Skip to content
Back to announcement

Checklist Pengungkapan LK.pdf

Financial statement Text extracted CMNP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 47

Page 1 OCR 0.873
aa

Petunjuk Pengisian Checklist:
1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan
Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).
2. Tanda (V) diisi pada kolom ,Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom
Keterangan" ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.
3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda vV) diisi pada kolom ,,Tidak Ada" dengan

. menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

"44. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada
kolom N/A".
5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik PT. Citra Marga Nusaphala Persada Tok
Bidang Usaha alan Tot

Jenis penawaran Umum -

31 Desember 2023 31 Desember 2022 31 Desember 2021 31 Desember 2020
Nama Partner Drs. Nunu Nurdiyaman, Drs. Nunu Nurdiyaman, (Drs. Nunu Nurdiyaman,
IcPA ICPA ICPA
(Opini Akuntan IWajar Tanpa Modifikasi — (Wajar Tanpa Modifikasi kena Lam Modifikasi ajar Tanpa Modifikasi
(Wajar tanpa pengecualian) |(Wajar tanpa pengecualian) MAN (Wajar tanpa pengecualian)

(Catatan tentang Opini (jika ada) 5 5 3 ks

F disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Page 2 OCR 0.865
Li

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung Jawab Direksi Atas v
Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi Akuntan Yang v

Data Keuangan Penting

Periode laporan keuangan

31 Desember 2023
(Dalam Ribuan)

31 Desember 2022
(Dalam Ribuan)

31 Desember 2021
(Dalam Ribuan)

31 Desember 2020
(Dalam Ribuan)

#Laba Rugi Komprehensif

Pendapatan

7,649,712,092

4,463,597,398

4,437,589,419

2,588,528,412

Laba (rugi) bruto

1,886,088,356

1,405,527,625

1,127,280,233|

910,968,763

Laba (rugi) usaha/operasional

1,727,417,346

1,245,826,653|

987,264,487

784,710,578

EBITDA 1,923,794,235 1,418,451,967| 1,103,889,235 892,924,189
Laba (rugi) Bersih periode
berjalan 1,055,502,615 934,586,111 709,337,388| 375,100,100
Laba (rugi) komprehensif 1,058,114,239 874,198,056 698,085,643 353,007,756|
Laba Per saham (dasar) 188 168 136 118
Laba Per saham (dilusian) 188 168 136) 118

Laporan Posisi keuangan

Jumlah Aset

21,575,964,536

18,386,596,160

15,445,908,289

16,497,923,247

Jumlah Aset Lancar 1,302,495,042 1,929,827,944 2,475,023,335 5,813,129,864|
Jumlah Aset Tidak Lancar 20,273,469,494 16,456,768,216 12,970,884,954 10,684,793,383|
Jumlah Liabilitas 8,564,815,948 6,620,646,477 4,857,431,842 6,688,728,938

Jumlah Liabilitas Jangka
Pendek

3,512,193,293

4,071,419,245

3,745,506,306

2,561,081,486

Jumlah Liabilitas Jangka
Panjang

5,052,622,655

2,549,227,232

1,111,925,536)

4,127,647,452

Jumlah Ekuitas

13,011,148,588

11,765,949,683|

10,588,476,447

9,809,194,309

Modal Disetor

2,718,239,755

2,717,650,323

2,715,979,313

2,715,623,958

Saldo Laba

6,103,051,936

5,080,353,819

4,161,861,036

3,423,849,700

Rasio Keuangan?

Rasio Lancar (96) 37.08Y0 47.40Y0| 66.08Y4| 226.98Yo
ROA 4.89Yo)| 5.08Y0 4.59Y0| 2.27Yo|
ROE 8.11Yo 7.94Yo)| 6.70Yo 3.82Yo
Ebitda thd pendapatan (90) 56.29Yo 52.179h| 50.12Y9|

Fi
Page 3 OCR 0.821
ag

Petunjuk Pengisian Checklist:

1, Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan
Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

2. Tanda (V) diisi pada kolom ,Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom
»Keterangan” ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom ,Tidak Ada" dengan
menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada
kolom N/A".

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik PT. Citra Marga Nusaphala Persada Tbk
Bidang Usaha Jalan Tol

Jenis penawaran Umum ks

31 Desember 2023 31 Desember 2022 31 Desember 2021 31 Desember 2020
Tanubrata Sutanto Fahmi Ikosasin, Nuraiyaman, — (Kosasih, Nurdiyaman, — (Kosasih, Nurdiyaman,

Nama Kantor Akuntan Publik IBambang dan Rekan Iutyadi, Tjahjo & Rekan (Mulyadi, Tjahjo & Rekan (Mulyadi, Tjahjo& Rekan

Nama Partner re Tunu Wurdiyaman, — (Drs. Nunu Wurdiyaman, Drs. Nunu Nurdyaman,

Icpa cra cra

(Opini Akuntan Wajar Tanpa Modifikasi — Iwajar Tanpa Moditikasi aa Moditikasi ajar Tanpa Modifikasi
(Wajar tanpa pengecualian) |(Wajar tanpa pengecualian) (  esajiang (Wajar tanpa pengecualian)

(Catatan tentang Opini (jika ada) K, k: ke -

T disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

Page 4 OCR 0.864
ag

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung Jawab Direksi Atas vV
Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi Akuntan Yani v
Data Keuangan Penting
Periode laporan keuangan 31 Desember 2023 | 31 Desember 2022 | 31 Desember 2021 | 31 Desember 2020

(Dalam Ribuan)

(Dalam Ribuan)

(Dalam Ribuan)

(Dalam Ribuan)

Laba Rugi Komprehensif

Pendapatan

7,649,712,092

4,463,597,398

4,437,589,419

2,588,528,412

Laba (rugi) bruto

1,886,088,356

1,405,527,625

1,127,280,233

910,968,763

Laba (rugi) usaha/operasional

1,727,417,346

1,245,826,653

987,264,487!

784,710,578

EBITDA

1,923,794,235

1,418,451,967

1,103,889,235

892,924,189

Laba (rugi) Bersih periode

berjalan 1,055,502,615 934,586,111 709,337,388| 375,100,100
Laba (rugi) komprehensif 1,058,114,239 874,198,056| 698,085,643| 353,007,756|
Laba Per saham (dasar) 188 168 136) 118
Laba Per saham (dilusian) 188 168 136) 118

Laporan Posisi keuangan

Jumlah Aset

21,575,964,536

18,386,596,160

15,445,908,289

16,497,923,247

Jumlah Aset Lancar 1,302,495,042 1,929,827,944 2,475,023,335 5,813,129,864|
Jumlah Aset Tidak Lancar 20,273,469,494 16,456,768,216) 12,970,884,954 10,684,793,383
Jumlah Liabilitas 8,564,815,948 6,620,646,477 4,857,431,842 6,688,728,938

Jumlah Liabilitas Jangka
Pendek

3,512,193,293

4,071,419,245

3,745,506,306

2,561,081,486|

Jumlah Liabilitas Jangka
Panjang

5,052,622,655

2,549,227,232

1,111,925,536|

4,127,647,452

Jumlah Ekuitas

13,011,148,588

11,765,949,683

10,588,476,447

9,809,194,309

Modal Disetor

2,718,239,755

2,717,650,323

2,715,979,313

2,715,623,958

Saldo Laba

6,103,051,936

5,080,353,819

4,161,861,036

3,423,849,700

Rasio Keuangan"

Rasio Lancar (Yo) 37.08Y0 47.40Yo 66.086 226.98Y0|
ROA 4.89Y 5.08Y0| 4.59Y0| 2.27Yo
ROE 8.11Y0 7.94Yo 6.70Yo 3.82Yo
Ebitda thd pendapatan (Yo) 56.29Y0 52.17Y0 50.12Y9|

ap

Page 5 OCR 0.908
aa EA aa www iii an

aa

Catatan:

1 Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak
dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik
industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

2 Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17
tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:

Taporan posisi keuangan pada akhir periode
Laporan laba rugi komprehensif selama periode
Taporan perubahan ekuitas selama periode
Taporan arus kas selama periode

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu
kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau v
ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

LIL KIH

alalulwl

6 (catatan atas Laporan Keuangan vV

Ketentuan Umum

1.IPerusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut:

. gambaran umum Perusahaan,

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan

Cc. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif,
laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing
pos: dan

Id. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan: dan

2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk
memahami laporan keuangan.

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah,
tidak menggunakan kata “sebagian”.

7. Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah,
tidak menggunakan kata “sebagian”.

(Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengen:

yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.

(Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan

lasuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak

Idiasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

Aset yang dijaminkan, nama pihak

3. Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak
'yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.

Page 6 OCR 0.852
TEE aa an aon ena,

'4. Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan
asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak
@iasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

1. Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

& (pendirian perusahaan

1) (Riwayat ringkas perusahaan: Catatan Ia

Z7 Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang berwenang, dan nomor serta
tanggal Berita Negara:

Catatan Ia

& Ik

37 (Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode pelaporan: Catatan Ia

«

2) ITempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, Catatan Ia

SJ Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi atau perampingan Catatan Ia

usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari v

(ekspansi atau

perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan

Gj INama entitas Induk dan nama entitas Induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of the group). Dalam hal v Catatan ia
tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.

7) (Khusus Industri Media

Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki. v

le

3) (Khusus Industri Jalan Tol Catatan 1a
(Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. v

5) |Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan v
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.
To)|Khusus untuk Industri Perbankan
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan 2
prinsip syariah (jika ada).

Ti) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum

'Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.

Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :

Ja) Area Eksplorasi, meliputi:

DD Nama lokasi,

DD Nama pemilik izin lokasi:

ID Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponyaj

D  Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan

DD Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi
Keuangan: 4
b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:

Nama lokasi)

Nama pemilik ijin lokasi:

Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:

Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi:

Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,
Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

'Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan
posisi keuangan.

povov0o0

Page 7 OCR 0.896
12)

Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lai
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan:

b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan
c) sisa umur HPH.

Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

T)lTanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan Gi luar Indonesia, 2 Catatan 1b
2)|benis dan jumlah Efek yang ditawarkan, v Catatan 1b
3)|Bursa tempat Efek dicatatkan, dan T, Catatan 1b
2)|Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi Jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) sejak penawaran umum Catatan 1b

perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir. v

Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)

Yang harus diungkapkan antara lain:
T)Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung: v Catatan 1d
2)|Tempat kedudukan, v Catatan 1d
3) Penis usaha: 3 Catatan 1d
Tahun beroperasi secara komersial: z Catatan 1d
5)|Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (Jika berbeda): v Catatan 1d
G)|Total Aset: dan vV Catatan 1d
7ilinformasi penting lainnya antara lain: Catatan 1d

la) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik langsung maupun tidak
langsung melalui entitas anak, lebih dari 509s (lima puluh perseratus) hak suara yang sah:

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak suara
atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian,

Cc) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan

(tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal
laporan keuangan entitas Induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda,

d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas induk
dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka:

(8) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang
tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk: dan

Ih dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau
kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada
tanggal hilangnya Pengendalian:

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

(3) jumlah harga yang diterima,

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:
(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan: dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian
dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

Page 8 OCR 0.896
Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

Tj Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audit: Catatan 1c
2)|Cakupan manajemen kunci, dan Catatan 1c
3)lDumiah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama periode yang Catatan 1c
bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak.
Penerbitan Laporan Keuangan
1)| Tanggal Taporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan Catatan 1e

IPihak yang bertanggung jawab rnengotorisasi laporan keuangan.

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

Catatan le

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK.

Catatan 2a

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

Tilbasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya perolehan kini (current
cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar (fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan
SAK yang berlaku.

Catatan 2a, 2f, 3

2)lbasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.

Catatan Za

3)| Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:

2) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak:

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha
asing yang signifikan, dan

c) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada).

Catatan 2a

@)|Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1)lPerusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dari catatan atas laporan
keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak|
'yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

Catatan 2 dan 3

5)Perusahaanharus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber utama dari
estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan
(penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

3)|Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan
memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan.

Kebijakan Akuntansi Tertentu

(Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami
laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

Page 9 OCR 0.908
Prinsip-prinsip konsolidasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

2) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas anak:

b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas induk:

Ic) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak:
d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak:

le) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendali, dan

9 pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi.

Catatan 2e

Kombinasi bisnis

Yang harus dijelaskan antara lain:

Ja) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan
nonpengendali:

b) pengakuan awal untuk goodwil/:

c) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill: dan

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan korbinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain:

(1) pembelian dengan diskon:

(2) akuisisi secara bertahap: dan

(3) imbalan kontinjensi.

Kas dan setara kas:
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas.

Catatan 2f

9)

Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori:

(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan:

(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan,

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan:

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan:

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam
angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai
(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan derivatif, dan
(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.

«

ag Ag ohh

Catatan 29

B) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:
(2) pengakuan awal Sukuk:

(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:

(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan

(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.

Page 10 OCR 0.933
Ic) Sukuk yang diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal Sukuk,

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:

(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk,

(4) posisi penyajian Sukuk: dan

(5) akad syariah yang digunakan.

5)

Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain.
c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain.

Piutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya.

Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah:dan

C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.

3)

9)

Khusus Industri Perbankan

Ja) Kredit

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan:

(2) Dasar penyajian atas kredit:

(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit:

(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan

(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.

b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.

Ic) Agunan yang Diambil Alih

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar penilaian dan penyajian:

(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo piutang/pembiayaan yang
tidak dapat ditagih: dan

(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari konsumennya.

Page 11 OCR 0.878
10) Anjak Piutang V
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):

b) Penyajian transaksi anjak piutang:

Cc) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan: dan

@) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak plutang(ditagihkan kembali ke klien atau ditanggung oleh

perusahaan).

11)|sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa, V Catatan 2p

b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi, dan

&|

Catatan 2p
c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. vV Catatan 2p

12)|Persedi V
yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang digunakan.

2) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain: v
Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana.
HTI Siap Panen

Yang harus dijelaskan antara lain:

Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

b) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan V
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah
menghasilkan:

(2) Dasar penilaian dan pengukuran:

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan

(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

9 Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak a
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Hewan ternak telah menghasilkan :

(a) Metode penilaian

(b) Metode amortisasi (deplesi): dan

(c) Cadangan kernatian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian: dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah menghasilkan.

13)|Aset Tetap: Catatan 2k
|Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Aset Tetap:

BJ pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:

C) pengelompokan Aset Tetap,

d) metode penyusutan yang digunakan,

eJ kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:

«Il el ali aj

? estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan:

Page 12 OCR 0.893
9) penghentian pengakuan:

RJ nilai residu, dan

D) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai
residu pada setiap akhir periode pelaporan.

12)

Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi.

ba Ra Hani Na

Catatan 2)

15

Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama.

16)

Pola Kerjasama

|Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama,

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan
2) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17)

Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lain :

2) pengakuan awal Aset Takberwujud:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud,
c) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabi
digunakan dan umur manfaatnya:

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud:

&) metode amortisasi yang digunakan:

#) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan

9) riset dan pengembangan (jika ada).

umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif amortisasi yang

18)

Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk
dijual: dan

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

19)|

20)|

Properti Investasi :

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi:

c) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biayaj dan
e) penghentian pengakuan Properti Investasi.

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

2) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto,

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment ) dan penilaian kembali aset (revaluasi):
c) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:

d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan

e) Pertanggungan Asuransi.

Catatan 2

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus dijelaskan antara lain:

la) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai: dan
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.

Catatan 20

Page 13 OCR 0.910
22)

Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:
Ja) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23)|

Provisi

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kondisi provisi yang harus diakui: dan
b) dasar penentuan nilai provisi.

Catatan 2w

24

Utang Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya.

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan
Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.

Yang harus dijelaskan antara laii
2) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:

c) Metode penyusutan prasarana PLHj dan

d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Lokasi penambangan:

(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:

(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26)|

Khusus Industri Pertambangan Umum

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

2) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan mengenal
jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan:

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti
dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi:

|c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana:
dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan,
taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan
Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

2) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

Ib) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

Ic) Metode penyusutan prasarana PLH.

Page 14 OCR 0.919
27

Pengakuan Pendapatan

ja) Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan
yang ada: dan

(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keageni
keagenan serta beban terkait.

kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan

Catatan 2r

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak.

Catatan 2r

CJ Khusus Industri Asuransi

(1) Pengakuan pendapatan premi

Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan:
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan

(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.

(2) Beban Klaim

Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi
namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

23)|

d) Khusus Industri Real Estate

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat:

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek,

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek,
(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat,

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: dan

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29)|

Transksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:
2) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing,

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter, dan

|) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang asing.

Catatan 2s

30)|

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

Ja) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi:

Ib) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan

Catatan 2t

31)

Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan.

32)

Pajak Penghasilan

Yang harus dijelaskan antara lain:

) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan:
b) ketentuan mengenai saling hapus,

c) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan

d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan.

Catatan 2w

Page 15 OCR 0.912
Es

33)jimbalan Kerja Catatan 2g
Yang harus dijelaskan antara lain:
2) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan:
b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan:
|) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial, dan
Id) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.
32)|Saham Treasuri
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham
Itreasuri.
35)|Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan
melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya.
36)|Kuasi-Reorganisasi
|Yang harus dijelaskan antara lain:
2) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan
6) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.
37)| Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya
perolehan aset kualifikasian.
38)| Segmen Operasi Catatan 20
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi.
39)|Laba (Rugi) per saham Catatan 2v

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian.

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

Aset

1)

2)

Kas dan Setara Kas

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketigi
b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing:

c) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai
pendapat manajemen.

Khusus Industri Perbankan

Catatan 4

3) Kas
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.

b) Giro pada Bank

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata uang original): dan
(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat periode pelaporan.

CJ “Giro pada Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:

(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai,

(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga:
(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

Page 16 OCR 0.877
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. V
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang:
(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired)
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired) :
(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjala
(S5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan Istimewa dan pihak ketiga:
(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya: (8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah,
bank beku operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan
informasi dari otoritas yang berwenang: dan
(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau likuidasi termasuk tingkat
kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan
(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.
3) (Piutang Usaha Catatan 5
Yang harus diungkapkan antara lain:
ja) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi v
b) jumlah piutang menurut debitur,
() jumlah piutang menurut mata uang, V
@) alasari dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai: vV
e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara Individual dan kolektif, V
|dan penghapusan piutang:
) pendapat manajemen akan Kecukupan Jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas ketertagihan piutang apabila v
tidak dibentuk cadangan:
19) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan: V
Ih) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan V
D Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: vV
(T) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang diatur dalam
perjanjian: dan
(2) jaminan yang diberikan (bila ada).
4) (Khusus Industri Asuransi
2) Piutang Premi V
| Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(2) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan
Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur: vV
(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
ec) Piutang Reasuransi vV
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskanj dan
(3) Jumnlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
d) Piutang Hasil Investasi vV

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi,

(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Page 17 OCR 0.915
5)

Khusus Industri Pembiayaan

2) Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-
lain):

(2) “Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen)

(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang
apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas,
(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui,

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan
berdasarkan objek pembiayaai
(7) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun: dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas utang.

b) Tagihan Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang retensi anjak piutang dan
pendapatan anjak piutang (tanpa

Irecourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse ): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta ikatan penting yang
diatur dalam perjanjian anjak piutang.

c) PiutangSewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode
pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum
pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(2) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(c) lebih dari lima tahun

(3) pendapatan keuangan yang belum diterima:

(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor,

(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum,

(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan

(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

d) Piutang Sewa Operasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk
setiap periode berikut,

(a) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(c) lebih dari lima tahun

(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan

(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

6) |Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Retensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan
b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya plutang retensi.
7) (Tagihan Bruto kepada Pelanggan Catatan 7

|Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi.
(Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui:

CG) kerugian yang terjadi: dan

@) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

SISIKIKI «|

Page 18 OCR 0.911
8)

Piutang Reverse Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

Ja) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

Ib) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:
Ic) Nama pihak/counterparty:

Id) Lokasi Efek jaminan:

|e) Tingkat bunga piutang reverse repo:

#) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

19) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

3)

10)|

Agunan Yang Diambil Alih

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak tertagih: dan
C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut.

Piutang Dividen dan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan dendakepada pihak lain.

11)

Piutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

la) Rincian jenis dan jumlah piutang:

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan
C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

Catatan 6

12)

'Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar.

la) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya:

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos
pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang
(diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh
tempo,

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada,

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh
tempoj

(7) ika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori,

(b) alasan reklasifikasi: dan

(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk
dijual.

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau liabilitas kontinjensi serta
syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut,

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan antara aset keuangan yang
mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan
nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang tersedia untuk dijual yang
direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo.

Page 19 OCR 0.887
13)|Khusus

(Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

2) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasij

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

e) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing dan

(d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

14)|Khusus Investasi pada Sukuk

|Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

Ja) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:

Ib) tujuan model usaha yang digunakan:

Ic) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
Id) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

15)|Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

(Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:

c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

) Informasi penting lainnya.

16)|Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan
b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun
yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

77)lKhusus Wesel Tagih
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, dan
uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya).

18)|Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19)|Pinjaman Polis

|Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
ja) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:

b) Tingkat suku bunga.

20)|Khusus Industri Perbankan

Kredit

Yang harus diungkapkan antara lain:

Ja) — Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibilitas,
b)  Jurnlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

ec) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:

e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

P)—— Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank
Indonesia:

9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian penurunan nilai Aset
keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
(ketentuan Bank Indonesi:
h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas:

i) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau anggota sindikasi:

j) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada,

k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan
oleh Bank Indonesia,

I) — Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.

Page 20 OCR 0.904
21)

Tagihan dan Liabilitas Akseptasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo:

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi selama periode
berjalan:

c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi

22)|

Persediaan

2) Yang harus diungkapkan antara lai
(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan:

(2) jurnlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual:

(3) jurnlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan:

(4) jurnlah setiap penurunan hilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam
periode berjalan:

(5) jurnlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan hilal yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang
diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan:

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka
diungkapkan:

(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(iiy tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi.

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan

dijaminkan: dan

(GY jenis dan nilai persediaan Yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta
pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan
alasannya.

B) Khusus Industri Perhotelan

(Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain:
(1) — Makanan dan minuman,

(2) Perlengkapan, dan

(3) — Barang Dagangan.

c) Khusus Industri Real Estat
| Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:

(a) Tanah Matang:

(b) Unit Bangunan: dan

(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya
belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada.

9) Tanah untuk Pengembangan

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Lokasi, luas tanah, proses perizina
(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan: dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

&) Kihusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Materi program : lokal, impor (media televisi):
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):
(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan
(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

Page 21 OCR 0.919
? Khusus Industri Rumah Sakit
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Obat-obatan,

(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya

9) Khusus Industri Peternakan
(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak menjadi:
(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan

(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek

Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan
ternak belum menghasilkan:

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir,

(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hilang,

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup:

(Wika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan
langsung:

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

23)|Pajak Dibayar Di muka Catatan 34a
'Yang harus diungkapkan antara lain:
2) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan v
b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. v
24)|Biaya Dibayar Dimuka v Catatan 8

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

25)|

'Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual

Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan
waktu pelepasan,

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nil
(8) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau
keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun:

(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan
disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan
ipengkiasifikasiannya, diungkapkan:

(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual,
(disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompok lepasan
tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, dan

li. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual:

(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan

(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya.

Page 22 OCR 0.914
26)

Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang:

b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi
tersebut:

lc) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai

secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

Id) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, dan

&) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan
alasannya.

27

Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harusdiungkapkan antara lain:

Catatan 11

ja) nama entitas asosiasi:

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya,

C) nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia:

d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas,
pendapatan, dan laba atau rugi:

SI KI di «ii

e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2096 (dua
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung atau tidak
langsung:

f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan
tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda
dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda:

9g) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk
mentransfer dana kepada Perusahaan:

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya
kerugian tersebut maupun secara kumulatif:

i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor
lain:

j) liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk semua
atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok,
yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas,
Pendapatan, dan laba atau rugi.

23)

29)|

Khusus Industri Konstruksi Jaminan

|Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi
|vang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

Khusus Industri Kehutanan

HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut:

a) Saldo awal:

b) Penyisihan periode berjalan:

c) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan

d) Saldo akhir.

Page 23 OCR 0.901
30)|

Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:

(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya:

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

31)

Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Untuk tanaman telah menghasilkan

(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman:

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama paling sedikit 2 tahun
terakhir:

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam:

(8) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman:

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan
(6) Tanaman yang dijaminkan.

Ib) Untuk tanaman belum menghasilkan

(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :

(a) Saldo awal

|. Tambahan tahun berjalan

li.” Biaya langsung

(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa
I. Pengurangan tahun berjalan

li. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan

(c) Pengurangan lainnya

(d) Saldo akhir:

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik perusahaan (inti) dan
tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

32)|

Khusus Industri Peternakan

Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan:
b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir,

Ic) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

Id) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:

@) Kondisi hewan ternak:

#) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,

9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup,

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung,
i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:

) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan

K) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

33)

Properti Investasi

2) Yangharusdiungkapkan antara lain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model biaya,

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti Investasi:

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain
(karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:

(a) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir:

(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi:

Catatan 15

Page 24 OCR 0.922
(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak
(3) estimasi saat penyelesaian:
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian:
(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan
pengembangan: dan
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(2) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi.

32)|Aset Tetap v Catatan 13

(Yang harus diungkapkan antara lain:

'a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan

aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan:

b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan v

akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

C) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: v

@d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas v

(jika ada):

&) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: v

#) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, v

hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara

terpisah pada laporan laba rugi komprehensif,

'9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: v
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): v
(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap v
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian:
(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir: v
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, v
(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model v
biaya: dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama v
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang
saham.

h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: v

Page 25 OCR 0.918
35)|

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, uneperated 2creage, sumur dan peralatan serta fasilitas
yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengei

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :

(a) Lokasi penambangan,

(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasij

(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan

(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan
kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan.

3

|

)

Aset Tak Berwujud

Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:

a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi:

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif:

c) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir periode dengan
menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

Id) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka harus
diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi:

e) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset Takberwujud
yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas:

#) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang material terhadap
laporan keuangan Perusahaan,

9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang
berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut:

(2) jumlah tercatatnya, dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi,

h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat Aset
'Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas,

Ii) nilai kornitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud:

lj) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi,

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset:

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya, dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-
pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.

37)|

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

3) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan
Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :

(1) Saldo awal:

(2) Penambahan dan pengurangan:

(3) Saldo akhir.

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi

Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang mencakup saldo awal, penambahan
dan pengurangan, dan saldo akhir, dan

(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas investasi yang timbul dari eksplorasi

dan evaluasi pertambangan.

Page 26 OCR 0.924
CG) “Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:

(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan

(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya
pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-
ratanya:

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan :
(a) Alasan terjadinya penundaan:

(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

(6) Jumlah penurunan (write down ) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan
tersebut, serta metode dan asumsi

utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

@) Biaya Pengembangan Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan:

(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:

(b) Saldo awal:

(c) Penambahan/pengurangan:

(d) Amortisasi, dan

(e) Saldo akhir.

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan:

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan
manajemen tidak dapat dipulihkan:

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi
penjelasan:

(2) Alasan terjadinya penundaan,

(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan

(c) Jumlah penurunan (write down ) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut,
serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang
Ditangguhikan untuk tiap-tiap Area of Interest.

Liabilitas

1)

Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

Ja) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

b) jumlah utang usaha menurut mata uang, dan

c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

2)

Catatan 17

Provisi
2) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode

(2)  provisi tambahan dalam periode bersangkutan:

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan:

(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan:

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak
han tingkat diskonto:

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi:

(7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka(6). Dalam hal
diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi
penggantian tersebut.

Catatan 20

Page 27 OCR 0.934
3)

Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo.

Catatan 18

4)

Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain:

Ja) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

5)

Utang Repo
|Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo:
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

8)

»

Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan
tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel

yaitu :

Ja) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui,

c) kerugian yang dialami: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

Khusus Industri Perbankan

3) Simpanan Nasabah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:

(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu,

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan: dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.

b) Simpanan dari Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan.

Catatan 21

8)

Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Rincian berdasarkan program asuransi:
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggung:
(3) Rincian berdasarkan mata uang,

(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuari
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan.

b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:

(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan

(4) Jumlah utang menurut mata uang.

C) Estimasi Klaim Retensi Sendiri

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut jenis asuransi,

(2) Jumlah menurut tertanggung:

(3) Jumlah menurut mata uang: dan

(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

Page 28 OCR 0.916
d) Premi yang belum merupakan Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut program asuransi:

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan.

@) Utang Koasuransi (rewrite)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan

(9) Jumlah menurut umur utang.

N Utang Reasuransi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang:

(4) Jumlah menurut umur utang: dan

(S) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

9) Utang Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur:

(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan

(3) Jumlah menurut jenis asuransi.
h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.
i) — Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham:
(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Saldo menurut usia.

9)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

Catatan 25

To)|

Utang Pajak

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya: dan

b) informasi mengenai ketetapan pajak.

Catatan 34

11)|

Khusus Industri Pembiayaan Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting lainnya yang diatur
dalam perjanjian anjak piutang.

12)

Khusus Kontrak Konstruksi Uang Muka Kontrak
|Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13)

BagianLancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan utang bank
dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checkiist ini.

Catatan 24b

18)

Uiabilitas Keuangan Lainnya

2) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka
pendek dan jangka panjang:

(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 29 OCR 0.911
(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori:

(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan

(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang
(misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defauit).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang:

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait,

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama periode tersebut: dan

(9) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstrukturisasi.

15)|Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya,

16)| Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17)|tiabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimlliki untuk djual,

Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai
dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai
dimiliki untuk dijual.

Liabilitas Jangka Panjang

18)| Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Dj

Yang Harus diungkapkan antara lain :
a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:
b) jumlah utang menurut mata uang: dan

jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

19)|Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang

|Yang Harus diungkapkan antara lain:

Catatan 23

a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata v
uang:
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: YA
C) — tanggal jatuh tempo: v
d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: v
e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan v
perolehannya:
D pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas v
pinjaman:
9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi v
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: v
Dj persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, v
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan
D» pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang v
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi
keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain adalah:

(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan vV

Page 30 OCR 0.909
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

20)|

Utang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain :

2) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi
keuangan:

) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan
nilai kininya, Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan
(posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun:

(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan

(3) lebih dari 5 (lima)tahun.

C) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut:

8) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-
lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan:

&) Keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan
penyewaan kembali (sale and leaseback): dan

8 penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:

(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen:

(2) ada tidaknya kiausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-
syaratnya: dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

21)

Khusus Industri Perbankan

3) Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:

(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan:

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban
yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance ):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang diterbitkan.

b) Pinjaman Diterima

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh
tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya( debt covenance):

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance :

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat imbalan yang
Iebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.

C) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai kornitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan
penghapusan bank pada saat periode pelaporan: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan hilai komitmen dan kontinjensi.

Page 31 OCR 0.907
22)|

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :

2) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal:
(2) Penyisihan yang dibentuk:
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan

(8) Saldo akhir.

b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

)  Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar
akuntansi keuangan:

) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan tambang, maka
perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah:

@) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Saldo awal,

(2) Penambahan dan Pengurangan :

(3) Saldo akhir.

23)|

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang

3) imbalan Pasti

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) gambaran umum mengenai jenis program.

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah,

pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga,

(c) iuran oleh peserta program:

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial:
(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata
uang penyajian:
(b) biaya bunga,

(c) hasil yang diharapkan dari a:

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan
asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria:
(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan yang
diasumsikan padi
(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik neto: dan
(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.
UAN Patara hal mennram dinnarscilan dalam linnbunnan infari vann tinnni watih dikmnbanban damnal

b) Iuran Pasti

Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai beban

untuk program iuran pasti.

c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya

Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah Imbalan kerja jangka panjang lainnya.

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja

Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan

(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).

program:

Catatan 25

Page 32 OCR 0.899
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo,
jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

lc) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang
berhubungan, jika ada,

) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan:

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang
(misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan

Ih) persyaratan penting lainnya.

25)

Sukuk

Ja) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lai
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:

(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan,

(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:

(c) nilai norninal:

(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah):

(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi

|hasil (untuk Sukuk mudharabah):

(P) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi hasil:

(9) jangka waktu,

(h) tujuan penerbitannya: dan

(i) persyaratan penting lain:

(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:

(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

(6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default).

26)|

Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama periode
pelaporan
b) tujuan perolehannya:
c) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:
d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang
(misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
€) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
IP) persyaratan penting lainnya.
Konversi

En)

Obligasi

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga,
bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi
sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti,

Cc) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga
(pelaksanaan (exercise price ) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi:

@) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusiny:

Page 33 OCR 0.915
&) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efe
HP jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang
berhubungan (jika ada):

1) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang
(misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default ):

lj) dalarn hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan
penerbitan dan nama pembeli,

k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi:

|) keberadaan fitur derivatif melekat: dan

m) persyaratan penting lainnya

Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

Modal Saham V Catatan 26
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:

(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode:

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan
pembayaran kembali atas modal, dan

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan
persyaratan,

b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas:

IC) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepemilikan, yaitu:

(1) Pemegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih:

(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan

(3) Pemegang saham lainny
d) Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan
Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
(RUPS):

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan saham baru dari
Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak

Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan
kecukupan modal:

@) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah saham yang
dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek.

Page 34 OCR 0.908
2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor,

b) Uraian sumber agio saham:

€) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas:
@d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor:

@) Uraian mengenal sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya:

1? Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendi
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi
(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut
tidak bersifat sementara,

(3) Tanggai efektif transaksi,

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut:
(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi:

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah
imbalan yang diserahkan atau diterima: dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali:
(b) Ikhtisarjumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan:

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi, dan

(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

|, antara lain:

Catatan Ib
melampirkan
informasi terkait
penawaran umum
Perusahaan

3)

Selisih Transaksidengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:

(2) Nama entitas anak: dan

(3) Nama pihak yang bertransaksi,

b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: dan
c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian.

4)

Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:

ja) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor:

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh:

Cc) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor:

@) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga
pelepasan saham treasuri: dan

2) — Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.

5)

Saldo Laba

Yang harus diungkapkan antara lain:

la) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait: dan
IC) — Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.

8)

Waran
|Yang harus diungkapkan antara lain:

2) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waranj

b) dasar penentuan Nilai Wajar waranj

Ic) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
je) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

7

8)

Pendapatan Komprehensif Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen pendapatan komprehensif
lainnya.

Kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas ekuitas masing-masing entitas
anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk.

Catatan 27

Page 35 OCR 0.923
Laba Rugi Komprehensif

1) (Pendapatan vV Catatan 28
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen
pendapatan komprehensif lainnya.

Yang harus di ungkapkan antara lain :
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk v
pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang:
(2) Penjualan jasa:
(3) Bunga:
(4) Royalti: dan/atau
(5) Dividen:
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama: v
C) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari vV
pendapatan:
Id) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam v
setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan
ihak berelasi dan pihak ketiga:
je) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan,
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam
periode berjalan: dan
(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal pelaporan:
(b) Jumlah uang muka yang diterima: dan
(c) Jumlah retensi:
(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan
Liabilitas:
Ph Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain:
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan,
(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya:
|dan
(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan,
|yang antara lain terdiri dari:
(a) Pendapatan bruto:
(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan
(c) Total pendapatan neto.
2) (Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator Ketentuan Tarif vV Catatan 39

Yang harus diungkapkan antara lain:
2) Dasar ketentuan tarif:

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif:
c) Masa berlaku tarif:

d) Besaran tarif: dan

le) Perjanjian lain yang terkait.

Page 36 OCR 0.906
3) Khusus Industri pembiayaan
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen:
b) Pendapatan anjak piutang: dan
c) Pendapatan sewa.

4) (Khusus Industri Rumah Sakit Terdiri dai
|Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis,
Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
2) Restitusij
b) Subsidi tidak mampu: dan
|) Selisih perhitungan klaim.

5) (khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:
Ja) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:
b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi
Ic) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:
d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan
) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan
ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut.

6) |Khusus Industri Telekomunikasi
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa
telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain.

7) (Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi, dan
penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi.
(Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

8) (Khusus Industri Jalan Tol:
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
2) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama|
operasi,
b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas
jalan tol tersebut harus diungkapkan.

5) |Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain:
Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
la) Obligasi Pemerintah:
b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui:
c) Efek-efek: dan
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

10)|Beban Pokok Penjualan

Yang harus diungkapkan antara lain:

la) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku,
(2) Biaya tenaga kerj
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan:

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 109o (sepuluh perseratus) dari pendapatan: dan
|) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

: dan

Page 37 OCR 0.898
11)|Khusus Industri Rumah Sakit
Beban Departementalisasi/Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
la) Beban bahan:

b) Beban jasa pelayanan:

Ic) Beban pegawai:

d) Beban penyusutan sarana medis:

8) Beban pemeliharaan sarana:

) Beban asuransi:

9) Beban langganan daya dan jasa:

h) Beban depresiasi.

12) Khusus Industri Asuransi:

a) Beban Klaim Asuransi Kerugian

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan|
(penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa

Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim
kematian.

Cc) Komisi Neto

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk
setiap jenis asuransi.

d) Hasil Investasi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

13)|Khusus Industri Perhotelan Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi:
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan

c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

17)|Beban Usaha
Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain:

Catatan 29

a) Beban penjualan:

b) Beban distribusi, dan

KISI

C) Beban umum dan administrasi.

Catatan 30

15)|Khusus Industri Perbankan

2) Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa
utama.

16)|Khusus Industri Pembiayaan BebanKerugian Penurunan Nilai
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing- masing akun Piutang
Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan.

17)|Pendapatan dan Beban Lainnya:
|Yang harus diungkapkan antara lain :

Ja) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.

Catatan 28

Bj rincian dan jumlah Beban lainnya.

Catatan 30

|) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :

KI

Catatan 32

(ID) biaya pinjaman meliputi:

Page 38 OCR 0.930
(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif:

(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakul sesuai SAK yang berlaku: dan

(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan
sebagai penyesualan terhadap bunga:

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:

(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual:

(b) rugi neto dari Instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi: dan

(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai.

d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan
menggunakan metode ekuitas: dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah.

18)|

Khusus Industri Perbankan

3) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

Cc) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

19)|

Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

aa) perubahan dalarn surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud:

b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti:

c) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan,

d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual:

8) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas: dan
bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.

Page 39 OCR 0.921
20)|

Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(1) beban (penghasilan) pajak ki
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu:

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya:

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan
perpajakan yang baru:

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode
lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan:

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak
tangguhan: dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam
laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara

b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke
ekuitas:

c) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali untuk bagian
pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama:

d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini:
(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar
perhitungan tarif pajak yang berlaku,

&) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada
periode akuntansi sebelumnya:

P) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum
dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan:

(9) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan
bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang belum diakui:

“mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.”

Catatan 34

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :

2) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi
jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham,

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis
instrumen yang mempengaruhi laba per saham:

c) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saham dasar
di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat
antidilutif untuk periode sajian

d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesuai
dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham
biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud
terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

Catatan 37

Page 40 OCR 0.918
22)| Transaksi Pihak Berelasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

ja) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya:

(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu millar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat:
dan/atau

(2) lebih dari 0,57 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan hubungan dengan
pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud:

C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta
informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak
hubungan tersebut

dalam laporan keuangan, paling kurang:
(1) jumnlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait:

(2) jumnlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk kornitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk
penyelesaian: dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima:

(3) jurnlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan
kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usahaj
dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan pembentukan:

9) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan secara terpisah untuk
masing-masing kategori berikut:

(1) entitas induk,

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas:

(3) entitas anak:

(4) entitas asosiasi:

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer:

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan

(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

@) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi, komisaris, pemegang
saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek:

(2) imbalan pascakerji
(3) imbalan kerja jangka panjang lainny:
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan

(5) pembayaran berbasis saham.

H) untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan:

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan
(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, indikasi secara kuantitatif
atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut.

Catatan 35

23)|Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing

ja) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional.

Ib) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya dalam mata uang fungsional:

(2) posisi neto dari aset dan Ilabilitas moneter dalam mata uang asing:

(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional:

(8) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada instrumen keuangan yang
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: dan

(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang
terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode.

Page 41 OCR 0.921
24)

25)

26)|

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain
ja) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset Individual,
termasuk goodiwil/ atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai:

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi
komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba
rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dib:

(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya:

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode
tersebut, dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain
selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset.

Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu
a) Perubahan Estimasi Akuntansi
2) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode
| “diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan:
dan
kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan.
b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi
d) Perusahaan harus mengungkapkan hai hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas
anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:
(1) jumlah harga yang dibayarkan:
(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:
(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh: dan
(4) | jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

27

Segmen Operasi

Yang harus diungkapkan antara lain :

ja) pengungkapan pada level segmen:

(1) informasi umum, yang terdiri dari:

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan: dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan:

(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan liabilitas
segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya:

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen,
dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan:

b) pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk dan jasa

Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa.
(2) Informasi wilayah geografis

(Ka) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepad:
i. negara domisili Perusahaan, dan

li. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu
negara asing secara Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara

terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara

Catatan 41

Page 42 OCR 0.932
tersebut secara individual.
(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset Imbalan pascakerja, dan
hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di:

I. negara domisili Perusahaan, dan

Hi. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing
secara Individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.

(3) Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 104o (sepuluh perseratus)
atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan:

(a) fakta:

(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan

(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28)|

29)

Operasi yang Dihentikan
2) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu
pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok
lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang
terkait: dan

(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan
jaset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait:

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan:
dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik
entitas induk.

Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau
tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi:

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan Instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak
instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain:
(2) pihak lawan transaksi (counterparties):

(3) tanggal jatuh tempo:

(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan:

(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan:

(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan

(7) persyaratan penting lainnya.

c) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut:
(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan mengenai Aset dan/atau
Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai: dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagal suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya.

30)|

Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk dapat
diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset keuangan dan Ilabilitas
keuangan.

Catatan 38

Page 43 OCR 0.883
31)|

Dividen

Yang harus diungkapkan antara lain:

ja) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi kepada pemilik

pada periode pelaporan:

b) jumlah utang dividen untuk:
(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumny:
C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan tetapi sebelum
tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan:
dan

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.

32)

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah:

b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah
dari komitmen lainnya:

Ic) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan
dalam pengendalian bersama entitas: dan

|d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan
tentang:

(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan

(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang, penghasilan
dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama.

33)|

Perikatan dan Kontinjensi
Ja) Perikatan

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) perikatan yang meliputi:

(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan lisensi, diungkapkan:

i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:

ii. periode berlakunya perikatan

Iii. dasar penentuan kompensasi dan denda:

IV. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan

V.  pembatasan-pembatasan lainnya:

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan
(pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi, diungkapkan:

i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
. periode berlakunya perikatan:

keluar sumber daya: dan” Ge
(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketig

Catatan 41

34)|

Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara lain:
Ja) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma:

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:

|) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan,

d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama:

e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan

# Isi perubahan perjanjian, jika ada.

Page 44 OCR 0.926
35)|

Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari Instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko,
termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami
penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai:
(2) risiko likuiditas, antara lain:

(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo
kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas: dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas:

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir
periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut
terhadap laba rugi dan ekuitas: dan

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan
kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan.

Catatan 39

36)|

Khusus Industri Perbankan

2) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan
posisi keuangan:
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

b) Posisi Devisa Neto

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi keuangan:
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum

Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank.

d) Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masi
pengelolaan investasi dan reksadana.

-masing aktivitas fiduciary yang meliputi jasa kustodian, wali amanat,

37)|

Kuasi-Reorganisasi
(Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun
berurutan sejak kuasi-reorganisasi

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-reorganisasi yang
menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- reorganisasi:

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan untuk
mengeliminasi defisit: dan

6) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk
jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi.

38)|

Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :

la) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola

Catatan 39b

Page 45 OCR 0.920
permodalannya, termasuk:

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal:

(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan
yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:

b) ringkasan data kuantitatiftentang bagian yang dikelola sebagai modal:

C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:

) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika ada): dan

&) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan.

39)

Transaksi Nonkas

Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak
termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kradit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan
saham, dan konversi utang menjadi modal.

Catatan 43

z0

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :

ja) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang:

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk
syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan,
dan metode penyelesaian:

0) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham:

) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal eksekusi atau
selama periode pelaporan:

|e) | kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir
periode:

penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut:

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar

Opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur: dan
(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan informasi
tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu
selain opsi saham):

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap
posisi keuangannya.

21)

Khusus Industri Asuransi:

ja) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Analisis Kekayaan:

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi:

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan

(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

z2)

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah

Hal-hal yang harus diungkapkan:

a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah:

b) Jenis Akad Asuransi Syariah:

Ec) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan

d) Zakat.

Page 46 OCR 0.909
43)|

Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:

Ja) Kontrak reasuransij

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya:

c) Rasio keuangan penting:

d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan

e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan.

44)|

Khusus Industri Kehutanan :
a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya

C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI,
pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya:

2) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulasinya: dan

1) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana

(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya:
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

45)|

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Yang harus diungkapkan antara lain:

ja) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir periode
pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam
laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

b) dalarn hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan
mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:

(1) tanggal terjadinya:

(2) sifat peristiwa: dan

(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat.

Catatan 44

46)|

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas
Perusahaan

(Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang
telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain:

Ja) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut:

b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi:

Ic) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan

|) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan

keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara
wajar.

Catatan 23

47)|

Reklasifikasi
ja) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1) sifat reklasifikasi:

(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan

(3) alasan reklasifikasi.

b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan:
(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan

(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.

Page 47 OCR 0.918
43)IHibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut:

Ja) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari bantuan
pemerintah: dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah diakui.

49)| Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi
selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara
lain.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:

(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya: dan

(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya.

€) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan
tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara

tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

50)|informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang
mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Jakarta, 29 April 2024
Disiapkan Oleh,

Hasyim
(Direktur)

File

File Open PDF
Source IDX
Size6.81 MB
Published6 May 2024
Pages47
Characters132,677
Text sourceOCR
OCR confidence0.905

Names mentioned 16 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Citra Marga Nusaphala Persada p.1 ×3
unresolved org PT. Citra Marga Nusaphala Persada Tok Bidang p.1
unresolved person Drs. Nunu Nurdiyaman p.1 ×3
unresolved org Nama Kantor Akuntan Publik IBambang dan Rekan p.3
unresolved org Kantor Akuntan Publik IBambang p.3
unresolved org Tjahjo & Rekan p.3 ×2
unresolved org Tjahjo& Rekan p.3
unresolved person Drs. Nunu Wurdiyaman p.3
unresolved person Drs. Nunu Nurdyaman p.3
unresolved org Bapepam-LK p.5 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.6 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.10 ×11
unresolved org Bank Lain. Piutang Reverse Repo p.10
unresolved org Bank Indonesi p.19
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.24
unresolved org Menteri p.33

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result