Back to announcement
20240430_PSAB_Laporan Informasi dan Fakta Material_31632716_lamp1.pdf
Financial statement Text extracted PSABSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 84
Page 1
Page 1 of 84
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA
Petunjuk Penqisian Checklist:
1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIIl.G.17).
2. Tanda (V) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapari yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.
3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda (V) diisi pada kolom 'Tidak Ada'
dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.
4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda (V) diisi pada kolom 'N/A'.
5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan.
Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik PT J Resources Asia Pasifik Tbk
Bidang Usaha Pertambangan, industry, pembangunan, perdagangan, transportasi, pertanian,
perbengkelan dan jasa.
Jenis penawaran Umum -
Interim* Tahun 2023 Tahun 2022 Tahun 2021 Tahun 2020
Nama Kantor Akuntan Publik N/A Mirawati Sensi Idris Mirawati Sensi Idris Mirawati Sensi Idris Mirawati Sensi Idris
Nama Partner N/A Leo Susanto Leo Susanto Leo Susanto Maria Leckzinska
Opini Akuntan N/A Opini tanpa Opini tanpa Opini tanpa Opini tanpa
Modifikasian Modifikasian Modifikasian Modifikasian
* disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang "Tanggung v1
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan"
Pemenuhan Peraturan No.VIIl.A.2 tentang "Independensi v1
Page 2
Page 2 of 84
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"
Data Keuangan Penti ng
Periode laporan keuangan Tahun 2022 Tahun 2022 Tahun 2021 Tahun 2020
Laba Rugi Komprehensi f
Pendapatan 170. 145.810 100. 271.666 237.147.146 247. 717.740
Laba (rugi) bruto 101.819.370 50.402.427 93.388.820 159.852.042
Laba (rugi) usaha/operasional 57. 540. 154 9.565.684 48.814. 150 109.847.731
EBITDA 93.027.378 39. 028. 042 99.459.810 158.441.557
Laba (rugi) Bersih periode
berjalan 581.876 (16.038.263) 8.295.984 1.946.714
Laba (rugi) komprehensif 2.005.785 (17. 784.973) 24.885.087 20.083. 584
Laba Per saham (dasar) (0,0004) (0,0008) (0,0001) (0,0002)
Laba Per saham (dilusian) N/A N/A N/A N/A
Laporan Posi si keuangan
Jumlah Aset 858.524.541 808.230.079 840.843. 840 960. 313.801
Jumlah Aset Lancar 124.300.510 102.249. 663 140.301.287
I
149. 067.922
Jumlah Aset Tidak Lancar 734. 224.031 705.980.416 70ID.542. 553 811.245.879
Jumlah Liabilitas 475.565.221 427. 276.544 442. 105.332 586.460.380
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 211. 300. 756 220. 537.658 212. 920.060 246. 309.332
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 264.264.465 206.738.886 229.185.272 340.151.048
Jumlah Ekuitas 382.959. 320 380. 953.535 398. 738.508 373.853.421
Modal Disetor 161.311.976 161.311.976 161.311.976 161. 311.976
Saldo Laba 221.647.344 219.641.559 162.158.259 163. 912.898
Rasi o Keuangan*
Rasia Lancar (%) 58.83 46.40 65.89 60.52
ROA 0.06 0.02 0.010 0.002
ROE 0.001 0.04 0.021 0.005
Ebitda thd pendapatan (%) 54,68% 38,92% 41,94% 64,02%
*dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
Catatan:
Page 3
Page 3 of 84
1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten
atau Perusahaan Publik.
2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.
Laporan Keuangan Terdiri dari:
1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode -./
2 Laporan laba rugi komprehensif selama periode -./
3 Laporan perubahan ekuitas selama periode -./
4 Laporan arus kas selama periode -./
5 Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat -./
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.
6 Catatan atas Laporan Keuangan -./
1. Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:
a. gambaran umum Perusahaan;
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan;
c. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan e<uitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos; dan
d . pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi :
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan ; dan
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
Page 4
Page 4 of 84
informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.
Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
2. adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian".
Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset
yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.
3.
Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
4. mahajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
1. I Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
a. I Pendirian perusahaan
1) I Riwayat ringkas perusahaan; -./ Note 1
2) I Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang
berwenang, dan nomor serta tanggal Serita Negara;
-./ I I I Note 1
3) I Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada -./ I I Note 1
periode pelapora n ;
-
4) I Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha; -./
-
I Note 1
5) I Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan -./ I Note 1
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya ; dan
6) I Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate -./ Note 1
parent of the group). Dalam hal tidak dapat d i ungkapkan, wajib disebutkan alasannya.
7) I Khusus Industri Media -./
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.
8) I Khusus Industri Jalan Toi -./
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut.
9) I Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan -./
Page 5
..
Page 5 of 84
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.
I
10) Khusus u ntuk Industri Perbankan I I I ...;
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).
11) Khusus Industri M inyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Note 1 dan Note 10
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi :
...;
• Nama lokasi;
...;
• Nama pemilik izin lokasi;
Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya; ...;
I
•
• Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi ; dan ...;
• Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi I ...;
per tanggal l:.aporan Posisi Keuangan;
b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi : ...;
• Nama lokasi; ...;
• Nama pemilik ijin lokasi ;
...;
• Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya;
...;
• Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi;
• J umlah Cadangan Terbukti (Pl), keterangan tentang pihak yang melakukan ...;
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi; ...;
• Jumlah produksi pada tahun berjalan; dan ...;
• Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan
12) I Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lai n :
I I I ...;
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan;
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH; dan
c) sisa umur HPH.
b. I Penawaran Umum Efek, yang harus d i ungkapkan antara lain:
1) I Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang ...; I I I Note lb
diterbitkan di luar Indonesia;
Page 6
Page 6 of 84
2) I Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan ; v Note l b
3) I Bursa tempat Efek dieatatkan ; dan v Note l b
4) J Tindal<an perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate v
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.
c. I Struktur Perusahaan, entitas ana k, dan Entitas Bertujuan Khusus {EBK}
Yang harus diungkapkan antara lain :
1 ) I Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik seeara langsung maupun tidak v I I I Note l e
langsung;
2) I Tempat kedudukan; v I I Note l e
3) I Jenis usahi'.l; v I I I Note l e
4) I Tahun beroperasi seeara komersial; v I I I Note le
5) I Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda) ; v I I I Note le
I
6 ) I Total Aset; dan v I I Note le
7) I Informasi penting lainnya antara lai n :
a) sifat h u bungan antara entitas ind u k dan entitas anak, apabila entitas induk tidak v
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 50%
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah ;
b ) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 50% (lima v
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan
pengendalian;
e) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan
tersebut digunaka n u ntuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau v
periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas indu k, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda;
d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk v
mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran
kembal i pinjaman atau uang muka ; v
e ) suatu rineian yang menu njukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas
induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk; dan
f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
mengungkapka n :
Page 7
Page 7 of 84
( 1 ) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan I ...;
sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian;
(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan; ...;
...;
(3) jumlah harga yang diterima;
...;
(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas; ...;
(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan; dan ...;
(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori ...;
utamanya.
d. I Karyawan, d i reksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lai n :
1) I Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite ...; I I I Note 1f
audit;
2) Cakupan manajemen kunci; dan ...; I I I Note 1f
3) Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan ...; I I I Note 1f
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.
e. I Penerbitan Laporan Keuangan
1) Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit; dan ...; Note lg
2) Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuanga n . ...; Note lg
2.
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:
a. Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan I ...; I I I Note 2a
sesuai dengan SAK.
Page 8
Page 8 of84
b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan
1) Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), v I I I Note 2a
biaya perolehan kini (current cost), nilai real isasi neto (net realizable value), Nilai Wajar
(fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.
2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. v I I Note 2a
3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi : v I I Note 2a
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak;
b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan; dan
c) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada) .
4) I Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). v
c. Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen
1) Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan;
2) I Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa v I I I Note 3
depan, dan sumber utama dari estimasi ketidqkpastian lain pada akhir periode pelaporan,
yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya ; dan
3) I Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan.
d. I Kebijakan Akuntansi Tertentu
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:
1) I Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk
dan entitas anak; I v I I I Note 2b
b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
v
Page 9
Page 9 of 84
entitas induk;
c) kebijakan akuntansi sehu bungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan v
Pengendalian atas entitas anak;
v
d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak;
e) kebijakan akl.lntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan v
nonpengendali; dan
f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi v
telah dieliminasi .
2) I Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain :
a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan
v
untuk mengukur kepentingan nonpengendali;
b) pengakuan awal untuk goodwill; v
c) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill; dan ../
d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain :
v
( 1 ) pembelian dengan diskon;
(2) akuisisi secara bertahap; dan
(3) imbalan kontinjensi.
3) I Kas dan setara kas; v Note 2g
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara
kas.
4) I Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lai n :
( 1 ) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas v I I I Note 2i
biaya transaksi;
(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori; v
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan; v
v
(4) metode yang digunakan u ntuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan;
(5) metode perhitungan yang digunaka n untuk menentukan penurunan nilai dari aset v
keuanga n ;
v
Page 10
Page 10 of 84
(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan;
(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain I v
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka ( 1 ) , angka (2), angka (3), angka
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai;
(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai;
(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen
keuangan derivatif; dan
(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.
b) Investasi pada Sukuk
...;
Yang harus dijelaskan antara lai n :
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk;
(2) pengakuan awal Sukuk;
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk;
( 4) Penyajian pendapatan sukuk; dan
(5) penyajian amortisasi bi aya transaksi.
c) Sukuk yang diterbitkan ...;
Yang harus dijelaskan antara lai n :
( l ) pengakuan awal Sukuk;
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk;
(3) biaya transaksi penerbitan S u kuk;
(4) posisi penyajian Sukuk; dan
(5) akad syariah yang digunakan .
5) I Khusus Industri Perbankan ...;
a) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada B a n k Indonesia dan B a n k Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
Lain.
c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain .
Page 11
Page 1 1 of 84
6) I Piutang Reverse Repo v
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya.
7) I Khusus Industri Perbankan v
Obl igasi Rekapital isasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lai n :
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki;
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah; dan
c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
8) I Khusus Industri Perbankan v
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lai n :
( 1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan;
(2) Dasar penyajian atas kredit;
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit;
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada); dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain :
(1) Dasar penilaian dan penyajian;
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan
saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih; dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.
9) I Khusus untuk Industri Pembiayaan v
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lai n :
a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen; dan
b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.
Page 12
Page 12 of 84
10) I Anjak Piutang v
Yang harus dijelaskan antara lai n :
a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse);
b) Penyajian transaksi anjak piutang;
c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang dialihkan; dan
d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan) .
1 1)
J Sewa
Yang harus dijelaskan antara lai n :
a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa; v Note 2n
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi; dan v
c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. v
12) I Persediaan :
yang harus d ijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan v Note 2j
rumusan biaya yang digunakan .
a) Khusus Industri Kehutanan v
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lai n :
Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lai n : kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.
HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lai n :
Biaya perolehan, mutasi pembebanan k e biaya produ ksi.
b) Khusus Industri Perkebunan v
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lai n :
( 1 ) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan;
(2) Dasar penilaian dan pengukuran;
(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan;
(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan; dan
Page 13
Page 13 of 84
c} Khusus Industri Peternakan ..;
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lai n :
( 1 ) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilaian ;
(b) Metode amortisasi (deplesi); dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan ( belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian; dan
(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan u ntuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan .
13) I Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lai n :
a) pengakuan awal Aset Tetap; Note 21
-../
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap;
-../
c) pengelompokan Aset Tetap; -../
d) metode penyusutan yang digunakan; -../
e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap; -../
f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan ; -../
g) penghentian pengakuan; -../
-../
h) nilai residu; dan
i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan . ..;
14) I Investasi pada Entitas Asosiasi ..;
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada
asosiasi.
15) I Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama ..;
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama.
16) I Pola Kerjasama ..;
Yang harus dijelaskan antara lai n :
Page 14
Page 14 of 84
Kriteria dari bentuk kerjasama;
Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul; dan
c) Sistem pembagian hasil, jika ada.
17) I Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain :
...; Note 2o
a) pengakuan awal Aset Tak berwujud;
...;
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tak berwujud;
c) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, ...;
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya;
d) sumber terjadinya Aset Tak berwujud; ...;
e) metode amortisasi yang digunakan ; ...;
f) penghentian pengakuan Aset Tak berwujud; dan ...;
g) riset dan pengembangan (jika ada). ../
I
18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual ../
Yang harus dijelaskan antara lain :
a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak la near diklasifikasikan
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual ; dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.
19) I Properti Investasi : ../
Yang harus d ijelaskan antara lai n :
a) pengakuan awal Properti Investasi;
b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi;
c) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya;
d ) estimasi u m u r manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya; dan
e) penghentian pengakuan Properti Investasi.
I
20) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi ../
Aset M inyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lai n :
a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto;
b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi);
Page 15
Page 15 of 84
c) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan;
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan; dan
e) Pertanggungan Asuransi.
21) Penurunan N i lai Aset Nonkeuangan Note 2q
Yang harus dijelaskan antara lain :
a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungki nan terjadinya
penurunan nilai ; dan
I v
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya. I v
22) I Khusus Industri Perbankan I I I v
Liabilitas Segera
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah
Yang harus dijelaskan antara lai n :
a) Penjelasan atas simpanan; dan
b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan .
Simpanan dari bank lain
Yang harus dijelaskan antara lai n :
a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain; dan
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.
Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lai n :
a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan ; dan
I
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.
23) Provisi
Yang harus dijelaskan antara lai n :
a) kondisi provisi yang harus diaku i ; dan
I v I I Note 2r
b) dasar penentuan nilai provisi. v
24) Utang Repo v
I
Yang harus d ijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.
25) I Khusus Ind ustri Gas dan M inyak Bumi I I I v
Page 16
Page 16 of 84
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan H idup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan H idup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain :
a) Perlakuan akuntansi atas pembeb"!nan biaya PLH;
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan;
c) Metode penyusutan prasarana PLH ; dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Lokasi penambangan;
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi;
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan; dan
(4) Saldo akhir u ntuk masing-masing lokasi penambangan.
26) I Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain :
a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan y Note 2m
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan;
b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemu kan y
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi;
c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana; dan y
d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar y
perhitungan amortisasi.
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan H idup Tangguhan/ Penyisihan
Note 2r
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan H idup Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lai n :
y
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH;
y
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan; dan
c) Metode penyusutan prasarana PLH . y
27) I Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain :
y Note 2s
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada; dan
Page 17
Page 17 of 84
dalam hal terdapat transaksi h ubungan keagenan, kebijakan pengakuan ...;
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.
b) Pengakuan pendapatan dan Behan dengan menggunakan metode persentase ...;
penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.
c) Khusus Industri Asuransi ...;
( 1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambah kan antara lai n :
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan;
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif; dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Behan Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lai n :
(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim; dan
(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.
d) Khusus Industri Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi hiaya proyek pengemhangan Real Estat ...;
Yang harus dijelaskan antara lai n :
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat;
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek;
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek;
(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat;
(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini;
dan
(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.
28) I Program Loyalitas Pelangan ...;
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan
29) I Transksi dan Saldo dalam mata uang asing
Page 18
Page 18 of84
Yang harus dijelaskan antara lain : Note 2d
a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing;
-./
b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas
moneter; dan
-./
c) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata
uang asing.
30) I Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lai n :
-./ Note 2e
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi;
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan; dan -./
31) I H ibah Pemerintah -./
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan.
32) I Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain :
a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan; -./ Note 2v
b) ketentuan mengenai saling hapus; -./
c) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan; dan -./
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan. -./
I
33) Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lai n :
a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan;
-./ Note 2u
b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan
-./
oleh Perusahaan;
-./
c) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial;
dan -./
d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.
I
34) Saham Treasuri -./
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.
35) I Pembayaran Berbasis Saham -./
Page 19
Page 19 of 84
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.
I
36) Kuasi-Reorganisasi I I I v
Yang harus dijelaskan antara lain :
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi;
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas; dan
c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Ber/aku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.
I
37) Biaya Pinjaman v I I I Note 2t
Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.
I
38) Segmen Operasi I I I v
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi.
39) I Laba ( Rugi} per saham I v I I I Note 2w dan Note 38
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba
(rugi) per saham dilusian.
3. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
I I I I
a. Aset
1) Kas dan Setara Kas Note 4
Yang harus diungkapkan antara lain :
a)
b)
unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga ;
rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang
asing ;
I v
v
c)
d)
kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan; dan
jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajemen.
I v
I I v
2) j Khusus Industri Perbankan I I I v
a) Kas
Page 20
Page 20 of84
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.
b) Giro pada Bank Indonesia y
Yang harus diungkapkan antara lai n :
( l ) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai
dalam mata uang original); dan
(2) Ketentuan Giro Wajib M inimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada
saat periode pelaporan.
c) Giro pada Bank Lain y
Yang harus diungkapkan antara lain :
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang;
( 1 ) Jumlah penyisihan penurunan nilai;
(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro;
(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga;
(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain y
Yang harus diungkapkan antara lain :
( 1 ) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang;
(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired)
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired);
(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok) ;
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan;
(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pihak ketiga;
(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya;
(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku
operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang; dan
(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nil a. i.
Page 21
Page 21 of 84
3) J Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi ; -./
b) jumlah piutang menurut debitur; -./
c) jumlah piutang menurut mata uang ; -./
d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai; -./
e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai -./
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang;
f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen -./
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan;
g) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan; -./
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif; dan -./
i) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi :
( 1 ) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting -./
lain yang diatur dalam perjanjian; dan
(2) jaminan yang diberikan (bila ada). -./
4) I Khusus Industri Asuransi -./
a) Piutang Premi -./
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lai n :
( 1 ) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung d a n asuradur;
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi; dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
b) Piutang Koasuransi -./
Tambahan pengungkapan mengenai antara lai n :
( 1 ) Jumlah berdasarkan ko-asuradur;
(2) Jumlah menu rut jenis asuransi; dan
(3) Jumlah pjutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
c) Piutang Reasuransi -./
Page 22
Page 22 of84
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain :
( 1 ) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur;
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan; dan
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
d) Piutang Hasil Investasi v
Tambahan pengungkapa n mengenai antara lain:
(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga;
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi;
(3) Jumlah piutang menurut mata uang; dan
(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
5) I Khusus Ind ustri Pembiayaan v
a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lai n :
( 1 ) Jumlah piutang menurut d a n jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain) ;
(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen ;
(3) Bagian pinjaman yang d ibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja
sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas;
(4) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui;
(5) Nilai dan·jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan
konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan;
(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan
(7) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang.
b) Tagihan Anjak Piutang v
Yang harus diungkapkan antara lain :
( 1 ) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta
jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse); dan
(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.
Page 23
Page 23 of 84
c) Piutang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lai n :
I I I v
(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga ;
(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelapora n . Di samping itu, lessor mengungkapkan
investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:
(a) kurang dari satu tah u n
( b ) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima;
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor;
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum;
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode; dan
(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.
d) Piutang Sewa Operasi I I v
Yang harus diungkapkan antara lai n :
( 1 ) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut;
(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode; dan
(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.
6)
I Piutang Retensi
Khusus Kontrak Konstruksi
v
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi; dan
b) Pendapat manajemen akan kemung kinan tertagihnya piutang retensi.
Page 24
Page 24 of84
7) I Tagihan Bruto kepada Pelanggan y
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi;
b) laba yang diakui;
c) kerugian yang terjadi ; dan
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
8) I Piutang Reverse Repo y
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan;
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek;
c) Nama pihak/counterparty;
d) Lokasi Efek jaminan;
e) Tingkat bunga piutang reverse repo;
f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada) ; dan
g) M utasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada) .
y
I Yang harus diungkapkan antara lain :
9) Agunan Yang Diambil Alih
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih;
b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih; dan
c) Laba atau rugi yang timbu l , termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut.
y
I Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan d ividen, bunga, dan
10) Piutang Dividen dan Bunga
dendakepada pihak lain.
11 ) I Piutang Lain-Lai n
Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 25
Page 25 of 84
a) Rincian jenis dan j u mlah piutang; -,/
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan N ilai (CKPN); dan -,/
c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. -,/
12) I Aset Keuangan Lainnya Note 24
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.
a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak I V
ketiga dan pihak berelasi.
b) Yang harus diungkapkan antara lai n :
( 1 ) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok d a n rincian investasinya; -,/
(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, -,/
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan;
(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif -,/
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi;
(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, -,/
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo;
(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). -,/
(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang -,/
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo;
(7) jika terdapat reklasifikasi a set keuangan, maka wajib diungkapka n : -,/
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori; -,/
(b) alasan reklasifikasi; dan -,/
(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah -,/
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.
(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan u ntuk Liabilitas -,/
atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut;
(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, -,/
Page 26
Page 26 of 84
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi; dan
(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi -./
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh
tempo.
I
13) Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain :
a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi; -./ Note 5
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan; -./
c) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing; dan -./
d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. -./
14) I Khusus Investasi pada Sukuk -./
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah;
b) tujuan model usaha yang digunakan;
c) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya; dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.
I
1 5 ) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah -./
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain :
a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis;
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga;
c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan
d) Informasi penting lainnya .
I
1 6 ) Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian onit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih; dan v Note 5
b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang d isajikan pada pos pendapatan ' v
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan
Page 27
Page 27 of 84
17) I Khusus Wesel Tagih v
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata uang, dan u raian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya ) .
1 8) I Khusus Industri Asuransi v
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.
v
I Yang harus diungkapkan a ntaralain rincian berdasarkan:
1 9) Pinjaman Polis
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang;
b) Tingkat suku bunga .
20) I Khusus lndustri Perbankan
Kredit
Yang harus diungkapkan antara lai n :
a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi d a n jangka v
waktu serta kolektibilitas;
b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan; v
c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; v
d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan; v
e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; v
f) Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan v
menurut ketentuan Bank Indonesia;
g) Rasio kredit bermasalah terhadap j u mlah Aset keuangan dan rasio jumlah v
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia;
h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas; v
i) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, v
agen, atau anggota sindikasi;
Page 28
Page 2 8 of 84
j) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada; ...;
k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian -./
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia ;
I) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. -./
2 1 ) I Tagihan dan Liabilitas Akseptasi ,/
Yang harus diungkapkan antara lai n :
a) Rincian jumlah tagihan dan liabil itas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo; -./
b) Untuk tagihan akseptasi d i ungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan -./
dan mutasi selama periode berjalan;
c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; -./
d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai -./
tagihan akseptasi
22) I Persediaan
a) Yang harus diungkapkan antara lain : Note 6
( 1 ) total jumlah tercatat persediaan d a n jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi -./
yang sesuai bagi Perusahaan;
(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya -./
untuk menjual;
(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan; ...;
(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan -./
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan;
(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang di9kui sebagai -./
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode
berjalan;
(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang -./
diturunkan;
(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapka n :
(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan; dan -./
(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman ...;
Page 29
Page 29 of84
yang layak dikapitalisasi.
(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan ...; Note 6
dijaminkan; dan
(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan I ...;
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.
b) Khusus Industri Perhotelan ...;
Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus ...;
diungkapkan antara lai n :
(1) Makanan dan minuman; ...;
(2) Perlengkapan ; dan ...;
(3) Barang Dagangan. ...;
c) Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain : ...;
( 1 ) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang; ...;
(b) Unit Bangunan; dan ...;
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. ...;
(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah ...;
berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada.
d) Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lai n : ...;
(1) Lokasi, l u a s tanah, proses perizinan; ...;
Page 30
Page 30 of 84
(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk v
pengembangan; dan
(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.
e) Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lai n : ..;
( 1 ) Materi program : lokal, impor (media televisi); ..;
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak) ; ..;
(3) Barang promosi dan barter (media cetak) ; dan
( 4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.
f) Khusus Industri Rumah Sakit ..;
Tambahan pengungkapan antara lai n : ..;
( 1 ) Obat-obatan ; ..;
( 2 ) Perlengkapan medis (disposable); dan v
(3) Persediaan lainnya ..;
g) Khusus Industri Peternakan ...;
(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, ..;
seperti hewan ternak menjadi:
(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual; dan ..;
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.
(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lai n :
(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan temak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan;
(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
Page 31
"'---
Page 31 of 84
tidak 2 tahun terakhir;
(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan;
(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang;
(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup;
(f) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode pengha pusan langsung;
(g) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi; dan y
(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima y
jamina n .
2 3 ) Pajak Dibayar Di muka
I Yang harus diungkapkan antara lai n :
a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya ; dan y Note 7
b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. v
v Note 8
24)
I Yang
Biaya Dibayar Dimuka
harus diungkapkan antara lain rincian menu rut jenis dan jumlah.
I
25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimil i ki untuk Dijual
Yang harus diungkapkanantara lain :
( 1 ) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan; v
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan v
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan;
(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai; v
(4) dalam hal aset yang d imiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu y
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun;
(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk y
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku; dan
(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau y
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapka n :
( a ) nilai dari aset tersebut, yaitu n i l a i yang lebih rendah antara :
i . jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
Page 32
Page 32 of 84
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan v
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijua l ; dan
-./
ii. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual;
(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut; dan
-./
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian -./
sebelumnya .
26) I Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang; -./ Note 38
b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan -./
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut;
c) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai -./
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang;
d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai; dan -./
e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya . -./
I
27) Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) nama entitas asosiasi ; -./
b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya; -./
c) nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
-./
tersedia;
d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, -./
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi;
e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 20%
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung -./
atau tidak langsung;
f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau -./
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda;
g) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi v
Page 33
Page 33 of 84
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan;
h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode v
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif;
i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan v
investor lain;
j) liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi; dan v
k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi. v
I
28) Khusus Industri Konstruksi v
Jaminan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.
29) I Khusus Industri Kehutanan v
HTI dan HTI dalam pengembangan
Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:
a) Saldo awal;
b) Penyisihan periode berjalan;
c) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan; dan
d) Saldo akhir.
30) I Khusus Industri Jalan Toi v
Hak Bagi Hasil Toi
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol ;
( b ) Masa h a k bagi hasil tol d a n amortisasinya;
(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan; dan
(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.
31) I Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan ...;
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
Page 34
Page 34 of 84
Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menu rut jenis tanaman;
(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir;
(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam;
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman;
(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun;
dan
(6) Tanaman yang dijaminkan.
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
( 1 ) M utasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal
i. Tambahan tahun berjalan
ii. Biaya langsung
(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar biasa
i. Pengurangan tahun berjalan
ii. Jumlah yang direklasifikasi ke ta naman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir;
(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma) ; dan
(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma .
32) I Khusus Industri Peternakan v
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lai n :
a ) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan ( belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan;
b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir;
c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan;
d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan;
e) Kondisi hewan ternak;
f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir;
g) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup;
Page 35
Page 35 of 84
Jika tak ada asuransi untuk wabah penya'<it, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan lc:ingsung;
i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada;
j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada; dan
k) Nilai hewan ternak yang dijaminka n dan nama pihak yang menerima jaminan .
I
3 3 ) Properti l nvestasi ..;
a) Yangharusdiungkapkan antara lai n :
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya;
(2) metode dan asumsi signifikan yang d iterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi;
(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingka n ;
(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir;
(5) jumlah yang diakui dalam laba rug i untuk:
(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi;
(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut; dan
(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset 'fang menggunakan model Nilai Wajar;
(6) keberadaan dan jumlah pembatasc:n atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan ; dan
(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.
b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lain :
(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menu njukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi;
(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisa h :
(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali; dan
(b) penyesuaian signifikan lain.
Page 36
Page 36 of 84
c) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
antara lai n :
( 1 ) umur manfaat;
(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi;
(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan;
(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
·
nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku;
(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri; dan
(6) Nilai Wajar Properti Investasi.
d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain :
( 1 ) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan;
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak;
(3) estimasi saat penyelesaian;
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian;
(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan; dan
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapka n :
( a ) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan; dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.
I
34) Aset Tetap
Yang harus diungkapkan a ntara lai n : Note 9
a ) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan -./
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan;
b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal
dan akhir periode dengan menu njukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi; -./
c) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban -./
penyusuta n;
d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnc:I balik yang diakui dalam laba rugi dan -./
ekuitas (jika ada) ;
e ) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap; -./
f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan
-./
Page 37
Page 37 of 84
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak
d i ungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif;
g) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan :
(1) tanggal efektif reval uasi (Tanggal Penilaian) ;
-./
(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak ( DJP) apabila Aset Tetap -./
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian;
(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir; -./
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar -./
a set;
(5) jumlah tercatat u ntuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya; dan -./
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
-./
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.
h ) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
lain :
( 1 ) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan; -./
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak; -./
(3) estimasi saat penyelesaian; -./
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada) ;
( 5 ) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam -./
pembangunan; dan
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman u ntuk aset yang memenuhi kriteria -./
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan :
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan; dan
(b) tarif kapitalisasi yang ·d igunakan u ntuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.
i) Pengungkapan lainnya a ntara lain :
-./
(1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara ;
(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan -./
masih digunaka n ;
( 3 ) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif d a n tidak -./
diklasifikasikan sebagai tersedia u ntuk dijual;
-./
(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
material dari jumlah tercatat;
(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keu ntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang -./
dihentikan pengakuannya;
(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis -./
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan;
Page 38
Page 38 of 84
(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menu rut jenis Aset
Tetap;
(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau y
pemulihan penurunan nilai;
( 9 ) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan y
alasan penjaminan; dan
( 10) Jen is dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan y
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, a pa bila tidak diasuransikan agar d iungkapkan alasannya . y
35) I Khusus Industri M i nyak dan Gas Bumi y
Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minya k dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lai n :
( 1 ) Rincian aset menurut jenisnya, seperti ; operated acreage, unoperated acreage, sumur
dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan;
(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan;
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi ;
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan; dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan
(3) Dalam hat saldo aset M inya k dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan.
I
36) Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain : y
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi ;
b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif; y
c) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada y
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi;
d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diung kapka n :
( 1 ) jumlah biaya pinjaman yang dikapita l isasi selama periode berjalan; dan y
an
Page 39
Page 39 of 84
e) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak ...;
terbatas;
f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
...;
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan;
g) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada ...;
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapka n :
( 1 ) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut;
(2) jumlah tercatatnya; dan
(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasi;
h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan ...;
jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas;
i) nilai komitmen kontraktual untuk aku isisi Aset Takberwujud;
j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapka n : ...;
( 1 ) tanggal efektif revaluasi (Ta nggal Penilaian); ...;
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir;
(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi;
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi N ilai Wajar
a set;
(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya; dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham .
3 7 ) I Khusus Industri Gas dan Minya k Bumi dan Pertambangan umum
a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Note 23
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
( 1 ) Saldo awal; ...;
(2) Penambahan dan pengurangan; ...;
(3) Saldo akhir. ...;
b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi No:e 10
Yang harus d i ungkapkanantara lain :
( 1 ) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang ...;
Page 40
Page 40 of 84
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir; dan
(2) Jumlah aset, l iabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas -../
investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.
c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Note 2m
Yang harus diungkapkan antara lai n :
( 1 ) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan :
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan -../
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. -../
(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya -../
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya;
-../
(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada) ;
(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan : -../
(a) Alasan terjadinya penundaa n ;
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produ ksi, dan
(c) Jumlah penurunan ( write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada) ,
terhadap biaya yang ditangguhka n tersebut, serta metode d a n asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
d) Biaya Pengembangan Tangguhan Note 1 1
Yang harus diungkapka n a ntara lain :
( 1 ) M utasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunj u kka n :
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan; -../
(b) Saldo awa l ; -../
(c) Penambahan/pengurangan; -../
(d) Amortisasi, dan -../
(e) Saldo akhir. -../
(2) Biaya pengembangan yang d itangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan ; -../
( 3 ) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi d a n pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihka n ; -../
(4) Jumlah biaya eksplorasi d a n pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produ ksi, meliputi penjelasan :
(a) Alasan terjadinya penundaan; -../
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi; dan -../
-../
Page 41
Page 41 of 84
Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang d itangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
I I I y
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.
b.
1)
I
Lia•;·�··
Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lai n :
I I I I Note 1 5
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga d a n pihak berelasi ; I y
b) jumlah utang usaha menurut mata uang; dan
c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubu ngan. I y
I I y
2) I Provisi I I I Note 23
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka I y
panjang .
b) Yang harus diungkapkan antara lain :
( 1 ) nilai tercatat pada awal dan akhir periode; y
y
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan;
y
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan;
(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum I I I y
digunakan;
(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi I I I y
karena berlalunya waktu dan dampa k dari setiap perubahan tingkat diskonto;
(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi;
I I I y
(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus kel uar sebagaimana dimaksud I I I y
dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan; dan
(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
I I I y
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.
3) I Behan akrual y I I I Note 1 7
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis d a n jumlah dari unsur utama beban yang belum
jatuh tempo.
4) I Khusus Industri Perbankan I I I y
Liabilitas Segera
Page 42
Page 42 of 84
a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang; dan
b) U raian mengenai sifat masing-masing kewajiban.
5) I Utang Repo v
Yang harus diungkapkan antara lai n :
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo;
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.
6) I Khusus Kontrak Konstruksi v
Utang Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi;
b) laba yang diakui ;
c ) kerugian yang dialami; dan
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin) .
7) J Khusus Industri Perbankan v
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan :
( 1 ) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu;
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito;
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan; dan
(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.
b) Simpanan dari Bank Lain v
Yang harus d i ungkapkan antara lai n :
( 1 ) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, d a n jangka waktu;
(2 ) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasf dan pihak ketiga;
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
Page 43
Page 43 of 84
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito; dan
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminka n .
8) Khusus Industri Asuransi Kerugian d a n liwa -./
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus d i ungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi;
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan;
(3) Rincian berdasarkan mata uang;
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris; dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.
b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lai n : -./
( 1 ) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga;
(2)Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung;
(3)Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi; dan
(4)Jumlah utang menurut mata uang.
c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan a ntara lai n :
-./
( 1 ) Jumlah menurut jenis asuransi;
(2) Jumlah menurut tertanggung;
(3) Jumlah menurut mata uang; dan
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.
d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain : -./
( 1 ) J umlah menurut program asuransi;
(2) Jumlah menu rut jenis pertanggungan;
(3) Pemisahan antara premi yang belum merupa kan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga;
Page 44
Page 44 of 84
(4) Metode perhitungan yang digunakan; dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan penguranga n .
e) Utang Koasuransi ( rewrite) ...;
Yang harus diungkapkan antara lai n :
( 1 ) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga ;
( 2 ) Jumlah berdasarkan ko-asuradur;
(3) Jumlah menu rut jenis mata uang; dan
(4) Jumlah menurut umur utang.
f) Utang Reasuransi ...;
Yang harus diungkapkan antara lai n :
( 1 ) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga ;
( 2 ) Jumlah berdasarkan reasuradur;
(3) Jumlah menu rut jenis mata uang;
(4) Jumlah menurut umur utang; dan
(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.
g) Utang Komisi ...;
Yang harus diungkapkan a ntara lai n :
( 1 ) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur;
(2) Jumlah menu rut jenis mata uang; dan
(3) Jumlah menu rut jenis asuransi.
h) Titipan Premi ...;
Yang harus d i ungkapkan antara lain rincian menu rut jenis asuransi .
i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan ...;
Yang harus diungkapka n :
(1) Tanggal d a n hasil keputusan rapat pemegang saham;
(2) Dasar perhitungan; dan
(3) Saldo menurut usia .
9) I Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek ...; Note 35
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.
10) I Utang Pajak Note 16
Yang harus diungkapkan antara lain :
Page 45
Page 4 5 of 84
b) informasi mengenai ketetapan pajak.
1 1) I Khusus Industri Pembiayaan ..,;
Kewajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lai n :
a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse; dan
b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian a njak piutang.
12) I Khusus Kontrak Konstruksi ..,;
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.
I
13) Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang ..,; Note 20
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist i n i .
14) J Liabilitas Keuangan Lainnya
a) - Yang harus diungkapkan antara lain :
( 1 ) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas ..,;
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang;
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi; ..,;
(3) Yang harus diungkapkan antara lai n :
..,;
(a) nilai tercatat liabilitas keuangan u ntuk setiap kategori ;
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabi litas keuangan; dan
(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang ..,;
dan kondisi default).
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :
( 1 ) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang; ..,;
(2) Jumlah keu ntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan ..,;
yang terkait;
(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui ..,;
selama periode tersebut; dan
4) Jumlah utano kontinien vano dimasukkan dalam nilai tercatat utan
Page 46
Page 46 of 84
I
15) Khusus Industri Gas dan M i nyak Bumi -./
Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan H idup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.
I
16) Khusus Industri Pertambangan Umum -./
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan H idup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tah u n
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.
17) I Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. -./
Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.
Liabilitas Jangka Panjang
18) I Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang Harus diungkapkan antara lain : Note 38
I
_
a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang; -./
b) jumlah utang menurut mata uang ; dan
-../
c) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berh u bungan. -./
19) I Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Note 20
Yang Harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata -../
I
uang ;
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan; -./
c) tanggal jatuh tempo; -./
d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 1 2 (dua belas) bulan;
-./
e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
-./
perolehannya ;
f) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas
pinjaman; -../
I
g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi -../
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default);
Page 47
Page 47 of 84
jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan;
i) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, v
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru; dan v
j) pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang
v
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan
posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara
lain adalah : v
( l ) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya; dan
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.
20) I Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) v Note 19
pada tanggal laporan posisi keuangan;
b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total
pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, u ntuk setiap periode berikut:
(1) sampai dengan satu tahun; v
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun; dan v
(3) lebih dari 5 (lima)tahun. v
c) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut; v
d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan v
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan ;
e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhka n beserta amortisasinya sehubungan v
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback); dan
f) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, a ntara lai n : v
( 1 ) dasar penentuan utang sewa kontinjen;
(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya ; dan
(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa .
21) I Khusus Industri Perbankan v
a) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lai n :
Page 48
Page 48 of 84
( 1 ) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu;
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat;
(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan;
(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance) ;
(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga
yang diterbitkan.
b) Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain :
( 1 ) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang;
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian,
tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan
persyaratan penting lainnya (debt covenance);
(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance;
(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
·
terhadap laba bersih.
c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lai n :
( 1 ) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, d a n kolektibilitas;
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
(3)Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan;
( 4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan; dan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.
22) J Khusus Industri Gas dan M inyak Bumi v
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan H idup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
Page 49
Page 49 of 84
a) M utasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukka n :
( 1 ) Saldo awal;
(2) Penyisihan yang dibentuk;
(3) Pengeluaran yang terjadi; dan
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan;
c) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan;
d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
pen utupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
terpisah;
e) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
( 1 ) Saldo awa l ;
(2) Penambahan dan Pengurangan ;
(3) Saldo akhir.
23) I Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang Note 35
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain :
( 1 ) gambaran u m u m mengenai jenis program. ...;
(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang
menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dala m :
...;
( a ) biaya jasa kini;
...;
(b) biaya bunga;
...;
(c) iuran oleh peserta program;
...;
(d) keuntungan dan kerugian a ktuarial ;
...;
(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian;
(f) imbalan yang dibayarkan; ...;
(g) biaya jasa lalu; ...;
(h) kombinasi bisnis; ...;
(i) curtailment; dan ...;
(j) penyelesaian . ...;
(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program ...;
yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya atau sebagian didanai;
...;
4 ) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Waiar aset oroaram serta saldo awal
Page 50
Page 50 of 84
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui seb.a gai Aset sesuai dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
diatribusikan pada setiap:
y
(a) hasil yang diharapkan dari aset program;
v
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial;
(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian; v
(d) iuran oleh pemberi pekerja ; v
(e) iuran oleh peserta program; v
(f) imbalan yang dibayarka n ; v
( g ) kombinasi bisnis; dan v
(h) penyelesaian ; v
(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana diniaksud dalam butir
(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas v
Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
meng u ng kapka n :
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan
posisi keuangan;
(b) biaya jasa lalu yang tidak d iakui dalam laporan posisi keuangan ;
(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK;
(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK; dan
(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan;
(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos
dimana hal tersebut termasuk:
(a) biaya jasa kini; v
(b) biaya bunga; v
(c) hasil yang diharapkan dari aset program; v
(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset v
sesuai dengan SAK;
(e) keu ntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor v
10% (sepuluh per seratus);
(f) biaya jasa lalu ; v
(g) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya ; dan v
v
(h) dampak dari batasan dalam SAK;
(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui
segera dalam saldo laba, meliputi :
Page 51
Page 51 of 84
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial; dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK; ...;
(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuhtungan dan I ...;
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK;
(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, ...;
namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain;
( 10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:
(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan; dan
...;
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan;
( 1 1 ) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
...;
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utama dari aset program; ...;
(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang dia kui sebagai Aset;
...;
(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan
dan diungkapkan dalam u kuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk : ...;
( a ) tingkat diskonto;
(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan ;
(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset;
(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program format atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depa n ) ;
(e) tingkat tren biaya kesehatan; dan
(f) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria;
( 14) dampak kenaikan atau penu runan satu a ngka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan pada :
...;
(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto; dan
(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.
(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, ...;
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat ...;
tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.
Page 52
Page 52 of 84
( 1 5) Juryilah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari :
(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau ...;
defisit pada program; dan
(b) penyesuaian yang timbul pada :
(i) iiabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari
...;
liabilitas program pada akhir periode pelaporan; dan
(ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode pelaporan; ...;
(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan ...;
dimulai setelah periode pelapora n ;
( 1 7 ) khusus u ntuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas ...;
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:
(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu;
(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapka n :
( i ) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut;
(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
butir ( 1 ) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti ; dan
(iii)jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir ( 1 ), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir ( 16) serta butir i i .
b ) Iuran Pasti ...;
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan
jumlah yang diakui sebagai beban u ntuk program iuran pasti.
c) I m balan Kerja Jangka Panjang Lainnya ...;
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka
panjang lainnya .
d) Pesangon Pemutusan Kontra k Kerja ...;
Yang harus diungkapkanantara lai n :
( 1 ) iuran program d a n jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja ; dan
Page 53
Page 53 of 84
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).
24) I Utang Obligasi Note 22
Yang harus d i ungkapkan antara lain :
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang ...;
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya;
b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek; ...;
c) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 1 2 (dua belas) bulan; ...;
d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan; ...;
e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan ...;
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada ;
f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan; ...;
g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi ...;
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default) ;
dan
h) persyaratan penting lainnya . ...;
25) I Sukuk ...;
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang diguna kan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain :
( 1 ) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Suku k, termasuk:
(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan;
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari;
(c) nilai nominal ;
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah);
(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
hasil (untuk S u kuk m udharaba h ) ;
(f) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
atau bagi hasil ;
( g ) jangka waktu ;
(h) tujuan penerbitannya; dan
(i) persyaratan penting lain;
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek;
(3) bursa tempat S u kuk dicatatkan ;
(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 1 2 (dua belas) b u Ian;
Page 54
Page 54 of 84
(5) nama Wal i Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan;
(6) jaminan dengan menunj u k pos-pos yang berhubungan (jika ada);
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan; dan
(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default).
26) I Utang Subordinasi ...;
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan
b) tujuan perolehannya ;
c) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi;
d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misa lnya restrukturisasi utang dan kondisi default) ;
e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan; dan
f) persyaratan penting lainnya .
I
27) Obligasi Konversi ...;
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya;
b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti;
c) dampak dil usi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dari sudut pandang pemegang obligasi konversi;
d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya;
e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek;
f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan;
g) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan;
h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada);
i) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default) ;
j) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli;
k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi;
Page 55
Page 55 of 84
keberadaan fitur derivatif melekat; dan
m) persyaratan penting lainnya
I Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
c. Ekuitas
1) I Modal Saham Note 25
Yang harus diungkapkan antara lain :
a ) Bagi setiap jenis saham, antara lai n :
I
( 1 ) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode; -./
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, -./
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal; dan
(3) Saham yang dicadangkan u ntuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak I I -./
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan;
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas; I I -./
c) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu :
( l ) Pemegang saham yang memiliki 5% (lima perseratus) atau lebih; -./
(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham; dan -./
(3) Pemegang saham lainnya ; -./
d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjala n :
( 1 ) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti
pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau
pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
(RUPS ) ; I I -./
(2)5umber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement) , pelaksanaan I I -./
waran, serta konversi obligasi; dan
(3)Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian I -./
pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal;
e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar
disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa -./
Efek.
2) I Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) Note 26
Page 56
Page 56 of 84
Yang harus diungkapkan antara lai n :
a) Rincian jumlah tambahan modal disetor; v
b) Uraian sumber agio saham;
c) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas;
d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor;
v
I v
I v
e) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya; v
f) Pengungkapan u ntuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lai n : v
( 1 ) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi;
(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang v
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara;
v
(3) Tanggal efektif transaksi;
v
( 4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut; v
(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi; v
(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima; dan v
(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:
(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali; v
(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang v
dikombinasika n ;
(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi; dan v
I
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. v
•
3) I Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali Note 27
Yang harus diungkapkan antara lain : v
a) U raian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi :
( 1 ) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan;
(2) Nama entitas anak; dan v
(3) Nama pihak yang bertransaksi;
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian;
dan
c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.
Page 57
Page 57 of 84
4) I Saham Treasuri v
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Latar belakang pembelian kembal i saham, pelepasan, atau pengurangan modal
disetor;
b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang
diperoleh ;
c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
disetor;
d ) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri ; dan
e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri .
5) I Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada); v
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait; v
dan
c) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. v
6) I Waran v
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran;
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran;
c) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa ) ;
d) jumlah waran yang diterbitkan d a n beredar serta dampak dilusinya; dan
e) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan wara n .
7) I Pendapatan Komprehensif Lainnya v
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif lainnya .
Page 58
Page 58 of 84
8) I Kepentingan Nonpengendali v Note 27
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas
ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas induk.
d. I Laba Rugi Komprehensif
1) I Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari :
( 1 ) Penjualan barang; v Note 28
(2) Penjualan jasa ; v
(3) Bunga ; v
(4) Royalti; dan/atau v
(5) Dividen; v
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama; v
c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 10% (sepuluh
perseratus) dari pendapatan;
d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
I v
v
dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lai n :
( 1 ) Pendapatan kontrak konstruksi : v
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
berjalan;
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan; dan
(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak;
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pad a tanggal cikhir periode pelapora n :
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan;
(b) Jumlah uang muka yang diterima; dan
(c) Jumlah retensi ;
(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas;
Page 59
Page 59 of 84
Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lai n :
( 1 ) Penjualan biasa d a n penjualan dari hubungan keagenan; -./
(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi -./
keagenan dengan pendapatan lainnya; dan
-./
(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari :
-./
(a) Pendapatan bruto;
(b) Retur/rabat/diskon terkait; dan -./
(c) Total pendapatan neto. -./
2) I Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator -./
Ketentuan Tarif
Yang harus diungkapkan a ntara lain :
a) Dasar ketentuan tarif;
b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif;
c) Masa berlaku tarif;
d) Besaran tarif; dan
e) Perjanjian lain yang terkait.
3) I Khusus Industri pembiayaan -./
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lai n :
a) Pendapatan pembiayaan konsumen;
b) Pendapatan a njak piutang; dan
c) Pendapatan sewa.
4) J Khusus lndustri Rumah Sakit -./
Terdiri dari:
Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,
Rincian pengurang pendapatan, antara lain :
a) Restitusi;
b) Subsidi tidak mampu; dan
c) Selisih perhitungan klaim.
5) I Khusus Industri Transportasi -./
Page 60
Page 60 of 84
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lai n :
a ) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi;
b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi;
c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi;
d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan; dan
e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut.
6) I Khusus Industri Telekomunikasi y
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain.
7) j Khusus Industri Asuransi: y
Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,
premi reasuransi, dan penurunan ( kenaikan) premi yang belu m merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi .
Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)
8) I Khusus Industri Jalan Toi: y
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
dan rincian pendapatan kerjasama operasi;
b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapka n .
9) I Khusus Industri Perbankan y
Pendapatan Bunga
Yang harus diungkapkan a ntara lai n :
Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
a) Obligasi Pemerintah;
b) Kredit, dengan pengungkapa n tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui;
c) Efek-efek; dan
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain
Page 61
Page 61 of 84
10) I Behan Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain :
v'
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci :
( 1 ) Biaya bahan baku;
(2) Biaya tenaga kerja ; dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan;
b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 10%
(sepuluh perseratus) dari I v'
pendapatan; dan
c) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual . v'
I
1 1 ) Khusus Industri Rumah Sakit v'
Behan Departementalisasi/ Behan Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahan ;
b ) Beban jasa pelayanan;
c) Beban pegawa i ;
d ) Beban penyusutan sarana medis;
e) Beban pemeliharaan sarana;
f) Beban asuransi;
g) Beban langganan daya dan jasa ;
h) Beban depresiasi .
12) I Khusus Industri Asuransi: I I I v'
a) Behan Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi.
b) Behan Klaim Asuransi J iwa v'
Yang harus diungkapkan antara lain :
Rincian dan jumlah beban menu rut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.
c) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.
Page 62
Page 62 of 84
d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menu rut jenis investasi.
I
13) Khusus Industri Perhotelan y
Behan Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi;
b) Gaji dan beban pegawai lainnya; dan
c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.
14) I Behan Usaha
Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lai n :
y I Note 29
a) Beban penjualan;
b) Beban d istribusi; dan
I I I y
c) Beban umum dan administrasi. I Note 30
I I
y
15) I Khusus Industri Perhankan y
a) Behan Sunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.
b) Behan Provisi dan Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.
16) I Khusus Industri Pemhiayaan y
BehanKerugian Penurunan N ilai
Yang harus diungka pkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan .
17) I Pendapatan dan Behan Lainnya
Yang harus diungkapkan a ntara lain : Note 34
y
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
y
b) rincian dan jumlah Beban lainnya .
c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
Note 33
( 1 ) biaya pinjaman meliputi :
Page 63
Page 63 of 84
(a) beban keuangan yang d ihitung dengan menggunakan metode suku bunga
efektif;
(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang v
berlaku; dan
(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga; v
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi :
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual ;
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba v
rug i ; dan v
(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung
nilai.
v
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :
( 1 ) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas; dan
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang v
d i ungkapkan secara terpisah.
v
1 8) I Khusus Ind ustri Perbankan v
a) Behan Penyisihan Penurunan Nilai atas A.set Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.
b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan ( penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
c) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
19) I Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapka n antara lai n :
a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud; v
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti ; v
v
c) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan; v
d ) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual;
e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka
Page 64
... _
Page 64 of 84
lindung nilai arus kas; dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
dan/atau Ventura Bersama.
20) I Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari : -./ Note 36
( 1 ) beban (penghasilan) pajak kini;
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode I -./
lalu;
(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan -./
temporer dan pembalikannya ;
(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif -./
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru ;
-./
(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang d igunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan; -./
(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalika n
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan; dan
(7) jumlah beban ( penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan -./
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif;
b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan -./
atau dikreditkan langsung ke ekuitas;
c) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif -./
lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
dan/atau Ventura Bersama ;
d ) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak d a n laba a kuntansi dalam -./
satu atau kedua bentuk berikut i n i :
( 1) rekonsiliasi antara beban ( penghasilan) pajak d a n hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku; atau
(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku;
-./
e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan
tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya ;
Page 65
Page 65 of 84
jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat ....;
dikurangkan dan rugi pajak belu m dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak
tangguhan dalam laporan keuangan; -./
g) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,
cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas -./
pajak tangguhan yang belum diakui;
h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:
-./
( 1 ) laba sebelum pajak menurut akunta nsi ;
(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci); dan
(3) laba kena pajak;
i) perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai
....;
dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku;
j) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian
-./
SPT Tahunan PPh Badan;
k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum
dikompensasi :
( 1)jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang d iakui pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian; dan -./
(2)jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila -./
jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas pajak
tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan;
I) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentika n :
( 1 ) keu ntungan atau kerugian atas penghentian; dan -./
(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
be'rsama dengan jumlah terkait u ntuk setiap periode sajian;
m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham
Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi -./
untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan ;
n) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan
-./
praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi
bisnis;
o) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangg u han -./
wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis
tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi; dan
p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas
aset pajak tangguhan, apabila: -./
Page 66
Page 66 of 84
( 1 ) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak
mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada; dan
(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.
2 1 ) I Laba {Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :
Note 37
a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar -.; .
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per
saham;
b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. -.;
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham;
c) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam -.;
penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajian;
d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,
-.;
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan; dan -.;
e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentika n .
I
2 2 ) Transaksi Pihak Berelasi Note 38
Yang harus diungkapkan a ntara lain :
a) Pengungkapa n mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya :
( 1 ) lebih dari Rp 1 . 000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang 1 -.;
atau anggota keluarga terdekat; dan/atau
Page 67
Page 67 of 84
(2) 1ebih dari 0,5% (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi ..;
dengan entitas berelasi.
b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi ..;
dan saldo dengan pihak dimaksud;
c) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan
pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk
komitmen, yang diperl u kan untuk memahami potensi dampa k hubungan tersebut
dalam laporan keuangan, paling kurang:
( 1 ) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
..;
terkait;
(2)jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk
..;
komitmen, dan :
(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian; dan
(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima;
(3)jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan
nilai secara ind ividual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan
jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha; dan ..;
(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan
pembentukan;
d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:
..;
( 1 ) entitas induk;
(2)entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas;
(3) entitas anak;
( 4) entitas asosiasi;
(S) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer;
(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya ; dan
(7) pihak-pihak berelasi lainnya .
e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: ..;
( l )imbalan kerja jangka pendek;
(2)imbalan pascakerja;
Page 68
Page 68 of 84
(3)imbalan kerja jangka panjang lainnya ;
( 4 )pesangon pemutusan kontrak kerja; dan
(S)pembayaran berbasis saham.
f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah :
( 1 ) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan; v
(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan; dan
(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut.
I
23) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
v Note 40
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional.
b) Yang harus diungkapkan antara lain :
( 1 ) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya v
dalam mata uang fungsional;
(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing; v
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional;
( 4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk sel isih kurs yang v
timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi;
dan
(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan v
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode.
24) I Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus d i ungkapkan antara lain :
a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
untuk suatu aset individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas :
( 1 ) peristiwa d a n kondisi yang mengindikasika n pengakuan atau pembalikan rugi v
penurunan nilai;
(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut v
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang d idalamnya tercakup rugi
penurunan nilai;
(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama
v
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dala mnya
Page 69
Page 69 of 84
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik; ....;
(4) goodwill yang tel ah diakui rugi penurunan nilainya;
(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diak.ui dalam pendapatan y
komprehensif lain selama periode tersebut; dan
(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam y
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.
y
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka ( 1 ) dilaku kan untuk setiap
kelompok aset.
25) I Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu y
a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi;
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan; dan
(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapka n .
b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
( 1 ) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi;
(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal
dan relevan;
(3) jumlah penyesuaian u ntuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian :
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh; dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian;
(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang
disajika n . Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya;
dan
(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau u ntuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut
disajika n dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.
c) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :
Page 70
Page 70 of 84
( 1 ) sifat dari kesalahan periode lalu;
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian :
(a) bagi setiap pos laporan keuangan; dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian;
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal; dan
(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.
26) J Kombinasi Bisnis
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu :
( 1 ) nama d a n penjelasan tentang pihak yang diakuisisi; -./
(2) tanggal akuisisi; -./
(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode -./
berjalan, dan akumulasinya u ntuk masing-masing kombinasi bisnis;
(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh; -../
(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak -./
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi ;
(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui; -./
(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal a ku isisi u ntuk setiap kelompok utama imbalan; -./
(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi :
(a) jumlah yang diakui pada tanggal a ku isisi; -./
(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumtah pembayaran; -./
dan
(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak -./
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat diestimasika n . Dalam hat jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut;
(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok -./
utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung,
dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:
(a) Nilai Wajar piutang;
(b) jumlah piutang bruto kontraktual ; dan
Page 71
Page 71 of 84
(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih;
( 10) jumlah yang diakui pada tanggal aku isisi u ntuk setiap kelompok utama Aset yang v
diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih;
( 1 1 ) setiap liabilitas kontinjensi yang d iakui pada Nilai Wajar: v
(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi;
(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal
diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan; dan
(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut;
(12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat
v
diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapka n :
(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi; dan
(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal;
(13) dalam hal pembelian dengan diskon :
v
(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui; dan
(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan;
( 14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 100%
v
(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada
tanggal akuisisi :
(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya ; dan
(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar;
( 15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:
(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang v
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi ; dan
(b) jumlah keu ntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
Page 72
Page 72 of 84
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut;
(16) Informasi sebagai berikut: -../
(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelapora n ; dan
(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
sejak awal periode pelapora n .
b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan -../
informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material :
(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapka n :
(a) alasan akuntansi awal u ntuk kombinasi bisnis belum selesai ;
(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai; dan
(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan -../
(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal a kuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau
sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau
liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapka n :
(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian;
(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut; dan
(c) teknik penilaian dan input model utama yang digunaka n .untuk mengukur
imbalan kontinjensi;
(3) liabilitas kontinjensi yang dia kui dalam kombinasi bisnis, jika ada; -../
(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelapora n ; -../
Page 73
Page 73 of 84
jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada v
periode pelaporan yang :
(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau v
periode pelaporan sebelumnya; dan
(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
v
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan;
c) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
v
transaksi kombinasi bisnis; dan
d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: v
(1) jumlah harga yang dibayarkan;
v
(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas;
v
(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
v
Pengendalian diperoleh ; dan
(4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
v
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utama nya.
I
27) Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain : v
a) pengungkapan pada level segmen ;
( 1 ) informasi umum, yang terdiri dari :
(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan ; dan
(b) jenis produ k dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporka n ;
(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya;
(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan ;
b ) pengungkapa n pada level entitas
( 1 ) Informasi produk dan jasa
Page 74
Page 74 of 84
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produ k dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa.
(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
i. negara domisil i Perusahaan; dan
ii. semua negara asing secara total dimana eerusahaan memperoleh
pendapata n . Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara
tersebut secara individual.
(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi d i :
i . negara domisili Perusahaan; dan
ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah .
( 3 ) Informasi pelanggan utama
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 10% (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapka n :
( a ) fakta;
(b) total pendapatan dari setiap pelpnggan; dan
(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.
28) I Operasi yang Dihentikan -./
a) Yang harus diungkapkan antara lain :
( 1 ) uraian tentang a lasan operasi dihentikan;
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada
pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas
operasi yang dihentikan; dan
(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku .
b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lai n :
( 1 ) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi :
Page 75
Page 75 of 84
(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentika n dan beban pajak penghasilan yang terkait; dan
(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait;
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan; dan
(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.
29) I Instrumen Derivatif selai n Derivatif Melekat No:e 34
a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan .;
spekulasi ;
b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib
mengungkapkan u ntuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi
lindung nilai dan kelompok non lindung nilai :
( l ) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, ..;
bunga, komoditas atau lain-lain;
(2) pihak lawan transaksi (counterparties) ; ../
(3)tanggal jatuh tempo; ../
( 4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan; ..;
(S) beban atau Pendapatan pada periode pelapora n ;
..;
(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung n i l a i ; d a n
(7) persyaratan penting lainnya . ..;
c) Yang harus diungkapkan antara lai n : ..;
( 1 ) Hal-ha I yang diperl u kan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi ..;
untuk mencapai tujuan tersebut;
(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk ..;
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung ..;
nilai; dan
(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya.
I
30) N ilai Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan Note 24
antara lain :
a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang ..;
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
Page 76
Page 76 of 84
keuangan; dan
b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar -./
aset keuangan dan liabilitas keuangan.
31) I Dividen -./
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan
sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan;
b) jumlah utang dividen untuk:
( 1 ) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya;
c) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan; dan
d) jumlah dividep preferen kumulatif yang tidak diaku i .
I
3 2 ) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama -./
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah;
b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya;
c) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas; dan
d) dalam hal Ventura Bersama d iakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang :
( 1 ) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya; dan
(2)jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, l iabilitas jangka pendek,
liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.
33) I Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan -./
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi :
(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
Page 77
Page 77 of 84
royalti, dan lisensi, diungkapka n :
i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian;
ii. periode berlakunya perikatan;
iii. dasar penentuan kompensasi dan denda;
iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan; dan
v. pembatasan-pembatasan lainnya ;
(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti : pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk investasi, diungkapka n :
i . pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian;
ii. periode berlakunya perikatan ;
i i i . nilai keseluruhan, mata uang, d a n bagian yang telah direalisasi; dan
iv. sanksi-sanksi;
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapka n :
(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan; yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin;
(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan;
(c) periode berlakunya jaminan; dan
(d) nilai jaminan;
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank; dan
(4) u raian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.
b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
v
( 1 ) perkara atau sengketa hukum,
diungkapka n :
( a ) pihak-pihak yang terkait;
(b) jumlah yang diperkarakan ;
(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion) ;
dan
(d) dampak keuangan;
(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
lingkungan hidup, diungkapkan u raian singkat tentang peraturan dan estimasi
dampak keuangannya ;
Page 78
Page 78 of 84
(3)kemungkinan liabilitas pajak tambahan :
(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya; dan
(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding) ;
(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lai n :
(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjens i ;
(b) estimasi dari dampak keuangannya;
(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
keluar sumber daya; dan
(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.
34) I Khusus Industri Perkebunan -../
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang haru� diungkapkan antara lain:
a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma;
b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama;
c) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan;
d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama;
e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama; dan
f) Isi perubahan perjanjian, jika ada.
35) I Manajemen Risiko Keuangan -../ Note 39
a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen I -../
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:
( 1 ) risiko kredit, antara lain i khtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada I _,
v
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai;
(2) risiko likuiditas, antara lain :
(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang I -.,/
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas; dan
(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas;
Page 79
Page 79 of 84
(3) risil<o pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas; dan
(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan .
b ) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan v
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari
instrumen keuangan .
I
3 6 ) Khusus Industri Pel'.bankan v
a) Rasia Kecukupan Modal (Capital Adequacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lai n :
( 1 ) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan
posisi keuangan;
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia; dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.
b) Posisi Devisa Neto v
Yang harus diungkapkan_antara lai n :
( 1 ) Rincian perhitungan d a n posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan;
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia;
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.
c) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum v
Yang harus diungkapkan a ntara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga di bank.
d) Aktivitas Fiduciary v
Yang harus diungkapkan a ntara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.
37) I Kuasi-Reorganisasi v
Yang harus d i ungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang
meliputi :
Page 80
Page 80 of 84
a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut d isajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi;
b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang;
c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-reorganisasi;
d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit; dan
e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorga n lsasi.
38) I Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain : v
a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk:
( 1 ) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal ;
( 2 ) sifat persyaratan d a n implementasinya dalam h a l Perusahaan diharuskan· untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang d isyaratkan oleh pihak eksternal; dan
(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya;
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal; v
c) setiap perubahan pada angka a ) dan angka b) dari periode sebelumnya; v
d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak v
eksternal (jika ada) ; dan
e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila v
terjadi ketidakpat!Jha n .
1
39) Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :
Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. v Note 44
Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal . v
40) I Pembayaran Berbasis Saham v
Page 81
Page 8 1 of 84
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang;
b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian;
c) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
opsi saham;
d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelapora n ;
e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir periode;
f) penentuan N ilai Wajar dengan mengungkapkan pal ing kurang hal-hal sebagai
berikut:
( l ) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi
tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar
tersebut diukur; dan
(2)jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saham);
g) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.
41) Khusus Industri Asuransi:
I
a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Bat� s Tingkat Solvabilitas
..;
Yang harus d i ungkapkan antara lain :
( 1 ) Analisis Kekayaan;
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas;
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi;
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan; dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
Page 82
Page 8 2 of 84
42) I Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah -.;
Hal-hal yang harus diungkapka n :
a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah;
b) Jenis Akad Asuransi Syariah ;
c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah; dan
d) Zakat.
43) I Informasi Penting Lainnya -.;
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari :
a) Kontrak reasuransi;
b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya;
c) Rasio keuangan penting;
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting; dan
e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan.
I
44) Khusus Industri Kehutanan : -.;
a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu);
b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib
lainnya ;
c) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali h utan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya u ntuk kelestarian alam);
d ) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya;
e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan
akumulasinya ; dan
f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
( 1 ) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya; dan
(2) Jen is jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.
I
45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Note 45
Yang harus diungkapkan a ntara lai n :
Page 83
Page 83 of 84
a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi I v
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini; dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
·menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diaku i :
b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
v
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya :
( l ) tanggal terjadinya;
v
(2) sifat peristiwa ; dan
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
v
tersebut tidak dapat dibuat.
46) I Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait v Note 46
dengan Aktivitas Perusahaan
Dalam hal Perusahaan bel u m menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan , yang telah diterbitkan tetapi belu m efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain : v
a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut; v
b) sifat dari perubahan yang bel u m berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi; v
c) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan; dan v
d) pembahasan mengenai dampa k penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar.
47) I Reklasifikasi v
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain :
( 1 ) sifat reklasifikasi;
(2)jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi; dan
(3) alasan reklasifikasi.
b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapka n :
( l ) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut; dan
Page 84
Page 84 of 84
(2) sifat penyesuaian yang aka n dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.
48) I Hibah Pemerintah -../
Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut:
a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerinta h ; dan
b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diaku i .
49) I Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain -../
a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan ::Jengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK u ntuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.
b) Yang harus diungkapka n antara lain :
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akunta nsi di negara lain;
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya; dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya .
c) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.
I
50) Informasi Penting Lainnya -../
Yang harus diungkapkan a ntara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.
\
Jakarta, 26 April 2024
PT J R � urces Asia Pasifik Tbk
r
Edi Pe frr;a d i
Direktur Utama
Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bapepam-LK
p.3 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.5 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.10 ×12
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.37
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.55
unresolved
org
Bapepam
p.73 ×2
unresolved
org
Asia Pasifik Tbk
p.84
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.