Skip to content
Back to announcement

20240506_MBAP_Public Expose_31635080_lamp3.pdf

Other Text extracted MBAP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 2

Page 1
                                                                                     SIARAN PERS



Mitrabara Adiperdana Mendorong Pertumbuhan melalui Diversifikasi Anak Usaha



Jakarta, 2 Mei 2024 – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (MBAP) terus mengembangkan bisnis anak-anak
perusahaan demi memperkuat eksistensi perusahaan dan mendorong pertumbuhan kinerja di masa
mendatang. Strategi ini ditempuh mengingat batubara merupakan komoditas dengan cadangan yang
terbatas. Selain itu, Mintrabara ingin menangkap peluang dari tren permintaan energi baru dan
terbarukan ke depan yang semakin besar serta bisnis lainnya.

Direktur Utama Mitrabara Adiperdana Khoirudin menyampaikan hal tersebut dalam acara paparan
publik perusahaan yang berlangsung pada 2 Mei 2024 di Graha Baramulti, Jakarta Pusat.

“Sesuai dengan roadmap empat pilar bisnis Mitrabara, kami masih mempertahankan pilar bisnis
utama kami di sektor tambang, khususnya batubara. Namun Perseroan juga terus mencari ppotensi
tambang lainnya seperti mineral, andesit, maupun jenis tambang lainnya.“ papar Khoirudin.

Di samping itu, sambung Khoirudin, Mitrabara juga sangat serius mengembangkan bisnis-bisnis baru
melalui anak-anak usahanya, yaitu di sektor energi baru terbarukan, sektor industri agro, serta sektor
infrastruktur dan jasa,” paparnya.

Di sektor energi baru terbarukan, Mitrabara masuk ke bisnis pembangkit listrik tenaga surya dan
biomassa. PT Masdar Mitra Solar Radiance (MMSR), anak usaha Mitrabara di bidang energi surya, telah
mengoperasikan panel surya dengan kapasitas 1,75 MWp pada tahun 2023 dan akan terus
ditingkatkan setiap tahunnya.

Dalam jangka waktu 5 (lima) tahun kedepan, MMSR menargetkan untuk mengoperasikan 200 MWp
dengan target finalisasi kontrak sebesar 195 MWp. Adapun, PT Malinau Hijau Lestari (MHL) yang
bergerak di bidang produksi wood pellet diharapkan mampu menjadi salah satu pemimpin pasar
produsen wood pellet dengan kapasitas produksi sebesar 150.000 ton per tahun, yang ditargetkan
akan mulai produksi pada akhir tahun 2025.

Di sektor agro industri, Mitrabara masuk ke bisnis aquaculture melalui PT Mitradelta Bahari Pratama
(MBP), bekerja sama dengan PT Delta Marine Indonesia yang telah berpengalaman lebih dari 40 tahun
di industri budidaya tambak udang vannamei.

Mulai tahun ini, MBP mengoperasikan 20 kolam udang vannamei di So Lembo, Nusa Tenggara Barat,
dengan target produksi ± 190 ton. Secara berkelanjutan, MBP akan menambah jumlah dan
menargetkan bisa mengoperasikan secara optimal 140 kolam budidaya dengan target produksi
mencapai ± 3.000 ton per tahun. Perseroan memandang bahwa bisnis aquaculture memiliki peluang
cukup besar dan masih sangat terbuka termasuk bagi Perseroan untuk melakukan pengembangan
bisnis aquaculture ke sektor hulu dan hilir, seperti cold storage hingga pengolahan.

Di sektor infrastruktur dan jasa, Mitrabara masuk ke bisnis kontraktor pertambangan melalui PT Mitra
Muda Makmur (MMM). MMM ditargetkan untuk menjadi kontraktor pertambangan terkemuka yang
mampu memberikan jasa yang kompetitif di industri pertambangan di Tanah Air.

Hingga akhir tahun 2023, pilar bisnis batubara memang masih mendominasi pendapatan Mitrabara.
Namun, dalam beberapa tahun ke depan, Khorudin optimistis, diversifikasi yang dijalankan akan
Page 2
                                                                                      SIARAN PERS



berkontribusi signifikan pada kinerja perusahaan. “Kontribusi dari diversifikasi usaha ini kami harapkan
mampu menjadi penopang kinerja perusahaan di saat harga batubara turun seperti yang terjadi
sepanjang Tahun 2023 hingga saat ini,” kata Khoirudin.

Seperti diketahui, sepanjang tahun 2023, Mitrabara membukukan pendapatan konsolidasi sebesar
224,09 juta dolar AS, turun 50,15% dari 449,54 juta dolar AS pada tahun 2022. Adapun, laba tahun
berjalan mencapai 21,69 juta dolar AS, terkoreksi 87,91%, dari 179,39 juta dolar AS pada tahun 2022.

“Koreksi tajam harga batubara di pasar global menjadi pemicu utama penurunan pendapatan dan laba
bersih perusahaan serta kebijakan pemerintah berupa penyesuaian tarif dan formula royalti,” ungkap
Khoirudin.

Batubara merupakan komoditas yang harganya sangat dipengaruhi oleh dinamika kondisi di dalam
negeri dan global. Pada tahun 2022, faktor geopolitik membuat harga batubara di pasar global
melambung, diikuti harga batubara acuan (HBA) untuk penjualan di dalam negeri. Hingga awal Januari
2023, HBA masih mencapai 305 dolar AS per metrik ton. Namun, pada Desember 2023, HBA tinggal
berkisar 117 dolar AS per metrik ton, atau jatuh sekitar 61.54%.

Adapun, penjualan batubara Mitrabara pada tahun lalu mencapai 2,13 juta ton dengan produksi
sebesar 2,09 juta ton. Berdasarkan rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) sampai dengan tiga tahun
ke depan atau tahun 2026, perusahaan sudah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Energi dan
Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memproduksi batubara hingga 2,45 juta ton per tahun.

Terlepas dari penurunan kinerja, kondisi keuangan perusahaan sebenarnya tetap solid dan sehat.
Kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek masih sangat baik, terlihat dari
rasio lancar perusahaan yang cukup besar, yakni 3,74 kali. Rasio liabilitas terhadap ekuitas juga masih
terkelola dengan baik di level 0,33 kali sementara rasio liabilitas terhadap total aset 0,24 kali.

Kondisi keuangan yang sehat tersebut memungkinkan Mitrabara cukup leluasa untuk
mengembangkan usaha, baik secara organik maupun unorganik. Pada tahun 2024 ini, perseroan
menganggarkan belanja modal dan investasi sebesar 57,84 juta dolar AS, naik signifikan dibandingkan
tahun lalu yang sebesar 11,50 juta dolar AS. Sekitar 49% dialokasikan untuk bangunan dan prasarana
anak Perusahaan dan sekitar 25% untuk investasi di ventura bersama. “Ini sejalan dengan komitmen
kami untuk mendukung pengembangan dari anak-anak usaha perusahaan, yang pada akhirnya akan
berkontribusi signifikan pada kinerja perusahaan secara keseluruhan,” ujar Khoirudin.

***
Untuk pertanyaan dan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:


Untuk informasi lebih lanjut hubungi:

Corporate Secretary PT Mitrabara Adiperdana Tbk
Tel : (62-21) 6385 6211
Fax : (62-21) 6385 2326
Email : corsec@mitrabaraadiperdana.co.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.45 MB
Published6 May 2024
Pages2
Characters6,223
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Mitrabara Adiperdana Tbk p.1 ×7
linked org PT Mitra Muda Makmur p.1
unresolved org PT Malinau Hijau Lestari p.1
unresolved org PT Delta Marine Indonesia p.1
unresolved org Kementerian Energi p.2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result