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabet yaitu : P4
Page 43 OCR 0.882
Page 43 of 84 7) | Khusus Industri Perbankan a) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan: (1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Jumtah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan: dan (65). Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro, b) Simpanan dari Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun (3) Jurniah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan (S) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan. 8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Rinoan berdasarkan program asuransi, (2) Rinoan berdasarkan jenis pertanggungan: (3) Rincian berdasarkan mata uang, (4) Dasar perhitungan dan asurnsi aktuarisj dan (S) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. b) Utang Klaim Yang harus diungkapkan antara lsin: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung: (3) Jumlah utang klahm menurut jenis asuransi, dan (4) Jumiah utang menurut mata uang,
Page 44 OCR 0.867
Page 44 of 84 31 Estimasi Klaim Retansi Sendiri Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut jenis asuransi, (2) Jumlah menurut tertanggung, (3) Jumlah menurut mata uang: dan (4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. da) Premi yang belum merupakan Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut program asuransi, (2) Jumlah menurut jenis pertanggunganj (3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (4) Metode perhitungan yang digunakan: dan (5S) Rekonsiliasi jumlah pada awal dar akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. .) n Utang Koasuransi (rewrite) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jurniah berdasarkan ko-asuradur: (3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (4) Jumlah menurut umur utang, Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga) (2) Jurniah berdasarkan reasuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata uang (4) Jumlah menurut umur utang: dan (5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan. a Utang Komisi Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumiah menurut jenis mata uang: dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi.
Page 45 OCR 0.891
Page 48 of 84 h) Titipan Premi Yang harus diungkapkan antara kain ringan menurut jenis asuransi, UH) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham: (2) Dasar perhitungan, dan (3) Sakto menurut usia. 5 Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya, “19 Utang Pajak Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis dan jumlahnya: dan b) informasi mengenai ketetapan pajak. 11) Khusus Industri Pembiayaan Kewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: @) Jumlah hatxlitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse, dan b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang, Catatan 19 12) Khusus Kontrak Konstruksi Uang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. 13) Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas Mabilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini. 14) Liabilitas Keuangan Lainnya a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk Nabilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang, (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara Pihak ketiga dan pihak beretasi, (3) Yang harus diungkapkan antara lain: Catatan 24
Page 46 OCR 0.898
Page 46 of 84 (By Toba atau rugi neto pada setiap Tabiltas kevangan: dan (c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang: (2) Jurnlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait, (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui Selama periode tersebut: dan (4) Jurniah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstrukturisasi. 15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 16) Khusus Industri Pertambangan Umum Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo datam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rinoan jenis dan jumlahnya. (catatan 22 17) Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelampok lepasan yang Gimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual. Labilitas Jangka Panjang 18) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang Harus diungkapkan antara lain : a) rindan nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang, b) jumlah utang menurut mata uang: dan c) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pas-pes yang berhubungan. 19) Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkapkan antara lain: Catatan 24 —
Page 47 OCR 0.828
Page 47 ot 84 aj) — nncian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang: b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: Cc) tanggal jatuh tempo: d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya, n bete aa aa jaman, @) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): h) jaminan y: Haa iberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, 1) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pepelakgkan dividen, Laci sekong at borlo danfatau pembatasan perolehan utang baru: dan H) pengungkapan informasi sehubungan #sopny ehupsaruseng abang ap aka pordang yong akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai latxlitas jangka panjang, antara lain adalah: (1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan 20) (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, Lon Apkarduoani ceesamblekan waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting, Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain : a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan: b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan peda tanggal laporan posisi keuangan, dan nikw kininya, untuk setiap periode berikut: (1) sampai dengan satu tahun, (2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahunj dan (3) lebih dari 5 (limajtahun. Cc) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut, d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable subicase) pada tanggal laporan posisi keuangan, €) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan Gengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
Page 48 OCR 0.863
Page 48 of 84 (1) dasar penentuan utang sewa konlinjen, (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. 21) | Khusus Industri Perbankan a) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (8) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat) (5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan: (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance), (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang diterbitkan, v) Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal Lang mad makanya perjanjian, bngkat bunga, ha Ladang lal Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lai debanagesnimAha (4) Pendapat Wsmonjayadan pemenuhan debt covenence: (5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat Imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih. Cc) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain: (L) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan, (3) sono minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan: dan
Page 49 OCR 0.849
Page 49 ot 84 (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai kornitmen dani kontinjensi. 22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Mutasi taksiran provisi PLH selarna tahun berjalan dengan menunjukkan: ta) Saldo awal: (2) Penyisihan yana dibentuk, (3) Pengeluaran yang terjadij dan (4) Saldo akhir, b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan, €) Labilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan Ilabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan, d) Apatile dalam pos Ini terdapat kornponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalarn pos yang terpisah, e) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal: (2) Penambahan dan Pengurangan | (3) Saldo aktur. 23) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang ) imbalan Pasti Catatan 33 Yang harus diungkapkan antara lain: (1) gambaran umum mengenali jenis program, (2) rekonsiliasi sakdo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat @iatribusikan ke dalam: ta) biaya jasa kini: (b) raya bunga: (C) iuran oleh peserta program, (d) keuntungan dan kerugian aktuariat, (8) perubahan kurs mata usng asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (PP - imbalan yang dibayarkan) (G) beaya jasa lalu, (h) kombinasi bishis, (MW curtaiment: dan
Page 50 OCR 0.868
Page S0 of 84 (3) 3 (Ss) (6) li) penyelesaian, analisis kewajiban Imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai: rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, darnpak selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap: la) hasil yang diharapkan dari aset program) (b) keuntungan dan kerugian aktuartal, (c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian, (d) iuran oleh pemberi pekerja) (e) turan oleh peserta program, (ND imbalan yang dibayarkan: (9) kombinasi bisnis, dan (h) penyelesalani rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: la) keuntungan dan kerugian aktuarial reto yang tidak diakui dalam laporan pasis keuangan, (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan (c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK, (d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan (e) jumlah lmnnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan, total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal tersebut termasuk: ta) biaya jasa kini: (b) biaya bunga, tc) hasil yang diharapkan dari aset program) (d) hasil yang diharapkan dari sebap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK, (e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan menmlih rretode koridar 106 (sepuluh per seratus): (P) biaya jasa lalu, (a) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan
Page 51 OCR 0.872
Page 51 of 44 (1) dampak dari batasan dalam SAK: (7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera dalam saldo ksba, meliputi: ta) keuntungan dan kerugian aktuanial dan (D) dampak dari batasan dalam SAK: (8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktusrial yang diakui pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK: (9) persentase atau jumlah setiap kategori utara yang merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setiap kategori utema dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, Instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain, (10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: (a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan) (LL) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk mepentukan tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utarna dari aset program, (12) Imbal hasil al Sena aan, Ina sita serta imbal hasil aktual atas setiap hi penggantian yang diakui sebagai Aset, (13) Asurnsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin SN Pa Dana lainnya, termasuk: (ea) tingkat diskonto, (D) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk penode yang disajikan dalam laporan keuangan: (c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keyangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset, (d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalarn indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan): (e) tingkat tren biaya kesehatan: dan (MN asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria: (14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren binya kesehatan yang diasumsikan pada: (a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik netoj dan (b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan. PF
Page 52 OCR 0.883
Page S2 ol 84 (c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase kenalkan atau penururian tingkat tran biaya kesehatan yang diasurnsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah. (15) Jumlah periode tahunan saat ini dan penode empat tahun sebelumnya dari: la) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada program, dan (D) penyesuaian yang timbul pada: (W) abilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari llabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan (W) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan, (16) estirnasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan (17) khusus untuk program Imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut: (8) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itus (b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya Imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: (i) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama periode tersebut: (Ui) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti, dan (iijiika Perusahaan mencatat luran yang terutang untuk periode sesuai SAK Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir M. b) Iuran Pasti Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan jumlah yang diakul sebagai beban untuk program iuran pasti, c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang kainnya. d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Page 53 OCR 0.860
Page SI of 84 Yang harus diungkapkanantara lain: (4) luran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (2) penjelasan mengenai Iatslitas kontinjen (jika ada). | zay| utang obtigasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) indan mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya: b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, &) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada: N pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defauft), dan h) persyaratan penting lainnya, 25) | Sukuk a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: (8) ringkasan akad syariah dan skerna transaksisyariah yang digunakan: (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari: (tc) nilai nominal, (d) besaran imbalan (untuk Sukuk (jarah): (e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah): (fr) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi hasil: (9) jangka waktu: (hn) tujuan penertxtannya) dan (1) persyaratan penting lain: (2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan,
Page 54 OCR 0.875
Page 54 of 84 Taj jumiah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: (5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan) (6) saminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada), (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan (8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Erniten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default), 26) Utang Subordinasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan b) tujuan perolehannyaj €) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi, @) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restruktunsasi utang dan kondisi default): €) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanstan: dan "persyaratan penting lainnya. Yang harus diungkapkan antara kain: B8) nocian mengenal jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti: €) dampak dilust apabila seluruh obNgesi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi: d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak diusinya: €) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, () jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: 9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): |) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): J) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan narna pembeli, k) komponen Labslitas dari obligasi konversi:
Page 55 OCR 0.894
Page 55 of 84 Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 1) | Modal Saham Yang harus diungkapkan antara lain : a) Bagi setiap jenis saham, antara lain: (4) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir perlodej (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penertitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan) b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas: C) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepemilikan, yaitu: (1) Pernegang saham yang memiliki 58 (lima perseratus) atau lebih) (2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saharn, dan (3) Pemegang saham lainnya: d) Dalam hal terjadi perubahan rnodalsahamn dalam periode berjalan: (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saharn tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS): penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right isswe dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal, €) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa (2) Sumber peningkatan modal saharn, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, Catatan 27 “AA 2) | tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) Yang harus dii lungkapkan antara lain:
Page 56 OCR 0.865
Page 56 ot 84 Rincian jumlah tambahan modal disetor) Uraian sumber agio saham, kn laya ernisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas, ralan mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor: Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya, f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lein: (1) Nara dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkomisinasij (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara: (3) Tanggal efektif transaksi, (4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut, (S) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jurrilah imbalan yang terjadi: (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain: (a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk perlode yang disajikan kembali, Tiru (b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan (c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi, dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. 3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Nomnpengendali Yang harus diungkapkan antara lain : a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: (2) Narna entitas anak: dan (3) Marna pihak yang bertransaksi: b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: 4) | Saham Treasuri Yang harus diungkapkan antara lain: a) tatar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal setor) Tidak material untuk diungkapkan Catatan 27
Page 57 OCR 0.885
Page S7 o 84 b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasusi yang diperoleh) & Temon Gan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal @d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan @) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri. 5) Saldo Laba Yang harus diungkapkan antara lain: a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada): b) Hentai saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait, Cc) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan, Catatan 29 8) Waran Yang harus diungkapkan antara lain: 2) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waranj b) dasar penentuan Nilai Wajar waran, C) nilai waran yang belum dan tdak dilaksanakan (kadaluwarsa): d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya, dan €) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. 7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen pendapatan komprehensif lainnya. Catatan 10 8) Kepentingan Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain rindan bagian pemegang saham nonpengendali atas ekuitas masing-masing enbitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk. d, Laba Rugi Komprehensif Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang,
Page 58 OCR 0.852
Page 58 of 84 (e7) 3 «4 (5) Pawan diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: b) Rinoan jumlah dari kelompok produk/jasa utama, €) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari pendapatan) @) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelesi dan pihak ketiga, e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: (1) Pendapatan kontrak konstruksi: la) Jumlah pendapatan kontrak yang diakul sebagai pendapatan dalarn periode (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam periode berjalan: dan (c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak, (2) Pekerjaan dalam Leola gan rusak saran aman Ca) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakul sampai tanggal pelaporan (8) Jurnlah yang muka yang diterima: dan (ce) Jumlah retensi, (3) Jumiah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Labditas: ? Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain: (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keegenan: (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagsi agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya, dan (3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: (a) Pendapatan brutoj (b) Retur/rabat/diskon terkait, dan (ce) Total pendapatan neto.
Page 59 OCR 0.877
Page 89 of 84 2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan antara lain: a) Dasar ketentuan tarif: b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif: C) Masa berlaku tarif, d) Besaran tarif, dan e) Perjanjian lain yang terkait. 3) | Khusus Industri pembiayaan Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain: a) Pendapatan pemtuayaan konsumen, b) Pendapatan snjak piutang, dan €) Pendapatan sewa. 4) | Khusus Industri Rumah Sakit Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, ciwat jalan dan penunjang medis, b) Subsidi tidak mampu: dan €) Selisih perhitungan klaim. 5) | xhusus Industri Transportasi Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain: a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi, b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi: C) Rincan pendapatan usaha dari jasa ekspedisi: d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan) dan @) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut. 6) | Khusus Industri Telekomunikasi
Page 60 OCR 0.885
Page 60 of 84 Rincian pendapatan usaha antara Isin pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain. Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumtah berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi. Catatan: menpesusikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) 8) | Khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Penjualan meliputi rindan pendapatan jasa tol sendiri, rincan pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasarna operasi, b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. 9) | Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dori dan tidak terbatas pada : a) Obligasi Pemerintah, b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakul: Cc) Efek-afek, dan d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. 10) | Beban Pokok Penjualan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok peoduksi yang dirinci: (4) Biaya bahan baku, (2) Biaya tenaga kerja, dan (3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan: b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari pendapatan, dan
Page 61 OCR 0.829
Page 61 of 84 C) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. 11) | Khusus Industri Rumah Sakit z Beban Departementalisasi/ Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi: a) Beban bahan b) Beban jasa pelayanan: C) Beban pegawai: @) Beban penyusutan sarana medis, €) Beban pemeliharaan sarana: "Beban asuransi: 9) Beban langganan daya dan jasa, h) Beban depresiasi. 12) | Khusus Industri Asuransi: a) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang barus diungkapkan antara lain rincian an jurnlah berdasarkan kelompok klairn bruto, klaim reasuransi, dan kenalkan (penurunan) estimasi klaim reterisi sendiri untuk setiap jenis asuransi. bj Beban Klaim Asuransi Jiwa — Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh ternpo, klaim nilsi tunai, dan klaim kematiar. €) Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelampok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi. Gd) Hasil Investasi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi, 13) | Khusus Industri Perhotelan Pe an na Yang harus diungkapkan ani : 2) Rincian Pes pia wak b) Gaji tesis rataan dan €) Rincian In jumi lah unsur-unsur beban departemen lainnya. 14 Beban Usaha
Page 62 OCR 0.881
Page 62 of 84 Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain: a) Beban penjualan: b) Beban distribusi: dan C) Beban umum dan administrasi. 15) | Khusus Industri Perbankan a) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama, Yang harus diungkapkan antara lain nincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama. 16) | Khusus Industri Pembiayaan BebanKerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing- masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Plutang Sewa Pembiayaan. 17) | Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain : @) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. b) rincian dan junvah Beban lainnya. c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi : (1) biaya pinjaman meliputi: (2) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif: (b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku: dan (c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuasan terhadap bunga) (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumeri keuangan meliputi: (2) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual, (b) rugi neto dani Instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi: dan (Cc) amortisasi premifdiskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai, Tidak ”— material — untuk
Page 63 OCR 0.884
Page 63 of 4 @) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi ! (1) bagian laba rugi dari rnasing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah. 18) | Khusus Industri Perbankan a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. Yang barus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. 19) | Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antars lam: @) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: Gd) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual: €) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian Instnimen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas: dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosissi dan/atau Ventura Bersarna. 20) | Pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan antara lain : a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: (1) beban (penghasilan) pajak kini: (2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu, (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya: (4) jumlah betan (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif bajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru: 1 34
Page 64 OCR 0.877
Page 64 of 84 ») 9 d) n » » (S5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakul sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan, (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan, dan (7) jumtah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif, agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekultasj jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama, penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dari laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut Ini: (1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang bertaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, atau (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, penjelasan mengenal perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya: Jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan: @) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan Investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas Nabilitas pajak targguhan yang belum diakui: rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (1) laba sebelum pajak menurut akuntansi, (2) ditambah/dikurang: koreksi positif atau negatif (dirinci), dan (3) 'aba kena pajak: perhitungan beban dan Habilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku pernyataen bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan, Catatan 34
Page 65 OCR 0.891
Page 65 of 84 k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap Jenis rugi pajak yang belum dikompensasi: (1) jumlah aset dan 'iabilitas pajak tangguhan yang diakui paxta laporan posisi keuangan untuk periode sajian: dan (2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau habilitas pajak taneguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan, IU) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian, dan (2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian: mm) jamlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan: n) uraian jurnlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakussisi dalam suatu kombinasi bisnis: O) peristiwa atau perubahan kendaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakul pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi, dan p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: (1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dan laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada, dan (2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait. 2t) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain : a) Jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi junvah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk perlode tersebut. Rekonsillasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per saham, b) jumlah rata-rata terimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsikasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup darnpak Individual dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per saham, Catatan 35
Page 66 OCR 0.893
Pase 66 of 84 C) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian, d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir perinde tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan, dan 8) laba per saharn dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan, 22) | Transaksi Pihak Berelasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengungkapan mengenai transaksi atau sakdo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya: (1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan Orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau (2) lebih dari 0,595 (nol korna lirna perseratus) dari modal disetor untuk transaksi Sengon entitas berelasi. b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliput nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transal ksi dan saldo dengan pihak dimaksud: CJ terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta Inforrnasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang: (2) jumtah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait: (2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Labilitas, termasuk komitmen, dan: fa) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan (6) rincian garansi yang diberikan atau diterima, (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait Gengan jumlah sakdo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usahaj dan Catatan 36
Page 67 OCR 0.852
Page 67 of 34 (8) @lasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan pembentukan, Pananaegan Yara ejaan sebagwimnana dimaksud dalam huruf a) dan b) lakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: Pa @entitas induk, (2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas, (4) entitas asosiasi, (5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer (6) personil manajemen kund dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan (7) pinak-pinak berelasi lainnya. 2) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan Manajemen kung lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (1) imbalan kerja jangka pendek: (2) wmbalan pascakerja, (3) mbalan kerja jangka panjang lainnya: (4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (5) pembayaran berbasis saham. f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah : (1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan: (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara indivetusl, Signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut. 3) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (4) rincian aset dan liabilitas moneter datar mata uang asing serta ekuivalennya dalam mata uang fungsional: (2) posisi neto dari aset dan Mabilitas moneter dalam mata uang asing) (3) rincan kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional:
Page 68 OCR 0.876
Page 68 of 84 (4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: dan (5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lam dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut. pada awal dan akhir periode. 24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus diungkapkan antara lain : 8) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakul atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset Indivkdual, termasuk goodwil! atau suatu unit penghasil kas: (1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai, (2) Jumlah rugi penurunan nilai yang diakuk dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai, (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam taba rugi selama periode tersebut dan ui bdapahuny Kombes berusatassaadhg ena tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik, (4) goodwil yang telah diakui rugi penurunan nilainya, (5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama pericde tersebut, dan (6) jumlati pembalikan rugi penunman nikti atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama pertode tersebut. b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset, 25) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu 8) Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dan alesan perubahan estimasi akuntansi, (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode 2 dan (3) perkiraan darnpak estimasi pada penode mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan. b) Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain :
Page 69 OCR 0.839
Page 69 of 84 (1) sifat dari perubahan kebijakan #kuntansi, (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan) (3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: (a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh, dan (b) laba per saham dasar dan dilusian: (4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya) dan (5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi. C) Kesalahan Periode Lalu Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari kesalahan penode lalu: (2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian: (a) bagi setiap pos laporan keuangan) dan (b) taba per saharn dasar dan dilusian: (3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal, dan (4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis. 26) 8) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu: (1) (2) (3) (83) (5) (6) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi, tanggal akuisisi: biaya terkait akuisisi, Pe psnlhneslgesnnyunletetiasatkatnbakas ap perlode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis, @lasan utama untuk tambah Gan eneasan tetang cara pax pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi, penjelasan IkunftatiF tentang Taktor yang membentuk ooodudl yang Akik
Page 70 OCR 0.880
Page 70 of 84 (7) Nai Wajar pada saat tanggal akussisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan) (8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset Indemnifikasi: la) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi: (b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran: dan (ep estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran txtak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat disstimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut: (9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan ketompok piutang lain, yaitu sebagai berikut: Ca) Nilai Wajar piutang: (b) jumlah piutang bruto kontraktual dan (c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih (20) jumlah yang diakul pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih: (i1) setiap liabilitas kontinjensi yang diakul pada Nilai Wajar: la) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonomi terjadi, (b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asurnsi utarna yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (ec) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut, (12) dalam hal Mabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilsi Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: ta) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi, dan (b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal, (13) dalam hal pembelian dengan diskon: (ta) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:
Page 71 OCR 0.889
Page TI of 84 (14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10096 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi: (a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya, dan (b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan tnilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonmpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar, (4S) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: (a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuttas pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal @kuisisi, dari (b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki aleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut, (16) Informasi sebagai berikut: (a) jurnlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan) dan (b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan. b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif matenak: (1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belurn selesai untuk Aset, Liatvlitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis setinggn ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: la) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai, (b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai: dan
Page 72 OCR 0.862
Page 71 of 84 (C) “Sifat dan jumlah dari setiap penyesualan periode pengukuran yang diskii selama periode pelaporan (2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: la) setiap perubahan dalarn jumlah yang diakul, terrnasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesaian: tb) setiap perubahan dalarn kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut dan (ec) teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan kontinjensi, (3) — labllitas kontinjensi yang diakui dalarn kombinasi bisnis, jika ada: (4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan: (5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada periode pelaporan yang: (a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau babilitas yang diambil-alih dalam kombinasi bisns pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya) dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan: €) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis, dan d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: (1) Jumlah harga yang dibayarkan, (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: (3) Jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendakan diperoleh, dan (4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. 27) | Segmen Operasi Yang barus diungkapkan antara lain : a) pengungkapan pada level segmen:
Page 73 OCR 0.891
Page 73 ot 84 (d) informasi umum, yang terdiri dari: (a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan) dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan, (2) intarmasi mengenai laba atau rugi segmen, terrnasuk pendapatan dan beban tertentu, aset segrnen, dan Ilabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya) (3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen, Ilabilitas segmen, dat unsur segrnen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan) b) pengungkapan pada level entitas (4) Informasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok preduk dan jasa yang serupa. (2) Informasi wilayah geografis la) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: 1, negara domisili Perusahaan: dan 1. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara individual jurnlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut secara Individual, (b) Aset tidak lancar selain Instrumen kevangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: 1. negara domisili Perusahaan: dan II, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset, Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah, (3) Informasi pelanggan utama Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1096 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: (2) fakta, (b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan
Page 74 OCR 0.866
Page 74 of 84 (c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. Operasi yang Dihentikan a) Yang harus diungkapkan antara lain: (4) uratan tentang alasan operasi dihentikan, (2) uraian fakto don keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang dihentikan, dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku. b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain: (1) analisa atas jurnlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi: (a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak Gari operasi yang @ibentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan (b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah Gikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, Investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat distribusikan pada pemilik entitas Induk. Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat 8) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, Lembesss una tujuan lainnya (non lindung nita), seperti untuk tujuan si, b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak Instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi Iindung nilai dan kelompok non lindung nilai: (1) hakikat dan sifat dari transaksi, het edan entot ndvonibeset valuta, bunga, komoditas atau lain-tal (2) pihak lawan transaksi satwa (3) tanggal jatuh tempo, “4 milai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posesi keuanganj (5) beban atau Pendapatan enno! (6) pos Aset dan/atau Liatlitas yang dilindung nilai: dan (7) persyaratan penting lainnya.
Page 75 OCR 0.862
Page 75 ot 84 Cc) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Mabbal yang diperlukan untuk memaharni tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut, (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk ik yereng mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai: (3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya. 30) Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabditas keuangan antara lain: a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar @set keuangan dan liabilitas keuangan. Catatan 25 3t) | Dividen Yang harus diungkapkan antara lain: 2) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan: b) jumah utang dividen untuk: (1) periode pelaporan, dan (2) periode sebelumnya: €) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakul sebagai Liabslitas kepada penvlik pada akhir perode pelaporan: dan d) jumiah dividen preferen kumulatif yang tidak diakut, 32) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah agregat dani liabilitas kontinjensi dengan jumlah katslitas kontinyensi lainnya. secara terpisah, b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari kornitmmen lainnya: €) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepernilikan dalam pengendalian bersarna entitas, dan Catatan Ii
Page 76 OCR 0.855
Page 76 of #4 dj dalam hai Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek, Nlabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama. 33) Perikatan dan Kontinjensi a) Perikatan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perikatan yang meliputi! (8) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan lisensi, diungkapkan: IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: IL periode berlakunya perikatan: WI, dasar penentuan kompensasi dan denda, Iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan dan V, pembatasan-pembatasan lainnya) (b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, Ikatan untuk investasi, diungkapkan: 1 pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: Ii. penode berlakunya perikatan: Ni. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi, dan Iv. sanksi-sanksij (2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: (2) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerirna jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin (b) Intar belakang dikeluarkannya jaminan) (ce) perode berlakunya jaminan: dan (d) nilai jaman, (3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank, dan (4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya, b) Kontinjensi
Page 77 OCR 0.865
Page 77 of 84 Yang harus diungkapkan antara lain : (4) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan: (2) pihak-pihak yang terkait: (b) jumlah yang diperkarakan: lc) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan (d) dampak keuangan, (2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misal Inya masalah @ngkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya: (3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan: Ia) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya, dan (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding): (4) peristiwa kontinjensi lainya, yang diungkapkan antara lain: (a) karakteristik aset atau Kabilitas kontinjensi: (d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. 34) | Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang barus diungkapkan antara tain: 2) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasrnaj b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama) C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan, d) Hak dan Kabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama €) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasamay dan O Isi perubahan perjanjian, Jika ada. 35) | Manajemen Risiko Keuangan a) Perusahaan harus mengungkapkan Informasi yang memungkinkan para pengguna
Page 78 OCR 0.869
Page 78 of 84 Pa bongeme ee beli ta Ben In risiko, termasuk, namun tidak terbatas Fisiko sebagai berikut: ko krecit, antara tain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh Keoruidbasny rangka an enda nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai, (2) risiko likuiditas, antara lain: la) analisis jatuh tempo untuk labilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk. pernahaman terhadap periode arus kas, dan (b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas, (3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas, dan (a) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan, 36) | Khusus Industri Perbankan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan pesisi keuangan: (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. b) Posisi Devisa Neto Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal 1 laporan posisi keuangan: (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. €) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum 'ang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana Ya pihak ketiga di bank. G) Aktivitas Fiduciary
Page 79 OCR 0.872
Page 79 of 84 Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana. 37) | Kuasi-Reorganisasi mekputi: a) Jumlah saldo negatif yang dielimunasi dalarn laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selarna tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi, b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang: €) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada sast dan sesudah kuasi- rtorganisasij @) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan Ilabsitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan €) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi. 28) | pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan antara lain : a) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola permodalannya, termasuk: (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal, (2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal, dan (3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya: b) nngkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal, C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratari permodalan dari pihak. eksternal (ika ada): dan Yang barus diungkapkan antara lain : Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak mernerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak terrnasuk dalam laporan arus kas.
Page 80 OCR 0.852
Page 80 of 84 Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal, 40) | Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara lain : @) tindan jumlah Labilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang. b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian: C) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok Mm d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham Na na sada ka parlade: n Den aa Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai «) aja MENAATI EA Nilai Wajar Opsi tersebut pada tanggel pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur dan (2) jumiah dan rata-rata tertimbang nilai wajar Instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut unituk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain Opsi saham), 9) dampak transaksi pernbayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya. 41) | Khusus Industri Asuransi: &) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Analisis Kekayaan, (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas: (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi: (a) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan (5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhibungan solvabilitas.
Page 81 OCR 0.877
Page 81 of 84 42) Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah Hal-hal yang harus diungkapkan: a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syarah, b) Jenis Akad Asuransi Syariah: €) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah, dan d) Zakat. Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antars lain sifat, jeris, jurnlah dan dampak dari: a) Kontrak rensuransi: b) Perjanjian penting dan ikatan kainnya: C) Rasio keuangan penting, d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting, dan e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan, ..uux 44) Khusus Industri Kehutanan : a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu), b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, INH, BPPHH, IHPH dan juran wajib lainnya: C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam), G) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya, €) Khusus HTI, diungkapkan reaksasi anggaran dan penanarnan pada periode berjalan dan akumulasinya, dan 1) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana : (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya,
Page 82 OCR 0.891
Page 82 of 84 45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Yang harus diungkapkan antara lam: 8) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakul: b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: (1) tanggal terjadinya: (2) sifat peristiwa, dan (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat. 46) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK danfatau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain: a) Judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut: b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi, €) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan) dan d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara Wajar. Catatan 46 47) | Reklasifikasi 2) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengkiasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) sifat reklasifikasij (2) jumian masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi, dan (3) alasan reklasifikasi, b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan: Catatan 45
Page 83 OCR 0.839
Page 83 of 84 (1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan (2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi, 48) | Hibah Pemerintah Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut: a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah diakui. 49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain 3) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan Menngnakan akan vadaraighogeikabebngan Menunjukkan oa pasar modal di negara lain atau 1g ma Efek di negara lain. b) Yang inter dam “) nsp Sdn n standar akuntansi di negara lain: (3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya. €) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalarn laporan keuangan.
Page 84 OCR 0.923
Page 84 of 84 50) | Informasi Penting Lainnya mempengaruti kelangsungan hidup perusahaan, Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jurnlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang Catatan 41 A Jakarta, 1 April 2024
Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Mirawati Sensi
p.1 ×2
unresolved
org
Bapepam-LK
p.3 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.5 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.11 ×12
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.55
unresolved
org
Bapepam
p.72 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.