Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1
LAPORAN PELAKSANAAN PUBLIC EXPOSE TAHUN 2026
PT ULIMA NITRA TBK.
Public Expose Tahun 2026 PT Ulima Nitra Tbk. (Perseroan) telah diselenggarakan pada :
Hari/Tanggal : Kamis, 7 Mei 2026
Waktu : Pukul 10.00 – 10.45 WIB
ZoomLink : https://zoom.us/j/94642127608?pwd=7aobyaQarkmQq9nxBEEt0VKupOCvPR.1
Laporan berikut merupakan laporan pelaksanaan Public Expose tahun 2026, dimana pada
acara tersebut Perseroan diwakili oleh :
● Manajemen Perseroan:
- Direktur Utama : Bpk. Burhan Tjokro
- Direktur dan Head of Corporate Secretary
PT Ulima Nitra Tbk. : Bpk. Ulung Wijaya
- Engineering Division Head : Bpk. Zulkifli
- Operation Division Head : Bpk. Asisi Sutikno
- Finance Division Head : Ibu Stella Vanesa L
● Peserta yang menghadiri acara Public Expose Tahunan 2026 berjumlah 39 (tiga
puluh sembilan) orang yang hadir melalui Zoom Meeting yang disediakan oleh
Perseroan. Peserta yang hadir pada acara Public Expose tahunan ini terdiri dari
pemegang saham publik dan/atau pemegang kuasa, individual, analis, serta
perwakilan media cetak maupun elektronik.
Public Expose tahun 2026 dibuka pada pukul 10.00 WIB oleh moderator yang dilanjutkan
dengan paparan mengenai Profile Perseroan, Review Kinerja Perseroan serta Strategi
Perseroan yang dibawakan oleh Engineering Division Head Perseroan.
Ringkasan Pertanyaan dan Jawaban
Berikut adalah pertanyaan yang diajukan oleh peserta dan jawaban yang diberikan oleh
manajemen Perseroan dalam acara ini:
1. Pertanyaan dari Daniel dari Analis :
Manajemen menyebutkan slide 10 dan 18 bahwa BGG dan DBU standby sejak awal
2026 karena RKAB belum keluar, sementara piutang jatuh tempo disebut berdampak
signifikan pada cashflow. Berapa total piutang overdue saat ini, dan apa contigency
plan jika RKAB tidak keluar hingga Q3 2026 ?
1
Page 2
Jawaban oleh Manajemen : Memang saat ini manajemen sedang mengalami perlambatan dalam penerimaan piutang. Seperti yang ditanyakan pada saat ini sudah 75% dari total piutang perusahaan yang sudah lewat 90 hari. Piutang usaha yang sudah lewat 90 hari ini didominasi oleh PT Banyan Koalindo Lestari (PT BKL) sebesar 100%, PT Bumi Gema Gempita (PT BGG) sebesar 80% dan PT Duta Bara Utama (PT DBU) sebesar 67%. Namun ketiga customer ini tetap mengusahakan pembayaran ke perusahaan untuk pelunasan piutang tersebut. Jika kemarin di 2025 perusahaan mencadangkan piutang usaha tak tertagih bisa sampai 8 miliyar, di Q-1 2026 ini terdapat pengembalian cadangan piutang usaha tak tertagih sebesar Rp. 180 juta. Hal ini membuktikan bahwa walaupun PT BGG slowdown dan PT DBU standby, mereka masih tetap mengupayakan pembayaran ke perusahaan. 2. Pertanyaan dari Daniel dari Analis : Manajemen menyebutkan slide 23 bahwa Oil & Gas di proyeksi naik 231% menjadi IDR 80,5 miliar dan menjadi penopang utama kompensasi hilangnya revenue BGG/BKL/DBU. Apakah kontrak Medco E&P sudah di tandatangani dan berapa nilai nya atau masih merupakan pipeline ? Jawaban oleh Manajemen : Kontrak Medco E&P sendiri sudah di tandatangani. Jadi nilai yang diproyeksikan di 2026 ini adalah yang sudah akan menjadi fix, dan tinggal kerja. Nilai yang di proyeksikan pun adalah nilai yang sudah optimis besar nya. Walaupun dari sisi development, pihak Medco E&P juga menawarkan beberapa proyek ke Perusahaan tetapi belum kita masukkan di presentasi ini. 3. Pertanyaan dari Indah – Individual : Berapa alokasi capex tahun ini dan digunakan untuk apa saja ? dan Bagaimana sumber pendanaan capex sendiri apakah internal atau eksternal ? Jawaban oleh Manajemen : Atas kondisi perekonomian dan kondisi dunia pertambangan yang kurang baik, perusahaan belum akan melakukan investasi dan penganggaran capex untuk semester pertama ini, kecuali untuk proyek baru Migas yang lebih terjamin dari sisi pendapatan dan pembayarannya. Untuk capex proyek baru migas nantinya pendanaan capex ini akan menggunakan dana internal sekitar 10% – 15% dan sisa nya dari eksternal seperti dari bank dan leasing. 4. Pertanyaan dari Vivia Yapto – Individual : Melihat pada laporan keuangan tahun 2025, bagaimana kondisi arus kas Perusahaan saat ini ? Apakah ada rencana penambahan utang atau refinancing ? Jawaban oleh Manajemen: Memang jika dilihat dari laporan Q1 2026 tercermin bahwa arus kas perusahaan kondisinya saat ini sedang defisit, akibat pembayaran piutang customer yang tidak lancar (lebih dari 90 hari setelah jatuh tempo). Perusahaan berupaya untuk menutupi 2
Page 3
kekurangan kas tersebut dengan cara menjual alat berat dan truck yang sudah tidak ter- utilisasi lagi atau tidak digunakan untuk proyek dan kami pasarkan via web dan instagram khusus untuk penjualan unit bekas. Selain itu juga perusahaan berupaya melakukan refinancing beberapa alat berat sambil berupaya tetap melakukan penagihan ke customer. Namun opsi refinancing ini belum dilakukan sepenuhnya dikarenakan perusahaan lebih memilih untuk tidak menambah hutang lagi di 2026 ini. 5. Pertanyaan dari Ari Purwanto – Pemegang Saham : Selain peluang yang sudah di sebutkan di 2026 tadi, apakah ada rencana ekspansi lain yang telah di rencanakan Perusahaan ? Jawaban oleh Manajemen : Sejauh ini belum ada rencana ekspansi lain, Perusahaan akan menjaga yang ada dulu, sambil tetap mengusahakan pekerjaan konstruksi di jalan toll agar bisa berlanjut, sebagai tambahan untuk project pertama di toll. Perusahaan mengerjakan persiapan tanah dasar sepanjang 2km dan sedang dalam proses penambahan 4km lagi, bahkan bisa berlanjut bergantung dari performance Perusahaan. Untuk itu Perusahaan berusaha untuk menyelesaikan pekerjaan tahap awal lebih cepat dari target yang ditetapkan oleh pemberi kerja. 6. Pertanyaan dari Sherly – Pemegang Saham : Saat ini Pemerintah sedang genjar mengkampanyekan ESG (Environmental, Social, and Governance), bagaimana peran Perseroan terhadap hal tersebut ? Jawaban oleh Manajemen : Perusahaan mendukung penuh implementasi ESG sebagai bagian dari strategi bisnis berkelanjutan. Dalam aspek Environmental, PT Ulima Nitra berfokus pada pengelolaan dampak lingkungan operasional pertambangan secara bertanggung jawab dan efisiensi energi. Pada aspek Social, Perusahaan berkomitmen meningkatkan kesejahteraan karyawan serta memberdayakan masyarakat sekitar melalui program CSR. Sementara dari sisi Governance, Perusahaan terus memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik melalui transparansi, kepatuhan, dan sistem pengendalian internal yang efektif. 7. Pertanyaan dari Awan – Wartawan ANTV Sumsel : Bagaimana strategi Ulima dalam menjaga pendapatan dan laba di tengah ketidakpastian persetujuan RKAB beberapa customer ? Jawaban oleh Manajemen : Proyeksi yang sudah kami buat untuk 2026 ini adalah proyeksi yang belum mengakomodir apabila ada kebijakan perusahaan yang belum melakukan perubahan RKAB. Apabila nantinya peluang untuk merevisi RKAB ini dibuka kembali oleh Pemerintah, perusahaan yakin dan optimis di 2026 ini akan melebihi pencapaian di tahun 2025 kemarin. Disamping itu kita juga mendorong penambahan pendapatan dari Oil & Gas. Pemerintah saat ini sangat mendukung ke semua KKSK terkait pertahanan energi sehubungan dengan ada nya dampak dari perang di timur tengah ini. Sehingga banyak perusahaan Oil & Gas melakukan eksplorasi serta menghidupkan kembali sumur sumur yang sebelumnya di produksi. Ini merupakan salah satu peluang bagi Ulima Nitra untuk peningkatan. 3
Page 4
Seperti yang dipaparkan sebelumnya di Q1 2026 ini, pendapatan dari Oil & Gas itu sudah
lebih dari target, harapan kami income dari Oil & Gas di Q2 dan Q3 tahun 2026 ini juga
melebihi target. Dan perusahaan tetap optimis di 2026 ini untuk penjualan dapat melebihi
2025, apabila revisi RKAB akan dibuka kembali oleh Pemerintah dan cuaca juga
mendukung.
8. Pertanyaan dari Bunga – Wartawan Halo Sriwijaya :
Apa faktor utama dari faktor-faktor yang telah dijelaskan tadi, yang mempengaruhi
penurunan pendapatan dan laba tahun 2025 jika dibandingkan dengan tahun 2024 ?
Jawaban oleh Manajemen :
Sepanjang 2025 harga Batubara rata-rata di angka $ 40an (ICI-4), sehingga customer
perusahaan mengerem produksi, sehingga berimbas ke Perseroan yang sempat
standby di beberapa lokasi kerja. Selain itu juga beberapa customer melakukan
adjustment terhadap harga, yang langsung ber efek ke pendapatan perusahaan.
9. Pertanyaan dari Safrullah Lubai – Wartawan Media Palembang News :
Sesuai dengan presentasi tadi dijelaskan bahwa kontrak kerjasama penambangan
antara Perseroan dengan PT Banyan Koalindo Lestari sudah berakhir pada akhir tahun
2025 kemarin, sebagai salah satu penyumbang revenue terbesar untuk perusahaan,
bagaimana plan perusahaan kedepan dalam mempertahankan revenue di 2026 ini ?
Jawaban oleh Manajemen :
Terkait perpanjangan kontrak dengan PT Banyan Koalindo Lestari (PT BKL),
Perusahaan memilih untuk tidak memperpanjang kontrak dengan PT BKL akibat overdue
piutang yang cukup tinggi. Jadi bukan kami yang diputus kontrak oleh PT BKL tetapi
adalah kami sendiri yang memilih untuk tidak memperpanjang kontrak. Terkait plan
kedepan untuk pengganti PT BKL ini, kami sudah memiliki kontrak dengan PT Indah
Jaya Abadi Perkasa (PT IJAP) dan kami sangat mendorong PT IJAP agar dapat
melakukan revisi RKAB sehingga PT IJAP ini akan dapat beroperasi kembali dan
menggantikan revenue yang ditinggalkan oleh PT BKL.
Setelah selesainya sesi tanya jawab, acara Public Expose Tahunan Perseroan resmi ditutup
pada pukul 10.45 WIB.
Daftar Hadir Peserta
No. Nama Peserta Media/Instansi Jenis Kehadiran
1 Burhan Tjokro Direktur Utama UNIQ Online
2 Ulung Wijaya Direktur & Head of Corporate Online
Secretary UNIQ
3 Zulkifli Engineering Division Head Online
UNIQ
4
Page 5
4 Asisi Sutikno Operation Division Head UNIQ Online
5 Stella Vanesa L Finance Division Head UNIQ Online
6 Safrullah Lubai Wartawan Palembang News Online
7 Bunga Wartawan Halo Sriwijaya Online
8 Awan A Wartawan ANTV News Online
9 Aidil Fitri Individual Online
10 Amy Chandra Individual Online
11 Anisyah Vella Individual Online
12 Ari Purwanto Pemegang Saham Online
13 Aris Gunawan Pemegang Saham Online
14 Cheria Ayu Individual Online
15 Cigra Akroba Pemegang Saham Online
16 Daniel Analis Online
17 Dian Anggreani Pemegang Saham Online
18 Fatkurochman Individual Online
19 Felicia Wijaya Moderator / Karyawan UNIQ Online
20 Fidelia Pemegang Saham Online
21 Franseto Wibisono Individual Online
22 Grace Kelly Pemegang Saham Online
23 Indah Amelia Individual Online
24 Wira Islamiansyah Individual Online
25 Ivan Pratama Putra Individual Online
26 M Khadavi Pemegang Saham Online
27 Maria Meilita Individual Online
28 Muhari Wahyudi Pemegang Saham Online
29 Pramana Ganda K Individual Online
30 Richard Sambera Individual Online
31 Yuwan Muhammad Individual Online
RF
32 Ridwan ST Pemegang Saham Online
33 Ryan Dewantara Individual Online
34 Sapriandi Individual Online
5
Page 6
35 Sherly Pemegang Saham Online
36 Sri Andayani Pemegang Saham Online
37 Stefanny Gunawan Pemegang Saham Online
38 Tania Effendi Pemegang Saham Online
39 Tiara M Individual Online
40 Valensia G Individual Online
41 Veronica J Individual Online
42 Vivia Yapto Individual Online
43 Yohanes S Individual Online
44 Yulius S Individual Online
45 M Zakky Pemegang Saham Online
Foto Bukti Penyelenggaraan Public Expose
6
Names mentioned 19 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Asisi Sutikno
p.1
unresolved
person
Stella Vanesa L
p.1
unresolved
org
PT Banyan Koalindo Lestari
p.2 ×3
unresolved
org
PT BKL
p.2 ×5
unresolved
org
PT Bumi Gema Gempita
p.2
unresolved
org
PT BGG
p.2 ×2
unresolved
org
PT Duta Bara Utama
p.2
unresolved
org
PT DBU
p.2 ×2
unresolved
org
PT Indah Jaya Abadi Perkasa
p.4
unresolved
org
PT IJAP
p.4 ×3
unresolved
org
PT BKL. Setelah
p.4
unresolved
—
Analis
p.5
unresolved
—
Moderator / Karyawan UNIQ
p.5
unresolved
person
Muhammad Individual
p.5
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.