Skip to content
Back to announcement

Checklist Pengungkapan Lap Keu Q1 2024 HAIS.pdf

Financial statement Text extracted HAIS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 85

Page 1 OCR 0.927
Page 1 of 88

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

2, Tanda (V) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nornor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda (v') diisi pada kelom "Tidak Ada'
dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda (W) diisi pada kolom 'N/A'.
5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Hasnur Internasional Shipping Tbk dan Entitas
Anaknya
Bidang Usaha Bidang pengiriman barang laut domestik,
termasuk transportasi kargo, pengiriman industri
dan layanan kapal sewaan,
Jenis penawaran Umum | Saham
Periode Periode
Maret 2024 (Tidak Diaudit) Desember 2023 (Diaudit)
Nama Kantor Akuntan N/A Mirawati Sensi Idris
Publik
Nama Partner N/A Fendri Sutejo

Page 2 OCR 0.895
Page 10f88

Opini Akuntan N/A

Wajar tanpa modifikasian

ada)

Catatan tentang Opini (jika | N/A

“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

ya Tidak

Pemenuhan Peraturan No.VIII,G,11 Tentang "Tanggung Jaweb Direksi v

Atas Laporan Keuangan"

Pemenuhan Peraturan No.VIILA.2 tentang “Independensi Akuntan Yang v

Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"
Data Keuangan Penting

Periode Periode
Maret Maret

Periode laporan keuangan 2024 (Rp) 2023 (Rp)

Laba Rugi dan Penghasilan

Komprehensif Lain

Penjualan neto 243.376.310.539 230,383.784.512
Laba bruto 57.409.333.078 65.609.005.294
Laba usaha/operasional 35.030.528.660 52.780.471.358
EBITDA 53.968.394.260 63.963,651.750

Laba Bersih tahun berjalan

29.704.016.224

50.431.205.224

Total laba komprehensif tahun
berjalan

29.704.016.224

50.431.205,224

Laba Per saham (dasar dan
dilusian)

11,27

19,20

Page 3 OCR 0.826
Page 3of 85

Periode Periode
Maret Desember
Laporan Posisi keuangan 2024 (Rp) 2023 (Rp)

Total Aset

950.775.913,743

914.485.251.161

Total Aset Lancar

325,369.888.004

292.616.796.348

Total Aset Tidak Lancar 625.406.025.739 621.868,454.813
Total Liabilitas 254,932.390.935 248.345.744.577
Total Liabilitas Jangka Pendek 135.812.258,527 120,361.156.636

Total Liabilitas Jangka Panjang

119,120.132,408

127.984.587.941

Total Ekuitas

695.843.522.808

666,139.506.584

Modal Ditempatkan dan Disetor

262.625.000.000

262,625.000.000

Tambahan Modal Disetor

106.961.981.615

106.961.981.615

Proforma Ekuitas

Kepentingan Non Pengendali 2.218.620.093 2.099.568.289

Rasio Keuangan"
DER (kali) 0,3? 0,37
DAR (kali) 0,27 0,27
Rasio Lancar (95) 240 243
NPM (9) 12,2099 16,726
ROA (90) 3,126 172296
ROE (Yo) 4,270 23,650

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Page 4 OCR 0.895
Page 4 of 88

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai

dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten
atau Perusahaan Publik.

2, Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek,

Laporan Keuangan Terdiri dari:

1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode v
& Laporan laba rugi komprehensif selama periode v
3 Laporan perubahan ekuitas selama periode v
4 v
5 v

Laporan arus kas selama perlode

Laporan posisi keuangan pada awal perlode komparatif yang disajikan saat
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

Catatan atas Laporan Keuangan

Ketentuan Umum

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:

2, gambaran umum Perusahaan, v cabai
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan, v Stater an
€. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, taporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, af Wan:131 dah teppttan I-V
sesual dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: den
d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tdak disajikan di bagian manapun

dalam laporan keuangan: dan v
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
Informasi tersebut relevan untuk mernahami laporan keuangan. v

Page 5 OCR 0.883
Page £of'88

2, | Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
v

adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian",
3, | Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset

yang dijaminkan, nama pihak yang menerirna jaminan, den alasan dijaminkan. v Catatan 14
4. | Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat v Catatan 9
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apatila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan sasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
L Gambaran Umum Perusahaan v Catatan la
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
a Pendirian perusahaan
1) | Riwayat ringkas perusahaan: v Catatan ta
2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dan Instansi yang v Catatan Ia
berwenang, dam aomor serta tanggal Berita Negara,
3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan poda v Catatan 1a
periode pelaporan,
8) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: v Catatan 1a
5) | Tanggal mulsi beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang v Catatan 1a

disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan

6) | Nama entitas induk dan nana entitas Induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate v
parent of the group), Dalarn hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya,

7) | Khusus Industri Media v
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

8) | Khusus Industri Jalan Tol v
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut.

9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan v

Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

Page 6 OCR 0.877
Page 6 of 88

10)

Khusus untuk Industri Perbankan

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta Izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

11)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Persercan meliputi :
3) Area Eksplorasi, meliputi:
. Nama lokasi:
Nama pemilik izin lokasi:
Tanggal perolehan Izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya:
Persentasi kepernilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi, dan

Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Kewuangan:

b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
. Kama lokasi:
Nama pemilik ijin lokasi:
Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:
Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik Ijin lokasi:

Jumlah Cadangan Terbukti (PL), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi:

Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

& Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan ekspkitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

12)

Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:
@) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan,

b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan
CG) sisa umur HPH,

b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lan:
1) | Tenggal danfatau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang Catatan 1b
diterbitkan di fuar Indonesia:
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: Catatan ib

Page 7 OCR 0.885
Page 7 of 38

3) | Bursa tempat Erek dicatatkan v Catatan 1b
4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (carporate

action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir,

Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)

Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v Catatan 1d

langsung:
2) | Tempat kedudukan: Ka Catatan id
3) | Jenis usaha: v Catatan 1d
4) | Tahun beroperasi secara komersial: v Catatan 1d
5) | Persentase kepernilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): v Catatan 1d
6) | Total Aset, dan v Catatan 1d
7) | Informasi penting lainnya antara lain:

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5026
(ima puluh perseratus) hak suara yang sah:

mlasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5086 (lima

puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan

pengendalian,

€) aktur periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan
tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau
periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas Induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda,

d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk
mentransfer dana ke entitas Induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran
kembali pinjarnan atau uang muka:

2) suatu rindan yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas
Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk: dan

!) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
mengungkapkan:

(L) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan

b)

Page 8 OCR 0.867
Page # of 85

borsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilal Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian:

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:
(3) jumlah harga yang diterima:
(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(S) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan, dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhbsarkan berdasarkan kategori
utamanya.

d, Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit

Yang harus diungkapkan antara lain:

Ma ae ak

1) | Nama dan jabatan untuk masing-rnasing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite v Catatan 1c
audit

2) | Cakupan manajemen kunci: dan v Catatan 10
3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan v Catatan 1c
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.

(3 Penerbitan Laporan Keuangan

1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan v Cataten 10

2) | Pihak yang bertanggung jawab mengotarisesi laporan keuangan. v Catatan ie

2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

& Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan Ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan “v Catatan 2a
sesuai dengan SAK.

b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historica! cost), v Catatan 2a
blaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net resizabie value), Nilai Wajar

Page 9 OCR 0.907
Page 9 of 88

(fair value) atau jurniah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku,

2)

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.

Catatan 23

3)

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
2) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak,

b) fokta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

C) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada).

Catatan 28

4)

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1)

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
sigrifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan,

Catatan 3

2)

Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asurnsi yang dibuat mengenai masa

depan, dan sumber utama dari estirnasi ketidakpastian lain pada aktir periode pelaporan,

yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

Catatan 3

3)

Berkattan dengan Aset dan Labditas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan.

Catatan 24

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu rnerupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1)

Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk
dan entitas anak,

b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
entitas induk:

€) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak,

Catatan 2b

Page 10 OCR 0.893
Page 10 of 88

G) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak:
€) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendsli: dan

MN pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah dieliminasi,

2)

Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan
untuk mengukur kepentingan nonpengendalij

b) pengakuan awal untuk goodwili:
C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwilf: dan

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:

(1) pembelian dengan diskon
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) Imbalan kontinjensi.

Catatan 2d

3)

Kas dan setara kas:

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara
kas,

Catatan 29

“)

Instrumen Keuangan
2) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Instrumen keuangan setiap kategori,

(3) ketentuan saling hapus dari Instrumen keuangan)

(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan:

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset
keuangan,

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan:

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka

Catatan 2e

Page 11 OCR 0.896
Page 11 of 48

(8), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenali
(2) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai,

(b) klasifikasi Indung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas Instrumen
keuangan derivatif: dar

(C) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai,

b) Investasi pada Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk,

(2) pengakuan awal Sukuk:

(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:

(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan

(5S) penyajian amortisasi biaya transaksi.
€) Sukuk yang diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal Sukuk:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:

(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:

(4) posisi penyajian Sukuk: dan

(S) akad syariah yang digunakan,

5) | Khusus Industri Perbankan
2) Giro Wajib Minimum
Yang barus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
Lain,
€) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain,
5) | Piutang Reverse Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya,

Page 12 OCR 0.859
»

Page IL Of 88

Khusus Industri Pai
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dindiki:

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah:dan

Cc) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan,

B)

Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Penjelasan atas masing-masing Jenis kredit yang diberikan

(2) Dasar penyajian atas kredit,

(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolo kredit,
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan

(5) Kebijakan bank akan agunan kredit,
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi

Yang harus dipelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi,
€) Agunan yang Diambil Alih

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar penilaian dan penyajian:

(2) Perkikuan akuntansi atas nilai reslisasi mutang/pembiaytan yang diberikan dengan
saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan

(3) Perakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

9)

Khusus untuk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang barus dijelaskan antara lain:

3) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen, dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pemivayaan konsumen dari
konsumennya.

10)

Anjak Piutang
Yang harus dijelaskan antara lain:
@) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse),

b) Penyajian transaksi anjak piutang:

Page 13 OCR 0.896
Page 13 of 85

C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang dialihkan: dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak plutang(ditagihkan kembali ke kilen
atau ditanggung Oleh perusahaan).

11)

Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:

&) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa:
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan

Catatan 21
C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor,
12) | Persediaan :
yang harus dijelaskan antara Isin mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan Catatan 2!

rumusan bisya yang digunakan.

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapetalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana,

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

b) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasiikan,

(2) Dasar penilaian dar pengukuran,

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

€) Khusus Industri Peternakan

Page 14 OCR 0.868
Page 14 of 85

Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan temak telah menghasilkan :
(la) Metode penilaian:
(B) Metode amortisasi (deplesi): dan
(C) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan temak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian: dan

(8) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah rmenjadi hewan
ternak telah menghasikan.

13)

Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain

Aa) pengakuan awal Aset Tetap,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:

C) pengelompokan Aset Tetap:

d) metode penyusutan yang digunakan:

@) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:

#) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan,

9) penghentian pengakuan:

N) Nilai residu, dan

1) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan,

Catatan 23

14)

Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat Investasi pada
asosiasi.

1S)

Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama.

16)

Pola Kerjasama
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dari bentuk kerjasama:

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan
€) Sistem pembagian hasil, jika ada.

Page 15 OCR 0.864
17)

Page 18 of 85

a) pengakuan awal Aset Takberwujud,

b) pengukuran setelah pengakuan awasi Aset Takberwujud:

C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya)

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud,

8) metode arncrtisasi yang digunakan)

f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan

@) riset dan pengembangan (jika ada).

pel ————eterangan”———————— “pda | Tek | WA | Keterangan

Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain :

18)

Asot tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan

sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dinvliki untuk dijual.

19)

Properti Investasi :

Yang harus dijelaskan antara lain:

B) pengakuan awal Properti Investasi

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi:

C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan
e) penghentian pengakuan Properti Investasi.

20)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto,

b) Kriteria kapitalisasi blaya, penurunan nilai (Impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi):

€) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan)
G) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan smortisasi yang digunakan: dan
€) Pertanggungan Asuransi.

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yong mengindikasikan kemungkinan terjadinya

Catatan 2k

Page 16 OCR 0.877
Page 16 of 85

penurunan nilai, dan
b

) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.

22)| Khusus Industri Perbankan v
Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian labilitas segera,
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

&) Penjelasan atas simpanan, dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan,
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

3) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto,

24) | Provisi v Catatan 2g
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui: dan
b) dasar penentuan nilai provisi,

zay| Utang Repo v
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, rnetode pencatatan dan
pengukurannya.

25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan,

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLM:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:
C) Metode penyusutan prasarana PLH: dan

@) Tabel yang memuat penjelasan tentang!

Page 17 OCR 0.917
Page 17 of 45

(1) Lokasi penambangan:

(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:

(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-rnasing lokasi penambangan: dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan,

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan

dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan:

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjslasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi:

€) Dasar penentuan ditangguhkannya blaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan

G) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjslasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekoncenis tambang dan dasar
perhitungan arnortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

@) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

C) Metode penyusutan prasarana PLM,

27)

Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisidan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

Catatan 21

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak,

Cc) Khusus Industri Asuransi

Page 18 OCR 0.899
Page 18 of 85

(L| Pengakuan pendapatan premi
penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
la) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan:
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
la) Kelompok beban klairn dalam bentuk: klaim yang disetulul, klaim dalam

proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi,
d) Khusus Industri Real Estate v

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estate

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estate:

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek,

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek:

(4) Maotode alokasi biaya yang telah dikaptalisasi ke setiap unt Real Estate,

(5) Biaya yang direvisi dan dinsalakasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini:

dan
(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.
28) | Program Loyalitas Pelangan v
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan
29) | Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing v

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saido dalam mata uang asing:
b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas
moneter, dan

C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalarn rnata
uang asing,

30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi v Catatan 2f
Yang harus dijelaskan antara lain:

Page 19 OCR 0.862
Page 19 of 88

a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi,

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan
31) | Hibah Pemerintah v
Yang harus dijelaskan antara lainketijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
leporan keuangan.

32) | Pajak Penghasilan v Catatan 2p, 29
Yang harus dijelaskan antara lain:

8) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhanj
b) ketentuan mengenai saling hapus,

Cc) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan

d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan,

39) | Imbalan Kerja v
Yang barus dijelaskan antara lain: Catatan 26
3) jenis Imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan,

b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan
Oleh Perusahaan:

€) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakul keuntungan dan kerugian aktuarial:
dan

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian,
34) | Saham Treasuri v
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

35) | Pembayaran Berbasis Saham “
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselessikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.

36) | Kuasi-Reorganisasi v
Yang harus dijetasxan antara lain:

a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan

C) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Labilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebekun 1 Januari 20153.

Page 20 OCR 0.878
Page 20 of 85

37) | Biaya Pinjaman v
Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan beaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualfikasian.

38) | Segmen Operasi v Catatan 2u

Yang harus dgelaskan antara lain dasar yang digunakan oteh manajemen untuk
mengidentfikaskan Segmen Operasi.

39) | Laba (Rugi) per saham v Catatan 2t

Yang trarus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba
(rugi) per saham dilusian,

3. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

a. Aset
1) | Kas dan Setara Kas Catatan 4

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga:

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang
asing:

SIS

€) kisaran suku bunga kontraktusi dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajemen.

2) | Khusus Industri Perbankan

3) Kas

aan Ra

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang,
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai v
Galam mata vang original): dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada v
saat periode pelaporan,

£

Page 21 OCR 0.845
Page 21 of85

Cc) Giro pada Bank Lain v

Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jurnlah Giro peda Bank Lai berdasarkan jenis mata uang:

(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai

(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga,

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(S) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincisn jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang,

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired)
Gan txdak mengalami penurunan nilai (unimpaired),

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
(a) Jumlah penyisihan penurunan nifal dan mutasi selama periode berjalan:

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
Istimewa dan pihak ketiga,

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(7) Jumtah dana yang diblokir dan alasannya:

(8) Jumiah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku
Operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai,
3) | Piutang Usaha Catatan 5
Yang harus diungkapkan antara lain:
2) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, v
b) jumlah piutang menurut debitur: v
C) Jumlah piutang menurut mata uang: v

UK TUK KU URNYCTK KAM,

&«

Page 22 OCR 0.841
Page 22 of 45

Gd) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai:

@) jumiah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang,

") pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan piutang apatwa tidak dibentuk cadangan

9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan:

hh) jumlah diarnortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan
1) inforrnasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

(4) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh ternpo, dan ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada),
4) | Khusus Industri Asuransi
2) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan
(3) Jurmah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,

b) Piutang Koasuransi v
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,

(2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan

(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,
C) Piutang Reasuransi v

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(4) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,

(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disaNnghapuskan: dan

(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,
d) Piutang Hasil Investasi v

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(t) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,

«
9
:

Me

KIKI Kat

Page 23 OCR 0.878
Page 23 of 88

(2) Jumlah piutang menurut jenis Investasi)

(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,

5) | Khusus Industri Pembiayaan v

8) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

Ma) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-ain)/

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen)
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(9) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilatan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas:

(S) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan)

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
Jaminan atas utang,

Bj “Tagihan Anjak Piutang v

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourss, beserta
Jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
Fecourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse), dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumiah piutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang distur dalam perjanjian anjak piutang.

Cc) Piutang Sewa Pembiayaan v

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) rekonsiliasi antara investasi sewe bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
Minimum pada akhir periode pelaporan, Di samping Itu, kessor mengungkapkan
investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhi

Page 24 OCR 0.874
Page 24 of 85

periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tanun
(c) lebih dari Ima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima)
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor,
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pernbayaran sewa minimum:
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan
(7) penjelasan umurn Isi perjanjian sewa lessor yang matenal,

d) Piutang Sewa Operasi v
Yang harus diungkapkan antara lsin:

(1) jumlah agregat pernbayaran sewa minimum masa depan dalarn sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut,

la) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) tebin dari lima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakul sebagai pendapatan pada periode) dan
(3) pengelasan umum Isi perjanjlan sewa lessor,
6) | Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi V

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah putang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi
7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan v

Yang harus diungkapkan dalam pos Ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi,
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi:

Page 25 OCR 0.860
Page 25 of 88

b) laba yang diakui,

C) kerugian yang terjadi: dan
G) pekerjaan yang sudah ditagih (termin),

8) | Piutang Reverse Repo v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

b) Tanggal den harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek,
C) Nama wihak/counterbarty:

d) Lokasi Efek jaminan:

e) Tingkat bunga piutang reverse repo,

H Cadangan kerugian penurunen nila (jika ada): dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

9) | Agunan Yang Diambil Alih v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Nilai reaksasi bersih pada saat diambialihj

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih: dan

C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut,

10) | Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan v
Senda kepada pihak lain.

11) | Piutang Lain-Lain v Terdapat piutang lain-
lain namun, tidak
diungkapkan lebih rinci
pada catatan laporan
keuangan konsolidasian
karena nilai dibawah 50
Gari total aset,

Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 26 OCR 0.878
Page 26 of 48

@) Rincian jenis dan jumlah piutang:

Bb) Jurniah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan
€) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan,

12) | Aset Keuangan Lainnya vV
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.

@) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi,

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya)

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakul sebagai laba atau rugi periode berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur peda ndsi wajar melalui laba rugi:

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi,
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo:

(S) peringkat Efek utang berikut nama pereringkat (jika ada).

(6) uralan tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset kevangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh termpo:

(7) ka terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
la) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori,
(b) alasan reklasifikasi: dan

(c) sisa Investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liatititas
atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut,

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi, dan

Page 27 OCR 0.878
Page 27 of 88

(10) jurniah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas Investasi
yang tersedis untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dirniliki hingga jatuh
tempo,

13) Khusus Deposito

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

2) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

C) jenis dan jurnlah deposito dalam rnata uang asing: dan

0) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.
14) | Khusus Investasi pada Sukuk v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

@) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:

b) tujuan model usaha yang digunakan:

C) Jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
d) Nilsi Wajar untuk investasi yang diukur pada txaya perolehan,

19)| Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah v
Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

@) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:

C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

d) Informasi penting lainnya.

16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

8) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakul sebagai laba atau rugi periode berjalan

17) | Khusus Wesel Tagih V

Tambahan pengungkapan mengensiantare lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
Jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya),

Page 28 OCR 0.878
Page 28 ol45

18) | Khusus Industri Asuransi v
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.
19) Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antarakain rindan berdasarkan: v

a) Sako pinjaman polis menurut jenis mata uang:
b) Tingkat suku bunga.

20) | Khusus Industri Perbankan v
Kredit

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Rincian jurnlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonorni dan jangka
waktu serta kolektibilitas

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:
c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:

e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

n Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jurnlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bonk Indonesia:

3 Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
Cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset kevangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia

n) Jurviah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas:

» Jurnish dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinart,
agen, atau anggota sindikasi,

p Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada:

k) Pendapat manajemen akan ketastan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,

» Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai,
21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi v
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 29 OCR 0.873
Page 29 of 85

a) Rincien jumlah togihan dan fiabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo)

Bb) Untuk tagihan ekseptasi diungkapken kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan
Gan mutasi selama periode berjalan,

Cc) Rincian jumiah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptasi

22)| Persediaan

t1)
(2)

(3)
(4

2) Yang harus diungkapkan antara lain:

total jumleh tercatat persediaan dan jumlah nikal tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan:

jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya
untuk menjual:

Jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selarna periode berjalan:

Jumlah setiap penurunan nilai yang diakul sebagai pengurang jumlah persediaan
yang diakui sebagai beban dalam pertode berjalan:

(5)

(0)

»

(83)

»

Jumlah dari setiap pernulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalarn periode
berjalan:

kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
diturunkan:

dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:

Ci) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan
(W tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi,

persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
dijaminkan, dan

jenius dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

b) Khusus Industri Perhotelan
Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus

Page 30 OCR 0.886
Pase 30 of 88

diungkapkan antara lain:

(1) Makanan dan minuman:
(2) Perlengkapan dan
(3) Barang Dagangan.
Cc) Khusus Industri Real Estat v
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
la) Tanah Matang,
(b) Unit Bangunan: dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.
(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah
berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada.

d) Tanah untuk Pengembangan v
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Lokasi, luas tanah, proses penzinan:

(2) Jumiah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan, dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.
e) Khusus Industri Media v
Tambahan pengungkapan artara lain:

(3) Materi prograrn : lokal, Impor (media televisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):

(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(@) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.
Khusus Industri Rumah Sakit v

Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan

Page 31 OCR 0.873
Page 31 of 88

(2) Perlengkapan medis (disposable), dan
(3) Persediaan lainnya

9) Khusus Industri Peternakan

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:

(la) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan

(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan,

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

fa) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir trewan temak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir,

(Cc) Nilai arnortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan)

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang,

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup:

(Ih Ika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung,

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi, dan

(hb) Niat hewan ternak yang dijaminkan dan narna pihak yang menerima
jaminan,

23)

Pajak Dibayar Di muka

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) nncian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya, dan

b) uralan mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

24)

Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

Catatan 7 dan 8

Page 32 OCR 0.858
Page 32 of 88

25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual v
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) uralan cari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan:
(2) uraian fakta dan kesdaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:
(3) kerugion penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,
(4) dalam hal aset yang dimifki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun,
(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan
(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelampok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
Ca) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
| Jurnlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dirniliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kernbali yang telah diakui apabila aset
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan ssbagai dirniliki untuk
Gijual, dan
W, jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual:
(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.
26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain : Cetatan 23
@) rincian jenis, narna pihak berelasi, dan jurlah piutang:
b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan "4
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut:
Cc) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai v
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:
d) penenyat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, v
lan
8) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset tancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya. v
27) | Investasi pada Entitas Asosiasi v

Yang harusdlungkapkan antara lain:
8) nama entitas asosiasi:

Page 33 OCR 0.881
Page 33 of 88

b) persentase kepermiikan dan penjsiasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya:

C) milaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia,

d) ringkasan inforrnasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi:

€) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2016
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung
atau tdak langsung:

f) aktur periode pelaporan dani laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan rnetode ekultas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda,

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan:

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kurnulatif:

I) bagian atas Kabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
investor lain,

J) Natilitas kantinjensi yang terjadi karena Investor berkewajiban bersama-sama untuk
semua atau sebagian Liatxlitas entitas asosiasi: dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara Individual atau dalam

kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

26) | Khusus Industri Konstruksi v
Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain nncian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

29)| Khusus Industri Kehutanan v
HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

2) Saldo awal:

b) Penyisihan periode berjalan:

C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan
d) Saldo akhir.

Page 34 OCR 0.856
Page 3d of 88

mm ————— eeterangan ”————— | ada -idek LA T Keterangan |
30) | Khusus Industri Jalan Tol v
Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
fa) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol,
(b) Masa hak bagi hasil tol dan arnortisasinya:
(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan
(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol,
31) | Khusus Industri Perkebunan V
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman
(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir
(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahunj
dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.

b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(la) Saldo awal
4 Tambahan tahun berjalan
li. Biaya langsung

(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar biasa

LL Pengurangan tahun berjalan

I Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(C) Pengurangan lainnya
(da) Saldo akhir:

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanarnan yang bukan milik perusahsan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma), dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

Page 35 OCR 0.871
32)

Page 38 of 85

Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan:

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir,

Cc) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:

e) Kondisi hewan tenaky

f) Persentase kernatian selama tiga tahun terakhir,

9 Lembong ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang

Ji '

h) Nka tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kernatian atau
metode penghapusan langsung:

1) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika adaj

i Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada, dan

Kk) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan,

33) | Properti Investasi
9) Yangharusdiungkapkan antara lain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya)

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Ndai Wajar
dari Properti Investasi,

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:

(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir,
($) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:
(9) penghasilan sewa dari Properti Investasi:

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan mawpun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut: dari

(C) perubahan kumulatif dalam Nitai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilw Wajar:

(6). keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau

Page 36 OCR 0.887
Page 36 of85

pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan, dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan,

b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) rekonsiliasi entara jumlah tercatat Properti Investasi peda awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasij

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dWaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

(8) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali, dan

(b) penyesuaian signifikan lain.

C) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) umur manfaat:

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada ayal akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan si,

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan)

(4) yumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku,

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan
(6) Nilai Wajar Properti Investasi.

d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) rincian Properti Investasi dalarn proses pembangunan dan pengembangan:
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian:

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan

(6) dalam hm! terdapat kapitalisasi biaya pnjarnan untuk properti Investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

Page 37 OCR 0.863
Page 37 of 88

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalsasi.

34) | Aset Tetap v Catatan 9

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepemilikan aset yaitu aset permilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan, v

b) rekonsikasi jumlah tercatat bruto dan akurnulasi penyusutan Aset Tetap pada awal v
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

EC) Jumiah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban v
penyusutan:

d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal batik yang diakui dalam taba rugi dan v
ekuitas (jika ada): v

€) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap,

f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan v
nilai, hilang, atau dihentikan yang dirnasukkan dalam laba rugi, apabila tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif,

9) Dalarn hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan! v
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian)

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jurnlah revaluasian:

(3) nama Penilai dan tanggal laporan pendaian terakhir:
(4) metode dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Ndai Wajar
asetj

(S)jurvlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
penode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara V
lain:

(L)rincian Aset Tetap yang sedang dalarn pembangunan:
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:
(3)estimasi saat penyelesalan,

(9) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada),

(S) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
ngunan: dan
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

Page 38 OCR 0.881
Page 38 of 85

la) jumiah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalsasi.

I) Pengungkapan lainnya antara tain: v
(L)jumiah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara,

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan vV
masih digunakan,

(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak v
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual,

(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
material dari jumlah tercatat,

(S) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya:

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan:

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset
Tetap:

tt

«4

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau v
pemulihan penurunan nilai,

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jarninan, nama pihak yang menerima jaminan dan v
alasan penjaminan/ dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, milal pertanggungan asuransi, dan v
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.
35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi vV
Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara tatn:
(1) Rincian aset menurut jenisnya, sepertij aperatad acreage, Lmoperated acreage, sumur

Gan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
Gan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan:
(D) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(0) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan) dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel

Page 39 OCR 0.861
Page 39 of 88

analisa umur tagihan.

36)

Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap Jenis Aset Takberwujud antara lain:
8) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi:

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif:
C) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dari akumulasi amortisasi Aset Takberwujud. pada

awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi:

d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dkapitalisasi selama periode berjalan dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjarnan yang
layak dikapitalisasi,

€) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung perentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
terbatas:

7

? penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan:

9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuat SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajer pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,
(2) Jumlah tercatatnya, dan
(3) Aset eat @lukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Tekberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
Jumlah tercatat Aset Takbarwujud yang menjadi jaminan untuk Uabilitas:
W) nilai kornitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud
i) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,
(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:
(4) laen dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar

(S) yumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atsu rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama

periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para

Page 40 OCR 0.907
Page 40 ot 85

pernegang saham. |

37) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum v

2) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Labilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal:
(2) Penambahan dan pengurangan:
(3) Saldo akhir.

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkanantara lain:
(3) rincian biaya perolehan eset eksplorasi dan evaluasi per area af Interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akbir: dan
(2) Jumlah aset, Ilabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan,

€C) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.
(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya

pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya:

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :
(a) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut,
d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:

(la) Lokasi eksplorasi dan pengembangan,

Page 41 OCR 0.872
Page 41 of 85

(D) Saidoai

(c) Penambahan/pengurangan:
(0) Amertisasi, dan
(e) Saldo akhir,

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan:

(3) Penyelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan,

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:

la) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan Nincian
dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

b, Uabilitas

1) | Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain: v Catatan 11
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: v
b) jumlah utang usaha menurut mata uang, dan
c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, v
2) | Provisi V
a@) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka

panjang.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(L) nilai tercatat pada awal dan akhir periode
(2) provisi tembahan dalam periode bersangkutan:
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan:

(4). jurnlah yang dibatalkan salarna periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan,

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai ki, yang terjadi
karena bertalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto)

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi:

(7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud

Page 42 OCR 0.908
Page 42 085

utama yang mendasar prakiraan peristiwa masa depan: dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

3)

Beban akrual

Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum
Jatuh tempo.

4)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang barus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban,

5)

Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo:
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

8)

Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabditas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirind dalam bentuk tabel
yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui

C) kerugian yang dialami: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (terrnin).

»

Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(4) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu,
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito,
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau

Page 43 OCR 0.897
Page 43 of 88

Oljaminkanj dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro,

b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian Jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Jurniah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminkan.
B) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa v
8) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lam :
(1) Rinoan berdasarkan program asuransi:
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan dan asurnsi aktuaris, dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.
b) Utang Klaim
Yang harus dungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung,
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan
(4) Jumlah utang menurut mata uang.

Cc) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Jurnlah menurut jenis asuransi:
(2) Jumlah menurut tertanggung,
(3) Jumlah menurut mata uang: dan
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi narmun belum dilaporkan,

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan

Page 44 OCR 0.865
Page 44 of 8S

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut program asuransi,
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga,

(3) Metode perhitungan yang digunakan: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir perode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

| €) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradurj
(3) Jumiah menurut jenis mata uang, dan
(4) Jumiah menurut urvur utang.
#) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,
(3) Jumlah menurut jenis mata uang,
(4) Jumlah menurut umur utang) dan
(S) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.
9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

h) Titipan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.
1) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan

Yang harus diungkapkan:

(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham:

(2) Dasar perhitungan) dan

(3) Saldo menurut usia.

Page 45 OCR 0.883
Page 48 of'85

9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek vV Catatan 16
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.
10)| Utang Pajak v Catatan 15a dan 159

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) jenis dan jumlahnya: dan

b) informasi mengenai ketetapan pajak.

11) | Khusus Industri Pembiayaan v

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lam:

8) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan

b) Jurrdah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta Ikatan
penting lainnya yang diatur dalem perjanjian anjak piutang.

12) | Khusus Kontrak Konstruksi v

Yang Muka Kontrak

Yang harus diungkapkan antara lain jurnlah uang muka kontrak yang diterima,

Pen Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang v Catatan 14
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangks panjang sesuai

dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagairnana
diatur dalam Checklist Ini.

14) | Liabilitas Keuangan Lainnya v Catatan 24
3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk Ilabiktas keuangan lainnya berlaku untuk Nabilitas

keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang, v
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara vV
pihak ketiga dan pihak berelasi:
(3) Yang harus diungkapkan antara lain: v v
(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori:
(b) laba atau rugi neto pada setiap llabilitas keuangan: dan
(C) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam v

memenuhi persyaratan dan kondisi utang (rnisalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang v
Yang harus diungkapkan antara Jain : v
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian

utang:

Page 46 OCR 0.871
Page 46 of 88

(2) Jurniah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan v

yang terkait:

(3) Jumnish keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui v
selama periode tersebut, dan

(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.

15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16) | Khusus Industri Pertambangan Umum v
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17) Uabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. v

Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual,

Liabilitas Jangka Panjang

18) | Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Catatan 23
Yang Harus diungkapkan antara lain : v
@) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang,
b) jumlah utang menurut mata uang, dan v
C) — aminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. v

&)
z

19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:

a) rincian jumlah utang berdasarkan nara bank/lembaga keuangan dan jenis mata
yang:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

CJ) tanggal jatuh tempo,

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

€e) penjelasan tentang fasilitas penjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan

KM KA

Page 47 OCR 0.883
Yaye 47 of 85

n
9

h
"

P3)

perolehannya:

pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas
pinjaman:

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan,

persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, danfatau pembatasan perolehan utang baru, dan
pengungkapan inforrnasi sehubungan dengan labilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan
posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara
lain adalah:

(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan

(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

Me Teu

20)

Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus deungkapkan antara lain :

E))

b)

ks)
d)

8

fumilah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan pasisi keuangan:

rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total
pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun,

(2) letih dari satu tahun sampai $ (lima) tahun: dan

(3) lebih dari 5 (lima)tahun.

pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut,
total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan

akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellabie
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan,

keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amnortisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyawaan kembali (sale and leaseback): dan

penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen:

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa,

Catatan 17

Page 48 OCR 0.864
Page 48 0185

21) | Khusus Industri Perbankan
Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lsin:

3)

b)

g

«)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)

mn

Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,

Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan perneringkat:
Jurnlah amortisasi pada tahun berjalan,

Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga
yang diterbitkan.

Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:

»
2)
(3)

9
(5)

Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang

Rincian jurnlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijamunkan,
Gan persyaratan penting lainnyafdebt covenance),

Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenancej

Apabila bank menerima dana atau fasibtas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat Imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka

manajermen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.

Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)
(2)
(3
IG)

(5)

Rincian berdasarkan jers, mata uang, dan kolektibilitas:

Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan
Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan: dan

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.

Page 49 OCR 0.824
Page 49 of 88

Kemal on Keerangan”————— TT Ada | Tek IT WA II Keterangan |

22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v

Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
@) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(Lt) Salda awal,
(2) Penyisihan yang dibentuk:
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan
(4) Saldo akhir,
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan,

Cc) Uabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan llabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan:

d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
terpisah:

e) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan Pengurangan |
(3) Sakdo akhir.

23)| Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang v Catatan 16
a) Imbalan Pasti

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) gambaran umum mengenai jenis program.

(2) rekonsiissi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang

menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama pericde berjalan yang dapat
dlatribusikan ke dalam:

ta) biaya jasa kini:

Ib) biaya bunga:

(ce) iuran oleh peserta program:

Id) keuntungan dan kerugian aktuarial:

le) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian,

IM imbalan yang dibayarkan:
(a) biaya jasa lalu:

(h) kombinasi bisnis:

(W)  curteikment: dan

LL

Page 50 OCR 0.852
Page 80 of 85

lih penyelesalan.

(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program v
yang seluruhnya tidak didanal dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya atau sebagian didanal,

(@) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saido awal v
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset sesuai dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selarna periode yang dapat
diatribusikan pada setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset program:
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(ch) perubahan kurs mata uang asing pada pregram yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajianj

(d) turan oleh pemberi pekerjaj

(6) suran oleh peserta prograrn:

(MN Wnbalan yang dibayarkan,

(g) kombinasi bisnis, dan

(h) penyelesaian: v

(S) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir

(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dirnaksud dalarn butir (4) atas

Aset dan Liabiltas yang diakul dalam laporan posisi keuangan, paling kurang

mengungkapkan:

la) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakul dalam laporan
posisi keuangan)

(8) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:

tc) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK,

(d) Nitai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK, dan

(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan,

(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos V
dimana hai tersebut termasuk:

(a) biaya jasa kini:
lb) biaya bunga:
(c) hesil yang diharapkan dari aset program)

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Asat
sesual dengan SAK:

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode komdor v
1046 (sepuluh per seratus):

(O) biaya jasa lalu,

Page 51 OCR 0.863
(7)

(8)

9

Page S1 of 88

(oa) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesalannya: dan
(h) darmpak dari batasan dalam SAK:

jumlah total yang diakul dalam pendapatan kemprehens# lain yang akan diakui
segera dalam sahdo laba, meliputi:

(Ss) keuntungan dan kerugian sktuarialj dan

(b) dampak dari batasan dalam SAK:

jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalarn pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:

persentase atau jumlah setiap kategori utamna yang merupakan Nilai Wajar total
Iset program, untuk setiap kategori utarna dari aset program, yang mencakup,
pamun tidak terbatas pada, Instrumen ekuitas, Instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain:

(40) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

la) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:

(II) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian

yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utarna dari aset program:

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak

penggantian yang diakui sebagai Aset:

(13) Asurnsi aktuarial utarna yang digunakan sampai pada akhir periode pelaparan

dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(2) tingkat diskonto,

Ib) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan,

(ce) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk pericde yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam rnasa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):

(e) tingkat tren blaya kesehatan) dan
(D asurnsi material lain yang digunakan dalam aktuaria,

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren

biaya kesehatan yang diasurnsikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto, dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

Page 52 OCR 0.870
Page 82 of 85

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi,
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang diasurnsikan dari makna yang serupa dengan satu
@rgka persentase dalam lingkungan infiasi yang rendah.

(45) Jumlah periode tahunan saat Ini dan perode ernpat tahun sebelumnya dari:
la) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau

defisit pada program, dan

(b) penyesuaran yang timbul pada:

(W  Natilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari

Kabilitas program pada akhir periode pelaporan, dan

Gi) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset

program pada akhir periode pelaporan,

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara endai, dari
luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
Ginulal setelah periode pelaporan,

(17) kbusus untuk program Imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebaga: berikut:
fa) perjanjian kontraktusl atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya

Imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu:

(B) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya Imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

(U Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut:

(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti: dan

(Cinjfika Perusahaan mencatat luran yang terutang untuk periode sesuai SAK
Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir M.

b) Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program luran pastiharus mengungkapkan
jumlah yang diakui sebagai beban untuk program luran pasti,

Cc) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbelan kerja jangka
panjang lainnya,

Page 53 OCR 0.857
Page 83 of 88

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:

(4) luran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja, dan
(2) penjelasan mengenai Mabilitas kontinjen (jika ada).

2a)| Utang Obligasi v

Yang harus diungkapkan antara lain:

B) rincian mengenal jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:,

b) peringkat dan nama Perusahaan Permeringkat Efek,

Cc) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,

d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada,

MN pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaltamanatan:

9) kejadian pentng lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi

persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
dan

h) persyaratan penting lainnya.

25) | Sukuk v
@) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berclasarkan akad syariah yang digunskan,
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lan:
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam peperbitan Sukuk, termasuk:

la) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yana digunakan:

(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:

(ce) nilat nominal:

(@) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah):

(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nsbah bagi
hasi (untuk Sukuk mudharabah),

(rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
atau bagi hasil:

(9) jangka waktu,
(h) tujuan penerbitannya, dan
lih persyaratan penting lain:

Page 54 OCR 0.862
Page S4 of 85

(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

(3) bursa ternpat Sukuk dicatatkan,

(4) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,
(G)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

(B) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik

dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
Gan kondisi defaulk).

26) | Utang Subordinasi v

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan

b) tujuan perolehannya:

€) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi,

GO) kejadian penting lamnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

€) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
IM) persyaratan penting lainnya,

27)| Obligasi Konversi “
Yang harus diungkapkan antara tain:

a) indian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal

pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya:

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti:
c) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan

tingkat konversi atau harge pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dari sudut pandang pemegang obligasi konversi:

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:

@) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

t) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
@G) name Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

1) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jiks ada):

1) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

Page 55 OCR 0.871
Page 55 of 45

1) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkspkan tujuan penerbitan dan nama pembeli:

k) komponen Liabilitas dari obligosi konversi:
Ih) keberadaan fitur derivatif melekat, dan
m) persyaratan penting lainnya

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas Induk

1)

Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode,
(2) Hak, kestimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saharn,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk peneriwtan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan,
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setisp pos cadangan dalam ekuitas,

Cc) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepernilikan, yatu:

(1) Pemegang saham yang merniliki 586 (lima perseratus) atau lebih:

(2) Nama direktur dan komisaris yang menwliki saham, dan

(3) Pemegang saham lainnya:

d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umurn
Pemegang Saham (RUPS),

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dan kapitalisasi ago, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right ssue dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi: dan

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau perenuhan kecukupan modal:

€) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar

disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek,

LL

Catatan 18

Page 56 OCR 0.850
Page S6 of 85

2) | Tambahan Modal Disator (Additional Paid-In Capital) v Catatan 19

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor: v
b) Uraian sumbar agio saham: v
C) Rincian biaya emssi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas: v
@) Uraian mengenal sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor, v
€) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya: v

#) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dangan entitas sepengendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang enbitas atau bisnis yang berkombinasi:

(2) Penjelasan mengenal hubungan sepengendal dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara:
(3) Tanggal sfektif transaksi:

(a) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual ateu dihentiken
akibat kombinasi bisnis tersebut,

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah Imbalan v
yang terjadi, v
(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai v
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan

(?) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:

(8) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali, 2

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liatilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan,

(c) Dampak penyesuaran kebijakan akuntansi) dan v
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali, v

aa ag

3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali v
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Urwan transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(L) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan,
(2) Nama entitas anak, dan
(3) Yama pihak yang bertransaksi,

b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian:
dan

C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi tas pelepasan Investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.

Page 57 OCR 0.882
Page 57 of 85

4) | Saham Treasuri V
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal

disetor,

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilal saham treasuri yang
diperoleh,

C) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
disetor,

d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan

e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.

5) | Saido Laba 4

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada),

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait:

an

C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan,
6) | Waran v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran,

b) dasar penentuan Iilai Wajar waranj

C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa),

d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
C) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan warani.

7) | pendapatan Komprehensif Lainnya v Catatan 2d

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenal perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif lainnya.

8) | Kepentingan Nonpengendali v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas
@#kultas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung peda entitas induk,

Page 58 OCR 0.861
Page 88 of 85

Laba Rugi Komprehensif

1) | Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
3) Jumlah setiap kntegori signifikan dari pendapatan yang diakui selama perinde, y Catatan 20
termasuk pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang:
(2) Penjualan jasa:
(3) Bunga,
(4) Royalti: dan/atau
(5) Dividen:
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
b) Rincian jumlah dari kelompak produk/jasa utama: v
C) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 104 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan: v
d) Jurnlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
Yalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah v
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
€) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: v
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:

fa) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
lan

(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan: dan

(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
Ia) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan,

(b) Jumlah uang muka yang diterima, dan
(eh Jumlah retensi,

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas,

(Dalam hal Perusohoan merniliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:

(L) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:
(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi

Page 59 OCR 0.867
Page 89 of 88

keagenan dengan pendapatan lainnya: dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang dipereleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

la) Pendapatan bruto,
(b) Retur/rabat/diskon terkait, dan
(C) Total pendapatan neto,

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Dasar ketentuan tarif,

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif:

C) Masa berlaku tarif,

d) Besaran tarif, dan

€) Perjanjian lain yang terkait,

”

Khusus Industri pembiayaan

Rincan jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
3) Pendapatan pembiayaan konsumen:

b) Pendapatan anjak piutang: dan

C) Pendapatan sewa.

bi)

Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitusi:

b) Subsidi tidak mampu: dan

C) Sehsih perhitungan klaim,

5)

Khusus Industri Transportasi

Rincian jumlah dan kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:
C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:

Page 60 OCR 0.897
Page 60 of 88

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armoda (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut.

6) | Khusus Industri Telekomunikasi v

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain.

7) | Khusus Industri Asuransi: v
Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,
premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setap jenis osuransi,

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

8) | Khusus Industri Jalan Tol: vV

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
dan rincian pendapatan kerjasama operasi:

b) Jika perusahaan menviki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. |

9) | Khusus Industri Perbankan v

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan entara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak berbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah:

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui:

C) Efek-efek, dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

10) | Beban Pokok Penjualan Catatan 21
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: vV

Page 61 OCR 0.865
Page 61 of 85

(G4) Bia han baki

(2) Biaya tenaga kerja, dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saklo awal dan akhir persediaan:

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1098 (sepuluh perseratus) dari v
pendapatan, dan
C) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. v
11) | Khusus Industri Rumah Sakit v 3

Beban Departementalisasi/ Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departermentalisasi:

3) Beban bahan,

b) Beban jasa pelayanan:

C) Beban pegawsi:

d) Beban penyusutan sarana medis,

€) Beban pemeliharaan sarana,

"Beban asuransi:

G9) Beban langganan daya dan jasa:

h) Beban depresiasi.

12) | Khusus Industri Asuransi: V

a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk.
setiap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian,

C) Komisi Neto

Yang harus diungkapkan antara lain rindan dan jurmah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi,

d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi,

Page 62 OCR 0.879
13)

Page 62 of 85

Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departermentalisasi:
b) Gaji dan beban pegawai lamnya: dan

C) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
kain:

a) Beban penjualan,

b) Beban distribusi: dan

C) Beban umurn dan adrninistrasi,

Catatan 22

15)

Khusus Industri Perbankan
8) Beban Bunga

Yang barus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utara.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16)

Khusus Industri Pembiayaan
BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan,

1)

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
&) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
C) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:
ta) panen, keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga

(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakul sesuai SAK yang

Laporan Laba Rugi dan
Penghasilan — Komprehensif
Lain Konsobdasian

Page 63 OCR 0.870
Page 63 of 85

berlaku, dan

(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing separjang v
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga:

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi Instrumen keuangan meliputi:
la) nigi penurunan nilai dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual:

(b) rugi neto dari Instrumen keuangan yang diakul pada Nilai Wajar melalui laba v
rugi: dan

Ic) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung v
nilal

d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi : v
(LI) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
Glungkapkan secara terpisah,

K4

16) | Khusus Industri Perbankan v
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasl Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis,
19) | Pendapatan Komprehensif Lain Laporan Laba Rugi dan
Yang harus diungkapkan antara lain: yeni Masa
2) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud:

b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti:
€C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

G) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual:

€) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian Instrumen Ilndung nilai dalam rangka v
lindung nilai arus kas, dan

f) bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama, v

aa ia

Page 64 OCR 0.885
Page 64 of 85

20) | Pajak Penghasilan

Yang harus diungkapkan antara lain :
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(1) beban (penghasilan) pajak kini: " "ws
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode V
lalu:
v

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya:

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif v
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru,
(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya v

atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pejak tangguhan:

(6) beban pajak tengguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan v
penurunan sebelurnnya atas aset pajak tangguhan: dan
(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan v

kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,

b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan
Otau dikreditkan langsung ke ekuitas,

Cc) jurniah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif v
lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
dan/atau Ventura Bersama)

d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam v
satu atau kedua bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
Gengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku: atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku,

e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan v
tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

Hh-— jemah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat
dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak
tangguhan dalam laporan keuangan,

Page 65 OCR 0.874
9

n

»

La

m)

")

9)

»

Page 65 of 85

jumlah agrepat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,

cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas

pajak tangguhan yang belum diakul:

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(i) laba sebelum pajak menurut akuntansi,

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatir (dirinci): dan

(3) laba kena pajak:

perhitungan beban dan liatiitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai

Gengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku:

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsillasi menjadi dasar dalam pengisian

SPT Tahunan PPh Badan:

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum

dikompensasi:

(3) jumlah aset dan Nabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian: dan

(2) Jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakul dalam laba rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau kabilitas
pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan,

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selarna periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian,

jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham

Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi

untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalarn laporan keuangany

uralan jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan

praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi

bisris,

peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan

wajib diakul apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis

tidak diakui pada tanggal akuksisi tetapi diakui setelah tanggal akulsisi: dan

Jumlah aset pajak tangguhan dan slasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas

aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak

mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada, dan

(2) entitas mengalami kerugian pada pericde kini atau periode sebelumnya yang

Kat

Page 66 OCR 0.877
Page 66 of 43

mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

21) | Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
Gan dilusian, den rekonsiliasi jurniah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
Giatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut v
mencakup darnpak Individual dari setiap Jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per
saham,

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang v
mempengaruhi laba per saham:

Cc) Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi

mendilusi laba per saham dasar di masa depari, namun tidak dimasukkan dalam “

penghitungan laba per saham dilusian karena Instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajian:

penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi Instrumen berpotensi sanam biasa,

selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode

pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen v

berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi

Olmaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. v

22) | Transaksi Pihak Berelasi v Catatan 23
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya: v
(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu rniliar rupiah) untuk transaksi dengan
Orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau
(2) lebih dari 0,596 (nol korna lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi P3
nama, sfat dan hubungan dengan pihak berelasi serta Inforrnasi tentang transaksi
dan saldo dengan pihak dirnaksud:

C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan v
pihak-pihak berelasi serta Informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk
komitmen, yang diperlukan untuk memaharni potensi dampak hubungan tersebut

Catatan 26

d

Page 67 OCR 0.855
Page 67 of 848

dalam laporan keuangan, paling kura

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban v
berkait,
(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, v

termasuk komitmen, dan:

(2) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan

(b) rindan garansi yang diberikan atau ditenma:

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian ag
penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait
dengan jumlah saide piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usahaj dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika
dilakukan pembentukan,

0) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan &) v
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas induk,

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas,

(3) entitas anak:

(4) entitas asosiasi:

(5) Ventura Bersarna dimana entitas merupakan venturer,

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor stau entitas induknya: dan
(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

€) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok v
direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek:
(2) imbalan pascakerja,
(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya:
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(5) pembayaran berbasis saharn,

1) untuk entitas berelasi dengan pemerintah : V

(3) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan,

Page 68 OCR 0.881
Page 68 of 85

(2) sifat can jumlah setiap transaksi yang secara individual sgnifikanj dan

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut.

23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
2) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional,
b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian aset dan Wabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekulvalennya
dalam mata uang fungsional:

(2) posisi neto dari aset dan kabilitas moneter dalam mata uang asing:
(3) rincian kontrak vatute berjangka dan ekuivalen dalarn mata uang fungsional:

(4) jumlah selisih kurs yang diakul dalam faba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugij
dan

(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumwlasikan t
dalam ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode.

24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan v

Yang harus diungkapkan antara lain :

B8) untuk setiap rugi penurunan milsi yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
untuk suatu aset individual, termasuk googwil atau suatu unit penghasil kas:

(L) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai:

(2) yomlah rugi penurunan hilal yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi perturunan nilai yang dibalik,

(4) goodwill yang telah diakul rugi penurunan nilainyaj

(S) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam pendapatan
komprehensir lain selama periode tersebut, dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif kain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagairnana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset.

«4

&« CK

Page 69 OCR 0.891
Page 69 of 85

28) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan v
Periode Lalu

2) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan
(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang, Datam hal jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
drungkapkan.
b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi:

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan Inforrnasi yang andal
dan relevan:

(3) jurnlah penyesualan untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(3) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:

(4) jumlah penyesusian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang
Gisajikan, Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya,
dan

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periode-penode sebelum periode-periode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

C) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan periode lalu:
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(2) bagi setiap pos laporan keuangan: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusianj
(3) jurnlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan

(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenal cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.

Page 70 OCR 0.880
Page 70 of 88

26) | Kombinasi Bisnis

»
(2)
43)

“
(5)

(6)
?

(8)

(9

(10)

(at)

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama persode pelaporan, yaitu:

nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:

tanggal akuisisi:

biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,
periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:
persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:

alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:
penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwili yang diakui:

Nilai Wajar peda saat tanggal skuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan,

kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset Indemnifikasi:
(2) jumlah yang diakul pada tanggal akuisisi

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran,
dan

(C) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
Gapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat diestimasikan, Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakulsisi mengungkapkan fakta tersebut,

Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang dipercleh berdasarkan
kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan
langsung, dan kelompok piutang tain, yaitu sebagai berikut:

(a) Milai Wojar piutang:

(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan

(C) estimasi terbaik pada tanggal akulsisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih)

Jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset
yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih,

setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

(8) uralan mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi:

(b) 'ndikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal

Page 71 OCR 0.881
Page 71 of 85

diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang

mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan

(Cc) jumlah estirnasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jurnlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penagentian tersebut:

(12) dalam hal iabilitas kontinjensi tidak diakui kerena Nilai Wajarnya tidak dapat
dlukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi, dan

(b) alasan Uabvslitas tidak dapat diukur secara andal,

(13) dalam hal pembelian dengan diskon:

(2) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:

(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10054

(seratus perseratus) dari kepentingan ekutas pihak yang diakuisisi pada

tanggal akuisisi:

(ae) jumlah dari kepentingan nonpengendati pada pihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

(b) teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar:

(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(ae) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisssi dan

(bd) Jumlah keuntungan otau kerugian yang diakul sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dan kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalarn laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut,

(16) Informasi sebagai berikut:

(8) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan, dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entites hasil peragebungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua

Page 72 OCR 0.879
Page 72 of 85

kombinasi $ yang terjadi selarna tahun berjalan telah diperhitungkan

sejak awal periode pelaporan,

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
maternal:

(l) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi besnis belum selesai untuk Aset,
Liabilitas, kepentingan nonpengendak tertentu atau jenis mmbalan dan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
banya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alesan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai,

(b) Aset, Uabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai, dan

(ec) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian perode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setalah tanggal akuisisi sampal dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau
sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas Imbalan kontinjensi atau

Nabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian)

(D) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut: dan

(Cc) teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan untuk mengukur
Imbalan kontinjensij

(3) labilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada:

(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan:

(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan stau kerugianyang diakui pada
periode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
pertade pelaporan sebelumnya: dan

(D) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis, dan

Page 73 OCR 0.869
Page 730185

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secera keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(1) jumiah harga yang dibayarkan:

(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anok atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh: dan

(a) jumlah aset dan Nlabiltas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

27)

Segmen Operasi
Yang harus diungkafikan antara lain :
8) pengungkapan pada level segmen,

(1) Informasi umum, yang terdiri dari:

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan, dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan:

(2) mforrnasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya,

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen

Gilaporkan, aset segrnen, listilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jurnlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan,

b) pengungkapan pada level entitas
(1) Inforrnasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setisp produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa.
(2) Informasi wilayah geografis
fa) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatnbusikan kepada:
i. negara domisik Perusahaan, dan
Ti, semua regara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, terrnesuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada nepara

Catatan 2u dan 27

Page 74 OCR 0.876
Page 74 of 85

tersebut secara individual.

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:

I, negara dornisili Perusahaan: dan

Ii. semua negara ssing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.

(3) Inforrnasi pelanggan utama v
Dalam hal pendapatan dani transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 101 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:

(Ia) fakta,

(b) total perdapatan dari setiap pelanggan) dan

(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28) | Operasi yang Dihentikan v
B) Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) uraian tentang alasan operasi dihentikan,

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan Iiabilitas operasi
yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disaykan sesuai SAK yang berlaku,

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan lebe (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:

(4) analisa atas jurnlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan

(b) laba atau rugi yang diakut dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan aperasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait:

(2) arus kes neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, Investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk,

Page 75 OCR 0.885
Page 75 of $5

29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (nan lindung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi)

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan Instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi
lindung nilai dan kelompak non lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, kornoditas atau lain-lain:

(2) pihak lawan transaksi (counterparties):

(3) tanggal jatuh tempo:

(4) nital keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi
keuangan:

(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaparan,

(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan

(7) persyaratan penting lainnya,

€) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
untuk mencapai tujuan tersebut:

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap kiasifikasi lindung nilai, termasuk
penjelasan mengenal Aset dan/atau Labilitas dan jenis transaksi yang dilindung
milai: dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya

30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan Catatan 25

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dani liabilitas keuangan

antara lain:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan: dan

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilsi Wajar
aset keuangan dan liabilitas keuangan.

31) | Dividen Catatan 18

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan
sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan:

b) jumlah utang dividen untuk:

Page 76 OCR 0.858
Page 76 of 85

(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya:
C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah ul

periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
@lakul sebagai Liabilitas kepada pernilik pada akhir periode pelaporan, dan 5)

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakul,

LL

32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama V
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah agregat dari lNabilitas kontinjensi dengan jumlah Nabilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah,

B) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen leinnya:

€) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan

d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
Citambahkan pengungkapan tambahan tentang:

(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan
(2) juah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek,
liabiktas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.
33) | Perikatan dan Kontinjensi v
2) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:
ta) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan:

IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:

IL periode berlakunya perikatan:

Ii, dasar penentuan kompensasi dan denda:

Iv, Jumlah beban atau pendapotan pada periode pelaporan) dan
“. pembatasan-pembatasan lainnya:

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan

Page 77 OCR 0.871
Page TT of 8S

untuk investasi, diungkapkan:

L pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,
li. persode berlakunya perikatan,
Ii. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi, dan
iv, sanksi-sanksij
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

la) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin,

(D) latar belakang dikeluarkannya jaminan:
(C) periode berlakunya jaminan: dan
(@) nilai jaminan:
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan
(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.
b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang terkait:
(b) jumlah yang diperkarakan:

(Cc) latar belakang, Isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):
dan

(dj) dampak keuangan:
(2) Peraturan Pemerintah yang berdarnpak terhadap Perusahaan, misalnya masalah

lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi
dampak keuangannya:

(3) kemungkinan llabilitas pajak tambahan:

la) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):

(3) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
(la) karakteristik asat atau llabilitas kontinjensij
(b) estimasi dari dampak keuangannya,

Page 78 OCR 0.885
Paye 78 of 85

(ec) Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus

keluar sumber daya: dan
(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga,

34) | Khusus Industri Perkebunan v
Perkabunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma:

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:

C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan)

d) Hak dan Kabslitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama,
€) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasame, dan

O Isi perubahan perjanjian, Jika ada.

35) | Manajemen Risiko Keuangan

@) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna Catatan 24
laporan keuangan untuk rmengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belurn jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada v
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai,

(2) risiko likuiditas, antara isin:

(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan ronderivatif yang v
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas, dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas: v

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
enititas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba

rugi dan ekuitas: dan v
(9) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan, v
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis tisiko yang timbul dari v

instrumen keuangan.

Page 79 OCR 0.877
Page 79 of 85

36) | Khusus Industri Perbankan v
3) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lam:
(1) Rincian perhitungan dan Jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan
posisi keuangan:
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Barik Indonesia: dan
(3) Aspek kiusus yang mendasari perhitungan CAR.
b) Posisi Devisa Neto v
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan:

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia)
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto,

C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum v
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukurn yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga di bank.

d) Aktivitas Fiduciary v.
Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fidwclaryyang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan Investasi dan reksadana.

37) | Kuasi-Reorganisasi v

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenal kegiatan kuasi-reorganisasi yang

meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:

b) Status going concem perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham

setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

C) Penyajian laporan posisi keuangan sebelurn, pada saat dan sesudah kuasi-

reorganisasi:

d) Rincian dan jumlah yang membentuk akun seiisih penilaian Aset dan llabiiitas sebelum

digunakan untuk mengeliminasi defisit, dan

&) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-rsorganisasi pada akun saldo Isba dalam

laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi,

Page 80 OCR 0.875
38)

Page 80 of 88

Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :

B) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk:

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal:
(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hai Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal, dan

(3)cera Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:

b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal:

C) sebap perubahan pada angka 9) dan angka b) dari periode sebelumnya:

d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada), dan

@) konsekuensi dan ketidakpatuhan persyaratan permodalan dani pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan.

Ra

Catatan 24

39)

Transaksi Nonkas

Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
akuisisi melaha penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal,

Catatan 30

40)

Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rindan jumlah Liabilitas atas pernbayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang:

b) penjelasan rnengenal setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian,

Cc) jurniah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi Opsi saharn untuk setiap kelompok
opsi saham,

d) untuk opsi saharn yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saharn

Page 81 OCR 0.877
Page 81 of 85

yang beredar pada akhir perioda:

P) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:

(!) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar
psi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tenteng bagaimana Nilai
Wajar tersebut diukur: dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan Informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk Instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saham),

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya,
41) | Khusus Industri Asuransi: v

a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Analisis Kekayaan,

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas,

(3) Batas tingkat solvabslitas yang harus dipenuhi:

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal psiaporan, dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah v
Hal-hal yang harus diungkapkan:

a) Ijin Mentari Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah:
b) Jenis Akad Asuransi Syariah:

C) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah,
dan

d) Zakat.
43) | Informasi Penting Lainnya v
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi,

b) Perjanjian penting dan Ikatan lainnya:

C) Rasio keuangan penting,

d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting, dan

Page 82 OCR 0.868
Page 82 085

€) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruti kinerja atau kelangsungan hidup

perusahaan,

44) | Khusus Industri Kehutanan : v

a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, INH, BPPAH, IHPH dan saran wajib
lainnya,

C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam),

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya:
e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan
dan akumulasinya: dan
f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana |
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta perneliharaannya, dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya,
45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan v Catatan 28
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) dalam hal Perusahaan rnenerima Informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi
yang ada pada &khir pericde pelaporan, maka Perusahaan mermvutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnye:

(t) tanggal terjadinya:

(2) sifat peristiwa, dan

(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat.

46) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belur menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait v Catatan 2v
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:

Page 83 OCR 0.894
Page 83 of 85

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut:
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi:
€) tanggal penerapan SAK dan persturan baru tersebut disyaratkan: dan

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat dikatahul
atau diestimasi secara wajar,

47)

a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengktasfikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1) sitat reklasifikasi:

(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi:
dan

(3) alasan reklasifikasi.

b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, rnaka
Perusahaan harus mengungkapkan:

(1) alasan tidok mereklasifikasi jumlah tersebut: dan
(2) sifat penyesualan yang akan dilakukan jika junvlah tersebut direklasifikasi.

48)

Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah, dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakul,

49)

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

8) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan stendar skuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
li) nngkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:

(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk Iaporan posisi keuangan beserta
penjelasannya: dan

Page 84 OCR 0.871
Page 84 of 85

(3) — rekansihasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.
Cc) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan,

50)

Informasi Penting Lainnya

Yang barus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Page 85 OCR 0.782
Page 85 of 85

Jakarta, 29 April 2024

BIA S

Jayanti Sari

Direktur Utama

Lu

Rickie
Direktur

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.98 MB
Published14 May 2024
Pages85
Characters150,309
Text sourceOCR
OCR confidence0.874

Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Jayanti Sari p.85
unresolved org Bapepam-LK p.4 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×11
unresolved org Bank Lai p.21
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.37
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.55
unresolved org Bapepam p.72 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2024-I-HAIS.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result