Skip to content
Back to announcement

20260511_ASSA_Keterbukaan Informasi terkait Aksi Korporasi_32090216_lamp1.pdf

Asset transaction Needs review ASSA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 22

Page 1 OCR 0.840
Assad

No. 016/ASSA-CORSEC/V/2026
Jakarta, 8 Mei 2026

Kepada Yth.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal
Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Gedung Sumitro Djojohadikusumo

Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4
Jakarta 10710

dan,

Kepada Yth.

Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Sektor Riil
PT Bursa Efek Indonesia

Gedung Bursa Efek, Menara |

Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53

Jakarta 12190

Perihal : Keterbukaan Informasi Kepada Pemegang Saham PT Adi Sarana Armada, Tbk.
(Perseroan), Sehubungan Dengan Penambahan Kegiatan Usaha

Dengan hormat,

Dalam rangka memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi
Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (“POJK 17”), dengan surat ini kami sampaikan Keterbukaan
Informasi atas Rencana Penambahan Kegiatan Usaha yang akan dilakukan Perseroan, sebagaimana
(terlampir).

Demikianlah kami sampaikan dan atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
PT Adi Sarana Armada Tbk N@

.
PT Adi Fmada Tbk

4 Jerry Fandy Tunjungan

Corporate Secretary
Branch PT Adi Sarana Armada Tbk 1
Medan: 0618453636 — Jakarta2 : 021-7581 1818 1 0341-406363 Head Office:
Batam 1 0778-426 001 Jakarta3 : 021-57957773 031-847 6363 Gd. Samudera Kirana, Lt.6
Pekanbaru : 0761-587000 — Jakarta4 : 02189525555 0361-756 999 JI.Yos Sudarso No. 88, Sunter, IRGA
Padang : 0751-442222 Bandung : 022-751 1188 0542-733 358 Jakarta Utara, 14350, Indonesia ae
Palembang : 07115710888 — Semarang : 024-761 2333 051-673 0999 T46221) 65308811 -
Lampung : 0721471111 Yogyakarta : 0274-2862 7333 0411-880 010 F4462-21) 6530 8822
Jakarta1 : 0214418888 Solo 1 0271-7889399 0431-863 899

Page 2 OCR 0.949
KETERBUKAAN INFORMASI PT ADI SARANA ARMADA, TBK.,
SEHUBUNGAN DENGAN PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA (“KETERBUKAAN INFORMASI”)

KETERBUKAAN INFORMASI INI DIBUAT DAN DITUJUKAN DALAM RANGKA MEMENUHI KETENTUAN
PASAL 22 AYAT (1) HURUF (C) PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 17/POJK.04/2020
(“POJK 17 TAHUN 2020”), TENTANG TRANSAKSI MATERIAL DAN PERUBAHAN KEGIATAN USAHA DAN
PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 15/POJK.04/2020 TENTANG RENCANA DAN
PENYELENGGARAAN RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM PERUSAHAAN TERBUKA

PT ADI SARANA ARMADA, TBK.
(“PERSEROAN”)
Berkedudukan di Jakarta Utara

Kegiatan Usaha:
Bergerak di bidang:
Aktivitas penyewaan dan sewa guna tanpa hak opsi mobil, bus, truk dan sejenisnya, perdagangan
besar mobil bekas, angkutan bermotor untuk barang umum, aktivitas penyewaan sewa guna usaha
tanpa hak opsi alat transportasi darat bukan kendaraan bermotor roda empat atau lebih, aktivitas
konsultasi transportasi , reparasi mobil, penyediaan sumber daya manusia dan manajemen fungsi
sumber daya manusia, pergudangan dan penyimpanan dan aktivitas pengepakan

Kantor Pusat:
Gedung Samudera Kirana, Lt. 6
Jl. Yos Sudarso No. 88
Sunter Jaya, Tanjung Priok

Jakarta Utara 14350, Indonesia

Telp./Phone: (#62-21) 6530 8811
Surel/E-mail: corporate.secretary@assarent.co.id

Situs web/Website: www.assa.id

Keterbukaan Informasi ini diterbitkan di Jakarta, 8 Mei 2026

KETERBUKAAN INFORMASI INI PENTING UNTUK DIBACA DAN DIPERHATIKAN OLEH PEMEGANG
SAHAM PERSEROAN.

JIKA ANDA KESULITAN UNTUK MEMAHAMI INFORMASI SEBAGAIMANA TERCANTUM DALAM
KETERBUKAAN INFORMASI INI, SEBAIKNYA ANDA BERKONSULTASI DENGAN PERANTARA PEDAGANG
EFEK, MANAJER INVESTASI, PENASIHAT HUKUM, AKUNTAN PUBLIK ATAU PENASIHAT PROFESIONAL
LAINNYA.
Page 3 OCR 0.945
DEFINISI
KJPP RSR : Kantor Jasa Penilai Publik Ruky, Safrudin & Rekan

KBLI 1 Klasifikasi Baku Lapangan — Usaha Indonesia — adalah
pengklasifikasian aktivitas/kegiatan ekonomi Indonesia yang
menghasilkan produk/output, baik berupa barang maupun jasa,
berdasarkan lapangan usaha untuk memberikan keseragaman
konsep, definisi, dan klasifikasi lapangan usaha dalam
perkembangan dan pergeseran kegiatan ekonomi di Indonesia

Perseroan : PT Adi Sarana Armada Tbk, suatu perseroan terbatas terbuka
yang didirikan berdasarkan hukum negara Republik Indonesia,
dengan alamat terdaftar di Gedung Samudera Kirana, Lt. 6, Jl. Yos
Sudarso No. 88, Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara 14350

POJK 17/2020 1 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor
17/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi
Material dan Perubahan Kegiatan Usaha

POJK 15/2020 1 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor
15/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang Rencana dan
Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan
Terbuka.

PENDAHULUAN

PT Adi Sarana Armada, Tbk., adalah Perseroan yang begerak dibidang usaha jasa penyediaan sewa
kendaraan bermotor, baik kendaraan bermotor roda dua dan empat, pengiriman barang serta jasa
pengelolaan barang di gudang. Namun demikian seiringnya waktu, Perseroan ingin melengkapi strategi
bisnis dengan meningkatkan daya saing, memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan fleksibilitas
Perseroan dalam menjawab kebutuhan pelanggan. Dengan memasukkan kegiatan usaha penyediaan
dan pengoperasian Transportation Management System (“TMS”), Perseroan dapat mempersiapkan
Giri untuk mengintegrasikan layanan logistik secara lebih menyeluruh untuk mendukung kelancaran
kegiatan operasional Perseroan, yang mana diharapkan pelanggan Perseroan selaku pengguna TMS
dapat mengatur pengiriman barangnya secara lebih efisien.

Guna memenuhi kebutuhan pelanggan Perseroan tersebut, Perseroan bermaksud untuk
menambahkan kegiatan usaha Perseroan dengan beberapa KBLI yaitu KBLI No. 62199 tentang Aktivitas
Pemrograman Komputer Lainnya YTDL dan KBLI No. 58290 tentang Aktivitas Penerbitan Perangkat
Lunak (Software) Lainnya, sebagai kegiatan usaha utama serta KBLI No. 62204 tentang Aktivitas
Konsultasi dan Perancangan Internet of Things (IoT) dan KBLI No. 61105 tentang Aktivitas Jasa Sistem
Komunikasi Data, sebagai kegiatan usaha pendukung.
Page 4 OCR 0.951
Dengan demikian, keterbukaan informasi ini dibuat dalam rangka memenuhi ketentuan Pasal 22 ayat
(1) huruf (c) POJK 17/2020, dimana Perseroan wajib mengumumkan keterbukaan informasi mengenai

rencana perubahan kegiatan usaha kepada pemegang saham bersamaan dengan pengumuman Rapat
Umum Pemegang Saham.

Melalui Keterbukaan Informasi ini, Perseroan akan memberikan penjelasan, pertimbangan, maksud
dan tujuan serta alasan dilakukannya penambahan kegiatan usaha.

RIWAYAT SINGKAT PERSEROAN

Perseroan berkedudukan di Kota Jakarta Utara, didirikan berdasarkan Akta Pendirian Perseroan (d.h.
PT @uantum Megahtama Motor) Nomor 56 tanggal 17 Desember 1999 yang dibuat di hadapan
Misahardi Wilamarta, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah memperoleh pengesahan Menteri Kehakiman
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dalam Surat Keputusan Menteri
Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor C-23561 HT.01.01.TH.2002 tanggal 29
November 2002.

Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, dengan perubahan terakhir
sehubungan dengan perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan terkait dengan penambahan ruang
lingkup kegiatan usaha Perseroan sebagaimana disebutkan dalam Akta Berita Acara Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan Nomor 183 tanggal 24 Juni 2025 yang dibuat di hadapan Jimmy
Tanal, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta Selatan yang telah memperoleh pengesahan Menteri Hukum
Republik Indonesia sebagaimana tertuang dalam Keputusan Nomor AHU-0044140.AH.01.02.TAHUN
2025 tanggal 7 Juli 2025 dan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan Nomor
AHU-AH.01.09-0307671 tanggal 7 Juli 2025.

Perseroan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2003. Kantor Pusat Perseroan beralamat di
Gedung Samudera Kirana Lantai 6, Jl. Yos Sudarso No. 88, Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara
14350, Indonesia. Perseroan juga membuka kantor cabang di Surabaya, Malang, Makassar, Solo,
Lampung, Bandung, Semarang, Medan, Palembang, Banjarmasin, Balikpapan, Bali, Pekanbaru, Padang
dan Jakarta (Tipar Cakung, Pondok Pinang, Prudential Tower dan Tambun Selatan). Perseroan juga
membuka kantor perwakilan di Pontianak, Jember, Manado, Kendari, Palu, Ambon, Ternate,
Gorontalo, Jayapura, Bengkulu, Cirebon, Aceh, Batam, Yogyakarta, Pematang Siantar, Jambi, Pangkal
Pinang, Tanjung, Mataram dan Kupang. Perseroan tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham
“ASSA".

Maksud dan tujuan Perseroan ialah berusaha dalam bidang:

- Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi Mobil, Bus, Truk dan sejenisnya
(KBLI No. 77100):

- Perdagangan Besar Mobil Bekas (KBLI No. 45102):

- Angkutan Bermotor untuk Barang Umum (KBLI No. 49431),

- Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi Alat Transportasi Darat Bukan
Kendaraan Bermotor Roda Empat atau Lebih (KBLI No. 77311):

- Aktivitas Konsultasi Transportasi (KBLI No. 70202):
Page 5 OCR 0.957
Reparasi Mobil (KBLI No. 45201):

Penyediaan Sumber Daya Manusia dan Manajemen Fungsi Sumber Daya Manusia (KBLI No.
78300),

Pergudangan dan Penyimpanan (KBLI No. 52101): dan

Aktivitas Pengepakan (KBLI No. 82920).

Kegiatan usaha utama Perseroan yaitu:

Kegiatan penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis
alat transportasi darat tanpa Ooperatornya seperti mobil, truk dan mobil derek:

Perdagangan besar mobil bekas, termasuk mobil khusus (seperti ambulans, karavan, mikrobus,
pemadam kebakaran dan sebagainya), lori, trailer, semi trailer dan berbagai kendaraan
pengangkut bermotor lainnya:

Operasional angkutan barang dengan kendaraan bermotor dan dapat mengangkut lebih dari
satu jenis barang, seperti angkutan dengan truk, pick up, bak terbuka dan bak tertutup (box),
Kegiatan penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis
alat transportasi darat bukan kendaraan bermotor roda empat atau lebih (mobil, bus, truk dan
sejenisnya) tanpa operatornya, seperti sepeda motor, karavan, camper, railroad vehicle dan
sejenisnya. Kelompok ini juga mencakup usaha persewaan peti kemas (container), dan
Kegiatan penyimpanan barang sementara sebelum barang tersebut dikirim ke tujuan akhir,
dengan tujuan komersial.

Kegiatan usaha penunjang Perseroan yaitu:

Kegiatan konsultansi transportasi, antara lain penyampaian pandangan, saran, penyusunan
studi kelayakan, perencanaan, pengawasan, manajemen dan penelitian di bidang transportasi
baik darat, laut, maupun udara. Termasuk manajemen keamanan pelabuhan,

Usaha reparasi dan perawatan mobil, seperti reparasi mekanik, reparasi elektrik, reparasi
sistem injeksi elektronik, servis regular, reparasi badan mobil, reparasi bagian kendaraan
bermotor, penyemprotan dan pengecatan, reparasi kaca dan jendela dan reparasi tempat
duduk kendaraan bermotor. Termasuk reparasi, pemasangan atau penggantian ban dan pipa,
perawatan anti karat, pemasangan bagian dan aksesori yang bukan bagian dari proses
pembuatan dan usaha perawatan lainnya:

Kegiatan penyediaan sumber daya manusia dan jasa manajemen sumber daya manusia untuk
pemberi kerja. Kegiatan ini dikhususkan untuk menyelenggarakan sumber daya manusia
manajemen personil. Kegiatan ini menyajikan riwayat kerja pekerja dalam hal yang
berhubungan dengan upah, pajak dan masalah keuangan dan sumber daya lainnya termasuk
pekerja/buruh: dan

Usaha jasa pengepakan/pengemasan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak, baik
menggunakan atau tidak suatu proses otomatis. Termasuk pembotolan minuman dan
makanan, pengemasan benda padat (blister packaging) pembungkusan dengan alumunium
foil dan lain-lain), pengemasan obat dan bahan obat-obatan, pelabelan, pembubuhan
perangko, dan pemberian cap, pengemasan parsel atau bingkisan dan pembungkusan hadiah.
Termasuk pengalengan dan sejenisnya.
Page 6 OCR 0.894
Perseroan memiliki anak perusahaan langsung sebagai berikut:

a. PT Duta Mitra Solusindo (“DMS”) - penyediaan sumber daya manusia dan manajemen fungsi
sumber daya manusia (jasa outsourcing) atau penyediaan tenaga kerja:

b. PT Autopedia Sukses Lestari, Tbk. (“ASLC”) - penjualan kendaraan bekas dan penyertaan
saham pada entitas anak,

C. PT Tri Adi Bersama (“TAB”) - pos komersial/ jasa ekspedisi pengiriman barang:
PT Adi Sarana Investindo (“ASI”) - penyediaan jasa manajemen dan konsultasi, khususnya di
bidang investasi, yang dimana ASI melakukan investasi di perusahaan-perusahaan baru: dan

e. PT Adi Sarana Transportasi (“ASTA”) - penyediaan jasa pengurusan transportasi.

Perseroan memiliki anak perusahaan tidak langsung sebagai berikut:
a. Melalui ASLC, yaitu PT JBA Indonesia (“JBAI”) - balai lelang dan PT Autopedia Sukses Gadai

(“ASG”) - gadai,

b. Melalui ASG, yaitu PT Autopedia Gadai Jabar (“AG”) - gadai:
C. Melalui TAB, yaitu PT Krida Gawai Abadi (“KGA”) - jasa repasari peralatan komunikasi:

Melalui ASI, yaitu PT Logika Sarana Teknologi (“LST”) d.h PT Rekayasa Teknologi Kargo (“RTK”)

- penerbitan piranti lunak siap pakai dan portal web dan/atau platform digital dengan tujuan

komersial dan Coldspace Pte., Ltd., (“CS”) - perusahaan induk lainnya: dan

e. Entitas asosiasi, yaitu:

- PT Adi Sarana Logistik (“ASL”) - jasa pengurusan transportasi, pergudangan dan
penyimpanan:

-  PTAdi Sarana Properti (“ASP”) - pembangunan, perdagangan, industri, transportasi darat,
pertanian, percetakan, perbengkelan, jasa kecuali jasa di bidang hukum dan pajak (real
estate):

- PT Surya Fajar Indonesia (“SFI”) - angkutan multimoda, dan

- PT Kreasi Pangan Samadhi (d.h PT Kedai Pangan Sejahtera (“KPS”) - portal web dan/atau
platform digital di bidang perdagangan eceran khusus komoditi makanan dari hasil
pertanian, peternakan, kehutanan, perburuan, bermacam barang lainnya.

Struktur permodalan dan kepemilikan Saham Perseroan per tanggal penilaian, yaitu 31 Desember
2025, adalah sebagai berikut:

Jumlah Sal

Modal Dasar 8.000.000.000 800.000.000.000
Modal Saham Ditempatkan dan Disetor Penuh
Kepemilikan di atas 594 setiap pihak
PT Adi Dinamika Investindo 851.951.100 85.195.110.000 230886
PT Daya Adicipta Mustika 651.400.000 — 65.140.000.000 176596
Komisaris dan Direksi
Tuan Prodjo Sunarjanto Sekar Pantjawati 342.568.300 34.256,830.000 9,281
Nyonya Erida 108.071.500 10.807.150.000 2,9356
Tuan Jany Candra 10.000.069 1.000.006.900 0,274
Tuan Hindra Tanujaya 5.774.463 577.446.300 0,16?
Tuan Tjoeng Suyanto 1.084.800 108.480.000 0,033
Masyarakat (kepemilikan di bawah 55 setiap pihak) 1.720.287.285 172.028.728.500 46,6026
Jumlah Modal Saham Ditempatkan dan Disetor Penuh —” 3.691.137.517  369.113.751.700 100,007
Jumlah Saham dalam Portepel 4.308.862.483 — 430.886.248.300

Sumber: Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan per Desember 2025
Page 7 OCR 0.937
Pada tanggal keterbukaan informasi ini, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan sebagaimana
sesuai dengan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Adi Sarana Armada,Tbk.,
Nomor 183 tanggal 24 Juni 2025 adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Presiden Komisaris 1 Erida

Komisaris :  Hindra Tanujaya

Komisaris Independen 1 Lindawati Gani

Komisaris Independen 1 Shanti Lasminingsih Poesposoetjipto
Direksi

Presiden Direktur : Drs. Prodjo Sunarjanto Sekar Pantjawati

Direktur 1 Jerry Fandy Tunjungan

Direktur 1 Jany Candra

Direktur 1 Tjoeng Suyanto

URAIAN SINGKAT MENGENAI PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA

Perseroan bermaksud untuk melakukan Penambahan Kegiatan Usaha, yaitu menambah kegiatan
usahanya yang sudah ada pada saat ini dengan kegiatan usaha baru sebagai berikut:

1. KBLI No. 62199 tentang Aktivitas Pemrograman Komputer Lainnya YTDL.

2. KBLI No. 58290 tentang Aktivitas Penerbitan Perangkat Lunak (Software) Lainnya.

3. KBLI No. 62204 tentang Aktivitas Konsultasi dan Peranca ngan Internet of Things (IoT).

4. KBLI No. 61105 tentang Aktivitas Jasa Sistem Komunikasi Data.

Berdasarkan Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas sebagaimana diubah
terakhir kali dengan Undang-Undang No. 6 tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah
Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang (“UUPT”),
Perseroan wajib mengubah Anggaran Dasarnya untuk memuat Penambahan Kegiatan Usaha,
khususnya mengubah pasal 3 Anggaran Dasar tentang maksud dan tujuan Perseroan.

Berdasarkan UUPT dan POJK 17/2020, perubahan Anggaran Dasar perlu memperoleh persetujuan
Rapat Umum Pemegang Saham. Setelah diperolehnya persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham dan
izin atau persyaratan lain yang diperlukan, maka kegiatan usaha baru tersebut di atas da pat dijalankan.
Persetujuan atas perubahan Anggaran Dasar sehubungan dengan Penambahan Kegiatan Usaha akan
dimintakan dalam RUPS Tahun Buku 2025 Perseroan, yang rencananya akan diselenggarakan pada
Rabu, tanggal 17 Juni 2026.
Page 8 OCR 0.960
PENJELASAN, PERTIMBANGAN, DAN ALASAN DILAKUKANNYA PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA

Industri transportasi dan logistik di Indonesia saat ini terus mengalami perkembangan seiring dengan
meningkatnya kompleksitas rantai pasok, pertumbuhan e-commerce serta tuntutan efisiensi biaya dan
transparansi operasional dari pemasok maupun pelanggan. Dalam konteks tersebut, kebutuhan akan
sistem manajemen transportasi yang terintegrasi, berbasis data dan mampu memberikan visibilitas
end-to-end menjadi semakin krusial.

Sebagai perusahaan yang telah memiliki pengalaman dan skala operasional yang luas di bidang
transportasi, logistik dan layanan terkait, Perseroan menilai bahwa tantangan utama industri saat ini
tidak lagi terbatas pada ketersediaan armada dan infrastruktur fisik. Tantangan tersebut semakin
bergeser pada bagaimana perusahaan mengelola informasi operasional secara terintegrasi,
mengkoordinasikan berbagai pihak yang terlibat dalam proses pengiriman serta memastikan kinerja
layanan dapat dipantau dan dikendalikan secara konsisten.

Dalam praktiknya, proses perencanaan rute, pemantauan status pengiriman, pengendalian tingkat
layanan (Service Level Agreement - SLA), rekonsiliasi biaya transportasi, hingga penyusunan laporan
kinerja masih sering dilakukan secara terpisah dan dengan tingkat otomatisasi yang terbatas. Kondisi
ini berpotensi menimbulkan ketidakefisienan operasional, keterlambatan pengambilan keputusan
serta keterbatasan dalam memanfaatkan data sebagai dasar peningkatan kinerja dan pengendalian
biaya.

Sejalan dengan kondisi tersebut, Perseroan merencanakan pengembangan bisnis Transportation
Management System (“TMS”) Integrated Solution, yaitu suatu solusi berbasis teknologi yang dirancang
untuk mengintegrasikan proses perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan penyelesaian
administrasi transportasi dalam satu sistem terpadu.

Dalam implementasinya, layanan TMS tersebut didukung oleh Business Process Outsourcing (BPO)
yang menunjukkan keterlibatan Perseroan secara langsung dalam menjalankan operasional harian
pelanggan. Layanan BPO mencakup aktivitas input order, pengaturan dan penugasan pengiriman
(dispatching), pemantauan proses pengiriman, tindak lanjut operasional, hingga proses penagihan dan
penyelesaian administrasi (billing dan settlement). Seluruh aktivitas BPO tersebut dijalankan melalui
modul-modul yang terdapat di dalam TMS, sehingga TMS berperan sebagai sistem pengelolaan,
sementara BPO berfungsi sebagai operator yang menjalankan proses operasional di dalam sistem
tersebut.

Selain itu, Perseroan juga menyediakan layanan Control Tower sebagai pusat kendali operasional yang
berfungsi untuk melakukan pemantauan pengiriman secara real-time, pengendalian tingkat layanan
(Service Level Agreement - SLA) serta penanganan insiden operasional secara proaktif. Control Tower
memanfaatkan data dan informasi yang dihasilkan oleh TMS, seperti status pengiriman, notifikasi
keterlambatan dan alert operasional, untuk memastikan kinerja layanan tetap terjaga serta
memungkinkan pengambilan tindakan korektif secara Cepat apabila terjadi deviasi.

Untuk melengkapi visibilitas operasional, solusi TMS Perseroan didukung oleh pemanfaatan teknologi
8
Page 9 OCR 0.945
Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan visibilitas dan pengendalian operasional secara real-time
yang berfungsi menyediakan data lapangan secara langsung, antara lain berupa informasi lokasi
kendaraan (GPS), suhu dan kelembapan untuk pengiriman cold chain, perilaku pengemudi serta data
telematika kendaraan. Data yang dihasilkan oleh perangkat IoT tersebut terintegrasi ke dalam TMS dan
digunakan untuk keperluan pelacakan pengiriman, pengendalian kepatuhan layanan, perhitungan
estimasi waktu tiba (£TA) serta analisis kinerja operasional berbasis data.

TMS ditujukan untuk mendukung operasional internal Perseroan yaitu sebagai core system dalam
melayani pesanan pelanggan jasa transportasi dan logistik serta memenuhi kebutuhan captive market
Perseroan. Selain itu, TMS juga dirancang untuk menyediakan layanan kepada pelanggan eksternal
lintas sektor industri. Melalui pengembangan ini, Perseroan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi
operasional, memperluas portofolio layanan berbasis teknologi serta menciptakan sumber
pendapatan berulang yang berkelanjutan dengan potensi pertumbuhan jangka panjang.

Dalam rangka mendukung pelaksanaan kegiatan usaha TMS secara sah, terstruktur dan
berkesinambungan, Perseroan perlu untuk melakukan penambahan beberapa Klasifikasi Baku
Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) yang relevan dengan karakteristik kegiatan usaha yang akan
dijalankan, antara lain:

Incian KBLI Utama TMS Perseroan

No KBLI Utama Releva

ti: KBLI 62199 - Aktivitas KBLI 62199 menjadi dasar utama bagi Perseroan dalam
Pemrograman menyediakan perangkat lunak TMS yang disesuaikan
Komputer Lainnya (dikustomisasi) dengan kebutuhan dari pelanggan Perseroan.
YTDL Perangkat lunak TMS tersebut akan dikomersialisasikan oleh

Perseroan dengan model charging per setiap pesanan pengiriman
yang berstatus closed (pengiriman berhasil maupun pengiriman
ditolak). Perangkat lunak TMS akan senantiasa dikembangkan dari
waktu ke waktu.

Di dalam package jasa yang ditawarkan oleh Perseroan terkait
perangkat lunak TMS ini, Perseroan dapat menawarkan jasa
penginputan pesanan pengiriman, pemantauan pengiriman serta
pelatihan dan pendampingan penggunaan perangkat lunak TMS
sebagai satu kesatuan jasa dengan penyediaan perangkat lunak
TMS, dengan harga yang ditawarkan lebih tinggi dibandingkan
dengan hanya penyediaan perangkat lunak TMSnya saja.

2 KBLI 58290 — KBLI 58290 menjadi dasar utama bagi Perseroan dalam
Penerbitan Perangkat menyediakan perangkat lunak TMS yang telah siap pakai sesuai
Lunak (Software) dengan kebutuhan dari pelanggan Perseroan. Perangkat lunak TMS
Lainnya tersebut akan dikomersialisasikan oleh Perseroan dengan model
Charging per setiap pesanan pengiriman yang berstatus closed
(pengiriman berhasil maupun pengiriman ditolak). Perangkat lunak

TMS akan senantiasa dikembangkan dari waktu ke waktu.
Page 10 OCR 0.950
No KBLI Utama

Relevansi

Di dalam package jasa yang ditawarkan oleh Perseroan terkait
perangkat lunak TMS ini, Perseroan dapat menawarkan jasa
penginputan pesanan pengiriman, pemantauan pengiriman serta
pelatihan dan pendampingan penggunaan perangkat lunak TMS
sebagai satu kesatuan jasa dengan penyediaan perangkat lunak
TMS, dengan harga yang ditawarkan lebih tinggi dibandingkan
dengan hanya penyediaan perangkat lunak TMSnya saja.

Rincian KBLI Pendukung TMS Perseroan

No KBLI Pendukung

1. KBLI 62204 — Aktivitas
Konsultasi dan Perancangan
Internet of Things (IoT)

2. KBLI 61105 — Aktivitas Jasa
Sistem Komunikasi Data

Relevansi

Sebagai bagian dari pengembangan layanan TMS, Perseroan
juga mengintegrasikan teknologi IoT untuk mendukung
pemantauan operasional pengiriman, khususnya pada
segmen yang memerlukan pengawasan kondisi barang
secara berkelanjutan. KBLI ini diperlukan untuk mewadahi
kegiatan perancangan, integrasi dan pengelolaan solusi IoT
yang terhubung dengan sistem TMS.

Melalui integrasi ini, data dari perangkat seperti GPS dan
sensor dapat dimanfaatkan untuk melakukan pelacakan,
kontrol suhu dan deteksi pintu kendaraan operasional yang
mendukung pengendalian layanan serta memberikan nilai
tambah berupa analisis dan peringatan dini terhadap potensi
gangguan operasional.

Dalam pelaksanaannya, sistem TMS dirancang untuk
terhubung dengan sistem internal pelanggan maupun mitra
usaha, sehingga memerlukan pertukaran dan pengelolaan
data yang andal. Penambahan KBLI 61105 diperlukan untuk
mendukung kegiatan integrasi dan konektivitas data antar
sistem tersebut.

Kegiatan usaha yang tercakup meliputi pengelolaan aliran
data operasional, sinkronisasi informasi antar sistem serta
penyediaan dukungan komunikasi data yang menjadi dasar
pemantauan dan analisis kinerja layanan.

D. RINGKASAN LAPORAN STUDI KELAYAKAN DARI PENILAI INDEPENDEN

Kantor Jasa Penilai Publik (“KJPP”) Ruky, Safrudin & Rekan (“RSR”) yang telah ditunjuk oleh Direksi
Perseroan sebagai penilai independen sesuai dengan Proposal Penawaran Jasa Penilai Independen No.
No. RSR/P-B/FS/081285.02 tanggal 8 Desember 2025 telah diminta untuk melakukan Studi Kelayakan
bisnis atas Rencana Penambahan Kegiatan Usaha Perseroan (“Rencana Perseroan”).

10
Page 11 OCR 0.948
Sesuai Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 54/KM.1/2010 tertanggal
25 Januari 2010 mengenai Izin Penilai Yunus N. Purwono, MAPPI (Cert.) yang ditetapkan sebagai
penilai di Bidang Jasa Penilaian Bisnis dengan kualifikasi Penilai Bisnis (B) dengan No. B-1.10.00273 dan
terdaftar sebagai profesi penunjang pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) sesuai dengan
Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal Penilai Bisnis No. STTD.PB-12/PI-1/PM.O2/2023.

RSR memiliki izin usaha dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia No. 2.11.0095 berdasarkan
Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 1131/KM.1/2011 tanggal 14 Oktober 2011.

Berikut adalah ringkasan Laporan Studi Kelayakan Bisnis atas Rencana Penambahan Kegiatan Usaha di
Indonesia Perseroan No. RSR/R/B.060526.01 tanggal 6 Mei 2026 yang disusun oleh KJPP RSR:

1. Objek Studi Kelayakan

Objek dalam Studi Kelayakan Bisnis ini adalah penambahan kegiatan usaha dalam bidang
penyediaan dan pengoperasian Transportation Management System (“TMS”), yang memerlukan
penambahan beberapa KBLI, sesuai dengan Rencana Perseroan. Rincian KBLI yang akan
ditambahkan, antara lain:

1, KBLI No. 62199 tentang Aktivitas Pemrograman Komputer Lainnya YTDL.

2.  KBLI No. 58290 tentang Aktivitas Penerbitan Perangkat Lunak (Software) Lainnya.

3.  KBLI No. 62204 tentang Aktivitas Konsultasi dan Perancangan Internet of Things (IoT).

4.  KBLI No. 61105 tentang Aktivitas Jasa Sistem Komunikasi Data.

2. Maksud dan Tujuan

Maksud penugasan ini adalah untuk memberikan pendapat kelayakan atas penambahan kegiatan
usaha sehubungan dengan Rencana Perseroan dalam rangka memenuhi persyaratan POJK 17/2020
yang mensyaratkan adanya Laporan Studi Kelayakan Bisnis atas Rencana Penambahan Kegiatan
Usaha yang disusun oleh Penilai, tidak untuk bentuk rencana transaksi lainnya serta tidak
dimaksudkan untuk kepentingan perbankan dan perpajakan.

Tujuan penugasan ini adalah melakukan Studi Kelayakan Bisnis untuk keperluan pemenuhan
persyaratan pasar modal pada perusahaan terbuka.

3. Tanggal Batas Pisah (Cut off) Studi Kelayakan Bisnis
Tanggal batas pisah (cut off) Studi Kelayakan Bisnis adalah tanggal 31 Desember 2025, dengan
parameter dan laporan keuangan yang digunakan dalam analisis didasarkan pada data per tanggal
31 Desember 2025.

4. Asumsi dan Kondisi Pembatas

# Hasil Studi Kelayakan bersifat non-disclaimer opinion.
11
Page 12 OCR 0.963
Hasil Studi Kelayakan disusun dengan menggunakan proyeksi keuangan yang telah
disesuaikan asumsinya yang dibuat oleh manajemen Perseroan sehingga mencerminkan
kewajaran proyeksi dan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).

Hasil Studi Kelayakan disusun berdasarkan pada prinsip integritas informasi dan data.

Dalam penyusunan Hasil Studi Kelayakan, didasarkan pada bagian sumber data dan informasi
sebagai bahan penelaahan, perhitungan dan analisis.

Hasil Studi Kelayakan disusun hanya dengan mempertimbangkan sudut pandang pemegang
saham Perseroan serta tidak mempertimbangkan sudut pandang stakeholders lain serta
aspek- aspek lainnya.

Hasil Studi Kelayakan disusun dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan perekonomian,
kondisi umum bisnis dan keuangan serta peraturan perundang-undangan pada tanggal Hasil
Studi Kelayakan dikeluarkan.

Kami menganggap bahwa sejak tanggal penyusunan studi kelayakan hingga tanggal
penerbitan Hasil Studi Kelayakan, tidak terdapat kejadian luar biasa yang secara material, baik
secara makro ekonomi maupun industri, saat kini maupun yang akan datang, dapat
berpengaruh terhadap Perseroan serta rencana bisnis dan anggaran Perseroan.

5. Analisis Studi Kelayakan

Analisis Kelayakan Pasar

Perseroan memiliki kelayakan yang kuat untuk memasuki dan mengembangkan bisnis TMS
didukung oleh pertumbuhan sektor transportasi dan logistik nasional yang konsisten serta
meningkatnya kebutuhan pasar terhadap digitalisasi pengelolaan transportasi. Kompleksitas
aktivitas distribusi, tingginya ketergantungan pada transportasi darat serta masih
terbatasnya tingkat adopsi sistem manajemen transportasi terintegrasi membuka peluang
pasar yang signifikan bagi pengembangan solusi bisnis TMS berbasis teknologi.

Dengan pengalaman dan skala operasional Perseroan di bidang transportasi dan logistik,
Perseroan telah memiliki basis pelanggan, pemahaman proses operasional serta ekosistem
pendukung yang relevan untuk mendukung pengembangan dan pemasaran bisnis TMS.
Sasaran pasar bisnis TMS mencakup perusahaan logistik dan ekspedisi, distributor Fast
Moving Consumer Goods (FMCG) dan cold chain, operator tambang dan konstruksi, usaha
kecil dan menengah dengan armada operasional serta instansi pemerintah dan Badan Usaha
Milik Negara (BUMN). Segmentasi tersebut memberikan ruang pertumbuhan yang luas
dengan pendekatan pemasaran yang lebih terarah.

Dengan memperhatikan analisis kelayakan pasar, Penambahan Kegiatan Usaha secara pasar
Layak.

Analisis Kelayakan Aspek Teknis
Perseroan memiliki kelayakan teknis yang memadai untuk menjalankan bisnis TMS, yang

didukung oleh perancangan arsitektur sistem berbasis API-first, pemanfaatan teknologi
12
Page 13 OCR 0.957
cloud serta modul-modul inti yang mencakup pengelolaan order, shipment, monitoring,
billing dan reporting. Alur bisnis TMS dirancang terintegrasi dengan sistem pendukung lain
seperti Order Management System (OMS) dan Warehouse Management System (WS),
sehingga mendukung pengelolaan transportasi secara end-to-end.

Dari sisi sumber daya manusia, Perseroan telah merancang struktur tenaga kerja yang
mencakup fungsi engineering, product & implementation, data dan analitik, guality
assurance serta tenaga operasional pendukung untuk layanan berbasis managed service
seperti Control Tower Operation dan Business Process Outsourcing. Pengembangan
kompetensi SDM dilakukan melalui pelatihan teknis secara berkala.

Dengan kesiapan sistem, infrastruktur teknologi, alur operasional yang jelas serta dukungan
sumber daya manusia yang relevan, Perseroan dinilai memiliki kesiapan teknis yang
memadai untuk mengoperasikan dan mengembangkan bisnis TMS secara berkelanjutan.

Dengan memperhatikan analisis kelayakan teknis, Rencana Perseroan secara teknis Layak.
Analisis Kelayakan Aspek Pola Bisnis

Pola bisnis TMS Perseroan didukung oleh ekosistem logistik yang telah dimiliki, termasuk
integrasi dengan layanan transportasi, sistem pergudangan (WMS) serta dukungan
operasional berbasis managed service. Keunggulan ini memungkinkan Perseroan
menawarkan solusi pengelolaan transportasi yang tidak hanya berbasis sistem, tetapi juga
mencakup dukungan operasional yang terstandarisasi dan berbasis tingkat layanan (Service
Level Agreement - SLA).

Nilai tambah bagi pelanggan tercipta melalui peningkatan efisiensi operasional, visibilitas
end-to-end serta pengambilan keputusan berbasis data. Selain itu, diversifikasi sumber
pendapatan melalui model langganan sistem, layanan Control Tower, Business Process
Outsourcing serta integrasi teknologi pendukung memberikan keberlanjutan pendapatan
dan fleksibilitas komersial bagi Perseroan.

Dengan memperhatikan analisis kelayakan pola bisnis, Rencana Perseroan secara pola bisnis
Layak.

Analisis Kelayakan Aspek Model Manajemen

Perseroan telah merancang model manajemen dan struktur Organisasi yang sesuai untuk
mendukung pengembangan dan operasional TMS. Struktur tersebut mencakup fungsi
manajemen inti, pengelolaan produk dan implementasi, pengembangan teknologi serta
fungsi pendukung operasional yang diperlukan untuk layanan berbasis managed service.

Ketersediaan tenaga kerja direncanakan secara bertahap sesuai dengan skala
pengembangan usaha dan pada tahap awal juga didukung oleh fungsi-fungsi terkait di kantor

13
Page 14 OCR 0.925
e.

pusat Perseroan, antara lain Human Capital, Keuangan, Akuntansi, Teknologi Informasi dan
General Service. Untuk menjaga kualitas dan kesinambungan operasional, Perseroan secara
berkala menyelenggarakan program pelatihan dan pengembangan kompetensi SDM.

Dengan memperhatikan analisis kelayakan model manajemen, Rencana Perseroan secara
model manajemen Layak.

Analisis Kelayakan Aspek Keuangan

Oo Biaya Pendirian (Start-Up Cost)
Dalam rangka penambahan kegiatan usaha, Perseroan memerlukan biaya investasi awal
sebesar Rp5,12 miliar. Seluruh kebutuhan pendanaan tersebut akan dipenuhi melalui
dana internal Perseroan yang akan digunakan untuk kebutuhan peralatan kantor,
software, kebutuhan perizinan dan modal kerja awal.

Oo Penentuan Tingkat Diskonto
Dalam rangka Hasil Studi Kelayakan, tingkat diskonto yang digunakan adalah rata-rata
tertimbang biaya kapital atau Weighted Average Cost of Capital (WACC) sebesar
10,224.

o Analisa Kelayakan Keuangan
Berdasarkan kajian dan analisis keuangan serta proyeksi-proyeksi lainnya dengan syarat
semua asumsi yang telah diproyeksikan dapat terpenuhi, hasil analisis kelayakan
keuangan adalah sebagai berikut:

# Net Present Value (NPV) 2 O D Layak
NPV yang dihasilkan menunjukkan angka yang positif yaitu sebesar Rp12,62 miliar.
Hasil NPV yang positif atau lebih dari nol menunjukkan bahwa penambahan
kegiatan usaha layak dilaksanakan karena memberikan penerimaan yang lebih
besar dari biaya investasi.

# Internal Rate of Return (IRR) 2 Tingkat Diskonto D Layak
IRR yang dihasilkan adalah sebesar 41,936 yang berarti di atas WACC sebesar
10,226.

»  Payback Period (PP) « Periode Proyeksi D Layak
Berdasarkan hasil dari analisis, Perseroan mampu mengembalikan seluruh
investasi, setelah penambahan kegiatan usaha berjalan selama 4 tahun 8 bulan.

e Profitability Index (P/I) 21 D Layak
P/I yang diperoleh adalah sebesar 3,54x yang berarti lebih besar dari 1. Hasil P/I
lebih dari satu menunjukkan bahwa penambahan kegiatan usaha layak
dilaksanakan karena memberikan keuntungan dari pengeluaran investasi.

14
Page 15 OCR 0.921
f.

Analisis Sensitivitas

Untuk menguji kepekaan proyek terhadap berbagai faktor yang mempengaruhinya, maka
dilakukan analisis sensitivitas terhadap segmen pendapatan utama bisnis TMS yaitu
pertumbuhan pada volume segmen transaction fee dan peningkatan biaya server, lisensi
software dan tenaga kerja.

Adapun sensitivitas penambahan kegiatan usaha adalah sebagai berikut :

Analisis Sensitivitas terhadap Pertumbuhan Volume pada Segmen Pendapatan

Transaction Fee

Kelayakan Rencana Perseroan 5 Tisetayar tapi tak tak

Pertumbuhan Volume Segmen Transaction Fee

Analisis sensitivitas terhadap pertumbuhan volume pada segmen pendapatan transaction
fee menunjukkan bahwa apabila terjadi peningkatan volume sebesar 45,009 dan “10,009,
maka Rencana Perseroan dinilai layak untuk dilaksanakan. Hal ini ditunjukkan oleh hasil
evaluasi menggunakan empat metode kelayakan, yaitu NPV positif masing-masing sebesar
Rp25,16 miliar dan Rp38,02 miliar, PBP masing-masing selama 4 tahun 2 bulan dan 3 tahun
11 bulan, IRR masing-masing sebesar 55,6896 dan 65,9696 terhadap WACC sebesar 10,2296
serta P/I masing-masing sebesar 5,95x dan 8,57x yang lebih besar dari satu.

Apabila terjadi penurunan pertumbuhan volume pada segmen pendapatan transaction fee
sebesar -5,0096, maka Rencana Perseroan dinilai masih layak untuk dilaksanakan. Hal ini
tercermin dari hasil evaluasi menggunakan empat metode kelayakan, yaitu NPV positif
sebesar Rp1,64 miliar, PBP selama 5 tahun 2 bulan, IRR sebesar 17,559 terhadap WACC
sebesar 10,224 serta P/I sebesar 1,33x yang lebih besar dari satu.

Namun, jika terjadi penurunan pertumbuhan volume pada segmen pendapatan transaction

fee sebesar -10,0096, maka Rencana Perseroan dinilai tidak layak. Hal ini terlihat dari nilai
NPV negatif.

15
Page 16 OCR 0.920
Analisis Sensitivitas terhadap Pertumbuhan Biaya Server, Lisensi Software, dan Tenaga

Kerja
Pe AN
Nas an Tasaa

angan
Tahun Bulan

Keteyakan Rencana Perseroan tayak Layak torak Tak Layak

Pertumbuhan Biaya Server, Lisensi Software, dan Tenaga Kerja

Analisis sensitivitas terhadap pertumbuhan beban biaya server, lisensi software dan tenaga
kerja menunjukkan bahwa kelayakan Rencana Perseroan sangat dipengaruhi oleh asumsi
tingkat pertumbuhan tahunan beban tersebut. Apabila terjadi penurunan pertumbuhan
biaya server, lisensi software dan tenaga kerja sebesar -5,0046 dan -10,00X, maka Rencana
Perseroan dinilai layak untuk dilaksanakan. Hal ini ditunjukkan oleh hasil evaluasi
menggunakan empat metode kelayakan, yaitu NPV positif masing-masing sebesar Rp21,89
miliar dan Rp29,38 miliar, PBP masing-masing selama 4 tahun 5 bulan dan 4 tahun 4 bulan,
IRR masing-masing sebesar 52,384 dan 58,474 terhadap WACC sebesar 10,2296 serta P/I
masing-masing sebesar 5,41x dan 6,92x yang lebih besar dari satu.

Apabila terjadi peningkatan pertumbuhan beban biaya server, lisensi software dan tenaga
kerja sebesar #5,0096, maka Rencana Perseroan dinilai masih layak untuk dilaksanakan. Hal
ini tercermin dari hasil evaluasi menggunakan empat metode kelayakan, yaitu NPV positif
sebesar Rp1,21 miliar, PBP selama 5 tahun 1 bulan, IRR sebesar 16,199 terhadap WACC
sebesar 10,224 serta P/I sebesar 1,24x yang lebih besar dari satu.

Namun, jika terjadi peningkatan asumsi pertumbuhan beban biaya server, lisensi software
dan tenaga kerja sebesar #10,0096, maka Rencana Perseroan dinilai tidak layak. Hal ini
terlihat dari nilai NPV negatif.
6. Kesimpulan Studi Kelayakan
Berdasarkan kajian, evaluasi aspek pasar, teknis, pola bisnis, kelayakan model manajemen dan

analisis keuangan, maka dapat disimpulkan bahwa rencana penambahan kegiatan usaha yang akan
dilaksanakan oleh Perseroan adalah Layak.

KETERSEDIAAN TENAGA AHLI TERKAIT PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA

Struktur Organisasi Penambahan Kegiatan Usaha

Pengelolaan TMS dirancang berada dalam satu kesatuan TMS Core Team, yang secara fungsional
terbagi ke dalam dua kelompok utama, yaitu Product & Implementation Function dan Engineering

16
Page 17 OCR 0.934
Function. Pembagian fungsi ini mencerminkan pemisahan peran yang jelas antara pengembangan

produk, implementasi dan pengelolaan teknologi, sehingga mendukung efektivitas pengambilan
keputusan serta akuntabilitas pengelolaan sistem.

Product & Implementation Function bertanggung jawab atas perencanaan produk, pengelolaan
kebutuhan pengguna, implementasi sistem serta dukungan operasional berbasis layanan. Sementara

itu, Engineering Function berfokus pada pengembangan, pemeliharaan dan keandalan sistem
teknologi, termasuk pengelolaan infrastruktur dan data.

TMS CORE TEAM

Kapasitas dan Kemampuan Manajemen
Rincian atas kualifikasi masing-masing posisi disesuaikan pada posisi struktur utama sebagai berikut:

1. Engineering Head
Engineering Head bertanggung jawab atas perencanaan dan pengelolaan arsitektur sistem
TMS, pengembangan teknologi serta pengawasan roadmap teknologi.

# Pendidikan: minimal S1 di bidang Teknik Informatika, Sistem Informasi, Teknik Komputer
atau bidang terkait lainnya.

# Pengalaman: pengalaman dalam pengembangan arsitektur sistem, microservices,
integrasi sistem berbasis API serta pengelolaan tim pengembang.

e Keahlian Teknis: penguasaan cloud computing (AWS atau Azure), DevSecOps, integrasi
ERP atau WMS serta keamanan sistem.

@ Kemampuan Manajerial: kepemimpinan, pengambilan keputusan teknis dan koordinasi
lintas fungsi.

2. Software Developers (Backend & Frontend)

Berperan dalam pengembangan dan pemeliharaan aplikasi TMS, baik pada sisi backend
maupun frontend serta mobile.

e Pendidikan: minimal D3/S1 di bidang teknologi informasi atau bidang terkait.
e Pengalaman: pengalaman dalam pengembangan arsitektur sistem, microservices,

17
Page 18 OCR 0.911
integrasi sistem berbasis API serta pengelolaan tim pengembang.

» Keahlian Teknis: penguasaan cloud computing (AWS atau Azure), DevSecOps, integrasi
ERP atau WIVS serta keamanan sistem.

DevOps & Cloud Engineer

Bertanggung jawab atas keandalan infrastruktur sistem dan otomatisasi proses deployment.

«Pendidikan: minimal D3/S1 di bidang teknologi informasi atau bidang terkait.

# Pengalaman: minimum 3 tahun.

e Keahlian Teknis: CI/CD pipeline, container orchestration, infrastructure as code,
observability dan optimasi biaya infrastruktur.

Data Engineer & Al Specialist

Mendukung pengelolaan dan analisis data TMS, termasuk pengembangan model analitik dan
kecerdasan buatan.

8 Pendidikan: minimal D3/S1 di bidang teknologi informasi atau bidang terkait.

# Pengalaman: minimum 3 tahun.

» Keahlian Teknis: pengelolaan data pipeline, streaming, ETL, machine learning untuk
prediksi ETA dan optimalisasi rute serta analitik Service Level Agreement (SLA).

OA & Tester

Bertugas memastikan kualitas dan keandalan sistem TMS sebelum dan setelah implementasi.

# Pendidikan: minimal D3/S1 di bidang teknologi informasi atau bidang terkait.

# Pengalaman: minimum 1 tahun,

# Keahlian Teknis: test management, test dutomation, regression testing, performance
testing dan User Acceptance Test (UAT).

Product & Implementation Head

Berperan sebagai penghubung antara kebutuhan bisnis, pelanggan dan tim teknis.

# Pendidikan: minimal D3/S1 di bidang teknologi informasi atau bidang terkait.

8 Pengalaman: pengalaman dalam pengelolaan produk berbasis SaaS, metodologi agile
dan perencanaan roadmap produk.

# Keahlian Teknis: komunikasi dengan pemangku kepentingan dan koordinasi lintas tim.

Product Analyst

Bertanggung jawab atas penggalian kebutuhan pengguna dan pemantauan kinerja produk.

# Pendidikan: minimal D3/S1 di bidang teknologi informasi atau bidang terkait.

# Pengalaman: minimum 3 tahun.

# Keahlian Teknis: penyusunan BRD/PRD, pemantauan KPI, analisis data dasar dan integrasi
data untuk dashboard.

UI/UX Designer
Mendukung pengembangan antarmuka sistem yang mudah digunakan dan konsisten.
# Pendidikan: minimal D3/S1 di bidang teknologi informasi atau bidang terkait.

18
Page 19 OCR 0.949
K

@ Pengalaman: minimum 1 tahun.
# Keahlian Teknis: desain dashboard interaktif, pendekatan mobile-first dan penggunaan
tools desain seperti Figma.

Ketersediaan Tenaga Kerja

Untuk mendukung pengembangan, implementasi dan operasional TMS, Perseroan memerlukan
tenaga kerja yang mencakup struktur manajemen inti, tenaga teknis serta tenaga pendukung
operasional. Komposisi tenaga kerja tersebut dirancang untuk memastikan kelancaran proses
pengembangan sistem, implementasi kepada pelanggan serta keberlangsungan layanan TMS secara
berkelanjutan, termasuk dukungan layanan berbasis managed service seperti Control Tower Operation
dan Business Process Outsourcing.

Dalam rangka menjaga kualitas dan kompetensi tenaga kerja, Perseroan menyelenggarakan program
pelatihan dan pengembangan secara berkala. Estimasi kebutuhan tenaga kerja TMS direncanakan
secara bertahap sesuai dengan skala pengembangan usaha dan pada tahap awal juga didukung oleh
fungsi-fungsi terkait di kantor pusat Perseroan, antara lain Human Capital, Keuangan, Akuntansi,
Teknologi Informasi dan General Service. Apabila skala usaha telah mencukupi, pemisahan fungsi
secara lebih mandiri dimungkinkan sesuai dengan kebutuhan operasional dan standar perusahaan.

Estimasi total tenaga kerja yang diperlukan untuk mendukung operasional bisnis, mencakup struktur
manajemen utama dan tenaga operasional harian, adalah sebanyak 24 orang. Jumlah ini dirancang
Untuk memastikan kelancaran dan efisiensi dalam seluruh kegiatan TMS.

PENGARUH PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA

Dalam rangka penambahan kegiatan usaha, Perseroan memerlukan biaya investasi awal sebesar
Rp5,12 miliar. Seluruh kebutuhan pendanaan tersebut akan dipenuhi melalui dana internal Perseroan
yang akan digunakan untuk kebutuhan peralatan kantor, software, kebutuhan perizinan dan modal
kerja awal.

Rincian investasi sebagai berikut:
(dalam Rupiah)

Aset Tetap
Peralatan kantor 154.000.000
Total 154.000.000
Aset Takberwujud
Software TMS 3.612.000.000
Subseription 160.090.000
3.772.000.000
nan dan Modal Kerja
Gaji pegawai (sebelum operasional) 408.000.000
Biaya operasional awal 670.400.000
Biaya perizinan 15.000.000
Total 1.093.400.000
Dana kontigensi 100.000.000
Total Investasi Awal 5.119.400.000

19
Page 20 OCR 0.940
Biaya investasi dalam rangka Penambahan Kegiatan Usaha tersebut diharapkan akan memberikan
manfaat bagi Perseroan di masa mendatang.

Dengan dijalankannya rencana Penambahan Kegiatan Usaha, pendapatan Perseroan secara

konsolidasi diperkirakan akan mengalami peningkatan atau pertumbuhan sebesar Rp7.623.960.165,-
atau 0,196.

Rencana penambahan kegiatan usaha ini akan memberikan dampak positif terhadap kondisi keuangan
Perseroan. Perseroan akan mendapatkan pendapatan dan laba bersih setelah pajak sekitar Rp3 miliar
pertahun.

Hasil kriteria kelayakan dari rencana Penambahan Kegiatan Usaha berdasarkan laporan studi kelayakan
yang disusun oleh KJPP RSR adalah sebagai berikut:

Net Present Value : Rp12,62 miliar

IRR 1 41,934

Payback Period 14 tahun 8 bulan

RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN

Sesuai dengan ketentuan POJK 17/2020, Perseroan bermaksud untuk meminta persetujuan kepada
Pemegang Saham melalui RUPS sehubungan dengan rencana Penambahan Kegiatan Usaha Perseroan.
Dalam hal ini, Penambahan Kegiatan Usaha Perseroan akan dimintakan pada RUPS yang akan
diselenggarakan oleh Perseroan pada:

Hari, Tanggal : Rabu, 17 Juni 2026

Tempat : Ruang Kelapa Gading 3-5 Lantai 5 - Hotel Santika Kelapa Gading, Jl. Raya Kelapa
Nias, RT.8 RW.6, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara 14240

Waktu 1 14.00 WIB — selesai

Berikut merupakan tanggal-tanggal penting terkait penyelenggaraan RUPS Perseroan:

Peristiwa Tanggal
Pemberitahuan Mata Acara RUPS 4 Mei 2026
Keterbukaan Informasi mengenai rencana Penambahan Kegiatan 8 Mei 2026
Usaha
Pengumuman RUPS 11 Mei 2026
Tanggal DPS untuk menentukan Pemegang Saham Perseroan 25 Mei 2026
yang berhak menghadiri RUPS
Pemanggilan RUPS 26 Mei 2026
RUPS 17 Juni 2026
Penyampaian Ringkasan Risalah RUPS 19 Juni 2026
Penyampaian Akta RUPS Paling lambat 17 Juli 2026

20
Page 21 OCR 0.961
Adapun salah satu mata acara yang akan dibahas dalam RUPS adalah sebagai berikut:
Agenda RUPSLB

Persetujuan untuk melakukan penambahan bidang dan kegiatan usaha Perseroan serta
menyesuaikan maksud dan tujuan Perseroan dengan Peraturan Badan Pusat Statistik No. 7 Tahun

2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha dan oleh karenanya mengubah Pasal 3 Anggaran
Dasar Perseroan.

Lebih lanjut, RUPS Perseroan akan diselenggarakan oleh Perseroan dengan merujuk pada ketentuan
Anggaran Dasar Perseroan dan Pasal 42 POJK 15/2020 adalah sebagai berikut:

a. RUPS dapat dilangsungkan jika dihadiri oleh pemegang saham Perseroan yang mewakili paling
sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah, kecuali
anggaran dasar Perusahaan Terbuka menentukan jumlah kuorum yang lebih besar,

b. Keputusan RUPS sebagaimana dimaksud pada huruf a adalah sah jika disetujui oleh lebih dari
2/3 (dua per tiga) bagian dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPS.

Jika rencana Penambahan Kegiatan Usaha sebagaimana disebutkan di atas tidak memperoleh
persetujuan dari Pemegang Saham pada RUPS, maka rencana tersebut baru dapat diajukan kembali
12 (dua belas) bulan setelah pelaksanaan RUPS tersebut.

HAL MATERIAL LAINNYA YANG BERKAITAN DENGAN RENCANA PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
Tidak ada hal material lainnya yang berkaitan dengan Rencana Penambahan Kegiatan Usaha.
PERNYATAAN DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN

Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan menyatakan bahwa sesuai ketentuan Pasal 17 huruf (g) POJK
17/2020, Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan menyatakan bahwa: (i) Transaksi Material tidak

mengandung Benturan Kepentingan, dan (ii) semua informasi material telah diungkapkan dalam
dokumen ini dan informasi tersebut tidak menyesatkan.

(sisa halaman ini sengaja dikosongkan dan lembar penandatanganan pada halaman berikutnya)

21
Page 22 OCR 0.872
J. INFORMASI TAMBAHAN

Bagi pemegang saham Perseroan yang memerlukan informasi lebih lanjut mengenai informasi dari
keterbukaan informasi ini harap menghubungi:

PT ADI SARANA ARMADA, TBK.
Gedung Samudera Kirana, Lt. 6
Jl. Yos Sudarso No. 88
Sunter Jaya, Tanjung Priok
Jakarta Utara 14350, Indonesia
Telp./Phone (462-21) 6530 8811
Surel/E-mail: corporate.secretary@assarent.co.id
Situs web/Website: www.assa.id

Jakarta, 8 Mei 2026 MP-

Ht Le Ga
2 Aa

Kbariosua 8

Drs. Prodjo Sunarjanto Sekar Pantjawati Jerry Fandy Tunjungan
Presiden Direktur Direktur

22

File

File Open PDF
Source IDX
Size7.87 MB
Published11 May 2026
Pages22
Characters48,720
Text sourceOCR
OCR confidence0.933

Names mentioned 45 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Adi Sarana Armada Tbk p.1 ×20
linked org PT Duta Mitra Solusindo p.6
linked org PT Tri Adi Bersama p.6
linked org PT Adi Sarana Investindo p.6
linked org PT JBA Indonesia p.6
linked org PT Adi Sarana Logistik p.6
linked org Surya Fajar p.6
linked org PT Kedai Pangan Sejahtera p.6
linked org Adi Dinamika p.6
linked org PT Daya Adicipta Mustika p.6
linked person Jany Candra p.6 ×2
linked person Hindra Tanujaya · Komisaris p.6 ×2
linked person Tjoeng Suyanto p.6 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1 ×5
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×2
possible org negara Republik Indonesia p.3
possible person Erida p.6
possible person Lindawati Gani p.7
unresolved org Adi Fmada Tbk p.1 ×2
unresolved org KJPP RSR p.3 ×3
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Ruky p.3
unresolved org Safrudin & Rekan p.3 ×2
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.3 ×2
unresolved person Misahardi Wilamarta · Notaris p.4
unresolved org Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.4
unresolved org Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor C- p.4
unresolved person Jimmy Tanal p.4
unresolved org Menteri Hukum Republik Indonesia p.4
unresolved org PT Autopedia Sukses Gadai p.6
unresolved org PT Autopedia Gadai Jabar p.6
unresolved org PT Krida Gawai Abadi p.6
unresolved org PT Logika Sarana Teknologi p.6
unresolved org PT Surya Fajar Indonesia p.6
unresolved org PT Kreasi Pangan Samadhi p.6
unresolved org PT Adi Dinamika Investindo p.6
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.11 ×2
unresolved person Izin Penilai Yunus N. Purwono p.11
unresolved org Kementerian Keuangan Republik Indonesia p.11
unresolved org Milik Negara p.12
unresolved org Pusat Statistik p.21
unresolved person Drs. Prodjo Sunarjanto Sekar Pantjawati Jerry Fandy Tunjungan · Presiden Direktur p.22 ×6

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 1835 ms 13 Sep 2026 14:53
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result