Back to announcement
20260511_SONA_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32090294_lamp1.pdf
Other Text extracted SONASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 9
Page 1 OCR 0.925
BIRD PERJALANAN UMUM PT. S A TOPAS tourism INDUSTRY Tbk. $ 4 FTA » IATA No.058 /STTI-V/2026 Jakarta, 11 Mei 2026 UcEnt Kepada Yth. Bapak Adi Pratomo Aryanto Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 PT. Bursa Efek Indonesia Gedung Bursa Efek Indonesia | Tower I, Lantai 6 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190 Perihal: — Balasan atas Surat No. S-05283/BEI.PP2/05-2026 tanggal 6 Mei 2026 perihal Permintaan Penjelasan Dengan Hormat, Menunjuk surat PT Bursa Efek Indonesia nomor S-05283/BEI.PP2/05-2026 tanggal 6 Mei 2026 perihal Permintaan Penjelasan. bersama ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut : Terkait Pengambilalihan serta Pengunduran Diri Direksi dan Komisaris I. Sehubungan dengan transaksi pengalihan saham Perseroan oleh DFS Venture Singapore Pte. Ltd. (DES) selaku pemegang saham pengendali Perseroan kepada PT Pratama Citra Karunia (PCK), agar dijelaskan: a. Latar belakang dan alasan pemegang saham pengendali Perseroan melakukan penjualan atas kepemilikan saham Perseroan. Tanggapan: Perseroan tidak memiliki informasi mengenai alasan penjualan saham tersebut oleh DFS Venture Singapore (Pte) Limited (“DFS”) selaku pengendali sebelumnya. b. Latar belakang pengendalian Perseroan yang dulunya dipegang oleh PT Ria Citra Karunia kembali lagi kepada Grup PT Ria Citra Karunia, dalam hal ini PCK. Tanggapan: Berdasarkan pemahaman Perseroan. PCK berencana untuk melakukan pengembangan usaha, termasuk namun tidak terbatas pada optimalisasi jaringan ritel yang telah ada, peningkatan efisiensi operasional, serta penguatan strategi pemasaran dan penjualan guna meningkatkan kinerja keuangan. Selain itu, PCK juga berencana untuk mengevaluasi dan mengembangkan portofolio produk dan layanan agar dapat lebih sesuai dengan kebutuhan pasar dan tren konsumen yang berkembang. c. Pertimbangan pengalihan saham tersebut dilakukan jauh di bawah harga pasar. Tanggapan: Berdasarkan pemahaman Perseroan, harga pengalihan saham tersebut didasarkan pada kesepakatan komersial para pihak. YP Maan, Jl Wana:
Page 2 OCR 0.915
BIRO PERJAL ANAN UMUM PT. SONA TOPAS rourisa ixDusrRy Tbk. S st 3 Profil PCK (kegiatan usaha, struktur pemegang saham dan pemegang saham pengendali). Tanggapan: Kegiatan Usaha : Perdagangan Struktur Pemegang Saham Nominal Rp1.000.000 per saham Yo Keterangan, Jumlah Saham Nilai Nominal (Rupiah) Modal Dasar 125.000 125.000.000.000 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Victoria Tahir 4.690 4.690.000.000 15,00 Grace Dewi Riady 4.690 4.690.000.000 15,00 Jane Dewi Tahir 4.690 4.690.000.000 15,00 Jonathan Tahir 17.202 17.202.000.000 55,00 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 31.272 3.272.000.000 100,00 Jumlah Saham Dalam Portepel 93.728 93.728.000.000 Apakah terdapat hubungan afiliasi antara PCK dengan DFS? Jika ada agar dijelaskan hubungannya. Tanggapan: Tidak ada hubungan afiliasi antara PCK dengan DFS. Dampak dan konsekuensi atas penjualan saham tersebut terhadap pengendali sebelumnya dan para pemegang saham pendiri. Tanggapan: Perseroan tidak memiliki informasi mengenai dampak dan konsekuensi penjualan saham tersebut terhadap DFS selaku pengendali sebelumnya. Berdasarkan pemahaman Perseroan, pemegang saham non-publik lainnya yang ada saat ini bukanlah merupakan pemegang saham pendiri, dan tidak ada dampak atas penjualan saham tersebut terhadap para pemegang saham non-publik eksisting lainnya. Kelanjutan atas program, strategi dan pengembangan bisnis yang sudah diinisiasi pemegang saham pengendali sebelumnya (DFS) setelah adanya pengambilalihan oleh PCK. Tanggapan: PCK berencana untuk melakukan pengembangan usaha Perseroan yang akan dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kondisi usaha Perseroan serta strategi bisnis secara keseluruhan. 2. Penjelasan lebih lanjut mengenai strategi bisnis yang menjadi latar belakang pengambilalihan Pengendalian Perseroan oleh PCK, termasuk juga value added yang akan diperoleh baik dari sisi Perseroan, Pengendali sebelumnya, Pengendali baru dan Pemegang Saham Publik Perseroan. Tanggapan: Pengambilalihan pengendalian Perseroan oleh PCK dilakukan mendukung pengembangan kegiatan usaha Perseroan secara berkelanjutan serta memperluas jaringan usaha dalam rangka memperkuat posisi dan daya saing di sektor pariwisata dan toko ritel perjalanan. Perseroan tidak memiliki informasi mengenai value added dari transaksi ini yang akan diperoleh dari sisi DFS selaku pengendali sebelumnya dari Perseroan. 15 aor, Jl 112190 - Ir Management Oflics. Sudin Tas6
Page 3 OCR 0.933
4. BIRD PERJALANAN UMUM PT. SONA TOPAS xourism ixDusrRy Tbk. Siksa IATA & Bagi Perseroan maupun Pemegang Saham Publik Perseroan, pengambilalihan ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah melalui penguatan fundamental usaha Perseroan. Sehubungan dengan transaksi pengambilalihan saham Perseroan oleh PCK, agar dijelaskan: a. Dampak pengambilalihan terhadap kinerja keuangan Perseroan dan Entitas Anak. b. Dampak pengambilalihan terhadap operasional Perseroan dan Entitas Anak. c. Dampak pengambilalihan terhadap sumber daya manusia atau karyawan Perseroan dan Entitas Anak. . Rencana strategis Perseroan setelah adanya pengambilalihan tersebut. e. Perubahan perjanjian atau kesepakatan yang telah dibuat oleh Perseroan dengan pihak lain setelah proses pengambilalihan saham. £ Ultimate Beneficial Owner (UBO) atau Penerima Manfaat Akhir Perseroan setelah Transaksi pengambilalihan. g. Rencana perubahan susunan Manajemen Perseroan dan Entitas Anak. h. Penjelasan mengenai persetujuan dari pihak yang berwenang (jika ada). Tanggapan: Pengambilalihan Perseroan oleh PCK tidak menimbulkan dampak material terhadap kinerja keuangan, operasional, sumber daya manusia atau karyawan, maupun perjanjian/kesepakatan dengan pihak ketiga. Pengambilalihan ini dilakukan dalam rangka mendukung pengembangan usaha Perseroan secara berkelanjutan. Ultimate Beneficial Owner (UBO) atau Penerima Manfaat Akhir Perseroan setelah Transaksi pengambilalihan adalah Jonathan Tahir. Sehubungan dengan pengambilalihan tersebut, terdapat perubahan susunan manajemen Perseroan dan Entitas Anak Perseroan, termasuk PT Inti Dufree Promosindo dan PT Artha Mulia Indah, di mana Perseroan dan Entitas Anak telah menerima surat pengunduran diri anggota Direksi dan Dewan Komisaris pada tanggal 29 April 2026, dengan posisi di masing-masing anak usaha sebagai berikut: e Wakil Presiden Direktur : Wei Lawrence Lai e Direktur : Vinay Lamba e Direktur : Milan Rabold e Wakil Presiden Komisaris : John L. Sigalos e Komisaris : Kevin Guoc Hong Pengunduran diri tersebut kemudian telah diterima melalui keputusan pemegang saham PT Inti Dufree Promosindo dan PT Artha Mulia Indah pada tanggal 29 Mei 2026. Tidak terdapat persetujuan yang diperlukan dari pihak yang berwenang sehubungan dengan pengambilalihan yang telah dilaksanakan. Sehubungan transaksi pengambilalihan oleh PCK, agar dijelaskan: a. Penjelasan mengenai kewajiban tender wajib oleh PCK termasuk dengan mekanisme yang akan dilakukan oleh PCK.
Page 4 OCR 0.948
BIRO PERJALANAN UMUM ONA TOPAS sourism inDusTRy Tbk. SE tr 3 b. Rencana waktu pelaksanaan penawaran tender wajib. Dalam hal belum dapat dipastikan waktunya, Perseroan agar menyampaikan tahapan yang harus dilakukan oleh Perseroan dan pengendali sebelum adanya pelaksanaan penawaran tender wajib. c. Perkiraan harga pembelian pada saat penawaran tender wajib beserta cara perhitungannya. d. Mekanisme penawaran tender wajib. Perseroan agar senantiasa memperhatikan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 9 /POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka. Tanggapan: Berdasarkan pemahaman Perseroan, sehubungan dengan pengambilalihan Perseroan oleh PCK, PCK akan melaksanakan Penawaran Tender Wajib sesuai dengan ketentuan diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 9 /POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka (“POJK 9/2018”). Sehubungan dengan rencana strategis setelah pengambilalihan saham Perseroan oleh PCK, agar dijelaskan: a. Ada tidaknya rencana untuk melakukan perubahan bidang usaha atau perubahan kebijakan dividen pada Perseroan. b. Ada tidaknya rencana penghapusan pencatatan (delisting) saham Perseroan dari Bursa atau rencana untuk melakukan perubahan status Perseroan dari Perusahaan Terbuka menjadi Perusahaan Tertutup. c. Rencana pengembangan bisnis yang akan dilakukan oleh PCK atas kegiatan usaha Perseroan dan Entitas Anaknya. d. Rencana kolaborasi atau sinergi antara Perseroan dengan perusahaan afiliasi atau grup dari PCK. e. Value added atau nilai tambah yang akan diberikan oleh PCK kepada Perseroan dan Entitas Anak setelah proses pengambilalihan saham Perseroan. Tanggapan: Perseroan tidak mengetahui adanya rencana PCK untuk melakukan hal-hal sebagai berikut atas Perseroan: a. melakukan perubahan bidang usaha utama maupun kebijakan dividen Perseroan: b. menghapuskan pencatatan saham Perseroan dari BEI: c. mengubah status Perseroan dari perusahaan terbuka menjadi perusahaan tertutup: dan/atau d. melikuidasi Perseroan. Berdasarkan pemahaman Perseroan, PCK bermaksud untuk melakukan pengembangan usaha Perseroan. termasuk namun tidak terbatas pada optimalisasi jaringan ritel yang telah ada, peningkatan efisiensi operasional, serta penguatan strategi pemasaran dan penjualan guna meningkatkan kinerja keuangan Perseroan. Selain itu, berdasarkan pemahaman Perseroan, PCK juga berencana untuk mengevaluasi dan mengembangkan portofolio produk dan layanan Perseroan agar dapat lebih sesuai dengan kebutuhan pasar dan tren konsumen yang berkembang. Pengambilalihan ini diharapkan memberikan nilai tambah bagi Perseroan dan Entitas Anak melalui dukungan strategis dari Pengendali Baru untuk memperkuat kegiatan usaha dan daya saing Perseroan. Bagaimana pemenuhan prosedur terkait perolehan perizinan dari instansi terkait (jika ada) sehubungan dengan proses pengambilalihan saham Perseroan tersebut?
Page 5 OCR 0.920
BIRO PERJALANAN UMUM ONA TOPAS rovrism nbustRy Tor. £ Tanggapan: Tidak terdapat perizinan dari instansi terkait sehubungan dengan proses pengambilalihan saham Perseroan. Sehubungan dengan pengunduran diri Direksi dan Komisaris Perseroan pada 29 April 2026 agar dijelaskan: a. Latar belakang, penyebab, dan penjelasan Perseroan terkait penguduran diri Bapak Wei Lawrence Lai, Bapak Viney Lamba dan Bapak Milan Rabold sebagai Wakil Presiden Direktur dan Direktur Perseroan pada 29 April 2026. b. Latar belakang. penyebab, dan penjelasan Perseroan terkait penguduran diri Bapak John L. Sigalos dan Bapak Kevin Guoc Hong sebagai Wakil Presiden Komisaris dan Komisaris Perseroan pada 29 April 2026. c. Tanggal efektif pengunduran diri atas lima orang Direksi dan Komisaris tersebut. d. Rencana waktu penyelenggaraan RUPS untuk pengunduran diri Direksi dan Komisaris tersebut. e. Direktur saat ini yang memegang fungsi yang ditinggalkan oleh Bapak Wei Lawrence Lai, Bapak Viney Lamba dan Bapak Milan Rabold. f. Penjelasan apakah transisi penggantian Direktur dan Komisaris tersebut akan berdampak pada operasional Perseroan? Tanggapan: Bapak Wei Lawrence Lai, Bapak Vinay Lamba, Bapak Milan Rabold, Bapak John L. Sigalos dan Bapak Kevin Guoc Hong merupakan perwakilan dari DFS dalam Perseroan. Sehubungan dengan pengambilalihan saham Perseroan oleh PCK, para perwakilan dari DFS tersebut telah menyampaikan pengunduran diri mereka dari jabatan masing-masing pada tanggal 29 April 2026. Pengunduran diri tersebut akan dimintakan persetujuan dalam RUPS Perseroan yang telah diumumkan pada 7 Mei 2026 dan direncanakan diselenggarakan pada tanggal 15 Juni 2026, sesuai dengan ketentuan POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. Fungsi dan pengelolaan Perseroan tetap dijalankan oleh anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan lainnya, yaitu: Direksi » Ir. Wong Budi Setiawan — Presiden Direktur e Victoria Tahir — Direktur e Harry Wangidjaja — Direktur Dewan Komisaris « Jonathan Tahir — Presiden Komisaris e Ronald Kumalaputra — Komisaris e Godman Hianglin Gn — Komisaris Independen e Drs. Dai Bachtiar, S.H. — Komisaris Independen Perseroan tidak melihat adanya dampak material terhadap kegiatan operasional Perseroan atas transisi tersebut.
Page 6 OCR 0.945
BIRD PERJALANAN UMUM TOPAS rovrism inDusTRy Tak. £ As Paha " Sehubungan dengan keterbukaan informasi terkait pengakhiran perjanjian pasokan antara DFS dengan Perseroan agar dijelaskan: a. Penjelasan terkait perjanjian pasokan tanggal 4 Agustus 2011 (jenis barang pasokan, entitas yang menerima dan memproses pasokan, nilai dan jangka waktu perjanjian). . Latar belakang, penyebab dan penjelasan terkait pengakhiran perjanjian tersebut. c. Dampak pengakhiran perjanjian tersebut terhadap operasional Perseroan dan entitas anak. d. Apakah Perseroan dan entitas anak telah mendapatkan pemasok pengganti atas pasokan yang diterima dari DFS tersebut? e. Jika sudah, agar dijelaskan nama pihak pemasok pengganti tersebut beserta perjanjian kerja samanya. f. Jika belum, agar dijelaskan latar belakang belum terdapat pemasok pengganti tersebut. Tanggapan: Perjanjian pasokan tanggal 4 Agustus 2011 merupakan perjanjian kerja sama penyediaan barang dagangan untuk kegiatan usaha toko bebas bea (duty free) antara DFS, Perseroan dan Entitas Anak. Perjanjian tersebut memiliki jangka waktu awal selama 50 (lima puluh) tahun sejak tanggal efektif I Oktober 2011. Pengakhiran perjanjian dilakukan berdasarkan kesepakatan para pihak sehubungan dengan perubahan pengendalian Perseroan. Pada tanggal 29 April 2026, para pihak telah sepakat untuk mengakhiri perjanjian tersebut sesuai dengan ketentuan dalam perjanjian dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pengakhiran perjanjian pasokan tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional Perseroan dan Entitas Anak. Perseroan tetap dapat menjalankan kegiatan usaha sebagaimana mestinya. Perseroan dan Entitas Anak akan tetap menjalankan kegiatan pengadaan barang melalui pemasok dan mitra usaha yang tersedia sesuai kebutuhan operasional dan kegiatan usaha Perseroan. Terkait Operasional, Kinerja Keuangan dan Lainnya Sehubungan dengan kegiatan usaha Perseroan agar dijelaskan: a. Perkembangan terkini atas kegiatan usaha Perseroan dan entitas anak. b. Rencana strategis Perseroan selama tahun 2026, meliputi perkembangan bisnis eksisting dan rencana pengembangan bisnis baru (jika ada). c. Bagaimana perkembangan saat ini atas faktor-faktor makroekonomi maupun industri Perseroan yang dapat mempengaruhi prospek usaha Perseroan kedepannya? d. Bagaimana kondisi persaingan usaha Perseroan saat ini? Apakah terdapat pergeseran pangsa pasar yang signifikan? e. Pandangan Perseroan terhadap kelangsungan usaha Perseroan kedepannya. Tanggapan: Perseroan berencana untuk melakukan pengembangan usaha Perseroan, termasuk namun tidak terbatas pada optimalisasi jaringan ritel yang telah ada, peningkatan efisiensi operasional, serta penguatan strategi pemasaran dan penjualan guna meningkatkan kinerja keuangan Perseroan. Selain itu, Perseroan juga berencana untuk mengevaluasi dan mengembangkan portofolio produk dan layanan Perseroan agar dapat lebih sesuai dengan kebutuhan pasar dan tren konsumen yang berkembang. Peri
Page 7 OCR 0.916
BIRD PERJALANAN UMUM ONA TOPAS tourism ixbusTRy Tbk. Perseroan juga akan terus memperhatikan perkembangan kondisi makroekonomi, dinamika industri, | | | | dan tingkat persaingan usaha dalam menjalankan strategi bisnisnya. Sampai dengan saat ini, Perseroan tidak melihat adanya pergeseran pangsa pasar yang signifikan yang berdampak material terhadap kegiatan usaha Perseroan. Dengan demikian, diharapkan Perseroan dapat meningkatkan skala usaha, memperluas jangkauan pasar, serta menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya 10. Sehubungan dengan Laporan Keuangan Perseroan per 31 Maret 2026, agar dijelaskan: a. Latar belakang kenaikan pendapatan per 31 Maret 2026 sebesar 12,23Y6 dibandingkan per 31 Maret 2025. Tanggapan: Kenaikan pendapatan sebesar 12.23Y6 per Maret 2026 dibandingkan per 31 Maret 2025 terutama disebabkan oleh penambahan toko baru di Bandara Juanda, Surabaya dan di Bandara Soekarno- Hatta Jakarta. b. Latar belakang penurunan laba usaha per 31 Maret 2026 sebesar 74,68Yo dibandingkan per 31 Maret 2025. Tanggapan: Penurunan laba usaha per 31 Maret 2026 sebesar 74,68Y6 dibandingkan per31 Maret 2025 terutama disebabkan oleh meningkatnya biaya operasional Perseroan. c. Latar belakang penurunan laba bersih per 31 Maret 2026 sebesar 49,18Yo dibandingkan per 31 Maret 2025. Tanggapan: Penurunan laba bersih per 31 Maret 2026 sebesar 49,18y6 dibandingkan per 31 Maret 2025 terutama disebabkan oleh meningkatnya biaya operasional. d. Latar belakang penurunan arus kas operasi 31 Maret 2026 sebesar 31,03Yo dibandingkan per 31 Maret 2025. Tanggapan: Penurunan laba bersih per 31 Maret 2026 sebesar 49.18Yo dibandingkan per 31 Maret 2025 terutama disebabkan oleh pembayaran utang usaha Perseroan. II. Sehubungan dengan saham persentase free float Perseroan saat ini yang belum ketentuan free float sebagaimana diatur dalam ketentuan V.I.1. Peraturan Bursa Nomor I-A tahun 2026 agar dijelaskan: a. Rencana atau strategi Perseroan untuk memenuhi free float minimum 1596 sebelum berakhirnya batas waktu masa transisi. b. Komitmen Perseroan dan Pengendali Perseroan untuk selalu memenuhi ketentuan free float. Tanggapan: Perseroan dan Pengendali Perseroan berkomitmen untuk memenuhi ketentuan free float sebagaimana diatur dalam Peraturan Bursa Efek Indonesia yang berlaku. Bumn # sesaat ting) Fa (0 5212521 F Management 0
Page 8 OCR 0.881
BIRO PERJALANAN UMUM PT. SONA TOPAS tourism ixpusTRy Tbk. Sera uceuse an —fi— (4 | Pe. be IATA (jika ada). Tanggapan: Perseroan menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang tersedia hingga saat ini, PCK sebagai pengendali baru akan melaksanakan ketentuan sebagaimana diatur dalam POJK 9/2018. termasuk namun tidak terbatas pelaksanaan penawaran tender wajib. Selain hal tersebut. sampai dengan saat ini Perseroan tidak memiliki rencana tindakan korporasi lainnya yang akan berdampak terhadap pencatatan saham Perseroan di Bursa, termasuk yang berpotensi mengakibatkan penghapusan pencatatan (delisting). Perseroan akan senantiasa mematuhi ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku dan akan menyampaikan informasi lebih lanjut kepada publik apabila terdapat perkembangan material. 12. Agar dijelaskan mengenai rencana tindakan korporasi Perseroan dalam periode 12 bulan ke depan | 13. Informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham perusahaan. Tanggapan: Hingga saat ini tidak ada informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham perusahaan Demikian penjelasan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja samanya kami sampaikan Terima kasih. Haor, JI Sudarmi av G0 Ja # mebnnassdan
Page 9 OCR 0.686
BIRO PERJALANAN UMUR PT. SON A TOPAS TOURISM INDUSTRI Tbk. TATA La 3 INSL JD 2UPUY Hormat kami, PT Sona Topas Tourism Industry Tbk. P.T. SONA TOPAS TOURISM INDUSTRY Tbk Ao Pe Tr Wong Budi Setiawan Harry Wangidjaja Direkt Presiden Direktur
Names mentioned 29 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT. S A TOPAS
p.1
unresolved
org
INDUSTRY Tbk.
p.1
unresolved
person
Adi Pratomo Aryanto Kepala Divisi Penilaian
p.1
unresolved
org
PT Ria Citra Karunia
p.1 ×2
unresolved
org
PT. SONA TOPAS
p.2 ×3
unresolved
org
PT Inti Dufree Promosindo
p.3 ×2
unresolved
org
PT Artha Mulia Indah
p.3 ×2
unresolved
person
Kevin Guoc Hong
· Komisaris
p.3 ×2
unresolved
person
Viney Lamba
p.5 ×2
unresolved
org
SON A TOPAS TOURISM INDUSTRI Tbk.
p.9 ×2
unresolved
person
Direkt
· Presiden Direktur
p.9
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.