Skip to content
Back to announcement

20240430_ADRO_Laporan Informasi dan Fakta Material_31632781_lamp1.pdf

Other Text extracted ADRO

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 13

Page 1
PT ADARO ENERGY INDONESIA TBK (BEI: ADRO)
NEWS RELEASE – KINERJA KEUANGAN 1Q24
Jakarta, 30 April 2024 – PT Adaro Energy Indonesia Tbk (“AEI”, BEI: “ADRO”) hari ini
mengumumkan laporan keuangan konsolidasi untuk periode tiga bulan yang berakhir pada
tanggal 31 Maret 2024 ke BEI/OJK.
Presiden Direktur dan Chief Executive Officer, Bapak Garibaldi Thohir mengatakan:

“Di tengah ketidakpastian global dan kondisi harga yang melemah, kami mempertahankan
komitmen terhadap efisiensi biaya. Lebih lanjut, posisi neraca dan keuangan secara
keseluruhan tetap sehat, sehingga menyediakan fleksibilitas pada saat ini.”

“Operasi kami memulai tahun ini dengan baik, dan investasi yang kami perluas ke bisnis-
bisnis baru berjalan baik sesuai panduan yang telah kami tetapkan.”

Iktisar
•   AEI mencatat laba inti $440 juta pada 1Q24 dan EBITDA operasional $604 juta.
•   AEI menghasilkan margin EBITDA operasional 42%.
•   AEI mencatat kenaikan 5% pada volume penjualan menjadi 16,48 juta ton. Meskipun
    demikian, pendapatan usaha turun 22% karena penurunan 26% pada harga jual rata-rata
    (ASP).
•   Sejalan dengan rencana investasi, belanja modal naik 56% menjadi $206 juta. Belanja modal
    terutama digunakan untuk alat berat, tongkang dan infrastruktur pendukung di rantai pasokan.
    AEI juga memulai investasi di smelter aluminium dan fasilitas pendukungnya.
•   Posisi keuangan AEI tetap sehat dengan posisi kas bersih $1,75 miliar pada akhir 1Q24.




                                               1
Page 2
                                                  Kinerja Keuangan

    ($ juta, kecuali dinyatakan berbeda)                                       1Q24            1Q23            Selisih
     Pendapatan usaha bersih                                                      1.443           1.839            -22%
     Beban pokok pendapatan                                                       (815)         (1.075)            -24%
     Laba kotor                                                                     628             763            -18%
     Laba usaha                                                                     514             625            -18%
     Laba inti1                                                                     440             538            -18%
     EBITDA operasional2                                                            604             726            -17%
     Total aset                                                                 10.466            9.826              7%
     Total liabilitas                                                             2.672           2.776             -4%
     Total ekuitas                                                                7.794           7.050             11%
     Utang berbunga                                                               1.469           1.519             -3%
     Kas dan setara kas                                                           3.164           3.011              5%
     Utang (kas) bersih(3)                                                      (1.753)         (1.578)             11%
     Belanja modal(4)                                                               206             132             56%
     Arus kas bebas(5)                                                              285             522            -45%
     Laba per saham (EPS) dasar dalam $                                        0,01247         0,01478             -16%

                                                   Rasio Keuangan

                                                                               1Q24             1Q23             Selisih
    Margin laba kotor (%)                                                          44%              42%               2%
    Margin usaha (%)                                                               36%              34%               2%
    Margin EBITDA operasional (%)                                                  42%              40%               2%
     Utang (kas) bersih terhadap ekuitas (x)                                 Kas bersih        Kas bersih                -
     Utang (kas) bersih terhadap EBITDA operasional 12 bulan                 Kas bersih        Kas bersih                -
    terakhir (x)
     Kas dari operasi terhadap belanja modal (x)                                      2,50           (3,01)        -183%



1
 Laba periode ini, tidak termasuk komponen non operasional setelah pajak (amortisasi properti pertambangan dan penilaian pajak
  tahun sebelumnya)
2
 EBITDA tidak termasuk penilaian pajak tahun sebelumnya dan penyisihan (pemulihan) piutang usaha tak tertagih
3
 Setelah dikurangi kas dan setara kas dan bagian lancar dari investasi lainnya
4
 Pengeluaran belanja modal didefinisikan sebagai: pembelian aset tetap – perolehan dari pelepasan aset tetap + pembayaran untuk
penambahan properti pertambangan + penambahan liabilitas sewa pembiayaan
5
  EBITDA operasional – pajak – perubahan piutang usaha, persediaan, dan utang usaha – belanja modal tidak termasuk liabilitas
sewa pembiayaan



                                                   Segmen Operasi
             Segmen                              Pendapatan                                Laba Periode Berjalan
    ($ juta)                        1Q24             1Q23            Selisih          1Q24            1Q23          Selisih
    Pertambangan dan
    perdagangan batu bara             1.420             1.793             -21%             372              461          -19%
    Jasa pertambangan                   224               220               2%              13               (8)        -257%
    Lainnya                             176               156              12%              47               75          -37%
    Eliminasi                         (377)             (331)              14%              (6)              (2)         228%
    Total                             1.443             1.839             -22%             426              526          -19%

                                                              2
Page 3
ANALISIS KINERJA KEUANGAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
31 MARET 2024 (1Q24)
Pendapatan usaha, harga jual rata-rata dan produksi
AEI mencatat pendapatan yang memuaskan sebesar $1.443 juta pada 1Q24, atau turun 22%
dari 1Q23. Volume produksi dan penjualan AEI pada 1Q23 masing-masing mencapai 18,07 juta
ton dan 16,48 juta ton, atau naik 15% dan 5% dari 1Q23. Peningkatan pada kinerja operasional
ini mengimbangi penurunan 24% pada harga jual rata-rata (ASP) seiring berlanjutnya penurunan
harga batu bara.
Beban pokok pendapatan
Beban pokok pendapatan turun 24% y-o-y menjadi $815 juta, terutama karena penurunan beban
royalti, dari angka tahun sebelumnya karena penurunan ASP maupun harga acuan batu bara.
Biaya penambangan naik 10% karena kenaikan volume. AEI mencatat kenaikan 17% pada
pengupasan lapisan penutup menjadi 66,21 juta bcm, dan nisbah kupas 3,66x, atau naik 2% dari
1Q23. Total konsumsi bahan bakar naik 21%, sejalan dengan pertumbuhan volume. Biaya kas
batu bara per ton (tidak termasuk royalti) pada 1Q24 turun 22% y-o-y.
Beban usaha
Beban usaha pada 1Q24 turun 25% y-o-y menjadi $108 juta karena penurunan 39% pada
pendapatan negara bukan pajak (PNBP) porsi pemerintah pusat (4%) dan pemerintah daerah
(6%).
Royalti kepada Pemerintah dan beban pajak penghasilan
Royalti kepada Pemerintah turun 38% menjadi $302 juta dari $486 juta, sementara beban pajak
penghasilan turun 22% menjadi $106 juta dari $136 juta.
EBITDA operasional dan laba inti
EBITDA operasional AEI turun 17% y-o-y menjadi $604 juta dan laba inti turun 18% menjadi $440
juta untuk 1Q24, karena penurunan ASP. Margin EBITDA operasional pada 1Q24 tetap sehat
pada angka 42%. Laba bersih untuk periode ini yang mencapai $426 juta telah meliputi PNBP
untuk pemerintah pusat (porsi 4%) dan pemerintah daerah (porsi 6%).
Total aset
Total aset pada akhir 1Q24 naik 7% menjadi $10.466 juta, dari $9.826 juta pada akhir 1Q23.
Saldo kas pada akhir 1Q24 naik 5% menjadi $3.164 juta. Kas dan setara kas meliputi 30% total
aset.
Aset lancar pada akhir 1Q24 turun 3% menjadi $4.149 juta dibandingkan $4.291 juta pada akhir
1Q23. Aset non lancar pada akhir 1Q24 setara dengan kenaikan 14% dari periode tahun
sebelumnya yang tercatat $6.317 juta karena kenaikan pada aset tetap.




                                             3
Page 4
Aset tetap
Aset tetap pada akhir 1Q24 yang mencapai $1.885 juta setara kenaikan 25% dari akhir 1Q23,
yang dikarenakan oleh kenaikan pengeluaran belanja modal. Belanja modal terutama digunakan
untuk pembelian alat berat, tongkang, infrastruktur, dan investasi pada smelter aluminium beserta
fasilitas pendukungnya. Aset tetap meliputi 18% total aset.


Properti pertambangan
Pada akhir 1Q24, properti pertambangan turun 4% y-o-y menjadi $987 juta, karena amortisasi
berkala. Properti pertambangan meliputi 9% total aset.
Total liabilitas
Total liabilitas pada akhir 1Q24 tercatat sebesar $2.672 juta, atau turun 4% dari periode yang
sama tahun sebelumnya. Liabilitas lancar naik 69% y-o-y menjadi $1.701 juta terutama dari
reklasifikasi senior notes AI menjadi liabilitas lancar karena jatuh tempo pada Oktober 2024.
Liabilitas non lancar turun 45% y-o-y menjadi $971 juta karena pembayaran inisiatif (voluntary
repayment) terhadap pinjaman bank AI sebesar $196 juta pada 4Q23.
Manajemen utang dan likuiditas
Saldo kas AEI pada akhir 1Q24 naik 5% menjadi $3.164 juta dari $3.011 juta y-o-y. AEI juga
memiliki akses terhadap $58 juta pada investasi lainnya dan sejumlah $1.763 juta dalam bentuk
fasilitas pinjaman yang belum ditarik dari berbagai pinjaman outstanding pada 1Q24, sehingga
total likuiditas naik menjadi $4.985 juta pada akhir 1Q24. Utang berbunga turun 3% y-oy menjadi
$1.469 juta.
Ekuitas
Pada akhir 1Q24, total ekuitas tercatat $7.794 juta, yang mencerminkan kenaikan 11% y-o-y
karena peningkatan laba ditahan.
Arus kas dari aktivitas operasi
Arus kas dari aktivitas operasi pada 1Q24 mencapai $489 juta, atau naik signifikan secara y-o-y
berkat penurunan pembayaran pajak penghasilan badan. Penerimaan dari para pelanggan turun
21% karena penurunan ASP seiring penurunan harga batu bara.
Arus kas dari aktivitas investasi dan belanja modal
Perusahaan melaporkan arus kas keluar bersih yang digunakan pada aktivitas investasi sebesar
$205 juta, atau naik 78% dari 1Q23, terutama karena kenaikan 55% pada pembelian aset tetap
menjadi $201 juta, karena perusahaan terus mengeksekusi rencana investasi.
Belanja modal pada 1Q24 naik 56% menjadi $206 juta dari $132 juta pada periode yang sama
tahun sebelumnya. Pengeluaran belanja modal pada periode ini terutama digunakan untuk
pembelian dan penggantian alat berat dan tongkang, investasi pada smelter aluminium dan
fasilitas pendukungnya, serta investasi pada infrastruktur.




                                               4
Page 5
Arus kas dari aktivitas pembiayaan
Arus kas keluar bersih dari aktivitas pembiayaan pada 1Q24 turun 26% menjadi $417 juta.
Perusahaan membayar $400 juta untuk dividen interim pada bulan Januari 2024.




                                          5
Page 6
PT ADARO ENERGY INDONESIA TBK (BEI: ADRO)
LAPORAN OPERASIONAL 1Q24
IKTISAR OPERASIONAL 1Q24

• Volume produksi PT Adaro Energy Indonesia Tbk dan anak-anak perusahaan (Grup Adaro)
  mencapai 18,07 juta ton pada 1Q24, atau setara kenaikan 15% dari 1Q23. Volume penjualan
  periode ini yang mencapai 16,48 juta ton setara kenaikan 5% dari 1Q23.
• Penjualan batu bara metalurgi melalui anak perusahaan, yakni PT Adaro Minerals Indonesia
  Tbk (ADMR), naik 24% menjadi 1,05 juta ton pada 1Q24. Perusahaan terus mengembangkan
  pengakuan pasar untuk produk Enviromet, dan produk ini diterima baik di pasar domestik
  maupun seaborne.
• Pengupasan lapisan penutup mencapai 66,21 juta bcm pada 1Q24, atau naik 17% dari 1Q23.
  Nisbah kupas mencapai 3,66x, atau naik 2% dari 1Q23.
• KAI berfokus pada penyelesaian perbaikan tanah, pekerjaan penimbunan, dan pekerjaan
  fondasi di area smelter aluminium. KAI telah merampungkan sandaran dermaga kargo berat
  dan fase pertama pengerukan di area jetty. Lebih lanjut, KAI juga telah merampungkan
  pekerjaan lahan di area mess karyawan.


RINGKASAN KINERJA OPERASIONAL 1Q24 – KONSOLIDASI AEI
                                                             1Q24                1Q24
                                Units     1Q24      4Q23      vs.      1Q23       vs.
                                                             4Q23                1Q23
Volume Produksi                juta ton   18,07      15,13   19%        15,70    15%
 AI                            juta ton   13,21      1,13     19%       11,81    12%
 Balangan Coal Companies       juta ton    2,16       1,69    28%        1,90    14%
 MIP                           juta ton    1,14       1,17    -2%        0,77    48%
 AMI                           juta ton    1,56       1,13    38%        1,22    27%
Volume Penjualan               juta ton   16,48      16,59    -1%       15,72     5%
  Termal - CV menengah         juta ton   10,77      10,72    0%        11,03    -2%
  Termal - < 4500 GAR          juta ton    4,66       4,41    6%         3,84    21%
  Batu bara metalurgi          juta ton    1,05       1,45   -28%        0,85    24%
Pengupasan Lapisan Penutup    juta bcm    66,21      68,92    -4%       56,37    17%
 AI                           juta bcm    49,50      50,80    -3%       44,98    10%
 Balangan Coal Companies      juta bcm     9,66       9,97    -3%        6,27    54%
 MIP                          juta bcm     1,71       3,27   -48%        1,83    -7%
 AMI                          juta bcm     5,34       4,89    9%         3,30    62%
Nisbah Kupas                      x        3,66       4,55   -19%        3,60     2%




                                            6
Page 7
Volume Produksi Kuartalan Historis (juta ton)
                                20.0                                                                                                                                                                                               18.1
                                                                                                                                                                                    17.417.5                 17.717.3
                                18.0
                                                                                         15.7                                                                                15.9                     15.7
  Volume produksi (juta ton)


                                16.0                          14.915.1           14.7                                                                                                                                       15.2
                                                                          13.8                  13.914.4                 13.813.4              13.613.213.1
                                14.0                   13.1                                                       12.9                  12.9
                                                                                                                                                                     12.1
                                12.0            11.0
                                10.0
                                 8.0
                                 6.0
                                 4.0
                                 2.0
                                      -




Volume Penjualan Kuartalan Historis (juta ton)
                                20.0
                                18.0                                                                                                                                                16.7 17.2                16.9 16.5 16.6 16.5
                                                          15.5 15.1             15.4 15.9                                                                                    15.3                     15.7
  Volume penjualan (juta ton)




                                16.0                                                           14.5 14.4
                                                                         13.4                                            13.6 13.4             13.2 13.1 12.7
                                14.0               12.9                                                       12.7                     12.6                          12.2
                                12.0        10.9
                                10.0
                                 8.0
                                 6.0
                                 4.0
                                 2.0
                                  -




Volume Pengupasan Lapisan Penutup dan Nisbah Kupas Kuartalan Historis
                                      150.0                      5.5                                                                                                                                                               6.0
                                                          5.3                                5.3
                                                   4.9                                                                                                                                                       5.1
                                                                        4.6 4.5 4.5                                                           4.6
  Volume pengupasan lapisan




                                                                                                    4.5                                                                                                             4.5            5.0
                                      120.0                                                                                                          4.4
                                                                                                                  4.1 4.2              4.1                         4.0           4.1                  4.1
      penutup (juta bcm)




                                                                                                                                3.7                                                     3.5 3.6                            3.7     4.0
                                                                                                           3.5                                              3.5           3.4                                87.6
                                          90.0                   81.3                        82.5
                                                                                                                                                                                 71.5                 73.4
                                                          69.0          69.2          66.0                                                                                                                          68.9 66.2      3.0
                                                                               61.5                 62.1                                      62.7                                      62.1
                                                   54.0                                                                  57.7                        57.8                 53.9                 56.5
                                          60.0                                                             49.8 53.2            49.1 52.5                   45.9 48.2
                                                                                                                                                                                                                                   2.0

                                          30.0
                                                                                                                                                                                                                                   1.0


                                            -                                                                                                                                                                                      -
                                                   1Q18
                                                          2Q18
                                                                 3Q18
                                                                        4Q18
                                                                               1Q19
                                                                                      2Q19
                                                                                             3Q19
                                                                                                    4Q19
                                                                                                           1Q20
                                                                                                                  2Q20
                                                                                                                         3Q20
                                                                                                                                4Q20
                                                                                                                                       1Q21
                                                                                                                                              2Q21
                                                                                                                                                     3Q21
                                                                                                                                                            4Q21
                                                                                                                                                                   1Q22
                                                                                                                                                                          2Q22
                                                                                                                                                                                 3Q22
                                                                                                                                                                                        4Q22
                                                                                                                                                                                               1Q23
                                                                                                                                                                                                      2Q23
                                                                                                                                                                                                             3Q23
                                                                                                                                                                                                                    4Q23
                                                                                                                                                                                                                           1Q24




                                                                                                                                7
Page 8
PENJUALAN GRUP ADARO PADA 1Q24 BERDASARKAN DESTINASI




                        Lainnya
                India     1%
                 12%
                                        Indonesia
                                           27%

      China
       15%




      Asia Tenggara
           18%                    Asia Timur Laut
                                        27%




PILAR ADARO ENERGY
  1. MINING
  PT Adaro Indonesia (AI)
      •   Volume produksi AI pada 1Q24 mencapai 13,21 juta ton, atau naik 12% dari 1Q23.
          Volume penjualan periode ini mencapai 14,05 juta ton, atau tetap sama secara y-o-y.
          Total pengupasan lapisan penutup dari AI mencapai 49,50 juta bcm, atau naik 10%
          dari 1Q23, sehingga nisbah kupas mencapai 3,75x pada 1Q24.
                                                                    1Q24 vs.           1Q24 vs.
                                          Units     1Q24    4Q23               1Q23
                                                                     4Q23               1Q23
Pengupasan lapisan penutup              juta bcm    49,50   50,80     -3%      44,98     10%
Volume produksi                          juta ton   13,21   1,13      19%      1,81      12%
Volume penjualan                         juta ton   14,05   4,17      -1%      14,06     0%



  Balangan Coal Companies (BCC)
      •   Balangan Coal Companies memproduksi 2,16 juta ton batu bara pada 1Q24, atau naik
          14% dari 1Q23. Total pengupasan lapisan penutup sebesar 9,66 juta bcm setara
          kenaikan 54% dari 1Q23 dan menghasilkan nisbah kupas 4,46x pada 1Q24.
                                                                    1Q24 vs.           1Q24 vs.
                                          Units     1Q24    4Q23               1Q23
                                                                     4Q23               1Q23
Pengupasan lapisan penutup              juta bcm     9,66    9,97     -3%       6,27     54%
Volume Transported                       juta ton    2,16    1,69     28%       1,90     14%


                                                       8
Page 9
  PT Mustika Indah Permai (MIP)
      •   MIP mencatat kenaikan 48% pada volume produksi di 1Q24 menjadi 1,14 juta ton.
          Volume penjualan 1Q24 mencapai 1,39 juta ton, atau naik 71% dari 1Q23.
      •   Volume pengupasan lapisan penutup pada 1Q24 yang tercatat 1,71 juta bcm setara
          dengan penurunan 7% dari 1Q23, dan nisbah kupas 1Q24 turun 37% menjadi 1,50x.
      •   India merupakan tujuan penjualan terbesar MIP pada kuartal ini. MIP menjual 28%
          dari volumenya ke pasar domestik pada 1Q24.
                                                                 1Q24 vs.            1Q24 vs.
                               Units       1Q24        4Q23                 1Q23
                                                                  4Q23                1Q23
Pengupasan lapisan penutup   juta bcm        1,71        3,27     -48%       1,83      -7%
Volume produksi                juta ton      1,14        1,17       -3%      0,77      48%
Volume penjualan               juta ton      1,39        0,97      43%       0,81      71%



  Kestrel Mine (Kestrel)

      •   Pada 1Q24, Kestrel mencatat volume produksi batu bara yang dapat dijual sebesar
          0,82 juta ton, dan volume penjualan 0,75 juta ton, atau masing-masing turun 31% dan
          34% dari 1Q23.
      •   Tujuan penjualan Kestrel terdiri dari pelanggan di pasar-pasar utama Asia. Jepang
          merupakan tujuan penjualan terbesar Kestrel pada 1Q24, diikuti India dan Korea.

                                                                                     1Q24
                                                                1Q24 vs.
                                Units     1Q24       4Q23                   1Q23     vs.
                                                                4Q23
                                                                                     1Q23
Produksi yang dapat dijual     juta ton     0,82       1,41     -42%          1,19   -31%
Volume penjualan               juta ton     0,75       1,55     -52%          1,14   -34%



  2. SERVICES
  PT Saptaindra Sejati (SIS)
      •   Pada 1Q24, volume pengupasan lapisan penutup SIS turun 3% y-o-y menjadi 43,38
          juta bcm, sedangkan volume produksi naik 11% y-o-y menjadi 16,42 juta ton.
                                                                 1Q24 vs.            1Q24 vs.
                               Units       1Q24        4Q23                 1Q23
                                                                  4Q23                1Q23
Pengupasan lapisan penutup   juta bcm       43,38       56,24     -23%      44,55        -3%
Volume produksi                juta ton     16,42       14,04      17%      14,80        11%




                                                 9
Page 10
  3. LOGISTICS
  PT Maritim Barito Perkasa (MBP)
      •    Volume angkutan tongkang MBP pada 1Q24 naik 11% menjadi 16,62 juta ton,
           dibandingkan 1Q23. Volume Grup Adaro meliputi keseluruhan porsi total volume
           angkutan tongkang MBP pada periode ini.
                                                              1Q24 vs.              1Q24 vs.
                                Units     1Q24       4Q23                  1Q23
                                                               4Q23                  1Q23
Angkutan tongkang batu bara    juta ton     16,62     15,83     5%          15,00     11%



  4. POWER

      Pembangkit listrik Grup Adaro terus menunjukkan kinerja yang solid pada 1Q24.
      Availability factor (AF) aktual PT Makmur Sejahtera Wisesa (MSW) mencapai 99,9% dan
      AF PT Tanjung Power Indonesia (TPI) mencapai 84,16% pada 1Q24, sementara AF PT
      Bhimasena Power Indonesia mencapai 97,11% pada kuartal ini.

      Adaro Power dan PT Adaro Clean Energy Indonesia (ACEI) terus mendukung inisiatif
      hijau Grup Adaro. Solar PV MSW memproduksi 212,53 MWh pada kuartal pertama, yang
      digunakan untuk memasok daya bagi operasi Grup. Inisiatif pengurangan emisi karbon
      lainnya termasuk kelanjutan co-firing biomassa di MSW pada 1Q24 yang setara dengan
      pengurangan CO2 ekuivalen sebesar 2.081,64 ton CO2e.


  5. WATER
      Dipimpin PT Adaro Tirta Mandiri (ATM), Adaro Water terus mencatat kinerja operasional
      dan keuangan yang baik di ketiga bidang bisnisnya: pengolahan air bersih, pengolahan
      lumpur tambang dan air tambang (melalui manajemen lumpur/slurry dan pengeringan air),
      serta pengelolaan air tak berekening. Untuk ketiga bisnis ini, pada 1Q24, Adaro Water
      mencatat (i) total pengolahan air bersih sejumlah 8.720.666 m3; (ii) total masing-masing
      1.384.601 m3 untuk manajemen slurry dan 8.675.565 m3 untuk volume pengeringan air,
      keduanya melampaui target; dan (iii) memperbaiki 1.800 poin kebocoran air, dengan
      memproduksi 3.000 smart water meter, dan mengganti 7.542 meteran air pelanggan di
      wilayah utara kota Bandung, dimana perusahaan telah membangun 7 (tujuh) zona dengan
      55 inlet District Meter Area (DMA).
      Proyek-proyek Adaro Water berjalan sesuai rencana, dengan pencapaian berikut sampai
      akhir 1Q24:
      1.   Fasilitas pengolahan air (WTP) berkapasitas 200 liter per detik (lps) di Bekasi, Jawa
           Barat: telah memulai proses komisioning dengan PERUMDA.
      2.   WTP berkapasitas 500 lps di Medan, Sumatera Utara: konstruksi telah mencapai
           50,04%, dengan komisioning dan CoD ditargetkan pada bulan Desember 2024.

                                              10
Page 11
       3.   PT Adaro Tirta Sarana (ATS), anak perusahaan ATM, telah memasok air bersih ke PT
            Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI) dan saat ini sedang membangun WTP
            dengan total kapasitas 200 lps di Kalimantan Utara – dengan fase pertama (100 lps)
            ditargetkan untuk memulai operasi pada bulan Juni 2024.


PILAR ADARO MINERALS
PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (AMI, BEI: ADMR)
   •   Volume produksi batu bara metalurgi AMI pada 1Q24 mencapai 1,56 juta ton, atau naik
       27% dari 1Q23, dengan penjualan mencapai 1,05 juta ton, atau naik 24% dari 1Q23.
   •   Volume pengupasan lapisan penutup mencapai 5,34 juta bcm pada 1Q24, naik 62% dari
       1Q23, sehingga nisbah kupas mencapai 3,43x, atau naik 27% dari 1Q23. Peningkatan
       signifikan pada volume pengupasan lapisan penutup secara y-o-y dikarenakan oleh
       ekspansi area penambangan PT Maruwai Coal dan dimulainya kembali operasi dari PT
       Lahai Coal. Kinerja kontraktor yang solid dan kondisi cuaca yang mendukung juga
       menunjang kinerja operasional di periode ini.
   •   Pada 1Q24, ADMR menjual sebagian besar batu bara metalurginya ke pasar ekspor
       dengan Jepang sebagai tujuan penjualan terbesar.


                                                                1Q24                   1Q24
                                 Units     1Q24       4Q23       vs.      1Q23          vs.
                                                                4Q23                   1Q23
Pengupasan lapisan penutup     juta bcm       5,34      4,89     9%          3,30      62%
  Maruwai                      juta bcm       4,27      3,02    42%          3,30      30%
  Lahai                        juta bcm       1,07      1,87    -43%               -    -
Volume produksi                 juta ton      1,56      1,13    38%          1,22      27%
  Maruwai                       juta ton      1,45      0,93    56%         1,22       18%
  Lahai                         juta ton      0,11      0,20    -45%           -        -
Volume penjualan                juta ton      1,05      1,45    -28%         0,85      24%
  Maruwai                       juta ton      0,96      1,25    -23%        0,85       13%
  Lahai                         juta ton      0,09      0,20    -55%           -        -



PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI)

   •   Pada 1Q24, KAI berfokus pada penyelesaian perbaikan tanah, pekerjaan penimbunan,
       dan pekerjaan fondasi di area smelter. KAI telah merampungkan sandaran kargo berat
       dan tahap pertama pengerukan di area jetty. Lebih lanjut, KAI juga telah merampungkan
       pekerjaan tanah di area mess karyawan.

PILAR ADARO GREEN



                                              11
Page 12
•   Pilar Adaro Green dibentuk untuk mengakomodasi aspirasi perusahaan untuk membangun
    Adaro yang lebih besar dan lebih hijau dengan menangkap peluang di ekonomi hijau
    Indonesia. Melalui PT Adaro Clean Energy Indonesia (ACEI) dan anak-anak perusahaannya,
    Grup Adaro sedang melakukan studi kelayakan untuk mengembangkan berbagai sumber
    energi terbarukan.
•   PT Adaro Sarana Energi Terbarukan (ASET), anak perusahaan ACEI, berencana mengurangi
    konsumsi bahan bakar solar yang digunakan di operasi Grup Adaro dan akan terus
    mengembangkan proyek-proyek energi terbarukan di Grup Adaro untuk menunjukkan
    komitmen Grup terhadap transformasi hijau.

KESEHATAN, KESELAMATAN DAN LINGKUNGAN (K3LH)
Pada 1Q24, Grup Adaro mencatat dua insiden lost time injury (LTI) dari seluruh operasinya. Grup
Adaro mencatat lost time injury frequency rate (LTIFR) 0,05 dan severity rate (SR) sebesar 0,61.
Total man-hours pada 1Q24 mencapai 37.835.079, meningkat 27% dari 29.567.209 pada 1Q23.
Kami melanjutkan penerapan Adaro Zero Accident Mindset (AZAM) di seluruh Grup Adaro untuk
meningkatkan budaya keselamatan dan kinerja keselamatan.


AKTIVITAS KORPORASI DAN PENGHARGAAN
Januari 2024
   • The Energy and Mining Editor Society menganugerahkan PT Adaro Energy Indonesia Tbk
      (AEI) dan PT Adaro Minerals Indonesia Tbk sebanyak tiga penghargaan sebagai
      pengakuan terhadap peran pimpinan perusahaan dalam memajukan sektor energi dan
      sumber daya mineral di Indonesia, sesuai kapasitas masing-masing. Penghargaan yang
      didapatkan adalah: Best CEO in Coal Mining untuk PT Adaro Energy Indonesia Tbk, Best
      Corporate Secretary untuk PT Adaro Minerals Indonesia Tbk, dan Best Spokesperson
      untuk PT Adaro Energy Indonesia Tbk.
   • AEI menerima tiga penghargaan pada acara the Best Stock Award 2024, yang
      diselenggarakan oleh media investortrust.id dan di bawah kolaborasi dengan Infovesta
      Utama. AEI menerima peringkat pertama pada kategori Best Stock Award di Sektor Energi
      untuk perusahaan berkapitalisasi pasar besar, peringkat kedua di kategori the Highest
      Dividend Yield untuk perusahaan berkapitalisasi pasar besar, dan peringkat pertama
      kategori the Most Consistent Dividend Yield untuk perusahaan berkapitalisasi pasar
      besar.

    Februari 2024
    • AEI menerima penghargaan di acara Nusantara TV Sustainability Communications Award
       untuk kategori the Most Sustainable Communication Company in Energy and Mining
       Sector.


                                                           ###
Materi ini disusun oleh PT Adaro Energy Indonesia Tbk (“Perusahaan”, “AEI”, “ADRO”) dan belum diverifikasi secara independen.
Perusahaan tidak memberikan pernyataan atau jaminan, baik yang dinyatakan ataupun tersirat, dan tidak bertanggung jawab atas


                                                            12
Page 13
akurasi, kewajaran atau kelengkapan informasi yang tersaji atau terkandung dalam materi ini. Perusahaan atau afiliasinya, penasihat
atau perwakilannya melepaskan diri dari tanggung jawab atas segala kerugian yang timbul dari informasi yang tersaji atau terkandung
materi ini. Informasi yang tersaji atau terkandung dalam materi ini dapat diubah tanpa pemberitahuan sebelumnya dan tidak ada
jaminan atas akurasinya.

Materi ini mengandung pernyataan-pernyataan yang merupakan pernyataan berwawasan ke depan. Pernyataan-pernyataan tersebut
termasuk gambaran mengenai maksud, keyakinan atau ekspektasi saat ini dari Perusahaan atau para pejabatnya sehubungan
dengan hasil operasi dan kondisi keuangan konsolidasian Perusahaan. Pernyataan-pernyataan ini dapat diidentifikasi dengan
penggunaan kata-kata seperti “diperkirakan,” “berencana,” “akan,” “estimasi,” “proyeksi,” “bermaksud,” atau kata-kata yang bermakna
serupa. Pernyataan-pernyataan berwawasan ke depan tersebut bukan merupakan jaminan atas kinerja masa depan dan
mengandung risiko dan ketidakpastian, dan hasil aktual dapat berbeda dari yang terkandung dalam pernyataan-pernyataan
berwawasan ke depan tersebut karena berbagai faktor dan asumsi. Perusahaan tidak berkewajiban dan tidak menjanjikan untuk
merevisi pernyataan-pernyataan berwawasan ke depan tersebut untuk mencerminkan peristiwa maupun situasi di masa depan.

Materi ini hanya disajikan untuk memberikan informasi dan bukan merupakan ataupun menjadi bagian dari suatu penawaran,
permohonan atau undangan dari penawaran untuk membeli atau mensubskripsi efek Perusahaan, di dalam wilayah hukum mana
pun, dan materi ini maupun bagian apa pun darinya tidak menjadi dasar, atau diandalkan sehubungan dengan kontrak, komitmen
atau keputusan investasi apa pun. Keputusan untuk membeli atau mensubskripsi efek Perusahaan harus dibuat setelah mendapatkan
nasihat profesional sebagaimana mestinya.


Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:

Untuk investor
Thomas Coombes | Thomas.Coombes@adaro.com

Untuk media
Febriati Nadira | Febriati.Nadira@adaro.com




                                                               13

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.85 MB
Published30 Apr 2024
Pages13
Characters39,692
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 19 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org ADARO ENERGY INDONESIA TBK p.1 ×23
linked person Garibaldi Thohir p.1
linked org Adaro Minerals Indonesia Tbk p.6 ×11
linked org ADARO ENERGY p.8
linked org PT Adaro Indonesia p.8
linked org PT Adaro Clean Energy Indonesia p.10 ×3
unresolved org PT Mustika Indah Permai p.9
unresolved org PT Saptaindra Sejati p.9
unresolved org PT Maritim Barito Perkasa p.10
unresolved org PT Makmur Sejahtera Wisesa p.10
unresolved org PT Tanjung Power Indonesia p.10
unresolved org PT Bhimasena Power Indonesia p.10
unresolved org PT Adaro Tirta Mandiri p.10
unresolved org PT Adaro Tirta Sarana p.11
unresolved org PT Kalimantan Industrial Park Indonesia p.11
unresolved org PT Maruwai Coal p.11
unresolved org PT Lahai Coal. Kinerja p.11
unresolved org PT Adaro Sarana Energi Terbarukan p.12

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result